P. 1
Peranan Perbankan Syariah dalam Memajukan Perekonomian di Jambi.pdf

Peranan Perbankan Syariah dalam Memajukan Perekonomian di Jambi.pdf

|Views: 2,029|Likes:
Skripsi / Paper / Jurnal Ekonomi
Skripsi / Paper / Jurnal Ekonomi

More info:

Categories:Types, Presentations
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

07/05/2014

$0.99

USD

Peranan Perbankan Syari’ah dalam Memajukan Perekonomian di Jambi

A.A. Miftah Fakultas Syariah IAIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi

Abstract: This paper explains the existence of Shariah financial institutions, as an alternative and in solving economic problems being faced by Muslims today. In the contemporary Indonesia, the number of Shariah financial institutions has increased. The evaluation of the practice of shariah economy is believed to be able to answer a number of economic problems of Muslims in Sumatra in general and in Jambi is casuistic. Jambi society strongly supports the forms of economic cooperation and Shariah-based business. Keywords: perbankan syari’ah, Jambi

I. Pendahuluan
“Krisis ekonomi yang melanda belakangan ini adalah sebagai bukti karena penerapan konsep ekonomi yang salah dan sangat bertentangan dengan sifatnya yang asli. Resep-resep yang ditawarkan para ekonom tidak lain hanyalah bersifat pain killer yang hanya berfungsi sesaat dan sektoral tanpa menyentuh akar permasalahan....Masalah demi masalah yang terjadi dari waktu ke waktu diobati dengan mengutak-atik tingkat suku bunga. Mereka nampaknya sudah sampai pada point of no where dan mereka tidak yakin dengan semua teori dan resepnya sendiri hal ini tercermin dari ungkapan yang mereka akui sendiri yaitu death economics.”1 Tim Pengembangan Perbankan Syari’ah Institut Bankir Indonesia, Konsep, Produk, dan Implementasi Operasional Bank Syari’ah (Jakarta:
1

Innovatio, Vol. X, No. 2, Juli-Desember 2011

225

X. Said Sa’ad Marthon dalam bukunya yang berjudul al-Madkhal li al-Fikr al-Iqtishaad fi al-Islam menyatakan secara tegas bahwa sepanjang abad 20 sistem ekonomi kapitalisme dan sosialisme dianggap kurang valid dalam mengatasi problem kehidupan sehingga diharapkan adanya sebuah sistem ekonomi alternatif yang dianggap capable. khilafah (pemerintahan). Ekonomi Mikro Islam (Jakarta: IIIT Indonesia. 2003). oleh sebagian ekonom. khususnya umat Islam.18 2 Bangunan ekonomi Islam didasarkan atas lima nilai universal. dianggap gagal dalam mensejahterakan umat. Kebutuhan-kebutuhan pokok masih belum terjangkau oleh sebagian besar penduduknya. h. Adiwarman Karim. nubuwwah (kenabian). Miftah Institusi keuangan syari’ah sebagai icon sistem ekonomi Islam2 merupakan institusi keuangan yang beroperasi menurut ketentuanketentuan Islam.. kegagalan itu tampak secara kentara dalam mewujudkan sasaran materiil yang diinginkan seperti ketidakstabilan ekonomi dan ketidakseimbangan makro ekonomi. persoalan cicilan utang luar negeri telah mengancam masa depan pembangunan mereka. Terj. yakni multitype ownership. 2000). Kelahiran institusi keuangan syari’ah ini didorong oleh sebuah keinginan untuk melepaskan diri dari praktik-praktik perekonomian yang berbasis pada ribawi yang di dalam Islam diharamkan secara syar’i dan upaya untuk memakmurkan umat secara empiris. dan ma’ad (hasil). Juli-Desember 2011 . dan Mustafa Edwin Nasution (Universitas Indonesia).A. h. Bagi negara-negara berkembang. sistem ekonomi yang ada selama ini yakni ekonomi kapitalis dan sosialis. yakni tauhid (keimanan). Kemiskinan dan ketidakmerataan menjadi lebih kentara di negara-negara tersebut. h. 52 3 Beberapa ekonom yang berpandangan seperti ini adalah Sofyan Syafri Harahap (Universitas Trisakti Jakarta. xi 4 Umer Chapra. Selain itu.4 KeberDjambatan. 2. adl (keadilan). Lihat Said Sa’ad Marthon. Ekonomi Islam di Tengah Krisis Ekonomi Global (Jakarta: Zikrul Hakim. 2004). Tiga prinsip ekonomi Islam. dan social justice terbangun dari lima nilai universal di atas.3 Dalam pandangan Umer Chapra. Kelima nilai ini menjadi dasar inspirasi untuk menyusun proposisi dan teori-teori ekonomi Islam. h. freedom ta act.A. No. Tiga prinsip tersebut menjadi ciri-ciri dan cikal bakal sistem ekonomi Islam. Vol. Negara-negara muslimpun tampaknya tidak bisa dikecualikan dalam konteks kegagalan ini. 2003). 2 226 Innovatio. Islam dan Tantangan Ekonomi (Jakarta: Gema Insani.

jumlah institusi keuangan syari’ah mengalami peningkatan. 6 Bank Indonesia. yang berpenduduk mayoritas muslim. 2007. h. terutama perbankan. Juli-Desember 2011 227 . Bank Syari’ah Mandiri. 1. jumlahnya meningkat menjadi 11 lembaga. Institusi keuangan. ada 10 BMT. Tesis Magister. Usaha kecil mikro yang dibiayai oleh BMT sekitar 2000. Rizqi Sari Anggraini. sebuah usaha mikro syariah sejenis koperasi. h. Pada tahun 2006.Peranan Perbankan Syari’ah dalam Memajukan Perekonomian di Jambi adaan institusi keuangan syari’ah. Jumlah ini belum ditambah dengan beberapa BMT (Baitul Mal wa Tamwil). Pada tahun 2010. dan BNI Syari’ah) dan satu Unit Usaha Syari’ah pada Bank Pembangunan Daerah Jambi di Provinsi Jambi yang telah soft-launching pada tanggal 16 Agustus 2011.5 Perkembangan institusi keuangan syari’ah tersebut jelas sangat berpengaruh bagi percepatan transformasi ekonomi masyarakat Jambi masa kini dan masa depan. Selain itu keberadaan institusi keuangan syari’ah juga merupakan bukti bahwa ajaran agama Islam selalu bisa disesuaikan dengan perkembangan dan tuntutan zaman. Khusus di kota Jambi. 5 Innovatio. No. 4. Saat ini terdapat lima Bank Syari’ah (Bank Muamalat. Provinsi Jambi. dengan demikian. Vol. “Statistik Perbankan Syariah” . Desember 2010. X. II. Bank Mega Syari’ah. Pada tahun 2005. PPs IAIN STS Jambi. Peranan Institusi Keuangan Syari’ah dalam Memajukan Perekonomian Berbagai studi menunjukkan bahwa keberadaan institusi keuangan memainkan peranan vital dalam mendorong pertumbuhan ekonomi. Di Indonesia.6 BMT mulai berdiri di provinsi pada tahun 1996. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Komposisi Pembiayaan Bagi Hasil di Baitul Maal Wattamwil Kota Jambi”. jumlah perbankan syari’ah baru ada tiga lembaga. menjadi alternatif dan harapan dalam memecahkan persoalan-persoalan ekonomi yang sedang dihadapi oleh umat Islam dewasa ini. 2. telah terbentuk BMT sebanyak 14 buah. BRI Syari’ah. telah membuka diri bagi perkembangan dan pengembangan institusi keuangan syari’ah. menjadi penggerak bagi pertumbuhan ekonomi.

mudharabah. Pola penyaluran dana dalam skim akad murabahah.A. stabilitas harga. Miftah Perbankan yang berbasis Syari’ah memiliki nilai lebih dalam menggerakkan pertumbuhan ekonomi. Pola penghimpunan dana yang menggunakan skim akad mudharabah dan wadi’ah menunjukkan bahwa return untuk tabungan ataupun deposito nasabah berasal dari pengembangan dana nasabah tersebut pada sektor riil. peran perbankan atau institusi keuangan syari’ah untuk menggerakan sektor riil sangat besar. ed. 2. Juli-Desember 2011 . Demikian pula dengan pola penyaluran dananya.A. 7 228 Innovatio. “Apa yang Sebenarnya Ditawarkan oleh Ekonomi Islam”. Penghimpunan dan penyaluran dana perbankan syari’ah secara nasional cenderung mengalami peningkatan. karena perbankan yang berbasis Syari’ah memberi penekanan kuat pada penghidupan sektor-sektor riil. peneliti senior di Biro Penelitian Pengembangan dan Pengaturan Perbankan Syari’ah pada Direktorat Perbankan Syari’ah Bank Indonesia. dan musyarakah juga sangat terkait langsung dengan sektor-sektor riil. Harmonisasi antara sektor keuangan dengan sektor riil tersebut menurut Janu Dewandaru. Ahmad Syukri Shaleh dan Ahmad Syukri Baharuddin. 161. No. Hal ini. memberikan model proyeksi kebutuhan likuiditas lebih akurat oleh otoritas moneter. X. Penekanan ini sebagai konsekwensi prinsif dasar sistem ekonomi Islam yang mengharmoniskan antara sektor keuangan dengan sektor riil. Dengan demikian. Data statistik Bank Indonesia tahun 2006-2010 menunjukkan bahwa persentase pertumbuhan penghimpunan dana di perbankan syari’ah mengalami Janu Dewandaru. Jambi: PPs IAIN Jambi. 2009. dan lain sebagainya. Akurasi kebutuhan likuiditas akan menunjukkan besarnya likuiditas yang dibutuhkan untuk membiayai produksi dan konsumsi yang pada gilirannya menciptakan pertumbuhan ekonomi.7 Penekanan yang kuat pada upaya untuk menghidupkan sektorsektor riil tersebut dapat dilihat dalam pola penghimpunan dan penyaluran dana pada perbankan syari’ah. Sektor riil yang bergerak menandakan pertumbuhan ekonomi yang pada gilirannya akan menciptakan lapangan pekerjaan dan mengurangi pengangguran. dalam Islam and Contemporary Issues. penyerapan tenaga kerja. Vol. h.

dan hotel. Vol. Peningkatan pada sisi penyaluran dana ini jelas sangat berpengaruh secara nyata bagi peningkat- 8 Untuk lebih jelasnya dapat dibaca pada tabel berikut ini. h. 995. 2. Jumlah ini kemudian meningkat pada tahun 2009 menjadi Rp. milliar. 5. 3. 229 Innovatio. Kemudian penyaluran dana mengalami peningkatan sebesar 14 %. dan sarana pertanian. Perindustriaan. milliar.8 Sektor-sektor ekonomi yang dibiayai oleh perbankan syari’ah meliputi: 1. Perdagangan. X. 46. Uraian Penyaluran Dana Pertumbuhan Persentase Pertumbuhan Penghimpunan  Dana Pertumbuhan Persentase Pertumbuhan 2009 64355 16091 33% 57762 17171 42% 20120 94884 30529 47% 83184 25422 44% Dikutip dari proposal pembukaan unit usaha syari’ah Bank Jambi 9 Bank Indonesia. Pertanian. Lain-lain.15. gas.232. No. milliar dan meningkat lagi di tahun 2010 menjadi 62. restoran. 8. jumlah dana yang dikeluarkan oleh perbankan syari’ah untuk membiayai sektor-sektor ekonomi di atas baru mencapai Rp. “Statistik Perbankan Syari’ah”. Listrik. 6.10 Artinya telah terjadi peningkatan sebesar empat kali sejak tahun 2005. Pengangkutan. kehutanan.9 Pada tahun 2005. Konstruksi. 22. Juli-Desember 2011 . Jasa sosial. 10. pergudangan.Peranan Perbankan Syari’ah dalam Memajukan Perekonomian di Jambi peningkatan sebesar 2% pada tahun 2010 jika dibandingkan pada tahun 2009. Jasa dunia usaha. 7. 10 Ibid. Pertambangan. dan air. 4. Desember 2010. 886. dan komunikasi. 2. 9.

apalagi pembiayaan yang dibiayai oleh perbankan syari’ah lebih besar diarahkan pada sektor modal kerja dan investasi dan lebih kecil diarahkan pada sektor konsumsi. 12 Peningkatan pembiayaan untuk sektor-sektor ekonomi seperti yang terlihat di atas jelas dan dapat dipastikan memberikan kontribusi yang sangat besar bagi percepatan transformasi masyarakat. investasi sebesar 28. meskipun terjadi penurunan untuk pembiayaan sektor modal kerja dan investasi serta penambahan pada sektor konsumsi. pengusaha kecil dan menengah memperoleh pembiayaan sebesar Rp. maka pengusaha kecil dan menengah memperoleh pembiayaan yang lebih banyak ketimbang selain mereka. 4% dari total pembiayaan. Kemudian jika dilihat segmen pengusaha yang dibiayai oleh perbankan syari’ah. akan tetapi sektor modal kerja dan investasi masih tetap memperoleh pembiayaan yang lebih besar ketimbang konsumsi. 5. Teologi Progresif (Jambi: Sulthan Thaha Press. Singapura. dan konsumsi sebesar 33.A.570 milliar. pengusaha kecil dan menengah memperoleh pembiayaan sebesar Rp. Malaysia. dan konsumsi 19. Tranformasi Ekonomi Dunia Melayu Jambi Menurut Sutan Takdir Alisjahbana. 10.13 Jambi. h. Data statistik perbankan syari’ah menunjukkan bahwa pada 2005 sektor modal kerja memperoleh pembiayaan sebesar 52. Indonesia. milliar. Miftah an perekonomian. h. Pada 2010. sedangkan selain mereka memperoleh pembiayaan sebesar Rp. Juli-Desember 2011 h. Pada tahun 2010. 4% dari total pembiayaan. Vol. 52. 24 Kadir Sobur. milliar. naik sekitar 5 kali dari tahun 2005 dan selain mereka memperoleh pembiayaan sebesar 15. 2. 195. X.611 milliar.1%. Modal kerja memperoleh pembiayaan sebesar 46. 2008). 6 % dari seluruh total pembiayaan11. 22 Ibid.7%. sebagai 11 12 13 Ibid. Pada tahun 2005. Innovatio. No. sebagaimana dikutip oleh Kadir Sobur.A.7 %. III. 216 230 .039. Brunei dan Filipina Selatan. bahwa bangsa Melayu terdiri dari bangsa-bangsa yang hidup di Asia Tenggara yaitu negara Thailand bagian Selatan. investasi sebesar 19.

terjadi peningkatan.17 Dari sisi pertumbuhan ekonomi.47 persen. Jambi sepenuhnya dikuasai oleh Belanda.857.18 Pada tahun 2010 Sofyan Syafri Harahap. Dilihat dari sisi PDRB Perkapita. Kenapa Blue Print Pengembangan Ekonomi Syari’ah Jambi Sangat Perlu.390 pada tahun 1990 dan pada tahun 2004 meningkat menjadi Rp. 6 17 Bank Indonesia. Makalah yang Disampaikan pada Seminar Nasional “Potret dan Kontribusi Ekonomi Syari’ah dalam Pengembangan Ekonomi Nasional dan Daerah” tahun 2006. PDRB Perkapita dari Rp. Juli-Desember 2011 231 .berdasarkan harga konstan. jelas merupakan bahagian dunia melayu.42 persen sehingga rata-rata pertumbuhan ekonomi selama periode 1999-2004 sebesar 4. X. pertumbuhan ekonomi provinsi Jambi juga mengalami peningkatan. Kerajaan ini memerintah selama hampir setengah abad yaitu 500 tahun sampai 1907. 2. Kenyataan ini diperkuat lagi dengan adanya kerajaan Melayu di Jambi.000.. Jambi merupakan daerah yang sudah maju dan telah banyak melakukan kegiatan perdagangan di daerah Selat Melaka. sedangkan pertumbuhan ekonomi tahun 2004 sebesar 5.Peranan Perbankan Syari’ah dalam Memajukan Perekonomian di Jambi salah satu provinsi di Indonesia.72 persen. 4.90 persen tetapi tahun 2003 telah mencapai laju pertumbuhan sebesar 4. 3 15 Ibid.710 pertahun pada tahun 1969 kemudian meningkat menjadi Rp. 729. Inflasi dan PDRB 18 BPS Provinsi Jambi 14 Innovatio. Provinsi Jambi berdiri pada tahun 1957 melalui Undangundang Darurat no 19 tahun 1957. 1. “Kajian Ekonomi Regional Provinsi Jambi Triwulan I 2011”.16 Pada tahun 2010 PDRB Perkapita provinsi Jambi telah mencapai angka Rp.15 Tentang Transformasi perekonomian Jambi bisa dilihat sejak 1969 hingga 2010. No. Kerajaan Melayu II lahir pada tahun 1460 dengan raja pertama bernama Datuk Paduko Berhala merupakan kerajaan Islam yang berada di Jambi.519. 29.14 Sebelum dijajah oleh Belanda. 16 Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jambi Tahun 2005-2025.574. Vol. Pada tahun 1999. h. pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi hanya sebesar 2. Kesultanan Jambi telah melakukan kontak dagang dengan Belanda tidak kurang dari 60 tahun. Tabel Indikator Ekonomi Terpilih. Sejak tahun 1906. h.

No. hotel dan restoran. 05 %.33 persen menjadi 27.65 persen tahun 1999 dan menjadi 28. h. peran sektor pertanian mulai menurun hingga 35 persen. Kontribusi sektor pertanian terhadap pembentukan PDRB pada tahun 1997 sebesar 26. hotel dan restoran (0.06 %. sektor perdagangan. diikuti oleh sektor perdagangan. Juli-Desember 2011 . Memasuki tahun 1989.19)%/q-t-q). X. dimana sektor pertanian selama ini mampu bertahan dalam menghadapi krisis ekonomi yang telah melanda Indonesia.A. Kontribusi terbesar terhadap pertumbuhan disumbangkan oleh sektor pertanian sebesar 0. 3 20 Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jambi Tahun 2005 – 2025. Dalam era tahun 1990-an. 15.A. struktur perekonomian Jambi pada awal Pelita I sangat didominasi oleh sektor pertanian dengan kontribusi lebih dari 55 persen.19 Dilihat dari struktur ekonomi.6 %.46% (q-tq). h. 7 19 232 Innovatio. dominasi sektor pertanian cenderung menurun. hotel dan restoran sebesar 15.27 persen. “Kajian Ekonomi Regional Provinsi Jambi Triwulan I 2011”.21 Bank Indonesia. 31 triliun yang secara sektoral masih didominasi oleh sektor pertanian sebesar 30. Nominal PDRB Provinsi Jambi atas dasar harga yang berlaku tercatat sebesar Rp. sektor perdagangan dan penggalian sebesar 17. h. Hal ini mengindikasikan bahwa setor pertanian masih merupakan tumpuan dalam mendorong pertumbuhan ekonomi Provinsi Jambi.29 persen pada tahun 2004. Vol.20 Perkembangan PDRB Provinsi Jambi pada tahun 2010 menunjukkan bahwa sektor-sektor yang masih memberikan kontribusi cukup besar adalah sektor pertanian. Sejak tahun 1998 sektor pertanian kembali memberikan kontribusi yang meningkat yaitu dari 27. 2. “Kajian Ekonomi Regional Provinsi Jambi Triwulan I 2011”. Sebagian besar perannya mulai diambil alih oleh sektor perdagangan dan sektor industri pengolahan yang meningkat cukup tajam pada periode tersebut.15 persen tahun 2002 dan meningkat lagi menjadi 28. Miftah pertumbuhan ekonomi Jambi telah mencapai angka 7. 6 21 Bank Indonesia. 68 serta sektor perdagangan. awal Pelita V.

X. 50 23 Bank Indonesia.33 %). 46 miliar (3. “Kajian Ekonomi Regional Provinsi Jambi Triwulan I 2010”. Dalam Islam. Definisi atau konsep kesejahteraan yang dianut oleh sistem ekonomi konvensional tersebut sangat jauh berbeda dengan definisi atau konsep kesejahteraan dalam versi Islam. walaupun secara nominal jumlahnya masih lebih besar dari perbankan syari’ah di atas yakni sebesar 15.44 miliar (9. 69. Pada triwulan I tahun 2010 tercatat bahwa perbankan syari’ah telah menyalurkan kredit/pembiayaan sebesar Rp. 1. Bank Indonesia. Hampir 90% masyarakat melayu Jambi beragama Islam. “Kajian Ekonomi Regional Provinsi Jambi Triwulan I 2011”. lebih tinggi dari bank swasta konvensional sebesar Rp. dalam Islam beragama merupakan kebutuhan primer yang wajib dipenuhi oleh setiap individu.03 miliar (turun 0.23% dari triwulan sebelumnya). 49 milliar (0. Karenanya. h. 14. Sistem ekonomi Islam.52%). 7.23 Angka-angka ini menunjukkan bahwa keterlibatan institusi keuangan syari’ah dalam mendorong percepatan perkembangan ekonomi dunia Melayu Jambi pada masa mendatang semakin menjadi penting. tetapi mencakup pula pada aspek spritualitas. h. 44 22 Innovatio. kesejahteraan itu tidak hanya terbatas pada terpenuhinya aspek-aspek materiil saja. Sebuah sistem ekonomi dirancang dalam upaya untuk mencapai kehidupan yang lebih baik atau kesejahteraan bersama. 2.Peranan Perbankan Syari’ah dalam Memajukan Perekonomian di Jambi Perkembangan ekonomi dunia Melayu Jambi seperti terlihat di atas khususnya setelah tahun 2004-2010 ikut digerakkan oleh institusi keuangan syari’ah. Sistem ekonomi yang ada (ekonomi konvensional) selama ini belum sepenuhnya sejalan dengan world view kita selaku seorang muslim. Juli-Desember 2011 233 . Sedangkan bank pemerintah justeru mengalami penurunan dalam penyaluran kredit ini. Vol.22 Pada triwulan I tahun 2011 tercatat peningkatan kredit/pembiayaan perbankan syari’ah sebesar Rp.75%). No. betapapun kecilnya andil yang diberikan. Ada beberapa alasan mengapa keterlibatan institusi keuangan syari’ah menjadi penting dalam konteks transformasi ekonomi dunia melayu Jambi tersebut.

Bahkan sebelum pembukaan perbankan syari’ah di Jambi. telah diadakan sebuah survey tentang respon masyarakat terhadap perbankan syari’ah. Ikatan sosial yang kuat antar sesama dunia Melayu diyakini akan mempercepat kemajuan 24 Amri Amir. Prancis. 12 234 Innovatio. No. Sebagian besar negara-negara yang berpenduduk mayoritas muslim. Ia hadir dalam rangka untuk menutupi kekurangan-kekurangan sistem ekonomi tersebut. lebih mudah diterima oleh masyarakat melayu Jambi. termasuk dunia melayu Jambi.A. Meskipun sistem ekonomi kapitalis ini telah berhasil memajukan perekonomian secara pesat di banyak negara seperti Amerika. Sistem ekonomi Islam bisa menjadi perekat sosial antara dunia Melayu.A. Miftah 2. masih dihadapkan dengan persoalan kesenjangan tersebut. tt.24 Sistem ekonomi Islam hadir bukan untuk menyaingi sistem ekonomi kapitalis atau ekonomi sosialis. Kerjasama dalam bidang ekonomi antara dunia Melayu dan dunia Islam lainnya bisa dibangun. dan lain-lain akan tetapi ia gagal dalam mengurangi kesenjangan antara yang kaya dan yang miskin. dengan demikian. Vol. makalah yang disampaikan pada Seminar Nasional “Potret dan Kontribusi Ekonomi Syari’ah dalam Pengembangan Ekonomi Nasional dan Daerah tahun 2006". 2. Sekitar 50% responden memberi respon secara positif terhadap perbankan syari’ah dan sekitar 65. Selama persoalan kesenjangan itu belum teratasi dengan baik. Juli-Desember 2011 . maka sangat sulit untuk bisa memajukan peradaban dunia Melayu. X. Sebagai contoh tentang penggunaan dinar dan dirham sebagai alat pembayaran di dunia Melayu dan di dunia Islam lainnya dalam perdagangan antar negara. 3. Jurang antara yang kaya dan miskin tetap besar dan semakin melebar di negara-negara yang menganut sistem kapitalis tersebut. Perkembangan Sistem Ekonomi Syari’ah dan Kondisinya di Provinsi Jambi. h. 4% dari pelaku ekonomi memberi respon yang sama. Ada bahasa dan konsep yang sama dalam membangun kerjasama ekonomi tersebut. Inggris. Jerman.

Vol. Bank Syari’ah Mega tahun 2008. Muhammad Syafi’i Antonio. 2001). Bahkan tidak tertutup kemungkinan bahwa dunia Melayu akan menjadi salah satu kekuatan ekonomi baru di dunia ini untuk beberapa tahun kemudian. Pakistan pada tahun 1979. Kuwait pada tahun 1977.Peranan Perbankan Syari’ah dalam Memajukan Perekonomian di Jambi dunia Melayu itu sendiri dikemudian hari. IV. Bank BRI Syari’ah pada tahun 2006. Perkembangan perbankan syari’ah ini menunjukkan respon positif masyarakat Jambi terhadap perbankan syari’ah. dan Malaysia pada tahun 1983. X.25 Di Jambi institusi keuangan syari’ah baru berdiri pada tahun 2003 dengan berdirinya Bank Syari’ah Mandiri. Bank Syari’ah Dari Teori ke Praktik(Jakarta: Gema Insani Press. Kemudian diikuti oleh Bank Muamalat pada tahun 2004. 2. Mesir pada tahun 1978. Perkembangan perbankan syari’ah di Indonesia terlambat jika dibandingkan dengan negara-negara muslim lainnya. Bank BNI Syari’ah tahun 2010. Juli-Desember 2011 235 . 4. Beberapa alasan pentingnya keterlibatan institusi keuangan syari’ah dalam mendorong percepatan transformasi ekonomi dunia melayu Jambi di atas memberikan sebuah isyarat bahwa ada kesamaan visi dari dunia melayu Jambi dengan dunia melayu lainnya dalam upaya keikutsertaannya untuk mengembangkan institusi keuangan syari’ah itu sendiri. Siprus pada tahun 1983. Perkembangan dan Peran Institusi Keuangan Syari’ah di Jambi Perkembangan institusi keuangan syari’ah di Jambi tidak terlepas dari perkembangan institusi keuangan syari’ah di Indonesia yang telah dimulai pada tahun 1990-an dengan berdirinya bank Muamalat. h. dan Unit Usaha Syari’ah pada Bank Pembangunan Daerah Jambi tahun 2011. Secara empiris pun ekonomi Islam ternyata tahan terhadap badai krisis ekonomi dan ini telah terbukti pada tahun 1997 dan 2008. No. Selain itu perkembangan ini juga menunjukkan pertumbuhan ekonomi Jambi cukup tinggi. Perbankan syari’ah telah berdiri di Turki dan Iran pada tahun 1984. 22-25 25 Innovatio. Uni Emirat Arab pada tahun 1975.

Pada tahun 2003. 92-93 28 Ibid 29 Azhari.135. 960.612 juta. Jumlah tersebut meningkat pada tahun 2007 dengan jumlah Rp. Miftah Pada tahun 2006. dan murabahah baru mencapai Rp. jumlah pembiayaan yang disalurkan oleh BSM Jambi dalam bentuk pembiayaan mudharabah. 12-13 27 Habriyanto.000. “Pengaruh Pembiayaan Modal Kerja Terhadap Tingkat Pendapatan Usaha Kecil di Kota Jambi: Studi Kasus di Bank Muamalat”.A. 2007. Hal ini dapat dilihat dari penyaluran pembiayaan modal kerja kepada masyarakat.995. 1. 2. Jika dibandingkan dengan dana yang dihimpun dan dana yang disalurkan oleh perbankan konvensional pada saat itu memang masih sangat jauh.A.821. 98.552 juta. dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun oleh BSM cabang Jambi mencapai Rp.374.996. makalah yang disampaikan pada Seminar Nasional “Potret dan Kontribusi Ekonomi Syari’ah dalam Pengembangan Ekonomi Nasional dan Daerah tahun 2006". X. Sebagai contoh bank Syari’ah Mandiri cabang (BSM) Jambi. h. 90. Tesis Magister. PPs IAIN STS Jambi. 329. Perkembangan Sistem Ekonomi Syari’ah dan Kondisinya di Provinsi Jambi. h. dan dana yang disalurkan (pembiayaan) sebesar Rp. Vol.3 % dari total dana yang dihimpun perbankan konvensional yang ada di Jambi. Pada tahun 2007. “Analisis Fungsi Intermediasi Lembaga Perbankan Syari’ah Pada Bank Syari’ah Mandiri Cabang Jambi”.672 juta.26 Jika dilihat masing-masing peran perbankan syari’ah tersebut dalam memajukan perekonomian Jambi.29 Amri Amir. Pada tahun 2005.947.7 % dari total kredit dan sekitar 1.27 Dana pihak ketiga juga mengalami peningkatan. 185. 39.000. maka terlihat dengan jelas adanya kontribusi positif dari perbankan tersebut.132.69.534.377. 26 236 Innovatio. Bank Muamalat. yaitu 1. jumlah modal kerja yang disalurkan adalah sebesar Rp. 465.254. 194. dana yang dihimpun sebesar Rp. Pada tahun 2003. No. Jumlah tersebut meningkat pada tahun 2007 menjadi Rp.000. total asset yang dimiliki oleh ketiga bank syari’ah (Bank Syari’ah Mandiri. 730. 37. jumlah dana pihak ketiga yang berhasil dihimpun adalah sebesar Rp. Juli-Desember 2011 . musyarakah.629.710. tt.000.28 Bank Muamalat juga memberikan peran dalam memajukan perekonomian Jambi. dan BRI Syari’ah) baru mencapai Rp.

BRI Syari’ah Cab. Pertambangan. “Statistik Perbankan Syari’ah Desember 2010". 90 miliar Tesis Magister. Jasa dunia usaha. 115 30 Masnidar. 107. 5. Sektor pertanian. total pembiayaan yang telah diberikan oleh perbankan syari’ah di Jambi adalah sebesar Rp. 544. 31 Sektor ekonomi yang dibiayai meliputi: 1. X. Pada tahun 2006. 155 miliar. Jasa dunia usaha memperoleh pembiayaan sebesar Rp. h.33 Dilihat dari jenis penggunaan pembiayaan. restoran dan hotel yang memperoleh porsi pembiayaan sebesar Rp. 6. Juli-Desember 2011 237 . Vol. Jambi telah menyalurkan pembiayaan sebesar Rp. kehutanan.000. 320 miliar. dan sarana pertanian.32 Sektor yang mendapat porsi terbesar dalam pembiayaan adalah jasa dunia usaha dan lain-lain. 2. Perdagangan. Jumlah ini meningkat pada tahun 2008 sebesar Rp. 3. 191 miliar. dan sarana pertanian memperoleh pembiayaan sebesar Rp. h. Kemudian disusul oleh sektor perdagangan. Lain-lain.30 Hingga tahun 2010. 712 miliar. PPs IAIN STS Jambi. restoran.000. Pertanian. Modal kerja memperoleh pembiayaan sebesar Rp. Jasa sosial.000. dan hotel. 7. lain-lain memperoleh Rp. Tesis Magister. 4. 302 miliar. “Analisis Cost-Plus Financing dalam Pembiayaan Murabaha Pada Bank Syari’ah (Studi Kasus di Jambi)”.828. investasi memperoleh pembiayaan sebesar Rp.Peranan Perbankan Syari’ah dalam Memajukan Perekonomian di Jambi Peran dalam memajukan perekonomian Jambi seperti yang ditunjukkan oleh kedua perbankan di atas juga diperlihatkan oleh Bank BRI Syari’ah Cabang Jambi melalui pembiayaan yang disalurkannya.000. maka sektor modal kerja dan investasi memperoleh pembiayaan lebih banyak ketimbang sektor konsumsi. 115 31 Bank Indonesi. 34 miliar. No. 2009. 45 33 Ibid Innovatio. Konstruksi. PPs IAIN STS Jambi. h. h. 2.806. 43 32 Ibid. 2007. kehutanan.

kinerja keuangan Bank Jambi menunjukkan perkembangan yang baik dan menggembirakan sehingga kondisi ini sangat mendukung pembukaan Unit Usaha Syari’ah tersebut. No.A. dunia Ibid. Minat masyarakat untuk menggunakan produk dan jasa perbankan syari’ah semakin meningkat. 4. h. 2. “Proposal Pembukaan Unit Usaha Syari’ah Bank Jambi”. Kelompok usaha selain usaha kecil dan menengah hanya memperoleh pembiayaan sebesar Rp. h. Kedua. 302 miliar. Ada beberapa alasan di balik pendirian ini.35 Data-data di atas cukup memberikan penjelasan bahwa perbankan syari’ah di dunia melayu Jambi telah memberikan peran yang amat penting dalam memajukan perekonomian Jambi.36 V.34 Sedangkan bila dilihat dari kelompok usaha yang mendapatkan pembiayaan. Potensi ekonomi wiliayah Jambi yang besar yang dapat dilihat dari petumbuhan PDRB-nya. 3. 47 Ibid. Juli-Desember 2011 . aset perseroan meningkat ratarata 19% pertahun. Bank Pembangunan Daerah Jambi yang merupakan satu-satunya Bank milik Pemda Provinsi Jambi. 1. Sejak tahun 2008 hingga 2010. 49 36 Bank Jambi. 2. Selama tiga tahun terakhir ini. 8 miliar. X. Dalam koneks inilah maka Pemerintah Daerah Jambi telah mendorong pembukaan unit usaha syari’ah pada PT. maka kelompok usaha kecil dan menengah memperoleh pembiayaan terbesar yakni sebesar Rp. 13 Juli 2011. Vol. 6-7 34 35 238 Innovatio. Penutup Dari diskusi di atas dapat diambil beberapa kesimpulan bahwa pertama institusi keuangan syari’ah telah memberikan kontribusi penting dalam memajukan perekonomian Indonesia secara umum dan perekonomian dunia Melayu Jambi secara khusus. 704 miliar.A. Miftah dan konsumsi memperoleh pembiayaan sebesar Rp. h. Rata-rata pertumbuhan aset perbankan syari’ah pertahun sebesar 37%.

No. 2. Semoga makalah ini bisa membuka diskusi kita dalam rangka mempercepat akselerasi transformasi perekonomian Islam di dunia Melayu. Dan terakhir pemerintah daerah Provinsi Jambi selalu mendukung bentuk-bentuk kerjasama ekonomi dan bisnis yang berbasis syari’ah.Peranan Perbankan Syari’ah dalam Memajukan Perekonomian di Jambi melayu Jambi sangat terbuka dan merupakan pasar yang potensial bagi pengembangan ekonomi dan bisnis yang berbasis syari’ah. X. Juli-Desember 2011 239 . Innovatio. Vol.

PPs IAIN STS Jambi. 2007 Antonio. “Apa yang Sebenarnya Ditawarkan oleh Ekonomi Islam”. “Analisis Cost-Plus Financing dalam Pembiayaan Murabaha Pada Bank Syari’ah (Studi Kasus di Jambi)”. 2003) Marthon. “Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Komposisi Pembiayaan Bagi Hasil di Baitul Maal Wattamwil Kota Jambi”. Anggraini. 2008) Syafri Harahap. “Analisis Fungsi Intermediasi Lembaga Perbankan Syari’ah Pada Bank Syari’ah Mandiri Cabang Jambi”. 2000) Dewandaru. Muhammad Syafi’i. 2007 Karim. Miftah BIBLIOGRAFI Amir. 2001) Azhari. Tesis Magister. Vol. “Proposal Pembukaan Unit Usaha Syari’ah Bank Jambi”. No. Umer. Kadir. tt. Teologi Progresif (Jambi: Sulthan Thaha Press. Amri. 2004) Masnidar. “Kajian Ekonomi Regional Provinsi Jambi Triwulan I 2011”. 2007 Bank Indonesia. Inflasi dan PDRB Bank Jambi. Tabel Indikator Ekonomi Terpilih. 13 Juli 2011 Chapra. Said Sa’ad Ekonomi Islam di Tengah Krisis Ekonomi Global. Ekonomi Mikro Islam (Jakarta: IIIT Indonesia. X. PPs IAIN STS Jambi. Jambi: PPs IAIN Jambi.A. Adiwarman. Sofyan. terj. PPs IAIN STS Jambi.A. makalah yang disampaikan pada Seminar Nasional “Potret dan Kontribusi Ekonomi Syari’ah dalam Pengembangan Ekonomi Nasional dan Daerah tahun 2006". Janu. 2. Tesis Magister. Juli-Desember 2011 . Tesis Magister. 2009 Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah Provinsi Jambi Tahun 2005 – 2025 Sobur. 2009 Habriyanto. (Jakarta: Zikrul Hakim. Islam dan Tantangan Ekonomi (Jakarta: Gema Insani. dalam Islam and Contemporary Issues. Perkembangan Sistem Ekonomi Syari’ah dan Kondisinya di Provinsi Jambi . Rizqi Sari. Kenapa Blue Print Pengembangan Ekonomi 240 Innovatio. ed. PPs IAIN STS Jambi. Tesis Magister. Bank Syari’ah Dari Teori ke Praktik (Jakarta: Gema Insani Press. “Pengaruh Pembiayaan Modal Kerja Terhadap Tingkat Pendapatan Usaha Kecil di Kota Jambi: Studi Kasus di Bank Muamalat”. Ahmad Syukri Shaleh dan Ahmad Syukri Baharuddin.

Makalah yang Disampaikan pada Seminar Nasional “Potret dan Kontribusi Ekonomi Syari’ah dalam Pengembangan Ekonomi Nasional dan Daerah” tahun 2006 Tim Pengembangan Perbankan Syari’ah Institut Bankir Indonesia. X. 2. Juli-Desember 2011 241 . dan Implementasi Operasional Bank Syari’ah (Jakarta: Djambatan. 2003) Innovatio. No. Produk.Peranan Perbankan Syari’ah dalam Memajukan Perekonomian di Jambi Syari’ah Jambi Sangat Perlu. Vol. Konsep.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->