Adaptasi dan Evolusi.

A. Adaptasi. 1. Pengertian. Adaptasi adalah kemampuan makhluk hidup untuk dapat menyesuaikan siri terhadap lingkungan tempat hdupnya agar tetap dapat bertahan hidup ( survive ) dan berkembangbiak dilingkungan alamnya. Jadi dengan kata lain adaptasi diperlukan oleh makhluk hidup karena beberapa hal, yaitu: Untuk bertahan hidup( melindungi diri dan memenuhi kebutuhan akan makanan) dan untuk berkembangbiak. 2. Jenis-jenis Adaptasi Adaptasi dapat dibagi menjadi 4 bentuk, yaitu: a. Adaptasi Morfologi. Kemampuan makhluk hidup dalam menyesuaikan diri dengan

lingkungannya agar dapat bertahan hidup melalui perubahan bentuk organ tubuh dalam jangka waktu yang lama dan melalui tahapan evolusi. 1) Adaptasi Morfologi terhadap jenis makanan. Merupakan penyesuaian bentuk organ tubuh makhluk hidup dengan makanan yang dibutuhkannya, seperti: a) Bentuk paruh dan cakar pada bangsa burung. b) Bentuk mulut pada serangga ( tipe pengisap, penusuk, penjilat dan penyerap). c) Tipe gigi pada bangsa mamalia (Karnivora, Herbivora dan Omnivora). d) Bentuk leher pada jerapah. e) 2) Adaptasi Morfologi terhadap jenis habitat tempat hidup. Merupakan penyesuaian bentuk organ tubuh dengan tempat tinggalnya, seperti: a) Unta, dilengkapi dengan punuk sebagai tempat penyimpanan cadangan makanan dan air dalam bentuk lemak sehingga unta dapat bertahan hidup tanpa minum digurun. Serta memiliki rambut penutup pada hidung, yang melidungi saluran pernafasan pada saat badai di padang pasir dll.

memiliki bentuk kaki yang lebar dan besar agar dapat berjalan di salju dan tidak memecahkan lapisan salju yang dilalui. b) Tempurung pada punggung kura-kura atau penyu b. batang berongga dll. f) Tumbuhan Higrofit. menyesuaikan diri dengan lingkungan berair. c) Beruang kutub. d) Tumbuhan Xerofit. yang membantu pencernaan tumbuh-tumbuhan dalam tubuh. memiliki tubuh yang dinamis yang memungkinkannya untuk bergerak dengan cepat dalam air tanpa hambatan yang berarti. 2) Adaptasi Fisiologi Pada tumbuhan.b) Ikan. Contohnya penggunaan enzim selulosa pada hewan herbivora. Pada hewan yang mengisap darah diproduksinya zat anti koogulan yang berfungsi untuk mencegah pembekuan darah. . Adaptasi Fisiologi. 3) Adaptasi Morfologi dalam mempertahankan diri. 1) Adaptasi Fisiologi pada manusia dan hewan. untuk melindungi tubuhnya dari hawa yang dingin. e) Tumbuhan Hidrofit. kemudian tubuh beruang kutub dilapisi bulu yang tebal. tumbuhan yang menyesuaikan diri dengan lingkugan lembab. Penyesuian bentuk tubuh untuk melindungi diri dari pemangsa ataupun oleh ancaman lainnya. contohnya teratai dengan daun yang lebar dan tipis dan memiliki banyak stomata. sempit dan kecil atau bahkan tidak berduri untuk menghindari kehilangan banyak air karena penguapan. seperti lumut dan paku-pakuan. kemudian tubuh tumbuhan xerofit dilapisi zat lilin yang memungkinkan pencegahan terhadap penguapan yang tidak diinginkan. merupakan tumbuhan yang tumbuh didaerah gurun atau padang pasir memiliki kemampuan adaptasi berupa daun yang berbentuk duri. Merupakan usaha dalam menenyesuaikan fungsi alat-alat tubuhh terhadap lingkungan dengan melibatkan zat-zat kimia tertentu dalam memebantu proses metabolisme tubuh. Jumlah eritrosit pada manusia yang berada pada tempat tinggal dengan ketnggian yang berbeda. seperti: a) Duri pada landak. serta tumbuhan xerofit biasanya memiliki akar yang panjang menembus tanah agar dapat mencapai lapisan aiar yang jauh dalam tanah.

Contoh adaptasi tingkah laku: 1) Rayap akan memakan kembali kulitnya yang terkelupas ( pergantian kulit ) untuk memperoleh enzim pencernaan selulosa pada kayu. Bedanya dengan hibernasi adalah di mana pada estivasi dilakukan pada musim panas dengan suhu udara yang panas dan kering. baik untuk menarik serangga dalam membantu penyerbukan maupun untuk menarik serangga untuk menjadi sumber makanan. 11) Pada saat lingkungan dalam keadaan kering. dll akan mengestivasi diri di tempat yang aman dan terlindung. . 7) Agar tubuhnya tetap dingin maka kerbau suka berkubang di lumpur atau air.Seperti: a) Mengeluarkan bau yang khas. 9) Paus dan lumba-lumba serta duyung akan muncul kepermukaan laut untuk mengambil nafas karena mereka bernafas dengan paru-paru. 6) Cumi-cumi dan gurita atau sotong akan menyemprotkan zat tinta ketika dikejar musuh. tumbuhan yang termasuk suku jahe-jahean akan mematikan sebagian tubuhnya yang tumbuh di permukaan tanah. Adaptasi Tingkah-laku. 3) Hibernasi pada ular. 8) Pinguin akan berkempul berkelompk dengan punggung menghadap keluar agar tetap hangat di daerah dingin. Pada tumbuhan estivasi juga dilakukan oleh oleh pohon jati dengan meranggas atau menggugurkan daun. ikan dan bengkarung dll. tupai. Hewan-hewan seperti kelelawar. c) Metabolis sekunder berupa a telopati c. beruang. 10) Migrasi pada bangsa burung untuk mencari daerah yang lebih hangat dan banyak menyimpan cadangan makanan. 2) Kemampuan mimikri pada bunglon. lemur kerdil. menonaktivkan diri (dorman) pada saat kondisi lingkungan tidak bersahabat. 4) Estivasi. untuk menarik serangga agar membantu tumbuhan dalam melakukan penyerbukan. Penyesuaian diri dengan lingkungan berupa mengubah atau menyesuaikan tingkah laku atau perbuatan sebagai upaya dalam mempertahankan hidupnya. 5) Memutuskan bagian tubuh khusunya ekor pada cecak ( Autotomi). b) Mengeluarkan nekhtar.

13) d. 3. Tahapan Adaptasi a. yang disebabkan oleh kombinasi tiga proses utama yaitu: Variasi. Tahapan Naturalisasi. Sifat-sifat yang terjadi melalui evolusi akan diwariskan kepada generasi berikutnya. Evolusi kosmik adalah evolusi yang terjadi pada lingkungan abiotik atau lingkungan tidak hidup / tak hidup. reproduksi dan seleksi. sehingga akan memunculkan variasi dalam suatu populasi. Pada teori evolusi berpendapat bahwa terjadi perubahan pada makluk hidup menyimpang dari struktur awal dalam jumlah yang banyak beraneka ragam dan kemudian menyebabkan terjadinya dua kemungkinan. Yang pertama adalah makhluk hidup yang berubah akan mampu bertahan dan tidak punah atau disebut juga dengan istilah evolusi progresif. Kemudian bahasa itu diserap menjadi bahasa inggris evolution yang berarti perkembangan secara bertahap. Sedangkan kemungkinan atau opsi yang kedua adalah mahluk hidup yang berubah atau berevolusi tadi gagal bertahan hidup dan akhirnya punah atau disebut dengan evolusi regresif Dalam kajian biologi evolusi dapat dikatakan sebagai perubahan pada sifat-sifat pewarisan suatu makhluk hidup dari satu generasi ke generasi berikutnya. Tahapan aklimatisasi. keturunana akan mempunyai sifat-sifat yang baru. Evolusi merupakan kata yang berasal dari bahasa latin yang artinya membuka gulungan atau membuka lapisan. Ketika organisme makhluk hidup bereproduksi. o Evolusi Organik. menggugurkan daunnya. sifat baru tersebut dapat diperoleh akibat perubahan gen akibat mutasi ataupun transfer gen antar populasi dan antar spesies. misalnya pohon jati dan randu. tumbuhan tropofit. Adaptasi Radiasi. Tahap domestikasi B. Jenis-jenis dan macam-macam evolusi di alam: o Evolusi Kosmik.12) Pada musim kemarau. Evolusi. b. . c.

Evolusi organik adalah evolusi yang terjadi pada lingkungan biotik pada mahluk hidup dari generasi ke generasi. b. Charles Darwin merupakan seorang tokoh yang memiliki teori evolusi yang dapat diterima oleh dunia ilmu pengetahuan. secara otomatis dan diwariskan kepada keturunannya dan menjadi bagian dari hereditas. Teori Lamarck. yaitu: 1) Bukti fosil yang menunjukkan kehidupan dimasa lampau. Inti pokok dari teori Darwin adalah: . 2) Makhluk hidup akan senantiasa beradaptasi dan menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitarnya dengan menggunakan organ tubuhnya. a. karena memiliki data yang lengkap untuk menguatkan teori evolusi. modifikasi diperoleh oleh suatu organisme sebagai hasil adaptasi terhadap lingkungannya selama organisme itu hidup. Darwin menyatakan ada tiga kenyataan dalam mengembangkan teori evolusi. Teori Evolusi. 3) Setiap spesies cenderung untuk bertambah. sehingga timbul persaingan untuk mempertahankan keberadaannya di alam. 1. 2) Persamaan antara tumbuhan dan binatang peliharaan dengan tumbuhan dan binatang liar yang hidup dialam bebas. Jean Baptiste Lamarck (1774-1829) mengemukakan teori mengenai penurunan sifat yang diturunkan oleh individu sebagai berikut. sedangkan organ yang jarang ataupun yang tidak pernah digunakan akan menghilang 4) Modifikasi yang dihasilkan melalui prinsip diatas selama dia hidup akan diturunkan kepada anak-anaknya. Teori Darwin. Hasil perubahan tersebut akan terakumulasi melalui periode waktu tertentu. 3) Organ tubuh yang sering dipakai atau digunakan akan berkembang ke taraf yang lebih baik. Landmark merupakan ahli evolusi pertama yang menyimpulkan bahawa evolusi merupakan suatu kenyataan yang terdapat pada seluruh bentuk kehidupan. Kesimpulan dari Teori Landmark antara lain: 1) Makhluk hidup sederhana adalah nenek moyang dari makhluk hidup yang sempurna / modern dengan tingkat kompleksitas yang tinggi.

Fosil merupakan catatan penting untuk mengungkapakan sejarah kehidupan makhluk hidup diatas permukaan bumi pada mas yang lampau. Bukti fosil ( Palaentologi).1) Spesies yang hidup pada masa sekarang berasal dari makhluk hidup pada masa lampau. 2) Evolusi terjadi karena proses seleksi alam (natural selection) 2. habitat dan hal lainnya dari makhluk hidup. Fosil merupakan salah satu bukti yang dapat digunakan dalam membuktikan teori evolusi. a. . Bukti-bukti adanya evolusi. Anatomi homolog merupakan penelitian tentang kaitan antara persamaan bentuk dasar tubuh makhluk hidup dengan perbedaan fungsinya. Dari fosil dapat diketahui perkiraan bentuk tubuh. 3) Pembatuan dari bagian tubuh tumbuhan dan hewan. antara lain: 1) Anatomi seluruh tubuh makhluk hidup yang sudah mati. rambut dan cangkang. b. Anatomi makhluk hidup merupakan bagian tubuh dari makhluk hidup dan fungsinya. Dalam teori evolusi anatomi perbandingan yang digunakan diutamakan pada anattomi yang fungsional dari makhluk hidup. Anatomi analog merupakan penelitian tentang persamaan fungsi bagian tubuh makhluk hidup namun memiliki bentuk yang berbeda. baik dari nenek moyang makhluk hidup yang adan sekarang maupun dari makhluk hidup yang telah mengalami kepunahan. yang dapat dibedakan menjadi: 1) Anatomi homolog. seperti jari tangan dengan bentuk dasar sayap kelelawar ataupun sirip pada paus. Tiga tipe fosil. 2) Sisa dari bagian tubuh makhluk hidup yang keras seperti tanduk. cara hidup. dimana melalui setiap lapisan tersebut dapat diketahui umur dan asal dari fosil tersebut. fosil diemukan pada lapisan-lapisan tertentu dari permukaan bumi. Fosil merupakan sisa dari organisme makhluk hidup dari masa lampau yang telah membatu atau telah awet melalui proses alam. Bukti anatomi perbandingan. 2) Anatomi Analog.

Salah satunya adalah perbandingan embrio antara hewan vertebrata yang menunjukkan persamaan/ keseragaman yang mencolok. 3) Hewan yang satu memisah secara progresif dari hewan yang lainnya. Alfred Wallace mengemukakan bahwa wilayah benua di dunia dapat dibagi menjadi enam wilayah terpisah dari wilayah utama bedasarkan populasi hewannya. . Bukti penyebaran geografi. Mutasi Gen. a.c. Van Boer ( 1976-1876) menyatakan bahwa : 1) Sifat-sifat umum muncul sebelum sifat-sifat khusus. 3. Bukti Biokimia perbandingan. Bukti fosil menunjukkan bahwa diwilayah ini kebanyakan dari tanaman dan vertebrata secara dominan telah mengalami perubahan atau evolusi. Enzim sitokrom terdapat hampir setiap makhluk hidup. kenyataannya persamaan biokimia organisme hidup merupakan salah satu ciri dari kehidupan. yaitu: Ethiopia ( Afrika Tropik) dan oriental ( Asia Tropis dan pulau-pulau dekat lepas pantai). 2) Perkembangan evolusi dimulai dari hal yang paling umum sekali . Bukti Embriologi perbandingan. Keanekaragaman terbanyak terdapat di wilayah tropik. kurang umum dan akhirnya ke sifat-sifat yang khusus. Faktor dari dalam/ faktor gen. e. Penyebaran hewan dan tumbuhan di pulau-pulau lepas samudera telah menunjang teori evolusi. Studi biokimia terhadap beracam-macam organisme telah mengungkapakna hemologi biokimia. Terdapat gen untuk sitokrom c yang mengandung begitu banyak informasi genetika yang sama pada banyak organisme tidak akan dapat dijelaskan tanpa menggunakan teori evolusi. Melalui perbandingan embrio makhluk hidup dapat diketahui tentang proses evolusinya. Embriologi merupakan ilmu yang mempelajari tentang embrio atau bakal makhluk hidup. Dari segi homolog biokimia derajat persamaan struktur sebanding dengan dekatnya hubungan kekerabatan. d. Faktor yang mempengaruhi evolusi.

b. Makin sempurna dan lama suatu proses isolasi maka akan terjadi perbedaan genetika dalam kromosom yang semakin besar antar populasipopulasi tersebut. dimana adaptasi/ penyesuain diri dengan lingkungan memerlukan suatu usaha evolusi dalam waktu yang lama sehingga makhluk hidup tersebut dapat tetap eksis di atas bumi ini. Peran Isolasi dalam pembentukan spesies baru. Hubungan adaptasi dengan evolusi Bukti dari teori evolusi adalah adaptasi yang dilakukan oleh setiap makhluk hidup. Rekombinasi gen adalah penggabungan beberapa gen induk jantan dan betina ketika pembuahan ovum oleh sperma yang menyebabkan adanya susunan pasangan gen yang berbeda dari induknya. Akibatnya adalah lahirnya varian spesies baru. Melalui isolasi dapat ditetapkan bahwa perbedaan genetik organisme-organisme yang hidup disekitar kita telah mengalami peristiwa evolusi menuju pembentukan suatu spesies baru. Faktor dari luar / lingkungan. 4. Perubahan dasar yang terjadi pada nukleotida disebut mutasi. Meskipun mutasi itu kecil peranannya dalam evolusi namun melalui mutasi dapat dibuktikan fakta baru yang disusun melalui berbagai kombinasi sebagai bahan baku dalam seleksi alam yang menghasilkan suatu proses evolusi. Sehingga dalam populasi tersebut tidak akan ada penyebaran dari populasi lain. Rekombinasi gen. . Faktor-faktor seleksi alam ini antara lain: 1) Suatu variasi makhluk hidup yang cocok dengan keadaan lingkungannya mempunyai kemungkinan besar untuk dapat bertahan hidup b. Secra ilmiah sukar sekali untuk membuktikan sudah berapa kali suatu gen telah mengalami mutasi.Molekul DNA merupakan zat yang sangat stabil. a. Seleksi alam. Ada sejumlah faktor yang dapat menyebabkan mutasi antara lai: radiasi.

Vavilov. namun sebetulnya minat utamanya adalah hubungan antara makhluk hidup dan lingkungannya (ekologi). Perubahan terjadi pada spesies sebagai akibat reaksi mereka terhadap lingkungan (adaptasi). menunjukkan hal itu. Anggota tubuh yang terlatih akan menguat. Chevalier de Lamarck (lahir di Bazentin. dan bahkan sejak 1818 ia buta total. Pertentangan pemikiran ini baru tuntas setelah genetika semakin dikenal orang pada abad ke-20. Ia memberi dasar klasifikasi baru bagi hewan. Pendapat ini dipercaya karena hasil penelitian Ivan Mitschurin. 18 Desember 1829 pada umur 85 tahun) adalah biologiwan Perancis yang dikenal karena pendapatnya dalam teori tentang evolusi kehidupan. pemikiran yang berkembang pesat di akhir abad ke-19. ditangkap dan diasingkan ke Siberia. mengadopsi Lamarckisme dan bahkan mempraktekkannya dalam program pertanian di negara-negara komunis. Di masa kedinasan militer ini ia mulai belajar botani. Konsep-konsep genetika banyak memberi dukungan pada Darwinisme. kemiskinan selalu menyertai sepanjang hidupnya. meteorologi. ia mendasarkan pada pendapat yang telah berlaku sejak masa Yunani Kuna yang menyatakan bahwa setiap spesies sudah ada sejak penciptaan kehidupan. Sebagai seorang ilmuwan. 1 Agustus 1744 – meninggal di Paris. Kaum ini menolak teori evolusi Darwin.Jean-Baptiste Pierre Antoine de Monet. seorang pemulia tanaman Rusia. sementara yang tidak terpakai akan melemah dan tereduksi. Georges-Louis de Buffon. Penentang-penentangnya. menganggap Lamarckisme sesuai dengan ideologi mereka. Kehidupannya penuh kesulitan. tidak "langsung jadi" begitu saja. Segera setelah ayahnya meninggal di saat ia 17 tahun. di antaranya N. Hal ini dikemukakannya dalam buku karangannya "Filsafat Zoologi" (1809). Ia percaya akan adanya perubahan linear pada makhluk hidup dari bentuk tersederhana menuju bentuk yang lebih canggih. yang segera dilanjutkannya dengan belajar Kedokteran dan Botani selama empat semester di Paris. yang lebih condong pada perkembangan spesies: Spesiesspesies terbentuk dalam perkembangan proses kehidupan. Pendidikan dasar dan menengah ditempuhnya di suatu sekolah Jesuit di Amiens. teori Lamarck sering kali disitir untuk menyanggah pendapat Darwinisme tentang seleksi alam. ia menjadi tentara dan berpangkat letnan dalam Perang Tujuh Tahun. Dalam kariernya ia telah menulis buku di bidang yang cukup luas. yang lalu menariknya menjadi pembantunya di Museum Nasional Paris untuk Sejarah Alam. Walaupun demikian. Tahun 1779 terbit buku pertamanya. ia menjadi profesor untuk hewan avertebrata. Semenjak Charles Darwin dan Alfred Wallace mengemukakan teori mereka. dan kimia. setelah Revolusi Perancis. Ia beberapa kali kawin-cerai. dengan pertama-tama memisahkan dalam dua kelompok besar: hewan bertulang belakang (Vertebrata) dan tak bertulang belakang (Avertebrata).I. Flore francoise. Pemikiran ini bertentangan dengan banyak pendapat sarjana Perancis sezamannya. mulai dari zoologi. Ia lahir sebagai anak bungsu keluarga miskin dan masih keturunan bangsawan. Buku ini menarik perhatian pemimpin Jardin du Roi ("Kebun Kerajaan"). Hasil adaptasi ini lalu diwariskan secara turun-temurun kepada anaknya. Sejak 1786 ia menjadi kurator Jardin du Roi dan 1793. Eksperimen yang disokong Stalin ini membawa kehancuran . yang kemudian dikenal sebagai Lamarckisme. Lamarck dikenal sebagai penggagas suatu bentuk teori evolusi kehidupan. Vernalisasi (perlakuan suhu rendah) terhadap benih gandum dianggap dapat "melatih" tanaman sehingga tahan menghadapi musim dingin. botani. dan melahirkan Neo-Lamarckisme. Picardie. Para pendukung materialisme dialektika. jalan hidupnya luar biasa menurut ukuran masa kini. Untuk menunjang hidup ia bekerja sebagai asisten penjualan (marketing).

kombinasi gen yang baru juga dihasilkan oleh rekombinasi genetika. dan seleksi.blogspot. karena tanaman gagal panen.com/2010/05/teori-evolusi-kehidupan-lamarck. keturunannya akan mempunyai sifat-sifat yang baru. membentuk sintesis evolusi modern. Email ThisBlogThis!Share to TwitterShare to Facebook .html Evolusi (dalam kajian biologi) berarti perubahan pada sifat-sifat terwariskan suatu populasi organisme dari satu generasi ke generasi berikutnya. Seleksi alam merupakan sebuah proses yang menyebabkan sifat terwaris yang berguna untuk keberlangsungan hidup dan reproduksi organisme menjadi lebih umum dalam suatu populasi .pertanian Rusia. Cabang ini juga mengembangkan dan menguji teori-teori yang menjelaskan penyebab evolusi. Walaupun perubahan yang dihasilkan oleh hanyutan dan seleksi alam kecil. yang dapat meningkatkan variasi antara organisme.[5][6] Namun. Hal ini terjadi karena individu dengan sifat-sifat yang menguntungkan lebih berpeluang besar bereproduksi. Evolusi terjadi ketika perbedaan-perbedaan terwariskan ini menjadi lebih umum atau langka dalam suatu populasi. Evolusi didorong oleh dua mekanisme utama.[1] Dokumentasi fakta-fakta terjadinya evolusi dilakukan oleh cabang biologi yang dinamakan biologi evolusioner. sehingga lebih banyak individu pada generasi selanjutnya yang mewarisi sifat-sifat yang menguntungkan ini. Proses ini mencapai puncaknya dengan menghasilkan spesies yang baru. Sifat baru dapat diperoleh dari perubahan gen akibat mutasi ataupun transfer gen antar populasi dan antar spesies. Ketika organisme bereproduksi.[8][9][10][11] Pada tahun 1930. hanyutan genetik (Bahasa Inggris: Genetic Drift) merupakan sebuah proses bebas yang menghasilkan perubahan acak pada frekuensi sifat suatu populasi. yaitu seleksi alam dan hanyutan genetik.Tokoh Ilmuwan Penemu . mekanisme yang mendorong perubahan ini tetap tidaklah jelas sampai pada publikasi tahun 1859 oleh Charles Darwin. On the Origin of Species yang menjelaskan dengan detail teori evolusi melalui seleksi alam.[12] yang menghubungkan satuan evolusi (gen) dengan mekanisme evolusi (seleksi alam).[9][10][13] . perubahan ini akan berakumulasi dan menyebabkan perubahan yang substansial pada organisme. Kajian catatan fosil dan keanekaragaman hayati organismeorganisme hidup telah meyakinkan para ilmuwan pada pertengahan abad ke-19 bahwa spesies berubah dari waktu ke waktu. teori seleksi alam Darwin digabungkan dengan teori pewarisan Mendel. sifat yang merugikan menjadi lebih berkurang. Sifat-sifat yang menjadi dasar evolusi ini dibawa oleh gen yang diwariskan kepada keturunan suatu makhluk hidup dan menjadi bervariasi dalam suatu populasi. Hanyutan genetik dihasilkan oleh probabilitas apakah suatu sifat akan diwariskan ketika suatu individu bertahan hidup dan bereproduksi.http://tokoh-ilmuwanpenemu.[7] Karya Darwin dengan segera diikuti oleh penerimaan teori evolusi dalam komunitas ilmiah. kemiripan antara organisme yang satu dengan organisme yang lain mensugestikan bahwa semua spesies yang kita kenal berasal dari nenek moyang yang sama melalui proses divergen yang terjadi secara perlahan ini. adaptasi terjadi melalui kombinasi perubahan kecil sifat yang terjadi secara terus menerus dan acak ini dengan seleksi alam. reproduksi.[1][2] Setelah beberapa generasi. di mana hal ini telah menjadi prinsip pusat biologi modern yang memberikan penjelasan secara lebih menyeluruh tentang keanekaragaman hayati di bumi. Perubahan-perubahan ini disebabkan oleh kombinasi tiga proses utama: variasi.[4] Dan sebenarnya. Kekuatan penjelasan dan prediksi teori ini mendorong riset yang secara terus menerus menimbulkan pertanyaan baru.[3] Sementara itu. Pada spesies yang bereproduksi secara seksual.dan sebaliknya.

Darwin adalah ilmuwan pertama yang mencetuskan teori evolusi yang telah banyak terbukti mapan menghadapi pengujian ilmiah. Sampai saat ini. teori Darwin mengenai evolusi yang terjadi karena seleksi alam dianggap oleh mayoritas komunitas sains sebagai teori terbaik dalam menjelaskan peristiwa evolusi.[14] . Namun demikian. namun sebenarnya biologi evolusioner telah berakar sejak zaman Aristoteles.Meskipun teori evolusi selalu diasosiasikan dengan Charles Darwin.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful