P. 1
`Buku Ekonomi Islam LAYOUT OK

`Buku Ekonomi Islam LAYOUT OK

4.0

|Views: 6,948|Likes:
Published by alchaidar

More info:

Published by: alchaidar on Jul 30, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/23/2013

pdf

text

original

Sections

  • The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam
  • Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam
  • Filsafat Ekonomi Islam
  • Usaha Ekonomi
  • Hubungan Produksi: Kerja Sama
  • Perkembangan dan Pertumbuhan
  • Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw
  • Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah
  • Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584- 644 M)
  • Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M)
  • Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M)
  • Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia
  • Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak
  • Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai
  • Mata Uang Dirham Pasai
  • Pelabuhan dan Perdagangan
  • Ekspor dan Impor
  • Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam
  • Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda
  • Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia
  • Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam)
  • Teori Zakat, Infaq, dan Shadaqah
  • Kewajiban Berinfaq
  • Orientasi Infaq yang Dituntut
  • Harta Ghanimah, Salab, dan Fa’i
  • Ghanimah dan Fa’i
  • Salab
  • Teori Jizyah
  • Teori Riba (Bunga/Rente)
  • Kapitalisme
  • Teori-teori Modern tentang Bunga
  • Teori Nisbah
  • Teori Kredit dalam Islam
  • Dana Jangka Pendek
  • Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali
  • Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli
  • Teori Bank Sentral Islam
  • Pakistan—Suatu Kegagalan
  • Di Mesir—Sedikit Berhasil
  • Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan
  • Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser
  • Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat
  • Bermacam-macam Jasa Bank
  • Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial
  • Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional
  • Pasar Ekonomi Syariah
  • Teori Pasar
  • Bisnis Saham
  • Bursa Efek (Bisnis Mata Uang)
  • Instrumen Pasar Uang Syari’ah
  • Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah
  • Investasi Berjangka (Deposito)
  • Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan
  • Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba
  • Krisis Moneter
  • Sarana Moneter yang Diperkenankan
  • Tanah sebagai Modal
  • Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan
  • Bentuk Pengelolaan Tanah
  • Pinggir Tanah Mati yang Dikelola
  • Air yang Diekplorasi
  • Pekerja/ Sumberdaya Manusia

Ekonomi Islam

Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia
---$€£¥---

380

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Peran KUD dalam Produksi dan Pemasaran Kedelai di Kabupaten Aceh Utara. Pengabdian selama menjelang 20 tahun menjadi dosen di Universitas Malikussaleh, membuat namanya menjadi tokoh pengajar yang paling senior di lingkungan kampus. Prestasi demi prestasi telah ia raih, atas dasar hal tersebut ia terpilih sebagai Rektor Universitas Malikussaleh

Prof. Abdul Hadi Arifin, M.Si

---$€£¥---

Ekonomi Islam
Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Universitas Malikussaleh Press Cetakan I Februari 2008

Riwayat Penulis

379

Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (KDT) Abdul Hadi Arifin Ekonomi Islam Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia Universitas Malikussaleh Press xix, 352 hlm; 25 cm ISBN 979-99786-2-9 1. Ekonomi 2. Islam 3. Konsep I. Judul Arifin, A. Hadi

||

Riwayat Penulis
bdul Hadi Arifin dilahirkan di Desa Sawang, Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara Propinsi Daerah Istimewa Aceh, pada tanggal 6 Juni 1959. Mama yang diberikan ketika lahir adalah Abdul Hadi, anak keempat dari Arifin (Ayah) dan Antikah (Ibu). Anak keempat dari delapan bersaudara ini menyelesaikan pendidikan Sekolah Dasar pada tahun 1973 di Desa Sawang, selanjutnya Sekolah Menengah Tingkat Pertama pada tahun 1976 di Langsa Aceh Timur. Pendidikan Sekolah Menengah Tingkat Atas ia selesaikan pada tahun 1979 di Lhokseumawe Aceh Utara. Memasuki jenjang perguruan tinggi, ia mendaftar dan diterima pada Fakultas Ekonomi Universitas Syiah Kuala, Jurusan llmu Ekonomi dan Studi Pembangunan hingga akhimya berhasil memperoleh gelar Sarjana Ekonomi pada tahun 1985. Pada tahun 1992 Abdul Hadi menempuh jenjang S2-nya di Program Pasca Sarjana Universitas Padjadjaran bandung, Jurusan llmu Ekonomi dan Akutansi, Program Studi llmu Ekonomi Koperasi. Sejak tahun 1986 hingga saat ini Abdul Hadi Arifin bekerja sebagai Dosen tetap pada Fakultas Ekonomi Universitas Malikussaleh Lhokseumawe. Pada periode yang sama ia telah diberi kesempatan bekerja sebagai Peneliti pada Proyek Pengembangan Wilayah Loan Technical Assistance (PPW-LTA 77) di Lhokseumawe, kemudian sebagai Konsultan Ekonomi pada Small Town Sanitation Project di Lhokseumawe, pada Proyek Air Bersih IKK Lhoksukon-Lhoknibong Aceh, dan pada Community Water and Sanitation Project Bali-Sidoaijo. Abdul Hadi Arifin juga aktifdalam Organisasi Pemuda dan Organisasi Profesi. Pada Organisasi Pemuda pernah aktif menjadi Pengurus GEMA MKGR Cabang Lhokseumawe sebagi Sekretaris, di Organisasi Profesi pemah menjadi Pengurus 1SEI Cabang Lhokseumawe sebagai wakil Sekretaris. Abdul Hadi Arifin juga aktif dalam kegiatan penelitian. la pemah menjadi ketua team Peneliti Survey Potensi, Prospek dan Pengembangan Anyaman Pandan di Kabupaten Aceh Utara. Pernah juga menjabat Ketua Team Peneliti pada Survey Dampak Kopinkra Bina kerajinan pada anggota dan masyarakat Lingkungan di Kabupaten Aceh Utara dan Ketua Team Peneliti pada Survey

Universitas Malikussaleh: Jl. Tgk. Chik Ditiro No. 26, Lhokseumawe P.O. Box 141, Nanggroe Aceh Darussalam  +62-0645-41373-40915  +62-0645-44450 Unimal Press: Jl. Panglateh No. 10, Keude Aceh, Lhokseumawe 24351 Nanggroe Aceh Darussalam  +62-645-47146  +62-645-47512  unimalpress@unimal.ac.id  http://www.unimal.ac.id/unimalpress Jakarta Office; Jl. Garuda Blok CC No. 2 Perum Bojong Depok Baru II Sukahati – Cibinong Bogor - INDONESIA  +62-021-87914649  +62-021-87914649

Hak Cipta © 2006, Abdul Hadi Arifin

A

® All rights reserved
Ekonomi Islam Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia Editor: Apridar, Iskandar Zulkarnaen, Rasyidin, Fauzi, Elidar Sari Hak Penerbitan: Universitas Malikussaleh Press Design Cover, Layout & Cetak: Muhammad Muntasir, Hermandar Puteh Madani Press, PT Cetakan Pertama: November 2006 Cetakan Kedua: Februari 2008

No parts of this book may be reproduced by any means, electronic or mechanical, including photocopy, recording, or information storage and retrieval system, without permission in writing from the publisher.
Dilarang mengutip sebagian atau seluruh isi buku ini dengan cara apa pun, termasuk dengan cara penggunaan mesin fotokopi, tanpa izin sah dari penerbit

.................16 Perkembangan dan Pertumbuhan...........................................17 Bab II Sejarah Ekonomi Islam ............................................ Bagan/Gambar................................................................................................................54 Bab IV Sejarah Ekonomi Islam di Aceh..............................................42 Bab III Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia...............30 Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584............................................10 Usaha Ekonomi ......................................................... 7 Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam ......................71 Ekspor dan Impor............................................................................644 M)................................................ Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi v || Daftar Isi Daftar Isi .... 65 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak............................................ xiv Kata Pengantar ...........................................................................................................................................................................................................................24 Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah..................................11 Hubungan Produksi: Kerja Sama....................................378 Ekonomi Islam: Sejarah.......32 Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M)......................................................... 1 The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam...................................................................................................................................................... xx Bagian Satu Bab I Pendahuluan.................................................................................. v Daftar Tabel................................... xii Daftar Istilah...........................................................................................................................................................................................76 Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam ..................................................................66 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai ................................... Teori............................................................................................................................ xvi Kata Pengantar ............................................................78 ....................... 9 Filsafat Ekonomi Islam..40 Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M) ........ 45 Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia..........................................................67 Mata Uang Dirham Pasai ..68 Pelabuhan dan Perdagangan............................. 23 Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw................................

............. 57.......... 215..................... 92 Orientasi Infaq yang Dituntut............................122 Bermacam-macam Jasa Bank ........ 212.101 Salab ..................................123 Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial .........................................................................................118 Pakistan—Suatu Kegagalan ................................. 61............159 —Y— Yusuf Qardhawi..114 Dana Jangka Pendek......101 Ghanimah dan Fa’i ............................156 Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah ........... 94 Harta Ghanimah.................. 214....................... Infaq......... 108................................................................... 92............... 27............................................................................................................................ 371 ---$€£¥--- .............................. 97. xiv........ Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 377 Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda...................................... 204........... 59............... 203............................................ 129 Teori Pasar...................................... 229.108 Teori-teori Modern tentang Bunga ........................................... 226........ 90 Teori Zakat.............. 30.........................121 Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser ................ 29....................... 8..... 90 Kewajiban Berinfaq...... 197................ 158................. 278.............. 277...113 Teori Kredit dalam Islam .................. 216......................................... 265.............................124 Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional ........................ 205...................... 266...........................154 Bursa Efek (Bisnis Mata Uang).................... 202.......... 80 Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia...................124 Pasar Ekonomi Syariah ..................120 Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan.......... 354........ 213.......................... 35................................ 275.102 Teori Riba (Bunga/Rente).......................................... 253..............103 Kapitalisme.. 156... 116...............................117 Teori Bank Sentral Islam................................................................... 117....................... 225.................................................. 85 Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam).................. 203... 232............ 254....................... 370.. 82 Bagian Dua Bab V Teori Ekonomi Islam ......................................................... 91..................... 96........................... 371 Zakat..................... dan Fa’i......115 Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli .................................. 155................125 Bab VI Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis ................... 206.................................................................. 126.......................... 166............................................... 227.. 205................... 109..............139 Bisnis Saham............................................................. 113....... 206..................................... 231....158 Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan ............................... 196....... 103....................................................157 Investasi Berjangka (Deposito)...................... 97....115 Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali...................................110 Teori Nisbah..................................................................... 114................ 92............... Teori................. 230.......119 Di Mesir—Sedikit Berhasil ............................. 227 —Z— Zainul Arifin..............158 Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba..................vi Ekonomi Islam: Sejarah................. 157........................................................ 224................... Salab.... 228..122 Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat................................................ 130................155 Instrumen Pasar Uang Syari’ah .................... 219........................ 267............. 233..... dan Shadaqah..................................... 90................... 224........................ 125..................................102 Teori Jizyah...............

. 188 Disediakan Lembaga Terpisah untuk Wanita... 2 —S— sanad.... 201 Tinggal Satu Persoalan Lagi ....................... 59......... 265 rahn........................ 148.... 160 Sarana Moneter yang Diperkenankan . 46..................................................... 51 Sultan Alaad-Din Ri’ayat Syah...... 67............... 238............................................................................................................ 189 Peran Wanita Dalam Barisan Kerja akan Bertambah .. 216 Rahn.. 50 Syarikat Dagang Islam (SDI).. 316.................. 65 Wiryotirto..... 72.................... 51 Tengku Lckman Sinar............... 249.. 368 —U— UBS........................ 109....... 180......... 210 Sistem Ekonomi Islam.......... 126 Uka Tjandrasasmita........ 62 Syeikh Nasir Ahmad...... 45 Umar Bin Abdul Aziz........................... 92.................................. 50 Krisis Moneter............. Teori.......... 51 Sukir........................ 24........ 109....................................................................... 48 Sultan Hasanuddin................. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi vii —P— P.... 51 Syed Ameer Ali.............. 310...... 70.................... 198 Nisab Mata Penghasilan dan Profesi................................... 132........ 25 Soedjito Sosrodihardjo...... 38................... 234 Risalah Islamiyyah................... 13............... 176............... vii......... 171.... 26 Usman bin Affan................. 344 Sharf............... 195 Pendapat Para Ulama Fikih . 73 Pakistan....... 279 shadaqah.......... 8 Robert L.......... 50 supply and demand.......... 278....... 369 —W— Wadi’ah................................................... 110 Syirkah....... 97........................................... 213.. 207 Filsafat Ekonomi Islam............................................................... 77 ukhuwah Islamiyah..................... 90 Wakaf...................... 216 rahmatan lil 'alamin.............. 255.......... 167 Tanah sebagai Modal... 212 Prinsip Jual Beli ................ 49............. 205 Besar Zakat Penghasilan dan Sejenisnya ........... 96...... 32. 370...................... 230.... 149...... vii.................. 27.... 12.................... 120............................ 8 —R— Raden Aria Wirajaatmadja... 355 wakaf....... 197 Harta Penghasilan Menurut Para Sahabat dan Tabi'in ..................... 197 Mencari Pendapat yang Lebih Kuat tentang Zakat Profesi...... 170 Pinggir Tanah Mati yang Dikelola.. 50 Susanto Tirtoprodjo...... 240.............. 50 rahin....... 208 Suropranoto............... 6..... 8............. 216 Prinsip Wakalah .............................. 169 Bentuk Pengelolaan Tanah........ 188 Pendidikan pun akan Diselenggarakan Secara Terpisah ........................... 106 Sayyid Abd Al-Qadir 'Audah......... 71............... 326........ 27................... 266... 68............. 188 Wanita di Lingkungan Kerja............................. 48........................................ 70.............. 155........... 173 UUD 1945........... 203 Pengeluaran Zakat Pendapatan dan Gaji Bersih........................ 277............... 201 Umar bin Khattab....................... 215....................... 281............ 40 usyr................ 11 Qirad.. 195 Pandangan Fikih Tentang Penghasilan dan Profesi .................... 164 Bab VII Sumberdaya dalam Ekonomi Islam .................. 213 Macam-macam Jual-Beli ................................... 216 ............... 16.. 238.... 190 Sistem Koperasi........................................................ 176 Syeikh Muhammad Abid AsSindi..... 119............................ 254 qath'i.... 371 Wan Hussein Azmi..................... 30.................. 214 Sewa dan Sewa-Beli ........................................................ xvi.......... 173 Air yang Diekplorasi ................ 215 Prinsip Rahn.................. de Roo de la Faille........ 188....... 217 Shibli Nu’mani............... 196 Gaji dan Upah adalah Harta Pendapatan......... 174 Pekerja/ Sumberdaya Manusia ............ 101............................... xvi Qiyas..... 190 Bidang Pertanian.... 231................... 216.................................. 366............ 209 Tamat Jaya....... 37................... 264..... 215 Prinsip Wadi’ah (Titipan)...............................376 Ekonomi Islam: Sejarah............................. 192 Bagian Tiga Bab VIII Konsep-Konsep Ekonomi Islam ...... 366 Paul Wheatley... 36... 363 Umer Chapra....................................... 13 Sayyid Abul A’la Maududi...... 30... 284. 202 Cara Pengeluaran Zakat Harta Penghasilan........................ 32... 46.... 49....................... xvi —T— tabdzir.............. vii. 16 Sayyid Qutb........................... 160.............. 257........................ 30............... 70 Sumawardoyo...... 206 Pemikiran Ilmuwan tentang Ekonomi Islam................ 50......... 104 Suwandi........ 297 takhsiniyyat............................................... 121................. 12........ 32... 216 ratbah...... 53 Sutan Remy Sjahdeini......... 180 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas ............ 7............. 256......... 189............ 39 rikaz............................... 93. 88............... 74 —Q— qard..................... 31 Syeikh Mahmud Ahmad. 216 Prinsip Kafalah........ 82 Teuku Ibrahim Alfian......... 215 Prinsip Qard..................... Heilbroner......... 168 Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan .................................... 12......................... 24............

... vii. 216 musyarakah........................................ 147......... 87............ 224...................... 45............. 109............... 202.... 304..... 86............. 199 muqayyadah.... 214............................... 37........................ 172...................................... 41..............................................229 Zakat Barang Temuan (Tambang)........ 290........................ Umar Chapra........ 11......................................... 289. 109 M............................... ix............. 367 Khulafaurasyidin............ 148. 253........ 214.........M.. 308....... 117..... 253.................217 Prinsip Ju’alah ................................. 111....... 114.221 Sekarang Jual-beli Masa Depan Dapat Dihalalkan Bila Ada Unsur Kepastian ........ 17.... 210 Mabid Mahmoud....... 88............................................................ 39.......................243 Pengusaha: Produsen dan Pedagang............ 343 Muhammad Abdul Mannan.............. 103....................................... 37......... 26..................... 193.......A........... 89............. 240.... 307..... 263........ 343......... 102........... 357 Mu'awiyah bin Abi Sufyan........... 86.................................223 Konsepsi Zakat.. 266 murabahah..... 50 jizyah..... 108. 296....... 24 Muhammad al Mubarak...218 Murabahah............ 10......... 36.................217 Prinsip Sharf..... 30.....................217 Bai' al-Murabahah..................................... Teori..... 237 Tujuan Sistem Ekonomi .... 86.... 356 Musyarakah..... 189..... 203..274 Keuangan Negara...... 212.. 262....................................................... 5.................... 211..... 216 kaffarat................................................ 114............. 81........... Majid.............................................................. 80 mua’malat............................... 133............................................ 115.....222 Biasanya Jual Beli Masa Depan Dihindari............. 47........... 33........................ 329...... 23 muamalah... 301... 294... Abd......... 115. 39.....................................................267 Kerjasama Ekonomi Syari’ah (Kasus Malaysia dan Jepang).............. 61....... 156.......... 216... 220.......... 216........... 294. 338.......231 Bab IX Sistem Ekonomi Syariah................... 138 M....................... 220......... 1.246 Perbankan Islam.......... 112........................... 266.. 120......................... 11 —L— Letter of Credit (L/C).......................... 174. 217 Julius Pour....... 90.. 265 Muhammad Baqir al Sadr........... 256...... 81.................... 220...... 7 muamaalah....... 204................ 8...... 171.............266 Pengusaha Kecil dalam Sistem Ekonomi Syariah...................... 200 mujtahid........ 118............. 218.......... 149.............. 288.............. 215................viii Ekonomi Islam: Sejarah. Fahim Khan........... 292..220 Bait bi Tsaman ‘Ajil (Leasing)............257 Tujuan Bank Syariah ...... 191 —N— nation state...... 63.......... 125.......... 247....... 115 —M— M....... 217.. 71 —K— kafalah.. Metwally............. Luthfi Hamidi... 257............... 108 Ju’alah............224 Zakat Fithrah ............................ 167 kharaj... 82 ............... 15......... 265 M.... 54...................... 135... 7..... 209. 252...238 Pemilik .......... 303. 165.........260 Baitul Maal wa Tamwil.. 212............. 298..................... 117..275 Jarmani................................. 213.......................................258 Ciri-ciri Bank Syariah........... 365 Muhammad SAW......230 Zakat Perdagangan .. 287................................ 354 murtahin......... 30 Karl Marx.....................265 Mata Uang Dinar................ 163.......... 42... 327.......... 196............ 212.... 87........................................242 Konsumen .. 206....................... 58.. vii.............................................................. 119................................................... 251.... 39...... 351............ 77 Martodikoro................................... 158. 124.............. 214........................ 154..................................... 122........... 87........ 221............... 211................... 33 Muhammad Ismail Yusanto............. 103........ 23 Khumus.. 220.... 109 majhul.................244 Peranan Negara.......... 114....................249 Berdirinya Bank Syariah di Indonesia.. 114...220 Jaminan Masa Depan dan Risiko Kurs Mata Uang ........... 211........ 289....................... 200 mudarabah.......... 106....................................... 178 Muhammad Husain Haekal....... 314...................221 Jual-Beli Masa Depan tidak Dibenarkan Agama Islam ........275 Cakupan Zakat................ 296.... 190. 255............ 166.................................. 222.................... 299 muzara'ah... 34........................ 43.271 Sistem Ekonomi Islam dan Beberapa Aspek Khusus ..................................... 114.......240 Bagi Hasil ....... 57.. 115.. 85............................................................................... 184.......................... 3............219 Musyarakah.................. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 375 Prinsip Hawalah .......... 17 Manuel Godinho de Eradia... 252 M...... Shabri H............................ 173. 39......... 367 Muhammad saw. 7... 252.................. 116...................... 182.............. 59..................... 219............................................ 217......................... 265 mutlaqah.......... 207... 278 Kharaj.....................................274 Zakat...................... 339.228 Zakat Penghasilan .......................... 295... 55 Muhammad Nejatullah Siddiqi............ 30 kifayah.263 Peranan Pemerintah....... 159....... 35. 61 M..... 155...... 28.......227 Zakat Pertanian .. 217............. Manan........ 216. 175 Malik ben Nabi.. 102.... 47... 34........................... 51 Mesir.....217 Bai' as-Salam.. 364 Mohammad Said.................

........ 47........... 366 Irfan Mahmud Ra’na................ Teori......................................... 209 Hardjosumarto.............. 258...... 149. 321 Konferensi Internasional.......... 287 Bab X Investasi Dalam Ekonomi Islam ......... 8 ijtihad.......A.. 51 Hawalah............. 340 ...... 317 Peluang Investasi Agroindustri...................................... 371 berley.... 318 Jenis kegiatan agroindustri di Kalimantan Barat: ................................. 42.. 49....... 15..................... 266................................................ 305 Investasi saham sesuai syariah di pasar modal...... 200.... 77.......... 30..................... 12.. 220 Baitul Maal........ 339 BNI Dana Syariah ... 165........... 278 Ijtihad............................... 117..... 364................................................... 12............................ 16................................................ 34............. 300 Al-Mudharabah Muqayyadah off Balance Sheet .................. 74 istikhlaf..... 90............. 123........ 298........... 263....... 50 G.... 294 Imam Shuyuti........... 301 Asuransi Syariah................ 40........ 58.......................... 108......... 319 Bagian Empat Bab XI Aplikasi Ekonomi Islam di Indonesia..... 199..................... 209 Denys Lombard................................ 170... 58.................. 178 Iqtishad... 365 Bank Sentral. 37. 55......................... 49........... 220 Ijma'.. 304 Pembicaraan Pertama Asuransi dalam Kitab Klasik ....................................... 125...... 283 Perbankan Tanpa Bunga .. 47 Ibrahim At-Tahawi.. 363......... 78 —C— Centraal Sjarikat Islam (CSI)........................................ 188......................... 56....................... 59.... 131... 51 Chase Manhattan Bank............. 28 —G— G....... 90........................................ 108.............. 276 Penyaluran Zakat.......................... 118................................................ 53 Charles Issawi............... 25 Heri Sudarsono............. 321 Bank Muamalah .... 18 Tarif............................. 53 HSBC..... 302 Asal Mula Asuransi Syariah ..... 33................. 126 —D— darruriyyah............ 132 hibah.................... 118............... 171. 209 Ibnu Taymiyah................................................... Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi ix —B— Bai' as-Salam........................................................................... 31 Imam Syafi'i.. 316 Reksadana Syariah ... 298 Al-Mudharabah Mutlaqah . 332 Sistem Koperasi............... 279 Jaminan Sosial dan Asuransi............ 215..................... 299 Al-Mudharabah Muqayyadah on Balance Sheet.................... 124 Bank Syariah. 199................... 265. 252............... 336 Reksadana Syariah Pengertian Dan Definisi Reksadana Syariah... 218 Bait bi Tsaman ‘Ajil................... 88................. 143................... 3....... 1 Isthmian Age.... 324 Tenaga Kerja.......... 51...................................................... Parwez.... 103... 304 Mencari Alternatif Asuransi Islami ......... 302 Antara Akad-Akad Islam Dengan Sistem Asuransi..... 263.... 217.. 335 Nilai Mata Uang. 300 Penyaluran Dana ...............374 Ekonomi Islam: Sejarah............... 279 Asuransi .................................... 216 homoeconomicus............ 257 —I— Ibnu Abbas........................................... 339 BNI Danaplus Syariah................................................... 8 Istislah................................. 277 Zakat Hasil Pertanian dan Hasil Tambang ........ 78............... 341...................................................... 107....... 8....... 305 Berasuransi Syariah Mengamalkan Hadits Ukhuwah...................... 129 Haji Samanhudi............. 208.............. 78 —E— Eleanor Selling.............................. 197...... 92.... 273....................... 364.......................... 79 dereuham........................... 77 —F— Fadhlullah Jamil....... 164..... 354............ 117....................................... 51 hajiat.... 297 Tabungan bagi hasil (Mudharabah).. 344........................................ 260... vi.................... ix.... 40.... vii. 154..... 8 —J— Jama'at al-Islami.... 101........ 122.......................... Kartasapoetra....... 214......... 30.......................................... 257.......... 12 Jaques Austruy....... 31............................... 41..... 52...................................... 27 BNP Paribas SA....... 62........................ 18 ijarah..... 221 Isaac Newton...... 55................ 301 ijirawa iktina.............. 4 —H— hablunminannas.................. 316 Kebijakan Fiskal... 13 Gunnard Myrdal.. 7.. 43............................................. 333 Ekonomi Ribawi . 357................. 252 Hazrat Anat........... 264. 365 Bank Sosial Nasser.. 130 Istishab........... 339 Jenis Reksadana Syariah ............. 279 Uang dan Perbankan .. 126........................ 148.............. vi... 325 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas ..... 8................ 282 Perbankan ............. 46 Doty Damayanti....................................................... 171.............. 129..... 198..... 17............................................................... 364..................... 363 Imam Malik......................................... 155.............. 35.................... 229 Ibnu Khaldun........ 169. 213...................... 278 Warisan................................... Cokroaminoto......... 50.................... 91........ 126 BUSTANUS SALATIN........................... 285....... 81 Futuh al-Buldan.................... 76...... 4 HOS....

...... 14... Saefuddin........... 101........ 2... 41...................... 9. 81...... 171........ 148.. 259... 87... 241............ Sebuah Harapan . 190.... 209........ 23... 211............... 26.... Qadir ‘Audah......... 37 Ali Aswaf.... 174................ 10.......... 190............... 24 Abu Sulaiman...... 102. 15.349 Asuransi Islam di Indonesia ... 99................... 230.. 143.............. 213........ 206................ 139..... 142.. 27 Adam Smith............ 39... 118........... 14 Abdul Hadi Arifin... 42...... 259...... 155.......... 36....................363 Media Massa............. 240............. 345 Bidang-bidang Investasi Syariah di Indonesia ................. 373 Riwayat Penulis............ 260... 13......... 172........ 37 Abduul Hamid Ahmad..............................356 Perbedaan Bank Syariah .. 17.......... 170. 265.......................................... 312. 168............................. 356 Al-Musyarakah............. 223 Ahmad M.......................................... 7..356 Prinsip Al-Murabahah .......... 3 al-‘Uqaili. 368.... 173. 356 al-Muwaththa................. 369 Abd.. 171.................. 93.. 42.. 85.......... 28.....341 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia.... 107. 43........... 243.....354 Prinsip titipan atau simpanan—Al-Wadi’ah ......346 Prinsip-prinsip Untuk Merespon... 363 Buku/ Artikel......... 66.......... 140......... 38.......... 46....... 249....... 65..... 16......... 367 Ahmad Husaini... 192..... 36. 88. 8..... 48... 174....................... 43 al-Kharaj........ 94.............. 238 Abu Bakar Siddiq...... 96........ 165. 81.. 226..... 25.. 351 Al-Murabahah................351 Mudharabah Muqayyadah Kredit Konsumtif .... 32... 307...... 97.......348 Rekomendasi Spesifik .... 118.......... 100.... 179....... 359 aqidah...... 265 Ali bin Abi Thalib. 246 Abu Sulamiman....................... 95................. 34.......... 201............................. 56. 148. 196........... 146.. 363........... 277... 12..... 24 al-Diwan....... 47.................... 169.... 14 Abdullah bin Mas'ud. 169.... 39 Abdurahman bin Ubaid al Qari. 87.... 260 Armando Cortesao................... 365. 26 ...357 Kesimpulan: Toward The Next Economy..... 139........ 130.. 27... 82............. 126. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 373 Keuntungan Berinvestasi di BNI Reksadana Syariah............................... 177..... 33.................. 267 Abu Mu’aim... 366........... 20. 30.... 29............ 210................. 16... 76 Aunur Rahim Faqih.... Hasjmy...355 Prinsip bagi hasil (Profit-sharing) Al-Mudharabah ............... 61.... 49. 83................ 134.. 241............. 5...... 31. 24... 179.. 39. 146. 91....... 24....... 334.... 15. 98............ Teori...... 16 Abul Hasan Ali Nadwi........ 137.... 13.......... 135..... 105..... 32.....x Ekonomi Islam: Sejarah............. 39 Allah....... 24.. 14 Anthony Gidden............. 182 Agustianto.......355 Al-Musyarakah .. 90... 91... 37.. 123........ 207..372 Indeks ......... 210 Adiwarman A Karim... 122...... 7............ 359 Daftar Pustaka ........ 144. 278........... 224.... 92........... 30 Abu Hanifah.. 24...... 40.. 54. 132.. 11. 214..341 Bank Sentral Islam... 106.................340 Regulasi Sistem Ekonomi Syari’ah..... 82 Abdul Hamid Abu Sulaiman. 103................................. 3. 308...... 85............ 200 ama'ah... 14........ 86............. 242........... 1. 178.....................345 Faktor-Faktor Penyebab .. 42...... xx............. 191........... 26.. 199 Abdullah Mustofa al Marghi..... 297........ 379 ---$€£¥--- || Indeks —A— A. 104............ 231 Abu Hurairah........ 218...... 366 Abu Aiman......

Sistem Keuangan di Negara Khilafah. 2 Juli 1953. 29 Maret 2003.372 Ekonomi Islam: Sejarah. alih bahasa Ahmad S. Rabu. Pikiran Rakyat. alihbahasa: J. Rodney. Ichtiar Baru. 1992). Media Massa Kompas. Wilson. 6 Mei 2003. dkk. Jumat. 1988). Teori. Pikiran Rakyat Cyber Media. (London WIA IDW. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. Kompas. Tempo Interaktif. 2002). (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Isi xi Tim Redaksi (1994).T. 18 April 2006. Senin 3 Desember 2001. 2002. Van Hoeve. ---$€£¥--- .) “Bisnis Menurut Islam: Teori dan Praktek” (Jakarta: PT. Intermasa. United Kingdom). (Al Amwal fi Daulah Al Khilafah). sixth Edition. No. Republika . Jakarta. Judul Aslinya. Immanuel. Zallum. Macridis & Bernrd E. Brown. diterbitkan oleh The Economist Publications Ltd. “Ketergantungan Ekonomi Dunia Kapitalis”. Salim. PT. dalam buku ‘Perbandingan Politik’. cet. 221’. 15 Maret 2006. (terj. 14 Maret 2003 Kompas. Wallerstein. edisi 1 Agustus 2001. Waspada. Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. (Jakarta: Erlangga. i. Roy C. 3 tahun IX. Abdul Qadim. Tegas. Judul Asli: ‘Islamic Business Theory and Practice: Special Report No. ‘Comparative Politics. Ensiklopedi Hukum Islam. 26 September 2003 Sabili.

” Economic Review Journal. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Nagvi. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. “Ekonomic Principles of Islami”. (Yogyakarta: Ekonisia. Rodriguez. Yusuf. Sudarsono.xii Ekonomi Islam: Sejarah. Etika dim Ilmu Ekonomi. Telaah Analitik terhadap Fungsi Sistem Ekonomi Islam (terj). Qardawi. (Jakarta: 1991) lihat juga dalam Irawan D. “Penerapan Petunjuk Al-Qur’an Pada Produk Perbankan”. “The Economic Enterprise in Islam”. 1995). Islamic Studies. (Jakarta: 1990). Doktrin Ekonomi Islam. Sjechul Hadi. Siddiqi. Dana Bhakti Wakaf. (Jakarta: 1986).. 1995). (Yogyakarta: 1995). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 371 || Daftar Tabel. 90 dalam Monzer Kahf. Fazlur. “Modul Manajemen Zakat”. Karnaen A. (Jakarta: 2005). (Jakarta: Bangkit Daya Insana. Husein Sawit. hlm. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Rekomendasi dan Pedoman Pelaksanaan Zakat (Jakarta: Badan Amil Zakat. Sumber-suber Penggalian Zakat. Litera Antarnusa. Soedradjat. “Embrio Asuransi Syariah”. Ibnu (1997). Fazlur.M. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Heri.. Fazlur. 1995).. Subhani. Dec 2004 Ditulis kembali dari makalah DR. Qudamah. Gunnard. 198. Pustaka Alvabet. Ja'far.. Islamabad. No. M.M. Doktrin Ekonomi Islam. Hukum Zakat. 1981. 1985. Yusuf. Surabaya. M. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Muhammad Nejatullah (1972). Rikza. 1977. ”Debat Ekonomi ISEI 2004. “Konsep Ekonomi Islam: Suatu Pengantar”. “Modul Manajemen Zakat”. Pangestu. Ar Risalah. Pemikiran Ekonomi Islam. (terj). Objektivitas Penelitian Sosial. McGraw-Hill. . Hukum Zakat. Teori dan Model Ekonomi Islam. Irfan Mahmud. Sejarah Kehidupan Rasulullah saw. Jalan Orang-Orang yang Mendapat Petunjuk. Myrdal. (Jakarta: Lentera. 1999). Soedradjat. (Jakarta: Bangkit Daya Insani. Siddiqi. Pustaka AI-Kautsar. Islamic Publication. Minhajul Qashidin. Ra’na. Bagan/Gambar Tabel No. Pengantar dan Penterjemah M. (Jakarta: 1991). Rahman. Permataatmaja.. Metwally. ke-3). Rahman. Metwally. Permono. (Jakarta: Pustaka Firdaus. Zainul Arifin. Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Tabel Judul Tabel Perkembangan Pemikiran Ekonomi Islam Sumber-sumber Pendapatan pada Masa Rasulullah saw Pengeluaran untuk Tunjangan Hidup Masa Pemerintahan Nabi/Sahabat Subsidi dalam tahun (jumlah dalam gulden) Daftar Standarisasi Zakat Fitrah Perkembangan jaringan Kantor Perbankan Syariah Perkembangan Pangsa Kegiatan Usaha Perbankan Syariah terhadap Perbankan Nasional (%) Ketentuan Bank Syariah Lembaga-lembaga Keuangan Islam Kelebihan dan Kelemahan Bank Syariah Maulan. Teory dan Model Ekonomi Islam. Rahman. Pinbuk.. PK_ Sejahtera Online. 1982. Mari E.. Inc. Litera Antarnusa. Muhammad Nejatullah. Infaq dan Shadaqah DKI. (Yogyakarta: Pustaka Firdaus. Foregn Exchange Market. Irawan D. A Guide to Foreign Currency Operations. Pustaka Firdaus. Teori. Syed Nawab Haider.1996). Bandung: Mizan. Ekonomi Islam. Qardhawi. Lembaga Islam untuk Penelitian dan Pengembangan Masyarakat_LIPPM. Jakarta: LP3ES. 2004). Heinz Riehl and Rita M. Lahore. 1995). Pinbuk.

Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. (Yogyakarta. Muhammad Nejatullah. 2004) Nomani. 1993). The Politics of Central Bank. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Tabel/Bagan/Gambar xii i Mahmoud. Siddiqi. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. Umar. Association of Muslim Social Scientist. Third National Seminarr. Judul Aslinya: ‘Malaamihu Al Mujtama’ Al Muslim Alladzii Nansyuduh’ Cairo: Maktabah Wahbah. (Yogyakarta: Ekonesia. (Makka. Siddiqi. "Theory of Consumer Behavior in Islamic Perspective. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. Anwar Iqbal. Mabid. (Lahore: Muhammad Ashraf.). M. Robert Elgie dan Helen Thompson. 1970). Power Rationing and al-Zakat” dalam Gary. “Teaching of Economics at the University Level in Muslim Countries: The Callenge of Alien Concepts and the Formulation of Islamic Concepts”. Sudarsono. Muhammad Nejatullah. Lectures on Islamic Economics. Siddiqi. Sayyid. (Kuala Lumpur: Business Infonnation Press. Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Bagan/Gambar Judul Bagan/Gambar Perbandingan Sistem Ekonomi Sosialis. Mannan. Fahim. Teori. 1977). Oktober 2006. Paper Presented at the First Word Coference on Muslim Education. Heri. Pemikiran Ekonomi Islam. 1976). Papers and Proceeding on an Intemational Seminar on Teaching Islamic Economics for University Teachers". LIPPM. Muhammad. ). Uzair. 1997) hlm. Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. (Indiana: May 1974). LKPSM..) “Sistem Masyarakat Islam dalam Al-Qur’an dan Sunnah” (Solo: Citra Islam Press. 250. Beik. Qutb. Msc." in Ausaf Ahmad and Kazim Raza Awan (ed. Irfan Syauqi. Farhad and Ali Rahmena. 1987. Islamic Economic Systems. (Yogyakarta: Ekonesia. (al-Qahirah: 1966). (Makka. Khan. Heri. M. Teori dan Praktek Ekonomi Islam. Islamic Culture Centre. The Economic System of Islam. Pakar-Pakar Fiqh Sepanjang Sejarah. Islam dan Kapitalis Pilihan Konsumer dalam pengalokasi Sumber Intervensi Pasar Skema Bai' al-Murabahah Metode Penyaluran Dana Bank Syariah Struktur Organisasi Bank Muamalat Indonesia Karakteristik Operasional Perbankan Syariah ---$€£¥--- . (Jakarta: 1986). Bagan/Gambar No. Some Aspects of the Islamic Economy. 2001). 1998). Maraqhi. Paper Presented at the First International Conference on Islamic Economics. Saudi Arabia: IRTI-IDB. Qardhawi. Proceeding. Sudarsono. Makalah Ekonomi Islam: Antara Wacana dan Realita . Chapra. Islam and the Theory of Interest with an Introduction by Sulaiman Nadvi. “Some Conseptual and Practical Aspects of Interets Free Banking”. Muhammad Abdul.370 Ekonomi Islam: Sejarah. Yusuf (terj. (Lahore: Islamic Publication. “Friction. 1995). (London and New York: Routledge. 2004). Muhammad Nejatullah. (London: 1970). Abdullah Mustofa al. Qureshi.

1985).. 1990). Memasukkan tanggungjawab seseorang ke dalam tanggungjawab orang lain dalam suatu tuntunan umum dalam masalah nyawa. (Bandung: Al Ma’arif. Kartosoewirjo. Sulaiman. Bab XVII. (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. Chapra. 2003). M. Sejenis gandum Kebutuhan pokok Dirham kerajaan Aceh Harta rampasan perang tanpa pertempuran. Hubungan antar manusia Kebutuhan sekunder Akad pemindahan utang/ piutang suatu pihak kepada pihak lain Kepala suku (pemimpin kaum) Pemberian cuma-cuma Sewa beli Kontrak pengadaan dan penyewaan Kesepakatan para ulama Pendapat ahli tentang suatu masalah (agama) Pengeluaran yang berasal dari sebagian penghasilan (hukumnya sunah). 1971). Isa. 1981). Mohammad. (Jakarta: 1986). (Medan: Waspada. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Siddiqi. M. Rahman. Muhammad Nejatullah. (Jakarta: Grafiti. “Ekonomic Principles of Islami”. “Hubungan Kerajaan Aceh Darussalam dengan Kerajaan Islam Haru”. Jejak-jejak Ekonomi Syariah. Undang-Undang Republik Indonesia No. Husein Sawit.M. Husaini. Islamic Studies. The Economic System of Islam. Nazaruddin. 1997). Sinar. Snouck. Kartasapoetra. Harta rampasan perang melalui pertempuran. Sjahdeini. Keputusan Sidang Pleno DPRD Aceh tanggal 13 Agustus 1950. Luthfi. Teori. Hasjmy. Sutan Remy. Chaidar. (Jakarta: Sinar Harapan. Darul Falah. M. Pustaka Firdaus. pasal 6-7. UUPA. Pemikiran Ekonomi Islam. Al. Fazlur. eds. G. Sjamsuddin. Hamidi. (Jakarta: 1999).. Ahmad. Fadhlullah. Perekonomian Amanah Salah satu prinsip hukum ekonomi Islam selain istislah dan istikhlaf Salah satu prinsip hukum ekonomi Islam selain istihab dan istikhlaf Pajak bagi non muslim di negara Islam Kontrak di mana pihak pertama menjanjikan imbalan tertentu kepada pihak kedua atas pelaksanaan suatu tugas/pelayanan yang dilakukan oleh pihak kedua untuk kepentingan pihak pertama. Aceh di Mata Kolonial. (Lahore: Muhammad Ashraf. Metwally. 1981). .xiv Ekonomi Islam: Sejarah. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. Islamabad. M. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Irfan Mahmud. Said. Sejarah Aceh Sebuah Gugatan Terhadap Tradisi. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Tengku Lukman. Irfan Mahmud. dalam A. Islamic Culture Centre. Ra’na. (Jakarta: Yayasan Soko Guru. (Bandung: Al Ma’arif. Pustaka Firdaus. Ra’na. (al Qahirah: Dar al-Tahrir Lil Tiba’ah wal Nashr. utang atau barang Sanksi/ hukuman (denda) Status sumber air atau tanah yang sudah dikelola manusia Bagian perolehan harta yang harus dikeluarkan Tanggungjawab bersama Tidak dikenal (istilah dalam ilmu hadits) Kerjasama mutualistis kafalah kaffarat kharaj Khumus kifayah majhul muamalah Hurgronje. hlm. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia SM. LIPPM. 38 Tahun 1999. Pemberontakan Kaum Republik: Kasus Darul Islam Aceh. Aceh Sepanjang Abad. dalam A. Hasjmy. (Rineka Cipta. 1981) Jamil.A. Manan. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Islamic Economics: Theory and Practice. Umar. (Jakarta: 1990). Teori dan Model Ekonomi Islam. Perbankan Islam dan Kedudukannya dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia. Pengantar dan Penterjemah M. 1970). Pustakan Utama Grafiti. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. M. Jakarta: 1984). (London: 1970). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 369 || Daftar Istilah Istilah al-Diwan al-Muwaththa Bai' as-Salam Bai' bi Tsaman ‘Ajil Baitul Maal Bank Syariah berley darruriyyah dereuham Fa'i Ghanimah hablunminannas hajiat Hawalah Hazrat Anat hibah ijarah ijirawa iktina Ijma' ijtihad Infaq Iqtishad istikhlaf Istishab Istislah jizyah Ju’alah Arti Lembaga keuangan negara untuk menjamin angkatan perang/ lainnya Kitab hadits tulisan Imam Malik Pemesan barang menyerahkan uangnya di tempat akad = Leasing (pembelian dengan cara angsur dibiayai oleh pihak lain) Lembaga keuangan Islam di bawah pemerintahan negara Islam Bank dengan bunga 0%. (Jakarta: 1990). Bab III... al-Ilm wal-mal fil Islam. pasal 125 ayat 1 dan 2. 9. (Jakarta: 1999). 1995).

Hasjmy. “Teuku Ibrahim Alfian: Keterikatan Samudera Pasai. Kompas. (Jakarta: Bhatara.368 Ekonomi Islam: Sejarah. Paper 940/1. Jaman Sultan Iskandar Muda 1607-1636. (ed. (ed. Cahaya Peradaban. Cortesao. 15 November 2003. 1967). Historical Notes On Indonesia & Malaysia Compiled From Chinese Sources. 1988). dalam: Hasan Muarif Ambary dan Bachtiar Ali (ed. “Mencari Jejak Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai”. Letchumanan.). Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia.A. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Istilah & Singkatan xv Azmi. tahun?). Wheatley. W.D. Groeneveldt. Lihat Lim Heng Kow. Saleh. JMBRAS VIII (1930) 1.49-50. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. Kerajaan Aceh. de Eradia Manuel Godinho. Doty. The Suma Oriental of Tome Pires. dalam A. 1981). 1423 H edisi ke-1 tahun I (2002 M). 1994). (terj. 6 Mei 2003. Rangkaian periwayat hadits Sumbangan sukarela.. (Bandung: Al Ma’arif. Mills. (Selangor: Pustaka Sarjana. “Adakah Kerajaan Islam Perlak Negara Islam Pertama di Asia Tenggara”. 1992). (Bandung: AlMaarif. Transaksi pertukaran antara emas dengan perak atau pertukaran valuta asing Kerjasama usaha Pemborosan/ ekonomi biaya tinggi Kebutuhan mewah (lux) Persudaraan umat Islam Status sumber air atau tanah yang belum ada campur tangan/ dikelola manusia Sistem penitipan barang Sumbangan berupa tanah/ barang untuk kepentingan umum Pengeluaran yang berasal dari sebagian penghasilan (hukumnya wajib). Terjemahan dan diberi catatan oleh JV. dalam Ali Hasjmi. Tjandrasasmita. 1986). Lihat juga Rammani Karupiah. A. Ensiklopedi Islam. Wan Hussein. Fadhlullah M. Jamil. 1981).). “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI”. Julius. “Description of Malacca and Meridional India and Cathay”. (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve. Siti Hawa. Hasjmy. ---$€£¥--- . Selling. Tamadun Dunia. ”Dinar dan Dhirham”. Bustanus as-Salatin. (Bandung: Al Ma’arif. Retrospeksi dan Refleksi Budaya Nusantara. dalam A. hlm. The Golden Khersonese menamakan zaman ini sebagai The Age of City States. Pour. (Jakarta: Taman Iskandar Muda. (Jakarta: Balai Pustaka. Paul. Teori.Mataram”. 1960). Uka.P.). (Selangor: Fajar Bakti. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Ensiklopedia Islam. 1981). Eleanor. Armando. 1981). Denys. Damayanti. Thesis Ph. Lombard. mudarabah mujtahid muqayyadah murabahah murtahin musyarakah mutlaqah muzara'ah qard qath'i Qiyas rahin rahn ratbah rikaz Salab sanad Shadaqah Sharf Syirkah tabdzir takhsiniyyat ukhuwah Islamiyah usyr Wadi’ah wakaf Zakat Investasi Ahli yang melakukan ijtihad Terikat Jual-beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati antara pihak bank dan nasabah Pemegang barang gadai Kerjasama modal kerja maupun usaha Tidak terikat Kerjasama Meminjamkan harta kepada orang lain tanpa mengharap imbalan Jelas/ terang Analogi dalam memandang suatu kasus Pemilik barang gadai Sistem Gadai Rempah-rempah (cengkeh) Hasil tambang Harta rampasan perang hak milik musuh yang terbunuh. “Peraan Samudera-Pasai dalam Perkembangan Islam di beberapa Daerah Asia Tenggara”. “The Evolution of Trading States in Southeast Asia before 17 th Century”. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. tahun?). Hasjmy. Sivachandralingam Sundara Raja Ayadurai. (Nendelyn/Lichtenstein: Kraus Reprint Limited.. 1-5. (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. Sejarah Tamadun Dunia. 1994). Kompas. (Columbia: Columbia University.). 1978. (Jakarta: Ichtiar Van Hoeve.

Jakarta. Irfan Mahmud. Khususnya untuk hal yang terakhir ini kita membutuhkan perangkat ilmu. Ahmad M. “Asuransi Syariah”. Muhammad Abid (Syeikh) Musnad Syafi’i. 2000). dalam www. dalam Adiwarman (2001). Jaya. Selain itu keunikan pendekatan Islam terletak pada sistem nilai yang mewarnai tingkah laku ekonomi/kehidupan. (Jogyakarta: Ekonesia. tetapi juga kita perlu memikirkan bagaimanakah proses aktualisasi itu dapat secara logis dan positif berlangsung dalam kancah kehidupan dengan sendirinya. perlu dan semestinya dibangun jika suatu kehidupan yang selamat sejahtera benarbenar diinginkan untuk terwujud dalam realitas masyarakat. Muhammad Husein. 1 Juni 2006. (Jakarta: LIPPM. p. (Jakarta: Pembangunan. dalam esyariah. keseimbangan. Sedjarah Pergerakan Islam. Yakni masyarakat yang "homo-islami-cus". 287 dalam MA Sabzwri. Faqih.Cetakan Pertama-- D ewasa ini dunia muslim tengah melewati salah satu masa sejarahnya yang paling kritis tetapi kreatif. Charles. Ali. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah: Deskripsi dan Ilustrasi. Agustianto. Umer (2001).. 1972). Yusuf. Perubahan Struktur Masjarakat di Djawa Suatu Analisa. pasal 1150. Sosrodihardjo. 1970). Gatra. KUHP (Perdata). berarti kita perlu mencari landasan filsafatnya dalam tiga kerangka. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 367 || Kata Pengantar -.ORG. kita menemukan Islam sebagai suatu sistem nilai yang penuh dan lengkap memuat nilai-nilai kehidupan. “Pemikiran dan Peradaban Islam”. “Paradigma Sistem Ekonomi Islam”. Soedjito. “The Four Pillars of Islam”. Saefuddin. Pustaka Firdaus. Yusanto.K. 6th print Vol 1. membangun sebuah sistem ekonomi tidak hanya memerlukan perangkat kelembagaan yang secara formal berlaku. Pada Masa Pemerintahan Nabi Muhammad saw.ORG. Artinya. A. Jakarta. 1968). (Kairo: 1346). hampa nilai.et. (Jakarta: Gema Insani Press).xvi Ekonomi Islam: Sejarah. Teori. kita tidak sekedar perlu membentuk lembaga-lembaga ekonomi yang secara normatif telah sejalan dengan nilai-nilai yang hendak kita aktualisir. Membangun ilmu. Jakarta. Oleh karena itu bukan sekedar lamunan apabila sebuah sistem ekonomi Islam. (Jakarta: Dian Rakyat. Syed Ameer (1949). kebebasan dan pertanggungjawaban). Macmilan and Co. dan bukan masyarakat yang homo-economicus sebagai-mana paham kapitalis dan sosialis. Segala aspek kehidupan. (Bandung: Sinar Baru Algensindo. 1974). Hendri. ‘an Arab Philosophy of Historiy’(terj. Pemikiran Ekonomi Islam. Tirtoprodjo. Chapra.) A. an-Nadwi.. Nu’mani. “Pengantar”. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Yogyakarta: UII Press. “A Shaort History of Saracens”. Shibli.. tetapi juga mem-butuhkan perangkat ilmu yang secara teoritis dapat diterap-kan. 2003).). Kitab Al Kharaj. Muhammad Ismail. Issawi. The Internasional Institut of Islamic Thought (IIIT). keadilan. London. yakni paham kapitalis dan sosialis. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. (ed. “Ijma Ulama Tentang Keharaman Bunga Bank”.e-syariah.al.. 2nd ed. Islam telah cukup memuat nilai-nilai instrumental dan norma-norma yang operasional untuk di-terapkan dalam pembentukan lembaga-lembaga ekonomi masyarakat. Sudarsono. Tamat. Seeratum-Nabi (urdu) Matbee Maarif Azamgarh. Dan sebagaimana telah dikemukakan. Abul Hasan Ali (1975). Rifwan. Jakarta: The International Institut of Islamic Thought (IIIT). Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam. Haekal. as-Sindi. (2001) Umarbin Khattab (terj). sesungguhnya dapat. Sedjarah Pergerakan Nasional Indonesia.’ Pustaka Al-Kausar. (Jakarta. karena hanya dengan ilmu gejala-gejala sosial yang akan terjadi dapat diketahui dan beramal. Bahkan lebih dari sekedar nilai-nilai dasar (seperti kesatuan. Masa Depan Ilmu Ekonomi. termasuk ekonomi tercakup nilai-nilai dasarnya dalam Islam yakni yang bersum-ber pada tauhid. 1986). Imam (2001) Tarikh Khulafa. Pringgodigdo. Shuyuti. Sebuah Tinjauan Islam. Literas AntarNusa. Di tengah krisis sistem kontemporer yang bebas nilai. Karim. Abu. Ra’na. (Jakarta: 1990). 25 Desember 2004. Heri.Mukti Ali. Susanto. yakni ontologi. Pustaka Antara. (Yogyakarta: Karya. dalam Muhammad Nejatullah Siddiqi. Aunur Rahim. . Sistem Ekonomi Fsiskal. Jakarta:Tintamas. Orang-orang Besar Indonesia. “Filsafat Islam Tentang Sejarah”. Adiwarman A (2001).

Yusuf. "Sesungguhnya kamu harus melalui perjalanan. tidak meragukan. Siddiqi. (Lahore: Quranic Reasearch Centre). Pijakan empirik ini dapat kita temukan dalam sejarah ummat Islam yang secara relatif dapat dianggap sebagai kancah pengalaman nilainilai tauhid (kesatuan dan pembebasan). “Ma’alim at-Thariq: al-Nahiyah al-Iqtishadiyah”. (Lahore: 1969). ”Economic of Islam”. al-Araby. 1974). A. epistemologi dan eksiologi. dalam Guidepost of the Road: The Economic Aspect. (Al Azhar. (Lahore: Islamic Publications. (Lahore: Islamic Publications. Muhamad Nejatullah. Jawabnya akan banyak bergantung kepada penafsiran kita sendiri tentang apa sesungguhnya Pancasila itu? Salah satu yang dapat kita garis bawahi adalah kenyataan bahwa Pancasila sendiri masih memerlukan isi untuk menjadi-kannya benarbenar fungsional sebagai nilai-nilai kebudayaan bangsa kita. al-Maududi. 1984. yang terserah dengan keimanan kita sebagai muslim. Hal ini merupakan harapan bagi seluruh makhluk khususnya ummat manusia di dunia Barat dan Timur maupun Utara dan Selatan. Islamic Though. Agustianto. kerjasama ekonomi (Qirad. dan peranan pimpinan ummat dan negara dalam pengaturan ekonomi dalam masyarakat. (Lahore: Islamic Publication. Al-Maal wa’lhukm fi’l-Islam. Muhammad Abdullah. Atau secara relatif pula dapat kita gali dari pengalaman hidup beragama dari masyarakat bangsa kita sendiri yang telah cukup populer sebagai masyarakat mayoritas muslim. Siddiqi.ORG. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. (AL-Qahirah: majma’al Buhuth Al-Islamiyah. Muhammad Nejatullah. “Turuq istithmar al-amwal wa mauqif alIslam minha”. Abu dan Abduul Hamid Ahmad. (Damaskus: alMoslemoon). Wakaf. 1960). 1972). etis dan estetis yang islami ke tengah tingkah laku ekonomi manusia akan mewu-judkan kehidupan yang lebih terandalkan dalam menjaga keselamatan. 1997. Ahmad Azhar. 1 .1 Fungsionalisasi nilai-nilai etos. Al-Iqtishad al-Islami Madhahaban wa Nizaman wa Dirasah Muqaranah. 1960). Abu dan Abduul Hamid Ahmad. Dari kajian terhadap kedua hal tersebut. Economic Enterprise in Islam. dalam kerangka epistemologi kita memerlukan pijakan empirik tertentu sebagai sumber keabsahan teori-teori yang akan dikembangkan. dalam Gary Indiana. ”The Theory of the Economic of Islam: The Economics of TAWHID AND Brotherhood”. Disinilah pada tahap yang pertama kita perlu menemu-kan nilai-nilai asumtif yang dapat digunakan untuk mengisi kerangka landasan filsafat ilmu tersebut. maka sebuah bangunan ilmu ekonomi Islam tidak mustahil akan dapat dibangun dalam arti yang sebenar-nya. Sulaiman. Malik ben. Sayyid. May 1965). Aiman. Siddiqi. Jaques. G. BPFE. 1975). 1986). Abd. Muhammad Nejatullah. (Damaskus: Dar al-Fikr. Ibrahim. larangan bunga/rente (riba). Dan sementara itu. Saefuddin. Quranic Economic. Yogyakarta.A. Kajian sistem ekonomi secara makro dari sistem ekonomi Islam akan dipermudah oleh fakta bahwa Islam sendiri telah melengkapi kita dengan lembaga-lembaga ekonomi-sosial seperti Zakat. Sintesis evolusioner inilah yang merupakan jantung pendekatan Islam dalam pembentukan ilmu ekonomi yang berwawasan uniter dan total berlandaskan prinsip-prinsip etikanya yang paripurna. Nazariyat Al-Islam al-Iqtishadiyah: al-Falsafah wal Wasail al-Mua’asirah. (First Publishid: 1948). (1993). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xvii Mannan. Kairo: Al-Muktamar al-Thani li Majma’al buhuth al-Islamiyah. Parwez. (Jakarta: LIPPM. Pemikiran Ekonomi Islam. Qadir. Muhammad Abdul. Austruy. 1971).366 Ekonomi Islam: Sejarah. Hibah. at-Tahawi. dan menjadi petunjuk/ pedoman kehidupan ekonomi manusia di dunia. 1972). 84 : 19). al-Muslim fi’alam al-iqtishad. Di dalam Al-Qur'an dan Hadits kita akan dapat menemukan nilainilai asumtif. Pancasila adalah Untuk lebih jelas baca. “Teori dan Praktek Ekonomi Islam (terj). Teori.” Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomian Islam” Jakarta: Robbani Press. Siddiqi. (al-Qahirah: Dar Misr li’lTiba’ah. dalam www. Audah. Sulaiman. Some Aspects of the Islamic Economiy. al-Islam wa’ltanmiyat al-iqtishadiyah. Contemporery Aspects of Economic and Social Thinking in Islam. Nabi. Manshur bara e intkhabat 1970. (Beirut: Manshurat al-‘Asr alHadith. Qutb. tingkat (tahap) demi tingkat" (QS. Qardhawi. Jakarta: Mizan. Syirkah). Social Justice in Islam. Lalu bagaimana hubungan antara ekonomi Islam ini untuk masyarakat Indonesia yang telah memiliki dasar negara Pancasila?. Yogyakarta.M. Dana Bhakti Wakaf. (1987) Garis Besar Sistem Ekonomi Islam. Sayyid Abul A’la. bahwa nilai-nilai asumtif tersebut hendaknya diyakini sebagai kebenaran mutlak. (Canada: 1973). (Beirut: Dar al-Shuruq. 1970). Studi Nilai-nilai Sistem Ekonomi Islam. yakni secara filsafati mencoba menggali nilainilai dasar dan instrumental dalam Islam dan secara empiris mengambil bahan-bahan kajian dari realitas masyarakat muslim. Economic of Islam. Jama’at-e-Islami Pakistan. Basyir.. Muhammad Nejatullah. Abu. jaminan sosial. yang harmonis dan humanis. esyariah.

Amin.131). (Surabaya: Bina llmu. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia.. Azmi. 17 : 84). Sedangkan dalam kesempatan ini. az-Zahabi. Ibnu (1986). “Asuransi Syariah”. 1970. Hamid & Nordin. The Economic System of Islam. 41 : 53). Aidlt Ghazali dan Syed Omar Syed Agil. Pancasila adalah nama. Jakarta. Penanggulangan Kemiskinan Melalui POKUSMA DAN BMT. Talkhisul-Mustadrak. Chapra. “Menuju Bank Sentral Syariah”. Political Economy of the Islamic State. Ph. 2003). M. 1970. terompet melengking dan bendera berkibar. Khaldun. Dan kita memulainya dengan mengentaskan diri kita dari statisme bisu. (Bandung: Al Maa’rif 1981). University of Southern California. Ali. Labuan. Azis. Kamil. (Jakarta: Rajawali Press. 1992. Reading in Microeconornics: An Islamic Perspective. Saleh. paper presented to Labuan International Summit on Islamic Financial and Investment Instrument. Beik. Munculnya disiplin ilmu ekonomi Islam sebagai kebenaran perlu diupayakan untuk menuntun kebijaksanaan pembangunan ekonomi dalam rangka regenerasi kebudayaan dari homo-economicus menjadi homoislamicus. Teori. Wan Hussein. Ali." International Journal of Islamic Financial Services Vol. Presiden RI selanjutnya berpesan agar Pancasila jangan di-agama-kan dan agama jangan di-Pancasila-kan. 4. spanduk terpampang. 1982). dari kegelapan intelektual dan kepapaan materi serta dekadensi spiritual. 1994). Rifwan. “The Importance of Assets and Debts Securitization in Creating Dynamic Islamic Banking Environment”. . bukan sebutan formalnya. Republika. menuju momentum kebang-kitan kembali ekonomi Islam bagi seluruh manusia dan makhluk lainnya. Malaysia. Ali. "Katakanlah : Tiap orang berbuat menurut cara bertindak-nya masing-masing. Pedoman Pendirian Baitul Maal wa Tamwil. Fachcruddin. Konsep & Aplikasinya di Indonesia rumusan falsafah negara yang digali dari nilai-nilai kehidupan bangsa Indonesia tetapi bukan nilai-nilai kehidupan itu sendiri. Political Economy of the Islamic State. Dengan bantuan metode analisis deduktif untuk menggali proposisi-proposisi ekonomi pokok yang relevan. Luthfi. Umar. Hasjmy. AA. 25 Desember 2004. Dan proses islamisasi ekonomi ini akan gugur di tengah jalan bila kita hanya menonjolkan basa-basi simbolis dan slogan kosong./). Mohammad Fahim. bagi alam semesta. Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad saw. . Ekonomi Islam. Bisnis Indonesia." dalam Syayyid Tahir. 16-18 Juni 1997. M. Hamidi. Dan pernyataan retorik inipun akan dapat menghapus ambivalensi intelektual yang mengaburkan pandangan tentang tatanan ekonomi Islam. Aswaf. Robert L. Berhasilnya proses regenerasi dalam artian islamisasi ekonomi bergantung ketepatan strategi untuk memulai perjalanan panjang dalam merubah struktur sosial ekonomi yang opresif dan tidak adil. Muqaddimah (terj). Pernyataan retorik ini menuntun kita agar nilai-nilai sistem ekonomi islam terhindar dari pencampur-adukan yang tidak pada tempatnya dengan falsafah ekonomi lainnya. Malaysia: Longman.*** Lhokseumawe. 1970).xviii Ekonomi Islam: Sejarah.1997). (California: University of Southern California. Amin. asy-Syathibi dalam al-Muwafaqat (1/130. Fuad (1982). (Jakarta: Bulan Bintang. Pinbuk Press. Tokoh-tokoh Besar Pemikir Ekonomi. Chalil. 2 No.th. Irfan Syauqi. Pindbuk Press. (London: Islamic Culture Centre. University of Southern California. Hendri. Heilbroner. Konsepsi Ekonomi Ibnu Taimiyah (Terj). kita sedang berbicara tentang substansi nilai. Bagaimanapun pengantar ini adalah langkah pertama ke arah pemikiran tentang filsafat dasar dalam kaitannya dengan tingkah laku manusia di sektor ekonomi. Gatra. Azis. (Jakarta: 2004). Political Economy of the Islamic State. Dan selanjutnya:"Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda kekuasaan Kami di segenap penjuru dan pada diri mereka sendiri sehingga jelaslah bagi mereka bahwa inilah kebenar-an" (QS. 1970). Haidar Abad.D Thesis. Islahi. /t. Moenawar. Pustaka Firdaus. Khan. Al-Hafiz. Maka Tuhanmu lebih mengetahui siapa yang lebih benar jalannya" (QS.. “Jejak-jejak Ekonomi Syariah” (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. "Theory of Consumer Behaviour in an Islamic Perspective. Pancasila bukan agama dan agama bukan Pancasila.D Thesis. sebutan untuk merangkum keseluruhan nilai yang hidup dalam masyarakat bangsa kita. dan berbeda dari paham kapitalis dan sosialis serta semua sistem atau paham lainnya. M. M. 22 November 2006 Abdul Hadi Arifin Daftar Pustaka 365 Aswaf. Mutiara: Jakarta. (Jakarta: 2004). Aswaf. Oleh karena itu kita harus menegakkan keunggulan solusi islami dalam pembangunan ekonomi dan menanggalkan solusi-solusi kapitalis. 9 Agustus 2003. Ph. 13 Juni 2003. kita akan mampu mempragakan bahwa ekonomi Islam itu ada (exist) baik secara normatif maupun positif. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI” dalam A. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience.

(Lahore: 1969). (Beirut: Dar Al Fikr. Membangun Sistem Ekonomi Alternatif Perspektif Islam. Ibnu Qudamah.. 2003). Abul A’la. (Jakarta: RajaGrafindo Persada. (Th. (Bangil: Al-Izzah. Abul A’la.II. al-Jawi. Masyhur. 2000). Arifin. an-Nabhani. Ma’asyiat el Islam. cet. Ma’asyiat el Islam. Muhammad. M. (Jakarta: Pustaka Alvabet. Nizam al Islam al iqtisad. 3242. M. V. dicetak pada garis tepi dari kitab al-Mughni oleh Ibnu Oudamah. Abul A’la. Islamic Publication. (Bairut: Darul-Irsyad) . 240241. al-Maliki. hlm. April. Malik bin. Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional 1905-1942. Ma’alim as-Sunan. 1969). Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Vol. Assiyah. Taqiyuddin. al-Mubarak. Abu Bakr Jabir. al-Maududi. Zainul. al-Maududi. dalam www. Amin. al-Sadr. Syaikh Shafiyyur-Rahman (1997) Sirah Nabawiyah. 1074). alih bahasa Moh. i. al-Maududi. Politik Ekonomi Islam. 44-45. (An-Nidlam al-Iqtishadi fil Islam). (Beirut: Dar al-Fikr. cet. al-Mubarrakfury. 1968). “al-Sharh al-Kabir” (Mesir. 4.1999). 1996). Arifin. Malikussaleh Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. (Loukseumawe: University Malikussaleh Press. 2005). ---$€£¥--- .ORG.A lslahi (1997). Pustaka Alvabet. 1374 H). Zainul. al-Jazairi. Abdurrahman. 1969. Fachry.364 Ekonomi Islam: Sejarah. Darul Falah. Pustaka AI-Kaustar. (Jakarta: LSPU Indonesia. Arifin. ‘Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional (1905-1942). Islam and Modern Economics Theories. alih bahasa Ibnu Sholah. (Delhi: Markazi Maktabah Jama’at-e Islami. 2005). Amin. Malikussaleh: Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. hlm. Muhammad Baqir. Jilid V. Masyhur. Anas. “Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim” (Jakarta. 47. Al-Qardawi. Poitik Bank Sentral: Posisi Gubernur Bank Indonesia dalam Mempertahankan Independensi. Fiqhuz-Zakah. (Lahore: 1969). Iqtisaduna. “Baitul Maal dalam Sistem Ekonomi Islam”. 1972). 7 Maret 2004. (Surabaya: Risalah Gusti. dikutip oleh A. Abdul Hadi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xix Ali. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. Yusuf. Majalah Politik Islam. 2005). Teori. Arifin. Maghfur Wachid. (As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu al-Mutsla). Muhammad Shiddiq. al-Maqdisi. AI-Muwatta (terj). Jakarta. (Yogyakarta: Al Amin Press.e-syariah. hadits No. (Jakarta: 2005). et. (Yogyakarta:Al Amin Press. 1996). v. 2005). (Louksemawe: University of Malikussaleh Press. Abdul Hadi. Islamic Publication. al-Khaththabi. hlm. 2001).al.

(tt). BMUI dan Takaful di Indonesia. Agustianto. “Semantic of Theory of Interest”. Syeikh Mahmud. dan aplikasi ekonomi syariah. Muhammad Abdul Aziz. Alfian. “10 Pilar Pengembangan Bank Syariah”. PT. (England: The Woking Mission & Literary Trust. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. 1972). Dar Al Fikr. baik di dunia Islam umumnya maupun di Indonesia. Meskipun begitu. mahasiswa. wa Ahkamuh. buku ini bukan untuk menggugat realita yang sedang terjadi namun mencoba untuk menggali kembali teori. Bagian Pertama yaitu Bab I Pendahuluan menguraikan secara umum tentang sistem ekonomi syariah dan merefleksikan gejala mulai bangkitnya wacana ekonomi Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Daftar Pustaka 363 || || Kata Pengantar --untuk Cetakan Kedua-i akhir zaman ini. maupun aplikasi ekonomi syariah yang sekarang mulai banyak dibahas berbagai kalangan. konsep. dalam www. 2002). Mahmud. (Dirasat fi al-Fikri al-Islami). Nizam al Islam al iqtisad. Economics of Islam: A Comparative Study. Potensi kekayaan umat Islam dunia yang luar biasa besar. pemangku kekuasaan. Bab II sampai Bab IV mencoba menengok ke belakang melihat sejarah penerapan ekonomi Islam mulai dari awalnya di zaman kenabian sampai saat Daftar Pustaka Buku/ Artikel al-Mubarak. prinsip-prinsip. Al –Muamalat Al-Haditsah. Muhammad Husain. “Uang di Mata Pemikir Ekonomi Islam”. azaz-azaz Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga Terkait. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sedjarah. Teuku Ibrahim. alih bahasa Zamroni. konsep. Sejak awal ditulis. buku ini masih terdiri atas 13 Bab dan dibagi dalam 4 (empat) Bagian yang akan menguraikan tentang sejarah. Abdurahman. Islam sebagai sebuah entitas keyakinan dan ajaran terurai atas bagian-bagian meskipun sebenarnya bagian-bagian dari Islam itu tidak bisa dipisah-pisahkan antara satu dengan yang lain dalam penerapan idealnya.edinar. Sebaliknya. h 29 dalam Warkum Sumitro. Juni 1967. Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam. Ekonomi Islam sebagai sebuah sistem sebenarnya merupakan salah satu bagian yang sangat signifikan dalam praktik keragamaan setiap muslim. Abdullah. Majid. Grafindo Persada. Jakarta. Agustianto. fakta menunjukkan bahwa praktik ekonomi umat Islam –bisa dikatakan—tidak mewakili gambaran ideal sebuah tujuan masyarakat Islam. M. Rawalpindi. D . Ahmad. Di samping itu. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.com. realitas menunjukkan bahwa bagianbagian dari Islam itu saat ini seperti 'berjalan' sendiri-sendiri. 1999). Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sejarah. Shabri H. banyak suntingan yang dilakukan untuk cetakan kedua ini mulai dari masalah bahasa sampai cara penulisan menurut standar penulisan ilmiah. esyariah. dalam www. faktanya tidak bisa menyejahterakan anak negeri Islam sendiri.xx Ekonomi Islam: Sejarah. (Beirut: 1972). banyak pula ditambahkan data-data baru terkait tema pembahasan menurut bab termasuk referensi-referensi baru yang relevan. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti.ORG. Alfian. (Jogyakarta: Gajah Mada University Press. Some Aspects of Constitution and the Economics of Islam. Teuku Ibrahim. i. (1996). 1973). ekonom. 1973). Muhammad. al-Halwi. Namun. Isa. 1967). Seperti pada cetakan pertama. Abd. Syeikh Nasir. dalam Serambi Indonesia online. Ahmad.. Islamic Studies. Teori. dan semua kalangan yang berminat akan studi ekonomi syariah –khususnya di Indonesia. (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah. Dipersembahkan kepada para pemerhati Islam. Ahmad. Ciaro. (Lahore: Muhammad Ashraf. cet. teori.

tempat tinggal. Penulis tetap menantikan saran dan kritik demi penyempurnaan isi buku ini. Bab VIII sampai dengan Bab X. Karena seringkali terjadi bias. Teori-teori ekonomi Islam dibahas pada Bagian Kedua yaitu Bab V. M. Lhokseumawe. kekurangan buku ini pasti tetaplah ada dan itu sepenuhnya menjadi tanggung jawab penulis. indikator utama keberhasilan pembangunan adalah pada sejauh mana tercukupinya segala kebutuhan manusianya dalam berbagai aspek. pakaian. seperti pernah terjadi di suatu daerah di Indonesia. ---$€£¥--- ini di Indonesia dan Aceh khususnya. Bab VI dan Bab VII sedangkan Bagian Ketiga. seperti makanan. yang secara statistik memiliki pendapatan per kapita tinggi tetapi pada saat yang sama jumlah desa miskinnya (desa IDT) termasuk paling banyak sehingga harus diberi subsidi pemerintah. Wallahu`alam bi ash-shawab. Bab XIII Kesimpulan yang berisi alasan bahwa ekonomi Islam akan menjadi sistem ekonomi alternatif baru bagi perekonomian dunia di masa mendatang (Toward The Next Economy).Si ---$€£¥--- . mendedah konsep-konsep ekonomi Islam. pendidikan. Penulis mengucapkan terima kasih kepada banyak pihak yang memberikan andil dalam penyusunan buku sederhana ini karena kontribusi yang telah diberikan. Bagian Keempat. Teori. kesehatan. dan lain-lain. Jadi tingginya pendapatan per kapita tidak akan berarti tanpa adanya jaminan keadilan dan pemerataan pendapatan. Amin. Demikianlah upaya penulis dalam menyusun buku ini. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kata Pengantar xxi adalah berorientasi kepada manusianya sehingga pembangunan manusia menempati posisi yang sangat sentral. Islam sangat menekankan pemerataan pendapatan dan keadilan ekonomim bagi masyarakat secara keseluruhan. Februari 2008 Prof. Bab XI dan Bab XII membahas penerapan atau implementasi ekonomi Islam di Indonesia.362 Ekonomi Islam: Sejarah. Semoga bermanfaat dan berguna bagi seluruh umat. Meskipun sudah semaksimal mungkin penyempurnaan dilakukan. Abdul Hadi Arifin. Karena itu.

Indikator-indikator pembangunan dalam proses pembangunan kita dewasa ini yang digunakan terkait dengan saving. pendapatan per kapita. Tetapi pengalaman selama lebih dari setengah abad pembangunan menunjukkan ternyata perbedaan income antara negara-negara maju dan berkembang justru semakin tinggi. Tidak pernah ada sejarahnya suatu negara maju karena utang luar negeri. Pembangunan pun harus memperhatikan sumberdaya lokal yang ada termasuk budaya dan tradisi sosial. Ini merupakan akibat propaganda para ekonom barat berdasarkan pada teori yang kini dikenal sebagai vicious circle theory. Porsi bantuan luar negeri dalam skema pembangunan negara berkembang sangat signifikan. infrastruktur yang dibangun. struktur permodalan. Kemudian masalah lain yang sering dihadapi terutama bagi negaranegara berkembang adalah masalah bantuan luar negeri. Mereka memberikan pinjaman dengan sejumlah bunga yang nantinya harus dibayarkan kembali oleh negara penerima. Karena itu segala upaya untuk melepaskan diri dari ketergantungan bantuan luar negeri harus mendapat dukungan dan sokongan penuh seluruh komponen bangsa. dan lain-lain. Umumnya model pembangunan yang dijadikan ukuran adalah model yang dikembangkan oleh negara-negara industri maju yang menekankan pada peningkatan stok barang fisik dan jasa bagi masyarakat secara keseluruhan sekaligus meningkatkan saham per kapita atas keseluruhan barang dan jasa.Kesimpulan: Toward The Next Economy 361 Hasilnya kemungkinan terjadi wage-push inflation dapat diminimumkan. Indonesia adalah contoh nyata negara yang terkena perangkap utang luar negeri. Problematika pembangunan ekonomi terjadi di hampir seluruh negara berkembang meskipun masing-masing memiliki komitmen yang kuat untuk mencapai pembangunan ekonomi. Karena itu. Islam menekankan bahwa pendekatan pembangunan tidaklah bersifat material semata tetapi juga mengandung nilai-nilai moral di dalamnya. justru fokus utama pembangunan . Sayangnya ternyata dari keseluruhan indikatorindikator itu tidak memberikan perhatian yang utuh terhadap aspek manusianya. Justru bantuan luar negeri ini tidak lebih dari perangkap negara-negara maju yang berperan sebagai rentenir kelas kakap dan bertujuan untuk memaksimalkan keuntungan mereka dari sumberdaya keuangan negara-negara berkembang. Kemudian Islam juga menekankan pentingnya prinsip keadilan dalam ekonomi di mana tidak boleh ada penumpukan aset dan modal di tangan segelintir kelompok saja sehingga perlu adanya jaminan mengalirnya kekayaan dari kelompok kaya kepada kelompok miskin. GNP. barang-barang yang diimpor. Pendekatan pembangunan ala barat yang cenderung materialistis telah mendorong eksploitasi sumberdaya alam tanpa kendali sehingga menimbulkan kerusakan alam yang mengancam pada kelangsungan hidup di masa depan. Dalam pandangan Islam.

zakat sebagai sebuah institusi keuangan. manusia telah dihadapkan pada persoalan bagaimana memelihara. bertikai. Kemudian yang kedua. persoalan ekonomi adalah gejala kehidupan manusia yang universal sifatnya. dunia menghadapi masalah antara lain inflasi dan unemployment (pengangguran). hlm. sektor produksi dalam perekonomian diorganisir berdasarkan basis profit-sharing atau bagi hasil sehingga tenaga kerja memiliki andil dan saham dalam suatu industri. Sebagaimana hukum gravitasi bumi telah berlaku sejak bumi ini diciptakan. Pertama. Islam mengajarkan pola hidup sederhana yang berbeda dengan pola konsumerisme ala barat sehingga pola ini dapat pula mendorong tetap terkendalikannya inflasi. benih-benih untuk lahirnya sebuah ilmu ekonomi sesungguhnya telah tersebar dan tercecer di mana-mana sesuai dengan Ahmad M. 1 D . Teori. Sejauh ini belum ada resep yang berhasil mengatasi masalah ini termasuk kebijakan manajemen defisit fiskal. yaitu adanya bunga pada kapital yang memperlambat investasi sehingga mempersempit kesempatan kerja yang berakibat pada munculnya pengangguran. (Jakarta: LIPPM. Sejak kemunculannya pertama kali di muka bumi. Tetapi ilmu ekonomi. penyebab utama inflasi adalah bunga itu sendiri yang telah menjadi bagian dari biaya produksi sehingga akhirnya menjadi bagian dari harga produk yang dijual. Mula-mula sebagai individu seorang diri. Dan yang kelima. mempertahankan dan menyambung kehidupannya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 1 Problematika sejak tahun 1960-an. Bagi pemerintah. pengendalian supply uang. Keempat. incomes policy. Tetapi pengalaman menunjukkan kenyataan yang membingungkan para ekonom. xi. Mulamula cukup dengan sekedar memungut hasil alam untuk memenuhi kebutuhan pangannya. penghapusan bunga akan menurunkan tingkat harga yang ada. Lalu manusia mesti bekerja keras. yakni mempertahankan dan menyambung kehidupan inderawi. dan lain-lain. Untuk meyelesaikan masalah tersebut dalam pandangan ajaran Islam adalah dengan mengeliminir bunga pada kapital dalam berbagai bentuk dan mendorong investasi meningkat hingga mencapai level yang paling maksimum. kebijakan defisit financing tidak akan muncul menjadi kebijakan yang diinginkan melainkan kebijakan balanced budget yang lebih mendekati etos Islam sehingga akan mengarahkan pada pengembangan institusi yang mampu menyediakan pendanaan bebas bunga.1 Maka dari itu. Masalah ini tidak akan terjadi jika asumsi perfect competition benar-benar terjadi. dan bahkan berperang untuk alasan klasik yang tak pernah usang. pembiayaan bagi pemenuhan kebutuhan hidup melalui zakat ini lebih baik daripada melalui deficit financing. manusia berkembang biak dan bertambah banyak. Saefuddin.360 Ekonomi Islam: Sejarah. Kemudian dari sudut pandang Islam. Hal ini pun menjadi elemen yang mampu mereduksi level harga. dipercaya bahwa keduanya memiliki hubungan yang berlawanan. meskipun baru bermilyar tahun kemudian Isaac Newton menemukannya atau lebih tepat merumuskannya. dan memanjat pohon untuk berlindung dari ancaman binatang serta bahaya alami lainnya. Waktu beredar. Pemikiran Ekonomi Islam. Jika inflasi bisa dikendalikan di satu sisi maka di sisi lain pengangguran akan meningkat. Hal ini dikarenakan upayaupaya penyelesaian tersebut belum menyentuh akar permasalahan yang sebenarnya. Bagian Satu | BAB 1 | Pendahuluan isiplin ilmu ekonomi lahir sebagai sebuah disiplin ilmiah jauh berabad-abad lamanya setelah aktivitas dan persoalan ekonomi itu sendiri muncul dalam kehidupan manusia. dioptimalkan perannya dalam memberikan bantuan dan dukungan bagi masyarakat yang membutuhkan. bersaing. Ketiga. 1986). Islam juga memiliki concern khusus terhadap masalah itu. penurunan suku bunga hingga nol persen akan mendorong peningkatan investasi dan meningkatkan supply barang dan jasa. Begitu pula halnya dengan inflasi. “Pengantar”. lalu bekerjasama sebagai anggota kelompok manusia yang makin lama makin berkembang jumlahnya. dalam Muhammad Nejatullah Siddiqi. baru dikenal oleh manusia ketika tahap perkembangan peradaban tertentu telah tercapai dalam kehidupan manusia. dalam konsep Islam. Tetapi pada kenyataannya struktur pasar yang terjadi tidaklah bersifat persaingan sempurna sehingga produsen mampu mempengaruhi harga produk yang dijualnya yang secara otomatis struktur harga tersebut dipengaruhi tingkat suku bunga dan menyebabkan terjadinya inflasi. manipulasi nilai tukar. Pada mulanya. Kegiatan ekonomi memang merupakan aktivitas yang boleh dikatakan sama tuanya dengan keberadaan manusia di muka bumi ini. Dengan demikian.

dan makin berkembang dengan penemuan-penemuan Smith pada suatu masa dalam sejarahnya telah melahirkan "anak haram"nya yang kemudian memberontak. Heilbroner. benihbenih pengetahuan ekonomi memperoleh tempat yang subur untuk berkembang oleh serangkaian proses pemikiran. ekonomi neo-klasik sebagai sebuah disiplin. Meskipun benih 2 Meskipun demikian ternyata tidak semua tempat dapat menjadi lingkungan yang kondusif bagi tumbuhnya "bayi" ilmu ekonomi atau ilmu ekonomi embrionik. dan Ibn Khaldun yang wafat 1375 M. yakni sistem ekonomi kapitalis. Karena itu." | BAB 13 | Kesimpulan: Toward The Next Economy … eperti kata Anthony Gidden. Tokoh-tokoh Besar Pemikir Ekonomi. kondisi perekonomian dunia dewasa ini berada dalam ketidakseimbangan. yang dimunculkan oleh Al Farabi (wafat 950 M). ternyata teori Smith-lah yang sampai kini mendasari perkembangan ilmu ekonomi liberal yang melahirkan sistem ekonomi kapitalis. 2 Lingkungan kondusif bagi perkembangan "bayi" ilmu ekonomi yang kini telah tumbuh dan menyebar di dunia adalah masyarakat Barat pada abad pertengahan. menyimpan. Kemudian yang kedua. Tercipta gap dan kesenjangan yang luar biasa di antara negara-negara yang ada. S Tetapi meskipun telah begitu banyak mengalami perubahan. Perancis. Bandung: Mizan. Kita berbicara bukan kepada rasa kemanusiaan mereka. Dengan ketajaman dan kekuatan nalar. pengamatan dan penulisan buku-buku ilmiah dari pemikir-pemikir ekonomi besar. maupun menginvestasikan sumberdaya ekonomi yang ada.2 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori. Teori Smith tentang sistem pasar telah memunculkan masalah-masalah ekonomi baru yang belum pernah ditemui sebelumnya tetapi justru menjadi bahan analisa bagi terbentuknya sebuah tubuh ilmu yang makin utuh. tidak mampu memainkan peran aktif dalam mengarahkan perilaku manusia dalam berbagai kejadian ekonomi. kekayaan gagasan serta keyakinan seorang filsuf pada jamannya. Dasar analisanya semata-mata objektif. Untuk itu.Lihat:Syed Nawab Haider Nagvi. Jika kondisi ini terus bertahan maka profil masa depan perekonomian dunia tidak akan pernah menampakkan secercah harapan perbaikan. melainkan tentang keuntungan-keuntungan mereka. dibutuhkan adanya perubahan paradigma yang bersifat fundamental dalam membangun perekonomian. Dan kapitalisme yang telah mulai berjangkit sejak revolusi Industri. Smith melihat dibalik gejala yang menjadi pusat perhatiannya. Adam Smith adalah salah seorang pemikir terkemuka yang telah membidani kelahiran ilmu ekonomi tersebut dengan tulisannya yang monumental pada tahun 1776. Etika dim Ilmu Ekonomi. beberapa postulat dasar dari teori ekonomi neo-klasik seperti sifat egois individu. pikiran. Hal ini disebabkan antara lain: pertama. free enterprise yang tanpa aturan. maupun kebebasan yang bersifat absolut dalam mencari. Tusi (wafat 1274 M). (Jakarta: Rajawali Press. Apa yang dituliskan oleh Smith dalam bukunya tersebut sesungguhnya merupakan gambaran. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Kesimpulan: Toward The Next Economy 359 penyebaran tempat hidup manusia. "Inquiry into the Nature and Causes of the Wealth of Nations". kupasan dan sekaligus ramalan tentang kehidupan ekonomi pada jamannya. khususnya Inggris. tukang pembuat bir atau tukang roti kita dapat makan siang. akan tetapi karena mereka memperhatikan kepentingan pribadi mereka. . Karena itu dibutuhkan komprehensivitas penyelesaian problematika yang ada melalui pendekatan yang tepat. Di sinilah peluang sistem ekonomi Islam untuk memainkan perannya dalam membangun masa depan perekonomian yang lebih baik. suatu yang kemudian disebutnya sebagai hukum-hukum sistem pasar. Di dalam masyarakat Barat (Eropa. 1985 3 Lihat Robert L. analisa dan teori-teorinya yang tertuang secara detail dalam bukunya tersebut mendasari lahirnya sebuah sistem ekonomi yang sampai kini berlaku. kemerdekaan atau kebebasan konsumen. justru menjadi instrumen-instrumen yang menciptakan permasalahan ekonomi dunia saat ini. Smith tidak percaya pada dorongan subjektif yang ikhlas yang mendasari tindakan ekonomi seseorang ketika ia menulis: "Bukan berkat kemurahan hati tukang daging. Jerman dan sekitarnya). dan janganlah sekali-kali berbicara tentang keperluan3 keperluan kita. 1982). melainkan kepada cinta mereka kepada diri mereka sendiri. penulis mencoba menawarkan beberapa gagasan penyelesaian beberapa permasalahan ekonomi kontemporer melalui pendekatan ekonomi Islam dalam diskusi singkat di bawah ini. Pandangan. Ide-ide neo-klasikal ekonomi menunjukkan ketidakmampuannya dalam mengatasi berbagai gelombang problematika ekonomi yang sangat dahsyat. Muncul ketidakadilan dan ketidakseimbangan dalam penguasaan aset-aset ekonomi dan kekayaan.

ditemukan kekhasannya dan ditingkatkan nilai kebenarannya di atas ketiga landasan filsafatnya tersebut. Karl Marx. Pengetahuan tentang ekonomi kini telah mencapai taraf perkembangan sebagai sebuah disiplin tersendiri dan termasuk dalam kelompok disiplin ilmu-ilmu sosial. budaya maupun agama memiliki tiga kerangka landasan filsafat yang mendasari bangunan sistemnya. Kapitalisme memang tidak segera mati seperti diramalkan oleh Marx. penyaluran dan simpanan dari masyarakat dibatasi oleh prinsip dasar.5 Sebagaimana uraian di muka. menulis tentang kapitalisme.358 Ekonomi Islam: Sejarah. Timbul. ekonomi memang salah satu gejala sosial dan tiap studi tentang suatu persoalan sosial betapapun terbatas ruang lingkupnya 4 5 Ahmad M. tumbuh dan berkembangnya ilmu dimulai dari pengetahuan yang makin dapat disistematisir. . tanpa memandang halal-haram bisnis tersebut. minuman yang diharamkan. Menurut Gunnard Myrdal. sesungguhnya tidak lagi diikuti secara murni ajaran-ajarannya. "anak haram" yang memberontak dalam wujud komunisme itu dapat muncul setelah kapitalisme merajalela di mana-mana menimbulkan penderitaan dan kesengsaraan pada masyarakat buruh yang diperas dan dihisap. mengupas dan kemudian meramalkan keruntuhan sistem tersebut dalam bukunya "Das Kapital". Cit. si bidan yang di"nabi"-kan oleh pengikutnya pada masamasa selanjutnya. Dan tiap disiplin ilmu pengetahuan. yakni kapitalisme dan sosialisme. Dewasa ini pertarungan masih dengan sengit terjadi antara kedua paham tersebut dalam skala dan gelanggang yang tidak tanggung-tanggung luasnya. seni. Saefuddin.4 Baik Adam Smith maupun Karl Marx. perjudian. Sedangkan di bank syariah. Ilmu ekonomi yang kini berlaku dan terus mengalami perkembangan di sebagian besar negara-negara di dunia adalah ilmu ekonomi yang bersumber dari dua sistem ajaran tersebut. yaitu prinsip syariah Artinya bahwa pemberian pinjaman tidak boleh ke bisnis yang haram seperti. Ilmu adalah salah satu jenis pengetahuan yang memiliki ciri-ciri tertentu dalam tiga landasannya tersebut. Tetapi dalam berbagai ranting dan cabang pemikiran yang diturunkan dari padanya masih dapat ditemui dasar-dasar ajaran kedua tokoh tersebut. yakni landasan ontologis berkaitan dengan persoalan tentang objek atau hakekat pengetahuan bersangkutan. Ibid. Teori. Op. Bergantung pada isi dari ketiga kerangka landasan tersebut maka pengetahuan kemudian dibedabedakan menurut jenisnya. Berbeda dengan jenis pengetahuan yang lain. ilmu relatif paling jelas dan ketat dalam pembatasan ciri-cirinya hingga sering juga disebut sebagai disiplin. tetapi pemikiran Marx sendiri tentang komunisme memunculkan kekuatan baru yang tidak kalah besarnya. pornografi dan bisnis lain yang tidak sesuai dengan syariah. landasan epistemologis mempersoalkan tentang cara memperolehnya atau metodologi dan landasan aksiologis membicarakan guna pengetahuan bersangkutan. ---$€£¥--- nilai-nilai filsafatnya berasal dari masa pemunculan yang sezaman. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 3 Perbedaan ketiga adalah sasaran kredit/ pembiayaan. Para penabung di bank konvensional tidak sadar uang yang ditabung dipinjamkan untuk berbagai bisnis. filsafat merupakan orientasi dasar ilmu ekonomi.

maka dapat dikatakan bahwa bank mendapatkan keuntungan. Dalam hal ini ilmu ekonomi sesungguhnya tidak bersendiri. Perbedaan antara keduanya disebut spread yang menandakan apakah perusahaan tersebut untung atau rugi. tetapi bersama-sama dengan ilmu-ilmu sosial yang lain memiliki kelemahan-kelemahan dalam keberlakuan teori-teorinya untuk masyarakat bukan Barat. Karena bentuk keuntungan bank syariah sudah disepakati di depan. Dan Menurut Myrdal. Artinya. Pada bank konvensional. artinya dana yang diterima bank disalurkan kepada pembiayaan. Dengan demikian. tabungan maupun deposito. institut dan akademi di Indonesia. melainkan menggunakan prinsip jual-beli. Dengan kata lain. terdapat beberapa perbedaan mendasar di antara keduanya.6 Secara ontologis misalnya patut dipertanyakan dasar asumsi yang digunakan dalam ilmu ekonomi liberal bahwa manusia adalah binatang ekonomi (homoeconomicus) yang akan senantiasa berusaha mengejar keuntungan sebesar-besarnya dengan korbanan yang seminimum mungkin. Pada bank syariah. Tentunya masih banyak lagi prinsip-prinsip perbankan syariah. Universalitas teori-teori ekonomi yang kini diterapkan perlu dipertanyakan mengingat setiap kelompok masyarakat memiliki karakteristiknya sendiri. Schumacher dalam tulisannya "Small is Beautiful. universitas. Dengan cara seperti ini maka pengembangan teori ilmu-ilmu sosial akan senantiasa berjalan menurut garis besar jalan yang telah dibentangkan oleh teori-teori besar sebelumnya. Perbedaan pertama terletak pada akadnya. menabung di bank syariah de-ngan yang belaku di bank konvensional hampir tidak ada perbedaan. Ilmu ekonomi sebagaimana kini diajarkan di sekolah. ilmu ekonomi tersebut perlu dipugar kembali. 1982 6 Dalam sistem bank syariah. tidak pernah ada dan untuk alasan-alasan yang logis tidak akan pernah ada. Dan bahwa manusia pada dasarnya adalah egois. Sependapat dengan Myrdal ialah Eugene Lovell dalam bukunya "Humanomics". Bank konvensional menggunakan konsep biaya (cost concept) untuk menghitung keuntungan. Dalam hal ini. semua transaksi itu harus mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku pada akad-akad muamalah syariah. Jakarta: LP3ES. maka pada saat menjual kepada Anda. untuk bank dan untuk nasabah. Objektivitas Penelitian Sosial. maka nilai cicilan yang harus Anda bayarkan relatif lebih tetap. yang diistilahkan dengan Murabahah. tentu saja produk seperti ini juga tersedia. berdasarkan perjanjian pembagian keuntungan di muka. Begitu juga secara epistemologis perlu ditinjau teori-teori ekonomi yang dikembangkan berdasar logika dan fakta empiris dari suatu bagian masyarakat manusia tertentu yang memiliki nilai-nilai perilaku sosial tersendiri. harganya sedikit lebih mahal. Sebaliknya juga benar. Namun bentuknya bukan kredit. Lihat Gunnard Myrdal. misalnya wadi’ah. sebagai bentuk keuntungan buat bank syariah. berdasarkan perjanjian titipan. Hubungan saling terkait tersebut dicoba dirumuskan berdasarkan kerangka pemikiran tertentu yang tersusun dari teori-teori dan konsep-konsep sebelumnya. Suatu ilmu sosial yang "tidak memihak". Oleh karena itu bank harus “menjual” kepada nasabah lain (peminjam) dengan biaya bunga yang lebih tinggi. baik giro. Juga Marshall (teori ekonomi makro). Teori ilmu sosial termasuk ilmu ekonomi dikembangkan dari penangkapan terhadap hubungan saling terkait dibalik timbulnya gejala-gejala sosial yang diamati. Perbedaan kedua terdapat pada imbalan yang diberikan. bunga yang dijanjikan di muka kepada nasabah penabung merupakan ongkos atau biaya yang harus dibayar oleh bank. selalu mementingkan dirinya sendiri. ditentukan oleh etika. bank syariah akan membeli mobil yang Anda inginkan terlebih dahulu. epistemologis dan aksiologis. adalah ekonomi yang sarat memuat nilai-nilai kultur Barat. Tapi. Hal ini karena. . Economics as if People Matered". semua transaksi harus berdasarkan akad yang dibenarkan oleh syariah. karena dalam produk giro. transaksi pembukaan rekening. menjanjikan imbalan dengan tingkat bunga tetap terhadap uang yang disetor. Sedangkan konsep dan teori-teori yang digunakan memiliki basis pijakan di dunia empiris yang betapapun juga mengandung kekhususan-kekhususan tertentu hingga tak dapat dihilangkan sama sekali dalam generalisasinya. kemudian menjualnya lagi kepada Anda. Perbedaan Bank Syariah Sepintas bila dilihat secara teknis. yang kami uraikan di atas merupakan prinsip-prinsip dasar yang umum dikenal di perbankan syariah. Penyusunan teori dan konsep tersebut berjalan menurut logika berfikir tertentu yang secara asumtif telah memuat nilai-nilai yang tidak netral lagi. tabungan maupun deposito.4 Ekonomi Islam: Sejarah. Inilah yang tampaknya oleh Myrdal dinamakan/disebut sebagai "pemihakan ilmu-ilmu sosial" yang tak terhindarkan. Hanya dengan cara seperti itu benar-benar akan dapat dibebaskan ilmu ekonomi dari pengaruh nilai-nilai yang hendak ditanamkan. Teori. baik di bank syariah maupun bank konvensional diharuskan mengikuti aturan teknis perbankan secara umum. Keuntungan yang didapat dari pembiayaan tersebut dibagi dua. di mana beban bunga yang dibebankan kepada peminjam lebih tinggi dari bunga yang diberikan kepada penabung. dan juga diterapkan dalam sistem perekonomian nasional serta dicoba untuk dikembangkan oleh para ahlinya.Sedangkan bank syariah menggunakan pendekatan profit sharing. namun prinsip titipan ini tidak sesuai dengan aturan syariah. Kebaikan yang dapat timbul pada tindakannya adalah sematamata demi atau untuk menjaga kepentingan dirinya sendiri dan bukan oleh dorongan nilai moral dan sebagainya. Baik secara ontologis. Bila spreadnya positif. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 357 memang dan harus ditentukan oleh penilaian-penilaian. karena bank syariah menalanginya dulu. Akan tetapi bila diamati lebih dalam.F. Juga E.

Di sektor perbankan. Prinsip Al-Murabahah Dalam sistem ini. terkandung apa yang biasa disebut di bank konvensional sebagai sarana pembiayaan. Para pihak yang bekerja sama memberikan kontribusi modal. Selanjutnya. Al-Musyarakah Dalam sistem ini terjadi kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu. Inti dari pola ini adalah. Demikianlah hingga tak heran jika dewasa ini kita makin banyak menyaksikan bergeser dan berpadunya nilai-nilai kehidupan bangsa kita. dan filsafat sosialisme/marxisme berazas kepada konsep pertarungan kelas. pembiayaan seperti ini mirip dengan kredit modal kerja. Dalam praktiknya. bila Anda memiliki usaha dan ingin mendapatkan tambahan modal. Yakni filsafat ekonomi kapitalisme berazas laissez faire (bebas. gaya hidup hedonistik. Penjual dalam hal ini harus memberi tahu harga produk yang ia beli dan menentukan suatu tingkat keuntungan sebagai tambahan. misalnya 60 persen untuk nasabah dan 40 persen untuk bank.356 Ekonomi Islam: Sejarah. Dalam sistem ini.2 juta.30 juta diperoleh pendapatan Rp. Teori. yang ramah dan jujur. materialisme. nisbah untuk tabungan berkisar 55 –56 persen dari hasil investasi yang dilakukan oleh bank. musyawarah. Porsi bank syariah akan diberlakukan sebagai penyertaan dengan pembagian keuntungan yang disepakati bersama. Dalam bank konvensional. Akhirnya muncullah budaya permissive. Misalkan Anda membutuhkan kredit untuk pembelian mobil. sistem ekonomi bukan satu-satunya sumber dan 7 Lihat Qur’an. Misalkan. pemilik dana tidak mendapatkan bunga seperti halnya di bank konvensional. Pola kehidupan kapitalis adalah wujud dari sistem kehidupan ekonomi kita sekarang ini. bila seorang pedagang membutuhkan modal untuk berdagang maka dapat mengajukan permohonan untuk pembiayaan bagi hasil seperti al-mudharabah." Maka dari itu jika tinjauan dilakukan dalam kerangka aksiologis. alasan untuk mempertanyakan ilmu ekonomi kini menjadi makin relevan. terjadi jual beli suatu barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang nilainya disepakati kedua belah pihak. liberal). jelas tidak bisa dipisahkan dari tujuan pengembangannya demi kepentingan nilai-nilai filsafat Adam Smith dan Karl Marx. sebut saja Rp. al-mudharabah. Secara konkret. Kita dan masyarakat akan digiring kepada pola kehidupan dari mana ilmu ekonomi tersebut memperoleh sumber dan daya hidupnya. konsumerisme dan bahkan sekularisme yang banyak dibawa dan timbul dari proses interaksi dengan pola-pola kehidupan baru dan asing. Sedangkan filsafat ekonomi Islam berazas kepada konsep tauhid. Anda bisa menggunakan produk al-musyarakah ini. Arus kehidupan telah mengikis nilai-nilai gotong-royong. Jika masingmasing sistem tersebut sampai kini pun memperoleh pendukung dan pejuangpejuangnya. Surah 39: 38. kitapun menyaksikan makin berjangkitnya nilai-nilai individualisme. Memang. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 5 diterapkan pada: tabungan dan deposito.5 juta/bulan. Sedangkan pada sisi pembiayaan. dari modal Rp. bank syariah dan Anda secara bersama-sama memberikan kontribusi modal yang kemudian digunakan untuk menjalankan usaha. Dengan menempatkan dana dalam prinsip al-mudharabah. bagaimana dan betapa akibat-akibat yang dapat ditimbulkan dari penerapan ilmu ekonomi yang selama ini diajarkan di sebagian besar lembaga-lembaga pendidikan tinggi kita. Kenneth E. kerukunan dan kebersamaan serta religius yang selama berabad-abad menjadi permata kebudayaan bangsa kita. diterapkan untuk: pembiayaan modal kerja. Sedangkan dalam sisi pembiayaan. Boulding dalam bukunya "Toward the Development of a Cultural Economics" mengatakan "mengapa ilmu ekonomi dewasa ini kehilangan artikulturalnya. Caranya dengan menghitung terlebih dahulu perkiraan pendapatan yang akan diperoleh oleh nasabah dari proyek tersebut. tolong-menolong. melainkan nisbah bagian keuntungan. sehingga berubah menjadi disiplin abstrak yang hampa budaya. Akibat dan pengaruh-pengaruhnya telah makin deras merembes kepada bidang-bidang kehidupan lain. angka tersebut kira-kira setara dengan 11-12 persen. Bertukar dan bertambah dengan nilai-nilai kehidupan baru yang asing dan dalam beberapa hal sesungguhnya banyak bertentangan dengan nilai-nilai sebelumnya. Dalam bank konvensional Anda akan dikenakan bunga dan Anda diharuskan membayar cicilan bulanan selama waktu tertentu. Dalam hal bank konvensional. Lahirnya sistem kehidupan kapitalis di satu pihak dan sistem sosialis di pihak lain merupakan bukti tak terbantah tentang akibat penerangan ilmu ekonomi tersebut dalam kehidupan sosial. Dari pendapatan tersebut harus disisihkan terlebih dahulu untuk tabungan pengembalian modal. Ilmu ekonomi kapitalis maupun sosialis marxis. selebihnya dibagi antara bank dengan nasabah dengan kesepakatan di muka. kemiskinan ditengah kemakmuran dan lain-lain yang bertentangan dengan nilai kemanusiaan atau nilai agama. suku bunga yang berlaku mungkin saja berubah. maka kepentingan apa-lagikah yang lebih masuk akal untuk diterima selain daripada untuk menjaga nilai-nilai filsafat sistem tersebut.7 Memperhatikan uraian sebelumnya jelas dapat diungkap apa. . Keuntungan ataupun risiko usaha tersebut akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan.

Kita mengenal konsep koperasi sebagai alternatif lembaga ekonomi yang diharapkan dapat menggantikan pola kapitalis yang mengandung benih pertentangan antara kelas majikan dan kelas buruh dalam perusahaan. medio 1997. di mana bank sebagai penerima simpanan dapat memanfaatkan prinsip ini yang dalam bank konvensional dikenal dengan produk giro. berpijak pada dan berlaku bagi masyarakat. padahal manusialah yang seharusnya mengendalikan tingkah laku ekonomi. Penentuan persentasi bagi hasil dilakukan di awal pengambilan pinjaman. tetapi betul-betul merupakan kebijakan bank. yang harus dijaga dan dikembalikan kapan saja si penitip menghendakinya. tetapi apabila ilmu ekonomi yang digunakan tetap ilmu ekonomi liberal-kapitalistik. dan segala bentuk kemelaratan serta kemiskinan. Dalam dunia perbankan yang semakin kompetitif. maka pengelola harus bertanggung jawab atas kerugian tersebut. Teori. Dengan perkataan lain. ekonomi demikian efektif dan dominannya mempengaruhi sistem kehidupan masyarakat. koperasi tidak menyembuhkan sumber penyakitnya tetapi sekedar mengurangi efek sakit dari penyakit yang timbul. Pada sisi penghimpunan dana. Tetapi sejarah dan kenyataan selama ini membuktikan bahwa kemampuan konsep koperasipun sangat terbatas dalam membendung pengaruh paham kapitalis dan sosialis yang tidak kita kehendaki. sistem syariah telah memberikan manfaat bagi banyak kalangan. ketimpangan. Seandainya kerugian itu diakibatkan karena kecurangan atau kelalian si pengelola. Para pengusaha tersebut tidak perlu membayar bunga sampai puluhan persen. Syariah itu sendiri hanyalah sebuah prinsip atau sistem yang sesuai dengan aturan atau ajaran Islam. sedangkan pihak lain menjadi pengelola. sedangkan apabila rugi. Hal ini dilakukan dalam upaya merangsang semangat masya-rakat dalam menabung dan sekaligus sebagai indikator kesehatan bank. kita perlu membangun dasar-dasar ontologis. Tentunya Anda ingat. Prinsip titipan atau simpanan—Al-Wadi’ah Al-wadi’ah dapat diartikan sebagai titipan murni dari satu pihak ke pihak yang lain. semua keuntungan yang dihasilkan dari dana titipan tersebut menjadi milik bank (demikian pula sebaliknya). Jika dasar-dasar tersebut telah dapat kita letakkan. khususnya dalam sistem perekonomian nasional? Jawabannya akan banyak bergantung dari kemampuan kita untuk menjabarkan nilai-nilai tersebut. Upaya-upaya membendung pengaruh yang tak dikehendakipun bukannya tak ada. al-mudharabah . barulah kemudian dalam. Sebabnya cukup jelas. tidak saja dalam pembentukan lembaga-lembaga ekonomi yang secara formal mengangkat nilai-nilai tersebut sebagai norma-norma yang pasif dan mati. Tapi. Sehingga wajah bangsa kita tampak bopeng karena ketidak adilan. dan juga fasilitas-fasilitas giro lain. si penyimpan mendapat jaminan keamanan terhadap hartanya.di mana pihak pertama menyediakan seluruh (100 persen) modal. Pemberian bonus tidak dilarang dengan catatan tidak disyaratkan sebelumnya dan jumlahnya tidak ditetapkan dalam nominal atau persentasi secara advance. Dan demikianpun apabila kita tengok norma-norma kehidupan ekonomi kita yang tertuang dalam pasal 33 UUD 1945. Pola transaksi mudharabah. insentif atau bonus dapat diberikan dan hal ini menjadi kebijakan dari bank bersangkutan. tetapi di antara bidang-bidang kehidupan lain.Aplikasinya dalam produk perbankan. pada saat itu.6 Ekonomi Islam: Sejarah. Pancasila. atau lebih utuh tercermin dalam nilai-nilai dasar negara. Keuntungan usaha secara mudharabah dibagi menurut kesepakatan yang dituangkan dalam kontrak. Sebagai imbalan. Ketika krisis moneter melanda Indonesia. biasanya diterapkan pada produk-produk pembiayaan dan pendanaan. epistemologis dan aksiologis di atas mana ilmu ekonomi bangsa kita sendiri akan kita bangun dengan berlandaskan nilai-nilai kultur masyarakat yang 90 persennya beragama Islam. ditanggung oleh pemilik modal selama kerugian tersebut bukan akibat kelalaian di pengelola. Tetapi bagaimana menjadikan nilai-nilai dan norma-norma kehidupan bangsa kita tersebut dapat betul-betul tertanam dan teraktualisir dalam kehidupan negara dan masyarakat kita. Akibatnya. Prinsip bagi hasil (Profit-sharing) Al-Mudharabah Secara teknis. Seolah-olah faktor ekonomilah yang membentuk karakter manusia. Siapa saja dapat memanfaatkan jasa keuangan bank syariah. proses selanjutnya kita coba untuk menemukan. kerakusan. merumuskan dan mengembangkan teori-teori ekonomi yang bersumber dari. fenomena ini tidak berlaku bagi pelaku usaha yang menggunakan dana dari bank syariah. Kesemua nilai dan norma tersebut jelas tidak sejalan dan bahkan bertentangan dengan nilai kontemporer yang ditawarkan dari sistem kehidupan liberal-kapitalistik ataupun marxis-komunistik. mereka cukup berbagi hasil dengan bank syariah. al-mudharabah adalah akad kerja sama usaha antara dua pihak. banyak dari kalangan usaha yang tidak mampu membayar. baik individu maupun badan hukum. yakni oleh karena ibarat obat. Betapapun besarnya peran koperasi di masa mendatang dalam perekonomian kita. tetapi lebih penting dari usaha itu adalah menjadikan nilai-nilai tersebut sebagai dasar asumtif dari filsafat ilmu ekonomi yang perlu digali dari bumi dan masyarakat bangsa sendiri. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 355 penyebab dari perubahan yang demikian. orang atau Universal. Sebagai konsekuensi. suku bunga pinjaman melambung tinggi hingga puluhan persen. kita masih akan tetap digiring kepada pola kehidupan yang mengandung nilai-nilai filsafat liberalisme.

Dan ditambah satu lagi.9 Prinsip jual beli al murabahah ini dilandasakan pada sabda Rasulullah: “Tiga hal yang di dalamnya terdapat keberkahan. dan tidak mengenal perubahan harga selama waktu pencicilan sesuai akad yang telah disepakati. atau. Anda salah besar bila beranggapan seperti itu. 2004). hlm. Muhammad Abdul Mannan mendefisinikan ekonomi Islam sebagai upaya untuk mengoptimalkan nilai Islam dalam kehidupan ekonomi masyarakat. Kredit ini merupakan suatu kredit syariah yang bersifat kredit konsumtif.Anda tentu pernah mendengar istilah bank syariah. ra. Bahkan boleh jadi.M. hlm. harus ada) diharuskan untuk menjaga dan memeliharanya. muqarradhah (nama lain dari mudharabah) dan ketiga. hlm.10 8 Muhammad Abdul Mannan. produk keuangan berprinsip syariah baru dikenal beberapa tahun yang lalu dan masih sangat terbatas. Zainul Arifin. 9 8 The Glory of the Past dalam Ekonomi Islam Islam adalah suatu sistem kehidupan yang sangat universal dan komprehensif dan integral.354 Ekonomi Islam: Sejarah. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. hakekat ekonomi Islam itu sendiri merupakan ilmu yang dihasilkan dari sebuah upaya manusia keluar dari persoalan ekonomi dengan kebenaran alQur’an dan Hadits. kebudayaan dan peradaban. Sebelum melangkah lebih jauh lagi. Pustaka AlVabet. Hadits Nabi-nya”. Dimulai dari sektor perbankan. Kemudian pihak bank membelinya dengan tunai kepada pihak developer dan dijualnya secara kredit kepada nasabah dengan keuntungan dan jangka waktu yang telah ditetapkan. Di Indonesia salahsatu bank yang mengeluarkan kredit pemilikan rumah secara syariah ialah Bank Tabungan Nasional Divisi Syariah. termasuk di dalamnya berkenaan dengan keuntungan yang telah ditetapkan dan penunaian pembayaran cicilan yang akan dilakukan oleh nasabah selama waktu tertentu. menjual dengan pembayaran tangguh (murabahah). itulah ibadah zakat. Salah satu ibadah Islam yang pokok (mua’malat) pada kenyataannya merupakan bagian sistem keuangan dan ekonomi Islam. banyak di antara Anda yang sudah menggunakan jasa lembaga keuangan syariah. 10 Al Hadits. Dan inilah rukun Islam yang ketiga dan dibangun secara sistematik dan agung dalam rangka menuju pembangunan ekonomi masyarakat yang adil. tapi umumnya tidak lepas dari atauran atau syari’at Islam itu sendiri. Kemudian Bank menjualnya kepada nasabah sesuai akad jual-beli yang disepakati. mencampuri tepung dengan gandum untuk kepentingan rumah. lebih menekan pada usaha mempelajari masalah masyarakat Islam dalam memenuhi kebutuhannya. Di mana pihak nasabah telah menetapkan barang yang ingin dimilikinya dari sautu developer tertentu dengan harga dan spesifikasi yang jelas. Prinsip syariah tidak hanya terbatas pada konteks perbankan. Ekonomi Islam merupakan ilmu pengetahuan sosial yang mempelajari masalah-masalah ekonomi rakyat yang diilhami oleh nilai-nilai Islam itu sendiri. jiwa. Apakah benar demikian. kita akan diajak merefleksikan diri kepada para ahli fiqh dan ahli ushul-fiqh yang telah menjadikan “agama” sebagai salah satu dari lima hal yang sifatnya dlaruri (tidak boleh tidak. yaitu: Pertama.Bank Syariah sebenarnya berlaku untuk semua Tempo Interaktif. Mengkaji ekonomi dari sudut Islam. bank syariah hanya diperuntukan bagi kaum muslim saja? Maaf. Jadi. Teori. ibadah dan mua’malah.9 Memang banyak sumbangsih pemikiran terhadap definisi ekonomi Islam itu. Sebagian dari Anda ada yang menganggap bank syariah hanya untuk komunitas muslim. 1995). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 7 Kepemilikan rumah melalui kredit perbankan syariah merupakan implementasi juali-beli secara syariah. Jadi. Murabahah dengan pembayaran cicilan ini juga disebut bai’ bi tsaman ajil. (Jakarta: 2005). 1. Dalam aplikasinya. yang oleh Allah dikaitkan dengan ibadah shalat pada dua puluh delapan ayat al-Qur’an. lebih luas lagi ekonomi berbasis syariah. “Konsep Ekonomi Islam: Suatu Pengantar”. akal. Sedangkan menurut M. Dalam aktifitas perekonomian. nasabah memesan suatu barang dari suatu agen / toko dengan harga dan spesifikasi yang jelas. 1993). (Jakarta: Bangkit Daya Insani. hlm. untuk dibeli oleh pihak bank dengan tunai. riwayat Syuaib ar Rumy. bukan untuk diperjualbelikan”. 23. Teori dan Praktek Ekonomi Islam. Rabu. (Yogyakarta: Ekonisia. merata dan makmur. melainkan juga meliputi berbagai kegiatan ekonomi dan investasi. aqidah dan syari’ah. dimana disebutkan bahwa: “Ekonomi Islam adalah ilmu yang mempelajari perilaku Muslim (yang beriman) dalam suatu masyarakat Islam yang mengikuti al-Quran.10 Walau Indonesia sebagai sebuah Negara dengan pemeluk agama Islam terbesar. dengan berdirinya Bank Muamalat pada November 1991. yang tidak hanya sebagai sekedar agama. Metwally. kehormatan. 10 Heri Sudarsono. kita lihat defenisinya menurut beberapa ekonom Muslim. kedua. termasuk di pasar modal dan asuransi.8 Mudharabah Muqayyadah Kredit Konsumtif Kredit konsumtif dalam dunia perbankan islam dikenal sebagai jenis produk yang bernama al murabahah. Teory dan Model Ekonomi Islam. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. yaitu: agama.M. walaupun secara generalitas ia tidak lepas dari permasalahan-permasalah yang sedang dihadapi oleh dunia perekonomian itu sendiri. 1-10. Islam mempunyai pola tersendiri dalam berinteraksinya atau berprilaku yang umum sangat disesuai dengan aturan syariat Islam itu sendiri. 12. pertama. 9 M. 8 Kedua. Metwally. keturunan dan harta. Islam adalah agama dan dunia. 15 Maret 2006. . Di sinilah yang membedakannya. agama dan negara.

Atau pun bisa diartikan mengunakan rizki yang ada di sekitar kita dengan cara berhemat agar kita menjadi manusia-manusia yang baik dan tidak merusak nikmat apa pun yang diberikan kepadaa-Nya. Keumuman dan Kekekalan Risalah Islamiyyah. Selain itu Mashlahah Mursalah dan ‘urf (adat kebiasaan) merupakan sumber hukum yang juga harus diperhatuikan. Dalam kondisi seperti itu. Yogyakarta. serta tiga perusahaan penyelenggara asuransi untuk PNS dan Polri. yaitu al-Qur’an dan al-Hadits sebagai sumber utamanya.'' paparnya. Istislah.Al-Maidah (5):66. Di Malaysia. Pemerintah Malaysia melakukan berbagai kebijakan. rasio penduduk yang memiliki asuransi jiwa di Malaysia mencapai 32. empat perusahaan reasuransi. Salah satunya adalah mengurangi pajak yang harus dibayar oleh wajib pajak bila ia memiliki premi asuransi. ''Jika tidak segera mencari jalan keluar. surat Al-Baqarah ayat 185. tahun depan pangsa pasar asuransi syariah akan meningkat jadi 1. tidak saja dari industri perbankan dan asuransi. mereka akan bangkrut dalam lima tahun. Karena itu mengikat manusia dengan aturan yang terbatas. Allah berfirman: “… Allah bermaksud kepada kamu sekalian kemudahan. istilah lainnya “ekonomi illahiyah” saja. dan Istishab. 15 Al Qur’an. divisi syariah merupakan jalan keluar bagi industri asuransi konvensional yang tengah dilanda masalah. maka tinggi pula hasil baginya kepada nasabah. hlm. Ahmad Azhar Basyir. “Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian”. “ekonomi syariah”. Islam tidak memberikan batasan tertentu pada manusia untuk mengikuti suatu aturan tertentu. BPFE. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 353 Di dalam Al-Qur’an juga. Dalam hal syariah pun demikian. “Kalian lebih mengetahui urusan dunia kalian”. Dengan cara ini.12 Ekonomi Islam sebagai ilmu ekonomi didasarkan atas sumber hukum Islam. Sesungguhnya Islam telah datang membawa risalah yang bersifat umum dan bersifat kekal. Prinsip unitlink. “ekonomi Qur’an.47 persen. 13 Lihat Muhammad Abdul Mannan. Jika tak mau membuka atau mengonversi jadi syariah. Sementara rasio premi asuransi jiwa terhadap GDP (Produk Domestik Bruto) sekitar 4. makin tinggi penjualan premi atau makin banyak nasabah masuk.91 persen. 14 Yusuf Qardhawi. Ekonomi Islam. Perbedaan Para Ulama dan Pemimpin Islam. diperlakukan sebagai tax deducting. Dunia asuransi konvensional tengah dilanda negative spread (jumlah kewajiban lebih besar dari bunga hasil investasi). menurut Syakir Sula. Mereka harus membayar klaim dengan tingkat suku bunga sembilan persen sementara bunga pasar saat ini sekitar lima persen saja. ''Asuransi bisnis yang potensial tidak saja di Malaysia tapi juga di Indonesia. “…di antara mereka ada golongan yang pertengahan”. hlm. Bila tinggi hasil investasinya.'' katanya lagi. Sesungguhnya Rasullullah saw sendiri menyatakan. hlm. kata Syakir Sula.11 yang artinya “ummat yang pertengahan”. Dengan kebijakan semacam itu. yang kita wajib menghormatinya dan berpegang kepadanya. kemungkinan pemerintah ingin kehidupan rakyatnya terjamin oleh asuransi. Karena itu. dan dua perusahaan penyelenggara program asuransi sosial dan Jamsostek. mirip dengan praktik syariah. dengan kondisi suku bunga yang relatif rendah. Potensi asuransi syariah di Indonesia cukup tinggi. akan menafikan keumuman dan kekekalan risalah. 12 11 104 perusahaan asuransi kerugian. persoalan ekonomi Islam diidentikan dengan Iqtishad. tidak ada peraturan atau undangundang yang menyatakan harus bernama ekonomi Islam.82 persen dan menjadi 7. disamping itu sumber hukum lainya ialah Ijma'. kecuali jika ingin mewajibkan manusia dengan jalan menyulitkan dan menyempitkan. 9. politik dan sejenisnya bisa berubah sesuai perubahan lingkungan. pasar modal syariah pun tumbuh pesar. Ada 3 (tiga) alasan menurut pendapat Yusuf Qardhawi 14 . atau yang lebih populer dikalangan umat Islam. Fuad Fachcruddin (1982). Premi Asuransi Jadi Pengurang Pajak untuk mendorong rakyat mengikuti asuransi. 34-38. padahal semua itu telah dinafikan oleh Allah dalam agama-Nya. makin besar peluang kerugian industri asuransi. ''Namun. atau hanya “ekonomi Islam” saja. Dari sini bisa dinyatakan bahwa Ekonomi Islam bukan nama baku dalam terminologi Islam. Teori.8 Ekonomi Islam: Sejarah. Premi asuransi di Malaysia. 11. (1993). Hadits yang berbunyi.13 Dalam pandangan Islam terhadapa urusan ekonomi. Kedua. hlm 16-18. 1997.15 dan Ketiga. Ijtihad dan Qiyas.'' Kredit Pemilikan Rumah Syari’ah . asuransi konvensional bisa menjual produk unitlink. sehingga kita mengalami kesulitan untuk menetapkan satu Qs. Sedangkan sistem ekonomi. Dana Bhakti Wakaf. khususnya dunia usaha atau bisnis. “Teori dan Praktek Ekonomi Islam (terj). zaman dan keadaan. Sedangkan sumber hukum ekonomi Islam lain yang diakui oleh empat mazhab adalah: Istihsan. dan tidak bermaksud pada kesulitan…”. Lihat juga. Atau. Pemerintah mempermudah perusahaan yang mengajukan perizinan untuk membuka lembaga keuangan syariah. Para ulama dan pemimpin Islam telah berbeda pendapat dalam banyak hukum dan masalah. Yogyakarta. Hanya saja industri konvensional tersebut tak perlu membuat akad sebagaimana industri asuransi syariah.” Peran Nilai dan Moral dalam Perekonomian Islam” Jakarta: Robbani Press. (1987) Garis Besar Sistem Ekonomi Islam. Kendaraan bermotor pun tidak boleh tidak diasuransikan. Saat ini memang baru sekitar satu persen dari total asuransi. tingkat keuntungan yang dijanjikan kepada konsumen adalah berdasarkan perkiraan tingkat investasi nasional. dengan memberikan 3 alasan. Namun. Mutiara: Jakarta. yaitu: Pertama.5 persen pada empat tahun mendatang. Dan tidak diragukan lagi bahwa ekonomi adalah urusan dunia. Hadits ini merupakan masih dalam urusan dunia.

. Jumlah perusahaan asuransi secara total mencapai 357. Di dalam ekonomi Islam kegiatan produksi menjadi sesuatu yang unik dan istimewa sebab di dalamnya terdapat faktor itqan (profesionalitas) yang dicintai Allah dan Ihsan yang diwajibkan Allah atas segala sesuatu. Syakir mengatakan bila baru satu perusahaan reasuransi. Teori. yang secara paksa dicangkokkan pada masyarakat Islam. 21 Mei 2004. 6 Namun potensi itu lebih banyak dikuasi perusahaan asing. dzulm (penganiayaan). 4 5 sistem yang disepakati. Dimulai dengan berdirinya Asuransi Takaful Indonesia tahun 1994. Mereka terlibat dalam mawas diri yang seksama. 25 Desember 2004. tanpa belas kasih mengabaikan aspirasi ideologi mereka serta tradisi sejarahnya. asuransi syariah pun berkembang pesat. Rabu.5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2004). Dalam keadaan demikian dia hanyalah permulaan menuju masa depan yang penuh tantangan.7 Angka tersebut meningkat dari akhir 2002 yang hanya sekitar 0. pendidikan.Ikatan Cendekia Muslim Indonesia. Kelahiran disiplin ekonomi Islam yang baru hanyalah suatu contoh dari kebangkitan yang bersifat kreatif. 30 Juli 2002. “Asuransi Syariah”. kebudayaan dan internasional. Islam melarang menyianyiakan potensi material maupun potensi sumber daya manusia. Dari jumlah tersebut baru 35 perusahaan yang disetujui dewan syariah nasional dan yang beroperasi baru 30 perusahaan. Perusahaan asruansi syariah lokal pada tahun ini diperkirakan baru akan mencapai 40 perusahaan. sebanyak 70 persen asuransi syariah dikuasai perusashaan asing. Ekonomi Islam sangat mendorong produktifitas dan mengembangkannya baik kuantitas maupun kualitas. ekonomi. Kini. hanya dalam pengertian bahwa ia merupakan awal dari suatu proses.Ini merupakan usaha berdimensi banyak dan masih pada tahap pembentukan.352 Ekonomi Islam: Sejarah. Menurut Dewan Syariah Nasional MUI. Menurut perkiraan dia.5 Industri asuransi syariah di Indonesia mempunyai peluang berkembang yang sangat besar. dalam Fatwa DSN No. Sebagaimana para khalifah kaum Muslimin dan para penguasa mereka juga berbeda pendapat dalam mengaplikasikan prinsipprinsipnya. Jeddah tahun 1985 menyatakan boleh model asuransi seperti ini. Pada dasawarsa inilah mulai diakui transisi yang sehat dari pemunculan "ajaran ekonomi Islam". kebudayaan dan peradaban masa depan mereka. risywah (suap). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 9 Makkah tahun 1978 dan Fatwa Majma' Fiqh. Akad yang sesuai dengan syariah adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan). Karenanya lahirlah kesegaran baru dalam cara berfikir Islam: ide-ide baru ditelurkan dan pendekatan-pendekatan baru pun mulai dikembangkan. 21/ DSN-MUI/IX/2001. sumbangan premi asuransi syariah hanya Rp 20 miliar. dan suatu usaha untuk menemukan kembali Islam sebagai dasar dari suatu sistem sosial yang baru. menjadi pengucapan yang sistimatik dari "ekonomi Islam". Rifwan Hendri. atau satu persen dari total premi konvensional yang mencapai Rp 20 triliun.Sebagaimana perbankan syariah. pada tahun 2005 pangsa pasar asuransi syariah naik 1. serta perumusan suatu strategi baru untuk perkembangan yang bebas dengan menimba inspirasi dari cita-cita dan tata nilai Islam mengenai Ummah. Perusahaan reasuransi syariah baru akan dibuka dengan masuknya Reindo. Gatra. 7 ICMI . Kebangkitan Islam merupakan suatu kenyataan yang telah selesai. riba. Data direktorat Asuransi Departemen Keuangan menunjukan bahwa bisnis ini rata-rata tumbuh 20% pertahun. politik. suatu pengkajian kembali dari perkembangan kebudayaan selama dominasi Barat dan pengaruh lanjutannya. sosial. Rinciannya terdiri atas 173 asuransi dan perusahaan reasuransi serta 184 perusahaan penunjang asuransi.36 persen.4 Asuransi Syariah (Ta’min. barang haram dan maksiat. perusahaan asuransi dan reasuransi terdiri atas 60 perusahaan asuransi jiwa. kini ada 14 perusahaan asuransi syariah. Bahkan Islam mengerahkan semua itu untuk kepentingan produksi. maysir (perjudian). Kebangkitan Pemikiran Ekonomi Islam Kebangkitan Islam pada masa ini tidaklah semata-mata bersifat kegiatan politik. Daya bangkit pemikiran Islam masa kini adalah suatu aspek dari perkembangan ini. Masyarakat perlu disadarkan bahwa saat ini sudah ada asuransi yang operasinya tanpa riba. Dari data yang ia miliki. Ini adalah proses kreatif walaupun penuh tantangan dan meliputi hampir seluruh segi kehidupan mereka di bidang intelektual. Takaful atau Tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan/ atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. Saat ini terdapat 17 perusahaan asuransi termasuk yang murni syariah dan asuransi konvensional yang membuka cabang syariah. sehingga menjadikan gambaran sistem ini jelas baik secara historis maupun teoritis. la lebih merupakan lambang dari perubahan mendasar dari dunia Islam masa kini: suatu usaha untuk melepaskan diri dari ikatan-ikatan budaya dasar peradaban Barat. 15 Maret 2006. Ditilik dari jenisnya. Jumat. Adalah wajar untuk menganggap bahwa dasawarsa 1970-an merupakan garis pisah dari perkembangan pemikiran Islam mengenai ekonomi. Dengan demikian Pesantren Virtual. 6 Tempo Interaktif. belum akan menyelesaikan masalah karena perusahaan asuransi harus menyebar risiko minimal di tiga perusahaan reasuransi. penyebab tidak signifikannya pertumbuhan asuransi syariah adalah lantaran kurangnya sosialisasi kepada umat Islam.

Hubungan manusia dengan Tuhannya dirumuskan dengan tauhid. namun lebih kepada orientasi sosial. Kehidupan manusia di muka bumi merupakan suatu ujian. secara sukarela dan menyalurkan kepada para peserta asuransi yang terkena musibah. baik menyangkut ibadah maupun panggilan hidup untuk menciptakan pola kehidupan sesuai dengan iradat-Nya. Alam semesta dengan segala sumber daya dan tenaga yang dikandungnya disediakan Allah bagi manusia untuk dimanfaatkan. Pembiayaan bai’b tsaman’ ajil PEMBIAYAAN BAGI HASIL 1. dengan maksud bukan saja untuk menelaah kembali kenyataan yang ada.16 Iradat Allah ini merupakan sumber tata nilai dan merupakan tujuan akhir daya-upaya manusia.Pembiayaan murobahah 2. Perintah meninggal sistem riba (2:275. Asuransi ini tidak berorientasi komersial. 18 Q. dengan pengerahan ahli-ahli ekonomi profesional untuk membina sistem mereka pada seperangkat aksioma dan norma yang dibangun secara mantap lewat diskusi yang menguraikan pendekatan secara Islam mengenai kehidupan dan masalah-masalah ekonominya. Depositi mudhorobah Pemyaluran Pembiayaan Jual Beli 1. yakni kalimat syahadat. dan maksud-nya ialah untuk membuktikan keberhasilan tiap manusia dalam ujian tersebut. kerusakan barang atau musibah lainnya.S.18 16 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 351 investasi yang berkualitas berdasarkan berbagai kriteria seperti penyerapan tenaga kerja. sebagai berikut:2 Tabel 13 Karakteristik Operasional Perbankan Syariah No A Panduan Al-Qur’an Pola Simpanan 1. 30 Juli 2002. Ditanam untuk memproduksi barang dan jasa dengan sistem bagi hasil (7:20) dan (38:24) 3. Jeddah tahun 1985. Pemikiran Ekonomi Islam. . Fatwa Majma'ul Foqh. alam semesta dan orang-orangnya. Depositi mudhorobah Asuransi Islam di Indonesia Banyak fatwa-fatwa ulama yang mengatakan haram asuransi konvensional ini. lalu hubungan tertentu antar manusia dengan manusia pun ditetapkan. yaitu makhluk-makhluk manusia lainnya serta tujuan hidupnya di muka bumi. 2. Giro wadi’ah SIMPANAN BAGI HASIL. Pengetahuan hanya Allah saja yang tahu keberhasilan usaha pada masa yang akan datang (31: 34) Simpanan Simpanan Amanah 1.10 Ekonomi Islam: Sejarah. yang pertama menggambarkan Allah sebagai Khaliq (pencipta) dan pada sisi lainnya semua manusia adalah sama atau setiap orang adalah saudara bagi yang lain". Tabungan mudhorobah 3. Pembiayaan mudharabah 4. Lebih tepatnya prinsip utama filsafat ekonomi Islam ialah ada pada makna kalimat tauhid. Beban usaha sesuai kemampuan (2:268) 5. Karena kehidupan manusia di muka bumi merupakan ujian dan semua perbekalan yang tersedia bagi manusia adalah amanat. “Penerapan Petunjuk Al-Qur’an Pada Produk Perbankan”. Hubungan tersebut berupa hubungan persaudaraan (mu'min akhul mu'min) dan persamaan (musaawah). Pembiayaan mudhorobah 2. Konsep & Aplikasinya di Indonesia tibalah saatnya untuk berhenti sejenak dan mengamati dengan seksama semua literatur yang pernah dihasilkan selama tujuh puluh tahun terakhir mengenai berbagai aspek pemikiran tentang ekonomi Islam. "Tauhid adalah ibarat mata uang dengan dua muka.17 Karena setiap orang mendapatkan kesempatan yang sama berhubungan dengan Tuhan dan alam semesta. 3 Pesantren Virtual. Fatwa Mu'tamar Ulama Sedunia ke tujuh tahun 1972.3 Pola kerja asuransi ta'awun: perusahaan asuransi bertindak memfasilitasi dana yang disetorkan atau dipinjamkan oleh para peserta asuransi. tapi juga merintis jalan untuk kerja lebih analitis. Pembiayaan musyarokah. baik kematian. 276. Pembiayaan bai’bi tsaman’ajil Pembiayaan Bagi Hasil 3. Meratakan kesempatan usaha (59:7) 4. 17 Ibid. Muhammad Nejatullah Siddiqi. fatwa Konferensi Ekonomi Islam pertama tahun 1976 di Mekah dan Fatwa Majma' Fiqh. maka ia harus mempertanggung-jawabkannya dihadapan Allah dan keberhasilan hidup ukhrowinya tergantung pada amaliahnya dalam kehidupan di muka bumi. Permataatmaja. B Pola Investasi 1. pembiayaan musyarokah Pembiayaan Jual Beli 1. 2. Teori. hlm. tapi semua itu milik Allah semata-mata. Dijadikan modal usaha dagang (2:275 dan 4: 29) 2. (Jakarta: LIPPM. Filsafat Ekonomi Islam Prinsip utama filsafat ekonomi Islam terletak pada hubungan manusia dengan Tuhan. Ini merupakan tambahan dimensi baru bagi penilaian segala persoalan dan amaliahnya dalam kehidupan dunia ini. 1986). 7: 35 2 Karnaen A. Tabungan mudhorobah 2. Mesir Januari 1919 dan Desember 1925. seperti fatwa ulama Azhar. Fatwa Mu'tamar ulama Islam sedunia kedua tahun 1965 di Kairo. Hakikat tauhid adalah penyerahan diri yang bulat kepada kehendak Ilahi. 13. Jaminan pembaiayaan (2:283) Simpanan Bagi Hasil 1. Karakteristik operasional perbankan syariah menurut Karnaen Perwataatmaja. dalam melaksanakan kehendak Allah itu. dan 3:130) 2. ekspor dll melalui pendekatan yang strategis. Pembaiayaan murobahah.

Kesempatan yang sama dan santunan sosial bagi orang yang cacat merupakan syarat minimal dalam hal ini. Manusia dianjurkan untuk memanfaatkan kesempatan luas untuk berproduksi. 21 Tiap penulis masalah ini mengutip ayat-ayat Qur'an dan Hadits Rasulullah Saw. ”Economic of Islam”. Sebagaimana firman-Nya: "Dan jika kamu hitung-hitung nikmat Allah. Namun demikian. 24 21 Q.350 Ekonomi Islam: Sejarah. local content) dan memilih sektor ( picking winners) tidak dapat dikatakan berhasil di negara lain. Juga disepakati bahwa Islam menolak hidup bertapa (asceticisme). mempertimbangkan kembali PPN BM. 14: 34. yang diridhai oleh Allah.20 Usaha Ekonomi Filsafat di atas membuka perspektif yang baik bagi kegiatan ekonomi. Sementara tidak ada batas 19 20 Q. Yang perlu diciptakan adalah iklim yang kondusif untuk semua sektor dan jika memang diinginkan dapat diciptakan enclave secara geografis misalnya di daerah tertentu yang sudah ada cluster industri. langkah ini tidak akan berguna jika tidak dapat diimplementasikan dengan baik. untuk menunjukkan bahwa pertanian. niscaya kamu tidak bisa menghitungnya". Menabung untuk jaminan hari tua dan hasrat untuk bisa meninggalkan warisan bagi keturunan diakui pula sebagai tujuan usaha produktif yang dibenarkan. Bila diawali dengan niat atau motivasi yang tepat. serta mengenai tingkatan kontrol sosial yang diperlukan. Tiada larangan apa pun untuk menjalankan usaha ekonomi. lebih baik menghapus semua hambatan non tarif. Mereka berbeda tentunya mengenai cara pembagian sumber-sumber ini tersebut oleh individu-individu secara merata dan adil. dan membenahi salah satu high profile case seperti kasus Manulife dan Cemex. Kebijakan lain adalah membentuk tim yang profesional untuk melakukan promosi. Dalam jangka pendek yang dapat dilakukan adalah melakukan deregulasi tarif. Banyak penulis membahas tujuan usaha ekonomi yang baik secara terperinci. Kebutuhan minimal untuk mempertahankan kehidupan pada dasarnya adalah kewajiban. Wilayah tersebut adalah wilayah dimana bea cukai dan lain-lain dibenahi secara total. Kebijakan investasi yang dapat dilakukan dalam jangka pendek adalah meneruskan langkah-langkah yang ada di white paper (mengurangi daftar negatif) dan mengevaluasi apa yang sudah dicapai BKPM dalam implementasi one stop service untuk perijinan investasi. sesuai dengan nikmat Allah yang hampir tidak terbatas. serta menarik Sementara para penulis setuju mengenai dasar filsafat tersebut. yakni hubungan antar manusia dengan manusia dalam memanfaatkan karunia Allah.S. Tujuan ini bisa bersifat pribadi atau sosial (masyarakat). Muhammad Nejatullah Siddiqi. HAKI). Karena itu. merupakan pandangan yang mendapat dukungan luas dalam kepustakaan masalah ini. (termasuk juga investor domestik) sebagai sinyal yang baik bagi iklim investasi. agar dapat bertahan dan mencapai kehidupan yang baik. kebijakan investasi yang dapat dilakukan adalah mengimplementasikan prinsip-prinsip dasar national treatment dan non discrimination.S. Tujuan pribadi yang diperbolehkan (sah) termasuk antara lain pemenuhan kebutuhan pribadi dan keluarga. serta nenciptakan kebijakan investasi yang kondusif. semua kegiatan ekonomi merupakan amal ibadah. Deregulasi tarif dilakukan melalui harmonisasi tariff untuk mencapai tingkat tarif tertentu sesuai white paper dan negosiasi WTO ( World Trade Organization). Ekonomi biaya tinggi dapat dilakukan melalui pengembalian PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan bea masuk (PPN BM) lain untuk produk ekspor dengan tepat dan cepat ( green lane dan faster audits). 6: 112. Sementara itu dalam jangka menengah dan panjang. Suatu kehidupan yang baik antara lain adalah kehidupan yang mencukupi secara material. menjaga tidak terjadinya persaingan yang tidak sehat (behind border measures seperti competition policy. jika ada kekhawatiran demikian. perniagaan. Disepakati bahwa untuk menempuh ujian kehidupan hendaklah dilakukan dengan wajar dan tidak seorang pun harus hidup tanpa bekal yang cukup dari sumber-sumber kehidupan yang dibutuhkan. hlm. Masalah ini akan dibahas lebih lanjut pada bagian lain. industri dan berbagai bentuk kegiatan produktif yang sudah dikenal pada awal sejarah Islam. Dalam jangka menengah dan panjang yang dapat dilakukan diantaranya adalah mengadakan pendidikan dan pelatihan SDM. Teori. Yang penting sekali adalah motivasi atau niat serta tujuan dari kegiatan ekonomi. dan mengurangi ekonomi biaya tinggi. memperbaiki prosedur ekspor di pelabuhan (saat ini dibutuhkan sekitar 30 tanda tangan yang seharusnya dapat dipersingkat dan dipermudah). Pada saat yang bersamaan perlu dipikirkan bagaimana merestrukturisasi BKPM untuk menggalakkan promosi. Kebijakan industri seperti masa lalu mungkin tidak lagi tepat untuk diimplementasikan karena instrumennya sudah terbatas dengan adanya WTO (seperti subsidized credit. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 11 melakukan spesialisasi pengembangan niche di sektor manufaktur serta mengembangkan keunggulan komparatif baru (termasuk di jasa-jasa seperti pariwisata dan ekspor tenaga kerja). Islamic Though. . serta memperbaiki prosedur untuk lisensi impor sebagaimana disarankan dalam white paper. serta mengurangi korupsi di bea cukai. 19 Penulis lain mengatakan bahwa hidup berkecukupan (kifayah) dan damai (amn) merupakan dua hal pokok yang tidak dapat dipisahkan. telah disebutkan secara tegas dalam hubungan ini. perdagangan. mencari jenis kebijakan industri yang cocok. Mendasarkan alasannya pada 2 ayat Al Qur'an yang jelas (qath'i). maka berbagai takanan dalam uraian mereka di jumpai pada dua masalah terakhir.

Prosedur harus ada untuk menciptakan penilaian yang independen dan obyektif untuk melakukan evaluasi mengenai dampak kepada konsumen dan sektor lain. atau berasal dari perluasan dan peningkatan kapasitas Tim Tarif yang ada sekarang. dalam jangka pendek perlu dilakukan beberapa langkah sebagai berikut: Pertama. Keempat. dan jika dilaksanakan akan menciptakan ambivalensi atas inflation targetting policy dari BI. Pemilikan hakiki hanya ada pada Allah. Salah satu dari langkah tersebut bisa dalam bentuk gebrakan untuk menunjukkan keseriusan pemerintah baru (misalnya menutup lembaga bea cukai dan menggantinya dengan lembaga baru). 23 22 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 349 dilakukan oleh President’ s Office atau suatu planning agency ( revitalize Bappenas) dan dapat dikaitkan atau dipastikan komitmennya tidak bertentangan dengan rambu-rambu perjanjian perdagangan regional/multilateral. b) Suatu mekanisme untuk mempertahankan konsensus dan mengatasi perbedaan pendapat/sengketa dalam menjalankan kebijakan perdagangan. Jama’at-e-Islami Pakistan. prasarana. Rekomendasi Spesifik Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam upaya meningkatkan daya saing dan kinerja ekspor Indonesia. Sedangkan keserakahan. (AL-Qahirah: majma’al Buhuth Al-Islamiyah. Pemberantasan kelaparan dan kemelaratan. kebijakan perdagangan dan investasi sudah cukup terbuka. sehingga ia dapat dikembangkan dan mampu bersaing dengan baik dan berhasil dengan sistem ekonomi lainnya di seluruh dunia". melakukan langkahlangkah debirokratisasi secara nyata di tingkat pusat maupun daerah. 24 Lihat. yang diungkapkan dengan kalimat "Berjuang di jalan Allah". meningkatnya hambatan tariff dan birokrasi serta sangat kurangnya promosi yang terpadu dan profesional. Pertama. Ketiga. bakhil (kikir) dan keinginan yang berlebihan untuk mencapai kesenangan dan kemewahan adalah tercela. Social Justice in Islam. untuk mempertimbangkan permohonan untuk proteksi. Teori. dan kebijakan industri (secara umum. diberikan ruang gerak yang tidak terbatas dan sangat digalakkan. Islam tidak dapat membenarkan pamer kemewahan dari golongan elite yang bergelimang kemewahan. Dalam jangka menengah dan panjang aspek-aspek yang perlu dibenahi adalah masalah teknologi. Seseorang yang terlibat dalam kegiatan produktif untuk tujuan-tujuan tersebut di atas. Tiap penulis terkemuka menyinggung masalah ini dan semua pendekatan yang berbeda-beda mengenai suatu reorganisasi Islam tentang ekonomi modern tampak dalam pendirian mereka mengenai hak milik dalam Islam. sedangkan manusia memegang hak milik sebagai titipan (amanat) yang harus dipertanggung-jawabkan kepada Sayyid Qutb. Banyak karya yang khusus mengenai masalah ini dapat ditemui dalam berbagai bahasa. Konsep & Aplikasinya di Indonesia maximum ditetapkan dalam batas jumlah. Pada pengarang Ekonomic Committee Report dari Jama'at alIslami Pakistan beranggapan bahwa tujuan kegiatan ekonomi ialah "untuk menjadikan masyarakat Islam secara ekonomis kuat.12 Ekonomi Islam: Sejarah. penyakit dan buta huruf serta pengerahan dana untuk memperkuat negara Islam dan penyebaran agama Allah (da'wan) dinyatakan sebagai tujuan terpuji dari kegiatan ekonomi perorangan. beberapa langkah deregulasi yang prioritas (pajak. Misalnya. dan melakukan public hearing mengenai assessment tersebut. 23 Disebutkan bahwa hubungan yang sifatnya tidak terbatas dari tujuan sosial dalam kegiatan ekonomi.22 Penulisan masa akhir mengenai kegiatan ekonomi memberi arti yang sangat penting untuk tujuan sosial. Kestabilan makro melalui pengendalian inflasi (depresiasi terkendali dan menekan tingkat suku bunga rendah) bukan merupakan jawaban untuk menstimulus sektor riel dan ekspor. Kedua. dianggap sebagai memenuhi kehendak Allah dan dijanjikan balasan yang setimpal di dunia dan di akhirat. bertentangan dengan sifat keterbatasan dari tujuan-tujuan perorangan. Al-Iqtishad al-Islami Madhahaban wa Nizaman wa Dirasah Muqaranah. melakukan promosi dan trouble shooting terhadap permasalahan secara profesional dan baik. karena bukan masalah utama. Sasaran kebijakan perdagangan internasional seyogyanya diarahkan untuk mempertahankan daya saing produk Indonesia yang memiliki keunggulan komparatif dan . Manshur bara e intkhabat 1970. Kesederhanaan dalam usaha pemenuhan kebutuhan ini lebih diutamakan.24 Pemilikan Sifat dan fungsi pemilikan merupakan salah satu topik yang paling banyak didiskusikan dalam kepustakaan Ekonomi Islam. dari sisi kebijakan makro. Kesederhanaan pada umumnya diartikan dalam kaitannya dengan konsep negatif mengenai keborosan (israf) dan pengeluaran barang dan jasa yang dilarang oleh Islam (tabdzir). Oleh karena itu. Suatu badan independen yang baru dapat dibentuk. Ibrahim At-Tahawi. kualitas investasi. Kedua. promosi secara strategis. Dalam jangka menengah yang dapat dilakukan adalah mengatasi masalah struktural yang menyebabkan inflasi (misalnya distribusi dan transportasi). Permasalahan yang dihadapi lebih pada aspek implementasi dan inkonsistensi maupun ketidakjelasan dalam implementasi (termasuk faktor korupsi). (Lahore: 1969). 141-144 Lihat. HRD. Pemuasan hati dengan kehidupan mewah dan hasrat untuk berbangga-bangga dicela. 1974). geografis ataupun sektoral). hlm. Kegiatan ekonomi yang demikian. (First Publishid: 1948). Di bawah ini kami akan coba terlebih dahulu menguraikan apa yang telah sama-sama disepakati dan sesudah itu memisah-misahkan tulisan-tulisan khusus. dari sisi perdagangan internasional. tenaga kerja). atau dapat juga dilakukan di Bappenas atau Kantor Menko.

tetapi Allah menyediakannya untuk kebaikan masyarakat. Di samping milik pribadi. yaitu: a) Fungsi pokok pemilikan pribadi. mengamankan pengaruh dari kelompok-kelompok yang beraneka ragam yang akan mendorong adanya proteksi. Sebagian besar ekspor Indonesia menggunakan kontainer yang dikapalkan melalui Singapura dan Malaysia karena tidak efisiennya pelabuhan Indonesia. kebijakan akan selalu ambivalen dan tidak terfokus. kebijakan tertentu akan tetap diperlukan untuk mengamankan atau memberi perlakuan khusus kepada kelompok. karena pemilikan itu hanya ada pada Allah semata. konsensus mengenai visi dan tim executive yang kompak. rumah tinggal dan yang semacamnya. tapi dibiarkan untuk ditentukan sesuai dengan ketentuan syari'at berdasarkan kebutuhan dan keadaan.348 Ekonomi Islam: Sejarah. Untuk ini perlu dipikirkan bagaimana mengelola proses dengan kepentingan yang beraneka ragam tersebut sehingga menghasilkan kebijakan yang konsisten dan coherent. perbaikan logistik darat dan antar pulau juga sangat penting supaya daerah-daerah yang terpencil/ miskin dapat terintegrasi dengan pasar dunia. dapat mencabut keuntungan kekayaan perorangan. Mereka mempertahankan fungsi sosial hak pemilik atas tanah dan sumber alam lain serta membatasi milik pribadi atas barang-barang konsumtif.25 Perbedaan-perbedaan berkisar pada tiga masalah pokok. dalam Guidepost of the Road: The Economic Aspect. punya wewenang untuk mengatur cara penggunaan kekayaan. Kedua. “Ma’alim at-Thariq: al-Nahiyah al-Iqtishadiyah”. bila kehendak umum menuntut. namun ramburambu kebijakan yang baik harus dipegang dalam menjalankan kebijakan “preferential” tersebut. Beberapa penulis berkeyakinan bahwa pemilik hakiki (Allah) telah melimpahkan hak-hak pemilikan terutama kepada seluruh masyarakat manusia dan penguasaan hak-hak tersebut oleh perorangan menurut sistem ekonomi Islam adalah salah. dan c) Tingkat kontrol sosial atas hak-hak milik pribadi dan keadaan-keadaan yang memungkinkan dihilangkannya atau dibatasinya hak milik pribadi tersebut. (Damaskus: al-Moslemoon). Usaha mendapatkan kekayaan. Secara politis seringkali harus dilakukan – dan mungkin penting untuk dilakukan demi mengimbangi pendekatan “liberalisasi”. Liberalisasi dan perekonomian yang terintegrasi dengan ekonomi regional dan dunia bukan tujuan akhir. Misalnya. diperlukan adanya konsensus mengenai pentingnya tujuan akhir ini dan tentunya berdasarkan ekonomi pasar. Preferensi diberikan berdasarkan kinerja atau indikator yang jelas. karena memperoleh produk yang berkualitas dengan harga bersaing dan memperoleh angkatan kerja yang bermutu. harus disadari bahwa kebijakan perdagangan dan investasi hanya bagian dari keseluruhan. subsidi atau perlakuan preferensial. sehingga dibutuhkan dua hal yaitu: a) Suatu proses untuk mencapai kesepakatan visi dan pendekatan pada tingkat menterimenteri sektoral. berpendirian seperti ini. daerah atau sektor tertentu. Di samping itu. Berdasarkan suatu penelitian. Tujuan akhir adalah penciptaan industri dan produsen yang dapat bersaing dan terintegrasi dengan dunia sebagai cara untuk mencapai pembangunan yang berbasis luas ( broad-based economic development). yang akibatnya justru meningkatkan penyelundupan karena menyebabkan harga naik. sesuai dengan ketentuan bahwa penggantian yang layak harus dibayarkan kepada pemilik keuntungan yang bersangkutan.26 Dalam hubungan ini. Semua kekayaan adalah milik Allah. Hal ini bisa diperoleh dari proses perencanaan yang Allah. Walaupun Islam mengizinkan 25 Abu Aiman. . Ketiga. 26 G. Sayyid Abd Al-Qadir 'Audah mengemukakan secara panjang lebar: "Masyarakat (jama'ah) lewat wakilnya seperti penguasa dan hakim. Yang akan diuntungkan adalah masyarakat luas.A. Parwez. Prinsip-prinsip Untuk Merespon Pertama. ada beberapa tokoh terkemuka menolak pengutamaan hak milik perorangan. Bilamana faham ekstrim sosialistis seperti di atas tidak mendapat dukungan berarti dalam keputustakaan dan ditolak secara umum sebagai suatu usaha yang tidak berhasil untuk menampilkan Islam menurut faham sosialis. transparan dan dalam kerangka governance yang benar dan ada masa akhir yang jelas dengan built in review. Indonesia dapat meningkatkan ekspor sebesar 18% jika logistik pelabuhan dan prosedur mencapai tingkat efisiensi setengah saja dari rata-rata negara APEC. termasuk golongan miskin. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 13 biaya ekspor produk Indonesia. Ketentuan dalam Islam adalah semua hak kepunyaan Allah untuk kebaikan masyarakat dan hak ini dipegang oleh pemerintah dan tidak oleh perorangan. Terdapat kewajiban tertentu terhadap orang lain mengenai hak milik perorangan. Tanpa konsensus dan strategi/visi yang disepakati. menggunakan pengaturan impor dan kenaikan tariff untuk memberantas penyelundupan. hlm 24. Fungsi dari dua macam pemilikan itu tidak secara kaku ditetapkan. (Lahore: Quranic Reasearch Centre). sesuai dengan peraturan dan hukum yang terdapat dengan jelas dalam syari'at dan juga seperti telah diuraikan dalam filsafat ekonomi di atas. Teori. pemanfaatannya dan penyalurannya tunduk pada ketentuan yang telah diberikan dan hendaklah mengikuti kaidah-kaidah yang ditetapkan oleh Allah. Perwez dan Nasir A Sheikh dari Pakistan dan beberapa penganut sosialis Arab. "Masyarakat lewat penguasa yang mewakilinya. maka pemilikan bersama merupakan konsepsi inti dalam Islam. Dalam hal ini diperlukan kepemimpinan yang kuat. Dengan demikian. Pemilikan harta secara absolut bertentangan dengan ajaran Islam. b) Cakupan relatif antara milik bersama dan milik pribadi. Quranic Economic.

tapi sepanjang menyangkut sumber-sumber alam. hlm. peningkatan biaya tenaga kerja yang disebabkan kenaikan gaji (UMR) yang lebih tinggi dari produktivitas dan berbagai permasalahan penerapan UndangUndang Tenaga Kerja yang menghambat mobilitas tenaga kerja. Nazariyat Al-Islam al-Iqtishadiyah: alFalsafah wal Wasail al-Mua’asirah. peningkatan biaya ekonomi tinggi yang disebabkan adanya korupsi. Al-Maal wa’lhukm fi’l-Islam. sebagai wakil dari mereka yang menggarap kurang dari bagian yang telah ditetapkan baginya. relatif tingginya korupsi. dan meningkatnya birokrasi/ peraturan-peraturan yang harus dipenuhi. jika yang demikian itu dibutuhkan untuk kepentingan umum. 29 Abu Sulaiman dan Abduul Hamid Ahmad. Ada beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya daya saing produk Indonesia. (Canada: 1973). Survai iklim investasi di Indonesia menunjukkan bahwa faktor-faktor utama yang membuat iklim investasi Indonesia buruk berkaitan dengan kelembagaan dan governance. Sementara survai Bank Dunia dan ADB (Asean Development Bank) menonjolkan tiga faktor utama penyebab buruknya iklim investasi di Indonesia yakni ketidakstabilan makro. yang akhirnya meningkatkan biaya produksi dan menurunnya daya saing. Depresiasi rupiah pada tahun 1997/ 1998 di satu sisi berhasil meningkatkan daya saing produk Indonesia tetapi karena inflasi dalam negeri lebih tinggi dari negara-negara pesaing. Dan Kedua. mesin dan kapasitas. biaya tenaga kerja Indonesia dalam USD saat ini 35% lebih tinggi dibanding sebelum krisis. 28 Pemilikan pribadi atas tanah. kurs efektif yang tidak menguntungkan. Berkurangnya minat investor asing juga berarti berkurangnya integrasi Indonesia dalam network produksi regional yang berkembang di kawasan Asia Timur di mana peran investor asing dan perusahaan multinasional serta jaringan pemasoknya sangat besar. Ini dapat dilakukannya lewat wakil-wakil dari masyarakat tersebut. 116. diperkenankan untuk mempergunakan lebih dari hak yang telah ditetapkan secara sama tersebut. 1971). Ekonomi biaya tinggi ini menurut estimasi LPEM UI jumlah cukup besar. Contemporery Aspects of Economic and Social Thinking in Islam. ”The Theory of the Economic of Islam: The Economics of TAWHID AND Brotherhood”. Prasarana transportasi dan pelabuhan yang tidak mendukung telah menyebabkan meningkatnya . daya tenaga alam dan kepentingan umum dari masyarakat. teknologi.14 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. 1960).29 27 Abd. Teori. modal atau lain-lain sumber daya alam tidak diperkenankan untuk dijadikan alat untuk mengeksploitasi sesamanya atau menguasai mereka. tapi Islam memberi kuasa kepada masyarakat (]ama'ah) sebagai satu kesatuan untuk menjamin tegaknya hak Allah dan untuk mengatur pemanfaatan kekayaan. redistribusi hasil yang didapat dari sumber tadi secara merata kepada semua warga dari masyarakat tersebut. Konsep & Aplikasinya di Indonesia pemilikan tanpa batas. Survai lain juga memberikan hasil yang lebih kurang sama. 78. maka setiap pribadi. untuk membatasi milik perorangan dari jenis tertentu. Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 347 Beberapa faktor domestik yang menyebabkan rendahnya pertumbuhan ekonomi Indonesia yakni menurunnya daya saing produk Indonesia. rnaka yang memiliki kemampuan lebih. Ini akan berakibat buruk terhadap kegiatan ekonomi dan hubungan sosial di antara mereka. mencapai 9% hingga 11% dari biaya produksi (tergantung daerah dan jenis usaha). Abdul Hamid Abu Sulaiman mengakui hak perorangan untuk memiliki hasil usahanya. warga dari suatu masyarakat memiliki hak yang sama. Sistem ini menghasilkan persamaan dan keadilan". ialah: pertama adalah menghindarkan seringnya dilakukan redistribusi. Walaupun demikian mereka tidak bisa menuntut seluruh barang yang dihasilkannya dari pemakaian sumber-sumber tadi. 28 Abu Sulaiman dan Abduul Hamid Ahmad. Masalah ekonomi biaya tinggi tidak saja mempunyai dampak langsung terhadap biaya tetapi karena menciptakan ketidakpastian juga berdampak tidak langsung kepada perusahaan karena harus menyimpan inventory yang lebih tinggi dan tidak bisa dianggap reliable dalam delivery barang (sehingga mempengaruhi peran indsutri kita dalam network produksi regional dan global). Karena tiap pribadi tidak sama kemampuannya untuk mengelola atau mengambil manfaat dari sumber-sumber tersebut. pungutan-pungutan tambahan yang berkaitan dengan birokrasi. Pertama. dinyatakannya dalam kalimat berikut: Bersamaan yang ketat dalam pemilikan sumber alam akan berakibat seringnya dilakukan pembagian kembali pemilikan tersebut di antara warga suatu masyarakat. pajak dan bea cukai (serta lembaga-lembaga yang berkaitan dengan permasalahan tersebut). Ketiga. Qadir ‘Audah. keuntungan karena depresiasi sudah tidak besar lagi. Menurut satu estimasi. anjloknya investasi dan prasarana yang tidak mendukung. sedangkan haknya atas sumber-sumber tersebut tetap terbatas seperti semula ditetapkan baginya. dan ketidakpastian. Permasalahan yang seringkali dikeluhkan adalah permasalahan tenaga kerja. 124. Prasarana yang tidak mendukung juga berperan terhadap rendahnya pertumbuhan ekonomi dan kinerja ekspor Indonesia. (al-Qahirah: Dar Misr li’l-Tiba’ah. Anjloknya investasi (domestik dan asing) jelas menghambat kinerja ekspor karena tidak terjadi peningkatan dan pengembangan produk. Dan ini dapat diterapkan pada pembatasan pemilikan lahan pertanian atau milik yang terdapat di kota". Alasan untuk memperkenankan adanya ketidaksamaan dalam pemilikan pribadi dari sarana produksi. hlm. serta permasalahan hubungan dengan buruh. Kedua. sedangkan yang selebihnya tetap dimiliki oleh masyarakat. dalam Gary Indiana. (Beirut: Manshurat al-‘Asr al-Hadith. Alternatif yang bisa diterima. dengan demikian dapat diciptakan stabilitas. dan memperkenankan adanya pemilikan pribadi atas sumber-sumber alam.27 Pendekatan ini memberikan prioritas kepada kepentingan umum dan menetapkan wakil-wakil dari masyarakat sebagai penengah dalam masalah kepentingan umum.

30 . Sementara itu. sebagai wakil rakyat. terutama RRC dan Vietnam (terutama untuk sektor yang padat karya seperti pakaian jadi dan sepatu). sementara pertumbuhan ekspor Indonesia hanya mencapai angka 3%. Muhammad Abdullah Al-Araby. hak milik negara dan milik bersama merupakan 3 bentuk pemilikan yang sejajar satu dengan lainnya dalam hukum Islam.8%. perdagangan dunia mengalami pertumbuhan hingga 10%. Teori. masih terdapat beberapa titik cerah yaitu pertumbuhan yang cukup tinggi untuk beberapa produk yang berbasiskan sumber daya alam seperti minyak kelapa sawit dan pertambangan serta dari ekspor komponen elektronika. Meskipun demikian. Kairo: Al-Muktamar al-Thani li Majma’al buhuth al-Islamiyah. Padahal pada kurun waktu yang sama pangsa pasar RRC di pasar dunia mengalami peningkatan cukup tajam dari 3% menjadi 6%. Namun. Di samping itu. Indonesia juga menikmati pertumbuhan permintaan yang cukup pesat dari RRC sehingga ekspor ke RRC mencapai 30% pada 2003 (walaupun pertumbuhan ini masih lebih rendah dibandingkan negara lain). keuntungan dari sewa-menyewa serta pembelian paksa dan peminjaman dan sebagainya. Some Aspects of the Islamic Economiy. Semua ini merupakan subyek yang akan kita bahas pada bahagian-bahagian berikutnya. menyimpulkan bahwa: "Perorangan (individu). Faktor-Faktor Penyebab Pertumbuhan ekonomi Indonesia yang rendah lebih disebabkan oleh faktor eksternal maupun domestik. bahwa dalam ajaran Islam hak milik perorangan. Pembagian sama rata terhadap "pendapatan sumber-sumber alam" yang mendasari pandangan Abu Sulaiman tentang riba dan pendapatnya tentang sewa tanah.8%. (Al Azhar. pengawasan harga. negara dan masyarakat masing-masing punya claim (tuntutan atas hak milik berdasarkan prinsip. dapat disebutkan usaha Siddiqi yang mengambil dalil-dalil utama yang menyangkut hak pemilikan dari pandangan universal Islam. Selain pertumbuhan yang rendah. Sementara pangsa pasar ekspor Indonesia di dunia relatif tidak mengalami perkembangan tetap berkisar pada angka 0. implikasi yang memprihatinkan adalah berkurangnya kesempatan kerja. maka hal ini akan memberi kontribusi untuk mengurangi kemiskinan. selama 1990-1995 diperkirakan sekitar 50% dari penciptaan lapangan kerja baru bersumber dari ekspansi ekspor dan industri-industri pendukungnya. Untuk 30 komoditi ekspor utama. 137. pandangan sosial dan filsafat Islam mengenai hukum. Ini berati negara diberikan hak untuk mencampuri hak milik perorangan dengan jalan mengaturnya. Sebelum krisis. Ia beranggapan bahwa hak milik perorangan. May 1965). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 15 pertumbuhan yang dihasilkan selama kurun waktu 1994-1996 (sebelum krisis) yang mencapai rata-rata 12. merupakan ketentuan umum sedangkan milik umum merupakan pengecualian. pada dasarnya semua itu berakar dari konsepsinya mengenai tauhid. Banyak penulis yang mengadakan pendekatan mengenai masalah pemilikan lewat berbagai sumber dan sumber-sumber pengambilan utamanya ialah kitab-kitab hukum fiqh yang sangat luas. tetapi harus bersaing). Pada 2003. Dari sisi volume ekspor. Ini menggambarkan bahwa Indonesia mengalami kendala untuk melayani permintaan pasar eksternal.30 Prinsip-prinsip ini diikuti dengan pembahasan terperinci mengenai kemungkinan-kemungkinan yang bisa membenarkan pencabutan atau pembatasan hak milik perorangan dengan tindakan-tindakan seperti nasionalisasi. Faktor eksternal adalah peningkatan persaingan dengan RRC dan Vietnam serta mulai dihapuskannya kuota tekstil dan pakaian jadi secara bertahap di pasar AS dan Eropa (mulai tahun depan tidak ada kuota lagi dan berarti tidak ada pasar yang pasti lagi melalui kuota. tapi pelaksanaannya tergantung pada tata nilai dan tujuan-tujuan yang dikandung oleh Islam". Yurisdiksi ini walaupun bersifat fungsional.346 Ekonomi Islam: Sejarah. bagi hasil pertanian dan bagi keuntungan. namun dia menempatkan negara yang mewakili masyarakat pada kedudukan yang dianggap sebagai khalifah Pemilik Hakiki Allah. Sebagai jalan tengah antara ijtihad berdasarkan ilmu usul fiqh dan suatu sistem yang ditarik dari satu prinsip dasar. secara riil ekspor Indonesia dalam beberapa tahun terakhir tidak berbeda jauh dengan pra krisis. pembatasan luas/jumlah. faktor domestik tampaknya memberikan kontribusi yang lebih besar terhadap penurunan daya saing produk Indonesia dan lemahnya kinerja ekspor. untuk memperkuat pendapatpendapat tertentu yang sesuai dengan pandangannya. semua mengalami penurunan pertumbuhan dan kehilangan pangsa pasar kepada pesaingnya. “Turuq istithmar al-amwal wa mauqif al-Islam minha”. Walaupun ia mensitir ayat-ayat tertentu. apabila pemilik menyimpang dari Muhammad Nejatullah Siddiqi. hlm. Bahkan terjadi penurunan presentase investasi terhadap PDB yang sangat tajam. Tentunya karena sebagian besar tenaga kerja yang diserap adalah kategori tidak terampil. Walau Tahawi dalam ijtihadnya sampai pada kesimpulan bahwa hak milik perorangan mempunyai fungsi pokok. dari gambaran yang kurang menggembirakan ini.31 Baqir al Sadr juga kritis mengenai pendapat. mengadakan pembatasan atau menyitanya sesudah memberikan ganti rugi yang layak. 31 Lihat. bahwa negara Islam mempunyai yurisdiksi atas hak-hak perorangan. (Lahore: Islamic Publication. 1970). yakni dari 30% pada masa pra krisis menjadi 17.8% per tahun. pertumbuhan investasi juga relatif rendah.

Op. 1975). Sayyid Abul A’la Maududi. Sayyid Qutb. Persaingan dan kompetisi saling menghancurkan sama sekali tidak sesuai dalam hubungan ini. Tapi beliau masih tetap menghendaki agar campur tangan negara sampai pada batas minimum.35 Sepanjang mengenai pelembagaan sikap berkoperasi serta seberapa jauh lembaga baru akan berbeda dengan perusahaan yang kini menguasai bidang produksi. jauh di bawah S Ibrahim At-Tahawi. Cit. dengan semangat persaudaraan.1 Kebijakan proteksi sebaiknya dihindari karena jika tidak diperhitungkan dampak keseluruhannya hanya akan menguntungkan sektor dan pihak tertentu saja dan merugikan rakyat banyak terutama yang tergolong dalam masyarakat perpendapatan rendah. Op. Mari E. Cit. terbentuk dari pendekatan ini. hlm.. dengan mengadakan "persaingan konstruktif" adalah tujuan mencapai yang baik untuk masyarakat. 198. yang mendapat dukungan dari kitab-kitab fiqh. Gambaran perkembangan kinerja ekspor bila diperhatikan ekspor Indonesia dalam beberapa tahun terakhir pasca krisis tidaklah terlalu menggembirakan. Untuk meningkatkan ekspor dan menyerap tenaga kerja maka diperlukan suatu strategi yang terpadu dalam menjaga kestabilan makro di antaranya dengan mem-perbaiki prasarana dan meningkatkan ketrampilan serta kapabilitas teknologi. 40. pertukaran dan distribusi. maka pribadi-pribadi dan kelompok-kelompok dianjurkan untuk bekerja sama menciptakan pola kehidupan di dunia sesuai dengan kehendak Allah. kesatuan tujuan serta kesamaan kepentingan akhir. Di samping memang dikehendaki oleh persaudaraan umat manusia dan persamaan. yang mengijinkan diadakannya kontrol sosial bilamana kepentingan sosial menghendakinya. tetapi pendapatnya kemudian lebih cederung mengambil jalan tengah. masih diperlukan satu studi 32 33 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 345 | BAB 12 | Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia Bidang-bidang Investasi Syariah di Indonesia ebelum krisis. Sejak krisis. Kerja sama dianggap sebagai nilai dasar dalam filsafat ekonomi Islam. pertumbuhan ekonomi Indonesia relatif rendah baik dibandingkan pada pertumbuhan tahun-tahun sebelumnya ataupun dibandingkan di negaranegara di Asia umumnya. itu memang merupakan sikap yang paling cocok bagi kepentingan praktis kemanusiaan masa kini dan dapat menyelamatkan mereka dari kehancuran persaingan kapitalistis. bahwa dia harus merupakan alat bagi pelayanan masyarakat. Pertumbuhan di Indonesia lebih didorong oleh faktor pertumbuhan konsumsi dan bukan didorong oleh faktor ekspor netto ataupun investasi. Economic of Islam. Ali Abdurrasul mengemukakan dalam hubungan ini. 162. Tulisan ini telah melalui proses editing tanpa mengurangi dan merubah isi dan makna tulisan 1 . terutama dalam bidang produksi dan pertukaran kemakmuran. Op. No. pandangan-pandangan mengenai hal-hal seperti landreform. hlm.34 Hubungan Produksi: Kerja Sama Dengan sikap positip terhadap usaha ekonomi dan hak pemilikan yang berorientasi sosial dan pengutamaan kepentingan umum. Namun keduanya menekankan perlunya jaminan agar dipenuhinya kebutuhan pokok bagi setiap pribadi dan dapat membenarkan suatu tindakan masyarakat jika memang sangat dibutuhkan untuk maksud tersebut. Produksi sektor manufaktur hanya tumbuh rata-rata 1. 33 Sayyid Qutb juga berpendapat sama bahwa hak milik pribadi merupakan pokok dari hukum Islam. Cit. juga karena secara tegas diperintahkan oleh Qur'an dan Sunnah. hendaknya lebih bersifat kooperasi (kerja sama). Hubungan ekonomi. Abu Sulamiman dan abdul Hamid Ahmad.5% per tahun selama periode 1998-2003. Teori.16 Ekonomi Islam: Sejarah. sektor ekspor Indonesia merupakan sumber penciptaan kesempatan kerja dan kesejahteraan rakyat. (Lahore: Islamic Publications.32 Semula Maududi lebih cenderung kepada fungsi pokok hak milik perorangan. Dec 2004 Ditulis kembali dari makalah DR. dan produksi bermutu tinggi sambil menghindarkan segala kegitan yang berakibat buruk bagi produsen lainnya dan bagi konsumen. Konsep & Aplikasinya di Indonesia peraturan pokok pemilikan. Pangestu dalam ”Debat Ekonomi ISEI 2004” di Jakarta Convention Centre 15-16 September 2004. Berbeda dengan posisi yang diambil oleh Abu Sulaiman. 34 35 Economic Review Journal.

“Menuju Bank Sentral Syariah”. Karena itu. hlm. hlm. Seorang muslim sejati melihat usaha-usaha pengembangan sebagai suatu jihad fi sabilillah. al-Muslim fi’alam al-iqtishad. Studi yang dibuat oleh Siddiqi mengenai tingkah laku pengusaha. Teori. 132. 1972). la menciptakan suatu rangsangan kuat untuk berkembang. (Beirut: Dar al-Shuruq. Kompetisi dinyatakan bertentangan dengan monopoli yang penghapusannya dianggap sebagai prasyarat bagi terjaminnya keadilan dan pertumbuhan. Karena itu Dewan Pengawas Syariah harus berperan aktif didalam mengawasi segala aktivitas usaha yang dilakukan bank Islam. Op.13 ---$€£¥--- pendalaman. Bagaimanapun juga bank-bank syariah membutuhkan institusi bank sentral tersendiri.37 Perkembangan dan Pertumbuhan Filsafat ekonomi Islam tidak hanya berhenti dengan mengajar manusia untuk mengadakan kerja sama. Kemudian. Cit. Kelima. 38 Malik ben Nabi. 40 Malik ben Nabi. Bahkan sudah saatnya kita mengembangkan wacana Bank Sentral Syariah sebagai payung bersama bagi seluruh bank yang beroperasi berdasarkan sistem syariah. padahal dana zakat ini merupakan potensi yang sangat luar biasa. Kemudian bank-bank Islam yang ada saat ini masih kesulitan untuk mengumpulkan dana zakat. Pengembangan ekonomi merupakan persyaratan yang perlu dipenuhi. 13 Juni 2003. 139-152. yang memungkinkan kaum muslimin untuk melaksanakan risalah kemanusiaan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 17 memberi pinjaman yang bertujuan konsumtif. Alasan mendapatkan 36 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Ini terjadi karena adanya motivasi bahwa Islam melaksanakan segala sesuatu untuk perkembangan ekonomi. Republika. 39 Ibrahim At-Tahawi. seringkali terjadi penyimpanganpenyimpangan aktivitas transaksi yang tidak sesuai dengan syariah. Pendekatan nasionalistis yang sempit terhadap pengembangan ekonomi. Sehingga dalam prakteknya. infak. Karena tidak mungkin dalam suatu institusi ada dua sistem yang memiliki perbedaan-perbedaan yang sangat mendasar. suatu yang dinyatakan Qur'an sebagai tugas suci mereka. tidak serasi dengan semangat Islam yang mengajarkan pendekatan global. (Lahore: Islamic Publications. Dan masalah keenam yang dihadapi kalangan perbankan syariah adalah belum maksimalnya institusi undang-undang yang menjadi payung hukum bagi keseluruhan aktivitas perbankan Islam. 39 Tugas ini berhubungan dengan kesejahteraan bagi seluruh ummat manusia.. Economic Enterprise in Islam. guna mencapai suatu masyarakat dunia yang makmur dimana tiada kelaparan dan ketakutan mencekam ummat manusia. pengetahuan yang masih rendah dan mahalnya biaya sarana komunikasi. dalam rangka ini dianggap sebagai penolakan atas ni'mat dan karunia Allah. 38 Masyarakat muslim mengarahkan kebijaksanaankebijaksanaannya agar terjamin kecukupan dan ketentraman bagi semua warganya. hlm. bisa jadi yang terhambat adalah perkembangan perbankan syariah. dan bisa dijadikan sebagai salah satu sumber pendanaan pinjaman untuk tujuan konsumtif. baru bersifat studi awal. maupun shadaqah pada skala yang besar. Cit. asal semua badanbadan perekonomian mengikuti moralitas Islam. 37 Ibid.40 Tentang strategi pengembangan ekonomi Islam. Hal ini disebabkan oleh masih terbatasnya dana yang dapat dipinjamkan tanpa memperoleh keuntungan. 6-9. Op. Pandangan Islam mengenai kerja sama tidak menghilangkan persaingan bebas dan jujur di pasaran. masih minimnya sumberdaya manusia yang memahami secara komprehensif segala hal yang berkaitan dengan industri perbankan syariah. perlu ditingkatkan berbagai upaya sosialisasi secara terus menerus mengenai sistem perbankan yang sesuai dengan syariah. Hal itu tidak mungkin bisa dilaksanakan bila negara-negara Islam masih tetap secara politis dan ekonomis tunduk pada kekuatan yang mewakili budaya berlawanan dengan Islam. yang terpisah dengan bank sentral yang sudah ada. sesudah menggalakkan mereka dalam usahausaha produktif. . hlm. kita perlu mendukung secara penuh upaya untuk membuat RUU Perbankan Syariah yang direncanakan akan selesai pada akhir 2003 ini. sifat khasnya yang utama adalah bahwa keadilan sosial dan kemakmuran berjalan bergandengan. akibatnya akan selalu ada permasalahan-permasalahan yang dapat menghambat perkembangan salah satunya. 1972).344 Ekonomi Islam: Sejarah. Hal ini membuat lebih dibutuhkan lagi untuk menggambarkan bagaimana semangat berkooperasi itu menjadi tindakan nyata yang melibatkan jutaan kesatuan perorangan. serta tiap sikap santai. Dalam kasus ini. yang menumbuhkan kerja sama antara negara-negara kaya dan miskin. 13 Irfan Syauqi Beik. 181..36 Walaupun perhatian yang besar telah diberikan oleh Kahf mengenai masalah ini belum ada kemajuan dicapai dalam bidang ini.

Jenis deposan seperti ini pada umumnya lebih cenderung untuk mendepositokan uangnya pada bank-bank yang beroperasi dengan sistem bunga/riba atau pada pasar modal (stock market). kemudian diimplementasikan dalam berbagai institusi ekonomi. Tentu saja bank Islam akan lebih cenderung mempertahankan rasio yang tinggi antara uang tunai dengan simpanannya bila dibandingkan dengan perbankan konvensional. Masalah keempat yang dihadapi selanjutnya adalah masalah pendanaan pinjaman untuk konsumsi. Salah satu problematika mendasar yang dihadapi oleh para pakar maupun praktisi ekonomi syariah adalah masih minimnya kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia yang memiliki penguasaan ilmu ekonomi yang berbasis pada syariah Islamiyyah. Ini merupakan peluang yang sangat prospektif..41 Dilihat dari segi pandangan Islam yang sangat luas. tidak pula peningkatan GNP (pendapatan nasional kotor) merupakan satu-satunya ukuran bagi "pertumbuhan" menurut pengertian Islam. Walaupun harus diakui bahwa ketika berbagai pemikiran dan konsep ekonomi syariah ini pertama kali diperkenalkan.42 Salah satu problematika mendasar yang dihadapi oleh para pakar maupun praktisi ekonomi syariah adalah masih minimnya kualitas dan kuantitas sumberdaya manusia yang memiliki penguasaan ilmu ekonomi yang berbasis pada syariah Islamiyyah. usaha-usaha pengembangan tersebut tidak untuk tujuan dirinya sendiri. 42 Jaques Austruy. Hal ini menyebabkan bank Islam terdorong untuk mencari proyek yang segera memberikan keuntungan. dan aspek ekonomi hanyalah salah satu dimensi. adalah kurangnya deposito. Tingginya kebutuhan SDM ini menunjukkan bahwa sistem ekonomi syariah semakin dapat diterima oleh masyarakat. 118. Ketiga. masalah yang dihadapi oleh perbankan syariah adalah likuiditas berlebihan (excessive liquidity). karena dalam mudarabah. Kedua. Long gestation project (proyek dengan masa menunggu yang lama) dan proyek infrastruktur adalah proyek-proyek yang kurang menarik minat perbankan Islam. 1960). Implikasinya adalah bank Islam harus melakukan supervisi dan terkadang mengelola secara langsung operasional suatu proyek yang didanainya. Akibatnya bank Islam harus memikul biaya tambahan yang tidak pernah terdapat pada pembukuan bank-bank berasas bunga.18 Ekonomi Islam: Sejarah. betapa Islam mengutamakan amal (kerja). dimana bank Islam harus membayar keuntungan yang besar setiap tahun terhadap simpanan. diperkirakan bahwa dalam jangka waktu sepuluh tahun kedepan. Sebaliknya. Ini dilakukan untuk mereduksi pengeluaran manajerial. adalah problematika biaya dan profitabilitas. Dan diantara langkah-langkah tersebut. Bank Islam pun cenderung menahan lebih banyak cadangannya (baik pada kasnya sendiri maupun bank sentral) sebagai perlindungan atas kerugian dan menjaga kepuasan para nasabah potensialnya. hlm. Menurut data Bank Indonesia. Pada umumnya nasabah lebih senang meminjam dana atas dasar mudarabah. mengeksploitasi sumber-sumber alam secara maksimal dan peranan aktif negara dalam memberikan jaminan pertumbuhan secara adil. sekaligus merupakan tantangan bagi kalangan akademisi dan dunia pendidikan kita. Teori. Karena sesuai syariah. tiap individu secara sukarela bekerjasama di dalam usaha tersebut. (Damaskus: Dar al-Fikr. berbagi keuntungan tidak dibenarkan tanpa berbagi resiko. Perbankan yang beroperasi secara syariah tidak dapat menerima simpanan dari orang-orang yang ingin mendapat keuntungannya tanpa menanggung resiko apapun. Sikap konservatif investor dan bank tersebut akan menimbulkan likuiditas berlebihan. Ini dilakukan untuk mengantisipasi penarikan rekening tabungan yang dilakukan nasabah sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan terlebih dahulu. Bank Islam terkadang kesulitan untuk . Bank Islam pun harus mampu meminimalisir potensi kerugian dari investasi mudarabahnya dan mengamankan tingkat keuntungan yang lebih tinggi dibandingkan dengan bank-bank riba. Op. Tujuannya adalah suatu hidup sejahtera dengan segala dimensinya. dibutuhkan tidak kurang dari 10 ribu SDM yang memiliki basis skill ekonomi syariah yang memadai. Cit. sebagian dari kaum 41 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 343 hlm. membangun institusi pendidikan ekonomi syariah yang berkualitas tentu saja menjadi pilihan yang tidak dapat ditawarkan lagi. bank Islam akan lebih senang --dengan alasan resiko-berinvestasi atas dasar musyarakah ketimbang mudarabah. agar output yang dihasilkan benar-benar mampu menjawab berbagai permasalahan yang ada. Minimnya jumlah SDM yang memenuhi kualifikasi tersebut tentu saja mendorong berbagai kalangan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap ekonomi syariah untuk mengambil langkah-langkah yang bersifat solutif. 229-232. tidak semua nasabah bank Islam yang potensial menyetujui meminjamkan uangnya berdasarkan prinsip musyarakah atau kemitraan. jika suatu usaha mengalami kerugian maka bank akan menanggung beban kerugian yang lebih besar ketimbang partnernya. Usaha-usaha pengembangan umumnya bersifat sosial. atau bahkan meminjam dari bank konvensional dengan sistem bunga. Minimnya jumlah SDM yang memenuhi kualifikasi tersebut tentu saja mendorong berbagai kalangan yang memiliki kepedulian yang tinggi terhadap ekonomi syariah untuk mengambil langkahlangkah yang bersifat solutif. Problematika itu dapat kita kategorikan pada beberapa masalah yang diantaranya adalah: Pertama. Dengan penekanan pada pokok ini Tahawi lebih jauh menyatakan. al-Islam wa’ltanmiyat al-iqtishadiyah. Kemudian. Konsep & Aplikasinya di Indonesia keuntungan pribadi bukanlah merupakan pendorong utama didalam Islam. Namun kendala yang dihadapi pun tidaklah mudah. Bank Islam bekerja dengan aturan yang sangat ketat dan memilih investasi yang halal dan sesuai syariah saja. Dibutuhkan adanya kerja keras dan perencanaan yang matang. Ibrahim At-Tahawi.

untuk kemudian dikomparasikan dengan sistem konvensional yang ada. apalagi mengingat pangsa pasarnya yang sangat besar. telah berusaha lama untuk keluar dari keadaan ini dengan mengajukan dan menawarkan berbagai gagasan ekonomi alternatif yang berlandaskan ajaran Islam. bank Islam cenderung mempertahankan rasio yang lebih tinggi antara uang tunai dan simpanan dibandingkan dengan bank konvensional. dan tidak mengatur aspek-aspek lain yang berkaitan dengan mu`amalah yang berhubungan dengan interaksi dan pola kehidupan antar sesama manusia. sehingga tidak mampu menciptakan pemerataan dan kesejahteraan secara lebih adil. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 19 berada pada keadaan yang mengkhawatirkan. maka nilainya masih relatif kecil.23 persen. tidak boleh ada satu aktivitas perekonomian pun. yang berarti bahwa bank-bank ini mungkin menghadapi kesulitan untuk menarik simpanan. bank Islam menunjukkan rasio keuntungan yang lebih tinggi daripada bank konvensional yang bergerak di negara yang sama. inspirasi dan petunjuk pelaksanaan ekonomi Islam diambil dari al-Quran dan Sunnah Nabi saw.5 triliun. Society and The Rising Culture. Teori. Keempat. Sementara di tingkat kecamatan. maka tidak ada jalan lain kecuali dengan membangun dan mengembangkan sistem ekonomi yang memiliki nilai dan norma yang dapat dipertanggung-jawabkan. dimana tidak ada satu bidang pun yang luput dari perhatian Islam. Kemudian yang kedua. tetapi masih terdapat berbagai kelemahan dan kekurangan yang perlu untuk kita sempurnakan secara bersama-sama. Kalau kita persentasekan. untuk kemudian dikembangkan didalam institusi ekonomi praktis. Beberapa masalah Ada beberapa problematika yang muncul seiring dengan berkembangnya industri perbankan syariah. semuanya harus selaras dan sejalan dengan kedua sumber hukum tertinggi dalam ajaran Islam. Ada 4 poin penting yang didapat dari hasil riset tersebut. perspektif dan pandangan-pandangan ekonomi syariah mempertimbangkan peradaban Islam sebagai sumber. Artinya bahwa kondisi yang terjadi di masa kejayaan peradaban Islam mempengaruhi terhadap pembentukan perspektif dan pandangan ekonomi Islam. yaitu sebesar Rp 2. Walau demikian. Hal ini mengisyaratkan kepada kita bahwa ternyata bank Islam lebih konservatif daripada bank konvensional. bank Islam lebih efisien daripada bank komersial konvensional. termasuk bidang ekonomi tentunya. terutama dalam masalah rasionalitas dan moralitas. Meskipun kalau dilihat dari volume usaha perbankan syariah jika dibandingkan dengan total keseluruhan volume usaha perbankan nasional. Dengan demikian. yaitu: Pertama. maupun konsumsi yang bertentangan dengan al-Quran dan Sunnah. baik produksi. Kedua. Pada kesempatan ini penulis mencoba untuk mengetengahkan suatu hasil riset yang dilakukan oleh Abdul Gader dan Al-Ghahani (1990) yang melakukan studi perbandingan tentang peranan bank komersial konvensional dan bank Islam dalam pembangunan ekonomi. diantaranya adalah Chapra dalam bukunya The Turning Point. mereka kekurangan kesempatan untuk meminjamkan dananya. Khurshid Ahmad. Padahal ajaran Islam adalah ajaran yang bersifat komprehensif dan universal. maupun Ervin Laszio dalam 3rd Millenium. Berkembangnya wacana ekonomi syariah sebagai sistem alternatif perekonomian yang ada. Ini menunjukkan bahwa bank Islam terikat pada modalnya dalam pemberian pinjaman. atau dengan kata lain. maka volume usaha perbankan syariah baru mencapai angka 0. Begitu pula halnya dengan berbagai kebijakan dan regulasi yang dikeluarkan. Sedangkan total volume usaha perbankan nasional secara keseluruhan mencapai angka Rp 1087 triliun. Didin Hafidhuddin. Karakteristik dan Landasan Filosofis Ekonomi Islam Menurut Didin Hafidhuddin. seperti Umar Chapra. Begitu pula dengan rasio antara pinjaman dengan modal sendiri dan antara pinjaman dengan simpanan. Ini berarti bahwa sumber utama yang menjadi pedoman dan rujukan didalam mengembangkan ekonomi Islam adalah al-Quran dan Sunnah. 2003 . Pertama. Analisis ini menunjukkan bahwa meskipun pendirian bank-bank Islam telah berjalan dengan lancar. wajar jika kemudian banyak bank-bank konvensional yang membuka cabang syariah secara langsung maupun melalui konversi cabang-cabang konvensionalnya menjadi cabang syariah. lebih tinggi pada bank Islam bila dibandingkan dengan bank komersial konvensional. ada tiga karakteristik yang melekat pada ekonomi Islam. distribusi. persentase modal sendiri (equity) terhadap total aset adalah lebih tinggi pada bank Islam daripada bank konvensional. Sehingga untuk memperbaiki keadaan tersebut. Hal ini telah diungkap oleh beberapa pakar ekonomi. yang 43 Lihat. kita pun memiliki puluhan BPRS yang telah beroperasi di seluruh wilayah Indonesia. Perbankan Islam Sesungguhnya jika mau jujur. dan yang lainnya. sebagaimana terbukti dari rasio pengeluaran non bunga dengan pendapatan kotor (gross revenue). Science. Yang terjadi justru ketimpangan dan kesenjangan yang luar biasa. Munculnya sikap semacam ini sebagai refleksi dari pemahaman bahwa ajaran agama Islam hanya mengatur pola hubungan yang bersifat individual antara manusia dengan Tuhannya saja. muslimin banyak yang ragu dan tidak percaya. Ilmu ekonomi konvensional sama sekali tidak mempertimbangkan aspek nilai dan moral dalam setiap aktivitas yang dilakukannya.342 Ekonomi Islam: Sejarah. Sehingga. prospek perbankan syariah kedepannya sangat cerah.43 Para pakar ekonomi Islam sendiri. The Challange and The Vision. Ketiga. Ini adalah bukti dari perolehan yang lebih tinggi terhadap kekayaan bersih atau modal pendapatan dari aset dan rasio total pendapatan operasional dengan total aset. masih banyak permasalahan yang dihadapi oleh perbankan syariah. tidak lepas dari kekeliruan sejumlah premisekonomi konvensional.

ras. agama. maupun atribut-atribut keduniaan lainnya. Return dihitung berdasarkan perubahan NAB Minimum pencairan penjualan Rp. 11. bahwa komunitas yang dibangun oleh Rasulullah Saw merupakan komunitas terbaik yang pernah ada sepanjang sejarah peradaban manusia. yang mampu mencegah terjadinya konsentrasi kekayaan di tangan segelintir kelompok orang. bahwa ekonomi Islam bertujuan untuk menemukan dan menghidupkan kembali nilai-nilai. setiap kegiatan ekonomi haruslah senantiasa berada dalam koridor keadilan dan keseimbangan. karena mengandung nilai dan filsafat yang sejalan dengan fitrah dan kebutuhan hidup manusia. daftar anggota direksi dan komisaris serta surat kuasa dari direksi kepada pejabat yang ditunjuk untuk melakukan transaksi dengan disertai fotokopi KTP atau Paspor dari yang memberi memberi dan diberi kuasa. Setiap pemodal yang ingin membeli Unit penyertaan BNI Dana Syariah dan/atau BNI DanaPlus Syariah terlebih dahulu diharuskan untuk mengisi Formulir pembukaan Rekening dengan melampirkan fotocopi identitas diri (KTP/SIM/Paspor untuk Pemegang Unit Penyertaan perorangan) dan fotocopi akte pendirian perusahaan. Perlu disadari bahwa sistem ekonomi Islam ini tidak hanya diperuntukkan bagi kaum muslimin saja. Ketika saat ini kita berupaya untuk membangun kembali sistem perekonomian Islam. dan semakin tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. benar-benar diterapkan dalam kehidupan perekonomian. keadilan. yang masih berlangsung hingga saat ini. termasuk mekanisme perolehan rizki.45 44 45 Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 341 9. 14. Formulir Pembukaan Rekening dapat diperoleh di Kantor Manajer Investasi (PT. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini sangat pesat. dan semakin tingginya tingkat kepercayaan masyarakat. termasuk ekonomi. 12. Hal ini terlihat dari semakin tumbuh dan berkembangnya industri perbankan Islam di tanah air. Karena itu. yaitu: Pertama. Sistem perekonomian yang dibangun pada masa itu. terbagi atas empat hal. yang menjadi dasar kesejahteraan manusia. Masyarakat sangat merindukan munculnya berbagai institusi ekonomi yang dapat mewujudkan keadilan ekonomi guna mempersempit kesenjangan sosial. Perkembangan perbankan syariah ini merupakan sebuah fenomena yang sangat menarik dan unik. harus dilaksanakan sebagai bentuk penghambaan kita kepada Allah Swt secara total.000. karena fenomena ini terjadi justru di saat kondisi perekonomian nasional Ibid. Sedangkan yang ketiga. tidak berlakunya riba.75% dari investasi Penjualan kembali atau pengalihan tanpa biaya Proyeksi pencairan penjualan T +1 (maksimum T+7)/bursa Tata cara Pembukaan Rekening dan Pembayaran. Hal ini terlihat dari semakin tumbuh dan berkembangnya industri perbankan Islam di tanah air. maka nilai-nilai dan norma-norma ekonomi yang pernah diterapkan oleh Rasulullah saw bersama para sahabat harus dihidupkan kembali.44 Berbagai karakteristik dan landasan filosofis di atas memberikan panduan kepada kita didalam proses implementasi ekonomi Islam. Urgensi Kurikulum Ekonomi Syariah Setelah menyadari akan pentingnya penerapan sistem ekonomi Islam secara menyeluruh. kondisi saat ini membutuhkan adanya dukungan yang kuat dari berbagai pihak agar sistem ekonomi berdasarkan syariah Islamiyah dapat terus tumbuh dan berkembang di Indonesia. prioritas. dan berbagai aktivitas yang merugikan. Yang kedua. Krisis ekonomi yang terjadi sejak pertengahan 1997. Selanjutnya yang keempat adalah pertanggung-jawaban. . tetapi juga memberikan dampak positif kepada kalangan non muslim lainnya. Tentu saja. Teori. penimbunan. 13. benar-benar mencerminkan pelaksanaan ajaran Islam secara utuh. yaitu dimana kita meyakini akan kemahaesaan dan kemahakuasaan Allah swt didalam mengatur segala sesuatunya. Sebagaimana diketahui bersama. Hal ini memberikan keyakinan kepada kita bahwa sistem ekonomi Islam ini merupakan solusi di masa yang akan datang. tidak ada spekulasi.Waktu pencairan penjualan setiap saat Penalti tidak ada Biaya pembelian 0. tanpa membedakan suku. Regulasi Sistem Ekonomi Syari’ah Bank Sentral Islam. prinsip keadilan dan keseimbangan. Sehingga seluruh aktivitas. Sedangkan landasan filosofis ekonomi Islam menurut Adiwarman Karim. telah semakin menyadarkan kita akan pentingnya mencari dan mengembangkan sistem ekonomi alternatif. Artinya bahwa manusia harus memikul seluruh tanggung jawab atas segala keputusan yang telah diambilnya.500. BNI SECURITIES) dan outlet-outletnya serta di kantor-kantor cabang BNI Syariah. sehingga menciptakan kesejahteraan. Ibid. Sebuah Harapan Perkembangan perbankan syariah di Indonesia dalam satu dekade terakhir ini sangat pesat. dan etika ekonomi komunitas muslim pada periode awal perkembangan Islam.20 Ekonomi Islam: Sejarah. prinsip tauhid. Konsep & Aplikasinya di Indonesia selanjutnya diterapkan pada kondisi saat ini. Kemudian yang ketiga adalah kebebasan. Hal ini berarti bahwa setiap manusia memiliki kebebasan untuk melaksanakan berbagai aktivitas ekonomi sepanjang tidak ada ketentuan Allah Swt yang melarangnya. Masyarakat sangat merindukan munculnya berbagai institusi ekonomi yang dapat mewujudkan keadilan ekonomi guna mempersempit kesenjangan sosial. NPWP. Nilainilai seperti kejujuran. maka pertanyaan selanjutnya adalah bagaimana memenuhi kebutuhan SDM yang memiliki kualifikasi yang memadai. 10. 15.

25% dari NAB harian dan dibayar setiap bulan. Terjangkau (minimum pembelian Rp. Minimum pembelian setiap kali Rp.0. Bahkan jika memungkinkan dibukanya jurusan ekonomi Islam secara tersendiri. Mudah dijangkau dari segala penjuru (ATM. Bebas Pajak (bukan objek pajak) 4.75% dan biaya penjualan kembali 0%.50% pada efek yang bersifat ekuitas a. Pembelian reksadana dapat dilakukan dioutlet bni securities dan bni syariah 6. diantaranya ialah memperbaiki dan menyempurnakan kurikulum pendidikan ekonomi. Hasil yang optimal (dibanding deposito) 8. Biaya pembelian sebesar 0. Teori. Komposisi portofolio min.500 juta 2. beserta kurikulumnya menjadi sangat signifikan. saham prinsip syariah (jii) 4.1% berdasarkan NAB dihitung secara harian dan dibayar setiap bulan.2. 10. Pengelolaan Portofolio yang profesional 6. Obligasi Syariah. yang disertai oleh komprehensifitas analisis. Keuntungan Berinvestasi di BNI Reksadana Syariah 1. CD Mudharabah Mutlaqah.l. SWBI. audit 1x setahun) 5. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Pendahuluan 21 12. 5. Fasilitas bebas pajak atas return yang diterima dari investor 9. dimana ilmu ekonomi Islam dikembangkan dengan memadukan pendekatan normatif keagamaan dan pendekatan kuantitatif empiris. Transparan (investasi ditentukan didepan. Imbalan jasa MI pertahun max. Pembayaran penjualan kembali selambat-lambatnya 7 hari kerja (t+7). BNI Danaplus Syariah 1. Langkah yang dapat dilakukan oleh perguruan tinggi. termasuk perguruan tinggi. 1 juta atau maksimum 2% dari total unit yang dijual.12. Tujuan Investasi BNI DanaPlus Syariah adalah memberikan tingkat pertumbuhan nilai investasi yang lebih baik dan optimal dalam jangka panjang kepada para pemodal yang berpegang kepada Syariah Islam dengan hasil investasi yang bersih dari unsur riba' dan gharar.5 milyar 3. Likuiditas Terjamin (dapat dicairkan sewaktu-waktu) 3. Tujuan Investasi BNI Dana Syariah adalah memberikan tingkat pertumbuhan yang stabil dalam jangka panjang kepada para pemodal yang berpegang kepada Syariah Islam dengan hasil investasi yang bersih dari unsur riba' dan gharar. 98% di efek pendapatan tetap a. 7.48% sd. ---$€£¥--- . Imbalan jasa kustodian pertahun max.000.CD Mudharabah Muqayaddah. Dana awal penerbitan sebesar Rp.Phoneplus) Tentu dalam hal ini. Bebas biaya pencairan (tidak dikenakan penalti) 7.l. Pengalihan ke reksadana non syariah tidakdikenakan biaya 8. Total unit penyertaan sebesar Rp.340 Ekonomi Islam: Sejarah. peran institusi pendidikan. 11.1. Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank serta efek-efek lain yang bersifat syariah dan max.000. dimana sudah saatnya ada ruang bagi pengkajian dan penelaahan ekonomi syariah secara lebih mendalam dan aplikatif. Pembayaran penjualan kembali selambat-lambatnya 7 hari kerja (t+7).

Imbalan jasa kustodian pertahun max. dari total unit yang dijual.80% sd. 1 juta atau maksimum 2% 5.22 Ekonomi Islam: Sejarah.25% dari NAB harian dan dibayar setiap bulan. Komposisi portofolio min. Pembelian reksadana dapat dilakukan di outlet BNI Securities dan BNI Syariah 7.12. . keuntungan dan kerugian adalah menjadi tanggung jawab bersama. Sertifikat Investasi Mudharabah antar bank serta efek-efek lain yang bersifat syariah. Jenis Reksadana Syariah BNI Dana Syariah 1. tetapi mereka tidak pernah tahu berapa jumlah pembagian hasil sebenarnya yang akan mareka terima sebelum usaha itu berhasil atau tidak. 4. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 339 mempertimbangkan apakah dana yang dipinjam itu berhasil dibisniskan atau tidak. Sedangkan dalam ekonomi Islam baik dalam bentuk usaha mudharabah mahupun musyarakah. 8.500 juta 2. Pengalihan ke reksadana non syariah tidak dikenakan biaya 9.1% berdasarkan NAB dihitung secara harian dan dibayar setiap bulan 11. Biaya pembelian sebesar 0.98% di efek pendapatan tetap a. Teori. jumlah pembagian hasil yang diterima belumlah diketahui secara pasti sebelum usaha itu berhasil atau gagal. CD Mudharabah Muqayaddah. Dengan kata lain.75% dan biaya penjualan kembali 0%. Dalam sistim ini. berhasil atau tidak bisnis para peminjam modal. 6. Fasilitas bebas pajak atas return yang diterima dari investor 10.5 milyar 3.0. Dana awal penerbitan sebesar Rp.max.l. Mereka hanya tahu persentase pembagian hasil. Obligasi Syariah SWBI.CD Mudharabah Mutlaqah. Minimum pembelian setiap kali Rp. Total unit penyertaan sebesar Rp. peminjam harus membayar pinjaman plus bunganya. Imbalan jasa MI pertahun max. Perbedaan pembagian hasil yang pre-determined (exante) dalam sistim ekonomi ribawi inilah yang menyebabkan terjadinya ketidakadilan dalam ekonomi umat sehingga ianya dilarang oleh Islam dibandingkan dengan sistim ekonomi Islam yang pembagian hasilnya berdasarkan post-determined (ex-post) yang jauh lebih adil dan mensejahterakan umat Reksadana Syariah Pengertian Dan Definisi Reksadana Syariah Reksa Dana Syariah adalah wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana dari masyarakat pemodal sebagai pemilik harta ( shabib al-mal/rabb al-mal) untuk selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi sebagai wakil shahib al-mal menurut ketentuan dan prinsip Syariah Islam.

338

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

23

pinjam meminjam dana yang digunakan untuk berbisnis adalah "Sistim Bagi Hasil" (Profit-Loss Sharing). secara umum, sistim bagi hasil ini ada yang disebut dengan mudharabah, yaitu bentuk usaha bisnis yang dilakukan oleh dua partai dimana dalam menjalankan usaha bisnis ini satu partai adalah bertindak sebagai pemodal dan partai lainnya bertindak sebagai pelaksana bisnis (enterpreneur). Sementara itu, musyarakah dimaksudkan sebagai suatu bentuk usaha bisnis/syarikat yang modalnya di biayai oleh semua partai yang terlibat dalam bisnis tersebut. Kedua bentuk bisnis ini, jauh lebih berkeadilan dibandingkan dengan bentuk bisnis dalam ekonomi konvensional, sebab apapun keuntungan atau resiko yang terjadi terhadap bisnis ini, ke semua partai yang terlibat dalam bisnis ini memiliki hak yang sama terhadap hasil usaha yang diperoleh. Bila bisnis mereka berjaya, maka semua partai akan menerima keuntungan dan sebaliknya, bila bisnis mereka bankrut maka kerugianpun harus ditanggung bersama. Jumlah pembagian keuntungan yang akan diperoleh mereka dalam mudharabah adalah berdasarkan penjanjian bersama, katakanlah 60% untuk pembagi modal dan sisanya, 40% untuk mereka yang memenej bisnis. Namun, bila usaha mudharabah mengalami kerugian, maka pelaksana tidak bertanggung jawab atas kehilangan modal yang disumbangkan pemodalnya. Ini tidak berarti para pelaksana tidak mengalami kerugian apapun, sebab ianya juga dirugikan atas jasa dan jerih payahnya yang disumbangkan untuk memajukan bisnis mereka. Dengan kata lain, pemodal rugi atas modalnya, dan pelaksana rugi atas usaha dan jerih payahnya. Sedangkan dalam musharakah, ada dua pendapat cara pembagian keuntungan yang diadopsikan. Pertama, pembagian keuntungan biasanya dibahagikan berdasarkan besarnya jumlah modal masing-masing yang diinvestasikan dalam bisnis mereka. Sebagai contoh, dalam menjalankan usaha bisnis "Emping Melinjo" yang memerlukan modal Rp100.000.000,- si A menginvestasi Rp70.000.000,- dan si B sisanya didanai oleh si B sebanyak Rp30.000.000,-. Maka pembahagian hasil keuntungan adalah 70% untuk si A dan 30% untuk si B berdasarkan jumlah proporsi modal yang mereka tanamkan. Semakin besar jumlah modal yang diinvestasikan, maka semakin besar bahagian keuntungan yang diperoleh. Sedangkan, sistim pembagian hasil kedua adalah keuntungan itu dibahagikan berdasarkan proporsi usaha dan jerih payah yang diberikan dalam menjayakan bisnis mereka. Seperti halnya dalam pembagian keuntungan, kerugian yang dialami mereka juga harus ditanggung bersama. Apapun dasar pembagian hasil yang dibuat, namun pembagian keuntungan itu haruslah berdasarkan kesepakatan bersama dan kerugian yang terjadipun hendaklah betul-betul disebabkan oleh faktor-faktor yang tidak dapat dielakkan dan bukan disebabkan oleh faktor kesengajaan.Bila kita melihat dalam sistim ekonomi ribawi (bunga), peminjam sudah ditentukan besarnya jumlah bunga yang harus dibayarkan ke bank dengan tidak

| BAB 2 |

Sejarah Ekonomi Islam

T

ujuan mulia diutusnya Rasulullah saw di muka bumi adalah membangun masyarakat yang berbudaya dan berperadaban, hal itu merupakan salah satu tujuan utama dari makna al-Qur’an diturunkan di dunia ini. Langkah-langkah utama yang diambil beliau adalah merekontruksikan secara mendasar pemahaman manusia terhadap keberadaannya di dunia. Dimulai dari hal-hal yang mendasar dan mulia (summum button) dalam bertingkah dan berperilaku (muamaalah) diantara sesamanya. Masalah muaMaalah menjadi bagian penting dari perkembangan masyarakat, yang akhirnya sangat menentukan kebijakan politik. Di mana kebijakan politik cendrung lebih dominan dalam mempengaruhi kehidupan masyarakat. Demikian juga dengan perkembangan ekonomi Islam, menjadi suatu yang tidak dapat dipisahkan dari perkembangan sejarah Islam. Walaupun sejumlah literatur tidak secara implisit menyebutkan keberadaan pemikiran ekonomi Islam, tetapi karena adanya perkembangan ekonomi Islam di masa sekarang, maka hal itu tidak dapat dipisahkan dari perkembangan sosial kemsyarakatan. Di samping itu, ekonomi Islam bukan ilmu spesifik yang menjadi alasan untuk dipisahkan dari perkembangan sosial kemasyarakatan di masa Rasullah saw dan Khulafaurasyidin. Sekalipun demikian, bukan berarti pemikiran tentang ekonomi Islam minim. Potensi pemikiran ekonomi Islam sangat potensial, sejalan karena tidak adanya pemisahan antara satu urusan dengan urusan lain dalam mencari keridhaan Allah. Mengapa saat ini perkembangan pemikiran ekonomi Islam kurang dikenal dan kurang pengaruhnya dalam kehidupan masyarakat? Faktor

24

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia

337

utamanya adalah karena kajian-kajian pemikiran ekonomi Islam kurang tereksplorasi di tengah maraknya dominasi ilmu ekonomi konvensional yang lebih banyak digunakan pada saat ini, baik di negara maju maupun negara berkembang. Akibatnya, perkembangan ekonomi Islam, yang telah ada sejak awal abad ke-7 M, kurang begitu dikenal masyarakat. Hal ini menjadikan pemikiran-pemikiran ekonomi Islam kurang mendapat perhatian yang baik, sebab masyarakatnya juga kurang mendapat informasi yang memadai. Tabel 1 Perkembangan Pemikiran Ekonomi Islam
Periode 632-656 M 656-661 M Rasulullah saw Tokoh Ekonomi Muslim

Pemikiran Ekonomi Islam di masa Khulafaurashydin. Abu Bakar Siddiq (632-634) Umar Bin Khatab (634-644), Usman bin Affan, (644-656) Ali bin Abi Thalib (656-661). 738-1037 Pemikiran Ekonomi Islam Periode Awal M Zayd bin Ali (738), Abu Hanifah (767 M), Awzai (774 M), Maalik (798 M), Abu Yusuf (798 M), Muhammad bin Hasan Al-Shaybani (804 M), Yahya bin Dam (818 M), Shafii (820 M), Abu Ubayd (838 M), Ahmad bin Hambali (855 M), Yahya Bin Hambali (855 M), Yahya bin Umar (902 M), Qudama bin Jafar (948 M), Abu Jafar al Dawudi (1012 M), Mawardi (1058 M) Hasan Al-Bashri (728 M), Ibrahim bin Dam (874 M), Fudayl bin Ayad (802 M) Ma’ruf Karkhi (815 M), Dzul Nun Al Misri (859 M), Ibn Maskawih (1030 M), al Kindi (1873 M), Farabi (950 M), Ibnu Sina (1037 M). 1058– Pemikiran Ekonomi Islam Periode Kedua. 1448 M Al-Ghazali (1111), Ibnu Taimiyah (1328), Ibnu Khaldum (1040), Syamsuddin Al-Sarakhsi (1090), Nizamul Mulk Tusi (1093), Ibnu Mas’ud Al-Kasani (1182), Al-Shaizari (1193) Fakhrudiin Al-Razi (1210), Najnudin Al-Razi (1256) Ibnu Ukhuwa (1329), Ibnu Qoyyim (1350), Muhhamd bin Abdulrahman Al-Habashi (1300) Abu Ishaq Al-Shatibi (1388), Al-Maqrizi (1441), Al-Qushayri (857) Al-Hujwari (1096), Abdul Qadir Jailani (1169) Al-Attar (1252), Ibnu Arabi (1240) Jalaludin Rumi (1274) Ibnu Baja (1138) Ibnu Tufayl (1185), Ibnu Rusyd (1198). 1446Pemikiran Ekonomi Islam Periode Ketiga 1931 M Shah Walilullah Al-Dhelhi (1762), Muhammad bin Abdul Wahab (1787), JaMaaluddin Al-Afghani (1897), Mufti Muhammad Abduh (1905) Muhammad Iqbal (1938), Ibnu Nujaym (1562), Ibnu Abidin (1836), Syeh Ahmad Sirhindi (1524). 1931 – Pemikiran Ekonomi Islam Periode Lanjut Sekarang Muhammad Abdul Mannan (b.1938), Muhammad Najatullah Siddiqi (b. 1931), Syed Nawad Haider Naqvi (b. 1935), Monzer Kahf, Sayyid Mahmud Taleghani. Muhammad baqir as Sadr, Umer Chapra. Sumber: M. Nejatullah Siddiqi (1995), M. Aslam Hannef (1995) dan A. Karim (2001).1

Sejarah Ekonomi Islam Masa Rasulullah saw Pemikiran Ekonomi Islam diawali sejak Nabi Muhammad saw diutus sebagai seorang Rasul (utusan Allah). Rasulullah saw mengeluarkan sejumlah
Diriwayatkan oleh al-‘Uqaili di dalam kitab Adh-Dhu’afa, Abu Mu’aim di dalam kitab al-Hulliyah dan Abu al-hasan Ibnu Abdu Kuwaih di dalam kitab Tsalatsatu Majalis lewat jalur periwayatan Sufyan dari Hajjaj dari Yazid ar-Ruqasyi dari Anas bin Malik dengan derajat marfu.
1

tingkat bunga di Indonesia, katakanlah, 17% dengan tingkat inflasi 15%, maka tingkat bunga riel adalah 2% (17%-15%). Ini berarti walaupun tingkat bunga nominal (tingkat bunga sebelum dikurangi dengan tingkat inflasi) tinggi di Indonesia, ini tidak secara otomatis akan mempengaruhi investor untuk membeli Rupiah, karena pada dasarnya tingkat bunga riel di Indonesia jauh lebih rendah dibandingkan dengan tingkat bunga riel di negara-negara lain. Inilah penyebab utama semakin menurunnya nilai (depresiasi) Rupiah akibat rendahnya permintaan akan Rupiah. Tinggi rendahnya nilai Rupiah sangat dipengaruhi oleh jumlah permintaan dan penawaran Rupiah di pasar uang. Semakin banyak jumlah permintaan mata uang Rupiah, maka semakin tinggi nilai mata uang Rupiah, dan sebaliknya. Begitu juga dengan penawaran, semakin tingginya jumlah Rupiah yang beredar di pasar, sementara permintaan akan Rupiah rendah, maka nilai rupiah akan menurun, dan sebaliknya. Sebenarnya, inilah yang sedang berlaku di Indonesia, dimana jangankan businessman asing, para businessman dalam negeripun lebih cenderung membeli Dolar atau mata uang asing lainnya dengan menjual Rupiah di pasar valuta asing. Ini juga bermakna semakin berkurangnya dana asing yang masuk ke Indonesia, ditambah lagi dengan larinya dana dalam negeri ke luar sehingga akan sangat mempengaruhi ketersediaan dana yang memadai sebagai modal pembangunan ekonomi. Hal ini jelas semakin memperparah penurunan nilai mata uang Rupiah dan semakin minimnya dana asing dan lokal yang tersedia untuk pembangunan ekonomi, yang pada gilirannya, akan menyebabkan krisis ekonomi terjadi berkepanjangan. Memang, harus diakui bahwa semakin rendahnya nilai Rupiah, maka semakin memperkuat daya saing komoditas eksport Indonesia di pasar internasional karena relatif murahnya harga komoditas eksport tersebut di pasar internasional bila dibeli dengan mata uang asing. Tetapi, penurunan nilai Rupiah ini tidak akan memberi pengaruh signifikan sebab kebanyakan komposisi bahan mentah komoditas eksport Indonesia adalah terdiri dari bahan mentah yang diimport dari negara luar. Dengan kata lain, kenaikan harga barang mentah akibatnya tingginya nilai mata uang (appresiasi) asing jelas akan menyebabkan biaya untuk memproduksikan komoditas eksport tersebut akan bertambah mahal sehingga produk akhir komoditas itu harus dijual dengan harga yang mahal pula. Ini menunjukkan bahwa penurunan nilai Rupiah tidak akan memberi kelebihan daya saing eksport Indonesia di pasar internasional. Permasalahan di atas, sebenarnya, tidak pernah terjadi kalau sistim ekonomi Islam diadopsi dalam sistim ekonomi negara. Kenapa tidak? Karena nilai uang tidak akan dipengaruhi oleh perbedaan tingkat bunga riel sebab ekonomi Islam tidak mengenal sistim bunga (riba). Inilah yang menyebabkan nilai uang dalam ekonomi tanpa bunga tidak mengalami volatilitas yang membahayakan.Solusi ekonomi Islam terhadap bunga (riba) dalam sistim

336

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

25

lebih besar diperolehi akibat tingginya tingkat bunga. Terakhir, bunga dianggap sebagai tambahan biaya produksi bagi para businessman yang menggunakan modal pinjaman. Biaya produksi yang tinggi tentu akan memaksa perusahaan untuk menjual produknya dengan harga yang lebih tinggi pula. Melambungnya tingkat harga, pada gilirannya, akan mengundang terjadinya inflasi akibat semakin lemahnya daya beli konsumen. Semua dampak negatif sistim ekonomi ribawi ini secara gradual, tapi pasti, akan mengkeroposkan sendi-sendi ekonomi umat. Kehadiran krisis ekonomi tentunya tidak terlepas dari pengadopsian sistim ekonomi ribawi seperti disebutkan di atas. Bagaimana skenario sistim ekonomi ribawi akan menggerogoti sendisendi ekonomi umat, secara detail dapat disebutkan sebagai berikut. Dalam dunia perbankan yang menganut sistim ribawi tingkat bunga dijadikan acuan untuk meraih keuntungan para pemberi modal. Bank tidak mahu tahu apakah para peminjam memperoleh keuntungan atau tidak atas modal pinjamannya, yang penting para peminjam harus membayar modal pinjamannya plus bunga pinjaman. Semakin tinggi tingkat bunga dalam sebuah negara, maka semakin tinggi tingkat keuntungan yang diperoleh para pemberi modal dan semakin merusak sendi-sendi ekonomi umat akibat dampak negatif sistim ekonomi ribawi dalam masyarakat. Demikian pula, akibat terlalu tingginya tingkat bunga yang dibebankan kepada para meminjam, maka semakin sukarnya para peminjam untuk melunasi bunga pinjamannya. Apalagi dalam sistim ekonomi konvensional, biasanya pihak bank tidak terlalu selektif dalam meluncurkan kreditnya kepada masyarakat. Pihak bank tidak mahu tahu apakah uang pinjamannya itu digunakan pada sektor-sektor produktif atau tidak, yang penting bagi mereka adalah semua dana yang tersedia dapat disalurkan kepada masyarakat. Sikap bank yang beginilah yang menyebabkan semakin tingginya kredit macet dalam ekonomi akibat semakin menunggaknya hutang peminjam modal yang tidak sanggup dilunasi ketika jatuh tempo kepada pihak bank. Akibatnya, bank-bank akan memiliki defisit dana yang dampaknya sangat mempengaruhi tingkat produksi dalam masyarakat. Nilai Mata Uang Selanjutnya, sistem ekonomi ribawi juga menjadi punca utama penyebab tidak stabil nilai uang (currency) sesebuah negara. Karena uang senantiasa akan berpindah dari negara yang tingkat bunga riel yang rendah ke negara yang tingkat bunga riel yang lebih tinggi akibat para spekulator ingin memperoleh keuntungan besar dengan menyimpan uangnya dimana tingkat bunga riel relatif tinggi. Usaha memperoleh keuntungan dengan cara ini, dalam istilah ekonomi disebut dengan arbitraging. Tingkat bunga riel disini dimaksudkan adalah tingkat bunga minus tingkat inflasi. Sebagai contoh, bila

kebijakan yang menyangkut berbagai hal yang berkaitan dengan masalah kemasyarakatan, selain masalah hukum (fiqh), politik (siyasah), juga masalah perniagaan atau ekonomi (muaMaalah). Permasalahan ini menjadi salah satu pusat perhatian utama Rasulullah saw, karena merupakan pilar penyangga keimanan yang penting. Sebagaimana diriwayatkan oleh Muslim, Rasulullah saw bersabda, “Kemiskinan membawa orang kepada kekafiran”.2 Sudah pasti, upaya mengentas kemiskinan merupakan bagian dari kebijakan-kebijakan sosial yang dikeluarkan Rasulullah saw. Lebih aktual lagi, bahwa Muhammad Rasulullah sangat memperhatikan perihal ekonomi umat Islam adalah ketika Islam telah memiliki sebuah wilayah, yakni Madinah. Masjid sebagai pusat peradaban dan kebudayaan Islam, di masa Rasulullah telah difungsikan selain sebagai pusat ibadah (ritual) juga sebagai pusat komando operasi militer, pemerintahan dan pusat perekonomian. Di masa ini Rasulullah menjadikan masjid sebagai pusat penerimaan dan pendistirbusian zakat serta keuangan lainnya.3 Periode kerasulan, Nabi Muhammad diberi amanat yang sangat besar tidak hanya mengembangkan dakwah Islam, tetapi juga membina dan membangun budaya dan peradaban umat. Beliau dalam melaksanakan tugasnya tidak mendapatkan upah atau gaji sedikitpun dari negara, kecuali hadiah kecil yang umumnya berupa bahan makanan. Salah satu pemimpin kaum (Hazrat Anat) menawarkan miliknya kepada Rasulullah saw yang kemudian diberikan kepada Ummul Yaman, seorang Ibu pengasuh.4 Rasullah saw mendirikan majelis Syura, majelis ini terdiri dari pemimpin kaum yang sebagian dari mereka bertanggung-jawab mencatat wahyu. Pada tahun ke-6 hijrah, sekretaris dengan bentuk yang sederhana telah dibangun. Utusan negara telah dikirim ke berbagai raja dan pemimpin-pemimpin. Orang-orang ini mengerjakan tugasnya dengan sukarela dan membiayai hidupnya dari sumber independen, sedangkan pekerjaan sangat sederhana tidak memerlukan perhatian penuh. Pada masa Rasulullah saw tidak ada tentara forMaal, semuanya muslim yang mampu boleh menjadi tentara. Mereka tidak mendapat gaji tetap, tetapi mereka diperboleh mendapatkan bagian dari rampasan perang. Rampasan perang meliputi senjata, kuda, unta dan barang-barang bergerak lain yang didapatkan dalam perang. Situasi berubah setelah turunya surat alAnfal (8) ayat 41: “Ketahuilah sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang, maka sesungguhnya seperlima untuk
H.R. Muslim. Agustianto, “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”, dalam www. esyariah.ORG. 4 Shibli Nu’mani, Seeratum-Nabi (urdu) Matbee Maarif Azamgarh, 6th print Vol 1, p. 287 dalam MA Sabzwri, Sistem Ekonomi Fsiskal, Pada Masa Pemerintahan Nabi Muhammad saw, dalam Adiwarman (2001), Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam, The Internasional Institut of Islamic Thought (IIIT), Jakarta, h. 28.
3 2

26

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia

335

Allah, Rasul, kerabat Rasul, anak-anak yatim, orang-orang miskin dan ibnu Sabil, jika kamu beriman kepada Allah dan kepada apa yang Kami turunkan kepada hamba Kami (Muhammad) di hari Furqaan, yaitu di hari bertemunya dua pasukan, Dan Allah Kuasa atas segala sesuatu.” Selain pertempuran-pertempuran kecil, perang pertama antara orangorang Mekkah dan muslim terjadi di Badar. Perang ini orang Mekkah menceritakan kekalahan dan banyak yang ditawan oleh orang muslim. Rasulullah saw menetapkan besar uang tebusannya rata-rata 4.000 dirham untuk tiap tawanan. Tawanan yang miskin dan tidak dapat memberikan jumlah tersebut diminta untuk mengajar membaca sepuluh orang anak muslim. Melalui tebusan tersebut kaum muslim menerima uang.5 Rasulullah saw juga mengadopsi praktik yang lebih manusiawi terhadap tanah pertanian yang ditaklukan sebagai fai’ atau tanah dengan pemilik umum. Tanah-tanah ini dibiarkan dimiliki oleh pemilik dan menanam asal, sangat berbeda dari praktik kekaisaran Romawi dan Persia yang memisah-misahkan tanah-tanah ini dari pemiliknya dan membagikannya buat para elite militernya dan para prajuritnya. Semua tanah yang dihadiahkan kepada Rasulullah saw (iqta’) relatif lebih kecil jumlahnya dan terdiri dari tanah-tanah yang tidak bertuan. Kebijakan ini tidak hanya membantu mempertahankan kesinambungan kehidupan administrasi dan ekonomi tanah-tanah yang dikuasai, melaikan juga mendorong keadilan antara generasi dan mewujudkan sikap egaliter dalam Islam.6 Dalam bidang ekonomi, bangsa Arab telah mencapai perkembangan yang pesat. Mekah bukan saja merupakan pusat perdagangan lokal melainkan sudah menjadi jalur perdagangan dunia yang sangat penting saat itu, yang menghubungkan antara Utara (Syam), Selatan (Yaman), Timur (Persia) dan Barat (Mesir dan Abbessinia). Keberhasilan Mekkah menjadi pusat perdagangan internasional ini karena kejelian Hasyim 7 , tokoh penting suku Quraisy yang merupakan kakek buyut Muhammad saw, dalam mengisi kekosongan peranan suku bangsa lain di dalam bidang perdagangan di Mekkah sekitar abad keenam Masehi. Peredaran dagang mereka sempat dikisahkan Al-Qur’an: “Tuhan telah membinasakan kaum Quraisy dalam perjalanan di musim dingin dan musim panas. Karena itu hendaklah mereka menyembah Tuhan Kakbah ini, yang telah memberikan mereka makan di waktu kelaparan dan mengamankan mereka dari ketakutan.”.8

kemaslahatan bagi umat baik di dunia mahupun di akhirat kelak. Sebaliknya, pelanggaran syari'at Islam baik yang dilakukan dengan sengaja mahupun tidak, pasti akan mengundang malapetaka (ganjaran setimpal) langsung atau tidak langsung dari Allah swt. Krisis ekonomi adalah merupakan salah satu contoh malapetaka atau cobaan Tuhan terhadap makhluk-Nya yang telah terlalu jauh melaksanakan aktivitas ekonomi melenceng dari rel al-Qur'an dan Sunnah, seperti melegalkan riba merajelala berlaku di tengah-tengah ekonomi umat. Ekonomi Ribawi Islam telah mengharamkan riba untuk dipraktekkan dalam sistim ekonomi umatnya. Inilah yang menjadi pembeda utama antara sistim ekonomi Islam dengan ekonomi konvensional. Pelarangan riba dalam ekonomi Islam bukanlah tidak beralasan. Menurut Prof. A. M. Sadeq (1989) dalam artikelnya "Factor Pricing and Income Distribution from An Islamic perspective" yang dipublikasikan dalam Journal of Islamic Economics, menyebutkan bahwa pengharamkan riba dalam ekonomi, setidaknya, disebabkan oleh; Pertama, sistim ekonomi ribawi telah menimbulkan ketidakadilan dalam masyarakat terutama bagi para pemberi modal (bank) yang pasti menerima keuntungan tanpa mahu tahu apakah para peminjam dana tersebut memperoleh keuntungan atau tidak. Kalau para peminjam dana mendapatkan untung dalam bisnisnya, maka persoalan ketidakadilan mungkin tidak akan muncul. Namun, bila usaha bisnis para peminjam modal bankrut, para peminjam modal juga harus membayar kembali modal yang dipinjamkan dari pemodal plus bunga pinjaman. Dalam keadaan ini, para peminjam modal yang sudah bankrut seperti sudah jatuh di timpa tangga pula, dan bukankah ini sesuatu yang sangat tidak adil? Kedua, sistim ekonomi ribawi juga merupakan penyebab utama berlakunya ketidakseimbangan antara pemodal dengan peminjam. Keuntungan besar yang diperoleh para peminjam yang biasanya terdiri dari golongan industri raksasa (para konglomerat) hanya diharuskan membayar pinjaman modal mereka plus bunga pinjaman dalam jumlah yang relatif kecil dibandingkan dengan milyaran keuntungan yang mereka peroleh. Padahal para penyimpan uang di bank-bank adalah umumnya terdiri dari rakyat menengah ke bawah. Ini berarti bahwa keuntungan besar yang diterima para konglomerat dari hasil uang pinjamannya tidaklah setimpal dirasakan oleh para pemberi modal (para penyimpan uang di bank) yang umumnya terdiri dari masyarakat menengah ke bawah. Ketiga, sistim ekonomi ribawi akan menghambat investasi karena semakin tingginya tingkat bunga dalam masyarakat, maka semakin kecil kecenderungan masyarakat untuk berinvestasi. Masyarakat akan lebih cenderung untuk menyimpan uangnya di bank-bank karena keuntungan yang

Adiwarman A Karim, (2001), Ibid, hlm. 29. Umer Chapra (2001), Masa Depan Ilmu Ekonomi, Sebuah Tinjauan Islam, (Jakarta: Gema Insani Press), hlm. 156. 7 Aunur Rahim Faqih,dkk (ed.), “Pemikiran dan Peradaban Islam”, Yogyakarta: UII Press, Hlm. 24. 8 Al Qur’an, surat Quraisy (106) ayat 1-4.
6

5

aspek etika ekonomi (economic ethical aspects). 10 11 Adiwarman A Karim (2001).11 Semua milik Banu Nadir yang ditinggalkan menjadi milik Rasulullah saw menurut ketentuan alQur’an. 30. batas-batas zakat dan tingkat persentase zakat untuk barang yang berbeda-beda. Adiwarman A Karim (2001). p. Bila pelaku ekonomi telah terbiasa bertindak di luar tuntunan ekonomi Ilahiah. gandum (berley). nilai uang. Kelompok ini masuk dalam fakta Madinah tetapi melanggar perjanjian. budak atau orang bebas. seperti disebutkan dalam dua ayat berikut ini: ". faktor-faktor non-ekonomi juga dieksplorasi secara singkat. Melakukan praktek ekonomi yang bertentangan dengan syari'at Islam seperti disebutkan dalam ayat-ayat di atas adalah merupakan suatu tindakan yang tidak hanya merugikan diri sendiri tetapi juga akan merusak sendi-sendi kehidupan ekonomi umat. Dalam ulasannya. Ibid. kemudian oleh Rasulullah saw dijadikan tanah shadaqah. Bagian Rasulullah saw digunakan untuk memenuhi kebutuhan keluarganya. Ibid.. tulisan ini diharapkan dapat mengisi kokosongan tersebut dengan menganalisa sebab-sebab timbulnya krisis ekonomi ditinjau dari kacamata ekonomi Islam. hutang luar negeri. Sebelum konklusi diambil. Hal ini seperti disinyalir Allah swt dalam Surat Ar-Rum ayat 40: "Telah nampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia. Karena setiap aturan Ilahiah senantiasa mengandung Dan. Ibid. Rasulullah saw membagikan tanah ini sebagian besar kepada Muhajirin dan orang Anshar yang miskin. kecuali baju baja. terjadinya krisis ekonomi dalam Islam tidak terlepas dari praktek-praktek atau aktivitas ekonomi yang dilakukan bertentangan dengan nilai-nilai keIslaman. maka tidaklah berlebihan bila krisis ekonomi yang melanda kita adalah suatu malapetaka yang sengaja diundangkan kehadirannya akibat ulah tangan jahil manusia sendiri. Para pengumpul zakat bukanlah pekerjaan yang memerlukan waktu dan para pegawainya tidak diberikan gaji resmi. dan beberapa faktor penyebab krisis ekonomi lainnya secara Islami.".Makan dan minumlah rezeki (yang diberikan) Allah. tulisan ini coba menyoroti ekonomi ribawi. 98 dalam Adiwarman A Karim (2001). 30. Majlis Nashreyat. Akan tetapi ahli hadits memandang zakat telah diwajibkan sebelum tahun ke-9 Hijrah ketika Maulana Abdul Hasan berkata zakat diwajibkan setelah hijrah dan dalam kurun lima tahun setelahnya. Sedangkan. 12 Adiwarman A karim (2001). hlm. 30. Oleh karena itu. sementara shadaqah fitrah pada tahun ke-2 hijrah. Al-Baqarah: 60). Dimana bahagian pertama tulisan ini coba menyingkapi dampak negatif ekonomi ribawi dan pengaruhnya terhadap nilai mata uang. atau setengah sha gandum untuk tiap muslim. barang-barang yang dikenai zakat. hlm. bahagian terakhir tulisan ini akan melihat konsep ekonomi Islam dalam mengatasi inflasi dan mengoptimalkan sistim pembiayaan negara defisit serta dampak negatif hutang luar negeri terhadap ekonomi umat. Teori. seperti tindakan mengkonsumsi riba. Nabi meminta mereka meninggalkan kota.S. “The Four Pillars of Islam”. supaya Allah merasakan kepada mareka sebahagian dari (akibat) perbuatan mareka. Ibid. Peraturan mengenai pengeluaran zakat di atas muncul pada tahun ke-9 Hijrah ketika dasar Islam telah kokoh. wilayah negara berekspansi dengan cepat dan orang berbondong-bondong masuk Islam. hlm. tetapi mereka menolaknya. muda atau tua dan dibayar sebelum shalat id fitri. inflasi dan pembiayaan anggaran defisit.. Kejahilan manusia ini terjadi tidaklah terlepas dari sifat ketamakan atau kerakusan manusia yang lebih mementingkan diri sendiri ketimbang kemaslahatan umat sehingga mareka tidak mahu mendengar panduan Ilahi. suatu suku yang tinggal di pinggiran Madinah. Asy-Syu'ara: 183) ".e-Islam.12 Khaibar dikuasai pada tahun ke-7 hijrah. Seorang Muhajirin dari banu Nadir yang telah masuk Islam memberikan tujuh kebunnya. Kekayaan pertama datang dari Banu Nadir. dan aspek-aspek kualitatif lainnya. mereka menyerah dan setuju meninggalkan kota dengan membawa barang-barang sebanyak daya angkut dengan unta. karena mereka mendapatklan tanpa berperang. .. monopoli. Karachi. Setelah pertempuran selama sebulan mereka 9 Abul Hasan Ali Nadwi (1975). Penduduknya menetang dan memerangi kaum Muslim. dan tindakan malpraktek lainnya. laki-laki atau perempuan. korupsi. agar mareka kembali (ke jalan yang benar)". Karena langka dan pentingnya tulisan ini. tepat pada tahun kedua setelah hijrah shadaqoh fitrah diwajibkan shadaqoh yang juga dikenal dengan zakat fitrah ini diwajibkan setiap bulan Ramadhan. Besarnya satu sha kurma.Sebenarnya.S. 2nd ed. tepung keju atau kismis. Tujuh kebun penduduk Banu Nadir tersebut adalah wakaf Islam yang pertama. maka tulisan ini akan dibahagikan ke dalam dua bahagian. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 27 ekonomi lainnya telah berperan aktif dalam mengundang munculnya krisis ekonomi.. h. tetapi mereka mendapatkan bayaran dari zakat.10 Sampai tahun ke-4 hijrah. Zakat diwajibkan pada tahun ke-9 hijrah. 9 Sebelum diwajibkan zakat bersifat sukarela dan belum ada peraturan khsusus atau ketentuan hukum. Sementara itu kita melihat bahwa sungguh sangat langka ataupun boleh dikatakan tidak ada sama sekali tulisan-tulisan yang menyoroti faktorfaktor penyebab krisis ekonomi dari aspek-aspek keagamaan (religious aspect).. dan janganlah kamu berkeliaran di muka bumi Allah dengan berbuat kerusakan" (Q. 30. Peraturan yang disusun meliputi sistem pengumpulan zakat. Nabi pun mengerahkan tentara dan mengepung mereka. aspek tingkah laku para pelaku ekonomi (economic behavioral agents).334 Ekonomi Islam: Sejarah. Akhirnya. pendapatan dan sumber daya negara masih sangat kecil.dan janganlah kamu merugikan manusia pada hak-haknya dan janganlah kamu merajalela di muka bumi dengan membuat kerusakan"(Q. bahkan berusaha membunuh Rasulullah saw.

telah menyebabkan kesulitan ekonomi. Di sana tidak terdapat keberatan terhadap nepotisme (rnengutamakan keluarga) seperti halnya di dunia Barat—bahkan ini dipandang wajar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 333 menyerah dengan syarat dan berjanji meninggalkan tanahnya. sejauh yang diketahui. namun mereka dapat mencari hiburan dengan bertawakal menurut ajaran agama Islam. 31. seribu lagi pada Safar tiap tahun. Atas dasar kebersamaan.15 Nilai harta rampasan pad dekade awal kalender Hijrah (622-632 M) tidak lebih dari 6 juta dirham. hlm. Dan setengah bagian lagi diberikan untuk 1. adalah orang Najran yang beragama Kristen (tahun keenam setelah Hijrah). yang diusahakan oleh banyak orang sebagai buruh saja adalah pembawaan dasar individualisme yang bertentangan dengan dasar perekonomian yang adil.14 Pada masa perang di masa Rasulullah saw bukan merupakan alasan bagi umat Islam untuk meningkatkan pendapatnya. jadi bila ada yang bernilai lebih atau kurang dari satu aukiyah.800 bagian). Pembayaran tidak harus merupakan uang tunai. Sistem Koperasi Menurut arah dasarnya perekonomian di masa datang akan semakin jauh daripada dasar individualisme dan semakin dekat kepada kolektivisme. Ibid. investasi yang tidak efisien (inefficient investment). Hal ini terus berlangsung selama masa kepemimpinan Rasulullah saw dan Abu Bakar. Dalam menganalisa penyebab utama timbulnya krisis moneter tersebut. yaitu sama sejahtera. Pada masa Rasulullah saw besarnya jizyah satu dinar pertahun untuk orang dewasa yang mampu membayarnya. yang akhirnya akan memerangkapkan ekonomi negara ke dalam krisis ekonomi". “Kami memiliki pengalaman khsusus dalam bertani dan berkebun kurma” dan meminta izin untuk tetap tinggal di sana. anak-anak. pembatasan perdagangan yang berkelanjutan. dan banyak indikator Adiwarman A Karim (2001). dibawah pemilikan pemerintah. tetapi dapat juga berupa barang atau jasa. Atas dasar asas tersebut di atas. Direktur International Monetary Fund (IMF) dalam kata-kata sambutannya pada Growth-Oriented Adjustment Programmes (kurang lebih) sebagai berikut: "ekonomi yang mengalami inflasi yang tidak terkawal. kelebihan atau kekuarangannya itu harus diperhitungkan. beban hutang luar negeri yang membengkak dan pengaliran modal yang berlaku berulang kali. karena kepentingan keluarga diutamakan di atas kepentingan perusahaan. merupakan cikal bakal terbentuknya sistem koperasi.157. dua ribu pakaian/garmen masingmasing bernilai satu aukiyah. Abdullah ibnu Rawabah biasanya datang tiap tahun untuk memperkirakan hasil produksi dan membagikannya menjadi dua bagian yang sama banyak. pengemis. Rasulullah saw mengabulkan permintaan mereka dan memberikan mereka setengah bagian hasil panen dari tanah mereka. pendeta.28 Ekonomi Islam: Sejarah. Ini dengan jelas menunjukkan bahwa defisit neraca pembayaran (deficit balance of payment).400 tentara dan 400 penunggang kuda (1. beban hutang luar negeri (foreign debt-burden) yang membengkak--terutama sekali hutang jangka pendek.400 + 400 = 1. Setengah bagian Rasulullah saw digunakan untuk keperluan delegasi. “Peranan Harta Rampasan Perang”. Bila diperkirakan dengan biaya hidup di Madinah untuk rata-rata keluarga yang 13 14 bukan keluarga. yaitu koperasi. Adiwarman A Karim (2001). Hal ini memang dapat menimbulkan frustrasi di kalangan karyawan berusia muda atau yang berkemampuan tinggi. Hak milik orang-seorang atas tanah yang luas. dalam Adiwarman A. Nilai dari kurma. tamu dan sebagainya. defisit neraca pembayaran yang besar. 15 Lihat Muhammad Yasin Mazhar Siddiqi. Syarat yang diajukan diteriima. penderita sakit dan semua yang menderita penyakit dibebaskan dari kewajiban ini.13 Demikian juga Rasulullah saw juga menirima satu bagian biasa yang diberikan secara berkala kepada istri-istrinya sebanyak 80 unta penuh dengan kurma dan 80 unta penuh dengan gandum. hlm. Sebagai contoh wacana ini terdapat di daerah perdesaan Indonesia yang umum memiliki rasa kebersamaan yang tinggi (gotongroyong). Perusahaan semacam itu sebaiknya diatur oelh koperasi. 150. Mereka mengatakan kepada Rasulullah saw. Diantara ahli kitab yang harus memberi pajak. hlm. sejak dahulu masyarakat Asia terkenal dengan konsep dasarnya tolong-menolong (gotong-royong). seperti yang disebutkan Baladhuri dalam kitab Futuh al-Buldan ketika menjelaskan pernyataan lengkap perjanjian Rasulullah saw dengan orang-orang Najran yang jelas dikatakan: “…setelah dinilai. Ibid. tingkat bunga yang tidak realistik. Hal ini seperti disebutkan oleh Michael Camdessus (1997). dan barang yang digunakan untuk subtitusi garmen harus diperhitungkan”. Teori. Rasulullah saw membagi Khaibar menjadi 36 bagian dan tiap bagian dibagi lagi menjadi 100 area. Ibid. kadar pertukaran mata uang yang tidak seimbang. 31. . Dan perang dimasa Rasulullah saw tersebut diperkirakan kurang lebih antara 74 sampai 90 kali dengan harta rampasan perang 6. Adhruh dan Adhriat membayarnya pada perang Tabuk. pemerataan atau distribusi pendapatan dan keadilan dalam kebersamaan ini. Dan berdasrkan kolektivisme.016 dirham. orang tua. Orang-orang Ailah. Karim (2001). para pakar ekonomi berkonklusi bahwa kerapuhan fundamental ekonomi (fundamental economic fragility) adalah merupakan penyebab utama munculnya krisis ekonomi. seribu garmen dikirim pada bulan Rajab tiap tahun. Perempuan. Tiap garmen bernilai satu aukiyah. berdasar asas-ekonomi kerayaktan maka diupayakanlah sebuah wadah yang mempunyai dasar historikal yang jelas. daripada mengecam atau berusaha mendobrak sistem hirarki perusahaan yang mantap.

Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas Seorang majikan juga memikul tanggung jawab atas struktur kerja dalam perusahaannya. mendapat 2 sumber pendapatan secara umum. Ibid.16 Dalam perjalanan roda pemerintahannya. ornamen atau dalam bentuk lainnya. 4) Berbagai jenis barang dagangan termasuk budak dan hewan. Pengeluaran untuk keduanya sudah diuraikan secara jelas dan eksplisit di dalam al-Qur’an surat at-Taubah (9) ayat 60. 5) Hasil pertanian termasuk buah-buahan. Sumber-sumber pendapatan sekunder yang menjadi sumber pendapatan negara: 18 1) Uang tebusan untuk para tawanan perang. Menurut Bukhari. Lebih jauh lagi zakat secara fundamental adalah pajak lokal.” Demikianlah pemerintah pusat berhak menerima keuntungan hanya bila terjadi surplus yang tidak dapat didistribusikan lagi kepada orang-orang yang berhak. Sumber Pendapatan Primer merupakan pendapatan utama bagi negara di masa Rasulullah saw adalah zakat dan ushr. asal saja sisa upahnya tidak akan kurang dari yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan bersama keluarganya. Barang dagangan bahan tambang dan luqta ditentukan beradasrkan nilai jualnya dan hasil pertanian dan buah-buahan ditentukan berdasarkan kuantitasnya. ketika ia mengirimnya ke Yaman sebagai pengumpul dan pemberi zakat: “…Katakalah kepada mereka (penduduk Yaman) bahwa Allah telah mewajibkan mereka untuk membayar zakat yang akan diambil dari orang kaya diantara mereka dan memberikannya kepada orang miskin diantara mereka. sapi. jika seorang majikan memenuhi semua tanggungjawab sosialnya. yaitu: 1) Sumber pendapatan primer. Seorang majikan bertanggung jawab menjamin kepastian kerja bagi para karyawan. seorang majikan biasanya harus mempunyai cadangan dana cair yang cukup besar. ornamen atau dalam bentuk lainnya. zakat dikenakan pada hal-hal berikut:17 1) Benda logam yang terbuiat dari emas seperti koin. hlm. dan 2) Sumber pendapatan Sekunder. domba. dan seharusnya mereka tidak terlalu ketat untuk menuntut pembayaran kembali.000 dirham per-tahun. seperti koin. 6) Luqta. Berarti ia akan melepaskan peluang untuk memperoleh hasil dari tambahan investasi modalnya. Ibid. Tentu saja hal ini tidak selalu bisa dilaksanakan. Kontribusi harta rampasan perang terhadap pendapatan kaum Muslim selama 10 tahun kepemimpinan Rasulullah saw tidak lebih dari 2 persen. Agar ia dapat memberi bantuan keuangan. Dan. Namun seorang majikan tidak mempunyai keleluasaan bergerak dalam soal menaikkan pangkat karyawan seperti para rekannya di dunia Barat. 18 Adiwarman A. maka wajarlah bila cicilan utang itu dipotong dari upah karyawan. Keduanya berbeda dengan pajak dan tidak diperlakukan seperti pajak. Tidak mungkin berusaha dalam lingkungan dunia Islam tanpa menyediakan uang cadangan itu. 33. Adiwarman A. Binatang ternak yang digembalakan bebas ditentukan berdasarkan jumlahnya. dan perlu ditunjukkan sikap murah hati bila karyawan itu mengalami kesulitan keuangan terus-menerus. Sistem jaminan kesempatan kerja seumur hdiup di kebanyakan negara Islam berarti bahwa seorang majikan harus tetap menahan karyawannya. pada masa Rasulullah. Kelalaian menyediakan dana cadangan itu akan dipandang sebagai sikap tidak bertanggung jawab. 2) Benda logam yang terbuat dari perak. Seorang majikan cenderung berusaha mengatasi kesulitan jangka pendek dengan harapan bahwa dalam jangka panjang kondisi perdagangan akan membaik. dan 7) Barang temuan. majikan diharap untuk membantunya. dan para keluarga mengharapkan agar dia diutamakan dalam soal kenaikan pangkat daripada karyawan yang terdiri atas enam orang sebesar 3. namun pada umumnya seorang majikan lebih memilih kebangkrutan daripada rnemecat karyawannya. . Kenaikan pangkat pada umumnya didasarkan pada masa dinas seorang karyawan. tidak dipandang sebagai sikap Islam sejati. perkakas. hanya dalam kasus perang Badar pada perang lain tidak disebutkan jumlah uang 16 17 Adiwarman A. dan ditambah kekayaan yang dikumpulkan di Madinah. Karim (2001). Mengadakan "rasionalisasi" atau "penciutan" barisan pekerja semata-mata berdasarkan perkiraan atau perencanaan keuangan yang kurang menyenangkan. Bila seorang karyawan mengalami kesulitan keuangan. Para majikan akan dihormati bila diketahui menyediakan dana cadangan darurat semacam itu. Ibid. Bahkan kaum ulama menganjurkan agar seorang majikan menyediakan pinjaman uang bebas bunga. 147. kambing. Teori. Cicilan semacam itu haruslah disesuaikan dengan keadaan keuangan karyawan.332 Ekonomi Islam: Sejarah. karim (2001). Karim (2001). Zakat dan ushr merupakan kewajiban agama dan termasuk salah satu pilar Islam. dan kenaikan pangkat para karyawan. diperkirakan biaya untuk perang lebih dari 60 juta dirham. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 29 dan walaupun kaum Muslimin menghargai kebebasan kehidupan keluarganya. misalnya dengan memperluas usahanya. ibu kota negara. perkakas. 3) Binatang ternak unta. Zakat emas dan perak ditentukan berdasrkan beratnya. Zakat atas hasil pertanian dan buah-buahan inilah yang dinamakan ushr. perhatian seorang majikan akan disambut baik. Rasulullah saw berkata kepada Muadz. hlm. bukan karena jasa atau keunggulannya. Rasulullah saw. jumlah harta itu hanya dapat menunjang sejumlah kecil dari populasi muslim dan juga akibat perang tersebut. Dan pengeluaran untuk zakat tidak dapat dibelanjakan untuk pengeluaran umum negara. hlm. 34. Narnun mengingat suasana kekeluargaan. harta benda yang ditingalkan musuh. sekalipun sebenarnya tidak ada lagi pekerjaan bagi mereka. Tidak bisa memecat karyawan walaupun pesanan berkurang. sepuluh kali lebih besar dari harta rampasan.

disambut dengan gembira. Namun laba. Tanggung jawab seorang majikan bahkan meliputi karyawan dan keluarganya. Tetapi walaupun perusahaan itu bukanlah perusahaan keluarga. 4) Amwal Fadhla. khususnya mengenai pendidikan anak-anak para karyawannya.000 dirham (20. pajak yang jumlahnya cukup besar yang dibebankan pada kaum muslimin yang kaya dalam rangka menutupi pengeluaran negara selama masa darurat dan ini pernah terjadi pada masa perang Tabuk. dan pada umumnya jadwal jam kerja kurang berstruktur. dan 8) shadaqah. Campur tangan majikan secara berlebihan di luar lingkungan kerja tidak akan diterima oleh para karyawan di dunia Barat. 5) Wakaf. Karena biasanya majikan dan karyawan masih sekeluarga atau sesuku. bila dibagi-bagikan. Teori. Kaffarat adalah denda atas kesalahan yang dilakukan seorang muslim pada acara keagamaan. Hadiah dari pemimpin atau pemerintah negara lain. dan dengan demikian menekan risiko pertentangan antara majikan dengan karyawan. sehingga tidak ada alasan untuk memandang laba sebagai hasil dari penindasan pada para pekerja.30 Ekonomi Islam: Sejarah. Bahkan seorang majikan bersedia memikul biaya perawatan rumah sakit untuk saudara para karyawan. Sistem pembagian laba ini akan menghapuskan pandangan bahwa karyawan diperlakukan tidak adil dan mereka akan bekerja sekuat tenaganya untuk rneningkatkan keuntungan. Umar bin Khattab memintanya bonusnya. Perhatian terhadap para karyawan jauh melampaui soal pembayaran upah saja. seperti berburu pada musim haji. Merekajuga memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan para karyawan dan berusaha agar para karyawan merasa puas di lingkungan perusahaannya. 6) Nawaib. dan dengan penuh pengertian dia memberikan cuti kepada karyawan yang harus menjaga saudaranya yang sakit itu. para majikan Muslimin acapkali memperhatikan kehidupan karyawan di luar lingkungan kerjanya. Karena itu upah pokok itu harus cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan beserta keluarganya. berasal dari harta benda kaum muslimin yang meninggalkan tanpa ahli waris atau berasal dari barang-barang seorang muslim yang meninggalkan negerinya. sedangkan upah tidak berubah—ini adalah hal pasti yang memperburuk hubungan tenaga kerja yang sering terjadi di Barat. Demikian pula perhatian majikan terhadap keluarga karyawan tidak ditolak melainkan disambut baik bahkan diharapkan. Abu Bakar memerintahkan pasukannya untuk menyerang suku-suku pembangkang tersebut. Sejarah Ekonomi Islam Masa Khalifah Ketika kekhalifahan di masa Abu Bakar Siddiq (51 SH–13 H/ 537– 634 M) berkuasa. Sebaliknya di dunia Islam tidak ada pemisahan tegas antara jam kerja dan jam istirahat. . Sistem bonus mencegah penghasilan laba yang berlebih-lebihan. Tabel 2 Sumber-sumber Pendapatan pada Masa Rasulullah saw No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Dari Kaum Muslim Zakat Ushr (5-10%) Ushr (2. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 331 tebusan tawanan perang. dan sikapnya ini tidak menimbulkan kekesalan. Para karyawan akan merasa tidak puas bila laba membumbung tinggi. Para majikan Muslimin cenderung untuk lebih bersikap kebapaan daripada rekan-rekan mereka di dunia Barat. terutama kepada anak prianya.5%) Zakat Fitrah Wakaf Amwal Fadila Nawaib Shadaqah yang lain Khumus No 1 2 3 Dari kaum NonMuslim Jizyah Kharaj Ushr (5%) No 1 2 3 4 5 Umum Ghanimah Fay Uang tembusan Pinjaman dari kaum muslim atau nonmuslim. dan para karyawan tidak dapat mengandalkan uang bonus untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. terutama bila mereka menganggap bahwa laba itu adalah hasil jerih payah mereka. yang merupakan ciri khas banyak penguasa dan pemerintah di wilayah Timur Tengah. maka sikap itu tidaklah mengherankan. Ini merupakan suatu sikap yang banyak mencerminkan pola dasar kebapaan informal. Seorang majikan rnengharapkan bantuan karyawannya pada setiap saat yang dipandangnya perlu. beliau mengambil langkah-langkah tegas untuk mengumpulkan zakat dari semua umat Islam termasuk Badui yang kembali memperlihatkan tanda-tanda pembangkangan sepeninggal Rasulullah saw. seperti kurban dan kaffarat. 7) Zakat fitrah. Bila seorang majikan tidak memperhatikan keluarga karyawan ia dianggap tidak sopan. 3) Khumus atas rikaz harta karun temuan pada periode sebelum Islam. banyak suku-suku Arab yang meninggalkan Islam dan menolak membayar zakat. harta benda yang diindikasikan kepada umat Islam yang disebabkan Allah dan pendapatannya akan didepositkan di Baitul Maal. zakat yang ditarik di masa bulan Ramadhan dan dibagi sebelum sholad Idhul Fitri. hal ini sulit untuk dipahami para pengusaha Barat. 2) Pinjaman-pinjaman setelah menaklukan kota Mekkah untuk pembayaran uang pembebasan kaum muslim dari Judhayma atau sebelum pertempuran Hawazin 30.000 dirham menuerut Bukhari) dari Abdullah bin Rabiah dan meminjam beberapa pakaian dan hewan-hewan tunggangan dari Sufyan bin Umaiyah. karena mungkin karyawan itu memenuhi sebagian kewajiban si majikan. Menurut Imam Shuyuti. dan tidak jarang seorang rnajikan menyediakan beasiswa dan jaminan pendidikan lain bagi anak-anak itu. ketika berita wafatnya Rasulullah saw tersebar ke seluruh penjuru Madinah.

dengan melaksanakan pembagian pendapatan yang berlainlainan pada setiap perusahaan. ia berkata. Memang sejak menjadi Khalifah. Di wilayah itu perusahaan yang buruhnya berupah lebih rendah. dari alasan ini saja sangatlah tidak bijaksana bila para majikan asing itu membayar upah di bawah tingkat upah yang dibayarkan oleh para majikan dalam negeri. Tetapi hadiah atau bonus ini hanyalah merupakan suatu imbalan tambahan. sebagian besar industri modern berciri padat rnodal. sehingga upah bukan merupakan pengeluaran yang terbesar. Tidak dapat tidak upah yang dibayarkan oleh majikan asing akan menarik perhatian dan akan diselidiki. London. Beliau menginstruksikan untuk mengalihkan semua fasilitas tersebut kepada pemimpin berikutnya setelah beliau wafat. Ternyata sebesar 8000 dirham.. beliau menemui banyak kesulitan dalam pengumpulan pendapat negara sehingga beliau menanyakan seberapa banyak yang diambilnya. Menurut beberapa keterangan beliau diperboleh mengambil dua setengah atau dua tiga perempat dirham setiap hari hanya dari Baitul Maal dengan beberapa waktu. 44-45 20 19 . Peraturan semacam inijelaslah berlaku secara tradisional di sejumlah besar perusahaan keluarga di dunia Islam. Beliau menginstruksikan untuk mengalihkan semua fasilitas tersebut kepada pemimpin berikutnya setelah beliau wafat. Seorang karyawan diharapkan lebih erat mengidentifikasikan dirinya dengan tempat bekerjanya bila diadakan pembagian pendapatan yang akan memupuk kesetiakawanan ekonomi antara para karyawan Muslimin dengan perusahaan Islamnya. Op. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 31 menggunakannya sebagai patokan yang tepat dalam menetapkan upah. hlm. karena itu upah yang rendah sama sekali tidak akan dapat diterirna di sana. Caranya. Dan. Selain itu beberapa negara di dunia Islam—khususnya negaranegara penghasil minyak—bukan merupakan lingkungan berupah rendah menurut standar Dunia Ketiga. 27 dalam Adiwarman A Karim (2001). Dukungan gagasan pembagian pendapatan sebagai imbalan kerja semakin bertambah sebagaimana yang sudah biasa terjadi secara tradisional dalam lingkungan pertanian. Dan tidak pandang bulu. h. Ketika semua ini diberitahukan kepada Umar. Ketika perusahaannyajaya. para karyawan mendapat bagian dari labanya. sekalipun mereka dengan mudah bisa mendapatkan pekerjaan dengan upah yang rendah. Ketika semua ini diberitahukan kepada Umar. tenaga kerja. Macmilan and Co. sumber daya.”21 Lain lagi dimasa Umar bin Khatab (40 SH-23 H/584-644 M) penjualannya diberikan untuk pendanaan negara. karena seluruh urusan keluarga dapat berhasil atau gagal secara bersama-sama. para majikan dan para karyawannya mengencangkan ikat pinggang bersamasarna.330 Ekonomi Islam: Sejarah. misalnya pada Tahun Baru Islam atau pada Hari Raya Idul Fitri. “A Shaort History of Saracens”. hklm.”19 Abu bakar menyamakan seluruh rakyat dalam jumlah pembagian zakat. Beliau menanyakan lebih lanjut lagi seberapa banyak fasilitas yang telah dinikmati selama kepemimpinannya. 80-81. Dengan demikian ditekankan bahwa hadiah itu diberikan berdasarkanjiwa Islam dan akan menunjukkan bahwa perusahaan itu berpegang pada ajaran Islam.500 dirham dan menurut keterangan lain 6. Diberitahukan bahwa fasilitas yang diberikan kepadanya adalah seorang budak yang tugasnya memelihara anak-anak dan membersihkan pedang-pedang kaum muslimin. namun Abu Bakar berkata: “Aku akan memerangi mereka sekalipun mereka hanya menolak membayar satu kali zakat atau menolak memberikan kambing muda yang biasa mereka serahkan kepada Rasulullah saw. saat mendfakti wafatnya juga. sehingga ia langsung memerintahkan untuk menjual sebagian besar tanah yang dimilikinya dan seluruh hasil penjualannya diberikan untuk pendanaan negara. Khususnya bagi para majikan asing sangatlah penting untuk menghindari kesan ketidak adilan. namun para ulama sepakat bahwa suatu sistem bonus atau hadiah akan lebih tepat. Hlm. bukan untuk mencabut perintah itu. Sejarah Pemikiran Ekonomi Islam.20 Beliau juga menanyakan lebih lanjut lagi seberapa banyak fasilitas yang telah dinikmati selama kepemimpinannya.’ Pustaka Al-Kausar. baik dari kalangan mana saja. Jakarta.000 atau 2. Ibid. Jakarta: The International Institut of Islamic Thought (IIIT). kebutuhan keluaraga Abu bakar diurus oleh kekayaan dari Baitul Maal ini. page. Di sini pendapatan telah dibagi-bagi sesuai dengan proporsi masukan—misalnya.44-45. Imam Shuyuti (2001) Tarikh Khulafa. Teori. karena setiap perusahaan wajib membayar upah pokok yang memadai dan upah pokok inilah yang merupakan upah yang layak.000 dirham per-tahun. beliau berkata. Ternyata tunjangan tersebut kurang mencukupi sehingga ditetapkan 2. 21 Adiwarman A Karim (2001).Cit. Diberitahukan bahwa fasilitas yang diberikan kepadanya adalah seorang budak yang tugasnya memelihara seekor unta dan membersihkan air dan sehelai kain pakaian biasa. Dalam keadaan semacam ini tidaklah bijaksana bila membayar upah yang rendah menurut pandangan setempat. mungkin di hari besar Islam. “Oh Abu Bakar! Kamu membuat tugas dari penggantimu menjadi sangat sulit. Hadiah ini dapat dibayarkan setahun sekali. 22 Adiwarman A Kahm (2001). "Oh Abu Bakar! Kamu membuat tugas dari penggantimu menjadi sangat sulit. sedangkan ketika keadaannya kurang cerah. tetapi walaupun mengalami kegagalan mereka akan menerima santunan dari seluruh masyarakat Islam. belum tentu akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang buruhnya berupah tinggi. "22 Abu Bakar meninggal pada 13 Hijrah atau 13 Agustus 634 Masehi dalam usia 63 tahun. Tambahan lagi. dan alat perlengkapan. Syed Ameer Ali (1949). seekor unta membawa air dan sehelai kain pakaian biasa. 44.

Karyawan penyandang gelar kesarjanaan akan menerima tambahan gaji. tahun 40 sebelum Hijrah. karena jika tidak mereka pasti akan dikecam. Kemudian. Pemikiran tentang upah yang “layak” ditunjukkan dengan pembuatan undang-undang upah minimum di sebagian besar negara Islam.32 Ekonomi Islam: Sejarah. Dia menghadiahkan kepada orangorang yang sejak awal mengolahnya. Akan tetapi Walid bin Hisyam bin al Mughirah menyarankan: “Amirul Mukminin. saya khawatir akibatnya akan merajalela”. Acapkali tenaga asing Barat di Wilayah Teluk Arab diberi upah yang lebih tinggi daripada yangditerima oleh tenaga pribumi. Namun dengan segala kelemahannya itu gagasan upah minimum tetap dipandang penting. dan jangan tersisa”. sedangkan pada wanita dan anak-anak jarang sekali dibayarkan upah minimum menurut undang-undang itu. Dilahirkan di Mekah. Dalam kasus yang ekstrim. Cit. Secara keseluruhan gagasan upah yang layak menimbulkan masalah yang sama dengan gagasan upah “ekonomis”. sedangkan pekerja di sektor swasta tidak termasuk dalam undangundang itu. Orang-orang yang mengungsi. la salah satu dari tujuh belas orang Mekah yang terpelajar ketika kenabian dianugerahkan kepada Muhammad al-Amin. upah minimum itu dalam prakteknya hanya berlaku bagi pegawai pemerintah saja. Teori. Panggilan Abu Hafsah. karena hal ini pasti akan memancing protes keras. Ibid. Dan acapkali upah minimum itu tidak berlaku bagi semua pekerja. sedangkan gaji tertinggi dibayarkan kepada orang yang menyandang gelar doktor. kemudian Khalifah mengumumkan kepada masyarakat. pemerintahan Islam masih dalam masa perang. Jenazah Abu bakar dikubur di samping Rasulullah saw. dan bukan sebaliknya. juga mengembalikan kondisi orangorang yang bekerja di bidang pertanian. dengan demikian mereka tidak pula termasuk dalam undang-undang tingkat upah minimum itu. Silsilahnya berkaitan dengan garis keturunan Rasulullah saw pada generasi kedelapan. Keadaan ini tidak menimbulkan rasa jengkel. zakat dan shadaqah. Selain itu untuk mengimbangi laju inflasi seringkali penyesuaian upah minimum itu dilalaikan. maka bentuklah sebuah lembaga keuangan dan adakan mobilisasi”. bergelar Al-Faruq. Setelah Khalifah Umar mempercayai Abu Hurairah ketika kembali dari Bahrain membawa hasil rampasan perang sejumlah 500 ribu dirham. namun rupanya setiap pemerintah negara Islam merasa bahwa paling tidak mereka harus mendukung gagasan upah minimum itu mengingat suasana moral yang berlaku.24 Dalam bidang ekonomi Umar bin Khatab menyadari pentingnya sektor pertanian untuk memajukan ekonomi negerinya. Diskrirninasi hanya akan dibenarkan bila menguntungkan warga negara sendiri. 24 pekerjaan sama. Keuangan negara yang terhimpun yang terbesar ialah dari hasil rampasan perang. karena itu perekonomiannya masih dipengaruhi oleh kondisi tersebut terutama dari segi penerimaan negara. Tidak perlu ditegaskan lagi bahwa diskriminasi yang akan menguntungkan karyawan bukan Muslimin pasti akan ditentang. Ali bin Abi Thalib ra. Umar masuk Islam pada umur 27 tahun. sekedar memenuhi kebutuhan pokok saja. infaq. Andaikan upah minimum itu berlaku pula untuk sektor pertanian. maka sulitlah untuk . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 329 dan kekhalifahannya berlangsung selama dua tahun tiga bulan sebelas hari. saya sudah peergi ke Syam dan sudah melihat para raja di sana membentuk lembaga keuangan dan memobilisasi tentara. Para majikan bukan Muslimin sebaiknya membayar upah pada tingkat minimal itu. 21. mungkin dalam kondisi yang masih tandus. Op. Karena itu. 12-13 Jamil Ahmad (2000). Meskipun dikemukakan alasan bahwa imbalan tambahan itu wajar bagi tenaga asing yang bekerja di luar tanah airnya. Usman bin Affan berkata: “saya berpendapat uang yang banyak itu cukup banyak untuk semua orang. Di masa khalifah Umar. pada waktu terjadinya invasi dapat dipanggil kembali dan dinyatakan boleh menempati kembali tanah mereka. Selain itu sebagian besar barisan pekerja mungkin terdapat di luar dunia ekonomi formal. maka kebiasaan itu makin sulit untuk memperoleh dukungan dari pemerintah negara Islam. h. ia mengambil langkah-langkah pengembangannya. atau karena sulit mencari tenaga yang sama ketrampilannya di kalangan priburni. Acapkali upah minimum itu sangat rendah. misalnya di Mesir zaman Nasser.644 M) Umar bin Khattab atau Umar bin AI-Khattab bin Nufail bin Abd AI-Uzza bin Rabah bin Abdullah bin Qart bin Razah bin Adi bin Ka'ab bin Luay bin AIAdawi AI-Ourasyi. mengusulkan: “Uang yang sudah terkumpul setiap tahun dibagikan (didistribusikan). dan premi yang dibayarkan kepada karyawan dengan pendidikan yang lebih tinggi itu rupanya merupakan sebagian alasan mengapa orang-orang dari negara-negara Islam belajar di berbagai universitas Barat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. maka ia akan kehilangan hak kepemilikannya atas tanah tersebut. Dan salah seorang masyarakat karena pengalamannya melihat kebiasaan orang-orang asing (di luar Madinah) dalam mengelola keuangan secara teratur dengan adanya sebuah lembaga keuangan. hal ini banyak menimbulkan kejengkelan terutama pada perusahaan Aramco. Tidak ada satupun gagasan tunggal mengenai wujud upah yang layak. kalau tidak dicatat untuk mengetahui siapa yang sudah mengambil dan sipa yang tidak. Atas pendapat 23 24 Jamil Ahmad (2000). atas usul ini Khalifah Umar bermusyawarah dengan para petinggi pemerintahan untuk membentuk lembaga keuangan negara.23 Umar bin Khattab (40 SH-23 H/584. Maka seorang majikan bangsa asing tidak akan dibiarkan membayar upah di bawah batas minimum itu. Namun siapa saja yang gagal mengelolanya selama 3 tahun. h. maka akan sulit untuk melaksanakannya dengan tegas.

Dan pandangan itu terutama berlaku di lingkungan dunia Islam. Tanah pada kuantitasnya bersifat terbatas dan tetap. Fungsi lembaga keuangan ini untuk mengatur penerimaan dan pengeluaran negara. hlm. Umar bin Khatab juga tidak lupa dengan sifat tanah yang tidak dipunyai oleh unit-unit produktif lainnya. bahkan tidak bisa diterima. Teori. Islam menjawab bahwa faktor-faktor produksi tidak boleh menjadi pemilikan pribadi. dan mereka sudah merasa senang dengan upah rendah yang diterimanya di kota. namun memiliki kekayaan berarti bertanggung jawab sosial. 28 Dilihat dari sudut pandang Islam. tanah sesungguhnya milik Allah. Makhramah bin Naufal dan Jubair bin Mu’tim yang ahli dalam bidang keuangan untuk menjadi pengelola lembaga keuangan. (Jakarta: 2000). dan menurut pandangan umum tidaklah adil. Semuanya itu dipandang sebagai hak asasi manusia. barang itu tidak dipamerkannya secara mencolok mata. Juga terdapat perbedaan tingkat upah yang berlaku di dunia Barat. Land reform telah menjadi pokok persoalan yang lebih besar daripada nasionalisasi industri di banyak negara Islam. ialah pertimbangan mengenai pendapatan. walaupun dia memakai perhiasan. Perbedaan skala gaji misalnya yang scring terjadi dijawatan pemerintah bagi golongan sarjana dan bukan sarjana yang melakukan yang terakhir inilah Khalifah Umar mengambil keputusan. Sekalipun sering terdapat perbedaan tingkat pendapatan yang cukup besar. bahkan di daerah perkotaan. maka masyarakat Islam yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok bagi semua kaum Muslimin akan dipandang mengalami kegagalan. dan tak seorangpun boleh memperoleh hak istimewa atasnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 33 melepaskan diri dari kerja keras mulai fajar sampai senja dengan upah kecil di sektor pertanian. berlainan halnya dengan di dunia Barat. rakyat mengharapkan agar si kaya tetap dapat menjadi teladan bagi si miskin. yang mana sangat signifikan dalam kelangsungan suatu corperate dan pekerja itu sendiri. soal upah adalah soal moral. seperti juga halnya di Jepang. bersabda: “Tanah yang terbengkalai adalah milik Allah dan Rasul-Nya serta kamu semua (muslimin)”. seharusnya upah itu cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. riwayat Aisyah. 30. dan inilah yang menjadi alasan untuk mengharamkan riba. tingkah lakunya itu dapat merusak akhlak masyarakat dan menghancurkan nilai-nilai agama Islam. dan memperoleh banyak dukungan politik. di samping segi ekonominya. Dan posting pengeluaran yang utama kedua ialah untuk kepentingan mobilisasi tentara. dan setiap orang berhak mendapatkan makanan dari pengolahan tanah. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Implementasi hadits ini langsung dicontohkan oleh Rasulullah saw. Umar berkata kepada orang banyak: “Barangsiapa mempunyai harta kembangkanlah dan barangsiapa yang mempunyai lahan. berpegang kepada gagasan upah "layak". Kedua. 26 Ibid. 674.. dari para bekas petani. hlm. atau bergaya hidup yang mencolok. 29 Al Hadits. 29 Dalam hadits lain Rasulullah saw. Rasulullah bersabda: “Pengolahan tanah terbengkalai yang bukan milik siapapun.328 Ekonomi Islam: Sejarah. Kemudian khalifah mengangkat Aqil bin Abi Thalib. dan antara pendapatan dengan kegiatan kerja harus berkaitan. Pustaka Firdaus. 28 Irfan Mahmud Ra’na. Bila orang kaya memboroskan uangnya dengan berjudi. Litera Antarnusa.27 Sistem kepemilikan tanah yang tidak seimbang menyebabkan lahirnya pemilik tanah yang sangat berkuasa. soal pembagian pendapatan yang wajar dipandang penting. Kekayaan bukanlah dosa.26 Pemilikan tanah dianggap suatu tipe pemilikan yang parexellence (paling istimewa) di negara-negara kapitalis. Kemudian Rasulullah membagi Muhammad Husain Haekal. Umar bin Khatab: Sebuah Tela’ah Mendalam Tentang Pertumbuhan Islam dan Kedaulatannya Masa itu. Di dunia Barat pun banyak orang yang tidak senang soal upah sematamata ditentukan oleh faktor-faktor ekonomi saja. Menurut pendapat umum. Di mana tanah dapat memenuhi kebutuhan pokok dan permanen bagi manusia. Akan datang masanya kelak orang tidak lagi mau memberi selain kepada yang disenanginya”. yang menjadi parasit dan menahan kemajuan ekonomi. Riwayat jasa di masa lampau dapat membenarkan dilanjutkannya pembayaran imbalan. hlm. 672673. ketika kaum muslimin meminta tanah Khaibar. bila soal upah sernata-mata ditentukan oleh gaya ekonomi yang abstrak saja. Namun kepemilikan individu ini justru tidak diakui dalam masyarakat sosialis dan komunis. haruslah merupakan imbalan jerih payah. Tetapi di sini soal kegiatan masa kini kurang diperhatikan. tanah dan semua yang terkandung di dalamnya harus digunakan untuk kepentingan umum dan rakyat. Para ahli falsafah Kristen termasuk Thomas Aquinas. termasuk sandang pangan. Kerisauan moral mengenai upah dinyatakan dalam tiga cara. maka dialah yang memilikinya”. dalam pengertian milik setiap kelompok masyarakat. Ketiga. yaitu: Pertama. Menikmati pendapatan tanpa kerja dipandang tidak bermoral. Di lingkungan dunia Islam masalah moral jauh lebih dipentingkan daripada di dunia Barat. buatlah ia subur. dalam kebiasaannya mengeluarkan uang serta konsumsinya. 25 Selain itu harta Kharaj dan Jizyah yang diterima oleh lembaga keuangan negara dipergunakan untuk membangun bendungan guna mengairi lahan yang gersang menjadi tanah pertanian yang subur. Pustaka Firdaus. 25 . (Jakarta: 1990). (Jakarta: 1990). yang biasanya dikaitkan dengan soal pemerataan. 17. hlm. dan tempat tinggal. Posting pengeluaran yang utama ialah untuk kesejahteraan (tunjangan) pegawai pemerintahan dan masyarakat (fakir dan miskin). Karena itu banyak orang kaya yang hidup sederhana dalam menikmati kekayaannya. Jadi dilihat dari sudut pandang Islam. 27 Irfan Mahmud Ra’na.

dan masih belum jelas apakah faktor-faktor itu akan berpengaruh besar di segi penawaran walaupun dapat mempengaruhi sisi permintaannya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 327 tanah Khaibar menjadi 26 bagian dan masing-masing bagian dibagi lagi ke dalam 100 bagian. Umar menafsirkan hadist tersebut bahwa Rasulullah saw. hlm. tidak ada lagi tanah yang tersisa untuk ditaklukan. maupun yang tidak ahli. lalu dengan apa kita membayar gaji mereka”. dan upah ditinjau kembali setiap 34 tahun. Rasulullah mengambil separuh dari bagian tersebut. Di banyak negara Islam gagasan kenaikan upah secara tahunan tidak ada. hlm. baik untuk tenaga ahli. Mungkin banyak alasan untuk keadaan semacam ini. Pustaka Firdaus. Kemudian Sa’ad melaporkannya kepada Amirulmukminin. diantarnya ialah: Pertama. Penyesuaian masalah upah jarang dipandang sebagai suatu masalah politik dan kebanyakan karyawan tidak memandang para majikan sebagai suatu golongan yang bertentangan. Tanah dan kanal untuk gubernur. Jika kita membagikan tanah itu sekarang. Maka saya mengharap. 32 Ibid. diantaranya: 1) Iqta’ ialah suatu pemilikan tanah secara individu dengan melalui cara pemberian atau penyerahan sebidang tanah oleh negara. Saya telah membagi-bagikan harta benda kepada kaum muslimin. sehingga sistem keuangan Islam tidak akan rusak. dalarn masyarakat negara penghasil minyak di wilayah Teluk. kita perlu tentara yang kuas untuk menjaganya. yang sudah ada urbanisasi buruh yang cukup besarjumlahnya. dan masa depan umat. di mana para pejuang meminta hak atas tanah. dan peranan serikat kerja itu pun berbeda dari yang biasanya diharapkan pengusaha Barat. Rakyat menuntut agar anda membagikan tanah dan harta benda kepada mereka. Menurut Abu Ubayd. kita harus menggaji mereka secara tetap. dan kebencian pekerja lebih diarahkan kepada para tuan tanah di pedalaman daripada ke para pengusaha perindustrian. biasanya di negara-negara Islam secara keseluruhan. menginginkan agar tanah-tanah luas yang telah dikuasai kaum muslimin haruslah dipikirkan pemanfaatannya di masa depan. 32. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Namun pada umumnya hubungan ketenagakerjaan tidak dilihat dari sudut konfrontasi antara para majikan dan karyawan. dibandingkan dengan di dunia Barat. 30 kekurangan tenaga kerja. kepala pemerintahan.31 Hal serupa juga terjadi pada ketika telah terjadi penaklukan Mesir oleh Panglima Amr bin al Ash. tetapi tinggalkan tanah dan kanal. 158-159. Hasil pendapatan tersebut akan saya gunakan untuk memperkuat balatentara. Anda memang harus membagikan harta benda kepada mereka. dan laju inflasinya punjarang meningkat sampai angka 1 ke atas. Banyak pekerja di kota yang merasa bersyukur dapat . Rupanya upah tidaklah berfungsi sebagai isyarat pasaran efektif. hlm. setelah penaklukan tanah-tanah Kisra. Maka secara umum faktor-faktor penawaran dan permintaan tampaknya tidak berperanan penting. kalian lihatlah kota-kota besar. dan tarif upah yang berlaku di negaranegara yang kurang makmur dalam lingkungan dunia Islam. Karena itulah. maka pertentangan golongan ala Marx merupakan gagasan asing. Saya kira. dan beliau menjawab: “Saya telah menerima surat anda. dan Turki. (Kairo: 1346). serikat kerja itu menjalankan fungsi yang sangat mirip dengan serikat-serikat kerja di Eropa dan Amerika Serikat. dan mempersiapkan generasi mendatang. Karena sejumlah besar negara Islam tetap merupakan masyarakat pra-industri. (Jakarta: 1990). Kitab Al Kharaj. Kehadiran serikat kerja di sana merupakan suatu perkembangan yang relatif baru. membiayai hidup anak-anak yatim. Kemudian Amirul mukminin menjawab: “Kalian mendengarkan orang-orang yang mengatakan bahwa saya telah mencabut hak-hak mereka. kita pun butuh penjaganya demi keamanan. 30 Penafsiran Umar tersebut teraplikasikan pada ketika Sa’ad bin Abi Waqash menaklukan Irak. berarti kita tidak meninggalkan apa-apa untuk generasi yang akan datang”. 31 Abu Yusuf. Teori. kemudian dibagikan kepada para gubernur. Kedua. situasi makroekonominya lebih mantap. Allah telah melimpahkan kita dengan harta yang banyak dan tanah yang luas dari pampasan perang. Hanya dalam hal yang disebut belakangan inilah perbedaan upah dapat menyebabkan migrasi internasional. biarkan tanah-tanah beserta para petaninya. kecuali dalam hal adanya perbedaan upah yang sangat besar. Tampaknya penyesuaian upah pun jarang terjadi di lingkungan dunia Islam. dan saya akan membebankan mereka dengan Kharaj dan Jizyah yang harus mereka bayar kepada kita.. para panglima perang. tidak akan terjadi perpindahan kerja untuk mengisi kekurangan itu. di mana para pejuang meminta bagian atas rampasan perang dan tanah yang ditaklukan.32 Dalam masa pemerintahan Umar bin Khatab sistem pembagian pemilikan tanah diklasifikasikan ke dalam beberapa bagian. yang ingin mandiri dalam hal ekonomi di usia muda sebagaimana akan diperolehnya bila rnereka merantau ke wilayah Teluk Arab. seperti misalnya hasrat anggota keluarga lebih muda. Sebagian hal ini menunjukkan usaha yang bersungguhsungguh untuk memelihara kestabilan fiskal. Sering terjadi pertentangan rnengenai hubungan perkotaan-pedesaan. berupa tanah yang terletak antara al-bahr (laut) dan al-sakhr (tanah Irfan Mahmud Ra’na. Meskipun demikian di beberapa negara Islam. mobilitas itu mungkin tidak didasarkan oleh faktor upah. Suatu riwayat menyatakan: “Rasulullah saw telah memberikan iqta’ kepada Bilal bin Harith al Mujani. Kenyataan ini memberikan kesan bahwa lingkungan perekonomian di sana kurang berperanan dibandingkan di negara-negara perindustrian yang sudah maju.34 Ekonomi Islam: Sejarah. Bahkan dalam hal ini pun. Kalian lihatlah daerah-daerah perbatasan. kecuali di Mesir. Kalau tanah-tanah tersebut saya bagi-bagikan. 162-163. gerakan buruh di sini jauh kurang kuat dibandingkan dengan di dunia Barat.

dan mempertahankan jumlah upah bersih (take-home pay) dalam hitungan nilai uang yang nyata. baik negara Islam maupun negara yang bukan Islam. Hal ini juga Ibid. antara perusahaan yang satu ke perusahaan lainnya. Memang dalam hukum syari'at ada beberapa ketentuan mengenai perlakuan terhadap karyawan. zakat merupakan sumber pendapatan utama negara Islam. Pada masa Umar hukum perdagangan mengalami penyempurnaan guna menciptakan perekonomian secara sehat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 35 soal keuangannya. Bila ushr tidak dibayarkan maka hak atas tanah tersebut dicabut oleh negara.. Pengenaan zakat atas harta berarti menjamin penanaman kembali dalam perdagangan dan perniagaan yang tidak perlu dilakukan dalam pajak pendapatan. dan bukan merupakan perbedaan yang diakibatkan oleh faktor-faktor keagamaan. 34 dan 2) Hima’ ialah pemilikan tanah secara kolektif. Hal ini untuk memperlancar arus pemasukan bahan makanan ke kota-kota. Masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai soal hubungan ketenagakerjaan. banyak membangun kanal-kanal di distrik Khuziztan dan Ahwaz. Zakat dijadikan ukuran fiskal utama dalam rangka memecahkan masalah ekonomi secara umum. Bagi seorang pengamat dari luar syarat-syarat kerja itu tampaknya agak serupa dengan di negara-negara Dunia Ketiga. hlm. di dunia Islarn sendiri kehilahatanya faktor-faktor mikro dan rnakro ekonomi nampaknya kurang berperanan dalam soal penetapan upah. lot. Pakistan. Perbedaan yang kita sadari. Teori. Iran. hlm. Juza bin Muawiyah dengan seizin Umar.cit. Malaysia.000 dirham. 46. dibandingkan dengan yang telah berlangsung dalam bidang penelitian lainnya. kecuali lahan yang mengandung mineral”. hlm. hlm. Dengan demikian demi kemaslahatan umum tanah iqta’ dapat dikuasai kembali oleh negara. ataupun perbedaan jenis pekerjaan yang satu ke jenis lainnya. Kemudian Bilal mengizinkan Umar menghadiahkannya kepada orang lain. namun ketentuan-ketentuan itu pun dapat ditafsirkan secara berlain-Iainan. 36 Ibid. Kurangnya mobilitas tenaga kerja. Membanting harga dan menumpuk barang serta mengambil keuntungan secara berlebihan dipantau. Ibid.. . hlm.12 Dan. Pada waktu invansi ke Syria. Maka diusahakanlah penyelesaian soal upah yang akan mengimbangi laju inflasi. sekalipun banyak perbedaan etnik dan kebudayaan. Mereka digaji dari harta kekayaan umat. juga dibangun pasar-pasar agar tercipta suasana persaingan yang bebas. melestarikan deferensial. iklim perekonomian umum sering lebih dipentingkan daripada faktor-faktor mikro ekonomi. 35 Ibid.000 buruh yang bekerja setiap hari sepanjang tahun. Menurut Maqrizi di Mesir saja ada sekitar 120. 40. Teori ekonomi neo-klasik yang konvensional menyatakan bahwa upah ditentukan oleh interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar tenaga kerja. Umar mengurangi beban pajak terhadap beberapa barang. mungkin hanya mencerminkan perbedaan perkembangan perburuhan di negara-negara industri bersangkutan. (Jakarta: 1990).326 Ekonomi Islam: Sejarah. yang memungkinkan pembukaan dan pengolahan banyak sekali ladang pertanian. seorang laki-laki datang mengadu kepada Khalifah bahwa salah seorang tentara muslim dalam perjalanan melalui telah merusak tanamannya. Namun kenyataan ini tidak dapat dijadikan bukti bahwa ciri-ciri keserupaan itu bersumber pada agama Islam. Tetapi kenyataannya.35 Abu Yusuf menceritakan tentang keinginan Khalifah memajukan dan membantu pengembangan pertanian. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. khalifah segera memberi ganti rugi sebesar 10. Turki. 39 37 Ibidn. 58 34 33 Rodney Wilson.. di mana tanah yang dimiliki oleh satu orang atau lebih kemudian diolah oleh sebuah suku dan hasilnya digunakan untuk kepentingan bersama. Tetapi banyak kemiripan dalam kebiasaan ketenagakerjaan di negara-negara Arab. 73. pajak perdagangan nabati dan kurma Syria sebesar 50%. beliau berkata kepada Bilal. hlm 104. dan Indonesia yang membenarkan diadakannya peraturan umum (generalization) mengenai soal ketenagakerjaan di negara-negara tersebut. dan sebuah departemen besar didirikan untuk membangun waduk-waduk. Mendengar pengaduan ini. dan masalah penyelesaian upah masih merupakan masalah yang sangat kontroversial dalam kepustakaan ekonomi moderen. Pustaka Firdaus.33 Namun dalam riwayat lain ada juga tanah iqta’ yang diberi ganti rugi oleh Umar. Pada saat yang sama. Ini berarti jika ditawarkan upah yang lebih tinggi sebagai akibat 11 12 karang). misalnya. Pada waktu Umar menjadi khalifah. “adalah di luar kemampuan kamu untuk mengolah tanah seluas ini”.11 Memang dalam Al Qur'an dan sunnah kurang banyak bahan-bahan yang khusus mengatur soal ketenagakerjaan.36 Saluran irigasi terbentang di daerah-daerah taklukan. Bahkan di dunia Barat pun tidak ada kriterium yang diterima umum mengenai cara penetapan upah. 44. Maka pelaksanaan hukum Islam serta falsafah ekonomi Islam dalam bidang perusahaan skala besar merupakan suatu perkembangan yang relatifbaru pula. Irfan Mahmud Ra’na. dibandingkan dengan yang menyangkut segi lain dari kegiatan ekonomi. dan munculnya perusahaan industri skala besar di dunia Islam merupakan suatu gejala yang relatif baru. tangki-tangki kanal-kanal dan pintu-pintu air serba guna kelancaran dan distribusi air. Nabi Muhammad hidup di lingkungan masyarakat pra-industri. antara kebiasaan yang terdapat di Amerika utara dan Eropa barat. Bangladesh. Hasil penggarapan tanah Hima’ harus dikeluarkan untuk ushr (semacam zakat).37 Sebagaimana di masa Rasulullah saw.

.000. Forum konferensi tersebut menghadirkan 25 pembicara dari berbagai lembaga internasional seperti IDB. Pada tahun 16 Hijrah. la berkata "Rupanya anda masih mengantuk.10 Tenaga Kerja Walaupun dalam beberapa tahun belakangan ini teori keuangan Islam banyak diperhatikan di dunia Barat. Selain itu juga untuk mempelajari karakteristik unik dari risiko usaha perbankan syariah dan manajemen risiko serta sistempengawasan perbankan syariah guna menciptakan harmonisasi dan konvergensi pengaturan perbankan syariah secara internasional. "Apa yang anda bawa?" jawab Abu Hurairah. 26 September 2003 . Sebaliknya.000. lalu tanyanya lagi. Teori. dan International Islamic Rational Agency. Dengan demikian dapat dihindari terjadinya suatu siklus perdagangan yang membahayakan.. Mekkah dan Bahrain. . Hal tersebut jarang terjadi di Eropa Barat atau di AS. Umar terkejut. “orang yang tidak mau membayar zakat akan saya ambil zakatnya dan setengah dari seluruh kekayaan”.36 Ekonomi Islam: Sejarah. Jakarta. Ya Allah. Semua surplus pendapatan dalam jumlah-jumlah tertentu harus diserahkan kepada negara. arsitektur sistem keuangan syariah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 325 akan memberi keseimbangan antara perdagangan dan pengeluaran.. tetapi kurangnya mobilitas tenaga kerja dan struktur upah nampaknya kurang lentur dibandingkan dengan di dunia Barat. jika mereka menghindari kewajiban mereka membayar zakat kepada saya. Yaman. Amii Bahrain mengunjungi Madinah dan membawa 500. dan yang manakah yang merupakan kebiasaannya saja. deminikian pula dengan pemogokan sedangkan para karyawannya tampaknya lebih mengidentifikasikan dirinya pada perusahaan tempatnya bekerja. yang timbul akibat ajaran againa Islam. Umar mengumumkan kepada orang banyak bahwa Abu Hurairah datang membawa uang dalam jumlah besar. Bagi pengusaha Barat keadaan pasar tenaga kerja tampaknya sangat berbeda dengan di negerinya sendiri. perlu merasa Maalu mendapatkan sumbangan. Jumat. Sungguh sulit untuk menentukan ciri-ciri kebiasaan kerja di dunia Islam. Damaskus. Besok anda datang lagi". toleransi terhadap karyawan yang tidak bekerja giat.dirham. Umar mengira bahwa bicara Abu Hurairah sudah berlebihan sehingga mengulangi lagi pertanyaan itu. 'Ukaz adalah sebuah Oasis di antara Tha'if dan Nakhlah. Cakupan materi konferensi terdiri atas materi yang berkaitan dengan stabilitas sistem keuangan. dan sejumlah bank sentral negara-negara yang sudah menerapkan bank syariah. Abu Hurairah. IMF. dianggap biasa. dan tampaknya jarang dilakukan tindakan efektifter hadap karyawan yang tidak saja mengabaikan tugasnya sendiri. tanyanya. Disebutkan bahwa Abu Hurairah sekembalinya dari Bahrain ditanya oleh Umar mengenai orang di sana. tetapi juga rnengganggu rekan-rekannya yang ingin melakukan tugasnya dengan giat. tetapi lebih menyerupai keadaan di Jepang. untuk mengetahui pentingnya faktor-faktor keagamaan dan undang-undang ketenagakerjaan Islam. walau hanya seekor anak kambing yang seharusnya itu telah mereka bayar kepada Rasulullah. bahkan dalam karya penelitian. yang memang kurang diteliti kecuali 10 Republika .000 dirham kharaj 39 itu adalah jumlah yang besar sehingga khalifah mengadakan pertemuan dengan majelis Syura untuk menanyai pendapat mereka dan kemudian diputuskan bersama bahwa jumlah tersebut tidak untuk didistribusikan melainkan untuk disimpan Ibid. 87-88. acapkali mengherankan seorang pengamat Barat. "Sadarkah anda apa yang anda katakan?" Abu Hurairah mengulang lagi bahwa dia membawa 500. h. International Islam Financial Market. Setelah mendengar jawabannya yang pertama..dirham".000. Umar bin Khattab amat tegas terhadap masalah zakat. 39 38 penyelenggaraan konferensi tersebut adalah untuk menyediakan suatu forum internasional untuk penyampaian pemikiran dan diskusi tentang relevansi perbankan syariah dalam konteks penciptaan stabilitas sistem keuangan. Hal ini juga berkaitan dengan hukuman berat bagi orang yang tidak mau membayar zakat sehingga orang tersebut dapat didenda sebesar 50% dari jumlah kekayaannya sebagaimana dinyatakan Rasulullah saw sendiri.38 Di daerah perdamaian terdapat pusat-pusat perdagangan dan pekanpekan yang sangat membantu pelaksanaan kebijaksanaan dagang. "Saya membawa 500. implikasi penerapan Basel II terhadap perbankan syariah internasional. Pekan dagang berkedudukan penting. Literas AntarNusa. namun dalam Islam banyak hukumhukum kegiatan ekonomi termasuk hubungan ketenagakerjaan dibahas cukup lengkap. Segi positifnya ialah jarang terdapat keresahan industri. 672-673. Bekerja pada suatu perusahaan seumur hidup. Sesungguhnya tidaklah mudah. Bank Dunia. government dan manajemen risiko pada perbankan syariah serta hasil riset mutakhir tentang perbankan syariah.dirham. hlm. Keesok harinya sesudah Abu Hurairah datang lagi dan menegaskan lagi bahwa dia membawa 500. beliau menyatakan: “Demi Allah akan saya perangi mereka membedakan antara kewajiban ibadah dan kewajiban membayar zakat. pulanglah dulu dan tidurlah. Pekan dagang itu berlangsung pada 1-20 Duikaidah Umar mendirikan institusi administrasi yang hampir tidak mungkin diiakukan pada abad ketujuh sesudah Masehi. beberapa pekan dagang yang menonjol adalah pekan dagang 'Ukaz yang berada di Hijaz yang berdekatan dengan Sukar dan yang lainnya. karena zakat berurusan dengan harta benda. saya akan perangi mereka -saya akan perangi mereka karena menolaknya”. kemudian dana itu dikelola sedemikian rupa sehingga tak seorang pun yang memerlukan bantuan. Di antaranya di Ubulla. Lihat Muhammad Husein Haekal (2001) Umarbin Khattab (terj).

Setelah menaklukkan Syria. Bussines Development Group 17. Umar membedakan Nadzar bin Anas dan beliau memberinya Al Hadits. Cit. dari Mesir dua juta dinar. fiktif dan derivatif. Sedangkan Umar bin Khattab menetapkan bagian anaknya Abdullah bin Umar bin Khattab sebesar 3000 dirham. Tetapi. Depkeu. yaitu 5. Op. Bahkan Bank Indonesia (BI) mengharapkan ada penambahan jumlah jaringan bank syariah yang signifikan. Financing Suport Group 15.000 dirham 12.000 dirham 4. Pandji Masyarakat. Untuk menyimpan dana tersebut. Baitul Maal yang reguler dan permanen didirikan untuk pertama kalinya di ibukota kemudian dibangun cabang-cabang dan di ibu kota propinsi. Konferensi Internasional BI pernah menggelar konferensi internasional mengenai bank syariah.9 Bank Muamalat Indonesia atau umumnya bank syariah yang tumbuh dan berkembang di Indonesia sangat mendapat perhatian dari Bank Indonesia selaku bank sentral. ia tidak diperbolehkan menggunakannya untuk pengeluaran pribadi. penghasilkan Baitul Maal meningkat. Perkembangan perbankan syariah di Indonesia belum sebesar yang ada di Malaysia. paman Rasulullah saw Untuk kaum Muhajirin dan Anshar yang telah mengikuti perang Badar Bagi mereka yang Islamnya seperf Keislaman penduduk Badar Putra kaum Muhajirim dan Anshar Penduduk Mekah dan KETERANGAN Hasan dan Husein dimasukkan daftar sebagai kerabat Rasulullah saw Utsman bin Zaid dimasukkan dalam daftar mereka. Masyarakat muslim juga harus dibangun kesadarannya akan pentingnya bank syariah. Bank Indonesia tidak membatasi kalau banyak kengininan untuk berkembang jumlahnya bahkan itu yang diharapkan. Profesional dan amanah merupakan suatu pegangan bagi Bank Muamalat Indonesia yang mengacu pada prinsip “Kamu lebih mengetahu urusan-urusan duniamu”. satu untuk musim dingin dan satu untuk musim panas. serta satu binatang tunggangan untuk menunaikan ibadah haji. Administration Group 14.000 dirham JUMLAH YANG DITETAPKAN UNTUK DIBERIKAN Bagi setiap istri Nabi Untuk Abbas. Sawad. pangsa pasar perbankan syariah baru mencapai sekitar satu persen. Baitul Maal secara tidak langsung bertugas sebagai pelaksana kebijakan fiskal negara Islam dan khalifah adalah yang berkuasa penuh atas dana tersebut. Konferensi yang bertema ”Manajemen Resiko. karena Utsman lebih disenangi Rasulullah SAW daripada Umar . maka setiap transaski dan operasionalnya dari semua sistem yang harus berjalan senantiasa mengacu kepada syari’ah Islam.324 Ekonomi Islam: Sejarah. Abdulah bin Arqam ditunjuk sebagai pengurus Baitul Maal bersama dengan Abdurahman bin Ubaid al Qari serta Muayqab sebagai asistennya.8 Oleh karena profesionalisme yang dijujung. Peraturan dan Pengawasan untuk Mencapai Keseragaman Peraturan Internasional” itu merupakan kerjasama antara BI.40 2. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 37 10. Bank jumlah aset maupun dana pihak ketiga masih di bawah satu persen dari total perbankan nasional. Maka di Bank Muamalat tidak ada transaksi-transaksi yang sifatnya spekulatif. Teori. Tunjangan Umar tetap. Bussines Director 11. Sangat kontras dengan kondisi masyarakat di Indonesia yang masih kuat nuansa KKN-nya. riwayat Muslim.000 dirham karena keutamaan Ummu Salamah dalam Islam. yang disebut al-Diwan. dan Mesir. Network & Alliance Group. Khalifah juga menunjukkan sebuah komite yang terdiri dari Nassab ternama untuk membuat laporan sensus penduduk Madinah sesuai dengan tingkat kepentingan dan kelasnya. Di Indonesia. Data BI menyebutkan meskipun perkembangan perbankan syariah relatif sangat pesat hingga saat ini pangsa pasar perbankan syariah masih relatif kecil. Menurut Abu Yusuf dalam kitabnya al-Kharaj laporan tersebut disusun sebagai berikut ini: Tabel 3 Pengeluaran untuk Tunjangan 1 JUMIAH PEMBERIAN 12. Compliance Risk Management Staff 12. Bersamaan dengan reorganisasi Baitul Maal.000 dirham 5. Corporate Suport Group 13. Bussines Group 16. kharaj dari sawad mencapai seratus juta dinar. Umar mendirikan Diwan Islam yang pertama. Tujuan 8 9 sebagai cadangan darurat membiayai angkatan perang dan kebutuhan lain untuk umat. dan Islamic Development Bank (IDB).000 dirham 800 dirham 40 Umar mengatakan sendiri kepada anaknnya. bahwa dia membedakan Abu Salamah dan memberinya 3.000 dirham setahun dan dua setel pakaian untuk setahun. Sebenarnya al-Diwan adalah sebuah kantor yang ditujukan untuk membayar tunjangan-tunjangan angkatan perang dan pensiunan serta tunjangan lainnya dalam basis yang reguler lan tepat. Di negeri jiran perkembangan perbankan syariah didukung oleh struktur masyarakat yang sudah mapan salah satunya Malaysia mempunyai tabungan haji yang sangat kuat dan tidak ada korupsi di Malaysia sebesar Indonesia.

Abu Dzar al-Ghifari termasuk pembesar para sahabat. Sumber: Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia. Umar RA berkata. Internal Audit Group 6. dalam Quthb Ibrahim Muhammad. "Kalau Rasulullah saw sampai meninggal. (2002). Cit. 84 miliar. Teori. Sharia Supervisory Board 3. 192-193 43 Umar bin Khattab memasukkan 4 orang yang tidak termasuk dari mereka . Shareholder Meeting 2. lalu ia berkata. dimana beliau telah melewatkan ujian yag berat untuk mempertahankan Islam pada perang Khadaq dan beiiau mendapatkan penghargaan atas pengalian parit 11 12 1 1 1 1 1 Keterangan: 7 1. tapi juga membagikannya dalam bentuk benda Seperti diriwayatkan bahwa beliau memerintahkan untuk mengambil satu ember makanan lalu diaduk dan dibuat roti.000 dirham 3.000 dirham 500 dirham 300 dirham 250 dirham 200 dirham lOOdirham 500 dirham 400 dirham 300 dirham 200 dirham JUMLAH YANG DITETAPKAN UNTUK DIBERIKAN Untuk orang yang ikut perang Badar43 dan kaum Muhajirin yang pertama Untuk orang-orang yang ikut perang Badar dari kaum Anshar Untuk pejuang yang berjihad dalam barisan Islam dari Badar sampai per[anjian Hudaibiyah Untuk pasukan yang berjihad dalam barisan Islam dari perjanjian Hudaibiyah sampai akhir peristiwa orang-orang Murtad Untuk pejuang yang berjihad dalam barisan Islam Untuk satuan pasukan kelompok Mutsanna Untuk satuan pasukan kelompok Tsabit Untuk satuan pasukan kelompok Ar-Rabi' Untuk penduduk Hajar dan Ubad Untuk anak-anak yang ikut serta dalam berbagai pertempuran Untuk istri para pasukan di perang Badar Untuk istri para pasukan di perang Badar sampai perjanjian Hudaibiyah Untuk istri para pasukan. Op Cit. Op. Compliance & Corporate Suport Director 9. ." Lalu ia menghunuskan pedangnya dan 'melempar sarnng pedang seraya berkata. Maka mari kita berperang sampai titik darah penghabisan" 42 Ibrahim Fuad Ahmad. Selanjutnya beliau 41 Ketika sebagian sahabat protes. Finance & Administration Director 6 7 Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia. "Yang aku fahu Rasulullah SAW telah diserang musuh. Assisten Directors 7. h. kemudian didinginkan dengan minyak. "Sesungguhnya bapak ini telah rnenemuiku di hari Uhud. Risk Management Commite 8. Op. maka Allah senantiasa hidup dan Dia tidak akan mati. Cit. dan kenikmatan itu terwujudkan dalam bentuk laba bersih pada akhir tahun 2004 sebesar Rp. "apa yang terjadi dengan Rasuluilah SAW ?" Lalu aku menjawab.6 ini:42 Berdasarkan riwayat lain menyebutkan sebagaimana tabel di bawah Struktur Organisasi Bank Muamalat Indonesia 1 2 3 Tabel 4 Pengeluaran untuk Tunjangan 11 NILAI PEMBERIAN 5000 dirham 4. a/ lnfaq Al 'Am fil Islam. Board Of Commissioners 4. karena mereka termasuk kerabat.000 dirham 4.41 syariah yang diterapkan maka krisis moneter dapat dilalui dengan selamat. President Director 5.000 dirham 2.yaitu Hasan dan Husein bin Ali. dan Salaman al-Farisi.38 Ekonomi Islam: Sejarah. mulai dari perjanjian Hudaibiyah sampai perang Riddah Untuk istri para pasukan pada perang Oodisiyah dan Yarmuk 4 5 6 7 8 9 10 Umar tidak hanya membagikan harta dalam bentuk uang. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 323 masyarakat 200 dirham.

49 46 Abdullah Mustofa al Marghi (2001). beliau memberikan rakyat baik laki-laki.7/1992 dengan sebutan bagi hasil. Kewajiban yang harus mereka bayar kepada nasabah lebih besar dari pendapatan yang merak terima daripada peminjam. "Cukup untuk seorang. Abu Yusuf dalam al-Kharaj dan Abu Ubaid dalam an-Anwal. seorang yang beragama Majusi pembantu AI-Mughirah bin Syubah menikamnya dari belakang dengan sebilah pisau beracun. Selanjutnya sistem syariah juga diakui juga UU Bank Indonesia yang baru. Op." Umar juga menetapkan 2 karung gandum dan cuka untuk satu orang muslimin. Selain untuk mempertahankan eksistensi. 42. dan modal pemegang saham sebesar Rp. Di sinilah pentingnya bank syariah. tepatnya pada 27 Oktober 1994 atas keberhasilan dalam operasionalnya. Umar meninggal pada waktu subuh. Bank Muamalat Indonesia menyandang predikat sebagai Bank Devisa. karena di dalamnya menggunakan sistem bunga.7 miliar.2 Dua tahun kemudian. Yang pasti. sepanjang mereka memberi kharaj dan jizyah." Maka.C/fh. maka akhir tahun 2004 jumlah aktiva Bank Muamalat Indonesia mencapai Rp.44 Selain itu Umar menerapkan beberapa peraturan sebagai berikut:45 1) Wilayah lraq yang ditaklukkan dengan kekuatan menjadi milik muslim dan kepemilikan ini tidak diganggu gugat. karena kelahirannya UU Perbankan pun mengalami perubahan. Op Cit. dan mereka mengambil jatah makan siang sampai mereka kenyang. kharaj dibebankan sebesar satu dirham dan satu rafiz (satu ukuran lokal) gandum dan barley (jenis gandum) dengan anggapan tanah tersebut dapat dilalui air. Di mana rasio pembiayaan macet hingga mencapai lebih dari 60% sehingga tercatat kerugian sebesar Rp. Jasadnya dikubur di samping Rasulullah saw. Op Cit. Maka apabila seseorang ingin mengundang sahabatnya. "Allah telah memotong jatah di embermu. 7) Perjanjian Damaskus (Syria) menetapkan pembayaran tunai. Kerisauan terhadap sistem konvensional. perempuan dan budak. bulan Zulhijjah 23 Hijrah. sebuah meja judi yang sangat besar. 5 yang mengatakan bahwa dunia ini sudah menjadi big gambling table. dua ember setiap bulan.46 Panjimasyarakat. h. Lalu beliau memasak untuk makan Maalam dan berkata. paradigma baru di Indonesia. cuka dan madu dan rancangan ini telah disetujui khalifah. Laporan Tahunan Bank Muamalat. dua qist untuk setiap minyak. Dimana bank-bank konvensional menagalami negative spread. Lihat Outhb Ibrahim Muhammad. 5 hari. Cit. 5. meskipun pemilik tersebut kemudian memeiuk Islam dengan demikian tanah seperti itu tidak dapat dikonversikan menjadi tanah ushr. Abu Lulu Fairuz Ai-Farisi. Jeddah. op. 6) Di Mesir. Umar RA berkata. dibebankan dua dinar. dan ekuitas mencapai titik terendah yaitu Rp. terjadinya kezaliman terhadap para pengusaha yang waktu sedang susah. Bank konvensional. Beban per kepaia sebesar satu dinar dan beban jarib (unit berat) yang diproduksi per jarib (ukuran) tanah.2 triliun. pembagian tanah dengan muslim.cit.322 Ekonomi Islam: Sejarah. h. Cit. bahkan hingga tiga Irdabb gandum. 4) Sisa tanah yang tidak ditempati atau ditanami (tanah mati) atau tanah yang diklaim kembal! (seperti Basra) bila ditanami oleh muslim diperlakukan sebagai tanah ushr. 269. Umar meninggal dunia dalam usia 63 tahun. Saat Umar shalat subuh bersamasama dengan kaum muslimin. Atas kenyataan ini tak dapat mengelak dari krisis tersebut.4 Bank Muamalat Indonesia harus membuktikan eksistensi dirinya sebagai bank-nya orang Islam disaat krisis moneter terjadi. 39. karena ada sistem bunga. dimana sistem perbankan syariah dimasukkan ke dalam UU No. embuka wawasan baru. Atas penawaran tersebut. terhadap ekonomi modern juga dialami penulis Prancis yang namanya Maurits Chalaiz. Atas usaha yang maksimal dalam menghadapi krisis. yang baru seumur jagung. 4 Ibid. 105 miliar. Teori. 193 45 Adiwarman A Karim (2001). 2) Kharaj dibebankan pada semua tanah yang berada di bawah kategori pertama. 5 Panjimasyarakat. Tiga hari sesudah itu. sedangkan bagian yang berada di bawah perjaniian damai tetap dim'liki oleh pemilik sebelumnya dan kepemilikan lersebut adalah dialihkan. Arab Saudi. IDB memberikan respon positif. Begitu juga untuk anak-anak. menurut sebuah perjanjian Amar. Bank Muamalat Indonesia harus menghadapi kriris ekonomi yang menimpa bangsa Indonesia tahun 1998. Op. Op.42 44 . Atas adanya ta’awuniyah dari IDB dalam bentuk investasi. 3) Bekas pemilik tanah diberi hak kepemilikan. (2002). 5) Di Sawad. dan dikonversikan dengan mata uang dolar yang sedang melagit maka bank-bank konvensioal berguguran karena ini.3 miliar (kurang dari sepertiga modal setor awal). juga untuk memlihkan dan memperkuat permodalan sebagai akibat dari goncangan krisis moneter. yang pada akhirnya mereka terlikuidasi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 39 Muamalat Indonesia adalah sangat penting dalam sejarah perbankan Indonesia. Sehingga secara resmi IDB pada 21 Juni 1999 menjadi pemegang saham Bank Muamalat Indonesia. dua ember selama satu bulan. hlm. Harga yang lebih tinggi dikenakan kepada ratbah (rempah atau cengkeh) dan perkebunan.3 Tidak lama setelah kelahirannya. Bank Muamalat Indonesia memberikan penawaran sahamnya kepada Islamic Development Bank (IDB). juga karena keunggulan daripada sistem perbankan 2 3 memanggil 30 orang. suatu arternatif yang lebih baik dari sistem ekonomi ribawi. Jabatannya sebagai khalifah dipegangnya selama 10 tahun 6 bulan.

berdirinya Bank Muamalat Indonesia. Secara resmi Bank Muamalat Indonesia mulai beroperasi tahun 1992. dan mereka pernah dipercaya menjaga bendera nasional Quraisy sebelum datangnya Islam. Ummu Kulsum. juga mendapat dukungan yang nyata pula dari masyarakat Jawa Barat yang teraplikasikan dalam pembelian saham seniali Rp. Tidak lama Islam mengakui empat kontrak dagang setelah negara-negara tersebut ditaklukkan. kemudian tindakan efektif diterapkan dalam rangka pengembangan sumber daya alam. Teori. Dukungan tersebut dibuktikan dengan pembelian saham perseroan senilai Rp. Untuk menata pendapatan baru. dan bergelar Zu An-Nurain (pemilik dua cahaya). pada waktu pendirianya Bank Muamalat Indonesia mendapat dukungan nyata dari ekponen Ikatan Cendikiawan Muslim se-Indonesia (ICMI) dengan ketua B. h. 1 Atas berdirinya Bank B 1 Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. Dia juga mengurangi zakat dari pensiun. Bank Mu’amalat Indonesia (BMI) pada tahun 1991. 106 miliar. Dia juga mewariskan 1000 kuda dan 1000 wanita pelayan. sedangkan itu merupakan pendapat pribadi. terutama negaranegara Islam disekitar Teluk Persia yang kaya minyak. 84 miliar. pohon-pohon. buah-buahan ditanam dan keamanan perdagangan diberikan dengan cara pembentukan organisasi kepolisian tetap. pengembara dan orang miskin. orang-orang di sekeliling Muhammad mendapatkan fasilitas perumahan dan uang. Tapi waktu itu masuk modal ke Indonesia lewat perbankan terbentur pada masalah UU Perbankan yang tidak mengakaui sistem syariah. Dan pada tahun 1974.000 dirham berada di tangan bendaharanya.000 dinar dan 100. dikirim delegasi ke beberapa negara Timur Tengah. Bani Umayyah berada di bawah Bani Hasyim. Op. 40. Tetapi tidak ada rinciannya. Dalam peranan politiknya. uang sejumlah 150.47 Pada enam tahun pertama kepemimpinannya. Aliran air digali. Ghazni Kerman dan Sistan ditaklukkan. 45 Ibnu Khaldun mengisahkan tentang kekayaan beberapa sahabat Rasulullah saw di masa pemerintahan Usman "pada masa Usman.J. Usman termasuk dalam keluarga besar Umayyah dari suku Quraisy. Dia juga memiliki 1000 unta dan 48 47 Bagian Empat | BAB 11 | Aplikasi Ekonomi Islam di Indonesia Bank Muamalah erbagai upaya ditempuh dalam rangka membentuk perbankan syariah di Indonesia. diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah. Selain itu ia memperkenalkan kebiasaan membagikan makanan di masjid untuk orangorang menderita. Perumahan yang dia miliki di Hunayn dan Qadi AI-Oura serta tempat-tempat lain bernilai 200. Dalam hubungannya dengan zakat dalam sambutan Ramadhan biasanya ia mengingatkan: ”Lihatlah bulan pembayaran zakat telah tiba. dan pendapatannya dari wilayah ash-Shrah bahkan lebih banyak dari itu. dan silsilah pertaliannya dengan Rasulullah saw ialah pada generasi kelima. dipanggil Abu Abdullah. Tak dapat dilupakan. Habibie dan juga mendapat dukungan dari para pengusaha muslim. Usman bin Affan lahir di Mekah. Perkembangan berikutnya keadaan ini bertambah rumit bersamaan dengan munculnya pernyataan-pernyataan yang menimbulkan kontroversi mengenai pengeluaran uang Baitul Maal dengan tidak hati-hati.Cit. . Usman mendelegasikann kewenangan kepada para pemilik untuk menaksir kepemilikannya sendiri.40 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Investasi & Kredit Syariah di Indonesia 321 Usman bin Affan (47 SH-35H/577-656 M) Usman bin Affan atau Usman bin Affan bin Abi AI-As bin Umayah bin Umawy AI-Qurasyi. Kabul. Barang siapa memiliki properti dan utang biarkan ia untuk mengurangi dari apa yang dia miliki apa yang dia utarn dan membayar zakat untuk properti yang masih tersisa”. kebijakan Umar diikuti. jalan dibangun. Pada masa terbunuhnya Usman. Tabri menyebutkan ketika khalifah Usman menaikkan pensiun sebesar seratus dirham. Dia menambahkan santunan dengan pakaian. Ruqayah dan saudaranya. Kandang milik Abdurahman bin Auf berisi 1000 kuda. 48 Untuk meningkatkan Adiwarman A Karim (2001). Penghasilan Talhah dari lraq mencapai angka 1000 dinar sehari. Balkh. karena mengawini dua putri Rasulullah saw. Dilaporkan bahwa untuk mengamankan dari gangguan dan masalah dalam pemeriksaan kekayaan yang tidak Jelas oleh beberapa pengumpul yang nakal.000 dinar. Mengundang pemodal Timur Tengah untuk mendirikan bank syariah juga sudah dilakukan.

(1) suku Quraysh Mekah. Op Cit. Laodicea dan wilayah semenanjung Syria.49 Dalam pemerintahan Usman komposisi kelas sosial di dalam masyarakat berubah demikian cepat sehingga semakin sulit menengahi berbagai kepentingan yang ada. Zaid bin Tsabit yang dia wariskan emas dan perak yang telah ditumbuk halus dengan beliung. h. dan Barca di Afrika Utara menjadi pelabuhan pertama negara Islam. Ya'la bin Munyah mewariskan 50. Demikian. Sementara itu Usman menbaginya kepada individu-individu untuk reklamasi dan untuk kontribusi sebagian yang diprosesnya kepada Baitul Maal. Asswad dan lain-lain digantikan dengan orang-orang baru. Teori. Pada periode selanjutnya dia juga mengizinkan menukar lahan tersebut dengan lahan yang ada di Hijaz dan Yaman. Basra. Op. Talhah membangun kediamannya di AI-Kufah dan tengah memperbaharui kediamannya yang di Madinah. dan. Sa'ad bin Abi Waqqas juga membangun kediamannya di Madinah dengan dilapisi gip pada sisi luar dan sisi dalam tembok rumahnya. 91-90 . h. sementara kebijakan Umar tidak demikian. (2) kaum Anshar. AI-Kuffah dan Alexandria.Cit. Ada dialog yang sangat terkenal dalam sejarah antara Usman dan Amr berkaitan dengan strukturisasi ini. Wajar kalau semasa pemerintahan Usman banyak sekali konfiik yang muncul di permukaan. dan pembangunan di wilayah taklukan baru dibutuhkan dana tambahan. Lihat Asghar Ali Engineer (2000). bata.000 dinar Az-Zubair memiliki kediaman di Basra. (3) suku Arab pengembara. Tidak mudah pula mengakomodasi orang kota yang cepat kaya karena adanya peluangpeluang baru yang terbuka menyusul ditaklukannya propinsi-propinsi baru. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam 41 pengeluaran pertahanan kelautan. Bukan tugas yang mudah untuk mengawasi orang Badui yang pada dasarnya mencintai kebebasan pribadi dan tidak mengenal otoritas pemerintah yang dominan.000 dirham.. Nilai dari seperempat lahan yang dia wariskan mencapai 84. 58 50 Di saat itu muncul empat kelompok masyarakat. dan kayu jati.320 Ekonomi Islam: Sejarah. Mesir. Lihat Ashar Ali Engineer (2000). Op Cit. (4) penduduk negara-negara yang ditaklukkan.50 Di Mesir ketika angkatan laut Byzantium memasuki Mesir. Bahanbahan yang digunakan antara lain gip.000 biri-biri. Semua kelompok ini bersaing satu dengan yang lain untuk memperoieh kekuasaan dan kontrol yang lebih besar atas kekayaan materi. Tripoli. Lahan luas yang dimiliki keluarga kerajaan Persia diambil alih oleh Umar tetapi dia menyimpannya sebagai lahan negara yang tidak dibagi-bagi. kaum muslim di awal perintah Usman mampu mengerahkan dua ratus kapal dan memenangkan peperangan laut yang hebat. Dilaporkan bahwa lahan ini pada masa Umar menghasilkan sembilan juta dirham tetapi pada masa Usman penerimaan meningkat menjadi lima puluh juta.000 dinar beserta hartanya yang lain yang keseluruhannya bernilai 300.000 dinar. kaum muslimin membangun supremasi kelautan di wilayah Mediteriania. 69-70 49 Adiwarman A Karim (2001). dan bila ini ditambah dengan lahan dan kekayaannya yang lain nilai bisa mencapai 100. h. Untuk itu khalifah harus membuat beberapa perubahan administrasi tingkat atas dan mengganti Gubernur Mesir. Sementara itu biaya pemeliharaan 10.

Ini terjadi pada bulan Dzulhijjah 35 H atau 17 Juni 656 M. Mereka kemudian mengepung rumah Usman dan menuntut pengunduran diri. industri pendingin jeruk dengan industri sari jeruk. pendingin.52 Ali terkenal sangat sederhana. 3. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 319 angkatan laut sangat tinggi yang semuanya menjadi bagian dari beban pertahanan di periode ini. berisi kegiatan: Pengawetan dan penyamakan kulit. Perikanan. tetapi Ali menolak karena hal itu sama dencan mencuri uang milik masyarakat. dilahirkan pada tahun Gajah ke13. industri selai dan industri sari nenas. tepung tapioka. gula sirop. jeruk. dan rumah potong hewan. Jenazahnya dimakamkan di Baqi' waktu Maalam hari. 2. pengolahan tengkawang dan coklat. Peluang investasi agroindustri di Kalimantan Barat terdiri dari: Industri tepung pisang. coconut cream. dan perusahaan penggilingan padi. industri minuman ringan. industri minuman segar. dan yang telah ada. yang dipercaya menjadi penjaga tempat suci Ka'bah. Ibid. Op Cit. industri dodol durian. ia secara sukarela menarik dirinya dari daftar penerima dana bantuan Baitul Maal. industri pengolahan ubi kayu (gaplek). tetapi Usman menolak.42 Ekonomi Islam: Sejarah. industri rambuatan dalam kaleng. Ali bin Abi Thalib (23 SH-40H/600-661 M) Ali bin Abi Thalib bergelar Abul Hasan. industri tepung tapioka. Hutan-hutan ini terhampar di daerah istana raja Namruz di Babilonia. Pengepungan terus berjalan sampai beberapa hari. selanjutnya ---$€£¥--- 51 52 Adiwarman A Karim (2001). minyak makanan dari nabati. Ali sangat ketat dalam menjalankan keuangan negara. sari jeruk. Teori. minyak goreng sawit. Pada Akhir hayat Usman di awali ketika pada saat berbagai utusan dari Kufah. salah seorang sahabat Nabi yang terkemuka yang berwenang melaksanakan kegiatan Baitul Maal pusat. tepung sagu gula. Ali Bin Abi Thalib ditakdirkan menjalankan kemudi pemerintahan melalui masa-masa paling kritis berupa pertentangan antar kelompok. industri komponen makanan ternak. berisi kegiatan: Minyak kelapa.000 dirham setiap tahunnya. industri tepung ikan dan tempat pendinginan (cold storage) hasil perikanan. Basrah. Namun demikian keberadaannya belum sesuai dengan yang diharapkan.51 Khalifah Usman tidak mengambil upah dari kantornya. Ali menikah dengan putri Rasulullah Fatimah az-Zahra dikaruniai dua putra Hasan dan Husein. bahkan menurut yang lainnya dia memberikan 5. Sebagian di antara mereka memaksa masuk ke dalam rumah untuk kemudian membunuhnya. Ali bin Abu Thalib adalah saudara sepupu Rasulullah saw dan dari suku Bani Hasyim. industri tempe/tahu. 52 53 Adiwarman A Karim (2001). Hal ini menimbulkan kesalahpahaman antara khalifah dan Abdul bin Arqam.000 dirham. yang berisi kegiatan: pengolahan buah-buahan. dan Mesir datang menemui Usman agar memecat para gubemurnya yang notabene adalah kerabat-kerabat sendiri. Baladhuri menulis kepada mereka sebuah pernyataan yang ditulis di atas sehelai perkamen. Usman juga menolak. Suatu hari saudaranya Aqil datang kepadanya meminta bantuan uang. 57 Jamil Ahmad (2000). Seperti telah dikemukakan di atas bahwa Kalimantan Barat mempunyai potensi hang sangat besar untuk mengembangkan agroindustri. Peternakan. berisi kegiatan: Pengalengan ikan. karet skim. Op Cit. 4. arang tempurung. h 47. industri keripik pisang. industri pisang salai. tetapi juga menolak hadir dalam pertemuan publik yang dihadiri khalifah. ransum makanan ternak. terbatas pada perusahaanperusahaan yang relatif besar. pada waktu berumur 82 tahun dan kekhalifahannya berlangsung selama 12 tahun kurang 12 hari. di hutan ini terdapat ngarai yang dalam yang dapat menciptakan kesempatan kerja.53 Masalah apakah Ali membebankan khums atas ikan atau hasil hutan (ajmat) 4. Konflik ini tidak hanya membuatnya menolak untuk menerima upah dan pekerjaannya sebagai pelayan atau muslim untuk kepentingan Allah. industri nenas dalam kaleng. Tanaman Pangan dan Hortikultura. Jenis kegiatan agroindustri di Kalimantan Barat: 1. Perkebunan. industri tepung durian. h. hal 59-60 .

318

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam

43

dalam ekonomi Islam terletak pada permasalahan individu manusia bukan pada tingkat kolektif (negara dan masyarakat).10 Menurut al-Maliki, ada empat perkara yang menjadi asas politik ekonomi Islam. Pertama, setiap orang adalah individu yang memerlukan pemenuhan kebutuhan. Kedua, pemenuhan kebutuhan-kebutuhan pokok dilakukan secara menyeluruh (lengkap). Ketiga, mubah (boleh) hukumnya bagi individu mencari rezki (bekerja) dengan tujuan untuk memperoleh kekayaan dan meningkatkan kemakmuran hidupnya. Keempat, nilai-nilai luhur (syariat Islam) harus mendominasi (menjadi aturan yang diterapkan) seluruh interaksi yang melibatkan individu-individu di dalam masyarakat.11 Berdasarkan uraian tersebut, dapat disimpulkan bahwa politik ekonomi kebijakan fiskal Islam adalah menjamin pemenuhan kebutuhan pokok setiap warga negara Muslim dan non Muslim/kafir dzimmi) dan mendorong mereka agar dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan sekunder dan tersiernya sesuai dengan kemampuan yang mereka miliki. Politik ekonomi inilah yang menjadi garis dasar kebijakan fiskal Islam dan akan sangat terlihat dalam fungsi alokasi dan distribusi. Peluang Investasi Agroindustri Kegiatan agroindustri mempunyai potensi dalam meningkatkan nilai tambah produk hasil-hasil pertanian, bukan saja terbatas pada tingkat petani tetapi sampai pada para pengusaha yang bergerak dalam perdagangan baik lokal, nasional maupun Internasional. Agroindustri juga akan menciptakan kesempatan kerja yang memadai di pedesaan dan juga peningkatan eksport non migas. Peluang pengembangan agroindustri dapat dibagi dalam 2 kategori yakni pertama agroindustri berskala besar dengan basis perkebunan (PTP dan Swasta) Perikanan laut, peternakan dan kategori kedua agroindustri pedesaan dengan basis pertanian rakyat yang meliputi pengolahan palawija, hortikultura, hasil perikanan rakyat baik air tawar, payau maupun laut. Nilai tambah yang dihasilkan dari kegiatan agroindustri masih tetap mempunyai peluang yang cukup besar, untuk dikembangkan di Kalimantan Barat, mengingat Kalimantan Barat mempunyai potensi bahan baku, baik untuk agroindustri berskala besar maupun skala kecil. Selain itu karena Kalimantan Barat berbatasan langsung dengan negara tetangga yaitu Malaysia maka peluang pasarnya juga masih terbuka lebar. Di samping adanya peluang juga terdapat tantangan dalam mengembangkan agroindustri terutama agroindustri di pedesaan. Tantangan tersebut antara lain: kegiatan agroindustri itu harus dikembangkan dengan mengunakan teknologi yang mampu menyerap tenaga kerja pedesan dan
10 11

menurut beberapa orang, tanah untuk batu-batu istana dan menurut yang lainnya itu adalah tanah longsor.54 Pada saat pemerintahan di pegang khalifat Umar, Ali tidak hadir pada pertemuan Majelis Syuro di Djabiya (masuk wilayah Madinah) yang diadakan oleh Umar, tetapi ia menyepakati peraturan-peraturan yang sangat berkaitan dengan daerah taklukan. Pertemuan itu juga menyepakati untuk tidak mendistribusikan seluruh pendapatan Baitul Maal, tetapi menyimpan sebagai bagian cadangan. Semua kesepakatan itu berlawanan dengan pendapat Ali. Oleh karena itu ketika menjabat sebagai khalifah dia mendistribusikan seluruh pendapatan propinsi yang ada di Baitul Maal Madinah, Basrah, dan Kufah. Ali ingin mendistribusikan sawad, namun dia harus menahan diri karena takut akan terjadi perselisihan. Nahju Balaghah lebih jauh menambahkan: “Prinsip utama dari pemerataan distribusi uang rakyat diperkenankan. Sistem distribusi setiap pekan sekali untuk pertama kalinya diadopsi. Hari Kamis adalah hari pendistribusian atau hari pembayaran. Pada hari itu semua perhitungan diselesaikan dan pada hari sabtu dimulai perhitungan baru.” Mungkin cara ini merupakan solusi terbaik dipandang dari segi hukum dan keadaan negara yang sedang mengalami perubahan kepemimpinan. Khalifah Ali meningkatkan tunjangan pada pengikut-nya di Irak. Kurang lebih alokasi pengeluaran masih tetap sama sebagaimana halnya pada masa kepemimpinan Umar. Pengeluaran untuk Angkatan Laut yang ditambah jumlahnya pada masa kepemimpinan Usman hampir dihilangkan seluruhnya, karena daerah sepanjang garis pantai seperti Syria, Palestina dan Mesir berada di bawah kekuasan Muawiyah. Tetapi dengan adanya Penjaga Malam dan patroli yang diciptakan oleh Umar, Ali tetap menyediakan polisi reguler yang terorganisir yang disebut Shurta, dan pemimpinnya diberi gelar Sahibush Shurta. Dalam suratnya yang ditujukan kepada Maalik Ashter bin Harith menunjukkan Ali memiliki konsep yang jelas tentang pemerintahan, administrasi umum dan masalah-masalah yang berkaitan dengannya. Surat ini mendeskripsikan tugas dan kewajiban serta tanggung jawab penguasa. Menyusun prioritas dalam melakukan dispensasi terhadap keadilan, kontrol atas pejabat tinggi dan staf; menjelaskan kebaikan dan kekurangan jaksa, hakim dan abdi hukum, menguraikan pendapatan pegawai administrasi dan pengadaan bendahara.55 Ali bin Abi Thalib meninggal dunia akibat tebasan pedang Ibnu Muljam. Jenazahnya dimandikan kedua putranya Hasan dan Husein, kemudian dimakamkan di Kufah. Tetapi, Ibnu Asir menyatakan

Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi…, hal. 53. Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, hal. 37.

54 Iman Abu Yusuf membahas dalam buku "What is taken out from the Sea" Adiwarman A Karim (2001), Ibid, h. 60 55 Adiwarman A Karim (2001), Ibid, h. 60, 61

44

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Investasi dalam Ekonomi Islam

317

bahwa ia dikuburkan di Neft. Ali meninggal dalam usia 63 tahun setelah memerintah selama 5 tahun 3 bufan.56 ***
---$€£¥---

Kebijakan Fiskal Pemahaman tentang politik ekonomi negara Islam sangat diperlukan untuk memahami politik ekonomi kebijakan fiskal Islam. Sebab politik ekonomi merupakan garis kebijakan ekonomi yang melandasi kebijakankebijakan ekonomi negara seperti halnya kebijakan fiskal. Menurut anNabhani, politik ekonomi merupakan tujuan yang ingin dicapai oleh hukumhukum yang dipergunakan untuk memecahkan mekanisme mengatur urusan manusia.5Jadi politik ekonomi dalam kebijakan fiskal meliputi dua hal, yaitu (a) hukum-hukum yang dipergunakan, dan (b) tujuan yang ingin dicapai dengan hukum-hukum tersebut. Dari sisi tujuan hukum, tujuan kebijakan fiskal Islam tidak dapat dilepaskan dari tujuan syariat Islam. Muhammad Husain Abdullah menyebutkan ada delapan tujuan luhur syariat Islam, yaitu; memelihara keturunan, akal, kemuliaan, jiwa, harta, agama, 6 ketentraman/keamanan, dan memelihara negara. Sementara itu dalam konteks kebijakan keuangan negara, Zallum sangat menekankan bahwa kebijakan keuangan negara Islam bertujuan untuk mencapai kemaslahatan 7 kaum Muslimin, memelihara urusan mereka, menjaga agar kebutuhan hidup mereka terpenuhi, tersebarnya risalah Islam dengan dakwah dan jihad fi sabililillah.8 Menurut an-Nahbani dan al-Maliki, politik ekonomi Islam adalah jaminan atas pemenuhan seluruh kebutuhan pokok (al-hajat al-asasiyah/basic needs) bagi setiap individu dan juga pemenuhan berbagai kebutuhan sekunder dan luks (al-hajat al-kamaliyah) sesuai kadar kemampuan individu bersangkutan yang hidup dalam masyarakat tertentu dengan kekhasan di dalamnya. 9 Dengan demikian titik berat sasaran pemecahan permasalahan
Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi Alternatif Perspektif Islam, (AnNidlam al-Iqtishadi fil Islam), alih bahasa Moh. Maghfur Wachid, cet. v, (Surabaya: Risalah Gusti, 2000), hal. 52. Pendapat senada juga dikemukakan oleh Abdurrahman al-Maliki dalam bukunya “Politik Ekonomi Islam (terjemahan)”. menurut al-Maliki, politik ekonomi merupakan target yang menjadi sasaran hukum-hukum yang menangani pengaturan perkara-perkara manusia. (Lihat Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, (As-Siyasatu al-Iqtishadiyatu alMutsla), alih bahasa Ibnu Sholah, cet. i, (Bangil: Al-Izzah, 2001), hal. 37. 6 Muhammad Husain Abdullah, Studi Dasar-Dasar Pemikiran Islam, (Dirasat fi al-Fikri al-Islami), alih bahasa Zamroni, cet. i, (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah, 2002), hal. 80. 7 Dengan adanya tujuan mencapai kemaslahatan atau kebaikan bagi kaum Muslimin, bukan berarti kemaslahatan menjadi tolak ukur kebijakan fiskal. Tetapi yang dimaksud dengan kemaslahatan bagi kaum Muslimin adalah segala hal yang menurut syara’ baik bagi umat, dan untuk mencapai kemaslahatan tersebut kebijakan fiskal yang ditempuh harus didasarkan kepada syara’ itu sendiri bukan didasarkan kepada kemaslahatan. 8 Lihat Abdul Qadim Zallum, Sistem Keuangan di Negara Khilafah, (Al Amwal fi Daulah Al Khilafah), cet. i, alih bahasa Ahmad S. dkk, (Bogor: Pustaka Thariqul Izzah, 2002), hal. 4, 5, 13, 14, 28, 30, 34, 36, 50, 67, 138, ,139. 9 Taqiyuddin an-Nabhani, Membangun Sistem Ekonomi Alternatif…, hal. 52. Abdurrahman al-Maliki, Politik Ekonomi Islam, hal. 37.
5

56

Abdullah Mustofa Al Maraghi (2000), Op Cit, h. 47

316

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia

45

terhadap tuntutan ganti kerugian oleh pihak ketiga. Lembaga ini tidak diperkenankan mencari laba, dan penghasilan bersihnya dibagi-bagikan pada setiap anggota yayasan itu. Tujuannya ialah untuk meringankan risiko bagi seluruh kaurn Muslimin, juga untuk menjamin orang Islarn lainnya, bahkan yang bukan Muslim pun akan menerirna santunan sesuai dengan setiap kerugian yang dideritanya sebagai akibat perbuatan salah seorang yang terasuransi. Dalam keadaan demikian maka keanggotaan yayasan asuransi timbal-balik itu tidaklah dicela, melainkan dipandang seolah-olah sebagai kewajiban agama. Ini merupakan suatu sarana yang memungkinkan seorang Muslimin untuk membantu saudaranya sesarna Muslimin. Daya upaya untuk melaksanakan usaha asuransi ini sekarang diadakan di Iran dan Pakistan dan agaknya tidak diragukan lagi bahwa perusahaan asuransi dengan asas tolongrnenolong yang diselenggarakan sesuai dengan hukum agama Islam ini akan didirikan pula di negara-negara Islam lainnya. Investasi saham sesuai syariah di pasar modal Salah satu bentuk investasi yang sesuai dengan syariah adalah membeli saham perusahaan, baik perusahaan non publik (private equity) maupun perusahaan publik/terbuka. Cara paling mudah dalam melakukan investasi saham sesuai syariah di Bursa Efek Jakarta adalah memilih dan membeli jenis saham-saham yang dimasukkan dalam Jakarta Islamic Index (JII). Reksadana Syariah Dalam reksadana konvensional, pengaturan atau penempatan portfolio investasi hanya menggunakan pertimbangan tingkat keuntungan. Sedangkan reksadana syariah selain mempertimbangkan tingkat keuntungan juga harus mempertimbangkan kehalalan suatu produk keuangan. Sebagai contoh bila reksadana syariah ingin menempatkan salah satu jenis investasinya dalam saham, maka saham yang dibeli tersebut harus termasuk perusahaan yang sudah dibolehkan secara syariat. Lebih mudahnya sudah termasuk dalam jenis saham yang ada dalam daftar JII (Jakarta Islamic Index). Demikian juga jenis investasi lainnya seperti obligasi, harus yang menganut sistem syariah. Manajer investasi reksadana syariah harus memahami investasi dan mampu melakukan kegiatan pengelolan yang sesuai dengan syariah. Untuk itu diperlukan adanya panduan mengenai normanorma yang harus dipenuhi Manajer Investasi agar investasi dan hasilnya tidak melanggar ketentuan syariah, termasuk ketentuan yang berkaitan dengan praktek riba, gharar dan maysir. Dalam praktek syariah maka Manajer Investasi bertindak sesuai dengan perjanjian atau aqad wakala. Manajer investasi akan menjadi wakil dari investor untuk kepentingan dan atas nama investor. Sebagai bukti penyertaan dalam reksadana syariah maka investor akan mendapat unit penyertaan dari reksadana syariah.

| BAB 3 |

Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia

N

ama “Indonesia” sebagai suatu bangsa baru muncul secara resmi setelah adanya “Sumpah Pemuda” tahun 1928. Kemudian, Indonesia sebagai nation state baru lahir pada tahun 1945 melalui proklamasi kemerdekaan Republik Indonesia pada 17 Agustus. Jika mengambil patokan adanya Indonesia sebagai bangsa setelah berdirinya Syarikat Islam (1905), yang keanggotaannya hampir meliputi seluruh daerah Hindia Belanda, maka bangsa Indonesia baru ada sejak tahun 1905. Namun kelahiran Syarikat Islam tidak mempelopori adanya kebangsaan Indonesia. Syarikat Islam lahir lebih didorong oleh faktor ukhuwah Islamiyah yang keberadaannya tertekan oleh Penguasa Hindia Belanda. Walaupun demikian, Syarikat Islam yang kelahirannya merupakan kelanjutan dari Syarikat Dagang Islam dapat dijadikan sebagai patokan awal adanya pemikiran ekonomi Islam di Indonesia. Hal ini menjadi patokan karena salah satu tujuan pergerakan SDI maupun SI adalah mengutamakan sosial ekonomi dan mempersatukan pedagang-pedagang batik. Kemudian dengan istilah “mempertinggi derajat bumi putra” implementasinya merupakan usaha politis hingga terbebas dari kekuasaan Hindia Belanda. Hasil akhir dari pergerakan para bumi putra ini kemudian dimerdekakanlah Republik Indonesia.1
1

M. Masyhur Amin, Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional 1905-1942, (Yogyakarta: Al Amin Press, 1996), hlm. 29.

46

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Investasi dalam Ekonomi Islam

315

Indonesia sebagai sebuah negara merupakan kesatuan dari berbagai kerajaan bekas kekuasaan Hindia Belanda. Di mana beberapa kerajaan yang berada dalam kekuasaan Hindia Belanda pada masa itu adalah sebahagiannya kerajaan Islam. Oleh karena itu, berbicara sejarah ekonomi Islam di Indonesia tidak lepas kaitannya dengan perkembangan ekonomi Islam yang berkembang dalam kerajaan-kerajaan Islam tersebut. Kerajaankerajaan Islam yang pernah ada dalam wilayah Nusantara merupakan suatu masyarakat dengan struktur yang lengkap. Kerajaan-kerajaan Islam dalam kenyataan sejarah telah memiliki Pelabuahan sebagai pusat perdagangan ekspor dan import. Juga telah memiliki bandar, pasar dan mata uang. Di kerajaan-kerajaan Islam di Aceh misalnya, telah banyak mata uang dereuham (dirham) ditemukan.2 Di Kerajaan Islam Sumenep sekalipun tidak dinamakan dinar atau dirham tetapi dinamaka mata uang reyal (real) adalah berasa dari mata uang Spanyol. Kemudian diadopsi menjadi mata uang Kerajaan Sumenep. Sebagai bukti bahwa mata uang ini adalah bagian dari sistem ekonomi Islam yang berjalan dalam Kerajaan Sumenep adalah mata uang reyal tersebut bertuliskan huruf Arab. Mata uang dinar juga ditemukan pada kerajaan Gowa, uang dinar ini dikenal pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin, sekitar abad ke-17 M. Di kerajaam Jambi pun telah dikenal mata uang yang bercirikan bahwa sistem ekonomi Islam berjalan dalam kerajaan ini. Di mana dalam mata uang Kerajaan Jambi terdapat tulisan “Sanat 1256” dengan mengggunakan huruf dan angka arab.3 Adanya bukti sejarah berupa mata uang dinar dan dirham serta mata uang lainnya yang bertuliskan huruf dan angka Arab di kerajaan-kerajaan Islam merupakan sebuah bukti, bahwa sistem ekonomi yang berjalan dalam kerajaan-kerajaan Islam tersebut adalah sistem ekonomi Islam. Kenyataan itu, sesuai dengan keberadaan sistem perekonomian yang terbangun di masa Rasulullah dan para sahabat. Sabda rasulullah yang menyatakan “...akan datang suatu masa di mana tidak ada lagi yang berguna untuk dijadikan simpanan kecuali dinar dan dirham...” adalah juga sebagai bukti bahwa sistem ekonomi yang berjalan di kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara adalah sama dengan sistem ekonomi di masa Rasulullah Muhammad. 4 Di masa pemerintahah Khalifah Umar bin Khaththab, telah menetapkan standar perbandingan dinar dan dirham yaitu dalam kadar berat dan nilai 7 dinar setara dengan 10 dirham.5
2 Teuku Ibrahim Alfian, Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sedjarah, (Jogyakarta: Gajah Mada University Press, 1973), hlm. 4. 3 Ibid. 4 Hadits, dalam Musnad Imam Ahmad bin Hambal. 5 Abdul Hadi Arifin, Malikussaleh Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara, (Louksemawe: University of Malikussaleh Press, 2005), hlm. 83.

menurut pandangan beberapa orang ulama larangan agama terhadapjasa asuransi akan berlaku atau tidak, bukanlah ditentukan oleh caranya perusahaan asuransi itu beroperasi, melainkan ditentukan oleh bentuk organisasinya. Karena Adanya Asas Tolong-menolong Dalam Islam Asas tolong-menolong dalam dunia Islam sesungguhnya sudah ada sejak zamanjahiliyah. Pada zaman itu biasanya seluruh keluarga atau suku dari pihak pembunuh membayar santunan pada suku korban pembunuhan. Uang tebusan itu dibayarkan untuk menghindarkan tindak pembalasan atau bahkan dendam kesumat yang mungkin akan berakibat binasanya beberapa orang anggota suku karena peperangan dendam kesumat itu. Adat istiadat itu membina kerukunan antara anggota kelompok atau suku, dan kemudian suku itu bukan saja membayar santunan atas nama seorang anggotanya dalam peristiwa pembunuhan, tetapijuga dalam peristiwa pelanggaran kecil. Ini merupakan awal dari suatu bentuk asuransi pihak ketiga, karena setiap anggota suku mengetahui bahwa anggota kelompok atau sukunya akan melindunginya dalam hal pelanggaran atau pembunuhan yang telah dilakukannya. Ini tidak akan menyebabkan seseorang anggota suku bertindak ceroboh, karena sekalipun anggota sukunya akan melindunginya, tetapi mereka akan memperlihatkan ketidaksenangan mereka atas kelakuannya. Sekarang Didirikan Yayasan Asuransi Tolong-menolong Di dalam Al Qur'an uang santunan dianjurkan sebagai usaha mencegah dendam kesumat.
"Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu qishaas (pembalasan yang sebanding) berkenaan dengan orang-orang yang dibunuh; orang merdeka dengan orang merdeka, hamba dengan hamba, dan wanita dengan wanita. Maka barangsiapa yangmendapat suatu pemaafan dari saudaranya, hendaklah (yang memaafkan) mengikuti dengan cara yang baik, dan hendaklah (yang diberi maaf) membayar (diat) kepada yang memberi maafdengan cara yang baik (pula). Yangdemikian itu adalah suatu keringanan dari Tuhan kamu dan suatu rahmat. Barang siapa yang melampaui batas sesudah itu, maka baginya siksa yang sangat pedih. Dan dalam qishaash itu ada (jaminan kelangsungan) hidup bagimu, hai orang-orang yang berakal, supaya kamu bertakwa". (Al Qur'an, 2. 178-1979).

Ketika Nabi Muhammad menjadi kepala pemerintahan di Madinah, telah diputuskannya bahwa asas santunan timbal-balik itu berlaku untuk seluruh umat atau masyarakat Mulimin. Sekarang ini diberi tafsiran bahwa setiap orang yang beriman, tanpa memandang golongan, atau suku bangsanya, dapat bergabung dengan sesama kaum Muslimin, mendirikan suatu perusahaan asuransi untuk mengadakan perlindungan timbal-balik

Perusahaan asuransi ini pun berfungsi mengikuti garis-garis Perusahaan Asuransi Islam Arab Dubai. 8 M. (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. Bukan hanya masyarkatnya yang giat berdagang. sekaligus menjadi pemiliknya—dan Dar-al-Mal al-Islami memang telah mendirikan lembaga semacam itu dalam bentuk waqf mudarabah. Perusahaan ini bersifat mandiri. terus diadakan upaya-upaya progresif kedepan. Bahkan keberhasilan perusahaan di Dubai itulah yang mendorong kelompok Al Baraka untuk melakukan kegiatan di Bahrain. Oleh karena itu tak sedikit umat Islam. Besar kemungkinannya bahwa kemajuan bank-bank Islam akan mendorong pertumbuhan perusahaan asuransi Islam sebagai usaha pelengkap. dan dianggap yang terbaik sejajar dengan pekerjaan bertani. Seperti halnya bank itu. Shabri H. sehingga pemilik harta itu tidak merasa ada alasan untuk mengasuransikannya. Menurut Ghazali. Di mana prinsip berniaga yang dilakukan oleh Muhammad bin Abdullah adalah jujur dan adil. alat perantara. Luthfi Hamidi. Sekalipun demikian apa yang dilakukan Muhammad bin Abdullah sebagai sesuatu yang harus diikuti.314 Ekonomi Islam: Sejarah. Ibnu Taymiyah menyebutkan bahwa uang itu tidak hanya berfungsi sebaga medium of exchange. Dalam rangka memenangkan program kerja di dunia asuransi di kalangan umat Islam. 7 Ibid. Peranan uang dalam ekonomi Islam telah didiskusikan oleh Imam Ghazali (1058-1111 M) dalam kitabnya yang terkenal “Ihya Ulumuddin”. Bank Islam Faisal di Sudan mendirikan perusahaan Asuransi Islam di Khartum pada tahun 1982. bahkan profesi “dagang” adalah sesuatu yang mendapat kehormatan. Ini adalah dana tolong menolong (mutual funds)—yaitu yayasan asuransi tidak komersial yang berusaha hanya untuk para anggotanya. Islam hanya melihat uang itu sebagai alat tukar. Sehingga Ibnu Qayyim dalam pembahasannya tentang peranan uang sependapat dengan Imam Ghazali. money is not identical with commodity that can be traded for the purpose of making profit. kesadaran akan uang sebagai bagian dalam sistem ekonomi telah muncul sebelum ekonomi itu itu diakui sebagai disiplin ilmu tersendiri. namun pendirian perusahaan asuransi di sebagian besar negara-negara Islam masih merupakan gejala baru. Dan ketika dia membuat keputusan”. Dua pandangan yang bertolak belakang ini telah mewarnai pemikiran ekonomi Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 47 Pasaran asuransi perabot rumah pun sangat terbatas. Bahkan sebagian harta bergerak perlengkapan industripun tidak diasuransikan. dan diJenewa Dar al-Mal al-Islami mendirikan cabang "takaful" (asuransi gaya Islam) yang menyediakan jasa asuransi gaya Islam. Rasulullah bersabda “Rahmat Allah atas orang-orang yang berbaik hati ketika menjual dan membeli. Bank Islam Dubai telah mendirikan Perusahaan Asuransi Islam Arab di bawah naungannya di tahun 1979. perusahaan asuransi ini pun dilengkapi dengan suatu majelis penasihat agama Islam. yang memantau kegiatan perusahaan ini untuk memusatkan kepatuhannya pada hukum agama Islam. Penghormatan atas profesi itu banyak disebut dalam berbagai hadits. sekalipun sejumlah pemegang sahamnyajuga menjadi pemegang saham bank tersebut.R. In Islam. 2003). “Uang di Mata Pemikir Ekonomi Islam”.7 Sekalipun. hlm. Perusahaan asuransi Islam yang kedua didirikan oleh Kelompok Al Baraka dipimpin oleh Syeikh Saleh Kamel dari Bahrain di tahun 1980. bahwa Islam melarang memperlakukan uang sebagai commodity (barang) yang bisa diperjual-belikan. Majid. Sekalipun dalam dasawarsa terakhir ini jumlah perusahaan perbankan Islam semakin bertambah. 9 H. dalam Serambi Indonesia online. terlebih dalam Islam. 8 Hal ini tidak berlebihan. . Memang sedikit sekali minat untuk mendirikan perusahaan asuransi khas Islami. Maka Dalam sejarah Islam. Muhammad Rasulullah dikenal sebagai seorang yang berprofesi pedagang sebelum diangkat sebagai utusan Allah. Karenajarang sekali terjadi pencurian. Hal yang utama menciptakan bentuk asuransi yang sesuai atau dihalalkan oleh umat Islam. Sebagian besar calon nasabah Perusahaan Asuransi Islam Arab itu tampil karena anjuran Bank Islam Dubai kepada para nasabahnya. Bukhari.6 Sebagai sebuah kesimpulan tentang fungsi uang dalam Islam. dan hampir tidak ada calon nasabah datang atas kegiatan perusahaan asuransi itu sendiri sampai sekarang. manusia memerlukan uang sebagai medium of exchange (alat perantara/pertukaran) untuk membeli barang dan jasa. Memang banyak perusahaan asuransi Barat yang mengakui bahwa mereka pun beroperasi sesuai dengan hukum Islam pada segi-segi yang penting. bukan sebagai barang yang bisa diperjual-belikan. Namun apa yang diperbuatnya sebelum menjadi nabi adalah sebuah kebaikan. bahkan menjadikan perbuatan dagang yang dilakukan oleh Muhammad bin Abdullah sebagai sunnah yang harus diikuti. dengan menerapkan eksperimen-eksperimental di bidang asuransi secara berkesinamgbungan. akan tetap kerajaan (Negara) pun 6 M. Kemudian kelompok Dar al-Mal al-Islami dipimpin oleh Pangeran Mohammad bin Faisal pun mendirikan beberapa perusahaan asuransi. 325. Abd. dibandingkan dengan pendirian bank-bank Islam. Dan apa yang dilakukannya tidak termasuk bagian dari sebuah sunnah. Teori. dan alat untuk menentukan nilai.9 Perihal niaga (perdagangan) di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara merupakan suatu pekerjaan yang paling menonjol. Prinsip ini hingga sekarang masih dimasukan dalam kategori perbuatan selalu diidamkan oleh sema manusia. Jejak-jejak Ekonomi Syariah. walaupun akhir-akhir ini keadaannya sudah berubah. Namun Ibnu Khaldun dalam pandangannya terhadap uang lebih cenderung kepada pendapat Ibnu Taymiyah.

Dan sangat keliru kalau ada anggapan bahwa Putri Chempa yang menikah dengan Raja Majapahit berasal dari Kamboja. Dengan seizin kakak iparnya Raja Majapahit yang masih memeluk agama Hindu. dan Lloyds of London merupakan penampung asuransi terakhir. dan dengan bertujuan menemani kakaknya tidak merasa kesepian. karena banyak orang beranggapan bahwa hal ini termasuk jenis asuransi perseorangan yang tidak dihalalkan oleh hukum Islam. Yogya. Perusahaan-perusahaan asuransi itu juga menyadari besarnya risiko dalam bidang asuransi ini. Dana pembinaan "real estate" di Arab Saudi dan di negara-negara Teluk Arab menyediakan pinjaman tak berbunga bagi penduduk dengan hanya membebankan biayajasa yang kecil tanpa mengadakan syarat-syarat khusus selain kewajiban membayar pinjaman itu.. Tetapi karena lidah orang Jawa agak sulit untuk mengucapkan jeumpa. Berapa pun tingginya nilai harta tak bergerak itu di wilayah Teluk Arab. Semula berhubungan dalam niaga. akan tetapi pada perkembangannya perdagangan antara dua kerajaan berkahir dengan keinginan saling menguasai. Lembaga-lembaga pembiayaan perumahan negara biasanya tidak rnewajibkan pihak yang berutang agar mengasuransikan harta itu sebagai syarat untuk pemberian uang hipotek. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. menyinggung hal yang sama. dan kemudian menjadi salah seorang Wali. Belum lagi kita mendalami Serat Tajussalatin. jadilah chempa. Seringkali terjadi penambahan lantai suatu gedung yang tidak direncanakan untuk menahan beban tambahan. Makhudum memilih Desa Ampel Gading di pinggir Sungai Mas. . Dan sementara itu. misalnya asuransi rumah dari gedung ataupun perabotannya. terdapat guci air abad XVII kiriman Sultan Iskandar Muda dari Samudera-Pasai. Apalagi kalau kita membicarakan lebih mendalam tentang dunia asuransi. Semua faktor tersebut mengakibatkan terbatasnya pasaran asuransi harta tak bergerak.begitu banyak barang diangkut sehingga kapal-kapal Majapahit pulang dari Pasai bagaikan itik berenang. 6 Mei 2003. Kapal minyak (tanker) serta muatannya diasuransikan. Demikian pula halnya dengan problem konstruksi yang segera tersingkap setelah gedungnya selesai dibangun. berasal dari masa pemerintah Sultan Alaad-Din Ri’ayat Syah (1589-1604). kecuali perusahaan pelayaran. 10 perusahaan kecil jarang mengasuransikan barang persediaannya. Karena biasanya benda tak bergerak diperjual-belikan atas dasar pembayaran uang tunai. Dengan demikian. Dalam kenyataannya asuransi harta tak bergerak terbatas pada bangunan industri dan bukan rumah pribadi. sangat jarang terjadi di dunia Islam.11 Ekonomi Islam di Masa Hindia Belanda Secara sistemik. kodifikasi hukum tata pemerintah dan petunjuk memerintah dengan prinsip keadilan. Hubungan Samudera-Pasai dan Mataram misalnya. Surabaya. ekonomi formal yang berjalan dalam masa kekuasaan Hindia Belanda adalah ekonomi liberal. ”. Banyak bukti sejarah yang menunjukkan hubungan Samedra Pasai Mataram.48 Ekonomi Islam: Sejarah. (Bandung: Al Maa’rif 1981). Dalam catatan Negarakertagama dilukiskan bahwa SamuderaPasai dikuasai Majapahit tahun 1360. Hasjmy. adalah sudah lama terjalin. namun sudah terjalin jaringan intelektual antara Aceh dan Jawa dan juga dengan seluruh Nusantara. sedangkan perusahaan industri milik negara biasanya mengabaikan perusahaan asuransi swasta. utamanya harta tak bergerak sangat jarang diasuransi. hlm. tulisan berhuruf Jawa berbahasa Pasai. dan keruntuhan total sebuah gedung bukanlah hal yangjarang terjadi. karena dapat diduga banyak sekali tuntutan yang akan diajukan. Asuransi bahari merupakan satu-satunya cabang asuransi yang hidup subur di wilayah Teluk yang kaya minyak. Ekonomi ini mulai berjalan di bawah kekuasaan Hindia Belanda setelah peraturan tanam paksa (Cultuur Stelsel) dihapuskan. diantarnya pada makam Sultan Agung di Imogiri. makajarang ada hipotek swasta. Dengan izin tersebut yang telah diberikan kepada Makhudum. akibat membawa muatan terlalu banyak. Teori. Hanya kelihatan kapalnya. Hikayat Raja-raja Pasai meyebutkan. Dalam keadaan semacam ini asuransi terhadap bangunan. Juga sejalan dengan adanya penanaman modal usahawan Wan Hussein Azmi.10 Hubungan antara Aceh dengan Jawa selalu mengalami naik-turun. Hal ini adalah akibat dari kurang giatnya perusahaan asuransi untuk menggarap jenis asuransi ini.” Tidak hanya barang yang dibawa. juga sejumlah bangsawan Aceh ikut pindah ke Majapahit dan kelak menyebar agama Islam pertama di Jawa. 210. Di wilayah tersebut peraturan penertiban pembangunan sangat sedikit dan kurang ketat. Bahkan di sektor industri pun hanya perusahaan besar yang mengasuransikan alat perlengkapannya. 11 Kompas. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI” dalam A. Karena itu tidak ada lembaga-lembaga pembiayaan seperti koperasi pembangunan yang mewajibkan pemilik rumah untuk mengasuransikan harta benda itu. sebagian besarnya tidak dilindungi asuransi. tentu saja tidak dapat dianggap berpotensi menghasilkan laba.. Makhudum diizinkan membuka pesantren. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 313 mengandalkan pendapatannya dari hasil perdagangan ekspor dan impor. Buku berbahasa dan berhuruf Jawa yang dipakai di Keraton Yogya tersebut merupakan salinan dari Kitab Tajussalatin. Antara lain adik Putri Jeumpa bernama Pengeran Makhudum yang nantinya dikenal sebagai Sunan Ampel. meskipun zaman itu masih belum canggih. supaya Makhudum bersedia menetap di Majapahit. atau didukung dengan pinjaman dari lembaga pembiayaan perumahan yang diselenggarakan oleh pemerintah.

perkebunan. Mereka hadir bila ada nasabah yang memerlukannya.14 Sentralisasi ZIS dan distribusinya oleh Masjid pada masa Hindia Belanda. . Dalam soal usaha. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Kedua: perusahaan asuransi itu tidak menawarkan asuransijiwa kepada kaum Muslimin dalam negeri. namun mereka tidak mengejarngejar nasabah baru.312 Ekonomi Islam: Sejarah. maka kebutuhan akan asuransi pun akan meningkat pula. Ada pendapat. Dalam istilah perekonomian. 14 Ibid. Di sini salah satu kendalan utama lainnya adalah minat terhadap asuransi sangat kurang. hlm. pusat pemberdayaan ekonomi umat. Kenyataan itu terbukti dengan adanya sebuah Masjid di Purwokerto pada tahun 1891 telah mampu memberikan pinjaman investasi kepada Bank Penolong yang didirikan oleh Raden Aria Wirajaatmadja. yaitu dengan hanya menyediakan asuransi usaha. 13 Hidup adalah hak setiap individu. Namun karena alasan yang telah kita bahas itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 49 Pada kenyataannya banyak perusahaan dalam negeri di negara Islam yang menyatakan patuh kepada hukum Islam. misalnya. perusahaan-perusahaan asuransi kurang berminat pada asuransi mobil. Kenyataan adanya sebuah Masjid yang mampu mengelola keuangan ZIS itu. 58. sekalipun berjalan namun Masjid belum dapat dikatakan sebagai lembaga keuangan Islam yang tersistem. negara-negara seperti misalnya Kuwait dan Persatuan Emirat Arab yang angka pendapatan per kapitanya paling tinggi. hlm. Pihak perusahaan membutuhkan perlindungan risiko. Kewajiban berzakat. Teori. penindasan. eds. rakyat Hindia Belanda khususnya yang beragama Islam mempunyai keyakinan bahwa spirit ekonomi Islam harus dijalankan. perdagangan. atau mendesak nasabah lain untuk memperpanjang polisnya. Hanya perusahaanperusahaan besar saja yang mementingkan soal asuransi. bukan asuransi perseorangan. 12 Sistem ekonomi ini sudah pasti tidak cocok dengan umat Islam. karena ajal adalah takdir Allah. namun tidak selalu berbuat sesuai dengan apa yang dinyatakannya itu. Masjid sebagai pusat ekonomi Islam pada masa kekuasaan Hindia Belanda cukup efektif. sedangkan Belanda dalam berbagai bidang ekonomi. Selain itu sudah tentu tidak mungkin untuk menyingkirkan setiap unsur perjudian. Jakarta: 1984). seperti: pertanian. karena manusia untuk hidup saling ketergantungan.000 (empat ribu gulden). juga sebagai pusat komando operasi militer dan pemerintahan. berinfaq dan bershadaqah pada setiap muslim telah mendorong terwjudnya ekonomi Masjid. sekalipun sebenarnya pendapatan itu baru akan diterima setelah beberapa periode. Cara ketiga: perusahaan asuransi berikhtiar menyesuaikan diri dengan hukum Islam. Hal ini disebabkan oleh tingginya angka kecelakaan dl harnpir semua negara-negara Islam. esyariah. Namun walaupun demikian. Pada satu sisi kebangkitan ingin berusaha dan tercukupinya hajat hidup adalah karena faktor tekanan sistem ekonomi liberal yang menyengsarakan. 63. Asuransi dana lanjut usia pun tidak disetujui.. Masjid difungsikan sebagai pusat ibadah. 13 Ibid. Ibnu Khaldun pernah menyatakan bahwa ekonomi adalah tiang dan pilar 12 G. Perusahaan asuransi dalam dan luar negeri berusaha mematuhi hukum Islam dalam tiga segi penting. infaq. Di mana penghimpunan zakat. bahwa asuransi merupakan sesuatu hal mewah dan dengan meningkatnya pendapatan pribadi seseorang. dan pemerasan.. tetapi pasaran asuransi dalam negerinya sangat sedikit. pusat penyelesaian problematika umat dalam aspek hukum (peradilan). mereka tetap memegang surat berharga yang menghasilkan bunga untuk keperluan dana cair. Pertama: perusahaan asuransi biasanya tidak memasang iklan untuk mencari nasabah. Bahkan Masjid di masa Rasulullah. Kartasapoetra. dan pusat informasi umat Islam. pusat pendidikan. dengan modal awal dari Masjid tersebut Bank Penolong telah berkembang hingga bank tersebut memiliki modal senilai f 4. Pada perkembangan lebih lanjut. kelenturan pendapatan mengenai kebutuhan asuransi sangat tinggi. kecelakaan kapal. karena uang preminya terpaksa ditetapkan dengan sangat tinggi jika hendak mengharapkan laba. 15 Agustianto. maka kaidah ini tidak berlaku di lingkungan dunia Islam. hal ini bertentangan dengan asas-asas Islam. dan shadaqoh dengan cara disentralisir di Masjid kemudian pengurus Masjid mendistribuskannya kepada setiap yang berhak telah menopang aktifitas ekonomi umat Islam. karena pendapatan yang dihasilkan menyerupai bunga atas deposito bank. namun tercukupinya kebutuhan harus dilakukan secara kolektif. Pada kenyataannya investasi yang dilakukan oleh para usahawan Belanda hanyalah menimbulkan pemerkosaan hak. namun memelihara rahasia kehadirannya. Hanya beberapa orang saja yang mengasuransikan kendaraan mereka terhadap risiko kerusakan. dan bermacam-macam masalah transportasi meliputi barang produksi serta kendaraannya.15 Salahsatu pilar kemajuan peradaban Islam adalah amwal (wealth). lebih tepat dikatakan sebagai manifestasi dari kewajiban dalam beragama (Islam). Ada perasaan bahwa seorang yang beriman tidak akan mengasuransikan jiwanya sendiri. Adapun usaha lain yang sangat signifikan dalam rangka sosialisasi program asuransi –praktek asuransi dan hukum Islam dapat diintegralkan (disatupadukan). Masjid sebagai pusat kebudayaan dan peradaban telah mewakili umat Islam sebagai institusi yang mendapatkan kepercayaan masyarakat. dalam www.ORG. Merekajuga tidak memaksa calon nasabah untuk mengambil asuransi. (Rineka Cipta. kebakaran. dan lain-lain. Di masa Raasulullah. secara terbuka di dunia Islam. dan tidak ditentukan oleh manusia. “Peran Masjid Dalam Edukasi Ekonomi Syariah”. Pada sisi lain.

maka cukup jelas bahwa koperasi merupakan usaha untuk membatasi perkembangan kapitalisme. Hanya Arab Saudi yang tidak memperkenankan perusahaan asuransi mendaftarkan diri karena tidak adanya peraturan dalam undang-undang pendaftaran perusahaan. G.16 Di Indonesia dalam masa perkembangan Islam di Indonesia. bagian 3 Undang-undang No. Bahkan pada kenyataannya terdapat suatu tingkat proteksi perusahaan usia muda untuk perusahaanperusahaan dalam negeri. Asy-Syathibi dan seluruh ulama ushul yang membahasa maqashid syari’ah senantiasa memasukan amwal sebagai pilar maqashid. namun hanya sejumlah kecil perusahaan yang mengasuransikan risiko ini. Koperasi itu dinamakan ”Kinder der Not”. . Koperasi pada awalnya dimunculkan oleh tokoh lokal. Semangat De Wolf van Westerrede tersebut kemudian diaplikasikan. Bagaimanakah caranya menawarkan suatu bentuk asuransi di lingkungan dunia Islam. Kenyataan itu pada masa Hindia Belanda ada sebuah masjid telah mampu memberikan pinjaman modal untuk pendirian sebuah bank. dan untuk santunan keluarga dalam hal kematian atau cacatnya seseorang karyawan dalam melakukan kerjanya. 5) Jarmani. Namun sekarang. Tetapi perusahaan-perusahaan asing diperkenankan untuk menyelenggarakan usaha asuransi di wilayah Kerajaan ini. Koperasi Indonesia yang Berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.19 Pada awal abad ke. dan ada sejumlah perusahaan asuransi yang terdaftar di Hongkong atau di tempat lain banyak menyelenggarakan usaha asuransi di Arab Saudi. Kemudian. Teori. 19 Op. telah populer di Eropa pada pertengah abad ke-19. Di Hindia Belanda. pemikiran Ghazali. Pada perkembangan lebih lanjut “ta’awuniyah” tersebut menjadi azas koperasi. Masjid dalam fungsinya sebagai pusat pemberdayaan ekonomi dapat dipastikan sistem ekonomi Islam telah terbangun. Sekalipun tidak dapat dinamakan sebagai lembaga keuangan Islam namun ide dasarnya dilandasi oleh suatu pemikiran keislaman. pada tahun 1898 menggantikan E. sehingga Bank Penolong menjadi ”Purwokerto Hulf. Oleh karena itu. termasuk para perantau yang mulai memperhatikan soal asuransi ini. asuransi biaya pembayaran pensiun. yang masing-masing dianggap melakukan kegiatan dengan mematuhi hukum agama Islam. Raden Aria Wiraatmadja mendapat dukungan moril dari E. Kemunculan Koperasi adalah sejak kapitalisme telah terbukti membawa masyarakat kepada kemiskinan dari sejak awal abad ke-17. dengan bertambah besarnya skala kegiatan usaha. Sienburgh sebagai pejabat tinggi Hindia Belanda. Syathibi. Di banyak negara Islam berlaku keadaan yang bertolak belakang dengan keadaan di Arab Saudi. Sienburgh. 12 Tahun 1967 dinyatakan. mulai mencari perlindungan bermacam-macam asuransi—termasuk asuransi risiko kecelakaan. 18 Ibid. 3) Suwandi. namun pemikiran Raden Aria Wiraatmadja telah membuat titik kebangkitan ekonomi yang berpihak pada rakyat.50 Ekonomi Islam: Sejarah. di masa Hindia Belanda telah hadir ditengah masyarakat. De Wolf van Westerrede yang bersemangant untuk mebangun bank Simpan Pinjam. bahwa azas koperasi adalah kekeluargaan dan kegotongroyongan. Perusahaan-perusahaan dalam negeri digalakkan untuk mendaftar di negara bersangkutan dan yang diutamakan untuk menyelenggarakan urusan asuransi pemerintah. Jakarta: 1984).18 Istilah Koperasi sebelum lahir dan berkembang di Indonesia. Sekalipun belum sampai pada makna ”berhasil”.17 Koperasi sebagai lembaga simpan pinjam. beberapa diantaranya adalah perusahaan yang berukuran besar. 2) Wiryotirto. 56. namun ini tidak didasarkan kepada perjanjian asuransi. Di Eropa. Di mana lembaga keuangan koperasi ini didasarkan pada nilai “ta’awuniyah_ tolong menolong”. namun masingmasing menghendaki agar setiap perusahaan asuransi menyesuaikan cara kerjanya dengan ketentuan hukum agama. Sikap hukum terhadap usaha asuransi berlain-lainan di masing-masing negara Islam dan pada umumnya masing-masing pemerintah negara Islam itu kurang memperhatikan soal asuransi dibandingkan dengan soal perbankan. karena sebelum tahun 1920-an hanya sejumlah kecil penduduk.20 di Solo perbaikan kearahan ekonomi umat Islam dipelopori Haji Samanhudi dengan delapan orang rekannya. Kartasapoetra. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 311 paling penting untuk membangun peradaban Islam (imarah). yaitu: 1) Sumawardoyo. mengingat hambatan-hambatan terhadapnya? Melihat keberadaan asuransi masih bersifat terbatas di kalangan Muslim. (Rineka Cipta. dan Ibnu Khaldun telah terserap oleh umat Islam di Indonesia. karena di sana kegiatan perusahaan asuransi asing sangat dibatasi. 17 16 tersebar di dunia Islam. namun tidak satupun negara Islam yang melarang asuransi. yaitu Raden Aria Wirajaatmadja. berlainan dengan perusahaanperusahaan asing. Pada tahun 1891.. hingga kemudian mendirikan Bank Penolong sebagai lembaga keuangan yang produk utamanya adalah Simpan Pinjam.. Cit. AlGhazali. hlm. 18. perusahaan wajib membayar santunan kepada keluarga karyawan bersangkutan. Jika terjadi kecelakaan kerja yang mengakibatkan kematian atau cederanya seseorang karyawan. sebagaimana yang berlaku bagi iuran dana pensiun biasa. yang pada kenyataannya sebagian besar dimiliki oleh warga negara Arab Saudi. eds. Namun jarang terdapat asuransi jiwa untuk para karyawan perusahaan asing. 4) Suropranoto. bahaya kebakaran. 6) Ibid. karena tidak terdapat keringanan pajak bagi iuran asuransi. Dalam pasal 5. dan pencurian. Ada sistem pensiun untuk para karyawan perusahaan besar dan pegawai pemerintah. Spaar En Landbouwcrediet”. hlm.

oleh karena itu keluarga mengadakan tekanan untuk mencegah terlibatnya anggota keluarga dalam kesulitan ini. 22. hlm. Tidak banyak terdapat tindakan perlawanan terhadap hal ini. dibandingkan dengan di dunia Barat. bangsa Belanda-lah yang kelas satu. maka pengimpor dan saudagar Islam segera menyaksikan bahwa perusahaan asuransi Barat mengirim petugas penyelidikan untuk memperhitungkan jumlah uang premi. Kesengsaraan yang diderita rakyat tidak hanya lumpuhnya ekonomi. Asuransi modern timbul karena perdagangan dengan dunia Barat. Faktor utama keberhasilan SDI merupakan perpaduan antara solidaritas agama dan solidarited kesukuan yang mendahsyatkan. (Yogyakarta:Al Amin Press. Karena para pengekspor Baratjuga merasa perlu pengasuransikan barang dagangannya terhadap kerusakan sewaktu berada di pelabuhan negara Islam. Jakarta:Tintamas. Ketiga. Kompeni dan kaum Tionghoa merasa tersaingi dalam usaha perdagangannya. karena terdapat keberatan terhadap semua prosedur perbankan dan perasuransian komersial Barat. dan perlu pula diingat bahwa syarat-syarat pembuktian.Mukti Ali. kejahatan semacam itu mulai bertambah jarang. 1074) hlm. dan tidak mungkin seorang anggota keluarga dikucilkan sehingga tidak menerima bantuan diwaktu dia menderita. Asuransi terhadap risiko pencurianjuga tidak diperlukan karena kejahatan semacam itu sangatjarang terdapat dalam masyarakat Islam di zaman itu.21 Dalam pidato pembukaannya. hlm. Jika kriminilitas meluas. maka banyak pemerintah negara Islam yang beranggapan perlunya menjaga ketertiban keamanan secara ketat. 7) Sukir.310 Ekonomi Islam: Sejarah. Masyhur Amin. 21 Assiyah. bisa diperkirakan sekitar baru selama 3-4 dasawarsa terakhir ini usaha perasuransian banyak Hardjosumarto. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 51 memberi bantuan kepada perusahaan atau seseorang yang ditimpa nasib malang yang tak terduga. 22 Tamat Jaya. karena pelaksanaan hukum Islam yang tegas. Pustaka Antara. tetapi kemelaratan dan kesengsaraan yang amat dalam menyelimuti mereka. 24 Soedjito Sosrodihardjo. 24 Kemajuan SDI. Dikalangan Islam asuransi belum lama tersebar luas. yaitu pemotongan sebelah tangan bagi seorang pencuri. Dan. “Filsafat Islam Tentang Sejarah”. Hal inijuga mencerminkan akibat yang kurang menyenangkan. 25 Charles Issawi. Dua pemikiran Haji Samanhudi tersebut dikarenakan adanya kecendrungan mencampur aduk ajaran Islam dengan tradisi lama. usaha asuransi moderen mula-mula menembus ke negara-negara Islam di abad ke XIX sebagai akibat meningkatnya perdagangan dengan dunia Barat. Orang-orang Besar Indonesia.” 22 Tentang pergerakan Islam pada periode ini. (Jakarta. Teori. hlm. Mempersatukan pedagang-pedagang batik. 1996). sekalipun para saudagar Muslimin menganggap asuransi itu tidak perlu. Bangsa Tionghoa menjadi kelas dua. dan 8) Martodikoro. mempunyai dua kecendrungan. maka hal ini memaksa masyarakat menjauhi ajaran-ajaran Al Qur'an. sekalipun hukuman ini hanya diterapkan terhadap para bromocorah. Haji Samanhudi mengemukan tentang nasib bangsa Indonesia. 23 Ibid. juga di Pakistan dan Sudan. sekalipun hampir semua barang muatan diangkut dengan kapal-kapal milik orang-orang Barat. Mengutamakan sosial ekonomi. Senernya. 1974). ‘an Arab Philosophy of Historiy’(terj. Di Arab Saudi. 20 Pada saat itu SDI mengambil asas dan tujuannya sebagaimana terangkum dalam empat bagan. Karena itu asuransijiwa tidak dibutuhkan. Majalah Politik Islam. 29.II. khususnya kelas pemasaran menengah berada di tangan orang Timur Asing. Di lingkungan keluarga besar setiap orang sadar akan kewajibannya terhadap sesama ahli keluarga. sebelum pelaksanaan hukuman itu sangat berat. V. sehingga dapat berakibat buruk pada seluruh keluarga besar yang bersangkutan. Bagaimanapun juga. dan Keempat.) A. yang satu lagi tajdid ashri yaitu merumuskan kembali ajaran-jaran Islam sehingga sesuai dengan alam pikiran modern.23 Faktor lain yang melatar-belakangi kelahiran Serikat Dagang Islam ialah karena adannya diskriminasi perdagangan. yaitu Tionghoa. 62. Ekspor dari dunia Barat diasuransikan terhadap risiko kerusakan selama masa pengangkutan. M. hlm. angka pencuriannya termasuk yang paling rendah di seluruh dunia. Peristiwa residivisme (kejahatan yang terulang) pun jarang sekali terjadi di lingkungan dunia Islam. misalnya. 1972). Mereka tidak hanya berdagang tetapi juga mempunyai perusahaan-perusahaan perbatikan. 25 Adanya tekanan dan intimidasi yang kuat bagi kaum SDI. Hal itu terangkum dalam makna filosofis yang mendalam sebagaimana yang diutarakan oleh Ibnu Khaldun. 15. “Di negeri ini. ‘Syarikat Islam: Obor Kebangkitan Nasional (1905-1942). Memajukan agama dan sekolah-sekolah Islam. termasuk juga jasa asuransi. Mereka menjual dengan harga murah. Kedua. yaitu: Pertama. Bahkan di zaman sekarang ini pencurian tetap jarang terjadi di masyarakat Islam yang taat. Maka kelahiran Syarikat Dagang Islam adalah proses awal untuk membuka kembali alam pemikiran umat dari belenggu penjajahan atau imperialisme-kompeni yang sangat menyengsarakan rakyat. 20 . April. Mempertinggi derajat bumiputera. khususnya berkenaan dengan semakin bertambah keanggotaan dan pesatnya perdagangan diantara anggota. dan mereka tidak menyenangi hal itu. Tindakan semacam ini merupakan pencegahan efektif. 17. (Yogyakarta: Karya. Kemudian mereka mendirikan Syarikat Dagang Islam (SDI) sebagai manifestasi penghimpunan terhadap pengusaha muslim yang bergerak dalam perdagangan batik. Selanjutnya. Karena jika tidak demikian tradisi yang didasarkan pada pembayaran uang tunai terpaksa harus diganti dengan penggunaan cek dan fasilitas perbankan lainnya. Perubahan Struktur Masjarakat di Djawa Suatu Analisa. Adapun Bangsa Indonesia dianggap bangsa kelas kambing atau disebut juga inlander. (Th. karena membeli langsung bahan bakunya dari importir bangsa Eropa. yaitu: ‘tajdid salafi’ yaitu mengembalikan umat Islam pada kemurnian ajaran-ajarannya. Kejahatan ini sangat memalukan. semenjak kebangkitan agama Islam.

selalu menerima laba. sedangkan risiko yang ditanggung oleh para nasabahnya sangat besar. yang akan menghasilkan laba dan dapat diperkirakan dengan tepat dari semula. Alasan selanjutnya untuk menentang perusahaan asuransi ialah cara penggunaan uang premi yang dibayar itu. Terutama di sekitar industri perbatikan yang tampak berkembang sangat cepat dan sudah berkembang sejak pertengahan abad ke19. sebagai aktiva terjamin . Secara terpisah. atau masyarakat luas akan bersatu untuk . karena para pemegang polis yang tidak rnemperoleh manfaat dari uang premi yang dibayarnya. “ada sekitar 60% penduduk Solo telah menjadi anggota”. mengadakan gerakan boikot terhadap pedagangpedagang Tionghoa. mencakup semua anggota masyarakat dari berbagai segmen. Dalam kegiatanya SI masih melanjutkan aspirasi SDI. Namun perusahaan-perusahaan asuransi itu lebih mengutamakan investasi dalam harta kekayaan yang menghasilkan bunga dengan jangka waktu tertentu. Sampai abadi ke XIX belum ada perusahaan asuransi komersial di dunia Islam. Islam hanya dipakai sebagai simbol dan sumber motivasi untuk pengerakan ekonomi kaum pribumi. khususnya kalangan pengusaha dan pedagang pribumi. Cokroaminoto dalam Rapat Raksasa di Surabaya pada tanggal 26 Januari 1913. hlm. Dan pada waktu itu sudah nampak komunitas pengusaha Muslim. Op. Sekaligus sebagai langkah propokasi untuk kemunculan pemikiran ekonomi yang berbasis syariah Islam. dan 3) Telah membuka keanggotaan yang lebih luas lagi. Orang tidak akan keberatan bila perusahaan asuransi menginvestasikan dana dalam modal saham. SI yang dibantu tentara Mangkunegara dalam upaya mendobrak kapitalisme. karena dengan cara itu ia dapat menambah penghasilan untuk kepentingan perusahaan itu serta nasabahnya. 28 Ibid. Ibid. Cara-cara menarik untung dari perkembangan suku bunga dengan jelas dipandang haram oleh kaum Muslimin yang salah. karena dana itu didasarkan kepada asas bagi hasil. menurut Tirto Adisuryo bahwa Islam adalah agama yang memiliki semangat untuk kemajuan. Karena itu pihak asuransi tidak akan mengurangi risiko para nasabahnya. dan mutlak diperlukan untuk usaha perangkap likuiditas. Haji Oemar Said Tjokroaminoto. maka seharusnya ia menjauhkan atau memboikot setiap kegiatan yang menyangkut perusahaan asuransi. Kaum borjuis Muslim ini terhimpun dalam SI. walaupun cara kerja praktek itu merupakan asumsi kritis terhadap teori ekonomi dasar dari Keynes. tetapi sudah menjadi wadah pergerakan politik. Masyhur Amin. karena keluarga. Keadaan semacam ini tidak dapat diterima oleh seorang Muslim yang saleh. tidak bersifat pokok pada asuransi komersial itu. hal Ini tampak dari dibentuknya koperasi-koperasi yang mendirikan toko-toko barang konsumsi. Kaum Muslimin juga berpendapat bahwa asuransi mengundang ‘tuntunan palsu’ serta bermacarnmacam kecurangan lainnya. 58. Ini berarti. Karena itu risiko yang ditanggung oleh perusahaan asuransi sangat minim. tetapi menghidupkan jiwa 26 27 Ibid. malah mereka mengatur siasat lagi dengan pengharapan dapat dukungan dan kekompakan penuh dari umat Islam seluruhnya.27 SDI berkembang lebih cepat lagi setelah namanya dipersingkat menjadi Serikat Islam (SI) dibawah kepemimpinan baru. Walaupun waktu itu belum ada rumusan mengenai ideologi Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 309 tidak membuat mereka hilang semangat perjuangannya. Menurut pendapat Takashi Siraisi. suku. Awal abad ke-20. bila harga pasaran yang berlaku melebihi nilai nominal dari surat berharga itu. mungkin akan berusaha memperoleh hasil dengan berbuat curang. Ada beberapa faktor penting yang menyebabkan pesatnya perkembangan.. Gerakan ini merupakan aksi penting dalam upaya menghambat laju ekonomi kapitalis yang tidak berpihak kepada masyarakat kecil. di kota Solo pada waktu itu sudah tumbuh kelas borjuis yang cukup kuat dilihat dari segi kuantitas. dan akan mengakibatkan kaum Muslimin berbuat jahat.26 Gerakan ekonomi Islam yang teraplikasikan melalui SDI merupakan sebuah gagasan untuk melindungi dan memberi jalan bagi pengembangan kepentingan bisnis umat Islam. Namun masing-masing perusahaan asuransi hanya tergoda untuk menjual surat berharga pemerintah itu mendahului tanggal jatuh waktunya. Bahkan yang lebih berbahaya adalah seorang pemegang polis mungkin akan merusak harta bendanya sendiri untuk menerima ganti kerugian asuransi. Sifat khusus kontrak asuransi itu dianggap dapat menggalakkan daya upaya yang melanggar hukum itu. 29 HOS. dan bila suku bunga tetapnya melebihi suku bunga yang berlaku di pasaran uang. Teori. Cit. bahwa SI tidak bertujuan politik. Namun keberatan itu lebih bersifat operasional.28 Pada tahun 1912. yaitu: 1) Tampilnya seorang pemimpin baru yang karismatik yang mahir berpidato. pada tahun 1909. 29 M.52 Ekonomi Islam: Sejarah. 2) Bergerak bukan hanya sebagai perkumpulan pedagang dan pengusaha. dilihat dari segi anggota. Termasuk kekayaan jangka pendek sebagai bagian cair dari dana persediaan untuk membayar tuntutan (claims) asuransi yang lancar serta surat berharga pemerintah yang berjangka lama. bahkan menambahnya dengan risiko keuangan pembayaran uang premi. dan merupakan alasan yang pantas untuk tidak melibatkan diri dalam kegiatan perusahaan asuransi. Tirto Adisuryo juga membentuk Sarikat Dagang Islam (SDI) di Bogor dan kemudian berkembang di Jakarta. Sejumlah besar perusahaan asuransi Barat menginvestasi uang iuran yang diterima dari para pemegang polis. menyatakan dalam pidatonya. karena kecilnya kemungkinan nasabah itu menerima pembayaran.

dan unsur pokok agama Islam adalah takluk kepada takdir Allah. 29. Tuntutan ini. Ibid. hlm. 59. Pada hakikatnya asuransi dipandang serupa dengan sejenis perjudian bahkan sebagai "gharar" (tipu daya). Perusahaan asuransi itu menentukan suatu marjin tetap untuk menutup semua biayanya. PSII melakukan penelitian dengan melalui penyebaran angket tentang pengangguran. Sedjarah Pergerakan Islam. cuma sedikit. Kenyataan ini merupakan bukti dari perlawanan umat Islam terhadap sistem kapitalis yang telah diharamkan.32 Anti imperialisme dan anti kapitalisme terus digulirkan oleh PSII. memperkuat ekonominya agar dapat menghadapi bangsa asing. Dan karena banyak sekali jumlah uang premi yang dibayarkan kepadanya. Dalam Rapat Umum PPPKI pada 25 September 1928. di mana seseorang yang bekerja semestinya mendapat upah. Di beberapa instansi dan pabrik telah terbentuk organisasi ini. hal itu juga dapat diperkirakannya atas dasar kemungkinan angka-angka statistik (statistical-probabilities). Kemudian pada 28 Desember 1930 menggelar rapat dengan 22 cabang PSII. Semangat masyarakat Islam dalam berekonomi yang dipelopori SI ini adalah tak lepas dari spirit yang tertuang dalam sasaran perjuangan SI. pada beberapa bulan kemudian bermunculan aktifitas perekonomian yang lebih meluas selain perdagangan batik.31 Upaya perlawanan terhadap kapitalisme oleh SI semakin meluas. Orang beriman tidak berdaya dihadapan Allah. bukan hanya dalam aplikasi perdagangan saja. tetapi pemegang polis tidak merasa pasti bahwa dia akan menerima suatu hasil atau berapakah jumlah hasil yang akan diterimanya. dan tidak diberikan kepada kapitalis. kemiskinan. keamanan dan kesehatan rakyat. Hal ini sebagian dapat dilaksanakan dengan memberi sedekah pembayaran zakat dan lembaga "waqf" (pengumpul harta yang diserahkan atas dasar ibadah) hasilnya ini dapat dipakai untuk keperluan amal atau santunan. hlm. bahwa untuk melindungi para pekerja membentuk sub organisasi yang dinamkan dengan Serikat Sekerja (SS). yang mutlak ditentukan oleh Takdir Ilahi. . Dalam hal ini modal atau deposito pokok terpelihara utuh namun hasilnya tidak diberikan kepada depositor yang bersyukur karena menyadari bahwa depositonya dimanfaatkan untuk keperluan amal. Kegiatan perusahaan asuransi semacam ini akan menggantikan daya upaya perseorangan dan akan mengurangi kesempatan untuk memperoleh pahala dengan memberi sedekah. dan akan menghilangkan tanggung jawab orang beriman terhadap tetangganya. termasuk rnemberi bantuan kepada sesama Muslimin yang menderita kesulitan keuangan. Sebagai realisasi dari apa yang telah nyatakan oleh pemimpin SI tersebut. Dengan demikian hubungan perseorangan akan dilembagakan. tidak pernah menderita kerugian. Pabrik Gula. Realiasi hasil kongres. juga sesuai dengan syariat Islam. dan setiap orang Islam merasa beruntung karena dapat berbakti kepada Allah dengan cara demikian. (Jakarta: Pembangunan. maka ia 4 dagang dari bangsa Indonesia. termasuk perusahaan asuransi. yaitu di kantor Pegadaian. 39. yaitu melawan kapitalisme yang haram. Kaum Muslimin yakin bahwa seseorang tidak mempunyai daya untuk menentukan nasibnya sendiri. penghidupan. lot.K. Sebaliknya perusahaan asuransi seperti ‘rumah-judi’.sit.. Bila jaminan untuk masa depan disediakan oleh sebuah lembaga seperti misalnya suatu perusahaan asuransi. 90. tetapi telah berwujud pada pendirian lembaga keuangan. 1968). Teori. Di mana keputusannya menetapkan. Di mana agenda rapat yang berhasil diputuskan adalah menuntut keringanan pajak dan tidak memperpanjang lamanya erfpacth kepada Pemerintah Kolonial. kemudian pada 5 Mei 1930 PSII menuntut kepada pemerintah Kolonial agar segala jenis kerja paksa dihapuskan. Pada 26 Oktober s/d 2 November 1919 Centraal Sjarikat Islam (CSI) mengadakan Kongres. bukan sebuah retorika. Susanto Tirtoprodjo. Dar al-Mal alIslarnijuga melakukan kegiatan mengembangkan kesejahteraan atau "waqf mudarabah"4 untuk maksud ini atau untuk keperluan keagamaan. yang menjadi agenda kongres adalah perihal tanah partikelir dan aksi tandhim. Sedjarah Pergerakan Nasional Indonesia. kekurangan pangan. Pringgodigdo. beban rakyat. (Jakarta: Dian Rakyat. Kemudian persoalan tanah erfpacth ini menjadi agenda utama dalam Kongres PSII pada 24-27 Januari 1930. Walaupun demikian kaum Muslimin telah mengemban bermacam-macam kewajiban terhadap sesarna kaum beriman. Sub organisasi ini cukup berhasil. hlm. hal ini akan mengurangi perlunya usaha tolong menolong.30 Pengharaman terhadap sistem ekonomi kapitalis oleh SI. selain karena tidak sesuai dengan hak asasi manusia. Semangat berekonomi umat Islam ini. sedangkanjurnlah tuntutan atau "claim" yang harus dibayarnya. Kemudian pada bulan April dan Juli 1935. Selain itu. yaitu bank (Islam). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 53 tidak beriman kepada Allah.308 Ekonomi Islam: Sejarah. bahkan sebelum keringatnya kering harus sudah dibayar. 1970). 31 30 Rodney Wilson. Cokroaminoto mengupas masalah tanah erfpacth. Karena uang premi yang tetap dibayarkan seakan-akan uang taruhan. namun Dia memerintahkan kepada orang yang beriman untuk menolong orang yang sengsara. HOS. Tegasnya kaum Muslimin beranggapan bahwa kerukunan sosial dalam lingkungan masyarakat Islam akan rusak oleh kegiatan berbagai lembaga asing. dan di Perusahaan Jawatan Kereta Api. Tidaklah benar bila orang beranggapan bahwa agama Islam berpegang pada fatalisme atau sikap "nrimo". Memang Allah memberi rezeki kepada orang yang beriman. yang intinya menyatakan bahwa kontrak erfpacth harus dihentikan. hlm. dan hal ini sangat dibenci. 32 A.

maka dapat dipastikan tidak akan terwujud. Bilamana sistem ekonomi Islam diaplikasikan dalam format Negara Kesatuan Republik Indonesia yang tidak menganut sistem hukum Islam. bahwa kersis ekonomi dan politik nasional adalah persoalan yang sangat serius dan merupakan penghambat penerapan hukum (ekonomi) Islam. kehidupan dunia dengan kehidupan sebelum dan sesudahnya. 1 Juni 2006. Sebagai contoh. Pemecahan yang tepat ialah agar pengusaha bersangkutan menghindari risiko spekulasi semacam itu. “Paradigma Sistem Ekonomi Islam”. Ekonomi Islam Pasca Kemerdekaan Republik Indonesia Ekonomi Islam sebagai sebuah sistem ekonomi. Di mana harta adalah milik Allah. maka memperoleh perlindungan asuransi itu jelaslah merupakan dorongan untuk menanggung risiko itu. Paradigma Islam itu meliputi tentang alam semesta. faktor sistem ekonomi kafitalis yang dianut dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia adalah bertolak belakang dengan paradigma sistem ekonomi Islam.. bila mereka selalu gelisah pada risiko yang ditanggungnya. Umumnya kaum muslim menolak adanya asuransi. Karena itu menanggung risiko adalah haram bagi orang yang taat. target akhir dari pergerakan SI adalah kekuasaan (Islam). bahkan bertolak belakang.. setidaknya SI telah memberikan spirit dalam mengaplikasikan sistem dan hukum ekonomi Islam. Tujuan mudarabah adalah untuk mengurangi risiko bagi orang yang memerlukan modal. Maksud asuransi adalah menyediakan perlindungan terhadap risiko tak terduga yang timbul karena peristiwa atau keadaan di luar kekuasaan pihak yang mengasuransi. dalam istilah perekonomian yang baku. Sesungguhnya laba dipandang sebagai imbalan wajar bagi pembagian risiko. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 307 Hasil penelitian ini kemudian dibawa dalam forum kongres yang diadakan pada 30 Juli s/d 4 Agustus 1935. karena itu kegiatan perusahaan asuransi dihambat. Jelaslah bahwa perlindungan asuransi biasanya tidak mencakup risiko usaha biasa. hlm. dan harta yang dipusakai oleh manusia sesungguhnya merupakan pemberian dari Allah yang dikuasakan kepadanya. karena paradigma sistem ekonomi Islam tidak dapat dilepaskan dari paradigma Islam itu sendiri. Maka banyak kaum Muslimin yang berpendapat bahwa kemampuan mengasuransi akan berakibat pengambilan keputusan yang lebih bersifat spekulatif. Sekalipun tidak begitu nampak dengan jelas tentang aplikasi ekonomi Islam yang dibangun oleh SI. Dengan demikian. harta hanya boleh dimanfaatkan Ibid. Di mana sistem ekonomi Islam terlahir dari sebuah paradigma (kerangka berfikir) Islam yang sangat luas dan menyeluruh ruang-lingkupnya. terutama bagi golongan fundamentalis. sedangkan orang yang dengan sengaja mencari risiko tidak dipandang sebagai kaum beriman sejati di mata kaum Muslimin. Sebaliknya orang-orang yang berusaha membagi risiko.35 Kepastian tidak akan terwujud itu. keputusan kongres menyatakan. bukannya didukung secara aktif. 36 Ibid. Secara politis. 4. akan mengurangi risiko itu bagi sesama kaum Muslimin. maka sebaiknya penyediaan tanggungan asuransi disambut baik oleh seluruh kaum Muslimin. berarti ia melaksanakan suatu hal berfaedah. Oleh karena itu. manusia dan kehidupan dunia. dalam www. bagi seseorang yang melindungi dirinya terhadap keadaan atau peristiwa di masa yang akan datang. bahkan bersifat egois. hlm. 36 Selain faktor hukum yang memberikan hambatan terhadap aplikasi ekonomi Islam di Indonesia. Namun kenyataannya jauh berbeda. Yang dikutuk ialah memaksimalkan risiko yang merupakan tujuan para penjudi dan orang yang berspekulasi. yang merupakan ciri khas dari lembaga mudarabah. dan bukannya mencari perlindungan asuransi. adalah sah dan halal. Ibid. Karena itu orang yang menyediakan dana untuk sarana mudarabah berarti membantu orang lain untuk menghindari risiko yang diakui merupakan unsur tak terhindarkan dalam bisnis. Teori. Kaum Muslimin berpendapat bahwa seseorang tidak patut mencari perlindungan atas peristiwa semacam itu karena hal ini tidak diperlukan. Asuransi dipandang sebagai suatu gagasan Barat yang asing. Bila seorang pengusaha mencari asuransi untuk melindungi dirinya dari berbagai risiko yang dicarinya dengan sadar.esyariah. Kaum Muslimin Menghargai Pembagian Risiko Usaha menanggung risiko dalam arti mencaricari risiko. 115. bahkan dilarang. Untuk mencapai target akhir itu kemudian pergerakan awalnya dimotivasi oleh pergerakan ekonomi untuk meningkatkan kesejahteraan umat Islam. namun pihak pemerintah Kolonial tetap melihat bahwa SI merupakan organisasi yang tidak hanya bertujuan untuk kemajuan ekonomi umat Islam.54 Ekonomi Islam: Sejarah. 34 Sekalipun diselimuti oleh pergerakan ekonomi. harus dibedakan dari usaha pembagian risiko.ORG.33 Kehadiran SI dalam masa kekuasaan Hindia Belanda merupakan manifestasi dari kesadaran nasionalisme yang berdasarkan Islam. Gagasan agama Islam ialah "Allah yang menentukan nasib seseorang" berarti bahwa bila seseorang hendak menentukan nasibnya sendiri ini menunjukkan bahwa dia . Islam memiliki paradigma yang khas tentang kepemilikan harta. Asuransi dipandang sebagai pemecahan kedua. Pembagian risiko. 34 33 mnemusatkan perhatian pada urusan rohani. 35 Muhammad Ismail Yusanto. pada kenyataannya di Indonesia belum memiliki eksistensi yang utuh. adalah suatu kemustahilan membangun paradigma sistem ekonomi Islam tanpa memperhatikan paradigma Islam. Karena asuransi dapat merupakan sarana untuk mengurangi bahkan melenyapkan risiko..

2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. Menurut anggapan kaum Muslimin menanggung risiko berakibat buruk terhadap kegiatan usaha. Hal itu bahkan dapat mengakibatkan pengabaian terhadap ibadah.S. karena Islam melarang spekulasi (maysir). diantaranya tentang bagaimana penerapan bank syariah. bahwa paradigma Islam meliputi persoalan kehidupan setelah kehidupan di dunia. walaupun keuntungan itu tidak diperolehnya dari orang yang kalah itu. tapi dosa keduanya lebih besar dari manfaatnya". Op. Maka penimbunan uang atau membiarkan tidak produktif adalah dilarang karena akan mengurangi uang yang beredar. tidak selalu dapat dipisahkan dari kesulitan yang timbul dari faktor luar. dan 57: 7. Bahkan sikap menanggung risiko itu tidak dipandang sebagai sikap yang salah. pada hal mereka tidak tahan menderita kerugian. 24: 33. namun pemikiran dan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia terus berjalan seiring waktu. . yang paling sedikitnya dapat menyebabkan kebingungan bahkan gangguan jiwa. maka berkenaan dengan penggunaan harta dalam Islam akan dimintai pertanggung-jawaban oleh pemilik harta. Teori. Di mana money dalam Islam merupkan public goods (milik masyarakat). Lembaga perbankan yang berbasis syariah di Indonesia yang pertama lahir adalah Bank Muamalat Indonesia (BMI). Wajarlah bila orang yang kalah berjudi akanjengkel dan iri. Pada perkembangan lebih lanjut dengan mengacu kepada Peraturan Bank Indonesia No. Mungkin pengaplikasikan sistem ekonomi Islam di Indonesia harus berjalan secara evolutif (perlahan). Lahirnya Lembaga Keuangan Islami yaitu Bank Syariah dan Baitul Maal wa Tamwil (BMT). bahkan ada kaurn fundarnentalis yang memandang kerugian semacam itu sebagai ganjaran wajar atas kecerobohannya itu. Dalam waktu yang tidak terlalu lama. karena keuntungan yang diperoleh pemenangnya. BMT pun banyak berdiri di seluruh Nusantara termasuk di dalamnya Koperasi Syariah. sebaliknya dipandang sebagai kecerobohan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 55 sebanyak mungkin terhadap kesulitan yang mungkin timbul karena peristiwa yang tidak mereka kuasai. Di dunia Islam mengambil risiko dianggap sama dengan berjudi dan disebut "maisir" atau "qimar" (judi). Kemudian lembaga keuangan Islami itu diikuti oleh bank-bank konvensional yang mendirikan cabang-cabang bank yang mengadopsi sistem perbankan Islam. Seminar Internasional itu diselenggarakan oleh Lembaga Studi Ilmuilmu Kemasyarakatan (LSKIK) dan Yayasan Bhineka Tunggal Ika. bahkan hampir-hampir dianggap tidak bertanggungjawab. Namun tidak ada kerisauan sosial terhadap orang-orang yang menderita kerugian sebagai akibat tindakan menanggung risiko. Paradigma ini cukup nyata bertolakbelakang dengan paradigma ekonomi sosialis maupun kapitalis. Muhammad Ismail Yusanto. Dan Islam tidak mengenal motif money diemand for speculation. Gagasan untuk mendirikan bank syariah di Indonesia sebenarnya sudah muncul sejak pertengahan tahun 1970-an. tekhnik bagi hasilnya. Cit. Termasuk dalam hal ini Bank Syariah tidak dapat berjalan dengan 37 38 Lihat Q. dan kesulitan yang diakibatkan dari keputusan yang tidak tepat. Karena alasan inilah pertaruhan diharamkan. karena kurangnya kemungkinan bagi orang bersangkutan untuk sesuai dengan kehendak Allah yang memiliki harta itu. Tetapi di dunia Islam jarang ada pengusaha yang dengan sengaja menanggung risiko besar. Contoh lain adalah berkenaan dengan paradigma uang. 37 Sebagaimana dikemukakan di atas. adalah: Pertama. Keberatan lain dari agama Islam terhadap segala bentuk risiko tidak terbatas pada perjudian. Lembaga keuangan mikro syariah pun. Dalam Al Qur'an dengan tegasjudi diharamkan. dan tidak ada orang yang merasa perlu menyediakan imbalan besar atas tanggungan risiko itu. Dalam tataran implementasinya masih sangat banyak terdapat hambatan. "Mereka bertanya kepadamu tentang khamar (segala minuman yang memabukkan) danjudi. kemudian mengikuti gerak perkembangan lembaga perbankan Islam. Orang-orang yang sengaja menanggung risiko tidak dikagumi keberaniannya. Katakanlah: Pada keduanya itu terdapat dosa besar dan beberapa manfaat bagi manusia. Sering terjadi. Banyak orang Muslimin yang taat beranggapan bahwa emosi negatif itu pasti akan timbul karena bermain judi. orang miskin adalah pihak yang kalah berjudi. Perjudian juga dapat mengakibatkan kurang meratanya pembagian pendapatan penduduk. dan tidak boleh digalakkan.306 Ekonomi Islam: Sejarah. Hal ini dibicarakan pada seminar nasional Hubungan Indonesia-Timur Tengah pada 1974 dan tahun 1976. Islam membedakan antara money (uang) dengan capital (modal). Pertanggung-jawaban itu meliputi darimana dan bagaimana harta itu didapat. serta digunakan untuk apa harta itu. Tentu saja sukar untuk membedakan risiko yang dapat dan yang tidak dapat dihindari. dan sering terjadi orang miskinlah yang lebih parah keadaannya. Beberapa bentuk pemikiran dan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia tampak dalam beberapa bentuk diantaranya. Di lingkungan masyarakat Islam ada rasa iba terhadap orang-orang yang menderita kesengsaraan di luar kesalahannya sendiri. Judi dipandang sebagai tindakan memecah belah karena mungkin menimbulkan dendam serta kebencian di antara pihak yang menang dan kalah.38 Sekalipun paradigma sistem ekonomi Islam tidak dapat berjalan secara utuh. Di Barat banyak pengusaha mencari proyek dan usaha yang banyak risikonya.

39 Melalui proses yang penuh liku dan memakan waktu. Termasuk dalam ruang lingkup itu. Sehingga terjadilah surplus. 2) Belum ada gerakan bersama dalam sekala besar untuk mempromosikan bank syariah. Mencari Alternatif Asuransi Islami Pada hakekatnya manusia merupakan keluarga besar kemanusiaan. Pendirian BMI ini diprakarsai oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan pemerintah. berdirinya BMI. 4) Peran pemerintah masih sangat kecil dalam memberikan dukungan terhadap implementasi ekonomi syariah. Tak dapat dilupakan. Berasuransi Syariah Mengamalkan Hadits Ukhuwah Dalam sebuah riwayat digambarkan: "Dari Nu'man bin Basyir ra. Dan terkadang bantuan yang diterima. Semangat bertakaful menekankan pada kepentingan bersama atas dasar rasa persaudaraan diantara para peserta. maka yang lain ikut merasakannya.56 Ekonomi Islam: Sejarah.J. Dimana digambarkan keadaannya seperti satu tubuh. 41 Panjimasyarakat. Dukungan tersebut dibuktikan dengan pembelian saham perseroan senilai Rp. karena kelahirannya UU Perbankan pun mengalami perubahan. 40 Berdirinya BMI adalah sangat penting dalam sejarah perbankan Indonesia. Di mana bank-bank syariah masih dipersamakan dengan bank konvensional. Selain itu persoalan tentang bagaimana Konsep Bank Syariahnya masih belum memiliki jawaban yang pasti. 7 tahun 1992. Juga mendapat dukungan dari para pengusaha muslim. 84 miliar. dan 7) Bank Idonesia (BI) sangat tidak serius dalam upaya mendukung lahirnya Bank Syariah pada masa itu. “10 Pilar Pengembangan Bank Syariah”. Cit.41 Dua tahun kemudian. apabila musnah karena kebakaran. seperti kebakaran atau lainnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 305 UU Pokok Perbankan. Teori. maka akan dirasakan oleh bagian tubuh yang lainnya. Faktor-faktor hambatan dalam proses berdirinya bank syariah. maka penerima uang premi asuransi itu menjadi penanggung sebagai imbalan uang yang diambil dari pedagang itu. . dalam www. 5) Peran Ulama sebagai juru penerangan kepada masyarakat masih terbatas. Secara resmi BMI mulai beroperasi tahun 1992 dan pada waktu pendirianya BMI mendapat dukungan nyata dari ekponen Ikatan Cendikiawan Muslim seIndonesia (ICMI) yang ketuai B. manusia harus saling tolong menolong dan saling menanggung antara yang satu dengan yang lain. yang minimal dapat mengurangi beban penderitaan orang yang terkena musibah. PK_ Sejahtera Online. Hambatan-hambatan pendirian bank syariah pada proses awalnya masih sangat banyak. adalah siapa yang menaruh modal dalam ventura. Bank Muamalat Indonesia menyandang predikat Bank Devisa. 14/1967. Selanjutnya sistem syariah juga diakui Undang-undang Bank Indonesia yang baru. “Embrio Asuransi Syariah”. Perumpamaan persaudaraan kaum muslimin dalam cinta dan kasih sayang diantara mereka adalah seumpama satu tubuh. Hadits ini menjadi dasar filosofi tegaknya sistem Asuransi Syariah. 106 miliar. dibajak atau sebagainya. op. diantaranya: 1) Tingkat pemahaman dan pengetahuan masyarakat terhadap bank syaraiah masih sangat rendah. merupakan dasar pijakan bagi kegiatan manusia bagi kegiatan menusia sebagai makhluk sosial. Apabila barang-barang mereka terkena masalah yangdisebutkan di atas. Laporan Tahunan Bank Muamalat Indonesia tahun 2004. tenggelam. dimana sistem perbankan syariah dimasukkan ke dalam UU No. 42. atau bahkan memberikan bantuan. jika ada satu anggota masyarakat yang sakit. jumlahnya melebihi biaya yang dikeluarkan untuk pengobatan. Sekalipun tidak mungkin menghindari semua risiko. 42 Laporan Tahunan Bank Muamalat. tepatnya pada 27 Oktober 1994 atas keberhasilan dalam operasionalnya. Habibie pada masa itu. sementara pendirian bank baru dari Timur Tengah masih dicegah. akhirnya keinginan Umat Islam memiliki lembaga keuangan syariah terpuaskan dengan berdirinya Bank Mu’amalat Indonesia (BMI) pada tahun 1991. 3) Terbatasnya Pakar dan Sumber Daya Manusia (SDM) ekonomi Islam. Sistem At-Takaful. Untuk dapat meraih kehidupan bersama. hlm. 6) Belum optimalnya penelitian tentang ekonomi Islam dalam kalangan akademisi di perguruan tinggi termasuk dalam hal ini perguruan tinggi Islam. juga mendapat dukungan yang nyata pula dari masyarakat Jawa Barat yang teraplikasikan dalam pembelian saham seniali Rp.42 disewanya itu.cit. maka si wakillah yang membayar kepada para pedagang itu sebagai uang pengganti sebesar junlah uang yang pernah diterimanya. Op. Minimal dengan menjenguknya. Bilamana salah satu bagian tubuh merasakan sakit. Rasulullah saw bersabda." (HR. Rikza Maulan. Muslim) Hadits ini menggambarkan tentang adanya saling tolong menolong dalam masyarakat Islami. akan terwujud hubungan yang Islami diantara para pesertanya yang bersepakat untuk menanggung bersama atas risiko yang diakibatkan musibah. seperti ketika tidak bisa tidur atau ketika demam. yakni UU No.e-dinar.. yaitu saling menanggung antara sesama manusia. Dengan dasar pijakan 'takaful' dalam berasuransi. tetapi para pengusaha berikhtiar untuk mencari perlindungan 3 39 40 Agustianto.com. dengan sebutan bagi hasil. dihilangkan seminimal mungkin dalam asuransi syariah. Demikian halnya ada pembatasan terhadap bank asing yang ingin membuka kantornya di Indonesia.3 Di dunia Barat maupun Islam kebutuhan perusahaan moderen akan asuransi adalah besar dan kompleks. Sifat mengutamakan kepertingan pribadi atau dorongan mendapatkan keuntungan semata-mata.

yang mengawali untuk membahas asuransi dalam karyanya yang popular. "Telah menjadi kebiasaan bila para pedagang menyewa kapal dari seorang harby. 273. Kaidah syariah mengatakan: "Pada dasarnya hukum sesuatu itu adalah boleh. Namun kemudian Islam menetapkan sistim mawarisnya sendiri sehingga akad tersebut tidak mempunyai wujud lagi. yaitu Hasyiyah Ibn Abidin. Hal serupa juga terjadi pada akad Dhaman Khatr Tariq. diselenggarakan di Jakarta pada 30-31 Juli 1997.44 Pada perkembangan lebih lanjut tentang jual beli saham menurut syariah. equity (saham). Luthfi Hamidi. yang justru 'pembayar premi' tidak mendapatkan 'manfaat' dari preminya tersebut. Cit. karena diperuntukkan bagi orang lain. JII mulai bisa diakses sejak 3 Juli tahun 2000. kesimpulan dari Loka Karya terseut telah membolehkan diperdagangkannya Reksadana yang berisi surat-surat berharga dari perusahaan-perusahaan yang produk maupun operasinya tidak bertentangan dengan Islam. dan fleksibel. yang sudah memuat 30 emiten yang dikategori sesuai syariah dan layak dijadikan investasi bagi investor muslim. dalam aplikasinya merupakan wadah yang dipergunakan untuk menghimpun dana masyarakat (pemodal) sebagai pemilik harta (shabib al-mal / rabb al-mal). Selanjutnya diinvestasikan dalam Portofolio Efek oleh Manajer Investasi sebagai wakil shahib al-mal menurut ketentuan dan prinsip Syariah Islam. Beliau menulis. Reksadana Syariah produk perbankan BNI 46.45 43 44 Zainul Arifin. Ibid. namun sesungguhnya secara syakliyah terdapat perbedaanperbedaan mendasar yang cukup membedakannya dengan asuransi. Op. dan asset securitization (sekuritisasi aset). Peluang dan Tantangannya di Indonesia. Antara Akad-Akad Islam Dengan Sistem Asuransi Kendati akad-akad di atas memiliki beberapa kemiripan dengan sistem asuransi. dan tidak berdasarkan 'premi' yang dibayar oleh terjamin. Namun bukan berarti bahwa hal tersebut secara hukum Islam tidak sah dan tidak diperbolehkan. meskipun beberapa diantaranya dipertanyakan 'pengakuan' Islam terhadap akad tersebut. asuransi sangat kental dengan karakteristik negeri tumbuh dan berkembangnya yang tentunya sangat berbeda dengan karakter Muamalah Islamiyah. 173. Seperti AlMuwalat. Pembicaraan Pertama Asuransi dalam Kitab Klasik Ibnu Abidin (1784–1836) dianggap orang pertama di kalangan fuqoha yang mendiskusikan masalah asuransi. resiko yang rendah (low risk). Fashl Isti'man Al-Kafir. Reksadana syariah merupakan pengembangan produk reksadana yang bersifat hibrid (campuran). Dalam hal ini uang dari masyarakat yang dihimpun oleh Reksadana Syariah sebagai capital (modal). dimana penjamin memberikan jaminannya secara sukarela. sederhana (simple). ketika terjadi penjajahan Dunia Barat terhadap negerinegeri Islam..304 Ekonomi Islam: Sejarah. yang disebut sebagai sukarah (premi asuransi) dengan ketentuan bahwa barang-barang pemakai kapal yang Lokar Karya tentang Reksadana Syariah. 43 Oleh karena itu setiap instrumen keuangan harus memenuhi bebrapa syarat. Adanya JII yang merupakan subset dari Indek Harga Saham Gabungan (IHSG) adalah menjadi salah satu sumber informasi yang dipergunakan oleh mereka yang berinvestasi dalam Reksadana syariah. Op. Lalu pada Aqilah. Hal ini menunjukkan terdapat perbedaan syakliyah antara asuransi dengan Aqilah. Bab Jihad. hlm. Kemudian secara syakliyah. mutual fund (reksadana). . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 57 2) 3) muamalah tersebut didasari atas amal tathawwu dan tabarru yang tidak berorientasi pada profit. 45 M. diantaranya: pendapatan yang baik (good return). hlm. yaitu: fixer income (obligasi). Cit. yang sebenarnya merupakan satu sistem pewarisan dalam pola kehidupan jahiliyah. Karena dalam masalah muamalah pada prinsipnya yang penting tidak melanggar atau bertentangan dengan prinsip syariah. Teori. Dan secara karakter. yang pada masa peralihan zaman permulaan Islam memang diakui. Harus diakui bahwa dunia Islam baru berkenalan dengan asuransi pada sekitar abad ke 19. Oleh karenanya sesungguhnya asuransi merupakan sesuatu yang baru dan asing di kalangan muslim. di Jakarta telah ada Jakarta Islamic Index (JII). Produk Reksadana Syariah diklarifikasi dalam empat golongan. mereka membayar upah pengangkutannya. Ibnu Abidin adalah seorang ulama bermazhab Hanafi. Ia juga membayar sejumlah uang untuk seorang harby yang berada di negeri asal penyewa kapal. hingga ada dalil yang menunjukkan pengharamannya".. mudah dicairkan (redeemable). bentuk-bentuk akad di atas memang memiliki kemiripan dengan asuransi.

maka Baitul Maal dipersamakan dengan Kas Negara. terutama untuk masyarakat kecil yang membutuhkan pinjaman modal. Al-Muwalah. Lembaga keuangan mikro syariah ini mulai popular pasca krisis ekonomi di Indonesia tahun 1998. Apabila orang yang dijamin meninggal. menyimpan. Bukhari).(Az Zarqa’ dalam Aqdud Ta’min). Maka Baitul Maal yang pernah ada dalam lintasan sejarah Islam. C. 2003. mereka menyatakan “Bila di Indonesia tumbuh BMT-BMT semacam yang 46 Muhammad Shiddiq Al Jawi." (HR.. Produk BMT tidak jauh berbeda dengan produk perbankan Islam. sekalipun masih dikatakan sebagai lemabaga keuangan mikro syariah.ORG. Cit. 4) Dhiman Khatr Thariq Kontrak ini merupakan jaminan keselamatan lalu lintas. Kemudian makanan tersebut dibagikan pada saatnya kepada mereka. “Baitul Maal dalam Sistem Ekonomi Islam”. PBI No. dan mendistribusikan uang Negara menurut ketentuan syariat Islam. dengan konpensasi kemanannya akan dijaga oleh pengawal. Optimisme para ahli ekonomi terhadap BMT dapat memberikan kontribusi terhadap perekonomian rakyat. tersebut melakukan jinayah.32/36/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS PBI No. Namun BMT ini lebih bisa disejajarkan dengan koperasi. Cikal Bakal Asuransi Syariah 1) Bentuk-bentuk muamalah di atas (Al-Aqilah. At-Tanahud. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 303 Tabel 5 Ketentuan Bank Syariah NO 1 2 3 4 5 6 7 8 Ketentuan SK DIR BI No. sekalipun tidak eksis sebagaimana pada masa jaya Islam. dsb) karena memiliki kemiripan dengan prinsip-prinsip asuransi Islam. sistem Dalam perspektif politik Islam. Para pedagang muslim pada masa lampau ingin mendapatkan perlindungan keslamatan. 46 Di era sekarang. 47 M. Pada masa sekarang. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. oleh sebagian ulama dianggap sebagai embrio dan acuan operasional asuransi Islam yang dikelola secara profesional. Bedanya. PBI No. hlm. dimana ia membayar sejumlah uang kepada pengawal. di mana Negara Islam yang murni atau bukan Negara Islam sekuler tidak ada. Di dunia Islam terjadi berbagai kontrak antar individu. dan sekaligus sebagai bagian yang tak terpisah dari perkembangan aplikasi ekonomi Islam di Indonesia. dan pihak lain menjaga keselamatan perjalanannya. Begitu halnya dengan makanan yang diterima. Kemudian dibagi diantara mereka secara merata. bisa jadi sama porsinya atau berbeda-beda. 2/9/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Sertivikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) PBI No. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Giro Wajib Minimun dalam rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Syariah. misalnya ada individu yang ingin selamat lalu ia membuat kontrak dengan seseorang untuk menjaga keselamatannya. 47 Tumbuh dan berkembangnya BMT telah turut andil dalam memberikan jawaban terhadap krisis moneter di Indonesia. PBI No. Baitul Maal merupakan salah satu lembaga dalam Negara Islam yang tugasnya adalah menerima. Luthfi Hamidi. 84. baik dari sejak zaman Rasulullah hingga kerajaan-kerajaan Islam di Indonesia adalah dipandang sebagai bagian yang tak terpisah dari ruang-lingkup ekonomi Islam. Teori. Sumber: Biro Perbankan Syariah. 7 Maret 2004. BI. maka mereka mengumpulkan apa yang mereka miliki dalam satu kumpulan. dalam www. 5/3/PBI/2000 tanggal 4 Febuari 2000 tentang Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek bagi Bank Syariah. Yaitu sebuah konsep perjanjian yang berhubungan dengan manusia.e-syariah. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Penyelenggaraan Kliring Lokal dan Penyelesaian Akhir Transaksi Antar-Bank atas Hasil Kliring Lokal. lalu ia membuat kontrak dengan orang-orang yang kuat dan berani di daerah rawan. Kesejajaran ini. Dalam sebuah riwayat disebutkan.32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS SK DIR BI No.58 Ekonomi Islam: Sejarah. Manfaatnya akan dibayarkan kepada ahli waris yang dibunuh jika kasus pembunuhan itu tidak diketahui siapa pembunuhnya atau tidak ada keterangan saksi yang layak untuk benar-benar secara pasti mengetahui siapa pembunuhnya. terlebih di Indonesia. maka penjamin boleh mewarisi hartanya sepanjang tidak ada ahli warisnya. . Dalam kasus ini. Istilah yang umum dipergunakan pada masa sekarang adalah Baitul Maal wa Tamwil (BMT). makanan yang diserahkan bisa jadi sama kadarnya atau berbeda-beda. Baitul Maal telah diberdayakan untuk kepentingan umat Islam sebagai lembaga keuangan Islam. selain karena sifatnya juga karena factor modal yang dimiliki tidak sama dengan sebuah bank. kendati mereka mendapatkan porsi yang berbeda-beda. 2) At-Tanahud Tanahud merupakan ibarat dari makanan yang dikumpulkan dari para peserta safar yang dicampur menjadi satu. Mereka adalah bagian dari kami dan kami adalah bagian dari mereka. "Marga Asy’ari (Asy’ariyin) ketika keluarganya mengalami kekurangan makanan. Mereka membayar sejumlah uang. Sistem ini melibatkan usaha pengumpulan dana dalam sebuah tabungan atau pengumpulan uang iuran dari peserta atau majlis. 3) Aqd Al-hirasah Yaitu kontrak pengawal keselamatan. Op.. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Pasar Uang Antar Bank Syariah (PUAS) PBI No.

akan tetapi warga-negarannya mayoritas Islam merasa perlu untuk memformalkan zakat sebagai sumber penerimaan Negara secara tak langsung. Lalu mereka mengumpulkan dana (al-kanzu) yang diperuntukkan membantu keluarga yang terlibat dalam pembunuhan tidak disengaja. pengelolaan zakat telah berada dalam sebuah badan yang resmi. dana terkumpul merupakan milik seluruh peserta. D/291 Tahun 2000 tentang Pedoman Teknis Pengelolaan Zakat. untuk pembayaran klaim diambil dari rekening dana perusahaan asuransi konvensional. Sedangkan dalam asuransi konvensional. pembinaan. Teori. Dalam Islam. Pada asuransi takaful. “Pengelolaan zakat dilakukan oleh Badan Amil Zakat yang dibentuk oleh pemerintah”. 238. 88 Heri Sudarsono. BMT telah menjadi vitamin sekaligus gizi bagi perekonomian wong cilik dalam menatap masa depan. pasal 3 disebutkan.48 Kedua. jika orang yang dijamin menyelaraskan peran ekonomi komersial dengan santunan social. Takafful (Asuransi Islam). dimana salah seorang dari mereka memukul yang lainnya dengan batu hingga mengakibatkan kematian wanita tersebut dan juga bayi yang sedang dikandungnya.49 Umat Islam khususnya. Undang-undang Zakat yang di dalamnya ada formalisasi lembaga zakat telah disahkan oleh pemerintah melalui Undang-undang No. Dimana badan ini telah terbentuk dari tingkat pusat hingga tingkat kecamatan. 38 TAHUN 1999. hlm. Rekening ini merupakan sebagian premi dari nasabah yang sejak awal sudah diikhlaskan oleh peserta untuk keperluan tolong-menolong bila terjadi musibah. Bank dan Lembaga Keuangan Syariah: Deskripsi dan Ilustrasi. yaitu Badan Amil Zakat. 49 48 . Sedangkan dalam asuransi konvensional dana yang terkumpul menjadi milik perusahaan asuransi konvensional. Pengelolaan dana menjadi hak dan tanggung jawab sepenuhnya perusahaan. karena ia telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dari kewajiban menjalankan agama (Islam). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 59 Asuransi Syariah Menurut Fatwa Dewan Syariah Nasional (MUI). Rasulullah memberikan keputusan bahwa konpensasi bagi pembunuh anak bayi adalah membebaskan budak. definisi asuransi syariah adalah usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’. baik laki-laki maupun wanita. rasanya wajah ekonomi kita tak akan pucat pasi”. Pengelolanya dari unsur masyarakat dan unsur pemerintah. perihal kewajiban zakat tidak asing dalam penunaiannya. Kini setelah adanya undang-undang tentang zakat. hlm.. bahwa “Pemerintah berkewajiban memberikan perlindungan. Setelah para Ulama dan para fakar ekonomi Islam menganalisis akan persoalan asuransi.302 Ekonomi Islam: Sejarah. Sedangkan konpensasi atas membunuh wanita adalah uang darah (diyat) yang harus dibayar oleh Aqilah (saudara pihak ayah) dari yang tertuduh. Mesir Januari 1919 dan Desember 1925. (Jogyakarta: Ekonesia. Pewaris korban membawa permasalahan tersebut ke Pengadilan.. dimana seorang penjamin menjamin seseorang yang tidak memiliki waris dan tidak dikeketahui ahli warisnya. zakat telah diwajibkan sejak tahun ke-9 Hijriyah. maka pewaris korban akan dibayar dengan uang darah (diyat) sebagai konpensasi oleh saudara terdekat dari pembunuh. Al-Muwalat yaitu perjanjian jaminan. seperti fatwa ulama Al-Azhar. Dalam Bab I. Saudara terdekat dari pembunuh disebut aqilah. 2003). Terbentuknya Badan Amil Zakat. Pelaksanaannya ada yang bersifat langsung dari orang muzaki kepada mustahik. Jika salah seorang dari anggota suatu suku terbunuh oleh anggota satu suku yang lain. Banyak fatwa-fatwa ulama yang mengatakan haram atas asuransi konvensional. Indonesia sebagai Negara yang bukan Negara Islam. Sebelum adanya Undangundang tentang pengelolaan zakat di Indonesia. hlm. dan pelayanan kepada muzzaki. 38 Tahun 1999. Dalam asuransi takaful terdapat pos rekening yang disebut rekening tabarru' (dana kebajikan) seluruh peserta. Ibnu Hajar Al-Asqolani mengemukakan bahwa sistem Aqilah ini diterima dan menjadi bagian dari hukum Islam. Perusahaan asuransi syariah hanya pengelola dana titipan para nasabah yang akan diinvestasikan ke dalam jenis investasi syariah. dan shadaqah fitrah sejak tahun ke. Umat Islam tak pernah berhenti dari kewajiban menjalankan syariat zakat. Asal Mula Asuransi Syariah 1)Al-Aqila Al-Aqilah yaitu saling memikul atau bertanggung jawab untuk keluarganya. mustahiq dan amil zakat”. Jeddah tahun 1985. Ketetapan menteri agama ini diikuti pula dengan Keputusan Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam dan Urusan Haji No. Departemen Agama mengeluarkan ketetapan dengan Keputusan Menteri Agama (KMA) No. Hal ini terlihat dari hadits yang menceritakan pertengkaran antara dua wanita dari suku Huzail. 233. 38 Tahun 1999. di mana konsumennya di Indonesia adalah kebanyakan Ibid.2 Hijriyah. Selain karena dorongan politis.50 Kemudian dalam tataran implemntasi UU No. Kemudian pada Bab III pasal 6 dinyatakan bahwa. Bentuk ini memberikan pola pengembalian untuk menghadapi risiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai syariah. Ketiga. fatwa Konferensi Ekonomi Islam pertama tahun 1976 di Mekah dan Fatwa Majma' Fiqh. 581 Tahun 1999 tentang Pelaksanaan UU No. pengundangan zakat merupakan realita dari perkembangan ekonomi Islam yang berjalan di Indonesia. 50 Ibid. Penjamin setuju untuk menanggung bayaran dia. Dan ada pula yang dikelola melalui masjid dan lembaga-lembaga (organisasi) Islam secara informal.

pinjaman dan investasi khusus. Rabu. barang haram dan maksiat. Gatra.5 persen dibandingkan tahun sebelumnya (2004). Akad yang sesuai dengan syariah adalah yang tidak mengandung gharar (penipuan). Penyaluran Dana Penyaluran dana bank syariah dilakukan dengan berbagai metode. 53 Rifwan Hendri. 55 Tempo Interaktif. metode penyaluran dana bank syariah dapat diilustrasikan dalam gambar berikut: Jual-beli Sewa Masyarakat Bagi Hasil Bank Syariah Akad Pelengkap Pi j Dalam penyaluran dana pada nasabah. 2) Transaksi pembiayaan yang ditujukan untuk mendapatkan jasa berdasarkan prinsip sewa. yaitu:4 1) Transaksi pembiayaan yang ditujukan untuk memiliki barang berdasarkan prinsip jual-beli. Pada kategori pertama dan kedua. 54 Ibid. Makkah tahun 1978 dan Fatwa Majma' Fiqh. secara sukarela dan menyalurkan kepada para peserta asuransi yang terkena musibah.55 Keempat. Menurut Dewan Syariah Nasional (DSN) MUI. 53 Sebagaimana perbankan syariah. Dalam aplikasinya perusahaan asuransi bertindak memfasilitasi dana yang disetorkan atau dipinjamkan oleh para peserta asuransi. Produk yang termasuk dalam kelompok ini adalah produk yang menggunakan prinsip jual-beli seperti murabahah. Dimulai dengan berdirinya Asuransi Takafful Indonesia tahun 1994. dalam Fatwa No. 30 Juli 2002. Teori. asuransi syariah pun berkembang pesat. pada tahun 2005 pangsa pasar asuransi syariah naik 1. 15 Maret 2006. Fatwa Majma'ul Fiqh. 3) Transaksi pembiayaan untuk usaha kerjasama yang ditujukan guna mendapatkan sekaligus barang dan jasa dengan prinsip bagi hasil. riba. Pada ketika fatwa ini diumumkan. pihak perbankan (konvensional) sangat khawatir terhadap kemungkinan larinya para nasabah. tentang Usaha perasuransian. maysir (perjudian). dzulm (penganiayaan). 51 52 3) Bank menerirna komisi atas jasa mempertemukan kedua pihak. namun lebih kepada orientasi sosial. Sedangkan pada kategori ketiga. kini ada 14 perusahaan asuransi syariah. salam. Fatwa MUI “Riba itu Haram”. Asuransi ini tidak berorientasi komersial. tingkat keuntungan bank ditentukan dari besamya keuntungan usaha sesuai dengan prinsip bagi hasil. Data direktorat Asuransi Departemen Keuangan menunjukan bahwa bisnis ini rata-rata tumbuh 20% pertahun. Adanya fatwa MUI ini salahsatunya menyangkut persoalan uang dalam pandangan Islam. Sedangkan antara pemilik dana dan pelaksana usaha berlaku nisbah bagi hasil.52 Asuransi Syariah (Ta’min. 30 Juli 2002. dan istishna serta produk yang menggunakan prinsip sewa atau ijarah. Pesantren Virtual. secara garis besar produk pembiayaan syariah terbagi kedalam tiga kategori yang dibedakan berdasarkan tujuan penggunaannya. Fatwa Mu'tamar Ulama Sedunia ketujuh tahun 1972. Produk perbankan yang termasuk ke dalam kelompok ini adalah muyarakah dan mudharabah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 301 umat Islam dan mereka menjadikan asuransi sebagai bagian dalam kehidupan. 2 Tahun 1992. maka takafful telah resmi menjadi sebuah produk ekonomi Islam di Indonesia. seperd jual-beli. yang mayoritas umat Islam.51 Dengan berlandaskan fatwa Dewan Syariah Nasional tersebut dan pola kerjanya asuransi bersifat ta'awun. baik kematian. Fatwa ini lebih dipertegas legalitasnya setelah lahirnya Undang-undang No. . kerusakan barang atau musibah lainnya. Pada produk bagi hasil keuntungan ditentukan oleh nisbah bagi hasil yang disepakati di muka. pembiayaan. risywah (suap). “Asuransi Syariah”. mendefinisikan asuransi syariah merupakan usaha saling melindungi dan tolong-menolong di antara sejumlah orang/pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan atau tabarru’. bagi hasil. Pesantren Virtual. tingkat keuntungan banyak ditentukan di depan dan menjadi bagian harga atas barang atau jasa yang dijual. Fatwa Mu'tamar Ulama Islam sedunia kedua tahun 1965 di Cairo. 25 Desember 2004. Secara sederhana. Takafful atau Tadhamun) adalah usaha saling melindungi dan tolong menolong diantara sejumlah orang/ pihak melalui investasi dalam bentuk aset dan/ atau tabarru’ yang memberikan pola pengembalian untuk menghadapi resiko tertentu melalui akad (perikatan) yang sesuai dengan syariah. 21/DSN-MUI/IX/2001. Jeddah tahun 1985 menyatakan boleh model asuransi seperti ini. Kemudian fatwa Dewan Syariah Nasional (MUI). 54 Industri asuransi syariah di Indonesia mempunyai peluang berkembang yang sangat besar.60 Ekonomi Islam: Sejarah.

Upaya perlindungan terhadap konsumen telah banyak dilakukan oleh Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI). Sedang dalam ekonomi konvensional memandang semua unsure itu sebagai sesuatu yang normal dan legal. tetapi nilai pada akad sudah tercanturn perpanjangan otomads maka ddak perlu dibuat akadbzru.60 Dengan demikian setiap produk yang boleh dikonsumsi oleh umat Islam tidak boleh mengandung kesamaran. mereka yang terlibat berjumlah 300 orang. Labelisasi “Halal-haram”. Al-Mudharabah Muqayyadah off Balance Sheet Jenis mudharabah ini merupakan penyaluran dana mudharabah langsung kepada pelaksana usahanya. Agustianto. Pemilik dana dapat menetapkan syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi oleh bank dalam mencari kegiatan usaha yang akan dibiayai dan pelaksanaan usahanya. 56 Haramnya riba “bunga bank” sudah merupakan ijma para ulama. Simpanan khusus dicatat pada porsi tersendiri dalam rekening administrasi. gambling (perjudian) dan unsure-unsur yang tidak jelas. maka fungsi uang dan peranan uang di dalam ekonomi konvensional dan ekonomi Islam adalah berbeda. gharar (uncertainty) diharamkan. Deposito yang diperpanjang. di mana bank bertindak sebagai perantara (arranger) yang mempertemukan antara pemi. Akan tetapi pengharaman ini juga didasarkan atas istiqra (penelitian) para fakar ekonomi Islam sejak tahun 1970-an. Cit. M. hal itu tercermin dalam puluhan kali konerensi.300 4) Ekonomi Islam: Sejarah. dalam e-syariah. Instrument-instrumen ekonomi konvensioanl baik yang bersifat instrument policy atau institusional yang tidak sejalan dengan paradigam ekonomi Islam. Halal dan Haram Dalam Islam. Al-Mudharabah Muqayyadah on Balance Sheet Jenis mudhambah ini merupakan simpanan khusus (restricted investment) dirnana pemilik dana dapat menetapkan syarat-syarat tertentu yang harus dipatuhi oleh bank. 1. Labelisasi “halal dan haram” yang dilakukan oleh Majelis Ulama Indonesia (MUI) selain meruanglingkupi control sebagaimana yang dilakukan oleh YLKI. Teknik perbankan 1) Sebagai tanda bukti simpanan bank menerbitkan bukti simpanan khusus. Op. Teori. 58 Ibid. Umar Chapra menyatakan.lik dana dengan pelaksana usaha. setelah jatuh tempo akan diperlakukan sama seperti deposito baru. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 61 5) Deposito mudharabah hanya dapat dicairkan sesuai dengan jangka waktu yang telah disepakad. 4) Untuk deposito mudharabah. ulama saat ini sesungghnya telah ijma tentang keharaman bunga bank. Ketentuan-ketentuan yang lain yang berkaitan dengan tabungan dan deposito tetap berlaku sepanjang ddak bertentangan dengan prinsip syanah. Dalam Islam. jauh sebelum MUI mengeluarkan fatwanya di Indonesia. Di mana memperjual-belikan uang di pasar Valuta Asing yang bersumber dari perbedaan harga beli dan harga jual dan perbedaan tingkat bunga antara satu Negara dengan Negara lain di mana valuta asing diperjual-belikan adalah bertentangan dengan nilai-nilai keislaman. 57 Fatwa ini juga berimbas kepada laju pasar uang konvensional (valas).3. atau disyaratkan digunakan dengan akad tertentu. “Ijma Ulama Tentang Keharaman Bunga Bank”.6. Majid. gambling. 3) Sebagai tanda bukti simpanan bank menerbitkan bukti simpanan khusus. symposium dan seminar. dan juhalah dalam motif permintaan uang untuk berspekulasi adalah diharamkan dalam Islam. menurut Yusuf Qardhaw. Yang paling mendasar perbedaan dalam ekonomi Islam dan ekonomi konvensional adalah dalam system ekonomi Islam perihal interest (riba). Shabri H. 2) Wajib memberitahukan kepada pemilik dana mengenai nisbah dan tata cara pemberitahuan keuntungan dan atau pembagian keuntungan secara risiko yang dapat didmbulkan dari penyimpanan dana. Lihat juga Yusuf Qardhawi. Apabila telah tercapai kesepakatan maka hal tersebut harus dicantumkan dalam akad. Motif spekulasi ini dimaksudkan untuk merauf keuntungan dan menumpuk kekayaan dengan memanfaatkan perubahan tingkat suku bunga dari masa ke masa. dan bank wajib membuat akad yang mengatur persyaratan penyaluran dana simpanan khusus. 58 Maka pengharaman “interest” (riba) dalam ekonomi Islam menyebabkan tidak semua fungsi uang dalam ekonomi konvensional tidak dapat diimplemntasikan. Definisi ini tidak menyangkut persoalan halal dan haram. Keterlibatan interest. Teknik perbankan 1) Pemilik dana wajib menetapkan syarat tertentu yang harus diikuri oleh bank. Namun perlindungan yang dilakukan oleh YLKI hanya terbatas pada definisi “tidak merugikan konsumen”. Labelisasi 56 57 M. atau disyarat-kan digunakan untuk nasabah tertentu.ORG. Juga memberikan jaminan terhadap masyarakat (umat Islam) atas sesuatu produk yang dikonsumsi. halal itu jelas dan haram itu jelas. disyaratkan digunakan untuk bisnis tertentu. Bank wajib memisahkan dana dari rekening lainnya. 60 Al-Hadits.59 Kelima. Abd. 59 Ibid. bank wajib menisbahkan dana dari rekening lainnya. . bank wajib memberikan serdfikat atau tanda penyimpanan (bilyet) deposito kepada deposan.12 bulan. 2) Dana simpanan khusus harus disalurkan secara langsung kepada pihak yang diamanatkan oleh pemilik dana. Misalnya. Bahkan pengharaman ini bukan semata-mata inisiatif para ulama ushul. muktamar. gharar.

Menurut syara’ adalah menyandera sejumlah harta yang diserahkan sebagai jaminan secara hak. yang diresmikan oleh Menteri Keuangan Boediono. Dan itu telah berkembang di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. Kemunculan langsung bersifat resmi dan ditandai dengan penandatangan antara Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam) yang isinya mengukuhkan DSN sebagai otoritas yang mengawasi aspek syariah pasar modal. 61 Ketujuh. Dana: Dalam bentuk dana (monetary form). Barang bergerak tersebut diserahkan kepada orang yang berpiutang oleh seorang yang mempunyai utang atau oleh orang lain atas nama orang yang mempunyai utang. Nisbah bagi hasil Feature Mudharabah 1. BMT. dan demikian pula tak sedikit orang Islam yang membutuhkan capital. hlm. 3) Tabungan mudharabah dapat diambil setiap saat oleh penabung sesuai dengan perjanjian yang disepakati. dan Asuransi Takafful. Keenam. bank wajib memberikan sertifikat atau tanda penyimpanan {bilyet) deposito kepada deposan. Pasar Modal Syariah. Pegadaian Syariah (Rabn).62 Ekonomi Islam: Sejarah.65 Setelah terbentuknya bank syariah. (Bandung: Sinar Baru Algensindo. 14 Maret 2003 Syeikh Muhammad Abid As-Sindi. 63 KUHP (Perdata). Dalam jumlah tertentu. Diserahkan kepada mudharib · 4. . seperti halnya saat Bank Muamalat di Indonesia pertama kali diperkenalkan. Kerugian finansial menjadi beban pemilik dana dan Kerugian akibat salah urus atau kelalaian mudharib menjadi beban mudharib · 6.64 Pegadaian di masa Kolonial Belanda diperkenalkan oleh sebuah bank bernama Van Lening pada akhir abad XIX. Hadirnya Pasar Modal Syariah menjadi tonggak sejarah baru dalam perkembangan ekonomi Islam. Akad (kontrak): Ada Ijab-kabul. Teknik perbankan 1) Bank wajib memberitahukan kepada pemilik dana mengenai nisbah dan tata cara pemberitahuan keuntungan dan atau pembagian keuntungan secara risiko yang dapat didmbulkan dari penyimpanan dana. menurut bahasa adalah nama barang yang dijadikan sebagai jaminan kepercayaan. Jangka waktu penempatan. dalam menentukan: Jumlah modal. tetapi dapat diambil kembali sebagai tebusan. Walaupun di dalamnya ada faktor ekonomi politik. namun tidak diperkenankan mengalami saldo negarif.62 Menurut hokum positif di Republik Indonesia. Tak sedikit Umat Islam yang memiliki capital. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 299 halal dan haram ini tidak lepas kaitannya dengan perkembangan ekonomi Islam di Indonesia. Sesungguhnya jika kita perhatikan pegadaian telah ada syariatnya dalam Islam. 2000). 131 tahun 1901. Kemudian penguasa Hindia Belanda mengeluarkan staatsblad No. Proyek/usaha: Tidak bertentangan dengan syariah. Perbandingan bagi hasil dapat dalam persen atau pembagian. 64 Heri Sudarsono. Berdasarkan prinsip uu ddak ada pembatasan bagi bank dalam menggunakan dana yang dihimpun. Nisbah bagi hasil disetujui dengan kontrak. 4. Tepatnya peresmian Pasar Modal Syariah adalah pada tanggal 14 Maret 2003. bank dapat memberikan buku tabungan sebagai bukti penyimpanan. 62 61 3. Musnad Syafi’i. 1342. hlm. Tidak dibenarkan masuk kepada mudharabah lain tanpa seijin shahibul maal · 5. Keuntungan dibagi berdasarkan nisbah yang telah disepakati sebelumnya 3. BPR. Op. dimulailah publikasi list of Islamic stock (daftar saham yang masuk kategori syariah). Kerugian finansial menjadi beban pemilik dana sedangkan pengelola tidak memperoleh imbalan atas usaha yang telah dilakukan. Berdasarkan prinsip berbagi hasil dan berbagi resiko 2. Dengan peraturan itu kemudian pemerintah Hindia Belanda mendirikan rumah gadai.. Pemilik dana tidak diperbolehkan mencampuri pengelolaan bisnis sehari-hari Al-Mudharabah Mutlaqah Penerapan mudharabah mutlaqah dapat berupa tabungan dan deposito sehingga terdapat dua jenis himpunan dana yaitu tabungan mudharabah dan deposito mudharabah. pasal 1150. Gadai dalam fikih disebut rabn. Apabila telah tercapai kesepakatan maka hal tersebut harus dicantumkan dalam akad. Teori. 226 tahun 1960. serta kartu ATM dan atau alat penarikan lainnya kepada penabung. Setelah inventarisasi ini. gadai adalah suatu hak yang diperoleh seseorang yang mempunyai piutang atas suatu barang bergerak. Laba/rugi: Laba dibagi sesuai dengan nisbah yang disepakati dan tidak dalam jumlah yang pasti. 157. kemudian meluncurlah produk baru ke pasar modal syariah. Kemudian oleh pemerintah Republik Indonesia statusnya diubah menjadi Dinas Pegadaian dengan melalui Staatsblad No. kini Pegadaian Kompas. Pasca penanadatanganan. Cit. Untuk deposito mudharabah.63 Pegadaian yang populer di Indonesia lebih dikenal sebagai sesuatu yang berasal dari Eropa. 65 Ibid. Pasar Modal berbasis syariah telah dimunculkan pada pertengahan Maret 2003. Hal demikian dikarenakan dipopulerkan oleh para ahli sejarah adanya lembaga pegadaian sejak masa Hindia Belanda. 2) Untuk tabungan mudharabah.

tepatnya di Mampang Prapatan No. Bila bank menggunakannya untuk melakukan pembiayaan mudharabah. 381. Sekalipun dinar dan dirham bukan mata uang resmi Negara Republik Indonesia. beratnya 3 gram. hlm. Tipe mudharabah ada 2. Maka jika rupiah ditukar dengan dirham adalah sama dengan 3 gram harga perak murni. hlm. M. diantaranya untuk mahar.25 gram. jenis usaha dan sebagainya.ainnya menjadi pengelola modal tersebut. Tangerang. kini tak sedikit masyarakat yang memakainya. Jakarta Selatan. Namun pengelola tetap bertanggung jawab untuk melakukan pengelolaan sesuai dengan praktek kebiasaan usaha normal yang sehat (uruf). dan Bekasi) saja. Bank menyediakan pembiayaan modal usaha bagi proyek yang dikelola oleh pengusaha.298 Ekonomi Islam: Sejarah. Hasil usaha ini akan dibagihasilkan berdasarkan nisbah yang disepakati. dalam operasionalnya rabn lebih dikenal sebagai produk bank syariah. tempat. Shahibul Maal: Aqil Baligh dan Tidak ikut campur pengelolaan usaha 2. tabungan. Dalam hal ini bank syariah berposisi sebagai pengelola dana yang diinvestasikan oleh masyarakat (penabung) secara produktif. Op. tergantung pendapatan bagi hasil yang diterima bank syariah dari para peminjam. juga dapat kita saksikan berbagai bentuk ekonomi Islam dalam aplikasi yang ragam. hlm. Luthfi Hamidi. Demikian halnya dengan dinar (emas). Cit. Di Wakala Adina 1 dirham memiliki berat 3 gram perak murni. sedangkan pihak l. Tiap kardus berisi 48 gelas kemasan. Di Indonesia. pada akhirnya Lembaga Pegadaian Syariah pada tahun 2003 resmi berdiri dan terpisah dari produk perbankan syriah. sekaligus juga sebagai sosialisasi terhadap masyarakat (Umat Islam). telah ada sebuah money changer mata uang dinar dan dirham. Bagi hasil yang didapatkan dari bank syariah dapat berubah setiap bulan. Bahkan kini pemakaian dinar dan dirham tak terbatas untuk wilayah Jabotabek (Jakarta. 69 M. Peredaran dinar dan dirham pada abad 21 ini.. Surabaya. berdiameter 23 mm. Mata uang dinar dan dirham pada masa sekarang. aplikasi ekonomi Islam selain yang tersebutkan di atas. Mudharabah ialah: akad kerjasama usaha antara dua pihak dimana pihak pertama (shohibul mal) menyediakan seluruh (100%) modal. 158. Walaupun demikian. Dapat pula dana tersebut digunakan bank untuk melakukan pembiayaan mudharabah. maka bank bertanggung jawab atas kerugian yang terjadi. 67 66 . 67 Jika Rupiah ditukar dengan satu dirham (perak). Dinar dan dirham sebagai alat tukar (mata uang) telah dipergunakan oleh Jaringan Manajemen Qalbu Aa Gym dalam jual beli air kemasan MQ. Money changer ini bernama Wakala Adina. nilai tukarnya adalah dipersamakan dengan harga perak yang berlaku dalam masa saat itu. dan sebagai mata uang. pembayaran zakat harta. Op. Teori. Sebagai perkembangan lebih lanjut. beratnya 4. 387.. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Indonesia 63 Tabungan bagi hasil (Mudharabah) Tabungan bagi hasil merupakan tabungan yang didasarkan pada prinsip mudharabah mutlaqah. Mudharabah Muqayyadah: Dimana pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. Secara fisik dinar dan dirham ini mengikuti standar yang ditentukan sejak zaman Khulafaurrasyidin.70 Ibid.66 Sebagai bagian dari perkembangan ekonomi Islam yang tengah bergulir di tengah masyarakat Indonesia dan mendapat sambutan yang cukup hangat. Bogor. Prinsip Mudharabah Ada prinsip atau syarat yang harus dipenuhi untuk terlaksananya mudharabah. Hasil keuntungannya akan dibagikan kepada penabung dan bank sesuai perbandingan bagi hasil atau nisbah yang disepakati bersama. Di antaranya adalah Money Changer Dinar dan Dirham. penyimpan atau deposan bertindak sebagai shahibul maal (penulik modal) dan bank sebagai mudharib (pengelola). 69 Dinar dan dirham nampaknya telah menjadi trend di tengah berlangsungnya evolusi ekonomi Islam di abad sekarang. 68 e-dinar. Keuntungan yang diperoleh akan dibagi (perjanjian bagi hasil) sesuai dengan kesepakatan yang telah diikat oleh bank dan pengusaha tersebut. Dana tersebut digunakan bank untuk melakukan pembiayaan mudharabah atau ijarah seperti yang telah dijelaskan terdahulu. dan Yogyakarta. melainkan telah meluas hingga Medan. Mudharib: Aqil Baligh dan Menggunakan dana sesuai perjanjian dengan shahibul maal · Syariah telah berbentuk sebagai sebuah lembaga. yaitu: 1. dinar adalah koin emas 22 karat (kemurniannya 91. Tujuan masyarakat menggunaan dinar dan dirham memiliki tujuan yang luas. 68 Menurut WTO. Dalam pembiayaan mudaharabah bank mengadakan akad dengan nasabah (pengusaha). akan tetapi dengan beroperasinya Wakala Adina yang melayani penukaran dinar dan dirham.7 persen). XI/9.com. menguntungkan dan memenuhi prinsip-prinsip syariah Islam. yaitu: Mudharabah Mutlaqah: Dimana shahibul maal memberikan keleluasaan penuh kepada pengelola (mudharib) untuk mempergunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. dapat dipastikan belum ada satu Negara pun yang memakainya sebagai alat tukar yang resmi. dijual dengan harga 1 dirham. Dalam mengaplikasikan mudharabah. Bandung. berdiameter 25 mm. Adapun dirham adalah perak murni (95 persen). 70 Ibid. hadiah. Luthfi Hamidi. Cit. pembakuannya dilakukan dilakukan oleh Word Oslamic Trading Organization (WITO).

2002. sekalipun besok akan kiamat”. Teori. sehingga orang lain dapat menikmati harta itu. Dengan harta yang dikuasainya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Investasi dalam Ekonomi Islam 297 ---$€£¥--- | BAB 10 | Investasi Dalam Ekonomi Islam erperilaku tabdzir (konsumtif) dalam Islam termasuk sesuatu yang dilarang dan berhemat adalah sesuatu yang disyariatkan (diperintahkan) dalam Islam.1 Rasulullah dalam memotivasi umatnya untuk berinvestasi juga tergambar dalam pernyataannya: “Kejarlah dunia seolah-olah kamu akan hidup selamanya. Juga produktifitas harta yang dikuasai harus digunakan untuk suatu usaha yang bersifat produktif. dan kejarlah akhirat seolah engkau akan mati esok hari”. Produktifitas harta yang dimiliki itu dapat diinvestasikan dalam bentuk tabungan mudharabah atau deposito mudharabah atau dalam bentuk lainnya. Pikiran Rakyat Cyber Media. Firman-Nya menytakan: “innamal mubadziruna kaana ikhwanu sayathin -.” Berhemat dalam pengertian ekonomi ialah berinvestasi. Juga firman Allah swt menyatakan: “wabtagii fimaa atakallah. Produktifitas usaha yang dilakukan oleh setiap mukmin sebagimana motivasi yang disampaikan Rasulullah “Tanamlah sebatang pohon. wala tansa nasbaka minadunya_ kejarlah akhirat dan janganlah lupa nasib kamu di dunia”. .64 Ekonomi Islam: Sejarah. maka setiap mukmin harus produktif dalam menggunakan hartanya.sesungguhnya orang-orang yang konsumtif itu ialah temannya syaithan. Jenis investasi berdasarkan syariah dalam dunia perbankan dan asuransi di antaranya:2 1 2 B Al hadits. Oleh karena itu harta yang dikuasai setiap mukmin bersifat amanah bagi dirinya dan bagi orang lain.

1981). sebelum itu dikenal dengan nama “Negeri Salasari” dan “Basma”. hlm. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. dan Negeri Isak (Gayo) Aceh Tengah (sekarang). 6 Ibid. Badan tersebut hanya berupa lembaga perbankan atas dasar kongsi yang melakukan penanaman modal pada berbagai kegiatan usaha atas dasar mudarabah. Ibid.. Ibid. Oleh Ptolamueus dinamakan “Argure”. Lihat Wan Hussein Azmi.296 Ekonomi Islam: Sejarah. Bank juga menyelenggarakan kegiatan komersial antara negeri-negeri Muslim dan non Muslim. Ibid. Bank itu akan membiayai lembaga-lembaga komersial dan lembaga-lembaga pembangunan di negara-negara tersebut. masih sangat terbatas ruang lingkupnya. 1 Kerajaan Samudera. 4 Bandarnya terkenal dengan nama “Lamuri” (asal sebutan Lam Urik). di samping berfungsi sebagai lembaga clearing untuk transaksi antar negeri-negeri Islam. Proyek "Kuwaiti Investment House" yang mendahului studi yang dilakukan di Mesir dan juga karya dari al Araby dan Siddiqi. Baru-baru ini sejumlah bank telah didirikan dengan prinsip untuk menghindari bunga dan memajukan cita dan citra Islam. 2 Kerajaan Teumiang. Perlix.5 Wilayah keenam kerajaan tersebut kemudian dipersatukan oleh Sultan Husain Syah yang memerintah Aceh Darussalam pada tahun 870-885 H (1465-1480 M). hingga kepada bentuk kekuasaan 1 Nama Perlak dalam buku-buku tulisan bangsa asning ditulis dengan nama Plik. hlm. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 65 lembaga-lembaga pembangunan dan lembaga-lembaga keuangan berasaskan zakat di negeri-negeri Muslim. Suatu ciri yang luar biasa dari proyek itu adalah rancangan pencegahan yang sangat teliti tentang cadangan kemungkinan kerugian dan pembagian keuntungan yang ditujukan untuk melindungi kepentingan para nasabah dan pemegang saham bank. kerajaan ini kemudian lebih terkenal dengan nama “Kerajaan Soudu”. Kerajaan Indera Purba. 2 Kerajaan Samudera Pasai. Ia mencakup pengumpulan dan penyaluran dana zakat dan penyediaan pinjaman tanpa bunga dalam jangka terbatas. Studi tersebut juga meng-gambarkan pembentukan suatu badan penanaman modal dan pembangunan di negerinegeri Islam. 189. “Islam di Aceh Masuk dan Berkembangnya Hingga Abad XVI”. 190. Negeri Lingga. 3 Disamping bernama negeri Teumiang. 3 Kerajaan Pidie.6 Perjalanan Aceh sebagai sebuah wilayah memiliki sejarah yang sangat panjang. Ibid. A . Keberadaannya telah mengalami berbagai bentuk kekuasan dari mulai kekuasaan animisme-dinamisme. 5 Bandarnya terkenal dengan nama “Kantoli” . ---$€£¥--- | BAB 4 | Sejarah Ekonomi Islam di Aceh ceh pada masa lampau merupakan wilayah kesatuan dari beberapa kerajaan-kerajaan Islam. dan Perlax. (Bandung: Al Ma’arif. dalam A. diantaranya yang paling terkemuka adalah Bank Pembangunan Islam di Jeddah. juga ada yang menyebutnya dengan “negeri Indera” (negeri Alas). Kerajaan-kerajaan Islam itu adalah kerajaan Islam Perlak.4 dan Kerajaan Indera Purba. Teori. Hasjmy.

A. (Bandung: Al Ma’arif. yang dapat digunakan untuk menutup risiko atas hutang-hutang yang mungkin tak dibayar. hlm.9 Perihal kepastian suatu kerajaan Islam Perlak di masa lampau telah memiliki struktur ekonomi yang lengkap. pusat pemerintahannya berada di tepi pantai dan setiap kerajaan Islam mengutamakan pembangunan pelabuhan sebagai pusat pelayaran dan perdagangan. Uzair menganggap tingkat keuntungan tahunan pada suatu jenis usaha dapat dipakai sebagai dasar untuk meng-hitung tingkat panjar yang diberikan untuk jangka waktu satu sampai tiga bulan. Uzair menolak ide untuk penyediaan kredit jangka pendek sebagai pemberian jasa cuma-cuma. Hasjmy adalah mata uang perak bernama “Kupang”. “Adakah Kerajaan Islam Perlak Negara Islam Pertama di Asia Tenggara”. hlm. 10 Ibid.8 Perlak sebagai sebuah Negara (kerajaan) Islam. mungkin hal itu diserah-kan pada ketentuan pasar. Pada satu sisinya bertuliskan “dhuribat mursyidan”. 8 7 surat wesel. Bank-bank lokal melakukan penanaman modal secara langsung. Kemudian mata uang yang ketiga yang ditemukan A. telah menemukan 3 jenis mata uang yang pernah dipergunakan dalam masa kekuasaan kerajaan Islam Perlak. Merumus-kan usaha dagang sebagai suatu kegiatan yang ditujukan untuk mendapat untung. Nanggroe Aceh Darussalam adalah satu-satunya propinsi yang mempunyai hak untuk pemberlakuan hukum Islam. Mata uang ini dipastikan oleh A. di kerajaan ini terkenal adanya pelabuhan yang bernama Bandar Khalifa sebagai pusat bisnis import dan eksport. Uzair me-nganjurkan "jasa bank" atas dasar tiap transaksi. Hasjmy. lembaga-lembaga komersial. tak beda dengan bunga dari jumlah yang dipinjam.10 Mata uang yang lain yang ditemukan oleh A. Perdagangan internasional adalah cirri yang paling menonjol dalam perekonomian kerajaan-kerajaan Islam. apabila wesel tersebut tidak dilunasi oleh penarik pada hari jatuh temponya. 9 Ibid. maka peminjaman untuk usaha adalah suatu yang kontradiktif apabila suatu "pinjaman" tidak bisa memberikan keuntungan di dalam hukum Islam. Tapi barangkali tidak mungkin menerapkan hal itu pada banyak kejadian.66 Ekonomi Islam: Sejarah. dalam A. Alt Abdur Rasul tidak mengemukakan apa pun tentang besamya tingkat potongan harga. dengan menyandang nama “Nanggroe Aceh Darussalam” dan memiliki predikat otonomi luas. di samping menyediakan modal atas dasar muda-rabah. A. dapat dipastikan memiliki struktur sosial dan ekonomi yang lengkap. Demikian halnya dengan Perlak. Hasjmy. 150. Kedua faktor ini merupakan bagian dari kemajuan sebuah peradaban dan kebudayaan dalam suatu wilayah. Aceh disebut sebagai sebuah propinsi dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pemecahan problem hutang-hutang yang mungkin tak dibayar. Beberapa penulis secara tepat menunjukkan bahwa suatu pengaturan keuntungan dapat diterapkan pada kebanyakan penarikan wesel. Bank intemasional akan ber-tindak sebagai penghubung antara perbankan nasional. menegaskan “Bahwa Kerajaan-kerajaan Islam pertama adalah Perlak. Kebutuhan untuk "modifikasi secara konsepsional kerangka perekonomian yang cocok dengan persyaratan ekonomi Islam"57 tidak dapat dibatasi hanya pada konsepsi modal saja.55 Bank tidak akan mendapat suatu imbalan untuk suatu pinjaman. Kini. . tanpa memperdulikan untung rugi usaha yang dibiayai. sejak tanggal 10 s/d 16 Juli 1978. pada saat bunga dilarang." Dan zakat merupakan sumber lain. mengingat bahwa "pemecahan suatu problema usaha hams dicari pada kegiatan usaha itu sendiri. seperti juga pada penentuan tingkat prosentase bunga. 143. Tak hanya itu.. 146. Hasjmy adalah mata uang yang pernah berlaku pada masa kerajaan Perlak dipimpin oleh Perdana Menteri Sultan Makhdum Alaidin Ahmad Syah Jauhan Berdaulat. dilakukan dengan penggunaan sarana "kooperasi asuransi" yang kepadanya "peminjam memberi sumbangan sejumlah premi tertentu untuk menutup resiko yang mungkin terjadi. Oleh karenanya hampir di seluruh Kerajaan Islam. 1981). dan pada sisi lainnya bertuliskan “Syah Alam Barinsyah”.7 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Peureulak Kesimpulan Seminar Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Aceh yang berlangsung di Aceh. Hasjmy adalah mata uang tembaga (kuningan). Teori. Mata uang yang ditemukan itu adalah mata uang dirham. asal peminjam mau membayar kembali pinjaman tersebut. Dari adanya penemuan mata uang yang berasal dari Lihat Undang-undang Pemeritahan Aceh. Kata “Al A’la” merupakan kependekan dari putri Nurul A’la. pada kedua sisinya bertuliskan huruf arab.Studi yang dilakukan orang-orang Mesir. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 295 lainnya. hlm. Hasjmy dalam penelitiannya tentang keberadaan kerajaan Perlak. dalam satu sisi kepingnya bertuliskan “Al A’la” dan pada sisi lainnya bertuliskan “Sultan”. Untuk pinjaman jangka pendek kurang dari sebulan.56 Orang akan heran bagaimana usaha perkreditan dapat menjadi urusan dagang.. Lamuri dan Pasai”.58 Konsep mengenai "pinjaman" juga termasuk dalam keperluan ini. dan bukanlah sebagai suatu isyarat kebajikan". karena jumlah jasa bank sama besar dengan ongkos yang benar-benar telah dikeluarkan untuk melayani pinjaman tersebut. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. juga dibuktikan dengan adanya mata uang sebagai alat tukar yang rersmi.54 Sebagai 'alternatif kita bisa mencoba untuk menetapkan suatu tingkat keuntungan dari dana-dana yang dibayar di muka. juga mem-perinci ciri-ciri yang sangat menonjol dari bankbank sentral dan perbankan intemasional. Maksud dan pengaruh dari suatu potongan harga adalah berbeda.

Dengan demikian dapat dipastikan bahwa system ekonomi kerajaan Islam Perlak telah mengadopsi system ekonomi Islam yang berlaku di masa Khulafaurrasyidin. Kronika Pasai: Sebuah Tinjauan Sejarah." Mereka diberikan prioritas berupa jasa-jasa bank. yang artinya uang yang terbuat dari perak. Teuku Ibrahim Alfian. pelabuhan Samudera adalah bukti perkembangan masyarakat dan negara yang sudah kompleks. pasar dan mata uang. masih menurut Ibrahim Alfian. banyak peninggalan sejarah. Terutama untuk masalah perdagangan. 151. dapat diketahui bahwa Malik Al-Zahir adalah gelar yang dipakai oleh sebagian besar keturunan Sultan Malikussaleh. 15 Lihat H. di mana mata uang itu adalah dirham dan dinar.53 Pan-dangan ini tidak mendapat dukungan di dalam kepustakaan. sesudah hujan turun. Di sekitar makam-makam raja Pasai. Ali Abdur Rasul membolehkan pemberian potongan harga pada penyerahan kwitansi tagihan. Neraca rata-rata dalam rekening giro seorang pemohon kredit dapat merupakan suatu dasar untuk pemberian overdraft. maka tidak ada pula imbalan. dalam Kronika Pasai…. Beratus-ratus keping uang emas peninggalan bersejarah ini hilang dalam panci pemanas emas di toko-toko Cina. Tidak akan ada keberatan jika bank diperkenankan untuk memungut jasa bank yang masuk akal sebagai imbalan dari suatu pinjaman tanpa atas kerajaan Perlak.. Pelabuhan Samudera dalam jalur perdagangan Selat Malaka adalah jalur perdagangan Ibid. dirham. hlm. en Volkenkunde (1938). "Studi yang dilakukan di Mesir mengenai pendirian sistem perbankan Islam menggambarkan suatu dana zakat dan sebuah "dana Islam.K. hlm. lokal dan umum". 1973).14 Mata uang dirham. Walau Ali Abdur Rasul menggunakan pendirian Imam Malik sebagai pegangan mendapat penilaian dari para ahli hukum Islam. dirham maknanya adalah uang dari emas. pada tahun 1953 harganya hanya Rp. namun suatu tinjauan menge-nai implikasi ekonomi dari anjuran lebih banyak manfaat-nya buat penyelidikan kita. di SamuderaPasai. Teori. Uang emas ini beratnya 0. Bank bisa memberikan uang tunai kepada kreditor dan menjadi orang yang mendapat bagian keuntungan dari pembeli atas dasar mudarabah. Mata uang ini juga menjadi alat perekam kejadiankejadian politik. pinjaman bisa diberikan dari dana zakat. maka nelayan pembuat garam kemudian menjualnya ke tukang emas orang Cina di Pasar Geudong untuk dilebur menjadi subang.12 Menurut Ibrahim Alfian. Istilah dirham berasal dari kata Arab. pene-rimaan surat penarikan wesel.K. Loc. Selain itu. Cowan. di samping bagian khusus mereka dalam keuntungan atas dasar mudarabah. Bayangkan saja. Ada pun mengenai pinjaman tanpa bunga kepada umum.Ibid. Tetapi. di Negeri Belanda.cit. dari dirham yang ada.. Cowan. terhadap paajar yang dibayarkan atas wesel yang ditarik. para pembuat garam sering menemukan dirham di sekitar kompleks makam. hlm. Walaupun nilai-nilai pokok dari bank model itu tetap sama seperti diuraikan di atas. H. mutu 18 karat dengan garis tengah satu centimeter. bandar. 15 Menurut Cowan. Tijdscrift vor Indische Taal-. H. rancangan yang diusulkannya memiliki beberapa ciri yang nyata berbeda. 13 Teuku Ibrahim Alfian. Pemegang rekening giro ditawarkan di samping pem-bebasan biayabiaya pelayanan bank. 13 Di lokasi makam raja-raja Pasai ini. Aceh Utara. ternyata tidak hanya menjadi alat tukar dalam perdagangan semata. seperti "penerimaan surat penarikan wesel" tanpa bunga. Scheffer. Land-. dilihat dari perspektif ekonomi. hlm. dengan alasan yang jelas bahwa itu sama saja dengan mem-bebankan bunga. juga lain-lain jasa bank seperti letter of credit (L/C). Atau alternatif lain ia dapat menguangkan surat rekening (yang sama jumlahnya dengan pinjaman bebas bunga kepada pembeli). 14 Teuku Ibrahim Alfian. 4. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.J.11 Ekonomi Masa Kerajaan Islam Samudra Pasai Kerajaan Samudera-Pasai. Seperti yang dicatat dengan seksama oleh Ibrahim Alfian. Bisa dicatat. Metode kedua direkomendasi hanya bilamana cara yang pertama tidak dapat dilaksanakan. 25.J. hlm. namun karena pemerintah tidak menghargai penemuan ini. di samping mengorganisir fungsi perbankan biasa berdasarkan prinsip mudarabah. “Bijdrage tot de kennis der Geschiedenis van het Rijk SamoedraPase”. bahwa Maududi dan Siddiqi menganjurkan hal yang sama.-. "suatu bagian dari keuntungan yang diperoleh bank sesuai dengan besarnya jumlah kontribusinya. seperti mata uang dan batu nisan telah mengalami nasib yang tragis. Mengenai penarikan surat-surat wesel ada dua jalan diusulkan. dengan syarat bahwa kedua belah pihak nasabah yang bersangkutan memiliki neraca rata-rata tahunan dalam rekening korannya pada bank tersebut yang berjumlah sekian persen dari nilai rekening. sebagai imbalan dari jasa bagi dilaksanakannya pembayaran hutang". sesuatu yang tidak menyenangkan hati bagi yang mendengarnya.52 Kelanjutannya ialah bila suatu pinjaman tidak benar-benar dibayar. sebagaimana ditemukan oleh Dr. 206. suatu bentuk lain dari kredit jangka pendek.51 Dasar hukum yang dipergunakan ialah" menyisakan sebagian dari hutang kepada (yang dimiliki oleh) orang yang mengusahakan pembayaran hutang itu kembali (oleh si peminjam). di wilayah Geudong. Dari koleksi dirham yang dimiliki oleh kolektor benda bersejarah. adalah juga sebuah masyarakat dengan struktur yang lengkap.. 18. 4. ditemukan adanya sejumlah dirham.57 gram. Samudera-Pasai sudah memiliki pelabuhan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 67 bank. UntUk para pemegang "rekening tabungan" ditawarkan juga fasilitas overdraft tanpa bunga. ada sebuah mata uang dirham yang bertuliskan “Mansur Maliku’l Zahir”. kalung dan perhiasan silly lainnya. dirham adalah mata uang Samuder-Pasai. Ibid. sebagaimana dikutip oleh Ibrahim Alfian.294 Ekonomi Islam: Sejarah. 12 11 .

Ini dapat dilakukan oleh bank sentral yang akan menjamin suatu penyediaan sebanding dengan permintaan dengan mengendalikan "rasio pembiayaan ulang" dan "rasio pinjaman".68 Ekonomi Islam: Sejarah. daripada perusaha-an lainnya. 1423 H edisi ke-1 tahun I (2002 M).50 Kebanyakan permintaan untuk dana lancar dan pinjaman berjangka sangat pendek berasal dari dalam sektor pembiayaan itu sendiri. Cahaya Peradaban. dan lebih melindungi perusahaan langganan. Sertifikat-sertifikat pinjaman dengan berbagai harga nominal dan jangka waktu pembayaran kembali berbeda-beda. dan mung-kin akan dihapuskan. dimana uang dinar dengan berat 4. 57. jika sektor tersebut menciut sebagai akibat dari penghapusan bunga.” 16 Kemudian pada masa pemerintahan Umar Bin Khattab (634644). jumlah permintaan total untuk pinjaman jangka pendek tergantung dari besamya penanaman modal berjangka panjang dan luasnya kredit perdagangan (kredit yang di-sediakan oleh suatu perusahaan kepada perusahaan lainnya). Dan Rasulullah pernah bersabda. -agar bank-bank dapat menyediakan kredit jangka pendek tanpa bunga untuk dunia usaha. Prioritas sosial yang melekat pada perusahaan. dan Organisasi Perdagangan Islam dunia yang di organisir oleh Jam’ah al-murobithun. baik yang tahunan. Kebutuhan kredit tertentu suatu perusahaan. jauh sebelum Islam datang ke wilayah itu telah ada hubungan dengan manusia lain yang ada di dunia. hingga Umar bin Khattab menetapkan standar mengenai perbandingan Dinar dan Dhirham dalam kadar berat dan nilai 7 dinar harus setara dengan 10 dhirham. hingga kemudian merambah kepada hubungan ekonomi (dagang). di mana beliau juga telah berinteraksi dengan masyarakat Persia dan Romawi. Persia dan sebagainya. telah dibahas oleh Siddiqi dalam kertas kerja terbarunya. Seiring waktu berjalan. dianjurkan sebagai suatu sarana untuk penyediaan dana pinjaman berjangka pendek. . Sesuai dengan tulisan yang ditemukan tersebut masih sangat kental dari pengaruh agama Hindu dan bahwa itu adalah merupakan tulisan yang berlatar belakang budaya India (Hindu). 4. Kemudian masa itu telah terlewati hingga kemudian manusia dalam melakukan transaksi perdagangan telah menggunakan alat tukar berupa uang logam. mata uang dinar dan dhirham itu diadopsi menjadi alat tukar yang sah pada masa pemerintahannya. Saldo rata-rata rekening pemohon pada bank yang bersangkutan.3 gram terbuat dari emas 22 karat (0. 3.”Dinar dan Dhirham”.’ (Musnad Imam Ahmad bin Hambal). yakni berupa dinar dan dirham yang merupakan mata uang Persia dan Romawi. Mata Uang Dirham Pasai Mata uang dirham adalah bukti sejarah sudah majunya Kerajaan Samudera-Pasai dan pada masa itu tulisan telah dikenal. Sifat dan j'enis jaminan yang diberikan terhadap pinjaman. Kredit yang dibutuhkan untuk seminggu atau sebulan dapat diperkirakan pada tingkat makro. dan pada masa alat tukar “uang” belum ada. Problema untuk menjamin keseimbangan antara permintaan untuk pinjaman bebas bunga dan penyediaannya. Zaman pra-sejarah telah berakhir di Indonesia sejak ditemukannya tulisan di Muarakaman. Bank diharapkan untuk lebih mengu-tamakan jaminan yang baik daripada yang kurang baik. la menganjurkan pemberian konsepsi perpajakan sebagai perangsang bagi para "pembeli" sertifikat-sertifikat tersebut. bahwa ia mendengar Rasulullah saw bersabda: ‘akan datang suatu masa di mana tidak ada lagi yang berguna untuk dijadikan simpanan kecuali Dinar dan Dhirham. Dengan demikian manusia Indonesia pada masa abad itu telah melakukan hubungan sosial budaya dengan bangsa lain di dunia. Pada masa Rasulullah saw abad ke-6. pada abad ke-2. dimana tidak ada kepentingan 16 …. la juga mengemukakan betapa perangsang itu dapat diterapkan dalam sistem ini. peradaban dan kebudayaan itu terus berkembang. dengan demikian peradaban sejarah di Indonesia telah tumbuh dan berkembang. Siddiqi menganjurkan pemakaian "saham" yang di-keluarkan oleh pemerintah untuk membiayai perusahaan-perusahaan pelayanan kepentingan umum sebagai sarana operasi pasar terbuka oleh bank-bank sentral. dan dapat ditekan dalam hubungan dengan pinjaman untuk berbagai sektor perekonomian. Apakah pemohon kredit telah mendapat pula ke-mudahan-kemudahan jangka panjang dari bank untuk usaha yang sama. Demikian pula halnya manusia yang ada di Aceh. membuat dinar dan dhirham sesuai dengan standar Umar’ra. baik secara langsung atau pun tidak lang-sung suatu keputusan bank pada tingkat kedua. 5. yang dikeluarkan oleh pemerintah. Penerapan secara diskriminatif rasio pembiayaan kembali merupakan salah satu contohnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 293 sangat penting dan termasuk dalam sejarah jalur sutra (silk road) yang merupakan jalur perdagangan luas menjangkau ke seluruh dunia. 2. .916) yang bergaris tengah 23 mm. Teori. sebagaimana disebutkan dalam sebuah hadits: “Abu Bakr Ibn Abi Maryam mengatakan. Cina. Tugas untuk mem-bagikan dana-dana yang bisa dipinjamkan ini pada tingkat mikro. hlm. Dalam sektor produksi. Adalah dalam batas wewenang bank sentral untuk mempengaruhi. dapat dilakukan oleh bank-bank perorangan dengan kriteria sebagai berikut: 1. perdagangan dilakukan dengan cara tukar-menukar barang yang dibutuhkan “barter”. bulanan atau mingguan. setidaknya sejak sebelum abad ke-2 tersebut. Kalimantan. yang dalam hubungan sosial ekonominya telah mengenal mata uang. baik dengan India.

Hal ini dapat diketahui dari berbagai sumber literatur dan peninggalan sejarah. terdapat uang reyal atau real yang terbuat dari batu yang digunakan pada masa pemerintahan Sultan Paku Nataningrat dari Kesultanan Sumenep. terdapat ukiran bunga Padma di tengah dalam sebuah bingkai. Kahf secara tepat mencatat. Sedang pecahan 1/2 dan 1 terbuat dari perak dan perunggu. Besamya bantuan yang diberikan oleh bank sentral ditetapkan atas perbandingan dengan pinjaman yang diberikan oleh bank-bank komersial" (158:105). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 69 sampai-sampai kerugian yang cuma teoritis. jika bank yang bersangkutan memerlukan dana tambahan untuk mempertahankan likuiditasnya. dan saya tidak dapat menemui suatu perbedaan antara keduanya. cuma berbeda namanya saja dari bunga. dan semula bentuknya berupa uang logam dari bahan perak. Jawa Timur. sepanjang itu menyangkut hakikat keduanya". sebagai suatu bagian dari strukturnya. telah menimbulkan kesulitan serius mengenai status hukum bank dan pembenarannya untuk mendapat bahagian dari keuntungan. dan pada umumnya uang gobog berukir-ukiran atau bergambar binatang. sekitar tahun 856 hingga 1158. dan menempatkan masa-lah hukumnya pada suatu karya terpisah. terdapat ukiran jambangan dan kepulan asap. sekitar abad 13. kemiripan dengan uang gobog Cina adalah menunjukkan telah adanya hubungan antara Majapahit dengan negeri Cina. jenis uang ini sebenarnya berasal dari mata uang kerajaan Spanyol. pada abad ke-19 sekitar tahun 1812-1854. telah digunakan uang sebagai alat tukar dalam transaksi perdagangan.292 Ekonomi Islam: Sejarah. dan garis tengahnya berukuran sekitar 24 sampai 41 mm. Di samping itu dia juga membahas masalah perbankan intemasional. Dikemukakan bahwa "rasio pembiayaan kembali" akan merupakan sarana untuk menutup kredit dalam sua-sana inflasi dan merupakan alat untuk pengawasan kredit selektif. pecahan 8. Walaupun sebagian besar dari karya Abdullah al Araby mengemukakan keburukan-keburukan bank yang ada sekarang. pipih yang di tengahnya berlubang segi empat menyerupai uang gobog Cina. Kemudian di zaman kerajaan Majapahit. dan fungsi uang di Indonesia sebagai alat tukar diperkirakan sudah ada sejak abad ke-7. 12. Juga di Kerajaan Banten. 16. dengan ketebalan 1 sampai 3 mm. Di Kerajaan Sumenep. Di Indonesia sejak masa kerajaan-kerajaan telah juga mempergunakan uang sebagai alat tukar yang sah. Uang khrisnala terdiri dari beberapa bahan dan pecahan. Bank tidak lagi me-rupakan partner keria ('amil) dalam hubungannya dengan para nasabah penyimpan uang dan sebagai partner penyedia modal dalam hubungannya dengan para pengusaha pada suatu akad mudarabah . buat saya merupa-kan suatu yang secara logis tidak sehat" (612:91-92). Dari penemuan sejarah dan sumber literatur. sebagai prosentase yang diberikan pada deposito berjangka. Kemudian uang gobog Majapahit tersebut ada juga yang tidak ada lubang. pada sisi mukanya. diketahui bahwa pada awalnya uang dibuat dari bahan perak. sekitar abad ke-14.suatu kedudukan yang dinikmatinya dalam model seperti yang diusulkan oleh Siddiqi dan Abdullah al Araby. pembiayaan barang-barang konsumen dan pembiayaan untuk kegiatan pemerintah serta penyediaan pinjaman-pinjaman jangka pendek tanpa bunga untuk dunia usaha. 24 dan 48 yang terbuat dari emas. yang memang pada masa itu telah ramai hubungan perdagangan Internasional. Siddiqi terutama memusatkan perhatian terhadap segi ekonomis dari bank bebas bunga. di zaman Kerajaan Jenggala. bank industri dan bank tabungan. Teori. di mana berbagai rasio pembiayaan ulang uang dhirham dengan berat 3 gram terbuat dari bahan perak murni 925 karat dan berdiameter 25 mm17. Sedang pada bagian sisi belakang. Uang gobog Banten terdiri dari berbagai pecahan. la berusaha memecahkan kesulitan ini berdasarkan pandangan hukum fiqh tertentu yang penerimaannya secara umum sangat diragukan. terdapat juga uang yang menyerupai uang gobog di Majapahit. . yaitu uang gobog Banten. ada pula uang yang berbentuk segi empat dan berbentuk menyerupai kancing yang bagian sisi mukanya terdapat tulisan dengan huruf sansekerta (Jawa Kuno). bank pertanian. "anjuran untuk menerapkan prinsip hadiah yang dalam fiqih Islam biasa disebut ji'ala. dan ciri-cirinya adalah berbentuk bulat. juga dikenal uang gobog. wayang dan relief yang menggambarkan cerita rakyat pada masa itu. Kemudian dimodifikasi oleh kerajaan Sumenep dengan motif stempel yang berupa huruf 17 Ibid. dan jenis uang ini diperkirakan dibuat pada masa pemerintahan Sultan Maulana Muhammad Pangeran Ratu Banten. tapi pembahasan singkatnya mengenai perbankan bebas bunga. yang dibangun atas dasar hukum yang dibuatbuat. berbentuk setengah bulat. la memperkenalkan beberapa suratsurat berharga tertentu untuk mengganti ikatan-ikatan dan jaminan-jaminan. la mem-bahas secara panjang lebar mengenai penciptaan dan penga-wasan kredit. Antara lain. Sumbangan utamanya terletak pada sejumlah anjuran-anjuran yang belum pemah kedengaran mengenai bank sentral. dan alat pembayaran itu disebut khrisnala. Dan terbuat dari bahan tembaga. Selain bentuk setengah bulat. dan bahwa "untuk men-ciptakan suatu rencana jangka panjang yang dapat dilaksana-kan. yaitu kerajaan tertua di Pulau Jawa yang berlokasi di Kediri. Pada abad ke-9. "Bank sentral menyediakan fasilitas pembiayaan kem-bali terhadap pinjaman-pinjaman tanpa bunga yang diberikan oleh bank-bank komersial. berisi nilai-nilai penting dari model bank seperti diuraikan di atas.

walaupun dalam prinsip. sebagaimana kisah dalam Kronika Pasai.19 Dan adapun di Kerajaan Samudera-Pasai alat tukar yang dikenal adalah uang dirham yang terbuat dari emas. dan sama seperti uang dirham Aceh. di mana masalah intinya adalah altematif yang dapat bertahan sebagai ganti dari pengaturan yang ada sekarang yang berlaku secara universal. tetapi berfungsi atas dasar bunga. sekitar abad ke-17. Dan ciricirinya. berkenaan dengan alat tukar ini ditemukan berupa mata uang Kerajaan Jambi yang diperkirakan dibuat pada tahun 1840. pada masa Kesultanan Aceh Raya Darussalam. 1973). yaitu berbentuk bulat pipih. Sebagai contoh. Ciri uang “real batu” Sumenep ini bentuknya tidak beraturan dan terbuat dari bahan perak campuran. Anjuran seperti itu. ialah bahwa para nasabah penyimpanan dibebaskan dari risiko rugi. Di Sumatera. mempunyai pengaruh yang sangat dalam atas seluruh karyanya. Sedangkan dirham Aceh yang dibuat 2 abad sesudahnya memiliki ukuran lebih besar 12-14 mm. “…. barang-kali secara moral tidak bertentangan bagi orang-orang tertentu. Pencurahan pemikirannya pada segi hukum dan bukan segi ekonomi dari berbagai pengaturan yang dianjurkannya. maka diupahnya oleh Meurah Silu akan mereka itu dengan emas dan perak…. la terutama memusatkan perhatian pada pembenaran jaminan ini me-nurut hukum dan tidak mendalami alasan ekonominya.22 Dan sebagai bukti juga. yakni di Sulawesi Selatan. mata uangnya bernama dirham. 44. Di sana tertulis kalimat. Gambaran yang diberikan Baqir pada lampiran ketiga dan kelima. tebal 1. "Masa itu satuan uangnya disebut dirham. beliau menyerahkan kenang-kenangan sekeping mata uang mas kuno yang dulu dipakai di Samudera-Pasai. namun yang penting untuk studi ini adalah ketiadaan relevansinya bagi perekonomian Islam.70 Ekonomi Islam: Sejarah. (Yogyakarta: Gadjah Mada University Press. Sedang pada sisi belakang terdapat angka tahun Arab. uang dinar yang terbuat dari emas dikenal pada masa pemerintahan Sultan Hasanuddin. sedangkan pada sisi belakang menyebut nama Sultan al-Adil. yaitu berbentuk bundar pipih sekitar 1 mm. 21 Teuku Ibrahim Alfian. yaitu pada masa Sultan Malikussaleh sebelum menjadi sultan. Ini merupakan pernyataan resmi Istilah sanad berasal dari bahasa Arab yang artinya “bukti pembayaran”. kesungguhannya untuk membebaskan para penabung deposito dari kerugian. dan dinamisme bisa diperkenalkan dan proses pengembangan bisa dimualai dengan memanfaatkan tata nilai dan tradisi Islam. hamba hendak perkenakan ia.20 Jenis uang ini digunakan pula pada masa kejayaan kerajaan-kerajaan Aceh dari awal abad ke-13.marilah kita muslihatkan kerbau jalang yang tiada berguna pada tuan-tuan sekalian itu. Dan ciri-ciri dirham Aceh. dan bank-bank serta lembaga-lembaga keuangan lainnya dengan siapa bank tanpa bunga ini harus berhubungan dan bersaing. 4. bergaris tengah 810 mm. kecuali yang dikeluarkan pada masa Sultan Salah ad-Din (1405-1412). Model bank tanpa bunga yang di-kemukakannya adalah bahagian dari pokok pikiran yang lebih luas ini. hlm. Oleh karena itu karyanya tidak menjawab masalah teori melainkan persoalan yang lebih luas. la beranggapan bahwa ia harus menerima sebagai hal yang diketahui kenyataan yang hidup di Kuwait dan dimana saja. hlm. Kerajaan Gowa. Karya Baqir merupakan jawaban dari suatu daftar per-tanyaan dari sekelompok orang di Kuwait yang ingin mengetahui bagaimana caranya membuka usaha bank tanpa bunga. 1256 Hijriyah.40 mm. 22 Ensiklopedia Islam. sesuai tulisan dan angka Arab di sisi bagian belakang sanat 1256 18(mungkin maksudnya tahun 1840). sesuai periode pemerintahan raja-raja di Aceh. Pada sisi muka terdapat tulisan "Sultan Hasanuddin" dengan menggunakan huruf Arab. 248. pada tanggal 9 April 2002 Prof Ibrahim Alfian yang menjadi promotor untuk penganugerahan gelar doktor honoris causa UGM kepada Sultan Brunei Hassanal Bolkiah di mana secara pribadi. Berbeda dengan bank model Najjar. sehingga kemacetan bisa diakhiri. 1994). sejak pemerintahan Sultan Muhammad Malik az-Zahir (1267-1326).sendiri sesuatu yang mungkin dapat dicapai dengan pendekatan langsung. la bahkan menganjurkan supaya bank itu men-depositokan uangnya pada bank lain (yang berdasarkan bunga) supaya mendapatkan bunga untuk memenuhi kebutuhan tertentu.”21 juga pada masa Sultan Muhammad Malik az-Zahir (1267-1326) hingga abad ke-18.45 mm. Sebuah Tinjauan Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 291 Arab "Sumenep". Teori. Semua dirham Aceh berhuruf Arab di kedua sisinya. (Jakarta: Ichtiar Van Hoeve. Kerangka referensinya juga tidak disertai suatu pern-bahasan mengenai pengawasan kredit. Ibid. ia membahas berbagai cara yang "sah" bagi bank untuk membebankan biaya tertentu (ji'ala) yang merupakan suatu cara yang berliku-liku untuk menjamin pendapatan yang pantas untuk bank itu . Faktor lain yang menonjol dari bank model Baqir. maka bank model Baqir adalah suatu lembaga keuangan perantara yang tidak secara langsung berperan serta dalam perusahaan produksi. Fasilitas kredit dan kertas-kertas berharga dibahas dalam suatu konteks sangat terbatas tentang cara bekerja satu bank tanpa bunga ditengahtengah lembaga-lembaga yang berdasarkan bunga. pembiayaan konsu-men dan pembiayaan kegiatan pemerintah. “angka" atau "bunga mawar". Dan pada Kerajaan Gowa di daerah kepulauan Sulawesi. Dirham bisa mencapai 50 jenis. hlm. 19 18 yang terbelakang dari negara-negara Islam. memerintah dengan peri keadilan. Di masa jaya kerajaankerajaan Aceh abad 13 sampai 18. Kronika Pasai. berdiameter sekitar 20. bagaimana bank-bank akan be-kerja di dalam masyarakat Islam yang bebas bunga. . 20 Teuku Ibrahim Alfian. pada sisi muka semua menyebut Sultan dengan gelar Malik Az-Zahir. bahwa selebihnya dari sistem itu berlangsung terus atas garisgaris yang bukan Islam.

lainnya yang menyangkut perbankan komersial dan bank-bank lainnya yang menyangkut perbankan komersial dan bank-bank sentral. Najjar tidak membahas pokok-pokok. Sehubungan dengan hal itu maka usaha pertambangan pun pada masa kesultanan Samudera-Pasai telah berkembang sebagai upaya pemenuhan bahan baku untuk pembuatan uang dan perhiasan dari logam mulia tersebut. termasuk studi yang cukup lengkap dari Gharib al Gammal.Dengan pengecualian rancangan Najjar. 24 Semula orang-orang kesultanan Samudera-Pasai tiada dapat mengetahui potensi sumber daya alam tersebut. 25 Teuku Ibrahim Alfian. 28 “Samudera-Pasai-kerajaan”.. Loc. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 71 Mannan. teladan termaksud masih tetap dilestarikan sampai sekarang. sesuai dengan persentase yang telah diumum-kan bank sebelumnya. suatu lembaga atas dasar kooperasi dan sekaligus suatu organisasi pelayanan sosial. bahwa di dalam negerinya ada tujuh situs penggalian emas. Kompas. alat tukar sudah terbuat dari logam mulia.cit. 25 Setelah Sultan Malikussaleh menerima laporan dari para pembantunya mengenai adanya potensi sumber daya pertambangan dan kemudian Sultan Malikussaleh mengadakan konfirmasi dengan orang yang berasal dari benua Keling tersebut. Mannan mengenai ekonomi Islam memuat bab tersendiri mengenai masalah ini. Tanggung jawab atas kerugian modal yang terjadi akibat transaksi antara bank dengan pengusaha menjadi beban bank. Issa Abdouh telah menulis mengenai hal yang sama. sehingga disebut sebagai kerajaan maritim. Bank itu secara aktif terlibat dalam berbagai proyek pengembangan tidak atas dasar mudarabah. 24 Teuku Ibrahim Alfian. melainkan atas dasar partnership. yang akan kita bicarakan sekarang. 6 Mei 2003. Setelah adanya aktifitas penggalian yang berhasil ditemukan hanya lima situs (lima medan). Bank diwajibkan untuk memberikan pinjaman jangka pendek tanpa bunga dalam jumlah terbatas.290 Ekonomi Islam: Sejarah. Tidak ada keuntungan diberikan pada para penabung semacam ini dan malahan dari mereka bisa dipungut atau dibebankan dari biaya jasa-jasa. Janji tersebut dicantumkan dalam keping uang sebagai tanda jaminan. dengan janji akan membayar kembali atas permintaan. 27 Dari hikayat raja-raja Pasai ini dapatlah diketahui bahwa kemajuan peradaban Samudera-Pasai sudah demikian tinggi. 28 Samudera-Pasai secara geografis berada dan menguasai jalur perdagangan yang sangat penting."23 Pada masa kesultanan Samudera-Pasai di bawah kekuasaan Sultan Malikussaleh. Penabung sebagai nasabah mudarabah dapat dibebaskan dari risiko rugi.cit. 26 Dari aktifitas penggalian atas potensi pertambangan yang semula di laporkan kepada Sultan ada tujuh situs sesuai dengan prediksi orang benua Keling. Bank-bank ini memiliki "Dana Pelayanan Sosial". la ber-anggapan bahwa reorganisasi bankbank tanpa bunga. dengan diperlengkapi oleh Sultan segala alat perlengkapan untuk keperluan aktifitas pertambangan itu. dalam Ensiklopedia Islam…. akan tetapi tidak mempunyai basis agraria. Op. Posisi berbeda diambil oleh Baqir yang di-catat dibawah ini. 27 Teuku Ibrahim Alfian.. Pelabuhan dan Perdagangan Samudera-Pasai sebagai pendapatan untuk kerajaan bersumber devisa yang mengandalkan dari hasil perdagangan. dan Samudera-Pasai adalah merupakan sebuah kerajaan yang terkenal dan maju yang dikarenakan oleh perdagangan dan pelayaran. di Selat Malaka. Bank juga bisa menerima uang simpanan dalam bentuk giro biasa. dan sumbangansumbangan pribadi yang mengambil tempat yang penting. walaupun bank itu tidak mungkin menanggung kerugian. Buku pelajaran A. atas keseluruhan penanaman modalnya. sesuai dengan diversifikasi pena-naman modal yang dilakukannya. 23 Julius Pour. 57. Dan usaha pertambangan itu bermula dari adanya temuan dari seseorang yang berasal dari benua Keling yang datang untuk berniaga ke Samudera-Pasai. Mustafa Abdullah al Hamshari dan Sami Hamud. seba-gai bagian dari usaha perombakan bentuk ekonomi raja-raja Samudera-Pasai bahwa mereka akan mengelola negaranya dengan berkeadilan. Loc.cit. hlm. Demikianlah pokok-pokok penting dari model bank. dengan sejumlah cara-cara yang praktis. .cit. Loc. 26 Teuku Ibrahim Alfian. Kerajaan Samudera-Pasai memiliki akan kehidupan perekonomiannya dari perdagangan. Keuntungan perusahaan dibagi dengan bank membagi keuntungan ini dengan para penyimpan pada rekening mudarabah. yang menggalakkan penerimaan zakat dari masyarakat dan menyelenggarakan pelayananpelayanan sosial di daerah sekitarnya. Juga Dr. yakni emas dan bernama dirham. Bank-bank menurut Najjar adalah lembaga-lembaga yang tdidirikan untuk memajukan tabungan dan melaksana-kan tugas-tugasnya yang berguna di sektor desa.49 di samping kertas-kertas kerja yang disampaikan pada Konperensi Ekonomi Islam di Mekkah. Bank-bank itu merupakan mata rantai lembaga yang didesentralisasi dengan ciri-ciri yang sama dengan bank lokal. kemudian Sultan Malikussaleh memerintahkan kepada orang benua Keling tersebut dan dibantu oleh para pekerja yang di tunjuk Sultan untuk memulai aktifitas pertambangan. Teori. Saya (Ibrahim Alfian) berharap. “Teuku Ibrahim Alfian: Keterikatan Samudera Pasai. Lebih banyak sumbangan yang diberikan pada awal dasawarsa 70-an.Mataram”.cit. karya-karya yang disebutkan pertama menggambarkan bank terutama sebagai lembaga perantara yang mengerahkan simpanan dari masyarakat atas dasar bagi keuntungan (mudarabah) dan membantu para pengusaha atas dasar yang sama. Muhammad Uzair dan Ibrahim Dasooqo Abaza. Loc. yang melekat kepada mereka secara prinsipal. pelayaran dan perkembangan Islam.

sama seperti yang dianjurkan oleh Silvio Gessel. Samudera-Pasai adalah negara maritim di mana perekonomiannya mengandalkan sektor perdagangan dan pelayaran. Diikuti oleh suatu studi di Mesir dalam tahun 1972 dan pertimbangan-pertimbangan yang dibuat dalam Konperensi Menteri-menteri Keuangan Negara-negara Islam di Karachi tahun 1970. Cina dan Arab dan memiliki pelabuhan yang cukup baik untuk hal itu. hlm.. hlm. 29 Samudera dan Pasai..42 la menganggap bahwa "reorganisasi semacam itu akan menjurus bagi tum-buhnya suatu "pasar gelap" dimana bunga akan muncul kembali43 Apabila para pembesar negara benar-benar berhasil secara hukum mengadakan larangan atas bunga. sering dipergunakan berlabuhnya kapal-kapal dagang dan juga sering dipergunakan sebagai tempat penyelundupan barang-barang dari luar Samudera-Pasai. yang merupakan lembaga besar pertama menurut jenisnya dalam sejarah. Ensiklopedia Islam……. 25. memastikan yang demikian. Loc. 26. Dalam peperangan tersebut Samudera-Pasai mengalami serangan hebat dan hampir mengalami kekalahan hingga membuat Raja Samudera-Pasai turut serta ke medan pertempuran. Mahmud Ahmad. Kronika Pasai…. menandakan adanya sistem dagang yang ketat dengan peraturan-peraturan yang mengikat.cit.45 Ini dikaitkan dengan permintaan yang meningkat untuk pinjaman bebas bunga dan kemungkinan sewaktu-waktu adanya pelepasan uang tunai yang tertumpuk pada bursa efek dan valuta.48 dan kegagalannya untuk memperhatikan karya-karya yang lebih sistematis yang diterbitkan dalam dasawarsa 60 dan 70-an..46 Pemecahan yang diajukannya untuk mengatasi bahaya-bahaya tersebut terletak pada zakat. semuanya membimbing kita pada penerimaan Piagam Bank Pembangunan Islam dalam tahun 1974. 32 Teuku Ibrahim Alfian. Berkembangnya perdagangan kerajaan Samudera-Pasai membuat pengaruh besar di kawasan selat Malaka yang mengakibatkan kerajaan lain yang berkepentingan di kawasan tersebut. merupakan bahaya inflasi terpendam yang tetap pada penerapan sistem ini. Sehingga membuat kerajaan Siam memerintahkan panglimanya. hasil dari suatu model bank yang bekerja atas dasar mudarabah.. para penabung mungldn akan memilih pasaran saham dan membeli andilandil daripada menyimpan uangnya pada bank-bank mudarabah44 Penimbunan harta akan meningkat dan para pejabat moneter akan terpaksa men-cetak semakin lebih banyak uang tunai..cit. Penyelundupan dalam teori ekonomi. yang dibahas secara singkat di bawah ini. 33 Perang Pasai-Siam terjadi dan berlangsung kurang lebih dua bulan lamanya setelah Samudera-Pasai menolak keras permintaan pemberian “upeti” kepada kerajaan Siam. Akhirnya dalam pertempuran yang sengit itu Panglima perang Siam. Samudera dan Pasai. dan bangkit kembali walaupun dalam keadaan terdesak.30 Ditinjau dari segi geografis dan sosial ekonomi. Samudera-Pasai memang merupakan suatu daerah yang amat penting sebagai penghubung antara pusat-pusat perdagangan di Nusantara. . bukanlah kerajaan primitif karena sistem perdagangannya sudah maju dan kompleks. 32 Betapa majunya perekonomian Samudera-Pasai dengan perdagangan dan pelayarannya. Dengan kemajuan kerajaan Samudera-Pasai sehingga terdapatnya para penyelundupan pada masa itu.cit. Kronika Pasai…. hingga setiap kapal asing yang mengangkut barang dan masuk dalam pelabuhan Samudera-Pasai dikenakan pajak sejumlah 6 persen. Suatu contoh yang matang dan lengkap mengenai bank tanpa bunga adalah hasil dari karya-karya yang terbit pada akhir dasawarsa 60-an oleh Dr. juga dikemukakan oleh Dr. bahwa dalam Kronika Pasai diceritakan kedua kerajaan. berambisi menguasai dan menduduki kerajaan Samudera-Pasai.31 Dengan ramaiannya aktifitas perdagangan dan pelayaran pada pelabuhan di Samudera-Pasai. Penilaiannya terhadap model bank ini sebagai "Aliran Mawdudi Qureshi". Mahmud Abu Saud dengan dasar pemikiran lain. yang berada di pantai Aceh Timur yang bernama Kuala Majapahit. Sudan terang bahwa Abu Saud tidak berusaha untuk menye-Udiki secara terperinci. Huda.72 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 289 Keterkenalan Samudera-Pasai ini terbukti dari peristiwa bersejarah Perang Pasai-Siam. 31 Ibid.cit. sehingga membuat armada laut Kerajaan Siam mundur 29 30 Ibrahim Alfian. Op. Teori. 33 Ibrahim Alfian. Talak Sejang mati terkena panah. dan akibatnya menjadikan semangat untuk bertempur pasukan perang SamuderaPasai. Muslehuddin gagal untuk memberikan altematif lain untuk perbankan tanpa bunga. hlm. Siddiqi. Setelah penolakan prinsip-prinsip mudarabah. Karena bank menurut pengertian-nya merupakan usaha komersial. Pandangan bahwa mudarabah tidak dapat memberi-kan suatu altematif bagi bunga dalam kaitan dengan reorga-nisasi perbankan. Op. masih tidak terpecahkan.. Baqir al Sadr dan Najjar. Menurut pendapat Ibrahim Alfian. Talak Sejang dengan membawa seratus perahu untuk berlayar ke Samudera-Pasai dengan tujuan meminta upeti terhadap Pasai.47 Kita telah meneliti anjuran di atas. Dalam pada itu kita memiliki proyek "Kuwaiti Investment House" (Baitui Maal Kuwait) dan beberapa karangan berkala yang disumbangkan oleh Shaibi. Abdullah al Araby. Op. 25.. yang dengan secara baik bisa diterapkan dengan cara mengadakan pungutan pajak uang yang beredar. bertambah makmur. India. ia mengakhiri uraiannya dengan membolehkan bank memungut "biaya service" bagi pinjaman-pinjaman41 Masalah pokok yang menghubungkan para penabung dengan penanam modal atas dasar yang lain daripada pem-bayaran bunga tetap. Adanya penyelundupan menandakan pajak yang biasanya dikutip oleh syahbandar berusaha untuk dihindari.

Awi Dicu melancarkan siasat tipu muslihat “kuda troya” yang dengan mudah berhasil menangkap Raja Samudera-Pasai untuk dibawa ke negerinya. 36 Ibrahim Alfian. Teori.34 Selain kerajaan Siam. Takola. yang di mana Awi Dicu pura-pura berniaga ke Samudera-Pasai dan menyerahkan peti berisi bingkisan yang di dalamnya berisi empat hulubalang yang kuat dan hebat. Awi Dicu untuk mengadakan invasi terhadap Pasai dan menangkap Raja Samudera-Pasai. Pandangan ini ditentang dengan mengemukakan kemungkinan peme-riksaan buku mengenai keuangan dan manajemen yang dapat mengatasi hal-hal tersebut. Alasan lain yang menentang kelayakan mudarabah adalah ketakutan akan tindakan curang dari lawan usaha bank yang bisa saja mengecilkan keuntungannya. terlebih dahulu kita harus memahami bagaimana perkembangan kebudayaan awal (the isthmian age) di tanah Melayu.37 Salah satu dari perubah-an tersebut adalah suatu peningkatan dari penanaman modal yang sesungguhnya?8 Pada hakekatnya sebuah bank tanpa bunga tidak dapat berfungsi sebagai bank komersial yang murni. Ibid. Loc. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 73 ini menganut pengertian yang salah tentang mudarabah sebagai penyer-taan dalam keuntungan maupun dalam kerugian oleh peserta usaha. Menurut P. Sjahrun-Nuwi adalah bekas ibukota Kerajaan Ayodhya di Siam. Johor. khususnya di Asia Tenggara. dan menyampingkan bukti-bukti yang diajukan yang men-dukung kebalikan dari pendapat tersebut. dan mengancam akan membunuhnya apabila pengawalpengawal raja menyerang mereka. Dalam keterangannya. Sejarah Melayu menuliskan bahwa Sjahru’n-Nuwi 35 (tidak disebutkan dari kerajaan mana). ia disamarkan sebagai pengembala ayam. Ketika peti itu dibuka di depan raja. tak dapat tiada harus menjalani suatu perubahan pada saat ia diorganisir dengan dasar lain dari bunga. dengan demikian para pengawal tak bisa berbuat apa-apa. gagasan tentang AFTA (ASEAN Free Trade Zone) ternyata sudah dimulai sejak abad ke-13 hingga pertengahan abad ke-14. merupakan satu kesatuan zona perdagangan yang eksklusif. Kronika Pasai…. Ini tentu tidak menutup pemecahan lain seperti dibahas di bawah ini. umumnya me-rupakan suatu hasil dari pendekatannya secara hukum yang sempit mengenai mudarabah dan dari kegagalannya untuk menyadari bahwa konsep perbankan itu sendiri. hlm. Singapura dan lain-lain tempat. suatu cara yang dapat mencegah praktek-praktek curang sedemikian40 Mengenai penyediaan kredit jangka pendek dalam suatu sistem tanpa bunga. keluarlah empat hulubalang itu dan menangkap raja. Hal ini secara baik telah dijelaskan oleh Taufiq Shawi. diakui oleh hampir setiap penults mengenai masalah ini. yang rupanya se-karang sudah disetujui secara umum. telah memerintahkan panglimannya. 36 Strategi “kuda troya” ini bukanlah strategi pertama dipergunakan. dalam tulisannya di Notulen van Algemmene en Directievergederingen van het Bataviaash Genatschap van Kunsten en Wetenschappen. Selangor. Ibrahim Alfian menyebutkan strategi yang dilancarkan Awi Dicu. bahwa mudarabah dapat dijadikan dasar dari kredit semacam itu hanya untuk batasbatas tertentu.cit. hlm 264. kembali ke negerinya. sebagaimana dikutip oleh Ibrahim Alfian. dan jalur perdagangan dibuka kembali dan kerajaan Samudera-Pasai menjadi ramai dan makmur kembali.288 Ekonomi Islam: Sejarah. karena hal itu berlawanan dengan prinsipprinsip mudara-bah39. Malaka. Pahang. Trengganu. dari keempat mazhab hukum fiqh Islam. Suatu dana reksa adalah sebuah perusahaan investasi yang membeli andil penyertaan dari lain perusahaan industri dan perdagangan. tidak punya dasar dalam hukum fiqh Islam.. Raja Samudera-Pasai akhirnya dibawa ke negeri Sjahrun’nNuwi. sebagaimana yang pernah dilakukan oleh Bangsa Romawi ketika menaklukkan bangsa-bangsa jajahannya. hlm. Penolakan Muslehuddin36 mengenai mudarabah sebagai landasan dari perbankan bebas bunga. Pelabuhan di Asia Tenggara. dan oleh raja..cit. (1920). Untuk melihat bagaimana terbentuknya zona perdagangan melalui jaringan pelabuhan-pelabuhan di sekitar Selat Malaka ini. Zona perdagangan ini menuntut adanya infrastruktur pelabuhan di berbagai tempat. Pemyataan Muslehuddin. Maka Samudera-Pasai. khususnya dalam jejaring pelabuhan di tanah Melayu. kalau kita lihat dari ekonomi politik zaman sekarang. Pada artinya. Pelabuhan di Samudera-Pasai adalah bagian dari jaringan dagang yang melalui berbagai pelabuhan-pelabuhan lainnya di dunia. de Roo de la Faille. Kronika Pasai…. la bertumpu pada pengeluaran saham biasa untuk pembiayaan jangka panjang dan penggunaan dana reksa untuk pembiayaan jangka pendek. 25. Langkasuka. Samudera-Pasai memperoleh akan kemenangan. 35 34 . dengan membawa empat ribu hulubalang dan seratus buah perahu. Loc. Kertas kerja Abdul Hadi Ghanameh dalam tahun 1968 tentang soal perbankan tanpa bunga (392) mengambil jalan yang berbeda dari apa yang menjadi pemikiran lanjut yang telah dikembangkan mengenai permasalahan ini. Dikemukakan juga bahwa perusahaan yang tidak mampu melaporkan keuntungan yang layak akan kehilangan kesempatan untuk mendapat bantuan bank lebih lanjut. 25.. ada kerajaan lain yang mendengar bahwa perdagangan Samudera-Pasai maju dan makmur. Sayang sekali buku yang lengkap yang dijanjikan oleh Ghanameh dalam karyanya itu tidak bisa kita peroleh untuk memungkinkan mengadakan perbandingan terperinci antara rancangannya dan rancangan lain. Kedah. Ternyata strategi ini sudah juga dilakukan oleh para ahli-ahli politik dan militer Samudera-Pasai. Kelantan. bahwa bank Islam tidak mungkin bisa memberikan pembiayaan kepada perusahaan-perusahaan yang sudah menanamkan modalnya sendiri. deel LVIII.

atas dasar mudarabah. Kalah. skema yang dibuatnya ikut salah. jelas bahwa muncul beberapa unit bandar yang bersinggungan dengan kawasan pedalaman yang tidak bergantung kepada bandar. Pada tahap-tahap selanjutnya. Kami tidak mengetahui adanya karya mengenai masalah ini yang ditulis dalam bahasa Arab pada dasawarsa 40-an. Setelah kejatuhan kerajaan Funan. 37 Zaman ini menyaksikan kelahiran beberapa kerajaan seperti Kedah. Lihat Lim Heng Kow. dan membahas secara terpisah bank deposito dan bank dengan nasabah-nasabah pengusaha. The Golden Khersonese menamakan zaman ini sebagai The Age of City States. Antara lain akan kedudukan geografi Semenanjung Tanah Melayu di tengah-tengah lalu lintas perdagangan antara timur dan barat yang menyebabkan ia menjadi tempat persinggahan bagi para pedagang. diikuti dengan uraian yang lebih cermat oleh Mawdudi dalam tahun 1950. walaupun terdapat asas bagi kelahiran persekutuan kerajaan tetapi terdapat laporan yang menunjukkan kewujudan sebuah kerajaan yang kuat hingga berjaya menguasai seluruh rantau Segenting Kra di bawah pemerintahannya. Skema . Gilani Yousufuddin tidak menyebut masalah ini. bahwa tidak akan ada penciptaan kredit. Deposito juga diterima sebagai "pinjaman". Tidak jelas benar. di Asia Tenggara beralih ke selatan khususnya dengan kemunculan Dinasti Sailendra. suatu fasilitas terhadap apa yang mereka wajibkan untuk mem-berikan pinjaman jangka pendek tanpa bunga dari dana yang sama. walaupun singkat. demikian juga "amanat" di-bayarkan pula atas permintaan. perusahaan-perusahaan ba-ngunan dan pinjaman konsumtif. karena salah mengartikan muda-rabah. Klang. Temasik. hlm. Buku tersebut tidak membahas soal bank-bank sentral dan mengambil suatu pendirian tidak realistis. Dalam konteks ini. Karya Ahmad Irshad juga khusus membahas subjek ini. Para pedagang dari India dan Arab berminat untuk menggunakan jalan darat meuju Segenting Kra dan itu dipandang lebih efektif dan ekonomis daripada menggunakan lalu lintas laut di Selat Malaka. la berisi inti dari semua usul di masa depan dari subjek ini mengenai bank-bank deposito dan bank-bank dengan nasabah pengusaha atas dasar mudarabah. Kuala Trengganu dan Johor yang merupakan bandar-bandar utama kerajaan. Teori. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 287 Menjelang zaman perkembangan kebudayaan awal atau The Isthmian Age. Perbankan Tanpa Bunga Referensi paling awal mengenai reorganisasi perbankan atas dasar bagi keuntungan sebagai ganti dari bunga dapat ditemuai dalam karya Qureshi. Walau bagaimanapun. Tiga karya awal mengenai sistem ekonomi Islam didalam bahasa Urdhu oleh Hifzur Rahman. apakah dia membeda-kan mudarabah dari syirkah. Pada skema dari Mawdudi. Perkembangan ini telah menyebabkan lalu lintas darat yang telah dirintis antara Segenting Kra hilang kepentingannya. la menganjurkan bagian yang lebih besar dari keuntungan untuk deposito berjangka panjang. dapat disaksikan beberapa pusat bandar seperti Kedah. 37 Paul Wheatley dalam bukunya. Mawdudi telah menyatakan dengan tegas peno-lakannya atas pemungutan dan penyaluran dana zakat oleh bank Islam. Perkembangan ini telah menyebabkan muncul beberapa bandar dan pelabuhan di kedua belah semananjung Tanah Melayu dan juga Temasek. dan berisi anjuran-anjuran yang berguna untuk penciptaan dana cadangan agar dapat menyerap kerugian-kerugian. Buku itu juga membicarakan Bank Pengembangan Industri. Inilah yang menyebabkan muncul kerajaan di rantau Segenting Kra pada zaman Isthmian Age. Referensi Qureshi mengenai perbankan tanpa bunga adalah singkat dan berdasarkan suatu pengertian yang salah tentang mudarabah. yang dirumuskannya secara tepat. keuntungan dibagi atas dasar keikutsertaan ini. Walau pun merupakan buku kecil dari 21 halaman. Naiem Siddiqi dan Mahmud Ahmad pada akhir tahun empat puluh-an. Menurut Wheatley. Langkasuka dan Tun-sun. Naiem Siddiqi lebih cermat. Sriwijaya (Palembang sekarang) dan diikuti oleh kerajaan Majapahit. muncul beberapa tempat tinggal di pinggir pantai dan muara-muara sungai dari bagian utara Segenting Kra hingga Kedah di bagian selatan. Terlepas dari keasliannya. 1. yang dibayar kembali bila diminta. simpanan deposito diterima dari umum atas dasar penyertaan.38 Terdapat beberapa faktor yang mendorong kemunculan kerajaan di alam Melayu. Ini berlaku karena keadaan geografisnya yang bergunung-gunung serta kawasan berlembah yang berupaya menghalangi kerajaan tersebut meluaskan kawasan takluknya. Dalam suatu studi kemudian Uzair menganjurkan terpusatnya manajemen semua transaksi luar negeri pada bank-bank negara saja. la berisi suatu pembahasan yang baik. Sebaliknya lalu lintas Selat Malaka menjadi bertambah penting. 38 Ibid. bandar-bandar ini tidak melalui proses pembangunan perbandaran yang berkesinam-bungan dan tidak meletakkan dasar bagi kelahiran sistem pembandaran pada zaman yang seterusnya. Mahmud Ahmad mendasarkan skemanya atas "penyertaan". 1978. Pada awal abad masehi. jika dibandingkan dengan berjangka pendek. mengenai hubungan keuangan intemasional. Dana deposito berupa pinjaman dimanfaatkan oleh bank untuk membantu pem-biayaan para pengusaha.74 Ekonomi Islam: Sejarah. karangan Muhammad Uzair berjudul "An Outline of Interestless Banking". memiliki kedudukan terkemuka sebagai terbitan pertama yang secara khusus ditulis mengenai masalah ini oleh seorang ahli ekonomi profesional. Takola. Malaka. Pelabuhan-pelabuhan di Kuala sungai di pantai timur ataupun pelabuhan pinggir laut di sepanjang Selat Malaka memberikan gambaran tentang proses urbanisasi di Alam Melayu sebelum kedatangan pengaruh kolonial dan imigran. Kerajaan Funan dan diikuti oleh Kerajaan Khmer terlibat dalam kegiatan perdagangan.

Malaysia sudah menjadi negara terbesar yang mengembangkan sistem keuangan bebas bunga di dunia. telah muncul persinggahanpersinggahan di Kelantan. Dalam tahun yang sama Bank Islam Malaysia Berhad menjadi bank yang mengajarkan konsep Islam secara penuh." Ptolemy menyebut tentang Takola. Perkembangan kerajaan dan pelabuhan entrepot di Kedah di dorong oleh pertumbuhan dan pesatnya perdagangan antara bangsa. servis. hlm. kemudian Malaka berjaya dan muncul sebagai pelabuhan entrepot yang kaya. Sekarang. Kole dan Palada yan muncul pada abad ke-2. sistem keuangan Islam memiliki pengalaman untuk tumbuh luar biasa dan menuju transformasi. Langkasuka dan Ko Lo. Pan Pan. Bank Islam kedua. Cina dan juga dari Alam Melayu. keuangan Islam merepresentasikan multi jutaan dolar industri dengan tingkatan yang sudah sangat komprehensif dari produk. Sumber-sumber Cina menyatakan bahawa ia merupakan tempat persinggahan yang penting antara Cina. akan membuat fondasi lebih kokoh. Penduduk di Malaka pada masa itu diperkirakan 40. 10 tahun kemudian seluruh bank konvensional menawarkan pembiayaan Islam terpisah dari counter bank konvensional sekaligus dan saat itu pemisahan Islamic Clearing House dan Islamic Inter Bank Market (pasar uang dan transaksi antar bank) di Malaysia sudah dimulai. Bank Muamalat Malaysia Berhad. Orang-orang Melayu terutamanya golongan imigran mendirikan kediaman di kaki bukit St. Pelabuhan Kedah merupakan yang terbesar di Semenanjung sebelum kemunculan Malaka. . Pahang. dan kemudian muncul sebagai pelabuhan entrepot utama di Nusantara. dia mengatakan meskipun sejarah perbankan Islam lebih singkat tetapi sudah berkembang dan melayani kebutuhan ekonomi lebih baik.. Chu Li. gambaran tentangnya diperbincangkan secara umum. gubernur Bank Negara. maka Wheatley berpendapat “Bahwa pelabuhan di selatan Kedah sudah ada sejak abad abad ke-5 atau ke-6”.39 Pada masa permulaan berdirinya. Kesepakatan perbankan Islam sudah ada 1983. THB Islamic Bank Berhad. Pedagang-pedagang dari Cina. Malaka hanya merupakan sebuah perkampungan nelayan kecil. India.000 orang termasuk pedagang asing. Meletakkan dasar yang kukuh bagi kelahiran kekuasaan politik di Semenanjung yang berjaya. Paul dan berdekatan dengan muara Sungai Malaka. Takola dan Sabana ialah pelabuhan manakal Kole dan Palada merupakan bandar. Selangor dan Kedah. Sabana. yang merupakan akibat dari serangan tentara Chola pada tahun 1025. sedikit kutipan unik dari perundang-undangan dan kemungkinan pertamakali tercapai dari kesepakatan parlemen untuk menciptakan perbankan Islam. Sejak itu bebapa perbankan Islam sudah mendapat lisensi seperti Commerce TIJARI Bank Berhad.286 Ekonomi Islam: Sejarah. kegemilangan Kedah sebagai pusat perdagangan berakhir pada akhir abad ke-11. model Malaysia sudah membuktikan dua hal menghindari risiko spekulasi sebaliknya menciptakan profit untuk nasabah dan disukai investor. Kebangkitan Malaka pada abad ke-15. Sementara itu orang laut juga mendirikan tempat-tempat tinggal di tepi laut. Kedah ialah negeri yang tertua di Tanah Melayu. Tambahnya Bank Negara Malaysia juga membuka tiga cabang di luar negeri untuk memimpin bisnis bank Islam di dunia. produk memuaskan. Sumber-sumber tertulis yang menyebut politisipolitisi awal seperti. Sepanjang tahun. Sebuah tembok telah didirikan meliputi seluruh bandar di kaki bukit. menyampaikan sentilan yang tidak terlalu keras: "Dalam dekade ini. Singapura. "Baru saja dalam tahun-tahun ini. Pada akhir abad ke-15. istana desa yang didirikan di tengah-tengah dusun dan sawah di lembah Bertam. Setelah mendapat perlindungan dari Cina. Paul. Berdasarkan kepada sumber-sumber arkeologi dan dokumen-dokumen dari Cina. mulai beroperasi 1999. melayani Muslim dan non Muslim. pelabuhan di Malaka bukan saja merupakan pelabuhan entrepot terbesar di Asia Tenggara bahkan yang terbesar di dunia. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 75 yang ingin naik haji. Hong Leong Islamic Bank Berhad. Bahwa antara abad ke-7 dan ke-13. Hari ini. Hari ini pasar perbankan Islam dengan cepat membesar. Pada 1997 Dewan Penasihat Ekonomi Syariah Nasional Malaysia dibentuk. Dan 20 tahun dari sekarang. India. Dari abad ke-7 hingga ke-11. Teori. dan Arab. Pedagang-pedagang kaya mendirikan rumah mereka di luar tembok tersebut walaupun mereka mempunyai pejabat perniagaan di dalam 39 Ibid. Memperhatikan maklumat tentang bandar Malaka. Walau bagaimanapun. India dan Arab. Dalam Konferensi Internasional Bank Islam kedua yang diadakan Februari lalu. Melalui interview via telefon. memiliki pandangan yang sama. banyak program sudah dibuat dan haknya untuk intens serta fokus oleh Bank Negara untuk mengembangkan Malaysia pada cabang perbankan Islam yang lebih signifikan. mendemonstrasikan sebagai sistem yang sangat kompetitif dari intermediasi keuangan. penasihat senior Citibank Berhad. Pemerintah menciptakan Labuan Internasional Offshore Financial Center yang sekarang sebenarnya Islamic Wall Street." Allen Tan. Kedah berkembang sebagai pelabuhan entrepot yang amat penting. melayani seluruh tingkatan dari konsumer dan bisnis yang meluas di antara umat Islam dunia. Istana raja terletak di atas bukit St. yaitu Tun sun. Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. pemerintah setempat menunjukan komitmen untuk tidak ragu mengembangkan dengan semangat dan keuletan dalam sistem keuangan Malaysia. Chu tu Kun. 9. Parsi. Johor. Trengganu. Ia menjadi tumpuan pedagang dari Arab. Arab dan India memainkan peranan yang aktif dalam perdagangan di Kedah.

pada umumnya jenis komoditi beras dan komoditi dari Samudera-Pasai adalah lada.49-50.76 Ekonomi Islam: Sejarah. “Mencari Jejak Kejayaan Kerajaan Samudera Pasai”. Lihat juga Rammani Karupiah.. 311. Groeneveldt . melainkan dengan cukup memberi hadiah saja kepada sultan. 44 Walaupun Samudera-Pasai memiliki kelebihan dalam bidang perdagangan yaitu sebagai bandar perdagangan yang cukup ramai tetapi Samudera-Pasai tidak memiliki satupun alat transportasi besar yang pada kala itu disebut kapal atau jung. hlm. (Jakarta: Bhatara. kumpulan modal untuk bank Islam relatif lebih kecil dengan banyak area sekaligus potensial untuk tumbuh di sini." kata Dato' Dr Nik Norzrul Thani. gubernur bank sentral Malaysia dengan membuat cabang Bank Islam Malaysia. Ini sesuatu yang saya tekankankan sebab ada banyak perbedaan tentang ini. Perlakuan istimewa terhadap para pedagang Jawa oleh Samudera-Pasai. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 285 bandar. Makanan tidak dikenakan pajak. yang juga anggota Bank Sentral Malaysia di Komisi Reformasi Hukum Bank dan Keuangan Islam menambahkan. 87. Malaysia Pilfrim Fund Board) pada 1963 dengan membentuk dasar sektor Islam yang lebih modern. 1967). antara beras dengan lada. Malahan dari sistem gadai tradisional dalam Islam esensinya didasarkan kepercayaan pada nasabah untuk membeli satu properti. persetujuan untuk mengambil alih kepemilihan di akhir perjanjian biasanya ditulis dalam kontrak 30 tahun. non Muslim pun akan menggunakan konsep dan produk perbankan Islam. The Suma Oriental of Tome Pires. praktisi hukum yang menulis buku Legal Aspect of the Malaysian Financial Sytem. (Nendelyn/Lichtenstein: Kraus Reprint Limited. Banyak orang Islam sekolah di situ tetapi itu tidak membuat mereka terpinggirkan sebagai Muslim. Samudera-Pasai tidak dapat memproduksi jung ataupun lanchera karena tidak tersedianya bahan baku utamanya yaitu kayu jati di daerah ini. Memang tidak sesimpel yang diungkapkan. juga melarang Islam menerima bunga (riba. "Konsep sangat penting untuk kita mengerti. tahun?). bahkan kedudukan para pedagang dari Jawa mendapat posisi yang istimewa dalam hubungan dagang dengan Samudera-Pasai. akan tetapi ada juga transaksi perdagangan itu bersifat tukar komodoti (barter). dan transaksi perdagangannya telah menggunakan dirham sebagai alat tukar. Barang-barang impor dari Barat dikenakan pajak sebesar 6%. 40 Selain itu. Teori. Ato' Dr Nik. (Selangor: Pustaka Sarjana. mengatakan ada empat perbedaan pemikiran dalam Islam yang bisa diinterpretasikan dalam hukum syariah. Ibid. 44 Doty Damayanti. dimungkinkan bahwa Jawa pada masa itu belum memiliki mata uang. W. "Maksud saya ambil beberapa contoh untuk sekolah biara. Alat transportasi yang dimiliki oleh Pasai hanya berupa lanchera (kapal kecil) yang diperkirakan hanya ada empat buah itupun didatangkan dari Malaka. tahun?). Paper 940/1.P. Historical Notes On Indonesia & Malaysia Compiled From Chinese Sources.. hlm. Sejarah Tamadun Dunia. hlm. Bank mendapatkan keuntungan dari menyewakan properti. Dan komoditi yang diperdagangkan antara Samudera-Pasai dengan Jawa. LTH merupakan tempat menabung orang Islam . Mereka meminjam uang untuk properti sebagai sewa. konsumen membayar sesuai komitmen berdasarkan kepercayaan. Jika rumah dijual kemudian. Budak dijual dengan harga lima maze emas.42 Besarnya pajak yang ditetapkan Kesultanan Samudera-Pasai adalah sebesar 1 maze atau 16 tael uang Malaka terhadap setiap bahar barang yang diekspor. 15 November 2003. sebelumnya senior treasury di Hong Leong Bank. 45 Armando Cortesao. pembayaran berhenti. Bandingkan dengan bank konvensional. Dalam waktu dekat memenuhi kebutuhan orang Islam dengan konsep yang berubah dan lebih banyak lagi. sistem ini disebut Ijara dalam Islam. "Setiap orang mempercayai ini. Kebingungan tentang bank Islam tidak menjadi kejutan bagi Cherrie Chin. 41 40 dari industri-industri itu. hlm. hlm. 1960).43 Pertukaran komoditi yang terjadi antara Samudera-Pasai dengan Jawa. sebagaimana yang dipraktikkan sistem bank barat yang mengimingi bunga). namun prinsip dan filosofinya sudah mengemuka pada Al Quran lebih dari 1400 tahun lalu.41 Ekspor dan Impor Selain sebagai pusat perkembangan Islam di Nusantara. Kerajaan Malaka pada awal perkembangannya mengimpor budak dari Samudera-Pasai. Dato'nik Ezar Nik Bolia. 43 Satu bahar sama dengan 350 kati. Dia mengatakan. Malaysia membuka jalan dengan mengenalkan Lembaga Tabung Haji (LTH. Sivachandralingam Sundara Raja Ayadurai Letchumanan. (Selangor: Fajar Bakti. Ada Sunni dan Shi'a di bawahnya. bandar Malaka juga mempunyai pusat jual beli utama dan gudang-gudang untuk pedagang-pedagang asing. 32. Kompas. lalu Mudhaib adalah variasi opini dari banyak aspek hukum. misalnya. direktur eksekutif Prime Utilites Berhad Malaysia.45 Ibid. Dia juga asisten pengarang dalam Law and Practice of Islamic Banking and Finance. tetapi konsep dan mengajar di sekolah biara bermanfaat [dan] saya kira ini harus lebih berusaha keras untuk menciptakan perhatian lebih tentang bank Islam kepada non Muslim."Perbankan Islam tumbuh dengan trennya dan pasti lebih baik dari yang diharapkan Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz." Konsep perbankan Islam sudah didefinisikan berubah dan tidak hanya sebagai perencana keuangan untuk orang Islam. Hubungan perdagangan dengan pulau Jawa sudah terjalin sejak dahulu." Sejarah bank Islam Bank Islam muncul dalam sistem keuangan internasional sekitar 1970. 145. Penetapan itu berdasarkan atau tergantung dari kapal atau jung. tidak karena didasarkan agama semata. 42 Doty Damayanti. Tamadun Dunia. Ada dua aliran pemikiran dalam Islam. SamuderaPasai juga sebagai pusat perdagangan internasional. juga tampak dengan adanya pembebasan pembayaran cukai.

). masingmasing berat enam tael. Kahf juga ingin mencabut hak bank-bank sektor swasta untuk menciptakan kredit.35 Perbankan Islam telah menjadi perhatian dunia internasional dengan sistem yang fair sebagai kebutuhan alternatif sistem keuangan bagi penduduk Muslim. Demikian juga pendapat Assal dan Fathi. 46 Harga per-bahar lada sekitar 20 potong perak. baik secara kultural maupun militer. sejak itu kemudian lebih banyak dosen melakukan penelitian. IMF yang mengurus soal ini menunjukkan dalam studi awalnya tentang perbankan Islam 1987. dan kain yang berasal dari Cina.49 Pada zaman pemerintahan Sultan Malikul Dhahir. merupa-kan penyebab dari penyakit-penyakit keuangan. Loc.D.48 Demikian juga beras. tidak hanya secara ekonomi sebagai produk yang mempunyai nilai jual yang tinggi dan permintaan besar yang terus meningkat di Asia. Retrospeksi dan Refleksi Budaya Nusantara. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience. Kecenderung-an ini mencapai puncaknya pada anjuran yang dibuat oleh Komisi Ekonomi Jama'at-i-Islami Pakistan. (Jakarta: Taman Iskandar Muda. JMBRAS VIII (1930) 1. hlm. mempelajari perubahan dunia Islam dan pertumbuhan sistem keuangan dengan konklusi Malaysia memimpin pasar sebagai salah satu keselarasan yang pas di Asia.3 persen saja yang bisa membedakannya dengan bank konvensional. Samudera-Pasai dikenal sebagai pelabuhan yang tersibuk (ramai). hlm. riset ini penting sebagai awal menjadi penguasa di seluruh dunia. Samudera-Pasai berkembang menjadi pusat perdagangan internasional. dengan persentase yang sama aset perbankan Islam menjadi umum sebagai bank tradisional dalam menawarkan produk. kasino. 2 No. (Columbia: Columbia University. “Description of Malacca and Meridional India and Cathay”. hal mana hendaknya hanya meriipakan hak istemewa dari negara. Emas dan barus merupakan produk yang digemari oleh penduduk di berbagai negeri di Afrika dan Eropa. Muhammad Uzair menyalahkan fluk-tuasi yang luas dalam penyediaan uang dan penciptaan kredit untuk lingkungan perdagangan. 41 Sekarang setelah 12 tahun kemudian. melaporlan 70 persen dari orang Malaysia memilih perbankan Islam adalah pemeluk non muslim. satu-satunya pencipta uang. pada saat itu. 1988). pornografi judi dan cabang Hamid & Nordin. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 77 Dalam membahas perbankan moderen. tembaga. 16. Naseer A. hanya 27. Majalah Malaysia Tatler melakukan investigasi bagaima dual banking terjadi di negara tetangga itu. 4 41 Tercatat dalam sejarah selama abad 13 sampai ke 16. besi. 1981). NIRA. 48 Eleanor Selling. Dalam pengaturan beras impor dari Jawa Timur (Majapahit) agar kebutuhan pangan rakyatnya terpenuhi. Persia dan Cina. supaya hak untuk menciptakan kredit dicabut dari bank-bank komersial.000 sampai 10. Lalu apa yang membuat perbedaan mendasar perbankan Islam dengan konvensional? Simpel saja. Ekspor Samudera-Pasai ke berbagai negara dan kerajaan di berbagai belahan dunia telah menempatkan Samudera-Pasai sebagai jalur perdagangan yang sangat penting. 49 Manuel Godinho de Eradia. Jalur perdagangan sutra ini kemudian menjadi jalur yang sangat penting. Pelabuhan Samudera-Pasai bukan hanya diramaikan Doty Damayanti. Ketika Malaysia menelurkan groundwork (sistem dasar) dalam sektor finansial kelihatannya banyak didukung orang non muslim sebagai penggerak pertumbuhan. 87. berhubungan dengan penanaman lada yang cukup luas karena dilihat dari nilai ekspornya setiap tahunnya. Thesis Ph. kelihatan memiliki kesadaran walau masih minim tentang itu. anggur. 47 46 . Dan diperkirakan bahwa kerajaan Samudera-Pasai telah melakukan pengeksporan hasil bumi rempah-rempah berupa lada sekitar 8. Dalam laporan di AS tentang publikasi bisnis yang dibuat Global Finance 2004. 47 Masyarakat Samudera-Pasai juga memproduksi benzoin dan kamphon untuk kebutuhan para pedagang Arab. 26." International Journal of Islamic Financial Services Vol. maka kerajaan SamuderaPasai terpaksa mengimpor beras dari Majapahit (Jawa Timur). berhubungan dengan kebutuhan beras sangat dibutuhkan rakyatnya maka untuk memastikan terpenuhinya cadangan bahan makanan tersebut. termasuk perubahan dalam sistem kebijakan pemerintahan. kebutuhan pangan (beras) tidak dapat dipenuhi oleh penduduk Samudera-Pasai.284 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm.Cit. meskipun nasabah Muslim dan non Muslim bertambah. Studi di Malaysia 1994 menyatakan penduduk yang tahu bank Islam mendekati 100 persen. dalam: Hasan Muarif Ambary dan Bachtiar Ali (ed. Teori. Seikh juga beranggapan bahwa kekuasaan bank untuk menciptakan uang dan memperluas jaringan kredit. ajaran hukum Islam atau syariah melarang investasi dalam minuman keras. Selain lada Samudera-Pasai mengekspor sutera dan benzoin. Sutra. barang-barang tembikar. barus dan emas adalah komoditas penting dalam perdagangan dunia. Kesultanan Pasai membebaskan pajak masuk atas berasberas impor tersebut. “The Evolution of Trading States in Southeast Asia before 17 th Century”. Kesultanan Samudera-Pasai memberikan kebijakan ekonomi pada saat itu. institute penelitian nasional. adalah produk yang digemari oleh hampir semua bangsa. selain dari perdagangan jalur ini pun dipakai sebagai jalur untuk menyebarkan agama Islam. Mills. “Peraan Samudera-Pasai dalam Perkembangan Islam di beberapa Daerah Asia Tenggara”. beberapa penults menyerang lembaga kredit dan pembentukannya oleh bank-bank komersial. Sekarang sangat menarik karena persentase non muslim lebih besar di dalamnya. Uka Tjandrasasmita. Jalur sutra (silk road) adalah jalur perdagangan dan migrasi bangsabangsa dalam jumlah yang besar dengan menggunakan pilar Islam sebagai identitas kulturalnya.000 bahar setiap tahunnya. Selain bahan makanan. Sementara sutra. Studi cemerlang dari Mawdudi merupakan contoh dari kasus itu. Terjemahan dan diberi catatan oleh JV. Issa Abdouh juga beranggapan bahwa penciptaan kredit oleh bank-bank merugikan kepentingan rakyat yang berpeng-hasilan kecil. barang-barang yang diimpor adalah sutera berwarna .

“Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. 231-232. sebegitu jauh. Terbentuknya Kerajaan Aceh Darussalam dihadapkan dengan beberapa versi. dan mempersatukan dua kerajaan kecil. 51 50 . lain dari zakat. Perbankan Evaluasi menurut Islam mengenai perbankan moderen berpusat sekitar keburukan lembaga bersistem bunga.50 Pelaksanaan Ekonomi Masa Kerajaan Aceh Darussalam Kerajaan Aceh berdiri tahun 1514. akan meningkatkan pendapatan riil. untuk mendapatkan dukungan di dalam kepusta-kaan33. dan Eropa. dalam Ali Hasjmi.cit. 52 Lihat Siti Hawa Saleh. Ia mendirikan Kesultanan Aceh dengan tujuan untuk melanjutkan dan mengganti beberapa kerajaan Islam sebelumnya. 53 Pasang surut kondisi politik Aceh Darussalam masih dapat dikendalikan dengan normal. Parsi. Sebagai tindakan yang praktis Abu Saud menyetujui ide uang yang pakai cap32 yang dianjurkan oleh Gessel dan telah dicoba untuk waktu yang singkat di kotapraja Woergi. yang merupakan kurnia dan bukan malapetaka. Fadhlullah Jamil M.A. tetapi penulis hanya ingin mengungkapkan Bustanus Salatin yang menyebutkan Sultan Mughayat Syah sebagai raja atau Sultan Aceh yang pertama. Penggunaan emas secara pribadi bisa dilarang sedang semua hasil tambang emas hendaklah mengalir langsung kepada lembaga-lembaga keuangan. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. menyusul pada tahun 1524.. dan mengandung ketidakadilan karena tidak memperhitungkan perpindahan tangan selama suatu jangka waktu dan penumpukan seluruh beban uang yang dicap tersebut kepada pemegang terakhir.34. perubahan politik Dalam Negeri tidaklah berpengaruh. (ed. Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Mughayat Syah. yakni fungsinya sebagai penyimpanan nilai. Metode ini yang dilaksanakan bersamaan dengan dihapuskannya bunga uang. Di mana perekonomian yang terbangun di Aceh Darussalam ialah perdagangan. yang mengusulkan pendapatan suatu sarana persetujuan alat penukaran oleh negara dan penyediaannya bebas dari biaya (bunga) kepada umum. ketika ia mengatakan bahwa usul Abu Saud membedakan antara asset uang dan bukan uang. di masa awal daerah kekuasaanya hanya meliputi Aceh Besar dan Daya. spekulasi. Ia mempeluas wilayah kekuasaanya sampai ke Pidie pada tahun 1521. Oleh karena itu kehidupan perekonomian terus berlangsung hingga Aceh sampai pada kejayaan dan kemakmuran pada masa Sultan Iskandar Muda. serta menghentikan semua pendapatan dari peminjam berbunga yang lahir dari menganggurnya uang tersebut". selain karena factor politik dan pertahanan. apa lagi diterima.). Loc. kemudian Malaka yang jatuh ke tangan Portugis pada tahun 1511. Afrika. Perlak. 232-236. Segera hal itu berkembang dalam bentuk penjelajahan yang mengandung harapan besar untuk memberikan manu-sia moderen suatu lembaga yang baru dan tepat dalam bentuk perbankan tanpa bunga. Yang menarik perhatian khusus dalam konteks uang dalam ekonomi Islam adalah sumbangan yang diberikan oleh Mabid al Jarhi. Pasai. Op. Ide tersebut telah gagal. pusat pemerintahan adalah Banda Aceh Darussalam. 1-5. kecuali bila dilengkapi dengan pembahasan terperinci dari mereka yang pro dan kontra. 1992). Hingga menjadi sebuah Konfederasi Kerajaan Aceh 51 Darussalam. untuk menghalang-halangi penumpukan harta dan menjamin sirkulasi terus menerus. kekhalifahan itu telah mengirim 400 orang ahli pembuat meriam ke Aceh yang ditempatkan di Kampung Pande Aceh Besar. Suatu "pemecahan menurut Islam" dari krisis moneter internasional sekarang ini. Orang cenderung untuk setuju dengan Kahf.). Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. (ed. yang mana Akram gagal untuk mengemukakannya. seperti Pasai. 54 Ensiklopedi Islam. penimbunan emas dan penghentian dari bursa valuta dimana bank sentral merupakan satu-satunya penjual valuta asing. Khususnya dengan Sultan Salim II yang memerintah Kekhalifahan Turki Utsmaniah. (Bandung: Al-Maarif. antara lain: India. Akram telah membahas uang dalam konteks intemasional. 1994). hlm. dan Lamuri. dan Tiongkok. Abu Saud tidak berhenti sampai disitu saja.52 Kerajaan Aceh Raya Darussalam telah membuka kedutaannya di luar negeri. Tamiang. juga yang paling menonjol adalah hubungan perekonomian. Terjalinnya hubungan diplomatic antara Aceh Darussalam dengan beberapa Negara di dunia. Perombakan secara besar-besaran semacam itu tidak bisa dipertimbangkan. Karena Aceh Darussalam bersifat kerajaan. yang disebut juga Kuta Raja. Mahkota Alam dan Darul Kamal. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 283 oleh para pedagang dari kerajaan-kerajaan yang ada di Nusantara. (Jakarta: Ichtiar Baru Van Hoeve. 1981).A. Switzerland dalam tahun 1922. Aru.cit.54 sebagai jalan keluar untuk menga-tasi kesulitan itu dalam sistem Islam.78 Ekonomi Islam: Sejarah. Cina. hlm. 53 Fadhlullah Jamil M. (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. Turki. terletak pada pelarangan bunga. Kahf berpendapat bahwa secara umum penulis-penulis Muslim tidak memperhatikan penggunaan uang secara sementara. akan tetapi juga diramaikan oleh pedagang-pedagang dari Asia. "Adalah perlu untuk menge-luarkan suatu jenis uang baru yang dikenakan pajak. Bustanus as-Salatin. Teori. Doty Damayanti.

400 ton. tidak akan memerlukan asuransi. 1985). bahwa sistem jaminan sosial menyeluruh. Mahmud Abu Saud Mahmud Ahmad31 dan Kahf menaruh perhatian khusus terhadap masalah uang dan peranannya. Para bangsawan kerajaan dikontrol dengan keras oleh Iskandar Muda. Dimana Baqir menganggap bahwa zakat. Sampai sejauh itu tidak ada perbedaan. diantaranya kapal selebar 30 meter dengan awal 600-800 orang yang dilengkapi tiga meriam. dan penghapusan bunga melemahkan keinginan orang untuk mendapatkan keuntungan terjamin dengan penggunaan uang mengganggur tersebut. Hal ini semakin dapat diterima dan orang cenderung untuk menyetujui pendapat Fanjari bahwa daerah konsesus semakin meluas dan bahwa perbedaan pendapat makin menciut. Beberapa penulis kelihatannya berada pada tanggapan yang salah. De Blaulieu datang ke Kerajaan Aceh Raya Darussalam dalam misi dagang dan disambut pihak Aceh dengan baik. Kerajaan Aceh Darussalam mengekspor beras keluar wilayah. Kerajaan Aceh. 75 ton. Sedang-kan asuransi komersial dibolehkan untuk beroperasi di daerah-daerah dimana harus diutamakan pembaharuan dan pengambilan inisiatif. Setelah semua terkendali. 22 meriam. juga dalam hubungan asuransi komersial. Uang dan Perbankan Adalah merupakan hak istimewa pemerintah untuk mengeluarkan uang dan mengawasi jumlah uang beredar. 50 awak. Mereka diharuskan ikut jaga malam di istana setiap tiga hari sekali tanpa membawa senjata. Jaman Sultan Iskandar Muda 1607-1636. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 79 ransi yang diselenggarakan oleh negara. Negara hanya akan diminta untuk menolong mereka yang tidak memiliki kemampuan untuk berbuat demikian. dengan pengetahuan yang sangat terbatas tentang ekonomi. tapi segera disetujui bahwa hal itu tidak adalagi perbedaan.56 Pada masa diperintah oleh Sultan Iskandar Muda. Kerajaan Aceh Darussalam diperintah dengan sangat ketat. Setelah Blaulieu membayar cukai 80 piaster baru dibolehkan turun dan membayar sewa tempat menginap 50 piaster. Ia memperketat pajak kelautan bagi kapal-kapal asing. Benteng Deli dijebol. Ia juga mempekerjakan seorang Belanda sebagai penasihat militer yang mengenalkan teknik perang bangsa Belanda dan Perancis. Iskandar Muda wafat pada 27 Desember 1636. 58 Lihat Snouck Hurgronje. Untuk armada laut. bahkan juga mengenai harta untuk kapal karam. Mereka gagal untuk membedakan antara pemenuhan kebutuhan dan pengaturan yang direncanakan untuk peningkatan daya guna dan menjamin lancarnya fungsi kegiatan usaha-usaha perdagangan dan industri besar. 57 Lihat Denys Lombard. yaitu 1 steel pakaian militer pangkat tinggi lengkap dengan senjata buatan Jerman. kemudian dengan melalui mekanisme musyawarah para pembesar Negara Kerajaan Aceh Raya 55 Lihat Siti Hawa Saleh. (Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka. Baqir dan Saud menyimpulkan bahwa penggunaan uang penyimpanan nilai merupakan sumber dari banyak kesulitan. 1992). Aceh di Mata Kolonial. (Jakarta: Yayasan Soko Guru. mengatur kembali pajak perdagangan (saat itu banyak pedagang Inggris dan Belanda berada di Aceh).282 Ekonomi Islam: Sejarah.). Bustanus as-Salatin. dan melindungi diri mereka terhadap risiko yang bisa diasuransikan. yang merupakan dasar dari perusahaan asuransi dan sedikit sekali usaha untuk menilai arti ekonomi dari asuransi dalam kehidupan moderen. ibid. Kebanyakan pembahas mengenai masalah ini adalah ulama. Sebagaimana dengan baik sekali diuraikan oleh Fanjari dalam kertas kerjanya yang terakhir30. Sedikit sekali yang menghubungkan dengan hukum jumlah besar. Asuransi bersama hendaknya diperbolehkan dalam keadaan yang tidak tertampung oleh sistem yang diselenggarakan negara. Iskandar Muda memegang kendali terhadap produksi beras. serta Kerajaan Tuah (1620). 3 buah kapal Perancis yang dipimpin oleh Agustin de Blaulieu. dinobatkan pada awal April 1607. Teori. 1986). 26 meriam. Diperkenalkannya uang kertas menimbulkan beberapa persoalan baru bagi para ahli hukum. Beberapa kerajaan ditaklukkan seperti Kerajaan Johor (1613). 117 awak. (ed. ada peran yang terpisah antara jaminan sosial berdasar zakat dan asuransi yang diorganisir atas dasar kontribusi yang dilakukan oleh orang-orang yang bersangkutan. sebagaimana diungkap dalam Kitab Bustanu-salatin. bahwa tiap pribadi harus dianjurkan agar berusaha untuk diri mereka sendiri sejauh yang mereka dapat lakukan.). Kerajaan Pahang (1618). Mereka tidak mau mengakui suatu masalah yang sangat jelas. Baqir al Sadr. Aceh mengalami kemerosotan demi kemerosotan yang menghasilkan bencana politik yang menyedihkan. Akibatnya sedikit sekali analisa ekonomi dalam kebanyakan karya-karya mengenai masalah ini. pistol.58 Setelah wafatnya Sultan Mahmud Syah II. beserta surat itu ia menyerahkan bingkisan yang berharga sangat tinggi. Beaulieu mencatat jumlah pasukan darat Aceh sekitar 40. Untuk militer. 6 pucuk senapan. yang beratnya 450 ton memuat serta 126 awak. 57 Setelah meninggalnya Sultan Iskandar Muda. .000 orang. kapal yang dibawa antara lain: De Motmorency. atau yang gagal untuk melakukannya. pedang dan lain-lain. setelah itu baru ia menghadap Sultan Iskandar Muda dan menyerahkan surat dari Raja Perancis.55 Maskapai Perancis pada tahun 1619 pernah datang ke Kerajaan Aceh Raya Darussalam. (Jakarta: Balai Pustaka. De Hermi Toge. Iskandar Muda membangun angkatan perang yang sang kuat. tidak mendorong orang memiliki sisa uang menganggur. Di masanya. Sultan Iskandar Muda (1607-1636). Kerajaan Kedah (1619). 26 meriam. De Esperance. diperkirakan Aceh memiliki 100-200 kapal. (terj. 56 Lihat Denys Lombard.

mereka bertekad untuk melanjutkan perjuangan. Asuransi sudah dibahas dalam sejumlah konperensi Islam. Demikian juga pendapat dari Yusufuddin. la juga membahas peranan ekonomi dari perjudian dan asuransi. memutuskan: "Konperensi merasa bahwa asuransi komersial dalarn prakteknya sekarang tidak melaksanakan tujuan-tujuan syari'ah mengenai kerjasama dan solidaritas. karena adanya keberatan-keberatan dari ulama-ulama terkemuka tersebut di atas. Oleh karena itu Kerajaan Aceh Darussalam. yang lazim dalam istilah Islam adalah jihad fi sabilillah. juga beranggapan bahwa pada prinsipnya asuransi sah. Karena beliau masih muda. Ali Al Khafeef. Tapi dia tidak memberikan perincian lebih lanjut. Napolen Bonaparte. Beliau melakukan ekspansi. Sultan dibantu sepenuhnya oleh Panglima Tuanku Hasyim Bangta Muda. Ini diumumkan dalam resolusi yang disampaikan dalam Islamic Research Congress (Kongres Riset Islam) tahun 1965 di Kairo dan yang diterima dalam tahun 1969 di Kuala Lumpur. Sampai dengan tahun 1976 Konperensi Ekonomi Islam Internasional Pertama yang diselenggarakan di Mek-kah. Teori. 27 59 Lihat Mohammad Said. Bahkan. Ekonomi Islam di Aceh Masa Kolonial Belanda Bangsa Aceh. Konperensi menganjurkan pembentukan suatu komisi yang terdiri dari ahli-ahli syari'ah dan ekonomi untuk menyampaikan suatu sistem asuransi yang bebas dari riba dan spekulasi. mengutip rumusanrumusan yang relevan. dengan segala aldbat pembiayaannya (374).Pokok paling penting dari perbedaan pendapat itu adalah apakah asuransi mengandung unsur judi. karena ia tidak memenuhi syarat-syarat Islam untuk bisa diterima. mereka juga menuliskan bahwa keliatan tempur musuhnya itu setaraf dengan pasukan Kaisar Prancis. Pang Nanggroe. yang diciptakannya untuk dirinya sendiri. Tapi beberapa penulis termasuk Zarqa. Dan. berkumpul juga untuk bermusyawarah sejumlah 500 orang para ulama dan pembesar negeri Aceh Raya Darussalam.80 Ekonomi Islam: Sejarah. dan mereka yang terlibat dalam usaha biasa dalam kehidupan dimana pihak perusahaan berusaha untuk menang-gulanginya melalui jalan hukum dalam jumlah yang besar. yang berorientasi kepada banyaknya korban itu jelas membuat Belanda putus asa. kemudian untuk menjalankan roda pemerintahan yang kala itu perang sedang berkecamuk dan Istana telah dikuasai Belanda. oleh pasukan Marsose yang tergabung dalam Brigade Mosselman sangat dikenal sebagai ahli penyamaran dan jebakan. dalam catatan komandan brigade ini tampak jelas kepiawaian pejuang Aceh tak kalah canggih dengan kecerdikan gerilyawan Vietkong ketika melawan tentara Amerika Serikat di akhir dekade 60-an lalu. dan dari permusyawaratan itu diputuskan bahwa Aceh dalam keadaan perang suci. perjudian dan melanggar hukum waris Islam. Kerajaan Aceh didirikan oleh Sultan Mughayat Syah. dengan gelar Sultan Alaiddin Muhammad Daud Syah II. Mereka yang berpendapat dengan tegas demikian. Namun wilayah Aceh tak pernah tunduk dalam kekuasaan Hindia Belanda. sedang asuransi melindungi hancurnya sistem itu karena kebetulan-kebetulan atau kejadian-kejadian di luar jangkauan kontrol manusia. yakni suatu perjuangan untuk menegakkan dan mempertahankan kemurnian Islam dari aksi kelanjutan perang salib yang dikobarkan di Eropa pada awal abad ke-11. Siddiqi telah memperlihatkan perbedaan antara risiko yang diambil oleh seorang penjudi. Catatan-catatan buku peninggalan komandan perang Belanda di Aceh juga menunjukkan betapa mereka memuji ketangguhan tentara Aceh. tapi suatu keputusan yang menguntungkan mengenai asuransi komersial masih tetap tertahan. ulama besar yang oleh orang Aceh dihormati sebagai orang keramat dan kebal senjata. Attar. memajukan kerjasama yang sesuai dengan syari'ah dan dapat membantu penggantian bentuk asuransi komersial". sebelum berintegrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia masih eksis sebagai sebuah kerajaan Islam. Awad28 dan Tahawi telah menjelaskan perbedaan antara asuransi dan perjudian. yang dikemukakan para fuqaha lama. organisasi komersial dari asuransi merupakan sasaran serangan berikutnya. diangkatlah Tuanku Muhammad Daud sebagai sultan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 281 Darussalam dan para ulama di Masjid Indra Puri.59 Perang Sabil. (Medan: Waspada. menghadapi penjajah Belanda yang memang punya semangat perang dengan motivasi menebus kekalahan perang salib dan penguasaan wilayah-wilayah Islam. pada awal berdirinya hanya meliputi Aceh Besar dan Daya. Dan kesemuanya setelah membenahi tatanan pemerintahan dan tatanan militer sepeninggal Sultan Mahmud Syah II. Dari permusyawaratan tersebut kemudian menetapkan dan mengikrarkan wajib perang sabil. sesungguhnya sebuah wilayah yang pernah dimasuki oleh kolonial Belanda. Banyak penuits membuat tuntutan untuk suatu sistem menyeluruh yang mencakup jaminan sosial berasaskan zakat dan asu- . Perjudian merubah sistem normal yang didasarkan pada kerja dan imbalan dan yang bertentangan dengan pembagian pendapatan dan kekayaan secara adil. Kecenderungan terakhir lebih menyetujui nasionalisasi dari asuransi. dapat diorganisir kembali agar bebas dari keburukan-keburukan tersebut. Dan pada beberapa waktu kemudian. melalui mekanisme syura juga. hingga Mawdudi mengemukakan bahwa asuransi yang kini mencakup bunga. Kerajaan Aceh berdiri pada tahun 1514. Sayyad29 telah gagal untuk mempertimbangkan hal-hal ini dan menghilangkan beberapa sifat yang tidak sama antara perjudian dan asuransi dengan alasan yang tidak cukup. Aceh Sepanjang Abad. 1981) Kebanyakan dari ulama di India dan Pakistan dalam menjawab questioner yang dikeluarkan oleh Majelis Tahqiqat Syari'ah di Lucknow. Sesudah perjudian.

Abu Zuhra. Yousuf Moosa. . A. hlm. sebagai suatu masalah prinsip. 231. yang nota bene perang adalah wajib bagi seluruh rakyat Aceh. maka kharaj. berbeda dengan mereka. telah menawarkan pandangan bah-wa prinsip-prinsip asuransi dapat diterima. (Loukseumawe: University Malikussaleh Press. Abdullah al Qalqeeli. dalam A. Peperangan yang berlangsung selama kurang lebih 40 tahun. Abu Zuhra. umumnya memilih asuransi bersama yang diorganisir dalam bentuk kooperasi dan tidak akan menuju kepada eksploitasi.60 Dalam perspektif ekonomi. karena melibatkan unsur perjudian dan ketidakpastian serta bertentangan dengan konsep Islam tentang takdir. kekuasaannya meliputi Pidie pada tahun 1521. Tahawi. Sebelum Aceh Darussalam berada dalam kondisi perang dengan kolonial Belanda. Tetapi perusahaan asuransi komersial. beranggapan bahwa asuransi tidak bisa disamakan dengan salah satu bentuk akad yang dibenarkan oleh hukum fiqh Islam. la bebas dari sifat perjudian. 61 Abdul Hadi Arifin. sejauh menyangkut prinsip-prinsip yang mendasari asuransi. Attar25 menolak pandangan bahwa asuransi bersifat judi. dan Tiongkok. Mannan. sedangkan faktor ketidaktahuan (jahil) dan ketidakpastiannya (gharar) yang melekat pada asuransi tidaklah mencapai tingkat demikian berat. seperti riba dan adu untung (gharar) yang tidak dapat dipisahkan dengan asuransi. adalah berakhir tanpa adanya kemenangan bagi kolonial Belanda. Pada masa kerajaan Aceh Darussalam dipimpin oleh generasi selanjutnya. Mufti Mohammad Shafi. salab. bahkan sampai adanya perang sabil.61 Pecahnya perang Aceh pada tahun 1873-1913 adalah suatu kenyataan. Muhammad al Bahy. Di antaranya telah ada kedutaan Aceh Darussalam di India. Maka ekonomi yang terbangun dalam masyarakat Aceh 60 Fadhlullah Jamil. perekonomian Aceh Darussalam berjalan secara normal. sampai harus diharamkan.Terdapat beberapa ulama (sarjana hukum Islam) yang menemukan adanya unsur perjudian pada semua jenis asuransi.280 Ekonomi Islam: Sejarah. 1981). Siddiqi dan Tahawi mengemukakan alasan bagaimana pun juga. dan karenanya di luar hukum Islam. menganggapnya sebagai suatu penemuan yang tidak perlu.TaqiAmini. 187. “Kerajaan Aceh Darussalam dan Hubungannya Dengan Semenanjung Melayu”. Shaheedi dan Awad. Dasooqi dan Ahmad Fahmi Abu Sunnah24. ghanimah. tentu bukan hanya terkait degan persoalan politik dan keamanan saja. Dalam bahasa Islam keadaan tersebut dinamakan jihad fardhu ’ain. Hubungan diplomatik ini. walaupun pada masa itu tidak mengenal istilah tersebut. Roohani.Mereka yang secara prinsip dapat menerima asuransi. karena mengandung ketidakpastian dalam kadar tinggi dan memungkinkan penipuan. Beberapa di antara mereka. Muslehuddin. termasuk Sheikh Ali Al Khafeef. Para penulis dalam katagori ini termasuk Zarqa 19. Hasjmy. Akan tetapi salah satu hubungan yang dibangun tentunya terkait dengan bidang ekonomi. Kerajaan Aceh Darusssalam tetap eksis dari sejak berdirinya hingga berakhirnya peperangan dengan kolonial Belanda. Malikussaleh: Reinterpretasi Penyebaran Islam Nusantara. dan kerajaan Aceh Darussalam telah memaklumatkan. Jalal Mustafa al Sayyad22 dan Shaukat Ali Khan23 berpendirian seperti ini. dapat dibebaskan dari pengenaan bunga seperti yang kini berlaku di dalam praktek. Parsi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 81 Beberapa penulis tidak melihat adanya keburukan pada asuransi. sejarah dapat memberikan gambaran.20 Beberapa penulis setuju dengan pandangan ini sepanjang menyangkut asuransi umum. Pada tahun 1521. tapi menetapkan beberapa ketentuan yang diarahkan pada pembersihan usaha asuransi komersial dari unsur-unsur yang tidak dikehendaki. Di mana Kerajaan Aceh Darussalam merupakan kesatuan dari kerajaan-kerajaan Islam sebelumnya. hlm. Dengan demikian. 2005). Alial Khafeef. Demikian juga halnya bila asuransi diselenggarakan oleh negara. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. dan Aceh Darussalam sendiri diproklamirkan sebagai kerajaan Islam. 62 Ibid. bahwa prinsip yang sama menjadi dasar dari semua bentuk asuransi yang terorganisasi. (Bandung: Al Ma’arif. sehingga bisa berfungsi tanpa eksploitasi. Keberadaan Aceh sebagai sebuah kerajaan yang tak luput dari adanya perang. Sheikh Mahmud Ahmad.62 Aceh Darussalam dalam kondisi diinvasi oleh kolonial Belanda. Beberapa penulis. Issa Abdouh. Sekalipun Aceh Darussalam berada dalam masa perang. bahwa Aceh sebagai sebuah kerajaan Islam. Ahmad Ibrahim dan Shaukat Ali Khan21 berpendirian seperti ini. dan salab. Turki. Mereka juga menemukan beberapa pokok soal yang tidak bisa diterima. la menyetujui skema asuransi bersama. bahwa Kolonial Belanda berkehendak menguasai Kerajaan Aceh Darussalam. ghanimah dan fai serta jizyah merupakan sumber penerimaan negara yang penting. tidak lepas dari sifat eksploitasi dan beberapa hal yang tidak bisa diterima. Teori. Sanousi. Adalah mungkin untuk mengatur asuransi komersial demikian rupa. sudah dapat dipastikan mengadopsi sistem ekonomi Islam. tapi ia tidak dapat menerimanya dalam bentuk yang sekarang. maka keberadaan perekonomian Kerajaan Aceh Darussalam secara langsung maupun tak langsung telah beralih kepada keadaan ekonomi dalam masa perang. Siddiqi. la menggambarkan suatu sistem asuransi yang berdasarkan pada sistem zakat. Sheikh Bakheet. Mustafa Zaid. namun penyerangan itu dapat dipatahkan oleh pasukan yang dipimmpin langsung Sultan Mughayat Syah. Aceh Darussalam telah mengadakan hubungan diplomatik dengan beberapa negara di dunia. di luar perdagangan. bahwa keadaan negara dalam keadaan perang. sumber penerimaan kerajaan sebahagiannya berasal dari fai. Portugis melakukan penyerangan terhadap kerajaan Aceh Darussalam. tapi mereka menganggap bahwa asuransi jiwa tidak dapat diterima. Zarqa26.

Bahan sejarah tentang bagaimana negara Islam pertama mengatur jaminan sosial dihidangkan hampir oleh tiap penulis mengenai pokok ini. Oleh karena itu perhatian tehadap ekonomi Islam belum mendapat perhatian sama sekali. mengingat fungsi redistribusinya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 279 Darussalam adalah ekonomi Islam. Isa Sulaiman. kondisi sosial dan politik telah berada dalam tangan para Ulama yang sangat bersemangat untuk kembali kepada Aceh yang hidup dengan syariat Islam. Hasjmy. hlm. 64 Abdul Hadi Arifin. Teori. sedangkan hukum Islam mengenai warisan melaksanakan pembagian kembali kekayaan antara generasi yang pergi dengan yang ada sekarang. Di mana zakat memelihara kaum fakir miskin. Kashif18 membayangkan suatu skema jaminan sosial dimana negara mengumpulkan zakat dari orang berpunya dan menyalurkannya kepada yang tidak punya.82 Ekonomi Islam: Sejarah. Namun aplikasi ekonomi Islam dalam arti sebagai kewajiban dalam beragama (Islam) tetap berjalan sebagaiman lazimnya dalam syariat Islam. Islam juga sangat menekankan pada bantuan sukarela kepada mereka yang membutuhkan. Baik langsung maupun tak langsung keberadaan perekonomian Aceh Darussalam mulai dikendalikan dengan format kapitalis oleh Hindia Belanda. menyumbang dalam bentuk premi asuransi. 1997). dapat dibagi-bagikan melalui hukum warisan. dan peranannya dalam memindahkan penumpukan kekayaan. 450. yang akan kita bahas lagi dalam bab mengenai analisa ekomonis. dalam A. sebagai diungkapkan dengan tegas oleh hampir setiap penulis.67 Walupun demikian pada tataran akhir dari perjuangan menancapkan Islam sebagai fondasi Tengku Lckman Sinar. Dan lembaga kesultanan telah dieliminasi oleh penguasa kolonial. hlm. 67 Ibid. hlm. 1981). 64 Hindia Belanda dalam menjalankan kebijakan pemeritahan di daerah Aceh dengan perantaraan aparat pemerintahan adat yang telah terbentuk secara historis. Setelah Jepang menundukan Hindia Belanda tanpa syarat. 194.65 Tekanan dari penguasa kolonial dengan aparat pemerintahan adat sebagai kepanjangan kekuasaan telah membangkitkan kembali kesadaran perjuangan rakyat Aceh untuk kembali kepada masa kejayaan Aceh Darussalam. Pada masa peralihan ini.. Majikan memberikan iuran pada dana hari tua atau masa pensiun dari para pegawainya. Asuransi Asuransi tetap merupakan salah satu pokok yang paling kontroversial dalam kepustakaan. (Bandung: Al Ma’arif. kemudan Jepang hengkang dari Nusantara setelah bertekuk lutut kepada Sekutu. 66 Ibid. kemudian Indonesia diproklamasikan sebagai nation state. Pendapat-pendapat terpecah secara tajam baik mengenai prinsip asuransi maupun bentuk organisasinya. Sejarah Masuk dan Berkembangnya Islam di Indonesia. 180. asuransi memikul tanggung jawab atas akibatakibat yang menimpa kehidupan dan hak milik. Di mana Aceh (umat Islam) harus berhadap dengan kaum feodal yang berkeinginan mengembalikan Aceh dari tangan Ulama kepada Ulubelang.63 Ekonomi Islam di Aceh Masa Republik Indonesia Pasca kekalahan Aceh Darussalam secara definitif oleh Hindia Belanda pada tahun 1914. Keberadaan Aceh secara politis dan ekonomi dikuasa oleh Hindia Belanda. sehingga kekayaan yang menumpuk pada satu tempat diluar ketentuan zakat. Konsep yang mendasar dan teliti mengenai tanggung jawab bersama telah disampaikan antara lain oleh Sayyid Qutb. hlm. walaupun harus melalui peristiwa Cumbok. Adalah rasa senasib dan sepenanggungan yang mendorong hati para elite Aceh untuk berintegrasi ke dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Telah disepakati bahwa lembaga-lembaga baru selalu bisa dibentuk dan berbagai lembaga di dalam negara maju yang moderen disebutkan sebagai pendukung gagasan itu. hlm. 63 kemakmuran (624:43). Masalah itu juga pemah dibahas dalam Konperensi Islam Intemasional di Kairo.. Prinsip-prinsip yang bersangkutan dengannya telah dibahas. Warisan Hukum Islam mengenai warisan selalu disebut oleh para penulis bersamaan dengan zakat. Op. dan perorangan yang berkemampuan membayar. Cit. Di mana keberadaan politik dan ekonomi dapat berjalan secara adil menurut Islam yang secara mayoritas dipeluk oleh bangsa Aceh. “Hubungan Kerajaan Aceh Darussalam dengan Kerajaan Islam Haru”.66 Aceh yang baru terbebas dari kekuasaan Hindia Belanda dan Kaum Ulubelang yang tidak bernafaskan Islam. . 65 M. (Jakarta: Sinar Harapan. Kuala Lumpur dan berbagai tempat lainnya dan anjuran-anjuran praktis pun sudah dikemukakan untuk diperbincangkan. Di samping zakat yang menyediakan dana bagi negara Islam untuk membiayai jaminan sosial. Dimana zakat membagi kembali kekayaan pada generasi sekarang. di mana dinar dan dirham masih merupakan mata uang yang sah sebagai alat tukar. 127. Sejarah Aceh Sebuah Gugatan Terhadap Tradisi. antara lain oleh Baqir al Sadr. Jaminan Sosial dan Asuransi Jaminan sosial pada umumnya dibahas dalam hubungan dengan zakat. Kondisi yang demikian telah melahirkan adanya penguasa lokal.. lebih terfokus kepada memperjuangkan eksistensi politik Islam di Aceh. 18. Beberapa penulis juga membahas ekonomi zakat dalam hubungannya dengan tabungan dan investasi.

Lihat Tegas. Bab XXII. dengan harapan terwujudnya keadilan dan pemerataan. 2). pasal 154 ayat 1. Menurut pendapat terbanyak. Bagian Kedua. 73 Lihat UUPA. syariah dan akhlak. Zakat Hasil Pertanian dan Hasil Tambang Pungutan zakat atas hasil pertanian adalah dalam bentuk ushr (10%) dan setengahnya 5%. Kebanyakan dari anjuran-anjuran yang bersifat khusus yang dibuat oleh Muhammad bin Jamal dapat ditampung dalam kerangka luas yang disediakan oleh mereka yang tidak berpegang teguh pada "tamlik" (proses pemilikan) pada tiap kasus. Usaha itu pada tahun 1950. Wajib zakat memiliki kesadaran mendalam mengenai kewajiban terhadap Allah sebagai sumber hukum. Aceh dalam perspektif pardigma ekonomi Islam hampir memiliki mutlak dalam mengaplikasikan ekonomi Islam secara menyeluruh. 69 Dan. 72 Lihat UUPA. sistem politik dan sistem ekonomi Islam mutlak berlaku di dalamnya. sedangkan Qardhawi secara meyakinkan menyatakan bahwa itu dikenakan sesudah dipotong lebih dulu untuk pengeluaran pupuk. bibit dan sebagainya. Aceh pernah lahir kembali sebagai Negara Islam. 2 Juli 1953. seorang muslim pemilik penggarap dari lahan pertanian seperti itu harus membayar kharaj maupun ushar (10%) atau setengahnya (5%). Dan Aceh dikenal dengan predikat Serambi Mekkah. Aceh tetap memiliki hak khusus dalam hal pemberlakuan syariat Islam yang telah mengakar dalam peradaban dan kebudayaan Aceh. Dalam prinsip dasar perekonomian di Aceh masih terformat dalam kerangka ekonomi nasional (Indonesia). peradilan. (Jakarta: Grafiti. Teori. 68 Juga. adalah jawaban yang pasti bahwa masyarakat Aceh baik dalam berideologi. secara evolutif pasca berintegrasi dengan NKRI. Pandangan yang sama juga diberikan oleh Abdul Salam. Atif al Sayyid17 menjelaskan bagaimana zakat mengungguli semua sistem pajak resmi karena mengandung tiga macam nilai: 1). perlahan tapi pasti. Dari sejak kekuasaan Orde Lama hingga kekuasaan Orde Baru. apabila tergantung dari pengairan (irigasi) alam (sungai) atau usaha manusia. kelihatan-nya lebih seimbang dan menentukan. pendapat terakhir cenderung untuk menjadikan sumber-sumber alam tersebut sebagai niilik negara dan memikul tanggung jawab untuk eksplorasi dan eksploitasinya dan Siddiqi. Aceh telah mampu memiliki Mahkamah Syariah. 2 dan 3. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sejarah Ekonomi Islam di Aceh 83 bentuknya yang dimungkinkan.16 Tentang kekayaan hasil tambang. Pendapat terbanyak beranggapan pungutan ushar atau setengahnya dikenakan atas hasil kotor lahan. Keputusan Sidang Pleno DPRD Aceh tanggal 13 Agustus 1950. Pungutan ini berlaku atas setiap pribadi muslim. Di mana Aceh memiliki kewenangan mutlak untuk melaksanakan syariat Islam yang meliputi aqidah. yang dianggapnya sebagai fungsi daerah Aceh. dan berekonomi harus sesuai dengan paradigma hukum Islam.73 Lihat. pendidikan. 3). Pribadipribadi yang menemukan suatu tambang bisa diberikan hadiah atau diberikan kontrak berupa konsesi untuk eksplorasi mereka. 1990). pasal 155 ayat 1. Di mana arah pembangunan perekonomian di Aceh diselaraskan dan menjungjung tinggi nilai-nilai Islam. hukum perdata (muamalat). seperti diterangkan oleh Qardhawi. Pendirian ini dipegang oleh Jamaat-iIslami Pakistan dalam laporan komisi ekonominya. di mana hukum Islam. termasuk Qardhawi membahas prinsip-prinsip dasar sistem perpajakan Islam. walaupun belum terbingkai sebagai ekonomi Islam dalam sebuah sistem. Bab XXII.71 Sebagaimana diutarakan di atas. Beberapa penults. hukum keluarga. tanpa memandang siapa pemiliknya. pasal 125 ayat 1 dan 2. dan pembelaan Islam. bahwa Aceh dalam hal aplikasi ekonomi Islam ”hampir mutlak” memenuhi kriteria paradigma ekonomi Islam yang tak lepas dari paradigma Islam itu sendiri.278 Ekonomi Islam: Sejarah. dakwah. Dia memiliki dedikasi murni terhadap maksud dan tujuan dari pemungutan tersebut. 69 68 . 72 Walaupun demikian. walaupun tidak berumur panjang. pasca kekalahan Darul Islam Aceh oleh Republik Indonesia. Dan dia sadar sepenuhnya atas kesanggupan dirinya untuk membayar itu. akan berimbas kepada aplikasi ekonomi Islam di Aceh. berpolitik. Tapi se-bahagian tanah berlaku kharaj. teraplikasikan dengan lahirnya produk peraturan yang melarang masyarakat Aceh untuk bermain seudati dan judi. Dengan adanya institusi peradilan Islam ini. hukum pidana (jinayat). Pada masa pergolakan revolusi kemerdekaan pemerintah lokal di Aceh. Akram menganggap sebagai instrumen bermanfaat dari kebijaksanaan fiskal dalam penggunaan ijtihad untuk prinsip tamlik (proses pemilikan) oleh negara Islam. para elite agama telah berusaha secara politis untuk memulai persoalan aplikasi ekonomi Islam.70 Pada perkembangan lebih lanjut. Dan pengertian syriat Islam dalam hal ini sesuai dengan UUPA adalah meliputi ibadah. Bab XVII. 71 Lihat UUPA. yang temyata sama dan sesuai dengan kriteria yang ditetapkan oleh ahli-ahli ekonomi moderen untuk kebijaksanaan fiskal yang tepat dan efisien. aplikasi ekonomi Islam di Aceh ”mungkin” bisa sampai kepada aplikasi ekonomi Islam secara mutlak dengan langkah perlahan-lahan. Bagian Kesatu. syi’ar. 70 Lihat Nazaruddin Sjamsuddin. Pemberontakan Kaum Republik: Kasus Darul Islam Aceh. Mabid Mahmood mendapatkan pada zakat sarana yang kuat sekali untuk suatu redistribusi kekuasaan politik. Di mana format ekonomi Indonesia secara general merupakan perekonomian kapitalistik. Aceh berstatus sebagai Daerah Istimewa. atau pajak tanah (yaitu sewa tanah yang dibayarkan kepada negara). Dalam masa era reformasi dan pasca MoU Helsinki khususnya.

Beberapa penulis cenderung untuk memberikan tafsiran atas golongan "fisabilillah" secara luas. membolehkan penyaluran zakat kepada para mustahiqqin secara tidak langsung lewat lembaga-lembaga penyediaan jasa untuk maksud tersebut. yang membatasinya pada kegiatan memajukan dan meninggikan kalimat Allah pada umumnya dalam berbagai . Dalam kategori ini termasuk Mufti Muhammad Shafi dari Pakistan. mustahiqqin dapat dibagi dalam dua kelompok. tidak mempunyai dasar dalam hukum. Kelompok pertama termasuk pada fakir/miskin. Kebanyakan penulis. Dalam golongan ini termasuk Mawdudi. amil zakat dan muallaf dapat menerima zakat secara langsung. dengan penciptaan lapangan kerja penuh dan memungkinkan tiap orang untuk mendapatkan pendapatan dan kekayaan dengan cara yang dapat menjaga harga diri manusia". pungutan pajak hendaklah dilakukan dalam rangka penyediaan sumber dan kegiatan-kegiatan stabilisasi lainnya. Penyaluran Zakat Di antara topik yang masih terdapat perbedaan adalah penyaluran zakat pada para mustahiq sebagaimana yang tercantum dalam Al-Qur'an. dengan pemberian zakat kepada para mustahiq (yang berhak menerima zakat) seperti yang diperinci dalam Al Qur'an. dengan mengurangi hak orang-orang miskin yang terdapat dalam harta orang-orang kaya. sehingga tertutup kemungkinan untuk mengadakan perubahan pada ketentuan zakat oleh penguasa. bagaimanapun. Sisanya bisa menerima zakat secara tidak langsung. Pajak progressif menjamin adanya saham yang adil dari beban ini. tujuan utama dari pengeluaran zakat. negara bisa saja memungut tambahan pajak. Tapi pembahasan Qardhawi yang mendalam. Mengingat bahwa kebutuhan penerimaan negara yang selalu cenderung meningkat.84 Ekonomi Islam: Sejarah. sadaqah. Terdapat persamaan pendapat mengenai kesucian dari tarif zakat yang secara jelas ditetapkan oleh Rasulullah Saw. Beberapa ulama berpegang teguh dengan cara penyerahan langsung kepada mustahiqqin. Amin Ahsan Islahi dan Yakub Shah. maka tidak ada kemungkinan untuk menghapuskan pajak progresif. Tapi Islahi mengemukakan bahwa penyaluran secara langsung kepada para asnaf (golongan) tertentu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 277 ---$€£¥--- untuk mereka yang cacat mental dan fisik dan tersingkir dari kemampuan untuk mencari nafkah. Teori. Ini sangat sesuai dengan tujuan ganda dari sistem ekonomi Islam. Fleksibilitas dalam pengeluaran dana zakat ini dikaitkan dengan memperkenalkan fleksibilitas yang cukup. sehingga termasuk semua kegiatan sosial. Sehubungan dengan perlunya meningkatkan bahagian ini. 15 Pendirian Husaini bertentangan dengan ijma tentang prinsip-prinsip fiqh yang bersangkutan dengannya. Salah satu dari peranan utama pajak progresif dalam ekonomi moderen ialah pemerataan beban dalam pengumpulan pendapatan untuk negara. infaq. Ketetapan ini dianggap sebagai suatu ibadah. Menurut Qardhawi. dalam sistem itu untuk memungkinkannya memenuhi kebutuhan yang berubah-ubah dalam perencanaan fiskal.

Di mana Islam sebagai suatu sistem melingkupi persoalan aqidah. mempunyai furu’ (batang) yang menjulang ke langit.276 Ekonomi Islam: Sejarah. Salih Tug12 dan Mahmud Ahmad mempunyai pandangan yang sama. . islam dan ihsan. yang bisa dicatat secara kese-luruhan di sini. dilihat dari segi ekonomis. akarnya teguh dan cabangnya (menjulang) ke langit. tidak mesti diterapkan pada sekarang ini". dan mempunyai ukul (buah) dalam setiap musimnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 85 Perbedaan pendapat yang sama meliputi juga terhadap bentuk-bentuk kekayaan lainnya. persoalan 1 I hlm. politik. di mana pohon yang baik ciri-cirinya ialah mempunyai ushul (akar) yang menghujam ke dasar bumi. tapi sejumlah penulis masa kini. 2 Muhammad Nejatullah Siddiqi. 2 Kalimat tauhid itu mempunyai pengertian seperti sebuah pohon yang baik. terutama Bagian Dua | BAB 5 | Teori Ekonomi Islam slam merupakan suatu sistem hidup dan kehidupan yang bersifat universal. surat Ibrahim (14) ayat 24-25. mengemukakan alasan-alasan yang menyokong bahwa tarif-tarif ini dapat menerima perubahan-perubahan yang ditetapkan oleh negara. Izadi. Al Qur’an. serta lainnya yang tidak terangkum dalam hal ini. budaya. ibadah dan mu’amalah. bagaimana pun lebih berat. Seluruh persoalan ini masih memerlukan penelaahan kembali secara menyeluruh. Perhatikan kita lebih terpusat pada pem-bahasan aspek ekonomis dari segi hukum dan penafsirannya. Uthman dan Fanjari. 1 Analogi kalimat tauhid ini sebagaimana Allah swt jelaskan dalam firman-Nya: ”Tidakkah kamu perhatikan bagaimana Allah telah membuat perumpamaan kalimat yang baik seperti pohon yang baik. yakni kalimat laa ilaaha illallah. Alasan ekonomis utamanya adalah sebagai berikut: "Secara logis dan praktis adalah tidak mungkin untuk memisah-misahkan secara ketat ketiga cabang dari perencanaan fiskal: penyediaan sumber. ekonomi. stabilitas ekonomi serta distribusi pendapatan dan kekayaan. persamaan. LIPPM. punya arti yang praktis. Pemberian alasan secara qiyas sering dilengkapi dengan menyebutkan kepentingan umum. Terlalu banyak pandangan. (Jakarta: 1986). Argumentasi yang mendukung penilaian nishab. argumentasi yang men-dukung tarif yang longgar. sosial. Paradigma sistem ekonomi Islam itu secara simpel terangkum dalam makna kalimat tauhid. di mana tidak terdapat ketentuan khusus dalam Syari'ah. Allah membuat perumpamaan-perumpamaan itu untuk manusia supaya mereka selalu ingat”. 13. kecuali untuk melakukan pengiriman pembayaran langsung dalam jumlah kecil. yang menyokong pendiriannya. Dengan analogi ini maka persoalan ushul meliputi persoalan iman dan aqidah. Husaini. diatas dan melebihi jumlah yang telah ditetapkan sebagai tarif zakat.14 Waqar Husaini berpendapat bahwa "jenis-jenis tersebut dan tarif zakat yang ditetapkan oleh Nabi Muhammad Saw. Untuk mencapai dan mempertahankan sistem sama rata semacam itu. Zayas.. sebetulnya dikemukakan oleh golongan ulama. kebanyakan ahli ekonomi. serta di dalamnya meliputi persoalan iman.13 Hasanuz-zaman juga mengharapkan suatu peninjauan kembali mengenai masalah ini dengan tujuan untuk mendapatkan nishab yang seragam. Pohon itu memberikan buahnya pada setiap musim dengan seizin Tuhannya. fungsi redistribusi melalui pajak progresif akan hilang lenyap dengan meninggalkan tugas untuk memper-tahankan sistem ekonomi sama rata (egalitarian) dengan pajak proporsional. yang telah disebutkan di atas. Afazuddin. Itulah sebabnya dalam hal yang menyangkut bentuk-bentuk baru kekayaan. di mana pungutan baru dapat dilihat sebagai suatu bagian dari keseluruhan struktur pungutan zakat dan memerlukan perhatian khusus mengenai fungsinya dalam ekonomi. pertahanan dan keamanan. Alasan ekonomis untuk adanya tarif yang longgar. yakni waktu (hawl) yang ditetapkan syari'ah. Teori. keadilan dan lain-lain. Dalam sistem ekonomi Islam yang berjalan lancar. persoalan furu’ meliputi persoalan islam dan ibadah. Mahmud Ahmad mengutip surat Maulana Abul Kalam Azad. argumentasi dan kontra argumentasi pada tiap kasus. Bila diterjemahkan ke dalam persoalan yang lebih rinci meliputi ideologi. Akram menunjuk pada penyimpangan-penyimpangan yang terdapat dalam struktur nishab yang sekarang dan suatu peru-bahan ketentuan nishab diusulkan oleh Rafiullah. Pemikiran Ekonomi Islam. dimana mereka menegaskan bahwa negara punya kekuasaan (hak) untuk memungut tambahan pajak. Tarif Para ulama telah sepakat menganggap bahwa tarif zakat telah ditentukan secara tetap dalam hukum Islam.

.5 Persoalan ekonomi di dalam Islam terangkum dalam bab muamalah. Mannan memuat bab mengenai keuangan negara secara lengkap dan kebijaksanaan fiskal. yaitu surat saham dan efek-efek. sosialisme. (Beirut: 1972). Dari analogi tersebut dapat ditarik sebuah kesimpulan sementara. tabungan dalam bentuk premi asuransi dan dana pensiun. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Dengan demikian. Op. ekonomi Islam secara makro memerlukan kebijakan publik yang dikeluarkan oleh negara (Islam) untuk mengatur tatanan masyarakat dalam menjalani fungsi dan tujuan hidupnya. bersama-sama dengan iman dan keterikatannya pada nilainilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. dengan membebaskan barang modal dan mesin yang terpasang pada unit-unit industri. Karya paling lengkap adalah Fiqh al Zakat. sehingga progresivitas bisa diterapkan pada penentuan tarif zakat. la mengusulkan tarif zakat yang longgar. Cit. Di mana muamalah merupakan salah satu bagian dari sistem Islam. yang tidak dikenal dalam masa permulaan Islam. mulkiyah (kekuasaan) dan uluhiyah (kemasyarakatan). bahwa cakupan zakat harus diperluas pada beberapa bentuk kekayaan. Dan piranti utama yang kedua ialah kekuasaan “negara” sebagai alat transformasi sistem ekonomi Islam kepada masyarakat. seperti barang dagangan lainnya. Qardhawi membenarkan pandangannya setelah diadakan dua macam perubahan penting. Dar Al Fikr. Piranti pendukung yang utama agar berjalannya sistem ekonomi Islam ialah sistem ekonomi memerlukan hukum sebagai pijakan beroperasinya. yaitu rububiyah (hukum). Per-tama ia menggolongkan rumah sewa dan kendaraan yang disewakan. Abu Zahra dan Mawdudi membahas pemungutan zakat atas kekayaan semacam ini dan tarif zakat atas kekayaan tersebut. Zakat Inti dari keuangan negara Islam adalah zakat. serta beberapa ahli ekonomi yunior telah menyampaikan pembahasan analitis mengenai zakat ini. bahwa persoalan mu’amalah (ekonomi Islam) terkait mutlak dengan persoalan aqidah dan ibadah.4 Kalimat tauhid inilah pokok persoalan utama dalam Islam sebagai suatu sistem hidup. Kenyataan itu. sesuai dengan makna syar’i yang terkandung dalam kalimat tauhid adalah terklasifikasikan kepada dua persoalan yang bertolak belakang. Beberapa hal masih belum memperlihatkan kesepakatan. rumah dan kendaraan yang disewakan. para mustahiq (yang berhak menerima zakat) dan pelaksanaannya telah dibahas secara terperinci. Abu Zahra mengusulkan 10% zakat atas keuntungan (pendapatan) bersih dari perusahaan-perusahaan tersebut. jumlah minuman yang kena zakat. salah satu diantaranya adalah zakat atas mesin-mesin industri dan barang-barang modal. karangan Qardhawi. Cit. Oleh karena itu negara merupakan salahsatu dari tiga soko guru dalam sistem ekonomi Islam. Di antara para ahli ekonomi. Dengan demikian diaplikasikannya ekonomi Islam dalam kehidupan sehari-hari harus bersesuaian dengan aturan-aturan Islam. juga perusahaan-perusahaan seperti petemakan unggas dan usaha sapi perah sama dengan unit perindustrian. cakupannya. Di mana makna kalimat tauhid menurut syar’i.86 Ekonomi Islam: Sejarah. buku A. dari zakat. sesuai analogi kalimat tauhid yang di-qiyas-kan kepada pengertian pohon yang baik tersebut di atas.5% pajak tahunan.6 3 4 keuangan negara pada awal sejarah Islam yang digambarkan dalam kondisi dan situasi moderen. dalam aplikasi sistem ekonomi Islam memerlukan piranti pendukung sehingga ekonomi Islam dapat dinikmati oleh seluruh umat manusia.3 Karena itu. persoalan muamalah tidak dapat dipisahkan dari persoalan aqidah dan ibadah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 275 ukul meliputi persoalan ihsan dan muamalah. Teori. Nizam al Islam al iqtisad. kalimat tauhid merupakan pijakan filosofis ekonomi dan sistem ekonomi islam. dalam semua kasus ini diusulkannya 10% pungutan dari keun tungan bersih sesudah penyusutan harga. Dalam paradigma Islam. Sekalipun demikian. 160. 5 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Maka setiap sistem yang berkembang di muka bumi yang bersifat bathil harus ditolak oleh manusia (umat Islam) termasuk dalam hal ini ialah sistem ekonomi kapitalisme. walaupun kurang original tetapi lengkap dilihat dari sudut hukum. Sesuai dengan fungsi batang pada sebuah pohon. Qardhawi. Akram berpendapat bahwa pendirian Mawdudi ini tidak sesuai dengan pandangannya mengenai zakat atas syarat-syarat saham dalam perusahaan-perusahaan industri. feodalisme dan lainnya. hlm. Cakupan Zakat Telah disepakati secara umum. Dengan demikian. Mawdudi menganggap bahwa hanya hasil produksi yang bisa dipasarkan dari unit industri yang dikenakan 2. Op. mesinmesin pabrik dan barang-barang modal lainnya. yang bathil harus dinafikan (ditolak) dan yang haq harus ditetapkan dalam jiwa dan menjadi keyakinan (aqidah_ideologi) setiap umat Islam. A. Kedua. dikenal juga tiga istilah yang tidak dapat dipisahkan. 6 Muhammad al Mubarak. di mana zat yang terkandung di bumi diserap oleh akar kemudian ditransformasikan melalui batang sehingga zat yang diserap itu berproses untuk menghasilkan buah. Mannan juga menekankan perlunya diperhitungkan penyusutan harga dan selanjutnya menam-bahkan bahwa "masalah tarif zakat tidak bisa dipisahkan dari produktivitas yang berbeda dari satu industri ke industri lainnya". Dan mengaplikasikan ekonomi Islam merupakan sesuatu yang bernilai ibadah. Dalam bahasa Inggris ’The Law and Philosophy of zakat '. Lihat Tafsir Ibnu Katsir.

Dan sistem ekonomi merupakan penguraian tentang methode dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya dan ekonomi pada khususnya. filsafat ekonomi meruanglingkupi tentang pendekatan menyeluruh dari suatu persoalan ekonomi.10 Prinsip Al milku lillaahi wahdah_ kepemilikan itu satu-satunya ialah Allah. hubungan perindustrian serta perkembangan dan pertumbuhan. penasihat senior Citibank Berhad. 1970. gubernur Bank Negara. produk memuaskan. Sistem ekonomi Islam merupakan antitesis dari sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. sistem ekonomi Islam menolak terjadinya akumulasi kekayaan yang dikuasai oleh beberapa orang saja. melayani seluruh tingkatan dari konsumer dan bisnis yang meluas di antara umat Islam dunia. Hari ini. yaitu untuk diri sendiri dan untuk orang lain. walaupun kebanyakan bersifat sejarah dan deskriptif. melayani Muslim dan non Muslim. bahkan selalu menjadi landasan pengembangan sistem hingga mencapai kemapanan sebagai suatu sistem. Allen Tan. Teori. (London: 1970). uang dan perbankan. Dalam hal ekonomi. mendemonstrasikan sebagai sistem yang sangat kompetitif dari intermediasi keuangan. Dalam Konferensi Internasional Bank Islam kedua yang diadakan bulan Februari lalu. The Economic System of Islam. 27. perdagangan dan keuangan. Penyediaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam modern. hlm. memiliki pandangan yang sama. Minat kita tertuju pada cara kerja umum kebijaksanaan yang berasal dari Umumnya berbagai sistem yang berkembang di dunia memiliki dasar pemikiran yang pokok dan mendalam. seorang muslim harus sesuai dengan amanah pemilik harta. 280. Sekalipun demikian. keuangan Islam merepresentasikan multi jutaan dolar industri dengan tingkatan yang sudah sangat komprehensif dari produk. Dalam aplikasi ekonomi. pemilikan kekayaan pribadi harus berperan sebagai kapital produktif yang akan meningkatkan besaran produksi nasional dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. hlm. Islam tetap mengakui kepemilikan pribadi manusia dalam batas-batas tertentu.. Ph. 11 Oleh karena itu. penulis-penulis kita telah membahas aspek khusus dan sistem demikian itu seperti keuangan negara. Cit. 73. Umar Chapra. Baru saja dalam tahun-tahun ini. berbagai jenis sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan Tuhan kepada manusia. hlm. Pokok pemikiran itu tidak lepas dari sistem. Dasar pemikiran itu biasanya disebut sebagai filsafat. 7 Filsafat kemasyarakatan Islam (mua’malah). Di mana Islam menjamin kepemilikan masyarakat. hlm.274 Ekonomi Islam: Sejarah.D Thesis. dan penggunaannya direncanakan untuk Muhammad Nejatullah Siddiqi. University of Southern California. 8 Oleh karenanya peranan ekonomi secra aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. 1995). jaminan sosial dan asuransi. Dalam mengembangkan hartanya. sejumlah karya spesialisasi juga ada. 40 10 M. surat 57 ayat 7. menyampaikan sentilan yang tidak terlalu keras: Bahkan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 87 Islamic Bank Berhad. model Malaysia sudah membuktikan dua hal dalam menghindari risiko spekulasi sebaliknya menciptakan profit untuk nasabah dan disukai investor. juga harus mendapat perhatian dalam pengembangan sistem ekonomi Islam dan aplikasinya. Political Economy of the Islamic State. Sekarang. sistem keuangan Islam memiliki pengalaman untuk tumbuh luar biasa dan menuju transformasi. Ali Aswaf. 9 M. Dalam ekonomi islam. 11 Al Qur’an. Sistem Ekonomi Islam dan Beberapa Aspek Khusus Di dalam kerangka dasar seperti diuraikan di atas. Keuangan Negara Kepustakaan yang luas mengenai keuangan negara dalam Islam banyak didapat dalam rangka peraturan yang jelas dari syari'ah mengenai masalah ini dan adanya bahan sejarah mengenai topik ini. banyak program sudah dibuat dan haknya untuk intens serta fokus oleh Bank Negara untuk mengembangkan Malaysia pada cabang perbankan Islam yang lebih signifikan. Metwally. Hari ini pasar perbankan Islam dengan cepat membesar. Di samping karya Aghnides "Mohammedan Theories of Finance". membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. Dan 20 tahun dari sekarang. dalam dekade ini. akan membuat fondasi lebih kokoh. Op. Di mana sabda Rasulullah menyatakan: “adunya wasilah laa ghayah_ dunia itu sarana buka tujuan”. Pengantar dan Penterjemah M. Oleh karena itu setiap manusia yang diberikan amanah akan harta harus memanfaatkan seoptimal mugkin dalam produksi guna memenuhi kesejahteraan bersama di dunia. 8 7 . Husein Sawit. Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz.10 Demikian pula halnya tentang bab-bab mengenai keuangan negara yang terdapat dihampir semua karya tulis mengenai sistem ekonomi Islam. servis. Malaysia sudah menjadi negara terbesar yang mengembangkan sistem keuangan bebas bunga di dunia. Islamic Culture Centre. termasuk kepemilikan alat produksi dan faktor produksi. Beliau dia mengatakan meskipun sejarah perbankan Islam lebih singkat tetapi sudah berkembang dan melayani kebutuhan ekonomi lebih baik. pemerintah setempat menunjukan komitmen untuk tidak ragu mengembangkan dengan semangat dan keuletan dalam sistem keuangan Malaysia. Tambahnya Bank Negara Malaysia juga membuka tiga cabang di luar negeri untuk memimpin bisnis bank Islam di dunia.M. Sepanjang tahun.9 Sistem ekonomi Islam sesuai landasan filosofisnya harus mengacu pada prinsip al maalu maalalllah_ harta itu harta Allah. Teori dan Model Ekonomi Islam.

Cit. baik yang bersifat untuk kepentingan pribadi maupun kepentingan umum. menunaikan zakat merupakan salahsatu kewajiban sebagai manifestasi ketundukan terhadap perintah Allah. mulai beroperasi 1999.88 Ekonomi Islam: Sejarah. Pustaka Firdaus.12-13. Bandingkan dengan bank konvensional. THB Pada 1997 Dewan Penasihat Ekonomi Syariah Nasional Malaysia dibentuk. Dengan demikian harta di tangan seorang muslim harus bermanfaat atas masyarakat luas. Op. Kesepakatan perbankan Islam sudah ada sejak tahun 1983. Islam tidak mengakui hak milik absolut terhadap faktor-faktor yang berkaitan dengan produksi. distribusi yang adil dari pendapatan dan Al Hadits." Sejarah bank Islam muncul dalam sistem keuangan internasional sekitar 1970. 12 Allamah Ibn Hazm menganggap. Karena itu penting mendapat perhatian dalam sistem ekonomi Islam. praktisi hukum yang menulis buku Legal Aspect of the Malaysian Financial Sytem. Keseimbangan (fitrah) itu ialah keselamatan di dunia dan keselamatan di akhirat. Prinsip ini didasari oleh sunnah Rasul yang menyatakan bahwa. Maka sejumlah zakat itulah yang menjadi hak delapan asnaf (golongan) mustahik. yakni terciptanya kesejahteraan ekonomi yang diikuti dengan persaudaraan sedunia dan keadilan. tidak karena didasarkan agama semata sja. Ato' Dr Nik. di mana sistem ekonomi Islam harus mampu menjaga fitrahnya manusia. Termasuk dalam hal penggunaan harta yang dikuasakan Allah atas setiap manusia ialah kewajiban untuk membantu kerabat dekat dan keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. tapi setiap individu memiliki hak menggunakannya untuk kebutuhan pribadi dan kepentingan bersama. Malaysia Pilfrim Fund Board) pada 1963 dengan membentuk dasar sektor Islam yang lebih modern. Manusia yang menguasai harta tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang berada ditangannya. sedikit kutipan unik dari perundang-undangan dan kemungkinan pertamakali tercapai dari kesepakatan parlemen untuk menciptakan perbankan Islam. Banyak orang Islam sekolah di situ tetapi itu tidak membuat mereka terpinggirkan sebagai Muslim. LTH merupakan tempat menabung bagi orang Islam yang ingin naik haji. Demikian halnya..13 Seorang muslim yang kekayaannya melebihi ukuran tertentu (nisab) diwajibkan membayar zakat. 32. dengan pembentukan lembaga-lembaga zakat. Bank Islam kedua. Dan. dan tabzir (berlebihan) harus dihindari. Dalam waktu dekat memenuhi kebutuhan orang Islam dengan konsep yang berubah dan lebih banyak lagi.40 Sejak itu bebapa perbankan Islam sudah mendapat lisensi seperti Commerce TIJARI Bank Berhad. Sesuai prioritas tujuan ekonomi Islam. Orang lain atau masyarkat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. Hong Leong Islamic Bank Berhad. tetapi konsep dan mengajar di sekolah biara juga bias bermanfaat dan saya kira ini harus lebih berusaha keras untuk menciptakan perhatian lebih tentang bank Islam kepada non Muslim." Konsep perbankan Islam sudah didefinisikan berubah dan tidak hanya sebagai perencanaan keuangan untuk orang Islam. kumpulan modal untuk bank Islam relatif lebih kecil dengan banyak area sekaligus potensial untuk tumbuh di sini." kata Dato' Dr Nik Norzrul Thani. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Tak sedikit orang yang telah diberikan kekuasaan atas harta yang banyak. oleh karena itu penggunaan harta dalam aplikasinya di bidang produksi harus benar-benar direncanakan dengan sebaik-baiknya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 273 kepentingan orang banyak. Dalam makna ibadah. non Muslim pun akan menggunakan konsep dan produk perbankan Islam. 40 . Malaysia membuka jalan dengan mengenalkan Lembaga Tabung Haji (LTH. Irfan Mahmud Ra’na. Bank Muamalat Malaysia Berhad. Dalam tahun yang sama Bank Islam Malaysia Berhad menjadi bank yang mengajarkan konsep Islam secara penuh(integral). (Jakarta: 1990). kemudian manusia lupa kepada fitrahnya sebagai hamba yang harus selalu ingat kepada yang menciptakannya. Ini sesuatu yang saya tekankankan sebab ada banyak perbedaan tentang ini. gubernur bank sentral Malaysia dengan membuat cabang Bank Islam Malaysia. namun prinsip dan filosofinya sudah dikemukan dalam Al Quran lebih dari 1400 tahun lalu. Dia juga asisten pengarang dalam Law and Practice of Islamic Banking and Finance. "Setiap orang mempercayai ini. yang juga anggota Bank Sentral Malaysia di Komisi Reformasi Hukum Bank dan Keuangan Islam menambahkan. "Konsep sangat penting untuk kita mengerti. hlm. Penggunaan harta secara mubadzir dan sikap boros dilarang dalam agama. pemilik harta harus menghindarkan penggunaan hartanya yang dapat membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. shadaqah dan warisan.14 Harta yang dikuasakan Allah kepada manusia merupakan suatu ujian yang sangat berat. 13 12 diharapkan Tan Sri Dr Zeti Akhtar Aziz. Teori. 14 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Karena itu Islam tidak mengizinkan penimbunan harta kekayaan atau faktorfaktor yang memungkinkan timbulnya kemakmuran yang pincang. “masyarakat punya hak yang sama atas air. 10 tahun kemudian seluruh bank konvensional menawarkan pembiayaan Islam terpisah dari counter bank konvensional sekaligus dan saat itu pemisahan Islamic Clearing House dan Islamic Inter Bank Market (pasar uang dan transaksi antar bank) di Malaysia sudah dimulai. negara bertanggungjawab terhadap persediaan kebutuhan dasar setiap individu. Islam telah meletakkan sistem sosial yang seimbang. hlm. Maksudnya kita juga mengambil beberapa contoh untuk sekolah biara. Pemerintah menciptakan Labuan Internasional Offshore Financial Center yang sekarang sebenarnya Islamic Wall Street. padang rumput dan api”.

4. moral dan tingkah laku pelaku-pelaku ekonomi harus benar-benar mencerminkan seorang yang memiliki integritas terhadap filsafat ekonomi Islam yang mendasarinya. 43. undang-undang. 436. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 89 penguasa di seluruh dunia. Dalam laporan di AS tentang publikasi bisnis yang dibuat Global Finance 2004. ajaran hukum Islam atau syariah melarang investasi dalam minuman keras. Cit.. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. Dia mengatakan. Ada dua aliran pemikiran dalam Islam. tujuan ekonomi Islam harus terperinci dengan jelas. Dato'nik Ezar Nik Bolia. institute penelitian nasional.272 Ekonomi Islam: Sejarah. Studi di Malaysia 1994 menyatakan penduduk yang tahu bank Islam mendekati 100 persen. dengan persentase yang sama aset perbankan Islam menjadi umum sebagai bank tradisional dalam menawarkan produk. Malahan dari sistem gadai tradisional dalam Islam esensinya didasarkan kepercayaan pada nasabah untuk membeli satu properti. 39 Sekarang setelah 12 tahun kemudian. sebelumnya senior treasury di Hong Leong Bank. persetujuan untuk mengambil alih kepemilihan di akhir perjanjian biasanya ditulis dalam kontrak 30 tahun. Islam selain bergantung pada hukum publik yang ditetapkan oleh negara juga perhatian yang besar untuk ini dicurahkan atas pembentukkan bathin manusia lewat iman. mengatakan ada empat perbedaan pemikiran dalam Islam yang bisa diinterpretasikan dalam hukum syariah. di mana negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. karena literatur sistem ekonomi Islam pada zaman dahulu tidak ditemukan atau “mungkin” belum tersusun secara sistematis yang dapat dipahami dan diaplikasikan oleh orang pada masa sekarang. Lalu apa yang membuat perbedaan mendasar perbankan Islam dengan konvensional? Simpel saja. termasuk perubahan dalam sistem kebijakan pemerintahan.16 Sistem ekonomi Islam adalah sistem ekonomi yang baru populer kembali setelah kehilangan masa jayanya pada beberapa abad silam. yang dapat memeliharanya serta bersikap adil. NIRA. (Lahore: 1969). Dengan media itu dapat merubah kecenderungannya. hlm. cara berfikirnya serta tertanamnya dalam diri manusia akan pengertian moral yang kuat. pornografi judi dan cabang dari industri-industri itu. meskipun nasabah Muslim dan non Muslim bertambah. Kedua. 28. Teori. kasino. Memang tidak sesimpel yang diungkapkan. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. Op. beberapa segi yang harus dikaji. "A Study on Islamic Banking Education and Strategy for the New Millenium-Malaysia Experience.19 15 16 Ibid. “Ekonomic Principles of Islami”. 30. Ketika Malaysia menelurkan groundwork (sistem dasar) dalam sektor finansial kelihatannya banyak didukung orang non muslim sebagai penggerak pertumbuhan. yaitu: pertama. hlm. Abul A’la Maududi. Setidaknya peranan negara dalam kehidupan ekonomi Islam meliputi beberapa hal di antaranya: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya dengan baik. . ibid. misalnya. konsumen membayar sesuai komitmen berdasarkan kepercayaan. Maka strategi dalam mengorganisir sistem ekonomi perlu mendapat perhatian dari para pemikir dan pelaku ekonomi Islam. sistem ekonomi Islam itu bernaung dalam negara Islam. pendidikan dan latihan akhlaq. 18 April 2006. 17 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Islamic Publication. Dikatakan baru. Jika rumah dijual kemudian." International Journal of Islamic Financial Services Vol. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. mempelajari perubahan dunia Islam dan pertumbuhan sistem keuangan dengan konklusi Malaysia memimpin pasar sebagai salah satu keselarasan yang pas di Asia. Karena itu upaya untuk menggali dan mengembangkannya sangat penting. Bank mendapatkan keuntungan dari menyewakan properti. sehingga segala keperluan untuk berkembangnya sistem ekonomi Islam tidak menjumpai kesulitan. 39 38 kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat. Untuk pengembangan sistem ekonomi Islam. Ma’asyiat el Islam. 4) Mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. 18 Keterlibatan negara hingga sejauh ini tentunya bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi.. hlm. sejak itu kemudian lebih banyak dosen melakukan penelitian. kelihatan memiliki kesadaran walau masih minim tentang itu. lalu Mudhaib adalah variasi opini dari banyak aspek hukum. Ada Sunni dan Shi'ah di bawahnya.3 persen saja yang bisa membedakannya dengan bank konvensional. Islamic Studies. direktur eksekutif Prime Utilites Berhad Malaysia. 19 Fazlur Rahman. Kebingungan tentang bank Islam tidak menjadi kejutan bagi Cherrie Chin. Mereka meminjam uang untuk properti sebagai sewa. hlm. anggur. ibadah. 18 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Hamid & Nordin. "Perbankan Islam tumbuh dengan trennya dan pasti lebih baik dari yang Waspada. dan bila perlu lewat paksaan. 38 IMF yang mengurus soal ini menunjukkan dalam studi awalnya tentang perbankan Islam 1987. hanya 27. Ketiga. sebagaimana yang dipraktikkan sistem bank barat yang mengimingi bunga). sistem ini disebut Ijara dalam Islam. sikap. 15 Untuk mencapai keadilan ekonomi. Islamabad. Kini.17 Idealnya. juga melarang Islam menerima bunga (riba. sistem ekonomi Islam seolah merupakan sesuatu yang baru. melaporlan 70 persen dari orang Malaysia memilih perbankan Islam adalah pemeluk non muslim.. 2 No. pembayaran berhenti.

Infaq. jika dirangkaikan dengan istilah Islam_ syariah Islam berarti hukum Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 271 Syariah (Label ‘Syariah’ belum tentu Islam) Sebagaimana telah diuraikan di atas. 80 persen uang yang beredar di negara itu dikelola oleh lembaga swadaya masyarakat yang mengembangkan berbagai jenis perekono-mian rakyat. geliat kebangkitan Islam lebih bersifat kultural. Kerjasama Ekonomi Syari’ah (Kasus Malaysia dan Jepang) Perbankan Islam telah menjadi perhatian dunia internasional dengan sistem yang fair sebagai kebutuhan alternatif sistem keuangan bagi penduduk Muslim. ekonomi dan keuangan. sistem politik sosialis dan sistem politik feodalis.20 Teori Zakat. kreditnya hanya sebesar Rp 13. cukup dengan tidak membuat kebijakan yang diskriminatif. Bahkan telah menjadi trade mark atas suatu produk ekonomi dan keuangan. Cit. Jika dalam teori maupun dalam aplikasinya berpijak pada pengertian kalimat tauhid. 20 . dan Shadaqah Dalam negara Islam di masa jayanya. Padahal.. Op. sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial masyarakat. 21 Muhammad Nejatullah Siddiqi. wakaf. 1971). yang dibutuhkan oleh UKM bukan subsidi. termasuk dalam hal ini ialah sistem ekonomi Islam. Adanya perbendaharaan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. 37 Kondisinya sangat kontras bila dibandingkan dengan yang berlaku di Australia. Praktis sistem-sistem lainnya di dalam Islam tidak terpakai. al-Ilm wal-mal fil Islam. kifarat. Kini. Jizyah. lembaga keuangan negara disebut dengan Baitul Maal. warung atau usaha yang dibuka oleh rakyat kecil justru setiap saat terancam penggusuran atas nama pembangunan. dikenal suatu badan yang dapat mengelola sumber keuangan dari umat islam. Di Banglades. itu pun Rp 3. Namun apabila terjadi sebaliknya. Bila seorang rakyat kecil ingin membuka usaha. salab.4 persen.496 UKM yang menjadi pasien BPPN. Sumber penerimaan Baitul Maal ialah Zakat. Bahkan. Kalangan pelaku UKM menyatakan minimal dibutuhkan Rp 200. yang merupakan sumber penerimaan keuangan Negara Islam yang utama ialah zakat. 22 Muhammad Nejatullah Siddiqi. waris. yaitu Baitul Maal. sudah sebuah berkah yang besar buat UKM. uluran tangan yang antusias akan diberikan. Filsafat ekonomi Islam sebagaimana diurai di atas berpijak pada makna kalimat tauhid sebagai landasan filosofisnya.000 untuk mendapatkan semua surat-surat itu. maka sekalipun dikatakan “ekonomi syariah” atau “perbankan syariah”. Cit. sementara NPL kredit non-KUK mencapai 21. Akhir tahun 2000.715 trilyun terkait dengan 200 obligor besar. Istilah syariah mempunyai arti hukum. Sekarang sangat menarik karena persentase non muslim lebih besar di dalamnya. yang mencapai Rp 242. bahkan modal usaha pun dibantu. Istilah syariah pada dewasa ini di Indonesia telah melengkapi kamus politik. fai. Shadaqah. dibandingkan kredit non-KUK. Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). akan tetapi ketersediaan dana yang tepat waktu dan tepat jumlah. Dalam sistem ekonomi Islam.non performing loans) kredit KUK hanya lima persen. hlm.6 trilyun. Pada masa sekarang di dalam negara modern disebut dengan Kantor Perbendaharaan Negara atau disebut juga dengan Kas Negara. 50. Majalah Malaysia Tatler melakukan investigasi bagaima dual banking terjadi di negara tetangga itu. Teori. kecenderungan penggunaan label “syariah” sangat marak. Pemerintah dalam situasi seperti saat ini memang tidak bisa dituntut untuk bersikap sama dengan yang berlaku di Australia dan Banglades. 126.22 dibayar. Sementara dari 213. ghanimah. bahwa Islam merupakan suatu sistem yang bersifat universal melingkupi seluruh tatanan hidup dan kehidupan umat manusia di muka bumi. di mana negara pada masa sekarang lebih banyak menggunakan sistem politik demokrasi. hlm. dll. dari data Bank Indonesia sepanjang krisis moneter berlangsung KUK senantiasa mempunyai tingkat kolektibilitas kredit lebih baik. Infaq. dan tidak "mengganggu". hingga Surat Tanda Daftar Usaha Perdagangan (STDUP). karena pasar potensial di Indonesia adalah muslim. dan juga diproyeksikan untuk tahun 2001 kredit bermasalah (NPL . itu adalah bukan Islam. Op. bila ditelusuri lebih lanjut justru yang besar itulah yang membuat terpuruknya perekonomian negeri ini. (al Qahirah: Dar al-Tahrir Lil Tiba’ah wal Nashr. 37 Ahmad Husaini.6 trilyun. Label “syariah” yang melekat pada produk ekonomi dan perbankan belum tentu Islam adalah kembali kepada landasan filosofis sistem ekonominya. dibanding nasabah usaha besar. oleh karenanya sistem-sistem yang ada dalam Islam yang dapat diaplikasikan di dalam lingkungan negara yang bukan negara Islam lebih bersifat penyesuaian. Simak saja jumlah kredit macet 200 obligor besar yang kini menjadi pasien BPPN. hibah. serta sederhana dalam prosedur. yang ujung-ujungnya adalah "memanjakan" yang besar (konglomerat). berbagai peluang ditawarkan. wasiat. Total kredit macet UKM tersebut masih jauh dibawah kredit macet Texmaco Grup yang mencapai Rp 17 trilyun.90 Ekonomi Islam: Sejarah. Terbukti. riset ini penting sebagai awal menjadi Mulai dari mendapat surat keterangan domisili dari lurah. Di Indonesia sebaliknya. maka sistem dan aplikasi sistem ekonomi itu ialah Islam. Ini karena tingkat kepatuhan nasabah usaha kecil lebih tinggi.21 Seiring dengan tidak berlakunya sistem politik Islam. Dari semua penerimaan itu. Di Indonesia. Namun. namun banyak invisible cost yang harus dibayar oleh para pelaku UKM.

38 Tahun 1999. Meski secara resmi tidak ada pungutan yang harus Di Indonesia. udara dan sebagainya zakatnya adalah dua setengah persen (2. 25 Al Qur’an.23 Badan ini dibentuk dari tingkat nasional hingga tingkat kecamatan. ketergantungan kepada eksportir pengumpul yang banyak tersebar di sentra-sentra industri kecil telah membuat margin keuntungan yang diperoleh UKM jauh lebih kecil dibanding kalau dapat melakukan ekspor sendiri. Tidak ada seorang pun yang terma’afkan dari kewajiban zakat. kecuali orangorang yang memiliki penghasilan yang terbatas yang tidak mencapai nishab syar’i (batas minimal jumlah harta yang diwajibkan syari’ah untuk dizakati). Akibatnya. bagi sebagian besar UKM yang banyak terdapat di daerah lemahnya manajemen dan penerapan teknologi menjadi kendala untuk berkembang lebih lanjut. Yaitu berupa sedikit kelebihan dari 23 24 Undang-Undang Republik Indonesia No. maskapai (perusahaan transportasi) darat. tidak ditetapkannya sanksi bila ada pelanggaran penyaluran dana. Selain ketidakmampuan menjaga konsistensi mutu. Meski ada keunggulan yang melekat pada LKM dibanding bank umum. firman Allah menyatakan: “… Dan sebagian dari apa yang Kami keluarkan dari bumi untuk kamu”. dalam bahasa undang-undang disebut bahwa badan yang berhak menerima sumber penerimaan sebagaimana sumber penerimaan Baitul Maal ialah Badan Amil Zakat. 25 Dan. “yang diambil dari kaum kaya dan diserahkan kepada kaum miskin dan disalurkan pada delapan alokasi penyaluran yang telah ditentukan oleh Al-Qur’an. Kendala melakukan ekspor secara individu akibat dari keterbatasan mendapat akses informasi pasar global.270 Ekonomi Islam: Sejarah. surat at-Taubah ayat 60. luwes dalam bertransaksi. Padahal. Teori. sesuai dengan madzhab Umar bin Abdul Aziz dan Abu Hanifah.5%) dari modal keuangan atau perniagaan. zakat jenis ini tidak mensyaratkan adanya nishab. yaitu Undang-Undang No 38 Tahun 1999. berfirman. Kantor Menegkop hanya seperti melaksanakan program "bagi-bagi rezeki". yang diwajibkan atas setiap kepala yaitu zakat fitrah. tidak perlu berbadan hukum. . Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 91 maka dana itu akan ditarik kembali dan akan diberikan kepada LKM yang lain yang membutuhkan. ketimbang instansi yang benar-benar peduli dan serius memberdayakan UKM. pasal 6-7. untuk mengakomodir masyarakat (Islam) dalam menunaikan kewajiban agama telah ada undang-undang tentang pengelolaan zakat. Allah swt. dan tidak adanya kegiatan pendampingan untuk menjaga kontinyuitas keberhasilan usaha kecil atau mikro. hewan ternak. bangunan (properti). Menurut pendapat mayoritas ulama fiqih. dan lolos dari seleksi yang dilakukan oleh tim pengawas di tingkat kabupaten dan kota. program LKM menjadi satu-satunya program "unggulan" untuk memberdayakan UKM. serta punya kedekatan budaya dan psikologis dengan nasabahnya. laut. sebagai kelebihan dari persedian makannya di malam dan hari idul fitri. Ia dihitung dengan sepuluh persen (10%) atau lima persen (5%) dari setiap penghasilan pertanian yang dimakan atau yang tidak dimakan. Zakat merupakan kewajiban berkala yang pengambilannya berulangulang setiap satu haul (perhitungan tahun hijriah) baik dari uang. belum pernah mendapat bantuan dana bergulir dari proyek sejenis dalam lima tahun terakhir. surat al-Baqarah ayat 267. Termasuk dalam prosentase pembagian ini adalah kekayaan hewan. tetapi wajib atas setiap muslim yang telah memiliki jumlah zakat fitrah tersebut. Yaitu tidak ketatnya manajemen penyaluran. perniagaan.24 Salah satu sumber utama yang membiayai jaminan penghidupan dalam masyarakat Islam adalah zakat. Ada juga zakat lain yang bersifat tahunan. Bagi produk yang berorientasi ekspor. juga tidak mampu secara cepat menyesuaikan diri dengan tuntutan perubahan mode di masyarakat. Perilaku birokrasi ikut mempersulit keberadaan UKM. Atas dasar undang-undang ini pengelolaan zakat di lembagakan. 26 Al Qur’an.26 Diqiyaskan (dianalogikan) kepadanya –menurut tarjih kami—penghasilan pabrik (industri). Persyaratan yang ditetapkan untuk menjadi LKM yang layak mendapat alokasi dana dari Menegkop. maupun setiap panen atau menuai tanaman dan buah-buhan. Ketidakpahaman terhadap karakter UKM telah membuat persepsi pemerintah meleset dalam melihat UKM. Kepengurusannya terdiri dari unsur masyarakat dan pemerintah. Hingga menjelang berakhirnya tahun 2001. karena tampaknya pemerintah hanya melihat persoalan pendanaan yang menjadi hambatan bagi UKM. Bab III. nishab-nya ditentukan syari’ah dengan tujuan semata-mata untuk mensucikan diri dan harta mereka. termasuk produk yang diminati oleh konsumen di luar negeri. namun ada kerawanan-kerawanan yang patut diwaspadai. antara lain dari faktor lokasi yang memungkinkan lembaga itu menjangkau nasabah pengusaha kecil dan mikro. Ibid. Akan tetapi harus mengakar di masyarakat dan sudah melakukan usaha simpan pinjam secara aktif kepada anggota minimal dalam setahun terakhir. Perizinan yang berbelit-belit dan tidak transparan telah membuat UKM terjebak dalam ekonomi biaya tinggi. Zakat –dalam konteks keseluruhan umat—bukan jumlah yang sedikit. Hal-hal yang bersifat teknis pelaksanaan diatur dengan kebijakan yang dikeluarkan menteri. Zakat yang diwajibkan Allah atas harta orangorang yang kaya. Punya anggota produktif minimal 45 orang.

ra. dan hanya di kawasan yang investasinya berkembang pertumbuhan akan terjadi. sekitar 17 . tetapi “hak yang ditentukan”. kebijakan perkreditan untuk sektor UKM tidak pernah tepat sasaran.. yaitu sebagai kewajiban agama.Rp 200 juta sebagai kredit konsumtif. . 29 Al Qur’an. Bila pengelolaan dana tersebut berjalan baik. Gagasan ini mudah diucapkan. Pemerintah dalam menggerakkan lembaga keuangan yang dekat dengan UKM. Juga kenyataan itu dapat dilihat dari adanya pengemis di jalan-jalan atau yang berjalan dari pintu ke pintu. Sebab masyarakat akan terbantu dalam pendanaan untuk mengembangkan potensi-potensi usaha di wilayahnya. ia menempati urutan sesudah syahadatain dan menegakkan shalat.” 29 27 28 Yusuf Qardhawi. khususnya di pedesaan. Op. Zakat –seperti disyariatkan Islam—memiliki beberapa karakteristik yang menjadi ciri khasnya. namun hingga saat ini peran itu belum dapat dijalankan dengan baik. Hukum …. Dana kompensasi subsidi BBM tahun 2001 yang dialokasikan kepada program Menegkop sebesar Rp 50 milyar. KUD justru menjadi penghambat pengelolaan lembaga keuangan yang profesional. kenyataan itu sangat nampak ketika bulan ramadhan tiba. Zakat ini (baik zakat atas harta atau zakat fitrah) adalah suatu ibadah yang dijadikan seorang muslim untuk ber_taqarrub kepada Allah. keberadaan lembaga keuangan yang dapat melayani kebutuhan ekonomi rakyat menjadi mutlak adanya. yang sudah diketahui oleh orang-orang yang berkewajiban ataupun orang-orang yang berhak menerimanya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 269 bahan makanan pokok di negerinya –atau nilai harga menurut pendapat yang benar—yaitu satu sha’ atau sekitar dua setengah kilogram. sesuai hukum ekonomi maka investasi akan berkembang di pedesaan. pemerintah melalui Kantor Menteri Negara Koperasi dan Usaha Kecil Menengah pada pertengahan tahun 2001 mengeluarkan kebijakan mengembangkan lembaga keuangan mikro (LKM). Keberadaan lembaga kredit di pedesaan akan menstimulasi masyarakat pedesaan menjadi masyarakat yang maju. Bahkan. maka potensi keuangan kaum muslimin yang berkembang di masyarakat. Hal demikian menunjukkan dengan jelas bahwa perintah tersebut sebagai suatu keharusan (kewajiban) bukan sekedar sebagai bimbingan atau himbauan. karena bentuknya yang koperasi. Kewajiban Berinfaq Perintah berinfaq datang setelah perintah beriman kepada Allah dan Rasul-Nya. Disamping itu. digunakan untuk modal pengembangan LKM. infaq dan zakat tidak seperti di negara Islam. dan tiap kabupaten mendapat dana untuk lima hingga enam LKM. perbankan mematok suku bunga kredit yang sangat tinggi. yang lambat laun akan menjadikan pedesaan kompetitif dalam tatanan perekonomian global. Dengan situasi seperti itu. syi’ar terbesar dan ruku Islam ketiga. Suatu pajak dimana orang yang menyembuyikannya akan dijatuhkan sanksi. sehingga perekonomian di tingkat terbawah.20 persen membuat UKM sektor riil tidak mampu lagi bergerak. bagi orang yang menetang pembayarannya kepada jama’ah Islam (negara Islam) wajib diperangi. Ketiga. Dana ini lebih kecil dibanding tahun 2000 yang masih sebesar Rp 350 milyar. Selama ini KUD yang dipenjarakan diharapkan dapat menjadi lembaga pembiayaan yang efektif dimasyarakat. kredit Rp 100 juta . tanpa distorsi-distorsi. haul (waktu) dan alokasi penyaluran yang telah ditentukan. Ibid. zakat buka sekedar kebaikan pribadi atau shadaqah suka rela. Di masa Khalifah Abu Bakar. yaitu desa. seperti firman Allah. mandiri. Ia memohon kepada Allah supaya diterima. Apalagi. mendefinisikan kredit dari Rp 10 juta . ia juga merupakan pajak resmi yang pemungutannya dilakukan oleh negara Islam dari para pemilik harta dan disalurkan kepada orang-orang yang berhak menerimanya (melalui para amilnya). penyalurannya bersifat langsung secara perseorangan. Cit. ”Apakah kemundharatan bagi mereka. dan sejahtera dalam mekanisme pasar Bila semua itu berjalan. akan tetapi tidak sederhana untuk dilaksanakan. Ia memiliki jumlah nishab (kadar). Di dalam al-Qur’an dan Sunnah. antara lain: pertama. Akibatnya. Kedua. Ketidakseragaman dalam mendefinisikan kredit untuk UKM. Teori. Ini hanya bisa terjadi bila pemerintah dapat menciptakan iklim.Rp 5 milyar sebagai pinjaman usaha menengah. moral dan perundang-undangan. seperti shalat dan puasa. Menyahuti gagasan yang dilontarkan oleh banyak pihak itu. Memiliki tingkat pewajiban yang sangat tinggi. dan tidak membedakan pengertian antara pengusaha dan perusahaan telah melahirkan berbagai salah pengertian dan kebingungan di jajaran para pengambil keputusan. surat an-Nisa (4) ayat 39. Ia merupakan kewajiban yang agung.92 Ekonomi Islam: Sejarah. Setiap LKM akan mendapat alokasi dana sebasar Rp 50 juta. Dalam al-Qur'an perkataan iman banyak digabungkan dengan infaq. LKM akan dikembangkan di 175 kabupaten.27 Zakat tersebut –dalam konteks umum—menjadi sumber dana yang sangat penting. Berkembangnya lembaga kredit di tingkat masyarakat yang paling bawah akan berdampak positif terhadap pengembangan kawasan pedesaan. tidak menjadi ekonomi berbiaya tinggi. Hal itulah salah satu alasan dibentuk pemerintahan. kalau mereka beriman kepada Allah dan hari kemudian dan menafkahkan sebagian rezki yang telah diberikan Allah kepada mereka? Dan adalah Allah Maha Mengetahui keadaan mereka.28 Karena sistem Baitul Maal sebagai badan yang berwenang menghimpun dan mendayagunakan sumber penerimaan dari shadaqah.

Sepanjang tahun 2001 kredit kepada UKM dan Koperasi (UKMK) hanya sekitar Rp 22 trilyun dari total kredit perbankan sebesar Rp 300 trilyun. jika kita cuplik kembali datai BIRO. 33 lihat. menyatakan: ”(Yaitu) mereka yang beriman kepada yang ghaib. niscaya akan terkumpul padanya jumlah besar dari harta benda yang dapat mereka daya gunakan untuk kebaikan dan keberkatan seluruh masyarakat sehingga dapat menutupi berbagai kekurangan dalam kehidupan ekonomi. Penghargaan yang tinggi terhadap UKM layak diberikan. bahwa sebagian rizki dinafkahkan dan sebagian lain ditabung. 34 Al hadits. termasuk kredit mikro. malah muncul 99 UKM yang berorientasi ekspor. bertambahlah iman mereka (karenanya) elan kepada Tuhanlah mereka bertawakkal. 31 30 . dan mereka menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. Bahkan. namun tidak pernah terangkat ke permukaan. maka kecil kemungkinan untuk jatuh miskin. menetapkan kredit Kupedes (Kredit Usaha Pedesaan) hingga Rp 50 juta. baik dari sisi makro maupun mikro. Terpaan badai krisis yang hingga kini belum dapat ditepis seluruhnya itu telah memberi kesadaran akan keberadaan UKM. surat al-Baqarah(2) ayat 3. sehingga tidak memerlukan lagi Al Qur’an. nafkah atas diri sendiri maupun keluarga. yang tidak termasuk dalam KUK adalah pinjaman yang disalurkan kepada perusahaan yang memiliki aset produktif lebih besar dari Rp 200 juta. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 93 saat badai krisis menghantam sejak pertengahan tahun 1997 hingga awal tahun 2001. Ini karena perbankan tidak mengubah paradigmanya. Fakta itu semakin menguatkan dugaan berbagai pihak bahwa sektor ini memang kuat dan fleksibel. karena terbukti bank-bank yang berorientasi pada kredit kecil terselamatkan. Sebagaimana Firman Allah dalam menggambarkan sifat orang-orang muttaqin di permulaan surat al-Baqarah. dan omzet yang lebih besar dari Rp 1 milyar per tahun.”30 Dan dalam firman-Nya yang termaktub dalam surat al-Anfal. (yaitu) orang-orang yang mendirikan shalat dan yang menafkahkan sebagian dari rezki yang Kami berikan kepada mereka. Kisah sukses UKM. surat al-Baqarah (2) ayat 3. Ini tidak berarti meniadakan tawakal kepada Allah dan sifat zuhud akan duma. baik wajib maupun sunnat. BRI misalnya. semua pinjaman dengan nilai maksimum Rp 500 juta termasuk dalam KUK. yang mendirikan shalat dan menafkahkan (menginfaqkan) sebagian rezki yang Kami anugerahkan kepada mereka. atau nafkah untuk kebaikan jamaah (masyarakat) dan untuk sabilillah (perjuangan di jalan Allah). surat as-Syuraa (42) ayat 38. karena hal tersebut termasuk mengambil sebab kausalitas yang disyariatkan. Sementara.32 Para ahli tafsir berbeda pendapat tentang batasan yang dimaksud dengan infaq ini. Bahkan dengan berlebihan beberapa kalangan menjadikannya sebagai monumen bagi dunia usaha dan perbankan. yaitu melihat UKM sebagai mitra dan konsumen yang potensial untuk dibesarkan. Menurut survei BIRO diketahui 60 persen UKM memiliki rasio penjualan ekspor lebih dari 40 persen. Barangsiapa yang menafkahkan sebagian yang ia dapatkan dari penghasilan.34 Apabila umat Islam sudah terbiasa menabung dan telah menjadikan hal itu sebagai suatu kebiasaan. UKM telah menunjukkan eksistensinya dalam perekonomian nasional dengan pelbagai kontribusi. 33 Di antara rahasia ungkapan al-Qur'an bahwa ia menjadikan infaq yang diminta tersebut adalah dari sebagian rizki yang telah Allah berikan. Apakah berupa zakat yang diwajibkan? Ataukah shadaqah sunnat? Ataukah nafkah atas keluarga? Para ahli tafsir menguatkan bahwa lafadz tersebut mencakup setiap infaq. yang selama ini cenderung mengabaikan keberadaannya. 32 Al Qur’an. padahal bila paradigmanya dibalik. Al Qur’an. Mereka memandang UKM sebagai pengusaha lemah yang tidak memiliki modal besar. Ini sebenarnya fakta lama.”31 Selain itu. setidaknya ini tampak dari rendahnya distribusi kredit kepada UKM. maka perbankan akan lebih "ramah" kepada UKM.268 Ekonomi Islam: Sejarah. surat al-Anfal (8) ayat 2-4. BI memberi definisi. Teori. dan apabila di-bacakan kepada mereka ayat-ayat-Nya. dalam hadits shahih disebutkan bahwa Nabi saw. juga dalam surat makiyyah dinyatakan:”Dan bagi orang-orang yang menerima (mematuhi) seruan Tuhannya dan mendirikan shalat. bahkan 29 persen diantaranya rasio ekspornya diatas 86 persen. Tafsir al-Qurthubi. Sementara bank-bank lain memiliki definisi yang berbeda terhadap kredit UKM. Itulah orang-orang yang beriman dengan sebenar-benamya. menyatakan:”Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu adalah mereka yang apabila disebut nama Allah gemetarlah hati mereka. menabung untuk keluarganya sebagai persediaan hidup mereka selama setahun. sedang urusan mereka (diputuskan) dengan musyawarah antara mereka. dan berbagai pujian yang dilontarkan kepada sektor ini ternyata tidak berbanding lurus dengan kepedulian untuk mengangkat sektor UKM ke jenjang yang lebih tinggi dalam kancah perekonomian negeri ini. Artinya. Padahal. Berbeda dengan bank-bank yang berorientasi pada konglomerasi. Bank lainnya. yang kini harus menjalani "rawat inap" di Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) karena harus direstrukturisasi. UKM masih dipandang sebelah mata. Ketidakpahaman terhadap karakter UKM tercermin pula dalam menetapkan definisi kredit usaha kecil (KUK). Al-Qur'an menjadikan infaq sebagai sifat dasar orang-orang mu'min seperti mendirikan shalat yang merupakan tiang agama. Mereka akan memperoleh beberapa derajat ketinggian di sisi Tuhannya dan ampunan serta rezki (ni'mat) yang mulia. riwayat Muslim. di lain sisi banyak perusahaan afiliasi konglomerat yang harus dilikuidasi karena tak mampu lagi bertahan. Tidak ada keseragaman definisi KUK dikalangan perbankan.

Op. untuk itu dianjurkan sebaiknya menggunakan uang.35 Pengusaha Kecil dalam Sistem Ekonomi Syariah Tahan banting. yang 41. dan bunga yang telah memberatkan bangsa dan masyarakat sampai mereka berusaha melunasi utang dengan utang yang lain. bin Hamid bin Hatim. namun tetap masih bisa berdiri dan berjalan. 36 Kompas. Istilah yang mungkin tepat untuk menggambarkan keberadaan usaha kecil dan menengah (UKM) ditengah situasi yang serba tidak menentu dan penuh ketidakpastian. padahal Allah-lah yang mempusakai (mempunyai) langit dan bumi? Tidak sama diantara kamu orang yang menafkahkan (hartanya) dan berperang Al Qur’an.. Kegiatan ekspor UKM terbanyak terjadi di sub sektor industri tekstil. kerajinan kulit. rotan. "tahlukah" adalah menyibukkan diri dengan kepentingan-kepentingan pribadi dengan mengabaikan problematika umat. Menurut syarah Bukhari dan Muslim. Pengusaha di skala itu masih terus bergerak walau memikul beban yang lumayan berat. sibuk dengan mengembangkan harta benda pribadi dan meninggalkan jihad di jalan Allah. riwayat Atha bin Yasar. Lalu Allah menurunkan kepada kami dan menjawab apa yang telah kami katakan. selain karena faktor ekonomi juga karena faktor keikhlasan. komisi.5 persen omzetnya di bawah 1 juta dollar AS. surat al-Baqarah (2) ayat 275-279. Abu Said.” 37 Jadi. Mereka mampu hidup dengan modal sendiri. Sehingga dalam menunaikannya. ”Dan mengapa kamu tidak menafkahkan (sebagian hartamu) pada jalan Allah. Cit.”36 Dalam sebuah hadits terdapat interpretasi tentang "tahlukah' dengan menahan tangan dari infaq di jalan Allah. 35 Kita melihat rahasia pelarangan dan peperangan ini pada milyaran utang. sehingga harus selalu berputar dalam perekonomian. Menurut data Survei Business Intelegence Report (BIRO) tentang prospek UKM Nasional yang dilaksanakan Februari-April 2001 di wilayah Jabotabek menunjukkan. Tahlukah adalah mengurusi harta benda dan membenahinya serta meninggalkan jihad. (Ibnu Katsir 1/228.94 Ekonomi Islam: Sejarah. karena spekulasi tidak diperbolehkan. ketika Allah telah menguatkan Islam dan orang-orang yang menolongnya (pengikutnya) semakin banyak. Dalam pandangan Islam uang adalah flow concept. IbnuJarir. Uang adalah milik masyarakat sehingga menimbun uang di bawah bantal (tidak produktif) dilarang. seperti yang dikatakan seorang penyair dulu: “Jika anda melunasi utang dengan utang yang lain tidak akan menjadi pelunasan. sejak krisis melanda negeri ini pada pertengahan tahun 1997 hingga saat ini. Itu data strata UKM berdasarkan modal. Tampaknya beliau melarang bentuk pertukaran seperti ini karena ada unsur riba di dalamnya”. dan berbuat baiklah karena sesungguhnya Allah menyertai orangorang yang berbuat baik. 36 Pada masa krisis ini kontribusi kegiatan ekspor terbesar diberikan oleh kelompok UKM. Bergugurannya perbankan tidak membuat para pelaku UKM gamang. Abu Hurairah. kekuatannya untuk bertahan semakin besar. jumlah usaha yang masuk dalam kelompok ini mencapai 40 juta unit. Dalam bentuk pengingkaran dan hasungan. . Orientasinya penting dipahami oleh umat Islam sesuai dengan kadarnya. dan al-Halda. sehingga mereka bisa ke luar masuk pasar lokal maupun ekspor lebih cepat. Al Qur’an. sebagian besar UKM justru tetap bertahan. atau ketidakmampuan optimalisasi kapasitas produksinya karena seretnya pasokan bahan baku yang harus diimpor. maka sebagian kami berkata kepada sebagian yang lain secara sembunyi-sembunyi: Sesungguhnya harta kita telah hilang dan Allah telah menguatkan Islam serta banyak penolong-penolongnya. 37 Ibnu Katsir di dalam tafsirnya me-nil bat-tan riwayat tersebut kepada Abu Daud. Prinsip kata sektor ini begitu fleksibel. dan kelapa sawit. sepatu. produk tekstil.” Orientasi Infaq yang Dituntut Umat Islam dalam kewajibannya menunaikan infaq terdapat dua orientasi. Zainul Arifin. Teori. lalu 72. kalau pun ada dukungan bank itu pun jumlahnya tidak besar. hlm. 36 35 menyetujui transaksi-transaksi dengan sistem berter. alangkah baiknya seandainya kita mengurusi harta kita dan membenahi apa yang telah hilang darinya. 80 persen dari UKM memiliki investasi di bawah 1 juta dollar AS. Ada yang berbentuk perintah dan ancaman. karena kekuatan modal kerja mereka tidak bergantung sepenuhnya pada lembaga perbankan. Bagi UKM memiliki kandungan lokal yang besar. "Sesungguhnya ayat ini turun berkenaan dengan kami orang-orang Anshar. mainan anak-anak. Abu Ya'la.000 di antaranya masuk kategori usaha menengah. seperti di dalam ayat. Di antara rontoknya konglomerat karena belitan utang. karena hal itu berarti megurangi jumlah uang yang beredar. janganlah kamu menjatuhkan dirimu sendiri ke dalam kebinasaan. dan Abu Said Al Hudri. Mereka pun relatif mampu mencapai optimalisasi produksi. dan selebihnya usaha kecil. melainkan utang di atas utang yang lain. an-Nasa'i dari Abd. Terbukti dari data yang ada. Orientasi Pertama: Infaq di Jalan Allah.34 Dalam konsep islam tidak dikenal money demand for speculation.229). Namun yang lebih menakjubkan adalah. Abu Ayyub al-Anshari berkata.Senin 3 Desember 2001. seperti firman Allah: "Dan berinfaqlah (belanjakanlah hartamu) di jalan Allah. mebel. di 34 35 Al Hadits. 16. Seruan berinfaq ini dianjurkan oleh al-Qur'an dalam berbagai macam cara dan bentuk. ia menshahih-kinwya. surat al-Baqarah (2) ayat195. atTirmidzi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 267 pinjaman Luar Negeri yang didasarkan pada sistem riba (bunga) yang haram dan telah dimaklumatkan perang oleh Allah dan Rasul-Nya terhadap orang yang melakukannya.

Doktrin Ekonomi Islam. Dan Allah menyempitkan dan melapangkan (rezki) dan kepada-Nya lah kamu dikembalikan” 40 Dalam bentuk ancaman yang keras dengan sanksi Allah dan azab-Nya yang pedih. 32 Zainul Arifin. Dan apa saja kebaikan yang kamu buat. tentunya bagi setiap warga negara tidak ada lagi kewajiban setelah menunakan zakat. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui”. 33 Rasulullah bersabda: “Ternyata Rasulullah tidak Fazlur Rahman. 43. 31 Untuk menghasilkan keuntungan. 73. Allah berfirman: “Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan. maka Allah akan melipat gandakan pembayaran kepadanya dengan lipat ganda yang banyak. Islamic Studies." 41 Ayat-ayat ini dan yang semisalnya membuat para sahabat Rasulullah saw.30 Mata Uang Dinar Pada dasarnya Islam memandang uang hanya sebagai alat tukar. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. maka rasakanlah sekarang (akibat dari) apa yang kamu simpan itu. 4) Mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. penasaran sehingga mereka mengajukan pertanyaan kepadanya: Apa yang mereka nafkahkan? Al-Qur'an menyebutkan pertanyaan dari mereka ini dua kali. (bahwa mereka akan mendapat) siksa yang pedih. Di mana rakyat merupakan subjek zakat. 50. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. surat at-Taubah (9) ayat 34-35. surat al-Baqarah (2) ayat 261. 29 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Jawablah: "Apa saja harta yang kamu nafkahkan hendaklah diberikan kepada ibu-bapak. yang mempunyai kewajiban. surat al-Baqarah ayat 215. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik.29 Dalam negara Islam perbendaharaan negara (baitul maal) merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. 31 Zainul Arifin. seperti diungkap-kan dalam ayat: ”perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir.”38 Dalam bentuk anjuran dengan pahala yang baik.42 Yang mereka maksudkan dengan yang kedua adalah 38 39 Al Qur’an.39 Dalam firman-Nya yang lain Allah swt menyatakan: ”Siapakah yang mau memberi pinjaman kepada Allah.28 Dalam negara Islam. kaum kerabat. Allah menjanjikan kepada masing-masing mereka (balasan) yang lebih baik. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah.27 Peranan negara dalam kehidupan ekonomi islam mencakup empat hal. Lembaga Islam untuk Penelitian dan Pengembangan Masyarakat_LIPPM. Ibid.266 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. Di mana itu merupakan faktor yang dapat memberikan keseimbangan politik dan dalam usaha mempertahankan keseimbangan sosial. Karena zakat merupakan inti dari keuangan Negara Islam. Dana Bhakti Wakaf.. Cit. hlm. maka beritahukanlah kepada mereka. hlm. 40 Al Qur’an. Oleh karena itu beliau menekankan kepada para sahabat untuk menggunakan uang dalam transaksitransaksi mereka. sesungguhnya sebahagian besar dari orang-orang alim Yahudi dan rahib-rahib Nasrani benar-benar memakan harta orang dengan jalan yang bathil dan mereka menghalang-halangi (manusia) dari jalan Allah. maka sesungguhnya Allah Maha Mengetahuinya. lalu dibakar dengannya dahi mereka. 28 27 sebelum penaklukan (Mekkah). sebagaimana firman-Nya: ”Hai orang-orang yang beriman. hlm. Mereka lebih tinggi derajatnya daripada orang-orang yang menafkahkan hartanya dan berperang sesudah itu. hlm.32 Sistem pertukaran zaman dahulu ialah barter (bai’ al muqayyadah).. yaitu: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Oleh karena itu Rasulullah meyadari akan kesulitan-kesulitan dan kelemahan-kelemahan sistem pertukaran ini. lalu beliau ingin menggantinya dengan dengan sistem pertukaran melalui uang. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 95 harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. (Yogyakarta: 1995). surat al-Baqarah ayat 245. 43. 41 Al Qur’an. hlm. 47. Pustaka Alvabet. bukan sebagai barang dagangan (komoditas). anak-anak yatim. (Jakarta: 1986). dan pada masa Rasulullah telah dipandang sebagai suatu sistem yang sangat lemah. Ibid. orang-orang miskin dan orang-orang yang sedang dalam perjalanan. Op. surat al-Hadid ayat 10. lambung dan punggung mereka (lalu dikatakan) kepada mereka: 'Inilah harta bendamu yang kamu simpan untuk dirimu sendiri. “Ekonomic Principles of Islami”. 30 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Allah melipat-gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. seakan-akan yang mereka maksud dari salah satunya adalah pertanyaan tentang alokasi nafkah. pada tiap-tiap bulir seratus biji. Muhammad Nejatullah Siddiqi. 16. uang harus dikaitkan dengan kegiata ekonomi dasar (primary economic activities) baik secara langsung melalui transaksi atau secara tidak langsung melalui penyertaan modal guna melakukan salahsatu atau seluruh kegiatan usaha. Dan orang-orang yang menyimpan emas dan perak dan tidak menafkahkannya pada jalan Allah. 42 Al Qur’an. Pemikiran Ekonomi Islam. Dan Allah mengetahui apa yang kamu kerjakan. Islamabad.. (Jakarta: 2005). Teori. pada hari dipanaskan emas perak itu dalam neraka Jahanam. 33 Fazlur Rahman. pinjaman yang baik (menafkahkan hartanya di jalan Allah). . Al Qur’an.

24 Oleh karena itu. meriwayatkan. Perumpamaan (nafkah) yang dikeluarkan oleh orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh butir. surat al-Baqarah (2) ayat 219. Saya mengatakan. Tetapi. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. dan kerinduannya yang tinggi atas tuntutan duniawi dan kebutuhan materi.”46 Tentang hal ini Jabir ra. riwayat Bukhari secara mu'allaq dalam Kitab Zakat. Dengan catatan pihak pemerintahnya dapat memberikan dukungan berupa kebijakan publik yang dapat menopang berjalannya sistem ekonomi islam. tentunya dapat dipraktekkan demi tercapainya kesejahteraan rakyat di negara yang bersistem apa pun. Political Economy of the Islamic State.25 Sehingga segala kebijakan yang dibutuhkan oleh sistem ekonomi islam dapat segera diakomodir. modal usaha. berkata kepadanya.dan mereka mengutamakan (orang lain) atas diri mereka sendiri sekalipun mereka memerlukan (apa yang mereka berikan itu). ialah: 1) Pembiayan Mudharabah. mengharapkan pahalaNya di akhirat. "Sepertiganya. 46 Al Hadits. sistem ekonomi Islam sebagai suatu sistem yang bersifat universal (rahmatan lil ‘alamin). Inilah yang dilakukan oleh Abu Bakar ash-Shiddiq ra. Infaq dan Shadaqoh. University of Southern California. 26 Bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. BMT dalam operasionalnya. Dar Al Fikr. maka hal itu bertepatan dengan harta yang ada padaku. ketika seseorang datang kepadanya dengan membawa emas Al Qur’an. Rasulullah saw. . Islamic Culture Centre. menerima dan menyalurkan Zakat. yaitu supaya nafkah umum tidak melebihi nafkah pribadi sehingga seseorang menyisakan untuk diri dan keluarganya sesuatu yang mencukupi mereka dan tidak perlu lagi memintaminta kepada orang lain. Dan Mengelola berbagai jenis Pembiayaan. Dan siapa yang dipelihara dari kekikiran dirinya. "Apa yang kamu sisakan untuk keluargamu?” Ia berkata. Ph. maka jawabannya adalah: “Dan mereka bertanya kepadamu apa yang mereka nafkahkan. bahwa kebijakan Islam dalam infaq. "Saya tidak akan mengunggulimu untuk sesuatupun selamanya. (QS. hlm. Tirmidzi dalam al-Manaqib dan Shahih-ny (3676) dan al-Haldm dalam az-Zakat dan di-shahih-kannya dengan syarat Muslim (1/414) serta disetujui oleh adz-Dzahabi). hlm. Katakanlah "Yang lebih dari keperluan. The Economic System of Islam. negara 24 Ali Aswaf. 2:261). membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. ia berkata. idealnya sistem ekonomi islam dalam tataran praktek dilapangan berada dalam naungan negara islam. juga Mengelola berbagai jenis simpanan dari pihak ketiga. ia berkata.43 Kata "al 'afwu dalam ayat tersebut bermakna kelebihan dari kebutuhan. Pengendalian modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara islam modern." Demikianlah Allah menerangkan ayat-ayat-Nya kepadamu supaya kamu berfikir. "Saya sisakan untuk mereka Allah dan Rasul-Nya” Saya mengatakan (kepada Abu Bakar). 280. 25 M. 3) Pembiayaan Bai’ bi Taman ajil. ”Tidak ada shadaqah kecuali dari kelebihan akan kebutuhan”. Peranan ekonomi secara aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari system ekonomi islam. 4) Pembiayaan Murabahah. hari ini saya mengungguli Abu Bakar. dan pada tiap-tiap butir (menumbuhkan) 100 biji. Teori. karena. Pembiayaan yang dijalankan oleh Baitul Maal wa Tamwil. lalu Rasulullah saw. 45 Al Qur’an. (Beirut: 1972).. jika saya memang dapat mengunggulinya suatu hari! Lalu saya datang dengan setengah harta saya. dan penggantian dari-Nya di dunia. ia berderma dengan sesuatu yang ia sendiri memerlukannya dan mendahulukan orang lain atas diri-nya. surat al-Hasyr (59) ayat 9. Juga. tanpa harus berlarut-larut memikirkan dampak politis dari kebijakan pemerintah yang akan dikeluarkan. Dan Allah Maha Luas karunia-Nya lagi Maha Mengetahui". sebagaimana dikisahkan oleh Umar ra. 160. memerintahkan kami untuk bershadaqah. Namun. 'Kemudian Abu Bakar datang dengan membawa seluruh (harta) yang ada padanya' Maka Rasulullah saw. "'Umar berkata (lagi). Umar Chapra. mereka itulah orangorang yang beruntung" 45 Mereka mendahulukan hak-hak nafkah umum atas hak nafkah pribadinya karena dengan apa yang ada di sisi Allah. 44 43 BMT belum diakui sebagai lembaga keuangan secara formal. kami ada di sisi Rasulullah saw. Karena sistem ekonomi islam berkait secara mutlak dengan negara. 40 26 Muhammad al Mubarak. keyakinan. perdagangan dan keuangan. dalam rangka melaksanakan prinsip "itsaar" (mendahulukan kepentingan orang lain dari kepentingan diri sendiri) sebagaimana Allah memuji orang-orang yang berbuat itsar dengan flrman-Nya:".96 Ekonomi Islam: Sejarah. hlm. dan 5) Pembiayaan qardhul hasan. Allah akan melipatgandakan ganjaran bagi siapa yang Dia kehendaki. 1970. Peranan Pemerintah Filsafat kemasyarakatan islam. riwayat Abu Dawud dalam as-Zakat (1678). Di mana negara merupakan salah satu dari tiga soko guru dalam system ekonomi islam. "Apa yang kamu sisakan untuk keluargamu?" la berkata. (London: 1970).. Nizam al Islam al iqtisad. Al Hadits. 2) Pembiayaan Musyarakah. memang tidak ada keraguan bahwa ada beberapa kondisi individual di saat sebagian orang semakin meningkat keimanan. berkata. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 265 pertanyaan tentang kadar yang dinafkahkan. 44 Artinya. Oleh karenanya operasional BMT tak jauh berbeda dengan koperasi simpan pinjam.D Thesis.

Ada yang sunnat. 23 M. Teori. Pindbuk Press. hlm. Ada yang tidak tertentu dan terbatas bahkan diserahkan kepada nurani individu atau kepada kebutuhan masyarakat seperti kewajiban gotong-royong dan jihad dengan harta. Pedih menatap sosok mereka. Terlebih bila kaum dhu’afa. karena dikhawatirkan ia akan jatuh miskin. Kemudian ia menghampiri beliau dari belakangnya. Kemudian juga. hlm. 1. saya tidak memiliki yang lainnya. dan tidak mengkhawatirkan fitnah atas dirinya seperti yang dikhawatirkan atas orang yang ditolak emasnya tersebut. “ Wahai Rasulullah. 49 Yusuf Qardhawi. BMT (Baitul Maal wa Tamwil) adalah lembaga keuangan mikro yang dioperasikan dengan prinsip bagi hasil (profit loss sharing). Lantas Rasulullah saw berpaling darinya.264 Ekonomi Islam: Sejarah. 22 Dewasa ini telah tersebar lebih dari 3000 BMT di seluruh nusantara. dengan jumlah pengelola lebih dari 30.!". Ya Rasullullah saw. atau ancaman yang telah disebutkan di atas. BMT adalah lembaga keuangan mikro syari’ah ditumbuhkan oleh prakarsa dan dengan modal awal dari tokoh masyarakat setempat sebagai landasan system ekonomi yang dijalakankan ialah as salam: keselamatan (yang berintikan keadilan). al-Qur'an mengingkari orang-orang yang mengaku zuhud dan para penyeru sikap berlebih-lebihan dalam agama yang mengharamkan atas diri mereka Al Hadirts. kemudian ia meminta-minta kepada orang. dalam akatifitas ekonominya berharap selamat di dunia dan di akhirat. Sekalipun lembaga keuangan koperasi telah ada sejak lama. Semuanya telah diremas. Amin Azis. lalu ia berkata."48 Tidak ada keraguan bahwa di antara infaq di jalan Allah ada yang wajib seperti yang ditunjukkan oleh ayat-ayat perintah. ia menshahih-kannya mcnurut syarat Muslim (1/413) dan disepakati oleh adz-Dzahabi)." Dalam riwayat lain: "Ambillah hartamu dari kami. 2. hlm. Amin Azis. Tetapi mengapa kita masih berada di “pinggiran” peta perekonomian bangsa ini? Salah satu penyebabnya adalah belum tersedianya wadah untuk memaksimalkan potensi yang besar itu. (1764) dan al-Hakim. Penanggulangan Kemiskinan Melalui POKUSMA DAN BMT. tidak mengingkari Abu Bakar Ash Shiddiq ra. Orientasi kedua ini adalah nafkah kepada diri. riwayat Abu Daud dalam az-Zakat(1763).23 Secara umum. secara konseptual ialah melakukan kegiatan pengembangan usaha-usaha produktif dan investasi dalam meningkatkan kualitas ekonomi pengusaha ekonomi mikro dan kecil terutama dengan mendorong kegiatan menabung dan menunjang pembiayaan kegiatan ekonominya. infaq dan shadaqah yang akan diooptimalkan dalam distribusinya sesuai dengan peraturan dan amanahnya. termasuk dari amalan taqarrub kepada Allah yang paling besar. pengingkaran. dan akhirnya ia menjadi beban bagi orang lain. dan siapa saja yang ditanggung seseorang. 47 . sebesar telur. "Seseorang di antara kalian datang dengan apa-apa yang ia miliki kemudian mengatakan ini adalah shadaqah.49 Orientasi Kedua: Nafkah kepada Diri dan Keluarga. ada yang tertentu kadar dan alokasinya. menumbuh kembangkan bisnis usaha mikro dan kecil. Op. tidak jauh berbeda dengan bank syari’ah. Cit. Lalu Rasulullah saw bersabda. yang melepaskan seluruh hartanya karena Rasulullah mengetahui akan kebenaran niatnya. seperti zakat yang telah diwajibkan Islam dan dijadikannya sebagai rukun ketiganya.47 Berkata Imam al Khithabi. BMT berfungsi menerima dana titipan berupa zakat. atau dikhawatirkan sengitnya perang batin terhadap pengeluaran infaq tersebut akan menimbulkan penyesalan dalam dirinya sehingga harta sudah terlanjur hilang tetapi tidak mendapatkan pahalanya. (Jakarta: 2004). lalu Rasulullah saw berpaling darinya. "Dari hadits tersebut dapat difahami bahwa yang tepat bagi orang tersebut adalah menyisakan persediaan hidup untuk dirinya dan tidak melepaskan semua harta miliknya sekaligus. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 97 mereka yang terkoyak. kami tidak membutuhkannya' . Sementara rentenir dan tengkulak diam-diam telah melumat mereka. kemudian ia menghampiri Rasulullah dari sisi kanannya. namun dalam kenyataan prakteknya belum menjadi harapan bagi komunitas dhua’fa. Seorang muslim tidak boleh melarang diri dan keluarganya dari rizki yang baik sedangkan ia mampu. lembaga dan kondisi kehidupan ekonomi rakyat yang dilandasi oleh nilai-nilai dasar as salam (‘islam) merupakan tujuan dari pada keberadaan BMT di nusantara. kami mendapatkannya dari tambang. Perincian tentang hal ini akan dijelaskan pada pembicaraan tentang distribusi. Pinbuk Press. jilid II.21 Terciptanya system.20 Fungsi BMT. keluarga. kekuatan keyakinannya.. hlm. baik motivasinya karena zuhud dan kesederhanaan maupun kikir dan kebakhilan. xi. 22 Ibid. 48 Ma'alim as-Sunan dengan Sunan Abu Daud. sistem operasional BMT sebagai lembaga keuangan mikro syari’ah. Akhirnya pendar mata mereka hanyalah kegetiran. Keberadaan koperasi sekalipun diperuntukkan untuk usahawan kecil. dalam rangka mengangkat derajat dan martabat serta membela kepentingan kaum fakir dan miskin. Perbedaanna ialah 20 M. “Bisakah kita tidur nyenyak. sementara tetangga disebelah tengah kelaparan?” Umat Islam di Indonesia mempunyai potensi yang sangat besar dalam bidang ekonomi. dan telah memiliki asset (konsolidasi) lebih dari 1 trilyun rupiah. Sebaik-baik shadaqah adalah sesuatu yang lebih dari kebutuhannya. ambillah sebagai sedekah. dan Petunjuk Islam Mengenainya. kedamaian dan kesejahteraan. 311. Rasulullah saw. namun belum sepeuhnya berpihak pada kaum dhuafa. 21 Ibid. Pedoman Pendirian Baitul Maal wa Tamwil.000 orang. Infaq yang wajib. malu kami mendengar pesanmu. (Jakarta: 2004). Semua telah dicabut.

surat al-Baqarah (2) ayat 172. makan dan minumlah. al-Qur'an mengatakan kepada seluruh manusia: “Hai anak Adam. Ada tawar-menawar bagi hasil. dan janganlah kamu melampaui batas. "Hai orang-orang yang beriman. Kita juga tak bisa menuansai getar jiwa 18 19 Kelompok Al Baraka. 51 50 &Development Islamic International Company for Real Mesir 1981 Estate Development Islamic Inveslment Company of thc Gulf Mesir 1982 Islamic Investmeni House Jordan 1981 Jordan Islamic Bank for Finance Jordan 1978 &Investment 18 Kuwait Finance House Kuwait 1977 Kuwait Finance House (Turkcy) Turki 1983 Nasser Social Bank Mesir 1972 Qatar Islamic Bank Qatar 1983 Saudi-Philippine Islamic Arab Saudi 1982 Development Bank 19 Tadamon Islamic Bank Sudan 1983 West Sudan Islamic Bank Sudan 1984 Sumber: Arabia. B. Demikianlah Kami menjelaskan ayat-ayat itu bagi orang-orang yang mengetahui. semuanya dari Abdullah bin 'Amr dan terdapat dalam Shahill al-Jami' ash-Shaghir (2678). The Middie East. b. dan buka pada hari libur. Karyawan baik. 54 Al Hadits. 53 Lihit. Produk kurang bervasiasi C. Menggunakan sistem bagi hasil. Transaksi belum jelas. Informasi dan sosialisasi masih kurang.3 20. Sebagaimana firman Allah. Simpanan/deposito sulit. telah mengingkari kebakhilan dan menjadikan kebakhilan salah satu penyebab kebinasaan. Aspek Kelemahan a. dan berhias secara umum bukan terperinci.5 62. Lebih bervariasi (tabungan haji. Karyawan belum sepenuhnya paham sistem syariah. Beliau bersabda.9 5. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang berlebihan. Middle Eastem Financial Directory 1985. Persyaratan tak berbelit dan tanpa jaminan Kenyamanan a. b. karena orang-orang sebelum kamu binasa lantaran kekikiran. Dan makanlah makanan yang halal lagi baik dari apa yang Allah telah rizkikan kepadamu. pakailah pakaianmu yang indah disetiap (memasuki) mesjid.”53 Perintah-perintah yang tegas dari Allah ini mewajibkan untuk menikmati hal-hal yang baik berupa makan. "Jauhkanlah diri kalian dari kekikiran.” 51 Dalam ayat lain dinyatakan pula. surat al-Maidah (5) ayat 87-88. Kita tak akan paham dengan lakon mereka yang mungkin cuma indah dilantunkan di pentas sinetron. tak memberatkan.131). 1. Jenis Produk a. Prinsip Syariah a.98 Ekonomi Islam: Sejarah. Kelompok yang didirikan oleh Pangeran Mohammad bin Faisal. memerintahkan mereka untuk memutuskan tali silaturrahmi maka mereka memutuskannya dan memerintahkan mereka untuk berbuat jahat maka mereka melakukan kejahatan. Baitul Maal wa Tamwil Kaum dhuafa adalah kelompok masyarakat yang telah tercabik. Al Qur’an. Namun benarkah cita-cita masih menggelayuti impian mereka? Mereka memang tumbuh. janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu. makanlah di antara rizki yang baik-baik yang Kami berikan kepadamu dan bersyukurlah kepada Allah. menyatakan "Hai orangorang yang beriman.8 11.0 54. bebas riba. Sesunggufmya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas. Bagi hasil hasil sama saja dengan bunga secara bisnis a. jika benar-benar hanya kepada-Nya kamu menyembah. a.0 Tabel 12 Kelebihan dan Kelemahan Bank Syariah Aspek Kelebihan A. Perhitungan bagi hasil kurang jelas. khusus (untuk mereka saja) di hari kiamat. asy-Syathibi dalam al-Muwafaqat (1/130. dan al-Haldm (1/11). Sumber: Survei BI di daerah Jawa Barat.”52 Imam Syathibi menjelaskan tentang perintah-perintah seperti di atas: “la termasuk hal mubah (yang dibolehkan) dalam batas tertentu dan merupakan perintah secara umum baik bernilai sunat ataupun wajib.0' 50. minum. kredit bagi hasil) b. Jumlah maksimum plafon masih terbatas c. c. Abu Dawud dalam Az-Zabut 1698). d.50 Perintah-perintah Ilahi ini: “Pakailah pakaianmu! dan “Makan dan minumlah!” memberikan pengertian wajib bukan mubah. mempertahankan hidup dan akhirnya kehabisan tenaga saat merengkuh cita-cita. b. Sebagaimana Allah mengingkari kehidupan susah dan nelangsa jika dengan motivasi zuhud dan "beribadah". Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 263 apa yang Allah halalkan. Mereka tertatih melangkah. Teori. Pelayanan cepat dicairkan. b. c.0 18. . riwayat Ahmad (11/161). Katakanlah: Siapakah yang mengharamkan perhiasan dari Allah yang telah dikeluarkan-Nya untuk hamba-hamba-Nya dan (siapa pulakah yang mengharamkan) rezki yang baik? Katakanlah: Semuanya itu (disediakan) bagi orang-orang yang beriman dalam kehidupan dunia. 52 Al Qur’an. Fasilitas kurang lengkap.54 Al Qur’an.1 10. Dia juga mengingkarinya jika disebabkan oleh kebakhilan atas hartanya dan ambisi pada dunia. al-Mundziri mcnisbatkannya pada An-Nasa'i.. Ramah dan berpakaian sopan. Rasulullah saw. la (kekikiran itu) menyuruh mereka untuk bakhil maka mereka berbuat bakhil. surat al-A'raaf (7) ayat 31-32. b. Jasa pinjamannya tinggi c. tapi kerap layu hingga sukar berkembang. dan janganlah berlebih-lebihan. dan bertakwalah kepada Allah yang kamu beriman kepadaNya. petugas mandatangi nasabah. seperti dipahami oleh sebagian ulama.Ibid. Sesusai dengan syariat.

seperti DSN. ”Dari setiap harta yang telah Allah berikan padaku. karena di antara tindakan mensyukuri nikmat Allah adalah menggunakannya dengan semestinya. Gamal Attia. Imam Bukhari dan Muslim menjadilcm hujjah para pcrawinya dan disepakati oleh adz-Dzahabi. Maka Rasulullah saw. khusunya Bank Indonesia yang terus aktif berkomunikasi dengan lembaga keunagan syariah internasional. sesungguhnya saya tertarik agar supaya pakaianku baru. ”Tidak akan masuk surga siapa yang dalam hatinya ada seberat biji sawi dari kesombongan. Nabi saw bertanya lagi.8 180. Islamic Development Bank (IDB).0 54. ketika seorang lelaki datang kepada Nabi saw. "Apakah kamu memiliki hana?''la menjawab. Kini (1985) diberi izin perbankan penuh dan disebut AJ Rajhi Banking Invcstment Corporation. ”Apabila Allah memberikan kepadamu harta maka hendaklah nikmat Allah dan kemurahan-Nya itu tampak pada dirimu. 'Dari harta apa saja?". 17 Holding Company (perusahaan induk) yang dikelola oleh Dr.0 315.0 1.0 5. la menyukai keindahan. seperti Internasional Islamic Finansial Market (IIFM).8 2.0 50.000. penyempurnaan terus menerus sistem pelaporan dan pedoman akuntasi dan audit perbankan syariah. la membenci perbuatan yang cenderung pada kebakhilan.!” Tidak ada salahnya apabila seorang muslim tampak necis dalam berpakaian sehingga selalu berusaha agar pakaian dan alas kakinya bagus. dan AAOIFI. 15 Ibid. ”Nabi saw bersabda. Allah itu adalah indah." Lalu seorang lelaki berkata. la menjawab. Imam Muslim meriwayatkan dari Ibnu Mas'ud dari Nabi saw.0 34. tetapi kesombongan itu adalah barang siapa yang menolak kebenaran dan meremehkan orang lain." 55 Demikianlah sunnah Nabi menjelaskan bahwa Allah itu indah. Teori. Sudah selayaknya keindahan tersebut terjadi dalam segala hal. sehingga kenikmatan tersebut tampak pada dirinya.7 400. bersabda. Inilah yang dicintai Allah. Dan pengajian daerah-daerah yang mempunyai potensi kedepan nantinya. Kesombongan itu adalah menolak kebenaran dan meremehkan orang lain.0 13. Serta yang utama adalah diperbanyaknya kegiatan edukasi publik yang bertujuan meningkatkan pemahaman masyarakat itu sendiri. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 99 dilaksanakan secara umum bagi ssitem perbankan di Indonesia. beliau bersabda.0 7. dengan mengenakan pakaian usang. prudential regulation dan penilaian tingkat kesehatan perbank syaraiah itu sendiri. ”Itulah keindahan.5 13.0 15. Kita pasti mengangapnya sebagai hal yang aneh karena hal itu bertentangan dengan biasanya. 'Sesungguhnya Allah itu indah. ."at-Tirmidzi dan al-Halam dari Abdullah bin 'Amr dan di-hasan-kannya dalam Shahih air Jami' Ash-Shaghir (1887).262 Ekonomi Islam: Sejarah. Juga yang utama lain adalah saling tukar informasi. Perlunya perdalaman ataua kajian dan penyusunan ketentuan pengawasan perbankan syaraiah berbasis risiko (risk-based supervisison). 14 55 "al-Halam (1/26) berkata.0 7. 16 Cabang di Turki yang sepenuhnya dimiliki oleh Kuwait Finance House. "Ya". BAMUI. Oleh karena itu. Asbisindo. Nabi saw bertanya kepadanya. sebagaimana la menyukai agar bekas nikmat-Nya terlihat pada hamba-Nya. Islamic Financial Service Board (IFSB). Kita sebagai manusia –Allah Maha memiliki perumpamaan yang paling tinggi— seandainya memiliki seorang pelayan atau pengikut yang Idta. dan lembaga-lembaga pendidikannya.5 42. ”Wahai Rasulullah. Hal ini ditegaskan pula dalam hadits: ”Sesungguhnya Allah menyukai agar bekas nikmat-Nya terlihat pada Kelompok Al Baraka didirikan oleh Syeikh Saleh Kamal.6 40. beri sebaikbaik pakaian tetapi pakaian itu tidak dipakainya pada saat menghadiri undangan.” Al-Hakim meriwayatkannya pula. rambutku terminyaki dan tali alas kakiku baru. Tabel 11 Lembaga-lembaga Keuangan Islam Bank Al Baraka Bank 14 Al Baraka Islamic Investment Bank 15 Al Baraka International PLC38 A] Baraka Investment & Development Company Al Baraka Turkish Finance House Al Rajhi Company for Currency Exchange &Commerce Al Rajhi Company for Islamic Investments Bahrain Islamic Bank Bahrain Islamic Investment Company Bank Islam Malaysia Beit Ettamouil Saudi Tounsi Dar al-Mal al-Islami16 Dubai Islamic Bank Faisal Islamic Bank of Egypt Faisal Islamic Bank of Sudan Faisal Islamic Bank of Turkey Internalionai Islamic Bank Islamic Bank International Islamic Banking System International Holding 17 Islamic Development Bank Islamic International Bank for Investment Negara Sudan Bahrain Inggeris Arab Saudi Turki Arab Saudi Inggeris Bahrain Bahrain Maiaysia Tunisia Swiss UAE Mesir Sudan Turki Bangladesh Denmark Luxemburg Arab Saudi Mesir Tanggal Didirikann 1982 1984 1984 1982 1984 1978 1980 1979 1981 1983 1984 1981 1875 1977 1977 1985 1983 1983 1978 1975 1981 Modal yang Disetor (juta f) 2. mencintai keindahan.8 Tidak diragukan bahwa kekikiran seseorang pada dirinya dan keluarganya termasuk dalam celaan tersebut. mencintai keindahan.” Sampai ia menyebutkan gantungan cemetinya.0 50.-(Apakah termasuk sombong)?' Beliau bersabda. 'Sesungguhnya ada seorang yang suka agar pakaiannya bagus dan alas kakinya bagus. di dalam riwayatnya ini disebutkan bahwa seorang lelaki berkata. Penyempurnaan sedikit infrastruktur dalam upaya pengauatan institusi pendukung industri perbankan syaraiah sangat menentukan sekali.

baik bank umum maupun BPRS. Seorang lelaki (suami) di keluarganya adalah pemimpin dan bertanggung jawab terhadap yang dipimpinnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 261 hamba-Nya”. riwayat Tarmidzi dan al-Hakim dari Abdullah bin ‘Amr dan di-hasankannya dalam Shahih al-Jami’ Ash-Shagir (1887). riwayat Ibnu Hibban dan ia men-shahth-\annya dari Anas bin Malik {AlMawaridAWl) dan di dalam al-Jnmi' ash-Shaghir dinisbatkan kepada Nasa'i serta di-liasankannya di dalam Shahib id-Jami'i. 58 Al Hadits. Selain itu manajer dan pimpinan bank Islam harus menguasai dasar-dasr muamalat Islam. surat al-Isra' ayat 29. maka pasti ia lebih bakhil terhadap kerabat. Allah berflrman:"Dan janganlah kamu jadikan tanganmu terbelenggu pada lehermu dan janganlah kamu terlalu mengulurkannya karena itu kamu menjadi tercela dan menyesal. dan seluruh tuntutan hidup sebagaimana teraplikasi pada pakaian dan perhiasan yang telah disinggung dalam hadits tersebut.” 60 Pedoman al-Qur'an tentang pemberian nafkah seseorang terhadap keluarganya ditentukan oleh ayat mulia yang sangat gamblang berikut ini: “Hendaklah orang yang mampu memberi nafkah menurut kemampuannya. artinya berkewajiban menjaga dan bertanggung jawab atas keamanan dana yang disimpan dan siap sewaktu-waktu apabila dana diambil pemiliknya. Rasulullah saw. semuanya dari Abdullah bin "Amr. Apabila kita mengingat kembali potensi pasar perbankan syaraiah yang masih sangat besar dan banayk wilayah-wilayah potensial yang belum terlayani sebenarnya.57 Tidak dibenarkan seorang muslim menyengsarakan istri dan anakanaknya serta kikir dalam menghidupi mereka sedangkan ia mampu dan lapang. 60 Al Hadits. baik dari bank swasta nasional maupun BPD. serta rencana masuknya bank-bank baru dalam industri perbankan syariah.”61 At-Tirmidzi dan al-Hakim dari Abdullah bin ‘Amr dan di-hasan-kannya dalam Shahih al-Jami’As-Shaghir. bank syariah sangat diharapkan dapat memperhatikan perkembangan pengaturan dan pengawasan yang . Teori. 57 Al Qur’an. Untuk bank umum. dan kepentingan masyarakat Islam yang banyak diungkapkan oleh Al-Qur'an dengan fi sabilillah (di jalan Allah ). dunia perbankan syariah diperkirakan akan tumbuh pesat seperti tahun-tahun sebelumnya. bersabda. 5) Dewan Pengawas Syariah (DPS) bertugas untuk mengawasi operasionalisasi bank dari sudut syariah. Dari sisi penawaran. adanya rencana penambahan modal dan rencana pembukaan kantor cabang atau kantor di bawah kantor cabang dari Bank syariah yang sudah beroperasi. Dan semakin banyaknya bank syariah yang beropersi juga diharapakan akan mendapatkan kepada economic of scala dari industri yang akan berdampak pada semakin efesiensinya operasional bank-bank syaraiah. 61 Al Qur’an.58 Sabda Nabi saw: "Sesungguhnya Allah pasti akan menanyakan setiap pemimpin tentang kepemimpinannya apakah ia memeliharanya ataukah menyia-nyiakan-nya. diperkirakan akan meningkatkan ekspansi pembiayaan. 6) Fungsi kelembagaan bank syariah selain menjembatani antara pihak pemilik modal dengan pihak yang membutuhkan dana.100 Ekonomi Islam: Sejarah. suarat ath-Thalaq ayat 7. 59 Sabdanya pula menyatkan: “Cukuplah merupakan dosa bagi seorang lelaki (suami) jika ia menelantarkan orang yang ditanggungnya. diperkirakan pada tahun 2010 akan bertambah melonjak jumlah UUS. Dari gambaran tahun 2002. dan kebaikan tercermin dalam sikap pertengahan. ia menshahih-iannyz dan disepakati oleh adz-Dzahabi (1/415). Selain itu. 56 Arahan Nabi ini hendaklah teraplikasikan pada makanan. tempat tinggal. sedangkan tingginya minat pada pemda untuk masuk ke industri perbankan syariah melalui pendirian BPRS diharapkan akan meningkatkan outreach pelayanan bank syariah khsususnya bagi masyarakat rendah dan UKM. Allah tidak memikulkan beban kepada seseorang melainkan (sekedar) apa yang Allah berikan kepadanya. dan adanya kecendrungan terus menurunnya suku bunga SBI seperti yang terjadi tahun 2002. Dan Abu Dawud (1692). selain itu faktor riil seperti yang dilaporkan BPS pada awal tahun 2003 juga sangat menunjukkan adanya peningkatan ekspor yang cukup signifikan. anak yatim. orang miskin. Terdapat beberapa faktor yang mengidentifikasi hal tersebut. ibnu sabil.. sedangkan keutamaan berada di antara sikap berlebih-lebihan dan sikap berkekurangan. Allah melarang berbuat kikir dan pelit dalam membelanjakan harta sebagaimana al-Qur'an juga melarang dari berlebih-lebihan dan pemborosan. minuman. Allah kelak akan memberikan kelapangan sesudah kesempitan. Barang siapa bersikap bakhil terhadap diri dan keluarganya. Karena itu optimisme pertumbuhan volume usaha perbankan syariah nasional sangat didukung oleh rencana pengembangan usaha yang dicanangkan oleh bank umum syariah dan unit usaha syariah bank umum konvensional. Faktor eksternal yang semakin kondusif terutama dengan semakin stabilnya nilai rupiah. terkendalinya laju inflansi. dan Muslim (696). 59 Al Hadits. Karena keadilan tercermin dalam keseimbangan. an-Nasai dan al-Haldm. Ahmad meriwayatkannya pula (6495) dan di-shahth-\an oleh syaikh Syalar. "Setiap kalian adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung jawab pada yang dipimpinnya. dengan relatif tingginya CAR bank syariah yang memberikan kecukupan ruang gerak untuk tetap melakukan ekspansi seperti tahun-tahun sebelumnya. 56 Pengerahan dana masyarakat dalam bentuk deposit tabungan oleh penyimpan dianggap sebagai titipan (al-wadiah) sedangkan bagi bank dianggap sebagai titipan yang aiamanatkan sebagai penyertaan dana pada proyek-proyek yang dibiayaai bank yang beroperasi sesuai dengan prinsip syariah sehingga pada penyimpan tidak dijanjikan imbalan yang pasti. juga mempunyai fungsi khusus yaitu fungsi amanah. riwayat Bukhari dan Muslim. Diperkirakan jumlah bank syariah akan bertambah dengan masuknya pemain baru.. Dan orang yang disempitkan rizkinya hendaklah memberikan nafkah dari harta yang diberikan Allah kepadanya. Arah kemajuan kedepan nantinya.

4) Al Qur’an. Rasul. Allah swt. Memang hal itu dapat menghasilkan manfaat ekonomi. Pembagian harta yang didapat dalam masa perang ini. Dan Allah juga berfirman tentang harta Fai’: “Apa saja harta rampasan perang (fai’) yang diberikan Allah kepada Rasul-Nya yang berasal dari penduduk kota-kota maka adalah untuk Allah. Ciaro. karena dia bertentangan dengan prinsip-prinsipnya dalam memelihara kesehatan akal. BMUI dan Takaful di Indonesia.10 Apabila kita membuka klub-klub untuk judi atau dansa. Pemikiran Politik Proklamator Negara Islam Indonesia SM. Karena itu Al-Qur’an mengharamkan minuman keras dan judi. Akan tetapi manfaat seperti itu tidak ada nilainya dalam pandangan Islam. infaq dan shadaqah sebagaimana terurai di atas sebagai sumber penerimaan Baitul Maal Negara Islam yang peruntukkannya bagi semua urusan negara dan kesejahteraan rakyat. Maka apabila ada pertentangan antara tujuan ekonomi bagi individu atau masyarakat dengan nilai-nilai dasar itu maka Islam tidak mau peduli dengan tujuan-tujuan tersebut dan snggup mengorbankan tujuantujuan itu dengan kerelaan hati. anak-anak yatim. maka sesungguhnya seperlima untuk Allah. adapun ciri bank syariah adalah:131) Beban biaya yang disepakati bersama pada waktu akad perjanjian diwujudkan dalam bentuk jumlah nominan. hlm. kerabat Rasul. seperti mendorong para turis untuk datang mendapatkan mata uang asing dan sebaginya. salab. 20-22. orang-orang miskin dan orang-orang dalam perjalanan. Hal itu dalam rangka memelihara prinsipprinsip. salab dan fa’i merupakan bagian dari sumber penerimaan Baitul Maal Negara Islam dalam keadaan perang (darul islam fi waqtil harb). Kemudian sebagian yang lain diperuntukkan untuk kemaslahatan umat (rakyat). Di antaranya seperlima dari harta ghanimah dan fa’i.64 Negara Islam bukan hanya bertanggung jawab atas pertahanan dan keamanan saja. sumber penerimaan negara Islam sangat luas untuk mencukupi mereka dan menjamin kebutuhan-kebutuhan mereka. bank syariah tidak menerapkan perhitungan berdasarkan keuntungan yang pasti yang ditetapkan di muka. Ghanimah. akhlaq. (tt). Darul Falah. Jakarta. ada juga dalam bentuk barang. PT.62 Harta yang didapat dalam masa perang itu. surat At Taubah ayat 28. serta sebagian yang lain untuk kepentingan logistik perang. fisik. supaya harta itu tidak hanya beredar di antara orang-orang kaya saja diantara kamu”. wa Ahkamuh. yang besarnya tidak kaku dan dapat dilakukan dengan kebebasan untuk tawarmenawar dalam batas wajar. tetapi Al-Qur’an menganggap semua itu kecil dan menjanjikan kepada mereka bahwa Allah akan mengganti untuk mereka yang lebih baik dari itu. 63 Ibid. surat Al Baqarah ayat 219. Juga. Beban biaya tersebut hanya dikenakan sampai batas waktu sesuai dengan kesepakatan dalam kontrak. tujuan dan keutamaan manusia itu sendiri. dan fa’i merupakan bagian yang khusus di dalam ekonomi Islam. Grafindo Persada. Umumnya harta berupa senjata dikuasai oleh negara kemudian didistribusikan kepada para prajurit sebagai alat kelengkapan perang. surat Ar-Rahman ayat 8-9 13 Isa Abdurahman. (Jakarta: 1999). dan penjualan minuman keras. 11 10 Harta Ghanimah. sesungguhnya apa saja yang dapat kamu peroleh sebagai rampasan perang. Rasul. anak-anak yatim. sesuai dengan ketentuan yang diatur oleh negara Islam berdasarkan Al-Qur’an dan Sunnah. Betapun pun syi’ar agama ini membawa suatu keuntungan materi bagi penduduk Makkah dan sekitarnya. 3) Di dalam kontrak-kontrak pembiayaan proyek. Salab. 12 Al Qur’an. orang-orang miskin dan ibnu sabil…”. tidak hanya berupa uang (cash money) akan tetapi. aqidah dan hubungan sosial. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 101 akhlaqul karimah. Untuk harta rampasan dalam masa perang yang dapat diangkat dan ada yang tidak dapat diangkat. Kartosoewirjo. Teori. surat al Hasyr (59) ayat 7 62 . dan Fa’i Berkenaan dengan harta ghanimah. 11 Maka Islamlah satu-satunya aturan yang bersih dari ekstrimitas yang dilakukan oleh kedua sistem tersebut dan penyimpangan keduanya ke arah ifrath (berlebuhan) atau tafrith (mengurangi). karena pada hakikatnya yang mengetahui tentang ruginya suatu proyek yang biayai bank hanya Allah semata. tetapi juga bertanggung jawa atas perawatan orang-orang yang lemah dan membutuhkan serta jaminan kehidupan yang layak untuk Lihat Al Chaidar. Umumnya harta itu diperuntukkan bagi yang memperolehnya baik secara individu ataupun kelompok. Al Qur’an. azaz-azaz Perbankan Islam dan Lembaga-lembaga Terkait. Dari sinilah Islam mengharamkan haji bagi musyrikin dan mengharamkan thawaf mereka di baitullah dengan telanjang. karena persentase bersifat melekat pada sisa utang meskipun batas waktu perjanjian berakhir. berfirman tentang distribusi harta ghanimah: “Ketahuilah.63 Ghanimah dan Fa’i Di samping zakat. Kerabat Rasul. h 29 dalam Warkum Sumitro. karena pada dasarnya terdapat mudharat yang besar. kekhususannya ialah harta itu akan ada apabila negara (islam) sedang dalam keadaan perang. (1996). 2) Penggunaan persentase dalam hal kewajiban untuk melakukan pembayaran selalu dihindari.260 Ekonomi Islam: Sejarah. 64 Al Qur’an.12 Ciri-ciri Bank Syariah Bank syariah mempunyai ciri-ciri berbeda dengan bank konvensional. Al –Muamalat Al-Haditsah.

Adapun Islam. menjadikan harta sebagai sesembahan dan dunia seluruhnya menjadi pusat perhatiannya (tumpuan harapannya). surat Quraisy ayat 4. dia telah menjadikan ekonomi sebagai sarana untuk mencapai tujuan besar. “Ensiklopedi Muslim Minhajul Muslim” (Jakarta. rampasan perang itu tidak boleh dibagibagikan di darul harb. hingga wilayahnya menjadi darul islam. 1453-1456. “Yang telah memberi makanan kepada mereka untuk menghilangkan rasa rapar dan mengamankan mereka dari ketakutan”. ibadah dan 9 Al Qur’an. Seseorang diperintahkan oleh Rasulullah saw. hlm. Siapa saja yang meninggalkan tanggungan utang atau anak kecil yang terlantar. Teori. yaitu hendaknya manusia tidak disibukkan dengan kesusahan hidup dan perang roti yang melalaikan dari ma’rifah kepada Allah dan hubungan baiknya dengan-Nya serta kehidupan lain yang lebih baik dan abadi. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 259 mereka. Sesungguhnya ekonomi Islam dalam sistem-sistem Materilisme yang ada itu terpisah dari aklaq dan nilai-nialai kemulian. 69 5) Besarnya jizyah boleh kurang dari jumlah di atas.9 Sehingga mereka meresa terikat dengan ikatan persaudaraan yang kuat antara satu dengan yang lainnya dari hamba-hamba Allah. Umar juga menetapkan tunjangan rutin bagi seorang Yahudi yang dilihatnya memintaminta di setiap pintu rumah. karena Rasulullah Shallallahu Alaihi wa Sallam mengambil Jizyiah satu dinar dari penduduk Yaman. Maka apabila Allah membuat sustu sistem hidup untuk mereka. 66 65 Selain berbeda dengan seluruh sistem buatan manusia yang ada – yaitu lebih dalam dari segi kebebasan individu pemanfaatan sosial – sesungguhnya Islam juga berbeda dengan sistem-sistem itu dalam ‘ruh’ dan ‘asas’-nya.67Berdasarkan prinsip ini Umar menetapkan tunjungan bagi setiap anak yang lahir dalam Islam. Pada saat itulah rampasan perang baru dapat dibagi-bagikan. baik hal itu ditetapkan oleh kepala negara maupun tidak. Dia adalah Rabbnya aghniya’ dan fuqara’. tetapi merupakan ketentuan Allah yang maha mengetahui. dan empat dinar dari penduduk Syam. yang menginginkan bagi hamba-Nya kemudahan dan bukan kesulitan. jika kepala negara menetapkan salab itu sebagai hak para tentara. Di mana salab ialah harta yang berada dalam diri musuh yang terbunuh. Rabbnya para pemilik dan Rabbnya para penyewa. Siapa saja yang mati meninggalkan harta maka harta itu untuk ahli warisnya. Seperti juga disebutkan dalam hadits shahih-nya: “Setiap kamu adalah pemimpin dan setiap pemimpin bertanggung jawab atas yang dipimpinya…”. mereka semua adalah hamba dan keluarga-Nya. dan penumpukan kekayaan pribadi atau kelompok dengan cara apa pun. Inilah tujuan ekonomi dalam Islam. 67 Al Hadits. secara otomatis salab itu menjadi harta ghanimah yang dimiliki secara bersama oleh tentara yang ikut berperang. Masing-masing tentara mendapatkan salab musuh yang ia bunuh. sebagai kepala negara umat Islam menjelaskan. mereka berhak atas salab itu. Dia-lah yang mengatur segala sesuatu tanpa penyimpangan dan tanpa pemihakan. ekonomi adalah khadim (penompang atau sarana pendukung) bagi nilai-nilai dasar seperti aqidah Islamiyah. Atas hal ini Rasulullah saw. Sesungguhnya sistem-sistem itu bersifat materi murni yang menjadikan ekonomi sebagai orientasi hidupnya. yang semuanya adalah buatan manusia yang penuh dengan kekurangan dan dikuasai oleh hawa nafsu. Lihat. 68 Diriwayatkan oleh Abu Yusuf dalam al kharaj hlm. 2005). untuk meneriakkan -setelah ghanimah didapatkan. Darul Falah. 68 Teori Jizyah Jizyah ialah uang yang diambil dari ahli dzimmah pada akhir tahun dan besarnya ialah empat dinar emas 69 atau empat puluh dirham perak dari daerah yang ditaklukkan kaum Muslimin dengan senjata. Beliau adalah orang yang lebih bertanggung jawab atas orang-orang mukmin dari diri mereka sendiri. Rabbnya para buruh dan para pemilik profesi. seperti pakaiannya. cet. hadits no. Pembagian itu dimulai dengan salab. Abu Hanifah dan Malik berpendapat. 126. dalam tujuan dan orientasinya dan di dalam kepentingan dan fungsinya. misalnya satu dinar atau sepuluh dirham sesuai dengan kekayaan dan kemiskinan orang kafir yang bersangkutan. . karena penekanan utamanya adalah meningkatkan produktifitas. lebih sempurna dan lebih ideal dari rancangan Allah. maka diserahkan kepada beliau dan beliau bertanggung jawab mengurusnya. Karena sesungguhnya manusia itu apabila dipenuhi kebutuhannya dan keamanannya maka merasa tentram dan berkorsentrasi untuk beribadah kepada Allah dengan khussyu’. bukan pula ciptaan sekelompok dari manusia. senjatanya dan sebagainya. adil. niscaya tidak ada yang lebih baik. Allah berfirman. Dalam pandangan Islam. Sesungguhnya dasar-dasar dari sistem Islam bukanlah buatan manusia. Berbeda dengan sistem-sistem lainya.66 Salab Abu Hanifah berpendapat. menyatakan: “Siapa yang membunuh musuh maka ia berhak atas salab-nya”. Lihat al-jami’ash-Shaghir. Sesungguhnya kemewahan materi itulah tujuan akhir dan menjadi firdaus yang diinginkan. Abu Bakr Jabir Al-Jazairi. bahwa beliau bertanggung jawab semuanya.65 Demikian juga Rasulullah saw. riwayat Bukhari dan Muslim dari Ibnu Umar. Tunjungan ini akan bertambah seiring dengan pertumbuhan dan perkembangan bayi tersebut. As-Salfiah. Sesungguhnya Allah adalah Rab bagi segala makhluq. sedangkan jika imam atau kepala negara tidak menetapkan hal itu. 490.102 Ekonomi Islam: Sejarah. riwayat Bukhari dan Muslim dari Abi Qatadah. Jizyah diambil dari Al Hadits. Dia mengasihi mereka jauh lebih besar daripada kasih ibu terhadap anaknya.

Usaha menjaga stabilitas ekonomi dan moneter. 3 tahun IX. Di mana riba memiliki dampak yang sangat luas baik dalam kehidupan pribadi atau pun dalam masyarakat. Aristoteles adalah orang yang sangat menentang dan melarang bunga (riba) berkembang di masayarakat. Bila kita telusuri. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Pasar Uang AntarBank Syariah (PUAS) PBI No.258 Ekonomi Islam: Sejarah. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. 4). Para pemikir zaman dahulu-pun telah berinteraksi dan menyikapi persoalan riba yang berkembangan dalam lingkungan masyarakat di mana pemikir itu hidup. (yaitu orang-orang) yang diberikan al-Kitab kepada mereka. Mengarahkan kegiatan ekonomi umat untuk bermualamat secara Islam. 2). surat at-Taubah (9) ayat 29. firman Allah swt. yang pada umumnya merupakan program utama dari negara-negara yang sedang berkembang. 71 70 . Adapun orangorang yang berdamai dengan kaum Muslimin. surat annisa (4) ayat 160-161. Untuk menanggulangi masalah kemiskinan. dan surat al Baqarah (2) ayat 278-279. Op. dalam agama-agama lainnya pun termaktub larangan tersebut. Pandangan Aristoteles yang terkait dengan soal suku bunga ialah berkenaan dengan fungsi uang sebagai alat tukar (medium of exchange). Teori. Al Qur’an. Teori Riba (Bunga/Rente) Islam dalam memandang perihal ekonomi.72 Bahkan meminjam uang dengan bunga di larang pada zaman Yunani Kuno. 72 Zainul Arifin. menghindari persiangan yang tidak sehat antara lembaga keungan. 3). 5). 12.70 8 Tujuan Bank Syariah Bank syariah mempunyai beberapa tujuan diantaranya sebagai berikut: 1). Metwally. menuju terciptanya kemandirian usaha. 73 Demikian pula dengan Plato. agar tidak terjadi kesenjangan yang amat besar antara pemilik modal dengan pihak yang membutuhkan dana. Sumber: Biro Perbankan Syariah.13. program pengembangan modal kerja dan program pengembangan usaha bersama. Karena itu Islam melarang setiap pembayaran bunga (riba) atas berbagai bentuk pinjaman. bukan alat untuk menghasilkan tambahan melalui suku bunga.32/34/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS SK DIR BI No. sangat besar menaruh perhatiannya terhadap persoalan riba. 5/3/PBI/2000 tanggal 4 Febuari 2000 tentang Fasilitas Pembiayaan Jangka Pendek bagi Bank Syariah. 74 M. menyatakan: “Perangilah orang-orang yang tidak beriman kepada Allah dan tidak (pula) kepada hari kemudian dan mereka tidak mengharamkan apa yang telah diharamkan oleh Allah dan Rasul-Nya dan tidak beragama dengan agama yang benar (agama Allah). Cit. sehingga manusia tetap pada fitrahnya dan dunia (ekonomi) tidak menjadi tujuan hidupnya. surat ar-Ruum (30) ayat 39. yang diarahkan kepada kegiatan usaha yang produktif. Islam bukanlah satu-satunya agama yang melarang pembayaran bunga. 6). program pembinaan konsumen. hlm. khususnya mualamat yang berhubungan dengan perbankan agar terhindar dari praktek-praktek riba atau jenis-jenis usaha atau perdagangan lain yang mengandung unsur gharar (tipuan). PBI No. dia menyatakan: “suku bunga menyebabkan perpecahan dan perasaan tidak puas di tengah Al Qur’an. di mana jenis-jenis usaha tersebut selain dilarang dalam Islam. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Umum Konvensional menjadi Bank Umum Berdasrkan Prinsip Syariah dan Pembukuan Kantor Bank Berdasarkan Prinsip Syariah oleh Bank Umum Konvensional. 73 Sabili. PBI No. PBI No. orang laki-laki yang telah baligh saja dan tidak dikenakan kepada anak-anak dan wanita-wanita. atau karena usia tua. Untuk menyelamatkan ketergantungan umat Islam terhadap bank non-syariah. No. hlm. Hukum jizyah ialah digunakan untuk kepentingan-kepentingan umum kaum Muslimin dan dasarnya. juga telah menimbulkan dampak negatif terhadap kehidupan ekonomi rakyat. 2003. maka uang perdamaian dikenakan terhadap mereka dan gugur dengan keislaman mereka. 2/8/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Giro Wajib Minimun dalam rupiah dan Valuta Asing bagi Bank Umum yang Melakukan Kegiatan Usaha Berdasarkan Syariah. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. edisi 1 Agustus 2001. 2/15/PBI/2000 tanggal 12 Juni 2000 tentang Penyelenggaraan Kliring Lokal dan Penyelesaian Akhir Transaksi Antar-Bank atas Hasil Kliring Lokal. pembinaan pedagang perantara.74 Sikap Plato terhadap persoalan suku bunga yang berkembang di masyarakat Yunani. Untuk menciptakan suatu keadilan di bidang ekonomi dengan jalan meratakan pendapatan melalui kegiatan investasi. sampai mereka membayar jizyah dengan patuh sedang mereka dalam keadaan tunduk”. surat Ali Imran (3) ayat 130. Upaya bank syariah di dalam mengentaskan kemiskinan ini berupa pembinaan nasabah yang lebih menonjol sifat kebersamaan dari siklus usaha yang lengkap seperti program pembinaan penguasaha produksen.M. Dengan aktivitas bank syariah akan mampu menghindari pemanasan ekonomi diakibatkan adanya inflansi. 15. (Jakarta: 2005). BI. Untuk meningkatkan kualitas hidup umat dengan jalan membuka peluang berusaha yang lebih besar terutama kelompok miskin. dimana beliau mengutuk praktek ekonomi yang bersifat ribawi (bunga). Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 103 Ketentuan Bank Syariah NO 1 2 3 4 5 6 7 Ketentuan SK DIR BI No. Pustaka Alvabet.71 Kontektual firman Allah atas pelarangan riba merupakan penyelamatan atas manusia. 2/9/PBI/2000 tanggal 23 Febuari 2000 tentang Sertivikat Wadiah Bank Indonesia (SWBI) PBI No. Kewajiban membayar jizyah gugur dari orang fakir dan orang yang tidak bisa kerja karena sakit.32/36/KEP/DIR tanggal 12 Mei 1999 tentang BUS PBI No.

Dalam riba nasi’ah terdapat kriteria riba jahiliyah. lembaga-lembaga keungan syariah tersebut dimasukkan dalam dua ketegori. 14/1967. Misanya. maka demi mencapai harapan tersebut seorang muslim harus takut kepada Allah dan hari akhirat dalam aktifitas ekonomi. banyak terjadi penambahan uang (beda dengan praktek riba) tertapi ia berasal dari taransaksi komersial yang sah (penambahan nilai uang dengan partisipasi langsung dari pihakpihak yang terlibat di dalamnya segi resiko (imbalan) dari suatu usaha ekonomi. dll. atau ia menjual sepuluh dinar emas dengan seratus dua puluh dirham perak hingga waktu tertentu. Pesatnya perkembangan bank syariah menimbulkan ketertarikan bank konvensional untuk menawarkan produk-produk bank syariah. Republik Indonesia No. dan masih banyak lagi persoalanpersoalannya. Riba ini adalah jual-beli barang-barang ribawi. apalagi di era modern sekarang ini. sementara pendirian bank baru dari Timur Tengah masih dicegah. menyatakan: “hai orang-orang yang Sabili. dimana barang yang diproduksi disediakan bagi calon konsumen yang merasa membutuhkan (tertarik). dan pembatasan bank asing yang ingin membuka kantornya di Indonesia. Misalnya jual beli satu kwintal gandum dengan seperempat kwintal gandum sejenisnya atau jual beli satu sha’ kurma dengan satu setengah sha’ kurma. 9. lembaga keuangan syariah bermunculan. Sudan . Produk-produk investment banking yang islami juga ditawarkan oleh find manager konvensional seperti The Wellington Management Company (Amerika Serikat). harus juga dapat kita bedakan dalam pengertian bisnis (nilai tambah). Malaysia. diantara di Mesir. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 257 masyarakat”. Swiss dan Luxemberg. siapa yang menaruh modal dalam ventura. surat al Baqarah (2) ayat 281. Sutan Remy Sjahdeini. “the Islamic transactions” di cabang Bank Mesir. Hal ini dibicarakan pada seminar nasional Hubungan Indonesia-Timur Tengah pada 1974 dan tahun 1976 dalam seminar Internasional yang diselenggarakan oleh Lembaga Studi Ilmu-ilmu Kemasyarakatan (LSKIK) dan Yayasan Bhineka Tunggal Ika. Bahamas (Benon). General Motor. Bagaimana Konsep Bank Syariahnya. Namun. Selain itu. “Suku Bunga Dalam Perspektif Yunani”. ada pula negara-negara non-Muslim yang mendidirikan bank Islam. IBM. dan Chrysler. (Jakarta: 1999). yakni UU No. yaitu: Pertama. Hal tersebut cermin dan tindakan beberapa bank konvensional yang membuka sistem tertentu di dalam masing-masing bank dalam menawarkan produk bank syariah. Contohnya.77 Riba ialah tambahan uang pada sesuatu yang khusus. Riba fadhl ialah jual beli satu jenis barang dari barang-barang ribawi dengan barang sejenisnya dengan nilai harga lebih. Namun. firman-Nya. adanya jasa yang segaja dilakukan sebagai nilai tambahnya. edisi 1 Agustus 2001. Xerox. No. Dengan instrumen bai’ (jual-beli). Berdirinya Bank Syariah di Indonesia Gagasan untuk mendirikan bank syariah di Indonesia sebenarnya sudah muncul sejek pertengahan tahun 1970-an. seorang menjual satu kwintal kurma dengan satu kwintal gandum hingga waktu tertentu. perak. Untuk itu kita harus memahami karakteristiknya. atau sya’ir (sejenis gandum). Sementara itu Citibank mendirikan Citi Islamic Investment Bank pada tahun 1996 di Bahrain yang merupakan wholly-owned subsidiary. yaitu Bank Islam Komersial (Islamic Comersial Bank) dan lembaga investasi dalam bentuk Internasional Holding Companies. 77 Al Qur’an.76 Selamat di dunia dan selamat di akhirat merupakan harapan dari setiap umat Islam.75 Dalam agama Nasrani pun terdapat larangan aktifitas ekonomi dan keuangan yang bersandar pada bunga. yang makna harfiahnya “tumbuh” atau “melebihi” dan dari perkataan itu digunakan untuk makna tumbuh/bertambah besarnya sesuatu benda melebihi ukurannya atau jumlahnya aslinya. 76 75 1980-an. Teori. General Electric. Karena manusia pasti berinteraksi dengan persoalan ekonomi. Tabel 10 . Kedua. atau gandum. larangan riba tercantum dalam Leviticus 25: 27. Denmark. bagaimana yang disebut dengan riba yang sebenarnya? Riba ini terbagi ke dalam dua bagian. Di dalam Perjanjian Lama. serta Turki. Riba ini sangat diharamkan Allah swt. sementara City Chase Manhattam telah mengembangkan produk Chase Manhattan Leasing Liquidity Program (CML) untuk memenuhi kebutuhan investasi overnite dan short term lain yang halal. negara-negara Teluk. hlm. riba nasi’ah.104 Ekonomi Islam: Sejarah. Iran. Oasis Internasional Equity Fund dari Flemings Bank (Inggris) State Street Investment Management (Amerika Serikat) Kleintwort Benson Bank (Inggris) Hongkong Shanghai Bangking Corporation (HSBC-London) dan ANZ Bank (MelbourneLondon). Transaksi komersial yang sah adalah berdasarkan tugas distribusi barang. misalnya “Islamic windows” di Malaysia. tidak berjalan dengan UU Pokok Perbankan. “riba” itu berasal dari suatu perkataan bahasa Arab. Pustakan Utama Grafiti. tekhnik bagi hasilnya. tercatat beberapa perusahaan multinasional seperti KFC. Pakistan. “the Islamic Service” di cabang-cabang bank perdagangan Arab Saudi. 119 tahun 1992. Exodus 25: 25 dan dalam Perjanjian Baru terdapat dalam Lukas 6: 35. Dari sisi penggunaan jasa perbankan syariah. masih banyak terdapat hambatan tentang bagaimana penerapan bank syariah. dan ekonomi itu urusan duniawi. atau kurma dengan barangbarang ribawi lain secara tunda. seperti Inggris. Penambahan uang yang tidak jelas (biasanya pekerjaan lintah darat) sangat mengganggu kehidupan yang harmonis sesama umat manusia. Perbankan Islam dan Kedudukannya dalam Tata Hukum Perbankan Indonesia. 3 tahun IX. Secara garis besar. Islam secara terang-terangan menentang keras riba. misalnya emas.

komite ahli yang mewakili negara-negara Islam penghasil minyak bertemu di Jeddah. janganlah kalian makan riba dengan berlipat ganda”. memakan riba. 80 Al Qur’an. delegasi Mesir mengajukan sebuah proposal untuk mendirikan bank syariah. bankbank yang menerapkan bunga diperbolehkan beroperasi. Malaysia pada tanggal 21-27 April 1969. Maret 1973 usulan tersebut kembali diagendakan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 105 dasar bunga. 84 Al Hadits. ide bank syariah terus bergulir di tengah pro dan kontra. 80 Allah melaknat riba. dan para penggagasnya terus berupaya memikirkan jalan untuk mewujudkannya. Kedua.” Jika si B tidak melunasi hutangnya pada waktu yang ditentukan. memakan harta anak yatim. atau aku beri tempo waktu dengan uang tambahan. Untuk mempermudah berkembangannya bank syariah di negara-negara muslim perlu adanya usaha bersama diantara negara-negara muslim. membunuh jiwa yang diharamkan Allah kecuali dengan alasan yang benar. namun." Cukuplah bagi kita bahwa Al-Qur'an telah menjadikan tujuan semua risalah langit adalah melaksanakan keadilan. riwayat Tirmidzi. Hingga sekarang riba jahiliyah ini masih banyak dijumpai di masyarakat. Sidang kemudian memutuskan agar OKI mempunyai bidang yang khusus menangani masalah ekonomi dan keuangan. Arab Saudi untuk membicarakan pendirian bank syariah. Tetapi dipihak lain.84 Termasuk di antara nilai-nilai yang telah ditetapkan oleh Islam di sini dan dalam semua aspek ekonomi Islam adalah: "sikap adil. dan lupa (lupa dari maksiat)”. jika tidak ia termasuk riba dan riba itu sedikit atau banyak hukumnya haram. sihir. muncul dalam konferensi negara-negara Islam sedunia di Kuala Lumpur. banyak yang beraggapan bahwa sistem perbankan bebas bunga (interes free) adalah suatu yang tidak mungkin dan tidak lazim. Pada thun 1972. Maka pada bulan Desember 1970. Begitulah hingga akhirnya dalam beberapa waktu hutang si B menumpuk berkali-kali lipat dari hutang awalnya. "al 'Adl" (Yang Maha Adil) adalah termasuk nama Allah. 83 dan Rasulullah saw sendiri juga menyatakan.78 Hakikat riba nasi’ah ialah si A mempunyai piutang pada si B yang akan dibayar pada suatu waktu. surat Ali Imran (3I ayat130. Muttafaq Alaih. Pada sidang Menteri Pembangunan Islam atau Islamic Development Bank (IDB) dengan modal awal 2 miliar dinar atau ekuivalen 2 miliar SDR (Special drawing right) IMF. Mei 1974. melarikan diri pada saat perang. Berdirnya IDB memotivasi negara-negara Islam untuk mendirikan lembaga keuangan syariah. sesungguhnya Aku telah mengharamkan kedzaliman atas diri-Ku dan Aku telah menjadikannya di antara kamu sekalian sebagai hal yang diharamkan. riwayat Al Hakim. kemudian proposal yang diajukan Mesir dikaji para ahli dari delapan belas negara Islam. surat al Baqarah (2) ayat275. si A berkata kepada si B. diharamkan riba. 8 beriman. Teori. riwayat Ahmad. dan si B harus mengembalikan hutangnya plus uang tambahannya (riba) sebesar lima belas dinar. . “Jauhilah tujuh hal yang membinasakan. pada Sidang Menteri Luar Negeri negara-negara Organisasi Konferensi Islam (OKI) di Karachi. Rancangan pendirian dibahas pada pertemuan kedua. si A meminta uang tambahan dan memberi tempo waktu lagi. Bulan Juli 1973. yang diikuti oleh 19 negera peserta. dua orang saksinya dan penulisnya. Al Qur’an. ”Engkau melunasi hutangmu. yaitu sesuatu yang telah diharamkan Allah atas diri-Nya sebagaimana telah diharamkanNya atas hamba-hamba-Nya: “Wahai hamba-hamba-Ku. Konferensi tersebut memutuskan beberapa hal. Secara kolektif gagasan berdirnya bank syariah di tingkat internasional. Di antara bentuk lain riba jahiliyah ialah si A meminjamkan uang sebesar sepuluh dinar kepada si B hingga waktu tertentu. 82 Al Hadits. dan al hadits sebagai referensi hukum atas aktifitas riba diantaranya. 8 Pada sidang Menteri Luar Negeri OKI di Benghazi. Pada akhir periode 1970-an dan awal dekade Proposal tentang Pendirian Bank Islam Internasional untuk Perdagangan dan Pembangunan (Internasional Islamic Bank for trade and Development) dan proposal Pendirian Federasi Bank Islam (Federasi of Islamic Bank). Lawan kata dari keadilan adalah kedzaliman (azh zhulni}. Sekalipun demikian. terutama mengenai para pengusaha kecil (pedagang) yang tidak memiliki akses kepada perbankan syariah. 81 Al Hadits. Atas usulan ini. surat Ali Imran (3) ayat 130. 79 Jangan memakan riba dengan berlipatganda. Beberapa keterangan yang terangkum dalam al qur’an. Ketika telah jatuh tempo. yang memberi makan dengan riba. syirik kepada Allah. Libya. pintu yang paling ringan ialah seseorang menikahi ibu kandungnya. menuduh wanita yang suci berzinah.256 Ekonomi Islam: Sejarah. jika benarbenar dalam keadaan darurat. dihalalkan jual beli. bank Islam dalah satu artenatif sistem ekonomi Islam. Pakistan. 81 Satu dirham riba yang dimakan seseorang dengan sepengetahuannya itu lebih berat dosanya daripada tiga puluh enam kali berbuat zinah. 82 Riba mempunyai tujuh puluh tiga pintu. maka janganlah kamu saling mendzalimi”. 3) Sementara menunggu berdirinya bank syariah. Keraguan tersebut diantaranya: Pertama. 83 Al Hadits. yaitu: 1) Tiap keuntungan haruslah tunduk kepada hukum untung dan rugi. Allah mencintai orang-orang yang berbuat adil dan 78 79 Al Qur’an. sistem bank tanpa riba diperkenalkan lagi dengan berdirinya Nasser Social bank di Mesir. Pada masa awal perkembangannya atas ide pendirian bank syari’ah tak sedikit yang meragukannya. Berdirnya bank ini lebih bersifat sosial daripada komersial. Adanya pertanyaan tentang bagaimana bank akan membiayai sistem ekonominya. 2) Diusulkan supaya dibentuk suatu bank syariah yang bersih dari sistem riba dalam waktu secepat mungkin.

Di antara fenomena keadilan yang paling menonjol di sini adalah: “pengharaman riba”. sehingga beroperasi atas . jika terjadi transaksi jual beli dengan kondisi darurat seperti ini. Bank Indonesia. 1955. hadits No. Tabel 9 Perkembangan Pangsa Kegiatan Usaha Perbankan Syariah terhadap Perbankan Nasional (%) Keterangan Aset Dana Pihak Ketiga Pembiayaan/Kredit 2000 0. maka bagimu pokok hartamu. Selama unsur tersebut tidak banyak dan tidak disengaja maka dimaklumi. Bank pedesaan yang beroperasi tanpa bunga dan sejalan dengan prinsip-prinsip syariah ini sangat populer dan pada mulanya tumbuh dengan baik. Dan pembiayaan dari 0. Solusi orang ini. Al-Qur’an telah memaklumatkan peperangan dari Allah dan Rasulnya terhadap orang-orang yang melakukannya. bahwa Allah dan Rasul-Nya akan memerangimu. hlm. Islam melarang setiap hubungan dagang yang mengandung unsur penipuan. Al Qur’an. Firman-Nya: “Ingatlah.23 0. Teori.85 Islam telah mengharamkan setiap hubungan bisnis yang mengandung kezhaliman dan mewajibkan terpenuhinya keadilan yang teraplikasikan dalam setiap hubungan dagang dan kontrak-kontrak bisnis. Al-Khaththabi berkata.25 0. Ma’alim as-Sunan. Namun. bahkan melaknat mereka. Ia menjual apa yang ada di tanganya dengan “banting harga” karena darurat. Imam al-Khaththabi menafsirkan jual beli tersebut dengan mengatakan: seseorang terpaksa menjual barang karena uang yang menghimpitnya atau karena biaya hidup yang memberatkannya.17 persen menjadi 0. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 255 membenci orang-orang yang berbuat zhalim. kebanyakan para ulama membenci jual-beli seperti ini. peningkatan pangsa perbankan syariah terhadap perbankan nasional yaitu total aktiva dari 0.57 2001 0. seperti firman Allah: “hai orang-orang yang beriman. 47. Tingginya rasio FDR tidak terlepas dari karakteristik kegiatan perbankan dengan aktivitas sektor riil. Empat tahun kemudian Mit Ghamr dapat membuka sembilan cabang dengan nasabah sekitar satu juta orang.11 persen menjadi 0. jika dilihat dari data selama tiga tahun terakhir dari tahun 1999 sampai Desemeber 2002. Gagasan mengenai bank yang menggunakan sistem bagi hasil telah muncul sejak lama. bank ini ditutup. Dan jika kamu bertaubat (dari pengambilan riba). kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zhalim”. Namun. Rintisan bank syariah lainnya adalah dengan berdirinya Mit Ghmr Lokal Saving Bank pada tahun 1963 di Mesir oleh Dr. Permodalan bank ini dibantu oleh Raja Faisal dari Arab Saudi. dan 1962. Islam melarang bai' al. Oleh karena itu. bisa dikatagorikan sebagai gagasan pendahuluan mengenai perbankan Islam. menurut agama adalah tidak membelinya dengan cara ini dan tidak membiarkan hartanya ludes. Naiem Siddiq (1948) dan Mahmud Ahmad (1952). karena persoalan politik. menurut hukum diperbolehkan dan tidak dinyatakan batal (yakni sah secara hukum meskipun tercela secara moral agama).40 0. Jika unsur "gharar" (ketidakjelasannya) itu sangat kecil maka ditolerir.106 Ekonomi Islam: Sejarah.035 persen. yaitu upaya pengelolaan dana jamaah haji secara konvensional. 86 Yakni disepakati tentang kemakruhannya karena ada unsur kedzaliman dan merugikan. kamu tidak 85 86 Sebagai sustu industri baru. 1957. perkembangannya relatif cepat.gharar (jual beli yang tidak jelas sifat-sifat barang yang ditransaksikan) karena mengandung unsur ketidak-jelasan yang membahayakan salah satu pihak yang melakukan transaksi. Sejarah perkembangan bank syariah modern tercatat di Pakistan dan Malaysia sekitar tahun 1940.35 0. Pada pertengahan 1967 bank ini diambil alih oleh National Bank of Egypt dan Central Bank of Egypt. tahun 1967.17 0. Dana pihak ketiga (DKP) dari 0.80 persen. tetapi jika sangat besar maka tidak ada ditoleransi. Ini tercermin dari tingginya rasio pembaiayaan dibanding pendanaan syariah juga menunjukkan rasio pembiayaan dibanding pendanaan ( atau sering disebut financing to deposit atau FDR) dalam tiga tahun terakhir selalu di atas 100 persen.15 0. Jilid V. tetapi hendaklah ia ditolong dan diberikan pinjaman serta diperlonggar pembayarannya sampai ia mampu untuk menunaikan utangnya. Hal itu akan menjadi suatu kedzaliman terhadapnya. Demikian juga dengan tulisan-tulisan Muhammad Hamidullah yang ditulis tahun 1944. Jika dihitung dalam persentase. “Dalam sanad hadits tersebut terdapat seseorang yang majhul (tidak diketahui identitasnya) yaitu orang tua dari Bani Tamim. Amad elNajar. bertaqwalah kepada Allah dan tinggalkan sisa riba (yang belum dipungut) jika kamu orang-orang yang beriman. Kemudian yang lebih terperinci tentang gagasan ini ditulis oleh Mawdudi (1961).80 2002 Sumber: Biro Perbankan Syariat. Demikian pula ada hadits yang melarang jual beli “orang yang terpaksa” (mudhtharr).36 0. 3242. Sumber alasan pelarangan adalah unsur eksploitasi keperluan orang yang terpaksa (darurat) dan membeli darinya dengan harga yang lebih murah dari harga sewajarnya yaitu harga yang adil.07 persen menjadi 0. ditandai dengan banyaknnya pemikir-pemikir muslim yang menulis tentang keberadaan bank syariah. misalnya Anwar Qureshi (1946). Maka jika kamu tidak mengerjakan (meninggalkan sisa riba) maka ketahuilah. Namun.35 persen. surart Hud (11) ayat 18 al-Khaththabi. Fungsi intermediasi perbankan syariah juga menunjukkan kondisi yang mengembirakan.

Namun bank tidak boleh menyatakan atau mejanjikan imbalan atau keuntungan apapun kepada pemegang rekening wadi’ah.” ( Shahih al-Jami’ash-Shaghir. Demikian pula para pembuat undang-undang dan filosof terdahulu seperti “Solon” perancang undang-undang Athena lama dan Plato”. hlm. riwayat al-Khththabi dalam Ma’alim as Sunan (V/47) hadits no. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 107 bentuk rekening wadi’ah. Beliau juga melaknat orang yang memakan riba.”91Banyak ahli filsafat ekonomi di masa kita telah membicarakan riba. memandang bunga apapun sumbernya-adalah suatu penghasilan yang tidak wajar karena diambil dari jerih-payah orang lain. 90 Sedangkan agama Kristen (Nasrani) telah mengharamkannya secara tegas dalam kitab-kitabnya yang asli. Cit. Cit.. Nabi saw. demikian sebaliknya untuk para pemegang rekening tidak boleh mengharapkan atau meminta keuntungan atas rekening wadi’ah. Hubungan antara ROA dengan leverage digambarkan sebagai berikut: Return On Assets x Leverage Multiplier = Return on Equity (ROE). Yitu perusak individu dan masyarakat. 50 Zainul Arifin. orang yang memberikan makan riba. Teori. sumber dan penggunaan dana qard. (3242). sebagaimana terekam dalam pernyataan mereka? “Tidak ada dosa bagi kami terhadap orang-orang ummi (orangArab)”. Semua agama telah mencela riba sampai orang-orang Yahudi pun mengharamkannya antara mereka meskipun membolehkannya dalam hubungan bisnis mereka dengan bangsa selain Yahudi. Keuntungan bagi para pemilik bank merupakan hasil dari tingkat keuntungan (profitability) dari asset dan tingkat leverage yang dipakai. Sebagian kaum filosof berkata. 88 Nabi saw menganggapnya sebagai salah satu dari kedua perbuatan hina yang jika tersebar di masyarakat maka akan mendatangkan azab Allah. 88 87 Sumber: Biro Perbankan Syariat. perubahan modal pemilik dan laporan laba ditahan. 90 Al Qur’an. 89 Al Hadits. menjilat orang-orang kaya dengan mengorbankan kaum miskin. Salah seorang di antara mereka mengatakan. ”Orang orang yang mengembangkan riba lebih mirip dengan pohon kurma jantan. dalam hal ini menggunakan prinsip wadi’ah yad dhmanah. Buhuts fir Riba. yaitu Al Qur’an. sedangkan leaveragenya 15 maka.7 Tabel 8 Perkembangan Jaringan Kantor Perbankan Syariah Keterangan BUS BUK yang mempunyai UUS Jumlah Kantor BPR Syariah 1992 1 0 1 9 2 1 40 78 1999 2 3 62 78 2000 2 3 96 81 2001 2 6 130 83 2002 menganiaya dan tidak (pula) dianiaya”. 91 Lihat: Abu Zahrah. Bank Indonesia. laba-rugi. dan faktor-faktor yang tidak dapat dikendalikan (uncontrolable factors). meskipun berlainan tingkatan masing-masing. ROA adalah perbandingan antara pendapatan bersih dengan rata-rata aktiva (average asset). ROE = 2% x 15 = 30% Perangkat laporan keuangan bank syariah yang lengkap. Apabila bank dapat menghasilkan net income dari assetnya (ROA) sebesar 2%. di dunia dan akhirat. maka tidak boleh menzhalimi dan tidak boleh dizhalimi. meliputi: Laporan posisi keuangan (neraca). mereka hidup dari kerja orang lain dan mereka tidak berkerja (sendiri).254 Ekonomi Islam: Sejarah. surat Ali Imran (3) ayat 75. 66. maka mereka telah menghalalkan datangnya azab Allah pada mereka”. Op. 6 7 Zainul Arifin. penulis dan saksinya. yaitu return on asset (ROA) dan return on equity (ROE). dan mengabaikan aspek perikemanusiaan demi penghasilan materi. la berpendapat bahwa: “uang tidak melahirkan uang (dengan sendirinya)” dan barang siapa mengembangkan biakkannya dengan kerja maka ia lebih berhak mendapatkan hasilnya. Al Hadits. mengkategorikannya termasuk di antara “Tujuh perbuatan dosa besar yang menghancurkan”. “sesungguhnya masyarakat kita menapaki jalan hidup yang lurus jika dapat menurunkan nisbah bunga sampai nol. perubahan investasi terbatas. Yaitu dalam pangkal dosanya. Sabda Nabi saw: “mereka dalam riba tersebut sama. 5090).6 Tingkat keuntungan bersih (net income) yang dihasilkan oleh bank dipengaruhi oleh faktor-faktor yang dapat dikendalikan (controlable factors). Lord King. ekonomi dan politik. mendapatkan harta bukan sebagai imbalan kerja atau jasa. yaitu riba dan zina: “Jika telah tampak di suatu negeri perbuatan riba dan zina. . sumber dan penggunaan zakat dan dana sumbangan (apabila bank bertanggung jawab untuk hal ini). hlm. Sedangkan Aristoteles. arus kas. Ada dua rasio yang biasanya dipakai untuk mengukur kinerja bank. riwayat at-Thabrani dan al-Hakim dari Ibnu Abbas seperti tersebut dalam Shahih al-Jami' ash-Shaghir (679). Adapaun ROE didefinisikan sebagai perbandingan antara pendapatan bersih dengan rata-rata modal (average equity) atau investasi parapemilik bank. Mereka menjelaskan resiko dan bahayanya secara sosial. 87 Nash al-Qur'an ini menunjukkan bahwa dasar pengharaman riba adalah melarang perbuatan zhalim bagi masing-masing dari kedua belah fihak..89 Hal itu tidak lain karena riba adalah memakan harta orang lain tanpa jerih payah dan kemungkinan mendapatkan resiko. surat al-Baqarah (2) ayat 278-279. Op. catatan-catatan laporan keuangan.

1969). ghanimah.108 Ekonomi Islam: Sejarah. Op. bank menghimpun dana bagi hasil atas dasar prinsip mudharabah yaitu akad kerjasama antara pemilik dana (shahibul maal) dengan pengusaha (mudharib). Kapitalisme Maududi menyebutkan milik pribadi. Praktek pendistribusian harta benda dari Bahrain yang dilakukan Rasulullah seusai shalat dan diserah-terimakan di masjid merupakan suatu kenyataan. Isa Abduh. Dana titipan (wadi’ah / non remunerated deposit). Islam and Modern Economics Theories. sumber penerimaan Baitul Maal ialah dari zakat. yang mengakibatkan penderitaan dan kemelaratan yang luas. yang disihkan untuk mengantisipasi timbulnya resiko kerugian. hlm. prinsip mudharabah juga digunakan untuk jasa pengelolaan rekening tabungan. Teori. Kemudian dana cadangan. Abi As-Sa’ud. (Jakarta: 1990). 46. 2) rekening investasi khusus. di mana bank menerima simpanan dari nasabah yang mencari kesempatan investasi atas dana mereka dalam bentuk investasi berdasarakan prinsip mudharabah mutlaqah. Begitu pula para pemikir umat Islam telah menjelaskan keburukan-keburukan riba dan dampaknya yang membahayakan kehidupan dalam berbagai aspek. 92 Pada masa Rasulullah hingga masa para sahabat. yaitu sebagian laba bank yang tidak dibagi. Pustaka Firdaus. (Delhi: Markazi Maktabah Jama’at-e Islami.93 Zakat dikeluarkan untuk memenuhi berbagai kebutuhan negara sesuai delapan asnaf yang termaktub dalam al qur’an. pusat kendali militer dan politik. berupa modal yang disetor oleh para pemegang saham. 136. bank islam dapat memberikan jasa simpanan giro dalam 5 Zainul Arifin. persaingan bebas. 3) rekening tabungan mudharabah. yaitu dana yang berasl dari para pemegang saham bank. juga diikuti oleh Abu Bakar pada masa beliau sebagai khalifah. dan ushr.5 Bank syariah sesuai dengan fungsinya dapat menarik dana dari masyarakat (pihak ketiga). seperti Ustadz Al-Maududi. Salahsatu syarat mudharabah ialah dananya harus dalam bentuk uang (monetary form) dalam jumlah tertentu dan diserahkan kepada mudharib.94 Penekanan tidak wajar atas hak-hak milik pribadi dan kemerdekaan berusaha menimbulkan kerugian yang besar selama berlangsungnya revolusi industri. maka sumber dana bank syariah terdiri dari: modal inti (core capital). 93 Ibid. 3) Investasi khsusus (special investement account / mudharabah muqayyadah) di mana bank bertindak sebagai manajer investasi untuk memperoleh fee. diskriminasi antara hak para pekerja dan majikan. Cit. Disahkannya pemungutan bunga yang menambah watak anti sosial dari perusahaan kapitalistis menjurus kepada penumpukan kekayaan dan proses Irfan Mahmud Ra’na. Dan laba ditahan. Karena ketiga hal tersebut. jizyah. 92 hubungan kemitraan antara penyandang dana (shahibul maal) dengan pengelola dana (mudharib). Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. Dalam giro wadi’ah. hlm. yang umumya berupa giro atau tabungan. Bank dalam kedudukannya sebagai mudaharib menyediakan jasa bagi para investor. walaupun secara ekplisit tidak dinyatakan sebagai Baitul Maal. kharaj. kuasi ekuitas (mudharabah account) dan titipan (wadi’ah). Kebiasaan Rasulullah. Modal inti adalah dana modal sendiri. Abu Zahrah. dalam bentuk 1) titipan (wadi’ah). selain sebagai tempat untuk ibadah mahdhah. tapi beranggapan bahwa pelaksanaannya dilakukan secara lewat batas oleh kapitalisme. yaitu simpanan yang dijamin keamanan dan pengembaliannya (guaranted deposit) tetapi tanpa memperoleh imbalan atau keuntungan. . Baitul Maal merupakan lembaga perbendaharaan negara (islam) yang berfungsi untuk menerima dan mendistribusikan segala penerimaan negara sesuai posting yang dibenar menurut syar’i. 94 Abul A’la Maududi. kemerdekaan berusaha. berupa: 1) rekening investasi umum. Al’-Arabi. 148. As-Shiddiqi dan lainlain. jadi bank tidak ikut berinvestasi sedang investor sepenuhnya mengambil resiko atas investasi tersebut. bahwa masjid pada saat itu juga berfungsi sebagai tempat Baitul Maal. ialah dana pihak ketiga yag ditipkan pada bank. 2) partisipasi modal berbagio hasil dan berbagi resiko (non guaranted account) untuk investasi umum (general investement account / mudharabah mutlaqah) di mana bank akan membayar bagian keuntungan secara proporsional dengan portofolio yang didanai dengan modal tersebut. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 253 menghapusnya sama sekali”. Darraz. yaitu sebagian laba yang seharusnya dibagikan kepada para pemegang saham.. adapun kharaj dipergunakan untuk kebutuhan negara dalam pekerjaan umum dan pembangunan. hlm. tetapi oleh para pemegang saham sendiri (melalui rapat umum pemegang saham) diputuskan untuk ditahan kembali dalam bank. bersandar pada sumber daya alam untuk pertumbuhan serta prinsip tidak campur tangan negara merupakan alasan-alasan utama kapitalisme modern. Di mana Baitul Maal dilembagakan secara tersendiri dan memiliki pengelola yang diangkat khusus untuk itu. Manajemen Baitul Maal baik dari segi pengelolaan maupun fungsinya semakin menonjol ketika di masa pemerintahan Umar bin Khatab. Praktek sistem Baitul Maal telah ada sejak masa Rasulullah saw. Kuasi ekuitas (mudharabah account). alasan mencari keuntungan sebagai satu-satunya perangsang. Beliau mengakui adanya unsur kebenaran pada prinsip-prinsip tersebut. fai. di mana bank bertindak sebagai manajer investasi bagi nasabah institusi (pemerintah atau lembaga keuangan lain) atau nasabah korporasi untuk menginvestasikan dana mereka pada unit-unit usaha mereka atau pada proyek-proyek tertentu yang mereka setujui.

93 persen. A.918 miliar atau 0. harus diakui bahwa pangsa volume usaha perbankan syariah nasional masih kecil dibandingakan dengan perbankan nasional. (Beirut: Dar al-Fikr. 3.. dan mampu menjadi motor penggerak dalam pertumbuhan ekonomi bangsa. Dana pihak ketiga yang dihimpun sebesar Rp. rasa iba hati. karena ia memperlebar jurang antara si kaya dan si miskin. 97 M. “Friction. 4 Salam ialah pembelian dengan pembayaran di muka. 96 95 . Islamic Economics: Theory and Practice. yaitu 61. 1968). Krisis-krisis ekonomi merupakan jawaban yang cukup untuk menolak anggapan seperti di atas.277 miliar atau 0. Ijarah ialah sewa. Jadi. (al-Qahirah: 1966). yang pembelinya telah menetukan spesifikasi.3 persen. Manan. 99 Suatu penolakan yang keras terhadap kapitalisme. hubungan antara bank syariah dengan nasabahnya bukan hubungan antara debitur dan kreditur. hlm. serta volume pembiayaan. Data pada akhir tahun 2002.35 persen dari dana pihak ketiga (DPK) yang dihimpun seluruh sistem perbankan.8 persen dari tahun sebelumnya. 03. dana pihak ketiga. hlm. Penekanannya atas penambahan terus menerus dari produksi adalah salah kaprah karena penambahan produksi tidak menjamin kesejahteraan yang lebih baik. 4-17. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. sudah terdapat 2 Bank Umum Syariah (UUS). gadai dan hawalah masih dalam porsi yang belum signifikan. Third National Seminarr. 95 Mahmud Ahmad menolak pengakuan kapitalisme sebagai suatu proses penyesuaian diri menuju pemuasan kebutuhan manusia secara maksimal. total aktiva dari seluruh bank syariah nasional (tidak termasuk BPRS) adalah sebesar Rp. Penekanan berlebihan pada kepentingan diri sendiri dan motif demi keuntungan justru menciptakan suatu masyarakat yang hampa dari prikemanusiaan. Namun demikian. mudharabah 15. seperti jumlah aktiva. Power Rationing and al-Zakat” dalam Gary. sedikit lebih rendah dari tahun sebelumnya. diharapkan masyarakat lebih mengenal dan tertarik dengan sistem perbankan syariah sehingga perkembangan dan kinerja bank syariah akan lebih meningkat menuju arah yang lebih prospektif.28 triliun. Proceeding.98 Mabid Mahmud dan Chawdhri mengemukakan tambahan. yang memungkinkan peranan aktif negara dan perlakuan yang lebih baik terhadap para buruh. serta 85 Bank Perkreditan Rakyat Syariah (BPRS). 2.045 miliar atau 0. 100-106. 96 Dengan mengutip Halm. pertumbuhan pembiayaan perbankan syariah sebesar 59. Luthfi Hamidi.22 persen dan musyarakah 1.97 Kelemahan utama dari kapitalisme menurut Baqir adalah kegagalannya dalam lapangan distribusi. 2. “Jejak-jejak Ekonomi Syariah” (Jakarta: Senayan Abadi Publishing. arternatif penyaluran dana perbankan syariah relatif lebih banyak. ijarah. bahwa lewat distribusi yang adil dari hasil masyarakat yang dapat menjamin kesejahteraan dan pemenuhan kebutuhan serta besarnya ukuran kue tidak selamanya relevan dalam hubungan ini.100 Ibid. 100 Lihat Sayyid Qutb. Sedangkan pembiayaan yang disalurkan oleh perbankan syariah adalah sebesar Rp. Association of Muslim Social Scientist. akan tetapi Pikiran Rakyat. 2003). Iqtisaduna. Economics of Islam: A Comparative Study. 1972).05 triliun pada akhir tahun 2002 meningkat menjadi sebesar Rp. Melalui proses sosialisasi kedua komponen tersebut diatas.2 Perbankan syariah nasional (Indonesia) dalam tiga tahun terakhir ini menunjukkan perkembangan yang relatif cepat. Sedangkan bentuk-bentuk pembiyaan lainnya seperti salam4.A. hingga tahun 2002. Ada aturan tertentu dalam dunia pembiayaan perbankan. datang dari Sayyid Qutb yang berpendapat bahwa kapitalisme itu benar-benar tidak berprikemanusiaan dan bertentangan dengan Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 109 keuntungan yang diperoleh adalah berdasarkan bagi hasil dari keuntungan bank yang pembayarannya dilakukan pada akhir bulan atau pada saat jatuh tempo. Dibandingkan perbankan konvensional. hlm.3 Terjadinya peningkatan sebesar 48.9 persen. Jika pada akhir tahun 2001 tercatat Pembiayaan Yang Diberikan (PYD) sebesar Rp. hlm. terciptanya perdagangan yang turun naik dan dikuasainya masyarakat oleh lembaga-lembaga keuangan yang memungut riba terus berlangsung sampai hari ini. (Lahore: Muhammad Ashraf. pengangguran besar-besaran dan adanya kebutuhan yang tidak bisa dipenuhi ketika sumber-sumber produksi dibiarkan tidak dimanfaatkan. Setiap penambahan pada besarnya kue dalam sistem kapitalis mengurangi kesejahteraan dan kepuasan manusia. Mannan mengkritik kapitalisme karena kegagalannya dalam mempertahankan lapangan kerja yang penuh dan karena menjamin persaingan bebas. pembiayaan perbankan syariah masih dominan pembiayaan dengan akad murabahah 70. Itu dapat dilihat pada indikator keuangan.252 Ekonomi Islam: Sejarah. Berbeda dengan bank konvensional. Maududi mempertimbangkan kembali perombakan yang diperkenalkan di negara-negara kapitalis. (Lahore: Muhammad Ashraf. Bahkan sekarang. (Indiana: May 1974). 99 Lihat Mabid Mahmoud. Walaupun adanya perubahan tersebut. 37-38 98 Muhammad Baqir al Sadr. Teori. M.84 persen. 1970). dari data diatas. kuantitas dan waktu penyampaian pesanan. 29 Maret 2003.80 persen dari jumlah penyaluran pembaiayaan atau kredit seluruh sistem perbankan. dan kerja sama. persaudaraan. hlm. 240-241. 4. dengan menunjukkan kekacauan yang telah terjadi karenanya. Syeikh Mahmud Ahmad. seperti kita lihat tahun 2002. Hawalah ialah 3 2 pemiskinan dari rakyat banyak. 3.36 persen dari total aktiva seluruh perbankan nasional.

Namun. penyakit ekonomi. dan deposito. Some Aspects of Constitution and the Economics of Islam. dan sifat yang tak terkendalikan dari kebebasan berusaha dalam kapitalisme. nasabah akan memperoleh keuntungan dari bagi hasil atas pendapatan dari penggunaan dana oleh bank dengan ketentuan yang telah disepakati di muka. 71-75. maka lembaga yang paling banyak dikecam adalah ”bunga”. ia menemukan bahwa teori Moneter tentang bunga dalam versi neoklasik dan versi Keynes. yakni pihak bank terikat dengan ketentuan-ketentuan yang telah ditetapkan oleh shahibul maal. sehingga mudharib memiliki wewenang penuh untuk mengelola dana tersebut tanpa terikat waktu. yaitu mudharabah muthlaqah (general invesment) dan mudharabah muqayyadah. Maududi meneliti peranan ini dan mendapatkan bahwa bunga adalah penyebab dari pelbagai penyakit dalam masyarakat. sebagai suatu yang tidak mengena dengan sebab musabab adanya bunga dibandingkan dengan bagaimana tingkat bunga itu ditentukan. Dengan menolak teori produktivitas sebagai sesuatu yang berbelit-belit dalam pemberian alasannya dan teori pemilihan waktu (Time Preference) sebagai suatu yang berdasar atas dugaan psykhologis yang palsu. Oleh karena itu. sehingga semua transaksi yang dilakukan harus mengikuti kaidah dan aturan yang berlaku menurut syariat Islam.101 Sikap menahan diri dan menunggu tidak memberikan hak kepada kapitalis atas suatu imbalan sampai ia dapat membuktikan bahwa penggunaan modal. memungkinkan meningkatnya perolehan dana yang dapat dihimpun dari produk tersebut. tabungan dengan akad mudharabah.110 Ekonomi Islam: Sejarah. politik. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 251 Teori-teori Modern tentang Bunga Sementara sasaran utama dari serangan kapitalisme ditujukan pada konsepsi hak milik pribadi yang bersifat mutlak. bahkan seharusnya nasabah membayar kepada bank karena telah menugaskannya untuk menyimpan secara aman. hlm. dan jenis layanannya. Dengan lebih dikenalnya produk tersebut oleh masyarakat. 101 mudharabah terbagi dalam dua jenis. yang dipinjam tak dapat tiada harus menghasilkan keuntungan. Dengan cara sama. Begitu pula dengan adanya profit sharing dalam hal penggunaan dana untuk pembiayaan. maupun moral spiritual. semata-mata menempuh risiko tidak perlu menjamin adanya penambahan modal yang mengandung risiko itu. Dalam hal tabungan. Namun dalam bank syariah terdapat perbedaan-perbedaan yang sifatnya prinsipil. hal lainnya yang juga perlu untuk lebih disosialisasikan kepada masyarakat adalah salah satu produk bank syariah yaitu tabungan. tempat. karena jika dilakukan akan sama halnya dengan bunga. Untuk deposito pada hakekatnya hampir sama dengan tabungan. Mahmud Abu Saud. Maududi menemukan bahwa Teori Pemilihan Waktu dan Teori Likuiditas untuk sebagian bisa dianggap berlaku. giro yang berdasarkan wadi'ah tidak mendapatkan keuntungan. shahibul maal tidak memberikan batasan-batasan atas dana yang di investasikannya. peningkatan yang tidak terhindarkan dari kapitalisme monopoli. berikut manfaat yang dapat diperolehnya. dibutuhkan jangka waktu tertentu sehingga diperlukan adanya tenggang waktu antara dana yang diberikan dan pembagian keuntungan. Teori. 1967). (England: The Woking Mission & Literary Trust. Maududi dan Anwar Iqbal Qureshi merupakan penyumbang-penyumbang pertama di bidang ini. Dalam pada itu Mahmud Ahmad. Syeikh Nasir Ahmad. Dikala kita menyimpulkan secara singkat pandangan para ahli ekonomi Islam mengenai lembaga seperti apa yang akan dibahas pada bab berikut. Giro pada bank syariah pada umumnya menggunakan akad al-wadi'ah sehingga secara asasi bank tidak dapat menggunakannya karena sifatnya hanya sebagai titipan yang dapat diambil sewaktu-waktu. Berbeda dengan konsep mudharabah muqayyah. disini kita catat sanggahan dan penolakan mereka terhadap berbagai teori yang berusaha menjelaskan dan membenarkan penarikan bunga. Di sini perlu ditekankan bahwa untuk memutarkan dana tersebut. Sementara itu. yaitu giro. yaitu wadi'ah dan mudharabah. dan Nassir A. Sheikh juga memberikan sumbangannya. Tapi tentu saja penjelasan tidak bisa digolongkan pada suatu pembenaran. persaingan "yang mematikan". pemerasan tenaga kerja dan lahirnya imperialisme. Issa Abduh. Tabungan dengan akad wadi'ah tidak mendapatkan keuntungan dari bank. tidak menutup kemungkinan bank dapat memberikan semacam bonus atau hadiah kepada para pemegang giro. Perbedaannya adalah dalam mudharabah muthlaqah. Jenis produk tabungan di bank syariah. jenis usaha. Pembagian keuntungan yang diperoleh dari pembiayaan yang dilakukan harus berdasarkan perjanjian pembagian keuntungan antara bank dan nasabah yang ditetapkan dimuka. sepanjang menyangkut penjelasan tentang bunga di dalam ekonomi modern. Selain sistem penghimpunan dana. la menyanggah teori klasik menurut cara-cara yang sudah dikenal. Suatu lembaga hanya bisa dibenarkan dengan menunjuk pada peranannya di dalam masyarakat dan manfaatnya untuk kemanusiaan. yang dianggap sebagai sumber dari banyak keburukan di dalam sistem ini. tapi bank tidak dapat memberikan semacam bonus kepada nasabahnya asal tidak dijanjikan dimuka. tabungan. pada dasarnya hampir sama dengan bank konvensional. Qureshi mencatat bahwa tidak terdapat teori yang sama-sama disetujui mengenai bunga _suatu pokok yang digarisbawahi oleh beberapa penulis mengenai masalah ini. bank syariah menerapkan dua akad tabungan. yaitu dengan menerapkan akad mudharabah sehingga . asalkan tidak dijanjikan dimuka. Seperti adanya akad yang mendasarinya. Teori produktivitas adalah tanpa bukti apa pun karena nilai produktivitas dari modal sebetulnya tunduk pada keadaan yang tidak pasti dari hukum penawaran dan per-mintaan.

titipan. bersamaan dengan sebab-sebab kedua tertentu. dimana pihak yang menerima titipan dapat menggunakan dan memanfaatkan uang atau barang yang dititipkan. Sementara itu. (Lahore: Islamic Publication. Modal pinjaman mendasarkan bunganya itu. sedangkan modal beresiko tidak meletakkan suatu batas seperti itu dan membiarkannya bebas untuk menggarap semua sumber alam dan mengkaryakan semua tenaga yang tersedia". Dan usaha bank ini selalu berkaitan dengan masalah uang sebagai dagangan utamanya. Modal sebagai dana yang diserahkan oleh para pemilik (owner). di samping untuk penggunaan yang secara langsung tidak menghasilkan seperti pembelian fixed asset. Ricardo. 102 Tim Redaksi (1994). serta perbedaannya dengan sistem bank konvensional harus lebih diperkenalkan sehingga diharapkan akan lebih menarik minat masyarakat untuk ikut serta di dalamnya. yang dimainkan oleh modal pinjaman dan modal dengan risiko. yang digunakan untuk menciptakan kekayaan lebih lanjut". 104 Mahmud Ahmad. seperti pendapat yang diperoleh dari bagi hasil dengan pihak pengguna dana. Teori. sedangkan modal risiko sebaliknya memperiihatkan keluwesan luar biasa bagi perusahaan yang bersangkutan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 111 prinsip-prinsip syariah. Hlm.105 Tapi modal pinjaman menentukan harga partisipasinya dalam bentuk suatu tingkat bunga yang ditetapkan. 105 Ibid. Dalam hal investasi. 106 Mahmud Ahmad menilai bahwa alasan yang membenarkan bunga dengan mempersamakannya dengan sewa dan upah. dan penitip akan menerima insentif berupa bonus yang merupakan hasil dari penggunaan dana tersebut. Pada akhir periode. ia mencatat bahwa "modal dengan risiko adalah sejenis modal yang setuju untuk menghubungkan imbalannya sebagai jasa partisipasinya dalam proses produksi dengan besamya nilai yang diciptakan oleh partisipasinya itu". Modal pinjaman karena alasan ini. 106 Ibid. pada dasarnya dana bank syariah dihimpun dari tiga komponen. Ensiklopedi Hukum Islam. Beban biaya modal tersebut berupa bunga. 103 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Apa dan bagaimana sistem ini dilakukan sehingga sesuai dengan syariat Islam. PT. menunjukkan kekuatan luar biasa pada seluruh jangkauan pertimbangan secara ekonomis. Ichtiar Baru. perbankan syariah masih perlu sosialisasi sehingga perkembangan dan kinerja perbankan syariah terus meningkat. Sismondi. dengan tujuan untuk menciptakan suatu kerjasama antara pemilik dana (shahibul maal) dengan pengelola dana (mudharib) yang dalam hal ini adalah bank. sedangkan tanah biar pun tanpa usaha bisa menghasilkan sesuatu Anwar Iqbal Qureshi. adalah keliru. Islamic Studies. Mengenai sewa ia mencatat bahwa pada dasamya tanah tersebut produktif. 13-114. merupakan biaya yang pertama-tama harus ditutup dari harga barang yang akan diproduksi". Terdapat dua jenis wadi'ah yaitu wadi'ah yad al-amanah (trustee depository). “Semantic of Theory of Interest”. 10-43. Digunakan untuk hal-hal yang produktif seperti pembiayaan. yang merupakan titipan murni dan setiap saat dapat diambil jika pemiliknya menghendaki.104 la memberikan sejumlah ringkasan dari teori-teori Smith. keuntungan dan harga sewa. Dengan akad yang melandasinya yaitu al-wadi'ah. ). Hal itu disebabkan masih banyaknya masyarakat yang belum mengenal dan mengetahui sistem yang diterapkan dalam perbankan syariah sehingga manfaat dan nilai tambah yang dapat diperoleh masyarakat dari perbankan syariah kurang begitu dipahami dan diketahui. Jenis wadi'ah yang kedua adalah wadi'ah yad adh-dhamanah (guarantee depository). Misalnya saja. Mahmud Ahmad menganggap bahwa bunga sebagai "sebab utama”. 194. hlm. 182-187. 1 . bagaimana sistem penghimpunan dana yang dilakukan bank syariah? Apa saja perbedaan jasa dan layanan perbankan syariah dibandingkan bank konvensional?. dan investasi. 79. Van Hoeve. sedangkan modal uang tidak. Disini la mengutip Keynes untuk menetapkan akan kemungkinan dan keinginan tingkat bunga 0 persen. Hlm. Marshall. ”Uang tanpa kerja tidak akan menghasilkan apa pun. titipan merupakan salah satu prinsip yang digunakan oleh bank syariah dalam memobilisasi dananya. hlm. Siddiqi mengutip Shackle untuk mengecilkan peranan bunga dan menggaris-bawahi "sifat-sifat bunga yang paradoksal". Islam and the Theory of Interest with an Introduction by Sulaiman Nadvi. Dengan merumuskan modal sebagai "bagian dari kekayaan. Jika dilihat dari sumbernya. bank syariah menerapkan mudharabah sebagai akad yang melandasinya. (Lahore: Muhammad Ashraf.. yang sebenarnya mengekalkan keseimbangan kesempatan harga. para pemilik modal akan memperoleh bagian yang biasa dikenal dengan deviden yang merupakan pendapatan bank dari hasil-hasil usaha yang dilakukan. yang dari dirinya sendiri merupakan cermin pantulan dari sebab pertama tersebut.1 Sekalipun demikian. hlm. dan ia dapat membebankan biaya kepada penitip sebagai biaya penitipan. 1970).250 Ekonomi Islam: Sejarah.103 Dalam risalahnya yang cemerlang mengenai "Semantics of the Theory of Interest" Mahmud Ahmad mencatat kekacauan yang ditemuinya dalam kepustakaan ekonomi antara istilah untung (profit) dan bunga (interest). Rawalpindi.102 Mahmud Ahmad dan Farid mengutip Harrod untuk menetapkan pokok yang sama. la me-misahkan antara peranan ekonomi yang berbeda sama sekali. yaitu modal. Malthus. Fisher dan malahan juga Bhom Bawerk dalam hubungan ini. dengan menetapkan suatu batas bagi daya marginal dari usaha produktif. Say. yakni pihak yang menerima titipan tidak boleh menggunakan dan memanfaatkan uang atau barang yang dititpkan. Juni 1967. Some Aspects of the Islamic Economy. Jakarta.

sedangkan dalam hal pinjaman modal. Kalim Siddiqi mengemukakan peranan sangat aktif negara. Uzair juga mencatat bahwa asal mula modal dengan pembenaran yang menyertai atas — pemberian imbalan. harus dengan sendirinya memainkan peran positif dan secara sadar memberi sumbangan untuk pelaksanaan cita-cita yang diharapkan lewat: 1). sudah pasti tidak luput dari membicara Perbankan Syariah yang sedang hangat-hangatnya dibicarakan. (Makka. Op. juga tidak sama dengan sewa dan pinjaman. semua itu untuk mentimpan barang-barang berharga. sadaqah.110 la meneliti pandangan dari Samuelson. Joe S. la menyalahkan Marshall karena telah membuat analog! yang palsu antara harga sewa dengan bunga. maka tiap kerugian karena nasib buruk. Muhammad Uzair. “Some Conseptual and Practical Aspects of Interets Free Banking”. 109 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Teori. dan dari banco dalam bahasa Italia. hak pemilikan atas nilai lebih atau modal dan mengelola serta mengarahkan investasi lebih lanjut". Kebe-ratan menyolok untuk memperlakukan bunga sebagai sewa adalah bahwa uang sebagai alat pembayaran (alat tukar) dianggap tidak mengalami penyusutan harga dan bahwa anda tak akan menyewa sesuatu yang musnah atau hilang. ia menimbulkan kebingungan. Dengan kondisi itu dalam pikirannya. dayn (utang dagang) maal (harta) dan sebagainnya. 35.. Bank syariah adalah lembaga keungan yang usaha pokoknya memberikan kredit dan jasa-jasa lain dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran kredit dan jasa-jasa lain dalam lalu lintas pembayaran serta peredaran uang yang beroperasi diseuaikan dengan Muhammad Nejatullah Siddiqi. tidak memberi jaminan atas produktifitas nilai yang positif.107 Dalam hal sewa menyewa: "Jika terjadi kerugian karena nasib buruk atau salah perhitungan. berarti peti/lemari atau bangku. hlm. dikemukakan di dalam laporan komisi ekonomi Jamaat-i-Islami Pakistan. Samuelson yang mempersamakan harga dengan sewa untuk memakai uang. yang akan "melaksanakan atas nama Allah. Dalam Islam tidak disebutkan secara eksplisit. juga tidak terhadap modal fisik. 108 107 . bahkan dunia yang tidak menentu dimana proses produksi terjadi. hlm. la berkesimpulan bahwa bunga tidaklah sama sifatnya dengan keuntungan. Pembangunan prasarana fisik dan sosial yang diperlukan. seperti zakat. (Makka. Berbicara perbankan dalam Islam.112 Ekonomi Islam: Sejarah. salah hitung atau sebab apa pun.. 1976). dan menginginkan agar sistem ekonomi Islam dapat mengawasi kecenderungan ini. 36. Kita telah menyebutkan pendekatan Mawdudi yang berhati-hati mengenai campur tangan negara dalam kehidupan ekonomi. bilamana barang itu anda gunakan. Perencanaan rasional. 17. Suatu kecenderungan dicerminkan secara penuh dalam manifestasi Jama'at pada pemilihan umum tahun 1970. Op. di samping karya Schumpeter dan Keynes. yang makin bersifat kompleks dan saling ketergantungan. ditulis oleh Khursid Ahmad dan Naiem Siddiqi.. 110 Mahmud Abu Saud. bahkan telah menjadi contoh terbaik dalam dunia perbankan sebagai salah satu sistem perbankan modern sekarang ini. qhanimah (rampasan perang). tapi dimaksudkan sebagai sesuatu yang memiliki unsusr-unsur seperti struktur. 1977). Perbankan Islam Kata bank dari kata banque dalam bahasa Prancis. fungsi. Cit. Pening-katan aksentuasi untuk peranan lebih positif dari negara dalam ekonomi Islam. “Teaching of Economics at the University Level in Muslim Countries: The Callenge of Alien Concepts and the Formulation of Islamic Concepts”. Yang sudah pasti. kelihatannya menunjukkan suatu kecenderungan yang tidak bisa dibelokkan. yang juga memperingatkan "akan kecenderungan untuk memperlakukan modal uang seolah-olah sama dengan barang modal atau sebagai kekayaan yang nyata. 108 Sebagaimana ditekankan oleh beberapa penulis. Ketika pembenaran yang sama untuk pemberian imbalan diterapkan pada modal uang.109 Suatu kritik bersifat penelitian atas usaha untuk membenarkan bunga barubaru ini telah dilakukan oleh Mahmud Saud. seperti digambarkan oleh para penults tersebut di atas. maka sipemberi pinjaman yang menanggung kerugian.9 Suatu peranan aktif dari negara. manajemen. suatu kecenderungan yang makin sering terdapat dalam kepustakaan modern”. bai’ (jual-beli). hak dan kewajiban maka semua itu disebutkan dengan jelas.. bersumber dari konsep mengenai modal fisik _barang modal _yang bertumpuk dalam masyarakat primitif. hlm. 2). kerugian tersebut menjadi tanggungan dari peminjam". memberikan kesan bahwa mempergunakan jasa dari uang sama saja dengan menggunakan jasa seorang dokter. Cit. Barn. Some. Patinkin. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 249 barangkali hanya rumput untuk makanan temak atau semak-semak untuk dijadikan bahan bakar”. Ada beberapa penulis seperti Muhammad Abu Su'ud yang beranggapan bahwa perluasan peranan negara dalam ekonomi di zaman moderen sebagai sesuatu yang tidak sehat. Dan sudah pasti memiliki fungsi yang dilaksnakan oleh peran tertentu dalam kegaiatan ekonomi. Paper Presented at the First Word Coference on Muslim Education. Mahmud Ahmad membahas sifat dan tujuan menabung dan beranggapan bahwa meningkatkan tabungan sebagai pinjaman adalah sama dengan mengabaikan suatu kebutuhan. atau melibatkan suatu pengorbanan yang merupakan suatu tuntutan yang palsu tanpa dasar dalam kenyataannya. yang mencer-minkan kondisi yang sedang berubah dari kehidupan ekonomi moderen. Paper Presented at the First International Conference on Islamic Economics.

di samping usaha penghapusan kemiskinan dan penciptaan kondisi yang sehat untuk pemberian kesempatan kerja penuh dan pertumbuhan bertingkat tinggi. yang sifatnya tidak sama dengan asset-asset dari jenis lainnya. tapi bagaimana mungkin untuk menentukan harga uang tersebut pada waktu yang akan datang?"111 Keynes secara mutlak menyebutkan definisi lain dari bunga.. Negara Patinkin menganggap bahwa bunga adalah salah satu bentuk penghasilan karena pemilikan. Joe S. ini mungkin bisa ditentukan untuk waktu sekarang. Bain mempersamakan dana yang bisa dipinjam dengan barang modal.. 39. ruang lingkup kegiatannya ditentukan oleh tujuan dari sistem Islam. perencanaan ekonomi dan penetapan denda-denda keuangan. Teori Nisbah Satu faktor yang paling menonjol dalam sistem ekonomi Islam dan sekaligus yang membedakannya dengan sistem ekonomi konvensional adalah adanya nisbah bagi hasil dalam aplikasi perbankan syariah. ia menyebutkan bahwa "kemampuan untuk melepaskan suatu asset pada suatu tenggang waktu. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. yaitu bahwa tujuan sistem Islam harus dapat dicapai dan paksaan adalah diperboleh-kan. walaupun asset-asset itu sendiri mempunyai nilai yang sama. nasionalisasi." la berpendapat bahwa "apabila dianggap bahwa keadaan suatu masyarakat secara ekonomis tidak dapat diperbaiki untuk jangka waktu yang diperkirakan.112 Akad Musyaraqah. perpajakan. Naiem Siddiqi. Dalam prinsip bagi hasil dikenal dua macam kontrak (akad). Fazlur Rahman mengatakan bahwa "bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. Tidak seorang pun membantah bahwa selama bisa diatasi dengan pendidikan. penyediaan modal fisik dan modal sosial oleh pemerintah dan penataan jaminan sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam moderen. Teori. dapat memberikan suatu kesenangan rasa terjamin yang potensial. juga menentukan beberapa tindakan positif oleh negara yang bisa diterapkan pada situasi tertentu yang terdapat di beberapa negara-negara Muslim. Tapi ia juga sekaligus menekankan bahwa "tata cara untuk mencapainya ialah lewat pendidikan dan bukan lewat paksaan . Nisbah bagi hasil itu melalui akad-akad bagi hasil (profit and loss sharing) untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dalam aktifitas perekonomian. ketika ia menganggap bahwa bunga adalah perbedaan antara harga dari uang hari ini dan harga uang tersebut pada suatu tanggal di masa datang. Dari dua rumusan tentang bunga yang dibuat oleh Keynes. Di antara tindakan paksaan yang dibolehkan untuk suatu situasi tertentu. Dalam rangka membahas alasan yang membuat harga bunga uang lebih bisa diterima daripada harga komoditi. terdapat pembatasan-pembatasan kebebasan pribadi dalam bertindak. yaitu: akad Musyarqah (joint venture profit sharing) dan akad mudharabah (trustee profit sharing).. Islam bukan saja tidak melarang yang demikian. . . penentuan harga. karena bunga dibayar bukan saja sebelum realisasi penerimaan. melalui kontrak ini dua pihak atau lebih termasuk bank dan lembaga keuangan bersama nasabahnya dapat mengumpulkan modal mereka untuk membentuk sebuah perusahaan (syirkah al inan) sebagai sebuah badan hukum (legal entity). perdagangan dan keuangan. atau penentuan tuntutan bersama akibat beroperasinya kekuatan tak ter-kendalikan dari pasar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 113 pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang pereko-nomian. . negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. pembatasan pemilikan. yang menunjukkan betapa besarnya pengaruh fikiran Mawdudi tentang masalah tersebut. ketika dia menetapkan bahwa "untuk pelaksanaan tujuan ini menjadi kewajiban negara Islam untuk tidak meninggalkan fungsi pokok berupa penyediaan sumbersumber. paksaan untuk menjual atau menyewakan. hlm.. suatu definisi yang lebih menunjukkan terutama pada alasan penarikan bunga (raison d'etre). tanpa negara mengambil alih pengelolaan langsung dari perindustrian. juga beranggapan bahwa peranan ekonomi aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. maka paksaan hendaklah dihindarkan.248 Ekonomi Islam: Sejarah. pengaturan kegiatan bisnis.8 Sebagai prinsip umum. Tapi apakah harga tersebut? tanya Abu Saud "satu-satunya jalan untuk menentukan harga dari uang tersebut adalah dengan menentukan daya belinya . Cit. Di antara sejawat Mawdudi yang akrab. upah. hlm. malah secara sadar akan menganjurkan negara untuk melakukannya sebagai suatu kewajiban yang harus dilaksanakan. Tapi kita tidak boleh ragu-ragu mengenai satu pokok fikiran. Dalam kertas kerja paling akhir mengenai masalah ini. Zainul Arifin. bila usaha lewat pendidikan gagal. Op. tapi malah tanpa peduli atas realisasi-nya itu sendiri. daftar fungsi dan kewajiban negara ini termasuk juga menciptakan kemantapan nilai uang dan menyelaraskan hubungan ekonomi intemasional." Chapra. Abu Saud menunjukkan bahwa pemilik modal uang bukanlah seorang penanam modal. nilai uang dan nilai komoditi. Chapra lebih positip lagi dalam kertas kerjanya yang paling akhir. maka yang pertama adalah sangat menentukan atas hukum preferensi waktu yang dibuatnya. Setiap pihak memiliki bagian secara proporsional dengan kontribusi modal mereka dan mempunyai hak 111 112 Ibid. Lebih-lebih pembenaran Patinkin gagal untuk mencakup bunga yang harus dibayar atas pinjaman konsumtif. sewa serta tingkat keuntungan. Sebagai methode pemenuhan permodalan (equity financing) juga ada akad-akad jual beli (al bai’) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan (debt financing). 18.". khususnya sumber-sumber yang langka. Argumen ini bersifat menipu. pajak progresif pada kekayaan lebih..

dan bila diundang-kan sesuatu untuk dilaksanakan. Pemikiran Ekonomi Islam. Fungsinya adalah untuk menegakkan keadilan dan menjamin dipenuhinya kebutuhan dengan mengatur fasilitas-fasilitas umum dan sistem jaminan sosial. melainkan antar penyedia dana (shahibul maal) dengan enterpreneur (mudharib). hlm. Dalam disertasi doktomya tentang "Politik Ekonomi Negara Islam" Aswaf Ali menyimpulkan bahwa filsafat kemasyarakatan Islam. atau dapat menjadi penyedia dana dalam hubungan mereka dengan pihak pengguna dana. jika ia dibaca dalam kaitan dengan apa yang ditulis oleh penulis mengenai permasalahan yang sama pada bagian awal buku ini. hlm. Dalam pembahasannya mengenai peran negara dalam ekonomi.114 Pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudharabah. Pegelola menggunakan modal tersebut dengan tujuan yang dinyatakan secara khusus dalam akad. Inilah yang disebut musyarakah al muntanaqishah. 116 Muhammad Nejatullah Siddiqi. juga merupakan suatu bentuk equity financing. Dalam implementasi mudharabah mutlaqah. negara dapat saja mengeluarkan suatu perangkat perintah dan larangan. menjamin pemenuhan kebutuhan dan mempertahankan keseimbangan sosial. 19. Op. (Jakarta: 1986). LIPPM. Teori. 114 113 bagaimana pun masih memungkinkan adanya perbedaan-perbedaan yang tidak menyolok. 115 Muhammad Nejatullah Siddiqi. membayangkan suatu masya-rakat ekonomi yang didasarkan pada . Dalam kontrak tersebut. tetapi mempunyai bentuk (feature) yang berbeda dengan akad musyaraqah. Namun Zainul Arifin. 115 Mengenai perbankan dalam Islam yang mengambil mudharabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. Bank dan lembaga keuangan dalam kontrak ini dapat menjadi salah satu pihak. Ibid. bebas untuk menentukan tiap-tiap rumusan nisbah bagi kuntungan. Mereka dapat menjadi pengelola dana (mudharib) dalam hubungan mereka dengan penabung dan investor. Hubungan ini selalu berubah dengan berubahnya pengetahuan. Pemerintah dapat melarang suatu hal yang selama ini dianggap mubah (yang dibolehkan). Kesemuanya itu. Mudharib dalam kontek ini menjadi trustee atas modal tersebut. Muhammad al Mubarak menyatakan bahwa negara merupakan salah satu dari tiga soko guru sistem ekonomi Islam. Penga-turan semacam itu tidak boleh merupakan bagian dari hukum tetap. maka wajib hukumnya. Islam memberikan wewenang kepada pemerintah yang dibentuk sesuai dengan hukum Islam untuk mengisi jurang ini. terutama dalam mengatur hubungan antara manusia dengan alam. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima prosentase tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih dahulu. Pembahasan ini merupakan suatu yang paling jelas bisa dilihat dalam kepustakaan. Sementara negara tidak dapat mengesahkan apa yang secara jelas diharamkan oleh syariah atau membebaskan orang dari kewajiban-kewajiban yang secara jelas diwajib-kan oleh syariah. tempat. di mana pemulihan modal awal itu akan memakan waktu sampai 10 tahun. Di samping memperlakukan hukum syariah. maka ia menjadi haram.114 Ekonomi Islam: Sejarah. Akad mudharabah dalam aplikasinya terbagi kepada dua tipe. pemilik dana memberikan kekuasaan penuh kepada pengelola untuk menggunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. Zainul Arifin. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. secara wajar dan layak wajib ditertibkan dalam rangka untuk menjamin keadilan dan melindungi kepentingan masyarakat. tidak menetapkan suatu plafon prosentrase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. Hal ini terutama berlaku pada perjanjian musyarakah. yaitu akad mudharabah mutlaqah (tidak terikat) dan akad mudharabah muqayyadah (terikat).116 Teori Kredit dalam Islam Perjanjian mudarabah dan musyarakah pada hakikatnya bertujuan memberi modal investasi jangka panjang kepada perusahaan-perusahaan Islam. atau dapat membuat peraturan yang membuat sesuatu yang mubah menjadi wajib. (Kekuasaan ini tidak bisa diterapkan pada apa yang sejak semula sudah haram atau wajib dalam syariah). jenis usaha dan sebagainya. pemilik dana menentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. penemuan sumber-sumber baru. yaitu untuk menghasilkan keuntungan. hlm. kekuatankekuatan produksi dan sebagainya. 33. syariah.113 Dalam akad mudharabah. Kondisi yang terbuka guna penciptaan perundangan-undangan baru ini. Apabila penguasa melarang sesuatu yang pada dasar-nya dibolehkan. sebagai dapat dibedakan dengan hubungan antar manusia dengan manusia lainnya. hubungan kontrak bukan hanya antara pembeli modal. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 247 mengawasi (voting right) perusahaan sesuai dengan proporsinya. negara punya fungsi penting untuk membuat perundang-undangan baru yang mengatur dan dan memberikan bimbingan bagi kehidupan ekonomi dalam hal-hal yang dibiarkan tidak diatur oleh syariah. karena kebutuhan akan pengaturan itu tumbuh berulang sesuai dengan perubahan dalam kondisi kehidupan. Mudharib dapat berbentuk perseorangan atau badan untuk tujuan melakukan perdagangan. 34. ibid. Adapun dalam impelementasi mudharabah muqayyadah.. agar dapat mengendalikan kehidupan ekonomi dan memberikan bimbingan untuk mencapai tujuan-tujuan yang diingikan. salah satu pihak dapat mengambil alih modal pihak lain sedang pihak lain tersebut menerima kembali modal mereka secara bertahap. Pada akad mudharabah. Cit.

Hal ini terutama ditentukan oleh keadaan pasar. yang di dalam Islam didapatkan berdasarkan kerja. Peranan ini terutama mencakup empat macam tindakan: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik Islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. 2) Menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. bagaimana pun. Sekalipun bank mengutamakan dividen yang akan diterimanya atas saham-sahamnya. dalam hal perjanjian mudarabah pun pihak bank biasanya tidak menjual sahamnya dalam perusahaan itu selama masa empat-lima tahun. serta apakah akan ada orang yang akan membeli saham yang dipegang oleh bank itu. karena dapat mengakibatkan kerugian modal. dibandingkan dengan perjanjian mudarabah dan musyarakah. namun yang tidak resmi bubar di tahun 1982. tapi dengan standar hidup. dan akibatnya itu masih terasa. dengan syarat. dan karena adanya kenyataan. 3) Perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. mengingat besarnya jumlah modal itu. Baqir al Sadr telah membahas peranan negara didalam sistem ekonomi Islam dengan agak panjang lebar. Kebanyakan perusahaan penerima modal dari bank merupakan perusahaan keluarga berukuran kecil. bahwa sebagian warga masyarakat yang tidak punya kemampuan untuk bekerja. Tanggung jawab langsung negara sehubungan dengan jaminan sosial. dalam bentuk Letter of Credit (L/C) sedangkan pinjaman untuk jangka lebih lama dipandang sebagai kredit jangka panjang. bahwa hal itu tidak bersangkutan dengan tingkatan pendapatan. Dana Jangka Pendek Biasanya nasabah bank memerlukan pinjaman jangka pendek. Karena itu bank-bank Islam harus menemukan metode lain untuk menyediakan kredit jangka pendek. didasarkan atas hak umum dari seluruh masyarakat terhadap sumber-sumber alam. dan bila perlu lewat paksaan. Abu Sulaiman memberikan komentar mengenai distribusi dengan meletakkan kepercayaan yang besar pada pasar yang berfungsi dengan baik. namun jangka waktunya jarang yang berlangsung lebih lama dari tiga tahun. Telah disetujui bahwa negara menikmati kekuasaan yang paling luas untuk melaksanakan fungsi-fungsi tersebut. karena saham menimbulkan masalah. yang sebagian besar modalnya selain dari bank juga berasal dari para keluarga. Bank-bank Inggris acapkali menyediakan kredit dagang untuk masa 90 hari atau kurang. Tentu akan lebih mudah untuk mencari pembeli jika saham-saham perusahaan itu diperjual-belikan di bursa efek. Jenis kredit semacam ini jelas tidak cocok untuk pinjaman jangka pendek. Di negara itu dulunya ada bursa resmi dan tidak resmi. Jelaslah bahwa mereka akan enggan menjual saham itu bila keadaannya kurang menguntungkan. ia menekankan pada pendapat. mungkin dianggap perlu. peranan negara dalam kehidupan ekonomi makin banyak mendapat sorotan dalam berbagai tulisan.246 Ekonomi Islam: Sejarah. menjadi dasar kedua untuk didistribusikan. negara memberikan jaminan sosial. Teknik Alternatif Diterapkan untuk Kontrak Pembelian Kembali Suatu sarana baku adalah upaya murabahah (kontrak pembelian ulang untuk kredit jangka pendek) atau sarana kontrak penebusan. khususnya pedagang eceran dan pedagang grosir. bahwa fungsi itu dilaksanakan dengan cara demokratis. Kuwait adalah satu-satunya negara Islam yang mempunyai bursa efek yang cukup maju. juga punya hak terhadap sumbersumber alam tersebut. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 115 milik. Teori. Dan sesungguhnya bank-bank Barat hanya memberi pinjaman untuk jangka waktu yang relatif pendek. Di samping melaksanakan perundangan yang relevan. yang khusus dan . yang menyebabkan kehancuran bagi pasar uang Kuwait. menjamin pemenuhan kebutuhan untuk tiap warganegaranya serta menciptakan keseimbangan pada standar hidup dalam masyarakat. dimana segala keputusan diambil sesudah bermusyawarah secukupnya dengan wakil-wakil rakyat yang sebenarnya. Namun kebanyakan perusahaan yang menerima pinjaman bank tidak termasuk kelompok yang sahamnya diperjualbelikan di bursa. sesudah kerja dan kebutuhan. 4) Mengambil langkah-langkah positif dibidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. maka diperlukan kerja keras untuk melaksanakannya. yang merupakan bagian terbesar dari para nasabah bank Islam. Sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial. Campur tangan pihak pemerintah. Selain di Kuwait jarang sekali ada perusahaan Islam yang mengumpulkan modal dari khalayak ramai. Tahawi juga menyokong teori yang sama. Karena investasi modal saham dan perjanjian bagi hasil pada hakikatnya bersifat jangka panjang. Baqir selanjutnya menunjukkan bahwa pembentukan perbendaharaan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab ini. Karena keseimbangan. Peranan Negara Tanpa suatu prasangka mengenai pentingnya kemerdekaan pribadi. Maka sulitlah untuk mencari ahli keluarga yang dapat menebus saham-saham dari bank Islam ini. sementara tetap menghindari bunga.

Sistem pasar sebagai sarana untuk distribusi pendapatan di dalam masyarakat. kekuasaan dan organisasi yang sampai saat ini belum dibahas. Urusan pembayaran terakhir berdasarkan kontrak penjualan merupakan urusan bank dan nasabahnya. Cit. Tapi ini mengakibatkan bahwa sekelompok rakyat menerima lebih dan yang dibutuhkan dan kelompok lainnya mendapatkan kurang dari yang mereka butuhkan. tapi itu tidak bisa dianggap sebagai sesuatu yang suci dan tidak bisa diganti. Dan bila bank itu membeli barang-barang sekaligus untuk beberapa nasabahnya ia dapat memperoleh diskonto tambahan karena banyaknya pembelian itu. hal ini halal. keduaduanya dalam Islam dianggap sebagai ciri-ciri tetap dari pasar. Hak . 119 Ibid.. Bank menerima laba dari premi penjualan kembali. Komoditi bersangkutan dapat langsung diserahkan pada nasabah bank itu oleh pengekpor di Luar Negeri atau produsen Dalam Negeri. Op.118 Dengan perjanjian murabahah itu. karena uang pembayarannya dapat diterima lebih cepat dan tanpa risiko.116 Ekonomi Islam: Sejarah. maka fungsi sistem pasar akan mencapai penyediaan optimum dari sumbersumber. Dengan demikian pengekspor Barat itu dapat memanfaatkan sarana kreditnya untuk keperluan lain. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 245 cocok untuk kredit niaga. Hampir semua pengekspor Barat lebih senang melaksanakan perjanjian murabahah itu. dan menyimpan surat bersangkutan sebagai bukti bahwa ia pemilik komoditi itu. la tidak mengemukakan pendapatnya ataupun menjawab pertanyaan-pertanyaan yang timbul seperti tersebut di atas. Tujuan-tujuan dari masyarakat muslimlah yang lebih penting. Ibid. dilain pihak. Apakah itu berarti bahwa bila semua pelaku ekonomi bertindak sesuai dengan ketentuan akhlaq Islam dan juga distribusi pendapatan dan kekayaan sesuai dengan cita-cita Islam. mengenai pemecahan sistem pemasaran daripada pemecahan lewat alokasi sumber-sumber. sehingga memungkinkan penundaan tanggal penjualan kembali. kebijaksanaan. para pemasok tidak perlu menghiraukannya. Teori. karena kegiatan itu bukan bidangnya. karena bank sendiri menyelenggarakan kegiatan jual beli barang. Sebagai alasan pokok untuk menentukan perubahan. Karena itu nasabahnya mungkin akan membayar harga yang tidak seberapa mahal kepada bank. namun untuk penundaan itu ditetapkan pula suatu premi tambahan. Bank hanya mengurus dokumen. bahwa di dalam Islam ada dua dasar yang memberi hak atas pendapatan kerja dan kebutuhan. Dengan demikian sarana murabahah itu merupakan pemberian kredit dalam waktu tertentu. acapkali bank dapat memperoleh diskonto atas pembelian untuk kepentingan nasabahnya. bukannya penerima riba. termasuk premi harga yang tidak seberapa mahal kepada bank. Berdasarkan sarana murabahah pihak bank akan membeli suatu komoditi tertentu lalu menjualnya kepada nasabahnya sehingga kelak bank itu akan menerima premi harga. dalam pengertian Islam? Jawaban positif akan menimbulkan pertanyaan-pertanyaan lanjutan yang berkaitan dengan pengetahuan.117 Biasanya masa penjualan kembali akan ditentukan oleh pihak bank dalam suatu kontrak dengan nasabahnya. apabila dia. Premi harga itu diterimanya berdasarkan usaha niaga. dan tidak perlu menyediakan gudang atau fasilitas penyimpanan komoditinya. Karena itu sistem pemasaran harus dimodifikasi sedemikian rupa. dinilai sangat rendah oleh penulis-penulis kita. pertama-tama sesuai dengan kaidah Islam dan kemudian cocok dengan selera konsumen. Pembahasan Kahf mengenai struktur pasar memusatkan perhatiannya pada kerja sama dan menitik beratkan peranan pemerintah dipasar. dan dia dapat menyerahkan barangnya secara biasa saja. Suatu keuntungan dari "murabahah" ini ialah karena kedudukan keuangan bank lebih kuat dibandingkan dengan nasabahnya. Baqir al Sadr menganggap kerja sebagai sumber utama bagi distribusi pendapatan. supaya sejauh mungkin sesuai dengan cita-cita Islam. Kontrak itu dapat bersifat fleksibel. Pasar bisa memberi imbalan terhadap kerja. seperti dikemukakan dalam argumen terdahulu. 19. Di dalam masyarakat yang benar-benar Islam. Distribusi terakhir dari pendapatan harus sesuai dengan cita-cita Islam mengenai keadilan sosial yang menyangkut pemenuhan kebutuhan dasar bagi tiap pribadi dan juga untuk meratakan perbedaan yang menyolok. Semua orang akan setuju dengan Chapra bahwa "walaupun sistem pasar diakui oleh ajaran Islam. Tugas yang bersifat pengawasan dan pengendalian dari pemerintah disatu pihak dan peranannya sebagai penjamin keten-traman masyarakat. Adalah lebih perlu untuk mengadakan perubahan lewat tindakan negara. Perhatikanlah pernyataan berikut yang dibuat oleh penulis yang sama: "Di dalam Islam penyediaan sumber-sumber adalah optimum. karena kebebasan pribadi yang diberikannya. sebelum pembelian dilaksanakan. Pihak bank Islam enggan untuk mengurus penyimpanan atau pergudangan. bank Islam bersangkutan tidak perlu menangani sendiri komoditi yang diperdagangkan. tapi mungkin bisa menyediakan kebutuhan. hlm. dan menurut hukum Islam. bilamana nasabahnya belum sanggup menebus barang itu. tidak ada kemungkinan bagi pemisahan antara kedua unsur itu. di samping itu mereka tidak terlalu repot untuk mengusahakan kredit dagang itu sendiri bagi kepentingan pelanggannya pada bank-bank konvensional. termasuk premi harga yang harus dibayarnya bila ia membeli komoditi bersangkutan sendiri.119 117 118 Zainul Arifin. biasanya 90 hari atau paling lama 180 hari. Arti dari kalimat kedua tidak seluruhnya jelas. Pendapatnya ini membawa kita kepada persoalan penilaian sistem pasar. Keadaan ini harus dirubah dengan jalan memindahkan sebagian dari pendapatan kelompok yang pertama kepada kelompok lainnya.

kita bahas seperti di bawah ini. . dan sering digunakan oleh perusahaan di berbagai bidang seperti pembangunan untuk membiayai pengadaan alat-alat besar atau alat perlengkapan perusahaan. kecurangan. Monopoli juga dianggap merugikan kepentingan masyarakat. seperti peranan informasi dalam menterjemahkan kemauan balk menjadi hasil konkrit yang diharapkan oleh masyarakat. Karena terbatasnya pustaka seperti disebutkan di atas. Baqir al Sadr manganjurkan agar bahan-bahan tertentu tidak diperkenankan untuk dialihkan ke dalam produksi barang-barang mewah. Tiada perhatian sungguh-sungguh diberikan kepada segi sosiologis dari tingkah laku pengusaha dan pedagang dalam masyarakat Islam. Kontrak itu dapat menjadi sumber dana jangka pendek atau jangka menengah. maka kontrak itu dinyatakan mengandung unsur ijarah serta murabahah. Nasabahnya itu dapat membayar uang sewa secara bulanan atau per triwulan. Dengan perjanjian ijarah pihak bank membeli barang seperti misalnya alat-alat besar pembangunan untuk keperluan para nasabahnya. disamping kepentingan untuk dirinya sendiri. Cit. dan juga cara mengorganisasi dan melembagakan kemauan baik pribadi. sejauh dia tidak berhasil dalam menterjemahkan norma-norma yang seperti disenanginya menjadi program kerja yang operasional. dan dalam hal itu barang yang dijual kembali terdiri atas saham-saham dari perusahaan bersangkutan dengan premi harga yang disepakati bersama.121 120 121 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Pengusaha dibebani rasa keadilan dan kejujuran dalam setiap tindakannya. yang dirumuskan sebagai pengeluaran tidak berguna di atas keperluan untuk memenuhi kebutuhan. Op. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 117 ekonomi masyarakat tidak mengizinkan pengeluaran bagi sumber-sumber yang sudah langka untuk membuat barang itu. Siddiqi. Mengenai persoalannya sampai berapa jauh perhatian terhadap kepentingan masyarakat dapat mempengaruhi keputusan-keputusan para pengusaha. Kontrak jenis rangkap seperti ini semakin populer. berikut penyewaannya biasanya dirincikan dengan istilah "ijirawa iktina" (kontrak pengadaan dan penyewaan). Teori. Beberapa penulis membahas konsep israf (boros) termasuk di dalamnya Naiem Siddiqi. telah dibahas terperinci diantaranya oleh Maududi. Kebaikan umum selalu menjadi pedoman dalam keputusan-keputusannya. Seperti halnya di dunia Barat. atau menjual benda itu kepada nasabah semula. Berlebihan adalah dalam pengertian di atas standar pemakaian rata-rata dalam suatu masyarakat. Bentuk khusus ijarah yang mencakup pembelian barang itu. dengan uang sewa yang biasanya lebih sedikit daripada uang sewa menurut perjanjian awal. Beberapa penulis memberikan perhatian khusus mengenai kewajiban seorang majikan terhadap buruhnya. Pada segi positifnya. Hal ini memberantas penimbunan. ia harus melayani kepentingan masyarakat. perjudian atau pemerasan. Yang dapat dikecualikan adalah Abdul Majeed Qureshi yang pendapatnya mengenai buruh dan hubungan perindustrian. Alt Abdul Rasul7 dan Kahf.244 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsumen harus menghindarkan diri dari sikap berlebihan. Cit.120 Di akhir kontrak ijarah itu bank Islam bersangkutan dapat menjual alat perlengkapan. atau lebih menyukai pengganti alat itu dengan model yang lebih mutakhir. penipuan. kecuali pembahasan pendahuluan dari Siddiqi dalam Economic Enterprise in Islam. jenis kontrak ini digemari pula di dunia Islam karena uang sewanya dapat diperhitungkan dengan pajak perseroan. atau menyewakannya kepada nasabah lainnya. untuk membedakannya dari ijarah yang merupakan perjanjian sewa beli murni. maka ia tidak mengeluarkan zakat untuk benda bersangkutan. kemudian bersepakat untuk menyewakannya kepada mereka dengan harga sewa tetap untuk waktu tertentu. Teknik Altematif Diterapkan untuk Kontrak Sewa Beli Suatu alternatif bagi perjanjian murabahah adalah gagasan "ijarah" (kontrak sewa beli) atau kontrak "leasing" yang dengan tegas diperbolehkan oleh hukum Islam. yakni suatu pemikiran yang meninggalkan standar ini secara berlebih-lebihan harus tidak diperbolehkan. spekulasi dan persekongkolan rahasia diantara pengusaha dan pedagang yang merugikan kepentingan konsumen. selama produksi barang-barang yang dibutuhkan umum belum mencapai jumlah memadai. Ketidakjujuran. Dia tidak akan melakukan suatu perbuatan yang merugikan orang lain. tidak terdapat suatu studi mendalam. Yusuf Qardhawi. termasuk "zakat". Diskusi-diskusi ini tidak berlangsung dengan sempurna. Bila penjualan kepada nasabah semula telah disepakati dari saat pembuatan kontrak. walaupun masih ditentukan oleh masa penggunaan yang diharapkan. Karena nasabah yang menyewa alat perlengkapan itu bukan pemilik benda itu. Pengusaha: Produsen dan Pedagang Peraturan tentang tingkah laku bagi seorang pengusaha Muslim. praktek-praktek pemaksaan. Perlu diketahui pula bahwa kontrak murabahah dapat juga dimanfaatkan untuk membiayai pembangunan atau proyek. dilarang. serta apakah nasabah itu memerlukan benda bersangkutan pada saat berakhirnya kontrak. sedangkan bank bersangkutan akan menetapkan harga sewa yang mencakup sebagian besar harga pembelian asli barang itu di masa kontraknya. Masalah ini menimbulkan persoalan-persoalan pokok. Chapra. Op. Dalam hal semacam ini premi uang sewa dapat ditentukan lebih rendah.

Namun penyediaan (pembuatan) uang sebagai alat tukar. umat Isalm mendapatkan kepastian jaminan dalam berekonomi yang lepas dari azab Allah. 122 Oleh karenanya peranan ekonomi secara aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari sistem ekonomi Islam. dikendalikan langsung oleh pemerintah atau Baitul Maal. maupun dalam keterkaitanya dengan perihal politik ekonomi Islam.118 Ekonomi Islam: Sejarah. Poitik Bank Sentral: Posisi Gubernur Bank Indonesia dalam Mempertahankan Independensi. Ini merupakan alasan bagi kasus mengenai pembatasan pemilikan pada lahan pertanian dan bukan alasan untuk bagi hasil.D Thesis. The Economic System of Islam. Bilamana ia sendiri menggarapnya maka haknya ditetapkan sebagian berupa hasil karena hasil kerjanya dan sebagian lagi karena tanah. dan menguasai hasil bersih lahan pertaniannya. bank sentral sebagai lembaga keuangan belum dikenal. Dengan ini jelas bahwa jawaban negatif dapat dianggap sebagai penolakan atas hak pemilikan itu sendiri. 125 Fachry Ali. (Jakarta: LSPU Indonesia. hlm. baik di masa Rasulullah hingga di masa kerajaan-kerajaan Islam di Nusantara. adalah tidak dapat dimengerti. walaupun ekonomi Islam sebagiannya dapat diaplikasikan. untuk mana cara-cara lainnya mungkin . 1970. Kegawatan masalah ini karenanya terletak pada sepanjang pemilik sebidang tanah berhak atas seluruh hasil bersih dari tanahnya. dan setiap pihak bebas untuk menganjurkan salah satu rumusan yang cocok-bagi kedua belah pihak. 126 M. University of Southern California. Umar Chapra. hlm. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 243 Teori Bank Sentral Islam Dalam paradigma ekonomi Islam. rupanya kurang menyadari kepentingannya maupun kelebihan cara ini dalam dorongan mereka untuk menjamin keadilan. karena Indonesia tergolong negara yang tidak menerapkan hukum Islam. Dengan demikian. 1. Seorang berdasarkan bagi hasil mungkin bekerja lebih tekun dibanding dengan tenaga kerja yang diupah. Ph. Tapi membiarkan diri dalam kehidupan mewah tidak dikehendaki. Jika pemilik dari lahan yang bisa digarap diperkenankan untuk memperkerjakan buruh agar tanahnya dapat digarap. Penyediaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting dari negara Islam modern. 123 Dalam konteks Indonesia. 126 Satu-satunya lembaga keuangan di dalam Negara Islam yang dikenal adalah Baitul Maal. Dan apabila dilihat dalam perspektif politik. etc. (London: 1970). hanya akan bisa diaplikasikan dalam sebuah Negara Islam. khususnya di masa Khalifah Umar bin Khaththab telah dikenal. lebih-lebih bila kondisi . bank sentral Islam baik dalam peranannya sebagai pusat aktifitas keuangan Islam. 123 M. hlm. mengapa ia tidak diperkenankan untuk memasuki suatu "persekutuan" dengan bekerjasama dan berbagi hasil secara menyeluruh? Abu Sulaiman boleh saja mengatakan bahwa "pemilik" berhak atas tanah tersebut. Dengan demikian. Cit. oleh karena itu Umar Chapra menyatakan “penyediaan modal fisik dan modal sosial merupakan tanggung jawab Negara Islam modern. Adalah “mungkin” fungsi dan peran bank sentral sebagaimana dikenal pada masa sekarang.. Dalam arti lain. Teori. Oleh karena itu. bank sentral secara internasional telah menjadi symbol kedaulatan sebuah Negara. Islamic Culture Centre. 2003). Mereka yang tidak menyetujui bagi hasil. dan dengan demikian meningkatkan daya guna dan memainkan peranan yang oleh Islam memang diharapkan. Tidak ada batasan mengenai apa yang boleh dikonsumsikan oleh seorang untuk mencapai kehidupan baik. perdagangan dan keuangan tak lepas kaitannya dengan negara sebagai institusi publik yang bertanggung jawab dunia dan akhirat. membayangkan suatu masyarakat ekonomi yang didasarkan pada kerangka negara (Islam) secara luas adalah dambaan setiap umat Islam. Cit. adalah keniscayaan berdirinya sebuah bank sentral. secara langsung maupun tak langsung adalah bersinggungan dalam sosial-politik dan struktur publik. Sebagai bahagiannya secara proporsional terhadap sumber-sumber alam yang bebas yaitu tanah dan tidak lebih. agar dilakukan oleh setiap muslim yang baik dalam mengabdi kepada masyarakat.124 Bank sentral sebuah negara sangat berperan dalam dunia financial internasional dan kerjasma moneter. 122 mereka untuk memanfaatkan lahan pertaniannya lewat kerja sama dengan pihak ketiga.125 Di masa Rasulullah Muhammad maupun di masa para sahabat memimpin Negara dan pemerintahan. Maka besar dan strategisnya posisi sebuah bank sentral. hlm. Umar Chapra. Sebegitu jauh yang menyangkut persoalan penyediaan bibit dan sebagainya. Konsumen Daftar barang-barang yang konsumsinya diharamkan Islam sudah cukup dikenal dan tidak menimbulkan pertentangan. Apakah ia diperbolehkan memberikan kepada orang lain hak menggarap dan ia berbagi hasil dengan pihak ketiga dengan mengambil bagiannya berupa imbalan atas tanah lahan pertaniannya? Masalah inilah yang oleh Abu Sulaiman dijawab dengan negatif sedangkan lainnya menjawab dengan membolehkannya. dan mungkin akhirnya mendapat imbalan yang lebih tinggi. Ali Aswaf. Hal mana penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. Beberapa penulis juga menganjurkan diadakannya larangan atas beberapa barang mewah tertentu atau membebaninya dengan pajak yang berat untuk menghalang-halangi konsumsinya. seperti halnya dengan bagi keuntungan. 2. tetapi untuk menolak bagi hasil secara demikian. suatu kemustahilan bila ada dua bank sentral dalam sebuah Negara. 40 124 Fachry Ali. berbagai mazhab hukum Islam menetapkan berbagai rumusan. bank sentral adalah wakil sebuah Negara dalam bidang financial dan moneter. Op. 280.bisa ditemukan. Op. Political Economy of the Islamic State.

Hamid. satu-satunya perdebatan mengenai penerapan asas-asas Islam dalam bidang perniagaan di tahun 1950-an tidak berlangsung di wilayah Timur Tengah melainkan di Pakistan. maka lembaga itu dalam waktu singkat kekurangan dana. 1998). Di sana kesadaran tentang identitas keagamaan terpisah sejak mula-mula didirikannya negara itu. Op. dan karena itu harus dimungkinkan bagi Oleh karena itu. dilihat dari sudut ekonomi. Teori. Siddiqi dan Taqi Amini. Mereka yang menganggapnya tidak sah. Sheikh menentang dibolehkannya. The Politics of Central Bank. Bagi Hasil Bagi hasil dianggap sah oleh banyak penulis moderen. baik sewa ataupun bagi hasil.M. sehingga tidak ada pembebanan biaya atas penggunaan kekuasaan atas tanah yang asli dan tak terhancurkan sesuai dengan definisi Ricardo sendiri mengenai tanah. 35-65. tindakantindakan yang diambil oleh bank sentral berpengaruh langsung terhadap suku bunga. Selain itu pihak yang menaruh uang deposito sangat memperhatikan bagaimanakah caranya dana yang mereka sediakan itu dipinjamkan. Maka dalam Undang-undang Dasar Negara itu. Mannan tak beda dengan Akram. bank sentral Islam baik menurut fungsinya seperti sekarang atau seperti dulu adalah Baitul Maal. bila tidak demikian mereka setuju. seperti dinyatakan oleh Akram (613:34—36). la menganggap bahwa kedua putusan tersebut adalah berhubungan dengan dua situasi yang berbeda. telah dibahas tentang baik buruknya. maka dalam waktu yang singkat lembaga tersebut pun Ibid. bahwa sewa tersebut bertentangan dengan qiyas. dengan dasar fikiran bahwa "seorang hanya boleh memiliki tanah seluas yang dapat digarapnya sendiri. atas kerugian bagi bidang industri. Hifzur Rahman. hlm. dan perdagangan. Mazharuddin Siddiqi. Baqir al Sadr. Yusuf beranggapan "pada awal sejarah Islam terdapat kecenderungan yang nyata untuk menata pengembangan yang akan datang dalam bidang pertanian sedemikian rupa. karena pemegang deposito memandang sumbangannya untuk lembaga itu sebagai bantuan sekali jalan saja. lalu disediakan kredit bagi para petani yang kurang berada untuk keperluan penyempurnaan usaha pertaniannya. Mannan tidak menyukai penggunaan lahan pertanian oleh pihak ketiga atas dasar sewa. ia menyatakan pandangan yang sama dengannya. juga membantah pendapat.128 Pakistan—Suatu Kegagalan Walaupun gagal dalam melarang "riba" secara nasional. Mereka yang menganggap sah bagi hasil membandingkannya dengan bagi keuntungan. jumlah kredit. seperti Mawdudi. Dan. Kita tidak memasuki perbedaan pendapat tadi sepanjang perbedaan itu berdasarkan berbagai hadits yang berhubungan dengan masalah itu dan interpretasi hukum mereka. Tahawi. baik yang membolehkan maupun yang melarang sewa dalam bentuk uang atas tanah. Apa pun penilaian orang tentang Tahawi dengan deduksi sejarahnya. kita telah menjelaskan posisi Abu Sulaiman. la juga mencatat bahwa para fuqahaa (ahli hukum) yang membolehkan adanya sewa atas lahan pertanian mendasarkannya pada hukum darurat. Nasir A. Pendirian dogmatis seperti itu hampir tak dapat dipertahankan. Selebihnya harus diserahkannya kepada negara". daripada bergabung dengan suatu usaha yang kurang mantap di daerah pedesaan.127 Kenyataan di Pakistan ini. namun suatu bank percobaan lokal yang tidak memungut bunga atas pinjamannya telah didirikan pada akhir tahun 1950-an di suatu daerah pedesaan di Pakistan. S. bahwa sewa harus dilarang dianggap sama dengan bunga. Sepanjang yang menyangkut masalah filsafat ekonomi. bahwa tidak semua pemilik mampu menggarap lahan pertanian secara langsung. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 119 Tahawi menemukan adanya hadits sahih dari Rasulullah Saw. (London and New York: Routledge. dan memberikan alasan. dan kekuasaan otonomi para pejabat bank itu juga sangat kecil. dan penawaran uang (pasar uang). yang bersedia menitipkan uangnya tanpa menerima imbalan berupa bunga.129 Namun walaupun cukup banyak minat untuk mendapat pinjaman. Abu Sulaiman dan Haider Zaman Siddiqi. Juga. Metwally. bila terdapat perhatian yang berlebih-lebihan dari rakyat terhadap pertanian. maupun bagi hasil. Robert Elgie dan Helen Thompson. Dari kredit itu tidak dipungut bunga kecuali biaya administrasi tetap untuk sekedar menutup biaya operasi bank itu.242 Ekonomi Islam: Sejarah.M. ia tak berhasil mengemukakan alasan ekonomis rasional guna menyokong pendapatnya. sekalipun telah dijamin oleh Undang-undang Dasarnya. Yusuf. termasuk S. Hal mana dalam teori bank sentral konvensional.M. Namun soal ini dikesampingkan karena pertimbangan komersial. A. A. Lembaga itu menerima dukungan dari beberapa tuan tanah kecil. Sewa berupa uang atas tanah harus dinyatakan sebagai tidak sah. ternyata aplikasi bank sentralnya tidak mampu menerapkan ekonomi non riba. Cit. Tanpa adanya pemasukan deposito baru serta kesulitan yang dialami dalam mencari tenaga staf karena calon pekerja yang ada tidak besedia untuk melepaskan karier yang memberi hasil lumayan dan lebih terjamin. Dengan mengutip karangan Iqbal dalam Bal-e-Jibril. 129 M. walaupun masalah bunga kemudian dibangkitkan berulang kali dalam Majelis Nasional di Islamabad. 128 127 . seperti diuraikan di atas. disisipkannya satu pasal yang melarang pemungutan bunga.

dan khusyuk dalam melakukan ibadahnya bersama-sama para calon nasabah bank itu. Apabila penanam modal untuk pengolahan lahan pertanian itu sendiri yang menanami lahan pertaniannya. Bagi hasil juga bisa diperbolehkan. tidak menetapkan sesuatu plafon dari presentase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. Untuk mengijinkan ia membebankan suatu jumlah yang pasti. Para petani di daerah itu selalu curiga terhadap orang luar. dalam masa tiga tahun. Seperti juga halnya di Pakistan. maka pinjaman yang sedang berjalan hanya ditangani sebagai perjanjian bilateral saja antara para tuan tanah dengan para petani tanpa suatu perantaraan kelembagaan. Op. yang kemudian menjabat sekretaris jenderal dari Himpunan Internasional Perbankan Islam. dan tanah yang sudah diolah. Abu Sulaiman menganggap pembebanan sewa dalam bentuk uang oleh si pemilik adalah tidak sah. Tokoh pendorongnya ialah Ahmad El Nagar. bila jumlah sewa yang diperkenankan untuk dipungut tidak boleh melebihi nilai penurunan harga. terdiri dari kaum Muslimin yang bergairah dan telah berpengalaman dalam bidang perbankan pada badan-badan komersial. sebagai imbalan atas investasi untuk pengolahan lahan. yaitu eksperimen pertama yang tercatat dalam sejarah Timur Tengah dan wilayah Arab. Cit. Ini merupakan pendirian yang merupakan kesimpulan dari pemyataan Mawdudi mengenai permasalahan sewa menyewa. dalam artian nilainya. Tidak ada bunga atas deposito itu. Dalam membahas sewa tanah berupa uang atas lahan pertanian. Tidak ada pertentangan bahwa sewa dalam bentuk uang dianggap sah atas lahan yang sudah diolah (macam kedua) sebagai pengganti "depresiasi". Schumpeter. calon debitur itu harus mempunyai uang tabungan sejumlah tertentu untuk paling sedikitnya selama setahun.120 Ekonomi Islam: Sejarah. Pendapat Abu Sulaiman bertolak dari pendirian dasarnya. di Mesir lembaga itu bertempat di daerah pedesaan pula yaitu disuatu kota pedalaman di daerah Delta sungai Nil.130Kegairahannya merosot. bahwa putusan perusahaan terlibat dalam pemilikan partner yang tepat dalam mudarabah. yang melihat bahwa para karyawan staf itu adalah orang beriman. Abu Said juga mempersamakan sewa tersebut dengan harga bunga yang diperhitungkan atas modal uang.000 depositor baru. karena para depositor dan para debitur termasuk golongan yang sama.131 Dalam waktu singkat golongan staf itu memperoleh kepercayaan dari masyarakat pedesaan berpaham konservatif. Pertanyaan ini dapat dijawab sesudah meneliti lebih mendalam mengenai sifat pengembahan investasi atas pengolahan lahan pertanian itu. Tidak ada penolakan terhadap kenyataan bahwa jumlah sewa atas lahan pertanian biasanya lebih besar dari penurunan harga. sebagai bagian dari sewa. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 241 kandas. sekalipun ada yang mengemukakan bahwa pendahulu paham itu telah ada di daerah pedesaan Mesir pada tahun 1920-an sebagai suatu koperasi keuangan swadaya kaum petani. bahwa tiap manusia punya andil yang sama atas karunia Allah (lain halnya jika itu merupakan hasil dari keahlian atau jerih payah pribadi seseorang). El Nagar-lah manajer bank itu. walaupun ia sendiri seorang ahli pendidikan. Pada umumnya semua pinjaman telah diselesaikan pada permulaan tahun 1960-an. Tapi ia gagal dalam menandingi argumen yang jelas. dan setelah barisan pekerjanya yang kecil itu bubar. milik masyarakat perkotaan dan semata-mata melayani orang Mesir bergaya hidup kebaratbaratan. sekalipun mereka sudah berpendidikan modern. diadakan suatu eksperimen baru di Mesir. Teori. Mengenai macam tanah yang belum diolah. Di Mesir—Sedikit Berhasil Pada saat eksperimen itu berakhir di Pakistan. Orang bertanya apa yang mungkin menjadi alasan untuk menanamkan modal. pembedaan harus diadakan untuk tanah perawan di mana pemilik lahan tidak mengadakan investasi. yang intinya ialah membebankan suatu jumlah pasti ter-hadap suatu pengembalian nilai yang tidak pasti. karena pandangan dan nilai-nilai kesusilaan mereka sama. berlainan dari keadaannya di Pakistan dahulu. dari 1000 depositor diikuti oleh 59. . Penulis kontemporer mengenai perbankan dalam Islam yang mengambil mudarabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya. oleh karena bahagian masingmasing adalah berupa produksi yang dihasilkan dan bahagian (andil) dari pemilik atau investor tetap tidak pasti. Pengambilan investasi ini tidak pasti karena ketidakpastian harga pasar komoditi yang diproduksi.132 130 131 Ibid. sewa dan kegiatan untuk mengolah lahan pertanian. la tidak menopang pendapatnya dengan suatu preseden pun dalam Sunnah dan juga tidak memberikan argumen yang bertentangan dengan ijma' mazhab fiqh. Dengan demikian ada suatu dorongan untuk menabung uang. A. dan ia berhasil menghimpun tenaga staf yang dipilih dengan seksama. bisa disamakan dengan riba. 132 Ibid. tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih dahulu. baik berupa tenaga maupun modal yang mengakibatkan bertambah baiknya nilai lahan itu. Lalu timbul masalah sah tidaknya jumlah sewa yang lebih tinggi itu. Bank Tabungan itu berkembang pesat. maka hasil berupa pengembalian investasinya jatuh secara sah kepadanya. namun agar berhak menerima pinjaman bebas-bunga. Namun pandangan mereka terhadap para bankir baru itu berlainan sekali. Pada tanggal 24 Juli tahun 1956 Bank Tabungan Mit Chamr memulai usahanya. dan jarang menggunakan jasa bank komersial yang dipandangnya sebagai lembaga asing.

Abu Sulaiman menganjurkan bagian yang lebih besar dari masyarakat atas hasil suatu lahan. Pemilik tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang bermanfaat.240 Ekonomi Islam: Sejarah. jika ada permintaan dari mereka yang benarbenar membutuhkan. tidak ada pertentangan pendapat. Ini termasuk kewajiban untuk membantu kerabat dekat dalam keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. yang ditetapkan pada saat uang pinjaman diberikan. Manna' Qattan6 dan A. Penggunaan secara mubazir dan sikap boros dilarang. yang memanfaatkannya untuk keperluan investasi modal. Biasanya pinjaman itu adalah pinjaman jangka pendek selama 1-3 tahun. yang memandang bank itu juga sebagai milik mereka. namun tidak pernah diberi waktu tenggang untuk pembayaran kembali pinjaman itu. Sementara telah terdapat konsensus atas haramnya bunga yang dipungut atas pinjaman uang. Yang dipentingkan adalah. Pada umumnya hanya penduduk berpendapatan sedang yang berantusias dengan adanya bank ini. Orang-orang lain dan masyarakat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. termasuk biaya pembangunan. bahwa mereka yang memiliki persediaan pangan dalam suatu keadaan darurat wajib menyerahkan kelebihan di atas kebutuhannya untuk mengisi kebutuhan masyarakat tersebut. Pemilik Norma-norma tingkah laku untuk pemilik dibahas oleh sejumlah penulis termasuk Hifzur Rahman. . dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima presentase Pinjaman itu digunakan untuk bermacam-macam keperluan. termasuk alat tenun bukan mesin. juga pada penyediaan modal dengan ketentuan bagi keuntungan (mudarabah). Siddiqi. Dalam hal tersebut ia merupakan pemilik sah dari hasil lebih di atas biaya produksi. Sulit untuk mengerahkan karyawan tambahan untuk perluasan bank itu. Meskipun demikian para petani miskin yang tidak mempunyai uang untuk didepositokan. agar dana itu terus beredar. tanpa mengindahkan tujuan penggunaan uang pinjaman itu. bahwa pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudarabah bebas untuk menentu-kan tiap rumusan bagi untung. Mannan. sekalipun dapat dinyatakan bahwa memang golongan inilah yang merupakan tulang punggung perekonomian pedesaan setempat. Di samping zakat wajib. dan pengadaan penyempurnaan jaringan irigasi. Pinjaman dari bank itu menghasilkan pendapatan bagi pihak yang berutang. dan seperti halnya di Pakistan. maka hak seorang pemilik atas pendapatan dari harta miliknya. karena tidak memperoleh bagian dari laba yang dihasilkan oleh pihak yang berutang. Masalah utang penduduk juga berkurang karena para peminjam tidak lagi mengandalkan para rentenir setempat yang menuntut suku bunga yang sangat tinggi. Hak seorang pemilik untuk mengelola tanahnya sendiri atau mengembang-kan modalnya sendiri dalam usaha yang bersifat produktif atau usaha menguntungkan. seperti telah diuraikan di atas. Seperti halnya di Pakistan. tetapi pada akhirnya mengalami kesulitan. pemugaran rumah kediaman. pemilik harta harus menolong mereka yang sangat membutuhkan dan tidak boleh menolak suatu permintaan pinjaman berupa uang tunai atau benda. dan pada mulanya berhasil. bank itu hanya memungut sedikit biaya administrasi. Sayyid Qutb. Penulispenulis lainnya secara bulat membenarkan keputusan dari 4 mazhab utama dalam Islam (fiqh). Mawdudi. bila pemilik tanah tersebut menguasai suatu lahan yang lebih luas dari hak rata-rata yang boleh dimiliki oleh warga masyarakat. pembelian mesin-mesin sederhana untuk perusahaan kerajinan tangan. walaupun jarak ke tempat keramaian di Kairo dan Iskandaria tidak terlalu 133 Ibid. tapi "bagian dari pemilik hanyalah sebagai imbalan atas kerugian yang mungkin dideritanya". tidak dapat menarik manfaat dari bank itu. Karena itu jumlah biaya administrasi yang dipungut sangat terbatas. Pihak yang berutang tidak diwajibkan untuk mengembalikan jumlah yang lebih besar sekalipun keadaan keuangannya bertambah baik. Teori. Kontroversi berpusat pada masalah-masalah penyerahan lahan pertanian untuk digarap oleh orang lain atas dasar sewa atau bagi hasil. namun ada juga pinjaman jangka menengah sampai 5 tahun. Kewajiban zakat yang mengikat tentu harus dipenuhinya. di mana disebutkan bahwa bank itu berhasil memperoleh dukungan pribadi dari sejumlah besar para petani dan penduduk pedesaan. ataupun mesin jahit biasa. dan tidak dapat disangsikan bahwa bank itu memberi sumbangan berharga untuk usaha pembangunan. Dia tidak berhak atas keuntungan bersih yang murni. Keberhasilan Juga Menimbulkan Kegagalan Keberhasilan bank itu dibahas dalam laporan Yayasan Ford pada bulan Juni 1967. dalam bentuk sewa dan keuntungan merupakan hal yang kontroversial di dalam kepustakaan. dan gaji yang dibayarkan kepada para karyawan tetap kurang menarik. Abu Sulaiman membolehkan adanya bagi keuntungan.133 Walaupun Bank Tabungan Mit Chamr terkenal di kalangan masyarakat. Beberapa penulis menitikberatkan pentingnya arti ketentuan-ketentuan. Ada pinjaman untuk pembelian ternak. letak bank itu di daerah pedesaan yang merupakan faktor kurang menarik. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 121 terhadap peranan yang dapat digambarkan tentang mekanisme pasar dan peranan yang dimainkan oleh negara. karena penyediaan air secara efisien mutlak diperlukan oleh para petani. Pemilik harus menghindarkan penggunaan hartanya dengan cara yang membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. dengan memperhatikan larangan Nabi terhadap penimbunan.

untuk merubah kecenderungannya. membahas alasan dimasukkannya tujuan-tujuan non ekonomis ke dalam tujuan sistem ekonomi. produsen. yaitu Bank Sosial Nasser. Tiap kekurangan dalam usaha mencapai tujuan. sedangkan yang mandub/sunnah dilaksanakan lewat pendidikan. Op. yang dapat memeliharanya tetap bersikap adil. demikian pula karyawan pimpinannya. Mereka juga diberi jaminan kerja yang sama dengan karyawan di sektor negara Mesir. 135 Pada saat itu El Nagar telah mendapat dukungan dari teman-teman dekat almarhum Presiden Nasser. Hukum dan kontrol sosial adalah untuk membimbing. Apabila semua itu gagal. tetapi hanya bagi para pemegang deposito yang diperkenankan menerima pinjaman dengan syarat istimewa itu. dan dalam hal ini mereka tidak dapat disalahkan.5 Siddiqi. Ibid. Islam tidak hanya bergantung pada hukum. konsumen.134 Pemerintah Memberi Dukungan Bank Sosial Nasser Pengalaman yang mengecewakan pada Bank Tabungan Mit Chamr sama sekali tidak merupakan rintangan untuk usaha di masa depan. diikuti dengan "persaudaraan sedunia dan keadilan. Banyak di antara mereka dipengaruhi keluarganya agar pindah ke kota untuk mendapatkan pekerjaan yang lebih menguntungkan. Bahkan bank tersebut telah diambil alih oleh bank baru itu. dilengkapi dengan jalan menjadikan hal-hal yang mandub/sunnah sebagai hukum positip oleh negara ataupun dengan konpensasi dan lain-lain tindakan positip.020 (lebih dari dua juta dollar AS). yaitu pekerjaan yang dapat menjamin kehidupannya. dengan demikian barisan pekerjanya pasti berkurang. Dengan demikian lembaga baru itu dari semula telah menikmati dukungan dana yang lebih besar. pendidikan dan latihan akhlaq. Pembedaan dalam hubungan ini selalu dibuat antara yang bersifat wajib (fardhu) dan dianjurkan (mandub/ sunnah). seperti pemilik.122 Ekonomi Islam: Sejarah. Perhatian yang sangat besar untuk tujuan ini dicurahkan atas pembentukan batin manusia lewat iman. Keadilan sosial. 136 Ali Aswaf. persamaan kesempatan dan kerjasama merupakan esensi berikutnya dari Mawdudi tentang tujuan pokok sistem ekonomi Islam. Cit. Karena itu kita akan mulai dengan mempelajari berbagai tata sikap laku dari para pelaku ekonomi. mewakili kecenderungan yang berakar dalam pemikiran Islam dan digambarkan dengan contoh secara luas dalam kepustakaan mengenai tata perilaku dari berbagai pelaku-pelaku ekonomi. dan sebagai permulaan diberikan dana sejumlah Mf 1. Dan bila semua ini juga tidak berhasil. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 239 jauh. sehingga dari semula telah mendapat sambutan baik.400. masyarakat muslim harus kuat untuk menekan tiap warganya tunduk kepada batas-batas yang dibolehkan. di mana ia menjabat sebagai Deputi Menejer Umum. Hal ini disetujui pula oleh pemerintah Sadat yang baru. Peranan masing-masing dari mekanisme pasar dan tindakan yang direncanakan ditentukan sesuai dengan cara yang sama. Suatu faktor yang menguntungkan ialah bank baru itu berkantor besar di Kairo. distribusi yang adil dari pendapatan dan kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat". Pada umumnya yang diutamakan adalah pinjaman jangka pendek untuk menjamin kelancaran peredaran dana. Pinjaman itu pada umumnya diguna-kan untuk keperluan perumahan sedangkan pinjaman untuk tujuan spekulasi seperti pembelian "real estate" dengan maksud memperoleh tambahan modal tidak dibenarkan. Teori. Yang wajib dilaksanakan secara hukum. mengatur dan melengkapi tindakan-tindakan pribadi dan untuk menutupi kekurangankekurangan yang masih ada. Dan seperti halnya dengan Bank Tabungan Mit Chamr yang lama. Dengan cara inilah penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diharapkan dapat dilaksanakan dengan baik. yang menyetujui pemberian dana dari negara untuk lembaga itu. Daftar yang dibuat Chapra memberikan prioritas pada "kesejahteraan ekonomi". Cara ini akan diikuti dengan mengadakan penilaian . bahkan Ahmad El Nagar telah terdorong untuk memperluas eksperimennya sebuah lembaga baru. cara berfikirnya serta menanamkan dalam dirinya pengertian moral yang kuat. Walaupun cara berfikir belakangan ini jauh lebih positip tentang peranan negara dalam usaha mencapai tujuan seperti diuraikan di atas. para pengusaha. pedagang. aksentuasi Mawdudi pada tindakan penyelesaian lewat orientasi moral. karena gairah kerjanya tidak dapat dipertahankan untuk masa yang lama. Jelaslah El Nagar telah menarik pelajaran dari pengalamannya pada Bank Tabungan Mit Chamr. maka Islam membolehkan mempergunakan kekuatan hukum untuk menegakkan keadilan secara tegas (51: 145).” Ibid. setiap pinjaman bebas bunga. Asas-asas Islam Berlaku Secara Ketat Bank sosial Nasser itu diperkenankan beroperasi dengan memperhatikan asas-asas ajaran Islam. Mengutip kata-kata Mawdudi: "Untuk mencapai keadilan ekonomi. karena menyanggupi untuk memikul semua tanggungan bank pendahulunya. majikan. para buruh dan lain-lain. ibadah. Tindakan perorangan yang berorientasi moral diharapkan dapat mencapai hasil-hasil yang menjanun kebutuhan sosial dalam skala luas. karena tersedianya sumber dana yang lebih banyak.136 134 135 kebebasan untuk memilih bagi tiap pribadi. sekalipun syarat itu dapat ditafsirkan secara luas. dan menunjukkan akibat dari dimasukkannya tujuan non ekonomis tadi pada cara dan sarana yang harus diterapkan untuk mencapai tujuan sistem ekonomi dalam Islam. dan pinjaman bagi orang-orang yang akan menggunakannya untuk keperluan sosial. Kesulitan tambahannya ialah karyawan aslinya mulai keluar.

Mengingat sifat sumber-sumber alam yang terbatas. Kita telah kemukakan di atas tentang tujuan kembar Tahawi berupa kecukupan dan ketenteraman. yang akan terjadi dengan menghilangkan kelaparan dan rasa takut masyarakat. Dengan cara demikian bank itu dapat berperan serta langsung dalam masyarakat yang harus dibantunya. yang harus ditakutinya bukanlah pihak bank. Ini merupakan pokok pikiranyang mendapat banyak dukungan dalam kepustakaan. sekalipun transaksi mata uang asing sangat terbatas dan untuk keperluan itu nasabahnya tetap dianjurkan untuk menghubungi bank komersial lainnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 123 Tujuan Sistem Ekonomi Ekonomi yang sehat merupakan satu tujuan yang sangat ditekankan oleh setiap penulis. Mawdudi memberikan prioritas kepada "penyelamatan kebebasan manusia" yang diikuti dengan penyempurnaan akhlaq. Yang mengesankan ialah kenyataan bahwa sedikit sekali kerugian yang dideritanya. dan tidak memikulkan beban kepada debitur bila usahanya mengalami kegagal-an. Baqir al Sadr menekankan perlu adanya penyediaan kemudahan dalam kehidupan sebagai akibat dari pertumbuhan dan perkembangan serta pemanfaatan secara maksimum dari sumber-sumber alam. Diutamakannya Cabang-cabang Bank Sekalipun kegiatan Bank Sosial Nasser telah bervariasi dan telah merintis cara-cara perbankan baru bagi bank Islam. walaupun setiap penulis mengemukakan pula sejumlah tujuan lain. Lebih dahulu dimana kita telaah materi' tujuan itu. Sebagai pihak mitra. dan kecil sekali kemungkinan bahwa uangnya akan digunakan oleh pihak debitur yang kurang bonafide. tetapi tujuan utama dari 137 Ibid. Bahkan. bahkan dipandang layak dari segi sosialnya. Mengingat sikap saling percaya antara bank dengan nasabahnya serta moral orang beriman yang menerima pinjaman. Jama'at-i-Islami Pakistan dalam laporan Dewan Ekonominya lebih dekat kepada pandangan ini. maka sedikit sekali terdapat kemungkinan uang pinjaman itu akan disalahgunakan. Abu Aiman (Dr. walaupun tidak ada pengawasan terhadap penggunaan uang pinjaman itu. melainkan Allah Yang Maha Mengetahui. Kembali kepada tujuan non ekonomis. namun sebaliknya turut memikul kerugiannya. dan Siddiqi secara materiil tidak berbeda dengan daftar Tahawi di atas. bahwa dana itu dimanfaatkan sesuai dengan asas-asas agama Islam. karena ini merupakan cara yang wajar untuk membagi risiko antara pihak yang menerima dana dan pihak yang menyediakannya. yaitu pemanfaatan sebaik mungkin dari jumlah maksimum sumber-sumber alam. Teori. Selain itu disediakan pula jasa bank yang biasa di kantor besarnya di Kairo. bersamaan dengan memperkecil perbedaan dalam pembagian hasil serta pengawasan berdasarkan kaidah-kaidah Islam terhadap perilaku para pelaku ekonomi. pelayanan kesehatan untuk orang sakit dan pelayanan untuk penderita cacat. yang tidak bersifat ekonomis. hal ini mungkin mencerminkan mutu dari pihak yang meminta bantuan bank itu. harus dilaksana-kan di samping usaha pemenuhan kebutuhan material. yang memerlukan Uang pinjaman itu tidak dapat didepositokan pada bank komersial untuk menerima bunga. bank itu menerima sebagian dari laba usaha. Mustafa Siba'i. status para nasabah sangat mantap sehingga mereka akan mendapat penilaian kredit yang baik dari setiap lembaga keuangan. Menurut pendapat beberapa penulis. tetapi pihak yang berutang bertanggung-jawab.238 Ekonomi Islam: Sejarah. Bank Sosial Nasser sangat berminat untuk membina kegiatan investasinya melalui keikutsertaan langsung dalam berbagai proyek dan bersedia mengambil saham dalam usaha yang wajar. . ataupun dipinjamkan kepada seseorang dengan memungut bunga. Kahf menetapkan kadar pemanfaatan maksimum sumber-sumber sebagai tujuan pertama dari kebijak-sanaan ekonomi Islam. Peraturan bagi hasil (laba) sepenuhnya dipandang sesuai dengan ajaran agama Islam. karena orang yang beriman menyadari bahwa bila mereka menyalahgunakan dana yang disediakan oleh para depositor. ditekankan bahwa pemenuhan "kebutuhan spiritual". sebelum kita lanjutkan penilaian mengenai pandangan-pandangan mereka tentang tujuantujuan yang non ekonomis.137 Bermacam-macam Jasa Bank Fungsi Bank Sosial Nasser itu jauh lebih luas daripada sekedar menerima deposito dan memberi pinjaman bebas bunga. serta menjamin pemenuhan kebutuhan pokok bagi setiap orang. maka adalah lebih tepat untuk mengganti konsepsi pemanfaatan maksimum dengan konsepsi penggunaan penuh optimisme. di mana mereka menyatakan prinsip yang sama. Dalam hal ini tidak disangsikan lagi bahwa bank Islam berkedudukan mantap. pangan dan papan. Sayyid Qutb. biaya perkawinan dalam keadaan tertentu dan segala sesuatu yang dianggap penting menurut adat kebiasaan masyarakat. biaya pendidikan untuk mereka yang membutuhkannya. Said Ramadhan Al-Buthy) juga beranggapan bahwa penemuan sumber-sumber kemakmuran dan penggarapannya adalah suatu kewajiban. Daftar kebutuhan pokok menurut Tahawi mencakup sandang. dan dalam daftar kebutuhan pokok yang dibuat oleh Mawdudi.

124 Ekonomi Islam: Sejarah. yakni tujuan yang terperinci dan jelas. yang diperkirakan masih jauh sekali dalam mencapai tujuan ini. Menjelang tahun 1979 sudah ada 25 cabang bank ini di seluruh Mesir dan jumlah depositonya mencapai M£ 240 juta (345 juta USD). peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. Negara ikut campur dalam memimpin dan mengatur kerja suka rela dan menjamin usaha mencapai sasaran. pertama.138 Perbankan Islam Tidak Membahayakan Bank Komersial Nasional Bank-bank komersial Mesir utama telah dinasionalisasikan. Strategi Islam dalam mengorganisir sistem ekonomi mempunyai 3 segi. jumlah deposito yang dititipkan pada Bank Sosial Nasser hanya sebagian kecil dari 138 | BAB 9 | Sistem Ekonomi Syariah istem ekonomi menguraikan tentang cara dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya. sebetulnya dipengaruhi oleh dua kekuatan. karena itu mereka mempunyai hak utama untuk melakukan peranannya. Teori. sekalipun pada akhirnya di setiap masyarakat Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sistem Ekonomi Syariah 237 kegiatannya ialah mendirikan cabang-cabang bank. Dengan meningkatnya jumlah deposito dan meluasnya kegiatan bank.8 juta USD). tetapi hal ini tidak mengganggu golongan yang berpengaruh meskipun kaum rentenir itu dituduh telah melakukan pengisapan di masa lampau. dan diharapkan akan meningkat lagi di masa mendatang. dan terus meningkat dengan mantap mulai sejak saat didirikannya bank ini. S Ibid. Bank Islam Tidak Membahayakan Kedudukan Bank Komersial Pengalaman nyata di Mesir memberi kesan bahwa bank-bank lama tidak menolak persaingan dari bank-bank Islam. termasuk menyediakan dana untuk perusahaan-perusahaan milik negara. Tujuan sistem ekonomi dibahas dan dilanjutkan dengan pembahasan pola tingkah laku pelaku-pelaku ekonomi. sikap moral dan pola tingkah laku yang dirumuskan dengan baik dari pelaku-pelaku ekonomi.4 Pemilikan sarana produksi dan sejauh mana tergantung pada mekanisme pemasaran atau pada penguasa pusat untuk mengambil keputusan. jumlah modal disetor telah dinaikkan sampai batas resmi M£ 4 juta (5. walaupun modal disetornya dari Bank Sosial Nasser hanya separuh modal Bank Nasional Mesir. kedua. Sesungguhnya usaha rentenir tradisional itulah yang terancam. Penyediaan sumber-sumber. dan menyediakan banyak pinjaman bebas bunga berjumlah kecil bagi orangorang yang sebelumnya tidak pernah menggunakan jasa-jasa bank. Selain itu karena bank-bank Islam umumnya mengadakan investasi langsung di bermacam-rnacam perusahaan. Keputusan ekonomi mengenai masalah tersebut membahas "berbagai metode untuk menentukan tingkat harga barang-barang yang akan diproduksi. Juga. dan kesejahteraan ekonomi pada khususnya.5 juta USD) menjelang tahun 1978-1979. maka mereka menyediakan jasa keuangan yang bersifat pelengkap daripada menyaingi bank konvensional yang kurang berminat pada kegiatan semacam itu. Perluasan jaringan perbankan dengan menarik golongan bukan nasabah bank juga merupakan kebijakan Bank Tabungan Mit Chamr. bank-bank Islam itu merupakan ancaman nyata bagi bank-bank konvensional yang menerapkan cara-cara kerja Barat. yakni usaha pribadi yang bebas yang berorientasi moral dan pengaturan negara. karena selalu didukung negara. merupakan kriteria utama untuk membedakan suatu sistem ekonomi dari sistem ekonomi lainnya. pengorganisasian produksi dan pertukaran serta pembagian pendapatan yang dihasilkan. Secara khusus disebabkan karena Bank Sosial Nasser ini telah menarik nasabah baru yang sebelumnya tidak pernah memanfaatkan jasa-jasa bank konvensional. Tujuannya menyediakan fasilitas deposito bagi orang beriman di sebanyak mungkin tempat. (penyediaan) sumbersumber untuk produksi dan distribusi pendapatan yang dihasilkan". dan telah meningkat dari M£ 12 juta ( 17. sehingga mereka tidak terlalu merisaukan soal persaingan. . dan ketiga. Selain itu masing-masing bank memegang peranan khusus. Titik berat dalam kepustakaan Islam mengenai subjek ini memang agak berbeda-beda. dan besarnya sama dengan modal Bank Mesir. namun pada umumnya mengandalkan jasa-jasa kaum rentenir tradisional. Labanya sungguh mantap. undang-undang. sekalipun tidak terlalu mencolok.

Riset-riset tentang ekonomi syariah.139 Langkah-langkah Membangun Sistem Ekonomi Islam ada beberapa langkah yang diperlukan dalam rangka membangun sistem perekonomian yang berdasarkan ajaran Islam. . Teori. Kurikulum ekonomi Islam pun perlu untuk terus menerus disempurnakan. Bahwa ekonomi Islam bukanlah semata-mata menyangkut aspek ibadah ritual saja.236 Ekonomi Islam: Sejarah. Makalah Ekonomi Islam: Antara Wacana dan Realita . dalam jangka waktu sepuluh tahun kedepan. transparan. dan bahkan kini telah merambah sektor pasar modal. Hal ini menunjukkan betapa kecilnya jumlah masing-masing deposito pada lembaga Islam tersebut. Bagi pemerintah sendiri pun. 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. Juga turut mendirikan Lebih dari 700 panitia yang khusus mengurus penagihan pajak sukarela itu. seperti asuransi syariah. Oktober 2006. baik pada skala mikro maupun makro harus terus diperbanyak. Msc. Pasar Ekonomi Syariah Kita berharap dengan adanya UU No. BMT (Baitul Maal wat Tamwiil). pembiayaan bagi pemenuhan kebutuhan hidup masyarakat melalui dana zakat akan lebih baik bila dibandingkan dengan kebijakan deficit financing. Sektor-sektor usaha lainnya. ulama pakar zakat) akan dapat dioptimalkan. adalah dengan meningkatkan sosialisasi mengenai konsep ekonomi Islam secara komprehensif. Bank Sosial Nasser dipandang sebagai suatu lembaga santunan oleh banyak orang sehingga pihak bank enggan mengecamnya. dibutuhkan tidak kurang dari 10 ribu SDM yang memiliki kualifikasi dan keahlian di bidang ekonomi syariah. dan profesional. juga semakin berkembang. dimana dibutuhkan perpaduan antara pendekatan normatif keagamaan dengan pendekatan kuantitatif empiris. Bank tersebut berjasa pula dalam membangkitkan kembali pembayaran zakat di Mesir. Ekonomi Islam pun bukan semata-mata 139 Menurut data Biro Perbankan Syariah BI. serta mengawasi pembagian dananya untuk hal-hal yang bermanfaat di seluruh negara. Dibukanya Jakarta Islamic Index juga membuktikan bahwa ekonomi syariah memiliki pangsa pasar tersendiri dan memiliki propek yang sangat strategis kedepannya. 140 Irfan Syauqi Beik. 140 yaitu: Pertama. koperasi syariah.3 triliun rupiah pertahunnya (menurut perhitungan Dr KH Didin Hafidhuddin. Tentu ini merupakan peluang yang sangat prospektif sekaligus sebagai tantangan bagi lembaga-lembaga pendidikan yang ada. maka segala potensi zakat di Indonesia yang mencapai 6. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 125 deposito pada kedua bank tersebut itu. Badan Amil Zakat (BAZ) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) harus mampu memerankan dirinya sebagai pengelola zakat yang tidak hanya bersifat amanah. tetapi juga bertanggung jawab. tetapi juga menyentuh dimensi-dimensi yang bersifat muamalah (sosial kemasyarakatan). Perkembangan sistem ekonomi syariah dalam satu dekade terakhir ini di Indonesia terlihat semakin pesat. Sudah saatnya kajian ekonomi Islam mendapat ruang dan tempat yang lebih luas lagi di perguruan tinggi. Ini akan memperkaya khazanah literatur ekonomi syariah sekaligus mempercepat perkembangan ekonomi syariah secara utuh dan menyeluruh.

maka berbagai permasalahan yang terkait dengan rendahnya tingkat kesejahteraan umat akan dapat diatasi. pembentukan karakter para sahabat sehingga mereka memiliki keimanan dan ketakwaan yang sangat kokoh kepada Allah SWT. tetapi juga bermanfaat bagi kalangan umat beragama lainnya. Sebagaimana telah diketahui bersama. Pinbuk. maupun yang lainnya. hukum. baik itu perbankan syariah. dimana dituntut pula untuk secara aktif mengawasi. Teori. asuransi syariah. Disini dituntut optimalisasi peran Dewan Syariah Nasional MUI sebagai institusi yang memberikan keputusan atau fatwa apakah transaksi-transaksi ekonomi yang dilakukan telah sesuai dengan syariah atau belum. Kedua. Ini semua membuktikan bahwa konsep ekonomi Islam berlaku secara universal. UU No. hal ini akan menjadi sumber inspirasi bagi kebangkitan umat Islam di seluruh bidang kehidupan. telah mendirikan anak perusahaan yang diberi nama Noriba Bank yang juga beroperasi penuh dengan sistem syariah. sosial dan budaya. sebuah kelompok perbankan terbesar di Eropa yang berbasis di Swiss. mesjid adalah pusat ibadah umat Islam. Demikian halnya dengan HSBC dan Chase Manhattan Bank yang juga membuka window syariah. Jika kita menilik pada shirah Rasulullah SAW. maupun UU No.126 Ekonomi Islam: Sejarah.142 Ketiga. Soedradjat. perlu dikembangkan dan disempurnakannya institusi-institusi ekonomi syariah yang sudah ada. tengah dikembangkan konsep pembiayaan real estate dengan skema syariah.141 Jangan sampai transaksi-transaksi yang dilakukan tidak sesuai dengan prinsip-prinsip ajaran Islam. 17 tahun 2000. strategi perang. Perangkat perundang-undangan dan peraturan lainnya perlu terus diperbaiki dan disempurnakan. Karena itu dibutuhkan adanya pengawasan yang ketat terhadap aktivitas institusi ekonomi Islam yang ada. Begitu pula dengan masyarakat luas. yang diikuti oleh UBS group. apakah itu dalam aspek tarbiyah (pembinaan) para sahabat. 141 ---$€£¥--- . Kalangan perbankan di Eropa pun sudah melirik potensi perbankan syariah. mengontrol. lembaga zakat. dimana zakat merupakan Seperti memberdayakan mesjid sebagai pusat kegiatan perekonomian. 142 Irawan D. bank terbesar di Perancis telah membuka layanan syariahnya. Sebagai contoh. 38 tahun 1999 tentang Pengelolaan Zakat. dan memberikan masukan yang bersifat konstruktif bagi perbaikan dan penyempurnaan kinerja lembaga-lembaga ekonomi syariah. 60 % nasabah bank Islam di Singapura adalah umat non muslim. Rasulullah menjadikan mesjid sebagai sentra utama seluruh aktivitas keumatan. maka kita akan menemukan fakta bahwa mesjid memiliki peran yang sangat vital dan signifikan dalam pengembangan dakwah Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 235 bersifat eksklusif bagi umat Islam saja. seperti UU No. “Modul Manajemen Zakat”. hingga pada bidang ekonomi. yang membolehkan syariah windows. maupun aspek-aspek lainnya termasuk politik. Bahkan bukan tidak mungkin. adalah dengan terus menerus memperbaiki berbagai regulasi yang ada. BNP Paribas SA. 10 tahun 1998 tentang Perbankan. Bahkan kini di Inggris. Kita bersyukur telah memiliki beberapa perangkat perundang-undangan yang menjadi landasan pengembangan ekonomi syariah.

Sedangkan yang keempat adalah dengan meningkatkan kualitas SDM yang memiliki kualifikasi dan wawasan ekonomi syariah yang memadai. Maliki dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan (kategori zakatnya zakat perdagangan) Maliki. .5% Ketika memperolehnya Tambang selain emas dan perak Senilai (misal: besi. maka zakatnya kategori zakat perdagangan Menurut Hanafi 20% zakatnya.5% Ketika memperolehnya 2. batu Senilai emas bara.5% menurut Hanafi 20%.5% Ketika memperolehnya Ketika memperolehnya Ketika memperolehnya 2.76 gr. Hanafi. marmer. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 127 segala jenis bungabungaan) Rumputrumputan Buah-buahan padi Sayur-sayuran Seukuran nisab padi Seukuran nisab padi Seukuran nisab padi 5% 10% 5% 10% 5% 10% Tiap panen Tiap panen pengurang pajak. 2. dll Tambang Senilai Minyak Gas emas Harta terpendam Senilai (harta yang emas ditinggalkan non muslim) Pengahsilan / Profesi Senilai penghasilan 520 kg beras 2. Yusuf Qardawi 85 gram. timah. Namun ini belumlah cukup. Teori. emas platina. dan zakatnya 2. sehingga peraturan seperti zakat adalah sebagai pengurang pajak masih belum terealisasikan pada tataran operasional. apalagi mengingat Peraturan Pemerintah yang menjabarkan undang-undang tersebut belumlah ada. dll) Tambang batubatuan. 143 ---$€£¥--- Tiap panen Segala jenis tumbuhSeukuran tumbuhan 5% nisab Tiap panen lainnya yang 10% padi memiliki nilai ekonomis Tambang dan Harta Terpendam (rikaz) Emas Senilai emas 2. Mazhab Hanafi kadar zakatnya 2.5% Ketika memperoleh Mazhab Hanafi nisabnya 107. dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan (kategori zakatnya zakat perdagangan) Perak Seniali 642 gram 2.5% Perbulan pertahun / Pendapatan yang terkena wajib zakat adalah pendapatan kotor. 143 Ibid. tembaga.5% 20% Menurut Maliki dan Syafi’i harta terpendam selain emas dan perak wajib di zakati.. Menurut Maliki dan Syafi’i wajib dizakati apabila diperdagangkan. Menurut Hanafi harta selain logam tidak wajib dizakati.234 Ekonomi Islam: Sejarah.5% menurut Hambali 20% Hambali 700 gr.

percetakan. 40-120 Kacangan. Perusahaan dan Pendapatan Jasa Perniagaan/ Tiap 85 gram 2. Menurut mazhab Maliki. tanpa irigasi 10% Tiap panen Tiap panen . setiap bertambah 40 ekor zakatnya 1 ekor umur 2 th. Setiap bertambah 30 ekor zakatnya bertambah 1 ekor umur 1 th. Senilai 2.5% trading tahun Senilai Tiap Industri 2. dsb) Standarisasi Zakat Jenis Harta Nisab Kadar waktu Hasil Pertanian dan Hasil Bumi 1481 kg padi / 5% Padi / Beras 815 kg 10 % beras Biji-bijian (jagung. Kacangan umur 2 th. 1 ekor umur 1 th 1 ekor umur 2 th Tiap tahun Setiap bertambah 100 ekor.5% Tiap (export / import. 30 ekor 1 domba umur 1 th.128 Ekonomi Islam: Sejarah.5% emas tahun Usaha Perhotelan. Sapi. penerbiatan. Teori. zakatnya tambah 1 ekor domba umur 1 th. dll) Tanaman Hias Seukuran 5% (anggrek. Domba. nisab 10% Keterangan Tiap panen Dengan pengairan irigasi zakatnya 5%. Tiap tahun Tiap tahun Kuda Unggas dan Ikan 40 ekor Setara dg 20 dinar Unggas dan Tiap atau 85 2. Syafi’i dan Hambali tidak wajib zakat. swalayan. dan ekor lain-lain yang setara. 5% 1481 kg kacang10% kacangan.5% perikanan tahun gram emas Perniagaan. emas tahun real estate.5% hiburan dan emas restoran Perdagangan Senilai 2. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 233 Kekayaan Ternak Kambing. Kerbau.

5% Tiap tahun Menurut mazhab Hanafi. seperti tanah. 91. 2004). Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis slam merupakan sebuah sistem kehidupan yang lengkap dan menyeluruh menyangkut semua aspek kehidupan manusia. Litera Antarnusa. yang dibangun dan ditegakkan atas dasar pengkultusan terhadap kebebasan individu dan terlepas dari semua ikatan nilai. dan Syaif’i tidak wajib dizakati. Sasaran inti sistem ekonomi Islam adalah keadilan sosial dalam masyarakat. Pinbuk. hlm.5% Senilai emas 2. Soedradjat. Soedradjat. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Teori Ekonomi Islam 129 yaitu prinsip an-nama’ atau al-istinma’ (prinsip produktifitas) dan di luar kebutuhan pokok. yaitu seharga dua puluh misqal. Terhadap aktiva tetap. Sistem ekonomi ini sangat materialistik. surat-surat berharga. Setiap individu bebas memiliki. dan Syaif’i tidak wajib dizakati. Hambali. Perhitungan ini biasanya terhadap aktiva lancar yang terdiri dari: uang kertas. karena harta perdagangan itu justru harta benda yang diusahakan untuk diharap dapat berkembang atau tumbuh-berkembang. Oleh karena itu banyak sekali teks-teks nash (baik Qur’an maupun hadits) yang menerangkan dan menjelaskan tentang kebijakan-kebijakan Islam akan hubungan sosial antar umat (hablunminannas).76 gr.5% Mazhab Hanafi 700 gr. Jadi. (Jakarta: 1991) lihat juga dalam Irawan D. nisabnya senilai 107. stok dan piutang. 1 91. “Modul Manajemen Zakat”.130 Tabel 7 Daftar Standarisasi Zakat Maal. (Yogyakarta: Ekonesia. sekali saja sebesar dua setengah persen seperti biasanya. gudang. Maliki. Dan kewajiban itu biasanya berlangsung selama sudah mencapai satu tahun sesudah tutup buku dan mencapai satu nisab. Yusuf Qardawi.131 Standarisasi Zakat Jenis Harta Nisab Emas dan Perak Emas murni Emas perhiasan dan perabotan yang berssal dari emas Perak Perhiasan dan perabotan yang berasal dari perak Logam mulia selain emas / platina Batu permata (intan dan berlian) 130 131 | BAB 6 | Keterangan Kadar waktu Menurut Mazhab Syafi’I. “Modul Manajemen Zakat”. dan dia Indonesia biasanya ditegaskannya bila 85 gram emas atau menurut BAZIS 94 gram emas murni. Maliki. Sistem ekonomi Islam hanyalah bagian dari keseluruhan sistem Islam itu. dikurangi kewajiban dan hutang-hutang dan nafkah keluarga itu sendiri. semuanya dalam Islam itu udah ada aturan mainnya. Perbedaan antara sistem ekonomi Islam dengan sistem ekonomi kapitalis sangat mendasar. kecuali diperdagangkan (dikategorikan zakat perdagangan) Irawan D. dan sebagainya. Hambali. mengembangkan dan menafkahkan dengan berbagai sarana yang dimiliki tanpa adanya aturan dan pembatasnya (frame of game). Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar. I 2.5% Tiap tahun Seniali emas 2. Kapitalisme mengacu pada prinsip mendapat keuntungan dengan semaksimal mungkin dengan sumber daya terbatas. Teori. Dan setengah tetap (mobil dan mebelair) dikenakan zakatnya dari harga beli atau harga buatanya. Pinbuk. kecuali diperdagangkan (dikategorikan zakat perdagangan) Menurut mazhab Hanafi.92 gr 2. sangat jelas sekali.5% 642 gr. Senilai perak 2. gedung.5% Tiap tahun Tiap tahun Tiap tahun Tiap tahun 91. . 1 Adapun hak masyarakat atas hartanya dan Heri Sudarsono.232 Ekonomi Islam: Sejarah. uang di bank. Hukum Zakat. Menurut Yusuf Qardawi nisabnya 85 gr. dan angka pungutan adalah dua setengah persen.92 gr 2. apabila tidak ada sumber ekonomi yang lain.

130

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

231

pengawasannya serta perhitungan atas kepemilikannya, pengembangan dan pendistribusiannya, adalah hak yang lemah bahkan hampir tidak memiliki pengaruh apa-apa. Sementara secara hati nurani (humanistik) mereka tidak lagi memiliki rasa pengawasan dan tanggung jawab yang menjadikannya menghormati kebenaran dan memeliharanya. Setiap saat mereka berusaha sedapat mungkin untuk lolos dari pengawasan hukum, khususnya tentang pajak dan permainan kotor lainnya (decoy of political). Berbeda dengan Islam, sungguh telah kita lihat bahwa Islam meletakkan batas-batas atas pemilikan (hak milik) dan karya, juga batas-batas dalam pengembangan, pengeluaran, pendistribusian dan pembelajaannya. Islam jelas menghampus bentuk kepemilikan yang mutlak secara individu, juga mengharamkan riba, menimbun, menipu, dan lain sebagainya yang menafikan (mengesampingkan) akhlaq dan bertentangan dengan kemaslahatan umum. Sistem ekonomi Islam mengacu pada prinsip kempemilikan hanya milik Allah dan manusia hanya dipercaya untuk mengoptimalkan harta yang bersifat amanah itu untuk kepentingan umum dan menjaga fitrah manusia. 2 Islam juga dengan jelas memberi hak kepada seorang hakim syar’i yang melaksanakan hukum Allah untuk mencabut pemilikan seseorang apabila bertentangan dengan kemaslahatan umat. Juga melarang memberi wewenang kepada yang belum sempurna akalnya, mengahmbur-hamburkan dan menahan mereka untuk tidak mempergunakan harta yang hakikatnya merupakan harta masyarakat atau harta Allah swt menurut prinsip “istikhlaf” (amanah).3 Sudah menjadi rahasia umum bahwa sistem ekonomi kapitalis dapat dikatakan mendominasi praktik ekonomi di berbagai belahan bumi ini. Ada anggapan bahwa sistem ini lebih menjanjikan kemakmuran masyarakat yang menjadi tujuan semua sistem perekonomian. Sementara itu, aliran sosialisme tampak menjadi semakin kurang populer karena terbukti dari beberapa negara yang menerapkannya tingkat kemakmuran yang dicapai kalah jauh dari negara-negara yang menerapkan sistem ekonomi kapitalis. Oleh karena itu, dapat disaksikan akhir-akhir ini semakin banyak negara yang mengalihkan sistem ekonominya menuju kapitalisme. Sistem ekonomi kapitalis telah dianggap berhasil dalam mencapai tujuannya walaupun di beberapa negara masih terjadi ketimpangan. Geliat kebangkitan Islam telah mendorong mengemukanya sistem ekonomi yang lebih menjanjikan, yakni sistem eknomi Islam. Terlepas dari perbedaan pandangan di antara berbagai pihak termasuk perbedaan pendapat di
Yusuf Qardhawi (terj.) “Sistem Masyarakat Islam dalam Al-Qur’an dan Sunnah” (Solo: Citra Islam Press, 1997) hlm. 250. Judul Aslinya: ‘Malaamihu Al Mujtama’ Al Muslim Alladzii Nansyuduh’ Cairo: Maktabah Wahbah. 3 Ibid.
2

timah, nekel dan lain-lainnya. Yang satu lagi adalah: La yazubu bil-izabah atau benda keras yang tidak dapat dicairkan dengan api, seperti: batubara, marmer, yagut, billaur, akik, zamrud, firuz, celak, kapur dan batu-batu permata lainnya.128 Semuanya itu adalah harta kekayaan bumi yang diperuntukkan bagi kehidupan manusia agar supaya mereka bisa mensyukuri nik’mat dan sekaligus mengamalkannya sesuai dengan fungsinya, yaitu fungsi sosial, yang berarti menuntut untuk dikeluarkan zakatnya, karena kesemuannya itu merupakan penghasilan yang berniali ekonomis. Para alim ulama seperti Abu Hanifah, mewajibkan zakat semua barang tambang. Namun, beliau tidak membatasi nisabnya, artinya sedikit maupun banyak tetap dikeluarkan zakatnya yaitu: seperlima (20/100). Ma’din (tambang) itu tercakup dalam pengertian rikaz, hal mana dikenakan 20% pungutan zakatnya. Apalagi kesemuanya adalah milik communaal bezit, hak milik masyarakat. Lain lagi dengan pendapat Malik dan asy-Syafi’I, yang hanya mewajibkan pada tambang emas dan perak dan mensyaratkan mencapai satu nisab yaitu 20 dinar atau 200 dirham. Adapun kadar pungutannya adalah 2½, dan zakatnya tiap-tiap memungut hasilnya dipungut zakatnya seperti pada tumbuhtumbuhan, jadi tidak menunggu setahun. Dan menurut beliau, hasil tambang itu sebenarnya termasuk penghasilan bumi yang wajib dipungut 10% (sepuluhpersen), akan tetapi karena melalui proses yang banyk menelan biaya, maka hanya minimal 2,5%. Bagaimana dengan perusahan-perusahaan pertambangan besar yang lain di Indonesia seperti PT. Freeford di Irian jaya? Lain lagi dengan Imam Ahmad, semua barang yang dikeluarkan dari tanah mempunyai nilai ekonomi, wajib dikenakan zakat apabila mencapai sudah mencapai satu nisab, yaitu seharga 20 dinar atau 200 dirham. Ia bahkan tidak mensyaratkan setahun, seperti Malik dan as-Safi’I di atas tadi, zakatnya tiaptiap memungut hasil seperti padi dengan kadar pungutan 2,5%. Mengenai harta karun (rikaz) yang ditemukan dan bernilai ekonomis, seperti emas, perak, besi, timah, menurut Imam Hanafiyah, Hanbillah dan Ibnu Munzir, dalam segala bentuk, seperti hiasan, tempan mainan, asesoris dan lain sebagainnya dikenakan zakat 20%. Lain dengan pendapat Imam asySyafi’i, tidak mewajibkan 20% kecuali pada temuan yang berupa emas dan perak saja. Yang pasti pada umumnya semua ulama besar itu menetapkan kesepakatan bahwa pertambangan dan harta karun yang diperoleh itu wajib dikenakan zakat-nya.129 Zakat Perdagangan Zakat perdagangan itu hukumnya sama dengan zakat-zakat mal yang lain, yaitu diwajibkan, dimana kalau kita melihat pada prinsip sumber zakat,
128 129

Ibid. Ibid.

230

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

131

dimaksudnnya dengan al-mihanul-hurrah adalah pekerjaan bebas, tidak terikat pada orang lain, seperti pekerjaan seorang dokter swasta, pemborong, pengacara, seniman, penjahit, tukang kayu dan lain sebagainya.124 Permasalahan gaji, upah kerja, penghasilan wiraswasta itu termasuk katagori mal mustafad, yaitu harta dipungut zakatnya. Mal mustafad adalah harta yang diperoleh orang Islam dan baru dimilikinya melalui suatu cara pemiliknya yang disyahkan oleh undang-undang. 125 Jadi mal mustafad ini mencakup segala macam pendapatan, akan tetapi yang bukan pendapatan yang diperoleh dari penghasilan harta yang sudah dikenakan zakat, gaji, honor dan uang jasa itu bukan hasil dari harta benda yang berkembang, bukan hasil dari modal atau harta kekayaan produktif, akan tetapi diperoleh dengan sebab lain. Demikian juga penghasilan seorang dokter, pengacara, seninaman dan lain sebagainya, itu semuanya mencakup dalam pengertian mal mustafad. Dan mal mustafad itu sudah disepakati oleh jamaah sahabat dan ulama-ulama berikutnya untuk wajib dikenakan zakatnya. Perbedadaannya hanya pada waktu wajib zakatnya, yaitu tentang persayaratan haul. Zakat Barang Temuan (Tambang) Perihal zakat untuk barang temua, di dalam al-Qur’an dinyatakan, Allah Berfirman: “ Dan dari apa yang Kami keluarkan untuk kamu sekalian dari bumi”.126 Adapun harta benda yang dikeluarkan melalui usaha manusia dibagi menjadi dua bagian, yaitu:127 Pertama, Al-mustakhraju minal-barri atau harta benda yang dikeluarkan dari dalam tanah dengan melalui usaha manusia. Kedua, Al-mustakhraju minal-bahri atau harta benda yang berada dalam laut dan dapat diambil dengan mengunakan alat-alat seperti: mutiara, marjan, anbar, ikan dan kekayaan laut lainnya, termasuk juga ikan darat, amupun ikan yang diambil dari sungai-sungai. Al-Mustakharaju minal-barri, juga dibagi menjadi 2 bagian, yaitu: 1) Kanz atau barang-barang simpanan (harta karun), yang disimpan manusia dahulu kala, disebut juga dengan harta “rikaz”. 2) Ma’din atau barang-barang tambang, yang bukan merupakan simpanan manusia. Al-mustakhraju minal-bahri juga dibagi dua, yaitu: Mustajsad atau benda keras. Dan Ma’ atau benda cair, seperti minyak tanah, ter, aspal, belerang, gas bumi dan sebagainya. Mustasjad ini juga dibagi dua macam lagi, yaitu: Yazubui bil-izabah atau benda keras yang dapat dicairkan dengan api; tambang logam seperti emas, perak, tembaga, aluminium, besi baja,
Ibid. Ibid, hlm. 489-490. 126 Al-Qur’an, surat al-Baqarah (2) ayat 267. 127 Sjechul Hadi Permono, Sumber-suber Penggalian Zakat, (Jakarta: Pustaka Firdaus, 1999), hlm. 148.
125 124

kalangan para pakar muslim sendiri yang ternyata masih ada sebagian kalangan yang mempertanyakan apakah perlu dipakai istilah “sistem ekonomi Islam” atau tidak. Berdasarkan gambar berikut, terbukti bahwa sistem ekonomi Islam jika dipandang dari perspektif keilmuan dapat disejajarkan dengan sistem kapitalisme atau sosialisme. Hal ini didasarkan pada argumentasi bahwa sistem ekonomi Islam dapat memenuhi semua persyaratan yang dituntut agar sah diklasifikasikan sebagai sebuah sistem. Misalnya kalau dalam kapitalisme dan sosialisme ada paradigma, dasar fondasi mikro (basic of micro foundations), dan landasan filosofis (philosophic foundations), sistem ekonomi Islam juga mempunyai semua unsur tersebut. Oleh sebab itu sistem ekonomi Islam sah bila disejajarkan dengan sistem kapitalisme dan sosialisme. Perbandingan ketiga sistem ini dapat dilihat pada Gambar 1. berikut.4
Gambar 1 Perbandingan Sistem Ekonomi Sosialis, Islam dan Kapitalis
Economic

Economic System

Socialism

Islamic Economic System

Capitalism

Paradigma Marxian

Paradigma Syari’ah

Paradigma Market Economic

Basis of The Micro Foudation: No Private Ownership of The Means of Productions

Basis of The Micro Foundation: “Muslim Man” (Ahsani Taqwim)

Basic of Micro Foudation: “Economic Man”

Philosophic Foundations: Dialectical Materialism

Philosophic Foundations: Individualism in The Role of Vicegerent an Objective to Achieve ‘Falah’ in this Woeld and in The Hereafter, Accountable For Performance

Philosophic Foundations: Utilitarian Individualisme Based on The Laissezfaire Philosophy.

4

Heri Sudarsono, Konsep Ekonomi Islam:Suatu Pengantar, (Yogyakarta: Ekonesia,

2004)

132

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

229

Hal penting yang dapat diambil dari gambar di atas adalah pertama, sistem ekonomi Islam menurut pendekatan keilmuan sejajar keberadaannya dengan kapitalisme dan sosialisme. Ke dua, siapapun dapat melihat bahwa sistem ekonomi Islam tidak sama, baik dengan kapitalisme maupun sosialisme. Ke tiga, sistem ekonomi Islam tidak bisa dikatakan secara sederhana meskipun posisinya berada di tengah atau di antara kedua sistem yang ada. Gambar di atas secara gamblang menunjukkan adanya perbedaan sangat mendasar dalam hal paradigma, dasar fondasi mikro, maupun landasan filosofisnya. Perbedaan-perbedaan ini tentu memberi akibat pada tataran lebih rendah. Sekedar contoh yang paling mudah, bagi paham kapitalisme adalah sah saja bagi seseorang untuk berdagang apa saja, sejauh hal tersebut memberikan keuntungan. Akan tetapi sistem ekonomi Islam tidaklah demikian, ada ketentuan yang mengatur, misalnya untuk tidak boleh memperdagangkan komoditi atau jasa tertentu yang melanggar aturan syariah, seperti babi, minuman keras, perjudian dan lain sebagainya.5 Dari uraian di atas, terbukti bahwa sistem kapitalisme tidak dapat disamakan dengan sistem ekonomi Islam khususnya dari aspek filosofisnya, apalagi dalam tataran teknis atau metodisnya. Yang utama pengaruhnya (efek) dan konsekuensinya bagi rakyat banyak (publik). Sudah pasti harus ada kejelian dan kehati-hatian dalam pemakaian segala instrumen atau segala teknik dan mekanisme, baik mekanisme produksi, pembagian keuntungan, antara owner dan labour, dampak lingkungan sekitarnya, dan lain-lainnya. Pembicaraan mengenai Sistem Ekonomi Islam pada beberapa tahun terakhir ini mulai mencuat ke permukaan. Namun pembicaraan itu acapkali membosankan, karena pembahasannya cenderung dengan pendekatan fiqhiyah atau masih bersifat normatif. Pembicaraan semacam ini bukan saja dilakukan oleh para kyai, ulama, atau para santri, tetapi juga oleh kebanyakan ekonom muslim. Sementara bahasan yang berkenaan dengan praktik ekonomi Islam belum banyak dilakukan. Firman Allah menyatakan dalam salah satu ayatnya, bahwa “umat Islam harus menjalankan ajaran Islam secara kaffah.”6 Perintah ini memacu umat Islam dalam menjalankan ajaran Islam dapat mencakup seluruh aspek kehidupan, baik politik, sosial, budaya, dan juga aspek ekonomi, di samping aspek keagamaan, serta mencakup seluruh teori dan praktiknya. Disinilah letak Islam sebagai agama “rahmatan lil 'alamin”.7

Zakat untuk tumbuh-tumbuhan, besarannya ialah sebagaimana hadits menyatakan: “Zakat pada tumbuh-tumbuhan yang disirami hujan dan air hujan dan mata air atau rembesan adalah seper-sepuluh dan pada yang disiram dengan onta adalah seperduapuluh (lima persen).” 121 Rasio hadits tersebut adalah beban pembiayaan yang berat dan setimpa dalam pemelihara tanaman akan mengurangi hasil keuntungannya. Hasil keuntungan yang rendah akan mengurangi beban kewajiban zakat. Dan ini adalah standard ukuran maksimal dan minimal yang tidak bisa ditawarkan lagi. Namun, menurut al-Qardawi dalam Fiqhuz-Zakatnya menyatakan: “Apabila pembiayaan tanah dan tanaman itu uang dari utang , maka Ibnu Abbas ra. Dan Ibnu Umar ra, berpendapat, hutang dilunasi dahulu dari hasil pertanian dan sisanya baru diperhitungkan zakatnya, apabila sisa itu mencapai satu nisab.” Demikian juga halnya dengan pajak terhadap tanah itu, menurut pendapat Ahmad, termasuk biaya adalah harga sewa tanah, maka dapat disamakan dengan pajak dan biaya tanah atau tanaman yang dari uang hutangan. Jumhur fuqara menganggap pajak itu sama dengan sewa tanah. Menurut pendapat BAZIS yang diperkuat dengan keputusan Gubernur DKI tertanggal 12 Juli 1976 No. D. III-5401/b/5/76 tentang Pedoman Perhitungan Zakat dalam Wilayah Daerah Khsusus Ibukota Jakarta, bahwa nisab hasil tanaman ialah 750 kg gabah padi. Apabila dalam sebuah tanaman itu tidak dipetik bersama-sama sekaligus, maka perhitungan secara kumulatif sampai musim petik itu habis atau untuk kebun yang tidak mempunyai musim (misalnya tanaman hias) sampai setahun. Jadi, ukuran 750 kg nisab itu sama dengan 5 wasaq, satu wasaq = 60 sa, jadi 5 wasaq = 5 x 60 x 1 sa = 300. 1 sa’ = 4 mud, jadi = 4 x 300 x 1 mud = 1.200 mud. Ukuran zakat fitrah di Indonesia adalah dua setengah kilogram beras, sedangkan ukuran zakat fitrah itu adalah 5 x 60 x 2,5 x 1kg = 750 kg. Sedangkan penetapan nisabnya sudah jelas, tidak akan ada wajib zakat pada korma dan habb yang jika kurang dari lima wasaq. Namun, kalau udah melebihi itu, maka sudah diwajibkan.122 Zakat Penghasilan Zakat penghasilan atau biasanya disebut zakat profesi (kasbul-‘Amal waMihan al-Hurrah). Yang sudah pasti, zakat ini biasanya hasil jerih payah, baik itu buruh, gaji pegawai dan uang jasa wiraswasta. Yang dimaksud dengan Kasbul’amal 123 oleh al-Qardawi adalah pekerjaan seseorang yang tunduk pada perseroan atau perseorangan dengan mendapat upah. Sedangkan yang
121 122

5 6

Heri Sudarsono, Op. Cit. Al Quran surat Al Baqarah ayat 208. 7 Ibid.

Al-Hafiz az-Zahabi, Talkhisul-Mustadrak, Haidar Abad, /t,th./) hlm. 180. Al-Qardawi, Yusuf, Fiqhuz-Zakah, (Bairut: Darul-Irsyad) , 1969. 123 Ibid.

228

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

133

Gandum Kurma Anggur

1 sha (2,5) kg 1 sha (2,5) kg 1 sha (2,5) kg

2,5 kg x harga gandum 2,5 kg x harga kurma 2,5 x harga anggur

1 tahun sekali 1 tahun sekali 1 tahun sekali

Zakat Pertanian Pekerjaan yang terbaik setelah berdagang adalah pertanian. Petani yang mengarap lahanya dengan cucuran keringat sendiri meruapakan satu berkah yang tiada nilainya. Bahkan Rasulullah saw bersabda, “Seandainya seseorang menanam pohon atau berkebun, kemudian seseorang atau seekor burung atau seekor binatang memakannya, maka semua itu dianggap sebagai sedekah baginya.” Di dalam riwayat yang sama juga, di dalam Muslim terdapat tambahan, “Dan apabila apa saja dari yang ditanamnya itu dicuri, ia juga akan dianggap sebagai sedekah.”119 Di dalam tatacara bertani juga ada aturan mainnya tersendiri di dalam Islam. Bahkan harus jelas juga antara bertani dengan tanah milik sendiri, yang disebut Zara’at, dan memberikan tanahnya untuk diolah orang lain yang disebut Muzara’at. Terdapat perbedaan makna yang besar antara bentuk pertanian ini. Dan sudah pasti terdapat juga beberapa peraturan yang harus dilaksanakan dalam semua bentuk pertanian ini sebagaimana membicarakan tentang menyewa tanah. Dala setiap saat dan keadaan, hukum syariat hendaknya juga diterapkan dan dijaga tetap tetap bersih dan lurus. Berpedoman pada prinsip Islam bahwa zakat dipertanian juga dikenakan pada semua jenis tumbuh-tumbuhan yang bernilai ekonomis, maka tumbuhan di Indonesia yang diwajibkan dikeluarkan zakatnya adalah sengat luas sekali (sebagai daerah subur, terletak dilintang khatulistiwa dengan dua musimnya). Jenis-jenis tumbuhan tersebut antara lain adalah:120 1. Biji-bijian, jagung, jelai, kacang hijau, kacang tanah, kacang kedelai dan sebaginya. 2. Umbi-umbian dan sayur-sayuran: ubi kentang, ubi kayu, ubi jalar, bengkuan, bawang, cabe, petai, kol dan sebaginya. 3. buah-buahan: kelapa, pisang, durian, rambutan, duku, salak, apel, jeruk, pepaya, alpukat, mentimun dan sebaginya. 4. tanaman hias; anggrek, segala jenis bunga dan sebagainya. 5. tanaman keras, karet, kelapa sawit, cengkih, kopi, kayu cendana, kayu jati, kayu manis dan sebagainya. 6. Rumput-rumputan: serai (minyak serai), bambu, 7. Daun-daunan: teh, tembakau. 8. Dan lain-lain yang sejenisnya.
119 120

Dari pernyataan di atas dapat ditarik kesimpulan bahwa sistem ekonomi Islam merupakan hanya sebagai sub-sistem dari supra-sistem ajaran Islam itu sendiri. Sebagai sebuah sub-sistem, sistem ekonomi Islam tegak dan ditegakkan dengan bertumpu pada pilar-pilar atau landasan yang kokoh. Pilar-pilar atau landasan itu sendiri adalah: 1. Nilai Dasar; 2. Nilai Instrumental; 3. Nilai Filosofis; 4. Nilai Normatif; dan 5. Nilai Praktis. Untuk dapat menjalankan suatu sub atau sistem baru dari kerangka sistem yang telah ada harus mengkaji terhadap pilar-pilar tersebut sehingga apa yang direncanakan dan akan dilaksanakan dapat diwujudkan tanpa banyak menimbulkan dampak kurang baik kepada masyarakat pemakai. Paham ekonomi konvensional (kapitalisme) berpendapat bahwa persoalan ekonomi muncul karena tuntutan pemenuhan kebutuhan yang diperlukan oleh manusia. Manusia memiliki kebutuhan yang tak terbatas sementara sumber daya untuk memenuhi kebutuhan ketersediannya terbatas. Akibatnya timbul kelangkaan, dan kelangkaan inilah yang menurut paham ekonomi konvensional merupakan masalah ekonomi yang harus dipecahkan. Kelangkaan terjadi karena barang dan jasa yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan atau pemuas kebutuhan semakin hari semakin habis baik dari sisi kualitas maupun kuantitasnya. Karena gejala ini maka orang mulai mencurahkan pengorbanan tertentu, baik dalam bentuk tenaga, waktu, maupun biaya. Jadi di sinilah yang disebut ilmu ekonomi lahir karena adanya masalah ekonomi.8 Sehubungan dengan masalah kelangkaan tersebut ada tiga hal pokok yang harus dipecahkan, yaitu “apa” (what) yang harus di produksi; “bagaimana” (how) memproduksinya dan untuk apa/ siapa (whom) barang tersebut diproduksi, serta mengapa barang diproduksi (why). Pemecahan terhadap tiga masalah pokok tersebut dilakukan tidak hanya dengan berdasarkan pada prinsip ilmu ekonomi semata. Islam dalam memandang masalah kelangkaan sumber daya untuk memenuhi kebutuhan dan pemuas kebutuhan tidak berlaku hanya secara kasat mata. Islam telah memberikan gambaran tentang luasnya barang pemenuh kebutuhan manusia. Sebagaimana telah ditegaskan dalam firmanNya: “Dialah yang menciptakan untuk kalian semua, apa saja yang ada di bumi”.9
8 9

Misyykat jilid I hal. 168. Dr.K.H. Sjechul Hadi Permono, Sh, M.A, lot.cit, hlm. 62.

Muhammad Nejatullah Siddiqi, Op. Cit. Al Qur’an, surat al Baqarah (2) ayat 29

134

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

227

Kemudian dalam firman lainya dinyatakan; “Allah yang telah menundukan untuk kalian lautan agar bahtera bisa berjalan di atasnya dengan kehendakNya, juga agar kalian bisa mengambil kebaikan (hikmahnya, efesiensi dan kemaslahatannya). Dan (Dialah) yang menundukan untuk kalian apa yang ada di langit dan apa yang ada di bumi”.10 Oleh karena itu, “Maka hendaknya manusia itu memperhatikan makanannya. Sesungguhnya Kami benar-benar telah mencurahkan air (dari langit) kemudian Kami bilah bumi dengan sebaik-baiknya lalu Kami tumbuhkan biji-bijian di bumi itu anggur dan sayur-sayuran, zaitun, dan pohon kurma, kebun-kebun yang lebat, dan buah-buahan serta rumputrumputan untuk kesenangan dan untuk binatang-binatang temakmu”.11 Di beberapa ayat yang lainnya, Allah juga telah menjelaskan bahwa, Dialah yang telah menciptakan harta kekayaan dan tenaga manusia serta Dialah yang akan mencukupkan rezeki yang diperlukan manusia untuk keperluan hidup dan melaksanakan kewajiban kepada Allah dan masyarakat. Allah-lah yang menciptakan bumi, dan langit, dan segala isinya untuk manusia. Manusia diberikan kebebasan untuk memanfaatkannya. Dalam hal pemanfaatannya Allah tidak akan ikut campur di dalamnya. Kesemuanya diserahkan kepada manusia baik yang berkaitan dengan cara memproduksi, mendistribusikan, maupun dalam mengkonsumsi. Yang ada hanyalah aturanaturan agar manusia mendapatkan maslahat-Nya. Berkaitan dengan hal ini, Rasulullah pernah bersabda: “Kalianlah yang lebih tahu tentang (urusan) dunia kalian.” Riwayat lain menjelaskan bahwa Nabi saw telah mengutus dua muslimin untuk berangkat ke pandai besi Yaman untuk mempelajari industri persenjataan. ooo Kesemuanya ini menunjukkan, bahwa syara’ telah menyerahkan masalah memproduksi harta kekayaan tersebut pada manusia, agar mereka memproduksinya sesuai dengan keahlian dan pengetahuan mereka. Jadi dalam Islam konsep kelangkaan barang atau sumber daya adalah tidak berlaku. Artinya sumber pemenuhan kebutuhan/ pemuasan kebutuhan adalah tidak terbatas, sementara kebutuhan manusia-lah yang terbatas. Karena kebutuhan tersebut hanya berkategori pada persoalan keperluan, kesenangan, dan kemewahan. Selanjutnya para pakar ekonomi Islam menganalisis persoalan kelangkaan berpangkal dari beberapa firman Allah swt, yaitu: “...Dan Kami adakan bagimu di muka bumi itu (sumber) penghidupan...”. 12 Selanjutnya ditegaskan, yaitu: “...Dan jika kamu menghitung nikmat Allah, tidaklah dapat
10 11

orang yang suka menimbun emas, perak dan barang berharga lainnya di lemarinya, tidak dipergunakan untuk kepentingan agama dan umatnya. Tidak pernah memperhatikan nasib orang-orang miskin dan anak yatim sebagai pembohong agama. Dan lebih suka kepada orang-orang yang dapat medermabaktikan harta bendanya di jalan-Nya, untuk kepentingan umat dengan pahala yang berlipat ganda di dunia dan akhirat. Belum lagi didalamnya ada hak umat juga, di mana di dalam Islam jelas aturan atau peraturan yang harus ditunaikan oleh pemilik harta dan merupakan dana Baitulmal.115 Zakat Fithrah Zakat fitrah adalah sunnah yang diwajibkan terhadap setiap individu kaum Muslim, karena Abdullah bin Umar berkata, “Rasulullah saw mewajibkan zkat fitrah pada bulan Ramadhan sebanyak satu sha’kurma, atau satu sha’ gandum terhadap budak, orang merdeka, laki-laki, perempuan, anak kecil, dan orang dewasa dari kaum Muslim”. 116 Besarnya zakat fitrah ialah satu sha’ dan satu sha’ ialah empat genggaman dua telapak tangan dan dikeluarkan dari makanan daerah setempat, seperti ; gandum, kurma, beras, susu kering dan lain sebagainya. Zakat fitrah ini juga sebuah upaya membersihkan orang yang berpuasa dari hal-hal yang tidak bermanfaat, katakata kotot dan memberi makan kepada orang-orang miskin. Dan hanya untuk orang fakir dan orang-orang miskin lebih berhak atas zakat fitrah daripada penerima-penerima lainnya, Rasulullah saw, bersabda: “kayakan mereka (orang-orang fakir) hingga tidak meminta-minta padfa hari ini (idul Fitri)”.117 Zakat fitrah tidak boleh diberikan selain orang-orang fakir kecuali jika orangorang fakir tida ada lagi, atau kefakiran mereka ringan (tidak parah), atau para penerima lainnya amat membutuhkannya. Dan kewajiban zakat fitrah ini akan gugur dengan sendirinya, apabila orangnya pada waktu menegeluarkannya tidak memiliki makanan untuk dikeluarkannya. Ini adalah salah satu upaya untuk ikut merasakan kebersamaan atas kemenagan bersama atas selesainya bulan puasa itu sendiri.118 Tabel 6 Daftar Standarisasi Zakat Fitrah
Jenis Barang Fitrah Tho’am Pokok)
115

Standar Nisab 1 sha (2,5 kg)

Standar Nilai 2,5 kg x jenis harga tho’am

Pelaksanaan 1 tahun sekali

(Makanan

Al Qur’an, surat.Aijastsiyah ayat 12- 13 Al Qur’an, surat Abasa ayat 24-32. 12 Al Qur’an, surat al A'Araaf (7) ayat 10.

Rekomendasi dan Pedoman Pelaksanaan Zakat (Jakarta: Badan Amil Zakat, Infaq dan Shadaqah DKI, 1981, ke-3), hlm. 5. 116 Muttafaq ‘Ailaih. 117 Al Hadits, riwayat Baihaqi. 118 Yusuf Qardhawi., Op. Cit.

226

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

135

biasa harus dipenuhi oleh setiap orang. Karena lebih dari kebutuhan itulah maka seseorang digolongkan sebagai orang kaya. 110 _ sabda Rasulullah: “bayarlah zakat kekayaan kalian yang dengannya anda memperoleh kesenangan, oleh karena itu zakat tidak wajib”. 111 _ sabda Rasulullah saw: “zakat hanya dibebankan ke atas pundak orang kaya”.112 Merupakan suatu landasan disyaratkannya orang yang wajib menunaikan zakat apabila kondisi kehidupan seseorang telah tergolong sebagai seorang yang kaya. Bila seseorang mempunyai harta yang sampai pada nisabnya, namun ia mempunyai hutang, maka membayar hutang adalah lebih penting untuk ditunaikan. _ mereka bertanya kepadamu tentang apa yang akan mereka berikan, katakanlah sesuatu yang lebih.113 _ sabda Rasulullah saw.: “seorang laki-laki berkata, saya mempunyai uang satu dinar, rasulullah menjawab: ‘berikanlah kepada dirimu sendiri’, ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’, nabi menjawab: ‘berikanlah kepada istrimu’, ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’, nabi menjawab: ‘berikanlah kepada anakmu’ ia bertanya lagi: ‘saya mempunyai yang lain lagi’ nabi menjawab: ‘kau berarti sudah mempunyai kelapangan”.114 5) Bebas dari Utang. Konsep zakat yang dimiliki Islam dapat dipercaya mampu mengatasi kemelaratan dan kemiskinan serta dapat meningkatkan kesejahteraan dan kemakmuran masyarakat sekaligus juga mengangkat harkat dan martabat manusiawi dan memperkecil jurang perbedaan sosial, baik pada zam,an Rasulullah saw maupun pada zaman al-Khulafa’ur-Rasyidun. Kunci utamanya adalah seluruh komponen lapisan masyarakat benar-benar dapat menaktualisasi hukum Islam tersebut, khususnya tentang hukum zakat itu sendiri. Baik itu, bagaimana meruskan kembali segi penggalian sumbernya, pendayagunaannya, organisasi pengelolaananya, dan pentasharufan-nya semuanya disusun secara sistematis, serta rumusan-rumusan yang mantap, menyeluruh dan terpadu, yang pola pikiranya sesuai dengan tuntutan masalih al-ibad (kemaslahatan umat) dengan melihat perkembangan masa kini dan tetap berdasarkan sumber-sumber ajaran Islam, maka pranata zakat ini akan tetap ampuh dan tangguh. Banyak pendapat pakar Islam yang manyatakan bahwa zakat itu adalah ta’abbudi, bukan perihal dogmatis saja, akan tetapi ta’aqquli, perihal yang rasional, karena disamping mengandung pengertian ibadah, ia juga mengandung pengertian ekonomi sosial. Ijtihat dan kias juga berlaku disana, akal pikiran ikut berkiprah, memegang peranan penting. Jadi hukum zakat bersifat reasonable, ma’qulul-ma’na. Bahkan Allah sendiri mengecam orang110 111

kamu menghinggakannya”. 13 juga firman-Nya menyatakan, “Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran”.14 Berangkat dari tiga ayat tersebut di atas, para ahli ekonomi Islam terkelompokan kepada tiga kelompok dalam penafsirannya. Kelompok pertama berdasarkan pada ayat 10 Surat Al-‘Araf. Pelopornya adalah M.A. Mannan. Dia berargumen bahwa ahli ekonomi Islam dan modern saling mendukung konsepsi tentang apa yang disebut problem ekonomi, yang meliputi: Kelangkaan sumber daya/alam (scarce source) dan keinginankeinginan yang tidak terbatas (unlimited wants). 15 Sementara itu, M. Arief nampaknya tidak sepenuhnya menyetujui dengan alasan, bahwa barangbarang langka bukan karena terbatasnya sumber daya alam, karena Allah menciptakan segala sesuatu yang ada di langit dan di bumi diperuntukkan bagi manusia, sebagai contoh; air, udara, sinar matahari. Selanjutnya dikatakannya, bahwa kelangkaan itu timbul karena keterbatasan kemampuan manusia yang membuat sesuatu dalam memenuhi kebutuhannya, bukan disebabkan oleh ketidakcukupannya sumber daya yang disediakan oleh alam.16 Kelompok kedua, berangkat dari pendekatan doktrin. Dasar pijakannya adalah surat Ibrahim ayat 34. Kelompok ini dimotori oleh Nafeli dan alHasani. Mereka sependapat dengan mengatakan bahwa “kelangkaan terjadi bukan karena proses produksi yang tidak efisien, tetapi disebabkan oleh ketidakadilan/injustice) dan karena terjadinya kesalahan distribusi (maldisrtibution). Kelompok ketiga, dimotori oleh Baqir al-Sadr. Dia berargumen bahwa “Tuhan mencukupkan sumberdaya untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan manusia secara memuaskan (satisfaction); Manusia sendirilah yang menyebabkan timbulnya problem ekonomi”. Timbulnya problem ekonomi ini disebabkan oleh dua alasan, yaitu: Ketidakadilan manusia dalam kesalahan distribusi sumber daya alam; dan adanya eksploitasi manusia pada alam yang berlebihan.17 Dalam kaitan ini dapat dibuat rekapitulasi apakah perbedaan (difference) yang terjadi jika kita menggunakan konsep pemenuhan kebutuhan (fulfilling needs) dengan pemaksimalan kepuasan atas keinginan (maximizing satisfaction of wants). 18 Hakekat masalah, di dalam kerangka

Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 151. Al Hadits, riwayat Tabrani dari Abu Darda. 112 Al Hadits, riwayat Bukhari. 113 Al Qur’an, surat 2 ayat 219. 114 Al haidts, riwayat Ibnu Jarir, dan Muslim.

Al Qur’an, surat Ibrahim (14) ayat 34. Al Qur’an, surat Al Qamar ayat 49. 15 Farhad Nomani and Ali Rahmena, Islamic Economic Systems, (Kuala Lumpur: Business Infonnation Press, 1995). 16 Ibid. 17 Ibid. 18 M. Fahim Khan, "Theory of Consumer Behavior in Islamic Perspective," in Ausaf Ahmad and Kazim Raza Awan (ed.), Lectures on Islamic Economics, Papers and Proceeding on
14

13

136

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Konsep-konsep Ekonomi Islam

225

ekonomi konvensional, munculnya masalah ekonomi diasumsikan karena adanya kelangkaan sumber daya. Seharusnya kelangkaan sumber daya dihilangkan. Akankah problem tersebut terpecahkan? Kemungkinan besar tidak dapat. Inilah yang menyebabkan munculnya warisan ketidakmampuan sumber daya material tidak dapat memenuhi keinginan manusia. Apakah keinginan manusia dapat dipenuhi sepenuhnya? Pada kenyataannya, “keinginan” itu sendiri tidak memiliki batasan yang obyektif. Keinginan itu sendiri merupakan sesuatu yang samar-samar (tidak jelas dan jika problem ekonomi itu dibatasi berdasarkan istilah ini, juga merupakan hal yang masih samar-samar. Beberapa ahli ekonomi seperti Galbraith menunjukkan ketidakpuasannya dalam menjelaskan sasaran ekonomi dalam batasan keinginan. Menurut Galbraith: How can product be defended as want-satisfying if that production itself creates wants?19 Pemuasan keinginan manusia tidak hanya suatu asumsi teoritis untuk mendefinisikan problem ekonomi. Ideologi kapitalistik itu sendiri secara praktis mengarahkan pada individu mengejar tujuan yang tidak jelas ini. Di sisi lain, tujuan syari'ah memberikan dimensi yang berbeda terhadap problem ekonomi atas individu. Pertanyaannya adalah mengapa pada saat memproduksi barang atau jasa atau mengapa pada saat ingin menjalankan aktivitas ekonomi pertama kali harus menempatkan bahwa keinginan syari'ah itu sendiri untuk melihat setelah kesejahteraan mereka. Oleh karena itu, Syatibi menggunakan istilah “Maslahah”. 20 Aktivitas ekonomi seperti; Produksi, Konsumsi dan Pertukaran itu mengandung maslahah (kesejahteran) sebagaimana yang dibatasi dalam syari'ah yang dicapai sebagai tugas keagamaan, yang diharapkan memberikan manfaat bukan saja di dunia tetapi juga di akhirat. Semua aktivitas demikian itu harus maslahah bagi manusia yang biasa disebut “kebutuhan”. Kebutuhan ini harus dipenuhi. “Pemenuhan kebutuhan” adalah lebih baik dari pada “Pemuasan Keinginan” yang merupakan tujuan aktivitas ekonomi dan pencapaian tujuan ini merupakan tugas keagamaan. Manusia diharuskan menyelesaikan problem ekonominya. 21 Pendekatan bahwa keinginan yang tak terbatas, sementara sumber daya relatif terbatas yang dianggap sebagai problem ekonomi manusia dapat dijelaskan bagi perilaku ekonomi kapitalistik, akan tetapi hal itu tentu tidak dapat digunakan untuk menjelaskan perilaku ekonomi dalam masyarakat Islam.22

rezeki yang telah diberikannya kepada kalian”. 96 _ “Mereka sangat kikir mengeluarkan sebagian karunia yang diberikan Allah kepada mereka”. 97 Kedudukan manusia dan kaitannya dengan kekayaan adalah sebagai penyimpan, kuasa, atau benadahara. 98 Hal ini sesuai dengan keterangan firman-Nya: “Keluarkanlah oleh kalian sebagian apa yang telah Kami takdirkan kalian menyimpannya”.99 Kekayaan yang wajib dizakati ialah yang bersifat dimiliki penuh (mutlak) oleh seseorang. Dimaksudkan milik penuh ialah bahwa kekayaan itu harus berada di bawah kontrol dan di dalam kekuasaanya. 100 Sebagian ahli fiqih menyatakan bahwa kekayaan itu harus berada ditangannya, tidak tersangkut di dalamnya hak orang lain, dapat ia pergunakan, dan faedahnya dapat dinikmatinya. 101 2) Harta memiliki sifat berkembang, kekayaan yang wajib dizakati ialah kekayaan itu dikembangkan dengan sengaja atau mempunyai potensi untuk berkembang, dimaksu dalam pengertian berkembang ialah bahwa sifat kekayaan itu memberikan keuntungan baik yang bersifat diinvestasikan atau bersifat tabungan (simpanan).102 _ sabda Rasulullah: “Tidak akan berkurang kekayaan karena zakat”. 103 _“zakat yang kalian berikan untuk memperoleh ridha Allah, akan dilipatgandakan oleh Allah buat kalian”. 104 _ “bila engkau membayar zakat kekayaan, maka berarti engkau telah membuang yang tidak baik darinya”.105 nabi tidaklah mewajibkan zakat atas kekayaan yang dimiliki untuk kepentingan pribadi, sabdanya: “Seorang Muslim tidak wajib mengeluarkan zakat dari kuda atau budaknya”. 106 _ “semua kekayaan yang berkembang merupakan subjek zakat (sumber zakat)”. 107 3) Cukup Senisab.islam tidak mewajibkan zakat atas seberapa saja kekayaan yang berkembang sekalipun kecil sekali, tetapi memberi ketentuan yang bersifat standard yang dapat dijadikan sebagai patokan kaum muslimin dalam menunaikan kewajiban, dalam ilmu fiqh islam dikenal dengan istilah Nisab.108_ sabda Rasulullah saw,: “zakat hanya dibebankan ke atas pundak orang kaya”. 109 4) Lebih dari Kebutuhan Biasa (Minimal). Para Ulama Hanafiyah mensyaratakan wajibnya zakat kepada orang yang tergolong telah memenuhi kebutuhan minimal yang
96 97

an Intemational Seminar on Teaching Islamic Economics for University Teachers", Saudi Arabia: IRTI-IDB, 1987. 19 dalam Ibid. 20 Ibid. 21 Ibid. 22 Farhad Nomani and Ali Rahmena, Op. Cit.

Al Qur’an, surat 2 ayat 254. Al Qur’an, surat 3 ayat 180. 98 Yusuf Qardhawi, Op. Cit, hlm. 126. 99 Al Qur’an, surat 57 ayat 7. 100 Yusuf Qardhawi, Op. Cit., hlm. 128. 101 Ibid. 102 Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 138. 103 Al Hadits, riwayat Tirmidzi. 104 Al Qur’an, surat 30 ayat 39. 105 Al Hadits, riwayat Ibnu Hazima dan Hakim dari Jabir. 106 Al Hadits, riwayat Muslim. 107 Yusuf Qardhawi, Op. Cit. hlm. 144. 108 Ibid., 149. 109 Al Hadits, riwayat Bukhari.

224

Ekonomi Islam: Sejarah, Teori, Konsep & Aplikasinya di Indonesia

Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis

137

masa depan dalam mata uang negara-negara Teluk Arab, selain beberapa transaksi dalam dinar Kuwait, sedangkan penguasa Arab Saudi tidak mendorong pengembangan transaksi pasaran masa depan dalam mata uang rial Saudi di Bahrain itu. Bank-bank yang berkedudukan di Arab Saudi tidak berpartisipasi dalam kegiatan pasaran masa depan di Bahrain itu, karena hal itu bertentangan dengan asas-asas Islam.88 Pada umumnya bank-bank di dunia Islam jarang melibatkan diri dalam kegiatan pasaran masa depan Barat. Di kalangan para nasabahnya kebutuhan akan jasa semacam ini sedikit sekali, namun hal ini mungkin disebabkan karena para nasabah, kurang menyadari faedah transaksi pasaran masa depan itu, dan bukan karena alasan agama. Pada umumnya tidak diragukan bahwa bank-bank yang berpangkalan di dunia Islarn, kecuali bank-bank Islam khusus, akan berpartisipasi dalam transaksi pasaran masa depan dunia Barat bila ini dikehendakinya. Karena pemerintah atau bank sentral di masingmasing negara Islamjarang memantaunya. Bagaimanapun juga, banyak sekali terjadi pembahasan, di antara bank-bank Islam tentang sikap yang harus diambil berkenaan dengan jual-beli komoditi dan pasaran masa depan.89 Konsepsi Zakat Secara umum cakupan zakat diperluas pada beberapa bentuk kekayaan yang tidak dikenal dalam masa permulaan islam, yaitu surat saham dan efek, tabungan dalam bentuk premi asuransi dan dana pensiun, rumah dan kendaraan yang disewakan, mesin-mesin pabrik dan barang-barang modal lainnya. 90 Jenis kekayaan yang wajib zakat menurut al qur’an dinyatakan dalam qs. 16:44, 9:34, 6:141, 2:276, (barang tambang). Pungutlah olehmu zakat dari kekayaan mereka kau bersihkan sucikan mereka dengannya.91 Di dalam kekayaan mereka terdapat hak peminta-minta dan orang-orang melarat.92 Harta adalah segala sesuatu yang diinginkan sekali oleh manusia menyimpan dan memilikinya. 93 Ibn Asyr mengatakan: “kekayaan pada mulanya berarti emas dan perak, tetapi kemudian berubah pengertiannya menjadi segala barang yang disimpan dan dimiliki”.94 Syarat-syarat kekayaan yang wajib zakat, yaitu: 1) Harta bersifat Milik Penuh; kekayaan pada dasarnya ialah milik Allah, sesuai dengan beberapa firmanNya menyatakan: “Berikanlah kepada mereka harta Allah yang telah dikaruniakannya kepada kalian”. 95 _ “Keluarkanlah oleh kaliian sebagian
88 89

Rodney Wilson, Lot. Cit. Ibid. 90 Muhammad Nejatullah Siddiqi, Op. Cit., hlm. 50. 91 Al Qur’an, surat at Taubah ayat 103. 92 Al Qur’an, surat 51: 19. 93 Yusuf Qardhawi, Hukum Zakat, Litera Antarnusa, (Jakarta: 1991), hlm. 123. 94 Yusuf Qardhawi, ibid. 95 Al Qur’an, surat 24 ayat 33.

Konsep Efisiensi: Konsep efisiensi dalam kerangka ekonomi konvensional adalah memaksimalkan kepuasan dengan sumber-sumber yang memadai, akan tetapi efisiensi dalam kerangka Islam adalah memaksimalkan pemenuhan kebutuhan dengan sumber-sumber yang memadai. Dua konsep ini adalah berbeda.23 Prinsip pokok ekonomi konvensional adalah efisiensi. Prinsip ini muncul, secara langsung, dari definisinya berkenaan dengan problem ekonomi. Jika keinginan adalah tidak terbatas dan sumber-sumber langka (terbatas), maka pemecahannya adalah dengan bertindak “ekonomis”. Inilah yang disebut dengan efisien, yaitu: “mengerjakan sesuatu yang terbaik dengan apa yang kita miliki”. Jika keinginan kita adalah sangat tak terbatas dan sumber dayanya adalah langka, kita tidak dapat memenuhi kepuasan masyarakat. Jelasnya, dalam konteks ekonomi Islam, bentuk efisiensi ini tidak dapat dijadikan prinsip dasar. Sebagaimana yang dijelaskan di awal, sifat yang disenangi atau diinginkan adalah sama pentingnya dengan efisiensi, namun sifat yang disukai akan ditentukan oleh Maslahah. Pemenuhan kebutuhan adalah yang diharapkan. Hal ini diharapkan dapat dipenuhi sebagai suatu hal yang penting dan berdayaguna. Kepentingannya adalah dibatasi seperti sumber-sumber yang tidak dapat dibatasi untuk memenuhi kepentingan itu. Ini bertentangan dengan janji Allah dan bertentangan dengan kenyataan, realitas sosial kemasyarakatan. Tidak ada pertanyaan yang berkaitan dengan ekonomi dalam hal kepentingan/keperluan ini. Maksudnya, kepentingan harus dipenuhi, pelengkap dan perbaikan juga harus dipenuhi. Efisiensi dan sifat yang diinginkan merupakan hal yang simultan dipenuhi dalam pemenuhan kebutuhan pelengkap dan perbaikannya. Oleh karena itu, efisiensi dan sifat yang diinginkan keduanya merupakan prinsip dasar yang ada dalam ekonomi Islam. Jadi, tidak ada lagi konflik yang berlebihan, sifat yang diinginkan akan memperoleh efisiensi yang lebih. Sifat yang diinginkan ditentukan oleh kemaslahatannya. Alat Analisis: Asumsi ekonomi konvensional adalah memaksimalkan bagian konsumer. Oleh karena itu, alat-alat matematis seperti kurver cekung, diferensiasi, dan sebagainya, dapat diterapkan. Dalam kerangka Islam, kita memiliki prinsip keseimbangan (mizaniah). Alat analisis matematis dapat diterapkan untuk maksimasi, tidak akan relevan dalam prinsip keseimbangan. Oleh karena itu, kita harus merumuskan dengan alat atau instrumentasi kita sendiri.24

23 24

Ibid. Ibid.

Memang setiap bank Islam menyediakan bermacam-macam portfolio mata uang atau aktiva asing. Cit. namun hanya untuk penyerahan seketika. harganya sering dipotong. Ibid. sekalipun adajuga beberapa transaksi pasaran masa depan berdasarkan uang Mark Jerman dan Frank Swis. dan sama sekali tidak ada kemungkinan bahwa bank-bank Islam itu akan berspekulasi dengan mata uang dollar untuk mencari laba dari kurs dollar itu. Keadaan ini timbul dari bisnis yang normal. sementara kalau ekonomi konvensional terbatas pada pilihan kedua dan keempat dan menolak pilihan pertama dan ketiga. dan lagi-lagi ini dilarang dalam Al Qur'an (lihat Bab III). didasarkan pada uang dollar. "Theory of Consumer Behaviour in an Islamic Perspective. dan rinciannya diumurnkan dalam buletin triwulannya. Seluruh kegiatan jual belinya berlangsung dalam pasaran ekspor. hlm. 25 Mohammad Fahim Khan. dan uang dollar merupakan mata uang asing utama. cakupan teori perilaku konsumen dalam kerangka Islam adalah lebih luas dari pada teori perilaku konsumen dalam ilmu ekonomi konvensional.86 Biasanya Jual Beli Masa Depan Dihindari Semua bank Islam akan menghindari setiap transaksi pasar masa depan. Malaysia: Longman. Oleh karena itu.2 Bagan Alir Pilihan Konsumsi dalam Islam Pilihan Konsumer dalam pengalokasi Sumber First choice (1) Worldly Needs (2) Cause of Allah Second choice (3) Present Consumpti on (4) Future Consumpti on komoditi utama yang sangat penting bagi kelangsungan hidup kelompok dan perseorangan yaitu: emas. karena komoditi bersangkutan mungkin tidak tersedia untuk diserahkan pada pembelinya. selalu terdapat suatu unsur risiko ataupun "qharar" (tipu daya). Mengingat bahwa sebagian besar dana depositonya berasal dari wilayah Teluk dan Arab Saudi. Syarat ini berlaku pula terhadap mata uang asing. Reading in Microeconornics: An Islamic Perspective." dalam Syayyid Tahir. baik mengenai mata uang asing.. Luasnya transaksi masa depan dipantau oleh Dewan Moneter Bahrain. Walaupun demikian di Bahrain pun pasaran masa depan ini agak terbatas. dan "barley" (sejenis gandum). Op. Ahmad Husaini. Teori. Bank-bank Islam dapat menyediakan mata uang asing bagi para nasabahnya. Aidlt Ghazali dan Syed Omar Syed Agil. adalah Bahrain. teori perilaku konsumen dalam kerangka Islam akan menganalisis empat bentuk pilihan konsumen..2 berikut:25 Gambar 1. Fahim Khan (1985: 178) Jadi. 1992. dan dana ini acapkali dipergunakan di pasaran dunia Barat. buah kurma. Bila suatu komoditi dijual untuk diserahkan di masa depan. dan 10 sebagaimana dijelaskan dalam halaman sebelumnya. Sepanjang alat analisis ekonomi konvensional diterapkan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 223 Luasan Teori: Berbagai macam aspek kerangka Islam untuk analisis perilaku konsumen dapat dipresentasi dalam gambar 3. 77. Tapi ada transaksi pasaran 86 87 Third chice (5) Essentials (6) Comple men (7) Ameliorator ies Fourth choice (8) Choice Between Substitutes (9) Choice Between Substitute s (10) Choice Beetween Substitutes Sumber: M. perak. alat tersebut mungkin hanya dapat diterapkan untuk beberapa pilihan di luar yang dijelaskan dalam kotak-kotak nomor 8. maupun komoditi.138 Ekonomi Islam: Sejarah. gandum. dan Dunia Ketiga. tetapi biasanya akan diusahakannya untuk mengirnbangi utang piutangjangka pendek dalam suatu mata uang asing tertentu. Pertimbangan ini merupakan alasan tambahan dalam melarang transaksi mata uang untuk masa depan ter-utarna karena pihak yang berusaha dalam pasaran itu acapkali memiliki surat berharga yang menghasilkan bunga dalam salah satu mata uang asing sampai pada saat transaksi masa depan itu jatuh tempo. 9. Kesukaran selanjutnya ialah bila suatu komoditi dijual untuk diserahkan di masa depan. Kenyataannya ialah sebagian dari investasi bagi-hasil jangka panjang di mana mereka terlibat. . Pemotongan ini disebabkan preferensi waktu dan berarti mengenai pokok-pokok bunga. jelaslah bahwa risiko dollarjangka panjang tidak selalu dapat dihindari. termasuk logam mulia yng ada di pasar masa depan itu.87 Pada kenyataannya satu-satunya pusat keuangan di dunia Islam yang giat dengan pasaran mata uang asing masa depan. dan risiko valuta asingjangka pendek tentu akan dihindarinya.

27 hlm. harga ditentukan oleh kemampuan penjual untuk menyediakan barang yang ditawarkan kepada pembeli. 84 Ibid. ikan yang masih dalarn air. melainkan kenyataan bahwa komoditi yang diperjualbelikan itu pun akan diserahkan pada masa depan. dan harga akan turun. Bila produsen menjual produknya tidak terbuka maka masyarakat akan cederung merasa kurang puas. Pada keadaan ini produsen yang telah ada di pasar tidak mempunyai insentif untuk keluar dari pasar. kini berubah menjadi sistem mekanis yang membelenggu manusia.85 Rupanya yang merupakan kesulitan utama kontrak masa depan itu bukanlah soal pembayaran di kernudian hari. Teori. maka ia akan memilih produsen yang lain. Transaksi serupa itu menyangkut jual beli: burung yang belum tertangkap. Kerelaan ini ditentukan oleh penjual dan pembeli dalam mempertahankan kepentingannya atas barang tersebut. Adiwarman A Karim. oligopoli tidak dilarang keberadaannya selama mereka tidak mengambil keuntungan di atas keuntungan normal. Transaksi semacam ini disebut "muzabarah" (tukarmenukar untuk masa depan). Al Qur’an. 3) Produsen dilarang 26 Muhammad Nejatullah Siddiqi.26 Teori Pasar Dalam konsep ekonomi Islam harga ditentukan oleh keseimbangan permintaan dan penawaran. duopoli. Produsen baru akan terus memasuki bisnis tersebut sampai dengan harga turun sedemikian sehingga keuntungan ekonomi habis. yang semua sudah pasti dipersenjatai sains dan dudukung oleh teknologi modern yang memabukkan. karena besar kemungkinan terjadi penipuan. Dalam hal ini nabi mendesak agar perjanjian dibuat secara tertulis dan dihadiri oleh beberapa orang saksi. atau hewan swasta dari pengawas satwa. tidak ada keraguan mengenai mutu komoditi yang diperjualbelikan. Nabi Muhammad beranggapan bahwa dalam transaksi semacam itu terdapat unsur perjudian. Allah berfirman: “Hai orang-orang yang behman. sebelum hewannya tertangkap. dan produsen yang belum masuk ke pasar tidak mempunyai insentif untuk masuk ke pasar. Keseimbangan ini tidak terjadi bila antara penjual dan pembeli tidak bersikap saling merelakan. yang bersifat homogen (serba sama) setelah harga penjualannya disepakati. Malah ada yang mengatakan bahwa transaksi masa depan tidak mengandung muzabarah atau mukhabrah. Cit. dan hal ini berlaku pula dengan mata uang. Jual beli di muka terhadap komoditi juga tidak dihalalkan. kontraknya sah jika syarat-syarat serta saat pembayarannya dinyatakan secara tegas. dan banyak kaum ulama beranggapan bahwa jual-beli di muka atau pada masa depan dilarang. karena berlainan dengan buahbuahan yang belum matang atau ikan dalam air yang masih belum ditangkap. janganlah kalian saling memakan harta sesama kalian dengan jalan yang batil kecualj dengan jalan perdagangan yang berlaku dengan suka sama suka di antara kalian”. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 139 ini tentu dilarang oleh hukum Islam. Sekarang Jual-beli Masa Depan Dapat Dihalalkan Bila Ada Unsur Kepastian Namun.222 Ekonomi Islam: Sejarah. serta menjadikan manusia sebagai bulan-bulanan antara sistem mekanis yang berat dan kejam. surat an-Nisa (4) ayat 29. monopoli. 28 . Hukum dalam ayat Al Qur'an adalah mengenai suatu transaksi dengan pembayaran di masa mendatang. dan pembayarannya dijanjikan pada saat tertentu di masa yang akan datang. yaitu penjualan buah-buahan ketika belum matang. dapat diperdebatkan bahwa pasaran jual beli di muka belum tentu mengandung unsur ketidakpastian. berarti produsen dan konsumen mengetahui secara langsung kelebihan dan kelemahan dari barang yang ada di pasar. maka menjadikan semua pihak mendapatkan kepuasan. Lot. 85 Rodney Wilson. Jual beli semacam ini dilarang oleh Nabi Muhammad ketika ia menjadi kepala pemerintahan di Madinah.27 2) Kondisi pasar yang kompetitif mendorong segala sesuatunya menjadi terbuka. Jadi.83 Di zaman jahiliyah transaksi-transaksi demikian termasuk penukaran buah kering dengan buah segar yang belum dipetik serta tidak ditentukan pula berapa banyaknya. Ini merupakan konsekuensi dari konsep keseimbangan harga. dan kemampuan pembeli untuk mendapatkan barang tersebut dari penjual. atau perjudian karena menyangkut kemungkinan mendapat laba tanpa melakukan pekerjaan atau jerih payah. Larangan yang serupa berlaku pula terhadap "mukhabrah" (jual-beli masa depan pada zaman Jahiliyah). Op.84 Karena itu jual beli benda yang belum dimiliki dilarang. dengan kepemimpinan tekno-birokratis yang tak mengenal belas kasih. Unsur inilah yang mengakibatkan larangan terhadap jual-beli enam jenis 83 Kemajuan dunia Industri telah menjadikan wajah dunia bagaikan mesin-mesin kapitalis yang semula menjadi alat bagi manusia untuk menjadikan penguasa atas alam dan dibebaskan dari perbudakan kerja. Bila barangnya dibeli sekarang. Cit. khususnya mengenai mata uang asing. Produsen yang beroperasi dengan posisi untung akan mengundang produsen lain untuk masuk ke dalam pasar yang sama sehingga jumlah output yang ditawarkan bertambah. Dalam ekonomi Islam keseimbangan pasar mempertimbangkan beberapa hal: 1) Dalam konsep Islam. (Jakarta: Muamalat Institute. 2000). "maisir". Cit. Islamic Microeconomic. Op.114 Mohammad Fahim Khan.28 Suka sama suka semakna dengan sama-sama merelakan keadaan masing-masing diketahui oleh orang lain. karena pihak penjual mungkin tidak akan mampu memenuhi perjanjiannya. dan suatu ketidak pastian bagi pembeli.

maka ia tidak mengeluarkan zakat untuk benda bersangkutan. 29 Bila pemapakan dilakukan masyarakat kota terhadap masyarakat desa akan menimbulkan kesenjangan pendapatan antara penduduk desa dengan kota. juga akan menghadapi kemungkinan turunnya nilai dollar itu. Akhirnya masyarakat desa akan mengalami perlambatan peningkatan kesejahteran ekonomi dibandingkan penduduk kota. ukuran. sekalipun ada pedagang yang ikut serta dalam pasaran masa depan itu semata-mata sebagai spekulasi. atau kenaikan barang yang diakibatkan adanya kenaikan barang yang berhubungan. Barang siapa dipapak lalu dibeli padanya (sesuatu). serta apakah nasabah itu memerlukan benda bersangkutan pada saat berakhirnya kontrak. ya Al Hadits. atau menyewakannya kepada nasabah lainnya. Kegiatan semacam 82 Irfan Mahmud Ra’na. Bila penjual bertindak curang terhadap timbangannya. Kena hujan. . 32 Hadits yang semakna menyatakan. Kenaikan harga yang disebabkan kelangkaan akan mengakibatkan meningkatnya harga barangbarang yang tidak berkaitan secara langsung dengan barang barang yang ditimbun. Fenomena ini juga disebut sebagai multiplier effect. namun ia akan rugi karena terikat dana tunainya selama itu. petani desa membawa hasil pertaniannya ke kota dengan naik angkutan dengan membayar tarif lebih kepada angkutan. riwayat Ibnu Majah dan Abu Daud dari Abu Hurairah. Al Hadits. Seorang pengimpor Arab Saudi yang mengetahui bahwa ia harus membayar sejumlah dollar AS tiga bulan kemudian. walaupun masih ditentukan oleh masa penggunaan yang diharapkan. “Apa ini. 30 29 Di akhir kontrak ijira itu bank Islam bersangkutan dapat menjual alat perlengkapan. atau lebih menyukai pengganti alat itu dengan model yang lebih mutakhir. daya beli pembeli berkurang. lalu menyimpannya selama tiga bulan. Daya beli masyarakat desa akan berkurang terhadap produksi masyarakat kota. maka kontrak itu dinyatakan mengandung unsur ijira serta murabahah. Telah bersabda Rasulullah saw. Dalam hal semacam ini premi uang sewa dapat ditentukan lebih rendah. merasa sangsi mengenai kurs dollar pada saat itu. 4) Konsep Islam melarang penimbunan karena alasan untuk mencari keuntungan dari kelangkaan barang di pasar. 31 Ibnu Qudamah (1997) Minhajul Oashidin. dan meningkatkan nilai jual barang yang dibeli pembeli bila ia jual kembali. “Rasulullah saw telah melarang penimbunan makanan”. jenis dan nilai maka pengaruhnya terhadap pembeli adalah. tetapi transaksi semacam ini diharamkan dalam dunia Islam. Pilihan lain ialah dengan mengadakan transaksi masa depan (forward transaction) pada kurs yang disepakati semula. terutama mengenai tukar-menukar uang asing. jenis kontrak ini digemari pula di dunia Islam karena uang sewanya dapat diperhitungkan dengan pajak perseroan. Bila penjualan kepada nasabah semula telah disepakati dari saat pembuatan kontrak. terutama karena para pedagang di seluruh dunia ikut serta dalam kegiatan pasaran di Chicago dan dalam skala yang lebih kecil pada kegiatan Bursa Uang Masa Depan di London.82 Jual-Beli Masa Depan tidak Dibenarkan Agama Islam Sekalipun transaksi masa depan semacam ini sudah memasyarakat di dunia Barat. Bisa juga ia langsung membeli uang dollar. karena itulah ia tidak dapat memastikan jumlahnya dalam mata uang dinar. mendapatkan keuntungan dari ketidaktahuan penjual dari satu kota terhadap harga yang berlaku di kota lain. Rasulullah saw bersabda. Karena nasabah yang menyewa alat perlengkapan itu bukan pemilik benda itu. Op. Seperti halnya di dunia Barat. akibatnya harga barang lain juga naik. pada saat BBM naik. yang juga berkembang belakangan ini. Rasulullah bersabda: “Tidak akan melakukan penimbunan selain orang yang salah”. 102 32 Al Hadits. Teori. “Janganlah kamu papak (pergi berjumpa kafilah sebelum sampai di kota dan sebelum mereka dapat tahu harga pasar) barang yang dibawa (dari luar kota). Jaminan Masa Depan dan Risiko Kurs Mata Uang Banyak pedagang yang ingin menghindari setiap risiko penyesuaian kurs uang yang berkaitan dengan tanggungannya dalam bentuk mata uang asing dengan mengusahakan perlindungan risiko dalam pasar masa depan (forward market). riwayat Muslim dari Abu Hurairah ra. h. Surabaya.140 Ekonomi Islam: Sejarah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 221 melakukan praktik perdagangan demi keuntungan pribadi dengan cara memapak pedagang di pinggir kota. “Bahwa Rasulullah saw pernah melalui satu timbunan dari (biji-biji) makanan.Sehingga tingkat konsumsi masyarakat akan menurun pada gilirannya akan mengurangi tingkat produksi. riwayat Muslim dari Sa'id bi AI-Musaib dari Ma'mar bin Abdullah al-Adawi. lalu tangannya kena basah. Jalan Orang-Orang yang Mendapat Petunjuk. ia berhak khiyar (hak memiliki buat menjadikan atau membatalkan penjualan sebelum datang ke pasar)”. 31 5) Islam melarang kaum muslimin untuk bertindak curang. Kontrak jenis rangkap seperti ini semakin populer. Pustaka AI-Kautsar. maka apabila yang empunya (barang) itu datang ke pasar. Hukum ini berlaku pula terhadap perdagangan komoditi masa depan. orang yang melakukan penipuan”. dengan uang sewa yang biasanya lebih sedikit daripada uang sewa menurut perjanjian awal. Misalnya. Hadits Rasulullah menyatakan: "Bukanlah termasuk umatku. Akhirnya petani itu membebankan biaya kenaikan harga angkutan pada konsumen yang membeli hasil pertanian tersebut di kota. lalu Rasulullah saw memasukkan padanya tangannya. 30 Sedangkan AI-Atsram meriwayatakan dari Abi Umamah yang mengatakan. termasuk "zakat". atau menjual benda itu kepada nasabah semula. Cit. hai penjual makanan? Penjual makanan itu menjawab. Transaksi semacam ini sering dilakukan di Barat agar transaksi masa depan dapat dilindungi atau diberi asuransi terhadap segala risiko.

syair dengan syair. dan Rasulullah berkata: Apakah kurma-kurma mengecil ukurannya ketika mengering. Bentuk khusus ijira yang mencakup pembelian barang itu. Suatu alternatif bagi perjanjian murabahah atau disebut juga dengan gagasan "ijira" (kontrak sewa beli) atau kontrak "leasing" (Bait bi Tsaman ‘Ajil) yang dengan tegas diperbolehkan oleh hukum Islam. maka mekanisme pengendalian dilakukan melalui intervensi pasar. mengatakan.79 Bait bi Tsaman ‘Ajil (Leasing) Teknik alternatif diterapkan untuk kontrak sewa beli dalam rangka mempermuda kebutuhan konsumen adalah bait bi Tsman ‘Ajil (Leasing). Sa'd bertanya kepadanya mana yang lebih baik dan ketika ia memberitahukannya bahwa (yang lebih baik adalah) gandum putih. dan sama-sama menjelaskan (cacatnya). Rasulullah saw mengatakan. Jakarta. “Pembeli dan penjual itu boleh memilih. Muhammad Nejatullah Siddiqi. 33 6) Menyembunyikan barang cacat karena penjual mendapatkan harga yang tinggi.81 Rasulullah. sama dan sepadan. kecuali sama-sama sepakat”. Dalam pembiayaan musyarakah ini bank dengan pengusaha mengadakan perjanjian. Dalam konsep ekonomi Islam cara pengendalian harga ditentukan oleh penyebabnya. Bank dan pengusaha berjanji bersama-sama membiayai suatu proyek yang juga dikelola secara bersama-sama. “Emas (ditukar) dengan uang bisa riba. Mengapa engkau tidak taruh dia di sebelah atas supaya orang-orang lihat dia. 81 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Sa'ad berkata. dari hasil Penelitian Kinerja Industri BPRS tahun 2002 juga diperoleh informasi bahwa perhitungan yang mudah dan sesuai dengan permintaan nasabah merupakan latar belakang mengapa pembiayaan murabahah banyak disukai. Perak dengan perak. Keuntungan yang diperoleh dari usaha tersebut akan dibagi sesuai dengan penyertaan masing-masing pihak. 7) Jual beli dilakukan dengan keadaan nilai barang yang sama. Op. Teori. dan sering digunakan oleh perusahaan di berbagai bidang seperti pembangunan untuk membiayai pengadaan alat-alat besar atau alat perlengkapan perusahaan. antara lain karakteristik pembaiayaan murabahah yang return-nya dapat diperkirakan serta leratif mudah dalam pengelolaan likuidasi bank. Di dalam hadis yang diriwayatkan Bukhari dan Abu Daud dari Umar. . maka barakah juatbelinya akan dicabut”. 54-55. Dan tidak halal bagi seseorang untuk menjual barang kepada saudaranya. dari Abdulllah ibn Yazid bahwa Zayd ibn 'Ayyash memberitahukan bahwa ia suatu ketika bertanya kepada Sa'd ibn Waqqas mengenai menjual gandum putih untuk sejenis gandum yang bagus. Cit. Cit. Barang siapa menipu bukanlah dari (golongan) kita”. Garam dengan garam. selama keduanya belum terpisah. Rasulullah saw bersabda kembali. kurma dengan kurma. maka keduanya diberkati dalam jual-belinya. Lot. Cit. selain dia menjelaskan cacat tersebut kepadanya”. riwayat Muslim dari Abi Hurairah Imam Ibnu Majah meriwayatkan dari Uqbah bin Amir 35 lihat Syaikh Shafiyyur-Rahman al-Mubarrakfury (1997) Sirah Nabawiyah. 34 33 78 79 Ibid. kemudian bersepakat untuk menyewakannya kepada mereka dengan harga sewa tetap untuk waktu tertentu. biji dan zatnya harus sebanding timbangannya. Yahya menyampaikan kepadaku (hadits) dari Malik. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 141 pembiayaan tidak terlepas dari berbagai faktor. 80 Rodney Wilson.78 Musyarakah Musyarakah ialah akad kerja sama antara dua pihak atau lebih untuk suatu usaha tertentu yang masing-masing memberikan kontribusi dana atau amal (expertise) dengan kesepakatan bahwa keuntungan dan resiko akan ditanggung bersama sesuai dengan kesepakatan. 150. 35 Distorsi biasanya terjadi cfikarenakan menaikkan atau menurunkan harga ditentukan secara sepihak.220 Ekonomi Islam: Sejarah. “Seorang muslim ada!ah saudara bagi muslim yang lain. ia melarang transaksi itu. untuk membedakannya dari ijira yang merupakan perjanjian sewa beli murni. hlm. Apabila keduanya menyembunyikan (cacatnya) dan berdusta. Rasulullah saw bersabda. hlm. Nasabahnya itu dapat membayar uang sewa secara bulanan atau per triwulan. Sedangkan bila penyebabnya adalah distorsi terhadap permintaan dan penawaran. “Aku mendengar Rasulullah saw ditanya tentang menjual kurma kering untuk kurma segar (basah). sedangkan bank bersangkutan akan menetapkan harga sewa yang mencakup sebagian besar harga pembelian asli barang itu di masa kontraknya. Maka siapa saja yang menambah atau meminta tambah maka ia telah melakukan riba. Hadits yang semakna diriwayatkan oleh Imam An-Nasa'i dari Ubadah bin Shamit. Kaum muslimin pernah menjadi korban distorsi harga ini ketika kaum Quraisy menetapkan blokade Al Hadits. biji dan zatnya harus sebanding timbangannya. Dengan perjanjian ijara pihak bank membeli barang seperti misalnya alat-alat besar pembangunan untuk ke-perluan para nasabahnya. bahwa Rasulullah bersabda: “Emas dengan emas. berikut penyewaannya biasanya dirincikan dengan istilah "ijirawa iktina" 80 (kontrak pengadaan dan penyewa-an). Rasulullah saw melarang hal itu. Selain itu.. Pustaka AIKaustar. Op. Bila penyebabnya adalah perubahan pada pecmintaan dan penawaran. Apabila keduanya jujur. Kontrak itu dapat menjadi sumber dana jangka pendek atau jangka menengah.? Ketika Rasulullah saw diberitahu bahwa mereka mengecil. bur dengan bur. 34 Dan dalam hadits lain Imam Bukhari meriwayatkan dari Hakim bin Hazzam dari Rasulullah saw. sementara di dalamnya terdapat cacat.

Mereka bersumpah bahwa kaum Quraisy sepanjang hidupnya. Dalam keadaan kekurangan barang kebutuhan pokok.29 persen. pemerintah dapat membuat aturan supaya pedagang yang menahan barangnya untuk dijual ke pasar. mutu. 3) Mengingat bank ddak menjadikan barang yang dibeli atau dipesannya sebagai persediaan. Mereka hanya keluar dari lembah itu untuk berbelanja sedikit. Sejarah Kehidupan Rasulullah saw. seperd. Namum kaum Ouraisy memasang harga tinggi di atas harga pasar. 118 38 Abul Khair Jalaluddin (1991) "The Role of Government in an Islamic Economic". "Al-Hisbah". 77 Zainul Arifin. dalam Adiwarman A Karim (2001). Teori. 2) Saat barang diserahkan kepada bank oleh produsen (pabrik/-toko) maka bank akan menjualnya kepada nasabah secara tunai atau secara cicilan. macam. 2) Tak seorang pun berhak mengadakan ikatan perkawinan dengan orang muslim. 1) Melarang setiap perdagangan dan bisnis dengan pendukung Muhammad. 3) Bila bank menjualnya secara tunai biasanya disebut pembiayaan talangan. Para pemimpin Quraisy menggantungkan di Ka'bah perjanjian yang ditulis oleh Manshur bin Akramah dan disahkan oleh Dewan Agung Quraisy. 36 lihat Ja'far Subhani.. Ibnu Majah. maka mekanisme pengendalian dilakukan melalui penghilangan distorsi termasuk penentuan harga untuk mengendalikan harga pada keadaan sebelum distorsi. p. as-salam dinamai juga as-salaf (pendahuluan). Orang-orang Musrik tidak membiarkan bahan makanan masuk ke Makkah atau barang yang hendak dijual melainkan mereka langsung memborongnya. Noordeen. Namun Abu Jahal mencegahnya. 228-229.76 Dan aplikasi di perbankan secara teknis ialah: 1) Salam adalah transaksi jual-beli di mana barang yang diperpal-belikan belum ada.75 Dan dari sumber al-Hadits Rasulullah. Harga jual yang ditetapkan bank adalah harga beli bank dari nasabah yang ditambah keuntungan. Lembaga logistis semacam Bulog. Al Hadits. Oleh karena itu barang diserahkan secara tangguh sedangkan pembayaran dilakukan tunai. bukan untuk dijual”.142 Ekonomi Islam: Sejarah. maka dimungkinkan bagi bank untuk melakukan akad salam kepada pihak ketiga (pembeli kedua)." Menurut Sayyid Sabiq.33 persen. surat al-aqarah (2) ayat 283. 1976). Op Cit. ialah: “Tiga hal yang di dalamnya terdapat keberhakah: jual-beli secara tangguh muqaradhah (mudharabah). maka bank dan nasabah harus menyepakad harga jual dan jangka waktu pembayaran. 3) Melarang keras bergaul dengan kaum muslim. secara tunai untuk waktu yang ditentukan. 38 Bila daya beli masyarakat lemah pemerintah dapat membuat kebijakan supaya produsen meningkatakan output produksi guna meningkatkan jumlah barang kebutuhan pokok di pasar. . Cit.1996) hlm. Dominasi penggunaan akad murabahah dalam 75 76 Al Qur’an. (Jakarta: Lentera. lihat pula dalam Abdul Azim Islahi (1996) "History of Economic Thought in Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 219 ekonomi terhadap umat Islam.77 Murabahah Murabahah Ialah jual beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati. hingga Hakim bisa membawa gandum itu untuk diberikan kepada bibinya. pada tahun 2002 menjadi 70. 4) Musuh Muhmmad harus didukung. pada bulan bulan haram. Ar Risalah. Landasan hukum dari sumber al-Qur'an. Khadijah ra. Bulog. Op. (Cairo: Darul Sya'b. 37 Ibn Taimiyah. Lalu Abul Bakhtary datang untuk melerai keduanya. dalam keadaan bagaimana pun. 119 pesanan tersebut menjadi tanggungan penerima pesanan. 2) Apabila hasil produksi yang diterima cacat atau tidak sesuai dengan akad maka produsen (pabrik/toko) harus bertanggung jawab dengan cara mengembalikan dana yang telah diterimanya atau menggand barang yang sesuai dengan pesanan. Dalam hal ini pemerintah juga dapat membentuk lembaga logistis guna menjaga supaya produsen dan konsumen tidak di rugikan oleh naik turunnya harga. Jika pada tahun 2000 sebesar 69. Ibid. (terj). Apabila kita mengacu pada dunia perbankan syariah. hlm. Ketentuan umum dalam hal pengaplikasian Ba’i assalam. "Naikkan harga agar pengikut Muhammad tak dapat membeli". ukuran. Aligarh Muslim University. 36 Hakim bin Hizam pernah membawa gandum untuk diberikan kepada bibinya. menurut data informasi dari Biro Syariah Bank Indonesia. ialah: “Hai orang-orangJang beriman. bila harganya bagi konsumen terlalu mahal. dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah. ketika perdamaian beriaku di seluruh Jazirah Arab. lembaga ini akan membeli barang tersebut di pasar sehingga jumlah barang ini menjadi sedikit. Selama blokade yang berlangsung tiga tahun ini. lembaga ini akan menambah pasokan barang di pasar. ialah: 1) Pembelian hasil produksi harus diketahui spesifikasinya secara jelas seperti jenis. akan melaksanakan ketentuan berikut. apabila kamu bermuamalah tidak. A Subyectwise Survey". Sedangkan bila produsen dirugikan akan adanya penurunan harga barang. dalam Adiwarman A Karim (2001). umat Islam tinggal di lembah Abu Thalib di perbukitan Mekkah. dan jumlahnya. hendaklah kamu menuliskannya”. 4) Harga jual dicantumkan dalam akad jual-beli dan jika telah disepakad ddak dapat berubah selama berlakunya akad. Untuk mempertahankan tingkat harga itu ia sendiri membeli barang dengan harga lebih.37 Intervensi pasar menjadi sangat penting daiam menjamin pengadaan barang kebutuhan pokok. Bila bank menjual secara cicilan. porsi pembiayaan dengan akad murabahah dari tahun ke tahun juga mengalami peningkatan. Kuala Lumpur. Abu Lahab menyerukan. pedagang pasar induk dan rekanan. Yaitu penjualan sesuatu dengan kriteria tertentu (yang masih berada) dalam tanggungan dengan pembayaran disegerakan.

422 39 . Dengan kata lain. antara kota dengan kota.73 Dan hadits Rasulullah saw. demikian sebaliknya. kenaikan harga atau penurunan harga semata-mata ditentukan oleh kekuatan penawaran dan permintaan. pemerintah dapat meminta atau menarik pajak dari orang-orang yang mampu untuk menambah dana Baitul Mal. Teori. Barang-barang hasil industri dan tenaga kerja juga mahal di tempat yang makmur karena tiga hal. bukan untuk dijual”. pekerja dan orang yang mempunyai keahlian dan membawa peningkatan nilai pekerjaan mereka. Disebut salam karena pemesan barang menyerahkan uangnya di tempat akad. Untuk itu pembelanjaan orang kota makin meningkat”. dalam Adiwarman A Karim (2001). Pustaka Firdaus.218 Ekonomi Islam: Sejarah. Kedua pihak harus menyepakati harga jual dan jangka waktu pembayaran. menyatakan:” Dari Suaib ar-Rumi ra bahwa Rasulullah saw bersabda. 3)Dalarn transaksi ini. riwayat Ibnu Majah. Ibid.1 menunjukkan terdapatnya gangguan di jalur perdagangan antar daerah akan menyebabkan pasokan barang berkurang atau kurva penawaran bergeser ke kiri. Ibnu Khaldun juga mengidentifikasikan tiga faktor yang menyebabkan harga tinggi pada masyarakat yang makmur. Jakarta. 2) Harga jual dicantumkan dalam akad jual-beli dan jika telah disepakad ddak dapat berubah selama berlaku akad. Disebut salaf karena pemesan barang menyerahkan uangnya terlebih dahulu. hlm. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 143 menjualnya kepada nasabah dengan harga yang ditambah keuntungan atau mark-up. harga barang tersebut akan turun kembali. murabahah lazimnya dilakukan dengan cara pembayaran cicilan (bitsaman ajit). karena banyaknya orang kaya yang kebutuhannya akan tenaga buruh dan tukang juga besar. kota dengan desa atau desa dengan desa. Muqaddimah (terj). penjualan barang kepada nasabah dilakukan atas dasar cost-plus profit. Intervensi ini diperlukan untuk mengembalikan posisi penawaran pada posisi semula. yang berakibat dengan timbulnya persaingan dalam mendapatkan jasa pelayanan dan pekerja dan berani membayar mereka lebih dari nilai pekerjaannya. "Al Muhalla". Ibnu Khaldun mengungkapkan bahwa ketika barang-barang yang tersedia sedikit maka harga-harga akan naik. dan padatnya penduduk. 119 40 Ibnu Khaldun (1986). Suatu kota yang lebih banyak barang daripada yang dibutuhkan akan menjadikan harga barang tersebut menjadi murah. muqaradhah (mudharabah) dan mencampur gandum dengan tepung untuk keperluan rumah. Kedua. Al Hadits. sedangkan pembayaran dilakukan secara tangguh. Dalam perbankan. hlm. karena besarnya kebutuhan yang ditimbulkan oleh meratanya hidup mewah dalam tempat yang demikian. namun bila tidak terjangkau harganya oleh masyarakat.74 Beberapa hal teknis di perbankan dalam tataran aplikasinya ialah: 1) Bank bertindak sebagai penjual sementara nasabah sebagai pembeli. “Allah telah menghalalkan jual-beli dan mengharamkan riba.40 Intervensi pasar tidak selalu diartikan pemerintah menambah jumlah ketersediaan barang. Ketiga. yang dalam majelis itu pemesan barang menyerahkan uang seharga barang pesanan yang barang 73 74 Pemerintah dapat mengunakan dana dari Baitul Mal untuk melakukan intervensi ini. Cairo al-Maktabah. Harga jual adalah harga beli bank dari produsen (pabrik/toko) ditambah keuntungan (mark-uf). surat Baqarah (2) ayat 275. Definisi salam ialah akad pesanan barang yang disebutkan sifat-sifatnya. Al Qur’an. Gambar 8. sehingga batas intervensi pemerintah dapat diukur dari pergeseran kurva S1 dan S2. Bila harta yang ada di Baitul Mal tidak mencukupi. dan banyaknya bahan makanan di kota-kota menyebabkan tukang-tukang (buruh) kurang mau menerima bayaran rendah bagi pekerjaan dan pelayanannya. al-Munirriyah. gampangnya orang mencari penghidupan. Intervensi pemerintah dalam mengatasi gangguan tersebut akan membuat kurva penawaran bergeser ke kanan. la juga berarti menjamin kelancaran perdagangan antardaerah. Ini menguatkan kedudukan para tukang. dinyatakan. .39 Dalam keadaan nilai uang yang tidak berubah. pertama. Hazm (1947). Harga suatu barang dapat saja dinaikkan. Vol 6. "Tiga hal yang di dalam terdapat keberkahan: jual-beli secara tanfguh. Gambar Skema Bai' al-Murabahah Bai' as-Salam Kata salama dengan salafa artinya sama. Landasan hukum dari Al-Qur'an. bila sudah ada barang diserahkan segera kepada nasabah.

bahkan mewajibkan. 3) bila dipertukarkan mata uang yang sama harus dalam jumlah / kuatitas yang sama. yaitu: 1) harus tunai. hlm. Ibnu Taimiyahmencatat berapa faktor yang berpengaruh terhadap permintaan dan konsekuensinya terhadap harga. Bank islam sebagai lembaga keuangan dapat menerapkan prinsip ini. 2) serah terima harus dilaksanakan. 2) Kalafah bil maal. Islam menghargai hak penjual dan pembeli untuk menentukan harga sekaligus melindungi hak keduanya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 217 Gambar Intervensi Pasar Y Dalam lembaga keuangan. yaitu jaminan mutlak yang dibatasi oleh kurun tertentu. yaitu jaminan dari si penjamin (personal guarantee). Konsepsi Ekonomi Ibnu Taimiyah (Terj). 42 1) Keinginan masyarakat (al-raghbah) atas suatu jenis barang berbeda-beda. bank membiayai pembelian barang yang dibutuhkan oleh nasabahnya dengan membeli barang itu dari pemasok. hawalah muqayyadah.. Suatu 41 42 107 Adiwarman A Karim (2001).71 Prinsip Sharf Sharf adalah transaksi pertukaran antara emas dengan perak atau pertukaran valuta asing. 3) Kafalah mualaqah.. Oleh karenanya pemerintah dituntut proaktif dalam mengawasi harga guna menghindari adanya kezaliman produsen terhadap konsumen. “Tidaklah orang melakukan ikhtikar itu kecuali ia berdosa”.cit.70 Prinsip Ju’alah Ju’alah adalah suatu kontrak di mana pihak pertama menjanjikan imbalan tertentu kepada pihak kedua atas pelaksanaan suatu tugas/pelayanan yang dilakukan oleh pihak kedua untuk kepentingan pihak pertama. yaitu: pertama. Bersumber dari hadits dari Muslim. pemerintah melakukan intervensi harga. op. 132 AA. Keadaan ini sesuai dengan banyak dan sedikitnya barang yang diminta (al-Matlub) masyarakat tersebut. yaitu mengambil keuntungan di atas keuntungan normal dengan menjual lebih sedikit barang untuk harga yang lebih tinggi. Teori. akad ini teraplikasikan dalam penerbitan bank guarantee. hawalah mutlaqah seseorang memindahkan utangnya kepada orang lain dan tidak mengaitkan dengan utang yang ada pada orang itu. sesorang memindahkan utang dan mengaitkannya dengan piutang yang ada padanya. sedangkan penjual mewakili kelompok masyarakat yang lebih kecil. 41 1) Intervensi harga menyangkut kepentingan masyarakat yaitu melindungi penjual dalam hal tambahan keuntungan (profit margin) sekaligus melindungi pembeli dari penurunann daya beli. penjual menyebutkan harga pembelian barang kepada pembeli. Dalam aplikasi perbankan ialah uang muka (advance payment bond). kemudian ia mensyaratkan atas laba dalam jumlah tertentu. 1) Kafalah bi nafs.. 71 Ibid. (Surabaya: Bina llmu.144 Ekonomi Islam: Sejarah. Ibid. dan kemudian 69 70 X Dalam ekonomi Islam siapa pun boleh berbisnis. Islam membolehkan. Abu Daud dari Said bin al Musyyab dari Ma'mar bin Abdullah AI-Adawi bahwa Rasulullah saw bersabda. Inilah hawalah yang boleh (jaiz) menurut kesepakatan ulama. bila kenaikan harga disebabkan adanya distorsi terhadap permintaan dan penawaraan. hlm. dia tidak boleh melakukan ikhtikar. 72 Ibid. Hawalah terbagi kepada dua hal. Dalam aplikasi perbankan disebut jaminan penawaran (bid bonds). Namun demikian. Islahi. Kedua. Dalam murabahah. Jenis-jenis kafalah ialah. penjual menaikkan harga dengan cara ikhtikar atau ghaban faa hisy. Kebolehan intervensi harga antara lain karena. karena jika tidak dilakukan intervensi harga. . hlm. Ibid.1997). 3) Pembeli biasanya mewakili masyarakat yang lebih luas. 30. dengan catatan harus memenuhi syarat yang disebutkan dalam hadits. Ahmad. hlm. yaitu pembayaran utang atau pelunasan utang.69 Prinsip Hawalah Hawalah adalah akad pemindahan utang/ piutang suatu pihak kepada pihak lain. Artinya intervensi harga harus dilakukan secara proporsional dengan melihat kenyataan tersebut.72 Bai' al-Murabahah Murabahah adalah jual-beli barang pada harga asal dengan tambahan keuntungan yang disepakati antara pihak bank dan nasabah.6 Pada perjanjian murabahah. Dalam salah satu bagian dalam bukunya Fatawa. 29. 2) Bila kondisi menyebabkan perlunya intervensi harga. di mana uang asing dipertukarkan dengan mata uang domestik atau dengan mata uang lainnya.

karena apa yang diberikan rahin (pemilik barang) untuk murtahin (pemegang barang) bukan atas imbalan akan sesuatu. yaitu penunjukan wakil untuk bertindak atas namanya dalam urusan tertentu. Pemerintah harus mengatur harga. 2) Perubahan jumlah barang tergantung pada jumlah para peminta (tullab). wakalah mutlaqah. melakukan penurunan tarif/bea impor terhadap barang-barang tertentu yang memicu costpush inflation atau memberikan subsidi harga kepada barang-barang tertentu. ijarah. harga akan lebih rendah ketimbang jika membayar dengan uang yang jarang ada di peredaran. Jika si pembayar mampu melakukan pembayaran dan diharapkan mampu memenuhi janjinya.216 Ekonomi Islam: Sejarah. wakalah muqayyadah.. Dalam akad ini ada lima jenis yaitu.. Ketiga. bila harga terlalu turun sehingga merugikan produsen. 4) Harga juga berubah-ubah sesuai dengan (kuantitas pelanggan) siapa saja pertukaran barang itu dilakukan (al-mu'awid). hibah. Jika ia kaya dan dijamin membayar utang. 66 barang sangat diinginkan jika persediaannya sangat sedikit daripada jika ketersediannya berlimpah. Jika yang digunakan umum dipakai (naqd ra'ji). dan rahn. dengan utang sebagai gantinya. . ketimbang yang diterima dari orang lain yang diketahui sedang bangkrut. bila dalam kasus ini ia tak sepenuhnya mampu menjamin melaksanakan janjinya maka tingkat kemampuan danjaminan itu berbeda. karena sangat dibutuhkan dalam muamalah masyarakat. dan agar yang berpiutang tidak dirugikan dengan ketidakmampuan orang yang berutang. harga akan naik lebih tinggi daripada peningkatan kebutuhan itu kecil atau lemah. Rahn adalah suatu bentuk transaksi tabaru’. 67 Zainul Arifin. wakalah al ammah. Jika kebutuhan tinggi dan kuat. utang atau barang. misalnya bila ada kenaikan harga barang di atas batas kemampuan masyarakat maka pemerintah melakukan pengaturan dengan operasi pasar. wadi’ah yad dhmanah. suka mengulur-ulur pembayaran atau diragukan kemampuan membayarnya.66 Prinsip Rahn Rahn menurut syariah adalah menahan sesuatu dengan cara yang dibenarkan yang memungkinkan untuk ditarik kembali. Dalam perbankan biasanya diterapkan dalam aplikasi letter of credit (L/C) atau untuk permintaan barang Dalam Negeri dari bank Luar Negeri (L/C ekspor). 44 43 Ibid. harga akan naik dan terjadi sebaliknya.44 Sedangkan. Harga sewa dari tanah dalam kondisi demikian tak sama dengan tanah yang aman. 7) Aplikasi yang sama berlaku bagi seseorang yang meminjam atau menyewa. hlm. dan custodian menggunakan harta titipan. yaitu mewakilkan secara mutlak. 5) Harga itu dipengaruhi juga oleh bentuk alat pembayaran (uang) yang digunakan dalam jual-beli. jika jumlah permintaannya menurun.67 Prinsip Wakalah Wakalah adalah akad perwakilan antara dua pihak. Peran pemerintah tersebut berlaku di saat ada masalah-masalah yang ekstrem sehingga pemerintah perlu memantau kondisi pasar setiap saat guna melihat kemungkinan diperlukannya pengaturan harga. Sebaliknya. ialah akad titipan di mana penerima titipan adalah trustee yang sekaligus penjamin (guarantor) keamanan aset yang dititipkan. ia termasuk transaski ‘aniyah. Dengan prinsip ini custodian menerima simpanan harta dari pemiliknya yang memerlukan jasab penitipan dan penyimpan mempunyai kebebasan untuk menariknya kembali sewaktuwaktu. Kata lain rahn adalah akad menggadaikan barang dari satu pihak kepada pihak lain. Namun hal ini kurang berlaku bila barang yang disewakan dalam kondisi yang tidak aman.68 Prinsip Kafalah Istilah kafalah ialah memasukan tanggungjawab seseorang ke dalam tanggungjawab orang lain dalam suatu tuntunan umum dalam masalah nyawa. Pemberi sewa bisa mendapatkan keuntungan kepada penyewa. Cit. Yaitu menjadikan barang yang mempunyai nilai harta sebagai jaminan utang. Wadi’ah yad amanah akan berubah menjadi wadi’ah yad dhmanah apabila karena dua hal yaitu harta titipan teracmpur. yaitu perwakilan yang lebih luas dari al muqayyadah tetapi lebih sederhana dari al mutlaqah. hlm. 27. Ibid. Ada beberapa jenis di dalam akad ini.43 Intinya pengaturan harga diperlukan bila kondisi pasar tidak menjamin adanya keuntungan di salah satu pihak. Dengan menjual secara langsung barang-barang yang dibutuhkan masyarakat. Op. 68 Ibid. ida’. 3) Itu juga akan berpengaruh atas menguatnya atau melemahnya tingkat kebutuhan atas barang karena meluasnya jumlah dan ukuran dari kebutuhan. qard. Kedua. Misalnya dinar dan dirham saat itu merupakan alat pembayaran yang lazim di Damaskus. Para ulama sepakat tentang bolehnya kafalah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 145 kelalaian. tujuan dari transaksi itu bisa diwujudkan dengannya. 27. di mana tidak dianggap sempurna kecuali bila sudah diterima ‘ain al ma’qud. Teori. misalnya tanah yang disewakan di suatu wilayah yang banyak perampoknya. di mana pihak pertama mewakilkan suatu urusan kepada pihak kedua untuk bertindak atas nama pihak pertama. tanpa batasan waktu dan untuk segala urusan. Jika jumlah suatu jenis barang yang diminta masyarakat meningkat. atau diduduki oleh binatang buas. harga yang rendah bisa diterima darinya. Penerima simpanan bertanggungjawab penuh atas segala kerusakan dan kehilangan. Kedua. pemerintah meningkatkan pembelian atas produk produsen tersebut dari pasar. 6) Disebabkan oleh tujuan dari kontrak adanya (timbal balik) pemilikan oleh kedua pihak yang melakukan transaksi. yaitu: pertama.

Op.A. Teori. sementara tidak ada satu orang pun yang menuntutku karena suatu kezaliman yang aku lakukan kepadanya.146 Ekonomi Islam: Sejarah. “Ini sangat nyata bahwa penetapan harga akan mendorongnya menjadi lebih mahal. Ibnu Oudamah menganalisis penetapan harga dari pandangan ekonomis juga mengindikasikan tak menguntungkan bentuk pengawasan atas harga. Op. ialah akad titipan di mana penerima titipan (custodian) adalah penerima kepercayaan (trustee). Dalam sejarah Islam masalah pengawasan atas harga muncul pada masa Rasulullah saw sendiri. hlm. Cit. meskipun penduduk menginginkannya.. kontrak ini disebut al ijarah wa iqtina’ atau al ijarah munthahiyah bi tamlik. Yang Maha Menggenggam. Bila itu dibolehkan. walaupun syari’ah membolehkan peminjam memberikan imbalan sesuai dengan keikhlasan. tetapkanlah harga ini. yaitu: pertama. 55 A. 62 Murabahah adalah kontark jual beli atas barang tertentu. dimana akad yang terjadi antara bank (sebagai pemilik barang) dengan nasabah (sebagai penyewa) dengan cicilan sewanya sudah termasuk cicilan pokok dan harga barang. Setelah selesai masa kontrak. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Dalam syariah peminjam hanya berkewajiban membayar kembali pokok pinjamannya. Cit. Sesungguhnya Allah-lah Yang Maha Menciptakan. penyewa dapat diberikan opsi untuk memiliki barang yang disewakan. mengatakan: “Harga pada masa Rasulullah saw membumbung. menyatakan bahwa pemerintah tak mempunyai hak untuk menetap-kan harga. Loc. Beliau menjawab. yaitu penyediaan pinjaman dana kepada pihak-pihak yang patut mendapatkannya. 195-196. dalam transaksi tersebut penjual harus menyebutkan dengan jelas barang yang diperjualbelikan dan tidak termasuk barang haram. la berkata. 25. Ini melibatkan hak milik seseorang di dalamnya setiap orang memiliki hak untuk menjual pada harga berapa pun. Dua dari empat mazhab terkenal. Lagi Maha Menentukan Harga. hlm. "Wahai Rasulullah saw tetapkanlah harga ini. Ibnu Qudamah AI-Maqdisi adalah salah seorang argumentator Mazhab Hambali46 menulis. menyatakan harga bisa ditentukan oleh pemerintah. Aku ingin menghadap ke hadirat Allah. Lalu mereka lapor. bahwa imam (pemimpin pemerintah) tak memiliki wewenang untuk mengatur harga bagi penduduk. riwayat Syuaib Rumy. Masing-masing mengutarakan alasan yang jelas untuk mengambil pandangan tersebut.63 Sewa dan Sewa-Beli Sewa (ijarah) dan sewa beli (ijarah wa iqtina’) atau disebut juga ijarah munthahiyah bi tamlik oleh para ulama dianggap sebagai model pembiayaan yang dibenarkan oleh syariah islam. Bank dapat menggunakan akad ini sebagai produk pelengkap untuk memfasilitasi nasabah yang membutuhkan dana talangan dalam jangka waktu pendek. (Yogyakarta. kalau seandainya harga ini engkau tetapkan (niscaya tidak membumbung seperti ini). Al ijarah adalah kontrak yang melibatkan suatu barang (sebagai harga) dengan jasa atas manfaat atas barang lainnya. sebab jika para pedagang dari luar Diriwayatkan oleh Imam Ahmad dari Anas. Hambali dan Syafi'i. 64 Zainul Arifin. Penduduk boleh menjual barang-barang mereka dengan harga berapa pun yang mereka sukai. 2001).64 Prinsip Qard Qard adalah meminjamkan harta kepada orang lain tanpa mengharap imbalan.65 Prinsip Wadi’ah (Titipan) Wadi’ah secara bahasa ialah sesuatu yang diletakkan pada yang bukan pemiliknya untuk dijaga. bukan untuk diperjualbelikan”. Abdullah Mustofa al Maraqhi. LKPSM. 111 46 45 kepentingan rumah. harga sepenuhnya ditentukan pasar. biarkan saja" Kemudian beliau didatangi oleh laki-laki yang lain lalu mengatakan. Beliau menjawab. 47 Ibnu Qudarnah mengutip hadits di atas dan memberikan dua alasan tidak diperkenankannya mengatur harga: 48 1) Rasulullah saw tidak pernah menetapkan harga. hlm. bank islam dapat memberikan fasilitas yang disebut al qardun hasan. Model ini secara konvensional dikenal sebagai operating lease dan financing lease. wadi’ah yad amanah. 65 Ibid. yang menitipkan disebut mudi’ dan yang menerima titipan disebut wadi’. dalam masalah harta dan darah”. “Bahwa ada seorang laki-laki datang lalu berkata. Dalam fiqh dikategorikan sebagai aqad tathawwu’. Barang yag dititipkan disebut ida’. "Wahai Rasulullah saw. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 215 Berbagai pandangan muncul mengenai pengaturan harga ini. Selama akad belum berakhir maka harga tidak boleh berubah. asal ia sepakat dengan pembeliannya. sedangkan pendapat kedua. yaitu akad salaing membantu dan bukan transaksi komersial. "(tidak) tetapi Allahlah yang berhak menurunkan dan menaikkan”. "(Tidak) justru. . kecuali terjadi karena 62 63 Al Hadits. Wahai Rasulullah saw. 2) Menetapkan harga adalah sesuatu ketidakadilan (zulm) yang dilarang. Pakar-Pakar Fiqh Sepanjang Sejarah. Islahi. Wadi’ah terklasifikasi kepada dua tipe. Yang Maha Memberi Rezeki. pastilah Rasululah akan melaksanakannya. Yang Maha Melapangkan. beliau menjawab. Dalam rangka mewujudkan tanggungjawab sosialnya. artinya ia tidak diharuskan mengganti segala resiko kehilangan atau kerusakan yang terjadi pada aset yang dititipkan. Cit.45 Imam Abu Daud meriwayatkan dari Abu Hurairah yang mengatakan. pendapat pertama.

214 Ekonomi Islam: Sejarah. 4) Bai’ al murabahah. Menurut Ibnu Taimiyah kontroversi antara para ulama tentang masalah harga berkisar dua poin. 7) Bai’ as salam. transaksi ini lazimnya disebut counter trade. Argumentasi Ibnu Oudamah melawan penetapan harga oleh pemerintah serupa dengan para ahli ekonomi modern. 2) Bai’ al muqayyadah. merupakan salah satu bentuk jual beli yang bersifat amanah. adalah jual beli biasa. menjal dengan pembayaran tangguh (murabahah). Inilah alasannya. di mana penjual tidak memberitahukan harga pokok dan keuntungan yang didapatnya. Para penjual akan menderita karena dibatasi dari penjual barang dagangan mereka dan para pembeli menderita karena keinginan mereka tidak bisa dipenuhi. perbuatan mereka dibiarkan saja. adalah jual beli yang memiliki pengertian hampir sama dengan bai’ as salam. Cit. yaitu jual beli atau pertukaran antara satu mata uang asing dengan mata uang asing lainnya. sedang barang yang diperjualbelikan itu akan diserahkan kemudian. Vol. pada umumnya bermuia dari situasi meningkatnya permintaan atau menurunnya penawaran. menganut keyakinan ini. kedua. yaitu jual beli di mana penjual melakukan penjualan dengan harga yang lebih rendah daripada harga pasar atau dengan potongan (discount). Pengawasan harga hanya akan memperburuk situasi tersebut. tetapi bila para penjual mau menjual di bawah harga semestinya. Harga yang tinggi. serdang barang yang diperjual belikan diproduksi dan diserahkan kemudian. 3) Bai’ al shraf. Mazhab Maliki dan Hanafi. demikian 58 59 Zainul Arifin. hlm. 49 Ibnu Qudamah al-Maqdisi. adalah akad jual beli di mana pembeli membayar uang (sebesar harga) atas barang yang telah disebutkan spesifikasinya. “al-Sharh al-Kabir” (Mesir. 4. Kemudian ia membaca ayat 282 surat al baqarah. adalah akad jual beli barang tertentu. Pertama. Qadi Abu Ya'la dan lainnya mereka tetap menentang berbagai campur tangan terhadap keadaan itu. Aplikasi jual beli seacam ini dapat dilakukan sebagai jalan keluar bagi transaksi ekspor yang tidak dapat menghasilkan valuta asing (devisa). yaitu pada tanggal yang disepakati. 22. Akibatnya. termasuk harga pembelian dan keuntungan yang diambil. walaupun baru dilaksanakan dalam situasi penting dan menekankan perlunya kebijakan harga yang adil. 9) Al murabahah. Pada saat yang sama akan mendorong produksi dalam negeri mencari pasar luar negeri atau menahan produksinya. yaitu jual beli di mana pertukaran terjadi antara barang dengan barang (barter). Tetapi. akan terjadi kekurangan penawaran.. sampai pengawasan harga secara lokal itu dilarang. Menurut Syafi'i atau penganut Ahmad bin Hambal seperti Abu Hafz AI-'Akbari. muqarradhah (nama lain dari mudharabah). jual beli seperti ini didasarakan kpada sabda Rasulullah: “tiga hal yang didalamnya terdapat keberkahan: pertama. 60 Al Hadits. Mata uang asing yang diperjualbelikan dapat berupa uang kartal (bank notes) ataupun dalam bentuk uang giral (telegrafic transfer atau mail tarnsfer). Para konsumen yang membutuhkan akan meminta barang dagangan dan membuat permintaan mereka tak bisa dipuaskan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 147 Macam-macam Jual-Beli: Beberapa macam jual beli dalam Islam ialah: 1) Bai’ al mutlaqah. riwayat Ibnu Abbas. Ibid. yaitu kontrak jual beli di mana harga atas barang tersebut dibayar lebih dahulu tapi dapat diangsur sesuai dengan jadwal dan syarat-syarat yang disepakati bersama. Akad jual beli ini dilandasi oleh perkataan Ibnu Abbas: “Aku bersaksi bahwa salam yang dijamin untuk waktu tertentu benarbenar dihalalkan oleh Allah dan diizinkan. mencampuri tepung dengan gandum untuk 58 mendengar adanya kebijakan pengawasan harga mereka tak akan mau membawa barang dagangannya ke suatu wilayah dimana dipaksa menjual barang dagangannya diluar harga yang ia inginkan. dan ketiga. tuan rumah akan dirugikan akibat kebijakan itu dan perlu membendung berbagai usaha untuk membuat regulasi harga. dicetak pada garis tepi dari kitab al-Mughni oleh Ibnu Oudamah. Dalam transaksi jual beli tersebut penjual menyebutkan dengan jelas barang yang diperjualbelikan. Teori. riwayat Ahmad dan Ibnu Hiban. 44-45. 5) Bai’ al musawamah. Dan para pedagang lokal yang memiliki barang dagangan akan menyembunyikan barang dagangannya. 61 Al Hadits. kenapa hal itu dilarang”. yaitu pertukaran antara barang atau jasa dengan uang. dikutip oleh A.49 Argumentasi itu merupakan kesimpulan sederhana bila harga ditetapkan akan membawa akibat munculnya tujuan yang saling bertentangan. karena harganya meningkat Harga akan meningkat dan kedua pihak menderita. perbuatan mereka itu— menurut mazhab Maliki—harus dihentikan. hlm. 61 8) Bai’ al istisna. 6) Bai’ al muwadha’ah. juga akan mengecilkan hati para importir untuk mengimpor barang tersebut. Jadi.A lslahi (1997). Harga yang rendah akan mendorong permintaan baru atau meningkatkan permintaan.60 Sabda Rasulullah: “barangsiapa yang melakukan salaf (transaksi salam) hendaknya melakukannya dengan takaran yang jelas dan timbangan yang jelas pula sampai pada batas waktu tertentu”. jika terjadi harga yang tinggi dipasaran dan seseorang berusaha menetapkan harga yang lebih tinggi daripada harga sebenarnya. 122 .59 Sabda Rasulullah: “Janganlah kamu menjual barang yang tidak ada padamu”. hlm. Uang berperan sebagai alat tukar. 1374 H). Op. sejumlah ahli fiqh Islam mendukung kebijakan pengaturan harga.

54 Al Qur’an. Lahore. ma’qud fiih (objek akad). Karena itu islam tidak mengizinkan penimbunan harta kekayaan atau factor-faktor yang memungkinkan timbulnya kemakmuran yang pincang. Anda telah mematok harga standar dan mereka mengikutinya. hlm. 53 Al Qur’an.54 “Hai orang-orang yang beriman. 90 dalam Monzer Kahf. dan urusannya (terserah) kepada Allah. Pustaka Firdaus. Abu Zahra membahas benda-benda yang menjadi milik Allah sebagai landasan bagi pemilikan mineral oleh pemerintah. Maka orang itu adalah penghuni-penghuni neraka. tidak menetapkan suatu plafon dari prosentrase bagian dari modal dalam keuntungan yang didapat. 1999). Op Cit. Cit. di antaranya ialah: “…Allah Telah menghalalkan jual beli dan mengharamkan riba. Di depan pedagang ini terdapat dua karung anggur kering. “al-Hisbah”. hlm. 61 53 Muhammad Abdul Aziz al-Halwi. diantaranya: pertama. Kalian (para pedagang) telah membeli dari rumah-rumah penduduk kami. maka janganlah berdagang di pasar kami.148 Ekonomi Islam: Sejarah. Sistem Ekonomi Pemerintahan Umar Ibn Al Khatab. tetapi. shighat (ijab qabul). kemudian juallah sesuai cara kalian sendiri”. dan Hadist) yang menyatakan tentang jual beli. ketiga. shadaqah dan warisan. riwayat Tirmidzi. 56 “Pedagang yang jujur dan terpercaya akan bersama para nabi. surat An Nisa (4) ayat 29. Dia juga menekankan bahwa individu-individu tidak diperbolehkan memiliki sumber-sumber ini dan pemerintah tidak dibenarkan memberi izin pemilikan atas sumber-sumbertersebut. 56 Zainul Arifin. 369 50 Muhammad Nejatullah Siddiqi. Ibnu Hazm dalam AIMuhalla dan Malik dalam AI-Muwatha bahwa Umar ra pernah lewat di depan Hathib bin Abi Talta'ah yang sedang berada di pasar AI-Mushalla. Op. orang-orang yang Telah sampai kepadanya larangan dari Tuhannya. Teori.57 Dari beberapa nas tersebut di atas. yaitu tidak ada tipuan dan khianat”. Muhammad Nejatullah Siddiqi. tapi setiap indivisu memiliki hak menggunakannya untuk kebutuhan pribadi dan kepentingan bersama. Yahya menyampaikan kepadaku. sehingga nilai produk tersebut tidak dapat dikaitkan dengan pekerja yang dipekerjakan di situ. di mana hak penduduk harus dilindungi dari kerugian yang diakibatkan olehnya. 114 52 Muhammad Abu Zahrah (1964). mereka kekal di dalamnya”. janganlah kamu saling memakan harta sesamamu dengan jalan yang batil. Maka baginya apa yang Telah diambilnya dahulu (sebelum datang larangan). Cit. 51 Para pengikut Abu Hanifah berkata bahwa otoritas harus menetapkan harga. Cit. 1964). maka setiap akad harus memenuhi unsur-unsur pokok sebagai rukun yang pokok. hlm.. Ekonomi Islam. "Bagaimana engkau menjualnya wahai Hathib?" Hathib menjawab. “At-Tafafulul Ijtima fi Islam”. kalian menghancurkan kami.52 Prinsip Jual Beli Beberapa nas (al-qur’an. beberapa ahli seperti Sa'id bin Musayyib. 1995). hanya bila masyarakat menderita akibat peningkatan harga itu. “The Economic Enterprise in Islam”. Umar berkata. bahwa Islam memberikan kepercayaan sangat besar kepada mekanisme pasar. 21. dalam Monzer Kahf. orang yang kembali (mengambil riba). (Jakarta: 1990). surat al Baqarah (2) 275... Inilah pendapat yang bertentangan dengan mayoritas para ulama bahkan Maliki sendiri. kalau tidak. hlm. Islam tidak mengakui hak milik absolut terhadap factor-faktor yang berkaitan dengan produksi. hlm. Rabi'ah bin Abdul Rahman dan Yahya bin Sa'id dilaporkan menyetujuinya. Op Cit. Op. Lalu Umar berbicara. dari Malik dari Yunus ibn Yusuf dari Sa'id ibn AI-Musayyab bahwa Umar ibn Khattab melewati Hatab ibn Abi Baltha'a dahulu.53 Sedangkan dalam AI-Muwatta'. ketika mereka telah memenuhi kewajibannya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 213 juga yang dinyatakan oleh M Nejatullah Siddiqi. (Oahirah: DarulQaumiyyah.51 Allamah Ibn Hazm menganggap negara bertanggungjawab terhadap persediaan kebutuhan dasar setiap individu.50 Poin kedua dari perbedaan pendapat antara ulama adalah penetapan harga maksimum bagi para penyalur barang dagangan. Islam telah meletakkan system sosial yang seimbang. 50 Mengenai perbankan dalam islam yang mengambil mudharabah sebagai bentuk dasar dari cara kerjanya.12-13. Islamic Publication.53 “Tidak ada dosa bagimu untuk mencari karunia (rezki hasil perniagaan) dari Tuhanmu…Sesungguhnya kamu sebelum itu benar-benar termasuk orangorang yang sesat. surat al Baqarah (2) ayat 198. 33. hlm. dengan pembentukan lembaga-lembaga zakat. orang-orang yang jujur dan para syuhada”. Op. kemudian kalian menjualnya? Juallah satu sha'-nya (empat mud) dengan harga satu dirham. 34. hlm. 57 Al Hadits. (Yogyakarta: Pustaka Firdaus.52 Abdurrazzaq meriwayatkan dalam AI-Mushannaf. kecuali dengan jalan perniagaan yang berlaku dengan suka sama-suka di antara kamu…”55 Sabda Rasulullah: “Pekerjaan seseorang dengan tangannya dan setiap jual beli yang mabrur. hlm. 51 50 . hlm. 40 dalam Islahi. hlm. 52 Irfan Mahmud Ra’na. Telaah Analitik terhadap Fungsi Sistem Ekonomi Islam (terj). "Sesungguhnya telah tiba serombongan unta yang datang dari Thaif dengan membawa anggur kering.. hlm. Muhammad Nejatullah Siddiqi (1972). Op. 55 Al Qur’an.55 51 Ibnu Taimiyah. 29-30. Berjalanlah di muka bumi ini dengan mengais barang dagangan sebagai tengkulak (al-jaalib) yang tidak punya kios di pasar. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. kedua munta’aqadani (pihak yang berakad). lalu terus berhenti (dari mengambil riba). “Dua mud-nya seharga satu dirham". Cit.

55 Ibnu Taimiyah menafsirkan sabda Rasulullah saw yang menolak penetapan harga meskipun pengikutnya memintanya. 214 56 AA. 49 Zainul Arifin. hlm. Pada mudharabah. jenis usaha dan sebagainya. hlm. bahkan sebaliknya. Op. 1996). Mudharabah muqayyadah.54 Pada masa Umar bin Khattab pernah terjadi masa paceklik— yang disebut dengan amur ramadah—yang terjadi hanya di Hijaz. tempat. 54 Imam Malik ibn Anas. Op. (Jakarta: RajaGrafindo Persada. 2) Dilaporkan ketika terjadi perselisihan antara dua orang. hlm.. Dalam prinsip bagi hasil dikenal dua macam kontrak (akad). Membangun Sistem Ekonomi Alternat'f Perspektif Islam (terj). 55 Taqiyuddin An-Nabhani. Teori. Ibid.. melainkan antar penedia dana (shahibul maal) dengan enterprenenur (mudharib). yaitu mutlaqah (tidak terikat) dan muqayyadah (terikat). Sehingga berakhirlah krisis tersebut tanpa harus mematok harga. Kemudian Rasulullah saw membolehkan pemilik tanah untuk menebang pohon tersebut dan ia memberikan kompensasi harganya kepada pemilik pohon. Ibnu Taimiyah membuktikan bahwa Rasulullah saw sendiri menetapkan harga yang adil jika terjadi perselisihan antara dua orang. Umar ibn al-Khattab berkata kepadanya. Op.49 Pihak-pihak yang bersangkutan dalam suatu akad mudharabah bebas untuk menentukan tiap-tiap rumusan bagi untung. (Surabaya: Risalah Gusti.212 Ekonomi Islam: Sejarah. ia mendekritkan bahwa harga yang adil (qimah al-adl) dari budak itu harus dipertimbangkan tanpa adanya tambahan atau pengurangan (/a wakasa wa la shatata) dan setiap orang harus diberi bagian dan budak itu harus dibebaskan. yang dirasa menganggunya. ini adalah sebuah kasus khusus dan bukan merupakan aturan umum. juga merupakan suatu bentuk equity financing. Dalam dua kasus tersebut ia melanjutkan penjelasannya.1999). Orang itu ternyata tak melakukan apa-apa. misalnya menurunnya penawaran berkaitan dengan menurunnya produksi.. melalui kontrak ini dua pihak atau lebih termasuk bank dan lembaga keuangan bersama nasabahnya dapat mengumpulkan modal mereka untuk membentuk sebuah perusahaan (syirkah al inan) sebagai sebuah badan hukum (legal entity). Pemilik tanah menemukan adanya jejak langkah pemilik pohon di atas tanahnya. Ibnu Taimiyah menegaskan bahwa Rasulullah saw pernah melakukan penetapan harga. Dalam kasus terjadinya kekurangan. Cit. salah satu pihak dapat mengambil alih modal pihak lain sedang pihak lain tersebut menerima kembali modal mereka secara bertahap. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 149 Sistem Ekonomi Islam Islam dalam memenuhi kebutuhan masyarakat dalam aktifitas perekonomian ialah melalui akad-akad bagi hasil (profit and loss sharing). yaitu untuk menghaslkan keuntungan. Dalam kontrak tersebut. Namun beliau tidak mematok harga tertentu untuk makanan tersebut. 47 48 360 Zainul Arifin. hal tersebut dapat diketahui dari kondisi berikut: 56 1) Bila dalam kasus pembebasan budaknya sendiri. 19.Cit. la mengajukan masalah itu kepada Rasulullah saw. Mudharabah mutlaqah. Menurut Ibnu Taimiyah harga naik karena kekuatan pasar dan bukan karena ketidaksempurnaan dari pasar itu. hubungan kontrak bukan antar pemebeli modal. dengan pengertian bahwa pihak-pihak yang bersangkutan akan menerima prosentase tertentu dari keuntungan dan bukan dalam jumlah uang yang ditetapkan lebih yang sedang mengobral anggur keringnya di pasar. Setiap pihak memiliki bagian secara proporsional dengan kontribusi modal mereka dan mempunyai hak mengawasi (voting right) perusahaan sesuai dengan proporsinya. Mudharib dalam kontek ini menjadi trustee atas modal tersebut. 47 Musyaraqah. tetapi mempunyai bentuk (feature) yang berbeda dengan musuaraqah. Inilah yang disebut musyarakah al muntanaqishah. jika harga itu bisa ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan satu orang saja. satu pihak memiliki pohon yang sebagian tumbuh di tanah orang. hlm. Katanya. 115 . Bank dan lembaga keuangan dalam kontrak ini dapat menjadi salah satu pihak. hlm.48 Dalam kontrak mudharabah. bukan karena kasus penjual menimbun atau menyembunyikan penawaran. Mereka dapat menjadi pengelola dana (mudharib) dalam hubungan mereka dengan penabung dan investor. “Naikkan harga atau tinggalkan pasarkami”. Mudharib dapat beberbentuk perseorangan atau badan untuk tujuan melakukan perdagangan. Rasulullah memerintahkan pemilik pohon itu untuk menjual pohon itu kepada pemilik tanah dan menerima kompensasi atau ganti rugi yang adil kepadanya. yaitu: Musyarqah (joint venture profit sharing) dan mudharabah (trustee profit sharing). Islahi (1995). Itu bukan merupakan laporan bahwa seseorang tidak boleh menjual atau melakukan sesuatu yang wajib dilakukan atau menetapkan harga melebihi kompensasi yang ekuivalen ('iwad al-mithl). Beliau mengirim makanan dari Mesir dan Syam ke Hijaz. atau dapat menjadi penyedia dana dalam hubungan mereka dengan pihak pengguna dana. Setelah menceritakan dua kasus yang berbeda dalam bukunya AIHisbah. Pegelola menggunakan modal tersebut dengan tujuan yang dinyatakan secara khusus. Sebagai methode pemenuhan permodalan (equity financing) dan akad-akad jual beli (al bai’) untuk memenuhi kebutuhan pembiayaan (debt financing). sebagai akibat langkanya makanan dan pada tahun tersebut membubung tinggi. pemilik dana meentukan syarat dan pembatasan kepada pengelola dalam penggunaan dana tersebut dengan jangka waktu. pemilik dana memberikan kekuasaan penuh kepada pengelola untuk menggunakan dana tersebut dalam usaha yang dianggapnya baik dan menguntungkan. AI-Muwatta (terj). Cit. Tipe mudharabah. 18.

dengan menyatakan. Umar Chapra.. Nyatanya saat itu penduduk Madinah tak membutuhkan penetapan harga”. “Ekonomic Principles of Islami”. Ali Aswaf. negara harus mencampuri kemakmuran pribadi warga negara. The Economic System of Islam. Menurut Ibnu Taimiyah barang-barang yang dijual di Madinah sebagian besar berasal dari impor. 32. Kontrol apa pun yang dilakukan atas barang-barang itu akan bisa menyebabkan timbulnya kekurangan penawaran dan memperburuk situasi ekonomi dalam negeri. Political Economy of the Islamic State. 46 M. Ini termasuk kewajiban untuk membantu kerabat dekat dan keluarga kecil dan anggota keluarga besar jika mereka dalam keadaan membutuhkan. perdagangan dan keuangan. (California: University of Southern California. Penedeiaan modal fisik dan modal sosial terhitung sebagai kewajiban penting darin negara islam modern. (Lahore: 1969). Penggunaan secara mubadzir dan sikap boros dilarang. 43 Muhammad al Mubarak.. Maka importir tidak akan lagi berdagang di pasar Madinah. sejauh keadilan sosial ekonomis menuntutnya. 436. 1972). Itulah sebabnya penetapan harga hanya mungkin dilakukan jika diketahui secara persis ada kelompok yang melakukan perdagangan dan bisnis yang manipulatif sehingga berakibat menaikkan harga. 42 Ibid. 58 Jadi. barang impor dialihkan kepada harga per nnit dari barang tersebut ketika dijuol di Pasar Madinah. Nizam al Islam al iqtisad. satu sama iain (minjins wahid) 57 Tak seorang pun bisa dipaksakan untuk menjual sesuatu.59 Keberadaan pasar yang terbuka memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk ambil bagian dalam menentukan harga. Kondisi pasar di masa Rasululullah saw menjadi justifikasi tidak ditetapkannya harga. 40 160. hlm. Para penjual dan pedagang merupakan orang yang sama. 3) perbaikan penyediaan sumber-sumber dan distribusi pendapatan yang diakibatkan oleh mekanisme pasar dengan bimbingan dan pengaturan maupun dengan campur tangan langsung serta partisipasi dalam prosesnya. 280. Teori. di Madinah. 41 Ibid. tak ada alasan yang bisa digunakan untuk menetapkan harga.42 egara merupakan salahsatu dari tiga soko guru system ekonomi islam. 4) mengambil langkah-langkah positif di bidang produksi dan pembentukan modal guna mempercepat pertumbuhan dan menjamin keadilan sosial. Sebab penetapan harga tak bisa dikenakan kepada seseorang yang tak berfungsi sebagai supplyer sebab tak akan berarti apa-apa atau tidak adil.40 Peranan negara dalam kehidupan ekonomi islam mencakup empat hal.41 Pembentukan perbendaharan negara merupakan sarana untuk menunaikan tanggung jawab negara. (London: Islamic Culture Centre. hlm. demikian juga dengan barang subtitusinya. Bila hal ini tercapai maka mekanisme pasar yang sesuai dengan syariah Islam akan berdampak bagi kesejahteraan masyarakat. Karena penjualnya tak bisa diidentifikasi secara khusus. keadaan ini akan mengakibatkan barang menjadi langka akhirnya harga barang naik. Op. Islam mengatur bagaimana keberadaan suatu pasar tidak merugikan antara satu dengan yang lain. 39 Pemilik tidak berhak untuk menghancurkan harta-harta yang bermanfaat. 2) menciptakan kondisi sehat di dalam pasar guna menjamin fungsinya yang baik. membayangkan suatu masyarakat ekonnomi yang didasarkan pada pengarahan negara secara luas dan penyertaan di dalam bidang-bidang perekonomian. 44 Bagi kepentingan dasar dari keadilan sosial ekonomi. Ma’asyiat el Islam. Islamic Publication. dan bukan sebaliknya. Islamic Studies. bersama-sama dengan iman dan keterikatan pada nilai-nilai moral dan prinsip-prinsip tertentu dalam organisasi. “seseorang yang membawa barang yang dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari siapa pun yang menghalangi sangat dilarang". hlm.46 39 40 Abul A’la Maududi. hlm. hlm. Islamabad. 59 Islahi (1995). (Beirut: Dar Al Fikr. Oleh karena keterlibatan produsen. hlm.43Filsafat kemasyarakatan islam. Dengan kondisi ini. Jadi bila harga ditetapkan—diturunkan—maka keuntungan yang ambil sedikit atau rugi. Pemilik harus menghindarkan penggunaan hartanya dengan cara yang membahayakan orang lain atau merugikan kepentingan umum. Cit. 45 Fazlur Rahman. yaitu: 1) Menjamin kesesuaian dengan kode etik islam dari tiap pribadi lewat pendidikan. 44 . hlm. Bukan berarti ibnu Taimiyah berpendapat bahwa Rasulullah saw meiarang penetapan harga. Sehubungan dengan usaha mempertahankan keseimbangan sosial.150 Ekonomi Islam: Sejarah. Orang lain atau masyarkat mempunyai hak tertentu atas harta seorang pemilik. lbid. konsumen dan pemerintah di pasar diperlukan guna menyamakan persepsinya tentang keberadaan suatu "harga".116 57 memeliharanya tetap bersikap adil. Pengaruh lain dari mekanisme pasar yang Islami. dan bila perlu lewat paksaan. 1970). Salah satu alasan lagi kenapa Rasulullah saw menolak menetapkan harga adalah. 58 Tingginya harga barang impor dikarenakan beban biaya untuk mendatangkar. Dalam konsep Islam wujud suatu pasar merupakan refleksi dari kemampuan masyarakat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. sehingga harga ditentukan oleh kemampuan riil masyarakat dalam mengoptimalisasikan faktor produksi yang ada di dalamnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 211 pastilah akan lebih logis kalau hal itu ditetapkan untuk memenuhi kebutuhan publik atas produk makanan. Rasulullah saw menghargai kegiatan impor. 1970). 45 eranan ekonomi aktif oleh negara sebagai segi yang tidak dapat dipisahkan dari system ekonomi islam. Jika harga ditetapkan kepada siapa penetapan harga itu akan dipaksakan?. adalah. pakaian dan perumahan karena kebutuhan umum itu jauh lebih penting ketimbang kebutuhan seorang individu. Muhammad Nejatullah Siddiqi.. 43. pada waktu itu tak ada kelompok yang secara khusus hanya menjadi pedagang. 1) Harga lebih ditentukan oleh mekanisme pasar.

61 Di Indonesia pengembangan ekonomi lokal telah diterapkan di beberapa daerah seperti di Kabupaten Tegal. Manusia harus memanfaatkannya seoptimal mugkin dalam produksi guna memenuhi kesejahteraan bersama di dunia. hlm. M. sikap moral dan tingkah laku yang dirumuskan dengan baik dari pelaku-pelaku ekonomi. . yaitu untuk diri sendiri dan untuk orang lain. 73. Cit. 35 34 dimana mekanisme ini dibentuk oleh masyarakat dalam memenuhi kebutuhan-kebutuhannya. pembajakan. hlm. 1995). distribusi yang adil dari pendapatan dan kemerdekaan pribadi di dalam konteks kesejahteraan masyarakat. 30. Bila pembajakan bisa dihampuskan maka produsen akan memperoleh kenyamanan dalam berproduksi. padahal kalau kita kaji teori ekonomi yang signifikan pada dunia barat. Bila penimbunan bisa dihampuskan maka masyarakat bisa mengkonsumsi barang dengan tingkat harga yang stabil. 60 61 Taqiyuddin An-Nabhani. Teori. 2) Bila pasar tidak bisa menjamin kestabilan harga dan harga yang terjadi merugikan salah satu pihak dalam pasar tersebut— produsen atau konsumen—maka pemerintah harus ikut turut campur tangan dengan cara mengeluarkan kebijakan-kebijakan langsung yang mempengaruhi pasar dengan motif bahwa hal itu diperlukan untuk menjaga kesinambungan perniagaan dalam kehidupan masyarakat. Sebab. sehingga akan menimbulkan kenaikan harga barang secara umum atau inflasi.M. masyarakat juga akan menikmati barang yang bermutu. Perhatian yang besar untuk ini dicurahkan atas pembentukkan bathin manusia lewat iman.. 36 Strategi islam dalam mengorganisir system ekonomi mempunyai tiga segi. maupun ilmu-ilmu lainnya sesuai dengan keahlian kita masingmasing. cara berfikirnya serta menanamkan dalam dirinya pengertian moral yang kuat. pengembangan ekonomi lokal di Bandung. secara umum pengembangan ekonomi regional atau lokal pada dasarnya adalah usaha untuk penguatan daya saing ekonomi lokal untuk pengembangan ekonomi daerah dan tentunya akumulasi kegiatan tersebut akan berpengaruh besar pada pengembangan daya saing ekonomi nasional dan penguatan daya saing ekonomi nasional. islam tidak hanya bergantung pada hokum. Dan. peraturan-peraturan dan ketentuan-ketentuan khusus yang ditetapkan oleh negara. pertama. berbagai jenis sumber daya dipandang sebagai pemberian atau titipan Tuhan kepada manusia. hlm. Karena intervensi di luar kebutuhan akan meningkatkan harga. sedang system ekonomi merupakan penguraian tentang methode dan sarana untuk menciptakan kesejahteraan umat manusia pada umumnya dan ekonomi pada khususnya. Kedua. Sumedang. Barru (sulawesi) dan beberapa daerah lainnya lebih detai anda bisa lihat pada halaman pengembangan ekonomi lokal di Tegal pengembangan ekonomi lokal di Sumedang. 28. untuk merubah kecenderungannya. tetapi konsep pengembangan ekonomi lokal dan teknik impelementasinya terus berkembang.. pengembangan ekonomi lokal di Karawang.60 Pengembangan ekonomi lokal bukan lah hal yang baru. 38 Ibid. pertama kali dihasilkan oleh seorang profesor dari University of Glasgow yang bernama Adam Smith pada bukunya “An Inquiry Into The Nature and Cause Of The Wealth of Nations”. yaitu tujuan yang terperinci dan jelas. 36 Ibid. Teori dan Model Ekonomi Islam. 35 Islam mengakui kepemilikan pribadi dalam batas-batas tertentu Filsafat ekonomi meruanglingkupi tentang pendekatan menyeluruh dari suatu persoalan ekonomi. dengan menghapus praktik penimbunan barang. maka dalam Islam tidak mengambil posisi kaku dalam menggunakan sistem ekonomi— seperti pemahaman bahwa sistem ekonomi Islam harus beda dengan sistem ekonomi kapitalis dan sosialis. 37 Ibid. Op.210 Ekonomi Islam: Sejarah. Bila masyarakat bisa memenuhi kebutuhan—dan bukan keinginan semata—maka harga pasar cenderung stabil. Metwally. Ibid.M. aktualisasi keimanan seorang muslim akan terlihat di pasar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 151 Hal yang menyedihkan justru teori-teori mereka diklaim berasal dari barat.37 Prioritas daripada tujuan ekonomi islam ialah kesejahteraan ekonomi yang diikuti dengan persaudaraan sedunia dan keadilan. Husein Sawit. Buku tersebut dihasilkan pada abad ke-18. Mudah-mudahan Allah swt menjadikan kita orang yang haus akan ilmu dan menjadikan kita semua semakin dekat dan taqarrub. 27. ibadah. 3) Pemerintah bertanggung jawab dalam menindak pelaku pasar yang cenderung merusak. Op..34 Filsafat Ekonomi Islam Dalam ekonomi islam. pendidikan dan latihan akhlaq. 4) Dengan dasar bahwa pasar merupakan representasi masyarakat dalam memenuhi kebutuhannya. Karena pada dasarnya setiap masyarakat akan dapat menginterpretasikan sistem ekonomi yang mampu mensejahterakannya. baik dalam bidang ilmu ekonomi. Ketiga. yang bahkan isinya banyak terdapat kemiripan dengan buku ‘Muqaddimah’ karya Ibn Khaldun yang dihasilkan beberapa abad sebelumnya Kontribusi besar para ilmuwan ekonomi Islam inilah yang harus kita jadikan acuan untuk terus belajar dan menghasilkan karya-karya signifikan. hlm. Metwally. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. Pengantar dan Penterjemah M. bila pasar gelap dapat dihapuskan maka produsen dalam negeri tidak dirugikan. 38 Untuk mencapai keadilan ekonomi. pasar gelap dan sejenisnya. undangundang. Rasulullah saw pernah menggunakan sistem ekonomi pasar bebas dan pasar terkendali. yang dapat M. Cit.

Keberlangsungan orang tidak akan berjalan tanpa adanya kapital/harta (al-maal). 62 Hal ini dikarenakan usaha mikro dan sektor pertanian (yang banyak menyerap tenaga kerja). Teori hirarki kebutuhan ini kemudian ‘diambil’ oleh William Nassau Senior yang menyatakan bahwa kebutuhan manusia itu terdiri dari kebutuhan dasar (necessity). khususnya Abad ke 16.Backhouse. uang sebagai alat tukar. menurut Ibnu Khaldun penerapan syariah pada negara tidak akan tegak tanpa didasari oleh keadilan di bidang sosial dan ekonomi. Karena itu kebijakan bukan karena ukurannya yang kecil.63 Salah satu alternatif dalam meningkatkan produktivitas adalah melakukan modernisasi sistem usaha secara sistemik dengan program Penguatan Daya Saing UKMK dengan Platform Klaster Industri sehingga akan memberikan dampak yang lebih luas lagi dalam meningkatkan daya saing daerah dan Nasional. The Penguin History of Economic. 33 Ibid. dan rendahnya kualitas produk. Sistem ini telah berkembang dan meluas ke seluruh bumi ini. dan keadilan adalah salah satu kriteria manusia dihisab oleh Allah swt. sekunder (hajiat). 2002.30 Dari edua alasan tersebut. sangat berkembang wacana sebagai sebuah sistem yang didasarkan pada keingginan untuk mengunpulkan modal. alat untuk mengukur nilai. Bila upah dijadikan produktivitas. tapi karena produktivitasnya yang rendah. dimana peran negara sangatlah penting dalam pembangunan sosial. Cit. pemikiran. Bisnis Indonesia. rendahnya tingkat penguasaan teknologi dan kemampuan wirausaha di kalangan UKMK menjadi isu yang mengemuka saat ini. dan sebagai cadangan untuk konsumsi di masa depan. rendahnya nilai tambah. uang berfungsi sebagai cadangan untuk konsumsi masa depan. kehidupan. dimana nilainya tidak boleh berubah-ubah Ibnu Rushd menyatakan bahwa uang itu tidak boleh berubah arena dua alasan. Al Ghazali uga menyatakan tentang tujuan utama dari penerepan syariah adalah masalah religi atau agama. maka uang sebagai pengukur keadaannya tidak boleh berubah. 62 63 yang menekankan bahwa uang dapat digunakan kapan saja oleh konsumen untuk membeli keperluan hidupnya. Ibnu Rushd juga membantah Aristoteles tentang teori nilai uang. perkembangan ekonomi secara lebih luas mengakibatkan tingkat daya saing kita tertinggal dibandingkan dengan negara-negara tetangga kita seperti misalnya Malaysia. Pengembangan UKMK secara parsial selama ini tidak banyak memberikan hasil yang maksimal terhadap peningkatan kinerja UKMK. komoditi dan tenaga). 9 Agustus 2003. Loc. kebutuhan primer (darruriyyah). Masih banyak karya-karya lainnya yang dihasilkan oleh para ilmuwan muslim terhadap perkembangan ilmu ekonomi. Ibnu Khaldun menekankan. maka perubahan padanya sangatlah tidak adil. . Salah satu resources yang bisa dioptimalkan untuk kegiatan di atas adalah program pemerintah yang lebih terpadu.152 Ekonomi Islam: Sejarah. Dia pun tak berubahubah. bahwa syariah tidak akan tegak jika tidak melalui peran negara atau penguasa. maka sesungguhnya nilai nominal uang itu harus sama dengan nilai intrinsiknya. Umar Chapra. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 209 Penting pengembangan ekonomi lokal dalam konteks perkuatan tidak lepas dari kinerja nyata yang dihadapi oleh sebagian besar usaha terutama mikro. Di antara berbagai faktor penyebabnya.29 Sebelumnya. Kedua. Peningkatan produktivitas akan berdampak luas pada perbaikan kesejahteraan rakyat menggantungkan sumber kehidupannya. kecil. keturunan. 31 M. Maka. program Community Development perusahaan besar atau BUMN. persyaratan politis mengenai tingkat harga (modal. Aristoteles menyebutkan bahwa fungsi uang itu ada tiga. Diperkirakan hanya menghasilkan kurang dari 40 persen Indonesia. mempunyai produktivitas yang sangat rendah. Roger E. dan menengah di Indonesia yang paling menonjol adalah rendahnya tingkat produktivitas. maka sama seperti Allah swt yang Maha Pengukur. dan kebutuhan mewah (takhsiniyyat). Walau diakui pula bahwa menjadi lapangan kerja bagi sebagian besar pekerja di Indonesia. Ibid. Teori Pertumbuhan Ekonomi Dalam ekonomi dunia kapitalis yang ada di Eropa. Kondisi ini merefleksikan produktivitas sektor mikro dan kecil yang rendah bila di bandingkan dengan usaha yang lebih besar. Ahli lainnya adalah Ibnu Khaldun yang menghasilkan teori pengembangan dan pembangunan sosial dan ekonomi yang berdampak pada kesejahteraan. Harta didapatkan dari pembangunan yang signifikan (imarat). negara tidak akan berjalan baik tanpa adanya implementasi hukum syariah. Oleh karenanya untuk keperluan tersebut di atas kolaborasi antar berbagai pihak secara intensif Klaster indsutri. 9 Agustus 2003. dan harta kekayaan yang bersangkutan dengan masalah ekonomi.33 29 30 Bisnis Indonesia. Umer hapra menyatakan bahwa Ibnu Khaldun berhasil memberikan pencerahan pada dunia ekonomi. 32 Ibid. pertama. 32 Tokoh selanjutnya adalah Al Ghazali yang menyatakan bahwa kebutuhan hidup manusia itu terdiri dari tiga. dan polarisasi yang terus menerus meneganai kelas dan daerah (pusat/pinggir) sepanjang waktu. upah rata-rata di usaha mikro dan kecil umumnya berada dibawah upah minimum.31 Negara atau pemerintahan tidak akan berjalan baik tanpa adanya orang (khalifah). dan pembangunan tidak akan berjalan tanpa danya keadilan. dan kebutuhan tertier (luxury). yaitu: pertama. uang berfungsi sebagai alat untuk mengukur nilai. tetapi kontribusi dalam output nasional di katagorikan rendah. sekunder (decency). Teori.

bahkan masa ini berjalan hingga abad ke-13 yang ditandai dengan masa St. Tingkat kedaulatan juridisnya berbeda-beda. Tokoh lainnya yang berhasil memberikan kontribusi besar adalah Ibnu Rushd (Aveorrus). ternyata abad kegelapan yang dialami oleh dunia barat justru berbanding terbalik dengan perkembangan keilmuan pada dunia Islam. Batas-batasnya kurang lebih ditunjukkan dengan jelas. Macridis & Bernrd E. Al Ghazali. Roy C. Dia menyatakan bahwa: “Sebab naik turunnya harga di pasar bukan hanya karena adanya ketidakadilan yang disebabkan orang atau pihak tertentu. terhadap kemungkinan mereke mempengaruhi hukum nilai (law of value) yang mengarisbawahi kapitalisme. misalnya. dimana banyak para ilmuwan muslim berhasil memberikan karya-karya imiah yang signifikan. maka yang dimaksud adalah kelas-kelas dunia ekonomi ini. dalam buku ‘Perbandingan Politik’. yang kini justru secara ironi diakui sebagai teori yang berasal dari dunia barat.”28 Teori ini kalau kita kaji lebih dalam. hlm. dan menghasilkan teori-teori ekonomi yang hasilnya hingga sekarang masih relevan untuk dipelajari dan diterapkan. dan batas-batas organisasi rasional oleh kelompok untuk mengungguli batas-batas ini.65 Proses produksi dalam ekonomi dunia kapitalis dibangun di atas hubungan sentral atau antinomi: hubungan antar modal dan tenaga operasi sistem yang berjalan mempunyai pengaruh untuk meningkatkan pembatasan terhadap individu (bukan keluarga). Pada abad kegelapan tersebutlah. Schumpeter bahkan menyebutnya sebagai ‘Great Gap’. berhasil mengeluarkan teori yang dikenal dengan ‘price volatility’ atau naik turunnya harga di pasar. Baik kelompok borjuis maupun kaum proletar adalah kelas-kelas yang dibentuk dalam ekonomi dunia. Aquinas (1225-1274 M). 64 Yang lebih mencolok lagi. kelas borjuis mencerminkan persepsi diri (self perception) ini dalam arah gaya budaya “dunia”—dalam dunia konsumsi. pemaksaan agar mereka terlibat proses kerja dalam kemampuan tertentu. Brown. sixth Edition. Banyak ilmuwan muslim yang menulis. kelompok etnis/bangsa. komoditi. Jika produksi naik dan ermintaan turun. atau terjadi jurang atau jarak yang besar diantaranya. tetapi juga karena panjang singkatnya masa produksi (khalq) suatu komoditi.27 Di sisi lain. pemaksimal keuntungan untuk memupuk modal. Schumpeter. dalam bahasa dan sebagainya.208 Ekonomi Islam: Sejarah. sebagai kontributor nilai suplus atau sebagai penerima. ternyata pada saat tersebut adalah masa kegelapan dunia barat (dark age) terhadap dunia keilmuan dan sains. dimana mereka membatasi para ahli dan ilmuwan untuk menghasilkan karya ilmiah. dan masih banyak lagi. Ia menghasilkan sebuah teori dengan memperkenalkan fungsi keempat dari uang yaitu sebagai alat simpanan daya beli dari konsumen. adalah menyangkut hukum permintaan dan penawaran (supply and demand) di pasar. ‘Comparative Politics.Backhouse dalam bukunya yang memuat karya yang dihasilkan oleh Ibnu Rushd.26 Selama kurang lebih lima abad tersebut. Kekuasaan riilnya untuk mengendalikan arus model. Teori. 65 Ibid. 540. Pada saat itu pengaruh gereja (Church Father) sangatlah kental terasa. semuanya merupakan konsekuensi. Dalam dunia ekonomi kapitalis. Ibnu Taimiyyah. 64 . Pada masa tersebut adalah masa keemasan umat Islam. termasuk karya di bidang ekonomi. Bila diteliti lebih dalam. Semua struktur ini terjadi setelkah kapitalisme. dalam mengejar kepentingan kelasnnya. 66 Ibid. Bahkan seseorang dapat dianggap membelot dari ajaran Tuhan bila bertentangan dengannya. Roger E. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 153 terjadi di dunia. dan hukuman mati pun akan diberikan padanya. 66 A. sangat sedikit sekali ditemukan pemikiran dan teori ekonomi yg signifikan dihasilkan. Batasbatas dan penetuan hak-hak formal mereka telah dibatasi dengan semakin jelas (yang berpuncak di dalam struktur hukum internasional Amerika Serikat kontemporer). Ibnu Khaldun. sebaliknya jika produksi turun dan permintaan naik. berkisar mulai dari menyeluruh sampai dengan nol. berusaha melibatkan diri dalam aktivitas ekonomi karena ia merasa cocok tanpa kendala-kendala lokasi geografisatau pertimbangan politik lainnya. Hal yang menarik adalah setelah akhir masa keemasan Graceo Roma di abad ke-8 Masehi. yaitu kaum proletar. Modalitas dan batas kelompok dalam struktur negara juga semakin dibatasi (dalam arti batas-batas hukum diberikan kepada tekanan tersebut. Immanuel Wallerstein “Ketergantungan Ekonomi Dunia Kapitalis”. History of Economic Analysis. maka harga di pasar akan naik. dunia barat mengalami kemunduran di bidang keilmuan. 26 27 Perkembangan ekonomi dunia kapitalis melibatkan penciptaan semua institusi utama dunia modern: kelas. meneliti. Ibid. Kelas borjuis. 28 Ibid. (Jakarta: Erlangga. bukan penyebab kapitalisme. 1992). apalagi kalau kita berbicara kelas yang objektif. Judul Aslinya. Dan selanjutnya. negara adalah suatu institusi yang eksistensinya ditentukan oleh hubungannya dengan “negara-negara” lainnya. Ibnu Rushd. dan tenaga kerja di seluruh wilayahnya adalah kurang lebih besar. rumah tangga – dan “negara”. 1954. tidak begitu banyak teori dan karya ekonomi yg dihasilkan oleh para pemikir di dunia barat. Dan kelompok nilai surplus yang dirampas dari mereka. salah satunya dalam perkembangan dunia ilmu ekonomi. Beberapa ilmuwan muslim yang berhasil dan menghasilkan karya fenomenal pada teori ekonomi diantaranya adalah Ibnu Taimiyyah. maka harga di pasar akan turun.

Dan untuk ini juga. ada lima ketentuan baru yang akan mengatur perjalanan pasar modal syariah. Yaitu pengembangan produk reksadana yang bersifat hibrid 67 68 serta mengikuti tindakan Ibnu Mas'ud dan Mu'awiyah yang telah memotong sebesar tertentu. (Jakarta: Bangkit Daya Insana. kerja. yaitu modal. sebagai rujukan atau pedomannya. Pemikiran Ilmuwan tentang Ekonomi Islam A. juga sesuai dengan apa yang diterapkan oleh khalifah Umar bin Abdul Aziz. agar irama kemajuan pasar modal Syariah Indonesia dapat menimba masukan-masukan yang ada sesuai dengan perkembangan dunia pasar saham Internasional. dan hak orang yang lemah. hlm. Sedang yang lebih tepat diqiaskan kepada pendapatan hasil pertanian adalah pendapatan dari gedung-gedung. Dan itu ada lembaga tersendiri. 3) Indeks syariah yang akan menjadi pedoman penyususnan emiten-emiten yang layak masuk syariah. seperti Rasyid Husain dan Dow Jones Islamic Market Index. 69 Ibid. Pengantar dan Penterjemah M.67 Tepat pada tanggal 14 Maret 2003. Husein Sawit. yang sudah memuat 30 emiten yang dikategori sesuai syariah dan layak dijadikan investasi bagi investor muslim. dia mengakui industri pasar modal syariah di Indonesia masih memprihatinkan dan mencemaskan. pabrik-pabrik. Dan ini harus secepatnya melaksnakan terobosanterobosan yang kongkrit dan pengembangan instrumen berbasiskan syariah.68 Dalam gerak langkahnya. Di Jakarta. Dimana membahas kedudukan DSN dan Bapepam dalam kaitannay dengan pengembangan pasar modal syaraiah. yang berisikan tentang pondasi dan pemikiran dasar ilmu ekonomi dan perkembangannya. Regulasi ini akan menjadi rujukan bagi emiten baru yang berkehendak dicatat dalam daftar saham syariah. dari gaji para tentara dan para penerima gaji lainnya langsung di dalam kantor pembayaran gaji. dan sejenisnya berupa modal-modal yang memberikan penghasilan sedangkan modal tersebut tetap utuh. Hadirnya Pasar Modal Syariah akan menjadi tonggak sejarah baru. Pengqiasan penghasilan kepada pemberian atau gaji yang diberikan oleh khalifah kepada tentara itu lebih kuat dari pengqiasannya kepada hasil pertanian. Termasuk yang terbesar di dunia. 4) Instrumen obligasi syariah. Bapepam mengharapakan pengembangan pasar modal syariah dapat mengirimkan delegasinya untuk mengahdiri acaraacara yang digelarkan Internasional Organization Securities Commission (IOSC). seperti halnya saat Bank Muamalat di Indonesia pertama kali diperkenalkan. pembersihan jiwa. Bahkan sebagian orang-orang sosialis lebih ekstrim lagi. kalau di luar negeri. pasar modal syariah diresmikan oleh Menkeu Boediono. Sebagimana negara-negara maju telah merintiskan pengembangan instrumen syraiah di pasar modal dengan munculnya Dow Jones Islamic Index (DJIM). jika dibandingkan dengan populasi muslim di atas 200 juta jiwa lebih. 5) Reksadana syariah. dan sekaligus anggota DSN. Metwally. Dan karena sumber pendapatan pada pokoknya tidak keluar dari tiga hal. Sekurang-kuranganya menurut pakar ekonomi syariat Indonesia. Teori.25 Namun pandangan Islam mengenai zakat adalah bahwa zakat merupakan lambang pensyukuran nikmat. 14 Maret 2003 M. Luthfi Hamidi. Yang sudah ada obligasi syariah mudharabah. Meski demikian.cit. orang-orang yang memperoleh pendapatan dari sumber yang lemah. dan gabungan antara modal dan kerja.154 Ekonomi Islam: Sejarah. ada Jakarta Islamic Index (JII). Dan mulailah dipublikasi list of Islamic stock (daftar saham yang masuk kategori syariah). berupa zakat. 268. Ia menjelaskan sejarah perkembangan ekonomi yang Ibid. 25 24 Kompas. sehingga meluncurlah produk baru ke pasar modal syariah. Pandangan itu menegaskan bahwa zakat wajib dipungut dari hasil kerja sebagaimana juga wujud dipungut dari pendapatan-pendapatan yang lain. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 207 Bisnis Saham Pasar modal syariah baru saja dimunculkan pertengahan Maret 2003 dan penandatangan antara Dewan Syariah Nasional (DSN) dan Badan Pengawasan Pasar Modal (Bapepam) yang isinya mengukuhkan DSN sebagai otoritas yang mengawasi aspek syariah pasar modal. . Inilah yang diterapkan oleh sistem perpajakan modern yang oleh para ahli moneter dihimbau agar keadilan diterapkan melalui penetapan pajak berdasarkan kuat atau lemahnya sumber pendapatan tersebut sehingga salah satu ciri penting kepribadian pajak pendapatan adalah perhitungan atas sumber pendapatan tersebut. maka ketentuan dalam dunia perpajakan adalah bahwa besar pajak pendapatan atas modal tetap atau yang berkembang mempunyai urutan lebih tinggi daripada besar pajak yang dikenakan atas penghasilan dari kerja. M.24 Ini berarti bahwa besar zakat pendapatan kerja lebih ringan dari besar zakat pendapatan modal atau modal kerja. 266-68. sedangkan kerja merupakan sumber yang paling tidak stabil. Adiwarman Karim69. 1995). pembersihan harta. yaitu: 1)Menyangkut kebijakan umum. obligasi syariah mengunakana skim ijarah. 2) Proses emisi saham syariah. Mereka menegaskan bahwa perhatian terhadap sumber pendapatan seharusnya menyebabkan pajak yang ditetapkan dapat mengurangi beban pajak. yang menghimbau agar penghasilan dari kerja dapat dibebaskan dari segala macam pajak untuk mendorong kerja tersebut. Schumpeter dalam bukunya yang berjudul History of Economic Analysis. Karena modal merupakan sumber yang lebih stabil dan mantap. loc. khususnya dalam rangka pengembangan industri jasa keungan bernuasa Islami.M. hlm. Teori dan Model Ekonomi Islam. hak masyarakat. meskipun besar zakat masing-masing berbeda-beda. dan pemberian hak Allah. dan itu berarti berperan aktif mewujudkan keadilan dalam distribusi pendapatan.

Abu Said. riwayat Atha bin Yasar. Oleh karena itu Rasulullah meyadari akan kesulitan-kesulitan dan kelemahan-kelemahan sistem pertukaran ini. uang harus dikaitkan dengan kegiata ekonomi dasar (primary economic activities) baik secara langsung melalui transaksi atau secara tidak langsung melalui penyertaan modal guna melakukan salahsatu atau seluruh kegiatan usaha. Klasifikasinya itu dapat diterima. baik harta penghasilan maupun yang harta yang bermasa tempo. Sedangkan saham bisa memberikan hasil yang lebih tinggi.74 Dalam konsep Islam tidak dikenal money demand for speculation. hlm. Teori. Produk hibrid syariah itu mencoba mengabungkan produk yang memberikan pendapatan tetap. Dalam pandangan Islam uang adalah flow concept. maka besar zakat yang wajib dikeluarkan adalah seperempat puluh. lalu beliau ingin menggantinya dengan dengan sistem pertukaran melalui uang. 22 Ibid. Uang adalah milik masyarakat sehingga menimbun uang di bawah bantal (tidak produktif) dilarang. Tampaknya beliau melarang bentuk pertukaran seperti ini karena ada unsur riba di dalamnya”.72 Sistem pertukaran zaman dahulu ialah barter (bai’al muqayyadah). yaitu: fixer income (obligasi). bukan sebagai barang dagangan (komoditas). 16. maka kita setelah mengadakan penelitian dan pengkajian. maka zakatnya diambil dari pendapatan tersebut sebesar sepersepuluh. 47. 21 (campuran). untuk itu dianjurkan sebaiknya menggunakan uang.70 Produk obligasi memberikan keuntungan yang sifatnya tetap. bank Islam juga memerlukan akses ke pasar uang (money market). 74 Al Hadits. hotel. 72 Zainul Arifin. Op. Dasar-Dasar Manajemen Bank Syariah. mobil. mutual fund (reksadana).23 Yang kita maksudkan dengan modal disini adalah modal yang dikembangkan di luar sektor perdagangan. 2005). Islamic Culture Centre. dan jika tidak mungkin diketahui pendapatan bersih seperti berbagai macam gedung dan sejenisnya. dan pada masa Rasulullah telah dipandang sebagai suatu sistem yang sangat lemah. Umar Chapra. cit.22 Diatas kita sudah bertemu dengan pendapat Abu Zahrah dan temantemannya mengenai zakat gedung dan pabrik bahwa bila mungkin diketahui pendapatan bersih setelah dikeluarkan ongkos-ongkos dan biaya-biaya. 73. sesuai dengan keumuman nash yang mewajibkan zakat uang sebanyak seperempat puluh. Doktrin Ekonomi Islam. Op. hlm. gajinya umpamanya pada bulan Safar atau Rabiul Awal atau bulan-bulan sesudahnya dan ia sudah mengeluarkan zakatnya pada waktu menerimanya. 23 Yusuf Qardhawi. Zainul Arifin. Untuk keperlua itu maka diperluka instrumen-instumen likuiditas. tentu saja dengan reseiko yang tinggi pula. sehingga kita tidak mempersukar diri sendiri sedangkan Allah telah menegakkan syariat-Nya atas dasar kemudahan. 71 70 . sehingga harus selalu berputar dalam perekonomian. 73 Fazlur Rahman.. gedung. Sedangkan modal yang tersebar dalam sektor perdagangan maka zakatnya diambil dari modal beserta keuntungannya sebesar seperempat puluh. maka ia tidak waJib lagi mengeluarkan zakatnya sekali lagi pada akhir tempo bersama dengan kekayaannya yang lain itu. sebagaimana sudah dijelaskan dalam pembahasan mengenai hal itu. 75 Zainul Arifin. The Economic System of Islam. karena spekulasi tidak diperbolehkan.. hlm. equity (saham). Abu Hurairah. (Jakarta: Pustaka Alvabet. Tetapi pendapatan yang diperoleh dari pekerjaan saja seperti pendapatan pegawai dan golongan profesi yang mereka peroleh dari pekerjaan mereka. hlm.206 Ekonomi Islam: Sejarah. 1995). maka zakatnya diambil dari pendapatan bersih sebesar sepersepuluh. hutang. tetapi mengeluarkan zakat dari penghasilan tersebut atau sisanya pada masa tempo kedua. tapi dengan tingkat gain yang lebih rendah. (London: 1970). Yang diupayakan dapat diklarifikasi dalam empat golongan. Cit. berdasarkan qias kepada penghasilan dari hasil pertanian yang diairi tanpa ongkos tambahan. Oleh karena itu beliau menekankan kepada para sahabat untuk menggunakan uang dalam transaksitransaksi mereka. 71 Untuk menghasilkan keuntungan. kebutuhankebutuhan pokok dan lain-lainnya dikeluarkan. 16. seperti keadaan dalam perusahaan industri. karena hal itu berarti megurangi jumlah uang yang beredar. op. percetakan. berupa surat berharga yag berasal dari Ibid. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 155 penghasilan. Penerjemah Soeroyo dan Nastangin. Bursa Efek (Bisnis Mata Uang) Pada dasarnya Islam memandang uang hanya sebagai alat tukar. kapal terbang dan sebangsanya-besar zakatnya adalah sepersepuluh dari pendapatan bersih setelah biaya. dan Abu Said Al Hudri. Cit. tetapi pada saat yang sama juga bisa memberikan bagi hasil yang tinggi. dan sesuai dengan kaedah Islam yang menegaskan bahwa kesukaran dapat meringankan besar kewajiban Lihat M. (Yogyakarta: Dana Bhakti Wakaf. dan asset securitization (sekuritisasi aset).75 Untuk memenuhi kebutuha likuiditas.21 Besar Zakat Penghasilan dan Sejenisnya Berapakah besar zakat yang ditetapkan atas berbagai macam penghasilan dan pendapatan? Masalah yang diundang oleh Muhammad Ghazali agar para ulama dan ilmuwan bekerjasama membahasnya. 73 Rasulullah bersabda: “ternyata Rasulullah tidak menyetujui transaksi-transaksi dengan sistem berter. sampai pada satu pendapat yang kita paparkan sebagai berikut: Penghasilan yang diperoleh dari modal saja atau dari modal kerja seperti penghasilan pabrik.

Piranti keuangan itu dapat dibentuk melalui sekuritisasi aktiva / proyek aktiva (assets securitization) yang merupakan bukti penyertaan. penghasilan. Dengan aktifnya pasar uang berbasis syariah maka perbankan Islam maka perbankan Islam dapat melaksanakan fungsinya secara penuh. bahwa biaya harus dikeluarkan terlebih dahulu baru zakat dikeluarkan zakatnya dari sisa.80 dipungut berdasar pendapat Makhul yaitu bahwa kekayaan yang sudah sampai bulan pengeluaran zakat harus dikeluarkan zakatnya. pasar uang adalah pasar di mana diperdagangkan surat-surat berharga jangka pendek. hlm. tidak wajib zakat. tapi tanpa adanya voting right. Op.20 Berdasarkan hal itu maka sisa gaji dan pendapatan setahun wajib zakat bila mencapai nisab uang. yang meliputi modal tetap (fixed capital) dengan hak mengelola. dan bila ia tidak mempunyai harta lain. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 205 sekuritisasi aset. kekayaan yang harus dibelanjakan untuk nafkah sendiri dan tanggungannya tidak diambil zakatnya. Dalam ekonomi Islam. hlm. 171. Pengambilan dari pendapatan atau gaji bersih dimaksudkan supaya hutang bisa dibayar bila ada dan biaya hidup terendah seseorang dan yang menjadi tanggungannya bisa dikeluarkan karena biaya terendah kehidupan seseorang merupakan kebutuhan pokok seseorang. baik dalam bentuk penyertaan musyarakah (management share). Inc. Teori. Bila seseorang sudah mengeluarkan zakat gaji. sedangkan zakat diwajibkan atas jumlah senisab yang sudah melebihi kebutuhan pokok sebagaimana telah kita tegaskan di atas. berbasis pada sistem bunga. maka perbankan Islam menghadapi kendala karena tidak diperbolehkan untuk menjadi bagian dari aktiva atau pasiva yang berbasis bunga. Op. semua jeni riba adalah haram. Cit. 80 Ibid. Rodriguez. Juga harus dikeluarkan biaya dan ongkos-ongkos untuk melakukan pekerjaan tersebut. maka tidak wajib zakat lagi pada waktu masa tempo tahunnya sampai. Cit. maka kita menegaskan pula bahwa zakat tersebut hanya diambil dari pendapatan bersih.156 Ekonomi Islam: Sejarah. Pemilihan pendapat yang lebih kuat diatas berarti memberikan keringanann kepada orang-orang yang mempunyai gaji kecil yang tidak cukup senisab dan kepada mereka yang menerima gaji kecil pada waktu-waktu tertentu yang per satu kali waktu tidak cukup senisab. hlm. sedangkan gaji dan upah setahun yang tidak mencapai nisab uang – setelah biaya-biaya diatas dikeluarkan misalnya gaji pekerja-pekerja dan pegawai-pegawai kecil. A Guide to Foreign Currency Operations. yang terkait dengan perdagangan. upah. Masalah ini berdampak negatif bagi pengelolaan likuiditas maupun pengelolaan investasi jangka panjang.79 Instrumen Pasar Uang Syari’ah Untuk menciptakan pasar uang yang bermanfaat bagi perbankan Islam harus diciptakan instrumen pasar uang yang berbasis syariah.. sedangkan penghasilan yang tidak mencapai nisab. 77 76 Ibid. Ibid. Foregn Exchange Market. .. kecuali saham. Kita berikan contoh tentang itu bahwa seseorang mempunyai kekayaan yang dikeluarkan zakatnya setiap tahun pada awal bulan Muharram. 4. Sebagai konsekwensi.76Dalam praktik pasar uang konvensional. ia harus mengeluarkan zakatnya pada waktu tertentu. sedang pasar valuta asig (foreign exchange market) adalah pasar di mana diperdagangkan surat-surat berharga dalam suatu mata uang dengan melibatkan mata uang lain. 79 Zainul Arifin.19 Pengeluaran Zakat Pendapatan dan Gaji Bersih Setelah kita menegaskan pendapat yang terpilih tentang kewajiban zakat atas gaji. maka bank Islam hanya memusatkan pada portofolio mereka pada aktiva jangka pendek. atau sejenisnya pada waktu menerimanya. tidak wajib zakat sampai mencapai nisab bersama dengan kekayaan lain yang harus dikeluarkan zakatnya pada waktu itu dan masa sampainya dimulai dari saat tersebut. bila ia tidak kuatir penghasilannya itu akan terbelanjakan olehnya sebelum temponya sendiri jatuh. hlm. dan sejenisnya. McGraw-Hill. mengawasi dan hak suara dalam pengambilan keputusan (voting right) maupun dalam bentuk penyertaan mudharabah (participation share) yang mewakili modal kerja (variable capital). dengan hak atas modal dan keuntungan dari modal tersebut. Karena itulah kita menegaskan dalam pembahasan mengenai harta penghasilan bahwa bila seseorang mempunyai penghasilan itu maka ia harus menangguhkan pengeluaran zakatnya sampai bersamaan dengan pengeluaran zakat kekayaannya yang lain yang sudah jatuh tempo zakatnya. dan berlawan dengan keperluan investasi dan pembangunan ekonomi. tidak saja dalam memfasilitasi perdagangan jangka pendek tapi juga berperan mendukung investasi jangka panjang. Yusuf Qardhawi.. Perbedaan pokok antara lembaga keuangan syariah dan lembaga keuangan konvensional adalah terletak pada faktor riba. sehingga tidak terjadi kewajiban mengeluarkan zakat dua kali pada satu kekayaan dalam satu tahun. 169. Uang atau uang kuasi tidak lain adalah surat berharga yang mewakili uang di mana seseorang (atau perusahaan) mempunyai kewajiban kepada orang (atau perusahaan) lain. Itu adalah pendapat 'Atha dan lain-lain.78 Karena surat-surat berharga yang ada di pasar keuangan konvensioal. 1977. 78 Heinz Riehl and Rita M.77 Artikel-artikel yang diperdagangkan di pasar uang adalah uang (money) dan uang kuasi (near money). berdasarkan pada pengqiasannya kepada hasil bumi dan kurma serta sejenisnya. 173. bila ia memperoleh 19 20 Ibid.

Dan juga sekalipun ia membelanjakan penghasilannya itu. tetapi bila ia kuatir penghasilan itu akan terbelanjakan olehnya. resiko yang rendah (low risk). Ini berarti bahwa bila seseorang mempunyai harta yang sebelumnya harus dikeluarkan zakatnya dan mempunyai masa tahun tertentu maka hendaknya ia mengundurkan pengeluaran zakat penghasilannya itu bersamaan dengan hartanya yang lain. diselenggarakan di Jakarta pada 3031 Juli 1997. sederhana (simple). Dalam pasar valuta asing juga diperdagangkan surat-surat berharga jangka pendek. telah menggunakan dinar dan dirham sebagai alat tukar. dan tidak memberikan keistimewaan kepada orang yang tidak mempunyai uang seperti itu. . maka zakatnya tetap menjadi tanggungjawabnya. Bila dalam perdagangan valuta asing mengikuti pola perdagangan valuta asing Saleh Kamil. Cit. Peluang dan Tantangannya di Indonesia. Kebutuhan valuta asing selain untuk kebutuhan perdagangan ekport dan import. maka ia hendaknya mengeluarkan zakat uang penjualan tersebut bersamaan dengan hartanya yang lain tersebut. Op. Akan tetapi surat berharga yang diperdagangkan tidak dalam mata uang yang sama. Yaitu membolehkan orang-orang yang pertama tadi membelanjakan penghasilannya tanpa mengeluarkan zakat kecuali bila masih bersisa sampai bulan tertentu yang dikeluarkan zakatnya bersamaan dengan kekayaannya yang lain. telah membolehkan diperdagangkannya Reksadana yang berisi surat-surat berharga dari perusahaan-perusahaan yang produk maupun operasinya tidak bertentangan dengan Islam. Op. 81 Yusuf Qardhawi.204 Ekonomi Islam: Sejarah. 173. “The Importance of Assets and Debts Securitization in Creating Dynamic Islamic Banking Environment”. 83 Namun pertukaran pada masa sekarang sangat jauh berbeda dengan pertukaran yang terjadi pada masa lampau. maka ia harus mengeluarkan zakatnya segera. lalu lintas orang dan perdagangan dari satu negara ke negara lain tidak terlalu dipengaruhi oleh faktor politik dan ekonomi seperti pada masa sekarang. paper presented to Labuan International Summit on Islamic Financial and Investment Instrument. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 157 hendaknya ia mengeluarkan zakatnya bersamaan dengan kekayaannya yang lain-lain. Dari sejak dahulu lalu lintas perdagangan antar negara termasuk di masa Rasulullah telah berlangsung. Pendapat itu dengan demikian memberikan keistimewaan kepada orangorang yang mempunyai uang yang harus dikeluarkan zakatnya pada bulan tertentu itu. Tetapi bila ia tidak harus mengeluarkan zakat pada bulan tertentu kemudian ia memperoleh uang. hlm. karena itulah perlu adanya pasar valuta asing.82 Oleh karena itu setiap instrmen keuangan harus memenuhi bebrapa syarat. Fatwa Ulama pada simposisum yang disponsori Dallah al Baraka Group pada november 1984 di Tunisia. menyatakan “adalah dibolehkan menjual bagian modal dari setiap modal dari setiap perusahaan di mana manajemen perusahaan tetap berada di tangan pemilik nama dagang (owner trade mark) yang telah terdaftar secara legal. Islam sebelum memiliki mata uang yang resmi. maka uang itu tidak wajib zakat. 82 Zainul Arifin. Cit. kecuali bila ia mempunyai bulan tertentu untuk mengeluarkan zakat. hlm.. karena dinar dan dirham terbuat dari emas dan perak. Disamping itu. dimana hal itu merupakan mata uang milik Romawi dan Persia. yang wajib zakat hanya uang yang sudah datang bulan untuk mengeluarkan zakatnya itu. Lalu lintas perdagangan yang menggunakan dinar dan dirham pada masa itu tidak menjadi masalah. maka ia harus mengeluarkan zakatnya pada waktu uang tadi diperoleh. Teori. sebagaimana yang dikatakan Zuhri dan Auza'i. zakatnya 17 18 Mekanisme Operasi Pasar Uang Syariah Teknis perdagangan surat-surat berharga berbasis syariah harus berada dalam batas toleransi dan ketentuan-ketentuan yang digariskan syariah. Op. diantaranya: pendapatan yang baik (good return). juga dalam masa sekarang bepergian ke Luar Negeri membutuhkan uang yang berlaku di negara tujuan. tanpa hak pengawasan atas manajemen atau pembagian asset kecuali untuk menjual bagian saham yang mewakili kepentingannya”. 81 Lokar Karya tentang Reksadana Syariah. baik dengan mengeluarkan zakatnya begitu diterima ini khususnya bagi mereka yang tidak mempunyai kekayaan lain yang bermasa wajib zakat tertentu ataupun dengan mengundurkan pengeluaran zakat sampai batas setahun bersamaan dengan kekayaannya yang lain bila ia tidak kuatir akan membelanjakannya. kecuali bila ia kuatir penghasilannya itu terbelanjakan sebelum datang masa tahunnya tersebut yang dalam hal ini ia hendaknya segera mengeluarkan zakatnya. Kesimpulannya: memberikan keringanan kepada orang yang mempunyai kekayaan lain dan memberi beban berat kepada orang yang tidak mempunyai kekayaan selain penghasilannya tersebut. Cit. Jejak perdagangan semacam ini telah banyak dijumpai dalam sejarah.. Hal serupa atau dekat dengan pendapat tersebut adalah pendapat Auza'i tentang seseorang yang menjual hambanya atau rumahnya bahwa ia wajib mengeluarkan zakat sesudah menerima uang penjualan ditangannya. di mana dinar dan dirham berlaku di negara manapun pada masa itu. Labuan. 179. 16-18 Juni 1997. sedangkan mereka yang tidak mempunyai kekayaan lain harus mengeluarkan zakat penghasilannya pada waktu menerima penghasilan tersebut. Muhammad Nejatullah Siddiqi.17 2) Makhul berpendapat bahwa bila seseorang harus mengeluarkan zakat ada bulan tertentu kemudian memperoleh uang tetapi kemudian dibelanjakannya. mudah dicairkan (redeemable).18 Dalam masalah ini yang lebih kuat adalah pendapat bahwa penghasilan yang mencapai nisab wajib diambil zakatnya. Malaysia. Pembeli hanya mempunyai hak atas bagian modal dan keuntungan tunai atas odal tersebut. dan fleksibel. 83 Ibid. Dengan demikian pertukaran uang sangat dibutuhkan. dan bila tidak mencapai nisab.

riwayat Abu Bakar. meskipun dibayarkan perbulan karena kebutuhan pegawai yang mendesak. bahwa hasil yang diperoleh dari waktu ke waktu yang tidak pernah terputus ditengah akan lengkap-melengkapi untuk mencapai nisab. dapat membantu kita dalam menetapkan kebijaksanaan wajib zakat atas penghasilan pegawai dan golongan profesi tersebut. Banyak pemegang deposito bank-bank Islam yang menyelenggarakan lebih dari satu rekening termasuk deposito bank jenis konvensional. Karena di dunia Islam sebagian besar transaksi dilakukan dengan 84 85 membebaskan kebanyakan golongan profesi yang menerima gaji beberapa kali pembayaran dan jarang sekali cukup nisab dari kewajiban zakat. Harga atas pertukaran itu dapat ditentukan berdasarkan kesepakatan antara penjual dan pembeli. sedangkan bila seluruh gaji itu dari satu waktu itu dikumpulkan akan cukup senisab bahkan akan mencapai beberapa nisab. diriwayatkan mempunyai dua cara dalam mengeluarkan zakatnya:16 1) Az-Zuhri berpendapat bahwa bila seseorang memperoleh penghasilan dan ingin membelanjakannya sebelum bulan wajib zakatnya datang. maka hasil seluruhnya dikumpulkan untuk mencapai satu nisab. namun nasabah berhak mencabut rekeningnya dengan segera. maka hendaknya ia segera mengeluarkan zakat itu terlebih dahulu dari membelanjakannya. Dalam transaski berjangka harus dilakukan dengan pihak-pihak yang mampu menyediakan valuta asing yang dipertukarkan. Zainul Arifin. Namun mereka dapat menggunakan buku induknya untuk menarik uang dari cabang-cabang bank Islam yang bersangkutan atau dari beberapa bank Islam lainnya. maka sebagai solusi dalam persoalan ini.a. di mana masing-masing pihak harus menerima masing-masingmata uang pada saat yang bersamaan. Para nasabah memanfaatkan rekening semacam ini untuk pembayaran transaksi rutin. Yusuf Qardhawi. bukan dalam rangka spekulasi untuk mendapatkan kelebihan dari selisih valuta asing. op. yaitu transaksi perdagangan barang dan jasa antar negara. dan bila tidak ingin membelanjakannya maka 15 16 Al Hadits. hlm. yang tidak menghasilkan bunga uang ataupun imbalan lain-nya. Oleh karena itu dalam aplikasinya pertukaran harus dilakukan secara tunai (bai’ naqd). karena kedua penghasilan tersebut adalah buah-buahan yang dihasilkan dalam satu tahun. Op. . jika pendapatan bersih setahun itu mencapai satu nisab. Dan prinsip menjual barang yang tidak dikuasai secara mutlak adalah tidak dibenarkan dalam transaksi valutas asing ini.85 Investasi Berjangka (Deposito) Pembayaran kepada pemegang deposito (investasi berjangka) di bank Islam juga berdasarkan pada asas "mudarabah" atau bagi hasil.158 Ekonomi Islam: Sejarah. Cara Pengeluaran Zakat Harta Penghasilan Ulama-ulama salaf yang berpendapat bahwa harta penghasilan wajib zakat. begitu juga menurut pandangan ahli perpajakan modern. sama halnya dengan jagung yang berbuah dua kali. Begitu juga halnya kebanyakan para pegawai dan pekerja. perdagangan valuta asing dapat diqiyaskan kepada emas dan perak. Juga harus dihindari jual beli bersyarat.86 Dari Rekening Lancar Tidak Diperoleh Imbalan Bank-bank Islam memperkenalkan penggunaan rekening lancar (current account).84 Aktivitas perdagangan valuta asing harus benar-benar terbebas dari ribda dan gharar. namun karena bank-bank Islam tidak ikut serta dalam peraturan clearing bank-bank komersial konvensional. 182. Mazhab Hanbali berpendapat bahwa hasil bermacam-macam jenis tanaman dan buah-buahan selama satu tahun penuh dikumpulkan jadi satu untuk mencapai nisab. Berdasarkan hal itulah zakat penghasilan bersih seorang pegawai dan golongan profesi dapat diambil dari dalam setahun penuh. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 203 konvensional sudah dapat dipastikan tidak akan lepas dai faktor bunga. Ibid. Kita menemukan ulama-ulama fikih yang berpendapat seperti itu dalam kasus nisab pertambangan. sama halnya dengan syarat-syarat bagi nasabah pengguna dana bank. Motif pertukaran adalah dalam rangka menukung transaski komersial. Rasulullah bersabda: “Jangan menukarkan emas dengan emas dan perak dengan perak dengan kuantitas yang sama. cit. Fakta adalah bahwa para pemerintahan mengatur gaji pegawainya berdasarkan ukuran tahun. Teori. Muhammad Nejatullah Siddiqi. Jika buahbuahan tersebut menghasilkan dua kali dalam setahun. Semoga pendapat-pendapat sebagian ulama fikih yang menegaskan bahwa harta penghasilan wajib zakat dan cara mengeluarkan zakatnya seperti yang diterangkan mereka.. Disini timbul kemungkinan yang kedua. tapi tukarlah emas dengan perak menurut yang kamu sukai”. yaitu mengumpulkan gaji atau penghasilan yang diterima berkalikali itu dalam waktu tertentu. Cit. 86 Ibid. Para ulama fikih itu juga berbeda pendapat tentang penyatuan hasil tanaman dan buah-buahan antara satu dengan yang lain dalam satu tahun. maka mereka tidak diberi buku cek. di mana (misalnya) A setuju membeli barang dari B. r. Oleh karena itulah ketentuan setahun diberlakukan dalam zakat. sekalipun tempat tanaman tidak satu dan menghasilkan dua kali dalam satu tahun. dengan syarat B membelinya kembali pada masa tertentu. Karena bank Islam sebagai lembaga keuangan yang turut serta dalam memfasilitasi perdagangan internasional. Kedua.15 Atas dasar ini dapat kita katakan bahwa satu tahun merupakan satu kesatuan menurut pandangan pembuat syariat.

Ini adalah pendapat yang benar. atau pendapatan yang diterima. dengan tingkat imbalan yang lebih tinggi bagi deposito dengan jangka pemberitahuan lebih lama untuk penarikan dananya. Ini bukanlah tujuan pihak pemrakarsa gerakan bank-bank Islarn. Tetapi bagaimanapun juga. Dengan demikian penghasilan yang mencapai nisab seperti gaji yang tinggi dan honorarium yang besar para pegawai dan karyawan. kadang-kadang pada saat-saat tertentu seperti advokat dan kontraktor serta penjahit atau sebangsanya. Terdapat juga bermacamnnacam deposito berjangka seperti yang terdapat pada koperasi pembangunan rumah di Inggris. serta pembayaran-pembayaran yang besar kepada para golongan profesi. Op. Yusuf Qardhawi. Besar itu sama dengan dua puluh misqal hasil pertanian yang disebutkan oleh banyak hadis.Kemungkinan ini dapat dibenarkan. maka kehadiran bank Islam disambut dengan gembira. gaji. Ibid. . Banyak orang memperoleh gaji dan pendapatan dalam bentuk uang. khususnya untuk bisnis di luar negeri. dan kebanyakan pegawai menerlma gaji mereka setiap bulan.89 Sesungguhnya banyak nasabah bank menitipkan dana pada bank-bank Islam di samping bank-bank komersial jenis konvensional. Karena itu bank-bank Islam dipandang sebagai pelengkap bank-bank konvesional. siapa yang mempunyai pendapatan yang mencapai lima wasaq (50 kail Mesir) atau 653 kg.90 87 88 Al Hadits.202 Ekonomi Islam: Sejarah.87 Dari Deposito Berjangka Diperoleh Laba Dari rekening mudarabah para investor bank memperoleh laba bank namun jika ia hendak mencabut rekening. Pendapatnya akan bervariasi sesuai dengan variasi laba bank bersangkutan. wajib dikenakan zakat. Teori. dan mereka hanya memelihara rekening lancar pada lembaga-lembaga itu. Ini lebih mendekati kesamaan dan keadilan sosial. namun karena bank-bank Islam itu memelihara portfolio investasi yangluas. Tetapi bila kita harus menetapkan nisab untuk setiap kali upah. Tetapi menurut ketentuan wajib zakat atau penghasilan itu bila masih bersisa di akhir tahun dan cukup senisab. Siapa yang memiliki pendapatan tidak kurang dari pendapatan seorang petani yang wajib mengeluarkan zakat maka orang itu wajib mengeluarkan zakatnya. karena mereka bermaksud untuk membina lembaga-lembaga yang dapat menyediakan bermacam-macam jasa bank sebagai pengganti jasa yang disediakan oleh bank-bank konvensional. sehingga mengurangi risiko para pemegang deposito. lalu bagaimana kita menentukan penghasilan mereka itu? Disini kita bertemu dengan dua kemungkinan: Pertama. sedangkan yang tidak mencapai nisab tidak terkena. Yang paling penting dari besar nisab tersebut adalah bahwa nisab uang diukur dari nisab tersebut yang telah kita tetapkan sebesar nilai 85 gram emas.88 Membuka Rekening Pada Bank Islam Merupakan Kewajiban Moral Banyak orang Islam yang menganggap bahwa membuka rekening pada bank Islam adalah suatu kewajiban. Memberlakukan nisab dalam setiap jumlah pendapatan atau penghasilan yang diterima. sebagian pekerja menerima upah mereka setiap minggu atau dua minggu. Ibid. Cit. Disamping itu juga merupakan realisasi pendapat sahabat dan para ulama fikih yang mengatakan bahwa penghasilan wajib zakatnya pada saat diterima bila mencapai nisab. maka berapakah besar nisab dalam kasus ini?13 Muhammad Ghazali dalam diskusi di atas cenderung untuk mengukurnya menurut ukuran tanaman dan buah-buahan. ia harus memperhatikan jangka pemberitahuannya. berarti kita 13 14 pembayaran tunai maka tidak adanya fasilitas buku cek. maka yang paling baik adalah menetapkan nisab gaji itu berdasarkan nisab uang. 89 Saleh Kamil. dan bukan sebagai penggantinya. yang digunakannya untuk transaksi mata uang asing serta untuk urusan lainya. karena tanaman merupakan penentu kehidupan manusia. kadang-kadang setiap hari seperti pendapatan seorang dokter. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 159 dikeluarkan bila cukup batas nisab. karena membebaskan orangorang yang mempunyai gaji yang kecil dari kewajiban zakat dan membatasi kewajiban zakat hanya atas pegawai-pegawai tinggi dan tergolong tinggi saja. Op. seperti nasabah koperasi pembangunan memandang depositonya di sana sebagai pelengkap bagi deposito banknya yang biasa. sekarang ini banyak dipikirkan untuk menyediakan fasilitas semacam itu. Kontrak mudharabah dan ijira turut menjamin kemantapan pendapatan bank. Artinya. oleh karena itu bank Islam tidak perlu bersaing dengan lembaga lainnya untuk memperoleh deposito. maka laba bank itu tidak terlalu naik-turun seperti hal-nya pada masing-masing perusahaan yang diberi dukungan dana. Tetapi barangkali pembuat syariat mempunyai maksud tertentu dalam menentukan nisab tanaman kecil. 90 Ibid. Karena banyak orang beriinan yang enggan membuka rekening tabungan dengan menerima bunga dari bank konvensional. Setidak-tidaknya mereka akan menerima imbalan atas uang tabungannya pada bank Islam itu. wajib berzakat.14 Tinggal Satu Persoalan Lagi Orang-orang yang memiliki profesi itu memperoleh dan menerima pendapatan mereka tidak teratur. tidak akan merugikan kedudukan persaingan antara bank-bank Islam. Cit. dari yang terendah nilainya yang dihasilkan tanah seperti gandum.

” Hal itu sudah ditegaskan dalam syarat-syarat kekayaan yang wajib zakat. barang sitaan. karena masing-masing bank Islarn tidak memandang dirinya hanya sebagai perantara. Intermasa. (London WIA IDW. bila nasabah bank menjadi pemegang deposito me-rangkap debitur. surat al-Baqarah (2) ayat 219. riwayat Ibnu Abi Syaibah 12 Al Qur’an. Hal itu sama dengan apa yang dilakukan oleh banyak negara sekarang dalam pengenaan pajak atas hadiah-hadiah tersebut. bahwa Islam tidak mewajibkan zakat atas seluruh harta benda. Bahkan hadiah-hadiah atau bea-bea yang diberikan kepada para duta baik sebagai pemberian. seperti gaji pegawai dan karyawan pada masa sekarang. Op. Allah berfirman. yang bila barang tersebut dikembalikan kepada pemiliknya merupakan penghasilan baru bagi pemilik itu. Al Hadits. United Kingdom). bersabda. bersih dari hutang. Harta sitaan (mazalim) ialah harta benda yang disita oleh penguasa karena tindakan tidak benar pada masa-masa yang telah silam dan pemiliknya menganggapnya sudah hilang atau tidak ada lagi. 12 Dan Rasulullah saw. Mungkin dalam waktu singkat kegiatan itu akan diperluas mencakup penye-diaan hipotik untuk rumah oleh sejumlah bank Islam. Salim. begitu pula bila ia mengembalikan barang sitaan.11 Nisab Mata Penghasilan dan Profesi Kita sudah mengetahui. Pertimbangan semacam ini memang dipandang wajar oleh bank yang bersangkutan. Hal itu untuk menetapkan siapa yang tergolong seorang kaya yang wajib zakat karena zakat hanya dipungut dari orang-orang kaya tersebut. Umar Bin Abdul Aziz Empat periode Mu'awiyah. 92 Saleh Kamil. 55-57. Memang. ”Kewajiban zakat hanya bagi orang kaya.10 4. 93 Rodney Wilson. Pemberian (u'tiyat) adalah harta seperti honorarium atau biaya hidup yang dikeluarkan oleh Baitul mal untuk tentara Islam dan orang-orang yang berada di bawah kekuasaannya.93 Di lingkungan dunia Islarn pemerintah juga rnenggunakan APBN untuk mengendalikan anggaran belanja negara. karena tentunya bank mengutamakan para pemegang deposito dalam menyediakan dana kredit.160 Ekonomi Islam: Sejarah. tip. sebaliknya pada tingkat ekonomi makro tindakan pemerintah dipandang wajar. atau kado. dalam bandingan dengan jumlah pendapatannya. datanglah pembaharu seratus tahun pertama yaitu khalifah Umar bin Abdul Aziz. dalam rangka anggaran pendapatan dan belanja negara. Namun pada tingkat ekonomi mikro di masingmasing perusahaan hanya sedikit sambutan terhadap prakarsa dari negara.92 Krisis Moneter Di lingkungan ekonomi campuran di dunia Barat. mereka akan berpengalaman dengan berbagai aspek keuangan Islam. baik pada waktu yang bersamaan ataupun secara berurutan. Namun mereka tetap mengharapkan agar pemerintah memegang peranan penting dalam mengatur lingkungan perekonomian dengan menyelenggarakan kebijakan moneter serta fiskal. Op. Dengan demikian ucapan ('Umalah) adalah sesuatu yang diterima seseorang karena kerjanya. . bukan bagian perpajakan. Judul Asli: ‘Islamic Business Theory and Practice: Special Report No. melainkan sebagai suatu katalisator yang dapat merukunkan umat Islam serta sekaligus menyediakanjasa-jasa yang nyata untuk membantu para nasabahnya mematuhi ajaran agama Islam. Ia memungut zakat dari pemberian bila telah berada di tangan penerima. 1988). banyak pengusaha yang tidak menyukai campur tangan negara yang berlebih-lebihan. Namun hal itu adalah akibat hasrat 91 Rodney Wilson. dan lain Abu Ubaid menyebutkan bahwa bila Umar memberikan gaji seseorang ia memungut zakatnya. (terj. Namun biasanya bagian perbelanjaannya yang memerlukan penyesuaian. 221’. serta lebih dari kebutuhan pokok pemiliknya.) “Bisnis Menurut Islam: Teori dan Praktek” (Jakarta: PT. riwauyat Abu Said al-Khudri. hadiah. lebihan dan banyak salah. sedikit atau banyak. bahwa Umar bin Abdul Aziz memungut zakat pemberian dan hadiah. Cit. Dalam hal ini bank-bank Islam itu melayani kebutuhan pinjaman konsumen melalui lembaga "qard al-hasna" 91 —yaitu kredit konsumen bebas bunga. Mulailah dari orang yang menjadi tanggunganmu. dan untuk menetapkan arti ”lebih” ('afw) yang dijadikan Qur’an sebagai sasaran zakat tersebut. Cit. hlm.tidak bermaksud menyanggah sunnah yang tegas dari Rasulullah saw.T. ditarik zakatnya. serta terbatasnya dasar perpajakannya. ”Mereka bertanya kepadamu tentang apa yang mereka nafkahkan Katakanlah. khususnya mengenai perpajakan. Teori. "Yang lebih dari keperluan. diterbitkan oleh The Economist Publications Ltd. alihbahasa: J. tetapi mewajibkan zakat atas harta benda yang mencapai nisab. Dengan demikian mereka cenderung merasa dirinya adalah warga masyara-kat keuangan Islam. Itu adalah pendapat Umar. Pandangan baru yang diterapkannya adalah pemungutan zakat dari pemberian. Bila zakat wajib 10 11 Al Hadits. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 201 Membuka Rekening Pada Bank Agar Diperbolehkan Menerima Pinjaman Sejumlah besar pemegang deposito pada bank Islam membuka rekening dengan tujuan agar mereka dapat menerima pinjaman. Sedikit banyaknya keadaan ini mencerminkan rendahnya tingkat perkembangan negara-negara Islam. Ibnu Abi Syaibah meriwayatkan.

95 94 (Jakarta: Bulan . Dan. daripada dibanyak negara Barat. Di dunia Barat. Kekacauan moneter ini ditambah parah dengan ulah spekulan-spekulan yang hanya mencari keuntungan bagi dirinya sendiri. Memang benar ada beberapa pengusaha yang mengeluh tentang inersia atau kelambanan di pihak pemerintah. riwayat Ibnu Abi Syaibah. 9 Barangkali yang ia maksudkan adalah orang yang pertama mengenakan zakat atas pemberian dari khalifah. 1994). namun banyak di antara mereka yang merasa iri atas kemantapan kestabilan ekonomi di lingkungan berusahanya pengusaha Muslim. Abu Ubaid menafsirkan lain hal itu bahwa zakatnya ditarik karena memang benda itu sudah wajib dikeluarkan zakatnya waktu itu. Bank-bank konvensional yang sistem opresinya bertumpu pada sistem bunga mengalami negative spread. Dalam pada itu.95 yang mengakibatkan modal bank tersebut menjadi negatif.94 Krisis moneter yang terajdi di Indonesia berakibat sangat signifikan bagi industri perbankan. banyak Bank konvensional yang berdiri karena adanya Pakto 88 mulai berjatuhan. kredit yang tidak lagi memberikan kontribusi laba kepada bank. Pada umumnya lingkungan perekonomian di hampir sernua negara Islam jauh lebih mantap dalam makna pengelolaan ekonomi negaranya. Hal buruk yang kemudian terjadi adalah bank-bank tersebut akhirnya siambil alih oleh pemerintah (BTO). karena perlunya mematuhi asas-asas agama Islam.8Hubairah sendiri sebenarnya mengakui riwayat pertama yang ditakwilkan oleh Abu Ubaid. 8 Al Hadits. seperti zakat. yang menciptakan keseimbangan antara penawaran dan permintaan dana yang tersedia untuk pinjaman. maka para penguasa senantiasa dapat menaikkan suku bunga. Nilai tukar (koers) dollar dengan rupiah yang nait-turun secara cepat dan tajam sehingga nilai tukar itu tidak dapat dijadikan pegangan dalam bisnis dan dalam penggunaan anggaran belanja negara. Bila Ibnu Mas'ud mengambil zakat dari pemberian lain tentu ia tidak akan mengeluarkan zakat dari pemberian yang dikenakan dari kekayaan asalnya sebesar dua puluh lima dari setiap seribu yang mungkin lebih sedikit atau lebih banyak dari seharusnya. dan at Tabrani 9 Al hadits. Kebijakan moneter pun terbatas secara serupa. dilikuidasi atau direkapitalisasi. ketika Mu'awiyah memungut setengah sha' gandum zakat fitrah untuk imbalan satu sha' bukan gandum. dan berbeda pula dengan pendapat yang berasal dari Ibnu Mas'ud bahwa maksud penarikan zakat di atas adalah penarikan zakat atas pemberian Hubairah mengatakan bahwa lbnu Mas'ud mengeluarkan zakat pemberian yang ia terima sebesar dua puluh lima dari seribu. hal ini juga bermanfaat.7 Penafsiran lain itu kadang-kadang dilakukan takwil serampangan yang berbeda maksudnya dengan makna yang dapat langsung difahami. khususnya adalah pengaturan naik turunnya suku bunga. para sahabat tidak begitu saja akan mau diam. karena ia adalah khalifah dan penguasa umat Islam. 96 Non-perfoming loan adalah kredit macet. juga meriwayatkan demikian. karena Ibnu Mas'ud berada di Kufah. paham yang mereka anut dan refleksikan selalu bagi mereka adalah menjaga kebijakan moneter. Barangkali Abu Ubaid belum mengetahui riwayat itu. Para sahabat pernah tidak menyetujui Mu'awiyah tentang masalah lain. sedangkan Ibnu Syihab berada di Madinah. Krisis yang datangnya “out of the blue” (sekonyongkonyong dan tidak diketahui dari mana datangnya) dan menggoncangkan secara dahsyat hubungan rupiah dengan dollar Amerika. Kelengkapan Tarikh Nabi Muhammad SAW. Negative spread adalah selisih negative antara bunga yang didapat dari debitur dengan bunga yang harus dibayarkan kepada kreditur. Bintang. karena bermacam-macam pajak sering menimbulkan berbagai kesulitan khas dalam suatu masyarakat Islam dan akan berpengaruh pada pemungutan pajak keagamaan khas. bank-bank konvensional juga menghadapi masalah meningkatnya pinjaman bermasalah (nonperfoming loan). Dengan demikian permintaan akan kredit dapat ditekan secara efektif.meski dikatakan bahwa ucapannya terlalu berlebihMoenawar Chalil. seperti diberitakan hadis Abu Said al-Khudri sedangkan Mu'awiyah sendiri . Dan yang jelas adalah bahwa di zaman Mu'awiyah penuh dengan kumpulan para sahabat yang terhormat. Pemotongan sebesar tertentu itu hampir sama dengan apa yang disebut oleh para ahli perpajakan sekarang dengan Pengurangan Sumber. laju perminIbid. dan at Tabrani. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 161 zakatnya. Selain itu. 3. Yang jelas adalah bahwa Mu'awiyah mengenakan zakat atas pemberian menurut ukuran yang berlaku dalam negara Islam. Atau barangkali dia belum mendengar perbuatan Ibnu Mas'ud tersebut. yang apabila Mu'awiyah melanggar hadis Nabi atau ijma’ yang dapat dipertanggungjawabkan. dan sebagai akibatnya. karena sebelumnya sudah ada yang mengenakan zakat atas pemberian yaitu Ibnu Mas'ud sebagaimana sudah kita jelaskan. benar-benar telah menghantam ekonomi nasional dan sendidi-sendirnya. Mu'awiyah Malik dalam al-Muwaththa dari Ibnu Syihab bahwa orang yang pertama kali mengenakan zakat dari pemberian adalah Mu'awiyah bin Abi Sufyan. Ibnu Abi Syaibah.200 Ekonomi Islam: Sejarah. Bila permintaan terlampau tinggi sehingga ada bahaya akan meningkatnya laju inflasi. bukan diambil karena kekayaan asal memang sudah wajib bayar pajak karena sudah lewat masa setahunnya. sehingga dia memberikan takwil tersebut. bahkan beberapa bank di antaranya harus dilikuidasi. Teori. 96 Hal tersebut terjadi karena tingkat suku bunga yang semakin tinggi. riwayat Imam Malik dalam al-Muwaththa dari Ibnu Syihab 7 rnencapai kemantapan perpajakan. Suku bunga ini berlaku sebagai suatu mekanisme penetapan harga. bukan karena diberikan.

Namun masyarakat dan bank hanya akan bersedia memegang surat-surat berharga pernerintah itu bila ada Madinah menamakan tanah adalah harta benda. yang kemudian diikuti orang-orang sesudahnya seperti Umar bin Abdul Aziz. maka saya tidak tahu apa maksud hadis tersebut?" 6 2. Ibid. dan hal tersebut tidak jarang terjadi dalam warisan hukum fikih kita. Hal ini tak dapat di-benarkan. upaya ini secara efektif akan mengurangi jumlah permintaan dalam perekonomian negara bersangkutan. baik kepada bank.97 Asas-asas agama Islam secara efektif menutup kemungkinan pengeluaran kebijakan moneter semacam itu. Jika pemerintah hendak mengurangi persediaan uang logam dengan menerapkan kegiatan pasaran terbuka. yang sering saya kutip. Ibnu Abbas misalnya. namun sekali lagi metode semacam itu di lingkungan dunia Islam terlarang. 3) Sahabat yang mempunyai pendapat sendiri merupakan hal yang tak dapat dielakkan. terutama bila kenaikan suku bunga itu berlaku terhadap utang larna maupun utang baru. Karena kenaikan suku bunga akan memberatkan beban orang-orang yang berutang. "Bila ia (Ibnu Abbas) tidak memaksudkan. Hasan. Ia memiliki beberapa ijtihad dan tarjih yang cemerlang.162 Ekonomi Islam: Sejarah. Kaum ulama berpendapat bahwa baik orang yang berpiutang maupun yang berutang harus diberi perlindungan terhadap perkembangan di luar kekuasaannya masing-masing. dan dalam penutup ia mengatakan. dan lain-lain. dan bila terjadi kegagalan. kecuali bila terdapat sesuatu yang menghambat pemahaman menurut zahirnya tersebut. Jika demikian. Sedangkan pada waktu yang bersamaan persediaan uang tabungan digalakkan—hal ini berarti turunnya tekanan permintaan. padahal mereka tidak melakukan usaha tambahan. atau hanya boleh dilaksanakan dalam bentuk yang disesuaikan. tetapi mengatakan saya duga atau saya mengira. karena tidak sesuai dengan apa yang difahami dengan serta merta oleh umat dan dengan apa yang difahami oleh para ulama sebelumnya. tetapi penghambat itu tidak ada. Tentu saja mekanisme klasik ini sering kali gagal berfungsi secara efektif. Kenaikan suku bunga itu akan menghasilkan imbalan yang tidak didasarkan jerih payah bagi pihak yang meminjamkan uang dengan memungut bunga. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 199 taan umum dalam lingkungan perekonomian akan tertekan pula. Dengan dernikian dana tunai di tangan masyarakat akan berkurang bahkan bank pun akan memandang surat-surat berharga itu bersifat kurang cair dibandingkan dengan uang tunai.5 Abu Ubaid adalah imam dan ahli dalam persoalan zakat harta benda dan ini tidak bisa diragukan. Namun. Abdullah bin Mas'ud memberikan kami keranjang-keranjang kecil kemudian menarik 5 6 97 98 Saleh Kamil. 2) Tidak merupakan keharusan bagi seorang sahabat yang mujtahid dalam masalah-masalah yang tidak ada nash-nya. perusahaan. Yaitu yang telah disepakati oleh Ibnu Mas'ud. Teori. Pendapat Abu Ubaid yang menyatakan terdapat penghambat untuk menerima pengertian zahir hadis tersebut tidak dapat diterima karena: 1) Ibnu Abbas tidak pernah menyendiri dari pendapat umat. kemudian mengumumkan pendapat dan ijtihad-nya bila sesuai dan tidak mengumumkannya dan bila tidak sesuai dengan ulama yang lain. Bila memang yang salah itu yang dimaksudkan maka ia tidak akan dipandang istimewa oleh Ibnu Abbas. Karena pemilikan surat berharga pemerintah itu merupakan suatujenis tabungan. hampir semua ulama berpendapat bahwa pengaturan naik-turunnya suku bunga dengan sengaja semata-mata hanya demi kebijakan makro-ekonomi tidak dapat dibenarkan. Pada dasarnya hadis tersebut harus difahami menurut zahirnya tanpa penafsiran. untuk menunggu pendapat ulama yang lain. maka tentu tak seorang mujtahid pun mau mengeluarkan pendapatnya. atau kepada orang yang akan menggunakan uangnya untuk membeli obligasi itu. Op. maka saya tidak tahu apa maksud hadis tersebut. Diharannkannya riba berpengaruh pada semua transaksi bunga modal. Tujuan pemerintah adalah melayani khalayak ramai bukannya bertindak sewenang-wenang terhadap mereka. Al Hadits. ia mempunyai pendapat sendiri tentang perkawinan mut'ah. para penguasa itu akan mengadakan daya upaya tegas untuk memperbaiki cacat yang telah timbul. Zuhri dan lain-lainnya. bila riba ditafsirkan dengan istilah sukubunga. Yang benar adalah seorang mujtahid harus mengeluarkan pendapatnya baik sesuai dengan pendapat yang lain atau tidak. ia akan menjual surat berharga pemerintah (government securities). yang banyak meriwayatkan darinya. daging himar peliharaan. riwayat Ibnu Abbas. Abu Ubaid sendiri tidak mengharuskan penafsiran tersebut mesti diumumkan. Pendapat Ibnu Abbas tersebut-bila benar-tidak bisa dibawa keluar dari zahirnya untuk disesuaikan dengan pendapat sahabat lainnya.98 Penyelenggaraan kegiatan di pasaran terbuka merupakan suatu sarana penting untuk mengatur kegiatan ekonomi di sejumlah besar negara Barat melalui pengendalian persediaan uang. namunjarang sekali penguasa moneter yang beranggapan bahwa mekanisme ini sama sekali tidak berfaedah. Cit. Bila Ibnu Abbas tidak memaksudkan demikian. . Ibnu Mas'ud Abu Ubaid meriwayatkan pula dari Hubairah bin Yaryam. yang kadangkadang betul terjadi kesepakatan secara konkrit tetapi kadang-kadang tidak terjadi. riwayat Ibnu Abi Syaibah dari Ibnu Abbas al Hadits. karena konsumsi pun berkurang. Mu'awiyah. namun saya menilai pendapatnya dalam masalah ini lemah.

menurut yang difahami dari perkataan Ibnu Abbas. sebagaimana ditegaskan Ibnu Hazm. Lalu selisih antara harga diskonto dengan nilai penebusannya merupakan hasil untuk pemegang surat berharga itu. atau semacamnya. harta benda perolehan maupun bukan.198 Ekonomi Islam: Sejarah. karena baik bank dalam negeri maupun perseorangan yang berharta tampaknya bergairah untuk membeli surat berharga dalam nilai mata uang rial Saudi. Orang menafsirkan bahwa Ibnu Abbas memaksudkan penghasilan itu berupa emas dan perak. 102 Ibid. Hal itu menunjukkan ketiadaan ketentuan satu tahun bagi harta penghasilan. namun pemerintah Iran. Hal itu untuk menghindari adanya zakat ganda. tidak dalam nilai mata uang pemerintah Islam bersangkutan. baik dari sejenis dengan kekayaan lain yang ada padanya atau tidak. Hal itu berdasarkan hadis-hadis mengenai ketentuan masa setahun tersebut dan penilaian bahwa hadis-hadis tersebut berlaku bagi semua kekayaan termasuk harta hasil usaha. seperti upah kerja. 101 Ibid. Cit. Tetapi Abu Ubaid berbeda pendapat mengenai itu. di antara negara Islam yang satu dengan yang lainnya. Namun sejumlah kaum fundarnentalis Islam menaruh keberatan pada sistem semacam ini. karena eurobond dinyatakan dalam nilai dollar. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 163 tanamannya yang sudah dikeluarkan zakatnya 1/10 atau 1/20. Di mana ia mentyatakan hadis tersebut shahih dari Ibnu Abbas. Mesir dan Pakistanjuga banyak me-nerbitkan surat berharga semacam itu. yang memandang surat-surat berharga keluaran negara-negara Islam itu sebagai sesuatu yang lebih beresi-ko daripada yang dikeluarkan oleh pemerintah-pemerintah di dunia Barat atau penerbitan "eurobond" 100 oleh pernerintah negara-negara Islam.. Meskipun yang terkenal banyak di kalangan para ulama fikih itu adalah masa setahun merupakan syarat mutlak setiap harta benda wajib zakat. Acapkali sukubunga yang relatiftinggi ditawarkan dengan maksud me-narik calon pembeli potensial di luar ngeri. hlm. namun di dunia Islam kemungkinan ini tertutup secara efektif. yang ditawarkan untuk pasar luar negeri kurang laris dibandingkan dengan keluaran eurobond. yang berkembang bukan dari kekayaan lain. riwayat Abu Ubaid dari Ibnu Abbas Rodney Wilson. Sekalipun cara perhitungannya berbeda. begitu juga seseorang menjual produksi ternak yang sudah dikeluarkan zakatnya. Surat-surat berharga itu tersebar luas. terutama di kalangan penduduk negara bersangkutan dan bankbank. Teori. Di dunia Barat imbalan itu akan berbentuk bunga. dan tidaklah jelas mengapa pemegang surat berharga diberi imbalan. Ibnu Abbas sesungguhnya memaksudkannya zakat tanah. Pada kenyataannya dalam beberapa tahun terakhir ini pengeluaran obligasi pemerintah yang dinyatakan dalam nilai mata uang negara bersangkutan.99 Bermacam-macam kebiasaan praktik pengeluaran surat utang pemerintah. Di masa yang lampau beberapa di antaranya menerbitkan surat-surat berharga yang meng-hasilkan bunga sama caranya dengan yang berlaku di dunia Barat. Pemerintah Turki merupakan penerbit terbesar dari surat berharga atau "securities" pemerintah.” 4 Demikian pula yang diriwayatkan oleh Ibnu Abi Syaibah. Ibid. yang dalam perpajakan dinamakan ”Tumpang Tindih Pajak”. Ibnu Abbas Abu Ubaid meriwayatkan tentang seorang laki-laki yang memperoleh penghasilan ”Ia mengeluarkan zakatnya pada hari ia memperolehnya. pemberian. dan obligasi dari negara-negara yang mata uangnya tidak dapat ditukarkan karena jumlahnya di luar negeri sangat sedikit. Sistem ini telah diperkenalkan di tahun 1983 di Arab Saudi dan berhasil baik. dan lebih dari kebutuhan-kebutuhan pokok? Yang jelas ketiga pendapat tersebut di atas adalah pendapat ulamaulama fikih. Berlaku jugakah ketentuan setahun penuh bagi zakat kekayaan hasil kerja ini? Ataukah digabungkan dengan zakat hartanya yang sejenis dan ketentuan waktunya mengikuti waktu setahun harta lainnya yang sejenis itu? Atau wajib zakat terhitung saat harta tersebut diperoleh dan susah terpenuhi syarat-syarat zakat yang berlaku seperti cukup senisab. sedangkan saya (Abu Ubaid) menganggapnya tidak demikian. tetapi karena penyebab bebas.102 99 4 Al Hadits. karena penduduk imbalannya. namun diskontonya berjumlah tetap. Yang kita bicarakan disini.101 Salah satu sarana yang telah dicoba pemakaiannya oleh beberapa pemerintah Islam untuk mengatasi kesulitan mengenai penjualan surat berharga yang menghasilkan bunga ialah surat berharga dengan diskonto di bawah nilai penebusannya. Menurut saya ia sama sekali tidak mengatakan demikian karena tidak sesuai dengan pendapat umat. Harta Penghasilan Menurut Para Sahabat dan Tabi'in Harta penghasilan menurut pandangan beberapa sahabat dan Tabi’in di antaranya ialah: 1. bersih dari hutang. walaupun adajuga orang asing yang memegang sebagian surat penerbitan itu. Di bawah ini dijelaskan tingkatan kebenaran hadis-hadis tentang ketentuan setahun tersebut dan sejauh mana para imam hadis membenarkannya. namun tanpa membayar bunga. karena hasil yang dinyatakan sebagai diskonto sangat menyerupai bunga. selain dari penundaan pemakaiannya—hal ini tidak dipandang sebagai alasan yang pantas untuk pemberian imbalan itu. investasi modal. adalah tentang ”harta penghasilan”. 115-121. maka uang yang didapat dari harga barang tersebut tidak dikeluarkan zakatnya waktu itu juga. Loc. 100 .

Namun dengan demikian akan timbul kerugian karena kehilangan opportunity cost 103. Daud. berbeda dengan hal itu. serta Auza'i. pemerintah dapat mengurangi pencetakan uang baru. dan akibatnya anggaran belanja negara harus diselenggarakan di tingkat lebih rendah daripada yang mungkin dengan cara berlainan. yang sudah dikeluarkan zakatnya. Bank Sentral Dapat Mengatur Persediaan Dana Tunai.164 Ekonomi Islam: Sejarah. Kesulitannya ialah bahwa surat-surat berharga pemerintah tidaklah diterbitkan dengan tujuan semacam itu. Baqir. Ibnu Mas'ud. Mu'awiyah. Saleh Kamil. 3 2 Ibid. adalah menemukan hukum pasti ”harta penghasilan” itu. yang di dalamnya terdapat ”harta penghasilan” itu. bahwa mereka tidak menemukan persamaannya dalam fikih selain apa yang dilaporkan tentang pendapat Ahmad tentang sewa rumah diatas. Op. Karena ketentuan wajib zakat adalah cukup nisab penuh pada awal tahun atau akhir tahun. Banyak yang diterbitkan dalam rangka operasi pasaran terbuka dengan tujuan menekan persediaan uang tunai. dan diriwayatkan juga Umar bin Abdul Aziz. sejumlah ahli ekonomi Islam menganjurkan agar pemerintah menganut kebijakan anggaran berimbang. Sekelompok sahabat berpendapat bahwa kewajiban zakat kekayaan tersebut langsung. profesi. bank sentral dapat saja mencetak uang baru. Teori. Diantara mereka adalah Ibnu Abbas. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 197 Maka beberapa ulama telah mengusulkan bila pemerintah hendak menerbitkan surat berharga untuk umum. misalnya seseorang yang menjual hasil Ibid. bila seseorang sudah memiliki satu nisab binatang ternak atau harta perdagangan. adalah bahwa zakat wajib dipungut dari gaji atau semacamnya sebulan dari dua belas bulan. Cit. mengalami perkembangan. Zuhri. Sepanjang sejarah terdapat keberatan pencetakan uang kertas di beberapa negara Islam. yaitu bahwa kekayaan tersebut dapat digolongkan kepada kekayaan penghasilan. terutama di Arab Saudi. Hal itu karena hubungan keuntungan dengan induknya itu sangat erat. dan untuk menekan pertumbuhan persediaan uang. namun dibiayai dengan utang pemerintah bila pendapatan dari pajak tidak menutup belanja negara sepenuhnya.3 Mencari Pendapat yang Lebih Kuat tentang Zakat Profesi Yang mendesak. bank sentral dapat mengendalikan persediaan uang karena kekuasaannya mengatur pengeluaran uang baru. oleh karena terdapat halhal penting yang perlu diperhatikan. Pendapat-pendapat dan sanggahan-sanggahan terhadap pendapat-pendapat itu pernah ditulis dalam buku-buku yang sudah berada di kalangan para peneliti. Untuk menambah persediaan uang. misalnya laba perdagangan dan produksi binatang ternak maka perhitungan tahunnya disamakan dengan perhitungan tahun induknya. Hasan. 41 dan Subul as-Salam jilid 2: 129. tanpa menunggu batas waktu setahun.2 Gaji dan Upah adalah Harta Pendapatan Akibat dari tafsiran itu. kecuali yang menentang. penerbitannya itu haruslah didasarkan kepada bagi hasil. yaitu bahwa hasil penghasilan. Jadi pandangan fikih tentang bentuk penghasilan itu adalah. Berdasarkan hal itu. misalnya alMuhalla oleh Ibnu Hazm.104 Sarana Moneter yang Diperkenankan Sekalipun di negara-negara Islam terdapat masalah-masalah mengenai pelaksanaan kebijakan mengubah suku bunga serta penyelenggaraan kegiatan pasaran terbuka untuk mengatur persediaan dana tunai. Misalnya. Proyek-proyek pembangunan diutamakan—misal-nya— pendapatannya dikaitkan dengan proyek tertentu yang merupakan tujuan pencarian dana bersangkutan. . Hanya uang logam mulia yang dipandang sebagai bentuk mata uang sah di Kerajaan ini sampai tahun 1950an. Kemungkinan meminjam uangditutup. Tetapi sesungguhnya persamaan itu ada yang perlu disebutkan di sini. Namun ini akan mempengaruhi kebijakan flskal dan sangat sulit bagi suatu pemerintah untuk mencocokkan belanjanya dengan pendapatannya sehari-hari. Nashir. maka dasar dan labanya bersama-sama dikeluarkan zakatnya pada akhir tahun. Maka agar pemerintah tidak berutang untuk menutup defisit anggaran. ”harta penghasilan” dalam bentuk uang dari kekayaan wajib zakat yang belum cukup masanya setahun. Ini jelas. termasuk belanja untuk tujuan sosial. Ia wajib mengeluarkan zakat sesuai dengan nisab yang telah berumur setahun. penguasaan mesin percetakan uang berkenaan dengan persediaan uangjauh lebih besar daripada di dunia Barat yang lebih berorientasi pada kredit. pernerintah terpaksa memelihara surplus uang tunai untuk memenuhi keperluan sehari-hari. yakni kekayaan yang diperoleh seseorang Muslim melalui bentuk usaha baru yang sesuai dengan syariat agama. rnaka sebagian besar sarana baku mengenai kebijakan moneter dapat diterapkan tanpa melanggar ajaran agama Islam. Namun dalam Al Qur'an dan sunah tidak ada larangan terhadap uang 103 104 tahun tetapi cukup pada akhir tahun. atau sematamata untuk membiayai belanja rutin pemerintah. dan kekayaan non-dagang dapat digolongkan kepada ”harta penghasilan” tersebut. jilid 4: 83 dan seterusnya al-Mughni oleh Ibnu Qudamah jilid 2: 6 Nail-Authar jilid 4: 148 Rudz an-Nadzir jilid 2. Shadiq. Uang tunai yang berlaku di lingkungan perekonomian dunia Islam. mengingat zaman sekarang yang serba instan. Anggaran belanja itu tidak menghasilkan laba. Bila kekayaan dari satu kekayaan. bahwa ia adalah ”harta penghasilan”. Yang menarik adalah pendapat guru-guru besar tentang hasil penghasilan dan profesi dan pendapatan dari gaji atau lain-lainnya di atas.

Sejumlah bank Islarn yang menyimpan persediaan logam mulia lebih banyak dari uang kertas sebagai harta cairnya telah tahu akan risikonya. Sehingga jelas perbedaan antara orang kaya yang wajib zakat dan orang miskin penerima zakat. Cadangan itu dapat diubah sebagai bagian dari pengendalian persediaan uang.”1 Dan karena Islam mempunyai ukuran bagi seseorang – untuk bisa dianggap kaya . maka orang tersebut wajib mengeluarkan zakatnya ketika menerimanya tanpa persyaratan setahun. besarnya. maka orangorang lebih tergoda untuk melakukan spekulasi dengan logam mulia tersebut dibandingkan dengan uang kertas. yang menurut ulama-ulama fikih sah. melainkan dipandang serupa denga saldo dana tunai. sekalipun pada umumnya kurang bervariasi dibandingkan dengan yang berlaku di dunia Barat.yaitu 12 Junaih emas menurut ukuran Junaih Mesir lama. 3) Besar zakatnya. ”Zakat” (Damaskus: 1952) Abul A’la Maududi. karena tidak diperhitungkan sebagai prosentase. dan Muhammad bahwa nisab tidak perlu harus tercapai sepanjang tahun. hal ini akan mengakibatkan tertekannya tingkat kegiatan ekonomi. sekalipun benar bahwa pada zaman Nabi Muhammad tidak ada uang kertas. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Perbandingan Ekonomi Islam & Ekonomi Kapitalis 165 para ulama fikih pada zaman dulu dan sekarang tentang hukumnya. Cit. supaya dapat jelas siapa yang tergolong kaya dan siapa yang tergolong miskin. tidak ada yang keberatan terhadap uang kertas semacam itu. kita dapat menetapkan hasil penghasilan sebagai sumber zakat. selain masalah khusus mengenai penyewaan yang dibicarakan Ahmad. Sejumlah ahli ekonomi Muslimin mengakui bahwa yang kertas merupakan suatu sarana yang diperlukan. ”Penghasilan dan profesi. yang merupakan landasan wajib zakat. Tingkat cadangan yang biasa adalah sekitar 10% dari jumlah laba untuk cadangan wajib dan 20% untuk cadangan umum. karena hasil itu jarang terhenti sepanjang tahun bahkan kebanyakan mencapai kedua sisi ujung tahun tersebut. kita tidak menemukan contohnya dalam fikih. Kita dapat menyimpulkan bahwa dengan penafsiran tersebut memungkinkan untuk mewajibkan zakat atas hasil penghasilan setiap tahun. Karena harga emas dan perak tidak stabil. Semua negara Islam menggunakan uang kertas. mazhab Hanafi lebih jelas. Ceramah mereka sampai pada suatu kesimpulan yang teksnya sebagai berikut: ”Penghasilan dan profesi dapat diambil zakatnya bila sudah setahun dan cukup senisab. Op. dan wajib dikeluarkan zakatnya bila sudah mencapai satu nisab. seorang pekerja profesi jarang tidak memenuhi ketentuan tersebut. meskipun tidak cukup di pertengahan kertas. sedangkan rasio modal perseroan terhadap jumlah dana deposito dianggap layak pada 15%. . khususnya bila tingkat cadangan itu ditetapkan dengan peraturan Bank Sentral. Op. Muhammad Abu Zahrah dan Abdul Wahab Khalaf mengemukakan persoalan ini dalam ceramahnya di Damaskus. dan nisab. Ketentuan itu harus diperhatikan dalam mewajibkan zakat atas hasil penghasilan dan profesi ini. Sebaliknya bila perekonomian mengalami depresi dan bukan inflasi.105 Di negara-negara Islam sepertijuga di dunia Barat. yaitu bahwa jumlah senisab itu cukup terdapat pada awal dan akhir tahun saja tanpa harus terdapat di pertengahan tahun. Imbalan ini tidak berupa bunga. Pendapat Para Ulama Fikih Para ahli. Mengenai besar zakat. Dan logam mulia itu tidak lagi merupakan persediaan nilai yang aman seperti sediakala. seperti Abdur Rahman Hasan. Ia dilaporkan berpendapat tentang seseorang yang menyewakan rumahnya dan mendapatkan uang sewaan yang cukup nisab. hal ini semata-mata karena tuntutan kegiatan mudarabah terhadap modal. Tingkat cadangan itu umumnya lebih tinggi daripada yang diwajibkan di dunia Barat. yang akan memungkinkan bank-bank itu menambah persediaan kredit kepada pihak perseorangan dan perusahaan. Ahmad Husaini. Dan tidak pantas untuk menganggap bahwa imbalan itu ditujukan untuk menggairahkan bank-bank komersial agar 105 106 1 Abdul Wahab Khalaf. Bila tuntutan cadangan berdasarkan undang-undang dinaikkan. dan cara menetapkannya. akibatnya ialah bank-bank komersial itu harus mengurangi uang yang dipinjamkan kepada sektor swasta. Berdasar hal itu. Ada beberapa ahli ekonomi Islam yang menyarankan agar bank sentral memberi imbalan atas dasarjumlah bulat (lump sum) kepada bank komersial yang menyerahkan dana cadangan kepada bank sentral itu. asal saja pencetakan uang kertas itu tidak disalahgunakan dengan mencetak uang secara berlebih-lebihan. bahwa jarang seseorang pekerja yang penghasilannya tidak mencapai nisab seperti yang telah kita tetapkan. bank-bank komersial diwajibkan menyimpan cadangan di bank sentral pada tingkat yang ditentukan oleh undang-undang negara. 2) Nisab. maka ukuran itu harus terpenuhi pula buat seseorang untuk terkena kewajiban zakat. Cit. Jika kita berpegang kepada pendapat Abu Hanifah. Dalam hal ini.196 Ekonomi Islam: Sejarah. karena terdapatnya illat (penyebab). dan hanya sedikit di antaranya yang mengemukakan alasan bahwa logam mulia merupakan alat pertukaran yang efisien. Abu Yusuf. Hal itu pada hakikatnya menyerupai mata penghasilan. serta penjelasan tentang pendapat yang kuat. mereka mengatakan. maka permintaan uang akan dapat digalakkan dengan mengurangi cadangan wajib. tapi cukup tercapai penuh antara dua ujung tahun tanpa kurang di tengah-tengah.106 Di negara-negara Islam dana cadangan yang diserahkan kepada Bank Sentral biasanya tidak menghasilkan pendapatan. Hal itu sesuai dengan apa yang telah kita tegaskan lebih dahulu. Teori. karena emas merupakan persediaan dengan nilai yang kurang mantap.

sehingga para depositor akan mendepositokan kembali sebagian labanya. Penghasilan yang diperoleh dengan cara ini merupakan penghasilan profesional. Op. Teori. besar zakatnya. Penghasilan dari pekerjaan seperti itu berupa gaji. Sehingga menimbulkan inflasi. Sekali lagi: gagasan bahwa cadangan bank merupakan suatu bagian tetap dari cadangan moneter yang teratur dari bank Sentral merupakan sebab berfungsinya sistem ini. Kita menguraikan jawaban pertanyaan-pertanyaan tersebut dalam tiga fasal: 1) Pandangan fikih tentang penghasilan dan profesi. Ibid. karena bila laba itu merosot. sebagian nasabah bank akan mencabut deposito mereka. dan bagaimana tinjauan fikih Islam tentang masalah itu? Pertanyaan-pertanyaan tersebut perlu sekali memperoleh jawaban pada masa sekarang. Oleh karena itu peraturan bagi laba cenderung lebih mendorong dari-pada memperlambat siklus konyunktur (anti-cyclical). labanya mungkin meningkat. serta pendapat B ---$€£¥--- 107 108 Zainul Arifin. ataupun kedua-duanya. ataupun dinaikkan bila tujuannya ialah mengangkat perekonomian dari jurang resesi serta untuk memperluas lapangan kerja dan kegiatan usaha secara umum. tukang kayu dan lain-lainnya. Dengan demikian dana yang tersedia untuk pinjaman keperluan bisnis membengkak.107 Di samping berlakunya syarat-syarat cadangan sepanjang hukum batas kredit paling tinggi (credit ceilings) juga dapat digunakan dalam beberapa masyarakat ekonomi Islam sebagai suatu alat pengendalian moneter. otak. Sebaliknya dalam masa resesi terjadi kebalikannya. Pekerjaan yang menghasilkan uang ada dua macam.108 Bagian Tiga | BAB 8 | Konsep-Konsep Ekonomi Islam Pandangan Fikih Tentang Penghasilan dan Profesi entuk penghasilan yang paling menyolok pada zaman sekarang ini adalah apa yang diperoleh dari pekerjaan dan profesinya. yang diberikan. seniman. berapakah nisabnya. seperti penghasilan seorang dokter. Wajibkah kedua macam penghasilan yang berkembang sekarang itu dikeluarkan zakatnya ataukah tidak? Bila wajib. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Konsep-konsep Ekonomi Islam 195 menambah jumlah cadangan yang merupakan kewajiban menurut hukum. Namun akan timbul kesulitan. maupun perorangan dengan memperoleh upah.hadap kredit ketika resesi. adalah pekerjaan yang dikerjakan seseorang buat pihak lain-baik pemerintah. advokat. sehingga tidak ada pilihan yang menghendaki perangsang. insinyur. Cit. Pertama. penjahit. sekalipun sulit dibayangkan bagaimanakah caranya menetapkan ambang (threshold) ter. Karena pertimbangan ini perlu ditentukan batas kredit tertinggi selama fase perluasan siklus itu. dengan tangan. Yang kedua. volumenya yang besar. adalah pekerjaan yang dikerjakan sendiri tanpa tergantung kepada orang lain. merupakan sesuatu yang belum dikenal oleh para ulama fikih pada masa silam. perusahaan. Sesungguhnya sepanjang cadangan bank itu merupakan bagian tetap dari dana yang dikuasai oleh Bank Sentral. supaya setiap orang mengetahui kewajiban dan haknya. Batas tertinggi itu dapat direndahkan dengan tujuan melawan laju inflasi dengan mengurangi permintaan masyarakat. dan sumbernya yang luas itu. ini merupakan suatu alat efektif untuk pengendalian moneter. bila sebagian besar deposito serta pinjaman bank didasarkan kepada bagi laba mudarabah. mengenai pengaruhnya terhadap kegiatan ekonomi. . masalah-masalah ini akan bertarnbah nyata lagi. upah. Dalam keadaan ekonomi cerah.166 Ekonomi Islam: Sejarah. Dengan bertambahnya pengaruh bank-bank Islam pada sistem perekonomian. berkat kecekatan tangan ataupun otak. Bentuk-bentuk penghasilan dengan bentuknya yang modern. ataupun honorarium.

termasuk di dalamnya kaum buruh rakyat kecil. Sesungguhnya faham sosialis marxisme itu tegak di atas perang antar golongan dan mengobarkan api permusuhan antar golongan yang satu dengan yang lainnya dengan mempergunakan sarana kekerasan yang penuh pertumpahan darah. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 167 | BAB 7 | Sumberdaya dalam Ekonomi Islam slam mengahargai hak milik pribadi karena merupakan konsekuensi fitrah dan termasuk bagian dari kebebasan individu (freedom). tetapi sekelompok manusia yang berkerja di partai dan militer yang berkuasa atas nama golongan buruh di segala bidang dan melarang sebagian besar penduduk dari segala sesuatu. Islam mengajarkan bahwa di dalam setiap kepemilikan pribadi terdapat hak orang lain. tidak pula membedakan antara pemilik besar atau kecil.1 Padahal yang sebenarnya menang bukanlah dari kalangan buruh. Hak milik pribadi itu memotivasikan yang paling kuat untuk merangsang produktivitas dan meningkatkannya. Sehingga pada akhirnya seluruh golongan itu hancur. Teori. selama ia memperolehnya dengan cara yang sah menurut syari’at. Cit. Meskipun begitu Islam juga menetapkan kewajiban-kewajiban tertentu terkait kepemilikan pribadi. “Wahai kaum buruh sedunia bersatulah!” untuk melawan kelompok-kelompok lainnya.194 Ekonomi Islam: Sejarah. Op. I 1 Mohammad Fahim Khan. Islam tidak membedakan antara sarana produksi dan lainnya. Olah karena itu akhirnya penejlasan dari Karl Marx adalah. . kecuali satu golongan yaitu –kaum “proletar”.

yang diusahakan oleh banyak orang sebagai buruh saja adalah pembawaan dasar individualisme yang bertentangan dengan dasar perekonomian yang adil. Atas dasar asas tersebut di atas.Cit. Op. Ibid. 53 54 M.’ Ia membahas tentang Teologi Tanah. aturan dan falsahnya tegak dinatas persaudaraan antar manusia dan mengagnggap mereka semuanya satu keluarga dan memperbaiki hubungan di antara mereka apabila terjadi ketidakberesan. Islam ditegakan atas dasar musyawarah dan menjadikan nasihat pemerintah itu termasuk inti ajarannya.168 Ekonomi Islam: Sejarah.Cit. Istilah “kepemilikan kolektif” melampaui batas-batas kebangsaan dan masa. dan medidik masyarakat untuk menyelamatkan orang yang berbuat kejahatan dengan lembut dan beramar ma’ruf nahi mungkar serta memperingatkan ummat apabila melihat orang yang zhalim. dibawah pemilikan pemerintah. Behesti. surat ar Rahman (55) ayat10-11. Lenin pernah menulis kepada salah seorang sahabatnya. Loc. nurani manusia beranggapan makhluk manusia sebagai pemilik yang sah alami ini.” Sebaliknya. bahwa semuanya adalah ada yang memilikinya secara abadi atau hakiki. Teori.2 Faham sosialis Marxis selalu diliputi oleh tekanan politik.3 Tanah sebagai Modal Hassan Hanafi. “Dan Allah telah meratakan bumi untuk makhluk-(Nya). Maka jelaslah perbedaan antara orang yang mengajak para buruh untuk bersatu melawan yang lainnya dengan yang mangajak manusia seluruhnya untuk bersaudara dan menajlin cinta kasih sesam mereka. di bumi itu ada buah-buahan dan pohon kurma yang mempunyai kelopak mayang”. yang lebih menitik beratkan kepada kepemilikan bersama (kolektif). Sama saja sejak masa “Lenin” sampai sekarang. Nabi saw bersabda: “jadilah kalian hamba-hamba Allah yang bersaudara”. seorang pemikir Kiri Islam. . satu kesatuan yang sangat mendasar. Luthfi Hamidi. pengkhianat atau dengan tuduhan yang lainnya. khususnya kaum sosialis. riwayat Ahmad dan Muslim. merupakan cikal bakal terbentuknya sistem koperasi. utama dan penting dalam segala aspek kehidupan masyarakat yang patut disyukuri setiap insan manusia. kontra revolusi. Perusahaan semacam itu sebaiknya diatur oelh koperasi. dan teror pemikiran serta berbagai pelarangan terhadap kebebsan. mengatakan bahwa urusan tanah merupakan bagian dari masalah ‘teologi. “sesungguhnya tidak mengapa membunuh tiga perempat penduduk dunia agar sisanya seperempat menjadi sosialis.53 Hak milik orang-seorang atas tanah yang luas. Dari dasar keutamaan ini. 4 Al Qur’an. Islam menganggap hal itu lebih mulia daripada shalat atau puasa sunnah. Demikian juga halnya dengan air dan udara. Tanah adalah modal dasar. Dr. Dan. kemudian bila mereka tidak meemgang kedua tangannya (mencegahnya) maka Allah akan menyegerakan siksa untuk mereka dari sisinya. 4 Dan inilah yang membedakan secara mendasar antara wacana kepemilikan dalam Islam dengan faham-faham lainnya yang berkembang di dunia sekarang. Mereka menyembuyikan aspirasi kelompok-kelompok yang menetang sistem dan menuduh setiap kelompok oposisi sebagai sikap primitif. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 193 Namun Islam.54 ---$€£¥--- Al Hadits. ia mengatakan. atau 2 3 Indonesia yang umum memiliki rasa kebersamaan yang tinggi (gotongroyong).

Hadits sangat dhaif. Behesti. Tidak boleh memperlakukannya dengan sia-sia. maupun tanpa seizinnya.5 Manusia bisa memiliki sesuatu (hiazat) yang merupakan asal-usul kepemilikan atau mendahului prevalensinya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 169 dengan separuhnya. Hal itu tidaklah sulit bagi Allah. pertanian. kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji. Dan seluruh umat manusia adalah pengatur alam dan masing-masing individu mempunyai ‘jatah’-nya sendiri atau berhak berkecimpung dalam praktek hiazat guna mendapatkan keuntungan dari karunia alam. berdasar asas-ekonomi kerayaktan maka diupayakanlah sebuah wadah yang mempunyai dasar historikal yang jelas. Diriwayatkan oleh ath-Thabrani dalam al-Kabir (4/ 3533). tetapi saya diciptakan untuk membajak sawah“. sesungguhnya si Fulan telah membunuhku dengan sia-sia. la tidak membunnhku karena ada suatu kemanfaatan “. hiazat6 adalah perolehan ‘jatah’ sesorang dari aset keseluruhannya. hlm. 8 Al Hadits. atau dengan sepersepuluhnya. yang memiliki kesemuannya melalui aturan ketauhidan-Nya..:” Seseorang hanya boleh memiliki tanah mati (tidak bertuan) jika telah mendapatkan persetujuan dari pemerintah. Al Qur’an. Dr. atau memiliki setelah ada perjanjian dengan penciptanya. Op. yaitu.7 Hukum Tata Negara dan Kepemimpinan “Siapa yang mengolah (mengelola) tanah mati (tak bertuan) ma tanah itu menjadi miliknya”. maka kita melakukan kerja konsumsi. Dalam Islam ada falsafah tersendiri. lalu minum air dari sebuah sungai. dalam mata rantai periwayatan-nya itu terdapat Amru bin Waqid ad-Dimasyqi Abu Hafsh bahwa ia adalah periwayat yang matruk. nalar seluruh umat manusia adalah pengatur alam. Isyarat penting dalam hadits itu adalah dorongan mempergunakan sesuatu sesuai fungsinya. dari Habib bin Muslimah dari Mu'adz. 20. yang kadangkala lebih tajam daripada ucapan? Ataukah ucapan itu merupakan ucapan sungguhan. maupun barang tambang tanpa ada kemanfaatan bagi manusia.Tanah mati menurut Imam Syafi'i adalah 5 6 52 . ketika anda merasa haus. Teori. Dan ini merupakan komponen dari salah satu pilar penting pandangan sosialisme. Burung ini bisa dianalogikan dengan sesuatu yang dibolehkan perburuannya dan yang sejenisnya dari kekayaan daratan ataupun lautan. maupun secara adat kebiasaan. pemerataan atau distribusi pendapatan dan keadilan dalam kebersamaan ini. sesungguhnya janji itupasti dimintai pertanggungan jawabnya'. jilid 5. "Wahai Tuhanku. dan jangan kalian biarkan tanah itu menjadi kosong. sejak dahulu masyarakat Asia terkenal dengan konsep dasarnya tolong-menolong (gotong-royong)." Rasulullah saw juga mengecam orang yang membunuh burung dengan sia-sia. baik tanah "mati" dan "tidak bertuan". Cit. riwayat at-Tirmidzi dan Ahmad . tanah itu otomatis menjadi miliknya? Baik dengan izin kepala negara. sebagai bagian dari khawariq (hal-hal luar biasa). Ada baiknya di sini kami sebutkan flrman Allah berkenaan wasiat tcrhadap harta anak yatim: 'Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim. Beliau memberitahukan bahwa burung itu akan mengadu kepada Allah. Sebagai contoh wacana ini terdapat di daerah perdesaan mencakup komunitas dunia sepanjang sejarah umat manusia. tanpa terlebih dahulu mendapatkan ian kep negara atau pemerintah. dan karenanya ‘jatah’ setiap individu ada dalam bentuk kolektif bersama jatah orang lain. “Bukan vntvk ini saya diciptakan. berdasarkan sabda Rasulullah 'saw.. Jadi. Apakah sapi itu berbicara dengan lisan (bahasa keadaan). lalu sapi itu berbicara. Tidak boleh mengambil sumber' hewani.. Bagaiman dengan pengelolan tanah dalam pengertian luas.. “Sementara sabda Rasulullah saw.8 Hadits itu adalah dalil bahwa kepemilikan tanah mati ditentukan ol siapa yang mengelolanya.. Allah. Dan.52 Sistem Koperasi Menurut arah dasarnya perekonomian di masa datang akan semakin jauh daripada dasar individualisme dan semakin dekat kepada kolektivisme. dengan seperempat-nya. Abu Hanifah berpendapat bahwa seseorang tidak boleh mengelola tanah mati kecuali setelah mendapatkan izin dari kepala negara atau pemerintah. Dalam salah satu frakmentasi disebutkan bahwa. atau kita melakukan aktifitas ekonomi atau kerja produktif. . pemerintah.192 Ekonomi Islam: Sejarah. Demikian juga halnya dengan siapa yang memiliki tanah dan mengelola tanah sebagai modal dasar dalam ekonomi bisnis. yaitu koperasi. Produksi terdapat sesuatu yang lain yang sebut perolehan (acquisition). surat al-Israa' ayat 34 dan 18 Farhad Nomani and Ali Rahmena. dengan sepertiganya. Jika demikian. maka hal itu merupakan makna lahiriah dari konteks hadits tersebut. Dalam hadits lain pun dikemukakan bahwa Nabi saw mengingkari orang yang mempergunakan sesuatu yang tidak sesuai dengan fungsinya. dalam terminologi fiqh (yurisprudensi) mempunyai nama hiazat atau kepemilikian atas sesuatu. Jadi. Dalam sebuah hadits shahih dikemukakan bahwa seseorang menug-gangi seekor sapi. hlm 331. Op. Manusia dipandang sebagai pengatur alam yang punya hak memanfaatkan atau mengeksploitasinya. baik secara fltrah.Cit. Dan berdasrkan kolektivisme. yaitu sama sejahtera. sambil berkata. Atas dasar kebersamaan. 7 Lihat Majma'uz-Zaumid .

dari pendui yang telah mengelola tanahnya.381).50 Rasulullah saw telah melakukan muzara'ah dengan orang-orang Yahudi pada tanah di Khaibar dengan separuh hasil yang dikeluarkannya. Dalam sebuah hadits shahih dikemukakan bahwa seseorang menug-gangi seekor sapi. kar seperti itulah suatu bangunan dinamakan tempat tinggal yang dapat dih Dan jika ditujukan untuk ladang dan perkebunan. maupun barang tambang tanpa ada kemanfaatan bagi manusia. hlm. baik dengan separuhnya. pertanian. sehingga menjadi pembatas yang jelas antara lahan itu dan lahan lain.170 Ekonomi Islam: Sejarah. maka hal itu merupakan makna lahiriah dari konteks hadits tersebut. Hal itu tidaklah sulit bagi Allah.51 Rasulullah saw telah melakukan mttzara 'ah dengan orang-orang Yahudi pada tanah di Khaibar dengan separuh hasil yang dikeluarkannya. yaitu: Pertama. sehingga kedua macam tanah itu dapat ditanami dan dijadikan lahan pertanian. maupun secara adat kebiasaan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 191 seluruh tanah yang tid dikelola dan bukan pinggir tanah yang telah terkelola. tidak ada orang yang mendengarnya yang berada di tanah yang telah dikelola itu. bentuk pengelolaan lahan yang kering adalah dengan mengalirkan air ke lahan itu. tanah itu dinilai sebagai tanah yang telah dikelola. sesungguhnya janji itu pasti dimintai pertanggungan jawabnya”. Sebagian pengikut mazhab Syafi'i berpendapat tidak tepat dengan mengatakan bahwa pengolahnya itu belum berhak memilikinya hingga ia menanam lahannya itu. maka bentuk pengelolaan adalah dengan mendirikan bangunan dan atapnya di lahan itu. sambil berkata. dan bentuk pengelolaan lahan basah adalah dengan menahan air darinya. Dalam hadits lain pun dikemukakan bahwa Nabi saw mengingkari orang yang mempergunakan sesuatu yang tidak sesuai dengan fungsinya. "Wahai Tuhanku. dan jangan kalian biarkan tanah itu menjadi kosong. adalah lebih berhak untuk menge tanah itu dari orang yang jauh. ia tetap berstatus sebagai tanah mati. Dalam mengelola tanah mati mi. atau dengan sepersepuluhnya. tetapi saya diciptakan untuk membajak sawah °. Jika orang yang mengelola tanah uu mempekerjakan orang lain untuk menanami lahannya. Tidak boleh mengambil sumber' hewani. yang kadangkala lebih tajam daripada ucapan? Ataukah ucapan itu merupakan ucapan sungguhan. Jika ketiga syarat ini telah dipenuhi. Dimungkinkan pula menyewakannya dengan jumlah harta tentu sebagaimana pendapat sebagian besar ahli fiqh. maka orang yang mengelola itu tetap sebagai pemilik lahan tersebut Demikian juga dengan mudharabah (salah satu bentuk kerjasama) yaitu kerja sama antara modal dengan tenaga. Ada baiknya di sini kami sebutkan firman Allah berkenaan wasiat tcrhadap harta anak yatim: “Dan janganlah kamu mendekati harta anak yatim. Isyarat penting dalam hadits itu adalah dorongan mempergunakan sesuatu sesuai fungsinya. Karena. sebagai bagian dari khawariq (hal-hal luar biasa). Tidak boleh memperlakukannya dengan sia-sia. riwayat Ahmad dan Nasa'i. menyebutnya secara indefinitif. Dan menahan air dari lahan itu. lalu sapi itu berbicara. jika ia berbentuk lahan yang digenangi air. . Bentuk Pengelolaan Tanah Bentuk pengelolaan tanah itu ditentukan oleh kebiasaan kar Rasulullah saw. sekalipun kami tidak mengganggap kuat pendapat tersebut. . Al Hadits. "Lakukanlah muzara'ah pada tanah kalian. Jika demikian. meninggikannya (membuat galengan sebagai tanda petak-petak lah. "Lakukanlah Muzara'ah pada tanah kalian. kecuali dengan cara yang lebih baik (bermanfaat) sampai ia dewasa dan penuhilah janji. Imam Malik pendapat bahwa orang yang tinggal dekat dengan lahan itu." Rasulullah saw juga mengecam orang yang membunuh burung dengan sia-sia. orang yang dekat dengan lahan dan yang jauh darinya mempunyai hak yang sama. sesungguhnya si Fulan telah membunuhku dengan sia-sia. Beliau memberitahukan bahwa burung itu akan mengadu kepada Allah. baik secara fltrah. Umar bin Abdul Aziz berkata. Meskipun tanah bersambung dengan tanah yang telah dikelola. jika lahan ditujukan untuk dijadikan tempat tinggal. Ketiga. dengan seperempat-nya. Apakah sapi itu berbicara dengan lisanul bahasa keadaan). dan tidak menjadi alasan baginya untuk memiliki bangunan orang tersebut.. Lihat komentar kaini tentang hadits Ini dalam al-Muntafa at-Taghib wat Tarhib hadits no. Umar bin Abdul Aziz berkata. mengumpulkan tanah yang mengelilingi lahan itu.338. Abu Yu berkata bahwa tanah mati adalah seluruh tanah yang jika seseora berteriak dengan suara paling kuat di lahan yang paling dekat dengan lahan yang telah dikelola. 51 50 9 Al Hadits. Teori. baik Lihat buku penulis Halal dan Haram. Abu Hanifah berpendapat tanah mati adalah tanah yang jauh d tanah yang telah dikelola dan tidak dicapai oleh saluran air. Burung ini bisa dianalogikan dengan sesuatu yang dibolehkan perburuannya dan yang sejenisnya dari kekayaan daratan ataupun lautan. la tidak membunnhku karena ada suatu kemanfaatan “. karena hal itu seperti orang yang menempati suatu bangunan orang lain. 271-276. mengelola tanah itu. Pendapat ini tidak tepat. dengan sepertiganya. 577. Misalnya. yaitu dengan membolak-balikkan tanah yang berada di lahan itu. riwayat Tirmidzi (1379). Ahmad (3/313. mertgalirkan air ke lahan itu. dan orang yang mengelolanya berhak memilikinya.9 Kedua. "Bukan vntvk ini saya diciptakan. jika ia berbentuk lahan kering. sehingga pembatasan diserahkan kepada kebiasaan yang diakui. bentuk pengelolaan harus memenuhi tiga syarat..

namunjika ia mempunyai barang lain yang berada di lahan itu. baik ia diairi dengan air usyr maupun air kharaj. Oleh usaha perbankan telah ditunjukkan cara melaksanakannya. setelah ia menerimanya. Sedangkan. Sedangkan. Dengan demikian. tidak merusaknya atau menghancurkannya. atau dengan cara disewakan kepada orang muslim lainnya yang mampu melakukannya. dan kemudian mengalirkan air ke lahan itu. Nabi saw mengingatkan untuk tidak menyia-nyiakan satu suap pun makanan. bukan bangunannya.48 Kita telah mengetahui bagaimana Rasulullah saw meninggatkan kewajiban memanfatkan benda apapun yang terbuang. seperti pepohonan atau tanaman. karena lahan itu hilang dari tangannya. Dan ia boleh pula menjualnya. Hal itu termasuk bagian tolong menolong antara pemilik tanah dengan petani penggarap. Manusia wajib mensyukurinya. Namun ini adalah suatu tantangan bagi majikan pribumi dan asing untuk merancangkan sistem kerja yang memungkinkan terpisahnya kaum wanita dan kaum pria. Jika tidak mampu menanamnya sendiri maka hendaknya ia merelakannya kepada saudaranya sesama muslim”. riwayat Bukhari dan Muslim dari Jabir dan Abu Hurairah. jika ia menjualnya. Imam Malik berpendapat bahwa ia boleh menjual bangunan-nya dalam semua kondisi. seperti kulit bangkai domba. seperti harta miliknya. orang yang mengelola itu lebih berhak dari orang yang telah memberikan batas atas lahan itu. ia menjadi pihak yang paling berhak untuk mengelola tanah itu dari orang lain. Allah berfirman kepada Bani Israil. Tanah yang dikelola adalah meiyadi tanah ma'syur (hasilnya dipungut zakat sebesar sepersepuluh/10 persen). maka ia memiliki air dan tanah mati yang terkena air itu serta pinggir-pinggirnya. 49 48 pihak yang mendirikan bangunan. maka hendaknya ia menanamkannya. Karena dihadapkan dengan pilihan antara bertambah banyaknya mempekerjakan pekerja perantau atau kaum wanita. meskipun kemudian ada orang lain yang me-nempatinya. dan tidak boleh dipungut kharaf darinya. hal ini tidak boleh menurut pendapat yang zahir dalam mazhab Syafi'i. jika ia tidak turut bekerja mengelolanya. dan lain-lain yang tergolong sebagai keruskan dimuka bumi. Dan. ia tidak memiliki lahan sisanya. di negara seperti Arab Saudi pun peranan kaum wanita di barisan kerjanya akan meningkat. tanpa perlu mengandalkan pekerja perantau. Kita nantikan bagairnanakah fasilitas yang disediakan oleh majikan lainnya. Sedangkan. surat al-Baqarah (2) ayat 60. Dan banyak dari ulama sahabat Syafi'i membolehkannya karena saat ia telah memberikan batas-batas atas lahan itu. ada dua kemungkinan. Di antara bentuk syukurnya itu adalah menjaganya dari kerusakan. karena kepemilikannya belnm permanen. ia boleh menjual bidang tahan yang telah diairi itu. baik karena berlebih-lebihan maupun meremehkannnya. kemudian ada pihak yang dapat merebutnya dari tangan si pembeli dan mengelola tanah itu. padajangka panjang. Abu Hanifah berpendapat bahwa jika ia turut bekerja mendirikan bangunan itu. Dalam masalah itu terdapat sebuah hadits: “Barangsiapa yang memiliki tanah. Teori. Imam Syafi'i berpendapat bahwa ia tidak boleh menjual bangunan itu sama sekali. maka para pembesar Arab Saudi mungkin menyukai pilihan yang disebut belakangan. walupun kadang kala disepelekan oleh manusia. Kemudian. jika orang yang baru memberikan batas-batas atas lahan itu ingin menjual lahan tersebut sebelum terlebih dahulu mengelolanya. jika ada pihak yang lain merebut lahan itu dan mengelolanya. Hal ini merupakan salah satu upaya untuk mengatasi kekurangan tenaga kerja. jika pemilik bangunan ingin menjual bangunannya itu. namun ia tidak menanaminya. Bidang Pertanian Sumber daya alam merupakan nikmat Allah kepada mahluk-Nya. hal ini dibolehkan. ia tetap sebagai pemilik bangunan itu. dan tidak membuang sisa-sisa makanan ke tong-tong sampah. Abu Hanifah dan Abu Yusuf berpendapat bahwa jika tanah itu diairi dengan air usyr maka . Makanan yang jatuh harus dibersihkan lalu dimakan sisanya. Sementara ulama lain pengikut mazhab Syafi'i. meski-pun ia tetap sebagai pihak yang paling berhak atas tanah itu. Sementara. seperti telah kami jelaskan sebelumnya. ia menjadi pihak yang paling berhak atas lahan itu. Seorang muslim juga harus membersihkan piringnya dengan sendoknya. Al Hadts. Perlu disampaiakan di sini. menurut pendapat Ibnu Abu Hurairah-salah seorang ulama pengikut mazhab Syafi'i-harga tanah itu masih dapat diminta kepada si pembeli. Namun. ia boleh menjual barang-barang itu. dan orang yang mengelola lahan itu menjadi sekutunya dalam kepemilikan lahan itu. arahan Nabi saw untuk menggarap tanah bagi orang yang mampu menanamnya sendiri. dan tidak dibiarkan dimakan syaitan. yang berpendapat boleh menjual lahan itu bahwa menilai harga tanah tersebut tidak dapat diminta kepada si pembeli. Jika seseorang telah memberikan batas-batas terhadap suatu lahan yang mati. setelah memancarkan dua belas mata air untuk mereka di saat ketersesatan mereka: “…makanlah dan minumlah kamu sekalian dan jaganlah kalian melampaui batas dengan membuat kerusakan”. dalam Shahih alJam’ ash-Shaghir: 6514. polusi. Bahkan. ulama masih memperdebatkan kebolehannya.190 Ekonomi Islam: Sejarah. Jika seseorang telah menandakan batas-batas suatu lahan yang mati baginya. Jika pemilik lahan itu ingin menjual lahannya. ia boleh menjualnya. ia tidak boleh menjualnya. Hal ini menyerupai Al Qur’an. kehancuran. menjual sisa lahan yang telah ia tandai itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 171 Peran Wanita Dalam Barisan Kerja akan Bertambah Agaknya tidak dapat disangsikan lagi.49 Jika penggarapan tanah dilakukan dengan sistem muzara’ah (kerjasama) maka hal ini itu pun adalah baik.

Akibatnya terciptalah kesempatan kerja bagi kaum wanita. oleh pengikutaya. dan status itu tidak mengubah status hukum air yang mengalir di situ. Dan saat anaknya. Sedangkan. di Arab Saudi. Dan daerah alBathaih saat ini. dan Eufrat maka ia adalah tanah usyr. Pendapat Muhammad bin Hasan itu adalah berdasaAan landasan kenyataan bahwa Sungai Dajlah di Bashrah adalah di antara sungai yang diciptakan oleh Allah swt. hal ini adalah akibat faktor kebudayaan. termasuk Arab Saudi. dan melakukan bermacam-macam jenis pekerjaan yang biasa dilakukan oleh kaum pria. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 189 lahan itu menjadi tanah usyr (tanah yang hasilnya dipuiigut zakat sebesar sepersepuluh/10 persen). ia memerintahkan untuk memperbaiki sungai itu. sehingga hukum tanah itu berubah menjadi tanah mati. Dan. termasuk Mesir dan Pakistan. dan suaminya tidak boleh menggugat harta istrinya itu. Karena Sungai al-Bathaih adalah bukan termasuk sungai kharaj. kemudian air itu mengalir ke Sungai Dajlah Bashrah. tahun yang bertepatan dengan kejadian Rasulullah saw. karena pada lembaga pendidikan khusus untuk wanita hanya akan mempekerjakan tenaga wanita. bukan dari air laut yang pasang itu. dan tidak perlu disangsikan bahwa wanita lulusan sekolah menengah atau perguruan tinggi paling tidak sama kemampuannya dengan rekan-rekan prianya. Harta warisan seorang wanita tetap menjadi miliknya menurut hukum waris Islam. yang sampai ke Bashrah dari saluran yang lurus dan sisi-sisinya terpelihara. Kemudian.10 Sebabnya adalah seperti diceritakan oleh para sejarawan bahwa air Dajlah mengalir di Dajlah yang dikenal dengan al-Ghaur. bertempat di gedung yang berdampingan dengan cabang bank untuk kaum pria. . Teori. Ibid. dan jika lahan itu diairi dengan air kharaj. sehingga sebagian tanah itu kembali dapat dikelola. Para pengikutnya. sehingga ia tidak berstatus sebagai air kharaj. Ada dua pendapat tentang hal ini: sebagian mereka berpendapat bahwa dasarnya itu adalah karena air kharaj mengalir di Sungai Dajlah di Bashrah dan menyerap ke tanah yang dilewatinya. Di beberapa negara. Belum tentu isi dan bahan pendidikannya berlainan. Kaum wanita juga menyimpan sendiri pendapatannya. Ini juga alasan yang tidak tepat. mengutus Abdullah bin Hudzafah as-Sahami kepada 10 dan istri tidak mempunyai rekening lancar bersama dan masing-masing mengurus keuangannya secara terpisah. Kini pendidikan untuk kaum wanita mendapat prioritas di kebanyakan negara Islam. Bahkan usaha pendidikan di Arab Saudi merupakan majikan tunggal terbesar bagi kaum wanita. Hal itu terjadi pada tahun keenam Hijriah. maka lahan itu menjadi tanah kharaj. Kita harus menunggu apakah gagasan bank khusus untuk kaum wanita itu akan tersebar ke negara-negara Islam lainnya. namun akan disediakan pendidikan secara terpisah dan bukan secara membaur. 47 Ibid. karena al-Bathaih di Irak telah ada sebelum Islam. sehingga airnya meluap dan menenggelamkan bangunan-bangunan yang ada di sekitarnya. Dengan diutamakannya pendidikan secara terpisah baik di Mesir maupun di Pakistan bertambah pulalah jumlah berisan kaum pekerja wanita. jika diairi dengan sungai yang dibangun oleh Allah swt. Penduduk Irak dan lainnya telah sepakat bahwa tanah Bashrah yang mati dan tak terurus yang kemudian dikelola adalah tanah usyr. ataupun di gedung-gedung tersendiri. sebelumnya adalah tanah pertanian dan pedesaan yang berisi rumah-rumah yang ditempati. sehingga air yang kemudian dialirkan ke lahan di Bashrah itu adalah dari air Sungai Dajlah dan Eufrat. kaum wanita berperanan penting dalam barisan kerja. namun ia tidak bercampur dengan air itu. Munculnya bank khusus untuk wanita ini berarti bahwa kaum wanita kini dapat mengurus uangnya sendiri. tetapi kini wanita Saudi telah mulai dilatih untuk memegang jabatan yang lebih tinggi. dan bukan karena larangan agama Islam. Tentang landasan pendapat Abu Hanifah diperdebatkar. Semua pimpinannya wanita. Anu Syirwan. seperti Sungai Dajlah.47 46 Lihat Abu Yusuf dalam Al-Haraj. Sekalipun dapat diajukan alasan bahwa ini adalah akibat kebijakan sosialis yang dianut negara-negara bersangkutan yang mendukung paham emansipasi wanita.46 Pendidikan pun akan Diselenggarakan Secara Terpisah Sekalipun sepanjang sejarah pendidikan kaum wanita relatif lebih diabaikan di negara-negara Islam. sedangkan sungai-sungai yang dibangun kemudian adalah sungai yang digali oleh kaum muslimin. Bank ini telah didirikan sebagai cabang terpisah dari perusahaan perbankan komersial terbesar di Arab Saudi. di antaranya Thalhah bin Adam berpendapat bahwa alasannya adalah karena air sungai Dajlah dan Eufrat telah menetap di Sungai alBathaih. sedangkan tanah Bashrah diairi dari gelombang air pasang. namun sampai saat ini eksperimen di Arab Saudi tampaknya berhasil dengan baik.172 Ekonomi Islam: Sejarah. dan sekalipun pada saat ini hanya beberapa pejabat saja yang berkebangsaan Arab Saudi. saat Raja Qabbadz bin Fairuz berkuasa sungai itujebol dan ia tidak memperhatikannya. air pasang itu berasal dari laut bukan dari Dajlah dan Eufrat Pendapat ini tidak tepat karena air pasang dari laut itu hanya mendorong air tawar itu di sungai. Muhammad bin Hasan berpendapatbahwa jika lahan itu adalah tanah yang dikelola dengan pengairan dari sungai yang digali oleh manusia maka ia adalah tanah kharaj. sehingga hukumnya terputus dari hukum sebelumnya. berkuasa. dan kebanyakan dari mereka itu adalah warga negara Palestina atau Mesir. bukannya berkurang.

namun mereka dapat mencari hiburan dengan bertawakal menurut ajaran agama Islam. pejabat yang bertugas mengumpulkan kharaj daerah itu adalah Hasan an-Nabthi dalam masa kekuasaan Khalifah Walid bin Abdul Malik. Jika dua pendapat ini dipakai.a. demikian pula kantor dari sejumlah perusahaan besar. Ibid. . yaitu Kisra Abruiz. Yang diutamakan ialah mengadakan perpisahan antara lingkungan pria dan wanita. Biasanya suami 44 Lihat: Muhammad Abdul Aziz al-Halwi. Di sana tidak terdapat keberatan terhadap nepotisme (rnengutamakan keluarga) seperti halnya di dunia Barat—bahkan ini dipandang wajar. atau menerima pekerjaan berupah. 1999). dan dari tanah al-Bathaih itu.188 Ekonomi Islam: Sejarah. bukan karena jasa atau keunggulannya. Pembesar Arab Saudi lebih maju dari pemerintah Islam lainnya dalam melaksanakannya. landasan kesepakatan pendapat itu hanyalah karena adanya pengelolaan tanah bukan karena sebab yang lain. Namun seorang majikan tidak mempunyai keleluasaan bergerak dalam soal menaikkan pangkat karyawan seperti para rekannya di dunia Barat. Wanita Arab Saudi pada umumnya tidak bekerja di luar rumah sendiri. tidak ada dua bangunan yang saling berhubungan. Teori. menjadi berstatus tanah usyr. seperti besar wilayah Bathaih. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir tanah itu adalah tanah yangjauh darinya dan tidak dicapai oleh air. Semua kantor-kantor pemerintah hanya mempekerjakan kaum pria. para pekeijayang bertanggungjawab atas sungai itu tidak dapat mengatasinya. Setelah itu. Hal ini memang dapat menimbulkan frustrasi di kalangan karyawan berusia muda atau yang berkemampuan tinggi. Kemudian. Fatwa dan Ijtihad Umar bin Khattab (terj) (Surabaya: Risalah Gusti. sehingga perjalanan air di sungai itu terpelihara. dan saluran airnya. Dan. dan sedang diselenggarakan usaha penelitian untuk rnengetahui bagaimanakah menyelenggarakan kegiatan pemerintahan sipil di kantor-kantor khusus untuk wanita. dan kebanyakan sekretaris adalah pria. didambakan di dunia Islam. Pemisahan antara pria dan wanita dalam lingkungan kerja didambakan.a. Sementara.12 Pinggir Tanah Mati yang Dikelola Pinggir tanah yang dikelola untuk tempat tinggal atau ladang. Alasan yang dikemukakan oleh para sahabat Abu Hanifah bersama apa yang kami jelaskan tentang keadaan Bathaih itulah yang membuat mereka ber-pendapat seperti itu. sehingga tanah yang tak terurus tersebut. dan lebar seluruh gang sebesar 11 12 Ibid. Abruiz juga banyak membuat sungai-sungai kecil yang dialirkan dari sungai itu. sekalipun dalam agama Islam tidak ada larangan bagi kaum wanita untuk bekerja. Khalifah Hisyam bin Abdul Malik. Dan. halaman rumah. Dan. Para sahabat telah menjadikan Bashrah sebagai kota pada masa Umar r. dan para keluarga mengharapkan agar dia diutamakan dalam soal kenaikan pangkat daripada karyawan yang bukan keluarga. Bank khusus untuk wanita mungkin adalah gagasan Islam yang lebih inovatifmengenai pemisahan kaum wanita dari kaum pria. la juga banyak mengeluarkan dana untuk mengatur sungai itu. karena kepentingan keluarga diutamakan di atas kepentingan perusahaan. daripada mengecam atau berusaha mendobrak sistem hirarki perusahaan yang mantap. juga oleh kenyataan para sahabat bersepakat bahwa tanah-tanah mati di Bashrah yang kemudian dikelola dan dlpergunakan. menurut Syafi'i. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 173 Kenaikan Pangkat Atas Dasar Masa Dinas Seorang majikan juga memikul tanggung jawab atas struktur kerja dalam perusahaannya. yang tidak pernah teijadi sebelumnya. dan kenaikan pangkat para karyawan. Abu Yusufberpendapat bahwa pinggir tanah itu adalah ukuran sampainya suara orang yang memanggil dari batasnya.11 Kemudian saat Muawiyah r. ia mengangkat maula-nya yaitu Abdullah bin Darraj sebagai pemungut kharaj Irak. 45 Ibid. Status itu terus berlangsung hingga saat ini. bukannya wanita. Kemudian kaum muslimin datang ke Irak. Kenaikan pangkat pada umumnya didasarkan pada masa dinas seorang karyawan. seperti untuk jalanannya. Terpisahnya pria dan wanita baik dalam pergaulan sosial maupun dalam lingkungan kerja. dan tidak ada dua rumah yang saling berdempetan. dan mereka telah membuat rencana tempat tinggal bagi anggota kabilah kota itu.45 Disediakan Lembaga Terpisah untuk Wanita Kini. malah lebih besar lagi.44 Wanita di Lingkungan Kerja Para pengusaha Barat yang untuk pertama kalinya mengunjungi Arab Saudi acapkali heran melihat pemisahan antara pria dan wanita. namun ini tidaklah menutup kemungkinan bagi kaum wanita untuk bekerja. la berhasil mengumpulkan kharaj dan tanah al-Bathaih sebesar lima juta dirham. Kisra sebagai utusan beliau kepadanya. sehingga luas genangan air di Bathiah ber-tambah besar dan meluas. dan pasukan Persia sibuk terlibat dalam peperangan dengan kaum muslimin. ukurannya adalah dengan kadar luas yang dibutuhkan oleh tanah itu. sehingga dalam satu hari saja ia dapat membuat tujuh puluh sungai kecil. Dengan upaya perbaikan sungai itu maka luas Sungai Dajlah dan Eufrat bertambah dengan drastis. ia dapat mengumpulkan kharajyang besar. Mereka membangun jalan raya utama selebar enam puluh cubit dan lebarjalan-jalan lain sebesar dua puluh cubit. di Arab Saudi telah disediakan lembaga-lembaga khusus yang diselenggarakan oleh wanita untuk wanita. menduduki jabatan kekhalifahan. sehingga saat sungai itu pecah tidak ada yang mem-perhatikannya.

Ibid. Tidak ada yang boleh melarang seseorang untuk cieng-ambil minum darinya dan tidak boleh pula menghalangi seseorang untuk membuat saluran air ke ladangnya dari sungai itu. sumur. maka hal itu patut diperhatikan. Dan rumah-rumah yang mereka bangun saling berdempetan. Narnun mengingat suasana kekeluargaan. 14 Macam kedua: air sungai itu berkurang dan permukaan tidak naik sehingga ia baru dapat mengairi ladang penduduk setelah dibuat dam. Pertama. “Jika suatu kaum berselisih pendapat tentang luas gang mereka. riwayat Bukhari dari Abu Hurairah. Teori. Satu cubit/depa di Syria adalah 0. Sedangkanjika tidak menghasilkan pengaruh apa-apa. atau mereka mem-buat saluran ke sungai lain. Seorang majikan cenderung berusaha mengatasi kesulitan jangka pendek dengan harapan bahwa dalam jangka panjang kondisi perdagangan akan membaik. maka rencana mereka itu dilarang. Tentu saja hal ini tidak selalu bisa dilaksanakan. Bahkan kaum ulama menganjurkan agar seorang majikan menyediakan pinjaman uang bebas bunga. dan membangun pada tiap persinggahan kendaraan tempat yang luas sebagai tempat mengikat kuda-kuda mereka. dan tidak ada pula kepentingan yang mendesak sehingga membuat orang mempertengkarkan dan mempersengketakan airnya. asal saja sisa upahnya tidak akan kurang dari yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan bersama keluarganya. namun pada umumnya seorang majikan lebih memilih kebangkrutan daripada rnemecat karyawannya.58 m. Tidak terbayangkan jika air kedua sungai itu sampai tidak mampu memenuhi kebutuhan manusia sekitarnya. Macam pertama: sungai yang airnya naik meninggi meskipun tidak ada dam yang menahannya. Cicilan semacam itu haruslah disesuaikan dengan keadaan keuangan karyawan. Muhammad Abu Zahrah. Basyir bin Ka'ab meriwayatkan dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah saw. dan mata air. air yang dialirkan oleh Allah swt di sungai-sungai kecil.68 m.80 m. Tidak bisa memecat karyawan walaupun pesanan berkurang. dan Di Irak adalah sepanjang 0.42 Agar ia dapat memberi bantuan keuangan. terutama kepada anak prianya. majikan diharap untuk membantunya. cabang dari sungai itu untuk mengairi tanah yang lain. Sistem jaminan kesempatan kerja seumur hdiup di kebanyakan negara Islam berarti bahwa seorang majikan harus tetap menahan karyawannya. seorang majikan biasanya harus mempunyai cadangan dana cair yang cukup besar. Siapa yang mau boleh mengambil air dari sungai itu untuk mengairi ladangnya. Maka penduduk bagian hulu sungai itu dapat menahan air itu hingga dapat mengairi ladang mereka. Demikian pula perhatian majikan terhadap keluarga karyawan tidak ditolak melainkan disambut baik bahkan diharapkan. Air keduanya dapat dipergunakan untuk mengairi ladang dan untuk keperluan minum. dan perlu ditunjukkan sikap murah hati bila karyawan itu mengalami kesulitan keuangan terus-menerus. dan sikapnya ini tidak menimbulkan kekesalan. 42 . dan seharusnya mereka tidak terlalu ketat untuk menuntut pembayaran kembali. jika seorang majikan memenuhi semua tanggungjawab sosialnya. Mengadakan "rasionalisasi" atau "penciutan" barisan pekerja semata-mata berdasarkan perkiraan atau perencanaan keuangan yang kurang menyenangkan.13 Air yang Diekplorasi Air yang dieksplorasi ada tiga macam. tidak dipandang sebagai sikap Islam sejati. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 187 tujuh cubit.41 Bila seorang karyawan mengalami kesulitan keuangan. bersabda. Tidak mungkin berusaha dalam lingkungan dunia Islam tanpa menyediakan uang cadangan itu. seperti Sungai Dajlah dan Eufrat Kedua sungai itu juga dinamakan dengan Rafidain. Dan. Cit. Op. 14 Al Hadits. dan masing-masing boleh membuat saluran air ke ladangnya dari sungai itu. dan walaupun kaum Muslimin menghargai kebebasan kehidupan keluarganya. riwayat Bukhari. Jika sekelompok orang ingin membuat sungai. Bila seorang majikan tidak memperhatikan keluarga karyawan ia dianggap tidak sopan. 43 Ibid. dan tempa mengubur orang yang mati. rencana mereka itu tidak dilarang. perhatian seorang majikan akan disambut baik.43 41 Al Hadits. sekalipun sebenarnya tidak ada lagi pekerjaan bagi mereka. Para majikan akan dihormati bila diketahui menyediakan dana cadangan darurat semacam itu. yang dialirkan oleh Allah SWTdi sungai-sungai besaryang tidak dibuat oleh manusia. maka jadikanlah luas gang itu selebar tujuh cubit/depa”. Seorang majikan bertanggung jawab menjamin kepastian kerja bagi para karyawan. masing-masing orang tidak boleh saling menghalangi yang lain untuk memanfaatkan air itu. dan mencukupi kebutuhan para penduduk tanpa ada kekurangan. Berarti ia akan melepaskan peluang untuk memperoleh hasil dari tambahan investasi modalnya. Mereka melakukan hal itu sesuai dengan pendapat yang telah mereka sepakati dan nash yang tidak boleh dilanggar. kemudian dilanjutkan dengan wilayah-wilayah 13 rnengharapkan bantuan karyawannya pada setiap saat yang dipandangnya perlu. Kelalaian menyediakan dana cadangan itu akan dipandang sebagai sikap tidak bertanggung jawab. Kedua. Air sungai ada tiga macam. maka wajarlah bila cicilan utang itu dipotong dari upah karyawan. Jika hal itu membuat efek yang buruk terhadap para penduduk yang biasa me-manfaatkan sungai itu. Masing-masing pemilik lahan boleh mengambil air dari sungai itu untuk mengairi lahannya pada saat ia membutuhkan. yaitu: air sungai.174 Ekonomi Islam: Sejarah. misalnya dengan memperluas usahanya. Di Mesir adalah 0.

Per-bedaan itu bisa terjadi dari lima segi. darinya. dari segi perbedaan tanaman yang ditanam. karena mungkin karyawan itu memenuhi sebagian kewajiban si majikan. karena masing-masing ukurannya ditentukan sesuai dengan kebutuhan. dan tidak jarang seorang rnajikan menyediakan beasiswa dan jaminan pendidikan lain bagi anak-anak itu. Para karyawan akan merasa tidak puas bila laba membumbung tinggi. karena ia bertindak dalam lingkup miliknya dengan cara yang AlHadits. dan para karyawan tidak dapat mengandalkan uang bonus untuk memenuhi kebutuhan pokoknya. Karena perbedaan dari kelima segi ini. Op. masing-masing memiliki ukuran kebutuhan pengairan tersendiri. Muhammad Ibn Ishaq meriwayatkan dari Abi Malik bin Tsalabah dari ayahnya.186 Ekonomi Islam: Sejarah. Teori. dan dengan demikian menekan risiko pertentangan antara majikan dengan karyawan. Sebaliknya di dunia Islam tidak ada pemisahan tegas antara jam kerja dan jam istirahat.40 Campur tangan majikan secara berlebihan di luar lingkungan kerja tidak akan diterima oleh para karyawan di dunia Barat. Ketiga. Kelima. Kedua. Karena biasanya majikan dan karyawan masih sekeluarga atau sesuku. dan pada umumnya jadwal jam kerja kurang berstruktur. kemudian setelah airyang dialirkcm ke lahan mereka itu telah mencapai ukuran mata kaki. masing-masing musim ini (untuk lahan tanah) mempunyai ukuran kebutuhan pengairan tersendiri. khususnya mengenai pendidikan anak-anak para karyawannya.16 Malik berpendapat bahwa ukuran pengairan untuk daerah Buthhan juga seperti itu. untuk itu dikembalikan kepada kebiasaan yang berlaku baginya.15 Sedangkan. dari segi perbedaan waktu menanam. di antara tanah itu cukup diairi dengan sedikit air dan ada yang harus diairi dengan banyak air. Jika seseorang mengairi tanahnya atau mengeluarkan airnya dari dalam tanahnya. 16 Al Hadits. terutama bila mereka menganggap bahwa laba itu adalah hasil jerih payah mereka. hadits ini sahih dengan dengan adanya hadits berikutnya dalam buku ini yang menguatkannya. dan dengan penuh pengertian dia memberikan cuti kepada karyawan yang harus menjaga saudaranya yang sakit itu. Pertama. “Rasulullah saw. . Ketentuan. dan tidak bertemu dengan Ubadah. demikian juga untuk pohon kurma dan pepohonan lain. dari segi perbedaan kontinuitasnya dan keterputusannya. yaitu seukuran mata kaki. Seorang majikan 39 40 berikutnya yang dilewati sungai itu. Sistem pembagian laba ini akan menghapuskan pandangan bahwa karyawan diperlakukan tidak adil dan mereka akan bekerja sekuat tenaganya untuk rneningkatkan keuntungan. la adalah periwayat yang majhul keadaannya. “Nabisaw. Tetapi walaupun perusahaan itu bukanlah perusahaan keluarga. maka mereka mengalirkan air itu kepada para pemilik lahan berikutnya. Bahkan seorang majikan bersedia memikul biaya perawatan rumah sakit untuk saudara para karyawan. disambut dengan gembira. Perhatian terhadap para karyawan jauh melampaui soal pembayaran upah saja. Monzer Kahf. mereka harus mengalirkan air itu kepada pemilik lahcm yang berikutnya”. begitu seterusnya hingga akhimya seluruh lahan mereka dapat diairi”. Karena itu upah pokok itu harus cukup untuk memenuhi kebutuhan pokok karyawan beserta keluarganya. yang merupakan ciri khas banyak penguasa dan pemerintah di wilayah Timur Tengah. maka tidak dapat ditentukan ukurannnya dengan ukuran yang ditetapkan oleh Rasulullah saw. Namun. riwayat Ibnu Majah. bagi salah satu jenis saja. dari segi perbedaan musim panas dan musim dingm. ini bukan sebuah ketentuan umum bagi sepanjang masa dan bagi seluruh negeri. Ahmad dari Ubadah bin Shamit dari jalan periwayatan Ishaq bin Yahya bin Walid. sedangkan upah tidak berubah—ini adalah hal pasti yang memperburuk hubungan tenaga kerja yang sering terjadi di Barat. para majikan Muslimin acapkali memperhatikan kehidupan karyawan di luar lingkungan kerjanya. Tanggung jawab seorang majikan bahkan meliputi karyawan dan keluarganya. kemudian air itu mengalir ke tanah tetangganya hingga menenggelamkan tanah itu.39 Para majikan Muslimin cenderung untuk lebih bersikap kebapaan daripada rekan-rekan mereka di dunia Barat. Ini merupakan suatu sikap yang banyak mencerminkan pola dasar kebapaan informal. 15 Ibid. bukan bonusnya. maka sikap itu tidaklah mengherankan. Cit. Keempat. bila dibagi-bagikan. tentang ukuran air yang ditahan untuk mengairi lahannya itu. Mereka juga memperhatikan kesehatan serta kesejahteraan para karyawan dan berusaha agar para karyawan merasa puas di lingkungan perusahaannya. Yang terputus diambil darinya apa yang tersimpan. karena masing-masing usia pohon mempunyai kebutuhan pengairan tersendiri. maka ia tidak menanggung kerugian yang dialami oleh tetangganya itu. sementara yang berkontmuitas diambil darinya yang dipakai. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 175 Tetapi hadiah atau bonus ini hanyalah merupakan suatu imbalan tambahan. kemudian setelah selesai mengairi lahan msreka. Namun laba. Sistem bonus mencegah penghasilan laba yang berlebih-lebihan. sehingga tidak ada alasan untuk memandang laba sebagai hasil dari penindasan pada para pekerja. karena penyiramanan untuk perkebunan ada ukuran tertentu. dari segi perbedaan tanah. hal ini sulit untuk dipahami para pengusaha Barat. memutuskan dalam masalah pengairan lahan darisungai bahwa para pemilik lahan yang berada di hulu sungai dapat mengairi lahannya sebelum pemilik lahan yang berada di hilir sungai. Dan. Ubadah bin Shamit meriwayatkan. karena setiap perusahaan wajib membayar upah pokok yang memadai dan upah pokok inilah yang merupakan upah yang layak. menetapkan bagi pemilik lahan yang berada di lembah Mahzur untuk menahan air di lahan mereka hingga sebatas mata kaki.

Ibnu Qudamah al-Maqdisi. orang lain tidak berhak atas sungai itu. Di wilayah itu perusahaan yang buruhnya berupah lebih rendah. dengan melaksanakan pembagian pendapatan yang berlainlainan pada setiap perusahaan. Maka sungai itu menjadi milik bersama mereka. Tambahan lagi.38 Caranya. Dalam keadaan semacam ini tidaklah bijaksana bila membayar upah yang rendah menurut pandangan setempat. belum tentu akan mendapatkan keuntungan yang lebih banyak dibandingkan dengan perusahaan yang buruhnya berupah tinggi. Op.37 Dukungan gagasan pembagian pendapatan sebagai imbalan kerja semakin bertambah sebagaimana yang sudah biasa terjadi secara tradisional dalam lingkungan pertanian. Salah seorang dari pemiliknya itu tidak boleh mendirikan jembatan di atasnya. masing-masing pihak men-dapatkan gilirannya yang tidak boleh diganggu oleh yang lainnya. Dan mereka tidak perlu pula membendungnya karena dengan naiknya permukaan air sungai karena air pasang. Dan. . sehingga upah bukan merupakan pengeluaran yang terbesar. mungkin di hari besar Islam. baik untuk minum maupun membuat saluran darinya. yaitu di negeri yang tidak ada air pasangnya. Abdul Azim Islahi. Hadiah ini dapat dibayarkan setahun sekali. Mereka dapat mengairi seluruh ladang. membagi air sungai itu dengan membuat saluran dari kayu secara memancang dan darinya kemudian dibuat lubang-lubang kecil yang disesuaikan dengan bagian air masing-masing. maka orang kedua yang memiliki lahan itu menjadi pihak yang lebih berhak untuk menangkap ikan itu dari orang yang per-tama. maka sulitlah untuk menggunakannya sebagai patokan yang tepat dalam menetapkan upah. karena seluruh urusan keluarga dapat berhasil atau gagal secara bersama-sama. Cit. Pertama. meng-angkat airnya. Dengan demikian ditekankan bahwa hadiah itu diberikan berdasarkanjiwa Islam dan akan menunjukkan bahwa perusahaan itu berpegang pada ajaran Islam. namun para ulama sepakat bahwa suatu sistem bonus atau hadiah akan lebih tepat. atau juga meletakkan alat pemompa air di situ. Kedua. Cit. sehingga seseorang tidak boleh memonopolinya. Besarnya saluran itu disesuaikan dengan hasil 17 18 tunggal mengenai wujud upah yang layak.176 Ekonomi Islam: Sejarah. tetapi walaupun mengalami kegagalan mereka akan menerima santunan dari seluruh masyarakat Islam. maka mereka tidak boleh mempertengkar-kannya karena banyaknya air sungai itu. sehingga ia menjadi miliknya. Dengan pembagian itu. Peraturan semacam inijelaslah berlaku secara tradisional di sejumlah besar perusahaan keluarga di dunia Islam. sesuai dengan urutan tertib penggunaan sungai itu. Ibid. Ma’rikat al Islam wa’l-ra’s Maliyah. Jika di dalam air yang meluap ke lahan tetangga itu hidup ikanikan di ladangnya. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 185 dibolehkan. Seorang karyawan diharapkan lebih erat mengidentifikasikan dirinya dengan tempat bekerjanya bila diadakan pembagian pendapatan yang akan memupuk kesetiakawanan ekonomi antara para karyawan Muslimin dengan perusahaan Islamnya. sumber daya. dari alasan ini saja sangatlah tidak bijaksana bila para majikan asing itu membayar upah di bawah tingkat upah yang dibayarkan oleh para majikan dalam negeri. tenaga kerja. kemudian sungai itu dimasuki air pasang sehingga ia dapat memenuhi kebutuhan semua orang. Op. dan alat perlengkapan. Khususnya bagi para majikan asing sangatlah penting untuk menghindari kesan ketidak adilan. dan setelah satu orang menggunakan gilirannya maka orang yang selanjutnya dapat menggunakannya. kemudian setelah selesai mengairi ladang-ladang itu. sebagian besar industri modern berciri padat rnodal. Jika mereka berselisih dalam tertib penggunaan sungai itu. Tidak dapat tidak upah yang dibayarkan oleh majikan asing akan menarik perhatian dan akan diselidiki. karena mereka memiliki hak yang sama atas sungai itu. Teori.19 Kemudian tentang pengairan dari air sungai ada tiga kemungkinan. mereka saling bergantian menggunakannya dalam hitung-an hari jika air sungai itu sedikit. seperti saluran yang dibuat oleh para pemilik lahan di antara lahan mereka. Ketika perusahaannyajaya. masing-masing pihak pemilik lahan dapat memanfaatkan air sungai itu secara teratur. kecuali setelah mendapatkan izin dari seluruh pemilik sungai itu. sekalipun mereka dengan mudah bisa mendapatkan pekerjaan dengan upah yang rendah. misalnya pada Tahun Baru Islam atau pada Hari Raya Idul Fitri. karena itu upah yang rendah sama sekali tidak akan dapat diterirna di sana.17 Macam ketiga: di antara sungai ada yang digali dan dibuat oleh manusia untuk mengairi ladang yang mereka olah. Jika sungai ini berada di Bashrah. Di sini pendapatan telah dibagi-bagi sesuai dengan proporsi masukan—misalnya. sedangkan jika banyak dapat bergantian dengan hitungan jam. 19 Syeikh Mahmud Ahmad. para karyawan mendapat bagian dari labanya. seperlima atau seper-sepuluh.18 Jika sungai itu bukan berada di Bashrah. Op. sehingga dapat ditetap-kan siapa yang pertama dan seterusnya. Sedangkan. masing-masing orang menggali saluran di atas tanahnya sesuai dengan kadar pengairan yang dibutuhkan mereka. 37 38 Sayyid Qutb. Selain itu beberapa negara di dunia Islam—khususnya negaranegara penghasil minyak—bukan merupakan lingkungan berupah rendah menurut standar Dunia Ketiga. para majikan dan para karyawannya mengencangkan ikat pinggang bersamasarna. Cit. air sungai itu akan meresap ke dalam tanah. sedangkan ketika keadaannya kurang cerah. maka sungai itu menjadi milik orang yang menggalinya dari para pemilik tanah itu. Ketiga. (al-Qahirah: 1966). mereka dapat mengundi nama mereka. saluran itu tidak dimiliki secara khusus oleh salah seorang mereka. karena ikan itu hidup di lahan miliknya.

la mengambil air dari sumur itu bersama dengan orang lain. Secara keseluruhan gagasan upah yang layak menimbulkan masalah yang sama dengan gagasan upah “ekonomis”. Diskrirninasi hanya akan dibenarkan bila menguntungkan warga negara sendiri.36 Meskipun dikemukakan alasan bahwa imbalan tambahan itu wajar bagi tenaga asing yang bekerja di luar tanah airnya. Jika airnya sedang surut dan tidak dapat menyuplai airyang mencukupinya. Maka seorang majikan bangsa asing tidak akan dibiarkan membayar upah di bawah batas minimum itu. kebutuhan manusia. namun rupanya setiap pemerintah negara Islam merasa bahwa paling tidak mereka harus mendukung gagasan upah minimum itu mengingat suasana moral yang berlaku. dan penggalinya memiliki hak yang setara dengan orang lain. dan mereka mempunyai hak sama atas air itu. maka akan sulit untuk melaksanakannya dengan tegas. Utsman r. Teori. jika air sumur itu tidak dapat pula menyuplai kebutuhan keduanya maka memberi minum manusia lebih diutamakan daripada memberi minum hewan. sedangkan pekerja di sektor swasta tidak termasuk dalam undangundang itu. tidak untuk kebutuhan yang lain. mendahulukan pengairan lahan setelah dia adalah memberikan penam-bahan jatah bagi hak orang lain. atau me-ngurangi jatah pengairan yang lain. sedangkan pada wanita dan anak-anak jarang sekali dibayarkan upah minimum menurut undang-undang itu. meskipun ia boleh mendahulukan membuka pintu saluran pengairan pihak yang berada dalam urutan setelah dia. jika ia menggalinya untuk air minum bagi orang yang lewat maka air yang dihasilkan oleh sumur itu menjadi milik bersama. 20 21 Ibid. Ibid. Tidak perlu ditegaskan lagi bahwa diskriminasi yang akan menguntungkan karyawan bukan Muslimin pasti akan ditentang. . Andaikan upah minimum itu berlaku pula untuk sektor pertanian. air sumur itu dipergunakan untuk memberi minum hewan dan mengairi tanaman. ia menggalinya untuk pemenuhan kebutuhan airnya. selama mereka berada di tempat itu. Selain itu untuk mengimbangi laju inflasi seringkali penyesuaian upah minimum itu dilalaikan. dengan mendahulukan pintu pengairan yang belakangan. Lalu dibagi-bagikan secara sama kepada para pemilik hak atas air itu. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir sungai adalah tempat dibuangnya tanah galian sungai itu. Pertama. Ibid. telah mewakafkan sumur rumah. maka kebiasaan itu makin sulit untuk memperoleh dukungan dari pemerintah negara Islam. ditentukan oleh kebiasaan yang berlaku dalam masalah seperti itu. dan bukan sebaliknya. Op. karena hal ini pasti akan memancing protes keras.184 Ekonomi Islam: Sejarah. 36 Ibid. Acapkali upah minimum itu sangat rendah. dengan demikian mereka tidak pula termasuk dalam undang-undang tingkat upah minimum itu.34 Pemikiran tentang upah yang “layak” ditunjukkan dengan pembuatan undang-undang upah minimum di sebagian besar negara Islam.a. Selain itu sebagian besar barisan pekerja mungkin terdapat di luar dunia ekonomi formal. sekedar memenuhi kebutuhan pokok saja. Dalam kasus yang ekstrim. ia akan mengurangi sebagian hak orang lain. atau karena sulit mencari tenaga yang sama ketrampilannya di kalangan priburni. Cit. karena jika tidak mereka pasti akan dikecam. Kedua. hal ini banyak menimbulkan kejengkelan terutama pada perusahaan Aramco. Acapkali tenaga asing Barat di Wilayah Teluk Arab diberi upah yang lebih tinggi daripada yangditerima oleh tenaga pribumi. ia tidak boleh menunda pintu pengairan yang lebih dahulu. Demikian juga dengan hukum saluran kanal karena saluran seperti itu adalah sungai dalam bumi. dan ia tidak boleh mendahulukan pengairan yang belakangan. Sementara. saat mereka me-nempati suatu lahan dan menggali sumur di tanah itu untuk keperluan minum mereka dan hewanhewannya. menurut pendapat Syafi'i. Maka. untuk diambil air sungai sesuai kadar haknya. dan ia menjadi penyatu saluran air itu. Abu YU£ 'f berkata bahwa pinggir saluran kanal adalah apa yang tidak tampak di permukaan tanah. misalnya di Mesir zaman Nasser.35 Namun dengan segala kelemahannya itu gagasan upah minimum tetap dipandang penting.21 Bagi para penggali sumur ada tiga kemungkinan. Mereka harus memberikan kelebihan air itu bagi orang-orang yang butuh minum. upah minimum itu dalam prakteknya hanya berlaku bagi pegawai pemerintah saja. Karena. Dan acapkali upah minimum itu tidak berlaku bagi semua pekerja. pinggir sungai yang digali di lahan yang mati ini. Begitu juga halnya para pemilik saluran air yang berupa talang-talang air. penggunaannya untuk memberi minum hewan lebih diutamakan daripada untuk mengairi ladang.20 Sedangkan. Mereka menjadi pihak yang paling berhak atas air sumur itu. Tidak ada satupun gagasan 34 35 kesepakatan mereka atau sesuai dengan luas lahan mereka. Jika airnya sedang banyak. serta kebutuhan hewan mempunyai hak yang sama untuk mendapatkan air itu. Abul Khair Jalaluddin. Para majikan bukan Muslimin sebaiknya membayar upah pada tingkat minimal itu. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 177 premi yang dibayarkan kepada karyawan dengan pendidikan yang lebih tinggi itu rupanya merupakan sebagian alasan mengapa orang-orang dari negara-negara Islam belajar di berbagai universitas Barat untuk mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi. Seperti kalangan Badui yang nomaden (berpindah-pindah). la juga tidak boleh menunda jatah pengairan pihak yang seharusnya mendapatkan jatah pengairan lebih dahulu. ini adalah pendapat yang baik. Seseorang tidak boleh menambah kadar pengairannya itu.

kecuali penggalian sumur itu membutuhkan pengeboran. Dan. Jika ada orang yang mengalahkannya sehingga orang 22 23 memperoleh banyak dukungan politik.22 Para fuqaha berbeda pendapat ukuran besarnya pinggir sumur itu. Dan. Kekayaan bukanlah dosa. soal pembagian pendapatan yang wajar dipandang penting. sumur itu menjadi miliknya setelah ia selesai menuntaskan penggaliannya. sebelum ia mengeksplorasinya. Bila orang kaya memboroskan uangnya dengan berjudi. karena pada asalnya air itu belum memiliki status hukum. Maka dengan pengeboran itu. bahkan tidak bisa diterima. sebelum ia mengambil airnya. yang biasanya dikaitkan dengan soal pemerataan. ia dapat mencegah orang lain menggunakannya setelah ia mengambil air darinya. yaitu: Pertama. Sebagaimana habya jika ia memiliki barang tambang. rakyat mengharapkan agar si kaya tetap dapat menjadi teladan bagi si miskin. Op. status sumur itu berubah dari milik pribadi menjadi milik umum. Para ahli falsafah Kristen termasuk Thomas Aquinas. Abu Hanifah berpendapat bahwa pinggir sungai bagi orang yang menggalinya adalah seluas lima puluh cubit/depa.32 Di dunia Barat pun banyak orang yang tidak senang soal upah sematamata ditentukan oleh faktor-faktor ekonomi saja. . Di lingkungan dunia Islam masalah moral jauh lebih dipentingkan daripada di dunia Barat. jika ada nash yang menetapkannya maka nash itu menjadi ikutan. Jika mereka kembali dari perjalanan mereka ke sumur itu. Ibid. Dan. jika ia menggali-nya hingga ditemukannya air. Itu masuk dalam kategori kebiasaan yang berlaku. haruslah merupakan imbalan jerih payah. dan 32 33 Ibid. Sebagian mereka berpendapat bahwa sumur itu menjadi miliknya jika ia tinggal di situ. maka ia menjadi pemilik apa yang terkandung di dalamnya. bila soal upah sernata-mata ditentukan oleh gaya ekonomi yang abstrak saja. barang itu tidak dipamerkannya secara mencolok mata. sedangkan gaji tertinggi dibayarkan kepada orang yang menyandang gelar doktor. atau bergaya hidup yang mencolok. namun memiliki kekayaan berarti bertanggung jawab sosial. penentuan ukurannya dengan akhir luas luapan air itu adalah bentuk pengukuran yang dapat dipergunakan. Menurut pendapat umum. Menikmati pendapatan tanpa kerja dipandang tidak bermoral. Teori. Perbedaan skala gaji misalnya yang scring terjadi dijawatan pemerintah bagi golongan sarjana dan bukan sarjana yang melakukan pekerjaan sama. seharusnya upah itu cukup untuk memenuhi semua kebutuhan pokok. Muhammad Baqir al Sadr. mereka dan orang lain mempunyai hak yang sama. Ibid. Tetapi di sini soal kegiatan masa kini kurang diperhatikan.23 Para ulama pengikut mazhab Syaf’i berbeda pendapat bahwa apakah sumur itu menjadi pemiliknya sebelum ia mengambil air dari sumur itu dan mengumpulkan airnya. di samping segi ekonominya. berlainan halnya dengan di dunia Barat. Sedangkan. berarti ia telah mengelola tanah tersebut dan kepemilikannya atas lahan itu dan pinggirnya menjadi resmi. batasnya adalah bagian akhir luapan air itu. Imam Syafi'i berpendapat bahwa hal itu ditentukan oleh kebiasaan dalam masalah itu. Keadaan ini tidak menimbulkan rasa jengkel. termasuk sandang pangan. Sedangkan.33 Kerisauan moral mengenai upah dinyatakan dalam tiga cara. dan tempat tinggal. yang mana sangat signifikan dalam kelangsungan suatu corperate dan pekerja itu sendiri. dari para bekas petani. dan siapa yang menggunakan air itu tanpa seizinnya terlebih dahulu maka ia dapat meminta kembali kepada orang yang telah mengambil airnya. la boleh menjualnya sebelum ia mengambil airnya. soal upah adalah soal moral. Riwayat jasa di masa lampau dapat membenarkan dilanjutkannya pembayaran imbalan. sebelum ia mengambil airnya. Ulama lain berpendapat bahwa ia tidak memiliki sumur itu. kecual jika luapan airnya lebih luas. Dan jika seseorang telah tetap kepemilikannya atas sumur dan tanah pinggir sumur itu maka ia menjadi orang yang paling berhak atas air sumur itu. Semuanya itu dipandang sebagai hak asasi manusia. serta orang yang paling dahulu mencapai sumur itu menjadi orang yang paling berhak atasnya. dan inilah yang menjadi alasan untuk mengharamkan riba. dalam kebiasaannya mengeluarkan uang serta konsumsinya. bahkan di daerah perkotaan. Abu Yusuf berkata bahwa batas pinggir sumur tempat minum unta adalah empat puluh cubit Ini adalah ukuran-ukuran yang hanya ditetapkan dengan nash. Kedua. Dan pandangan itu terutama berlaku di lingkungan dunia Islam. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 183 Jika mereka meninggalkan tempat itu. jika tidak ada maka penentuannya harus dengan landasan tertentu. Abu Yusuf berpendapat bahwa luas pinggir sungai itu adalah seluas enam puluh cubit/depa. Cit. Karena itu banyak orang kaya yang hidup sederhana dalam menikmati kekayaannya. ialah pertimbangan mengenai pendapatan. seperti juga halnya di Jepang. sumur itu menjadi sumber air sehingga menjadi milik umum. maka masyarakat Islam yang tidak mampu memenuhi kebutuhan pokok bagi semua kaum Muslimin akan dipandang mengalami kegagalan. Ketiga. tingkah lakunya itu dapat merusak akhlak masyarakat dan menghancurkan nilai-nilai agama Islam. dan antara pendapatan dengan kegiatan kerja harus berkaitan. jika ia menggalinya untuk kepentingan dirinya dan sebagai miliknya maka penggaliannya itu belum sampai menemukan air dan kepemilikannya atas sumur itu belum diakui.178 Ekonomi Islam: Sejarah. berpegang kepada gagasan upah "layak". dan menurut pandangan umum tidaklah adil. Ketiga. walaupun dia memakai perhiasan. Juga terdapat perbedaan tingkat upah yang berlaku di dunia Barat. Karyawan penyandang gelar kesarjanaan akan menerima tambahan gaji. Sekalipun sering terdapat perbedaan tingkat pendapatan yang cukup besar.

Bahkan dalam hal ini pun. kecuali di Mesir. dan 30 itu dapat mengambil air dari sumurnya maka ia tidak dapat meminta kembali air itu. dan laju inflasinya punjarang meningkat sampai angka 1 ke atas.24 Hasan meriwayatkan bahwa seseorang mendatangi para pemilik air dan meminta diberikan minum. Kenyataan ini memberikan kesan bahwa lingkungan perekonomian di sana kurang berperanan dibandingkan di negara-negara perindustrian yang sudah maju. Ketiga. Banyak pekerja di kota yang merasa bersyukur dapat melepaskan diri dari kerja keras mulai fajar sampai senja dengan upah kecil di sektor pertanian. Abu Zinad meriwayatkan dari A'raj. Ini adalah hadits Muttafaq 'alaih. dan kebencian pekerja lebih diarahkan kepada para tuan tanah di pedalaman daripada ke para pengusaha perindustrian. menurut mazhab Syafi'i. biasanya di negara-negara Islam secara keseluruhan. yaitu: Pertama. Danjika sumuryang lainjuga milik pribadi maka masing-masmg kedua pemilik sumur itu harus memberikan kelebihan airnya kepada orang yang datang ke sumurnya. serikat kerja itu menjalankan fungsi yang sangat mirip dengan serikat-serikat kerja di Eropa dan Amerika Serikat. Kehadiran serikat kerja di sana merupakan suatu perkembangan yang relatif baru. ia harus memberikan air itu untuk memberikan minum kepada hewan gembala. menghukum mereka untuk membayar diyat orang itu. Di banyak negara Islam gagasan kenaikan upah secara tahunan tidak ada. Cit. yang ingin mandiri dalam hal ekonomi di usia muda sebagaimana akan diperolehnya bila rnereka merantau ke wilayah Teluk Arab. dan mereka sudah merasa senang dengan upah rendah yang diterimanya di kota. 25 24 Ibid. Teori. dari Abu Hurairah. Sering terjadi pertentangan rnengenai hubungan perkotaan-pedesaan. bukan tanaman dan tetumbuhan. dan pohon-pohon miliknya yang lain. bersabda. maka Allah swt akan menahan orang itu untuk mendapatkan kelebihan rahmat-Nya pada hari kiamat”. Sebagian hal ini menunjukkan usaha yang bersungguhsungguh untuk memelihara kestabilan fiskal. yang sudah ada urbanisasi buruh yang cukup besarjumlahnya. sehingga sistem keuangan Islam tidak akan rusak. Keempat. Jika sumur itu secara hukum telah menjadi milik pribadinya. ia tidak harus memberikannya kepada orang lain.a. Jika air itu tidak berlebih dari kebutuhannya maka ia tidak harus memberikan airnya kepada orang lain. dan upah ditinjau kembali setiap 34 tahun. agar dalam menggiring hewan gembala itu ke sumurnya tidak menimbulkan kerugian. dan peranan serikat kerja itu pun berbeda dari yang biasanya diharapkan pengusaha Barat. gerakan buruh di sini jauh kurang kuat dibandingkan dengan di dunia Barat. jika hewan itu telah cukup diberikan minum dari salah satu dua sumur itu maka kewajiban bagi pemilik sumur yang lain menjadi gugur. Dan. Jika tidak dekat dengan padang gembala. yang jika tidak diberikan minum dapat menyebabkan kematiannya. Melihat itu. kelebihan air di dalam sumur. dibandingkan dengan di dunia Barat. Land reform telah menjadi pokok persoalan yang lebih besar daripada nasionalisasi industri di banyak negara Islam. “Siapa yang menahan kelebihan air untuk mengairi pepohonan. 31 Adiwarman A Karim. Kedua. lalu Umar r. maka pertentangan golongan ala Marx merupakan gagasan asing. kelebihan air tersebut salurannya bersambung ke padang gembala. pohon kurmanya. yaitu Abu Ubaidah bin Jartsunah berpendapat bahwa kelebihan air yang ia nuliki itu tidak harus diberikan kepada hewan dan tetumbunan. bukan tetumbuhan. pemilik sumur itu tidak harus memberikan air kepada para penggembala itu.182 Ekonomi Islam: Sejarah.31 Penyesuaian masalah upah jarang dipandang sebagai suatu masalah politik dan kebanyakan karyawan tidak memandang para majikan sebagai suatu golongan yang bertentangan. Salah seorang peng-ikutnya. dan Turki. Jika setelah selesai mencukupi kebutuhannya terhadap air miliknya dan air tersebut masih bersisa. Namun pada umumnya hubungan ketenagakerjaan tidak dilihat dari sudut konfrontasi antara para majikan dan karyawan. Seriientara. ia tidak harus mem-berikannya. Jika mereka mendapatkan sumur umum yang lain. ia berkata bahwa Rasulullah saw.30 Tampaknya penyesuaian upah pun jarang terjadi di lingkungan dunia Islam. dan masih belum jelas apakah faktor-faktor itu akan berpengaruh besar di segi penawaran walaupun dapat mempengaruhi sisi permintaannya. . Sedangkan. situasi makroekonominya lebih mantap.25 Pemberian kelebihan akan air ini dinilai dengan empat syarat. Karena sejumlah besar negara Islam tetap merupakan masyarakat pra-industri. diantarnya ialah: Pertama. Hadits sahih diiriwayatkan oleh Imam Syal’i dalam Musniuhsya (382) dariAbu Hurairah. namun mereka tidak memberikannya hingga mati. Kedua. pendapat Syafi'i yang meng-haruskan memberikan kelebihan itu kepada hewan bukan tetumbuhan adalah pendapat yang dipegang. hewan itu dilarang untuk Ibid. ulama yang lain berpendapat bahwa ia harus memberikannya kepada hewan. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 179 internasional. dan gembala-gembala itu digiring ke sumur umum. mobilitas itu mungkin tidak didasarkan oleh faktor upah. Jika ia telah menimbanya. kecuali bagi orang yang amat membutuhkan untuk minum. mengairi ladangnya. Maka secara umum faktor-faktor penawaran dan permintaan tampaknya tidak berperanan penting. seperti misalnya hasrat anggota keluarga lebih muda. Dan jika menimbulkan kerugian. Meskipun demikian di beberapa negara Islam. Mungkin banyak alasan untuk keadaan semacam ini. Op. dan aimya secara pasti menjadi miliknya maka ia boleh menggunakannya untuk memberi minum gembalanya. para penggembala itu tidak mendapatkan sumur yang lain. baik bagi tanaman maupun bagi hewan-hewan gembala itu.

ia tidak boleh menjual air itu dengan tanpa ada ukuran tertentu yang pasti. dan masalah penyelesaian upah masih merupakan masalah yang sangat kontroversial dalam kepustakaan ekonomi moderen. Dan. Bagi seorang pengamat dari luar syarat-syarat kerja itu tampaknya agak serupa dengan di negara-negara Dunia Ketiga. Farhad Nomani and Ali Rahmena. Hanya dalam hal yang disebut belakangan inilah perbedaan upah dapat menyebabkan migrasi 27 28 Ibid. Rupanya upah tidaklah berfungsi sebagai isyarat pasaran efektif.26 Pekerja/ Sumberdaya Manusia Walaupun dalam beberapa tahun belakangan ini teori keuangan Islam banyak diperhatikan di dunia Barat.29 Dan. hewan-hewan gembala atau sekadar kecukupan mengairi. 29 Ibid. kecuali dalam hal adanya perbedaan upah yang sangat besar. Sungguh sulit untuk menentukan ciri-ciri kebiasaan kerja di dunia Islam. dan tarif upah yang berlaku di negaranegara yang kurang makmur dalam lingkungan dunia Islam. tetapi lebih menyerupai keadaan di Jepang. Kurangnya mobilitas tenaga kerja.27 Memang dalam Al Qur'an dan sunnah kurang banyak bahan-bahan yang khusus mengatur soal ketenagakerjaan. dalarn masyarakat negara penghasil minyak di wilayah Teluk. Rodney Wilson. dan mempertahankan jumlah upah bersih (take-home pay) dalam hitungan nilai uang yang nyata. Segi positifnya ialah jarang terdapat keresahan industri. Malaysia.28 Bahkan di dunia Barat pun tidak ada kriterium yang diterima umum mengenai cara penetapan upah. untuk mengetahui pentingnya faktor-faktor keagamaan dan undang-undang ketenagakerjaan Islam. di dunia Islarn sendiri kehilahatanya faktor-faktor mikro dan rnakro ekonomi nampaknya kurang berperanan dalam soal penetapan upah. Iran.cit. Konsep & Aplikasinya di Indonesia Sumberdaya dalam Ekonomi Islam 181 digiring ke sumur itu. dan bukan merupakan perbedaan yang diakibatkan oleh faktor-faktor keagamaan. hlm 104. dan Indonesia yang membenarkan diadakannya peraturan umum (generalization) mengenai soal ketenagakerjaan di negara-negara tersebut. tidak akan terjadi perpindahan kerja untuk mengisi kekurangan itu. Teori ekonomi neo-klasik yang konvensional menyatakan bahwa upah ditentukan oleh interaksi antara penawaran dan permintaan di pasar tenaga kerja. . dan yang manakah yang merupakan kebiasaannya saja. dengan timbangan atau takaran. misalnya. Tetapi banyak kemiripan dalam kebiasaan ketenagakerjaan di negara-negara Arab. Op.180 Ekonomi Islam: Sejarah. baik untuk tenaga ahli. Pakistan. sekalipun banyak perbedaan etnik dan kebudayaan. dianggap biasa. Sesungguhnya tidaklah mudah. Memang dalam hukum syari'at ada beberapa ketentuan mengenai perlakuan terhadap karyawan. yang timbul akibat ajaran againa Islam. Namun kenyataan ini tidak dapat dijadikan bukti bahwa ciri-ciri keserupaan itu bersumber pada agama Islam. Masih perlu dilakukan penelitian lebih lanjut mengenai soal hubungan ketenagakerjaan. deminikian pula dengan pemogokan sedangkan para karyawannya tampaknya lebih mengidentifikasikan dirinya pada perusahaan tempatnya bekerja. dan ia haram untuk meminta harga atas air yang ia berikan itu. Namun. namun sesungguhnya. Bangladesh. Para penggembala boleh meminta minum dari kelebihan air itu. Maka diusahakanlah penyelesaian soal upah yang akan mengimbangi laju inflasi. dalam agama Islam banyak hukum-hukum kegiatan ekonomi termasuk hubungan ketenagakerjaan. namun ketentuan-ketentuan itu pun dapat ditafsirkan secara berlain-Iainan. mungkin hanya mencerminkan perbedaan perkembangan perburuhan di negara-negara industri bersangkutan. dengan ukuran tertentu. misahya seukuran minum. Teori. Sebaliknya. melestarikan deferensial. Nabi Muhammad hidup di lingkungan masyarakat pra-industri. Bekerja pada suatu perusahaan seumur hidup. dibandingkan dengan yang telah berlangsung dalam bidang penelitian lainnya. Maka pelaksanaan hukum Islam serta falsafah ekonomi Islam dalam bidang perusahaan skala besar merupakan suatu perkembangan yang relatifbaru pula. Jika keempat syarat ini terpenuhi maka pemilik sumur harus memberikan kelebihan air itu. antara kebiasaan yang terdapat di Amerika utara dan Eropa barat. Cit. lot. yang memang kurang diteliti kecuali soal keuangannya. Ini berarti jika ditawarkan upah yang lebih tinggi sebagai akibat kekurangan tenaga kerja. Tetapi kenyataannya. Turki. Perbedaan yang kita sadari. tetapi kurangnya mobilitas tenaga kerja dan struktur upah nampaknya kurang lentur dibandingkan dengan di dunia Barat. dan munculnya perusahaan industri skala besar di dunia Islam merupakan suatu gejala yang relatif baru. acapkali mengherankan seorang pengamat Barat. tetapi juga rnengganggu rekan-rekannya yang ingin melakukan tugasnya dengan giat. antara perusahaan yang satu ke perusahaan lainnya. toleransi terhadap karyawan yang tidak bekerja giat. ia boleh meminta bayaran atas air yang ia berikan itu. dibandingkan dengan yang menyangkut segi lain dari kegiatan ekonomi. baik negara 26 Islam maupun negara yang bukan Islam. Hal tersebut jarang terjadi di Eropa Barat atau di AS. dan tampaknya jarang dilakukan tindakan efektifter hadap karyawan yang tidak saja mengabaikan tugasnya sendiri. maupun yang tidak ahli. ataupun perbedaan jenis pekerjaan yang satu ke jenis lainnya. bahkan dalam karya penelitian. jika salah satu syarat yang empat itu tidak terpenuhi. Bagi pengusaha Barat keadaan pasar tenaga kerja tampaknya sangat berbeda dengan di negerinya sendiri. iklim perekonomian umum sering lebih dipentingkan daripada faktor-faktor mikro ekonomi.