P. 1
Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana.pdf

Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana.pdf

|Views: 422|Likes:
Published by Kakak Kedua
Ini contoh film dokumenter
Ini contoh film dokumenter

More info:

Published by: Kakak Kedua on Nov 09, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $19.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

03/31/2015

$19.99

USD

pdf

text

original

Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana | LHOEH

http://lhoeh.wordpress.com/2012/12/03/tips-membuat-film-dokumenter-d...

LHOEH genre filmʹs

December 3, 2012  
in Uncategorized Leave a Comment

Dalam membuat film dokumenter yang kita rekam harus berdasarakan fakta yang ada.  Jadi film dokumenter adalah suatu film yang mengandung fakta dan subjektivitas pembuatnya. Artinya apa yang kita rekam memang berdasarkan fakta yang ada, namun dalam penyajiannya kita juga memasukkan pemikiran‐pemikiran kita. Dalam membuat film dokumenter ada langkah‐langkah dan kiat bagaimana film yang kita produksi disenangi oleh penonton dan tidak memakan biaya yang besar saat memproduksinya.. Langkah yang harus kita tempuh dalam membuat film dokumenter adalah : Pertama, menentukan ide. Ide dalam membuat film dokumenter tidaklah harus pergi jauh‐jauh dan memusingkan karena ide ini bisa timbul dimana saja seperti di sekeliling kita, di pinggir jalan, dan kadang ide yang kita anggap biasa ini yang menjadi sebuah ide yang menarik dan bagus diproduksi. Jadi mulailah kita untuk berpikir supaya peka terhadap kejadian yang terjadi. Kedua, menuliskan film statement. Film statement yaitu penulisan ide yang sudah ke kertas, sebagai panduan kita dilapangan saat pengambilan Angel. Jadi pada langkah kedua ini kita harus menyelesaikan skenario film dan memperbanyak referensi sehingga film yang kita buat telah kita kuasai seluk‐beluknya. Ketiga, membuat treatment atau outline. Outline disebut juga script dalam bahasa teknisnya. Script adalah cerita rekaan tentang film yang kita buat. script juga suatu gambar kerja keseluruhan kita dalam memproduksi film, jadi kerja kita akan lebih terarah. Ada beberapa fungsi script. Pertama script adalah alat struktural dan organizing yang dapat dijadikan referensi dan guide bagi semua orang yang terlibat. Jadi, dengan script kamu dapat mengkomunikasikan ide film ke seluruh crew produksi. Oleh karena itu script harus jelas dan imajinatif. Kedua, script penting untuk kerja kameramen karena dengan membaca script kameramen akan menangkap mood peristiwa ataupun masalah teknis yang berhubungan dengan kerjanya kameramen. Ketiga, script juga menjadi dasar kerja bagian produksi, karena dengan membaca script dapat diketahui kebutuhan dan yang kita butuhkan untuk memproduksi film. Keempat, script juga menjadi guide bagi editor karena dengan script kita bisa memperlihatkan struktur flim kita yang kita buat. Kelima, dengan script kita akan tahu siapa saja yang akan kita wawancarai dan kita butuhkan sebagai narasumber. Keempat, mencatat shooting. Dalam langkah keempat ini ada dua yang harus kita catat yaitu shooting list dan shooting schedule. Shooting list yaitu catatan yang berisi perkiraan apa saja gambar yang dibutuhkan untuk flim yang kita buat. jadi saat merekam kita tidak akan membuang pita kaset dengan gambar yang tidak bermanfaat untuk film kita. Sedangkan shooting schedule adalah mencatat atau merencanakan terlebih dahulu jadwal shooting yang akan kita lakukan dalam pembuatan film.

1 of 14

10/31/2013 4:23 PM

 Dari mana mengawali.. tak ubahnya sebuah kontruksi dari cara berpikir dalam membuat film. Tak dapat dihindari bahwa dalam film inti kisahnya terlebih dahulu harus dipegang. hingga mengakhiri film itu sendiri. Pada temuan lain. data dan fakta macam apa yang sudah didapat.fibsite. Tidak mudah tentunya. Mengetahui kerangka cerita secara utuh adalah sebuah prasyarat mutlak dalam mengembangkan film itu sendiri. sangat sederhana. Kelima. sehingga manakala dirangkai. Dalam melakukan pengeditan kita harus menyiapkan tiga hal adalah membuat transkip wawancara. Alur cerita.wordpress. Pemilihan kata yang mudah divisualkan. pemilihan dan deskripsi yang sederhana. sangat penting. Apakah demikian? Tidak selamanya menulis alur cerita itu menjadi sulit.com/tag/alur) Cerita (http://www. Biasa orang menyebutnya dengan pasca produksi dan ada juga yang bilang film ini terjadinya di meja editor. dengan pilihan kata tepat. membuat daftar gambar dari kaset hasil shooting dengan detail.Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana | LHOEH http://lhoeh. Barangkali. mencatat team code‐nya serta di kaset berapa gambar itu ada. menyodorkan persoalan. Merangkai alur. Pada sisi inilah alur cerita  menjadi satu elemen yang sangat penting untuk dibuat. Pembuat film akan tahu. adalah deskripsi dari film yang akan dibuat. ketika riset dilakukan. bahwa pembuat film menuliskan alur film menjadi sulit untuk dipahami.com/2012/12/03/tips-membuat-film-dokumenter-d. tidak menjadi satu kisah yang baik dan mudah dicerna. Kenapa? Karena. Dalam alur cerita. Alur cerita.. Dalam membuat transkipsi wawancara kita harus menuliskan secara mendetail dan terperinci data wawancara kita dengan subjek dengan jelas. hasil data dan fakta yang didapat tidak utuh. Membuat logging gambar ini maksudnya. alur cerita  adalah jabaran dan penjelasan dari apa yang ingin difilmkan. ada tiga babakan baku. Dengan begitu kita akan mebuat sebuah gabungan dari Outline atau cerita rekaan menjadi sebuah kenyataan yang dapat menjadi petunjuk bagi editor. Barangkali itu hanya satu temuan. Ia menjadi bentuk operasional dari ide dan film statement film yang kita punyai. Makna yang muncul. Kenapa? Satu hal yang menjadi faktor pemicunya adalah. Sederhananya adalah. cerita serta pendekatan‐pendekatan macam mana yang dapat digunakan.   Alur (http://www. seringkali alur tidak terbangun utuh dan menarik karena alur ceritanya ditulis dengan tidak lengkap.fibsite. tak ubahnya kerangka dasar dalam menyampaikan cerita dalam film. Alhasil. hanya sepenggalsepenggal. Langkah kelima ini sangat penting dalam pembuatan film. Belum terbaca. editing script. Seringkali terjadi. membuat logging gambar. akan sangat membantu siapapun yang membaca. Selektivitas untuk merangkai kata‐kata yang mudah divisualkan akan memperlancar komunikasi pesan dari pembuat film.com/tag/cerita) Dengan kata lain. pembuat film akan mencoba mendeskripsikan rencana besar dari film. tak ubahnya menyusun data dan fakta dari hasil riset. kita harus memahami bahwa film 2 of 14 10/31/2013 4:23 PM . dan membuat editing script. Satu hal yang harus dimilikii oleh semua pembuat film adalah. keinginan dan kejelasan dari pembuat film itu sendiri. Terakhir ini merupakan tugas filmmaker yang membutuhkan kesabaran karena membuat editing script ini kita harus mempreview kembali hasil rekaman kita tadi ditelevisi supaya dapat melihat hasil gambar yang kita ambil tadi dengan jelas.

 Yang dulunya justru tak melahirkan ancaman. dari alur cerita itu. dan langsung mengalirkan keruh air tanah ke sungai. Konflik yang dengan mudah terbaca. siapapun akan mengetahui arah dan apa yang ingin dimunculkan dalam film. Tiga bagian babakan ini. Ini akibat air tanah yang tak bisa ditahan oleh akar pohon yang sudah mati. Menciptakan kecemasan pada penduduk asli. dalam alur cerita  akan terungkap sebenarnya cerita yang akan divisualkan.. Dengan mudah. Ancaman yang lebih menakutkan. akan dipahami alur tersebut. Juga. konflik apa yang sebenarnya ingin disodorkan serta tema besar macam apa yang akan diuangkap lewat film   Contoh kerangka alur cerita di bawah ini: Judul : Hutan Terakhir Tema : Hancurnya sebuah wilayah hutan. isi dan akhir.Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana | LHOEH http://lhoeh. Sebuah kisah masa lalu. namun akhirnya hancur. dengan hutan yang masih terjaga.com/2012/12/03/tips-membuat-film-dokumenter-d. sudah tentu menjadi kerangka utama. akan tertangkap pula. para pembuat film seharusnya sadar betapa pentingnya riset yang detail sebagai bagian penting dari isi alur film yang akan dibuat. sampai menimbulkan akibat yang sangat mengancam. Babak awal. sungai yang awalnya sangat jernih. wilayah geografi dan suasana. Sekadar catatan. hanya diperoleh dari hasil riset yang detail. pertautan konflik‐konflik ini. gabungan dari gambar dan suara. alur cerita  adalah sebuah lembar kerja yang sangat efektif dalam membangun kisah film dalam segenap aspeknya. tetapi juga telah membuka peluang bagi adaptasi teknis pembuatan itu sendiri. ada tawaran konflik. maka. setelah tanaman banyak yang ditebang. akan berisikan bagaimana kita mampu mengenalkan. pada sisi lain. Bahkan. Bahkan. satwa di wilayah tersebut ditebang. dan menjadi daya tarik dari sebuah film. akan terdapat alur –sekalipun singkat dan sederhana. tentunya. ancaman itu bisa muncul setiap saat. Artinya. Nampak bahwa. menghancurkan wilayah hutan dan mengakibatkan bencana banjir 3 of 14 10/31/2013 4:23 PM . Mungkin. senantiasa akan ada awalan. mendeskripsikan persoalan. Yakni.wordpress. setelah ada penebangan yang terus menerus dilakukan. Bukan saja dari pendekatan kreatif. Maka. Kini. Sederhananya. Ancaman lain adalah. akibat adanya penebangan liar Tujuan/Pesan : Pengelolaan dan penebangan liar.. Baik pengenalan tokoh. Dalam cerita. ketika banyak pohon sumber hidup masyarakat dan hewan. adanya korban dari banjir tanah longsor dari tebing pinggir hutan. Hancur. kini sudah keruh. dari contoh di atas. sudah tentu. Konflik dengan elemen visual yang bisa direkam oleh kamera.

Beberapa  orang penduduk masih sibuk menggali timbunan tanah yang menutup rumah mereka.. beberapa  orang penebang masih sibuk mengikat. akibat penebangan pohon‐pohon hutan Elemen : Footage video hutan di Berau.. Gambar berpindah. kematian anggota masyarakat karena bencana banjir. atau Seluloid   Dari deskripsi ide di atas. dalam menjaga hutan dan tanah adat mereka secara bersama‐sama Bentuk : Multikarakter (wawancara anggota masyarakat) Potensi Konflik : Ketika banyak sumber ekonomi hutan yang habis.Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana | LHOEH http://lhoeh. 4 of 14 10/31/2013 4:23 PM . menimbun beberapa  rumah penduduk yang ada  di sekitarnya  ditangkap kamera. Ia  sedang sibuk bekerja  sambil bercakap dengan para  warga  lain tentang apa  saja  yang harus mereka  lakukan dalam mengatasi masalah mereka. akan ditampilkan tebing yang longsor. sebenarnya dapat ditulis alur cerita film yang sangat sederhana sebagai berikut:   “Hutan Terakhir” Film ini akan diawali dengan kamera  yang menangkap gambar hamparan lahan hutan dengan sisa ‐sisa  pohon rusak dan tebangan pohon di satu wilayah Berau Kalimantan. Tampak Pak Anjang diantara  warga  desa  tersebut. Detail‐detail longsoran tanah akibat banjir. Kalimantan Foto hutan di Berau Kalimantan Kliping koran Durasi : 40 menit. dan menarik batang pohon yang telah dipotong menuju ke  sungai.wordpress.com/2012/12/03/tips-membuat-film-dokumenter-d. di tepi wilayah hutan yang gundul. Kemudian. Cerita : Kegigihan masyarakat di Berau. Format MiniDV (Betacam.

 dan beberapa  jenis pohon sumber kehidupan mereka.   Namun. imajinasi pembaca (siapapun) sudah mampu membayangkan. Ini menjadi penting. dasar sungai bisa  mereka  lihat dari sampan‐sampan yang ditumpangi.. Semuanya menjadi jelas terlebih dahulu. Namun pak Anjang menjelaskan bahwa  mereka  harus menempuh jalur birokrasi sesuai aturan hokum dan tidak serta ‐merta bertindak anarki. atau warga setempat bersama‐sama menyusunnya Siapa mengambil gambar? 5 of 14 10/31/2013 4:23 PM . sebelum melakukan langkah kerja berikutnya.wordpress.Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana | LHOEH http://lhoeh. Yang dibutuhkan adalah. ketika dirangkai menjadi sebuah kalimat. bupati disana  kurnag mendukung upaya  pelestarian). sebelum adanya  penebangan. Beberapa  sta ff di kantor bupati tampak hilir mudik. Film kemudian menampilkan suasana  kantor kabupaten. Kemudian cerita  akan menampilkan hasil pertemuan mereka  dengan bupati (dari hasil riset. Selain itu. tanah‐tanah adat. Sekuens demi sekuens. sebagai kerangka dasar. terdiri dari serangkaian kata‐kata yang membentuk kalimat sederhana. Susunannyapun. penebangan hutan. mereka  juga  akan mengisahkan. alur cerita adalah paparan awal dari film itu sendiri. Kemudian terlihat wajah‐wajah penduduk yang bercerita  tentang kondisi hutan sebelum ada  penebangan. Sehingga. segenap kejelasan. Dengan demikian. Sementara. setidaknya mengandungi makna visual (yang mudah divisualkan). film macam mana yang akan dikerjakan.* Slug Video Dokumenter Video Komunitas Siapa menentukan isi? Pembuat Dokumenter Warga masyarakat setempat Siapa menulis naskah? Pembuat Dokumenter Sering tidak memerlukan naskah. mereka  menjelaskan baaimana  isyu yang beredar menyebutkan beberapa perusahaan pemotongan kayu yang ada  di wilayah itu adalah miliki pak bupati. mungkin tabel berikut akan sedikit membantu.. telah membuat sungai‐sungai besar menjadi keruh.. Beberapa  warga  tampak kurang antusias dengan usaha  mereka  tersebut. untuk melihat perbedaan‐perbedaan penting lainnya antara video komunitas dengan video dokumenter. Mereka  menginginkan. Dan seterusnya… Di akhir film akan ditampilkan penduduk yang mempunyai keinginan untuk mempertahankan tanah adat. dan masing‐masing senantiasa berkorelasi. jangan sampai dirusak dan ditebang. makam leluhur.com/2012/12/03/tips-membuat-film-dokumenter-d. karena. Keramaian lalu lintas dan Pak Anjang serta  warga desa  berjalan memasuki kantor kabupaten. Pilihan kata‐kata yang akan ditulis. sampai akibat dari banjir yang mengakibatkan banyak orang meninggal. Pak Anjang menjelaskan maksud kedatangan mereka  menghadap bupati. dengan mudah akan tertangkap gambaran visualnya.

Lebih mementingkan proses. perangkat ini tidak lagi didominasi oleh para profesional dan sineas saja. Apa paradigma dibelakangnya? Monoisme. obsesi. Siapa yang menyebarkan? Pembuat dokumenter kerjasama dengan pihak lain.wordpress. bair penonton yang berpikir tentang itu. Wajib. bahkan ‘anonim’ (tak dikenal oleh pembuat). Proses atau produk? Lebih mementingkan produk. subyektif.Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana | LHOEH http://lhoeh. obyektivitas.com/2012/12/03/tips-membuat-film-dokumenter-d. Pembuat Dokumenter atau pengarah kamera profesional Warga setempat atau bersama fasilitator (sebagai suatu tim pengarah kolektif) Siapa penonton utama? Tak dapat ditentukan. tidak anonim. Warga setempat kadang dibantu oleh fasilitator. Pluralisme. Masyarakat Apakah umpan balik diharapkan? Tidak terlalu diperlukan.   Sekarang sudah tidak aneh lagi melihat orang menenteng‐nenteng kamera video di berbagai acara. Siapa yang membiayai? Pembuat dokumenter atau penyandang dana tertentu.. Warga setempat. subyektif.. Yup. video itu hanya alat untuk memulai tindakan‐tindakan nyata. Dengan desain yang 6 of 14 10/31/2013 4:23 PM .

 Perangkat ini merupakan kamera video tipe digital yang hadir dalam berbagai ukuran dan kemampuan. sebaiknya Anda menggunakan tripod untuk menjaga kestabilan camcorder sehingga dapat menghasilkan gambar video yang lebih baik dan tidak shaky 2. Gunakan tripod Meski camcorder Anda dilengkapi built‐in image stabilization. menyalakan lampu. untuk memasang external mike. Yaitu kamera sekaligus video recorder. apakah sudah sesuai dengan keinginan. Maka pastikan camcorder Anda memiliki audio input. 3. semakin minimalis dan kompak. dan gerakan lainnya Salah satu kesalahan dalam pembuatan video adalah perekaman satu scene yang terlalu lama atau sebaliknya perpindahan antar scene yang terlalu cepat. 1. 7 of 14 10/31/2013 4:23 PM . Hindari penggunaan special effects Memang menyenangkan bermain‐main dengan fitur special effects yang ada pada camcorder. sulit untuk mendapatkan video dengan suara yang berkualitas. Rekam subyek Anda selama 10‐20 detik. terutama saat Anda membuat video interview atau melakukan close up.wordpress. Yaitu membayangkan layar dibagi menjadi tiga bidang horisontal dan vertikal.Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana | LHOEH http://lhoeh. Tapi ini tidak akan membuat video Anda tampak lebih keren. Seperti dengan membuka jendela. Untuk hasil lebih baik. pastikan ruangan memiliki pencahayaan yang memadai. smooth dan tidak tergesa‐gesa. plus fitur dan fungsi yang mudah dioperasikan. dan menggunakan built‐in light pada camcorder. Anda dapat memanfaatkan cahaya alam dengan melakukan syuting outdoor. 5. stop dan ambil gambar yang lain.. Pastikan subyek yang akan direkam berada pada salah satu dari 4 titik potong antara garis horisontal dan vertikal tersebut. Jika tetap harus melakukan syuting indoor. karena Anda juga bebas untuk membuat kompisisi kreatif lainnya. Gunakan cahaya Sebagian besar camcorder tidak dapat menghasilkan gambar yang bagus jika pada saat perekaman minim pencahayaan. Sehingga Anda bisa melakukan kontrol transisi yang lebih baik dengan pilhan special effects yang variatif. Ini akan membuat tampilan menjadi lebih dinamis. Ini akan membuat video lebih nyaman ditonton. gunakan The Rule of Thirds. ketika matahari tidak terlalu tinggi. Panning. Saat melakukan panning dan zooming. zooming.. Anda juga tidak akan kehilangan materi video yang asli. Jika Anda baru membeli camcorder atau sedang mencoba hobi videography menggunakan perangkat ini. 6. lakukan secara pelan. 4. Lakukan seperti halnya sedang memotret. berikut langkah‐langkah untuk membuat video yang tidak terlihat ’biasa ’ dan ’amatiran’. Salah satu kamera video portable yang marak saat ini adalah camcorder. Gunakan external microphone Tanpa peralatan audio yang memadai. Beberapa camcorder memang telah dilengkapi dengan built‐in microphone. kamera video semakin ’ramah’ bagi pengguna amatir dan pehobi videography. Sebagai panduan. suaranya tidak akan terdengar jelas. ini bukan harga mati. Untuk mengatasinya. Tentu saja. tapi mike ini akan merekam audio dari berbagai arah.com/2012/12/03/tips-membuat-film-dokumenter-d. Sehingga jika mewawancarai subyek di tempat yang ramai. Dengan demikian. sebaiknya Anda melakukan syuting outdoor di pagi atau sore hari. Mengatur komposisi Sebelum merekam. Sebaiknya Anda membuat efek‐efek tertentu pada video melalui proses editing menggunakan software. perhatikan posisi subyek dan latarnya.

Data tambahan : Klipping koran. media) terhadap kejadian. 1. Lokasi : Daerah‐daerah bencana dan potensi menimbulkan bencana.   Tema FILM DOKUMENTER : “EFEK BENCANA Terhadap Perkembangan Anak” 1. Hindari dari panas. 8..) 1.com/2012/12/03/tips-membuat-film-dokumenter-d. Jangan lupa. pasir. Maka sebaiknya sebelum melakukan perekaman. komparasi data historis dan segment Animasi. bencana.   Rancangan tayangan :   1. POV 1 : Point of View Anak terhadap lingkungannya (bencana alam yang               memperngaruhi lingkungan sosial budayanya.wordpress. Video haruslah bercerita Video yang baik harus memiliki alur cerita yang utuh. Subyek : Anak 2. Dan letakkan pada tempat yang aman agar tidak jatuh. 60 menit dengan 5 segment dan 1 teaser 2. Bersihkan lensa dan layar dengan lap khusus yang lembut. Segment 1 (hubungan anak dgn keluarga dan lingkungannya) : Subyek anak sebagai pemain utama menerangkan pola hubungannya terhadap keadaan keluarga dan lingkungan sekitarnya.. yaitu pembuka. POV 2 : Pandangan orang luar (para ahli. Segment 3 (Sisi pandang orang lain – contoh : para Investor yang melihat daerah lokasi sebagai tempat 8 of 14 10/31/2013 4:23 PM . Jika rusak. hal yang               berhubungan dengan lokasi pengamatan (pembuatan film). 3.Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana | LHOEH http://lhoeh. Segment 2 (Anak melihat Lingkungannya yang berubah rusak atau mulai mengalami tekanan – intervensi dari orang luar atau kendala lingkungan yang memaksa ia/keluarganya melakukan sesuatu). Anda sudah memiliki rencana apa saja yang akan direkam dalam bentuk storyboard sederhana. isi dan penutup. segera perbaiki di layanan perbaikan resmi. Pembagian segment : Teaser : Montage dan narasi awal tentang kejadian sebuah bencana atau sebuah ketakutan terhadap ancaman bencana. air dan udara yang lembab. 7. perawatan! Terakhir adalah merawat camcorder agar tidak mudah rusak sehingga dapat digunakan dalam jangka waktu lama.

Segment 4 : Pendapat para Ahli dan pemerintah Cirebon terhadap lingkungan                      yang rusak di daerahnya. Sisi pandang orang‐orang yang melakukan kesalahan (perusakan lingkungan). Cirebon Teaser : Kerusakan lingkungan daerah Pantura.com/2012/12/03/tips-membuat-film-dokumenter-d. Segment 2 : Subyek anak melihat kesulitan orang tuanya dalam hal ekonomi..) Segment 5 : Sang Anak menemukan sebuah jawaban atau sebuah pertanyaan terhadap kondisi lingkungannya yang semakin rusak. data riset dsb. Segment 1 : Subyek anak adalah anak yang rajin membantu ayahnya untuk                      bertani dan menanam sayuran.    Episode Anak Petani Sayuran – Kemantren – Sumber.Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana | LHOEH http://lhoeh. Segment 3 : POV para investor yang melihat daerah Pantura sebagai lahan                      yang bagus untuk investasi pertanian.. POV pemerintah daerah yang melihat daerah  tersebut sebagai daerah subur dan pertanian yang menjanjikan. Eksplorasi kesedihan/dramatika subyek terhadap keadaan bencana / kerusakan lingkungan. Aspek budaya dan ekonomi. menuai uang (tempat yang cocok untuk dieksploitasi). karena alasan ekonomi dsb. Bisa juga dimasukkan komparasi data historis terhadap lingkungan yang sama atau kejadian yang berbeda di waktu yang berbeda (komparasi data NEWS.wordpress. 9 of 14 10/31/2013 4:23 PM . Segment 4 : Penjelasan para Ahli dan Animasi data. POV para petani yang merasa tidak mempunyai pilihan dan terdesak kebutuhan ekonomi.                Mengerucut  pada persoalan keluarga seorang petani penggarap lahan jagung yang  mempunyai anak untuk membantu ayah ibunya sepulang sekolah.   Rancangan Cerita per Episode :   1. Ia                      melihat  sang Ayah terjerat hutang kepada para pemodal/investor/tengkulak yang  memberinya pinjaman uang untuk modal usaha.

 maka selain menyiapkan sinopsis global. melainkan sinetron.. Tinggal kamu buka lebar‐lebar semua indera kamu. dan mencium ide.com/2012/12/03/tips-membuat-film-dokumenter-d. IDE CERITA Film itu sebuah cerita bergambar dan bersuara. melihat. Di sana ada kalimat‐kalimat yang menarik. mengecap. Untuk lebih jelas tentang logline. SIAPKAN SINOPSISNYA Sekalipun film dan cerpen atau novel sama‐sama sebuah cerita. Segment 5 : Subyek Anak menemui sebuah dilema dan sebuah ketakutan akan                      bahaya abrasi dan penggundulan tanaman di daerah Pantura. Kalimatnya dibikin sederhana menjadi: yang kamu siksa adalah penolongmu yang tidak kamu ketahui.   1.   10 of 14 10/31/2013 4:23 PM . Kita akan kesusahan bikin skenario bila kita tidak tahu sinopsis ceritanya. Sementara sinopsis sendiri memiliki arti penting dalam pembuatan skenario. yaitu sebagai pijakan. Logline yang bagus akan menarik orang untuk menonton film yang kita buat. Bila yang kamu bikin bukan film lepas (FTV/layar lebar). Contoh: bagaimana jika orang yang kamu siksa adalah orang yang akan menolong kamu dan kamu tidak tahu.. tetapi ada perbedaan. Kamu bakal mendengar. film menggunakan medium gambar dan suara. Ada di mana‐mana. Dari mana datangnya ide? Ide banyak.Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana | LHOEH http://lhoeh. BIKIN LOGLINE/PREMIS Logline atau premis bertujuan untuk memperjelas film apa yang kamu buat. Richard Krevolin memberikan pola kalimat sebagai berikut: bagaimana jika…… dan kemudian……. Itulah logline atau premis. Karena sebuah cerita. Akan sama sulitnya kita akan bikin sinopsis bila tidak punya ide cerita.   3. Seperti disebutkan pada nomor satu. kamu juga harus menyiapkan sinopsis per episode yang tentu saja lebih detail dibanding dengan sinopsis global. Agar mudah membuat logline. Logline sejenis iklan.wordpress. Perbedaannya pada medium yang digunakan. kamu bisa melihat cover‐cover film. Sedangkan cerpen dan novel menggunakan medium teks.   2. merasa. jadi kamu harus punya cerita yang dianggap menarik untuk difilmkan.

 Sebuah film umumnya tiga babak. Lisa pamit kepada orangtuanya untuk pergi ke Jakarta. ∙ Babak 3: kejadian buruk menimpa protagonis. tokoh. 2.. OUTLINE SCENE/SCENE PLOT Sekarang saatnya membuat outline scene/scene plot. 4.Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana | LHOEH http://lhoeh. atau terlibat/dilibatkan kepada masalah orang lain pada babak 1. sedang menyiapkan rencana menculik Lisa.com/2012/12/03/tips-membuat-film-dokumenter-d. sebagai pengembangan dari yang tiga babak. Pembuatan outline scene/scene plot akan mempermudah pembuatan skenario. Arman. Ada juga yang disebut struktur sembilan babak (nine acts structure). Babak kedua sebagai bagian berkecamuknya masalah. pacar Lisa. Yang tiga babak ini disebut dengan struktur tiga babak (tree acts structure). dan awal masalahnya. Sinopsis itu harus dipecah ke dalam tiga babak ini. Outline scene/scene plot adalah rencana peristiwa‐ peristiwa yang akan diambil (disyut). Yang sembilan babak ini terdiri dari: ∙ Babak 1: kejadian buruk menimpa orang lain.wordpress. Contoh: 1. Dst   6. Babak ketiga sebagai penyelesaiannya. menyelesaikan masalahnya   5. 3. ∙ Babak 2: pengenalan tokoh utama (protagonis). Babak pertama sebagai pengenalan seting. TREATMENT Treatmen ini pembabakan.. ∙ Babak 4: protagonis dan antagonis ∙ Babab 5: protagonis berusaha keluar dari masalah ∙ Babak 6: protagonis salah mengambil jalan ∙ Babak 7: protagonis mendapat pertolongan ∙ Babak 8: protagonis berusaha keluar dari masalah lagi ∙ Babak 9: protagonis dan antagonis berperang. BIKIN SKENARIO! 11 of 14 10/31/2013 4:23 PM .

 Woro Denok. Woro Denok dengan genit duduk sambil memegang Putri Mahkota. Permaisuri di sebelahnya. Mendengarkan percakapan mereka. TAMAN SARI‐PAGI (HARI 1) Pemain: Kepengen. Pertemuan ini atas permintaan Putri Bunga Seroja dari Kerjaan Malaka… Dst… 12 of 14 10/31/2013 4:23 PM . Tanpa mereka sadari. Mahapatih. Putri Malaka. kenapa putli owe yang cantik ini belmulam dulja? ROH DENI: Haiya.. Ini contoh skenario: SANG PRABU Datang Untuk Kembali Cerita : Yul Andryono Skenario : Gola Gong Fade In Act 1 01. Para Punggawa. Kasihan… ini salahku juga! PUTRI MALAKA: Bagaimana Ay tidak sedih? Sekarang Ay tak punya datang! Gusti Prabu belum nyariin Ay punya dayang! Padahal gengsi seorang putri itu ada pada seorang dayang! Dialog dan seterusnya…. Putri Malaka.wordpress. EXT. Putra Mahkota. Dayang Prabu duduk di singgasananya. Selir.com/2012/12/03/tips-membuat-film-dokumenter-d.Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana | LHOEH http://lhoeh. putli sedang sedih. Permaesuri. CUT TO 02. Putri malaka bermuram durja. INT. PRABU: Siang ini sengaja kukumpulkan. Kepengen menanyakan kesedihannya. KEPENGEN: Haiya. roh deni hadir di sini. PENDOPO ISTANA – SIANG (HARI 2) Pemain: Prabu.. Roh Deni Kepengen memergoki PUTRI MALAKA sedang bersedih hati.

.Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana | LHOEH http://lhoeh. : Pemain yang main pada film Kepengen…. paralel cut to.com/2012/12/03/tips-membuat-film-dokumenter-d. CUT TO 03……………. Tujuh pertanyaan itu ialah:   1. Fade Out : Tanda cerita sudah usai Selain Cut To masih ada turunannya spt: intercut to. disslove to. INT=interior Taman Sari : Lokasi peristiwa Pagi : Waktu kejadian Hari 1 : Hari kejadian (untuk membedakan kostum dll) Pemain: …. : Deskripsi peristiwa Kepengen: Haiya : Dialog CUT TO : Pemisah antar scene. dll     PERTANYAAN PENTING   Ada 7 pertanyaan penting yang harus dijawab penulis skenario agar skenarionya bagus. 04…………………. Siapa tokoh utamanya? 13 of 14 10/31/2013 4:23 PM ..wordpress.. FADE OUT   Keterangan: Fade In : Cerita dimulai Act 1 : Babak 1 01 : Scene 1 (secene [pemandangan]= potongan peristiwa) EXT : Exterior (peristiwa terjadi di luar).

 Bagaimana perubahan nasib tokoh‐tokohnya?   sumberhttp://www. Bagaimana kamu nyeritain cerita itu? 7.wordpress. Lebih jelasnya bisa baca pada buku‐buku panduan menulis scenario atau referensi dari para pakar Sinematografi LHOEH Blog at WordPress.fb. Siapa antaginisnya? Apa hal yang menghalangi tercapainya keinginan protagonis? 4. Follow Powered by WordPress.id/blogs/1472/134/tips‐membuat‐film‐dokumenter‐den:   Itulah sekiranya “prosedur” penulisan skenario film dokumenter..Tips Membuat Film Dokumenter Dengan Sederhana | LHOEH http://lhoeh. 2. The Skeptical Theme. Apa pesan yang ingin kamu sampaikan dalam cerita itu? 6..co. Bagaimana protagonis bisa mencapai keinginannya? 5.com 14 of 14 10/31/2013 4:23 PM .com. Apa yang diinginkan oleh tokoh utama? 3.com/2012/12/03/tips-membuat-film-dokumenter-d.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->