MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN INDONESIA GUNA MENGHADAPI ERA GLOBALISASI DALAM RANGKA KETAHANAN NASIONAL

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Umum
Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan, demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri. Secara singkat wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa tentang diri dan lingkungannya berdasarkan cita-cita dan tujuan nasionalnya, atau dengan kata lain wawasan kebangsaan merupakan pokok-pokok pikiran tentang cita-cita dan tujuan nasional suatu bangsa. Wawasan kebangsaan Indonesia lahir dari kesadaran segenap masyarakat untuk bersatu memperjuangkan kemerdekaan, kesejahteraan, dan kedamaian bangsa Indonesia. Sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia yang majemuk dan wilayahnya berupa kepulauan yang terletak di wilayah Asia Tenggara. Wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif, wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum. Wawasan kebangsaan bertujuan menghidupkan kembali semangat kebangsaan, mendorong terwujudnya hidup yang harmonis, menjaga keutuhan bangsa serta mendorong pencapaian cita-cita tujuan nasional. Namun saat ini kesadaran berbangsa kian memudar, gerakan reformasi 1998 disatu sisi memberikan perubahan pada beberapa dimensi, tetapi disisi yang lain gerakan reformasi belum bisa memperbaiki krisis akan nasionalisme dan komitmen kebangsaan yang semakin hari mengarah kepada jurang degradasi. Akibatnya banyak hal yang dilakukan oleh rakyat Indonesia dengan maksud dan tujuan memperbaiki sosial ekonomi mereaka tanpa

1

memperhatikan nilai, norma dan konsepsi dan semangat wawasan kebangsaan yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Disamping itu, degradasi sangat berdampak pada krisis kesatuan dan persatuan, oleh karena itu banyak terjadi berbagai konflik yang berdimensi agama, etnis, ras dan yang lainnya yang secara nyata mengangncam keutuhan wilayah NKRI. Hal itu terjadi karena wawasan kebangsaan yang tidak dijadikan spirit utuk membangun dan memajukan bangsa saat ini, sehingga krisis tersebut belum menunjukan tandatanda kapan akan berakhir. Menyikapi situasi dan kondisi yang terjadi, maka dibentuklah makalah Wawasan Kebangsaan ini yang mempunyai maksud dan tujuan untuk menumbuhkan dan menguatkan semangat wawasan kebangsaan

1.2 Maksud dan Tujuan Memberikan tambahan pengetahuan terhadap para pembaca tentang wawasan nusantara yang mencakup wawasan kebangsaan dalam menghadapi era globalisasi dalam rangka ketahanan Nasional

1.3 Ruang Lingkup Ruang lingkup yang akan dibahas di dalam makalah ini, meliputi wawasan Nusantara yang mencakup wawasan kebangsaan Indonesia secara Nasional. Dimana wawasan kebangsaan tersebut dapat memeperkuat rasa cinta terhadap Tanah Air sebagai bentuk ketahanan Nasional untuk menghadapi era globalisasi saat ini.

1.4 Metode dan Pendekatan
Metode yang digunakan di dalam pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut. a. Library Resources adalah metode penggunaan berbagai macam sumber buku yang berkaitan dengan wawasan nusantara, wawasan kebangsaan, era globalisasi serta ketahanan nasional.

2

b. Web Resources adalah metode penggunaan berbagai macam sumber informasi melalui media internet yang berkaitan dengan wawasan nusantara, wawwasan kebangsaan, era global, serta ketahanan nasional. Kemudian pendekatan yang digunakan adalah pendekatan komprehensif integral, yaitu sebuah pendekatan yang menganalisa suatu masalah dari berbagai aspek yang ada, seperti pendidikan, budaya, sosial, ekonomi, politik.

1.5 Sistematika
Sistematika penulisan makalah ini adalah sebagai berikut. Tata urut tiap Bab di dalam makalh ini. Bab I Pendahuluan 1.1 Umum 1.2 Maksud dan Tujuan 1.3 Ruang Lingkup 1.4 Metode dan pendekatan 1.5 Pengertian Bab II LandasanPemikiran 2.1 Umum 2.2 Landasan Idiil Pancasila 2.3 Landasan Konstitusional UUD 1945 2.4 Landasan Wawasan Nusantara 2.5 Landasan Konstutisional Ketahanan Nasional 2.6 Landasan Operasional Garis-garis Besar Haluan Negara Bab III KetahananNasional 3.1 Ketahanan Nasional Saat Ini 3.2 Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Nasional Saat Ini 3.3 Pengaruh Dari Ketahanan Nasional 3.4 Solusi Terhadap Ketahanan Nasional 3.5 Cara Menjaga Ketahanan Nasional Bab IV Wawasankebangsaan Indonesia 4.1 Pengertian Wawasan Kebangsaan Indonesia 4.2 Tujuan Wawasan Kebangsaan Indonesia 4.3 Perkembangan Wawasan Kebangsaan Indonesia

3

Mengingat hal tersebut dapat membuat kita semakin mencintai tanah air. sangat mudah terpengaruh oleh era global ini. Dimana wawasan Nusantara mencakup wawasan kebangsaan Indonesia. sangatlah penting.2 Hubungan Wawasan Nusantara dengan Ketahanan Nasional 6.5 Cara meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia 4.4 Dampak Positif dan Negatif Wawasan Kebangsaan Indonesia 4. Bangsa Indonesia beserta para generasi muda yang ada. sosial. ekonomi. politik. c. Relasi antara wawasan nusantara itu sendiri.1 Pengaruh Globalisasi terhadap Ketahanan Nasional 6. Sayangnya. mengetahui dan memehami serta melakukan poin. adalah sebuah wawasan mengenai nusantara atau Indonesia. pendidikan.3 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia Dalam Rangka Menghadapi Era Globalisasi 6. Termasuk terpengaruh dengan berbagai aspek yang ada di dalamnya.5 Pengaruh Wawasan Kebangsaan Indonesia dalam Ketahanan Nasional Bab V Era-Globlasisasi 5.6 Pengertian a. bangsa kita. b.1 Pengertian era-globalisasi 5.2 Dampak positif era-globalisasi 5. pendidikan. Mengenal. Era Globalisasi adalah era dimana banyaknya alur pertukaran dan pengadpatasian budaya.3 Dampak negatife era-globalisasi 5. Wawasannusantara.4.4 Harapan atas terwujudnya konsepsi globalisasi Bab VI Korelasi Antara Wawasan Kebangsaan Di Era Globalisasi Dalam Lingkup Ketahanan Nasional 6. dengan era global adalah Wawasan Nusantara ayang mencakup wawasan kebangsaan dapat menjadi benteng 4 .poin yang terdapat di dalam wawasan nusantara sebagai wawsan kebangsaanNegara Indonesia. dan terutama kebangsaan serta gaya hidup.4 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Guna Menghadapi Era globalisasi Dalam Rangka Ketahanan Nasional 1.

Sehingga bangsa kita tetap memiliki identitasnya sebagai bangsa yang bersatu untuk menghadapi era global. karena potensinya yang besar dilihat dari wilayahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak.Timur yang pernah menyatakan dirinya berintegrasi dengan Indonesia.atau ketahanan Nasional bagi Bangsa Indonesia dalam hal berbagai aspek. Meski demikian. Kenyataannya ancaman datang tidak hanya dari luar. PRRI Permesta dan juga gerakan sparatis di Timor. Ancaman sparatis dewasa ini ditunjukan dengan banyaknya wilayah atau propinsi di Indonesia yang menginginkan dirinya merdeka lepas dari Indonesia seperti Aceh. tetapi juga dari dalam. Dorongan kesadaran bangsa yang dipengaruhi kondisi dan letak geografis dengan dihadapkan pada lingkungan dunia yang serba berubah akan memberikan motivasi dlam menciptakan suasana damai. BAB II LANDASAN PEMIKIRAN 2. Beberapa ancaman dalam dan luar negeri telah dapat diatasi bangsa Indonesia dengan adadnya tekad bersama-sama menggalang kesatuan dan kecintaan bangsa. bangsa Indonesia memegang satu komitmen bersama untuk tegaknya negara kesatuan Indonesia. RMS (Republik Maluku Selatan). meskipun akhirnya kenyataan politik menyebabkan lepasnya kembali daerah tersebut. Sudah sejak lama Indonesia menjadi incaran banyak negara atau bangsa lain. ancaman dan gangguan dari dalam juga timbul. dan beberapa daerah lain begitu pila beberapa aksi provokasi yang mengganggu kestabilan kehidupan sampai terjadinya berbagai 5 . Terbukti. Irian Jaya. dari yang bersifat kegiatan fisik sampai yang idiologis. Riau.1 Umum Terbentuknya negara Indonesia dilatar belakangi oleh perjuangan seluruh bangsa. Berbagai pemberontakan PKI. setelah perjuangan bangsa tercapai dengan terbentuknya NKRI.

Bangsa Indonesia telah berusaha menghadapi semua ini dengan semangat persatuan dan keutuhan.2 Landasan Idiologi Suatu bangsa mutlak perlu memiliki suatu dasar Negara. sebab dasar Negara merupakan rambu bagi arah suatu pemerintahan agar sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan. Ketahanan nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman. maka tidak dapat tidak. hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar. tetapi sekaligus juga telah menjadi tujuan kehidupan berbangsa dan bernegara. kemudian. 2. Sehingga. meskipun demikian gangguan dan ancaman akan terus ada selama perjalanan bangsa. maka cita-cita kemerdekaan Indonesia adalah mewujudkan suatu masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. tantangan. dapat 6 . UUD 45. dan Wawasan nusantara. maka diperlukan kondisi dinamis bangsa yang dapat mengantisipasi keadaan apapun terjadi dinegara ini. identitas. Pancasila bukan saja sebagai dasar negara.kerusuhan yang diwarnai nuansa etnis dan agama dan gangguan dari luar adalah gangguan dari negara lain yang ingin menguasai pulau-pulau kecil yang masih berada di didalam wilayah NKRI namun dekat dengan wilayah negara lain. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional. Dengan demikian. secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas. Dengan dasar Negara Pancasila dan tujuan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Sejalan dengan Mukadimah Undang-undang Dasar 1945. Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh berlandaskan Pancasila. pedoman atau caracara guna mencapai tujuan tersebut juga harus Pancasila.

dan kepribadian bangsa Indonesia adalah 3. Adanya realita semacam ini. dan pegangan dalam Indonesia dalam mengatur sikap dan tingkah laku manusia kehidupanbermasyarakat. Pancasila. penuntun. maka dasar negara dasar negara yang Pancasila. dan menentukan eksistensi bangsa Indonesia. Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia: Hal ini berarti bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasiladipergunakan sebagai petunjuk. dari (dasar) Pancasila dengan (pedoman) Pancasila untuk Pancasila. atau tidak terpenuhi. Ciri-ciri khas inilah yang dimaksud dengan kepribadian. juga bukan demokrasi. tetapi juga mempunyai arti dan fungsi yang semakin banyak lagi. bangsa Indonesia disemangati 2. tingkah laku dan amal perbuatan bangsa Indonesia mempunyai ciri-ciri khas yang dapat membedakan dengan bangsa lain. Oleh sebab itu. Pancasila adalah kepribadian bangsa Indonesia: Hal ini berarti bahwa sikap mental. Jika salah satu komponen ini tidak terpenuhi. maka itu berarti sudah tidak demokratis lagi.dikatakan. menunjukkan bahwa arti dan fungsi Pancasila bukan saja menjadi dasar negara. Seperti halnya demokrasi: dari rakyat. Jika salah satu komnponen ini diganti. Segala aktivitas oleh Pancasila. Pancasila adalah falsafah hidup bangsa Indonesia: 7 . dengan dasar Pancasila harus berpedoman Pancasila dan harus bertujuan masyarakat yang Pancasila juga. Apalagi jika bukan dari rakyat – oleh rakyat – untuk rakyat sekalipun. Pancasila adalah jiwa bangsa Indonesia Hal ini berarti bahwa Pancasila melekat erat pada kehidupan bangsa Indonesia. 4. maka tujuan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila tidak mungkin dapat terwujud. Jika hal itu tidak terpenuhi. berbangsa dan bernegara. juga bukan demokrasi. Sebagai contoh: dari rakyat – bukan oleh rakyat –untuk rakyat maka bukan demokrasi lagi.oleh rakyat – untuk rakyat. Atau: dari rakyat – oleh rakyat – tetapi bukan untuk rakyat. Kedudukan dan fungsi Pancasila dapat menjadi: 1. pedoman yang Pancasila dan tujuan yang Pancasila juga tidak mungkin terwujud.

atau 6. Sophia berarti wisdom. Falsafah berarti pula pandangan hidup. Pancasila dalam pengertian ini disebut dalam Pembukaan UUD 1945. Kita semua tersebut dipertahankan terus oleh negara dan bangsa mempunyai janji untuk melaksanakan. 5. Jadi weltanschauung berarti pandangan dunia atau pandangan falsafah hidup atau philoshopischegrondslag (dasar filsafat). 8 . Pancasila adalah dasar Negara Repbuplik Indonesia: Hal ini berarti bahwa Pancasila dipergunakan sebagai dasar dan pedoman dalam mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan negara. Dengan demikian. Pancasila dan tidak boleh bertentangan dengan jiwa Pancasila. falsafah berarti sebagai falsafah hidup kebijaksanaan atau kebenaran. Isi perundang-undangan di Indonesia harus dan tujuan dari semua berdasarkan. Pancasila bangsa Indonesia mempunyai arti bahwa. Perjanjian luhur Indonesia. Welt berarti dunia. Pancasila sebagai weltanshauung bangsa Indonesia atau sebagai philosophische grondslag bangsa Indonesia: Kata-kata ini diucapkan oleh Ir. Jadi mencintai kebenaran. Dalam kamus weltanschauung diberi arti conception of the world. Philos atau philein berarti to love (mencintai atau mencari). pegangan hidup. sikap hidup. Pancasila adalah perjanjian luhur rakyat Indonesia: Hal ini berarti bahwa Pancasila telah disepakati dan disetujui oleh rakyat Indonesia melalui perdebatan dan tukar pikiran baik dalam sidang BPUPKI maupun PPKI oleh para pendiri negara. 7. Pancasila oleh bangsa Indonesia diyakini benar-benar memiliki kebenaran. atau tuntunan hidup. philosophy of life. Jerman-Inggris anshauung berarti pandangan. mempertahankan serta tunduk pada azas Pancasila. secara harafiah.Falsafah berasal dari kata Yunan “philosophia”. idup. Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945 di muka sidang BPUPKI.

Apakah itu perbedaan bahasa (daerah). juga menunjukkan adanya pemahaman bahwa perbedaan itu suatu realita yang tidak mungkin dihilangkan oleh manusia. bahkan juga agama. (GBHN). Artinya. sangat mengerti dan sekaligus juga sangat menghormati perbedaan yang ada di dalam masyarakat Indonesia. bahwa bangsa Indonesia memiliki perbedaanperbedaan. Disebutnya sila Persatuan Indonesia sekaligus juga menunjukkan. bahwa para pemimpin bangsa. Mereka juga menyadari bahwa perbedaan sangat potensial menimbulkan perpecahan bangsa. bahwa Pancasila sangat menekankan dan menjunjung tinggi persatuan bangsa. jalan keluarnya tidak dapat tidak adalah menjadikan perbedaan yang ada sebagai suatu kekayaan yang justru harus dijunjung tinggi dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi. dan bukan kepentingan yang lebih kecil. Menyikapi realita semacam ini. golongan maupun daerah. bahwa Pancasila juga menjadi alat pemersatu bangsa. Dalam wacana nasional maka barometer yang harus dijunjung tinggi adalah kepentingan nasional. di negara manapun juga dan di bangsa manapun juga. Hal ini berarti. golongan kepentingan. Perbedaan sesungguhnya adalah suatu hikmah yang harus disukuri. Artinya.Pancasila sebagai Pemersatu BangsaSila ketiga Pancasila. yakni Sila Persatuan Indonesia. Pencantuman Sila Persatuan bagi bangsa Indonesia selain menyadari pentingnya persatuan bagi kelangsungan hidup bangsa. dan oleh sebab itu mereka juga sangat menyadari pentingnya persatuan bagi bangsa Indonesia. politik. salah satunya adalah: Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa. dan bukan sesuatu yang harus diingkari. Perbedaan adalah juga kodrati yang ada di mana-mana. bahwa landasan idiil GBHN Arti dan fungsi Pancasila sebenarnya masih banyak lagi.budaya. terutama mereka yang terlibat dalam penyusunan dasar negara. Hal ini berarti. lebih 9 . suku bangsa. Apalagi harus dihilangkan dari muka bumi ini. Pancasila adalah landasan idiil: Kalimat ini terdapat dalam ketetapan MPR mengenai Garis-garis Besar Haluan Negara adalah Pancasila.8.

Dengan kesadaran semacam ini. melainkan diperoleh dari hasil perjuangan pergerakan bangsa Indonesia melalui pengorbanan jiwa dan raga. Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 bukanlah merupakan hadiah. ataupun yang lebih sempit. maka terlihat jelas bahwa persatuan bangsa sesungguhnya nilai luhur yang seharusnya dijunjung tinggi oleh semua umat manusia. Kerjsama butuh persatuan. perpecahan atau pertikaian justru akan menghancurkan umat manusia itu sendiri. Bangsa Indonesia senantiasa akan berjuang untuk mencegah maupun melawan segala macam dan bentuk usaha usaha ataupun perilaku yang menjurus pada penjajahan. 2. Dari penjelasan ini. 2.Oleh karena itulah bangsa Indonesia menempatkan kemerdekaan sebagai kehormatan bangsa yang harus tetap dijaga dan dipertahankan sepanjang masa. Karena pada hakekatnya semua bangsa.rendah. dan persatuan butuh perdamaian. UUD 1945 memberikan landasan serta tujuan dalam pengembangan sistem serta penyelenggaraan pertahanan Negara. UUD 1945 mereaksikan sikap bangsa Indonesia yang menentang segala macam bentuk penjajahan. kita semakin tahu dan sadar. Seloka Bhineka tunggal Ika memang sangat tepat untuk direnungkan kembali esensi dan kebenaran yang terkandung di dalamnya.3 Landasan Konstitusional UUD 1945 Landasan Konstitusional.4 Landasan Visional Wawasan Nusantara 10 . Oleh sebab itu perpecahan sebagai lawan dari persatuan mutlak perlu dihindari dan disingkirkan dari kehidupan bermasyarakat. semua manusia memerlukan persatuan dan kerjasama di antara umat manusia. Undang Undang Dasar 1945 adalah sumber dari hukum yang berlaku di Indonesia. oleh karena itu UUD 1945 dijadikan landasan konstitusional sesuai dengan fungsi dan kedudukannya. berbangsadan bernegara. bahwa Sila Persatuan Indonesia sangat tepat dicantumkan dalam dasar negara. mengingat kebenaran dan kebutuhan yang dihadapi oleh seluruh umat manusia. Karena pada hakekatnya.

yaitu merupakan kondisi dinamis yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kemampuan sebagai konsepsi nasional. keuletan. hambatan dan gangguan.6 Landasan Operasional GBHN GBHN adalah sebagi landasan wawasan operasional dalam wawasan nusantara.5 Landasan Konsepsional Ketahanan Nasional Ketahanan nasional. Agar dapat mengatasinya. dan daya tahan yang dinamakan ketahanan nasional. Indonesia tersusun dari gugusan kepulauan Nusantara beserta segenap isinya sebagai suatu kesatuan serta sarana untuk membangun dan menata diri menjadi bangsa yang berdaya saing tinggi. 11 . 2. Dalam upaya mencapai cita-cita dan tujuan nasionalnya. 2. Wawasan Nusantara adalah bagaimana cara pandang bangsa Indonesia tentang diri serta lingkungannya sebagai satu kesatuan yang utuh. yang dikukuhkan MPR dalam ketetapan Nomor : IV/MPR/1973 pada tanggal 22 Maret 1973. basngsa indonesia harus memiliki kemampuan. Hal tersebut mengandung arti bahwa setiap ancaman terhadap sebagian ataupun seluruh wilayah Indonesia merupakan ancaman terhadap kedaulatan Nasional yang harus dihadapi bersama.Landasan Visional. berkedudukan sebagai landasan konsepsional. tantangan. bangsa Indonesia mengahadapi berbagai ancaman.

kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. Cara agar dapat menghadapi ancaman-ancaman tersebut. Ancaman di dalam negeri Contohnya adalah pemeberontakan dan subversi yang berasal atau terbentuk dari masyarakat indonesia. identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. 2. dan daya tahan yang dinamakan ketahanan nasional. Dalam perjuangan mencapai cita-cita/tujuan nasionalnya bangsa Indonesia tidak terhindar dari berbagai ancaman-ancaman yang kadangkadang membahayakan keselamatannya. hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. keuletan. Ancama dari luar negeri Contohnya adalah infiltrasi. 12 . bangsa Indonesia harus memiliki kemampuan.BAB III KETAHANAN NASIONAL 3. Bentuk-bentuk ancaman menurut doktrin hankamnas (catur dharma eka karma) : 1. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas. subversi dan intervensi dari kekuatan kolonialisme dan imperialisme serta invasi dari darat. udara dan laut oleh musuh dari luar negri.1 Ketahanan Nasional Saat Ini Pengertian ketahanan nasional adalah kondisi dinamika. yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan.

Ketahanan Nasional baru dikenal sejak permulaan tahun 60 an. yang didalamnya terkandung keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional.Ancaman yang dihadapi juga tidak sama. Sejak mulai dengan membahas masalah ketahanan nasional sampai sekarang. Untuk mengetahui ketahanan nasional. Istilah ketahanan nasional pada waktu itu dipakai dalam rangka pembahasan masalah pembinaan teritorial atau masalah pertahanan keamanan pada umumnya. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamik yang dimiliki suatu bangsa. tantangan. Karena itu ketahanan nasional harus selalu dibina dan ditingkatkan. Pada saat itu istilah itu belum diberi definisi tertentu. 13 . Dapat dikatakan bahwa istilah itu telah menjadi milik nasional. keberadaan. yang disebut dalam konsep 1968 adalah sebagai berikut : Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan kita dalam menghadapi segala kekuatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara dan bangsa Indonesia. berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. Dan inilah yang disebut dengan sifat dinamika pada ketahanan nasional. Kekuatan ini diperlukan untuk mengatasi segala macam ancaman. Dewasa ini istilah ketahanan nasional sudah dikenal diseluruh Indonesia. sebelumnya kita sudah tau arti dari wawasan nusantara. sesuai dengan kondisi serta ancaman yang akan dihadapi. hambatan dan gangguan yang langsung atau tidak langsung akan membahayakan kesatuan. baik jenisnya maupun besarnya. Disamping itu belum pula disusun konsepsi yang lengkap menyeluruh tentang ketahanan nasional. Bisa jadi ancaman-ancaman tersebut dari dalam ataupun dari luar. telah dihasilkan tiga konsepsi. Pengertian atau devenisi pertama Lemhanas. Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dan kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat.

sebagai gantinya dirumuskan apa yang dimaksud kan dengan istilah ketahanan nasional. Pembinaan ketahanan nasional kita dilakukan di bidang : ideology. baik secara serempak maupun menurut prioritas kebutuhan kita. Perumusan 1972 bersifat universal. didalam menghadapi didalam menghadapi dan mengisi segala tantangan. Jika dahulu ketahanan nasional di identikkan dengan keuletan dan daya tahan. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamis suatu bangsa. hambatan. serta gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. 14 . terutama di Negara-negara yang sedang berkembang. berisi keuletan dan ketangguhan. Ketiga perspektif tersebut sebagai berikut : 1. politik. maka ketahanan nasional merupakan suatu kondisi dinamis yang berisikan keuletan dan ketangguhan. dalam arti bahwa rumusan tersebut dapat diterapkan dinegara-negara lain. sosial budaya serta pertahanan dan keamanan. Apabila kita bandingkan dengan yang terdahulu. Terdapat tiga perspektif atau sudut pandang terhadap konsepsi ketahanan nasional. ancaman. maka akan tampak perbedaan antara lain seperti berikut : a. Ketahanan nasional sebagai kondisi. identitas. b. yang berarti bahwa kondisi itu dapat berubah. kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan mengejar perjuangan nasional. Tidak lagi diusahakan adanya suatu devenisi. yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas.Pengertian kedua dari Lemhanas yang disebut dalam ketahanan nasional konsepsi tahun 1969 merupakan penyempurnaan dari konspsi pertama yaitu : Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan suatu bangsa yang mengandung kemampuan untuk memperkembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala ancaman baik yang datang dari luar maupun yang datang dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara Indonesia. yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional. ekonomi. c.

Contohnya. Ketahanan nasional sebagai doktrin. Ketahanan nasional merupakan salah satu konsepsi khas Indonesia yang berupa ajaran konseptual tentang pengaturan dan penyelenggaraan bernegara. Dalam hal pemikiran. Hal ini jelas-jelas melanggar ideologi atau dasar negara Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai dan hak asai manusia. Antara lain. aspek ekonomi. Dari aspek sosial budaya. Sebagai doktrin dasar nasional. baik pada saat membangun maupun memecahkan masalah kehidupan. Keadaan atau kondisi ideal demikian memungkinkan suatu negara memiliki kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga mampu menghadapi segala macam ancaman dan gangguan bagi kelangsungan hidup bangsa yang bersangkutan. Sebagai suatu pendekatan. 2. ideologi. dan penyelenggara negara menerima dan menjalankannya. Integral dalam arti pendekatan yang mencerminkan antara segala aspek / isi. Aspek ideologi. metode atau cara dalam menjalankan suatu kegiatan khususnya pembangunan negara.Perspektif ini melihat ketahanan nasional sebagai suatu penggambaran atas keadaan yang seharusnya dipenuhi. ada banyak budaya asli Indonesia yang dicuri dan diakui negara lain. ketahanan nasional menggambarkan pendekatan yang integral. Dilihat dari berbagai aspek ketahanan nasional. negara Indonesia sedang terjadi banyak kasus korupsi dimana-mana. banyak kasus di luar negeri sana seperti di Arab dan Malaysia yang merendahkan martabat TKI sebagai manusia. masyarakat. sosial budaya. pendekatan ini menggunakan pemikiran kesisteman (system thinking). Aspek politik. banyak pula kasus yang tidak sesuai dengan hukum yang berlaku. Hal ini membuat negara kita dikatakan memiliki ketahanan nasional yang kurang baik. konsep ketahanan nasional dimasukkan dalam GBHN agar setiap orang. Gayus yang bisa bebas dan ke Bali untuk menonton 15 . Kondisi ketahanan nasional Indonesia saat ini kurang baik. Ketahanan nasional sebagai sebuah pendekatan. Hal ini membuat ketahanan nasional di negara kita ini semakin kurang baik. 3. Pada aspek ekonomi. politik dan geografi.

3. baik yang datang dari luar maupun dari dalam.Upaya untuk memenuhi kebutuhan 16 .2 Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Nasional 3. maupun sehubungan dengan pemanfaatan bumi.2 Aspek Ekonomi Peranan Negara dalam system ekonomi kerakyatan sesuai dengan pasal 33 lebih ditekankan bagi segi penataan kelembagaan melalui pembuatan peraturan perundang-undangan. dan segala kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. hambatan.2. Ekonomi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan upaya manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya.1 Aspek Ideologi Ideologi adalah perangkat prinsip pengarahan (guiding principles) yang dijadikan dasar serta memberikan arah dan tujuan untuk dicapai dalam melangsungkan hidup dan kehidupan nasional suatu bangsa dan negara. ada wilayah Indonesia yang diakui milik negara lain. Ketahanan Nasional di bidang ideologi dapat diartikan sebagai kondisi dinamik suatu bangsa. yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan ideologi suatu bangsa dan negara. 3. berisi keuletan dan keteguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional. di dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. Aspek geografi.Tujuannya adalah untuk menjamin agar kemakmuran masyarakat senantiasa lebih diutamakan daripada kemakmuran orang seorang. ancaman.pertandingan. dan gangguan. uang menguasai hukum. dan agar tampuk produksi tidak jatuh ke tangan orang seorang yang memungkinkan ditindasnya rakyat banyak oleh segelintir orang yang berkuasa. perbatasan kurang di jaga dengan baik. air.Penataan itu baik menyangkut cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak.2. Ini terjadi karena lemahnya ketahanan nasional Indonesia.

hidup meliputi kegiatan produksi barang dan jasa serta mendistribusikannya kepada konsumen atau pemakai. d. e. b. efisiensi berkeadilan. modal. Ketahanan system ekonomi terhadap goncangan dari luar system ekonomi. • Ketahanan di Bidang Ekonomi Ketahanan ekonomi nasional merupakan suatu konsep yang berkaitan dengan banyak dimensi. c. c. Tingkat integritas ekonomi. Kegiatan produksi dalam perekonomian melibatkan factor-faktor produksi berupa: Tenaga kerja. 17 .dan manajemen ekonomi di negara Indonesia. berkelanjutan. sumber daya alam. Pengelolaan dan pengembangan ekonomi Indonesia didasarkan pada pasal 33 UUD 1945 sebagai berikut : a. e. teknologi. Stabilitas ekonomi. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan. d. serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional. Keunggulan kompetitif produk-produk ekonomi nasional. Kemantapan ekonomi dari segi besarnya ekonomi nasional. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Dimensi-dimensi itu meliputi : a. berwawasan lingkungan. Margin of savety dari garis kemiskinan dan tingkat pertumbuhan ekonomi. Cabang-cabang produksi yang penting bagai Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara. kemandirian. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas azas kekeluargaan. b. f. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang.

Faktor modal Modal dapat diperoleh dari tabungan. belum memiliki keterampilan teknologi yang memadai dan tingkat manajemen yang belum memenuhi harapan. • kurangnya kemampuan untuk memanfaatkan kekayaan alam dan juga. . . pendapatan ekspor dan modal asing. namun harus disertai dengan peningkatan keterampilan teknologis dan perluasan kesempatan kerja.Transmigrasi. Bumi dan sumber alam.dll • Struktur ekonomi agraris merupakan tekanan berat atas areal tanah dan lingkungan dengan konsekuensi social yang amat luas. Untuk jangka panjang perlu ditempuh penanggulangan sebagai berikut: .g.Distribusi penduduk secara ekonomi geografis.Peningkatan keterampilan teknologi. Tingkat integritas ekonomi nasional dengan ekonomi global. pajak. . • Negara yang tidak mempunyai kekayaan alam sangat tergantung kepada impor bahan baku b. c. karena persediaan tenaga kerja dan lapangan kerja yang cukup. Negara berkembang menghadapi 18 . • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketahanan di Bidang Ekonomi negara berkembang seperti Indonesia dalam pengelolaan factor produksi menjadi barang dan jasa mempunyai cirri sebagai berikut: a. reinvestasi perusahaan.Keluarga berencana. Apabila kebijaksanaan ini ditempuh maka akan menimbulkan pengangguran kelihatan atau tak kelihatan. • Bencana alam seperti banjir dan musim kering. Tenaga kerja Pertambahan penduduk yang cepat bisa menguntungkan.

kekurangan modal dan pemupukan modal dalam negeri terbatas. misalnya: Labour intensive (Padat karya) Teknologi intermediate atau teknologi Elektra. f. sehingga tidak memungkinkan adanya tabungan • Dasar tariff pajak dan aparatur pemungutan pajak masih terbatas. Prasarana atau infrastruktur 19 . Faktor teknologi Penggunaan teknologi memerlukan pertimbangan-pertimbangan. • Kemampuan investasi modal perusahaan masih kurang. -Akibat perkembangan tersebut ialah berupa kemerosotan harga bahan ekspor tradisional dan menurunkan hasil produksi Negara berkembang. -Makin tinggi kapasitas produksi dan volume ekspor Negara industri. Hubungan dengan ekonomi luar negeri Hal-hal yang harus diperhatikan oleh Negara-negara berkembang di bidang hubungan ekonomi luar negeri adalah sebagai berikut: . makin mudah keadaan tersebut dipengaruhi oleh perkembangan pasaran internasional. 4.Peningkatan produksi barang dan jasa untuk konsumsi dalam negeri dan untuk ekspor barang setengah jadi dan barang jadi. 2. Industrialisasi untuk perluasan lapangan pekerjaan. 3. e. Pembinaan permodalan bagi pengusaha golongan ekonomi lemah. Untuk mengurangi masalah ekonomi dalam bidang modal perlu ditempuh strategi pembangunan yang bertujuan: 1. misalnya disebabkan: • Pendapatan masyarakat rendah. Teknologi mutakhir atau technocratium. kerena pertumbuhan ekonomi yang tidak sama.Memberikan pendidikan keterampilan secara masal dan terarah.Melebarnya jurang pemisah antara Negara maju dengan Negara berkembang. d.

Manusia mengembangkan kebudayaan tidak lain sebagai upaua mempertahankan kelangsungan hidupnya menghadapi berbagai tantangan yang muncul dari lingkungannya untuk kemudian mewujudkan kehidupan yang lebih baik.Prasarana adalah factor utama bagi pertumbuhan dan kelangsungan ekonomi Negara. Karena itulah dapat dikatakan bahwa kebudayaan merupakan wujud tanggapan aktif manusia terhadap tantangan yang dating dari lingkungan. memiliki kebudayaan yang sama.Usaha subversip dan infiltrasi baik dalam suasana damai. apalagi dalam keadaan perang selalu menjadikan prasarana sebagai sasaran utama dari pihak lawan.2. adat. mengacu pada kondisi kebudayaan yang ada dalam masyarakat yang bersangkutan. Aspek social biasanya mengacu pada masalah struktur social dan pola hubungan social yang ada di dalamnya.Secara horizontal ditandai oleh adanya kesatuan-kesatuan berdasarkan perbedaan suku-bangsa.3 Aspek Sosial Budaya Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang secara relative mandiri hidup bersama cukup lama. 3. Pluralitas masyarakat Indonesia yang bersifat multi dimensional telah menimbulkan persoalan tentang bagaimana masyarakat Indonesia terintegrasi secara horizontal. sedangkan kalau kita bicara aspek budaya. Atas dasar itu. 20 . agama. yang mendiami suatu wilayah tertentu.Secara vertical struktur masyarakat Indonesia ditandai oleh perbedaan-perbedaan vertical antara lapisan atas dan lapisan bawah yang cukup tajam. serta perbedaan kedaerahan. maka hal tersebut akan dibicarakan dalam bahasan berikut. dan melakukan sebagian besar kegiatannya dalam kelompok tersebut. sementara sratifikasi social sebagaimana terwujud pada masyarakat Indonesia akan memberi bentuk pada integrasi. Struktur Sosial di Indonesia Struktur masyarakat Indonesia ditandai oleh dua cirinya yang bersifat unik.

3. Kebudayaan nasional merupakan identitas dan menjadi kebanggaan Indonesia. Politik di Indonesia: 1. Perkataan puncak-puncak kebudayaan itu artinya adalah kebudayaan yang diterima dan dijunjung tinggi oleh sebagian besar suku-suku bangsa di Indonesia dan memiliki persebaran di sebagian besar wilayah Indonesia. Kondisi Budaya di Indonesia Lapisan social yang berbeda membawa perbedaan perilaku kebudayaan yang diwujudkan dalam keadaan tertentu seperti bahasa yang digunakan. Kebudayaan ini tidak sama dengan kebudayaan daerah tertentu tidak sama artinya dengan penjumlahan budaya-budaya daerah di kepulauan Indonesia. kebiasaan berpakaian.4 Aspek Politik Politik berasal dari kata politics dan atau policy yang berarti kekuasaan (pemerintahan) atau kebijaksanaan. DalamNegeri 21 .Semua itu menambah keanekaragaman tampilan budaya masyarakat Indonesia. kebiasaan konsumsi makanan dan sebagainya. Identitas bangsa Indonesia adalah manusia dan masyarakat yang memiliki sifat-sifat dasar: o Religius o Kekeluargaan o Hidup seba selaras o Kerakyatan Kebudayaan baru yang lebih penting daripada kebudayaankebudayaan lain dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa adalah kebudayaan nasional atau kebudayaan Indonesia. Apa yang disebutkan kebudayaan bangsa dalam penjelasan UUD 1945 dirumuskan sebagai puncak-puncak kebudayaan di daerah-daerah si seluruh Indonesia.Oleh karena itulah maka timbul persoalan yang timbul dari struktur masyarakat Indonesia yang demikian adalah bagaimana masyarakat Indonesia terintegrasi pada tingkat nasional sehingga menunjang penciptaan ketahanan nasional yang mantap.2.

KomunikasiPolitik Hubungan timbal balik antar berbagai kehidupan bermasyarakat. berdasar kemerdekaan. 22 . c.Adalah kehidupan politik dan kenegaraan berdasarkan Pancasila dan UUD ‟45 yang mampu menyerap aspirasi dan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam satu system yang unsur-unsurnya: a. dan bernegara. baik rakyat sebagai sumber aspirasi maupun sumber pimpinan-pimpinan nasional 1. Politik Luar Negeri Indonesia adalah bebas dan aktif. melaksanakan ketertiban dunia. Bebas artinya Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. berbangsa. Landasan Politik Luar Negeri dalam Pembukaan UUD ‟45.ProsesPolitik Rangkaian pengambilan keputusan tentang berbagai kepentingan politik maupun kepentingan umum yang bersifat nasional dan penentuan dalam pemilihan kepemimpinan yang akhirnya terselenggara pemilu. Wadah penyaluran pengambilan keputusan untuk kepentingan masyarakat dan sekaligus wadah dalam menjaring/pengkaderan pimpinan nasional b. d.BudayaPolitik Pencerminan dari aktualisasi hak dan kewajiban rakyat dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara yang dilakukan secara sadar dan rasional melalui pendidikan politik dan kegiatan politik sesuai dengan disiplinnasional. perdamaian abadi dan keadilan social dan anti penjajahan karena tidak sesuai dengan kemanusiaan dan keadilan. LuarNegeri Salah satu sasaran pencapaian kepentingan nasional dalam pergaulan antar bangsa.

Mewujudkan tatanan dunia baru dan ketertiban dunia. Wawasan Nasional 3. Integrasi Angkatan Bersenjata dan Rakyat 23 . Manusia 6. mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat. Faktor yang mempengaruhi ketahanan nasional di bidang pertahanan keamanan ialah : 1. Sistem Hankam 4. dan gejolak dunia terus diikuti dan dikaji dengan seksama. Kepemimpinan nasional yang mengakomodasikan aspirasi yang hidup dalam masyarakat Ketahanan pada aspek politik luar negeri yaitu meningkatkan kerjasama internasional yang saling menguntungkan dan meningkatkan citra positif Indonesia. Ketahanan aspek politik dalam negeri = Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum. 3.Perkembangan. tetapi berperan atas dasar cita-citanya.Kerjasama dilakukan sesuai dengan kemampuan dan demi kepentingan politik. perubahan.2.5 Aspek Pertahanan Keamanan Pertahanan keamanan adalah daya upaya rakyat semesta dengan angkatan bersenjata sebagai inti dan merupakan salah satu fungsi utama pemerintah dalam menegakkan ketahanan nasional dengan tujuan mencapai keamanan bangsa dan negara serta keamanan perjuangannya.Aktif artinya Indonesia dalam internasional tidak bersifat reaktif dan tidak menjadi obyek. mengerahkan dan menggerakkan seluruh potensi dan kekuatan masyarakat dalam seluruh bidang kehidupan nasional secara terintegrasi dan terkoordinasi. Geografi 5.Hal itu dilaksanakan dengan menyusun. Doktrin 2.Peningkatan kualitas sumber daya manusia. Melindungi kepentingan Indonesia dari kegiatan diplomasi negatif negara lain dan hak-hak WNI di luar negeri perlu ditingkatkan.memperkecil ketimpangan dan mengurangi ketidakadilan dengan negara industri maju.

Belum lagi hal yang serupa itu diterima dan meresap pada diri anak-anak. Pengaruh luar negeri 12.Siklusnya dapat dicerna melalui adanya rekayasa sosial (social engineering).3 Dampak Positif dan Negatif Terhadap Ketahanan Nasional 3.7. peradaban (civilzation) dan kesempurnaan hidupnya yang meskipun pada dasarnya akan senantiasa juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi peradaban itu sendiri. akan melemahkan dan memandulkan kreativitas. rekontruksi sosial (social recontruction). maka seumur hidupnya akan menjadi pengkonsumsi utama tanpa adanya niat untuk mencoba membuatnya dengan keinginan sendiri. Kepimpinan 3. Pendidikan Kewiraan 8. Perubahan sosial. Alhasil. baik yang direncanakan maupun yang tidak dapat dikategorikan ke dalam hal di atas yang pada intinya adalah pengupayaan ke arah yang lebih baik dengan mencoba mereduksi dampak negatif dari social change itu.1 Dampak Negatif Tak dapat disangsikan bahwa kemajuan pemikiran manusia yang senantiasa berupaya untuk menghasilkan hal-hal baru dalam hidupnya adalah hal wajar yang dilakukan sebagai makhluk yang berakal. Berangkat dari asumsi bahwa pemikiran manusia akan senantiasa merubah kondisi sosial. maka hal yang demikian itu dapat diterima secara mutlak. tanpa ada upaya untuk membuatnya. Pada dasarnya perubahan itu dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup.3. Materiil 9. Manajemen 11. Katakanlah. generasi yang muncul berikutnya adalah generasi yang nirkreativitas. Iptek 10. kebiasaan manusia mengkonsumsi (membeli) makanan yang serba instant. Pada tahap 24 .

maka peran itu akan digantikan oleh sosok atau figur yang dapat menjembatani perubahan yang sedang terjadi. Apabila. egoisme. Ia kemudian mengenakan berbagai atribut yang dianggap sebagai simbolisasi budaya maju seperti kritis.ini akan muncul sikap menerima (receive) ataupun berupaya menolaknya (defence). Misalkan saja bila seseorang ingin bepergian ke tempat lain (negara Lain) maka tak seorangpun yang dapat mencegahnya apabila ia telah menetapkan bahwa ia harus berangkat. Penilaian itu dapat saja memicu lahirnya interpretasi bahwa apa yang melekat pada dirinya ketika memutuskan untuk bepergian itu dinilai sebagai sesuatu yang kolot. diidolakan sebelumnya dengan dimana ia tinggal dan lihat. yang tengah terjadi adalah pemerkayaan khasanah kebudayaan dan bukan pergeseran. perubahan yang sedang terjadi dan akan terjadi. maupun yang direncanakan ataupun tidak (kurang) direncanakan tidak akan mengalami benturan kebudayaan (peradaban) pada masyarakat kekinian. perubahan itu muncul sebagai yang tidak direncanakan. tradisional dan tertinggal. Justru dengan demikian. Kemudian. hipotesa kebudayaan selanjutnya adalah bahwa tidak akan pernah terjadi pergeseran kebudayaan apalagi upaya meninggalkan budaya lokal itu yang meskipun pada tataran performa seolah-olah kebudayaan itu telah bergeser atau ditinggalkan. Perubahan yang demikian itu justru harus dimaknai sebagai upaya pemberdayaan dan pemerkayaan kebudayaan itu sendiri sebagai system makna. Dengan begitu. Keadaan ini juga mengakibatkan adanya perpaduan (assimilation) di tempat baru dimana ia berpijak. Dengan begitu. 25 . sehingga melahirkan penilaian apa yang diperoleh. Kondisi lain adalah meningkatnya mobilitas sekolah antara negara dimana juga telah mempengaruhi pengakuan terhadap budaya lokalnya. dalam upaya menghindari bentrok budaya (paling tidak dalam paradigma/pemikiran) maka pada saat itu dibutuhkan agenagen perubahan (social agent) sebagai media penyampai agenda perubahan itu. dan materialistis.

Sementara untuk menerima perubahan itu juga menimbulkan benturan psikologis dimana seseorang pelaku itu dicap sebagai orang yang kurang (tidak) menghargai kebudayaannya. Justru. bagi sebahagian orang tidak demikilan.Perubahan yang terjadi dewasa 26 . Sirkumstansi yang demikian itu adalah opsi yang begitu sulit untuk dapat diterima. bahwa budaya lokal senantiasa akan bertahan (lestari) apabila sipelaku tidak membiarkan budaya (lokal)-nya itu tidak tertindas.2 Dampak Positif Suatu hal yang tak dapat dielak dan dipungkiri bahwa pola kehidupan manusia pada saat ini adalah bahwa manusia kini diperhadapkan pada situasi yang ambigu. serta tingginya faktor komunikasi dan media penyampai. Akan tetapi. tidak tradisional dan tidak terbelakang apabila terdapat upaya sipelaku memajukan atau melakukan perubahan (innovation) dan penerapan (invention) terhadap apa yang disebut dengan budaya lokalnya itu. Namun demikian.Keadaan dimana sipelaku diperhadapkan pada situasi dan alternatif yang kritis seperti itu telah menciptakan adanya anggapan bahwa budaya (lokal) tidak mampu menyaingi budaya (global) yang sedang mendunia. kecenderungan yang terjadi adalah bahwa perubahan itu adalah suatu hal yang tidak mungkin dapat dibatasi apalagi dihempang. tradisional dan konvensional. seberapa jauhkah budaya lokal itu dapat bertahan? 3. Yaitu adanya ketakutan terhadap anggapan sebagai person yang primitif. kemudian akan memancarkan aura perubahan terhadap sikap dan prilaku kita. Dengan begitu. Opsi untuk menolak dihantui oleh resistensi dari dalam diri pribadi dan lingkungan yang secara phisikologis akan turut mempengaruhi penolakan itu.3. kepiawaian kita dalam menerjemahkan perubahan itu ke dalam diri kita sendiri. paroksi psikologis menjadi hambatan utama antara opsi menerima dan menolak. apakah hal yang demikian itu juga disebut telah merubah kebudayaan?Tentu jawabnya adalah tidak. meresap dalam diri kita.Menolak dan menerima perubahan sosial sebagai dampak kemajuan. Lantas dalam situasi yang demikian ini dimana kemajuan zaman dan pola berfikir manusia tidak lagi dapat dibatasi.

ini adalah kewajiban yang harus diterima. misalnya orang Simalungun dengan Jawa?Keutamaan dari pola seperti ini adalah adanya pemerkayaan budaya lokal itu sendiri yakni pencapaian ke arah peradaban yang lebih sempurna. maksud utamanya adalah bukan dengan menolak kebudayaan global yang sedang mendunia. Kekuatannya justru terletak pada diri kita sendiri bahwa apa yang akan kita ambil dan maknai dari perubahan itu.Di sini dibutuhkan pemahaman dan pengertian kita untuk menerjemahkan perubahan itu sehingga tidak menimbulkan distorsi bagi kepribadian dan kebudayaan yang menggejala. Keadaan ini justru akan merubah kita yang tanpa disengaja telah melahirkan berbagai interpretasi atas diri dan prilaku kita. Situasi dan kondisi dimana budaya lokal akan dipertaruhkan di tengah kancah kebudayaan global. pengaruh dan tindakan yang dipancarluaskan oleh berbagai media penyampai seperti TV dan media cetak lainnya. Tantangan yang justru dihadapi adalah sampai seberapa jauh kita mampu memadukan perubahan dengan kebudayaan itu?Namun demikian. dan seberapa mampukah kita menerjemahkannya ke dalam kebudayaan kita. dan oleh sebab itu maka yang terjadi di seputar perubahan itu adalah trend ataupun kecenderungan yang senantiasa dimaknai. Akibatnya kita akan lebih menghargai semua itu dengan waktu dan dengan adanya tuntutan tugas yang mesti dilakukan. Apakah seorang Batak yang modern adalah orang yang tidak (lagi) menggunakan budaya Batak itu dalam kehidupannya sehari-hari? Apakah orang Batak akan dikenal sebagai orang yang tidak maju apabila atribut Habatahon masih menempel pada dirinya? Lantas bagaimana pula kebudayaan yang lahir akibat perpaduan dua unsur budaya suku yang berbeda akibat adanya kawin campur. sepertinya melahirkan kontroversi dan 27 . Atribut-atribut budaya lokal seolah-olah terancam akibat budaya global seperti masuknya berbagai komoditas global.Anggapan itu dapat dimaknai sebagai dampak perubahan terutama dalam menghargai waktu. benda dan segala bentuk ragam unsur budaya.

Kita harus pandai-pandai menangkap pulang. keuletan. Oleh karenanya. semangat kebangsaan. kita dapat memaknai bahwa perubahan itu akan senantiasa terjadi dan tanpa kita sadari akan meresapi diri kita dan masuk ke dalam pola perilaku dan tindakan kita. Justru dengan begitu. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan. yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya. Sebahagian tidak menginginkan adanya perubahan dalam kelokalan budayanya dan tanpa disadari tindakan yang dilakukan telah merubah keaslian kebudayaan itu. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang. tetapi dilain pihak mampu merangkul dampak negatifnya. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. reaktualisasi terwujudnya budaya malu. akan meningkatkan identitas. Kedepan. sampai pada tatanan nasional. diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. lingkungan. kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat. dan akan membahayakan Ketahanan Nasional.paradigma yang berbeda dalam memandang budaya global itu. mengembangkan tanggungjawab. kemandirian dan hal-hal semacam Itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. kepedulian berbudaya. kebudayaan akan semakin mantap. bertahan dan lestari. mulai dari diri sendiri. dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing. memungkinkan timbulnya paradoks. Dengan cara seperti itu kita dapat memahami hakikat yang tersurat maupun tersirat dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa secara tepat yaitu cerdas secara rasional. 28 . Hanya dengan cara demikian. khusunya budaya dan kebudayaan. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya.

emosional dan spiritual (suatu kemampuan dan kapasitas untuk menguasai Ilmu pengetahuan, teknologi dan berkarakter mulia). Bukan hanya cerdas semata-mata, tetapi juga berbudaya yaitu suatu kemampuan dan kapasitas untuk berjati diri dalam arti pengembangan nilai-nilai moral, kemanusiaan yang beradab, bermartabat dalam sikap dan tindakan kepada diri sendiri, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Bagaimanapun juga kita harus mengakui adanya pendapat bahwa dengan hadirnya globalisasi, sebagian masyarakat kita rentan dalam hal ketahanan budaya.Jika tidak disikapi dengan strategi kebudayaan yang jelas dan terarah, hal tersebut dapat mengkristal lalu mengancam kelangsungan nilai-nilai budaya bangsa dan budaya lokal.Ambillah contoh nyata, yaitu reog ponorogo yang kini diklaim oleh Malaysia.Ini semakin menunjukan bahwa masyarakat Indonesia lemah dalam ketahanan nasional. Dalam sadar, kita menjumpai semakin menipisnya komitmen kebangsaan dan persatuan nasional yang banyak diusung adalah komitmen semu untuk sejumlah kepentingan sesaat, setidaknya selama jangka waktu bergulirnya siklus kepemimpinan nasional lima tahunan. Kita banyak melihat sepertinya masyarakat di negeri ini mulai kehilangan jatidiri bangsa, sepertinya tidak bangga lagi menjadi orang Indonesia dikarenakan lunturnnya rasa cinta tanah air. Sejumlah realitas krisis mengindikasikan antara lain berkembangnya budaya feodalistis, etos kerja rendah, menipisnya kejujuran dan tidak saling percaya antar elit bangsa, dll.Semua itu berujung rendahnya produktivitas, tersendatnya komunikasi sosial dan politik, apatisme, menurunya etika dan moral, menuaitnya individualisme, hidup boros, berkembangnya konsumerisme dan semacamnya. Bangsa ini pada gilirannya terjebak kepada sikap saling curiga, saling menyalahkan, saling hantam dan sederet budaya munafik lainnya yang semakin menyurutkan ketahanan budaya bangsa.Lalu bagaimana harus mengembalikan ketahanan budaya bangsa atau budaya bangsa yang berjatidiri?

29

Ketahanan budaya bangsa, pada hakikatnya sejalan dengan ketahanan nasional dalam lingkup khusus, yaitu budaya dan kebudayaan nasional.Meskipun demikian, keadaan yang berbudaya dan berkepribadian hanya dapat berkembang di dalam suasana yang kondusif. Esensi ketahanan adalah kondisi dinamik untuk membangun keadaan yang kondusif menyangkut seluruh budaya kolektivitas, perilaku sosial, taat pada kemandirian, bertanggungjawab, komunikatif, dll, sehingga tahan terhadap segala macam tantangan bangsa dan meminimalisasi budaya individualltas.(House 2004, Hofstede 1980p.537). Perlu diyakini bahwa kemegahan budaya suatu bangsa akan mencerminkan tingkat kesejahteraan nasional, memiliki power distance yang tinggi baik fisik materi maupun mental kejiwaan. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang, bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing, memungkinkan timbulnya paradoks, yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya, dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya, akan meningkatkan identitas, kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional, dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. Kerangka acuan strategi pembangunan budaya dan kebudayaan bisa di stratifikasi dalam startegl utama dan pendukung.Kita juga perlu memetakan anatomi strategi tersebut melalui penegakan budaya bangsa dengan pendekatan desentralistik guna mengeliminasi terancamnya Identitas kebudayaan lokal dan nasional. Di antaranya yang utama adalah membangun kembali kerukunan nasional, melalui forum-forum rekonsilisasi nasional dialog nasional dll.Tujuannya adalah membangun saling pengertian, membangun nu-ranl kebersamaan, reaktualisasi nilai-nilai budaya guna menjamin kelangsungan masa depan bangsa.

30

Penguatan-penguatan kebudayaan lokal melalui segala usaha dan bentuk produksinya serta motif-motif hasil karya dan seni, harus dijamin pengembangannya dan kemandiriannya secara patent.Begitu pula dengan pembangunan sentra-sentra anotomi budaya menjadi sasaran antara yang perlu diwujudkan. Untuk mendukung semua itu. semangat kebangsaan, kepedulian berbudaya, kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat, mengembangkan tanggungjawab, reaktualisasi terwujudnya budaya malu, keuletan, kemandirian dan hal-hal semacam itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan, mulai dari diri sendiri, lingkungan, sampai pada tatanan nasional. Ini semuanya adalah komitmen dan tanggung jawab budaya.Kedepan, diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan, khusunya budaya dan kebudayaan. Hanya dengan cara demikian, bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan, saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. (Penulis adalah mantan Staf Ahli Lingkungan Sosial dan Budaya DepTrans . PPH 1992-2002; Pengurus Yayasan Jatidiri Bangsa) Dalam wacana kebudayaan dan sosial, sulit untuk mendefinisikan dan memberikan batasan terhadap budaya lokal atau kearifan lokal, mengingat ini akan terkait teks dan konteks, namun secara etimologi dan keilmuan, tampaknya para pakar sudah berupaya merumuskan sebuah definisi terhadap local culture atau local wisdom ini. Sebagai sebuah kajian, kemudian saya pun mempelajari dan mencoba mengaitkannya pada konteks yang ada.Definisi budaya lokal yang pertama saya ambil adalah berdasarkan visualisasi kebudayaan ditinjau dari sudut stuktur dan tingkatannya. Berikut adalah penjelasannya : 1. Superculture, adalah kebudayaan yang berlaku bagi seluruh masyarakat. Contoh: kebudayaan nasional;

31

suku bangsa sendiri adalah suatu 32 . Contoh : budaya individualisme. Sedangkan kebudayaan umum lokal adalah tergantung pada aspek ruang. Kebudayaan umum lokal 3. Contoh : budaya gotong royong 4. namun ada budaya dominan yang berkembang yaitu misalnya budaya lokal yang ada dikota atau tempat tersebut.Hal ini berdasarkan sebuah skema sosial budaya yang ada di Indonesia dimana terdiri dari masyarakat yang bersifat manajemuk dalam stuktur sosial. maka harus diterima bahwa adanya tiga golongan kebudayaan yang masing-masing mempunyai coraknya sendiri. kebudayaan suku bangsa adalah sama dengan budaya lokal atau budaya daerah. Kebudayaan suku bangsa (yang lebih dikenal secara umum di Indonesia dengan nama kebudayaan daerah) 2. Definisi Jakobus itu seirama dengan pandangan Koentjaraningrat (2000). Culture. budaya (multikultural) maupun ekonomi. tingkatannya sama dengan sub-culture yaitu merupakan bagian turunan dari culture. wilayah atau daerah.Sedangkan kebudayaan nasional adalah akumulasi dari budayabudaya daerah. profesi. Koentjaraningrat memandang budaya lokal terkait dengan istilah suku bangsa. 3. ketiga golongan tersebut adalah sebagai berikut: 1. namun kebudyaan ini tidaklah bertentangan dengan kebudayaan induknya. misalnya berdasarkan golongan etnik. Dilihat dari stuktur dan tingkatannya budaya lokal berada pada tingat culture. Contoh : Budaya Sunda. Jacobus Ranjabar (2006:150) mengatakan bahwa dilihat dari sifat majemuk masyarakat Indonesia.2. merupakan kebudyaan khusus dalam sebuah culture. Kebudayaan nasional Dalam penjelasannya. Subculture. lebih khusus. dimana menurutnya. namun counter-culture ini bertentangan dengan kebudayaan induknya. biasanya ini bisa dianalisis pada ruang perkotaan dimana hadir berbagai budaya lokal atau daerah yang dibawa oleh setiap pendatang. Counter-culture.

golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan ‟kesatuan kebudayaan‟. Dalam hal ini unsur bahasa adalah ciri khasnya. Pandangan yang menyatakan bahwa budaya lokal adalah merupakan bagian dari sebuah skema dari tingkatan budaya (hierakis bukan berdasarkan baik dan buruk), dikemukakan oleh antropolog terkemuka di Indonesia yang beretnis Sunda, Judistira K. Garna. Menurut Judistira (2008:141), kebudayaan lokal adalah melengkapi kebudayaan regional, dan kebudayaan regional adalah bagian-bagian yang hakiki dalam bentukan kebudayaan nasional. 3.4 Solusi Terhadap Ketahanan Nasional Berdasarkan rumusan pengertian ketahanan nasional dan ondisi kehidupan nasional Indonesia sesungguhnya ketahanan nasional merupakan gambaran dari kondisi sistem (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek pada saat tertentu. Tiap aspek didalam tata kehidupan nasional relatif berubah menurut waktu, ruang dan lingkungan terutama pada aspek-aspek dinamis sehingga interaksinya menciptakan kondisi umum yang amat sulit dipantau, karena sangat kompleks. Dalam rangka pemahaman dan pembinaan tata kehidupan nasional itu diperlukan penyederhanaan tertentu dari berbagai aspek kehidupan nasional dalam bentuk model yang merupakan hasil pemetaan dari keadaan nyata, melalui suatu kesepakatan dari hasil analisa mendalam yang dilandasi teori hubungan antara manusia dengan Tuhan, dengan manusia/masyarakat dan dengan lingkungan. Berdasarkan pemahaman tentang hubungan tersebut diperoleh gambaran bahwa konsepsi ketahanan nasional akan menyangkut hubungan antar aspek yang mendukung kehidupan yaitu : 1. aspek yang berkaitan dengan alamiah bersifat statis meliputi aspek geografi, kependudukan, dan sumber daya alam 2. aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis meliputi aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam. Ideologi adalah suatu sistem nilai yang merupakan kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. Dalam ideologi juga terkandung konsep dasar

33

tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa. Keampuhan suatu ideologi tergantung kepada rangkaian nilai yang dikandungnya yang dapat memenuhi serta menjamin segala aspirasi hidup dan kehidupan manusia baik sebagai perseorangan maupun sebagai anggota masyarakat. Secara teori suatu ideologi bersumber dari suatu aliran pikiran/falsafah dan merupakan pelaksanaan dari sistem falsafah itu sendiri. • Ideologi besar yang ada di dunia adalah : a. Liberalisme

Aliran pikiran perseorangan atau individualistik. Aliran pikiran ini mengajarkan bahwa negara adalah masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak semua orang (individu) dalam masyarakat itu (kontrak sosial). Menurut aliran ini, kepentingan harkat dan martabat manusia (individu) dijunjung tinggi sehingga masyarakat tiada lebih dari jumlah para anggotanya saja tanpa ikatan nilai tersendiri. Hak dan kebebasan orang seorang dibatasi hanya oleh hak yang sama yang dimiliki orang lain bukan oleh kepentingan mastarakat seluruhnya. Liberalisme bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir dan tdak dapat diganggu gugat oleh siapapun termasuk penguasa, terkecuali atas persetujuan yang bersangkutan. Faham ini mempunyai nilai-nilai dasar (intrinsik) yaitu kebebasan dan kepentingan pribadi yang menuntut kebebasan individu secara mutlak yaitu kebebasan mengejar kebahagiaan hidup ditengah-tangah kekayaan materiil yang melimpah dan dicapai dengan bebas. Faham ini juga selalu mengaitkan aliran pikirannya dengan hak asasi manusia yang menarik minat/daya tarik yang kuat untuk kalangan masyarakat tertentu. Aliran ini diajarkan oleh Thomas Hobbes, John Locke, Jean Jaques Rousseau, Herbert Spencer dan Harold J.Laski. b. Komunisme

Aliran pikiran teori golongan (class theory) yang diajarkan oleh Karl Marx, Engels, Lenin. Bermula merupakan kritikan Marx terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat pada awal revolusi industri. Aliran ini beranggapan bahwa negara adalah susunan golongan (kelas) untuk

34

menindas kelas lain. Kelas atau golongan ekonomi kuat menidas ekonomi lemah. Golongan borjuis menindas golongan proletar (kaum buruh). Oleh karena itu, Marx menganjurkan agar kaum buruh mengadakan revolusi politik untuk merebut kekuasaan negara dari kaum golongan kaya kapitalis dan borjuis agar kaum buruh dapat ganti berkuasa dan mengatur negara. Aliran ini erat hubungannya dengan aliran material dialiktis atau materialistik. Aliran ini juga menonjolkan adanya kelas/penggolongan, pertentangan amtar golongan, konflik dan jalan kekerasan/revolusi dan perebutan kekuasaan negara. Pikiran-pikiran Karl Marx tentang sosial, ekonomi, politik yang kemudian disistematisasikan oleh Frederick Engels ditambah dengan pikiran Lenin terutama dalam pengorganisasian, dan operasionalisasinya menjadi landasan dari paham komunisme. Sesuai dengan aliran pikiran yang melandasi komunisme maka dalam upaya merebut kekuasaan ataupun mempertahankan kekuasaannya maka komunisme akan : 1. menciptakan situasi konflik untuk mengadu golongan-golongan

tertentu serta menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan 2. ajaran komunisme adalah atheis dan didasarkan pada kebendaan

(materialistis) dan tidak percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa, bahkan agama dinyatakan sebagai racun bagi kehidupan masyarakat. 3. Masyarakat komunis bercorak internasional. Masyarakat yang

dicita-citakan komunis adalah masyarakat komunis dunia yang tidak dibatasi oleh kesadaran nasional. Hal ini tercermin dalam seruan Marx yang terkenal “kaum buruh di seluruh dunia bersatulah !”. Komunisme menghendaki masyarakat tanpa nasionalisme. 4. Masyarakat komunis yang dicita-citakan adalah masyarakat tanpa

kelas. Masyarakat tanpa kelas dianggap masyarakat yang dapat memberikan suasana hidup yang aman dan tenteram, tidak ada pertentangan, tidak adanya hak milik pribadi atas alat produksi dan hapusnya pembagian kerja. Perombakan masyarakat hanya dapat dilaksanakan melalui jalan revolusi. Setelah revolusi berhasil maka kaum proletar akan memegang

35

integritas dan kelangsungan hidup bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. negara berdasarkan agama.tampuk pimpinan kekuasaan negara dan menjalankan pemerintahan secara ditaktur mutlak (diktator proletariat). Negara membina kehidupan keagamaan umat dengan sifat spiritual religius. gangguan. Dengan kata lain. c. hambatan dan tantangan yang datang dari luar maupun dari dalam baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan identitas. mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya. yang diadakan oleh pemerintah dan negara Indonesia dengan TNI dan Polri sebagai inti pelaksana. Pertahanan dan keamanan dilaksanakan dengan menyusun. Ketahanan pertahanan dan keamanan diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional didalam menghadapi ancaman. • Pengaruh Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia sebagai satu sistem pertahanan dan keamanan dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. adalah keuletan dan ketangguhan bangsa dalam mewujudkan 36 . Wujud ketahanan pertahanan dan keamanan tercermin dalam kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan dan keamanan yang dinamis. mengerahkan dan mengerakkan seluruh potensi nasional termasuk kekuatan masyarakat di seluruh bidang kehidupan nasional secara terintegasi dan terkoordinasi. Faham Agama Ideologi bersumber pada falsafah agama yang termuat dalam kitab suci agama. serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara. Dalam bentuk lain negara melaksanakan hukum/ketentuan agama dalam kehidupan dunia.

Hal itu berarti melibatkan seluruh potensi dan kekuatan nasional. terpeliharanya keamanan nasional dan tercapainya tujuan nasional. suatu perjuangan rakyat semesta. bangsa Indonesia berhasrat dalam setiap penyelesaian pertikaian baik nasional mauoun internasional selalu mengutamakan cara-cara damai. kemerdekaan dan kedaulatan negara Republik Indonesia serta keutuhan bangsa. Penyelenggaraan Pertahanan dan Keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. keutuhan bangsa dan wilayah. Bangsa Indonesia cinta damai dan ingin bersahabat dengan semua bangsa di dunia serta tidak menghendaki terjadinya sengketa bersenjata ataupun perang. namun lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatannya. Upaya itu dirumuskan dalam doktrin Petahanan dan Keamanan Negara Merupakan Upaya Nasional 37 . Pandangan Bangsa Indonesia Tentang Perang dan Damai. sosial budaya. Pertahanan dan keamanan adalah hak dan kewajiban bangsa untuk mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara. ekonomi. dan landasan visionalnya adalah wawasan nusantara. dalam mana seluruh potensi dan kekuatan ideologi. terintegrasi dan terkoordinasi. politik.kesiapsiagaan serta upaya bela negara. perang adalah jalan terakhir yang terpaksa harus ditempuh untuk mempertahankan ideologi dan dasar negara Pancasila. Oleh karena itu. Terpadu. kerelaan berjuang dan berkorban dalam pengabdian kepada bangsa dan negara tanpa mengenal menyerah. militer dan kepolisian disusun dan dikerahkan secara terpimpin . c. b. landasan konstitusionalnya adalah UUD 1945. Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Bagi bangsa Indonesia. Walaupun cinta damai. untuk menjamin kelangsungan sistem keamanan nasional (dulu dikenal dengan sishankamrata) yang ditandai dengan : a. Landasan idiilnya adalah Pancasila.

tingkat kemampuan dan gelar kekuatan. Di samping itu. Untuk membangun postur kekuatan terdapat empat pendekatan yang digunakan yaitu ancaman. misi. Pertahanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari luarnegeri dan menjadi tanggung jawab TNI. e. Postur kekuatan hankam mencakup struktur kekuatan. dan politik. Kekeliruan dalam merumuskan hakekat 38 . kerakyatan dan kewilayahan. Hakekat ancaman akan mempengaruhi kebijaksanaan dan strategi pembangunan kekuatan hankam. Segenap Kekuatan dan Kemampuan Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta. kekuatan hankam perlu antisipasif terhadap prediksi ancaman dari luar sejalan dengan pesatnya perkembangan iptek militer yang telah menghasilkan daya gempur yang tinggi dan jarak jangkau yang jauh. Pertahanan dan Keamanan Negara Republik Indonesia Diselenggarakan dengan Sistem Keamanan Nasional (sishankamrata).yang disebut Doktrin Pertahanan dan Kemanan Negara Republik Indonesia. Keamanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari dalam negeri dan menjadi tanggung jawab Polri dengan kemungkinan TNI dilibatkan apabila eskalasi ancaman meningkat ke keadaan darurat. Pendayagunaan potensi nasional dalam pengelolaan pertahanan dan keamanan nagara dilakukan secara optimal dan terkoordinasi untuk mewujudkan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan negara dalam keseimbangan dan keserasian antara kepentingan kesejahteraan dan keamanan. d. Konsepsi pembangunan kekuatan hankam perlu mengacu kepada konsep wawasan nusantara. Hal itu berarti bersifat total. Dalam konteks itu perlu ada pembagian tugas dan fungsi yang jelas antara masalah pertahanan dan masalah keamanan. Diorganisasikan kedalam satu wadah tunggal yang dinamakan TNI dan Polri. kewilayahan. dimana hankam diarahkan kepada upaya pertahanan seluruh wilayah kedaulatan NKRI.

ancaman akan mengakibatkan postur kekuatan hankam yang kurang efektif dalam menghadapi berbagai gejolak dalam negeri. Geopolitik yang berubah kearah geoekonomi mengandung implikasi semakin canggihnya upaya diplomasi guna mencapai tujuan politik dan ekonomi. Pergeseran ini seolah-olah tidak akan menimbulkan ancaman dari luar negeri yang serius. pembangunan postur kekuatan hankam secara proporsional dan seimbang antar unsur utama kekuatan pertahanan yaitu. penegakan hukum dan lingkungan hidup. TNI AL dan TNI AU serta unsur utama keamanan yaitu POLRI. Untuk itu perlu dipertimbangkan pula konstelasi geografi Indonesia dan kemajuan iptek. Pesatnya kemajuan iptek membawa implikasi meningkatnya kemampuan tempur termasuk daya hancur dan jarak jangkau. menempatkan laut dan udara diatasnya sebagai mandala perang yang pertama kali akan terancam karena digunakan sebagai ”initial point” untuk memasuki kedaulatan Indonesia di darat. ancaman masa depan yang perlu diwaspadai adalah serangan langsung lewat udara dan laut oleh kekuatan asing yang memiliki kepentingan terhadap Indonesia. bahkan tidak akan mampu untuk melakukan perang konvensional. justru ancaman yang dihasilkan dari aktivitasnya sangat membahayakan integritas bangsa dan NKRI. Namun bila dikaji secara mendalam. Ancaman dari luar senantiasa akan menggunakan media laut dan udara diatasnya karena kondisi geografi Indonesia sebagai negara kepulauan. Di era globalisasi saat ini dan di masa mendatang tidak menutup kemungkinan akan mengundang campur tangan asing. Untuk itu ancaman yang paling realistik adalah adanya “link-up” antara kekuatan dalam negeri dengan luar negeri. Oleh karena itu. Para pihak yang berkepentingan dengan Indonesia akan menggunakan wahana diplomasi dan membangun opini 39 . Dengan demikian. dengan alasan menegakkan nilai-nilai HAM. Situasi seperti ini kemungkinan besar dapat terjadi apabila unsur-unsur utama kekuatan hankam dan komponen bangsa yang lain tidak mampu mengatasi permasalahan dalam negeri. TNI AD. Kedaulatan NKRI yang dua pertiga wilayahnya terdiri dari laut. di balik kepentingan nasional. demokrasi.

kegiatan intel strategi dalam semua aspek kehidupan nasional. Ketiga : memelihara dan menegakkan keamanan dalam negeri dan secara berlanjut dalam semua aspek kehidupan nasional untuk. Dalam rangka mewujudkan postur kekuatan hankam yang memiliki kemampuan daya bendung dan daya tangkal yang tinggi terhadap kemungkinan ancaman dari luar dibutuhkan anggaran yang sangat besar.mengisyaratkan bahwa pergeseran geopolitik kearah geoekonomi membawa perubahan besar dalam penerapan kebijaksanaan dan strategi negara di dunia didalam mewujudkan kepentingan nasional masing-masing. Perlawanan bersenjata yang terdiri atas bala nyata yang merupakan kekuatan TNI yang selalu siap dan yang dibina sebagai 40 . membina potensi dan kekuatan wilayah dalam semua aspek kehidupan nasional untuk meningkatkan ketahanan nasional. Keempat. barangkali konsep ”standing armed forces” secara proporsional dan seimbang perlu dikembangkan dengan susunan kekuatan pertahanan keamanan negara (hankamneg) yang meliputi : a. laut dan udara. melaksanakan upaya pertahanan darat. Dengan mengacu kepada negara-negara lain yang membangun kekuatan hankam melalui pendekatan misi yaitu hanya untuk melindungi diri sendiri dan tidak untuk kepentingan invasi. kita perlu membangun postur kekuatan hankam yang memiliki profesionalisme yang tinggi untuk melaksanakan : pertama. terlebih saat dunia internasional sedang dalam situasi “unbalance of power” Perkembangan lingkungan strategis. Kemajuan iptek informasi sangat memungkinkan untuk melakukan itu. memelihara stabilitas nasional dan ketahanan nasional secara menyeluruh dan berlanjut. di sisi lain kita dihadapkan kepada berbagai keterbatasan. Menyikapi dinamika perkembangan seperti itu. Serta kelima.untuk mencari dukungan internasional agar membenarkan tindakannya. Penerapan cara-cara baru telah meningkatkan eskalasi konflik regional dan konflik dalam negeri yang mendorong keterlibatan kekuatan super power didalamnya. Kedua.

c. sarana dan prasarana serta perlindungan masyarakat terhadap bencana perang dan bencana lainnya. b. Pertahanan dan Keamanan harus dapat mewujudkan kesiapsiagaan serta upaya bela negara . e. d. agar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan lahir dan bathin segenap lapisan masyarakat bangsa Indonesia. Bangsa Indonesia cinta damai. kemampuan dan kekuatan melalui penyelenggaraan Siskamnas (Sishankarata) untuk menjamin kesinambungan Pembangunan Nasional dan kelangsungan hidup bangsa dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. c. b. Perlawanan tidak bersenjata yang terdiri atas rakyat terlatih (Ratih) dengan fungsi ketertiban umum (Tibum). Ketahanan Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan a. Mempertahankan kemerdekaan bangsa dan mengamankan kedaulatan negara yang mencakup wilayah tanah air beserta segenap isinya merupakan suatu kehormatan demi martabat bangsa dan negara. Komponen pendukung perlawanan bersenjata dan tidak bersenjata sesuai dengan bidang profesinya dengan pemanfaatan semua sumber daya nasional. Potensi nasional dan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai harus dilindungi dari segala ancaman dan gangguan. Pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan dimanfaatkan untuk menjamin perdamaian dan stabilitas keamanan yang diabdikan untuk kesinambungan Pembangunan Nasional dan kelangsungan hidup bangsa dan negara. perlindungan rakyat (Linra) keamanan rakyat (Kamra) dan perlindungan masyarakat (Linmas). yang berisi ketangguhan. Oleh karena itu.kekuatan cadangan serta bala potensial yang terdiri atas Polri dan rakyat terlatih (Ratih) sebagai fungsi perlawanan rakyat (Wanra). akan tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatannya. Perlengkapan dan peralatan untuk mendukung pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan sedapat mungkin 41 . haruslah diselenggarakan dengan mengandalkan pada kekuatan dan kemampuan sendiri.

profesional. efektif. Sebagai kekuatan pertahanan. tentara pejuang dan tentara nasional. TNI berpedoman pada Sapta Marga yang merupakan penjabaran Pancasila. Polri berpedoman kepada Tri Brata dan Catur Prasetya dan dikembangkan sebagai kekuatan yang mampu melaksanakan penegakkan hukum. Sebagai kekuatan inti Kamtibnas. f. i. mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman.harus dihasilkan oleh industri dalam negeri. menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) dan menghayati makna nilai dan hakikat perang dan damai. memerlukan dukungan manusia-manusia yang bermutu tinggi. pengadaan dari luar negeri dilakukan karena terpaksa dimana indutri dalam negeri masih terbatas kemampuannya. memelihara dan mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. 42 . g. Kelangsungan hidup dan perkembangan hidup bangsa. h. tanggap dan tangguh serta bertanggung jawab. efisien dan modern bersama segenap kekuatan perlawanan bersenjata dalam wadah tunggal TNI disusun dalam Siskamnas (Sishankamrata) dengan strategi penangkalan. Pembangunan dan penggunaan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan haruslah diselenggarakan oleh manusiamanusia yang berbudi luhur. Sebagai tentara rakyat. arif bijaksana. Oleh karena itu. Dengan demikian ketahanan pertahanan dan keamanan yang diinginkan adalah kondisi daya tangkal bangsa dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan dan keamanan negara yang dinamis. iptek militer dalam negeri senantiasa harus ditingkatkan kemampuannya. Masyarakat secara terus menerus perlu ditingkatkan kesadaran dan ketaatanya kapada hukum. kerelaan berjuang dan berkorban demi kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan golongan dan pribadi. dalam keadaan damai TNI dikembangkan dengan kekuatan kecil.

politik. berbangsa dan bernegara dalam wadah NKRI yang dilandasi oleh landasan idiil Pancasila. karena bangsa Indonesia cinta damai akan tetapi lebih cinta kemerdekaan. politik. Utnuk mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional diperlukan kesadaran setiap warga negara Indonesia. Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang berupa keuletan dan ketangguhan yang tidak mengenal menyerah yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala ancaman. Wujud ketahanan keamanan tercermin dalam kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan keamanan 43 . berbangsa dan bernegara serta dapat mengeliminir pengaruh-pengaruh tersebut. dan landasan visional Wawasan Nasional. integritas. sosial budaya dan pertahanan keamanan. landasan konstitusional UUD 1945. Untuk mewujudkan ketahanan nasional diperlukan suatu kebijakan umum dari pengambil kebijakan yang disebut Politik dan Strategi Nasional (Polstranas). Sadar dan peduli terhadap pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi. sehingga ketahanan nasional adalah kondisi yang harus dimiliki dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat. tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. sosial budaya dan pertahanan keamanan. maka akan tercermin keberhasilan ketahanan nasional Indonesia. gangguan. ekonomi. sehingga setiap warga negara Indonesia baik secara individu maupun kelompok dapat mengeliminir pengaruh tersebut. Apabila setiap warga negara Indonesia memiliki semangat perjuangan bangsa dan sadar serta peduli terhadap pengaruh yang timbul dalam bermasyarakat. untuk menjamin identitas. Hal itu tercermin akan adanya kesadaran bela negara dan cinta tanah air.• Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan ketahanan nasional yang mencakup aspek ideologi. ekonomi. yaitu : 1. 2. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional.

negara (Hankamneg) yang dinamis. Secara geografis ancaman dari luar akan menggunakan wilayah laut dan udara untuk memasuki wilayah Indonesia (initial point). Gejolak dalam negeri harus diwaspadai karena tidak menutup kemungkinan mengundang campur tangan asing (link up) dengan alasanalasan: • Menegakkan HAM • Demokrasi • Penegakan hukum • Lingkungan hidup 44 . Postur kekuatan pertahanan keamanan mencakup: Struktur kekuatan Tingkat kemampuan Gelar kekuatanUntuk membangun postur kekuatan pertahanan keamanan melalui empat pendekatan: • Ancaman • Misi • Kewilayahan • Politik Pertahanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari luar dan menjadi tanggung jawab TNI. Oleh karena itu pembangunan postur kekuatan pertahanan keamanan masa depan perlu diarahkan kepada pembangunan kekuatan pertahanan keamanan secara proporsional dan seimbang antara unsur-unsur utama. TNI dapat dilibatkan untuk ikut menangani masalah keamanan apabila diminta atau Polri sudah tidak mampu lagi karena eskalasi ancaman yang meningkat ke keadaan darurat. AU. AL. mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman. Kekuatan Pertahanan = AD. Dan unsur utama Keamanan = Polri. Keamanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari dalam negeri dan menjadi tanggung jawab Polri.

Ratih (rakyat terlatih) sebagai fungsi perlawanan rakyat. menghayati nilai perang dan damai.Polri sebagai kekuatan inti KAMTIBMAS berpedoman pada Tri Brata dan Catur Prasetya. Perlawanan tidak bersenjata = Ratih sebagai fungsi dari TIBUM. untuk mewujudkan postur kekuatan pertahanan keamanan kita mengacu pada negara-negara lain yang membangun kekuatan pertahanan keamanan melalui pendekatan misi yaitu = untuk melindungi diri sendiri dan tidak untuk kepentingan invasi (standing armed forces): Perlawanan bersenjata = TNI. LINMAS Komponen pendukung = Sumber daya nasional sarana dan prasarana serta perlindungan masyarakat terhadap bencana perang.TNI sebagai tentara rakyat. arif. akan tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatan. Polri. bijaksana.Potensi nasional dan hasil-hasil pembangunan harus dilindungi.Mengingat keterbatasan yang ada. sumber daya alam kita harus memanfaatkan sebaik mungkin sumber daya alam yang ada diindonesia dengan cara kita mengelolahnya secara baik dan menjaganya dan kita tidak boleh merusak sumber daya alam kita sendiri. 3.Indonesia adalah bangsa cinta damai.Pembangunan dan penggunaan kekuatan pertahanan keamanan diselenggarakan oleh manusia-manusia yang berbudi luhur.karena ancaman dari luar banyak sekali yang sewaktu-waktu bisa dengan mudah mengambil sumber daya alam yang ada di Indonesia. tentara pejuang berpedoman pada Sapta Marga.5 Cara Menjaga Ketahanan Nasional Cara untuk mempertahankan ketahanan nasional ditinjau dari geopolitik dan geostrategi dengan posisi geografis.Pembangunan pertahanan keamanan ditujukan untuk menjamin perdamaian dan stabilitas keamanan. KAMRA. Ciri – Ciri 45 . menghormati HAM.Mampu membuat perlengkapan dan peralatan pertahanan keamanan. Ketahanan pada Aspek Pertahanan Keamanan dan mewujudkan kesiapsiagaan dan upaya bela negara melalui penyelenggaraan SISKAMNAS.

Berpedoman pada wawasan nasional. dan Wawasan Nusantara yang terdiri dari : • Asas Kesejahteraan dan Keamanan. Di dasarkan pada metode astagrata. Wawasan nusantara juga merupakan sumber utama dan landasan yang kuat dalam menyelenggarakan kehidupan nasional sehingga wawasan nusantara dapat disebut sebagai wawasan nasional dan merupakan landasan ketahanan nasional. UUD 1945. dan gangguan. dan kependudukan dan lima aspek sosial (pancagatra) yang meliputi ideologi. baik secara langsung maupun tidak langsung.html Asas – Asas Ketahanan Nasional dan Sifat Ketahanan Nasional Asas-Asas Ketahanan Nasional Asas Ketahanan Nasional Indonesia adalah tata laku berdasarkan nilai-nilai Pancasila.com/2010/05/arif-setiawan-102081792ea04ketahanan. 46 . ancaman. baik yang datang dari luar maupun dari dalam. http://violarif.blogspot. Tidak hanya untuk pertahanan. kesejahteraan dan keamanan harus selalu berdampingan pada kondisi apapun. Kesejahteraan dan keamanan dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan dan merupakan kebutuhan manusia yang mendasar dan esensial. Kesejahteraan dan Keamanan merupakan asas dalam sistem kehidupan nasional tidak akan dapat berlangsung. Wawasan nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. kekayaan alam. politik. sosial budaya. dan pertahanan keamanan. ekonomi. kesejahteraan dan keamanan merupakan nilai intrinsik yang ada pada sistem kehidupan nasional itu sendiri. seluruh aspek kehidupan nasional tercermin dalam sistematika astagarata yang terdiri atas 3 aspek alamiah (trigatra) yang meliputi geografi. tetapi juga untuk menghadapi dan mengatasi tantangan. Difokuskan untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mengembangkan kehidupan.Ketahanan Nasional Merupakan kondisi sebagai prasyarat utama bagi negara berkembang. hambatan.

Ketahanan Nasional percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri serta pada keuletan dan ketangguhan. Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh. yang bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan berperan serta mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri dan menerima kenyataan adanya interaksi dan ketergantungan dengan dunia internasional.• Asas Komprehensif Integral atau menyeluruh Terpadu. Dalam proses interaksi tersebut. Sistem kehidupan nasional merupakan perpaduan segenap aspek kehidupan bangsa yang saling berinteraksi termasuk dengan lingkungannya. kebersamaan. Sifat Ketahanan Nasional Ketahanan Nasional memiliki sifat yang terbentuk dari nilai –nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya. berbangsa dan bernegara. • Asas Kekeluargaan. Mawas ke Luar. yaitu : • Mandiri. yang mengandung 47 . Dalam hal ini ketahanan nasional bukan berarti mengandung sikap isolasi atau nasionalisme sempit. Kehidupan nasional harus mampu mengembangkan kekuatan nasional untuk memberikan dampak keluar dalam bentuk daya tangkal dan daya tawas. kearifan. menyeluruh dan terpadu (komprehensif integral) dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang. gotong royong. tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. yang bertujuan menumbuhkan hakikat. Dalam asas ini diakui adanya perbedaan tersebut harus dikembangkan secara serasi dalam hubungan kemitraan agar tidak berkembang menjadi konflik yang bersifat saling menghancurkan. Asas kekeluargaan mengandung keadilan. Interaksi dengan pihak lain diutamakan dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan. baik yang sifatnya positif maupun negatif untuk itu diperlukan sikap : Mawas ke Dalam. dapat timbul berbagai dampak. 1. kesamaan. sifat. berdasarkan nilai-nilai kemandirian yang proporsional untuk meningkatkan kualitas dan derajat bangsa yang ulet dan tangguh. berbangsa dan bernegara. Asas Mawas Kedalam dan Mawas Keluar. serasi dan selaras dari seluruh aspek kehidupan bermasyarakat. dan kondisi kehidupan nasional.

dan kepribadian bangsa. namun dapat meningkat atau menurun tergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara serta kondisi lingkungan strategisnya. Bangsa Indonesia tidak menutup diri dari segala sesuatu yang berasal dari luar. Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis. serta saling menghargai dengan mengandalkan kekuatan moral dan kepribadian bangsa Faktor Pendukung dan Penghambat Pencapaian Tujuan Pembangunan di Era Globalisasi Kita perlu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kondisi yang baik kepada kita bersama. dan berbagai konsep hidup untuk 48 .prinsip tidak mudah menyerah. tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik. • Dinamis. integritas. kerjasama. Karena itu upaya peningkatan Ketahanan Nasional harus senantiasa diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya diarahkan untuk mencapai kondisi kehidupan nasional yang lebih baik. baik dalam bentuk kemajuan IPTEK maupun berbagai pola hidup. Keberhasilan pembinaan Ketahanan Nasional yang berlanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa. dengan tumpuan pada identitas. yang menjadi faktor yang diperhitungkan oleh pihak lain. tetapi lebih mengutamakan sikap konsultatif. yang sekarang memasuki Era Globalisasi. • Konsultasi dan Kerjasama. pola pikir. • Wibawa. Kondisi itu merupakan potensi yang sangat mendukung kelancaran dan keberhasilan pembangunan Nasional. Kemandirian (independency) ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global (independency). Ketahanan Nasional tidak tetap. Makin tinggi nilai kewibawaan nasional yang berarti makin tinggi pula tingkat daya tangkal yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia. Adapun potensi yang mendukung tercapainya pembangunan di era globalisasi antara lain sebagai berikut : • Suasana Keterbukaan. Makin tinggi tingkat ketahanan nasional Indonesia.

Berdasarkan pasal 27 ayat (1) dan (2) UUD 1945 dapat disimpulkan bahwa negara kita menganut sistem mobilitas sosial terbuka. meskipun mereka berasal dari kalangan rakyat jelata.suatu pembaharuan. Artinya setiap warga negara boleh mengubah status dan kedudukan sosialnya dari status rendah ke status yang lebih tinggi. suku. Khususnya memasuki era globalisasi terdapat beberapa penghambat sebagai berikut : • Suasana Ketertutupan. Meskipun sebagian besar masyarakat kita sudah terbuka. • Tingkat Pendidikan Masyarakat yang Semakin Maju. Karya-karya dalam berbagai bidang. Orang tidak perlu merasa khawatir untuk mencapai kemajuan. Hal ini akan sangat menghambat kemajuan kita. Perlu di ketahui. Seseorang akan terdorong untuk bertanya dan mencipta apabila hasil karyanya di hargai oleh orang lain atau Pemerintah. ada juga sebagian yang masih bersifat tertutup. Penghargaan membuat seseorang menjadi lebih kreatif. selain terdapat beberapa faktor pendukung dalam melaksanakan pembangunan. 49 . Semakin banyak rakyat yang berpendidikan atau berkualitas akan sangat mendukung tercapainya proses lepas landas. karena kebutuhan tenaga ahli atau terampil dapat terpenuhi dengan sendirinya. • Sistem Mobilitas Sosial terbuka. • Penghargaan Terhadap Hasil Karya Seseorang. Hal itu akan menguntungkan bagi kemajuan hidup kita. khususnya IPTEK akan lahir dalam bentuk penemuan baru. Setiap orang tidak dihambat untuk meningkatkan derajat dan kualitas hidupnya. Selain itu masyarakat yang berpendidikan akan mudah menerima pembaharuan. berusaha meningkatkan kualitas dirinya yang akan sangat mendukung kemajuan bangsa Indonesia. Kondisi itu akan mendorong seseorang untuk bekerja keras. tidak harus mendatangkan dari luar negeri yang biayanya sangat mahal. agama atau golongan minoritas. Namun hal itu tidak bertentangan dengan nilai luhur Pancasila. Hal ini sejalan dengan ciri masyarakat modern. sehingga tidak selamanya kita harus mengimpor barang yang kita butuhkan dari luar negeri.

Ketahanan Nasional yaitu kondisi dinamis suatu bangsa. Etos kerja yang masih rendah Adanya korupsi. Sikap mengandalkan orang lain. tanpa ada partisipasi dan kemauan untuk memajukan masyarakatnya akhirnya mereka menjadi masyarakat yang masa bodoh. • Berbagai Sikap mental yang Jelek. yaitu mendapatkan sesuatu dengan mengandalkan orang lain yang dianggap mempunyai kekuasaan. ketangguhan serta mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala tantangan. Sikap mental yang jelek yang memperlemah kita sebagai pelopor pembangunan harus ditinggalkan. sepanjang tidak melanggar undang-undang yang berlaku. Sikap menggampangkan dan melihat sesuatu dari segi kemudahannya saja. Rakyat yang bersifat pesimis akan selalu menyerahkan segalanya kepada pemerintah. kelebihan dan jabatan sehingga tidak mau berusaha karena merasa memiliki perisai buat yang dapat diharapkan setiap waktu. Salah satu ciri negara modern adalah rakyatnya bersifat mandiri dengan berbagai kreativitas untuk menciptakan sesuatu. meliputi seluruh aspek kehidupan nasional yang terintegrasi. berisi keuletan. yaitu mencapai sesuatu dengan berbagai cara tanpa mempedulikan cara tersebut dibenarkan atau tidak di benarkan oleh undang-undang. baik secara langsung maupun tidak langsung membahayakan 50 . serta gangguan dari luar maupun dari dalam. sehingga membuat orang tidak teliti dan tidak sabar.• Budaya Ketergantungan Kepada Pemerintah. ancaman. kolusi dan kebocoran keuangan negara. sebagai berikut : Sikap main potong kompas. sehingga sulit dibawa ke arah kemajuan. hambatan. Upaya Menjaga Ketahanan Nasional Di era globalisasi saat ini para pemuda Indonesia haruslah semakin mengerti apa itu ketahanan nasional serta sebagai penerus bangsa juga harus tahu cara menjaga ketahanan nasional.

b. dinamis. serta perjuangan mengejar tujuan nasionalnya. Ketahanan nasional juga berfungsi sebagai pola dasar pembangunan nasional. konsultasi dan kerjasama. Dalam ketahanan nasional kita punya Asas Ketahanan Nasional diantaranya yaitu Asas Kesejahteraan dan Keamanan. identitas. Satu alasan adalah bahwa bila penyimpangan terjadi. Fungsi Ketahanan nasional nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir. Mawas ke Luar. wibawa. 51 . yang didasari oleh Pancasil sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstisional dalam paradigma pembangunan nasional. tenaga dan sarana. Kedudukan dan Fungsi Ketahanan Nasional Kedudukan dan fungsi ketahanan nasional dapat dijelaskan sebagai berikut : a. Ini semua merupakan modal awal untuk menjaga ketahanan nasional. kelangsungan hidup bangsa dan negara . maka akan timbul pemborosan waktu. Asas Mawas ke Dalam.regional (wilayah). serta Asas Kekeluargaan. Asas Komprehensif Integral atau Menyeluruh Terpadu.sektoral maupun multi disiplin. pola sikap. yang dilaksanakan sesuai dengan rancangan program. pola tindak dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter . Konsep doktriner ini perlu supaya tidak ada cara berfikir yang terkotakkotak (sektoral). Kedudukan Ketahanan nasional merupakan suatu ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia serta merupakan cara terbaik yang perlu di implementasikan secara berlanjut dalam rangka membina kondisi kehidupan nasional yang ingin diwujudkan.integrasi. wawasan nusantara dan ketahanan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual. Pada hakikatnya merupakan arah dan pedoman dalam pelaksanaan pembangunman nasional disegala bidang dan sektor pembangunan secara terpadu. Dalam diri seseorang harus ditanamkan sifat ketahanan nasional diantaranya mandiri. inter . yang bahkan berpotensi dalam cita-cita nasional.

Ketangguhan Adalah kekuatan yang menyebabkan seseorang atau sesuatu dapat bertahan. integrasi dan kelangsungan hidup bangsa dan negar serta perjuangan mencapai tujuan nasional dapat dijelaskan seperti dibawah ini : 1. kuat menderita atau dapat menanggulangi beban yang dipikulnya. Hambatan dan gangguan 52 . hambatan dan gangguan. Identitas Yaitu ciri khas suatu bangsa atau negara dilihat secara keseluruhan. baik bersifat potensional maupun fungsional. Negara dilihat dalam pengertian sebagai suatu organisasi masyarakat yang dibatasi oleh wilayah dengan penduduk. Keuletan Adalah usaha secara giat dengan kemampuan yang keras dalam menggunakan kemampuan tersebut diatas untuk mencapai tujuan. Ancaman Yang dimaksud disini adalah hal/usaha yang bersifat mengubah atau merombak kebijaksanaan dan usaha ini dilakukan secara konseptual. 4. 2. pemerintahan. ancaman. 6.Ketahanan Nasional dan Konsepsi Ketahanan Nasional Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa yang meliputi segenap kehidupan nasional yang terintegrasi. untuk menjamin identitas. kriminal dan politis. 5. baik yang datang dari dalam maupun dari luar. dan tujuan nasional serta dengan peran internasionalnya. Integritas Yaitu kesatuan menyeluruh dalam kehidupan nasional suatu bangsa baik unsur sosial maupun alamiah. berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. 3. sejarah.

b. Konsepsi Ketahanan Nasional Konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang. a. serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan terpadu berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 dan wawasan nusantara dengan kata lain konsepsi ketahanan nasional merupakan pedoman untuk meningkatkan keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan. ancaman. hambatan dan gangguan yang egara dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan perekonomian bangsa dan egara berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. Sedangkan keamanan adalah kemampuan bangsa melindungi nilai-nilai nasional terhadap ancaman dari luar maupun dari dalam. ancaman. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung 53 . Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebesar-besarnya kemakmuran yang adil dan merata.Adalah hal atau usaha yang berasal dari luar dan dari diri sendiri yang bersifat dan bertujuan melemahkan atau menghalangi secara tidak konsepsional. 1. Aspek Sosial Budaya Ketahanan sosial budaya diartikan sebagai kondisi dinamis budaya Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. rohaniah dan jasmaniah. Aspek Ekonomi Ketahanan Ekonomi diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan perekonomian bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan.

d. integritas. ancaman. ancaman. c. Aspek Politik Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan politik bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. Mewujudkan Keberhasilan Ketahanan Nasional a.maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan sosial budaya. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan ideologi bangsa dan negara Indonesia. Aspek Ideologi Dapat diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan ideologi bangsa Indonesia. ketangguhan. dan kemampuan dalam mengembangkan. menghadapi dan mengatasi segala tantangan dan hambatan yang datang dari luar maupun dari dalam yang secara langsung maupun tidak langsung membahayakan identitas. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan kehidupan politik bangsa dan negara Republik Indonesia berdasar Pancasila dan UUD 1945. Aspek Ekonomi Pencapaian tingkat ketahanan ekonomi memerlukan pembinaan sebagai berikut: • Sistem ekonomi Indonesia diarahkan untuk dapat mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan merata di seluruh wilayah Nusantara melalui eknomi kerakyatan 54 . dan kelangsungan hidup bangsa dan negara Kesatuan Republik Indonesia. Aspek Pertahanan dan Keamanan Ketahanan pertahanan dan keamanan diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia mengandung keuletan. 2. Ketahanan ini diartikan mengandung keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. e.

dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras. sosial budaya dan pertahanan keamanan. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta pencapaian tujuan nasional. rukun.• • • Ekonomi kerakyatan harus menghindari sistem free fight Pembangunan ekonomi merupakan usaha bersama atas asas Pemerataan pembangunan dan pemanfaatan hasilnya dengan liberalism. d. • Sadar dan peduli akan pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi. etatisme. Aspek Pertahanan dan Keamanan Untuk mewujudkan keberhasilan Ketahanan Nasional setiap warga negara Indonesia perlu: • Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mampu mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala tantangan. ancaman. politik. dan monopoli ekonomi kekeluargaan memperhatikan keseimbangan dan keserasian pembangunan antarwilayah dan antar sektor. serasi dan seimbang serta mampu menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan nasional. ekonomi. Aspek Sosial Budaya Untuk mewujudkan keberhasilan ketahanan sosial budaya warga negara Indonesia perlu: • Kehidupan sosial budaya bangsa dan masyarkat Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. bersatu. maju. dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas. b. cinta tanah air. hambatan. integritas. Aspek Ilmu Pengetahuan Untuk mecapai percepatan kemandirian dan kesejahteraan berbasis dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi ( Iptek ) 55 . c.

Aspek Politik Upaya mewujudkan ketahan pada aspek politik: 1. d. yaitu: a. c. peraturan perundangan. b.• Dilakukan lewat penguatan empat pilar knowledge based economy ( KBE ). • • • Politik Luar Negeri Hubungan luar negeri ditujukan untuk meningkatkan kerjasama Politik luar negeri terus dikembangkan menurut prioritas dalam interansional di berbagai bidang rangka meningkatkan persahabatan dan kerjasama antarnegara Peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu dilaksanakan dengan pembenahan sistem pendidikan. pelatihan dan penyuluhan 56 . • • pendapat • Terjalin komunikasi politik timbal balik antara pemerintah dan Politik Dalam Negeri Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum Mekanisme politik yang memungkinakan adanya perbedaan masyarakat 2. dan ekonomi Perbaikan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan Mewujudkan tumbuhnya masyarakat yang berbudaya iptek Aspek Ideologi Upaya memperkuat Ketahanan Ideologi memerulkan memerlukan langkah pembinaan berikut: • • • • Pengamalan pancasila secara obyektif dan subyektif Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan negara Pendidikan moral Pancasila Sesanti Bhineka Tunggal Ika dan konsep Wawasan Nusantara Republik Indonesia bersumber dari Pancasila f. • • e. Sistem pendidikan Sisten inovasi Infrastruktur masyarakat informasi Kerangka kelembagaan.

mahasiswa atau pemuda harus mengambil peran dalam memajukan bangsa dan meningkatkan ketahanan nasional. berjiwa wirausaha. unggul. Politik sangat mempengaruhi berjalannya kebijakan-kebijakan publik. maju. 57 . pendidikan. justru pemerintah harusnya mendukung dan memfasilitasi para pemuda yang ingin menjadi pejuang bangsa. Jumlah pemuda yang mencapai 80 juta orang merupakan potensi yang sangat besar. Dalam lingkup yang lebih kecil. Pemuda sebagai bagian dari potensi pembangunan harus berdaya agar mampu berkiprah dalam menghadapi tantangan global. tangguh. membuat sebagian menyukai proses instant tanpa memperdulikan pembelajaran yang didapatkan dari suatu peristiwa hidup. Sebagai agent of change. Harapan akan bangkitnya bangsa Indonesia akan mulai terbuka lebar jika para pemudanya mau bergerak serentak membangun bangsa tanpa ada tekanan dan ancaman dari pemerintah. Semakin banyaknya pemuda yang berkualitas dan cerdas akan menjadi investasi besar bagi perkembangan dan kemajuan bangsa. Salah satu hal pokok yang terkait dengan hal itu adalah tentang pandangan politik. pelatihan dan panduan sehingga mempunyai kesempatan untuk tumbuh sehat. kesempatan. bagaimana supaya para pemuda menjadi penggerak perubahan ke arah yang lebih baik bagi sesama pemuda lainnya. Peran pemuda dalam ketahanan nasional ini sangat penting. mandiri. Perkembangan zaman telah sama-sama kita saksikan. dinamis.• nasional Perjuangan bangsa Indonesia yangf menyakut kepentingan Pada jaman sekarang pemuda merupakan generasi harapan bangsa. Maju tidaknya suatu bangsa bisa dilihat dari pemudanya sehingga pemuda mempunyai tuntutan supaya berkualitas dan cerdas. Keberdayaan pemuda sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya pemuda dilakukan melalui dorongan. ribuan pemuda terlena dalam kemudahan. bimbingan. Banyak hal bisa dilakukan sebagai wujud kontribusi.

Di era globalisasi dewasa ini negara Indonesia banyak sekali memiliki tantangan untuk tetap menjaga ketahanan nasional. ideologi dan lain-lain. hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. berbangsa.berdaya saing. misalnya saja momoditi bawang merah dan bawang putih diakibatkan oleh kurangnya pengawasan pemerintah terhadap distribusi komoditas bawang merah dan bawang putih dimanfaatkan oleh oknum pedagang untuk mengambil keuntungan yang tinggi dengan cara menimbun stok bawang merah dan bawang putih. Saat ini beberapa komoditi pangan sangat sulit untuk didapatkan. Bidang-bidang yang berhubungan dengan ketahanan nasional seperti pertahanan dan keamanan. pemerintah seharusnya mengawasi pasokan bawang merah dan bawang putih di tiap daerah sehingga tidak menimbulkan hal yang merugikan banyak pihak tersebut. politik. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritasm identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. sosial budaya. 58 . Hal ini dapat mempersulit negara untuk menjaga ketahanan nasional di bidang pangan yang disebabkan oleh segelintir oknum yang memainkan harga sehingga merugikan konsumen. pangan. Sebagai contoh tantangan terhadap ketahanan nasional di bidang pangan dan cara menjaganya. dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. Ketika harga mulai tinggi pada oknum pedagang mulai menjual bawang merah dan bawang putih yang sudah mereka simpan kepada para komsumennya. yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan. demokratis. dan bernegar Upaya untuk Menjaga Ketahanan Nasional Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamika. Oleh sebab itu.

Zuhro menegaskan. Zuhro menyatakan. Nasib wilayah di perbatasan dan pulau-pulau terluar masih sangat memprihatinkan. Ketahanan politik dinilai mampu mencegah terjadinya disintegrasi bangsa. Kualitas elit politik yang memadai dan pelaksanaan sistem demokrasi melalui pemilihan umum (Pemilu) yang jujur dan adil dinilai mampu meminimalisir munculnya gerakan separatisme. "Ketahanan politik merupakan salah satu aspek yang penting dalam ketahanan nsional yang tidak akan lepas dari kondisi ketahanan faktual dan sosial.Hal tersebut mampu menjamin kukuhnya identitas. Bidang politik juga penting bagi ketahanan nasional suatu negara. Muladi beranggapan. Bahkan melihat kondisi Indonesia saat ini. Pasalnya. dan kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mewujudkan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Pasalnya. R Siti Zuhro. dan UU Pilpres yang digodok oleh anggota dewan. Ia menyatakan bangsa ini hendaknya melakukan evaluasi diri saat momentum 10 tahun era keterbukaan. UU Pemilu. ketahanan politik berkaitan erat dengan kepemimpinan nasional dan sistem demokrasi suatu bangsa. kondisi ketahanan politik tidak terlepas dari pembangunan sistem demokrasi dan perubahan paket undang-undang seperti UU Susduk. Hal yang sama juga disampaikan oleh Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Direktur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas). ketangguhan sistem politik dan kemampuan mengembangkan kekuatan nasional".Ketahanan lain yaitu ketahanan di bidang politik. Zuhro mempertanyakan apakah bangsa ini benar-benar telah membangun ketahanan politiknya. Termasuk didalamnya UU Otonomi daerah yang pada pelaksanaannya dinilai tidak dijalankan secara konsisten. aroma menyengat separatisme masih tercium di beberapa wilayah. Ini masi kurang terpotret oleh pemerintah pusat. integritas. Oleh karenanya. 59 .

Pengertian wawasan kebangsaan indonesia Istilah Wawasan Kebangsaan terdiri dari dua suku kata yaitu “Wawasan” dan “Kebangsaan” dan kata wawasan itu sendiri berasal dari bahasa Jawa yaitu mawas yang artinya melihat atau memandang. Kiki Syahnakri menghimbau. Apabila proses demokrasi dinilai tidak sesuai dengan roh konstitusi dan arah kebangsaan maka. dan bernegara. Letjen TNI Purnawirawan. Memahami serta mempedomani secara baik ajaran yang terkandung di dalam konsepsi Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia akan menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan dari setiap warga bangsa tentang 60 . Bangsa Indonesia untuk melakukan reorientasi terhadap tata cara berdemokrasi. dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat. Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia adalah merupakan sebuah pedoman yang masih bersifat filosofia normatif.Kegagalan ini tidak terlepas dari kegagalan pemerintah pusat dalam membuat desain daerah yang adil dan merata". berbangsa. Akan tetapi situasi dan suasana lingkungan yang terus berubah sejalan dengan proses perkembangan kehidupan bangsa dari waktu ke waktu.Wawasan Kebangsaan adalah cara pandang mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dan sikap bangsa Indonesia diri dan lingkungannya. BAB IV WAWASAN KEBANGSAAN INDONESIA 4. jadi kata wawasan dapat diartikan cara pandang atau cara melihat.1. Sebagai perwujudan dari rasa dan semangat kebangsaan yang melahirkan bangsa Indonesia. Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia harus senantiasa dapat menyesuaikan diri dengan perkembagan dan berbagai bentuk implementasinya.perlu dilakukan revisi atau koreksi sistematik terhadap proses demokratisasi".

Kebangsaan berasal dari kata bangsa yang mengandung arti ciri-ciri yang menandai golongan bangsa tertentu dan mengandung arti kesadaran diri sebagai warga dari suatu Negara (Kamus Besar Bahasa Indonesia: 1989 dalam Suhady 2006). Para ahli juga mengemukakan tentang pengertian wawasan kebangsaan salah satunya Suhady yang menyatakan bahwa Wawasan adalah kemampuan untuk memahami cara memandang sesuatu konsep tertentu yang direfleksikan dalam perilaku tertentu sesuai dengan konsep atau pokok pikiran yang terkandung di dalamnya (Suhadi. kesejahteraan. sosial budaya. serta identik pula dengan Wawasan sosial sebagai kemampuan untuk memahami cara-cara penyesuaian diri atau penempatan diri di lingkungan sosial. Guna penerapan konsep wawasan kebangsaan perlu dipahami 2 aspek yaitu aspek moral karena konsep wawasan kebangsaan mensyaratkan adanya perjanjian diri/ komitmen pada seseorang/ masyarakat untuk turut bekerja bagi kelanjutan eksistensi bangsa dan bagi peningkatan kualitas hidup bangsa. ekonomi dan pertahanan keamanan.posisi dan peran masing-masing ditengah-tengah masyarakat yang serba majemuk. 2006). dan aspek intelektual karena konsep wawasan kebangsaan menghendaki pengetahuan yang memadai guna mentuntaskan tantangan yang dihadapi bangsa saat ini dan masa mendatang serta potensi yang dimiliki bangsa (Suhady. 2006). Wawasan Kebangsaan sangat identik denga Wawasan Nusantara yaitu wawasan/konsepsi cara pandang bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan nasional yang mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik. Kebangsaan adalah tindak tanduk kesadaran dan sikap yang memandang diri sebagai suatu kelompok bangsa yang sama dengan keterikatan sosio-kultural yang disepakati bersama (Parangtopo: 1993 dalam Suhady 2006). 2006: 19). kelemahan dan keamanan bangsa sebagai titik tolak dalam berfalsafah berencana dan bertindak (Suhady. Jadi wawasan kebangsaan adalah suatu wawasan yang mementingkan kesepakatan. 61 . Hal ini berarti suasana kondisi yang mendorong perkembangan setiap individu sehingga terwujud ketahanan pribadi dapat menciptakan suatu ketahanan nasional Indonesia. dalam Suhady (2006: 18-19).

jumlah penduduk yang banyak. Wawasan kebangsaan menentukan bangsa menempatkan diri dalam tatanan berhubungan dengan sesama bangsa dan dalam pergaulan dengan bangsabangsa lain di dunia internasional. Wawasan kebangsaan meliputi mawas ke dalam dan mawas ke luar. yaitu memandang terhadap lingkungan sekitar Negara-negara tetangga dan dunia 62 . keanekaragaman budaya dan lain-lain. di tengah persaingan dunia yang globalistik. ekonomi dan politik serta pertahanan keamanan dalam dalam mencapai cita-cita dan menjamin kepentingan nasional.Wawasan kebangsaan juga dapat diartikan sebagai sudut pandang/ cara memandang yang mengandung kemampuan seseorang atau kelompok orang untuk memahami keberadaan jati diri sebagai suatu bangsa dalam memandang dirinya dan bertingkah laku sesuai falsafah hidup bangsa dalm lingkungan internal dan lingkungan eksternal. Mawas ke dalam artinya memandang kepada diri bangsa Indonesia sendiri yang memiliki wilayah tanah air yang luas. Mawas ke luar. sosio-budaya. Bangsa Indonesia memiliki wawasan kebangsaanya sendiri yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. menjunjung tinggi kesatuan dan persatuan. tanpa harus kehilangan akar budaya dan nilai-nilai dasar Pancasila yang telah kita miliki. Berdasarkan nilai-nilai tersebut bangsa Indonesia memiliki cara pandang untuk melangkah ke depan dalam mencapai tujuan nasional. sejarah. memiliki rasa kebersamaan sebagai bangsa untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. Wawasan Kebangsaan pada hekekatnya merupakan suatu pandangan atau cara pandang yang mencerminkan sikap dan kepribadian bangsa Indonesia yang memiliki rasa cinta tanah air.Wawasan kebangsaan mengandung komitmen dan semangat persatuan untuk menjamin keberadaan dan peningkatan kualitas kehidupan bangsa dan menghendaki pengetahuan yang memadai tentang tantangan masa kini dan masa mendatang serta berbagai potensi bangsa. dan cara pandang terhadap kebangsaannya itu kemudian disebut sebagai wawasan kebangsaan. Wawasan menentukan cara bangsa mendayagunakan kondisi geografis Negara. harus diletakan dalam satu pandangan yang mendasarkan pada kepentingan bersama sebagai bangsa. Setiap bangsa di dunia memiliki cara pandang terhadap kebangsaan dan tanah airnya masing-masing.

maka dapat disimpulkan bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional. demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri. menjaga keutuhan bangsa serta mendorong pencapaian cita-cita tujuan nasional.3. wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum. Secara singkat wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa tentang diri dan lingkungannya berdasarkan cita-cita dan tujuan nasionalnya. kesatuan. Bangsa Indonesia harus memiliki integritas dan kredibilitas yang kuat dalam memainkan perannya di dunia internasional sebagai bangsa yang berdaulat dan bermartabat. Tujuan nasional itu dapat dilihat dalam Pembukaan UUD 1945. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial". Tujuan wawasan kebangsaan indonesia Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan. atau dengan kata lain wawasan kebangsaan merupakan pokok-pokok pikiran tentang cita-cita dan tujuan nasional suatu bangsa. Makna Wawasan Kebangsaan Wawasan kebangsaan Indonesia mengamatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan. Karena wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif. 4. serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan 63 . Tujuan ke dalam adalah mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial. kedamaian dan budi luhur serta martabat manusia di seluruh dunia.internasional. mencerdaskan kehidupan bangsa. serta kepentingan kawasan untuk menyelenggarakan dan membina kesejahteraan. 4. Wawasan kebangsaan bertujuan menghidupkan kembali semangat kebangsaan. dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah "untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum.2. mendorong terwujudnya hidup yang harmonis.

maka asas pembangunan. Cinta Tanah Air dan Bangsa selalu sekaligus diarahkan pada kepentingan seluruh umat manusia yang saling berhubungan dengan berbagai jaringan antara ras. demokrasi dan kesetiakawanan sosial. serta kaidah penuntun bagi penentuan kebijaksanaan pembangunan nasional tidak lain adalah penjabaran dari Pancasila. Misi yang diamanatkan ialah agar para warga negara Indonesia membina dengan jiwa besar dengan setia terhadap Tanah Air. Sebaliknya keanekaan dan kemajemukan tidak boleh menjadi pemecah belah namun menjadi kekuatan yang memperkaya persatuan. perlu dipahami secara mendalam falsafah Pancasila. Mencermati makna Wawasan Kebangsaan tersebut.negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. Wawasan Kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang picik. tetapi tanpa kepicikan jiwa. Sehubungan dengan itu hendaknya dipupuk penghargaan terhadap martabat manusia. dapatlah dikemukaan bahwa Wawasan Kebangsaan Indonesia pada hakekatnya dilandasi oleh Pancasila sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa kita. Diharapkan manusia Indonesia sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa. Untuk dapat memahami bagaimana wawasan kebangsaan bagi bangsa Indonesia. 64 . wawasan dalam penyelenggaraan pembangunan. Wawasan Kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan.Kalau kita teliti secara mendalam. bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menyelenggarakan misinya di tengah-tengah tata kehidupan di dunia. Persatuan tidak boleh mematikan keanekaan dan kemajemukan.Untuk dapat memahami hakekat Wawasan Kebangsaan Indonesia perlu kiranya dipahami jati diri bangsa kita dan untuk itu perlu pula dipahami pandangan dan falsafah hidup yang dianut oleh bangsa Indonesia. Dengan Wawasan Kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila. yang mengandung nilai-nilai dasar yang akhirnya dijadikan pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku yang bermuara pada terbentuknya karakter bangsa. cinta kepada Tanah Air dan Bangsa. antar bangsa dan antar negara.

sebangsa dan setanah air serta memiliki suatu tekad bulat dalam mencapai perwujudan cita-cita bangsa. Wawasan Nusantara adalah pandangan yang menyatakan bahwa negara Indonesia merupakan suatu satu kesatuan dipandang dari segala aspeknya.Bangsa Indonesia adalah bangsa yang terbuka dan suka berkoeksistensi dengan bangsa lain. maka wawasan kebangsaan Indonesia tidak hanya bersifat “inward looking” dan mengisolasi diri. Dalam wawasan Nusantara dinyatakan bahwa wilayah laut adalah bagian dari wilayah negara kepulauan yang kemudian diakui dunia sebagai “Archipelagic Principle”. 65 . sejarah dan kondisi sosial budaya untuk mengejawantahkan segala dorongan dan rangsangan di dalam usaha mencapai perwujudan aspirasi bangsa dan tujuan nasional. Wawasan Nusantara adalah pandangan hidup bangsa Indonesia dalam mendayagunakan konstelasi Indonesia. Wawasan Nusantara yang mengemuka di tengah-tengah silang pendapat antara federalisme dan unitarisme di masa setelah lahirnya Indonesia Serikat. bangsa Indonesia merasa satu. b) Bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku dan berbicara dalam berbagai bahasa daerah. ruang hidup dan kesatuan matra seluruh bangsa serta merupakan modal dan milik bersama bangsa Indonesia. Dengan letak geostrategik Nusantara di posisi silang hubungan antar bangsa. dalam arti : a) Bahwa kedaulatan nasional dengan segala kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah. esensinya dapat dikatakan implementasi dari wawasan kebangsaan yang dijiwai semangat bangsa bahari. c) Bahwa secara psikologis. Laut bagi bangsa Indonesia bukan menjadi pemisah tetapi justru keluar sebagai wahana dalam berhubungan dengan bangsa lain. senasib sepenanggungan. meyakini dan menganut berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan suatu kesatuan bangsa yang utuh di dalam arti seluas-luasnya. yang mencakup : 1) Kesatuan Politik. sedangkan ke dalam merupakan unsur pemersatu. Sudah sejak dulu kala bangsa Indonesia menikmati dan menghayati arti hidup berdampingan secara damai dengan bangsa lain.

seimbang dan merata serta keselarasan hidup sesuai dengan kemajuan bangsa. baik potensial maupun efektif adalah modal dan milik bersama bangsa dan bahwa keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah tanah air. 2) Kesatuan sosial Budaya. tanpa meninggalkan ciri-ciri khas yang dimiliki oleh tiap-tiap daerah dalam pengembangan kehidupan ekonominya. b) Bahwa budaya Indonesia pada hakekatnya adalah satu. dalam arti: a) Bahwa masyarakat Indonesia adalah satu perikehidupan bangsa yang harus merupakan kehidupan yang serasi dengan tingkat perkembangan masyarakat yang sama. yang dilandasi. 3) Kesatuan Ekonomi. Realisasi penghayatan dan pengisian Wawasan Nusantara pada satu pihak menjamin keutuhan wilayah nasional dan melindungi sumber-sumber kekayaan 66 . b) Bahwa tingkat perkembangan ekonomi harus sesuai dan seimbang di seluruh daerah. membimbing dan mengarahkan bangsa menuju tujuannya. dalam arti : a) Bahwa ancaman terhadap sesuatu pulau atau daerah pada hakekatnya merupakan ancaman seluruh bangsa dan negara.d) Bahwa Pancasila adalah satu-satunya falsafah serta ideologi bangsa dan negara. sedangkan terdapatnya berbagai corak ragam budaya menggambarkan kekayaan khazanah budaya bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan budaya nasional secara keseluruhan yang dinikmati hasilnya oleh seluruh bangsa. 4) Kesatuan Pertahanan Keamanan Negara. e) Bahwa seluruh kepulauan Nusantara merupakan satu kesatuan wilayah hukum nasional yang mengabdi kepada kepentingan nasional. dalam arti : a) Bahwa kekayaan yang terdapat dan terkandung di dalam wilayah nusantara beserta kawasan yuridisnya. b) Bahwa tiap-tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama di dalam kerangka menunaikan tanggung jawab masing-masing dalam usaha pembelaan negara.

Menuju ke sama semua pemikir. Daerah harus tumbuh dan berkembang secara mandiri dengan daya saing yang sehat antar daerah tanpa mengabaikan terwujudnya kesatuan ekonomi. maka prasyarat 67 . sedangkan pada lain pihak menunjukkan wibawa kedaulatan negara Republik Indonesia. Intrinsik dalam penegakan kewibawaan tersebut adalah terwujudnya pemerintahan pusat yang bersih dan akuntabel. Desentralisasi pemerintahan dan pembangunan dalam rangka pengembangan otonomi daerah mutlak dilakukan. Demikian pula mengenai implementasi kesatuan dan persatuan. perlu menjadi fokus dalam mengembangkan pembangunan masa yang akan datang.alam beserta pengelolaannya. Pembangunan industri dan proses industrialisasi di Indonesia misalnya harus menjamin interdependensi perkembangan antar pulau utama yang didukung oleh pembangunan wilayah laut sebagai wahana pemersatu. Kejayaan bangsa Indonesia akan dapat diraih kembali dengan menghidupkan kembali jiwa baharinya berlandaskan wawasan Nusantara. Perlu dicegah timbulnya krisis kewibawaan pemerintah Pusat. Demikian pula kesatuan budaya tidak boleh diabaikan. memperkokoh kesatuan politik dan mengembangkan kesatuan budaya. Wawasan kebangsaan Indonesia adalah wawasan yang terbuka dan bukan wawasan yang dilandasi paham kebangsaan yang sempit. Kemungkinan orang dapat mempertanyakan budaya khas yang dapat menjadi ciri identitas insan Indonesia di atas keragaman budaya daerah yang berkembang subur. Dengan demikian kesatuan politik yang kini telah dicapai akan diikuti dengan kesatuan ekonomi hasil pembangunan yang akan datang. Hanya dengan bangkitnya kembali jiwa bahari wilayah laut antar pulau dimiliki oleh bangsa Indonesia. merongrong wibawa pemerintah pusat dan mencegah timbulnya pertentangan antara pemerintah pusat dengan daerah. melainkan pembangunan wilayah darat dan laut secara terintegrasi dari Sabang sampai Merauke. Kebijakan desentralisasi yang dirumuskan berdasarkan wawasan kebangsaan Indonesia. harus mencegah desintegrasi negara kesatuan. pemimpin dan perencana serta pelaksana pembangunan Indonesia penerus generasi 45 harus mewujudkan wawasan tersebut dengan dukungan jiwa bahari yang kuat.Dalam upaya ke arah itu. Artinya pembangunan bukan wilayah darat saja dan di pulau utama saja secara terpisah-pisah.

serta system pendidikan yang menghasilkan kader pembangunan yang berwawasan kebangsaan. Bangsa Indonesia tidak perlu khawatir bahwa Pancasila akan berbenturan dengan proses globalisasi. Indonesia misalnya secara minimal harus aktif dalam pasar ASEAN dan ASPAC secara maksimal di pasar internasional serta mampu bersaing dengan negara industri maju. Sebab Pancasila sudah mencakup dan menjamin realisasi dari apa yang menjadi tuntutan hak asasi manusia. Bangsa Indonesia harus pro-aktif dalam mengantisipasi dalam mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis. Keterbukaan dan kebersamaanlah yang menjadi kunci dari keberhasilan. perkembangan. Dengan demikian wawasan kebangsaan yang tidak lepas dari induknya yaitu Pancasila tidak akan menjadi penyebab alienisasi bangsa Indonesia dengan eksistensi bangsa lain. namun merupakan aset yang diperlukan dalam mengembangkan nilainilai kemanusiaan yang beradab (Sumito. Wawasan kebangsaan juga tidak perlu dikhawatirkan menjadi penghambat integrasi ekonomi Indonesia dengan sistem ekonomi pasar. dan menghadapi tantangan dari luar tanpa konfrontasi. baik Pancasila maupun wawasan kebangsaan dalam membawa bangsa Indonesia ke tujuan nasional yang masih harus terus menerus diperjuangkan. Pancasila adalah ideologi terbuka yang akan menyerap semua perkembangan sesuai dengan zamannya. netralitas birokrasi pemerintahan yang berwawasan kebangsaan. Dalam pelaksanaannya pembangunan ekonomi pasar Indonesia harus berperan dalam mengembangkan sistem ekonomi pasar internasional yang bermanfaat bagi umat manusia khususnya bangsa yang sedang berkembang dalam rangka mengembangkan tatanan ekonomi dunia baru. Indonesia dengan wawasan kebangsaannya justru harus dapat memberi contoh bagi bangsa lain dalam membina identitas. 68 .sebagai penjamin antara lain adalah warga bangsa yang kompak dan bersatu dengan ciri kebangsaan (nation wide oriented). Namun bangsa Indonesia harus waspada dan tanggap mengenai implementasinya di dalam negeri. kemandirian. karena induk dari ekonomi pasar adalah sistem kapitalisme dan liberalisme yang ditentang oleh aspirasi perjuangan rakyat Indonesia. 1993). Indonesia harus dapat meyakinkan bangsa-bangsa lain bahwa eksistensi bangsa bukan merupakan sumber konflik dalam pergaulan umat manusia.

Wawasan Kebangsaan sebagai konsepsi politik dan kenegaraan yang merupakan perwujudan pemikiran politik bangsa Indonesia. dan hankam. secara konseptual. Wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif.Wawasan kebangsaan Indonesia lahir dari kesadaran segenap masyarakat untuk bersatu memperjuangkan kemerdekaan. Disamping itu. kesejahteraan. ekonomi. meliputi tanah (darat). Akibatnya banyak hal yang dilakukan oleh rakyat Indonesia dengan maksud dan tujuan memperbaiki sosial ekonomi mereka tanpa memperhatikan nilai. ekonomi. dan kedamaian bangsa Indonesia. norma dan konsepsi dan semangat wawasan kebangsaan yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. tetapi disisi yang lain gerakan reformasi belum bisa memperbaiki krisis akan nasionalisme dan komitmen kebangsaan yang semakin hari mengarah kepada jurang degradasi. politik. degradasi sangat berdampak pada krisis 69 . wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum. air (laut) termasuk dasar laut dan tanah di bawahnya dan udara di atasnya secara tidak terpisahkan. sosial budaya dan pertahanan keamanan. geopolitik Indonesia dituangkan dalam salah satu doktrin nasional yang disebut Wawasan Nusantara dan politik luar negeri bebas aktif. Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan. demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri.4 Perkembangan Wawasan Kebangsaaan Indonesia Mengapa wawasan kebangsaan harus ada? Wawasan Kebangsaan adalah konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah.Sebagai satu kesatuan negara kepulauan.Sedangkan geostrategi Indonesia diwujudkan melalui konsep Ketahanan Nasional yang bertumbuh pada perwujudan kesatuan ideologi. gerakan reformasi 1998 disatu sisi memberikan perubahan pada beberapa dimensi. yang menyatukan bangsa dan negara secara utuh menyeluruh mencakup segenap bidang kehidupan nasional yang meliputi aspek politik. Namun saat ini kesadaran berbangsa kian memudar.4. sosial budaya.Sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia yang majemuk dan wilayahnya berupa kepulauan yang terletak di wilayah Asia Tenggara.

kesatuan dan persatuan. semangat dan mentalitas yang baik dari bangsa Indonesia. Dalam suatu perkembangan wawasan kebangsaan ada beberapa hal yang terkait. etnis.   Tata laku (Conduct) Hasil interaksi antara wadah dan isi wasantara yang terdiri dari : Tata laku Bathiniah yaitu mencerminkan jiwa. berbangsa dan bernegara meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki sifat serba nusantara dengan kekayaan alam dan penduduk serta aneka ragam budaya. sehingga krisis tersebut belum menunjukan tanda-tanda kapan akan berakhir. oleh karena itu banyak terjadi berbagai konflik yang berdimensi agama. Hal ini berarti suasana kondisi yang mendorong perkembangan setiap individu sehingga terwujud ketahanan pribadi dapat menciptakan suatu ketahanan nasional Indonesia. Memahami serta mempedomani secara baik ajaran yang terkandung di dalam konsepsi Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia akan menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan dari setiap warga bangsa tentang posisi dan peran masing-masing ditengah-tengah masyarakat yang serba majemuk.   B. Hal itu terjadi karena wawasan kebangsaan yang tidak dijadikan spirit utuk membangun dan memajukan bangsa saat ini. 70 .  Landasan Wawasan Kebangsaan Idiil => Pancasila => UUD 1945 Konstitusional Unsur Dasar Wawasan Kebangsaan Wadah (Contour) Wadah kehidupan bermasyarakat. yaitu: A.Bangsa Indonesia memiliki organisasi kenegaraan yang merupakan wadah berbagai kegiatan kenegaraan dalam wujud supra struktur politik dan wadah dalam kehidupan bermasyarakat adalah berbagai kelembagaan dalam wujud infra struktur politik. ras dan yang lainnya yang secara nyata mengancam keutuhan wilayah NKRI.  Isi (Content) Adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional.

6.1 Berarti setiap warga bangsa dan aparatur negara harus berfikir. perbuatan dan perilaku dari bangsa Indonesia. D. 5. Kedua tata laku tersebut mencerminkan identitas jati diri/kepribadian bangsa berdasarkan kekeluargaan dan kebersamaan yang memiliki rasa bangga dan cinta terhadap bangsa dan tanah air sehingga menimbulkan rasa nasionalisme yang tinggi dalam semua aspek kehidupan nasional. 3. dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara dan demi kepentingan nasional. 2. ditaati. 4. Asas wasantara terdiri dari: 1. bersikap dan bertindak secara utuh menyeluruh dalam lingkup dan demi kepentingan bangsa termasuk produk-produk yang dihasilkan oleh lembaga negara. Kepentingan/Tujuan yang sama Keadilan Kejujuran Solidaritas Kerjasama Kesetiaan terhadap kesepakatan Arah Pandang Wawasan Kebangsaan 71 . E. C. dipelihara dan diciptakan agar terwujud demi tetap taat dan setianya komponen/unsur pembentuk bangsa Indonesia(suku/golongan) terhadap kesepakatan (commitment) bersama. Tata laku Lahiriah yaitu tercermin dalam tindakan. Asas Wawasan Kebangsaan Merupakan ketentuan-ketentuan dasar yang harus dipatuhi. Hakekat Wawasan Kebangsaan Adalah keutuhan nusantara/nasional.

Faktor-faktor yang mempengaruhi Wawasan Kebangsaan Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Wawasan Kebangsaan yaitu 1. Tujuannya adalah menjamin terwujudnya persatuan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional baik aspek alamiah maupun aspek sosial. Wilayah. ekonomi. pertahanan keamanan demi tercapainya tujuan nasional. b. F. maka arah pandang wawasan kebangsaan meliputi:  Arah Pandang Kedalam Bangsa Indonesia harus peka dan berusaha mencegah dan mengatasi sedini mungkin faktor-faktor penyebab timbulnya disintegrasi bangsa dan mengupayakan tetap terbina dan terpeliharanya persatuan dan kesatuan.Dengan latar belakang budaya. 3. 2.Itulah wilayah jajahan Belanda yang kemudian menjadi 72 . jadi dapat disimpulkan bahwa archipelago adalah lautan terpenting. Tujuannya adalah menjamin kepentingan nasional dalam dunia yang serba berubah dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia. a. sosial budaya. Perkembangan wilayah Indonesia dan dasar hukumnya. Kepulauan Indonesia Wilayah Indische Archipel yang dikuasai Belanda dinamakan Nederandsch OostIndishe Archipelago. Wilayah ( Geografi ) Asas Kepulauan ( Archipelago ) Kata „Archipelago‟ dan „Archipelagic‟ berasal dari italia yaitu „Archipelagos‟. sejarah serta kondisi dan konstelasi geografi serta memperhatikan perkembangan lingkungan strategis.  Arah Pandang Ke luar Bangsa Indonesia dalam semua aspek kehidupan internasional harus berusaha untuk mengamankan kepentingan nasional dalam semua aspek kehidupan baik politik. kata „archi‟ yakni terpenting dan kata „pelagos‟ berarti laut atau wilayah lautan. 1. Lahirnya asas archipelago mengandung pengertian bahwa pulau-pulau tersebut selalu dalam kesatuan utuh semaentara tempat perairanatau lautan antara pulau-pulau berfungsi sebagai penghubung dan bukan sebagai unsur pemisah. Geopolitik dan Geostrategi.

yaitu Res Cimmunis menyatakan bahwa laut itu adalah milik masyarakat dunia karena tidak dapat dimiliki oleh masing – masing Negara.„Indonesia‟.163 km². Negara Kepulauan adalah negara yang seluruhnya terdiri dari satu atau lebih kepulauan dan dapat mencakup pulau – pulau yang lain.Kemudian dipertegas lagi pada proklamasi kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945. Dalam bahasa Yunani. Nama Indonesia mengandung arti yang tepat.Berikutnya pada peristiwa Sumpah Pemuda tanggal 2810-1928 kata Indonesia di pakai sebagai sebutan bagi bangsa. 73 . sedangkan garis pangkal adalah garis air surutterendah sepanjangpantai.087 km² dan perairan seluas 3. „Nusantara‟. c.wilayahNegara Kesatuan Republik Indonesia. yaitu kepulauan India. tanah air dan bahasa. Karakteristik Wilayah Nusantara : ± 6°08‟LU : ± 11°15‟LS : ± 94°45‟BT : ± 141°05‟ BT Kepulauan Indonesia terletak pada batas astronomi sebagai berikut: Utara Selatan Barat Timur Luas wilayah Indonesia seluruhnya adalah 5. Indonesia menjadi nam resmi negara dan bangsa Indonesia sampai sekarang. „Indo‟ berarti India dan „nesos‟ berarti pulau. yang terdiri dari daratan seluas 2. termasuk bagian pulau.027.R Logan dalam Journal of The Indian Archipelago And East Asia (1850). Sebutan „Indonesia‟ merupakan ciptaan ilmuwan J. perairan diantaranya.193. „Hindia Belanda (Nederlandsch-indie)‟ pada masa penjajahan Belanda.250 km². Sebagai sebutan untuk kepulauan ini sudah banyak nama yang dipakai yaitu „Hindia Timur‟. Kepulauan adalah suatu gugusan pulau. Konsep Tentang Wilayah Lautan Dalam perkembangan hukum laut internasional dikenal beberapa konsep mengenai kepemilikan dan kepemilikan wilayah laut. „Insulinde‟ oleh Multatuli. d.166.LautTeritorial adalah satu wilayah laut yang lebarnya tidak melebihi 12 mil laut diukur dari garis pangkal. Maka pada awal abad ke-20 perkumpulan mahasiswa Indonesia di Belanda menyebut dirinya sebagai „Perhimpunan Indonesia‟.

Bangsa Indonesia menolak segala bentuk penjajahan karena penjajahan tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan. Vietnam dan KoreaUtara). b. akan tetapi lebih cinta kemerdekaan”. Geostrategi Geostrategi adalah politik dalam pelaksanaan. tetapi lebihcinta kemerdekaan.  Geografi : wilayah Indonesia terletak di antara dua benua.2.  Demografi : penduduk Indonesia terletak di antara penduduk jarang di selatan (Australia) dan penduduk padat di utara (RRC dan Jepang)  Ideologi : ideologi Indonesia (Pancasila) terletak di antara liberalisme di selatan( Australia dan Selandia Baru) dan komunisme di utara ( RRC.  Sosial : Masyarakat Indonesia terletak di antara masyarakat individualisme di selatan dan masyarakat sosialisme di utara. Pandangan geopolitik bangsa Indonesia yang didasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan yang luhur dengan jelas dan tegas tertuang di dalamPembukaan UUD 1945. a.  Ekonomi : Ekonomi Indonesia terletak di antara ekonomi Kapitalis dan selatan Sosialis di utara. 74 .Bangsa Indonesia adalah bangsa yang cinta damai. serta diantara samudra Pasifik dan samudra Hindia. Geopolitik dan Geostrategi Geopolitik Geografi mempelajari fenomena geografi dari aspek politik. Geopolitik menjelaskan dasar pertimbangan dalam menentukan alternatif kebijakan nasional untuk mewujudkan tujuan tertentu. Bangsa yang berfalsafah dan berideologi Pancasila menganut faham perang dan damai : ” BangsaIndonesia cinta damai. yaitu upaya bagaimana mencapai tujuan atau sasaran yang ditetapkan sesuai dengan keinginan keinginan politik.  Politik : Demokrasi Pancasila terletak di antara demokrasi liberal di selatan dan demokrasi rakyat ( diktatur proletar) di utara. Asia dan Australia. sedangkan geopolitik mempelajari fenomena politik dari aspek geografi.Sebagai contoh pertimbangan geostrategis untuk negara dan bangsa.

mewujudkan pemerintahan yang kuat. menerima dan menghormati segala bentuk perbedaan sebagai kenyataan yang hidup disekitarnya dan merupakan karunia sang pencipta. serta upaya untuk mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia.  Wawasan Kebangsaan sebagai Pancaran Falsafah Pancasila Wawasan kebangsaan menjadi pedoman bagi upayamewujudkan kesatuan aspek kehidupan nasional untuk menjamin kesatuan. Upaya yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada dalam mengatasi kelemahan serta kendalanya. o Implementasi dalam kehidupan Pertahanan Keamanan Adalah menumbuhkan kesadaran cinta tanah air dan membentuk sikap bela negara pada setiap WNI 4. 75 . Budaya : Budaya Indonesia terletak di antara budaya Barat di selatan danbudaya Timur di utara. G. persatuandan keutuhan bangsa. Cara meningkatkan wawasan budaya Indonesia Perlu suatu upaya yang sistematis dalam penanaman wawasan kebangsaan yang optimal sehingga didapatkan nasionalisme yang optimal. o Implementasi dalam kehidupan Ekonomi Adalah menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara merata dan adil.5. aspiratif. berisi ketangguhan bangsa khususnya generasi muda dalam upaya pembelaan negara dari semua ancaman yang dapat mengancam kelangsungan hidup negara. pola sikap dan pola tindak yang senantiasa mendahulukan kepentingan negara. Penerapan Wawasan Kebangsaan Penerapan Wawasan Kebangsaan harus tercermin pada pola pikir.  o Wawasan Kebangsaan dalam Pembangunan Nasional Implementasi dalam kehidupan politik Adalah menciptakan iklim penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis. dipercaya. o Implementasi dalam kehidupan Sosial Budaya Adalah menciptakan sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui.

Meningkatkan kemampuan dan pengusaan materi PPBN para penatar dalam melaksanakan penyuluhan wawasan kebangsaan serta membentuk organisasi penyelenggara PPBN yang terpadu. Mewujudkan kegiatan kesiswaan dan kepramukaan yang dapat menumbuhkan dan meningkatkan wawasan kebangsaan. sentosa yang mempunyai tingkat wawasan kebangsaan yang tinggi. tercermin pada perilaku warga negara Indonesia yang rela berkorban dan cinta kepada tanah airnya yang diperoleh melalui Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN).5. Mewujudkan media massa yang kondusif untuk membantu upaya PPBN. 4. Kesadaran masyarakat bernegara dan berbangsa yang tinggi. b.5. aman. Peningkatan kesadaran warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Membentuk dan meningkatkan kemampuan dalam PPBN para guru/pengajar/dosen di lingkungan pendidikan.1.  Lingkungan Pemukiman.     Lingkungan Pendidikan. pemimpin bangsa yang mengutamakan kepentingan negara dan bangsa diatas kepentingan pribadi dan golongan. diarahkan untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis dari seluruh masyarakat Indonesia dalam wadah NKRI yang berdaulat. 76 .2 Sasaran. Menghimbau pemerintah untuk membuat program PPBN yang konsisten dan terpadu serta membuat peraturan yang dapat menjaga sikap mental generasi muda. 4. maka kebijakan yang ditetapkan adalah : a. Strategi / Tujuan  Lingkungan Pemukiman dan Pekerjaan.Dalam upaya meningkatkan wawasan kebangsaan masyarakat melalui Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN). sehingga masyarakat Indonesia dapat hidup damai dan sejahtera dalam suasana demokrasi dan tegak hukum. serta pemerintah dan pemimpin nasional yang mencintai rakyat dan mendapat kepercayaan penuh serta dicintai rakyatnya.

Terselenggaranya kegiatan kepramukaan yang dapat menumbuh kansikap hidup mandiri. Dukungan dunia pendidikan. Terwujudnya organisasi pembina serta kegiatan yang terprogram dan terpadu dengan melibatkan semua pihak.  Komitmen Pemerintah. Kegiatan Kepramukaan. ulet dan pantang menyerah sebagai modal dasar dalam menanamkan semangat bela negara. Terwujudnya guru/pengajar/dosen yang punya tanggung jawab moral dalam menanamkan semangat kebangsaan serta pemahaman materi PPBN yang optimal. Terselenggaranya kegiatan ekstra kurikuler yang dapat disisipi PPBN dan menumbuhkan wawasan kebangsaan.5. Aparat Terkait. Terbentuknya motivasi juang dan semangat kebangsaan di lingkungan keluarga. Adanya program . o o Kegiatan Ekstra Kurikuler. tokoh agama dan aparat terkait. 4. Lingkungan Pendidikan. Tokoh Agama. Tokoh agama diberdayakan untuk dapat membekali 77 . Oleh karena itu para orang tua harus terlebih dahulu diberikan pembekalan dan pemahanan bela negara.program pemerintah yang diterapkan oleh instansi yang berwenang secara konsisten dan bertanggung jawab serta adanya peraturan yang dapat mengeliminir pemanfaatan generasi muda secara sempit.  Lingkungan Pekerjaan. Peran Lingkungan Pemukiman Keluarga. Terwujudnya kepedulian tokoh agama dalam menanamkan semangat kebangsaan melalui jalur agama.3. Terciptanya kondisi di lingkungan pekerjaan yang dapat menumbuhkan semangat wawasan kebangsaan.  Media Massa.o o o  o Keluarga. Peran keluarga dalam menanamkan wawasan kebangsaan yang berisikan ketangguhan dalam upaya pembelaan negara sangat penting dan vital sekali khususnya bagi generasi muda. Terwujudnya media massa yang dapat membantu membentuk opini masyarakat dalam rangka menanamkan jiwa atau semangat bela negara.

4. Kegiatan OSIS atau SENAT dapat dijadikan untuk memupuk rasa tanggung jawab dan kebersamaan serta belajar untuk dapat mengesamping kanatau meninggalkan berbagai macam kepentingan pribadi dan dapat mengedepankan kepentingan bersama yang diwadahi oleh satu organisasi dalam mencapai tujuan yang disepakati bersama.norma agama dan ikut menjaga moralitas generasi muda. tidak dapat dipungkiri. Aparat terkait yang ada di daerah harus melaksanakan kegiatan yang terpadu untuk upaya pembekalan baik kepada orang tua maupun generasi muda itu sendiri. Pengajar atau guru secara formal harus mendidik anak didiknya dan berperan langsung serta terukur dalam pembekalan materi PPKN/Pendidikan Kewarganegaraan baik di sekolah dasar. Peran Dunia Pendidikan. Kegiatan Ekstra Kurikuler yang dilakukan diluar jam pelajaran dapat juga dimanfaatkan untuk upaya penanaman semangat pembelaan negara. 78 . Bahwa generasi muda relatif labil jiwanya dalam mencari jati dirinya. latihan bela diri. Para pendidik/pengajar seyogyanya mendapatkan semacam penataran PPBN sehingga materi yang diberikan bisa dipertanggung jawabkan. Mereka harus betul-betul mampu dan menguasai materi yang diberikan kepada anak didiknya. Kegiatan lain yang dapat memupuk rasa sportifitas dan percaya diri yang tinggi adalah dengan kegiatan pecinta alam. Peran dunia pendidikan untuk membekali semangat bela negara cukup penting. Keterpaduan ini harus dilakukan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan tahap evaluasi untuk mendapatkan suatu kesimpulan yang bisa dipertanggung jawabkan.4. Oleh karena itu keterpengaruhan generasi muda karena arus globalisasi yang melanda dunia saat ini harus mendapatkan resep penangkalan untuk tidak memperparah dekadensi moral yang terjadi dengan melihat fenomena pergaulan bebas. sekolah lanjutan maupun di perguruan tinggi. serta latihan Menwa yang diselenggarakan atau dikendalikan oleh pihak sekolah dan perguruan tinggi. penggunaan narkoba dan lain-lainnya.5.

Karena dapat dibaca dan akan membentuk opini masyarakat.4. Yang pentingharus ada kemauan yang kuat dari pemerintah dan diwujudkan dengan kepedulian aparat yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap upaya menanamkan semangat pembelaan terhadap negara dan wawasan atau nasionalisme yang tinggi. Komitmen Pemerintah. Pemerintah harus berupaya sedemikian rupa dengan program rutin maupun yang bersifat non program. tabloid. Selain itu ada hal lain yang harus dilakukan pemerintah terkait dengan rumor yang nyata terlihat kebenarannya dan tidak ada maksud untuk menuduh 79 . Sebetulnya materimateri yang ada dalam upaya bela negara cukup jelas dan simpel atau sederhana.6. dll.5. Media massa mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam membentuk opini yang berkembang dimasyarakat. majalah. Barangkali patut dicoba langkah-langkah yang sudah dibahas diatas sehingga generasi muda dan instansi terkait tidak terjebak dalam kejenuhan akibat rutinitas kegiatan. Peran Media Massa.5.5. Yang termasuk media cetak diantaranya adalah koran. bulletin. Dalam kaitan ini media massa dapat diajak ikut serta membantu membentuk opini masyarakat dalam rangka menanamkan jiwa atau semangat bela negara. sebagai upaya terobosan bila program rutin yang sudah berjalan baik melalui peran (jalur) pendidikan atau melalui peran kantor Kesbanglinmas dirasa kurang optimal. baik yang positif maupun negatif. Namun sesederhana apapun bila tidak ditangani secara serius akan membuahkan hasil yang tidak optimal. Media cetak harus membuat redaksional sedemikian rupa yang dapat membangkitkan minat pembaca supaya mempunyai semangat belanegara. Pemerintah harus mempunyai keinginan yang kuat dan konsisten dalam upaya penanaman semangat pembelaan terhadap negara ini. 4. Yang dimaksud lain-lain ini adalah semua jenis bacaan yang beredar secara umum.

bergantung. Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit. Pemerintah harus membuat peraturan atau undang-undang yang bisa mengatasi oknum anak bangsa yang selalu mengatasnamakan untuk kepentingan rakyat kecil dengan melaksanakan manouver politik termasuk unjuk rasa yang menggunakan massa generasi muda. Menurut asal katanya. dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara Dalam banyak hal. terkait. dan antar negara saling berinteraksi.atau mencari kambing hitam bahwa ada oknum anak bangsa yang memanfaatkan jiwa patriotisme dan kelabilan jiwa generasi muda untuk kepentingan politiknya. yang maknanya ialah universal. perjalanan.1 Umum Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan. Demikian juga diplomat yang bertanggung jawab terhadap eksistensi bangsa ini harus berkemampuan dan punya kiat supaya bangsa ini bisa eksis dan tidak dengan mudah “diobok-obok” oleh kekuatan/negara asing \ BAB V ERA-GLOBALISASI 5. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap 80 . antar kelompok. kata "globalisasi" diambil dari kata global. budaya populer. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. investasi. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.

dan hukum internasional saat ini bercirikan hukum yang 81 . dan mempengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. 5. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. Globalisasi adalah suatu proses di mana antarindividu. Sebab. ekonomi dan budaya masyarakat. Dari sudut pandang ini. terkait.2. dan antarnegara saling berinteraksi. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. A.2 Dampak Era-Globalisasi 5. bergantung. sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. Dampak Positif Globalisasi Di Bidang Hukum Cita hukum nasional sangat membutuhkan kajian dan pengembangan yang lebih serius agar mampu turut serta dalam tata kehidupan ekonomi global dengan aman. kecuali sekedar definisi kerja (working definition). antarkelompok. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama.1 Dampak Positif Globalisasi Berbicara dampak dari globalisasi dalam aspek kehidupan bangsa dan negara berarti kita harus mengkaji terlebih dahulu pengertian dari globalisasi. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa. atau proses sejarah.individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. dalam pengertian tidak merugikan dan dirugikan oleh pihak-pihak lain Perubahan tatanan dunia saat ini ditandai oleh perkembangan teknologi yang memungkinkan komunikasi dan informasi antara masyarakat internasional menjadi sangat mudah. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batasbatas geografis. Di sisi lain.

Akibatnya semakin memasuki abad XXI. Semakin melebarnya ketimpangan distribusi pendapatan antar negara-negara kaya dengan negara-negara miskin. Dampak Globalisasi dalam bidang Sosial Budaya : 82 . Terutama kaidah-kaidah hukum yang bersifat transnasional lebih cepat akan dapat diterima sebagai hukum nasional. Sebagai contoh dalam bidang perdagangan internasional. 2. berarti negara nasional harus membuat aturan-aturan nasional yang mendorong realisasi kesepakatan guna mencapai tujuan bersama. sehingga perbedaan-perbedaan dengan sistem hukum lain akan semakin berkurang. Munculnya perusahaan-perusahaan multinasional dan transnasional. Munculnya lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti Bank Dunia. Dana Moneter Internasional. Sebagai akibat globalisasi dan peningkatan pergaulan dan perdagangan internasional. B. misalnya di dalam hal surat-surat berharga. karena kaedah-kaedah hukum transnasional itu merupakan aturan permainan dalam komunikasi dan perekonomian internasional dan global. Membuka peluang terjadinya penumpukan kekayaan dan monopoli usaha dan kekuasaan politik pada segelintir orang. dimana hukum internasional mempengaruhi hukum nasional. WTO. ketentuan-ketentuan perdagangan internasional dalam rangka World Trade Organization (WTO) telah mendorong negara-negara membuat aturan-aturan nasional sebagai tindak lanjut penerapan ketentuan tersebut dalam suasana nasional. pasar modal. Harmonisasi hukum di sini diartikan bahwa hukum internasional dipengaruhi hukum nasional dan hukum nasional juga dipengaruhi hukum internasional. cukup banyak peraturan-peraturan hukum asing atau yang bersifat internasional akan juga dituangkan ke dalam perundang-undangan nasional. dan sebagainya. Dampak globalisasi dalam bidang ekonomi. Dalam proses harmonisasi hukum.harmonis atau setidak-tidaknya hukum transnasional. Dampak dlm bidang Ekonomi 1. kejahatan komputer. semakin hukum nasional Indonesia akan memperlihatkan sifat yang lebih transnasional. antara lain : Globalisasi dan liberalisme pasar telah menawarkan alternatif bagi pencapaian standar hidup yang lebih tinggi.

Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai.nilai nasionalisme 1. sosial budaya dan lain. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Timbulnya gelombang demokratisasi ( dambaan akan kebebasan ). Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Dampak positif Globalisasi : 1. ekonomi. Dilihat dari globalisasi politik. Para pengambil kebijakan publik di negara sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi. 83 .Semakin bertambah globalnya berbagai nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat dunia. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. ideologi. terbukanya pasar internasional. Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi ) 4. 2. Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri 6. Mudah memenuhi kebutuhan munculnya globalisasi tentunya membawa dampak bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Dampak Globalisasi dalam bidang Politik Negara tidak lagi dianggap sebagai pemegang kunci dalam proses pembangunan. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dampak globalisasi tersebut meliputi dampak positif dan dampak negatif di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran 5. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan 2. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang. Dari aspek globalisasi ekonomi. jika pemerintahan djalankan secara jujur. 3.lain akan berdampak kepada nilai. Mudah melakukan komunikasi 3.nilai nasionalisme terhadap bangsa.

84 . Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. Teknologi: Perputaran arus informasi yg kian dinamis yg bisa melancarkan bisnis dalam skala internasional. Standard sekolah/perguruan tinggi harus mengacu ke standard internasional. Dampak Globalisasi terhadap sosial budaya Keadaaan keseimbangan dalam masyarakat merupakan keadaan yang diidam-idamkan oleh setiap masyarakat. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang. Dampak globalisasi pendidikan untuk Indonesia: Sekolah dan perguruan tinggi negara lain bisa mendirikan lembaga pendidikan di negara Indonesia.3. Misalnya pengiriman dataÂ&sup2. C. dll. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Persaingan lapangan pekerjaan lulusan sekolah/perguruan tinggi bukan saja dengan sebangsa tetapi juga dengan bangsa lain yang masuk ke Indonesia. Dalam keadaan yang demikian. lewat internet. supaya bisa bersaing. Penolakan ini disebabkan masyarakat takut terjadi goyahnya keseimbangan sistem yang berarti dapat muncul ketidaktentraman. sebab tidak ada pertentangan-pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. dan bahasa Inggris menjadi sangat penting sebagai bahasa komunikasi. masyarakat dapat menolak unsur-unsur yang akan membawa perubahan. Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. individuindividu secara psikologis merasakan adanya suatu ketentraman. Bidang budaya: Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Setiap kali terjadi gangguan keseimbangan. Sebagian besar siswa Indonesia bisa bersekolah di negara lain.

Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. sosial budaya. Dampak Globalisasi dalam bidang Sosial Budaya : Semakin bertambah globalnya berbagai nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat dunia. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran 5. Mudah melakukan komunikasi 3. Para pengambil kebijakan publik di negara sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi. Timbulnya gelombang demokratisasi ( dambaan akan kebebasan ). Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD. Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan 2. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi ) 4.Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri 85 . bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.nilai nasionalisme Dilihat dari globalisasi politik. politik. Dari aspek globalisasi ekonomi. ekonomi. pertahanan keamanan dan lain. terbukanya pasar internasional. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara.lain. Dampak positif Globalisasi : 1.

terbukanya pasar internasional. Penolakan ini disebabkan masyarakat takut terjadi goyahnya keseimbangan sistem yang berarti dapat muncul ketidaktentraman. jika pemerintahan djalankan secara jujur. 86 . Kebijakan politik yang sukses akan diapresiasi oleh negara lain. Dalam keadaan yang demikian. Kerjasama dalam bidang politik seperti studi banding dengan negara luar lebih mudah. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Mudah memenuhi kebutuhan D. masyarakat dapat menolak unsur-unsur yang akan membawa perubahan. Setiap kali terjadi gangguan keseimbangan. 4. Dampak Positif (+) 1. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Dari aspek globalisasi ekonomi. Pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis.6. Berita-berita politik negara lain lebih mudah diakses melalui media asing. sebab tidak ada pertentangan-pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. 2. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Dampak Globalisasi terhadap sosial budaya Keadaaan keseimbangan dalam masyarakat merupakan keadaan yang diidam-idamkan oleh setiap masyarakat. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. 3. 2. Pengaruh Positif Globalisasi Terhadap Nilai. 3. individuindividu secara psikologis merasakan adanya suatu ketentraman.Nilai Nasionalisme 1. Dilihat dari globalisasi politik. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis.

E. dampak positif akses berita cukup cepat dan akurat kita dapat mengakses informasi dari seluruh penjuru dunia dengan sekali sentuh kita dapat berkomunikasi dengan sanak saudara dari segala penjuru negeri. Kata "globalisasi" secara populer dapat diartikan menyebarnya segala sesuatu secara sangat cepat ke seluruh dunia. berpengaruh kuat terhadap pikiran maupun kemauan bangsa Indonesia . Globalisasi meniscayakan terjadinya perdagangan bebas dan dinilai menjadi ajang kreasi dan perluasan bagi pertumbuhan perdagangan dunia. Globalisasi sebagai sebuah proses mempunyai sejarah yang panjang. Hal ini berarti bahwa terjadinya perubahan sosial yang mengubah pola komunikasi. 87 . Terjadinya pasar bebas disebabkan karena keputusan politik yang dibuat oleh pemerintah. jaminan hak asasi manusia . Globalisasi juga melahirkan global culture (which) is encompassing the world at the international level. dengan mengutamakan keterbukaan . Robertson dalam Globalization: Social Theory and Global Culture (London. serta pembangunan dengan sistem pengetahuan. Pengaruh Globalisasi dalam Bidang Politik Pengaruh positif globalisasi yang menawarkan kehidupan politik yang demokratis . teknologi. dan kebebasan . PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI Era pasar bebas. produksi dan konsumsi serta peningkatan paham internasionalisme merupakan sebuah nilai budaya.5. Sage: 1992) mendefinisikan globalisasi sebagai "the compression of the world into a single space and the intensification of conciousness the world as a whole". atau yang biasa disebut dengan era globalisasi sering didengungkan oleh para pemerhati ekonomi sejak beberapa dekade lalu hingga sekarang ini.

efisiensi dan kualitas bangsa untuk dapat memenangi persaingan era pasar bebas yang ketat tersebut. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidupmasyarakat. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju. termasuk aspek pendidikan.Terjadinya era globalisasi memberi dampak ganda. tantangan kita pada masa yang akan datang ialah meningkatkan daya saing dan keunggulan kompetitif di semua sektor. baik sektor riil maupun moneter. b. di mana pendidikan diharuskan mampu menghadapi perubahan yang cepat dan sangat besar dalam tentangan pasar bebas. c. dampak yang menguntungkan dan dampak yang merugikan. Tetapi di sisi lain. 88 . Perubahan Tata Nilai dan Sikap Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional. dan manajemen tanpa mengurangi keunggulan komparatif yang telah dimiliki bangsa kita. daya saing yang tinggi inilah agaknya yang akan menentukan tingkat kemajuan. jika kita tidak mampu bersaing dengan mereka. Oleh karena itu. teknologi. dengan melahirkan manusia-manusia yang berdaya saing tinggi dan tangguh. Terjadinya perdagangan bebas harus dimanfaatkan oleh semua pihak dalam berbagai aspek kehidupan. F. Dampak yang menguntungkan adalah memberi kesempatan kerjasama yang seluas-luasnya kepada negara-negara asing. dengan mengandalkan pada kemampuan SDM. maka konsekuensinya akan merugikan bangsa kita. Sebab diyakini. Dampak Positif Globalisasi Dan Modernisasi a. karena sumber daya manusia (SDM) yang lemah.

• Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi. musik. • Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu. literatur. Dalam banyak hal. Karena dari dampak negatif globalisasi ini masih ada hubungannya dengan dampak internet. televisi satelit. sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. dan makanan. Berikut ini beberapa ciri dampak negatif globalisasi yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya. misalnya dalam bidang fashion. peningkatan pengaruh perusahaan multinasional. film.2. dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO). Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam. • Meningkatnya masalah bersama.2 Dampak Negatif Globalisasi Sebelum membahasnya lebih lanjut dan luas bagaimana dampak negatif globalisasi dan bagaimana cara mengatasinya. perlu diketahui bahwa dampak negatifnya semakin terasa untuk waktu sekarang-sekarang ini. inflasi regional dan lain-lain. • Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional. dampak negatif globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan. misalnya pada bidang lingkungan hidup. kita juga perlu tahu dampak negatif internet bagi kita. dan transmisi berita dan olah raga internasional). saat ini. kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya. Dampak Negatif Globalisasi yang Mengkhawatirkan Dan berikut ini adalah dampak negatif globalisasi yang sebenarnya terjadi di dunia maupun di negara kita indonesia. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.5. krisis multinasional. 89 . A.

Sikap Individualistik Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. Gaya Hidup Kebarat-baratan 90 . Dampak negatif lainnya dari modernisasi dan globalisasi adalah sebagai berikut. a. c. kedudukan social atau jabatan. • Masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa. yang dibawa para wisatawan asing. b. Tersebarnya nilai-nilai budaya yang melanggar nilai-nilai kesopanan dan budaya bangsa melalui media massa seperti tayangan-tayangan film yang mengandung unsur pornografi yang disiarkan televisi asing yang dapat ditangkap melalui antena parabola atau situs-situs pornografi di internet. • Terjadinya sikap materialisme. yaitu sikap mementingkan dan mengukur segala sesuatu berdasarkan materi karena hubungan sosial dijalin berdasarkan kesamaan kekayaan.Dampak negatif globalisasi antara lain: • Terjadinya sikap mementingkan diri sendiri (individualisme) sehingga kegiatan gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat mulai ditinggalkan. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial. Pola Hidup Konsumtif Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. Timbulnya sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan kekayaannya. Akibat sikap materialisme. perilaku seks bebas. • • • Adanya sikap sekularisme yang lebih mementingkan kehidupan duniawi dan mengabaikan nilai-nilai agama. Misalnya. kesenjangan sosial antara golongan kaya dan miskin semakin lebar.

maka kali ini kita akan membahasnya bagaimana cara mengatasi dampak negatif globalisasi secara lengkap dan jelas. dan lain-lain. Kesenjangan Sosial Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. bangsa Indonesia dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Cara Mengatasi Dampak Negatif Globalisasi Setelah tadi diatas kita sudah ulas secara lengkap dampak negatif globalisasi dan juga dampak positifnya.Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. kita hendaknya menanamkan nilai-nilai Islam di kehidupan sehari-hari. Sebab nilai-nilai keimanan dan moralitas itulah yang mampu mengatasi dampak negatif dari globalisasi. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial. • Cara untuk menghadapi dampak negatif globalisasi yaitu dengan mempersiapkan diri sebaik-baiknya melalui pendidikan. 2. Sehingga dapat bersaing di kancah dunia Internasional. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua. Karenanya keberadaan nilai-nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. Mengetahui 91 . 1. Sebab nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. Meningkatkan Kualitas SDM Indonesia • Dampak negatif globalisasi merupakan sebuah realita yang mau tak mau harus dihadapi bila Bangsa Indonesia ingin tetap hidup sebagai bangsa yang berdaulat di dunia. B. Kita hendaknya menjalankan syariat Islam. • Sebagai kaum Muslim. kehidupan bebas remaja. Meningkatkan Kualitas Nilai Keimanan dan Moralitaas Masyarakat • Dampak negatif globalisasi membuat budaya antar bangsa saling mempengaruhi. d. Melalui pendidikan yang optimal.

Mendorong dan Mendukung Negara Maju untuk Memberikan Dana Perbaikan Lingkungan • Negara maju sangat diuntungkan dengan adanya globalisasi. dan pemerintah. Mendorong dan Mendukung Upaya Memperjuangkan Keadilan Antar Bangsa • Salah satu dampak negatif globalisasi adalah saling berkaitannya antara satu negara dengan negara lainnya. hendaknya kita mendukung upaya pemerintah. sebab negara maju banyak yang memiliki perusahaan transnasional. Maka sebagai warga negara. Ini membuktikan kepedulian bangsa kita terhadap perdamaian dan peradilan antarbangsa. Baik dalam bentuk kerjasama ataupun persaingan global. guru. Ini tidak lepas dari tanggung jawab orang tua. 4. moralitas bangsa cenderung menurun kualitasnya. • Moralitas bangsa juga harus ditingkatkan. Di dalam dampak negatif globalisasi ini. 92 . Upaya pemerintah tersebut harus selalu didorong dan didukung oleh setiap warga negaranya. Indonesia merupakan 1 diantara 2 negara yang memberikan permohonan agar Israel menghentikan serangan ke Jalur Gaza. • Pemerintah Indonesia harus berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkan keadilan dan keseimbangan antarbangsa. Sehingga kita dapat memilah-milah pengaruh dari luar. termasuk di Indonesia. 3.mana yang halal dan haram. Perusahaan tersebut biasanya berdiri di berbagai negara terutama di negara berkembang. • Sebagaimana yang kita ketahui. Salah satu solusinya adalah melaksanakan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan.

Untuk memulihkan keadaan. • Tindakan ini sangat pantas diambil oleh Indonesia. Indonesia butuh dana dari perusahaan asing tersebut. Pengetahuan akan budaya luar terkadang membuat masyarakat lebih menyukainya daripada budaya daerah sendiri. Apalagi kebudayaan itu seenaknya saja diambil oleh bangsa lain.• Aktifitas perusahaan tersebut membuat lingkungan hidup menjadi rusak oleh pencemaran limbah atau asap pabriknya. Serta Nasionalisme • Adanya dampak negatif globalisasi menjadi suatu tantangan yang berat bagi negara berkembang yang belum maju dan kuat. Melestarikan Adat Istiadat dan Budaya Daerah • Dampak negatif globalisasi juga membuat budaya luar dapat dengan mudah kita ketahui. 5. Negara yang masyarakatnya tidak mempunyai jiwa dan semangat persatuan. semangat dan jiwa persatuan. Oleh karna itu. karna buktinya banyak sekali hutan yang dijadikan perindustrian. Betapa malunya kita? 93 . Oleh sebab itu. kesatuan. 6. Kesatuan. Lahan hijau pun semakin sulit ditemukan di saerah perindustrian. dan nasionalisme telah tertanam dengan kuat pada setiap warga negara Indonesia tidak akan mudah dipermainkan oleh negara-negara yang kuat dan maju. Namun kita harus tetap melestarikan kebudayaan kita sendiri. • Menyukai kebudayaan luar adalah hal yang wajar. • Bila jiwa dan semangat persatuan. kesatuan dan nasionalisme yang kuat akan dengan mudah dipermainkan oleh negara-negara maju. Meningkatkan Jiwa Semangat Persatuan. kesatuan dan nasionalisme harus terus ditingkatkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Jangan sampai kebudayaan kita punah begitu saja seiring dengan waktu. sudah sepantasnyalah negara-negara maju menyisihkan uang guna mendanai upayaupaya perbaikan dan pelestarian lingkungan hidup.

Salah satu usaha adalah menjaga keasrian objek wisata tersebut. Demikianlah artikel tentang dampak negatif globalisasi dan cara mengatasinya seperti diatas tadi. • Sebenarnya selain Bali. Semoga dengan adanya artikel ini. • Cara-cara menjaga keasrian objek wisata dalam negeri seperti tidak membuang sampah sembarangan. melestarikan terumbu karang. syarak basandi kitabullah. melakukan penghijauan disekitar pegunungan. kita harus tetap berpegang teguh kepada adat istiadat. tidak mencoret-mencoret tembok. 7. Sebab nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. syarak mangato. Sebab 94 . Karenanya keberadaan nilai-nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. Namun banyak lokasi yang tidak terjaga keasriannya sehingga tidak menarik untuk dikunjungi. tidak membuang sampah ke sungai yang nantinya bermuara ke laut. Indonesia sebagai begara yang kaya akan objek-objek wisata yang indah hendaknya memanfaatkannya dengan seoptimal mungkin. dimana “adat basandi syarak.• Walaupun zaman kini telah serba modern. banyak lagi pulau-pulau di Indonesia yang memiliki tempat yang sangat indah untuk dikunjungi. adat mamakai”. dan sebagainya. bagi anda bisa menambah referensi dan wawasan pengetahuan umum agar upaya kita mengatasi dampak negatif globalisasi semakin baik dan menunjukan hasil yang terbaik buat warga di dunia. Menjaga Keasrian Objek Wisata Dalam negeri • Salah satu ciri-ciri dampak negatif globalisasi adalah perjalanan dan perlancongan antarbangsa yang semakin meningkat. Apalagi kita sebagai masyarakat Minangkabau. 8. Meningkatkan Kualitas Nilai Keimanan dan Moralitaas Masyarakat Dampak negatif globalisasi membuat budaya antar bangsa saling mempengaruhi. Maka seharusnya masyarakat selalu menjaga keasrian objek wisata di daerah masingmasing misal wisata garut dan taman matahari di bogor.

Baik dalam bentuk kerjasama ataupun persaingan global. 5. Ini membuktikan kepedulian bangsa kita terhadap perdamaian dan peradilan antarbangsa. Maka sebagai warga negara. Salah satu solusinya adalah melaksanakan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Di dalam dampak negatif globalisasi ini. dimana produk dari suatu negara dengan bebas dapat masuk dan di perjualbelikan di negara lain. moralitas bangsa cenderung menurun kualitasnya. Indonesia merupakan 1 diantara 2 negara yang memberikan permohonan agar Israel menghentikan serangan ke Jalur Gaza. bangsa Indonesia juga tidak terlepas dari tantangan itu. di tandai oleh era perdagangan bebas. Ditengahtengah usaha itu untuk memperbaiki perekonomian. Kenyataan itu tentu menimbulkan tantangan bagi semua negara untuk mampu bersaing dalam meningkatkan kualitas produk industrinya. dan pemerintah. bangsa Indonesia juga ditantang untuk berjuang menempatkan bangsa Indonesia sederajat dengan bangsa 95 . Upaya pemerintah tersebut harus selalu didorong dan didukung oleh setiap warga negaranya. hendaknya kita mendukung upaya pemerintah. guru. Moralitas bangsa juga harus ditingkatkan.nilai-nilai keimanan dan moralitas itulah yang mampu mengatasi dampak negatif dari globalisasi. Sebagaimana yang kita ketahui.Mendorong dan Mendukung Upaya Memperjuangkan Keadilan Antar Bangsa Salah satu dampak negatif globalisasi adalah saling berkaitannya antara satu negara dengan negara lainnya. Ini tidak lepas dari tanggung jawab orang tua.3 Harapan atas Terwujudnya Konsepsional Globalisasi Kehidupan bangsa Indonesia di era globalisasi. 9. Pemerintah Indonesia harus berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkan keadilan dan keseimbangan antarbangsa.

cinta pada tugas. Di era globalisasi ini persaingan begitu ketat dan tajam pada semua aspek kehidupan. Dibidang ideologi.lain. serta industri kecil serta kerajinan rakyat. Sedangkan dibidang pertahanan dan keamanan penguasaan teknologi persenjataan bukan lagi jaminan keamanan melainkan cenderung sebagai ancaman. senang saja) mewarnai semua lapisan dan lingkungan masyarakat. masyarakat bangsa dan negara yang memiliki kualitas sajalah yang berpeluang memenangkan persaingan tersebut dan kunci untuk mencapai itu adalah sumber daya manusia yang berkualitas dan di dukung oleh teguhnya pendirian. Oleh karena itu kita sebagai warga negara Indonesia yang baik tentu memiliki rasa bangga terhadap produk dalam negeri. Dalam kondisi seperti itu. pariwisata.3. perdagangan bebas menyebabkan produksi lokal terpental. Di bidang sosial budaya. Kita harus sadar dan bangga bahwa produksi dalam negeri tidak kalah dengan produksi luar negeri. Di bidang politik.1 Bidang Ekonomi Kebijakan bidang ekonomi dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Mengembangkan perekonomian yang berorientasi global sesuai kemajuan teknologi dengan membangun keunggulan kompetitif berdasarkan keunggulan komparatif sebagai negara maritim dan agraris sesuai kompetensi dan produk unggulan di setiap daerah terutama pertanian dalam arti luas. loyal pada bangsa dan negara. kehutanan. kehancuran komunisme di Eropa Timur memungkinkan liberalisme – kapitalisme mendominasi dunia. dan semua itu dilakukan sebagai wujud cinta pada tanah air. kelautan. maka hanya orang. 96 . pengaruh negara-negara besar sulit di elakan. pertambangan. masyarakat mengharapkan upaya dari pemerintah untuk menghadapi era globalisasi dan perkembangan IPTEK. Maka dari itu. pola hidup dan budaya hedonistic (maunya enak. Dibidang ekonomi. pemerintah pun menetapkan beberapa kebijakan seperti termuat dalam GBHN sebagai berikut : 5. Terikat pada tekad. Dalam menghadapi globalisasi dan perkembangan IPTEK.

AFEC dan WTO. terutama dalam menyongsong pemberlakuan AFTA.4Bidang Pendidikan Kebijakan bidang Pendidikan dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan IPTEK antara lain : 97 . 5. sehingga lebih terpadu dan integral dengan sistem pendidikan nasional dengan didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. perdagangan dan investasi dalam rangka meningkatkan Persaingan global dengan membuka aksesibilitas yang sama terhadap kesempatan kerja dan berusaha bagi segenap rakyat. 5.2 Bidang Politik Kebijakan bidang politik dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional.3Bidang Agama Kebijakan bidang Agama dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Meningkatkan kualitas pendidikan agama melalui penyempurnaan sistem pendidikan agama. sumber daya manusia.3. • Memperkuat kelembagaan. serta kerja sama internasional bagi kesejahteraan rakyat. menitikberatkan pada solidaritas antar negara berkembang mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa. serta memperkuat kerukunan hidup bermasyarakat. berbangsa dan bernegara.3.• Mengembangkan kebijakan industri. dan seluruh daerah melalui keunggulan kompetitif terutama berbasis keunggulan sumber daya manusia dengan menghapus segala bentuk perlakuan diskriminatif dan hambatan.3. menolak penjajahan dalam segala bentuk. • Meningkatkan peran dan fungsi lembaga-lembaga keagamaan dalam ikut mengatasi dampak perubahan yang terjadi dalam semua aspek kehidupan untuk memperkokoh jati diri dan kepribadian bangsa. • Meningkatkan kesiapan Indonesia dalam segala bidang untuk menghadapi perdagangan bebas. sarana dan prasarana penerangan khususnya di luar negeri dalam rangka memperjuangkan kepentingan Nasional di Forum Internasional. 5.

Membangun Masyarakat Indonesia Modern Sesuai Budaya Bangsa Kemerdekaan memberikan kesempatan kepada bangsa kita untuk mewujudkan cita-citanya.3. bangsa Indonesia membangun masyarakat Indonesia modern sesuai budaya bangsa. termasuk kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam rangka mendukung terpeliharanya kerukunan hidup bermasyarakat dan berbangsa dan bernegara. demokratis. 98 . Dengan berpedoman pada Pancasila. terutama bahaya penyalahgunaan narkotika.• Meningkatkan kemampuan akademik dan kesejahteraan tenaga kependidikan sebagai tenaga kependidikan sebagai tenaga pendidikan mampu berfungsi secara optimal terutama dalam peningkatan pendidikan watak dan budi pekerti agar dapat mengembalikan wibawa lembaga dan tenaga pendidikan. Terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai. dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat.5Bidang Sosial Budaya Kebijakan bidang sosial budaya dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan IPTEK sebagai berikut : • Mengembangkan dan membina kebudayaan Nasional bangsa Indonesia yang bersumber dari warisan budaya leluhur bangsa. • Melindungi segenap generasi muda dari bahaya destruktif. berkeadilan. 5. budaya nasional yang mengandung nilai-nilai universal. pengedar dan pemakai. berdaya asing. maju dan sejahtera. dan seni. yaitu membangun manusia Indonesia seutuhnya. beriman. obat-obatan terlarang dan narkotika lainnya melalui gerakan pemberantasan dan peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkotika. mandiri. • Memberantas secara sistematis perdagangan dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang dengan memberikan sanksi yang seberatberatnya kepada produsen. • Meningkatkan kualitas lembaga pendidikan yang diselenggarakan baik oleh masyarakat maupun pemerintah untuk memantapkan sistem pendidikan yang efektif dan efisien dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan. teknologi.

Dan pada akhirnya akan dapat mengganggu tercapainya sasaran pembangunan nasional. masyarakat Indonesia juga mengharapkan perlu adanya perhatian pemerintah dalam situasi internasional. cinta tanah air. Karena hal itu akan dapat mempengaruhi perkembangan kehidupan kita baik langsung ataupun tidak langsung. berkesadaran hukum dan lingkungan. maupun keamanan. menguasai IPTEK serta berdisiplin. Selain itu. 99 . Baik situasi politik. ekonomi.Bertakwa.

Sebagai proses.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi. perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Jamli dkk.bangsa di seluruh dunia. globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa. pertahanan keamanan dan lain.september 2005).nilai nasionalisme terhadap bangsa. politik.public jurnal. sosial budaya. Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia.2005) Menurut pendapat Krsna (Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang.lain akan mempengaruhi nilai. sosial budaya dan lain. ekonomi.Kewarganegaraan. kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa. Dewasa ini.1 Pengaruh Globalisasi terhadap Ketahanan Nasional Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan. (Menurut Edison A. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik. yaitu dimensi ruang dan waktu. ekonomi.lain. Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. ideologi.internet. 100 . Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi.BAB VI KORELASI ANTARA WAWASAN KEBANGSAAN DI ERA GLOBALISASI DALAM LINGKUP KETAHANAN NASIONAL 6. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif.

Pizza Hut. Coca Cola. terbukanya pasar internasional. 2. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. 3.nilai nasionalisme: 1. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme.dll.nilai nasionalisme: 1. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. 101 . karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang 2.Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. Dari aspek globalisasi ekonomi. Dilihat dari globalisasi politik. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Dari globalisasi aspek ekonomi. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia. 3. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai.) membanjiri di Indonesia.

Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. Bila dipenuhi belum tentu sesuai di Indonesia. peradaban (civilzation) dan kesempurnaan hidupnya yang meskipun pada dasarnya akan senantiasa juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi peradaban itu sendiri. Katakanlah.pengaruh di atas memang tidak secara langsung berpengaruh terhadap nasionalisme. Bila tidak dipenuhi akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional. kebiasaan manusia mengkonsumsi (membeli) makanan yang serba instant. maka seumur hidupnya akan menjadi pengkonsumsi utama tanpa adanya niat untuk mencoba membuatnya dengan 102 . Jika terjadi maka akan menimbulkan dilematis. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa. karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Berangkat dari asumsi bahwa pemikiran manusia akan senantiasa merubah kondisi sosial. Pengaruh. tanpa ada upaya untuk membuatnya. ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa. Belum lagi hal yang serupa itu diterima dan meresap pada diri anak-anak. Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. Tak dapat disangsikan bahwa kemajuan pemikiran manusia yang senantiasa berupaya untuk menghasilkan hal-hal baru dalam hidupnya adalah hal wajar yang dilakukan sebagai makhluk yang berakal. 5. akan melemahkan dan memandulkan kreativitas. Akan tetapi secara keseluruhan dapat menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau hilang. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa. maka hal yang demikian itu dapat diterima secara mutlak. Pada dasarnya perubahan itu dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin.4.

hipotesa kebudayaan selanjutnya adalah bahwa tidak akan pernah terjadi pergeseran kebudayaan apalagi upaya meninggalkan budaya lokal itu yang meskipun pada tataran performa seolah-olah kebudayaan itu telah bergeser atau ditinggalkan. dalam upaya menghindari bentrok budaya (paling tidak dalam paradigma/pemikiran) maka pada saat itu dibutuhkan agen-agen perubahan (social agent) sebagai media penyampai agenda perubahan itu. Siklusnya dapat dicerna melalui adanya rekayasa sosial (social engineering). baik yang direncanakan maupun yang tidak dapat dikategorikan ke dalam hal di atas yang pada intinya adalah pengupayaan ke arah yang lebih baik dengan mencoba mereduksi dampak negatif dari social change itu. Perubahan yang demikian itu justru harus dimaknai sebagai upaya pemberdayaan dan pemerkayaan kebudayaan itu sendiri sebagai system makna. perubahan yang sedang terjadi dan akan terjadi. Alhasil. Justru dengan demikian. sehingga melahirkan penilaian apa yang diperoleh. Perubahan sosial. Kemudian. rekontruksi sosial (social recontruction). Keadaan ini juga mengakibatkan adanya perpaduan (assimilation) di tempat baru dimana ia berpijak. Apabila. diidolakan sebelumnya dengan dimana ia tinggal dan lihat. generasi yang muncul berikutnya adalah generasi yang nirkreativitas. maka peran itu akan digantikan oleh sosok atau figur yang dapat menjembatani perubahan yang sedang terjadi. Dengan begitu.keinginan sendiri. Dengan begitu. Misalkan saja bila seseorang ingin bepergian ke tempat lain (negara Lain) maka tak seorangpun yang dapat mencegahnya apabila ia telah menetapkan bahwa ia harus berangkat. perubahan itu muncul sebagai yang tidak direncanakan. Pada tahap ini akan muncul sikap menerima (receive) ataupun berupaya menolaknya (defence). maupun yang direncanakan ataupun tidak (kurang) direncanakan tidak akan mengalami benturan kebudayaan (peradaban) pada masyarakat kekinian. Penilaian itu dapat saja memicu lahirnya interpretasi bahwa apa yang melekat pada dirinya ketika memutuskan untuk bepergian itu dinilai sebagai 103 . yang tengah terjadi adalah pemerkayaan khasanah kebudayaan dan bukan pergeseran.

Dengan begitu. dan materialistis. paroksi psikologis menjadi hambatan utama antara opsi menerima dan menolak. Ia kemudian mengenakan berbagai atribut yang dianggap sebagai simbolisasi budaya maju seperti kritis. Kondisi lain adalah meningkatnya mobilitas sekolah antara negara dimana juga telah mempengaruhi pengakuan terhadap budaya lokalnya. Suatu hal yang tak dapat dielak dan dipungkiri bahwa pola kehidupan manusia pada saat ini adalah bahwa manusia kini diperhadapkan pada situasi yang ambigu. meresap dalam diri kita. Opsi untuk menolak dihantui oleh resistensi dari dalam diri pribadi dan lingkungan yang secara phisikologis akan turut mempengaruhi penolakan itu. Justru.sesuatu yang kolot. kecenderungan yang terjadi adalah bahwa perubahan itu adalah suatu hal yang tidak mungkin dapat dibatasi apalagi dihempang. bahwa budaya lokal senantiasa akan bertahan (lestari) apabila sipelaku tidak membiarkan budaya (lokal)-nya itu tidak tertindas. tidak tradisional dan tidak terbelakang apabila terdapat upaya sipelaku memajukan atau melakukan perubahan (innovation) dan penerapan (invention) terhadap apa yang disebut dengan budaya lokalnya itu. apakah hal yang demikian itu juga disebut telah merubah kebudayaan? Tentu jawabnya adalah tidak. Akan tetapi. egoisme. bagi sebahagian orang tidak demikilan. dan oleh sebab itu maka yang 104 . Menolak dan menerima perubahan sosial sebagai dampak kemajuan. Perubahan yang terjadi dewasa ini adalah kewajiban yang harus diterima. Yaitu adanya ketakutan terhadap anggapan sebagai person yang primitif. kepiawaian kita dalam menerjemahkan perubahan itu ke dalam diri kita sendiri. Keadaan dimana sipelaku diperhadapkan pada situasi dan alternatif yang kritis seperti itu telah menciptakan adanya anggapan bahwa budaya (lokal) tidak mampu menyaingi budaya (global) yang sedang mendunia. Sirkumstansi yang demikian itu adalah opsi yang begitu sulit untuk dapat diterima. tradisional dan tertinggal. Sementara untuk menerima perubahan itu juga menimbulkan benturan psikologis dimana seseorang pelaku itu dicap sebagai orang yang kurang (tidak) menghargai kebudayaannya. kemudian akan memancarkan aura perubahan terhadap sikap dan prilaku kita. tradisional dan konvensional. Namun demikian.

maksud utamanya adalah bukan dengan menolak kebudayaan global yang sedang mendunia. Apakah seorang Batak yang modern adalah orang yang tidak (lagi) menggunakan budaya Batak itu dalam kehidupannya sehari-hari? Apakah orang Batak akan dikenal sebagai orang yang tidak maju apabila atribut Habatahon masih menempel pada dirinya? Lantas bagaimana pula kebudayaan yang lahir akibat perpaduan dua unsur budaya suku yang berbeda akibat adanya kawin campur. Tantangan yang justru dihadapi adalah sampai seberapa jauh kita mampu memadukan perubahan dengan kebudayaan itu? Namun demikian. Atribut-atribut budaya lokal seolah-olah terancam akibat budaya global seperti masuknya berbagai komoditas global. Situasi dan kondisi dimana budaya lokal akan dipertaruhkan di tengah kancah kebudayaan global. Sebahagian tidak 105 . Kekuatannya justru terletak pada diri kita sendiri bahwa apa yang akan kita ambil dan maknai dari perubahan itu. sepertinya melahirkan kontroversi dan paradigma yang berbeda dalam memandang budaya global itu. Di sini dibutuhkan pemahaman dan pengertian kita untuk menerjemahkan perubahan itu sehingga tidak menimbulkan distorsi bagi kepribadian dan kebudayaan yang menggejala. dan seberapa mampukah kita menerjemahkannya ke dalam kebudayaan kita. Keadaan ini justru akan merubah kita yang tanpa disengaja telah melahirkan berbagai interpretasi atas diri dan prilaku kita. benda dan segala bentuk ragam unsur budaya. misalnya orang Simalungun dengan Jawa? Keutamaan dari pola seperti ini adalah adanya pemerkayaan budaya lokal itu sendiri yakni pencapaian ke arah peradaban yang lebih sempurna. Akibatnya kita akan lebih menghargai semua itu dengan waktu dan dengan adanya tuntutan tugas yang mesti dilakukan. pengaruh dan tindakan yang dipancarluaskan oleh berbagai media penyampai seperti TV dan media cetak lainnya. Anggapan itu dapat dimaknai sebagai dampak perubahan terutama dalam menghargai waktu.terjadi di seputar perubahan itu adalah trend ataupun kecenderungan yang senantiasa dimaknai.

yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya. kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional. emosional dan spiritual (suatu kemampuan dan kapasitas untuk menguasai Ilmu pengetahuan. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang. dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. lingkungan. Oleh karenanya. Justru dengan begitu. semangat kebangsaan. khusunya budaya dan kebudayaan. Kedepan. tetapi dilain pihak mampu merangkul dampak negatifnya. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya. teknologi dan berkarakter mulia). mengembangkan tanggungjawab. kita dapat memaknai bahwa perubahan itu akan senantiasa terjadi dan tanpa kita sadari akan meresapi diri kita dan masuk ke dalam pola perilaku dan tindakan kita. kepedulian berbudaya. keuletan. diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. 106 . sampai pada tatanan nasional. Hanya dengan cara demikian. memungkinkan timbulnya paradoks. dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. mulai dari diri sendiri. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan. kebudayaan akan semakin mantap. Dengan cara seperti itu kita dapat memahami hakikat yang tersurat maupun tersirat dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa secara tepat yaitu cerdas secara rasional. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat. akan meningkatkan identitas. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. Kita harus pandai-pandai menangkap pulang. bertahan dan lestari. reaktualisasi terwujudnya budaya malu.menginginkan adanya perubahan dalam kelokalan budayanya dan tanpa disadari tindakan yang dilakukan telah merubah keaslian kebudayaan itu. kemandirian dan hal-hal semacam Itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing.

berbangsa dan bernegara. hidup boros. Bagaimanapun juga kita harus mengakui adanya pendapat bahwa dengan hadirnya globalisasi. Dalam sadar. menurunya etika dan moral. tersendatnya komunikasi sosial dan politik. yaitu budaya dan kebudayaan nasional. Ambillah contoh nyata. menuaitnya individualisme. yaitu reog ponorogo yang kini diklaim oleh Malaysia. sebagian masyarakat kita rentan dalam hal ketahanan budaya. Lalu bagaimana harus mengembalikan ketahanan budaya bangsa atau budaya bangsa yang berjatidiri? Ketahanan budaya bangsa. pada hakikatnya sejalan dengan ketahanan nasional dalam lingkup khusus. Bangsa ini pada gilirannya terjebak kepada sikap saling curiga. Sejumlah realitas krisis mengindikasikan antara lain berkembangnya budaya feodalistis. dll. bermasyarakat. apatisme. tetapi juga berbudaya yaitu suatu kemampuan dan kapasitas untuk berjati diri dalam arti pengembangan nilai-nilai moral. sepertinya tidak bangga lagi menjadi orang Indonesia dikarenakan lunturnnya rasa cinta tanah air. etos kerja rendah. saling hantam dan sederet budaya munafik lainnya yang semakin menyurutkan ketahanan budaya bangsa. berkembangnya konsumerisme dan semacamnya. saling menyalahkan. Jika tidak disikapi dengan strategi kebudayaan yang jelas dan terarah. kita menjumpai semakin menipisnya komitmen kebangsaan dan persatuan nasional yang banyak diusung adalah komitmen semu untuk sejumlah kepentingan sesaat. Kita banyak melihat sepertinya masyarakat di negeri ini mulai kehilangan jatidiri bangsa. Meskipun 107 . setidaknya selama jangka waktu bergulirnya siklus kepemimpinan nasional lima tahunan. kemanusiaan yang beradab. Ini semakin menunjukan bahwa masyarakat Indonesia lemah dalam ketahanan nasional. bermartabat dalam sikap dan tindakan kepada diri sendiri. menipisnya kejujuran dan tidak saling percaya antar elit bangsa. Semua itu berujung rendahnya produktivitas.Bukan hanya cerdas semata-mata. hal tersebut dapat mengkristal lalu mengancam kelangsungan nilai-nilai budaya bangsa dan budaya lokal.

Perlu diyakini bahwa kemegahan budaya suatu bangsa akan mencerminkan tingkat kesejahteraan nasional. memiliki power distance yang tinggi baik fisik materi maupun mental kejiwaan. 108 . dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. Kita juga perlu memetakan anatomi strategi tersebut melalui penegakan budaya bangsa dengan pendekatan desentralistik guna mengeliminasi terancamnya Identitas kebudayaan lokal dan nasional. sehingga tahan terhadap segala macam tantangan bangsa dan meminimalisasi budaya individualltas. memungkinkan timbulnya paradoks. taat pada kemandirian.537). keadaan yang berbudaya dan berkepribadian hanya dapat berkembang di dalam suasana yang kondusif. akan meningkatkan identitas. dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. Kerangka acuan strategi pembangunan budaya dan kebudayaan bisa di stratifikasi dalam startegl utama dan pendukung. Tujuannya adalah membangun saling pengertian. reaktualisasi nilai-nilai budaya guna menjamin kelangsungan masa depan bangsa. (House 2004. Di antaranya yang utama adalah membangun kembali kerukunan nasional. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya.demikian. kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional. yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya. dll. Hofstede 1980p. membangun nu-ranl kebersamaan. komunikatif. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang. Esensi ketahanan adalah kondisi dinamik untuk membangun keadaan yang kondusif menyangkut seluruh budaya kolektivitas. bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing. perilaku sosial. bertanggungjawab. melalui forum-forum rekonsilisasi nasional dialog nasional dll.

tampaknya para pakar sudah berupaya merumuskan sebuah definisi terhadap local culture atau local wisdom ini. mulai dari diri sendiri. Pengurus Yayasan Jatidiri Bangsa) Dalam wacana kebudayaan dan sosial. semangat kebangsaan. Kedepan. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat. PPH 1992-2002.Penguatan-penguatan kebudayaan lokal melalui segala usaha dan bentuk produksinya serta motif-motif hasil karya dan seni. Sebagai sebuah kajian. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan. mengingat ini akan terkait teks dan konteks. Ini semuanya adalah komitmen dan tanggung jawab budaya. Begitu pula dengan pembangunan sentra-sentra anotomi budaya menjadi sasaran antara yang perlu diwujudkan. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. Hanya dengan cara demikian. khusunya budaya dan kebudayaan. kemandirian dan hal-hal semacam itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. kemudian saya pun mempelajari dan mencoba mengaitkannya pada konteks yang ada. (Penulis adalah mantan Staf Ahli Lingkungan Sosial dan Budaya DepTrans . sulit untuk mendefinisikan dan memberikan batasan terhadap budaya lokal atau kearifan lokal. Definisi budaya lokal yang pertama saya ambil adalah berdasarkan visualisasi kebudayaan 109 . lingkungan. namun secara etimologi dan keilmuan. reaktualisasi terwujudnya budaya malu. mengembangkan tanggungjawab. Untuk mendukung semua itu. kepedulian berbudaya. harus dijamin pengembangannya dan kemandiriannya secara patent. keuletan. sampai pada tatanan nasional.

misalnya berdasarkan golongan etnik. kebudayaan suku bangsa adalah sama dengan budaya lokal atau budaya daerah. namun ada budaya dominan yang berkembang yaitu misalnya budaya lokal yang ada dikota atau tempat tersebut. Berikut adalah penjelasannya : 1. Sedangkan kebudayaan umum lokal adalah tergantung pada aspek ruang. Kebudayaan nasional Dalam penjelasannya. Culture. Subculture. adalah kebudayaan yang berlaku bagi seluruh masyarakat. Contoh : budaya gotong royong 4.ditinjau dari sudut stuktur dan tingkatannya. tingkatannya sama dengan sub-culture yaitu merupakan bagian turunan dari culture. wilayah atau daerah. 110 . namun counter-culture ini bertentangan dengan kebudayaan induknya. Superculture. Contoh: kebudayaan nasional. Kebudayaan umum lokal 2. 2. biasanya ini bisa dianalisis pada ruang perkotaan dimana hadir berbagai budaya lokal atau daerah yang dibawa oleh setiap pendatang. profesi. maka harus diterima bahwa adanya tiga golongan kebudayaan yang masing-masing mempunyai coraknya sendiri. merupakan kebudyaan khusus dalam sebuah culture. Sedangkan kebudayaan nasional adalah akumulasi dari budaya-budaya daerah. Counter-culture. namun kebudyaan ini tidaklah bertentangan dengan kebudayaan induknya.Contoh : Budaya Sunda. Hal ini berdasarkan sebuah skema sosial budaya yang ada di Indonesia dimana terdiri dari masyarakat yang bersifat manajemuk dalam stuktur sosial. 3. Dilihat dari stuktur dan tingkatannya budaya lokal berada pada tingat culture. Contoh: budaya individualisme. budaya (multikultural) maupun ekonomi. Jacobus Ranjabar (2006:150) mengatakan bahwa dilihat dari sifat majemuk masyarakat Indonesia. ketiga golongan tersebut adalah sebagai berikut: Kebudayaan suku bangsa (yang lebih dikenal secara umum di Indonesia dengan nama kebudayaan daerah) 1. lebih khusus.

bertindak. Menurut Judistira (2008:141). Garna. Kuntowijoyo memandang bahwa wilayah administratif antara desa dan kota menjadi kajian tersendiri. dimana menurutnya. Pembatasan atau perbedaan antara budaya nasional dan budaya lokal atau budaya daerah diatas menjadi sebuah penegasan untuk memilah mana yang disebut budaya nasional dan budaya lokal baik dalam konteks ruang. Dalam hal ini unsur bahasa adalah ciri khasnya. dikemukakan oleh antropolog terkemuka di Indonesia yang beretnis Sunda. Dimana menurutnya. serta pola pikiran yang berada jauh dibelakang apa yang tampak tersebut. Sedangkan di wilayah desa. Pandangan yang menyatakan bahwa budaya lokal adalah merupakan bagian dari sebuah skema dari tingkatan budaya (hierakis bukan berdasarkan baik dan buruk). tetapi termasuk segala bentuk. dan cara-cara berperilaku.Definisi Jakobus itu seirama dengan pandangan Koentjaraningrat (2000). Dalam pengertian budaya lokal atau daerah yang ditinjau dalam faktor demografi dengan polemik di dalamnya. waktu maupun masyarakat penganutnya. sangat memungkinkan untuk dilakukan pengidentifikasian. dan kebudayaan regional adalah bagian-bagian yang hakiki dalam bentukan kebudayaan nasional. kebudayaan lokal adalah melengkapi kebudayaan regional. Dalam pengertian yang luas. suku bangsa sendiri adalah suatu golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan ‟kesatuan kebudayaan‟. kota yang umumnya menjadi sentral dari bercampurnya berbagai kelompok masyarakat baik lokal maupun pendatang menjadi lokasi yang sulit didefinisikan. Judistira K. Koentjaraningrat memandang budaya lokal terkait dengan istilah suku bangsa. 111 . Judistira (2008:113) mengatakan bahwa kebudayaan daerah bukan hanya terungkap dari bentuk dan pernyataan rasa keindahan melalui kesenian belaka.

112 . Wawasan nasional bangsa Indonesia adalah wawasan nusantara yang merupakan pedoman bagi proses pembangunan nasional menuju tujuan nasional. pengembangan.2006:42) Dalam pengkritisan definisi yang berdasarkan pada konteks demografi ini. 6. Irwan Abdullah memberikan pandangannya : Etnis selain merupakan konstruksi biologis juga merupakan konstruksi sosial dan budaya yang mendapatkan artinya dalam serangkaian interaksi sosial budaya. tujuannya adalah agar dapat terbentuk ketahanan nasional yang kuat pada bangsa tersebut yang didasari kesamaan jati diri bangsa dan lingkungannya. Dengan adanya politik yang kuat maka bangsa tersebut telah memiliki suatu pandangan yang jelas mengenai perencanaan. Berbagai etnis yang terdapat diberbagai tempat tidak lagi berada dalam batas-batas fisik (physical boundaries) yang tegas karena keberadaan etnis tersebut telah bercampur dengan etnis-etnis lain yang antar mereka telah membagi wilayah secara saling bersinggungan atau bahkan berhimpitan.Dikota-kota dan di lapisan atas masyarakat sudah ada yang kebudayaan nasional. Pandangan ini mempengaruhi terhadap cara atau yang disebut sebagai suatu strategi nasional untuk mencapai tujuan yang dicitacitakan (tujuan nasional bangsa Indonesia). (Abdullah. 2006:86).2 Hubungan Wawasan Nusantara dengan Ketahanan Nasional Diantara kedua hal tersebut terdapat suatu keterkaitan antara satu dengan yang lain. Wawasan Indonesia yang merupakan suatu kesamaan pandangan suatu bangsa mengenai diri dan lingkungannya yang menjadi dasar pemikiran seluruh warga Negara Indonesia. Sekalipun inisiatif dan kreatifitas kebudayaan daerah dan tradisional jatuh ke tangan orang kota. sense of belonging orang desa terhadap tradisi jauh lebih besar. Selain itu bangsa tersebut akan diakui oleh masyarakat internasional sebagai bangsa yang kuat dan kompak. Kemudian dari ketahanan nasional yang kuat otomatis akan memiliki kekuatan politik yang kuat. pemeliharaan serta penggunaan potensi nasional untuk mencapai tujuan nasional. sedangkan kebudayaan daerah dan tradisional menjadi semakin kuat bila semakin jauh dari pusat kota. (Kuntowijoyo.

3. diperlukan suatu konsepsi ketahanan nasional yang sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia. Jadi wawasan nusantara secara arti kata adalah cara pandang suatu bangsa berkepulaun dalam menyikapi permasalahan-permasalahan dalam kehidupannya 113 . mengembangkan dan mencapai cita-cita bangsa indonesia sesuai dengan UUD 1945. Jadi dari paparan diatas secara singkat dapat dikatakan bahwa hubungan wawasan nusantara dengan ketahanan nasional sangat berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya. langkah. cinta tanah air serta rela berkorban bagi nusa dan bangsa. kita harus dapat memiliki sikap dan perilaku yang sesuai kejuangan. Sedangkan nusantara berasal dari dua kata yaitu nusa dan antara. mempertahankan. Dalam kaitannya dengan pemuda penerus bangsa hendaknya ditanamkan sikap wawasan nusantara sejak dini sehingga kecintaan mereka terhadap bangsa dan negara lebih meyakini dan lebih dalam. Antara mengandung makna ada sesuatu yang diapit. melihat.3 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia Dalam Rangka Menghadapi Era Globalisasi 6. Dengan adanya wawasan nusantara. 6. Oleh karena itu.Sedangkan ketahanan nasional merupakan kondisi yang harus diwujudkan agar proses pencapaian tujuan nasional tersebut dapat berjalan dengan sukses. menyikapi. Jadi. Nusantara berarti pulau yang mengapit. Kata pandang tidak selamanya dihubungkan dengan panca indera penglihatan tapi dapat diperluas menjadi respon. Nusa merupakan isitilah jawa kuno yang mempunyai arti pulau. Wawasan berarti suatu cara pandang/lihat. Dimana wawasan nusantara adalah merupakan dasar atau pedoman bagi seluruh warga negara indonesia untuk mewujudkan suatu ketahanan nasional yang kuat dan tangguh guna menjaga.1 Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara Wawasan nusantara berasal dari kata wawas (atau dari kata induk mawas) yang mempunyai arti pandang.wawasan adalah suatu cara menyikapi dengan dasar yang tertentu sebagai acuan. Jika diperluas dapat diartikan sebagai kepulauan yang saling terikat satu sama lain.

berbangsa. inti pemikiran : kebebasan individu 2. wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonsia tentang diri dan lingkungan sekitarnya berdasarkan ide nasionalnya yang berlandaskan pancasila dan UUD 1945 yang merupakan aspirasi bangsa Indonsia yang merdeka dan berdaulat untuk mencapai tujuan nasional. antara lain: 114 . perkembangan : berkembang sebagai respons terhadap pola kekuasaan negara yang absolut. Aspek Ideologi Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasan gagasan.dengan kondisi beraneka ragam. pengetahuan tentang ide-ide. science of ideas atau ajaran tentang pengertianpengertian dasar. sistem pemerintahan (harus): demokrasi Konservatisme Hal atau unsur yang terkandung di dalamnya. Wawasan Nusantara yang merupakan wawasan nasional yang bersumber pada Pancasila dan berdasarkan UUD 1945adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelengarakan kehidupan bermasyarakat. Secara umum Ideologi adalah kumpulan gagasan-gagasan. keyakinan-keyakinan yang menyeluruh dan sistematis. Definisi resminya menurut Ketetapan MPR Tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN. ideide. 4. yang menyangkut berbagai bidang kehidupan manusia. Liberalisme Beberapa pokok pemikiran yang terkandung di dalamnya. pada tumbuhnya negara otoriter yang disertai dengan pembatasan ketat melalui berbagai undang-undang dan peraturan terhadap warganegara 3. landasan pemikirannya adalah bahwa menusia pada hakikatnya adalah baik dan berbudi-pekerti. Sedangkan definisi sebagai bangsa Indonesia. dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. sebagai berikut: 1. tanpa harus diadakannya pola-pola pengaturan yang ketat dan bersifat memaksa terhadapnya.

otoriter Komunisme Gelombang komunisme abad kedua puluh ini. penolakan situasi dan kondisi masa lampau. d. filsafatnya adalah bahwa perubahan tidak selalu berarti kemajuan. rencanarencana tindakan jangka pendek yang memungkinkan terwujudnya tujuan-tujuan yang berbeda-beda. 3. analisa yang cendrung negatif terhadap situasi dan kondisi yang ada. sebaiknya perubahan berlangsung tahap demi tahap. sehingga negara hanya sasaran antara. Oleh karena itu. tidak bisa dilepaskan dari kehadiran Partai Bolshevik di Rusia. baik secara tegas ataupun tidak. inti pemikiran: perjuangan kelas dan penghapusan kelas-kelas dimasyarakat. landasan pemikirannya adalah bahwa pada dasarnya manusia lemah dan terdapat “evil instinct and desires” dalam dirinya. b. mempertahankan kestabilan. berisi resep perbaikan untuk masa depan dan. c. 3. 2. inti pemikiran : memelihara kondisi yang ada. 2. baik berupa kestabilan yang dinamis maupun kestabilan yang statis.1. system pemerintahan (boleh): demokrasi. system pemerintahan (hanya): otoriter/totaliter/dictator 115 . tanpa menggoncang struktur social politik dalam negara atau masyarakat yang bersangkutan. Gerakan-gerakan komunisme international yang tumbuh sampai sekarang boleh dikatakan merupakan perkembangan dari Partai Bolshevik yang didirikan oleh Lenin 1. oleh karena itu perlu pola-pola pengendalian melalui peraturan yang ketat 4. landasan pemikiran : a.

dan manusia akan lebih baik serta layak kehidupannya jika ada kerja sama melalui fungsi yang dilaksakan oleh negara d. Manusia tidak bisa hidup sendiri-sendiri. inti pemikiran : perkonomian individu b.dll) c. system pemerintahan (boleh): demokrasi. fisafat : negara tidak boleh mencampuri kegiatan-kegiatan perekonomian. menyangkut teori negara dan teori revolusi yang dikembangkan atas dasar konsep perjuangan kelas. pemerataan kesempatan berusaha. filsafatnya : pemerataan dan kesederajatan bahwa pengaturan agar setiap orang diperlakukan sama dan ada pemerataan dalm berbagai hal (pemerataan kesempatan kerja. otoriter Kapitalisme Kapitalisme adalah bentuk system perokonomian a. sikap terhadap masyarakat kapitalis yang bertumpu pada teori nilai tenaga kerja dari David Ricardo (1772) dan Adam Smith (1723-1790) c. landasan pemikiran : kebebasan ekonomi yang bersifat perseorangan pada instansi terakhir akan mampu mengangkat kemajuan perekonomian seluruh masyarakat 116 . landasan pemikiran : bahwa masyarakat dan juga negara adalah suatu pola kehidupan bersama. inti pemikiran : kolektifitas (kebersamaan) (gotong royong) b. Sosialisme Hal-hal pokok yang terkandung dalam Sosialisme. Konsep ini dipandang mampu membawa masyarakat ke arah komunitas kelas. adalah: a. khususnya menyangkut kegiatan perekonomian perseorangan c. filsafat dialectical and historical materialism b.Marxisme Tiga hal yang merupakan komponen dasar dari Marxisme adalah : a.

117 . bahwa sumber kepemimpinan ialah kehendak yang bersatu milik rakyat. tujuan nasional akan dapat tercapai dan bangsa Indonesia dapat mempertahankan kesatuan dan persatuannya meski berada di dalam era globalisasi. Sebenarnya pemikiran untuk melibatkan rakyat dalam kekuasaan sudah muncul sejak zaman dahulu. Kamil Lailah menetapkan tiga macam justifikasi ilmiah dari prinsip demokrasi. opini umum dan pengaruhnya c. system pemerintahan (harus) : demokrasi Dalam menghadapi era globalisasi ini. dengan berkata.d. filsafat : menurut Dr. Di beberapa kota Yunani didapatkan bukti nyata yang menguatkan hal ini. landasan pemikiran. inti pemikiran: kedaulatan ditangan rakyat b. Rakyat membuat ketetapan hukum bagi dirinya sendiri lewat dewan perwakilan. kata ini merupakan himpunan dari dua kata : demos yang berarti rakyat. system pemerintahan : demokrasi. unjustifikasi berbagai macam teori yang bersebrangan dengan prinsip demokrasi. M. d. yang kemudian dilaksanakan oleh pihak pemerintah atau eksekutif. Demokrasi Demokrasi artinya hukum untuk rakyat oleh rakyat. dalam suatu kesempatan Aristoteles menjelaskan macam-macam pemerintahan. republik. Hal ini pernah diungkapkan Plato. yaitu ditilik dari pangkal tolak dan perimbangan yang benar. kesatuan dan persatuan haruslah tetap dipertahankan.” a. seperti di Athena dan Sparta. Bangsa Indonesia haruslah selalu ingat mengenai apa itu ideologi dan apa yang menjadi ideologi bangsa Indonesia.“ada tiga mcam pemerintahan: kerajaan. atau rakyat memagang sendiri kendali urusannya. Dengan demikian. dan kratos berarti kekuasaan. Jadi artinya kekuasaan ditangan rakyat. aristokrasi.

Muh. Aktif berarti “Ikut memberikan sumbangan baik dalam bentuk pemikiran maupun menyelesaikan bebagai konflik dan permasalahan dunia”. Aktif menunjukkan adanya kewajiban pemerintah menunaikan instruksi UUD 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. Pembukaan UUD 1945 khususnya alinea II dan IV menegaskan bahwa Negara Indonesia sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat berhak menentukan nasibnya sendiri serta berhak mengatur hubungan kerja sama dengan Negara lain. perdamaian abadi. 3. 2. Pengertian Politik Luar Negeri Indonesia terdapat dalam UU No. dan keadilan sosial”.Aspek Politik Politik Luar Negeri Indonesia dilaksanakan berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945. Hatta: 1. Dasar pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia antara lain: 1. 37 tahun 1999 Pasal 1 ayat (2) tentang hubungan luar negeri yang menjelaskan bahwa Politik Luar Negeri Indonesia adalah “Kebijakan. negara lain 4. Organisasi Internasional dan subyek hukum Internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah Internasional guna mencapai tujuan Nasional”. Prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif Bebas berarti “Bebas menentukan sikap dan pandangan terhadap masalahmasalah Internasional dan terlepas dari kekuatan raksasa dunia”. Terus berusaha ikut mewujudkan keadilan sosial Menjalankan politik damai Sahabat dengan segala bangsa Saling menghormati dan tidak mencampuri urusan dalam Internasional dengan berpedoman pada Piagam PBB Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia yang bebas dan aktif menurut Drs. dan langkah pemerintah RI yang diambil dalam melakukan hubungan dengan Negara lain. Mempertahankan kemerdekaan Bangsa dan menjaga keselamatan Negara 118 . sikap.

Hal ini merupakan suatu peluang yang cukup besar bagi Indonesia. Perkembangan ekonomi haruslah sama rata antara daerah yang satu dengan daerah yang lain meskipun di Indonesia menganut sistem otonomi daerah Sehingga terbentuk perkembangan ekonomi yang adil di Indonesia. haruslah melibatkan partisipasi dari seluruh rakyat Indonesia. 3. sebagai negara yang bisa dikatakan netral. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. Sesuai dengan apa yang telah menjadi tujuan nasional Indonesia jyang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945. untuk turut serta dalam membangun perdamaian dunia. Politik yang dijalankan di Indonesia adalah politik bebas aktif. Memperoleh barang-barang yang diperlukan dari luar negeri untuk memperbesar kemakmuran rakyat apabila barang tersebut belum bias doproduksi di dalam negeri 3. Meningkatkan kemakmuran segala bangsa sebagai pelaksanaan cita-cita yang tersimpul di dalam Pancasila sebagai dasar falsafah Negara RI. Akan tetapi. dalam rangka pengoptimalan suber daya ini tetaplah harus mementingkan kelestarian alam yang ada. Meningkatkan perdamaian Internasional karena hanya daam keadaan damai. Indonesia dapat membangun dan memperoleh syarat-syarat yang diperlukan untuk memperbesar kemakmuran rakyat 4. Pengoptimalan dalam memanfaatkan sumber daya alam ini tentulah akan meningkatkan kehidupan ekonomi negara. yang berarti Indonesia tidak memihak blok manapun. Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara. Selain itu. Dengan cara memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh rakyat kecil untuk memulai usaha dengan tetap 119 . untuk pengoptimalan itu tentu saja dibutuhkan sumber daya manusia yang memadai. baik blok barat maupun blok timur. 2. Aspek Ekonomi Aktualisasi wawasan nusantara dalam aspek ekonomi : 1.2.

bangsa Indonesia sebaiknya selalu ingat akan kebudayaannya dan sedemikian pintar menyaring budaya yang masuk ke Indonesia. sebagaimana juga budaya. sehingga tidak ada yang merasa dirugikan. adat istiadat. Dengan era globalisasi memungkinkan bangsa Indonesia beralih meninggalkan kebudayaan sendiri.mendapatkan bimbingan dari negara dalam proses usaha tersebut. bahasa. Melville J. dan karya seni Bahasa. bangunan. yang kemudian disebut sebagai superorganic. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Keberagaman budaya inilah yang membedakan Indonesia dengan negara lainnya. kebudayaan itu bersifat abstrak. 120 . sehingga dalam kehidupan sehari-hari. Ingat bahwa kebudayaan Indonesia adalah ciri khas Indonesia dan kebudayaan ini perlu dilestarikan. Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya. pakaian. merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. pengaruh budaya asing sangat kuat mencoba untuk memasuki kebudayaan Indonesia. Oleh karena itu. yang menjadi daya tarik bagi negara lain untuk mengunjungi Indonesia. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit. Dalam era globalisasi ini. perkakas. termasuk sistem agama dan politik. Aspek Sosial Budaya Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. Dari berbagai definisi. dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan yaitu sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain.

Aspek Pertahanan Keamanan Pertahanan Negara adalah segenap usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan RI dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Hakikat pertahanan negara adalah segala upaya pertahanan bersifat semesta yang penyelenggaraannya didasarkan pada kesadaran atas hak dan kewajiban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri. Pertahanan negara dilakukan oleh pemerintah dan dipersiapkan secara dini dengan sistem pertahanan negara. Pertahanan nasional merupakan kekuatan bersama (sipil dan militer) diselenggarakan oleh suatu Negara untuk menjamin integritas wilayahnya, perlindungan dari orang dan/atau menjaga kepentingan-kepentingannya. Pertahanan nasional dikelola oleh Departemen Pertahanan. Angkatan bersenjata disebut sebagai kekuatan pertahanan dan, di beberapa negara (misalnya Jepang), Angkatan Bela Diri. Keamanan merupakan istilah yang secara sederhana dapat dimengerti sebagai suasana "bebas dari segala bentuk ancaman bahaya, kecemasan, dan ketakutan". Dalam kajian tradisional, keamanan lebih sering ditafsirkan dalam konteks ancaman fisik (militer) yang berasal dari luar. Komponen pertahanan negara: a. Komponen utama "Komponen utama" adalah Tentara Nasional Indonesia, yang siap digunakan untuk melaksanakan tugas tugas pertahanan. b. Komponen cadangan "Komponen cadangan" (Komcad) adalah "sumber daya nasional" yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama. c. Komponen pendukung "Komponen pendukung" adalah "sumber daya nasional" yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan komponen utama dan komponen cadangan. Komponen pendukung tidak membentuk kekuatan nyata untuk perlawanan fisik.

121

"Sumber daya nasional" terdiri dari sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya buatan. Sumber daya nasional yang dapat dimobilisasi dan didemobilisasi terdiri dari sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang mencakup berbagai cadangan materiil strategis, faktor geografi dan lingkungan, sarana dan prasarana di darat, di perairan maupun di udara dengan segenap unsur perlengkapannya dengan atau tanpa modifikasi. Aspek pertahanan keamanan ini sangat erat kaitannya dengan bela negara. Rasa cinta tanah air dan rasa bela negara yang tertanam dalam diri bangsa Indonesia menumbuhkan rasa rela berkorban demi mempertahankan negara tercinta, negara Indonesia. Oleh karena itu, pembelajaran akan bela negara perlu diberikan kepada generasi penerus sedini mungkin. Serta mengenalkan sejarah bangsa kepada generasi penerus, sejarah ketika para pejuang rela mengorbankan jiwa dan raga mereka untuk mmeraih kemerdekaan dan mempertahankan negara Indonesia. Karena sesungguhnya sejarah merupakan hal yang penting yang harus selalu diingat agar tidak terjadi kesalahan serupa.

6.3.2 Aktualisasi Wawasan Kebangsaan Menghadapi Era Globalisasi Pengertian Wawasan Kebangsaan : Adapun pengertian dari wawasan kebangsaan adalah usaha meningkatkan nasionalisme dan rasa kebangsaan umat sebagai suatu bangsa berpenduduk muslim terbesar di dunia, yang bersatu dan berdaulat dalam suatu wilayah negara kesatuan Indonesia, melalui pengembangan kebudayaan dan peradaban yang sesuai dengan kepribadian nasional dan aqidah Islamiyah dalam rangka ikut berperanserta mewujudkan perdamaian yang abadi bagi dunia dan kemanusiaan. Komponen utama dari Wawasan Kebangsaan Rasa Kebangsaan : Rasa kebangsaan adalah suatu perasaan rakyat, masyarakat dan bangsa terhadap kondisi bangsa Indonesia dalam perjalanan hidupnya menuju cita-cita bangsa yaitu masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

122

Semangat Kebangsaan : Semangat Kebangsaan adalah perpaduan atau sinergi dari rasa kebangsaan dan paham kebangsaan. Kondisi semangat Kebangsaan atau nasionalisme suatu bangsa akan terpancar dari kualitas dan ketangguhan bangsa tersebut dalam menghadapi berbagai ancaman. Berbicara Semangat Kebangsaan, kita tidak boleh lepas dari sejarah bangsa, antara lain Peristiwa 10 Nopember 1945 di Surabaya dan Peristiwa 15 Desember 1945 di Ambarawa, dimana Semangat kebangsaan diwujudkan dalam semboyan “Merdeka atau Mati”. Kita tahu kondisi bangsa yang pluralisme atau kebhinekaan memerlukan suatu pengelolaan yang baik, sehingga tidak menjadi ancaman bagi keutuhan dan kesatuan bangsa. Dan rasa kesetiakawanan sosial akan mempertebal semangat kebangsaan suatu bangsa. Kesetiakawanan sosial, mengandung makna adanya rasa satu nasib dan sepenanggungan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hadirnya rasa kepedulian terhadap sesama anak bangsa bagi mereka yang mengalami kesulitan akan mewujudkan suatu rasa kebersamaan sesama bangsa. Kita sebagai Warga Negara harus dapat menumbuh kembangkan terus pengertian Wawasan Kebangsaan sebagai alat pemersatu bangsa dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah rakyat, walaupun latar belakang suku, agama, ras dan adat istiadat yang berbeda. hayati dan pahami secara utuh tentang butir-butir dari Wawasan Kebangsaan yaitu; rasa kebangsaan, paham kebangsaan dan semangat kebangsaan yang merupakan jiwa bangsa Indonesia dan pendorong tercapainya cita-cita bangsa. dapat dijadikan sumber motivasi dalam mempersatukan bangsa sehingga terhindar dari diisintegrasi bangsa. Kita semua mengharapkan bahwa kebersamaan dan kesetaraan serta persatuan dan kesatuan bangsa segera terwujud, demi tercapainya cita-cita bangsa. Dan untuk menghadapi era globalisasi ini kita sebagai Warga Negara harus bersatu untuk mempertahankan apa yang sudah ada sekarang agar tidak hilang dan mengembangkan segala sesuatunya agar Indonesia dapat bertahan serta kuat menghadapi era globalisasi.

123

karena sampai saat ini TNI masih mampu melaksanakan tugas pokoknya. menjaga kedaulatan NKRI dan melindungi bangsa Indonesia. ketiga pilar tersebut adalah : 1)Kondisi ekonomi kita yang serba sulit sebagai dampak dari krisis ekonomi yang berkepanjangan. 4) Sedangkan TNI masih utuh. Bangsa Indonesia yang ditopang oleh empat filar kekuatan nasional yakni ekonomi.4 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Guna Menghadapi Era globalisasi Dalam Rangka Ketahanan Nasional Kondisi Wawasan Kebangsaan pada diri anak bangsa sekarang ini telah pudar dan hampir pada jurang kehancuran. lapangan kerja sangat kurang dan jumlah pengangguran semakin meningkat serta kesenjangan ekonomi semakin lebar. yaitu menjaga keutuhan NKRI. TNI dikatakan masih utuh. TNI bertekad selalu konsisten memegang komitmen kebangsaan untuk menjaga keutuhan NKRI. Para elit politik lebih mempertahankan argumentasinya sendiri-sendiri dan bertahan pada kebenaran masing-masing. karena begitu berat beban yang diemban dan ada pihak yang memang ingin menghancurkannya. ikatan nilai-nilai kebangsaan yang berhasil mempersatukan bangsa sudah longgar. 2) Kondisi budaya dengan dampak dari Globalisasi yang kebablasan telah memunculkan berbagai bentuk sikap yang mengarah kepada tindakan kekerasan atau main hakim sendiri serta tindakan yang tidak berperikemanusiaan. politik dan TNI. walaupun TNI terus menerus diuji dan dirongrong oleh berbagai kelompok kepentingan. budaya. tiga dari empat pilar sudah patah dan satu pilar lainnya sudah bengkok. 3) Kesadaran politik masyarakat yang menyedihkan karena syarat dengan pemenuhan ambisi pribadi atau kelompok. Mereka antara lain berusaha menggagalkan tekad TNI memerangi 124 .6. itupun kondisinya sudah agak bengkok. menyebabkan jumlah penduduk miskin semakin bertambah. ibarat sebuah meja.

Dengan demikian diharapkan melalui pembinaan yang berdaya guna dan berhasil guna. pemasyarakatan Bela Negara melalui jalur pendidikan luar sekolah dan sebagainya. Dalam iklim sekarang ini Wawasan kebangsaan yang cenderung memudar yang terjadi pada generasi muda dan masyarakat. selaras dan seimbang agar dapat menjawab tantangan masa depan bangsa diantaranya : a. bakat dan kodrat manusia yang harus dibangkitkan dan diaktifkan cara-cara sebagai berikut : c. politik. untuk mengembangkan metoda berfikir koprehensif integral dan kesadaran berbangsa dan bernegara. Organisasi peningkatan wawasan kebangsaan generasi muda yang dibentuk harus bisa memberikan kesempatan kepada setiap warga untuk berkembang dan merealisasikan diri. pembinaan pendidikan kewiraan. ekonomi. Upaya-upaya yang telah dikembangkan tadi menumbuhkan suatu peluang yang sangat berarti bagi kemantapan bangsa Indonesia dalam berfikir ke depan. serasi. Manajemen dan pengelolaan sistim pendayagunaan peningkatan wawasan kebangsaan generasi muda adalah upaya koordinasi upaya yang bertumpu pada kemampuan. Upaya Peningkatan Wawasan Kebangsaan: Dephan dan Lemhanas bekerja sama dengan Depdiknas telah melakukan berbagai upaya di bidang pendidikan baik jalur sekolah maupun non sekolah.kelompok separatis / penghianat negara di berbagai daerah konflik. Komulasi karya individual dan karya kolektif yang ada pada generasi muda itu cenderung pada hakekatnya perlu dipertimbangkan dan dihargai. sosial budaya dan pertahanan negara. harus terus dan lebih 125 . serta memaksimalkan segenap daya dan kreativitas. karena karya generasi muda pada tatanan ini bukan sebagai sistim robot yang berbuat tanpa dasar pemikiran diantaranya sebagai berikut : b. yaitu makin tumbuhnya kesadaran bahwa masalah peningkatan pendidikan wawasan kebangsaan generasi muda dan nilai budaya bangsa harus dikembang tumbuhkan secara terpadu. agar orang bisa memberikan kontribusi kebangsaan kepada kehidupan berbangsa dan bernegara secara bersama-sama. akan melahirkan efek tangkal terhadap pengaruh ideologi.

d) Tumbuhnya sikap cinta tanah air sehingga mencintai wilayah Nasionalnya dan selalu siap membela tanah air Indonesia dari segala bentuk ancaman. sehingga peningkatan wawasan kebangsaan yang dikehendaki dapat terwujud diantaranya dengan memperkokoh dan mengembangkan : 1) Kesadaran berbangsa dan bernegara. a) Terwujudnya warga negara yang rela berkorban untuk bangsa dan negara. c) Terbinanya semangat perlawanan rakyat di lingkungan masyarakat untuk selalu rela berkorban bagi kepentingan bangsa dan negara. b) Tumbuhnya rasa kebangsaan disetiap warga negara sehingga mencintai bangsa dan negara serta wilayah Nasionalnya. b) Meningkatkan paham kebangsaan bagi bangsa Indonesia agar tercipta suatu pemahaman yang sama terhadap bangsa dan negara yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. sehingga pada saatnya siap mempertaruhkan jiwa dan raganya bagi kepentingan bangsa dan negara.ditonjolkan didalam menumbuh kembangkan pada wawasan kebangsaan. a) Terwujudnya kesadaran berbangsa dilingkungan masyarakat untuk kepentingan penyelenggaraan Sstim Prtahanan Semesta. persatuan dan kesatuan diawali dari lapisan atas sampai lapisan masyarakat yang paling bawah. 126 . a) Terciptanya kondisi wawasan kebangsaan Indonesia yang merupakan ikatan kebersamaan dalam mempersatukan bangsa. b) Terwujudnya kesadaran bela negara dilingkungan masyarakat untuk kepentingan sistim pertahanan semesta. 3) Kesadaran bela negara dan cinta tanah air. c) Terciptanya semangat kebangsaan dan Nasionalisme bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman yang timbul. c) Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya semangat kebangsaan dan kecintaan kepada Ngara Kesatuan Republik Indonesia. e) Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan wilayah dan lingkungan tempat tinggal sebagai bagian dari ketahanan Nasional. 2) Wawasan kebangsaan.

disamping implementasi dapat dilakukan dengan cara berikut: 1. Wawasan Nusantara sebagai wawasan nasional merupakan suatu bentuk nyata dalam ketahanan nasional. dan aspek pertahanan keamanan. b. Budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satu kesatuan dengan corak ragam budaya yang menggambarkan kekayaan budaya bangsa. Tidak langsung. diskusi.serta golongan berdasarkan status sosialnya. 127 . Keteladanan. Komunikasi. Langsung yang terdiri dari ceramah. d. aspek politik. Kesadaran dari warga negara pun mendukung untuk menjadikan negara ini lebih maju. Untuk mempercepat tercapainya tujuan wawasan Nusantara. aspek ekonomi. Perwujudan wawasan nusantara memperkokoh ketahanan nasioanal dalam pembangunan. Budaya Indonesia tidak menolak nilai-nilai budaya asing asalkan tidak bertentangan dengan nilai budaya bangsa sendiri dan hasilnya dapat dinikmati. perkembangan era globalisasi. asal usul daerah. yang terdiri dari media elektronik dan media cetak 2. Kesadaran dari warga negara untuk membuat negara ini lebih maju. Dengan didukung kelima aspek tersebut. atau kepercayaan. tatap muka b. seharusnya Indonesia dapat menjadi negara maju. agama. Menurut sifat atau cara penyampaian a. Edukasi c. serta kuat terhadap segala aspek. berkembang. aspek sosial budaya. dapat di wujudkan dengan kelima aspek tersebut.Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan sosial budaya akan menciptakan sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui segala bentuk perbedaan sebagai kenyataan hidup sekaligus karunia Tuhan. Implementasi ini juga akan menciptakan kehidupan masyarakat dan bangsa yang rukun dan bersatu tanpa membedakan suku. maka perwujudan wawasan nusantara dapat memperkokoh ketahanan nasional dalam menghadapi era globalisasi. dialog. Menurut metode penyampaian a. Jika kelima aspek tersebut dapat dilaksanakan dengan baik. Integrasi. yaitu aspek ideologi.

Upaya-upaya yang telah dikembangkan tadi menumbuhkan suatu peluang yang sangat berarti bagi kemantapan bangsa Indonesia dalam berfikir ke depan.1 Kesimpulan Globalisasi adalah suatu proses tatananmasyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. pembinaan pendidikan kewiraan. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan. yaitu makin tumbuhnya kesadaran bahwa masalah peningkatan pendidikan wawasan kebangsaan generasi muda dan nilai budaya bangsa harus dikembang tumbuhkan secara terpadu. kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa. serasi. rasa kebangsaan. mengembangkan dan mencapai cita-cita bangsa indonesia sesuai dengan UUD 1945. ada beberapa saran yang dapat diberikan guna mewujudkan upaya pembinaan masyarakat dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai pancasila yang meliputi paham kebangsaan. Upaya untuk meningkatkan wawasan kebangsaan adalah dengan cara mengembangkan metoda berfikir koprehensif integral dan kesadaran berbangsa dan bernegara. dan semangat kebangsaan antara lain: 128 . mempertahankan.Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu Negara termasuk Indonesia. Dimana wawasan nusantara adalah merupakan dasar atau pedoman bagi seluruh warga negara indonesia untuk mewujudkan suatu ketahanan nasional yang kuat dan tangguh guna menjaga.bangsa di seluruh dunia.BAB VII PENUTUP 7.2 Saran Berdasarkan kesimpulan di atas. pemasyarakatan Bela Negara melalui jalur pendidikan luar sekolah dan sebagainya. selaras dan seimbang agar dapat menjawab tantangan masa depan bangsa 7.

baik formal maupun non formal.a. c. Perlunya pengamalanPancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari melalui penataran atau sertifikasi Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). Untuk meningkatkan wawasan kebangsaan bagi segenap komponen bangsa diperlukan perhatian dan penanganan pihak-pihak terkait secara integratif . elit politik dan tokoh masyarakat LSM serta media massa sangat diperlukan untuk meningkatkan Wawasan Kebangsaan. Untuk itu para tokoh tersebut harus mempunyai komitmen untuk selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan dengan mengeyampingkan pemikiran sempit yang menguntungkan hanya sekelompok orang. b. agar lebih tertanam rasa cinta tanah air. Peran para elit pemerintah. di seluruh lembaga pendidikan. bangsa dan Negara bahkan selalu siap dalam usaha bela negara. 129 . untuk itu perlu diwujudkan dengan adanya suatu wadah atau lembaga untuk menangani masalah wawasan kebangsaan serta perlunya buku pedoman nasional yang dapat digunakan baik dalam pendidikan formal maupun nonformal.

kompasiana. Pascasarjana UI 2011 http://islahzone.com/2011/04/pendidikan-kewarganegaraanaktualisasi.DAFTAR RUJUKAN http://edukasi. diakses 13 juni 2013 130 .kompasiana. 2003.com/2013/05/upaya-menjaga-ketahanannasional.html. diakses 12 juni 2013 http://adityayume.com/2013/04/14/ketahanan-nasional546126. Khikmatul Islah.wordpress. Daya Tahan Bangsa.html.com/bisnis/2013/04/10/ketahanan-nasional-diera-globalisasi-550145.blogspot. diakses 13 juni 2013 http://ekonomi.html. S. diakses 12 juni 2013 http://ragilmujiyanto.html. diakses 11 juni 2013 Usman.blogspot.blogspot. dkk. diakses 12 juni 2013 http://merliastarina. Prodi Kajian Ketahanan Nasional.IP Mahasiswa Kajian Pengembangan Kepemimpinan.com/2013/05/menjaga-ketahanannasional. Wan.com/2012/02/24/peran-pemuda-dalamketahanan-nasional/.html. Jakarta: Program Studi Pengkajian Ketahanan Nasional Universitas Indonesia.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful