RANGKUMAN MATERI KULIAH TEORI AKUNTANSI BAB IV : TEORI AKUNTANSI DAN PERUMUSANNYA

KURNIA AJI TRITAMTAMA 02320130278 S1 AKUNTANSI

UNIVERSITAS MUSLIM INDONESIA MAKASSAR

1

Realism. 2. 3. Membuat kode sebagai simbol fenomena 2. Memberikan kerangka rujukan sebagai dasar untuk menilai prosedur dan praktik akuntansi. 2. Menjadi pegangan bagi lembaga penyusun standart akutansi dalam menyusun standartnya. berarti bahwa teori sebuah alat hitung yang akan digunakan untuk menilai sebuah pernyataan tentang suatu observasi. Most (1982) menambahkan teori itu memiliki tiga dimensi : 1. fenomena. berarti bahwa teori itu dimulai dari asumsi – asumsi di mana teori merupakan bahan rujukan untuk mengamati sebuah fenomena. Meningkatkan kualitas laporan yang dapat diperbandingkan Hendriksen (1982) mengemukakan fungsi dari adanya teori akuntansi sebagai berikut: 1. TEORI AKUNTANSI Pada awal dipraktikkan akuntansi bahkan sampai beberapa tahun kemudian tidak ada teori akuntansi. Memberikan kerangka rujukan untuk menyelesaikan masalah akuntansi dalam hal tidak adanya standart resmi.A. Mc Donald memberikan tiga elemen teori. definisi. Vernon Kam (1986) mengemukakan fungsi dari adanya teori akuntansi sebagai berikut: 1. Menerjemahkannya ke dalam fenomena yang sesungguhnya terjadi Kenneth S. 2 . Memberikan pedoman terhadap praktik dan prosedur akuntansi yang baru Teori adalah susunan konsep. Oleh karena tidak adanya teori akuntansi maka yang terjadi adalah banyaknya alternatif metode pencatatan yang berlaku dalam praktik sehingga menimbulkan kebingungan masyarakat. Meningkatkan pemahaman dan keyakinan pembaca laporan terhadap informasi yang disajikan dalam laporan. yaitu : 1. dan atau objek. 3. 4. 2. Menentukan batas dalam hal melakukan judgment dalam penyusunan lapoan keuangan. Reductionism. 5. Mengombinasikannya sesuai dengan peraturan 3. Instrumentalism. berarti bahwa teori adalah sebuah kumpulan dalil atau proposisi yang merupakan pernyataan suatu kebenaran atau ketidakbenaran tentang dunia nyata. dan dalam yang menyajikan pandangan yang sistematis fenimena dengan menunjukkan hubungan antara variabel satu dengan variable lain dengan maksud untuk melaksanakan dan meramal fenomena.

Pengetahuan lebih kuat dari ignorance. Pengetahuan dan kebenaran hanya dapat diketahui dari fenomena alam. Pre Science . Positive heuristic : bumper atau belt yang melingkungi hardcore tadi Siklus ilmu itu dapat digambarkan sebagai berikut (Kuhn 1970) 1. 4. 3 . 3. TEORI DAN PEMBUAT KEBIJAKAN AKUNTANSI Teori akuntansi berkaitan erat dengan penyusunan kebijaksanan akuntansi. 4. Asumsi penelitian ilmiah menurut model konvensional yang kita pakai selama ini adalah sebagai berikut: 1.Dari beberapa definisi teori dapat disimpulkan bahwa akuntansi memilki teori akuntansi. Alam ini teratur. 4. Differentiation : memotong – motong pengalaman dengan membedakan Conceptualization : menghubungkan unit dan struktur melalui praktik Context bound theorizing of settings : menjelaskan konteks untuk lebih tersusun dari suatu spesifik 5. 3. 5. sebagai berikut : 1. 2. Ilmu pengetahuan lahir dari pengalaman 6. 2. tidak ada ilmu yang diterima umum Perkembangan berbagai pemikiran (School of Thought) Munculnya paradigma yang dominan Muncul anomali Timbul krisis ilmu Setelah krisi ilmu maka proses akan kembali awal yakni muncul berbagai pemikiran B. Tidak ada kebenaran tanpa bukti objektif. prinsip. Semua fenomena alam memiliki penyebab dari alam itu sendiri Teori itu memiliki level atau tingkatan Sue (2003). 3. Teori bersama faktor politik dan kondisi dan sistem ekonomi akan menentukan pembuatan kebijakan akuntansi. Teori lahir dari proses penelitian dengan asumsi. Negative heuristic : inti utama penelitian yang menjelaskan asumsi dasar suatu ilmu 2. Context free grand theorizing : menjelaskan secara metanarrative aspek – aspek kehidupan sosial yang banyak. 2. Ada dua unsur ilmu (Imre Lakatos) sebagai berikut : 1. Metaphor : menggambarkan dan membumikan pengalaman. 5. teknik tertentu.

PERIODISASI TEORI AKUNTANSI Menurut Godfrey et. Metode Normatif 4. Belkaoui dan Godfrey mengemukakan dalam literatur dikenal beberapa metode berikut ini : 1. sebagai berikut : 1. Kondisi ekonomi Hal ini membuktikan bahwa kita harus mempelajari teori akuntansi untuk dapat merumuskan kebijakan akunansi yang tepat. Teori terdiri dari dua bagian. SIFAT DAN TEORI AKUNTANSI Dari penjelasan maka teori akuntansi dapat kita rumuskan sebagai berikut : “Teori Akuntansi adalah susunan konsep. Specific Scientific period (1970 – sekarang) E. Himpunan hipotesis yang penting C.al (1992). METODE PERUMUSAN (KONSTRUKSI) TEORI Dari berbagai pendapat dan praktik. definisi. Pre Theory period (1492 – 1800) 2. dalil yang menyajikan secara sistematis gambaran fenomena akuntansi yang menjelaskan hubungan antara variabel dengan variabel lainnya dalam struktur akuntansi dengan maksud dapat menjelaskan dan meramalkan fenomena yang mungkin akan muncul. Metode Deskriptif (pragmatic) 2. Metode Positive 4 . General Scientific period (1800 – 1955) 3. Faktor politik 3. Teori akuntansi 2. Asumsi – asumsi termasuk definisi variabel – variabel nya dan logika yang menghubungkan antar variabel tersebut 2. periodisasi akuntansi sebagai berikut : 1. Psychological pragmantic 3.Beberapa faktor yang mempengaruhi kebijakan akuntansi : 1. Normative period (1956 – 1970) 4.” D.

Edisi Revisi. Sofyan Syafri. Jakarta : PT. Teori Akuntansi. 2011. DAFTAR PUSTAKA Harahap.F. RajaGrafindo Persada 5 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful