BAB I PENDAHULUAN Failure to thrive atau gagal tumbuh adalah masalah bagi semua penyedia layanan kesehatan anak

-anak. Di Indonesia gagal tumbuh biasa terjadi pada masyarakat menengah ke bawah dan memiliki banyak anak dengan jarak kelahiran yang pendek . Istilah ini biasa digunakan untuk anak , khususnya bayi . Gagal tumbuh ini merupakan suatu keadaan dan bukan penyakit dan penyebabnya harus ditentukan rlebuh dahulu . LAPORAN KASUS Seorang anak berusia 22 bulan dirawat di Rumah Sakit karena menderita campak. Bayi lahir cukup bulan, persalinan ditolong oleh bidan dengan berat 2300 gram dan panjang 48 cm dan merupakan anak kelima dari 6 orang bersaudara, anak tertua berusia 9 tahun dan yang terkecil berusia 1 tahun. Karena ibu hamil lagi, maka air susu ibu hanya diberikan sampai bayi berusia 6 bulan dan diganti dengan susu formula. Belum pernah divaksinasi. Nenek yang tinggal serumah menderita batuk-batuk lama dan mendapat pengobatan dari Puskesmas sejak 5 bulan. Pada pemeriksaan anak kompos mentis, berat badan 6,2 kg dan panjang badan 65 cm.

1

BAB II PEMBAHASAN KASUS I. ANAMNESIS1

Identitas Pasien Nama Umur Jenis kelamin Alamat Pendidikan Pekerjaan Agama Suku bangsa 1. Riwayat Penyakit1 ● Keluhan Utama: Campak ● Riwayat Perjalanan Penyakit: Dirawat di Rumah Sakit karena menderita campak. Perlu ditanyakan apakah terdapat demam. ● Riwayat Penyakit yang Pernah Diderita: Tidak diketahui. ● Riwayat Kehamilan Ibu: Tidak diketahui. Perlu diketahui jumlah kehamilan, umur anak sebelumnya, keadaan kesehatan ibu saat hamil ada penyakit atau tidak. . ● Riwayat Kelahiran: Lahir cukup bulan , persalinan ditolong oleh bidan dengan berat 2,3 kg dan panjang 48 cm . ● Riwayat Makanan:
2

:: 22 bulan :: Jakarta ::::-

Nama orang tua/wali : Umur orang tua/wali : -

● Riwayat Imunisasi: Belum pernah di imunisasi . Riwayat Pertumbuhan dan Perkembangan1 ● Riwayat Pertumbuhan: Tidak diketahui. : dilihat apakah adanya edema : dilihat apakah ada perbesaran ukuran organ atau tidak :: pemeriksaan dengan menggunakan stetoskop untuk mendengarkan suara pernapasan. bunyi dan bising jantung. peristaltik usus. II. ● Riwayat Keluarga: Perlu ditanyakan apakah ada yang menderita kelainan genetik.Perlu ditanyakan KMS (Kartu Menuju Sehat) dari anak ini. dan aliran darah dalam pembuluh • • Status dematologicus : ruam makulopapuler Pemeriksaan Umum ◦ Keadaan Umum ▪ Kesan keadaan sakit ▪ Kesadaran: kompos mentis ▪ Status gizi 3 . Pada bayi perlu diketahui susu yang diberikan : ASI atau susu formula atau keduanya. ● Riwayat Perkembangan: Perlu ditanyakan tentang tingkah laku anak. 2. baik jangka panjang maupun jangka pendek. • • • • PEMERIKSAAN FISIK1 Inspeksi Palpasi Perkusi Auskultasi darah.Pada anamnesis riwayat makanan diharapkan dapat diperoleh keterangan tentang makanan yang dikonsumsi oleh anak.

2 3.8 cm 78. cm Status Gizi Gizi buruk Gizi buruk Keterangan : • Gizi buruk : kurang dari 60 % median BB/U ◦ Tanda vital ▪ Nadi ▪ Tekanan darah ▪ Pernapasan ▪ Suhu tubuh III. PEMERIKSAAN PENUNJANG Untuk membantu menegakkan diagnosis diperlukan beberapa pemeriksaan penunjang.Status gizi berdasarkan table WHO NCHS (untuk 22 bulan ) Jenis Kelamin Laki-laki Perempuan BB/U ≤ 7. LED. antara lain: 1. protein(albumin)) 2 2. SADT.8 kg TB/U 79. Tes Mantoux Merupakan tes TBC. Pemeriksaan antibidi IgM anti campak . 3 IV.2 kg ≤ 6. apanila positif kemudian dilanjutkan dengan permeriksaan radiologis yaitu foto thorax. Pemeriksaan darah lengkao (Hb. DIAGNOSIS 4 . Tes ini dilakukan untuk mengetahui apakah ada gejala TBC. Hematokrit. leukosit.

Nutrisi yang diberikan kepada anaknya 3 4 Penyakit infeksi Pemberian imunisasi pada anak Deteksi dini Pengobatan yang dilakukan untuk pasien ini adalah : 5 5 . Ciri-ciri : Adanya giant cells dan proses radang merupakan dasar patologik ruam dan infiltrate peri bronchial paru . mata merah .Kolonisasi dan penyebaran pada epitel dan kulit menyebabkan batuk . Gagal tumbuh menurut criteria BB/U dan TB /U dibawah presentil ke-5 . PENATALAKSANAAN Pencegahan yang harus dilakukan adalah : 4 Edukasi orang tua : 1. dan demam yang makin lama makin tinggi . Gejala tersebut akan semakin berat seiring lamanya penyakit itu di derita . pilek .4 cm Campak 3 Virus campak ditularkan lewat infeksi droplets lewat udara menempel dan berkembang biak pada epitel nasofaring .1 kg 9.Campak disertai gagal tumbuh . Persentil ke-5 Jenis kelamin Laki-laki Perempuan BB/U 10.6 cm 79. Penyuluhan KB 2.5 kg TB/U 80. V.

sekitar 75% bayi dipulangkan dengan pelayanan tambahan untuk keluarga. dan 5% masuk panti asuhan untuk jangka lama dengan rencana pelepasan atau penghentian sukarela hak orang tua. Pada anak dengan KUB non organik biasanya bayi tidak diberikan makan cukup kalori dikarenakan kelalaian ibu. Sesudah penatalaksanaan RS yang tepat. keadaan medis yang mendasarinya harus ditangani. Antibiotic diberikan apabila terjadi infeksi sekunder ( bronkopneumonia ) VI. Selain itu jenis tambahan berkalori harus diberikan berdasarkan pada keparahan KUB dan keadaan medis yang mendasari. dan penyebab masih dapat dikoreksi. Karena pada saat anak dilahirkan sudah mengalami berat badan lahir rendah. masalah keluarga dan interaksi anak dengan orang tua. 6 . maka pertumbuhan normal masih dapat dicapai. Kalori yang sesuai Jenis makanan yang disesuaikan dengan tingkat kesadaran dan adanya komplokasi 3. dan pertumbuhan dan perkembangan normal tidak dapat lagi dicapai. dan sampai saat pemeriksaan pun masih ditemukan berat badan yang dibawah normal. Sedangkan bila gagal tumbuh berlangsung lama akan menimbulkan dampak jangka panjang. Campak 3 1. Pada anak dengan KUB organik.Penanganan KUB memerlukan pemahaman dari semua unsur yang turut menyebabkan pertumbuhan anak : kondisi kesehatan dan status nutrisi anak. 20% masuk ke panti asuhan sementara orang tua mendapatkan terapi. Suplemen nutrisi 4. PROGNOSIS Bila periode gagal tumbuh masih dalam jangka waktu yang pendek. Pemberian cairan yang cukup 2. Jadi pada kasus ini kami menyimpulakan bahwa pasien ini dubia ad malam.

BAB III TINJAUAN PUSTAKA 7 .

dan sering mengakibatkan fungsi perkembangan dan sosio-emosionalnya jelek. Prader-Willi Sundrome) ini mengarah pada ketiadaan penyusunan koordinasi. sesak napas. Masalah mekanik (kelainan neuromuskuler dan kelainan kraniofasial). hypotonia (Wernig-Hoffman Syndrome. gangguan perkembangan yang signifikan. dikategorikan menjadi: 1 Sulit menerima kalori a. Sulit menelan bisa dikarenakan menderita penyakit neurouskuler dan sistem SSP. Cacat struktural yang 8 . Kriteria gagal tumbuh : ◦ BB/U kurang dari 5 persentil ◦ BB/TB kurang dari 5 persentil ◦ kecepatan pertumbuhan buruk selama 3-5bulan PENYEBAB GAGAL TUMBUH Faktor organik Berhubungan dengan organ tubuh. KUB biasanya mengacu pada anak dengan pertumbuhan dibawah persentil ke-3 atau ke-5 atau anak yang pertumbuhannya menurun lebih dari 2 persentil pertumbuhan pokok (yaitu dari atas persentil ke-75 sampai dibawah persentil ke-25) dalam waktu singkat. Meskipun belum ada kesepakatan yang jelas menyangkt definisinya. kurang nafsu makan. Kegagalan untuk bertumbuh (KUB) mengacu pada bayi atau anak yang pertumbuhan fisiknya sangat kurang dibandingkan dengan sebayanya. dan penyakit pencernaan. Terkadang pemberian terapi medis juga mempengaruhi asupan makanan secara signifikan.KEGAGALAN UNTUK BERTUMBUH 5 Failure to thrive didefinisikan sebagai gangguan yang signifikan pada laju pertumbuhan yang diharapkan pada anak usia dini. b.

Ibu tidak menyukai bayinya 5. Bayi yang tidak diberikan makanan dengan cukup kalori 2. 5. dan infeksi HIV. Orang tua yang retardasi secara emosional. PERAN ASI PADA TUMBUH KEMBANG 6 Komposisi ASI 9 .terkait dengan kelainan kraniofasial (misalnya. Ketidaktahuan ibu mengenai pemberian makanan yang tepat 4.bibir sumbing) mempersulit mengatur makanan (bolus) didalam mulut. Demam c. keganasaan. Meningkatnya kebutuhan kalori a. Depresi pada orang tua 6.abnormalitas anatomi-->insufisiensi pankreas 4.TBC. b. Malabsorpsi c. mikrognathia parah. Penyakit kronis sering mempengaruhi intake makanan pada anak yang memiliki penyakit ini. Kurang nafsu makan dapat dilihat pada anak yng mederita gagal ginjal.Oesophageal reflux b.Hiperthyroid Faktor Anorganik 1. Sulit mencerna kalori a. Infeksi saluran pencernaan d. Ibu mengabaikan pemberian makan yang pantas untuk anak 3. kesalahan herediter e.

10 . menghisap dan bernafas yang terjadi pada bayi baru lahir dapat lebih sempurna. koordinasi syaraf menelan. Selain mengandung protein yang tinggi. Aspek Psikologik 1. Komposisi ini menyebabkan protein ASI lebih mudah diserap. Interaksi Ibu dan Bayi: Pertumbuhan dan perkembangan psikologik bayi tergantung pada kesatuan ibu-bayi tersebut.8 gr /100 cc : 7 gr /100 cc : 0. Pengaruh kontak langsung ibu-bayi Aspek Neurologis Dengan menghisap payudara. Rasa percaya diri ibu untuk menyusui 2. bersih dan bebas kontaminasi. sehingga tidak mudah diserap. ASI mengandung whey lebih banyak yaitu 65:35. 3. Sedangkan pada susu sapi mempunyai perbandingan Whey :Casein adalah 20 : 80.2 gr / 100 cc : 67 kcal / 100 cc ASI mudah dicerna. Aspek Imunologik ASI mengandung zat anti infeksi. ASI memiliki perbandingan antara Whei dan Casein yang sesuai untuk bayi.1 gr / 100 cc : 3.• • • • • • Protein Lemak Laktosa Mineral Kalori : 1. juga mengandung enzim-enzim untuk mencernakan zat-zat gizi yang terdapat dalam ASI tersebut. Rasio Whei dengan Casein merupakan salah satu keunggulan ASI dibandingkan dengan susu sapi. • • ASI mengandung zat-zat gizi berkualitas tinggi yang berguna untuk pertumbuhan dan perkembangan kecerdasan bayi/anak. karena selain mengandung zat gizi yang sesuai.

zygot terus-menerus membelah hingga menjadi 16 sel yang disebut morula. mesoderm. Sedangkan trofoblast akan membentuk sitotrofoblast yang akan merusak dinding uterus dari lapisan endometrium sampai myometrium yang diikuti oleh sincitiotrofoblast untuk pembentukan tali pusat. Tiga lapisan germinal tersebut terdiri dari endoderm. Minggu ke 3: Pada minggu ke tiga terjadi proses gastrulasi yang diawali oleh terbentuknya garis primitive dan invaginasi sel epiblast. Lalu bertemu dengan ovum di ampula tuba uterina. dan ektoderm. Setelah menembus korona radiata. Lapisan endoderm terbentuk dari sel epiblast yang bernidasi dan menggantikan hipoblast. yang berisi hasil fusi anatar pronuklei sperma dan ovum. Kemudian morula membelah menjadi blastosit awal yang akan berdiferensiasi menjadi blastosit akhir. PERIODE EMBRIO Minggu ke 1: Setelah fertilisasi. Spermatozoa menembus lapisan korona radiata dari ovum. spermatozoa menembus zona pelusida dengan bantuan enzim yang dihasilkan oleh akrosom. Pronuklei sperma masuk ke dalam ovum sehingga ovum mengeluarkan enzim secara eksositosis ke zona pelusida agar zona pelusida tidak dapat ditembus oleh spermatozoa lain.PERTUMBUHAN INTRAUTERIN 7 FERTILISASI Spermatozoa masuk ke dalam forniks vagina dan mengalami kapasitasi. Embrioblast akan membentuk epiblast (membentuk kantung amnion) dan hipoblast (membentuk kantung kuning telur). Sedangkan lapisan ektoderm terbentuk dari permukaan dorsal sel 11 . Minggu ke 2: Blastosit akhir terdiri dari masa sel dalam (embrioblast) dan masa sel luar (trofoblast). Hasil dari fertilasasi tersebut disebut zygot.

sumsum tulang belakang.8: Terjadi proses diferensiasi pada masing-masing lapisan germinal. Kulitnya sangat tipis sehingga kita mampu melihat aliran darahnya. Alat kelamin luar mulai terbentuk tetapi masih kecil sehingga masih 12 13 sulit untukmenentukan jenis kelamin bayi. Payudara ibu akan sedikit membengkak karena terdapat hormone estrogen dan progesterone sebagai 11 persediaan ASI. Bayi sudah mampu menggenggamtangannya dan emnghisap ibu jari.karenanya hindarilah memakai pakaian ketat agar ibu dalam keadaan 15 santai. Jari tangan dan kaki mulai terbentuk termasuk telinga dan kelopak mata. Kelopak mata masih tertutup sampai minggu ke 26 tapi dapat merasakan perubahan 12 . Pada akhir minggu ke 3. Detak jantung bayi semakin kuat.epiblast. Bayi sudah terlihat seperti manusia yang lengkap. PERIODE FETAL Minggu ke9 10 Perkembangan janin Terlihat pembentukan telinga. Bayi tumbuh dengan pesat dan mulai mengangkat kepala ke atas jauh dari dadanya. respiratorius. Badannya juga semakin membesar menyesuaikan dengan besar kepala. dan urinarius. Pada tahap ini ibu akanmengalami masalah sembelit karenapergerakan usus menjadi lambat. Pada masa ini bayi terlihat kurus karena tidak punya lapisan lemak. Bayi sudah dapat menggerakkan anggota badannya. tulang dan dermis. dan epidermis. Bayi membesar dengan cepat dan wajahnya semakin jelas. Kuku kaki dan tangan mulai tumbuh. Minggu ke 4 . Sedangkan endoderm akan membentuk organ-organ digestivus. Lapisan mesoderm membentuk otot. Terjadi 14 perubahan yang kentara akibat perubahan hormone. Lapisan ektoderm membentuk otak. Kepalabayi membesar dengan cepat. endoderm mengelupas membentuk notokord yang berfungsi sebagai sumbu tengah badan. Kecepatannya dua kali lipat dari detak jantung kita.

Lemak ini berperan penting untuk menjaga kestabilan suhu dan metabolisme tubuh. terutama bila ada gerakan mendadak. Bayi telah terbentuk sepenuhnya dan perlu diberikan nutrisi yang cukup oleh plasenta. Sementara peningkatan mobilitas persendian ikut mempengaruhi perubahaan postur tubuh sekaligus menyebabkan keluhan punggung. Akibatnya. Pertumbuhan rahim yang pesat ini pun membuat ligamen-ligamen meregang. Panjang tubuh janin meningkat lebih pesat ketimbang lebarnya. Rahim dapat diraba tepat di bawah pusar. Untuk mengatasinya. Keluhan ini makin bertambah bila kenaikan berat badan tak terkendali. biasakan berbaring miring ke kiri. Oleh karena itu amat disarankan menjaga sikap tubuh dan tak melakukan gerakan-gerakan mendadak atau yang menimbulkan peregangan. gerakan yang sama umumnya baru mulai bisa dirasakan pada minggu ke-20 Taksiran panjang janin adalah 14 cm dengan berat sekitar 150 gram. gerakan bayi mulai bisa dirasakan di minggu ini. hindari berdiri terlalu lama dan mengangkat beban berat.16 cahaya. Pertumbuhan rahim ke depan akan mengubah keseimbangan tubuh ibu. Kendati masih samar dan tak selalu bisa dirasakan setiap saat sepanjang hari. Lemak yang juga sering disebut jaringan adiposa mulai terbentuk di bawah kulit bayi yang semula sedemikian tipis pada minggu ini dan minggu-minggu berikutnya. Sementara pada beberapa ibu yang pernah hamil. Selain itu. Bayi juga dapat menelan. hingga bentuk rahim terlihat oval dan bukan membulat. sempatkan sesering mungkin mengistirahatkan kaki 13 17 18 . Rasa nyeri atau tak nyaman ini disebut nyeri ligamen rotundum. ukurannya kira-kira sebesar buah semangka. hingga kerap terasa menusuk ulu hati. Kini bayi telah mempunyai tulang yang kuat dan dapat mendengar suara. Sedangkan bila kehamilan tersebut merupakan kehamilan pertama. Otomatis usus ibu terdorong nyaris mencapai daerah hati. rahim terdorong dari rongga panggul mengarah ke rongga perut. menjadi 13 cm dengan berat sekitar 120 gram.

di minggu ini makin sempurna perkembangannya. namun bisa mencapai 5 liter! Penumpukan ini jelas berdampak fatal mengingat betapa banyak jumlah 20 jaringan otak janin yang tertekan oleh cairan tadi. Agar anemia tak mengancam kehamilan. Beratnya sekitar 350 gram dengan panjang kira-kira 18 cm. saraf dan sejumlah besar lemak. 14 . yakni dengan diproduksi cairan serebrospinalis yang mestinya bersirkulasi di otak dan saraf tulang belakang tanpa hambatan. Tak mengherankan setiap kali si ibu gembira. ibu harus mencukupi kebutuhannya akan asupan zat besi. Panjang janin diperkirakan 13-15 cm dengan taksiran berat 200 gram. Epidermis selanjutnya akan membentuk pola-pola tertentu pada ujung jari. Mulai usia ini hubungan interaktif antara ibu dan janinnya kian terjalin erat. Sedangkan lapisan dermis mengandung pembuluh-pembuluh darah kecil. Kulit yang menutupi tubuh janin mulai bisa dibedakan menjadi dua lapisan. bukan saatnya lagi melakukan olahraga kontak seperti basket yang kemungkinan terjatuhnya besar. semisal golf atau bahkan lomba lari. kemungkinan besar terjadi hidrosefalus/penumpukan cairan di otak. Nah.dengan mengangkat/mengganjalnya pakai bantal. kebutuhan darah janin pun meningkat tajam. telapak tangan maupun telapak kaki. Seiring perkembangannya yang pesat. sedih. jika lubang yang ada tersumbat atau aliran cairan tersebut terhalang oleh penyebab apa pun. Hindari pula olahraga peregangan ataupun yang bersikap kompetitif. baik lewat konsumsi makanan bergizi 21 seimbang maupun suplemen yang dianjurkan dokter. Pada minggu ini. berbagai sistem organ tubuh mengalami pematangan fungsi dan perkembangan. lapar atau merasakan hal lain. Jumlah cairan yang terakumulasi biasanya sekitar 500-1500 ml. Panjang janin mencapai kisaran 14-16 cm dengan berat sekitar 260 gram. yakni lapisan epidermis yang terletak di permukaan dan lapisan dermis yang merupakan lapisan dalam. 19 janin pun merasakan hal sama. Dengan perut yang kian membuncit dan keseimbangan tubuh yang terganggu. Sistem saraf janin yang terbentuk di minggu ke-4.

Janin makin terlihat berisi dengan berat yang diperkirakan mencapai 600 gram dan panjang sekitar 21 cm. janin mulai bereaksi dengan menggerakkan tubuhnya secara lembut jika mendengar irama musik yang disukainya. kulitnya masih tampak keriput karena kandungan lemak di bawah kulitnya tak sebanyak saat ia dilahirkan kelak. Tak heran bila ibu amat menikmatinya karena keluhan mual-muntah sudah berlalu dan kini nafsu makannya justru sedang menggebu. si ibu kian mampu beradaptasi dengan kehamilannya. Namun wajah dan tubuhnya secara keseluruhan amat mirip dengan penampilannya sewaktu dilahirkan nanti. Berat bayi kini mencapai sekitar 700 gram dengan panjang dari puncak kepala sampai bokong kira-kira 22 cm. Ciri khas usia kehamilan ini adalah substansi putih mirip pasta penutup kulit tubuh janin yang disebut vernix caseosa. Di usia ini pula kelopak mata mulai menjalankan fungsinya untuk melindungi mata dengan gerakan menutup dan membuka. Sementara jarak dari puncak rahim ke simfisis pubis sekitar 25 cm. umumnya akan dilakukan USG berseri seminggu 2 kali untuk melihat apakah perkembangan bayi terganggu atau 15 23 24 25 . Bila ada indikasi medis. Kendati begitu. Tubuh janin tak lagi terlihat kelewat ringkih karena bertambah montok dengan berat hampir mencapai 550 gram dan panjang sekitar 20 cm. Kelopak-kelopak matanya kian sempurna dilengkapi bulu mata. hingga ia mesti berhati-hati agar tak terjadi pertambahan berat badan yang berlebih. Begitu juga ia akan menunjukkan respon khas saat mendengar suara-suara bising atau teriakan yang tak disukainya. Kekhawatiran bakal terjadi keguguran juga sudah pupus. Fungsinya melindungi kulit janin terhadap cairan ketuban maupun kelak saat berada di jalan lahir. Hanya saja rambut lanugo yang menutup sekujur tubuhnya kadang berwarna lebih gelap di usia kehamilan ini. Jantung janin yang terbentuk di minggu ke-5 pun mengalami “modifikasi” sedemikian rupa dan mulai menjalankan fungsinya memompa darah sebagai persiapannya kelak saat lahir ke dunia. Rahim terletak sekitar 5 cm di atas pusar atau sekitar 24 cm di atas simfisis pubis/tulang kemaluan.22 Dengan berat mencapai taksiran 400-500 gram dan panjang sekitar 19 cm. Pendengarannya berfungsi penuh. Terbukti.

terutama saat bayi bergerak.tidak. normalnya 120-160 denyut per menit. Denyut jantung sudah jelas-jelas terdengar. membentuk lapisan-lapisan yang berfungsi menerima cahaya dan informasi mengenai pencahayaan itu sekaligus meneruskannya ke otak. Di antaranya. Tak jarang ibu hamil jadi terkena 27 sembelit. kantung kemih dan rektum. Panjang totalnya mencapai 34 cm dengan panjang bokong ke puncak kepala sekitar 24 cm. Jika dari hasil pantauan ternyata tak terjadi perkembangan semestinya. Begitu juga bila semula tidak ada. akan dipertimbangkan untuk membesarkan janin di luar rahim dengan mengakhiri kehamilan. Di usia ini berat bayi diperkirakan hampir mencapai 850 gram dengan panjang dari bokong dan puncak kepala sekitar 23 cm. rahim jadi makin besar yang akan memberi tekanan pada semua organ tubuh. Di minggu ini kelopak mata mulai membuka. terjadi IUGR (Intra Uterin Growth Retardation atau perkembangan janin terhambat). Sementara retina yang berada di bagian belakang mata. kram kaki dan sakit kepala akan lebih sering dirasakan si ibu. Termasuk usus kecil. Bayi kini beratnya melebihi 1000 gram. Ketidaknormalan seputar denyut jantung harus dicermati karena bukan tak mungkin merupakan gejala ada keluhan serius. Sementara rasa tak nyaman berupa keluhan nyeri pinggang. tiba-tiba muncul gangguan asma selama kehamilan. namun terpaksa bolak-balik ke kamar mandi karena beser. hingga suplai nutrisi jadi terhambat. Sebab. Yang termasuk indikasi medis di antaranya hipertensi ataupun preeklampsia yang membuat pembuluh darah menguncup. Selain fasilitas NICU 26 (neonatal intensive Care Unit). Tentu saja harus ada sejumlah syarat ketat yang mengikuti. rumah sakit yang merawat bayi-bayi prematur haruslah rumah sakit bersalin khusus yang lengkap dengan ahli-ahli neonatologi (ahli anak yang mengkhususkan diri pada spesialisasi perawatan bayi baru lahir sampai usia 40 hari). 16 . Begitu juga keluhan nyeri di bawah tulang rusuk dan perut bagian bawah. Akibatnya.

Alveoli yang sesungguhnya atau sel ‘kantung’ udara. Janin memiliki genggaman yang kuat Janin memulai tanda-tanda kelahiran dengan mengeluarkan sejumlah besar hormone yang disebut estrogen dan kemudian memulai masa peralihan dari janin menjadi bayi baru lahir Kelahiran ditandai dengan kontraksi kuat pada rahim yang mengakibatkan kelahiran anak. seperti down sindrom dan turner. B. dapat ditentukan kualitas dan kuantitas pertumbuhan.Jika terjadi “kesalahan” pembentukan lapisan-lapisan inilah yang kelak memunculkan katarak kongenital/bawaan saat bayi dilahirkan. Lensa jadi berkabut atau keputihan. sedangkan yang kurang baik akan menghambatnya. Faktor lingkungan Lingkungan merupakan factor yang sangat menentukan tercapai atau tidaknya potensi bawaan. Walaupun dipicu oleh faktor genetik.mereka akan terus terbentuk hingga 8 tahun setelah lahir. Linbgkungan yang cukup baik akan memungkinkan terciptanya potensi bawaan.mulai berkembang dalam paru-paru. Janin dapat membedakan suara yang bernada tinggi atau rendah Gerakan nafas jadi lebih sering dan terjadi 30-40% waktu pada kebanyakan janin. Lingkungan ini merupakan 17 . FAKTOR YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN INTRAUTERIN 8 A. Banyak penyakit keturunan yang disebabkan oleh kelainan kromosom.perengai ini menunjukkan refleks dari susunan saraf tengah. Janin memperlihatkan saat-saat aktifitas yang terkoordinasi dengan adanya waktu istirahat. Melalui instruksi genetic yang terkandung didalam sel telur yang telah dibuahi. katarak bawaan ini ditemukan pada anak-anak yang dilahirkan oleh ibu yang terserang rubella 28-29 30 31 32-34 35 36-lahir pada usia kehamilan di minggu-minggu akhir trimester dua. Faktor genetik Merupakan modal dasar dalam mencapai hasil akhir proses tumbuh kembang anak.

bayi baru lahir mudah terkena infeksi. methadion. dan abortus. mulai dari konsepsi sampai akhir hayat. Obat tertentu yang diberikan pada beberapa minggu terakhir kehamilan dapat mempengeruhi fungsi organ atau enzim tertentu pada bayi baru lahir. o Obat obatan Pengaruh obat yang diberikan pada ibu hamil terhadap janin sangat tergantung pada umur kehamilan. dan obat18 . ibu diberikan obat teratogenik maka akan terjadi keguguran atau cacat bawaan. Factor lingkungan uini secara garis besar dibagi menjadi 2 : 1. Factor pranatal Faktor lingkungan pranmatal yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang janin mulai dari konsepsi sampai lahir adalah : o Gizi ibu pada waktu hamil Gizi ibu yang jelek sebelum dan sedang hamil sering menghasilkan bayi berat badan lahir rendah (BBLR). o Zat kimia Pada masa organogenesis adalah masa yang sangat pekat terhadap zat-zat teratogen dan obat-obatan (thalidomide.lingkungan ‘bio-fisika-psiko-sosial’ yang mempengaruhi individu setiap hari. o Mekanis Trauma dan cairan ketuban yang kurang dapat menyebabkan kelainan bawaan pada bayi yang dilahirkan. jumlah obat. dislokasi panggul. Bila pada kehamilan trimester I. atau kranio tabes. anemia pada bayi baru lahir. atau lahir mati. Dapat pula menyebabkan hambatan pertumbuhan otak janin. waktu dan lama pemberian. palsi fascialis. kortikolis congenital. Demikian pula dengan posisi janin pada uterus dapat mengakibatkan talipes. phenitoin.

karena dapat mengakibatkan malformasi dari janin seperti mikrosefali . yang terkenal dengan TORCH (Toxoplasmosis . Demikian pula dengan ibu hamil yang perokok berat atau peminum alcohol kronis sering melahirkan BBLR.obatan anti kanker yang dapat menyebabkan kelainan bawaan). o Penyakit pada ibu  Infeksi Hampir semua penyakit infeksi berat pada ibu hamil dapat mengakibatkan keguguran . spina bifida. o Radiasi Sebelum fase organogenesis . Keracunan logam berat pada ibu hamil misalnya keracunan merkuri akan menimbulkan penyakit minamata. o Endokrin Bayi dari ibu yang menderita diabetes mellitus dapat menderita organomegali . infeksi pada janin . cacat atau retardasi mental. gangguan pertumbuhan janin serta cacat bawaan . Herpes simplex ) . Fenilketouria pada ibu hamil yang tidak diobati akan mengakibatkan keguguran . Rubella . berat lahir diatas 400 gram . Sebaiknya hindari penyinaran pada waktu hamil muda . dan retardasi mental . lahir mati. lahir mati atau BBLR . Cytomegalovirus . hipertrofi dan hyperplasia sel beta pancreas janin dan .gangguan metabolic pada neonatus . radiasi dengan dosis 10 rad dapat menyebabkan kematian janin . akan mengakibatkan retardasi pertumbuhan intrauterin dan lahir mati .  Non-infeksi Ibu yang menderita hipertensi yang tidak diobati . cacat 19 .

Ujung cranial menutup kurang lebih pada hari ke-25. dan lempeng lantai serta lempeng atap sebagai lempeng penghubung antara kedua sisi. PENILAIAN PERTUMBUHAN INTRAUTERIN 7 Penilaian pertumbuhan intrauterine ada beberapa cara yaitu : 1. Pengukuran berat badan ibu 20 . Setelah tepi-tepi lempeng ini melipat. o Anoksia embrio Menurunnya oksigenasi janin melalui gangguan pada plasenta atau tali pusat menyebabkan berat badan lahir rendah. Medulla spinalis membentuk ujung kaudal SPP dan ditandai dengan lamina basalis yang mengandung neuron motorik. Ciri-ciri dasar ini dapat dikenali pada sebagian besar gelembung otak. mesensefalon (otak tengah). dan prosensefalon (otak depan). atau cedera otak pada janin yang tidak mendetita fenilketonuria . medulla spinalis. kelainan kejiwaan dan lain-lain. antara lain cacat bawaan. o Stress Stress yang dialami ibu pada waktu hamil dapat mempengaruhi tumbuh kembang janin. SSP selanjutnya membentuk sebuah struktur tubuler dengan bagian sefalik yang lebar.bawaan . otak. Otak membentuk bagian cranial SSP dan asalnya terdiri dari tiga gelembung otak. rhombensefalon (otak belakang). PERTUMBUHAN SISTEM SARAF PUSAT 9 System saraf pusat (SSP) berasal dari ectoderm dan tampak sebagai lempeng saraf pada pertengahan minggu ke-3 . lamina alaris untuk neuron sensorik. dan ujung kaudalnya pada hari ke-27. lipatan saraf ini saling mendekat satu sama lain digaris tengah kemudian bersatu menjadi tabung saraf .. dan bagian kaudal yang panjang. Kegagalan tabung saraf untuk menutup menyebabkan cacat seperti spina bifida dan anensefalus.

5kg. Karena kita tahu bahwa. Apabila berat badan ibu lebih rendah dari 10kg dapat dicurigai kelahiran bayi dengan berat badan rendah (BBLR). Ultrasonografi 21 . Sedangkan akibat jangka panjang tumbuh kembang anak akan lebih buruk. yang berguna untuk memonitor kenaikan berat badan pada ibu hamil. 2. KMS Pada saat ini telah dikembangkan KMS ibu hamil. Oleh karena itu berat badan ibu harus selalu dikontrol. bila kekurangan gizi intrauterine pada bayi kecil untuk masa kehamilan (KMK) akan terus berlanjut sampai 2 tahun setelah lahir 4.Kenaikan berat badan wanita hamil selama kehamilan normal adalah sekitar 10-12. Pengukuran tinggi fundus Pengukuran tinggi fundus dipantai setiap minggu 3. Sehingga sedapat mungkin dicegah BBLR. morbiditas dan mortalitas BBLR lebih tinggi daripada bayi dengan berat badan lahuir cukup.

3-D Static e. Manfaat pemeriksaan kardiotokografi adalah : Mendeteksi hipoksia janin secara lebih objektif Menentukan aktivitas janin Menentukan aktivitas uterus Membantu perencanaan penanganan kehamilan lebih rasional Membantu menurunkan morbiditas dan mortalitas perinatal USAHA MENJAGA PROSES PERTUMBUHAN INTRAUTERIN Agar janin selama di dalam kandungan dapat tumbuh dengan baik. Kardiotokografi terdiri dari dari 2 alat. Doppler c.4-D) 5. harus dijaga agar setiap kelainan dapat diketahui sedini mungkin dengan menganjurkan ibu untuk melakukan pemerikaan yang teratur. dan tokografi untuk pemeriksaan aktivitas uterus dan/atau pergerakan janin.Jenis USG : a. 2-D (real time) b. kardiografi untuk memeriksa denyut jantung janin dan perubahan-perubahannya. 22 . Kardiotokografi Kardiotokografi digunakan untuk pemeriksaan denyut jantung janin dan perubahanperubahannya yang terjadi akibat aktivitas uterus dan/atau gerakan janin selama masa kehamilan dan persalinan. Color Doppler d. 3-D real time (live 3-D. Usaha yang harus dilakukan meliputi .

Pemberian suplemen zat besi 4. Pada masa embrio 8 minggu pertama kehamilan. Pertumbuhan yang cepat pada trimester ke tiga ini akibat dari bertambahnya jaringan lemak subkutan dan masa otot. Pemilihan pemberian obat 3. Cek tekanan darah ibu untuk melihat adanya hipertensi atau tidak 6. Pertumbuhan setelah lahir 23 . Menjaga gizi ibu hamil 2. Cek lab darah rutin 8. sel telur yang dibuahi berdifrensiasi secara cepat menjadi organisme yang membentuk anatomis seperti manusia. Pada kehamilan 9 – 40 minggu pertumbuhan berjalan cepat dan mulai berfungsi dengan cepat organ – organ.1. Pertumbuhan janin intrauterine Perumbuhan pada masa janin merupakan pertumbahan yang paling pesat. Imunisasi pada ibu 7. II. Hindari stress pada ibu hamil 5. Penanganan cepat pada ibu yang sakit POLA PERTUMBUHAN NORMAL 8 Pertumbuhan fisik adalah hasil dari perubahan bentuk dan fugsi dari organisme • Pertumbuhan janin intrauterin • Pertumbuhan setelah lahir I.

• . dan menjadi 4 kali berat badan lahir pada umur dua tahun. Berat badan menjadi 2 kali berat badan waktu lahir pada bayi umur 5 bulan. 24 . dan besarnya lebih besar dari pada lingkar dada.5 x TB setahun 13 tahun 3 x TB lahir Dewasa 3.5 x TB lahir (2 x TB 2 tahun ) • Kepala Lingkar kepala pada waktu lahir rata – rata 34 cm.5 x TB lahir 4 tahun 2 x TB lahir 6 tahun 1. Anak perempuan umur 18 tuhan sudah tidak tumbuh lagi. Tapi pertumbuhan anak perempuan lebih cepat berhenti dariapada anak laki – laki.Pada bayi cukup bulan. Rata – rata bayi lahir dengan panjang 50 cm. Status gizi : triwulan I : 700 – 1000 gr/bln triwulan II : 500 – 600 gr/bln triwulan III : 350 – 450 gr/bln triwulan IV : 250 – 350 gr/bln Pada pertumbuhan anak wanita lebih cepat dari pada anak laki – laki. • Tinggi badan Menentukan tinggi / pendek badan. Diperkirakan : 1 tahun 1. menjadi 3 kali berat badan lahir pada umur satu tahun. Anak wanita dimulai sejak umur 8 tahun. Berat badan . Pada umur 6 bulan lingkar kepala rata – rata 44 cm. Kalo anak laki – laki sekitar 10 tahun. berat badan lahir akan kembali pada hari ke10. sedangkan anak laki – laki baru berhenti tumbuh umur 20 tahun.

Retardasi mental 3. Pertumbuhan seksual sekunder terhambat 5. pola genital. pola limfoid.• - Pada umur 1 tahun rata – rata 47 cm 2 tahun rata – rata 49 cm Dewasa rata – rata 54 cm Pertumbuhan tulang kepala mengikuti pertumbuhan otak Gigi Gigi pertama tumbuh pada usia 5 – 9 bln Pada umur 1 tahun sebagian besar mempunyai 6 – 8 gigi susu. DAMPAK JANGKA PANJANG GAGAL BERTUMBUH 1. Fungsi kognitif terganggu 2. Psikomotor-sosial terganggu 4. pola neural.5 tahun sudah terdapat 20 gigi susu • • - Jaringan lemak Banyak dan besarnya sel lemak menentukan gemuk / kurus seseorang Organ – organ tubuh Secara umum terdapat 4 pola : pola umum. Pada umur 2 tahun sebagian besar mempunyai 14 – 16 gigi susu Pada umur 2. Pertumbuhan fisik terganggu 25 .

yaitu organik dan anorganik. Kriteria gagal tumbuh /failure to thrive adalah : ◦ BB/U kurang dari 5 persentil ◦ BB/TB kurang dari 5 persentil ◦ kecepatan pertumbuhan buruk selama 3-5bulan Penyebab failure to thrive terdiri dari 2 faktor. Kegagalan untuk bertumbuh mengacu pada bayi atau anak yang pertumbuhan fisiknya sangat kurang dibandingkan dengan sebayanya. Faktor organik adalah factor yang berasal dari tubuh kita sendiri. dan sering mengakibatkan fungsi perkembangan dan sosio-emosional yang buruk. seperti tidak dapat dicernanya nutrisi 26 .BAB III KESIMPULAN Failure to thrive didefinisikan sebagai gangguan yang signifikan pada laju pertumbuhan yang diharapkan pada anak usia dini.

Diagnosis fisis pada anak. dan 5% masuk panti asuhan untuk jangka lama dengan rencana pelepasan atau penghentian sukarela hak orang tua. DAFTAR PUSTAKA 1. Sesudah penatalaksanaan RS yang tepat.medscape. keadaan medis yang mendasarinya harus ditangani.2010. Kaneshiro NK. Basuki PS.nlm.Failure to thrive.nih.htm.Available at:www.gov/medlineplus/ency/article/000991. 4.com/article/985007-overview. Accessed: September 21th. Selain itu jenis tambahan berkalori harus diberikan berdasarkan pada keparahan KUB dan keadaan medis yang mendasari.2010.pediatric.com. Darmowandoro W.Updated: Feb 8th. Sastroasmoro S.2010.2009. Available at: http://emedicine. sekitar 75% bayi dipulangkan dengan pelayanan tambahan untuk keluarga. 20% masuk ke panti asuhan sementara orang tua mendapatkan terapi. Growth and failure to thrive. 2009 27 .p.1-47 2. Pada anak dengan KUB organik. Jakarta:CV Sagung Seto. Matondang CS. 3.Accessed:September 21th.Accesed: September 21th. `Pencegahan pada failure to thrive adalah pemberian edukasi pada orang tua dan deteksi dini. Available at:www.karena adanya kelainan pada organ. Wahidayat I. Pada anak dengan KUB non organik biasanya bayi tidak diberikan makan cukup kalori dikarenakan kelalaian ibu.Campak. Factor anorganik adalah factor yang berasal dari luar tubuh seperti kurangnya asupan nutrisi.

p.Jakarta:EGC.Tumbuh kembang anak.17-29. 7.p. Nelson WE.Jakarta:EGC.p.7th ed.5.2000. Soetjiningsih.Ilmu kesehatan anak.2000.150-155 Keunggulan ASI dan manfaat menyusui.37-48.gizi. 9.2010.2-4. Jakarta:EGC.1995.15th ed.127-134.139-146 8.37-45. Prawirohardjo S. Accesed: September 21th. Sadler TW. Ilmu kebidanan.Embriologi Kedokteran Langman.Available at:www. Jakarta: PT Bina Pustaka Sarwono Prawirohardjo.net.2009. 6.p.374 28 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful