MAKALAH UUD 1945 SEBELUM AMANDEMEN

OLEH : ERVINA ROSANITA ROHMAH FIFI ROFIQOH HANIATURIZQIA IRSYA NANDA MAULIDA ISABELLA SUCI W. JAMILAH ALFIA R.H LINDA ASLICHATUR (X IPA 10 / 08) (X IPA 10 / 09) (X IPA 10 / 10) (X IPA 10 / 11) (X IPA 10 / 12) (X IPA 10 / 13) (X IPA 10 / 14)

SEKOLAH MENEGAH ATAS DARUL ULUM 2 UNGGULAN BPPT CIS ID 113 TAHUN PELAJARAN 2013/2014

khususnya ilmu Pendidikan Kewarganegaraan.KATA PENGANTAR TAHUNPuja dan Puji Syukur hanya milik Tuhan Yang Maha Esa. agar penulis bisa mengembangkan ilmu pengetahuannya. Makalah tentang UUD ini diajukan untuk memenuhi salah satu tugas mata pelajaran PKn. Jombang. penulis mengharapkan kritik dan saran baik secara tertulis ataupun secara lisan. yang telah memberikan kasih sayang-Nya dan meluangkan waktu kepada penulis untuk menyelesaikan makalah PKn berjudul "UUD NEGARA REPUBLIK INDONESIA 1945 SEBELUM DI AMANDEMEN ". 24 Oktober 2013 Kelompok 2 . Penulis juga ucapkan terima kasih kepada beberapa pihak yang telah membantu dalam penyelesaian makalah ini. Penulisan makalah ini bertujuan untuk memberikan informasi lebih jauh tentang UUD 1945 sebelum diamandemen. Oleh karena itu. Penulis sangat menyadari bahwa makalah ini masih jauh dari sempurna.

......................................................................................................1.................................................................................... 1........................................ BAB I PENDAHULUAN.......................DAFTAR ISI Kata pengantar .......................................................................... DAFTAR ISI..............................3 Tujuan penelitian.............................. 2.... ................................................................................2 UUD 1945....... 1.....1 Latar belakang masalah .. 2.............2 Perumusan masalah ........................ 2.........................................................1 Kesimpulan ................................................................... BAB III 3........ BAB II PEMBAHASAN......................................... Sejarah UUD 1945.................................... 1................................................... Konstitusi Negara menurut UUD 1945 sebelum amandemen .3...........................................

Untuk itu penulis mengangkatnya ke dalam sebuah makalah yang akan membahas teori-teori tentang hukum tata negara pada saat UUD 1945 sebelum amandemen. Sejak saat itu UUD 1945 mengalami pasang surut. sebuah negara hukum juga tentunya harus mempunyai konstitusi atau hukum dasar berupa UUD.2 Rumusan Masalah Bagaimana UUD 1945 sebelum amandemen? 1. Dalam Pasal 1 ayat (3) UUD 1945 menyatakan. Terlepas dari itu. Berdasarkan latar belakang inilah penulis mencoba membahas mengenai hukum tata negara berdasarkan UUD 1945 sebelum amandemen. “Negara indonesia adalah negara hukum”. Berdasarkan bunyi Pasal tersebut. dan instrument itu bentuknya dimungkinkan akan bermacam-macam tergantung sistem apa yang digunakan di dalam negara tersebut.BAB 1 PENDAHULUAN 1. dalam hal ini hukum tata negara yang dalam pengaplikasiannya bertujuan untuk mengatur segala bentuk urusan negara. adapun di Indonesia sendiri diberlakukan UUD 1945 yang pertama kali diresmikan pada tanggal 18 agustus 1945 oleh PPKI.1 Latar belakang masalah Sebuah Negara dikatakan maju atau berkembang jika memiliki sebuah instrument untuk mengatur organisasi negara tersebut. telah jelas bahwa negara Indonesia digolongkan ke dalam negara yang berdasarkan hukum (rechtstaat). di mana terjadi banyak peristiwa penting yang menyebabkan UUD 1945 mengalami amandemen sebanyak empat kali selama perkembangannya. dengan demikian instrument yang mengatur negara Indonesia adalah hukum.3 Tujuan Untuk mengetahu UUD 1945 sebelum amandemen . 1.

2 UUD 1945 SEBELUM AMANDEMEN PEMBUKAAN Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa dan oleh sebab itu. Setelah dihilangkannya anak kalimat "dengan kewajiban menjalankan syariah Islam bagi pemeluk-pemeluknya" maka naskah Piagam Jakarta menjadi naskah Pembukaan UUD 1945 yang disahkan pada tanggal 18 Agustus 1945 oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI). yang merdeka. perdamaian abadi dan keadilan sosial. bersatu. maka rakyat Indonesia menyatakan dengan ini kemerdekaannya. 2. berdaulat. Pada tanggal 22 Juni 1945.1. supaya berkehidupan kebangsaan yang bebas. Masa Sidang Kedua tanggal 10-17 Juli 1945. Dan perjuangan pergerakan kemerdekaan Indonesia telah sampailah kepada saat yang berbahagia dengan selamat sentausa mengantarkan rakyat Indonesia ke depan pintu gerbang kemerdekaan Negara Indonesia.BAB II PEMBAHASAN 2. mencerdaskan kehidupan bangsa. Sejarah UUD 1945 Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) yang dibentuk pada tanggal 29 April 1945 adalah badan yang menyusun rancangan UUD 1945. Kemudian dari pada itu untuk membentuk suatu Pemerintah Negara Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum. yang terbentuk dalam suatu susunan Negara Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa. Naskah rancangan UUD 1945 Indonesia disusun pada masa Sidang Kedua Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI). PPKI mengesahkan UUD 1945 sebagai UndangUndang Dasar Republik Indonesia. Soekarno menyampaikan gagasan tentang "Dasar Negara" yang diberi nama Pancasila. Nama Badan ini tanpa kata "Indonesia" karena hanya diperuntukkan untuk tanah Jawa saja. adil dan makmur. Persatuan Indonesia dan Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat . dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. 38 anggota BPUPKI membentuk Panitia Sembilan yang terdiri dari 9 orang untuk merancang Piagam Jakarta yang akan menjadi naskah Pembukaan UUD 1945. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab. maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan. karena tidak sesuai dengan peri-kemanusiaan dan peri-keadilan. Pengesahan UUD 1945 dikukuhkan oleh Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) yang bersidang pada tanggal 29 Agustus 1945. Pada masa sidang pertama yang berlangsung dari tanggal 28 Mei hingga 1 Juni 1945. Ir. maka disusunlah Kemerdekaan Kebangsaan Indonesia itu dalam suatu Undang-Undang Dasar Negara Indonesia. Di Sumatera ada BPUPKI untuk Sumatera. Tanggal 18 Agustus 1945. Atas berkat rakhmat Allah Yang Maha Kuasa dan dengan didorongkan oleh keinginan luhur.

menurut aturan yang ditetapkan dengan undang-undang.kebijaksanaan dalam Permusyawaratan/Perwakilan. (2) Dalam melakukan kewajibannya Presiden dibantu oleh satu orang Wakil Presiden. (2) Presiden menetapkan peraturan pemerintah untuk menjalankan undang-undang sebagaimana mestinya Pasal 6 (1) Presiden ialah orang Indonesia asli (2) Presiden dan Wakil Presiden dipilih oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat dengan suara yang terbanyak. ditambah dengan utusan-utusan dari daerah-daerah dan golongan-golongan. UNDANG-UNDANG DASAR BAB I BENTUK DAN KEDAULATAN Pasal 1 (1) Negara Indonesia ialah Negara Kesatuan. Pasal 3 Majelis Permusyawaratan Rakyat menetapkan Undang-Undang Dasar dan garis-garis besar daripada haluan negara BAB III KEKUASAAN PEMERINTAHAN NEGARA Pasal 4 (1) Presiden Republik Indonesia memegang kekuasaan pemerintahan menurut UndangUndang Dasar. serta dengan mewujudkan suatu Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia. . Pasal 5 (1) Presiden memegang kekuasaan membentuk undang-undang dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat. (2) Majelis Permusyawaratan Rakyat bersidang sedikitnya sekali dalam lima tahun di ibu kota negara. Segala putusan Majelis Permusyawaratan Rakyat ditetapkan dengan suara yang terbanyak. yang berbentuk Republik (2) Kedaulatan adalah di tangan rakyat. dan dilakukan sepenuhnya oleh Majelis Permusyawaratan Rakyat BAB II MAJELIS PERMUSYAWARATAN RAKYAT Pasal 2 (1) Majelis Permusyawaratan Rakyat terdiri atas anggota-anggota Dewan Perwakilan Rakyat.

memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa”. Pasal 10 Presiden memegang kekuasaan yang tertinggi atas Angkatan Darat. dan sesudahnya dapat dipilih kembali Pasal 8 Jika Presiden mangkat. Angkatan Laut dan Angkatan Udara.Pasal 7 Presiden dan Wakil Presiden memegang jabatannya selama masa lima tahun. membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain Pasal 12 Presiden menyatakan keadaan bahaya. amnesti. saya bersumpah akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. . abolisi dan rehabilitasi. Janji Presiden (Wakil Presiden) : “Saya berjanji dengan sungguh-sungguh akan memenuhi kewajiban Presiden Republik Indonesia (Wakil Presiden Republik Indonesia) dengan sebaik-baiknya dan seadil-adilnya. Pasal 9 Sebelum memangku jabatannya. memegang teguh Undang-Undang Dasar dan menjalankan segala undang-undang dan peraturannya dengan selurus-lurusnya serta berbakti kepada Nusa dan Bangsa”. Presiden dan Wakil Presiden bersumpah menurut agama. Pasal 15 Presiden memberi gelaran. ia diganti oleh Wakil Presiden sampai habis waktunya. Pasal 13 (1) Presiden mengangkat duta dan konsul. atau berjanji dengan sungguh-sungguh di hadapan Majelis Permusyawaratan Rakyat atau Dewan Perwakilan Rakyat sebagai berikut : Sumpah Presiden (Wakil Presiden) : “Demi Allah. tanda jasa dan lain-lain tanda kehormatan BAB IV DEWAN PERTIMBANGAN AGUNG Pasal 16 (1) Susunan Dewan Pertimbangan Agung ditetapkan dengan undang-undang. Syarat-syarat dan akibatnya keadaan bahaya ditetapkan dengan undang-undang. Pasal 11 Presiden dengan persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat menyatakan perang. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya. (2) Presiden menerima duta negara lain Pasal 14 Presiden memberi grasi. berhenti.

Pasal 20 (1) Tiap-tiap undang-undang menghendaki persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat. tidak disahkan oleh Presiden. dengan memandang dan mengingati dasar permusyawaratan dalam sistem pemerintahan negara. (2) Dewan Perwakilan Rakyat bersidang sedikitnya sekali dalam setahun. (2) Jika sesuatu rancangan undang-undang tidak mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat. (2) Peraturan pemerintah itu harus mendapat persetujuan Dewan Perwakilan Rakyat dalam persidangan yang berikut. maka rancangan tadi tidak boleh dimajukan lagi dalam persidangan Dewan Perwakilan Rakyat masa itu. dengan bentuk susunan pemerintahannya ditetapkan dengan undang-undang. BAB VI PEMERINTAH DAERAH Pasal 18 Pembagian daerah Indonesia atas daerah besar dan kecil. Pasal 21 (1) Anggota-anggota Dewan Perwakilan Rakyat berhak memajukan rancangan undangundang. meskipun disetujui oleh Dewan Perwakilan Rakyat. (2) Jika rancangan itu. (3) Menteri-menteri itu memimpin departemen pemerintah. Pasal 22 (1) Dalam hal ihwal kegentingan yang memaksa. maka peraturan pemerintah itu harus dicabut. Presiden berhak menetapkan peraturan pemerintah sebagai pengganti undang-undang. BAB V KEMENTERIAN NEGARA Pasal 17 (1) Presiden dibantu oleh menteri-menteri negara. dan hak-hak asal-usul dalam daerah-daerah yang bersifat istimewa. BAB VII DEWAN PERWAKILAN RAKYAT Pasal 19 (1) Susunan Dewan Perwakilan Rakyat ditetapkan dengan undang-undang. maka rancangan tadi tidak boleh dimajukan lagi dalam persidangan Dewan Perwakilan Rakyat masa itu. (3) Jika tidak mendapat persetujuan. (2) Menteri-menteri itu diangkat dan diperhentikan oleh Presiden.(2) Dewan ini berkewajiban memberi jawab atas pertanyaan Presiden dan berhak memajukan usul kepada pemerintah. .

yang peraturannya ditetapkan dengan undang-undang. (4) Hal keuangan negara selanjutnya diatur dengan undang-undang. (5) Untuk memeriksa tanggung jawab tentang keuangan negara diadakan suatu Badan Pemeriksa Keuangan. Pasal 27 (1) Segala warga negara bersamaan kedudukannya di dalam hukum dan pemerintahan dan wajib menjunjung hukum dan pemerintahan itu dengan tidak ada kecualinya. (2) Susunan dan kekuasaan badan-badan kehakiman itu diatur dengan undang-undang. Apabila Dewan Perwakilan Rakyat tidak menyetujui anggaran yang diusulkan pemerintah. (3) Macam dan harga mata uang ditetapkan dengan undang-undang. Pasal 25 Syarat-syarat untuk menjadi dan untuk diperhentikan sebagai hakim ditetapkan dengan undang-undang. (2) Segala pajak untuk keperluan negara berdasarkan undang-undang. (2) Syarat-syarat yang mengenai kewarganegaraan ditetapkan dengan undang-undang. BAB X WARGA NEGARA Pasal 26 (1) Yang menjadi warga negara ialah orang-orang bangsa Indonesia asli dan orang-orang bangsa lain yang disahkan dengan undang-undang sebagai warga negara. BAB IX KEKUASAAN KEHAKIMAN Pasal 24 (1) Kekuasaan kehakiman dilakukan oleh sebuah Mahkamah Agung dan lain-lain badan kehakiman menurut undang-undang. maka pemerintah menjalankan anggaran tahun yang lalu. . (2) Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan.BAB VIII HAL KEUANGAN Pasal 23 (1) Anggaran pendapatan dan belanja ditetapkan tiap-tiap tahun dengan undang-undang. Hasil pemeriksaan itu diberitahukan kepada Dewan Perwakilan rakyat.

mengeluarkan pikiran dengan lisan dan tulisan dan sebaganya ditetapkan dengan undang-undang. BAB XI AGAMA Pasal 29 (1) Negara berdasar atas Ketuhanan Yang Maha Esa. . BAB XII PERTAHANAN NEGARA Pasal 30 (1) Tiap-tiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara.Pasal 28 Kemerdekaan berserikat dan berkumpul. yang diatur dengan undang-undang. BAB XIII PENDIDIKAN Pasal 31 (1) Tiap-tiap warga negara berhak mendapat pengajaran. (2) Pemerintah mengusahakan dan menyelenggarakan satu sistem pengajaran nasional. (2) Negara menjamin kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk memeluk agamanya masingmasing dan untuk beribadat menurut agamanya dan kepercayaannya itu. Pasal 32 Pemerintah memajukan kebudayaan nasional Indonesia. BAB XIV KESEJAHTERAAN SOSIAL Pasal 33 (1) Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. (2) Cabang-cabang produksi yang penting bagi negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh negara. (2) Syarat-syarat tentang pembelaan diatur dengan undang-undang.

ATURAN PERALIHAN Pasal I Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mengatur dan menyelenggarakan kepindahan pemerintahan kepada Pemerintah Indonesia. (2) Putusan diambil dengan persetujuan sekurang-kurangnya 2/3 daripada jumlah anggota yang hadir. Pasal III Untuk pertama kali Presiden dan Wakil Presiden dipilih oleh Panitia Persiapan Kemerdekaan . Pasal 36 Bahasa Negara ialah Bahasa Indonesia BAB XVI PERUBAHAN UNDANG-UNDANG DASAR Pasal 37 (1) Untuk mengubah Undang-Undang Dasar sekurang-kurangnya 2/3 daripada jumlah anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat harus hadir. BAB XV BENDERA DAN BAHASA Pasal 35 Bendera Negara Indonesia ialah Sang Merah Putih. Pasal 34 Fakir miskin dan anak-anak yang terlantar dipelihara oleh negara. selama belum diadakan yang baru menurut Undang-Undang Dasar ini. Pasal II Segala badan negara dan peraturan yang ada masih langsung berlaku.(3) Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat.

terdapat perbedaan antara sistem pemerintahan sebelum dilakukan amandemen dan setelah dilakukan amandemen. (2) Dalam enam bulan sesudah Majelis Permusyawaratan Rakyat dibentuk. Hal ini tentu saja dilakukan untuk menyesuaikan undang-undang dengan perkembangan zaman dan memperbaikinya sehingga dapat menjadi dasar hukum yang baik. termasuk penetapan Garis-Garis Besar Haluan Negara yang pelaksanaannya ditugaskan kepada Presiden/Mandataris. dan Dewan Pertimbangan Agung dibentuk menurut Undang-Undang Dasar ini.Indonesia. Dewan Perwakilan Rakyat. 2. ATURAN TAMBAHAN (1) Dalam enam bulan sesudah akhirnya peperangan Asia Timur Raya. Mencabut mandat dan memberhentikan Presiden dan memberhentikan Presiden dalam masa jabatannya apabila Presiden/mandataris sungguh-sungguh melanggar Haluan Negara dan/atau Undang-Undang Dasar.3 Konstitusi Negara Indonesia menurut UUD 1945 sebelum amandemen Dalam sejarah ind KN ( Perbedaan UUD 1945 sebelum diamandemen dan sesudah di amandemen) KN ( Perbedaan UUD 1945 sebelum diamandemen dan sesudah di amandemen) Indonesia. Meminta pertanggungjawaban dari Presiden/ Mandataris mengenai pelaksanaan Garis-Garis Besar Haluan Negara dan menilai pertanggungjawaban tersebut. . Dalam proses tersebut. MPR merupakan lembaga tertinggi negara sebagai pemegang dan pelaksana sepenuhnya kedaulatan rakyat. Pasal IV Sebelum Majelis Permusyawaratan Rakyat. MPR SEBELUM AMANDEMEN Sebelum dilakukan amandemen. segala kekuasaannya dijalankan oleh Presiden dengan bantuan sebuah komite nasional. Majelis itu bersidang untuk menetapkan Undang-Undang Dasar. Menyelesaikan pemilihan dan selanjutnya mengangkat Presiden Wakil Presiden. Menetapkan Pimpinan Majelis yang dipilih dari dan oleh anggota. Mengubah undang-Undang Dasar. Presiden Indonesia mengatur dan menyelenggarakan segala hal yang ditetapkan dalam Undang-Undang Dasar ini. Perbedaan tersebut adalah: 1. Memberikan penjelasan yang bersifat penafsiran terhadap putusan-putusan Majelis. sudah beberapa kali pemerintah melakukan amandemen pada UUD 1945. WEWENANG membuat putusan-putusan yang tidak dapat dibatalkan oleh lembaga negara yang lain. Menetapkan Peraturan Tata Tertib Majelis.

Meminta MPR untuk mengadakan sidang istimewa guna meminta pertanggungjawaban presiden. SESUDAH AMANDEMEN Setelah amandemen. MPR tidak lagi memiliki kewenangan untuk menetapkan GBHN 2. DPD.Mengambil/memberi keputusan terhadap anggota yang melanggar sumpah/janji anggota. MPR Setelah amandemen. dan MK. MA. diberhentikan. jika Presiden dan Wakil Presiden mangkat. DPR SEBELUM AMANDEMEN Presiden tidak dapat membubarkan DPR yang anggota-anggotanya dipilih oleh rakyat melalui pemilihan umum secara berkala lima tahun sekali. WEWENANG Menghilangkan supremasi kewenangannya Menghilangkan kewenangannya menetapkan GBHN Menghilangkan kewenangannya mengangkat Presiden (karena presiden dipilih secara langsung melalui pemilu) Tetap berwenang menetapkan dan mengubah UUD. Kedudukan DPR diperkuat sebagai lembaga legislatif dan fungsi serta wewenangnya lebih diperjelas seperti adanya peran DPR dalam pemberhentian presiden. WEWENANG Memberikan persetujuan atas RUU yang diusulkan presiden. dan lain sebagainya. MPR berkedudukan sebagai lembaga tinggi negara yang setara dengan lembaga tinggi negara lainnya seperti Lembaga Kepresidenan. DPR. BPK. atau tidak dapat melakukan kewajibannya dalam masa jabatannya secara bersamaan. . Meskipun demikian. Presiden tidak bertanggung jawab kepada DPR. Memberikan persetujuan atas PERPU. persetujuan DPR atas beberapa kebijakan presiden. SESUDAH AMANDEMEN 1. Melantik presiden dan/atau wakil presiden Memberhentikan Presiden dan/atau Wakil Presiden dalam masa jabatannya Memilih Wakil Presiden dari dua calon yang diusulkan oleh Presiden dalam hal terjadi kekosongan Wakil Presiden Memilih Presiden dan Wakil Presiden dari dua pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden yang diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik yang pasangan calon Presiden dan Wakil Presidennya meraih suara terbanyak pertama dan kedua dalam Pemilu sebelumnya sampai berakhir masa jabatannya. Memberikan persetujuan atas Anggaran. berhenti. Tidak disebutkan bahwa DPR berwenang memilih anggota-anggota BPK dan tiga hakim pada Mahkamah Konstitusi.

Presiden mempunyai hak prerogatif yang sangat besar. Memegang kekuasaan yang tertinggi atas Angkatan Darat. juga memegang kekuasaan legislative (legislative power) dan kekuasaan yudikatif (judicative power). tetapi diangkat oleh DPR dengan memperhatikan DPD lalu diresmikan oleh presiden. Tidak ada aturan mengenai batasan periode seseorang dapat menjabat sebagai presiden serta mekanisme pemberhentian presiden dalam masa jabatannya. kepala pemerintahan dan berwenang membentuk Undang-Undang dengan persetujuan DPR. dan Angkatan Udara Mengajukan Rancangan Undang-Undang kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR). Menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (dalam kegentingan yang memaksa) Menetapkan Peraturan Pemerintah Mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri Menyatakan perang. Angkatan Laut. Presiden melakukan pembahasan dan pemberian persetujuan atas RUU bersama DPR serta mengesahkan RUU menjadi UU. Masa jabatan presiden adalah lima tahun dan dapat dipilih kembali selama satu periode. WEWENANG Memegang kekuasaan pemerintahan menurut UUD Presiden tidak lagi mengangkat BPK. membuat perdamaian dan perjanjian dengan negara lain dengan persetujuan DPR Membuat perjanjian internasional lainnya dengan persetujuan DPR Menyatakan keadaan bahaya . PRESIDEN SEBELUM AMANDEMEN Presiden selain memegang kekuasaan eksekutif (executive power). APBN. Menetapkan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-Undang (dalam kegentingan yang memaksa) Menetapkan Peraturan Pemerintah Mengangkat dan memberhentikan menteri-menteri PEMILIHAN Presiden dan Wakil Presiden diangkat dan diberhentikan oleh MPR. SETELAH AMANDEMEN Kedudukan presiden sebagai kepala negara. sehingga presiden bisa menjabat seumur hidup.WEWENANG Membentuk Undang-Undang yang dibahas dengan Presiden untuk mendapat persetujuan bersama Membahas dan memberikan persetujuan Peraturan Pemerintah Pengganti UndangUndang Menerima dan membahas usulan RUU yang diajukan DPD yang berkaitan dengan bidang tertentu dan mengikutsertakannya dalam pembahasan Menetapkan APBN bersama Presiden dengan memperhatikan pertimbangan DPD Melaksanakan pengawasan terhadap pelaksanaan UU. WEWENANG Mengangkat dan memberhentikan anggota BPK. serta kebijakan pemerintah 3.

dan dapat dipilih kembali untuk 1 kali masa jabatan berikutnya. Ketua MK yang pertama adalah Prof. Jika dalam Pilpres didapat suara >50% jumlah suara dalam pemilu dengan sedikitnya 20% di setiap provinsi yang tersebar di lebih dari separuh jumlah provinsi Indonesia. Jimly terpilih lagi sebagai ketua untuk masa bakti 2006-2009 pada 18 Agustus 2006 dan disumpah pada 22 Agustus 2006. Hakim Konstitusi yang baru diangkat melakukan voting tertutup untuk memilih Ketua dan Wakil Ketua MK masa bakti 2008-2011 dan menghasilkan Mohammad Mahfud MD sebagai ketua serta Abdul Mukthie Fadjar sebagai wakil ketua.H. Masa jabatan Hakim Konstitusi adalah 5 tahun. dan memutus perselisihan tentang hasil Pemilihan Umum Wajib memberi putusan atas pendapat Dewan Perwakilan Rakyat mengenai dugaan pelanggaran oleh Presiden dan/atau Wakil Presiden menurut UUD 1945. Dr. memutus sengketa kewenangan lembaga negara yang kewenangannya diberikan oleh UUD 1945. Pasangan yang memperoleh suara terbanyak dalam Pilpres Putaran Kedua dinyatakan sebagai Presiden dan Wakil Presiden Terpilih. maka pasangan yang memperoleh suara terbanyak pertama dan kedua dalam Pilpres mengikuti Pilpres Putaran Kedua. memutus pembubaran partai politik. Achmad Roestandi . Hakim Konstitusi periode 2003-2008 adalah: 1. sehingga berarti untuk masa jabatan kedua Ketua MK dalam satu masa jabatan Hakim Konstitusi berakhir sebelum waktunya (hanya 2 tahun). Jimly Asshiddiqie 2. Jika tidak ada pasangan calon Presiden dan Wakil Presiden terpilih. Masa jabatan Ketua MK selama 3 tahun yang diatur dalam UU 24/2003 ini sedikit aneh.. maka dinyatakan sebagai Presiden dan Wakil Presiden terpilih. KETUA Ketua Mahkamah Konstitusi dipilih dari dan oleh Hakim Konstitusi untuk masa jabatan 3 tahun. dan 3 orang oleh Presiden. Mohammad Laica Marzuki 3. Pilpres pertama kali di Indonesia diselenggarakan pada tahun 2004. Jimly Asshiddiqie. HAKIM KONSTITUSI Mahkamah Konstitusi mempunyai 9 Hakim Konstitusi yang ditetapkan oleh Presiden. Pada 19 Agustus 2008. 3 orang oleh Dewan Perwakilan Rakyat. 4. karena masa jabatan Hakim Konstitusi sendiri adalah 5 tahun. Guru besar hukum tata negara Universitas Indonesia kelahiran 17 April 1956 ini terpilih pada rapat internal antar anggota hakim Mahkamah Konstitusi tanggal 19 Agustus 2003. MAHKAMAH KONSTITUSI SEBELUM AMANDEMEN Mahkamah konstitusi berdiri setelah amandemen SETELAH AMANDEMEN WEWENANG Berwenang mengadili pada tingkat pertama dan terakhir yang putusannya bersifat final untuk menguji Undang-Undang terhadap Undang-Undang Dasar. Hakim Konstitusi diajukan masing-masing 3 orang oleh Mahkamah Agung. Abdul Mukthie Fadjar 4. S.PEMILIHAN Calon Presiden dan Wakil Presiden diusulkan oleh partai politik atau gabungan partai politik peserta pemilu sebelumnya.

S. WEWENANG Fungsinya berkaitan dengan kekuasaan kehakiman diatur dalam Undang-undang seperti Kejaksaan. dan peradilan tata usaha negara( Pasal 24 (2) UUD 1945 hasil amandemen). menguji peraturan perundang-undangan di bawah Undang-Undang. A. yaitu peradilan umum. Arsyad Sanusi 9.5. dan mempunyai wewenang lainnya yang diberikan oleh UndangUndang Mengajukan 3 orang anggota Hakim Konstitusi Memberikan pertimbangan dalam hal Presiden memberi grasi dan rehabilitasi . peradilan militer. peradilan agama. MAHKAMAH AGUNG SEBELUM AMANDEMEN Kekuasan kehakiman menurut UUD 1945 sebelum amandemen dilakukan oleh Mahkamah Agung dan lain-lain badan kehakiman (Pasal 24 (1)). Jimly Asshiddiqie. Maruarar Siahaan 4. Soedarsono Hakim Konstitusi periode 2008-2013 adalah: 1. Akil Mochtar 5. Harjono 7. Berwenang mengadili pada tingkat kasasi. Maruarar Siahaan 9. Kepolisian. Natabaya 6. WEWENANG Sebelum adanya amandemen. I Dewa Gede Palguna 8. kemudian mengundurkan diri dan digantikan oleh Harjono 2. Lembaga ini dalam tugasnya diakui bersifat mandiri dalam arti tidak boleh diintervensi atau dipengaruhi oleh cabang-cabang kekuasaan lainnya. Kekuasaan kehakiman hanya terdiri atas badan-badan pengadilan yang berpuncak pada Mahkamah Agung. Mahkamah Agung berwenang dalam kekuasaan kehakiman secara utuh karena lembaga ini merupakan lembaga kehakiman satu-satunya di Indonesia pada saat itu. SETELAH AMANDEMEN Kedudukan: MA merupakan lembaga negara yang memegang kekuasaan kehakiman disamping itu sebuah mahkamah konstitusi diindonesia (pasal 24 (2) UUD 1945 hasil amandemen ). H. Achmad Sodiki 8. Abdul Mukthie Fajar 5. Mohammad Mahfud MD 6. terutama eksekutif. Muhammad Alim 7. Maria Farida Indrati 3. Advokat/Pengacara dan lain-lain. MA membawahi Beberapa macam lingkungan peradilan. Dalam melaksanakan kekusaan kehakiman .

Hasil Pemeriksaan itu diberitahukan kepada Dewan Perwakilan Rakyat” PASAL 23 SESUDAH AMANDEMEN Pasal 23F (1) Anggota BPK dipilih oleh DPR dengan memperhatikan pertimbangan DPD dan diresmikan oleh Presiden. (2) Pimpinan BPK dipilih dari dan oleh anggota.6. Pasal 23G (1) BPK berkedudukan di ibukota negara dan memiliki perwakilan di setiap propinsi (2) Ketentuan lebih lanjut mengenai BPK di atur dengan undang-undang . BPK SEBELUM AMANDEMEN Untuk memeriksa tanggung jawab tentang keuangan negara diadakan suatu Badan Pemeriksa Keuangan yang peraturannya ditetapkan dengan undangundang.

Apabila sebuah konstitusi bangsa dirubah maka itu juga akan mengubah jati diri bangsa Indonesia.BAB III 3.1 Kesimpulan UUD 1945 merupakan sebuah konstitusi negara yang sangat penting bagi kehidupan Bangsa Indonesia karena UUD menjadi pondasi bangsa. Tanpa konstitusi pun. . UUD 1945 sudah mencakup keseluruhan permasalahan bangsa Indonesia.

Waspodo Eling.DAFTAR PUSTAKA 1. UU Nomor 32 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasioanal . Pangeran Alhaj S. Jakarta. 4.S. Setiady Elly M. Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila. 5. Panduan Kuliah Pendidikan Pancasila. Kansil C. Srijanto Djarot. II/MPR/1987. Surakarta: PT.Tanpa Tahun. Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945. 1994. 3. Materi Pokok Pendekatan Pancasila. Tanpa Nama.dkk.T. 6. Jakarta: PT pradnya paramita 2.T. Universitas Terbuka Depdikbud. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. Sekretariat Negara Republik Indonesia Tap MPR No. Tata Negara Sekolah Menengah Umum.S dan Surya Partia Usman. 1995. Pabelan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful