Dinamika Kependudukan

Posted by : Smansa SungailiatJun 22, 2013

A. Pengertian Dinamika Penduduk Dinamika penduduk adalah perubahan keadaan penduduk.Perubahan perubahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal.Dinamika atau perubahan lebih cenderung pada perkembangan jumlah penduduk suatu Negara atau wilayah tersebut. Jumlah penduduk tersebut dapat diketahui melalui sensus, registrasi dan survey penduduk. Sensus pertama dilaksanakan pada tahun 1930 pada zaman Hindia Belanda. Sedangkan sensus yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dimulai pada tahun 1961,1971, 1980, 1990, 2000, dan yang terakhir tahun 2010. Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu factor yang penting dalam masalah social ekonomi dan masalah penduduk. Jumlah penduduk akan berpengaruh terhadap kondisi social ekonomi suatu daerah. B. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Dinamika Penduduk Jumlah penduduk dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu yaitu bertambah atau berkurang. Dinamika penduduk atau perubahan jumlah penduduk dipengaruhi oleh 3 (tiga) faktor yaitu : - Kelahiran (natalitas) - Kematian (mortalitas) - Migrasi (perpindahan) Jumlah kelahiran dan kematian sangat menentukan dalam pertumbuhan penduduk Indonesia, oleh karena itu kita perlu mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kelahiran dan kematian. Faktor yang menunjang dan menghambat kelahiran (natalitas) di Indonesia adalah sebagai berikut: a. Kelahiran (fertilitas) Pengukuran tingkat kelahiran ini sulit untuk dilakukan, karena banyak bayi -bayi yang yang meninggal beberap saat kelahiran tidak dicatatkan dalam peristiwa kelahiran atau kematian dan sering dicatatkan sebagai lahir mati. Tinggi rendahnya tingkat kelahiran dalam suatu kelompok penduduk tergantung pada

jenis kelamin.Angka kelahiran tinggi.Angka kelahiran sedang. gempa bumi. yaitu tingkat kematian kasar(crude death rate) dan tingk at kematian khusus(age specific death rate). apabila antara 10 – 20 per 1000 penduduk .Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan . Tingkat kematian khusus (age specific death rate) dipengaruhi oleh beberapa factor. Migrasi Penduduk Migrasi merupakan akibat dari keadaan lingkungan alam yang kurang menguntungkan. Sebagai akibat dari keadaan alam yang kurang menguntungkan menimbulkan terbatasnya sumber daya yang mendukung penduduk di daerah tersebut. Penunjang Kelahiran (Pro Natalitas) antara lain : . pembunuhan Penghambat Kematian (Anti Mortalitas) antara lain : -Meningkatnya kesadaran penduduk akan pentingnya kesehatan -Fasilitas kesehatan yang memadai -Meningkatnya keadaan gizi penduduk -Memperbanyak tenaga medis seperti dokter. adalah sebagai berikut : Penunjang Kematian (Pro Mortalitas) antara lain : . wabah penyakit. status pekerjaan wanita serta pembangunan ekonomi. pekerjaan.Anak merupakan penentu status social .Anak merupakan penerus keturunan terutama anak laki-laki. Penghambat Kelahiran (Anti Natalitas) antara lain : -Pelaksanan Program Keluarga Berencana (KB) -Penundaan usia perkawinan dengan alasan menyelesaikan pendidikan -Semakin banyak wanita karir. antara lain umur. penggunaan alat kontrasepsi. pengangguran.Terjadinya bencana alam seperti gunung meletus.Kawin usia muda . Faktor yang menunjang dan menghambat kematian (mortalitas) di Indonesia. apabila lebih dari 40 per 1000 penduduk b.Fasilitas kesehatan yang belum memadai .Keadaan gizi penduduk yang rendah .Anak menjadi harapan bagi orang tua sebagai pencari nafkah . Yang perlu diperhatikan seorang migran dalam menentukan keputusan untuk pindah ke . tingkat pendidikan.Pandangan “banyak anak banyak rezeki” .angka kematian rendah apabila kurang dari 10 per 1000 penduduk . banjir .angka kematian sedang. Penggolongan angka kelahiran kasar (CBR) : .angka kematian tinggi. apabila lebih dari 20 per 1000 penduduk c.Angka kelahiran rendah apabila kurang dari 30 per 1000 penduduk . apabila antara 30 – 40 per 1000 penduduk .Peparangan. Kematian (mortalitas) Ada beberapa tingkat kematian.struktur umur. Tingkat kematian kasar (crude death rate) adalah banyaknya orang yang meninggal pada suatu tahun per jumlah penduduk pertengahan tahun tersebut. dan bidan Penggolongan angka kelahiran kasar : .

Selain jenis migrasi yang disebutkan di atas. yaitu perpindahan dari desa ke kota dengan tujuan menetap. Transmigrasi Spontan (swakarsa). Transmigrasi pertama kali dilakukan di Indonesia pada tahun 1905 oleh pemerintah Belanda yang dikenal dengan nama kolonisasi. Mobilitas penduduk ada yang bersifat nonpermanen (sementara) misalnya turisme baik nasional maupun internasional. dan piramida penduduk tua. Dinamika Penduduk Pengertian dinamika penduduk . Evakuasi adalah perpindahan penduduk yang yang terjadi karena adanya ancaman akibat bahaya perang. seperti penduduk yang terkena bencana alam dan daerah yang terkena pembangunan proyek 2.Mobilitas penduduk permanen disebut migrasi. Transmigrasi Lokal. 1) Imigrasi. Karena dengan melihat bentuk piramida penduduk akan diketahui mengenai perbandingan jumlah penduduk anank-anak. factor potensi ekonomi. Migrasi merupakan bagian dari mobilitas penduduk. Ruralisasi. dan ada pula mobilitas penduduk permanen (menetap). Orang yang melakukan emigrasi disebut emigrant 3) Remigrasi atau repatriasi. 2) Transmigrasi. Orang yang melakukan imigrasi disebut imigran 2) Emigrasi. yaitu kembalinya imigran ke negara asalnya Migrasi Nasional atau Internal. Transmigrasi Umum. dewasa. Jenis-jenis Migrasi: Migrasi Internasional. yaitu perpindahan penduduk dari kota ke desa dengan tujuan menetap. Dengan mengetahui factor-faktor dimuka. setidaknya terhindar dari akibat negative. yaitu perpindahan penduduk dari pulau yang padat penduduk ke pulau yang jarang penduduknya di dalam wilayah republik Indonesia. 1. bencana alam dan sebagainya. yaitu transmigrasi yang dilaksanakan dan dibiayai oleh pemerintah 5. Evakuasi dapat bersifat nasional maupun internasional. Struktur penduduk ada tiga jenis. yaitu perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lainnya. yaitu piramida penduduk muda. yaitu perpindahan penduduk di dalam satu Negara. Untuk mengetahui pertumbuhan penduduk suatu daerah cepat atau lambat dilihat d ari bentuk piramida penduduk. dan orang tua pada wilayah yang bersangkutan. yaitu masuknya penduduk dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan menetap. Ruralisasi merupakan kebalikan dari urbanisasi. factor lingkungan social budaya.daerah lain yaitu factor persediaan sumber daya alam. 1) Urbanisasi. Transmigrasi Khusus. yaitu keluarnya penduduk dari suatu negara ke negara lain. terdapat jenis migrasi yang disebut evakuasi. Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan melewati batas negara atau batas administrasi dengan tujuan untuk menetap. Keadaan struktur penduduk yang berbeda-beda akan menunjukkan bentuk pyramida yang berbeda pula. piramida stasioner. yaitu transmigrasi yang dilaksanakan degan tujuan tertentu. yaitu transmigrasi yang dilakukan oleh seseorang atas kemauan dan biaya sendiri 3. yaitu transmigrasi dari suatu daerah ke daerah yang lain dalam propinsi atau pulau yang sama 4. Mobilitas penduduk adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain.

kurangnya fasilitas hiburan di tempat asal 2. kematian. Penghidupan yang lebih layak di tempat yang baru c. tersedianya sumber daya alam yang melimpah 3. Ingin mencari kehidupan yang lebih layak. Faktor penarik Adalah factor-faktor yang merangsang proses migrasi yang berasal dari tempat tujuan. Rumus : CBR = jumlah kelahiran X 1000 Jumlah penduduk 2. Menghitung angka kelahiran 1. Menghitung laju migrasi/angka mobilitas Rumus : M = x 1000 jumlah penduduk Pertumbuhan Penduduk  Perubahan jumlah penduduk/dinamika besar penduduk identik dengan pertumbuhan penduduk karena jumlah penduduk dari waktu ke waktu akan meningkat dan tidak mungkin menurun. Berkurang SDA di tempat asal b. distribusi maupun komposisinya pada suatu wilayah dalam waktu tertentu sehingga dapat mempengaruhi sruktur penduduk di wilayah tersebut. b. Angka kematian kasar /CDR Angka yang menyatakan banyaknya kematian setiap seribu jiwa dalam kurun waktu 1 tahun. Rasa superior di tempat yang baru b. a. Angka kelahiran khusus /ASDR Angka yang menunjukkan banyaknya kematian dari 1000 wanita usia tertentu dalam satu tahun. Rumus : ASFR = Jumlah kematian dari wanita usia tertentu X 1000 Jumlah wanita dalam usia tertentu Migrasi •Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat satu ke tempat lain untuk menetap. Perubahan keadaan penduduk dari waktu ke waktu dipengaruhi oleh faktor-faktor : Kelahiran. perang dsb. perkawinan. d. Rumus : ASFR = Jumlah kelahiran dari wanita usia tertentu X 1000 Jumla wanita dalam usia tertentu Kematian Angka kematian : angka yang menunjukkan jumlah kematian dalam kurun waktu tertentu. Menghitung angka kematian 1. Faktor penghambat migrasi UU larangan migrasi. Mencari pekerjaan di tempat yang baru d. mobilitas. Angka kelahiran khusus /ASFR Angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran hidup dari 1000 wanita usia tertentu dalam satu tahun. Dinamika penduduk : perubahan keadaan penduduk baik itu jumlah. . migrasi Kelahiran Angka kelahiran : angka yang menunjukkan jumlah kelahiran dalam kurun waktu tertentu. a. Ketidakcocokan dengan budaya tempat asal c. Rumus : CBR = jumlah kematian X 1000 Jumlah penduduk 2. Angka kelahiran kasar /CBR Angka yang menyatakan banyaknya kelahiran hidup setiap seribu jiwa dalam jangka waktu 1 tahun. •Faktor-faktor yang mempengaruhi migrasi 1.a. Faktor pendorong Adalah factor-faktor yang merangsang proses migrasi yang berasal dari tempat asal.

Anak merupakan penerus keturunan terutama anak laki-laki. Mobilitas ilmu pengetahuan yang membawa penemuan ilmu pengetahuan baru dari negara maju ke Indonesia sehingga kita dapat dengan mudah menerapkannya. Anak menjadi harapan bagi orang tua sebagai pencari nafkah 4. Anak merupakan penentu status sosial 5. Unsur-unsur Dinamika Penduduk A.3.4 …) artinya pertumbuhan penduduk lebih cepat daripada pertumbuhan bahan makanan akibatnya suatu ketika akan mengalami kekurangan makanan. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Dinamika Penduduk Jumlah penduduk dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu yaitu bertambah atau berkurang.2. Transisi Demografi Transisi merupakan kata yang tepat bagi negara berkembang seperti Indonesia. Kelahiran (natalitas) b. Penundaan usia perkawinan dengan alasan menyelesaikan pendidikan 3. b.16 …) sedangkan pertumbuhan bahan makanan mengikuti deret hitung (1. Semakin banyak wanita karir c. Pandangan “banyak anak banyak rezeki” 3. Rumusnya adalah : . Penghambat Kelahiran (Anti Natalitas) antara lain : 1.  Pertumbuhan penduduk : perubahan jumlah penduduk yang dipengaruhi faktor kelahiran. Mobilitas manusia yang pergi ke negara bermasyarakat informasi dan kembali ke Indonesia dengan membawa situasi masyarakat informasinya. Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate /CBR) adalah jumlah kelahiran hidup dari tiap 1000 orang penduduk dalam waktu satu tahun. Dinamika penduduk atau perubahan jumlah penduduk dipengaruhi oleh 3 (tiga) faktor yaitu : a.4. Mobilitas kapital yang membawa modal dari negara maju ke Indonesia sehingga kita harus menggunakan situasi masyarakat informasi pemilik modal terutama penggunaan komputer dan fasilitas komunikasi. Salah satu alasan berada pada masa transisi adalah mobilitas. Pelaksanan Program Keluarga Berencana (KB) 2. Migrasi (perpindahan) Jumlah kelahiran dan kematian sangat menentukan dalam pertumbuhan penduduk Indonesia. Faktor yang menunjang dan menghambat kelahiran (natalitas) di Indonesia adalah sebagai berikut: a. Kawin usia muda 2. oleh karena itu kita perlu mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kelahiran dan kematian. Menurut Thomas Robert Malthus pertumbuhan penduduk mengikuti deret ukur (1. kematian dan migrasi  Pertumbuhan penduduk sangat di pengaruhi oleh angka kelahiran yang tinggi. Penunjang Kelahiran (Pro Natalitas) antara lain : 1.2. Kematian (mortalitas) c.

Penunjang Kematian (Pro Mortalitas) antara lain : 1. angka kelahiran tinggi. gempa bumi. Hitunglah angka kelahiran kasar negara tersebut ? Hal ini berarti setiap 1000 orang. apabila antara 30 – 40 per 1000 penduduk 3. angka kematian rendah apabila kurang dari 10 per 1000 penduduk 2. banjir 5. apabila lebih dari 40 per 1000 penduduk Faktor yang menunjang dan menghambat kematian (mortalitas) di Indonesia.Contoh : Jumlah penduduk suatu negara tahun 2000 adalah 25.000 jiwa. Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate) adalah jumlah kematian setiap 1000 penduduk dalam waktu satu tahun. apabila antara 10 – 20 per 1000 penduduk 3. wabah penyakit. angka kelahiran sedang. c. Hitunglah angka kelahiran negara tersebut ? Hal ini berarti setiap 1000 orang penduduk.000. apabila lebih dari 20 per 1000 penduduk Faktor Demografi . Meningkatnya keadaan gizi penduduk 4.000 jiwa. pembunuhan b. Peparangan. Rumusnya adalah : Contoh : Jumlah penduduk suatu negara tahun 2000 adalah 21. Memperbanyak tenaga medis seperti dokter.000 jiwa. Terjadinya bencana alam seperti gunung meletus. Jumlah kelahiran dalam setahun sebanyak 800. Penggolongan angka kelahiran kasar : 1. Fasilitas kesehatan yang memadai 3.000 jiwa. dan bidan 5. angka kematian tinggi. Penggolongan angka kelahiran kasar (CBR) : 1. Fasilitas kesehatan yang belum memadai 3. angka kematian sedang. penduduk yang meninggal rata-rata 15 orang dalam setahun. Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan 2. Keadaan gizi penduduk yang rendah 4. Jumlah kelahiran dalam setahun sebanyak 315. rata-rata kelahirannya 32 orang bayi dalam setahun. Kemajuan di bidang kedokteran. Meningkatnya kesadaran penduduk akan pentingnya kesehatan 2.Penghambat Kematian (Anti Mortalitas) antara lain : 1.000. angka kelahiran rendah apabila kurang dari 30 per 1000 penduduk 2. adalah sebagai berikut : a.

1. serta perubahan penduduk karena fertilitas. Analisis kependudukan dapat merujuk masyarakat secara keseluruhan atau kelompok tertentu yang didasarkan kriteria seperti pendidikan. agama. Faktor-faktor Demografi Demografi dalam perilaku konsumen ada beberapa aspek yaitu. Definisi Demografi Demografi berasal dari Bahasa Yunani. kematian (mortalitas). kematian dan migrasi. dan mobilitas sosial. ekonomi dan status. Demos dan Grafein. kematian. Hauser dan Duddley Duncan Ilmu yg mempelajari jumlah. komposisi dan distribusi penduduk beserta perubahannya sepanjang masa. perkawinan. mortalitas. kewarganegaraan. Demografi meliputi studi ilmiah tentang jumlah. struktur kependudukan. Artinya adalah tulisan-tulisan tentang rakyat atau penduduk. atau etnisitas tertentu. sebaran teritorial. melalui bekerjanya lima komponen demografi yaitu kelahiran (fertilitas). Menurut Donald J Boque Ilmu yang mempelajari secara statistik dan matematik tentang besar. struktur. 2. Demografi dalam struktur kependudukan Kependudukan atau demografi adalah ilmu yang mempelajari dinamika kependudukan manusia. Berikut ini adalah penjabarannya: 1. sosial. perkawinan. serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran. persebaran geografis. migrasi dan mobilitas sosial. serta penuaan. migrasi. dan komposisi penduduk. terutama tentang kelahiran. migrasi. dan distribusi penduduk. Meliputi di dalamnya ukuran. serta bagaimana faktor faktor ini berubah dari waktu kewaktu. komposisi penduduk. Philip M. . Dimana demos adalah rakyat sedangkan Grafein adalah menulis. 2013 Apaan tuh demografi??? Demografi adalah uraian tentang penduduk.Posted by : Smansa SungailiatJun 22. A.

kegiatan. bagaimana menggunakan uangnya dan bagaimana mengalokasikan waktu mereka. Dengan demikian. Gaya hidup adalah bagaimana seseorang menjalankan apa yang menjadi konsep dirinya yang ditentukan oleh karakteristik individu yang terbangun dan terbentuk sejak lahir dan seiring dengan berlangsungnya interaksi sosial selama mereka menjalani siklus kehidupan. Demografi dalam status sosial Jenis-Jenis Status Sosial 1. Kepribadian menggambarkan konsumen lebih kepada perspektif internal. sikap. perasaan dan persepsi mereka terhadap sesuatu. Kategori kelas sosial biasanya disusun dalam hierarki. rasa. yang memperlihatkan karakteristik pola berpikir. dan kesukaan.Ascribed Status . 4. Demografi dalam ekonomi Gaya Hidup Gaya hidup merupakan pola hidup yang menentukan bagaimana seseorang memilih untuk menggunakan waktu. Lain-lain Ilmu yg mempelajari struktur dan proses penduduk di suatu wilayah B. Para konsumen membeli berbagai produk tertentu karena produk-produk ini disukai oleh anggota kelas sosial mereka sendiri maupun kelas yang lebih tinggi. Konsep gaya hidup konsumen sedikit berbeda dari kepribadian. Demografi dalam kelas sosial Kelas Sosial Kelas sosial didefinisikan sebagai pembagian anggota masyarakat ke dalam suatu hierarki status kelas yang berbeda sehingga para anggota setiap kelas secara relatif mempunyai status yang sama dan para anggota kelas lainnya mempunyai status yang lebih tinggi atau lebih rendah. yang berkisar dari status yang rendah sampai yang tinggi. Gaya hidup yang diinginkan oleh seseorang mempengaruhi perilaku pembelian yang ada dalam dirinya. dan ukuran objektif dari kelas sosial. ada faktor-faktor gaya hidup tertentu (kepercayaan. Pendekatan yang sistematis untuk mengukur kelas sosial tercakup dalam berbagai kategori yang luas berikut ini: ukuran subjektif. Variabel utama demografi · Kelahiran (natalitas) · Kematian (death/mortalitas) · Migrasi (perpindahan) 2. dan perilaku bersama) yang cenderung membedakan anggota setiap kelas dari anggota kelas sosial lainnya. Aspek hierarkis kelas sosial penting bagi para pemasar. dan para konsumen mungkin menghindari berbagai produk lain karena mereka merasa produk-produk tersebut adalah produk-produk “kelas yang lebih rendah”. para anggota kelas sosial tertentu merasa para anggota kelas sosial lainnya mempunyai status yang lebih tinggi maupun lebih rendah dari pada mereka. uang dan energi dan merefleksikan nilai-nilai. ukuran reputasi. Peneliti konsumen telah menemukan bukti bahwa di setiap kelas sosial. 3. Gaya hidup terkait dengan bagaimana seseorang hidup.3. dan selanjutnya akan mempengaruhi atau bahkan mengubah gaya hidup individu tersebut.

dll. karena suatu bangsa mempunyai tingkat dan distribusi pendapatan yang berbeda-beda. keturunan.Proporsi yang kawin Masalah Kependudukan Indonesia v. Contohnya seperti seseorang yang dijadikan kepala suku. tingkat pendidikan. 2. .Struktur perkawinan . golongan.1 .Lingkungan ekonomi Faktor ini dapat mempengaruhi daya beli dan pola pengeluaran konsumen. yaitu: .Disrupsi perkawinan . . ketua adat.Lingkungan teknologi Faktor ini sangat berperan penting karena lingkungan teknologi mempunyai kekuatan untuk menciptakan teknologi baru seperti alat-alat elektronik. badan hukum dan pemerintah. ras. dan sebagainya.Struktur umur .Umur kawin pertama . . usia. Faktor-faktor demografi yang mempengaruhi tinggi rendahnya pertumbuhan penduduk : . suku.Paritas . Bagaimana faktor demografi dapat mempengaruhi keputusan pemasaran? Ada beberapa faktor demografi yang dapat mempengaruhi keputusan pemasaran.Ascribed status adalah tipe status yang didapat sejak lahir seperti jenis kelamin. 3. dll yang bermanfaat untuk kebutuhan manusia.Lingkungan budaya Manusia tumbuh dalam masyarakat tertentu yang membentuk keyakinan dan nilai dasarnya. Hal ini sangat mempengaruhi keputusan pemasaran karena lembaga politik dapat membatasi suatu organisasi atau individu dalam masyarakat. dan lain sebagainya. . pekerjaan. Contoh achieved status yaitu seperti harta kekayaan. sesepuh. Karakteristik budaya yang mempengaruhi pengambilan keputusan pemasaran adalah keteguhan pada nilai-nilai budaya dan perubahan dalam nilai budaya sekunder.Lingkungan politik Lingkungan politik ini terdiri dari hukum. Assigned Status Assigned status adalah status sosial yang diperoleh seseorang di dalam lingkungan masyarakat yang bukan didapat sejak lahir tetapi diberikan karena usaha dan kepercayaan masyarakat. Dengan adanya teknologi maka akan menciptakan peluang dan pasar baru. Hal ini sering menjadi pertimbangan bagi pemasar untuk memasarkan produknya. kasta. Achieved Status Achieved status adalah status sosial yang didapat sesorang karena kerja keras dan usaha yang dilakukannya.Lingkungan alam Lingkungan alam sangat menentukan tersedianya bahan baku untuk produksi atau tidak.

Amerika Serikat dan keempat adalah Indonesia. luasnya negara kepulauan dan tidak meratanya penduduk membuat Indonesia semakin banyak mengalami permasalahan terkait dengan halkependudukan. India. tingkat migrasi. Dari data yang saya ambil dari Kabupaten Kepulaun Selayar akan mewakili jumlah penduduk Indonesia. Indonesia memiliki berbagai potensi terjadinya konfik. Apabila jumlah pengangguran ini tinggi. faktor geografi.bps. Jumlah penduduk Indonesia dari hasil Sensus 2010 mencapai angka 237. Hal ini menyebabkan masalah baru yaitu pengangguran. Kebutuhan akan bahan pokok menuntut orang untuk berkerja dan encari nafkah. jumlah penduduk Indonesia semakin bertambah. maka rasio ketergantungan tinggi sehingga negara memiliki tanggungan yang besar untuk penduduknya yang dapat menghambat pembangunan dan menyebabkan tingkat kemiskinan menjadi tinggi.641. dll. di bawah ini dapat dilihat bagaimana jumlah penduduk di Kepualuan Kepulauan Selayar dari tahun ke tahun semakin bertambah. Dari sensus tahun 1971-2010.326 (www.go. Selain itu yang terpenting terkait dengan permasalahan penyediaan sumber daya alam dan berbagai kebutuhan penting lainnya. struktur kependudukan di Indonesia dll membuat masalah kependudukan semakin kompleks dan juga menjadi hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus guna kepentingan pembangunan manusia Indonesia. Kepentingan untuk membangun tempat tinggal dan ruang gerak sangatlah penting namun di sisi lain terdapat kepentingan yang terkait dengan permasalah lingkungan seperti halnya sebagai daerah aliran sungai. Yang menjadi masalah adalah penduduk lebih senang untuk menggantungkan diri terhadap pekerjaan dan cenderung mencari pekerjaan daripada membuka lapangan pekerjaan. Selain jumlah penduduknya yang besar. Benturan antara berbagai kepentingan dengan berbagai organisasi masa lainnya membuat masalah besarnya populasi menjadi hambatan. Selain itu.Posted by : Smansa SungailiatJun 28. Dari tahun ke tahun jumlah penduduk Indonesia semakin bertambah. penyedia lapangan kerja sangatlah minim. mempertahankan keutuhan negara dari ancaman yang berasal dari bangsa lain.id). Sebelum membahas tentang masalah kependudukan. Demografis 1. pertanian. 2013 Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar ke 4 setelah Amerika Serikat. Namun. dsb. daerah resapan air. Tidak hanya itu. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan dan keduanya perlu mendapatkan perhatian yang sama demi keseimbangan alam. . Akan tetapi permasalahan kependudukan terkait dengan jumlah penduduk yang besar menjadi sebuah masalah yang tidak dapat dihindarkan. ada baiknya kita mengetahui dampak positifnya lebih dahulu antara lain sebagai penyediaan tenaga kerja dalam masalah sumber daya alam. masalah yang muncul terkait dengan jumlah penduduk yang besar adalah dalam penyedian lapangan pekerjaan. Adanya tekanan penduduk terhadap daya dukung lingkungan menjadi masalah yang sangat rumit. Hal ini tentunya memberikan berbagai dampak baik postif dan negatif. Besarnya Jumlah Penduduk (Over Population) Telah disebutkan sebelumnya di awal bahwa jumlah penduduk Indonesia berada di urutan ke empat terbesar di dunia setelah berturut-turut China. Adapun masalah-masalah kependudukan yang dialami oleh Indonesia antara lain: A. penyediaan sumber daya alam.

Dari situlah muncul program KB dan kini ditangani oleh BKKBN. alangkah lebih baik apabila persentase pertumbuhannya semakin menurun hingga mencapai angka dibawah 1%. penundaan usia perkawinan.Jumlah penduduk yang besar memiliki andil dalam berbagai permasalahan lingkungan dan aspek lainnya. Dalam penggelompokkan negaranegara. Semakin besar persentase kenaikannya maka semakin besar jumlah penduduknya. ekonomi. tingkat kualitas sumber daya manusia yang menurun. perencaan yang matang sangatlah diperlukan guna penentuan kebijakan terkait dengan besarnya jumlah penduduk Indonesia. Oleh karena itu. dari tahun ke tahun tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia semakin menurun. lapangan pekerjaan dll yang memberikan dampak negatif bagi kelangsungan umat manusia Indonesia khususnya. fasilitas-fasilitas umum dan yang terpenting adalah kebijakan dalam rangka mengurangi laju pertumbuhan yang ada di Indonesia. Kenaikan ini tentunya membawa dampak bagi kependudukan Indonesia. trasportasi. Pertambahan yang terjadi tidak terlalu tinggi daripada tahun sebelumnya. penekanan agar laju pertumbuhan penduduk dapat menurun merupakan langkah yang baik guna menjaga kualitas sumber daya manusia Indonesia. usaha untuk menekan laju pertumbuhan sangatlah penting. Hal ini menjadi masalah apabila pusat pemerintahan. Salah satunya adalah tingkat atau laju pertumbuhan penduduk. Penduduk akan berusaha untuk melakukan migrasi dan akhirnya akan berdampak pada permasalahan pemerataan . Program-program yang ditawarkan pemerintah harus didukung oleh masyarakat seperti halnya KB. penggunaan alat kontrasepsi. Berdasarkan sensus penduduk dan survey penduduk. Jumlah penduduk yang besar tentunya membutuhkan ruang yang lebih luas dan juga kebutuhan yang lebih banyak namun lahan dan juga wilayah Indonesia tidaklah bertambah. negara-negara maju selalu memiliki angka pertumbuhan penduduk di bawah 1% atau bahkan 0%. Hampir lebih dari 50% jumlah penduduk Indonesia mendiami Jawa. Tingginya Tingkat Pertumbuhan Penduduk Terkait dengan jumlah penduduk yang tinggi tentunya terdapat faktor yang mempengaruhinya. Melihat dari jumlah penduduk Indonesia yang tinggi. informasi. 2. Persebaran Penduduk Tidak Merata Kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk disuatu wilayah dibandingkan dengan luas wilayahnya yang dihitung jiwa per km kuadrat. dan berbagai fasilitas hanya berada di satu wilayah. Apabila tingginya tingkat pertumbuhan penduduk terus dibiarkan maka akan terjadi berbagai masalah baik masalah pengangguran. 3. Di Indonesia sendiri terjadi konsentrasi kepadatan penduduk yang berpusat di Pulau Jawa. Namun. Jika melihat grafik di atas. persebaran penduduk Indonesia antar provinsi yang satu dengan provinsi yang lain tidak merata. kejahatan. Dalam penentuan kebijakan semakin banyak yang perlu dipertimbangkan baik dalam hal penyediaan berbagai sarana dan prasarana. Besarnya laju pertumbuhan penduduk membuat pertambahan jumlah penduduk semakin meningkat. Oleh karena itu. dll sehingga penurunan laju pertumbuhan penduduk diharapkan menurun.

Faktor faktor yang menyebabkan terjadinya persebaran penduduk: Kesuburan tanah. Semakin tinggi pendapatan penduduk maka pengeluaran untuk membeli pelayanan kesehatan semakin tinggi. Penurunan ini menujukkan usaha untuk perbaikan dalam bidang kesehatan terus saja diupayakan guna meningkatkan kualitas hidup manusia Indonsia. Kebutuhan akan gizi yang terpenuhi akan meningkatkan daya tahan tubuh sehingga lebih kebal terhadap penyakit. terlalu dingin. masih banyak terdapat balita yang mengalami gizi kurang bahkan gizi buruk. pengukuran tingkat kesehatan juga dapat dilakukan dengan melihat usia harapan hidup manusia Indonesia. Non Demografis Bersifat Kualitatif 1. Berbagai layanan kesehata yang dibuka seperti imunisasi dan juga posyandu tentunya menjadi harapan guna memperbaiki kondisi kesehatan yang ada saat ini. Angka harapan hidup yang tinggi menunjukkan tingkat kesehatan penduduk yang baik. Namun. Pemenuhan Gizi yang baik tentunya akan sangat berpengaruh pada kesehatan jika dikaitkan dengan kemampuan bayi untuk bertahan dari penyakit. Iklim. Besarnya kematian yeng terjadi menujukkan bagaimana kondisi lingkungan dan juga kesehatan pada masyarakat. Hal ini menujukkan bahwa perbaikan dalam hal kesehatan masih perlu dilakukan. usia harapan hidup orang Indonesia adalah 72 tahun sedangkan tahun 2011 rata-rata usia harapan hidupnya 71. daerah atau wilayah yang ditempati banyak penduduk. Dalam hal kesehatan yang akan mejadi sorotan bagaimana gambaran tingkat kesehatan adalah angka kematian bayi. Tingkat Kesehatan Penduduk yang Rendah Usaha untuk terus meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia terus digalakkan. pemerintahan. Selain indikator tersebut. terdapat tabel yang menujukkan bagaimana kondisi status gizi buruk yang ada di Indonesia tahun 1998-2003. Sebagai tambahan. Dari grafik di bawah ini. Penduduk yang pendapatannya tinggi dapat menikmati kualitas makanan yang memenuhi standar . dll. kembali lagi permasala itu tetap muncul dan menjadi PR bagi penentu kebijakan guna meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Dari data di atas dapat dilihat bagaimana penurunan yang terjadi pada angka kematian bayi di Indonesia yang dihitung berdasar jumlah kematian di setiap 1000 kelahiran per tahun. karena dapat dijadikan sebagai lahan bercocok tanam dan sebaliknya. dan terlalu basah biasanya tidak disenangi sebagai tempat tinggal Topografi atau bentuk permukaan tanah pada umumnya masyarakat banyak bertempat tinggal di daerah datar Sumber air Perhubangan atau transportasi Fasilitas dan juga pusat-pusat ekonomi. B. Kualitas kesehatan penduduk tidak dapat dilepaskan dari pendapatan penduduk. Hal ini menujukkan usaha peningkatan dan perbaikan kualitas kesehatan manusia Indonesia.pembangunan. wilayah yang beriklim terlalu panas. Dalam Population Data Sheet 2012.

Walau Indonesia bukan termasuk negara miskin menurut PBB namun dalam kenyataannya lebih dari 30 juta rakyat Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan. Secara garis besar penurunan jumlah warga miskin memang terlihat signifikan. Dari HDI (Human Development Indeks) tahun 2011 pun rata-rata pendidikanbangsa Indonesia masih pada angka 5. Akan tetapi. Seperti yang telihat pada grafik di bawah ini. Dari sini pun sudah terlihat bagaimana tingkatpendidikan di Indonesia. Hal ini juga dibenarkan oleh beberapa pakar yang mengamati penurunan ini. 3. Dari UU yang dikeluarkan pun terlihat bahwa wajib belajar penduduk Indonesia masih terbatas 9 tahun sementara negara lain bahkan menetapkan angka lebih dari 12 tahun dalam pendidikannya. Banyaknya Jumlah Penduduk Miskin Kemiskinan juga menjadi salah satu masalah yang melanda Indonesia. Lulusan ini masih menjadi pertanda bahwa tingkatan produktivitas tidak bertambah jika pendidikan hanya sebatas ini. Indonesia merupkan negara yang kaya akan sumber daya alam yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Pendidikan Yang Rendah Kesadaran masyarakat akan pendidikan di Indonesia masih tergolong rendah. Sehingga pembangunan dalam bidang pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah membawa dampak positif yang signifikan terhadap kesejahteraan penduduk. Perlunya peningkatan pendidikan serta pendidikan non formal tentunya akan membantu agar pengangguran tidak menumpuk pada lulusan SMA. Tapi sungguh memprihatinkan ketika meihat bagaimana kemiskinan menjadi bagian permasalahan di negeri yang kaya ini.8 tahun. pengangguran yang di maksud di sini merupakan pengangguran yang terjadi karena mereka sedang dalam proses mencari pekerjaan. Namun bagi Indonesia sendiri. merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan. Orang yang tingkat pendidikannya tinggi diharapkan punya produktivitas yang tinggi. Tingkat pendidikan diharapkan berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan. Namun kembali pada kenyataan yang terjadi di Indonesia adalah banyak orang berpendidikan tinggi namun tetap saja menjadi penggangguran. angka 9 tahun pun belum semuanya terlaksana dan tuntas mengingat banyaknya pulau di Indonesia yang masih belum terjangkau oleh berbagai fasilitas pendidikan. dan atau sudah punya pekerjaan tetapi belum mulai bekerja. Terdapat angka yang menujukkan bahwa tingkat pengangguran tertinggi berada pada tamatan SMA/Umum. kondisi ini sangat memprihatinkan. sebenarnya tingkat pendidikan bukanlah satu-satunya indikator untuk mengukur kualitas SDM penduduk suatu negara. Jika diamati.kesehatan. Orang yang menganggur menjadi beban bagi orang lain. mempersiapkan usaha. 2. Kualitas SDM berhubungan dengan produktivitas kerja. Ini menujukkan bahwa pendidikan setara SMA belum cukup untuk mengentaskan jumlah pengangguran yang ada di Indonesia. namun. angka 30 juta masih menjadi permasalahan sendiri mengingat adanya berbagai tujuan global . Yang lebih disayangkan lagi.

Dalam hal ini tetap kemakmuran rakyat merupakan hal utama yang harus di perhatikan demi terciptanya Indonesia yang merdeka seutuhnya. Selain kemiskinan. Seharusnya kenyataan ini menjadikan dasar pertimbangan kebenaran UUD pasal 33. Kaum konglomerat menjadi penguasa namun pemerintah diam saja dengan kemiskinan yang ada.yang akan di capai tahun 2015. masalah lain adalah kesenjangan sosial menjadi terlihat jelas di Indonesia. Kemakmuran berbanding lurus dengan kualitas SDM. Ini dibuktikan oleh negara yang miskin sumber daya alam tetapi tingkat kemakmuran penduduknya tinggi sperti Jepang. Jawabannya kembali ke sumber daya manusia. Semakin tinggi kualitas SDM penduduk. Yang manjadi pertanyaan adalah kenapa Indonesia bisa menjadi negara yang penduduknya miskin padahal kaya sedangkan banyak negara yan miskin sumber daya namun menjadi negara-negara kaya yang menguasai dunia. Kurangnya perhatian terhadap SDM Indonesia menjadikan rakyat banyak yang menderita. . tidak mengherankan apabila negara Indonesia memiliki jumlah rakyat miskin yang cukup banyak. semakin tinggi pula tingkat kemakmurannya.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful