P. 1
Makalah Pribadi - Struktur Organisasi dan Program Puskesmas Kecamatan Lubuk Kilangan.docx

Makalah Pribadi - Struktur Organisasi dan Program Puskesmas Kecamatan Lubuk Kilangan.docx

|Views: 1,037|Likes:
Published by sandurezu
Struktur organisasi dan program puskesmas lubuk kilangan
Struktur organisasi dan program puskesmas lubuk kilangan

More info:

Published by: sandurezu on Oct 30, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/29/2015

pdf

text

original

STUKTUR ORGANISASI DAN PROGRAM PUSKESMAS KECAMATAN LUBUK KILANGAN Makalah Pribadi

OLEH: SYANDREZ PRIMA PUTRA BP 0910311020

PRESEPTOR: dr. Edison, MPH Prof. DR. Dr. Rizanda Machmud, M.Kes

BAGIAN ILMU KESEHATAN MASYARAKAT FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS ANDALAS PADANG 2013

BAB I PENDAHULUAN

1.1 LATAR BELAKANG Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/ kota yang bertanggung jawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja. Konsep Puskesmas mulai diperkenalkan sejak tahun 1968, dilatarbelakangi oleh tujuan bangsa Indonesia sebagaimana yang tercantum dalam Pembukaan UUD 1945 alinea 4, yakni untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa. Tujuan nasional tersebut dituangkan dalam pembangunan kesehatan yang menjadi visi dari Puskesmas, yakni mewujudkan Millenium Development Goals (MDGs) 2015. Rumusan visi untuk masing-masing Puskesmas harus mengacu pada visi pembangunan kesehatan Puskesmas, yakni terwujudnya Kecamatan Sehat menuju MDGs 2015, yang harus disesuaikan dengan situasi dan kondisi masyarakat serta wilayah Kecamatan setempat Untuk mewujudkan visi MDGs tersebut, Puskesmas yang merupakan unit pelayanan kesehatan primer tentunya harus memiliki struktur organisasi yang baik. Berdasarkan Kepmenkes RI Nomor 128 Tahun 2004 tentang Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat, struktur organisasi Puskesmas tergantung dari kegiatan dan beban tugas masing-masing Puskesmas. Penyusunan struktur organisasi Puskesmas di satu kabupaten/kota dilakukan oleh dinas kesehatan kabupaten/kota, sedangkan penetapannya dilakukan dengan Peraturan Daerah. Sesuai dengan visi pembangunan kesehatan melalui Puskesmas yakni terwujudnya Kecamatan Sehat Menuju MDGs 2015, Puskesmas bertanggung jawab untuk menyelenggarakan program-program yang berupaya untuk meningkatkan kesehatan perorangan dan kesehatan masyarakat, yang merupakan pelayanan tingkat pertama dari sistem kesehatan nasional. Upaya kesehatan tersebut dikelompokkan menjadi dua, yakni upaya kesehatan wajib dan upaya kesehatan pengembangan. Upaya kesehatan wajib meliputi upaya promosi

1

Puskesmas Kecamatan Lubuk Kilangan merupakan salah satu dari banyaknya Puskesmas yang ada di Indonesia yang juga menerapkan struktur organisasi dan program kesehatan yang telah ditetapkan oleh pemerintah melalui Kementrian Kesehatan. 1.2 TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan penulisan makalah pribadi ini antara lain sebagai berikut: a. 1. 2 . pencegahan dan pemberantasan penyakit menular dan pengobatan. keluarga berencana. 1. Sementara itu. Mengetahui dan mengidentifikasi jenis-jenis program kegiatan di Puskesmas Kecamatan Lubuk Kilangan. kesehatan ibu dan anak.3 BATASAN PENULISAN Makalah ini membahas tentang struktur organisasi dan program puskesmas secara umum. kesehatan lingkungan. Tujuan Khusus   Mengetahui struktur organisasi di Puskesmas Kecamatan Lubuk Kilangan. perbaikan gizi masyarakat. upaya kesehatan pengembangan ditetapkan berdasarkan permasalahan kesehatan yang ditemukan di masyarakat setempat serta yang disesuaikan dengan kemampuan Puskesmas.4 METODE PENULISAN Metode penulisan makalah ini berupa tinjauan pustaka yang merujuk dari berbagai literatur. Tujuan Umum Mengetahui struktur organisasi dan program puskesmas secara umum. penulis bermaksud untuk mengetahui bagaimana struktur organisasi dan program Puskesmas di Kecamatan Lubuk Kilangan tersebut. b. Oleh sebab itu. Padang.kesehatan. dan secara khusus di Puskesmas Kecamatan Lubuk Kilangan.

Gizi. Saat sekarang kondisi bangunan Puskesmas Lubuk Kilangan sudah permanen terdiri dari beberapa ruangan kantor seperti: Medical Record (MR). dimana saat itu pimpinan Puskesmas yang pertama adalah dr. karena adanya keterbatasan lahan. Pada Tahun 1997 telah dilakukan rehabilatasi Puskesmas secara maksimal. dan Imunisasi dengan jumlah pegawai yang ada sebanyak 56 orang termasuk Pustu. (6) Pengobatan. Balai Pengobatan (BP). (2) Kesehatan Ibu dan Anak – Keluarga Berencana (KIA-KB). Dengan Jumlah pegawai yang ada pada saat itu sekitar 10 orang dan sampai saat ini telah mengalami pergantian Pimpinan Puskesmas sebanyak 11 kali.1 SEJARAH PUSKESMAS Puskesmas Lubuk Kilangan didirikan di atas tanah wakaf yang diberikan KAN yang pada tahun 1981 dengan luas tanah 270 m2 dan gedung Puskesmas sendiri didirikan pada tahun 1983 dengan luas bangunan 140 m2. dan (7) Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas). 3 . Pelayanan Puskesmas Lubuk Kilangan yang diberikan saat ini adalah Tujuh Pelayanan Dasar yaitu: (1) Promosi Kesehatan (Promkes). (3) Gizi. (5) Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular. Keluarga Berencana (KB). rumah dinas paramedis yang ada pada saat itu dijadikan kantor dan juga ada penambahan beberapa ruangan pelayanan lainnya. Meiti Frida dan pada tahun itu juga Puskesmas mempunyai satu buah Puskesmas Pembantu (Pustu) Baringin. Pelayanan yang diberikan saat itu meliputi BP. Gigi. Kesehatan Ibu dan Anak (KIA). Pembangunan Puskesmas ini dibiayai dari APBN. KIA dan Apotik.BAB II ANALISIS SITUASI 2. Labor. Apotik. (4) Kesehatan Lingkungan (Kesling). (Pertolongan Pertama pada Kecelakaan) P3K.

65 km2 : 1.29 km2 : 52. Kelurahan Bandar Buat e. Kelurahan Batu Gadang b.99 km2 yang terdiri dari 7 kelurahan dengan luas: a. Kelurahan Tarantang : 19. Kelurahan Koto Lalang f. Sebelah Timur berbatasan dengan Kabupaten Solok c. Kelurahan Padang Besi d. Kelurahan Baringin g.85 km2 Adapun batas-batas Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Kilangan adalah sebagai berikut: a.1 km2 : 4. Sebelah Selatan berbatasan dengan Kecamatan Bungus Teluk Kabung (Gambar 2.91 km2 : 2. Sebelah Barat berbatas dengan Kecamatan Lubuk Begalung d.2 KONDISI GEOGRAFIS Wilayah kerja Puskesmas Lubuk Kilangan meliputi seluruh Wilayah Kecamatan Lubuk Kilangan dengan luas Daerah 85. Sebelah Utara berbatasan dengan Kecamatan Pauh b. Kelurahan Indarung c.2.32 km2 : 1.1 Wilayah Kerja Puskesmas Lubuk Kilangan) 4 .87 km2 : 3.

359 jiwa dan 2. Kelurahan Koto Lalang f. Kelurahan Indarung c.032 Jiwa yang terdiri dari 10. Kelurahan Batu Gadang b.563 jiwa dan 1. Kelurahan Baringin g.069 jiwa dan 2.797 jiwa dan 1. Kelurahan Tarantang : 14.4 SARANA DAN PRASARANA 1.632 KK : 6.2.277 jiwa dan 244 KK : 2. Kelurahan Tarantang : 5 RW/ 21 RT : 12 RW/ 44 RT : 4 RW/ 20RT : 11 RW/ 43 RT : 8 RW/ 31 RT : 2 RW/ 5 RT : 2 RW/ 7 RT 2. Kelurahan Indarung d.743 KK : 6. Kelurahan Bandar Buat b. Kelurahan Bandar Buat e. Kelurahan Padang Besi c.480 jiwa dan 1. Kelurahan Koto Lalang e. SARANA PENDIDIKAN No 1 2 3 4 5 6 7 Kelurahan Bandar Buat Padang Besi Indarung Koto Lalang Batu Gadang Baringin Tarantang Jumlah TK 10 2 3 3 1 1 1 18 SD 6 4 6 3 2 1 1 23 SMP 3 0 1 0 0 0 0 4 SMA 0 0 2 0 1 0 0 3 5 .460 jiwa dan 439 KK Dengan jumlah 44 RW. Kelurahan Batu Gadang f.707 KK dengan perincian sebagai berikut: a.489 KK : 2.3 KONDISI DEMOGRAFI Jumlah Penduduk Kecamatan Lubuk Kilangan adalah 50. Kelurahan Baringin g. Dan 171 RT dengan perincian sebagai berikut: a. Kelurahan Padang Besi d.610 KK : 11.550 KK : 6.

Indarung b. Batu Gadang c. Baringin 3 Rumah Dinas dokter Rumah Dinas 4 Paramedis Mobil Pukesmas 5 Keliling 6 Sepeda Motor SARANA PENUNJANG Komputer Mesin Tik Laptop LCD/Infocus Jumlah 1 1 1 1 1 1 1 1 4 1 1 1 1 1 1 4 I I 1 2 3 4 2 2 1 1 17 1 1 1 1 12 1 1 2 2 1 3.2. SARANA KESEHATAN NO I JENIS SARANA DAN PRASARANA KONDISI JLH BAIK RINGAN SEDANG BERAT RUSAK SARANA KESEHATAN 1 Puskesmas Induk Puskesmas 2 Pembantu a. PRASARANA KESEHATAN  Posyandu Balita  Posyandu Lansia  Kader Kesehatan  Praktek Dokter Swasta  Praktek Bidan Swasta  Pos UKK  Pengobatan Tradisional  Toga : 43 Buah : 14 Buah : 164 Orang : 5 orang : 21 orang : 3 Pos : 38 Buah : 27 Buah 6 .

KETENAGAAN NO JENIS KETENAGAAN PNS 3 2 2 1 4 12 1 1 2 1 3 5 8 2 3 2 52 PTT HONOR/ SUKAREL A KET 1 Dokter Umum 2 Dokter Gigi Sarjana Kesehatan 3 Masyarakat 4 Sarjana Keperawatan 5 Akper 6 Akbid 7 Akzi 8 AAK 9 AKL 10 Rekam Medis 11 Perawat Gigi 12 SPK 13 Bidan (D I) 14 Aisisten Apoteker 15 Pekarya Kesehatan 16 SMA Jumlah 1 1 2 3 1 2.2.5 KETENAGAAN DAN STRUKTUR ORGANISASI PUSKESMAS 1.129 7 .6 SASARAN PUSKESMAS  Jumlah penduduk  Bayi (0-11 Bulan)  Bayi (6-11 Bulan)  Batita (24-60 Bulan)  Baduta (0-60 Bulan)  Ibu Hamil (Bumil)  Ibu Nifas (Bufas)  Ibu Bersalin  Ibu meneteki (Buteki)  Lansia  WUS : : : : : : : : : : : 50.032 Jiwa 1024` 614 2080 2048 1146 1091 1091 2048 4853 14.

MISI PUSKESMAS 1. BUDAYA DAN EKONOMI PENDUDUK a. Pegawai Negeri b. juga ada beberapa suku lainnya yaitu Jawa dan Batak.2. pemerataan dan keterjangkauan pelayanan kesehatan yang diselenggarakan 4. Swasta c.8 KONDISI SOSIAL. Mayoritas agama yang dianut masyarakatnya adalah :    Islam Katolik Kristen : 43. Memelihara dan meningkatkan kesehatan perorangan. VISI PUSKESMAS Visi Puskesmas adalah menuju Kecamatan Lubuk Kilangan Sehat Menuju MDGs 2015.451 Jiwa : 39 Jiwa : 41 Jiwa b. keluarga dan masyarakat serta lingkungan 2. Memelihara dan meningkatkan mutu. Buruh d. MISI PUSKESMAS 1. 2. Menggerakkan pembangunan berwawasan kesehatan 2. Tani 8 .7 VISI. Kondisi Ekonomi Mata Pencaharian Penduduk: a. Kondisi Sosial dan Budaya Suku terbesar yang ada di Kecamatan Lubuk Kilangan adalah Suku Minang. Mendorong kemandirian sehat bagikeluarga dan masyarakat 3.

1.1 DEFINISI PUSKESMAS Puskesmas adalah unit pelaksana teknis dinas kesehatan kabupaten/kota yang bertanggungjawab menyelenggarakan pembangunan kesehatan di suatu wilayah kerja.2 ORGANISASI PUSKESMAS 3. kemauan dan kemampuan hidup sehat bagi setiap orang yang bertempat tinggal di wilayah kerja Puskesmas agar terwujud derajat kesehatan yang setinggi-tingginya.128 Tahun 2004 tentang Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat. Kepala Puskesmas Kepala Puskesmas adalah penanggungjawab pembangunan kesehatan di tingkat kecamatan. menjadi pusat pemberdayaan masyarakat dan sebagai pusat pelayanan kesehatan strata pertama. sedangkan penetapannya dilakukan dengan Peraturan Daerah. 3. Sebagai acuan dapat dipergunakan pola struktur organisasi Puskesmas sebagai berikut: 1. Sebagai unsur pimpinan. setiap Puskesmas di Indonesia memiliki struktur organisasi yang seragam. Dengan demikian. Penyusunan struktur organisasi Puskesmas di satu kabupaten/kota dilakukan oleh dinas kesehatan kabupaten/kota. Kepala Puskesmas mempunyai tugas 9 . Puskesmas berfungsi sebagai pusat penggerak pembangunan berwawasan kesehatan.BAB III TINJAUAN PUSTAKA 3.1 Struktur Organisasi Puskesmas Berdasarkan Surat Keputusan Menteri Kesehatan No. Puskesmas bertujuan untuk mendukung tercapainya tujuan pembangunan kesehatan nasional yakni meningkatkan kesadaran. namun dapat dimodifikasi menurut wilayah masing-masing tergantung dari kegiatan dan beban tugas masing-masing Puskesmas.

Unit Tata Usaha Unit Tata Usaha adalah unit yang bertanggungjawab membantu Kepala Puskesmas dalam pengelolaan:     Data dan informasi Perencanaan dan penilaian Keuangan Umum dan kepegawaian 3. mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk melaksanakan kegiatan perawatan kesehatan masyarakat. 2. III. kesehatan mata dan kesehatan khusus lainnya. kesehatan jiwa. serta kesehatan tenaga kerja dan lanjut usia (lansia). kesehatan lingkungan dan laboratorium. mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk melaksanakan kegiatan pencegahan dan pemberantasan penyakit terutama imunisasi.  Unit III.  Unit II.  Unit I. yaitu unit yang terdiri atas tenaga atau pegawai dalam jabatan fungsional. mengawasi dan mengoordinasi kegiatan Puskesmas yang dapat dilakukan dalam jabatan struktural dan jabatan fungsional. mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk melaksanakan kegiatan kesehatan gigi dan mulut. II. mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk melaksanakan kegiatan kesejahteraan ibu dan anak. VI.  Unit IV. VII. kesehatan sekolah dan olahraga. Keluarga Berencana dan perbaikan gizi. V. Jumlah unit tergantung kepada kegiatan.pokok dan fungsi untuk memimpin. IV. Terdiri atas unit I. Unit Pelaksana Teknis Fungsional Puskesmas Unit pelaksana teknis fungsional puskesmas adalah unit yang berfungsi dalam upaya kesehatan masyarakat (termasuk pembinaan terhadap UKBM/Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat) dan upaya kesehatan perorangan. 10 . tenaga dan fasilitas tiap daerah.

peralatan komunikasi serta sejumlah tenaga yang berasal dari Puskesmas. Kegiatan Puskesmas Keliling adalah:  Memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat di daerah terpencil yang tidak terjangkau oleh pelayanan Puskesmas atau Puskesmas Pembantu.  Puskesmas Pembantu.  Dipergunakan sebagai alat transpor penderita dalam rangka rujukan bagi kasus gawat darurat. 4. mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk melaksanakan kegiatan di bidang pembinaandan pengembangan upaya kesehatan masyarakat dan penyuluhan kesehatan masyarakat.  Puskesmas Keliling.  Unit VI. yaitu unit pelayanan kesehatan yang sederhana dan berfungsi menunjang dan membantu melaksanakan kegiatankegiatan dalam ruang lingkup wilayah yang lebih kecil.  Unit VII. 4 hari dalam satu minggu. mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk melaksanakan pengelolaan farmasi. Jaringan pelayanan puskesmas Jaringan pelayanan Puskesmas meliputi Unit Puskesmas Pembantu. 11 . Unit Puskesmas Keliling dan Unit Bidan di Desa/Komunitas.  Melakukan penyelidikan tentang kejadian luar biasa. mempunyai tugas pokok dan fungsi untuk melaksanakan kegiatan pengobatan rawat jalan dan rawat inap (Puskesmas perawatan). Fungsinya menunjang dan membantu melaksanakan kegiatan-kegiatan Puskesmas dalam wilayah kerjanya yang belum terjangkau oleh pelayanan kesehatan. Unit V. yaitu unit pelayanan kesehatan keliling yang dilengkapi dengan kendaraan bermotor roda 4 atau perahu bermotor dan peralatan kesehatan.

Program-program kegiatan pelayanan kesehatan yang dilaksanakan di Puskesmas dikelompokkan menjadi dua. 3. Khusus untuk kepala puskesmas dipersyaratkan harus seorang sarjana di bidang kesehatan yang kurikulum pendidikannya mencakup kesehatan masyarakat. 3. Dalam keadaan tidak tersedia tenaga yang memenuhi syarat untuk menjabat eselon IV-A .3 PROGRAM PUSKESMAS Puskesmas bertanggung jawab untuk menyelengarakan program kesehatan perorangan dan masyarakat sebagai pelayanan kesehatan tingkat pertama. Sesuai dengan tanggung jawab tersebut dan besarnya peran kepala Puskesmas dalam peyelengaraan pembangunan kesehatan di tingkat kecamatan.1 Upaya Kesehatan Wajib Upaya Kesehatan Wajib Puskesmas adalah upaya yang ditetapkan berdasarkan komitmen nasional. 3. maka jabatan kepala puskesmas setingkat dengan eselon IV-A. Melakukan penyuluhan kesehatan dengan menggunakan alat audio-visual. 3. yakni upaya kesehatan wajib dan upaya kesehatan pengembangan.3 Eselon Kepala Puskesmas Kepala puskesmas adalah penanggung jawab pembangunan kesehatan di tingkat kecamatan.1.1. regional dan global serta yang mempunyai daya ungkit tinggi untuk peningkatan derajat kesehatan masyarakat.2 Kriteria Personalia Kriteria personalia yang mengisi struktur organisasi Puskesmas disesuaikan dengan tugas dan tanggung jawab masing-masing unit Puskesmas. ditunjuk pejabat sementara yang sesuai dengan kriteria kepala puskesmas yakni seorang sarjana di bidang kesehatan yang kurikulun pendidikannya mencakup bidang kesehatan masyarakat.3. yakni meliputi sebagai berikut: 12 . Upaya kesehatan wajib ini harus diselenggarakan oleh setiap puskesmas yang ada di wilayah Indonesia.

1. Keadaan zat gizi lebih. Upaya Promosi Kesehatan. yaitu program pelayanan kesehatan yang ditujuhkan untuk memberikan pelayanan kepada ibu hamil. Upaya Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular dan Tidak Menular. kelompok maupun masyarakat). 3. DBD. melakukan tindakan pengobatan pada seseorang pasien dilakukan oleh seorang dokter secara ilmiah berdasarkan temuan-temuan yang diperoleh selama anamnesis dan pemeriksaan. 5. yaitu program kegiatan pelayanan kesehatan. yaitu bentuk pelayanan kesehatan untuk mendiagnosa. Anemia Gizi Besi. Upaya Perbaikan Gizi Masyarakat. Upaya Kesehatan Lingkungan. yaitu program pelayanan kesehatan puskesmas yang diarahkan untuk membantu masyarakat agar hidup sehat secara optimal melalui kegiatan penyuluhan (induvidu. Upaya Pengobatan. 4. Peningkatan Survailans Gizi. sekaligus 13 . yaitu program pelayanan kesehatan Puskesmas untuk mencegah dan mengendalikan penular penyakit menular/infeksi (misalnya TB. perbaikan gizi masyarakat di Puskesmas yang meliputi peningkatan pendidikan gizi. yaitu program pelayanan kesehatan lingkungan di Puskesmas untuk meningkatkan kesehatan lingkungan pemukiman melalui upaya sanitasi dasar. pengawasan mutu lingkungan dan tempat umum termasuk pengendalian pencemaran lingkungan dengan peningkatan peran serta masyarakat. dan Perberdayaan Usaha Perbaikan Gizi Keluarga/Masyarakat. penanggulangan Kurang Energi Protein. 2. Upaya Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) serta Keluarga Berencana (KB). Kusta dll). pelayanan bayi dan balita. bersalin dan nifas. dan pelayanan kepada PUS (Pasangan Usia Subur) untuk ber KB. Kurang Vitamin A. yaitu bentuk pelayanan kesehatan untuk mendatangi langsung masyarakat yang tidak mampu secara fisik dan psikologis untuk datang berobat ke Puskesmas. 7. Gangguan Akibat Kekurangan Yaodium (GAKY). 6. Perawatan Kesehatan Masyarakat (Perkesmas).

Misalnya pemeriksaan secara berkala di tempat kerja oleh petugas puskesmas 14 . adalah program pelayanan kesehatan kerja puskesmas yang ditujuhkan untuk masyarakat pekerja informal maupun formal diwilayah kerja puskesmas dalam rangka pencegahan dan pemberantasan penyakit serta kecelakaan yang berkaitan dengan pekerjaan dan lingkungan kerja. adalah program pelayanan penanganan kasus tertentu dari kunjungan puskesmas akan ditindak lanjuti atau dikunjungi ketempat tinggalnya untuk dilakukan asuhan keperawatan induvidu dan asuhan keperawatan keluarganya.SMP dan SMP) diwilayah kerja Puskesmas 2. Perawatan Kesehatan Masyarakat.2 Upaya Kesehatan Pengembangan Upaya kesehatan pengembangan Puskesmas adalah upaya yang ditetapkan berdasarkan permasalahan kesehatan yang ditemukan di masyarakat serta yang disesuaikan dengan kemampuan Puskesmas yang bersangkutan. Kesehatan Kerja.3. naik atlet maupun masyarakat umum. Dalam struktur organisasi puskesmas program pengembangan ini biasa disebut Program spesifik lokal yang ditetapkan sesuai dengan permasalahan kesehatan yang ditemukan di masyarakat serta disesuaikan dengam kemampuan puskesmas. Misalnya pembinaan dan pemeriksaan kesegaran jasmani anak sekolah dan kelompok masyarakat yang dilakukan puskesmas di luar gedung 3.dapat memberikan penyuluhan dan perawatan kesehatan kepada masyarakat dibawah tanggung jawab perawat. Meliputi: 1. Misalnya kasus gizi kurang penderita ISPA/Pneumonia 4. adalah semua bentuk kegiatan yang menerapkan ilmu pengetahuan fisik untuk meningkatkan kesegaran jasmani masyarakat. Kesehatan Olah Raga. 3. adalah pembinaan kesehatan masyarakat yang dilakukan petugas Puskesmas di sekolah-sekolah (SD. Usaha Kesehatan Sekolah.

5. Misalnya pemeriksaan kesehatan untuk mendeteksi dini penyakit degeneratif. Kesehatan Usia Lanjut. dalam rangka mencapai derajat kesehatan jiwa masyarakat yang optimal melalui kegiatan pengenalan/deteksi dini gangguan jiwa. Hipertensi dan Osteoporosis pada kelompok masyarakat usia lanjut. Kesehatan Mata. 7. preventif. Pembinaan Pengobatan Tradisional. adalah program pelayanan kesehatan gizi dan mulut yang dilakukan Puskesmas kepada masyarakat baik didalam maupun diluar gedung (mengatasi kelainan atau penyakit ronggo mulut dan gizi yang merupakan salah satu penyakit yang terbanyak di jumpai di Puskesmas 6. 8. adalah program pelayanan kesehatan jiwa yang dilaksanakan oleh tenaga Puskesmas dengan didukung oleh peran serta masyarakat. Kesehatan Gigi dan Mulut. kuratif dan rehabilitatif) dibidang mata dan pencegahan kebutaan oleh tenaga kesehatan Puskesmas dan didukung oleh peran serta aktif masyarakat. pertolongan pertama gangguan jiwa dan konseling jiwa. Misalnya upaya penanggulangan gangguan refraksi pada anak sekolah. Kesehatan Jiwa. adalah program pembinaan terhadap pelayanan pengobatan tradisional. Misalnya ada konseling jiwa di Puskesmas. 9. dapat menerima orang lain sebagaimana adanya dan mempunyai sikap positif terhadap diri sendiri dan orang lain. baik yang menggunakan 15 . kardiovaskuler seperti : diabetes Melitus. adalah program pelayanan kesehatan mata terutama pemeliharaan kesehatan (promotif. pengobat tradisional dan cara pengobatan tradisional. adalah program pelayanan kesehatan usia lanjut atau upaya kesehatan khusus yang dilaksanakan oleh tenaga Puskesmas dengan dukungan peran serta aktif masyarakat dalam rangka meningkatkan derajat kesehatan masyarakat usia lanjut. Yang dimaksud pengobatan tradisional adalah pengobatan yang dilakukan secara turun temurun. Sehat jiwa adalah perasaan sehat dan bahagia serta mampu menghadapi tantangan hidup.

Upaya ini dilakukan jika upaya wajib telah terlaksana secara optimal. alat (tusuk jarum.3    Program Penunjang Medical record Apotik Laboratorium 16 . dalam artian target cakupan dan peningkatan mutu pelayanan telah tercapai. 10. Selain program di atas. juru sunat) maupun keterampilan (pijat. patah tulang). Pemilihan upaya kesehatan pengembangan ini dilakukan oleh Puskesmas bersama dinas kesehatan kabupaten/kota dengan mempertimbangkan masukan dari BPP (Badan Perencanaan dan Pengembangan).3. yakni upaya lain diluar upaya Puskesmas di atas yang ditetapkan sesuai dengan kebutuhan. 3. pembinaan kebugaran dan pemantauan kesehatan jemaah yang kembali (pulang) dari menaikan ibadah haji.herbal (jamu). adalah program pelayanan kesehatan untuk calon dan jemaah haji yang meliputi pemeriksaan kesehatan. Kesehatan Haji . upaya kesehatan pengembangan Puskesmas dapat pula berupa upaya inovasi. guna mempercepat tercapainya visi Puskesmas.

Amd.Keb Nilda Syafyani.Kep Trisnawati     KOORDINATOR UPAYA KESEHATAN MASYARAKAT drg.Kep o Pj.AmAk Fitriani.ST  Pj. Euis Yoyo Titin Haryani Kurmila Sari Esi Susanti. Amd. Amd.Keb  Pj.SKM Pj. Amd. Gudang Obat Pj.AmKl Pj.Keb o Pj. Amd. S. Apotik Pj. Amd. Filariasis Marina Yulia N. May Happy M. Amd. Campak Marina Yulia N. Amd.128 Tahun 2004 tentang Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat. Dessi             Pj. Amd. BP Gigi Pj. KIA Anak Pj.Keb Marini MS. Amd. Rabies Marini Ms.Kep  Pj.Keb  Pj. MR Pj. Hj. SKM P2M  Pj. Surveilans Marina Yulia N. Promkes Frisna Devi.Keb  Pj.BAB IV PEMBAHASAN Struktur organisasi Puskesmas Kecamatan Lubuk Kilangan telah dibentuk sesuai dengan Keputusan Menteri Kesehatan No. Yefni Pj.Keb Drg. Afridawarni.D SP2TP Mayriza. Kesehatan Olah Raga Marini MS.Kep TATA USAHA Yessi Gusminarti. Amd. KIA Ibu Pj.ST UMUM DAN KEPEGAWAIAN Desmiavita. S. KB Pj. Imunisasi Damsiar. Laboratorium Pj.RM Sefnita. Malaria Adsemar Tati Budi  Pj. CAMAT CAMAT PERENCANAAN dr. H. DBD Widia Hariati. Erliza HB POSKESKEL Indarung : Yudia Padang Besi : Nurleila Koto Lalang : Yuarleng Tarantang : Anik Bandar Buat : Fani Batu Gadang : Fitriani Baringin : Dessy 17 .Keb  Ermayani. Amd.. P3K/IGD Pj. ISPA Trisnawati INOVATIF o Pj. Diare Marina Yulia N. . May Happy M. Kesehatan Jiwa Pj. MD  PUSTU  PUSTU INDARUNG Mortianis  PUSTU BATU GADANG Eka Diliana Lubis  PUSTU BARINGIN Hj. Hj. BP Pj. Amd. yakni sebagai berikut: DEWAN PENYANTUN PIMPINAN PUSKESMAS dr. KEUANGAN  Hj. UKS Ernawati. SKM KOORDINATOR UPAYA KESEHATAN PERORANGAN dr. Lansia Fitri Dewi. Gizi Renita. TB/Kusta Yuarleng Yusmaita  Pj. Amd. S.Kep Helfi Husna.Kep  Pj. Amd.Kep  Pj. Kesehatan Lingkungan Ernawati. Kesehatan Mata Elva Nora Rima Yudha N.

Puskesmas Lubuk Kilangan juga memiliki beberapa jaringan pelayanan. Kepala Puskesmas juga membawahi Unit Pelaksana Teknis Fungsional Puskesmas yang terdiri dari seorang Koordinator Upaya Kesehatan Perorangan dan seorang Koordinator Upaya Kesehatan Masyarakat. Puskesmas Lubuk Kilangan memilki total 56 orang tenaga kerja yang dipimpin oleh seorang kepala Puskesmas yang bergelar Dokter (dr). Poskeskel berbeda dari Pustu yang selalu membuka pelayanan setiap pagi. Promosi Kesehatan Kegiatan Promkes di Puskesmas Lubuk Kilangan terdiri dari PHBS (Penyuluhan Hidup Bersih dan Sehat) dan UKBM (Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat).128 tahun 2004. Upaya Kesehatan Wajib Upaya kesehatan wajib menjadi kegiatan pokok di Puskesmas Lubuk Kilangan. Antara lain sebagai berikut: 18 . akan tetapi jika diminta maka Poskeskel juga dapat memberikan pelayanan kuratif tersebut. Puskesmas ini memiliki 7 kegiatan pokok sesuai arahan Kemenkes. Puskesmas Kecamatan Lubuk Kilangan juga telah melaksanakan upaya kesehatan sesuai dengan arahan dari Kepmenkes RI No. Dilihat dari segi programnya. yakni 1 buah Puskesmas induk dan 3 buah Puskesmas Pembantu (Pustu) yang tersebar di wilayah kerja Puskesmas Lubuk Kilangan dan merupakan perpanjangan tangan Puskesmas. yang berada dibawah tanggung jawab satu orang bidan Poskeskel yang terlatih dan dua orang kader. Penanggung jawab jaringan pelayanan ini dibawahi langsung oleh Kepala Puskesmas Lubuk Kilangan. Selain itu Puskesmas ini juga memiliki Pos Kesehatan Kelurahan (Poskeskel) di setiap kelurahannya. Selain itu. sementara Poskeskel bertugas untuk memantau kesehatan masyarakat di wilayah kelurahan dan tidak diwajibkan untuk melakukan pengobatan kuratif. Program tersebut meliputi: 1. dan membawahi bagian Tata Usaha yang bergelar Sarjana Kesehatan Masyarakat (SKM). antara lain: a.Berdasarkan struktur di atas.

Kesehatan Lingkungan Survey perumahan Survey tempat umum Survey tempat pengolahan makanan 19 .1) PHBS Terdiri dari: a) Linakes (Persalinan dengan Tenaga Kesehatan) b) ASI Eksklusif c) Menimbang Balita d) Air Bersih e) CTPS (Cuci Tangan Pakai Sabun) f) Jamban g) Memberantas Jentik h) Makan Buah dan Sayur i) Aktifitas Fisik j) Tidak Merokok 2) UKBM Terdiri dari : a) Pos Pelayanan Terpadu ( Posyandu ) b) Pondok Bersalin Desa ( Polindes ) c) Pos Obat Desa ( POD ) d) Dana Sehat e) Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) f) Upaya Pengobatan Tradisional (Batra): Tanaman Obat Keluarga (TOGA) Tanaman Dapur Keluarga (TADAGA) g) Upaya Kesehatan Kerja (UKK) h) Upaya Kesehatan Dasar Swasta i) Kemintraan LSM dan Dunia Usaha j) Kader Kesehatan b.

Perkesmas 2. Gizi Masyarakat Penimbangan Massal (tiap bulan Februari) Bulan vitamin A e. Upaya Kesehatan Pengembangan Upaya kesehatan pengembangan di Puskesmas Lubuk Kilangan antara lain: Usaha Kesehatan Sekolah Kesehatan Olah Raga Kesehatan Gigi dan Mulut Kesehatan Jiwa Kesehatan Mata Kesehatan Usia Lanjut Kesehatan Haji 20 . Program Pengobatan Dasar g.c. Pencegahan dan Pemberantasan Penyakit Menular Imunisasi DBD TB/Kusta Rabies Malaria Diare Campak Filariasis ISPA f. Kesehatan Ibu dan Anak – Keluarga Berencana (KIA – KB) MTBS Kelas ibu balita K1-K4 Fe1-Fe3 d.

Program Penunjang Medical Record Apotek Gudang Obat Laboratorium rutin sederhana Pengambilan Sampel Sputum SPS Pertolongan Pertama pada Kecelakaan (P3K)/ Unit Gawat Darurat (UGD) 21 .3.

Setiap subbagian harus menjalankan tugas dan fungsi masing-masing sesuai job description yang ada. Gizi Masyarakat.128 Tahun 2004 tentang Kebijakan Dasar Pusat Kesehatan Masyarakat. 22 .BAB V KESIMPULAN DAN SARAN 5.1 KESIMPULAN Struktur organisasi dan program Puskesmas di Indonesia diatur dalam Keputusan Menteri Kesehatan RI No. KIA – KB. serta beberapa usaha pengembangan kesehatan dan program penunjang. Program pengembangan puskesmas sebaiknya lebih disesuaikan dengan wilayah kerja puskesmas masing-masing. 2. P2PM. Hal tersebut dapat disimpulkan menjadi sebagai berikut: 1. dan Unit Jaringan Pelayanan yang meliputi 3 Pustu dan 7 Poskeskel. Jenis Program Puskesmas Kecamatan Lubuk Kilangan meliputi 7 upaya kesehatan wajib yakni: Promkes. Kesling. Unit Pelaksana Teknis Fungsional Puskesmas. 3. Struktur organisasi di Puskesmas Kecamatan Lubuk Kilangan meliputi Kepala Puskesmas yang membawahi bagian Tata Usaha. Diperlukan optimalisasi komunikasi yang efektif antara sub bagian untuk pelayanan yang lebih efektif. Puskesmas Kecamatan Lubuk Kilangan adalah salah satu Puskesmas di Indonesia yang menerapkan sistem yang telah ditetapkan tersebut. 5. 2. Pengobatan dan Perkesmas.2 SARAN 1. 4. Tidak adanya perangkapan jabatan pada berbagai bidang sehingga kinerja masing-masing bidang dapat berjalan dengan optimal.

2003. Puskesmas Lubuk Kilangan.DAFTAR PUSTAKA Depkes RI. Depkes RI. Kepmenkes RI No. Dirjen Bina Kesehatan Masyarakat. Kebijakan Dasar Puskesmas (Menuju Indonesia Sehat 2010). Laporan Tahunan Puskesmas Lubuk Kilangan tahun 2012. 128/Menkes/SK/II/2004. 23 . Padang: Puskesmas Lubuk Kilangan. 2012.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->