P. 1
Proposal Kb

Proposal Kb

|Views: 757|Likes:
Published by Tio Ayahnya Athar

More info:

Published by: Tio Ayahnya Athar on Oct 17, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/14/2015

pdf

text

original

GAMBARAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TERHADAP ALAT KONTRASEPSI KB SUNTIK DI KLINIK LESTARI ASIH BULAN JUNI 2012

-JUNI 2013

NAMA NIM

: DESI HANDAYANI : 101110160

PROGAM STUDI DIII KEBIDANAN STIKES WIDYA DHARMA HUSADA TAHUN 2013

1

KATA PENGANTAR

Syukur Alhamdulillah penulis panjatkan kehadirat Allah SWT, atas berkat limpahan rahmat- Nyalah, telah memberikan kesehatan dan kekuatan sehingga penulis dapat menyelesaikan proposal penelitian ini pada Program DIII Kebidanan STIKES Widya Dharma Husada dengan judul “GAMBARAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TERHADAP ALAT

KONTRASEPSI KB SUNTIK DI KLINIK LESTARI ASIH BULAN JUNI 2012JUNI 2013”. Penyusunan Proposal Penelitian ini tidak terlepas dari berbagai kendala namun berkat dan dorongan dari berbagai pihak, baik moral maupun material sehingga sedikit demi sedikit kendala tesebut dapat diatasi dengan baik. Oleh karena itu, penulis menghaturkan terima kasih sebanyak- banyaknya kepada Ibu Tiarlin Lavida R SST yang dengan ikhlas telah meluangkan waktu, tenaga dan pikirannya dalam membimbing penulis guna penyempurnaan dalam

menyelesaikan Proposal Penelitian ini. Akhir kata penulis berharap semoga Allah SWT memberikan pahala yang setimpal atas bantuan dan jasa- jasanya dan proposal ini dapat bemamfaat bagi penulis dan rekan- rekan mahasiswa.

Tangerang, 19Juni 2013 Penulis

2

i

3

.....................DAFTAR ISI KATA PENGANTAR............. Rumusan Masalah.........7 BAB IIl..... Lokasi dan Waktu Penelitian.............................................................................. Tinjauan Umum Tentang Pengetahuan....................2 C.....13 D........................... Manfaat Penalitian.............14 E..............................................................................15 F. TINJAUAN PUSTAKA A.................13 B.............................................................................. Etika Penelitian Data. Latar Belakang Masalah...... Pengelolaan dan Penyajian Data..................................................6 E........ METODE PENELITIAN A......................................................................... Jenis Penelitian ....1 B............................................13 C................................. Tinjauan Konsep Tentang Kontrasepsi.........................i DAFTAR ISI............................................ii BAB I............... Tinjauan Konsep Pasangan Usia Subur....... Tinjauan Konsep keluarga Berencana............................................. PENDAHULUAN A................ Tinjauan Umum Tentang Kontrasepsi Suntik................................................................................................. Tujuan Penelitian........................................................................................5 D.....................................................3 BAB II.................................................................................................. Metode Pengumpulan Data........................................4 B...............................................2 D............16 DAFTAR PUSTAKA ii 4 ...... Populasi dan Sampel.......................5 C............

2012 : 48) Oleh karena itu Pemerintah terus berupaya untuk menekan laju pertumbuhan dengan Program Keluarga Berencana. 2010 : 29) Sasaran program KB di bagi menjadi 2 yaitu sasaran langsung dan tidak langsung. Latar Belakang Masalah Indonesia merupakan salah satu negara berkembang dengan berbagai jenis masalah. 2011). Untuk mampu merenda keluarga bahagia. maupun 5 . Masalah utamanya yaitu ledakan jumlah penduduk yang beberapa tahun terakhir ini sulit terkontrol. dan Amerika Serikat (RS. perlu berbagi peran dengan adil suami istri. Jumlah ini menunjukkan bahwa penduduk Indonesia menempati peringkat ke empat di dunia setelah China.BAB I PENDAHULUAN A. India. dengan tujuan menurunkan tingkat kelahiran melalui pendekatan kebijaksanaan kependudukan terpadu dalam rangka mencapai keluarga yang berkualitas. dan keluarga sejahtera. Hasil Sensus Penduduk 2010 menunjukkan bahwa jumlah penduduk Indonesia telah mencapai 237. berusaha mengatasi krisis keluarga dan mengkukuhkan integritas keluarga (Mustakim. Sedangkan sasaran tidak lansungnya adalah pelaksana dan pengolah KB. tergantung dari usaha yang ingin di capai. (Handayani S.6 juta jiwa. Sasaran langsungnya adalah Pasangan Usia Subur (PUS) yang bertujuan untuk menurunkan tingkat kelahiran dengan cara penggunaan kontrasepsi secara berkelanjutan. Berbagai usaha di bidang gerakan KB sebagai salah satu kegiatan pokok pembangunan keluarga sejahtera telah dilakukan baik oleh pemerintah.

swasta maupun masyarakat sendiri. maka penulis tertarik melakukan penelitian tentang Gambaran Pengetahuan Pasangan Usia Subur Terhadap Alat Kontrasepsi KB Suntik d Klinik Lestari Asih Tangerang. B. Tujuan Penelitian 1.125 PUS. Pasangan usia subur (PUS) adalah pasangan yang berumur antara 20. Tujuan Umum Untuk mengetahui gambaran pengetahuan pasangan usia subur terhadap alat kontrasepsi KB Suntik . Dari data yang diperoleh pada Klinik Lestari Asih jumlah Pasangan Usia Subur yaitu pada bulan Juni 2012-Juni 2013 tercatat sebanyak 1.Berdasarkan uaraian latar belakang tersebut diatas dengan tingginya angka akseptor pemakai suntik.laki dan perempuan sudah cukup matang dalam segala hal terlebih organ reproduksinya sudah berfungsi dengan baik. Bagaimana pengetahuan pasangan usia subur terhadap alat kontrasepsi KB Suntik? 2. Bagaimana pengetahuan pasangan usia subur terhadap kelebihan dan kekurangan alat kontrasepsi KB Suntik ? C. Rumusan Masalah Berdasarkan latar belakang yang telah dikemukakan maka dirumuskan masalah sebagai berikut : 1.35 tahun dimana pasangan laki. 6 .

Manfaat Program Sebagai salah satu sumber informasi bagi petugas kesehatan terutama bagi penentu kebijakan dan pelaksanaa program baik instansi Departemen Kesehatan maupun pihak di Klinik Lestari Asih Tangerang 2. D. Untuk mengetahui pengetahuan pasangan usia subur tentang tujuan kontrasepsi KB Suntik. b. Manfaat Penelitian 1. 3. Untuk mengetahui pengetahuan pasangan usia subur tentang kontra indikasi kontrasepsi KB Suntik. Manfaat Institusi 7 . Tujuan Khusus a. c.2. Untuk mengetahui pengetahuan pasangan usia subur tentang pengertian kontrasepsi KB Suntik. Manfaat Ilmiah Sebagai sumber informasi dan memperkaya khasanah ilmu pengetahuan dan sebagai bahan acuan bagi peneliti selanjutnya.

Sebagai bahan masukan pertimbangan bagi pengelola institusi terutama dalam mengembangkan ilmu kebidanan. sehingga jumlah dan interval kehamilan dapat diperhitungkan untuk meningkatkan kualitas reproduksi dan kualitas generasi yang akan datang. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. Tinjauan Konsep Pasangan Usia Subur 1. Pengertian PUS Pasangan usia subur (PUS) adalah berkisar antara usia 20-45 tahun dimana pasangan (laki-laki dan perempuan) sudah cukup matang dalam segala hal terlebih organ reproduksinya sudah berfungsi dengan baik. 8 . Manfaat Penulis Sebagai pengalaman ilmiah yang dapat meningkatkan pengetahuan dan menambah wawasan tentang keluarga berencana. 4. Pada masa ini pasangan usia subur harus dapat menjaga dan memanfaatkan kesehatan reproduksinya yaitu menekan angka kelahiran dengan metode keluarga berencana.

Maka dari itu. petugas kesehatan harus memberikan penyuluhan yang benar dan dimengerti masyarakat luas B. Dalam penyelesaian masalah tersebut diperlukan tindakan dari tenaga kesehatan dalam penyampaian penggunaan alat kontrasepsi rasional untuk menekan angka kelahiran dan mengatur kesuburan dari pasangan tersebut.2. Masalah dan Kebutuhan yang Dialami Pasangan Usia Subur (PUS) Dalam menjalani kehidupan berkeluarga. perawatan kehamilan dan persalinan aman. maka semakin baik pula pengetahuannya tentang sesuatu (Sulistyawati A. dan sebagainya (Notoatmodjo. 2012 : 1) Penguasaan pengetahuan erat kaitannya dengan tingkat pendidikan seseorang. apa manusia. apa alam. hal inilah yang menjadi masalah bagi PUS yaitu perlunya pengaturan fertilitas (kesuburan). Tinjauan Konsep Keluarga Berencana Keluarga berencana adalah usaha untuk mengukur jumlah dan jarak anak yang diinginkan. Untuk dapat mencapai hal tersebut maka dibuatlah beberapa 9 . PUS sangat mudah dalam memperoleh keturunan dikarenakan keadan kedua pasangan tersebut normal. 2009 : 104) C. yang sekedar menjawab pertanyaaan “what” misalnya air. Tinjauan Umum Tentang Pengetahuan Pengetahuan adalah hasil tahu dari manusia. Penelitian menunjukkan bahwa semakin tinggi pendidikan seseorang.

2009 : 114). dan jenis kelamin dalam lingkungan keluarga. Cara-cara tersebut termasuk kontrasepsi atau pencegahan kehamilan dan perencanaan keluarga.G. Tinjauan Konsep Tentang Kontrasepsi 1. yang dapat ditunjang oleh kemampuan sosial. D. Macam metode atau cara kontrasepsi 10 . terdapat 3. Gerakan keluarga berencana menekankan pentingnya untuk merencanakan jumlah. 2. Kontrasepsi adalah suatu cara.B. keamanan.cara atau alternatif untuk mencegah ataupun menunda kehamilan.2001 : 718). Pengertian Kontrasepsi a. obat. ekonomi. 2010 : U-46) b. separuh dari kehamilan yang tidak direncanakan ini terjadi karena pasangan tersebut tidak menggunakan alat pencegah kehamilan dan setengahnya lagi tidak tepat dalam penggunaannya.6 juta kehamilan tidak direncanakan setiap tahunnya di Amerika Serikat. Berdasarkan penelitian. Kontrasepsi adalah bagian dari pelayanan kesehatan reproduksi untuk pengaturan kehamilan dan merupakan hak setiap individu sebagai makhluk seksual (Saifuddin. interval. dan alat untuk mencegah atau menjarangkan kehamilan (Priyanto A. dan ketahanan dalam keluarga (Manuaba I.

d). antara lain : a). Metode suhu basal d).a. Introvagina wanita antara lain : diagfragma. Mekanisme ( barrier) b). vaginal jelly. vaginal tablet. vagina suppositoria. b Metode Kontrasepsi Efektif (MKE) 1). Tanpa alat atau obat.Termal 2). Metode simpto. Kontrasepsi Hormonal 11 . vaginal foam. Metode kalender ( pantang berkala) b). Kondom c). Metode Kontrasepsi Sederhana 1). spons dan kap serviks. Coitus interuptus ( senggama terputus) e). antara lain : vaginal cream. Dengan alat atau obat. Kimiawi dengan spermisid. Metode lendir serviks c). antara lain : a).

Alat Kontrasepsi dalam Rahim (AKDR) c. Tinjauan Umum Tentang Kontrasepsi Suntik 1. Norigest 2). Morning After b). Pengertian Kontrasepsi Suntikan kelahiran dan 12 . Cyclofem. Implant/ AKBK 3). Metode Kotrasepsi Mantap 1). 2010:29). Mini Pil.a). b. Metode Operatif Pria (MOP/ Vasektomi) 2). antara lain : Pil Oral Kombinasi (POK). Metode Operatif Wanita (MOW/ TUbektomi) Sumber : ( Hartanto H. sumber daya manusia yang bermutu dan meningkatkan kesejahteraan keluarga (Handayani S. KB Suntik : Depo Provera. 2004 : 42.43). 3. Tujuan dari penggunaan alat kontrasepsi adalah : a. Untuk meningkatkan kesejahteraan ibu dan anak serta mewujudkan keluarga kecil dan sejahterah melalui pengendalian pengendalian pertumbuhan penduduk Indonesia. Terciptanya penduduk yang berkualitas. KB pil.

Macam – macam Kontrasepsi Suntik a. dengan profil umum sebagai berikut : 1. 2006 : MK-42) terdapat dua jenis kontrasepsi suntik KB. Norigest merupakan turun testosterone. Cyclofem yang mengandung progesterone sebanyak 50 mg dan estrogen. 2002). 2004 : 163 ). Jenis. di suntikkan setiap 8 minggu ( Manuaba I. G. yang tidak membutuhkan pemekaian setiap hari atau setiap akan bersenggama.Kontrasepsi suntikan adalah suatu cara kontrasepsi yang berdaya kerja panjang ( lama). B. tetapi tetap reversible (Hartanto H.jenis kontrasepsi yang mengandung progestin. Depoprovera yang mengandung progesterone sebanyak 150 mg dalambentuk partikel kecil. a. yaitu : 13 . 2009 : 241) Menurut (Saifuddin AB. Kontrasepsi Suntikkan Progestin Kontrasepsi suntikksn progestin adalah alat kontrasepsi berupa cairan yang berisi hanya progesterone di suntikkan kedalam tubuh wanita secara periodik (BPPUK. pemberian suntikan setiap 12 minggu b. yaitu kontrasepsi suntikkan progesteron dan kontrasepsi kombinasi. disuntikkan setiap bulan c. 2.

Keuntungan 1) 2) 3) Sangat efektif Pencegahan kehamilan jangka panjang Tidak berpengaruh pada hubungan suami. asal penyuntikkan di lakukan secara teratur sesuai jadwal yang telah ditentukan. d. 2) Depo Norittesteron enatat (depo Norisetat). dengan 0.istri 14 .3 kehamilan per 100 perempuan/ tahun. 3) Menjadikan selaput lendir rahim tipis dan atropi. 4) Menghambat transportasi gamet oleh tuba. b. yang mengandung 200 mg Noristendron enantat. Efektivitas Kedua kontrasepsi suntik tersebut memiliki efektifitas yang tinggi. diberikan setiap 2 bulan dengan cara disuntik IM. yang mengandung 150 DMPA. yang diberikan setiap 3 bulan dengan cara disuntik intramuscular (di dalam bokong). c.1) Depo Medroxyprogesteron asetat (DMPA). Cara Kerja 1) Mencegah ovulasi 2) Mengentalkan lender serviks sehingga menurunkan kemampuan penetrasi sperma.

6) 7) 8) Menurunkan kejadian penyakit jinak payudara Mencegah radang panggul Sedikit efek samping 15 .4) 5) Tidak memiliki pengaruh terhadap ASI Dapat digunakan oleh perempuan usia >35 tahun sampai perimenopause .

e. Perdarahan yang banyak atau sedikit c. Perdarahan yang tidak teratur atau perdarahan bercak (spotting) · Tidak haid sama sekali 2. Sering ditemukan gangguan haid. Kontra indikasi kontrasepsi suntikan progestin 1. Indikasi Kontrasepsi suntikan progestin 1. Usia reproduksi Nullipara dan yang telah memiliki anak Menyusui dan membutuhkan kontrasepsi Setelah melahirkan Setelah abortus g. Keterbatasan 1. 3. Tidak dapat di hentikan sewaktu. 5.waktu sebelum disuntik berikut 4. Siklus haid yang memendek atau memanjang b. 4. Hamil atau di curigai hamil 16 . 2. seperti a. Klien tergantung pada sarana pelayanan kesehatan 3. Terlambatnya kembali kesuburan setelah penghentian pemakaian f.

3.5. 17 .2. Setiap saat selama siklus haid. h. 3. b. menderita kanker payudara atau riwayat kanker payudara. Waktu pemberian kontrasepsi suntikan progestin 1. Jenis suntikan kombinasi. Cara kerja 1) 2) Menekan ovulasi Membuat lendir serviks menjadi kental sehingga penetrasi sperma terganggu. 2. Untuk ibu post partum dapat diberikan pada hari 3. Perdarahan pervaginam yang belum jelas penyebabnya. dan ibu tidak hamil Mulai hari 1 sampai 7 siklus haid. 2. terutama amenorhoe. Tidak dapat menerima terjadinya gangguan haid. dan sesudah air susu ibu (ASI terbentuk). adalah : 1) 25 mg Depo Medrosiprogesteron asetat dan 5 mg estrodiol spionat yang diberikan injeksi IM sebulan sekali (Cyclofem) 2) 50 mg norentindron enantat dan 5 mg estradiol valeret yang diberikan injeksi IM sebulan sekali. 3) Menghambat transprtasi gamet oleh tuba. Kontrasepsi Suntikan Kombinasi a. 4.

4 kehamilan per 100 perempuan) selama tahun pertama penggunaan. c. Indikasi kontrasepsi suntikan kombinasi 1) 2) 3) 4) Usia reproduksi Menyusui ASI pasca persalinan > 6 bulan Pasca melahirkan dan tidak menyusui Anemia f. sakit kepala. Kontra indikasi suntikan kombinasi 1) 2) 3) Hamil atau di duga hamil Menyusui dibawah 6 minggu pasca persalinan Penyakit hati akut (virus hepatitis) 18 . dan keluhan seperti ini akan hilang setelah suntik kedua atau ketiga.1-0. Mual. Penambahan berat badan e. nyeri payudara ringan . Keterbatasaan 1) 2) Terjadinya pola haid tidak teratur. 3) 4) Ketergantungan klien terhadap pelayanan kesehatan.4) 5) Efektifitas Sangat efektif (0. Keuntungan kontrasepsi 1) 2) 3) 4) Resiko terhadap kesehatan kecil Tidak mempenharuhi hubungan suami istri Tidak di perlukan pemeriksaan dalam Pencegahan kehamilan jangka panjang d.

Waktu pemberian kontrasepsi suntikan kombinasi 1) 2) 3) Suntik di berikan dalam waktu 7 hari siklus haid Pasca persalinan 6 bulan serta belum haid dan tidak hamil Pasca keguguran 19 . g.4) 5) Usia > 35 tahun yang merokok Keganasan payudara Kelainan pembuluh darah yang menyebabkan sakit kepala atau migran.

Penelitian ini dilakukan dengan menempuh langkah. klasifikasi. Waktu Penelitian Penelitian ini dilakukan pada bulan Juni 2012-Juni 2013.langkah pengumpualan data. Lokasi Penelitian Penelitian ini dilakukan di Klinik Lestari Asih Tangerang. tidak ada maksud untuk menggeneralisasi hasilnya. 2. Populasi 20 . Lokasi dan Waktu Penelitian 1. B. Jenis Penelitian Jenis penelitian ini menggunakan penelitian deskriptif yaitu penelitian hanya menggambarkan keadaan objek. Populasi dan Sampel 1. pengelolaan pembuatan kesimpulan dan laporan tentang alat kontrsepsi KB Suntik pada pasangan usia subur (Sulistyaningsih. 2011 : 8). C.BAB III METODE PENELITIAN A.

yang akan diamati dan di ukur oleh peneliti (Sulistyaningsih.Populasi adalah sekelompok orang atau objek dengan satu karakteristik umum yang dapat di observasi (Sulistyaningsih. Data primer meliputi pengetahuan. Jenis data yang di kumpulkan terdiri dari data primer dan data sekunder. saya mengambil sampel dalam penelitian ini adalah semua akseptor KB yang menggunakan kontrasepsi suntik sebanyak 113 orang pada Klinik Lestari Asih Tangerang bulan Juni 2012. Cara pengumpulan Data 1. 2011 : 122).Juni 2013. Semua akseptor KB di Klinik Lestari Asih Tangerang. 2011 : 64). Primer 21 . Data yang dikumpulkan adalah : a. tentang penggunaan alat kontrasepsi Kb suntik . sikap. Sampel Sampel adalah subset yang di cuplik dari populasi. sedangkan data sekunder yaitu data penunjang dari data primer. Sehubungan dengan keterbatasan biaya dan waktu yang dimiliki. semua data tesebut diatas diperoleh dari hasil pengisian kuesioner. Kuesioner adalah suatu teknik pengumpulan data dengan memberikan atau menyebarkan daftar pertanyaan kepada responden untu di jawabnya ( Sulistyaningsih. 2011 : 65). 2. 2. Pengumpulan data Alat ukur yang di dalam peneltian ini adalah kuesioner. D.

tahap sebagai berikut : a. Editing Proses editing dilakukan setelah data terkumpul dan dilakukan dengan memeriksa kelengkapan data. semua jawaban atau data perlu disederhanakan yaitu dengan simbol. Koding Dilakukan untuk memudahkan dalam pengolahan data. 1. E. b. Setelah data terkumpul dari lembar kuesioner yang ada maka dilakukan pengolahan data. Data Sekunder Data sekunder yang digunakan untuk melengkapi data primer yang di peroleh dari instansi terkait berupa : pencacatan dan pelaporan cakupan pasangan usia subur di Klinik Lestari Asih Tangerang. dan kseragaman data. Langkah Pengolahan Data Metode pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan instrument pengumpulan data berupa alat ukur kuesioner yang di buat khusus oleh peneliti sendiri dengan berpedoman pada perpustakaan yang ada. Data primer dalam penelitian ini adalah pengetahuan pasangan usia subur terhadap KB Suntik.simbol tertentu. Pengolahan data tersebut dengan tahap. memeriksa kesinambungan data.Data primer adalah data yang di ambil secara langsung dari responden menggunakan kuesioner dengan metode angket. 22 . b.

untuk setiap jawaban (pengkodean). nomor variabel. c. daftar pertanyaan. dan kode. 2. Pengkodean dilakukan dengan memberi nomor halaman.sifat yang di miliki yang mana sesuai dengan tujuan peneltian ini dalam hal I I dipakai tabel untuk penganalisaan data. Tabulasi data Setelah selesai pembuatan kode selanjutnya dengan pengolahan data kedalam satu tabel menurut sifat. nama variabel. Analisa Data Analisa data yang di gunakan dalam penelitian ini deskriptif adalah dengan menggunakan presentasi dengan rumus distribusi frekuensi sebagai berikut : P = f x 100% n Keterangan : P : Presentase yang di cari f : Frekuensi atau variabel yang di teliti 23 .

Setelah mendapat persetujuan barulah melakukan penelitian dengan menekankan masalah etika yang meliputi : 1) Infoment Consent Infoment consent atau lembar persetujuan di berikan kepada subyek yang akan di teliti. cukup dengan memberi nomor pada masing. maka mereka harus menandatangani lembar persetujuan tersebut.masing lembar tersebut.haknya. Peneliti menjelaskan maksud dan tujuan riset yang dilakukan dan dampak yang mungkin terjadi selama dan sesudah pengumpulan data. Etika Penelitian Dalam melakukan penelitian ini peneliti mendapat rekomendasi STIKES Widya Dharma Husada yang tembusannya di sampaikan ke pemilik Klinik Lestari Asih Tangerang. peneliti tidak mencatumkan nama koresponden pada lembar pengumpulan data. 3) Confidentiality (kerahasiaan) 24 .n : Jumlah sampel F. Jika pasangan usia subur (PUS) menolak untuk di teliti maka peneliti tidak akan memaksa dan tetap menghormati hak. 2) Anonimity (tanpa nama) Untuk menjaga kerahasian pasanag usia subur (PUS). Jika pengetahuan pasangan usia subur (PUS) tentang alat kontrasepsi diteliti.

hanya kelompok data tertentu saja yang akan disajikan atau dilaporkan sebagai hasil riset. 25 .Kerahasiaan informasi pasangan usia subur (PUS) di jamin oleh peneliti.

KUESIONER PENELTIAN GAMBARAN PENGETAHUAN PASANGAN USIA SUBUR TERHADAP ALAT KONTRASEPSI DI KLINIK LESTARI ASIH TANGERANG Identitas Responden No. Apa yang anda ketahui tentang alat kontrasepsi KB suntik ? 26 . Kontrasepsi adalah upaya untuk mencegah kehamilan Kontrasepsi adalah upaya untuk menghentikan kehamilan Kontrasepsi adalah upaya untuk menggugurkan kehamilan 2. Pertanyaan tentang pengertian alat kontrasepsi KB suntik 1. Apa yang anda ketahui tentang alat kontrasepsi ? a. c. Responden : Nama Umur Pendidikan Alamat : : : : Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan memberi tanda silang pada setiap jawaban. b. A.

Pertanyaan tentang tujuan alat kontrasepsi Kb suntik 1. Kontrsepsi suntikkan progesteron dan kombinasi Kontrasepsi estrogen Kontrasepsi Pil KB Tidak tahu 4. b. b. c. c. c. b. Yang tidak termasuk jenis kontrasepsi KB suntik adalah ? a. Menjaga kesehatan anak 27 . Apakah anda mengetahui cara kerja alat kontrasepsi KB suntik ? a. d. Mencegah haid Mencegah ovulasi ( pembuahan ) Meningkatkan kesuburan Tidak tahu B. Apa tujuan kontrasepsi KB suntik / a.a. Cairan yang disuntikkan untuk menggugurkan kehamilan Cairan yang disuntikkan untuk menghentikan kehamilan Cairan yang disuntikkan kedalam tubuh wanita untuk mencegah kehamilan d. d. Tidak tahu 3.

c. 2. Pencegahan kehamilan jangka panjang Pencegah kehamilan jangka pendek Pencegah terjadinya haid Tidak tahu 3. Meningkatkan kesuburan Mencegah kehamilan Tidak tahu Apa keuntungan kontrasepi KB suntik ? a. Sering ditemukan pusing Sering ditemukan gangguan haid Terjadi gangguan pola tidur Tidak tahu 4. d. Kapan waktu pemberian kontrasepsi KB suntik ? a. Setiap saat selama siklus haid 28 . c. b. d. b.b. Apa kerugian kontrasepsi KB suntik ? a. d. c.

Hamil atau di duga hamil Melahirkan Tidaak tahu Apakah ibu menyusui dapat menggunakan alat kontrasepsi KB suntik ? a. Selama masa kehamilan Saat usia memasuki masa subur Tidak tahu C. b. Apa kontra indikasi kontrasepsi KB suntik ? a. c. b. c. c.b. Dapat Tidak dapat Tidak tahu 29 . 2. d. Pertanyaan tentang kontra isndikasi alat kontrasepsi KB suntik 1.

c. Dapat Tidak dapat Tidak tahu 4. Apakah ibu dengan penyakit hepatitis dapat menggunakan alat kontrasepsi KB suntik ? a. b. Dapat Tidak dapat Tidak tahu 30 . b.3. c. Apakah ibu yang mengalami anemia dapat menggunakan alat kontrasepsi KB suntik ? a.

G. Jakarta : Pustaka Sinar Harapan. Komunikasi Konseling : Aplikasi dalam Sarana Pelayanan Kesehatan untuk Perawat dan Bidan. Jakarta : Referensi Notoatmodjo S. Metodelogi Penelitian Kebidanan Kebidanan KuantatifKualitatif. Kapita Selekta Penatalaksanaan Rutin Obstetri Ginekologi dan KB. di akses tanggal 17 Mei 2013. 2006. B. 2010. Anggota Ikapi Manuaba I. 2012. Cakrawala KB. 2009. 2004. Jakarta : EGC Handayani S. Jakarta : EGC Manuaba I. G. 2009. Memahami Kesehatan Reproduksi Wanita. Jakarta : PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo Priyanto A. Yogyakarta : Pustaka Rihama Hartanto H. Keluarga Berencana dan Kontrasepsi. 2012. Asuhan Kebidanan Pada Masa Kehamilan. 31 . Kependudukan dan Pemberdayaan Keluarga . Jakarta : Salemba Medika Sulistyaningsih. 2001. geogle com/search?q=artikel pasangan usia subur & ie . Jakarta : Salemba Medika Http ://www. 2012. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. 2005. Keluarga Berencana &Kesehatan Reproduksi. Metodelogi Penelitian Kesehatan. Yogyakarta : Graha Ilmu Sulistyawati A. Jakarta : Rineka Cipta Saifuddin. Jakarta : Yayasan Bina Pustaka Sarwono Prawirhardjo Saifuddin. 2010. B. Buku Ajar Pelayana Keluarga Berencana. Buku Panduan Praktis Pelayanan Kontrasepsi. Jakarta : EGC Mustakim. 2009.DAFTAR PUSTAKA Glasier Anna dkk.

Http ://www.html. 32 .org/pngertian-kb. posyandu. diakses tanggal 17 Mei 2013.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->