Metode Pekerjaan Electrical Gedung

PEKERJAAN ELEKTRIKAL 1. 1. 1.1. Pekerjaan Listrik Sistim Distribusi Tegangan Rendah Lingkup Pekerjaan

Pekerjaan ini meliputi pengadaan semua tenaga pekerja, bahan dan peralatan, pemasangan, penyambungan, pengujian dan perbaikan selama masa pemeliharaan, untuk pekerjaan istrik tegangan rendah. 1.2. Gambar-Gambar Rencana

Gambar-gambar elektrikal menunjukkan secara umum tata letak dari peralatan-peralatan seperti : panel, jalur kabel, lampu dan lain-lain. Penyesuaian harus dilakukan di lapangan; karena keadaan sebenarnya dari lokasi, jarak-jarak dan ketinggian ditentukan oleh kondisi lapangan. 1. Gambar-gambar kerja (shop drawing) Pemborong harus membuat gambar-gambar kerja (shop drawing) yang menunjukkan tata letak pemasangan yang lengkap, dimensi-dimensi dari peralatan, detail-detail dan sebagainya. 1. Gambar-gambar kerja dan juga catalog, brosur dan tipe peralataan yang akan dipasang harus diserahkan kepada konsultan pengawas untuk diperiksa. Shop drawing harus sudah diserahkan kepada pengawas 14 hari sebelum pemasangan. 1.3. Gambar-Gambar Sesuai Pelaksanaan (Asbuilt Drawing)

Pemborong harus membuat catatan yang cermat dari penyesuaian-penyesuaian pelaksanaan pekerjaan di lapangan. Catatan-catatan tersebut harus dituangkan dalam satu set lengkap gambar (kalkir) dan tiga set lengkap blue print sebagai gambar-gambar sesuai pelaksanaan (as built drawing). As built drawing harus diserahkan kepada direksi segera setelah pekerjaan selesai. 1.4. Standart dan Peraturan

Seluruh pekerjaan instalasi elektrikal harus dilaksanakan mengikuti standart dalam PUIL terbitan terakhir (2000), SPLN, SII atau standart-standart internasional yang tidak bertentangan dangan PUIL. Disamping itu peraturan/hukum daerah setempat yang ada hubungannya dengan pekerjaan ini harus ditaati pula. Surat ijin bekerja sebagai instalatir dari kelas yang sesuai dengan pekerjaan ini harus dimiliki secara sah oleh pemborong, satu copy surat ijin tersebut harus diserahkan kepada direksi segera setelah pekerjaan selesai. 1.5. Pemotongan Dan Pembobokan (Cutting & Patching)

1. Sleeves cadangan harus dibungkus dan ditimbun dengan memakai grout. Kecuali hanya apabila dinyatakan lain pada gambar.6.9. Untuk sejauh mungkin menghindari adanya cutting. Proteksi Semua bahan dan peralatan sebelum dan sesudah pemasangan harus dilindungi terhadap cuaca dan harus dijaga selalu dalam keadaan bersih.7. Pemborong harus menempatkan secara tugas penuh (full-time) seorang koordinator yang ahli dalam bidangnya. berpengalaman dalam pekerjaan serupa dan dapat sepenuhnya mewakili . 1. hanger dan support harus dilaksanakan oleh pemborong. bersih dan siap pakai. Pengecatan Semua bahan dan peralatan yang dicat yang menjadi lecet karena pengangkutan atau pemasangan harus segera ditutup dengan cat warna yang sesuai sehingga kembali ke kondisi semula.8. Bahan. raceway atau lubang-lubang harus dilaksanakan selama tahap konstruksi. 1. 1. semua ujung-ujung conduit dan bagianbagian peralatan yang tetap tidak dihubungkan harus disumbat atau ditutup untuk mencegah masuknya kotoran. 1.10. Pada saat pelaksanaan pekerjaan instalasi ini selesai pemborong harus memeriksa kembali keseluruhan pekerjaan dalam keadaan rapi. Cotoh bahan. Peralatan dan Tenaga Pelaksana Bahan-bahan dan peralatan yang akan dipasang harus 100% baru. sleeves. Pembersihan Site Pemborong harus mengusahakan daerah kerja mereka selalu dalam keadaan bersih dan rapi selama pemasangan instalasi elektrikal ini. brosur dan gambar kerja (shop drawings) harus diserahkan kepada pengawas 14 hari sebelum pemasangan. dalam keadaan baik dan sesuai dengan yang dimaksud. maka setiap pemotongan atau pemasangan harus mendapat persetujuan tertulis dari pengawas.Pemborong bertanggung jawab atas penyelesaian/penyempurnaan kembali semua pemotongan dan pembobokan dari setiap konstruksi bangunan yang diperlukan untuk pekerjaan pemasangan instalasi elektrikal ini. Sleeves dan insert Semua sleeves melalui lantai beton dan pada yang perlu untuk pemasangan instalasi elektrikal harus dilaksanakan oleh pemborong. semua pekerjaan pemasangan insert. Semua insert beton yang diperlukan untuk pemasangan instalasi peralatan listrik. termasuk inserts untuk conduits.

Pemeriksaan dan pengujian. bentuk bulat atau sektoral. Kabel Feeder Tegangan Rendah. Kabel Instalasi Tegangan Rendah.1. . Ukuran nominal penghantar. konduktor dari bahan tembaga solid atau standart. Tahun pembuatan.10. sebagai berikut di bawah ini : * * * * * * Nominal voltage. kabelindo atau tranka. kuning.1981 1. : biru. Pemerikasaan dan pengujian terhadap kabel yang akan dipasang meliputi : * * * * Pemeriksaan secara visual (appearance inspenction) Pengujian tahanan dari penghantar Pengujian tahanan insulasi. Standart : NYY : – SII 0211-78 1. 1. . kuat dan rapi. Ground : hijau kuning.SILN 43-1. empat atau lima. Type B. dan selubung terluar dari PVC warna hitam. dan hitam. 1. kabel metal. insulasi PVC. Kabel harus buatan pabrik dalam negeri seperti supreme. Tanda Pengenal Pada sheat dari kabel harus diberi tanda pengenal yang tidak dapat dihapus. 1. Type.pemborong dengan predikat baik. 1. selubung sebelah dalam dari PVC. Konstruksi Berinti tiga. Nama pembuat/merk dagang . Tenaga pelaksana harus menangani pekerjaan-pekerjaan ini secara aman.  Material Kabel Daya Tegangan Rendah A. warna insulasi PVC masing-masing inti harus mengikuti kode warna dalam PUIL sebagai berikut : * * * Phasa Netral : merah.

air insulating medium. Pemerikasaan dan pengujian terhadap kabel yang akan dipasang meliputi : * * * *  Pemeriksaan secara visual (appearance inspenction) Pengujian tahanan dari penghantar Pengujian tahanan insulasi. : biru. BS. pasangan dalam/indoor use) 1. Type B. Nama pembuat/merk dagang . JIS) . Tahun pembuatan. Panel dan komponen-komponennya harus difinish untuk penggunaan di daerah tropis ( panas dan lembab. Konstruksi : NYA atau NYM : – SII 0211-78 Berinti satu atau tiga. fixed type. insulasi PVC. Type Metal enclosed. Ground : hijau kuning. Ukuran nominal penghantar. Standart . dan hitam. Standart Panel switchgear harus dibuat sesuai dengan standart iec atau standart-standart lainya (NFC. VDE/DIN. konduktor dari bahan tembaga solid atau standart. Type. sebagai berikut di bawah ini : * * * * * * Nominal voltage.SILN 43-1. mechanically interlocked. kuning. Pemeriksaan dan pengujian. manually operated. warna insulasi PVC masing-masing inti harus mengikuti kode warna dalam PUIL 2000 sebagai berikut : * * * Phasa Netral : merah. NEMA . selubung sebelah dalam dan selubung terluar dari bahan PVC. 1.A. Kabel harus buatan pabrik dalam negeri. 1. Panel switchgear tegangan rendah 1. bentuk bulat atau sektoral. Tanda Pengenal Pada sheat dari kabel harus diberi tanda pengenal yang tidak dapat dihapus.1981 1.

kuning dan hitam. mempunyai ukuran standart sehingga dapat dipertukarkan dan diperluas dengan mudah. Konstruksi * Panel switchgear TR akan dioperasikan pada tegangan 380/220 V. kemudian secepatnya dilindungi terhadap karat dengan cara galvanisasi atau chromium plating atau dengan zinc chromate primer. misalnya pengoperasian sakeler-sakelar daya. * * Pintu panel dilengkapi dengan engsel type terbenam. handle (catch) dan kunci (lock). dan sebagainya. pemasangan kembali indicator-indicator gangguan. Komponen-komponen panel * Busbar Main bus harus dipasang horizontal disebelah atas. * Switchgear terdiri dari lemari – lemari yang akan digunakan untuk pemasangan peralatan – peralatan dan penyambungan. 3 phase. 1.2 mm. . Busbar harus dicat sesuai dengan kode warna dalam PUIL sebagai berikut : + phasa + netral + ground : merah. Finishing panel harus dilaksanakan sebagai berikut semua mur dan baut harus tahan karat. Pengecatan finishing dilakukan dengan dua lapis cat oven warna abu-abu atau warna lain yang disetujui oleh pengawas. * Switchgear harus dapat dioperasikan dengan aman oleh petugas. * Kabinet panel terbuat dari bahan pelat baja dengan ketebalan minimum 1. Semua bagian dari baja harus bersih dan sandblasted setelah pengelasan. Panel- panel floor mounting / free standing harus diberi pengukat rangka dari baja siku atau kanan dengan ketebalan 1.1. : biru. : hijau.5 mm. dan harus mempunyai kuat hantar arus kontinu yang standart dan sesuai dengan yang dimaksud pada gambar. Lemari-lemari panel hanya mempunyai bukaan dari sisi sebelah depan. sehingga untuk sejumlah komponen panel maupun untuk sejumlah kabel yang dipakai tidak menjadi terlalu sesak. 50 Hz dan solidly grounded. * Lemari untuk “panel board” harus mempunyai ukuran yang proporsional seperti dipersyaratkan untuk “panel board” dan sesuai kebutuhan. Main dan tap busbar harus dari bahan tembaga dengan konduktifitas tinggi (98% atau lebih besar). 4 kawat. pemutus tenaga. kuning. pengecekan tegangan.

000. rangka dan badan peralatan dari metal. 600V ratings dan kemampuan pemutusan arus hubungan singkat minimum pada 380V (RMS symmetrical) sesuai seperti yang tercantum dalam gambar. kemampuan minimal making current sebesar 15% arus nominal. dan kemampuan electrical operation sebanyak 2. * Selector Switch Selector switcher harus mempunyai rating 10 A pada 300 V. 50 Hz dan tahan bekerja continue pada 10% tegangan lebih tinggi dan harus dapat pula menutup dengan sempurna pada 85% tegangan nominal. Untuk menjaga originalitas produk. off atau “ triped “. dimana akan diadakan penyambungan dengan penghantar pentanahan terhadap lemari panel. * Circuit Breaker (CB) CB kapasitas sampai dengan 100A adalah type mini circuit breaker (MCB) untuk kapasitas lebih besar dari 100A hingga 300A harus dari type adjusted case (MCCB) dan fixed/bolt-on. Terminal block harus disediakan sesuai kebutuhan ditambah 20% terminals untuk cadangan. * Magnetic Contactor Magnetic contactor harus dapat bekerja tanpa getaran atau dengung. Kumparan contactor harus sesuai untuk tegangan 220 volts.Busbar pentanahan terletak disebelah bawah. conduits dan lain-lain. AEG atau setara. dengan rating 600 volts minimum.000 kali. * Name Plate . maka semua CB harus disertai sertifikat keaslian barang dari produsen atau agen resmi yang ditunjuk. type heavy duty dan kedap minyak. Lampu indikator harus dilapisi nickel dengan lensa dari gelas prismatic. lampu harus type long life. * Lampu Indikator / Pilot lamp Lampu indikator harus type full voltage. CB harus mempunyai besaran-besaran ampere frame (AF) dan ampere trip (AT) pada temperatur keliling 40oC. Main CB yang harus dilengkapi dengan pengaman terhadap gangguan ke tanah (ground fault protection). * Terminal Block Terminal block untuk kabel-kabel control harus diberikan batas penghalang diantaranya. heavy duty dan kedap minyak. Handel pengoperasian CB harus dapat secara jelas menunjukkan apakah CB pada posisi on. Contactor harus type heavy-duty.5 mm. pemasangan secara ulir dengan diameter ± 2. Produk yang dapat diterima adalah merk MG .

Hubungan antara sepatu kabel dan terminal harus dengan mur dan baut serta dilengkapi dengan ring yang bergerigi tepinya untuk menghindari kemungkinan hubungan menjadi longgar. 5. Huruf-huruf harus huruf block dengan ukuran minimum 4 mm. 3. Standart dan Konstruksi 1. Kabel kontrol harus buatan pabrik kabel dalam negeri. 6. rating tegangan 600 V . Lampu flourescent (TL) Semua lampu flourescent dan lampu discharge lainnya harus dikompensasi dengan “power factor corection capassitor” yang cukup untuk mencapai p.5 mm2. * Kabel Kontrol Control circuit conductor harus jenis kabel fleksibel dengan penampang konduktor tidak kurang dari 2. Ujung kabel harus dilengkapi dengan sepatu kabel dan hubungan keduanya diperkuat dengan cara dipres. seperti yang dilukiskan dalam gambar-gambar elektrikal. Pengujian kontinuitas rangkaian. 1. Pemeriksaan kekuatan mekanis dari handel dan alat interlock 4. .  Lampu Penerangan dan Kotak Kontak. Interwiring harus kontinu dari terminal ke terminal tanpa sambungan. putih bagian dalam dan bagian hitam pada bagian permukaan. 2.f. dan setiap kabel control harus diberikan label bernomor yang harus dicantumkan pada gambar-gambar kerja (shop drawing). Semua hubungan kawat harus dilakukan melalui penghubung / terminal khusus. Pengujian dengan tegangan. Type. Pemeriksaan alat-alat interlock dan fungsi kerja handle. 85%-95%. Pengawatan (Internal Wiring ) Pengawatan harus dilakukan di pabrik pembuat panel secara sistematik dan rapih. Pemeriksaan secara visual (appearance inspection) terhadap kelengkapan peralatan apakah sudah sesuai dengan yang dimaksud. Pengujian tahanan insulasi. 1. 1.Name plate harus terbuat dari plastik gravis berlaminasi. Pemeriksaan dan Pengujiaan Pemeriksaan dan pengujiaan meliputi : 1. Pengawatan dari peralatan-peralatan yang dipasang pada pintu panel yang menuju pada satu kompartemen harus digabung dalam satu bendel yang fleksibel dan diikat kuat-kuat pada pintu dan rangka panel untuk menghindari gejala pemutaran pada terminal kabel control. Lampu dan armaturnya harus sesuai dengan yang dimaksudkan.

dengan rating 250 Volts 10 Amp. dudukan stater dan terminal bok harus cukup besar dan dibuat sedemikian rupa sehingga panas yang ditimbulkan tidak menggangu kelangsungan kerja dan umur teknis komponen lampu itu sendiri. tidak menimbulkan panas yang tinggi. tetapi mudah dibuka untuk diperiksa atau diangkat. Yang harus dipergunakan adalah single lamp ballast (satu ballast untuk satu tabung lampu flourescent). Semua kotak kontak harus memiliki terminal fasa.Kapasitor harus dipasang paralel dan dilengkapi dengan sekring kecil untuk menghindari bahaya kebocoran kapasitor. Kode warna kabel harus mengikuti ketentuan dalam PUIL. Kotak-Kontak Biasa (KKB) Kotak-kontak biasa yang dipakai adalah kotak kontak satu fasa. Kotak-kontak harus dari satu type. kapasitor. Semua sakelar dinding dipasang 150 cm dari lantai. Kabel instalasi Pada umumnya kabel instalasi penerangan dan instalasi kotak kontak harus kabel inti tembaga dengan insulasi PVC. Ventilasi didalam box harus dibuat dengan sempurna Kabel-kabel dalam box harus diberikan saluran atap klem-klem tersendiri sehingga tidak menempel pada ballast atau kapasitor. satu inti atau lebih (NYA atau NYM) Kabel harus mempunyai penampang minimum 2. 1. Lampu TL harus sudah lengkap dengan kap reflector dibuat dari pelat baja dengan bentuk seperti gambar rencana. mempunyai rating 250 Volts 10 Amp dari jenis single gang atau double gang atau multiple gangs (grid switches). Ballast harus dari jenis yang baik. 1. Sakelar dinding Sakelar biasa harus dari type untuk pemasangan rata dinding. dan memiliki power factor yang tinggi. Ballast harus mempunyai dudukan yang kuat dalam box lampu. netral dan pentanahan. .5 mm2.5mm dicat dasar tahan karat. Box tempat ballast. Semua stop kontak dinding dipasang 30 cm dari lantai. Tabung fluorescent harus dengan warna cahaya cool daylight. Box terbuat dari pelat baja tebal minimum 0. kemudian cat akhir dengan cat oven warna putih. sebagai berikut : * Fasa 1 : Merah. untuk pemasangan rata dinding. Reflector harus mempunyai lapisan pemantul cahaya berwarna putih atau mengkilap dengan derajat pemantul yang tinggi. 1. komponen pengisinya tidak meleleh.

socket junction box dan accessories lainya yaitu pipa flexible harus dipasang untuk melindungi kabel antara junction box dan armatur lampu. Kotak kontak outlet dekat pintu atau jendela harus dipasang ± 20 cm dari pinggir kusen pada sisi kunci seperti ditunjukkan dalam gambar-gambar arsitektur. Biru. kecuali ditunjukkan lain oleh pengawas. Semua reflector. 1. Hitam. Pipa instalasi pelindung kabel Pipa instalasi pelindung kabel yang dipakai adalah pipa conduit khusus untuk instalasi listrik. harus 150 cm. Pompa air digunakan untuk mendistribusikan air sesuai system yang ada dengan kapasitas 2. pipa. maka dua deret kotak tunggal. 1. Semua instalasi kabel yang ada berada dalam pipa pelindung. tinggi pemasangan kotak sekelar dinding. Bebas dari cacat. elbow. Sakelar dan Stopkontak Kecuali tercatat atau dipersyaratkan lain.* * * * Fasa 2 Fasa 3 Netral : : : Kuning. * Pada waktu pemeriksaan akhir semua “fixture” dan perlengkapan harus sudah siap menyala.50 m diatas permukaan lantai. Hijau – Kuning Tanah (ground) : 1. Semua fixtures dan perlengkapan harus bersih bebas dari debu. 1. plastes dan lain lain. ganda atau “multigang” sesuai dengan kebutuhan harus dipasang satu diatas yang lain. . * Pada daerah yang tidak memakai ceiling pemasangan lampu menempel pada kanal yang dipasang lengkap dengan penggantungnya. Pompa air tersebut menggunakan tenaga listrik dengan tegangan 220 Volt atau 380 Volt sesuai dengan spesifikasi pompa air. dan titik tengah deretan-deretan tersebut harus berada 1. Lampu – lampu * Semua fixture penerangan dan perlengkapan-perlengkapan harus dipasang oleh tukangtukang yang berpengalaman dengan cara yang benar dan disetujui pengawas seperti yang ditunjukkan dalam gambar. Dimana ada lebih dari lima sekelar dinding atau stop kontak ditunjuk pada tempat yang sama. Pemasangan 1. kaca.  Pompa Air pompa seperti yang dipersyaratkan. panel pinggir atau bagian-bagian lain yang rusak sebelum pemeriksaan akhir harus diganti oleh pemborong tanpa biaya tambahan.

   Pengujian harus disaksikan oleh pengawas. Pompa air harus dipasang di atas dudukan beton dengan ketinggian yang sesuai dengan ketinggian pipa yang terhubung dengannya.10. Pengujian pemberian tegangan. pemborong harus sudah mengajukan jadwal dan prosedur pengujian kepada pengawas untuk mendapatkan persetujuan. * * * * *  Pemeriksaan fungsi kerja dan kekuatan mekanis dari peralatan. Pemborong harus membuat catatan (record) mengenai hasil pengujian. Paling lambat dua (2) minggu sebelum pengujian dilaksanakan. dan copy diserahkan kepada pengawas. Badan pompa air harus diketanahkan atau digrounding dengan sempurna. Pengujian sambungan-sambungan. Seluruh pengujian diselenggarakan oleh pemborong. Pemeriksaan dan pengujian tersebut terdiri dari : Pemeriksaan secara visual (appearance inspection) terhadap kelengkapan peralatan. * apakah sudah sesuai dengan yang dimaksud.3.2. dan segala biaya untuk itu ditanggung oleh pemborong .   Pemeriksaan dan Pengujian Pemeriksaan dan pengujiaan seluruh instalasi system penerangan dan kotak kontak diselenggarakan setelah seluruh pekerjaan selesai. Pengujian tahanan isolasi. 4. 1. Pengujian pentanahan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful