Daya Listrik

Pada tabel Konversi satuan daya : 1 hp = 745,7 watt = 0,746 kW. 1 hp (Inggris) = 1,014 PK (Belanda) Untuk single phase 220 V : 1 hp = 745,7 watt : 220 V = 3,39 Ampere. Untuk 3 phase 380 V : 1 hp = 745,7 watt : (380× 3 ) = 1,13 Amp.

Dengan catatan semua perhitungan dengan menganggap Cos φ = 1 (satu).

Daya/Power (W) Rumus dimana : W= V x A W : Daya (Watt) V : Tegangan ( Volt) A : Kuat Arus Listrik (Ampere) VA bukanlah watt karena VA adalah daya yang tersedia, sedangkan watt adalah daya yang digunakan. Beda VA dengan Watt : VA dan Watt adalah satuan daya bedanya: VA=V X I
P = V x I x Cos Ø

Jadi VA adalah daya semu, sedang WATT adalah daya nyata

Daya listrik dibagi dalam tiga macam, yaitu : 1. Daya Nyata (P) Daya nyata merupakan daya listrik yang digunakan untuk keperluan menggerakkan mesin-mesin listrik atau peralatan lainnya.

Line to netral / 1 fasa P = V x I x Cos Ø Ket : P = Daya Nyata (Watt) V = Tegangan (Volt)

Line to line/ 3 fasa P = √3 x V x I x Cos Ø

I = Arus yang mengalir pada penghantar (Amper) Cos T = Faktor Daya

2. Line to netral/ 1 fasa S=VxI Ket : S = Daya semu (VA) V = Tegangan (Volt) Line to line/ 3 fasa S = √3 x V x I I = Arus yang mengalir pada penghantar (Ampere) 3. daya semu. Daya reaktif ini adalah hasil kali antara besarnya arus dan tegangan yang dipengaruhi oleh faktor daya. Daya ini merupakan hasil perkalian antara tegangan dan arus yang melalui penghantar. Dimana defenisi umum dari segitiga daya adalah suatu hubungan antara daya nyata. dan daya reaktif. Daya Semu (S) Daya semu merupakan daya listrik yang melalui suatu penghantar transmisi atau distribusi. Line to netral/ 1 fasa Q = V x I x Sin Ø Ket : Q = Daya reaktif (VAR) V = Tegangan (Volt) I = Arus (Amper) Sin Ø = Faktor Daya Line to line/ 3 fasa Q = √3 x V x I x Sin Ø Dari penjelasan ketiga macam daya diatas. yang dapat dilihat hubungannya pada gambar bentuk segitiga berikut ini : Gambar Segitiga Daya dimana : P = S x Cos Ø (Watt) S = √(P2 + Q2) (VA) . Daya Reaktif (Q) Daya reaktif merupakan selisih antara daya semu yang masuk pada penghantar dengan daya aktif pada penghantar itu sendiri. dimana daya ini terpakai untuk daya mekanik dan panas. dikenal juga sebagai segitiga daya.

8 ~ 0. Maka dgn demikian kita bsa menggunakan MCB 3 phasa sebesar 16 ampere.v. 3 3 I = 10500 : 380 .Q = S x Sin Ø (VAR) MENGHITUNG PEMAKAIAN ARUS (I) Jika diketahui daya listrik 3 phase sebesar 10500 watt.732 I = 15. 1. dimana cos φ adalah power faktor dari motor listrik.953 A. harganya sekitar 0. i=P:v. maka untuk menghitung berapa besar arus dari daya tersebut dapat dilakukan dengan menggunakan persamaan sebagai : P=i.9 PUIL(persyaratan umum instalasi listrik) .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful