P. 1
Buku Kajian Ulumul Hadis PDF

Buku Kajian Ulumul Hadis PDF

2.33

|Views: 9,617|Likes:
Published by RulHas SulTra

More info:

Published by: RulHas SulTra on Nov 26, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/04/2015

pdf

text

original

Yang dimaksud dengan bayyan al-Tafsir adalah bahwa kehadiran hadis
berfungsi untuk memberikan rincian dan tafsiran terhadap ayat-ayat al-Quran
yang masih bersifat global (mujmal), memberikan penjelasan atau batasan
(taqyid) ayat-ayat Al-Quran yang bersifat mutlak, dan mengkhususkan terhadap
ayat-ayat al-Quran yang bersifat umum seperti shalat dan puasa . Oleh karena itu
Rasulullah SAW. Melalui hadisnya menafsirkan dan menjelaskan masalah-
masalah tersebut. Beberapa hadis yang berfungsi sabagai bayyan al tafsir ialah :

)يراخبلا هاور( يلصأ ينومتيأر امك اولص

Artinya:

“Sholatlah sebagai mana engkau melihat aku shalat” 9

Hadis ini menjelaskan bagai mana kita mengerjakan atau mendirikan
sholat.Sebab dalamAl -Quran tidak menjelaskan secara rinci. Salah satu ayat yang
memerintahkan shalat adalah:

8

Hadis ini terdapat dalam kitab al-Shiyam dalam imam Muslim.Shahih Muslim,jild 1 (Bairut.Dar
al-Fikri). Hal;481

9

Muhammad bin Ismail al-Kahlani,subul assalam,juz 1v,(Bandung Dahlan t.t),hal 27

Ulumul Hadis

[BAB II]

Makalah | Kedudukan dan Fungsi Sunnah dalam Islam 20

َنيِعِكاّرلا َعَم اوُعَكْراَو َةاَكّزلا اوُتَآَو َةَ

لّصلا اوُميِقَأَو

Artinya:

“Dan kerjakanlah sholat,tunaikan zakat,dan ruku’lah bersama orang-
orang yang ruku”. (QS.Al-Baqoroh(2):43)

Contoh hadis yang membatasi (taqyid) ayat-ayat Al-Quran yang bersifat
mutlak. Antara lain seperti sabda Rasulullah SAW. Yang artinya, “Rasulullaah
SAW didatangi seseorang dengan membawa seorang pencuri lalu beliau
memotong tangan pencuri tersebut dari pergelangan tangan”.

Contoh hadis yang membatasi (taqyid) ayat-ayat Al-Quran yang bersifat
mutlak. Antara lain seperti sabda Rasulullah SAW. Yang artinya, “Rasulullaah
SAW didatangi seseorang dengan membawa seorang pencuri lalu beliau
memotong tangan pencuri tersebut dari pergelangan tangan.

Hadis ini mentaqyid, QS. Surah Al Maidah yang berbunyi:

ُوّللاَو ِوّللا َنّم ًلاَكَن اَبَسَك اَمِب ءاَزَج اَمُهَ يِدْيَأ ْاوُعَطْقاَف ُةَقِراّسلاَو ُقِراّسلاَو
ٌميِكَح ٌزيِزَع

Artinya:

“Laki laki yang mencuri dan perempuan yang mencuri,potonglah
tangan keduanya (sebagai)pembalasan bagi apa yang mereka
kerjakan dan sebagian siksaan dari Allah SWT”.

Sedangkan hadis yang berfungsi untuk mentakhshih Ke umuman ayat-
ayat Al-Quran adalah sebagaimana Rasulullah SAW Bersabda :

ل

)يراخبلا هاور( ملسملا رفاكلا لو رفاكلا ملسملا ثري

Artinya:

’’Tidaklah orang muslim mewarisi dari orang kafir.Begitu juga kafir

tidak dari orang muslim. (HR.Bhukhori) 10

Hadis ini mentakhsiskan keumuman ayat:

ِرَكّذلِل ْمُكِدَ

لْوَأ يِف ُوّللا ُمُكيِصوُي

ِنْيَ يَ ثْ نُْ

لا ّظَح ُلْثِم

10

Hadis no.6764 dari kitab al- Faraidh,dalam imam Bukhari,op.cit.juaz 8. Hal .14

Ulumul Hadis

[BAB II]

Makalah | Kedudukan dan Fungsi Sunnah dalam Islam 21

Artinya:

Allah mensyariatkan bagi mu tentang(pembagian pusaka untuk)anak-
anakmu.Yaitu bagian anak laki laki sama denga sebahagian anak-
anak perempuan.(QS.al- Nisa(4);11)

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->