Konflik Arab-Israel

Embryakto Artriaji Gahari, 1106056775

Fakultas Ilmu Pengetahuan Budaya Universitas Indonesia Maret 2013

1 Lenczowski. namun pada umumnya penduduk Timur Tengah khususnya orang Arab sangat membencinya karena merupakan sebuah penjajahan pada orang Arab. 1993. Bandung. 1 Untuk dapat kembali ke tanah yang telah dijanjikan oleh Tuhan kepada mereka maka bangsa Yahudi melakukan berbagai usaha untuk memperoleh tanah-tanah di Palestina. terjemahan Asgar Bixby. Timur Tengah di Tengah Kancah Dunia . George. Setelah perang dunia pertama berakhir dan Turki Ustmani kalah maka daerah jatuh ke tangan Inggris termasuk daerah Israel dan Jordan yang saat itu disebut sebagai British Mandate of Palestine. selain itu ICA juga membantu menyiapkan modal dan alat-alat bagi para calon pemukim di Palestina. Pada tahun akhir tahun 1800-an tanah-tanah di Palestina dibeli oleh orang-orang Yahudi kaya yang berasal dari Eropa seperti Baron Maurice de Hirsch lewat Asosiasi Kolonisasi Yahudi (ICA).KONFLIK ARAB-ISRAEL Migrasi Yahudi Ke Palestina Daerah Timur Tengah termasuk daerah di Palestina merupakan daerah kekuasaan Kekhalifahan Turki Ustmani selama urang lebih 500 tahun. hlm 234 . Sinar Baru Algensindo. orang-orang Yahudi kaya ini membujuk para penguasa Turki Ustmani untuk menjual daerah Palestina dengan alas an untuk mengembangkan lahan-lahan yang tidak produktif dan membangun kota-kota baru yang nantinya akan memberikan pajak ke pemerintahan Turki Ustmani. Walaupun pada saat itu daerah itu merupakan daerah kekuasaan Turki Ustmani. Harapan bahwa pada suatu saat dapat kembali ke “Tanah yang Dijanjikan ” merupakan sebuah aliran Zionisme yang ditanamkan pada masyarakat Yahudi. Bergejolaknya perang dunia pertama membuat orang Yahudi dan Arab mendukung pasukan sekutu yaitu Inggris yang pada saat itu berperang melawan Turki karena dijanjikan kemerdekaan.

pendidikan yang maju.Palestina yang telah menjadi daerah pertanian yang besar. komite merekomendasikan pembagian Palestina menjadi wilayah arab dan yahudi. taraf hidup meningkat. Berdirinya Negara Israel Berdirinya Israel sebagai sebuah negara tidak dapat dipisahkan dari gerakan zionisme.000 orang. Akhirnya PBB membentuk sebuah komite dengan nama UNSCOP pada 22 Maret 1947. Zionisme merupakan sebuah gerakan masyarakat Yahudi yang ingin kembali dan memperoleh ‘tanah asli’ mereka. dan banyaknya lapangan pekerjaan membuat banyaknya imigran Yahudi dari eropa masuk. Setelah lima minggu melakukan pembicaraan dan penelitian. Inggris didesak oleh orang Arab untuk mengurangi imigran Yahudi. Pihak zionis merasa bahwa . tetapi tetap saja keributan dan kerusuhan masih berlangsung. “Two state solution” diterima dengan keluarnya resolusi 181 majlis umum PBB pada november 1947 dengan dukungan suara 33 dan menentang 13 serta abstain 10 dan Jerusalem yang merupakan kota suci bagi tiga agama besar dunia menjadi wilayah internasional agar keamanan dan stabilitasnya bisa dijaga bersama-sama. Berkembangnya ekonomi di daerah Palestina pada saat itu karena masuknya investor Yahudi dari Eropa yang masuk untuk membeli lahan maka lahan orang Yahudi semakin luas. Namun pemilik tanah Yahudi itu tidak memakai jasa pekerja orang Arab dan melarang orang Arab bekerja di perusahaan yang membuat hilangnya rasa eksistensi orang Arab di Palestina. Namun datangnya orang Yahudi ini secara ilegal karena pada saat terjadi keributan yang dibuat Orang Arab atas ketidaksenangan orang Yahudi. Hal ini membuat Orang Arab melakukan demonstrasi pada tahun 1920 dan berlanjut ke pembantaian 67 orang Yahudi pada tahun 1929 hingga pemberontakan Arab pada tahun 1936-1939. Perang dunia kedua membuat orang Yahudi di Eropa menjadi semakin takut untuk tinggal di eropa oleh karena kejamnya Hitler dengan partai Nazinya yang membantai orang Yahudi dengan Holocaust. hal ini dilakukan Inggris karena kekurangan biaya akibat PD II yang tidak cukup membiayai tentaranya yang mencapai 100. Hingga akhirnya Inggris menyerahkan masalah ini ke PBB yang baru saja didirikan. Oleh karena itu banyak sekali orang Yahudi dari eropa berbondong-bondong ke daerah Palestina.

21 WIB hlm.3 Pihak Zionis Yahudi secara publik menyetujui rencana pembagian oleh PBB tersebut.32 WIB. and the Arab-Israeli Conflict: A Primer” dalam Middle East Research and Information Project. hlm. 3 Joel Beinin dan Lisa Hajjar.tanah Palestina tersebut merupakan tanah leluhur mereka dan mereka ingin dapat tinggal serta menjadikan tanah tersebut rumah mereka. Namun demikian. hlm. 4. Pihak tersebut kemudian berintensi untuk mendirikan sebuah negara otonom yang keseluruhan atau paling tidak mayoritas rakyatnya merupakan pihak Yahudi. 3 yang diakses dari https://www. kepala eksekutif World Zionist Organization sekaligus kepala Agensi Yahudi bagi Palestina. yang dikenal dengan State of Israel. . Majelis Umum PBB mengumumkan rencana pembelahan negara menjadi dua bagian (UN Partition Plan). Namun.pdf pada 6 Maret 2013 pukul 20. 5. Kedua pihak sama-sama berusaha melindungi kepentingannya.lsa.edu/UofM/Content/complit/document/Arab %20Identity%20Panel%20Readings. Pada November 1947.pdf pada 6 Maret 2013 pukul 14.umich. Deklarasi ini menjanjikan adanya “a jewish national home in Palestine” dan dianggap sebagai apresiasi pemerintah Inggris terhadap dukungan kaum Yahudi dalam PD 1 melawan Turki. karena kualitas pasukan militer Arab tidak sebaik apa yang dimiliki oleh pihak zionis. Hal ini kemudian segera diikuti oleh pengakuan secara de facto oleh Amerika Serikat 2 “Origin of Arab-Israeli Conflict” yang diakses dari http://www. Yahudi dan Arab.ca/pdf/arab-israeli-conflict-origins. Pengadopsian rencana ini memunculkan kembali konflik di antara dua pihak.4 Kemerdekaan negara Israel dideklarasikan pada 14 Mei 1948. 4 Ibid. pada 1948 pihak zionis berhasil mengamankan kendalinya atas jatah wilayah teritorinya sesuai dengan UN Partition Plan. pihak Arab melihat apa yang ditawarkan oleh PBB tersebut sangat berpihak pada pihak Yahudi dan tidak adil terhadap pihak Arab sendiri. dan hal ini menggiring pada proklamasi pemimpin Zionis atas berdirinya negara Israel. Israel.nion.. tepat satu hari sebelum Mandat Inggris atas Palestina berakhir. Deklarasi tersebut dilakukan oleh David Ben-Gurion.2 Salah satu hal yang menjadi dasar berdirinya negara Israel merupakan Deklarasi Balfour yang dikeluarkan oleh Inggris. “Palestine.

Meskipun demikian. Bandung. terjemahan Asgar Bixby.5 Pengakuan secara de jure oleh Amerika Serikat baru dapat dilakukan pada 31 Januari 1949. Adanya pernyataan sikap AS ternyata diprotes oleh zionis. Menteri Luar Negeri Inggris menyatakan dalam Deklarasi Balfour tahun 1917: “His Majesty's government view with favour the establishment in Palestine of a national home for the Jewish people. George. hlm. The United States and The State of Israel.pada 15 Mei 1948. Salah satu basis kuat untuk mendukung terbentuknya sebuah tanah air yang berdaulat bagi Yahudi di Palestina adalah Deklarasi Balfour.6” Pernyataan ini menguatkan kembali dukungan negara-negara Barat terhadap berdirinya Israel sebagai negara yang berdaulat. it being clearly understood that nothing shall be done which may prejudice the civil and religious rights of existing non-Jewish communities in Palestine. 1993). Zionism: A Brief History. 5 David Schoenbaum. (New York: Oxford University Press. Deklarasi Balfour sendiri merupakan deklarasi yang dikeluarkan oleh Inggris mengenai wilayah Palestina yang merupakan wilayah mandat Inggris pada masa Perang Dunia 1. Sinar Baru Algensindo. and will use their best endeavours to facilitate the achievement of this object. Amerika Serikat-lah yang secara konsisten menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. (New Jersey: Markus Wiener Publishers.7 Aktivitas oposisi yang dilakukan Arab ini mempengaruhi perpolitikan di Amerika Serikat hingga pada 19 Maret 1948 AS menyatakan bahwa pembagian wilayah di Palestina tidak dapat dilaksanakan. Palestina seharusnya diawasi oleh perwalian dari PBB. Perang Arab-Israel Perang antara Arab dan Yahudi sudah tidak dapatt direlakan lagi. 1993. hlm 251 . or the rights and political status enjoyed by Jews in any other country . para pasukan sukarelawan dari negara-negara Arab direkrut untuk mempertahankan Palestina dan pada Januari 1948 detasemen bersenjata Arab mulai memasuki Palestina dan menyerang perkampungan Yahudi. 184 7 Lenczowski. 2003) hlm. dan Shelley Frisch. Timur Tengah di Tengah Kancah Dunia. 8 6 Michael Brenner.

Akibat perang tersebut sekitar 711. Orang Arab muslim yang menetap di wilayah yang dikuasai Israel akhirnya menjadi warga .000 rakyat palestina meninggalkan wilayah yang berhasil dikuasai oleh Israel dan menjadi pengungsi (sebagian dari pengungsi ini meninggalkan tanahnya karena instruksi dari tentara koalisi arab. Invasi inilah yang memicu perang Arab-Israel 1948 karena dengan menduduki wilayah yang merupakan daerah yang nantinya akan berdiri negara palestina merdeka berarti tentara koalisi arab telah mengepung dan mengancam eksisteni negara Israel yang baru saja berdiri. Adapun wilayah yang tersisa di bagian timur (Nablus. Hal ini karena adanya semangat tinggi dan juga perlengkapan perang yang lebih memadai dari pasukan Arab seperti pesawat dari Cekoslovakia. dan juga sukarelawan Yahudai dari As dan Negaranegara lainnya. Libanon dan Irak justru menginvasi wilayah yang diperuntukkan untuk negara palestina oleh UNSCOP mendirikan negara palestina merdeka. Pasukan Israel yang menjadi tulangpunggung bernama Haganah dan dibagi menjadi kesatuan yang disebut Palmah. pasukan koalisi arab ternyata kalah dalam perang tersebut dan memukul mundur tentara koalisi Arab yang menyebabkan dikuasai wilayah yang diduduki tersebut. sebagian Jerusalem dan Hebron yang disebut West Bank) dikuasai oleh Jordan. Sejak mulainya konflik ini. senjata yang diselundupkan dari AS dan Eropa Barat. Tentara Israel yang dipimpin oleh Yaakov Dori dan Kolonel Yigal Yadin Sebagai pemimin pasukan operasi. orang Palestina tidak pernah berkuasa atas kedaulatannya sendiri. sebagian lagi karena takut akan kerusakan yang ditimbulkan oleh tentara Israel). Akhir Perang Kemenangan Israel membuat mereka menguasai sebagian besar wilayah yang seharusnya diperuntukkan bagi negara palestina merdeka yang sempat diduki oleh tentara koalisi arab. Hanya tersisa sedikit wilayah di bagian barat daya (Gaza) yang akhirnya dikuasai oleh Mesir.Setelah Israel menyatakan kemerdekaannya. Selain itu ada juga Hish yaitu pasukan elit yang dibiayai oleh partai Buruh Sosialis Mapam dan bantuan pasukan wanita membantu pasukan tentara dibidang kesehatan dan logistik. Dengan total 75. Suriah. tentara Mesir.000 pasukan Israel. Jordan. sebagian mengikuti fatwa dari grand mufti.

Perang akhirnya berakhir dengan ditandatanganinya gencatan senjata antara Israel dan Negara-negara arab tetangganya pada tahun 1949. Dalam perjanjian tersebut juga disepakati batas baru wilayah Negara Israel (green line) yang diakui secara internasional. Batas baru Negara Israel yang disepakati ini termasuk wilayah yang berhasil dikuasai Israel daram perang 1948 (sebagian wilayah yang tadinya diperuntukkan sebagai Negara palestina merdeka) Daftar Pustaka .Negara Israel hingga sekarang dan merupakan minoritas terbesar di dalam Negara Israel dengan jumlah hampir 20 persen dari total penduduk Israel.

Jakarta.2007 Michael Brenner.21 WIB . 3 yang diakses dari https://www. terjemahan Asgar Bixby. Michael dan Frisch. dan Walt. hlm. diakses dari http://www.pdf pada 6 Maret 2013 pukul 14.pdf pada 6 Maret 2013 pukul 20. and The Palestinians. New Jersey: Markus Wiener Publishers.S. Timur Tengah: Pusaran Strategis Dunia. London: Pluto Press.edu/UofM/Content/complit/document/Arab %20Identity%20Panel%20Readings. The United States. Bandung: Sinar Baru Algensindo. 1993 Mearsheimer. Israel.ca/pdf/arabisraeli-conflict-origins. 1981 Chomsky.lsa. Stephen M. John J. “Palestine. Straus and Giroux. New York: Farrar. Zionism: A Brief History. Shelley. 1993 Sumber Internet “Origin of Arab-Israeli Conflict”. Foreign Policy.1999 Lenczowski.Sumber Buku Dipoyudo. Joel Beinin dan Lisa Hajjar. Israel. The Israel Lobby and U.nion. Noam. New York: Oxford University Press.umich.32 WIB. Kirdi. The United States and The State of Israel.2003 Schoenbaum. David. Timur Tengah di Tengah Kancah Dunia. George. and the Arab-Israeli Conflict: A Primer” dalam Middle East Research and Information Project. Fateful Triangle. Penerbit CSIS.