P. 1
Mekanisme Penyimpanan Memori Pada Otak Beserta Gangguannya

Mekanisme Penyimpanan Memori Pada Otak Beserta Gangguannya

|Views: 70|Likes:
Published by kevinasuwandi

More info:

Published by: kevinasuwandi on Dec 15, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2014

pdf

text

original

Mekanisme Penyimpanan Memori pada Otak beserta Gangguannya

Kevina Suwandi 102012001/A4 Fakultas Kedokteran Universitas Kristen Krida Wacana Jalan Arjuna Utara nomor 6 Jakarta 11510 Proud_of_you16@yahoo.com

Pendahuluan Pada dasarnya, semua makhluk ciptaan Tuhan memiliki otak. Dimana otak tersebut memiliki bagian yaitu bagian otak besar,otak kecil dan batang otak. Pada bagian otak besar terdapat 6 lobus yaitu lobus frontalis,lobus parietalis,lobus temporalis,lobus occipitalis,lobus insula dan lobus limbic. Otak merupakan suatu pusat dari segala aktivitas kita. Otak tersebut memiliki area-area brodmann dimana area brodmann tersebut masing-masing memiliki peran masing-masing. Pada dasarnya, otak memiliki fungsi yang banyak.salah satu fungsinya adalah menyimpan memori. Dimana penyimpanan memori tersebut adalah di hipokampus. Hipokampus tersebut merupakan salah satu system limbic pada otak. Memori tersendiri memiliki 2 jenis yaitu memori jangka pendek dan memori jangka panjang dimana pada memori jangka pendek,kemungkinan lupa adalah besar. Namun pada memori jangka panjang,kemungkinan lupa adalah kecil. Untuk mengubah memori jangka pendek menjadi jangka panjang perlu dilakukan pengulangan memori jangka pendek tersebut. Perubahan memori jangka pendek menjadi memori jangka panjang disebut konsolidasi memori.

1

Identifikasi Istilah yang Tidak Diketahui 1.lambat dan serius yang disebabkan oleh kerusakan organik jaringan otak. 2. Seorang laki-laki berusia 65 tahun mengeluh sering lupa namun ia sangat hafal berbagai peristiwa yang dialaminya semasa muda. Demensia Senilis adalah gangguan mental yang berlangsung progresif.1 Rumusan Masalah 1. Menderita demensia senilis Analisis Masalah Makroskopik Mikroskopik otak Mekanisme penyimpanan memori Gangguan Memori Klasifikasi Memori Faktor-faktor yang mempengaruhi penyimpanan memori 2 . Seorang laki-laki berusia 65 tahun sering lupa dengan hal yang baru terjadi 3.

Fungsi otak kiri adalah untuk pemikiran 3 . Otak memiliki pelindung otak yang disebut meninges (pelindung otak) . Untuk mengetahui organ yang terlibat dalam penyimpanan memori otak 5. memori dan kemampuan visual. membungkus dan melindungi pembuluh darah yang mendarahi Sistem saraf pusat dan mengandung liquor cerebrospinalis(LCS). Dimana meninges berfungsi untuk membungkus dan melindungi system saraf pusat. Otak belahan kanan mengendalikan tubuh bagian kiri dan otak belahan kiri mengendalikan tubuh bagian kanan. Kedua belahan otak tersebut dihubungkan oleh corpus collosum yang berfungsi untuk menyeimbangkan aktivitas kedua otak besar tersebut.Otak terdiri dari otak besar. Untuk mengetahui faktor-faktor yang menyebabkan gangguan penyimpanan memori 6. Untuk mengetahui mekanisme penyimpanan memori otak 2. Untuk mengetahui jenis-jenis memori otak Otak Otak merupakan organ yang telah terspesialisasi sangat kompleks. Cerebrum terdiri dari 2 belahan. analisa.glukosa. perencanaan. kesadaran.asam amino. otak kecil dan batang otak.Cerebrum membuat manusia memiliki kemampuan berpikir.Hipotesis 1. Cerebrum (otak besar) Cerebrum adalah bagian terbesar dari otak manusia yang juga disebut dengan nama Cerebral Cortex.vitamin C.Berat total otak dewasa adalah sekitar 2% dari total berat badan dan mempunyai sekitar 12 miliar neuron. logika. Untuk mengetahui tentang demensia senilis 3. Untuk mengetahui penyebab dari demensia senilis 4. yaitu otak kanan (hemisphere dextra) dan otak kiri (hemisphere sinistra). Forebrain atau Otak Depan. vitamin B dan asam folat2 1. Laki-laki berumur 65 tahun mengalami gangguan memori Sasaran Pembelajaran 1. bahasa. Lcs tersebut mengandung air.

bicara dan tulisan 5. pertimbangan moral.sulcus lateralis memisahkan antara lobus temporalis dengan lobus parietalis-frontalis.bahasa .1) 1. pemahaman bahasa dan bicara. keseimbangan.3 4 . emosi. ekspresi emosi. Insula Aktivitas gastrointestinal/organ visceral 6.sains dan matematik.logika. Lobus Temporal Pendengaran.seni dan musik 3 Otak memiliki sulci-sulci yang memisahkan cerebrum menjadi lobus-lobus. Lobus Parietal Sensasi umum dan pengecap 3.sulcus parietooccipitalis memisahkan antara parietalis dan occipitalis.intuisi. Cerebrum terbagi atas 6 lobus diantaranya adalah sebagai berikut: (lihat gambar 1. Lobus Occipital Melihat.1 Lobus-lobus otak3 Sulcus centralis memisahkan antara lobus parietalis dan frontalis. Memahami bahasa. Lobus Frontal       Kontrol motorik. elaborasi pemikiran 2. Lobus Limbik Emosi dan memori Gambar 1.kreatifitas. memori 4.analistik. Sedangkan fungsi otak kanan adalah untuk pemikiran holistic.

4 Gambar 2. Korteks asosiasi sensorik menerima dan mnegintegrasi berbagai modalitas sensorik.8. 2 dan 3 Somestetik Primer 2 Area 4 3 4 Area 8 Area 6 5 Area 5 dan 7 Fungsi Bagian ini akan menerima sensasi dari semua bagian tubuh dan disinilah menggapai kesaadaran. tekan dan proprioseptif.6. Korteks Frontalis Merupakan area motorik primer yang bertanggungjawab untuk gerakan-gerakan voluntar. 5 . Lapangan pandang Area 6 dan 8 ini bertanggungjawab untuk frontal gerakan-gerakan menyidik voluntar dan deviasi konjugat dari mata dan kepala. 1 Area Penamaan Area 1. suhu.Pada otak memiliki area brodmann (lihat gambar 2.9 dan 46. Asosiasi Somestetik Bagian ini banyak berhubungan dengan areaarea sensorik lain dari korteks sensorik. Gerakan mata voluntar mendapat input dari area 4. Sensasi umum ini mencakup antara lain: nyeri.1) dimana setiap area brodmann memiliki peran masing-masing.1 Area brodmann pada otak4 Berikut adalah peran masing-masing peran setiap area brodmann:4 No. misalnya mengindentifikasikan mata uang dalam tangan tanpa melihat. raba.

beberapa fungsi ingatan.6 Area 9. ide-ide. Bertanggung jawab atas interpretasi dari korteks auditorik primer dan bekerjasama dengan area Wernicke di dekatnya untuk pemahaman bahasa melalui pendengaran tersebut. Limbic system ini memiliki struktur seperti cincin dan mengelilingi bagian atas dari brain stem dan corpus callosum. Merupakan area-area yang berkaitan dengan kepribadian seseorang. Fungsi utamanya adalah melakukan kegiatan intelektual kompleks. berperan juga dalam refleks gerakan mata apabila sedang memandang atau mengikuti suatu objek. Berfungsi sebagai penerima suara.10. Berikut adalah komponen dari limbic system (lihat gambar 4. pikiran yang kreatif. Bertanggungjawab untuk mengenal benda melalui sentuhan. penilaian dan pandangan ke masa depan. Bertanggungjawab untuk menerima informasi penglihatan dan menyadari sensasi warna. Pada tepi dalam cerebrum terdapat system limbic dan merupakan dasar dari diencephalon. Korteks Prafrontalis dan 12 7 Area 17 Korteks Primer Visual 8 Area 18 dan 19 Korteks Visual Asosiasi 9 Area 22 Korteks Auditorik Asosiasi 10 11 12 Area 40 Korteks Parietalis Area 41 dan 42 Korteks Auditorik Primer Area 44 dan 45 Area Bicara Motorik Bertanggungjawab atas pelaksanaan motorik Broca berbicara. Bagian ini menyebabkan informasiinformasi penglihatan menjadi berarti. rasa tanggungjawab untuk melakukan tindakan dan sikap yang dapat diterima oleh masyarakat.11.1) : 6 .

Perangsangan pada berbagai area dalam hippocampus dapat menyebabkan berbagai pola perilaku (contoh : kepuasan. Hampir setiap pengalaman sensorik menyebabkan aktivitas setidaknya di beberapa bagian hippocampus dan kemudian hippocampus menyebarkan sinyal-sinyal keluar menuju thalamus anterior. hipothalamus dan system limbik terutama fornix (jaras penghubung utama). Parahippocampal gyrus Te r d a p a t d i t e m p o r a l l o b u s b a g i a n bawah c.atau dorongan sex berlebih).1 Sistem limbic 4 1. Jika hippocampus memberikan sinyal bahwa masukkan neuron tertentu bersifat penting. Cingulate gyrus Terdapat diatas corpus callosum b. Hippocampus ini juga yang menyebabkan 7 .Gambar 4. septum dan korpusmamilaria. Lobus limbic terdiri dari beberapa bagian : a. kemungkinan besar informasi tersebut akan disimpan menjadi ingatan. Hippocampus mempunyai banyak hubungan tetapi kebanyakkan tidak langsung dengan sebagian kortex cerebri seperti halnya dengan struktur basalis sistem limbik amigdala. hipothalamus. ketidakpedulian. Hippocampus Merupakan bagian parahippocampal gyrus yangmemanjang ke bagian lateral ventricle. rasa marah. Lobus limbic Terletak di tepi cerebral cortex pada permukaan medialsetiap hemisphere.

Medial forebrain bundle dan mammillothalamic Limbic system ini berperan dalam aktivitas emosional dan aktivitas perilakutak sadar dan disebut juga “emotional brain” Cerebrum terdiri dari 6 lapisan yaitu : 1. Lapisan ganglioner 6. Stria terminalis. Stria medullaris.menyaring respons keadaan emosional. sel horizontal dan sel martinotti. sel granuler. Lapisan sel-sel pyramid 4. Olfactory bulbs 8. Dentate gyrus Terletak antara hippocampus dan parahippocampalgyrus 3. Lapisan sel multiform atau polimorf Semua lapisan ini berisi neuroglia. Fornix. Septai nuclei Terletak dibawah corpus callosum dan cerebral gyrus 5. Anterior nucleus dan medial nucleus Merupakan dua buah nucleidari thalamus yang berperan dalam limbic circuits 7. 4. dan banyak neurotransimitter opioid. Amygdala Berfungsi mengatur sinyal saraf.timbulnya dorongan untuk mengubah ingatan jangka pendek menjadi jangka panjang. Lapisan granular dalam 5. Lapisan molecular 2. Lapisan granular luar 3. Pada cerebrum ini terdapat sel pyramid. Mammillary bodies of hippothalamus 6. dengan cara hippocampus menjalarkan sinyal atausinyal-sinyal yang tampaknya membuat pikiran berulangulang melatih informasi baru sampai menjadi ingatan yang permanen 2. 8 .

Aquaductus cerebri menghubungkan ventrikel ketiga dan keempat melalui otak tengah.keseimbangan.dapat mengakibatkan gangguan pada sikap dan koordinasi gerak otot. Sel – sel yang terdapat pada cerebellum adalah sel stellata. 3.dan koordinasi gerakan otot yang terjadi secara sadar.1 Cerebellum3 Pada cerebellum terdapat 3 lapisan yaitu lapisan molecular. Gerakan menjadi tidak terkoordinasi. sel basket. sel purkinye. Otak kecil terdiri atas dua belahan dan permukaannya berlekuk-lekuk.2. Cerebellum (otak kecil) Cerebellum merupakan bagian terbesar otak belakang.Otak kecil ini terletak di bawah lobus oksipital cerebrum.misalnya orang tersebut tidak mampu memasukkan makanan ke dalam mulutnya.lapisan granular. Fungsi otak kecil adalah untuk mengatur sikap atau posisi tubuh. lobus posterior dan lobus flocculonodular (lihat gambar 3.3 Hemispherium cerebella dibagi menjadi lobus anterior. sel granular. Pada aquaductus 9 . pons dan medulla oblongata.Jika terjadi cedera pada otak kecil.Otak tengah merupakan bagian atas batang otak. Batang Otak Batang otak terdiri dari otak tengah (diensefalon).lapisan ganglioner.1) Gambar 3.

Pons mengandung nuclei dari nervi craniales V. Penyimpanan informasi yang didapat dilakukan melalui 2 tahap yaitu memori jangka pendek dan memori jangka panjang. Setelah pons. Dimana pons terletak diantara mesencephalon dan medulla oblongata. Proses transfer dan penguatan memori jangka pendek menjadi memori jangka panjang disebut konsolidasi memori.6 Berikut adalah perbandingan memori jangka panjang dengan jangka pendek:6 10 . Perubahan pada neuron yang berkaitan dengan retensi atau penyimpanan pengetahuan disebut jejak memori atau memory trace. bagian paling caudal dari batang otak (medulla oblongata) berlanjut menjadi medulla spinalis.cerebri terdapat substansia grisea periquaductal yang mengelilingi aquaductus cerebri. Substansia grisea periquaductal tersebut berfungsi untuk menghubungkan respon terhadap nyeri visceral. merupakan tempat keluarnya nervus craniales VIII dan XII5 Memori Memori merupakan penyimpanan dari pengetahuan yang telah didapat untuk dapat di panggil kembali (recall).terdapat pons.VI.VII.selain diensefalon. Pada medulla oblongata ini.

Mekanisme penyimpanan memori dari jangka pendek ke jangka panjang adalah sebagai berikut:6 Dimana dari pembelajaran (stimulus) akan ditampung di penampungan memori jangka pendek. striatum (untuk mengendalikan kemampuan motorik).6 Memori masuk ke dalam otak melalui sinaps ( alur informasi). Informasi-informasi yang dapat disimpan olehnya dapat diperoleh dengan cara sengaja maupun tidak sengaja. Jadi encoding merupakan suatu proses mengubah sebuah informasi ke dalam bentuk yang sesuai dengan sifat memori organisme itu sendiri.6 11 . Dimana hippocampus (sistem limbik). mammillary bodies berperan aktif didalam otak. Ketiga adalah proses mengingat yang berkaitan dengan menimbulkan kembali sebuah informasi-informasi yang telah tersimpan atau biasa disebut Retrieval. Bagaimana penyimpanan terhadap apa yang telah diproses pada tahap pengkodean.memiliki kemungkinan kecil untuk lupa. Proses ini merupakan sebuah proses mencari dan menemukan informasi yang disimpan dalam memori untuk digunakan kembali bila dibutuhkan. Tiga proses dasar dari memori . karena otak belajar melalui kekuatan sinapsisnya. yaitu Encoding (memasukkan informasi). Pada fase ini. Kedua adalah proses mengingat Storage atau proses penyimpanan informasi. Storage(penyimpanan) dan Retrieval (menimbulkan kembali). kemungkinan akan lupa. Yang pertama adalah proses mengingat dengan tahapan Encoding yaitu proses pengkodean terhadap apa yang dipersepsikan dengan cara mengubah simbol-simbol tertentu pada organismenya. Namun ketika memori jangka pendek ini terus diulangi akan menjadi memori jangka panjang dimana pada memori jangka panjang. amygdala (pusat ingatan emosi).

Ada beberapa bentuk LTP .Penguatan ini berkaitan dengan pembentukan lebih banyak EPSPs (excitatory postsinaptic potential) pada neuron postsinaps sebagai respon signal kimia dari input excitatory presinaps tertentu. Sehingga untuk mengubah penyimpanan memori jangka pendek menjadi penyimpanan memori jangka panjang sehingga kemungkinan untuk lupa adalah kecil bahkan menjadi memori permanen.6 Ketika sudah berada di fase ini. Reseptor AMPA merupakan kanal reseptor yang dimediasi oleh kimia yang membuka pada pengikatan glutamate dan menyebabkan masuknya ion Na+.yaitu pada penyimpanan jangka pendek. Hal itu disebabkan karena adanya penyumbatan dari Mg2+.6 Mekanisme yang mendasari LTP ini sebenarnya masih menjadi bahan riset lebih lanjut dan perdebatan.Penyimpanan jangka pendek berkaitan dengan habituasi dan sensitisasi. Selanjutnya terjadi pembentukan EPSP pada neuron postsinaps. Reseptor NMDA merupakan kanal reseptor yang menyebabkan Ca2+ dapat masuk saat kanal ini terbuka. Dengan potensiasi memori jangka panjang.namun tidak menyebabkan ca2+ masuk. Habituasi menekan aktivitas sinaps pada bagian aferen dan eferen sedangkan sensitisasi meningkatkan aktivitas sinaps pada bagian aferen dan eferen.Kedua bentuk pembelajaran ini mempengaruhi tempat yang sama dengan cara yang berbeda. LTP (long term potentiation) ini memerlukan waktu berhari-hari bahkan bermingguminggu untuk menkonsolidasi memori jangka pendek menjadi jangka panjang. maka ada kemungkinan besar lupa. Habituasi merupakan pengurangan respon terhadap adanya stimulus yang sama secara berulang.semakin sering digunakan koneksinya akan semakin kuat.Sedangkan sensitisasi merupakan peningkatan respon terhadap stimulus yang ringan menyertai stimulus yang kuat.Depolarisasi tambahan neuron postsinaps yang dihasilkan oleh EPSP 12 .Glutamat mengikat 2 jenis reseptor yaitu reseptor AMPA dan NMDA. LTP terjadi di hipokampus. Peningkatan respon eksitatori akan ditranslasikan menjadi lebih banyak potensial aksi yang dikirimkan sepanjang sel postsinaps tersebut ke neuron lainnya. Gerbang ini membuka pada pengikatan glutamate. Dengan begitu. LTP dimulai saat neuron presinaps melepas neurotransmitter eksitatori glutamate sebagai respon atas potensial aksi. ada yang berasal dari perubahan hanya pada neuron postsinaps maupun pada komponen presinaps atau keduanya.terjadi modifikasi sebagai akibat peningkatan penggunaan pada sinaps yang akan meningkatkan kemampuan neuron presinaps untuk mengeksitesi neuron postsinaps pada masa depan.

Mekanisme ini berperan untuk membantu penjagaan LTP.aktivasi second messenger Ca2+ pada neuron postsinaps menyebabkan sel tersebut melepaskan parakrin retrograde.Jalur tersebut memicu insersi secara fisik reseptor AMPA tambahan pada membrane postsinaps.Oleh karena itu. 6 13 .Parakrin tersebut akan berdifusi ke neuron presinaps untuk meningkatkan pelepasan glutamate pada neuron presinaps.informasi yang ditransmisikan lebih efektif saat diaktivasi di masa depan.LTP berkembang sebagai respon aktivitas sering yang melintasi sinaps sebagai hasil input yang repetitive dan letupan yang intens atau respon terhadap hubungan antara letupan satu input dengan input yang lain pada waktu bersamaan.peningkatan reseptor AMPA ini mengakibatkan sel postsinaps memperlihatkan respon EPSP yang lebih besar oleh pengaruh pelepasan glutamate dari neuron presinaps.meskipun glutamate berikatan dengan reseptor NMDA. Modifikasi yang terjadi selama LTP tetap dijaga sampai waktu yang lama sesudah aktivitas ini berhenti. Masuknya kalsium setelah ekspulsi Mg2+ bermanfaat untuk mengaktifkan jalur second messenger ca2+ pada neuron postsinaps. pada beberapa sinaps.akibat pengikatan glutamate pada reseptor AMPA dibutuhkan untuk mendepolarisasi neuron postsinaps guna memaksa Mg2+ keluar dari channel.6 Selain itu.Dengan begitu. Mekanisme ini berperan untuk menjaga LTP.kanal tersebut tidak akan membuka sampai sel postsinaps terdepolarisasi sebagai akibat aktivitas eksitatori yang lainnya.Jalur antara input presinaps inaktif yang lain dan sel postsinaps yang sama tidak berpengaruh.

trauma. Sehingga dapat dikatakan bahwa terjadi gangguan penyimpanan memori 14 . Trauma 5. Dimana yang berperan dalam penyimpanan memori adalah hipokampus. Faktor lingkungan 4. lesi dalam struktur otak. Faktor penyakit Kesimpulan Seorang laki-laki berusia 65 tahun tidak dapat mengingat kejadian yang baru terjadi.factor lingkungan.factor penyakit. Jadi.namun dapat mengingat kejadian masa lalu nya dapat disebabkan oleh factor usia. Senyawa-senyawa yang menghambat dan mengaktifkan neurotransimitter 2. dapat dinyatakan bahwa hipotesis yang telah dibuat yaitu Laki-laki berumur 65 tahun mengalami gangguan memori dapat terbukti.laki-laki tersebut tidak dapat menyimpan memori jangka pendeknya. Dimana pada dasarnya. Faktor usia 3. Lesi dalam struktur otak 6.Faktor-Faktor yang mempengaruhi memori 1.

h 20-3 4.2008.2010.2011. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama. Anatomi dan fisiologi untuk paramedic. Pearce EC.2004. Human physiology: The Central Nervous System. Budiyono S. Ferdinand F. h 71 2.2009. Sloane E. Ekasari M.2006. Anatomi dan fisiologi untuk pemula. Mengenal usia lanjut dan perawatannya.7th ed. h 158-9 3.Philadelphia:Brooks.F .Jakarta: Salemba Medika. Rosidawati.Jakarta:Visindo.Praktis belajar biologi.h 154-63 5. Maryam R.Bekasi:Laskar Aksara.S . h 286-93 6. Anatomi tubuh manusia. Sherwood L. Jakarta: EGC.Daftar Pustaka 1.p 157-65 15 .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->