P. 1
(107607412) ATENUASI ELI-CHRISENTIA.doc

(107607412) ATENUASI ELI-CHRISENTIA.doc

|Views: 62|Likes:
Published by saywiza
atenuasi
atenuasi

More info:

Published by: saywiza on Dec 10, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/14/2014

pdf

text

original

ATENUASI GELOMBANG SUARA

Akustik Kelautan

ELI NURLAELI

230210110012

CHRISENTIA RIANA M 230210110020 LUTHFI AH A!I!AH 230210110033

UNI"ERSITAS #A$%A$%ARAN FAKULTAS #ERIKANAN $AN ILMU KELAUTAN #ROGRAM STU$I ILMU KELAUTAN %ATINANGOR

2013

ATENUASI GELOMBANG SUARA Atenuasi adalah besaran pelemahan energi sinyal yang dinyatakan dalam dB dan disebabkan oleh 3 faktor utama yaitu absorpsi, hamburan (scattering) dan mikro-bending. Atenuasi menyebabkan pelemahan energi sehingga amplitudo gelombang yang sampai pada penerima menjadi lebih kecil dari pada amplitudo yang dikirimkan oleh pemancar (Abdullah, 200 !. "onstanta atenuasi dapat dimodelkan Atenuasi # a $dB%(&'( cm!) . l$cm) . f$&'() "eterangan* a # nilai parameter atenuasi suatu medium l # panjang jarak tempuh gelombang f # adalah frekuensi pusat tranduser. Atenuasi gelombang suara dapat digunakan sebagai data akustik untuk memperkirakan fraksi kekosongan gas dalam sedimen laut. Atenuasi suara dalam sedimen dapat digunakan untuk memperkirakan penampakan dari sistem profil dasar. Teori umum Biot (mencangkup kehilangan +iskositas%kekentalan didalam cairan! menghasilkan atenuasi sebanding dengan f2 pada frekuensi rendah dan f1/2 pada frekuensi tinggi, mekanisme kehilangan yang lain mungkin lebih penting pada sedimen dasar laut dari pada +iskositas tersebut.,ebagai contoh, bila gelombang suara mele-ati kelomok-kelompok partikel yang bersinggungan, partikel tersebut bergerak dan bergesekan satu sama lain,dan kehilangan itu disebabkan karena fraksi dari partikel yang saling bergesekan. .idalam mekanisme fraksi, kehilangan itu sebanding dengan pergerakan partikel dan bukan tergantung pada kekentalan (+iskositas! partikel. /nergi gelombang suara akan berkurang sepanjang perambatannya dari sumbernya (hal ini erat kaitannya dengan efek Doppler! karena gelombang suara

menyebar keluar dalam bidang yang lebar, energinya tersebar kedalam area yang luas. "etika perjalanan suara melalui medium, intensitas suara akan menurun dengan jarak (---.ndt-ed.org!. Bagaimanapun, semua bahan-bahan alami menghasilkan efek yang lebih lanjut melemahkan suara. 'al ini lebih melemahkan hasil hamburan dan penyerapan. 0elombang suara yang merambat melalui media air akan mengalami kehilangan energi yang disebabkan oleh penyebaran gelombang, penyerapan energi, dan pemantulan yang terjadi di dasar atau permukaan perairan.  'amburan (scattering) adalah refleksi dari suara di arah yang berbeda dari arah propagasi aslinya. 1enyebaran gelombang terjadi akibat ukuran berkas gelombang berubah, pola berkas gelombang tergantung pada perbandingan antara diameter sumber gelombang dan panjang gelombang medium. penghamburan terjadi karena adanya partikel-partikel padat yang melayang di dalam air laut.  1enyerapan (absorpsi! adalah yaitu kon+ersi energi akustik menjadi energi panas dan energi kimia, dan penyebaran akibat refleksi oleh partikel tersuspensi dan gelembung udara (air bubbles). /fek gabungan dari hamburan dan penyerapan disebut atenuasi. Atenuasi umumnya sebanding dengan kuadrat frekuensi suara. nilai Atenuasi sering diberikan untuk satu frekuensi, atau mungkin nilai redaman frekuensi rata-rata lebih dari banyak. 2uga, nilai riil dari koefisien atenuasi bahan tertentu sangat tergantung pada cara yang material diproduksi. 1ada frekuensi tinggi, penyerapan +iskositas mendominasi (yaitu penyerapan akibat +iskositas air itu sendiri! dan dalam air ta-ar hal ini penyebab dominan dari atenuasi oleh penyerapan dalam kisaran frekuensi tertentu. 1ada frekuensi rendah (beberapa ratus '( atau kurang!, terlihat bah-a penyebab utama atenuasi oleh penyerapan adalah sifat tidak homogennya dalam kolom air. ,ecara umum, nilai yang dapat diandalkan redaman hanya dapat diperoleh dengan mengukur atenuasi eksperimen untuk bahan tertentu yang sedang digunakan. 3ntensitas gelombang suara akan semakin berkurang dengan bertambahnya jarak dari sumber bunyi. ,uatu

gelombang menjalar sejauh d4 dalam suatu medium yang mempunyai koefisien absorbsi a maka besarnya penurunan intensitas atau atenuasi adalah *

Absorpsi dilaut lebih tinggi daripada di air ta-ar dan besaran koefisien atenuasi dilaut terbuka meningkat 20 '( 5 300 k'(. "etergantungan koefisien atenuasi pada frekuensi yang sangat komplek menunjukan bah-a pada berbagai kanal frekuensi yang berbeda terjadi proses yang berbeda-beda pula. Air bubble acoustic signal attenuation "insler et al. (67 2! mendefinisikan atenuasi sebagai 8 kehilangan energi akustik dari sumber suara9. Atenuasi gelombang suara disebabkan oleh kon+ersi energi akustik menjadi energy panas, dan hamburan energy akustik dari sumber suara. 0elembung udara (air bubble) dalam kolom air menyebabkan terjadinya atenuasi akustik yang disebabkan oleh adanya +iskositas dan hilangnya konduksi panas. 0elombang suara yang mele-ati gelembung udara (air bubble) dalam kolom air akan menghasilkan atenuasi. 1enghamburan ke segalah arah oleh gelembung udara yang terperangkan di perairan juga menghasilkan pengurangan energy akustik dari sumber suara. Banyaknya gelembung udara (air bubble) di dalam kolom air diakibatkan oleh beberapa sebab seperti, terjadi karena adanya kapal yang melintas disekitar perairan tersebut yang dapat merubah densitas dan kompresibilitas dari medium suara yang merambat, sehingga menyebabkan penurunan kecepatan suara. 0elembung udara (air bubble) merubah densitas dan kompresibilitas yang mengakibatkan pemantulan dan pembiasan energy akustik menjauh dari sumber transmisi. Akibatnya pancaran gelombang suara dapat dilemahkan dengan pemantulan, penyerapan dan hamburan karena merambat mele-ati air laut yang mengandung banyak gelembung udara ("insler et al., 67 2!. 0elembung udara (air bubble) disebabkan terutama oleh gelombang laut yang memecah (:rick, 67 3! dan ini terjadi tepat di ba-ah permukaan laut.

Akan tetapi, "nudsen (200;a! menyatakan bah-a gelombang laut yang memecah bukanlah attenuator yang utama pada sinyal akustik perikanan, melainkan gelembung yang dihasilkan oleh gerakan kapal itu sendiri yang bergerak terombang ambing (naik dan turun! di permukaan laut dalam kondisi yang cukup buruk. &asalah gelembung udara (air bubble) menyebabkan atenuasi terutama terjadi karena ketika hull-mounted transducers digunakan (.alen dan <o+ik., 67 6= >na, 6776! 0elembung-gelembung diba-ah lambung kapal melemahkan (terjadi atenuasi! sinyal yang dikirim dan diterima dengan kon+ersi energy suara menjadi energy panas (:rick, 67 3!, proses ini dikenal sebagai “thermal damping” (.alen and <o+ik 67 6!.

,ebuah sumber gelombang suara dari suatu akustik di perairan yang memancarkan gelombang akustik dengan intensitas energi tertentu akan mengalami penurunan intensitas bunyi bersamaan dengan bertambahnya jarak dari sumber gelombang akustik tersebut. 'al ini terjadi karena sumber akustik memiliki intensitas yang tetap, sedangkan luas permukaan bidang yang dilingkupi akan semakin besar dengan bertambahnya jarak dari sumber bunyi. 1enyebaran gelombang akustik dibatasi oleh permukaan laut dan dasar suatu perairan. /negi

suara akan mengalami penyebaran (di+ergensi! selama merambat dalam media tertentu sehingga intensitas energi pada jarak yang semakin jauh dari sumber gelombang suara (transducer) akan menurun. 1enurunan intensitas energi juga terjadi di daerah yang jaraknya semakin jauh dari pusat berkas. 1elemahan energi yang terjadi berbeda untuk setiap media, tergantung pada tingkat penyerapan dan hamburan energi suara. 0elombang energi yang merambat dalam suatu media tertentu dapat digambarkan sebagai berkas yang berbentuk kerucut yang terbagi menjadi dua (ona. ?aitu, ear (dead) !ield dan !ar field. 3ntensitas energi suara pada near field ber+ariasi secara tidak teratur akibat interaksi gelombang suara di dekat transducer. 'al ini mengakibatkan pendeteksian diskontinuitas yang letaknya di dekat permukaan menjadi tidak akurat. ,edangkan di dalam far field, intensitas suara berkurang secara teratur secara terus menerus akibat adanya atenuasi dan beam spread. 0elombang suara yang sedang merambat akan mengalami penyerapan ,ecara umum, penyerapan suara

energi akustik oleh medium sekitarnya.

merupakan salah satu bentuk kehilangan energi yang melibatkan proses kon+ersi energi akustik menjadi energi panas, sehingga energi gelombang suara yang merambat mengalami penurunan intensitas (atenuasi!. 0elombang dalam perambatannya akan mengalami penurunan intensitas (atenuasi! karena penyebaran dan karena penyerapan. 1enyebaran gelombang juga mengakibatkan intensitas berkurang karena pertambahan luasannya, terkait dengan bentuk muka gelombang.

Atenuasi adalah berkurangnya atau hilangnya kekuatan sinyal, secara bertahap, seiring dengan semakin jauhnya jarak yang harus ditempuh sinyal. <ebih dari itu sinya=-sinyal pada frekuensi yang lebih tinggi mengalami atenuasi yang lebih buruk dibandingkan dengan sinyal-sinyal pada frekuensi rendah. ,umber* /d @ittel.200A.schaumBs* computer net-orking, 2akarta* /rlangga .
Atenuasi gelombang*

6. 1enyebaran gelombang akibat berkas gelombang yang berubah.

2. Absorpsi gelombang akibat penyerapan energy selama menjalar di dalam medium (penurunan intensitas! dan bergantung pada jenis medium.
,umber* ppt dosen @eknik fisika 3@B http*%%dosen.tf.itb.ac.id%Camoranto%3@B%@eknik D20Eisika%EisikaD203nstrumentasi%BABD20FD200/<>&BAG0D20A":,@3" D20BAH:.ppt /nergy suara dapat tersebar menjadi lebih kecil dan partikel yang terpantul tersebar di air. Ialaupun dalam kasus idelnya, energy total tidak demikian menurun. 3ntensitas arah dari perambatan menurun secara signifikan bersamaan dengan penyerapan. 1enyebaran yang paling penting adalah gembung udarayang juga menyerap suara terutaman resonansi. 0elembung biasanya ditemukan diba-ah permukaan dan diba-a oleh gelombang laut. ,umber* &. G. Allan H. 200A. 1hysical >ceanography. :,A* 'ar+ard :ni+ersity 1ress. 1engukuran daya rambat di medium laut pada beberaoa perairan dangkal di pantai china telah dilakukan namun tidak pernah di obser+asi frekuensi optimum secara tampak. ,alah satu frekuensi optimum pada perairan china atau kemungkinan frekuensi optimum lebih rendah dari yang telah diprediksikan berdasarkan teori yang sudah ada. 1enjelasan yang paling memungkinkan adalah adanya atenuasi sedimen yang nonlinear bergantung pada frekuensinya. Jhou (67 A! and Jhou et al. (67 K! telah membuat analisis peyebaran dan pengukuran normal untuk mengutip koefisien atenuasi akustik dan kecepatan dari sedimen dasar laut dengan asumsi sedimen yang sejenis. .itemuakan atenuasi bunyi di dasar laut dengan nilai 6.;-6. kekuatan frekuensi. "emungkinan lain untuk menjelaskannya adalah atenuasi sedimen menurun dengan kedalaman.

,umber* ,pringer, 677F. >ceanology of Lhina ,eas, Molume 2. Getherland* "lu-er Academic 1ublisher.

atenuasi biasanya berupa eksponen, jika atenuasi eksponen, dari 3((! # 3o e dari permukaan, dan " adalah +ertikal dari koefisien atenuasi di laut.

5"(

dimana 3o

adalah intensitas radiasi di permukaan laut, 3 adalah intensitas di pada kedalaman ( meter

/fek dari kedalaman dan koefisien atenuasi konstan pada intensitas cahaya adalah

"oefisien atenuasi terkecil pada table 3.3 (" # 0.02 m -6! menunjukkan air laut yang jernih. ,umber* <ynne .. @alley, 0eorge <. 2066. .escriptipti+e 1hysical >ceanography* An 3ntroduction pg* A;. :,A* @GN Books and 2ournals 1+t. <td. http*%%books.google.co.id%booksO id#>k:rAAAA?AA2Ppg#1A60KPdQ#seaRattenuationPhl#enPsa#SPei#4hEi:u(p3c I"rNfplF'ALgP+ed#0L.cN;A/-AgT+#snippetPQ#+D20D3.Pf#false https*%%---.google.co.id%searchOtbm#bksPhl#enPQ#seaRattenuation absorption loss gelombang suara yang sedang berpropagasi di laut sebgaian dari energi akustiknya akan diserap. 1roses hilangnya energy ini hanya akan berpengaruh ketika gelombang berprogasi pada dasar lautan dan material yang berada di dasar laut. .engan kata lain absorpsi suara merupakan salah satu bentuk kehilangan energi yang melibatkan proses pengkon+ersian energy akustik menjadi energy panas. Akibatnya gelombang suara yang merambat akan berkurang intensitasnya. Heflection loss di permukaan laut 1ermukaan laut merupakan pemantul dan penyebar suara yang mempunyai pengaruh besar terhadap propagasi akustik ba-ah laut. 2ika permukaan laut smooth, akan menjadikan permukaan laut tersebut menjadi reflector suara yang sempurna. 3ntensitas suara yang direfleksikan pada permukaan smooth akan mendekati sama dengan yang

datang. 2ika intensitas suara yang dipancarkan sebesar 6 makan intensitas yang dapat menembus permukaan laut hanya sebesar 0.0002 dikutip dari :rick 2., ,ound 1ropagation in @he ,ea, re+ised edition 67 2, halaaman 60-2! . Ami amalia. 200K. .asar @eori Akustik Ba-ah Air. Bandung* 3@B digilib.itbac.id

.eddy "ristianto, dan Iing 'endroprasetyo A1. ,@. &./ng(2063! "T#D$ %& & T#' +'" #+T-'". $* *-$"T'+ 0.'T$ ) D' :ni+ersity 'idayat, Ahmad dkk. 'ttenuation and Distortion1 2urusan @eknik /lektro Eakultas @eknologi 3ndustri 3nstitut @eknologi ,epuluh Gopember=,urabaya Hamdhani, 'aQQu(2066! %& )'-#2 !-&*#& "$ '*#"T$* T&-2'D'% %& &T-'"$ '0.#"T$0 "#B B.TT., %-.!$+& D& )' %& &-'%' !$+T&-$ ). Bogor Agricultural :ni+ersity $*' ,'" (03%-$ #" '*#"T$*1 %' (' ) D' D& )' *&D'+',' -&T'* "',B# )' %& )#($' #*#-' Agricultural D' %'D' *. "T-#*"$ *'%'+ ,& ))# '*' /'-$'"$ !-&*#& "$ Bogor

D' D& )' /'-$'"$ *. D$"$ %&-,#*'' # 0.'T$ )1

Hi(a, &uhammad Eahrul(2062! ,$)-'"$ 2'-$' 0'-%$.) "&0'-' /&-T$*'+ D& )' Bogor Agricultural :ni+ersity ,aputra, <uthfi Hangga dkk. 2066. $dentifikasi +aut 1rogram .iponegoro

%& D&*'T'

ilai 'mplitudo "edimen Dasar

%ada %eraiaran Dangkal ,enggunakan ,ultibeam &chosounder. ,tudi @eknik 0eodesi Eakultas @eknik :ni+ersitas

,habangu, Eannie Ielcome.2007. 'coustic 'ttenuation b4 'ir Bubbles in Bad 5eather 0onditions6a comparsion of hull-and keel-mounted transducers1 .epartement of Biology Eaculty of &athematics and Gatural ,ciences :ni+ersity of Bergen=Gor-ay ?unitasari, .-i (2007! *'-'*T&-$"'"$ /'-$'"$ T&B'+ B'2' #+T-'". $* 'T& #'"$ (& $" #+T-'". $* $,,&-"$.

T&-2'D'% T-' "D#"&-

(0'$-' ) ,& ))# '*' .iponegoro :ni+ersity.

T-' "D#0&-1 :ndergraduate thesis,

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->