P. 1
Defenisi, Ruang Lingkup, Prinsip Geografi

Defenisi, Ruang Lingkup, Prinsip Geografi

|Views: 15|Likes:
Published by Kurniawan Edy
Defenisi, Ruang Lingkup, Prinsip Geografi
Defenisi, Ruang Lingkup, Prinsip Geografi

More info:

Published by: Kurniawan Edy on Nov 19, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/27/2014

pdf

text

original

A. 1. Definisi geografi Prof.

Bintarto (1981) Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan. Jhon Alexander Geografi merupakan disiplin ilmu yang menganalisis variasi keruangan dalam veriabel kawasankawsandan hubungan antar variabel – variabel keruangan. Strabo (1970) Geografi erat kaitannya dengan faktor lokasi, karakterisitik tertentu dan hubungan antar wilayah secara keseluruhan. Pendapat ini kemuadian di sebut Konsep Natural Atrribut of Place. Paul Claval (1976) Geografi selalu ingin menjelaskan gejala gejala dari segi hubungan keruangan. Prof. Bintarto (1981) Geografi mempelajari hubungan kausal gejala-gejala di permukaan bumi, baik yang bersifat fisik maupun yang menyangkut kehidupan makhluk hidup beserta permasalahannya melalui pendekatan keruangan, kelingkungan, dan regional untuk kepentingan program, proses, dan keberhasilan pembangunan. 2. 1. Pendekatan Keruangan. Pendekatan keruangan adalah upaya dalam mengkaji rangkaian persamaan dari perbedaan fenomena geosfer dalam ruang. Di dalam pendekatan keruangan ini yang perlu diperhatikan adalah persebaran penggunaan ruang dan penyediaan ruang yang akan dimanfaatkan. Contoh penggunaan pendekatan keruangan adalah perencanaan pernbukaan lahan untuk daerah permukiman yang baru. Maka yang harus diperhatikan adalah segala aspek yang berkorelasi terhadap wilayah yang akan digunakan tersebut. Contohnya adalah morfologi, ini kaitannya dengan banjir, longsor, air tanah. Hal itu diperlukan karena keadaan fisik lokasi dapat mempengaruhi tingkat adaptasi manusia yang akan menempatinya, Pendekatan keruangan juga merupakan ciri khas yang membedakan ilmu geografi dengan lainnya. Pendekatan ini dapat di tinjau dari 3 aspek yaitu: 1. Analisis pendekatan topik yaitu menghubungkan suatu kejadian dengan dengan tema-tema utama dalam permasalahan tersebut. Contoh pemanasan glokal adalah suatu fenomena geografi yang terjadi di seluruh ruang, gejala tersebut diakibatkan oleh kegiatan-kegiatan manusia yang menambah tingkat polutan dalam udara sehingga berpengaruh terhadap perubahan komposisi penyusun atmosfer. 2. Analisis dengan pendekatan aktivitas manusia yaitu mendeskripsikan aktivitas manusia dalam ruang. Kehidupan manusia dimanapun ruang dan tempatnya maka akan beradaptasi dan menyesuaikan dengan kondisi ruang. Pada ruangan pantai maka aktivitas manusia sebagai nelayan, tambak udang, garam atau industri berat. 3. Analisis pendekatan wilayah, yaitu bahwa persebaran fenomena geografi persebarannya tidak merata, sehingga setiap wilayah mwmiliki karakteristik, memiliki kelebihan dibandingkan dengan wilayah lain, sehingga pada wilayah yang berrbeda maka akan memiliki karakteristik yang berbeda pula. Pendekatan Ekologi Pendekatan ekologi adalah upaya dalam mengkaji fenomena geosfer khususnya terhadap interaksi

Contohnya dibuatnya mesin-mesin mengekploitasi alam yang sebesar-besarnya. Dengan berkembangnya ilmu. kemampuan. litosfer. perlu adanya batasan yang menjadi ruang lingkup bahasan geografi. dan udara yang berpengaruh pada kelangsungan hidup manusia. Sehingga pada saat alam tidak menyediakan kebutuhannya maka di akan pindah atau mungkin punah (kehidupan jaman purba) • Manusia dan alam saling mempengaruhi. Pendekatan komplek kewilayahan • Pendekatan komplek kewilayahan ini mengkaji bahwa fenomena geografi yang terjadi di setiap wilayah berbeda-beda. Para petani zaman dulu dalam waktu setahun hanya mampu bercocok tanam hany sekali. Jika alam sudah tidak mampu lagi maka mesin -mesin digunakan untuk memproduksi bahan-bahan sintetis yang tidak bisa di buat alam. Di dalam organisme hidup itu manusia merupakan satu komponen yang penting dalam proses interaksi. relief. Ruang lingkup bahasan geografi terdiri dari 3 bagian. maupun budaya. laut. Gejala-gejala alam tersebut berkaitan dengan bentuk. kebutuhan terhadap pangan juga bertambah. Geografi Fisik: Geografi fisik mempelajari gejala-gejala alam di permukaan bumi yang meliputi atmosfer. Perbedaan inilah yang mengakibatkan adanya interaksi suatu wilayah dengan wilayah lain untuk saling memenuhi kebutuhannya. Oleh karena itu. . iklim. Manusia sudah mampu mengurangi ketergantunggannya terhadap alam tapi manusia juga masih membutuhkan alam. • Manusia menguasai alam. Geografi Sosial: Geografi sosial mempelajari segala aktivitas kehidupan manusia di bumi dan interaksinya dengan lingkungan. maka dibuatlah bendungan. yaitu sebagai berikut. sementara jumlah penduduk semakin bertambah. muncul istilah ekologi manusia (hu¬man ecology) yang mempelajari interaksi antar manusia serta antara manusia dan lingkungan. hidrosfer. ekonomi. Kemudian dengan bioteknologi juga sudah ditemukan varietas pada yang bagus dengan usia dan masa panen cukup pendek. dan segala sesuatu tentang bumi. Oleh karena itu. maka manusia berupaya bagaimana agar kebutuhan irigasi untuk pengairan pertanian bisa sepanjang musim dan tahun. Manusia memanfaatkan alam yang berlebihan dan tidak memperhatikan kemampuan alamnya. Manusia belum memiliki kebudayaan yang cukup sehingga pemenuhan kebutuhan hidup manusia dipenuhi dari apa yang ada di alam dan lingkungannya (hanya sebagai pengguna alam). karena kebutuhan pengairan hanya mengandalkan dari musim hujan (tadah hujan). manusia dapat memanfaatkan alam sebesar-besarnya. termasuk dengan organisme hidup yang lain. Dengan demikian dapat dikatakan bahwa geografi sosial (geografi manusia) mempelajari dampak aktivitas manusia terhadap lingkungan dan dampak lingkungan terhadap manusia. baik dalam lingkungan sosial. dan budayanya. serta tentang proses-proses fisik yang terjadi di darat. sehingga lingkungan alam rusak dan berakibat juga pengaruhnya terhadap manusia. dan biosfer. Contohnya.antara organisme hidup dan lingkungannya. sehingga perbedaan ini membentuk karakteristik wilayah. Aktivitas manusia dalam kaitannya dengan inetarksi dalm ruang terutama terhadap lingkungannya mengalami tahan-tahapan sebagai berikut • Tahapan yang sangat sederhana yaitu manusia tergantung terhadap alam (fisis Determinisme). RUANG LINGKUP Pengertian tentang geografi di atas menunjukkan bahwa yang dipelajari dalam geografi ternyata sangat luas.  3. semakin tinggi perbedaannya maka interaksi dengan wilayah lainnya semakin tinggi 3.

baik pedeseaan. prinsip ini tidak hanya menampilkan deskripsi dalam bentuk peta. interrelasi. prinsip tersebut dapat mengungkapkan gejala atau fakta Geografi di suatu wilayah tertentu. 2. Dari pengertian diatas jelas sekali bahwa ruang lingkup geografi itu luas sekali. 3. prinsip korologi/ Chorological principle ini disebut juga prinsip keruangan. fakta. Prinsip Geografi 1. Geografi adalah Suatu Ilmu Pengetahuan yang mempelajari kaitan sesama antara manusia. dan interaksinya dalam ruang. Geografi regional merupakan bahasan yang menyeluruh. hal tersebut disebabkan penyebaran gejala dan fakta geografi tidak merata antara wilayah yang satu dengan wilayah yang lain. dan masalah geografi ditinjau dari penyebaran. ekologi. baik dari aspek fisik ataupun sosial sehingga dianggap sebagaio bentuk tertinggi dalam geografi.Geografi Regional: Geografi regional mempelajari topik atau bahasan khususnya yang mencakup suatu daerah atau wilayah tertentu. Perkuliahan Geografi pembangunan adalah suatu studi yang memperhatikan aspek-aspek geografi yang menunjang suatu pembangunan wiliayah. Pola. Kaitan Ilmu Geografi dengan kimia disebut Geo Kimia. C. prinsip deskripsi/ Descriptive Principle prinsip deskripsi dalam geografi digunakan untuk memberikan gambaran lebih jauh tentang gejala dan masalah geografi yang dianalisis. penyegaran dan fenomena lain yang dikatikan dengan ruang dan waktu. Geografi pembangunan sangat penting untuk dipelajari dalam rangka mensukseskan . 4. tetapi juga dalam bentuk diagram. 1. kaitan dangan sikia disebut geofisika. ruang. persamaan. perkotaan maupun daerah yang dibatasi oleh batas-batas politis atau administratif. dan geografi yang mengacu pada pembangunan disebut Geografi Pembangunan. dengan prinsip ini dapat dianalisis gejala. kawasan dan perubahan-perubahan yang terjadi sebagai akibat dari kaitan sesame tersebut. Geografi Pembangunan Deskripsi Konsep-konsep dasar geografi dan pembangunan Topik I Geografi dan Pembangunan. geografi tidak hanya mempelajari atau mendeskripsikan tentang bumi tapi juga semua fenomina yang menyangkut perbedaan. Geografi adalah disiplin ilmu yang saling berkaitan dengan ilmu lain. grafik maupun tabel. 5. Prinsip Penyebaran/ spreading Principle prinsip penyebaran dapat digunakan untuk menggambarkan gejala dan fakta geografi dalam peta serta mengungkapkan hubungan antara gejala geografi yang satu dengan yang lain. prinsip interrelasi/ interrelationship principle prinsip interrelasi digunakan untuk menganalisis hubungan antara gejala fisik dan non fisik. 1.

penyebarannya dan lain-lain. luas.Pertumbuhan penduduk. Aspek itu antara lain aspek fisik seperti tanah. daerah perairan. Serta Aspek absrak yang meliputi letak. batas. Karena setiap perencanaan yang akan dilakukan oleh ahli-ahli planologi harus selalu mempertimbangkan aspek gaeografinya.pembangunan. 2. iklim. dan lain-lain. . Agar tujuan pembangunan dapat tercapai maka harus ada kerjasama yang baik antara keduanya. Aspek Manusiawi atau aspek sosial seperti jumlah penduduk. bentuk ruang. Aspek biotis seperti hewan dan tanaman.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->