P. 1
sop-bedah-tikus

sop-bedah-tikus

|Views: 7|Likes:
Published by Hal Jordan Hilman
er
er

More info:

Published by: Hal Jordan Hilman on Nov 06, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/01/2014

pdf

text

original

Halaman

CANCER CHEMOPREVENTION RESEARCH CENTER FAKULTAS FARMASI UGM Dokumen nomor : Mengganti nomor : Tanggal : Tanggal :

URAIAN Jabatan Paraf

DIBUAT OLEH Peneliti CCRC

DIPERIKSA OLEH Staf CCRC

DIPERIKSA OLEH DISETUJU OLEH Supervisor CCRC Pimpinan CCRC

Nama Tanggal

Ilyas Pratomo

Adam Hermawan

Muthi’ Ikawati

Edy Meiyanto

PROSEDUR TETAP PEMBEDAHAN HEWAN UJI

DAFTAR ISI HALAMAN DAFTAR ISI 1. TUJUAN 2. PENDAHULUAN 3. OPERASIONAL 1 2 3

sedangkan 1 orang lainnya mencatat data dan mengambil gambar. Effendrof diberi 3 tetes heparin sebagai antikoagulan. C. .Halaman CANCER CHEMOPREVENTION RESEARCH CENTER FAKULTAS FARMASI UGM Dokumen nomor : Mengganti nomor : Tanggal : Tanggal : A. OPERASIONAL 1. TUJUAN Mengatur standar kerja pembedahan hewan uji yang ada di laboratorium penelitian CCRC. digunakan untuk 3. lurus pendek dan bengkok. Pastikan label pada pot organ sudah benar 2. Satu orang membedah tikus. Lapisi meja bedah menggunakan plastik Siapkan alat-alat bedah yang akan digunakan Gunting bedah: lurus panjang. 5. mencit. Siapkan pot organ yang sudah diberi label sesuai dengan nomor tikus yang akan dibedah. kelinci maupun jenis hewan lain. peralatan yang digunakan jangan sampai terkontaminasi selain bahan uji. Dalam pelaksanaannya ini perlu persiapan agar pekerjaannya lebih lancar dan perlakuan yang dilakukan tidak mempengaruhi hasil penelitian. Pinset. PENDAHULUAN Pembedahan hewan uji merupakan salah satu rangkaian dari penelitian in vivo yang menggunkan hewan seperti tikus. 6. Pot organ diisi dengan formalin 4-10 % (dan atau buffer formalin untuk AgNOR) untuk menyimpan organ (tiap tikus disiapkan 4 pot organ). Siapkan ependroff tube yang sudah diberi label Pastikan label pada Ependorf sudah sesuai dengan nomor tikus (disiapkan jika benar dibutuhkan pemeriksaan terhadap darah tikus). PERSIAPAN No Prosedur Kerja Perhatian 1. Siapkan 1 tim bedah yang terdiri dari 3 orang. B. 4. Selain itu. 1 orang mencuci dan menimbang organ.

Beker glass. Siapkan perlengkapan pendukung pembedahan yang akan digunakan Blangko untuk mencatat data Kamera digital Jas lab. masker. Cawan petri. paru. jangan sampai menyiksa hewan uji. Perhatian Jika dengan cara cervical dislocation pastikan hewan uji terbunuh dengan cepat. untuk meletakkan organ Papan bedah. memudahkan membedah dan memegang mencit. ginjal. Jika menggunkan eter. lambung. Bedah mulai dari bagian perut ataupun uterus menggunakan gunting bengkok. Kertas saring. dan jantung). untuk mengeringkan organ sebelum ditimbang. Bersihkan organ dari lemak-lemak yang masih Hilangkan lemak-lemak yang ada . diletakkan pada posisi dimana waterpassnya seimbang. 3. dan gloves 2. Pastikan tubuh tikus terfiksasi dengan baik pada papan sehingga memudahkan tahap pembedahan Jika perlu. cukur bulu tikus pada bagian perut dan bersihkan sisa bulu dengan kapas yang dibasahi air Pastikan tiap-tap organ tidak tercampur 2. 5. untuk memfiksasi tikus yang akan dibedah. 7. tempat pencucian organ yang sudah dipisahkan. hepar. 4. sebagai tempat organ ditimbang dan yang akan difoto. Gelas arloji. limfa. Posisikan tikus pada papan bedah menggunakan pins. Pins. tempat fiksasi tikus yang akan dibedah. dengan guillotine ataupun dengan eter. Timbang. makapastikan bahwa eter tidak meyebar keseluruh ruangan atau laboratorium. Tikus dibunuh dengan cara cervical dislocation (dislokasi leher). PEMBEDAHAN TIKUS No Prosedur Kerja 1. Ambil dan pisahkan masing-masing organ menggunakan gunting lurus (organ yang diambil: tumor mammae / mammae normal.

7. 6. segera laporkan kepada Staff/Supervisor CCRC . 3. Masukkan semua sisa organ tikus yang tidak Tutup rapat kantong plastik dan terpakai ke dalam kantong plastik pastikan tidak ada bau yang keluar dari plastik 2. timbang dengan cawan petri kering. normal) untuk mempermudah pengamatan. sabun dan jika perlu semprot dengan alkohol bebas dari kotoran sisa pembedahan Jika ada sesuatu dalam SOP ini tidak bisa dilakukan atau tidak sesuai dengan kenyataan dilapangan. Masukkan organ dalam pot berisi formalin 410% dan buffer formalin. kertas. Cuci dengan cepat dan hati-hati Amati secara makroskopik organ dan nodul yang Siapkan organ pembanding (organ tampak. 8. 11. Tiriskan organ diatas kertas saring.9% berulang-ulang.menempel. Cucilah organ dengan aquades berulang-ulang Pastikan tidak ada sisa darah yang hingga bersih dari darah. Catat berat masing-masing organ pada kertas blangko. Serahkan kantong plastik berisi sisa organ ke Kandang Tikus Bagian Farmakologi dan Toksikologi untuk dilakukan insinerasi 3. dengan cepat dan hati-hati (jangan sampai merusak organ). tersisa Cucilah organ dengan NaCl 0. 13. Sampah lain berupa plastik. catat perubahan yang ditemukan. SANITASI No Prosedur Kerja Perhatian 1. Setelah air berkurang. 12. Bersihkan area kerja sisa pembedahan dengan Pastikan area kerja kembali bersih. 10. 9. Dokumentasi tiap tahap pembedahan. dll yang tidak berhubungan dengan organ dibuang dalam kantong plastik tersendiri 4.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->