P. 1
Biologi SMA Kelas 1 oleh Ari Sulistyorini

Biologi SMA Kelas 1 oleh Ari Sulistyorini

4.25

|Views: 84,223|Likes:
Published by Dwi Puji Astini

More info:

Published by: Dwi Puji Astini on Jul 28, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/11/2015

pdf

text

original

Ekosistem tersusun atas makhluk hidup dan makhluk tak hidup.
Sebagai contoh, ekosistem sawah terdiri atas hewan dan tumbuhan yang
hidup bersama-sama. Pada ekosistem sawah tersebut, terdapat rumput,
tanaman padi, belalang, ulat, tikus, burung pemakan ulat, burung elang,
dan masih banyak lagi.

Dalam ekosistem, terdapat satuan-satuan makhluk hidup. Individu,
populasi, komunitas, biosfer yang merupakan satuan makhluk hidup dalam
satu ekosistem, dan sinar matahari sangat berperan terhadap kelangsung-
an hidup satuan-satuan ekosistem tersebut.

Gambar 10.1 Areal persawahan sebagai ekosistem sawah
(Sumber: Encarta Encyclopedia, 2006)

209

Ekosistem

1.Individu

Pernahkah kalian melihat seekor domba atau seekor ayam atau
sebatang pohon mangga? Seekor domba atau seekor ayam dinamakan
individu. Demikian juga dengan sebatang pohon mangga. Individu adalah
satuan makhluk hidup tunggal. Dapatkah kalian menyebutkan individu-
individu yang lainnya yang ada di sekitarmu?

2.Populasi

Sekumpulan domba di padang rumput disebut dengan populasi
domba. Sekumpulan ikan nila di dalam kolam air tawar disebut dengan
populasi ikan nila. Jika di dalam kolam tersebut juga ditumbuhi sekumpulan
tumbuhan teratai, berarti dalam kolam tersebut juga terdapat populasi
tumbuhan teratai. Kumpulan individu-individu yang sama dapat mem-
bentuk populasi. Populasi adalah sekumpulan individu sejenis yang hidup
dalam suatu habitat tertentu. Dari contoh di atas, dapatkah kalian
menyebutkan contoh-contoh populasi yang lain?

Gambar 10.2 Populasi domba
(Sumber: Majalah Trubus )

a.Kepadatan Populasi

Besarnya populasi ditunjukkan oleh jumlah individu di dalam suatu
populasi per satuan luas. Besarnya populasi per satuan luas ini disebut
kepadatan populasi. Misalkan, satu areal perkebunan murbai luasnya
1.000 m2. Dalam kebun tersebut terdapat 1.000 pohon murbai dan
20.000 ekor ulat sutra. Itu berarti kepadatan populasi pohon murbai
adalah 1.000 pohon/1.000 m2 atau 1 pohon/m2 dan kepadatan populasi
ulat sutra adalah 20.000 ekor/1.000 m2 atau 20 ekor/m2.

b.Perubahan Populasi

Perubahan populasi dapat terjadi dari waktu ke waktu. Perubahan
ini terjadi karena adanya pertambahan atau pengurangan jumlah populasi.
Berkurang atau bertambahnya populasi ini dapat disebabkan oleh
beberapa hal, misalnya, perubahan musim, imigrasi, ataupun emigrasi.
Imigrasi adalah pertambahan populasi karena adanya kelahiran (natalitas)
dan pendatang dari tempat yang lain, sedangkan emigrasi adalah
berkurangnya populasi karena adanya kematian (mortalitas) dan
perginya individu ke tempat yang lain.

Populasi adalah sekumpulan individu sejenis yang hidup dalam suatu
habitat tertentu. Kepadatan populasi adalah besarnya populasi per satuan
luas. Perubahan populasi terjadi karena adanya pertambahan atau
pengurangan jumlah populasi.

Biologi X

210

3.Komunitas

Coba kalian perhatikan kolam ikan yang ada di rumah kalian atau
teman kalian. Di dalam kolam ikan air tawar, terdapat sekumpulan ikan
nila, sekumpulan tumbuhan teratai, sekumpulan ganggang hijau, dan
sekumpulan katak. Sekumpulan populasi yang hidup dalam air tawar ini
disebut sebagai komunitas kolam air tawar. Komunitas adalah
sekumpulan berbagai macam populasi makhluk hidup yang hidup dalam
suatu wilayah tertentu. Suatu komunitas tersusun dari semua populasi
yang hidup dan saling berinteraksi antara satu dengan yang lain dalam
suatu wilayah dan waktu tertentu.

4.Ekosistem

Komunitas ikan air tawar selalu berhubungan dengan kolam ikan,
air, udara, tanah, dan sinar matahari. Komunitas tidak dapat terlepas
dari pengaruh lingkungan yang tidak hidup di sekitarnya. Antara
komunitas dan lingkungan tak hidupnya terbentuk suatu interaksi atau
hubungan yang saling memengaruhi satu sama lain dalam membentuk
suatu sistem ekologi yang disebut ekosistem.
Ekosistem adalah kesatuan komunitas dan lingkungan hidupnya
yang saling berinteraksi dan membentuk hubungan timbal balik. Oleh
karena itu, ekosistem disebut juga sistem lingkungan.
Berdasarkan proses terjadinya, ekosistem dapat dibedakan menjadi
dua, yaitu ekosistem alami dan ekosistem buatan. Ekosistem alami adalah
ekosistem yang terbentuk karena pengaruh alam sekitar dan bukan
karena campur tangan manusia, contohnya, sungai, laut, danau, hutan,
dan gunung, sedangkan ekosistem buatan adalah ekosistem yang
dibentuk oleh manusia, contohnya, kolam ikan, akuarium, waduk, dan
sawah.

Latihan

1.Apakah yang dimaksud dengan populasi?
2.Apa yang dimaksud dengan kepadatan populasi?
3.Apa penyebab terjadinya perubahan populasi?
4.Apakah yang maksud dengan komunitas?
5.Bagaimanakah urutan terjadinya ekosistem?

5.Biosfer

Ekosistem mempunyai ukuran yang berbeda-beda. Ekosistem yang
kecil akan membentuk ekosistem yang lebih besar. Seluruh ekosistem
di muka bumi ini akan membentuk satu ekosistem yang lebih besar
yang disebut biosfer.

Kegiatan 10.1

Populasi
Populasi

Populasi
Populasi
Populasi

Tujuan:
Tujuan:

Tujuan:
Tujuan:
Tujuan:

Menghitung jumlah individu dan populasi yang menyusun suatu komunitas.

211

Ekosistem

Alat dan Bahan:
Alat dan Bahan:

Alat dan Bahan:
Alat dan Bahan:
Alat dan Bahan:

1.tali kenur atau rafia,
2.patok kayu 4 buah, dan
3.kertas dan pensil.

Cara Kerja:
Cara Kerja:

Cara Kerja:
Cara Kerja:
Cara Kerja:

1.Buatlah kelompok-kelompok kecil yang terdiri atas 4 – 5 siswa.
Kemudian, pergilah ke lapangan rumput, kebun sekolah, atau halaman
sekolah.
2.Tiap-tiap kelompok menentukan daerah pengamatan dengan cara
melemparkan batu ke sembarang arah untuk dijadikan titik pusat
pengamatan.
3.Setelah itu, buatlah bujur sangkar dengan ukuran 1 × 1 m2 dan batu
tersebut dijadikan titik tengahnya. Tandailah bujur sangkar tersebut
dengan tali kenur atau rafia dan patoklah agar tidak berubah
ukurannya.
4.Amatilah apa saja yang ada dalam batasan bujur sangkar tersebut,
lalu catatlah populasi makhluk hidup yang ada di dalam bujur sangkar
dan hitunglah jumlah individu dalam tiap-tiap populasi.
5.Isikan dalam tabel pengamatan yang telah kalian buat berdasarkan
macam individu yang kalian temukan!
Tabel Pengamatan
Tabel Pengamatan

Tabel Pengamatan
Tabel Pengamatan
Tabel Pengamatan
Jumlah Populasi Penyusun Komunitas di petak ..., tanggal ..., bulan ..., dan
tahun ....

No.
No.

No.
No.
No.

Populasi
Populasi

Populasi
Populasi
Populasi

Jumlah Individu
Jumlah Individu

Jumlah Individu
Jumlah Individu
Jumlah Individu

Keterangan
Keterangan

Keterangan
Keterangan
Keterangan

1.Rumput teki

40 batang

2.Belalang

5 ekor

3.Semut hitam

20 ekor

4.Tanaman B

6 batang

Belum diketahui namanya

5.Kerokot

4 batang
6.Berapakah jumlah populasi makhluk hidup yang menyusun
komunitas dalam petak bujur sangkar yang kalian amati? Berapakah
jumlah populasi makhluk hidup yang menyusun komunitas dalam
semua petak dalam satu lapangan rumput, kebun sekolah, atau
halaman sekolah?
7.Hitung pula kerapatan per petak bujur sangkar.
8.Berdasarkan hasil pengamatanmu terhadap jumlah populasi yang ada
di lapangan, kebun, atau halaman, bagaimana keanekaragaman
populasinya?
9.Buatlah laporan untuk portofolio!

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->