Epidemiologi 1.

ANALISIS BIVARIATE

Analisis Bivariat adalah analisis secara simultan dari dua variabel. Hal ini biasanya dilakukan untuk melihat apakah satu variabel, seperti jenis kelamin, adalah terkait dengan variabel lain, mungkin sikap terhadap pria maupun wanita kesetaraan. Analisis bivariate terdiri atas metode-metode statistik inferensial yangdigunakan untuk menganalisis data dua variabel penelitian. Penelitian terhadap dua variabel biasanya mempunyai tujuan untuk mendiskripsikan distribusi data, meguji perbedaan dan mengukur hubungan antara dua variabel yang diteliti. Analisis Bivariat yaitu hipotesis yang diuji biasanya kelompok yang berbeda dalam ciri khas tertentu dengan koefisien kontigensi yang diberi simbol . Analisis bivariat menggunakan tabel silang untuk menyoroti dan menganalisis perbedaan atau hubungan antara dua variabel. !enguji ada tidaknya perbedaan"hubungan antara variabel kondisi pemukian, umur, agama, status migrasi, pendidikan, penghasilan, umur pekkawinan pertama, status kerja dan kematian bayi"balita dengan persepsi nilai anak digunakan analisis chi s#uare, denagn tingkat kemaknaan a$%,%&. Hasil yang diperoleh pada analisis chi s#uare, dengan menggunakan program 'P'' yaitu nilai p, kemudian dibandingkan dengan a$%,%&. Apabila nilai p( dari a$%,%& maka ada hubungan atau perbedaan antara dua variabel tersebut. )Agung, *++,-

Kegunaan Dari Analisis Bivariat .ntuk mengukur kekuatan hubungan antar dua variabel atau lebih. ontoh mengukur hubungan antar dua variabel / *. !otivasi kerja dengan produktivitas 0. 1ualitas layanan dengan kepuasan pelanggan

0.hingga pada output akan muncul tanda 6 untuk signifikansi &7 dan tanda 66 untuk signifikansi *7 8. pilih option two-tailed untuk uji dua arah atau dua sisi 5.ntuk kolom corelatiaon koeffisients. 1emudian klik semua variabel yang akan dikorelasikan dan masukkan kekolom variables dengan mengklik tanda panah 4. <umlah untuk semua variabel korelasi adalah sama. 9:clude cases pairwise / Pasangan yang salah satu tidak ada datanya tidak dimasukkan dalam perhitungan. . dan unitpjl.Langka !Langka "elaksanakan Analisis Bivariat *. pilihlah pearson karena anda ingin melakukan uji atas data rasio &. 1lik menu utama anali3e . 1emudian klik tombol option hingga dilayar tampil / Pengisian / • Anda dapat memunculkan output nilai means and standard deviations dengan mengklik pilihan yang sesuai pada kolom dtatistik Pada pilihan missing values pada dua pilihan / *. b2promo.ntuk keseragaman pilih e:clude cases pairwise . bivariate.. !asukkan data diatas kedalam program 'P'' dengan nama variabel bulan. tampak dilayar . b2selling. 9:clude cases listwise / . . • • .ang dibuang adalah kasus yang salah satu variabelnya memiliki mising data. jumlah data tiap pasangan korelasi akan bervariasi. . 0.ntuk pilihan flag signifikant korelations boleh dicentang )dipilih. correlate. b2iklan.ntuk kolom test of significance. Akibatnya.

=abel 1ontingensi.ji korelasi Bivariat ) Product-moment person .maupun banyak variabel )multivariate-.ntuk menentukan korelasi ) kuatnya hubungan . • .%& apabila nilai p ( dari a$%.-.ji chis-#uare. Pembahasan diutamakan pada cara membaca dan menafsirkan arti dari parameter yang diperoleh dari hasil pengolahan data yang terdapat pada output 'P''.atau interval . =eknik analisis statistik yang dibahas meliputi Analisis ?egresi. kemudian dibandingkan dengan a$%.%&. Hasil yang diperoleh pada analisis chis #uare dengan menggunakan program 'P'' yaitu nilai p. dan Analisis Aaktor. 0.%& maka ada hubungan atau pernedaan antara dua variabel tersebut )Agung *++. Analisis Path. Analisis Regresi Linier . Analisis >iskriminan. Multiple Classification Analysis )! A-. baik hubungan antara dua variabel ) bivariate. !odel @og-@inear.• • =ekan #ontinyue jika sudah selesai 1emudian tekan ok dan akan muncul output #enis!#enis $%i Analisis Bivariat *. !odel @ogit. =eknik analisis statistik yang dibahas dalam bab ini bersumber pada 'P'' yang difokuskan hanya pada teknik yang dapat menjelaskan hubungan atau kaitan antara beberapa variabel. >alam analisis bivariate secara umum terdiri dari analisa korelasi dan analisa regresi. seberapa kuat hubungan antar variabel tersebut >apat digunakan untuk jenis data rasio ) scale . dengan tingkat kemaknaan a$%.antara variabel-variabel penelitian • • <ika ada hubungan.

0.p$*. i $ *.maka hipotesis yang diajukan untuk diuji adalah H%/ β* $ % terhadap H*/ β dibuktikan secara empirik bahwaβ persamaan ).. e ∼ N 0.0-.tidak terdapat hubungan )korelasi. C Residual e = Y .. yang merupakan kombinasi linier atas B dan mengikuti distribusi normal.σ& ).. )iii. perubahan pada Y C adalah intercept...setiap . Analisis Regresi Seder ana Analisis regresi sederhana hanya melibatkan satu variabel independen B.0. Asumsi dasar dalam analisis regresi adalah )i. jika Bi bertambah satu satuan dan variabel yang lain konstan. C Residual e = Y .Y >engan model seperti pada persamaan ). dan B seperti pada . * * ≠ %. sehingga dalam persamaan ).*. Analisis disebut sebagai analisis regresi berganda jika melibatkan lebih dari satu variabel independen... $#&) ######### Y 0 % e ∼ N 0.σ& )..atau dengan kata lain ada hubungan linier regresi antara .Y C . )ii.dengan variabel independen )Bdituliskan dalam model linier umum C=β C !β C " % ! ######## ! β C " $#%) ######### Y 0 % p p ! e.p adalah koefisien regresi yang berarti besarnya di mana β i C .e tersebar secara acak dan tidak berpola mengikuti besarnya nilai B.yang tinggi antar variabel B.. ?esidual e mengikuti distribusi normal dengan rata-rata % β 0 dan varians konstan sebesar σ2.Analisis regresi merupakan alat yang dapat memberikan penjelasan hubungan antara dua jenis variabel yaitu hubungan antara variabel dependen atau variabel kriteria dengan variabel independen atau variabel prediktor.. Analisis hubungan antara dua variabel disebut sebagai analisis regresi sederhana jika hanya melibatkan satu variabel independen. Hubungan antara variabel dependen )...ntuk menolak H% harus dapat ≠ % atau β* bermakna )significant. sehingga model liniernya adalah C= β C !β C " ! e. .

dengan '( = standard deviasi .(0# %koe))isien β % regresi' Y akan berubah sebesar .serta 'elanjutnya adalah untuk mengetahui besarnya estimate koefisien regresi ) β % standard error-nya.307 & !td. #rror 1.% for Dindows untuk subprogram ?9E?9'FGH. . Beta$%.024 C = "#.698 38.18 168.$# %inter&ept' β 0 C = 0. Uji hipotesis untuk mengetahui apakah regresi Y pada X ada. ini dapat dilihat pada output G9AAF F9H=' sebagai berikut/ COEFFICIENTS !tandardiz ed Coeffi ients "eta t 27.00 menunjukkan bahwa ditolak 0 regresi Y pada bermakna!  X C .170 t% .000 0.38 . dan B.000 Unstandardized Coeffi ients " Model 1 $Constan 47.($ unit untuk setiap perubahan satu unit dari X! >apat dilihat bahwa karena regresi linier sederhana. Tabel ANOVA dengan α C =0.18 3185. pada B bermakna.J*+ yang merupakan koef.726 . karena beta dihitung berdasarkan vaiabel baku K yang dihitung dengan cara )= " −" '( * .81 9660. regresi baku sebenarnya adalah sama dengan r $ koefisien korelasi antara .>alam output 'P'' +.000 Mean F Sig.99 1 83 84 Squares 6475. yang pertama perlu diketahui adalah apakah regresi .819 12.337 . Hal ini dapat dilihat pada output AHGIA sebagai berikut/ ANOVA Sum of Df Squares Model 1 Regresion Residual Total 6475. maka pada dua tabel di atas t0$ A.988 !ig.

. dengan analisis regresi ganda juga dapat diperoleh suatu penjelasan tentang peranan atau kontribusi relatif setiap variabel B terhadap variabel . !odel tersebut adalah regresi linier ganda ) Multivariate .. ..inear Regression. Analisis Regresi Berganda 1alau satu variabel dependen ..yang secara umum modelnya seperti pada persamaan ).*.*-. dan B. maka kita perlu membuat model yang sesuai dengan tujuan studi.58% )yaitu nilai Beta dikuadratkan atau )%... 'elain berguna untuk dapat menjelaskan hubungan p variabel B secara bersama terhadap variabel .signifikan. tidak berarti bahwa setiap variabel mempunyai pengaruh yang signifikan pada variabel . 'uatu kajian tersendiri perlu dilakukan untuk kemudian dapat memilah variabel B yang berpengaruh secara parsial pada variabel . perlu dijelaskan oleh lebih dari satu variabel independen B.. yang dapat dijelaskan oleh model sebesar 58 persen.1oefisien determinasi r0 $ %. yang berarti bahwa secara bersama p variabel B dapat menjelaskan variabel . Beberapa statistik dan estimasi dari parameter dapat pula diperoleh seperti rata-rata dan standard deviasi serta korelasi dari . 'ecara empirik walaupun misalnya model ).ase -#0 Application Euide. Para pembaca lebih lanjut dianjurkan untuk membaca '+''7 .berarti bahwa variasi .J*+-0.

)D*+1**1/)D*+1**10)D*+1**/0)D*+1**+*)D*+1**30- #$R$SAN S4SI4L45I 6AK$LTAS IL"$ S4SIAL DAN IL"$ 74LITIK $NIVERSITAS SEBELAS "ARET .ANALISIS BIVARIATE Tugas ini disusun guna memenu i tugas dari mata kulia Statistik Sosial I Disusun ole & Aldora Nuar' ( Arum Sa.torini Dani Bina " 1ani2a Kristi'anti Inda Noor K Na.ella Se2ina )D*+1***.

/*11 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful