AMITRIPTYLINE 25 MG

KOMPOSISI : Tiap tablet selaputmengandung Amitriptilin hidroklorida 25 mg CARA KERJA OBAT : Amitriptilin merupakan antidepresi trisiklik Amitriptilin bekerja dengan menghambat pengambilan kembali neurotransmiter di otak. Amitriptilin mempunyai 2 gugus metil, termasuk amin tersier sehingga lebih resposif terhadap depresi akibat kekurangan serotonin. Senyawa ini juga mempunyaiaktivitas sedatif dan antikolinergik yang cukup kuat. Pada pemberian oral, Amitriptilin diaborpsi dengan baik, kurang lebih 90% berkaitan dengan protein plasma dan tersebar luas dalam jaringan dan susunan syraf pusat. Metabolisme di hati berlngsung lambat dan waktu paruh 10,3-25,3 jam, kemudian diekskresi bersama urin INDIKASI : Amitriptilin digunakan pada keadaan ansietas dan depresi. DOSIS : Dosis awal 3-4 tablet,kemudian ditingkatkan sampai 6 tablet dalam dosis terbagi. Dosis dapat ditingkatkan bertahap setiap minggu tergantung dari respon klinik penderita dan tidak meebihi 12 tablet perhari. Untuk pasien depresi di rumah sakit, sehari 4 tablet dalam dosis terbagi, kemudian ditingktkan sampai 12 tablet dalam dosis terbagi. Untuk pasien tua dan remaja di atas 16 tahun, sehari 1-2 tablet, kemudian ditingkatkan sampai sampai 4 tablet sehati dalam dosis terbagi PERINGATAN & PERHATIAN : - Penghentian pengobatan sebaiknya secara bertahap - Sebaiknya tidak menjalankan kendaraan atau mesin - Tidak dianjurkan untuk wanita hamil dan menyusui, anak remaja di bawah 16 tahun - Hati-hati bila dihunakan pada penderita gangguan fungsi hati, hipertiroid, penderita glaukaoma sudut sempit EFEK SAMPING : Efek samping berupa rasa kering dimulut, sembelit, retensi urin, sedasi, leukopenia, nausea, postural hipotensi, dizziness, tremor, skin rash. KONTRA INDIKASI : - Jangan diberikan pada penderita skizofrenia - Penderita dengan riwayat aritmia, infark jantung, kelainan jantung bawaan - Penderita yang peka terhadap antidepresan trisiklik INTERAKSI OBAT : - Senyawa ini berinteraksi dengan guanetidin dan klonidin - Amitriptilin dapat meningkatkan efek simpatik dari obat adrenergik

Psikosis merupakan gangguan tilikan pribadi yang menyebabkan ketidakmampuan seseorang menilai realita dengan fantasi dirinya. Hasilnya, terdapat realita baru versi orang psikosis tersebut. Psikosis adalah suatu kumpulan gejala atau sindrom yang berhubungan gangguan psikiatri lainnya, tetapi gejala tersebut bukan merupakan gejala spesifik penyakit tersebut, seperti yang tercantum dalam kriteria diagnostik DSM-IV (Diagnostic and Statistical Manual of Mental Disorders) maupun ICD-10 (The International Statistical Classification of Diseases) atau menggunakan kriteria diagnostik PPDGJ- III (Pedoman Penggolongan dan Diagnosis Gangguan Jiwa). Arti psikosis sebenarnya masih bersifat sempit dan bias yang berarti waham dan halusinasi, selain itu juga ditemukan gejala lain termasuk di antaranya pembicaraan dan tingkah laku yang kacau, dan gangguan daya nilai realitas yang berat. Oleh karena itu psikosis dapat pula

rasa lelah yang berlebihan setelah aktivitas rutin yang biasa. termasuk penyakit psikis yang dibawa sejak lahir. Mekanisme kerja ATS tampaknya mengatur penggunaan neurotransmiter norepinefrin dan serotonin pada otak. Golongan ini digunakan pada pasien yang depresi dan juga mengalami kecemasan. Anti deprasan seperti amitriptilin juga memiliki efek anti kejang. 2 Meringankan insomnia 3 Untuk mengurangi kejang / serangan dalam perawatan epilepsi. panik. atau aktivitas kehidupan.diartikan sebagai suatu kumpulan gejala/terdapatnya gangguan fungsi mental. pekerjaan. Kondisi yang cukup parah menyebabkan gangguan klinis yang signifikan atau perusakan dalam keadaan sosial. hilang minat dan semangat. 6 Untuk meningkatkan mood dan atau meningkatkan kesupelan. Obat ini juga berguna dalam pengobatan gangguan panik. Antidepresan digunakan untuk tujuan klinis dalam sejumlah indikasi termasuk yang berikut ini : 1 Untuk mengurangi perasaan gelisah. Gejalanya tidak disebabkan oleh kondisi medis. dan stres. Antideprasan merupakan obat-obat yang efektif pada pengobatan depresi. Beberapa gejala Gangguan Depresi adalah perasaan sedih. atau untuk penggunaan jangka lama dimana dikhawatirkan timbul ketergantungan bila menggunakan benzodiazepine. atau bidang-bidang penting lainnya. malas beraktivitas. Indikasi klinis utama untuk penggunaan antidepresan adalah penyakit depresif mayor. bila kondisi depresi seseorang sampai menyebabkan terganggunya aktivitas sosial sehari-harinya maka hal itu disebut sebagai suatu Gangguan Depresi. daya nilai realitas. Manfaat Klinis dengan riwayat jantung yang dapat diterima dan gambaran EKG dalam batas . efek samping obat. gangguan ansietas (cemas) lainnya dan enuresis pada anak-anak. Jenis anti depresanadalah: 1 antidepresan trisiklik (ATS) 2 inhibitor monoamine oksidase (MAOI) 3 inhibitor reuptake serotonin selektif (SSRI) dan sekelompok antidepresan lain yang tidak termasuk tiga kelas pertama. respon perasaan. 5 Untuk menurunkan tekanan darah dan atau denyut jantung. meringankan gejala gangguan depresi. Berbagai riset terdahulu menunjukkan bahwa obat ini berguna untuk mengatasi gangguan defisit perhatian pada anakanakdanbulimiasertanarkolepsi. dan gangguan pola tidur. Dinamakan trisiklik karena struktur molekulnya mengandung 3 cincin atom. 4 Menyebabkan relaksasi otot pada kondisi ketegangan otot. AntidepresanTrisiklik Obatantidepresantrisiklik adalah sejenis obat yang digunakan sebagai antidepresan sejak tahun 1950an. Selektif serotonin reuptake inhibitor (SSRI) seperti citaloram bisa digunakan untuk serangan panic. Inhibitor MAO seperti meclobemid sangat berguna pada pasien depresi dengan fobia. komunikasi dan hubungan antara individu dengan lingkungannya Depresi adalah suatu kondisi medis-psikiatris dan bukan sekedar suatu keadaan sedih.

Dosis lazim diberikan 0. seperti mulut kering.5 mg sehari 3 kali Untuk pasien lanjut usia dosis diberikan mulai 0. Efek samping toksik termasuk kebingungan. konsentrai buruk. iprindole. hipotensi ortostatik.normal.75 mg . amoxapine. ATS aman dan efektif dalam pengobatan penyakit depresif akut dan jangka panjang. depresi pernafasan.5 mg .25 mg. pandangan kabur. imipramine.0. dapat ditambah sesuai kebutuhan dan toleransi tubuh Indikasi : Antiansietas termasuk neurosis ansietas.25-0.75 mg sehari dalam dosis terbagi. takikardia. bradikardia. Obat ini menyebabkan sedasi dan efek samping antikolinergik. debil (lemah) dan gangguan fungsi hati berat: 0.5 mg.0. Untuk pasien lanjut usia. Jika perlu dosis dapat dinaikkan dengan interval 3-4 hari hingga' maksimum 4 mg sehari dalam dosis terbagi. 3 kali sehari. Dosis lazfrfnaibefiKarrO:5 mg -~COTng sehari dan terbagi dalam beberapa dosis Untuk keadaan gangguan panik dosis diberikan mulai 0. Reaksi yang merugikan dan pertimbangan keperawatan.5 mg . protriptyline. kejang. gejala-gejala ansietas Antidepresi termasuk ansietas yang berkaitan dengan depresi Antipanik termasuk penyakit-penyakit atau gangguan panik dengan atau tanpa agoraphobia DOSIS: 0. Alprazolam 0. ditingkatkan bertahap jika perlu.5 mg dalam Tfcssls ieTOagi. 23 kali sehari. perawat harus mampu mengetahui efek samping umum dari anti depresan dan mewaspadai efek toksik serta pengobatannya. lofepramine. terutama bagi individu di atas usia 40 tahun. dan trimipramine.1. kebingungan sementara. dan fotosensitivitas.75 mg. retensi urine. konstipasi. . dalam dosis terbagi. delirium. takikardia. Contoh obat-obatan yang tergolong antidepresan trisiklik diantaranya adalah amitriptyline. halusinasi. Kebanyakan kondisi ini adalah efek samping jangka pendek dan biasa terjadi serta dapat diminimalkan dengan menurunkan dosis obat.25 Dosis dan Cara Pemakaian : Untuk keadaan ansietas dosis diberikan mulai dari 0.5 mg .1 0 mg diberikan saat menjelang tidur atau 0. dan koma.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful