Pengendalian vektor penyakit Pengendalian vektor digunakan 3 cara : a. Pengendalian kimiawi.

Dengan menggunakan pestisida untuk membasmi vektor. b. Pengendalian vektor terpadu. Dilaksanakan atas dasar ekologi vektor sehingga pemberantasannya dengan menanggulangi habitatnya, usia hidup, dan kemungkinan terinfeksinya vektor pada manusia. c. Pengendalian rekayasa. Tujuannya adalah untuk mengurangi sarang insekta yaitu dengan mamanipulasi dan memodifikasi lingkungan. Memanipulasi adalah tindakan sementara sehingga keadaan tidak menunjang kehidupan vektor, contohnya membuat pintu air pada selokan. Modifikasi adalah tindakan untuk memperbaiki kualitas lingkungan secara permanen, contohnya pengeringan / penimbunan genangan air. d. Pengendalian biologis dengan cara memelihara predator vektor dan mengurangi fertilisasi vektor dengan meradiasi pejantan hingga steril.

Pemberantasan tikus dan mencit ada 3 macam, yaitu a. Dengan menempatkan perangkap pada lokasi ditemukannya tikus b. Dengan cara kimia, yaitu dengan umpan beracun (rodentisida campuran, antikoagulan kronik) c. Dengan upaya penyehatan lingkungan di dalam dan luar ruang(lingkungan sekitarnya) terutama yang menyangkutpenyimpanan makanan dan pembuangan limbah makanan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful