Dinamika Kependudukan

Posted by : Smansa SungailiatJun 22, 2013

A. Pengertian Dinamika Penduduk Dinamika penduduk adalah perubahan keadaan penduduk.Perubahan perubahan tersebut dipengaruhi oleh beberapa hal.Dinamika atau perubahan lebih cenderung pada perkembangan jumlah penduduk suatu Negara atau wilayah tersebut. Jumlah penduduk tersebut dapat diketahui melalui sensus, registrasi dan survey penduduk. Sensus pertama dilaksanakan pada tahun 1930 pada zaman Hindia Belanda. Sedangkan sensus yang dilakukan oleh pemerintah Indonesia dimulai pada tahun 1961,1971, 1980, 1990, 2000, dan yang terakhir tahun 2010. Pertumbuhan penduduk merupakan salah satu factor yang penting dalam masalah social ekonomi dan masalah penduduk. Jumlah penduduk akan berpengaruh terhadap kondisi social ekonomi suatu daerah. B. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Dinamika Penduduk Jumlah penduduk dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu yaitu bertambah atau berkurang. Dinamika penduduk atau perubahan jumlah penduduk dipengaruhi oleh 3 (tiga) faktor yaitu : - Kelahiran (natalitas) - Kematian (mortalitas) - Migrasi (perpindahan) Jumlah kelahiran dan kematian sangat menentukan dalam pertumbuhan penduduk Indonesia, oleh karena itu kita perlu mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kelahiran dan kematian. Faktor yang menunjang dan menghambat kelahiran (natalitas) di Indonesia adalah sebagai berikut: a. Kelahiran (fertilitas) Pengukuran tingkat kelahiran ini sulit untuk dilakukan, karena banyak bayi -bayi yang yang meninggal beberap saat kelahiran tidak dicatatkan dalam peristiwa kelahiran atau kematian dan sering dicatatkan sebagai lahir mati. Tinggi rendahnya tingkat kelahiran dalam suatu kelompok penduduk tergantung pada

pekerjaan. penggunaan alat kontrasepsi. antara lain umur. pengangguran. banjir .Anak menjadi harapan bagi orang tua sebagai pencari nafkah . Faktor yang menunjang dan menghambat kematian (mortalitas) di Indonesia.angka kematian tinggi. apabila antara 10 – 20 per 1000 penduduk .Pandangan “banyak anak banyak rezeki” . status pekerjaan wanita serta pembangunan ekonomi. dan bidan Penggolongan angka kelahiran kasar : . Penggolongan angka kelahiran kasar (CBR) : .Anak merupakan penentu status social .struktur umur.Angka kelahiran tinggi. Migrasi Penduduk Migrasi merupakan akibat dari keadaan lingkungan alam yang kurang menguntungkan.Angka kelahiran sedang. jenis kelamin. wabah penyakit.Kawin usia muda .Terjadinya bencana alam seperti gunung meletus.Keadaan gizi penduduk yang rendah .Angka kelahiran rendah apabila kurang dari 30 per 1000 penduduk .Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan . adalah sebagai berikut : Penunjang Kematian (Pro Mortalitas) antara lain : . Penghambat Kelahiran (Anti Natalitas) antara lain : -Pelaksanan Program Keluarga Berencana (KB) -Penundaan usia perkawinan dengan alasan menyelesaikan pendidikan -Semakin banyak wanita karir.Fasilitas kesehatan yang belum memadai . Yang perlu diperhatikan seorang migran dalam menentukan keputusan untuk pindah ke . apabila lebih dari 20 per 1000 penduduk c. apabila lebih dari 40 per 1000 penduduk b. Penunjang Kelahiran (Pro Natalitas) antara lain : .angka kematian sedang. Tingkat kematian kasar (crude death rate) adalah banyaknya orang yang meninggal pada suatu tahun per jumlah penduduk pertengahan tahun tersebut.Anak merupakan penerus keturunan terutama anak laki-laki. pembunuhan Penghambat Kematian (Anti Mortalitas) antara lain : -Meningkatnya kesadaran penduduk akan pentingnya kesehatan -Fasilitas kesehatan yang memadai -Meningkatnya keadaan gizi penduduk -Memperbanyak tenaga medis seperti dokter. Kematian (mortalitas) Ada beberapa tingkat kematian. tingkat pendidikan. apabila antara 30 – 40 per 1000 penduduk .angka kematian rendah apabila kurang dari 10 per 1000 penduduk . Sebagai akibat dari keadaan alam yang kurang menguntungkan menimbulkan terbatasnya sumber daya yang mendukung penduduk di daerah tersebut. gempa bumi. Tingkat kematian khusus (age specific death rate) dipengaruhi oleh beberapa factor. yaitu tingkat kematian kasar(crude death rate) dan tingk at kematian khusus(age specific death rate).Peparangan.

yaitu perpindahan penduduk dari kota ke desa dengan tujuan menetap. Evakuasi dapat bersifat nasional maupun internasional. Transmigrasi Spontan (swakarsa). Transmigrasi pertama kali dilakukan di Indonesia pada tahun 1905 oleh pemerintah Belanda yang dikenal dengan nama kolonisasi. yaitu keluarnya penduduk dari suatu negara ke negara lain. 1. yaitu masuknya penduduk dari suatu negara ke negara lain dengan tujuan menetap. 1) Urbanisasi. dan piramida penduduk tua. Struktur penduduk ada tiga jenis. factor potensi ekonomi. 1) Imigrasi. Mobilitas penduduk adalah perpindahan penduduk dari suatu daerah ke daerah lain. Dinamika Penduduk Pengertian dinamika penduduk . yaitu transmigrasi yang dilaksanakan dan dibiayai oleh pemerintah 5. terdapat jenis migrasi yang disebut evakuasi. setidaknya terhindar dari akibat negative.Mobilitas penduduk permanen disebut migrasi. Karena dengan melihat bentuk piramida penduduk akan diketahui mengenai perbandingan jumlah penduduk anank-anak. Orang yang melakukan emigrasi disebut emigrant 3) Remigrasi atau repatriasi. Orang yang melakukan imigrasi disebut imigran 2) Emigrasi. dan ada pula mobilitas penduduk permanen (menetap). 2) Transmigrasi. factor lingkungan social budaya. seperti penduduk yang terkena bencana alam dan daerah yang terkena pembangunan proyek 2.daerah lain yaitu factor persediaan sumber daya alam. piramida stasioner. yaitu transmigrasi yang dilaksanakan degan tujuan tertentu. Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat ke tempat lain dengan melewati batas negara atau batas administrasi dengan tujuan untuk menetap. yaitu perpindahan penduduk di dalam satu Negara. yaitu kembalinya imigran ke negara asalnya Migrasi Nasional atau Internal. yaitu perpindahan dari desa ke kota dengan tujuan menetap. Untuk mengetahui pertumbuhan penduduk suatu daerah cepat atau lambat dilihat d ari bentuk piramida penduduk. Selain jenis migrasi yang disebutkan di atas. Evakuasi adalah perpindahan penduduk yang yang terjadi karena adanya ancaman akibat bahaya perang. Transmigrasi Umum. yaitu transmigrasi yang dilakukan oleh seseorang atas kemauan dan biaya sendiri 3. Dengan mengetahui factor-faktor dimuka. yaitu transmigrasi dari suatu daerah ke daerah yang lain dalam propinsi atau pulau yang sama 4. Ruralisasi merupakan kebalikan dari urbanisasi. bencana alam dan sebagainya. Transmigrasi Lokal. yaitu perpindahan penduduk dari suatu negara ke negara lainnya. Transmigrasi Khusus. Mobilitas penduduk ada yang bersifat nonpermanen (sementara) misalnya turisme baik nasional maupun internasional. dewasa. Keadaan struktur penduduk yang berbeda-beda akan menunjukkan bentuk pyramida yang berbeda pula. Ruralisasi. Migrasi merupakan bagian dari mobilitas penduduk. Jenis-jenis Migrasi: Migrasi Internasional. dan orang tua pada wilayah yang bersangkutan. yaitu perpindahan penduduk dari pulau yang padat penduduk ke pulau yang jarang penduduknya di dalam wilayah republik Indonesia. yaitu piramida penduduk muda.

Rumus : ASFR = Jumlah kelahiran dari wanita usia tertentu X 1000 Jumla wanita dalam usia tertentu Kematian Angka kematian : angka yang menunjukkan jumlah kematian dalam kurun waktu tertentu. •Faktor-faktor yang mempengaruhi migrasi 1. kematian. b. distribusi maupun komposisinya pada suatu wilayah dalam waktu tertentu sehingga dapat mempengaruhi sruktur penduduk di wilayah tersebut. perang dsb. Faktor pendorong Adalah factor-faktor yang merangsang proses migrasi yang berasal dari tempat asal. Angka kelahiran kasar /CBR Angka yang menyatakan banyaknya kelahiran hidup setiap seribu jiwa dalam jangka waktu 1 tahun. a. migrasi Kelahiran Angka kelahiran : angka yang menunjukkan jumlah kelahiran dalam kurun waktu tertentu. a. . mobilitas. Rumus : CBR = jumlah kematian X 1000 Jumlah penduduk 2. Ketidakcocokan dengan budaya tempat asal c. Menghitung angka kematian 1. perkawinan. Rumus : CBR = jumlah kelahiran X 1000 Jumlah penduduk 2. Faktor penarik Adalah factor-faktor yang merangsang proses migrasi yang berasal dari tempat tujuan. Ingin mencari kehidupan yang lebih layak. Berkurang SDA di tempat asal b. Menghitung laju migrasi/angka mobilitas Rumus : M = x 1000 jumlah penduduk Pertumbuhan Penduduk  Perubahan jumlah penduduk/dinamika besar penduduk identik dengan pertumbuhan penduduk karena jumlah penduduk dari waktu ke waktu akan meningkat dan tidak mungkin menurun. Angka kelahiran khusus /ASDR Angka yang menunjukkan banyaknya kematian dari 1000 wanita usia tertentu dalam satu tahun. Faktor penghambat migrasi UU larangan migrasi. kurangnya fasilitas hiburan di tempat asal 2.a. Mencari pekerjaan di tempat yang baru d. Menghitung angka kelahiran 1. Angka kematian kasar /CDR Angka yang menyatakan banyaknya kematian setiap seribu jiwa dalam kurun waktu 1 tahun. d. Angka kelahiran khusus /ASFR Angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran hidup dari 1000 wanita usia tertentu dalam satu tahun. Penghidupan yang lebih layak di tempat yang baru c. Rumus : ASFR = Jumlah kematian dari wanita usia tertentu X 1000 Jumlah wanita dalam usia tertentu Migrasi •Migrasi adalah perpindahan penduduk dari suatu tempat satu ke tempat lain untuk menetap. tersedianya sumber daya alam yang melimpah 3. Rasa superior di tempat yang baru b. Dinamika penduduk : perubahan keadaan penduduk baik itu jumlah. Perubahan keadaan penduduk dari waktu ke waktu dipengaruhi oleh faktor-faktor : Kelahiran.

Penundaan usia perkawinan dengan alasan menyelesaikan pendidikan 3. Pandangan “banyak anak banyak rezeki” 3.4 …) artinya pertumbuhan penduduk lebih cepat daripada pertumbuhan bahan makanan akibatnya suatu ketika akan mengalami kekurangan makanan.4. Angka Kelahiran Kasar (Crude Birth Rate /CBR) adalah jumlah kelahiran hidup dari tiap 1000 orang penduduk dalam waktu satu tahun. Kelahiran (natalitas) b. Faktor-faktor yang Mempengaruhi Dinamika Penduduk Jumlah penduduk dapat mengalami perubahan dari waktu ke waktu yaitu bertambah atau berkurang. Faktor yang menunjang dan menghambat kelahiran (natalitas) di Indonesia adalah sebagai berikut: a.2.  Pertumbuhan penduduk : perubahan jumlah penduduk yang dipengaruhi faktor kelahiran. kematian dan migrasi  Pertumbuhan penduduk sangat di pengaruhi oleh angka kelahiran yang tinggi.2. b. Anak merupakan penerus keturunan terutama anak laki-laki. oleh karena itu kita perlu mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi kelahiran dan kematian. Transisi Demografi Transisi merupakan kata yang tepat bagi negara berkembang seperti Indonesia. Unsur-unsur Dinamika Penduduk A. Semakin banyak wanita karir c. Menurut Thomas Robert Malthus pertumbuhan penduduk mengikuti deret ukur (1. Anak menjadi harapan bagi orang tua sebagai pencari nafkah 4. Penghambat Kelahiran (Anti Natalitas) antara lain : 1. Mobilitas kapital yang membawa modal dari negara maju ke Indonesia sehingga kita harus menggunakan situasi masyarakat informasi pemilik modal terutama penggunaan komputer dan fasilitas komunikasi. Penunjang Kelahiran (Pro Natalitas) antara lain : 1. Kawin usia muda 2.3. Dinamika penduduk atau perubahan jumlah penduduk dipengaruhi oleh 3 (tiga) faktor yaitu : a. Anak merupakan penentu status sosial 5. Mobilitas ilmu pengetahuan yang membawa penemuan ilmu pengetahuan baru dari negara maju ke Indonesia sehingga kita dapat dengan mudah menerapkannya. Migrasi (perpindahan) Jumlah kelahiran dan kematian sangat menentukan dalam pertumbuhan penduduk Indonesia. Rumusnya adalah : . Pelaksanan Program Keluarga Berencana (KB) 2.16 …) sedangkan pertumbuhan bahan makanan mengikuti deret hitung (1. Mobilitas manusia yang pergi ke negara bermasyarakat informasi dan kembali ke Indonesia dengan membawa situasi masyarakat informasinya. Kematian (mortalitas) c. Salah satu alasan berada pada masa transisi adalah mobilitas.

000 jiwa. angka kematian tinggi. Jumlah kelahiran dalam setahun sebanyak 315. dan bidan 5. Terjadinya bencana alam seperti gunung meletus. angka kematian rendah apabila kurang dari 10 per 1000 penduduk 2. angka kelahiran tinggi. Jumlah kelahiran dalam setahun sebanyak 800. Meningkatnya kesadaran penduduk akan pentingnya kesehatan 2. Rumusnya adalah : Contoh : Jumlah penduduk suatu negara tahun 2000 adalah 21. adalah sebagai berikut : a. Peparangan. Rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya kesehatan 2. gempa bumi. Fasilitas kesehatan yang memadai 3. apabila antara 10 – 20 per 1000 penduduk 3. penduduk yang meninggal rata-rata 15 orang dalam setahun. c. Memperbanyak tenaga medis seperti dokter. apabila antara 30 – 40 per 1000 penduduk 3. angka kelahiran rendah apabila kurang dari 30 per 1000 penduduk 2. pembunuhan b.000 jiwa. wabah penyakit.000. rata-rata kelahirannya 32 orang bayi dalam setahun.Penghambat Kematian (Anti Mortalitas) antara lain : 1. Angka Kematian Kasar (Crude Death Rate) adalah jumlah kematian setiap 1000 penduduk dalam waktu satu tahun. Kemajuan di bidang kedokteran. apabila lebih dari 20 per 1000 penduduk Faktor Demografi . Meningkatnya keadaan gizi penduduk 4.Penunjang Kematian (Pro Mortalitas) antara lain : 1. Hitunglah angka kelahiran kasar negara tersebut ? Hal ini berarti setiap 1000 orang.000 jiwa. Fasilitas kesehatan yang belum memadai 3. apabila lebih dari 40 per 1000 penduduk Faktor yang menunjang dan menghambat kematian (mortalitas) di Indonesia. Hitunglah angka kelahiran negara tersebut ? Hal ini berarti setiap 1000 orang penduduk.000 jiwa. Penggolongan angka kelahiran kasar (CBR) : 1. angka kelahiran sedang. banjir 5.000. angka kematian sedang. Keadaan gizi penduduk yang rendah 4. Penggolongan angka kelahiran kasar : 1.Contoh : Jumlah penduduk suatu negara tahun 2000 adalah 25.

agama. persebaran geografis. Definisi Demografi Demografi berasal dari Bahasa Yunani. komposisi dan distribusi penduduk beserta perubahannya sepanjang masa. 2013 Apaan tuh demografi??? Demografi adalah uraian tentang penduduk. Menurut Donald J Boque Ilmu yang mempelajari secara statistik dan matematik tentang besar. migrasi. perkawinan. kematian dan migrasi. kewarganegaraan. Demografi dalam struktur kependudukan Kependudukan atau demografi adalah ilmu yang mempelajari dinamika kependudukan manusia. Dimana demos adalah rakyat sedangkan Grafein adalah menulis. dan mobilitas sosial. Meliputi di dalamnya ukuran. Berikut ini adalah penjabarannya: 1. serta bagaimana faktor faktor ini berubah dari waktu kewaktu. perkawinan. migrasi. melalui bekerjanya lima komponen demografi yaitu kelahiran (fertilitas). Hauser dan Duddley Duncan Ilmu yg mempelajari jumlah. serta perubahan penduduk karena fertilitas. komposisi penduduk. 1. sebaran teritorial. Analisis kependudukan dapat merujuk masyarakat secara keseluruhan atau kelompok tertentu yang didasarkan kriteria seperti pendidikan. Faktor-faktor Demografi Demografi dalam perilaku konsumen ada beberapa aspek yaitu. Philip M. migrasi dan mobilitas sosial. Demos dan Grafein. Demografi meliputi studi ilmiah tentang jumlah. dan komposisi penduduk. dan distribusi penduduk. kematian. terutama tentang kelahiran. ekonomi dan status. mortalitas. serta penuaan. atau etnisitas tertentu. struktur. Artinya adalah tulisan-tulisan tentang rakyat atau penduduk. 2.Posted by : Smansa SungailiatJun 22. A. . struktur kependudukan. serta bagaimana jumlah penduduk berubah setiap waktu akibat kelahiran. sosial. kematian (mortalitas).

Kategori kelas sosial biasanya disusun dalam hierarki.Ascribed Status . Gaya hidup terkait dengan bagaimana seseorang hidup. yang berkisar dari status yang rendah sampai yang tinggi. Demografi dalam status sosial Jenis-Jenis Status Sosial 1. rasa. Gaya hidup yang diinginkan oleh seseorang mempengaruhi perilaku pembelian yang ada dalam dirinya. bagaimana menggunakan uangnya dan bagaimana mengalokasikan waktu mereka. Aspek hierarkis kelas sosial penting bagi para pemasar. Peneliti konsumen telah menemukan bukti bahwa di setiap kelas sosial. Pendekatan yang sistematis untuk mengukur kelas sosial tercakup dalam berbagai kategori yang luas berikut ini: ukuran subjektif. dan selanjutnya akan mempengaruhi atau bahkan mengubah gaya hidup individu tersebut. Demografi dalam ekonomi Gaya Hidup Gaya hidup merupakan pola hidup yang menentukan bagaimana seseorang memilih untuk menggunakan waktu. yang memperlihatkan karakteristik pola berpikir. Gaya hidup adalah bagaimana seseorang menjalankan apa yang menjadi konsep dirinya yang ditentukan oleh karakteristik individu yang terbangun dan terbentuk sejak lahir dan seiring dengan berlangsungnya interaksi sosial selama mereka menjalani siklus kehidupan. 4. sikap. 3. para anggota kelas sosial tertentu merasa para anggota kelas sosial lainnya mempunyai status yang lebih tinggi maupun lebih rendah dari pada mereka. Konsep gaya hidup konsumen sedikit berbeda dari kepribadian.3. ada faktor-faktor gaya hidup tertentu (kepercayaan. dan ukuran objektif dari kelas sosial. ukuran reputasi. dan perilaku bersama) yang cenderung membedakan anggota setiap kelas dari anggota kelas sosial lainnya. kegiatan. Para konsumen membeli berbagai produk tertentu karena produk-produk ini disukai oleh anggota kelas sosial mereka sendiri maupun kelas yang lebih tinggi. dan kesukaan. dan para konsumen mungkin menghindari berbagai produk lain karena mereka merasa produk-produk tersebut adalah produk-produk “kelas yang lebih rendah”. Lain-lain Ilmu yg mempelajari struktur dan proses penduduk di suatu wilayah B. perasaan dan persepsi mereka terhadap sesuatu. Variabel utama demografi · Kelahiran (natalitas) · Kematian (death/mortalitas) · Migrasi (perpindahan) 2. Demografi dalam kelas sosial Kelas Sosial Kelas sosial didefinisikan sebagai pembagian anggota masyarakat ke dalam suatu hierarki status kelas yang berbeda sehingga para anggota setiap kelas secara relatif mempunyai status yang sama dan para anggota kelas lainnya mempunyai status yang lebih tinggi atau lebih rendah. uang dan energi dan merefleksikan nilai-nilai. Kepribadian menggambarkan konsumen lebih kepada perspektif internal. Dengan demikian.

2.Struktur umur . dan lain sebagainya. dll. karena suatu bangsa mempunyai tingkat dan distribusi pendapatan yang berbeda-beda. usia. kasta.Lingkungan ekonomi Faktor ini dapat mempengaruhi daya beli dan pola pengeluaran konsumen.Lingkungan budaya Manusia tumbuh dalam masyarakat tertentu yang membentuk keyakinan dan nilai dasarnya. Contoh achieved status yaitu seperti harta kekayaan. dll yang bermanfaat untuk kebutuhan manusia. pekerjaan. Faktor-faktor demografi yang mempengaruhi tinggi rendahnya pertumbuhan penduduk : .Lingkungan politik Lingkungan politik ini terdiri dari hukum.Umur kawin pertama . tingkat pendidikan. . dan sebagainya. Contohnya seperti seseorang yang dijadikan kepala suku. golongan.Paritas . keturunan. Assigned Status Assigned status adalah status sosial yang diperoleh seseorang di dalam lingkungan masyarakat yang bukan didapat sejak lahir tetapi diberikan karena usaha dan kepercayaan masyarakat. yaitu: .Lingkungan teknologi Faktor ini sangat berperan penting karena lingkungan teknologi mempunyai kekuatan untuk menciptakan teknologi baru seperti alat-alat elektronik.1 . . ketua adat. . 3. Karakteristik budaya yang mempengaruhi pengambilan keputusan pemasaran adalah keteguhan pada nilai-nilai budaya dan perubahan dalam nilai budaya sekunder.Proporsi yang kawin Masalah Kependudukan Indonesia v.Struktur perkawinan .Ascribed status adalah tipe status yang didapat sejak lahir seperti jenis kelamin. sesepuh. Hal ini sangat mempengaruhi keputusan pemasaran karena lembaga politik dapat membatasi suatu organisasi atau individu dalam masyarakat. Hal ini sering menjadi pertimbangan bagi pemasar untuk memasarkan produknya. . suku. Bagaimana faktor demografi dapat mempengaruhi keputusan pemasaran? Ada beberapa faktor demografi yang dapat mempengaruhi keputusan pemasaran. badan hukum dan pemerintah.Disrupsi perkawinan .Lingkungan alam Lingkungan alam sangat menentukan tersedianya bahan baku untuk produksi atau tidak. ras. Dengan adanya teknologi maka akan menciptakan peluang dan pasar baru. Achieved Status Achieved status adalah status sosial yang didapat sesorang karena kerja keras dan usaha yang dilakukannya.

tingkat migrasi. Selain itu. Kebutuhan akan bahan pokok menuntut orang untuk berkerja dan encari nafkah. Demografis 1. faktor geografi. Namun. Dari data yang saya ambil dari Kabupaten Kepulaun Selayar akan mewakili jumlah penduduk Indonesia. India.326 (www. Akan tetapi permasalahan kependudukan terkait dengan jumlah penduduk yang besar menjadi sebuah masalah yang tidak dapat dihindarkan. dll. 2013 Indonesia merupakan negara yang memiliki jumlah penduduk terbesar ke 4 setelah Amerika Serikat. dsb. Kedua hal tersebut tidak dapat dipisahkan dan keduanya perlu mendapatkan perhatian yang sama demi keseimbangan alam. Indonesia memiliki berbagai potensi terjadinya konfik. daerah resapan air.Posted by : Smansa SungailiatJun 28. ada baiknya kita mengetahui dampak positifnya lebih dahulu antara lain sebagai penyediaan tenaga kerja dalam masalah sumber daya alam.bps. Dari sensus tahun 1971-2010. Amerika Serikat dan keempat adalah Indonesia. Selain itu yang terpenting terkait dengan permasalahan penyediaan sumber daya alam dan berbagai kebutuhan penting lainnya. maka rasio ketergantungan tinggi sehingga negara memiliki tanggungan yang besar untuk penduduknya yang dapat menghambat pembangunan dan menyebabkan tingkat kemiskinan menjadi tinggi. Hal ini menyebabkan masalah baru yaitu pengangguran. Selain jumlah penduduknya yang besar. pertanian. Sebelum membahas tentang masalah kependudukan. struktur kependudukan di Indonesia dll membuat masalah kependudukan semakin kompleks dan juga menjadi hal yang perlu mendapatkan perhatian khusus guna kepentingan pembangunan manusia Indonesia. Apabila jumlah pengangguran ini tinggi. Kepentingan untuk membangun tempat tinggal dan ruang gerak sangatlah penting namun di sisi lain terdapat kepentingan yang terkait dengan permasalah lingkungan seperti halnya sebagai daerah aliran sungai. luasnya negara kepulauan dan tidak meratanya penduduk membuat Indonesia semakin banyak mengalami permasalahan terkait dengan halkependudukan. di bawah ini dapat dilihat bagaimana jumlah penduduk di Kepualuan Kepulauan Selayar dari tahun ke tahun semakin bertambah. penyedia lapangan kerja sangatlah minim. Hal ini tentunya memberikan berbagai dampak baik postif dan negatif. Adanya tekanan penduduk terhadap daya dukung lingkungan menjadi masalah yang sangat rumit. Adapun masalah-masalah kependudukan yang dialami oleh Indonesia antara lain: A. Jumlah penduduk Indonesia dari hasil Sensus 2010 mencapai angka 237. Benturan antara berbagai kepentingan dengan berbagai organisasi masa lainnya membuat masalah besarnya populasi menjadi hambatan. masalah yang muncul terkait dengan jumlah penduduk yang besar adalah dalam penyedian lapangan pekerjaan. Dari tahun ke tahun jumlah penduduk Indonesia semakin bertambah. jumlah penduduk Indonesia semakin bertambah. mempertahankan keutuhan negara dari ancaman yang berasal dari bangsa lain. Besarnya Jumlah Penduduk (Over Population) Telah disebutkan sebelumnya di awal bahwa jumlah penduduk Indonesia berada di urutan ke empat terbesar di dunia setelah berturut-turut China. .id). Yang menjadi masalah adalah penduduk lebih senang untuk menggantungkan diri terhadap pekerjaan dan cenderung mencari pekerjaan daripada membuka lapangan pekerjaan. Tidak hanya itu.641.go. penyediaan sumber daya alam.

usaha untuk menekan laju pertumbuhan sangatlah penting. Besarnya laju pertumbuhan penduduk membuat pertambahan jumlah penduduk semakin meningkat. Tingginya Tingkat Pertumbuhan Penduduk Terkait dengan jumlah penduduk yang tinggi tentunya terdapat faktor yang mempengaruhinya. trasportasi. Salah satunya adalah tingkat atau laju pertumbuhan penduduk. Apabila tingginya tingkat pertumbuhan penduduk terus dibiarkan maka akan terjadi berbagai masalah baik masalah pengangguran. Hampir lebih dari 50% jumlah penduduk Indonesia mendiami Jawa. Berdasarkan sensus penduduk dan survey penduduk. Jika melihat grafik di atas. fasilitas-fasilitas umum dan yang terpenting adalah kebijakan dalam rangka mengurangi laju pertumbuhan yang ada di Indonesia. Oleh karena itu. Namun. Melihat dari jumlah penduduk Indonesia yang tinggi. Program-program yang ditawarkan pemerintah harus didukung oleh masyarakat seperti halnya KB. Persebaran Penduduk Tidak Merata Kepadatan penduduk adalah jumlah penduduk disuatu wilayah dibandingkan dengan luas wilayahnya yang dihitung jiwa per km kuadrat. Semakin besar persentase kenaikannya maka semakin besar jumlah penduduknya. Dari situlah muncul program KB dan kini ditangani oleh BKKBN. alangkah lebih baik apabila persentase pertumbuhannya semakin menurun hingga mencapai angka dibawah 1%. Hal ini menjadi masalah apabila pusat pemerintahan. 2. Kenaikan ini tentunya membawa dampak bagi kependudukan Indonesia. tingkat kualitas sumber daya manusia yang menurun. Dalam penggelompokkan negaranegara. persebaran penduduk Indonesia antar provinsi yang satu dengan provinsi yang lain tidak merata. Jumlah penduduk yang besar tentunya membutuhkan ruang yang lebih luas dan juga kebutuhan yang lebih banyak namun lahan dan juga wilayah Indonesia tidaklah bertambah. Pertambahan yang terjadi tidak terlalu tinggi daripada tahun sebelumnya. Di Indonesia sendiri terjadi konsentrasi kepadatan penduduk yang berpusat di Pulau Jawa. ekonomi. dari tahun ke tahun tingkat pertumbuhan penduduk Indonesia semakin menurun. Penduduk akan berusaha untuk melakukan migrasi dan akhirnya akan berdampak pada permasalahan pemerataan . Oleh karena itu. lapangan pekerjaan dll yang memberikan dampak negatif bagi kelangsungan umat manusia Indonesia khususnya. dan berbagai fasilitas hanya berada di satu wilayah. perencaan yang matang sangatlah diperlukan guna penentuan kebijakan terkait dengan besarnya jumlah penduduk Indonesia. penekanan agar laju pertumbuhan penduduk dapat menurun merupakan langkah yang baik guna menjaga kualitas sumber daya manusia Indonesia. informasi. Dalam penentuan kebijakan semakin banyak yang perlu dipertimbangkan baik dalam hal penyediaan berbagai sarana dan prasarana. negara-negara maju selalu memiliki angka pertumbuhan penduduk di bawah 1% atau bahkan 0%. penggunaan alat kontrasepsi. dll sehingga penurunan laju pertumbuhan penduduk diharapkan menurun. 3. kejahatan.Jumlah penduduk yang besar memiliki andil dalam berbagai permasalahan lingkungan dan aspek lainnya. penundaan usia perkawinan.

Dalam Population Data Sheet 2012. dan terlalu basah biasanya tidak disenangi sebagai tempat tinggal Topografi atau bentuk permukaan tanah pada umumnya masyarakat banyak bertempat tinggal di daerah datar Sumber air Perhubangan atau transportasi Fasilitas dan juga pusat-pusat ekonomi. Dari data di atas dapat dilihat bagaimana penurunan yang terjadi pada angka kematian bayi di Indonesia yang dihitung berdasar jumlah kematian di setiap 1000 kelahiran per tahun. masih banyak terdapat balita yang mengalami gizi kurang bahkan gizi buruk. Hal ini menujukkan usaha peningkatan dan perbaikan kualitas kesehatan manusia Indonesia. Sebagai tambahan. dll. wilayah yang beriklim terlalu panas. pengukuran tingkat kesehatan juga dapat dilakukan dengan melihat usia harapan hidup manusia Indonesia. Penurunan ini menujukkan usaha untuk perbaikan dalam bidang kesehatan terus saja diupayakan guna meningkatkan kualitas hidup manusia Indonsia.pembangunan. usia harapan hidup orang Indonesia adalah 72 tahun sedangkan tahun 2011 rata-rata usia harapan hidupnya 71. daerah atau wilayah yang ditempati banyak penduduk. Hal ini menujukkan bahwa perbaikan dalam hal kesehatan masih perlu dilakukan. Angka harapan hidup yang tinggi menunjukkan tingkat kesehatan penduduk yang baik. kembali lagi permasala itu tetap muncul dan menjadi PR bagi penentu kebijakan guna meningkatkan kualitas manusia Indonesia. Kualitas kesehatan penduduk tidak dapat dilepaskan dari pendapatan penduduk. Selain indikator tersebut. Dari grafik di bawah ini. Kebutuhan akan gizi yang terpenuhi akan meningkatkan daya tahan tubuh sehingga lebih kebal terhadap penyakit. Pemenuhan Gizi yang baik tentunya akan sangat berpengaruh pada kesehatan jika dikaitkan dengan kemampuan bayi untuk bertahan dari penyakit. terlalu dingin. terdapat tabel yang menujukkan bagaimana kondisi status gizi buruk yang ada di Indonesia tahun 1998-2003. Dalam hal kesehatan yang akan mejadi sorotan bagaimana gambaran tingkat kesehatan adalah angka kematian bayi. Besarnya kematian yeng terjadi menujukkan bagaimana kondisi lingkungan dan juga kesehatan pada masyarakat. pemerintahan. Faktor faktor yang menyebabkan terjadinya persebaran penduduk: Kesuburan tanah. Penduduk yang pendapatannya tinggi dapat menikmati kualitas makanan yang memenuhi standar . Iklim. Berbagai layanan kesehata yang dibuka seperti imunisasi dan juga posyandu tentunya menjadi harapan guna memperbaiki kondisi kesehatan yang ada saat ini. Non Demografis Bersifat Kualitatif 1. karena dapat dijadikan sebagai lahan bercocok tanam dan sebaliknya. Semakin tinggi pendapatan penduduk maka pengeluaran untuk membeli pelayanan kesehatan semakin tinggi. Namun. B. Tingkat Kesehatan Penduduk yang Rendah Usaha untuk terus meningkatkan kualitas hidup manusia Indonesia terus digalakkan.

Banyaknya Jumlah Penduduk Miskin Kemiskinan juga menjadi salah satu masalah yang melanda Indonesia. Dari UU yang dikeluarkan pun terlihat bahwa wajib belajar penduduk Indonesia masih terbatas 9 tahun sementara negara lain bahkan menetapkan angka lebih dari 12 tahun dalam pendidikannya. Hal ini juga dibenarkan oleh beberapa pakar yang mengamati penurunan ini. Ini menujukkan bahwa pendidikan setara SMA belum cukup untuk mengentaskan jumlah pengangguran yang ada di Indonesia. angka 30 juta masih menjadi permasalahan sendiri mengingat adanya berbagai tujuan global . namun. Orang yang tingkat pendidikannya tinggi diharapkan punya produktivitas yang tinggi. mempersiapkan usaha. Namun bagi Indonesia sendiri. 2. Namun kembali pada kenyataan yang terjadi di Indonesia adalah banyak orang berpendidikan tinggi namun tetap saja menjadi penggangguran. merasa tidak mungkin mendapatkan pekerjaan.kesehatan. Dari HDI (Human Development Indeks) tahun 2011 pun rata-rata pendidikanbangsa Indonesia masih pada angka 5. Terdapat angka yang menujukkan bahwa tingkat pengangguran tertinggi berada pada tamatan SMA/Umum. sebenarnya tingkat pendidikan bukanlah satu-satunya indikator untuk mengukur kualitas SDM penduduk suatu negara. Sehingga pembangunan dalam bidang pendidikan yang dilakukan oleh pemerintah membawa dampak positif yang signifikan terhadap kesejahteraan penduduk. Lulusan ini masih menjadi pertanda bahwa tingkatan produktivitas tidak bertambah jika pendidikan hanya sebatas ini. dan atau sudah punya pekerjaan tetapi belum mulai bekerja.8 tahun. Seperti yang telihat pada grafik di bawah ini. Tingkat pendidikan diharapkan berbanding lurus dengan tingkat kesejahteraan. Pendidikan Yang Rendah Kesadaran masyarakat akan pendidikan di Indonesia masih tergolong rendah. Akan tetapi. Walau Indonesia bukan termasuk negara miskin menurut PBB namun dalam kenyataannya lebih dari 30 juta rakyat Indonesia hidup di bawah garis kemiskinan. pengangguran yang di maksud di sini merupakan pengangguran yang terjadi karena mereka sedang dalam proses mencari pekerjaan. Secara garis besar penurunan jumlah warga miskin memang terlihat signifikan. Kualitas SDM berhubungan dengan produktivitas kerja. Orang yang menganggur menjadi beban bagi orang lain. Indonesia merupkan negara yang kaya akan sumber daya alam yang tersebar dari Sabang sampai Merauke. Dari sini pun sudah terlihat bagaimana tingkatpendidikan di Indonesia. angka 9 tahun pun belum semuanya terlaksana dan tuntas mengingat banyaknya pulau di Indonesia yang masih belum terjangkau oleh berbagai fasilitas pendidikan. kondisi ini sangat memprihatinkan. Yang lebih disayangkan lagi. 3. Jika diamati. Perlunya peningkatan pendidikan serta pendidikan non formal tentunya akan membantu agar pengangguran tidak menumpuk pada lulusan SMA. Tapi sungguh memprihatinkan ketika meihat bagaimana kemiskinan menjadi bagian permasalahan di negeri yang kaya ini.

tidak mengherankan apabila negara Indonesia memiliki jumlah rakyat miskin yang cukup banyak.yang akan di capai tahun 2015. semakin tinggi pula tingkat kemakmurannya. Seharusnya kenyataan ini menjadikan dasar pertimbangan kebenaran UUD pasal 33. Ini dibuktikan oleh negara yang miskin sumber daya alam tetapi tingkat kemakmuran penduduknya tinggi sperti Jepang. Yang manjadi pertanyaan adalah kenapa Indonesia bisa menjadi negara yang penduduknya miskin padahal kaya sedangkan banyak negara yan miskin sumber daya namun menjadi negara-negara kaya yang menguasai dunia. masalah lain adalah kesenjangan sosial menjadi terlihat jelas di Indonesia. . Selain kemiskinan. Semakin tinggi kualitas SDM penduduk. Jawabannya kembali ke sumber daya manusia. Dalam hal ini tetap kemakmuran rakyat merupakan hal utama yang harus di perhatikan demi terciptanya Indonesia yang merdeka seutuhnya. Kaum konglomerat menjadi penguasa namun pemerintah diam saja dengan kemiskinan yang ada. Kurangnya perhatian terhadap SDM Indonesia menjadikan rakyat banyak yang menderita. Kemakmuran berbanding lurus dengan kualitas SDM.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful