P. 1
Makalah Tentang Ki Hajar Dewantara3

Makalah Tentang Ki Hajar Dewantara3

|Views: 45|Likes:
pendidikan
pendidikan

More info:

Published by: Sari Muthya Silalahi on Dec 16, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/07/2014

pdf

text

original

Makalah Tentang Ki Hajar Dewantara

I. PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sejak zaman perjuangan kemerdekaan dahulu, para pejuang serta perintis kemerdekaan telah menyadari bahwa pendidikan merupakan faktor yang sangat vital dalam usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta membebaskannya dari belenggu penjajahan. Oleh karena itu, mereka berpendapat bahwa disamping melalui organisasi politik, perjuangan ke arah kemerdekaan perlu dilakukan melalui jalur pendidikan. Mengingat bahwa sistem pendidikan pemerintah kolonial pada masa itu tidak demokratis karena bersifat elit, diskriminatif dan diorientasikan pada kepentingan pemerintah penjajahan, maka sistem pendidikan rakyat yang sudah ada perlu dibina dan dikembangkan untuk menjangkau kepentingan rakyat secara lebih luas. Disamping mengembangkan lembaga lembaga pendidikan rakyat tradisional yang pada umumnya berorientasi keagamaan, maka pada masa itu muncul seorang tokoh muda !aden Mas Soewardi Soeryaningrat atau yang dikenal dengan nama "i #ajar Dewantara. $a bersama rekan rekannya mencurahkan perhatian di bidang pendidikan sebagai bagian dari alat perjuangan meraih kemerdekaan. Setelah itu ia pun mendirikan sebuah perguruan yang bercorak nasional, %ationaal Onderwijs $nstituut &amansiswa '(erguruan %asional &amansiswa) pada * +uli ,-... (erguruan ini sangat menekankan pendidikan rasa kebangsaan kepada peserta didik agar mereka mencintai bangsa dan tanah air dan berjuang untuk memperoleh kemerdekaan. &idak sedikit rintangan yang dihadapi dalam membina &aman Siswa. (emerintah kolonial /elanda berupaya merintanginya dengan mengeluarkan Ordonansi Sekolah 0iar pada , Oktober ,-*.. &etapi dengan kegigihan memperjuangkan haknya, sehingga ordonansi itu kemudian dicabut. Di tengah keseriusannya mencurahkan perhatian dalam dunia pendidikan di &amansiswa, ia juga tetap rajin menulis. %amun tema tulisannya beralih dari nuansa politik ke pendidikan dan

kebudayaan berwawasan kebangsaan. &ulisannya berjumlah ratusan buah. Melalui tulisan tulisan itulah dia berhasil meletakkan dasar dasar pendidikan nasional bagi bangsa $ndonesia. B. Rumusan Masalah /erdasarkan latar belakang masalah yang telah diungkapkan diatas, dapat ditarik beberapa pokok permasalahan untuk dianalisis dan dikaji di dalam makalah tentang "i #ajar Dewantara ini. (okok permasalahanya adalah1 a. !iwayat #idup b. 2liran 3ilsafat c. (emikiran &entang (endidikan d. (engaru (emikiran Dalam (endidikan e. "arya "arya

II. PEMBAHA AN

A. Riwa!at "i #ajar Dewantara 0ahir di 4ogyakarta pada tanggal . Mei ,55-.&erlahir dengan nama !aden Mas Soewardi Soeryaningrat. $a berasal dari lingkungan keluarga kraton 4ogyakarta. !aden Mas Soewardi Soeryaningrat, saat genap berusia 67 tahun menurut hitungan &ahun 8aka, berganti nama menjadi "i #adjar Dewantara. Semenjak saat itu, ia tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan di depan namanya. #al ini dimaksudkan supaya ia dapat bebas dekat dengan rakyat, baik secara fisik maupun hatinya. (erjalanan hidupnya benar benar diwarnai perjuangan dan pengabdian demi kepentingan bangsanya. $a menamatkan Sekolah Dasar di 90S 'Sekolah Dasar /elanda) "emudian sempat melanjut ke S&O:$2 'Sekolah Dokter /umiputera), tapi tidak sampai tamat karena sakit. "emudian ia bekerja sebagai wartawan di beberapa surat kabar antara lain Sedyotomo, Midden +ava, De 9;press, Oetoesan #india, "aoem Moeda, &jahaja &imoer dan (oesara. (ada masanya, ia tergolong penulis handal. &ulisan tulisannya sangat komunikatif, tajam dan patriotik sehingga mampu membangkitkan semangat antikolonial bagi pembacanya. Selain ulet sebagai seorang wartawan muda, ia juga aktif dalam organisasi sosial dan politik. (ada tahun ,-75, ia aktif di seksi propaganda /oedi Oetomo untuk mensosialisasikan dan menggugah kesadaran masyarakat $ndonesia pada waktu itu mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara. "emudian, bersama Douwes Dekker 'Dr. Danudirdja Setyabudhi) dan dr. 8ipto Mangoenkoesoemo, ia mendirikan $ndische (artij 'partai politik pertama yang beraliran nasionalisme $ndonesia) pada tanggal .< Desember ,-,. yang bertujuan mencapai $ndonesia merdeka. Mereka berusaha mendaftarkan organisasi ini untuk memperoleh status badan hukum pada pemerintah kolonial /elanda. &etapi pemerintah kolonial /elanda melalui =ubernur +endral $denburg berusaha menghalangi kehadiran partai ini dengan menolak pendaftaran itu pada tanggal ,, Maret ,-,*. "arena organisasi ini dianggap dapat membangkitkan rasa nasionalisme rakyat dan menggerakan kesatuan untuk menentang pemerintah kolonial /elanda. $a melancarkan kritik terhadap (emerintah /elanda yang bermaksud

merayakan seratus tahun bebasnya negeri /elanda dari penjajahan (rancis dengan menarik uang dari rakyat jajahannya untuk membiayai pesta perayaan tersebut. Sehubungan dengan rencana perayaan itu, ia pun mengkritik lewat tulisan berjudul 2ls $k 9ens %ederlander >as 'Seandainya 2ku Seorang /elanda) dan 9en voor 2llen maar Ook 2llen voor 9en 'Satu untuk Semua, tetapi Semua untuk Satu +uga). &ulisan Seandainya 2ku Seorang /elanda yang dimuat dalam surat kabar de 9;pres milik dr. Douwes Dekker. 2kibat karangannya yang menghina itu, pemerintah kolonial /elanda melalui =ubernur +endral $denburg menjatuhkan hukuman tanpa proses pengadilan, berupa hukuman internering 'hukum buang) yaitu sebuah hukuman dengan menunjuk sebuah tempat tinggal yang boleh bagi seseorang untuk bertempat tinggal. $a pun dihukum buang ke (ulau /angka. %amun mereka menghendaki dibuang ke %egeri /elanda karena di sana mereka bisa memperlajari banyak hal dari pada didaerah terpencil. 2khirnya mereka diijinkan ke %egeri /elanda sejak 2gustus ,-,* sebagai bagian dari pelaksanaan hukuman. "esempatan itu dipergunakan untuk mendalami masalah pendidikan dan pengajaran, sehingga !aden Mas Soewardi Soeryaningrat berhasil memperoleh 9uropeesche 2kte. "emudian ia kembali ke tanah air di tahun ,-,5. Di tanah air ia mencurahkan perhatian di bidang pendidikan sebagai bagian dari alat perjuangan meraih kemerdekaan. $a mendirikan sebuah perguruan yang bercorak nasional, %ationaal Onderwijs $nstituut &amansiswa '(erguruan %asional &amansiswa) pada * +uli ,-... (erguruan ini sangat menekankan pendidikan rasa kebangsaan kepada peserta didik agar mereka mencintai bangsa dan tanah air dan berjuang untuk memperoleh kemerdekaan. Di tengah keseriusannya mencurahkan perhatian dalam dunia pendidikan di &amansiswa, ia juga tetap rajin menulis. %amun tema tulisannya beralih dari nuansa politik ke pendidikan dan kebudayaan berwawasan kebangsaan. &ulisannya berjumlah ratusan buah. Melalui tulisan tulisan itulah dia berhasil meletakkan dasar dasar pendidikan nasional bagi bangsa $ndonesia. Setelah zaman kemedekaan, "i hajar Dewantara pernah menjabat sebagai Menteri (endidikan, (engajaran dan "ebudayaan yang pertama. %ama "i #adjar Dewantara bukan saja diabadikan sebagai seorang tokoh dan pahlawan pendidikan 'bapak (endidikan %asional) yang tanggal kelahirannya . Mei dijadikan hari (endidikan %asional, tetapi juga ditetapkan sebagai (ahlawan (ergerakan %asional melalui surat keputusan (residen !$ %o.*7< &ahun ,-<-, tanggal .5 %ovember ,-<-. (enghargaan lain yang diterimanya adalah gelar Doctor #onoris 8ausa dari ?niversitas =ajah Mada pada

tahun ,-<@. Dua tahun setelah mendapat gelar Doctor #onoris 8ausa itu, ia meninggal dunia pada tanggal .5 2pril ,-<- di 4ogyakarta dan dimakamkan di sana. "emudian oleh pihak penerus perguruan &aman Siswa, didirikan Museum Dewantara "irti =riya, 4ogyakarta, untuk melestarikan nilai nilai semangat perjuangan "i #adjar Dewantara. Dalam museum ini terdapat benda benda atau karya karya "i #adjar sebagai pendiri &amansiswa dan kiprahnya dalam kehidupan berbangsa. "oleksi museum yang berupa karya tulis atau konsep dan risalah risalah penting serta data surat menyurat semasa hidup "i #adjar sebagai jurnalis, pendidik, budayawan dan sebagai seorang seniman telah direkam dalam mikrofilm dan dilaminasi atas bantuan /adan 2rsip %asional.

B. Aliran "ilsa#at "i #ajar Dewantara termasuk aliran filsafat pendidikan yang menganut definisi pendidikan, apabila dilihat dari sudut aliran filsafat pendidikan evolusionistis yang lebih menekankan tangga tangga psikologis perkembangan manusia. Suatu konsep pendidikan yang lebih mengarahkan orientasinya pada aspek aspek kehidupan modern yang kompleks dan rumit kaitannya, yang lebih individualisis sehinga menuntut kemampuan individual masing masing pribadi dalam mengadakan penyesuaian kehidupan psikologsnya. "onsep tentang anthropologi filsafat kalau tidak dirumuskan dalam definisi pendidikan dapat dicari pada rumusan tentang tujuan pendidikannya. Sebagai contoh dalam sejarah pemikiran filsafat pendidikan $ndonesia, kita dikenalkan dengan salah satu rumusan tujuan pendidikan sebagai berikut1 AMembentuk manusia susila yang cakap dan warga %egara yang demokratis serta bertanggung jawab atas kesejahteraan %egara dan tanah air.B Dalam rumusan ini hakekat manusia sebagai suatu aspek yang bernilai martabat yang sama, sehinga yang satu tidak boleh mencaplok atau menghisap yang lain, artinya manusia dihisap warga negara sehingga mengarah ke terhisapnya kepentingan individu demi kepentingan dan kejayaan %egara, dan sebaliknya hilangnya aspek warganegara dan mengarah ke individualisme yang otomistis. Suatu ilustrasi tujuaan pendidikan yang mengarah ke penghisapan individualitas manusia ke dalam konsep warganegara adalah definisi pendidikan di bawah ini1

A(endidikan adalah kegiatan atau proses dengan mana individual dibina agar loyal setia tanpa sarat dan penyesuaian membuka pada kelompok atau lembaga soial.B Definisi pendidikan ini disamping berlaku pada %egara totaliter yang dengan monisme kebudayaan, juga berlaku pada masyarakat yang ketat berpegang teguh mempertahankan tradisi kebudayaannya, yaitu pada masyarakat yang tradisioal konservatif. Dalam batas batas tertentu, para sosiolog lebih dekat pemikiran pendidikan dengan definisi konsep pendidikan di atas. Sedang para psikolog lebih dekat dekat dengan definuisi oendidikan di bawah ini1 A(endidikan adalah suatu proses pertumbuhan di dalam mana individu dibantu mengembangkan daya daya kemampuannya, bakatnya, kecakapannya dan minatnya. B(erbedaan antara kedua definisi pendidikan di atas, antara pendekatan sosiologis dan pendwekatan psikologis adalah bahwa pendekatan social meninjau proses pendidikan dalam kaitannya dengan kehidupan dengan lembaga social di luar individu, sedang pendekatan psikologis meninjau proses pendidikan dari sudut proses internal dalam diri manusia, sehinga lebih mengarah ke peninjauan tentang konsep hakekat psikologis, bukan filosofis, daripada anak didik. $. Pemikiran Tentang Pen%i%ikan Dalam berbagai sumber tulisan tentang pendidikan "i #adjar Dewantara, (endidikan harus dimulai dari persamaan persepsi pemangku pendidikan tentang mendidik itu sendiri. Menurut "ihajar Dewantara mendidik dalam arti yang sesungguhnya adalah proses memanusiakan manusia 'humanisasi), yakni pengangkatan manusia ke taraf insani. Di dalam mendidik ada pembelajaran yang merupakan komunikasi eksistensi manusiawi yang otentik kepada manusia, untuk dimiliki, dilanjutkan dan disempurnakan. +adi sesungguhnya pendidikan adalah usaha bangsa ini membawa manusia $ndonesia keluar dari kebodohan, dengan membuka tabir aktual transenden dari sifat alami manusia 'humanis). Menurut "i #ajar Dewantara tujuan pendidikan adalah Apenguasaan diriB sebab di sinilah pendidikan memanusiawikan manusia 'humanisasi). (enguasaan diri merupakan langkah yang harus dituju untuk tercapainya pendidikan yang mamanusiawikan manusia. "etika setiap peserta didik mampu menguasai dirinya, mereka akan mampu juga menentukan sikapnya. Dengan demikian akan tumbuh sikap yang mandiri dan dewasa. Dalam konsep pendidikan "i #adjar Dewantara ada . hal yang harus dibedakan yaitu sistem A(engajaranB dan A(endidikanB yang harus

bersinergis satu sama lain. (engajaran bersifat memerdekakan manusia dari aspek hidup lahiriah 'kemiskinan dan kebodohan). Sedangkan pendidikan lebih memerdekakan manusia dari aspek hidup batin 'otonomi berpikir dan mengambil keputusan, martabat, mentalitas demokratik). "einginan yang kuat dari "i #ajar Dewantara untuk generasi bangsa ini dan mengingat pentingnya guru yang memiliki kelimpahan mentalitas, moralitas dan spiritualitas. /eliau sendiri untuk kepentingan mendidik, meneladani dan pendidikan generasi bangsa ini telah mengubah namanya dari ningratnya sebagai !aden Mas soewardi Suryaningrat menjadi "i hajar dewantara. (erubahan nama tersebut dapat dimakna bahwa beliau ingin menunjukkan perubahan sikap ningratnya menjadi pendidik, yaitu dari satria pinandita ke pinandita satria yaitu dari pahlawan yang berwatak guru spiritual ke guru spiritual yang berjiwa ksatria, yang mempersiapkan diri dan peserta didik untuk melindungi bangsa dan %egara ini. /agi "i #ajar Dewantara, para guru hendaknya menjadi pribadi yang bermutu dalam kepribadian dan spiritualitas, baru kemudian menyediakan diri untuk menjadi pahlawan dan juga menyiapkan para peserta didik untuk menjadi pembela nusa dan bangsa. 4ang utama sebagai pendidik adalah fungsinya sebagai model keteladanan dan sebagai fasilitator kelas. %ama #ajar Dewantara sendiri memiliki makna sebagai guru yang mengajarkan kebaikan, keluhuran, keutamaan. (endidik atau Sang #ajar adalah seseorang yang memiliki kelebihan di bidang keagamaan dan keimanan, sekaligus masalah masalah sosial kemasyarakatan. Modelnya adalah "yai Semar 'menjadi perantara antara &uhan dan manusia, mewujudkan kehendak &uhan di dunia ini). Sebagai pendidik yang merupakan perantara &uhan maka guru sejati sebenarnya adalah berwatak pandita juga, yaitu mampu menyampaikan kehendak &uhan dan membawa keselamatan. Menerjemahkan dari konsep pendidikan "i #ajar Dewantara tersebut, maka banyak pakar menyepakati bahwa pendidikan di $ndonesia haruslah memiliki * 0andasan filosofis, yaitu nasionalistik, universalistic dan spiritualistic. %asionalistik maksudnya adalah budaya nasional, bangsa yang merdeka dan independen baik secara politis, ekonomis, maupun spiritual. ?niversal artinya berdasarkan pada hukum alam 'natural law), segala sesuatu merupakan perwujudan dari kehendak &uhan. (rinsip dasarnya adalah kemerdekaan, merdeka dari segala hambatan cinta, kebahagiaan, keadilan, dan kedamaian tumbuh dalam diri 'hati) manusia. Suasana yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan adalah suasana yang berprinsip pada kekeluargaan, kebaikan hati, empati, cintakasih dan penghargaan terhadap masing masing

anggotanya. Maka hak setiap individu hendaknya dihormatiC pendidikan hendaknya membantu peserta didik untuk menjadi merdeka dan independen secara fisik, mental dan spiritualC pendidikan hendaknya tidak hanya mengembangkan aspek intelektual sebab akan memisahkan dari orang kebanyakanC pendidikan hendaknya memperkaya setiap individu tetapi perbedaan antara masing masing pribadi harus tetap dipertimbangkanC pendidikan hendaknya memperkuat rasa percaya diri, mengembangkan harga diriC setiap orang harus hidup sederhana dan guru hendaknya rela mengorbankan kepentingan kepentingan pribadinya demi kebahagiaan para peserta didiknya. Output pendidikan yang dihasilkan adalah peserta didik yang berkepribadian merdeka, sehat fisik, sehat mental, cerdas, menjadi anggota masyarakat yang berguna, dan bertanggungjawab atas kebahagiaan dirinya dan kesejahteraan orang lain. Dalam pemikiran kihajar dewantara, metode yang yang sesuai dengan sistem pendidikan ini adalah sistem among yaitu metode pengajaran dan pendidikan yang berdasarkan pada asih, asah dan asuh. Metode ini secara teknik pengajaran meliputi Dkepala, hati dan panca inderaE 'educate the head, the heart, and the hand). D. Pengaruh Pemikiran Dalam Pen%i%ikan Mendekati proses pendidikan dalam sebuah pemikiran cerdas untuk mendirikan sekolah taman siswanya, jauh sebelum $ndonesia mengenal arti kemerdekaan. "onsepsi &aman Siswa pun coba dituangkan "i #ajar Dewantara dalam solusi menyikapi kegelisahan kegelisahan rakyat terhadap kondisi pendidikan yang terjadi saat itu, sebagaimana digambarkan dalam asas dan dasar yang diterapkan &aman Siswa. Orientasi 2sas Dan Dasar (endidikan Dari "i #ajar Dewantara diupayakan sebagai asas perjuangan yang diperlukan pada waktu itu menjelaskan sifat pendidikan pada umumnya. (engaruh pemikiran pertama dalam pendidikan adalah dasar kemerdekaan bagi tiap tiap orang untuk mengatur dirinya sendiri. /ila diterapkan kepada pelaksanaan pengajaran maka hal itu merupakan upaya di dalam mendidik murid murid supaya dapat berperasaan, berpikiran dan bekerja merdeka demi pencapaian tujuannya dan perlunya kemajuan sejati untuk diperoleh dalam perkembangan kodrati. #ak mengatur diri sendiri berdiri 'Felfbeschikkingsrecht) bersama dengan tertib dan damai 'orde en vrede) dan bertumbuh menurut kodrat 'natuurlijke groei). "etiga hal ini merupakan dasar alat pendidikan bagi anak anak yang disebut Aamong metodeB 'sistem among)

yang salah satu seginya ialah mewajibkan guru guru sebagai pemimpin yang berdiri di belakang tetapi mempengaruhi dengan memberi kesempatan anak didik untuk berjalan sendiri. $nilah yang disebut dengan semboyan A&ut >uri #andayaniB. Menyinggung masalah kepentingan sosial, ekonomi dan politik kecenderungan dari bangsa kita untuk menyesuaikan diri dengan hidup dan penghidupan ke barat baratan telah menimbulkan kekacauan. Menurut "ihajar Dewantara Sistem pengajaran yang terlampau memikirkan kecerdasan pikiran yang melanggar dasar dasar kodrati yag terdapat dalam kebudayaan sendiri. Sementara hal yang menyangkut tentang dasar kerakyatan untuk memepertinggi pengajaran yang dianggap perlu dengan memperluas pengajarannya. dan memiliki pokok asas untuk percaya kepada kekuatan sendiri. Dalam dunia pendidikan mengharuskan adanya keikhlasan lahir batin bagi guru guru untuk mendekati anak didiknya. Sesungguhnya semua hal tersebut merupakan pengalaman dan pengetahuan "i #ajar Dewantara tentang pendidikan barat yang mengusahakan kebahagian diri, bangsa dan kemanusiaan. E. Kar!a&Kar!a "arya >arisan Pertama "i #ajar Dewantara adalah Taman iswa yang menjadi representasi institusi pendidikan pribumi pada masa kolonial dan tetap eksis sampai hari ini. Kedua adalah tulisan&tulisan Ki Hajar Dewantara dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. &ulisan tulisan itu dikumpulkan dan diterbitkan oleh Majelis 0uhur (ersatuan &aman Siswa dalam buku "arya "i #adjar Dewantara /agian $ (endidikan ',-G.) dan "arya "i #adjar Dewantara /agian $$1 "ebudayaan ',-G@). "epiawaian dalam menulis karena beliau sejak muda menjadi penulis dan wartawan. "etiga, /uku /agian $ (endidikan terbagi dalam 5 bab1 pendidikan nasional, politik pendidikan, pendidikan kanak kanak, pendidikan kesenian, pendidikan keluarga, ilmu jiwa, ilmu adab, dan bahasa. &ulisan tertua dalam buku ini yakni EE(endidikan dan (engajaran %asionalEE yang disampaikan sebagai prasaran dalam "ongres (ermufakatan (ergerakan "ebangsaan $ndonesia '((("$) pada *, 2gustus ,-.5. "i #adjar Dewantara dalam tulisan itu mengatakan bahwa kemerdekaan dalam dunia pendidikan memiliki tiga sifat1 berdiri sendiri, tidak tergantung pada orang lain, dapat mengatur diri sendiri. /uku /agian $$ "ebudayaan

terbagai dalam < bab1 kebudayaan umum, kebudayaan dan pendidikanHkesenian, kebudayaan dan kewanitaan, kebudayaan dan masyarakat, hubungan dan penghargaan kita. Dua buku itu adalah representasi pemikiran dan pembuktian dalam praktik pendidikan dan pengajaran dari "i #adjar Dewantara. (endidikan dan kebudayaan adalah basis kehidupan yang menentukan kualitas manusia dan bangsa. III. Analisa

0embaga pendidikan pada umumnya adalah sarana bagi proses pewarisan maupun transformasi pengetahuan dan nilai nilai antar generasi. Dari sini dapat terpahami bahwa pendidikan senantiasa memiliki muatan ideologis tertentu yang antara lain terekam melalui konstruk filosofis yang mendasarinya. Sekolah memang bukanlah sesuatu yang netral atau bebas nilai. Sebab tak jarang dan seringkali demikian, pendidikan dianggap sebagai wahana terbaik bagi pewarisan dan pelestarian nilai nilai yang nyatanya sekedar yang resmi, sedang berlaku dan direstui bahkan wajib diajarkan di semua sekolah dengan satu penafsiran resmi yang seragam pula. Dinamika sistem pendidikan yang berlangsung di $ndonesia dalam berbagai era kesejarahan akan menguatkan pandangan ini, betapa dunia pendidikan memiliki keterkaitan sangat erat dengan kondisi sosial politik yang tengah dominan. "i #ajar Dewantara, pendidik asli $ndonesia, melihat manusia lebih pada sisi kehidupan psikologiknya. Menurutnya manusia memiliki daya jiwa yaitu cipta, karsa dan karya. (engembangan manusia seutuhnya menuntut pengembangan semua daya secara seimbang. (engembangan yang terlalu menitikberatkan pada satu daya saja akan menghasilkan ketidakutuhan perkembangan sebagai manusia. /eliau mengatakan bahwa pendidikan yang menekankan pada aspek intelektual belaka hanya akan menjauhkan peserta didik dari masyarakatnya. Dan ternyata pendidikan sampai sekarang ini hanya menekankan pada pengembangan daya cipta, dan kurang memperhatikan pengembangan olah rasa dan karsa. +ika berlanjut terus akan menjadikan manusia kurang humanis atau manusiawi.

Dari titik pandang sosio anthropologis, kekhasan manusia yang membedakannya dengan makhluk lain adalah bahwa manusia itu berbudaya, sedangkan makhluk lainnya tidak berbudaya. Maka salah satu cara yang efektif untuk menjadikan manusia lebih manusiawi adalah dengan mengembangkan kebudayaannya. (ersoalannya budaya dalam masyarakat itu berbeda beda. Dalam masalah kebudayaan berlaku pepatah1B0ain ladang lain belalang, lain lubuk lain ikannya.B Manusia akan benar benar menjadi manusia kalau ia hidup dalam budayanya sendiri. Manusia yang seutuhnya antara lain dimengerti sebagai manusia itu sendiri ditambah dengan budaya masyarakat yang melingkupinya. "i #ajar Dewantara sendiri dengan mengubah namanya ingin menunjukkan perubahan sikapnya dalam melaksanakan pendidikan yaitu dari satria pinandita ke pinandita satria yaitu dari pahlawan yang berwatak guru spiritual ke guru spiritual yang berjiwa ksatria, yang mempersiapkan diri dan peserta didik untuk melindungi bangsa dan negara. /agi "i #ajar Dewantara, para guru hendaknya menjadi pribadi yang bermutu dalam kepribadian dan kerohanian, baru kemudian menyediakan diri untuk menjadi pahlawan dan juga menyiapkan para peserta didik untuk menjadi pembela nusa dan bangsa. Dengan kata lain, yang diutamakan sebagai pendidik pertama tama adalah fungsinya sebagai model atau figure keteladanan, baru kemudian sebagai fasilitator atau pengajar. Oleh karena itu, nama #ajar Dewantara sendiri memiliki makna sebagai guru yang mengajarkan kebaikan, keluhuran, keutamaan. (endidik atau Sang #ajar adalah seseorang yang memiliki kelebihan di bidang keagamaan dan keimanan, sekaligus masalah masalah sosial kemasyarakatan. Modelnya adalah "yai Semar 'menjadi perantara antara &uhan dan manusia, mewujudkan kehendak &uhan di dunia ini). Sebagai pendidik yang merupakan perantara &uhan maka guru sejati sebenarnya adalah berwatak pandita juga, yaitu mampu menyampaikan kehendak &uhan dan membawa keselamatan. Manusia merdeka adalah tujuan pendidikan &aman Siswa. Merdeka baik secara fisik, mental dan kerohanian. %amun kemerdekaan pribadi ini dibatasi oleh tertib damainya kehidupan bersama dan ini mendukung sikap sikap seperti keselarasan, kekeluargaan, musyawarah, toleransi, kebersamaan, demokrasi, tanggungjawab dan disiplin. Sedangkan maksud pendirian &aman Siswa adalah membangun budayanya sendiri, jalan hidup sendiri dengan mengembangkan rasa merdeka dalam hati setiap orang melalui media pendidikan yang berlandaskan pada aspek aspek nasional. 0andasan filosofisnya adalah nasionalistik dan

universalistik. %asionalistik maksudnya adalah budaya nasional, bangsa yang merdeka dan independen baik secara politis, ekonomis, maupun spiritual. ?niversal artinya berdasarkan pada hukum alam 'natural law), segala sesuatu merupakan perwujudan dari kehendak &uhan. (rinsip dasarnya adalah kemerdekaan, merdeka dari segala hambatan cinta, kebahagiaan, keadilan, dan kedamaian tumbuh dalam diri 'hati) manusia. Suasana yang dibutuhkan dalam dunia pendidikan adalah suasana yang berprinsip pada kekeluargaan, kebaikan hati, empati, cintakasih dan penghargaan terhadap masing masing anggotanya. Maka hak setiap individu hendaknya dihormatiC pendidikan hendaknya membantu peserta didik untuk menjadi merdeka dan independen secara fisik, mental dan spiritualC pendidikan hendaknya tidak hanya mengembangkan aspek intelektual sebab akan memisahkan dari orang kebanyakanC pendidikan hendaknya memperkaya setiap individu tetapi perbedaan antara masing masing pribadi harus tetap dipertimbangkanC pendidikan hendaknya memperkuat rasa percaya diri, mengembangkan hara diriC setiap orang harus hidup sederhana dan guru hendaknya rela mengorbankan kepentingan kepentingan pribadinya demi kebahagiaan para peserta didiknya. (eserta didik yang dihasilkan adalah peserta didik yang berkepribadian merdeka, sehat fisik, sehat mental, cerdas, menjadi anggota masyarakat yang berguna, dan bertanggungjawab atas kebahagiaan dirinya dan kesejahteraan orang lain. Metode yang yang sesuai dengan sistem pendidikan ini adalah sistem among yaitu metode pengajaran dan pendidikan yang berdasarkan pada asih, asah dan asuh 'care and dedication based on love). 4ang dimaksud dengan manusia merdeka adalah seseorang yang mampu berkembang secara utuh dan selaras dari segala aspek kemanusiaannya dan yang mampu menghargai dan menghormati kemanusiaan setiap orang. Oleh karena itu bagi "i #ajar Dewantara pepatah ini sangat tepat yaitu “educate the head, the heart, and the hand”.

I'.

Kesim(ulan :.

/angsa ini perlu mewarisi buah pemikirannya tentang tujuan pendidikan yaitu memajukan bangsa secara keseluruhan tanpa membeda bedakan agama, etnis, suku, budaya, adat, kebiasaan, status ekonomi, status sosial, dan sebagainya, serta harus didasarkan kepada nilai nilai kemerdekaan yang asasi. #ari lahirnya, diperingati sebagai #ari (endidikan %asional. 2jarannya yang terkenal ialah tut wuri handayani 'di belakang memberi dorongan), ing madya mangun karsa 'di tengah menciptakan peluang untuk berprakarsa), ing ngarsa sungtulada 'di depan memberi teladan). (engaruh pemikiran pertama dalam pendidikan adalah dasar kemerdekaan bagi tiap tiap orang untuk mengatur dirinya sendiri. /ila diterapkan kepada pelaksanaan pengajaran maka hal itu merupakan upaya di dalam mendidik murid murid supaya dapat berperasaan, berpikiran dan bekerja merdeka demi pencapaian tujuannya dan perlunya kemajuan sejati untuk diperoleh dalam perkembangan kodrati. "arya >arisan Pertama "i #ajar Dewantara adalah Taman iswa yang menjadi representasi institusi pendidikan pribumi pada masa kolonial dan tetap eksis sampai hari ini. Kedua adalah tulisan&tulisan Ki Hajar Dewantara dalam bidang pendidikan dan kebudayaan. &ulisan tulisan itu dikumpulkan dan diterbitkan oleh Majelis 0uhur (ersatuan &aman Siswa dalam buku "arya "i #adjar Dewantara /agian $ (endidikan ',-G.) dan "arya "i #adjar Dewantara /agian $$1 "ebudayaan ',-G@).

Da#tar Pustaka 3akih, Mansour, .777. Runtuhnya Teori Pembangunan dan Globalisasi, 4ogyakarta1 $nsist (ress dan (ustaka (elajar. 2rdhana, >ayan ',--,). "ebijakan pemerintah dalam strategi pendidikan nasional. Makalah dalam Seminar &elevisi (erididikan $ndonesia di Surabaya, .* 3ebruari . &jaya, &homas #idya, .776, Mencari Orientasi (endidikan, Sebuah (erspektif #istoris, +akarta, /arnadib, $mam, ,-55, 3ilsafat (endidikan, Sistem Dan Metode, 2ndi Offset, 4ogyakart

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->