Pendidikan seks usia dini dapat memberikan pemahaman anak akan kondisi tubuhnya, pemahaman akan lawan jenisnya

, dan pemahaman untuk menghindarkan dari kekerasan seksual. Pendidikan seks yang dimaksud di sini adalah anak mulai mengenal akan identitas diri dan keluarga, mengenal anggota-anggota tubuh mereka, serta dapat menyebutkan ciri-ciri tubuh. Cara yang dapat digunakan mengenalkan tubuh dan ciri-ciri tubuh antara lain melalui media gambar atau poster, lagu dan permainan. Pemahaman pendidikan seks di usia dini ini diharapkan anak agar anak dapat memperoleh informasi yang tepat mengenai seks. Hal ini dikarenakan adanya media lain yang dapat mengajari anak mengenai pendidikan seks ini, yaitu media informasi. Sehingga anak dapat memperoleh informasi yang tidak tepat dari media massa terutama tayangan televisi yang kurang mendidik. Dengan mengajarkan pendidikan seks pada anak, diharapkan dapat menghindarkan anak dari risiko negatif perilaku seksual maupun perilaku menyimpang. Tidak ada cara instan untuk mengajarkan seks pada anak kecuali melakukannya setahap demi setahap sejak dini. Kita dapat mengajarkan anak mulai dari hal yang sederhana, dan menjadikannya sebagai satu kebiasaan sehari-hari. Tanamkan pengertian pada anak layaknya kita menanamkan pengertian tentang agama. Kita tahu tidak mungkin mengajarkan agama hanya dalam tempo satu hari saja dan lantas berharap anak akan mampu menjalankan ibadahannya, maka demikian juga untuk seks. Pengenalan seks pada anak dapat dimulai dari pengenalan mengenai anatomi tubuh. Kemudian meningkat pada pendidikan mengenai cara berkembangbiak makhluk hidup, yakni pada manusia dan binatang. Nah, kalau sudah tahu, orangtua dapat memberi tahu apa saja dampak-dampak yang akan diterima bila anak begini atau begitu,”Salah satu cara menyampaikan pendidikan seksual pada anak dapat dimulai dengan mengajari mereka membersihkan alat kelaminnya sendiri. Dengan cara “Mengajari anak untuk membersihkan alat genitalnya dengan benar setelah buang air kecil (BAK) maupun buang air besar (BAB), agar anak dapat mandiri dan tidak bergantung dengan orang lain. Pendidikan ini pun secara tidak langsung dapat mengajarkan anak untuk tidak sembarangan mengizinkan orang lain membersihkan alat kelaminnya. Cara menyampaikan pendidikan seksual itu pun tidak boleh terlalu vulgar, karena justru akan berdampak negatif pada anak. Di sini orangtua sebaiknya melihat faktor usia. Artinya ketika akan mengajarkan anak mengenai pendidikan seks, lihat sasaran yang dituju. Karena ketika anak sudah diajarkan mengenai seks, anak akan kristis dan ingin tahu tentang segala hal. Berikut adalah cara yang dapat dilakukan oleh orang tua untuk menyampaikan informasi mengenai pendidikan seks pada anak.

tidak akurat apalagi sampai melenceng dari subjek pertanyaan. seperti menyebutkan organ seksual dengan istilah-istilah yang lain. Ini sangat berpengaruh buruk pada anak. Tentu anda tidak ingin anak Anda tumbuh dengan persepsi yang negatif tentang seks. Sangat disarankan agar selaku orang tua kita lebih dulu melepaskan diri dari semua persepsi seks dewasa yang erotis dan mesum ketika menginformasikannya pada anak agar anak tidak menangkap pesan yang keliru.  Santai. Hindari juga kebiasaan mengatakan pada anak bahwa seks itu dosa. dan biasa-biasa saja. kotor. Kata yang sama namun di ucapkapkan dengan intonasi yang berbeda akan memberikan dampak yang juga berbeda pada si penerima pesan.Belajarlah bersikap santai. Dengan jujur.  Jangan biarkan anak terkontaminasi pesan non verbal yang keliru hanya karena orang tua tidak mampu mengikis keresahannya setiap kali membiacarakan seks. Faktanya banyak orang tua yang tidak besikap jujur ketika memberikan informasi seks pada anak. Jangan takut memberikan informasi yang jujur karena ini akan mengajari anak untuk mau juga bersikap jujur dan terbuka kepada orang tuanya. Kemarahan negatif berarti marah dan menolak pertanyaan anak melalui hardikan dan umpatan kata-kata kasar. Bersikap jujur dan terbuka. Dalam hal seks. Tidak boleh menjawab pertanyaan anak dengan asal-asalan. . karena menganggap seks merupakan topik yang berat. dan tak pantas untuk dibicarakan.Jangan membesar-besarkan masalah.  Hindari kemarahan yang negatif. karena bisa melahirkan rasa tidak percaya anak pada orang tuanya. Kualitas kata atau kalimat sangat bergantung kepada cara pengucapannya. kita tidak menyesatkan anak dengan informasi yang tidak benar. kita harus belajar untuk menghilangkan rasa risih dan takut ketika menjelaskannya pada anak. Usahakan untuk rileks dengan menjaga intonasi suara ketika menjawab pertanyaan anak. Tidak boleh bersikap heboh dan berlebih-lebihan. Semua sikap negatif semacam ini akan menanamkan persepsi negatif tentang seks pada anak yang pada akhirnya akan memicu timbulnya pemahaman keliru tentang seks. Mari ajarkan mereka mengenai pendidikan seks yang dimulai sejak usia dini. Kita harus menyampaikan informasi yang benar dan apa adanya. wajar.

o Mengenalkan waktu berkunjung (meminta izin dalam 3 waktu). Selain itu anak menjadi . secara tidak langsung mengajari anak untuk tidak sembarangan mengizinkan orang lain membersihkan alat kelaminnya. Beri penjelasan dengan bahasa yang dimengerti oleh anak. untuk menanamkan dan menghormati privasi masing-masing saat berada di dalam kamar. o Memisahkan tempat tidur mereka. membiasakan anak buang air kecil pada tempatnya (toilet). Yang penting sesuai. dengan tujuan pergaulan anak di sekolah dapat terpantau. terutama dengan saudara yang berjenis kelamin berbeda. Dengan demikian anak sudah mempunyai bekal untuk kehidupannya kelak ketika menginjak masa remaja dengan menjaga dirinya sebaik mungkin. Selanjutnya jelaskan pada anak tentang bagian tubuh yang tersembunyi. Yang tidak kalah penting adalah menciptakan hubungan yang baik dengan anak. dengan begitu anak akan mudah menerima masukan dari orangtua. o Mengajari anak untuk menjaga kebersihan alat kelamin sekaligus juga mengajari anak tentang najis. dan yang tidak ketinggalan adalah membina hubungan kerjasama dengan pihak sekolah. dengan begitu anak akan terbiasa mandiri dan tidak bergantung pada orang lain.Ada beberapa tips dalam memberikan pemahaman anak tentang seks antara lain: o Menanamkan rasa malu. Memang tidak gampang memberikan penjelasan tersebut. Selain itu. o Mendidik anak untuk menjaga pandangan matanya dari hal-hal yang mengandung unsur pornografi. o Menanamkan jiwa maskulinitas pada anak laki-laki dan jiwa feminitas pada anak perempuan. Pendidikan seks untuk anak-anak walaupun diberikan sejak dini juga harus memperhatikan faktor usia dan tingkat pemahaman anak. misalnya dengan membiasakan anak untuk ganti baju di tempat tertutup. dan tidak ada salahnya pendidikan seks untuk anak juga diadakan di sekolah. yang dianggap tabu untuk disebutkan namanya. misalnya dengan berpakaian sesuai dengan jenis kelaminnya. mengenalkan perbedaan ciri-ciri tubuh anak perempuan dan laki-laki. Pendidikan dapat diawali dengan mengenalkan identitas anak. Menjelaskan pada anak apa adanya bukan berarti jorok.

dan juga perubahan-perubahan fisik yang terjadi pada seorang remaja. dan itu hanya boleh dilakukan oleh pria dan wanita yang telah menikah. seperti rambut. dan jangan lupa penis dan vagina atau vulva.10 tahun Pada usia ini. Anda . Contoh #1: "Bayi berasal dari mana?" Anda bisa menjawab dari perut ibu. misalnya jika si kecil memiliki adik yang berlawanan jenis. Caranya adalah ayah memasukkan benih tersebut menggunakan penis dan melalui vagina dari ibu. Anda bisa memberitahu berbagai organ tubuh anak. Itu yang dinamakan hubungan seks. anak-anak Anda bisa dilindungi terhadap maraknya kasus kekerasan seksual dan pelecehan seksual terhadap anak. Contoh #2: "Bagaimana bayi keluar dari perut Ibu?" Anda bisa menjawab bayi keluar dari lubang vagina atau vulva supaya bisa keluar dari perut ibu. Usia 3 . anak biasanya mulai aktif bertanya tentang seks. kaki. Selain itu.tahu batasan dan sebab akibat dari bahaya pergaulan bebas. Beberapa tahapan umur dan cara memberikan pendidikan seks sesuai dengan tingkat usia anak anda. Contoh #3: "Mengapa bayi bisa ada di perut?" Anda bisa menjawab bahwa bayi di perut ibu karena ada benih yang diberikan oleh ayah kepada ibu. mimpi basah. Misalnya anak akan bertanya dari mana ia berasal. Balita (1-5 tahun) Pada usia ini. kepala. Anda bisa mulai menanamkan pendidikan seks. Misalnya saat memandikan si kecil. dan terangkan juga jika ada yang menyentuhnya tanpa diketahui orang tua. Lalu terangkan perbedaan alat kelamin dari lawan jenisnya. Dengan demikian. c. perut. tangan. b. Usia Menjelang Remaja Saat anak semakin berkembang. a. maka si kecil harus berteriak keras-keras dan melapor kepada orang tuanya. Tidak perlu memberi penjelasan detail karena rentang waktu atensi anak biasanya pendek. Atau pertanyaan yang umum seperti bagaimana asal-usul bayi. Jawaban-jawaban yang sederhana dan terus terang biasanya efektif. yaitu dengan mulai memperkenalkan kepada si kecil organ-organ seks miliknya secara singkat. Caranya cukup mudah. tandaskan juga bahwa alat kelamin tersebut tidak boleh dipertontonkan dengan sembarangan. Atau Anda bisa tunjukkan seorang ibu yang sedang hamil dan menunjukkan lokasi bayi di perut ibu tersebut. mulai saatnya Anda menerangkan mengenai haid.

Karena itu. atau terangkan akan adanya tumbuh bulu-bulu di sekitar alat kelaminnya. dan akan lebih menakutkan jika informasi seks didapatkan dari teman sebaya atau Internet yang informasinya bisa jadi salah. Membiasakan anak perempuan sejak kecil berbusana Muslimah menutup aurat juga penting untuk menanamkan rasa malu sekaligus mengajari anak tentang auratnya. d. yang perlu diterapkan dan diajarkan kepada anak adalah sebagai berikut: 1. bertelanjang di depan orang lain. dan sebagainya. Tidak perlu tabu membicarakan seks dalam keluarga. Jangan biasakan anak-anak. 1. Perbedaan tersebut telah diciptakan sedemikian rupa oleh Allah. Karena anak Anda perlu mendapatkan informasi yang tepat dari orang tuanya. bukan dari orang lain tentang seks. Menurut Zulia Ilmawati. pemerhati masalah anak dan remaja di antara pokok-pokok pendidikan seks yang bersifat praktis. seorang remaja akan mengalami banyak perubahan secara seksual. psikolog. Berikan penjelasan mengenai kerugian seks bebas seperti penyakit yang ditularkan dan akibat-akibat secara emosi. pendidikan seks sejak dini akan menghindari kehamilan di luar pernikahan saat anak-anak bertumbuh menjadi remaja dan saat dewasa kelak. Karena rasa ingin tahu yang besar. Adanya perbedaan ini bukan untuk saling merendahkan. Diharapkan.bisa terangkan bahwa si gadis kecil akan mengalami perubahan bentuk payudara. Usia Remaja Pada saat ini. walau masih kecil. berganti pakaian. Menanamkan jiwa maskulinitas pada anak laki-laki dan jiwa feminitas pada anak perempuan. lindungi anak-anak Anda sejak dini dengan membekali mereka pendidikan mengenai seks dengan cara yang tepat. Mengingat perbedaan tersebut. Anda perlu lebih intensif menanamkan nilai moral yang baik kepadanya. jika anak tidak dibekali pendidikan seks. laki-laki dan perempuan mempunyai perbedaan mendasar. maka anak tersebut akan mencari jawaban dari orang lain. Rasa malu harus ditanamkan kepada anak sejak dini. namun semata-mata karena fungsi yang berbeda yang kelak akan diperankannya. Menanamkan rasa malu pada anak. Secara fisik maupun psikis. Islam telah memberikan . misalnya ketika keluar kamar mandi.

mampu menguasai diri. Anak mulai melakukan eksplorasi ke dunia luar. Mereka juga harus diperlakukan sesuai dengan jenis kelaminnya. Untuk itu. Mengajari anak untuk menjaga kebersihan alat kelamin selain agar bersih dan sehat sekaligus juga mengajari anak tentang najis. Jika pemisahan tempat tidur dilakukan terhadap anak dengan saudaranya yang berbeda jenis kelamin. Jika pemisahan tempat tidur tersebut terjadi antara dirinya dan orangtuanya. setidaknya anak telah dilatih untuk berani mandiri. Anak tidak hanya berpikir tentang dirinya. 5. yakni waktu ketika badan atau aurat orang dewasa banyak terbuka (Lihat: QS al-Ahzab [33]: 13). Islam tidak menghendaki wanita menyerupai laki-laki. berkata: Rasulullah saw. Memisahkan tempat tidur mereka. 4. melaknat laki-laki yang berlagak wanita dan wanita yang berlagak meniru laki-laki. dan perempuan memiliki kepribadian feminin. begitu juga sebaliknya. harus dibiasakan dari kecil anak-anak berpakaian sesuai dengan jenis kelaminnya. 3. Tiga ketentuan waktu yang tidak diperbolehkan anak-anak untuk memasuki ruangan (kamar) orang dewasa kecuali meminta izin terlebih dulu adalah: sebelum shalat subuh. mencintai kebersihan. disiplin. Mendidik menjaga kebersihan alat kelamin. Ibnu Abbas ra. Anak juga harus dibiasakan untuk buang air pada tempatnya (toilet training). (HR al-Bukhari). tengah hari.tuntunan agar masing-masing fitrah yang telah ada tetap terjaga. Pemisahan tempat tidur merupakan upaya untuk menanamkan kesadaran pada anak tentang eksistensi dirinya. dan setelah shalat isya. Aturan ini ditetapkan mengingat di antara ketiga waktu tersebut merupakan waktu aurat. dan sikap moral yang memperhatikan tentang etika sopan santun dalam melakukan hajat. Usia antara 7-10 tahun merupakan usia saat anak mengalami perkembangan yang pesat. mandiri. Mengenalkan waktu berkunjung (meminta izin dalam 3 waktu). Jika pendidikan semacam ini ditanamkan pada anak maka ia akan menjadi anak yang memiliki rasa sopan-santun dan etika yang luhur. secara langsung ia telah ditumbuhkan kesadarannya tentang eksistensi perbedaan jenis kelamin. kepribadian maskulin. . Islam menghendaki agar laki-laki memiliki 2. Anak juga dicoba untuk belajar melepaskan perilaku lekatnya (attachment behavior) dengan orangtuanya. Dengan cara ini akan terbentuk pada diri anak sikap hati-hati. tetapi juga mengenai sesuatu yang ada di luar dirinya.

Anak-anak sejak kecil harus diajari untuk menghindari perbuatan semacam ini. Biasanya mereka memilih tempat yang tersembunyi. Karena itu. Mendidik anak agar selalu menjaga pandangan mata. jangan biasakan anak diajak ke tempat-tempat yang di dalamnya terjadi percampuran laki-laki dan perempuan secara bebas. jika fitrah tersebut dibiarkan bebas lepas tanpa kendali. Karena itu. Mendidik anak agar tidak melakukan ikhtilât. Perbuatan semacam ini pada masa sekarang sudah dinggap biasa. Dinamakan khalwat jika seorang laki-laki dan wanita bukan mahram-nya berada di suatu tempat. Begitu pula dengan mata yang dibiarkan melihat gambar-gambar atau film yang mengandung unsur pornografi. khalwat pun merupakan perantara bagi terjadinya perbuatan zina.6. Namun. Ikhtilât dilarang karena interaksi semacam ini bisa menjadi mengantarkan pada perbuatan zina yang diharamkan Islam. 9. Dengan demikian dapat diketahui dengan tegas bahwa Islam mengharamkan incest. Siapa saja mahram tersebut. jauhkan anak-anak dari gambar. Dengan memahami kedudukan perempuan yang menjadi mahram. seolah tidak ada lagi batas yang ditentukan syariah guna mengatur interaksi di antara mereka. Ketentuan ini harus diberikan pada anak agar ditaati. justru hanya akan merusak kehidupan manusia itu sendiri. Sebagaimana ikhtilât. bermainlah dengan . diupayakan agar anak mampu menjaga pergaulan sehari-harinya dengan selain wanita yang bukan mahram-nya. Mengenalkan mahram-nya. Allah Swt telah menjelaskannya dalam surat an-Nisa’ (4) ayat 22-23. 8. Mereka bebas mengumbar pandangan. yang tidak bisa dilihat oleh orang lain. Inilah salah satu bagian terpenting dikenalkannya kedudukan orang-orang yang haram dinikahi dalam pendidikan seks anak. hanya berdua saja. Telah menjadi fitrah bagi setiap manusia untuk tertarik dengan lawan jenisnya. Mendidik anak agar tidak melakukan khalwat. saling berdekatan dan bersentuhan. jika bermain. film. Ikhtilât adalah bercampurbaurnya laki-laki dan perempuan bukan mahram tanpa adanya keperluan yang diboleh-kan oleh syariat Islam. Tidak semua perempuan berhak dinikahi oleh seorang laki-laki. atau bacaan yang mengandung unsur pornografi dan pornoaksi. 7. Siapa saja perempuan yang diharamkan dan yang dihalalkan telah ditentukan oleh syariat Islam. yaitu pernikahan yang dilakukan antar saudara kandung atau mahram-nya.

baru akan Ibu jelaskan. Berhias berarti usaha untuk memperindah atau mempercantik diri agar bisa berpenampilan menawan. mereka akan termakan mitos-mitos tentang seks yang tidak benar. harus diingatkan untuk tidak ber-khalwat. Jika dengan yang berlainan jenis. antara lain kewajiban untuk melakukan mandi. Hasil survey Badan Koordinasi Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen remaja di Indonesia telah melakukan hubungan seks pranikah. mereka harus diarahkan menjadi manusia yang bertanggung jawab atas hidupnya sebagai hamba Allah yang taat. 10. Mengenalkan anak tentang ihtilâm dan haid tidak hanya sekadar untuk bisa memahami anak dari pendekatan fisiologis dan psikologis semata. harus ditekankan bahwa kini mereka telah menjadi Muslim dan Muslimah dewasa yang wajib terikat pada semua ketentuan syariah. Anda mendapat pertanyaan seperti itu. apa reaksi Anda? Apakah Anda akan terkejut lalu mengalihkan topik pembicaraan? Atau Anda akan menjawab: "Nanti Sayang. saya berasal dari mana? Seks itu apa?" Jika sebagai orang tua. Jika terjadi ihtilâm dan haid. Informasi tentang seks sebaiknya didapatkan langsung dari orang tua yang memiliki perhatian khusus terhadap anak-anak mereka. Yang paling penting. tunggu kamu besar. Islam telah mengatur beberapa ketentuan yang berkaitan dengan masalah tersebut. Angka yang memprihatinkan di negeri yang cukup menjunjung tinggi nilai moral sehubungan seks. Berhias. Jika tidak mendapatkan pendidikan seks yang sepatutnya. Ihtilâm dan haid. 11. Tujuan pendidikan seks dalam kaitannya dengan etika berhias adalah agar berhias tidak untuk perbuatan maksiat." Kapan sebaiknya anak-anak mengetahui tentang seks? Kapan pendidikan seks sebaiknya mulai diberikan? Mengapa Perlu Pendidikan Seks? Anak-anak dan remaja rentan terhadap informasi yang salah mengenai seks. akan menjerumuskan seseorang pada perbuatan dosa. Mendidik etika berhias. Ihtilâm adalah tanda anak laki-laki sudah mulai memasuki usia balig. "Ibu. jika tidak diatur secara islami. Artinya. Adapun haid dialami oleh anak perempuan. Mengapa mereka bisa melakukan hubungan seks pranikah? Penyebabnya .sesama jenis.

Sebenarnya waktu terbaik memberikan pendidikan seks adalah sejak dini! Pendidikan seks dimulai bahkan sejak anak masih balita. Jika Anda menunda memberikan pendidikan seks pada saat anak Anda mulai memasuki usia remaja. . maka itu sudah terlambat. Karena di zaman di mana informasi mudah didapat dari Internet dan teman sebaya. Bagaimana Pendidikan Seks Diberikan? Bagaimana cara terbaik memberikan pendidikan seks kepada anak-anak Anda? Berikut ini beberapa tahapan umur dan cara memberikan pendidikan seks sesuai dengan tingkat usia anak Anda. Kapan pendidikan seks bisa mulai dilakukan? Kapan Pendidikan Seks Dimulai? Kapan pendidikan seks bisa mulai diberikan kepada anak? Beberapa orang tua sering menjawab pertanyaan seks dengan jawaban singkat: "Tunggu kamu besar!". maka saat anak usia remaja mereka telah mengetahui lebih banyak tentang seks dan kemungkinan besar dari sudut pandang yang salah.karena kurangnya pendidikan seks kepada anak dan remaja.

Lalu terangkan perbedaan alat kelamin dari lawan jenisnya. Contoh #3: "Mengapa bayi bisa ada di perut?" Anda bisa menjawab bahwa bayi di perut ibu karena ada benih yang diberikan oleh ayah kepada ibu. Itu yang dinamakan hubungan seks. tandaskan juga bahwa alat kelamin tersebut tidak boleh dipertontonkan dengan sembarangan.  Usia 3-10 tahun Pada usia ini. Balita (1-5 tahun) Pada usia ini. Caranya cukup mudah. Jawaban-jawaban yang sederhana dan terus terang biasanya efektif. Atau pertanyaan yang umum seperti bagaimana asal-usul bayi. kaki. Caranya adalah ayah memasukkan benih tersebut menggunakan penis dan melalui vagina dari ibu. Contoh #1: "Bayi berasal dari mana?" Anda bisa menjawab dari perut ibu. misalnya jika si kecil memiliki adik yang berlawanan jenis. dan jangan lupa penis dan vagina atau vulva. Contoh #2: "Bagaimana bayi keluar dari perut Ibu?" Anda bisa menjawab bayi keluar dari lubang vagina atau vulva supaya bisa keluar dari perut ibu. . Anda bisa memberitahu berbagai organ tubuh anak. Tidak perlu memberi penjelasan detail karena rentang waktu atensi anak biasanya pendek. yaitu dengan mulai memperkenalkan kepada si kecil organ-organ seks miliknya secara singkat. Atau Anda bisa tunjukkan seorang ibu yang sedang hamil dan menunjukkan lokasi bayi di perut ibu tersebut. perut. seperti rambut. Selain itu. Dengan demikian. Anda bisa mulai menanamkan pendidikan seks. Misalnya anak akan bertanya dari mana ia berasal. Misalnya saat memandikan si kecil. maka si kecil harus berteriak keras-keras dan melapor kepada orang tuanya. dan terangkan juga jika ada yang menyentuhnya tanpa diketahui orang tua. anak-anak Anda bisa dilindungi terhadap maraknya kasus kekerasan seksual dan pelecehan seksualterhadap anak. kepala. dan itu hanya boleh dilakukan oleh pria dan wanita yang telah menikah. anak biasanya mulai aktif bertanya tentang seks. tangan.

dan kebetulan anak perempuan yang disukainya adalah putri sahabat saya. Karena rasa ingin tahu yang besar. Mungkin karena gemuk. dan akan lebih menakutkan jika informasi seks didapatkan dari teman sebaya atau Internet yang informasinya bisa jadi salah. Ia mulai tertarik pada lawan jenisnya. Menurut penelitian. Berikan penjelasan mengenai kerugian seks bebas seperti penyakit yang ditularkan dan akibat-akibat secara emosi. Usia Menjelang Remaja Saat anak semakin berkembang. atau terangkan akan adanya tumbuh bulu-bulu di sekitar alat kelaminnya. bukan dari orang lain tentang seks. Perlunya Pendidikan Seks Pada Anak Sejak Usia Dini ”Anak laki-laki saya berusia 13 tahun. salah satu orangtua murid lainnya mempertanyakan pertumbuhan alat genital anaknya yang terlihat kurang normal. Karena anak Anda perlu mendapatkan informasi yang tepat dari orang tuanya. Anda perlu lebih intensif menanamkan nilai moral yang baik kepadanya. Dalam acara yang sama. Karena itu. Tidak perlu tabu membicarakan seks dalam keluarga. salah satu orangtua murid dalam bincang-bincang tentang pendidikan seks pada usia dini yang dilangsungkan di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 02 Menteng. mimpi basah. tingginya 165 sentimeter dan beratnya 85 kilogram. ”Anak saya usia 11 tahun. Bagaimana saya harus menghadapinya?” tanya Ny. maka anak tersebut akan mencari jawaban dari orang lain. Saya mengerti bahwa ketertarikan itu wajar tapi tetap saja saya merasa tidak yakin apa yang harus saya lakukan menghadapi fase ini. mulai saatnya Anda menerangkan mengenai haid. Jakarta Pusat. lindungi anak-anak Anda sejak dini dengan membekali mereka pendidikan mengenai seks dengan cara yang tepat. seorang remaja akan mengalami banyak perubahan secara seksual.  Usia Remaja Pada saat ini. penisnya kok . Sabtu (27/8) siang. pendidikan seks sejak dini akan menghindari kehamilan di luar pernikahan saat anak-anak bertumbuh menjadi remaja dan saat dewasa kelak. Dewi. Anda bisa terangkan bahwa si gadis kecil akan mengalami perubahan bentuk payudara. dan juga perubahan-perubahan fisik yang terjadi pada seorang remaja. jika anak tidak dibekali pendidikan seks.

mampu menerima keunikan dirinya sekaligus tahu bagaimana menjaga dirinya sendiri. Selain masih dianggap sebagai hal yang tabu dibicarakan. Jangan berpikir bahwa anak Anda kelak akan memahamiseks dengan sendirinya atau bahwa anak Anda tidak perlu tahu seks karena ia rajin beribadah. beliau berkata. Kapan usia yang cocok mengajarkan anak pendidikan seks? Alhamdulillah. pengenalan aspek seksual sejak dini sebenarnya diperlukan.kayaknya kurang normal. Sebenarnya pada usia sekian berapa ukuran penisyang normal?” tanya ibu itu. yang tanpa sengaja melakukan hubungan seksual dengan teman sekelasnya karena mencontoh adegan film porno. Karena itu. Sebagaimana disebutkan dalam hadits dari Abdullah bin Umar. . banyak orangtua juga tidak memberikan pendidikan seks pada anak-anak sejak usia dini karena tidak mengerti apa yang harus disampaikan. ُ ُّ‫كه‬ ُٔ ُ ُّ‫كه‬ ُ ْ‫لػ‬ ْ‫لػ‬ ْ‫لػ‬ ْ ‫ي‬ ْ ‫ي‬ ْ ‫ي‬ ٌ ُٕ‫سئ‬ َّ ‫ٔان‬ ٌ ُٕ‫سئ‬ ٌ ُٕ‫سئ‬ ٍَ ُ ‫ج‬ ُ ‫ش‬ َ ‫م‬ َ ٍَ َ ‫و‬ َ ٍَ ْ‫ك‬ َ ‫ى‬ ْ‫ك‬ ِ ِ‫اع فًِ أَْْه‬ ِ ِ‫ػٍَّخ‬ ِ ‫س‬ ُ ‫يب‬ ِ ِ‫ػٍَّخ‬ ِ ‫س‬ َ ُْٔ َ ّ َ ،ّ َ ‫اع‬ َ ‫اع‬ َ ٕ َٔ َ ‫إل‬ َ ‫ى‬ ِ ‫ا‬:ّ ٍ ‫س‬ ٍ ‫س‬ ٍ ‫س‬ ْ ٔ َ ‫ج‬ ْ َ‫ػٍَتٌ فًِ ب‬ ) 9381 ‫ سقى‬،‫ ٔيسهى‬358 ‫ سقى‬،‫جَٓب (سٔاِ انبخبسي‬ َ ُ‫ًشْ أَة‬ َ ِ ٍ ِ ‫سا‬ ِ ِ‫ػٍَّخ‬ ِ ‫س‬ َ ،ّ ِ ْٔ‫ص‬ َ ‫ان‬ "Semua kalian adalah pemimpin dan kalian akan ditanya tentang orang-orang yang kalian pimpin. Pertama: Wahai saudara penanya. Dengan demikian. Boyke mencontohkan. anak akan lebih percaya diri.” katanya. Boyke Dian Nugraha. seksolog yang menjadi pembicara dalam diskusi tersebut mengatakan. Pengenalan aspek seksual juga membuat si anak menjadi lebih percaya diri jika dewasa kelak karena ia lebih mengenal dan bisa menerima keunikan dirinya. dan akan ditanya tentang kepemimpinannya. Dr. ”Anak itu sendiri juga tidak mengerti apa yang dilakukannya. baru-baru saja ia diminta melakukan operasi untuk mengembalikan keutuhan selaput dara seorang anak kelas IV SD asal Indramayu. "Aku mendengar Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam bersabda. Kepala negara adalah pemimpin. Pertanyaan-pertayaan yang terlontar dari para orangtua murid itu menggambarkan salah satu alasan mengapa pendidikan seks bagi anak seringkali terlewatkan oleh orangtua. hendakan kita mengetahui bahwa anak adalah tanggungjawab orang tua. pendidikan tentang seks sebenarnya perlu diberikan orang tua pada anak sejak usia dini agar anak bisa lebih memahami keunikan dirinya. Dr.

dan meminta izin (masuk ke ruangan orang tua). Dalil-dalil yang menunjukkan hal tersebut telah disebutkan dengan jelas dalam wahyu yang suci. . atau ketika usia tamyiz atau pada fase sebelum baligh. hendaklah budak-budak (lelaki dan wanita) yang kamu miliki. budaya ini cukup mempengaruhi muslimin. khususnya mereka yang terpedaya dengan wawasan dan budaya barat. Di antaranya. meminta izin kepada kamu tiga kali (dalam satu hari) Yaitu: sebelum sembahyang subuh. Seorang ibu pemimpin di rumah suaminya.Firman Allah Ta'ala. dan orang-orang yang belum balig di antara kamu. Muslim. ْ ‫ة‬ ْ ‫غٕا‬ ُُ ْ‫ي‬ ُ َُ‫ًب‬ ْ ‫ك‬ َُ ْ‫ر‬ ُ ُ ‫به‬ َ َ‫ى ث‬ ْ‫ي‬ َ َ ‫يه‬ ْ ٌَ ‫ى‬ ْ َ‫ج أ‬ ْ ٍَِ‫يُُٕا ن‬ ‫ش‬ ُ ‫ان‬ ٍ ‫يشَّا‬ َ ‫ْم‬ ْ‫ك‬ ْ َ‫زٌٍَ ن‬ ْ‫ك‬ ِ ‫صال‬ ِ ‫ث‬ ِ ‫ى‬ ِ َّ‫ٔان‬ ِ َّ‫ى ان‬ ُ‫ك‬ ِ ْ‫سخَأ‬ ِ َّ‫ٌَب أٌََُّٓب ان‬ َ ‫ى‬ ِ ‫ٍ قَب‬ َ ‫الد‬ َ ُ ‫حه‬ ٌَ َ ٌٍَ‫ز‬ َ ‫زٌٍَ آ‬ ِ ْ‫انفَج‬ ْ ‫ة‬ ُ َ‫ء ث‬ ٍُ ُ َ‫ث ن‬ ُ َ‫َضؼٌَُٕ ثٍَِبب‬ ْ‫ي‬ َّ ْ‫ذ‬ ْ َ‫ٌ ب‬ ْ َ ‫ػه‬ ْ َ ‫ػه‬ ْ َ‫ٍ ب‬ ٌ ‫جَُب‬ ُ ‫ى‬ ٌَُٕ‫ٍُ َََّٕاف‬ َ‫ؼ‬ َ ‫ٔال‬ َ ‫ْس‬ ٍ ‫سا‬ ْٓ ْ‫ك‬ َ ٍَ‫ى ن‬ ْ‫ك‬ َ َْٕ‫الد ػ‬ َ ‫ذ‬ َ ٓ ْ‫ك‬ َ ‫حٍٍَ ح‬ ِ ‫ؼشَب‬ ِ ‫ان‬ ِ ‫صال‬ ِ‫ؼ‬ ِٔ ِ ‫ٍش‬ ِ ‫ى‬ ِ ٔ َ ‫ى‬ َ ‫ة‬ َ ٍِ ِ َّ‫يٍَ انظ‬ َّ ٔ َّ ٍٍَُِّ‫ك ٌُب‬ ُ َ‫َّللاُ ن‬ ُ‫ض‬ ٍُ َ‫ك‬ َ ‫ْض‬ ْ َ‫ى ب‬ ْ َ ‫ػه‬ )53 :‫ى ) (سٕسة انُٕس‬ ُ ‫ؼ‬ َ ُ‫َّللا‬ َ ِ ‫زن‬ َ ‫ى‬ َ َ ‫ى‬ ْ‫ك‬ ْ‫ك‬ ٌ ٍ‫ك‬ ٌ ٍِ‫ػه‬ ِ‫ح‬ ِ ‫ى اٌََب‬ ُ‫ك‬ َ ‫ث‬ ٍ ‫ػهَى بَؼ‬ "Hai orang-orang yang beriman. no. Tidak diragukan lagi bahwa mengajarkan permasalahan-permasalahan seksual atau hal-hal terkait dengannya terhadapa anak sejak dini memiliki dampak negative yang banyak. 853. ketika kamu menanggalkan pakaian (luar)mu di tengah hari dan sesudah sembahyang Isya'. laki-laki maupun perempuan. hendaknya dimulai sejak kecil. 1829) Di antara bentuk tanggung jawab yang dipikul orang tua terhadap anak-anak mereka adalah mencegah mereka dari segala sesuatu yang dapat merusak mereka atau memberi pengaruh negative terhadap mereka. bahkan seminar dan konferensi. pandangan. tentang adab-adab Islam yang berkaitan dengan menutup aurat. Kedua: Sebagaimana diketahui bahwa pengajaran pendidikan seksual di kalangan barat telah berlebih-lebihan dan menjadi pusat perhatian sehingga dijadikan salah satu materi pelajaran di sekolah atau acara televisi.seorang bapak pemimpin dalam keluarganya. (Itulah) tiga 'aurat bagi kamu. 1. Ketiga: Hendaknya diketahui bahwa mengajarkan anak-anak. Ironisnya. Bukhari. dan dia akan ditanya tentang yang dipimpinnya." (HR.

seperti budak dan anak-anak yang belum baligh. seperti orang-orang yang sebelum mereka meminta izin. "Allah Ta'ala memerintahkan orang-orang beriman agar para pelayan mereka. Maka hendaklah mereka meminta izin. Atau amalan semisal itu. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat bagi kamu. (Tafsir Ibnu Katsir. dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana. karena pada saat itu biasanya orang-orang melepaskan bajunya di tengah keluarganya. dari bapaknya. Maka para pelayan dan anak-anak diperintahakn agar mereka tidak menerobos masuk rumah pada waktu-waktu tersebut. serta pisahkan mereka di tempat . dan Allah Maha mengetahui lagi Maha Bijaksana." (QS. Pertama sebelum shalat Fajar. AnNur: 59) 2. dan pukullah jika mereka telah berusia sepuluh tahun. karena dikhawatirkan akan memandang sesuatu yang tidak baik pada seseorang di tengah keluarganya. maka izin hendaknya dilakukan pada setiap waktu. 6/82) Adapun jika sang anak mencapai usia baligh. dari kakeknya. An-Nur: 58) Ibnu Katsir rahimahullah berkata. Demikianlah Allah menjelaskan ayat-ayat-Nya. sebagaimana firman Allah Ta'ala. Kedua. karena itu adalah waktu tidur. Setelah shalat Isya. ْ ًِ‫ى ف‬ ْ ‫ػ‬ ُ‫د‬ ْ َ‫ٔفَشِّ قُٕا ب‬ ْ َ‫ى أ‬ ْ َ ‫ػه‬ ْ َ‫ى أ‬ َّ ‫ى بِبن‬ َ ‫ء‬ َ ‫ى‬ َ َ‫يشُٔا أَْٔ ال‬ ُ ‫بَُب‬ ُ ‫بَُب‬ َ ً ْ ٍَُُٓ ْ ُْٔ ْ ُُْٕ‫شب‬ َ ‫ء‬ ْ ُْٔ ْ‫ك‬ ِ ‫ش‬ ِ ‫ْغ‬ ِ َ‫صال‬ ُ َ ٍٍَُِ‫س‬ َ ‫ٍَٓب‬ َ ٍٍَُِ‫س‬ َ ‫ة‬ ِ ‫ض‬ َ ‫ان‬ ِ ‫ش‬ ِ ْ‫ٔاض‬ ِ‫بجغ‬ ِ ‫سب‬ )‫ ٔصححّ األنببًَ فً " صحٍح أبً دأد‬،515 ‫ سقى‬، ‫(سٔاِ أبٕ دأد‬ "Perintahkan anak-anak kalian untuk melakukan shalat saat mereka berusia tujuh tahun. sebahagian kamu (ada keperluan) kepada sebahagian (yang lain)." (QS. maksudnya waktu qailulah (tidur siang). karena ketika itu orang-orang sedang tidur di tempat tidur mereka.tidak ada dosa atasmu dan tidak (pula) atas mereka selain dari (tiga waktu) itu. Ketika kalian melepas baju di siang hari. Ketiga. ْ َ‫غ األ‬ ْ ‫ى‬ َّ ٔ َّ ٍٍَُِّ‫زنِكَ ٌُب‬ ُ َ‫َّللاُ ن‬ ُُ ْ‫ي‬ َ‫ك‬ َ ْ‫سخَأ‬ َ ِ ‫ٔإ‬ ْ‫ي‬ َ ‫ى‬ َ ‫رَُٕا‬ َ َ‫را بَه‬ ْ َ‫ٍ ق‬ ْ ‫ًب ا‬ ْ ٍَ‫ى فَ ْه‬ ‫ى (سٕسة‬ ُ ‫ان‬ ُ ‫َفَب‬ َ ُ‫َّللا‬ َ ‫ى‬ ْ‫ك‬ ْٓ ٌ ٍ‫ك‬ ٌ ٍِ‫ػه‬ ِ‫ح‬ ِ ِ‫ى آٌَبح‬ ِ ٌٍَ‫ز‬ ِ َّ‫رٌَ ان‬ ِ ْ‫سخَأ‬ ُ‫ك‬ ِ ‫ل‬ َ ّ َ ِ ِ ‫به‬ َ‫ك‬ َ ُ ‫حه‬ )51 :‫انُٕس‬ "Dan apabila anak-anakmu telah sampai umur balig. Dari Amr bin Syuaib. dia berkata. "Rasulllah shallallahu alaihi wa sallam bersabda. mereka melayani kamu. agar minta izin (kala memasuki ruang khusus mereka) dalam tiga waktu.

dan agar mereka tidak berada di tempat-tempat tertuduh dan menjauhkan perkara-perkara haram.495 dan dishohehkan oleh Al-Alban di Shoheh Abi Dawud. "Digabungkannya antara perintah shalat dengan memisahkan tempat tidur anak-anak. bukan untuk laki-laki. 2/115) Ini merupakan petunjuk wahyu yang suci yang berkaitan dengan aurat dan rangsangan syahwat.tidur mereka. Syekh Muhammad Syamsul Haq Al-Azim Al-Abadi rahimahullah berkata. sekitar usia 3 tahun. hendaknya dia diajarkan tanda-tanda baligh dan ciri-ciri yang membedakan antara laki-laki dan perempuan." (Aunul Ma'bud." Ath-Thaybi berkata. Keduanya adalah." HR. atau tidak boleh mengenak antinganting di telinganya. Demikian pula halnya dikatakan terhadap anak wanita terkait dengan perbuatan dan sifat-sifat saudara laki-lakinya. Begitu pula hendaknya diajarkan hukum berwudhu. 'Maksudnya adalah memisahkan anak-anak kalian di tempat tidurnya jika mereka telah berusia sepuluh tahun. atau tidak boleh memakai gelang. Mencampurkan mereka pada usia dini akan menimbulkan kerusakan dan cacat pada cara pandang. meskipun mereka saudara satu sama lain. Abu Dawud. Diajarkan pula macammacam cairan yang keluar dari kemaluan kedua jenis manusia. sebagai bentuk pengajaran kepada mereka dan upaya menjaga perintah Allah. sifat dan perbuatan pada kedua jenis tersebut. dimulai pada usia sepuluh tahun. . sebagaimana pandangan kami. Ketika anak sudah menjelang usia baligh. Ada dua perkara sangat penting yang hendaknya sudah diajarkan pada anak-anak pada usia yang sangat dini. karena semua itu berlaku untuk wanita. Dan ini merupakan usia tamyiz pada umumnya anak-anak. 1Pentingnya memisahkan anak kecil laki-laki dan perempuan. Keduanya memilik kaitan erat dengan pemahaman seksual. Karena itu. mandi dengan memperhatikan redaksi yang digunakan dalam pengajaran sesuai dengan kebutuhan untuk itu. no. dan dia. sebagai antisipasi kemudian timbulnya syahwat. pendidikan bagi mereka dalam pergaulan antara sesame makhluk. penting agar dipahami oleh anak laki-laki agar dia tidak memakai pakaian saudara perempuannya. "Al-Manawi berkata dalam kitab "Fathul Qadil Syarh Jami Shagir".

Kami anjurkan untuk membaca buku 'Ya Bunayyaa. Mengajarkan dan mendidik hal ini akan menumbuhkan sifat menjaga diri. bahwa dia tidak layak terbuka di depan siapapun. seperti jika sudah menjelang pernikahan misalnya. hal ini hanya dilakukan saat dibutuhkan. laqad ashbahta rajulan' (Wahai anakku. malu dan mencegah orang-orang amoral melakukan tindakan bejat kepadanya. atau dia sudah matang. sehingga dia sudah dapat memahami masalah-masalah umum seperti hukum zina atau semisalnya yang ada kaitannya dengan jimak atau aurat. Wallahua'lam. . atau sesuatu yang umumnya terkait dengan permasalah suami isteri. Keempat: Adapun masalah wawasan seksual yang berkaitan dengan jimak. Peringatkan mereka fenomena kerusakan moral yang terjadi di kalangan orang kafir dan bandingkan dengan kebaikan Islam yang menganjurkan menutup aurat. majelis ilmu. engkau telah dewasa) karya Syekh Muhamad bin Abdullah Ad-Duwaisy. sifat malu dan menjaga kerhormatan dari sesuatu yang haram. Di dalamnya terdapat kiat-kiat mengatasi permasalah syahwa pada anak secara syariat. Hendaknya diketahui.2- Hendaknya anak-anak diajarkan keistimewaan aurat. atau materi pelajaran dengan memperhatikan ucapan dan usia yang cocok untuk menyampaikan masalah ini. Dan yang penting diperhatikan adalah bahwa hendaknya informasi terkait dengan masalah ini sampai kepada anak-anak secara bertahap sesuai fase pertumbuhan mereka. Dapat melalui kajian-kajian fiqih. bahwa apa yang dibutuhkan dalam masalah ini pada dasarnya merupakan fitrah.

seks.info/keluarga/anak/258-pendidikan-seks-anak.com/id/ref/138101 http://deskamudina.http://kumpulan.html .blogspot.co.com/2013/04/perkembangan-dalam-menerapkan.balita/001/003/491 http://www.id/article/balita/cara.pada.parenting.html http://www.mengenalkan.islamqa.