P. 1
MENGHADAPI_ERA_GLOBALISASI_DALAM_RANGKA_KETAHANAN_NASIONAL.pdf

MENGHADAPI_ERA_GLOBALISASI_DALAM_RANGKA_KETAHANAN_NASIONAL.pdf

|Views: 602|Likes:
Published by Meyriski Donk

More info:

Published by: Meyriski Donk on Nov 24, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/24/2015

pdf

text

original

MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN INDONESIA GUNA MENGHADAPI ERA GLOBALISASI DALAM RANGKA KETAHANAN NASIONAL

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Umum
Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan, demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri. Secara singkat wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa tentang diri dan lingkungannya berdasarkan cita-cita dan tujuan nasionalnya, atau dengan kata lain wawasan kebangsaan merupakan pokok-pokok pikiran tentang cita-cita dan tujuan nasional suatu bangsa. Wawasan kebangsaan Indonesia lahir dari kesadaran segenap masyarakat untuk bersatu memperjuangkan kemerdekaan, kesejahteraan, dan kedamaian bangsa Indonesia. Sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia yang majemuk dan wilayahnya berupa kepulauan yang terletak di wilayah Asia Tenggara. Wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif, wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum. Wawasan kebangsaan bertujuan menghidupkan kembali semangat kebangsaan, mendorong terwujudnya hidup yang harmonis, menjaga keutuhan bangsa serta mendorong pencapaian cita-cita tujuan nasional. Namun saat ini kesadaran berbangsa kian memudar, gerakan reformasi 1998 disatu sisi memberikan perubahan pada beberapa dimensi, tetapi disisi yang lain gerakan reformasi belum bisa memperbaiki krisis akan nasionalisme dan komitmen kebangsaan yang semakin hari mengarah kepada jurang degradasi. Akibatnya banyak hal yang dilakukan oleh rakyat Indonesia dengan maksud dan tujuan memperbaiki sosial ekonomi mereaka tanpa

1

memperhatikan nilai, norma dan konsepsi dan semangat wawasan kebangsaan yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Disamping itu, degradasi sangat berdampak pada krisis kesatuan dan persatuan, oleh karena itu banyak terjadi berbagai konflik yang berdimensi agama, etnis, ras dan yang lainnya yang secara nyata mengangncam keutuhan wilayah NKRI. Hal itu terjadi karena wawasan kebangsaan yang tidak dijadikan spirit utuk membangun dan memajukan bangsa saat ini, sehingga krisis tersebut belum menunjukan tandatanda kapan akan berakhir. Menyikapi situasi dan kondisi yang terjadi, maka dibentuklah makalah Wawasan Kebangsaan ini yang mempunyai maksud dan tujuan untuk menumbuhkan dan menguatkan semangat wawasan kebangsaan

1.2 Maksud dan Tujuan Memberikan tambahan pengetahuan terhadap para pembaca tentang wawasan nusantara yang mencakup wawasan kebangsaan dalam menghadapi era globalisasi dalam rangka ketahanan Nasional

1.3 Ruang Lingkup Ruang lingkup yang akan dibahas di dalam makalah ini, meliputi wawasan Nusantara yang mencakup wawasan kebangsaan Indonesia secara Nasional. Dimana wawasan kebangsaan tersebut dapat memeperkuat rasa cinta terhadap Tanah Air sebagai bentuk ketahanan Nasional untuk menghadapi era globalisasi saat ini.

1.4 Metode dan Pendekatan
Metode yang digunakan di dalam pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut. a. Library Resources adalah metode penggunaan berbagai macam sumber buku yang berkaitan dengan wawasan nusantara, wawasan kebangsaan, era globalisasi serta ketahanan nasional.

2

b. Web Resources adalah metode penggunaan berbagai macam sumber informasi melalui media internet yang berkaitan dengan wawasan nusantara, wawwasan kebangsaan, era global, serta ketahanan nasional. Kemudian pendekatan yang digunakan adalah pendekatan komprehensif integral, yaitu sebuah pendekatan yang menganalisa suatu masalah dari berbagai aspek yang ada, seperti pendidikan, budaya, sosial, ekonomi, politik.

1.5 Sistematika
Sistematika penulisan makalah ini adalah sebagai berikut. Tata urut tiap Bab di dalam makalh ini. Bab I Pendahuluan 1.1 Umum 1.2 Maksud dan Tujuan 1.3 Ruang Lingkup 1.4 Metode dan pendekatan 1.5 Pengertian Bab II LandasanPemikiran 2.1 Umum 2.2 Landasan Idiil Pancasila 2.3 Landasan Konstitusional UUD 1945 2.4 Landasan Wawasan Nusantara 2.5 Landasan Konstutisional Ketahanan Nasional 2.6 Landasan Operasional Garis-garis Besar Haluan Negara Bab III KetahananNasional 3.1 Ketahanan Nasional Saat Ini 3.2 Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Nasional Saat Ini 3.3 Pengaruh Dari Ketahanan Nasional 3.4 Solusi Terhadap Ketahanan Nasional 3.5 Cara Menjaga Ketahanan Nasional Bab IV Wawasankebangsaan Indonesia 4.1 Pengertian Wawasan Kebangsaan Indonesia 4.2 Tujuan Wawasan Kebangsaan Indonesia 4.3 Perkembangan Wawasan Kebangsaan Indonesia

3

poin yang terdapat di dalam wawasan nusantara sebagai wawsan kebangsaanNegara Indonesia. b. Wawasannusantara.4 Harapan atas terwujudnya konsepsi globalisasi Bab VI Korelasi Antara Wawasan Kebangsaan Di Era Globalisasi Dalam Lingkup Ketahanan Nasional 6. c. pendidikan. Sayangnya. dan terutama kebangsaan serta gaya hidup.4.2 Hubungan Wawasan Nusantara dengan Ketahanan Nasional 6. Era Globalisasi adalah era dimana banyaknya alur pertukaran dan pengadpatasian budaya.3 Dampak negatife era-globalisasi 5. Mengingat hal tersebut dapat membuat kita semakin mencintai tanah air. dengan era global adalah Wawasan Nusantara ayang mencakup wawasan kebangsaan dapat menjadi benteng 4 .5 Cara meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia 4. Bangsa Indonesia beserta para generasi muda yang ada.1 Pengertian era-globalisasi 5. mengetahui dan memehami serta melakukan poin. pendidikan. bangsa kita.4 Dampak Positif dan Negatif Wawasan Kebangsaan Indonesia 4. sangatlah penting. Relasi antara wawasan nusantara itu sendiri.4 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Guna Menghadapi Era globalisasi Dalam Rangka Ketahanan Nasional 1. politik. sangat mudah terpengaruh oleh era global ini.6 Pengertian a. Termasuk terpengaruh dengan berbagai aspek yang ada di dalamnya. Dimana wawasan Nusantara mencakup wawasan kebangsaan Indonesia. sosial. adalah sebuah wawasan mengenai nusantara atau Indonesia.3 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia Dalam Rangka Menghadapi Era Globalisasi 6.1 Pengaruh Globalisasi terhadap Ketahanan Nasional 6.5 Pengaruh Wawasan Kebangsaan Indonesia dalam Ketahanan Nasional Bab V Era-Globlasisasi 5.2 Dampak positif era-globalisasi 5. Mengenal. ekonomi.

ancaman dan gangguan dari dalam juga timbul. Beberapa ancaman dalam dan luar negeri telah dapat diatasi bangsa Indonesia dengan adadnya tekad bersama-sama menggalang kesatuan dan kecintaan bangsa. Riau. Irian Jaya. RMS (Republik Maluku Selatan). Ancaman sparatis dewasa ini ditunjukan dengan banyaknya wilayah atau propinsi di Indonesia yang menginginkan dirinya merdeka lepas dari Indonesia seperti Aceh.1 Umum Terbentuknya negara Indonesia dilatar belakangi oleh perjuangan seluruh bangsa. Dorongan kesadaran bangsa yang dipengaruhi kondisi dan letak geografis dengan dihadapkan pada lingkungan dunia yang serba berubah akan memberikan motivasi dlam menciptakan suasana damai. Sudah sejak lama Indonesia menjadi incaran banyak negara atau bangsa lain. Meski demikian. Berbagai pemberontakan PKI. tetapi juga dari dalam. bangsa Indonesia memegang satu komitmen bersama untuk tegaknya negara kesatuan Indonesia. BAB II LANDASAN PEMIKIRAN 2. PRRI Permesta dan juga gerakan sparatis di Timor. setelah perjuangan bangsa tercapai dengan terbentuknya NKRI. dari yang bersifat kegiatan fisik sampai yang idiologis. Kenyataannya ancaman datang tidak hanya dari luar.atau ketahanan Nasional bagi Bangsa Indonesia dalam hal berbagai aspek.Timur yang pernah menyatakan dirinya berintegrasi dengan Indonesia. Terbukti. meskipun akhirnya kenyataan politik menyebabkan lepasnya kembali daerah tersebut. Sehingga bangsa kita tetap memiliki identitasnya sebagai bangsa yang bersatu untuk menghadapi era global. karena potensinya yang besar dilihat dari wilayahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak. dan beberapa daerah lain begitu pila beberapa aksi provokasi yang mengganggu kestabilan kehidupan sampai terjadinya berbagai 5 .

maka diperlukan kondisi dinamis bangsa yang dapat mengantisipasi keadaan apapun terjadi dinegara ini. Bangsa Indonesia telah berusaha menghadapi semua ini dengan semangat persatuan dan keutuhan. 2. identitas. Sehingga. maka tidak dapat tidak. dan Wawasan nusantara.kerusuhan yang diwarnai nuansa etnis dan agama dan gangguan dari luar adalah gangguan dari negara lain yang ingin menguasai pulau-pulau kecil yang masih berada di didalam wilayah NKRI namun dekat dengan wilayah negara lain.2 Landasan Idiologi Suatu bangsa mutlak perlu memiliki suatu dasar Negara. UUD 45. dapat 6 . Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh berlandaskan Pancasila. pedoman atau caracara guna mencapai tujuan tersebut juga harus Pancasila. sebab dasar Negara merupakan rambu bagi arah suatu pemerintahan agar sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan. kemudian. secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas. Pancasila bukan saja sebagai dasar negara. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional. Sejalan dengan Mukadimah Undang-undang Dasar 1945. meskipun demikian gangguan dan ancaman akan terus ada selama perjalanan bangsa. tantangan. Dengan dasar Negara Pancasila dan tujuan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar. tetapi sekaligus juga telah menjadi tujuan kehidupan berbangsa dan bernegara. maka cita-cita kemerdekaan Indonesia adalah mewujudkan suatu masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Ketahanan nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman. Dengan demikian.

dan pegangan dalam Indonesia dalam mengatur sikap dan tingkah laku manusia kehidupanbermasyarakat. pedoman yang Pancasila dan tujuan yang Pancasila juga tidak mungkin terwujud. atau tidak terpenuhi. maka itu berarti sudah tidak demokratis lagi. dengan dasar Pancasila harus berpedoman Pancasila dan harus bertujuan masyarakat yang Pancasila juga. dari (dasar) Pancasila dengan (pedoman) Pancasila untuk Pancasila.oleh rakyat – untuk rakyat. Pancasila. berbangsa dan bernegara. Sebagai contoh: dari rakyat – bukan oleh rakyat –untuk rakyat maka bukan demokrasi lagi. Oleh sebab itu. Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia: Hal ini berarti bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasiladipergunakan sebagai petunjuk. dan kepribadian bangsa Indonesia adalah 3. Jika salah satu komnponen ini diganti. Jika salah satu komponen ini tidak terpenuhi. menunjukkan bahwa arti dan fungsi Pancasila bukan saja menjadi dasar negara. juga bukan demokrasi. maka tujuan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila tidak mungkin dapat terwujud. tingkah laku dan amal perbuatan bangsa Indonesia mempunyai ciri-ciri khas yang dapat membedakan dengan bangsa lain. Jika hal itu tidak terpenuhi. maka dasar negara dasar negara yang Pancasila. Seperti halnya demokrasi: dari rakyat. Segala aktivitas oleh Pancasila. dan menentukan eksistensi bangsa Indonesia. penuntun. bangsa Indonesia disemangati 2. Kedudukan dan fungsi Pancasila dapat menjadi: 1. juga bukan demokrasi. 4. Pancasila adalah falsafah hidup bangsa Indonesia: 7 . Adanya realita semacam ini. Pancasila adalah kepribadian bangsa Indonesia: Hal ini berarti bahwa sikap mental. Pancasila adalah jiwa bangsa Indonesia Hal ini berarti bahwa Pancasila melekat erat pada kehidupan bangsa Indonesia. Ciri-ciri khas inilah yang dimaksud dengan kepribadian. Atau: dari rakyat – oleh rakyat – tetapi bukan untuk rakyat.dikatakan. Apalagi jika bukan dari rakyat – oleh rakyat – untuk rakyat sekalipun. tetapi juga mempunyai arti dan fungsi yang semakin banyak lagi.

mempertahankan serta tunduk pada azas Pancasila. sikap hidup. Pancasila dalam pengertian ini disebut dalam Pembukaan UUD 1945. Pancasila sebagai weltanshauung bangsa Indonesia atau sebagai philosophische grondslag bangsa Indonesia: Kata-kata ini diucapkan oleh Ir. Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945 di muka sidang BPUPKI. Kita semua tersebut dipertahankan terus oleh negara dan bangsa mempunyai janji untuk melaksanakan. atau 6. atau tuntunan hidup. Dalam kamus weltanschauung diberi arti conception of the world. Pancasila dan tidak boleh bertentangan dengan jiwa Pancasila. Dengan demikian. Pancasila adalah dasar Negara Repbuplik Indonesia: Hal ini berarti bahwa Pancasila dipergunakan sebagai dasar dan pedoman dalam mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan negara. Jadi mencintai kebenaran. Pancasila bangsa Indonesia mempunyai arti bahwa. Pancasila oleh bangsa Indonesia diyakini benar-benar memiliki kebenaran. philosophy of life. 7.Falsafah berasal dari kata Yunan “philosophia”. 8 . idup. Jadi weltanschauung berarti pandangan dunia atau pandangan falsafah hidup atau philoshopischegrondslag (dasar filsafat). Jerman-Inggris anshauung berarti pandangan. pegangan hidup. Welt berarti dunia. Perjanjian luhur Indonesia. Falsafah berarti pula pandangan hidup. 5. Sophia berarti wisdom. Isi perundang-undangan di Indonesia harus dan tujuan dari semua berdasarkan. Pancasila adalah perjanjian luhur rakyat Indonesia: Hal ini berarti bahwa Pancasila telah disepakati dan disetujui oleh rakyat Indonesia melalui perdebatan dan tukar pikiran baik dalam sidang BPUPKI maupun PPKI oleh para pendiri negara. Philos atau philein berarti to love (mencintai atau mencari). falsafah berarti sebagai falsafah hidup kebijaksanaan atau kebenaran. secara harafiah.

Mereka juga menyadari bahwa perbedaan sangat potensial menimbulkan perpecahan bangsa. juga menunjukkan adanya pemahaman bahwa perbedaan itu suatu realita yang tidak mungkin dihilangkan oleh manusia. jalan keluarnya tidak dapat tidak adalah menjadikan perbedaan yang ada sebagai suatu kekayaan yang justru harus dijunjung tinggi dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi. suku bangsa. Artinya. Perbedaan sesungguhnya adalah suatu hikmah yang harus disukuri. dan bukan kepentingan yang lebih kecil. Perbedaan adalah juga kodrati yang ada di mana-mana. bahwa Pancasila sangat menekankan dan menjunjung tinggi persatuan bangsa. terutama mereka yang terlibat dalam penyusunan dasar negara. golongan kepentingan. Pencantuman Sila Persatuan bagi bangsa Indonesia selain menyadari pentingnya persatuan bagi kelangsungan hidup bangsa. Apalagi harus dihilangkan dari muka bumi ini. Artinya. bahwa bangsa Indonesia memiliki perbedaanperbedaan. Hal ini berarti. Dalam wacana nasional maka barometer yang harus dijunjung tinggi adalah kepentingan nasional. Apakah itu perbedaan bahasa (daerah). (GBHN). golongan maupun daerah. sangat mengerti dan sekaligus juga sangat menghormati perbedaan yang ada di dalam masyarakat Indonesia. dan oleh sebab itu mereka juga sangat menyadari pentingnya persatuan bagi bangsa Indonesia. di negara manapun juga dan di bangsa manapun juga. bahkan juga agama. bahwa landasan idiil GBHN Arti dan fungsi Pancasila sebenarnya masih banyak lagi. yakni Sila Persatuan Indonesia.8. dan bukan sesuatu yang harus diingkari. lebih 9 . bahwa Pancasila juga menjadi alat pemersatu bangsa. salah satunya adalah: Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa. Hal ini berarti. Pancasila adalah landasan idiil: Kalimat ini terdapat dalam ketetapan MPR mengenai Garis-garis Besar Haluan Negara adalah Pancasila. politik. Disebutnya sila Persatuan Indonesia sekaligus juga menunjukkan.budaya. Menyikapi realita semacam ini.Pancasila sebagai Pemersatu BangsaSila ketiga Pancasila. bahwa para pemimpin bangsa.

kita semakin tahu dan sadar. oleh karena itu UUD 1945 dijadikan landasan konstitusional sesuai dengan fungsi dan kedudukannya.4 Landasan Visional Wawasan Nusantara 10 . Dengan kesadaran semacam ini.Oleh karena itulah bangsa Indonesia menempatkan kemerdekaan sebagai kehormatan bangsa yang harus tetap dijaga dan dipertahankan sepanjang masa. UUD 1945 memberikan landasan serta tujuan dalam pengembangan sistem serta penyelenggaraan pertahanan Negara. Karena pada hakekatnya semua bangsa. Karena pada hakekatnya. 2. berbangsadan bernegara. mengingat kebenaran dan kebutuhan yang dihadapi oleh seluruh umat manusia. Kerjsama butuh persatuan. Undang Undang Dasar 1945 adalah sumber dari hukum yang berlaku di Indonesia. bahwa Sila Persatuan Indonesia sangat tepat dicantumkan dalam dasar negara. 2. semua manusia memerlukan persatuan dan kerjasama di antara umat manusia. melainkan diperoleh dari hasil perjuangan pergerakan bangsa Indonesia melalui pengorbanan jiwa dan raga. perpecahan atau pertikaian justru akan menghancurkan umat manusia itu sendiri. Seloka Bhineka tunggal Ika memang sangat tepat untuk direnungkan kembali esensi dan kebenaran yang terkandung di dalamnya.rendah. Dari penjelasan ini. Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 bukanlah merupakan hadiah.3 Landasan Konstitusional UUD 1945 Landasan Konstitusional. UUD 1945 mereaksikan sikap bangsa Indonesia yang menentang segala macam bentuk penjajahan. maka terlihat jelas bahwa persatuan bangsa sesungguhnya nilai luhur yang seharusnya dijunjung tinggi oleh semua umat manusia. dan persatuan butuh perdamaian. Bangsa Indonesia senantiasa akan berjuang untuk mencegah maupun melawan segala macam dan bentuk usaha usaha ataupun perilaku yang menjurus pada penjajahan. ataupun yang lebih sempit. Oleh sebab itu perpecahan sebagai lawan dari persatuan mutlak perlu dihindari dan disingkirkan dari kehidupan bermasyarakat.

tantangan. Wawasan Nusantara adalah bagaimana cara pandang bangsa Indonesia tentang diri serta lingkungannya sebagai satu kesatuan yang utuh. Agar dapat mengatasinya.5 Landasan Konsepsional Ketahanan Nasional Ketahanan nasional. dan daya tahan yang dinamakan ketahanan nasional.Landasan Visional. 2. basngsa indonesia harus memiliki kemampuan. hambatan dan gangguan. Dalam upaya mencapai cita-cita dan tujuan nasionalnya. keuletan. berkedudukan sebagai landasan konsepsional. Hal tersebut mengandung arti bahwa setiap ancaman terhadap sebagian ataupun seluruh wilayah Indonesia merupakan ancaman terhadap kedaulatan Nasional yang harus dihadapi bersama. Indonesia tersusun dari gugusan kepulauan Nusantara beserta segenap isinya sebagai suatu kesatuan serta sarana untuk membangun dan menata diri menjadi bangsa yang berdaya saing tinggi. 2. yaitu merupakan kondisi dinamis yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kemampuan sebagai konsepsi nasional. 11 .6 Landasan Operasional GBHN GBHN adalah sebagi landasan wawasan operasional dalam wawasan nusantara. bangsa Indonesia mengahadapi berbagai ancaman. yang dikukuhkan MPR dalam ketetapan Nomor : IV/MPR/1973 pada tanggal 22 Maret 1973.

bangsa Indonesia harus memiliki kemampuan. Bentuk-bentuk ancaman menurut doktrin hankamnas (catur dharma eka karma) : 1. keuletan. Cara agar dapat menghadapi ancaman-ancaman tersebut. Ancaman di dalam negeri Contohnya adalah pemeberontakan dan subversi yang berasal atau terbentuk dari masyarakat indonesia. hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan. subversi dan intervensi dari kekuatan kolonialisme dan imperialisme serta invasi dari darat. Dalam perjuangan mencapai cita-cita/tujuan nasionalnya bangsa Indonesia tidak terhindar dari berbagai ancaman-ancaman yang kadangkadang membahayakan keselamatannya. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas. dan daya tahan yang dinamakan ketahanan nasional. Ancama dari luar negeri Contohnya adalah infiltrasi.BAB III KETAHANAN NASIONAL 3. udara dan laut oleh musuh dari luar negri. 2.1 Ketahanan Nasional Saat Ini Pengertian ketahanan nasional adalah kondisi dinamika. identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. 12 .

Istilah ketahanan nasional pada waktu itu dipakai dalam rangka pembahasan masalah pembinaan teritorial atau masalah pertahanan keamanan pada umumnya. tantangan. Disamping itu belum pula disusun konsepsi yang lengkap menyeluruh tentang ketahanan nasional. yang disebut dalam konsep 1968 adalah sebagai berikut : Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan kita dalam menghadapi segala kekuatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara dan bangsa Indonesia. sebelumnya kita sudah tau arti dari wawasan nusantara. Dan inilah yang disebut dengan sifat dinamika pada ketahanan nasional. Sejak mulai dengan membahas masalah ketahanan nasional sampai sekarang. serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamik yang dimiliki suatu bangsa. Untuk mengetahui ketahanan nasional. Ketahanan Nasional baru dikenal sejak permulaan tahun 60 an. berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. sesuai dengan kondisi serta ancaman yang akan dihadapi. Pada saat itu istilah itu belum diberi definisi tertentu.Ancaman yang dihadapi juga tidak sama. Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dan kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat. baik jenisnya maupun besarnya. 13 . Dewasa ini istilah ketahanan nasional sudah dikenal diseluruh Indonesia. yang didalamnya terkandung keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional. Dapat dikatakan bahwa istilah itu telah menjadi milik nasional. Pengertian atau devenisi pertama Lemhanas. Karena itu ketahanan nasional harus selalu dibina dan ditingkatkan. Bisa jadi ancaman-ancaman tersebut dari dalam ataupun dari luar. keberadaan. Kekuatan ini diperlukan untuk mengatasi segala macam ancaman. telah dihasilkan tiga konsepsi. hambatan dan gangguan yang langsung atau tidak langsung akan membahayakan kesatuan.

yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas. didalam menghadapi didalam menghadapi dan mengisi segala tantangan. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamis suatu bangsa. terutama di Negara-negara yang sedang berkembang. Ketiga perspektif tersebut sebagai berikut : 1. b. Ketahanan nasional sebagai kondisi. identitas. Terdapat tiga perspektif atau sudut pandang terhadap konsepsi ketahanan nasional. ekonomi. politik. Pembinaan ketahanan nasional kita dilakukan di bidang : ideology. Jika dahulu ketahanan nasional di identikkan dengan keuletan dan daya tahan. maka ketahanan nasional merupakan suatu kondisi dinamis yang berisikan keuletan dan ketangguhan. yang berarti bahwa kondisi itu dapat berubah. c. Perumusan 1972 bersifat universal. sebagai gantinya dirumuskan apa yang dimaksud kan dengan istilah ketahanan nasional. yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional. Apabila kita bandingkan dengan yang terdahulu. baik secara serempak maupun menurut prioritas kebutuhan kita. Tidak lagi diusahakan adanya suatu devenisi. 14 . maka akan tampak perbedaan antara lain seperti berikut : a. ancaman. sosial budaya serta pertahanan dan keamanan. kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan mengejar perjuangan nasional. serta gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam.Pengertian kedua dari Lemhanas yang disebut dalam ketahanan nasional konsepsi tahun 1969 merupakan penyempurnaan dari konspsi pertama yaitu : Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan suatu bangsa yang mengandung kemampuan untuk memperkembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala ancaman baik yang datang dari luar maupun yang datang dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara Indonesia. berisi keuletan dan ketangguhan. hambatan. dalam arti bahwa rumusan tersebut dapat diterapkan dinegara-negara lain.

ketahanan nasional menggambarkan pendekatan yang integral. Gayus yang bisa bebas dan ke Bali untuk menonton 15 . Pada aspek ekonomi. Ketahanan nasional sebagai doktrin. Hal ini membuat negara kita dikatakan memiliki ketahanan nasional yang kurang baik. pendekatan ini menggunakan pemikiran kesisteman (system thinking). 3. Kondisi ketahanan nasional Indonesia saat ini kurang baik. Antara lain. ideologi. ada banyak budaya asli Indonesia yang dicuri dan diakui negara lain.Perspektif ini melihat ketahanan nasional sebagai suatu penggambaran atas keadaan yang seharusnya dipenuhi. banyak pula kasus yang tidak sesuai dengan hukum yang berlaku. Dilihat dari berbagai aspek ketahanan nasional. Aspek ideologi. metode atau cara dalam menjalankan suatu kegiatan khususnya pembangunan negara. Sebagai suatu pendekatan. Integral dalam arti pendekatan yang mencerminkan antara segala aspek / isi. aspek ekonomi. Dalam hal pemikiran. Contohnya. Dari aspek sosial budaya. Keadaan atau kondisi ideal demikian memungkinkan suatu negara memiliki kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga mampu menghadapi segala macam ancaman dan gangguan bagi kelangsungan hidup bangsa yang bersangkutan. Hal ini jelas-jelas melanggar ideologi atau dasar negara Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai dan hak asai manusia. Ketahanan nasional sebagai sebuah pendekatan. baik pada saat membangun maupun memecahkan masalah kehidupan. negara Indonesia sedang terjadi banyak kasus korupsi dimana-mana. konsep ketahanan nasional dimasukkan dalam GBHN agar setiap orang. masyarakat. Ketahanan nasional merupakan salah satu konsepsi khas Indonesia yang berupa ajaran konseptual tentang pengaturan dan penyelenggaraan bernegara. sosial budaya. Hal ini membuat ketahanan nasional di negara kita ini semakin kurang baik. dan penyelenggara negara menerima dan menjalankannya. banyak kasus di luar negeri sana seperti di Arab dan Malaysia yang merendahkan martabat TKI sebagai manusia. Sebagai doktrin dasar nasional. Aspek politik. 2. politik dan geografi.

dan segala kekayaan alam yang terkandung di dalamnya.pertandingan. uang menguasai hukum. hambatan. dan gangguan.1 Aspek Ideologi Ideologi adalah perangkat prinsip pengarahan (guiding principles) yang dijadikan dasar serta memberikan arah dan tujuan untuk dicapai dalam melangsungkan hidup dan kehidupan nasional suatu bangsa dan negara. dan agar tampuk produksi tidak jatuh ke tangan orang seorang yang memungkinkan ditindasnya rakyat banyak oleh segelintir orang yang berkuasa. ancaman. berisi keuletan dan keteguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional. perbatasan kurang di jaga dengan baik.2. 3.2 Aspek Ekonomi Peranan Negara dalam system ekonomi kerakyatan sesuai dengan pasal 33 lebih ditekankan bagi segi penataan kelembagaan melalui pembuatan peraturan perundang-undangan. di dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. air.2 Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Nasional 3. ada wilayah Indonesia yang diakui milik negara lain. Ini terjadi karena lemahnya ketahanan nasional Indonesia. Aspek geografi.Upaya untuk memenuhi kebutuhan 16 .Penataan itu baik menyangkut cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak.Tujuannya adalah untuk menjamin agar kemakmuran masyarakat senantiasa lebih diutamakan daripada kemakmuran orang seorang. yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan ideologi suatu bangsa dan negara. Ketahanan Nasional di bidang ideologi dapat diartikan sebagai kondisi dinamik suatu bangsa. Ekonomi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan upaya manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.2. 3. baik yang datang dari luar maupun dari dalam. maupun sehubungan dengan pemanfaatan bumi.

d. f. Stabilitas ekonomi. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan. b. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Tingkat integritas ekonomi. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas azas kekeluargaan. e. Dimensi-dimensi itu meliputi : a. 17 . Pengelolaan dan pengembangan ekonomi Indonesia didasarkan pada pasal 33 UUD 1945 sebagai berikut : a. sumber daya alam. d.dan manajemen ekonomi di negara Indonesia. c. berkelanjutan. Kemantapan ekonomi dari segi besarnya ekonomi nasional. Keunggulan kompetitif produk-produk ekonomi nasional. Kegiatan produksi dalam perekonomian melibatkan factor-faktor produksi berupa: Tenaga kerja.hidup meliputi kegiatan produksi barang dan jasa serta mendistribusikannya kepada konsumen atau pemakai. serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional. c. Margin of savety dari garis kemiskinan dan tingkat pertumbuhan ekonomi. modal. e. Cabang-cabang produksi yang penting bagai Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara. b. efisiensi berkeadilan. Ketahanan system ekonomi terhadap goncangan dari luar system ekonomi. kemandirian. teknologi. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang. • Ketahanan di Bidang Ekonomi Ketahanan ekonomi nasional merupakan suatu konsep yang berkaitan dengan banyak dimensi. berwawasan lingkungan.

Untuk jangka panjang perlu ditempuh penanggulangan sebagai berikut: .Transmigrasi. . c. reinvestasi perusahaan. karena persediaan tenaga kerja dan lapangan kerja yang cukup. Bumi dan sumber alam.dll • Struktur ekonomi agraris merupakan tekanan berat atas areal tanah dan lingkungan dengan konsekuensi social yang amat luas. namun harus disertai dengan peningkatan keterampilan teknologis dan perluasan kesempatan kerja.Keluarga berencana. pajak. • Bencana alam seperti banjir dan musim kering. • Negara yang tidak mempunyai kekayaan alam sangat tergantung kepada impor bahan baku b. belum memiliki keterampilan teknologi yang memadai dan tingkat manajemen yang belum memenuhi harapan. Faktor modal Modal dapat diperoleh dari tabungan. pendapatan ekspor dan modal asing. Apabila kebijaksanaan ini ditempuh maka akan menimbulkan pengangguran kelihatan atau tak kelihatan. Tenaga kerja Pertambahan penduduk yang cepat bisa menguntungkan.Distribusi penduduk secara ekonomi geografis. . • kurangnya kemampuan untuk memanfaatkan kekayaan alam dan juga. • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketahanan di Bidang Ekonomi negara berkembang seperti Indonesia dalam pengelolaan factor produksi menjadi barang dan jasa mempunyai cirri sebagai berikut: a.g. . Tingkat integritas ekonomi nasional dengan ekonomi global. Negara berkembang menghadapi 18 .Peningkatan keterampilan teknologi.

misalnya: Labour intensive (Padat karya) Teknologi intermediate atau teknologi Elektra.kekurangan modal dan pemupukan modal dalam negeri terbatas. kerena pertumbuhan ekonomi yang tidak sama. 2. d. 3. makin mudah keadaan tersebut dipengaruhi oleh perkembangan pasaran internasional. Teknologi mutakhir atau technocratium. Faktor teknologi Penggunaan teknologi memerlukan pertimbangan-pertimbangan. Industrialisasi untuk perluasan lapangan pekerjaan.Memberikan pendidikan keterampilan secara masal dan terarah. • Kemampuan investasi modal perusahaan masih kurang.Peningkatan produksi barang dan jasa untuk konsumsi dalam negeri dan untuk ekspor barang setengah jadi dan barang jadi. sehingga tidak memungkinkan adanya tabungan • Dasar tariff pajak dan aparatur pemungutan pajak masih terbatas. misalnya disebabkan: • Pendapatan masyarakat rendah. e. f. Pembinaan permodalan bagi pengusaha golongan ekonomi lemah. Untuk mengurangi masalah ekonomi dalam bidang modal perlu ditempuh strategi pembangunan yang bertujuan: 1. -Akibat perkembangan tersebut ialah berupa kemerosotan harga bahan ekspor tradisional dan menurunkan hasil produksi Negara berkembang. -Makin tinggi kapasitas produksi dan volume ekspor Negara industri. 4. Hubungan dengan ekonomi luar negeri Hal-hal yang harus diperhatikan oleh Negara-negara berkembang di bidang hubungan ekonomi luar negeri adalah sebagai berikut: .Melebarnya jurang pemisah antara Negara maju dengan Negara berkembang. Prasarana atau infrastruktur 19 .

3. Manusia mengembangkan kebudayaan tidak lain sebagai upaua mempertahankan kelangsungan hidupnya menghadapi berbagai tantangan yang muncul dari lingkungannya untuk kemudian mewujudkan kehidupan yang lebih baik. mengacu pada kondisi kebudayaan yang ada dalam masyarakat yang bersangkutan. yang mendiami suatu wilayah tertentu. 20 .3 Aspek Sosial Budaya Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang secara relative mandiri hidup bersama cukup lama. Aspek social biasanya mengacu pada masalah struktur social dan pola hubungan social yang ada di dalamnya.Secara vertical struktur masyarakat Indonesia ditandai oleh perbedaan-perbedaan vertical antara lapisan atas dan lapisan bawah yang cukup tajam. Pluralitas masyarakat Indonesia yang bersifat multi dimensional telah menimbulkan persoalan tentang bagaimana masyarakat Indonesia terintegrasi secara horizontal. dan melakukan sebagian besar kegiatannya dalam kelompok tersebut.2. Karena itulah dapat dikatakan bahwa kebudayaan merupakan wujud tanggapan aktif manusia terhadap tantangan yang dating dari lingkungan. Atas dasar itu. sedangkan kalau kita bicara aspek budaya.Secara horizontal ditandai oleh adanya kesatuan-kesatuan berdasarkan perbedaan suku-bangsa.Prasarana adalah factor utama bagi pertumbuhan dan kelangsungan ekonomi Negara. apalagi dalam keadaan perang selalu menjadikan prasarana sebagai sasaran utama dari pihak lawan. memiliki kebudayaan yang sama. agama. adat. maka hal tersebut akan dibicarakan dalam bahasan berikut. Struktur Sosial di Indonesia Struktur masyarakat Indonesia ditandai oleh dua cirinya yang bersifat unik.Usaha subversip dan infiltrasi baik dalam suasana damai. sementara sratifikasi social sebagaimana terwujud pada masyarakat Indonesia akan memberi bentuk pada integrasi. serta perbedaan kedaerahan.

Identitas bangsa Indonesia adalah manusia dan masyarakat yang memiliki sifat-sifat dasar: o Religius o Kekeluargaan o Hidup seba selaras o Kerakyatan Kebudayaan baru yang lebih penting daripada kebudayaankebudayaan lain dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa adalah kebudayaan nasional atau kebudayaan Indonesia.4 Aspek Politik Politik berasal dari kata politics dan atau policy yang berarti kekuasaan (pemerintahan) atau kebijaksanaan. kebiasaan konsumsi makanan dan sebagainya. Kebudayaan ini tidak sama dengan kebudayaan daerah tertentu tidak sama artinya dengan penjumlahan budaya-budaya daerah di kepulauan Indonesia. DalamNegeri 21 . Kebudayaan nasional merupakan identitas dan menjadi kebanggaan Indonesia.2. Kondisi Budaya di Indonesia Lapisan social yang berbeda membawa perbedaan perilaku kebudayaan yang diwujudkan dalam keadaan tertentu seperti bahasa yang digunakan.Oleh karena itulah maka timbul persoalan yang timbul dari struktur masyarakat Indonesia yang demikian adalah bagaimana masyarakat Indonesia terintegrasi pada tingkat nasional sehingga menunjang penciptaan ketahanan nasional yang mantap. Apa yang disebutkan kebudayaan bangsa dalam penjelasan UUD 1945 dirumuskan sebagai puncak-puncak kebudayaan di daerah-daerah si seluruh Indonesia. kebiasaan berpakaian. Perkataan puncak-puncak kebudayaan itu artinya adalah kebudayaan yang diterima dan dijunjung tinggi oleh sebagian besar suku-suku bangsa di Indonesia dan memiliki persebaran di sebagian besar wilayah Indonesia. Politik di Indonesia: 1. 3.Semua itu menambah keanekaragaman tampilan budaya masyarakat Indonesia.

Adalah kehidupan politik dan kenegaraan berdasarkan Pancasila dan UUD ‟45 yang mampu menyerap aspirasi dan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam satu system yang unsur-unsurnya: a. perdamaian abadi dan keadilan social dan anti penjajahan karena tidak sesuai dengan kemanusiaan dan keadilan. Bebas artinya Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. berdasar kemerdekaan. dan bernegara.ProsesPolitik Rangkaian pengambilan keputusan tentang berbagai kepentingan politik maupun kepentingan umum yang bersifat nasional dan penentuan dalam pemilihan kepemimpinan yang akhirnya terselenggara pemilu.BudayaPolitik Pencerminan dari aktualisasi hak dan kewajiban rakyat dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara yang dilakukan secara sadar dan rasional melalui pendidikan politik dan kegiatan politik sesuai dengan disiplinnasional. LuarNegeri Salah satu sasaran pencapaian kepentingan nasional dalam pergaulan antar bangsa.KomunikasiPolitik Hubungan timbal balik antar berbagai kehidupan bermasyarakat. baik rakyat sebagai sumber aspirasi maupun sumber pimpinan-pimpinan nasional 1. berbangsa. melaksanakan ketertiban dunia. Wadah penyaluran pengambilan keputusan untuk kepentingan masyarakat dan sekaligus wadah dalam menjaring/pengkaderan pimpinan nasional b. d. c. 22 . Landasan Politik Luar Negeri dalam Pembukaan UUD ‟45. Politik Luar Negeri Indonesia adalah bebas dan aktif.

Ketahanan aspek politik dalam negeri = Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum. perubahan.memperkecil ketimpangan dan mengurangi ketidakadilan dengan negara industri maju. mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat. 3. Sistem Hankam 4. Melindungi kepentingan Indonesia dari kegiatan diplomasi negatif negara lain dan hak-hak WNI di luar negeri perlu ditingkatkan.Hal itu dilaksanakan dengan menyusun. Manusia 6.Peningkatan kualitas sumber daya manusia. Geografi 5. Wawasan Nasional 3. mengerahkan dan menggerakkan seluruh potensi dan kekuatan masyarakat dalam seluruh bidang kehidupan nasional secara terintegrasi dan terkoordinasi. dan gejolak dunia terus diikuti dan dikaji dengan seksama.2. Integrasi Angkatan Bersenjata dan Rakyat 23 . Faktor yang mempengaruhi ketahanan nasional di bidang pertahanan keamanan ialah : 1. Doktrin 2. tetapi berperan atas dasar cita-citanya.5 Aspek Pertahanan Keamanan Pertahanan keamanan adalah daya upaya rakyat semesta dengan angkatan bersenjata sebagai inti dan merupakan salah satu fungsi utama pemerintah dalam menegakkan ketahanan nasional dengan tujuan mencapai keamanan bangsa dan negara serta keamanan perjuangannya.Kerjasama dilakukan sesuai dengan kemampuan dan demi kepentingan politik. Kepemimpinan nasional yang mengakomodasikan aspirasi yang hidup dalam masyarakat Ketahanan pada aspek politik luar negeri yaitu meningkatkan kerjasama internasional yang saling menguntungkan dan meningkatkan citra positif Indonesia.Aktif artinya Indonesia dalam internasional tidak bersifat reaktif dan tidak menjadi obyek.Perkembangan.Mewujudkan tatanan dunia baru dan ketertiban dunia.

tanpa ada upaya untuk membuatnya. Manajemen 11. maka seumur hidupnya akan menjadi pengkonsumsi utama tanpa adanya niat untuk mencoba membuatnya dengan keinginan sendiri. Pendidikan Kewiraan 8. Iptek 10. rekontruksi sosial (social recontruction). Pada dasarnya perubahan itu dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup. kebiasaan manusia mengkonsumsi (membeli) makanan yang serba instant. maka hal yang demikian itu dapat diterima secara mutlak. Berangkat dari asumsi bahwa pemikiran manusia akan senantiasa merubah kondisi sosial. Katakanlah. Perubahan sosial.3 Dampak Positif dan Negatif Terhadap Ketahanan Nasional 3.7.1 Dampak Negatif Tak dapat disangsikan bahwa kemajuan pemikiran manusia yang senantiasa berupaya untuk menghasilkan hal-hal baru dalam hidupnya adalah hal wajar yang dilakukan sebagai makhluk yang berakal. generasi yang muncul berikutnya adalah generasi yang nirkreativitas. Pengaruh luar negeri 12. Kepimpinan 3. Materiil 9.Siklusnya dapat dicerna melalui adanya rekayasa sosial (social engineering). Pada tahap 24 . peradaban (civilzation) dan kesempurnaan hidupnya yang meskipun pada dasarnya akan senantiasa juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi peradaban itu sendiri.3. akan melemahkan dan memandulkan kreativitas. Alhasil. baik yang direncanakan maupun yang tidak dapat dikategorikan ke dalam hal di atas yang pada intinya adalah pengupayaan ke arah yang lebih baik dengan mencoba mereduksi dampak negatif dari social change itu. Belum lagi hal yang serupa itu diterima dan meresap pada diri anak-anak.

diidolakan sebelumnya dengan dimana ia tinggal dan lihat. Misalkan saja bila seseorang ingin bepergian ke tempat lain (negara Lain) maka tak seorangpun yang dapat mencegahnya apabila ia telah menetapkan bahwa ia harus berangkat. maupun yang direncanakan ataupun tidak (kurang) direncanakan tidak akan mengalami benturan kebudayaan (peradaban) pada masyarakat kekinian. Penilaian itu dapat saja memicu lahirnya interpretasi bahwa apa yang melekat pada dirinya ketika memutuskan untuk bepergian itu dinilai sebagai sesuatu yang kolot. Apabila. Kondisi lain adalah meningkatnya mobilitas sekolah antara negara dimana juga telah mempengaruhi pengakuan terhadap budaya lokalnya. Kemudian. yang tengah terjadi adalah pemerkayaan khasanah kebudayaan dan bukan pergeseran. perubahan itu muncul sebagai yang tidak direncanakan. sehingga melahirkan penilaian apa yang diperoleh. Perubahan yang demikian itu justru harus dimaknai sebagai upaya pemberdayaan dan pemerkayaan kebudayaan itu sendiri sebagai system makna. tradisional dan tertinggal. Keadaan ini juga mengakibatkan adanya perpaduan (assimilation) di tempat baru dimana ia berpijak. Ia kemudian mengenakan berbagai atribut yang dianggap sebagai simbolisasi budaya maju seperti kritis. maka peran itu akan digantikan oleh sosok atau figur yang dapat menjembatani perubahan yang sedang terjadi. Dengan begitu. perubahan yang sedang terjadi dan akan terjadi. dan materialistis. egoisme. Justru dengan demikian. hipotesa kebudayaan selanjutnya adalah bahwa tidak akan pernah terjadi pergeseran kebudayaan apalagi upaya meninggalkan budaya lokal itu yang meskipun pada tataran performa seolah-olah kebudayaan itu telah bergeser atau ditinggalkan. dalam upaya menghindari bentrok budaya (paling tidak dalam paradigma/pemikiran) maka pada saat itu dibutuhkan agenagen perubahan (social agent) sebagai media penyampai agenda perubahan itu.ini akan muncul sikap menerima (receive) ataupun berupaya menolaknya (defence). Dengan begitu. 25 .

kemudian akan memancarkan aura perubahan terhadap sikap dan prilaku kita.2 Dampak Positif Suatu hal yang tak dapat dielak dan dipungkiri bahwa pola kehidupan manusia pada saat ini adalah bahwa manusia kini diperhadapkan pada situasi yang ambigu. Akan tetapi. tidak tradisional dan tidak terbelakang apabila terdapat upaya sipelaku memajukan atau melakukan perubahan (innovation) dan penerapan (invention) terhadap apa yang disebut dengan budaya lokalnya itu. bagi sebahagian orang tidak demikilan. Dengan begitu. Lantas dalam situasi yang demikian ini dimana kemajuan zaman dan pola berfikir manusia tidak lagi dapat dibatasi. bahwa budaya lokal senantiasa akan bertahan (lestari) apabila sipelaku tidak membiarkan budaya (lokal)-nya itu tidak tertindas. Yaitu adanya ketakutan terhadap anggapan sebagai person yang primitif. Opsi untuk menolak dihantui oleh resistensi dari dalam diri pribadi dan lingkungan yang secara phisikologis akan turut mempengaruhi penolakan itu.Sementara untuk menerima perubahan itu juga menimbulkan benturan psikologis dimana seseorang pelaku itu dicap sebagai orang yang kurang (tidak) menghargai kebudayaannya. serta tingginya faktor komunikasi dan media penyampai. Justru. apakah hal yang demikian itu juga disebut telah merubah kebudayaan?Tentu jawabnya adalah tidak. Sirkumstansi yang demikian itu adalah opsi yang begitu sulit untuk dapat diterima. kepiawaian kita dalam menerjemahkan perubahan itu ke dalam diri kita sendiri.Menolak dan menerima perubahan sosial sebagai dampak kemajuan.3. kecenderungan yang terjadi adalah bahwa perubahan itu adalah suatu hal yang tidak mungkin dapat dibatasi apalagi dihempang.Keadaan dimana sipelaku diperhadapkan pada situasi dan alternatif yang kritis seperti itu telah menciptakan adanya anggapan bahwa budaya (lokal) tidak mampu menyaingi budaya (global) yang sedang mendunia. tradisional dan konvensional. paroksi psikologis menjadi hambatan utama antara opsi menerima dan menolak.Perubahan yang terjadi dewasa 26 . seberapa jauhkah budaya lokal itu dapat bertahan? 3. meresap dalam diri kita. Namun demikian.

dan oleh sebab itu maka yang terjadi di seputar perubahan itu adalah trend ataupun kecenderungan yang senantiasa dimaknai.Di sini dibutuhkan pemahaman dan pengertian kita untuk menerjemahkan perubahan itu sehingga tidak menimbulkan distorsi bagi kepribadian dan kebudayaan yang menggejala. misalnya orang Simalungun dengan Jawa?Keutamaan dari pola seperti ini adalah adanya pemerkayaan budaya lokal itu sendiri yakni pencapaian ke arah peradaban yang lebih sempurna.Anggapan itu dapat dimaknai sebagai dampak perubahan terutama dalam menghargai waktu. Keadaan ini justru akan merubah kita yang tanpa disengaja telah melahirkan berbagai interpretasi atas diri dan prilaku kita. Akibatnya kita akan lebih menghargai semua itu dengan waktu dan dengan adanya tuntutan tugas yang mesti dilakukan. Atribut-atribut budaya lokal seolah-olah terancam akibat budaya global seperti masuknya berbagai komoditas global. benda dan segala bentuk ragam unsur budaya. Kekuatannya justru terletak pada diri kita sendiri bahwa apa yang akan kita ambil dan maknai dari perubahan itu.ini adalah kewajiban yang harus diterima. pengaruh dan tindakan yang dipancarluaskan oleh berbagai media penyampai seperti TV dan media cetak lainnya. maksud utamanya adalah bukan dengan menolak kebudayaan global yang sedang mendunia. sepertinya melahirkan kontroversi dan 27 . dan seberapa mampukah kita menerjemahkannya ke dalam kebudayaan kita. Situasi dan kondisi dimana budaya lokal akan dipertaruhkan di tengah kancah kebudayaan global. Tantangan yang justru dihadapi adalah sampai seberapa jauh kita mampu memadukan perubahan dengan kebudayaan itu?Namun demikian. Apakah seorang Batak yang modern adalah orang yang tidak (lagi) menggunakan budaya Batak itu dalam kehidupannya sehari-hari? Apakah orang Batak akan dikenal sebagai orang yang tidak maju apabila atribut Habatahon masih menempel pada dirinya? Lantas bagaimana pula kebudayaan yang lahir akibat perpaduan dua unsur budaya suku yang berbeda akibat adanya kawin campur.

kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. kita dapat memaknai bahwa perubahan itu akan senantiasa terjadi dan tanpa kita sadari akan meresapi diri kita dan masuk ke dalam pola perilaku dan tindakan kita. bertahan dan lestari. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat. Kedepan. khusunya budaya dan kebudayaan. tetapi dilain pihak mampu merangkul dampak negatifnya. dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. mulai dari diri sendiri. diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. akan meningkatkan identitas. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan. yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya. kemandirian dan hal-hal semacam Itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. kebudayaan akan semakin mantap. 28 . Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang. semangat kebangsaan. Kita harus pandai-pandai menangkap pulang. keuletan. lingkungan. kepedulian berbudaya. Oleh karenanya. bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing. Sebahagian tidak menginginkan adanya perubahan dalam kelokalan budayanya dan tanpa disadari tindakan yang dilakukan telah merubah keaslian kebudayaan itu. Justru dengan begitu. mengembangkan tanggungjawab. Hanya dengan cara demikian. sampai pada tatanan nasional.paradigma yang berbeda dalam memandang budaya global itu. memungkinkan timbulnya paradoks. Dengan cara seperti itu kita dapat memahami hakikat yang tersurat maupun tersirat dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa secara tepat yaitu cerdas secara rasional. reaktualisasi terwujudnya budaya malu. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya. dan akan membahayakan Ketahanan Nasional.

emosional dan spiritual (suatu kemampuan dan kapasitas untuk menguasai Ilmu pengetahuan, teknologi dan berkarakter mulia). Bukan hanya cerdas semata-mata, tetapi juga berbudaya yaitu suatu kemampuan dan kapasitas untuk berjati diri dalam arti pengembangan nilai-nilai moral, kemanusiaan yang beradab, bermartabat dalam sikap dan tindakan kepada diri sendiri, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Bagaimanapun juga kita harus mengakui adanya pendapat bahwa dengan hadirnya globalisasi, sebagian masyarakat kita rentan dalam hal ketahanan budaya.Jika tidak disikapi dengan strategi kebudayaan yang jelas dan terarah, hal tersebut dapat mengkristal lalu mengancam kelangsungan nilai-nilai budaya bangsa dan budaya lokal.Ambillah contoh nyata, yaitu reog ponorogo yang kini diklaim oleh Malaysia.Ini semakin menunjukan bahwa masyarakat Indonesia lemah dalam ketahanan nasional. Dalam sadar, kita menjumpai semakin menipisnya komitmen kebangsaan dan persatuan nasional yang banyak diusung adalah komitmen semu untuk sejumlah kepentingan sesaat, setidaknya selama jangka waktu bergulirnya siklus kepemimpinan nasional lima tahunan. Kita banyak melihat sepertinya masyarakat di negeri ini mulai kehilangan jatidiri bangsa, sepertinya tidak bangga lagi menjadi orang Indonesia dikarenakan lunturnnya rasa cinta tanah air. Sejumlah realitas krisis mengindikasikan antara lain berkembangnya budaya feodalistis, etos kerja rendah, menipisnya kejujuran dan tidak saling percaya antar elit bangsa, dll.Semua itu berujung rendahnya produktivitas, tersendatnya komunikasi sosial dan politik, apatisme, menurunya etika dan moral, menuaitnya individualisme, hidup boros, berkembangnya konsumerisme dan semacamnya. Bangsa ini pada gilirannya terjebak kepada sikap saling curiga, saling menyalahkan, saling hantam dan sederet budaya munafik lainnya yang semakin menyurutkan ketahanan budaya bangsa.Lalu bagaimana harus mengembalikan ketahanan budaya bangsa atau budaya bangsa yang berjatidiri?

29

Ketahanan budaya bangsa, pada hakikatnya sejalan dengan ketahanan nasional dalam lingkup khusus, yaitu budaya dan kebudayaan nasional.Meskipun demikian, keadaan yang berbudaya dan berkepribadian hanya dapat berkembang di dalam suasana yang kondusif. Esensi ketahanan adalah kondisi dinamik untuk membangun keadaan yang kondusif menyangkut seluruh budaya kolektivitas, perilaku sosial, taat pada kemandirian, bertanggungjawab, komunikatif, dll, sehingga tahan terhadap segala macam tantangan bangsa dan meminimalisasi budaya individualltas.(House 2004, Hofstede 1980p.537). Perlu diyakini bahwa kemegahan budaya suatu bangsa akan mencerminkan tingkat kesejahteraan nasional, memiliki power distance yang tinggi baik fisik materi maupun mental kejiwaan. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang, bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing, memungkinkan timbulnya paradoks, yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya, dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya, akan meningkatkan identitas, kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional, dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. Kerangka acuan strategi pembangunan budaya dan kebudayaan bisa di stratifikasi dalam startegl utama dan pendukung.Kita juga perlu memetakan anatomi strategi tersebut melalui penegakan budaya bangsa dengan pendekatan desentralistik guna mengeliminasi terancamnya Identitas kebudayaan lokal dan nasional. Di antaranya yang utama adalah membangun kembali kerukunan nasional, melalui forum-forum rekonsilisasi nasional dialog nasional dll.Tujuannya adalah membangun saling pengertian, membangun nu-ranl kebersamaan, reaktualisasi nilai-nilai budaya guna menjamin kelangsungan masa depan bangsa.

30

Penguatan-penguatan kebudayaan lokal melalui segala usaha dan bentuk produksinya serta motif-motif hasil karya dan seni, harus dijamin pengembangannya dan kemandiriannya secara patent.Begitu pula dengan pembangunan sentra-sentra anotomi budaya menjadi sasaran antara yang perlu diwujudkan. Untuk mendukung semua itu. semangat kebangsaan, kepedulian berbudaya, kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat, mengembangkan tanggungjawab, reaktualisasi terwujudnya budaya malu, keuletan, kemandirian dan hal-hal semacam itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan, mulai dari diri sendiri, lingkungan, sampai pada tatanan nasional. Ini semuanya adalah komitmen dan tanggung jawab budaya.Kedepan, diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan, khusunya budaya dan kebudayaan. Hanya dengan cara demikian, bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan, saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. (Penulis adalah mantan Staf Ahli Lingkungan Sosial dan Budaya DepTrans . PPH 1992-2002; Pengurus Yayasan Jatidiri Bangsa) Dalam wacana kebudayaan dan sosial, sulit untuk mendefinisikan dan memberikan batasan terhadap budaya lokal atau kearifan lokal, mengingat ini akan terkait teks dan konteks, namun secara etimologi dan keilmuan, tampaknya para pakar sudah berupaya merumuskan sebuah definisi terhadap local culture atau local wisdom ini. Sebagai sebuah kajian, kemudian saya pun mempelajari dan mencoba mengaitkannya pada konteks yang ada.Definisi budaya lokal yang pertama saya ambil adalah berdasarkan visualisasi kebudayaan ditinjau dari sudut stuktur dan tingkatannya. Berikut adalah penjelasannya : 1. Superculture, adalah kebudayaan yang berlaku bagi seluruh masyarakat. Contoh: kebudayaan nasional;

31

namun counter-culture ini bertentangan dengan kebudayaan induknya. dimana menurutnya. Sedangkan kebudayaan umum lokal adalah tergantung pada aspek ruang.Hal ini berdasarkan sebuah skema sosial budaya yang ada di Indonesia dimana terdiri dari masyarakat yang bersifat manajemuk dalam stuktur sosial. 3. Jacobus Ranjabar (2006:150) mengatakan bahwa dilihat dari sifat majemuk masyarakat Indonesia. lebih khusus. Kebudayaan umum lokal 3. suku bangsa sendiri adalah suatu 32 . Kebudayaan nasional Dalam penjelasannya.Sedangkan kebudayaan nasional adalah akumulasi dari budayabudaya daerah. merupakan kebudyaan khusus dalam sebuah culture. Definisi Jakobus itu seirama dengan pandangan Koentjaraningrat (2000). misalnya berdasarkan golongan etnik. budaya (multikultural) maupun ekonomi. ketiga golongan tersebut adalah sebagai berikut: 1. Contoh : budaya gotong royong 4. profesi. Contoh : budaya individualisme. Culture. Kebudayaan suku bangsa (yang lebih dikenal secara umum di Indonesia dengan nama kebudayaan daerah) 2. Subculture. biasanya ini bisa dianalisis pada ruang perkotaan dimana hadir berbagai budaya lokal atau daerah yang dibawa oleh setiap pendatang. Dilihat dari stuktur dan tingkatannya budaya lokal berada pada tingat culture. Contoh : Budaya Sunda. namun kebudyaan ini tidaklah bertentangan dengan kebudayaan induknya. kebudayaan suku bangsa adalah sama dengan budaya lokal atau budaya daerah. Counter-culture. Koentjaraningrat memandang budaya lokal terkait dengan istilah suku bangsa.2. tingkatannya sama dengan sub-culture yaitu merupakan bagian turunan dari culture. wilayah atau daerah. maka harus diterima bahwa adanya tiga golongan kebudayaan yang masing-masing mempunyai coraknya sendiri. namun ada budaya dominan yang berkembang yaitu misalnya budaya lokal yang ada dikota atau tempat tersebut.

golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan ‟kesatuan kebudayaan‟. Dalam hal ini unsur bahasa adalah ciri khasnya. Pandangan yang menyatakan bahwa budaya lokal adalah merupakan bagian dari sebuah skema dari tingkatan budaya (hierakis bukan berdasarkan baik dan buruk), dikemukakan oleh antropolog terkemuka di Indonesia yang beretnis Sunda, Judistira K. Garna. Menurut Judistira (2008:141), kebudayaan lokal adalah melengkapi kebudayaan regional, dan kebudayaan regional adalah bagian-bagian yang hakiki dalam bentukan kebudayaan nasional. 3.4 Solusi Terhadap Ketahanan Nasional Berdasarkan rumusan pengertian ketahanan nasional dan ondisi kehidupan nasional Indonesia sesungguhnya ketahanan nasional merupakan gambaran dari kondisi sistem (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek pada saat tertentu. Tiap aspek didalam tata kehidupan nasional relatif berubah menurut waktu, ruang dan lingkungan terutama pada aspek-aspek dinamis sehingga interaksinya menciptakan kondisi umum yang amat sulit dipantau, karena sangat kompleks. Dalam rangka pemahaman dan pembinaan tata kehidupan nasional itu diperlukan penyederhanaan tertentu dari berbagai aspek kehidupan nasional dalam bentuk model yang merupakan hasil pemetaan dari keadaan nyata, melalui suatu kesepakatan dari hasil analisa mendalam yang dilandasi teori hubungan antara manusia dengan Tuhan, dengan manusia/masyarakat dan dengan lingkungan. Berdasarkan pemahaman tentang hubungan tersebut diperoleh gambaran bahwa konsepsi ketahanan nasional akan menyangkut hubungan antar aspek yang mendukung kehidupan yaitu : 1. aspek yang berkaitan dengan alamiah bersifat statis meliputi aspek geografi, kependudukan, dan sumber daya alam 2. aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis meliputi aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam. Ideologi adalah suatu sistem nilai yang merupakan kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. Dalam ideologi juga terkandung konsep dasar

33

tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa. Keampuhan suatu ideologi tergantung kepada rangkaian nilai yang dikandungnya yang dapat memenuhi serta menjamin segala aspirasi hidup dan kehidupan manusia baik sebagai perseorangan maupun sebagai anggota masyarakat. Secara teori suatu ideologi bersumber dari suatu aliran pikiran/falsafah dan merupakan pelaksanaan dari sistem falsafah itu sendiri. • Ideologi besar yang ada di dunia adalah : a. Liberalisme

Aliran pikiran perseorangan atau individualistik. Aliran pikiran ini mengajarkan bahwa negara adalah masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak semua orang (individu) dalam masyarakat itu (kontrak sosial). Menurut aliran ini, kepentingan harkat dan martabat manusia (individu) dijunjung tinggi sehingga masyarakat tiada lebih dari jumlah para anggotanya saja tanpa ikatan nilai tersendiri. Hak dan kebebasan orang seorang dibatasi hanya oleh hak yang sama yang dimiliki orang lain bukan oleh kepentingan mastarakat seluruhnya. Liberalisme bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir dan tdak dapat diganggu gugat oleh siapapun termasuk penguasa, terkecuali atas persetujuan yang bersangkutan. Faham ini mempunyai nilai-nilai dasar (intrinsik) yaitu kebebasan dan kepentingan pribadi yang menuntut kebebasan individu secara mutlak yaitu kebebasan mengejar kebahagiaan hidup ditengah-tangah kekayaan materiil yang melimpah dan dicapai dengan bebas. Faham ini juga selalu mengaitkan aliran pikirannya dengan hak asasi manusia yang menarik minat/daya tarik yang kuat untuk kalangan masyarakat tertentu. Aliran ini diajarkan oleh Thomas Hobbes, John Locke, Jean Jaques Rousseau, Herbert Spencer dan Harold J.Laski. b. Komunisme

Aliran pikiran teori golongan (class theory) yang diajarkan oleh Karl Marx, Engels, Lenin. Bermula merupakan kritikan Marx terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat pada awal revolusi industri. Aliran ini beranggapan bahwa negara adalah susunan golongan (kelas) untuk

34

menindas kelas lain. Kelas atau golongan ekonomi kuat menidas ekonomi lemah. Golongan borjuis menindas golongan proletar (kaum buruh). Oleh karena itu, Marx menganjurkan agar kaum buruh mengadakan revolusi politik untuk merebut kekuasaan negara dari kaum golongan kaya kapitalis dan borjuis agar kaum buruh dapat ganti berkuasa dan mengatur negara. Aliran ini erat hubungannya dengan aliran material dialiktis atau materialistik. Aliran ini juga menonjolkan adanya kelas/penggolongan, pertentangan amtar golongan, konflik dan jalan kekerasan/revolusi dan perebutan kekuasaan negara. Pikiran-pikiran Karl Marx tentang sosial, ekonomi, politik yang kemudian disistematisasikan oleh Frederick Engels ditambah dengan pikiran Lenin terutama dalam pengorganisasian, dan operasionalisasinya menjadi landasan dari paham komunisme. Sesuai dengan aliran pikiran yang melandasi komunisme maka dalam upaya merebut kekuasaan ataupun mempertahankan kekuasaannya maka komunisme akan : 1. menciptakan situasi konflik untuk mengadu golongan-golongan

tertentu serta menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan 2. ajaran komunisme adalah atheis dan didasarkan pada kebendaan

(materialistis) dan tidak percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa, bahkan agama dinyatakan sebagai racun bagi kehidupan masyarakat. 3. Masyarakat komunis bercorak internasional. Masyarakat yang

dicita-citakan komunis adalah masyarakat komunis dunia yang tidak dibatasi oleh kesadaran nasional. Hal ini tercermin dalam seruan Marx yang terkenal “kaum buruh di seluruh dunia bersatulah !”. Komunisme menghendaki masyarakat tanpa nasionalisme. 4. Masyarakat komunis yang dicita-citakan adalah masyarakat tanpa

kelas. Masyarakat tanpa kelas dianggap masyarakat yang dapat memberikan suasana hidup yang aman dan tenteram, tidak ada pertentangan, tidak adanya hak milik pribadi atas alat produksi dan hapusnya pembagian kerja. Perombakan masyarakat hanya dapat dilaksanakan melalui jalan revolusi. Setelah revolusi berhasil maka kaum proletar akan memegang

35

Dengan kata lain. Wujud ketahanan pertahanan dan keamanan tercermin dalam kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan dan keamanan yang dinamis. Pertahanan dan keamanan dilaksanakan dengan menyusun. mengerahkan dan mengerakkan seluruh potensi nasional termasuk kekuatan masyarakat di seluruh bidang kehidupan nasional secara terintegasi dan terkoordinasi. negara berdasarkan agama.tampuk pimpinan kekuasaan negara dan menjalankan pemerintahan secara ditaktur mutlak (diktator proletariat). serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara. c. Ketahanan pertahanan dan keamanan diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional didalam menghadapi ancaman. hambatan dan tantangan yang datang dari luar maupun dari dalam baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan identitas. mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya. integritas dan kelangsungan hidup bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Faham Agama Ideologi bersumber pada falsafah agama yang termuat dalam kitab suci agama. yang diadakan oleh pemerintah dan negara Indonesia dengan TNI dan Polri sebagai inti pelaksana. • Pengaruh Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia sebagai satu sistem pertahanan dan keamanan dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dalam bentuk lain negara melaksanakan hukum/ketentuan agama dalam kehidupan dunia. Negara membina kehidupan keagamaan umat dengan sifat spiritual religius. gangguan. adalah keuletan dan ketangguhan bangsa dalam mewujudkan 36 .

Bangsa Indonesia cinta damai dan ingin bersahabat dengan semua bangsa di dunia serta tidak menghendaki terjadinya sengketa bersenjata ataupun perang. Upaya itu dirumuskan dalam doktrin Petahanan dan Keamanan Negara Merupakan Upaya Nasional 37 . Walaupun cinta damai. perang adalah jalan terakhir yang terpaksa harus ditempuh untuk mempertahankan ideologi dan dasar negara Pancasila. Bagi bangsa Indonesia. b. militer dan kepolisian disusun dan dikerahkan secara terpimpin . Pandangan Bangsa Indonesia Tentang Perang dan Damai. Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. landasan konstitusionalnya adalah UUD 1945. Pertahanan dan keamanan adalah hak dan kewajiban bangsa untuk mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara. keutuhan bangsa dan wilayah. Hal itu berarti melibatkan seluruh potensi dan kekuatan nasional. untuk menjamin kelangsungan sistem keamanan nasional (dulu dikenal dengan sishankamrata) yang ditandai dengan : a. sosial budaya. politik. namun lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatannya. ekonomi. kemerdekaan dan kedaulatan negara Republik Indonesia serta keutuhan bangsa.kesiapsiagaan serta upaya bela negara. dan landasan visionalnya adalah wawasan nusantara. terintegrasi dan terkoordinasi. Landasan idiilnya adalah Pancasila. suatu perjuangan rakyat semesta. dalam mana seluruh potensi dan kekuatan ideologi. c. terpeliharanya keamanan nasional dan tercapainya tujuan nasional. bangsa Indonesia berhasrat dalam setiap penyelesaian pertikaian baik nasional mauoun internasional selalu mengutamakan cara-cara damai. Penyelenggaraan Pertahanan dan Keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karena itu. Terpadu. kerelaan berjuang dan berkorban dalam pengabdian kepada bangsa dan negara tanpa mengenal menyerah.

Di samping itu. Diorganisasikan kedalam satu wadah tunggal yang dinamakan TNI dan Polri. kekuatan hankam perlu antisipasif terhadap prediksi ancaman dari luar sejalan dengan pesatnya perkembangan iptek militer yang telah menghasilkan daya gempur yang tinggi dan jarak jangkau yang jauh. dimana hankam diarahkan kepada upaya pertahanan seluruh wilayah kedaulatan NKRI. Pendayagunaan potensi nasional dalam pengelolaan pertahanan dan keamanan nagara dilakukan secara optimal dan terkoordinasi untuk mewujudkan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan negara dalam keseimbangan dan keserasian antara kepentingan kesejahteraan dan keamanan. misi. d. Postur kekuatan hankam mencakup struktur kekuatan. Pertahanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari luarnegeri dan menjadi tanggung jawab TNI. Konsepsi pembangunan kekuatan hankam perlu mengacu kepada konsep wawasan nusantara. kerakyatan dan kewilayahan. Segenap Kekuatan dan Kemampuan Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta. dan politik. Keamanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari dalam negeri dan menjadi tanggung jawab Polri dengan kemungkinan TNI dilibatkan apabila eskalasi ancaman meningkat ke keadaan darurat. tingkat kemampuan dan gelar kekuatan. Kekeliruan dalam merumuskan hakekat 38 . Hakekat ancaman akan mempengaruhi kebijaksanaan dan strategi pembangunan kekuatan hankam. Untuk membangun postur kekuatan terdapat empat pendekatan yang digunakan yaitu ancaman. kewilayahan. Hal itu berarti bersifat total. Dalam konteks itu perlu ada pembagian tugas dan fungsi yang jelas antara masalah pertahanan dan masalah keamanan. e.yang disebut Doktrin Pertahanan dan Kemanan Negara Republik Indonesia. Pertahanan dan Keamanan Negara Republik Indonesia Diselenggarakan dengan Sistem Keamanan Nasional (sishankamrata).

Kedaulatan NKRI yang dua pertiga wilayahnya terdiri dari laut. menempatkan laut dan udara diatasnya sebagai mandala perang yang pertama kali akan terancam karena digunakan sebagai ”initial point” untuk memasuki kedaulatan Indonesia di darat. Pesatnya kemajuan iptek membawa implikasi meningkatnya kemampuan tempur termasuk daya hancur dan jarak jangkau. pembangunan postur kekuatan hankam secara proporsional dan seimbang antar unsur utama kekuatan pertahanan yaitu. justru ancaman yang dihasilkan dari aktivitasnya sangat membahayakan integritas bangsa dan NKRI. Oleh karena itu. Para pihak yang berkepentingan dengan Indonesia akan menggunakan wahana diplomasi dan membangun opini 39 . Di era globalisasi saat ini dan di masa mendatang tidak menutup kemungkinan akan mengundang campur tangan asing. Pergeseran ini seolah-olah tidak akan menimbulkan ancaman dari luar negeri yang serius. Situasi seperti ini kemungkinan besar dapat terjadi apabila unsur-unsur utama kekuatan hankam dan komponen bangsa yang lain tidak mampu mengatasi permasalahan dalam negeri. bahkan tidak akan mampu untuk melakukan perang konvensional. Namun bila dikaji secara mendalam. ancaman masa depan yang perlu diwaspadai adalah serangan langsung lewat udara dan laut oleh kekuatan asing yang memiliki kepentingan terhadap Indonesia. Ancaman dari luar senantiasa akan menggunakan media laut dan udara diatasnya karena kondisi geografi Indonesia sebagai negara kepulauan. Dengan demikian. penegakan hukum dan lingkungan hidup. di balik kepentingan nasional. Untuk itu ancaman yang paling realistik adalah adanya “link-up” antara kekuatan dalam negeri dengan luar negeri. TNI AD. Geopolitik yang berubah kearah geoekonomi mengandung implikasi semakin canggihnya upaya diplomasi guna mencapai tujuan politik dan ekonomi. TNI AL dan TNI AU serta unsur utama keamanan yaitu POLRI. dengan alasan menegakkan nilai-nilai HAM. demokrasi. Untuk itu perlu dipertimbangkan pula konstelasi geografi Indonesia dan kemajuan iptek.ancaman akan mengakibatkan postur kekuatan hankam yang kurang efektif dalam menghadapi berbagai gejolak dalam negeri.

Perlawanan bersenjata yang terdiri atas bala nyata yang merupakan kekuatan TNI yang selalu siap dan yang dibina sebagai 40 .untuk mencari dukungan internasional agar membenarkan tindakannya.mengisyaratkan bahwa pergeseran geopolitik kearah geoekonomi membawa perubahan besar dalam penerapan kebijaksanaan dan strategi negara di dunia didalam mewujudkan kepentingan nasional masing-masing. membina potensi dan kekuatan wilayah dalam semua aspek kehidupan nasional untuk meningkatkan ketahanan nasional. barangkali konsep ”standing armed forces” secara proporsional dan seimbang perlu dikembangkan dengan susunan kekuatan pertahanan keamanan negara (hankamneg) yang meliputi : a. terlebih saat dunia internasional sedang dalam situasi “unbalance of power” Perkembangan lingkungan strategis. Kedua. Serta kelima. di sisi lain kita dihadapkan kepada berbagai keterbatasan. Penerapan cara-cara baru telah meningkatkan eskalasi konflik regional dan konflik dalam negeri yang mendorong keterlibatan kekuatan super power didalamnya. Dalam rangka mewujudkan postur kekuatan hankam yang memiliki kemampuan daya bendung dan daya tangkal yang tinggi terhadap kemungkinan ancaman dari luar dibutuhkan anggaran yang sangat besar. melaksanakan upaya pertahanan darat. Keempat. kegiatan intel strategi dalam semua aspek kehidupan nasional. laut dan udara. Kemajuan iptek informasi sangat memungkinkan untuk melakukan itu. Ketiga : memelihara dan menegakkan keamanan dalam negeri dan secara berlanjut dalam semua aspek kehidupan nasional untuk. Menyikapi dinamika perkembangan seperti itu. memelihara stabilitas nasional dan ketahanan nasional secara menyeluruh dan berlanjut. kita perlu membangun postur kekuatan hankam yang memiliki profesionalisme yang tinggi untuk melaksanakan : pertama. Dengan mengacu kepada negara-negara lain yang membangun kekuatan hankam melalui pendekatan misi yaitu hanya untuk melindungi diri sendiri dan tidak untuk kepentingan invasi.

Pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan dimanfaatkan untuk menjamin perdamaian dan stabilitas keamanan yang diabdikan untuk kesinambungan Pembangunan Nasional dan kelangsungan hidup bangsa dan negara. perlindungan rakyat (Linra) keamanan rakyat (Kamra) dan perlindungan masyarakat (Linmas). haruslah diselenggarakan dengan mengandalkan pada kekuatan dan kemampuan sendiri. b. sarana dan prasarana serta perlindungan masyarakat terhadap bencana perang dan bencana lainnya. e. d. Pertahanan dan Keamanan harus dapat mewujudkan kesiapsiagaan serta upaya bela negara . Oleh karena itu. b. Bangsa Indonesia cinta damai. akan tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatannya. Komponen pendukung perlawanan bersenjata dan tidak bersenjata sesuai dengan bidang profesinya dengan pemanfaatan semua sumber daya nasional. kemampuan dan kekuatan melalui penyelenggaraan Siskamnas (Sishankarata) untuk menjamin kesinambungan Pembangunan Nasional dan kelangsungan hidup bangsa dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Ketahanan Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan a. Mempertahankan kemerdekaan bangsa dan mengamankan kedaulatan negara yang mencakup wilayah tanah air beserta segenap isinya merupakan suatu kehormatan demi martabat bangsa dan negara. Perlawanan tidak bersenjata yang terdiri atas rakyat terlatih (Ratih) dengan fungsi ketertiban umum (Tibum). yang berisi ketangguhan.kekuatan cadangan serta bala potensial yang terdiri atas Polri dan rakyat terlatih (Ratih) sebagai fungsi perlawanan rakyat (Wanra). c. Perlengkapan dan peralatan untuk mendukung pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan sedapat mungkin 41 . c. agar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan lahir dan bathin segenap lapisan masyarakat bangsa Indonesia. Potensi nasional dan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai harus dilindungi dari segala ancaman dan gangguan.

memerlukan dukungan manusia-manusia yang bermutu tinggi. TNI berpedoman pada Sapta Marga yang merupakan penjabaran Pancasila. Masyarakat secara terus menerus perlu ditingkatkan kesadaran dan ketaatanya kapada hukum. h. profesional. Polri berpedoman kepada Tri Brata dan Catur Prasetya dan dikembangkan sebagai kekuatan yang mampu melaksanakan penegakkan hukum. efisien dan modern bersama segenap kekuatan perlawanan bersenjata dalam wadah tunggal TNI disusun dalam Siskamnas (Sishankamrata) dengan strategi penangkalan. tanggap dan tangguh serta bertanggung jawab. Dengan demikian ketahanan pertahanan dan keamanan yang diinginkan adalah kondisi daya tangkal bangsa dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan dan keamanan negara yang dinamis. efektif. g. dalam keadaan damai TNI dikembangkan dengan kekuatan kecil. Sebagai kekuatan pertahanan. Pembangunan dan penggunaan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan haruslah diselenggarakan oleh manusiamanusia yang berbudi luhur. Sebagai kekuatan inti Kamtibnas. f. tentara pejuang dan tentara nasional. Kelangsungan hidup dan perkembangan hidup bangsa. iptek militer dalam negeri senantiasa harus ditingkatkan kemampuannya. menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) dan menghayati makna nilai dan hakikat perang dan damai. arif bijaksana. Oleh karena itu. pengadaan dari luar negeri dilakukan karena terpaksa dimana indutri dalam negeri masih terbatas kemampuannya. memelihara dan mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman. 42 . i. kerelaan berjuang dan berkorban demi kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan golongan dan pribadi.harus dihasilkan oleh industri dalam negeri. Sebagai tentara rakyat.

Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang berupa keuletan dan ketangguhan yang tidak mengenal menyerah yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala ancaman. 2. Apabila setiap warga negara Indonesia memiliki semangat perjuangan bangsa dan sadar serta peduli terhadap pengaruh yang timbul dalam bermasyarakat. sosial budaya dan pertahanan keamanan. ekonomi. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional. landasan konstitusional UUD 1945.• Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan ketahanan nasional yang mencakup aspek ideologi. berbangsa dan bernegara serta dapat mengeliminir pengaruh-pengaruh tersebut. yaitu : 1. Wujud ketahanan keamanan tercermin dalam kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan keamanan 43 . Untuk mewujudkan ketahanan nasional diperlukan suatu kebijakan umum dari pengambil kebijakan yang disebut Politik dan Strategi Nasional (Polstranas). berbangsa dan bernegara dalam wadah NKRI yang dilandasi oleh landasan idiil Pancasila. Hal itu tercermin akan adanya kesadaran bela negara dan cinta tanah air. politik. tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Utnuk mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional diperlukan kesadaran setiap warga negara Indonesia. Sadar dan peduli terhadap pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi. dan landasan visional Wawasan Nasional. karena bangsa Indonesia cinta damai akan tetapi lebih cinta kemerdekaan. sehingga ketahanan nasional adalah kondisi yang harus dimiliki dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat. politik. integritas. sosial budaya dan pertahanan keamanan. maka akan tercermin keberhasilan ketahanan nasional Indonesia. ekonomi. untuk menjamin identitas. sehingga setiap warga negara Indonesia baik secara individu maupun kelompok dapat mengeliminir pengaruh tersebut. gangguan.

TNI dapat dilibatkan untuk ikut menangani masalah keamanan apabila diminta atau Polri sudah tidak mampu lagi karena eskalasi ancaman yang meningkat ke keadaan darurat. AU. Postur kekuatan pertahanan keamanan mencakup: Struktur kekuatan Tingkat kemampuan Gelar kekuatanUntuk membangun postur kekuatan pertahanan keamanan melalui empat pendekatan: • Ancaman • Misi • Kewilayahan • Politik Pertahanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari luar dan menjadi tanggung jawab TNI. Kekuatan Pertahanan = AD. AL. Gejolak dalam negeri harus diwaspadai karena tidak menutup kemungkinan mengundang campur tangan asing (link up) dengan alasanalasan: • Menegakkan HAM • Demokrasi • Penegakan hukum • Lingkungan hidup 44 . Secara geografis ancaman dari luar akan menggunakan wilayah laut dan udara untuk memasuki wilayah Indonesia (initial point). Dan unsur utama Keamanan = Polri. mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman. Keamanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari dalam negeri dan menjadi tanggung jawab Polri.negara (Hankamneg) yang dinamis. Oleh karena itu pembangunan postur kekuatan pertahanan keamanan masa depan perlu diarahkan kepada pembangunan kekuatan pertahanan keamanan secara proporsional dan seimbang antara unsur-unsur utama.

akan tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatan.Pembangunan dan penggunaan kekuatan pertahanan keamanan diselenggarakan oleh manusia-manusia yang berbudi luhur.TNI sebagai tentara rakyat.Potensi nasional dan hasil-hasil pembangunan harus dilindungi.5 Cara Menjaga Ketahanan Nasional Cara untuk mempertahankan ketahanan nasional ditinjau dari geopolitik dan geostrategi dengan posisi geografis. Polri. 3.Mampu membuat perlengkapan dan peralatan pertahanan keamanan. arif. LINMAS Komponen pendukung = Sumber daya nasional sarana dan prasarana serta perlindungan masyarakat terhadap bencana perang. bijaksana. sumber daya alam kita harus memanfaatkan sebaik mungkin sumber daya alam yang ada diindonesia dengan cara kita mengelolahnya secara baik dan menjaganya dan kita tidak boleh merusak sumber daya alam kita sendiri.Mengingat keterbatasan yang ada. Ratih (rakyat terlatih) sebagai fungsi perlawanan rakyat.Indonesia adalah bangsa cinta damai. KAMRA. untuk mewujudkan postur kekuatan pertahanan keamanan kita mengacu pada negara-negara lain yang membangun kekuatan pertahanan keamanan melalui pendekatan misi yaitu = untuk melindungi diri sendiri dan tidak untuk kepentingan invasi (standing armed forces): Perlawanan bersenjata = TNI. Perlawanan tidak bersenjata = Ratih sebagai fungsi dari TIBUM.Polri sebagai kekuatan inti KAMTIBMAS berpedoman pada Tri Brata dan Catur Prasetya. menghayati nilai perang dan damai. Ciri – Ciri 45 . tentara pejuang berpedoman pada Sapta Marga.Pembangunan pertahanan keamanan ditujukan untuk menjamin perdamaian dan stabilitas keamanan. menghormati HAM.karena ancaman dari luar banyak sekali yang sewaktu-waktu bisa dengan mudah mengambil sumber daya alam yang ada di Indonesia. Ketahanan pada Aspek Pertahanan Keamanan dan mewujudkan kesiapsiagaan dan upaya bela negara melalui penyelenggaraan SISKAMNAS.

Wawasan nusantara juga merupakan sumber utama dan landasan yang kuat dalam menyelenggarakan kehidupan nasional sehingga wawasan nusantara dapat disebut sebagai wawasan nasional dan merupakan landasan ketahanan nasional. tetapi juga untuk menghadapi dan mengatasi tantangan. dan pertahanan keamanan. Di dasarkan pada metode astagrata. kesejahteraan dan keamanan merupakan nilai intrinsik yang ada pada sistem kehidupan nasional itu sendiri. kesejahteraan dan keamanan harus selalu berdampingan pada kondisi apapun. dan Wawasan Nusantara yang terdiri dari : • Asas Kesejahteraan dan Keamanan. Berpedoman pada wawasan nasional. seluruh aspek kehidupan nasional tercermin dalam sistematika astagarata yang terdiri atas 3 aspek alamiah (trigatra) yang meliputi geografi. ekonomi. baik secara langsung maupun tidak langsung. dan kependudukan dan lima aspek sosial (pancagatra) yang meliputi ideologi. Wawasan nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. Kesejahteraan dan keamanan dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan dan merupakan kebutuhan manusia yang mendasar dan esensial. kekayaan alam.html Asas – Asas Ketahanan Nasional dan Sifat Ketahanan Nasional Asas-Asas Ketahanan Nasional Asas Ketahanan Nasional Indonesia adalah tata laku berdasarkan nilai-nilai Pancasila. 46 .com/2010/05/arif-setiawan-102081792ea04ketahanan. Tidak hanya untuk pertahanan. hambatan. sosial budaya.blogspot. http://violarif. UUD 1945. politik. Kesejahteraan dan Keamanan merupakan asas dalam sistem kehidupan nasional tidak akan dapat berlangsung.Ketahanan Nasional Merupakan kondisi sebagai prasyarat utama bagi negara berkembang. ancaman. baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Difokuskan untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mengembangkan kehidupan. dan gangguan.

Dalam hal ini ketahanan nasional bukan berarti mengandung sikap isolasi atau nasionalisme sempit. yang mengandung 47 . dapat timbul berbagai dampak. berdasarkan nilai-nilai kemandirian yang proporsional untuk meningkatkan kualitas dan derajat bangsa yang ulet dan tangguh. yaitu : • Mandiri. berbangsa dan bernegara. yang bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan berperan serta mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri dan menerima kenyataan adanya interaksi dan ketergantungan dengan dunia internasional. kesamaan.• Asas Komprehensif Integral atau menyeluruh Terpadu. Asas Mawas Kedalam dan Mawas Keluar. 1. Sifat Ketahanan Nasional Ketahanan Nasional memiliki sifat yang terbentuk dari nilai –nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya. tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. Dalam asas ini diakui adanya perbedaan tersebut harus dikembangkan secara serasi dalam hubungan kemitraan agar tidak berkembang menjadi konflik yang bersifat saling menghancurkan. sifat. gotong royong. baik yang sifatnya positif maupun negatif untuk itu diperlukan sikap : Mawas ke Dalam. kebersamaan. dan kondisi kehidupan nasional. kearifan. Kehidupan nasional harus mampu mengembangkan kekuatan nasional untuk memberikan dampak keluar dalam bentuk daya tangkal dan daya tawas. Ketahanan Nasional percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri serta pada keuletan dan ketangguhan. serasi dan selaras dari seluruh aspek kehidupan bermasyarakat. • Asas Kekeluargaan. Asas kekeluargaan mengandung keadilan. yang bertujuan menumbuhkan hakikat. Sistem kehidupan nasional merupakan perpaduan segenap aspek kehidupan bangsa yang saling berinteraksi termasuk dengan lingkungannya. Dalam proses interaksi tersebut. menyeluruh dan terpadu (komprehensif integral) dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang. berbangsa dan bernegara. Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh. Mawas ke Luar. Interaksi dengan pihak lain diutamakan dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan.

Keberhasilan pembinaan Ketahanan Nasional yang berlanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa. Karena itu upaya peningkatan Ketahanan Nasional harus senantiasa diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya diarahkan untuk mencapai kondisi kehidupan nasional yang lebih baik. Kemandirian (independency) ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global (independency). Ketahanan Nasional tidak tetap. Adapun potensi yang mendukung tercapainya pembangunan di era globalisasi antara lain sebagai berikut : • Suasana Keterbukaan. baik dalam bentuk kemajuan IPTEK maupun berbagai pola hidup. namun dapat meningkat atau menurun tergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara serta kondisi lingkungan strategisnya.prinsip tidak mudah menyerah. Makin tinggi nilai kewibawaan nasional yang berarti makin tinggi pula tingkat daya tangkal yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia. Bangsa Indonesia tidak menutup diri dari segala sesuatu yang berasal dari luar. yang menjadi faktor yang diperhitungkan oleh pihak lain. Makin tinggi tingkat ketahanan nasional Indonesia. dan berbagai konsep hidup untuk 48 . integritas. dan kepribadian bangsa. yang sekarang memasuki Era Globalisasi. dengan tumpuan pada identitas. pola pikir. Kondisi itu merupakan potensi yang sangat mendukung kelancaran dan keberhasilan pembangunan Nasional. • Dinamis. tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik. • Wibawa. tetapi lebih mengutamakan sikap konsultatif. Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis. kerjasama. serta saling menghargai dengan mengandalkan kekuatan moral dan kepribadian bangsa Faktor Pendukung dan Penghambat Pencapaian Tujuan Pembangunan di Era Globalisasi Kita perlu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kondisi yang baik kepada kita bersama. • Konsultasi dan Kerjasama.

Hal itu akan menguntungkan bagi kemajuan hidup kita. • Sistem Mobilitas Sosial terbuka.suatu pembaharuan. Khususnya memasuki era globalisasi terdapat beberapa penghambat sebagai berikut : • Suasana Ketertutupan. meskipun mereka berasal dari kalangan rakyat jelata. 49 . berusaha meningkatkan kualitas dirinya yang akan sangat mendukung kemajuan bangsa Indonesia. Hal ini sejalan dengan ciri masyarakat modern. Namun hal itu tidak bertentangan dengan nilai luhur Pancasila. Meskipun sebagian besar masyarakat kita sudah terbuka. karena kebutuhan tenaga ahli atau terampil dapat terpenuhi dengan sendirinya. • Tingkat Pendidikan Masyarakat yang Semakin Maju. tidak harus mendatangkan dari luar negeri yang biayanya sangat mahal. Seseorang akan terdorong untuk bertanya dan mencipta apabila hasil karyanya di hargai oleh orang lain atau Pemerintah. ada juga sebagian yang masih bersifat tertutup. Penghargaan membuat seseorang menjadi lebih kreatif. Orang tidak perlu merasa khawatir untuk mencapai kemajuan. sehingga tidak selamanya kita harus mengimpor barang yang kita butuhkan dari luar negeri. Karya-karya dalam berbagai bidang. selain terdapat beberapa faktor pendukung dalam melaksanakan pembangunan. • Penghargaan Terhadap Hasil Karya Seseorang. Perlu di ketahui. Selain itu masyarakat yang berpendidikan akan mudah menerima pembaharuan. Kondisi itu akan mendorong seseorang untuk bekerja keras. Semakin banyak rakyat yang berpendidikan atau berkualitas akan sangat mendukung tercapainya proses lepas landas. Artinya setiap warga negara boleh mengubah status dan kedudukan sosialnya dari status rendah ke status yang lebih tinggi. Setiap orang tidak dihambat untuk meningkatkan derajat dan kualitas hidupnya. agama atau golongan minoritas. khususnya IPTEK akan lahir dalam bentuk penemuan baru. suku. Hal ini akan sangat menghambat kemajuan kita. Berdasarkan pasal 27 ayat (1) dan (2) UUD 1945 dapat disimpulkan bahwa negara kita menganut sistem mobilitas sosial terbuka.

yaitu mendapatkan sesuatu dengan mengandalkan orang lain yang dianggap mempunyai kekuasaan. baik secara langsung maupun tidak langsung membahayakan 50 . ancaman. yaitu mencapai sesuatu dengan berbagai cara tanpa mempedulikan cara tersebut dibenarkan atau tidak di benarkan oleh undang-undang. Etos kerja yang masih rendah Adanya korupsi. sepanjang tidak melanggar undang-undang yang berlaku. tanpa ada partisipasi dan kemauan untuk memajukan masyarakatnya akhirnya mereka menjadi masyarakat yang masa bodoh. kelebihan dan jabatan sehingga tidak mau berusaha karena merasa memiliki perisai buat yang dapat diharapkan setiap waktu. Salah satu ciri negara modern adalah rakyatnya bersifat mandiri dengan berbagai kreativitas untuk menciptakan sesuatu.• Budaya Ketergantungan Kepada Pemerintah. Sikap mental yang jelek yang memperlemah kita sebagai pelopor pembangunan harus ditinggalkan. sehingga membuat orang tidak teliti dan tidak sabar. sehingga sulit dibawa ke arah kemajuan. Rakyat yang bersifat pesimis akan selalu menyerahkan segalanya kepada pemerintah. Ketahanan Nasional yaitu kondisi dinamis suatu bangsa. Sikap mengandalkan orang lain. serta gangguan dari luar maupun dari dalam. Upaya Menjaga Ketahanan Nasional Di era globalisasi saat ini para pemuda Indonesia haruslah semakin mengerti apa itu ketahanan nasional serta sebagai penerus bangsa juga harus tahu cara menjaga ketahanan nasional. meliputi seluruh aspek kehidupan nasional yang terintegrasi. berisi keuletan. sebagai berikut : Sikap main potong kompas. Sikap menggampangkan dan melihat sesuatu dari segi kemudahannya saja. kolusi dan kebocoran keuangan negara. hambatan. • Berbagai Sikap mental yang Jelek. ketangguhan serta mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala tantangan.

pola tindak dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter . b. konsultasi dan kerjasama. Kedudukan dan Fungsi Ketahanan Nasional Kedudukan dan fungsi ketahanan nasional dapat dijelaskan sebagai berikut : a. Dalam diri seseorang harus ditanamkan sifat ketahanan nasional diantaranya mandiri. Pada hakikatnya merupakan arah dan pedoman dalam pelaksanaan pembangunman nasional disegala bidang dan sektor pembangunan secara terpadu. serta Asas Kekeluargaan.regional (wilayah). Satu alasan adalah bahwa bila penyimpangan terjadi. 51 . Ketahanan nasional juga berfungsi sebagai pola dasar pembangunan nasional. wawasan nusantara dan ketahanan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual.sektoral maupun multi disiplin. dinamis. kelangsungan hidup bangsa dan negara . Dalam ketahanan nasional kita punya Asas Ketahanan Nasional diantaranya yaitu Asas Kesejahteraan dan Keamanan. Ini semua merupakan modal awal untuk menjaga ketahanan nasional. pola sikap. Asas Komprehensif Integral atau Menyeluruh Terpadu. yang dilaksanakan sesuai dengan rancangan program. yang bahkan berpotensi dalam cita-cita nasional. yang didasari oleh Pancasil sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstisional dalam paradigma pembangunan nasional. Asas Mawas ke Dalam. serta perjuangan mengejar tujuan nasionalnya. identitas. tenaga dan sarana. inter . Kedudukan Ketahanan nasional merupakan suatu ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia serta merupakan cara terbaik yang perlu di implementasikan secara berlanjut dalam rangka membina kondisi kehidupan nasional yang ingin diwujudkan. Fungsi Ketahanan nasional nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir. Konsep doktriner ini perlu supaya tidak ada cara berfikir yang terkotakkotak (sektoral).integrasi. Mawas ke Luar. wibawa. maka akan timbul pemborosan waktu.

integrasi dan kelangsungan hidup bangsa dan negar serta perjuangan mencapai tujuan nasional dapat dijelaskan seperti dibawah ini : 1. Hambatan dan gangguan 52 . untuk menjamin identitas.Ketahanan Nasional dan Konsepsi Ketahanan Nasional Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa yang meliputi segenap kehidupan nasional yang terintegrasi. sejarah. Keuletan Adalah usaha secara giat dengan kemampuan yang keras dalam menggunakan kemampuan tersebut diatas untuk mencapai tujuan. 5. ancaman. baik yang datang dari dalam maupun dari luar. pemerintahan. Ancaman Yang dimaksud disini adalah hal/usaha yang bersifat mengubah atau merombak kebijaksanaan dan usaha ini dilakukan secara konseptual. Negara dilihat dalam pengertian sebagai suatu organisasi masyarakat yang dibatasi oleh wilayah dengan penduduk. kuat menderita atau dapat menanggulangi beban yang dipikulnya. dan tujuan nasional serta dengan peran internasionalnya. Identitas Yaitu ciri khas suatu bangsa atau negara dilihat secara keseluruhan. 4. Integritas Yaitu kesatuan menyeluruh dalam kehidupan nasional suatu bangsa baik unsur sosial maupun alamiah. 6. 2. berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. Ketangguhan Adalah kekuatan yang menyebabkan seseorang atau sesuatu dapat bertahan. kriminal dan politis. 3. baik bersifat potensional maupun fungsional. hambatan dan gangguan.

a. serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan terpadu berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 dan wawasan nusantara dengan kata lain konsepsi ketahanan nasional merupakan pedoman untuk meningkatkan keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan. Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebesar-besarnya kemakmuran yang adil dan merata. Sedangkan keamanan adalah kemampuan bangsa melindungi nilai-nilai nasional terhadap ancaman dari luar maupun dari dalam. hambatan dan gangguan yang egara dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan perekonomian bangsa dan egara berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. ancaman.Adalah hal atau usaha yang berasal dari luar dan dari diri sendiri yang bersifat dan bertujuan melemahkan atau menghalangi secara tidak konsepsional. Aspek Ekonomi Ketahanan Ekonomi diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan perekonomian bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. b. 1. rohaniah dan jasmaniah. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung 53 . Aspek Sosial Budaya Ketahanan sosial budaya diartikan sebagai kondisi dinamis budaya Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. ancaman. Konsepsi Ketahanan Nasional Konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang.

dan kemampuan dalam mengembangkan. ancaman. e. menghadapi dan mengatasi segala tantangan dan hambatan yang datang dari luar maupun dari dalam yang secara langsung maupun tidak langsung membahayakan identitas. c. Aspek Ekonomi Pencapaian tingkat ketahanan ekonomi memerlukan pembinaan sebagai berikut: • Sistem ekonomi Indonesia diarahkan untuk dapat mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan merata di seluruh wilayah Nusantara melalui eknomi kerakyatan 54 . Aspek Pertahanan dan Keamanan Ketahanan pertahanan dan keamanan diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia mengandung keuletan. Aspek Ideologi Dapat diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan ideologi bangsa Indonesia. 2. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan kehidupan politik bangsa dan negara Republik Indonesia berdasar Pancasila dan UUD 1945. integritas. Ketahanan ini diartikan mengandung keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. Aspek Politik Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan politik bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. ketangguhan. d. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan ideologi bangsa dan negara Indonesia. ancaman. Mewujudkan Keberhasilan Ketahanan Nasional a. dan kelangsungan hidup bangsa dan negara Kesatuan Republik Indonesia.maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan sosial budaya.

rukun. Aspek Pertahanan dan Keamanan Untuk mewujudkan keberhasilan Ketahanan Nasional setiap warga negara Indonesia perlu: • Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mampu mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala tantangan. dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas. dan monopoli ekonomi kekeluargaan memperhatikan keseimbangan dan keserasian pembangunan antarwilayah dan antar sektor. ekonomi. sosial budaya dan pertahanan keamanan. etatisme. Aspek Sosial Budaya Untuk mewujudkan keberhasilan ketahanan sosial budaya warga negara Indonesia perlu: • Kehidupan sosial budaya bangsa dan masyarkat Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. maju. ancaman. dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras. hambatan. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta pencapaian tujuan nasional. cinta tanah air. b. politik. d. bersatu. c.• • • Ekonomi kerakyatan harus menghindari sistem free fight Pembangunan ekonomi merupakan usaha bersama atas asas Pemerataan pembangunan dan pemanfaatan hasilnya dengan liberalism. Aspek Ilmu Pengetahuan Untuk mecapai percepatan kemandirian dan kesejahteraan berbasis dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi ( Iptek ) 55 . serasi dan seimbang serta mampu menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan nasional. • Sadar dan peduli akan pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi. integritas.

dan ekonomi Perbaikan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan Mewujudkan tumbuhnya masyarakat yang berbudaya iptek Aspek Ideologi Upaya memperkuat Ketahanan Ideologi memerulkan memerlukan langkah pembinaan berikut: • • • • Pengamalan pancasila secara obyektif dan subyektif Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan negara Pendidikan moral Pancasila Sesanti Bhineka Tunggal Ika dan konsep Wawasan Nusantara Republik Indonesia bersumber dari Pancasila f. d. Aspek Politik Upaya mewujudkan ketahan pada aspek politik: 1. b. pelatihan dan penyuluhan 56 . • • • Politik Luar Negeri Hubungan luar negeri ditujukan untuk meningkatkan kerjasama Politik luar negeri terus dikembangkan menurut prioritas dalam interansional di berbagai bidang rangka meningkatkan persahabatan dan kerjasama antarnegara Peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu dilaksanakan dengan pembenahan sistem pendidikan. Sistem pendidikan Sisten inovasi Infrastruktur masyarakat informasi Kerangka kelembagaan. • • e. • • pendapat • Terjalin komunikasi politik timbal balik antara pemerintah dan Politik Dalam Negeri Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum Mekanisme politik yang memungkinakan adanya perbedaan masyarakat 2. yaitu: a.• Dilakukan lewat penguatan empat pilar knowledge based economy ( KBE ). peraturan perundangan. c.

dinamis. unggul. Sebagai agent of change. Maju tidaknya suatu bangsa bisa dilihat dari pemudanya sehingga pemuda mempunyai tuntutan supaya berkualitas dan cerdas. Jumlah pemuda yang mencapai 80 juta orang merupakan potensi yang sangat besar. membuat sebagian menyukai proses instant tanpa memperdulikan pembelajaran yang didapatkan dari suatu peristiwa hidup. mandiri. bimbingan. kesempatan. ribuan pemuda terlena dalam kemudahan. tangguh. Peran pemuda dalam ketahanan nasional ini sangat penting. justru pemerintah harusnya mendukung dan memfasilitasi para pemuda yang ingin menjadi pejuang bangsa. Dalam lingkup yang lebih kecil. maju.• nasional Perjuangan bangsa Indonesia yangf menyakut kepentingan Pada jaman sekarang pemuda merupakan generasi harapan bangsa. Politik sangat mempengaruhi berjalannya kebijakan-kebijakan publik. Salah satu hal pokok yang terkait dengan hal itu adalah tentang pandangan politik. pelatihan dan panduan sehingga mempunyai kesempatan untuk tumbuh sehat. Pemuda sebagai bagian dari potensi pembangunan harus berdaya agar mampu berkiprah dalam menghadapi tantangan global. bagaimana supaya para pemuda menjadi penggerak perubahan ke arah yang lebih baik bagi sesama pemuda lainnya. Keberdayaan pemuda sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya pemuda dilakukan melalui dorongan. Banyak hal bisa dilakukan sebagai wujud kontribusi. berjiwa wirausaha. mahasiswa atau pemuda harus mengambil peran dalam memajukan bangsa dan meningkatkan ketahanan nasional. Harapan akan bangkitnya bangsa Indonesia akan mulai terbuka lebar jika para pemudanya mau bergerak serentak membangun bangsa tanpa ada tekanan dan ancaman dari pemerintah. pendidikan. Perkembangan zaman telah sama-sama kita saksikan. Semakin banyaknya pemuda yang berkualitas dan cerdas akan menjadi investasi besar bagi perkembangan dan kemajuan bangsa. 57 .

Bidang-bidang yang berhubungan dengan ketahanan nasional seperti pertahanan dan keamanan. Di era globalisasi dewasa ini negara Indonesia banyak sekali memiliki tantangan untuk tetap menjaga ketahanan nasional. politik. pemerintah seharusnya mengawasi pasokan bawang merah dan bawang putih di tiap daerah sehingga tidak menimbulkan hal yang merugikan banyak pihak tersebut. sosial budaya. hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Saat ini beberapa komoditi pangan sangat sulit untuk didapatkan. Sebagai contoh tantangan terhadap ketahanan nasional di bidang pangan dan cara menjaganya. 58 . kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritasm identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. pangan. berbangsa. Oleh sebab itu. yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan. Hal ini dapat mempersulit negara untuk menjaga ketahanan nasional di bidang pangan yang disebabkan oleh segelintir oknum yang memainkan harga sehingga merugikan konsumen. ideologi dan lain-lain. Ketika harga mulai tinggi pada oknum pedagang mulai menjual bawang merah dan bawang putih yang sudah mereka simpan kepada para komsumennya. misalnya saja momoditi bawang merah dan bawang putih diakibatkan oleh kurangnya pengawasan pemerintah terhadap distribusi komoditas bawang merah dan bawang putih dimanfaatkan oleh oknum pedagang untuk mengambil keuntungan yang tinggi dengan cara menimbun stok bawang merah dan bawang putih. dan bernegar Upaya untuk Menjaga Ketahanan Nasional Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamika.berdaya saing. dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. demokratis.

Ketahanan politik dinilai mampu mencegah terjadinya disintegrasi bangsa. Ia menyatakan bangsa ini hendaknya melakukan evaluasi diri saat momentum 10 tahun era keterbukaan. Pasalnya. Zuhro menyatakan. 59 . Muladi beranggapan. Ini masi kurang terpotret oleh pemerintah pusat. dan kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mewujudkan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. "Ketahanan politik merupakan salah satu aspek yang penting dalam ketahanan nsional yang tidak akan lepas dari kondisi ketahanan faktual dan sosial. R Siti Zuhro. ketahanan politik berkaitan erat dengan kepemimpinan nasional dan sistem demokrasi suatu bangsa. Zuhro menegaskan. Nasib wilayah di perbatasan dan pulau-pulau terluar masih sangat memprihatinkan. Zuhro mempertanyakan apakah bangsa ini benar-benar telah membangun ketahanan politiknya. Bidang politik juga penting bagi ketahanan nasional suatu negara. UU Pemilu. Pasalnya. aroma menyengat separatisme masih tercium di beberapa wilayah. Hal yang sama juga disampaikan oleh Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Termasuk didalamnya UU Otonomi daerah yang pada pelaksanaannya dinilai tidak dijalankan secara konsisten. Oleh karenanya. dan UU Pilpres yang digodok oleh anggota dewan. ketangguhan sistem politik dan kemampuan mengembangkan kekuatan nasional".Ketahanan lain yaitu ketahanan di bidang politik. Kualitas elit politik yang memadai dan pelaksanaan sistem demokrasi melalui pemilihan umum (Pemilu) yang jujur dan adil dinilai mampu meminimalisir munculnya gerakan separatisme.Hal tersebut mampu menjamin kukuhnya identitas. Direktur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas). integritas. kondisi ketahanan politik tidak terlepas dari pembangunan sistem demokrasi dan perubahan paket undang-undang seperti UU Susduk. Bahkan melihat kondisi Indonesia saat ini.

Memahami serta mempedomani secara baik ajaran yang terkandung di dalam konsepsi Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia akan menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan dari setiap warga bangsa tentang 60 . Kiki Syahnakri menghimbau. berbangsa. Apabila proses demokrasi dinilai tidak sesuai dengan roh konstitusi dan arah kebangsaan maka.1.Wawasan Kebangsaan adalah cara pandang mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dan sikap bangsa Indonesia diri dan lingkungannya. BAB IV WAWASAN KEBANGSAAN INDONESIA 4. Akan tetapi situasi dan suasana lingkungan yang terus berubah sejalan dengan proses perkembangan kehidupan bangsa dari waktu ke waktu. dan bernegara. Sebagai perwujudan dari rasa dan semangat kebangsaan yang melahirkan bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia untuk melakukan reorientasi terhadap tata cara berdemokrasi. dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat. jadi kata wawasan dapat diartikan cara pandang atau cara melihat. Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia adalah merupakan sebuah pedoman yang masih bersifat filosofia normatif.perlu dilakukan revisi atau koreksi sistematik terhadap proses demokratisasi".Kegagalan ini tidak terlepas dari kegagalan pemerintah pusat dalam membuat desain daerah yang adil dan merata". Letjen TNI Purnawirawan. Pengertian wawasan kebangsaan indonesia Istilah Wawasan Kebangsaan terdiri dari dua suku kata yaitu “Wawasan” dan “Kebangsaan” dan kata wawasan itu sendiri berasal dari bahasa Jawa yaitu mawas yang artinya melihat atau memandang. Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia harus senantiasa dapat menyesuaikan diri dengan perkembagan dan berbagai bentuk implementasinya.

dan aspek intelektual karena konsep wawasan kebangsaan menghendaki pengetahuan yang memadai guna mentuntaskan tantangan yang dihadapi bangsa saat ini dan masa mendatang serta potensi yang dimiliki bangsa (Suhady. 2006: 19). Kebangsaan berasal dari kata bangsa yang mengandung arti ciri-ciri yang menandai golongan bangsa tertentu dan mengandung arti kesadaran diri sebagai warga dari suatu Negara (Kamus Besar Bahasa Indonesia: 1989 dalam Suhady 2006). dalam Suhady (2006: 18-19). Kebangsaan adalah tindak tanduk kesadaran dan sikap yang memandang diri sebagai suatu kelompok bangsa yang sama dengan keterikatan sosio-kultural yang disepakati bersama (Parangtopo: 1993 dalam Suhady 2006). ekonomi dan pertahanan keamanan. kelemahan dan keamanan bangsa sebagai titik tolak dalam berfalsafah berencana dan bertindak (Suhady. Hal ini berarti suasana kondisi yang mendorong perkembangan setiap individu sehingga terwujud ketahanan pribadi dapat menciptakan suatu ketahanan nasional Indonesia. kesejahteraan. Guna penerapan konsep wawasan kebangsaan perlu dipahami 2 aspek yaitu aspek moral karena konsep wawasan kebangsaan mensyaratkan adanya perjanjian diri/ komitmen pada seseorang/ masyarakat untuk turut bekerja bagi kelanjutan eksistensi bangsa dan bagi peningkatan kualitas hidup bangsa. Jadi wawasan kebangsaan adalah suatu wawasan yang mementingkan kesepakatan. Wawasan Kebangsaan sangat identik denga Wawasan Nusantara yaitu wawasan/konsepsi cara pandang bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan nasional yang mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik. serta identik pula dengan Wawasan sosial sebagai kemampuan untuk memahami cara-cara penyesuaian diri atau penempatan diri di lingkungan sosial. 2006). 2006). sosial budaya.posisi dan peran masing-masing ditengah-tengah masyarakat yang serba majemuk. 61 . Para ahli juga mengemukakan tentang pengertian wawasan kebangsaan salah satunya Suhady yang menyatakan bahwa Wawasan adalah kemampuan untuk memahami cara memandang sesuatu konsep tertentu yang direfleksikan dalam perilaku tertentu sesuai dengan konsep atau pokok pikiran yang terkandung di dalamnya (Suhadi.

jumlah penduduk yang banyak. Wawasan kebangsaan meliputi mawas ke dalam dan mawas ke luar. yaitu memandang terhadap lingkungan sekitar Negara-negara tetangga dan dunia 62 . tanpa harus kehilangan akar budaya dan nilai-nilai dasar Pancasila yang telah kita miliki. sosio-budaya. Setiap bangsa di dunia memiliki cara pandang terhadap kebangsaan dan tanah airnya masing-masing. ekonomi dan politik serta pertahanan keamanan dalam dalam mencapai cita-cita dan menjamin kepentingan nasional.Wawasan kebangsaan juga dapat diartikan sebagai sudut pandang/ cara memandang yang mengandung kemampuan seseorang atau kelompok orang untuk memahami keberadaan jati diri sebagai suatu bangsa dalam memandang dirinya dan bertingkah laku sesuai falsafah hidup bangsa dalm lingkungan internal dan lingkungan eksternal. memiliki rasa kebersamaan sebagai bangsa untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. keanekaragaman budaya dan lain-lain. Wawasan Kebangsaan pada hekekatnya merupakan suatu pandangan atau cara pandang yang mencerminkan sikap dan kepribadian bangsa Indonesia yang memiliki rasa cinta tanah air. Mawas ke luar. sejarah.Wawasan kebangsaan mengandung komitmen dan semangat persatuan untuk menjamin keberadaan dan peningkatan kualitas kehidupan bangsa dan menghendaki pengetahuan yang memadai tentang tantangan masa kini dan masa mendatang serta berbagai potensi bangsa. Wawasan kebangsaan menentukan bangsa menempatkan diri dalam tatanan berhubungan dengan sesama bangsa dan dalam pergaulan dengan bangsabangsa lain di dunia internasional. Mawas ke dalam artinya memandang kepada diri bangsa Indonesia sendiri yang memiliki wilayah tanah air yang luas. harus diletakan dalam satu pandangan yang mendasarkan pada kepentingan bersama sebagai bangsa. Berdasarkan nilai-nilai tersebut bangsa Indonesia memiliki cara pandang untuk melangkah ke depan dalam mencapai tujuan nasional. Bangsa Indonesia memiliki wawasan kebangsaanya sendiri yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. menjunjung tinggi kesatuan dan persatuan. Wawasan menentukan cara bangsa mendayagunakan kondisi geografis Negara. dan cara pandang terhadap kebangsaannya itu kemudian disebut sebagai wawasan kebangsaan. di tengah persaingan dunia yang globalistik.

4. Wawasan kebangsaan bertujuan menghidupkan kembali semangat kebangsaan.internasional. Bangsa Indonesia harus memiliki integritas dan kredibilitas yang kuat dalam memainkan perannya di dunia internasional sebagai bangsa yang berdaulat dan bermartabat. kedamaian dan budi luhur serta martabat manusia di seluruh dunia. serta kepentingan kawasan untuk menyelenggarakan dan membina kesejahteraan. serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan 63 . mendorong terwujudnya hidup yang harmonis. Tujuan ke dalam adalah mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial". demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri. Makna Wawasan Kebangsaan Wawasan kebangsaan Indonesia mengamatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan. Karena wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif. 4.2. maka dapat disimpulkan bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional. kesatuan. mencerdaskan kehidupan bangsa. Secara singkat wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa tentang diri dan lingkungannya berdasarkan cita-cita dan tujuan nasionalnya. wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum. dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah "untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum. Tujuan nasional itu dapat dilihat dalam Pembukaan UUD 1945. menjaga keutuhan bangsa serta mendorong pencapaian cita-cita tujuan nasional.3. atau dengan kata lain wawasan kebangsaan merupakan pokok-pokok pikiran tentang cita-cita dan tujuan nasional suatu bangsa. Tujuan wawasan kebangsaan indonesia Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan.

yang mengandung nilai-nilai dasar yang akhirnya dijadikan pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku yang bermuara pada terbentuknya karakter bangsa. tetapi tanpa kepicikan jiwa. cinta kepada Tanah Air dan Bangsa. Mencermati makna Wawasan Kebangsaan tersebut. Cinta Tanah Air dan Bangsa selalu sekaligus diarahkan pada kepentingan seluruh umat manusia yang saling berhubungan dengan berbagai jaringan antara ras.Untuk dapat memahami hakekat Wawasan Kebangsaan Indonesia perlu kiranya dipahami jati diri bangsa kita dan untuk itu perlu pula dipahami pandangan dan falsafah hidup yang dianut oleh bangsa Indonesia. wawasan dalam penyelenggaraan pembangunan. Misi yang diamanatkan ialah agar para warga negara Indonesia membina dengan jiwa besar dengan setia terhadap Tanah Air. antar bangsa dan antar negara. Sebaliknya keanekaan dan kemajemukan tidak boleh menjadi pemecah belah namun menjadi kekuatan yang memperkaya persatuan. maka asas pembangunan. Untuk dapat memahami bagaimana wawasan kebangsaan bagi bangsa Indonesia.negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. demokrasi dan kesetiakawanan sosial. dapatlah dikemukaan bahwa Wawasan Kebangsaan Indonesia pada hakekatnya dilandasi oleh Pancasila sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa kita. perlu dipahami secara mendalam falsafah Pancasila. 64 . Persatuan tidak boleh mematikan keanekaan dan kemajemukan.Kalau kita teliti secara mendalam. Dengan Wawasan Kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila. Sehubungan dengan itu hendaknya dipupuk penghargaan terhadap martabat manusia. serta kaidah penuntun bagi penentuan kebijaksanaan pembangunan nasional tidak lain adalah penjabaran dari Pancasila. Wawasan Kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang picik. Wawasan Kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan. Diharapkan manusia Indonesia sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa. bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menyelenggarakan misinya di tengah-tengah tata kehidupan di dunia.

dalam arti : a) Bahwa kedaulatan nasional dengan segala kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah. sejarah dan kondisi sosial budaya untuk mengejawantahkan segala dorongan dan rangsangan di dalam usaha mencapai perwujudan aspirasi bangsa dan tujuan nasional. Wawasan Nusantara adalah pandangan yang menyatakan bahwa negara Indonesia merupakan suatu satu kesatuan dipandang dari segala aspeknya. c) Bahwa secara psikologis. maka wawasan kebangsaan Indonesia tidak hanya bersifat “inward looking” dan mengisolasi diri. 65 . Dengan letak geostrategik Nusantara di posisi silang hubungan antar bangsa. Sudah sejak dulu kala bangsa Indonesia menikmati dan menghayati arti hidup berdampingan secara damai dengan bangsa lain. sebangsa dan setanah air serta memiliki suatu tekad bulat dalam mencapai perwujudan cita-cita bangsa. ruang hidup dan kesatuan matra seluruh bangsa serta merupakan modal dan milik bersama bangsa Indonesia. Laut bagi bangsa Indonesia bukan menjadi pemisah tetapi justru keluar sebagai wahana dalam berhubungan dengan bangsa lain. b) Bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku dan berbicara dalam berbagai bahasa daerah. senasib sepenanggungan. Wawasan Nusantara adalah pandangan hidup bangsa Indonesia dalam mendayagunakan konstelasi Indonesia.Bangsa Indonesia adalah bangsa yang terbuka dan suka berkoeksistensi dengan bangsa lain. sedangkan ke dalam merupakan unsur pemersatu. Wawasan Nusantara yang mengemuka di tengah-tengah silang pendapat antara federalisme dan unitarisme di masa setelah lahirnya Indonesia Serikat. Dalam wawasan Nusantara dinyatakan bahwa wilayah laut adalah bagian dari wilayah negara kepulauan yang kemudian diakui dunia sebagai “Archipelagic Principle”. meyakini dan menganut berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan suatu kesatuan bangsa yang utuh di dalam arti seluas-luasnya. bangsa Indonesia merasa satu. yang mencakup : 1) Kesatuan Politik. esensinya dapat dikatakan implementasi dari wawasan kebangsaan yang dijiwai semangat bangsa bahari.

b) Bahwa tingkat perkembangan ekonomi harus sesuai dan seimbang di seluruh daerah. b) Bahwa budaya Indonesia pada hakekatnya adalah satu. dalam arti: a) Bahwa masyarakat Indonesia adalah satu perikehidupan bangsa yang harus merupakan kehidupan yang serasi dengan tingkat perkembangan masyarakat yang sama. dalam arti : a) Bahwa kekayaan yang terdapat dan terkandung di dalam wilayah nusantara beserta kawasan yuridisnya. membimbing dan mengarahkan bangsa menuju tujuannya. tanpa meninggalkan ciri-ciri khas yang dimiliki oleh tiap-tiap daerah dalam pengembangan kehidupan ekonominya. yang dilandasi. e) Bahwa seluruh kepulauan Nusantara merupakan satu kesatuan wilayah hukum nasional yang mengabdi kepada kepentingan nasional.d) Bahwa Pancasila adalah satu-satunya falsafah serta ideologi bangsa dan negara. b) Bahwa tiap-tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama di dalam kerangka menunaikan tanggung jawab masing-masing dalam usaha pembelaan negara. Realisasi penghayatan dan pengisian Wawasan Nusantara pada satu pihak menjamin keutuhan wilayah nasional dan melindungi sumber-sumber kekayaan 66 . baik potensial maupun efektif adalah modal dan milik bersama bangsa dan bahwa keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah tanah air. 2) Kesatuan sosial Budaya. sedangkan terdapatnya berbagai corak ragam budaya menggambarkan kekayaan khazanah budaya bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan budaya nasional secara keseluruhan yang dinikmati hasilnya oleh seluruh bangsa. 4) Kesatuan Pertahanan Keamanan Negara. 3) Kesatuan Ekonomi. dalam arti : a) Bahwa ancaman terhadap sesuatu pulau atau daerah pada hakekatnya merupakan ancaman seluruh bangsa dan negara. seimbang dan merata serta keselarasan hidup sesuai dengan kemajuan bangsa.

Demikian pula mengenai implementasi kesatuan dan persatuan. sedangkan pada lain pihak menunjukkan wibawa kedaulatan negara Republik Indonesia. Desentralisasi pemerintahan dan pembangunan dalam rangka pengembangan otonomi daerah mutlak dilakukan. merongrong wibawa pemerintah pusat dan mencegah timbulnya pertentangan antara pemerintah pusat dengan daerah. Demikian pula kesatuan budaya tidak boleh diabaikan. Artinya pembangunan bukan wilayah darat saja dan di pulau utama saja secara terpisah-pisah. Dengan demikian kesatuan politik yang kini telah dicapai akan diikuti dengan kesatuan ekonomi hasil pembangunan yang akan datang. maka prasyarat 67 . Kebijakan desentralisasi yang dirumuskan berdasarkan wawasan kebangsaan Indonesia. Hanya dengan bangkitnya kembali jiwa bahari wilayah laut antar pulau dimiliki oleh bangsa Indonesia. Menuju ke sama semua pemikir. perlu menjadi fokus dalam mengembangkan pembangunan masa yang akan datang. Kejayaan bangsa Indonesia akan dapat diraih kembali dengan menghidupkan kembali jiwa baharinya berlandaskan wawasan Nusantara. Wawasan kebangsaan Indonesia adalah wawasan yang terbuka dan bukan wawasan yang dilandasi paham kebangsaan yang sempit. harus mencegah desintegrasi negara kesatuan.alam beserta pengelolaannya.Dalam upaya ke arah itu. Perlu dicegah timbulnya krisis kewibawaan pemerintah Pusat. Daerah harus tumbuh dan berkembang secara mandiri dengan daya saing yang sehat antar daerah tanpa mengabaikan terwujudnya kesatuan ekonomi. pemimpin dan perencana serta pelaksana pembangunan Indonesia penerus generasi 45 harus mewujudkan wawasan tersebut dengan dukungan jiwa bahari yang kuat. Pembangunan industri dan proses industrialisasi di Indonesia misalnya harus menjamin interdependensi perkembangan antar pulau utama yang didukung oleh pembangunan wilayah laut sebagai wahana pemersatu. Kemungkinan orang dapat mempertanyakan budaya khas yang dapat menjadi ciri identitas insan Indonesia di atas keragaman budaya daerah yang berkembang subur. melainkan pembangunan wilayah darat dan laut secara terintegrasi dari Sabang sampai Merauke. memperkokoh kesatuan politik dan mengembangkan kesatuan budaya. Intrinsik dalam penegakan kewibawaan tersebut adalah terwujudnya pemerintahan pusat yang bersih dan akuntabel.

dan menghadapi tantangan dari luar tanpa konfrontasi. Bangsa Indonesia tidak perlu khawatir bahwa Pancasila akan berbenturan dengan proses globalisasi. Indonesia dengan wawasan kebangsaannya justru harus dapat memberi contoh bagi bangsa lain dalam membina identitas. baik Pancasila maupun wawasan kebangsaan dalam membawa bangsa Indonesia ke tujuan nasional yang masih harus terus menerus diperjuangkan. serta system pendidikan yang menghasilkan kader pembangunan yang berwawasan kebangsaan. kemandirian. namun merupakan aset yang diperlukan dalam mengembangkan nilainilai kemanusiaan yang beradab (Sumito. Namun bangsa Indonesia harus waspada dan tanggap mengenai implementasinya di dalam negeri. Pancasila adalah ideologi terbuka yang akan menyerap semua perkembangan sesuai dengan zamannya.sebagai penjamin antara lain adalah warga bangsa yang kompak dan bersatu dengan ciri kebangsaan (nation wide oriented). Indonesia misalnya secara minimal harus aktif dalam pasar ASEAN dan ASPAC secara maksimal di pasar internasional serta mampu bersaing dengan negara industri maju. Keterbukaan dan kebersamaanlah yang menjadi kunci dari keberhasilan. perkembangan. Indonesia harus dapat meyakinkan bangsa-bangsa lain bahwa eksistensi bangsa bukan merupakan sumber konflik dalam pergaulan umat manusia. Sebab Pancasila sudah mencakup dan menjamin realisasi dari apa yang menjadi tuntutan hak asasi manusia. netralitas birokrasi pemerintahan yang berwawasan kebangsaan. 68 . Dengan demikian wawasan kebangsaan yang tidak lepas dari induknya yaitu Pancasila tidak akan menjadi penyebab alienisasi bangsa Indonesia dengan eksistensi bangsa lain. karena induk dari ekonomi pasar adalah sistem kapitalisme dan liberalisme yang ditentang oleh aspirasi perjuangan rakyat Indonesia. 1993). Bangsa Indonesia harus pro-aktif dalam mengantisipasi dalam mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis. Wawasan kebangsaan juga tidak perlu dikhawatirkan menjadi penghambat integrasi ekonomi Indonesia dengan sistem ekonomi pasar. Dalam pelaksanaannya pembangunan ekonomi pasar Indonesia harus berperan dalam mengembangkan sistem ekonomi pasar internasional yang bermanfaat bagi umat manusia khususnya bangsa yang sedang berkembang dalam rangka mengembangkan tatanan ekonomi dunia baru.

geopolitik Indonesia dituangkan dalam salah satu doktrin nasional yang disebut Wawasan Nusantara dan politik luar negeri bebas aktif. sosial budaya. kesejahteraan. ekonomi.4 Perkembangan Wawasan Kebangsaaan Indonesia Mengapa wawasan kebangsaan harus ada? Wawasan Kebangsaan adalah konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah. air (laut) termasuk dasar laut dan tanah di bawahnya dan udara di atasnya secara tidak terpisahkan. Wawasan Kebangsaan sebagai konsepsi politik dan kenegaraan yang merupakan perwujudan pemikiran politik bangsa Indonesia. Akibatnya banyak hal yang dilakukan oleh rakyat Indonesia dengan maksud dan tujuan memperbaiki sosial ekonomi mereka tanpa memperhatikan nilai. politik. dan kedamaian bangsa Indonesia. gerakan reformasi 1998 disatu sisi memberikan perubahan pada beberapa dimensi. secara konseptual.4. Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan. Namun saat ini kesadaran berbangsa kian memudar. ekonomi. norma dan konsepsi dan semangat wawasan kebangsaan yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945.Wawasan kebangsaan Indonesia lahir dari kesadaran segenap masyarakat untuk bersatu memperjuangkan kemerdekaan. wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum. sosial budaya dan pertahanan keamanan.Sebagai satu kesatuan negara kepulauan. demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri.Sedangkan geostrategi Indonesia diwujudkan melalui konsep Ketahanan Nasional yang bertumbuh pada perwujudan kesatuan ideologi.Sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia yang majemuk dan wilayahnya berupa kepulauan yang terletak di wilayah Asia Tenggara. Disamping itu. dan hankam. meliputi tanah (darat). degradasi sangat berdampak pada krisis 69 . yang menyatukan bangsa dan negara secara utuh menyeluruh mencakup segenap bidang kehidupan nasional yang meliputi aspek politik. Wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif. tetapi disisi yang lain gerakan reformasi belum bisa memperbaiki krisis akan nasionalisme dan komitmen kebangsaan yang semakin hari mengarah kepada jurang degradasi.

kesatuan dan persatuan.  Landasan Wawasan Kebangsaan Idiil => Pancasila => UUD 1945 Konstitusional Unsur Dasar Wawasan Kebangsaan Wadah (Contour) Wadah kehidupan bermasyarakat. yaitu: A. berbangsa dan bernegara meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki sifat serba nusantara dengan kekayaan alam dan penduduk serta aneka ragam budaya.   B. sehingga krisis tersebut belum menunjukan tanda-tanda kapan akan berakhir.Bangsa Indonesia memiliki organisasi kenegaraan yang merupakan wadah berbagai kegiatan kenegaraan dalam wujud supra struktur politik dan wadah dalam kehidupan bermasyarakat adalah berbagai kelembagaan dalam wujud infra struktur politik.  Isi (Content) Adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional. 70 . etnis. Dalam suatu perkembangan wawasan kebangsaan ada beberapa hal yang terkait.   Tata laku (Conduct) Hasil interaksi antara wadah dan isi wasantara yang terdiri dari : Tata laku Bathiniah yaitu mencerminkan jiwa. semangat dan mentalitas yang baik dari bangsa Indonesia. Memahami serta mempedomani secara baik ajaran yang terkandung di dalam konsepsi Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia akan menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan dari setiap warga bangsa tentang posisi dan peran masing-masing ditengah-tengah masyarakat yang serba majemuk. Hal itu terjadi karena wawasan kebangsaan yang tidak dijadikan spirit utuk membangun dan memajukan bangsa saat ini. ras dan yang lainnya yang secara nyata mengancam keutuhan wilayah NKRI. oleh karena itu banyak terjadi berbagai konflik yang berdimensi agama. Hal ini berarti suasana kondisi yang mendorong perkembangan setiap individu sehingga terwujud ketahanan pribadi dapat menciptakan suatu ketahanan nasional Indonesia.

D. dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara dan demi kepentingan nasional. E. 2. ditaati. 6.1 Berarti setiap warga bangsa dan aparatur negara harus berfikir. dipelihara dan diciptakan agar terwujud demi tetap taat dan setianya komponen/unsur pembentuk bangsa Indonesia(suku/golongan) terhadap kesepakatan (commitment) bersama. C. 3. bersikap dan bertindak secara utuh menyeluruh dalam lingkup dan demi kepentingan bangsa termasuk produk-produk yang dihasilkan oleh lembaga negara. Hakekat Wawasan Kebangsaan Adalah keutuhan nusantara/nasional. Kepentingan/Tujuan yang sama Keadilan Kejujuran Solidaritas Kerjasama Kesetiaan terhadap kesepakatan Arah Pandang Wawasan Kebangsaan 71 . 5. Asas Wawasan Kebangsaan Merupakan ketentuan-ketentuan dasar yang harus dipatuhi. Asas wasantara terdiri dari: 1. perbuatan dan perilaku dari bangsa Indonesia. 4. Kedua tata laku tersebut mencerminkan identitas jati diri/kepribadian bangsa berdasarkan kekeluargaan dan kebersamaan yang memiliki rasa bangga dan cinta terhadap bangsa dan tanah air sehingga menimbulkan rasa nasionalisme yang tinggi dalam semua aspek kehidupan nasional. Tata laku Lahiriah yaitu tercermin dalam tindakan.

3.Itulah wilayah jajahan Belanda yang kemudian menjadi 72 . maka arah pandang wawasan kebangsaan meliputi:  Arah Pandang Kedalam Bangsa Indonesia harus peka dan berusaha mencegah dan mengatasi sedini mungkin faktor-faktor penyebab timbulnya disintegrasi bangsa dan mengupayakan tetap terbina dan terpeliharanya persatuan dan kesatuan. Lahirnya asas archipelago mengandung pengertian bahwa pulau-pulau tersebut selalu dalam kesatuan utuh semaentara tempat perairanatau lautan antara pulau-pulau berfungsi sebagai penghubung dan bukan sebagai unsur pemisah. b. Wilayah. Kepulauan Indonesia Wilayah Indische Archipel yang dikuasai Belanda dinamakan Nederandsch OostIndishe Archipelago. 2. Wilayah ( Geografi ) Asas Kepulauan ( Archipelago ) Kata „Archipelago‟ dan „Archipelagic‟ berasal dari italia yaitu „Archipelagos‟. F.Dengan latar belakang budaya. kata „archi‟ yakni terpenting dan kata „pelagos‟ berarti laut atau wilayah lautan. sejarah serta kondisi dan konstelasi geografi serta memperhatikan perkembangan lingkungan strategis. pertahanan keamanan demi tercapainya tujuan nasional. Faktor-faktor yang mempengaruhi Wawasan Kebangsaan Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Wawasan Kebangsaan yaitu 1. Tujuannya adalah menjamin kepentingan nasional dalam dunia yang serba berubah dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia. Tujuannya adalah menjamin terwujudnya persatuan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional baik aspek alamiah maupun aspek sosial. jadi dapat disimpulkan bahwa archipelago adalah lautan terpenting. a. Geopolitik dan Geostrategi.  Arah Pandang Ke luar Bangsa Indonesia dalam semua aspek kehidupan internasional harus berusaha untuk mengamankan kepentingan nasional dalam semua aspek kehidupan baik politik. ekonomi. sosial budaya. 1. Perkembangan wilayah Indonesia dan dasar hukumnya.

perairan diantaranya.„Indonesia‟. Maka pada awal abad ke-20 perkumpulan mahasiswa Indonesia di Belanda menyebut dirinya sebagai „Perhimpunan Indonesia‟. Karakteristik Wilayah Nusantara : ± 6°08‟LU : ± 11°15‟LS : ± 94°45‟BT : ± 141°05‟ BT Kepulauan Indonesia terletak pada batas astronomi sebagai berikut: Utara Selatan Barat Timur Luas wilayah Indonesia seluruhnya adalah 5. c. Kepulauan adalah suatu gugusan pulau. Sebutan „Indonesia‟ merupakan ciptaan ilmuwan J. Konsep Tentang Wilayah Lautan Dalam perkembangan hukum laut internasional dikenal beberapa konsep mengenai kepemilikan dan kepemilikan wilayah laut.R Logan dalam Journal of The Indian Archipelago And East Asia (1850).Kemudian dipertegas lagi pada proklamasi kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945. Negara Kepulauan adalah negara yang seluruhnya terdiri dari satu atau lebih kepulauan dan dapat mencakup pulau – pulau yang lain. Indonesia menjadi nam resmi negara dan bangsa Indonesia sampai sekarang. Nama Indonesia mengandung arti yang tepat.Berikutnya pada peristiwa Sumpah Pemuda tanggal 2810-1928 kata Indonesia di pakai sebagai sebutan bagi bangsa. „Insulinde‟ oleh Multatuli. sedangkan garis pangkal adalah garis air surutterendah sepanjangpantai. d. „Indo‟ berarti India dan „nesos‟ berarti pulau.163 km².027. termasuk bagian pulau.087 km² dan perairan seluas 3.250 km². Dalam bahasa Yunani. yaitu Res Cimmunis menyatakan bahwa laut itu adalah milik masyarakat dunia karena tidak dapat dimiliki oleh masing – masing Negara.wilayahNegara Kesatuan Republik Indonesia. „Nusantara‟. 73 . yaitu kepulauan India. yang terdiri dari daratan seluas 2. Sebagai sebutan untuk kepulauan ini sudah banyak nama yang dipakai yaitu „Hindia Timur‟.166. „Hindia Belanda (Nederlandsch-indie)‟ pada masa penjajahan Belanda.LautTeritorial adalah satu wilayah laut yang lebarnya tidak melebihi 12 mil laut diukur dari garis pangkal. tanah air dan bahasa.193.

Asia dan Australia. Geostrategi Geostrategi adalah politik dalam pelaksanaan. a.  Demografi : penduduk Indonesia terletak di antara penduduk jarang di selatan (Australia) dan penduduk padat di utara (RRC dan Jepang)  Ideologi : ideologi Indonesia (Pancasila) terletak di antara liberalisme di selatan( Australia dan Selandia Baru) dan komunisme di utara ( RRC.Bangsa Indonesia adalah bangsa yang cinta damai. Pandangan geopolitik bangsa Indonesia yang didasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan yang luhur dengan jelas dan tegas tertuang di dalamPembukaan UUD 1945. tetapi lebihcinta kemerdekaan.Bangsa Indonesia menolak segala bentuk penjajahan karena penjajahan tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan.  Politik : Demokrasi Pancasila terletak di antara demokrasi liberal di selatan dan demokrasi rakyat ( diktatur proletar) di utara. 74 .2. Geopolitik menjelaskan dasar pertimbangan dalam menentukan alternatif kebijakan nasional untuk mewujudkan tujuan tertentu. b. Vietnam dan KoreaUtara).  Geografi : wilayah Indonesia terletak di antara dua benua.  Ekonomi : Ekonomi Indonesia terletak di antara ekonomi Kapitalis dan selatan Sosialis di utara. serta diantara samudra Pasifik dan samudra Hindia. Geopolitik dan Geostrategi Geopolitik Geografi mempelajari fenomena geografi dari aspek politik. akan tetapi lebih cinta kemerdekaan”. sedangkan geopolitik mempelajari fenomena politik dari aspek geografi.  Sosial : Masyarakat Indonesia terletak di antara masyarakat individualisme di selatan dan masyarakat sosialisme di utara. yaitu upaya bagaimana mencapai tujuan atau sasaran yang ditetapkan sesuai dengan keinginan keinginan politik.Sebagai contoh pertimbangan geostrategis untuk negara dan bangsa. Bangsa yang berfalsafah dan berideologi Pancasila menganut faham perang dan damai : ” BangsaIndonesia cinta damai.

berisi ketangguhan bangsa khususnya generasi muda dalam upaya pembelaan negara dari semua ancaman yang dapat mengancam kelangsungan hidup negara. Upaya yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada dalam mengatasi kelemahan serta kendalanya. o Implementasi dalam kehidupan Ekonomi Adalah menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara merata dan adil.  Wawasan Kebangsaan sebagai Pancaran Falsafah Pancasila Wawasan kebangsaan menjadi pedoman bagi upayamewujudkan kesatuan aspek kehidupan nasional untuk menjamin kesatuan. persatuandan keutuhan bangsa. menerima dan menghormati segala bentuk perbedaan sebagai kenyataan yang hidup disekitarnya dan merupakan karunia sang pencipta.  o Wawasan Kebangsaan dalam Pembangunan Nasional Implementasi dalam kehidupan politik Adalah menciptakan iklim penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis. o Implementasi dalam kehidupan Pertahanan Keamanan Adalah menumbuhkan kesadaran cinta tanah air dan membentuk sikap bela negara pada setiap WNI 4. Penerapan Wawasan Kebangsaan Penerapan Wawasan Kebangsaan harus tercermin pada pola pikir. Budaya : Budaya Indonesia terletak di antara budaya Barat di selatan danbudaya Timur di utara. serta upaya untuk mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia. aspiratif. G. mewujudkan pemerintahan yang kuat.5. o Implementasi dalam kehidupan Sosial Budaya Adalah menciptakan sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui. 75 . pola sikap dan pola tindak yang senantiasa mendahulukan kepentingan negara. Cara meningkatkan wawasan budaya Indonesia Perlu suatu upaya yang sistematis dalam penanaman wawasan kebangsaan yang optimal sehingga didapatkan nasionalisme yang optimal. dipercaya.

Meningkatkan kemampuan dan pengusaan materi PPBN para penatar dalam melaksanakan penyuluhan wawasan kebangsaan serta membentuk organisasi penyelenggara PPBN yang terpadu. sentosa yang mempunyai tingkat wawasan kebangsaan yang tinggi. aman. 4. Menghimbau pemerintah untuk membuat program PPBN yang konsisten dan terpadu serta membuat peraturan yang dapat menjaga sikap mental generasi muda. Kesadaran masyarakat bernegara dan berbangsa yang tinggi.Dalam upaya meningkatkan wawasan kebangsaan masyarakat melalui Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN). pemimpin bangsa yang mengutamakan kepentingan negara dan bangsa diatas kepentingan pribadi dan golongan.  Lingkungan Pemukiman. 4.5. tercermin pada perilaku warga negara Indonesia yang rela berkorban dan cinta kepada tanah airnya yang diperoleh melalui Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN). sehingga masyarakat Indonesia dapat hidup damai dan sejahtera dalam suasana demokrasi dan tegak hukum.     Lingkungan Pendidikan. serta pemerintah dan pemimpin nasional yang mencintai rakyat dan mendapat kepercayaan penuh serta dicintai rakyatnya.2 Sasaran. Mewujudkan media massa yang kondusif untuk membantu upaya PPBN. maka kebijakan yang ditetapkan adalah : a. b. Mewujudkan kegiatan kesiswaan dan kepramukaan yang dapat menumbuhkan dan meningkatkan wawasan kebangsaan. Membentuk dan meningkatkan kemampuan dalam PPBN para guru/pengajar/dosen di lingkungan pendidikan. Peningkatan kesadaran warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.5. Strategi / Tujuan  Lingkungan Pemukiman dan Pekerjaan. diarahkan untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis dari seluruh masyarakat Indonesia dalam wadah NKRI yang berdaulat.1. 76 .

Terwujudnya guru/pengajar/dosen yang punya tanggung jawab moral dalam menanamkan semangat kebangsaan serta pemahaman materi PPBN yang optimal.  Media Massa. ulet dan pantang menyerah sebagai modal dasar dalam menanamkan semangat bela negara. Kegiatan Kepramukaan.program pemerintah yang diterapkan oleh instansi yang berwenang secara konsisten dan bertanggung jawab serta adanya peraturan yang dapat mengeliminir pemanfaatan generasi muda secara sempit. Terwujudnya media massa yang dapat membantu membentuk opini masyarakat dalam rangka menanamkan jiwa atau semangat bela negara. Adanya program . tokoh agama dan aparat terkait. Terwujudnya organisasi pembina serta kegiatan yang terprogram dan terpadu dengan melibatkan semua pihak.3. Terselenggaranya kegiatan ekstra kurikuler yang dapat disisipi PPBN dan menumbuhkan wawasan kebangsaan. 4. Terselenggaranya kegiatan kepramukaan yang dapat menumbuh kansikap hidup mandiri.5. Peran keluarga dalam menanamkan wawasan kebangsaan yang berisikan ketangguhan dalam upaya pembelaan negara sangat penting dan vital sekali khususnya bagi generasi muda. Dukungan dunia pendidikan. Tokoh Agama. o o Kegiatan Ekstra Kurikuler. Tokoh agama diberdayakan untuk dapat membekali 77 .  Lingkungan Pekerjaan. Oleh karena itu para orang tua harus terlebih dahulu diberikan pembekalan dan pemahanan bela negara. Lingkungan Pendidikan. Terwujudnya kepedulian tokoh agama dalam menanamkan semangat kebangsaan melalui jalur agama.o o o  o Keluarga. Terciptanya kondisi di lingkungan pekerjaan yang dapat menumbuhkan semangat wawasan kebangsaan.  Komitmen Pemerintah. Aparat Terkait. Peran Lingkungan Pemukiman Keluarga. Terbentuknya motivasi juang dan semangat kebangsaan di lingkungan keluarga.

Oleh karena itu keterpengaruhan generasi muda karena arus globalisasi yang melanda dunia saat ini harus mendapatkan resep penangkalan untuk tidak memperparah dekadensi moral yang terjadi dengan melihat fenomena pergaulan bebas. Bahwa generasi muda relatif labil jiwanya dalam mencari jati dirinya.5. Pengajar atau guru secara formal harus mendidik anak didiknya dan berperan langsung serta terukur dalam pembekalan materi PPKN/Pendidikan Kewarganegaraan baik di sekolah dasar. Peran dunia pendidikan untuk membekali semangat bela negara cukup penting. penggunaan narkoba dan lain-lainnya. Kegiatan Ekstra Kurikuler yang dilakukan diluar jam pelajaran dapat juga dimanfaatkan untuk upaya penanaman semangat pembelaan negara. latihan bela diri. tidak dapat dipungkiri.norma agama dan ikut menjaga moralitas generasi muda. Para pendidik/pengajar seyogyanya mendapatkan semacam penataran PPBN sehingga materi yang diberikan bisa dipertanggung jawabkan. Kegiatan OSIS atau SENAT dapat dijadikan untuk memupuk rasa tanggung jawab dan kebersamaan serta belajar untuk dapat mengesamping kanatau meninggalkan berbagai macam kepentingan pribadi dan dapat mengedepankan kepentingan bersama yang diwadahi oleh satu organisasi dalam mencapai tujuan yang disepakati bersama. Peran Dunia Pendidikan. 4. Mereka harus betul-betul mampu dan menguasai materi yang diberikan kepada anak didiknya. Keterpaduan ini harus dilakukan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan tahap evaluasi untuk mendapatkan suatu kesimpulan yang bisa dipertanggung jawabkan. sekolah lanjutan maupun di perguruan tinggi. 78 . Aparat terkait yang ada di daerah harus melaksanakan kegiatan yang terpadu untuk upaya pembekalan baik kepada orang tua maupun generasi muda itu sendiri. Kegiatan lain yang dapat memupuk rasa sportifitas dan percaya diri yang tinggi adalah dengan kegiatan pecinta alam.4. serta latihan Menwa yang diselenggarakan atau dikendalikan oleh pihak sekolah dan perguruan tinggi.

tabloid. 4. Komitmen Pemerintah. Dalam kaitan ini media massa dapat diajak ikut serta membantu membentuk opini masyarakat dalam rangka menanamkan jiwa atau semangat bela negara. Selain itu ada hal lain yang harus dilakukan pemerintah terkait dengan rumor yang nyata terlihat kebenarannya dan tidak ada maksud untuk menuduh 79 . Media cetak harus membuat redaksional sedemikian rupa yang dapat membangkitkan minat pembaca supaya mempunyai semangat belanegara. Yang pentingharus ada kemauan yang kuat dari pemerintah dan diwujudkan dengan kepedulian aparat yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap upaya menanamkan semangat pembelaan terhadap negara dan wawasan atau nasionalisme yang tinggi.5. Pemerintah harus berupaya sedemikian rupa dengan program rutin maupun yang bersifat non program. Namun sesederhana apapun bila tidak ditangani secara serius akan membuahkan hasil yang tidak optimal. majalah. sebagai upaya terobosan bila program rutin yang sudah berjalan baik melalui peran (jalur) pendidikan atau melalui peran kantor Kesbanglinmas dirasa kurang optimal. Pemerintah harus mempunyai keinginan yang kuat dan konsisten dalam upaya penanaman semangat pembelaan terhadap negara ini. Yang dimaksud lain-lain ini adalah semua jenis bacaan yang beredar secara umum.4. Karena dapat dibaca dan akan membentuk opini masyarakat. Barangkali patut dicoba langkah-langkah yang sudah dibahas diatas sehingga generasi muda dan instansi terkait tidak terjebak dalam kejenuhan akibat rutinitas kegiatan. Media massa mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam membentuk opini yang berkembang dimasyarakat. Sebetulnya materimateri yang ada dalam upaya bela negara cukup jelas dan simpel atau sederhana.5.6. Peran Media Massa.5. bulletin. baik yang positif maupun negatif. dll. Yang termasuk media cetak diantaranya adalah koran.

perjalanan. Menurut asal katanya.atau mencari kambing hitam bahwa ada oknum anak bangsa yang memanfaatkan jiwa patriotisme dan kelabilan jiwa generasi muda untuk kepentingan politiknya. antar kelompok. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. kata "globalisasi" diambil dari kata global. yang maknanya ialah universal. dan antar negara saling berinteraksi. dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara Dalam banyak hal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap 80 . Demikian juga diplomat yang bertanggung jawab terhadap eksistensi bangsa ini harus berkemampuan dan punya kiat supaya bangsa ini bisa eksis dan tidak dengan mudah “diobok-obok” oleh kekuatan/negara asing \ BAB V ERA-GLOBALISASI 5.1 Umum Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan. Pemerintah harus membuat peraturan atau undang-undang yang bisa mengatasi oknum anak bangsa yang selalu mengatasnamakan untuk kepentingan rakyat kecil dengan melaksanakan manouver politik termasuk unjuk rasa yang menggunakan massa generasi muda. Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu. investasi. bergantung. terkait. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit. budaya populer.

bergantung. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. dalam pengertian tidak merugikan dan dirugikan oleh pihak-pihak lain Perubahan tatanan dunia saat ini ditandai oleh perkembangan teknologi yang memungkinkan komunikasi dan informasi antara masyarakat internasional menjadi sangat mudah. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. dan hukum internasional saat ini bercirikan hukum yang 81 . antarkelompok. Sebab. 5. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. kecuali sekedar definisi kerja (working definition). atau proses sejarah. Dari sudut pandang ini. Dampak Positif Globalisasi Di Bidang Hukum Cita hukum nasional sangat membutuhkan kajian dan pengembangan yang lebih serius agar mampu turut serta dalam tata kehidupan ekonomi global dengan aman.2 Dampak Era-Globalisasi 5.2. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batasbatas geografis. dan mempengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Globalisasi adalah suatu proses di mana antarindividu. ekonomi dan budaya masyarakat. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa. terkait. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. A. dan antarnegara saling berinteraksi.1 Dampak Positif Globalisasi Berbicara dampak dari globalisasi dalam aspek kehidupan bangsa dan negara berarti kita harus mengkaji terlebih dahulu pengertian dari globalisasi.individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. Di sisi lain.

semakin hukum nasional Indonesia akan memperlihatkan sifat yang lebih transnasional. dimana hukum internasional mempengaruhi hukum nasional. 2. Harmonisasi hukum di sini diartikan bahwa hukum internasional dipengaruhi hukum nasional dan hukum nasional juga dipengaruhi hukum internasional. Sebagai akibat globalisasi dan peningkatan pergaulan dan perdagangan internasional.harmonis atau setidak-tidaknya hukum transnasional. B. antara lain : Globalisasi dan liberalisme pasar telah menawarkan alternatif bagi pencapaian standar hidup yang lebih tinggi. Dana Moneter Internasional. ketentuan-ketentuan perdagangan internasional dalam rangka World Trade Organization (WTO) telah mendorong negara-negara membuat aturan-aturan nasional sebagai tindak lanjut penerapan ketentuan tersebut dalam suasana nasional. sehingga perbedaan-perbedaan dengan sistem hukum lain akan semakin berkurang. misalnya di dalam hal surat-surat berharga. WTO. Sebagai contoh dalam bidang perdagangan internasional. Dalam proses harmonisasi hukum. cukup banyak peraturan-peraturan hukum asing atau yang bersifat internasional akan juga dituangkan ke dalam perundang-undangan nasional. Dampak dlm bidang Ekonomi 1. pasar modal. kejahatan komputer. Akibatnya semakin memasuki abad XXI. karena kaedah-kaedah hukum transnasional itu merupakan aturan permainan dalam komunikasi dan perekonomian internasional dan global. Semakin melebarnya ketimpangan distribusi pendapatan antar negara-negara kaya dengan negara-negara miskin. Dampak Globalisasi dalam bidang Sosial Budaya : 82 . Munculnya lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti Bank Dunia. dan sebagainya. Dampak globalisasi dalam bidang ekonomi. berarti negara nasional harus membuat aturan-aturan nasional yang mendorong realisasi kesepakatan guna mencapai tujuan bersama. Munculnya perusahaan-perusahaan multinasional dan transnasional. Terutama kaidah-kaidah hukum yang bersifat transnasional lebih cepat akan dapat diterima sebagai hukum nasional. Membuka peluang terjadinya penumpukan kekayaan dan monopoli usaha dan kekuasaan politik pada segelintir orang.

Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai.nilai nasionalisme terhadap bangsa.nilai nasionalisme 1. ideologi. Dampak globalisasi tersebut meliputi dampak positif dan dampak negatif di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik. Mudah melakukan komunikasi 3. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran 5. Mudah memenuhi kebutuhan munculnya globalisasi tentunya membawa dampak bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan 2. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri 6. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD. Timbulnya gelombang demokratisasi ( dambaan akan kebebasan ). terbukanya pasar internasional. 3. Dilihat dari globalisasi politik. Dampak positif Globalisasi : 1. Para pengambil kebijakan publik di negara sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi. Dampak Globalisasi dalam bidang Politik Negara tidak lagi dianggap sebagai pemegang kunci dalam proses pembangunan. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis.Semakin bertambah globalnya berbagai nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat dunia. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. sosial budaya dan lain. Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi ) 4. Dari aspek globalisasi ekonomi. ekonomi. 2. 83 .lain akan berdampak kepada nilai. Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang.

individuindividu secara psikologis merasakan adanya suatu ketentraman.3. Sebagian besar siswa Indonesia bisa bersekolah di negara lain. sebab tidak ada pertentangan-pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. dan bahasa Inggris menjadi sangat penting sebagai bahasa komunikasi. Setiap kali terjadi gangguan keseimbangan. dll. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. Teknologi: Perputaran arus informasi yg kian dinamis yg bisa melancarkan bisnis dalam skala internasional. Persaingan lapangan pekerjaan lulusan sekolah/perguruan tinggi bukan saja dengan sebangsa tetapi juga dengan bangsa lain yang masuk ke Indonesia. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang. lewat internet. 84 . Bidang budaya: Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Penolakan ini disebabkan masyarakat takut terjadi goyahnya keseimbangan sistem yang berarti dapat muncul ketidaktentraman. Standard sekolah/perguruan tinggi harus mengacu ke standard internasional. masyarakat dapat menolak unsur-unsur yang akan membawa perubahan. C. supaya bisa bersaing. Dampak globalisasi pendidikan untuk Indonesia: Sekolah dan perguruan tinggi negara lain bisa mendirikan lembaga pendidikan di negara Indonesia. Misalnya pengiriman dataÂ&sup2. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Dalam keadaan yang demikian. Dampak Globalisasi terhadap sosial budaya Keadaaan keseimbangan dalam masyarakat merupakan keadaan yang diidam-idamkan oleh setiap masyarakat. Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.

Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. pertahanan keamanan dan lain.lain. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi ) 4. Mudah melakukan komunikasi 3. Dampak positif Globalisasi : 1. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri 85 . Para pengambil kebijakan publik di negara sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran 5. politik. Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang. Dampak Globalisasi dalam bidang Sosial Budaya : Semakin bertambah globalnya berbagai nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat dunia. Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai.nilai nasionalisme Dilihat dari globalisasi politik. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan 2. sosial budaya. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. ekonomi. Dari aspek globalisasi ekonomi. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Timbulnya gelombang demokratisasi ( dambaan akan kebebasan ). terbukanya pasar internasional. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. jika pemerintahan djalankan secara jujur.Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi.

Pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Penolakan ini disebabkan masyarakat takut terjadi goyahnya keseimbangan sistem yang berarti dapat muncul ketidaktentraman. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Kebijakan politik yang sukses akan diapresiasi oleh negara lain. 3. individuindividu secara psikologis merasakan adanya suatu ketentraman. 4. Berita-berita politik negara lain lebih mudah diakses melalui media asing. Setiap kali terjadi gangguan keseimbangan. 3. Pengaruh Positif Globalisasi Terhadap Nilai. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. masyarakat dapat menolak unsur-unsur yang akan membawa perubahan. Dalam keadaan yang demikian. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat.6. Dilihat dari globalisasi politik. 2. Dampak Positif (+) 1. Dampak Globalisasi terhadap sosial budaya Keadaaan keseimbangan dalam masyarakat merupakan keadaan yang diidam-idamkan oleh setiap masyarakat. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Dari aspek globalisasi ekonomi. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. sebab tidak ada pertentangan-pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. 2.Nilai Nasionalisme 1. Kerjasama dalam bidang politik seperti studi banding dengan negara luar lebih mudah. Mudah memenuhi kebutuhan D. 86 . terbukanya pasar internasional.

Robertson dalam Globalization: Social Theory and Global Culture (London. Globalisasi sebagai sebuah proses mempunyai sejarah yang panjang. berpengaruh kuat terhadap pikiran maupun kemauan bangsa Indonesia . jaminan hak asasi manusia . Terjadinya pasar bebas disebabkan karena keputusan politik yang dibuat oleh pemerintah. Hal ini berarti bahwa terjadinya perubahan sosial yang mengubah pola komunikasi.5. dan kebebasan . teknologi. dengan mengutamakan keterbukaan . dampak positif akses berita cukup cepat dan akurat kita dapat mengakses informasi dari seluruh penjuru dunia dengan sekali sentuh kita dapat berkomunikasi dengan sanak saudara dari segala penjuru negeri. atau yang biasa disebut dengan era globalisasi sering didengungkan oleh para pemerhati ekonomi sejak beberapa dekade lalu hingga sekarang ini. Sage: 1992) mendefinisikan globalisasi sebagai "the compression of the world into a single space and the intensification of conciousness the world as a whole". Kata "globalisasi" secara populer dapat diartikan menyebarnya segala sesuatu secara sangat cepat ke seluruh dunia. produksi dan konsumsi serta peningkatan paham internasionalisme merupakan sebuah nilai budaya. Globalisasi juga melahirkan global culture (which) is encompassing the world at the international level. serta pembangunan dengan sistem pengetahuan. Pengaruh Globalisasi dalam Bidang Politik Pengaruh positif globalisasi yang menawarkan kehidupan politik yang demokratis . Globalisasi meniscayakan terjadinya perdagangan bebas dan dinilai menjadi ajang kreasi dan perluasan bagi pertumbuhan perdagangan dunia. PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI Era pasar bebas. E. 87 .

Sebab diyakini. termasuk aspek pendidikan.Terjadinya era globalisasi memberi dampak ganda. b. Dampak Positif Globalisasi Dan Modernisasi a. daya saing yang tinggi inilah agaknya yang akan menentukan tingkat kemajuan. baik sektor riil maupun moneter. dengan mengandalkan pada kemampuan SDM. maka konsekuensinya akan merugikan bangsa kita. dan manajemen tanpa mengurangi keunggulan komparatif yang telah dimiliki bangsa kita. teknologi. dengan melahirkan manusia-manusia yang berdaya saing tinggi dan tangguh. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidupmasyarakat. tantangan kita pada masa yang akan datang ialah meningkatkan daya saing dan keunggulan kompetitif di semua sektor. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju. Tetapi di sisi lain. karena sumber daya manusia (SDM) yang lemah. Dampak yang menguntungkan adalah memberi kesempatan kerjasama yang seluas-luasnya kepada negara-negara asing. 88 . Terjadinya perdagangan bebas harus dimanfaatkan oleh semua pihak dalam berbagai aspek kehidupan. c. efisiensi dan kualitas bangsa untuk dapat memenangi persaingan era pasar bebas yang ketat tersebut. Perubahan Tata Nilai dan Sikap Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional. dampak yang menguntungkan dan dampak yang merugikan. di mana pendidikan diharuskan mampu menghadapi perubahan yang cepat dan sangat besar dalam tentangan pasar bebas. jika kita tidak mampu bersaing dengan mereka. F. Oleh karena itu.

literatur. • Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu. Karena dari dampak negatif globalisasi ini masih ada hubungannya dengan dampak internet. musik. dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya. misalnya pada bidang lingkungan hidup. sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. kita juga perlu tahu dampak negatif internet bagi kita. televisi satelit.2 Dampak Negatif Globalisasi Sebelum membahasnya lebih lanjut dan luas bagaimana dampak negatif globalisasi dan bagaimana cara mengatasinya. • Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional. Berikut ini beberapa ciri dampak negatif globalisasi yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. A. perlu diketahui bahwa dampak negatifnya semakin terasa untuk waktu sekarang-sekarang ini. 89 . inflasi regional dan lain-lain. misalnya dalam bidang fashion. Dalam banyak hal.5. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. • Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam. dan makanan.2. krisis multinasional. dampak negatif globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya. • Meningkatnya masalah bersama. Dampak Negatif Globalisasi yang Mengkhawatirkan Dan berikut ini adalah dampak negatif globalisasi yang sebenarnya terjadi di dunia maupun di negara kita indonesia. saat ini. film. dan transmisi berita dan olah raga internasional). dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO). peningkatan pengaruh perusahaan multinasional.

Tersebarnya nilai-nilai budaya yang melanggar nilai-nilai kesopanan dan budaya bangsa melalui media massa seperti tayangan-tayangan film yang mengandung unsur pornografi yang disiarkan televisi asing yang dapat ditangkap melalui antena parabola atau situs-situs pornografi di internet. c. kesenjangan sosial antara golongan kaya dan miskin semakin lebar. • Masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa. a. • Terjadinya sikap materialisme. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial. yaitu sikap mementingkan dan mengukur segala sesuatu berdasarkan materi karena hubungan sosial dijalin berdasarkan kesamaan kekayaan. Gaya Hidup Kebarat-baratan 90 . • • • Adanya sikap sekularisme yang lebih mementingkan kehidupan duniawi dan mengabaikan nilai-nilai agama. Akibat sikap materialisme. Timbulnya sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan kekayaannya. Pola Hidup Konsumtif Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Sikap Individualistik Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya.Dampak negatif globalisasi antara lain: • Terjadinya sikap mementingkan diri sendiri (individualisme) sehingga kegiatan gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat mulai ditinggalkan. Misalnya. kedudukan social atau jabatan. Dampak negatif lainnya dari modernisasi dan globalisasi adalah sebagai berikut. yang dibawa para wisatawan asing. b. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada. perilaku seks bebas.

Meningkatkan Kualitas SDM Indonesia • Dampak negatif globalisasi merupakan sebuah realita yang mau tak mau harus dihadapi bila Bangsa Indonesia ingin tetap hidup sebagai bangsa yang berdaulat di dunia. maka kali ini kita akan membahasnya bagaimana cara mengatasi dampak negatif globalisasi secara lengkap dan jelas. Sebab nilai-nilai keimanan dan moralitas itulah yang mampu mengatasi dampak negatif dari globalisasi. Mengetahui 91 . Karenanya keberadaan nilai-nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. dan lain-lain. Melalui pendidikan yang optimal. kita hendaknya menanamkan nilai-nilai Islam di kehidupan sehari-hari. Cara Mengatasi Dampak Negatif Globalisasi Setelah tadi diatas kita sudah ulas secara lengkap dampak negatif globalisasi dan juga dampak positifnya. 1. Kita hendaknya menjalankan syariat Islam.Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. Meningkatkan Kualitas Nilai Keimanan dan Moralitaas Masyarakat • Dampak negatif globalisasi membuat budaya antar bangsa saling mempengaruhi. Sebab nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. bangsa Indonesia dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. d. 2. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua. kehidupan bebas remaja. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial. • Sebagai kaum Muslim. B. Kesenjangan Sosial Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. • Cara untuk menghadapi dampak negatif globalisasi yaitu dengan mempersiapkan diri sebaik-baiknya melalui pendidikan. Sehingga dapat bersaing di kancah dunia Internasional.

moralitas bangsa cenderung menurun kualitasnya. guru. Upaya pemerintah tersebut harus selalu didorong dan didukung oleh setiap warga negaranya. hendaknya kita mendukung upaya pemerintah. termasuk di Indonesia. Ini membuktikan kepedulian bangsa kita terhadap perdamaian dan peradilan antarbangsa. 3. 92 . Baik dalam bentuk kerjasama ataupun persaingan global.mana yang halal dan haram. • Sebagaimana yang kita ketahui. Mendorong dan Mendukung Upaya Memperjuangkan Keadilan Antar Bangsa • Salah satu dampak negatif globalisasi adalah saling berkaitannya antara satu negara dengan negara lainnya. dan pemerintah. Perusahaan tersebut biasanya berdiri di berbagai negara terutama di negara berkembang. • Moralitas bangsa juga harus ditingkatkan. Mendorong dan Mendukung Negara Maju untuk Memberikan Dana Perbaikan Lingkungan • Negara maju sangat diuntungkan dengan adanya globalisasi. Salah satu solusinya adalah melaksanakan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Maka sebagai warga negara. • Pemerintah Indonesia harus berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkan keadilan dan keseimbangan antarbangsa. sebab negara maju banyak yang memiliki perusahaan transnasional. 4. Indonesia merupakan 1 diantara 2 negara yang memberikan permohonan agar Israel menghentikan serangan ke Jalur Gaza. Ini tidak lepas dari tanggung jawab orang tua. Di dalam dampak negatif globalisasi ini. Sehingga kita dapat memilah-milah pengaruh dari luar.

Meningkatkan Jiwa Semangat Persatuan. 6. Oleh karna itu. Apalagi kebudayaan itu seenaknya saja diambil oleh bangsa lain. • Tindakan ini sangat pantas diambil oleh Indonesia. 5. • Bila jiwa dan semangat persatuan. Negara yang masyarakatnya tidak mempunyai jiwa dan semangat persatuan. Untuk memulihkan keadaan. semangat dan jiwa persatuan. Indonesia butuh dana dari perusahaan asing tersebut. dan nasionalisme telah tertanam dengan kuat pada setiap warga negara Indonesia tidak akan mudah dipermainkan oleh negara-negara yang kuat dan maju. Melestarikan Adat Istiadat dan Budaya Daerah • Dampak negatif globalisasi juga membuat budaya luar dapat dengan mudah kita ketahui. karna buktinya banyak sekali hutan yang dijadikan perindustrian. sudah sepantasnyalah negara-negara maju menyisihkan uang guna mendanai upayaupaya perbaikan dan pelestarian lingkungan hidup. • Menyukai kebudayaan luar adalah hal yang wajar. kesatuan dan nasionalisme yang kuat akan dengan mudah dipermainkan oleh negara-negara maju. kesatuan. Jangan sampai kebudayaan kita punah begitu saja seiring dengan waktu. Kesatuan. Betapa malunya kita? 93 .• Aktifitas perusahaan tersebut membuat lingkungan hidup menjadi rusak oleh pencemaran limbah atau asap pabriknya. kesatuan dan nasionalisme harus terus ditingkatkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Serta Nasionalisme • Adanya dampak negatif globalisasi menjadi suatu tantangan yang berat bagi negara berkembang yang belum maju dan kuat. Oleh sebab itu. Namun kita harus tetap melestarikan kebudayaan kita sendiri. Pengetahuan akan budaya luar terkadang membuat masyarakat lebih menyukainya daripada budaya daerah sendiri. Lahan hijau pun semakin sulit ditemukan di saerah perindustrian.

7. tidak mencoret-mencoret tembok. Salah satu usaha adalah menjaga keasrian objek wisata tersebut. • Sebenarnya selain Bali. tidak membuang sampah ke sungai yang nantinya bermuara ke laut. Meningkatkan Kualitas Nilai Keimanan dan Moralitaas Masyarakat Dampak negatif globalisasi membuat budaya antar bangsa saling mempengaruhi. dimana “adat basandi syarak. Maka seharusnya masyarakat selalu menjaga keasrian objek wisata di daerah masingmasing misal wisata garut dan taman matahari di bogor. Sebab 94 . 8. melestarikan terumbu karang. dan sebagainya. Apalagi kita sebagai masyarakat Minangkabau. banyak lagi pulau-pulau di Indonesia yang memiliki tempat yang sangat indah untuk dikunjungi. syarak basandi kitabullah. Menjaga Keasrian Objek Wisata Dalam negeri • Salah satu ciri-ciri dampak negatif globalisasi adalah perjalanan dan perlancongan antarbangsa yang semakin meningkat. Karenanya keberadaan nilai-nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. Sebab nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. melakukan penghijauan disekitar pegunungan. adat mamakai”. syarak mangato. • Cara-cara menjaga keasrian objek wisata dalam negeri seperti tidak membuang sampah sembarangan. kita harus tetap berpegang teguh kepada adat istiadat. bagi anda bisa menambah referensi dan wawasan pengetahuan umum agar upaya kita mengatasi dampak negatif globalisasi semakin baik dan menunjukan hasil yang terbaik buat warga di dunia. Indonesia sebagai begara yang kaya akan objek-objek wisata yang indah hendaknya memanfaatkannya dengan seoptimal mungkin. Demikianlah artikel tentang dampak negatif globalisasi dan cara mengatasinya seperti diatas tadi. Semoga dengan adanya artikel ini. Namun banyak lokasi yang tidak terjaga keasriannya sehingga tidak menarik untuk dikunjungi.• Walaupun zaman kini telah serba modern.

dimana produk dari suatu negara dengan bebas dapat masuk dan di perjualbelikan di negara lain. hendaknya kita mendukung upaya pemerintah. bangsa Indonesia juga ditantang untuk berjuang menempatkan bangsa Indonesia sederajat dengan bangsa 95 . Kenyataan itu tentu menimbulkan tantangan bagi semua negara untuk mampu bersaing dalam meningkatkan kualitas produk industrinya. Sebagaimana yang kita ketahui. di tandai oleh era perdagangan bebas. Upaya pemerintah tersebut harus selalu didorong dan didukung oleh setiap warga negaranya. bangsa Indonesia juga tidak terlepas dari tantangan itu.Mendorong dan Mendukung Upaya Memperjuangkan Keadilan Antar Bangsa Salah satu dampak negatif globalisasi adalah saling berkaitannya antara satu negara dengan negara lainnya. 5. guru. moralitas bangsa cenderung menurun kualitasnya.3 Harapan atas Terwujudnya Konsepsional Globalisasi Kehidupan bangsa Indonesia di era globalisasi. Ini membuktikan kepedulian bangsa kita terhadap perdamaian dan peradilan antarbangsa. Ditengahtengah usaha itu untuk memperbaiki perekonomian. Salah satu solusinya adalah melaksanakan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Pemerintah Indonesia harus berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkan keadilan dan keseimbangan antarbangsa. Baik dalam bentuk kerjasama ataupun persaingan global. Ini tidak lepas dari tanggung jawab orang tua. dan pemerintah. Di dalam dampak negatif globalisasi ini. Maka sebagai warga negara.nilai-nilai keimanan dan moralitas itulah yang mampu mengatasi dampak negatif dari globalisasi. Moralitas bangsa juga harus ditingkatkan. 9. Indonesia merupakan 1 diantara 2 negara yang memberikan permohonan agar Israel menghentikan serangan ke Jalur Gaza.

perdagangan bebas menyebabkan produksi lokal terpental. serta industri kecil serta kerajinan rakyat. Di bidang sosial budaya. Dibidang ideologi. Kita harus sadar dan bangga bahwa produksi dalam negeri tidak kalah dengan produksi luar negeri. Dalam kondisi seperti itu. loyal pada bangsa dan negara. Terikat pada tekad. dan semua itu dilakukan sebagai wujud cinta pada tanah air. pola hidup dan budaya hedonistic (maunya enak. kehutanan. cinta pada tugas. Di bidang politik. pariwisata.3. masyarakat mengharapkan upaya dari pemerintah untuk menghadapi era globalisasi dan perkembangan IPTEK. masyarakat bangsa dan negara yang memiliki kualitas sajalah yang berpeluang memenangkan persaingan tersebut dan kunci untuk mencapai itu adalah sumber daya manusia yang berkualitas dan di dukung oleh teguhnya pendirian.lain. pengaruh negara-negara besar sulit di elakan. 96 . Di era globalisasi ini persaingan begitu ketat dan tajam pada semua aspek kehidupan.1 Bidang Ekonomi Kebijakan bidang ekonomi dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Mengembangkan perekonomian yang berorientasi global sesuai kemajuan teknologi dengan membangun keunggulan kompetitif berdasarkan keunggulan komparatif sebagai negara maritim dan agraris sesuai kompetensi dan produk unggulan di setiap daerah terutama pertanian dalam arti luas. Maka dari itu. senang saja) mewarnai semua lapisan dan lingkungan masyarakat. pemerintah pun menetapkan beberapa kebijakan seperti termuat dalam GBHN sebagai berikut : 5. kelautan. Oleh karena itu kita sebagai warga negara Indonesia yang baik tentu memiliki rasa bangga terhadap produk dalam negeri. maka hanya orang. Sedangkan dibidang pertahanan dan keamanan penguasaan teknologi persenjataan bukan lagi jaminan keamanan melainkan cenderung sebagai ancaman. Dalam menghadapi globalisasi dan perkembangan IPTEK. kehancuran komunisme di Eropa Timur memungkinkan liberalisme – kapitalisme mendominasi dunia. Dibidang ekonomi. pertambangan.

5.4Bidang Pendidikan Kebijakan bidang Pendidikan dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan IPTEK antara lain : 97 . 5. AFEC dan WTO.3. dan seluruh daerah melalui keunggulan kompetitif terutama berbasis keunggulan sumber daya manusia dengan menghapus segala bentuk perlakuan diskriminatif dan hambatan.3. • Memperkuat kelembagaan. 5. perdagangan dan investasi dalam rangka meningkatkan Persaingan global dengan membuka aksesibilitas yang sama terhadap kesempatan kerja dan berusaha bagi segenap rakyat. • Meningkatkan peran dan fungsi lembaga-lembaga keagamaan dalam ikut mengatasi dampak perubahan yang terjadi dalam semua aspek kehidupan untuk memperkokoh jati diri dan kepribadian bangsa. menitikberatkan pada solidaritas antar negara berkembang mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa. serta kerja sama internasional bagi kesejahteraan rakyat. berbangsa dan bernegara. terutama dalam menyongsong pemberlakuan AFTA. sehingga lebih terpadu dan integral dengan sistem pendidikan nasional dengan didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. menolak penjajahan dalam segala bentuk. serta memperkuat kerukunan hidup bermasyarakat. sumber daya manusia. • Meningkatkan kesiapan Indonesia dalam segala bidang untuk menghadapi perdagangan bebas.3.2 Bidang Politik Kebijakan bidang politik dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional.3Bidang Agama Kebijakan bidang Agama dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Meningkatkan kualitas pendidikan agama melalui penyempurnaan sistem pendidikan agama.• Mengembangkan kebijakan industri. sarana dan prasarana penerangan khususnya di luar negeri dalam rangka memperjuangkan kepentingan Nasional di Forum Internasional.

Terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai. pengedar dan pemakai. bangsa Indonesia membangun masyarakat Indonesia modern sesuai budaya bangsa. termasuk kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam rangka mendukung terpeliharanya kerukunan hidup bermasyarakat dan berbangsa dan bernegara. budaya nasional yang mengandung nilai-nilai universal. 98 . maju dan sejahtera. teknologi. demokratis. dan seni. Membangun Masyarakat Indonesia Modern Sesuai Budaya Bangsa Kemerdekaan memberikan kesempatan kepada bangsa kita untuk mewujudkan cita-citanya. yaitu membangun manusia Indonesia seutuhnya. beriman. Dengan berpedoman pada Pancasila.5Bidang Sosial Budaya Kebijakan bidang sosial budaya dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan IPTEK sebagai berikut : • Mengembangkan dan membina kebudayaan Nasional bangsa Indonesia yang bersumber dari warisan budaya leluhur bangsa. • Meningkatkan kualitas lembaga pendidikan yang diselenggarakan baik oleh masyarakat maupun pemerintah untuk memantapkan sistem pendidikan yang efektif dan efisien dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan. terutama bahaya penyalahgunaan narkotika. • Melindungi segenap generasi muda dari bahaya destruktif. 5. mandiri. berkeadilan. dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat. obat-obatan terlarang dan narkotika lainnya melalui gerakan pemberantasan dan peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkotika. • Memberantas secara sistematis perdagangan dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang dengan memberikan sanksi yang seberatberatnya kepada produsen. berdaya asing.3.• Meningkatkan kemampuan akademik dan kesejahteraan tenaga kependidikan sebagai tenaga kependidikan sebagai tenaga pendidikan mampu berfungsi secara optimal terutama dalam peningkatan pendidikan watak dan budi pekerti agar dapat mengembalikan wibawa lembaga dan tenaga pendidikan.

maupun keamanan. masyarakat Indonesia juga mengharapkan perlu adanya perhatian pemerintah dalam situasi internasional. 99 . cinta tanah air. Baik situasi politik. Dan pada akhirnya akan dapat mengganggu tercapainya sasaran pembangunan nasional. menguasai IPTEK serta berdisiplin. ekonomi.Bertakwa. Selain itu. Karena hal itu akan dapat mempengaruhi perkembangan kehidupan kita baik langsung ataupun tidak langsung. berkesadaran hukum dan lingkungan.

Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Dewasa ini. Sebagai proses. ekonomi.1 Pengaruh Globalisasi terhadap Ketahanan Nasional Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. ideologi.Kewarganegaraan.bangsa di seluruh dunia.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi.public jurnal.lain akan mempengaruhi nilai. Jamli dkk. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. pertahanan keamanan dan lain. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi.internet.september 2005). (Menurut Edison A.lain. sosial budaya dan lain. perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa.nilai nasionalisme terhadap bangsa. politik. ekonomi. 100 . sosial budaya. yaitu dimensi ruang dan waktu. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik.2005) Menurut pendapat Krsna (Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang. globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa.BAB VI KORELASI ANTARA WAWASAN KEBANGSAAN DI ERA GLOBALISASI DALAM LINGKUP KETAHANAN NASIONAL 6.

101 . pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara.Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. 3.nilai nasionalisme: 1. Dari globalisasi aspek ekonomi. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia. 3.) membanjiri di Indonesia. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia. karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang 2. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat.nilai nasionalisme: 1.dll. hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald. 2. Dilihat dari globalisasi politik. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. terbukanya pasar internasional. Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai. Pizza Hut. Dari aspek globalisasi ekonomi. Coca Cola. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.

Tak dapat disangsikan bahwa kemajuan pemikiran manusia yang senantiasa berupaya untuk menghasilkan hal-hal baru dalam hidupnya adalah hal wajar yang dilakukan sebagai makhluk yang berakal. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. maka seumur hidupnya akan menjadi pengkonsumsi utama tanpa adanya niat untuk mencoba membuatnya dengan 102 .4. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa. Katakanlah. Bila dipenuhi belum tentu sesuai di Indonesia. Pengaruh. peradaban (civilzation) dan kesempurnaan hidupnya yang meskipun pada dasarnya akan senantiasa juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi peradaban itu sendiri. tanpa ada upaya untuk membuatnya. Akan tetapi secara keseluruhan dapat menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau hilang. Belum lagi hal yang serupa itu diterima dan meresap pada diri anak-anak. maka hal yang demikian itu dapat diterima secara mutlak. ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa. kebiasaan manusia mengkonsumsi (membeli) makanan yang serba instant. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin. akan melemahkan dan memandulkan kreativitas. Jika terjadi maka akan menimbulkan dilematis. Pada dasarnya perubahan itu dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup. Berangkat dari asumsi bahwa pemikiran manusia akan senantiasa merubah kondisi sosial. Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita. 5.pengaruh di atas memang tidak secara langsung berpengaruh terhadap nasionalisme. Bila tidak dipenuhi akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.

Kemudian. Alhasil. Dengan begitu. perubahan yang sedang terjadi dan akan terjadi. dalam upaya menghindari bentrok budaya (paling tidak dalam paradigma/pemikiran) maka pada saat itu dibutuhkan agen-agen perubahan (social agent) sebagai media penyampai agenda perubahan itu.keinginan sendiri. Keadaan ini juga mengakibatkan adanya perpaduan (assimilation) di tempat baru dimana ia berpijak. Penilaian itu dapat saja memicu lahirnya interpretasi bahwa apa yang melekat pada dirinya ketika memutuskan untuk bepergian itu dinilai sebagai 103 . generasi yang muncul berikutnya adalah generasi yang nirkreativitas. baik yang direncanakan maupun yang tidak dapat dikategorikan ke dalam hal di atas yang pada intinya adalah pengupayaan ke arah yang lebih baik dengan mencoba mereduksi dampak negatif dari social change itu. maupun yang direncanakan ataupun tidak (kurang) direncanakan tidak akan mengalami benturan kebudayaan (peradaban) pada masyarakat kekinian. Dengan begitu. rekontruksi sosial (social recontruction). Siklusnya dapat dicerna melalui adanya rekayasa sosial (social engineering). Pada tahap ini akan muncul sikap menerima (receive) ataupun berupaya menolaknya (defence). Misalkan saja bila seseorang ingin bepergian ke tempat lain (negara Lain) maka tak seorangpun yang dapat mencegahnya apabila ia telah menetapkan bahwa ia harus berangkat. yang tengah terjadi adalah pemerkayaan khasanah kebudayaan dan bukan pergeseran. hipotesa kebudayaan selanjutnya adalah bahwa tidak akan pernah terjadi pergeseran kebudayaan apalagi upaya meninggalkan budaya lokal itu yang meskipun pada tataran performa seolah-olah kebudayaan itu telah bergeser atau ditinggalkan. Perubahan sosial. perubahan itu muncul sebagai yang tidak direncanakan. diidolakan sebelumnya dengan dimana ia tinggal dan lihat. Apabila. Perubahan yang demikian itu justru harus dimaknai sebagai upaya pemberdayaan dan pemerkayaan kebudayaan itu sendiri sebagai system makna. sehingga melahirkan penilaian apa yang diperoleh. Justru dengan demikian. maka peran itu akan digantikan oleh sosok atau figur yang dapat menjembatani perubahan yang sedang terjadi.

Menolak dan menerima perubahan sosial sebagai dampak kemajuan. tidak tradisional dan tidak terbelakang apabila terdapat upaya sipelaku memajukan atau melakukan perubahan (innovation) dan penerapan (invention) terhadap apa yang disebut dengan budaya lokalnya itu. Sementara untuk menerima perubahan itu juga menimbulkan benturan psikologis dimana seseorang pelaku itu dicap sebagai orang yang kurang (tidak) menghargai kebudayaannya. apakah hal yang demikian itu juga disebut telah merubah kebudayaan? Tentu jawabnya adalah tidak. meresap dalam diri kita. Justru. kepiawaian kita dalam menerjemahkan perubahan itu ke dalam diri kita sendiri. tradisional dan konvensional. Perubahan yang terjadi dewasa ini adalah kewajiban yang harus diterima. paroksi psikologis menjadi hambatan utama antara opsi menerima dan menolak. dan materialistis. Yaitu adanya ketakutan terhadap anggapan sebagai person yang primitif. tradisional dan tertinggal. Kondisi lain adalah meningkatnya mobilitas sekolah antara negara dimana juga telah mempengaruhi pengakuan terhadap budaya lokalnya. Opsi untuk menolak dihantui oleh resistensi dari dalam diri pribadi dan lingkungan yang secara phisikologis akan turut mempengaruhi penolakan itu. Suatu hal yang tak dapat dielak dan dipungkiri bahwa pola kehidupan manusia pada saat ini adalah bahwa manusia kini diperhadapkan pada situasi yang ambigu. bahwa budaya lokal senantiasa akan bertahan (lestari) apabila sipelaku tidak membiarkan budaya (lokal)-nya itu tidak tertindas. Dengan begitu. dan oleh sebab itu maka yang 104 .sesuatu yang kolot. Sirkumstansi yang demikian itu adalah opsi yang begitu sulit untuk dapat diterima. bagi sebahagian orang tidak demikilan. Ia kemudian mengenakan berbagai atribut yang dianggap sebagai simbolisasi budaya maju seperti kritis. kemudian akan memancarkan aura perubahan terhadap sikap dan prilaku kita. Keadaan dimana sipelaku diperhadapkan pada situasi dan alternatif yang kritis seperti itu telah menciptakan adanya anggapan bahwa budaya (lokal) tidak mampu menyaingi budaya (global) yang sedang mendunia. Akan tetapi. Namun demikian. kecenderungan yang terjadi adalah bahwa perubahan itu adalah suatu hal yang tidak mungkin dapat dibatasi apalagi dihempang. egoisme.

sepertinya melahirkan kontroversi dan paradigma yang berbeda dalam memandang budaya global itu. Atribut-atribut budaya lokal seolah-olah terancam akibat budaya global seperti masuknya berbagai komoditas global. benda dan segala bentuk ragam unsur budaya. Di sini dibutuhkan pemahaman dan pengertian kita untuk menerjemahkan perubahan itu sehingga tidak menimbulkan distorsi bagi kepribadian dan kebudayaan yang menggejala. Tantangan yang justru dihadapi adalah sampai seberapa jauh kita mampu memadukan perubahan dengan kebudayaan itu? Namun demikian. maksud utamanya adalah bukan dengan menolak kebudayaan global yang sedang mendunia. Sebahagian tidak 105 . Akibatnya kita akan lebih menghargai semua itu dengan waktu dan dengan adanya tuntutan tugas yang mesti dilakukan. pengaruh dan tindakan yang dipancarluaskan oleh berbagai media penyampai seperti TV dan media cetak lainnya.terjadi di seputar perubahan itu adalah trend ataupun kecenderungan yang senantiasa dimaknai. misalnya orang Simalungun dengan Jawa? Keutamaan dari pola seperti ini adalah adanya pemerkayaan budaya lokal itu sendiri yakni pencapaian ke arah peradaban yang lebih sempurna. Keadaan ini justru akan merubah kita yang tanpa disengaja telah melahirkan berbagai interpretasi atas diri dan prilaku kita. Situasi dan kondisi dimana budaya lokal akan dipertaruhkan di tengah kancah kebudayaan global. Apakah seorang Batak yang modern adalah orang yang tidak (lagi) menggunakan budaya Batak itu dalam kehidupannya sehari-hari? Apakah orang Batak akan dikenal sebagai orang yang tidak maju apabila atribut Habatahon masih menempel pada dirinya? Lantas bagaimana pula kebudayaan yang lahir akibat perpaduan dua unsur budaya suku yang berbeda akibat adanya kawin campur. Anggapan itu dapat dimaknai sebagai dampak perubahan terutama dalam menghargai waktu. Kekuatannya justru terletak pada diri kita sendiri bahwa apa yang akan kita ambil dan maknai dari perubahan itu. dan seberapa mampukah kita menerjemahkannya ke dalam kebudayaan kita.

kepedulian berbudaya. Hanya dengan cara demikian. mengembangkan tanggungjawab.menginginkan adanya perubahan dalam kelokalan budayanya dan tanpa disadari tindakan yang dilakukan telah merubah keaslian kebudayaan itu. dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. Kita harus pandai-pandai menangkap pulang. diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan. Dengan cara seperti itu kita dapat memahami hakikat yang tersurat maupun tersirat dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa secara tepat yaitu cerdas secara rasional. teknologi dan berkarakter mulia). yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya. tetapi dilain pihak mampu merangkul dampak negatifnya. keuletan. semangat kebangsaan. bertahan dan lestari. Justru dengan begitu. sampai pada tatanan nasional. 106 . Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang. khusunya budaya dan kebudayaan. mulai dari diri sendiri. reaktualisasi terwujudnya budaya malu. Oleh karenanya. memungkinkan timbulnya paradoks. lingkungan. akan meningkatkan identitas. emosional dan spiritual (suatu kemampuan dan kapasitas untuk menguasai Ilmu pengetahuan. Kedepan. kebudayaan akan semakin mantap. bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional. kemandirian dan hal-hal semacam Itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. kita dapat memaknai bahwa perubahan itu akan senantiasa terjadi dan tanpa kita sadari akan meresapi diri kita dan masuk ke dalam pola perilaku dan tindakan kita. dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat.

berbangsa dan bernegara. saling menyalahkan. Bangsa ini pada gilirannya terjebak kepada sikap saling curiga. yaitu budaya dan kebudayaan nasional. sepertinya tidak bangga lagi menjadi orang Indonesia dikarenakan lunturnnya rasa cinta tanah air. sebagian masyarakat kita rentan dalam hal ketahanan budaya. Sejumlah realitas krisis mengindikasikan antara lain berkembangnya budaya feodalistis. hidup boros. tersendatnya komunikasi sosial dan politik. dll. kita menjumpai semakin menipisnya komitmen kebangsaan dan persatuan nasional yang banyak diusung adalah komitmen semu untuk sejumlah kepentingan sesaat. Jika tidak disikapi dengan strategi kebudayaan yang jelas dan terarah. saling hantam dan sederet budaya munafik lainnya yang semakin menyurutkan ketahanan budaya bangsa. kemanusiaan yang beradab. menurunya etika dan moral. Bagaimanapun juga kita harus mengakui adanya pendapat bahwa dengan hadirnya globalisasi. Dalam sadar. etos kerja rendah. Meskipun 107 .Bukan hanya cerdas semata-mata. Lalu bagaimana harus mengembalikan ketahanan budaya bangsa atau budaya bangsa yang berjatidiri? Ketahanan budaya bangsa. bermasyarakat. apatisme. hal tersebut dapat mengkristal lalu mengancam kelangsungan nilai-nilai budaya bangsa dan budaya lokal. berkembangnya konsumerisme dan semacamnya. Ambillah contoh nyata. tetapi juga berbudaya yaitu suatu kemampuan dan kapasitas untuk berjati diri dalam arti pengembangan nilai-nilai moral. Ini semakin menunjukan bahwa masyarakat Indonesia lemah dalam ketahanan nasional. setidaknya selama jangka waktu bergulirnya siklus kepemimpinan nasional lima tahunan. bermartabat dalam sikap dan tindakan kepada diri sendiri. menipisnya kejujuran dan tidak saling percaya antar elit bangsa. Kita banyak melihat sepertinya masyarakat di negeri ini mulai kehilangan jatidiri bangsa. menuaitnya individualisme. pada hakikatnya sejalan dengan ketahanan nasional dalam lingkup khusus. Semua itu berujung rendahnya produktivitas. yaitu reog ponorogo yang kini diklaim oleh Malaysia.

akan meningkatkan identitas. 108 . Kita juga perlu memetakan anatomi strategi tersebut melalui penegakan budaya bangsa dengan pendekatan desentralistik guna mengeliminasi terancamnya Identitas kebudayaan lokal dan nasional. Hofstede 1980p. kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional. melalui forum-forum rekonsilisasi nasional dialog nasional dll. yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya.537). bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing. memungkinkan timbulnya paradoks. membangun nu-ranl kebersamaan. keadaan yang berbudaya dan berkepribadian hanya dapat berkembang di dalam suasana yang kondusif. komunikatif. Di antaranya yang utama adalah membangun kembali kerukunan nasional. dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. Perlu diyakini bahwa kemegahan budaya suatu bangsa akan mencerminkan tingkat kesejahteraan nasional. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang. dll. memiliki power distance yang tinggi baik fisik materi maupun mental kejiwaan. reaktualisasi nilai-nilai budaya guna menjamin kelangsungan masa depan bangsa. bertanggungjawab. (House 2004. Kerangka acuan strategi pembangunan budaya dan kebudayaan bisa di stratifikasi dalam startegl utama dan pendukung. Tujuannya adalah membangun saling pengertian. perilaku sosial. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya. sehingga tahan terhadap segala macam tantangan bangsa dan meminimalisasi budaya individualltas. taat pada kemandirian.demikian. Esensi ketahanan adalah kondisi dinamik untuk membangun keadaan yang kondusif menyangkut seluruh budaya kolektivitas.

Pengurus Yayasan Jatidiri Bangsa) Dalam wacana kebudayaan dan sosial. Hanya dengan cara demikian. diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. mulai dari diri sendiri. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat. mengingat ini akan terkait teks dan konteks. Sebagai sebuah kajian. tampaknya para pakar sudah berupaya merumuskan sebuah definisi terhadap local culture atau local wisdom ini. namun secara etimologi dan keilmuan. semangat kebangsaan. mengembangkan tanggungjawab. sampai pada tatanan nasional. khusunya budaya dan kebudayaan. harus dijamin pengembangannya dan kemandiriannya secara patent. kemudian saya pun mempelajari dan mencoba mengaitkannya pada konteks yang ada. Ini semuanya adalah komitmen dan tanggung jawab budaya. keuletan. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan. lingkungan. reaktualisasi terwujudnya budaya malu. kemandirian dan hal-hal semacam itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. Begitu pula dengan pembangunan sentra-sentra anotomi budaya menjadi sasaran antara yang perlu diwujudkan. sulit untuk mendefinisikan dan memberikan batasan terhadap budaya lokal atau kearifan lokal. Untuk mendukung semua itu. PPH 1992-2002. kepedulian berbudaya. (Penulis adalah mantan Staf Ahli Lingkungan Sosial dan Budaya DepTrans .Penguatan-penguatan kebudayaan lokal melalui segala usaha dan bentuk produksinya serta motif-motif hasil karya dan seni. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. Kedepan. Definisi budaya lokal yang pertama saya ambil adalah berdasarkan visualisasi kebudayaan 109 .

misalnya berdasarkan golongan etnik. lebih khusus. kebudayaan suku bangsa adalah sama dengan budaya lokal atau budaya daerah. tingkatannya sama dengan sub-culture yaitu merupakan bagian turunan dari culture. budaya (multikultural) maupun ekonomi. Sedangkan kebudayaan umum lokal adalah tergantung pada aspek ruang. Dilihat dari stuktur dan tingkatannya budaya lokal berada pada tingat culture. ketiga golongan tersebut adalah sebagai berikut: Kebudayaan suku bangsa (yang lebih dikenal secara umum di Indonesia dengan nama kebudayaan daerah) 1. maka harus diterima bahwa adanya tiga golongan kebudayaan yang masing-masing mempunyai coraknya sendiri.ditinjau dari sudut stuktur dan tingkatannya. namun counter-culture ini bertentangan dengan kebudayaan induknya. 110 . Counter-culture. Hal ini berdasarkan sebuah skema sosial budaya yang ada di Indonesia dimana terdiri dari masyarakat yang bersifat manajemuk dalam stuktur sosial. Sedangkan kebudayaan nasional adalah akumulasi dari budaya-budaya daerah. profesi. Contoh: kebudayaan nasional. Jacobus Ranjabar (2006:150) mengatakan bahwa dilihat dari sifat majemuk masyarakat Indonesia. wilayah atau daerah. namun kebudyaan ini tidaklah bertentangan dengan kebudayaan induknya. Contoh: budaya individualisme. adalah kebudayaan yang berlaku bagi seluruh masyarakat. Culture. Kebudayaan umum lokal 2. namun ada budaya dominan yang berkembang yaitu misalnya budaya lokal yang ada dikota atau tempat tersebut. Berikut adalah penjelasannya : 1. 2. 3. Contoh : budaya gotong royong 4. merupakan kebudyaan khusus dalam sebuah culture. Superculture.Contoh : Budaya Sunda. biasanya ini bisa dianalisis pada ruang perkotaan dimana hadir berbagai budaya lokal atau daerah yang dibawa oleh setiap pendatang. Kebudayaan nasional Dalam penjelasannya. Subculture.

dikemukakan oleh antropolog terkemuka di Indonesia yang beretnis Sunda. Dalam hal ini unsur bahasa adalah ciri khasnya. Dalam pengertian yang luas. bertindak. Pandangan yang menyatakan bahwa budaya lokal adalah merupakan bagian dari sebuah skema dari tingkatan budaya (hierakis bukan berdasarkan baik dan buruk). Dimana menurutnya. Sedangkan di wilayah desa. sangat memungkinkan untuk dilakukan pengidentifikasian. waktu maupun masyarakat penganutnya. Judistira K. 111 . dan kebudayaan regional adalah bagian-bagian yang hakiki dalam bentukan kebudayaan nasional. Dalam pengertian budaya lokal atau daerah yang ditinjau dalam faktor demografi dengan polemik di dalamnya. Pembatasan atau perbedaan antara budaya nasional dan budaya lokal atau budaya daerah diatas menjadi sebuah penegasan untuk memilah mana yang disebut budaya nasional dan budaya lokal baik dalam konteks ruang. Kuntowijoyo memandang bahwa wilayah administratif antara desa dan kota menjadi kajian tersendiri. kota yang umumnya menjadi sentral dari bercampurnya berbagai kelompok masyarakat baik lokal maupun pendatang menjadi lokasi yang sulit didefinisikan. tetapi termasuk segala bentuk. Menurut Judistira (2008:141).Definisi Jakobus itu seirama dengan pandangan Koentjaraningrat (2000). Judistira (2008:113) mengatakan bahwa kebudayaan daerah bukan hanya terungkap dari bentuk dan pernyataan rasa keindahan melalui kesenian belaka. Koentjaraningrat memandang budaya lokal terkait dengan istilah suku bangsa. dimana menurutnya. suku bangsa sendiri adalah suatu golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan ‟kesatuan kebudayaan‟. kebudayaan lokal adalah melengkapi kebudayaan regional. serta pola pikiran yang berada jauh dibelakang apa yang tampak tersebut. dan cara-cara berperilaku. Garna.

(Abdullah. pemeliharaan serta penggunaan potensi nasional untuk mencapai tujuan nasional. Berbagai etnis yang terdapat diberbagai tempat tidak lagi berada dalam batas-batas fisik (physical boundaries) yang tegas karena keberadaan etnis tersebut telah bercampur dengan etnis-etnis lain yang antar mereka telah membagi wilayah secara saling bersinggungan atau bahkan berhimpitan.Dikota-kota dan di lapisan atas masyarakat sudah ada yang kebudayaan nasional. Selain itu bangsa tersebut akan diakui oleh masyarakat internasional sebagai bangsa yang kuat dan kompak.2 Hubungan Wawasan Nusantara dengan Ketahanan Nasional Diantara kedua hal tersebut terdapat suatu keterkaitan antara satu dengan yang lain. 6. Wawasan Indonesia yang merupakan suatu kesamaan pandangan suatu bangsa mengenai diri dan lingkungannya yang menjadi dasar pemikiran seluruh warga Negara Indonesia. 2006:86). pengembangan. 112 . sedangkan kebudayaan daerah dan tradisional menjadi semakin kuat bila semakin jauh dari pusat kota. Wawasan nasional bangsa Indonesia adalah wawasan nusantara yang merupakan pedoman bagi proses pembangunan nasional menuju tujuan nasional. tujuannya adalah agar dapat terbentuk ketahanan nasional yang kuat pada bangsa tersebut yang didasari kesamaan jati diri bangsa dan lingkungannya. Pandangan ini mempengaruhi terhadap cara atau yang disebut sebagai suatu strategi nasional untuk mencapai tujuan yang dicitacitakan (tujuan nasional bangsa Indonesia). Irwan Abdullah memberikan pandangannya : Etnis selain merupakan konstruksi biologis juga merupakan konstruksi sosial dan budaya yang mendapatkan artinya dalam serangkaian interaksi sosial budaya. Kemudian dari ketahanan nasional yang kuat otomatis akan memiliki kekuatan politik yang kuat. (Kuntowijoyo. Sekalipun inisiatif dan kreatifitas kebudayaan daerah dan tradisional jatuh ke tangan orang kota. Dengan adanya politik yang kuat maka bangsa tersebut telah memiliki suatu pandangan yang jelas mengenai perencanaan. sense of belonging orang desa terhadap tradisi jauh lebih besar.2006:42) Dalam pengkritisan definisi yang berdasarkan pada konteks demografi ini.

Jadi.3 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia Dalam Rangka Menghadapi Era Globalisasi 6. Jadi wawasan nusantara secara arti kata adalah cara pandang suatu bangsa berkepulaun dalam menyikapi permasalahan-permasalahan dalam kehidupannya 113 . langkah.Sedangkan ketahanan nasional merupakan kondisi yang harus diwujudkan agar proses pencapaian tujuan nasional tersebut dapat berjalan dengan sukses. Nusantara berarti pulau yang mengapit. Kata pandang tidak selamanya dihubungkan dengan panca indera penglihatan tapi dapat diperluas menjadi respon. mempertahankan. diperlukan suatu konsepsi ketahanan nasional yang sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia. Jadi dari paparan diatas secara singkat dapat dikatakan bahwa hubungan wawasan nusantara dengan ketahanan nasional sangat berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya. kita harus dapat memiliki sikap dan perilaku yang sesuai kejuangan. Dimana wawasan nusantara adalah merupakan dasar atau pedoman bagi seluruh warga negara indonesia untuk mewujudkan suatu ketahanan nasional yang kuat dan tangguh guna menjaga. Oleh karena itu. cinta tanah air serta rela berkorban bagi nusa dan bangsa.3. menyikapi. 6. Jika diperluas dapat diartikan sebagai kepulauan yang saling terikat satu sama lain. Antara mengandung makna ada sesuatu yang diapit.1 Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara Wawasan nusantara berasal dari kata wawas (atau dari kata induk mawas) yang mempunyai arti pandang. Nusa merupakan isitilah jawa kuno yang mempunyai arti pulau. Dalam kaitannya dengan pemuda penerus bangsa hendaknya ditanamkan sikap wawasan nusantara sejak dini sehingga kecintaan mereka terhadap bangsa dan negara lebih meyakini dan lebih dalam. melihat. Sedangkan nusantara berasal dari dua kata yaitu nusa dan antara. Wawasan berarti suatu cara pandang/lihat.wawasan adalah suatu cara menyikapi dengan dasar yang tertentu sebagai acuan. mengembangkan dan mencapai cita-cita bangsa indonesia sesuai dengan UUD 1945. Dengan adanya wawasan nusantara.

keyakinan-keyakinan yang menyeluruh dan sistematis. Aspek Ideologi Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasan gagasan. wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonsia tentang diri dan lingkungan sekitarnya berdasarkan ide nasionalnya yang berlandaskan pancasila dan UUD 1945 yang merupakan aspirasi bangsa Indonsia yang merdeka dan berdaulat untuk mencapai tujuan nasional. pengetahuan tentang ide-ide. science of ideas atau ajaran tentang pengertianpengertian dasar.dengan kondisi beraneka ragam. berbangsa. Liberalisme Beberapa pokok pemikiran yang terkandung di dalamnya. perkembangan : berkembang sebagai respons terhadap pola kekuasaan negara yang absolut. Wawasan Nusantara yang merupakan wawasan nasional yang bersumber pada Pancasila dan berdasarkan UUD 1945adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelengarakan kehidupan bermasyarakat. sebagai berikut: 1. Definisi resminya menurut Ketetapan MPR Tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN. dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. landasan pemikirannya adalah bahwa menusia pada hakikatnya adalah baik dan berbudi-pekerti. ideide. Sedangkan definisi sebagai bangsa Indonesia. Secara umum Ideologi adalah kumpulan gagasan-gagasan. pada tumbuhnya negara otoriter yang disertai dengan pembatasan ketat melalui berbagai undang-undang dan peraturan terhadap warganegara 3. inti pemikiran : kebebasan individu 2. yang menyangkut berbagai bidang kehidupan manusia. sistem pemerintahan (harus): demokrasi Konservatisme Hal atau unsur yang terkandung di dalamnya. tanpa harus diadakannya pola-pola pengaturan yang ketat dan bersifat memaksa terhadapnya. 4. antara lain: 114 .

analisa yang cendrung negatif terhadap situasi dan kondisi yang ada. baik berupa kestabilan yang dinamis maupun kestabilan yang statis. berisi resep perbaikan untuk masa depan dan. 2. 2. otoriter Komunisme Gelombang komunisme abad kedua puluh ini. Gerakan-gerakan komunisme international yang tumbuh sampai sekarang boleh dikatakan merupakan perkembangan dari Partai Bolshevik yang didirikan oleh Lenin 1. inti pemikiran : memelihara kondisi yang ada. oleh karena itu perlu pola-pola pengendalian melalui peraturan yang ketat 4. sebaiknya perubahan berlangsung tahap demi tahap. system pemerintahan (hanya): otoriter/totaliter/dictator 115 . landasan pemikiran : a. penolakan situasi dan kondisi masa lampau. mempertahankan kestabilan. Oleh karena itu. system pemerintahan (boleh): demokrasi. landasan pemikirannya adalah bahwa pada dasarnya manusia lemah dan terdapat “evil instinct and desires” dalam dirinya. c. tidak bisa dilepaskan dari kehadiran Partai Bolshevik di Rusia. 3. tanpa menggoncang struktur social politik dalam negara atau masyarakat yang bersangkutan. filsafatnya adalah bahwa perubahan tidak selalu berarti kemajuan. b. sehingga negara hanya sasaran antara. 3. d. inti pemikiran: perjuangan kelas dan penghapusan kelas-kelas dimasyarakat. rencanarencana tindakan jangka pendek yang memungkinkan terwujudnya tujuan-tujuan yang berbeda-beda.1. baik secara tegas ataupun tidak.

Marxisme Tiga hal yang merupakan komponen dasar dari Marxisme adalah : a. dan manusia akan lebih baik serta layak kehidupannya jika ada kerja sama melalui fungsi yang dilaksakan oleh negara d. pemerataan kesempatan berusaha. fisafat : negara tidak boleh mencampuri kegiatan-kegiatan perekonomian. Sosialisme Hal-hal pokok yang terkandung dalam Sosialisme. Manusia tidak bisa hidup sendiri-sendiri. otoriter Kapitalisme Kapitalisme adalah bentuk system perokonomian a. adalah: a. landasan pemikiran : kebebasan ekonomi yang bersifat perseorangan pada instansi terakhir akan mampu mengangkat kemajuan perekonomian seluruh masyarakat 116 . khususnya menyangkut kegiatan perekonomian perseorangan c. inti pemikiran : kolektifitas (kebersamaan) (gotong royong) b. inti pemikiran : perkonomian individu b.dll) c. sikap terhadap masyarakat kapitalis yang bertumpu pada teori nilai tenaga kerja dari David Ricardo (1772) dan Adam Smith (1723-1790) c. system pemerintahan (boleh): demokrasi. Konsep ini dipandang mampu membawa masyarakat ke arah komunitas kelas. landasan pemikiran : bahwa masyarakat dan juga negara adalah suatu pola kehidupan bersama. menyangkut teori negara dan teori revolusi yang dikembangkan atas dasar konsep perjuangan kelas. filsafat dialectical and historical materialism b. filsafatnya : pemerataan dan kesederajatan bahwa pengaturan agar setiap orang diperlakukan sama dan ada pemerataan dalm berbagai hal (pemerataan kesempatan kerja.

aristokrasi. dan kratos berarti kekuasaan. d. M. seperti di Athena dan Sparta. Jadi artinya kekuasaan ditangan rakyat. system pemerintahan : demokrasi. yaitu ditilik dari pangkal tolak dan perimbangan yang benar. inti pemikiran: kedaulatan ditangan rakyat b. Kamil Lailah menetapkan tiga macam justifikasi ilmiah dari prinsip demokrasi. kata ini merupakan himpunan dari dua kata : demos yang berarti rakyat. republik. landasan pemikiran. bahwa sumber kepemimpinan ialah kehendak yang bersatu milik rakyat. Hal ini pernah diungkapkan Plato.d. dalam suatu kesempatan Aristoteles menjelaskan macam-macam pemerintahan. yang kemudian dilaksanakan oleh pihak pemerintah atau eksekutif. 117 . opini umum dan pengaruhnya c. Rakyat membuat ketetapan hukum bagi dirinya sendiri lewat dewan perwakilan. Demokrasi Demokrasi artinya hukum untuk rakyat oleh rakyat. Bangsa Indonesia haruslah selalu ingat mengenai apa itu ideologi dan apa yang menjadi ideologi bangsa Indonesia. Sebenarnya pemikiran untuk melibatkan rakyat dalam kekuasaan sudah muncul sejak zaman dahulu. Di beberapa kota Yunani didapatkan bukti nyata yang menguatkan hal ini.“ada tiga mcam pemerintahan: kerajaan.” a. Dengan demikian. filsafat : menurut Dr. tujuan nasional akan dapat tercapai dan bangsa Indonesia dapat mempertahankan kesatuan dan persatuannya meski berada di dalam era globalisasi. kesatuan dan persatuan haruslah tetap dipertahankan. atau rakyat memagang sendiri kendali urusannya. unjustifikasi berbagai macam teori yang bersebrangan dengan prinsip demokrasi. system pemerintahan (harus) : demokrasi Dalam menghadapi era globalisasi ini. dengan berkata.

2. perdamaian abadi. Pengertian Politik Luar Negeri Indonesia terdapat dalam UU No. dan langkah pemerintah RI yang diambil dalam melakukan hubungan dengan Negara lain. sikap. Muh. 37 tahun 1999 Pasal 1 ayat (2) tentang hubungan luar negeri yang menjelaskan bahwa Politik Luar Negeri Indonesia adalah “Kebijakan. 3. Aktif menunjukkan adanya kewajiban pemerintah menunaikan instruksi UUD 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Aktif berarti “Ikut memberikan sumbangan baik dalam bentuk pemikiran maupun menyelesaikan bebagai konflik dan permasalahan dunia”. negara lain 4. Prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif Bebas berarti “Bebas menentukan sikap dan pandangan terhadap masalahmasalah Internasional dan terlepas dari kekuatan raksasa dunia”. Dasar pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia antara lain: 1. Terus berusaha ikut mewujudkan keadilan sosial Menjalankan politik damai Sahabat dengan segala bangsa Saling menghormati dan tidak mencampuri urusan dalam Internasional dengan berpedoman pada Piagam PBB Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia yang bebas dan aktif menurut Drs. Mempertahankan kemerdekaan Bangsa dan menjaga keselamatan Negara 118 . dan keadilan sosial”.Aspek Politik Politik Luar Negeri Indonesia dilaksanakan berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945. Organisasi Internasional dan subyek hukum Internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah Internasional guna mencapai tujuan Nasional”. Pembukaan UUD 1945 khususnya alinea II dan IV menegaskan bahwa Negara Indonesia sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat berhak menentukan nasibnya sendiri serta berhak mengatur hubungan kerja sama dengan Negara lain. Hatta: 1.

haruslah melibatkan partisipasi dari seluruh rakyat Indonesia.2. 3. Meningkatkan kemakmuran segala bangsa sebagai pelaksanaan cita-cita yang tersimpul di dalam Pancasila sebagai dasar falsafah Negara RI. dalam rangka pengoptimalan suber daya ini tetaplah harus mementingkan kelestarian alam yang ada. Hal ini merupakan suatu peluang yang cukup besar bagi Indonesia. Akan tetapi. Sesuai dengan apa yang telah menjadi tujuan nasional Indonesia jyang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. untuk turut serta dalam membangun perdamaian dunia. Meningkatkan perdamaian Internasional karena hanya daam keadaan damai. Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara. 2. Politik yang dijalankan di Indonesia adalah politik bebas aktif. untuk pengoptimalan itu tentu saja dibutuhkan sumber daya manusia yang memadai. Pengoptimalan dalam memanfaatkan sumber daya alam ini tentulah akan meningkatkan kehidupan ekonomi negara. Memperoleh barang-barang yang diperlukan dari luar negeri untuk memperbesar kemakmuran rakyat apabila barang tersebut belum bias doproduksi di dalam negeri 3. sebagai negara yang bisa dikatakan netral. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. yang berarti Indonesia tidak memihak blok manapun. Aspek Ekonomi Aktualisasi wawasan nusantara dalam aspek ekonomi : 1. baik blok barat maupun blok timur. Perkembangan ekonomi haruslah sama rata antara daerah yang satu dengan daerah yang lain meskipun di Indonesia menganut sistem otonomi daerah Sehingga terbentuk perkembangan ekonomi yang adil di Indonesia. Dengan cara memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh rakyat kecil untuk memulai usaha dengan tetap 119 . Selain itu. Indonesia dapat membangun dan memperoleh syarat-syarat yang diperlukan untuk memperbesar kemakmuran rakyat 4.

merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Ingat bahwa kebudayaan Indonesia adalah ciri khas Indonesia dan kebudayaan ini perlu dilestarikan. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.mendapatkan bimbingan dari negara dalam proses usaha tersebut. sehingga dalam kehidupan sehari-hari. termasuk sistem agama dan politik. kebudayaan itu bersifat abstrak. Keberagaman budaya inilah yang membedakan Indonesia dengan negara lainnya. bahasa. perkakas. Dengan era globalisasi memungkinkan bangsa Indonesia beralih meninggalkan kebudayaan sendiri. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. pengaruh budaya asing sangat kuat mencoba untuk memasuki kebudayaan Indonesia. dan karya seni Bahasa. Oleh karena itu. bangsa Indonesia sebaiknya selalu ingat akan kebudayaannya dan sedemikian pintar menyaring budaya yang masuk ke Indonesia. Aspek Sosial Budaya Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. pakaian. Melville J. bangunan. Dalam era globalisasi ini. Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya. yang menjadi daya tarik bagi negara lain untuk mengunjungi Indonesia. sehingga tidak ada yang merasa dirugikan. dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan yaitu sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia. Dari berbagai definisi. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit. sebagaimana juga budaya. 120 . adat istiadat. yang kemudian disebut sebagai superorganic.

Aspek Pertahanan Keamanan Pertahanan Negara adalah segenap usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan RI dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Hakikat pertahanan negara adalah segala upaya pertahanan bersifat semesta yang penyelenggaraannya didasarkan pada kesadaran atas hak dan kewajiban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri. Pertahanan negara dilakukan oleh pemerintah dan dipersiapkan secara dini dengan sistem pertahanan negara. Pertahanan nasional merupakan kekuatan bersama (sipil dan militer) diselenggarakan oleh suatu Negara untuk menjamin integritas wilayahnya, perlindungan dari orang dan/atau menjaga kepentingan-kepentingannya. Pertahanan nasional dikelola oleh Departemen Pertahanan. Angkatan bersenjata disebut sebagai kekuatan pertahanan dan, di beberapa negara (misalnya Jepang), Angkatan Bela Diri. Keamanan merupakan istilah yang secara sederhana dapat dimengerti sebagai suasana "bebas dari segala bentuk ancaman bahaya, kecemasan, dan ketakutan". Dalam kajian tradisional, keamanan lebih sering ditafsirkan dalam konteks ancaman fisik (militer) yang berasal dari luar. Komponen pertahanan negara: a. Komponen utama "Komponen utama" adalah Tentara Nasional Indonesia, yang siap digunakan untuk melaksanakan tugas tugas pertahanan. b. Komponen cadangan "Komponen cadangan" (Komcad) adalah "sumber daya nasional" yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama. c. Komponen pendukung "Komponen pendukung" adalah "sumber daya nasional" yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan komponen utama dan komponen cadangan. Komponen pendukung tidak membentuk kekuatan nyata untuk perlawanan fisik.

121

"Sumber daya nasional" terdiri dari sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya buatan. Sumber daya nasional yang dapat dimobilisasi dan didemobilisasi terdiri dari sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang mencakup berbagai cadangan materiil strategis, faktor geografi dan lingkungan, sarana dan prasarana di darat, di perairan maupun di udara dengan segenap unsur perlengkapannya dengan atau tanpa modifikasi. Aspek pertahanan keamanan ini sangat erat kaitannya dengan bela negara. Rasa cinta tanah air dan rasa bela negara yang tertanam dalam diri bangsa Indonesia menumbuhkan rasa rela berkorban demi mempertahankan negara tercinta, negara Indonesia. Oleh karena itu, pembelajaran akan bela negara perlu diberikan kepada generasi penerus sedini mungkin. Serta mengenalkan sejarah bangsa kepada generasi penerus, sejarah ketika para pejuang rela mengorbankan jiwa dan raga mereka untuk mmeraih kemerdekaan dan mempertahankan negara Indonesia. Karena sesungguhnya sejarah merupakan hal yang penting yang harus selalu diingat agar tidak terjadi kesalahan serupa.

6.3.2 Aktualisasi Wawasan Kebangsaan Menghadapi Era Globalisasi Pengertian Wawasan Kebangsaan : Adapun pengertian dari wawasan kebangsaan adalah usaha meningkatkan nasionalisme dan rasa kebangsaan umat sebagai suatu bangsa berpenduduk muslim terbesar di dunia, yang bersatu dan berdaulat dalam suatu wilayah negara kesatuan Indonesia, melalui pengembangan kebudayaan dan peradaban yang sesuai dengan kepribadian nasional dan aqidah Islamiyah dalam rangka ikut berperanserta mewujudkan perdamaian yang abadi bagi dunia dan kemanusiaan. Komponen utama dari Wawasan Kebangsaan Rasa Kebangsaan : Rasa kebangsaan adalah suatu perasaan rakyat, masyarakat dan bangsa terhadap kondisi bangsa Indonesia dalam perjalanan hidupnya menuju cita-cita bangsa yaitu masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

122

Semangat Kebangsaan : Semangat Kebangsaan adalah perpaduan atau sinergi dari rasa kebangsaan dan paham kebangsaan. Kondisi semangat Kebangsaan atau nasionalisme suatu bangsa akan terpancar dari kualitas dan ketangguhan bangsa tersebut dalam menghadapi berbagai ancaman. Berbicara Semangat Kebangsaan, kita tidak boleh lepas dari sejarah bangsa, antara lain Peristiwa 10 Nopember 1945 di Surabaya dan Peristiwa 15 Desember 1945 di Ambarawa, dimana Semangat kebangsaan diwujudkan dalam semboyan “Merdeka atau Mati”. Kita tahu kondisi bangsa yang pluralisme atau kebhinekaan memerlukan suatu pengelolaan yang baik, sehingga tidak menjadi ancaman bagi keutuhan dan kesatuan bangsa. Dan rasa kesetiakawanan sosial akan mempertebal semangat kebangsaan suatu bangsa. Kesetiakawanan sosial, mengandung makna adanya rasa satu nasib dan sepenanggungan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hadirnya rasa kepedulian terhadap sesama anak bangsa bagi mereka yang mengalami kesulitan akan mewujudkan suatu rasa kebersamaan sesama bangsa. Kita sebagai Warga Negara harus dapat menumbuh kembangkan terus pengertian Wawasan Kebangsaan sebagai alat pemersatu bangsa dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah rakyat, walaupun latar belakang suku, agama, ras dan adat istiadat yang berbeda. hayati dan pahami secara utuh tentang butir-butir dari Wawasan Kebangsaan yaitu; rasa kebangsaan, paham kebangsaan dan semangat kebangsaan yang merupakan jiwa bangsa Indonesia dan pendorong tercapainya cita-cita bangsa. dapat dijadikan sumber motivasi dalam mempersatukan bangsa sehingga terhindar dari diisintegrasi bangsa. Kita semua mengharapkan bahwa kebersamaan dan kesetaraan serta persatuan dan kesatuan bangsa segera terwujud, demi tercapainya cita-cita bangsa. Dan untuk menghadapi era globalisasi ini kita sebagai Warga Negara harus bersatu untuk mempertahankan apa yang sudah ada sekarang agar tidak hilang dan mengembangkan segala sesuatunya agar Indonesia dapat bertahan serta kuat menghadapi era globalisasi.

123

lapangan kerja sangat kurang dan jumlah pengangguran semakin meningkat serta kesenjangan ekonomi semakin lebar. budaya. menyebabkan jumlah penduduk miskin semakin bertambah. Mereka antara lain berusaha menggagalkan tekad TNI memerangi 124 . 4) Sedangkan TNI masih utuh.4 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Guna Menghadapi Era globalisasi Dalam Rangka Ketahanan Nasional Kondisi Wawasan Kebangsaan pada diri anak bangsa sekarang ini telah pudar dan hampir pada jurang kehancuran. walaupun TNI terus menerus diuji dan dirongrong oleh berbagai kelompok kepentingan. karena sampai saat ini TNI masih mampu melaksanakan tugas pokoknya. ketiga pilar tersebut adalah : 1)Kondisi ekonomi kita yang serba sulit sebagai dampak dari krisis ekonomi yang berkepanjangan.6. 2) Kondisi budaya dengan dampak dari Globalisasi yang kebablasan telah memunculkan berbagai bentuk sikap yang mengarah kepada tindakan kekerasan atau main hakim sendiri serta tindakan yang tidak berperikemanusiaan. politik dan TNI. TNI dikatakan masih utuh. karena begitu berat beban yang diemban dan ada pihak yang memang ingin menghancurkannya. TNI bertekad selalu konsisten memegang komitmen kebangsaan untuk menjaga keutuhan NKRI. yaitu menjaga keutuhan NKRI. ikatan nilai-nilai kebangsaan yang berhasil mempersatukan bangsa sudah longgar. menjaga kedaulatan NKRI dan melindungi bangsa Indonesia. Para elit politik lebih mempertahankan argumentasinya sendiri-sendiri dan bertahan pada kebenaran masing-masing. itupun kondisinya sudah agak bengkok. 3) Kesadaran politik masyarakat yang menyedihkan karena syarat dengan pemenuhan ambisi pribadi atau kelompok. ibarat sebuah meja. tiga dari empat pilar sudah patah dan satu pilar lainnya sudah bengkok. Bangsa Indonesia yang ditopang oleh empat filar kekuatan nasional yakni ekonomi.

politik. Organisasi peningkatan wawasan kebangsaan generasi muda yang dibentuk harus bisa memberikan kesempatan kepada setiap warga untuk berkembang dan merealisasikan diri.kelompok separatis / penghianat negara di berbagai daerah konflik. ekonomi. karena karya generasi muda pada tatanan ini bukan sebagai sistim robot yang berbuat tanpa dasar pemikiran diantaranya sebagai berikut : b. harus terus dan lebih 125 . pemasyarakatan Bela Negara melalui jalur pendidikan luar sekolah dan sebagainya. Dalam iklim sekarang ini Wawasan kebangsaan yang cenderung memudar yang terjadi pada generasi muda dan masyarakat. Upaya-upaya yang telah dikembangkan tadi menumbuhkan suatu peluang yang sangat berarti bagi kemantapan bangsa Indonesia dalam berfikir ke depan. Dengan demikian diharapkan melalui pembinaan yang berdaya guna dan berhasil guna. yaitu makin tumbuhnya kesadaran bahwa masalah peningkatan pendidikan wawasan kebangsaan generasi muda dan nilai budaya bangsa harus dikembang tumbuhkan secara terpadu. agar orang bisa memberikan kontribusi kebangsaan kepada kehidupan berbangsa dan bernegara secara bersama-sama. untuk mengembangkan metoda berfikir koprehensif integral dan kesadaran berbangsa dan bernegara. selaras dan seimbang agar dapat menjawab tantangan masa depan bangsa diantaranya : a. sosial budaya dan pertahanan negara. bakat dan kodrat manusia yang harus dibangkitkan dan diaktifkan cara-cara sebagai berikut : c. Upaya Peningkatan Wawasan Kebangsaan: Dephan dan Lemhanas bekerja sama dengan Depdiknas telah melakukan berbagai upaya di bidang pendidikan baik jalur sekolah maupun non sekolah. serta memaksimalkan segenap daya dan kreativitas. akan melahirkan efek tangkal terhadap pengaruh ideologi. Komulasi karya individual dan karya kolektif yang ada pada generasi muda itu cenderung pada hakekatnya perlu dipertimbangkan dan dihargai. Manajemen dan pengelolaan sistim pendayagunaan peningkatan wawasan kebangsaan generasi muda adalah upaya koordinasi upaya yang bertumpu pada kemampuan. serasi. pembinaan pendidikan kewiraan.

sehingga pada saatnya siap mempertaruhkan jiwa dan raganya bagi kepentingan bangsa dan negara. 3) Kesadaran bela negara dan cinta tanah air.ditonjolkan didalam menumbuh kembangkan pada wawasan kebangsaan. 126 . a) Terwujudnya kesadaran berbangsa dilingkungan masyarakat untuk kepentingan penyelenggaraan Sstim Prtahanan Semesta. sehingga peningkatan wawasan kebangsaan yang dikehendaki dapat terwujud diantaranya dengan memperkokoh dan mengembangkan : 1) Kesadaran berbangsa dan bernegara. c) Terbinanya semangat perlawanan rakyat di lingkungan masyarakat untuk selalu rela berkorban bagi kepentingan bangsa dan negara. a) Terciptanya kondisi wawasan kebangsaan Indonesia yang merupakan ikatan kebersamaan dalam mempersatukan bangsa. c) Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya semangat kebangsaan dan kecintaan kepada Ngara Kesatuan Republik Indonesia. b) Tumbuhnya rasa kebangsaan disetiap warga negara sehingga mencintai bangsa dan negara serta wilayah Nasionalnya. a) Terwujudnya warga negara yang rela berkorban untuk bangsa dan negara. e) Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan wilayah dan lingkungan tempat tinggal sebagai bagian dari ketahanan Nasional. d) Tumbuhnya sikap cinta tanah air sehingga mencintai wilayah Nasionalnya dan selalu siap membela tanah air Indonesia dari segala bentuk ancaman. b) Terwujudnya kesadaran bela negara dilingkungan masyarakat untuk kepentingan sistim pertahanan semesta. b) Meningkatkan paham kebangsaan bagi bangsa Indonesia agar tercipta suatu pemahaman yang sama terhadap bangsa dan negara yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. persatuan dan kesatuan diawali dari lapisan atas sampai lapisan masyarakat yang paling bawah. 2) Wawasan kebangsaan. c) Terciptanya semangat kebangsaan dan Nasionalisme bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman yang timbul.

Tidak langsung. asal usul daerah. Kesadaran dari warga negara untuk membuat negara ini lebih maju.Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan sosial budaya akan menciptakan sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui segala bentuk perbedaan sebagai kenyataan hidup sekaligus karunia Tuhan. seharusnya Indonesia dapat menjadi negara maju. Langsung yang terdiri dari ceramah. Menurut metode penyampaian a. Komunikasi. Wawasan Nusantara sebagai wawasan nasional merupakan suatu bentuk nyata dalam ketahanan nasional. diskusi. serta kuat terhadap segala aspek. Menurut sifat atau cara penyampaian a. Budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satu kesatuan dengan corak ragam budaya yang menggambarkan kekayaan budaya bangsa. Jika kelima aspek tersebut dapat dilaksanakan dengan baik. aspek ekonomi. Edukasi c. berkembang. Keteladanan. Budaya Indonesia tidak menolak nilai-nilai budaya asing asalkan tidak bertentangan dengan nilai budaya bangsa sendiri dan hasilnya dapat dinikmati. 127 . Kesadaran dari warga negara pun mendukung untuk menjadikan negara ini lebih maju. yaitu aspek ideologi. aspek politik. agama. Integrasi. perkembangan era globalisasi.serta golongan berdasarkan status sosialnya. tatap muka b. d. yang terdiri dari media elektronik dan media cetak 2. dialog. maka perwujudan wawasan nusantara dapat memperkokoh ketahanan nasional dalam menghadapi era globalisasi. dan aspek pertahanan keamanan. disamping implementasi dapat dilakukan dengan cara berikut: 1. Dengan didukung kelima aspek tersebut. Implementasi ini juga akan menciptakan kehidupan masyarakat dan bangsa yang rukun dan bersatu tanpa membedakan suku. atau kepercayaan. Perwujudan wawasan nusantara memperkokoh ketahanan nasioanal dalam pembangunan. b. Untuk mempercepat tercapainya tujuan wawasan Nusantara. dapat di wujudkan dengan kelima aspek tersebut. aspek sosial budaya.

dan semangat kebangsaan antara lain: 128 . yaitu makin tumbuhnya kesadaran bahwa masalah peningkatan pendidikan wawasan kebangsaan generasi muda dan nilai budaya bangsa harus dikembang tumbuhkan secara terpadu. pembinaan pendidikan kewiraan. Upaya untuk meningkatkan wawasan kebangsaan adalah dengan cara mengembangkan metoda berfikir koprehensif integral dan kesadaran berbangsa dan bernegara. selaras dan seimbang agar dapat menjawab tantangan masa depan bangsa 7.BAB VII PENUTUP 7.bangsa di seluruh dunia. ada beberapa saran yang dapat diberikan guna mewujudkan upaya pembinaan masyarakat dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai pancasila yang meliputi paham kebangsaan.2 Saran Berdasarkan kesimpulan di atas. serasi.1 Kesimpulan Globalisasi adalah suatu proses tatananmasyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan. mempertahankan. Upaya-upaya yang telah dikembangkan tadi menumbuhkan suatu peluang yang sangat berarti bagi kemantapan bangsa Indonesia dalam berfikir ke depan. mengembangkan dan mencapai cita-cita bangsa indonesia sesuai dengan UUD 1945. Dimana wawasan nusantara adalah merupakan dasar atau pedoman bagi seluruh warga negara indonesia untuk mewujudkan suatu ketahanan nasional yang kuat dan tangguh guna menjaga. pemasyarakatan Bela Negara melalui jalur pendidikan luar sekolah dan sebagainya. rasa kebangsaan.Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu Negara termasuk Indonesia. kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa.

Untuk meningkatkan wawasan kebangsaan bagi segenap komponen bangsa diperlukan perhatian dan penanganan pihak-pihak terkait secara integratif . baik formal maupun non formal. b.a. elit politik dan tokoh masyarakat LSM serta media massa sangat diperlukan untuk meningkatkan Wawasan Kebangsaan. agar lebih tertanam rasa cinta tanah air. c. Perlunya pengamalanPancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari melalui penataran atau sertifikasi Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). bangsa dan Negara bahkan selalu siap dalam usaha bela negara. Untuk itu para tokoh tersebut harus mempunyai komitmen untuk selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan dengan mengeyampingkan pemikiran sempit yang menguntungkan hanya sekelompok orang. 129 . di seluruh lembaga pendidikan. untuk itu perlu diwujudkan dengan adanya suatu wadah atau lembaga untuk menangani masalah wawasan kebangsaan serta perlunya buku pedoman nasional yang dapat digunakan baik dalam pendidikan formal maupun nonformal. Peran para elit pemerintah.

html. Wan.html.IP Mahasiswa Kajian Pengembangan Kepemimpinan. diakses 11 juni 2013 Usman.kompasiana. diakses 12 juni 2013 http://adityayume. diakses 12 juni 2013 http://ragilmujiyanto. Jakarta: Program Studi Pengkajian Ketahanan Nasional Universitas Indonesia. 2003. diakses 13 juni 2013 130 .html.blogspot.com/2013/05/upaya-menjaga-ketahanannasional. Daya Tahan Bangsa. Pascasarjana UI 2011 http://islahzone.com/2013/04/14/ketahanan-nasional546126.blogspot.blogspot.com/bisnis/2013/04/10/ketahanan-nasional-diera-globalisasi-550145.com/2011/04/pendidikan-kewarganegaraanaktualisasi. diakses 12 juni 2013 http://merliastarina. Khikmatul Islah.wordpress.kompasiana. diakses 13 juni 2013 http://ekonomi.html. Prodi Kajian Ketahanan Nasional.com/2013/05/menjaga-ketahanannasional. S. dkk.html.com/2012/02/24/peran-pemuda-dalamketahanan-nasional/.DAFTAR RUJUKAN http://edukasi.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->