MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN INDONESIA GUNA MENGHADAPI ERA GLOBALISASI DALAM RANGKA KETAHANAN NASIONAL

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Umum
Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan, demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri. Secara singkat wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa tentang diri dan lingkungannya berdasarkan cita-cita dan tujuan nasionalnya, atau dengan kata lain wawasan kebangsaan merupakan pokok-pokok pikiran tentang cita-cita dan tujuan nasional suatu bangsa. Wawasan kebangsaan Indonesia lahir dari kesadaran segenap masyarakat untuk bersatu memperjuangkan kemerdekaan, kesejahteraan, dan kedamaian bangsa Indonesia. Sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia yang majemuk dan wilayahnya berupa kepulauan yang terletak di wilayah Asia Tenggara. Wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif, wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum. Wawasan kebangsaan bertujuan menghidupkan kembali semangat kebangsaan, mendorong terwujudnya hidup yang harmonis, menjaga keutuhan bangsa serta mendorong pencapaian cita-cita tujuan nasional. Namun saat ini kesadaran berbangsa kian memudar, gerakan reformasi 1998 disatu sisi memberikan perubahan pada beberapa dimensi, tetapi disisi yang lain gerakan reformasi belum bisa memperbaiki krisis akan nasionalisme dan komitmen kebangsaan yang semakin hari mengarah kepada jurang degradasi. Akibatnya banyak hal yang dilakukan oleh rakyat Indonesia dengan maksud dan tujuan memperbaiki sosial ekonomi mereaka tanpa

1

memperhatikan nilai, norma dan konsepsi dan semangat wawasan kebangsaan yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Disamping itu, degradasi sangat berdampak pada krisis kesatuan dan persatuan, oleh karena itu banyak terjadi berbagai konflik yang berdimensi agama, etnis, ras dan yang lainnya yang secara nyata mengangncam keutuhan wilayah NKRI. Hal itu terjadi karena wawasan kebangsaan yang tidak dijadikan spirit utuk membangun dan memajukan bangsa saat ini, sehingga krisis tersebut belum menunjukan tandatanda kapan akan berakhir. Menyikapi situasi dan kondisi yang terjadi, maka dibentuklah makalah Wawasan Kebangsaan ini yang mempunyai maksud dan tujuan untuk menumbuhkan dan menguatkan semangat wawasan kebangsaan

1.2 Maksud dan Tujuan Memberikan tambahan pengetahuan terhadap para pembaca tentang wawasan nusantara yang mencakup wawasan kebangsaan dalam menghadapi era globalisasi dalam rangka ketahanan Nasional

1.3 Ruang Lingkup Ruang lingkup yang akan dibahas di dalam makalah ini, meliputi wawasan Nusantara yang mencakup wawasan kebangsaan Indonesia secara Nasional. Dimana wawasan kebangsaan tersebut dapat memeperkuat rasa cinta terhadap Tanah Air sebagai bentuk ketahanan Nasional untuk menghadapi era globalisasi saat ini.

1.4 Metode dan Pendekatan
Metode yang digunakan di dalam pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut. a. Library Resources adalah metode penggunaan berbagai macam sumber buku yang berkaitan dengan wawasan nusantara, wawasan kebangsaan, era globalisasi serta ketahanan nasional.

2

b. Web Resources adalah metode penggunaan berbagai macam sumber informasi melalui media internet yang berkaitan dengan wawasan nusantara, wawwasan kebangsaan, era global, serta ketahanan nasional. Kemudian pendekatan yang digunakan adalah pendekatan komprehensif integral, yaitu sebuah pendekatan yang menganalisa suatu masalah dari berbagai aspek yang ada, seperti pendidikan, budaya, sosial, ekonomi, politik.

1.5 Sistematika
Sistematika penulisan makalah ini adalah sebagai berikut. Tata urut tiap Bab di dalam makalh ini. Bab I Pendahuluan 1.1 Umum 1.2 Maksud dan Tujuan 1.3 Ruang Lingkup 1.4 Metode dan pendekatan 1.5 Pengertian Bab II LandasanPemikiran 2.1 Umum 2.2 Landasan Idiil Pancasila 2.3 Landasan Konstitusional UUD 1945 2.4 Landasan Wawasan Nusantara 2.5 Landasan Konstutisional Ketahanan Nasional 2.6 Landasan Operasional Garis-garis Besar Haluan Negara Bab III KetahananNasional 3.1 Ketahanan Nasional Saat Ini 3.2 Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Nasional Saat Ini 3.3 Pengaruh Dari Ketahanan Nasional 3.4 Solusi Terhadap Ketahanan Nasional 3.5 Cara Menjaga Ketahanan Nasional Bab IV Wawasankebangsaan Indonesia 4.1 Pengertian Wawasan Kebangsaan Indonesia 4.2 Tujuan Wawasan Kebangsaan Indonesia 4.3 Perkembangan Wawasan Kebangsaan Indonesia

3

Mengingat hal tersebut dapat membuat kita semakin mencintai tanah air. Dimana wawasan Nusantara mencakup wawasan kebangsaan Indonesia.1 Pengertian era-globalisasi 5. pendidikan. sosial. Bangsa Indonesia beserta para generasi muda yang ada.poin yang terdapat di dalam wawasan nusantara sebagai wawsan kebangsaanNegara Indonesia.5 Cara meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia 4. adalah sebuah wawasan mengenai nusantara atau Indonesia. Termasuk terpengaruh dengan berbagai aspek yang ada di dalamnya. dengan era global adalah Wawasan Nusantara ayang mencakup wawasan kebangsaan dapat menjadi benteng 4 . c. Wawasannusantara. dan terutama kebangsaan serta gaya hidup.4 Harapan atas terwujudnya konsepsi globalisasi Bab VI Korelasi Antara Wawasan Kebangsaan Di Era Globalisasi Dalam Lingkup Ketahanan Nasional 6.2 Dampak positif era-globalisasi 5.1 Pengaruh Globalisasi terhadap Ketahanan Nasional 6. pendidikan. Relasi antara wawasan nusantara itu sendiri.6 Pengertian a. sangatlah penting. politik.2 Hubungan Wawasan Nusantara dengan Ketahanan Nasional 6. sangat mudah terpengaruh oleh era global ini. Era Globalisasi adalah era dimana banyaknya alur pertukaran dan pengadpatasian budaya.3 Dampak negatife era-globalisasi 5. Sayangnya. Mengenal.4 Dampak Positif dan Negatif Wawasan Kebangsaan Indonesia 4. b.5 Pengaruh Wawasan Kebangsaan Indonesia dalam Ketahanan Nasional Bab V Era-Globlasisasi 5.3 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia Dalam Rangka Menghadapi Era Globalisasi 6. ekonomi.4 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Guna Menghadapi Era globalisasi Dalam Rangka Ketahanan Nasional 1. bangsa kita. mengetahui dan memehami serta melakukan poin.4.

Riau. Berbagai pemberontakan PKI. Beberapa ancaman dalam dan luar negeri telah dapat diatasi bangsa Indonesia dengan adadnya tekad bersama-sama menggalang kesatuan dan kecintaan bangsa. Meski demikian. Sudah sejak lama Indonesia menjadi incaran banyak negara atau bangsa lain. bangsa Indonesia memegang satu komitmen bersama untuk tegaknya negara kesatuan Indonesia. meskipun akhirnya kenyataan politik menyebabkan lepasnya kembali daerah tersebut. dari yang bersifat kegiatan fisik sampai yang idiologis. PRRI Permesta dan juga gerakan sparatis di Timor. tetapi juga dari dalam. karena potensinya yang besar dilihat dari wilayahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak.atau ketahanan Nasional bagi Bangsa Indonesia dalam hal berbagai aspek. Terbukti. Kenyataannya ancaman datang tidak hanya dari luar. ancaman dan gangguan dari dalam juga timbul.Timur yang pernah menyatakan dirinya berintegrasi dengan Indonesia. Ancaman sparatis dewasa ini ditunjukan dengan banyaknya wilayah atau propinsi di Indonesia yang menginginkan dirinya merdeka lepas dari Indonesia seperti Aceh. dan beberapa daerah lain begitu pila beberapa aksi provokasi yang mengganggu kestabilan kehidupan sampai terjadinya berbagai 5 . Irian Jaya. Sehingga bangsa kita tetap memiliki identitasnya sebagai bangsa yang bersatu untuk menghadapi era global. Dorongan kesadaran bangsa yang dipengaruhi kondisi dan letak geografis dengan dihadapkan pada lingkungan dunia yang serba berubah akan memberikan motivasi dlam menciptakan suasana damai. BAB II LANDASAN PEMIKIRAN 2. setelah perjuangan bangsa tercapai dengan terbentuknya NKRI.1 Umum Terbentuknya negara Indonesia dilatar belakangi oleh perjuangan seluruh bangsa. RMS (Republik Maluku Selatan).

dapat 6 . 2. meskipun demikian gangguan dan ancaman akan terus ada selama perjalanan bangsa. tetapi sekaligus juga telah menjadi tujuan kehidupan berbangsa dan bernegara. maka diperlukan kondisi dinamis bangsa yang dapat mengantisipasi keadaan apapun terjadi dinegara ini. hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar. Ketahanan nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman.kerusuhan yang diwarnai nuansa etnis dan agama dan gangguan dari luar adalah gangguan dari negara lain yang ingin menguasai pulau-pulau kecil yang masih berada di didalam wilayah NKRI namun dekat dengan wilayah negara lain. UUD 45. kemudian. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional. sebab dasar Negara merupakan rambu bagi arah suatu pemerintahan agar sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan. maka tidak dapat tidak. identitas.2 Landasan Idiologi Suatu bangsa mutlak perlu memiliki suatu dasar Negara. Dengan dasar Negara Pancasila dan tujuan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Sehingga. Bangsa Indonesia telah berusaha menghadapi semua ini dengan semangat persatuan dan keutuhan. maka cita-cita kemerdekaan Indonesia adalah mewujudkan suatu masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas. tantangan. Pancasila bukan saja sebagai dasar negara. Dengan demikian. Sejalan dengan Mukadimah Undang-undang Dasar 1945. dan Wawasan nusantara. Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh berlandaskan Pancasila. pedoman atau caracara guna mencapai tujuan tersebut juga harus Pancasila.

Pancasila adalah kepribadian bangsa Indonesia: Hal ini berarti bahwa sikap mental. 4. Seperti halnya demokrasi: dari rakyat. Pancasila adalah jiwa bangsa Indonesia Hal ini berarti bahwa Pancasila melekat erat pada kehidupan bangsa Indonesia. Segala aktivitas oleh Pancasila. Oleh sebab itu. maka itu berarti sudah tidak demokratis lagi. Jika salah satu komponen ini tidak terpenuhi. dan menentukan eksistensi bangsa Indonesia. penuntun. maka tujuan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila tidak mungkin dapat terwujud. juga bukan demokrasi. menunjukkan bahwa arti dan fungsi Pancasila bukan saja menjadi dasar negara. Apalagi jika bukan dari rakyat – oleh rakyat – untuk rakyat sekalipun. pedoman yang Pancasila dan tujuan yang Pancasila juga tidak mungkin terwujud. Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia: Hal ini berarti bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasiladipergunakan sebagai petunjuk.oleh rakyat – untuk rakyat. tingkah laku dan amal perbuatan bangsa Indonesia mempunyai ciri-ciri khas yang dapat membedakan dengan bangsa lain. dari (dasar) Pancasila dengan (pedoman) Pancasila untuk Pancasila. Jika salah satu komnponen ini diganti. maka dasar negara dasar negara yang Pancasila. Ciri-ciri khas inilah yang dimaksud dengan kepribadian. Adanya realita semacam ini.dikatakan. dan pegangan dalam Indonesia dalam mengatur sikap dan tingkah laku manusia kehidupanbermasyarakat. Atau: dari rakyat – oleh rakyat – tetapi bukan untuk rakyat. atau tidak terpenuhi. tetapi juga mempunyai arti dan fungsi yang semakin banyak lagi. Jika hal itu tidak terpenuhi. Pancasila adalah falsafah hidup bangsa Indonesia: 7 . juga bukan demokrasi. Pancasila. dengan dasar Pancasila harus berpedoman Pancasila dan harus bertujuan masyarakat yang Pancasila juga. Kedudukan dan fungsi Pancasila dapat menjadi: 1. bangsa Indonesia disemangati 2. berbangsa dan bernegara. Sebagai contoh: dari rakyat – bukan oleh rakyat –untuk rakyat maka bukan demokrasi lagi. dan kepribadian bangsa Indonesia adalah 3.

Pancasila adalah dasar Negara Repbuplik Indonesia: Hal ini berarti bahwa Pancasila dipergunakan sebagai dasar dan pedoman dalam mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan negara. Isi perundang-undangan di Indonesia harus dan tujuan dari semua berdasarkan. Dalam kamus weltanschauung diberi arti conception of the world. 5. Jadi mencintai kebenaran. Jerman-Inggris anshauung berarti pandangan. Jadi weltanschauung berarti pandangan dunia atau pandangan falsafah hidup atau philoshopischegrondslag (dasar filsafat). Philos atau philein berarti to love (mencintai atau mencari). Pancasila sebagai weltanshauung bangsa Indonesia atau sebagai philosophische grondslag bangsa Indonesia: Kata-kata ini diucapkan oleh Ir. Pancasila adalah perjanjian luhur rakyat Indonesia: Hal ini berarti bahwa Pancasila telah disepakati dan disetujui oleh rakyat Indonesia melalui perdebatan dan tukar pikiran baik dalam sidang BPUPKI maupun PPKI oleh para pendiri negara. 7. Pancasila oleh bangsa Indonesia diyakini benar-benar memiliki kebenaran. Pancasila dalam pengertian ini disebut dalam Pembukaan UUD 1945. sikap hidup. Kita semua tersebut dipertahankan terus oleh negara dan bangsa mempunyai janji untuk melaksanakan. philosophy of life. idup. secara harafiah. Falsafah berarti pula pandangan hidup. atau 6. Pancasila bangsa Indonesia mempunyai arti bahwa. Pancasila dan tidak boleh bertentangan dengan jiwa Pancasila. Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945 di muka sidang BPUPKI. atau tuntunan hidup.Falsafah berasal dari kata Yunan “philosophia”. Sophia berarti wisdom. mempertahankan serta tunduk pada azas Pancasila. 8 . Perjanjian luhur Indonesia. Welt berarti dunia. falsafah berarti sebagai falsafah hidup kebijaksanaan atau kebenaran. Dengan demikian. pegangan hidup.

Hal ini berarti. sangat mengerti dan sekaligus juga sangat menghormati perbedaan yang ada di dalam masyarakat Indonesia. (GBHN). dan oleh sebab itu mereka juga sangat menyadari pentingnya persatuan bagi bangsa Indonesia. terutama mereka yang terlibat dalam penyusunan dasar negara. dan bukan kepentingan yang lebih kecil. Hal ini berarti. Artinya. suku bangsa. Menyikapi realita semacam ini.8. yakni Sila Persatuan Indonesia. lebih 9 . Artinya. Perbedaan adalah juga kodrati yang ada di mana-mana. jalan keluarnya tidak dapat tidak adalah menjadikan perbedaan yang ada sebagai suatu kekayaan yang justru harus dijunjung tinggi dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi. Apalagi harus dihilangkan dari muka bumi ini. golongan maupun daerah. Mereka juga menyadari bahwa perbedaan sangat potensial menimbulkan perpecahan bangsa. bahwa landasan idiil GBHN Arti dan fungsi Pancasila sebenarnya masih banyak lagi. golongan kepentingan. Apakah itu perbedaan bahasa (daerah). Pencantuman Sila Persatuan bagi bangsa Indonesia selain menyadari pentingnya persatuan bagi kelangsungan hidup bangsa. di negara manapun juga dan di bangsa manapun juga. politik. Disebutnya sila Persatuan Indonesia sekaligus juga menunjukkan. bahwa Pancasila sangat menekankan dan menjunjung tinggi persatuan bangsa. dan bukan sesuatu yang harus diingkari. Dalam wacana nasional maka barometer yang harus dijunjung tinggi adalah kepentingan nasional. bahkan juga agama. bahwa para pemimpin bangsa.budaya. juga menunjukkan adanya pemahaman bahwa perbedaan itu suatu realita yang tidak mungkin dihilangkan oleh manusia. salah satunya adalah: Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa. Perbedaan sesungguhnya adalah suatu hikmah yang harus disukuri. bahwa bangsa Indonesia memiliki perbedaanperbedaan.Pancasila sebagai Pemersatu BangsaSila ketiga Pancasila. Pancasila adalah landasan idiil: Kalimat ini terdapat dalam ketetapan MPR mengenai Garis-garis Besar Haluan Negara adalah Pancasila. bahwa Pancasila juga menjadi alat pemersatu bangsa.

3 Landasan Konstitusional UUD 1945 Landasan Konstitusional. Oleh sebab itu perpecahan sebagai lawan dari persatuan mutlak perlu dihindari dan disingkirkan dari kehidupan bermasyarakat. dan persatuan butuh perdamaian. Bangsa Indonesia senantiasa akan berjuang untuk mencegah maupun melawan segala macam dan bentuk usaha usaha ataupun perilaku yang menjurus pada penjajahan. berbangsadan bernegara.rendah. Dari penjelasan ini. semua manusia memerlukan persatuan dan kerjasama di antara umat manusia. 2. UUD 1945 mereaksikan sikap bangsa Indonesia yang menentang segala macam bentuk penjajahan. Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 bukanlah merupakan hadiah. Karena pada hakekatnya. perpecahan atau pertikaian justru akan menghancurkan umat manusia itu sendiri. 2. UUD 1945 memberikan landasan serta tujuan dalam pengembangan sistem serta penyelenggaraan pertahanan Negara. kita semakin tahu dan sadar. Dengan kesadaran semacam ini. ataupun yang lebih sempit. Undang Undang Dasar 1945 adalah sumber dari hukum yang berlaku di Indonesia. maka terlihat jelas bahwa persatuan bangsa sesungguhnya nilai luhur yang seharusnya dijunjung tinggi oleh semua umat manusia.Oleh karena itulah bangsa Indonesia menempatkan kemerdekaan sebagai kehormatan bangsa yang harus tetap dijaga dan dipertahankan sepanjang masa. Kerjsama butuh persatuan. mengingat kebenaran dan kebutuhan yang dihadapi oleh seluruh umat manusia. Seloka Bhineka tunggal Ika memang sangat tepat untuk direnungkan kembali esensi dan kebenaran yang terkandung di dalamnya. melainkan diperoleh dari hasil perjuangan pergerakan bangsa Indonesia melalui pengorbanan jiwa dan raga.4 Landasan Visional Wawasan Nusantara 10 . bahwa Sila Persatuan Indonesia sangat tepat dicantumkan dalam dasar negara. oleh karena itu UUD 1945 dijadikan landasan konstitusional sesuai dengan fungsi dan kedudukannya. Karena pada hakekatnya semua bangsa.

Dalam upaya mencapai cita-cita dan tujuan nasionalnya. Wawasan Nusantara adalah bagaimana cara pandang bangsa Indonesia tentang diri serta lingkungannya sebagai satu kesatuan yang utuh.5 Landasan Konsepsional Ketahanan Nasional Ketahanan nasional. keuletan. 11 . 2.Landasan Visional.6 Landasan Operasional GBHN GBHN adalah sebagi landasan wawasan operasional dalam wawasan nusantara. tantangan. 2. yaitu merupakan kondisi dinamis yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kemampuan sebagai konsepsi nasional. Agar dapat mengatasinya. Indonesia tersusun dari gugusan kepulauan Nusantara beserta segenap isinya sebagai suatu kesatuan serta sarana untuk membangun dan menata diri menjadi bangsa yang berdaya saing tinggi. dan daya tahan yang dinamakan ketahanan nasional. bangsa Indonesia mengahadapi berbagai ancaman. yang dikukuhkan MPR dalam ketetapan Nomor : IV/MPR/1973 pada tanggal 22 Maret 1973. Hal tersebut mengandung arti bahwa setiap ancaman terhadap sebagian ataupun seluruh wilayah Indonesia merupakan ancaman terhadap kedaulatan Nasional yang harus dihadapi bersama. berkedudukan sebagai landasan konsepsional. basngsa indonesia harus memiliki kemampuan. hambatan dan gangguan.

1 Ketahanan Nasional Saat Ini Pengertian ketahanan nasional adalah kondisi dinamika. bangsa Indonesia harus memiliki kemampuan. Ancaman di dalam negeri Contohnya adalah pemeberontakan dan subversi yang berasal atau terbentuk dari masyarakat indonesia. Ancama dari luar negeri Contohnya adalah infiltrasi. yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan. subversi dan intervensi dari kekuatan kolonialisme dan imperialisme serta invasi dari darat.BAB III KETAHANAN NASIONAL 3. udara dan laut oleh musuh dari luar negri. 12 . dan daya tahan yang dinamakan ketahanan nasional. 2. identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. Dalam perjuangan mencapai cita-cita/tujuan nasionalnya bangsa Indonesia tidak terhindar dari berbagai ancaman-ancaman yang kadangkadang membahayakan keselamatannya. Bentuk-bentuk ancaman menurut doktrin hankamnas (catur dharma eka karma) : 1. Cara agar dapat menghadapi ancaman-ancaman tersebut. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas. hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. keuletan.

keberadaan. baik jenisnya maupun besarnya. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamik yang dimiliki suatu bangsa. Sejak mulai dengan membahas masalah ketahanan nasional sampai sekarang. Karena itu ketahanan nasional harus selalu dibina dan ditingkatkan. yang didalamnya terkandung keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional. Dapat dikatakan bahwa istilah itu telah menjadi milik nasional. Istilah ketahanan nasional pada waktu itu dipakai dalam rangka pembahasan masalah pembinaan teritorial atau masalah pertahanan keamanan pada umumnya. telah dihasilkan tiga konsepsi. Pada saat itu istilah itu belum diberi definisi tertentu. Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dan kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat. Kekuatan ini diperlukan untuk mengatasi segala macam ancaman. Dan inilah yang disebut dengan sifat dinamika pada ketahanan nasional. yang disebut dalam konsep 1968 adalah sebagai berikut : Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan kita dalam menghadapi segala kekuatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara dan bangsa Indonesia. 13 . tantangan. Disamping itu belum pula disusun konsepsi yang lengkap menyeluruh tentang ketahanan nasional. sebelumnya kita sudah tau arti dari wawasan nusantara. Bisa jadi ancaman-ancaman tersebut dari dalam ataupun dari luar. Untuk mengetahui ketahanan nasional. Ketahanan Nasional baru dikenal sejak permulaan tahun 60 an. Pengertian atau devenisi pertama Lemhanas. hambatan dan gangguan yang langsung atau tidak langsung akan membahayakan kesatuan. berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. serta kelangsungan hidup bangsa dan negara.Ancaman yang dihadapi juga tidak sama. Dewasa ini istilah ketahanan nasional sudah dikenal diseluruh Indonesia. sesuai dengan kondisi serta ancaman yang akan dihadapi.

Pembinaan ketahanan nasional kita dilakukan di bidang : ideology. maka ketahanan nasional merupakan suatu kondisi dinamis yang berisikan keuletan dan ketangguhan. identitas. yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas. yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional. sebagai gantinya dirumuskan apa yang dimaksud kan dengan istilah ketahanan nasional. Perumusan 1972 bersifat universal. sosial budaya serta pertahanan dan keamanan. didalam menghadapi didalam menghadapi dan mengisi segala tantangan. dalam arti bahwa rumusan tersebut dapat diterapkan dinegara-negara lain. baik secara serempak maupun menurut prioritas kebutuhan kita. ekonomi. Ketahanan nasional sebagai kondisi. 14 . hambatan. Apabila kita bandingkan dengan yang terdahulu. Tidak lagi diusahakan adanya suatu devenisi. maka akan tampak perbedaan antara lain seperti berikut : a. berisi keuletan dan ketangguhan. yang berarti bahwa kondisi itu dapat berubah. c. terutama di Negara-negara yang sedang berkembang. politik. Jika dahulu ketahanan nasional di identikkan dengan keuletan dan daya tahan.Pengertian kedua dari Lemhanas yang disebut dalam ketahanan nasional konsepsi tahun 1969 merupakan penyempurnaan dari konspsi pertama yaitu : Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan suatu bangsa yang mengandung kemampuan untuk memperkembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala ancaman baik yang datang dari luar maupun yang datang dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara Indonesia. ancaman. serta gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Ketiga perspektif tersebut sebagai berikut : 1. kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan mengejar perjuangan nasional. Terdapat tiga perspektif atau sudut pandang terhadap konsepsi ketahanan nasional. b. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamis suatu bangsa.

Aspek politik. Keadaan atau kondisi ideal demikian memungkinkan suatu negara memiliki kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga mampu menghadapi segala macam ancaman dan gangguan bagi kelangsungan hidup bangsa yang bersangkutan. baik pada saat membangun maupun memecahkan masalah kehidupan. sosial budaya. Integral dalam arti pendekatan yang mencerminkan antara segala aspek / isi. 2. Dari aspek sosial budaya. Hal ini jelas-jelas melanggar ideologi atau dasar negara Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai dan hak asai manusia. Dalam hal pemikiran. Kondisi ketahanan nasional Indonesia saat ini kurang baik. Contohnya. ketahanan nasional menggambarkan pendekatan yang integral. Hal ini membuat negara kita dikatakan memiliki ketahanan nasional yang kurang baik. masyarakat. 3. Dilihat dari berbagai aspek ketahanan nasional.Perspektif ini melihat ketahanan nasional sebagai suatu penggambaran atas keadaan yang seharusnya dipenuhi. Pada aspek ekonomi. banyak pula kasus yang tidak sesuai dengan hukum yang berlaku. Sebagai doktrin dasar nasional. metode atau cara dalam menjalankan suatu kegiatan khususnya pembangunan negara. banyak kasus di luar negeri sana seperti di Arab dan Malaysia yang merendahkan martabat TKI sebagai manusia. politik dan geografi. ideologi. Ketahanan nasional sebagai doktrin. dan penyelenggara negara menerima dan menjalankannya. Sebagai suatu pendekatan. Gayus yang bisa bebas dan ke Bali untuk menonton 15 . Ketahanan nasional sebagai sebuah pendekatan. aspek ekonomi. Hal ini membuat ketahanan nasional di negara kita ini semakin kurang baik. ada banyak budaya asli Indonesia yang dicuri dan diakui negara lain. konsep ketahanan nasional dimasukkan dalam GBHN agar setiap orang. negara Indonesia sedang terjadi banyak kasus korupsi dimana-mana. Ketahanan nasional merupakan salah satu konsepsi khas Indonesia yang berupa ajaran konseptual tentang pengaturan dan penyelenggaraan bernegara. Aspek ideologi. Antara lain. pendekatan ini menggunakan pemikiran kesisteman (system thinking).

pertandingan.1 Aspek Ideologi Ideologi adalah perangkat prinsip pengarahan (guiding principles) yang dijadikan dasar serta memberikan arah dan tujuan untuk dicapai dalam melangsungkan hidup dan kehidupan nasional suatu bangsa dan negara. maupun sehubungan dengan pemanfaatan bumi. baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Aspek geografi. Ekonomi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan upaya manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.2. 3. di dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. hambatan. perbatasan kurang di jaga dengan baik. ada wilayah Indonesia yang diakui milik negara lain. Ini terjadi karena lemahnya ketahanan nasional Indonesia. 3.2.Upaya untuk memenuhi kebutuhan 16 . dan gangguan. berisi keuletan dan keteguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional. Ketahanan Nasional di bidang ideologi dapat diartikan sebagai kondisi dinamik suatu bangsa. yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan ideologi suatu bangsa dan negara. ancaman. dan segala kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. dan agar tampuk produksi tidak jatuh ke tangan orang seorang yang memungkinkan ditindasnya rakyat banyak oleh segelintir orang yang berkuasa. uang menguasai hukum.2 Aspek Ekonomi Peranan Negara dalam system ekonomi kerakyatan sesuai dengan pasal 33 lebih ditekankan bagi segi penataan kelembagaan melalui pembuatan peraturan perundang-undangan.Penataan itu baik menyangkut cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak.2 Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Nasional 3. air.Tujuannya adalah untuk menjamin agar kemakmuran masyarakat senantiasa lebih diutamakan daripada kemakmuran orang seorang.

efisiensi berkeadilan. Tingkat integritas ekonomi. Margin of savety dari garis kemiskinan dan tingkat pertumbuhan ekonomi. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas azas kekeluargaan. • Ketahanan di Bidang Ekonomi Ketahanan ekonomi nasional merupakan suatu konsep yang berkaitan dengan banyak dimensi. d. serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional. c. f. Keunggulan kompetitif produk-produk ekonomi nasional. Stabilitas ekonomi. berwawasan lingkungan. sumber daya alam. e. d. Ketahanan system ekonomi terhadap goncangan dari luar system ekonomi. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. teknologi. Dimensi-dimensi itu meliputi : a. 17 . berkelanjutan.hidup meliputi kegiatan produksi barang dan jasa serta mendistribusikannya kepada konsumen atau pemakai.dan manajemen ekonomi di negara Indonesia. b. b. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan. kemandirian. Kemantapan ekonomi dari segi besarnya ekonomi nasional. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang. Pengelolaan dan pengembangan ekonomi Indonesia didasarkan pada pasal 33 UUD 1945 sebagai berikut : a. modal. e. Cabang-cabang produksi yang penting bagai Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara. Kegiatan produksi dalam perekonomian melibatkan factor-faktor produksi berupa: Tenaga kerja. c.

Untuk jangka panjang perlu ditempuh penanggulangan sebagai berikut: . Bumi dan sumber alam.Distribusi penduduk secara ekonomi geografis. Apabila kebijaksanaan ini ditempuh maka akan menimbulkan pengangguran kelihatan atau tak kelihatan. pendapatan ekspor dan modal asing.g.dll • Struktur ekonomi agraris merupakan tekanan berat atas areal tanah dan lingkungan dengan konsekuensi social yang amat luas. Faktor modal Modal dapat diperoleh dari tabungan. • Bencana alam seperti banjir dan musim kering. belum memiliki keterampilan teknologi yang memadai dan tingkat manajemen yang belum memenuhi harapan.Peningkatan keterampilan teknologi. • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketahanan di Bidang Ekonomi negara berkembang seperti Indonesia dalam pengelolaan factor produksi menjadi barang dan jasa mempunyai cirri sebagai berikut: a. karena persediaan tenaga kerja dan lapangan kerja yang cukup. pajak. • kurangnya kemampuan untuk memanfaatkan kekayaan alam dan juga. . .Keluarga berencana. . c. reinvestasi perusahaan.Transmigrasi. • Negara yang tidak mempunyai kekayaan alam sangat tergantung kepada impor bahan baku b. namun harus disertai dengan peningkatan keterampilan teknologis dan perluasan kesempatan kerja. Tingkat integritas ekonomi nasional dengan ekonomi global. Negara berkembang menghadapi 18 . Tenaga kerja Pertambahan penduduk yang cepat bisa menguntungkan.

Pembinaan permodalan bagi pengusaha golongan ekonomi lemah. e. misalnya: Labour intensive (Padat karya) Teknologi intermediate atau teknologi Elektra. Industrialisasi untuk perluasan lapangan pekerjaan. -Makin tinggi kapasitas produksi dan volume ekspor Negara industri. kerena pertumbuhan ekonomi yang tidak sama. sehingga tidak memungkinkan adanya tabungan • Dasar tariff pajak dan aparatur pemungutan pajak masih terbatas. 3. Untuk mengurangi masalah ekonomi dalam bidang modal perlu ditempuh strategi pembangunan yang bertujuan: 1. 4. • Kemampuan investasi modal perusahaan masih kurang. Prasarana atau infrastruktur 19 . misalnya disebabkan: • Pendapatan masyarakat rendah. Faktor teknologi Penggunaan teknologi memerlukan pertimbangan-pertimbangan. Teknologi mutakhir atau technocratium. -Akibat perkembangan tersebut ialah berupa kemerosotan harga bahan ekspor tradisional dan menurunkan hasil produksi Negara berkembang. 2.Melebarnya jurang pemisah antara Negara maju dengan Negara berkembang.Peningkatan produksi barang dan jasa untuk konsumsi dalam negeri dan untuk ekspor barang setengah jadi dan barang jadi. Hubungan dengan ekonomi luar negeri Hal-hal yang harus diperhatikan oleh Negara-negara berkembang di bidang hubungan ekonomi luar negeri adalah sebagai berikut: . d.kekurangan modal dan pemupukan modal dalam negeri terbatas.Memberikan pendidikan keterampilan secara masal dan terarah. f. makin mudah keadaan tersebut dipengaruhi oleh perkembangan pasaran internasional.

maka hal tersebut akan dibicarakan dalam bahasan berikut. Atas dasar itu. Pluralitas masyarakat Indonesia yang bersifat multi dimensional telah menimbulkan persoalan tentang bagaimana masyarakat Indonesia terintegrasi secara horizontal. Struktur Sosial di Indonesia Struktur masyarakat Indonesia ditandai oleh dua cirinya yang bersifat unik. memiliki kebudayaan yang sama. sementara sratifikasi social sebagaimana terwujud pada masyarakat Indonesia akan memberi bentuk pada integrasi. serta perbedaan kedaerahan. Karena itulah dapat dikatakan bahwa kebudayaan merupakan wujud tanggapan aktif manusia terhadap tantangan yang dating dari lingkungan. agama.Secara horizontal ditandai oleh adanya kesatuan-kesatuan berdasarkan perbedaan suku-bangsa. 20 . dan melakukan sebagian besar kegiatannya dalam kelompok tersebut.Usaha subversip dan infiltrasi baik dalam suasana damai. apalagi dalam keadaan perang selalu menjadikan prasarana sebagai sasaran utama dari pihak lawan.Secara vertical struktur masyarakat Indonesia ditandai oleh perbedaan-perbedaan vertical antara lapisan atas dan lapisan bawah yang cukup tajam.2. yang mendiami suatu wilayah tertentu.3 Aspek Sosial Budaya Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang secara relative mandiri hidup bersama cukup lama.Prasarana adalah factor utama bagi pertumbuhan dan kelangsungan ekonomi Negara. Aspek social biasanya mengacu pada masalah struktur social dan pola hubungan social yang ada di dalamnya. 3. Manusia mengembangkan kebudayaan tidak lain sebagai upaua mempertahankan kelangsungan hidupnya menghadapi berbagai tantangan yang muncul dari lingkungannya untuk kemudian mewujudkan kehidupan yang lebih baik. mengacu pada kondisi kebudayaan yang ada dalam masyarakat yang bersangkutan. sedangkan kalau kita bicara aspek budaya. adat.

kebiasaan berpakaian. 3. Politik di Indonesia: 1.2. Kondisi Budaya di Indonesia Lapisan social yang berbeda membawa perbedaan perilaku kebudayaan yang diwujudkan dalam keadaan tertentu seperti bahasa yang digunakan. Kebudayaan ini tidak sama dengan kebudayaan daerah tertentu tidak sama artinya dengan penjumlahan budaya-budaya daerah di kepulauan Indonesia. Perkataan puncak-puncak kebudayaan itu artinya adalah kebudayaan yang diterima dan dijunjung tinggi oleh sebagian besar suku-suku bangsa di Indonesia dan memiliki persebaran di sebagian besar wilayah Indonesia. DalamNegeri 21 . Apa yang disebutkan kebudayaan bangsa dalam penjelasan UUD 1945 dirumuskan sebagai puncak-puncak kebudayaan di daerah-daerah si seluruh Indonesia.Oleh karena itulah maka timbul persoalan yang timbul dari struktur masyarakat Indonesia yang demikian adalah bagaimana masyarakat Indonesia terintegrasi pada tingkat nasional sehingga menunjang penciptaan ketahanan nasional yang mantap. kebiasaan konsumsi makanan dan sebagainya.4 Aspek Politik Politik berasal dari kata politics dan atau policy yang berarti kekuasaan (pemerintahan) atau kebijaksanaan.Semua itu menambah keanekaragaman tampilan budaya masyarakat Indonesia. Kebudayaan nasional merupakan identitas dan menjadi kebanggaan Indonesia. Identitas bangsa Indonesia adalah manusia dan masyarakat yang memiliki sifat-sifat dasar: o Religius o Kekeluargaan o Hidup seba selaras o Kerakyatan Kebudayaan baru yang lebih penting daripada kebudayaankebudayaan lain dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa adalah kebudayaan nasional atau kebudayaan Indonesia.

BudayaPolitik Pencerminan dari aktualisasi hak dan kewajiban rakyat dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara yang dilakukan secara sadar dan rasional melalui pendidikan politik dan kegiatan politik sesuai dengan disiplinnasional. melaksanakan ketertiban dunia. Bebas artinya Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. c. berbangsa. Wadah penyaluran pengambilan keputusan untuk kepentingan masyarakat dan sekaligus wadah dalam menjaring/pengkaderan pimpinan nasional b. Landasan Politik Luar Negeri dalam Pembukaan UUD ‟45.KomunikasiPolitik Hubungan timbal balik antar berbagai kehidupan bermasyarakat. berdasar kemerdekaan. LuarNegeri Salah satu sasaran pencapaian kepentingan nasional dalam pergaulan antar bangsa. perdamaian abadi dan keadilan social dan anti penjajahan karena tidak sesuai dengan kemanusiaan dan keadilan. dan bernegara. Politik Luar Negeri Indonesia adalah bebas dan aktif. baik rakyat sebagai sumber aspirasi maupun sumber pimpinan-pimpinan nasional 1. d. 22 .ProsesPolitik Rangkaian pengambilan keputusan tentang berbagai kepentingan politik maupun kepentingan umum yang bersifat nasional dan penentuan dalam pemilihan kepemimpinan yang akhirnya terselenggara pemilu.Adalah kehidupan politik dan kenegaraan berdasarkan Pancasila dan UUD ‟45 yang mampu menyerap aspirasi dan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam satu system yang unsur-unsurnya: a.

Doktrin 2. Kepemimpinan nasional yang mengakomodasikan aspirasi yang hidup dalam masyarakat Ketahanan pada aspek politik luar negeri yaitu meningkatkan kerjasama internasional yang saling menguntungkan dan meningkatkan citra positif Indonesia.Hal itu dilaksanakan dengan menyusun.memperkecil ketimpangan dan mengurangi ketidakadilan dengan negara industri maju.Mewujudkan tatanan dunia baru dan ketertiban dunia. Geografi 5. Sistem Hankam 4. mengerahkan dan menggerakkan seluruh potensi dan kekuatan masyarakat dalam seluruh bidang kehidupan nasional secara terintegrasi dan terkoordinasi. tetapi berperan atas dasar cita-citanya.Perkembangan. perubahan. 3. Melindungi kepentingan Indonesia dari kegiatan diplomasi negatif negara lain dan hak-hak WNI di luar negeri perlu ditingkatkan. Ketahanan aspek politik dalam negeri = Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum. mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat.2. Wawasan Nasional 3.Peningkatan kualitas sumber daya manusia.5 Aspek Pertahanan Keamanan Pertahanan keamanan adalah daya upaya rakyat semesta dengan angkatan bersenjata sebagai inti dan merupakan salah satu fungsi utama pemerintah dalam menegakkan ketahanan nasional dengan tujuan mencapai keamanan bangsa dan negara serta keamanan perjuangannya. dan gejolak dunia terus diikuti dan dikaji dengan seksama. Faktor yang mempengaruhi ketahanan nasional di bidang pertahanan keamanan ialah : 1. Manusia 6.Aktif artinya Indonesia dalam internasional tidak bersifat reaktif dan tidak menjadi obyek. Integrasi Angkatan Bersenjata dan Rakyat 23 .Kerjasama dilakukan sesuai dengan kemampuan dan demi kepentingan politik.

1 Dampak Negatif Tak dapat disangsikan bahwa kemajuan pemikiran manusia yang senantiasa berupaya untuk menghasilkan hal-hal baru dalam hidupnya adalah hal wajar yang dilakukan sebagai makhluk yang berakal.7. Manajemen 11. Berangkat dari asumsi bahwa pemikiran manusia akan senantiasa merubah kondisi sosial. akan melemahkan dan memandulkan kreativitas. generasi yang muncul berikutnya adalah generasi yang nirkreativitas. Katakanlah. peradaban (civilzation) dan kesempurnaan hidupnya yang meskipun pada dasarnya akan senantiasa juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi peradaban itu sendiri. Kepimpinan 3.3 Dampak Positif dan Negatif Terhadap Ketahanan Nasional 3. tanpa ada upaya untuk membuatnya. maka hal yang demikian itu dapat diterima secara mutlak. Materiil 9. Pendidikan Kewiraan 8. Perubahan sosial. Alhasil. Belum lagi hal yang serupa itu diterima dan meresap pada diri anak-anak. Pada dasarnya perubahan itu dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup.Siklusnya dapat dicerna melalui adanya rekayasa sosial (social engineering). maka seumur hidupnya akan menjadi pengkonsumsi utama tanpa adanya niat untuk mencoba membuatnya dengan keinginan sendiri.3. Pengaruh luar negeri 12. Pada tahap 24 . kebiasaan manusia mengkonsumsi (membeli) makanan yang serba instant. Iptek 10. rekontruksi sosial (social recontruction). baik yang direncanakan maupun yang tidak dapat dikategorikan ke dalam hal di atas yang pada intinya adalah pengupayaan ke arah yang lebih baik dengan mencoba mereduksi dampak negatif dari social change itu.

Ia kemudian mengenakan berbagai atribut yang dianggap sebagai simbolisasi budaya maju seperti kritis. maka peran itu akan digantikan oleh sosok atau figur yang dapat menjembatani perubahan yang sedang terjadi. egoisme. perubahan yang sedang terjadi dan akan terjadi.ini akan muncul sikap menerima (receive) ataupun berupaya menolaknya (defence). Kondisi lain adalah meningkatnya mobilitas sekolah antara negara dimana juga telah mempengaruhi pengakuan terhadap budaya lokalnya. tradisional dan tertinggal. Apabila. Misalkan saja bila seseorang ingin bepergian ke tempat lain (negara Lain) maka tak seorangpun yang dapat mencegahnya apabila ia telah menetapkan bahwa ia harus berangkat. Penilaian itu dapat saja memicu lahirnya interpretasi bahwa apa yang melekat pada dirinya ketika memutuskan untuk bepergian itu dinilai sebagai sesuatu yang kolot. dalam upaya menghindari bentrok budaya (paling tidak dalam paradigma/pemikiran) maka pada saat itu dibutuhkan agenagen perubahan (social agent) sebagai media penyampai agenda perubahan itu. hipotesa kebudayaan selanjutnya adalah bahwa tidak akan pernah terjadi pergeseran kebudayaan apalagi upaya meninggalkan budaya lokal itu yang meskipun pada tataran performa seolah-olah kebudayaan itu telah bergeser atau ditinggalkan. Keadaan ini juga mengakibatkan adanya perpaduan (assimilation) di tempat baru dimana ia berpijak. 25 . Perubahan yang demikian itu justru harus dimaknai sebagai upaya pemberdayaan dan pemerkayaan kebudayaan itu sendiri sebagai system makna. yang tengah terjadi adalah pemerkayaan khasanah kebudayaan dan bukan pergeseran. diidolakan sebelumnya dengan dimana ia tinggal dan lihat. sehingga melahirkan penilaian apa yang diperoleh. Kemudian. Justru dengan demikian. perubahan itu muncul sebagai yang tidak direncanakan. Dengan begitu. maupun yang direncanakan ataupun tidak (kurang) direncanakan tidak akan mengalami benturan kebudayaan (peradaban) pada masyarakat kekinian. dan materialistis. Dengan begitu.

Justru. Yaitu adanya ketakutan terhadap anggapan sebagai person yang primitif. bahwa budaya lokal senantiasa akan bertahan (lestari) apabila sipelaku tidak membiarkan budaya (lokal)-nya itu tidak tertindas.Menolak dan menerima perubahan sosial sebagai dampak kemajuan. serta tingginya faktor komunikasi dan media penyampai. kecenderungan yang terjadi adalah bahwa perubahan itu adalah suatu hal yang tidak mungkin dapat dibatasi apalagi dihempang. Sirkumstansi yang demikian itu adalah opsi yang begitu sulit untuk dapat diterima. meresap dalam diri kita.3. Dengan begitu. tradisional dan konvensional. Namun demikian. kemudian akan memancarkan aura perubahan terhadap sikap dan prilaku kita. paroksi psikologis menjadi hambatan utama antara opsi menerima dan menolak. Lantas dalam situasi yang demikian ini dimana kemajuan zaman dan pola berfikir manusia tidak lagi dapat dibatasi. tidak tradisional dan tidak terbelakang apabila terdapat upaya sipelaku memajukan atau melakukan perubahan (innovation) dan penerapan (invention) terhadap apa yang disebut dengan budaya lokalnya itu.Perubahan yang terjadi dewasa 26 .Keadaan dimana sipelaku diperhadapkan pada situasi dan alternatif yang kritis seperti itu telah menciptakan adanya anggapan bahwa budaya (lokal) tidak mampu menyaingi budaya (global) yang sedang mendunia.2 Dampak Positif Suatu hal yang tak dapat dielak dan dipungkiri bahwa pola kehidupan manusia pada saat ini adalah bahwa manusia kini diperhadapkan pada situasi yang ambigu. apakah hal yang demikian itu juga disebut telah merubah kebudayaan?Tentu jawabnya adalah tidak.Sementara untuk menerima perubahan itu juga menimbulkan benturan psikologis dimana seseorang pelaku itu dicap sebagai orang yang kurang (tidak) menghargai kebudayaannya. bagi sebahagian orang tidak demikilan. Opsi untuk menolak dihantui oleh resistensi dari dalam diri pribadi dan lingkungan yang secara phisikologis akan turut mempengaruhi penolakan itu. seberapa jauhkah budaya lokal itu dapat bertahan? 3. kepiawaian kita dalam menerjemahkan perubahan itu ke dalam diri kita sendiri. Akan tetapi.

maksud utamanya adalah bukan dengan menolak kebudayaan global yang sedang mendunia. Tantangan yang justru dihadapi adalah sampai seberapa jauh kita mampu memadukan perubahan dengan kebudayaan itu?Namun demikian. dan seberapa mampukah kita menerjemahkannya ke dalam kebudayaan kita. Keadaan ini justru akan merubah kita yang tanpa disengaja telah melahirkan berbagai interpretasi atas diri dan prilaku kita.Di sini dibutuhkan pemahaman dan pengertian kita untuk menerjemahkan perubahan itu sehingga tidak menimbulkan distorsi bagi kepribadian dan kebudayaan yang menggejala. Apakah seorang Batak yang modern adalah orang yang tidak (lagi) menggunakan budaya Batak itu dalam kehidupannya sehari-hari? Apakah orang Batak akan dikenal sebagai orang yang tidak maju apabila atribut Habatahon masih menempel pada dirinya? Lantas bagaimana pula kebudayaan yang lahir akibat perpaduan dua unsur budaya suku yang berbeda akibat adanya kawin campur. Situasi dan kondisi dimana budaya lokal akan dipertaruhkan di tengah kancah kebudayaan global. sepertinya melahirkan kontroversi dan 27 . Kekuatannya justru terletak pada diri kita sendiri bahwa apa yang akan kita ambil dan maknai dari perubahan itu. misalnya orang Simalungun dengan Jawa?Keutamaan dari pola seperti ini adalah adanya pemerkayaan budaya lokal itu sendiri yakni pencapaian ke arah peradaban yang lebih sempurna. pengaruh dan tindakan yang dipancarluaskan oleh berbagai media penyampai seperti TV dan media cetak lainnya. Akibatnya kita akan lebih menghargai semua itu dengan waktu dan dengan adanya tuntutan tugas yang mesti dilakukan. Atribut-atribut budaya lokal seolah-olah terancam akibat budaya global seperti masuknya berbagai komoditas global. dan oleh sebab itu maka yang terjadi di seputar perubahan itu adalah trend ataupun kecenderungan yang senantiasa dimaknai.Anggapan itu dapat dimaknai sebagai dampak perubahan terutama dalam menghargai waktu. benda dan segala bentuk ragam unsur budaya.ini adalah kewajiban yang harus diterima.

Kedepan. diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. 28 . Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang. memungkinkan timbulnya paradoks. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan. Hanya dengan cara demikian. keuletan. semangat kebangsaan. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. Oleh karenanya. kemandirian dan hal-hal semacam Itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing. tetapi dilain pihak mampu merangkul dampak negatifnya. kebudayaan akan semakin mantap. Sebahagian tidak menginginkan adanya perubahan dalam kelokalan budayanya dan tanpa disadari tindakan yang dilakukan telah merubah keaslian kebudayaan itu. reaktualisasi terwujudnya budaya malu. sampai pada tatanan nasional. bertahan dan lestari. yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya. mulai dari diri sendiri. dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional. Justru dengan begitu. lingkungan. kita dapat memaknai bahwa perubahan itu akan senantiasa terjadi dan tanpa kita sadari akan meresapi diri kita dan masuk ke dalam pola perilaku dan tindakan kita. dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. Kita harus pandai-pandai menangkap pulang.paradigma yang berbeda dalam memandang budaya global itu. akan meningkatkan identitas. kepedulian berbudaya. mengembangkan tanggungjawab. Dengan cara seperti itu kita dapat memahami hakikat yang tersurat maupun tersirat dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa secara tepat yaitu cerdas secara rasional. khusunya budaya dan kebudayaan.

emosional dan spiritual (suatu kemampuan dan kapasitas untuk menguasai Ilmu pengetahuan, teknologi dan berkarakter mulia). Bukan hanya cerdas semata-mata, tetapi juga berbudaya yaitu suatu kemampuan dan kapasitas untuk berjati diri dalam arti pengembangan nilai-nilai moral, kemanusiaan yang beradab, bermartabat dalam sikap dan tindakan kepada diri sendiri, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Bagaimanapun juga kita harus mengakui adanya pendapat bahwa dengan hadirnya globalisasi, sebagian masyarakat kita rentan dalam hal ketahanan budaya.Jika tidak disikapi dengan strategi kebudayaan yang jelas dan terarah, hal tersebut dapat mengkristal lalu mengancam kelangsungan nilai-nilai budaya bangsa dan budaya lokal.Ambillah contoh nyata, yaitu reog ponorogo yang kini diklaim oleh Malaysia.Ini semakin menunjukan bahwa masyarakat Indonesia lemah dalam ketahanan nasional. Dalam sadar, kita menjumpai semakin menipisnya komitmen kebangsaan dan persatuan nasional yang banyak diusung adalah komitmen semu untuk sejumlah kepentingan sesaat, setidaknya selama jangka waktu bergulirnya siklus kepemimpinan nasional lima tahunan. Kita banyak melihat sepertinya masyarakat di negeri ini mulai kehilangan jatidiri bangsa, sepertinya tidak bangga lagi menjadi orang Indonesia dikarenakan lunturnnya rasa cinta tanah air. Sejumlah realitas krisis mengindikasikan antara lain berkembangnya budaya feodalistis, etos kerja rendah, menipisnya kejujuran dan tidak saling percaya antar elit bangsa, dll.Semua itu berujung rendahnya produktivitas, tersendatnya komunikasi sosial dan politik, apatisme, menurunya etika dan moral, menuaitnya individualisme, hidup boros, berkembangnya konsumerisme dan semacamnya. Bangsa ini pada gilirannya terjebak kepada sikap saling curiga, saling menyalahkan, saling hantam dan sederet budaya munafik lainnya yang semakin menyurutkan ketahanan budaya bangsa.Lalu bagaimana harus mengembalikan ketahanan budaya bangsa atau budaya bangsa yang berjatidiri?

29

Ketahanan budaya bangsa, pada hakikatnya sejalan dengan ketahanan nasional dalam lingkup khusus, yaitu budaya dan kebudayaan nasional.Meskipun demikian, keadaan yang berbudaya dan berkepribadian hanya dapat berkembang di dalam suasana yang kondusif. Esensi ketahanan adalah kondisi dinamik untuk membangun keadaan yang kondusif menyangkut seluruh budaya kolektivitas, perilaku sosial, taat pada kemandirian, bertanggungjawab, komunikatif, dll, sehingga tahan terhadap segala macam tantangan bangsa dan meminimalisasi budaya individualltas.(House 2004, Hofstede 1980p.537). Perlu diyakini bahwa kemegahan budaya suatu bangsa akan mencerminkan tingkat kesejahteraan nasional, memiliki power distance yang tinggi baik fisik materi maupun mental kejiwaan. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang, bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing, memungkinkan timbulnya paradoks, yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya, dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya, akan meningkatkan identitas, kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional, dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. Kerangka acuan strategi pembangunan budaya dan kebudayaan bisa di stratifikasi dalam startegl utama dan pendukung.Kita juga perlu memetakan anatomi strategi tersebut melalui penegakan budaya bangsa dengan pendekatan desentralistik guna mengeliminasi terancamnya Identitas kebudayaan lokal dan nasional. Di antaranya yang utama adalah membangun kembali kerukunan nasional, melalui forum-forum rekonsilisasi nasional dialog nasional dll.Tujuannya adalah membangun saling pengertian, membangun nu-ranl kebersamaan, reaktualisasi nilai-nilai budaya guna menjamin kelangsungan masa depan bangsa.

30

Penguatan-penguatan kebudayaan lokal melalui segala usaha dan bentuk produksinya serta motif-motif hasil karya dan seni, harus dijamin pengembangannya dan kemandiriannya secara patent.Begitu pula dengan pembangunan sentra-sentra anotomi budaya menjadi sasaran antara yang perlu diwujudkan. Untuk mendukung semua itu. semangat kebangsaan, kepedulian berbudaya, kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat, mengembangkan tanggungjawab, reaktualisasi terwujudnya budaya malu, keuletan, kemandirian dan hal-hal semacam itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan, mulai dari diri sendiri, lingkungan, sampai pada tatanan nasional. Ini semuanya adalah komitmen dan tanggung jawab budaya.Kedepan, diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan, khusunya budaya dan kebudayaan. Hanya dengan cara demikian, bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan, saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. (Penulis adalah mantan Staf Ahli Lingkungan Sosial dan Budaya DepTrans . PPH 1992-2002; Pengurus Yayasan Jatidiri Bangsa) Dalam wacana kebudayaan dan sosial, sulit untuk mendefinisikan dan memberikan batasan terhadap budaya lokal atau kearifan lokal, mengingat ini akan terkait teks dan konteks, namun secara etimologi dan keilmuan, tampaknya para pakar sudah berupaya merumuskan sebuah definisi terhadap local culture atau local wisdom ini. Sebagai sebuah kajian, kemudian saya pun mempelajari dan mencoba mengaitkannya pada konteks yang ada.Definisi budaya lokal yang pertama saya ambil adalah berdasarkan visualisasi kebudayaan ditinjau dari sudut stuktur dan tingkatannya. Berikut adalah penjelasannya : 1. Superculture, adalah kebudayaan yang berlaku bagi seluruh masyarakat. Contoh: kebudayaan nasional;

31

Sedangkan kebudayaan nasional adalah akumulasi dari budayabudaya daerah. Counter-culture. profesi.2. wilayah atau daerah. suku bangsa sendiri adalah suatu 32 . kebudayaan suku bangsa adalah sama dengan budaya lokal atau budaya daerah. maka harus diterima bahwa adanya tiga golongan kebudayaan yang masing-masing mempunyai coraknya sendiri. ketiga golongan tersebut adalah sebagai berikut: 1. misalnya berdasarkan golongan etnik. Definisi Jakobus itu seirama dengan pandangan Koentjaraningrat (2000). 3. dimana menurutnya. biasanya ini bisa dianalisis pada ruang perkotaan dimana hadir berbagai budaya lokal atau daerah yang dibawa oleh setiap pendatang.Hal ini berdasarkan sebuah skema sosial budaya yang ada di Indonesia dimana terdiri dari masyarakat yang bersifat manajemuk dalam stuktur sosial. Kebudayaan nasional Dalam penjelasannya. budaya (multikultural) maupun ekonomi. Subculture. Kebudayaan umum lokal 3. Dilihat dari stuktur dan tingkatannya budaya lokal berada pada tingat culture. Koentjaraningrat memandang budaya lokal terkait dengan istilah suku bangsa. Contoh : budaya gotong royong 4. merupakan kebudyaan khusus dalam sebuah culture. Contoh : budaya individualisme. lebih khusus. Kebudayaan suku bangsa (yang lebih dikenal secara umum di Indonesia dengan nama kebudayaan daerah) 2. tingkatannya sama dengan sub-culture yaitu merupakan bagian turunan dari culture. namun ada budaya dominan yang berkembang yaitu misalnya budaya lokal yang ada dikota atau tempat tersebut. Sedangkan kebudayaan umum lokal adalah tergantung pada aspek ruang. Jacobus Ranjabar (2006:150) mengatakan bahwa dilihat dari sifat majemuk masyarakat Indonesia. Culture. namun counter-culture ini bertentangan dengan kebudayaan induknya. namun kebudyaan ini tidaklah bertentangan dengan kebudayaan induknya. Contoh : Budaya Sunda.

golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan ‟kesatuan kebudayaan‟. Dalam hal ini unsur bahasa adalah ciri khasnya. Pandangan yang menyatakan bahwa budaya lokal adalah merupakan bagian dari sebuah skema dari tingkatan budaya (hierakis bukan berdasarkan baik dan buruk), dikemukakan oleh antropolog terkemuka di Indonesia yang beretnis Sunda, Judistira K. Garna. Menurut Judistira (2008:141), kebudayaan lokal adalah melengkapi kebudayaan regional, dan kebudayaan regional adalah bagian-bagian yang hakiki dalam bentukan kebudayaan nasional. 3.4 Solusi Terhadap Ketahanan Nasional Berdasarkan rumusan pengertian ketahanan nasional dan ondisi kehidupan nasional Indonesia sesungguhnya ketahanan nasional merupakan gambaran dari kondisi sistem (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek pada saat tertentu. Tiap aspek didalam tata kehidupan nasional relatif berubah menurut waktu, ruang dan lingkungan terutama pada aspek-aspek dinamis sehingga interaksinya menciptakan kondisi umum yang amat sulit dipantau, karena sangat kompleks. Dalam rangka pemahaman dan pembinaan tata kehidupan nasional itu diperlukan penyederhanaan tertentu dari berbagai aspek kehidupan nasional dalam bentuk model yang merupakan hasil pemetaan dari keadaan nyata, melalui suatu kesepakatan dari hasil analisa mendalam yang dilandasi teori hubungan antara manusia dengan Tuhan, dengan manusia/masyarakat dan dengan lingkungan. Berdasarkan pemahaman tentang hubungan tersebut diperoleh gambaran bahwa konsepsi ketahanan nasional akan menyangkut hubungan antar aspek yang mendukung kehidupan yaitu : 1. aspek yang berkaitan dengan alamiah bersifat statis meliputi aspek geografi, kependudukan, dan sumber daya alam 2. aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis meliputi aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam. Ideologi adalah suatu sistem nilai yang merupakan kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. Dalam ideologi juga terkandung konsep dasar

33

tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa. Keampuhan suatu ideologi tergantung kepada rangkaian nilai yang dikandungnya yang dapat memenuhi serta menjamin segala aspirasi hidup dan kehidupan manusia baik sebagai perseorangan maupun sebagai anggota masyarakat. Secara teori suatu ideologi bersumber dari suatu aliran pikiran/falsafah dan merupakan pelaksanaan dari sistem falsafah itu sendiri. • Ideologi besar yang ada di dunia adalah : a. Liberalisme

Aliran pikiran perseorangan atau individualistik. Aliran pikiran ini mengajarkan bahwa negara adalah masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak semua orang (individu) dalam masyarakat itu (kontrak sosial). Menurut aliran ini, kepentingan harkat dan martabat manusia (individu) dijunjung tinggi sehingga masyarakat tiada lebih dari jumlah para anggotanya saja tanpa ikatan nilai tersendiri. Hak dan kebebasan orang seorang dibatasi hanya oleh hak yang sama yang dimiliki orang lain bukan oleh kepentingan mastarakat seluruhnya. Liberalisme bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir dan tdak dapat diganggu gugat oleh siapapun termasuk penguasa, terkecuali atas persetujuan yang bersangkutan. Faham ini mempunyai nilai-nilai dasar (intrinsik) yaitu kebebasan dan kepentingan pribadi yang menuntut kebebasan individu secara mutlak yaitu kebebasan mengejar kebahagiaan hidup ditengah-tangah kekayaan materiil yang melimpah dan dicapai dengan bebas. Faham ini juga selalu mengaitkan aliran pikirannya dengan hak asasi manusia yang menarik minat/daya tarik yang kuat untuk kalangan masyarakat tertentu. Aliran ini diajarkan oleh Thomas Hobbes, John Locke, Jean Jaques Rousseau, Herbert Spencer dan Harold J.Laski. b. Komunisme

Aliran pikiran teori golongan (class theory) yang diajarkan oleh Karl Marx, Engels, Lenin. Bermula merupakan kritikan Marx terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat pada awal revolusi industri. Aliran ini beranggapan bahwa negara adalah susunan golongan (kelas) untuk

34

menindas kelas lain. Kelas atau golongan ekonomi kuat menidas ekonomi lemah. Golongan borjuis menindas golongan proletar (kaum buruh). Oleh karena itu, Marx menganjurkan agar kaum buruh mengadakan revolusi politik untuk merebut kekuasaan negara dari kaum golongan kaya kapitalis dan borjuis agar kaum buruh dapat ganti berkuasa dan mengatur negara. Aliran ini erat hubungannya dengan aliran material dialiktis atau materialistik. Aliran ini juga menonjolkan adanya kelas/penggolongan, pertentangan amtar golongan, konflik dan jalan kekerasan/revolusi dan perebutan kekuasaan negara. Pikiran-pikiran Karl Marx tentang sosial, ekonomi, politik yang kemudian disistematisasikan oleh Frederick Engels ditambah dengan pikiran Lenin terutama dalam pengorganisasian, dan operasionalisasinya menjadi landasan dari paham komunisme. Sesuai dengan aliran pikiran yang melandasi komunisme maka dalam upaya merebut kekuasaan ataupun mempertahankan kekuasaannya maka komunisme akan : 1. menciptakan situasi konflik untuk mengadu golongan-golongan

tertentu serta menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan 2. ajaran komunisme adalah atheis dan didasarkan pada kebendaan

(materialistis) dan tidak percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa, bahkan agama dinyatakan sebagai racun bagi kehidupan masyarakat. 3. Masyarakat komunis bercorak internasional. Masyarakat yang

dicita-citakan komunis adalah masyarakat komunis dunia yang tidak dibatasi oleh kesadaran nasional. Hal ini tercermin dalam seruan Marx yang terkenal “kaum buruh di seluruh dunia bersatulah !”. Komunisme menghendaki masyarakat tanpa nasionalisme. 4. Masyarakat komunis yang dicita-citakan adalah masyarakat tanpa

kelas. Masyarakat tanpa kelas dianggap masyarakat yang dapat memberikan suasana hidup yang aman dan tenteram, tidak ada pertentangan, tidak adanya hak milik pribadi atas alat produksi dan hapusnya pembagian kerja. Perombakan masyarakat hanya dapat dilaksanakan melalui jalan revolusi. Setelah revolusi berhasil maka kaum proletar akan memegang

35

integritas dan kelangsungan hidup bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Ketahanan pertahanan dan keamanan diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional didalam menghadapi ancaman. serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara. yang diadakan oleh pemerintah dan negara Indonesia dengan TNI dan Polri sebagai inti pelaksana. hambatan dan tantangan yang datang dari luar maupun dari dalam baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan identitas. • Pengaruh Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia sebagai satu sistem pertahanan dan keamanan dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam bentuk lain negara melaksanakan hukum/ketentuan agama dalam kehidupan dunia. negara berdasarkan agama. mengerahkan dan mengerakkan seluruh potensi nasional termasuk kekuatan masyarakat di seluruh bidang kehidupan nasional secara terintegasi dan terkoordinasi. Dengan kata lain. Negara membina kehidupan keagamaan umat dengan sifat spiritual religius. Faham Agama Ideologi bersumber pada falsafah agama yang termuat dalam kitab suci agama. c. Wujud ketahanan pertahanan dan keamanan tercermin dalam kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan dan keamanan yang dinamis. adalah keuletan dan ketangguhan bangsa dalam mewujudkan 36 .tampuk pimpinan kekuasaan negara dan menjalankan pemerintahan secara ditaktur mutlak (diktator proletariat). mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya. Pertahanan dan keamanan dilaksanakan dengan menyusun. gangguan.

ekonomi. bangsa Indonesia berhasrat dalam setiap penyelesaian pertikaian baik nasional mauoun internasional selalu mengutamakan cara-cara damai. Hal itu berarti melibatkan seluruh potensi dan kekuatan nasional. Bangsa Indonesia cinta damai dan ingin bersahabat dengan semua bangsa di dunia serta tidak menghendaki terjadinya sengketa bersenjata ataupun perang. Oleh karena itu. kemerdekaan dan kedaulatan negara Republik Indonesia serta keutuhan bangsa. politik. terpeliharanya keamanan nasional dan tercapainya tujuan nasional. namun lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatannya. Pertahanan dan keamanan adalah hak dan kewajiban bangsa untuk mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara. Landasan idiilnya adalah Pancasila. Walaupun cinta damai. keutuhan bangsa dan wilayah. perang adalah jalan terakhir yang terpaksa harus ditempuh untuk mempertahankan ideologi dan dasar negara Pancasila. landasan konstitusionalnya adalah UUD 1945. sosial budaya. Bagi bangsa Indonesia. suatu perjuangan rakyat semesta. Pandangan Bangsa Indonesia Tentang Perang dan Damai. untuk menjamin kelangsungan sistem keamanan nasional (dulu dikenal dengan sishankamrata) yang ditandai dengan : a. Upaya itu dirumuskan dalam doktrin Petahanan dan Keamanan Negara Merupakan Upaya Nasional 37 . Terpadu. militer dan kepolisian disusun dan dikerahkan secara terpimpin . Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab.kesiapsiagaan serta upaya bela negara. dan landasan visionalnya adalah wawasan nusantara. terintegrasi dan terkoordinasi. kerelaan berjuang dan berkorban dalam pengabdian kepada bangsa dan negara tanpa mengenal menyerah. dalam mana seluruh potensi dan kekuatan ideologi. Penyelenggaraan Pertahanan dan Keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. c. b.

kerakyatan dan kewilayahan. d. Diorganisasikan kedalam satu wadah tunggal yang dinamakan TNI dan Polri. Dalam konteks itu perlu ada pembagian tugas dan fungsi yang jelas antara masalah pertahanan dan masalah keamanan.yang disebut Doktrin Pertahanan dan Kemanan Negara Republik Indonesia. Pendayagunaan potensi nasional dalam pengelolaan pertahanan dan keamanan nagara dilakukan secara optimal dan terkoordinasi untuk mewujudkan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan negara dalam keseimbangan dan keserasian antara kepentingan kesejahteraan dan keamanan. misi. Pertahanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari luarnegeri dan menjadi tanggung jawab TNI. Keamanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari dalam negeri dan menjadi tanggung jawab Polri dengan kemungkinan TNI dilibatkan apabila eskalasi ancaman meningkat ke keadaan darurat. kekuatan hankam perlu antisipasif terhadap prediksi ancaman dari luar sejalan dengan pesatnya perkembangan iptek militer yang telah menghasilkan daya gempur yang tinggi dan jarak jangkau yang jauh. Hal itu berarti bersifat total. dan politik. Postur kekuatan hankam mencakup struktur kekuatan. tingkat kemampuan dan gelar kekuatan. e. dimana hankam diarahkan kepada upaya pertahanan seluruh wilayah kedaulatan NKRI. Di samping itu. Hakekat ancaman akan mempengaruhi kebijaksanaan dan strategi pembangunan kekuatan hankam. Untuk membangun postur kekuatan terdapat empat pendekatan yang digunakan yaitu ancaman. Konsepsi pembangunan kekuatan hankam perlu mengacu kepada konsep wawasan nusantara. kewilayahan. Pertahanan dan Keamanan Negara Republik Indonesia Diselenggarakan dengan Sistem Keamanan Nasional (sishankamrata). Kekeliruan dalam merumuskan hakekat 38 . Segenap Kekuatan dan Kemampuan Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta.

Kedaulatan NKRI yang dua pertiga wilayahnya terdiri dari laut. Oleh karena itu. Geopolitik yang berubah kearah geoekonomi mengandung implikasi semakin canggihnya upaya diplomasi guna mencapai tujuan politik dan ekonomi. ancaman masa depan yang perlu diwaspadai adalah serangan langsung lewat udara dan laut oleh kekuatan asing yang memiliki kepentingan terhadap Indonesia. Dengan demikian. pembangunan postur kekuatan hankam secara proporsional dan seimbang antar unsur utama kekuatan pertahanan yaitu. justru ancaman yang dihasilkan dari aktivitasnya sangat membahayakan integritas bangsa dan NKRI. TNI AD. Pesatnya kemajuan iptek membawa implikasi meningkatnya kemampuan tempur termasuk daya hancur dan jarak jangkau. bahkan tidak akan mampu untuk melakukan perang konvensional. Situasi seperti ini kemungkinan besar dapat terjadi apabila unsur-unsur utama kekuatan hankam dan komponen bangsa yang lain tidak mampu mengatasi permasalahan dalam negeri. TNI AL dan TNI AU serta unsur utama keamanan yaitu POLRI. di balik kepentingan nasional. Untuk itu ancaman yang paling realistik adalah adanya “link-up” antara kekuatan dalam negeri dengan luar negeri. Ancaman dari luar senantiasa akan menggunakan media laut dan udara diatasnya karena kondisi geografi Indonesia sebagai negara kepulauan. Para pihak yang berkepentingan dengan Indonesia akan menggunakan wahana diplomasi dan membangun opini 39 . Untuk itu perlu dipertimbangkan pula konstelasi geografi Indonesia dan kemajuan iptek. Pergeseran ini seolah-olah tidak akan menimbulkan ancaman dari luar negeri yang serius. demokrasi. Namun bila dikaji secara mendalam.ancaman akan mengakibatkan postur kekuatan hankam yang kurang efektif dalam menghadapi berbagai gejolak dalam negeri. menempatkan laut dan udara diatasnya sebagai mandala perang yang pertama kali akan terancam karena digunakan sebagai ”initial point” untuk memasuki kedaulatan Indonesia di darat. Di era globalisasi saat ini dan di masa mendatang tidak menutup kemungkinan akan mengundang campur tangan asing. penegakan hukum dan lingkungan hidup. dengan alasan menegakkan nilai-nilai HAM.

membina potensi dan kekuatan wilayah dalam semua aspek kehidupan nasional untuk meningkatkan ketahanan nasional.untuk mencari dukungan internasional agar membenarkan tindakannya. Dalam rangka mewujudkan postur kekuatan hankam yang memiliki kemampuan daya bendung dan daya tangkal yang tinggi terhadap kemungkinan ancaman dari luar dibutuhkan anggaran yang sangat besar. kegiatan intel strategi dalam semua aspek kehidupan nasional. Ketiga : memelihara dan menegakkan keamanan dalam negeri dan secara berlanjut dalam semua aspek kehidupan nasional untuk. memelihara stabilitas nasional dan ketahanan nasional secara menyeluruh dan berlanjut. Perlawanan bersenjata yang terdiri atas bala nyata yang merupakan kekuatan TNI yang selalu siap dan yang dibina sebagai 40 . Serta kelima. barangkali konsep ”standing armed forces” secara proporsional dan seimbang perlu dikembangkan dengan susunan kekuatan pertahanan keamanan negara (hankamneg) yang meliputi : a. melaksanakan upaya pertahanan darat. terlebih saat dunia internasional sedang dalam situasi “unbalance of power” Perkembangan lingkungan strategis. Kemajuan iptek informasi sangat memungkinkan untuk melakukan itu. Keempat. Kedua. Penerapan cara-cara baru telah meningkatkan eskalasi konflik regional dan konflik dalam negeri yang mendorong keterlibatan kekuatan super power didalamnya. di sisi lain kita dihadapkan kepada berbagai keterbatasan. Menyikapi dinamika perkembangan seperti itu. Dengan mengacu kepada negara-negara lain yang membangun kekuatan hankam melalui pendekatan misi yaitu hanya untuk melindungi diri sendiri dan tidak untuk kepentingan invasi. laut dan udara. kita perlu membangun postur kekuatan hankam yang memiliki profesionalisme yang tinggi untuk melaksanakan : pertama.mengisyaratkan bahwa pergeseran geopolitik kearah geoekonomi membawa perubahan besar dalam penerapan kebijaksanaan dan strategi negara di dunia didalam mewujudkan kepentingan nasional masing-masing.

Mempertahankan kemerdekaan bangsa dan mengamankan kedaulatan negara yang mencakup wilayah tanah air beserta segenap isinya merupakan suatu kehormatan demi martabat bangsa dan negara. c. Perlengkapan dan peralatan untuk mendukung pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan sedapat mungkin 41 . Oleh karena itu. b. Bangsa Indonesia cinta damai. sarana dan prasarana serta perlindungan masyarakat terhadap bencana perang dan bencana lainnya. Pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan dimanfaatkan untuk menjamin perdamaian dan stabilitas keamanan yang diabdikan untuk kesinambungan Pembangunan Nasional dan kelangsungan hidup bangsa dan negara. haruslah diselenggarakan dengan mengandalkan pada kekuatan dan kemampuan sendiri. Potensi nasional dan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai harus dilindungi dari segala ancaman dan gangguan. Komponen pendukung perlawanan bersenjata dan tidak bersenjata sesuai dengan bidang profesinya dengan pemanfaatan semua sumber daya nasional. yang berisi ketangguhan. agar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan lahir dan bathin segenap lapisan masyarakat bangsa Indonesia. perlindungan rakyat (Linra) keamanan rakyat (Kamra) dan perlindungan masyarakat (Linmas). Perlawanan tidak bersenjata yang terdiri atas rakyat terlatih (Ratih) dengan fungsi ketertiban umum (Tibum). c. Ketahanan Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan a. kemampuan dan kekuatan melalui penyelenggaraan Siskamnas (Sishankarata) untuk menjamin kesinambungan Pembangunan Nasional dan kelangsungan hidup bangsa dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. d. Pertahanan dan Keamanan harus dapat mewujudkan kesiapsiagaan serta upaya bela negara .kekuatan cadangan serta bala potensial yang terdiri atas Polri dan rakyat terlatih (Ratih) sebagai fungsi perlawanan rakyat (Wanra). b. e. akan tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatannya.

Pembangunan dan penggunaan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan haruslah diselenggarakan oleh manusiamanusia yang berbudi luhur. kerelaan berjuang dan berkorban demi kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan golongan dan pribadi. mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman. efektif. Oleh karena itu. dalam keadaan damai TNI dikembangkan dengan kekuatan kecil. profesional.harus dihasilkan oleh industri dalam negeri. f. efisien dan modern bersama segenap kekuatan perlawanan bersenjata dalam wadah tunggal TNI disusun dalam Siskamnas (Sishankamrata) dengan strategi penangkalan. Masyarakat secara terus menerus perlu ditingkatkan kesadaran dan ketaatanya kapada hukum. tanggap dan tangguh serta bertanggung jawab. Kelangsungan hidup dan perkembangan hidup bangsa. Sebagai kekuatan pertahanan. pengadaan dari luar negeri dilakukan karena terpaksa dimana indutri dalam negeri masih terbatas kemampuannya. g. 42 . menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) dan menghayati makna nilai dan hakikat perang dan damai. tentara pejuang dan tentara nasional. Sebagai kekuatan inti Kamtibnas. h. Polri berpedoman kepada Tri Brata dan Catur Prasetya dan dikembangkan sebagai kekuatan yang mampu melaksanakan penegakkan hukum. arif bijaksana. Sebagai tentara rakyat. memelihara dan mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. TNI berpedoman pada Sapta Marga yang merupakan penjabaran Pancasila. i. memerlukan dukungan manusia-manusia yang bermutu tinggi. iptek militer dalam negeri senantiasa harus ditingkatkan kemampuannya. Dengan demikian ketahanan pertahanan dan keamanan yang diinginkan adalah kondisi daya tangkal bangsa dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan dan keamanan negara yang dinamis.

untuk menjamin identitas. karena bangsa Indonesia cinta damai akan tetapi lebih cinta kemerdekaan. Apabila setiap warga negara Indonesia memiliki semangat perjuangan bangsa dan sadar serta peduli terhadap pengaruh yang timbul dalam bermasyarakat. 2. dan landasan visional Wawasan Nasional. Hal itu tercermin akan adanya kesadaran bela negara dan cinta tanah air. sosial budaya dan pertahanan keamanan. sehingga ketahanan nasional adalah kondisi yang harus dimiliki dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat. landasan konstitusional UUD 1945. Wujud ketahanan keamanan tercermin dalam kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan keamanan 43 . Sadar dan peduli terhadap pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi. tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional. integritas. Untuk mewujudkan ketahanan nasional diperlukan suatu kebijakan umum dari pengambil kebijakan yang disebut Politik dan Strategi Nasional (Polstranas). maka akan tercermin keberhasilan ketahanan nasional Indonesia. berbangsa dan bernegara dalam wadah NKRI yang dilandasi oleh landasan idiil Pancasila. sosial budaya dan pertahanan keamanan. yaitu : 1. politik. Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang berupa keuletan dan ketangguhan yang tidak mengenal menyerah yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala ancaman. ekonomi. gangguan.• Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan ketahanan nasional yang mencakup aspek ideologi. sehingga setiap warga negara Indonesia baik secara individu maupun kelompok dapat mengeliminir pengaruh tersebut. politik. Utnuk mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional diperlukan kesadaran setiap warga negara Indonesia. ekonomi. berbangsa dan bernegara serta dapat mengeliminir pengaruh-pengaruh tersebut.

negara (Hankamneg) yang dinamis. mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman. Gejolak dalam negeri harus diwaspadai karena tidak menutup kemungkinan mengundang campur tangan asing (link up) dengan alasanalasan: • Menegakkan HAM • Demokrasi • Penegakan hukum • Lingkungan hidup 44 . TNI dapat dilibatkan untuk ikut menangani masalah keamanan apabila diminta atau Polri sudah tidak mampu lagi karena eskalasi ancaman yang meningkat ke keadaan darurat. AL. Secara geografis ancaman dari luar akan menggunakan wilayah laut dan udara untuk memasuki wilayah Indonesia (initial point). Oleh karena itu pembangunan postur kekuatan pertahanan keamanan masa depan perlu diarahkan kepada pembangunan kekuatan pertahanan keamanan secara proporsional dan seimbang antara unsur-unsur utama. AU. Keamanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari dalam negeri dan menjadi tanggung jawab Polri. Postur kekuatan pertahanan keamanan mencakup: Struktur kekuatan Tingkat kemampuan Gelar kekuatanUntuk membangun postur kekuatan pertahanan keamanan melalui empat pendekatan: • Ancaman • Misi • Kewilayahan • Politik Pertahanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari luar dan menjadi tanggung jawab TNI. Kekuatan Pertahanan = AD. Dan unsur utama Keamanan = Polri.

TNI sebagai tentara rakyat. akan tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatan. arif. tentara pejuang berpedoman pada Sapta Marga. sumber daya alam kita harus memanfaatkan sebaik mungkin sumber daya alam yang ada diindonesia dengan cara kita mengelolahnya secara baik dan menjaganya dan kita tidak boleh merusak sumber daya alam kita sendiri.Indonesia adalah bangsa cinta damai. menghayati nilai perang dan damai. Ketahanan pada Aspek Pertahanan Keamanan dan mewujudkan kesiapsiagaan dan upaya bela negara melalui penyelenggaraan SISKAMNAS. 3.Pembangunan pertahanan keamanan ditujukan untuk menjamin perdamaian dan stabilitas keamanan.Mampu membuat perlengkapan dan peralatan pertahanan keamanan.5 Cara Menjaga Ketahanan Nasional Cara untuk mempertahankan ketahanan nasional ditinjau dari geopolitik dan geostrategi dengan posisi geografis. untuk mewujudkan postur kekuatan pertahanan keamanan kita mengacu pada negara-negara lain yang membangun kekuatan pertahanan keamanan melalui pendekatan misi yaitu = untuk melindungi diri sendiri dan tidak untuk kepentingan invasi (standing armed forces): Perlawanan bersenjata = TNI. LINMAS Komponen pendukung = Sumber daya nasional sarana dan prasarana serta perlindungan masyarakat terhadap bencana perang. KAMRA.karena ancaman dari luar banyak sekali yang sewaktu-waktu bisa dengan mudah mengambil sumber daya alam yang ada di Indonesia. Ratih (rakyat terlatih) sebagai fungsi perlawanan rakyat.Mengingat keterbatasan yang ada.Polri sebagai kekuatan inti KAMTIBMAS berpedoman pada Tri Brata dan Catur Prasetya.Potensi nasional dan hasil-hasil pembangunan harus dilindungi. Perlawanan tidak bersenjata = Ratih sebagai fungsi dari TIBUM. Polri. menghormati HAM.Pembangunan dan penggunaan kekuatan pertahanan keamanan diselenggarakan oleh manusia-manusia yang berbudi luhur. bijaksana. Ciri – Ciri 45 .

Ketahanan Nasional Merupakan kondisi sebagai prasyarat utama bagi negara berkembang. Kesejahteraan dan keamanan dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan dan merupakan kebutuhan manusia yang mendasar dan esensial. UUD 1945. seluruh aspek kehidupan nasional tercermin dalam sistematika astagarata yang terdiri atas 3 aspek alamiah (trigatra) yang meliputi geografi. kesejahteraan dan keamanan merupakan nilai intrinsik yang ada pada sistem kehidupan nasional itu sendiri. Kesejahteraan dan Keamanan merupakan asas dalam sistem kehidupan nasional tidak akan dapat berlangsung.blogspot. sosial budaya. Tidak hanya untuk pertahanan. dan kependudukan dan lima aspek sosial (pancagatra) yang meliputi ideologi. Di dasarkan pada metode astagrata. http://violarif.html Asas – Asas Ketahanan Nasional dan Sifat Ketahanan Nasional Asas-Asas Ketahanan Nasional Asas Ketahanan Nasional Indonesia adalah tata laku berdasarkan nilai-nilai Pancasila. Wawasan nusantara juga merupakan sumber utama dan landasan yang kuat dalam menyelenggarakan kehidupan nasional sehingga wawasan nusantara dapat disebut sebagai wawasan nasional dan merupakan landasan ketahanan nasional. Difokuskan untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mengembangkan kehidupan. politik. Wawasan nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. 46 . hambatan. ekonomi.com/2010/05/arif-setiawan-102081792ea04ketahanan. ancaman. baik yang datang dari luar maupun dari dalam. kekayaan alam. kesejahteraan dan keamanan harus selalu berdampingan pada kondisi apapun. dan pertahanan keamanan. Berpedoman pada wawasan nasional. dan gangguan. tetapi juga untuk menghadapi dan mengatasi tantangan. dan Wawasan Nusantara yang terdiri dari : • Asas Kesejahteraan dan Keamanan. baik secara langsung maupun tidak langsung.

Dalam hal ini ketahanan nasional bukan berarti mengandung sikap isolasi atau nasionalisme sempit. baik yang sifatnya positif maupun negatif untuk itu diperlukan sikap : Mawas ke Dalam. Asas kekeluargaan mengandung keadilan. berbangsa dan bernegara. dapat timbul berbagai dampak. yang bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan berperan serta mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri dan menerima kenyataan adanya interaksi dan ketergantungan dengan dunia internasional. kebersamaan. Asas Mawas Kedalam dan Mawas Keluar. Dalam asas ini diakui adanya perbedaan tersebut harus dikembangkan secara serasi dalam hubungan kemitraan agar tidak berkembang menjadi konflik yang bersifat saling menghancurkan. sifat. Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh. yang bertujuan menumbuhkan hakikat. • Asas Kekeluargaan. tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. 1. yang mengandung 47 . gotong royong. yaitu : • Mandiri. kearifan. Dalam proses interaksi tersebut. kesamaan. Sifat Ketahanan Nasional Ketahanan Nasional memiliki sifat yang terbentuk dari nilai –nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya.• Asas Komprehensif Integral atau menyeluruh Terpadu. menyeluruh dan terpadu (komprehensif integral) dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang. dan kondisi kehidupan nasional. Sistem kehidupan nasional merupakan perpaduan segenap aspek kehidupan bangsa yang saling berinteraksi termasuk dengan lingkungannya. berdasarkan nilai-nilai kemandirian yang proporsional untuk meningkatkan kualitas dan derajat bangsa yang ulet dan tangguh. Interaksi dengan pihak lain diutamakan dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan. Mawas ke Luar. berbangsa dan bernegara. Kehidupan nasional harus mampu mengembangkan kekuatan nasional untuk memberikan dampak keluar dalam bentuk daya tangkal dan daya tawas. serasi dan selaras dari seluruh aspek kehidupan bermasyarakat. Ketahanan Nasional percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri serta pada keuletan dan ketangguhan.

yang menjadi faktor yang diperhitungkan oleh pihak lain. integritas. Ketahanan Nasional tidak tetap. namun dapat meningkat atau menurun tergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara serta kondisi lingkungan strategisnya. yang sekarang memasuki Era Globalisasi. • Konsultasi dan Kerjasama. pola pikir. • Wibawa. Keberhasilan pembinaan Ketahanan Nasional yang berlanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa. Adapun potensi yang mendukung tercapainya pembangunan di era globalisasi antara lain sebagai berikut : • Suasana Keterbukaan. Kemandirian (independency) ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global (independency). Kondisi itu merupakan potensi yang sangat mendukung kelancaran dan keberhasilan pembangunan Nasional.prinsip tidak mudah menyerah. Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis. dengan tumpuan pada identitas. kerjasama. serta saling menghargai dengan mengandalkan kekuatan moral dan kepribadian bangsa Faktor Pendukung dan Penghambat Pencapaian Tujuan Pembangunan di Era Globalisasi Kita perlu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kondisi yang baik kepada kita bersama. Makin tinggi nilai kewibawaan nasional yang berarti makin tinggi pula tingkat daya tangkal yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia. Karena itu upaya peningkatan Ketahanan Nasional harus senantiasa diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya diarahkan untuk mencapai kondisi kehidupan nasional yang lebih baik. dan kepribadian bangsa. Bangsa Indonesia tidak menutup diri dari segala sesuatu yang berasal dari luar. tetapi lebih mengutamakan sikap konsultatif. Makin tinggi tingkat ketahanan nasional Indonesia. • Dinamis. baik dalam bentuk kemajuan IPTEK maupun berbagai pola hidup. dan berbagai konsep hidup untuk 48 . tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik.

suku. berusaha meningkatkan kualitas dirinya yang akan sangat mendukung kemajuan bangsa Indonesia. tidak harus mendatangkan dari luar negeri yang biayanya sangat mahal. Hal ini sejalan dengan ciri masyarakat modern. Karya-karya dalam berbagai bidang. Selain itu masyarakat yang berpendidikan akan mudah menerima pembaharuan. Kondisi itu akan mendorong seseorang untuk bekerja keras. Hal itu akan menguntungkan bagi kemajuan hidup kita. Orang tidak perlu merasa khawatir untuk mencapai kemajuan. Khususnya memasuki era globalisasi terdapat beberapa penghambat sebagai berikut : • Suasana Ketertutupan. Perlu di ketahui. karena kebutuhan tenaga ahli atau terampil dapat terpenuhi dengan sendirinya. 49 . Meskipun sebagian besar masyarakat kita sudah terbuka. Artinya setiap warga negara boleh mengubah status dan kedudukan sosialnya dari status rendah ke status yang lebih tinggi.suatu pembaharuan. Semakin banyak rakyat yang berpendidikan atau berkualitas akan sangat mendukung tercapainya proses lepas landas. ada juga sebagian yang masih bersifat tertutup. meskipun mereka berasal dari kalangan rakyat jelata. sehingga tidak selamanya kita harus mengimpor barang yang kita butuhkan dari luar negeri. Berdasarkan pasal 27 ayat (1) dan (2) UUD 1945 dapat disimpulkan bahwa negara kita menganut sistem mobilitas sosial terbuka. Namun hal itu tidak bertentangan dengan nilai luhur Pancasila. agama atau golongan minoritas. Seseorang akan terdorong untuk bertanya dan mencipta apabila hasil karyanya di hargai oleh orang lain atau Pemerintah. • Tingkat Pendidikan Masyarakat yang Semakin Maju. selain terdapat beberapa faktor pendukung dalam melaksanakan pembangunan. • Penghargaan Terhadap Hasil Karya Seseorang. khususnya IPTEK akan lahir dalam bentuk penemuan baru. Penghargaan membuat seseorang menjadi lebih kreatif. Setiap orang tidak dihambat untuk meningkatkan derajat dan kualitas hidupnya. Hal ini akan sangat menghambat kemajuan kita. • Sistem Mobilitas Sosial terbuka.

sehingga sulit dibawa ke arah kemajuan. Upaya Menjaga Ketahanan Nasional Di era globalisasi saat ini para pemuda Indonesia haruslah semakin mengerti apa itu ketahanan nasional serta sebagai penerus bangsa juga harus tahu cara menjaga ketahanan nasional. yaitu mendapatkan sesuatu dengan mengandalkan orang lain yang dianggap mempunyai kekuasaan. tanpa ada partisipasi dan kemauan untuk memajukan masyarakatnya akhirnya mereka menjadi masyarakat yang masa bodoh. Sikap menggampangkan dan melihat sesuatu dari segi kemudahannya saja. Etos kerja yang masih rendah Adanya korupsi. Ketahanan Nasional yaitu kondisi dinamis suatu bangsa. Sikap mental yang jelek yang memperlemah kita sebagai pelopor pembangunan harus ditinggalkan.• Budaya Ketergantungan Kepada Pemerintah. berisi keuletan. hambatan. Rakyat yang bersifat pesimis akan selalu menyerahkan segalanya kepada pemerintah. sehingga membuat orang tidak teliti dan tidak sabar. Sikap mengandalkan orang lain. sepanjang tidak melanggar undang-undang yang berlaku. • Berbagai Sikap mental yang Jelek. meliputi seluruh aspek kehidupan nasional yang terintegrasi. kolusi dan kebocoran keuangan negara. Salah satu ciri negara modern adalah rakyatnya bersifat mandiri dengan berbagai kreativitas untuk menciptakan sesuatu. sebagai berikut : Sikap main potong kompas. baik secara langsung maupun tidak langsung membahayakan 50 . serta gangguan dari luar maupun dari dalam. ancaman. kelebihan dan jabatan sehingga tidak mau berusaha karena merasa memiliki perisai buat yang dapat diharapkan setiap waktu. yaitu mencapai sesuatu dengan berbagai cara tanpa mempedulikan cara tersebut dibenarkan atau tidak di benarkan oleh undang-undang. ketangguhan serta mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala tantangan.

Asas Komprehensif Integral atau Menyeluruh Terpadu. identitas. Fungsi Ketahanan nasional nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir. Konsep doktriner ini perlu supaya tidak ada cara berfikir yang terkotakkotak (sektoral). Ketahanan nasional juga berfungsi sebagai pola dasar pembangunan nasional. Ini semua merupakan modal awal untuk menjaga ketahanan nasional. wibawa. dinamis. pola tindak dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter . Pada hakikatnya merupakan arah dan pedoman dalam pelaksanaan pembangunman nasional disegala bidang dan sektor pembangunan secara terpadu. serta Asas Kekeluargaan. Satu alasan adalah bahwa bila penyimpangan terjadi. yang bahkan berpotensi dalam cita-cita nasional. Mawas ke Luar. konsultasi dan kerjasama.regional (wilayah). Dalam diri seseorang harus ditanamkan sifat ketahanan nasional diantaranya mandiri. maka akan timbul pemborosan waktu. Dalam ketahanan nasional kita punya Asas Ketahanan Nasional diantaranya yaitu Asas Kesejahteraan dan Keamanan. Kedudukan Ketahanan nasional merupakan suatu ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia serta merupakan cara terbaik yang perlu di implementasikan secara berlanjut dalam rangka membina kondisi kehidupan nasional yang ingin diwujudkan.sektoral maupun multi disiplin.integrasi. 51 . serta perjuangan mengejar tujuan nasionalnya. inter . b. wawasan nusantara dan ketahanan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual. Kedudukan dan Fungsi Ketahanan Nasional Kedudukan dan fungsi ketahanan nasional dapat dijelaskan sebagai berikut : a. Asas Mawas ke Dalam. yang didasari oleh Pancasil sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstisional dalam paradigma pembangunan nasional. tenaga dan sarana. yang dilaksanakan sesuai dengan rancangan program. kelangsungan hidup bangsa dan negara . pola sikap.

Ketahanan Nasional dan Konsepsi Ketahanan Nasional Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa yang meliputi segenap kehidupan nasional yang terintegrasi. berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. Negara dilihat dalam pengertian sebagai suatu organisasi masyarakat yang dibatasi oleh wilayah dengan penduduk. Integritas Yaitu kesatuan menyeluruh dalam kehidupan nasional suatu bangsa baik unsur sosial maupun alamiah. sejarah. Keuletan Adalah usaha secara giat dengan kemampuan yang keras dalam menggunakan kemampuan tersebut diatas untuk mencapai tujuan. 3. Hambatan dan gangguan 52 . ancaman. dan tujuan nasional serta dengan peran internasionalnya. 4. baik yang datang dari dalam maupun dari luar. hambatan dan gangguan. Identitas Yaitu ciri khas suatu bangsa atau negara dilihat secara keseluruhan. 6. 2. kriminal dan politis. Ketangguhan Adalah kekuatan yang menyebabkan seseorang atau sesuatu dapat bertahan. Ancaman Yang dimaksud disini adalah hal/usaha yang bersifat mengubah atau merombak kebijaksanaan dan usaha ini dilakukan secara konseptual. baik bersifat potensional maupun fungsional. integrasi dan kelangsungan hidup bangsa dan negar serta perjuangan mencapai tujuan nasional dapat dijelaskan seperti dibawah ini : 1. kuat menderita atau dapat menanggulangi beban yang dipikulnya. untuk menjamin identitas. pemerintahan. 5.

Konsepsi Ketahanan Nasional Konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang. 1. rohaniah dan jasmaniah. Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebesar-besarnya kemakmuran yang adil dan merata. Aspek Ekonomi Ketahanan Ekonomi diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan perekonomian bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. Sedangkan keamanan adalah kemampuan bangsa melindungi nilai-nilai nasional terhadap ancaman dari luar maupun dari dalam. hambatan dan gangguan yang egara dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan perekonomian bangsa dan egara berlandaskan Pancasila dan UUD 1945.Adalah hal atau usaha yang berasal dari luar dan dari diri sendiri yang bersifat dan bertujuan melemahkan atau menghalangi secara tidak konsepsional. a. ancaman. serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan terpadu berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 dan wawasan nusantara dengan kata lain konsepsi ketahanan nasional merupakan pedoman untuk meningkatkan keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung 53 . Aspek Sosial Budaya Ketahanan sosial budaya diartikan sebagai kondisi dinamis budaya Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. ancaman. b.

maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan sosial budaya. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan ideologi bangsa dan negara Indonesia. dan kemampuan dalam mengembangkan. 2. integritas. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan kehidupan politik bangsa dan negara Republik Indonesia berdasar Pancasila dan UUD 1945. Aspek Politik Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan politik bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. dan kelangsungan hidup bangsa dan negara Kesatuan Republik Indonesia. ancaman. c. e. ketangguhan. ancaman. menghadapi dan mengatasi segala tantangan dan hambatan yang datang dari luar maupun dari dalam yang secara langsung maupun tidak langsung membahayakan identitas. d. Aspek Ideologi Dapat diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan ideologi bangsa Indonesia. Aspek Pertahanan dan Keamanan Ketahanan pertahanan dan keamanan diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia mengandung keuletan. Aspek Ekonomi Pencapaian tingkat ketahanan ekonomi memerlukan pembinaan sebagai berikut: • Sistem ekonomi Indonesia diarahkan untuk dapat mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan merata di seluruh wilayah Nusantara melalui eknomi kerakyatan 54 . Mewujudkan Keberhasilan Ketahanan Nasional a. Ketahanan ini diartikan mengandung keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan.

etatisme. bersatu. Aspek Pertahanan dan Keamanan Untuk mewujudkan keberhasilan Ketahanan Nasional setiap warga negara Indonesia perlu: • Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mampu mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala tantangan. Aspek Ilmu Pengetahuan Untuk mecapai percepatan kemandirian dan kesejahteraan berbasis dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi ( Iptek ) 55 . ekonomi. sosial budaya dan pertahanan keamanan. ancaman. dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras. politik. b.• • • Ekonomi kerakyatan harus menghindari sistem free fight Pembangunan ekonomi merupakan usaha bersama atas asas Pemerataan pembangunan dan pemanfaatan hasilnya dengan liberalism. integritas. Aspek Sosial Budaya Untuk mewujudkan keberhasilan ketahanan sosial budaya warga negara Indonesia perlu: • Kehidupan sosial budaya bangsa dan masyarkat Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. • Sadar dan peduli akan pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi. c. d. dan monopoli ekonomi kekeluargaan memperhatikan keseimbangan dan keserasian pembangunan antarwilayah dan antar sektor. hambatan. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta pencapaian tujuan nasional. serasi dan seimbang serta mampu menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan nasional. rukun. cinta tanah air. maju. dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas.

pelatihan dan penyuluhan 56 . • • pendapat • Terjalin komunikasi politik timbal balik antara pemerintah dan Politik Dalam Negeri Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum Mekanisme politik yang memungkinakan adanya perbedaan masyarakat 2.• Dilakukan lewat penguatan empat pilar knowledge based economy ( KBE ). d. b. c. dan ekonomi Perbaikan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan Mewujudkan tumbuhnya masyarakat yang berbudaya iptek Aspek Ideologi Upaya memperkuat Ketahanan Ideologi memerulkan memerlukan langkah pembinaan berikut: • • • • Pengamalan pancasila secara obyektif dan subyektif Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan negara Pendidikan moral Pancasila Sesanti Bhineka Tunggal Ika dan konsep Wawasan Nusantara Republik Indonesia bersumber dari Pancasila f. Aspek Politik Upaya mewujudkan ketahan pada aspek politik: 1. • • e. • • • Politik Luar Negeri Hubungan luar negeri ditujukan untuk meningkatkan kerjasama Politik luar negeri terus dikembangkan menurut prioritas dalam interansional di berbagai bidang rangka meningkatkan persahabatan dan kerjasama antarnegara Peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu dilaksanakan dengan pembenahan sistem pendidikan. peraturan perundangan. yaitu: a. Sistem pendidikan Sisten inovasi Infrastruktur masyarakat informasi Kerangka kelembagaan.

pendidikan. 57 . Politik sangat mempengaruhi berjalannya kebijakan-kebijakan publik. Salah satu hal pokok yang terkait dengan hal itu adalah tentang pandangan politik. Semakin banyaknya pemuda yang berkualitas dan cerdas akan menjadi investasi besar bagi perkembangan dan kemajuan bangsa. dinamis.• nasional Perjuangan bangsa Indonesia yangf menyakut kepentingan Pada jaman sekarang pemuda merupakan generasi harapan bangsa. mahasiswa atau pemuda harus mengambil peran dalam memajukan bangsa dan meningkatkan ketahanan nasional. Maju tidaknya suatu bangsa bisa dilihat dari pemudanya sehingga pemuda mempunyai tuntutan supaya berkualitas dan cerdas. membuat sebagian menyukai proses instant tanpa memperdulikan pembelajaran yang didapatkan dari suatu peristiwa hidup. Peran pemuda dalam ketahanan nasional ini sangat penting. kesempatan. Harapan akan bangkitnya bangsa Indonesia akan mulai terbuka lebar jika para pemudanya mau bergerak serentak membangun bangsa tanpa ada tekanan dan ancaman dari pemerintah. Keberdayaan pemuda sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya pemuda dilakukan melalui dorongan. Perkembangan zaman telah sama-sama kita saksikan. berjiwa wirausaha. Banyak hal bisa dilakukan sebagai wujud kontribusi. Dalam lingkup yang lebih kecil. justru pemerintah harusnya mendukung dan memfasilitasi para pemuda yang ingin menjadi pejuang bangsa. mandiri. bimbingan. unggul. Pemuda sebagai bagian dari potensi pembangunan harus berdaya agar mampu berkiprah dalam menghadapi tantangan global. ribuan pemuda terlena dalam kemudahan. maju. Sebagai agent of change. bagaimana supaya para pemuda menjadi penggerak perubahan ke arah yang lebih baik bagi sesama pemuda lainnya. pelatihan dan panduan sehingga mempunyai kesempatan untuk tumbuh sehat. tangguh. Jumlah pemuda yang mencapai 80 juta orang merupakan potensi yang sangat besar.

berbangsa.berdaya saing. kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritasm identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. Ketika harga mulai tinggi pada oknum pedagang mulai menjual bawang merah dan bawang putih yang sudah mereka simpan kepada para komsumennya. dan bernegar Upaya untuk Menjaga Ketahanan Nasional Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamika. dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan. Di era globalisasi dewasa ini negara Indonesia banyak sekali memiliki tantangan untuk tetap menjaga ketahanan nasional. Oleh sebab itu. Bidang-bidang yang berhubungan dengan ketahanan nasional seperti pertahanan dan keamanan. politik. misalnya saja momoditi bawang merah dan bawang putih diakibatkan oleh kurangnya pengawasan pemerintah terhadap distribusi komoditas bawang merah dan bawang putih dimanfaatkan oleh oknum pedagang untuk mengambil keuntungan yang tinggi dengan cara menimbun stok bawang merah dan bawang putih. Saat ini beberapa komoditi pangan sangat sulit untuk didapatkan. sosial budaya. demokratis. pemerintah seharusnya mengawasi pasokan bawang merah dan bawang putih di tiap daerah sehingga tidak menimbulkan hal yang merugikan banyak pihak tersebut. 58 . ideologi dan lain-lain. pangan. hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Sebagai contoh tantangan terhadap ketahanan nasional di bidang pangan dan cara menjaganya. Hal ini dapat mempersulit negara untuk menjaga ketahanan nasional di bidang pangan yang disebabkan oleh segelintir oknum yang memainkan harga sehingga merugikan konsumen.

59 . dan kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mewujudkan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. ketangguhan sistem politik dan kemampuan mengembangkan kekuatan nasional". Hal yang sama juga disampaikan oleh Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Pasalnya. UU Pemilu. Ini masi kurang terpotret oleh pemerintah pusat. dan UU Pilpres yang digodok oleh anggota dewan. "Ketahanan politik merupakan salah satu aspek yang penting dalam ketahanan nsional yang tidak akan lepas dari kondisi ketahanan faktual dan sosial. aroma menyengat separatisme masih tercium di beberapa wilayah. Zuhro menyatakan. Muladi beranggapan. integritas. Bidang politik juga penting bagi ketahanan nasional suatu negara. Ia menyatakan bangsa ini hendaknya melakukan evaluasi diri saat momentum 10 tahun era keterbukaan. R Siti Zuhro. Nasib wilayah di perbatasan dan pulau-pulau terluar masih sangat memprihatinkan. Pasalnya. Termasuk didalamnya UU Otonomi daerah yang pada pelaksanaannya dinilai tidak dijalankan secara konsisten. Oleh karenanya. Direktur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas). Kualitas elit politik yang memadai dan pelaksanaan sistem demokrasi melalui pemilihan umum (Pemilu) yang jujur dan adil dinilai mampu meminimalisir munculnya gerakan separatisme. Zuhro mempertanyakan apakah bangsa ini benar-benar telah membangun ketahanan politiknya. ketahanan politik berkaitan erat dengan kepemimpinan nasional dan sistem demokrasi suatu bangsa. Bahkan melihat kondisi Indonesia saat ini. kondisi ketahanan politik tidak terlepas dari pembangunan sistem demokrasi dan perubahan paket undang-undang seperti UU Susduk. Zuhro menegaskan.Hal tersebut mampu menjamin kukuhnya identitas.Ketahanan lain yaitu ketahanan di bidang politik. Ketahanan politik dinilai mampu mencegah terjadinya disintegrasi bangsa.

Kegagalan ini tidak terlepas dari kegagalan pemerintah pusat dalam membuat desain daerah yang adil dan merata". berbangsa. Akan tetapi situasi dan suasana lingkungan yang terus berubah sejalan dengan proses perkembangan kehidupan bangsa dari waktu ke waktu. dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat. Kiki Syahnakri menghimbau.1. Pengertian wawasan kebangsaan indonesia Istilah Wawasan Kebangsaan terdiri dari dua suku kata yaitu “Wawasan” dan “Kebangsaan” dan kata wawasan itu sendiri berasal dari bahasa Jawa yaitu mawas yang artinya melihat atau memandang.perlu dilakukan revisi atau koreksi sistematik terhadap proses demokratisasi". Sebagai perwujudan dari rasa dan semangat kebangsaan yang melahirkan bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia untuk melakukan reorientasi terhadap tata cara berdemokrasi. Letjen TNI Purnawirawan.Wawasan Kebangsaan adalah cara pandang mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dan sikap bangsa Indonesia diri dan lingkungannya. BAB IV WAWASAN KEBANGSAAN INDONESIA 4. dan bernegara. Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia adalah merupakan sebuah pedoman yang masih bersifat filosofia normatif. jadi kata wawasan dapat diartikan cara pandang atau cara melihat. Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia harus senantiasa dapat menyesuaikan diri dengan perkembagan dan berbagai bentuk implementasinya. Memahami serta mempedomani secara baik ajaran yang terkandung di dalam konsepsi Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia akan menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan dari setiap warga bangsa tentang 60 . Apabila proses demokrasi dinilai tidak sesuai dengan roh konstitusi dan arah kebangsaan maka.

2006: 19). Jadi wawasan kebangsaan adalah suatu wawasan yang mementingkan kesepakatan. dalam Suhady (2006: 18-19). 2006). Kebangsaan adalah tindak tanduk kesadaran dan sikap yang memandang diri sebagai suatu kelompok bangsa yang sama dengan keterikatan sosio-kultural yang disepakati bersama (Parangtopo: 1993 dalam Suhady 2006). ekonomi dan pertahanan keamanan. dan aspek intelektual karena konsep wawasan kebangsaan menghendaki pengetahuan yang memadai guna mentuntaskan tantangan yang dihadapi bangsa saat ini dan masa mendatang serta potensi yang dimiliki bangsa (Suhady. sosial budaya.posisi dan peran masing-masing ditengah-tengah masyarakat yang serba majemuk. 2006). Wawasan Kebangsaan sangat identik denga Wawasan Nusantara yaitu wawasan/konsepsi cara pandang bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan nasional yang mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik. kelemahan dan keamanan bangsa sebagai titik tolak dalam berfalsafah berencana dan bertindak (Suhady. kesejahteraan. serta identik pula dengan Wawasan sosial sebagai kemampuan untuk memahami cara-cara penyesuaian diri atau penempatan diri di lingkungan sosial. Para ahli juga mengemukakan tentang pengertian wawasan kebangsaan salah satunya Suhady yang menyatakan bahwa Wawasan adalah kemampuan untuk memahami cara memandang sesuatu konsep tertentu yang direfleksikan dalam perilaku tertentu sesuai dengan konsep atau pokok pikiran yang terkandung di dalamnya (Suhadi. Hal ini berarti suasana kondisi yang mendorong perkembangan setiap individu sehingga terwujud ketahanan pribadi dapat menciptakan suatu ketahanan nasional Indonesia. 61 . Guna penerapan konsep wawasan kebangsaan perlu dipahami 2 aspek yaitu aspek moral karena konsep wawasan kebangsaan mensyaratkan adanya perjanjian diri/ komitmen pada seseorang/ masyarakat untuk turut bekerja bagi kelanjutan eksistensi bangsa dan bagi peningkatan kualitas hidup bangsa. Kebangsaan berasal dari kata bangsa yang mengandung arti ciri-ciri yang menandai golongan bangsa tertentu dan mengandung arti kesadaran diri sebagai warga dari suatu Negara (Kamus Besar Bahasa Indonesia: 1989 dalam Suhady 2006).

Mawas ke luar. dan cara pandang terhadap kebangsaannya itu kemudian disebut sebagai wawasan kebangsaan. ekonomi dan politik serta pertahanan keamanan dalam dalam mencapai cita-cita dan menjamin kepentingan nasional. jumlah penduduk yang banyak. Wawasan kebangsaan menentukan bangsa menempatkan diri dalam tatanan berhubungan dengan sesama bangsa dan dalam pergaulan dengan bangsabangsa lain di dunia internasional. harus diletakan dalam satu pandangan yang mendasarkan pada kepentingan bersama sebagai bangsa. Bangsa Indonesia memiliki wawasan kebangsaanya sendiri yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Mawas ke dalam artinya memandang kepada diri bangsa Indonesia sendiri yang memiliki wilayah tanah air yang luas.Wawasan kebangsaan juga dapat diartikan sebagai sudut pandang/ cara memandang yang mengandung kemampuan seseorang atau kelompok orang untuk memahami keberadaan jati diri sebagai suatu bangsa dalam memandang dirinya dan bertingkah laku sesuai falsafah hidup bangsa dalm lingkungan internal dan lingkungan eksternal. Wawasan Kebangsaan pada hekekatnya merupakan suatu pandangan atau cara pandang yang mencerminkan sikap dan kepribadian bangsa Indonesia yang memiliki rasa cinta tanah air. Setiap bangsa di dunia memiliki cara pandang terhadap kebangsaan dan tanah airnya masing-masing. sosio-budaya. sejarah. yaitu memandang terhadap lingkungan sekitar Negara-negara tetangga dan dunia 62 . keanekaragaman budaya dan lain-lain. tanpa harus kehilangan akar budaya dan nilai-nilai dasar Pancasila yang telah kita miliki.Wawasan kebangsaan mengandung komitmen dan semangat persatuan untuk menjamin keberadaan dan peningkatan kualitas kehidupan bangsa dan menghendaki pengetahuan yang memadai tentang tantangan masa kini dan masa mendatang serta berbagai potensi bangsa. memiliki rasa kebersamaan sebagai bangsa untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Berdasarkan nilai-nilai tersebut bangsa Indonesia memiliki cara pandang untuk melangkah ke depan dalam mencapai tujuan nasional. Wawasan menentukan cara bangsa mendayagunakan kondisi geografis Negara. Wawasan kebangsaan meliputi mawas ke dalam dan mawas ke luar. di tengah persaingan dunia yang globalistik. menjunjung tinggi kesatuan dan persatuan.

demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri. atau dengan kata lain wawasan kebangsaan merupakan pokok-pokok pikiran tentang cita-cita dan tujuan nasional suatu bangsa. wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial". Tujuan nasional itu dapat dilihat dalam Pembukaan UUD 1945.2.internasional. serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan 63 . kedamaian dan budi luhur serta martabat manusia di seluruh dunia. Makna Wawasan Kebangsaan Wawasan kebangsaan Indonesia mengamatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan. Wawasan kebangsaan bertujuan menghidupkan kembali semangat kebangsaan.3. dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah "untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum. serta kepentingan kawasan untuk menyelenggarakan dan membina kesejahteraan. maka dapat disimpulkan bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional. 4. Tujuan wawasan kebangsaan indonesia Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan. 4. Tujuan ke dalam adalah mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial. mencerdaskan kehidupan bangsa. menjaga keutuhan bangsa serta mendorong pencapaian cita-cita tujuan nasional. Karena wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif. mendorong terwujudnya hidup yang harmonis. kesatuan. Bangsa Indonesia harus memiliki integritas dan kredibilitas yang kuat dalam memainkan perannya di dunia internasional sebagai bangsa yang berdaulat dan bermartabat. Secara singkat wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa tentang diri dan lingkungannya berdasarkan cita-cita dan tujuan nasionalnya.

Kalau kita teliti secara mendalam. tetapi tanpa kepicikan jiwa. antar bangsa dan antar negara. cinta kepada Tanah Air dan Bangsa. Misi yang diamanatkan ialah agar para warga negara Indonesia membina dengan jiwa besar dengan setia terhadap Tanah Air. Untuk dapat memahami bagaimana wawasan kebangsaan bagi bangsa Indonesia. dapatlah dikemukaan bahwa Wawasan Kebangsaan Indonesia pada hakekatnya dilandasi oleh Pancasila sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa kita. Sehubungan dengan itu hendaknya dipupuk penghargaan terhadap martabat manusia. bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menyelenggarakan misinya di tengah-tengah tata kehidupan di dunia. Diharapkan manusia Indonesia sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa. wawasan dalam penyelenggaraan pembangunan. Sebaliknya keanekaan dan kemajemukan tidak boleh menjadi pemecah belah namun menjadi kekuatan yang memperkaya persatuan. Dengan Wawasan Kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila. yang mengandung nilai-nilai dasar yang akhirnya dijadikan pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku yang bermuara pada terbentuknya karakter bangsa. 64 .Untuk dapat memahami hakekat Wawasan Kebangsaan Indonesia perlu kiranya dipahami jati diri bangsa kita dan untuk itu perlu pula dipahami pandangan dan falsafah hidup yang dianut oleh bangsa Indonesia. Cinta Tanah Air dan Bangsa selalu sekaligus diarahkan pada kepentingan seluruh umat manusia yang saling berhubungan dengan berbagai jaringan antara ras. Wawasan Kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan. Persatuan tidak boleh mematikan keanekaan dan kemajemukan. Wawasan Kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang picik. demokrasi dan kesetiakawanan sosial.negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. serta kaidah penuntun bagi penentuan kebijaksanaan pembangunan nasional tidak lain adalah penjabaran dari Pancasila. Mencermati makna Wawasan Kebangsaan tersebut. perlu dipahami secara mendalam falsafah Pancasila. maka asas pembangunan.

bangsa Indonesia merasa satu. c) Bahwa secara psikologis. sebangsa dan setanah air serta memiliki suatu tekad bulat dalam mencapai perwujudan cita-cita bangsa. meyakini dan menganut berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan suatu kesatuan bangsa yang utuh di dalam arti seluas-luasnya.Bangsa Indonesia adalah bangsa yang terbuka dan suka berkoeksistensi dengan bangsa lain. Dalam wawasan Nusantara dinyatakan bahwa wilayah laut adalah bagian dari wilayah negara kepulauan yang kemudian diakui dunia sebagai “Archipelagic Principle”. 65 . ruang hidup dan kesatuan matra seluruh bangsa serta merupakan modal dan milik bersama bangsa Indonesia. dalam arti : a) Bahwa kedaulatan nasional dengan segala kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah. esensinya dapat dikatakan implementasi dari wawasan kebangsaan yang dijiwai semangat bangsa bahari. yang mencakup : 1) Kesatuan Politik. Laut bagi bangsa Indonesia bukan menjadi pemisah tetapi justru keluar sebagai wahana dalam berhubungan dengan bangsa lain. maka wawasan kebangsaan Indonesia tidak hanya bersifat “inward looking” dan mengisolasi diri. b) Bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku dan berbicara dalam berbagai bahasa daerah. sedangkan ke dalam merupakan unsur pemersatu. senasib sepenanggungan. Wawasan Nusantara yang mengemuka di tengah-tengah silang pendapat antara federalisme dan unitarisme di masa setelah lahirnya Indonesia Serikat. Sudah sejak dulu kala bangsa Indonesia menikmati dan menghayati arti hidup berdampingan secara damai dengan bangsa lain. Wawasan Nusantara adalah pandangan hidup bangsa Indonesia dalam mendayagunakan konstelasi Indonesia. Wawasan Nusantara adalah pandangan yang menyatakan bahwa negara Indonesia merupakan suatu satu kesatuan dipandang dari segala aspeknya. sejarah dan kondisi sosial budaya untuk mengejawantahkan segala dorongan dan rangsangan di dalam usaha mencapai perwujudan aspirasi bangsa dan tujuan nasional. Dengan letak geostrategik Nusantara di posisi silang hubungan antar bangsa.

d) Bahwa Pancasila adalah satu-satunya falsafah serta ideologi bangsa dan negara. baik potensial maupun efektif adalah modal dan milik bersama bangsa dan bahwa keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah tanah air. 3) Kesatuan Ekonomi. 2) Kesatuan sosial Budaya. membimbing dan mengarahkan bangsa menuju tujuannya. sedangkan terdapatnya berbagai corak ragam budaya menggambarkan kekayaan khazanah budaya bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan budaya nasional secara keseluruhan yang dinikmati hasilnya oleh seluruh bangsa. dalam arti: a) Bahwa masyarakat Indonesia adalah satu perikehidupan bangsa yang harus merupakan kehidupan yang serasi dengan tingkat perkembangan masyarakat yang sama. 4) Kesatuan Pertahanan Keamanan Negara. b) Bahwa budaya Indonesia pada hakekatnya adalah satu. tanpa meninggalkan ciri-ciri khas yang dimiliki oleh tiap-tiap daerah dalam pengembangan kehidupan ekonominya. dalam arti : a) Bahwa ancaman terhadap sesuatu pulau atau daerah pada hakekatnya merupakan ancaman seluruh bangsa dan negara. Realisasi penghayatan dan pengisian Wawasan Nusantara pada satu pihak menjamin keutuhan wilayah nasional dan melindungi sumber-sumber kekayaan 66 . dalam arti : a) Bahwa kekayaan yang terdapat dan terkandung di dalam wilayah nusantara beserta kawasan yuridisnya. seimbang dan merata serta keselarasan hidup sesuai dengan kemajuan bangsa. b) Bahwa tiap-tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama di dalam kerangka menunaikan tanggung jawab masing-masing dalam usaha pembelaan negara. b) Bahwa tingkat perkembangan ekonomi harus sesuai dan seimbang di seluruh daerah. yang dilandasi. e) Bahwa seluruh kepulauan Nusantara merupakan satu kesatuan wilayah hukum nasional yang mengabdi kepada kepentingan nasional.

Pembangunan industri dan proses industrialisasi di Indonesia misalnya harus menjamin interdependensi perkembangan antar pulau utama yang didukung oleh pembangunan wilayah laut sebagai wahana pemersatu. memperkokoh kesatuan politik dan mengembangkan kesatuan budaya. Demikian pula mengenai implementasi kesatuan dan persatuan. merongrong wibawa pemerintah pusat dan mencegah timbulnya pertentangan antara pemerintah pusat dengan daerah. perlu menjadi fokus dalam mengembangkan pembangunan masa yang akan datang. pemimpin dan perencana serta pelaksana pembangunan Indonesia penerus generasi 45 harus mewujudkan wawasan tersebut dengan dukungan jiwa bahari yang kuat. Daerah harus tumbuh dan berkembang secara mandiri dengan daya saing yang sehat antar daerah tanpa mengabaikan terwujudnya kesatuan ekonomi. sedangkan pada lain pihak menunjukkan wibawa kedaulatan negara Republik Indonesia. Kemungkinan orang dapat mempertanyakan budaya khas yang dapat menjadi ciri identitas insan Indonesia di atas keragaman budaya daerah yang berkembang subur. Demikian pula kesatuan budaya tidak boleh diabaikan. harus mencegah desintegrasi negara kesatuan. Intrinsik dalam penegakan kewibawaan tersebut adalah terwujudnya pemerintahan pusat yang bersih dan akuntabel. Dengan demikian kesatuan politik yang kini telah dicapai akan diikuti dengan kesatuan ekonomi hasil pembangunan yang akan datang. melainkan pembangunan wilayah darat dan laut secara terintegrasi dari Sabang sampai Merauke. maka prasyarat 67 . Menuju ke sama semua pemikir. Artinya pembangunan bukan wilayah darat saja dan di pulau utama saja secara terpisah-pisah. Wawasan kebangsaan Indonesia adalah wawasan yang terbuka dan bukan wawasan yang dilandasi paham kebangsaan yang sempit. Desentralisasi pemerintahan dan pembangunan dalam rangka pengembangan otonomi daerah mutlak dilakukan. Kebijakan desentralisasi yang dirumuskan berdasarkan wawasan kebangsaan Indonesia. Kejayaan bangsa Indonesia akan dapat diraih kembali dengan menghidupkan kembali jiwa baharinya berlandaskan wawasan Nusantara. Hanya dengan bangkitnya kembali jiwa bahari wilayah laut antar pulau dimiliki oleh bangsa Indonesia. Perlu dicegah timbulnya krisis kewibawaan pemerintah Pusat.alam beserta pengelolaannya.Dalam upaya ke arah itu.

serta system pendidikan yang menghasilkan kader pembangunan yang berwawasan kebangsaan. perkembangan. Wawasan kebangsaan juga tidak perlu dikhawatirkan menjadi penghambat integrasi ekonomi Indonesia dengan sistem ekonomi pasar. namun merupakan aset yang diperlukan dalam mengembangkan nilainilai kemanusiaan yang beradab (Sumito. Dengan demikian wawasan kebangsaan yang tidak lepas dari induknya yaitu Pancasila tidak akan menjadi penyebab alienisasi bangsa Indonesia dengan eksistensi bangsa lain. Dalam pelaksanaannya pembangunan ekonomi pasar Indonesia harus berperan dalam mengembangkan sistem ekonomi pasar internasional yang bermanfaat bagi umat manusia khususnya bangsa yang sedang berkembang dalam rangka mengembangkan tatanan ekonomi dunia baru. Indonesia misalnya secara minimal harus aktif dalam pasar ASEAN dan ASPAC secara maksimal di pasar internasional serta mampu bersaing dengan negara industri maju. karena induk dari ekonomi pasar adalah sistem kapitalisme dan liberalisme yang ditentang oleh aspirasi perjuangan rakyat Indonesia. Bangsa Indonesia tidak perlu khawatir bahwa Pancasila akan berbenturan dengan proses globalisasi. Sebab Pancasila sudah mencakup dan menjamin realisasi dari apa yang menjadi tuntutan hak asasi manusia. Namun bangsa Indonesia harus waspada dan tanggap mengenai implementasinya di dalam negeri. kemandirian. Keterbukaan dan kebersamaanlah yang menjadi kunci dari keberhasilan. Bangsa Indonesia harus pro-aktif dalam mengantisipasi dalam mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis. 1993). baik Pancasila maupun wawasan kebangsaan dalam membawa bangsa Indonesia ke tujuan nasional yang masih harus terus menerus diperjuangkan. Indonesia harus dapat meyakinkan bangsa-bangsa lain bahwa eksistensi bangsa bukan merupakan sumber konflik dalam pergaulan umat manusia. Pancasila adalah ideologi terbuka yang akan menyerap semua perkembangan sesuai dengan zamannya. dan menghadapi tantangan dari luar tanpa konfrontasi.sebagai penjamin antara lain adalah warga bangsa yang kompak dan bersatu dengan ciri kebangsaan (nation wide oriented). netralitas birokrasi pemerintahan yang berwawasan kebangsaan. Indonesia dengan wawasan kebangsaannya justru harus dapat memberi contoh bagi bangsa lain dalam membina identitas. 68 .

Wawasan kebangsaan Indonesia lahir dari kesadaran segenap masyarakat untuk bersatu memperjuangkan kemerdekaan. geopolitik Indonesia dituangkan dalam salah satu doktrin nasional yang disebut Wawasan Nusantara dan politik luar negeri bebas aktif. Disamping itu. gerakan reformasi 1998 disatu sisi memberikan perubahan pada beberapa dimensi. Wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif. dan hankam. norma dan konsepsi dan semangat wawasan kebangsaan yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Akibatnya banyak hal yang dilakukan oleh rakyat Indonesia dengan maksud dan tujuan memperbaiki sosial ekonomi mereka tanpa memperhatikan nilai. meliputi tanah (darat). tetapi disisi yang lain gerakan reformasi belum bisa memperbaiki krisis akan nasionalisme dan komitmen kebangsaan yang semakin hari mengarah kepada jurang degradasi. Wawasan Kebangsaan sebagai konsepsi politik dan kenegaraan yang merupakan perwujudan pemikiran politik bangsa Indonesia. politik. kesejahteraan. air (laut) termasuk dasar laut dan tanah di bawahnya dan udara di atasnya secara tidak terpisahkan. sosial budaya dan pertahanan keamanan. wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum.Sebagai satu kesatuan negara kepulauan. sosial budaya.Sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia yang majemuk dan wilayahnya berupa kepulauan yang terletak di wilayah Asia Tenggara.4 Perkembangan Wawasan Kebangsaaan Indonesia Mengapa wawasan kebangsaan harus ada? Wawasan Kebangsaan adalah konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah. degradasi sangat berdampak pada krisis 69 .4. secara konseptual. Namun saat ini kesadaran berbangsa kian memudar. demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri. yang menyatukan bangsa dan negara secara utuh menyeluruh mencakup segenap bidang kehidupan nasional yang meliputi aspek politik. ekonomi. ekonomi. Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan. dan kedamaian bangsa Indonesia.Sedangkan geostrategi Indonesia diwujudkan melalui konsep Ketahanan Nasional yang bertumbuh pada perwujudan kesatuan ideologi.

  Tata laku (Conduct) Hasil interaksi antara wadah dan isi wasantara yang terdiri dari : Tata laku Bathiniah yaitu mencerminkan jiwa. Dalam suatu perkembangan wawasan kebangsaan ada beberapa hal yang terkait. berbangsa dan bernegara meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki sifat serba nusantara dengan kekayaan alam dan penduduk serta aneka ragam budaya. Hal ini berarti suasana kondisi yang mendorong perkembangan setiap individu sehingga terwujud ketahanan pribadi dapat menciptakan suatu ketahanan nasional Indonesia.  Isi (Content) Adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional. semangat dan mentalitas yang baik dari bangsa Indonesia. Memahami serta mempedomani secara baik ajaran yang terkandung di dalam konsepsi Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia akan menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan dari setiap warga bangsa tentang posisi dan peran masing-masing ditengah-tengah masyarakat yang serba majemuk. oleh karena itu banyak terjadi berbagai konflik yang berdimensi agama.kesatuan dan persatuan. ras dan yang lainnya yang secara nyata mengancam keutuhan wilayah NKRI.   B.Bangsa Indonesia memiliki organisasi kenegaraan yang merupakan wadah berbagai kegiatan kenegaraan dalam wujud supra struktur politik dan wadah dalam kehidupan bermasyarakat adalah berbagai kelembagaan dalam wujud infra struktur politik. sehingga krisis tersebut belum menunjukan tanda-tanda kapan akan berakhir. Hal itu terjadi karena wawasan kebangsaan yang tidak dijadikan spirit utuk membangun dan memajukan bangsa saat ini.  Landasan Wawasan Kebangsaan Idiil => Pancasila => UUD 1945 Konstitusional Unsur Dasar Wawasan Kebangsaan Wadah (Contour) Wadah kehidupan bermasyarakat. etnis. yaitu: A. 70 .

2. dipelihara dan diciptakan agar terwujud demi tetap taat dan setianya komponen/unsur pembentuk bangsa Indonesia(suku/golongan) terhadap kesepakatan (commitment) bersama. perbuatan dan perilaku dari bangsa Indonesia. D. 5. ditaati. C. dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara dan demi kepentingan nasional. Asas wasantara terdiri dari: 1. Kedua tata laku tersebut mencerminkan identitas jati diri/kepribadian bangsa berdasarkan kekeluargaan dan kebersamaan yang memiliki rasa bangga dan cinta terhadap bangsa dan tanah air sehingga menimbulkan rasa nasionalisme yang tinggi dalam semua aspek kehidupan nasional. Hakekat Wawasan Kebangsaan Adalah keutuhan nusantara/nasional.1 Berarti setiap warga bangsa dan aparatur negara harus berfikir. 6. Asas Wawasan Kebangsaan Merupakan ketentuan-ketentuan dasar yang harus dipatuhi. Tata laku Lahiriah yaitu tercermin dalam tindakan. bersikap dan bertindak secara utuh menyeluruh dalam lingkup dan demi kepentingan bangsa termasuk produk-produk yang dihasilkan oleh lembaga negara. Kepentingan/Tujuan yang sama Keadilan Kejujuran Solidaritas Kerjasama Kesetiaan terhadap kesepakatan Arah Pandang Wawasan Kebangsaan 71 . 3. E. 4.

Kepulauan Indonesia Wilayah Indische Archipel yang dikuasai Belanda dinamakan Nederandsch OostIndishe Archipelago. Wilayah.  Arah Pandang Ke luar Bangsa Indonesia dalam semua aspek kehidupan internasional harus berusaha untuk mengamankan kepentingan nasional dalam semua aspek kehidupan baik politik.Dengan latar belakang budaya. Tujuannya adalah menjamin kepentingan nasional dalam dunia yang serba berubah dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia. 2. sejarah serta kondisi dan konstelasi geografi serta memperhatikan perkembangan lingkungan strategis. jadi dapat disimpulkan bahwa archipelago adalah lautan terpenting. ekonomi.Itulah wilayah jajahan Belanda yang kemudian menjadi 72 . a. Tujuannya adalah menjamin terwujudnya persatuan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional baik aspek alamiah maupun aspek sosial. Lahirnya asas archipelago mengandung pengertian bahwa pulau-pulau tersebut selalu dalam kesatuan utuh semaentara tempat perairanatau lautan antara pulau-pulau berfungsi sebagai penghubung dan bukan sebagai unsur pemisah. kata „archi‟ yakni terpenting dan kata „pelagos‟ berarti laut atau wilayah lautan. maka arah pandang wawasan kebangsaan meliputi:  Arah Pandang Kedalam Bangsa Indonesia harus peka dan berusaha mencegah dan mengatasi sedini mungkin faktor-faktor penyebab timbulnya disintegrasi bangsa dan mengupayakan tetap terbina dan terpeliharanya persatuan dan kesatuan. b. F. Geopolitik dan Geostrategi. Faktor-faktor yang mempengaruhi Wawasan Kebangsaan Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Wawasan Kebangsaan yaitu 1. 3. sosial budaya. pertahanan keamanan demi tercapainya tujuan nasional. Perkembangan wilayah Indonesia dan dasar hukumnya. 1. Wilayah ( Geografi ) Asas Kepulauan ( Archipelago ) Kata „Archipelago‟ dan „Archipelagic‟ berasal dari italia yaitu „Archipelagos‟.

Nama Indonesia mengandung arti yang tepat. Maka pada awal abad ke-20 perkumpulan mahasiswa Indonesia di Belanda menyebut dirinya sebagai „Perhimpunan Indonesia‟.Kemudian dipertegas lagi pada proklamasi kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945. Sebutan „Indonesia‟ merupakan ciptaan ilmuwan J. „Hindia Belanda (Nederlandsch-indie)‟ pada masa penjajahan Belanda. Konsep Tentang Wilayah Lautan Dalam perkembangan hukum laut internasional dikenal beberapa konsep mengenai kepemilikan dan kepemilikan wilayah laut. yaitu kepulauan India. yang terdiri dari daratan seluas 2. Sebagai sebutan untuk kepulauan ini sudah banyak nama yang dipakai yaitu „Hindia Timur‟.250 km². Negara Kepulauan adalah negara yang seluruhnya terdiri dari satu atau lebih kepulauan dan dapat mencakup pulau – pulau yang lain. perairan diantaranya. c. „Indo‟ berarti India dan „nesos‟ berarti pulau. tanah air dan bahasa.163 km².LautTeritorial adalah satu wilayah laut yang lebarnya tidak melebihi 12 mil laut diukur dari garis pangkal. 73 . Kepulauan adalah suatu gugusan pulau. Indonesia menjadi nam resmi negara dan bangsa Indonesia sampai sekarang.R Logan dalam Journal of The Indian Archipelago And East Asia (1850).166. „Nusantara‟. d.087 km² dan perairan seluas 3. sedangkan garis pangkal adalah garis air surutterendah sepanjangpantai. yaitu Res Cimmunis menyatakan bahwa laut itu adalah milik masyarakat dunia karena tidak dapat dimiliki oleh masing – masing Negara. Dalam bahasa Yunani.wilayahNegara Kesatuan Republik Indonesia. „Insulinde‟ oleh Multatuli. Karakteristik Wilayah Nusantara : ± 6°08‟LU : ± 11°15‟LS : ± 94°45‟BT : ± 141°05‟ BT Kepulauan Indonesia terletak pada batas astronomi sebagai berikut: Utara Selatan Barat Timur Luas wilayah Indonesia seluruhnya adalah 5.193.„Indonesia‟. termasuk bagian pulau.027.Berikutnya pada peristiwa Sumpah Pemuda tanggal 2810-1928 kata Indonesia di pakai sebagai sebutan bagi bangsa.

 Demografi : penduduk Indonesia terletak di antara penduduk jarang di selatan (Australia) dan penduduk padat di utara (RRC dan Jepang)  Ideologi : ideologi Indonesia (Pancasila) terletak di antara liberalisme di selatan( Australia dan Selandia Baru) dan komunisme di utara ( RRC. tetapi lebihcinta kemerdekaan. yaitu upaya bagaimana mencapai tujuan atau sasaran yang ditetapkan sesuai dengan keinginan keinginan politik. Vietnam dan KoreaUtara). akan tetapi lebih cinta kemerdekaan”.  Politik : Demokrasi Pancasila terletak di antara demokrasi liberal di selatan dan demokrasi rakyat ( diktatur proletar) di utara.2.Bangsa Indonesia menolak segala bentuk penjajahan karena penjajahan tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan. serta diantara samudra Pasifik dan samudra Hindia.  Sosial : Masyarakat Indonesia terletak di antara masyarakat individualisme di selatan dan masyarakat sosialisme di utara. a. Geostrategi Geostrategi adalah politik dalam pelaksanaan. Bangsa yang berfalsafah dan berideologi Pancasila menganut faham perang dan damai : ” BangsaIndonesia cinta damai. sedangkan geopolitik mempelajari fenomena politik dari aspek geografi.  Geografi : wilayah Indonesia terletak di antara dua benua. 74 . Pandangan geopolitik bangsa Indonesia yang didasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan yang luhur dengan jelas dan tegas tertuang di dalamPembukaan UUD 1945. Geopolitik dan Geostrategi Geopolitik Geografi mempelajari fenomena geografi dari aspek politik.Sebagai contoh pertimbangan geostrategis untuk negara dan bangsa. Geopolitik menjelaskan dasar pertimbangan dalam menentukan alternatif kebijakan nasional untuk mewujudkan tujuan tertentu.Bangsa Indonesia adalah bangsa yang cinta damai. Asia dan Australia. b.  Ekonomi : Ekonomi Indonesia terletak di antara ekonomi Kapitalis dan selatan Sosialis di utara.

dipercaya. menerima dan menghormati segala bentuk perbedaan sebagai kenyataan yang hidup disekitarnya dan merupakan karunia sang pencipta.  o Wawasan Kebangsaan dalam Pembangunan Nasional Implementasi dalam kehidupan politik Adalah menciptakan iklim penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis. pola sikap dan pola tindak yang senantiasa mendahulukan kepentingan negara.  Wawasan Kebangsaan sebagai Pancaran Falsafah Pancasila Wawasan kebangsaan menjadi pedoman bagi upayamewujudkan kesatuan aspek kehidupan nasional untuk menjamin kesatuan.5. Cara meningkatkan wawasan budaya Indonesia Perlu suatu upaya yang sistematis dalam penanaman wawasan kebangsaan yang optimal sehingga didapatkan nasionalisme yang optimal. berisi ketangguhan bangsa khususnya generasi muda dalam upaya pembelaan negara dari semua ancaman yang dapat mengancam kelangsungan hidup negara. serta upaya untuk mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia. persatuandan keutuhan bangsa. aspiratif. Penerapan Wawasan Kebangsaan Penerapan Wawasan Kebangsaan harus tercermin pada pola pikir. Budaya : Budaya Indonesia terletak di antara budaya Barat di selatan danbudaya Timur di utara. 75 . Upaya yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada dalam mengatasi kelemahan serta kendalanya. o Implementasi dalam kehidupan Ekonomi Adalah menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara merata dan adil. o Implementasi dalam kehidupan Pertahanan Keamanan Adalah menumbuhkan kesadaran cinta tanah air dan membentuk sikap bela negara pada setiap WNI 4. G. mewujudkan pemerintahan yang kuat. o Implementasi dalam kehidupan Sosial Budaya Adalah menciptakan sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui.

4. sehingga masyarakat Indonesia dapat hidup damai dan sejahtera dalam suasana demokrasi dan tegak hukum. pemimpin bangsa yang mengutamakan kepentingan negara dan bangsa diatas kepentingan pribadi dan golongan.2 Sasaran. Peningkatan kesadaran warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 76 . Menghimbau pemerintah untuk membuat program PPBN yang konsisten dan terpadu serta membuat peraturan yang dapat menjaga sikap mental generasi muda. Mewujudkan media massa yang kondusif untuk membantu upaya PPBN.1.5. Kesadaran masyarakat bernegara dan berbangsa yang tinggi. serta pemerintah dan pemimpin nasional yang mencintai rakyat dan mendapat kepercayaan penuh serta dicintai rakyatnya. b. Mewujudkan kegiatan kesiswaan dan kepramukaan yang dapat menumbuhkan dan meningkatkan wawasan kebangsaan.  Lingkungan Pemukiman.Dalam upaya meningkatkan wawasan kebangsaan masyarakat melalui Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN). tercermin pada perilaku warga negara Indonesia yang rela berkorban dan cinta kepada tanah airnya yang diperoleh melalui Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN).     Lingkungan Pendidikan. Membentuk dan meningkatkan kemampuan dalam PPBN para guru/pengajar/dosen di lingkungan pendidikan. aman. maka kebijakan yang ditetapkan adalah : a.5. diarahkan untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis dari seluruh masyarakat Indonesia dalam wadah NKRI yang berdaulat. Meningkatkan kemampuan dan pengusaan materi PPBN para penatar dalam melaksanakan penyuluhan wawasan kebangsaan serta membentuk organisasi penyelenggara PPBN yang terpadu. sentosa yang mempunyai tingkat wawasan kebangsaan yang tinggi. Strategi / Tujuan  Lingkungan Pemukiman dan Pekerjaan. 4.

 Lingkungan Pekerjaan. Peran Lingkungan Pemukiman Keluarga. Terselenggaranya kegiatan ekstra kurikuler yang dapat disisipi PPBN dan menumbuhkan wawasan kebangsaan.3. Lingkungan Pendidikan. ulet dan pantang menyerah sebagai modal dasar dalam menanamkan semangat bela negara. Tokoh Agama. Terwujudnya organisasi pembina serta kegiatan yang terprogram dan terpadu dengan melibatkan semua pihak.o o o  o Keluarga. 4. Kegiatan Kepramukaan. Oleh karena itu para orang tua harus terlebih dahulu diberikan pembekalan dan pemahanan bela negara. tokoh agama dan aparat terkait. Terselenggaranya kegiatan kepramukaan yang dapat menumbuh kansikap hidup mandiri. Aparat Terkait. Tokoh agama diberdayakan untuk dapat membekali 77 .  Media Massa.program pemerintah yang diterapkan oleh instansi yang berwenang secara konsisten dan bertanggung jawab serta adanya peraturan yang dapat mengeliminir pemanfaatan generasi muda secara sempit. Terwujudnya guru/pengajar/dosen yang punya tanggung jawab moral dalam menanamkan semangat kebangsaan serta pemahaman materi PPBN yang optimal. Peran keluarga dalam menanamkan wawasan kebangsaan yang berisikan ketangguhan dalam upaya pembelaan negara sangat penting dan vital sekali khususnya bagi generasi muda. Terciptanya kondisi di lingkungan pekerjaan yang dapat menumbuhkan semangat wawasan kebangsaan. o o Kegiatan Ekstra Kurikuler. Adanya program .5. Terbentuknya motivasi juang dan semangat kebangsaan di lingkungan keluarga. Terwujudnya media massa yang dapat membantu membentuk opini masyarakat dalam rangka menanamkan jiwa atau semangat bela negara. Dukungan dunia pendidikan.  Komitmen Pemerintah. Terwujudnya kepedulian tokoh agama dalam menanamkan semangat kebangsaan melalui jalur agama.

Bahwa generasi muda relatif labil jiwanya dalam mencari jati dirinya. Para pendidik/pengajar seyogyanya mendapatkan semacam penataran PPBN sehingga materi yang diberikan bisa dipertanggung jawabkan.4. Peran dunia pendidikan untuk membekali semangat bela negara cukup penting. penggunaan narkoba dan lain-lainnya. Kegiatan Ekstra Kurikuler yang dilakukan diluar jam pelajaran dapat juga dimanfaatkan untuk upaya penanaman semangat pembelaan negara. 78 . Keterpaduan ini harus dilakukan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan tahap evaluasi untuk mendapatkan suatu kesimpulan yang bisa dipertanggung jawabkan. Peran Dunia Pendidikan. tidak dapat dipungkiri.5. latihan bela diri. Aparat terkait yang ada di daerah harus melaksanakan kegiatan yang terpadu untuk upaya pembekalan baik kepada orang tua maupun generasi muda itu sendiri. Kegiatan OSIS atau SENAT dapat dijadikan untuk memupuk rasa tanggung jawab dan kebersamaan serta belajar untuk dapat mengesamping kanatau meninggalkan berbagai macam kepentingan pribadi dan dapat mengedepankan kepentingan bersama yang diwadahi oleh satu organisasi dalam mencapai tujuan yang disepakati bersama. Mereka harus betul-betul mampu dan menguasai materi yang diberikan kepada anak didiknya. Pengajar atau guru secara formal harus mendidik anak didiknya dan berperan langsung serta terukur dalam pembekalan materi PPKN/Pendidikan Kewarganegaraan baik di sekolah dasar. 4. sekolah lanjutan maupun di perguruan tinggi. Oleh karena itu keterpengaruhan generasi muda karena arus globalisasi yang melanda dunia saat ini harus mendapatkan resep penangkalan untuk tidak memperparah dekadensi moral yang terjadi dengan melihat fenomena pergaulan bebas.norma agama dan ikut menjaga moralitas generasi muda. serta latihan Menwa yang diselenggarakan atau dikendalikan oleh pihak sekolah dan perguruan tinggi. Kegiatan lain yang dapat memupuk rasa sportifitas dan percaya diri yang tinggi adalah dengan kegiatan pecinta alam.

Pemerintah harus mempunyai keinginan yang kuat dan konsisten dalam upaya penanaman semangat pembelaan terhadap negara ini. Pemerintah harus berupaya sedemikian rupa dengan program rutin maupun yang bersifat non program. sebagai upaya terobosan bila program rutin yang sudah berjalan baik melalui peran (jalur) pendidikan atau melalui peran kantor Kesbanglinmas dirasa kurang optimal.4. bulletin. Peran Media Massa. Namun sesederhana apapun bila tidak ditangani secara serius akan membuahkan hasil yang tidak optimal. Yang dimaksud lain-lain ini adalah semua jenis bacaan yang beredar secara umum. Media massa mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam membentuk opini yang berkembang dimasyarakat. 4. Sebetulnya materimateri yang ada dalam upaya bela negara cukup jelas dan simpel atau sederhana. dll. Yang termasuk media cetak diantaranya adalah koran. Media cetak harus membuat redaksional sedemikian rupa yang dapat membangkitkan minat pembaca supaya mempunyai semangat belanegara. Karena dapat dibaca dan akan membentuk opini masyarakat. Dalam kaitan ini media massa dapat diajak ikut serta membantu membentuk opini masyarakat dalam rangka menanamkan jiwa atau semangat bela negara.5. Barangkali patut dicoba langkah-langkah yang sudah dibahas diatas sehingga generasi muda dan instansi terkait tidak terjebak dalam kejenuhan akibat rutinitas kegiatan. Selain itu ada hal lain yang harus dilakukan pemerintah terkait dengan rumor yang nyata terlihat kebenarannya dan tidak ada maksud untuk menuduh 79 .6. majalah.5. tabloid.5. baik yang positif maupun negatif. Yang pentingharus ada kemauan yang kuat dari pemerintah dan diwujudkan dengan kepedulian aparat yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap upaya menanamkan semangat pembelaan terhadap negara dan wawasan atau nasionalisme yang tinggi. Komitmen Pemerintah.

dan antar negara saling berinteraksi. Demikian juga diplomat yang bertanggung jawab terhadap eksistensi bangsa ini harus berkemampuan dan punya kiat supaya bangsa ini bisa eksis dan tidak dengan mudah “diobok-obok” oleh kekuatan/negara asing \ BAB V ERA-GLOBALISASI 5. perjalanan.atau mencari kambing hitam bahwa ada oknum anak bangsa yang memanfaatkan jiwa patriotisme dan kelabilan jiwa generasi muda untuk kepentingan politiknya. bergantung.1 Umum Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan. investasi. terkait. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. yang maknanya ialah universal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap 80 . Pemerintah harus membuat peraturan atau undang-undang yang bisa mengatasi oknum anak bangsa yang selalu mengatasnamakan untuk kepentingan rakyat kecil dengan melaksanakan manouver politik termasuk unjuk rasa yang menggunakan massa generasi muda. kata "globalisasi" diambil dari kata global. Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit. dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara Dalam banyak hal. budaya populer. antar kelompok. Menurut asal katanya. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.

Sebab.2 Dampak Era-Globalisasi 5. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. terkait. dan hukum internasional saat ini bercirikan hukum yang 81 . Globalisasi adalah suatu proses di mana antarindividu. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batasbatas geografis. 5. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Dampak Positif Globalisasi Di Bidang Hukum Cita hukum nasional sangat membutuhkan kajian dan pengembangan yang lebih serius agar mampu turut serta dalam tata kehidupan ekonomi global dengan aman. sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. bergantung.1 Dampak Positif Globalisasi Berbicara dampak dari globalisasi dalam aspek kehidupan bangsa dan negara berarti kita harus mengkaji terlebih dahulu pengertian dari globalisasi. dan mempengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara. kecuali sekedar definisi kerja (working definition). Di sisi lain. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. dan antarnegara saling berinteraksi. dalam pengertian tidak merugikan dan dirugikan oleh pihak-pihak lain Perubahan tatanan dunia saat ini ditandai oleh perkembangan teknologi yang memungkinkan komunikasi dan informasi antara masyarakat internasional menjadi sangat mudah. A.individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan.2. Dari sudut pandang ini. atau proses sejarah. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. ekonomi dan budaya masyarakat. antarkelompok. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial.

Semakin melebarnya ketimpangan distribusi pendapatan antar negara-negara kaya dengan negara-negara miskin. Akibatnya semakin memasuki abad XXI. pasar modal. misalnya di dalam hal surat-surat berharga. berarti negara nasional harus membuat aturan-aturan nasional yang mendorong realisasi kesepakatan guna mencapai tujuan bersama. Sebagai akibat globalisasi dan peningkatan pergaulan dan perdagangan internasional. Dalam proses harmonisasi hukum. WTO. Sebagai contoh dalam bidang perdagangan internasional. karena kaedah-kaedah hukum transnasional itu merupakan aturan permainan dalam komunikasi dan perekonomian internasional dan global. Terutama kaidah-kaidah hukum yang bersifat transnasional lebih cepat akan dapat diterima sebagai hukum nasional. Munculnya perusahaan-perusahaan multinasional dan transnasional. Membuka peluang terjadinya penumpukan kekayaan dan monopoli usaha dan kekuasaan politik pada segelintir orang. ketentuan-ketentuan perdagangan internasional dalam rangka World Trade Organization (WTO) telah mendorong negara-negara membuat aturan-aturan nasional sebagai tindak lanjut penerapan ketentuan tersebut dalam suasana nasional. sehingga perbedaan-perbedaan dengan sistem hukum lain akan semakin berkurang. Harmonisasi hukum di sini diartikan bahwa hukum internasional dipengaruhi hukum nasional dan hukum nasional juga dipengaruhi hukum internasional. Dana Moneter Internasional.harmonis atau setidak-tidaknya hukum transnasional. semakin hukum nasional Indonesia akan memperlihatkan sifat yang lebih transnasional. Munculnya lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti Bank Dunia. dimana hukum internasional mempengaruhi hukum nasional. Dampak globalisasi dalam bidang ekonomi. Dampak Globalisasi dalam bidang Sosial Budaya : 82 . antara lain : Globalisasi dan liberalisme pasar telah menawarkan alternatif bagi pencapaian standar hidup yang lebih tinggi. kejahatan komputer. 2. Dampak dlm bidang Ekonomi 1. dan sebagainya. cukup banyak peraturan-peraturan hukum asing atau yang bersifat internasional akan juga dituangkan ke dalam perundang-undangan nasional. B.

Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. sosial budaya dan lain. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.lain akan berdampak kepada nilai. ekonomi. terbukanya pasar internasional. 2. Dampak positif Globalisasi : 1. Mudah melakukan komunikasi 3. Timbulnya gelombang demokratisasi ( dambaan akan kebebasan ). Memacu untuk meningkatkan kualitas diri 6.nilai nasionalisme terhadap bangsa. Dampak globalisasi tersebut meliputi dampak positif dan dampak negatif di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran 5. Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi ) 4. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan 2. ideologi.Semakin bertambah globalnya berbagai nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat dunia. Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis.nilai nasionalisme 1. Mudah memenuhi kebutuhan munculnya globalisasi tentunya membawa dampak bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. 83 . 3. Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. Para pengambil kebijakan publik di negara sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Dilihat dari globalisasi politik. Dampak Globalisasi dalam bidang Politik Negara tidak lagi dianggap sebagai pemegang kunci dalam proses pembangunan. Dari aspek globalisasi ekonomi. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara.

Penolakan ini disebabkan masyarakat takut terjadi goyahnya keseimbangan sistem yang berarti dapat muncul ketidaktentraman. C. individuindividu secara psikologis merasakan adanya suatu ketentraman. Dalam keadaan yang demikian. Dampak Globalisasi terhadap sosial budaya Keadaaan keseimbangan dalam masyarakat merupakan keadaan yang diidam-idamkan oleh setiap masyarakat. lewat internet. Bidang budaya: Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. dan bahasa Inggris menjadi sangat penting sebagai bahasa komunikasi. 84 . Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang. Teknologi: Perputaran arus informasi yg kian dinamis yg bisa melancarkan bisnis dalam skala internasional. Sebagian besar siswa Indonesia bisa bersekolah di negara lain. Misalnya pengiriman dataÂ&sup2. Persaingan lapangan pekerjaan lulusan sekolah/perguruan tinggi bukan saja dengan sebangsa tetapi juga dengan bangsa lain yang masuk ke Indonesia. sebab tidak ada pertentangan-pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Setiap kali terjadi gangguan keseimbangan. supaya bisa bersaing. Standard sekolah/perguruan tinggi harus mengacu ke standard internasional. Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.3. dll. Dampak globalisasi pendidikan untuk Indonesia: Sekolah dan perguruan tinggi negara lain bisa mendirikan lembaga pendidikan di negara Indonesia. masyarakat dapat menolak unsur-unsur yang akan membawa perubahan.

Memacu untuk meningkatkan kualitas diri 85 .Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi. pertahanan keamanan dan lain. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran 5. Dampak Globalisasi dalam bidang Sosial Budaya : Semakin bertambah globalnya berbagai nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat dunia. Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD. sosial budaya. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis.nilai nasionalisme Dilihat dari globalisasi politik. ekonomi. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Mudah melakukan komunikasi 3. terbukanya pasar internasional. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. Timbulnya gelombang demokratisasi ( dambaan akan kebebasan ). Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi ) 4. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan 2. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. politik. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang. Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai.lain. Para pengambil kebijakan publik di negara sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi. Dari aspek globalisasi ekonomi. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Dampak positif Globalisasi : 1. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.

2. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. Dampak Globalisasi terhadap sosial budaya Keadaaan keseimbangan dalam masyarakat merupakan keadaan yang diidam-idamkan oleh setiap masyarakat. sebab tidak ada pertentangan-pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Dilihat dari globalisasi politik. Kerjasama dalam bidang politik seperti studi banding dengan negara luar lebih mudah.6. 3. Dampak Positif (+) 1. 3. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Kebijakan politik yang sukses akan diapresiasi oleh negara lain.Nilai Nasionalisme 1. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Berita-berita politik negara lain lebih mudah diakses melalui media asing. Penolakan ini disebabkan masyarakat takut terjadi goyahnya keseimbangan sistem yang berarti dapat muncul ketidaktentraman. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Mudah memenuhi kebutuhan D. masyarakat dapat menolak unsur-unsur yang akan membawa perubahan. individuindividu secara psikologis merasakan adanya suatu ketentraman. Dalam keadaan yang demikian. 2. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. 4. Setiap kali terjadi gangguan keseimbangan. Dari aspek globalisasi ekonomi. terbukanya pasar internasional. Pengaruh Positif Globalisasi Terhadap Nilai. 86 .

Globalisasi juga melahirkan global culture (which) is encompassing the world at the international level. Robertson dalam Globalization: Social Theory and Global Culture (London. E. Kata "globalisasi" secara populer dapat diartikan menyebarnya segala sesuatu secara sangat cepat ke seluruh dunia. berpengaruh kuat terhadap pikiran maupun kemauan bangsa Indonesia . dampak positif akses berita cukup cepat dan akurat kita dapat mengakses informasi dari seluruh penjuru dunia dengan sekali sentuh kita dapat berkomunikasi dengan sanak saudara dari segala penjuru negeri. 87 . serta pembangunan dengan sistem pengetahuan. PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI Era pasar bebas. dan kebebasan . Sage: 1992) mendefinisikan globalisasi sebagai "the compression of the world into a single space and the intensification of conciousness the world as a whole". Globalisasi meniscayakan terjadinya perdagangan bebas dan dinilai menjadi ajang kreasi dan perluasan bagi pertumbuhan perdagangan dunia. atau yang biasa disebut dengan era globalisasi sering didengungkan oleh para pemerhati ekonomi sejak beberapa dekade lalu hingga sekarang ini. jaminan hak asasi manusia . Pengaruh Globalisasi dalam Bidang Politik Pengaruh positif globalisasi yang menawarkan kehidupan politik yang demokratis . produksi dan konsumsi serta peningkatan paham internasionalisme merupakan sebuah nilai budaya. Terjadinya pasar bebas disebabkan karena keputusan politik yang dibuat oleh pemerintah. teknologi.5. dengan mengutamakan keterbukaan . Hal ini berarti bahwa terjadinya perubahan sosial yang mengubah pola komunikasi. Globalisasi sebagai sebuah proses mempunyai sejarah yang panjang.

Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju. dan manajemen tanpa mengurangi keunggulan komparatif yang telah dimiliki bangsa kita. teknologi. c. Terjadinya perdagangan bebas harus dimanfaatkan oleh semua pihak dalam berbagai aspek kehidupan. baik sektor riil maupun moneter. tantangan kita pada masa yang akan datang ialah meningkatkan daya saing dan keunggulan kompetitif di semua sektor. dengan mengandalkan pada kemampuan SDM. Dampak yang menguntungkan adalah memberi kesempatan kerjasama yang seluas-luasnya kepada negara-negara asing.Terjadinya era globalisasi memberi dampak ganda. b. dengan melahirkan manusia-manusia yang berdaya saing tinggi dan tangguh. dampak yang menguntungkan dan dampak yang merugikan. Tetapi di sisi lain. daya saing yang tinggi inilah agaknya yang akan menentukan tingkat kemajuan. Sebab diyakini. termasuk aspek pendidikan. jika kita tidak mampu bersaing dengan mereka. di mana pendidikan diharuskan mampu menghadapi perubahan yang cepat dan sangat besar dalam tentangan pasar bebas. efisiensi dan kualitas bangsa untuk dapat memenangi persaingan era pasar bebas yang ketat tersebut. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidupmasyarakat. karena sumber daya manusia (SDM) yang lemah. maka konsekuensinya akan merugikan bangsa kita. F. Dampak Positif Globalisasi Dan Modernisasi a. Oleh karena itu. Perubahan Tata Nilai dan Sikap Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional. 88 .

Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. misalnya pada bidang lingkungan hidup.5.2 Dampak Negatif Globalisasi Sebelum membahasnya lebih lanjut dan luas bagaimana dampak negatif globalisasi dan bagaimana cara mengatasinya. televisi satelit. Berikut ini beberapa ciri dampak negatif globalisasi yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. saat ini. musik. • Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi. • Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu. perlu diketahui bahwa dampak negatifnya semakin terasa untuk waktu sekarang-sekarang ini. sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda.2. literatur. dampak negatif globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. inflasi regional dan lain-lain. kita juga perlu tahu dampak negatif internet bagi kita. dan transmisi berita dan olah raga internasional). Dalam banyak hal. Dampak Negatif Globalisasi yang Mengkhawatirkan Dan berikut ini adalah dampak negatif globalisasi yang sebenarnya terjadi di dunia maupun di negara kita indonesia. krisis multinasional. peningkatan pengaruh perusahaan multinasional. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam. misalnya dalam bidang fashion. dan makanan. Karena dari dampak negatif globalisasi ini masih ada hubungannya dengan dampak internet. kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya. • Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional. dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya. • Meningkatnya masalah bersama. 89 . film. dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO). A.

Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial. kesenjangan sosial antara golongan kaya dan miskin semakin lebar. b. Akibat sikap materialisme. yaitu sikap mementingkan dan mengukur segala sesuatu berdasarkan materi karena hubungan sosial dijalin berdasarkan kesamaan kekayaan. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada. c.Dampak negatif globalisasi antara lain: • Terjadinya sikap mementingkan diri sendiri (individualisme) sehingga kegiatan gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat mulai ditinggalkan. yang dibawa para wisatawan asing. Dampak negatif lainnya dari modernisasi dan globalisasi adalah sebagai berikut. Pola Hidup Konsumtif Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Gaya Hidup Kebarat-baratan 90 . • Masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa. Timbulnya sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan kekayaannya. Sikap Individualistik Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. a. kedudukan social atau jabatan. • Terjadinya sikap materialisme. Misalnya. perilaku seks bebas. • • • Adanya sikap sekularisme yang lebih mementingkan kehidupan duniawi dan mengabaikan nilai-nilai agama. Tersebarnya nilai-nilai budaya yang melanggar nilai-nilai kesopanan dan budaya bangsa melalui media massa seperti tayangan-tayangan film yang mengandung unsur pornografi yang disiarkan televisi asing yang dapat ditangkap melalui antena parabola atau situs-situs pornografi di internet.

Meningkatkan Kualitas Nilai Keimanan dan Moralitaas Masyarakat • Dampak negatif globalisasi membuat budaya antar bangsa saling mempengaruhi. Karenanya keberadaan nilai-nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. Sehingga dapat bersaing di kancah dunia Internasional. Kita hendaknya menjalankan syariat Islam. 2. bangsa Indonesia dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kesenjangan Sosial Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. maka kali ini kita akan membahasnya bagaimana cara mengatasi dampak negatif globalisasi secara lengkap dan jelas. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial. d. Sebab nilai-nilai keimanan dan moralitas itulah yang mampu mengatasi dampak negatif dari globalisasi. kita hendaknya menanamkan nilai-nilai Islam di kehidupan sehari-hari. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua. Cara Mengatasi Dampak Negatif Globalisasi Setelah tadi diatas kita sudah ulas secara lengkap dampak negatif globalisasi dan juga dampak positifnya. dan lain-lain. • Cara untuk menghadapi dampak negatif globalisasi yaitu dengan mempersiapkan diri sebaik-baiknya melalui pendidikan. Mengetahui 91 . kehidupan bebas remaja. Melalui pendidikan yang optimal. B. 1. Meningkatkan Kualitas SDM Indonesia • Dampak negatif globalisasi merupakan sebuah realita yang mau tak mau harus dihadapi bila Bangsa Indonesia ingin tetap hidup sebagai bangsa yang berdaulat di dunia. • Sebagai kaum Muslim. Sebab nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting.Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia.

Upaya pemerintah tersebut harus selalu didorong dan didukung oleh setiap warga negaranya. termasuk di Indonesia. • Pemerintah Indonesia harus berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkan keadilan dan keseimbangan antarbangsa. Mendorong dan Mendukung Negara Maju untuk Memberikan Dana Perbaikan Lingkungan • Negara maju sangat diuntungkan dengan adanya globalisasi. dan pemerintah. Di dalam dampak negatif globalisasi ini. 92 . Salah satu solusinya adalah melaksanakan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. moralitas bangsa cenderung menurun kualitasnya. guru. Sehingga kita dapat memilah-milah pengaruh dari luar. 4. sebab negara maju banyak yang memiliki perusahaan transnasional. 3. • Moralitas bangsa juga harus ditingkatkan. Baik dalam bentuk kerjasama ataupun persaingan global. hendaknya kita mendukung upaya pemerintah. Mendorong dan Mendukung Upaya Memperjuangkan Keadilan Antar Bangsa • Salah satu dampak negatif globalisasi adalah saling berkaitannya antara satu negara dengan negara lainnya. • Sebagaimana yang kita ketahui. Perusahaan tersebut biasanya berdiri di berbagai negara terutama di negara berkembang. Ini membuktikan kepedulian bangsa kita terhadap perdamaian dan peradilan antarbangsa. Indonesia merupakan 1 diantara 2 negara yang memberikan permohonan agar Israel menghentikan serangan ke Jalur Gaza. Ini tidak lepas dari tanggung jawab orang tua.mana yang halal dan haram. Maka sebagai warga negara.

6. • Tindakan ini sangat pantas diambil oleh Indonesia. Negara yang masyarakatnya tidak mempunyai jiwa dan semangat persatuan. 5. Indonesia butuh dana dari perusahaan asing tersebut. dan nasionalisme telah tertanam dengan kuat pada setiap warga negara Indonesia tidak akan mudah dipermainkan oleh negara-negara yang kuat dan maju. Lahan hijau pun semakin sulit ditemukan di saerah perindustrian. Kesatuan. karna buktinya banyak sekali hutan yang dijadikan perindustrian. Apalagi kebudayaan itu seenaknya saja diambil oleh bangsa lain. Oleh sebab itu. Pengetahuan akan budaya luar terkadang membuat masyarakat lebih menyukainya daripada budaya daerah sendiri. semangat dan jiwa persatuan. Oleh karna itu. • Bila jiwa dan semangat persatuan. sudah sepantasnyalah negara-negara maju menyisihkan uang guna mendanai upayaupaya perbaikan dan pelestarian lingkungan hidup. Jangan sampai kebudayaan kita punah begitu saja seiring dengan waktu. Melestarikan Adat Istiadat dan Budaya Daerah • Dampak negatif globalisasi juga membuat budaya luar dapat dengan mudah kita ketahui. Betapa malunya kita? 93 . kesatuan. kesatuan dan nasionalisme yang kuat akan dengan mudah dipermainkan oleh negara-negara maju.• Aktifitas perusahaan tersebut membuat lingkungan hidup menjadi rusak oleh pencemaran limbah atau asap pabriknya. Serta Nasionalisme • Adanya dampak negatif globalisasi menjadi suatu tantangan yang berat bagi negara berkembang yang belum maju dan kuat. • Menyukai kebudayaan luar adalah hal yang wajar. Namun kita harus tetap melestarikan kebudayaan kita sendiri. kesatuan dan nasionalisme harus terus ditingkatkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Untuk memulihkan keadaan. Meningkatkan Jiwa Semangat Persatuan.

adat mamakai”. bagi anda bisa menambah referensi dan wawasan pengetahuan umum agar upaya kita mengatasi dampak negatif globalisasi semakin baik dan menunjukan hasil yang terbaik buat warga di dunia. melestarikan terumbu karang. Karenanya keberadaan nilai-nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. Apalagi kita sebagai masyarakat Minangkabau.• Walaupun zaman kini telah serba modern. • Cara-cara menjaga keasrian objek wisata dalam negeri seperti tidak membuang sampah sembarangan. Namun banyak lokasi yang tidak terjaga keasriannya sehingga tidak menarik untuk dikunjungi. • Sebenarnya selain Bali. dimana “adat basandi syarak. kita harus tetap berpegang teguh kepada adat istiadat. Salah satu usaha adalah menjaga keasrian objek wisata tersebut. Semoga dengan adanya artikel ini. tidak mencoret-mencoret tembok. Demikianlah artikel tentang dampak negatif globalisasi dan cara mengatasinya seperti diatas tadi. dan sebagainya. 7. melakukan penghijauan disekitar pegunungan. syarak mangato. tidak membuang sampah ke sungai yang nantinya bermuara ke laut. Sebab 94 . Meningkatkan Kualitas Nilai Keimanan dan Moralitaas Masyarakat Dampak negatif globalisasi membuat budaya antar bangsa saling mempengaruhi. 8. Indonesia sebagai begara yang kaya akan objek-objek wisata yang indah hendaknya memanfaatkannya dengan seoptimal mungkin. Maka seharusnya masyarakat selalu menjaga keasrian objek wisata di daerah masingmasing misal wisata garut dan taman matahari di bogor. banyak lagi pulau-pulau di Indonesia yang memiliki tempat yang sangat indah untuk dikunjungi. syarak basandi kitabullah. Sebab nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. Menjaga Keasrian Objek Wisata Dalam negeri • Salah satu ciri-ciri dampak negatif globalisasi adalah perjalanan dan perlancongan antarbangsa yang semakin meningkat.

moralitas bangsa cenderung menurun kualitasnya.3 Harapan atas Terwujudnya Konsepsional Globalisasi Kehidupan bangsa Indonesia di era globalisasi. Sebagaimana yang kita ketahui. Ini membuktikan kepedulian bangsa kita terhadap perdamaian dan peradilan antarbangsa. Indonesia merupakan 1 diantara 2 negara yang memberikan permohonan agar Israel menghentikan serangan ke Jalur Gaza. 5. bangsa Indonesia juga tidak terlepas dari tantangan itu. Ini tidak lepas dari tanggung jawab orang tua. hendaknya kita mendukung upaya pemerintah. di tandai oleh era perdagangan bebas. Upaya pemerintah tersebut harus selalu didorong dan didukung oleh setiap warga negaranya. Maka sebagai warga negara. dan pemerintah. Salah satu solusinya adalah melaksanakan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Pemerintah Indonesia harus berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkan keadilan dan keseimbangan antarbangsa. guru. Baik dalam bentuk kerjasama ataupun persaingan global.nilai-nilai keimanan dan moralitas itulah yang mampu mengatasi dampak negatif dari globalisasi. bangsa Indonesia juga ditantang untuk berjuang menempatkan bangsa Indonesia sederajat dengan bangsa 95 . Kenyataan itu tentu menimbulkan tantangan bagi semua negara untuk mampu bersaing dalam meningkatkan kualitas produk industrinya. Ditengahtengah usaha itu untuk memperbaiki perekonomian. Moralitas bangsa juga harus ditingkatkan. Di dalam dampak negatif globalisasi ini.Mendorong dan Mendukung Upaya Memperjuangkan Keadilan Antar Bangsa Salah satu dampak negatif globalisasi adalah saling berkaitannya antara satu negara dengan negara lainnya. 9. dimana produk dari suatu negara dengan bebas dapat masuk dan di perjualbelikan di negara lain.

3. pertambangan. perdagangan bebas menyebabkan produksi lokal terpental. Kita harus sadar dan bangga bahwa produksi dalam negeri tidak kalah dengan produksi luar negeri. cinta pada tugas. masyarakat bangsa dan negara yang memiliki kualitas sajalah yang berpeluang memenangkan persaingan tersebut dan kunci untuk mencapai itu adalah sumber daya manusia yang berkualitas dan di dukung oleh teguhnya pendirian. kehutanan. Terikat pada tekad. kehancuran komunisme di Eropa Timur memungkinkan liberalisme – kapitalisme mendominasi dunia. Dibidang ideologi. loyal pada bangsa dan negara. Di era globalisasi ini persaingan begitu ketat dan tajam pada semua aspek kehidupan. 96 . pariwisata. senang saja) mewarnai semua lapisan dan lingkungan masyarakat. Oleh karena itu kita sebagai warga negara Indonesia yang baik tentu memiliki rasa bangga terhadap produk dalam negeri. pengaruh negara-negara besar sulit di elakan.lain. Dalam menghadapi globalisasi dan perkembangan IPTEK. serta industri kecil serta kerajinan rakyat. pola hidup dan budaya hedonistic (maunya enak. maka hanya orang. Dalam kondisi seperti itu. Di bidang sosial budaya. Di bidang politik. masyarakat mengharapkan upaya dari pemerintah untuk menghadapi era globalisasi dan perkembangan IPTEK.1 Bidang Ekonomi Kebijakan bidang ekonomi dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Mengembangkan perekonomian yang berorientasi global sesuai kemajuan teknologi dengan membangun keunggulan kompetitif berdasarkan keunggulan komparatif sebagai negara maritim dan agraris sesuai kompetensi dan produk unggulan di setiap daerah terutama pertanian dalam arti luas. pemerintah pun menetapkan beberapa kebijakan seperti termuat dalam GBHN sebagai berikut : 5. Sedangkan dibidang pertahanan dan keamanan penguasaan teknologi persenjataan bukan lagi jaminan keamanan melainkan cenderung sebagai ancaman. dan semua itu dilakukan sebagai wujud cinta pada tanah air. Maka dari itu. Dibidang ekonomi. kelautan.

terutama dalam menyongsong pemberlakuan AFTA. • Memperkuat kelembagaan.4Bidang Pendidikan Kebijakan bidang Pendidikan dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan IPTEK antara lain : 97 .3Bidang Agama Kebijakan bidang Agama dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Meningkatkan kualitas pendidikan agama melalui penyempurnaan sistem pendidikan agama. • Meningkatkan kesiapan Indonesia dalam segala bidang untuk menghadapi perdagangan bebas. sehingga lebih terpadu dan integral dengan sistem pendidikan nasional dengan didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. sarana dan prasarana penerangan khususnya di luar negeri dalam rangka memperjuangkan kepentingan Nasional di Forum Internasional. sumber daya manusia. perdagangan dan investasi dalam rangka meningkatkan Persaingan global dengan membuka aksesibilitas yang sama terhadap kesempatan kerja dan berusaha bagi segenap rakyat.2 Bidang Politik Kebijakan bidang politik dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional. AFEC dan WTO.3. berbangsa dan bernegara. serta kerja sama internasional bagi kesejahteraan rakyat. 5. • Meningkatkan peran dan fungsi lembaga-lembaga keagamaan dalam ikut mengatasi dampak perubahan yang terjadi dalam semua aspek kehidupan untuk memperkokoh jati diri dan kepribadian bangsa.• Mengembangkan kebijakan industri. 5. menolak penjajahan dalam segala bentuk. dan seluruh daerah melalui keunggulan kompetitif terutama berbasis keunggulan sumber daya manusia dengan menghapus segala bentuk perlakuan diskriminatif dan hambatan. serta memperkuat kerukunan hidup bermasyarakat. 5. menitikberatkan pada solidaritas antar negara berkembang mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa.3.3.

• Meningkatkan kualitas lembaga pendidikan yang diselenggarakan baik oleh masyarakat maupun pemerintah untuk memantapkan sistem pendidikan yang efektif dan efisien dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan.3. demokratis. 98 . teknologi. 5. maju dan sejahtera. Membangun Masyarakat Indonesia Modern Sesuai Budaya Bangsa Kemerdekaan memberikan kesempatan kepada bangsa kita untuk mewujudkan cita-citanya. budaya nasional yang mengandung nilai-nilai universal. Terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai. berkeadilan. • Melindungi segenap generasi muda dari bahaya destruktif. Dengan berpedoman pada Pancasila. mandiri. dan seni. berdaya asing. obat-obatan terlarang dan narkotika lainnya melalui gerakan pemberantasan dan peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkotika. terutama bahaya penyalahgunaan narkotika. dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat. yaitu membangun manusia Indonesia seutuhnya. beriman.5Bidang Sosial Budaya Kebijakan bidang sosial budaya dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan IPTEK sebagai berikut : • Mengembangkan dan membina kebudayaan Nasional bangsa Indonesia yang bersumber dari warisan budaya leluhur bangsa. bangsa Indonesia membangun masyarakat Indonesia modern sesuai budaya bangsa. pengedar dan pemakai. termasuk kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam rangka mendukung terpeliharanya kerukunan hidup bermasyarakat dan berbangsa dan bernegara.• Meningkatkan kemampuan akademik dan kesejahteraan tenaga kependidikan sebagai tenaga kependidikan sebagai tenaga pendidikan mampu berfungsi secara optimal terutama dalam peningkatan pendidikan watak dan budi pekerti agar dapat mengembalikan wibawa lembaga dan tenaga pendidikan. • Memberantas secara sistematis perdagangan dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang dengan memberikan sanksi yang seberatberatnya kepada produsen.

Baik situasi politik. masyarakat Indonesia juga mengharapkan perlu adanya perhatian pemerintah dalam situasi internasional. Dan pada akhirnya akan dapat mengganggu tercapainya sasaran pembangunan nasional. cinta tanah air. Karena hal itu akan dapat mempengaruhi perkembangan kehidupan kita baik langsung ataupun tidak langsung. 99 . Selain itu.Bertakwa. menguasai IPTEK serta berdisiplin. maupun keamanan. berkesadaran hukum dan lingkungan. ekonomi.

Sebagai proses. pertahanan keamanan dan lain. (Menurut Edison A. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Dewasa ini. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia.public jurnal. globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa. 100 .internet. ideologi. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi. sosial budaya dan lain.1 Pengaruh Globalisasi terhadap Ketahanan Nasional Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. yaitu dimensi ruang dan waktu. ekonomi.lain.Kewarganegaraan. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan.2005) Menurut pendapat Krsna (Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang. ekonomi.lain akan mempengaruhi nilai. Jamli dkk. sosial budaya.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya.bangsa di seluruh dunia.nilai nasionalisme terhadap bangsa. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa. politik. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik.september 2005). Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia.BAB VI KORELASI ANTARA WAWASAN KEBANGSAAN DI ERA GLOBALISASI DALAM LINGKUP KETAHANAN NASIONAL 6.

Dilihat dari globalisasi politik. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai.nilai nasionalisme: 1. 101 . Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. 2.Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang 2. 3. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme.) membanjiri di Indonesia. Coca Cola. Dari globalisasi aspek ekonomi. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Dari aspek globalisasi ekonomi.dll. Pizza Hut. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. 3.nilai nasionalisme: 1. karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. terbukanya pasar internasional. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald.

tanpa ada upaya untuk membuatnya. kebiasaan manusia mengkonsumsi (membeli) makanan yang serba instant. Pengaruh. Berangkat dari asumsi bahwa pemikiran manusia akan senantiasa merubah kondisi sosial. akan melemahkan dan memandulkan kreativitas. Katakanlah. Belum lagi hal yang serupa itu diterima dan meresap pada diri anak-anak. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita. Pada dasarnya perubahan itu dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup. Jika terjadi maka akan menimbulkan dilematis. maka hal yang demikian itu dapat diterima secara mutlak. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa. Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. 5. Akan tetapi secara keseluruhan dapat menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau hilang. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin. karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa. maka seumur hidupnya akan menjadi pengkonsumsi utama tanpa adanya niat untuk mencoba membuatnya dengan 102 . Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.pengaruh di atas memang tidak secara langsung berpengaruh terhadap nasionalisme. Bila tidak dipenuhi akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional. Tak dapat disangsikan bahwa kemajuan pemikiran manusia yang senantiasa berupaya untuk menghasilkan hal-hal baru dalam hidupnya adalah hal wajar yang dilakukan sebagai makhluk yang berakal. Bila dipenuhi belum tentu sesuai di Indonesia. peradaban (civilzation) dan kesempurnaan hidupnya yang meskipun pada dasarnya akan senantiasa juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi peradaban itu sendiri.4.

maka peran itu akan digantikan oleh sosok atau figur yang dapat menjembatani perubahan yang sedang terjadi. Kemudian. Siklusnya dapat dicerna melalui adanya rekayasa sosial (social engineering). Penilaian itu dapat saja memicu lahirnya interpretasi bahwa apa yang melekat pada dirinya ketika memutuskan untuk bepergian itu dinilai sebagai 103 .keinginan sendiri. yang tengah terjadi adalah pemerkayaan khasanah kebudayaan dan bukan pergeseran. Dengan begitu. Dengan begitu. hipotesa kebudayaan selanjutnya adalah bahwa tidak akan pernah terjadi pergeseran kebudayaan apalagi upaya meninggalkan budaya lokal itu yang meskipun pada tataran performa seolah-olah kebudayaan itu telah bergeser atau ditinggalkan. diidolakan sebelumnya dengan dimana ia tinggal dan lihat. Keadaan ini juga mengakibatkan adanya perpaduan (assimilation) di tempat baru dimana ia berpijak. perubahan yang sedang terjadi dan akan terjadi. maupun yang direncanakan ataupun tidak (kurang) direncanakan tidak akan mengalami benturan kebudayaan (peradaban) pada masyarakat kekinian. baik yang direncanakan maupun yang tidak dapat dikategorikan ke dalam hal di atas yang pada intinya adalah pengupayaan ke arah yang lebih baik dengan mencoba mereduksi dampak negatif dari social change itu. perubahan itu muncul sebagai yang tidak direncanakan. Pada tahap ini akan muncul sikap menerima (receive) ataupun berupaya menolaknya (defence). sehingga melahirkan penilaian apa yang diperoleh. Misalkan saja bila seseorang ingin bepergian ke tempat lain (negara Lain) maka tak seorangpun yang dapat mencegahnya apabila ia telah menetapkan bahwa ia harus berangkat. dalam upaya menghindari bentrok budaya (paling tidak dalam paradigma/pemikiran) maka pada saat itu dibutuhkan agen-agen perubahan (social agent) sebagai media penyampai agenda perubahan itu. Justru dengan demikian. Alhasil. rekontruksi sosial (social recontruction). Perubahan yang demikian itu justru harus dimaknai sebagai upaya pemberdayaan dan pemerkayaan kebudayaan itu sendiri sebagai system makna. Apabila. generasi yang muncul berikutnya adalah generasi yang nirkreativitas. Perubahan sosial.

sesuatu yang kolot. Ia kemudian mengenakan berbagai atribut yang dianggap sebagai simbolisasi budaya maju seperti kritis. Akan tetapi. Suatu hal yang tak dapat dielak dan dipungkiri bahwa pola kehidupan manusia pada saat ini adalah bahwa manusia kini diperhadapkan pada situasi yang ambigu. egoisme. kepiawaian kita dalam menerjemahkan perubahan itu ke dalam diri kita sendiri. bahwa budaya lokal senantiasa akan bertahan (lestari) apabila sipelaku tidak membiarkan budaya (lokal)-nya itu tidak tertindas. Yaitu adanya ketakutan terhadap anggapan sebagai person yang primitif. dan materialistis. Namun demikian. Menolak dan menerima perubahan sosial sebagai dampak kemajuan. meresap dalam diri kita. Kondisi lain adalah meningkatnya mobilitas sekolah antara negara dimana juga telah mempengaruhi pengakuan terhadap budaya lokalnya. tradisional dan konvensional. bagi sebahagian orang tidak demikilan. tidak tradisional dan tidak terbelakang apabila terdapat upaya sipelaku memajukan atau melakukan perubahan (innovation) dan penerapan (invention) terhadap apa yang disebut dengan budaya lokalnya itu. Perubahan yang terjadi dewasa ini adalah kewajiban yang harus diterima. Justru. Sementara untuk menerima perubahan itu juga menimbulkan benturan psikologis dimana seseorang pelaku itu dicap sebagai orang yang kurang (tidak) menghargai kebudayaannya. tradisional dan tertinggal. Opsi untuk menolak dihantui oleh resistensi dari dalam diri pribadi dan lingkungan yang secara phisikologis akan turut mempengaruhi penolakan itu. apakah hal yang demikian itu juga disebut telah merubah kebudayaan? Tentu jawabnya adalah tidak. paroksi psikologis menjadi hambatan utama antara opsi menerima dan menolak. kemudian akan memancarkan aura perubahan terhadap sikap dan prilaku kita. dan oleh sebab itu maka yang 104 . Keadaan dimana sipelaku diperhadapkan pada situasi dan alternatif yang kritis seperti itu telah menciptakan adanya anggapan bahwa budaya (lokal) tidak mampu menyaingi budaya (global) yang sedang mendunia. Dengan begitu. kecenderungan yang terjadi adalah bahwa perubahan itu adalah suatu hal yang tidak mungkin dapat dibatasi apalagi dihempang. Sirkumstansi yang demikian itu adalah opsi yang begitu sulit untuk dapat diterima.

Apakah seorang Batak yang modern adalah orang yang tidak (lagi) menggunakan budaya Batak itu dalam kehidupannya sehari-hari? Apakah orang Batak akan dikenal sebagai orang yang tidak maju apabila atribut Habatahon masih menempel pada dirinya? Lantas bagaimana pula kebudayaan yang lahir akibat perpaduan dua unsur budaya suku yang berbeda akibat adanya kawin campur. Keadaan ini justru akan merubah kita yang tanpa disengaja telah melahirkan berbagai interpretasi atas diri dan prilaku kita. Akibatnya kita akan lebih menghargai semua itu dengan waktu dan dengan adanya tuntutan tugas yang mesti dilakukan. Di sini dibutuhkan pemahaman dan pengertian kita untuk menerjemahkan perubahan itu sehingga tidak menimbulkan distorsi bagi kepribadian dan kebudayaan yang menggejala.terjadi di seputar perubahan itu adalah trend ataupun kecenderungan yang senantiasa dimaknai. Atribut-atribut budaya lokal seolah-olah terancam akibat budaya global seperti masuknya berbagai komoditas global. misalnya orang Simalungun dengan Jawa? Keutamaan dari pola seperti ini adalah adanya pemerkayaan budaya lokal itu sendiri yakni pencapaian ke arah peradaban yang lebih sempurna. benda dan segala bentuk ragam unsur budaya. Kekuatannya justru terletak pada diri kita sendiri bahwa apa yang akan kita ambil dan maknai dari perubahan itu. dan seberapa mampukah kita menerjemahkannya ke dalam kebudayaan kita. Tantangan yang justru dihadapi adalah sampai seberapa jauh kita mampu memadukan perubahan dengan kebudayaan itu? Namun demikian. maksud utamanya adalah bukan dengan menolak kebudayaan global yang sedang mendunia. Sebahagian tidak 105 . Situasi dan kondisi dimana budaya lokal akan dipertaruhkan di tengah kancah kebudayaan global. pengaruh dan tindakan yang dipancarluaskan oleh berbagai media penyampai seperti TV dan media cetak lainnya. Anggapan itu dapat dimaknai sebagai dampak perubahan terutama dalam menghargai waktu. sepertinya melahirkan kontroversi dan paradigma yang berbeda dalam memandang budaya global itu.

emosional dan spiritual (suatu kemampuan dan kapasitas untuk menguasai Ilmu pengetahuan. dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. kepedulian berbudaya. memungkinkan timbulnya paradoks. keuletan. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan. kemandirian dan hal-hal semacam Itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. akan meningkatkan identitas. kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional. teknologi dan berkarakter mulia). Kita harus pandai-pandai menangkap pulang. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat. tetapi dilain pihak mampu merangkul dampak negatifnya. reaktualisasi terwujudnya budaya malu. mengembangkan tanggungjawab. mulai dari diri sendiri.menginginkan adanya perubahan dalam kelokalan budayanya dan tanpa disadari tindakan yang dilakukan telah merubah keaslian kebudayaan itu. kita dapat memaknai bahwa perubahan itu akan senantiasa terjadi dan tanpa kita sadari akan meresapi diri kita dan masuk ke dalam pola perilaku dan tindakan kita. sampai pada tatanan nasional. dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. semangat kebangsaan. lingkungan. Kedepan. bertahan dan lestari. khusunya budaya dan kebudayaan. Justru dengan begitu. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. Oleh karenanya. bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing. yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya. Dengan cara seperti itu kita dapat memahami hakikat yang tersurat maupun tersirat dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa secara tepat yaitu cerdas secara rasional. Hanya dengan cara demikian. kebudayaan akan semakin mantap. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang. 106 .

setidaknya selama jangka waktu bergulirnya siklus kepemimpinan nasional lima tahunan. Ambillah contoh nyata. yaitu budaya dan kebudayaan nasional. Meskipun 107 . Bangsa ini pada gilirannya terjebak kepada sikap saling curiga.Bukan hanya cerdas semata-mata. Bagaimanapun juga kita harus mengakui adanya pendapat bahwa dengan hadirnya globalisasi. bermartabat dalam sikap dan tindakan kepada diri sendiri. saling hantam dan sederet budaya munafik lainnya yang semakin menyurutkan ketahanan budaya bangsa. tersendatnya komunikasi sosial dan politik. Ini semakin menunjukan bahwa masyarakat Indonesia lemah dalam ketahanan nasional. hal tersebut dapat mengkristal lalu mengancam kelangsungan nilai-nilai budaya bangsa dan budaya lokal. Sejumlah realitas krisis mengindikasikan antara lain berkembangnya budaya feodalistis. berkembangnya konsumerisme dan semacamnya. apatisme. Dalam sadar. kita menjumpai semakin menipisnya komitmen kebangsaan dan persatuan nasional yang banyak diusung adalah komitmen semu untuk sejumlah kepentingan sesaat. dll. saling menyalahkan. etos kerja rendah. yaitu reog ponorogo yang kini diklaim oleh Malaysia. bermasyarakat. berbangsa dan bernegara. sebagian masyarakat kita rentan dalam hal ketahanan budaya. Semua itu berujung rendahnya produktivitas. menipisnya kejujuran dan tidak saling percaya antar elit bangsa. tetapi juga berbudaya yaitu suatu kemampuan dan kapasitas untuk berjati diri dalam arti pengembangan nilai-nilai moral. menuaitnya individualisme. hidup boros. pada hakikatnya sejalan dengan ketahanan nasional dalam lingkup khusus. Jika tidak disikapi dengan strategi kebudayaan yang jelas dan terarah. sepertinya tidak bangga lagi menjadi orang Indonesia dikarenakan lunturnnya rasa cinta tanah air. kemanusiaan yang beradab. Lalu bagaimana harus mengembalikan ketahanan budaya bangsa atau budaya bangsa yang berjatidiri? Ketahanan budaya bangsa. menurunya etika dan moral. Kita banyak melihat sepertinya masyarakat di negeri ini mulai kehilangan jatidiri bangsa.

akan meningkatkan identitas. Kita juga perlu memetakan anatomi strategi tersebut melalui penegakan budaya bangsa dengan pendekatan desentralistik guna mengeliminasi terancamnya Identitas kebudayaan lokal dan nasional. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang. memungkinkan timbulnya paradoks. dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. 108 . Hofstede 1980p. Kerangka acuan strategi pembangunan budaya dan kebudayaan bisa di stratifikasi dalam startegl utama dan pendukung. taat pada kemandirian.537). Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya. komunikatif. dll. memiliki power distance yang tinggi baik fisik materi maupun mental kejiwaan. Di antaranya yang utama adalah membangun kembali kerukunan nasional. Esensi ketahanan adalah kondisi dinamik untuk membangun keadaan yang kondusif menyangkut seluruh budaya kolektivitas. melalui forum-forum rekonsilisasi nasional dialog nasional dll. keadaan yang berbudaya dan berkepribadian hanya dapat berkembang di dalam suasana yang kondusif. perilaku sosial. sehingga tahan terhadap segala macam tantangan bangsa dan meminimalisasi budaya individualltas. bertanggungjawab. (House 2004. Tujuannya adalah membangun saling pengertian. bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing. yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya. kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional. membangun nu-ranl kebersamaan. dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa.demikian. reaktualisasi nilai-nilai budaya guna menjamin kelangsungan masa depan bangsa. Perlu diyakini bahwa kemegahan budaya suatu bangsa akan mencerminkan tingkat kesejahteraan nasional.

mengingat ini akan terkait teks dan konteks. lingkungan. reaktualisasi terwujudnya budaya malu. namun secara etimologi dan keilmuan. harus dijamin pengembangannya dan kemandiriannya secara patent. khusunya budaya dan kebudayaan. tampaknya para pakar sudah berupaya merumuskan sebuah definisi terhadap local culture atau local wisdom ini. keuletan. (Penulis adalah mantan Staf Ahli Lingkungan Sosial dan Budaya DepTrans . Ini semuanya adalah komitmen dan tanggung jawab budaya. Hanya dengan cara demikian. Kedepan. Pengurus Yayasan Jatidiri Bangsa) Dalam wacana kebudayaan dan sosial. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat. mulai dari diri sendiri. Definisi budaya lokal yang pertama saya ambil adalah berdasarkan visualisasi kebudayaan 109 . Untuk mendukung semua itu.Penguatan-penguatan kebudayaan lokal melalui segala usaha dan bentuk produksinya serta motif-motif hasil karya dan seni. mengembangkan tanggungjawab. kemandirian dan hal-hal semacam itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. Begitu pula dengan pembangunan sentra-sentra anotomi budaya menjadi sasaran antara yang perlu diwujudkan. semangat kebangsaan. sulit untuk mendefinisikan dan memberikan batasan terhadap budaya lokal atau kearifan lokal. sampai pada tatanan nasional. diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. Sebagai sebuah kajian. PPH 1992-2002. kemudian saya pun mempelajari dan mencoba mengaitkannya pada konteks yang ada. kepedulian berbudaya. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan.

ditinjau dari sudut stuktur dan tingkatannya. 2. merupakan kebudyaan khusus dalam sebuah culture. ketiga golongan tersebut adalah sebagai berikut: Kebudayaan suku bangsa (yang lebih dikenal secara umum di Indonesia dengan nama kebudayaan daerah) 1. Jacobus Ranjabar (2006:150) mengatakan bahwa dilihat dari sifat majemuk masyarakat Indonesia. Berikut adalah penjelasannya : 1. tingkatannya sama dengan sub-culture yaitu merupakan bagian turunan dari culture. maka harus diterima bahwa adanya tiga golongan kebudayaan yang masing-masing mempunyai coraknya sendiri. namun counter-culture ini bertentangan dengan kebudayaan induknya. 110 . 3. kebudayaan suku bangsa adalah sama dengan budaya lokal atau budaya daerah. Superculture. Sedangkan kebudayaan nasional adalah akumulasi dari budaya-budaya daerah. wilayah atau daerah. lebih khusus. budaya (multikultural) maupun ekonomi. Contoh: budaya individualisme. misalnya berdasarkan golongan etnik. profesi. Kebudayaan nasional Dalam penjelasannya. Hal ini berdasarkan sebuah skema sosial budaya yang ada di Indonesia dimana terdiri dari masyarakat yang bersifat manajemuk dalam stuktur sosial. Culture. adalah kebudayaan yang berlaku bagi seluruh masyarakat. Dilihat dari stuktur dan tingkatannya budaya lokal berada pada tingat culture. biasanya ini bisa dianalisis pada ruang perkotaan dimana hadir berbagai budaya lokal atau daerah yang dibawa oleh setiap pendatang. Sedangkan kebudayaan umum lokal adalah tergantung pada aspek ruang.Contoh : Budaya Sunda. Counter-culture. Contoh: kebudayaan nasional. namun kebudyaan ini tidaklah bertentangan dengan kebudayaan induknya. Contoh : budaya gotong royong 4. Kebudayaan umum lokal 2. namun ada budaya dominan yang berkembang yaitu misalnya budaya lokal yang ada dikota atau tempat tersebut. Subculture.

Pandangan yang menyatakan bahwa budaya lokal adalah merupakan bagian dari sebuah skema dari tingkatan budaya (hierakis bukan berdasarkan baik dan buruk). Dimana menurutnya. Judistira (2008:113) mengatakan bahwa kebudayaan daerah bukan hanya terungkap dari bentuk dan pernyataan rasa keindahan melalui kesenian belaka. Dalam hal ini unsur bahasa adalah ciri khasnya. Kuntowijoyo memandang bahwa wilayah administratif antara desa dan kota menjadi kajian tersendiri. Pembatasan atau perbedaan antara budaya nasional dan budaya lokal atau budaya daerah diatas menjadi sebuah penegasan untuk memilah mana yang disebut budaya nasional dan budaya lokal baik dalam konteks ruang. dikemukakan oleh antropolog terkemuka di Indonesia yang beretnis Sunda. dimana menurutnya. serta pola pikiran yang berada jauh dibelakang apa yang tampak tersebut. Menurut Judistira (2008:141). dan kebudayaan regional adalah bagian-bagian yang hakiki dalam bentukan kebudayaan nasional. waktu maupun masyarakat penganutnya. Garna. kebudayaan lokal adalah melengkapi kebudayaan regional. suku bangsa sendiri adalah suatu golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan ‟kesatuan kebudayaan‟. kota yang umumnya menjadi sentral dari bercampurnya berbagai kelompok masyarakat baik lokal maupun pendatang menjadi lokasi yang sulit didefinisikan.Definisi Jakobus itu seirama dengan pandangan Koentjaraningrat (2000). Koentjaraningrat memandang budaya lokal terkait dengan istilah suku bangsa. bertindak. tetapi termasuk segala bentuk. 111 . Judistira K. Dalam pengertian budaya lokal atau daerah yang ditinjau dalam faktor demografi dengan polemik di dalamnya. Sedangkan di wilayah desa. sangat memungkinkan untuk dilakukan pengidentifikasian. Dalam pengertian yang luas. dan cara-cara berperilaku.

Berbagai etnis yang terdapat diberbagai tempat tidak lagi berada dalam batas-batas fisik (physical boundaries) yang tegas karena keberadaan etnis tersebut telah bercampur dengan etnis-etnis lain yang antar mereka telah membagi wilayah secara saling bersinggungan atau bahkan berhimpitan. 2006:86). Wawasan nasional bangsa Indonesia adalah wawasan nusantara yang merupakan pedoman bagi proses pembangunan nasional menuju tujuan nasional.2 Hubungan Wawasan Nusantara dengan Ketahanan Nasional Diantara kedua hal tersebut terdapat suatu keterkaitan antara satu dengan yang lain. Pandangan ini mempengaruhi terhadap cara atau yang disebut sebagai suatu strategi nasional untuk mencapai tujuan yang dicitacitakan (tujuan nasional bangsa Indonesia). Kemudian dari ketahanan nasional yang kuat otomatis akan memiliki kekuatan politik yang kuat. pemeliharaan serta penggunaan potensi nasional untuk mencapai tujuan nasional. tujuannya adalah agar dapat terbentuk ketahanan nasional yang kuat pada bangsa tersebut yang didasari kesamaan jati diri bangsa dan lingkungannya. sense of belonging orang desa terhadap tradisi jauh lebih besar. Dengan adanya politik yang kuat maka bangsa tersebut telah memiliki suatu pandangan yang jelas mengenai perencanaan. (Abdullah. pengembangan. 6. Wawasan Indonesia yang merupakan suatu kesamaan pandangan suatu bangsa mengenai diri dan lingkungannya yang menjadi dasar pemikiran seluruh warga Negara Indonesia. Selain itu bangsa tersebut akan diakui oleh masyarakat internasional sebagai bangsa yang kuat dan kompak. (Kuntowijoyo. sedangkan kebudayaan daerah dan tradisional menjadi semakin kuat bila semakin jauh dari pusat kota.Dikota-kota dan di lapisan atas masyarakat sudah ada yang kebudayaan nasional. Irwan Abdullah memberikan pandangannya : Etnis selain merupakan konstruksi biologis juga merupakan konstruksi sosial dan budaya yang mendapatkan artinya dalam serangkaian interaksi sosial budaya. 112 .2006:42) Dalam pengkritisan definisi yang berdasarkan pada konteks demografi ini. Sekalipun inisiatif dan kreatifitas kebudayaan daerah dan tradisional jatuh ke tangan orang kota.

Kata pandang tidak selamanya dihubungkan dengan panca indera penglihatan tapi dapat diperluas menjadi respon.3.wawasan adalah suatu cara menyikapi dengan dasar yang tertentu sebagai acuan. Dengan adanya wawasan nusantara. Jika diperluas dapat diartikan sebagai kepulauan yang saling terikat satu sama lain. Wawasan berarti suatu cara pandang/lihat. diperlukan suatu konsepsi ketahanan nasional yang sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia. mengembangkan dan mencapai cita-cita bangsa indonesia sesuai dengan UUD 1945. Dimana wawasan nusantara adalah merupakan dasar atau pedoman bagi seluruh warga negara indonesia untuk mewujudkan suatu ketahanan nasional yang kuat dan tangguh guna menjaga. Oleh karena itu. langkah.1 Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara Wawasan nusantara berasal dari kata wawas (atau dari kata induk mawas) yang mempunyai arti pandang. Jadi dari paparan diatas secara singkat dapat dikatakan bahwa hubungan wawasan nusantara dengan ketahanan nasional sangat berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya. Jadi.3 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia Dalam Rangka Menghadapi Era Globalisasi 6. cinta tanah air serta rela berkorban bagi nusa dan bangsa. Nusantara berarti pulau yang mengapit. kita harus dapat memiliki sikap dan perilaku yang sesuai kejuangan. 6. Nusa merupakan isitilah jawa kuno yang mempunyai arti pulau. Antara mengandung makna ada sesuatu yang diapit. melihat. menyikapi.Sedangkan ketahanan nasional merupakan kondisi yang harus diwujudkan agar proses pencapaian tujuan nasional tersebut dapat berjalan dengan sukses. Dalam kaitannya dengan pemuda penerus bangsa hendaknya ditanamkan sikap wawasan nusantara sejak dini sehingga kecintaan mereka terhadap bangsa dan negara lebih meyakini dan lebih dalam. Jadi wawasan nusantara secara arti kata adalah cara pandang suatu bangsa berkepulaun dalam menyikapi permasalahan-permasalahan dalam kehidupannya 113 . mempertahankan. Sedangkan nusantara berasal dari dua kata yaitu nusa dan antara.

berbangsa. keyakinan-keyakinan yang menyeluruh dan sistematis. sebagai berikut: 1. Wawasan Nusantara yang merupakan wawasan nasional yang bersumber pada Pancasila dan berdasarkan UUD 1945adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelengarakan kehidupan bermasyarakat. Definisi resminya menurut Ketetapan MPR Tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN. Aspek Ideologi Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasan gagasan. science of ideas atau ajaran tentang pengertianpengertian dasar. yang menyangkut berbagai bidang kehidupan manusia. pada tumbuhnya negara otoriter yang disertai dengan pembatasan ketat melalui berbagai undang-undang dan peraturan terhadap warganegara 3. wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonsia tentang diri dan lingkungan sekitarnya berdasarkan ide nasionalnya yang berlandaskan pancasila dan UUD 1945 yang merupakan aspirasi bangsa Indonsia yang merdeka dan berdaulat untuk mencapai tujuan nasional. tanpa harus diadakannya pola-pola pengaturan yang ketat dan bersifat memaksa terhadapnya. antara lain: 114 . Sedangkan definisi sebagai bangsa Indonesia. ideide. 4. pengetahuan tentang ide-ide. Secara umum Ideologi adalah kumpulan gagasan-gagasan. landasan pemikirannya adalah bahwa menusia pada hakikatnya adalah baik dan berbudi-pekerti. perkembangan : berkembang sebagai respons terhadap pola kekuasaan negara yang absolut. inti pemikiran : kebebasan individu 2. dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. Liberalisme Beberapa pokok pemikiran yang terkandung di dalamnya. sistem pemerintahan (harus): demokrasi Konservatisme Hal atau unsur yang terkandung di dalamnya.dengan kondisi beraneka ragam.

1. otoriter Komunisme Gelombang komunisme abad kedua puluh ini. mempertahankan kestabilan. baik berupa kestabilan yang dinamis maupun kestabilan yang statis. tidak bisa dilepaskan dari kehadiran Partai Bolshevik di Rusia. penolakan situasi dan kondisi masa lampau. 2. 3. Gerakan-gerakan komunisme international yang tumbuh sampai sekarang boleh dikatakan merupakan perkembangan dari Partai Bolshevik yang didirikan oleh Lenin 1. system pemerintahan (boleh): demokrasi. inti pemikiran : memelihara kondisi yang ada. d. landasan pemikirannya adalah bahwa pada dasarnya manusia lemah dan terdapat “evil instinct and desires” dalam dirinya. baik secara tegas ataupun tidak. rencanarencana tindakan jangka pendek yang memungkinkan terwujudnya tujuan-tujuan yang berbeda-beda. sehingga negara hanya sasaran antara. oleh karena itu perlu pola-pola pengendalian melalui peraturan yang ketat 4. landasan pemikiran : a. Oleh karena itu. berisi resep perbaikan untuk masa depan dan. tanpa menggoncang struktur social politik dalam negara atau masyarakat yang bersangkutan. filsafatnya adalah bahwa perubahan tidak selalu berarti kemajuan. sebaiknya perubahan berlangsung tahap demi tahap. system pemerintahan (hanya): otoriter/totaliter/dictator 115 . 3. analisa yang cendrung negatif terhadap situasi dan kondisi yang ada. b. c. 2. inti pemikiran: perjuangan kelas dan penghapusan kelas-kelas dimasyarakat.

fisafat : negara tidak boleh mencampuri kegiatan-kegiatan perekonomian. sikap terhadap masyarakat kapitalis yang bertumpu pada teori nilai tenaga kerja dari David Ricardo (1772) dan Adam Smith (1723-1790) c. filsafat dialectical and historical materialism b. dan manusia akan lebih baik serta layak kehidupannya jika ada kerja sama melalui fungsi yang dilaksakan oleh negara d. inti pemikiran : kolektifitas (kebersamaan) (gotong royong) b. adalah: a.dll) c. landasan pemikiran : kebebasan ekonomi yang bersifat perseorangan pada instansi terakhir akan mampu mengangkat kemajuan perekonomian seluruh masyarakat 116 . filsafatnya : pemerataan dan kesederajatan bahwa pengaturan agar setiap orang diperlakukan sama dan ada pemerataan dalm berbagai hal (pemerataan kesempatan kerja. system pemerintahan (boleh): demokrasi. menyangkut teori negara dan teori revolusi yang dikembangkan atas dasar konsep perjuangan kelas. otoriter Kapitalisme Kapitalisme adalah bentuk system perokonomian a. landasan pemikiran : bahwa masyarakat dan juga negara adalah suatu pola kehidupan bersama. Sosialisme Hal-hal pokok yang terkandung dalam Sosialisme. inti pemikiran : perkonomian individu b. Konsep ini dipandang mampu membawa masyarakat ke arah komunitas kelas. Manusia tidak bisa hidup sendiri-sendiri.Marxisme Tiga hal yang merupakan komponen dasar dari Marxisme adalah : a. khususnya menyangkut kegiatan perekonomian perseorangan c. pemerataan kesempatan berusaha.

Jadi artinya kekuasaan ditangan rakyat. opini umum dan pengaruhnya c. yang kemudian dilaksanakan oleh pihak pemerintah atau eksekutif. kata ini merupakan himpunan dari dua kata : demos yang berarti rakyat. yaitu ditilik dari pangkal tolak dan perimbangan yang benar. unjustifikasi berbagai macam teori yang bersebrangan dengan prinsip demokrasi. tujuan nasional akan dapat tercapai dan bangsa Indonesia dapat mempertahankan kesatuan dan persatuannya meski berada di dalam era globalisasi. Dengan demikian. 117 . d. atau rakyat memagang sendiri kendali urusannya. filsafat : menurut Dr. kesatuan dan persatuan haruslah tetap dipertahankan. inti pemikiran: kedaulatan ditangan rakyat b. Sebenarnya pemikiran untuk melibatkan rakyat dalam kekuasaan sudah muncul sejak zaman dahulu. dalam suatu kesempatan Aristoteles menjelaskan macam-macam pemerintahan. Bangsa Indonesia haruslah selalu ingat mengenai apa itu ideologi dan apa yang menjadi ideologi bangsa Indonesia.“ada tiga mcam pemerintahan: kerajaan. Kamil Lailah menetapkan tiga macam justifikasi ilmiah dari prinsip demokrasi. dengan berkata. dan kratos berarti kekuasaan.” a. M.d. Rakyat membuat ketetapan hukum bagi dirinya sendiri lewat dewan perwakilan. republik. Di beberapa kota Yunani didapatkan bukti nyata yang menguatkan hal ini. landasan pemikiran. Hal ini pernah diungkapkan Plato. Demokrasi Demokrasi artinya hukum untuk rakyat oleh rakyat. bahwa sumber kepemimpinan ialah kehendak yang bersatu milik rakyat. seperti di Athena dan Sparta. system pemerintahan : demokrasi. system pemerintahan (harus) : demokrasi Dalam menghadapi era globalisasi ini. aristokrasi.

Hatta: 1. negara lain 4. Terus berusaha ikut mewujudkan keadilan sosial Menjalankan politik damai Sahabat dengan segala bangsa Saling menghormati dan tidak mencampuri urusan dalam Internasional dengan berpedoman pada Piagam PBB Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia yang bebas dan aktif menurut Drs. 2. Pembukaan UUD 1945 khususnya alinea II dan IV menegaskan bahwa Negara Indonesia sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat berhak menentukan nasibnya sendiri serta berhak mengatur hubungan kerja sama dengan Negara lain.Aspek Politik Politik Luar Negeri Indonesia dilaksanakan berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945. Prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif Bebas berarti “Bebas menentukan sikap dan pandangan terhadap masalahmasalah Internasional dan terlepas dari kekuatan raksasa dunia”. Dasar pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia antara lain: 1. 37 tahun 1999 Pasal 1 ayat (2) tentang hubungan luar negeri yang menjelaskan bahwa Politik Luar Negeri Indonesia adalah “Kebijakan. Aktif menunjukkan adanya kewajiban pemerintah menunaikan instruksi UUD 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. dan langkah pemerintah RI yang diambil dalam melakukan hubungan dengan Negara lain. 3. Muh. Aktif berarti “Ikut memberikan sumbangan baik dalam bentuk pemikiran maupun menyelesaikan bebagai konflik dan permasalahan dunia”. Organisasi Internasional dan subyek hukum Internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah Internasional guna mencapai tujuan Nasional”. sikap. Mempertahankan kemerdekaan Bangsa dan menjaga keselamatan Negara 118 . dan keadilan sosial”. perdamaian abadi. Pengertian Politik Luar Negeri Indonesia terdapat dalam UU No.

sebagai negara yang bisa dikatakan netral. dalam rangka pengoptimalan suber daya ini tetaplah harus mementingkan kelestarian alam yang ada. Dengan cara memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh rakyat kecil untuk memulai usaha dengan tetap 119 . baik blok barat maupun blok timur. Meningkatkan kemakmuran segala bangsa sebagai pelaksanaan cita-cita yang tersimpul di dalam Pancasila sebagai dasar falsafah Negara RI. Sesuai dengan apa yang telah menjadi tujuan nasional Indonesia jyang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. Indonesia dapat membangun dan memperoleh syarat-syarat yang diperlukan untuk memperbesar kemakmuran rakyat 4. Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara. Hal ini merupakan suatu peluang yang cukup besar bagi Indonesia. 3. Politik yang dijalankan di Indonesia adalah politik bebas aktif. Meningkatkan perdamaian Internasional karena hanya daam keadaan damai. Pengoptimalan dalam memanfaatkan sumber daya alam ini tentulah akan meningkatkan kehidupan ekonomi negara. Perkembangan ekonomi haruslah sama rata antara daerah yang satu dengan daerah yang lain meskipun di Indonesia menganut sistem otonomi daerah Sehingga terbentuk perkembangan ekonomi yang adil di Indonesia. Akan tetapi. Memperoleh barang-barang yang diperlukan dari luar negeri untuk memperbesar kemakmuran rakyat apabila barang tersebut belum bias doproduksi di dalam negeri 3. Selain itu. untuk turut serta dalam membangun perdamaian dunia. 2. haruslah melibatkan partisipasi dari seluruh rakyat Indonesia. untuk pengoptimalan itu tentu saja dibutuhkan sumber daya manusia yang memadai. Aspek Ekonomi Aktualisasi wawasan nusantara dalam aspek ekonomi : 1. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam.2. yang berarti Indonesia tidak memihak blok manapun.

sehingga dalam kehidupan sehari-hari. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Dengan era globalisasi memungkinkan bangsa Indonesia beralih meninggalkan kebudayaan sendiri. merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis.mendapatkan bimbingan dari negara dalam proses usaha tersebut. dan karya seni Bahasa. Dalam era globalisasi ini. Melville J. Aspek Sosial Budaya Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. adat istiadat. perkakas. termasuk sistem agama dan politik. dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan yaitu sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. yang kemudian disebut sebagai superorganic. bangsa Indonesia sebaiknya selalu ingat akan kebudayaannya dan sedemikian pintar menyaring budaya yang masuk ke Indonesia. bangunan. kebudayaan itu bersifat abstrak. Keberagaman budaya inilah yang membedakan Indonesia dengan negara lainnya. Ingat bahwa kebudayaan Indonesia adalah ciri khas Indonesia dan kebudayaan ini perlu dilestarikan. yang menjadi daya tarik bagi negara lain untuk mengunjungi Indonesia. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. pakaian. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain. 120 . Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya. Dari berbagai definisi. sehingga tidak ada yang merasa dirugikan. Oleh karena itu. bahasa. pengaruh budaya asing sangat kuat mencoba untuk memasuki kebudayaan Indonesia. sebagaimana juga budaya.

Aspek Pertahanan Keamanan Pertahanan Negara adalah segenap usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan RI dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Hakikat pertahanan negara adalah segala upaya pertahanan bersifat semesta yang penyelenggaraannya didasarkan pada kesadaran atas hak dan kewajiban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri. Pertahanan negara dilakukan oleh pemerintah dan dipersiapkan secara dini dengan sistem pertahanan negara. Pertahanan nasional merupakan kekuatan bersama (sipil dan militer) diselenggarakan oleh suatu Negara untuk menjamin integritas wilayahnya, perlindungan dari orang dan/atau menjaga kepentingan-kepentingannya. Pertahanan nasional dikelola oleh Departemen Pertahanan. Angkatan bersenjata disebut sebagai kekuatan pertahanan dan, di beberapa negara (misalnya Jepang), Angkatan Bela Diri. Keamanan merupakan istilah yang secara sederhana dapat dimengerti sebagai suasana "bebas dari segala bentuk ancaman bahaya, kecemasan, dan ketakutan". Dalam kajian tradisional, keamanan lebih sering ditafsirkan dalam konteks ancaman fisik (militer) yang berasal dari luar. Komponen pertahanan negara: a. Komponen utama "Komponen utama" adalah Tentara Nasional Indonesia, yang siap digunakan untuk melaksanakan tugas tugas pertahanan. b. Komponen cadangan "Komponen cadangan" (Komcad) adalah "sumber daya nasional" yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama. c. Komponen pendukung "Komponen pendukung" adalah "sumber daya nasional" yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan komponen utama dan komponen cadangan. Komponen pendukung tidak membentuk kekuatan nyata untuk perlawanan fisik.

121

"Sumber daya nasional" terdiri dari sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya buatan. Sumber daya nasional yang dapat dimobilisasi dan didemobilisasi terdiri dari sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang mencakup berbagai cadangan materiil strategis, faktor geografi dan lingkungan, sarana dan prasarana di darat, di perairan maupun di udara dengan segenap unsur perlengkapannya dengan atau tanpa modifikasi. Aspek pertahanan keamanan ini sangat erat kaitannya dengan bela negara. Rasa cinta tanah air dan rasa bela negara yang tertanam dalam diri bangsa Indonesia menumbuhkan rasa rela berkorban demi mempertahankan negara tercinta, negara Indonesia. Oleh karena itu, pembelajaran akan bela negara perlu diberikan kepada generasi penerus sedini mungkin. Serta mengenalkan sejarah bangsa kepada generasi penerus, sejarah ketika para pejuang rela mengorbankan jiwa dan raga mereka untuk mmeraih kemerdekaan dan mempertahankan negara Indonesia. Karena sesungguhnya sejarah merupakan hal yang penting yang harus selalu diingat agar tidak terjadi kesalahan serupa.

6.3.2 Aktualisasi Wawasan Kebangsaan Menghadapi Era Globalisasi Pengertian Wawasan Kebangsaan : Adapun pengertian dari wawasan kebangsaan adalah usaha meningkatkan nasionalisme dan rasa kebangsaan umat sebagai suatu bangsa berpenduduk muslim terbesar di dunia, yang bersatu dan berdaulat dalam suatu wilayah negara kesatuan Indonesia, melalui pengembangan kebudayaan dan peradaban yang sesuai dengan kepribadian nasional dan aqidah Islamiyah dalam rangka ikut berperanserta mewujudkan perdamaian yang abadi bagi dunia dan kemanusiaan. Komponen utama dari Wawasan Kebangsaan Rasa Kebangsaan : Rasa kebangsaan adalah suatu perasaan rakyat, masyarakat dan bangsa terhadap kondisi bangsa Indonesia dalam perjalanan hidupnya menuju cita-cita bangsa yaitu masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

122

Semangat Kebangsaan : Semangat Kebangsaan adalah perpaduan atau sinergi dari rasa kebangsaan dan paham kebangsaan. Kondisi semangat Kebangsaan atau nasionalisme suatu bangsa akan terpancar dari kualitas dan ketangguhan bangsa tersebut dalam menghadapi berbagai ancaman. Berbicara Semangat Kebangsaan, kita tidak boleh lepas dari sejarah bangsa, antara lain Peristiwa 10 Nopember 1945 di Surabaya dan Peristiwa 15 Desember 1945 di Ambarawa, dimana Semangat kebangsaan diwujudkan dalam semboyan “Merdeka atau Mati”. Kita tahu kondisi bangsa yang pluralisme atau kebhinekaan memerlukan suatu pengelolaan yang baik, sehingga tidak menjadi ancaman bagi keutuhan dan kesatuan bangsa. Dan rasa kesetiakawanan sosial akan mempertebal semangat kebangsaan suatu bangsa. Kesetiakawanan sosial, mengandung makna adanya rasa satu nasib dan sepenanggungan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hadirnya rasa kepedulian terhadap sesama anak bangsa bagi mereka yang mengalami kesulitan akan mewujudkan suatu rasa kebersamaan sesama bangsa. Kita sebagai Warga Negara harus dapat menumbuh kembangkan terus pengertian Wawasan Kebangsaan sebagai alat pemersatu bangsa dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah rakyat, walaupun latar belakang suku, agama, ras dan adat istiadat yang berbeda. hayati dan pahami secara utuh tentang butir-butir dari Wawasan Kebangsaan yaitu; rasa kebangsaan, paham kebangsaan dan semangat kebangsaan yang merupakan jiwa bangsa Indonesia dan pendorong tercapainya cita-cita bangsa. dapat dijadikan sumber motivasi dalam mempersatukan bangsa sehingga terhindar dari diisintegrasi bangsa. Kita semua mengharapkan bahwa kebersamaan dan kesetaraan serta persatuan dan kesatuan bangsa segera terwujud, demi tercapainya cita-cita bangsa. Dan untuk menghadapi era globalisasi ini kita sebagai Warga Negara harus bersatu untuk mempertahankan apa yang sudah ada sekarang agar tidak hilang dan mengembangkan segala sesuatunya agar Indonesia dapat bertahan serta kuat menghadapi era globalisasi.

123

4) Sedangkan TNI masih utuh. lapangan kerja sangat kurang dan jumlah pengangguran semakin meningkat serta kesenjangan ekonomi semakin lebar. politik dan TNI. yaitu menjaga keutuhan NKRI. itupun kondisinya sudah agak bengkok. karena sampai saat ini TNI masih mampu melaksanakan tugas pokoknya. 2) Kondisi budaya dengan dampak dari Globalisasi yang kebablasan telah memunculkan berbagai bentuk sikap yang mengarah kepada tindakan kekerasan atau main hakim sendiri serta tindakan yang tidak berperikemanusiaan. Mereka antara lain berusaha menggagalkan tekad TNI memerangi 124 . menyebabkan jumlah penduduk miskin semakin bertambah. ikatan nilai-nilai kebangsaan yang berhasil mempersatukan bangsa sudah longgar. 3) Kesadaran politik masyarakat yang menyedihkan karena syarat dengan pemenuhan ambisi pribadi atau kelompok. Para elit politik lebih mempertahankan argumentasinya sendiri-sendiri dan bertahan pada kebenaran masing-masing. ibarat sebuah meja. budaya. karena begitu berat beban yang diemban dan ada pihak yang memang ingin menghancurkannya. Bangsa Indonesia yang ditopang oleh empat filar kekuatan nasional yakni ekonomi. ketiga pilar tersebut adalah : 1)Kondisi ekonomi kita yang serba sulit sebagai dampak dari krisis ekonomi yang berkepanjangan.4 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Guna Menghadapi Era globalisasi Dalam Rangka Ketahanan Nasional Kondisi Wawasan Kebangsaan pada diri anak bangsa sekarang ini telah pudar dan hampir pada jurang kehancuran. tiga dari empat pilar sudah patah dan satu pilar lainnya sudah bengkok. walaupun TNI terus menerus diuji dan dirongrong oleh berbagai kelompok kepentingan.6. menjaga kedaulatan NKRI dan melindungi bangsa Indonesia. TNI dikatakan masih utuh. TNI bertekad selalu konsisten memegang komitmen kebangsaan untuk menjaga keutuhan NKRI.

untuk mengembangkan metoda berfikir koprehensif integral dan kesadaran berbangsa dan bernegara. serta memaksimalkan segenap daya dan kreativitas.kelompok separatis / penghianat negara di berbagai daerah konflik. ekonomi. karena karya generasi muda pada tatanan ini bukan sebagai sistim robot yang berbuat tanpa dasar pemikiran diantaranya sebagai berikut : b. Komulasi karya individual dan karya kolektif yang ada pada generasi muda itu cenderung pada hakekatnya perlu dipertimbangkan dan dihargai. pemasyarakatan Bela Negara melalui jalur pendidikan luar sekolah dan sebagainya. politik. yaitu makin tumbuhnya kesadaran bahwa masalah peningkatan pendidikan wawasan kebangsaan generasi muda dan nilai budaya bangsa harus dikembang tumbuhkan secara terpadu. Organisasi peningkatan wawasan kebangsaan generasi muda yang dibentuk harus bisa memberikan kesempatan kepada setiap warga untuk berkembang dan merealisasikan diri. akan melahirkan efek tangkal terhadap pengaruh ideologi. Dalam iklim sekarang ini Wawasan kebangsaan yang cenderung memudar yang terjadi pada generasi muda dan masyarakat. harus terus dan lebih 125 . agar orang bisa memberikan kontribusi kebangsaan kepada kehidupan berbangsa dan bernegara secara bersama-sama. Upaya Peningkatan Wawasan Kebangsaan: Dephan dan Lemhanas bekerja sama dengan Depdiknas telah melakukan berbagai upaya di bidang pendidikan baik jalur sekolah maupun non sekolah. selaras dan seimbang agar dapat menjawab tantangan masa depan bangsa diantaranya : a. Manajemen dan pengelolaan sistim pendayagunaan peningkatan wawasan kebangsaan generasi muda adalah upaya koordinasi upaya yang bertumpu pada kemampuan. serasi. bakat dan kodrat manusia yang harus dibangkitkan dan diaktifkan cara-cara sebagai berikut : c. pembinaan pendidikan kewiraan. sosial budaya dan pertahanan negara. Upaya-upaya yang telah dikembangkan tadi menumbuhkan suatu peluang yang sangat berarti bagi kemantapan bangsa Indonesia dalam berfikir ke depan. Dengan demikian diharapkan melalui pembinaan yang berdaya guna dan berhasil guna.

3) Kesadaran bela negara dan cinta tanah air. e) Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan wilayah dan lingkungan tempat tinggal sebagai bagian dari ketahanan Nasional. 2) Wawasan kebangsaan. a) Terwujudnya kesadaran berbangsa dilingkungan masyarakat untuk kepentingan penyelenggaraan Sstim Prtahanan Semesta. persatuan dan kesatuan diawali dari lapisan atas sampai lapisan masyarakat yang paling bawah. b) Terwujudnya kesadaran bela negara dilingkungan masyarakat untuk kepentingan sistim pertahanan semesta. a) Terwujudnya warga negara yang rela berkorban untuk bangsa dan negara. sehingga pada saatnya siap mempertaruhkan jiwa dan raganya bagi kepentingan bangsa dan negara. a) Terciptanya kondisi wawasan kebangsaan Indonesia yang merupakan ikatan kebersamaan dalam mempersatukan bangsa. b) Tumbuhnya rasa kebangsaan disetiap warga negara sehingga mencintai bangsa dan negara serta wilayah Nasionalnya. d) Tumbuhnya sikap cinta tanah air sehingga mencintai wilayah Nasionalnya dan selalu siap membela tanah air Indonesia dari segala bentuk ancaman. c) Terbinanya semangat perlawanan rakyat di lingkungan masyarakat untuk selalu rela berkorban bagi kepentingan bangsa dan negara. c) Terciptanya semangat kebangsaan dan Nasionalisme bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman yang timbul. 126 . sehingga peningkatan wawasan kebangsaan yang dikehendaki dapat terwujud diantaranya dengan memperkokoh dan mengembangkan : 1) Kesadaran berbangsa dan bernegara.ditonjolkan didalam menumbuh kembangkan pada wawasan kebangsaan. b) Meningkatkan paham kebangsaan bagi bangsa Indonesia agar tercipta suatu pemahaman yang sama terhadap bangsa dan negara yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. c) Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya semangat kebangsaan dan kecintaan kepada Ngara Kesatuan Republik Indonesia.

tatap muka b. berkembang. maka perwujudan wawasan nusantara dapat memperkokoh ketahanan nasional dalam menghadapi era globalisasi. perkembangan era globalisasi. dialog. agama. Untuk mempercepat tercapainya tujuan wawasan Nusantara. Langsung yang terdiri dari ceramah. Menurut metode penyampaian a. Integrasi. Jika kelima aspek tersebut dapat dilaksanakan dengan baik. asal usul daerah. Budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satu kesatuan dengan corak ragam budaya yang menggambarkan kekayaan budaya bangsa. atau kepercayaan. Keteladanan. yang terdiri dari media elektronik dan media cetak 2. 127 . diskusi. dapat di wujudkan dengan kelima aspek tersebut. Kesadaran dari warga negara untuk membuat negara ini lebih maju. Tidak langsung. Kesadaran dari warga negara pun mendukung untuk menjadikan negara ini lebih maju.Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan sosial budaya akan menciptakan sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui segala bentuk perbedaan sebagai kenyataan hidup sekaligus karunia Tuhan. aspek politik. Komunikasi. Budaya Indonesia tidak menolak nilai-nilai budaya asing asalkan tidak bertentangan dengan nilai budaya bangsa sendiri dan hasilnya dapat dinikmati. Edukasi c. serta kuat terhadap segala aspek. dan aspek pertahanan keamanan. b. aspek sosial budaya. disamping implementasi dapat dilakukan dengan cara berikut: 1. aspek ekonomi. Dengan didukung kelima aspek tersebut. Perwujudan wawasan nusantara memperkokoh ketahanan nasioanal dalam pembangunan. Menurut sifat atau cara penyampaian a.serta golongan berdasarkan status sosialnya. Wawasan Nusantara sebagai wawasan nasional merupakan suatu bentuk nyata dalam ketahanan nasional. seharusnya Indonesia dapat menjadi negara maju. Implementasi ini juga akan menciptakan kehidupan masyarakat dan bangsa yang rukun dan bersatu tanpa membedakan suku. d. yaitu aspek ideologi.

yaitu makin tumbuhnya kesadaran bahwa masalah peningkatan pendidikan wawasan kebangsaan generasi muda dan nilai budaya bangsa harus dikembang tumbuhkan secara terpadu. Upaya-upaya yang telah dikembangkan tadi menumbuhkan suatu peluang yang sangat berarti bagi kemantapan bangsa Indonesia dalam berfikir ke depan.Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu Negara termasuk Indonesia. mempertahankan. pembinaan pendidikan kewiraan. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan.bangsa di seluruh dunia.2 Saran Berdasarkan kesimpulan di atas. pemasyarakatan Bela Negara melalui jalur pendidikan luar sekolah dan sebagainya. Dimana wawasan nusantara adalah merupakan dasar atau pedoman bagi seluruh warga negara indonesia untuk mewujudkan suatu ketahanan nasional yang kuat dan tangguh guna menjaga. ada beberapa saran yang dapat diberikan guna mewujudkan upaya pembinaan masyarakat dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai pancasila yang meliputi paham kebangsaan. serasi. rasa kebangsaan.1 Kesimpulan Globalisasi adalah suatu proses tatananmasyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. mengembangkan dan mencapai cita-cita bangsa indonesia sesuai dengan UUD 1945. dan semangat kebangsaan antara lain: 128 .BAB VII PENUTUP 7. kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa. selaras dan seimbang agar dapat menjawab tantangan masa depan bangsa 7. Upaya untuk meningkatkan wawasan kebangsaan adalah dengan cara mengembangkan metoda berfikir koprehensif integral dan kesadaran berbangsa dan bernegara.

elit politik dan tokoh masyarakat LSM serta media massa sangat diperlukan untuk meningkatkan Wawasan Kebangsaan. bangsa dan Negara bahkan selalu siap dalam usaha bela negara. Untuk meningkatkan wawasan kebangsaan bagi segenap komponen bangsa diperlukan perhatian dan penanganan pihak-pihak terkait secara integratif . c. baik formal maupun non formal.a. 129 . agar lebih tertanam rasa cinta tanah air. b. Peran para elit pemerintah. Perlunya pengamalanPancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari melalui penataran atau sertifikasi Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). untuk itu perlu diwujudkan dengan adanya suatu wadah atau lembaga untuk menangani masalah wawasan kebangsaan serta perlunya buku pedoman nasional yang dapat digunakan baik dalam pendidikan formal maupun nonformal. di seluruh lembaga pendidikan. Untuk itu para tokoh tersebut harus mempunyai komitmen untuk selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan dengan mengeyampingkan pemikiran sempit yang menguntungkan hanya sekelompok orang.

Daya Tahan Bangsa.html.IP Mahasiswa Kajian Pengembangan Kepemimpinan.com/2013/05/upaya-menjaga-ketahanannasional.DAFTAR RUJUKAN http://edukasi. diakses 13 juni 2013 http://ekonomi.blogspot. dkk. S.com/2011/04/pendidikan-kewarganegaraanaktualisasi.kompasiana. diakses 12 juni 2013 http://merliastarina.com/2013/05/menjaga-ketahanannasional. Pascasarjana UI 2011 http://islahzone.html.html.blogspot. 2003. diakses 12 juni 2013 http://ragilmujiyanto. diakses 13 juni 2013 130 . Khikmatul Islah. Jakarta: Program Studi Pengkajian Ketahanan Nasional Universitas Indonesia.com/2013/04/14/ketahanan-nasional546126.html.com/2012/02/24/peran-pemuda-dalamketahanan-nasional/.html.kompasiana.com/bisnis/2013/04/10/ketahanan-nasional-diera-globalisasi-550145.wordpress. diakses 12 juni 2013 http://adityayume.blogspot. Prodi Kajian Ketahanan Nasional. diakses 11 juni 2013 Usman. Wan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful