MENINGKATKAN WAWASAN KEBANGSAAN INDONESIA GUNA MENGHADAPI ERA GLOBALISASI DALAM RANGKA KETAHANAN NASIONAL

BAB I PENDAHULUAN
1.1 Umum
Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan, demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri. Secara singkat wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa tentang diri dan lingkungannya berdasarkan cita-cita dan tujuan nasionalnya, atau dengan kata lain wawasan kebangsaan merupakan pokok-pokok pikiran tentang cita-cita dan tujuan nasional suatu bangsa. Wawasan kebangsaan Indonesia lahir dari kesadaran segenap masyarakat untuk bersatu memperjuangkan kemerdekaan, kesejahteraan, dan kedamaian bangsa Indonesia. Sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia yang majemuk dan wilayahnya berupa kepulauan yang terletak di wilayah Asia Tenggara. Wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif, wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum. Wawasan kebangsaan bertujuan menghidupkan kembali semangat kebangsaan, mendorong terwujudnya hidup yang harmonis, menjaga keutuhan bangsa serta mendorong pencapaian cita-cita tujuan nasional. Namun saat ini kesadaran berbangsa kian memudar, gerakan reformasi 1998 disatu sisi memberikan perubahan pada beberapa dimensi, tetapi disisi yang lain gerakan reformasi belum bisa memperbaiki krisis akan nasionalisme dan komitmen kebangsaan yang semakin hari mengarah kepada jurang degradasi. Akibatnya banyak hal yang dilakukan oleh rakyat Indonesia dengan maksud dan tujuan memperbaiki sosial ekonomi mereaka tanpa

1

memperhatikan nilai, norma dan konsepsi dan semangat wawasan kebangsaan yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. Disamping itu, degradasi sangat berdampak pada krisis kesatuan dan persatuan, oleh karena itu banyak terjadi berbagai konflik yang berdimensi agama, etnis, ras dan yang lainnya yang secara nyata mengangncam keutuhan wilayah NKRI. Hal itu terjadi karena wawasan kebangsaan yang tidak dijadikan spirit utuk membangun dan memajukan bangsa saat ini, sehingga krisis tersebut belum menunjukan tandatanda kapan akan berakhir. Menyikapi situasi dan kondisi yang terjadi, maka dibentuklah makalah Wawasan Kebangsaan ini yang mempunyai maksud dan tujuan untuk menumbuhkan dan menguatkan semangat wawasan kebangsaan

1.2 Maksud dan Tujuan Memberikan tambahan pengetahuan terhadap para pembaca tentang wawasan nusantara yang mencakup wawasan kebangsaan dalam menghadapi era globalisasi dalam rangka ketahanan Nasional

1.3 Ruang Lingkup Ruang lingkup yang akan dibahas di dalam makalah ini, meliputi wawasan Nusantara yang mencakup wawasan kebangsaan Indonesia secara Nasional. Dimana wawasan kebangsaan tersebut dapat memeperkuat rasa cinta terhadap Tanah Air sebagai bentuk ketahanan Nasional untuk menghadapi era globalisasi saat ini.

1.4 Metode dan Pendekatan
Metode yang digunakan di dalam pembuatan makalah ini adalah sebagai berikut. a. Library Resources adalah metode penggunaan berbagai macam sumber buku yang berkaitan dengan wawasan nusantara, wawasan kebangsaan, era globalisasi serta ketahanan nasional.

2

b. Web Resources adalah metode penggunaan berbagai macam sumber informasi melalui media internet yang berkaitan dengan wawasan nusantara, wawwasan kebangsaan, era global, serta ketahanan nasional. Kemudian pendekatan yang digunakan adalah pendekatan komprehensif integral, yaitu sebuah pendekatan yang menganalisa suatu masalah dari berbagai aspek yang ada, seperti pendidikan, budaya, sosial, ekonomi, politik.

1.5 Sistematika
Sistematika penulisan makalah ini adalah sebagai berikut. Tata urut tiap Bab di dalam makalh ini. Bab I Pendahuluan 1.1 Umum 1.2 Maksud dan Tujuan 1.3 Ruang Lingkup 1.4 Metode dan pendekatan 1.5 Pengertian Bab II LandasanPemikiran 2.1 Umum 2.2 Landasan Idiil Pancasila 2.3 Landasan Konstitusional UUD 1945 2.4 Landasan Wawasan Nusantara 2.5 Landasan Konstutisional Ketahanan Nasional 2.6 Landasan Operasional Garis-garis Besar Haluan Negara Bab III KetahananNasional 3.1 Ketahanan Nasional Saat Ini 3.2 Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Nasional Saat Ini 3.3 Pengaruh Dari Ketahanan Nasional 3.4 Solusi Terhadap Ketahanan Nasional 3.5 Cara Menjaga Ketahanan Nasional Bab IV Wawasankebangsaan Indonesia 4.1 Pengertian Wawasan Kebangsaan Indonesia 4.2 Tujuan Wawasan Kebangsaan Indonesia 4.3 Perkembangan Wawasan Kebangsaan Indonesia

3

b. mengetahui dan memehami serta melakukan poin.4. Mengenal.3 Dampak negatife era-globalisasi 5. sangat mudah terpengaruh oleh era global ini. Mengingat hal tersebut dapat membuat kita semakin mencintai tanah air. sangatlah penting.1 Pengertian era-globalisasi 5. dengan era global adalah Wawasan Nusantara ayang mencakup wawasan kebangsaan dapat menjadi benteng 4 . pendidikan. politik. Bangsa Indonesia beserta para generasi muda yang ada.5 Pengaruh Wawasan Kebangsaan Indonesia dalam Ketahanan Nasional Bab V Era-Globlasisasi 5. pendidikan. Dimana wawasan Nusantara mencakup wawasan kebangsaan Indonesia.6 Pengertian a. adalah sebuah wawasan mengenai nusantara atau Indonesia. Era Globalisasi adalah era dimana banyaknya alur pertukaran dan pengadpatasian budaya. sosial. Sayangnya.2 Dampak positif era-globalisasi 5.4 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Guna Menghadapi Era globalisasi Dalam Rangka Ketahanan Nasional 1.4 Dampak Positif dan Negatif Wawasan Kebangsaan Indonesia 4.3 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia Dalam Rangka Menghadapi Era Globalisasi 6. Wawasannusantara. dan terutama kebangsaan serta gaya hidup. ekonomi.2 Hubungan Wawasan Nusantara dengan Ketahanan Nasional 6.5 Cara meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia 4. Relasi antara wawasan nusantara itu sendiri. Termasuk terpengaruh dengan berbagai aspek yang ada di dalamnya.4 Harapan atas terwujudnya konsepsi globalisasi Bab VI Korelasi Antara Wawasan Kebangsaan Di Era Globalisasi Dalam Lingkup Ketahanan Nasional 6.1 Pengaruh Globalisasi terhadap Ketahanan Nasional 6. c. bangsa kita.poin yang terdapat di dalam wawasan nusantara sebagai wawsan kebangsaanNegara Indonesia.

tetapi juga dari dalam. Meski demikian. ancaman dan gangguan dari dalam juga timbul. Terbukti. Berbagai pemberontakan PKI.Timur yang pernah menyatakan dirinya berintegrasi dengan Indonesia. Riau. Sehingga bangsa kita tetap memiliki identitasnya sebagai bangsa yang bersatu untuk menghadapi era global. RMS (Republik Maluku Selatan). BAB II LANDASAN PEMIKIRAN 2. setelah perjuangan bangsa tercapai dengan terbentuknya NKRI. meskipun akhirnya kenyataan politik menyebabkan lepasnya kembali daerah tersebut. Dorongan kesadaran bangsa yang dipengaruhi kondisi dan letak geografis dengan dihadapkan pada lingkungan dunia yang serba berubah akan memberikan motivasi dlam menciptakan suasana damai. Beberapa ancaman dalam dan luar negeri telah dapat diatasi bangsa Indonesia dengan adadnya tekad bersama-sama menggalang kesatuan dan kecintaan bangsa.atau ketahanan Nasional bagi Bangsa Indonesia dalam hal berbagai aspek. Sudah sejak lama Indonesia menjadi incaran banyak negara atau bangsa lain.1 Umum Terbentuknya negara Indonesia dilatar belakangi oleh perjuangan seluruh bangsa. dan beberapa daerah lain begitu pila beberapa aksi provokasi yang mengganggu kestabilan kehidupan sampai terjadinya berbagai 5 . dari yang bersifat kegiatan fisik sampai yang idiologis. Irian Jaya. karena potensinya yang besar dilihat dari wilayahnya yang luas dengan kekayaan alam yang banyak. Ancaman sparatis dewasa ini ditunjukan dengan banyaknya wilayah atau propinsi di Indonesia yang menginginkan dirinya merdeka lepas dari Indonesia seperti Aceh. Kenyataannya ancaman datang tidak hanya dari luar. bangsa Indonesia memegang satu komitmen bersama untuk tegaknya negara kesatuan Indonesia. PRRI Permesta dan juga gerakan sparatis di Timor.

Ketahanan nasional adalah suatu kondisi dinamis suatu bangsa yang terdiri atas ketangguhan serta keuletan dan kemampuan untuk mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala macam dan bentuk ancaman.kerusuhan yang diwarnai nuansa etnis dan agama dan gangguan dari luar adalah gangguan dari negara lain yang ingin menguasai pulau-pulau kecil yang masih berada di didalam wilayah NKRI namun dekat dengan wilayah negara lain. tetapi sekaligus juga telah menjadi tujuan kehidupan berbangsa dan bernegara. Dengan dasar Negara Pancasila dan tujuan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Dengan demikian. pedoman atau caracara guna mencapai tujuan tersebut juga harus Pancasila. dan Wawasan nusantara. hambatan dan gangguan baik yang datang dari dalam maupun luar. kemudian. tantangan. maka cita-cita kemerdekaan Indonesia adalah mewujudkan suatu masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. dapat 6 .2 Landasan Idiologi Suatu bangsa mutlak perlu memiliki suatu dasar Negara. Sejalan dengan Mukadimah Undang-undang Dasar 1945. Pancasila bukan saja sebagai dasar negara. secara langsung maupun yang tidak langsung yang mengancam dan membahayakan integritas. identitas. UUD 45. maka tidak dapat tidak. Konsepsi ketahanan nasional Indonesia adalah konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang serasi dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan menyeluruh berlandaskan Pancasila. 2. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan dalam mewujudkan tujuan perjuangan nasional. meskipun demikian gangguan dan ancaman akan terus ada selama perjalanan bangsa. sebab dasar Negara merupakan rambu bagi arah suatu pemerintahan agar sesuai dengan tujuan yang dicita-citakan. maka diperlukan kondisi dinamis bangsa yang dapat mengantisipasi keadaan apapun terjadi dinegara ini. Bangsa Indonesia telah berusaha menghadapi semua ini dengan semangat persatuan dan keutuhan. Sehingga.

tingkah laku dan amal perbuatan bangsa Indonesia mempunyai ciri-ciri khas yang dapat membedakan dengan bangsa lain.dikatakan. dari (dasar) Pancasila dengan (pedoman) Pancasila untuk Pancasila. Pancasila adalah kepribadian bangsa Indonesia: Hal ini berarti bahwa sikap mental. juga bukan demokrasi. Seperti halnya demokrasi: dari rakyat. penuntun. pedoman yang Pancasila dan tujuan yang Pancasila juga tidak mungkin terwujud. Adanya realita semacam ini. Atau: dari rakyat – oleh rakyat – tetapi bukan untuk rakyat. Ciri-ciri khas inilah yang dimaksud dengan kepribadian. dan menentukan eksistensi bangsa Indonesia. Sebagai contoh: dari rakyat – bukan oleh rakyat –untuk rakyat maka bukan demokrasi lagi. maka itu berarti sudah tidak demokratis lagi. dan kepribadian bangsa Indonesia adalah 3. maka dasar negara dasar negara yang Pancasila. Segala aktivitas oleh Pancasila. Apalagi jika bukan dari rakyat – oleh rakyat – untuk rakyat sekalipun. dengan dasar Pancasila harus berpedoman Pancasila dan harus bertujuan masyarakat yang Pancasila juga. juga bukan demokrasi. 4. Pancasila adalah falsafah hidup bangsa Indonesia: 7 . tetapi juga mempunyai arti dan fungsi yang semakin banyak lagi. Pancasila adalah jiwa bangsa Indonesia Hal ini berarti bahwa Pancasila melekat erat pada kehidupan bangsa Indonesia. Jika hal itu tidak terpenuhi. maka tujuan untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila tidak mungkin dapat terwujud. atau tidak terpenuhi. Jika salah satu komponen ini tidak terpenuhi. bangsa Indonesia disemangati 2. Kedudukan dan fungsi Pancasila dapat menjadi: 1. Jika salah satu komnponen ini diganti. Pancasila adalah pandangan hidup bangsa Indonesia: Hal ini berarti bahwa nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasiladipergunakan sebagai petunjuk.oleh rakyat – untuk rakyat. berbangsa dan bernegara. menunjukkan bahwa arti dan fungsi Pancasila bukan saja menjadi dasar negara. Oleh sebab itu. dan pegangan dalam Indonesia dalam mengatur sikap dan tingkah laku manusia kehidupanbermasyarakat. Pancasila.

Dalam kamus weltanschauung diberi arti conception of the world. 5. Isi perundang-undangan di Indonesia harus dan tujuan dari semua berdasarkan. Pancasila dalam pengertian ini disebut dalam Pembukaan UUD 1945. Pancasila oleh bangsa Indonesia diyakini benar-benar memiliki kebenaran. pegangan hidup. Perjanjian luhur Indonesia. idup. Kita semua tersebut dipertahankan terus oleh negara dan bangsa mempunyai janji untuk melaksanakan. Jadi weltanschauung berarti pandangan dunia atau pandangan falsafah hidup atau philoshopischegrondslag (dasar filsafat). Sophia berarti wisdom. atau 6. 8 . Pancasila dan tidak boleh bertentangan dengan jiwa Pancasila. Philos atau philein berarti to love (mencintai atau mencari). Pancasila bangsa Indonesia mempunyai arti bahwa. sikap hidup. falsafah berarti sebagai falsafah hidup kebijaksanaan atau kebenaran. Pancasila adalah dasar Negara Repbuplik Indonesia: Hal ini berarti bahwa Pancasila dipergunakan sebagai dasar dan pedoman dalam mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan negara. Welt berarti dunia. Jadi mencintai kebenaran. Pancasila sebagai weltanshauung bangsa Indonesia atau sebagai philosophische grondslag bangsa Indonesia: Kata-kata ini diucapkan oleh Ir. Dengan demikian. Soekarno dalam pidatonya pada tanggal 1 Juni 1945 di muka sidang BPUPKI. Pancasila adalah perjanjian luhur rakyat Indonesia: Hal ini berarti bahwa Pancasila telah disepakati dan disetujui oleh rakyat Indonesia melalui perdebatan dan tukar pikiran baik dalam sidang BPUPKI maupun PPKI oleh para pendiri negara. philosophy of life. 7. secara harafiah. mempertahankan serta tunduk pada azas Pancasila. atau tuntunan hidup.Falsafah berasal dari kata Yunan “philosophia”. Jerman-Inggris anshauung berarti pandangan. Falsafah berarti pula pandangan hidup.

dan oleh sebab itu mereka juga sangat menyadari pentingnya persatuan bagi bangsa Indonesia. bahwa bangsa Indonesia memiliki perbedaanperbedaan.8. juga menunjukkan adanya pemahaman bahwa perbedaan itu suatu realita yang tidak mungkin dihilangkan oleh manusia. yakni Sila Persatuan Indonesia. Apakah itu perbedaan bahasa (daerah). bahwa landasan idiil GBHN Arti dan fungsi Pancasila sebenarnya masih banyak lagi. jalan keluarnya tidak dapat tidak adalah menjadikan perbedaan yang ada sebagai suatu kekayaan yang justru harus dijunjung tinggi dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa di atas kepentingan pribadi. salah satunya adalah: Pancasila sebagai Pemersatu Bangsa. lebih 9 . dan bukan sesuatu yang harus diingkari.budaya. bahwa para pemimpin bangsa. Apalagi harus dihilangkan dari muka bumi ini. bahwa Pancasila sangat menekankan dan menjunjung tinggi persatuan bangsa. bahwa Pancasila juga menjadi alat pemersatu bangsa. Perbedaan adalah juga kodrati yang ada di mana-mana. Dalam wacana nasional maka barometer yang harus dijunjung tinggi adalah kepentingan nasional. Artinya. suku bangsa. Pancasila adalah landasan idiil: Kalimat ini terdapat dalam ketetapan MPR mengenai Garis-garis Besar Haluan Negara adalah Pancasila. bahkan juga agama. Disebutnya sila Persatuan Indonesia sekaligus juga menunjukkan. Perbedaan sesungguhnya adalah suatu hikmah yang harus disukuri. Artinya. politik. golongan kepentingan. golongan maupun daerah. terutama mereka yang terlibat dalam penyusunan dasar negara.Pancasila sebagai Pemersatu BangsaSila ketiga Pancasila. Menyikapi realita semacam ini. di negara manapun juga dan di bangsa manapun juga. Pencantuman Sila Persatuan bagi bangsa Indonesia selain menyadari pentingnya persatuan bagi kelangsungan hidup bangsa. Hal ini berarti. (GBHN). Mereka juga menyadari bahwa perbedaan sangat potensial menimbulkan perpecahan bangsa. dan bukan kepentingan yang lebih kecil. sangat mengerti dan sekaligus juga sangat menghormati perbedaan yang ada di dalam masyarakat Indonesia. Hal ini berarti.

dan persatuan butuh perdamaian. maka terlihat jelas bahwa persatuan bangsa sesungguhnya nilai luhur yang seharusnya dijunjung tinggi oleh semua umat manusia. semua manusia memerlukan persatuan dan kerjasama di antara umat manusia. bahwa Sila Persatuan Indonesia sangat tepat dicantumkan dalam dasar negara. Bangsa Indonesia senantiasa akan berjuang untuk mencegah maupun melawan segala macam dan bentuk usaha usaha ataupun perilaku yang menjurus pada penjajahan.3 Landasan Konstitusional UUD 1945 Landasan Konstitusional. UUD 1945 mereaksikan sikap bangsa Indonesia yang menentang segala macam bentuk penjajahan. UUD 1945 memberikan landasan serta tujuan dalam pengembangan sistem serta penyelenggaraan pertahanan Negara. oleh karena itu UUD 1945 dijadikan landasan konstitusional sesuai dengan fungsi dan kedudukannya. Oleh sebab itu perpecahan sebagai lawan dari persatuan mutlak perlu dihindari dan disingkirkan dari kehidupan bermasyarakat. 2. 2. mengingat kebenaran dan kebutuhan yang dihadapi oleh seluruh umat manusia. melainkan diperoleh dari hasil perjuangan pergerakan bangsa Indonesia melalui pengorbanan jiwa dan raga. Karena pada hakekatnya semua bangsa. ataupun yang lebih sempit.rendah. Kemerdekaan Republik Indonesia pada tanggal 17 Agustus 1945 bukanlah merupakan hadiah.Oleh karena itulah bangsa Indonesia menempatkan kemerdekaan sebagai kehormatan bangsa yang harus tetap dijaga dan dipertahankan sepanjang masa. Kerjsama butuh persatuan. Karena pada hakekatnya. berbangsadan bernegara. Dengan kesadaran semacam ini. Seloka Bhineka tunggal Ika memang sangat tepat untuk direnungkan kembali esensi dan kebenaran yang terkandung di dalamnya.4 Landasan Visional Wawasan Nusantara 10 . perpecahan atau pertikaian justru akan menghancurkan umat manusia itu sendiri. Dari penjelasan ini. kita semakin tahu dan sadar. Undang Undang Dasar 1945 adalah sumber dari hukum yang berlaku di Indonesia.

2. Hal tersebut mengandung arti bahwa setiap ancaman terhadap sebagian ataupun seluruh wilayah Indonesia merupakan ancaman terhadap kedaulatan Nasional yang harus dihadapi bersama.Landasan Visional. 2. Wawasan Nusantara adalah bagaimana cara pandang bangsa Indonesia tentang diri serta lingkungannya sebagai satu kesatuan yang utuh. Agar dapat mengatasinya.6 Landasan Operasional GBHN GBHN adalah sebagi landasan wawasan operasional dalam wawasan nusantara. keuletan. dan daya tahan yang dinamakan ketahanan nasional. berkedudukan sebagai landasan konsepsional. 11 . Indonesia tersusun dari gugusan kepulauan Nusantara beserta segenap isinya sebagai suatu kesatuan serta sarana untuk membangun dan menata diri menjadi bangsa yang berdaya saing tinggi. basngsa indonesia harus memiliki kemampuan. tantangan.5 Landasan Konsepsional Ketahanan Nasional Ketahanan nasional. yang dikukuhkan MPR dalam ketetapan Nomor : IV/MPR/1973 pada tanggal 22 Maret 1973. bangsa Indonesia mengahadapi berbagai ancaman. hambatan dan gangguan. yaitu merupakan kondisi dinamis yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kemampuan sebagai konsepsi nasional. Dalam upaya mencapai cita-cita dan tujuan nasionalnya.

Dalam perjuangan mencapai cita-cita/tujuan nasionalnya bangsa Indonesia tidak terhindar dari berbagai ancaman-ancaman yang kadangkadang membahayakan keselamatannya. 2. Cara agar dapat menghadapi ancaman-ancaman tersebut.BAB III KETAHANAN NASIONAL 3. Ancama dari luar negeri Contohnya adalah infiltrasi. dan daya tahan yang dinamakan ketahanan nasional. 12 . bangsa Indonesia harus memiliki kemampuan. yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan. Ancaman di dalam negeri Contohnya adalah pemeberontakan dan subversi yang berasal atau terbentuk dari masyarakat indonesia. hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar. Bentuk-bentuk ancaman menurut doktrin hankamnas (catur dharma eka karma) : 1. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritas. kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. subversi dan intervensi dari kekuatan kolonialisme dan imperialisme serta invasi dari darat. identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. keuletan.1 Ketahanan Nasional Saat Ini Pengertian ketahanan nasional adalah kondisi dinamika. udara dan laut oleh musuh dari luar negri.

Pengertian atau devenisi pertama Lemhanas. Sejak mulai dengan membahas masalah ketahanan nasional sampai sekarang. sesuai dengan kondisi serta ancaman yang akan dihadapi. serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. telah dihasilkan tiga konsepsi. keberadaan. baik jenisnya maupun besarnya. Pada saat itu istilah itu belum diberi definisi tertentu. Wawasan Nusantara adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya yang beragam dan bernilai strategis dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa dan kesatuan wilayah dalam menyelenggarakan kehidupan bermasyarakat. sebelumnya kita sudah tau arti dari wawasan nusantara. berbangsa dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. yang disebut dalam konsep 1968 adalah sebagai berikut : Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan kita dalam menghadapi segala kekuatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara dan bangsa Indonesia. Karena itu ketahanan nasional harus selalu dibina dan ditingkatkan. Istilah ketahanan nasional pada waktu itu dipakai dalam rangka pembahasan masalah pembinaan teritorial atau masalah pertahanan keamanan pada umumnya. tantangan. Dan inilah yang disebut dengan sifat dinamika pada ketahanan nasional. Disamping itu belum pula disusun konsepsi yang lengkap menyeluruh tentang ketahanan nasional.Ancaman yang dihadapi juga tidak sama. Dewasa ini istilah ketahanan nasional sudah dikenal diseluruh Indonesia. Ketahanan Nasional baru dikenal sejak permulaan tahun 60 an. Bisa jadi ancaman-ancaman tersebut dari dalam ataupun dari luar. Dapat dikatakan bahwa istilah itu telah menjadi milik nasional. hambatan dan gangguan yang langsung atau tidak langsung akan membahayakan kesatuan. 13 . Kekuatan ini diperlukan untuk mengatasi segala macam ancaman. yang didalamnya terkandung keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan kekuatan nasional. Untuk mengetahui ketahanan nasional. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamik yang dimiliki suatu bangsa.

Tidak lagi diusahakan adanya suatu devenisi. Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamis suatu bangsa. c. Perumusan 1972 bersifat universal. Pembinaan ketahanan nasional kita dilakukan di bidang : ideology. ekonomi. hambatan. maka akan tampak perbedaan antara lain seperti berikut : a. yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional. didalam menghadapi didalam menghadapi dan mengisi segala tantangan. terutama di Negara-negara yang sedang berkembang. ancaman. Jika dahulu ketahanan nasional di identikkan dengan keuletan dan daya tahan. dalam arti bahwa rumusan tersebut dapat diterapkan dinegara-negara lain. Terdapat tiga perspektif atau sudut pandang terhadap konsepsi ketahanan nasional. 14 . Apabila kita bandingkan dengan yang terdahulu. identitas. maka ketahanan nasional merupakan suatu kondisi dinamis yang berisikan keuletan dan ketangguhan. baik secara serempak maupun menurut prioritas kebutuhan kita. serta gangguan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. sosial budaya serta pertahanan dan keamanan. b. yang langsung maupun tidak langsung membahayakan integritas. sebagai gantinya dirumuskan apa yang dimaksud kan dengan istilah ketahanan nasional. Ketahanan nasional sebagai kondisi. berisi keuletan dan ketangguhan. kelangsungan hidup bangsa dan Negara serta perjuangan mengejar perjuangan nasional. politik.Pengertian kedua dari Lemhanas yang disebut dalam ketahanan nasional konsepsi tahun 1969 merupakan penyempurnaan dari konspsi pertama yaitu : Ketahanan nasional adalah keuletan dan daya tahan suatu bangsa yang mengandung kemampuan untuk memperkembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala ancaman baik yang datang dari luar maupun yang datang dari dalam yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan hidup Negara Indonesia. Ketiga perspektif tersebut sebagai berikut : 1. yang berarti bahwa kondisi itu dapat berubah.

pendekatan ini menggunakan pemikiran kesisteman (system thinking).Perspektif ini melihat ketahanan nasional sebagai suatu penggambaran atas keadaan yang seharusnya dipenuhi. Ketahanan nasional sebagai sebuah pendekatan. banyak pula kasus yang tidak sesuai dengan hukum yang berlaku. 3. 2. sosial budaya. Kondisi ketahanan nasional Indonesia saat ini kurang baik. Aspek ideologi. Hal ini membuat negara kita dikatakan memiliki ketahanan nasional yang kurang baik. Pada aspek ekonomi. Sebagai suatu pendekatan. ada banyak budaya asli Indonesia yang dicuri dan diakui negara lain. Contohnya. Aspek politik. banyak kasus di luar negeri sana seperti di Arab dan Malaysia yang merendahkan martabat TKI sebagai manusia. Sebagai doktrin dasar nasional. ideologi. politik dan geografi. Antara lain. dan penyelenggara negara menerima dan menjalankannya. ketahanan nasional menggambarkan pendekatan yang integral. Ketahanan nasional sebagai doktrin. masyarakat. Keadaan atau kondisi ideal demikian memungkinkan suatu negara memiliki kemampuan mengembangkan kekuatan nasional sehingga mampu menghadapi segala macam ancaman dan gangguan bagi kelangsungan hidup bangsa yang bersangkutan. Dilihat dari berbagai aspek ketahanan nasional. konsep ketahanan nasional dimasukkan dalam GBHN agar setiap orang. Hal ini jelas-jelas melanggar ideologi atau dasar negara Indonesia yang menjunjung tinggi nilai-nilai dan hak asai manusia. metode atau cara dalam menjalankan suatu kegiatan khususnya pembangunan negara. negara Indonesia sedang terjadi banyak kasus korupsi dimana-mana. Gayus yang bisa bebas dan ke Bali untuk menonton 15 . baik pada saat membangun maupun memecahkan masalah kehidupan. Hal ini membuat ketahanan nasional di negara kita ini semakin kurang baik. Ketahanan nasional merupakan salah satu konsepsi khas Indonesia yang berupa ajaran konseptual tentang pengaturan dan penyelenggaraan bernegara. aspek ekonomi. Dari aspek sosial budaya. Dalam hal pemikiran. Integral dalam arti pendekatan yang mencerminkan antara segala aspek / isi.

berisi keuletan dan keteguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional.2 Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Nasional 3. hambatan. uang menguasai hukum. ancaman. dan segala kekayaan alam yang terkandung di dalamnya. di dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan.1 Aspek Ideologi Ideologi adalah perangkat prinsip pengarahan (guiding principles) yang dijadikan dasar serta memberikan arah dan tujuan untuk dicapai dalam melangsungkan hidup dan kehidupan nasional suatu bangsa dan negara. dan agar tampuk produksi tidak jatuh ke tangan orang seorang yang memungkinkan ditindasnya rakyat banyak oleh segelintir orang yang berkuasa.2. 3.pertandingan. yang langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan ideologi suatu bangsa dan negara.Tujuannya adalah untuk menjamin agar kemakmuran masyarakat senantiasa lebih diutamakan daripada kemakmuran orang seorang.Penataan itu baik menyangkut cabang-cabang produksi yang menguasai hajat hidup orang banyak. Ekonomi adalah segala sesuatu yang berkaitan dengan upaya manusia untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. baik yang datang dari luar maupun dari dalam. dan gangguan. Ini terjadi karena lemahnya ketahanan nasional Indonesia.2 Aspek Ekonomi Peranan Negara dalam system ekonomi kerakyatan sesuai dengan pasal 33 lebih ditekankan bagi segi penataan kelembagaan melalui pembuatan peraturan perundang-undangan. Ketahanan Nasional di bidang ideologi dapat diartikan sebagai kondisi dinamik suatu bangsa.2. ada wilayah Indonesia yang diakui milik negara lain. air. 3. Aspek geografi.Upaya untuk memenuhi kebutuhan 16 . perbatasan kurang di jaga dengan baik. maupun sehubungan dengan pemanfaatan bumi.

b. efisiensi berkeadilan. kemandirian. c. teknologi. Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasarkan atas azas kekeluargaan. f. serta dengan menjaga keseimbangan kemajuan dan kesatuan ekonomi nasional. e. d. b. d. berkelanjutan. Perekonomian nasional diselenggarakan berdasarkan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip kebersamaan. Tingkat integritas ekonomi. Ketahanan system ekonomi terhadap goncangan dari luar system ekonomi. Ketentuan lebih lanjut mengenai pelaksanaan pasal ini diatur dalam undang-undang. Margin of savety dari garis kemiskinan dan tingkat pertumbuhan ekonomi. e. Pengelolaan dan pengembangan ekonomi Indonesia didasarkan pada pasal 33 UUD 1945 sebagai berikut : a. 17 . Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh Negara dan dipergunakan untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat. Stabilitas ekonomi. sumber daya alam.dan manajemen ekonomi di negara Indonesia. Dimensi-dimensi itu meliputi : a.hidup meliputi kegiatan produksi barang dan jasa serta mendistribusikannya kepada konsumen atau pemakai. Keunggulan kompetitif produk-produk ekonomi nasional. berwawasan lingkungan. Kemantapan ekonomi dari segi besarnya ekonomi nasional. Kegiatan produksi dalam perekonomian melibatkan factor-faktor produksi berupa: Tenaga kerja. • Ketahanan di Bidang Ekonomi Ketahanan ekonomi nasional merupakan suatu konsep yang berkaitan dengan banyak dimensi. Cabang-cabang produksi yang penting bagai Negara dan yang menguasai hajat hidup orang banyak dikuasai oleh Negara. modal. c.

Bumi dan sumber alam. • Bencana alam seperti banjir dan musim kering. Faktor modal Modal dapat diperoleh dari tabungan.Distribusi penduduk secara ekonomi geografis. reinvestasi perusahaan. • kurangnya kemampuan untuk memanfaatkan kekayaan alam dan juga. . . Negara berkembang menghadapi 18 . Apabila kebijaksanaan ini ditempuh maka akan menimbulkan pengangguran kelihatan atau tak kelihatan. belum memiliki keterampilan teknologi yang memadai dan tingkat manajemen yang belum memenuhi harapan. pajak. pendapatan ekspor dan modal asing.dll • Struktur ekonomi agraris merupakan tekanan berat atas areal tanah dan lingkungan dengan konsekuensi social yang amat luas. karena persediaan tenaga kerja dan lapangan kerja yang cukup. c. Tenaga kerja Pertambahan penduduk yang cepat bisa menguntungkan. Tingkat integritas ekonomi nasional dengan ekonomi global. . Untuk jangka panjang perlu ditempuh penanggulangan sebagai berikut: . • Negara yang tidak mempunyai kekayaan alam sangat tergantung kepada impor bahan baku b.g.Peningkatan keterampilan teknologi. • Faktor-faktor yang Mempengaruhi Ketahanan di Bidang Ekonomi negara berkembang seperti Indonesia dalam pengelolaan factor produksi menjadi barang dan jasa mempunyai cirri sebagai berikut: a. namun harus disertai dengan peningkatan keterampilan teknologis dan perluasan kesempatan kerja.Transmigrasi.Keluarga berencana.

e. Untuk mengurangi masalah ekonomi dalam bidang modal perlu ditempuh strategi pembangunan yang bertujuan: 1. 2. misalnya disebabkan: • Pendapatan masyarakat rendah. 4. Pembinaan permodalan bagi pengusaha golongan ekonomi lemah. 3.Peningkatan produksi barang dan jasa untuk konsumsi dalam negeri dan untuk ekspor barang setengah jadi dan barang jadi. • Kemampuan investasi modal perusahaan masih kurang. Prasarana atau infrastruktur 19 .Memberikan pendidikan keterampilan secara masal dan terarah. kerena pertumbuhan ekonomi yang tidak sama. Teknologi mutakhir atau technocratium. misalnya: Labour intensive (Padat karya) Teknologi intermediate atau teknologi Elektra. sehingga tidak memungkinkan adanya tabungan • Dasar tariff pajak dan aparatur pemungutan pajak masih terbatas. f. d. -Akibat perkembangan tersebut ialah berupa kemerosotan harga bahan ekspor tradisional dan menurunkan hasil produksi Negara berkembang. makin mudah keadaan tersebut dipengaruhi oleh perkembangan pasaran internasional. -Makin tinggi kapasitas produksi dan volume ekspor Negara industri. Faktor teknologi Penggunaan teknologi memerlukan pertimbangan-pertimbangan. Hubungan dengan ekonomi luar negeri Hal-hal yang harus diperhatikan oleh Negara-negara berkembang di bidang hubungan ekonomi luar negeri adalah sebagai berikut: . Industrialisasi untuk perluasan lapangan pekerjaan.Melebarnya jurang pemisah antara Negara maju dengan Negara berkembang.kekurangan modal dan pemupukan modal dalam negeri terbatas.

mengacu pada kondisi kebudayaan yang ada dalam masyarakat yang bersangkutan. sedangkan kalau kita bicara aspek budaya. Karena itulah dapat dikatakan bahwa kebudayaan merupakan wujud tanggapan aktif manusia terhadap tantangan yang dating dari lingkungan. maka hal tersebut akan dibicarakan dalam bahasan berikut.2. adat. 20 . serta perbedaan kedaerahan.Usaha subversip dan infiltrasi baik dalam suasana damai. Atas dasar itu.Secara vertical struktur masyarakat Indonesia ditandai oleh perbedaan-perbedaan vertical antara lapisan atas dan lapisan bawah yang cukup tajam.Prasarana adalah factor utama bagi pertumbuhan dan kelangsungan ekonomi Negara. yang mendiami suatu wilayah tertentu. Manusia mengembangkan kebudayaan tidak lain sebagai upaua mempertahankan kelangsungan hidupnya menghadapi berbagai tantangan yang muncul dari lingkungannya untuk kemudian mewujudkan kehidupan yang lebih baik. 3. dan melakukan sebagian besar kegiatannya dalam kelompok tersebut. agama.Secara horizontal ditandai oleh adanya kesatuan-kesatuan berdasarkan perbedaan suku-bangsa.3 Aspek Sosial Budaya Masyarakat adalah sekumpulan manusia yang secara relative mandiri hidup bersama cukup lama. Struktur Sosial di Indonesia Struktur masyarakat Indonesia ditandai oleh dua cirinya yang bersifat unik. apalagi dalam keadaan perang selalu menjadikan prasarana sebagai sasaran utama dari pihak lawan. memiliki kebudayaan yang sama. Aspek social biasanya mengacu pada masalah struktur social dan pola hubungan social yang ada di dalamnya. Pluralitas masyarakat Indonesia yang bersifat multi dimensional telah menimbulkan persoalan tentang bagaimana masyarakat Indonesia terintegrasi secara horizontal. sementara sratifikasi social sebagaimana terwujud pada masyarakat Indonesia akan memberi bentuk pada integrasi.

Politik di Indonesia: 1.Semua itu menambah keanekaragaman tampilan budaya masyarakat Indonesia. Apa yang disebutkan kebudayaan bangsa dalam penjelasan UUD 1945 dirumuskan sebagai puncak-puncak kebudayaan di daerah-daerah si seluruh Indonesia. kebiasaan konsumsi makanan dan sebagainya. kebiasaan berpakaian. Perkataan puncak-puncak kebudayaan itu artinya adalah kebudayaan yang diterima dan dijunjung tinggi oleh sebagian besar suku-suku bangsa di Indonesia dan memiliki persebaran di sebagian besar wilayah Indonesia.Oleh karena itulah maka timbul persoalan yang timbul dari struktur masyarakat Indonesia yang demikian adalah bagaimana masyarakat Indonesia terintegrasi pada tingkat nasional sehingga menunjang penciptaan ketahanan nasional yang mantap. Kebudayaan nasional merupakan identitas dan menjadi kebanggaan Indonesia.4 Aspek Politik Politik berasal dari kata politics dan atau policy yang berarti kekuasaan (pemerintahan) atau kebijaksanaan. Kebudayaan ini tidak sama dengan kebudayaan daerah tertentu tidak sama artinya dengan penjumlahan budaya-budaya daerah di kepulauan Indonesia. Kondisi Budaya di Indonesia Lapisan social yang berbeda membawa perbedaan perilaku kebudayaan yang diwujudkan dalam keadaan tertentu seperti bahasa yang digunakan. DalamNegeri 21 .2. 3. Identitas bangsa Indonesia adalah manusia dan masyarakat yang memiliki sifat-sifat dasar: o Religius o Kekeluargaan o Hidup seba selaras o Kerakyatan Kebudayaan baru yang lebih penting daripada kebudayaankebudayaan lain dalam mewujudkan persatuan dan kesatuan bangsa adalah kebudayaan nasional atau kebudayaan Indonesia.

berdasar kemerdekaan. baik rakyat sebagai sumber aspirasi maupun sumber pimpinan-pimpinan nasional 1. LuarNegeri Salah satu sasaran pencapaian kepentingan nasional dalam pergaulan antar bangsa. Bebas artinya Indonesia tidak memihak pada kekuatan-kekuatan yang pada dasarnya tidak sesuai dengan kepribadian bangsa. melaksanakan ketertiban dunia.BudayaPolitik Pencerminan dari aktualisasi hak dan kewajiban rakyat dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara yang dilakukan secara sadar dan rasional melalui pendidikan politik dan kegiatan politik sesuai dengan disiplinnasional. dan bernegara.Adalah kehidupan politik dan kenegaraan berdasarkan Pancasila dan UUD ‟45 yang mampu menyerap aspirasi dan dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam satu system yang unsur-unsurnya: a. c. Landasan Politik Luar Negeri dalam Pembukaan UUD ‟45. perdamaian abadi dan keadilan social dan anti penjajahan karena tidak sesuai dengan kemanusiaan dan keadilan. 22 .ProsesPolitik Rangkaian pengambilan keputusan tentang berbagai kepentingan politik maupun kepentingan umum yang bersifat nasional dan penentuan dalam pemilihan kepemimpinan yang akhirnya terselenggara pemilu.KomunikasiPolitik Hubungan timbal balik antar berbagai kehidupan bermasyarakat. d. Politik Luar Negeri Indonesia adalah bebas dan aktif. berbangsa. Wadah penyaluran pengambilan keputusan untuk kepentingan masyarakat dan sekaligus wadah dalam menjaring/pengkaderan pimpinan nasional b.

Integrasi Angkatan Bersenjata dan Rakyat 23 . Ketahanan aspek politik dalam negeri = Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum.Perkembangan. Wawasan Nasional 3.memperkecil ketimpangan dan mengurangi ketidakadilan dengan negara industri maju. mekanisme politik yang memungkinkan adanya perbedaan pendapat. 3.5 Aspek Pertahanan Keamanan Pertahanan keamanan adalah daya upaya rakyat semesta dengan angkatan bersenjata sebagai inti dan merupakan salah satu fungsi utama pemerintah dalam menegakkan ketahanan nasional dengan tujuan mencapai keamanan bangsa dan negara serta keamanan perjuangannya. perubahan.Kerjasama dilakukan sesuai dengan kemampuan dan demi kepentingan politik. Doktrin 2. mengerahkan dan menggerakkan seluruh potensi dan kekuatan masyarakat dalam seluruh bidang kehidupan nasional secara terintegrasi dan terkoordinasi. dan gejolak dunia terus diikuti dan dikaji dengan seksama.2. Faktor yang mempengaruhi ketahanan nasional di bidang pertahanan keamanan ialah : 1. Manusia 6. Sistem Hankam 4.Aktif artinya Indonesia dalam internasional tidak bersifat reaktif dan tidak menjadi obyek. Kepemimpinan nasional yang mengakomodasikan aspirasi yang hidup dalam masyarakat Ketahanan pada aspek politik luar negeri yaitu meningkatkan kerjasama internasional yang saling menguntungkan dan meningkatkan citra positif Indonesia.Hal itu dilaksanakan dengan menyusun.Peningkatan kualitas sumber daya manusia. Geografi 5.Mewujudkan tatanan dunia baru dan ketertiban dunia. tetapi berperan atas dasar cita-citanya. Melindungi kepentingan Indonesia dari kegiatan diplomasi negatif negara lain dan hak-hak WNI di luar negeri perlu ditingkatkan.

Pada dasarnya perubahan itu dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup. baik yang direncanakan maupun yang tidak dapat dikategorikan ke dalam hal di atas yang pada intinya adalah pengupayaan ke arah yang lebih baik dengan mencoba mereduksi dampak negatif dari social change itu. Kepimpinan 3. Alhasil. rekontruksi sosial (social recontruction). peradaban (civilzation) dan kesempurnaan hidupnya yang meskipun pada dasarnya akan senantiasa juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi peradaban itu sendiri. akan melemahkan dan memandulkan kreativitas. Perubahan sosial.1 Dampak Negatif Tak dapat disangsikan bahwa kemajuan pemikiran manusia yang senantiasa berupaya untuk menghasilkan hal-hal baru dalam hidupnya adalah hal wajar yang dilakukan sebagai makhluk yang berakal. generasi yang muncul berikutnya adalah generasi yang nirkreativitas.3 Dampak Positif dan Negatif Terhadap Ketahanan Nasional 3. Berangkat dari asumsi bahwa pemikiran manusia akan senantiasa merubah kondisi sosial. Iptek 10. kebiasaan manusia mengkonsumsi (membeli) makanan yang serba instant. Pendidikan Kewiraan 8. tanpa ada upaya untuk membuatnya.3. Belum lagi hal yang serupa itu diterima dan meresap pada diri anak-anak.Siklusnya dapat dicerna melalui adanya rekayasa sosial (social engineering). Manajemen 11. Materiil 9.7. maka hal yang demikian itu dapat diterima secara mutlak. Pada tahap 24 . Pengaruh luar negeri 12. maka seumur hidupnya akan menjadi pengkonsumsi utama tanpa adanya niat untuk mencoba membuatnya dengan keinginan sendiri. Katakanlah.

Justru dengan demikian. egoisme. Dengan begitu. Keadaan ini juga mengakibatkan adanya perpaduan (assimilation) di tempat baru dimana ia berpijak. Dengan begitu. dalam upaya menghindari bentrok budaya (paling tidak dalam paradigma/pemikiran) maka pada saat itu dibutuhkan agenagen perubahan (social agent) sebagai media penyampai agenda perubahan itu. tradisional dan tertinggal.ini akan muncul sikap menerima (receive) ataupun berupaya menolaknya (defence). diidolakan sebelumnya dengan dimana ia tinggal dan lihat. Apabila. perubahan yang sedang terjadi dan akan terjadi. perubahan itu muncul sebagai yang tidak direncanakan. Penilaian itu dapat saja memicu lahirnya interpretasi bahwa apa yang melekat pada dirinya ketika memutuskan untuk bepergian itu dinilai sebagai sesuatu yang kolot. Ia kemudian mengenakan berbagai atribut yang dianggap sebagai simbolisasi budaya maju seperti kritis. sehingga melahirkan penilaian apa yang diperoleh. Perubahan yang demikian itu justru harus dimaknai sebagai upaya pemberdayaan dan pemerkayaan kebudayaan itu sendiri sebagai system makna. dan materialistis. maupun yang direncanakan ataupun tidak (kurang) direncanakan tidak akan mengalami benturan kebudayaan (peradaban) pada masyarakat kekinian. Misalkan saja bila seseorang ingin bepergian ke tempat lain (negara Lain) maka tak seorangpun yang dapat mencegahnya apabila ia telah menetapkan bahwa ia harus berangkat. 25 . hipotesa kebudayaan selanjutnya adalah bahwa tidak akan pernah terjadi pergeseran kebudayaan apalagi upaya meninggalkan budaya lokal itu yang meskipun pada tataran performa seolah-olah kebudayaan itu telah bergeser atau ditinggalkan. yang tengah terjadi adalah pemerkayaan khasanah kebudayaan dan bukan pergeseran. maka peran itu akan digantikan oleh sosok atau figur yang dapat menjembatani perubahan yang sedang terjadi. Kemudian. Kondisi lain adalah meningkatnya mobilitas sekolah antara negara dimana juga telah mempengaruhi pengakuan terhadap budaya lokalnya.

tradisional dan konvensional. kecenderungan yang terjadi adalah bahwa perubahan itu adalah suatu hal yang tidak mungkin dapat dibatasi apalagi dihempang.Keadaan dimana sipelaku diperhadapkan pada situasi dan alternatif yang kritis seperti itu telah menciptakan adanya anggapan bahwa budaya (lokal) tidak mampu menyaingi budaya (global) yang sedang mendunia. Sirkumstansi yang demikian itu adalah opsi yang begitu sulit untuk dapat diterima. paroksi psikologis menjadi hambatan utama antara opsi menerima dan menolak. bagi sebahagian orang tidak demikilan. bahwa budaya lokal senantiasa akan bertahan (lestari) apabila sipelaku tidak membiarkan budaya (lokal)-nya itu tidak tertindas. Opsi untuk menolak dihantui oleh resistensi dari dalam diri pribadi dan lingkungan yang secara phisikologis akan turut mempengaruhi penolakan itu. kemudian akan memancarkan aura perubahan terhadap sikap dan prilaku kita. Yaitu adanya ketakutan terhadap anggapan sebagai person yang primitif.Perubahan yang terjadi dewasa 26 . serta tingginya faktor komunikasi dan media penyampai. Lantas dalam situasi yang demikian ini dimana kemajuan zaman dan pola berfikir manusia tidak lagi dapat dibatasi.2 Dampak Positif Suatu hal yang tak dapat dielak dan dipungkiri bahwa pola kehidupan manusia pada saat ini adalah bahwa manusia kini diperhadapkan pada situasi yang ambigu. meresap dalam diri kita.Menolak dan menerima perubahan sosial sebagai dampak kemajuan.Sementara untuk menerima perubahan itu juga menimbulkan benturan psikologis dimana seseorang pelaku itu dicap sebagai orang yang kurang (tidak) menghargai kebudayaannya. Justru. Akan tetapi. apakah hal yang demikian itu juga disebut telah merubah kebudayaan?Tentu jawabnya adalah tidak. tidak tradisional dan tidak terbelakang apabila terdapat upaya sipelaku memajukan atau melakukan perubahan (innovation) dan penerapan (invention) terhadap apa yang disebut dengan budaya lokalnya itu. kepiawaian kita dalam menerjemahkan perubahan itu ke dalam diri kita sendiri. Dengan begitu.3. seberapa jauhkah budaya lokal itu dapat bertahan? 3. Namun demikian.

sepertinya melahirkan kontroversi dan 27 . pengaruh dan tindakan yang dipancarluaskan oleh berbagai media penyampai seperti TV dan media cetak lainnya. Akibatnya kita akan lebih menghargai semua itu dengan waktu dan dengan adanya tuntutan tugas yang mesti dilakukan. Keadaan ini justru akan merubah kita yang tanpa disengaja telah melahirkan berbagai interpretasi atas diri dan prilaku kita.Di sini dibutuhkan pemahaman dan pengertian kita untuk menerjemahkan perubahan itu sehingga tidak menimbulkan distorsi bagi kepribadian dan kebudayaan yang menggejala. Apakah seorang Batak yang modern adalah orang yang tidak (lagi) menggunakan budaya Batak itu dalam kehidupannya sehari-hari? Apakah orang Batak akan dikenal sebagai orang yang tidak maju apabila atribut Habatahon masih menempel pada dirinya? Lantas bagaimana pula kebudayaan yang lahir akibat perpaduan dua unsur budaya suku yang berbeda akibat adanya kawin campur. Situasi dan kondisi dimana budaya lokal akan dipertaruhkan di tengah kancah kebudayaan global. Atribut-atribut budaya lokal seolah-olah terancam akibat budaya global seperti masuknya berbagai komoditas global. dan seberapa mampukah kita menerjemahkannya ke dalam kebudayaan kita.ini adalah kewajiban yang harus diterima. maksud utamanya adalah bukan dengan menolak kebudayaan global yang sedang mendunia.Anggapan itu dapat dimaknai sebagai dampak perubahan terutama dalam menghargai waktu. Kekuatannya justru terletak pada diri kita sendiri bahwa apa yang akan kita ambil dan maknai dari perubahan itu. Tantangan yang justru dihadapi adalah sampai seberapa jauh kita mampu memadukan perubahan dengan kebudayaan itu?Namun demikian. misalnya orang Simalungun dengan Jawa?Keutamaan dari pola seperti ini adalah adanya pemerkayaan budaya lokal itu sendiri yakni pencapaian ke arah peradaban yang lebih sempurna. dan oleh sebab itu maka yang terjadi di seputar perubahan itu adalah trend ataupun kecenderungan yang senantiasa dimaknai. benda dan segala bentuk ragam unsur budaya.

diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. mulai dari diri sendiri. 28 . semangat kebangsaan. Hanya dengan cara demikian. kemandirian dan hal-hal semacam Itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. Kedepan. Kita harus pandai-pandai menangkap pulang. kepedulian berbudaya. keuletan. Justru dengan begitu. tetapi dilain pihak mampu merangkul dampak negatifnya. Oleh karenanya. reaktualisasi terwujudnya budaya malu. sampai pada tatanan nasional. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. kita dapat memaknai bahwa perubahan itu akan senantiasa terjadi dan tanpa kita sadari akan meresapi diri kita dan masuk ke dalam pola perilaku dan tindakan kita. lingkungan. bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing. khusunya budaya dan kebudayaan. kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional. Sebahagian tidak menginginkan adanya perubahan dalam kelokalan budayanya dan tanpa disadari tindakan yang dilakukan telah merubah keaslian kebudayaan itu. Dengan cara seperti itu kita dapat memahami hakikat yang tersurat maupun tersirat dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa secara tepat yaitu cerdas secara rasional. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang. bertahan dan lestari.paradigma yang berbeda dalam memandang budaya global itu. yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya. kebudayaan akan semakin mantap. memungkinkan timbulnya paradoks. akan meningkatkan identitas. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat. mengembangkan tanggungjawab. dan akan membahayakan Ketahanan Nasional.

emosional dan spiritual (suatu kemampuan dan kapasitas untuk menguasai Ilmu pengetahuan, teknologi dan berkarakter mulia). Bukan hanya cerdas semata-mata, tetapi juga berbudaya yaitu suatu kemampuan dan kapasitas untuk berjati diri dalam arti pengembangan nilai-nilai moral, kemanusiaan yang beradab, bermartabat dalam sikap dan tindakan kepada diri sendiri, bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Bagaimanapun juga kita harus mengakui adanya pendapat bahwa dengan hadirnya globalisasi, sebagian masyarakat kita rentan dalam hal ketahanan budaya.Jika tidak disikapi dengan strategi kebudayaan yang jelas dan terarah, hal tersebut dapat mengkristal lalu mengancam kelangsungan nilai-nilai budaya bangsa dan budaya lokal.Ambillah contoh nyata, yaitu reog ponorogo yang kini diklaim oleh Malaysia.Ini semakin menunjukan bahwa masyarakat Indonesia lemah dalam ketahanan nasional. Dalam sadar, kita menjumpai semakin menipisnya komitmen kebangsaan dan persatuan nasional yang banyak diusung adalah komitmen semu untuk sejumlah kepentingan sesaat, setidaknya selama jangka waktu bergulirnya siklus kepemimpinan nasional lima tahunan. Kita banyak melihat sepertinya masyarakat di negeri ini mulai kehilangan jatidiri bangsa, sepertinya tidak bangga lagi menjadi orang Indonesia dikarenakan lunturnnya rasa cinta tanah air. Sejumlah realitas krisis mengindikasikan antara lain berkembangnya budaya feodalistis, etos kerja rendah, menipisnya kejujuran dan tidak saling percaya antar elit bangsa, dll.Semua itu berujung rendahnya produktivitas, tersendatnya komunikasi sosial dan politik, apatisme, menurunya etika dan moral, menuaitnya individualisme, hidup boros, berkembangnya konsumerisme dan semacamnya. Bangsa ini pada gilirannya terjebak kepada sikap saling curiga, saling menyalahkan, saling hantam dan sederet budaya munafik lainnya yang semakin menyurutkan ketahanan budaya bangsa.Lalu bagaimana harus mengembalikan ketahanan budaya bangsa atau budaya bangsa yang berjatidiri?

29

Ketahanan budaya bangsa, pada hakikatnya sejalan dengan ketahanan nasional dalam lingkup khusus, yaitu budaya dan kebudayaan nasional.Meskipun demikian, keadaan yang berbudaya dan berkepribadian hanya dapat berkembang di dalam suasana yang kondusif. Esensi ketahanan adalah kondisi dinamik untuk membangun keadaan yang kondusif menyangkut seluruh budaya kolektivitas, perilaku sosial, taat pada kemandirian, bertanggungjawab, komunikatif, dll, sehingga tahan terhadap segala macam tantangan bangsa dan meminimalisasi budaya individualltas.(House 2004, Hofstede 1980p.537). Perlu diyakini bahwa kemegahan budaya suatu bangsa akan mencerminkan tingkat kesejahteraan nasional, memiliki power distance yang tinggi baik fisik materi maupun mental kejiwaan. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang, bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing, memungkinkan timbulnya paradoks, yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya, dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya, akan meningkatkan identitas, kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional, dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. Kerangka acuan strategi pembangunan budaya dan kebudayaan bisa di stratifikasi dalam startegl utama dan pendukung.Kita juga perlu memetakan anatomi strategi tersebut melalui penegakan budaya bangsa dengan pendekatan desentralistik guna mengeliminasi terancamnya Identitas kebudayaan lokal dan nasional. Di antaranya yang utama adalah membangun kembali kerukunan nasional, melalui forum-forum rekonsilisasi nasional dialog nasional dll.Tujuannya adalah membangun saling pengertian, membangun nu-ranl kebersamaan, reaktualisasi nilai-nilai budaya guna menjamin kelangsungan masa depan bangsa.

30

Penguatan-penguatan kebudayaan lokal melalui segala usaha dan bentuk produksinya serta motif-motif hasil karya dan seni, harus dijamin pengembangannya dan kemandiriannya secara patent.Begitu pula dengan pembangunan sentra-sentra anotomi budaya menjadi sasaran antara yang perlu diwujudkan. Untuk mendukung semua itu. semangat kebangsaan, kepedulian berbudaya, kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat, mengembangkan tanggungjawab, reaktualisasi terwujudnya budaya malu, keuletan, kemandirian dan hal-hal semacam itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan, mulai dari diri sendiri, lingkungan, sampai pada tatanan nasional. Ini semuanya adalah komitmen dan tanggung jawab budaya.Kedepan, diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan, khusunya budaya dan kebudayaan. Hanya dengan cara demikian, bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan, saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. (Penulis adalah mantan Staf Ahli Lingkungan Sosial dan Budaya DepTrans . PPH 1992-2002; Pengurus Yayasan Jatidiri Bangsa) Dalam wacana kebudayaan dan sosial, sulit untuk mendefinisikan dan memberikan batasan terhadap budaya lokal atau kearifan lokal, mengingat ini akan terkait teks dan konteks, namun secara etimologi dan keilmuan, tampaknya para pakar sudah berupaya merumuskan sebuah definisi terhadap local culture atau local wisdom ini. Sebagai sebuah kajian, kemudian saya pun mempelajari dan mencoba mengaitkannya pada konteks yang ada.Definisi budaya lokal yang pertama saya ambil adalah berdasarkan visualisasi kebudayaan ditinjau dari sudut stuktur dan tingkatannya. Berikut adalah penjelasannya : 1. Superculture, adalah kebudayaan yang berlaku bagi seluruh masyarakat. Contoh: kebudayaan nasional;

31

dimana menurutnya. merupakan kebudyaan khusus dalam sebuah culture. Jacobus Ranjabar (2006:150) mengatakan bahwa dilihat dari sifat majemuk masyarakat Indonesia. Dilihat dari stuktur dan tingkatannya budaya lokal berada pada tingat culture. kebudayaan suku bangsa adalah sama dengan budaya lokal atau budaya daerah. Contoh : budaya gotong royong 4. 3. lebih khusus. Kebudayaan umum lokal 3. ketiga golongan tersebut adalah sebagai berikut: 1. maka harus diterima bahwa adanya tiga golongan kebudayaan yang masing-masing mempunyai coraknya sendiri. Kebudayaan suku bangsa (yang lebih dikenal secara umum di Indonesia dengan nama kebudayaan daerah) 2. profesi. namun counter-culture ini bertentangan dengan kebudayaan induknya.2. Sedangkan kebudayaan umum lokal adalah tergantung pada aspek ruang. Contoh : Budaya Sunda. Counter-culture. wilayah atau daerah. tingkatannya sama dengan sub-culture yaitu merupakan bagian turunan dari culture. misalnya berdasarkan golongan etnik.Sedangkan kebudayaan nasional adalah akumulasi dari budayabudaya daerah. Contoh : budaya individualisme. budaya (multikultural) maupun ekonomi. Subculture.Hal ini berdasarkan sebuah skema sosial budaya yang ada di Indonesia dimana terdiri dari masyarakat yang bersifat manajemuk dalam stuktur sosial. biasanya ini bisa dianalisis pada ruang perkotaan dimana hadir berbagai budaya lokal atau daerah yang dibawa oleh setiap pendatang. suku bangsa sendiri adalah suatu 32 . Kebudayaan nasional Dalam penjelasannya. Definisi Jakobus itu seirama dengan pandangan Koentjaraningrat (2000). Culture. namun kebudyaan ini tidaklah bertentangan dengan kebudayaan induknya. namun ada budaya dominan yang berkembang yaitu misalnya budaya lokal yang ada dikota atau tempat tersebut. Koentjaraningrat memandang budaya lokal terkait dengan istilah suku bangsa.

golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan ‟kesatuan kebudayaan‟. Dalam hal ini unsur bahasa adalah ciri khasnya. Pandangan yang menyatakan bahwa budaya lokal adalah merupakan bagian dari sebuah skema dari tingkatan budaya (hierakis bukan berdasarkan baik dan buruk), dikemukakan oleh antropolog terkemuka di Indonesia yang beretnis Sunda, Judistira K. Garna. Menurut Judistira (2008:141), kebudayaan lokal adalah melengkapi kebudayaan regional, dan kebudayaan regional adalah bagian-bagian yang hakiki dalam bentukan kebudayaan nasional. 3.4 Solusi Terhadap Ketahanan Nasional Berdasarkan rumusan pengertian ketahanan nasional dan ondisi kehidupan nasional Indonesia sesungguhnya ketahanan nasional merupakan gambaran dari kondisi sistem (tata) kehidupan nasional dalam berbagai aspek pada saat tertentu. Tiap aspek didalam tata kehidupan nasional relatif berubah menurut waktu, ruang dan lingkungan terutama pada aspek-aspek dinamis sehingga interaksinya menciptakan kondisi umum yang amat sulit dipantau, karena sangat kompleks. Dalam rangka pemahaman dan pembinaan tata kehidupan nasional itu diperlukan penyederhanaan tertentu dari berbagai aspek kehidupan nasional dalam bentuk model yang merupakan hasil pemetaan dari keadaan nyata, melalui suatu kesepakatan dari hasil analisa mendalam yang dilandasi teori hubungan antara manusia dengan Tuhan, dengan manusia/masyarakat dan dengan lingkungan. Berdasarkan pemahaman tentang hubungan tersebut diperoleh gambaran bahwa konsepsi ketahanan nasional akan menyangkut hubungan antar aspek yang mendukung kehidupan yaitu : 1. aspek yang berkaitan dengan alamiah bersifat statis meliputi aspek geografi, kependudukan, dan sumber daya alam 2. aspek yang berkaitan dengan sosial bersifat dinamis meliputi aspek ideologi, politik, ekonomi, sosial budaya dan hankam. Ideologi adalah suatu sistem nilai yang merupakan kebulatan ajaran yang memberikan motivasi. Dalam ideologi juga terkandung konsep dasar

33

tentang kehidupan yang dicita-citakan oleh suatu bangsa. Keampuhan suatu ideologi tergantung kepada rangkaian nilai yang dikandungnya yang dapat memenuhi serta menjamin segala aspirasi hidup dan kehidupan manusia baik sebagai perseorangan maupun sebagai anggota masyarakat. Secara teori suatu ideologi bersumber dari suatu aliran pikiran/falsafah dan merupakan pelaksanaan dari sistem falsafah itu sendiri. • Ideologi besar yang ada di dunia adalah : a. Liberalisme

Aliran pikiran perseorangan atau individualistik. Aliran pikiran ini mengajarkan bahwa negara adalah masyarakat hukum (legal society) yang disusun atas kontrak semua orang (individu) dalam masyarakat itu (kontrak sosial). Menurut aliran ini, kepentingan harkat dan martabat manusia (individu) dijunjung tinggi sehingga masyarakat tiada lebih dari jumlah para anggotanya saja tanpa ikatan nilai tersendiri. Hak dan kebebasan orang seorang dibatasi hanya oleh hak yang sama yang dimiliki orang lain bukan oleh kepentingan mastarakat seluruhnya. Liberalisme bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak lahir dan tdak dapat diganggu gugat oleh siapapun termasuk penguasa, terkecuali atas persetujuan yang bersangkutan. Faham ini mempunyai nilai-nilai dasar (intrinsik) yaitu kebebasan dan kepentingan pribadi yang menuntut kebebasan individu secara mutlak yaitu kebebasan mengejar kebahagiaan hidup ditengah-tangah kekayaan materiil yang melimpah dan dicapai dengan bebas. Faham ini juga selalu mengaitkan aliran pikirannya dengan hak asasi manusia yang menarik minat/daya tarik yang kuat untuk kalangan masyarakat tertentu. Aliran ini diajarkan oleh Thomas Hobbes, John Locke, Jean Jaques Rousseau, Herbert Spencer dan Harold J.Laski. b. Komunisme

Aliran pikiran teori golongan (class theory) yang diajarkan oleh Karl Marx, Engels, Lenin. Bermula merupakan kritikan Marx terhadap kehidupan sosial ekonomi masyarakat pada awal revolusi industri. Aliran ini beranggapan bahwa negara adalah susunan golongan (kelas) untuk

34

menindas kelas lain. Kelas atau golongan ekonomi kuat menidas ekonomi lemah. Golongan borjuis menindas golongan proletar (kaum buruh). Oleh karena itu, Marx menganjurkan agar kaum buruh mengadakan revolusi politik untuk merebut kekuasaan negara dari kaum golongan kaya kapitalis dan borjuis agar kaum buruh dapat ganti berkuasa dan mengatur negara. Aliran ini erat hubungannya dengan aliran material dialiktis atau materialistik. Aliran ini juga menonjolkan adanya kelas/penggolongan, pertentangan amtar golongan, konflik dan jalan kekerasan/revolusi dan perebutan kekuasaan negara. Pikiran-pikiran Karl Marx tentang sosial, ekonomi, politik yang kemudian disistematisasikan oleh Frederick Engels ditambah dengan pikiran Lenin terutama dalam pengorganisasian, dan operasionalisasinya menjadi landasan dari paham komunisme. Sesuai dengan aliran pikiran yang melandasi komunisme maka dalam upaya merebut kekuasaan ataupun mempertahankan kekuasaannya maka komunisme akan : 1. menciptakan situasi konflik untuk mengadu golongan-golongan

tertentu serta menghalalkan segala cara untuk mencapai tujuan 2. ajaran komunisme adalah atheis dan didasarkan pada kebendaan

(materialistis) dan tidak percaya akan adanya Tuhan Yang Maha Esa, bahkan agama dinyatakan sebagai racun bagi kehidupan masyarakat. 3. Masyarakat komunis bercorak internasional. Masyarakat yang

dicita-citakan komunis adalah masyarakat komunis dunia yang tidak dibatasi oleh kesadaran nasional. Hal ini tercermin dalam seruan Marx yang terkenal “kaum buruh di seluruh dunia bersatulah !”. Komunisme menghendaki masyarakat tanpa nasionalisme. 4. Masyarakat komunis yang dicita-citakan adalah masyarakat tanpa

kelas. Masyarakat tanpa kelas dianggap masyarakat yang dapat memberikan suasana hidup yang aman dan tenteram, tidak ada pertentangan, tidak adanya hak milik pribadi atas alat produksi dan hapusnya pembagian kerja. Perombakan masyarakat hanya dapat dilaksanakan melalui jalan revolusi. Setelah revolusi berhasil maka kaum proletar akan memegang

35

Pertahanan dan keamanan dilaksanakan dengan menyusun. Wujud ketahanan pertahanan dan keamanan tercermin dalam kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan dan keamanan yang dinamis. serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara. adalah keuletan dan ketangguhan bangsa dalam mewujudkan 36 . Faham Agama Ideologi bersumber pada falsafah agama yang termuat dalam kitab suci agama. mengerahkan dan mengerakkan seluruh potensi nasional termasuk kekuatan masyarakat di seluruh bidang kehidupan nasional secara terintegasi dan terkoordinasi. negara berdasarkan agama. Negara membina kehidupan keagamaan umat dengan sifat spiritual religius. gangguan. • Pengaruh Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan Pertahanan dan keamanan Indonesia adalah kesemestaan daya upaya seluruh rakyat Indonesia sebagai satu sistem pertahanan dan keamanan dalam mempertahankan dan mengamankan negara demi kelangsungan hidup dan kehidupan bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia. mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya. Dalam bentuk lain negara melaksanakan hukum/ketentuan agama dalam kehidupan dunia. Dengan kata lain. hambatan dan tantangan yang datang dari luar maupun dari dalam baik langsung maupun tidak langsung yang membahayakan identitas. c. integritas dan kelangsungan hidup bangsa dan Negara Kesatuan Republik Indonesia berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Ketahanan pertahanan dan keamanan diartikan sebagai kondisi dinamik kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional didalam menghadapi ancaman. yang diadakan oleh pemerintah dan negara Indonesia dengan TNI dan Polri sebagai inti pelaksana.tampuk pimpinan kekuasaan negara dan menjalankan pemerintahan secara ditaktur mutlak (diktator proletariat).

sosial budaya. Upaya itu dirumuskan dalam doktrin Petahanan dan Keamanan Negara Merupakan Upaya Nasional 37 . Walaupun cinta damai. ekonomi.kesiapsiagaan serta upaya bela negara. namun lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatannya. suatu perjuangan rakyat semesta. dalam mana seluruh potensi dan kekuatan ideologi. Terpadu. kemerdekaan dan kedaulatan negara Republik Indonesia serta keutuhan bangsa. terintegrasi dan terkoordinasi. c. Pandangan Bangsa Indonesia Tentang Perang dan Damai. untuk menjamin kelangsungan sistem keamanan nasional (dulu dikenal dengan sishankamrata) yang ditandai dengan : a. militer dan kepolisian disusun dan dikerahkan secara terpimpin . terpeliharanya keamanan nasional dan tercapainya tujuan nasional. Setiap warga negara berhak dan wajib ikut serta dalam usaha pembelaan negara yang dilaksanakan dengan penuh kesadaran dan tanggung jawab. Bangsa Indonesia cinta damai dan ingin bersahabat dengan semua bangsa di dunia serta tidak menghendaki terjadinya sengketa bersenjata ataupun perang. Landasan idiilnya adalah Pancasila. bangsa Indonesia berhasrat dalam setiap penyelesaian pertikaian baik nasional mauoun internasional selalu mengutamakan cara-cara damai. landasan konstitusionalnya adalah UUD 1945. b. Oleh karena itu. Bagi bangsa Indonesia. politik. keutuhan bangsa dan wilayah. Hal itu berarti melibatkan seluruh potensi dan kekuatan nasional. kerelaan berjuang dan berkorban dalam pengabdian kepada bangsa dan negara tanpa mengenal menyerah. perang adalah jalan terakhir yang terpaksa harus ditempuh untuk mempertahankan ideologi dan dasar negara Pancasila. Penyelenggaraan Pertahanan dan Keamanan Negara Kesatuan Republik Indonesia. dan landasan visionalnya adalah wawasan nusantara. Pertahanan dan keamanan adalah hak dan kewajiban bangsa untuk mempertahankan kemerdekaan dan kedaulatan negara.

Pertahanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari luarnegeri dan menjadi tanggung jawab TNI.yang disebut Doktrin Pertahanan dan Kemanan Negara Republik Indonesia. Di samping itu. Untuk membangun postur kekuatan terdapat empat pendekatan yang digunakan yaitu ancaman. Dalam konteks itu perlu ada pembagian tugas dan fungsi yang jelas antara masalah pertahanan dan masalah keamanan. tingkat kemampuan dan gelar kekuatan. Kekeliruan dalam merumuskan hakekat 38 . Konsepsi pembangunan kekuatan hankam perlu mengacu kepada konsep wawasan nusantara. dimana hankam diarahkan kepada upaya pertahanan seluruh wilayah kedaulatan NKRI. dan politik. Segenap Kekuatan dan Kemampuan Pertahanan dan Keamanan Rakyat Semesta. Pendayagunaan potensi nasional dalam pengelolaan pertahanan dan keamanan nagara dilakukan secara optimal dan terkoordinasi untuk mewujudkan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan negara dalam keseimbangan dan keserasian antara kepentingan kesejahteraan dan keamanan. Diorganisasikan kedalam satu wadah tunggal yang dinamakan TNI dan Polri. Hal itu berarti bersifat total. Keamanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari dalam negeri dan menjadi tanggung jawab Polri dengan kemungkinan TNI dilibatkan apabila eskalasi ancaman meningkat ke keadaan darurat. misi. Pertahanan dan Keamanan Negara Republik Indonesia Diselenggarakan dengan Sistem Keamanan Nasional (sishankamrata). Hakekat ancaman akan mempengaruhi kebijaksanaan dan strategi pembangunan kekuatan hankam. kekuatan hankam perlu antisipasif terhadap prediksi ancaman dari luar sejalan dengan pesatnya perkembangan iptek militer yang telah menghasilkan daya gempur yang tinggi dan jarak jangkau yang jauh. e. kewilayahan. kerakyatan dan kewilayahan. Postur kekuatan hankam mencakup struktur kekuatan. d.

di balik kepentingan nasional. menempatkan laut dan udara diatasnya sebagai mandala perang yang pertama kali akan terancam karena digunakan sebagai ”initial point” untuk memasuki kedaulatan Indonesia di darat. bahkan tidak akan mampu untuk melakukan perang konvensional. Ancaman dari luar senantiasa akan menggunakan media laut dan udara diatasnya karena kondisi geografi Indonesia sebagai negara kepulauan. TNI AL dan TNI AU serta unsur utama keamanan yaitu POLRI. ancaman masa depan yang perlu diwaspadai adalah serangan langsung lewat udara dan laut oleh kekuatan asing yang memiliki kepentingan terhadap Indonesia.ancaman akan mengakibatkan postur kekuatan hankam yang kurang efektif dalam menghadapi berbagai gejolak dalam negeri. Di era globalisasi saat ini dan di masa mendatang tidak menutup kemungkinan akan mengundang campur tangan asing. Untuk itu ancaman yang paling realistik adalah adanya “link-up” antara kekuatan dalam negeri dengan luar negeri. Untuk itu perlu dipertimbangkan pula konstelasi geografi Indonesia dan kemajuan iptek. TNI AD. Para pihak yang berkepentingan dengan Indonesia akan menggunakan wahana diplomasi dan membangun opini 39 . justru ancaman yang dihasilkan dari aktivitasnya sangat membahayakan integritas bangsa dan NKRI. Namun bila dikaji secara mendalam. Geopolitik yang berubah kearah geoekonomi mengandung implikasi semakin canggihnya upaya diplomasi guna mencapai tujuan politik dan ekonomi. dengan alasan menegakkan nilai-nilai HAM. Kedaulatan NKRI yang dua pertiga wilayahnya terdiri dari laut. Oleh karena itu. penegakan hukum dan lingkungan hidup. pembangunan postur kekuatan hankam secara proporsional dan seimbang antar unsur utama kekuatan pertahanan yaitu. Dengan demikian. demokrasi. Pergeseran ini seolah-olah tidak akan menimbulkan ancaman dari luar negeri yang serius. Situasi seperti ini kemungkinan besar dapat terjadi apabila unsur-unsur utama kekuatan hankam dan komponen bangsa yang lain tidak mampu mengatasi permasalahan dalam negeri. Pesatnya kemajuan iptek membawa implikasi meningkatnya kemampuan tempur termasuk daya hancur dan jarak jangkau.

untuk mencari dukungan internasional agar membenarkan tindakannya. Dalam rangka mewujudkan postur kekuatan hankam yang memiliki kemampuan daya bendung dan daya tangkal yang tinggi terhadap kemungkinan ancaman dari luar dibutuhkan anggaran yang sangat besar. Dengan mengacu kepada negara-negara lain yang membangun kekuatan hankam melalui pendekatan misi yaitu hanya untuk melindungi diri sendiri dan tidak untuk kepentingan invasi. terlebih saat dunia internasional sedang dalam situasi “unbalance of power” Perkembangan lingkungan strategis. Penerapan cara-cara baru telah meningkatkan eskalasi konflik regional dan konflik dalam negeri yang mendorong keterlibatan kekuatan super power didalamnya. Perlawanan bersenjata yang terdiri atas bala nyata yang merupakan kekuatan TNI yang selalu siap dan yang dibina sebagai 40 . Kemajuan iptek informasi sangat memungkinkan untuk melakukan itu. melaksanakan upaya pertahanan darat. kita perlu membangun postur kekuatan hankam yang memiliki profesionalisme yang tinggi untuk melaksanakan : pertama. barangkali konsep ”standing armed forces” secara proporsional dan seimbang perlu dikembangkan dengan susunan kekuatan pertahanan keamanan negara (hankamneg) yang meliputi : a. di sisi lain kita dihadapkan kepada berbagai keterbatasan. membina potensi dan kekuatan wilayah dalam semua aspek kehidupan nasional untuk meningkatkan ketahanan nasional. Menyikapi dinamika perkembangan seperti itu. Serta kelima. laut dan udara. Keempat. kegiatan intel strategi dalam semua aspek kehidupan nasional. Kedua.mengisyaratkan bahwa pergeseran geopolitik kearah geoekonomi membawa perubahan besar dalam penerapan kebijaksanaan dan strategi negara di dunia didalam mewujudkan kepentingan nasional masing-masing. Ketiga : memelihara dan menegakkan keamanan dalam negeri dan secara berlanjut dalam semua aspek kehidupan nasional untuk. memelihara stabilitas nasional dan ketahanan nasional secara menyeluruh dan berlanjut.

akan tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatannya. Mempertahankan kemerdekaan bangsa dan mengamankan kedaulatan negara yang mencakup wilayah tanah air beserta segenap isinya merupakan suatu kehormatan demi martabat bangsa dan negara. e. Ketahanan Pada Aspek Pertahanan dan Keamanan a. agar dapat dimanfaatkan untuk meningkatkan kesejahteraan lahir dan bathin segenap lapisan masyarakat bangsa Indonesia. sarana dan prasarana serta perlindungan masyarakat terhadap bencana perang dan bencana lainnya. perlindungan rakyat (Linra) keamanan rakyat (Kamra) dan perlindungan masyarakat (Linmas). Potensi nasional dan hasil-hasil pembangunan yang telah dicapai harus dilindungi dari segala ancaman dan gangguan. kemampuan dan kekuatan melalui penyelenggaraan Siskamnas (Sishankarata) untuk menjamin kesinambungan Pembangunan Nasional dan kelangsungan hidup bangsa dan negara berdasarkan Pancasila dan UUD 1945. Oleh karena itu. c. c. b. Perlengkapan dan peralatan untuk mendukung pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan sedapat mungkin 41 . Pertahanan dan Keamanan harus dapat mewujudkan kesiapsiagaan serta upaya bela negara . yang berisi ketangguhan. Pembangunan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan dimanfaatkan untuk menjamin perdamaian dan stabilitas keamanan yang diabdikan untuk kesinambungan Pembangunan Nasional dan kelangsungan hidup bangsa dan negara. Bangsa Indonesia cinta damai. b.kekuatan cadangan serta bala potensial yang terdiri atas Polri dan rakyat terlatih (Ratih) sebagai fungsi perlawanan rakyat (Wanra). Komponen pendukung perlawanan bersenjata dan tidak bersenjata sesuai dengan bidang profesinya dengan pemanfaatan semua sumber daya nasional. Perlawanan tidak bersenjata yang terdiri atas rakyat terlatih (Ratih) dengan fungsi ketertiban umum (Tibum). haruslah diselenggarakan dengan mengandalkan pada kekuatan dan kemampuan sendiri. d.

Sebagai kekuatan pertahanan. efisien dan modern bersama segenap kekuatan perlawanan bersenjata dalam wadah tunggal TNI disusun dalam Siskamnas (Sishankamrata) dengan strategi penangkalan. Masyarakat secara terus menerus perlu ditingkatkan kesadaran dan ketaatanya kapada hukum. 42 . Dengan demikian ketahanan pertahanan dan keamanan yang diinginkan adalah kondisi daya tangkal bangsa dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan dan keamanan negara yang dinamis. memelihara dan mewujudkan keamanan dan ketertiban masyarakat. arif bijaksana. tanggap dan tangguh serta bertanggung jawab. Kelangsungan hidup dan perkembangan hidup bangsa. TNI berpedoman pada Sapta Marga yang merupakan penjabaran Pancasila. Pembangunan dan penggunaan kekuatan dan kemampuan pertahanan dan keamanan haruslah diselenggarakan oleh manusiamanusia yang berbudi luhur. iptek militer dalam negeri senantiasa harus ditingkatkan kemampuannya. Polri berpedoman kepada Tri Brata dan Catur Prasetya dan dikembangkan sebagai kekuatan yang mampu melaksanakan penegakkan hukum. dalam keadaan damai TNI dikembangkan dengan kekuatan kecil. i. tentara pejuang dan tentara nasional. Sebagai tentara rakyat. f. efektif.harus dihasilkan oleh industri dalam negeri. kerelaan berjuang dan berkorban demi kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan golongan dan pribadi. mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman. Sebagai kekuatan inti Kamtibnas. memerlukan dukungan manusia-manusia yang bermutu tinggi. h. g. pengadaan dari luar negeri dilakukan karena terpaksa dimana indutri dalam negeri masih terbatas kemampuannya. profesional. menghormati Hak Asasi Manusia (HAM) dan menghayati makna nilai dan hakikat perang dan damai. Oleh karena itu.

untuk menjamin identitas. berbangsa dan bernegara dalam wadah NKRI yang dilandasi oleh landasan idiil Pancasila.• Keberhasilan Ketahanan Nasional Indonesia Kondisi kehidupan nasional merupakan pencerminan ketahanan nasional yang mencakup aspek ideologi. karena bangsa Indonesia cinta damai akan tetapi lebih cinta kemerdekaan. ekonomi. politik. yaitu : 1. sosial budaya dan pertahanan keamanan. sosial budaya dan pertahanan keamanan. ekonomi. sehingga ketahanan nasional adalah kondisi yang harus dimiliki dalam semua aspek kehidupan bermasyarakat. sehingga setiap warga negara Indonesia baik secara individu maupun kelompok dapat mengeliminir pengaruh tersebut. Apabila setiap warga negara Indonesia memiliki semangat perjuangan bangsa dan sadar serta peduli terhadap pengaruh yang timbul dalam bermasyarakat. Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang berupa keuletan dan ketangguhan yang tidak mengenal menyerah yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala ancaman. berbangsa dan bernegara serta dapat mengeliminir pengaruh-pengaruh tersebut. Sadar dan peduli terhadap pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi. politik. landasan konstitusional UUD 1945. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta perjuangan mencapai tujuan nasional. Wujud ketahanan keamanan tercermin dalam kondisi daya tangkal bangsa yang dilandasi kesadaran bela negara seluruh rakyat yang mengandung kemampuan memelihara stabilitas pertahanan keamanan 43 . Utnuk mewujudkan keberhasilan ketahanan nasional diperlukan kesadaran setiap warga negara Indonesia. dan landasan visional Wawasan Nasional. tantangan dan hambatan baik yang datang dari luar maupun dari dalam. integritas. Hal itu tercermin akan adanya kesadaran bela negara dan cinta tanah air. Untuk mewujudkan ketahanan nasional diperlukan suatu kebijakan umum dari pengambil kebijakan yang disebut Politik dan Strategi Nasional (Polstranas). 2. gangguan. maka akan tercermin keberhasilan ketahanan nasional Indonesia.

Gejolak dalam negeri harus diwaspadai karena tidak menutup kemungkinan mengundang campur tangan asing (link up) dengan alasanalasan: • Menegakkan HAM • Demokrasi • Penegakan hukum • Lingkungan hidup 44 . Postur kekuatan pertahanan keamanan mencakup: Struktur kekuatan Tingkat kemampuan Gelar kekuatanUntuk membangun postur kekuatan pertahanan keamanan melalui empat pendekatan: • Ancaman • Misi • Kewilayahan • Politik Pertahanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari luar dan menjadi tanggung jawab TNI. AL. Secara geografis ancaman dari luar akan menggunakan wilayah laut dan udara untuk memasuki wilayah Indonesia (initial point). mengamankan pembangunan dan hasil-hasilnya serta kemampuan mempertahankan kedaulatan negara dan menangkal segala bentuk ancaman. Dan unsur utama Keamanan = Polri. Keamanan diarahkan untuk menghadapi ancaman dari dalam negeri dan menjadi tanggung jawab Polri. Oleh karena itu pembangunan postur kekuatan pertahanan keamanan masa depan perlu diarahkan kepada pembangunan kekuatan pertahanan keamanan secara proporsional dan seimbang antara unsur-unsur utama.negara (Hankamneg) yang dinamis. TNI dapat dilibatkan untuk ikut menangani masalah keamanan apabila diminta atau Polri sudah tidak mampu lagi karena eskalasi ancaman yang meningkat ke keadaan darurat. AU. Kekuatan Pertahanan = AD.

Pembangunan dan penggunaan kekuatan pertahanan keamanan diselenggarakan oleh manusia-manusia yang berbudi luhur. Perlawanan tidak bersenjata = Ratih sebagai fungsi dari TIBUM.Mengingat keterbatasan yang ada. menghayati nilai perang dan damai.karena ancaman dari luar banyak sekali yang sewaktu-waktu bisa dengan mudah mengambil sumber daya alam yang ada di Indonesia.Polri sebagai kekuatan inti KAMTIBMAS berpedoman pada Tri Brata dan Catur Prasetya.Potensi nasional dan hasil-hasil pembangunan harus dilindungi. LINMAS Komponen pendukung = Sumber daya nasional sarana dan prasarana serta perlindungan masyarakat terhadap bencana perang. Ketahanan pada Aspek Pertahanan Keamanan dan mewujudkan kesiapsiagaan dan upaya bela negara melalui penyelenggaraan SISKAMNAS.Mampu membuat perlengkapan dan peralatan pertahanan keamanan.Indonesia adalah bangsa cinta damai. 3. KAMRA.Pembangunan pertahanan keamanan ditujukan untuk menjamin perdamaian dan stabilitas keamanan. Ratih (rakyat terlatih) sebagai fungsi perlawanan rakyat. bijaksana. tentara pejuang berpedoman pada Sapta Marga. sumber daya alam kita harus memanfaatkan sebaik mungkin sumber daya alam yang ada diindonesia dengan cara kita mengelolahnya secara baik dan menjaganya dan kita tidak boleh merusak sumber daya alam kita sendiri.5 Cara Menjaga Ketahanan Nasional Cara untuk mempertahankan ketahanan nasional ditinjau dari geopolitik dan geostrategi dengan posisi geografis. arif. Ciri – Ciri 45 .TNI sebagai tentara rakyat. untuk mewujudkan postur kekuatan pertahanan keamanan kita mengacu pada negara-negara lain yang membangun kekuatan pertahanan keamanan melalui pendekatan misi yaitu = untuk melindungi diri sendiri dan tidak untuk kepentingan invasi (standing armed forces): Perlawanan bersenjata = TNI. menghormati HAM. Polri. akan tetapi lebih cinta kemerdekaan dan kedaulatan.

blogspot. Difokuskan untuk mempertahankan kelangsungan hidup dan mengembangkan kehidupan. baik secara langsung maupun tidak langsung. ekonomi. UUD 1945. Tidak hanya untuk pertahanan. dan kependudukan dan lima aspek sosial (pancagatra) yang meliputi ideologi. sosial budaya. kesejahteraan dan keamanan merupakan nilai intrinsik yang ada pada sistem kehidupan nasional itu sendiri. Kesejahteraan dan keamanan dapat dibedakan tetapi tidak dapat dipisahkan dan merupakan kebutuhan manusia yang mendasar dan esensial. http://violarif.html Asas – Asas Ketahanan Nasional dan Sifat Ketahanan Nasional Asas-Asas Ketahanan Nasional Asas Ketahanan Nasional Indonesia adalah tata laku berdasarkan nilai-nilai Pancasila.com/2010/05/arif-setiawan-102081792ea04ketahanan. hambatan. baik yang datang dari luar maupun dari dalam. dan Wawasan Nusantara yang terdiri dari : • Asas Kesejahteraan dan Keamanan. 46 .Ketahanan Nasional Merupakan kondisi sebagai prasyarat utama bagi negara berkembang. ancaman. Wawasan nusantara merupakan cara pandang bangsa Indonesia terhadap diri dan lingkungannya berdasarkan Pancasila dan Undang Undang Dasar 1945. kekayaan alam. Wawasan nusantara juga merupakan sumber utama dan landasan yang kuat dalam menyelenggarakan kehidupan nasional sehingga wawasan nusantara dapat disebut sebagai wawasan nasional dan merupakan landasan ketahanan nasional. tetapi juga untuk menghadapi dan mengatasi tantangan. kesejahteraan dan keamanan harus selalu berdampingan pada kondisi apapun. seluruh aspek kehidupan nasional tercermin dalam sistematika astagarata yang terdiri atas 3 aspek alamiah (trigatra) yang meliputi geografi. dan gangguan. Kesejahteraan dan Keamanan merupakan asas dalam sistem kehidupan nasional tidak akan dapat berlangsung. Berpedoman pada wawasan nasional. politik. Di dasarkan pada metode astagrata. dan pertahanan keamanan.

berbangsa dan bernegara. Dalam hal ini ketahanan nasional bukan berarti mengandung sikap isolasi atau nasionalisme sempit. yang bertujuan untuk dapat mengantisipasi dan berperan serta mengatasi dampak lingkungan strategis luar negeri dan menerima kenyataan adanya interaksi dan ketergantungan dengan dunia internasional. Dalam asas ini diakui adanya perbedaan tersebut harus dikembangkan secara serasi dalam hubungan kemitraan agar tidak berkembang menjadi konflik yang bersifat saling menghancurkan. yaitu : • Mandiri. serasi dan selaras dari seluruh aspek kehidupan bermasyarakat. berdasarkan nilai-nilai kemandirian yang proporsional untuk meningkatkan kualitas dan derajat bangsa yang ulet dan tangguh. Dalam proses interaksi tersebut. Sistem kehidupan nasional merupakan perpaduan segenap aspek kehidupan bangsa yang saling berinteraksi termasuk dengan lingkungannya. yang mengandung 47 . tenggang rasa dan tanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. berbangsa dan bernegara. baik yang sifatnya positif maupun negatif untuk itu diperlukan sikap : Mawas ke Dalam. Asas Mawas Kedalam dan Mawas Keluar. • Asas Kekeluargaan. dapat timbul berbagai dampak. kesamaan. Kehidupan nasional harus mampu mengembangkan kekuatan nasional untuk memberikan dampak keluar dalam bentuk daya tangkal dan daya tawas. Ketahanan Nasional percaya pada kemampuan dan kekuatan sendiri serta pada keuletan dan ketangguhan. sifat. Asas kekeluargaan mengandung keadilan. kearifan. Mawas ke Luar. Sistem kehidupan nasional mencakup segenap aspek kehidupan bangsa secara utuh. dan kondisi kehidupan nasional. Interaksi dengan pihak lain diutamakan dalam bentuk kerjasama yang saling menguntungkan. menyeluruh dan terpadu (komprehensif integral) dalam bentuk perwujudan persatuan dan perpaduan yang seimbang. yang bertujuan menumbuhkan hakikat. gotong royong. kebersamaan.• Asas Komprehensif Integral atau menyeluruh Terpadu. 1. Sifat Ketahanan Nasional Ketahanan Nasional memiliki sifat yang terbentuk dari nilai –nilai yang terkandung dalam landasan dan asas-asasnya.

Makin tinggi tingkat ketahanan nasional Indonesia. pola pikir. • Dinamis. yang sekarang memasuki Era Globalisasi. Adapun potensi yang mendukung tercapainya pembangunan di era globalisasi antara lain sebagai berikut : • Suasana Keterbukaan.prinsip tidak mudah menyerah. Ketahanan Nasional Indonesia tidak mengutamakan sikap konfrontatif dan antagonistis. Karena itu upaya peningkatan Ketahanan Nasional harus senantiasa diorientasikan ke masa depan dan dinamikanya diarahkan untuk mencapai kondisi kehidupan nasional yang lebih baik. Kemandirian (independency) ini merupakan prasyarat untuk menjalin kerjasama yang saling menguntungkan dalam perkembangan global (independency). Keberhasilan pembinaan Ketahanan Nasional yang berlanjut dan berkesinambungan akan meningkatkan kemampuan dan kekuatan bangsa. dengan tumpuan pada identitas. tetapi lebih mengutamakan sikap konsultatif. Kondisi itu merupakan potensi yang sangat mendukung kelancaran dan keberhasilan pembangunan Nasional. kerjasama. • Konsultasi dan Kerjasama. baik dalam bentuk kemajuan IPTEK maupun berbagai pola hidup. namun dapat meningkat atau menurun tergantung pada situasi dan kondisi bangsa dan negara serta kondisi lingkungan strategisnya. serta saling menghargai dengan mengandalkan kekuatan moral dan kepribadian bangsa Faktor Pendukung dan Penghambat Pencapaian Tujuan Pembangunan di Era Globalisasi Kita perlu bersyukur kepada Tuhan Yang Maha Esa yang telah memberikan kondisi yang baik kepada kita bersama. dan berbagai konsep hidup untuk 48 . integritas. tidak mengandalkan kekuasaan dan kekuatan fisik. dan kepribadian bangsa. Makin tinggi nilai kewibawaan nasional yang berarti makin tinggi pula tingkat daya tangkal yang dimiliki oleh bangsa dan negara Indonesia. Bangsa Indonesia tidak menutup diri dari segala sesuatu yang berasal dari luar. Ketahanan Nasional tidak tetap. yang menjadi faktor yang diperhitungkan oleh pihak lain. • Wibawa.

Kondisi itu akan mendorong seseorang untuk bekerja keras. Karya-karya dalam berbagai bidang. Orang tidak perlu merasa khawatir untuk mencapai kemajuan. Setiap orang tidak dihambat untuk meningkatkan derajat dan kualitas hidupnya. selain terdapat beberapa faktor pendukung dalam melaksanakan pembangunan. • Tingkat Pendidikan Masyarakat yang Semakin Maju. Seseorang akan terdorong untuk bertanya dan mencipta apabila hasil karyanya di hargai oleh orang lain atau Pemerintah. Namun hal itu tidak bertentangan dengan nilai luhur Pancasila. meskipun mereka berasal dari kalangan rakyat jelata. Hal ini sejalan dengan ciri masyarakat modern. Berdasarkan pasal 27 ayat (1) dan (2) UUD 1945 dapat disimpulkan bahwa negara kita menganut sistem mobilitas sosial terbuka. Khususnya memasuki era globalisasi terdapat beberapa penghambat sebagai berikut : • Suasana Ketertutupan. • Penghargaan Terhadap Hasil Karya Seseorang. Artinya setiap warga negara boleh mengubah status dan kedudukan sosialnya dari status rendah ke status yang lebih tinggi. ada juga sebagian yang masih bersifat tertutup. Meskipun sebagian besar masyarakat kita sudah terbuka. agama atau golongan minoritas. karena kebutuhan tenaga ahli atau terampil dapat terpenuhi dengan sendirinya. Hal itu akan menguntungkan bagi kemajuan hidup kita. berusaha meningkatkan kualitas dirinya yang akan sangat mendukung kemajuan bangsa Indonesia. suku. 49 . sehingga tidak selamanya kita harus mengimpor barang yang kita butuhkan dari luar negeri. tidak harus mendatangkan dari luar negeri yang biayanya sangat mahal. Penghargaan membuat seseorang menjadi lebih kreatif. Semakin banyak rakyat yang berpendidikan atau berkualitas akan sangat mendukung tercapainya proses lepas landas. Hal ini akan sangat menghambat kemajuan kita. Perlu di ketahui. khususnya IPTEK akan lahir dalam bentuk penemuan baru. Selain itu masyarakat yang berpendidikan akan mudah menerima pembaharuan.suatu pembaharuan. • Sistem Mobilitas Sosial terbuka.

yaitu mendapatkan sesuatu dengan mengandalkan orang lain yang dianggap mempunyai kekuasaan. Ketahanan Nasional yaitu kondisi dinamis suatu bangsa.• Budaya Ketergantungan Kepada Pemerintah. Sikap mental yang jelek yang memperlemah kita sebagai pelopor pembangunan harus ditinggalkan. Upaya Menjaga Ketahanan Nasional Di era globalisasi saat ini para pemuda Indonesia haruslah semakin mengerti apa itu ketahanan nasional serta sebagai penerus bangsa juga harus tahu cara menjaga ketahanan nasional. sebagai berikut : Sikap main potong kompas. Salah satu ciri negara modern adalah rakyatnya bersifat mandiri dengan berbagai kreativitas untuk menciptakan sesuatu. Sikap menggampangkan dan melihat sesuatu dari segi kemudahannya saja. Rakyat yang bersifat pesimis akan selalu menyerahkan segalanya kepada pemerintah. sehingga membuat orang tidak teliti dan tidak sabar. kelebihan dan jabatan sehingga tidak mau berusaha karena merasa memiliki perisai buat yang dapat diharapkan setiap waktu. sehingga sulit dibawa ke arah kemajuan. yaitu mencapai sesuatu dengan berbagai cara tanpa mempedulikan cara tersebut dibenarkan atau tidak di benarkan oleh undang-undang. • Berbagai Sikap mental yang Jelek. tanpa ada partisipasi dan kemauan untuk memajukan masyarakatnya akhirnya mereka menjadi masyarakat yang masa bodoh. Etos kerja yang masih rendah Adanya korupsi. meliputi seluruh aspek kehidupan nasional yang terintegrasi. ketangguhan serta mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi segala tantangan. Sikap mengandalkan orang lain. baik secara langsung maupun tidak langsung membahayakan 50 . hambatan. serta gangguan dari luar maupun dari dalam. sepanjang tidak melanggar undang-undang yang berlaku. kolusi dan kebocoran keuangan negara. berisi keuletan. ancaman.

Dalam diri seseorang harus ditanamkan sifat ketahanan nasional diantaranya mandiri. Fungsi Ketahanan nasional nasional dalam fungsinya sebagai doktrin dasar nasional perlu dipahami untuk menjamin tetap terjadinya pola pikir. b. Pada hakikatnya merupakan arah dan pedoman dalam pelaksanaan pembangunman nasional disegala bidang dan sektor pembangunan secara terpadu. kelangsungan hidup bangsa dan negara . Kedudukan dan Fungsi Ketahanan Nasional Kedudukan dan fungsi ketahanan nasional dapat dijelaskan sebagai berikut : a. serta perjuangan mengejar tujuan nasionalnya.sektoral maupun multi disiplin. wibawa. Ketahanan nasional juga berfungsi sebagai pola dasar pembangunan nasional. dinamis. inter . Dalam ketahanan nasional kita punya Asas Ketahanan Nasional diantaranya yaitu Asas Kesejahteraan dan Keamanan. Satu alasan adalah bahwa bila penyimpangan terjadi. Asas Mawas ke Dalam. wawasan nusantara dan ketahanan nasional berkedudukan sebagai landasan konseptual. Ini semua merupakan modal awal untuk menjaga ketahanan nasional.integrasi. pola sikap. Asas Komprehensif Integral atau Menyeluruh Terpadu. identitas. Kedudukan Ketahanan nasional merupakan suatu ajaran yang diyakini kebenarannya oleh seluruh bangsa Indonesia serta merupakan cara terbaik yang perlu di implementasikan secara berlanjut dalam rangka membina kondisi kehidupan nasional yang ingin diwujudkan. yang dilaksanakan sesuai dengan rancangan program. maka akan timbul pemborosan waktu. tenaga dan sarana. konsultasi dan kerjasama. pola tindak dan pola kerja dalam menyatukan langkah bangsa yang bersifat inter .regional (wilayah). serta Asas Kekeluargaan. Konsep doktriner ini perlu supaya tidak ada cara berfikir yang terkotakkotak (sektoral). Mawas ke Luar. 51 . yang didasari oleh Pancasil sebagai landasan ideal dan UUD sebagai landasan konstisional dalam paradigma pembangunan nasional. yang bahkan berpotensi dalam cita-cita nasional.

baik bersifat potensional maupun fungsional. 6. Keuletan Adalah usaha secara giat dengan kemampuan yang keras dalam menggunakan kemampuan tersebut diatas untuk mencapai tujuan. Ancaman Yang dimaksud disini adalah hal/usaha yang bersifat mengubah atau merombak kebijaksanaan dan usaha ini dilakukan secara konseptual. Ketangguhan Adalah kekuatan yang menyebabkan seseorang atau sesuatu dapat bertahan. Integritas Yaitu kesatuan menyeluruh dalam kehidupan nasional suatu bangsa baik unsur sosial maupun alamiah. Hambatan dan gangguan 52 . untuk menjamin identitas. ancaman. hambatan dan gangguan. 3. berisi keuletan dan ketangguhan yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. pemerintahan. Negara dilihat dalam pengertian sebagai suatu organisasi masyarakat yang dibatasi oleh wilayah dengan penduduk. sejarah. kriminal dan politis.Ketahanan Nasional dan Konsepsi Ketahanan Nasional Ketahanan nasional adalah kondisi dinamis suatu bangsa yang meliputi segenap kehidupan nasional yang terintegrasi. 5. integrasi dan kelangsungan hidup bangsa dan negar serta perjuangan mencapai tujuan nasional dapat dijelaskan seperti dibawah ini : 1. Identitas Yaitu ciri khas suatu bangsa atau negara dilihat secara keseluruhan. baik yang datang dari dalam maupun dari luar. dan tujuan nasional serta dengan peran internasionalnya. kuat menderita atau dapat menanggulangi beban yang dipikulnya. 2. 4.

a. Aspek Ekonomi Ketahanan Ekonomi diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan perekonomian bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung 53 . ancaman. Aspek Sosial Budaya Ketahanan sosial budaya diartikan sebagai kondisi dinamis budaya Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. Sedangkan keamanan adalah kemampuan bangsa melindungi nilai-nilai nasional terhadap ancaman dari luar maupun dari dalam. ancaman. Konsepsi Ketahanan Nasional Konsepsi pengembangan kekuatan nasional melalui pengaturan dan penyelenggaraan kesejahteraan dan keamanan yang seimbang. serasi dan selaras dalam seluruh aspek kehidupan secara utuh dan terpadu berlandaskan Pancasila dan UUD 1945 dan wawasan nusantara dengan kata lain konsepsi ketahanan nasional merupakan pedoman untuk meningkatkan keuletan dan ketangguhan bangsa yang mengandung kemampuan mengembangkan kekuatan nasional dengan pendekatan kesejahteraan dan keamanan. 1. hambatan dan gangguan yang egara dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan perekonomian bangsa dan egara berlandaskan Pancasila dan UUD 1945. b. rohaniah dan jasmaniah.Adalah hal atau usaha yang berasal dari luar dan dari diri sendiri yang bersifat dan bertujuan melemahkan atau menghalangi secara tidak konsepsional. Kesejahteraan dapat digambarkan sebagai kemampuan bangsa dalam menumbuhkan dan mengembangkan nilai-nilai nasionalnya demi sebesar-besarnya kemakmuran yang adil dan merata.

Aspek Ideologi Dapat diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan ideologi bangsa Indonesia. ancaman. menghadapi dan mengatasi segala tantangan dan hambatan yang datang dari luar maupun dari dalam yang secara langsung maupun tidak langsung membahayakan identitas. Aspek Politik Ketahanan pada aspek politik diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan politik bangsa Indonesia yang berisi keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung untuk menjamin kelangsungan kehidupan politik bangsa dan negara Republik Indonesia berdasar Pancasila dan UUD 1945. dan kelangsungan hidup bangsa dan negara Kesatuan Republik Indonesia. hambatan dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam secara langsung maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan ideologi bangsa dan negara Indonesia. Mewujudkan Keberhasilan Ketahanan Nasional a. Aspek Pertahanan dan Keamanan Ketahanan pertahanan dan keamanan diartikan sebagai kondisi dinamis kehidupan pertahanan dan keamanan bangsa Indonesia mengandung keuletan. Aspek Ekonomi Pencapaian tingkat ketahanan ekonomi memerlukan pembinaan sebagai berikut: • Sistem ekonomi Indonesia diarahkan untuk dapat mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan yang adil dan merata di seluruh wilayah Nusantara melalui eknomi kerakyatan 54 . e. ancaman.maupun tidak langsung membahayakan kelangsungan kehidupan sosial budaya. ketangguhan. Ketahanan ini diartikan mengandung keuletan dan ketangguhan kekuatan nasional dalam menghadapi serta mengatasi segala tantangan. 2. c. integritas. d. dan kemampuan dalam mengembangkan.

dan sejahtera dalam kehidupan yang serba selaras. integritas. c. ekonomi. b.• • • Ekonomi kerakyatan harus menghindari sistem free fight Pembangunan ekonomi merupakan usaha bersama atas asas Pemerataan pembangunan dan pemanfaatan hasilnya dengan liberalism. ancaman. maju. politik. Aspek Ilmu Pengetahuan Untuk mecapai percepatan kemandirian dan kesejahteraan berbasis dukungan ilmu pengetahuan dan teknologi ( Iptek ) 55 . dan monopoli ekonomi kekeluargaan memperhatikan keseimbangan dan keserasian pembangunan antarwilayah dan antar sektor. sosial budaya dan pertahanan keamanan. cinta tanah air. Aspek Pertahanan dan Keamanan Untuk mewujudkan keberhasilan Ketahanan Nasional setiap warga negara Indonesia perlu: • Memiliki semangat perjuangan bangsa dalam bentuk perjuangan non fisik yang disertai keuletan dan ketangguhan tanpa kenal menyerah dan mampu mengembangkan kekuatan nasional dalam rangka menghadapi segala tantangan. kelangsungan hidup bangsa dan negara serta pencapaian tujuan nasional. serasi dan seimbang serta mampu menangkal penetrasi budaya asing yang tidak sesuai dengan kebudayaan nasional. hambatan. etatisme. • Sadar dan peduli akan pengaruh-pengaruh yang timbul pada aspek ideologi. Aspek Sosial Budaya Untuk mewujudkan keberhasilan ketahanan sosial budaya warga negara Indonesia perlu: • Kehidupan sosial budaya bangsa dan masyarkat Indonesia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. bersatu. dan gangguan yang datang dari luar maupun dari dalam untuk menjamin identitas. d. rukun.

• • pendapat • Terjalin komunikasi politik timbal balik antara pemerintah dan Politik Dalam Negeri Sistem pemerintahan yang berdasarkan hukum Mekanisme politik yang memungkinakan adanya perbedaan masyarakat 2. peraturan perundangan. d. b. • • • Politik Luar Negeri Hubungan luar negeri ditujukan untuk meningkatkan kerjasama Politik luar negeri terus dikembangkan menurut prioritas dalam interansional di berbagai bidang rangka meningkatkan persahabatan dan kerjasama antarnegara Peningkatan kualitas sumber daya manusia perlu dilaksanakan dengan pembenahan sistem pendidikan. dan ekonomi Perbaikan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan Mewujudkan tumbuhnya masyarakat yang berbudaya iptek Aspek Ideologi Upaya memperkuat Ketahanan Ideologi memerulkan memerlukan langkah pembinaan berikut: • • • • Pengamalan pancasila secara obyektif dan subyektif Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa dan negara Pendidikan moral Pancasila Sesanti Bhineka Tunggal Ika dan konsep Wawasan Nusantara Republik Indonesia bersumber dari Pancasila f. Sistem pendidikan Sisten inovasi Infrastruktur masyarakat informasi Kerangka kelembagaan. yaitu: a. c. pelatihan dan penyuluhan 56 . • • e.• Dilakukan lewat penguatan empat pilar knowledge based economy ( KBE ). Aspek Politik Upaya mewujudkan ketahan pada aspek politik: 1.

mandiri. Peran pemuda dalam ketahanan nasional ini sangat penting. berjiwa wirausaha. Sebagai agent of change. Semakin banyaknya pemuda yang berkualitas dan cerdas akan menjadi investasi besar bagi perkembangan dan kemajuan bangsa. maju. pendidikan. Politik sangat mempengaruhi berjalannya kebijakan-kebijakan publik. Harapan akan bangkitnya bangsa Indonesia akan mulai terbuka lebar jika para pemudanya mau bergerak serentak membangun bangsa tanpa ada tekanan dan ancaman dari pemerintah. pelatihan dan panduan sehingga mempunyai kesempatan untuk tumbuh sehat.• nasional Perjuangan bangsa Indonesia yangf menyakut kepentingan Pada jaman sekarang pemuda merupakan generasi harapan bangsa. tangguh. bimbingan. 57 . Banyak hal bisa dilakukan sebagai wujud kontribusi. Salah satu hal pokok yang terkait dengan hal itu adalah tentang pandangan politik. dinamis. unggul. mahasiswa atau pemuda harus mengambil peran dalam memajukan bangsa dan meningkatkan ketahanan nasional. ribuan pemuda terlena dalam kemudahan. Pemuda sebagai bagian dari potensi pembangunan harus berdaya agar mampu berkiprah dalam menghadapi tantangan global. membuat sebagian menyukai proses instant tanpa memperdulikan pembelajaran yang didapatkan dari suatu peristiwa hidup. Perkembangan zaman telah sama-sama kita saksikan. kesempatan. Dalam lingkup yang lebih kecil. Maju tidaknya suatu bangsa bisa dilihat dari pemudanya sehingga pemuda mempunyai tuntutan supaya berkualitas dan cerdas. bagaimana supaya para pemuda menjadi penggerak perubahan ke arah yang lebih baik bagi sesama pemuda lainnya. Keberdayaan pemuda sebagai upaya peningkatan kualitas sumber daya pemuda dilakukan melalui dorongan. justru pemerintah harusnya mendukung dan memfasilitasi para pemuda yang ingin menjadi pejuang bangsa. Jumlah pemuda yang mencapai 80 juta orang merupakan potensi yang sangat besar.

pangan. Di era globalisasi dewasa ini negara Indonesia banyak sekali memiliki tantangan untuk tetap menjaga ketahanan nasional. pemerintah seharusnya mengawasi pasokan bawang merah dan bawang putih di tiap daerah sehingga tidak menimbulkan hal yang merugikan banyak pihak tersebut. politik. Juga secara langsung ataupun tidak langsung yang dapat membahayakan integritasm identitas serta kelangsungan hidup bangsa dan negara. Sebagai contoh tantangan terhadap ketahanan nasional di bidang pangan dan cara menjaganya. dan bernegar Upaya untuk Menjaga Ketahanan Nasional Ketahanan nasional merupakan kondisi dinamika. demokratis. Ketika harga mulai tinggi pada oknum pedagang mulai menjual bawang merah dan bawang putih yang sudah mereka simpan kepada para komsumennya. Hal ini dapat mempersulit negara untuk menjaga ketahanan nasional di bidang pangan yang disebabkan oleh segelintir oknum yang memainkan harga sehingga merugikan konsumen. berbangsa.berdaya saing. Bidang-bidang yang berhubungan dengan ketahanan nasional seperti pertahanan dan keamanan. ideologi dan lain-lain. sosial budaya. dan bertanggung jawab dalam kehidupan bermasyarakat. yaitu suatu bangsa yang berisi keuletan dan ketangguhan yang mampu mengembangkan ketahanan. kekuatan nasional dalam menghadapi dan mengatasi segala tantangan. Saat ini beberapa komoditi pangan sangat sulit untuk didapatkan. Oleh sebab itu. misalnya saja momoditi bawang merah dan bawang putih diakibatkan oleh kurangnya pengawasan pemerintah terhadap distribusi komoditas bawang merah dan bawang putih dimanfaatkan oleh oknum pedagang untuk mengambil keuntungan yang tinggi dengan cara menimbun stok bawang merah dan bawang putih. 58 . hambatan dan ancaman baik yang datang dari dalam maupun dari luar.

Termasuk didalamnya UU Otonomi daerah yang pada pelaksanaannya dinilai tidak dijalankan secara konsisten. "Ketahanan politik merupakan salah satu aspek yang penting dalam ketahanan nsional yang tidak akan lepas dari kondisi ketahanan faktual dan sosial. dan kelangsungan hidup bangsa dan negara dalam mewujudkan utuhnya Negara Kesatuan Republik Indonesia. Nasib wilayah di perbatasan dan pulau-pulau terluar masih sangat memprihatinkan. Zuhro menyatakan. kondisi ketahanan politik tidak terlepas dari pembangunan sistem demokrasi dan perubahan paket undang-undang seperti UU Susduk. Pasalnya. Bahkan melihat kondisi Indonesia saat ini. Hal yang sama juga disampaikan oleh Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI). Zuhro mempertanyakan apakah bangsa ini benar-benar telah membangun ketahanan politiknya. Oleh karenanya. Pasalnya. ketangguhan sistem politik dan kemampuan mengembangkan kekuatan nasional". Ini masi kurang terpotret oleh pemerintah pusat. Bidang politik juga penting bagi ketahanan nasional suatu negara.Ketahanan lain yaitu ketahanan di bidang politik. R Siti Zuhro. 59 . Kualitas elit politik yang memadai dan pelaksanaan sistem demokrasi melalui pemilihan umum (Pemilu) yang jujur dan adil dinilai mampu meminimalisir munculnya gerakan separatisme. Ia menyatakan bangsa ini hendaknya melakukan evaluasi diri saat momentum 10 tahun era keterbukaan. ketahanan politik berkaitan erat dengan kepemimpinan nasional dan sistem demokrasi suatu bangsa. dan UU Pilpres yang digodok oleh anggota dewan. integritas.Hal tersebut mampu menjamin kukuhnya identitas. UU Pemilu. Muladi beranggapan. aroma menyengat separatisme masih tercium di beberapa wilayah. Direktur Lembaga Pertahanan Nasional (Lemhanas). Zuhro menegaskan. Ketahanan politik dinilai mampu mencegah terjadinya disintegrasi bangsa.

Akan tetapi situasi dan suasana lingkungan yang terus berubah sejalan dengan proses perkembangan kehidupan bangsa dari waktu ke waktu. dan bernegara.1. BAB IV WAWASAN KEBANGSAAN INDONESIA 4. Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia adalah merupakan sebuah pedoman yang masih bersifat filosofia normatif.perlu dilakukan revisi atau koreksi sistematik terhadap proses demokratisasi". Kiki Syahnakri menghimbau. Sebagai perwujudan dari rasa dan semangat kebangsaan yang melahirkan bangsa Indonesia. Letjen TNI Purnawirawan. jadi kata wawasan dapat diartikan cara pandang atau cara melihat. Pengertian wawasan kebangsaan indonesia Istilah Wawasan Kebangsaan terdiri dari dua suku kata yaitu “Wawasan” dan “Kebangsaan” dan kata wawasan itu sendiri berasal dari bahasa Jawa yaitu mawas yang artinya melihat atau memandang. dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan wilayah dalam penyelenggaraan kehidupan bermasyarakat. Memahami serta mempedomani secara baik ajaran yang terkandung di dalam konsepsi Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia akan menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan dari setiap warga bangsa tentang 60 . berbangsa. Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia harus senantiasa dapat menyesuaikan diri dengan perkembagan dan berbagai bentuk implementasinya.Wawasan Kebangsaan adalah cara pandang mengenai diri dan tanah airnya sebagai negara kepulauan dan sikap bangsa Indonesia diri dan lingkungannya.Kegagalan ini tidak terlepas dari kegagalan pemerintah pusat dalam membuat desain daerah yang adil dan merata". Bangsa Indonesia untuk melakukan reorientasi terhadap tata cara berdemokrasi. Apabila proses demokrasi dinilai tidak sesuai dengan roh konstitusi dan arah kebangsaan maka.

Para ahli juga mengemukakan tentang pengertian wawasan kebangsaan salah satunya Suhady yang menyatakan bahwa Wawasan adalah kemampuan untuk memahami cara memandang sesuatu konsep tertentu yang direfleksikan dalam perilaku tertentu sesuai dengan konsep atau pokok pikiran yang terkandung di dalamnya (Suhadi. serta identik pula dengan Wawasan sosial sebagai kemampuan untuk memahami cara-cara penyesuaian diri atau penempatan diri di lingkungan sosial.posisi dan peran masing-masing ditengah-tengah masyarakat yang serba majemuk. Guna penerapan konsep wawasan kebangsaan perlu dipahami 2 aspek yaitu aspek moral karena konsep wawasan kebangsaan mensyaratkan adanya perjanjian diri/ komitmen pada seseorang/ masyarakat untuk turut bekerja bagi kelanjutan eksistensi bangsa dan bagi peningkatan kualitas hidup bangsa. 61 . 2006: 19). Jadi wawasan kebangsaan adalah suatu wawasan yang mementingkan kesepakatan. dan aspek intelektual karena konsep wawasan kebangsaan menghendaki pengetahuan yang memadai guna mentuntaskan tantangan yang dihadapi bangsa saat ini dan masa mendatang serta potensi yang dimiliki bangsa (Suhady. sosial budaya. Wawasan Kebangsaan sangat identik denga Wawasan Nusantara yaitu wawasan/konsepsi cara pandang bangsa Indonesia dalam mencapai tujuan nasional yang mencakup perwujudan kepulauan nusantara sebagai satu kesatuan politik. dalam Suhady (2006: 18-19). 2006). kesejahteraan. Hal ini berarti suasana kondisi yang mendorong perkembangan setiap individu sehingga terwujud ketahanan pribadi dapat menciptakan suatu ketahanan nasional Indonesia. 2006). kelemahan dan keamanan bangsa sebagai titik tolak dalam berfalsafah berencana dan bertindak (Suhady. ekonomi dan pertahanan keamanan. Kebangsaan adalah tindak tanduk kesadaran dan sikap yang memandang diri sebagai suatu kelompok bangsa yang sama dengan keterikatan sosio-kultural yang disepakati bersama (Parangtopo: 1993 dalam Suhady 2006). Kebangsaan berasal dari kata bangsa yang mengandung arti ciri-ciri yang menandai golongan bangsa tertentu dan mengandung arti kesadaran diri sebagai warga dari suatu Negara (Kamus Besar Bahasa Indonesia: 1989 dalam Suhady 2006).

Wawasan kebangsaan meliputi mawas ke dalam dan mawas ke luar. Wawasan kebangsaan menentukan bangsa menempatkan diri dalam tatanan berhubungan dengan sesama bangsa dan dalam pergaulan dengan bangsabangsa lain di dunia internasional. Bangsa Indonesia memiliki wawasan kebangsaanya sendiri yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila. Wawasan menentukan cara bangsa mendayagunakan kondisi geografis Negara. Mawas ke dalam artinya memandang kepada diri bangsa Indonesia sendiri yang memiliki wilayah tanah air yang luas. menjunjung tinggi kesatuan dan persatuan. Mawas ke luar. dan cara pandang terhadap kebangsaannya itu kemudian disebut sebagai wawasan kebangsaan. Setiap bangsa di dunia memiliki cara pandang terhadap kebangsaan dan tanah airnya masing-masing. harus diletakan dalam satu pandangan yang mendasarkan pada kepentingan bersama sebagai bangsa. Wawasan Kebangsaan pada hekekatnya merupakan suatu pandangan atau cara pandang yang mencerminkan sikap dan kepribadian bangsa Indonesia yang memiliki rasa cinta tanah air. ekonomi dan politik serta pertahanan keamanan dalam dalam mencapai cita-cita dan menjamin kepentingan nasional. tanpa harus kehilangan akar budaya dan nilai-nilai dasar Pancasila yang telah kita miliki. memiliki rasa kebersamaan sebagai bangsa untuk membangun Indonesia menuju masa depan yang lebih baik. keanekaragaman budaya dan lain-lain. sejarah. di tengah persaingan dunia yang globalistik. yaitu memandang terhadap lingkungan sekitar Negara-negara tetangga dan dunia 62 .Wawasan kebangsaan mengandung komitmen dan semangat persatuan untuk menjamin keberadaan dan peningkatan kualitas kehidupan bangsa dan menghendaki pengetahuan yang memadai tentang tantangan masa kini dan masa mendatang serta berbagai potensi bangsa.Wawasan kebangsaan juga dapat diartikan sebagai sudut pandang/ cara memandang yang mengandung kemampuan seseorang atau kelompok orang untuk memahami keberadaan jati diri sebagai suatu bangsa dalam memandang dirinya dan bertingkah laku sesuai falsafah hidup bangsa dalm lingkungan internal dan lingkungan eksternal. sosio-budaya. jumlah penduduk yang banyak. Berdasarkan nilai-nilai tersebut bangsa Indonesia memiliki cara pandang untuk melangkah ke depan dalam mencapai tujuan nasional.

maka dapat disimpulkan bahwa tujuan bangsa Indonesia adalah menjunjung tinggi kepentingan nasional. dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan perdamaian abadi dan keadilan sosial". atau dengan kata lain wawasan kebangsaan merupakan pokok-pokok pikiran tentang cita-cita dan tujuan nasional suatu bangsa. wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum. kesatuan. Wawasan kebangsaan bertujuan menghidupkan kembali semangat kebangsaan.internasional. Karena wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif. Tujuan nasional itu dapat dilihat dalam Pembukaan UUD 1945. Bangsa Indonesia harus memiliki integritas dan kredibilitas yang kuat dalam memainkan perannya di dunia internasional sebagai bangsa yang berdaulat dan bermartabat. serta kepentingan dan keselamatan bangsa dan 63 . dijelaskan bahwa tujuan kemerdekaan Indonesia adalah "untuk melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh tumpah darah Indonesia dan untuk mewujudkan kesejahteraan umum. 4. Makna Wawasan Kebangsaan Wawasan kebangsaan Indonesia mengamatkan kepada seluruh bangsa agar menempatkan persatuan. demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri. Tujuan wawasan kebangsaan indonesia Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan. Secara singkat wawasan kebangsaan merupakan cara pandang bangsa tentang diri dan lingkungannya berdasarkan cita-cita dan tujuan nasionalnya. 4.2. serta kepentingan kawasan untuk menyelenggarakan dan membina kesejahteraan. kedamaian dan budi luhur serta martabat manusia di seluruh dunia. Tujuan ke dalam adalah mewujudkan kesatuan segenap aspek kehidupan baik alamiah maupun sosial. mencerdaskan kehidupan bangsa. mendorong terwujudnya hidup yang harmonis. menjaga keutuhan bangsa serta mendorong pencapaian cita-cita tujuan nasional.3.

Kalau kita teliti secara mendalam. antar bangsa dan antar negara.Untuk dapat memahami hakekat Wawasan Kebangsaan Indonesia perlu kiranya dipahami jati diri bangsa kita dan untuk itu perlu pula dipahami pandangan dan falsafah hidup yang dianut oleh bangsa Indonesia. wawasan dalam penyelenggaraan pembangunan. tetapi tanpa kepicikan jiwa. Diharapkan manusia Indonesia sanggup dan rela berkorban untuk kepentingan bangsa. Sehubungan dengan itu hendaknya dipupuk penghargaan terhadap martabat manusia. Wawasan Kebangsaan mengembangkan persatuan Indonesia sedemikian rupa sehingga asas Bhinneka Tunggal Ika dipertahankan. serta kaidah penuntun bagi penentuan kebijaksanaan pembangunan nasional tidak lain adalah penjabaran dari Pancasila. perlu dipahami secara mendalam falsafah Pancasila. 64 . Untuk dapat memahami bagaimana wawasan kebangsaan bagi bangsa Indonesia. Wawasan Kebangsaan tidak memberi tempat pada patriotisme yang picik. yang mengandung nilai-nilai dasar yang akhirnya dijadikan pedoman dalam bersikap dan bertingkah laku yang bermuara pada terbentuknya karakter bangsa. Dengan Wawasan Kebangsaan yang dilandasi oleh pandangan hidup Pancasila. Mencermati makna Wawasan Kebangsaan tersebut. Sebaliknya keanekaan dan kemajemukan tidak boleh menjadi pemecah belah namun menjadi kekuatan yang memperkaya persatuan. bangsa Indonesia telah berhasil merintis jalan menyelenggarakan misinya di tengah-tengah tata kehidupan di dunia. demokrasi dan kesetiakawanan sosial. cinta kepada Tanah Air dan Bangsa. maka asas pembangunan. Cinta Tanah Air dan Bangsa selalu sekaligus diarahkan pada kepentingan seluruh umat manusia yang saling berhubungan dengan berbagai jaringan antara ras.negara di atas kepentingan pribadi atau golongan. Persatuan tidak boleh mematikan keanekaan dan kemajemukan. Misi yang diamanatkan ialah agar para warga negara Indonesia membina dengan jiwa besar dengan setia terhadap Tanah Air. dapatlah dikemukaan bahwa Wawasan Kebangsaan Indonesia pada hakekatnya dilandasi oleh Pancasila sebagai falsafah dan pandangan hidup bangsa kita.

Dengan letak geostrategik Nusantara di posisi silang hubungan antar bangsa. ruang hidup dan kesatuan matra seluruh bangsa serta merupakan modal dan milik bersama bangsa Indonesia. senasib sepenanggungan. yang mencakup : 1) Kesatuan Politik.Bangsa Indonesia adalah bangsa yang terbuka dan suka berkoeksistensi dengan bangsa lain. dalam arti : a) Bahwa kedaulatan nasional dengan segala kekayaannya merupakan satu kesatuan wilayah. Wawasan Nusantara adalah pandangan hidup bangsa Indonesia dalam mendayagunakan konstelasi Indonesia. sebangsa dan setanah air serta memiliki suatu tekad bulat dalam mencapai perwujudan cita-cita bangsa. sedangkan ke dalam merupakan unsur pemersatu. Dalam wawasan Nusantara dinyatakan bahwa wilayah laut adalah bagian dari wilayah negara kepulauan yang kemudian diakui dunia sebagai “Archipelagic Principle”. c) Bahwa secara psikologis. Laut bagi bangsa Indonesia bukan menjadi pemisah tetapi justru keluar sebagai wahana dalam berhubungan dengan bangsa lain. sejarah dan kondisi sosial budaya untuk mengejawantahkan segala dorongan dan rangsangan di dalam usaha mencapai perwujudan aspirasi bangsa dan tujuan nasional. b) Bangsa Indonesia yang terdiri atas berbagai suku dan berbicara dalam berbagai bahasa daerah. esensinya dapat dikatakan implementasi dari wawasan kebangsaan yang dijiwai semangat bangsa bahari. 65 . meyakini dan menganut berbagai agama dan kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa merupakan suatu kesatuan bangsa yang utuh di dalam arti seluas-luasnya. Sudah sejak dulu kala bangsa Indonesia menikmati dan menghayati arti hidup berdampingan secara damai dengan bangsa lain. bangsa Indonesia merasa satu. Wawasan Nusantara yang mengemuka di tengah-tengah silang pendapat antara federalisme dan unitarisme di masa setelah lahirnya Indonesia Serikat. Wawasan Nusantara adalah pandangan yang menyatakan bahwa negara Indonesia merupakan suatu satu kesatuan dipandang dari segala aspeknya. maka wawasan kebangsaan Indonesia tidak hanya bersifat “inward looking” dan mengisolasi diri.

sedangkan terdapatnya berbagai corak ragam budaya menggambarkan kekayaan khazanah budaya bangsa yang menjadi modal dan landasan pengembangan budaya nasional secara keseluruhan yang dinikmati hasilnya oleh seluruh bangsa. dalam arti : a) Bahwa kekayaan yang terdapat dan terkandung di dalam wilayah nusantara beserta kawasan yuridisnya. dalam arti: a) Bahwa masyarakat Indonesia adalah satu perikehidupan bangsa yang harus merupakan kehidupan yang serasi dengan tingkat perkembangan masyarakat yang sama. 2) Kesatuan sosial Budaya. b) Bahwa tingkat perkembangan ekonomi harus sesuai dan seimbang di seluruh daerah. yang dilandasi. e) Bahwa seluruh kepulauan Nusantara merupakan satu kesatuan wilayah hukum nasional yang mengabdi kepada kepentingan nasional. membimbing dan mengarahkan bangsa menuju tujuannya. tanpa meninggalkan ciri-ciri khas yang dimiliki oleh tiap-tiap daerah dalam pengembangan kehidupan ekonominya. seimbang dan merata serta keselarasan hidup sesuai dengan kemajuan bangsa. b) Bahwa budaya Indonesia pada hakekatnya adalah satu. Realisasi penghayatan dan pengisian Wawasan Nusantara pada satu pihak menjamin keutuhan wilayah nasional dan melindungi sumber-sumber kekayaan 66 . 3) Kesatuan Ekonomi. b) Bahwa tiap-tiap warga negara mempunyai hak dan kewajiban yang sama di dalam kerangka menunaikan tanggung jawab masing-masing dalam usaha pembelaan negara. dalam arti : a) Bahwa ancaman terhadap sesuatu pulau atau daerah pada hakekatnya merupakan ancaman seluruh bangsa dan negara. baik potensial maupun efektif adalah modal dan milik bersama bangsa dan bahwa keperluan hidup sehari-hari harus tersedia merata di seluruh wilayah tanah air. 4) Kesatuan Pertahanan Keamanan Negara.d) Bahwa Pancasila adalah satu-satunya falsafah serta ideologi bangsa dan negara.

Pembangunan industri dan proses industrialisasi di Indonesia misalnya harus menjamin interdependensi perkembangan antar pulau utama yang didukung oleh pembangunan wilayah laut sebagai wahana pemersatu. Menuju ke sama semua pemikir. melainkan pembangunan wilayah darat dan laut secara terintegrasi dari Sabang sampai Merauke. Daerah harus tumbuh dan berkembang secara mandiri dengan daya saing yang sehat antar daerah tanpa mengabaikan terwujudnya kesatuan ekonomi. Kebijakan desentralisasi yang dirumuskan berdasarkan wawasan kebangsaan Indonesia. memperkokoh kesatuan politik dan mengembangkan kesatuan budaya. Kemungkinan orang dapat mempertanyakan budaya khas yang dapat menjadi ciri identitas insan Indonesia di atas keragaman budaya daerah yang berkembang subur. harus mencegah desintegrasi negara kesatuan. Intrinsik dalam penegakan kewibawaan tersebut adalah terwujudnya pemerintahan pusat yang bersih dan akuntabel. Artinya pembangunan bukan wilayah darat saja dan di pulau utama saja secara terpisah-pisah. perlu menjadi fokus dalam mengembangkan pembangunan masa yang akan datang. merongrong wibawa pemerintah pusat dan mencegah timbulnya pertentangan antara pemerintah pusat dengan daerah. sedangkan pada lain pihak menunjukkan wibawa kedaulatan negara Republik Indonesia. pemimpin dan perencana serta pelaksana pembangunan Indonesia penerus generasi 45 harus mewujudkan wawasan tersebut dengan dukungan jiwa bahari yang kuat. maka prasyarat 67 . Demikian pula kesatuan budaya tidak boleh diabaikan. Demikian pula mengenai implementasi kesatuan dan persatuan. Desentralisasi pemerintahan dan pembangunan dalam rangka pengembangan otonomi daerah mutlak dilakukan. Perlu dicegah timbulnya krisis kewibawaan pemerintah Pusat. Hanya dengan bangkitnya kembali jiwa bahari wilayah laut antar pulau dimiliki oleh bangsa Indonesia. Kejayaan bangsa Indonesia akan dapat diraih kembali dengan menghidupkan kembali jiwa baharinya berlandaskan wawasan Nusantara. Wawasan kebangsaan Indonesia adalah wawasan yang terbuka dan bukan wawasan yang dilandasi paham kebangsaan yang sempit.alam beserta pengelolaannya. Dengan demikian kesatuan politik yang kini telah dicapai akan diikuti dengan kesatuan ekonomi hasil pembangunan yang akan datang.Dalam upaya ke arah itu.

Indonesia harus dapat meyakinkan bangsa-bangsa lain bahwa eksistensi bangsa bukan merupakan sumber konflik dalam pergaulan umat manusia. Namun bangsa Indonesia harus waspada dan tanggap mengenai implementasinya di dalam negeri. perkembangan. Dalam pelaksanaannya pembangunan ekonomi pasar Indonesia harus berperan dalam mengembangkan sistem ekonomi pasar internasional yang bermanfaat bagi umat manusia khususnya bangsa yang sedang berkembang dalam rangka mengembangkan tatanan ekonomi dunia baru. Wawasan kebangsaan juga tidak perlu dikhawatirkan menjadi penghambat integrasi ekonomi Indonesia dengan sistem ekonomi pasar. 68 . karena induk dari ekonomi pasar adalah sistem kapitalisme dan liberalisme yang ditentang oleh aspirasi perjuangan rakyat Indonesia.sebagai penjamin antara lain adalah warga bangsa yang kompak dan bersatu dengan ciri kebangsaan (nation wide oriented). Keterbukaan dan kebersamaanlah yang menjadi kunci dari keberhasilan. dan menghadapi tantangan dari luar tanpa konfrontasi. Dengan demikian wawasan kebangsaan yang tidak lepas dari induknya yaitu Pancasila tidak akan menjadi penyebab alienisasi bangsa Indonesia dengan eksistensi bangsa lain. namun merupakan aset yang diperlukan dalam mengembangkan nilainilai kemanusiaan yang beradab (Sumito. Bangsa Indonesia tidak perlu khawatir bahwa Pancasila akan berbenturan dengan proses globalisasi. Indonesia misalnya secara minimal harus aktif dalam pasar ASEAN dan ASPAC secara maksimal di pasar internasional serta mampu bersaing dengan negara industri maju. Pancasila adalah ideologi terbuka yang akan menyerap semua perkembangan sesuai dengan zamannya. baik Pancasila maupun wawasan kebangsaan dalam membawa bangsa Indonesia ke tujuan nasional yang masih harus terus menerus diperjuangkan. serta system pendidikan yang menghasilkan kader pembangunan yang berwawasan kebangsaan. 1993). Sebab Pancasila sudah mencakup dan menjamin realisasi dari apa yang menjadi tuntutan hak asasi manusia. Bangsa Indonesia harus pro-aktif dalam mengantisipasi dalam mengantisipasi perkembangan lingkungan strategis. kemandirian. netralitas birokrasi pemerintahan yang berwawasan kebangsaan. Indonesia dengan wawasan kebangsaannya justru harus dapat memberi contoh bagi bangsa lain dalam membina identitas.

Akibatnya banyak hal yang dilakukan oleh rakyat Indonesia dengan maksud dan tujuan memperbaiki sosial ekonomi mereka tanpa memperhatikan nilai.Sebagai satu kesatuan negara kepulauan. Disamping itu. tetapi disisi yang lain gerakan reformasi belum bisa memperbaiki krisis akan nasionalisme dan komitmen kebangsaan yang semakin hari mengarah kepada jurang degradasi. Setiap negara pada umumnya memiliki wawasan kebangsaan. demikian juga dengan bangsa Indonesia tentunya memiliki wawasan kebangsaannya sendiri. sosial budaya dan pertahanan keamanan. dan kedamaian bangsa Indonesia. kesejahteraan.Wawasan kebangsaan Indonesia lahir dari kesadaran segenap masyarakat untuk bersatu memperjuangkan kemerdekaan. degradasi sangat berdampak pada krisis 69 . gerakan reformasi 1998 disatu sisi memberikan perubahan pada beberapa dimensi. geopolitik Indonesia dituangkan dalam salah satu doktrin nasional yang disebut Wawasan Nusantara dan politik luar negeri bebas aktif. ekonomi.4 Perkembangan Wawasan Kebangsaaan Indonesia Mengapa wawasan kebangsaan harus ada? Wawasan Kebangsaan adalah konsep politik bangsa Indonesia yang memandang Indonesia sebagai satu kesatuan wilayah. Wawasan Kebangsaan sebagai konsepsi politik dan kenegaraan yang merupakan perwujudan pemikiran politik bangsa Indonesia. yang menyatukan bangsa dan negara secara utuh menyeluruh mencakup segenap bidang kehidupan nasional yang meliputi aspek politik. wawasan kebangsaan Indonesia perlu digalakkan dengan maksud agar warga negara menyadari pentingnya hidup besama sebagai bangsa atas dasar kesamaan hak dan kewajiban di depan hukum.Sedangkan geostrategi Indonesia diwujudkan melalui konsep Ketahanan Nasional yang bertumbuh pada perwujudan kesatuan ideologi. Namun saat ini kesadaran berbangsa kian memudar. air (laut) termasuk dasar laut dan tanah di bawahnya dan udara di atasnya secara tidak terpisahkan.4. politik. secara konseptual. ekonomi.Sesuai dengan ciri khas bangsa Indonesia yang majemuk dan wilayahnya berupa kepulauan yang terletak di wilayah Asia Tenggara. norma dan konsepsi dan semangat wawasan kebangsaan yang berdasarkan pada Pancasila dan UUD 1945. sosial budaya. meliputi tanah (darat). dan hankam. Wawasan kebangsaan Indonesia merupakan pedoman yang sifatnya filosofis dan normatif.

 Landasan Wawasan Kebangsaan Idiil => Pancasila => UUD 1945 Konstitusional Unsur Dasar Wawasan Kebangsaan Wadah (Contour) Wadah kehidupan bermasyarakat. Dalam suatu perkembangan wawasan kebangsaan ada beberapa hal yang terkait. etnis. oleh karena itu banyak terjadi berbagai konflik yang berdimensi agama. yaitu: A. 70 .Bangsa Indonesia memiliki organisasi kenegaraan yang merupakan wadah berbagai kegiatan kenegaraan dalam wujud supra struktur politik dan wadah dalam kehidupan bermasyarakat adalah berbagai kelembagaan dalam wujud infra struktur politik. Hal ini berarti suasana kondisi yang mendorong perkembangan setiap individu sehingga terwujud ketahanan pribadi dapat menciptakan suatu ketahanan nasional Indonesia. semangat dan mentalitas yang baik dari bangsa Indonesia. Hal itu terjadi karena wawasan kebangsaan yang tidak dijadikan spirit utuk membangun dan memajukan bangsa saat ini. Memahami serta mempedomani secara baik ajaran yang terkandung di dalam konsepsi Wawasan Kebangsaan atau Wawasan Nasional Indonesia akan menumbuhkan keyakinan dan kepercayaan dari setiap warga bangsa tentang posisi dan peran masing-masing ditengah-tengah masyarakat yang serba majemuk.   B. berbangsa dan bernegara meliputi seluruh wilayah Indonesia yang memiliki sifat serba nusantara dengan kekayaan alam dan penduduk serta aneka ragam budaya. ras dan yang lainnya yang secara nyata mengancam keutuhan wilayah NKRI. sehingga krisis tersebut belum menunjukan tanda-tanda kapan akan berakhir.   Tata laku (Conduct) Hasil interaksi antara wadah dan isi wasantara yang terdiri dari : Tata laku Bathiniah yaitu mencerminkan jiwa.kesatuan dan persatuan.  Isi (Content) Adalah aspirasi bangsa yang berkembang di masyarakat dan cita-cita serta tujuan nasional.

Hakekat Wawasan Kebangsaan Adalah keutuhan nusantara/nasional. 5. 2. Kepentingan/Tujuan yang sama Keadilan Kejujuran Solidaritas Kerjasama Kesetiaan terhadap kesepakatan Arah Pandang Wawasan Kebangsaan 71 .1 Berarti setiap warga bangsa dan aparatur negara harus berfikir. Asas wasantara terdiri dari: 1. D. Asas Wawasan Kebangsaan Merupakan ketentuan-ketentuan dasar yang harus dipatuhi. Kedua tata laku tersebut mencerminkan identitas jati diri/kepribadian bangsa berdasarkan kekeluargaan dan kebersamaan yang memiliki rasa bangga dan cinta terhadap bangsa dan tanah air sehingga menimbulkan rasa nasionalisme yang tinggi dalam semua aspek kehidupan nasional. Tata laku Lahiriah yaitu tercermin dalam tindakan. 3. ditaati. E. perbuatan dan perilaku dari bangsa Indonesia. dipelihara dan diciptakan agar terwujud demi tetap taat dan setianya komponen/unsur pembentuk bangsa Indonesia(suku/golongan) terhadap kesepakatan (commitment) bersama. C. dalam pengertian cara pandang yang selalu utuh menyeluruh dalam lingkup nusantara dan demi kepentingan nasional. bersikap dan bertindak secara utuh menyeluruh dalam lingkup dan demi kepentingan bangsa termasuk produk-produk yang dihasilkan oleh lembaga negara. 4. 6.

kata „archi‟ yakni terpenting dan kata „pelagos‟ berarti laut atau wilayah lautan. ekonomi. Kepulauan Indonesia Wilayah Indische Archipel yang dikuasai Belanda dinamakan Nederandsch OostIndishe Archipelago. 1.  Arah Pandang Ke luar Bangsa Indonesia dalam semua aspek kehidupan internasional harus berusaha untuk mengamankan kepentingan nasional dalam semua aspek kehidupan baik politik. maka arah pandang wawasan kebangsaan meliputi:  Arah Pandang Kedalam Bangsa Indonesia harus peka dan berusaha mencegah dan mengatasi sedini mungkin faktor-faktor penyebab timbulnya disintegrasi bangsa dan mengupayakan tetap terbina dan terpeliharanya persatuan dan kesatuan. pertahanan keamanan demi tercapainya tujuan nasional. Perkembangan wilayah Indonesia dan dasar hukumnya. sosial budaya. sejarah serta kondisi dan konstelasi geografi serta memperhatikan perkembangan lingkungan strategis. 2. Tujuannya adalah menjamin terwujudnya persatuan kesatuan segenap aspek kehidupan nasional baik aspek alamiah maupun aspek sosial. Tujuannya adalah menjamin kepentingan nasional dalam dunia yang serba berubah dan ikut serta melaksanakan ketertiban dunia. Wilayah ( Geografi ) Asas Kepulauan ( Archipelago ) Kata „Archipelago‟ dan „Archipelagic‟ berasal dari italia yaitu „Archipelagos‟. F. Lahirnya asas archipelago mengandung pengertian bahwa pulau-pulau tersebut selalu dalam kesatuan utuh semaentara tempat perairanatau lautan antara pulau-pulau berfungsi sebagai penghubung dan bukan sebagai unsur pemisah. 3. Geopolitik dan Geostrategi.Dengan latar belakang budaya. jadi dapat disimpulkan bahwa archipelago adalah lautan terpenting. Faktor-faktor yang mempengaruhi Wawasan Kebangsaan Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Wawasan Kebangsaan yaitu 1. a. b. Wilayah.Itulah wilayah jajahan Belanda yang kemudian menjadi 72 .

d.wilayahNegara Kesatuan Republik Indonesia.163 km².166. Maka pada awal abad ke-20 perkumpulan mahasiswa Indonesia di Belanda menyebut dirinya sebagai „Perhimpunan Indonesia‟. „Hindia Belanda (Nederlandsch-indie)‟ pada masa penjajahan Belanda. Dalam bahasa Yunani. Sebagai sebutan untuk kepulauan ini sudah banyak nama yang dipakai yaitu „Hindia Timur‟.087 km² dan perairan seluas 3.193.LautTeritorial adalah satu wilayah laut yang lebarnya tidak melebihi 12 mil laut diukur dari garis pangkal. „Indo‟ berarti India dan „nesos‟ berarti pulau. 73 . „Insulinde‟ oleh Multatuli. Kepulauan adalah suatu gugusan pulau.250 km². perairan diantaranya.R Logan dalam Journal of The Indian Archipelago And East Asia (1850). Sebutan „Indonesia‟ merupakan ciptaan ilmuwan J. yaitu kepulauan India.Kemudian dipertegas lagi pada proklamasi kemerdekaan RI pada tanggal 17 Agustus 1945. Nama Indonesia mengandung arti yang tepat. sedangkan garis pangkal adalah garis air surutterendah sepanjangpantai. yaitu Res Cimmunis menyatakan bahwa laut itu adalah milik masyarakat dunia karena tidak dapat dimiliki oleh masing – masing Negara.027. Karakteristik Wilayah Nusantara : ± 6°08‟LU : ± 11°15‟LS : ± 94°45‟BT : ± 141°05‟ BT Kepulauan Indonesia terletak pada batas astronomi sebagai berikut: Utara Selatan Barat Timur Luas wilayah Indonesia seluruhnya adalah 5. Indonesia menjadi nam resmi negara dan bangsa Indonesia sampai sekarang. Negara Kepulauan adalah negara yang seluruhnya terdiri dari satu atau lebih kepulauan dan dapat mencakup pulau – pulau yang lain. Konsep Tentang Wilayah Lautan Dalam perkembangan hukum laut internasional dikenal beberapa konsep mengenai kepemilikan dan kepemilikan wilayah laut.Berikutnya pada peristiwa Sumpah Pemuda tanggal 2810-1928 kata Indonesia di pakai sebagai sebutan bagi bangsa. yang terdiri dari daratan seluas 2.„Indonesia‟. c. „Nusantara‟. termasuk bagian pulau. tanah air dan bahasa.

 Demografi : penduduk Indonesia terletak di antara penduduk jarang di selatan (Australia) dan penduduk padat di utara (RRC dan Jepang)  Ideologi : ideologi Indonesia (Pancasila) terletak di antara liberalisme di selatan( Australia dan Selandia Baru) dan komunisme di utara ( RRC. serta diantara samudra Pasifik dan samudra Hindia.  Ekonomi : Ekonomi Indonesia terletak di antara ekonomi Kapitalis dan selatan Sosialis di utara. a. Vietnam dan KoreaUtara).  Sosial : Masyarakat Indonesia terletak di antara masyarakat individualisme di selatan dan masyarakat sosialisme di utara.2. Pandangan geopolitik bangsa Indonesia yang didasarkan pada nilai-nilai Ketuhanan dan Kemanusiaan yang luhur dengan jelas dan tegas tertuang di dalamPembukaan UUD 1945.Sebagai contoh pertimbangan geostrategis untuk negara dan bangsa.  Geografi : wilayah Indonesia terletak di antara dua benua. Geopolitik dan Geostrategi Geopolitik Geografi mempelajari fenomena geografi dari aspek politik. yaitu upaya bagaimana mencapai tujuan atau sasaran yang ditetapkan sesuai dengan keinginan keinginan politik.  Politik : Demokrasi Pancasila terletak di antara demokrasi liberal di selatan dan demokrasi rakyat ( diktatur proletar) di utara. Bangsa yang berfalsafah dan berideologi Pancasila menganut faham perang dan damai : ” BangsaIndonesia cinta damai. sedangkan geopolitik mempelajari fenomena politik dari aspek geografi. Asia dan Australia. 74 . akan tetapi lebih cinta kemerdekaan”. Geostrategi Geostrategi adalah politik dalam pelaksanaan. b. tetapi lebihcinta kemerdekaan. Geopolitik menjelaskan dasar pertimbangan dalam menentukan alternatif kebijakan nasional untuk mewujudkan tujuan tertentu.Bangsa Indonesia menolak segala bentuk penjajahan karena penjajahan tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan.Bangsa Indonesia adalah bangsa yang cinta damai.

serta upaya untuk mewujudkan ketertiban dan perdamaian dunia. Penerapan Wawasan Kebangsaan Penerapan Wawasan Kebangsaan harus tercermin pada pola pikir.  o Wawasan Kebangsaan dalam Pembangunan Nasional Implementasi dalam kehidupan politik Adalah menciptakan iklim penyelenggaraan negara yang sehat dan dinamis. 75 .  Wawasan Kebangsaan sebagai Pancaran Falsafah Pancasila Wawasan kebangsaan menjadi pedoman bagi upayamewujudkan kesatuan aspek kehidupan nasional untuk menjamin kesatuan. Budaya : Budaya Indonesia terletak di antara budaya Barat di selatan danbudaya Timur di utara. berisi ketangguhan bangsa khususnya generasi muda dalam upaya pembelaan negara dari semua ancaman yang dapat mengancam kelangsungan hidup negara. aspiratif. G. o Implementasi dalam kehidupan Pertahanan Keamanan Adalah menumbuhkan kesadaran cinta tanah air dan membentuk sikap bela negara pada setiap WNI 4. menerima dan menghormati segala bentuk perbedaan sebagai kenyataan yang hidup disekitarnya dan merupakan karunia sang pencipta. mewujudkan pemerintahan yang kuat. Upaya yang dilakukan adalah dengan memanfaatkan kekuatan dan peluang yang ada dalam mengatasi kelemahan serta kendalanya. o Implementasi dalam kehidupan Sosial Budaya Adalah menciptakan sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui.5. dipercaya. pola sikap dan pola tindak yang senantiasa mendahulukan kepentingan negara. o Implementasi dalam kehidupan Ekonomi Adalah menciptakan tatanan ekonomi yang benar-benar menjamin pemenuhan dan peningkatan kesejahteraan dan kemakmuran rakyat secara merata dan adil. Cara meningkatkan wawasan budaya Indonesia Perlu suatu upaya yang sistematis dalam penanaman wawasan kebangsaan yang optimal sehingga didapatkan nasionalisme yang optimal. persatuandan keutuhan bangsa.

2 Sasaran. sentosa yang mempunyai tingkat wawasan kebangsaan yang tinggi. Mewujudkan kegiatan kesiswaan dan kepramukaan yang dapat menumbuhkan dan meningkatkan wawasan kebangsaan. tercermin pada perilaku warga negara Indonesia yang rela berkorban dan cinta kepada tanah airnya yang diperoleh melalui Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN).5. aman. diarahkan untuk mewujudkan kehidupan yang harmonis dari seluruh masyarakat Indonesia dalam wadah NKRI yang berdaulat. Peningkatan kesadaran warga negara dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. 4. Mewujudkan media massa yang kondusif untuk membantu upaya PPBN.Dalam upaya meningkatkan wawasan kebangsaan masyarakat melalui Pendidikan Pendahuluan Bela Negara (PPBN). Meningkatkan kemampuan dan pengusaan materi PPBN para penatar dalam melaksanakan penyuluhan wawasan kebangsaan serta membentuk organisasi penyelenggara PPBN yang terpadu. serta pemerintah dan pemimpin nasional yang mencintai rakyat dan mendapat kepercayaan penuh serta dicintai rakyatnya. Menghimbau pemerintah untuk membuat program PPBN yang konsisten dan terpadu serta membuat peraturan yang dapat menjaga sikap mental generasi muda.     Lingkungan Pendidikan. 4. Membentuk dan meningkatkan kemampuan dalam PPBN para guru/pengajar/dosen di lingkungan pendidikan. Kesadaran masyarakat bernegara dan berbangsa yang tinggi. maka kebijakan yang ditetapkan adalah : a.  Lingkungan Pemukiman. Strategi / Tujuan  Lingkungan Pemukiman dan Pekerjaan. sehingga masyarakat Indonesia dapat hidup damai dan sejahtera dalam suasana demokrasi dan tegak hukum. b. pemimpin bangsa yang mengutamakan kepentingan negara dan bangsa diatas kepentingan pribadi dan golongan.1.5. 76 .

Oleh karena itu para orang tua harus terlebih dahulu diberikan pembekalan dan pemahanan bela negara. Terciptanya kondisi di lingkungan pekerjaan yang dapat menumbuhkan semangat wawasan kebangsaan.3. Aparat Terkait. tokoh agama dan aparat terkait. Tokoh Agama. o o Kegiatan Ekstra Kurikuler. Dukungan dunia pendidikan. Adanya program . Kegiatan Kepramukaan. Terwujudnya organisasi pembina serta kegiatan yang terprogram dan terpadu dengan melibatkan semua pihak. Peran keluarga dalam menanamkan wawasan kebangsaan yang berisikan ketangguhan dalam upaya pembelaan negara sangat penting dan vital sekali khususnya bagi generasi muda. Peran Lingkungan Pemukiman Keluarga.program pemerintah yang diterapkan oleh instansi yang berwenang secara konsisten dan bertanggung jawab serta adanya peraturan yang dapat mengeliminir pemanfaatan generasi muda secara sempit. Terselenggaranya kegiatan kepramukaan yang dapat menumbuh kansikap hidup mandiri. Terwujudnya guru/pengajar/dosen yang punya tanggung jawab moral dalam menanamkan semangat kebangsaan serta pemahaman materi PPBN yang optimal. Tokoh agama diberdayakan untuk dapat membekali 77 . 4.  Media Massa.  Komitmen Pemerintah. Terselenggaranya kegiatan ekstra kurikuler yang dapat disisipi PPBN dan menumbuhkan wawasan kebangsaan.o o o  o Keluarga.  Lingkungan Pekerjaan.5. Terwujudnya media massa yang dapat membantu membentuk opini masyarakat dalam rangka menanamkan jiwa atau semangat bela negara. Terbentuknya motivasi juang dan semangat kebangsaan di lingkungan keluarga. ulet dan pantang menyerah sebagai modal dasar dalam menanamkan semangat bela negara. Terwujudnya kepedulian tokoh agama dalam menanamkan semangat kebangsaan melalui jalur agama. Lingkungan Pendidikan.

4. Mereka harus betul-betul mampu dan menguasai materi yang diberikan kepada anak didiknya. Peran dunia pendidikan untuk membekali semangat bela negara cukup penting. Kegiatan OSIS atau SENAT dapat dijadikan untuk memupuk rasa tanggung jawab dan kebersamaan serta belajar untuk dapat mengesamping kanatau meninggalkan berbagai macam kepentingan pribadi dan dapat mengedepankan kepentingan bersama yang diwadahi oleh satu organisasi dalam mencapai tujuan yang disepakati bersama. Peran Dunia Pendidikan. tidak dapat dipungkiri.norma agama dan ikut menjaga moralitas generasi muda. Para pendidik/pengajar seyogyanya mendapatkan semacam penataran PPBN sehingga materi yang diberikan bisa dipertanggung jawabkan.5. Bahwa generasi muda relatif labil jiwanya dalam mencari jati dirinya. penggunaan narkoba dan lain-lainnya. 78 . Aparat terkait yang ada di daerah harus melaksanakan kegiatan yang terpadu untuk upaya pembekalan baik kepada orang tua maupun generasi muda itu sendiri. serta latihan Menwa yang diselenggarakan atau dikendalikan oleh pihak sekolah dan perguruan tinggi. Kegiatan Ekstra Kurikuler yang dilakukan diluar jam pelajaran dapat juga dimanfaatkan untuk upaya penanaman semangat pembelaan negara. sekolah lanjutan maupun di perguruan tinggi. Pengajar atau guru secara formal harus mendidik anak didiknya dan berperan langsung serta terukur dalam pembekalan materi PPKN/Pendidikan Kewarganegaraan baik di sekolah dasar. Keterpaduan ini harus dilakukan mulai dari tahap perencanaan sampai dengan tahap evaluasi untuk mendapatkan suatu kesimpulan yang bisa dipertanggung jawabkan. Kegiatan lain yang dapat memupuk rasa sportifitas dan percaya diri yang tinggi adalah dengan kegiatan pecinta alam. Oleh karena itu keterpengaruhan generasi muda karena arus globalisasi yang melanda dunia saat ini harus mendapatkan resep penangkalan untuk tidak memperparah dekadensi moral yang terjadi dengan melihat fenomena pergaulan bebas. 4. latihan bela diri.

Selain itu ada hal lain yang harus dilakukan pemerintah terkait dengan rumor yang nyata terlihat kebenarannya dan tidak ada maksud untuk menuduh 79 .4. Media massa mempunyai pengaruh yang sangat besar dalam membentuk opini yang berkembang dimasyarakat.5.6. tabloid. Pemerintah harus mempunyai keinginan yang kuat dan konsisten dalam upaya penanaman semangat pembelaan terhadap negara ini. Namun sesederhana apapun bila tidak ditangani secara serius akan membuahkan hasil yang tidak optimal. Yang dimaksud lain-lain ini adalah semua jenis bacaan yang beredar secara umum.5. sebagai upaya terobosan bila program rutin yang sudah berjalan baik melalui peran (jalur) pendidikan atau melalui peran kantor Kesbanglinmas dirasa kurang optimal.5. Pemerintah harus berupaya sedemikian rupa dengan program rutin maupun yang bersifat non program. Peran Media Massa. Yang pentingharus ada kemauan yang kuat dari pemerintah dan diwujudkan dengan kepedulian aparat yang berwenang dan bertanggung jawab terhadap upaya menanamkan semangat pembelaan terhadap negara dan wawasan atau nasionalisme yang tinggi. Sebetulnya materimateri yang ada dalam upaya bela negara cukup jelas dan simpel atau sederhana. Komitmen Pemerintah. Media cetak harus membuat redaksional sedemikian rupa yang dapat membangkitkan minat pembaca supaya mempunyai semangat belanegara. 4. Dalam kaitan ini media massa dapat diajak ikut serta membantu membentuk opini masyarakat dalam rangka menanamkan jiwa atau semangat bela negara. Yang termasuk media cetak diantaranya adalah koran. Karena dapat dibaca dan akan membentuk opini masyarakat. baik yang positif maupun negatif. Barangkali patut dicoba langkah-langkah yang sudah dibahas diatas sehingga generasi muda dan instansi terkait tidak terjebak dalam kejenuhan akibat rutinitas kegiatan. majalah. bulletin. dll.

kata "globalisasi" diambil dari kata global. Pemerintah harus membuat peraturan atau undang-undang yang bisa mengatasi oknum anak bangsa yang selalu mengatasnamakan untuk kepentingan rakyat kecil dengan melaksanakan manouver politik termasuk unjuk rasa yang menggunakan massa generasi muda. Achmad Suparman menyatakan Globalisasi adalah suatu proses menjadikan sesuatu (benda atau perilaku) sebagai ciri dari setiap 80 . yang maknanya ialah universal. terkait. perjalanan. bergantung. Demikian juga diplomat yang bertanggung jawab terhadap eksistensi bangsa ini harus berkemampuan dan punya kiat supaya bangsa ini bisa eksis dan tidak dengan mudah “diobok-obok” oleh kekuatan/negara asing \ BAB V ERA-GLOBALISASI 5. Menurut asal katanya. dan bentuk-bentuk interaksi yang lain sehingga batas-batas suatu negara menjadi semakin sempit. investasi. dan antar negara saling berinteraksi.1 Umum Globalisasi adalah keterkaitan dan ketergantungan antar bangsa dan antar manusia di seluruh dunia melalui perdagangan. antar kelompok. globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan.atau mencari kambing hitam bahwa ada oknum anak bangsa yang memanfaatkan jiwa patriotisme dan kelabilan jiwa generasi muda untuk kepentingan politiknya. dan memengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara Dalam banyak hal. budaya populer. Globalisasi adalah suatu proses di mana antar individu. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara.

dan hukum internasional saat ini bercirikan hukum yang 81 .1 Dampak Positif Globalisasi Berbicara dampak dari globalisasi dalam aspek kehidupan bangsa dan negara berarti kita harus mengkaji terlebih dahulu pengertian dari globalisasi. globalisasi cenderung berpengaruh besar terhadap perekonomian dunia. kecuali sekedar definisi kerja (working definition). terkait. 5. sehingga bisa saja orang memiliki pandangan negatif atau curiga terhadapnya. dan mempengaruhi satu sama lain yang melintasi batas negara. Sebab. Negara-negara yang kuat dan kaya praktis akan mengendalikan ekonomi dunia dan negara-negara kecil makin tidak berdaya karena tidak mampu bersaing. dan antarnegara saling berinteraksi. atau proses alamiah yang akan membawa seluruh bangsa dan negara di dunia makin terikat satu sama lain. Dampak Positif Globalisasi Di Bidang Hukum Cita hukum nasional sangat membutuhkan kajian dan pengembangan yang lebih serius agar mampu turut serta dalam tata kehidupan ekonomi global dengan aman. ada yang melihat globalisasi sebagai sebuah proyek yang diusung oleh negara-negara adikuasa. ekonomi dan budaya masyarakat.2. bahkan berpengaruh terhadap bidang-bidang lain seperti budaya dan agama.2 Dampak Era-Globalisasi 5. mewujudkan satu tatanan kehidupan baru atau kesatuan ko-eksistensi dengan menyingkirkan batasbatas geografis. globalisasi tidak lain adalah kapitalisme dalam bentuk yang paling mutakhir. Di sisi lain. bergantung. sehingga bergantung dari sisi mana orang melihatnya. antarkelompok. Theodore Levitte merupakan orang yang pertama kali menggunakan istilah Globalisasi pada tahun 1985. atau proses sejarah. Ada yang memandangnya sebagai suatu proses sosial. Dari sudut pandang ini.individu di dunia ini tanpa dibatasi oleh wilayah Globalisasi belum memiliki definisi yang mapan. dalam pengertian tidak merugikan dan dirugikan oleh pihak-pihak lain Perubahan tatanan dunia saat ini ditandai oleh perkembangan teknologi yang memungkinkan komunikasi dan informasi antara masyarakat internasional menjadi sangat mudah. A. Globalisasi adalah suatu proses di mana antarindividu.

Dalam proses harmonisasi hukum. karena kaedah-kaedah hukum transnasional itu merupakan aturan permainan dalam komunikasi dan perekonomian internasional dan global. Harmonisasi hukum di sini diartikan bahwa hukum internasional dipengaruhi hukum nasional dan hukum nasional juga dipengaruhi hukum internasional. antara lain : Globalisasi dan liberalisme pasar telah menawarkan alternatif bagi pencapaian standar hidup yang lebih tinggi. kejahatan komputer. Dana Moneter Internasional. ketentuan-ketentuan perdagangan internasional dalam rangka World Trade Organization (WTO) telah mendorong negara-negara membuat aturan-aturan nasional sebagai tindak lanjut penerapan ketentuan tersebut dalam suasana nasional. Munculnya perusahaan-perusahaan multinasional dan transnasional. Dampak Globalisasi dalam bidang Sosial Budaya : 82 . 2. Membuka peluang terjadinya penumpukan kekayaan dan monopoli usaha dan kekuasaan politik pada segelintir orang. misalnya di dalam hal surat-surat berharga. sehingga perbedaan-perbedaan dengan sistem hukum lain akan semakin berkurang. Sebagai akibat globalisasi dan peningkatan pergaulan dan perdagangan internasional. Munculnya lembaga-lembaga ekonomi dunia seperti Bank Dunia. berarti negara nasional harus membuat aturan-aturan nasional yang mendorong realisasi kesepakatan guna mencapai tujuan bersama. dan sebagainya. Akibatnya semakin memasuki abad XXI.harmonis atau setidak-tidaknya hukum transnasional. B. cukup banyak peraturan-peraturan hukum asing atau yang bersifat internasional akan juga dituangkan ke dalam perundang-undangan nasional. Sebagai contoh dalam bidang perdagangan internasional. Dampak dlm bidang Ekonomi 1. semakin hukum nasional Indonesia akan memperlihatkan sifat yang lebih transnasional. dimana hukum internasional mempengaruhi hukum nasional. Dampak globalisasi dalam bidang ekonomi. Terutama kaidah-kaidah hukum yang bersifat transnasional lebih cepat akan dapat diterima sebagai hukum nasional. Semakin melebarnya ketimpangan distribusi pendapatan antar negara-negara kaya dengan negara-negara miskin. pasar modal. WTO.

lain akan berdampak kepada nilai. Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai.nilai nasionalisme terhadap bangsa. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis.Semakin bertambah globalnya berbagai nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat dunia. 3. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran 5.nilai nasionalisme 1. 2. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Dampak globalisasi tersebut meliputi dampak positif dan dampak negatif di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri 6. terbukanya pasar internasional. Dampak Globalisasi dalam bidang Politik Negara tidak lagi dianggap sebagai pemegang kunci dalam proses pembangunan. Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang. Dari aspek globalisasi ekonomi. Para pengambil kebijakan publik di negara sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Mudah melakukan komunikasi 3. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. Timbulnya gelombang demokratisasi ( dambaan akan kebebasan ). 83 . Dilihat dari globalisasi politik. Mudah memenuhi kebutuhan munculnya globalisasi tentunya membawa dampak bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia. ekonomi. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan 2. ideologi. sosial budaya dan lain. Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi ) 4. Dampak positif Globalisasi : 1.

Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. dan bahasa Inggris menjadi sangat penting sebagai bahasa komunikasi. C.3. Dampak Globalisasi terhadap sosial budaya Keadaaan keseimbangan dalam masyarakat merupakan keadaan yang diidam-idamkan oleh setiap masyarakat. Setiap kali terjadi gangguan keseimbangan. sebab tidak ada pertentangan-pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. dll. Misalnya pengiriman dataÂ&sup2. masyarakat dapat menolak unsur-unsur yang akan membawa perubahan. Teknologi: Perputaran arus informasi yg kian dinamis yg bisa melancarkan bisnis dalam skala internasional. Dampak globalisasi pendidikan untuk Indonesia: Sekolah dan perguruan tinggi negara lain bisa mendirikan lembaga pendidikan di negara Indonesia. individuindividu secara psikologis merasakan adanya suatu ketentraman. Persaingan lapangan pekerjaan lulusan sekolah/perguruan tinggi bukan saja dengan sebangsa tetapi juga dengan bangsa lain yang masuk ke Indonesia. Penolakan ini disebabkan masyarakat takut terjadi goyahnya keseimbangan sistem yang berarti dapat muncul ketidaktentraman. Sebagian besar siswa Indonesia bisa bersekolah di negara lain. 84 . Dalam keadaan yang demikian. Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. Bidang budaya: Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. supaya bisa bersaing. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Standard sekolah/perguruan tinggi harus mengacu ke standard internasional. lewat internet. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang.

Dampak Globalisasi dalam bidang Sosial Budaya : Semakin bertambah globalnya berbagai nilai budaya kaum kapitalis dalam masyarakat dunia. Para pengambil kebijakan publik di negara sedang berkembang mengambil jalan pembangunan untuk mengatasi masalah sosial dan ekonomi. ekonomi. Timbulnya gelombang demokratisasi ( dambaan akan kebebasan ). Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Mudah memperoleh informasi dan ilmu pengetahuan 2. pertahanan keamanan dan lain. Menumbuhkan sikap kosmopo-litan dan toleran 5. Dari aspek globalisasi ekonomi. Memacu untuk meningkatkan kualitas diri 85 . politik. Dampak positif Globalisasi : 1.nilai nasionalisme Dilihat dari globalisasi politik.lain. Menjamurnya produksi film dan musik dalam bentuk kepingan CD/ VCD atau DVD. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Merebaknya gaya berpakaian barat di negara-negara berkembang. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. Cepat dalam bepergian ( mobili-tas tinggi ) 4. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Mudah melakukan komunikasi 3. sosial budaya.Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi. terbukanya pasar internasional.

Dari aspek globalisasi ekonomi. Setiap kali terjadi gangguan keseimbangan. 4. Berita-berita politik negara lain lebih mudah diakses melalui media asing. Kebijakan politik yang sukses akan diapresiasi oleh negara lain. Pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa. Dampak Globalisasi terhadap sosial budaya Keadaaan keseimbangan dalam masyarakat merupakan keadaan yang diidam-idamkan oleh setiap masyarakat. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. 3. sebab tidak ada pertentangan-pertentangan dalam norma-norma dan nilai-nilai yang dianut oleh masyarakat. individuindividu secara psikologis merasakan adanya suatu ketentraman. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Pengaruh Positif Globalisasi Terhadap Nilai. 86 . bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Mudah memenuhi kebutuhan D. 3.6. Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa.Nilai Nasionalisme 1. 2. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. Penolakan ini disebabkan masyarakat takut terjadi goyahnya keseimbangan sistem yang berarti dapat muncul ketidaktentraman. jika pemerintahan djalankan secara jujur. masyarakat dapat menolak unsur-unsur yang akan membawa perubahan. Dalam keadaan yang demikian. 2. Dilihat dari globalisasi politik. Dampak Positif (+) 1. terbukanya pasar internasional. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. Kerjasama dalam bidang politik seperti studi banding dengan negara luar lebih mudah.

87 . Globalisasi juga melahirkan global culture (which) is encompassing the world at the international level.5. Terjadinya pasar bebas disebabkan karena keputusan politik yang dibuat oleh pemerintah. serta pembangunan dengan sistem pengetahuan. teknologi. Hal ini berarti bahwa terjadinya perubahan sosial yang mengubah pola komunikasi. Globalisasi sebagai sebuah proses mempunyai sejarah yang panjang. Robertson dalam Globalization: Social Theory and Global Culture (London. dengan mengutamakan keterbukaan . Pengaruh Globalisasi dalam Bidang Politik Pengaruh positif globalisasi yang menawarkan kehidupan politik yang demokratis . Sage: 1992) mendefinisikan globalisasi sebagai "the compression of the world into a single space and the intensification of conciousness the world as a whole". PENDIDIKAN DI ERA GLOBALISASI Era pasar bebas. dan kebebasan . E. Globalisasi meniscayakan terjadinya perdagangan bebas dan dinilai menjadi ajang kreasi dan perluasan bagi pertumbuhan perdagangan dunia. dampak positif akses berita cukup cepat dan akurat kita dapat mengakses informasi dari seluruh penjuru dunia dengan sekali sentuh kita dapat berkomunikasi dengan sanak saudara dari segala penjuru negeri. jaminan hak asasi manusia . Kata "globalisasi" secara populer dapat diartikan menyebarnya segala sesuatu secara sangat cepat ke seluruh dunia. berpengaruh kuat terhadap pikiran maupun kemauan bangsa Indonesia . atau yang biasa disebut dengan era globalisasi sering didengungkan oleh para pemerhati ekonomi sejak beberapa dekade lalu hingga sekarang ini. produksi dan konsumsi serta peningkatan paham internasionalisme merupakan sebuah nilai budaya.

Terjadinya era globalisasi memberi dampak ganda. dengan melahirkan manusia-manusia yang berdaya saing tinggi dan tangguh. Dampak yang menguntungkan adalah memberi kesempatan kerjasama yang seluas-luasnya kepada negara-negara asing. dan manajemen tanpa mengurangi keunggulan komparatif yang telah dimiliki bangsa kita. F. Sebab diyakini. dengan mengandalkan pada kemampuan SDM. Terjadinya perdagangan bebas harus dimanfaatkan oleh semua pihak dalam berbagai aspek kehidupan. di mana pendidikan diharuskan mampu menghadapi perubahan yang cepat dan sangat besar dalam tentangan pasar bebas. c. tantangan kita pada masa yang akan datang ialah meningkatkan daya saing dan keunggulan kompetitif di semua sektor. karena sumber daya manusia (SDM) yang lemah. Dampak Positif Globalisasi Dan Modernisasi a. baik sektor riil maupun moneter. daya saing yang tinggi inilah agaknya yang akan menentukan tingkat kemajuan. 88 . teknologi. b. Tingkat Kehidupan yang lebih Baik Dibukanya industri yang memproduksi alat-alat komunikasi dan transportasi yang canggih merupakan salah satu usaha mengurangi penggangguran dan meningkatkan taraf hidupmasyarakat. Oleh karena itu. jika kita tidak mampu bersaing dengan mereka. maka konsekuensinya akan merugikan bangsa kita. Tetapi di sisi lain. efisiensi dan kualitas bangsa untuk dapat memenangi persaingan era pasar bebas yang ketat tersebut. Perubahan Tata Nilai dan Sikap Adanya modernisasi dan globalisasi dalam budaya menyebabkan pergeseran nilai dan sikap masyarakat yang semua irasional menjadi rasional. termasuk aspek pendidikan. Berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi Dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi masyarakat menjadi lebih mudah dalam beraktivitas dan mendorong untuk berpikir lebih maju. dampak yang menguntungkan dan dampak yang merugikan.

89 . Karena dari dampak negatif globalisasi ini masih ada hubungannya dengan dampak internet. Perkembangan barang-barang seperti telepon genggam. • Pasar dan produksi ekonomi di negara-negara yang berbeda menjadi saling bergantung sebagai akibat dari pertumbuhan perdagangan internasional. dan dominasi organisasi semacam World Trade Organization (WTO). misalnya pada bidang lingkungan hidup. kita juga perlu tahu dampak negatif internet bagi kita. saat ini. literatur. dan transmisi berita dan olah raga internasional). dampak negatif globalisasi mempunyai banyak karakteristik yang sama dengan internasionalisasi sehingga kedua istilah ini sering dipertukarkan.2 Dampak Negatif Globalisasi Sebelum membahasnya lebih lanjut dan luas bagaimana dampak negatif globalisasi dan bagaimana cara mengatasinya. A. musik. krisis multinasional.5. film. misalnya dalam bidang fashion. • Peningkatan interaksi kultural melalui perkembangan media massa (terutama televisi. Sebagian pihak sering menggunakan istilah globalisasi yang dikaitkan dengan berkurangnya peran negara atau batas-batas negara. Dalam banyak hal. peningkatan pengaruh perusahaan multinasional. televisi satelit.2. Berikut ini beberapa ciri dampak negatif globalisasi yang menandakan semakin berkembangnya fenomena globalisasi di dunia. dan makanan. perlu diketahui bahwa dampak negatifnya semakin terasa untuk waktu sekarang-sekarang ini. • Meningkatnya masalah bersama. sementara melalui pergerakan massa semacam turisme memungkinkan kita merasakan banyak hal dari budaya yang berbeda. inflasi regional dan lain-lain. Dampak Negatif Globalisasi yang Mengkhawatirkan Dan berikut ini adalah dampak negatif globalisasi yang sebenarnya terjadi di dunia maupun di negara kita indonesia. kita dapat mengonsumsi dan mengalami gagasan dan pengalaman baru mengenai hal-hal yang melintasi beraneka ragam budaya. • Perubahan dalam Konstantin ruang dan waktu. dan internet menunjukkan bahwa komunikasi global terjadi demikian cepatnya.

Timbulnya sikap bergaya hidup mewah dan boros karena status seseorang di dalam masyarakat diukur berdasarkan kekayaannya. Dampak negatif lainnya dari modernisasi dan globalisasi adalah sebagai berikut. Dengan begitu masyarakat mudah tertarik untuk mengonsumsi barang dengan banyak pilihan yang ada. Kadang mereka lupa bahwa mereka adalah makhluk sosial. perilaku seks bebas. Pola Hidup Konsumtif Perkembangan industri yang pesat membuat penyediaan barang kebutuhan masyarakat melimpah. • • • Adanya sikap sekularisme yang lebih mementingkan kehidupan duniawi dan mengabaikan nilai-nilai agama. Tersebarnya nilai-nilai budaya yang melanggar nilai-nilai kesopanan dan budaya bangsa melalui media massa seperti tayangan-tayangan film yang mengandung unsur pornografi yang disiarkan televisi asing yang dapat ditangkap melalui antena parabola atau situs-situs pornografi di internet. • Terjadinya sikap materialisme. a.Dampak negatif globalisasi antara lain: • Terjadinya sikap mementingkan diri sendiri (individualisme) sehingga kegiatan gotong royong dan kebersamaan dalam masyarakat mulai ditinggalkan. yaitu sikap mementingkan dan mengukur segala sesuatu berdasarkan materi karena hubungan sosial dijalin berdasarkan kesamaan kekayaan. Gaya Hidup Kebarat-baratan 90 . kedudukan social atau jabatan. yang dibawa para wisatawan asing. • Masuknya budaya asing yang tidak sesuai dengan nilai-nilai budaya bangsa. b. Sikap Individualistik Masyarakat merasa dimudahkan dengan teknologi maju membuat mereka merasa tidak lagi membutuhkan orang lain dalam beraktivitasnya. c. Misalnya. kesenjangan sosial antara golongan kaya dan miskin semakin lebar. Akibat sikap materialisme.

B. maka kali ini kita akan membahasnya bagaimana cara mengatasi dampak negatif globalisasi secara lengkap dan jelas. Budaya negatif yang mulai menggeser budaya asli adalah anak tidak lagi hormat kepada orang tua. Sebab nilai-nilai keimanan dan moralitas itulah yang mampu mengatasi dampak negatif dari globalisasi. kita hendaknya menanamkan nilai-nilai Islam di kehidupan sehari-hari. 1. Hal ini menimbulkan kesenjangan sosial. Sebab nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. d. Mengetahui 91 . Sehingga dapat bersaing di kancah dunia Internasional. Meningkatkan Kualitas Nilai Keimanan dan Moralitaas Masyarakat • Dampak negatif globalisasi membuat budaya antar bangsa saling mempengaruhi. 2. kehidupan bebas remaja.Tidak semua budaya Barat baik dan cocok diterapkan di Indonesia. • Cara untuk menghadapi dampak negatif globalisasi yaitu dengan mempersiapkan diri sebaik-baiknya melalui pendidikan. bangsa Indonesia dapat menguasai ilmu pengetahuan dan teknologi. Kesenjangan Sosial Apabila dalam suatu komunitas masyarakat hanya ada beberapa individu yang dapat mengikuti arus modernisasi dan globalisasi maka akan memperdalam jurang pemisah antara individu dengan individu lain yang stagnan. Cara Mengatasi Dampak Negatif Globalisasi Setelah tadi diatas kita sudah ulas secara lengkap dampak negatif globalisasi dan juga dampak positifnya. Meningkatkan Kualitas SDM Indonesia • Dampak negatif globalisasi merupakan sebuah realita yang mau tak mau harus dihadapi bila Bangsa Indonesia ingin tetap hidup sebagai bangsa yang berdaulat di dunia. dan lain-lain. Kita hendaknya menjalankan syariat Islam. • Sebagai kaum Muslim. Melalui pendidikan yang optimal. Karenanya keberadaan nilai-nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting.

Perusahaan tersebut biasanya berdiri di berbagai negara terutama di negara berkembang. hendaknya kita mendukung upaya pemerintah. moralitas bangsa cenderung menurun kualitasnya. guru.mana yang halal dan haram. 4. Mendorong dan Mendukung Upaya Memperjuangkan Keadilan Antar Bangsa • Salah satu dampak negatif globalisasi adalah saling berkaitannya antara satu negara dengan negara lainnya. Baik dalam bentuk kerjasama ataupun persaingan global. • Moralitas bangsa juga harus ditingkatkan. termasuk di Indonesia. Maka sebagai warga negara. 92 . Sehingga kita dapat memilah-milah pengaruh dari luar. Ini membuktikan kepedulian bangsa kita terhadap perdamaian dan peradilan antarbangsa. Upaya pemerintah tersebut harus selalu didorong dan didukung oleh setiap warga negaranya. • Sebagaimana yang kita ketahui. Mendorong dan Mendukung Negara Maju untuk Memberikan Dana Perbaikan Lingkungan • Negara maju sangat diuntungkan dengan adanya globalisasi. • Pemerintah Indonesia harus berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkan keadilan dan keseimbangan antarbangsa. Salah satu solusinya adalah melaksanakan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan. Ini tidak lepas dari tanggung jawab orang tua. 3. sebab negara maju banyak yang memiliki perusahaan transnasional. Indonesia merupakan 1 diantara 2 negara yang memberikan permohonan agar Israel menghentikan serangan ke Jalur Gaza. dan pemerintah. Di dalam dampak negatif globalisasi ini.

Namun kita harus tetap melestarikan kebudayaan kita sendiri. Kesatuan. Meningkatkan Jiwa Semangat Persatuan. Serta Nasionalisme • Adanya dampak negatif globalisasi menjadi suatu tantangan yang berat bagi negara berkembang yang belum maju dan kuat. sudah sepantasnyalah negara-negara maju menyisihkan uang guna mendanai upayaupaya perbaikan dan pelestarian lingkungan hidup. Melestarikan Adat Istiadat dan Budaya Daerah • Dampak negatif globalisasi juga membuat budaya luar dapat dengan mudah kita ketahui. semangat dan jiwa persatuan. Untuk memulihkan keadaan. 6. kesatuan dan nasionalisme harus terus ditingkatkan oleh seluruh rakyat Indonesia. Pengetahuan akan budaya luar terkadang membuat masyarakat lebih menyukainya daripada budaya daerah sendiri. kesatuan. • Menyukai kebudayaan luar adalah hal yang wajar. karna buktinya banyak sekali hutan yang dijadikan perindustrian. 5. Negara yang masyarakatnya tidak mempunyai jiwa dan semangat persatuan. Lahan hijau pun semakin sulit ditemukan di saerah perindustrian. dan nasionalisme telah tertanam dengan kuat pada setiap warga negara Indonesia tidak akan mudah dipermainkan oleh negara-negara yang kuat dan maju. Jangan sampai kebudayaan kita punah begitu saja seiring dengan waktu. Oleh karna itu. Betapa malunya kita? 93 . Oleh sebab itu. kesatuan dan nasionalisme yang kuat akan dengan mudah dipermainkan oleh negara-negara maju. • Tindakan ini sangat pantas diambil oleh Indonesia.• Aktifitas perusahaan tersebut membuat lingkungan hidup menjadi rusak oleh pencemaran limbah atau asap pabriknya. • Bila jiwa dan semangat persatuan. Apalagi kebudayaan itu seenaknya saja diambil oleh bangsa lain. Indonesia butuh dana dari perusahaan asing tersebut.

• Walaupun zaman kini telah serba modern. tidak membuang sampah ke sungai yang nantinya bermuara ke laut. bagi anda bisa menambah referensi dan wawasan pengetahuan umum agar upaya kita mengatasi dampak negatif globalisasi semakin baik dan menunjukan hasil yang terbaik buat warga di dunia. Meningkatkan Kualitas Nilai Keimanan dan Moralitaas Masyarakat Dampak negatif globalisasi membuat budaya antar bangsa saling mempengaruhi. banyak lagi pulau-pulau di Indonesia yang memiliki tempat yang sangat indah untuk dikunjungi. • Sebenarnya selain Bali. Karenanya keberadaan nilai-nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. adat mamakai”. tidak mencoret-mencoret tembok. Salah satu usaha adalah menjaga keasrian objek wisata tersebut. Menjaga Keasrian Objek Wisata Dalam negeri • Salah satu ciri-ciri dampak negatif globalisasi adalah perjalanan dan perlancongan antarbangsa yang semakin meningkat. Maka seharusnya masyarakat selalu menjaga keasrian objek wisata di daerah masingmasing misal wisata garut dan taman matahari di bogor. Sebab nilai keimanan dan moralitas menjadi sangat penting. dan sebagainya. Sebab 94 . Semoga dengan adanya artikel ini. melakukan penghijauan disekitar pegunungan. Indonesia sebagai begara yang kaya akan objek-objek wisata yang indah hendaknya memanfaatkannya dengan seoptimal mungkin. 8. Apalagi kita sebagai masyarakat Minangkabau. Demikianlah artikel tentang dampak negatif globalisasi dan cara mengatasinya seperti diatas tadi. dimana “adat basandi syarak. syarak basandi kitabullah. Namun banyak lokasi yang tidak terjaga keasriannya sehingga tidak menarik untuk dikunjungi. melestarikan terumbu karang. • Cara-cara menjaga keasrian objek wisata dalam negeri seperti tidak membuang sampah sembarangan. 7. kita harus tetap berpegang teguh kepada adat istiadat. syarak mangato.

Kenyataan itu tentu menimbulkan tantangan bagi semua negara untuk mampu bersaing dalam meningkatkan kualitas produk industrinya. Di dalam dampak negatif globalisasi ini. Sebagaimana yang kita ketahui. Ini tidak lepas dari tanggung jawab orang tua.3 Harapan atas Terwujudnya Konsepsional Globalisasi Kehidupan bangsa Indonesia di era globalisasi. Ini membuktikan kepedulian bangsa kita terhadap perdamaian dan peradilan antarbangsa. Salah satu solusinya adalah melaksanakan pembelajaran pendidikan kewarganegaraan.nilai-nilai keimanan dan moralitas itulah yang mampu mengatasi dampak negatif dari globalisasi. di tandai oleh era perdagangan bebas. Baik dalam bentuk kerjasama ataupun persaingan global. Upaya pemerintah tersebut harus selalu didorong dan didukung oleh setiap warga negaranya. moralitas bangsa cenderung menurun kualitasnya. guru. dan pemerintah. Pemerintah Indonesia harus berupaya sekuat tenaga untuk memperjuangkan keadilan dan keseimbangan antarbangsa. Ditengahtengah usaha itu untuk memperbaiki perekonomian. Moralitas bangsa juga harus ditingkatkan. dimana produk dari suatu negara dengan bebas dapat masuk dan di perjualbelikan di negara lain. 9. hendaknya kita mendukung upaya pemerintah. Maka sebagai warga negara. 5. Indonesia merupakan 1 diantara 2 negara yang memberikan permohonan agar Israel menghentikan serangan ke Jalur Gaza.Mendorong dan Mendukung Upaya Memperjuangkan Keadilan Antar Bangsa Salah satu dampak negatif globalisasi adalah saling berkaitannya antara satu negara dengan negara lainnya. bangsa Indonesia juga ditantang untuk berjuang menempatkan bangsa Indonesia sederajat dengan bangsa 95 . bangsa Indonesia juga tidak terlepas dari tantangan itu.

pariwisata. Di bidang politik. maka hanya orang. Di era globalisasi ini persaingan begitu ketat dan tajam pada semua aspek kehidupan. pertambangan. kehancuran komunisme di Eropa Timur memungkinkan liberalisme – kapitalisme mendominasi dunia. pemerintah pun menetapkan beberapa kebijakan seperti termuat dalam GBHN sebagai berikut : 5. cinta pada tugas. serta industri kecil serta kerajinan rakyat.1 Bidang Ekonomi Kebijakan bidang ekonomi dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Mengembangkan perekonomian yang berorientasi global sesuai kemajuan teknologi dengan membangun keunggulan kompetitif berdasarkan keunggulan komparatif sebagai negara maritim dan agraris sesuai kompetensi dan produk unggulan di setiap daerah terutama pertanian dalam arti luas. masyarakat mengharapkan upaya dari pemerintah untuk menghadapi era globalisasi dan perkembangan IPTEK. masyarakat bangsa dan negara yang memiliki kualitas sajalah yang berpeluang memenangkan persaingan tersebut dan kunci untuk mencapai itu adalah sumber daya manusia yang berkualitas dan di dukung oleh teguhnya pendirian. pola hidup dan budaya hedonistic (maunya enak. Dalam kondisi seperti itu. Di bidang sosial budaya.lain. Dibidang ekonomi. kehutanan. Sedangkan dibidang pertahanan dan keamanan penguasaan teknologi persenjataan bukan lagi jaminan keamanan melainkan cenderung sebagai ancaman. kelautan. Terikat pada tekad. 96 . Maka dari itu. Dibidang ideologi. loyal pada bangsa dan negara. perdagangan bebas menyebabkan produksi lokal terpental. Dalam menghadapi globalisasi dan perkembangan IPTEK. dan semua itu dilakukan sebagai wujud cinta pada tanah air. pengaruh negara-negara besar sulit di elakan. Oleh karena itu kita sebagai warga negara Indonesia yang baik tentu memiliki rasa bangga terhadap produk dalam negeri. senang saja) mewarnai semua lapisan dan lingkungan masyarakat.3. Kita harus sadar dan bangga bahwa produksi dalam negeri tidak kalah dengan produksi luar negeri.

5. terutama dalam menyongsong pemberlakuan AFTA. 5. • Meningkatkan peran dan fungsi lembaga-lembaga keagamaan dalam ikut mengatasi dampak perubahan yang terjadi dalam semua aspek kehidupan untuk memperkokoh jati diri dan kepribadian bangsa.3. sarana dan prasarana penerangan khususnya di luar negeri dalam rangka memperjuangkan kepentingan Nasional di Forum Internasional.3. • Memperkuat kelembagaan. sehingga lebih terpadu dan integral dengan sistem pendidikan nasional dengan didukung oleh sarana dan prasarana yang memadai. serta memperkuat kerukunan hidup bermasyarakat.3Bidang Agama Kebijakan bidang Agama dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Meningkatkan kualitas pendidikan agama melalui penyempurnaan sistem pendidikan agama. berbangsa dan bernegara. dan seluruh daerah melalui keunggulan kompetitif terutama berbasis keunggulan sumber daya manusia dengan menghapus segala bentuk perlakuan diskriminatif dan hambatan. AFEC dan WTO. • Meningkatkan kesiapan Indonesia dalam segala bidang untuk menghadapi perdagangan bebas. menolak penjajahan dalam segala bentuk. serta kerja sama internasional bagi kesejahteraan rakyat. 5. menitikberatkan pada solidaritas antar negara berkembang mendukung perjuangan kemerdekaan bangsa-bangsa.2 Bidang Politik Kebijakan bidang politik dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi disebutkan sebagai berikut : • Menegaskan arah politik luar negeri Indonesia yang bebas aktif dan berorientasi pada kepentingan nasional.4Bidang Pendidikan Kebijakan bidang Pendidikan dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan IPTEK antara lain : 97 . sumber daya manusia.• Mengembangkan kebijakan industri.3. perdagangan dan investasi dalam rangka meningkatkan Persaingan global dengan membuka aksesibilitas yang sama terhadap kesempatan kerja dan berusaha bagi segenap rakyat.

terutama bahaya penyalahgunaan narkotika. bangsa Indonesia membangun masyarakat Indonesia modern sesuai budaya bangsa. yaitu membangun manusia Indonesia seutuhnya. berdaya asing. Dengan berpedoman pada Pancasila.5Bidang Sosial Budaya Kebijakan bidang sosial budaya dalam upaya menghadapi tantangan globalisasi dan perkembangan IPTEK sebagai berikut : • Mengembangkan dan membina kebudayaan Nasional bangsa Indonesia yang bersumber dari warisan budaya leluhur bangsa. obat-obatan terlarang dan narkotika lainnya melalui gerakan pemberantasan dan peningkatan kesadaran masyarakat akan bahaya penyalahgunaan narkotika. 98 . Terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai. pengedar dan pemakai. dalam wadah negara kesatuan Republik Indonesia yang didukung oleh manusia Indonesia yang sehat.• Meningkatkan kemampuan akademik dan kesejahteraan tenaga kependidikan sebagai tenaga kependidikan sebagai tenaga pendidikan mampu berfungsi secara optimal terutama dalam peningkatan pendidikan watak dan budi pekerti agar dapat mengembalikan wibawa lembaga dan tenaga pendidikan. 5. termasuk kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa dalam rangka mendukung terpeliharanya kerukunan hidup bermasyarakat dan berbangsa dan bernegara. budaya nasional yang mengandung nilai-nilai universal. dan seni. beriman. teknologi. • Melindungi segenap generasi muda dari bahaya destruktif. maju dan sejahtera. Membangun Masyarakat Indonesia Modern Sesuai Budaya Bangsa Kemerdekaan memberikan kesempatan kepada bangsa kita untuk mewujudkan cita-citanya. demokratis.3. • Memberantas secara sistematis perdagangan dan penyalahgunaan narkotika dan obat-obat terlarang dengan memberikan sanksi yang seberatberatnya kepada produsen. berkeadilan. mandiri. • Meningkatkan kualitas lembaga pendidikan yang diselenggarakan baik oleh masyarakat maupun pemerintah untuk memantapkan sistem pendidikan yang efektif dan efisien dalam menghadapi perkembangan ilmu pengetahuan.

menguasai IPTEK serta berdisiplin. Selain itu. Karena hal itu akan dapat mempengaruhi perkembangan kehidupan kita baik langsung ataupun tidak langsung. 99 . ekonomi. Dan pada akhirnya akan dapat mengganggu tercapainya sasaran pembangunan nasional. berkesadaran hukum dan lingkungan. Baik situasi politik. maupun keamanan.Bertakwa. masyarakat Indonesia juga mengharapkan perlu adanya perhatian pemerintah dalam situasi internasional. cinta tanah air.

Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu negara termasuk Indonesia.internet. Teknologi informasi dan komunikasi adalah faktor pendukung utama dalam globalisasi.2005) Menurut pendapat Krsna (Pengaruh Globalisasi Terhadap Pluralisme Kebudayaan Manusia di Negara Berkembang.lain. ekonomi.BAB VI KORELASI ANTARA WAWASAN KEBANGSAAN DI ERA GLOBALISASI DALAM LINGKUP KETAHANAN NASIONAL 6. kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa. Pengaruh tersebut meliputi dua sisi yaitu pengaruh positif dan pengaruh negatif. globalisasi berlangsung melalui dua dimensi dalam interaksi antar bangsa. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan. 100 . Ruang makin dipersempit dan waktu makin dipersingkat dalam interaksi dan komunikasi pada skala dunia. sosial budaya dan lain. ekonomi. pertahanan keamanan dan lain. Jamli dkk. yaitu dimensi ruang dan waktu.lain akan mempengaruhi nilai. Pengaruh globalisasi di berbagai bidang kehidupan seperti kehidupan politik.Oleh karena itu globalisasi tidak dapat kita hindari kehadirannya.1 Pengaruh Globalisasi terhadap Ketahanan Nasional Globalisasi adalah suatu proses tatanan masyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah.nilai nasionalisme terhadap bangsa.public jurnal. Dewasa ini. Globalisasi berlangsung di semua bidang kehidupan seperti bidang ideologi.Kewarganegaraan. ideologi. politik.bangsa di seluruh dunia. perkembangan teknologi begitu cepat sehingga segala informasi dengan berbagai bentuk dan kepentingan dapat tersebar luas ke seluruh dunia. Sebagai proses.september 2005). sosial budaya. (Menurut Edison A.

3.nilai nasionalisme: 1. Tanggapan positif tersebut berupa rasa nasionalisme terhadap negara menjadi meningkat. Coca Cola.Pengaruh positif globalisasi terhadap nilai. 2. karena gaya hidupnya cenderung meniru budaya barat yang oleh masyarakat dunia dianggap sebagai kiblat.nilai nasionalisme: 1. Karena pemerintahan adalah bagian dari suatu negara. Sehingga tidak menutup kemungkinan berubah arah dari ideologi Pancasila ke ideologi liberalisme. Dari aspek globalisasi ekonomi. 101 . Dari globalisasi sosial budaya kita dapat meniru pola berpikir yang baik seperti etos kerja yang tinggi dan disiplin dan Iptek dari bangsa lain yang sudah maju untuk meningkatkan kemajuan bangsa yang pada akhirnya memajukan bangsa dan akan mempertebal rasa nasionalisme kita terhadap bangsa. Mayarakat kita khususnya anak muda banyak yang lupa akan identitas diri sebagai bangsa Indonesia. meningkatkan kesempatan kerja dan meningkatkan devisa negara. Globalisasi mampu meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa liberalisme dapat membawa kemajuan dan kemakmuran. Dengan hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri menunjukan gejala berkurangnya rasa nasionalisme masyarakat kita terhadap bangsa Indonesia. terbukanya pasar internasional. hilangnya rasa cinta terhadap produk dalam negeri karena banyaknya produk luar negeri (seperti Mc Donald. 3. Pizza Hut. Dari globalisasi aspek ekonomi. Pengaruh negatif globalisasi terhadap nilai. pemerintahan dijalankan secara terbuka dan demokratis. bersih dan dinamis tentunya akan mendapat tanggapan positif dari rakyat. Dilihat dari globalisasi politik. Dengan adanya hal tersebut akan meningkatkan kehidupan ekonomi bangsa yang menunjang kehidupan nasional bangsa.) membanjiri di Indonesia.dll. jika pemerintahan djalankan secara jujur. Jika hal tesebut terjadi akibatnya rasa nasionalisme bangsa akan hilang 2.

Sebab globalisasi mampu membuka cakrawala masyarakat secara global. Belum lagi hal yang serupa itu diterima dan meresap pada diri anak-anak. Dengan adanya individualisme maka orang tidak akan peduli dengan kehidupan bangsa. 5. Jika terjadi maka akan menimbulkan dilematis. Tak dapat disangsikan bahwa kemajuan pemikiran manusia yang senantiasa berupaya untuk menghasilkan hal-hal baru dalam hidupnya adalah hal wajar yang dilakukan sebagai makhluk yang berakal. tanpa ada upaya untuk membuatnya. Mengakibatkan adanya kesenjangan sosial yang tajam antara yang kaya dan miskin. Berangkat dari asumsi bahwa pemikiran manusia akan senantiasa merubah kondisi sosial. peradaban (civilzation) dan kesempurnaan hidupnya yang meskipun pada dasarnya akan senantiasa juga dapat menimbulkan dampak negatif bagi peradaban itu sendiri. karena adanya persaingan bebas dalam globalisasi ekonomi. Bila dipenuhi belum tentu sesuai di Indonesia. Akan tetapi secara keseluruhan dapat menimbulkan rasa nasionalisme terhadap bangsa menjadi berkurang atau hilang. Bila tidak dipenuhi akan dianggap tidak aspiratif dan dapat bertindak anarkis sehingga mengganggu stabilitas nasional.pengaruh di atas memang tidak secara langsung berpengaruh terhadap nasionalisme. Katakanlah. maka seumur hidupnya akan menjadi pengkonsumsi utama tanpa adanya niat untuk mencoba membuatnya dengan 102 . Pada dasarnya perubahan itu dilakukan dalam upaya meningkatkan kualitas hidup. Hal tersebut dapat menimbulkan pertentangan antara yang kaya dan miskin yang dapat mengganggu kehidupan nasional bangsa. Pengaruh. akan melemahkan dan memandulkan kreativitas.4. ketahanan nasional bahkan persatuan dan kesatuan bangsa. maka hal yang demikian itu dapat diterima secara mutlak. Apa yang di luar negeri dianggap baik memberi aspirasi kepada masyarakat kita untuk diterapkan di negara kita. Munculnya sikap individualisme yang menimbulkan ketidakpedulian antarperilaku sesama warga. kebiasaan manusia mengkonsumsi (membeli) makanan yang serba instant.

Siklusnya dapat dicerna melalui adanya rekayasa sosial (social engineering). Keadaan ini juga mengakibatkan adanya perpaduan (assimilation) di tempat baru dimana ia berpijak. dalam upaya menghindari bentrok budaya (paling tidak dalam paradigma/pemikiran) maka pada saat itu dibutuhkan agen-agen perubahan (social agent) sebagai media penyampai agenda perubahan itu. perubahan itu muncul sebagai yang tidak direncanakan. baik yang direncanakan maupun yang tidak dapat dikategorikan ke dalam hal di atas yang pada intinya adalah pengupayaan ke arah yang lebih baik dengan mencoba mereduksi dampak negatif dari social change itu. generasi yang muncul berikutnya adalah generasi yang nirkreativitas. Perubahan yang demikian itu justru harus dimaknai sebagai upaya pemberdayaan dan pemerkayaan kebudayaan itu sendiri sebagai system makna. rekontruksi sosial (social recontruction). perubahan yang sedang terjadi dan akan terjadi. yang tengah terjadi adalah pemerkayaan khasanah kebudayaan dan bukan pergeseran. Alhasil.keinginan sendiri. sehingga melahirkan penilaian apa yang diperoleh. Misalkan saja bila seseorang ingin bepergian ke tempat lain (negara Lain) maka tak seorangpun yang dapat mencegahnya apabila ia telah menetapkan bahwa ia harus berangkat. Perubahan sosial. Apabila. diidolakan sebelumnya dengan dimana ia tinggal dan lihat. maupun yang direncanakan ataupun tidak (kurang) direncanakan tidak akan mengalami benturan kebudayaan (peradaban) pada masyarakat kekinian. Pada tahap ini akan muncul sikap menerima (receive) ataupun berupaya menolaknya (defence). Dengan begitu. hipotesa kebudayaan selanjutnya adalah bahwa tidak akan pernah terjadi pergeseran kebudayaan apalagi upaya meninggalkan budaya lokal itu yang meskipun pada tataran performa seolah-olah kebudayaan itu telah bergeser atau ditinggalkan. Kemudian. Dengan begitu. maka peran itu akan digantikan oleh sosok atau figur yang dapat menjembatani perubahan yang sedang terjadi. Justru dengan demikian. Penilaian itu dapat saja memicu lahirnya interpretasi bahwa apa yang melekat pada dirinya ketika memutuskan untuk bepergian itu dinilai sebagai 103 .

paroksi psikologis menjadi hambatan utama antara opsi menerima dan menolak. tradisional dan tertinggal. Sementara untuk menerima perubahan itu juga menimbulkan benturan psikologis dimana seseorang pelaku itu dicap sebagai orang yang kurang (tidak) menghargai kebudayaannya. Dengan begitu. Keadaan dimana sipelaku diperhadapkan pada situasi dan alternatif yang kritis seperti itu telah menciptakan adanya anggapan bahwa budaya (lokal) tidak mampu menyaingi budaya (global) yang sedang mendunia. Perubahan yang terjadi dewasa ini adalah kewajiban yang harus diterima. dan materialistis. kecenderungan yang terjadi adalah bahwa perubahan itu adalah suatu hal yang tidak mungkin dapat dibatasi apalagi dihempang. tidak tradisional dan tidak terbelakang apabila terdapat upaya sipelaku memajukan atau melakukan perubahan (innovation) dan penerapan (invention) terhadap apa yang disebut dengan budaya lokalnya itu. Sirkumstansi yang demikian itu adalah opsi yang begitu sulit untuk dapat diterima. meresap dalam diri kita. bagi sebahagian orang tidak demikilan. Kondisi lain adalah meningkatnya mobilitas sekolah antara negara dimana juga telah mempengaruhi pengakuan terhadap budaya lokalnya. Yaitu adanya ketakutan terhadap anggapan sebagai person yang primitif. Namun demikian. dan oleh sebab itu maka yang 104 . kepiawaian kita dalam menerjemahkan perubahan itu ke dalam diri kita sendiri. egoisme. kemudian akan memancarkan aura perubahan terhadap sikap dan prilaku kita. tradisional dan konvensional. Menolak dan menerima perubahan sosial sebagai dampak kemajuan. Opsi untuk menolak dihantui oleh resistensi dari dalam diri pribadi dan lingkungan yang secara phisikologis akan turut mempengaruhi penolakan itu. Suatu hal yang tak dapat dielak dan dipungkiri bahwa pola kehidupan manusia pada saat ini adalah bahwa manusia kini diperhadapkan pada situasi yang ambigu. apakah hal yang demikian itu juga disebut telah merubah kebudayaan? Tentu jawabnya adalah tidak. Akan tetapi. Ia kemudian mengenakan berbagai atribut yang dianggap sebagai simbolisasi budaya maju seperti kritis. bahwa budaya lokal senantiasa akan bertahan (lestari) apabila sipelaku tidak membiarkan budaya (lokal)-nya itu tidak tertindas. Justru.sesuatu yang kolot.

sepertinya melahirkan kontroversi dan paradigma yang berbeda dalam memandang budaya global itu. Anggapan itu dapat dimaknai sebagai dampak perubahan terutama dalam menghargai waktu. misalnya orang Simalungun dengan Jawa? Keutamaan dari pola seperti ini adalah adanya pemerkayaan budaya lokal itu sendiri yakni pencapaian ke arah peradaban yang lebih sempurna. Tantangan yang justru dihadapi adalah sampai seberapa jauh kita mampu memadukan perubahan dengan kebudayaan itu? Namun demikian. Sebahagian tidak 105 . Akibatnya kita akan lebih menghargai semua itu dengan waktu dan dengan adanya tuntutan tugas yang mesti dilakukan. Situasi dan kondisi dimana budaya lokal akan dipertaruhkan di tengah kancah kebudayaan global. pengaruh dan tindakan yang dipancarluaskan oleh berbagai media penyampai seperti TV dan media cetak lainnya. maksud utamanya adalah bukan dengan menolak kebudayaan global yang sedang mendunia. dan seberapa mampukah kita menerjemahkannya ke dalam kebudayaan kita. benda dan segala bentuk ragam unsur budaya. Kekuatannya justru terletak pada diri kita sendiri bahwa apa yang akan kita ambil dan maknai dari perubahan itu. Di sini dibutuhkan pemahaman dan pengertian kita untuk menerjemahkan perubahan itu sehingga tidak menimbulkan distorsi bagi kepribadian dan kebudayaan yang menggejala. Atribut-atribut budaya lokal seolah-olah terancam akibat budaya global seperti masuknya berbagai komoditas global. Apakah seorang Batak yang modern adalah orang yang tidak (lagi) menggunakan budaya Batak itu dalam kehidupannya sehari-hari? Apakah orang Batak akan dikenal sebagai orang yang tidak maju apabila atribut Habatahon masih menempel pada dirinya? Lantas bagaimana pula kebudayaan yang lahir akibat perpaduan dua unsur budaya suku yang berbeda akibat adanya kawin campur.terjadi di seputar perubahan itu adalah trend ataupun kecenderungan yang senantiasa dimaknai. Keadaan ini justru akan merubah kita yang tanpa disengaja telah melahirkan berbagai interpretasi atas diri dan prilaku kita.

mulai dari diri sendiri. kepedulian berbudaya. dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. sampai pada tatanan nasional. akan meningkatkan identitas. Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya. 106 . Hanya dengan cara demikian.menginginkan adanya perubahan dalam kelokalan budayanya dan tanpa disadari tindakan yang dilakukan telah merubah keaslian kebudayaan itu. lingkungan. semangat kebangsaan. Oleh karenanya. dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. emosional dan spiritual (suatu kemampuan dan kapasitas untuk menguasai Ilmu pengetahuan. kemandirian dan hal-hal semacam Itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan. Dengan cara seperti itu kita dapat memahami hakikat yang tersurat maupun tersirat dalam usaha mencerdaskan kehidupan bangsa secara tepat yaitu cerdas secara rasional. reaktualisasi terwujudnya budaya malu. Justru dengan begitu. yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya. khusunya budaya dan kebudayaan. diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. mengembangkan tanggungjawab. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang. Kedepan. keuletan. teknologi dan berkarakter mulia). bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat. kita dapat memaknai bahwa perubahan itu akan senantiasa terjadi dan tanpa kita sadari akan meresapi diri kita dan masuk ke dalam pola perilaku dan tindakan kita. kebudayaan akan semakin mantap. kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional. Kita harus pandai-pandai menangkap pulang. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. tetapi dilain pihak mampu merangkul dampak negatifnya. memungkinkan timbulnya paradoks. bertahan dan lestari.

Bagaimanapun juga kita harus mengakui adanya pendapat bahwa dengan hadirnya globalisasi. Ini semakin menunjukan bahwa masyarakat Indonesia lemah dalam ketahanan nasional. menuaitnya individualisme. saling hantam dan sederet budaya munafik lainnya yang semakin menyurutkan ketahanan budaya bangsa. kita menjumpai semakin menipisnya komitmen kebangsaan dan persatuan nasional yang banyak diusung adalah komitmen semu untuk sejumlah kepentingan sesaat. etos kerja rendah. pada hakikatnya sejalan dengan ketahanan nasional dalam lingkup khusus. Semua itu berujung rendahnya produktivitas. Meskipun 107 . Kita banyak melihat sepertinya masyarakat di negeri ini mulai kehilangan jatidiri bangsa. bermasyarakat. menipisnya kejujuran dan tidak saling percaya antar elit bangsa. tetapi juga berbudaya yaitu suatu kemampuan dan kapasitas untuk berjati diri dalam arti pengembangan nilai-nilai moral. hal tersebut dapat mengkristal lalu mengancam kelangsungan nilai-nilai budaya bangsa dan budaya lokal. tersendatnya komunikasi sosial dan politik. Jika tidak disikapi dengan strategi kebudayaan yang jelas dan terarah. dll. kemanusiaan yang beradab. Lalu bagaimana harus mengembalikan ketahanan budaya bangsa atau budaya bangsa yang berjatidiri? Ketahanan budaya bangsa. berbangsa dan bernegara. yaitu reog ponorogo yang kini diklaim oleh Malaysia. sebagian masyarakat kita rentan dalam hal ketahanan budaya. yaitu budaya dan kebudayaan nasional. hidup boros. setidaknya selama jangka waktu bergulirnya siklus kepemimpinan nasional lima tahunan. Ambillah contoh nyata. Bangsa ini pada gilirannya terjebak kepada sikap saling curiga.Bukan hanya cerdas semata-mata. apatisme. Sejumlah realitas krisis mengindikasikan antara lain berkembangnya budaya feodalistis. saling menyalahkan. bermartabat dalam sikap dan tindakan kepada diri sendiri. Dalam sadar. menurunya etika dan moral. sepertinya tidak bangga lagi menjadi orang Indonesia dikarenakan lunturnnya rasa cinta tanah air. berkembangnya konsumerisme dan semacamnya.

dan pada gilirannya mengokohkan ketahanan budaya bangsa. keadaan yang berbudaya dan berkepribadian hanya dapat berkembang di dalam suasana yang kondusif. yaitu terjadinya ketegangan budaya dan sosial budaya yang dapat mencuatkan anarkhlsme budaya. dan akan membahayakan Ketahanan Nasional. bahkan kepribadian bangsa yang mudah terombang ambing. bertanggungjawab.demikian. akan meningkatkan identitas. Hofstede 1980p. (House 2004. Di antaranya yang utama adalah membangun kembali kerukunan nasional. Perlu diyakini bahwa kemegahan budaya suatu bangsa akan mencerminkan tingkat kesejahteraan nasional. reaktualisasi nilai-nilai budaya guna menjamin kelangsungan masa depan bangsa. perilaku sosial. kelangsungan hidup bangsa dalam mengejar tujuan nasional. Kerangka acuan strategi pembangunan budaya dan kebudayaan bisa di stratifikasi dalam startegl utama dan pendukung. komunikatif. sehingga tahan terhadap segala macam tantangan bangsa dan meminimalisasi budaya individualltas. membangun nu-ranl kebersamaan. memungkinkan timbulnya paradoks. Keadaan budaya dan jatidiri bangsa yang timpang. 108 . dll. memiliki power distance yang tinggi baik fisik materi maupun mental kejiwaan. Esensi ketahanan adalah kondisi dinamik untuk membangun keadaan yang kondusif menyangkut seluruh budaya kolektivitas. Kita juga perlu memetakan anatomi strategi tersebut melalui penegakan budaya bangsa dengan pendekatan desentralistik guna mengeliminasi terancamnya Identitas kebudayaan lokal dan nasional. taat pada kemandirian. melalui forum-forum rekonsilisasi nasional dialog nasional dll. Tujuannya adalah membangun saling pengertian.537). Sebaliknya dinamika bangsa yang mampu menghadapi segala tantangan baik luar dan dalam negeri atau gabungan dari keduanya.

diperlukan restorasi nasional dalam pembangunan jatidiri bangsa dengan melakukan rekonstruksi etika dan moral dalam semua bidang dan sektor kehidupan. Hanya dengan cara demikian. khusunya budaya dan kebudayaan. namun secara etimologi dan keilmuan. PPH 1992-2002. keuletan. kepedulian berbudaya. lingkungan. sulit untuk mendefinisikan dan memberikan batasan terhadap budaya lokal atau kearifan lokal. kemauan menjadi masyarakat global yang berbudaya dan bermartabat. Sebagai sebuah kajian. Begitu pula dengan pembangunan sentra-sentra anotomi budaya menjadi sasaran antara yang perlu diwujudkan. mengembangkan tanggungjawab. saling berbagai dalam kebersamaan (sharing) yang mampu mewujudkan ketahanan budaya bangsa dan ketahanan nasional. bangsa ini akan mampu membangun budaya toleransi dalam semangat dan rasa senasib sepenanggungan. Pengurus Yayasan Jatidiri Bangsa) Dalam wacana kebudayaan dan sosial. mulai dari diri sendiri. mengingat ini akan terkait teks dan konteks. (Penulis adalah mantan Staf Ahli Lingkungan Sosial dan Budaya DepTrans . semangat kebangsaan. Untuk mendukung semua itu. Definisi budaya lokal yang pertama saya ambil adalah berdasarkan visualisasi kebudayaan 109 . kemandirian dan hal-hal semacam itu merupakan fitur-fitur budaya dan kebudayaan yang perlu terus ditumbuhkembangkan. Ini semuanya adalah komitmen dan tanggung jawab budaya. reaktualisasi terwujudnya budaya malu. tampaknya para pakar sudah berupaya merumuskan sebuah definisi terhadap local culture atau local wisdom ini. harus dijamin pengembangannya dan kemandiriannya secara patent. Kedepan. kemudian saya pun mempelajari dan mencoba mengaitkannya pada konteks yang ada. sampai pada tatanan nasional.Penguatan-penguatan kebudayaan lokal melalui segala usaha dan bentuk produksinya serta motif-motif hasil karya dan seni.

namun ada budaya dominan yang berkembang yaitu misalnya budaya lokal yang ada dikota atau tempat tersebut. Sedangkan kebudayaan nasional adalah akumulasi dari budaya-budaya daerah. Jacobus Ranjabar (2006:150) mengatakan bahwa dilihat dari sifat majemuk masyarakat Indonesia. Culture. kebudayaan suku bangsa adalah sama dengan budaya lokal atau budaya daerah.ditinjau dari sudut stuktur dan tingkatannya. namun counter-culture ini bertentangan dengan kebudayaan induknya. Kebudayaan nasional Dalam penjelasannya. wilayah atau daerah. tingkatannya sama dengan sub-culture yaitu merupakan bagian turunan dari culture. Contoh : budaya gotong royong 4. 3. budaya (multikultural) maupun ekonomi. namun kebudyaan ini tidaklah bertentangan dengan kebudayaan induknya. merupakan kebudyaan khusus dalam sebuah culture. Berikut adalah penjelasannya : 1. Hal ini berdasarkan sebuah skema sosial budaya yang ada di Indonesia dimana terdiri dari masyarakat yang bersifat manajemuk dalam stuktur sosial. misalnya berdasarkan golongan etnik. lebih khusus. adalah kebudayaan yang berlaku bagi seluruh masyarakat. ketiga golongan tersebut adalah sebagai berikut: Kebudayaan suku bangsa (yang lebih dikenal secara umum di Indonesia dengan nama kebudayaan daerah) 1. Sedangkan kebudayaan umum lokal adalah tergantung pada aspek ruang. 110 . maka harus diterima bahwa adanya tiga golongan kebudayaan yang masing-masing mempunyai coraknya sendiri. Superculture. Contoh: kebudayaan nasional. Contoh: budaya individualisme. Subculture. profesi. Counter-culture. Kebudayaan umum lokal 2. biasanya ini bisa dianalisis pada ruang perkotaan dimana hadir berbagai budaya lokal atau daerah yang dibawa oleh setiap pendatang. 2.Contoh : Budaya Sunda. Dilihat dari stuktur dan tingkatannya budaya lokal berada pada tingat culture.

Sedangkan di wilayah desa. Garna. waktu maupun masyarakat penganutnya. dan kebudayaan regional adalah bagian-bagian yang hakiki dalam bentukan kebudayaan nasional. dan cara-cara berperilaku. tetapi termasuk segala bentuk. Pembatasan atau perbedaan antara budaya nasional dan budaya lokal atau budaya daerah diatas menjadi sebuah penegasan untuk memilah mana yang disebut budaya nasional dan budaya lokal baik dalam konteks ruang. serta pola pikiran yang berada jauh dibelakang apa yang tampak tersebut. dimana menurutnya. Menurut Judistira (2008:141). 111 .Definisi Jakobus itu seirama dengan pandangan Koentjaraningrat (2000). Dimana menurutnya. Pandangan yang menyatakan bahwa budaya lokal adalah merupakan bagian dari sebuah skema dari tingkatan budaya (hierakis bukan berdasarkan baik dan buruk). Koentjaraningrat memandang budaya lokal terkait dengan istilah suku bangsa. dikemukakan oleh antropolog terkemuka di Indonesia yang beretnis Sunda. Kuntowijoyo memandang bahwa wilayah administratif antara desa dan kota menjadi kajian tersendiri. Dalam hal ini unsur bahasa adalah ciri khasnya. Judistira K. Dalam pengertian budaya lokal atau daerah yang ditinjau dalam faktor demografi dengan polemik di dalamnya. sangat memungkinkan untuk dilakukan pengidentifikasian. kota yang umumnya menjadi sentral dari bercampurnya berbagai kelompok masyarakat baik lokal maupun pendatang menjadi lokasi yang sulit didefinisikan. kebudayaan lokal adalah melengkapi kebudayaan regional. suku bangsa sendiri adalah suatu golongan manusia yang terikat oleh kesadaran dan identitas akan ‟kesatuan kebudayaan‟. bertindak. Dalam pengertian yang luas. Judistira (2008:113) mengatakan bahwa kebudayaan daerah bukan hanya terungkap dari bentuk dan pernyataan rasa keindahan melalui kesenian belaka.

Berbagai etnis yang terdapat diberbagai tempat tidak lagi berada dalam batas-batas fisik (physical boundaries) yang tegas karena keberadaan etnis tersebut telah bercampur dengan etnis-etnis lain yang antar mereka telah membagi wilayah secara saling bersinggungan atau bahkan berhimpitan. sense of belonging orang desa terhadap tradisi jauh lebih besar. Kemudian dari ketahanan nasional yang kuat otomatis akan memiliki kekuatan politik yang kuat. Wawasan Indonesia yang merupakan suatu kesamaan pandangan suatu bangsa mengenai diri dan lingkungannya yang menjadi dasar pemikiran seluruh warga Negara Indonesia. Pandangan ini mempengaruhi terhadap cara atau yang disebut sebagai suatu strategi nasional untuk mencapai tujuan yang dicitacitakan (tujuan nasional bangsa Indonesia). sedangkan kebudayaan daerah dan tradisional menjadi semakin kuat bila semakin jauh dari pusat kota. pengembangan. Wawasan nasional bangsa Indonesia adalah wawasan nusantara yang merupakan pedoman bagi proses pembangunan nasional menuju tujuan nasional. Dengan adanya politik yang kuat maka bangsa tersebut telah memiliki suatu pandangan yang jelas mengenai perencanaan. Irwan Abdullah memberikan pandangannya : Etnis selain merupakan konstruksi biologis juga merupakan konstruksi sosial dan budaya yang mendapatkan artinya dalam serangkaian interaksi sosial budaya. Selain itu bangsa tersebut akan diakui oleh masyarakat internasional sebagai bangsa yang kuat dan kompak. (Abdullah. (Kuntowijoyo. 6. 112 . tujuannya adalah agar dapat terbentuk ketahanan nasional yang kuat pada bangsa tersebut yang didasari kesamaan jati diri bangsa dan lingkungannya. pemeliharaan serta penggunaan potensi nasional untuk mencapai tujuan nasional.2006:42) Dalam pengkritisan definisi yang berdasarkan pada konteks demografi ini. Sekalipun inisiatif dan kreatifitas kebudayaan daerah dan tradisional jatuh ke tangan orang kota. 2006:86).Dikota-kota dan di lapisan atas masyarakat sudah ada yang kebudayaan nasional.2 Hubungan Wawasan Nusantara dengan Ketahanan Nasional Diantara kedua hal tersebut terdapat suatu keterkaitan antara satu dengan yang lain.

mengembangkan dan mencapai cita-cita bangsa indonesia sesuai dengan UUD 1945.wawasan adalah suatu cara menyikapi dengan dasar yang tertentu sebagai acuan. Nusantara berarti pulau yang mengapit.3 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Indonesia Dalam Rangka Menghadapi Era Globalisasi 6. Dimana wawasan nusantara adalah merupakan dasar atau pedoman bagi seluruh warga negara indonesia untuk mewujudkan suatu ketahanan nasional yang kuat dan tangguh guna menjaga. Nusa merupakan isitilah jawa kuno yang mempunyai arti pulau.Sedangkan ketahanan nasional merupakan kondisi yang harus diwujudkan agar proses pencapaian tujuan nasional tersebut dapat berjalan dengan sukses. Oleh karena itu. diperlukan suatu konsepsi ketahanan nasional yang sesuai dengan karakteristik bangsa Indonesia. langkah. melihat. Kata pandang tidak selamanya dihubungkan dengan panca indera penglihatan tapi dapat diperluas menjadi respon.1 Aktualisasi Perwujudan Wawasan Nusantara Wawasan nusantara berasal dari kata wawas (atau dari kata induk mawas) yang mempunyai arti pandang. Jika diperluas dapat diartikan sebagai kepulauan yang saling terikat satu sama lain. Antara mengandung makna ada sesuatu yang diapit. Jadi wawasan nusantara secara arti kata adalah cara pandang suatu bangsa berkepulaun dalam menyikapi permasalahan-permasalahan dalam kehidupannya 113 . Dalam kaitannya dengan pemuda penerus bangsa hendaknya ditanamkan sikap wawasan nusantara sejak dini sehingga kecintaan mereka terhadap bangsa dan negara lebih meyakini dan lebih dalam. kita harus dapat memiliki sikap dan perilaku yang sesuai kejuangan. 6.3. Dengan adanya wawasan nusantara. menyikapi. cinta tanah air serta rela berkorban bagi nusa dan bangsa. Jadi. Wawasan berarti suatu cara pandang/lihat. Jadi dari paparan diatas secara singkat dapat dikatakan bahwa hubungan wawasan nusantara dengan ketahanan nasional sangat berkaitan antara yang satu dengan yang lainnya. mempertahankan. Sedangkan nusantara berasal dari dua kata yaitu nusa dan antara.

dengan kondisi beraneka ragam. Definisi resminya menurut Ketetapan MPR Tahun 1993 dan 1998 tentang GBHN. Secara umum Ideologi adalah kumpulan gagasan-gagasan. landasan pemikirannya adalah bahwa menusia pada hakikatnya adalah baik dan berbudi-pekerti. yang menyangkut berbagai bidang kehidupan manusia. dan bernegara untuk mencapai tujuan nasional. ideide. Sedangkan definisi sebagai bangsa Indonesia. wawasan nusantara adalah cara pandang bangsa Indonsia tentang diri dan lingkungan sekitarnya berdasarkan ide nasionalnya yang berlandaskan pancasila dan UUD 1945 yang merupakan aspirasi bangsa Indonsia yang merdeka dan berdaulat untuk mencapai tujuan nasional. Wawasan Nusantara yang merupakan wawasan nasional yang bersumber pada Pancasila dan berdasarkan UUD 1945adalah cara pandang dan sikap bangsa Indonesia mengenai diri dan lingkungannya dengan mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa serta kesatuan wilayah dalam menyelengarakan kehidupan bermasyarakat. tanpa harus diadakannya pola-pola pengaturan yang ketat dan bersifat memaksa terhadapnya. 4. keyakinan-keyakinan yang menyeluruh dan sistematis. berbangsa. antara lain: 114 . sistem pemerintahan (harus): demokrasi Konservatisme Hal atau unsur yang terkandung di dalamnya. inti pemikiran : kebebasan individu 2. pengetahuan tentang ide-ide. science of ideas atau ajaran tentang pengertianpengertian dasar. perkembangan : berkembang sebagai respons terhadap pola kekuasaan negara yang absolut. sebagai berikut: 1. Liberalisme Beberapa pokok pemikiran yang terkandung di dalamnya. pada tumbuhnya negara otoriter yang disertai dengan pembatasan ketat melalui berbagai undang-undang dan peraturan terhadap warganegara 3. Aspek Ideologi Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasan gagasan.

b. 2. oleh karena itu perlu pola-pola pengendalian melalui peraturan yang ketat 4. 2. tidak bisa dilepaskan dari kehadiran Partai Bolshevik di Rusia. landasan pemikiran : a. otoriter Komunisme Gelombang komunisme abad kedua puluh ini. sehingga negara hanya sasaran antara. tanpa menggoncang struktur social politik dalam negara atau masyarakat yang bersangkutan. inti pemikiran : memelihara kondisi yang ada. 3. system pemerintahan (hanya): otoriter/totaliter/dictator 115 . c. baik secara tegas ataupun tidak. rencanarencana tindakan jangka pendek yang memungkinkan terwujudnya tujuan-tujuan yang berbeda-beda. mempertahankan kestabilan. analisa yang cendrung negatif terhadap situasi dan kondisi yang ada. baik berupa kestabilan yang dinamis maupun kestabilan yang statis. Gerakan-gerakan komunisme international yang tumbuh sampai sekarang boleh dikatakan merupakan perkembangan dari Partai Bolshevik yang didirikan oleh Lenin 1. 3. Oleh karena itu. d. inti pemikiran: perjuangan kelas dan penghapusan kelas-kelas dimasyarakat. penolakan situasi dan kondisi masa lampau. system pemerintahan (boleh): demokrasi. sebaiknya perubahan berlangsung tahap demi tahap. berisi resep perbaikan untuk masa depan dan. filsafatnya adalah bahwa perubahan tidak selalu berarti kemajuan.1. landasan pemikirannya adalah bahwa pada dasarnya manusia lemah dan terdapat “evil instinct and desires” dalam dirinya.

system pemerintahan (boleh): demokrasi. inti pemikiran : kolektifitas (kebersamaan) (gotong royong) b. Konsep ini dipandang mampu membawa masyarakat ke arah komunitas kelas. landasan pemikiran : kebebasan ekonomi yang bersifat perseorangan pada instansi terakhir akan mampu mengangkat kemajuan perekonomian seluruh masyarakat 116 . khususnya menyangkut kegiatan perekonomian perseorangan c. filsafatnya : pemerataan dan kesederajatan bahwa pengaturan agar setiap orang diperlakukan sama dan ada pemerataan dalm berbagai hal (pemerataan kesempatan kerja. pemerataan kesempatan berusaha. inti pemikiran : perkonomian individu b. adalah: a. otoriter Kapitalisme Kapitalisme adalah bentuk system perokonomian a. menyangkut teori negara dan teori revolusi yang dikembangkan atas dasar konsep perjuangan kelas. landasan pemikiran : bahwa masyarakat dan juga negara adalah suatu pola kehidupan bersama. dan manusia akan lebih baik serta layak kehidupannya jika ada kerja sama melalui fungsi yang dilaksakan oleh negara d. sikap terhadap masyarakat kapitalis yang bertumpu pada teori nilai tenaga kerja dari David Ricardo (1772) dan Adam Smith (1723-1790) c. Manusia tidak bisa hidup sendiri-sendiri. filsafat dialectical and historical materialism b.Marxisme Tiga hal yang merupakan komponen dasar dari Marxisme adalah : a. Sosialisme Hal-hal pokok yang terkandung dalam Sosialisme. fisafat : negara tidak boleh mencampuri kegiatan-kegiatan perekonomian.dll) c.

bahwa sumber kepemimpinan ialah kehendak yang bersatu milik rakyat.“ada tiga mcam pemerintahan: kerajaan. Hal ini pernah diungkapkan Plato. system pemerintahan (harus) : demokrasi Dalam menghadapi era globalisasi ini. filsafat : menurut Dr. aristokrasi. kata ini merupakan himpunan dari dua kata : demos yang berarti rakyat.d. inti pemikiran: kedaulatan ditangan rakyat b. Bangsa Indonesia haruslah selalu ingat mengenai apa itu ideologi dan apa yang menjadi ideologi bangsa Indonesia. seperti di Athena dan Sparta. dan kratos berarti kekuasaan. Di beberapa kota Yunani didapatkan bukti nyata yang menguatkan hal ini. d. atau rakyat memagang sendiri kendali urusannya. dengan berkata.” a. yang kemudian dilaksanakan oleh pihak pemerintah atau eksekutif. landasan pemikiran. Rakyat membuat ketetapan hukum bagi dirinya sendiri lewat dewan perwakilan. tujuan nasional akan dapat tercapai dan bangsa Indonesia dapat mempertahankan kesatuan dan persatuannya meski berada di dalam era globalisasi. Demokrasi Demokrasi artinya hukum untuk rakyat oleh rakyat. Kamil Lailah menetapkan tiga macam justifikasi ilmiah dari prinsip demokrasi. kesatuan dan persatuan haruslah tetap dipertahankan. 117 . unjustifikasi berbagai macam teori yang bersebrangan dengan prinsip demokrasi. system pemerintahan : demokrasi. Jadi artinya kekuasaan ditangan rakyat. M. yaitu ditilik dari pangkal tolak dan perimbangan yang benar. Sebenarnya pemikiran untuk melibatkan rakyat dalam kekuasaan sudah muncul sejak zaman dahulu. dalam suatu kesempatan Aristoteles menjelaskan macam-macam pemerintahan. opini umum dan pengaruhnya c. Dengan demikian. republik.

Terus berusaha ikut mewujudkan keadilan sosial Menjalankan politik damai Sahabat dengan segala bangsa Saling menghormati dan tidak mencampuri urusan dalam Internasional dengan berpedoman pada Piagam PBB Tujuan Politik Luar Negeri Indonesia yang bebas dan aktif menurut Drs. 37 tahun 1999 Pasal 1 ayat (2) tentang hubungan luar negeri yang menjelaskan bahwa Politik Luar Negeri Indonesia adalah “Kebijakan. dan keadilan sosial”. Aktif berarti “Ikut memberikan sumbangan baik dalam bentuk pemikiran maupun menyelesaikan bebagai konflik dan permasalahan dunia”.Aspek Politik Politik Luar Negeri Indonesia dilaksanakan berlandaskan pada Pancasila dan UUD 1945. Pengertian Politik Luar Negeri Indonesia terdapat dalam UU No. Hatta: 1. 2. Aktif menunjukkan adanya kewajiban pemerintah menunaikan instruksi UUD 1945 untuk ikut melaksanakan ketertiban dunia yang berdasarkan kemerdekaan. 3. perdamaian abadi. negara lain 4. dan langkah pemerintah RI yang diambil dalam melakukan hubungan dengan Negara lain. Prinsip Politik Luar Negeri Bebas Aktif Bebas berarti “Bebas menentukan sikap dan pandangan terhadap masalahmasalah Internasional dan terlepas dari kekuatan raksasa dunia”. sikap. Organisasi Internasional dan subyek hukum Internasional lainnya dalam rangka menghadapi masalah Internasional guna mencapai tujuan Nasional”. Muh. Dasar pelaksanaan Politik Luar Negeri Indonesia antara lain: 1. Mempertahankan kemerdekaan Bangsa dan menjaga keselamatan Negara 118 . Pembukaan UUD 1945 khususnya alinea II dan IV menegaskan bahwa Negara Indonesia sebagai Negara yang merdeka dan berdaulat berhak menentukan nasibnya sendiri serta berhak mengatur hubungan kerja sama dengan Negara lain.

Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan ekonomi negara. dalam rangka pengoptimalan suber daya ini tetaplah harus mementingkan kelestarian alam yang ada. 2. Politik yang dijalankan di Indonesia adalah politik bebas aktif. untuk turut serta dalam membangun perdamaian dunia. Indonesia merupakan negara yang kaya akan sumber daya alam. sebagai negara yang bisa dikatakan netral. Selain itu. Pengoptimalan dalam memanfaatkan sumber daya alam ini tentulah akan meningkatkan kehidupan ekonomi negara. Dengan cara memberikan fasilitas yang dibutuhkan oleh rakyat kecil untuk memulai usaha dengan tetap 119 . Hal ini merupakan suatu peluang yang cukup besar bagi Indonesia. Akan tetapi. yang berarti Indonesia tidak memihak blok manapun. baik blok barat maupun blok timur. Aspek Ekonomi Aktualisasi wawasan nusantara dalam aspek ekonomi : 1. Memperoleh barang-barang yang diperlukan dari luar negeri untuk memperbesar kemakmuran rakyat apabila barang tersebut belum bias doproduksi di dalam negeri 3. untuk pengoptimalan itu tentu saja dibutuhkan sumber daya manusia yang memadai. Meningkatkan kemakmuran segala bangsa sebagai pelaksanaan cita-cita yang tersimpul di dalam Pancasila sebagai dasar falsafah Negara RI. 3. haruslah melibatkan partisipasi dari seluruh rakyat Indonesia. Perkembangan ekonomi haruslah sama rata antara daerah yang satu dengan daerah yang lain meskipun di Indonesia menganut sistem otonomi daerah Sehingga terbentuk perkembangan ekonomi yang adil di Indonesia.2. Indonesia dapat membangun dan memperoleh syarat-syarat yang diperlukan untuk memperbesar kemakmuran rakyat 4. Meningkatkan perdamaian Internasional karena hanya daam keadaan damai. Sesuai dengan apa yang telah menjadi tujuan nasional Indonesia jyang tercantum dalam pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Dari berbagai definisi. Oleh karena itu. pakaian. Indonesia merupakan negara yang kaya akan budaya. merupakan bagian tak terpisahkan dari diri manusia sehingga banyak orang cenderung menganggapnya diwariskan secara genetis. Herskovits memandang kebudayaan sebagai sesuatu yang turun temurun dari satu generasi ke generasi yang lain. yang kemudian disebut sebagai superorganic. pengaruh budaya asing sangat kuat mencoba untuk memasuki kebudayaan Indonesia. dapat diperoleh pengertian mengenai kebudayaan yaitu sesuatu yang akan memengaruhi tingkat pengetahuan dan meliputi sistem ide atau gagasan yang terdapat dalam pikiran manusia. Ingat bahwa kebudayaan Indonesia adalah ciri khas Indonesia dan kebudayaan ini perlu dilestarikan. Herskovits dan Bronislaw Malinowski mengemukakan bahwa segala sesuatu yang terdapat dalam masyarakat ditentukan oleh kebudayaan yang dimiliki oleh masyarakat itu sendiri. Aspek Sosial Budaya Budaya adalah suatu cara hidup yang berkembang dan dimiliki bersama oleh sebuah kelompok orang dan diwariskan dari generasi ke generasi. bahasa. yang menjadi daya tarik bagi negara lain untuk mengunjungi Indonesia. Istilah untuk pendapat itu adalah Cultural-Determinism. sehingga dalam kehidupan sehari-hari. sebagaimana juga budaya. adat istiadat. kebudayaan itu bersifat abstrak. perkakas. termasuk sistem agama dan politik. Budaya terbentuk dari banyak unsur yang rumit. bangsa Indonesia sebaiknya selalu ingat akan kebudayaannya dan sedemikian pintar menyaring budaya yang masuk ke Indonesia.mendapatkan bimbingan dari negara dalam proses usaha tersebut. dan karya seni Bahasa. Dengan era globalisasi memungkinkan bangsa Indonesia beralih meninggalkan kebudayaan sendiri. Keberagaman budaya inilah yang membedakan Indonesia dengan negara lainnya. bangunan. 120 . sehingga tidak ada yang merasa dirugikan. Melville J. Kebudayaan sangat erat hubungannya dengan masyarakat. Dalam era globalisasi ini.

Aspek Pertahanan Keamanan Pertahanan Negara adalah segenap usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah Negara Kesatuan RI dan keselamatan segenap bangsa dari ancaman dan gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara. Hakikat pertahanan negara adalah segala upaya pertahanan bersifat semesta yang penyelenggaraannya didasarkan pada kesadaran atas hak dan kewajiban warga negara serta keyakinan pada kekuatan sendiri. Pertahanan negara dilakukan oleh pemerintah dan dipersiapkan secara dini dengan sistem pertahanan negara. Pertahanan nasional merupakan kekuatan bersama (sipil dan militer) diselenggarakan oleh suatu Negara untuk menjamin integritas wilayahnya, perlindungan dari orang dan/atau menjaga kepentingan-kepentingannya. Pertahanan nasional dikelola oleh Departemen Pertahanan. Angkatan bersenjata disebut sebagai kekuatan pertahanan dan, di beberapa negara (misalnya Jepang), Angkatan Bela Diri. Keamanan merupakan istilah yang secara sederhana dapat dimengerti sebagai suasana "bebas dari segala bentuk ancaman bahaya, kecemasan, dan ketakutan". Dalam kajian tradisional, keamanan lebih sering ditafsirkan dalam konteks ancaman fisik (militer) yang berasal dari luar. Komponen pertahanan negara: a. Komponen utama "Komponen utama" adalah Tentara Nasional Indonesia, yang siap digunakan untuk melaksanakan tugas tugas pertahanan. b. Komponen cadangan "Komponen cadangan" (Komcad) adalah "sumber daya nasional" yang telah disiapkan untuk dikerahkan melalui mobilisasi guna memperbesar dan memperkuat kekuatan dan kemampuan komponen utama. c. Komponen pendukung "Komponen pendukung" adalah "sumber daya nasional" yang dapat digunakan untuk meningkatkan kekuatan dan kemampuan komponen utama dan komponen cadangan. Komponen pendukung tidak membentuk kekuatan nyata untuk perlawanan fisik.

121

"Sumber daya nasional" terdiri dari sumber daya manusia, sumber daya alam, dan sumber daya buatan. Sumber daya nasional yang dapat dimobilisasi dan didemobilisasi terdiri dari sumber daya alam, sumber daya buatan, serta sarana dan prasarana nasional yang mencakup berbagai cadangan materiil strategis, faktor geografi dan lingkungan, sarana dan prasarana di darat, di perairan maupun di udara dengan segenap unsur perlengkapannya dengan atau tanpa modifikasi. Aspek pertahanan keamanan ini sangat erat kaitannya dengan bela negara. Rasa cinta tanah air dan rasa bela negara yang tertanam dalam diri bangsa Indonesia menumbuhkan rasa rela berkorban demi mempertahankan negara tercinta, negara Indonesia. Oleh karena itu, pembelajaran akan bela negara perlu diberikan kepada generasi penerus sedini mungkin. Serta mengenalkan sejarah bangsa kepada generasi penerus, sejarah ketika para pejuang rela mengorbankan jiwa dan raga mereka untuk mmeraih kemerdekaan dan mempertahankan negara Indonesia. Karena sesungguhnya sejarah merupakan hal yang penting yang harus selalu diingat agar tidak terjadi kesalahan serupa.

6.3.2 Aktualisasi Wawasan Kebangsaan Menghadapi Era Globalisasi Pengertian Wawasan Kebangsaan : Adapun pengertian dari wawasan kebangsaan adalah usaha meningkatkan nasionalisme dan rasa kebangsaan umat sebagai suatu bangsa berpenduduk muslim terbesar di dunia, yang bersatu dan berdaulat dalam suatu wilayah negara kesatuan Indonesia, melalui pengembangan kebudayaan dan peradaban yang sesuai dengan kepribadian nasional dan aqidah Islamiyah dalam rangka ikut berperanserta mewujudkan perdamaian yang abadi bagi dunia dan kemanusiaan. Komponen utama dari Wawasan Kebangsaan Rasa Kebangsaan : Rasa kebangsaan adalah suatu perasaan rakyat, masyarakat dan bangsa terhadap kondisi bangsa Indonesia dalam perjalanan hidupnya menuju cita-cita bangsa yaitu masyarakat adil dan makmur berdasarkan Pancasila dan UUD 1945.

122

Semangat Kebangsaan : Semangat Kebangsaan adalah perpaduan atau sinergi dari rasa kebangsaan dan paham kebangsaan. Kondisi semangat Kebangsaan atau nasionalisme suatu bangsa akan terpancar dari kualitas dan ketangguhan bangsa tersebut dalam menghadapi berbagai ancaman. Berbicara Semangat Kebangsaan, kita tidak boleh lepas dari sejarah bangsa, antara lain Peristiwa 10 Nopember 1945 di Surabaya dan Peristiwa 15 Desember 1945 di Ambarawa, dimana Semangat kebangsaan diwujudkan dalam semboyan “Merdeka atau Mati”. Kita tahu kondisi bangsa yang pluralisme atau kebhinekaan memerlukan suatu pengelolaan yang baik, sehingga tidak menjadi ancaman bagi keutuhan dan kesatuan bangsa. Dan rasa kesetiakawanan sosial akan mempertebal semangat kebangsaan suatu bangsa. Kesetiakawanan sosial, mengandung makna adanya rasa satu nasib dan sepenanggungan dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Hadirnya rasa kepedulian terhadap sesama anak bangsa bagi mereka yang mengalami kesulitan akan mewujudkan suatu rasa kebersamaan sesama bangsa. Kita sebagai Warga Negara harus dapat menumbuh kembangkan terus pengertian Wawasan Kebangsaan sebagai alat pemersatu bangsa dalam kehidupan sehari-hari di tengah-tengah rakyat, walaupun latar belakang suku, agama, ras dan adat istiadat yang berbeda. hayati dan pahami secara utuh tentang butir-butir dari Wawasan Kebangsaan yaitu; rasa kebangsaan, paham kebangsaan dan semangat kebangsaan yang merupakan jiwa bangsa Indonesia dan pendorong tercapainya cita-cita bangsa. dapat dijadikan sumber motivasi dalam mempersatukan bangsa sehingga terhindar dari diisintegrasi bangsa. Kita semua mengharapkan bahwa kebersamaan dan kesetaraan serta persatuan dan kesatuan bangsa segera terwujud, demi tercapainya cita-cita bangsa. Dan untuk menghadapi era globalisasi ini kita sebagai Warga Negara harus bersatu untuk mempertahankan apa yang sudah ada sekarang agar tidak hilang dan mengembangkan segala sesuatunya agar Indonesia dapat bertahan serta kuat menghadapi era globalisasi.

123

walaupun TNI terus menerus diuji dan dirongrong oleh berbagai kelompok kepentingan. budaya. ikatan nilai-nilai kebangsaan yang berhasil mempersatukan bangsa sudah longgar. TNI bertekad selalu konsisten memegang komitmen kebangsaan untuk menjaga keutuhan NKRI. ketiga pilar tersebut adalah : 1)Kondisi ekonomi kita yang serba sulit sebagai dampak dari krisis ekonomi yang berkepanjangan. lapangan kerja sangat kurang dan jumlah pengangguran semakin meningkat serta kesenjangan ekonomi semakin lebar. 4) Sedangkan TNI masih utuh. 2) Kondisi budaya dengan dampak dari Globalisasi yang kebablasan telah memunculkan berbagai bentuk sikap yang mengarah kepada tindakan kekerasan atau main hakim sendiri serta tindakan yang tidak berperikemanusiaan. Para elit politik lebih mempertahankan argumentasinya sendiri-sendiri dan bertahan pada kebenaran masing-masing.4 Cara Meningkatkan Wawasan Kebangsaan Guna Menghadapi Era globalisasi Dalam Rangka Ketahanan Nasional Kondisi Wawasan Kebangsaan pada diri anak bangsa sekarang ini telah pudar dan hampir pada jurang kehancuran.6. karena begitu berat beban yang diemban dan ada pihak yang memang ingin menghancurkannya. Mereka antara lain berusaha menggagalkan tekad TNI memerangi 124 . itupun kondisinya sudah agak bengkok. menyebabkan jumlah penduduk miskin semakin bertambah. ibarat sebuah meja. karena sampai saat ini TNI masih mampu melaksanakan tugas pokoknya. 3) Kesadaran politik masyarakat yang menyedihkan karena syarat dengan pemenuhan ambisi pribadi atau kelompok. yaitu menjaga keutuhan NKRI. TNI dikatakan masih utuh. politik dan TNI. tiga dari empat pilar sudah patah dan satu pilar lainnya sudah bengkok. Bangsa Indonesia yang ditopang oleh empat filar kekuatan nasional yakni ekonomi. menjaga kedaulatan NKRI dan melindungi bangsa Indonesia.

pemasyarakatan Bela Negara melalui jalur pendidikan luar sekolah dan sebagainya. Dengan demikian diharapkan melalui pembinaan yang berdaya guna dan berhasil guna. harus terus dan lebih 125 . Dalam iklim sekarang ini Wawasan kebangsaan yang cenderung memudar yang terjadi pada generasi muda dan masyarakat. untuk mengembangkan metoda berfikir koprehensif integral dan kesadaran berbangsa dan bernegara. pembinaan pendidikan kewiraan. Upaya-upaya yang telah dikembangkan tadi menumbuhkan suatu peluang yang sangat berarti bagi kemantapan bangsa Indonesia dalam berfikir ke depan. agar orang bisa memberikan kontribusi kebangsaan kepada kehidupan berbangsa dan bernegara secara bersama-sama. Komulasi karya individual dan karya kolektif yang ada pada generasi muda itu cenderung pada hakekatnya perlu dipertimbangkan dan dihargai. selaras dan seimbang agar dapat menjawab tantangan masa depan bangsa diantaranya : a. politik. serasi. Manajemen dan pengelolaan sistim pendayagunaan peningkatan wawasan kebangsaan generasi muda adalah upaya koordinasi upaya yang bertumpu pada kemampuan. Organisasi peningkatan wawasan kebangsaan generasi muda yang dibentuk harus bisa memberikan kesempatan kepada setiap warga untuk berkembang dan merealisasikan diri. sosial budaya dan pertahanan negara. yaitu makin tumbuhnya kesadaran bahwa masalah peningkatan pendidikan wawasan kebangsaan generasi muda dan nilai budaya bangsa harus dikembang tumbuhkan secara terpadu. karena karya generasi muda pada tatanan ini bukan sebagai sistim robot yang berbuat tanpa dasar pemikiran diantaranya sebagai berikut : b. ekonomi. bakat dan kodrat manusia yang harus dibangkitkan dan diaktifkan cara-cara sebagai berikut : c. Upaya Peningkatan Wawasan Kebangsaan: Dephan dan Lemhanas bekerja sama dengan Depdiknas telah melakukan berbagai upaya di bidang pendidikan baik jalur sekolah maupun non sekolah. akan melahirkan efek tangkal terhadap pengaruh ideologi. serta memaksimalkan segenap daya dan kreativitas.kelompok separatis / penghianat negara di berbagai daerah konflik.

3) Kesadaran bela negara dan cinta tanah air. persatuan dan kesatuan diawali dari lapisan atas sampai lapisan masyarakat yang paling bawah. b) Terwujudnya kesadaran bela negara dilingkungan masyarakat untuk kepentingan sistim pertahanan semesta. c) Terciptanya semangat kebangsaan dan Nasionalisme bangsa dalam menghadapi berbagai ancaman yang timbul. c) Terbinanya semangat perlawanan rakyat di lingkungan masyarakat untuk selalu rela berkorban bagi kepentingan bangsa dan negara. d) Tumbuhnya sikap cinta tanah air sehingga mencintai wilayah Nasionalnya dan selalu siap membela tanah air Indonesia dari segala bentuk ancaman. a) Terwujudnya kesadaran berbangsa dilingkungan masyarakat untuk kepentingan penyelenggaraan Sstim Prtahanan Semesta. a) Terciptanya kondisi wawasan kebangsaan Indonesia yang merupakan ikatan kebersamaan dalam mempersatukan bangsa. sehingga peningkatan wawasan kebangsaan yang dikehendaki dapat terwujud diantaranya dengan memperkokoh dan mengembangkan : 1) Kesadaran berbangsa dan bernegara. 126 . a) Terwujudnya warga negara yang rela berkorban untuk bangsa dan negara. c) Meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya semangat kebangsaan dan kecintaan kepada Ngara Kesatuan Republik Indonesia. b) Meningkatkan paham kebangsaan bagi bangsa Indonesia agar tercipta suatu pemahaman yang sama terhadap bangsa dan negara yang diproklamasikan pada tanggal 17 Agustus 1945. b) Tumbuhnya rasa kebangsaan disetiap warga negara sehingga mencintai bangsa dan negara serta wilayah Nasionalnya. sehingga pada saatnya siap mempertaruhkan jiwa dan raganya bagi kepentingan bangsa dan negara. e) Meningkatnya kesadaran masyarakat akan pentingnya ketahanan wilayah dan lingkungan tempat tinggal sebagai bagian dari ketahanan Nasional. 2) Wawasan kebangsaan.ditonjolkan didalam menumbuh kembangkan pada wawasan kebangsaan.

d. aspek ekonomi. Budaya Indonesia pada hakikatnya adalah satu kesatuan dengan corak ragam budaya yang menggambarkan kekayaan budaya bangsa. Kesadaran dari warga negara untuk membuat negara ini lebih maju. Perwujudan wawasan nusantara memperkokoh ketahanan nasioanal dalam pembangunan. seharusnya Indonesia dapat menjadi negara maju. asal usul daerah. Kesadaran dari warga negara pun mendukung untuk menjadikan negara ini lebih maju. tatap muka b. Komunikasi. diskusi. Jika kelima aspek tersebut dapat dilaksanakan dengan baik. b. perkembangan era globalisasi. Menurut metode penyampaian a. maka perwujudan wawasan nusantara dapat memperkokoh ketahanan nasional dalam menghadapi era globalisasi. atau kepercayaan. Tidak langsung. yang terdiri dari media elektronik dan media cetak 2. Langsung yang terdiri dari ceramah.Implementasi wawasan nusantara dalam kehidupan sosial budaya akan menciptakan sikap batiniah dan lahiriah yang mengakui segala bentuk perbedaan sebagai kenyataan hidup sekaligus karunia Tuhan. Untuk mempercepat tercapainya tujuan wawasan Nusantara. Keteladanan. serta kuat terhadap segala aspek. aspek sosial budaya.serta golongan berdasarkan status sosialnya. Wawasan Nusantara sebagai wawasan nasional merupakan suatu bentuk nyata dalam ketahanan nasional. Implementasi ini juga akan menciptakan kehidupan masyarakat dan bangsa yang rukun dan bersatu tanpa membedakan suku. dan aspek pertahanan keamanan. Budaya Indonesia tidak menolak nilai-nilai budaya asing asalkan tidak bertentangan dengan nilai budaya bangsa sendiri dan hasilnya dapat dinikmati. disamping implementasi dapat dilakukan dengan cara berikut: 1. berkembang. Dengan didukung kelima aspek tersebut. aspek politik. Edukasi c. yaitu aspek ideologi. 127 . agama. dapat di wujudkan dengan kelima aspek tersebut. Integrasi. dialog. Menurut sifat atau cara penyampaian a.

BAB VII PENUTUP 7. mengembangkan dan mencapai cita-cita bangsa indonesia sesuai dengan UUD 1945. Upaya untuk meningkatkan wawasan kebangsaan adalah dengan cara mengembangkan metoda berfikir koprehensif integral dan kesadaran berbangsa dan bernegara. kemudian ditawarkan untuk diikuti oleh bangsa lain yang akhirnya sampai pada suatu titik kesepakatan bersama dan menjadi pedoman bersama bagi bangsa.1 Kesimpulan Globalisasi adalah suatu proses tatananmasyarakat yang mendunia dan tidak mengenal batas wilayah. pemasyarakatan Bela Negara melalui jalur pendidikan luar sekolah dan sebagainya. serasi. mempertahankan. Dimana wawasan nusantara adalah merupakan dasar atau pedoman bagi seluruh warga negara indonesia untuk mewujudkan suatu ketahanan nasional yang kuat dan tangguh guna menjaga. selaras dan seimbang agar dapat menjawab tantangan masa depan bangsa 7. rasa kebangsaan. ada beberapa saran yang dapat diberikan guna mewujudkan upaya pembinaan masyarakat dalam menghayati dan mengamalkan nilai-nilai pancasila yang meliputi paham kebangsaan.2 Saran Berdasarkan kesimpulan di atas. dan semangat kebangsaan antara lain: 128 . Upaya-upaya yang telah dikembangkan tadi menumbuhkan suatu peluang yang sangat berarti bagi kemantapan bangsa Indonesia dalam berfikir ke depan. pembinaan pendidikan kewiraan. Globalisasi pada hakikatnya adalah suatu proses dari gagasan yang dimunculkan.bangsa di seluruh dunia.Kehadiran globalisasi tentunya membawa pengaruh bagi kehidupan suatu Negara termasuk Indonesia. yaitu makin tumbuhnya kesadaran bahwa masalah peningkatan pendidikan wawasan kebangsaan generasi muda dan nilai budaya bangsa harus dikembang tumbuhkan secara terpadu.

bangsa dan Negara bahkan selalu siap dalam usaha bela negara.a. Perlunya pengamalanPancasila secara nyata dalam kehidupan sehari-hari melalui penataran atau sertifikasi Pedoman Penghayatan dan Pengamalan Pancasila (P4). c. di seluruh lembaga pendidikan. Peran para elit pemerintah. untuk itu perlu diwujudkan dengan adanya suatu wadah atau lembaga untuk menangani masalah wawasan kebangsaan serta perlunya buku pedoman nasional yang dapat digunakan baik dalam pendidikan formal maupun nonformal. Untuk itu para tokoh tersebut harus mempunyai komitmen untuk selalu mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan golongan dengan mengeyampingkan pemikiran sempit yang menguntungkan hanya sekelompok orang. baik formal maupun non formal. agar lebih tertanam rasa cinta tanah air. elit politik dan tokoh masyarakat LSM serta media massa sangat diperlukan untuk meningkatkan Wawasan Kebangsaan. Untuk meningkatkan wawasan kebangsaan bagi segenap komponen bangsa diperlukan perhatian dan penanganan pihak-pihak terkait secara integratif . 129 . b.

com/2013/05/upaya-menjaga-ketahanannasional.kompasiana. S.com/2013/04/14/ketahanan-nasional546126.blogspot. 2003. diakses 13 juni 2013 http://ekonomi.html.wordpress.com/2011/04/pendidikan-kewarganegaraanaktualisasi.com/bisnis/2013/04/10/ketahanan-nasional-diera-globalisasi-550145. diakses 13 juni 2013 130 .blogspot. Pascasarjana UI 2011 http://islahzone.html. diakses 12 juni 2013 http://ragilmujiyanto.DAFTAR RUJUKAN http://edukasi. Prodi Kajian Ketahanan Nasional. diakses 11 juni 2013 Usman. Wan. dkk. Jakarta: Program Studi Pengkajian Ketahanan Nasional Universitas Indonesia. diakses 12 juni 2013 http://adityayume.com/2012/02/24/peran-pemuda-dalamketahanan-nasional/.html. Daya Tahan Bangsa.com/2013/05/menjaga-ketahanannasional.html.blogspot.IP Mahasiswa Kajian Pengembangan Kepemimpinan. diakses 12 juni 2013 http://merliastarina.html.kompasiana. Khikmatul Islah.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful