penyakit dhf dan df.doc

PENGENALAN PENYAKIT DEMAM DENGUE (DD) DAN DEMAM BERDARAH DENGUE (DBD

)

Spektrum Klinis Infeksi virus dengue tergantung dari faktor yang mempengaruhi daya tahan tubuh dengan faktor-faktor yang mempengaruhi virulensi virus. Dengan demikian infeksi virus dengue dapat menyebabkan keadaan yang bermacam-macam, mulai dari tanpa gejala (asimtomatik), demam ringan yang tidak spesifik (undifferentiated febrile illness), Demam Dengue, atau bentuk yang lebih berat yaitu Demam Berdarah Dengue (DBD) dan indrom yok Dengue ( D). Demam Dengue !ejala klasik dari demam dengue ialah gejala demam tinggi mendadak, kadang-kadang bifasik (saddle back fever), nyeri kepala berat, nyeri belakang bola mata, nyeri otot, tulang, atau sendi, mual, muntah, dan timbulnya ruam. "uam berbentuk makulopapular yang bisa timbul pada a#al B ! n" Spektrum Klinis In#eksi $irus Den!ue Infeksi virus dengue asimtomatik imtomatik Demam tidak spesifik Demam dengue $erdarahan (-) $erdarahan (%) yok (-) yok (%) ( D) DD DBD penyakit (&-' hari ) kemudian menghilang tanpa bekas dan selanjutnya timbul ruam merah halus pada hari ke-( atau ke) terutama di daerah kaki, telapak kaki dan tangan. elain itu, dapat juga ditemukan petekia. *asil pemeriksaan darah menunjukkan leukopeni kadang-kadang dijumpai trombositopeni. +asa penyembuhan dapat disertai rasa lesu yang berkepanjangan, terutama pada de#asa. $ada keadaan #abah telah dilaporkan adanya demam dengue yang disertai dengan perdarahan seperti , epistaksis, perdarahan gusi, perdarahan saluran cerna, hematuri, dan menoragi. Demam Dengue (DD). yang disertai dengan perdarahan harus dibedakan dengan Demam Berdarah Dengue (DBD). $ada penderita Demam Dengue tidak dijumpai kebocoran plasma sedangkan pada penderita DBD dijumpai kebocoran plasma yang dibuktikan dengan adanya hemokonsentrasi, pleural efusi dan asites. Dem m Ber% r & Den!ue (DBD) Bentuk klasik dari DBD ditandai dengan demam tinggi, mendadak '-) hari, disertai dengan muka kemerahan. -eluhan seperti anoreksia, sakit kepala, nyeri otot, tulang, sendi, mual, dan muntah sering ditemukan. Beberapa penderita mengeluh nyeri menelan dengan farings hiperemis ditemukan pada pemeriksaan, namun jarang ditemukan batuk pilek. Biasanya ditemukan juga nyeri perut dirasakan di epigastrium dan diba#ah tulang iga. Demam tinggi dapat menimbulkan kejang demam terutama pada bayi. Bentuk perdarahan yang paling sering adalah uji tourni.uet ("umple leede) positif, kulit mudah memar dan perdarahan pada bekas suntikan intravena atau pada bekas pengambilan darah. -ebanyakan kasus, petekia halus ditemukan tersebar di daerah ekstremitas, aksila, #ajah, dan palatumole, yang biasanya ditemukan pada fase a#al dari demam. /pistaksis dan perdarahan gusi lebih jarang ditemukan, perdarahan saluran cerna ringan dapat ditemukan pada fase demam. *ati biasanya membesar dengan variasi dari just palpable sampai '-0 cm di ba#ah arcus costae kanan. ekalipun pembesaran hati tidak berhubungan dengan berat ringannya penyakit namun pembesar

-ebanyakan pasien masih tetap sadar sekalipun sudah mendekati stadium akhir. dan timbul ruam pada kulit. limfositosis relatif dengan limfosit atipik sering ditemukan pada saat sebelum suhu turun atau syok. 1anda prognostik baik apabila pengeluaran urin cukup dan kembalinya nafsu makan. syok dapat menjadi syok berat dengan berbagai penyulitnya seperti asidosis metabolik. $11 dan $1 memanjang pada sepertiga sampai setengah kasus DBD. nadi cepat-lemah. ruam. pada kasus berat penderita dapat mengalami syok. perdarahan hebat saluran cerna. sehingga memperburuk prognosis. Dengan diagnosis dini dan penggantian cairan adekuat. miagia. $ada pasien yang mengalami syok. +asa kritis dari penyakit terjadi pada akhir fase demam. sianosis sekitar mulut. dan antitrombin III. L '(r t(rium 1rombositopeni dan hemokonsentrasi merupakan kelainan yang selalu ditemukan pada DBD. Berat-ringannya efusi pleura berhubungan dengan berat-ringannya penyakit. flebitis) dan terlalu banyak cairan (over hidrasi).hati lebih sering ditemukan pada penderita dengan syok. Corfirmed DBD . tekanan nadi 2 '3 mm*g dan hipotensi. kedua hal tersebut biasanya terjadi pada saat suhu turun atau sebelum syok terjadi. sering terjadi sebelum atau bersamaan dengan perubahan nilai hematokrit. faktor :II. namun bila terlambat diketahui atau pengobatan tidak adekuat. $asien mula-mula terlihat letargi atau gelisah kemudian jatuh ke dalam syok yang ditandai dengan kulit dingin-lembab. protrombin. kadang-kadang ditemukan sinus bradikardi atau aritmia. Sin%r(m S)(k Den!ue (SSD) yok biasa terjadi pada saat atau segera setelah suhu turun.3334pl biasa ditemukan pada hari ke-5 sampai ke-6 sakit. $enurunan nilai trombosit yang disertai atau segera disusul dengan peningkatan -nilai hematokrit sangat unik untuk DBD. $enurunan jumlah trombosit 2 &33. $resumtif $ositif (-emungkinan Demam Dengue) 8pabila ditemukan demam akut disertai dua atau lebih manifestasi klinis berikut@ nyeri kepala. uji *I AB &. Definisi kasus DD4DBD 8. pada saat ini terjadi penurunan suhu yang tiba-tiba yang sering disertai dengan gangguan sirkulasi yang bervariasi dalam berat-ringannya. $ada pemeriksaan radiologis bisa ditemukan efusi pleura. $ada kasus dengan gangguan sirkulasi ringan perubahan yang terjadi minimal dan sementara. atau pasien berasal dari daerah yang pada saat yang sama ditemukan kasus confirmed dengue infection. $enyulit D . $erlu diketahui bah#a nilai hematokrit dapat dipengaruhi oleh pemberian cairan atau oleh perdarahan. syok biasanya teratasi dengan segera. 7umlah leukosit bisa menurun (leukopenia) atau leukositosis. artralgia. penyulit lain dari D adalah infeksi (pneumonia. manifestasi perdarahan. $ada masa penyembuhan yang biasanya terjadi dalam '-5 hari. ecara ?aboratoris &. *ipoproteinemi akibat kebocoran plasma biasa ditemukan. *emokonsentrasi yang disebabkan oleh kebocoran plasma dinilai dari peningkatan nilai hematokrit. leukopenia. nyeri belakang mata.ungsi trombosit juga terganggu. faktor 9III. 8sidosis metabolik dan peningkatan B<= ditemukan pada syok berat. efusi pleura dapat ditemukan bilateral. antara hari ke 5 sampai hari sakit ke-). '. terutama sebelah kanan. 8danya fibrinolisis dan ganggungan koagulasi tampak pada pengurangan fibrinogen. . manifestasi klinik infeksi virus yang tidak la>im seperti ensefalopati dan gagal hati. sepsis.'63 dan atau Ig+ anti dengue positif.

. dan atau isolasi virus. peningkatan titer antibodi A 0 kali pada pasangan serum akut dan serum konvalesens.($asti DBD) -asus dengan konfirmasi laboratorium sebagai berikut deteksi antigen dengue.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful