Sinopsis Novel "Nak, Maafkan Ibu Tak Mampu Menyekolahkanmu…

"
Pengarang Penerbit Harga Sinopsis : Wiwid Prasetyo : DIVA Press : Rp. 46000 :

“Mereka boleh makan nasi dan kami hanya makan jagung dan ketela, tetapi isi kepala yang keluar bisa saja berbeda. Kecerdasan tidak melulu ditentukan oleh apa yang mereka makan, tetapi dari kemauan keras dan usaha untuk mencapainya." Wenas adalah cermin bocah miskin negeri ini. Walau untuk makan pun kesulitan, cita-cita Wenas untuk bersekolah tak pernah pupus! Wenas sangat mengerti bahwa hidup adalah perjuangan. Perubahan tidak akan terjadi bila ia berpangku tangan. Bersama kawan-kawan sebayanya, ia berusaha mencari uang dengan berjualan koran. Tapi, uang dari berjualan koran itu tidak serta-merta membuat keadaannya menjadi lebih baik. Wenas dan temantemannya terlibat konflik yang membuat mereka terpecah-belah. Apa yang terjadi kemudian pada diri Wenas, ibunya, dan teman-temannya yang sama-sama miskin? Apakah Wenas berhasil bersekolah atau justru menjadi salah satu dari sekian anak negeri ini yang tak bisa mengenyam bangku pendidikan? Ketika semua kita percaya bahwa pendidikan merupakan cara memutus mata rantai kemiskinan, justru tak semua anak bisa mendapatkannya. Di luar sana, anak-anak kecil menantang panas matahari dengan senyum mengembang, berharap bisa mengumpulkan uang untuk bersekolah. Bacalah novel bertama pendidikan yang sangat menggetarkan nurani ini. Kisah ini membutkikan bahwa bahwa ternyata sekolah masih saja menjadi impian yang sulit digapai oleh sebagian anak-anak negeri ini. Tragis, dramatis, memilukan!

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful