P. 1
drama SMA kelas XI

drama SMA kelas XI

4.5

|Views: 8,384|Likes:
Published by avrelianz
salah satu standar kompetensi SMA kelas XI diantaranya adalah pementasan drama. semoga RPP ini bisa menambah wawasan para guru maupun calon guru.
salah satu standar kompetensi SMA kelas XI diantaranya adalah pementasan drama. semoga RPP ini bisa menambah wawasan para guru maupun calon guru.

More info:

Published by: avrelianz on Aug 04, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/25/2013

pdf

text

original

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP

)

Satuan pendidikan Mata Pelajaran Kelas/ Semester Alokasi waktu Standar Kompetensi Mendengarkan

: SMA NEGERI 5 YOGYAKARTA : Bahasa Indonesia : XI / 1 : 3 jam pelajaran :

6. Memerankan tokoh dalam pementasan drama. Kompetensi Dasar :

6.1 Menyampaikan dialog disertai gerak-gerik dan mimik, sesuai dengan watak tokoh 6. 2. Mengekspresikan perilaku dan dialog tokoh protagonis dan atau antagonis. Indikator Siswa mampu: 6.1.1 6.1.2 6.1.3 6.1.4 Mendengarkan penggalan film ”Denias, Senandung di Atas Awan”. Menentukan watak tokoh utama film ”Denias, Senandung di Atas Awan” berdasarkan dialog, gerak-gerik dan mimik. Menghayati watak tokoh protagonis dan atau antagonis yang akan diperankan Menyampaikan dialog disertai gerak-gerik dan mimik sesuai dengan watak tokoh protagonis dan atau antagonis. : 3 x 45 menit. :

Alokasi waktu

I. 6.1.1 6.1.2 6.1.1 6.1.2

Tujuan Pembelajaran : Siswa dapat mendengarkan penggalan film ”Denias, Senandung di Atas Awan” Menentukan watak tokoh utama film ”Denias, Senandung di Atas Awan” berdasarkan dialog, gerak-gerik dan mimik. Siswa dapat menghayati watak tokoh yang akan diperankan Siswa dapat menyampaikan dialog disertai gerak-gerik dan mimik sesuai dengan watak tokoh.

II. •

Materi Ajar Dialog dalam drama
1

• • III.

Gerak-gerik dalam drama Mimik dalam drama Langkah-Langkah Pembelajaran

1. Pertemuan pertama Kegiatan Salam, presensi siswa Kegiatan awal Apersepsi tentang drama Kegiatan inti 1. 2. 3. 4. Siswa mendengarkan tayangan penggalan ”Denias, Senandung di Atas Awan”. film 10 menit 5 menit Alokasi waktu 3 menit

Siswa menentukan watak tokoh utama dalam film ”Denias, Senandung di Atas Awan”. Siswa menceritakan kembali penggalan film di depan kelas (perwakilan siswa). Siswa berdikusi mengenai dialog, gerak-gerik, dan mimik dalam drama

5 menit

5 menit

5 menit Kegiatan penutup 1. 2. Siswa diminta untuk menyimpulkan pembelajaran yang sudah disampaikan guru Siswa dibagi dalam kelompok masing-masing 2- 3 orang siswa. Setiap kelompok diminta membuat/ mencari naskah drama serta melatih dialog, mimik dan gerak yang akan dibawakan di depan kelas pada pertemuan berikutnya. Durasi drama maksimal 3 menit. Salam penutup 5 menit

5 menit

3.

2 menit

2. Pertemuan kedua Kegiatan Salam, presensi siswa Kegiatan awal 1. Apersepsi tentang dialog, gerak-gerik dan mimik dalam drama 4 menit Alokasi waktu 2 menit

2.

Siswa mengumpulkan pekerjaan rumah mengenai menceritakan kembali penggalan film yang telah 4 menit disaksikan pada pertemuan sebelumnya.

Kegiatan inti 1. 2. Siswa dibagi dalam kelompok berenam. Setiap kelompok mendapatkan naskah drama. Setiap kelompok membagi peran dan berlatih dialog, gerakgerik dan mimik. Setiap kelompok menyampaikan naskah drama mereka di depan kelas. Siswa yang lain menilai penampilan temannya. 5 menit 15 menit

3.

45 menit

Kegiatan penutup 1. 2. 3. Siswa diminta untuk menyimpulkan pembelajaran yang sudah disampaikan guru. Refleksi Salam penutup 5 menit 5 menit 2 menit

IV.

Sumber Belajar

1. Penggalan film Denias, Senandung di Atas Awan. 2. Hamzah, A. Adjib. 1985. Pengantar Bermain Drama. Bandung: Rosda. 3. Harymawan, RMA. 1988. Dramaturgi. Bandung: Rosda. 4. Sastromiharjo, Andoyo. 2007. Bahasa & Sastra Indonesia SMA Kelas XI. Jakarta: Yudhistira. 5. http://sendratasik.wordpress.com 6. http://ichwan-arif.blogspot.com

V. Jenis Bentuk

Penilaian : kelompok : lisan dan tertulis

1. Tertulis Soal uraian. 1) Identifikasikan pengertian dialog dalam drama berdasarkan penggalan film yang telah kalian lihat dan karakter yang telah kalian perankan! 2) Identifikasikan pengertian gerak-gerik dalam drama berdasarkan penggalan film yang telah kalian lihat dan karakter yang telah kalian perankan! 3) Identifikasikan pengertian mimik dalam drama berdasarkan penggalan film yang telah
3

kalian lihat dan karakter yang telah kalian perankan! 4) Ceritakan kembali penggalan film yang telah kalian dengar! 2. Lisan Memerankan tokoh/ karakter. 1) Bersama kelompokmu, perankan naskah drama yang telah kalian latih dengan memperhatikan pengucapan, mimik, dan gerak dengan tepat! 2) Berikan penilaian temanmu yang tampil di depan kelas dengan memberikan skor pada pengucapan, gerak, dan mimiknya!

KUNCI JAWABAN 1. Tertulis Soal uraian. 1) Dalam dialog terdapat petunjuk laku yang fungsinya untuk menggambarkan kondisi dan watak tokoh. Selain itu, petunjuk laku ini juga sangat membantu seorang pemain untuk memahami dialog itu sehingga pengucapan, gerak, dan ekspresi mimiknya sesuai dengan tokoh yang diperankan. Berikut ini uraian tentang ketiga hal tersebut. Pengucapan mencakup 3 hal, yaitu tekanan dinamik, tekanan tempo, dan tekanan nada. a. Tekanan dinamik adalah tekanan keras dalam pengucapan. Kata yang dianggap penting diucapkan lebih keras daripada kata yang lain kurang penting. b. Tekanan nada adalah tekanan tinggi dan rendahnya nada dalam mengucapkan suatu kata dalam kalimat. c. Tekanan tempo adalah teknanan lambat dan cepatnya seseorang dalam mengucapkan sebuah kalimat. Contoh: Itu! (mengarahkan tangan ke depan dengan posisi menunjuk). 2) Gerak adalah gerakan anggota badan atau pernyataan perasaan dan pikiran yang dilakukan dengan gerakan jari-jari, genggaman tangan, mengangkat bahu dan lain-lain. 3) Mimik adalah pernyataan perasaan atau suasana hati yang dilakukan dengan perubahanperubahan air muka. Seorang yang sedang kesal akan memperlihatkan wajah yang cemberut. 4) Denias adalah seorang anak dari pedalaman Papua. Meskipun kondisi geografis tanah kelahirannya bergunung-gunung dan belum ada transportasi kendaraan, dia tetap bersemangat untuk ke sekolah yang jaraknya sangat jauh dari rumahnya. Karena jarak rumahnya yang sangat jauh itulah Denias sering terlambat masuk sekolah. Tak jarang dia tidak mandi walaupun telah berapa lama berlari dari rumahnya menuju sekolahnya. Di sekolahnya yang hanya tersusun dari sebuah gubug kayu kecil dengan satusatunya bendera merah putih berkibar di tiang kecil sebelahnya, Denias dan segelintir teman-temannya belajar. Pak Guru yang tegas selalu menghukum bagi siapa pun yang terlambat datang ke sekolah, tidak terkecuali Denias yang hari itu terlambat seperti hari biasanya. Beruntung hari itu Denias lolos dari hukuman Sang guru karena tiba-tiba helikopter pembawa logistik mendarat tak jauh dari sekolah itu. Sontak saja konsentrasi

seluruh siswa langsung tertuju pada helikopter itu. Meskipun Pak Guru sudah berteriakteriak meminta mereka kembali ke kelas, anak-anak itu tidak menghiraukannya. Segera saja mereka merubung helikopter itu dan berlomba untuk memasukinya. Para awak helikopter pun kewalahan menghadapi ulah anak-anak pedalaman itu. Mereka baru mau pergi setelah seorang kru pesawat membagikan permen pada mereka. Tak lama setelah itu, terjadi perkelahian antara Denias dan salah seorang temannya. Setelah berusaha keras menghentikan perkelahian itu, Pak Guru mengajak Denis ke sekolah. Di sana Pak Guru itu menasehati Denias agar tidak menyia-nyiakan waktunya untuk berkelahi.

VI.

Pedoman Penilaian

1. Tertulis Keterangan / aspek penilaian Aspek penilaian 1. 2.
3.

Skor Skor 10

Jika siswa mampu mengidentifikasi pengucapan tokoh dengan jelas dan benar Jika siswa mampu mengidentifikasi mimik tokoh dengan benar Jika siswa mampu mengidentifikasi gerak tokoh dengan benar Total skor

10 10 30

2. Lisan Keterangan / aspek penilaian Aspek penilaian Memerankan tokoh 1. 2. 3. Antara 3 aspek penilaian (vokal, gerak-gerik dan mimik) sesuai Antara 2 aspek penilaian sesuai Hanya 1 aspek penilaian sesuai 100 70 40 1-100 Skor Skor

Kreativitas pengembangan cerita drama

APRILIANA SUSANTI Pendidikan Bahasa, Sastra Indonesia dan Daerah, Universitas Sanata Dharma Yogyakarta.

LEMBAR PENILAIAN
5

Nama No. Absen No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27

: : Nama Dialog Gerakgerik Mimik Total Skor

28 29 30 31 32 33 34 35 *Rentang skor antara 10-100

7

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->