P. 1
CONTOH PENCITRAAN PUISI

CONTOH PENCITRAAN PUISI

|Views: 41|Likes:

More info:

Published by: Alda Muhammad Sulaiman on Nov 21, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/12/2014

pdf

text

original

Dalam puisi

Read One SMAMDA

Auditory, Visual, Taktual
Menunggu
di sini aku terduduk menanti kedatangan seorang perempuan menyaksikan subuh berubah terang hanya ditemani gemericik air parit pantulan bola basket pejalan-pejalan yang sabar melawan dingin ada harap yang aku bangun serupa kehangatan jiwa "perempuanku, cepatlah datang "
Read One SMAMDA

Olfaktory, Visual
Sejatinya Abu pada Udara
kerumunan mengantar kau sibak waktu lawas menebarkan wangi khas dada bidang tangguh punggung menjerat masa inilah kisah yang terbang hilang terbawa angin kenangan bungkil-bungkil disempurnakan waktu jalang tetap dalam pencarian aku temukan kau menyublim jadi udara malam gutasi kering di kulit ari dan kini tubuhku menjelma abu sisa pembakaran di padangpadang sabana meruap mengkristalkan garam kehidupan sejatinya abu pada udara Read One SMAMDA

3

Visual, Taktual, Kinaestetik
Akhir Pekan akhir pekan tak ada hujan aku memberi makan kura-kura di toples mengajak jalan istri ke tempat hiburan memahami wajah orang-orang lalu kembali ke dalam rumah menatap layar televisi kini aku nyasar dalam kesepian mengintip kenangan yang terus berpijaran mimpi itu terlalu sakit untuk terus diingat membuat tubuh melulu berkeringat tersengat di sedih larat ah, mending aku cuek-in saja sepi itu bercinta dengan istri lalu tidur lelap untuk bertemu pagi kembali
Read One SMAMDA

4

Visual, Kinaestetik, Taktual
Bersama Hujan
kau datang juga bersama hujan berkisah tentang kenangan kemudian duduk di bangku kayu membiarkan bajumu basah menimbun basah di kedua bola mata hujan acap memberi segantang kenang mendenting bersama tubuhmu yang hening hanya lalu-lalang kendaraan langkah orang tergesa angin memainkan reranting kini kurasakan sesak dada saat kisah itu terbuka kau masih duduk di bangku kayu dengan mata yang berkaca

Read One SMAMDA

5

Visual, Kinaestetik, Organik
Laron-laron Pun Terbang laron-laron pun terbang mencari cahaya di emperan trotoar sayap mungilnya patah menyatu pada tanah laron-laron pun merayap mendekap laron yang lain "laron-laron mencari kematiannya sendiri Read One SMAMDA pada bumi ini"

6

MACAM-MACAM IMAJINASI
• • • • • • • • Visual Auditory : melihat : mendengar (Misal: Pipit mencicit, cit, cit,
cit!)

Artikulasi : saat pembacaan puisi; mengikuti gerak mulut pembaca Olfaktory : penciuman atau pembauan (Misal: mencium bau mawar dll) Gustatory : pencicipan (Misal: asin, pahit) Taktual : rasa kulit (Misal: rasa dingin, panas dll) Kinaestetik : gerak tubuh atau otot Organik : badan (Misal: loyo, lapar, mual)

Read One SMAMDA

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->