P. 1
Uji kemurnian dan pemurnian.docx

Uji kemurnian dan pemurnian.docx

|Views: 300|Likes:
Published by Muhammad Alfan

More info:

Published by: Muhammad Alfan on Dec 14, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/20/2014

pdf

text

original

Uji kemurnian dan pemurnian Kkt ,kkp,kristalisasi dan rekristalisasi Kepolaran fase diam mempegaruhi zat uji

Pemilihan kromatografi : - bm zat -Zat polar menggunakan metode adsorbs KLT preparative : Ketebalan fase diam 0,5 – 2 cm Jumlah fase diam mempengaruhi jumlah sampel yang digunakan. Ukuran plat 20 x 20 atau 20 x 40 cm Ponotolan dilakukan di sepanjang titik awal pengembangan Setelah terpisah,pita yang terbentuk dikerok dan senyawanya dilarutkan. Fase gerak yang dipilih tergantung dari zat yang ingin dipisahkan.mana yang lebih baik memisahkan. Ketebalan fase diam mempengaruhi difusi di dalam fase diam. KKT preparatif Kertas whatman no 3 Tebal kertas 0,31 Membutuhkan fase diam yang lebih tebal. KRISTALISASI Dapat terbentuk dari : Pendinginan Sublimasi :solven nya tersublimasi ,yang tersisa Kristal yang terlarut. Larutan lewat jenuh : endapan (sebelum jenuh ) titik lewat jenuh. PROSES : pelarutan ->Filtrasi->kristalisasi->Pengumpulan Kristal->pengeringan Solid extrac ->Pentiapan larutan jenuh (pemilihan pelarut)->Penguapan atau pendinginan(tingkat lewat jenuh,suhu,ph,pengadukan )->pembentukan inti Kristal -> pertumbuhan Kristal->pengumpulan Kristal Apabila hasilnya kurang baik maka dilakukan rekristalisasi Flexibilitas dalam pemilihan pelarut polaritas pelarut dan suhu kristalisasi Metode : Evaporasi : larutkan dibiarkan terbuka pada suhu konstan,atau Dipercepat dengan : ditutup aluminium foil yang dilubangi

produk yang dihasilkan bukan Kristal (serbuk atau endapan).Diberikan gas nitrogen di atas permukaan larutan. Proses kristalisasi lebih baik diperlambat > menghidari pembentukan inti Kristal yang berlebihan>laju pertumbuhan Kristal mempengaruhi susunan molekul dan memberikan bentuk Kristal yang berbeda.dilihat ada berapa titik leleh. Pendinginan : mengurangi suhu(menurunkan kelarutan) Dapat menggunakan water bath sehingga terkontrol. PROSES REKRISTALISASI:Kristal dilarutkan ->filtrasi (pengotor diatas saringan )-> sama seperti proses kristalisasi. KLT tunggal dengan 3 system pengembang yang berbeda .bentuk Kristal tidak sesuai dengan x-ray. Pelarut yang digunakan (lebih melarutkan pengotor daripada zat) Masalah yang mungkin timbul : Terbentuk kerak. Campuran >menggunakan senyawa baku pembanding. UJI KEMURNIAN Uji titik leleh : dalam bentuk range Untuk senyawa yg titik leleh dbawah 25 drajat Celsius di uji titik beku.proses kristalisasi lambat.i>1 isolat kemungkinan tidak murni. Kromatografi Pengembangan 2 dimensi:pelarut berbeda dapat digunakan untuk zat yang memiliki kepolaran berbeda.jika rng t. Penggunaan inti Kristal :Lebih seragam dalam bentuk Tanpa penggunaan inti Kristal:bentuk tidak teratur. Pengujian : Tunggal >uji isolate .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->