P. 1
Sedekah Atas Nama Orang Yang Sudah Meninggal

Sedekah Atas Nama Orang Yang Sudah Meninggal

4.5

|Views: 794|Likes:
Published by myueel40
Di antara amal perbuatan tersebut adalah sedekah atas nama orang yang sudah meninggal karena pahala dan kebaikan pahala ini bisa sampai kepada orang yang sudah meninggal tersebut sebagaimana yang telah menjadi ijma yang telah menjadi konsensus dan telah menjadi kesepakatan para ulama ahlussunnah wal jamaah dan juga telah dijelaskan oleh banyak dalil
Di antara amal perbuatan tersebut adalah sedekah atas nama orang yang sudah meninggal karena pahala dan kebaikan pahala ini bisa sampai kepada orang yang sudah meninggal tersebut sebagaimana yang telah menjadi ijma yang telah menjadi konsensus dan telah menjadi kesepakatan para ulama ahlussunnah wal jamaah dan juga telah dijelaskan oleh banyak dalil

More info:

Published by: myueel40 on Aug 04, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/04/2012

pdf

text

original

http://muhamadilyas.wordpress.

com Pahala sedekah dapat dikirimkan kepada orang yang sudah meninggal Allah SWT telah mewajibkan kepada hamba-hamba-Nya untuk berbuat baik dan berbakti kepada orang tua. Allah Azza Wa Jala memerintahkan untuk terus menyambungkan tali silaturahim dengan kerabat dan berbuat baik dengan orang lain. Sedangkan bentuk bakti dan kebaikan dan silaturahin yang paling baik adalah mengirimkan kebaikan dan pahala kepada orang tua dan kerabat yang sudah meninggal, sebab dalam kondisi ini amal dan perbuatan mereka telah terputus dan mereka sangat membutuhkan tambahan kebaikan dan pahala. Di antara amal perbuatan tersebut adalah sedekah atas nama orang yang sudah meninggal karena pahala dan kebaikan pahala ini bisa sampai kepada orang yang sudah meninggal tersebut sebagaimana yang telah menjadi ijma yang telah menjadi konsensus dan telah menjadi kesepakatan para ulama ahlussunnah wal jamaah dan juga telah dijelaskan oleh banyak dalil. Di antaranya adalah hadis dari Aisyah ra: ”Seorang laki-laki datang kepada Nabi solallahu alaihi wasallam dan berkata: ’Wahai Rosulullah ibuku meninggal secara mendadak dan ia tidak sempat berwasiat apa-apa. Aku pikir apabila ia sempat berwasiat sepertinya dia akan berwasiat untuk mensedekahkan hartanya. Apakah dia akan mendapatkan pahala apabila aku yang akan melakukan sedekah itu?’ Beliau solallahu alaihi wassalam menjawab: ’Ya’.” Juga hadis dari Abu Hurairah ra, ”Seorang laki-laki bertanya kepada Rosulullah solallahu alaihi wassalam dan berkata: ’Bapakku meninggal dunia dan meninggalkan harta. Akan tetapi dia tidak sempat berwasiat. Apakah jika aku bersedekah dapat menghapuskan dosa-dosanya?’ Beliau solallahu alaihi wassalam menjawab: ’Ya’.” Ketentuan ini tidak hanya berlaku antara anak dan orang tuanya atau kerabatnya bahkan seorang sahabat pun jika bersedekah untuk temannya yang meninggal pahalanya akan sampai kepadanya. Sebagaimana hadis wasilah Ibnu Asqa ra beliau berkata: ” Ketika kami bersama Rosulullah saw dalam perang tabuk, sekelompok orang dari Bani Salim mendatangi Nabi saw, mereka berkata: ’Wahai Rosulullah, seorang teman kami telah berhak mendapatkan api neraka.’ Rosulullah saw bersabda: ’Bebaskan seorang budak atas nama temanmu itu. Niscahya Allah akan membebaskan setiap anggota tubuhnya dari api neraka’.” Setelah para sahabat mengetahui keistimewaan sedekah ini mereka pun bergegas mensedekahkan hartanya atas nama orang-orang yang telah meninggal. Di antaranya adalah Abudrahman Ibnu Auf ra yang bersedekah atas nama ibunya dengan membebaskan sepuluh orang budak. Sementara itu Aisyah ra bersedekah dengan membebaskan budak-budaknya atas nama saudaranya yang telah meninggal saat tidur. Wahai orang-orang yang berbudi yang tidak melupakan orang yang telah berjasa kepada kita dan kebaikan orang yang berbuat baik kepada kita, balaslah jasa dan kebaikan mereka dengan yang lebih besar lagi. Muliakanlah mereka dengan kemuliaan yang lebih tinggi lagi. Di alam kubur mereka adalah orang-orang yang paling membutuhkan pertolongan dan kebaikan kita. Hari terus berganti, keburukan yang kita lakukan akan dibalas keburukan dan kebaikan kita kepada orang tua dan keluarga kita akan dibalas pula dengan kebaikan oleh anak-anak dan keluarga kita.

http://muhamadilyas.wordpress.com Radio Fajri : tanggal 25 Mei 2009

http://muhamadilyas.wordpress.com/2009/06/09/pahala-sedekah-dapat-dikirimkan-kepada-orangyang-sudah-meninggal/

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->