Hakikat dan Unsur Dasar Wawasan Nusantara

Pembukaan UUD 1945 mengandung pengertian bahwa kemerdekaan bukanlah tujuan akhir perjuangan bangsa melainkan merupakan “alat” atau jembatan emas untuk mewujudkan negara Idonesia yang bersatu, berdaulat, adil dan makmur .Masyarakat adil, makmur, aman dan sentosa adalah masyarakat yang dicita-citakan bangsa Indonesia. Dalam menuju cita-cita tersebut maka ditetapkan tujuan-tujuan dalam kehidupan kita berbangsa dan bernegara. Tujuan Nasional bangsa Indonesia, dapat kita angkat dari “Pembukaan UUD 1945”. Secara singkat tujuan tersebut sebagai berikut. Tujuan Nasional: (1) Membentuk negara kesatuan Republik Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan tanah tumpah darah Indoesia (pendekatan keamanan). (2) Memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa (pendekatan kesejahteraan). (3) Ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian yang abadi dan keadilan sosial. Untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan nasional tersebut, sekurang-kurangnya 5 faktor yang menjadi bahan pertimbangan. 1) Pengalaman sejarah bangsa Indonesia yang mengalami perpecahan selama penjajahan. Penjajah lama bercokol di Nusantara karena tidak adanya persatuan dan kesatuan dalam perjuangan mengusir penjajah (sejarah). 2) Kondisi geografis Indonesia yang berupa kepulauan yang sangat luas Nusantara dibentuk oleh lautan yang ditebari oleh rangkaian 17.508 buah pulau (fisik geografis), diberitakan ada yang tenggelam karena bencana alam dan ada yang dicaplok negara tetangga (Malaysia) seperti P.Sepadan dan P.Ligitan. 3) Penduduk yang besar terdiri dari dua ras besar, dan 350 suku bangsa berbicara dengan 583 dialek, serta adat istiadat yang beragam (sosial budaya). 4) Kedudukan geografi Indonesia yang berada di tengah-tengah dunia (katulistiwa) di antara dua buah benua (Asia-Australia), dua buah lautan (Hindia-Pasifik). Kedudukan geografi ini, berada pada posisi silang, urat nadi lalu lintas perhubungan antar bangsa (internasional) yang membawa berbagai macam kepentingan. Kepentingan bangsa yang melintasi wilayah Nusantara bukan tidak mungkin dapat mengganggu integritas, atau meluturkan identitas nasional kita (aspek lingkungan). Atas dasar pertimbangan di atas yang dibahas lebih rinci pada Modul 1 maka para perintis kemerdekaan membentuk “negara kesatuan” yang “melindungi seluruh bangsa Indonesia dan tanah air Indonesia”. Dalam bagian lain, tanah-air disebut juga sebagai “tumpah darah” yang menggambarkan “heroisme” bangsa Indonesia mengusir penjajah atau keberanian berkorban yang dilandasi oleh rasa “cinta tanah air”. 5) Di dalam pembangunan nasional, untuk memajukan kesejahteraan umum, mencerdaskan kehidupan bangsa dan ikut serta menciptakan ketertiban dunia serta perdamaian abadi (tujuan nasional) maka diperlukan Wasantara. Wawasan nasional merupakan cara pandang suatu bangsa tentang diri dan lingkungannya, yang dapat dijadikan pedoman dan landasan dalam mencapai tujuan nasional.

ruang hidup. e. ideologi dan dasar negara yang dilandasi oleh pengalaman sejarah. tingkat perkembangan ekonomi harus serasi dan seimbang di seluruh daerah. serta menjadi modal dan milik bersama bangsa. membimbing. f. TAP MPR Nomor II/MPR/1983. dalam arti bahwa hanya ada satu hukum nasional yang mengabdi kepada kepentingan nasional. b. dan mengarahkan bangsa menuju tujuannya. b. tanpa meninggalkan ciri-ciri khas yang dimiliki oleh daerah-daerah dalam mengembangkan ekonominya. pandagan hidup. bagsa Indonesia harus merasa satu. Wawasan untuk mencapai tujuan pembangunan nasional adalah Wasantara yang mencakup: (1) Perwujudan Kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan politik. serta mewujudkan kebahagiaan dan perdamaian bagi seluruh umat manusia (dunia). yang merupakan perwujudan Pancasila. wadah. d. dalam arti: a. memeluk dan meyakini berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa harus merupakan satu kesatuan bangsa yang bulat dalam arti yang seluasluasnya. dan Nomor II/MPR/1993 Bab II di bawah huruf E dan berbunyi sebagai berikut. c. (2) Bagaimana bangsa Indonesia memanfaatkan kondisi geografi sosial budaya dan lingkungan strategiknya dalam mencapai tujuan Nasional dan menjamin kepentingan nasional. Wasantara dikukuhkan dengan Tap MPR Nomor IV/MPR/1973. kondisi geografi dan sosial budaya serta pemikiran tentang lingkungan strategic bangsa Indonesia. c. Secara konstitusional. serta mempunyai satu tekad di dalam mencapai cita-cita bangsa. kebulatan wilayah nasional dengan segala isi dan kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah. kehidupan perekonomian di seluruh wilayah Nusantara merupakan satu kesatuan ekonomi yang diselenggarakan sebagai usaha bersama berdasarkan asas kekeluargaan dan ditujukan bagi sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. a. PENGERTIAN HAKIKAT DAN TUJUAN WASANTARA Wasantara nasional bangsa Indonesia merupakan penjabaran Pancasila sebagai falsafah. Wasantara pada hakikatnya adalah persatuan dan kesatuan dalam kebhinnekaan. (2) Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan ekonomi. dan bahwa keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah tanah air. yang melandasi. dalam upaya mewujudkan kesejahteraan dan ketentraman bagi bangsa Indonesia. senasib sepenanggungan. TAP MPR Nomor IV/MPR/1978. dalam artinya bahwa…. Pancasila adalah satu-satunya falsafah serta ideologi bangsa dan negara. Bagi bangsa Indonesia cara pandang itu menentukan: (1) Bagaimana bangsa Indonesia memandang diri dan lingkungannya. kehidupan politik di seluruh wilayah Nusantara merupakan kesatuan hukum. bahwa kekayaan wilayah Nusantara baik potensi maupun efektif adalah modal dan milik bersama bangsa.A. bangsa Indonesia yang hidup secar berdampingan dengan bangsa lain ikut menciptakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. . Wasantara sebagai wawasan nasional mempunyai tujuan yaitu persatuan dan kesatuan yang harmonis dalam segenap aspek kehidupan bangsa. dan kesatuan matra seluruh bangsa. perdamaian abadi dan keadilan sosial melalui politik luar negeri bebas dan aktif serta diabdikan kepada kepentingan nasional. bangsa Indonesia yang terdiri dari berbagai suku dan berbicara dalam berbagai bahasa daerah. sebangsa dan setanah air. secara psikologis.

masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila. b. serta semua warga negara Indonesia. 12 mil dari garis dasar merupakan laut territorial. dengan tidak menolak budaya-budaya lain yang tidak bertentangan dengan nilai budaya bangsa yang hasil-hasilnya dapat dinikmati oleh seluruh bangsa Indonesia. B. Batas negara kepulauan adalah: a. dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia. tata laku. Wadah Pengertian wadah di sini adalah ruang hidup yang mempunyai batas dan wujud. UNSUR DASAR WASANTARA Sebagai dinamika politik kenegaraan dan gejala sosial Wasantara mengandung tiga unsur pokok yaitu wadah. masyarakat Indonesia adalah satu. a. Jadi Nusantara adalah laut yang diseraki atau ditebari pulau-pulau. tiap-tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama di dalam pembelaan negara (GBNH 1993: 26-28). b. (1) Batas dan Wujud Wasantara mewujudkan diri dalam bentuk “Nusantara” yang menanggal secara bulat dan utuh. (4) Perwujudan kepulauan Nusantara sebagai satu kesatuan pertahanan dan keamanan. isi. a. Dalam konsepsi berpikir atau paradigm Nusantara (negara kepulauan) adalah: (a) pulau dan perairannya merupakan satu kesatuan yang utuh. 1. garis dasar yang menghubungkan titik pulau-pulau terluar. setiap rumusan kebijaksanaan dan perencanaan pembangunan nasional harus mencerminkan ayat-ayat rumusan Wasantara. dalam pergaulan dunia yang damai. Sehubungan dengan hal tersebut. dalam arti bahwa ….(3) Perwujudan Nusantara sebagai satu kesatuan sosial dan budaya. 2. Ini berari. buka rangkaian pulau-pulau dalam laut. dalam suasana perikehidupan yang tenteram. semua lembaga kenegaraan dan kemasyarakatan. b. . perlu dikemukakan bahwa pembangunan nasional bertujuan untuk mewujudkan: 1. budaya Indonesia pada hakikatnua adalah satu. sedangkan corak ragam budaya yang menggambarkan kekayaan budaya yang menjadi modal dan landasan pengembangan budaya bangsa seluruhnya. tertib serta dinamis dan 4. perikehidupan bangsa harus merupakan kehidupan yang serasi dengan terdapatnya tingkat kemajuan masyarakat yang sama. Dengan ditetapkannya rumusan Wasantara sebagai ketetapan MPR maka Wasantara memiliki kekuatan hukum yang mengikat semua penyelenggaraan negara. (b) lautan diseraki pulau atau perairan sebagai unsur pokok bukan daratan. meratadan seimbang serta adanya keselarasan kehidupan yang sesuai dengan kemajuan bangsa. 3. dalam arti bahwa …. ancaman terhadap satu daerah pada hakikatnya merupakan ancaman bagi seluruh bangsa dan negara.

Tata laku lahirlah terlihat pada tata laksana yang mencakup tata perencanaan. Tata laku batuniah berwujud sebagai landasan falsafah dan sikap mental bangsa serta dipengaruhi juga oleh kondisi lingkungan hidupnya. ketenteraman dan keamanan bagi seluruh bangsa serta turut mewujudkan kebahagiaan dan perdamaian bagi seluruh umat manusia. baik yang alamiah maupun yang sosial. kesadaran politik dan kesadaran bernegara. yang menyangkut bentuk dan kedaulatan negara. pertahanan keamanan. 3. . (5) ekonomi. (3) ideologi. kekuasaan pemerintah. 2. Sifat Manunggal Secara Bulat dan Utuh Sifat pokok Wasantara ialah kesatuan dan persatuan di bidang: (1) wilayah. pers dan partisipasi rakyat. (2) bangsa. Tata laku tersebut yang berupa penerapan UUD 1945 berdasarkan Wasantara melahirkan Tannas yang tangguh. sistem pemerintahan dan sistem perwakilan. Tata Laku Unsur tata laku. 200 mil dari garis dasar merupakan ZEE. psikologi. (3) Tata Kelengkapan Organisasi Agar tujuan nasional tercapai diperlukan aparatur negara. budaya. pelaksanaan dan pengawasan. (4) politik. Wasantara bertujuan untuk mewujudkan kesejahteraan. Wasantara bertujuan mewujudkan kesatuan di dalam semua aspek kehidupan nasinal. (6) sosial. (2) Tata Susunan Pokok atau Inti Organisasi Tata organisasi negara Indonesia tercantum dalam UUD 1945. Isi Cita-cita Wasantara sesuai dengan cita-cita bangsa Indonesia yang dirumuskan dalam Pembukaan UUD 1945. Wasantara dapat dibedakan sebagai tata laku batiniah dan tata laku lahirlah.c. Berdasarkan kesadaran akan letak negara pada posisi silang.

Wasantara merupakan perwujudan nilai-nilai Pancasila di dalam kehidupan kenegaraan dan kemasyarakatan. Ikhtisar unsur dasar Wasantara. dan tata laku yang tertuang dalam UUD 1945.RANGKUMAN Wasantara adalah cara pandang bangsa Indonesia tentang diri dan lingkungan sesuai dengan Pancasila dan UUD 1945 yang dilatarbelakangi oleh keadaan geografis negara. isi yang berupa falsafah Pancasila. Jadi pada dasarnya. . Unsur dasar Wasantara meliputi wadah RI yang berwujud Nusantara. Wasantara merupakan landaan dalam menyusun. serta sejarah yang dialaminya dan lingkungan strategic di sekitarnya. yang hendak mewujudkan diri dalam lingkungan Nusantara yang sarwa Nusantara menurut cara-cara Indonesia di dalam kehidupan yang sarwa pula. Ajaran Wasantara ialah wujud dan isi kepribadian bangsa. Landasan hukum Wasantara ialah TAP MPR sejak 1973-1993. Tujuan Wasantara ke dalam ialah mempersatukan bangsa Indonesia dalam semua aspek kehidupan nasionalnya dan ke luar. ikut serta dalam upaya penertiban dunia. meningkatkan serta membina Tannas yang perwujudan dilaksanakan melalui pembangunan pada segal bidang kehidupan nasional.

Selanjutnya dalam GBHN 1993 dinyatakan bahwa “pembangunan nasional adalah pembangunan di semua aspek kehidupan bangsa. Dengan demikian Wasantara dapat dikatakan landasan tannas yang berfungsi menentukan arah perwujudan konsepsi tannas. Untuk lebih jelasnya. tannas menentukan lingkup. berhasilnya pembangunan nasional akan dapat meningkatkan tannas dan tannas yang tangguh akan lebih mendorong pembangunan nasional.Wasantara Sebagai Landasan Pertahanan Nasional dan Pembangunan Nasional A. Tannas merupakan dunia nyata yang perlu di wujudkan. Kita tidak pernah bisa membangun dalam suasana perpecahan. Dengan kata lain. Persatuan dan kesatuan merupakan prasyarat pembangunan. Oleh karena itu. bangsa dan negara. Tannas pada hakikatnya adalah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk menjamin kelangsungan hidupnya menuju kejayaan bangsa dan negara (konsep geostrategik). Tannas dan pembangunan nasional (Bangnas) dalam ringkasan di bawah ini . maka dalam konteks pembangunan nasional. dengan senantiasa harus merupkan perwujudan Wasantara serta memperkukuh tannas. Oleh karena itu pula. WASANTARA SEBAGAI LANDASAN TANNAS DAN PEMBANGUNAN Pemanfaatan itu harus sesuai dengan pemikiran atau ajaran Wasantara. Pembangunan nasional diselenggarakan melalui pendekatan tannas yanh mencerminkan keterpaduan antara seluruh aspek kehidupan bangsa secara utuh menyeluruh. Dengan demikian Wasantara merupakan sumber utama dan landasan yang kuat dalam menyelenggarakan kehidupan nasional. Anda dapat melihat hubungan hierarki Wasantara. Kemampuan dan ketangguhan itu tidak mungkin dapat kita wujudkan apabila kita tidak berpola pikir dan berperilaku yang dilandasi oleh semangat Wasantara (persatuan dan kesatuan). Hakukatnya adalah kemampuan dan ketangguhan suatu bangsa untuk menjamin kelangsungan hidupnya menuju kejayaan. Wasantara merupakan konsep geopolitik bangsa Indonesia dalam menyelenggarakan kehidupan nasional. Kemampuan dan ketangguhan bangsa perlu diwujudkan dalam berbagai aspek kehidupan berbangsa dan bernegara melalui pembangunan nasional. Pembangunan nasional pada hakikatnya adalah proses kegiatan dalam mewujudkan tannas. volume dan ketepatan dari pembangunan nasional. Tannas merupakan kondisi dinamis yang merupkan integrasi dari segenap aspek kehidupan bangsa.

Untuk mencapai tujuan nasional dan cita-cita nasional maka harus dilakukan pembangunan nasional. dalam GBHN ditetapkan sebagai pola dasar pembangunan nasional. PENERAPAN WASANTARA DALAM SIKAP DAN PERBUATAN Wasantara juga merupakan sumber utama dan landasan yang kuat dalam menyelenggarakan kehidupan nasional. . Dalam konteks ini wasantara sebagai wawasan hankam. Tata kehidupan berbangsa dan bernegara harus dituangkan ke dalam hukum nasional di mana di wilayah Nusantara adanya satu hukum nasional yang mengayomi seluruh warga negara bangsa dan pemerintahan penyelenggara negara yang didasarkan pada pola pikir Wasantara . Dengan kata lain.Gambar 2. Dengan demikian dalam konteks ini Wasantara sebagai wawasan pembangunan Nasional. Dalam konteks ini maka Wasantara sebagai Wawasan Hukum Nasional. Wasantara sebagai wawasan nasional dan merupakan landasan tannas. Uraian di atas memberikan gambaran kepada Anda wajah Wasantara yang diringkas sebagai berikut. Asas Nusantara juga menetapkan batas-batas wilayah Nusantara atau batas negara kepulauan (Archipelagic state). Dengan demikian Wasantara sebagai wawasan wilayah. Oleh karenanya. Untuk melindungi seluruh bangsa Indonesia dan tanah air Indonesia maka perlu disusun sistem pertahanan dan keamanan negara yang berpola pikir Wasantara.10 B. di mana Wasantara merupakan pola-pikir maupun pola-tindak dalam melaksanakan pembangunan nasional.

Gambar 2.11 .

RANGKUMAN Wasantara merupakan sumber utama dan landasan dalam kehidupan nasional. . Wajah Wasantara sebagai: Wawasan nasional TANNAS Wawasan bangnas Pola dasar bangnas Wawasan kewilayahan Hukum laut PBB Wawasan Hankam Sishankamnas Wasantara harus menjadi landasan dari setiap perencanaan. Ia merupakan dunia ideal yang kita tuju dan sebagai landasan dari tannas. untuk menjamin kelangsungan hidupnya menuju kejayaan bangsa dan negara. Pada hakikatnya pembangunan nasional adalah proses kegiatan dalam mewujudkan tannas. pelaksanaan dan pengembangan dalam tata kehidupan berbangsa bernegara dan bermasyarakat. Tannas pada hakikatnya kemampuan dan ketangguhan bangsa. Pembangunan nasional (bangnas) harus merupakan perwujudan wasantara dan memperkokoh tannas. Tannas ini merupakan dunia nyata yang perlu diwujudkan. Berhasilnya pembangunan akan meningkatkan tannas dan tannas yang tangguh akan mendorong pembangunan nasional.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful