MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN INDONESIA GUNA MENGHADAPI ERA GLOBALISASI DALAM RANGKA KETAHANAN NASIONAL

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Umum
Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan, demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri. Secara singkat wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa tentang diri dan lingkungannya berdasarkan cita-cita dan tujuan nasionalnya, atau dengan kata lain wawasan kebangsaan merupakan pokok-pokok pikiran tentang cita-cita dan tujuan nasional suatu bangsa. Wawasan kebangsaan Indonesia lahir dari kesadaran segenap masyarakat untuk bersatu memperjuangkan kemerdekaan, kesejahteraan, dan kedamaian bangsa Indonesia. Sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia yang majemuk dan wilayahnya berupa kepulauan yang terletak di wilayah Asia Tenggara. Wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif, wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum. Wawasan kebangsaan bertujuan menghidupkan kembali semangat kebangsaan, mendorong terwujudnya hidup yang harmonis, menjaga keutuhan bangsa serta mendorong pencapaian cita-cita tujuan nasional. Namun saat ini kesadaran berbangsa kian memudar, gerakan reformasi 1998 disatu sisi memberikan perubahan pada beberapa dimensi, tetapi disisi yang lain gerakan reformasi belum bisa memperbaiki krisis akan nasionalisme dan komitmen kebangsaan yang semakin hari mengarah kepada jurang degradasi. Akibatnya banyak hal yang dilakukan oleh rakyat Indonesia dengan maksud dan tujuan memperbaiki sosial ekonomi mereaka tanpa

1

memperhatikan nilai, norma dan konsepsi dan semangat wawasan kebangsaan yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Disamping itu, degradasi sangat berdampak pada krisis kesatuan dan persatuan, oleh karena itu banyak terjadi berbagai konflik yang berdimensi agama, etnis, ras dan yang lainnya yang secara nyata mengangncam keutuhan wilayah NKRI. Hal itu terjadi karena wawasan kebangsaan yang tidak dijadikan spirit utuk membangun dan memajukan bangsa saat ini, sehingga krisis tersebut belum menunjukan tandatanda kapan akan berakhir. Menyikapi situasi dan kondisi yang terjadi, maka dibentuklah makalah Wawasan Kebangsaan ini yang mempunyai maksud dan tujuan untuk menumbuhkan dan menguatkan semangat wawasan kebangsaan

1.2 Maksud dan Tujuan Memberikan tambahan pengetahuan terhadap para pembaca tentang wawasan nusantara yang mencakup wawasan kebangsaan dalam menghadapi era globalisasi dalam rangka ketahanan Nasional

1.3 Ruang Lingkup Ruang lingkup yang akan dibahas di dalam makalah ini, meliputi wawasan Nusantara yang mencakup wawasan kebangsaan Indonesia secara Nasional. Dimana wawasan kebangsaan tersebut dapat memeperkuat rasa cinta terhadap Tanah Air sebagai bentuk ketahanan Nasional untuk menghadapi era globalisasi saat ini.

1.4 Metode dan Pendekatan
Metode yang digunakan di dalam pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut. a. Library Resources adalah metode penggunaan berbagai macam sumber buku yang berkaitan dengan wawasan nusantara, wawasan kebangsaan, era globalisasi serta ketahanan nasional.

2

b. Web Resources adalah metode penggunaan berbagai macam sumber informasi melalui media internet yang berkaitan dengan wawasan nusantara, wawwasan kebangsaan, era global, serta ketahanan nasional. Kemudian pendekatan yang digunakan adalah pendekatan komprehensif integral, yaitu sebuah pendekatan yang menganalisa suatu masalah dari berbagai aspek yang ada, seperti pendidikan, budaya, sosial, ekonomi, politik.

1.5 Sistematika
Sistematika penulisan makalah ini adalah sebagai berikut. Tata urut tiap Bab di dalam makalh ini. Bab I Pendahuluan 1.1 Umum 1.2 Maksud dan Tujuan 1.3 Ruang Lingkup 1.4 Metode dan pendekatan 1.5 Pengertian Bab II LandasanPemikiran 2.1 Umum 2.2 Landasan Idiil Pancasila 2.3 Landasan Konstitusional UUD 1945 2.4 Landasan Wawasan Nusantara 2.5 Landasan Konstutisional Ketahanan Nasional 2.6 Landasan Operasional Garis-garis Besar Haluan Negara Bab III KetahananNasional 3.1 Ketahanan Nasional Saat Ini 3.2 Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Nasional Saat Ini 3.3 Pengaruh Dari Ketahanan Nasional 3.4 Solusi Terhadap Ketahanan Nasional 3.5 Cara Menjaga Ketahanan Nasional Bab IV Wawasankebangsaan Indonesia 4.1 Pengertian Wawasan Kebangsaan Indonesia 4.2 Tujuan Wawasan Kebangsaan Indonesia 4.3 Perkembangan Wawasan Kebangsaan Indonesia

3

poin yang terdapat di dalam wawasan nusantara sebagai wawsan kebangsaanNegara Indonesia. Bangsa Indonesia beserta para generasi muda yang ada. Relasi antara wawasan nusantara itu sendiri. politik.3 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia Dalam Rangka Menghadapi Era Globalisasi 6.1 Pengaruh Globalisasi terhadap Ketahanan Nasional 6.5 Cara meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia 4. dengan era global adalah Wawasan Nusantara ayang mencakup wawasan kebangsaan dapat menjadi benteng 4 .4. Mengingat hal tersebut dapat membuat kita semakin mencintai tanah air.5 Pengaruh Wawasan Kebangsaan Indonesia dalam Ketahanan Nasional Bab V Era-Globlasisasi 5. Wawasannusantara.2 Dampak positif era-globalisasi 5. Termasuk terpengaruh dengan berbagai aspek yang ada di dalamnya. Sayangnya. sosial.4 Dampak Positif dan Negatif Wawasan Kebangsaan Indonesia 4. dan terutama kebangsaan serta gaya hidup.1 Pengertian era-globalisasi 5.2 Hubungan Wawasan Nusantara dengan Ketahanan Nasional 6. adalah sebuah wawasan mengenai nusantara atau Indonesia.3 Dampak negatife era-globalisasi 5. ekonomi. bangsa kita. pendidikan. sangatlah penting. Era Globalisasi adalah era dimana banyaknya alur pertukaran dan pengadpatasian budaya. b. sangat mudah terpengaruh oleh era global ini. mengetahui dan memehami serta melakukan poin. c. pendidikan.4 Harapan atas terwujudnya konsepsi globalisasi Bab VI Korelasi Antara Wawasan Kebangsaan Di Era Globalisasi Dalam Lingkup Ketahanan Nasional 6. Mengenal.6 Pengertian a.4 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Guna Menghadapi Era globalisasi Dalam Rangka Ketahanan Nasional 1. Dimana wawasan Nusantara mencakup wawasan kebangsaan Indonesia.

Ancaman sparatis dewasa ini ditunjukan dengan banyaknya wilayah atau propinsi di Indonesia yang menginginkan dirinya merdeka lepas dari Indonesia seperti Aceh. setelah perjuangan bangsa tercapai dengan terbentuknya NKRI. Berbagai pemberontakan PKI. bangsa Indonesia memegang satu komitmen bersama untuk tegaknya negara kesatuan Indonesia. Beberapa ancaman dalam dan luar negeri telah dapat diatasi bangsa Indonesia dengan adadnya tekad bersama-sama menggalang kesatuan dan kecintaan bangsa. karena potensinya yang besar dilihat dari wilayahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak. dan beberapa daerah lain begitu pila beberapa aksi provokasi yang mengganggu kestabilan kehidupan sampai terjadinya berbagai 5 . ancaman dan gangguan dari dalam juga timbul. Dorongan kesadaran bangsa yang dipengaruhi kondisi dan letak geografis dengan dihadapkan pada lingkungan dunia yang serba berubah akan memberikan motivasi dlam menciptakan suasana damai. Terbukti. Kenyataannya ancaman datang tidak hanya dari luar. dari yang bersifat kegiatan fisik sampai yang idiologis. Sudah sejak lama Indonesia menjadi incaran banyak negara atau bangsa lain. Riau. Meski demikian.atau ketahanan Nasional bagi Bangsa Indonesia dalam hal berbagai aspek. meskipun akhirnya kenyataan politik menyebabkan lepasnya kembali daerah tersebut. Sehingga bangsa kita tetap memiliki identitasnya sebagai bangsa yang bersatu untuk menghadapi era global.Timur yang pernah menyatakan dirinya berintegrasi dengan Indonesia. Irian Jaya. RMS (Republik Maluku Selatan). PRRI Permesta dan juga gerakan sparatis di Timor. tetapi juga dari dalam.1 Umum Terbentuknya negara Indonesia dilatar belakangi oleh perjuangan seluruh bangsa. BAB II LANDASAN PEMIKIRAN 2.

UUD 45. 2. meskipun demikian gangguan dan ancaman akan terus ada selama perjalanan bangsa. identitas. Dengan dasar Negara Pancasila dan tujuan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional. secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas. Sehingga. tetapi sekaligus juga telah menjadi tujuan kehidupan berbangsa dan bernegara. Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh berlandaskan Pancasila. kemudian.2 Landasan Idiologi Suatu bangsa mutlak perlu memiliki suatu dasar Negara. maka cita-cita kemerdekaan Indonesia adalah mewujudkan suatu masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Sejalan dengan Mukadimah Undang-undang Dasar 1945. hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar.kerusuhan yang diwarnai nuansa etnis dan agama dan gangguan dari luar adalah gangguan dari negara lain yang ingin menguasai pulau-pulau kecil yang masih berada di didalam wilayah NKRI namun dekat dengan wilayah negara lain. dapat 6 . Pancasila bukan saja sebagai dasar negara. tantangan. Ketahanan nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman. sebab dasar Negara merupakan rambu bagi arah suatu pemerintahan agar sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan. maka diperlukan kondisi dinamis bangsa yang dapat mengantisipasi keadaan apapun terjadi dinegara ini. dan Wawasan nusantara. pedoman atau caracara guna mencapai tujuan tersebut juga harus Pancasila. maka tidak dapat tidak. Bangsa Indonesia telah berusaha menghadapi semua ini dengan semangat persatuan dan keutuhan. Dengan demikian.

tingkah laku dan amal perbuatan bangsa Indonesia mempunyai ciri-ciri khas yang dapat membedakan dengan bangsa lain. Adanya realita semacam ini. Ciri-ciri khas inilah yang dimaksud dengan kepribadian. Segala aktivitas oleh Pancasila. Pancasila. Oleh sebab itu. juga bukan demokrasi.dikatakan. juga bukan demokrasi. berbangsa dan bernegara. atau tidak terpenuhi. penuntun. pedoman yang Pancasila dan tujuan yang Pancasila juga tidak mungkin terwujud. dan pegangan dalam Indonesia dalam mengatur sikap dan tingkah laku manusia kehidupanbermasyarakat. Atau: dari rakyat – oleh rakyat – tetapi bukan untuk rakyat. dan menentukan eksistensi bangsa Indonesia. dan kepribadian bangsa Indonesia adalah 3. Pancasila adalah jiwa bangsa Indonesia Hal ini berarti bahwa Pancasila melekat erat pada kehidupan bangsa Indonesia. maka tujuan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila tidak mungkin dapat terwujud. dengan dasar Pancasila harus berpedoman Pancasila dan harus bertujuan masyarakat yang Pancasila juga. menunjukkan bahwa arti dan fungsi Pancasila bukan saja menjadi dasar negara. Jika salah satu komponen ini tidak terpenuhi. Pancasila adalah kepribadian bangsa Indonesia: Hal ini berarti bahwa sikap mental. Pancasila adalah falsafah hidup bangsa Indonesia: 7 . tetapi juga mempunyai arti dan fungsi yang semakin banyak lagi. 4. Seperti halnya demokrasi: dari rakyat. maka dasar negara dasar negara yang Pancasila. Sebagai contoh: dari rakyat – bukan oleh rakyat –untuk rakyat maka bukan demokrasi lagi.oleh rakyat – untuk rakyat. Jika salah satu komnponen ini diganti. Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia: Hal ini berarti bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasiladipergunakan sebagai petunjuk. bangsa Indonesia disemangati 2. Apalagi jika bukan dari rakyat – oleh rakyat – untuk rakyat sekalipun. dari (dasar) Pancasila dengan (pedoman) Pancasila untuk Pancasila. maka itu berarti sudah tidak demokratis lagi. Jika hal itu tidak terpenuhi. Kedudukan dan fungsi Pancasila dapat menjadi: 1.

Pancasila oleh bangsa Indonesia diyakini benar-benar memiliki kebenaran. Kita semua tersebut dipertahankan terus oleh negara dan bangsa mempunyai janji untuk melaksanakan. Welt berarti dunia. 5. 8 . mempertahankan serta tunduk pada azas Pancasila. Pancasila dalam pengertian ini disebut dalam Pembukaan UUD 1945. Perjanjian luhur Indonesia. secara harafiah. Dengan demikian. Philos atau philein berarti to love (mencintai atau mencari). Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945 di muka sidang BPUPKI. atau tuntunan hidup. Pancasila dan tidak boleh bertentangan dengan jiwa Pancasila.Falsafah berasal dari kata Yunan “philosophia”. sikap hidup. 7. Pancasila bangsa Indonesia mempunyai arti bahwa. Pancasila adalah perjanjian luhur rakyat Indonesia: Hal ini berarti bahwa Pancasila telah disepakati dan disetujui oleh rakyat Indonesia melalui perdebatan dan tukar pikiran baik dalam sidang BPUPKI maupun PPKI oleh para pendiri negara. Isi perundang-undangan di Indonesia harus dan tujuan dari semua berdasarkan. Pancasila sebagai weltanshauung bangsa Indonesia atau sebagai philosophische grondslag bangsa Indonesia: Kata-kata ini diucapkan oleh Ir. pegangan hidup. Falsafah berarti pula pandangan hidup. Jerman-Inggris anshauung berarti pandangan. Jadi weltanschauung berarti pandangan dunia atau pandangan falsafah hidup atau philoshopischegrondslag (dasar filsafat). idup. Pancasila adalah dasar Negara Repbuplik Indonesia: Hal ini berarti bahwa Pancasila dipergunakan sebagai dasar dan pedoman dalam mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan negara. atau 6. philosophy of life. Sophia berarti wisdom. Dalam kamus weltanschauung diberi arti conception of the world. falsafah berarti sebagai falsafah hidup kebijaksanaan atau kebenaran. Jadi mencintai kebenaran.

Artinya. Hal ini berarti. golongan maupun daerah. Pencantuman Sila Persatuan bagi bangsa Indonesia selain menyadari pentingnya persatuan bagi kelangsungan hidup bangsa. Apalagi harus dihilangkan dari muka bumi ini.8. (GBHN). Hal ini berarti. bahkan juga agama. bahwa Pancasila sangat menekankan dan menjunjung tinggi persatuan bangsa. Dalam wacana nasional maka barometer yang harus dijunjung tinggi adalah kepentingan nasional.budaya. yakni Sila Persatuan Indonesia. politik. di negara manapun juga dan di bangsa manapun juga. Menyikapi realita semacam ini. golongan kepentingan. bahwa Pancasila juga menjadi alat pemersatu bangsa. dan oleh sebab itu mereka juga sangat menyadari pentingnya persatuan bagi bangsa Indonesia. bahwa para pemimpin bangsa. suku bangsa. bahwa landasan idiil GBHN Arti dan fungsi Pancasila sebenarnya masih banyak lagi. sangat mengerti dan sekaligus juga sangat menghormati perbedaan yang ada di dalam masyarakat Indonesia. Perbedaan adalah juga kodrati yang ada di mana-mana. Artinya. salah satunya adalah: Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa. lebih 9 . juga menunjukkan adanya pemahaman bahwa perbedaan itu suatu realita yang tidak mungkin dihilangkan oleh manusia.Pancasila sebagai Pemersatu BangsaSila ketiga Pancasila. dan bukan sesuatu yang harus diingkari. bahwa bangsa Indonesia memiliki perbedaanperbedaan. dan bukan kepentingan yang lebih kecil. Disebutnya sila Persatuan Indonesia sekaligus juga menunjukkan. Pancasila adalah landasan idiil: Kalimat ini terdapat dalam ketetapan MPR mengenai Garis-garis Besar Haluan Negara adalah Pancasila. jalan keluarnya tidak dapat tidak adalah menjadikan perbedaan yang ada sebagai suatu kekayaan yang justru harus dijunjung tinggi dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi. Apakah itu perbedaan bahasa (daerah). terutama mereka yang terlibat dalam penyusunan dasar negara. Perbedaan sesungguhnya adalah suatu hikmah yang harus disukuri. Mereka juga menyadari bahwa perbedaan sangat potensial menimbulkan perpecahan bangsa.

Oleh sebab itu perpecahan sebagai lawan dari persatuan mutlak perlu dihindari dan disingkirkan dari kehidupan bermasyarakat. melainkan diperoleh dari hasil perjuangan pergerakan bangsa Indonesia melalui pengorbanan jiwa dan raga. Dari penjelasan ini. kita semakin tahu dan sadar. ataupun yang lebih sempit. UUD 1945 memberikan landasan serta tujuan dalam pengembangan sistem serta penyelenggaraan pertahanan Negara. maka terlihat jelas bahwa persatuan bangsa sesungguhnya nilai luhur yang seharusnya dijunjung tinggi oleh semua umat manusia. Undang Undang Dasar 1945 adalah sumber dari hukum yang berlaku di Indonesia.4 Landasan Visional Wawasan Nusantara 10 . Bangsa Indonesia senantiasa akan berjuang untuk mencegah maupun melawan segala macam dan bentuk usaha usaha ataupun perilaku yang menjurus pada penjajahan.Oleh karena itulah bangsa Indonesia menempatkan kemerdekaan sebagai kehormatan bangsa yang harus tetap dijaga dan dipertahankan sepanjang masa. bahwa Sila Persatuan Indonesia sangat tepat dicantumkan dalam dasar negara. Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 bukanlah merupakan hadiah.3 Landasan Konstitusional UUD 1945 Landasan Konstitusional. UUD 1945 mereaksikan sikap bangsa Indonesia yang menentang segala macam bentuk penjajahan.rendah. dan persatuan butuh perdamaian. perpecahan atau pertikaian justru akan menghancurkan umat manusia itu sendiri. Karena pada hakekatnya. 2. mengingat kebenaran dan kebutuhan yang dihadapi oleh seluruh umat manusia. 2. Karena pada hakekatnya semua bangsa. oleh karena itu UUD 1945 dijadikan landasan konstitusional sesuai dengan fungsi dan kedudukannya. Seloka Bhineka tunggal Ika memang sangat tepat untuk direnungkan kembali esensi dan kebenaran yang terkandung di dalamnya. berbangsadan bernegara. Kerjsama butuh persatuan. Dengan kesadaran semacam ini. semua manusia memerlukan persatuan dan kerjasama di antara umat manusia.

basngsa indonesia harus memiliki kemampuan.5 Landasan Konsepsional Ketahanan Nasional Ketahanan nasional. keuletan.6 Landasan Operasional GBHN GBHN adalah sebagi landasan wawasan operasional dalam wawasan nusantara. 11 . 2. Indonesia tersusun dari gugusan kepulauan Nusantara beserta segenap isinya sebagai suatu kesatuan serta sarana untuk membangun dan menata diri menjadi bangsa yang berdaya saing tinggi. bangsa Indonesia mengahadapi berbagai ancaman. berkedudukan sebagai landasan konsepsional. tantangan. dan daya tahan yang dinamakan ketahanan nasional. 2. yaitu merupakan kondisi dinamis yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kemampuan sebagai konsepsi nasional. Wawasan Nusantara adalah bagaimana cara pandang bangsa Indonesia tentang diri serta lingkungannya sebagai satu kesatuan yang utuh. hambatan dan gangguan.Landasan Visional. Agar dapat mengatasinya. Hal tersebut mengandung arti bahwa setiap ancaman terhadap sebagian ataupun seluruh wilayah Indonesia merupakan ancaman terhadap kedaulatan Nasional yang harus dihadapi bersama. yang dikukuhkan MPR dalam ketetapan Nomor : IV/MPR/1973 pada tanggal 22 Maret 1973. Dalam upaya mencapai cita-cita dan tujuan nasionalnya.

kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. udara dan laut oleh musuh dari luar negri. Cara agar dapat menghadapi ancaman-ancaman tersebut. dan daya tahan yang dinamakan ketahanan nasional. Ancaman di dalam negeri Contohnya adalah pemeberontakan dan subversi yang berasal atau terbentuk dari masyarakat indonesia. yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas. identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. 12 . Ancama dari luar negeri Contohnya adalah infiltrasi. hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar.BAB III KETAHANAN NASIONAL 3. Dalam perjuangan mencapai cita-cita/tujuan nasionalnya bangsa Indonesia tidak terhindar dari berbagai ancaman-ancaman yang kadangkadang membahayakan keselamatannya. bangsa Indonesia harus memiliki kemampuan. 2. keuletan. subversi dan intervensi dari kekuatan kolonialisme dan imperialisme serta invasi dari darat. Bentuk-bentuk ancaman menurut doktrin hankamnas (catur dharma eka karma) : 1.1 Ketahanan Nasional Saat Ini Pengertian ketahanan nasional adalah kondisi dinamika.

telah dihasilkan tiga konsepsi. yang didalamnya terkandung keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional. keberadaan. yang disebut dalam konsep 1968 adalah sebagai berikut : Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan kita dalam menghadapi segala kekuatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara dan bangsa Indonesia. Kekuatan ini diperlukan untuk mengatasi segala macam ancaman.Ancaman yang dihadapi juga tidak sama. Bisa jadi ancaman-ancaman tersebut dari dalam ataupun dari luar. baik jenisnya maupun besarnya. Pada saat itu istilah itu belum diberi definisi tertentu. hambatan dan gangguan yang langsung atau tidak langsung akan membahayakan kesatuan. Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dan kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat. Dapat dikatakan bahwa istilah itu telah menjadi milik nasional. tantangan. 13 . Dan inilah yang disebut dengan sifat dinamika pada ketahanan nasional. sesuai dengan kondisi serta ancaman yang akan dihadapi. serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. Dewasa ini istilah ketahanan nasional sudah dikenal diseluruh Indonesia. Istilah ketahanan nasional pada waktu itu dipakai dalam rangka pembahasan masalah pembinaan teritorial atau masalah pertahanan keamanan pada umumnya. Sejak mulai dengan membahas masalah ketahanan nasional sampai sekarang. Pengertian atau devenisi pertama Lemhanas. Karena itu ketahanan nasional harus selalu dibina dan ditingkatkan. Disamping itu belum pula disusun konsepsi yang lengkap menyeluruh tentang ketahanan nasional. sebelumnya kita sudah tau arti dari wawasan nusantara. Ketahanan Nasional baru dikenal sejak permulaan tahun 60 an. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamik yang dimiliki suatu bangsa. berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. Untuk mengetahui ketahanan nasional.

Pembinaan ketahanan nasional kita dilakukan di bidang : ideology. yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional. yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas. c. b. maka ketahanan nasional merupakan suatu kondisi dinamis yang berisikan keuletan dan ketangguhan.Pengertian kedua dari Lemhanas yang disebut dalam ketahanan nasional konsepsi tahun 1969 merupakan penyempurnaan dari konspsi pertama yaitu : Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan suatu bangsa yang mengandung kemampuan untuk memperkembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala ancaman baik yang datang dari luar maupun yang datang dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara Indonesia. didalam menghadapi didalam menghadapi dan mengisi segala tantangan. Jika dahulu ketahanan nasional di identikkan dengan keuletan dan daya tahan. serta gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. terutama di Negara-negara yang sedang berkembang. yang berarti bahwa kondisi itu dapat berubah. Ketahanan nasional sebagai kondisi. ancaman. ekonomi. baik secara serempak maupun menurut prioritas kebutuhan kita. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamis suatu bangsa. hambatan. Tidak lagi diusahakan adanya suatu devenisi. maka akan tampak perbedaan antara lain seperti berikut : a. berisi keuletan dan ketangguhan. Ketiga perspektif tersebut sebagai berikut : 1. 14 . Terdapat tiga perspektif atau sudut pandang terhadap konsepsi ketahanan nasional. sosial budaya serta pertahanan dan keamanan. Perumusan 1972 bersifat universal. dalam arti bahwa rumusan tersebut dapat diterapkan dinegara-negara lain. politik. kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan mengejar perjuangan nasional. sebagai gantinya dirumuskan apa yang dimaksud kan dengan istilah ketahanan nasional. identitas. Apabila kita bandingkan dengan yang terdahulu.

sosial budaya. 3. Hal ini membuat ketahanan nasional di negara kita ini semakin kurang baik. Gayus yang bisa bebas dan ke Bali untuk menonton 15 . baik pada saat membangun maupun memecahkan masalah kehidupan. Ketahanan nasional sebagai sebuah pendekatan. banyak pula kasus yang tidak sesuai dengan hukum yang berlaku. Ketahanan nasional merupakan salah satu konsepsi khas Indonesia yang berupa ajaran konseptual tentang pengaturan dan penyelenggaraan bernegara. Sebagai suatu pendekatan. Integral dalam arti pendekatan yang mencerminkan antara segala aspek / isi. Hal ini jelas-jelas melanggar ideologi atau dasar negara Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai dan hak asai manusia. Dilihat dari berbagai aspek ketahanan nasional. Antara lain. banyak kasus di luar negeri sana seperti di Arab dan Malaysia yang merendahkan martabat TKI sebagai manusia. politik dan geografi. ideologi. Contohnya. pendekatan ini menggunakan pemikiran kesisteman (system thinking). Sebagai doktrin dasar nasional. ada banyak budaya asli Indonesia yang dicuri dan diakui negara lain. Keadaan atau kondisi ideal demikian memungkinkan suatu negara memiliki kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga mampu menghadapi segala macam ancaman dan gangguan bagi kelangsungan hidup bangsa yang bersangkutan. aspek ekonomi. Dari aspek sosial budaya. Kondisi ketahanan nasional Indonesia saat ini kurang baik. konsep ketahanan nasional dimasukkan dalam GBHN agar setiap orang. Aspek ideologi. dan penyelenggara negara menerima dan menjalankannya. ketahanan nasional menggambarkan pendekatan yang integral. masyarakat. 2. negara Indonesia sedang terjadi banyak kasus korupsi dimana-mana. metode atau cara dalam menjalankan suatu kegiatan khususnya pembangunan negara.Perspektif ini melihat ketahanan nasional sebagai suatu penggambaran atas keadaan yang seharusnya dipenuhi. Dalam hal pemikiran. Ketahanan nasional sebagai doktrin. Aspek politik. Pada aspek ekonomi. Hal ini membuat negara kita dikatakan memiliki ketahanan nasional yang kurang baik.

perbatasan kurang di jaga dengan baik.Tujuannya adalah untuk menjamin agar kemakmuran masyarakat senantiasa lebih diutamakan daripada kemakmuran orang seorang.2. ada wilayah Indonesia yang diakui milik negara lain.pertandingan. dan agar tampuk produksi tidak jatuh ke tangan orang seorang yang memungkinkan ditindasnya rakyat banyak oleh segelintir orang yang berkuasa.2 Aspek Ekonomi Peranan Negara dalam system ekonomi kerakyatan sesuai dengan pasal 33 lebih ditekankan bagi segi penataan kelembagaan melalui pembuatan peraturan perundang-undangan. Aspek geografi.2. Ini terjadi karena lemahnya ketahanan nasional Indonesia.Penataan itu baik menyangkut cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak. yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan ideologi suatu bangsa dan negara. 3. Ketahanan Nasional di bidang ideologi dapat diartikan sebagai kondisi dinamik suatu bangsa. maupun sehubungan dengan pemanfaatan bumi.2 Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Nasional 3.Upaya untuk memenuhi kebutuhan 16 . baik yang datang dari luar maupun dari dalam. hambatan. uang menguasai hukum. di dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan.1 Aspek Ideologi Ideologi adalah perangkat prinsip pengarahan (guiding principles) yang dijadikan dasar serta memberikan arah dan tujuan untuk dicapai dalam melangsungkan hidup dan kehidupan nasional suatu bangsa dan negara. dan segala kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. air. 3. ancaman. berisi keuletan dan keteguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional. dan gangguan. Ekonomi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan upaya manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.

modal. teknologi. Keunggulan kompetitif produk-produk ekonomi nasional.dan manajemen ekonomi di negara Indonesia. kemandirian. c. serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang. d. Kemantapan ekonomi dari segi besarnya ekonomi nasional. e.hidup meliputi kegiatan produksi barang dan jasa serta mendistribusikannya kepada konsumen atau pemakai. efisiensi berkeadilan. 17 . berkelanjutan. Stabilitas ekonomi. Kegiatan produksi dalam perekonomian melibatkan factor-faktor produksi berupa: Tenaga kerja. berwawasan lingkungan. Ketahanan system ekonomi terhadap goncangan dari luar system ekonomi. e. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Pengelolaan dan pengembangan ekonomi Indonesia didasarkan pada pasal 33 UUD 1945 sebagai berikut : a. c. f. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan. Margin of savety dari garis kemiskinan dan tingkat pertumbuhan ekonomi. Dimensi-dimensi itu meliputi : a. • Ketahanan di Bidang Ekonomi Ketahanan ekonomi nasional merupakan suatu konsep yang berkaitan dengan banyak dimensi. d. sumber daya alam. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas azas kekeluargaan. Cabang-cabang produksi yang penting bagai Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara. b. Tingkat integritas ekonomi. b.

• kurangnya kemampuan untuk memanfaatkan kekayaan alam dan juga. . Bumi dan sumber alam. reinvestasi perusahaan. pajak. • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketahanan di Bidang Ekonomi negara berkembang seperti Indonesia dalam pengelolaan factor produksi menjadi barang dan jasa mempunyai cirri sebagai berikut: a. belum memiliki keterampilan teknologi yang memadai dan tingkat manajemen yang belum memenuhi harapan. namun harus disertai dengan peningkatan keterampilan teknologis dan perluasan kesempatan kerja. Untuk jangka panjang perlu ditempuh penanggulangan sebagai berikut: .Transmigrasi.Peningkatan keterampilan teknologi. c. Negara berkembang menghadapi 18 .dll • Struktur ekonomi agraris merupakan tekanan berat atas areal tanah dan lingkungan dengan konsekuensi social yang amat luas. pendapatan ekspor dan modal asing. Faktor modal Modal dapat diperoleh dari tabungan. . Tingkat integritas ekonomi nasional dengan ekonomi global. karena persediaan tenaga kerja dan lapangan kerja yang cukup. • Bencana alam seperti banjir dan musim kering.g. • Negara yang tidak mempunyai kekayaan alam sangat tergantung kepada impor bahan baku b. Tenaga kerja Pertambahan penduduk yang cepat bisa menguntungkan. Apabila kebijaksanaan ini ditempuh maka akan menimbulkan pengangguran kelihatan atau tak kelihatan. .Distribusi penduduk secara ekonomi geografis.Keluarga berencana.

kekurangan modal dan pemupukan modal dalam negeri terbatas. Industrialisasi untuk perluasan lapangan pekerjaan.Memberikan pendidikan keterampilan secara masal dan terarah.Melebarnya jurang pemisah antara Negara maju dengan Negara berkembang. 2. e.Peningkatan produksi barang dan jasa untuk konsumsi dalam negeri dan untuk ekspor barang setengah jadi dan barang jadi. -Akibat perkembangan tersebut ialah berupa kemerosotan harga bahan ekspor tradisional dan menurunkan hasil produksi Negara berkembang. misalnya: Labour intensive (Padat karya) Teknologi intermediate atau teknologi Elektra. 3. -Makin tinggi kapasitas produksi dan volume ekspor Negara industri. d. f. Pembinaan permodalan bagi pengusaha golongan ekonomi lemah. sehingga tidak memungkinkan adanya tabungan • Dasar tariff pajak dan aparatur pemungutan pajak masih terbatas. 4. kerena pertumbuhan ekonomi yang tidak sama. Teknologi mutakhir atau technocratium. Prasarana atau infrastruktur 19 . Hubungan dengan ekonomi luar negeri Hal-hal yang harus diperhatikan oleh Negara-negara berkembang di bidang hubungan ekonomi luar negeri adalah sebagai berikut: . misalnya disebabkan: • Pendapatan masyarakat rendah. • Kemampuan investasi modal perusahaan masih kurang. Untuk mengurangi masalah ekonomi dalam bidang modal perlu ditempuh strategi pembangunan yang bertujuan: 1. makin mudah keadaan tersebut dipengaruhi oleh perkembangan pasaran internasional. Faktor teknologi Penggunaan teknologi memerlukan pertimbangan-pertimbangan.

3. Pluralitas masyarakat Indonesia yang bersifat multi dimensional telah menimbulkan persoalan tentang bagaimana masyarakat Indonesia terintegrasi secara horizontal.Usaha subversip dan infiltrasi baik dalam suasana damai.2. Atas dasar itu.Secara vertical struktur masyarakat Indonesia ditandai oleh perbedaan-perbedaan vertical antara lapisan atas dan lapisan bawah yang cukup tajam. Manusia mengembangkan kebudayaan tidak lain sebagai upaua mempertahankan kelangsungan hidupnya menghadapi berbagai tantangan yang muncul dari lingkungannya untuk kemudian mewujudkan kehidupan yang lebih baik. dan melakukan sebagian besar kegiatannya dalam kelompok tersebut. memiliki kebudayaan yang sama. maka hal tersebut akan dibicarakan dalam bahasan berikut. Struktur Sosial di Indonesia Struktur masyarakat Indonesia ditandai oleh dua cirinya yang bersifat unik. yang mendiami suatu wilayah tertentu.3 Aspek Sosial Budaya Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang secara relative mandiri hidup bersama cukup lama. adat.Prasarana adalah factor utama bagi pertumbuhan dan kelangsungan ekonomi Negara. sementara sratifikasi social sebagaimana terwujud pada masyarakat Indonesia akan memberi bentuk pada integrasi. serta perbedaan kedaerahan. agama. 20 .Secara horizontal ditandai oleh adanya kesatuan-kesatuan berdasarkan perbedaan suku-bangsa. sedangkan kalau kita bicara aspek budaya. Aspek social biasanya mengacu pada masalah struktur social dan pola hubungan social yang ada di dalamnya. mengacu pada kondisi kebudayaan yang ada dalam masyarakat yang bersangkutan. Karena itulah dapat dikatakan bahwa kebudayaan merupakan wujud tanggapan aktif manusia terhadap tantangan yang dating dari lingkungan. apalagi dalam keadaan perang selalu menjadikan prasarana sebagai sasaran utama dari pihak lawan.

Kebudayaan nasional merupakan identitas dan menjadi kebanggaan Indonesia.Semua itu menambah keanekaragaman tampilan budaya masyarakat Indonesia. Identitas bangsa Indonesia adalah manusia dan masyarakat yang memiliki sifat-sifat dasar: o Religius o Kekeluargaan o Hidup seba selaras o Kerakyatan Kebudayaan baru yang lebih penting daripada kebudayaankebudayaan lain dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa adalah kebudayaan nasional atau kebudayaan Indonesia. Politik di Indonesia: 1.Oleh karena itulah maka timbul persoalan yang timbul dari struktur masyarakat Indonesia yang demikian adalah bagaimana masyarakat Indonesia terintegrasi pada tingkat nasional sehingga menunjang penciptaan ketahanan nasional yang mantap.2. kebiasaan berpakaian.4 Aspek Politik Politik berasal dari kata politics dan atau policy yang berarti kekuasaan (pemerintahan) atau kebijaksanaan. Apa yang disebutkan kebudayaan bangsa dalam penjelasan UUD 1945 dirumuskan sebagai puncak-puncak kebudayaan di daerah-daerah si seluruh Indonesia. 3. kebiasaan konsumsi makanan dan sebagainya. Perkataan puncak-puncak kebudayaan itu artinya adalah kebudayaan yang diterima dan dijunjung tinggi oleh sebagian besar suku-suku bangsa di Indonesia dan memiliki persebaran di sebagian besar wilayah Indonesia. DalamNegeri 21 . Kebudayaan ini tidak sama dengan kebudayaan daerah tertentu tidak sama artinya dengan penjumlahan budaya-budaya daerah di kepulauan Indonesia. Kondisi Budaya di Indonesia Lapisan social yang berbeda membawa perbedaan perilaku kebudayaan yang diwujudkan dalam keadaan tertentu seperti bahasa yang digunakan.

Politik Luar Negeri Indonesia adalah bebas dan aktif.KomunikasiPolitik Hubungan timbal balik antar berbagai kehidupan bermasyarakat. melaksanakan ketertiban dunia.ProsesPolitik Rangkaian pengambilan keputusan tentang berbagai kepentingan politik maupun kepentingan umum yang bersifat nasional dan penentuan dalam pemilihan kepemimpinan yang akhirnya terselenggara pemilu. Wadah penyaluran pengambilan keputusan untuk kepentingan masyarakat dan sekaligus wadah dalam menjaring/pengkaderan pimpinan nasional b. LuarNegeri Salah satu sasaran pencapaian kepentingan nasional dalam pergaulan antar bangsa. berbangsa. dan bernegara. perdamaian abadi dan keadilan social dan anti penjajahan karena tidak sesuai dengan kemanusiaan dan keadilan. 22 . Bebas artinya Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. berdasar kemerdekaan.BudayaPolitik Pencerminan dari aktualisasi hak dan kewajiban rakyat dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara yang dilakukan secara sadar dan rasional melalui pendidikan politik dan kegiatan politik sesuai dengan disiplinnasional. c. d.Adalah kehidupan politik dan kenegaraan berdasarkan Pancasila dan UUD ‟45 yang mampu menyerap aspirasi dan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam satu system yang unsur-unsurnya: a. baik rakyat sebagai sumber aspirasi maupun sumber pimpinan-pimpinan nasional 1. Landasan Politik Luar Negeri dalam Pembukaan UUD ‟45.

mengerahkan dan menggerakkan seluruh potensi dan kekuatan masyarakat dalam seluruh bidang kehidupan nasional secara terintegrasi dan terkoordinasi. mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat. 3. dan gejolak dunia terus diikuti dan dikaji dengan seksama. tetapi berperan atas dasar cita-citanya.5 Aspek Pertahanan Keamanan Pertahanan keamanan adalah daya upaya rakyat semesta dengan angkatan bersenjata sebagai inti dan merupakan salah satu fungsi utama pemerintah dalam menegakkan ketahanan nasional dengan tujuan mencapai keamanan bangsa dan negara serta keamanan perjuangannya.Mewujudkan tatanan dunia baru dan ketertiban dunia. Ketahanan aspek politik dalam negeri = Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum. Wawasan Nasional 3. Geografi 5.Peningkatan kualitas sumber daya manusia.Aktif artinya Indonesia dalam internasional tidak bersifat reaktif dan tidak menjadi obyek. Sistem Hankam 4. perubahan. Melindungi kepentingan Indonesia dari kegiatan diplomasi negatif negara lain dan hak-hak WNI di luar negeri perlu ditingkatkan. Faktor yang mempengaruhi ketahanan nasional di bidang pertahanan keamanan ialah : 1.Hal itu dilaksanakan dengan menyusun.Perkembangan. Doktrin 2.Kerjasama dilakukan sesuai dengan kemampuan dan demi kepentingan politik. Kepemimpinan nasional yang mengakomodasikan aspirasi yang hidup dalam masyarakat Ketahanan pada aspek politik luar negeri yaitu meningkatkan kerjasama internasional yang saling menguntungkan dan meningkatkan citra positif Indonesia.2. Integrasi Angkatan Bersenjata dan Rakyat 23 .memperkecil ketimpangan dan mengurangi ketidakadilan dengan negara industri maju. Manusia 6.

Pendidikan Kewiraan 8. Kepimpinan 3.1 Dampak Negatif Tak dapat disangsikan bahwa kemajuan pemikiran manusia yang senantiasa berupaya untuk menghasilkan hal-hal baru dalam hidupnya adalah hal wajar yang dilakukan sebagai makhluk yang berakal.3 Dampak Positif dan Negatif Terhadap Ketahanan Nasional 3. peradaban (civilzation) dan kesempurnaan hidupnya yang meskipun pada dasarnya akan senantiasa juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi peradaban itu sendiri.7. baik yang direncanakan maupun yang tidak dapat dikategorikan ke dalam hal di atas yang pada intinya adalah pengupayaan ke arah yang lebih baik dengan mencoba mereduksi dampak negatif dari social change itu. tanpa ada upaya untuk membuatnya. maka seumur hidupnya akan menjadi pengkonsumsi utama tanpa adanya niat untuk mencoba membuatnya dengan keinginan sendiri.Siklusnya dapat dicerna melalui adanya rekayasa sosial (social engineering). akan melemahkan dan memandulkan kreativitas. rekontruksi sosial (social recontruction). Alhasil. maka hal yang demikian itu dapat diterima secara mutlak. Berangkat dari asumsi bahwa pemikiran manusia akan senantiasa merubah kondisi sosial. kebiasaan manusia mengkonsumsi (membeli) makanan yang serba instant. generasi yang muncul berikutnya adalah generasi yang nirkreativitas. Iptek 10. Pada dasarnya perubahan itu dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup.3. Belum lagi hal yang serupa itu diterima dan meresap pada diri anak-anak. Pada tahap 24 . Manajemen 11. Materiil 9. Pengaruh luar negeri 12. Perubahan sosial. Katakanlah.

diidolakan sebelumnya dengan dimana ia tinggal dan lihat. Penilaian itu dapat saja memicu lahirnya interpretasi bahwa apa yang melekat pada dirinya ketika memutuskan untuk bepergian itu dinilai sebagai sesuatu yang kolot. hipotesa kebudayaan selanjutnya adalah bahwa tidak akan pernah terjadi pergeseran kebudayaan apalagi upaya meninggalkan budaya lokal itu yang meskipun pada tataran performa seolah-olah kebudayaan itu telah bergeser atau ditinggalkan. Keadaan ini juga mengakibatkan adanya perpaduan (assimilation) di tempat baru dimana ia berpijak. 25 . Justru dengan demikian. Ia kemudian mengenakan berbagai atribut yang dianggap sebagai simbolisasi budaya maju seperti kritis. Misalkan saja bila seseorang ingin bepergian ke tempat lain (negara Lain) maka tak seorangpun yang dapat mencegahnya apabila ia telah menetapkan bahwa ia harus berangkat. yang tengah terjadi adalah pemerkayaan khasanah kebudayaan dan bukan pergeseran. Dengan begitu. sehingga melahirkan penilaian apa yang diperoleh. maka peran itu akan digantikan oleh sosok atau figur yang dapat menjembatani perubahan yang sedang terjadi. Apabila. dan materialistis. Dengan begitu.ini akan muncul sikap menerima (receive) ataupun berupaya menolaknya (defence). maupun yang direncanakan ataupun tidak (kurang) direncanakan tidak akan mengalami benturan kebudayaan (peradaban) pada masyarakat kekinian. Kondisi lain adalah meningkatnya mobilitas sekolah antara negara dimana juga telah mempengaruhi pengakuan terhadap budaya lokalnya. perubahan yang sedang terjadi dan akan terjadi. tradisional dan tertinggal. dalam upaya menghindari bentrok budaya (paling tidak dalam paradigma/pemikiran) maka pada saat itu dibutuhkan agenagen perubahan (social agent) sebagai media penyampai agenda perubahan itu. perubahan itu muncul sebagai yang tidak direncanakan. Perubahan yang demikian itu justru harus dimaknai sebagai upaya pemberdayaan dan pemerkayaan kebudayaan itu sendiri sebagai system makna. egoisme. Kemudian.

Lantas dalam situasi yang demikian ini dimana kemajuan zaman dan pola berfikir manusia tidak lagi dapat dibatasi.Sementara untuk menerima perubahan itu juga menimbulkan benturan psikologis dimana seseorang pelaku itu dicap sebagai orang yang kurang (tidak) menghargai kebudayaannya. Akan tetapi. tradisional dan konvensional. kemudian akan memancarkan aura perubahan terhadap sikap dan prilaku kita. tidak tradisional dan tidak terbelakang apabila terdapat upaya sipelaku memajukan atau melakukan perubahan (innovation) dan penerapan (invention) terhadap apa yang disebut dengan budaya lokalnya itu. bahwa budaya lokal senantiasa akan bertahan (lestari) apabila sipelaku tidak membiarkan budaya (lokal)-nya itu tidak tertindas.3.2 Dampak Positif Suatu hal yang tak dapat dielak dan dipungkiri bahwa pola kehidupan manusia pada saat ini adalah bahwa manusia kini diperhadapkan pada situasi yang ambigu. bagi sebahagian orang tidak demikilan. Dengan begitu. Sirkumstansi yang demikian itu adalah opsi yang begitu sulit untuk dapat diterima.Perubahan yang terjadi dewasa 26 .Keadaan dimana sipelaku diperhadapkan pada situasi dan alternatif yang kritis seperti itu telah menciptakan adanya anggapan bahwa budaya (lokal) tidak mampu menyaingi budaya (global) yang sedang mendunia. Yaitu adanya ketakutan terhadap anggapan sebagai person yang primitif. Opsi untuk menolak dihantui oleh resistensi dari dalam diri pribadi dan lingkungan yang secara phisikologis akan turut mempengaruhi penolakan itu. paroksi psikologis menjadi hambatan utama antara opsi menerima dan menolak.Menolak dan menerima perubahan sosial sebagai dampak kemajuan. kecenderungan yang terjadi adalah bahwa perubahan itu adalah suatu hal yang tidak mungkin dapat dibatasi apalagi dihempang. serta tingginya faktor komunikasi dan media penyampai. meresap dalam diri kita. Justru. Namun demikian. seberapa jauhkah budaya lokal itu dapat bertahan? 3. apakah hal yang demikian itu juga disebut telah merubah kebudayaan?Tentu jawabnya adalah tidak. kepiawaian kita dalam menerjemahkan perubahan itu ke dalam diri kita sendiri.

Tantangan yang justru dihadapi adalah sampai seberapa jauh kita mampu memadukan perubahan dengan kebudayaan itu?Namun demikian. pengaruh dan tindakan yang dipancarluaskan oleh berbagai media penyampai seperti TV dan media cetak lainnya. Kekuatannya justru terletak pada diri kita sendiri bahwa apa yang akan kita ambil dan maknai dari perubahan itu. Situasi dan kondisi dimana budaya lokal akan dipertaruhkan di tengah kancah kebudayaan global.ini adalah kewajiban yang harus diterima. Keadaan ini justru akan merubah kita yang tanpa disengaja telah melahirkan berbagai interpretasi atas diri dan prilaku kita. benda dan segala bentuk ragam unsur budaya. maksud utamanya adalah bukan dengan menolak kebudayaan global yang sedang mendunia.Anggapan itu dapat dimaknai sebagai dampak perubahan terutama dalam menghargai waktu. Atribut-atribut budaya lokal seolah-olah terancam akibat budaya global seperti masuknya berbagai komoditas global.Di sini dibutuhkan pemahaman dan pengertian kita untuk menerjemahkan perubahan itu sehingga tidak menimbulkan distorsi bagi kepribadian dan kebudayaan yang menggejala. Apakah seorang Batak yang modern adalah orang yang tidak (lagi) menggunakan budaya Batak itu dalam kehidupannya sehari-hari? Apakah orang Batak akan dikenal sebagai orang yang tidak maju apabila atribut Habatahon masih menempel pada dirinya? Lantas bagaimana pula kebudayaan yang lahir akibat perpaduan dua unsur budaya suku yang berbeda akibat adanya kawin campur. sepertinya melahirkan kontroversi dan 27 . dan seberapa mampukah kita menerjemahkannya ke dalam kebudayaan kita. Akibatnya kita akan lebih menghargai semua itu dengan waktu dan dengan adanya tuntutan tugas yang mesti dilakukan. misalnya orang Simalungun dengan Jawa?Keutamaan dari pola seperti ini adalah adanya pemerkayaan budaya lokal itu sendiri yakni pencapaian ke arah peradaban yang lebih sempurna. dan oleh sebab itu maka yang terjadi di seputar perubahan itu adalah trend ataupun kecenderungan yang senantiasa dimaknai.

yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya. 28 .paradigma yang berbeda dalam memandang budaya global itu. kebudayaan akan semakin mantap. tetapi dilain pihak mampu merangkul dampak negatifnya. dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. khusunya budaya dan kebudayaan. mengembangkan tanggungjawab. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat. dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. akan meningkatkan identitas. Hanya dengan cara demikian. kepedulian berbudaya. kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional. kemandirian dan hal-hal semacam Itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. Oleh karenanya. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya. diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. reaktualisasi terwujudnya budaya malu. bertahan dan lestari. Justru dengan begitu. bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing. Kedepan. lingkungan. Dengan cara seperti itu kita dapat memahami hakikat yang tersurat maupun tersirat dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa secara tepat yaitu cerdas secara rasional. mulai dari diri sendiri. memungkinkan timbulnya paradoks. Kita harus pandai-pandai menangkap pulang. sampai pada tatanan nasional. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. kita dapat memaknai bahwa perubahan itu akan senantiasa terjadi dan tanpa kita sadari akan meresapi diri kita dan masuk ke dalam pola perilaku dan tindakan kita. keuletan. Sebahagian tidak menginginkan adanya perubahan dalam kelokalan budayanya dan tanpa disadari tindakan yang dilakukan telah merubah keaslian kebudayaan itu. semangat kebangsaan. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan.

emosional dan spiritual (suatu kemampuan dan kapasitas untuk menguasai Ilmu pengetahuan, teknologi dan berkarakter mulia). Bukan hanya cerdas semata-mata, tetapi juga berbudaya yaitu suatu kemampuan dan kapasitas untuk berjati diri dalam arti pengembangan nilai-nilai moral, kemanusiaan yang beradab, bermartabat dalam sikap dan tindakan kepada diri sendiri, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Bagaimanapun juga kita harus mengakui adanya pendapat bahwa dengan hadirnya globalisasi, sebagian masyarakat kita rentan dalam hal ketahanan budaya.Jika tidak disikapi dengan strategi kebudayaan yang jelas dan terarah, hal tersebut dapat mengkristal lalu mengancam kelangsungan nilai-nilai budaya bangsa dan budaya lokal.Ambillah contoh nyata, yaitu reog ponorogo yang kini diklaim oleh Malaysia.Ini semakin menunjukan bahwa masyarakat Indonesia lemah dalam ketahanan nasional. Dalam sadar, kita menjumpai semakin menipisnya komitmen kebangsaan dan persatuan nasional yang banyak diusung adalah komitmen semu untuk sejumlah kepentingan sesaat, setidaknya selama jangka waktu bergulirnya siklus kepemimpinan nasional lima tahunan. Kita banyak melihat sepertinya masyarakat di negeri ini mulai kehilangan jatidiri bangsa, sepertinya tidak bangga lagi menjadi orang Indonesia dikarenakan lunturnnya rasa cinta tanah air. Sejumlah realitas krisis mengindikasikan antara lain berkembangnya budaya feodalistis, etos kerja rendah, menipisnya kejujuran dan tidak saling percaya antar elit bangsa, dll.Semua itu berujung rendahnya produktivitas, tersendatnya komunikasi sosial dan politik, apatisme, menurunya etika dan moral, menuaitnya individualisme, hidup boros, berkembangnya konsumerisme dan semacamnya. Bangsa ini pada gilirannya terjebak kepada sikap saling curiga, saling menyalahkan, saling hantam dan sederet budaya munafik lainnya yang semakin menyurutkan ketahanan budaya bangsa.Lalu bagaimana harus mengembalikan ketahanan budaya bangsa atau budaya bangsa yang berjatidiri?

29

Ketahanan budaya bangsa, pada hakikatnya sejalan dengan ketahanan nasional dalam lingkup khusus, yaitu budaya dan kebudayaan nasional.Meskipun demikian, keadaan yang berbudaya dan berkepribadian hanya dapat berkembang di dalam suasana yang kondusif. Esensi ketahanan adalah kondisi dinamik untuk membangun keadaan yang kondusif menyangkut seluruh budaya kolektivitas, perilaku sosial, taat pada kemandirian, bertanggungjawab, komunikatif, dll, sehingga tahan terhadap segala macam tantangan bangsa dan meminimalisasi budaya individualltas.(House 2004, Hofstede 1980p.537). Perlu diyakini bahwa kemegahan budaya suatu bangsa akan mencerminkan tingkat kesejahteraan nasional, memiliki power distance yang tinggi baik fisik materi maupun mental kejiwaan. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang, bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing, memungkinkan timbulnya paradoks, yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya, dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya, akan meningkatkan identitas, kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional, dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. Kerangka acuan strategi pembangunan budaya dan kebudayaan bisa di stratifikasi dalam startegl utama dan pendukung.Kita juga perlu memetakan anatomi strategi tersebut melalui penegakan budaya bangsa dengan pendekatan desentralistik guna mengeliminasi terancamnya Identitas kebudayaan lokal dan nasional. Di antaranya yang utama adalah membangun kembali kerukunan nasional, melalui forum-forum rekonsilisasi nasional dialog nasional dll.Tujuannya adalah membangun saling pengertian, membangun nu-ranl kebersamaan, reaktualisasi nilai-nilai budaya guna menjamin kelangsungan masa depan bangsa.

30

Penguatan-penguatan kebudayaan lokal melalui segala usaha dan bentuk produksinya serta motif-motif hasil karya dan seni, harus dijamin pengembangannya dan kemandiriannya secara patent.Begitu pula dengan pembangunan sentra-sentra anotomi budaya menjadi sasaran antara yang perlu diwujudkan. Untuk mendukung semua itu. semangat kebangsaan, kepedulian berbudaya, kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat, mengembangkan tanggungjawab, reaktualisasi terwujudnya budaya malu, keuletan, kemandirian dan hal-hal semacam itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan, mulai dari diri sendiri, lingkungan, sampai pada tatanan nasional. Ini semuanya adalah komitmen dan tanggung jawab budaya.Kedepan, diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan, khusunya budaya dan kebudayaan. Hanya dengan cara demikian, bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan, saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. (Penulis adalah mantan Staf Ahli Lingkungan Sosial dan Budaya DepTrans . PPH 1992-2002; Pengurus Yayasan Jatidiri Bangsa) Dalam wacana kebudayaan dan sosial, sulit untuk mendefinisikan dan memberikan batasan terhadap budaya lokal atau kearifan lokal, mengingat ini akan terkait teks dan konteks, namun secara etimologi dan keilmuan, tampaknya para pakar sudah berupaya merumuskan sebuah definisi terhadap local culture atau local wisdom ini. Sebagai sebuah kajian, kemudian saya pun mempelajari dan mencoba mengaitkannya pada konteks yang ada.Definisi budaya lokal yang pertama saya ambil adalah berdasarkan visualisasi kebudayaan ditinjau dari sudut stuktur dan tingkatannya. Berikut adalah penjelasannya : 1. Superculture, adalah kebudayaan yang berlaku bagi seluruh masyarakat. Contoh: kebudayaan nasional;

31

ketiga golongan tersebut adalah sebagai berikut: 1. lebih khusus. Kebudayaan suku bangsa (yang lebih dikenal secara umum di Indonesia dengan nama kebudayaan daerah) 2.Hal ini berdasarkan sebuah skema sosial budaya yang ada di Indonesia dimana terdiri dari masyarakat yang bersifat manajemuk dalam stuktur sosial. Dilihat dari stuktur dan tingkatannya budaya lokal berada pada tingat culture. wilayah atau daerah. dimana menurutnya. Contoh : budaya gotong royong 4. Kebudayaan nasional Dalam penjelasannya. Kebudayaan umum lokal 3. 3. Counter-culture. namun ada budaya dominan yang berkembang yaitu misalnya budaya lokal yang ada dikota atau tempat tersebut. Contoh : budaya individualisme. Definisi Jakobus itu seirama dengan pandangan Koentjaraningrat (2000). Sedangkan kebudayaan umum lokal adalah tergantung pada aspek ruang.2. profesi. namun kebudyaan ini tidaklah bertentangan dengan kebudayaan induknya. Culture. Jacobus Ranjabar (2006:150) mengatakan bahwa dilihat dari sifat majemuk masyarakat Indonesia. misalnya berdasarkan golongan etnik. namun counter-culture ini bertentangan dengan kebudayaan induknya. budaya (multikultural) maupun ekonomi. Subculture. Contoh : Budaya Sunda. biasanya ini bisa dianalisis pada ruang perkotaan dimana hadir berbagai budaya lokal atau daerah yang dibawa oleh setiap pendatang. merupakan kebudyaan khusus dalam sebuah culture. Koentjaraningrat memandang budaya lokal terkait dengan istilah suku bangsa. tingkatannya sama dengan sub-culture yaitu merupakan bagian turunan dari culture. suku bangsa sendiri adalah suatu 32 .Sedangkan kebudayaan nasional adalah akumulasi dari budayabudaya daerah. kebudayaan suku bangsa adalah sama dengan budaya lokal atau budaya daerah. maka harus diterima bahwa adanya tiga golongan kebudayaan yang masing-masing mempunyai coraknya sendiri.

golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan ‟kesatuan kebudayaan‟. Dalam hal ini unsur bahasa adalah ciri khasnya. Pandangan yang menyatakan bahwa budaya lokal adalah merupakan bagian dari sebuah skema dari tingkatan budaya (hierakis bukan berdasarkan baik dan buruk), dikemukakan oleh antropolog terkemuka di Indonesia yang beretnis Sunda, Judistira K. Garna. Menurut Judistira (2008:141), kebudayaan lokal adalah melengkapi kebudayaan regional, dan kebudayaan regional adalah bagian-bagian yang hakiki dalam bentukan kebudayaan nasional. 3.4 Solusi Terhadap Ketahanan Nasional Berdasarkan rumusan pengertian ketahanan nasional dan ondisi kehidupan nasional Indonesia sesungguhnya ketahanan nasional merupakan gambaran dari kondisi sistem (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek pada saat tertentu. Tiap aspek didalam tata kehidupan nasional relatif berubah menurut waktu, ruang dan lingkungan terutama pada aspek-aspek dinamis sehingga interaksinya menciptakan kondisi umum yang amat sulit dipantau, karena sangat kompleks. Dalam rangka pemahaman dan pembinaan tata kehidupan nasional itu diperlukan penyederhanaan tertentu dari berbagai aspek kehidupan nasional dalam bentuk model yang merupakan hasil pemetaan dari keadaan nyata, melalui suatu kesepakatan dari hasil analisa mendalam yang dilandasi teori hubungan antara manusia dengan Tuhan, dengan manusia/masyarakat dan dengan lingkungan. Berdasarkan pemahaman tentang hubungan tersebut diperoleh gambaran bahwa konsepsi ketahanan nasional akan menyangkut hubungan antar aspek yang mendukung kehidupan yaitu : 1. aspek yang berkaitan dengan alamiah bersifat statis meliputi aspek geografi, kependudukan, dan sumber daya alam 2. aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis meliputi aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam. Ideologi adalah suatu sistem nilai yang merupakan kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. Dalam ideologi juga terkandung konsep dasar

33

tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa. Keampuhan suatu ideologi tergantung kepada rangkaian nilai yang dikandungnya yang dapat memenuhi serta menjamin segala aspirasi hidup dan kehidupan manusia baik sebagai perseorangan maupun sebagai anggota masyarakat. Secara teori suatu ideologi bersumber dari suatu aliran pikiran/falsafah dan merupakan pelaksanaan dari sistem falsafah itu sendiri. • Ideologi besar yang ada di dunia adalah : a. Liberalisme

Aliran pikiran perseorangan atau individualistik. Aliran pikiran ini mengajarkan bahwa negara adalah masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak semua orang (individu) dalam masyarakat itu (kontrak sosial). Menurut aliran ini, kepentingan harkat dan martabat manusia (individu) dijunjung tinggi sehingga masyarakat tiada lebih dari jumlah para anggotanya saja tanpa ikatan nilai tersendiri. Hak dan kebebasan orang seorang dibatasi hanya oleh hak yang sama yang dimiliki orang lain bukan oleh kepentingan mastarakat seluruhnya. Liberalisme bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir dan tdak dapat diganggu gugat oleh siapapun termasuk penguasa, terkecuali atas persetujuan yang bersangkutan. Faham ini mempunyai nilai-nilai dasar (intrinsik) yaitu kebebasan dan kepentingan pribadi yang menuntut kebebasan individu secara mutlak yaitu kebebasan mengejar kebahagiaan hidup ditengah-tangah kekayaan materiil yang melimpah dan dicapai dengan bebas. Faham ini juga selalu mengaitkan aliran pikirannya dengan hak asasi manusia yang menarik minat/daya tarik yang kuat untuk kalangan masyarakat tertentu. Aliran ini diajarkan oleh Thomas Hobbes, John Locke, Jean Jaques Rousseau, Herbert Spencer dan Harold J.Laski. b. Komunisme

Aliran pikiran teori golongan (class theory) yang diajarkan oleh Karl Marx, Engels, Lenin. Bermula merupakan kritikan Marx terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat pada awal revolusi industri. Aliran ini beranggapan bahwa negara adalah susunan golongan (kelas) untuk

34

menindas kelas lain. Kelas atau golongan ekonomi kuat menidas ekonomi lemah. Golongan borjuis menindas golongan proletar (kaum buruh). Oleh karena itu, Marx menganjurkan agar kaum buruh mengadakan revolusi politik untuk merebut kekuasaan negara dari kaum golongan kaya kapitalis dan borjuis agar kaum buruh dapat ganti berkuasa dan mengatur negara. Aliran ini erat hubungannya dengan aliran material dialiktis atau materialistik. Aliran ini juga menonjolkan adanya kelas/penggolongan, pertentangan amtar golongan, konflik dan jalan kekerasan/revolusi dan perebutan kekuasaan negara. Pikiran-pikiran Karl Marx tentang sosial, ekonomi, politik yang kemudian disistematisasikan oleh Frederick Engels ditambah dengan pikiran Lenin terutama dalam pengorganisasian, dan operasionalisasinya menjadi landasan dari paham komunisme. Sesuai dengan aliran pikiran yang melandasi komunisme maka dalam upaya merebut kekuasaan ataupun mempertahankan kekuasaannya maka komunisme akan : 1. menciptakan situasi konflik untuk mengadu golongan-golongan

tertentu serta menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan 2. ajaran komunisme adalah atheis dan didasarkan pada kebendaan

(materialistis) dan tidak percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa, bahkan agama dinyatakan sebagai racun bagi kehidupan masyarakat. 3. Masyarakat komunis bercorak internasional. Masyarakat yang

dicita-citakan komunis adalah masyarakat komunis dunia yang tidak dibatasi oleh kesadaran nasional. Hal ini tercermin dalam seruan Marx yang terkenal “kaum buruh di seluruh dunia bersatulah !”. Komunisme menghendaki masyarakat tanpa nasionalisme. 4. Masyarakat komunis yang dicita-citakan adalah masyarakat tanpa

kelas. Masyarakat tanpa kelas dianggap masyarakat yang dapat memberikan suasana hidup yang aman dan tenteram, tidak ada pertentangan, tidak adanya hak milik pribadi atas alat produksi dan hapusnya pembagian kerja. Perombakan masyarakat hanya dapat dilaksanakan melalui jalan revolusi. Setelah revolusi berhasil maka kaum proletar akan memegang

35

Ketahanan pertahanan dan keamanan diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional didalam menghadapi ancaman. Faham Agama Ideologi bersumber pada falsafah agama yang termuat dalam kitab suci agama. Pertahanan dan keamanan dilaksanakan dengan menyusun. Dengan kata lain. Dalam bentuk lain negara melaksanakan hukum/ketentuan agama dalam kehidupan dunia. • Pengaruh Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia sebagai satu sistem pertahanan dan keamanan dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia.tampuk pimpinan kekuasaan negara dan menjalankan pemerintahan secara ditaktur mutlak (diktator proletariat). c. adalah keuletan dan ketangguhan bangsa dalam mewujudkan 36 . gangguan. mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya. yang diadakan oleh pemerintah dan negara Indonesia dengan TNI dan Polri sebagai inti pelaksana. serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara. Negara membina kehidupan keagamaan umat dengan sifat spiritual religius. integritas dan kelangsungan hidup bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. hambatan dan tantangan yang datang dari luar maupun dari dalam baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan identitas. negara berdasarkan agama. Wujud ketahanan pertahanan dan keamanan tercermin dalam kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan dan keamanan yang dinamis. mengerahkan dan mengerakkan seluruh potensi nasional termasuk kekuatan masyarakat di seluruh bidang kehidupan nasional secara terintegasi dan terkoordinasi.

terpeliharanya keamanan nasional dan tercapainya tujuan nasional. kerelaan berjuang dan berkorban dalam pengabdian kepada bangsa dan negara tanpa mengenal menyerah. Walaupun cinta damai. namun lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatannya. Penyelenggaraan Pertahanan dan Keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. keutuhan bangsa dan wilayah. suatu perjuangan rakyat semesta. c. politik. bangsa Indonesia berhasrat dalam setiap penyelesaian pertikaian baik nasional mauoun internasional selalu mengutamakan cara-cara damai. terintegrasi dan terkoordinasi. sosial budaya. perang adalah jalan terakhir yang terpaksa harus ditempuh untuk mempertahankan ideologi dan dasar negara Pancasila.kesiapsiagaan serta upaya bela negara. Hal itu berarti melibatkan seluruh potensi dan kekuatan nasional. Landasan idiilnya adalah Pancasila. Terpadu. Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. kemerdekaan dan kedaulatan negara Republik Indonesia serta keutuhan bangsa. Bagi bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia cinta damai dan ingin bersahabat dengan semua bangsa di dunia serta tidak menghendaki terjadinya sengketa bersenjata ataupun perang. Upaya itu dirumuskan dalam doktrin Petahanan dan Keamanan Negara Merupakan Upaya Nasional 37 . dalam mana seluruh potensi dan kekuatan ideologi. Oleh karena itu. Pandangan Bangsa Indonesia Tentang Perang dan Damai. untuk menjamin kelangsungan sistem keamanan nasional (dulu dikenal dengan sishankamrata) yang ditandai dengan : a. landasan konstitusionalnya adalah UUD 1945. Pertahanan dan keamanan adalah hak dan kewajiban bangsa untuk mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara. b. militer dan kepolisian disusun dan dikerahkan secara terpimpin . dan landasan visionalnya adalah wawasan nusantara. ekonomi.

Keamanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari dalam negeri dan menjadi tanggung jawab Polri dengan kemungkinan TNI dilibatkan apabila eskalasi ancaman meningkat ke keadaan darurat. Hal itu berarti bersifat total. kekuatan hankam perlu antisipasif terhadap prediksi ancaman dari luar sejalan dengan pesatnya perkembangan iptek militer yang telah menghasilkan daya gempur yang tinggi dan jarak jangkau yang jauh. Diorganisasikan kedalam satu wadah tunggal yang dinamakan TNI dan Polri. Di samping itu. Postur kekuatan hankam mencakup struktur kekuatan. Dalam konteks itu perlu ada pembagian tugas dan fungsi yang jelas antara masalah pertahanan dan masalah keamanan. Pertahanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari luarnegeri dan menjadi tanggung jawab TNI. dan politik. Pendayagunaan potensi nasional dalam pengelolaan pertahanan dan keamanan nagara dilakukan secara optimal dan terkoordinasi untuk mewujudkan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan negara dalam keseimbangan dan keserasian antara kepentingan kesejahteraan dan keamanan. dimana hankam diarahkan kepada upaya pertahanan seluruh wilayah kedaulatan NKRI. Segenap Kekuatan dan Kemampuan Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta. Hakekat ancaman akan mempengaruhi kebijaksanaan dan strategi pembangunan kekuatan hankam. Untuk membangun postur kekuatan terdapat empat pendekatan yang digunakan yaitu ancaman.yang disebut Doktrin Pertahanan dan Kemanan Negara Republik Indonesia. misi. kewilayahan. tingkat kemampuan dan gelar kekuatan. e. Konsepsi pembangunan kekuatan hankam perlu mengacu kepada konsep wawasan nusantara. kerakyatan dan kewilayahan. d. Kekeliruan dalam merumuskan hakekat 38 . Pertahanan dan Keamanan Negara Republik Indonesia Diselenggarakan dengan Sistem Keamanan Nasional (sishankamrata).

Namun bila dikaji secara mendalam. di balik kepentingan nasional. Geopolitik yang berubah kearah geoekonomi mengandung implikasi semakin canggihnya upaya diplomasi guna mencapai tujuan politik dan ekonomi. Untuk itu perlu dipertimbangkan pula konstelasi geografi Indonesia dan kemajuan iptek. pembangunan postur kekuatan hankam secara proporsional dan seimbang antar unsur utama kekuatan pertahanan yaitu. menempatkan laut dan udara diatasnya sebagai mandala perang yang pertama kali akan terancam karena digunakan sebagai ”initial point” untuk memasuki kedaulatan Indonesia di darat. TNI AD. Para pihak yang berkepentingan dengan Indonesia akan menggunakan wahana diplomasi dan membangun opini 39 . ancaman masa depan yang perlu diwaspadai adalah serangan langsung lewat udara dan laut oleh kekuatan asing yang memiliki kepentingan terhadap Indonesia. Untuk itu ancaman yang paling realistik adalah adanya “link-up” antara kekuatan dalam negeri dengan luar negeri. Pergeseran ini seolah-olah tidak akan menimbulkan ancaman dari luar negeri yang serius. dengan alasan menegakkan nilai-nilai HAM. Di era globalisasi saat ini dan di masa mendatang tidak menutup kemungkinan akan mengundang campur tangan asing. Situasi seperti ini kemungkinan besar dapat terjadi apabila unsur-unsur utama kekuatan hankam dan komponen bangsa yang lain tidak mampu mengatasi permasalahan dalam negeri. Dengan demikian.ancaman akan mengakibatkan postur kekuatan hankam yang kurang efektif dalam menghadapi berbagai gejolak dalam negeri. demokrasi. penegakan hukum dan lingkungan hidup. Pesatnya kemajuan iptek membawa implikasi meningkatnya kemampuan tempur termasuk daya hancur dan jarak jangkau. TNI AL dan TNI AU serta unsur utama keamanan yaitu POLRI. justru ancaman yang dihasilkan dari aktivitasnya sangat membahayakan integritas bangsa dan NKRI. Ancaman dari luar senantiasa akan menggunakan media laut dan udara diatasnya karena kondisi geografi Indonesia sebagai negara kepulauan. Oleh karena itu. bahkan tidak akan mampu untuk melakukan perang konvensional. Kedaulatan NKRI yang dua pertiga wilayahnya terdiri dari laut.

kegiatan intel strategi dalam semua aspek kehidupan nasional. Penerapan cara-cara baru telah meningkatkan eskalasi konflik regional dan konflik dalam negeri yang mendorong keterlibatan kekuatan super power didalamnya. kita perlu membangun postur kekuatan hankam yang memiliki profesionalisme yang tinggi untuk melaksanakan : pertama. membina potensi dan kekuatan wilayah dalam semua aspek kehidupan nasional untuk meningkatkan ketahanan nasional.untuk mencari dukungan internasional agar membenarkan tindakannya. Dalam rangka mewujudkan postur kekuatan hankam yang memiliki kemampuan daya bendung dan daya tangkal yang tinggi terhadap kemungkinan ancaman dari luar dibutuhkan anggaran yang sangat besar. terlebih saat dunia internasional sedang dalam situasi “unbalance of power” Perkembangan lingkungan strategis. Dengan mengacu kepada negara-negara lain yang membangun kekuatan hankam melalui pendekatan misi yaitu hanya untuk melindungi diri sendiri dan tidak untuk kepentingan invasi. Menyikapi dinamika perkembangan seperti itu. di sisi lain kita dihadapkan kepada berbagai keterbatasan.mengisyaratkan bahwa pergeseran geopolitik kearah geoekonomi membawa perubahan besar dalam penerapan kebijaksanaan dan strategi negara di dunia didalam mewujudkan kepentingan nasional masing-masing. Kedua. laut dan udara. memelihara stabilitas nasional dan ketahanan nasional secara menyeluruh dan berlanjut. Keempat. Serta kelima. melaksanakan upaya pertahanan darat. Perlawanan bersenjata yang terdiri atas bala nyata yang merupakan kekuatan TNI yang selalu siap dan yang dibina sebagai 40 . Ketiga : memelihara dan menegakkan keamanan dalam negeri dan secara berlanjut dalam semua aspek kehidupan nasional untuk. Kemajuan iptek informasi sangat memungkinkan untuk melakukan itu. barangkali konsep ”standing armed forces” secara proporsional dan seimbang perlu dikembangkan dengan susunan kekuatan pertahanan keamanan negara (hankamneg) yang meliputi : a.

e. Pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan dimanfaatkan untuk menjamin perdamaian dan stabilitas keamanan yang diabdikan untuk kesinambungan Pembangunan Nasional dan kelangsungan hidup bangsa dan negara.kekuatan cadangan serta bala potensial yang terdiri atas Polri dan rakyat terlatih (Ratih) sebagai fungsi perlawanan rakyat (Wanra). agar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan lahir dan bathin segenap lapisan masyarakat bangsa Indonesia. sarana dan prasarana serta perlindungan masyarakat terhadap bencana perang dan bencana lainnya. c. Komponen pendukung perlawanan bersenjata dan tidak bersenjata sesuai dengan bidang profesinya dengan pemanfaatan semua sumber daya nasional. Perlawanan tidak bersenjata yang terdiri atas rakyat terlatih (Ratih) dengan fungsi ketertiban umum (Tibum). Perlengkapan dan peralatan untuk mendukung pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan sedapat mungkin 41 . kemampuan dan kekuatan melalui penyelenggaraan Siskamnas (Sishankarata) untuk menjamin kesinambungan Pembangunan Nasional dan kelangsungan hidup bangsa dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. akan tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatannya. Bangsa Indonesia cinta damai. haruslah diselenggarakan dengan mengandalkan pada kekuatan dan kemampuan sendiri. Oleh karena itu. Pertahanan dan Keamanan harus dapat mewujudkan kesiapsiagaan serta upaya bela negara . Mempertahankan kemerdekaan bangsa dan mengamankan kedaulatan negara yang mencakup wilayah tanah air beserta segenap isinya merupakan suatu kehormatan demi martabat bangsa dan negara. perlindungan rakyat (Linra) keamanan rakyat (Kamra) dan perlindungan masyarakat (Linmas). b. c. yang berisi ketangguhan. d. Potensi nasional dan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai harus dilindungi dari segala ancaman dan gangguan. Ketahanan Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan a. b.

menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) dan menghayati makna nilai dan hakikat perang dan damai. Masyarakat secara terus menerus perlu ditingkatkan kesadaran dan ketaatanya kapada hukum. arif bijaksana. dalam keadaan damai TNI dikembangkan dengan kekuatan kecil. Sebagai tentara rakyat. efisien dan modern bersama segenap kekuatan perlawanan bersenjata dalam wadah tunggal TNI disusun dalam Siskamnas (Sishankamrata) dengan strategi penangkalan. h. kerelaan berjuang dan berkorban demi kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan golongan dan pribadi. memelihara dan mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. iptek militer dalam negeri senantiasa harus ditingkatkan kemampuannya. Polri berpedoman kepada Tri Brata dan Catur Prasetya dan dikembangkan sebagai kekuatan yang mampu melaksanakan penegakkan hukum. Oleh karena itu. TNI berpedoman pada Sapta Marga yang merupakan penjabaran Pancasila. Dengan demikian ketahanan pertahanan dan keamanan yang diinginkan adalah kondisi daya tangkal bangsa dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan dan keamanan negara yang dinamis. g. i. 42 . Sebagai kekuatan inti Kamtibnas. memerlukan dukungan manusia-manusia yang bermutu tinggi. Pembangunan dan penggunaan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan haruslah diselenggarakan oleh manusiamanusia yang berbudi luhur. efektif. profesional. mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman. tentara pejuang dan tentara nasional.harus dihasilkan oleh industri dalam negeri. tanggap dan tangguh serta bertanggung jawab. Kelangsungan hidup dan perkembangan hidup bangsa. Sebagai kekuatan pertahanan. f. pengadaan dari luar negeri dilakukan karena terpaksa dimana indutri dalam negeri masih terbatas kemampuannya.

Wujud ketahanan keamanan tercermin dalam kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan keamanan 43 . tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang berupa keuletan dan ketangguhan yang tidak mengenal menyerah yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala ancaman. berbangsa dan bernegara serta dapat mengeliminir pengaruh-pengaruh tersebut.• Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan ketahanan nasional yang mencakup aspek ideologi. gangguan. sosial budaya dan pertahanan keamanan. ekonomi. ekonomi. integritas. Apabila setiap warga negara Indonesia memiliki semangat perjuangan bangsa dan sadar serta peduli terhadap pengaruh yang timbul dalam bermasyarakat. landasan konstitusional UUD 1945. untuk menjamin identitas. politik. 2. sehingga setiap warga negara Indonesia baik secara individu maupun kelompok dapat mengeliminir pengaruh tersebut. dan landasan visional Wawasan Nasional. Sadar dan peduli terhadap pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi. Utnuk mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional diperlukan kesadaran setiap warga negara Indonesia. Untuk mewujudkan ketahanan nasional diperlukan suatu kebijakan umum dari pengambil kebijakan yang disebut Politik dan Strategi Nasional (Polstranas). Hal itu tercermin akan adanya kesadaran bela negara dan cinta tanah air. yaitu : 1. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional. sehingga ketahanan nasional adalah kondisi yang harus dimiliki dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat. karena bangsa Indonesia cinta damai akan tetapi lebih cinta kemerdekaan. berbangsa dan bernegara dalam wadah NKRI yang dilandasi oleh landasan idiil Pancasila. maka akan tercermin keberhasilan ketahanan nasional Indonesia. sosial budaya dan pertahanan keamanan. politik.

Oleh karena itu pembangunan postur kekuatan pertahanan keamanan masa depan perlu diarahkan kepada pembangunan kekuatan pertahanan keamanan secara proporsional dan seimbang antara unsur-unsur utama. Keamanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari dalam negeri dan menjadi tanggung jawab Polri. TNI dapat dilibatkan untuk ikut menangani masalah keamanan apabila diminta atau Polri sudah tidak mampu lagi karena eskalasi ancaman yang meningkat ke keadaan darurat. Secara geografis ancaman dari luar akan menggunakan wilayah laut dan udara untuk memasuki wilayah Indonesia (initial point). Postur kekuatan pertahanan keamanan mencakup: Struktur kekuatan Tingkat kemampuan Gelar kekuatanUntuk membangun postur kekuatan pertahanan keamanan melalui empat pendekatan: • Ancaman • Misi • Kewilayahan • Politik Pertahanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari luar dan menjadi tanggung jawab TNI. AU. mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman. Kekuatan Pertahanan = AD.negara (Hankamneg) yang dinamis. Gejolak dalam negeri harus diwaspadai karena tidak menutup kemungkinan mengundang campur tangan asing (link up) dengan alasanalasan: • Menegakkan HAM • Demokrasi • Penegakan hukum • Lingkungan hidup 44 . Dan unsur utama Keamanan = Polri. AL.

Potensi nasional dan hasil-hasil pembangunan harus dilindungi. KAMRA.5 Cara Menjaga Ketahanan Nasional Cara untuk mempertahankan ketahanan nasional ditinjau dari geopolitik dan geostrategi dengan posisi geografis. arif. 3.Pembangunan dan penggunaan kekuatan pertahanan keamanan diselenggarakan oleh manusia-manusia yang berbudi luhur.Pembangunan pertahanan keamanan ditujukan untuk menjamin perdamaian dan stabilitas keamanan.Mampu membuat perlengkapan dan peralatan pertahanan keamanan. LINMAS Komponen pendukung = Sumber daya nasional sarana dan prasarana serta perlindungan masyarakat terhadap bencana perang. Ciri – Ciri 45 . Polri. Ketahanan pada Aspek Pertahanan Keamanan dan mewujudkan kesiapsiagaan dan upaya bela negara melalui penyelenggaraan SISKAMNAS.karena ancaman dari luar banyak sekali yang sewaktu-waktu bisa dengan mudah mengambil sumber daya alam yang ada di Indonesia. akan tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatan.TNI sebagai tentara rakyat. menghayati nilai perang dan damai.Mengingat keterbatasan yang ada. Perlawanan tidak bersenjata = Ratih sebagai fungsi dari TIBUM.Indonesia adalah bangsa cinta damai. untuk mewujudkan postur kekuatan pertahanan keamanan kita mengacu pada negara-negara lain yang membangun kekuatan pertahanan keamanan melalui pendekatan misi yaitu = untuk melindungi diri sendiri dan tidak untuk kepentingan invasi (standing armed forces): Perlawanan bersenjata = TNI. tentara pejuang berpedoman pada Sapta Marga. Ratih (rakyat terlatih) sebagai fungsi perlawanan rakyat.Polri sebagai kekuatan inti KAMTIBMAS berpedoman pada Tri Brata dan Catur Prasetya. bijaksana. sumber daya alam kita harus memanfaatkan sebaik mungkin sumber daya alam yang ada diindonesia dengan cara kita mengelolahnya secara baik dan menjaganya dan kita tidak boleh merusak sumber daya alam kita sendiri. menghormati HAM.

dan gangguan. seluruh aspek kehidupan nasional tercermin dalam sistematika astagarata yang terdiri atas 3 aspek alamiah (trigatra) yang meliputi geografi. Tidak hanya untuk pertahanan. kekayaan alam. dan pertahanan keamanan. ekonomi. kesejahteraan dan keamanan harus selalu berdampingan pada kondisi apapun. UUD 1945. hambatan.html Asas – Asas Ketahanan Nasional dan Sifat Ketahanan Nasional Asas-Asas Ketahanan Nasional Asas Ketahanan Nasional Indonesia adalah tata laku berdasarkan nilai-nilai Pancasila.Ketahanan Nasional Merupakan kondisi sebagai prasyarat utama bagi negara berkembang. Difokuskan untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mengembangkan kehidupan. http://violarif. ancaman. baik secara langsung maupun tidak langsung. baik yang datang dari luar maupun dari dalam. kesejahteraan dan keamanan merupakan nilai intrinsik yang ada pada sistem kehidupan nasional itu sendiri. dan Wawasan Nusantara yang terdiri dari : • Asas Kesejahteraan dan Keamanan. dan kependudukan dan lima aspek sosial (pancagatra) yang meliputi ideologi. 46 . tetapi juga untuk menghadapi dan mengatasi tantangan. Di dasarkan pada metode astagrata. Berpedoman pada wawasan nasional. Wawasan nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. Wawasan nusantara juga merupakan sumber utama dan landasan yang kuat dalam menyelenggarakan kehidupan nasional sehingga wawasan nusantara dapat disebut sebagai wawasan nasional dan merupakan landasan ketahanan nasional.com/2010/05/arif-setiawan-102081792ea04ketahanan. Kesejahteraan dan Keamanan merupakan asas dalam sistem kehidupan nasional tidak akan dapat berlangsung. sosial budaya. Kesejahteraan dan keamanan dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan dan merupakan kebutuhan manusia yang mendasar dan esensial.blogspot. politik.

kearifan. yaitu : • Mandiri. • Asas Kekeluargaan. dan kondisi kehidupan nasional. Kehidupan nasional harus mampu mengembangkan kekuatan nasional untuk memberikan dampak keluar dalam bentuk daya tangkal dan daya tawas. Asas kekeluargaan mengandung keadilan. yang bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan berperan serta mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri dan menerima kenyataan adanya interaksi dan ketergantungan dengan dunia internasional. Asas Mawas Kedalam dan Mawas Keluar. berbangsa dan bernegara. Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh. 1. gotong royong. berbangsa dan bernegara. kesamaan. kebersamaan. sifat. menyeluruh dan terpadu (komprehensif integral) dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang. dapat timbul berbagai dampak. Sistem kehidupan nasional merupakan perpaduan segenap aspek kehidupan bangsa yang saling berinteraksi termasuk dengan lingkungannya. Dalam hal ini ketahanan nasional bukan berarti mengandung sikap isolasi atau nasionalisme sempit. Interaksi dengan pihak lain diutamakan dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan. berdasarkan nilai-nilai kemandirian yang proporsional untuk meningkatkan kualitas dan derajat bangsa yang ulet dan tangguh.• Asas Komprehensif Integral atau menyeluruh Terpadu. Sifat Ketahanan Nasional Ketahanan Nasional memiliki sifat yang terbentuk dari nilai –nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya. yang bertujuan menumbuhkan hakikat. baik yang sifatnya positif maupun negatif untuk itu diperlukan sikap : Mawas ke Dalam. yang mengandung 47 . Dalam proses interaksi tersebut. Mawas ke Luar. tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. Ketahanan Nasional percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri serta pada keuletan dan ketangguhan. Dalam asas ini diakui adanya perbedaan tersebut harus dikembangkan secara serasi dalam hubungan kemitraan agar tidak berkembang menjadi konflik yang bersifat saling menghancurkan. serasi dan selaras dari seluruh aspek kehidupan bermasyarakat.

baik dalam bentuk kemajuan IPTEK maupun berbagai pola hidup. Ketahanan Nasional tidak tetap. • Konsultasi dan Kerjasama. namun dapat meningkat atau menurun tergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara serta kondisi lingkungan strategisnya. Kemandirian (independency) ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global (independency). Makin tinggi tingkat ketahanan nasional Indonesia. dengan tumpuan pada identitas. Karena itu upaya peningkatan Ketahanan Nasional harus senantiasa diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya diarahkan untuk mencapai kondisi kehidupan nasional yang lebih baik. integritas. tetapi lebih mengutamakan sikap konsultatif. dan kepribadian bangsa. • Dinamis. yang menjadi faktor yang diperhitungkan oleh pihak lain. pola pikir. kerjasama. Keberhasilan pembinaan Ketahanan Nasional yang berlanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa. yang sekarang memasuki Era Globalisasi. Kondisi itu merupakan potensi yang sangat mendukung kelancaran dan keberhasilan pembangunan Nasional. dan berbagai konsep hidup untuk 48 . tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik. serta saling menghargai dengan mengandalkan kekuatan moral dan kepribadian bangsa Faktor Pendukung dan Penghambat Pencapaian Tujuan Pembangunan di Era Globalisasi Kita perlu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kondisi yang baik kepada kita bersama. Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis. Makin tinggi nilai kewibawaan nasional yang berarti makin tinggi pula tingkat daya tangkal yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia. Bangsa Indonesia tidak menutup diri dari segala sesuatu yang berasal dari luar.prinsip tidak mudah menyerah. • Wibawa. Adapun potensi yang mendukung tercapainya pembangunan di era globalisasi antara lain sebagai berikut : • Suasana Keterbukaan.

sehingga tidak selamanya kita harus mengimpor barang yang kita butuhkan dari luar negeri. berusaha meningkatkan kualitas dirinya yang akan sangat mendukung kemajuan bangsa Indonesia. ada juga sebagian yang masih bersifat tertutup. selain terdapat beberapa faktor pendukung dalam melaksanakan pembangunan. Khususnya memasuki era globalisasi terdapat beberapa penghambat sebagai berikut : • Suasana Ketertutupan. Meskipun sebagian besar masyarakat kita sudah terbuka. khususnya IPTEK akan lahir dalam bentuk penemuan baru. agama atau golongan minoritas. meskipun mereka berasal dari kalangan rakyat jelata. karena kebutuhan tenaga ahli atau terampil dapat terpenuhi dengan sendirinya. • Penghargaan Terhadap Hasil Karya Seseorang. Semakin banyak rakyat yang berpendidikan atau berkualitas akan sangat mendukung tercapainya proses lepas landas. Selain itu masyarakat yang berpendidikan akan mudah menerima pembaharuan. Namun hal itu tidak bertentangan dengan nilai luhur Pancasila. Artinya setiap warga negara boleh mengubah status dan kedudukan sosialnya dari status rendah ke status yang lebih tinggi. suku. Perlu di ketahui. • Sistem Mobilitas Sosial terbuka. Hal ini akan sangat menghambat kemajuan kita. Kondisi itu akan mendorong seseorang untuk bekerja keras. Setiap orang tidak dihambat untuk meningkatkan derajat dan kualitas hidupnya.suatu pembaharuan. Orang tidak perlu merasa khawatir untuk mencapai kemajuan. Berdasarkan pasal 27 ayat (1) dan (2) UUD 1945 dapat disimpulkan bahwa negara kita menganut sistem mobilitas sosial terbuka. Penghargaan membuat seseorang menjadi lebih kreatif. • Tingkat Pendidikan Masyarakat yang Semakin Maju. 49 . Hal ini sejalan dengan ciri masyarakat modern. Hal itu akan menguntungkan bagi kemajuan hidup kita. Seseorang akan terdorong untuk bertanya dan mencipta apabila hasil karyanya di hargai oleh orang lain atau Pemerintah. tidak harus mendatangkan dari luar negeri yang biayanya sangat mahal. Karya-karya dalam berbagai bidang.

sebagai berikut : Sikap main potong kompas. serta gangguan dari luar maupun dari dalam. tanpa ada partisipasi dan kemauan untuk memajukan masyarakatnya akhirnya mereka menjadi masyarakat yang masa bodoh. • Berbagai Sikap mental yang Jelek. sepanjang tidak melanggar undang-undang yang berlaku. berisi keuletan. kolusi dan kebocoran keuangan negara. Rakyat yang bersifat pesimis akan selalu menyerahkan segalanya kepada pemerintah. yaitu mencapai sesuatu dengan berbagai cara tanpa mempedulikan cara tersebut dibenarkan atau tidak di benarkan oleh undang-undang. meliputi seluruh aspek kehidupan nasional yang terintegrasi. hambatan. ketangguhan serta mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala tantangan. sehingga membuat orang tidak teliti dan tidak sabar. Sikap mental yang jelek yang memperlemah kita sebagai pelopor pembangunan harus ditinggalkan. Sikap menggampangkan dan melihat sesuatu dari segi kemudahannya saja. baik secara langsung maupun tidak langsung membahayakan 50 . yaitu mendapatkan sesuatu dengan mengandalkan orang lain yang dianggap mempunyai kekuasaan. Etos kerja yang masih rendah Adanya korupsi. kelebihan dan jabatan sehingga tidak mau berusaha karena merasa memiliki perisai buat yang dapat diharapkan setiap waktu. Sikap mengandalkan orang lain.• Budaya Ketergantungan Kepada Pemerintah. sehingga sulit dibawa ke arah kemajuan. Upaya Menjaga Ketahanan Nasional Di era globalisasi saat ini para pemuda Indonesia haruslah semakin mengerti apa itu ketahanan nasional serta sebagai penerus bangsa juga harus tahu cara menjaga ketahanan nasional. Ketahanan Nasional yaitu kondisi dinamis suatu bangsa. Salah satu ciri negara modern adalah rakyatnya bersifat mandiri dengan berbagai kreativitas untuk menciptakan sesuatu. ancaman.

tenaga dan sarana. Ketahanan nasional juga berfungsi sebagai pola dasar pembangunan nasional.sektoral maupun multi disiplin. Satu alasan adalah bahwa bila penyimpangan terjadi. Asas Mawas ke Dalam. dinamis.regional (wilayah). inter . Dalam diri seseorang harus ditanamkan sifat ketahanan nasional diantaranya mandiri. pola sikap. yang bahkan berpotensi dalam cita-cita nasional. Dalam ketahanan nasional kita punya Asas Ketahanan Nasional diantaranya yaitu Asas Kesejahteraan dan Keamanan. pola tindak dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter . b. Konsep doktriner ini perlu supaya tidak ada cara berfikir yang terkotakkotak (sektoral). Fungsi Ketahanan nasional nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir. Kedudukan dan Fungsi Ketahanan Nasional Kedudukan dan fungsi ketahanan nasional dapat dijelaskan sebagai berikut : a. yang didasari oleh Pancasil sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstisional dalam paradigma pembangunan nasional. Ini semua merupakan modal awal untuk menjaga ketahanan nasional. 51 . Asas Komprehensif Integral atau Menyeluruh Terpadu.integrasi. Mawas ke Luar. wawasan nusantara dan ketahanan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual. Pada hakikatnya merupakan arah dan pedoman dalam pelaksanaan pembangunman nasional disegala bidang dan sektor pembangunan secara terpadu. wibawa. identitas. kelangsungan hidup bangsa dan negara . konsultasi dan kerjasama. serta perjuangan mengejar tujuan nasionalnya. yang dilaksanakan sesuai dengan rancangan program. maka akan timbul pemborosan waktu. serta Asas Kekeluargaan. Kedudukan Ketahanan nasional merupakan suatu ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia serta merupakan cara terbaik yang perlu di implementasikan secara berlanjut dalam rangka membina kondisi kehidupan nasional yang ingin diwujudkan.

Integritas Yaitu kesatuan menyeluruh dalam kehidupan nasional suatu bangsa baik unsur sosial maupun alamiah. 5. berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. Identitas Yaitu ciri khas suatu bangsa atau negara dilihat secara keseluruhan. kriminal dan politis. untuk menjamin identitas. kuat menderita atau dapat menanggulangi beban yang dipikulnya. integrasi dan kelangsungan hidup bangsa dan negar serta perjuangan mencapai tujuan nasional dapat dijelaskan seperti dibawah ini : 1. pemerintahan.Ketahanan Nasional dan Konsepsi Ketahanan Nasional Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa yang meliputi segenap kehidupan nasional yang terintegrasi. Negara dilihat dalam pengertian sebagai suatu organisasi masyarakat yang dibatasi oleh wilayah dengan penduduk. 4. Keuletan Adalah usaha secara giat dengan kemampuan yang keras dalam menggunakan kemampuan tersebut diatas untuk mencapai tujuan. hambatan dan gangguan. 6. sejarah. baik yang datang dari dalam maupun dari luar. ancaman. Ancaman Yang dimaksud disini adalah hal/usaha yang bersifat mengubah atau merombak kebijaksanaan dan usaha ini dilakukan secara konseptual. dan tujuan nasional serta dengan peran internasionalnya. Ketangguhan Adalah kekuatan yang menyebabkan seseorang atau sesuatu dapat bertahan. Hambatan dan gangguan 52 . 2. baik bersifat potensional maupun fungsional. 3.

1. Aspek Sosial Budaya Ketahanan sosial budaya diartikan sebagai kondisi dinamis budaya Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. Aspek Ekonomi Ketahanan Ekonomi diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan perekonomian bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. ancaman. ancaman.Adalah hal atau usaha yang berasal dari luar dan dari diri sendiri yang bersifat dan bertujuan melemahkan atau menghalangi secara tidak konsepsional. serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan terpadu berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 dan wawasan nusantara dengan kata lain konsepsi ketahanan nasional merupakan pedoman untuk meningkatkan keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan. Konsepsi Ketahanan Nasional Konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang. hambatan dan gangguan yang egara dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan perekonomian bangsa dan egara berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. rohaniah dan jasmaniah. Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebesar-besarnya kemakmuran yang adil dan merata. Sedangkan keamanan adalah kemampuan bangsa melindungi nilai-nilai nasional terhadap ancaman dari luar maupun dari dalam. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung 53 . b. a.

menghadapi dan mengatasi segala tantangan dan hambatan yang datang dari luar maupun dari dalam yang secara langsung maupun tidak langsung membahayakan identitas. ketangguhan. integritas. d. ancaman. Ketahanan ini diartikan mengandung keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan kehidupan politik bangsa dan negara Republik Indonesia berdasar Pancasila dan UUD 1945. Aspek Ekonomi Pencapaian tingkat ketahanan ekonomi memerlukan pembinaan sebagai berikut: • Sistem ekonomi Indonesia diarahkan untuk dapat mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan merata di seluruh wilayah Nusantara melalui eknomi kerakyatan 54 . Aspek Politik Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan politik bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan ideologi bangsa dan negara Indonesia. Aspek Ideologi Dapat diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan ideologi bangsa Indonesia.maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan sosial budaya. Aspek Pertahanan dan Keamanan Ketahanan pertahanan dan keamanan diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia mengandung keuletan. dan kemampuan dalam mengembangkan. ancaman. dan kelangsungan hidup bangsa dan negara Kesatuan Republik Indonesia. 2. e. Mewujudkan Keberhasilan Ketahanan Nasional a. c.

cinta tanah air. hambatan. politik. maju. dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas. etatisme. Aspek Pertahanan dan Keamanan Untuk mewujudkan keberhasilan Ketahanan Nasional setiap warga negara Indonesia perlu: • Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mampu mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala tantangan. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta pencapaian tujuan nasional. • Sadar dan peduli akan pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi. rukun. dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras. Aspek Ilmu Pengetahuan Untuk mecapai percepatan kemandirian dan kesejahteraan berbasis dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi ( Iptek ) 55 . bersatu. d. ancaman. Aspek Sosial Budaya Untuk mewujudkan keberhasilan ketahanan sosial budaya warga negara Indonesia perlu: • Kehidupan sosial budaya bangsa dan masyarkat Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. ekonomi. dan monopoli ekonomi kekeluargaan memperhatikan keseimbangan dan keserasian pembangunan antarwilayah dan antar sektor. integritas. serasi dan seimbang serta mampu menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan nasional.• • • Ekonomi kerakyatan harus menghindari sistem free fight Pembangunan ekonomi merupakan usaha bersama atas asas Pemerataan pembangunan dan pemanfaatan hasilnya dengan liberalism. b. sosial budaya dan pertahanan keamanan. c.

Sistem pendidikan Sisten inovasi Infrastruktur masyarakat informasi Kerangka kelembagaan.• Dilakukan lewat penguatan empat pilar knowledge based economy ( KBE ). dan ekonomi Perbaikan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan Mewujudkan tumbuhnya masyarakat yang berbudaya iptek Aspek Ideologi Upaya memperkuat Ketahanan Ideologi memerulkan memerlukan langkah pembinaan berikut: • • • • Pengamalan pancasila secara obyektif dan subyektif Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan negara Pendidikan moral Pancasila Sesanti Bhineka Tunggal Ika dan konsep Wawasan Nusantara Republik Indonesia bersumber dari Pancasila f. pelatihan dan penyuluhan 56 . yaitu: a. b. peraturan perundangan. c. • • • Politik Luar Negeri Hubungan luar negeri ditujukan untuk meningkatkan kerjasama Politik luar negeri terus dikembangkan menurut prioritas dalam interansional di berbagai bidang rangka meningkatkan persahabatan dan kerjasama antarnegara Peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu dilaksanakan dengan pembenahan sistem pendidikan. • • pendapat • Terjalin komunikasi politik timbal balik antara pemerintah dan Politik Dalam Negeri Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum Mekanisme politik yang memungkinakan adanya perbedaan masyarakat 2. • • e. d. Aspek Politik Upaya mewujudkan ketahan pada aspek politik: 1.

pendidikan. Salah satu hal pokok yang terkait dengan hal itu adalah tentang pandangan politik. Pemuda sebagai bagian dari potensi pembangunan harus berdaya agar mampu berkiprah dalam menghadapi tantangan global. Keberdayaan pemuda sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya pemuda dilakukan melalui dorongan. bagaimana supaya para pemuda menjadi penggerak perubahan ke arah yang lebih baik bagi sesama pemuda lainnya. unggul. Harapan akan bangkitnya bangsa Indonesia akan mulai terbuka lebar jika para pemudanya mau bergerak serentak membangun bangsa tanpa ada tekanan dan ancaman dari pemerintah. tangguh. pelatihan dan panduan sehingga mempunyai kesempatan untuk tumbuh sehat. dinamis. kesempatan. berjiwa wirausaha. mandiri. Peran pemuda dalam ketahanan nasional ini sangat penting. Jumlah pemuda yang mencapai 80 juta orang merupakan potensi yang sangat besar. Maju tidaknya suatu bangsa bisa dilihat dari pemudanya sehingga pemuda mempunyai tuntutan supaya berkualitas dan cerdas. Sebagai agent of change. Perkembangan zaman telah sama-sama kita saksikan. Semakin banyaknya pemuda yang berkualitas dan cerdas akan menjadi investasi besar bagi perkembangan dan kemajuan bangsa. membuat sebagian menyukai proses instant tanpa memperdulikan pembelajaran yang didapatkan dari suatu peristiwa hidup. maju. justru pemerintah harusnya mendukung dan memfasilitasi para pemuda yang ingin menjadi pejuang bangsa. ribuan pemuda terlena dalam kemudahan. 57 . bimbingan.• nasional Perjuangan bangsa Indonesia yangf menyakut kepentingan Pada jaman sekarang pemuda merupakan generasi harapan bangsa. Banyak hal bisa dilakukan sebagai wujud kontribusi. Politik sangat mempengaruhi berjalannya kebijakan-kebijakan publik. Dalam lingkup yang lebih kecil. mahasiswa atau pemuda harus mengambil peran dalam memajukan bangsa dan meningkatkan ketahanan nasional.

dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. Oleh sebab itu. pangan. misalnya saja momoditi bawang merah dan bawang putih diakibatkan oleh kurangnya pengawasan pemerintah terhadap distribusi komoditas bawang merah dan bawang putih dimanfaatkan oleh oknum pedagang untuk mengambil keuntungan yang tinggi dengan cara menimbun stok bawang merah dan bawang putih. Hal ini dapat mempersulit negara untuk menjaga ketahanan nasional di bidang pangan yang disebabkan oleh segelintir oknum yang memainkan harga sehingga merugikan konsumen. berbangsa. ideologi dan lain-lain. Di era globalisasi dewasa ini negara Indonesia banyak sekali memiliki tantangan untuk tetap menjaga ketahanan nasional. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritasm identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar.berdaya saing. dan bernegar Upaya untuk Menjaga Ketahanan Nasional Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamika. demokratis. Saat ini beberapa komoditi pangan sangat sulit untuk didapatkan. pemerintah seharusnya mengawasi pasokan bawang merah dan bawang putih di tiap daerah sehingga tidak menimbulkan hal yang merugikan banyak pihak tersebut. sosial budaya. yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan. Bidang-bidang yang berhubungan dengan ketahanan nasional seperti pertahanan dan keamanan. politik. Sebagai contoh tantangan terhadap ketahanan nasional di bidang pangan dan cara menjaganya. 58 . Ketika harga mulai tinggi pada oknum pedagang mulai menjual bawang merah dan bawang putih yang sudah mereka simpan kepada para komsumennya.

Ini masi kurang terpotret oleh pemerintah pusat. R Siti Zuhro. Zuhro menyatakan. Pasalnya. integritas. ketangguhan sistem politik dan kemampuan mengembangkan kekuatan nasional". kondisi ketahanan politik tidak terlepas dari pembangunan sistem demokrasi dan perubahan paket undang-undang seperti UU Susduk. Hal yang sama juga disampaikan oleh Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Ketahanan politik dinilai mampu mencegah terjadinya disintegrasi bangsa. Zuhro mempertanyakan apakah bangsa ini benar-benar telah membangun ketahanan politiknya. Muladi beranggapan.Ketahanan lain yaitu ketahanan di bidang politik. dan kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mewujudkan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Oleh karenanya.Hal tersebut mampu menjamin kukuhnya identitas. Pasalnya. dan UU Pilpres yang digodok oleh anggota dewan. Termasuk didalamnya UU Otonomi daerah yang pada pelaksanaannya dinilai tidak dijalankan secara konsisten. Ia menyatakan bangsa ini hendaknya melakukan evaluasi diri saat momentum 10 tahun era keterbukaan. Bahkan melihat kondisi Indonesia saat ini. aroma menyengat separatisme masih tercium di beberapa wilayah. ketahanan politik berkaitan erat dengan kepemimpinan nasional dan sistem demokrasi suatu bangsa. "Ketahanan politik merupakan salah satu aspek yang penting dalam ketahanan nsional yang tidak akan lepas dari kondisi ketahanan faktual dan sosial. Zuhro menegaskan. Direktur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas). 59 . UU Pemilu. Kualitas elit politik yang memadai dan pelaksanaan sistem demokrasi melalui pemilihan umum (Pemilu) yang jujur dan adil dinilai mampu meminimalisir munculnya gerakan separatisme. Nasib wilayah di perbatasan dan pulau-pulau terluar masih sangat memprihatinkan. Bidang politik juga penting bagi ketahanan nasional suatu negara.

Sebagai perwujudan dari rasa dan semangat kebangsaan yang melahirkan bangsa Indonesia. berbangsa. Pengertian wawasan kebangsaan indonesia Istilah Wawasan Kebangsaan terdiri dari dua suku kata yaitu “Wawasan” dan “Kebangsaan” dan kata wawasan itu sendiri berasal dari bahasa Jawa yaitu mawas yang artinya melihat atau memandang. Bangsa Indonesia untuk melakukan reorientasi terhadap tata cara berdemokrasi.Wawasan Kebangsaan adalah cara pandang mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dan sikap bangsa Indonesia diri dan lingkungannya.perlu dilakukan revisi atau koreksi sistematik terhadap proses demokratisasi".Kegagalan ini tidak terlepas dari kegagalan pemerintah pusat dalam membuat desain daerah yang adil dan merata". Apabila proses demokrasi dinilai tidak sesuai dengan roh konstitusi dan arah kebangsaan maka. Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia harus senantiasa dapat menyesuaikan diri dengan perkembagan dan berbagai bentuk implementasinya. dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat. BAB IV WAWASAN KEBANGSAAN INDONESIA 4.1. Kiki Syahnakri menghimbau. Memahami serta mempedomani secara baik ajaran yang terkandung di dalam konsepsi Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia akan menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan dari setiap warga bangsa tentang 60 . Letjen TNI Purnawirawan. Akan tetapi situasi dan suasana lingkungan yang terus berubah sejalan dengan proses perkembangan kehidupan bangsa dari waktu ke waktu. jadi kata wawasan dapat diartikan cara pandang atau cara melihat. Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia adalah merupakan sebuah pedoman yang masih bersifat filosofia normatif. dan bernegara.

sosial budaya. ekonomi dan pertahanan keamanan. 2006: 19). dan aspek intelektual karena konsep wawasan kebangsaan menghendaki pengetahuan yang memadai guna mentuntaskan tantangan yang dihadapi bangsa saat ini dan masa mendatang serta potensi yang dimiliki bangsa (Suhady. 2006). kesejahteraan. Kebangsaan berasal dari kata bangsa yang mengandung arti ciri-ciri yang menandai golongan bangsa tertentu dan mengandung arti kesadaran diri sebagai warga dari suatu Negara (Kamus Besar Bahasa Indonesia: 1989 dalam Suhady 2006).posisi dan peran masing-masing ditengah-tengah masyarakat yang serba majemuk. Guna penerapan konsep wawasan kebangsaan perlu dipahami 2 aspek yaitu aspek moral karena konsep wawasan kebangsaan mensyaratkan adanya perjanjian diri/ komitmen pada seseorang/ masyarakat untuk turut bekerja bagi kelanjutan eksistensi bangsa dan bagi peningkatan kualitas hidup bangsa. Hal ini berarti suasana kondisi yang mendorong perkembangan setiap individu sehingga terwujud ketahanan pribadi dapat menciptakan suatu ketahanan nasional Indonesia. serta identik pula dengan Wawasan sosial sebagai kemampuan untuk memahami cara-cara penyesuaian diri atau penempatan diri di lingkungan sosial. Wawasan Kebangsaan sangat identik denga Wawasan Nusantara yaitu wawasan/konsepsi cara pandang bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan nasional yang mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik. Jadi wawasan kebangsaan adalah suatu wawasan yang mementingkan kesepakatan. kelemahan dan keamanan bangsa sebagai titik tolak dalam berfalsafah berencana dan bertindak (Suhady. 61 . Para ahli juga mengemukakan tentang pengertian wawasan kebangsaan salah satunya Suhady yang menyatakan bahwa Wawasan adalah kemampuan untuk memahami cara memandang sesuatu konsep tertentu yang direfleksikan dalam perilaku tertentu sesuai dengan konsep atau pokok pikiran yang terkandung di dalamnya (Suhadi. Kebangsaan adalah tindak tanduk kesadaran dan sikap yang memandang diri sebagai suatu kelompok bangsa yang sama dengan keterikatan sosio-kultural yang disepakati bersama (Parangtopo: 1993 dalam Suhady 2006). dalam Suhady (2006: 18-19). 2006).

memiliki rasa kebersamaan sebagai bangsa untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Setiap bangsa di dunia memiliki cara pandang terhadap kebangsaan dan tanah airnya masing-masing. keanekaragaman budaya dan lain-lain. Berdasarkan nilai-nilai tersebut bangsa Indonesia memiliki cara pandang untuk melangkah ke depan dalam mencapai tujuan nasional. Wawasan menentukan cara bangsa mendayagunakan kondisi geografis Negara. sejarah. Wawasan Kebangsaan pada hekekatnya merupakan suatu pandangan atau cara pandang yang mencerminkan sikap dan kepribadian bangsa Indonesia yang memiliki rasa cinta tanah air. ekonomi dan politik serta pertahanan keamanan dalam dalam mencapai cita-cita dan menjamin kepentingan nasional. di tengah persaingan dunia yang globalistik. Wawasan kebangsaan meliputi mawas ke dalam dan mawas ke luar. yaitu memandang terhadap lingkungan sekitar Negara-negara tetangga dan dunia 62 . menjunjung tinggi kesatuan dan persatuan. Bangsa Indonesia memiliki wawasan kebangsaanya sendiri yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. sosio-budaya. Mawas ke dalam artinya memandang kepada diri bangsa Indonesia sendiri yang memiliki wilayah tanah air yang luas. tanpa harus kehilangan akar budaya dan nilai-nilai dasar Pancasila yang telah kita miliki. dan cara pandang terhadap kebangsaannya itu kemudian disebut sebagai wawasan kebangsaan. Wawasan kebangsaan menentukan bangsa menempatkan diri dalam tatanan berhubungan dengan sesama bangsa dan dalam pergaulan dengan bangsabangsa lain di dunia internasional. jumlah penduduk yang banyak. harus diletakan dalam satu pandangan yang mendasarkan pada kepentingan bersama sebagai bangsa.Wawasan kebangsaan mengandung komitmen dan semangat persatuan untuk menjamin keberadaan dan peningkatan kualitas kehidupan bangsa dan menghendaki pengetahuan yang memadai tentang tantangan masa kini dan masa mendatang serta berbagai potensi bangsa. Mawas ke luar.Wawasan kebangsaan juga dapat diartikan sebagai sudut pandang/ cara memandang yang mengandung kemampuan seseorang atau kelompok orang untuk memahami keberadaan jati diri sebagai suatu bangsa dalam memandang dirinya dan bertingkah laku sesuai falsafah hidup bangsa dalm lingkungan internal dan lingkungan eksternal.

internasional. Secara singkat wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa tentang diri dan lingkungannya berdasarkan cita-cita dan tujuan nasionalnya.3. Tujuan nasional itu dapat dilihat dalam Pembukaan UUD 1945. maka dapat disimpulkan bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional. atau dengan kata lain wawasan kebangsaan merupakan pokok-pokok pikiran tentang cita-cita dan tujuan nasional suatu bangsa. mencerdaskan kehidupan bangsa. 4. Makna Wawasan Kebangsaan Wawasan kebangsaan Indonesia mengamatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan. menjaga keutuhan bangsa serta mendorong pencapaian cita-cita tujuan nasional. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial".2. wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum. 4. serta kepentingan kawasan untuk menyelenggarakan dan membina kesejahteraan. serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan 63 . Bangsa Indonesia harus memiliki integritas dan kredibilitas yang kuat dalam memainkan perannya di dunia internasional sebagai bangsa yang berdaulat dan bermartabat. Wawasan kebangsaan bertujuan menghidupkan kembali semangat kebangsaan. Tujuan wawasan kebangsaan indonesia Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan. demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri. kesatuan. Tujuan ke dalam adalah mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial. Karena wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif. dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah "untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum. kedamaian dan budi luhur serta martabat manusia di seluruh dunia. mendorong terwujudnya hidup yang harmonis.

Persatuan tidak boleh mematikan keanekaan dan kemajemukan. Diharapkan manusia Indonesia sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa. maka asas pembangunan. Wawasan Kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang picik. Sebaliknya keanekaan dan kemajemukan tidak boleh menjadi pemecah belah namun menjadi kekuatan yang memperkaya persatuan. bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menyelenggarakan misinya di tengah-tengah tata kehidupan di dunia. cinta kepada Tanah Air dan Bangsa.Untuk dapat memahami hakekat Wawasan Kebangsaan Indonesia perlu kiranya dipahami jati diri bangsa kita dan untuk itu perlu pula dipahami pandangan dan falsafah hidup yang dianut oleh bangsa Indonesia. tetapi tanpa kepicikan jiwa. antar bangsa dan antar negara.negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. Untuk dapat memahami bagaimana wawasan kebangsaan bagi bangsa Indonesia. yang mengandung nilai-nilai dasar yang akhirnya dijadikan pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku yang bermuara pada terbentuknya karakter bangsa.Kalau kita teliti secara mendalam. dapatlah dikemukaan bahwa Wawasan Kebangsaan Indonesia pada hakekatnya dilandasi oleh Pancasila sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa kita. Cinta Tanah Air dan Bangsa selalu sekaligus diarahkan pada kepentingan seluruh umat manusia yang saling berhubungan dengan berbagai jaringan antara ras. Misi yang diamanatkan ialah agar para warga negara Indonesia membina dengan jiwa besar dengan setia terhadap Tanah Air. 64 . Wawasan Kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan. Dengan Wawasan Kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila. demokrasi dan kesetiakawanan sosial. Sehubungan dengan itu hendaknya dipupuk penghargaan terhadap martabat manusia. perlu dipahami secara mendalam falsafah Pancasila. serta kaidah penuntun bagi penentuan kebijaksanaan pembangunan nasional tidak lain adalah penjabaran dari Pancasila. wawasan dalam penyelenggaraan pembangunan. Mencermati makna Wawasan Kebangsaan tersebut.

Wawasan Nusantara adalah pandangan hidup bangsa Indonesia dalam mendayagunakan konstelasi Indonesia. Sudah sejak dulu kala bangsa Indonesia menikmati dan menghayati arti hidup berdampingan secara damai dengan bangsa lain. yang mencakup : 1) Kesatuan Politik. sedangkan ke dalam merupakan unsur pemersatu. bangsa Indonesia merasa satu. sejarah dan kondisi sosial budaya untuk mengejawantahkan segala dorongan dan rangsangan di dalam usaha mencapai perwujudan aspirasi bangsa dan tujuan nasional. Dalam wawasan Nusantara dinyatakan bahwa wilayah laut adalah bagian dari wilayah negara kepulauan yang kemudian diakui dunia sebagai “Archipelagic Principle”. Wawasan Nusantara yang mengemuka di tengah-tengah silang pendapat antara federalisme dan unitarisme di masa setelah lahirnya Indonesia Serikat. meyakini dan menganut berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan suatu kesatuan bangsa yang utuh di dalam arti seluas-luasnya. Laut bagi bangsa Indonesia bukan menjadi pemisah tetapi justru keluar sebagai wahana dalam berhubungan dengan bangsa lain. Dengan letak geostrategik Nusantara di posisi silang hubungan antar bangsa. esensinya dapat dikatakan implementasi dari wawasan kebangsaan yang dijiwai semangat bangsa bahari.Bangsa Indonesia adalah bangsa yang terbuka dan suka berkoeksistensi dengan bangsa lain. maka wawasan kebangsaan Indonesia tidak hanya bersifat “inward looking” dan mengisolasi diri. ruang hidup dan kesatuan matra seluruh bangsa serta merupakan modal dan milik bersama bangsa Indonesia. dalam arti : a) Bahwa kedaulatan nasional dengan segala kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah. Wawasan Nusantara adalah pandangan yang menyatakan bahwa negara Indonesia merupakan suatu satu kesatuan dipandang dari segala aspeknya. 65 . senasib sepenanggungan. sebangsa dan setanah air serta memiliki suatu tekad bulat dalam mencapai perwujudan cita-cita bangsa. c) Bahwa secara psikologis. b) Bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku dan berbicara dalam berbagai bahasa daerah.

baik potensial maupun efektif adalah modal dan milik bersama bangsa dan bahwa keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah tanah air. dalam arti : a) Bahwa kekayaan yang terdapat dan terkandung di dalam wilayah nusantara beserta kawasan yuridisnya. 4) Kesatuan Pertahanan Keamanan Negara. tanpa meninggalkan ciri-ciri khas yang dimiliki oleh tiap-tiap daerah dalam pengembangan kehidupan ekonominya. b) Bahwa tiap-tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama di dalam kerangka menunaikan tanggung jawab masing-masing dalam usaha pembelaan negara. dalam arti: a) Bahwa masyarakat Indonesia adalah satu perikehidupan bangsa yang harus merupakan kehidupan yang serasi dengan tingkat perkembangan masyarakat yang sama. e) Bahwa seluruh kepulauan Nusantara merupakan satu kesatuan wilayah hukum nasional yang mengabdi kepada kepentingan nasional. yang dilandasi. dalam arti : a) Bahwa ancaman terhadap sesuatu pulau atau daerah pada hakekatnya merupakan ancaman seluruh bangsa dan negara. membimbing dan mengarahkan bangsa menuju tujuannya. 3) Kesatuan Ekonomi. seimbang dan merata serta keselarasan hidup sesuai dengan kemajuan bangsa. 2) Kesatuan sosial Budaya. b) Bahwa tingkat perkembangan ekonomi harus sesuai dan seimbang di seluruh daerah.d) Bahwa Pancasila adalah satu-satunya falsafah serta ideologi bangsa dan negara. sedangkan terdapatnya berbagai corak ragam budaya menggambarkan kekayaan khazanah budaya bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan budaya nasional secara keseluruhan yang dinikmati hasilnya oleh seluruh bangsa. b) Bahwa budaya Indonesia pada hakekatnya adalah satu. Realisasi penghayatan dan pengisian Wawasan Nusantara pada satu pihak menjamin keutuhan wilayah nasional dan melindungi sumber-sumber kekayaan 66 .

pemimpin dan perencana serta pelaksana pembangunan Indonesia penerus generasi 45 harus mewujudkan wawasan tersebut dengan dukungan jiwa bahari yang kuat. Kejayaan bangsa Indonesia akan dapat diraih kembali dengan menghidupkan kembali jiwa baharinya berlandaskan wawasan Nusantara. melainkan pembangunan wilayah darat dan laut secara terintegrasi dari Sabang sampai Merauke. maka prasyarat 67 . merongrong wibawa pemerintah pusat dan mencegah timbulnya pertentangan antara pemerintah pusat dengan daerah. perlu menjadi fokus dalam mengembangkan pembangunan masa yang akan datang. Intrinsik dalam penegakan kewibawaan tersebut adalah terwujudnya pemerintahan pusat yang bersih dan akuntabel. Wawasan kebangsaan Indonesia adalah wawasan yang terbuka dan bukan wawasan yang dilandasi paham kebangsaan yang sempit. memperkokoh kesatuan politik dan mengembangkan kesatuan budaya. sedangkan pada lain pihak menunjukkan wibawa kedaulatan negara Republik Indonesia. Menuju ke sama semua pemikir. Hanya dengan bangkitnya kembali jiwa bahari wilayah laut antar pulau dimiliki oleh bangsa Indonesia.Dalam upaya ke arah itu. Perlu dicegah timbulnya krisis kewibawaan pemerintah Pusat. Demikian pula mengenai implementasi kesatuan dan persatuan.alam beserta pengelolaannya. Kemungkinan orang dapat mempertanyakan budaya khas yang dapat menjadi ciri identitas insan Indonesia di atas keragaman budaya daerah yang berkembang subur. Artinya pembangunan bukan wilayah darat saja dan di pulau utama saja secara terpisah-pisah. harus mencegah desintegrasi negara kesatuan. Dengan demikian kesatuan politik yang kini telah dicapai akan diikuti dengan kesatuan ekonomi hasil pembangunan yang akan datang. Daerah harus tumbuh dan berkembang secara mandiri dengan daya saing yang sehat antar daerah tanpa mengabaikan terwujudnya kesatuan ekonomi. Pembangunan industri dan proses industrialisasi di Indonesia misalnya harus menjamin interdependensi perkembangan antar pulau utama yang didukung oleh pembangunan wilayah laut sebagai wahana pemersatu. Kebijakan desentralisasi yang dirumuskan berdasarkan wawasan kebangsaan Indonesia. Demikian pula kesatuan budaya tidak boleh diabaikan. Desentralisasi pemerintahan dan pembangunan dalam rangka pengembangan otonomi daerah mutlak dilakukan.

dan menghadapi tantangan dari luar tanpa konfrontasi. Dalam pelaksanaannya pembangunan ekonomi pasar Indonesia harus berperan dalam mengembangkan sistem ekonomi pasar internasional yang bermanfaat bagi umat manusia khususnya bangsa yang sedang berkembang dalam rangka mengembangkan tatanan ekonomi dunia baru. namun merupakan aset yang diperlukan dalam mengembangkan nilainilai kemanusiaan yang beradab (Sumito. kemandirian. karena induk dari ekonomi pasar adalah sistem kapitalisme dan liberalisme yang ditentang oleh aspirasi perjuangan rakyat Indonesia. Keterbukaan dan kebersamaanlah yang menjadi kunci dari keberhasilan. 68 . Indonesia harus dapat meyakinkan bangsa-bangsa lain bahwa eksistensi bangsa bukan merupakan sumber konflik dalam pergaulan umat manusia. baik Pancasila maupun wawasan kebangsaan dalam membawa bangsa Indonesia ke tujuan nasional yang masih harus terus menerus diperjuangkan. 1993). Indonesia misalnya secara minimal harus aktif dalam pasar ASEAN dan ASPAC secara maksimal di pasar internasional serta mampu bersaing dengan negara industri maju. perkembangan. Namun bangsa Indonesia harus waspada dan tanggap mengenai implementasinya di dalam negeri. serta system pendidikan yang menghasilkan kader pembangunan yang berwawasan kebangsaan. Bangsa Indonesia tidak perlu khawatir bahwa Pancasila akan berbenturan dengan proses globalisasi. Wawasan kebangsaan juga tidak perlu dikhawatirkan menjadi penghambat integrasi ekonomi Indonesia dengan sistem ekonomi pasar. netralitas birokrasi pemerintahan yang berwawasan kebangsaan. Pancasila adalah ideologi terbuka yang akan menyerap semua perkembangan sesuai dengan zamannya. Dengan demikian wawasan kebangsaan yang tidak lepas dari induknya yaitu Pancasila tidak akan menjadi penyebab alienisasi bangsa Indonesia dengan eksistensi bangsa lain. Indonesia dengan wawasan kebangsaannya justru harus dapat memberi contoh bagi bangsa lain dalam membina identitas. Sebab Pancasila sudah mencakup dan menjamin realisasi dari apa yang menjadi tuntutan hak asasi manusia. Bangsa Indonesia harus pro-aktif dalam mengantisipasi dalam mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis.sebagai penjamin antara lain adalah warga bangsa yang kompak dan bersatu dengan ciri kebangsaan (nation wide oriented).

dan hankam. kesejahteraan. Wawasan Kebangsaan sebagai konsepsi politik dan kenegaraan yang merupakan perwujudan pemikiran politik bangsa Indonesia. sosial budaya.Sedangkan geostrategi Indonesia diwujudkan melalui konsep Ketahanan Nasional yang bertumbuh pada perwujudan kesatuan ideologi.4. secara konseptual. ekonomi. geopolitik Indonesia dituangkan dalam salah satu doktrin nasional yang disebut Wawasan Nusantara dan politik luar negeri bebas aktif. meliputi tanah (darat). air (laut) termasuk dasar laut dan tanah di bawahnya dan udara di atasnya secara tidak terpisahkan. Wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif. tetapi disisi yang lain gerakan reformasi belum bisa memperbaiki krisis akan nasionalisme dan komitmen kebangsaan yang semakin hari mengarah kepada jurang degradasi. Disamping itu. wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum.Sebagai satu kesatuan negara kepulauan. Akibatnya banyak hal yang dilakukan oleh rakyat Indonesia dengan maksud dan tujuan memperbaiki sosial ekonomi mereka tanpa memperhatikan nilai. dan kedamaian bangsa Indonesia. sosial budaya dan pertahanan keamanan. gerakan reformasi 1998 disatu sisi memberikan perubahan pada beberapa dimensi. degradasi sangat berdampak pada krisis 69 . norma dan konsepsi dan semangat wawasan kebangsaan yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945.4 Perkembangan Wawasan Kebangsaaan Indonesia Mengapa wawasan kebangsaan harus ada? Wawasan Kebangsaan adalah konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah. demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri. yang menyatukan bangsa dan negara secara utuh menyeluruh mencakup segenap bidang kehidupan nasional yang meliputi aspek politik. Namun saat ini kesadaran berbangsa kian memudar.Wawasan kebangsaan Indonesia lahir dari kesadaran segenap masyarakat untuk bersatu memperjuangkan kemerdekaan. Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan.Sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia yang majemuk dan wilayahnya berupa kepulauan yang terletak di wilayah Asia Tenggara. politik. ekonomi.

berbangsa dan bernegara meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki sifat serba nusantara dengan kekayaan alam dan penduduk serta aneka ragam budaya.Bangsa Indonesia memiliki organisasi kenegaraan yang merupakan wadah berbagai kegiatan kenegaraan dalam wujud supra struktur politik dan wadah dalam kehidupan bermasyarakat adalah berbagai kelembagaan dalam wujud infra struktur politik.   Tata laku (Conduct) Hasil interaksi antara wadah dan isi wasantara yang terdiri dari : Tata laku Bathiniah yaitu mencerminkan jiwa. Dalam suatu perkembangan wawasan kebangsaan ada beberapa hal yang terkait. Memahami serta mempedomani secara baik ajaran yang terkandung di dalam konsepsi Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia akan menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan dari setiap warga bangsa tentang posisi dan peran masing-masing ditengah-tengah masyarakat yang serba majemuk.   B. semangat dan mentalitas yang baik dari bangsa Indonesia.  Landasan Wawasan Kebangsaan Idiil => Pancasila => UUD 1945 Konstitusional Unsur Dasar Wawasan Kebangsaan Wadah (Contour) Wadah kehidupan bermasyarakat. yaitu: A.  Isi (Content) Adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional.kesatuan dan persatuan. sehingga krisis tersebut belum menunjukan tanda-tanda kapan akan berakhir. etnis. Hal ini berarti suasana kondisi yang mendorong perkembangan setiap individu sehingga terwujud ketahanan pribadi dapat menciptakan suatu ketahanan nasional Indonesia. ras dan yang lainnya yang secara nyata mengancam keutuhan wilayah NKRI. Hal itu terjadi karena wawasan kebangsaan yang tidak dijadikan spirit utuk membangun dan memajukan bangsa saat ini. 70 . oleh karena itu banyak terjadi berbagai konflik yang berdimensi agama.

6. Hakekat Wawasan Kebangsaan Adalah keutuhan nusantara/nasional. 3. D. Asas wasantara terdiri dari: 1. 2. Tata laku Lahiriah yaitu tercermin dalam tindakan.1 Berarti setiap warga bangsa dan aparatur negara harus berfikir. ditaati. E. dipelihara dan diciptakan agar terwujud demi tetap taat dan setianya komponen/unsur pembentuk bangsa Indonesia(suku/golongan) terhadap kesepakatan (commitment) bersama. 5. 4. bersikap dan bertindak secara utuh menyeluruh dalam lingkup dan demi kepentingan bangsa termasuk produk-produk yang dihasilkan oleh lembaga negara. Kedua tata laku tersebut mencerminkan identitas jati diri/kepribadian bangsa berdasarkan kekeluargaan dan kebersamaan yang memiliki rasa bangga dan cinta terhadap bangsa dan tanah air sehingga menimbulkan rasa nasionalisme yang tinggi dalam semua aspek kehidupan nasional. Kepentingan/Tujuan yang sama Keadilan Kejujuran Solidaritas Kerjasama Kesetiaan terhadap kesepakatan Arah Pandang Wawasan Kebangsaan 71 . Asas Wawasan Kebangsaan Merupakan ketentuan-ketentuan dasar yang harus dipatuhi. perbuatan dan perilaku dari bangsa Indonesia. dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara dan demi kepentingan nasional. C.

jadi dapat disimpulkan bahwa archipelago adalah lautan terpenting. Wilayah ( Geografi ) Asas Kepulauan ( Archipelago ) Kata „Archipelago‟ dan „Archipelagic‟ berasal dari italia yaitu „Archipelagos‟. sosial budaya. a. kata „archi‟ yakni terpenting dan kata „pelagos‟ berarti laut atau wilayah lautan. pertahanan keamanan demi tercapainya tujuan nasional. 3. Kepulauan Indonesia Wilayah Indische Archipel yang dikuasai Belanda dinamakan Nederandsch OostIndishe Archipelago. ekonomi. 1. Tujuannya adalah menjamin kepentingan nasional dalam dunia yang serba berubah dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia. Tujuannya adalah menjamin terwujudnya persatuan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional baik aspek alamiah maupun aspek sosial. Perkembangan wilayah Indonesia dan dasar hukumnya. b. Lahirnya asas archipelago mengandung pengertian bahwa pulau-pulau tersebut selalu dalam kesatuan utuh semaentara tempat perairanatau lautan antara pulau-pulau berfungsi sebagai penghubung dan bukan sebagai unsur pemisah. Faktor-faktor yang mempengaruhi Wawasan Kebangsaan Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Wawasan Kebangsaan yaitu 1.Dengan latar belakang budaya. 2. maka arah pandang wawasan kebangsaan meliputi:  Arah Pandang Kedalam Bangsa Indonesia harus peka dan berusaha mencegah dan mengatasi sedini mungkin faktor-faktor penyebab timbulnya disintegrasi bangsa dan mengupayakan tetap terbina dan terpeliharanya persatuan dan kesatuan. Geopolitik dan Geostrategi.Itulah wilayah jajahan Belanda yang kemudian menjadi 72 . sejarah serta kondisi dan konstelasi geografi serta memperhatikan perkembangan lingkungan strategis.  Arah Pandang Ke luar Bangsa Indonesia dalam semua aspek kehidupan internasional harus berusaha untuk mengamankan kepentingan nasional dalam semua aspek kehidupan baik politik. Wilayah. F.

tanah air dan bahasa. perairan diantaranya. Kepulauan adalah suatu gugusan pulau.wilayahNegara Kesatuan Republik Indonesia.193. Sebutan „Indonesia‟ merupakan ciptaan ilmuwan J.250 km².Kemudian dipertegas lagi pada proklamasi kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945. „Insulinde‟ oleh Multatuli.LautTeritorial adalah satu wilayah laut yang lebarnya tidak melebihi 12 mil laut diukur dari garis pangkal. Maka pada awal abad ke-20 perkumpulan mahasiswa Indonesia di Belanda menyebut dirinya sebagai „Perhimpunan Indonesia‟.087 km² dan perairan seluas 3.Berikutnya pada peristiwa Sumpah Pemuda tanggal 2810-1928 kata Indonesia di pakai sebagai sebutan bagi bangsa. Negara Kepulauan adalah negara yang seluruhnya terdiri dari satu atau lebih kepulauan dan dapat mencakup pulau – pulau yang lain. Karakteristik Wilayah Nusantara : ± 6°08‟LU : ± 11°15‟LS : ± 94°45‟BT : ± 141°05‟ BT Kepulauan Indonesia terletak pada batas astronomi sebagai berikut: Utara Selatan Barat Timur Luas wilayah Indonesia seluruhnya adalah 5.R Logan dalam Journal of The Indian Archipelago And East Asia (1850). Indonesia menjadi nam resmi negara dan bangsa Indonesia sampai sekarang. 73 .027. termasuk bagian pulau. „Hindia Belanda (Nederlandsch-indie)‟ pada masa penjajahan Belanda. Nama Indonesia mengandung arti yang tepat. d. sedangkan garis pangkal adalah garis air surutterendah sepanjangpantai. c. Konsep Tentang Wilayah Lautan Dalam perkembangan hukum laut internasional dikenal beberapa konsep mengenai kepemilikan dan kepemilikan wilayah laut. „Nusantara‟.166.163 km². Dalam bahasa Yunani. „Indo‟ berarti India dan „nesos‟ berarti pulau.„Indonesia‟. yang terdiri dari daratan seluas 2. yaitu kepulauan India. yaitu Res Cimmunis menyatakan bahwa laut itu adalah milik masyarakat dunia karena tidak dapat dimiliki oleh masing – masing Negara. Sebagai sebutan untuk kepulauan ini sudah banyak nama yang dipakai yaitu „Hindia Timur‟.

a. Pandangan geopolitik bangsa Indonesia yang didasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan yang luhur dengan jelas dan tegas tertuang di dalamPembukaan UUD 1945.Bangsa Indonesia adalah bangsa yang cinta damai. serta diantara samudra Pasifik dan samudra Hindia.  Geografi : wilayah Indonesia terletak di antara dua benua. Geostrategi Geostrategi adalah politik dalam pelaksanaan.  Politik : Demokrasi Pancasila terletak di antara demokrasi liberal di selatan dan demokrasi rakyat ( diktatur proletar) di utara. Bangsa yang berfalsafah dan berideologi Pancasila menganut faham perang dan damai : ” BangsaIndonesia cinta damai. yaitu upaya bagaimana mencapai tujuan atau sasaran yang ditetapkan sesuai dengan keinginan keinginan politik.  Demografi : penduduk Indonesia terletak di antara penduduk jarang di selatan (Australia) dan penduduk padat di utara (RRC dan Jepang)  Ideologi : ideologi Indonesia (Pancasila) terletak di antara liberalisme di selatan( Australia dan Selandia Baru) dan komunisme di utara ( RRC. Asia dan Australia.Sebagai contoh pertimbangan geostrategis untuk negara dan bangsa. sedangkan geopolitik mempelajari fenomena politik dari aspek geografi.2.  Ekonomi : Ekonomi Indonesia terletak di antara ekonomi Kapitalis dan selatan Sosialis di utara.  Sosial : Masyarakat Indonesia terletak di antara masyarakat individualisme di selatan dan masyarakat sosialisme di utara. b. Geopolitik menjelaskan dasar pertimbangan dalam menentukan alternatif kebijakan nasional untuk mewujudkan tujuan tertentu. tetapi lebihcinta kemerdekaan. 74 .Bangsa Indonesia menolak segala bentuk penjajahan karena penjajahan tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan. Geopolitik dan Geostrategi Geopolitik Geografi mempelajari fenomena geografi dari aspek politik. akan tetapi lebih cinta kemerdekaan”. Vietnam dan KoreaUtara).

o Implementasi dalam kehidupan Sosial Budaya Adalah menciptakan sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui. mewujudkan pemerintahan yang kuat. Upaya yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada dalam mengatasi kelemahan serta kendalanya. Penerapan Wawasan Kebangsaan Penerapan Wawasan Kebangsaan harus tercermin pada pola pikir. pola sikap dan pola tindak yang senantiasa mendahulukan kepentingan negara. berisi ketangguhan bangsa khususnya generasi muda dalam upaya pembelaan negara dari semua ancaman yang dapat mengancam kelangsungan hidup negara. 75 . o Implementasi dalam kehidupan Pertahanan Keamanan Adalah menumbuhkan kesadaran cinta tanah air dan membentuk sikap bela negara pada setiap WNI 4. persatuandan keutuhan bangsa. serta upaya untuk mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia. aspiratif.  Wawasan Kebangsaan sebagai Pancaran Falsafah Pancasila Wawasan kebangsaan menjadi pedoman bagi upayamewujudkan kesatuan aspek kehidupan nasional untuk menjamin kesatuan.5.  o Wawasan Kebangsaan dalam Pembangunan Nasional Implementasi dalam kehidupan politik Adalah menciptakan iklim penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis. dipercaya. Cara meningkatkan wawasan budaya Indonesia Perlu suatu upaya yang sistematis dalam penanaman wawasan kebangsaan yang optimal sehingga didapatkan nasionalisme yang optimal. G. menerima dan menghormati segala bentuk perbedaan sebagai kenyataan yang hidup disekitarnya dan merupakan karunia sang pencipta. o Implementasi dalam kehidupan Ekonomi Adalah menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara merata dan adil. Budaya : Budaya Indonesia terletak di antara budaya Barat di selatan danbudaya Timur di utara.

Menghimbau pemerintah untuk membuat program PPBN yang konsisten dan terpadu serta membuat peraturan yang dapat menjaga sikap mental generasi muda. Kesadaran masyarakat bernegara dan berbangsa yang tinggi. Meningkatkan kemampuan dan pengusaan materi PPBN para penatar dalam melaksanakan penyuluhan wawasan kebangsaan serta membentuk organisasi penyelenggara PPBN yang terpadu.1. Mewujudkan kegiatan kesiswaan dan kepramukaan yang dapat menumbuhkan dan meningkatkan wawasan kebangsaan. maka kebijakan yang ditetapkan adalah : a. Peningkatan kesadaran warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.Dalam upaya meningkatkan wawasan kebangsaan masyarakat melalui Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN).  Lingkungan Pemukiman. b. 4.5. sehingga masyarakat Indonesia dapat hidup damai dan sejahtera dalam suasana demokrasi dan tegak hukum. tercermin pada perilaku warga negara Indonesia yang rela berkorban dan cinta kepada tanah airnya yang diperoleh melalui Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN). 4. diarahkan untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis dari seluruh masyarakat Indonesia dalam wadah NKRI yang berdaulat. 76 . serta pemerintah dan pemimpin nasional yang mencintai rakyat dan mendapat kepercayaan penuh serta dicintai rakyatnya. aman. sentosa yang mempunyai tingkat wawasan kebangsaan yang tinggi. Strategi / Tujuan  Lingkungan Pemukiman dan Pekerjaan. Mewujudkan media massa yang kondusif untuk membantu upaya PPBN.2 Sasaran.5. pemimpin bangsa yang mengutamakan kepentingan negara dan bangsa diatas kepentingan pribadi dan golongan. Membentuk dan meningkatkan kemampuan dalam PPBN para guru/pengajar/dosen di lingkungan pendidikan.     Lingkungan Pendidikan.

program pemerintah yang diterapkan oleh instansi yang berwenang secara konsisten dan bertanggung jawab serta adanya peraturan yang dapat mengeliminir pemanfaatan generasi muda secara sempit. tokoh agama dan aparat terkait.3. Terwujudnya organisasi pembina serta kegiatan yang terprogram dan terpadu dengan melibatkan semua pihak.5. Terselenggaranya kegiatan kepramukaan yang dapat menumbuh kansikap hidup mandiri. Adanya program . Aparat Terkait.  Media Massa. 4. Terwujudnya kepedulian tokoh agama dalam menanamkan semangat kebangsaan melalui jalur agama. Terwujudnya media massa yang dapat membantu membentuk opini masyarakat dalam rangka menanamkan jiwa atau semangat bela negara. Terwujudnya guru/pengajar/dosen yang punya tanggung jawab moral dalam menanamkan semangat kebangsaan serta pemahaman materi PPBN yang optimal.  Lingkungan Pekerjaan. Lingkungan Pendidikan. Terselenggaranya kegiatan ekstra kurikuler yang dapat disisipi PPBN dan menumbuhkan wawasan kebangsaan. o o Kegiatan Ekstra Kurikuler. Peran Lingkungan Pemukiman Keluarga. Kegiatan Kepramukaan.o o o  o Keluarga. Tokoh Agama. Terciptanya kondisi di lingkungan pekerjaan yang dapat menumbuhkan semangat wawasan kebangsaan. Tokoh agama diberdayakan untuk dapat membekali 77 . Terbentuknya motivasi juang dan semangat kebangsaan di lingkungan keluarga.  Komitmen Pemerintah. Oleh karena itu para orang tua harus terlebih dahulu diberikan pembekalan dan pemahanan bela negara. Peran keluarga dalam menanamkan wawasan kebangsaan yang berisikan ketangguhan dalam upaya pembelaan negara sangat penting dan vital sekali khususnya bagi generasi muda. Dukungan dunia pendidikan. ulet dan pantang menyerah sebagai modal dasar dalam menanamkan semangat bela negara.

5. Peran dunia pendidikan untuk membekali semangat bela negara cukup penting. penggunaan narkoba dan lain-lainnya. Kegiatan Ekstra Kurikuler yang dilakukan diluar jam pelajaran dapat juga dimanfaatkan untuk upaya penanaman semangat pembelaan negara. Peran Dunia Pendidikan.4. Para pendidik/pengajar seyogyanya mendapatkan semacam penataran PPBN sehingga materi yang diberikan bisa dipertanggung jawabkan. Aparat terkait yang ada di daerah harus melaksanakan kegiatan yang terpadu untuk upaya pembekalan baik kepada orang tua maupun generasi muda itu sendiri. Kegiatan OSIS atau SENAT dapat dijadikan untuk memupuk rasa tanggung jawab dan kebersamaan serta belajar untuk dapat mengesamping kanatau meninggalkan berbagai macam kepentingan pribadi dan dapat mengedepankan kepentingan bersama yang diwadahi oleh satu organisasi dalam mencapai tujuan yang disepakati bersama. Mereka harus betul-betul mampu dan menguasai materi yang diberikan kepada anak didiknya. latihan bela diri. Keterpaduan ini harus dilakukan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan tahap evaluasi untuk mendapatkan suatu kesimpulan yang bisa dipertanggung jawabkan. Oleh karena itu keterpengaruhan generasi muda karena arus globalisasi yang melanda dunia saat ini harus mendapatkan resep penangkalan untuk tidak memperparah dekadensi moral yang terjadi dengan melihat fenomena pergaulan bebas.norma agama dan ikut menjaga moralitas generasi muda. Pengajar atau guru secara formal harus mendidik anak didiknya dan berperan langsung serta terukur dalam pembekalan materi PPKN/Pendidikan Kewarganegaraan baik di sekolah dasar. serta latihan Menwa yang diselenggarakan atau dikendalikan oleh pihak sekolah dan perguruan tinggi. Kegiatan lain yang dapat memupuk rasa sportifitas dan percaya diri yang tinggi adalah dengan kegiatan pecinta alam. tidak dapat dipungkiri. Bahwa generasi muda relatif labil jiwanya dalam mencari jati dirinya. sekolah lanjutan maupun di perguruan tinggi. 78 . 4.

Media cetak harus membuat redaksional sedemikian rupa yang dapat membangkitkan minat pembaca supaya mempunyai semangat belanegara. Karena dapat dibaca dan akan membentuk opini masyarakat. Selain itu ada hal lain yang harus dilakukan pemerintah terkait dengan rumor yang nyata terlihat kebenarannya dan tidak ada maksud untuk menuduh 79 .5. Namun sesederhana apapun bila tidak ditangani secara serius akan membuahkan hasil yang tidak optimal.5. Pemerintah harus berupaya sedemikian rupa dengan program rutin maupun yang bersifat non program. Media massa mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam membentuk opini yang berkembang dimasyarakat. baik yang positif maupun negatif. majalah. Barangkali patut dicoba langkah-langkah yang sudah dibahas diatas sehingga generasi muda dan instansi terkait tidak terjebak dalam kejenuhan akibat rutinitas kegiatan. Yang termasuk media cetak diantaranya adalah koran. Komitmen Pemerintah. tabloid. sebagai upaya terobosan bila program rutin yang sudah berjalan baik melalui peran (jalur) pendidikan atau melalui peran kantor Kesbanglinmas dirasa kurang optimal. Peran Media Massa.4.5.6. 4. Pemerintah harus mempunyai keinginan yang kuat dan konsisten dalam upaya penanaman semangat pembelaan terhadap negara ini. dll. bulletin. Sebetulnya materimateri yang ada dalam upaya bela negara cukup jelas dan simpel atau sederhana. Yang dimaksud lain-lain ini adalah semua jenis bacaan yang beredar secara umum. Dalam kaitan ini media massa dapat diajak ikut serta membantu membentuk opini masyarakat dalam rangka menanamkan jiwa atau semangat bela negara. Yang pentingharus ada kemauan yang kuat dari pemerintah dan diwujudkan dengan kepedulian aparat yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap upaya menanamkan semangat pembelaan terhadap negara dan wawasan atau nasionalisme yang tinggi.

yang maknanya ialah universal. budaya populer. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit.1 Umum Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. Menurut asal katanya. perjalanan. Pemerintah harus membuat peraturan atau undang-undang yang bisa mengatasi oknum anak bangsa yang selalu mengatasnamakan untuk kepentingan rakyat kecil dengan melaksanakan manouver politik termasuk unjuk rasa yang menggunakan massa generasi muda. kata "globalisasi" diambil dari kata global. Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu. dan antar negara saling berinteraksi. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. investasi.atau mencari kambing hitam bahwa ada oknum anak bangsa yang memanfaatkan jiwa patriotisme dan kelabilan jiwa generasi muda untuk kepentingan politiknya. Demikian juga diplomat yang bertanggung jawab terhadap eksistensi bangsa ini harus berkemampuan dan punya kiat supaya bangsa ini bisa eksis dan tidak dengan mudah “diobok-obok” oleh kekuatan/negara asing \ BAB V ERA-GLOBALISASI 5. bergantung. antar kelompok. dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara Dalam banyak hal. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap 80 . terkait.

individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. Dampak Positif Globalisasi Di Bidang Hukum Cita hukum nasional sangat membutuhkan kajian dan pengembangan yang lebih serius agar mampu turut serta dalam tata kehidupan ekonomi global dengan aman. 5. bergantung. dalam pengertian tidak merugikan dan dirugikan oleh pihak-pihak lain Perubahan tatanan dunia saat ini ditandai oleh perkembangan teknologi yang memungkinkan komunikasi dan informasi antara masyarakat internasional menjadi sangat mudah. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985. antarkelompok.2 Dampak Era-Globalisasi 5. Di sisi lain. A. kecuali sekedar definisi kerja (working definition). atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain.2.1 Dampak Positif Globalisasi Berbicara dampak dari globalisasi dalam aspek kehidupan bangsa dan negara berarti kita harus mengkaji terlebih dahulu pengertian dari globalisasi. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Dari sudut pandang ini. sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batasbatas geografis. dan hukum internasional saat ini bercirikan hukum yang 81 . terkait. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa. ekonomi dan budaya masyarakat. Globalisasi adalah suatu proses di mana antarindividu. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. dan antarnegara saling berinteraksi. atau proses sejarah. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama. Sebab. dan mempengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara.

sehingga perbedaan-perbedaan dengan sistem hukum lain akan semakin berkurang. Terutama kaidah-kaidah hukum yang bersifat transnasional lebih cepat akan dapat diterima sebagai hukum nasional. misalnya di dalam hal surat-surat berharga. ketentuan-ketentuan perdagangan internasional dalam rangka World Trade Organization (WTO) telah mendorong negara-negara membuat aturan-aturan nasional sebagai tindak lanjut penerapan ketentuan tersebut dalam suasana nasional. dan sebagainya. Dampak dlm bidang Ekonomi 1. berarti negara nasional harus membuat aturan-aturan nasional yang mendorong realisasi kesepakatan guna mencapai tujuan bersama. Akibatnya semakin memasuki abad XXI. Munculnya perusahaan-perusahaan multinasional dan transnasional. kejahatan komputer. Membuka peluang terjadinya penumpukan kekayaan dan monopoli usaha dan kekuasaan politik pada segelintir orang. Harmonisasi hukum di sini diartikan bahwa hukum internasional dipengaruhi hukum nasional dan hukum nasional juga dipengaruhi hukum internasional. B. Sebagai akibat globalisasi dan peningkatan pergaulan dan perdagangan internasional. Dalam proses harmonisasi hukum. Dampak globalisasi dalam bidang ekonomi. karena kaedah-kaedah hukum transnasional itu merupakan aturan permainan dalam komunikasi dan perekonomian internasional dan global. Munculnya lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti Bank Dunia. semakin hukum nasional Indonesia akan memperlihatkan sifat yang lebih transnasional. dimana hukum internasional mempengaruhi hukum nasional. Dana Moneter Internasional. WTO. antara lain : Globalisasi dan liberalisme pasar telah menawarkan alternatif bagi pencapaian standar hidup yang lebih tinggi. Sebagai contoh dalam bidang perdagangan internasional.harmonis atau setidak-tidaknya hukum transnasional. Dampak Globalisasi dalam bidang Sosial Budaya : 82 . pasar modal. cukup banyak peraturan-peraturan hukum asing atau yang bersifat internasional akan juga dituangkan ke dalam perundang-undangan nasional. 2. Semakin melebarnya ketimpangan distribusi pendapatan antar negara-negara kaya dengan negara-negara miskin.

Dari aspek globalisasi ekonomi. Mudah memenuhi kebutuhan munculnya globalisasi tentunya membawa dampak bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. sosial budaya dan lain. Dilihat dari globalisasi politik.lain akan berdampak kepada nilai. ideologi. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. 83 . pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis.nilai nasionalisme 1. ekonomi.Semakin bertambah globalnya berbagai nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat dunia. 3. Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. 2.nilai nasionalisme terhadap bangsa. Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran 5. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dampak Globalisasi dalam bidang Politik Negara tidak lagi dianggap sebagai pemegang kunci dalam proses pembangunan. Para pengambil kebijakan publik di negara sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi. terbukanya pasar internasional. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan 2. Dampak globalisasi tersebut meliputi dampak positif dan dampak negatif di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik. Dampak positif Globalisasi : 1. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri 6. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Mudah melakukan komunikasi 3. Timbulnya gelombang demokratisasi ( dambaan akan kebebasan ). Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi ) 4.

masyarakat dapat menolak unsur-unsur yang akan membawa perubahan. dll. Persaingan lapangan pekerjaan lulusan sekolah/perguruan tinggi bukan saja dengan sebangsa tetapi juga dengan bangsa lain yang masuk ke Indonesia. Bidang budaya: Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Misalnya pengiriman dataÂ&sup2.3. supaya bisa bersaing. Dampak globalisasi pendidikan untuk Indonesia: Sekolah dan perguruan tinggi negara lain bisa mendirikan lembaga pendidikan di negara Indonesia. sebab tidak ada pertentangan-pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang. Dalam keadaan yang demikian. 84 . lewat internet. Sebagian besar siswa Indonesia bisa bersekolah di negara lain. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. C. Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Standard sekolah/perguruan tinggi harus mengacu ke standard internasional. Setiap kali terjadi gangguan keseimbangan. dan bahasa Inggris menjadi sangat penting sebagai bahasa komunikasi. individuindividu secara psikologis merasakan adanya suatu ketentraman. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. Dampak Globalisasi terhadap sosial budaya Keadaaan keseimbangan dalam masyarakat merupakan keadaan yang diidam-idamkan oleh setiap masyarakat. Penolakan ini disebabkan masyarakat takut terjadi goyahnya keseimbangan sistem yang berarti dapat muncul ketidaktentraman. Teknologi: Perputaran arus informasi yg kian dinamis yg bisa melancarkan bisnis dalam skala internasional.

Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi. Dampak positif Globalisasi : 1. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang. sosial budaya. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. Para pengambil kebijakan publik di negara sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi. Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD. pertahanan keamanan dan lain. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Dampak Globalisasi dalam bidang Sosial Budaya : Semakin bertambah globalnya berbagai nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat dunia. ekonomi.lain.nilai nasionalisme Dilihat dari globalisasi politik. Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri 85 . meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. terbukanya pasar internasional. Mudah melakukan komunikasi 3. Timbulnya gelombang demokratisasi ( dambaan akan kebebasan ). Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran 5. Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi ) 4. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Dari aspek globalisasi ekonomi. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan 2. politik.

6. 3. Dampak Globalisasi terhadap sosial budaya Keadaaan keseimbangan dalam masyarakat merupakan keadaan yang diidam-idamkan oleh setiap masyarakat. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Kebijakan politik yang sukses akan diapresiasi oleh negara lain. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Setiap kali terjadi gangguan keseimbangan. 3. 86 . Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. terbukanya pasar internasional. Dilihat dari globalisasi politik. Dampak Positif (+) 1. masyarakat dapat menolak unsur-unsur yang akan membawa perubahan. Penolakan ini disebabkan masyarakat takut terjadi goyahnya keseimbangan sistem yang berarti dapat muncul ketidaktentraman. 2. Dalam keadaan yang demikian. 2. sebab tidak ada pertentangan-pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.Nilai Nasionalisme 1. individuindividu secara psikologis merasakan adanya suatu ketentraman. Pengaruh Positif Globalisasi Terhadap Nilai. Berita-berita politik negara lain lebih mudah diakses melalui media asing. Kerjasama dalam bidang politik seperti studi banding dengan negara luar lebih mudah. Pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Mudah memenuhi kebutuhan D. 4. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. Dari aspek globalisasi ekonomi. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara.

Globalisasi juga melahirkan global culture (which) is encompassing the world at the international level. produksi dan konsumsi serta peningkatan paham internasionalisme merupakan sebuah nilai budaya. Hal ini berarti bahwa terjadinya perubahan sosial yang mengubah pola komunikasi. Terjadinya pasar bebas disebabkan karena keputusan politik yang dibuat oleh pemerintah. Pengaruh Globalisasi dalam Bidang Politik Pengaruh positif globalisasi yang menawarkan kehidupan politik yang demokratis . Globalisasi meniscayakan terjadinya perdagangan bebas dan dinilai menjadi ajang kreasi dan perluasan bagi pertumbuhan perdagangan dunia. Robertson dalam Globalization: Social Theory and Global Culture (London. dan kebebasan . serta pembangunan dengan sistem pengetahuan. jaminan hak asasi manusia . Globalisasi sebagai sebuah proses mempunyai sejarah yang panjang. Kata "globalisasi" secara populer dapat diartikan menyebarnya segala sesuatu secara sangat cepat ke seluruh dunia. PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI Era pasar bebas. atau yang biasa disebut dengan era globalisasi sering didengungkan oleh para pemerhati ekonomi sejak beberapa dekade lalu hingga sekarang ini. E. Sage: 1992) mendefinisikan globalisasi sebagai "the compression of the world into a single space and the intensification of conciousness the world as a whole". berpengaruh kuat terhadap pikiran maupun kemauan bangsa Indonesia .5. dengan mengutamakan keterbukaan . dampak positif akses berita cukup cepat dan akurat kita dapat mengakses informasi dari seluruh penjuru dunia dengan sekali sentuh kita dapat berkomunikasi dengan sanak saudara dari segala penjuru negeri. 87 . teknologi.

F. dan manajemen tanpa mengurangi keunggulan komparatif yang telah dimiliki bangsa kita. b. dengan mengandalkan pada kemampuan SDM. Oleh karena itu. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju. maka konsekuensinya akan merugikan bangsa kita. Sebab diyakini. Dampak yang menguntungkan adalah memberi kesempatan kerjasama yang seluas-luasnya kepada negara-negara asing. Terjadinya perdagangan bebas harus dimanfaatkan oleh semua pihak dalam berbagai aspek kehidupan. Tetapi di sisi lain. karena sumber daya manusia (SDM) yang lemah. Perubahan Tata Nilai dan Sikap Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional. Dampak Positif Globalisasi Dan Modernisasi a. jika kita tidak mampu bersaing dengan mereka. di mana pendidikan diharuskan mampu menghadapi perubahan yang cepat dan sangat besar dalam tentangan pasar bebas. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidupmasyarakat. efisiensi dan kualitas bangsa untuk dapat memenangi persaingan era pasar bebas yang ketat tersebut. daya saing yang tinggi inilah agaknya yang akan menentukan tingkat kemajuan. tantangan kita pada masa yang akan datang ialah meningkatkan daya saing dan keunggulan kompetitif di semua sektor. baik sektor riil maupun moneter. dampak yang menguntungkan dan dampak yang merugikan. teknologi. c.Terjadinya era globalisasi memberi dampak ganda. 88 . termasuk aspek pendidikan. dengan melahirkan manusia-manusia yang berdaya saing tinggi dan tangguh.

kita juga perlu tahu dampak negatif internet bagi kita. film.2 Dampak Negatif Globalisasi Sebelum membahasnya lebih lanjut dan luas bagaimana dampak negatif globalisasi dan bagaimana cara mengatasinya.5. musik. sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. Berikut ini beberapa ciri dampak negatif globalisasi yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO). • Meningkatnya masalah bersama. 89 . misalnya pada bidang lingkungan hidup. peningkatan pengaruh perusahaan multinasional. • Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi. krisis multinasional. saat ini. dan makanan. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam. misalnya dalam bidang fashion. Dampak Negatif Globalisasi yang Mengkhawatirkan Dan berikut ini adalah dampak negatif globalisasi yang sebenarnya terjadi di dunia maupun di negara kita indonesia.2. dan transmisi berita dan olah raga internasional). Karena dari dampak negatif globalisasi ini masih ada hubungannya dengan dampak internet. perlu diketahui bahwa dampak negatifnya semakin terasa untuk waktu sekarang-sekarang ini. dampak negatif globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya. • Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional. dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya. literatur. inflasi regional dan lain-lain. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. Dalam banyak hal. • Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu. televisi satelit. A.

perilaku seks bebas. yang dibawa para wisatawan asing. Akibat sikap materialisme. Dampak negatif lainnya dari modernisasi dan globalisasi adalah sebagai berikut. b. yaitu sikap mementingkan dan mengukur segala sesuatu berdasarkan materi karena hubungan sosial dijalin berdasarkan kesamaan kekayaan. Misalnya. • Terjadinya sikap materialisme. Sikap Individualistik Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. kedudukan social atau jabatan. Tersebarnya nilai-nilai budaya yang melanggar nilai-nilai kesopanan dan budaya bangsa melalui media massa seperti tayangan-tayangan film yang mengandung unsur pornografi yang disiarkan televisi asing yang dapat ditangkap melalui antena parabola atau situs-situs pornografi di internet.Dampak negatif globalisasi antara lain: • Terjadinya sikap mementingkan diri sendiri (individualisme) sehingga kegiatan gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat mulai ditinggalkan. a. • Masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa. • • • Adanya sikap sekularisme yang lebih mementingkan kehidupan duniawi dan mengabaikan nilai-nilai agama. Timbulnya sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan kekayaannya. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial. Pola Hidup Konsumtif Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. kesenjangan sosial antara golongan kaya dan miskin semakin lebar. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada. Gaya Hidup Kebarat-baratan 90 . c.

2. d. dan lain-lain. Melalui pendidikan yang optimal. bangsa Indonesia dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi.Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. maka kali ini kita akan membahasnya bagaimana cara mengatasi dampak negatif globalisasi secara lengkap dan jelas. Mengetahui 91 . Karenanya keberadaan nilai-nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. 1. Cara Mengatasi Dampak Negatif Globalisasi Setelah tadi diatas kita sudah ulas secara lengkap dampak negatif globalisasi dan juga dampak positifnya. Sehingga dapat bersaing di kancah dunia Internasional. kita hendaknya menanamkan nilai-nilai Islam di kehidupan sehari-hari. Kesenjangan Sosial Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. • Sebagai kaum Muslim. • Cara untuk menghadapi dampak negatif globalisasi yaitu dengan mempersiapkan diri sebaik-baiknya melalui pendidikan. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial. Sebab nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. kehidupan bebas remaja. Kita hendaknya menjalankan syariat Islam. Meningkatkan Kualitas SDM Indonesia • Dampak negatif globalisasi merupakan sebuah realita yang mau tak mau harus dihadapi bila Bangsa Indonesia ingin tetap hidup sebagai bangsa yang berdaulat di dunia. B. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua. Sebab nilai-nilai keimanan dan moralitas itulah yang mampu mengatasi dampak negatif dari globalisasi. Meningkatkan Kualitas Nilai Keimanan dan Moralitaas Masyarakat • Dampak negatif globalisasi membuat budaya antar bangsa saling mempengaruhi.

Sehingga kita dapat memilah-milah pengaruh dari luar. Baik dalam bentuk kerjasama ataupun persaingan global. dan pemerintah. Salah satu solusinya adalah melaksanakan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Maka sebagai warga negara. sebab negara maju banyak yang memiliki perusahaan transnasional. Mendorong dan Mendukung Upaya Memperjuangkan Keadilan Antar Bangsa • Salah satu dampak negatif globalisasi adalah saling berkaitannya antara satu negara dengan negara lainnya. 92 . Di dalam dampak negatif globalisasi ini. Indonesia merupakan 1 diantara 2 negara yang memberikan permohonan agar Israel menghentikan serangan ke Jalur Gaza. 4. • Moralitas bangsa juga harus ditingkatkan. Ini membuktikan kepedulian bangsa kita terhadap perdamaian dan peradilan antarbangsa. Upaya pemerintah tersebut harus selalu didorong dan didukung oleh setiap warga negaranya. Ini tidak lepas dari tanggung jawab orang tua. Mendorong dan Mendukung Negara Maju untuk Memberikan Dana Perbaikan Lingkungan • Negara maju sangat diuntungkan dengan adanya globalisasi.mana yang halal dan haram. Perusahaan tersebut biasanya berdiri di berbagai negara terutama di negara berkembang. termasuk di Indonesia. hendaknya kita mendukung upaya pemerintah. 3. guru. • Sebagaimana yang kita ketahui. • Pemerintah Indonesia harus berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkan keadilan dan keseimbangan antarbangsa. moralitas bangsa cenderung menurun kualitasnya.

sudah sepantasnyalah negara-negara maju menyisihkan uang guna mendanai upayaupaya perbaikan dan pelestarian lingkungan hidup. Pengetahuan akan budaya luar terkadang membuat masyarakat lebih menyukainya daripada budaya daerah sendiri. Jangan sampai kebudayaan kita punah begitu saja seiring dengan waktu. Indonesia butuh dana dari perusahaan asing tersebut. Lahan hijau pun semakin sulit ditemukan di saerah perindustrian. Oleh sebab itu. Apalagi kebudayaan itu seenaknya saja diambil oleh bangsa lain. kesatuan. kesatuan dan nasionalisme harus terus ditingkatkan oleh seluruh rakyat Indonesia. semangat dan jiwa persatuan. • Menyukai kebudayaan luar adalah hal yang wajar. kesatuan dan nasionalisme yang kuat akan dengan mudah dipermainkan oleh negara-negara maju. Kesatuan. • Tindakan ini sangat pantas diambil oleh Indonesia. Negara yang masyarakatnya tidak mempunyai jiwa dan semangat persatuan.• Aktifitas perusahaan tersebut membuat lingkungan hidup menjadi rusak oleh pencemaran limbah atau asap pabriknya. Meningkatkan Jiwa Semangat Persatuan. dan nasionalisme telah tertanam dengan kuat pada setiap warga negara Indonesia tidak akan mudah dipermainkan oleh negara-negara yang kuat dan maju. • Bila jiwa dan semangat persatuan. karna buktinya banyak sekali hutan yang dijadikan perindustrian. Serta Nasionalisme • Adanya dampak negatif globalisasi menjadi suatu tantangan yang berat bagi negara berkembang yang belum maju dan kuat. Untuk memulihkan keadaan. Betapa malunya kita? 93 . Melestarikan Adat Istiadat dan Budaya Daerah • Dampak negatif globalisasi juga membuat budaya luar dapat dengan mudah kita ketahui. 6. 5. Namun kita harus tetap melestarikan kebudayaan kita sendiri. Oleh karna itu.

Apalagi kita sebagai masyarakat Minangkabau. Demikianlah artikel tentang dampak negatif globalisasi dan cara mengatasinya seperti diatas tadi. syarak basandi kitabullah. • Sebenarnya selain Bali. 8. adat mamakai”. Sebab 94 . dan sebagainya. melestarikan terumbu karang. Menjaga Keasrian Objek Wisata Dalam negeri • Salah satu ciri-ciri dampak negatif globalisasi adalah perjalanan dan perlancongan antarbangsa yang semakin meningkat. Karenanya keberadaan nilai-nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. Meningkatkan Kualitas Nilai Keimanan dan Moralitaas Masyarakat Dampak negatif globalisasi membuat budaya antar bangsa saling mempengaruhi. Namun banyak lokasi yang tidak terjaga keasriannya sehingga tidak menarik untuk dikunjungi. tidak membuang sampah ke sungai yang nantinya bermuara ke laut. • Cara-cara menjaga keasrian objek wisata dalam negeri seperti tidak membuang sampah sembarangan. melakukan penghijauan disekitar pegunungan. bagi anda bisa menambah referensi dan wawasan pengetahuan umum agar upaya kita mengatasi dampak negatif globalisasi semakin baik dan menunjukan hasil yang terbaik buat warga di dunia. Semoga dengan adanya artikel ini. Maka seharusnya masyarakat selalu menjaga keasrian objek wisata di daerah masingmasing misal wisata garut dan taman matahari di bogor. Salah satu usaha adalah menjaga keasrian objek wisata tersebut. syarak mangato. dimana “adat basandi syarak. 7. Indonesia sebagai begara yang kaya akan objek-objek wisata yang indah hendaknya memanfaatkannya dengan seoptimal mungkin. kita harus tetap berpegang teguh kepada adat istiadat.• Walaupun zaman kini telah serba modern. tidak mencoret-mencoret tembok. Sebab nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. banyak lagi pulau-pulau di Indonesia yang memiliki tempat yang sangat indah untuk dikunjungi.

5. 9. Indonesia merupakan 1 diantara 2 negara yang memberikan permohonan agar Israel menghentikan serangan ke Jalur Gaza. dan pemerintah. Kenyataan itu tentu menimbulkan tantangan bagi semua negara untuk mampu bersaing dalam meningkatkan kualitas produk industrinya. Pemerintah Indonesia harus berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkan keadilan dan keseimbangan antarbangsa. Maka sebagai warga negara. Moralitas bangsa juga harus ditingkatkan. bangsa Indonesia juga tidak terlepas dari tantangan itu. dimana produk dari suatu negara dengan bebas dapat masuk dan di perjualbelikan di negara lain. moralitas bangsa cenderung menurun kualitasnya. hendaknya kita mendukung upaya pemerintah. guru.nilai-nilai keimanan dan moralitas itulah yang mampu mengatasi dampak negatif dari globalisasi.Mendorong dan Mendukung Upaya Memperjuangkan Keadilan Antar Bangsa Salah satu dampak negatif globalisasi adalah saling berkaitannya antara satu negara dengan negara lainnya. Salah satu solusinya adalah melaksanakan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Sebagaimana yang kita ketahui. Di dalam dampak negatif globalisasi ini. Baik dalam bentuk kerjasama ataupun persaingan global. Ditengahtengah usaha itu untuk memperbaiki perekonomian. Ini tidak lepas dari tanggung jawab orang tua. bangsa Indonesia juga ditantang untuk berjuang menempatkan bangsa Indonesia sederajat dengan bangsa 95 .3 Harapan atas Terwujudnya Konsepsional Globalisasi Kehidupan bangsa Indonesia di era globalisasi. Ini membuktikan kepedulian bangsa kita terhadap perdamaian dan peradilan antarbangsa. di tandai oleh era perdagangan bebas. Upaya pemerintah tersebut harus selalu didorong dan didukung oleh setiap warga negaranya.

senang saja) mewarnai semua lapisan dan lingkungan masyarakat.lain. Di era globalisasi ini persaingan begitu ketat dan tajam pada semua aspek kehidupan. pertambangan. dan semua itu dilakukan sebagai wujud cinta pada tanah air.1 Bidang Ekonomi Kebijakan bidang ekonomi dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Mengembangkan perekonomian yang berorientasi global sesuai kemajuan teknologi dengan membangun keunggulan kompetitif berdasarkan keunggulan komparatif sebagai negara maritim dan agraris sesuai kompetensi dan produk unggulan di setiap daerah terutama pertanian dalam arti luas. Terikat pada tekad. perdagangan bebas menyebabkan produksi lokal terpental. pola hidup dan budaya hedonistic (maunya enak. pengaruh negara-negara besar sulit di elakan. 96 . Dalam menghadapi globalisasi dan perkembangan IPTEK. masyarakat mengharapkan upaya dari pemerintah untuk menghadapi era globalisasi dan perkembangan IPTEK. Di bidang politik. Dibidang ekonomi. kehutanan. maka hanya orang. Kita harus sadar dan bangga bahwa produksi dalam negeri tidak kalah dengan produksi luar negeri. kehancuran komunisme di Eropa Timur memungkinkan liberalisme – kapitalisme mendominasi dunia. cinta pada tugas. loyal pada bangsa dan negara. Di bidang sosial budaya. pemerintah pun menetapkan beberapa kebijakan seperti termuat dalam GBHN sebagai berikut : 5. Dalam kondisi seperti itu. masyarakat bangsa dan negara yang memiliki kualitas sajalah yang berpeluang memenangkan persaingan tersebut dan kunci untuk mencapai itu adalah sumber daya manusia yang berkualitas dan di dukung oleh teguhnya pendirian. Maka dari itu. serta industri kecil serta kerajinan rakyat. kelautan. Dibidang ideologi.3. Oleh karena itu kita sebagai warga negara Indonesia yang baik tentu memiliki rasa bangga terhadap produk dalam negeri. Sedangkan dibidang pertahanan dan keamanan penguasaan teknologi persenjataan bukan lagi jaminan keamanan melainkan cenderung sebagai ancaman. pariwisata.

5. terutama dalam menyongsong pemberlakuan AFTA. • Meningkatkan peran dan fungsi lembaga-lembaga keagamaan dalam ikut mengatasi dampak perubahan yang terjadi dalam semua aspek kehidupan untuk memperkokoh jati diri dan kepribadian bangsa. • Meningkatkan kesiapan Indonesia dalam segala bidang untuk menghadapi perdagangan bebas. sumber daya manusia.4Bidang Pendidikan Kebijakan bidang Pendidikan dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan IPTEK antara lain : 97 . 5. AFEC dan WTO. sarana dan prasarana penerangan khususnya di luar negeri dalam rangka memperjuangkan kepentingan Nasional di Forum Internasional.3. menolak penjajahan dalam segala bentuk.2 Bidang Politik Kebijakan bidang politik dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional.3. sehingga lebih terpadu dan integral dengan sistem pendidikan nasional dengan didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. dan seluruh daerah melalui keunggulan kompetitif terutama berbasis keunggulan sumber daya manusia dengan menghapus segala bentuk perlakuan diskriminatif dan hambatan.3.• Mengembangkan kebijakan industri. perdagangan dan investasi dalam rangka meningkatkan Persaingan global dengan membuka aksesibilitas yang sama terhadap kesempatan kerja dan berusaha bagi segenap rakyat. serta kerja sama internasional bagi kesejahteraan rakyat. serta memperkuat kerukunan hidup bermasyarakat. berbangsa dan bernegara.3Bidang Agama Kebijakan bidang Agama dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Meningkatkan kualitas pendidikan agama melalui penyempurnaan sistem pendidikan agama. 5. menitikberatkan pada solidaritas antar negara berkembang mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa. • Memperkuat kelembagaan.

terutama bahaya penyalahgunaan narkotika. 5. budaya nasional yang mengandung nilai-nilai universal. 98 . teknologi.3. obat-obatan terlarang dan narkotika lainnya melalui gerakan pemberantasan dan peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkotika. yaitu membangun manusia Indonesia seutuhnya. mandiri. berkeadilan. berdaya asing. maju dan sejahtera. Dengan berpedoman pada Pancasila.5Bidang Sosial Budaya Kebijakan bidang sosial budaya dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan IPTEK sebagai berikut : • Mengembangkan dan membina kebudayaan Nasional bangsa Indonesia yang bersumber dari warisan budaya leluhur bangsa.• Meningkatkan kemampuan akademik dan kesejahteraan tenaga kependidikan sebagai tenaga kependidikan sebagai tenaga pendidikan mampu berfungsi secara optimal terutama dalam peningkatan pendidikan watak dan budi pekerti agar dapat mengembalikan wibawa lembaga dan tenaga pendidikan. beriman. termasuk kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam rangka mendukung terpeliharanya kerukunan hidup bermasyarakat dan berbangsa dan bernegara. pengedar dan pemakai. • Memberantas secara sistematis perdagangan dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang dengan memberikan sanksi yang seberatberatnya kepada produsen. • Meningkatkan kualitas lembaga pendidikan yang diselenggarakan baik oleh masyarakat maupun pemerintah untuk memantapkan sistem pendidikan yang efektif dan efisien dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan. Terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai. Membangun Masyarakat Indonesia Modern Sesuai Budaya Bangsa Kemerdekaan memberikan kesempatan kepada bangsa kita untuk mewujudkan cita-citanya. demokratis. bangsa Indonesia membangun masyarakat Indonesia modern sesuai budaya bangsa. dan seni. dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat. • Melindungi segenap generasi muda dari bahaya destruktif.

Karena hal itu akan dapat mempengaruhi perkembangan kehidupan kita baik langsung ataupun tidak langsung. 99 . menguasai IPTEK serta berdisiplin. cinta tanah air. Baik situasi politik. ekonomi.Bertakwa. masyarakat Indonesia juga mengharapkan perlu adanya perhatian pemerintah dalam situasi internasional. Dan pada akhirnya akan dapat mengganggu tercapainya sasaran pembangunan nasional. maupun keamanan. berkesadaran hukum dan lingkungan. Selain itu.

BAB VI KORELASI ANTARA WAWASAN KEBANGSAAN DI ERA GLOBALISASI DALAM LINGKUP KETAHANAN NASIONAL 6. Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. sosial budaya. kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa. ekonomi. Sebagai proses. ideologi.september 2005).1 Pengaruh Globalisasi terhadap Ketahanan Nasional Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.Kewarganegaraan. perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia.bangsa di seluruh dunia. politik.lain akan mempengaruhi nilai. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi.lain.public jurnal. ekonomi. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan.internet. sosial budaya dan lain. Dewasa ini. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi. yaitu dimensi ruang dan waktu. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. Jamli dkk. pertahanan keamanan dan lain. (Menurut Edison A. globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik. 100 .2005) Menurut pendapat Krsna (Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang.nilai nasionalisme terhadap bangsa.

Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran.nilai nasionalisme: 1. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat.dll. hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald. Coca Cola. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. 101 . Dari globalisasi aspek ekonomi.) membanjiri di Indonesia.Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. terbukanya pasar internasional. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang 2. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Pizza Hut. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. 3. Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia. Dilihat dari globalisasi politik. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara.nilai nasionalisme: 1. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia. Dari aspek globalisasi ekonomi. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. 2. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat. Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai. 3.

Pada dasarnya perubahan itu dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa.4. Jika terjadi maka akan menimbulkan dilematis. 5. Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. peradaban (civilzation) dan kesempurnaan hidupnya yang meskipun pada dasarnya akan senantiasa juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi peradaban itu sendiri. maka seumur hidupnya akan menjadi pengkonsumsi utama tanpa adanya niat untuk mencoba membuatnya dengan 102 .pengaruh di atas memang tidak secara langsung berpengaruh terhadap nasionalisme. kebiasaan manusia mengkonsumsi (membeli) makanan yang serba instant. Katakanlah. Tak dapat disangsikan bahwa kemajuan pemikiran manusia yang senantiasa berupaya untuk menghasilkan hal-hal baru dalam hidupnya adalah hal wajar yang dilakukan sebagai makhluk yang berakal. tanpa ada upaya untuk membuatnya. karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Bila tidak dipenuhi akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita. Bila dipenuhi belum tentu sesuai di Indonesia. akan melemahkan dan memandulkan kreativitas. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa. Berangkat dari asumsi bahwa pemikiran manusia akan senantiasa merubah kondisi sosial. Akan tetapi secara keseluruhan dapat menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau hilang. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin. maka hal yang demikian itu dapat diterima secara mutlak. Pengaruh. Belum lagi hal yang serupa itu diterima dan meresap pada diri anak-anak.

sehingga melahirkan penilaian apa yang diperoleh. generasi yang muncul berikutnya adalah generasi yang nirkreativitas. Misalkan saja bila seseorang ingin bepergian ke tempat lain (negara Lain) maka tak seorangpun yang dapat mencegahnya apabila ia telah menetapkan bahwa ia harus berangkat. dalam upaya menghindari bentrok budaya (paling tidak dalam paradigma/pemikiran) maka pada saat itu dibutuhkan agen-agen perubahan (social agent) sebagai media penyampai agenda perubahan itu. Kemudian. perubahan itu muncul sebagai yang tidak direncanakan. perubahan yang sedang terjadi dan akan terjadi. Justru dengan demikian. Pada tahap ini akan muncul sikap menerima (receive) ataupun berupaya menolaknya (defence). Keadaan ini juga mengakibatkan adanya perpaduan (assimilation) di tempat baru dimana ia berpijak. Dengan begitu. Siklusnya dapat dicerna melalui adanya rekayasa sosial (social engineering). yang tengah terjadi adalah pemerkayaan khasanah kebudayaan dan bukan pergeseran. hipotesa kebudayaan selanjutnya adalah bahwa tidak akan pernah terjadi pergeseran kebudayaan apalagi upaya meninggalkan budaya lokal itu yang meskipun pada tataran performa seolah-olah kebudayaan itu telah bergeser atau ditinggalkan. Perubahan sosial. baik yang direncanakan maupun yang tidak dapat dikategorikan ke dalam hal di atas yang pada intinya adalah pengupayaan ke arah yang lebih baik dengan mencoba mereduksi dampak negatif dari social change itu. Dengan begitu. rekontruksi sosial (social recontruction). maupun yang direncanakan ataupun tidak (kurang) direncanakan tidak akan mengalami benturan kebudayaan (peradaban) pada masyarakat kekinian. diidolakan sebelumnya dengan dimana ia tinggal dan lihat. Penilaian itu dapat saja memicu lahirnya interpretasi bahwa apa yang melekat pada dirinya ketika memutuskan untuk bepergian itu dinilai sebagai 103 . maka peran itu akan digantikan oleh sosok atau figur yang dapat menjembatani perubahan yang sedang terjadi. Perubahan yang demikian itu justru harus dimaknai sebagai upaya pemberdayaan dan pemerkayaan kebudayaan itu sendiri sebagai system makna. Apabila. Alhasil.keinginan sendiri.

Menolak dan menerima perubahan sosial sebagai dampak kemajuan. Sementara untuk menerima perubahan itu juga menimbulkan benturan psikologis dimana seseorang pelaku itu dicap sebagai orang yang kurang (tidak) menghargai kebudayaannya. Ia kemudian mengenakan berbagai atribut yang dianggap sebagai simbolisasi budaya maju seperti kritis. Sirkumstansi yang demikian itu adalah opsi yang begitu sulit untuk dapat diterima. Opsi untuk menolak dihantui oleh resistensi dari dalam diri pribadi dan lingkungan yang secara phisikologis akan turut mempengaruhi penolakan itu. Yaitu adanya ketakutan terhadap anggapan sebagai person yang primitif. Dengan begitu. bagi sebahagian orang tidak demikilan. tidak tradisional dan tidak terbelakang apabila terdapat upaya sipelaku memajukan atau melakukan perubahan (innovation) dan penerapan (invention) terhadap apa yang disebut dengan budaya lokalnya itu. kepiawaian kita dalam menerjemahkan perubahan itu ke dalam diri kita sendiri. paroksi psikologis menjadi hambatan utama antara opsi menerima dan menolak. tradisional dan konvensional. egoisme. dan oleh sebab itu maka yang 104 . Kondisi lain adalah meningkatnya mobilitas sekolah antara negara dimana juga telah mempengaruhi pengakuan terhadap budaya lokalnya. dan materialistis. Keadaan dimana sipelaku diperhadapkan pada situasi dan alternatif yang kritis seperti itu telah menciptakan adanya anggapan bahwa budaya (lokal) tidak mampu menyaingi budaya (global) yang sedang mendunia. meresap dalam diri kita. Namun demikian. apakah hal yang demikian itu juga disebut telah merubah kebudayaan? Tentu jawabnya adalah tidak. Perubahan yang terjadi dewasa ini adalah kewajiban yang harus diterima.sesuatu yang kolot. Suatu hal yang tak dapat dielak dan dipungkiri bahwa pola kehidupan manusia pada saat ini adalah bahwa manusia kini diperhadapkan pada situasi yang ambigu. bahwa budaya lokal senantiasa akan bertahan (lestari) apabila sipelaku tidak membiarkan budaya (lokal)-nya itu tidak tertindas. kemudian akan memancarkan aura perubahan terhadap sikap dan prilaku kita. Akan tetapi. kecenderungan yang terjadi adalah bahwa perubahan itu adalah suatu hal yang tidak mungkin dapat dibatasi apalagi dihempang. tradisional dan tertinggal. Justru.

pengaruh dan tindakan yang dipancarluaskan oleh berbagai media penyampai seperti TV dan media cetak lainnya. Keadaan ini justru akan merubah kita yang tanpa disengaja telah melahirkan berbagai interpretasi atas diri dan prilaku kita. Di sini dibutuhkan pemahaman dan pengertian kita untuk menerjemahkan perubahan itu sehingga tidak menimbulkan distorsi bagi kepribadian dan kebudayaan yang menggejala. Anggapan itu dapat dimaknai sebagai dampak perubahan terutama dalam menghargai waktu. Apakah seorang Batak yang modern adalah orang yang tidak (lagi) menggunakan budaya Batak itu dalam kehidupannya sehari-hari? Apakah orang Batak akan dikenal sebagai orang yang tidak maju apabila atribut Habatahon masih menempel pada dirinya? Lantas bagaimana pula kebudayaan yang lahir akibat perpaduan dua unsur budaya suku yang berbeda akibat adanya kawin campur. misalnya orang Simalungun dengan Jawa? Keutamaan dari pola seperti ini adalah adanya pemerkayaan budaya lokal itu sendiri yakni pencapaian ke arah peradaban yang lebih sempurna. Tantangan yang justru dihadapi adalah sampai seberapa jauh kita mampu memadukan perubahan dengan kebudayaan itu? Namun demikian. sepertinya melahirkan kontroversi dan paradigma yang berbeda dalam memandang budaya global itu. maksud utamanya adalah bukan dengan menolak kebudayaan global yang sedang mendunia. Kekuatannya justru terletak pada diri kita sendiri bahwa apa yang akan kita ambil dan maknai dari perubahan itu.terjadi di seputar perubahan itu adalah trend ataupun kecenderungan yang senantiasa dimaknai. Atribut-atribut budaya lokal seolah-olah terancam akibat budaya global seperti masuknya berbagai komoditas global. Akibatnya kita akan lebih menghargai semua itu dengan waktu dan dengan adanya tuntutan tugas yang mesti dilakukan. dan seberapa mampukah kita menerjemahkannya ke dalam kebudayaan kita. benda dan segala bentuk ragam unsur budaya. Sebahagian tidak 105 . Situasi dan kondisi dimana budaya lokal akan dipertaruhkan di tengah kancah kebudayaan global.

teknologi dan berkarakter mulia). memungkinkan timbulnya paradoks. kepedulian berbudaya. kebudayaan akan semakin mantap. Oleh karenanya. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang. Dengan cara seperti itu kita dapat memahami hakikat yang tersurat maupun tersirat dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa secara tepat yaitu cerdas secara rasional. keuletan. khusunya budaya dan kebudayaan. diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. lingkungan. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya. dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. sampai pada tatanan nasional. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. mengembangkan tanggungjawab. Justru dengan begitu. Hanya dengan cara demikian. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat. kemandirian dan hal-hal semacam Itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. emosional dan spiritual (suatu kemampuan dan kapasitas untuk menguasai Ilmu pengetahuan. kita dapat memaknai bahwa perubahan itu akan senantiasa terjadi dan tanpa kita sadari akan meresapi diri kita dan masuk ke dalam pola perilaku dan tindakan kita. tetapi dilain pihak mampu merangkul dampak negatifnya.menginginkan adanya perubahan dalam kelokalan budayanya dan tanpa disadari tindakan yang dilakukan telah merubah keaslian kebudayaan itu. reaktualisasi terwujudnya budaya malu. Kita harus pandai-pandai menangkap pulang. semangat kebangsaan. mulai dari diri sendiri. yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya. 106 . akan meningkatkan identitas. Kedepan. bertahan dan lestari. bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing. dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional.

Bangsa ini pada gilirannya terjebak kepada sikap saling curiga.Bukan hanya cerdas semata-mata. Dalam sadar. tersendatnya komunikasi sosial dan politik. Meskipun 107 . saling hantam dan sederet budaya munafik lainnya yang semakin menyurutkan ketahanan budaya bangsa. Semua itu berujung rendahnya produktivitas. kemanusiaan yang beradab. etos kerja rendah. Sejumlah realitas krisis mengindikasikan antara lain berkembangnya budaya feodalistis. Jika tidak disikapi dengan strategi kebudayaan yang jelas dan terarah. berkembangnya konsumerisme dan semacamnya. yaitu budaya dan kebudayaan nasional. berbangsa dan bernegara. hal tersebut dapat mengkristal lalu mengancam kelangsungan nilai-nilai budaya bangsa dan budaya lokal. Ambillah contoh nyata. pada hakikatnya sejalan dengan ketahanan nasional dalam lingkup khusus. tetapi juga berbudaya yaitu suatu kemampuan dan kapasitas untuk berjati diri dalam arti pengembangan nilai-nilai moral. Lalu bagaimana harus mengembalikan ketahanan budaya bangsa atau budaya bangsa yang berjatidiri? Ketahanan budaya bangsa. menurunya etika dan moral. yaitu reog ponorogo yang kini diklaim oleh Malaysia. menuaitnya individualisme. setidaknya selama jangka waktu bergulirnya siklus kepemimpinan nasional lima tahunan. hidup boros. Bagaimanapun juga kita harus mengakui adanya pendapat bahwa dengan hadirnya globalisasi. apatisme. sepertinya tidak bangga lagi menjadi orang Indonesia dikarenakan lunturnnya rasa cinta tanah air. Kita banyak melihat sepertinya masyarakat di negeri ini mulai kehilangan jatidiri bangsa. dll. bermartabat dalam sikap dan tindakan kepada diri sendiri. menipisnya kejujuran dan tidak saling percaya antar elit bangsa. sebagian masyarakat kita rentan dalam hal ketahanan budaya. Ini semakin menunjukan bahwa masyarakat Indonesia lemah dalam ketahanan nasional. saling menyalahkan. bermasyarakat. kita menjumpai semakin menipisnya komitmen kebangsaan dan persatuan nasional yang banyak diusung adalah komitmen semu untuk sejumlah kepentingan sesaat.

perilaku sosial. akan meningkatkan identitas. Kita juga perlu memetakan anatomi strategi tersebut melalui penegakan budaya bangsa dengan pendekatan desentralistik guna mengeliminasi terancamnya Identitas kebudayaan lokal dan nasional. Tujuannya adalah membangun saling pengertian. sehingga tahan terhadap segala macam tantangan bangsa dan meminimalisasi budaya individualltas. (House 2004. Perlu diyakini bahwa kemegahan budaya suatu bangsa akan mencerminkan tingkat kesejahteraan nasional. Esensi ketahanan adalah kondisi dinamik untuk membangun keadaan yang kondusif menyangkut seluruh budaya kolektivitas. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya. Di antaranya yang utama adalah membangun kembali kerukunan nasional. dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa.demikian. Kerangka acuan strategi pembangunan budaya dan kebudayaan bisa di stratifikasi dalam startegl utama dan pendukung. membangun nu-ranl kebersamaan. taat pada kemandirian. memiliki power distance yang tinggi baik fisik materi maupun mental kejiwaan. melalui forum-forum rekonsilisasi nasional dialog nasional dll. yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya. komunikatif. reaktualisasi nilai-nilai budaya guna menjamin kelangsungan masa depan bangsa. bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing. dll. kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional. bertanggungjawab. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang.537). Hofstede 1980p. 108 . keadaan yang berbudaya dan berkepribadian hanya dapat berkembang di dalam suasana yang kondusif. dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. memungkinkan timbulnya paradoks.

Penguatan-penguatan kebudayaan lokal melalui segala usaha dan bentuk produksinya serta motif-motif hasil karya dan seni. (Penulis adalah mantan Staf Ahli Lingkungan Sosial dan Budaya DepTrans . tampaknya para pakar sudah berupaya merumuskan sebuah definisi terhadap local culture atau local wisdom ini. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. semangat kebangsaan. PPH 1992-2002. reaktualisasi terwujudnya budaya malu. sulit untuk mendefinisikan dan memberikan batasan terhadap budaya lokal atau kearifan lokal. Sebagai sebuah kajian. khusunya budaya dan kebudayaan. keuletan. Begitu pula dengan pembangunan sentra-sentra anotomi budaya menjadi sasaran antara yang perlu diwujudkan. harus dijamin pengembangannya dan kemandiriannya secara patent. Hanya dengan cara demikian. Kedepan. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat. Definisi budaya lokal yang pertama saya ambil adalah berdasarkan visualisasi kebudayaan 109 . mengingat ini akan terkait teks dan konteks. Pengurus Yayasan Jatidiri Bangsa) Dalam wacana kebudayaan dan sosial. mulai dari diri sendiri. namun secara etimologi dan keilmuan. Ini semuanya adalah komitmen dan tanggung jawab budaya. sampai pada tatanan nasional. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan. mengembangkan tanggungjawab. diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. kemandirian dan hal-hal semacam itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. Untuk mendukung semua itu. lingkungan. kemudian saya pun mempelajari dan mencoba mengaitkannya pada konteks yang ada. kepedulian berbudaya.

budaya (multikultural) maupun ekonomi. Counter-culture. Sedangkan kebudayaan umum lokal adalah tergantung pada aspek ruang. adalah kebudayaan yang berlaku bagi seluruh masyarakat. ketiga golongan tersebut adalah sebagai berikut: Kebudayaan suku bangsa (yang lebih dikenal secara umum di Indonesia dengan nama kebudayaan daerah) 1. kebudayaan suku bangsa adalah sama dengan budaya lokal atau budaya daerah. Sedangkan kebudayaan nasional adalah akumulasi dari budaya-budaya daerah. namun kebudyaan ini tidaklah bertentangan dengan kebudayaan induknya. namun counter-culture ini bertentangan dengan kebudayaan induknya. lebih khusus. 3. Hal ini berdasarkan sebuah skema sosial budaya yang ada di Indonesia dimana terdiri dari masyarakat yang bersifat manajemuk dalam stuktur sosial.ditinjau dari sudut stuktur dan tingkatannya. profesi. merupakan kebudyaan khusus dalam sebuah culture. Dilihat dari stuktur dan tingkatannya budaya lokal berada pada tingat culture. Kebudayaan umum lokal 2. Contoh: kebudayaan nasional. misalnya berdasarkan golongan etnik. maka harus diterima bahwa adanya tiga golongan kebudayaan yang masing-masing mempunyai coraknya sendiri. Jacobus Ranjabar (2006:150) mengatakan bahwa dilihat dari sifat majemuk masyarakat Indonesia. 110 . Culture. Subculture. wilayah atau daerah. tingkatannya sama dengan sub-culture yaitu merupakan bagian turunan dari culture. Berikut adalah penjelasannya : 1. namun ada budaya dominan yang berkembang yaitu misalnya budaya lokal yang ada dikota atau tempat tersebut. Kebudayaan nasional Dalam penjelasannya. 2.Contoh : Budaya Sunda. Contoh : budaya gotong royong 4. biasanya ini bisa dianalisis pada ruang perkotaan dimana hadir berbagai budaya lokal atau daerah yang dibawa oleh setiap pendatang. Superculture. Contoh: budaya individualisme.

Judistira (2008:113) mengatakan bahwa kebudayaan daerah bukan hanya terungkap dari bentuk dan pernyataan rasa keindahan melalui kesenian belaka. Menurut Judistira (2008:141). dikemukakan oleh antropolog terkemuka di Indonesia yang beretnis Sunda. Dalam pengertian budaya lokal atau daerah yang ditinjau dalam faktor demografi dengan polemik di dalamnya. Pembatasan atau perbedaan antara budaya nasional dan budaya lokal atau budaya daerah diatas menjadi sebuah penegasan untuk memilah mana yang disebut budaya nasional dan budaya lokal baik dalam konteks ruang. Judistira K. Sedangkan di wilayah desa. Pandangan yang menyatakan bahwa budaya lokal adalah merupakan bagian dari sebuah skema dari tingkatan budaya (hierakis bukan berdasarkan baik dan buruk). Dimana menurutnya. Kuntowijoyo memandang bahwa wilayah administratif antara desa dan kota menjadi kajian tersendiri.Definisi Jakobus itu seirama dengan pandangan Koentjaraningrat (2000). serta pola pikiran yang berada jauh dibelakang apa yang tampak tersebut. sangat memungkinkan untuk dilakukan pengidentifikasian. kebudayaan lokal adalah melengkapi kebudayaan regional. kota yang umumnya menjadi sentral dari bercampurnya berbagai kelompok masyarakat baik lokal maupun pendatang menjadi lokasi yang sulit didefinisikan. dan kebudayaan regional adalah bagian-bagian yang hakiki dalam bentukan kebudayaan nasional. suku bangsa sendiri adalah suatu golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan ‟kesatuan kebudayaan‟. dan cara-cara berperilaku. bertindak. waktu maupun masyarakat penganutnya. tetapi termasuk segala bentuk. 111 . Dalam pengertian yang luas. Dalam hal ini unsur bahasa adalah ciri khasnya. Garna. dimana menurutnya. Koentjaraningrat memandang budaya lokal terkait dengan istilah suku bangsa.

Wawasan nasional bangsa Indonesia adalah wawasan nusantara yang merupakan pedoman bagi proses pembangunan nasional menuju tujuan nasional. pemeliharaan serta penggunaan potensi nasional untuk mencapai tujuan nasional.Dikota-kota dan di lapisan atas masyarakat sudah ada yang kebudayaan nasional. 112 . Pandangan ini mempengaruhi terhadap cara atau yang disebut sebagai suatu strategi nasional untuk mencapai tujuan yang dicitacitakan (tujuan nasional bangsa Indonesia). (Abdullah.2006:42) Dalam pengkritisan definisi yang berdasarkan pada konteks demografi ini. Wawasan Indonesia yang merupakan suatu kesamaan pandangan suatu bangsa mengenai diri dan lingkungannya yang menjadi dasar pemikiran seluruh warga Negara Indonesia. Sekalipun inisiatif dan kreatifitas kebudayaan daerah dan tradisional jatuh ke tangan orang kota. Kemudian dari ketahanan nasional yang kuat otomatis akan memiliki kekuatan politik yang kuat. tujuannya adalah agar dapat terbentuk ketahanan nasional yang kuat pada bangsa tersebut yang didasari kesamaan jati diri bangsa dan lingkungannya. sense of belonging orang desa terhadap tradisi jauh lebih besar. (Kuntowijoyo. Dengan adanya politik yang kuat maka bangsa tersebut telah memiliki suatu pandangan yang jelas mengenai perencanaan. Selain itu bangsa tersebut akan diakui oleh masyarakat internasional sebagai bangsa yang kuat dan kompak. Berbagai etnis yang terdapat diberbagai tempat tidak lagi berada dalam batas-batas fisik (physical boundaries) yang tegas karena keberadaan etnis tersebut telah bercampur dengan etnis-etnis lain yang antar mereka telah membagi wilayah secara saling bersinggungan atau bahkan berhimpitan. 6. sedangkan kebudayaan daerah dan tradisional menjadi semakin kuat bila semakin jauh dari pusat kota. pengembangan. 2006:86). Irwan Abdullah memberikan pandangannya : Etnis selain merupakan konstruksi biologis juga merupakan konstruksi sosial dan budaya yang mendapatkan artinya dalam serangkaian interaksi sosial budaya.2 Hubungan Wawasan Nusantara dengan Ketahanan Nasional Diantara kedua hal tersebut terdapat suatu keterkaitan antara satu dengan yang lain.

Jadi dari paparan diatas secara singkat dapat dikatakan bahwa hubungan wawasan nusantara dengan ketahanan nasional sangat berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya. Nusa merupakan isitilah jawa kuno yang mempunyai arti pulau. mengembangkan dan mencapai cita-cita bangsa indonesia sesuai dengan UUD 1945.1 Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara Wawasan nusantara berasal dari kata wawas (atau dari kata induk mawas) yang mempunyai arti pandang. Dengan adanya wawasan nusantara. Sedangkan nusantara berasal dari dua kata yaitu nusa dan antara. cinta tanah air serta rela berkorban bagi nusa dan bangsa. Dimana wawasan nusantara adalah merupakan dasar atau pedoman bagi seluruh warga negara indonesia untuk mewujudkan suatu ketahanan nasional yang kuat dan tangguh guna menjaga. Kata pandang tidak selamanya dihubungkan dengan panca indera penglihatan tapi dapat diperluas menjadi respon.3. kita harus dapat memiliki sikap dan perilaku yang sesuai kejuangan. Jadi wawasan nusantara secara arti kata adalah cara pandang suatu bangsa berkepulaun dalam menyikapi permasalahan-permasalahan dalam kehidupannya 113 . Antara mengandung makna ada sesuatu yang diapit.wawasan adalah suatu cara menyikapi dengan dasar yang tertentu sebagai acuan. mempertahankan. 6. Jadi. Dalam kaitannya dengan pemuda penerus bangsa hendaknya ditanamkan sikap wawasan nusantara sejak dini sehingga kecintaan mereka terhadap bangsa dan negara lebih meyakini dan lebih dalam. menyikapi. Wawasan berarti suatu cara pandang/lihat. Jika diperluas dapat diartikan sebagai kepulauan yang saling terikat satu sama lain. Nusantara berarti pulau yang mengapit. melihat.3 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia Dalam Rangka Menghadapi Era Globalisasi 6. diperlukan suatu konsepsi ketahanan nasional yang sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia.Sedangkan ketahanan nasional merupakan kondisi yang harus diwujudkan agar proses pencapaian tujuan nasional tersebut dapat berjalan dengan sukses. langkah. Oleh karena itu.

dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. pada tumbuhnya negara otoriter yang disertai dengan pembatasan ketat melalui berbagai undang-undang dan peraturan terhadap warganegara 3. Definisi resminya menurut Ketetapan MPR Tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN. sebagai berikut: 1. tanpa harus diadakannya pola-pola pengaturan yang ketat dan bersifat memaksa terhadapnya. Wawasan Nusantara yang merupakan wawasan nasional yang bersumber pada Pancasila dan berdasarkan UUD 1945adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelengarakan kehidupan bermasyarakat. wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonsia tentang diri dan lingkungan sekitarnya berdasarkan ide nasionalnya yang berlandaskan pancasila dan UUD 1945 yang merupakan aspirasi bangsa Indonsia yang merdeka dan berdaulat untuk mencapai tujuan nasional. Aspek Ideologi Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasan gagasan. Secara umum Ideologi adalah kumpulan gagasan-gagasan. sistem pemerintahan (harus): demokrasi Konservatisme Hal atau unsur yang terkandung di dalamnya. landasan pemikirannya adalah bahwa menusia pada hakikatnya adalah baik dan berbudi-pekerti. 4. Sedangkan definisi sebagai bangsa Indonesia. keyakinan-keyakinan yang menyeluruh dan sistematis. Liberalisme Beberapa pokok pemikiran yang terkandung di dalamnya. perkembangan : berkembang sebagai respons terhadap pola kekuasaan negara yang absolut. antara lain: 114 . ideide. pengetahuan tentang ide-ide. inti pemikiran : kebebasan individu 2.dengan kondisi beraneka ragam. yang menyangkut berbagai bidang kehidupan manusia. science of ideas atau ajaran tentang pengertianpengertian dasar. berbangsa.

1. oleh karena itu perlu pola-pola pengendalian melalui peraturan yang ketat 4. Gerakan-gerakan komunisme international yang tumbuh sampai sekarang boleh dikatakan merupakan perkembangan dari Partai Bolshevik yang didirikan oleh Lenin 1. Oleh karena itu. d. penolakan situasi dan kondisi masa lampau. 2. tidak bisa dilepaskan dari kehadiran Partai Bolshevik di Rusia. baik berupa kestabilan yang dinamis maupun kestabilan yang statis. rencanarencana tindakan jangka pendek yang memungkinkan terwujudnya tujuan-tujuan yang berbeda-beda. landasan pemikiran : a. sebaiknya perubahan berlangsung tahap demi tahap. inti pemikiran : memelihara kondisi yang ada. 3. 2. analisa yang cendrung negatif terhadap situasi dan kondisi yang ada. otoriter Komunisme Gelombang komunisme abad kedua puluh ini. b. c. system pemerintahan (hanya): otoriter/totaliter/dictator 115 . sehingga negara hanya sasaran antara. system pemerintahan (boleh): demokrasi. tanpa menggoncang struktur social politik dalam negara atau masyarakat yang bersangkutan. 3. baik secara tegas ataupun tidak. inti pemikiran: perjuangan kelas dan penghapusan kelas-kelas dimasyarakat. mempertahankan kestabilan. landasan pemikirannya adalah bahwa pada dasarnya manusia lemah dan terdapat “evil instinct and desires” dalam dirinya. berisi resep perbaikan untuk masa depan dan. filsafatnya adalah bahwa perubahan tidak selalu berarti kemajuan.

Konsep ini dipandang mampu membawa masyarakat ke arah komunitas kelas. pemerataan kesempatan berusaha.dll) c. Sosialisme Hal-hal pokok yang terkandung dalam Sosialisme.Marxisme Tiga hal yang merupakan komponen dasar dari Marxisme adalah : a. landasan pemikiran : kebebasan ekonomi yang bersifat perseorangan pada instansi terakhir akan mampu mengangkat kemajuan perekonomian seluruh masyarakat 116 . dan manusia akan lebih baik serta layak kehidupannya jika ada kerja sama melalui fungsi yang dilaksakan oleh negara d. adalah: a. inti pemikiran : kolektifitas (kebersamaan) (gotong royong) b. filsafat dialectical and historical materialism b. sikap terhadap masyarakat kapitalis yang bertumpu pada teori nilai tenaga kerja dari David Ricardo (1772) dan Adam Smith (1723-1790) c. khususnya menyangkut kegiatan perekonomian perseorangan c. otoriter Kapitalisme Kapitalisme adalah bentuk system perokonomian a. landasan pemikiran : bahwa masyarakat dan juga negara adalah suatu pola kehidupan bersama. filsafatnya : pemerataan dan kesederajatan bahwa pengaturan agar setiap orang diperlakukan sama dan ada pemerataan dalm berbagai hal (pemerataan kesempatan kerja. fisafat : negara tidak boleh mencampuri kegiatan-kegiatan perekonomian. inti pemikiran : perkonomian individu b. system pemerintahan (boleh): demokrasi. Manusia tidak bisa hidup sendiri-sendiri. menyangkut teori negara dan teori revolusi yang dikembangkan atas dasar konsep perjuangan kelas.

Dengan demikian. tujuan nasional akan dapat tercapai dan bangsa Indonesia dapat mempertahankan kesatuan dan persatuannya meski berada di dalam era globalisasi. filsafat : menurut Dr. Jadi artinya kekuasaan ditangan rakyat. yaitu ditilik dari pangkal tolak dan perimbangan yang benar. yang kemudian dilaksanakan oleh pihak pemerintah atau eksekutif. Hal ini pernah diungkapkan Plato. 117 . Kamil Lailah menetapkan tiga macam justifikasi ilmiah dari prinsip demokrasi. Rakyat membuat ketetapan hukum bagi dirinya sendiri lewat dewan perwakilan. M.“ada tiga mcam pemerintahan: kerajaan. unjustifikasi berbagai macam teori yang bersebrangan dengan prinsip demokrasi. atau rakyat memagang sendiri kendali urusannya. landasan pemikiran. system pemerintahan (harus) : demokrasi Dalam menghadapi era globalisasi ini. system pemerintahan : demokrasi. kata ini merupakan himpunan dari dua kata : demos yang berarti rakyat. dalam suatu kesempatan Aristoteles menjelaskan macam-macam pemerintahan. dengan berkata. bahwa sumber kepemimpinan ialah kehendak yang bersatu milik rakyat. d. Sebenarnya pemikiran untuk melibatkan rakyat dalam kekuasaan sudah muncul sejak zaman dahulu.d. kesatuan dan persatuan haruslah tetap dipertahankan. seperti di Athena dan Sparta. Bangsa Indonesia haruslah selalu ingat mengenai apa itu ideologi dan apa yang menjadi ideologi bangsa Indonesia. republik.” a. aristokrasi. inti pemikiran: kedaulatan ditangan rakyat b. opini umum dan pengaruhnya c. Demokrasi Demokrasi artinya hukum untuk rakyat oleh rakyat. dan kratos berarti kekuasaan. Di beberapa kota Yunani didapatkan bukti nyata yang menguatkan hal ini.

Prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif Bebas berarti “Bebas menentukan sikap dan pandangan terhadap masalahmasalah Internasional dan terlepas dari kekuatan raksasa dunia”. Hatta: 1. Muh. 37 tahun 1999 Pasal 1 ayat (2) tentang hubungan luar negeri yang menjelaskan bahwa Politik Luar Negeri Indonesia adalah “Kebijakan. negara lain 4. Pembukaan UUD 1945 khususnya alinea II dan IV menegaskan bahwa Negara Indonesia sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat berhak menentukan nasibnya sendiri serta berhak mengatur hubungan kerja sama dengan Negara lain. 2. 3. Dasar pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia antara lain: 1. dan langkah pemerintah RI yang diambil dalam melakukan hubungan dengan Negara lain. Aktif berarti “Ikut memberikan sumbangan baik dalam bentuk pemikiran maupun menyelesaikan bebagai konflik dan permasalahan dunia”.Aspek Politik Politik Luar Negeri Indonesia dilaksanakan berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945. dan keadilan sosial”. Mempertahankan kemerdekaan Bangsa dan menjaga keselamatan Negara 118 . Aktif menunjukkan adanya kewajiban pemerintah menunaikan instruksi UUD 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Organisasi Internasional dan subyek hukum Internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah Internasional guna mencapai tujuan Nasional”. sikap. Terus berusaha ikut mewujudkan keadilan sosial Menjalankan politik damai Sahabat dengan segala bangsa Saling menghormati dan tidak mencampuri urusan dalam Internasional dengan berpedoman pada Piagam PBB Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia yang bebas dan aktif menurut Drs. perdamaian abadi. Pengertian Politik Luar Negeri Indonesia terdapat dalam UU No.

Pengoptimalan dalam memanfaatkan sumber daya alam ini tentulah akan meningkatkan kehidupan ekonomi negara. Meningkatkan kemakmuran segala bangsa sebagai pelaksanaan cita-cita yang tersimpul di dalam Pancasila sebagai dasar falsafah Negara RI. dalam rangka pengoptimalan suber daya ini tetaplah harus mementingkan kelestarian alam yang ada. Aspek Ekonomi Aktualisasi wawasan nusantara dalam aspek ekonomi : 1. Meningkatkan perdamaian Internasional karena hanya daam keadaan damai. Dengan cara memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh rakyat kecil untuk memulai usaha dengan tetap 119 . Sesuai dengan apa yang telah menjadi tujuan nasional Indonesia jyang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. baik blok barat maupun blok timur.2. Akan tetapi. untuk pengoptimalan itu tentu saja dibutuhkan sumber daya manusia yang memadai. 3. 2. yang berarti Indonesia tidak memihak blok manapun. haruslah melibatkan partisipasi dari seluruh rakyat Indonesia. Selain itu. Politik yang dijalankan di Indonesia adalah politik bebas aktif. sebagai negara yang bisa dikatakan netral. untuk turut serta dalam membangun perdamaian dunia. Perkembangan ekonomi haruslah sama rata antara daerah yang satu dengan daerah yang lain meskipun di Indonesia menganut sistem otonomi daerah Sehingga terbentuk perkembangan ekonomi yang adil di Indonesia. Memperoleh barang-barang yang diperlukan dari luar negeri untuk memperbesar kemakmuran rakyat apabila barang tersebut belum bias doproduksi di dalam negeri 3. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara. Hal ini merupakan suatu peluang yang cukup besar bagi Indonesia. Indonesia dapat membangun dan memperoleh syarat-syarat yang diperlukan untuk memperbesar kemakmuran rakyat 4.

Dari berbagai definisi. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Keberagaman budaya inilah yang membedakan Indonesia dengan negara lainnya. termasuk sistem agama dan politik. Oleh karena itu. sebagaimana juga budaya. yang menjadi daya tarik bagi negara lain untuk mengunjungi Indonesia. kebudayaan itu bersifat abstrak. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit. bangsa Indonesia sebaiknya selalu ingat akan kebudayaannya dan sedemikian pintar menyaring budaya yang masuk ke Indonesia.mendapatkan bimbingan dari negara dalam proses usaha tersebut. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. Ingat bahwa kebudayaan Indonesia adalah ciri khas Indonesia dan kebudayaan ini perlu dilestarikan. pengaruh budaya asing sangat kuat mencoba untuk memasuki kebudayaan Indonesia. Aspek Sosial Budaya Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Dalam era globalisasi ini. perkakas. sehingga tidak ada yang merasa dirugikan. yang kemudian disebut sebagai superorganic. bahasa. dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan yaitu sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain. Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya. dan karya seni Bahasa. pakaian. Melville J. sehingga dalam kehidupan sehari-hari. merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Dengan era globalisasi memungkinkan bangsa Indonesia beralih meninggalkan kebudayaan sendiri. bangunan. 120 . adat istiadat. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri.

Aspek Pertahanan Keamanan Pertahanan Negara adalah segenap usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan RI dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Hakikat pertahanan negara adalah segala upaya pertahanan bersifat semesta yang penyelenggaraannya didasarkan pada kesadaran atas hak dan kewajiban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri. Pertahanan negara dilakukan oleh pemerintah dan dipersiapkan secara dini dengan sistem pertahanan negara. Pertahanan nasional merupakan kekuatan bersama (sipil dan militer) diselenggarakan oleh suatu Negara untuk menjamin integritas wilayahnya, perlindungan dari orang dan/atau menjaga kepentingan-kepentingannya. Pertahanan nasional dikelola oleh Departemen Pertahanan. Angkatan bersenjata disebut sebagai kekuatan pertahanan dan, di beberapa negara (misalnya Jepang), Angkatan Bela Diri. Keamanan merupakan istilah yang secara sederhana dapat dimengerti sebagai suasana "bebas dari segala bentuk ancaman bahaya, kecemasan, dan ketakutan". Dalam kajian tradisional, keamanan lebih sering ditafsirkan dalam konteks ancaman fisik (militer) yang berasal dari luar. Komponen pertahanan negara: a. Komponen utama "Komponen utama" adalah Tentara Nasional Indonesia, yang siap digunakan untuk melaksanakan tugas tugas pertahanan. b. Komponen cadangan "Komponen cadangan" (Komcad) adalah "sumber daya nasional" yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama. c. Komponen pendukung "Komponen pendukung" adalah "sumber daya nasional" yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan komponen utama dan komponen cadangan. Komponen pendukung tidak membentuk kekuatan nyata untuk perlawanan fisik.

121

"Sumber daya nasional" terdiri dari sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya buatan. Sumber daya nasional yang dapat dimobilisasi dan didemobilisasi terdiri dari sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang mencakup berbagai cadangan materiil strategis, faktor geografi dan lingkungan, sarana dan prasarana di darat, di perairan maupun di udara dengan segenap unsur perlengkapannya dengan atau tanpa modifikasi. Aspek pertahanan keamanan ini sangat erat kaitannya dengan bela negara. Rasa cinta tanah air dan rasa bela negara yang tertanam dalam diri bangsa Indonesia menumbuhkan rasa rela berkorban demi mempertahankan negara tercinta, negara Indonesia. Oleh karena itu, pembelajaran akan bela negara perlu diberikan kepada generasi penerus sedini mungkin. Serta mengenalkan sejarah bangsa kepada generasi penerus, sejarah ketika para pejuang rela mengorbankan jiwa dan raga mereka untuk mmeraih kemerdekaan dan mempertahankan negara Indonesia. Karena sesungguhnya sejarah merupakan hal yang penting yang harus selalu diingat agar tidak terjadi kesalahan serupa.

6.3.2 Aktualisasi Wawasan Kebangsaan Menghadapi Era Globalisasi Pengertian Wawasan Kebangsaan : Adapun pengertian dari wawasan kebangsaan adalah usaha meningkatkan nasionalisme dan rasa kebangsaan umat sebagai suatu bangsa berpenduduk muslim terbesar di dunia, yang bersatu dan berdaulat dalam suatu wilayah negara kesatuan Indonesia, melalui pengembangan kebudayaan dan peradaban yang sesuai dengan kepribadian nasional dan aqidah Islamiyah dalam rangka ikut berperanserta mewujudkan perdamaian yang abadi bagi dunia dan kemanusiaan. Komponen utama dari Wawasan Kebangsaan Rasa Kebangsaan : Rasa kebangsaan adalah suatu perasaan rakyat, masyarakat dan bangsa terhadap kondisi bangsa Indonesia dalam perjalanan hidupnya menuju cita-cita bangsa yaitu masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

122

Semangat Kebangsaan : Semangat Kebangsaan adalah perpaduan atau sinergi dari rasa kebangsaan dan paham kebangsaan. Kondisi semangat Kebangsaan atau nasionalisme suatu bangsa akan terpancar dari kualitas dan ketangguhan bangsa tersebut dalam menghadapi berbagai ancaman. Berbicara Semangat Kebangsaan, kita tidak boleh lepas dari sejarah bangsa, antara lain Peristiwa 10 Nopember 1945 di Surabaya dan Peristiwa 15 Desember 1945 di Ambarawa, dimana Semangat kebangsaan diwujudkan dalam semboyan “Merdeka atau Mati”. Kita tahu kondisi bangsa yang pluralisme atau kebhinekaan memerlukan suatu pengelolaan yang baik, sehingga tidak menjadi ancaman bagi keutuhan dan kesatuan bangsa. Dan rasa kesetiakawanan sosial akan mempertebal semangat kebangsaan suatu bangsa. Kesetiakawanan sosial, mengandung makna adanya rasa satu nasib dan sepenanggungan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hadirnya rasa kepedulian terhadap sesama anak bangsa bagi mereka yang mengalami kesulitan akan mewujudkan suatu rasa kebersamaan sesama bangsa. Kita sebagai Warga Negara harus dapat menumbuh kembangkan terus pengertian Wawasan Kebangsaan sebagai alat pemersatu bangsa dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah rakyat, walaupun latar belakang suku, agama, ras dan adat istiadat yang berbeda. hayati dan pahami secara utuh tentang butir-butir dari Wawasan Kebangsaan yaitu; rasa kebangsaan, paham kebangsaan dan semangat kebangsaan yang merupakan jiwa bangsa Indonesia dan pendorong tercapainya cita-cita bangsa. dapat dijadikan sumber motivasi dalam mempersatukan bangsa sehingga terhindar dari diisintegrasi bangsa. Kita semua mengharapkan bahwa kebersamaan dan kesetaraan serta persatuan dan kesatuan bangsa segera terwujud, demi tercapainya cita-cita bangsa. Dan untuk menghadapi era globalisasi ini kita sebagai Warga Negara harus bersatu untuk mempertahankan apa yang sudah ada sekarang agar tidak hilang dan mengembangkan segala sesuatunya agar Indonesia dapat bertahan serta kuat menghadapi era globalisasi.

123

ibarat sebuah meja. itupun kondisinya sudah agak bengkok. politik dan TNI. menyebabkan jumlah penduduk miskin semakin bertambah. ketiga pilar tersebut adalah : 1)Kondisi ekonomi kita yang serba sulit sebagai dampak dari krisis ekonomi yang berkepanjangan.6. Mereka antara lain berusaha menggagalkan tekad TNI memerangi 124 . karena sampai saat ini TNI masih mampu melaksanakan tugas pokoknya. budaya. tiga dari empat pilar sudah patah dan satu pilar lainnya sudah bengkok. menjaga kedaulatan NKRI dan melindungi bangsa Indonesia. 2) Kondisi budaya dengan dampak dari Globalisasi yang kebablasan telah memunculkan berbagai bentuk sikap yang mengarah kepada tindakan kekerasan atau main hakim sendiri serta tindakan yang tidak berperikemanusiaan. TNI bertekad selalu konsisten memegang komitmen kebangsaan untuk menjaga keutuhan NKRI. 4) Sedangkan TNI masih utuh. TNI dikatakan masih utuh. walaupun TNI terus menerus diuji dan dirongrong oleh berbagai kelompok kepentingan. karena begitu berat beban yang diemban dan ada pihak yang memang ingin menghancurkannya.4 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Guna Menghadapi Era globalisasi Dalam Rangka Ketahanan Nasional Kondisi Wawasan Kebangsaan pada diri anak bangsa sekarang ini telah pudar dan hampir pada jurang kehancuran. yaitu menjaga keutuhan NKRI. lapangan kerja sangat kurang dan jumlah pengangguran semakin meningkat serta kesenjangan ekonomi semakin lebar. Para elit politik lebih mempertahankan argumentasinya sendiri-sendiri dan bertahan pada kebenaran masing-masing. 3) Kesadaran politik masyarakat yang menyedihkan karena syarat dengan pemenuhan ambisi pribadi atau kelompok. ikatan nilai-nilai kebangsaan yang berhasil mempersatukan bangsa sudah longgar. Bangsa Indonesia yang ditopang oleh empat filar kekuatan nasional yakni ekonomi.

ekonomi. Upaya-upaya yang telah dikembangkan tadi menumbuhkan suatu peluang yang sangat berarti bagi kemantapan bangsa Indonesia dalam berfikir ke depan. harus terus dan lebih 125 . untuk mengembangkan metoda berfikir koprehensif integral dan kesadaran berbangsa dan bernegara. pembinaan pendidikan kewiraan. akan melahirkan efek tangkal terhadap pengaruh ideologi. agar orang bisa memberikan kontribusi kebangsaan kepada kehidupan berbangsa dan bernegara secara bersama-sama. Manajemen dan pengelolaan sistim pendayagunaan peningkatan wawasan kebangsaan generasi muda adalah upaya koordinasi upaya yang bertumpu pada kemampuan.kelompok separatis / penghianat negara di berbagai daerah konflik. serta memaksimalkan segenap daya dan kreativitas. Dalam iklim sekarang ini Wawasan kebangsaan yang cenderung memudar yang terjadi pada generasi muda dan masyarakat. Dengan demikian diharapkan melalui pembinaan yang berdaya guna dan berhasil guna. Upaya Peningkatan Wawasan Kebangsaan: Dephan dan Lemhanas bekerja sama dengan Depdiknas telah melakukan berbagai upaya di bidang pendidikan baik jalur sekolah maupun non sekolah. politik. karena karya generasi muda pada tatanan ini bukan sebagai sistim robot yang berbuat tanpa dasar pemikiran diantaranya sebagai berikut : b. pemasyarakatan Bela Negara melalui jalur pendidikan luar sekolah dan sebagainya. bakat dan kodrat manusia yang harus dibangkitkan dan diaktifkan cara-cara sebagai berikut : c. Komulasi karya individual dan karya kolektif yang ada pada generasi muda itu cenderung pada hakekatnya perlu dipertimbangkan dan dihargai. selaras dan seimbang agar dapat menjawab tantangan masa depan bangsa diantaranya : a. yaitu makin tumbuhnya kesadaran bahwa masalah peningkatan pendidikan wawasan kebangsaan generasi muda dan nilai budaya bangsa harus dikembang tumbuhkan secara terpadu. serasi. Organisasi peningkatan wawasan kebangsaan generasi muda yang dibentuk harus bisa memberikan kesempatan kepada setiap warga untuk berkembang dan merealisasikan diri. sosial budaya dan pertahanan negara.

c) Terciptanya semangat kebangsaan dan Nasionalisme bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman yang timbul. c) Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya semangat kebangsaan dan kecintaan kepada Ngara Kesatuan Republik Indonesia.ditonjolkan didalam menumbuh kembangkan pada wawasan kebangsaan. a) Terwujudnya warga negara yang rela berkorban untuk bangsa dan negara. b) Tumbuhnya rasa kebangsaan disetiap warga negara sehingga mencintai bangsa dan negara serta wilayah Nasionalnya. e) Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan wilayah dan lingkungan tempat tinggal sebagai bagian dari ketahanan Nasional. 126 . 3) Kesadaran bela negara dan cinta tanah air. 2) Wawasan kebangsaan. b) Terwujudnya kesadaran bela negara dilingkungan masyarakat untuk kepentingan sistim pertahanan semesta. b) Meningkatkan paham kebangsaan bagi bangsa Indonesia agar tercipta suatu pemahaman yang sama terhadap bangsa dan negara yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. d) Tumbuhnya sikap cinta tanah air sehingga mencintai wilayah Nasionalnya dan selalu siap membela tanah air Indonesia dari segala bentuk ancaman. persatuan dan kesatuan diawali dari lapisan atas sampai lapisan masyarakat yang paling bawah. a) Terciptanya kondisi wawasan kebangsaan Indonesia yang merupakan ikatan kebersamaan dalam mempersatukan bangsa. sehingga peningkatan wawasan kebangsaan yang dikehendaki dapat terwujud diantaranya dengan memperkokoh dan mengembangkan : 1) Kesadaran berbangsa dan bernegara. a) Terwujudnya kesadaran berbangsa dilingkungan masyarakat untuk kepentingan penyelenggaraan Sstim Prtahanan Semesta. c) Terbinanya semangat perlawanan rakyat di lingkungan masyarakat untuk selalu rela berkorban bagi kepentingan bangsa dan negara. sehingga pada saatnya siap mempertaruhkan jiwa dan raganya bagi kepentingan bangsa dan negara.

aspek politik. Budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satu kesatuan dengan corak ragam budaya yang menggambarkan kekayaan budaya bangsa. yaitu aspek ideologi. dapat di wujudkan dengan kelima aspek tersebut. aspek ekonomi. perkembangan era globalisasi. Menurut metode penyampaian a. 127 . Keteladanan. yang terdiri dari media elektronik dan media cetak 2. Integrasi. atau kepercayaan.serta golongan berdasarkan status sosialnya. aspek sosial budaya. Kesadaran dari warga negara pun mendukung untuk menjadikan negara ini lebih maju. Implementasi ini juga akan menciptakan kehidupan masyarakat dan bangsa yang rukun dan bersatu tanpa membedakan suku. Menurut sifat atau cara penyampaian a.Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan sosial budaya akan menciptakan sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui segala bentuk perbedaan sebagai kenyataan hidup sekaligus karunia Tuhan. Budaya Indonesia tidak menolak nilai-nilai budaya asing asalkan tidak bertentangan dengan nilai budaya bangsa sendiri dan hasilnya dapat dinikmati. serta kuat terhadap segala aspek. Edukasi c. Langsung yang terdiri dari ceramah. diskusi. Tidak langsung. Kesadaran dari warga negara untuk membuat negara ini lebih maju. Jika kelima aspek tersebut dapat dilaksanakan dengan baik. berkembang. dialog. tatap muka b. d. b. disamping implementasi dapat dilakukan dengan cara berikut: 1. Komunikasi. seharusnya Indonesia dapat menjadi negara maju. agama. Dengan didukung kelima aspek tersebut. dan aspek pertahanan keamanan. Wawasan Nusantara sebagai wawasan nasional merupakan suatu bentuk nyata dalam ketahanan nasional. Perwujudan wawasan nusantara memperkokoh ketahanan nasioanal dalam pembangunan. asal usul daerah. Untuk mempercepat tercapainya tujuan wawasan Nusantara. maka perwujudan wawasan nusantara dapat memperkokoh ketahanan nasional dalam menghadapi era globalisasi.

bangsa di seluruh dunia. mempertahankan. pemasyarakatan Bela Negara melalui jalur pendidikan luar sekolah dan sebagainya. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan. serasi.BAB VII PENUTUP 7. dan semangat kebangsaan antara lain: 128 . kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa. Upaya untuk meningkatkan wawasan kebangsaan adalah dengan cara mengembangkan metoda berfikir koprehensif integral dan kesadaran berbangsa dan bernegara. mengembangkan dan mencapai cita-cita bangsa indonesia sesuai dengan UUD 1945. yaitu makin tumbuhnya kesadaran bahwa masalah peningkatan pendidikan wawasan kebangsaan generasi muda dan nilai budaya bangsa harus dikembang tumbuhkan secara terpadu. rasa kebangsaan. selaras dan seimbang agar dapat menjawab tantangan masa depan bangsa 7.2 Saran Berdasarkan kesimpulan di atas. Upaya-upaya yang telah dikembangkan tadi menumbuhkan suatu peluang yang sangat berarti bagi kemantapan bangsa Indonesia dalam berfikir ke depan. ada beberapa saran yang dapat diberikan guna mewujudkan upaya pembinaan masyarakat dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai pancasila yang meliputi paham kebangsaan. pembinaan pendidikan kewiraan.1 Kesimpulan Globalisasi adalah suatu proses tatananmasyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu Negara termasuk Indonesia. Dimana wawasan nusantara adalah merupakan dasar atau pedoman bagi seluruh warga negara indonesia untuk mewujudkan suatu ketahanan nasional yang kuat dan tangguh guna menjaga.

di seluruh lembaga pendidikan. baik formal maupun non formal. bangsa dan Negara bahkan selalu siap dalam usaha bela negara. Untuk itu para tokoh tersebut harus mempunyai komitmen untuk selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan dengan mengeyampingkan pemikiran sempit yang menguntungkan hanya sekelompok orang. agar lebih tertanam rasa cinta tanah air. Perlunya pengamalanPancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari melalui penataran atau sertifikasi Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). Untuk meningkatkan wawasan kebangsaan bagi segenap komponen bangsa diperlukan perhatian dan penanganan pihak-pihak terkait secara integratif . Peran para elit pemerintah. untuk itu perlu diwujudkan dengan adanya suatu wadah atau lembaga untuk menangani masalah wawasan kebangsaan serta perlunya buku pedoman nasional yang dapat digunakan baik dalam pendidikan formal maupun nonformal.a. 129 . c. elit politik dan tokoh masyarakat LSM serta media massa sangat diperlukan untuk meningkatkan Wawasan Kebangsaan. b.

com/2013/05/menjaga-ketahanannasional.html. Jakarta: Program Studi Pengkajian Ketahanan Nasional Universitas Indonesia. diakses 13 juni 2013 130 .html. dkk.DAFTAR RUJUKAN http://edukasi.blogspot.html.blogspot.com/2012/02/24/peran-pemuda-dalamketahanan-nasional/. S. diakses 13 juni 2013 http://ekonomi.html.kompasiana. 2003. Wan.wordpress.IP Mahasiswa Kajian Pengembangan Kepemimpinan. diakses 11 juni 2013 Usman.com/2013/05/upaya-menjaga-ketahanannasional. Daya Tahan Bangsa.blogspot. diakses 12 juni 2013 http://merliastarina.com/2011/04/pendidikan-kewarganegaraanaktualisasi.kompasiana.com/2013/04/14/ketahanan-nasional546126. diakses 12 juni 2013 http://adityayume. Prodi Kajian Ketahanan Nasional. diakses 12 juni 2013 http://ragilmujiyanto. Khikmatul Islah.com/bisnis/2013/04/10/ketahanan-nasional-diera-globalisasi-550145. Pascasarjana UI 2011 http://islahzone.html.