Elastisitas Permintaan dan Elastisitas Penawaran

Dalam kegiatan ekonomi yang dilakukan oleh suatu masyarakat atau negara menunjukkan bahwa kegiatan permintaan dan penawaran sangat dipengaruhi oleh tinggi rendahnya harga barang yang berlaku. Dengan demikian perubahan harga akan memengaruhi besarnya jumlah barang yang diminta (permintaan) dan jumlah barang yang ditawarkan (penawaran). Seberapa besar pengaruh perubahan harga terhadap jumlah barang dapat dihitung dengan menggunakan rumus elastisitas. Wawasan Ekonomi Harga adalah nilai barang yang ditentukan dengan uang atau alat tukar lain yang senilai, yang harus dibayarkan untuk barang dan jasa pada waktu tertentu di pasar tertentu. 1. Definisi Elastisitas Elastisitas (pemuluran) adalah pengaruh perubahan harga terhadap jumlah barang yang diminta atau yang ditawarkan. Dengan kata lain elastisitas adalah tingkat kepekaan (perubahan) suatu gejala ekonomi terhadap perubahan gejala ekonomi yang lain. Elastisitas terbagi dalam tiga macam, yaitu sebagai berikut. a. Elastisitas harga (price elasticity) yaitu persentase perubahan jumlah barang yang diminta atau yang ditawarkan, yang disebabkan oleh persentase perubahan harga barang tersebut. b. Elastisitas silang (cross elasticity) adalah persentase perubahan jumlah barang x yang diminta, yang disebabkan oleh persentase perubahan harga barang lain (y). c. Elastisitas pendapatan (income elasticity) yaitu persentase perubahan permintaan akan suatu barang yang diakibatkan oleh persentase perubahan pendapatan (income) riil konsumen. 2. Elastisitas Permintaan Elastisitas permintaan (elasticity of demand) adalah pengaruh perubahan harga terhadap besar kecilnya jumlah barang yang diminta atau tingkat kepekaan perubahan jumlah barang yang diminta terhadap perubahan harga barang. Sedangkan besar kecilnya perubahan tersebut dinyatakan dalam koefisien elastisitas atau angka elastisitas yang disingkat E, yang dinyatakan dengan rumus berikut ini.

Keterangan: ΔQ : perubahan jumlah permintaan ΔP : perubahan harga barang P : harga mula-mula Q : jumlah permintaan mula-mula Ed : elastisitas permintaan Contoh: Pada saat harga Rp400,00 jumlah barang yang diminta 30 unit, kemudian harga turun menjadi Rp360,00 jumlah barang yang diminta 60 unit. Hitunglah besar koefisien elastisitasnya! Jawab: a. Macam-Macam Elastisitas Permintaan Elastisitas permintaan terdiri atas lima macam.

Tentukan besar elastisitas permintaan pada tingkat harga P = 80! Jawab: Jika P = 80.Keterangan: % ΔQd = Persentase perubahan jumlah barang yang diminta % ΔPd = Persentase perubahan harga barang b. Kurva Elastisitas Permintaan Kurva Elastisitas Permintaan c. Adapun yang dimaksud koefisien elastisitas penawaran adalah angka yang menunjukkan perbandingan antara perubahan jumlah barang yang ditawarkan dengan perubahan harganya. Contoh 1: Fungsi permintaan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan Q = 50 – -P. Besar kecilnya koefisien elastisitas penawaran dapat dihitung dapat dengan rumus sebagai berkut. Elastisitas Penawaran Elastisitas penawaraan (elasticity of supply) adalah pengaruh perubahan harga terhadap besar kecilnya jumlah barang yang ditawarkan atau tingkat kepekaan perubahan jumlah barang yang ditawarkan terhadap perubahan harga barang. . Hitung elastisitas permintaan pada tingkat harga P = 50! Jawab: 3. maka Q = 50 – 1/2 (80) Q = 50 – 40 Q = 10 Contoh 2: Diketahui fungsi permintaan P = 100 – 2Q. Menghitung Elastisitas Permintaan secara Matematis Dari rumus elastistas: menunjukkan. bahwa: adalah turunan pertama dari Q atau Q1.

Hitunglah besarnya koefisien elastisitas penawarannya! Jawab: a. elastisitas penawaran juga terdapat lima macam. kemudian harga turun menjadi Rp300.Keterangan: ΔQ : perubahan jumlah penawaran ΔP : perubahan harga barang P : harga barang mula-mula Q : jumlah penawaran mula-mula Es : elastisitas penawaran Contoh: Pada saat harga Rp500. yaitu: 1) Jika persamaan fungsi menunjukkan P = a – bQ (fungsi permintaan) dan P = a + bQ (fungsi Penawaran). Kurva Elastisitas Penawaran Kurva Elastisitas Penawaran Cara praktis menentukan besarnya elastisitas tanpa mencari turunan Q atau Q1. yaitu: Keterangan: % ΔQs : Persentase perubahan jumlah barang yang ditawarkan % ΔPs : Persentase perubahan harga barang b. Hitung elastisitas permintaan pada tingkat harga P = 50! Jawab: Dengan cara biasa Jika P = 50. maka 50 = 100 – 2Q 2Q = 50 Q = 25 Contoh 2: Diketahui fungsi penawaran P = 100 + 2Q. Contoh 1: Diketahui fungsi permintaan P = 100 – 2Q.00 jumlah barang yang ditawarkan 32 unit. maka rumus elastisitasnya adalah sebagai berikut. Hitunglah elastisitas penawaran pada tingkat harga P = 500! . Macam-Macam Elastisitas Penawaran Seperti halnya elastisitas permintaan.00 jumlah barang yang ditawarkan 40 unit.

Jawab: Dengan cara biasa Jika P = 500. sedangkan barang-barang dan jasa-jasa yang tersedia untuk memenuhi kebutuhan tersebut terbatas jumlahnya. Tentukan besar elastisitas permintaan pada tingkat harga P = 80! Jawab: Dengan cara biasa Jika P = 80. maka 400 = -100 + 2Q -2Q = -500 Q = 250 2) Jika persamaan fungsi menunjukkan Q = a – bP (fungsi permintaan) dan Q = a + bP (fungsi penawaran). Tentukan besar elastisitas penawaran pada tingkat harga P = 50! Jawab: Dengan cara biasa Jika P = 50. maka Q =50 – 1/2 (80) Q = 50 – 40 Q = 10 Contoh 2: Fungsi penawaran suatu barang ditunjukkan oleh persamaan Q = 50 + 2P. Contoh 1: Fungsi permintaan suatu barang ditunjukkan oleh persamaan Q =50 – 1/2 P. . maka 500 = 100 + 2Q -2Q = -400 Q = 200 Contoh 3: Diketahui Fungsi penawaran P = -100 + 2Q. maka dari itu muncullah ilmu ekonomi. maka Q = 50 + 2(50) Q = 50 + 100 Q = 150 Pengertian Ekonomi Mikro dan Ekonomi Makro Kita telah mengetahui bahwa manusia mempunyai kebutuhan yang beraneka ragam. maka rumus elastisitasnya adalah sebagai berkut. Hitung elastisitas penawaran pada tingkat harga P = 400! Jawab: Dengan cara biasa Jika P = 400.

Menurut Prof.. “Ilmu Ekonomi adalah suatu studi mengenai bagaimana orang-orang dan masyarakat membuat pilihan. kepada berbagai orang dan golongan masyarakat.” Berdasarkan definisi ilmu ekonomi di atas. baik perilaku sebagai produsen. dan 2. kelangkaan (scarcity). dengan cara atau tanpa penggunaan uang. . ilmu ekonomi mencakup segala perilaku manusia dalam hubungannya dengan pemenuhan kebutuhan yang beraneka ragam. pilihan (choice).A. maupun perilaku sebagai konsumen. Samuelson. Ia menulis buku berjudul Economics pada tahun 1948.. Untuk itu. dengan menggunakan sumber daya yang terbatas tetapi dapat digunakan dalam berbagai cara untuk menghasilkan berbagai jenis barang dan jasa serta mendistribusikannya untuk keperluan konsumsi sekarang dan di masa mendatang. seorang ahli ekonomi mengemukakan.Pada dasarnya ilmu ekonomi mempelajari perihal pilihan dan keputusan yang dilakukan setiap orang dalam memobilisasi dan mengalokasikan sumber ekonomi yang jumlahnya terbatas terhadap alat pemuas kebutuhan manusia yang tidak terbatas. dapat disimpulkan bahwa prinsip dasar yang melahirkan ekonomi adalah: 1. Paul Anthony Samuelson (1915– . Indiana. P. Ilmu ekonomi menganalisis biaya dan keuntungan serta memperbaiki corak penggunaan sumber daya-sumber daya.) Seorang ahli ekonomi dan filsafat yang lahir di Gary.

Mempelajari bagaimana harga-harga barang dan jasa itu dapat terbentuk.Teori dasar dalam ilmu ekonomi dibedakan menjadi dua. Wawasan Ekonomi Perkembangan teori ekonomi di Indonesia tak lepas dari peran tokoh-tokoh seperti Drs. sedangkan keinginan manusia tidak . 5. Mohammad hatta. dan pengusaha) yang dimiliki oleh masyarakat sifatnya terbatas. Mempelajari bagaimana konsumen atau rumah tangga mengalokasikan pendapatannya yang sangat terbatas untuk barang dan jasa yang dibutuhkan sehingga tercapai kepuasan maksimum. Nah. yaitu teori ekonomi mikro yang membahas permasalahan bersifat parsial atau bagian kecil dari kegiatan perekonomian. Prof. dan Prof. mereka saling menawar harga untuk mendapatkan kesepakatan harga atas barang atau jasa yang mereka butuhkan. yang memusatkan perhatiannya pada masalah bagaimana konsumen akan mengalokasikan pendapatannya yang terbatas terhadap berbagai macam barang dan jasa yang dibutuhkan. Untuk jelasnya. modal. yang membahas permasalahan ekonomi yang bersifat global atau menyeluruh. Ekonomi Mikro Pernahkah kamu pergi ke pasar tradisional? Coba kamu perhatikan perilaku pembeli dan penjual dalam melakukan transaksi. Aktivitas unit-unit ekonomi yang dikaji dalam ekonomi mikro di antaranya sebagai berikut. dari transaksi yang terjadi di pasar itulah kamu telah belajar tentang ekonomi mikro. Soemitro Djojohadikoesoemo. Ya. 2. sebagai pemilik sumber-sumber ekonomi dan sebagai produsen. 3. Dr. dan teori ekonomi makro. Dr. Mempelajari bagaimana arus perputaran barang dan jasa mulai dari produsen sampai pada konsumen. Mempelajari bagaimana produsen dalam menentukan tingkat produksi agar tercapai keuntungan yang maksimum. Salah satu pokok pembahasan ekonomi mikro adalah permintaan dan penawaran. 4. ekonomi mikro adalah ilmu yang mempelajari aktivitas-aktivitas perekonomian yang bersifat bagian kecil. Mempelajari bagaimana perilaku seseorang sebagai konsumen. tenaga kerja. 1. untuk memperoleh kepuasan maksimum. Dalam teori ekonomi mikro menganggap bahwa faktor produksi (alam. 1. Mubyarto.

Bersifat hubungan kausal (sebab akibat). ekonomi makro merupakan bagian dari ilmu ekonomi yang mempelajari mekanisme bekerjanya perekonomian secara keseluruhan. dan laba. Secara matematis hubungan fungsional tersebut dapat dirumuskan sebagai berikut. What. seperti hubungan pendapatan dengan pengeluaran konsumsi dan investasi. Pasar persaingan monopolistik. b. Jadi. Untuk itu masyarakat harus dapat memilih kegiatan ekonomi. Elastisitas permintaan dan elastisitas penawaran. yaitu sebagai berikut. teori ekonomi liberal akhirnya runtuh dan digantikan dengan teori ekonomi makro yang dikembangkan oleh John Maynard Keynes. a. j. itu semua dapat kamu pelajari dalam ekonomi makro. Secara ringkas ruang lingkup yang dipelajari dalam ilmu ekonomi mikro meliputi hal-hal berikut ini. dan sebagainya. b. neraca pembayaran. Permintaan akan input. hubungan antara pendapatan dengan pengeluaran konsumsi dan tabungan. Pasar monopoli. Pasar oligopoli. Sedangkan yang bersifat hubungan fungsional (saling memengaruhi). stok kapital nasional. pada intinya adalah hubungan antarvariabel ekonomi agregatif (secara keseluruhan). penawaran. c. dapat bersifat kausal (sebab akibat) dan bersifat fungsional (saling memengaruhi). artinya untuk siapa barang dan jasa diproduksikan. baik kebijakan fiskal dan kebijakan moneter. f. h. jumlah uang yang beredar. dan sebagainya. Ekonomi Makro Ekonomi makro muncul seiring perkembangan ilmu ekonomi. saving (tabungan). c. artinya bagaimana caranya memproduksi barang dan jasa yang dibutuhkan. Teori perilaku konsumen. Wawasan Ekonomi Dengan terjadinya depresi besar pada tahun 1929 di dunia industri Barat. seperti tingkat pendapatan nasional. Pasar persaingan sempurna. Nah. artinya apa dan berapa banyak barang dan jasa dapat diproduksikan. menyalurkan. seperti hubungan antara jumlah uang beredar dengan laju inflasi. . dan keseimbangan harga pasar. dan sebagainya. Teori produksi. tingkat kesempatan kerja. utang pemerintah. Hubungan di antara variabel-variabel tersebut. i. pengeluaran konsumsi rumah tangga. a. penerimaan produsen. Dengan demikian hubungan kausal yang dipelajari dalam ekonomi makro. tingkat bunga. How. 2. dan menggunakan barang maupun jasa. e. Mekanisme harga dan distribusi pendapatan. d. Kamu mungkin pernah membaca atau mendengar kebijakankebijakan pemerintah.terbatas. hubungan antara meningkatnya pengeluaran konsumsi pemerintah dengan menurunnya tingkat pengangguran. g. investasi nasional. For Whom. Permintaan. biaya produksi. yang meliputi kegiatan dalam memproduksi. Adapun tiga masalah pokok ekonomi modern.

Y = C + S. yaitu: 1. berdasarkan ruang lingkupnya menunjukkan bahwa teori ekonomi makro bertujuan memberikan gambaran tentang bagaimana suatu perekonomian berfungsi dan dapat menjalankan kegiatannya. dan 2. b. Y = C + I. e. Secara ringkas ruang lingkup yang dipelajari dalam ilmu ekonomi makro meliputi hal-hal berikut ini. dan S adalah tabungan. dalam bukunya yang berjudul The General Theory of Employment. dan I adalah investasi. di mana Y adalah pendapatan.a. dengan mempelajari ekonomi makro kita akan menjadi lebih mampu untuk menyelesaikan masalah-masalah yang ada dalam suatu perekonomian. Pentingnya segi permintaan dalam menentukan tingkat kegiatan dalam perekonomian. . a. and Money pada tahun 1936. C adalah konsumsi. c. Selanjutnya. Pentingnya kebijakan dan campur tangan pemerintah untuk mewujudkan prestasi kegiatan ekonomi pada tingkat yang dikehendaki. namanya terkenal dengan bukunya The General Theory of Employment. pengeluaran agregat. b. Keseimbangan pendapatan nasional dalam perekonomian dua sektor. Penghitungan pendapatan nasional. Kebijakan fiskal dan sistem perpajakan. C adalah konsumsi. b. yang secara garis besar dapat dibedakan menjadi dua aspek. Keseimbangan pendapatan nasional dalam perekonomian tiga sektor. John Maynard Keynes (1883–1946) Tokoh ilmu ekonomi asal Inggris. d. di mana Y adalah pendapatan. a. Interest. Adapun ekonomi makro menjelaskan tentang hal-hal berikut ini. Oleh karena itu. Interest. kritik atas pandangan ahli ekonomi klasik mengenai faktor-faktor yang menentukan tingkat kegiatan ekonomi suatu negara. Teori ekonomi makro bertitik tolak pada teori yang dkemukakan oleh ahli ekonomi Inggris yang bernama John Maynard Keynes. Uang bank. yaitu pembelanjaan masyarakat atas barang dan jasa menjadi faktor utama yang menentukan tingkat kegiatan ekonomi suatu negara. and Money yang diterbitkan pada 4 Februari 1936. dan penciptaan uang.

Permintaan Masyarakat selaku konsumen harus membeli barang atau jasa keperluannya di pasar. Keadaan ini mengandaikan bahwa barang atau jasa itu memiliki tingkat harga tertentu. S. P) . Jadi permintaan adalah jumlah barang atau jasa yang dibeli dalam berbagai situasi dan tingkat harga. i. Hb2. j. Perdagangan luar negeri. Teori inflasi. selera dan pendapatan. nilai valuta asing. harga dan kondisi yang mempengaruhi. Pertumbuhan ekonomi dan pembangunan ekonomi. dan neraca pembayaran. atau jasa. Adanya berbagai macam harga di pasar selanjutnya mengandaikan adanya kondisi yang mempengaruhi. Factor yang di maksid adalah harga. PERMINTAAN DAN PENAWARAN (DEMAND AND SUPPLY) A. Pasar uang dan pasar tenaga kerja. Kurva Permintaan Permintaan di tempatkan sebagai fungsi yang dipengaruhi oleh beberapa factor. g. h. 1. k. Keterkaitan antara permintaan dan faktor-faktor tersebut menghasilkan rumus sbb : X= f (Hb1. Perekonomian negara yang disampaikan dalam pidato kenegaraan setiap tanggal 16 Agustus termasuk dalam konteks ekonomi makro. Adapun unsureunsur yang terdapat pada permintaan yakni barang atau jasa.f. barang. Perdagangan luar negeri dan tingkat keseimbangan pendapatan nasional. Kebijakan moneter dan uang yang beredar.

sementara anggaran yang dimilikinya terbatas? Alasannya. kenaikan harga akan memperkecil daya beli pembeli atau akan mengurangi anggaran untuk alat pemuas kebutuhan yang lainnya (dengan catatan pendapatan tetap) Adanya harga barang substitusi yang harganya jauh lebih rendah akan lebih menarik apabila harga suatu barang atau jasa semakin tinggi.Dimana : H = harga S = selera B = barang atau jasa P = Pendapatan Dalam kaitannya dengan factor ekonomi pada masalah permintaan ini berlaku ceteris paribus. keadaannya tetap tidak berubah). setiap benda pemenuhan kebutuhan mempunyai kegunaan (utilitas)nya masing-masing sehingga orang akan berupaya memenuhi kebutuhan dengan menyamakan pertambahan kegunaan (utilitas marginal) benda pemuas kebutuhan yang dikonsumsinya. banyak pembeli yang tidak mampu membeli atau mungkin cenderung mencari barang substitusi dengan harga terjangkau. 2. Dalam kondisi seperti ini harga merupakan factor dominant dalam permintaan. sementara factor yang lain dianggap tidak berubah. pembeli yang tadinya kurang mammpu menjadi mampu untuk membeli Bagi pembeli perorangan. PENAWARAN . Akibatnya pembeli akan beralih dari barang atau jasa yang telah biasa di konsumsi ke barang atau jasa substitusi Bentuk kurva seperti ini menunjukan bahwa semakin rendah harga barang di pasar barang yang dapat dibeli oleh masyarakat semakin banyak. Singkatnya hukum permintaan adalah : “ Permintaan akan bertambah apabila harga turun dan akan berkurang apa bila harga naik” Hukum permintaan tersebut dilatari oleh kenyataan bahwa orang harus memenuhi kebutuhannya sebatas anggaran atau pendapatan tertentu. Sedangkan pada harga rendah. Muncul masalah disini mengapa manusia harus memenuhi berbagai kebutuhan. B. Hukum Permintaan `Hukum ekonomi berlaku ceteris paribus (diluar obyek yang diselidiki. Pada harga yang tinggi .

klik Register untuk menjadi free member di Indoskripsi.Dalam rangka menjawab kebutuhan konsumen. walaupun resikonya adalah barang yang terjual akan relative sedikit. Kurva Penawaran Penjual biasanya ingin menjual barang atau jasa yang diproduksinya dengan harga tinggi. Barang dan jasa hasil produksi ini kemudian dijual kepada konsumen di pasar menurut tingkat harga tertentu.12:05am — godam64 Dalam ekonomi terdapat permintaan (demand) dan penawaran (supply) yang saling bertemu dan membentuk satu titik pertemuan dalam satuan harga dan kuantitas (jumlah barang). Sayangnya keinginan itu bertepatan dengan musim panen raya. harga dan kuantitas yang saling mempengaruhi satu sama lain. * click link * 4982 clicks Untuk dapat merequest file lengkap yang dilampirkan pada setiap judul. Setiap transaksi perdagangan pasti ada permintaan. Pengertian/Arti Definisi Permintaan dan Penawaran . seorang penjual harus mempunyai pengamatan yang cermat terhadap perilaku pasar. anda harus menjadi special member. Untuk menjual pada tingkat harga yang diinginkan. 1. pihak produsen menyediakan berbagai barang dan jasa. Hukum & Faktor Yang Mempengaruhi Mon. Akibatnya dipasar akan berkerumunan penjual buah-buahan sehingga harga buah-buahan pun jatuh. Contoh : Penjual buah-buahan ingin menjual buah dengan harga yang tinggi dipasar. penawaran. A. 05/10/2009 . permintaan bersangkut paut dengan pembelian dan pemakainan sedangkan penawaran bersangkut paut dengan peneyediaan dan penjualan. Jadi penawaran adalah jumlah barang dan jasa yang tersedia untuk dijual pada berbagai tingkat harga dan situasi.

Apabila harga terlalu tinggi maka pembeli mungkin akan membeli sedikit karena uang yang dimiliki terbatas. .Permintaan adalah sejumlah barang yang dibeli atau diminta pada suatu harga dan waktu tertentu. Semua terjadi karena semua ingin mencari kepuasan (keuntungan) sebesar-besarnya dari harga yang ada. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Permintaan (Demand) 1. namun bagi penjual dengan tingginya harga ia akan mencoba memperbanyak barang yang dijual atau diproduksi agar keuntungan yang didapat semakin besar. B. Ketersediaan dan harga barang sejenis pengganti dan pelengkap Jika roti tawar tidak ada atau harganya sangat mahal maka meises. Perilaku konsumen / selera konsumen Saat ini handphone blackberry sedang trend dan banyak yang beli. Ketika terjadi transaksi antara pembeli dan penjual maka keduanya akan sepakat terjadi transaksi pada harga tertentu yang mungkin hasil dari tawarmenawar yang alot. tetapi beberapa tahun mendatang mungkin blackberry sudah dianggap kuno. selai dan margarin akan turun permintaannya. Harga yang tinggi juga bisa menyebabkan konsumen/pembeli akan mencari produk lain sebagai pengganti barang yang harganya mahal. C. Sedangkan pengertian penawaran adalah sejumlah barang yang dijual atau ditawarkan pada suatu harga dan waktu tertentu. Contoh permintaan adalah di pasar kebayoran lama yang bertindak sebagai permintaan adalah pembeli sedangkan penjual sebagai penawaran. Hukum Permintaan dan Hukum Penawaran Jika semua asumsi diabaikan (ceteris paribus) : Jika harga semakin murah maka permintaan atau pembeli akan semakin banyak dan sebaliknya. Jika harga semakin rendah/murah maka penawaran akan semakin sedikit dan sebaliknya. 2.

Banyaknya/intensitas kebutuhan konsumen Ketika flu burung dan flu babi sedang menggila. 2. Pendapatan/penghasilan konsumen Orang yang punya gaji dan tunjangan besar dia dapat membeli banyak barang yang dia inginkan. D. maka orang akan menimbun atau membeli ketika harganya masih rendah misalnya seperti bbm/bensin. Jika perusahaan ingin produknya laris dan menguasai pasar maka perusahaan menetapkan harga yang rendah dengan tingkat keuntungan yang rendah sehingga harga jual akan rendah untuk menarik minat konsumen. Tujuan Perusahaan Perusahaan yang bertujuan mencari keuntungan sebesar-besarnya (profit oriented) akan menjual produknya dengan marjin keuntungan yang besar sehingga harga jual jadi tinggi. sirup. es batu. produk masker pelindung akan sangat laris. Pajak Pajak yang naik akan menyebabkan harga jual jadi lebih tinggi sehingga perusahan menawarkan lebih sedikit produk akibat permintaan konsumen yang turun. Perkiraan harga di masa depan Barang yang harganya diperkirakan akan naik.3. dan lain sebagainya akan sangat tinggi dibandingkan bulan lainnya. kurma. 3. 4. Dengan adanya teknologi canggih bisa menyebabkan pemangkasan biaya produksi sehingga memicu penurunan harga. 5. timun suri. tetapi jika pendapatannya rendah maka seseorang mungkin akan mengirit pemakaian barang yang dibelinya agar jarang beli. . Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Penawaran (Suply) 1. Biaya produksi dan teknologi yang digunakan Jika biaya pembuatan/produksi suatu produk sangat tinggi maka produsen akan membuat produk lebih sedikit dengan harga jual yang mahal karena takut tidak mampu bersaing dengan produk sejenis dan produk tidak laku terjual. cincau. Pada bulan puasa (ramadhan) permintaan belewah.

Kurva permintaan tidak mungkin menyentuh sumbu P karena berapapun harganya pasti ada konsumen yang bersedia untuk membeli barang yang dihasilkan. jumlah barang yang diminta bertambah atau sebaliknya (ceteris paribus). sehingga kurva permintaan dikatakan mempunyai kemiringan negatif. Kurva Permintaan Akibat dari adanya hukum permintaan tersebut kurva permintaan menjadi miring dari kiri atas ke kanan bawah. berikut tabel harga jeruk beserta permintaan jeruknya : Dari tabel di atas bisa dibuat grafik. Berikut contoh permintaan.4. Ketersediaan dan harga barang pengganti/pelengkap Jika ada produk pesaing sejenis di pasar dengan harga yang murah maka konsumen akan ada yang beralih ke produk yang lebih murah sehingga terjadi penurunan permintaan. karena variable – variable yang bekerja dalam pemintaan bekerjanya berlawanan arah. Prediksi / perkiraan harga di masa depan Ketika harga jual akan naik di masa mendatang perusahaan akan mempersiapkan diri dengan memperbanyak output produksi dengan harapan bisa menawarkan/menjual lebih banyak ketika harga naik akibat berbagai faktor. Ada seseorang yang ingin membeli buah jeruk. Artinya apabila harga jeruk turun. Kurva permintaan ini memiliki kemiringan (slope) negatif atau bergerak dari kiri atas ke kanan bawah. akhirnya penawaran pun dikurangi. 5. Berikut adalah kurva permintaan Buah Jeruk : Kurva Penawaran .

Kurva penawaran mempunyai slope positif. Sementara M Abraham Garcia-Torres dalam ” Consumer Behaviour Theory : Utility Maximization and the seek of Novelty ” membagi nilai guna menjadi dua. dan sebelum melakukan pembelian konsumen harus memutuskan barang yang mana yang akan dia beli. Teori nilai guna atau utility yaitu teori ekonomi yang mempelajari kepuasan atau kenikmatan yang diperoleh seorang konsumen dari mengkonsumsikan barang-barang. Total utility (total utility). Kurva penawaran miring dari kiri bawah ke kanan atas. Marginal utility adalah sebuah konsep tentang tingkat kepuasan seorang dalam konsumsi suatu barang. Untuk membuat kurva penawaran kita gunakan tabel yang ada sebelumnya. Yaitu pertambahan/pengurangan kepuasan sebagai akibat adanya pertambahan/pengurangan penggunaan satu unit barang tertentu. Marginal utility sangat bergantung dengan selera dan kepuasan konsumen. artinya jumlah barang yang ditawarkan berbanding lurus dengan harga barang. Yaitu keseluruhan kepuasan yang diperoleh dari mengkonsumsi sejumlah barang-barang tertentu. Dalam tindakan pembelian konsumen membeli beberapa barang pada waktu yang bersamaan. Sebaliknya semakin rendah kepuasan dari suatu barang maka utilitynya semakin rendah pula. Marginalisme menjelaskan tentang pilihan seorang konsumen dengan pemikiran seseorang memutuskan apa manfaat yang akan dia terima dalam memilih kebutuhan untuk dikonsumsi. Dua tindakan ini saling berhubungan : 1. Semakin tinggi harga. . ” Nilai Guna Keputusan ( Decision Utility )” yang berhubungan dengan Tindakan pembelian ( action of Purchasing ) “. Berdasarkan dua tindakan ekonomi yang dilakukan konsumen. Dibawah ini adalah kurva penawaran yang bergerak dari kiri bawah ke kanan atas. Utility dinilai dari nilai guna suatu barang yang digunakan oleh seorang konsumen. semakin banyak jumlah barang yang ditawarkan.Kurva penawaran mempunyai kemiringan positif artinya variable – variabelnya bekerja dalam arah yang sama. Kalau kepuasan itu semakin tinggi maka semakin tinggi nilai guna atau utility-nya. Nilai guna dibedakan diantara dua pengertian:   Marginal utility (kepuasan marginal).

bahkan jika buah durian itu diberikan secara gratis. Dan konsumen akan selalu berusaha dalam mencapai kepuasan total yang maksimum. setiap nasi yang iya makan akan memiliki nilai kepuasan namun bila porsinya terus ditambah pada suatu saat akan kenyang kenyang disini disebut dengan titik kepuasan maksimal. Marginal utility berhubungan dengan kebutuhan manusia. Hukum marginal utility yang semakin menurun / Law of Diminishing Marginal Utility : “ apabila tambahan nilai guna yang akan diperoleh dari seseorang dari mengkonsumsi suatu barang akan menjadi semakin sedikit apabila orang tersebut terus menerus menambah konsumsinya dan pada akhirnya tambahan nilai guna tersebut akan menjadi negative” Konsep nilai guna (utility) bisa menjelaskan kelemahan berupa paradok antara kegunaan suatu barang dengan harganya. Kejadian contoh tersebut terlihat pada kurva berikut Pada bagan diatas terlihat bahwa konsumsi suatu barang secara kontinu akan mencapai suatu titik yang disebut dengan titik kepuasan puncak atau titik jenuh. Seperti tentang durian.2. dimana sampai titik tertentu Anda tidak mau lagi memakannya. Dan konsumsi yang dilakukan setelah mencapai titik puncak akan menurunkan tingkat kepuasan dari barang tersebut secara total . Inilah yang disebut Law of Diminishing Marginal Utility. ” Nilai Guna Pengalaman (Experienced Utility ) ” Yang berhubungan Dengan Tindakan Konsumsi ( action of Consumption ) dengan kapasitas pemenuhan kepuasan dari barang tersebut. Sehingga dalam pemenuhan kebutuhannya manusia perlu membuat keputusan dalam menentukan pilihan mana yang akan dia ambil agar tecapai kepuasan yang maksimal. maka tambahan nilai kepuasannya yang diperoleh dari setiap satuan tambahan yang dikonsumsikan akan menurun. Berdasarkan hukum Gossen atau yang biasa dikenal dengan law of siminishing marginal utility berlaku bahwa semakin banyak suatu barang yang dikonsumsi. Hal ini menunjukkan bahwa tambahan kepuasan yang diberikan dari tiap tambahan unit barang yang dikonsumsi semakin berkurang. Namun kebutuhan manusia tidak memiliki batas. Penggambaran tentang marginal utility dan law of diminishingmrginal utility adalah ketika suatu orang sedang lapar maka iya akan makan. sama seperti bila sudah kenyang namun porsi makanan terus ditambah maka pada suatu saat akan muntah. Namun bila sudah mencapai kepuasan maksimal dan derus ditambah maka akan menurunkan nilai kepuasannya.

Penambahan ini menyebabkan nilai suatu barang akan menurun. Utility adalah kemampuan suatu barang atau jasa dalam memberikan manfaat atau kegunaan atau kepuasan kepada orang yang mengkonsumsinya. semakin diinginkan barang atau jasa itu oleh seseorang.Kurva diatas menggambarkan tentang nilai guna suatu barang. Jumlah barang yang terus ditambahkan akan menurunkan tingkat utility dari barang tersebut. Utility bersifat relatif: barang atau jasa yang memiliki utility bagi orang tertentu belum tentu bagi orang lain. Kesimpulan Marginal utility adalah sebuah konsep yang menggambarkan tentang tingkat penurunan nilai suatu barang yang terjadi bila kuantitas barang tersebut terus ditambahkan. Semakin tinggi utility suatu barang atau jasa. Di dalam ilmu ekonomi dikenal ada beberapa jenis utility:     time utility place utility ownership utility form utility. .