Definisi Epidemiologi Patofisiologi Faktor Resiko Manifestasi Klinis Pemeriksaan Diagnostik Penatalaksanaan Medis dari tiap kelainan dalam

ginekologi (meliputi kasus: ca cerviks, ca mammae, myoma uteri, kista ovary, AUB/ Abnormal Uterine Bleeding) 8. Asuhan keperawatan

1. 2. 3. 4. 5. 6. 7.

Umur rata-rata perempuan yang terserang kanker serviks sekitar 50-an tahun. Hampir 50% penderita kanker serviks ternyata tidak melakukan pap smear dalam 10 tahun belakangan. Risiko kanker serviks termasuk (Faisal Yatim. Banyaknya partner hubungan seksual. sel selaput lendir cerviks mengadakan proliferasi (membelah dan tumbuh). 1% penderita kanker serviks terdiagnosa pada waktu perempuan tersebut sedang hamil atau baru saja mengalami proses kelahiran. apusan papanicolaou) dan pencegahan (terapi pre invasif). Sarcoma dan keganasan lain jarang terjadi. Menurut Faisal Yatim (2005) Di Amerika. Pada keadan kanker. Pertama. paling sering (± 90%) terjadi pada sambungan skuamokolumner (Ralph C B. Kanker serviks adalah hasil akhr peogresif epitel serviks. pernah dilaporkan kasus kanker serviks berumur 20 tahun. Terjadinya kanker serviks sangat perlahan. Definisi Kanker serviks adalah keganasan yang bermula pada sel-sel serviks (leher rahim). Patofisiologi (terlampir) 4. c. Pada dasarnya ada 2 jenis utama kanker serviks. 2010). Umur pertama kali melakukan hubungan seksual (koitus pertama sangat dini yakni ˂ 20 tahun) b. Faktor Resiko Kanker serviks penting dibicarakan dalam pembahasan penyakit menular seksual. kemudian berubah menjadi sel kanker. di Amerika. Namun demikian.2010). Dengan permukaan seperti karet busa (spongiform) dan kaya dengan pembuluh darah (Dewi mulyani dkk. Epidemiologi Insiden kanker serviks sangat menurun selama 50 tahun terakhir ini dan sekarang merupakan kanker wanita terbanyak nomor enam. 1-2% wanita berumur 40 tahun mengalami kanker serviks. . Kanker serviks dimulai pada lapisan serviks.CA SERVIKS 1.2005): a. Namun demikian. Ca Servik merupakan keganasan nomor 3 paling sering dari alat kandungan dan menempati urutan ke-8 dari keganasan pada perempuan. Perubahan ini disebut dysplasia dan biasanya terdeteksi dengan papsmear (dewi mulyani. 3.sekitar 8 dari 10 jenis kanker serviks adalah karsinoma sel skuamoasa (sel-sel yang menutupi permukaan serviks) dan sisanya adalah adenokarsinoma (dimulai pada sel-sel kelenjar yang membuat lendir) (Dewi mulyani dkk. yaitu karsinoma sel skuamosa dan adenokarsinoma. Penurunan ini merupakan hasil skrining (sitologi serviks. Mulanya sel-sel membentuk susunan seperti bentuk kelenjar. 2. 2008). Karsinoma sel skuamosa merupakan 87% kasus dan hamper semua sisanya adalah adenokarsinoma atau karsinoma adenoskuamosa. bebrapa sel normal berubah menjadi sel-sel prekanker. 2010). Umur rata-rata saat ditegakkan diagnosis adalah 45-47 tahun tetapi penyakit ini dapat muncul jauh lebih awal. Resiko perempuan mengalami kanker serviks akan semakin tinggi bila berhubungan seksual dengan lelaki yang pernah berhubungan dengan perempuan yang menderita kanker serviks.

Apabila tidak segera terdeteksi. atau perdarahan menstruasi lebih banyak atau timbul perdarahan menstruasi lebih sering. Manifestasi Klinis Pada tahap permulaan kanker. berwarna kuning atau kecoklatan. maka akan berdampak pada seringnya terjadi perlukaan di organ reproduksinya yang akhirnya dampak dari luka tersebut akan memudahkan timbulnya Human Papilloma Virus (HPV) sebagai penyebab terjadinya penyakit kanker leher rahim. Infeksi human papiloma virus. Keluhan dan gejala akibat bendungan kanker. Semakin tinggi risiko pada wanita dengan banyak anak. j. 2010). Merokok juga dianggap akan mempertinggi risiko terjadinya kanker serviks dua kali lipat. Infeksi HIV Seorang wanita ynag terjangkit HIV memiliki system pertahanan tubuh yang kurang dapat memerangi infeksi HPV maupun kanker pada stadium awal (Dewi mulyani dkk. Manifestasi lainnya yakni timbul keputihan yang tidak normal. penderita mengeluh nyeri pada pinggang bagian bawah (Faisal Yatim. atau timbul perdarahan diantara siklus menstruasi. i. g. Penggunaan Pil KB dalam jangka panjang Hamil pertama pada Usia Muda (dibawah usia 17 tahun hampir) selalu 2 kali lebih memungkinkan terkena kanker serviks pada usia tuanya jika dibandingkan dengan wanitayang menunda kehamilannya hingga berusia 25 tahun atau lebih (Dewi mulyani dkk. 2010). Tipe virus HPV yang dianggap berkaitan dengan kanker serviks adalah tipe 16. serviks serta anus. 35 dan 39. memiliki resiko kanker serviks lebih tinggi (Dewi mulyani dkk.d. Atau. e. Apabila kanker sudah berada pada stadium lebih lanjut. sudah menimbulkan perdarahan melalui vagina. Cirri-ciri keputihan tersebut diantaranya lendir kental. atau sembab anggota bawah karena penekan pembuluh darah balik. Infeksi Bakteri Klamidia Beberapa penelitian menemukan bahwa wanita yang memiliki sejarah atau infeksi klamidia saat ini. gejala akibat tekanan pada persarafan. berbau busuk dan gatal serta . infeksi virus ini menyebabkan terbentuknya sel-sel prokanker serviks dalam jangka panjang. 31. bisa terjadi perdarahan spontan dan nyeri pada rongga panggul. h. 2010).18. misalnya setelah melakukan koitus. seorang perempuan yang sering melahirkan (banyak anak) termasuk golongan risiko tinggi untuk terkena penyakit kanker leher rahim. Virus HPV akan menyerang selaput didalam mulut dan kerongkongan. Infeksi virus human papiloma secara sigifikan berkaitan dengan kanker serviks intraepitel dan kanker serviks yang sudah infasi. Dari berbagai literatur yang ada. Paritas (jumlah kelahiran). k. 5. Dengan seringnya seorang ibu melahirkan. f. penderita mengeluh halangan aliran air seni.2005). Riwayat keluarga. apalagi dengan jarak persalinan yang terlalu pendek.

Dengan pertandukan .Tipekondilomatosa .2005).Tipe clear cell .Tipe sel besar tanpa pertandukan .Tipe verukosa . serviks secara klinis (Faisal Yatim.Tipe musinosa .Tipe endometrioid Karsinodenoskuamosa (adenoepidermol) .Tipe serosa . Tabel: Klasifikasi Histologik kanker serviks WHO 1975 Karsinoma sel skuamosa .Tipe endometrioid Karsinoadeskuamosa .Karsinoma glassy cell .Karsinoma adenoid kistik Tumor mesenkim .adanya sakit saat bersenggama.Tipe mesonefrik . .Karsinoma sel kecil .Tumor karsinoid .Tipe kapiler .Karsinoma tidak berdifferensiasi Tabel: stadium ca.Tipe endoserviks .Karsinoma adenoid basal .Karsinoma adenoid kistik .Adenokarsinoma . 2010).Tanpa pertandukan .Tipe limfoepitelioma Adenokarsinima .Tumor metastasis WHO 1994 Karsinoma sel skuamosa .Mesonefroid Tumor mesenkim .Karsinoma tidak bediferensiasi . Gejala kanker serviks pada stadium akhir dapa menimbulkan keluarnya air kemih dan tinja dari vagina (Dewi mulyani dkk.Tipe sel kecil tanpa pertandukan Adenokarsinoma .Dengan pertandukan .

Sejalan dengan berkembangnya kanker. dan biasanya terlihat setelah traumaringan (hub. cukup besar dibandingkan hanya bercak yang terdapat pada pakaian dalam. termasuk kelenjar limfe anterior ke sacrum.Perdarahan terjadi pada interval yang tak teratur antara periode atau setelah menopause. Berdasarkan buku keperwatan medikal bedah.Dengan berjalannya penyakit.Tahap akhir: kurus ekstrem dan anemia. kebanyakan gejala awal Ca serviks sering asimptomatik. dan pembentukkan fistula. perdarahan mungkin persisten dan meningkat.Sedangkan stadium kanker menurut (Dewi mulyani dkk. . Seksual. . jaringan disebelah luar serviks terserang. douching. . . 2010). Rabas berwarna gelap dan berbau bususk karena nekrosis dan infeksi dari massa tumor. atau defekasi) . . Saat terdapat rabas atau perdarahan yang tidak teratur: . Saraf ynag terkena mengakibatkan nyeri yang sangat pada punggung dan tungkai.Rabas meningkat jumlahnya dan menjadi cair.. sering dengan demam akibat infeksi sekunder dan abses pada massa yang megalami ulserasi.

yakni operasi. Karena itu. dan kemoterapi (Dewi mulyani dkk. 7.6. Namun. Cryosurgery digunakan untuk mengobati kanker serviks yang hanya ada didalam leher rahim (stadium )).2005). 1. biopsy dari daerah ulserasi tidak berguna atau sulit diinterpretasi. Penatalaksanaan Medis Terdapat tiga jenis pengobatan utama kanker.lakukan biopsy ditepi lesi. d. b. Bukan kanker invasive yang telah menyebar keluar leher rahim. dimana perbedaan jaringan normal dan ganas sangat jelas. 2008). noduler atau papiler biasanya dapat memastikan kanker invasive bila ada (Ralph C B. Kerena dalam perdarahan ada unsur-unsur nekrosis peradangan. Kolposkopi Kolposkopi dapat mengenali kemungkinan karsinoma dini didaerah CIN. Cryosurgery Sebuah probe metal yang didinginkan dengan nitrogen cair dimasukkan kedalam vagina dan leher rahim. Tetapi negative palsu pada 15-40% kasus tergantung pada kemampuan laboratorium dan kelompok penduduk ynag diperiksa (Faisal Yatim. Beberapa pengobatan melibatkan pengangkatan rahim (histerektomi) dan yang lain tidak. Biopsy Bisopsi dan penilaian jaringan secara mikroskopis penting untuk menegakkan atau menyingkirkan diagnosis kanker. Daftar ini mencakup beberapa jenis operasi yang paling umum dilakukan pada pengobatan kanker serviks. Menentukan bagian mana yang akan dibiopsi sangat penting. Karena itu biopsy pada daerah dengan uji schiller positif yang memiliki lesi granuler. Cara ini dapat membunuh sel-sel abnormal dengan cara membekukannya. a. 2008). 2008). 2010). Tindakan ini dapa dipermudah dengan uji schiller (Ralph C B. 2. Daerah epitel yang melapisi serviks dengan keganasan tidak mengandung glikogen. Operasi Ada beberapa jenis operasi untuk pengobatan kanker serviks. raditerapi. c. Bedah Laser . kanker invasive yang jelas biasanya menimbulkan ulserasi dan perdarahan sehingga tidak diperlukan kolposlopi untuk biopsy (Ralph C B. Pap Smear Kanker serviks stadium awal bisa didiagnosa dengan melakukan pemeriksaan sitologi melalui papsmear pada cairan serviks. Uji Schiller Larutan yodium encer akan member warna coklat pada permukaan serviks normal karena sel-sel epitel serviks normal mengandung glikogen. Biopsy lubang (punch biopsy ) langsung dengan kolposkopi disertai kuretase ringan pada endoserviks dapat menghindari biopsy kerucut (cone biopsy) serviks yang lebih luas. Biopsy langsung dari tempat yang dicurigai seperti ini dapat menunjukkan adanya invasi dini ke stroma. dan akan tetap tidak terwarnai jika diberikan larutan schiller atau lugol. pada kemungkinan kanker invasive serviks. Pemeriksaan Diagnostik a.

dan beberapa kelenjar getah bening ynag berada di daerah panggul. Histerektomi . Operasi iini paling sering dilakukan melalui pemotongan bagian depan perut. bukan dilakukan melalui vagina. Pembedahan laser hanya digunakan sebagai pengobatan kanker serviks pra-invasif (stadium 0) 3. Setelah biopsy. trachelektomi sebuah prosedur yang disebut trachelektomi radikal memungkinkan wanita muda dengan kanker stadium awal dapat diobati dan masih dapat mempunyai anak. 4. Jika batas tepi dari kerucut itu mengandung kanker. Metode ini meliputi pengangkatan serviks bagian atas vagina. Histerektomi digunkana untuk mengobati beberapa kanker serviks stadium awal (stadium I) dan mengobati kanker stadium prakanker (stadium 0) jika sel-sel kanker ditemukan pada batas tepi koonisasi. jaringn berbentuk kerucut diangkat untuk diperiksa di bawah mikroskop. tetapi tidak mencakup jaringan yang berada di dekatnya. jaringan didekatnya. maka diperlukan pengobatan lebih lanjut untuk memastikan bahwa seluruh sel-sel kankernya telah diangkat. . 5.Cara ini menggunakan sebuah sinar laser untuk membakar sel-sel atau menghapus sebagian kecil jaringan sel rahim untuk dipelajari. dokter bedah akan mengangkat seluruh rahim. Pendekatan ini dugunakan untuk menemukan atau mengobato kanker servisk tahap awal (stadium 0/1). Setelah dilakukan operasi ini wanita tidak bisa hamil. Konisasi Sepotong jaringan berbentuk kerucut aka diangkat dari leher rahim. kemudian melatakkannya pada jahitan berbentuk kantung yang bertindak sebagai pembukaan leher rahim didalam .Histerektomi Sederhana Cara kerja metode ini adalah mengangkat rahim. Rahim dapat diangkat dengan cara operasi dibagian depan perut atau melalui vagina. vagina bagian atas yang berbatasan dengan leher rahim. Pemotongan dilakukan menggunakan pisau bedah. Cara ini jarang digunakan sebagai satu-satunya pengobatan kecuali untuk wanita dengan kanker serviks stadium dini yang ingin memiliki anak.Histerektomi Radikal dan diseksi kelenjar getah bening panggul Pada operasi ini. Vagina maupun kelenjar getah kelenjar getah bening penggul tidak diangkat. laser atau kawat tipis yang dipanaskan oleh listrik (prosedur ini disebut LEEP atau LEETZ).

biasanya dilakukan metode LEEP atau Cone Biopsy. bahan radioaktif ini ditempatkan didalam jarum tipis yang langsung dimasukkan kedalam tumor. Radioterapi dosis tinggi dilakukan dalam bentuk rawat jalan selama beberapa waku. b. beberapa wanita dapat mengalami kehamilan jangka panjang dan melahirkan bayi yang sehat melalui operasi Caesar. biasanya dilakukan radikal histerektomi atau radioterapi dengan atau tanpa kemoterapi. Apabila pasien masih ingin memiliki anak. c. Namun. Pada stadium sangat lanjut (stadium IV akhir). pada operasi jenis ini. c. atau kemoterapi berbasis cisplatin yang dilanjutkan dengan histerektomi. biasanya dilakukan radioterapi dan kemoterapi berbasis cisplatin. Biasanya obat-obatan tersebut diberikan melalui infuse atau per oral. 6. dokter dapat mempertimbangkan kemoterapii dengan kombinasi obat misalnya hycamtin dan cisplatin.rahim. Stadium prakanker (I) Stadium prakanker hingga stadium 1 awal biasanya diobati dengan heisterektomi. kemudian dikeluarkan kembali. Setelah operasi ini. Stadium awal (I an II) .Apabila ukuran tumor ˃ 4 cm. Operasi ini bisa dilakukan melalui vagina atau perut. Untuk jenis pengobatan radiasi internal. Untuk setiap sesi pengobatan. dubur dan sebagian usus besar. Resiko terjadinya kekambuhan kanker sesudah pengobatan ini cukup rendah. Kelenjar getah bening didekatnya juga diangkat. . Kadang-kadang. Stadium lanjut (II akhir-IV awal) Kanker serviks pada stadium ini dapat diobati dengan radioterapi dan kemoterapi bebrbasis cisplatin. radioterapi diterapkan dengan melakuka radiasi eksternal yang diberikan bersama dengan kemoterapi dosis rendah. Sedangkan pengobatan kanker serviks berdasarkan stadiumnya (Dewi mulyani dkk. b. zat radioaktif dimasukkan kedalam silinder didalam vagina.Apabila ukuran tumor ˂ 4 cm. vagina. Kemoterapi Adalah penggunaan obat-obat untuk membunuh sel-sel kanker. Ekstenterasi Panggul Selain mengambil semua organ dan jaringan vagina dan perut. 2010): a. Operasi ini dilakukan saat kanker serviks kambuh kembali setelah pengobatan sebelumnya. Diperlukan waktu 6 bulan untuk pulih dari operasi radikal ini. bahan radioaktif dimasukkan kedalam tumor selama beberapa menit. . juga dilakukan pengangkatan kandung kemih. wanita yang pernah menjalani operasi ini tetap dapat menjalani kehidupan dengan bahagia dan produktif. Radioterapi Pada pengobatan kanker serviks. Pengobatan implantasi radioaktif dosis rendah dapat diselesaikan hanya dalam waktu beberapa hari dan selama pengobatan pasien tetap berada dirumah sakit. histerektomi.

Keperawatan medical-bedah : buku saku untuk Brunner and Suddarth. Baughman. kista. Jakarta: Pustaka Populer Obor 2. Dewi mulyani dkk/Tim Cancerhelps (2010). Faisal (2005). Myoma. 8. Benson. Biasanya dilakukan pengobatan yang bersifat paliatif yang ditujukan untuk mengurangi gejala. Asuhan Keperawatan Referensi 1. Yatim. Buku saku obstetric dan ginekologi. kanker rahim/leher rahim dan indung telur. Stop Kanker. Jakarta: EGC 4. serta gangguan lainnya. tujuan pengobatan selanjutnya adalah mengangkat atau menghancurkan sebanyak mungkin sel kanker.Jika kesembuhan tidak dimungkinkan. Jakarta: Agromedia Pustaka 3. Ralph C (2008). Jakarta: EGC . Diane C (2000).

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful