P. 1
Alat-untuk-Pengukur-kadar-Protein,-Lemak-dan-Laktosa-Pada-Susu..pdf

Alat-untuk-Pengukur-kadar-Protein,-Lemak-dan-Laktosa-Pada-Susu..pdf

|Views: 245|Likes:
Published by Januar Lengobz
aaa
aaa

More info:

Published by: Januar Lengobz on Dec 18, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/24/2015

pdf

text

original

BAB V PENGUJIAN DAN ANALISIS SISTEM Tujuan pengujian sistem adalah untuk menentukan apakah sistem hasil rancangan

ini berfungsi dengan baik dan sesuai dengan perancangan yang diinginkan. Selain itu untuk menentukan kondisi rangkaian pada masing-masing blok yang ada. Apabila rangkaian telah selesai dirancang dan dibuat, maka rangkaian ini harus diuji terlebih dahulu untuk memastikan alat ini dapat dioperasikan sesuai dengan tujuan perancangan yang diinginkan. Pengujian dan pengamatan dilakukan terhadap sistem pengkabelan, hubungan tiap komponen, tiap blok rangkaian dan pengujian sistem keseluruhan. Pada bab ini akan dilakukan juga pembahasan dari setiap pengujian dan pengamatan yang dilakukan. Pengujian ini dilakukan pada tiap-tiap blok dalam sistem dengan mengikuti prosedur yang telah dijelaskan dalam Bab III, yaitu: Pengujian sensor Pengujian rangkaian pengubah arus ke tegangan Pengujian rangkaian pengkondisi sinyal Pengujian rangkaian ADC Pengujian rangkaian Mikrokontroller Pengujian rangkaian penampil Pengujian rangkaian keseluruhan Alat-alat bantu yang digunakan dalam pengujian ini menggunakan beberapa instrumen diantaranya adalah sebagai berikut: Catu daya DC ± 15V Catu daya DC + 5V Multimeter digital UNI-T UT70A Multimeter digital YFE YF-3120 Logic Probe

36

Menghidupkan catu daya. Prosedur Pengujian 1. 3.1. Lemak dan Laktosa yang berbeda-beda.3. 5.3.1.1. Blok diagram pengujian respon sensor 5.2 dan Tabel 5. Masukkan sampel pada tempat sampel secara bergantian. Mengatur posisi saklar putar multimeter pada volt meter. 4.1. Tujuan Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan sensor dalam mendeteksi adanya perbedaan intensitas cahaya setelah melewati sampel yang memiliki kandungan Protein. Mengamati dan mencatat kondisi keluaran yang tertampil pada multimeter.1. Dari hasil pengujian respon sensor didapatkan keluaran tegangan dari pengkondisi sinyal analog yang ditunjukkan dalam Tabel 5. Hasil Pengujian dan Analisis Data Pengujian dilakukan dengan cara meletakkan sampel pada tempat sampel kemudian disinari oleh sumber cahaya yang memiliki intensitas cahaya yang tetap sehingga dapat diketahui respon dari sensor.2. Sumber Cahaya Tempat Sampel Pengubah arus ke tegangan Multimeter Gambar 5.1. 2. Tabel 5. 37 .1. Pengujian Respon Sensor 5. 5.1. Mengatur blok rangkaian seperti terlihat dalam Gambar 5.5.

9 1.5 1 2 3 4 5 6 7 Pengukuran ke 1(V) 2(V) 3(V) 4(V) 5(V) Rata-rata(V) 3.4 2.0 2.0 3.88 1.6 1.4 1.6 2. 1 2 3 4 5 6 7 8 Kandungan Protein (%) 0.68 1.5 2.7 1.6 2.4 2.0 3.7 1.0 3.5 1.36 Gambar 5.3 1.Tabel 5.0 2.6 2.98 1.3 1.5 1.5 1.2.1.7 1. Hasil pengambilan data sensor protein No.4 1.36 2.9 1.0 3.4 1.5 1.3 2.9 1.4 1.3 2.0 2.58 2.9 1.6 2.7 1.9 1.0 2.96 2.0 1.8 1. Grafik data pengujian sensor protein 38 .4 2.48 1.

10 0.202 0.59 0.60 0.29 0.45 0.35 0.43 0. Hasil pengambilan data sensor lemak No.13 0.29 0.20 0.11 Pengukuran ke 3(V) 4(V) 5(V) Rata-rata(V) 0.106 Gambar 5. Kandungan Lemak (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 0.406 0.42 0.19 0.60 0.5 1 2 3 4 5 6 7 1(V) 0.20 0.13 0.11 0.13 0.36 0.43 0.2.166 0.59 0.10 0.36 0.356 0.14 0.13 0.128 0.59 0.146 0.15 0. Grafik data pengujian sensor lemak 39 .42 0.15 0.21 0.594 0.3.Tabel 5.29 0.11 2(V) 0.12 0.35 0.29 0.14 0.21 0.36 0.15 0.28 0.

1 2.5 2.2 5.0 3.74 1.1 2.9 3.5 1.3 5. Kandungan Laktosa (%) 1 2 3 4 5 6 7 8 0.3 5. 4 1.5 1.5 1 2 3 4 5 6 7 Pengukuran ke 1(V) 2(V) 3(V) 4(V) 5(V) Rata-rata(V) 5.2.46 Gambar 5.2 5.0 2.Tabel 5.4 1.3 3.6 2.3.9 3.4.7 1.7 4.0 2.7 1.90 3. Hasil pengambilan data sensor laktosa No.2 dan Tabel 5.5 2.6 2.34 2.04 1.7 1.4 3. Lemak dan Laktosa yang terukur adalah mendekati linier.4 3.3 dan Gambar 5.8 1.8 4.3 3.24 4.1.8 4. Grafik data pengujian sensor laktosa Hasil pengujian respon sensor dalam Tabel 5.3 3. Gambar 5.54 2.8 4.76 4.9 3.4.5 2.8 1.2 5.0 2.7 4. 40 .8 3. Dari grafik tersebut didapatkan bahwa hasil pengujian respon sensor yang diukur melalui perubahan tegangan pengubah arus ke tegangan terhadap kandungan Protein. Tabel 5.3 dapat ditampilkan dalam bentuk grafik seperti yang ditunjukkan dalam Gambar 5.5 1.

500 5 4. Tabel 5. 3.5.000 Kesalahan Rata-rata 0. Rangkaian Pengubah Arus ke Tegangan Sumber Arus Multimeter Multimeter Gambar 5.4. 5.5. Mengatur posisi saklar putar multimeter pada ampere meter untuk masukan dan volt meter untuk keluaran.000 1. Menghidupkan sumber arus.5 2 5 10 Tegangan Keluaran (V) % Kesalahan Perhitungan Pengukuran 1 0.5. 5.000 10 9. Blok diagram pengujian rangkaian pengubah arus 5.03 1.2.917 41 . Hasil Pengujian dan Analisis Data Dari hasil pengujian diperoleh data keluaran berupa tegangan yang ditunjukkan dalam Tabel 5.2.1.95 1.2. Tujuan Pengujian rangkaian pengubah arus menjadi tegangan ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan rangkaian dalam mengubah masukan yang berupa arus menjadi keluaran dalam bentuk tegangan. 2.2.3.99 1. Menyusun rangkaian seperti terlihat dalam Gambar 5.51 1. Hasil pengujian dan analisis data rangkaian pengubah arus ke tegangan No 1 2 3 4 5 Arus Masukan (μA) 1 1. Prosedur Pengujian 1. Pengujian Rangkaian Pengubah Arus ke Tegangan 5.51 0. Mengubah-ubah besaran arus yang dialirkan.2.90 1. 4.000 2 2. Mengamati dan mencatat kondisi masukan dan keluaran yang tertampil pada multimeter.4.

1) % Penyimpangan Rata-rata = pengukuran − perhitungan x 100% perhitungan ∑ % Kesalahan n (5. 5. Pengujian Rangkaian Pengkondisi Sinyal 5.Dari hasil pengujian diperoleh data keluaran berupa tegangan yang ditunjukkan dalam Tabel 5. 5. Prosedur Pengujian 1. Blok diagram pengujian rangkaian pengkodisi sinyal 42 .6.2) Dari Tabel 5.3. 4. Menyusun rangkaian seperti terlihat dalam Gambar 5. 3.4 dapat dilihat bahwa kesalahan terbesar adalah 1. Mengamati dan mencatat kondisi masukan dan keluaran yang tertampil pada multimeter Tegangan Variabel Rangkaian Pengkondisi Sinyal Multimeter Multimeter Gambar 5.3. Tujuan Pengujian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan penyesuaian tegangan keluaran dari rangkaian pengkondisi sinyal dalam jangkauan tegangan masukan yang dapat dibaca oleh ADC. Mengatur posisi saklar putar multimeter pada volt meter.917 %. 5.6. Menghidupkan catu daya.4.2.1. Hasil pengujian rangkaian pengubah arus ke tegangan menunjukkan kesalahan rata-rata sebesar 0. 2.5 %. Mengubah-ubah besar tegangan masukan. Prosentase kesalahan antara hasil pengujian dan hasil perhitungan dapat dihitung dengan peramaan: % Kesalahan = (5.3.

00 -2.0277 1.5179 1.61 0.18 1.82 5.59 Tegangan Keluaran (V) Hasil Pengujian 0 0.3.9677 4.5.602 2.0719 2.13 Hasil Perhitungan 0 0.1439 5.6.10 -0.5.31 1.40 -1. Tabel 5.61 3.031 1.04 Hasil Perhitungan 0 0.26 1.35 -0.02 1.5899 3.29 1.9967 Penyimpangan rata-rata % Penyimpangan 0 1. Hasil pengujian dan analisis data rangkaian pengkondisi sinyal pengukur kadar lemak Tegangan Masukan (V) -0.50 -1.92 Tabel 5.40 -0.5539 2.25 4.09 1.53 3.531 1.4977 3.70 1.10 Tegangan Keluaran (V) Hasil Pengujian 0 0.21 1.301 1.62 1.77 1. Dari pengujian rangkaian pengkondisi sinyal didapatkan hasil seperti yang ditunjukkan dalam Tabel 5. masukan dari sensor diganti dengan sumber tegangan.7627 4.15 -0. Hasil pengujian dan analisis data rangkaian pengkondisi sinyal pengukur kadar protein Tegangan Masukan (V) -1.051 1.55 3.30 -0.25 -0.19 5. Hasil Pengujian dan Analisis Data Pengujian dilakukan dengan merangkai di project board.55 43 .781 2.13 0.3.09 2.5.50 -2.0761 Penyimpangan rata-rata % Penyimpangan 0 2.00 -3.01 4.7627 2.20 -0.2927 1.15 4.16 1.2327 3.25 -2.32 1.75 -3.1079 4.75 -2.00 0.0359 1.50 -0.

75 -4.2523 1.2. 4.2948 2.79 1. 3.00 -3. Menghidupkan tegangan masukan antara 0-5 V.6423 2.4 1.18 Analisis dilakukan dengan menghitung prosentase penyimpangan hasil pengukuran terhadap hasil perhitungan pada rangkaian pengkondisi sinyal dengan menggunakan Persamaan 5.28 1. 44 .0323 5. 2. Mengamati dan mencatat kondisi keluaran Multiplexer yang ditampilkan melalui Multimeter.00 -2.Tabel 5.01 4.01 1.9473 2. Tujuan Pengujian rangkaian multiplexer ini bertujuan untuk mengetahui apakah multiplexer dapat bekerja dengan baik.76 1.23 0.31 2.87 0.60 -2. Pengujian Multiplexer 5. Prosedur Pengujian 1. Hasil pengujian dan analisis data rangkaian pengkondisi sinyal pengukur kadar laktosa Tegangan Masukan (V) -1.25 -3.7.4.74 0.1 5.20 Tegangan Keluaran (V) Hasil Pengujian 0 0.4. Menghidupkan catu daya.1 dan 5.971 2.1.50 -5.56 1. 5.7.50 -3. Mengatur blok rangkaian seperti terlihat dalam Gambar 5.2.9898 4. 5.66 3.05 Hasil Perhitungan 0 0.82 2.50 -3.0053 Penyimpangan rata-rata % Penyimpangan 1.4.5573 1.

0 3. Pengujian Rangkaian ADC 5. Hasil Pengujian dan Analisis Data Pengujian dilakukan dengan cara merangkai rangkaian Multiplexer pada project board dengan memasang multimeter pada keluaran Multiplexer sehingga dapat diketahui keluaran dari Multiplexer tersebut. Tujuan Pengujian rangkaian analog digital converter ini bertujuan untuk mengetahui apakah ADC dapat bekerja dengan baik dan menguji ketepatan perubahan keluaran ADC terhadap tegangan masukan yang bervariasi pada pengoperasiaan kontinyu. 5.1.0 S2 0 0 0 Sinyal Kontrol S1 S0 0 0 0 1 1 0 Kesalahan rata-rata Keluaran (V) 2. Tabel 5.8.0 4.7.0 Kesalahan (%) 0 0 0 0 Dari Tabel 5.4.8 dapat disimpulkan bahwa multiplexer dapat bekerja dengan baik dengan error 0%.0 3.8. Masukan dihubungkan dengan tegangan yang dapat diubah-ubah.3.4. Hasil pengujian dan analisis rangkaian Multiplexer ditunjukkan dalam Tabel 5.0 4.Sinyal kontrol Tegangan masukan Multiplexer Multimeter Gambar 5. Hasil pengujian dan analisis data Multiplexer Masukan (V) 2.4. Blok diagram pengujian Multiplexer 5. 45 . Dan sinyal kontrol dihubungkan dengan tegangan 5V.

5.5 2.0 1. Blok diagram pengujian ADC 5.5. Menghidupkan catu daya.6 0. Tabel 5.5 103 102 1 116 114.3.6 1.055 0. Hasil Pengujian dan Analisis Data Pengujian dilakukan dengan cara merangkai rangkaian ADC pada project board dengan memasang led pada setiap pin data keluaran ADC sehingga dapat diketahui keluaran digital dari ADC tersebut. Mengatur blok rangkaian seperti terlihat dalam Gambar 5.25 2. Mengatur posisi saklar putar multimeter pada volt meter.40 19.019 0.006 0.9.5 1.4 Perubahan Penyimpangan Tiap Bit (LSB) (mV) 0 18. Hasil pengujian dan analisis rangkaian ADC ditunjukkan dalam Tabel 5.005 0. Prosedur Pengujian 1.3 0. Mengubah tegangan masukan antara 0-5 V sesuai besar tegangan yg akan diukur.95 0 0.50 19.5 1.009 0.011 0.8 1. 3.5 1. 2.9 179 178. 4.7 154 153. Mengamati dan mencatat kondisi keluaran ADC yang ditampilkan melalui LED.52 19.4.42 19.068 46 .5 2.75 3.5 52 51 1 78 76.8.23 19.9.5 Hasil Ukur (biner) 00000000 00011011 00110100 01001110 01100111 01110100 10000001 10001101 10011010 10110011 Keluaran Selisih Hasil Hitung (desimal) Ukur (desimal) (desimal) 0 0 0 27 25.2 129 127.23 19.0 3.1 0.0 2.48 20.4. Hasil pengujian dan analisis data rangkaian ADC Vin(+) (V) 0 0.4 141 140.019 0. Tegangan Variabel Rangkaian Pengkonversi Analog ke Digital Multimeter Display Led Gambar 5.2.010 0.8. 38 19.

9 dapat diketahui bahwa ADC 0804 mampu mengkonversi masukan analog antara 0 V sampai 5 V menjadi suatu data keluaran biner.009 0.1 Tujuan Pengujian terhadap LCD (Liquid Crystal Display) dilakukan untuk memeriksa apakah terdapat kesalahan dalam perangkat lunak yang sudah disusun untuk menangani penampil teks dan untuk mengetahui apakah kondisi penampil teks berupa LCD (Liquid Crystal Display) sudah bekerja sesuai dengan perancangan.5 Pengujian LCD (Liquid Crystal Display) 5.0 4.018 Dari Tabel 5.9 19.009 0.6 = 0. 47 .002 0.10− 3 Besar kesalahan perubahan tiap bit dapat diperoleh melalui perhitungan sebagai berikut: Penyimpangan(LSB) = = PerubahanTiapbit (ukur ) − PerubahanTiapbit (hitung ) PerubahanTiapbit (hitung ) 19. Pengujian dilakukan dengan cara membuat program untuk menampilkan teks ke LCD (Liquid Crystal Display).3 204.6 255 1.018 LSB 5.3.6.23 − 19. Nilai kesalahan maksimum data keluaran ADC0804 berdasarkan datasheet adalah 1 LSB.6.1 229. Nilai kesalahan menunjukkan nilai penyimpangan data digital keluaran ADC dengan nilai sebenarnya.10 Penyimpangan rata-rata 0.75 4.5 = = 25.5.5 −3 19.10 19.7 19.025 0.019 LSB Sedangkan penyimpangan rata-rata dari hasil pengujian adalah sebesar 0.6 19.0 11000001 11001110 11100110 11111111 193 206 230 255 191.4 19.43 1.42 0. Perhitungan nilai desimal keluaran ADC adalah sebagai berikut: Nilai Desimal = Vin 0.5 5.57 0 19.

melakukan compiling.5. 2. Mengatur rangkaian seperti terlihat dalam Gambar 5.9 Diagram alir pengujian LCD (Liquid Crystal Display) Gambar 5.2 Prosedur Pengujian 1. Mengamati hasil simulasi Gambar 5. dan mengisikan ke AT89C51. Menghidupkan catu daya 4.9.5. Membuat perangkat lunak dengan diagram alir seperti dalam Gambar 5.10 Rangkaian Pengujian LCD (Liquid Crystal Display) 48 .10 3.

Gabungkan semua rangkaian tiap blok menjadi satu sistem seperti dalam gambar blok diagram sistem. Prosedur Pengujian 1.6 Pengujian Keseluruhan Sistem 5. 5.1. 2. Hidupkan catu daya.6.2. 5. 49 . 3. Letakkan sampel pada tempat sampel.3 Hasil Pengujian dan Analisis Dari hasil pengujian dapat dianalisis bahwa rangkaian LCD (Liquid Crystal Display yang dirancang dapat menampilkan teks sesuai dengan yang diinginkan dan dapat bekerja dengan baik.5. Tujuan Pengujian keseluruhan sistem ini bertujuan untuk mengetahui unjuk kerja dari sistem yang telah dirancang apakah telah bekerja sesuai dengan pengujian yang dilakukan pada bagian tiap bloknya dan sesuai dengan yang diharapkan oleh perancang. Tekan tombol pengaktifan.5.6. 4.

Hasil Pengujian dan Analisis Data Sampel susu sapi yang akan diukur kandungan protein. lemak dan laktosa harus dipersiapkan dan diberi label untuk setiap sampelnya. 50 .10. lemak dan laktosa yang berbeda-beda. Untuk mengetahui tingkat keberhasilan alat maka hasil pengujian pada sistem dibandingkan dengan hasil pengujian laboratorium yang ditunjukkan dalam Tabel 5.8.11. dan Tabel 5.11 Diagram Alir Perangkat Lunak Keseluruhan Sistem 5.2. Sampel yang digunakan memiliki kandungan protein.9.Gambar 5. Tabel 5.

598% dan pengukur kadar laktosa sebesar 2.0 3.03 3.45 0.5 Kadar Laktosa Hasil Pengukuran Laboratorium (%) 6.81 2.42 1. 51 .0 4.0 4. pengukur kadar lemak sebesar 1.802 2.10 0.Tabel 5.0 0.76 5.0 3.323 %.21 0.2 0.10 Hasil Pengujian Keluaran Alat Pengukur Protein Sampel Susu 1 2 3 4 5 Kadar Protein Hasil Keluaran Alat 7.0 2.818 0.06 2.496 Kesalahan rata-rata Persentase Kesalahan 3.1 2.84 0.991 2.598 Tabel 5.124%.0 3.12 Hasil Pengujian Keluaran Alat Pengukur Laktosa Sampel Susu 1 2 3 4 5 Kadar Laktosa Hasil Keluaran Alat 7.993 1.776 3.892 3.9 0.23 5.0 1.31 5.5 Kadar Protein Hasil Pengukuran Laboratorium (%) 6.0 4.5 Kadar Lemak Hasil Pengukuran Laboratorium (%) 6.74 1.31 4.53 Kesalahan rata-rata Persentase Kesalahan 1.11 Hasil Pengujian Keluaran Alat Pengukur Lemak Sampel Susu 1 2 3 4 5 Kadar Lemak Hasil Keluaran Alat 7.92 4.57 0.726 Tabel 5.498 Kesalahan rata-rata Persentase Kesalahan 1.124 Dari hasil pengujian keseluruhan sistem terhadap pengujian laboratorium didapatkan penyimpangan rata-rata untuk pengukur kadar protein sebesar 1.23 0.895 0.66 2.975 1.16 0.54 0.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->