P. 1
efek tyndall

efek tyndall

|Views: 9|Likes:
Published by Phaksi Nirwana
fisika
fisika

More info:

Published by: Phaksi Nirwana on Oct 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

Apa yang dimaksud dengan efek tyndall ?

Jawab : Efek Tyndall ialah gejala penghamburan berkas sinar (cahaya) oleh partikel-partikel koloid. Hal ini disebabkan karena ukuran molekul koloid yang cukup besar. Efek tyndall adalah efek yang terjadi jika suatu larutan terkena sinar. Pada saat larutan sejati disinari dengan cahaya, maka larutan tersebut tidak akan menghamburkan cahaya, sedangkan pada sistem koloid, cahaya akan dihamburkan. hal itu terjadi karena partikel-partikel koloid mempunyai partikel-partikel yang relatif besar untuk dapat menghamburkan sinar tersebut. Sebaliknya, pada larutan sejati, partikelpartikelnya relatif kecil sehingga hamburan yang terjadi hanya sedikit dan sangat sulit diamati. 2. a. Apa yang dimaksud dengan gerak brown ? Jawab : Gerak Brown ialah gerakan partikel-partikel koloid yang senantiasa bergerak lurus tapi tidak menentu (gerak acak/tidak beraturan). b. Mengapa gerak brown dari pertikel koloid membentuk garis zig-zag ? Jawab : Terjadinya gerak zig-zag disebabkan karena adanya pergerakan partikel – partikel dari koloid dengan medium pendispersi zat atau gas, yang akan menghasilkan tumbukan dengan partikel – partikel koloid itu sendiri. Tumbukan tersebut berlangsung dari segala arah. Oleh karena ukuran partikel cukup kecil, maka tumbukan yang terjadi cenderung tidak seimbang. Sehingga terdapat suatu resultan tumbukan yang menyebabkan perubahan arah gerak partikel sehingga terjadi gerak zigzag atau gerak Brown. c. Jelaskan peranan gerak brown terhadap kestabilan koloid ? Jawab : Gerak Brown merupakan salah satu faktor yang menstabilkan koloid. Oleh karena itu bergerak terus menerus, maka partikel koloid dapat mengimbangi gaya gravitasi, sehingga tidak mengalami sedimentasi. Sedimentasi adalah proses pemisahan padatan yang terkandung dalam limbah cair oleh gaya gravitasi 3. a. Apa yang dimaksud dengan proses adsorpsi ? Jawab : Adsorpsi ialah peristiwa penyerapan partikel atau ion atau senyawa lain pada permukaan partikel koloid yang disebabkan oleh luasnya permukaan partikel. b. Mengapa koloid sol memiliki daya adsorpsi yang besar ? Jawab : Partikel koloid sol memiliki kemampuan untuk mengadsorpsi partikel pendispersi pada permukaanya. Daya adsorpsi partikel koloid sol tergolong besar karena partikelnya memberikan sesuatu permukaan yang luas. Sifat ini telah digunakan dalam berbagai proses seperti penjernihan air.

4.

Bagaimana muatan koloid dapat menjaga kestabilan sistem koloid ? Jawab : Muatan partikel-partikel koloid adalah sejenis sehingga cenderung saling tolakmenolak sehingga terhindar dari pengelompokan (Agregasi) antar sesama partikel koloid itu. Gaya tolak-menolak ini mencegah partikel-partikel koloid bergabung dan mengendap akibat gaya gravitasi, sehingga muatan koloid berperan besar dalam menjaga kestabilan koloid.

.5. Apa yang dimaksud dengan elektroforesis ? Jawab : Elektroferesis ialah peristiwa pemisahan partikel koloid yang bermuatan dengan menggunakan arus listrik.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->