P. 1
contoh-15

contoh-15

|Views: 13|Likes:
Published by Richard Noky
1. PENDAHULUAN

Energi air adalah energi yang telah dimanfaatkan secara luas di Indonesia yang dalam skala besar telah digunakan sebagai pembangkit listrik. Beberapa perusahaan di bidang pertanian bahkan juga memiliki pembangkit listrik sendiri yang bersumber dari energi air. Di masa mendatang untuk pembangunan pedesaan termasuk industri kecil yang jauh dari jaringan listrik nasional, energi yang dibangkitkan melalui sistem mikrohidro diperkirakan akan tumbuh secara pesat.




2. POTENSI AIR SEBAGAI SUMBER ENERGI

Potensi air sebagai sumber energi terutama digunakan sebagai penyedia energi listrik melalui pembangkit listrik tenaga air maupun mikrohidro. Potensi tenaga air di seluruh Indonesia diperkirakan sebesar 75684 MW. Potensi ini dapat dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik dengan kapasitas 100 MW ke atas dengan jumlah sekitar 800.

Banyaknya sungai dan danau air tawar yang ada di Indonesia merupakan modal awal untuk pengembangan energi air ini. Namun eksploitasi terhadap sumber energi yang satu ini juga harus memperhatikan ekosistem lingkungan yang sudah ada.

Pemanfaatan energi air pada dasarnya adalah pemanfaatan energi potensial gravitasi. Energi mekanik aliran air yang merupakan transformasi dari energi potensial gravitasi dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin atau kincir. Umumnya turbin digunakan untuk membangkitkan energi listrik sedangkan kincir untuk pemanfaatan energi mekanik secara langsung. Pada umumnya untuk mendapatkan energi mekanik aliran air ini, perlu beda tinggi air yang diciptakan dengan menggunakan bendungan. Akan tetapi dalam menggerakkan kincir, aliran air pada sungai dapat dimanfaatkan ketika kecepatan alirannya memada.

Pembangkit listrik mikrohidro mengacu pada pembangkit listrik dengan skala di bawah 100 kW. Banyak daerah pedesaan di Indonesia yang dekat dengan aliran sungai yang memadai untuk pembangkit listrik pada skala yang demikian. Diharapkan dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa-desa tersebut dapat memenuhi kebutuhan energinya sendiri dalam mengantisipasi kenaikan biaya energi atau kesulitan jaringan listrik nasional untuk menjangkaunya.






PLTA dan mikrohidro

Energi air yang dimanfaatkan di Indonesia pada umumnya dalam skala yang besar (PLTA). Ada beberapa kontroversi untuk menggolongkan PLTA sebagai sumber energi terbarukan, karena dampak negatifnya terhadap kondisi lingkungan. Bendungan besar yang digunakan dapat memperlambat debit aliran sungai secara signifikan sehingga mempengaruhi ekosistem sungai. Suplai air untuk keperluan lainnya pun juga terkena dampak. Dalam konstruksi bendungan yang membutuhkan lahan yang luas seringkali harus mengkonversi ekosistem di daerah aliran.

Berbeda dengan pemanfaatan energi mikrohidro, sehubungan dengan skala yang tidak terlalu besar dampak terhadap lingkungan tidak terlalu besar




Pemanfaatan Energi Air menggunakan Kincir dan Turbin

Kincir Air

Pemanfaatan energi air dalam skala kecil dapat berupa penerapan kincir air dan turbin. Dikenal ada tiga jenis kincir air berdasarkan sistem aliran airnya, yaitu : overshot, breast-shot, dan under-shot. (Animasi 9)

Pada kincir overshot, air melalui atas kincir dan kincir berada di bawah aliran air. Air memutar kincir dan air jatuh ke permukaan lebih rendah. Kincir bergerak searah jarum jam. Pada kincir breast-shot, kincir diletakkan sejajar dengan aliran air sehingga air mengalir melalui tengah-tengah kincir. Air memutar kincir berlawanan dengan arah jarum jam. Pada kincir under-shot, posisi kincir air diletakkan agak ke atas dan sedikit menyentuh air. Aliran air yang menyentuh kincir menggerakkan kincir sehingga berlawanan arah dengan jarum jam.




Besar daya yang dapat diberikan aliran air melalui kincir atau turbin dapat dihitung dengan rumus berikut :




Dimana :

η = efisiensi sistem (-)

σ = berat air persatuan volume (N/m3)

Q
1. PENDAHULUAN

Energi air adalah energi yang telah dimanfaatkan secara luas di Indonesia yang dalam skala besar telah digunakan sebagai pembangkit listrik. Beberapa perusahaan di bidang pertanian bahkan juga memiliki pembangkit listrik sendiri yang bersumber dari energi air. Di masa mendatang untuk pembangunan pedesaan termasuk industri kecil yang jauh dari jaringan listrik nasional, energi yang dibangkitkan melalui sistem mikrohidro diperkirakan akan tumbuh secara pesat.




2. POTENSI AIR SEBAGAI SUMBER ENERGI

Potensi air sebagai sumber energi terutama digunakan sebagai penyedia energi listrik melalui pembangkit listrik tenaga air maupun mikrohidro. Potensi tenaga air di seluruh Indonesia diperkirakan sebesar 75684 MW. Potensi ini dapat dimanfaatkan untuk pembangkit tenaga listrik dengan kapasitas 100 MW ke atas dengan jumlah sekitar 800.

Banyaknya sungai dan danau air tawar yang ada di Indonesia merupakan modal awal untuk pengembangan energi air ini. Namun eksploitasi terhadap sumber energi yang satu ini juga harus memperhatikan ekosistem lingkungan yang sudah ada.

Pemanfaatan energi air pada dasarnya adalah pemanfaatan energi potensial gravitasi. Energi mekanik aliran air yang merupakan transformasi dari energi potensial gravitasi dimanfaatkan untuk menggerakkan turbin atau kincir. Umumnya turbin digunakan untuk membangkitkan energi listrik sedangkan kincir untuk pemanfaatan energi mekanik secara langsung. Pada umumnya untuk mendapatkan energi mekanik aliran air ini, perlu beda tinggi air yang diciptakan dengan menggunakan bendungan. Akan tetapi dalam menggerakkan kincir, aliran air pada sungai dapat dimanfaatkan ketika kecepatan alirannya memada.

Pembangkit listrik mikrohidro mengacu pada pembangkit listrik dengan skala di bawah 100 kW. Banyak daerah pedesaan di Indonesia yang dekat dengan aliran sungai yang memadai untuk pembangkit listrik pada skala yang demikian. Diharapkan dengan memanfaatkan potensi yang ada di desa-desa tersebut dapat memenuhi kebutuhan energinya sendiri dalam mengantisipasi kenaikan biaya energi atau kesulitan jaringan listrik nasional untuk menjangkaunya.






PLTA dan mikrohidro

Energi air yang dimanfaatkan di Indonesia pada umumnya dalam skala yang besar (PLTA). Ada beberapa kontroversi untuk menggolongkan PLTA sebagai sumber energi terbarukan, karena dampak negatifnya terhadap kondisi lingkungan. Bendungan besar yang digunakan dapat memperlambat debit aliran sungai secara signifikan sehingga mempengaruhi ekosistem sungai. Suplai air untuk keperluan lainnya pun juga terkena dampak. Dalam konstruksi bendungan yang membutuhkan lahan yang luas seringkali harus mengkonversi ekosistem di daerah aliran.

Berbeda dengan pemanfaatan energi mikrohidro, sehubungan dengan skala yang tidak terlalu besar dampak terhadap lingkungan tidak terlalu besar




Pemanfaatan Energi Air menggunakan Kincir dan Turbin

Kincir Air

Pemanfaatan energi air dalam skala kecil dapat berupa penerapan kincir air dan turbin. Dikenal ada tiga jenis kincir air berdasarkan sistem aliran airnya, yaitu : overshot, breast-shot, dan under-shot. (Animasi 9)

Pada kincir overshot, air melalui atas kincir dan kincir berada di bawah aliran air. Air memutar kincir dan air jatuh ke permukaan lebih rendah. Kincir bergerak searah jarum jam. Pada kincir breast-shot, kincir diletakkan sejajar dengan aliran air sehingga air mengalir melalui tengah-tengah kincir. Air memutar kincir berlawanan dengan arah jarum jam. Pada kincir under-shot, posisi kincir air diletakkan agak ke atas dan sedikit menyentuh air. Aliran air yang menyentuh kincir menggerakkan kincir sehingga berlawanan arah dengan jarum jam.




Besar daya yang dapat diberikan aliran air melalui kincir atau turbin dapat dihitung dengan rumus berikut :




Dimana :

η = efisiensi sistem (-)

σ = berat air persatuan volume (N/m3)

Q

More info:

Published by: Richard Noky on Dec 23, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/27/2014

pdf

text

original

1

BAB FLUIDA
Contoh 7.1 Massa jenis logam paduan Suatu logam paduan terbuat dari 0,04 kg logam A yang massa jenisnya 8 000 kg/m3 dan 0,10 kg logam B yang massa jenisnya 10 000 kg/m3. Tentukan massa jenis rata-rata logam paduan. Strategi: Untuk gabungan dua jenis zat secara fisika, Massa jenis gabungan = massa total / volum total Jawab: Logam A mA = 0,04 kg A = 8 000 kg/m3 Logam B mb = 0,10 kg b = 10 000 kg/m3

Volum logam A: VA = Volum logam B: VB =

mA

ρA
mB

= 0,04/8000 m3 = 0,10/10000 m3

ρB

Volum total = VA + VB = 0,04/8000 + 0,10/10000 = 0,60/40000 m3 massa total mA + mB = 0,04 + 0,10 = 0,14 kg massa jenis logam paduan’ = massa total/volum total = 0,14 / (0,60/40000) = 9 333 kg/m3 Contoh 7.2 Pengertian tekanan 1. Dua balok sejenis yang beratnya 24 N terletak pada lantai seperti ditunjukkan pada gambar. Hitung tekanan pada masing-masing balok pada lantai

(A)

(B)

Jawab: Perhatikan kedua balok memiliki berat yang sama, tetapi bidang alas keduanya berbeda sehingga tekanannya akan berbeda. Balok a berdiri pada lantai dengan sisi ABCD seluas A1 = 3 x 2 = 6 m2, tekanannya p1 =

F = 24/6 = 4 Pa A1
http://atophysics.wordpress.com

(b) Seorang pria dengan berat 800 N (lebih berat dari wanita diatas) menggunakan sepatu dengan ukuran 8 cm x 25 cm. tentukan tekanan hidrostatis yang beerja pada dasar wadah. Suatu wadah berisi raksa (massa jenis 13 600 kg/m3) setinggi 76 cm. wanita memberikan tekanan kera-kira 450 kali lebih besar pada lantai dibandingkan dengan tekanan pria. Jika g = 9. (a) Berapa tekanan hidrostatis yang bekerja pada dasar wadah itu? (b) Berapa tinggi air yang setara dengan tekanan hidrostatis ini? Jawab: (a) Massa jenis raksa = 13600 kg/m3 Tinggi raksa h = 76 cm = 0. Sebuah wadah berisi dua jenis cairan yang tidak bercampur yaitu minyak dan air.2 Balok b berdiri pada lantai dengan sisi ABQP seluas A2 = 4 x 3 = 12 m2. tinggi air yang setara dengan tekanan 76 cm raksa adalah 10.wordpress. Jelas wanita yang memiliki sepatu hak tinggi lebih merusak lantai daripada pria. Tentukan tekanan yang diberikan wanita pada lantai ketika ia melangkah dan seluruh berat badannya ditumpu oleh salah satu sepatunya. 9.8 . Massa jenis minyak adalah 0. http://atophysics.8 / (1000 . Tentukan tekanan yang diberikan pria pada lantai ketika ia melangkah dan seluruh berat badannya ditumpu oleh salah satu sepatunya.8 g/cm3 dan air adalah 1 g/cm3. Baahkan pada tahun 1950 ketika wanita mulai memakai sepatu hak tinggi.8 Pa (b) Massa jenis air = 1000 kg/m3 Tekanan air yang tekanan hidrostatisnya 101 292. seperti ditunjukkan pada gambar. 9. (a) Seorang wanita dengan berat 450 N menggunakan sepatu hak tinggi dengan ukuran hak adalah ½ cm x ½ cm.8 Pa dapat kita hitung dengan ph = air g h h = ph / ( air g) = 101292. Ini karena wanita bersepatu hak tinggi mengerjakan tekanan yang sangat besar pada lantai pesawat.8 m/s2.8 m/s2 Tekanan hidrostatis dihitung dengan ph = gh = 13600 .com .8) = 10.3 Menghitung tekanan hidrostatis 1.76 = 101 292. Jawab: (a) Berat wanita F= 450 N Luas hak = ½ x ½ = ¼ cm2 = ¼ x 10-4 m2 Tekanan wanita dengan sepatu hak tinggi pada lantai adalah p = F/A = 450 / (1/4 x 10-4) = 18 x 106 Pa (b) Berat pria F = 800 N Luas alas sepatu = 8 x 25 = 200 cm2 = 200 x 10-4 m2 Tekanan pria pada lantai adalah p= F = 800 / (200 x 10-4) = 4 x 104 Pa A Dskusi: Walaupun berat wanita lebih kecil daripada berat pria. 0.34 m 2.76 m Percepatan gravitasi g = 9. Contoh 7. tekanannya p2 = F/A2 = 24/12 = 2 Pa 2.34 m Jadi. perusahaan penerbangan menaruh perhatian terhadap kekuatan lantai pesawat.

07 x 10-2 m2 Total gaya F yang bekerja pada jendela pada kedalaman 1000 m adalah F =pA = 9.. Jawab: Di atas dasar wadah (A) terdapat dua jenis zat cair yang tidak dapat bercampur yaitu air (indeks 1) dan minyak (indeks 2). ph = ph1 + ph2 + ph3 + .. Jawab: (a) kedalaman h = 1000 m.3 Strategi Pada bidang datar yang diatasnya terdapat n jenis zat cair yang tidak bercampur..3 m Luas jendela A = D2 / 4 = 3. tekanan hidrostatis pada dasar wadah adalah pA = 9.5 Tekanan pada kedalaman zat cair 1.3)2 / 4 = 7. (a) Hitung tekanan mutlak pada kedalaman 1 000 m dari permukaan laut.com .80 m/s2. dan po = 101000 Pa Tekanan mutlak p pada kedalaman 1000 m dihitung dengan p = po + g h = 101000 + 1000 . Alat pengukur memberikan bacaan nol. jadi.4 Soal konsep tekanan gauge Seorang pengemudi mobil yang salah satu bannya kempes mengukur tekanan bannya dengan alat pengukur tekanan gauge ban. percepatan gravitasi 9.9 x 106 Pa (b) diameter jendela D = 30 cm = 0. massa jenis air = 1000 kg/m3. 7. tetapi udara ini memiliki tekanan yang sama dengan tekanan udara di luar ban. 4) = 50 960 Pa Contoh 7. Apakah pembacaan ini menunjukkan bahwa di dalam ban tidak ada di udara? Jawab: Alat pengukur mendaftar beda tekanan antara tekanan di dalam ban dan tekanan atmosfer di luar ban. = 1 g h1 + 2 g h2 + 3 g h3 + . (0.8 (1000 .14 .8 . 9. masih ada udara dalam ban.07 x 10-2 = 7. Anggap massa jenis air 1. Gambar di samping ini menunjukkan sebuah pipa pindah dalam aksi.9 x 106 . Dengan demikian tidak ada beda tekanan yang dapat menahan dinding ban dari gaya beban..80 m/s2 dan p0 = 1.. 2 + 800 . 1000 = 9. Itulah sebabnya ban kempes..0 x 105 Pa 2. g = 9. Dengan demikian tekanan hidrostatis di A sesuai dengan pA = 1 g h1 + 2 g h2 Massa jenis air 1 = 1000 kg/m3 Massa jenis minyak 2 = 800 kg/m3 h1 = 2m dan h2 = 4 m Jadi. Bacaan nol hanya menunjukkan bahwa tekanan di dalam ban sama dengan tekanan di luar ban. Cairan yang mengalir melalui pipa pindah memiliki massa jenis 1.wordpress. tekanan hidrostatisnya sama dengan total jumlah tekanan hidrostatis tiap-tiap cairan. Contoh 7.01 x 105 Pa. (b) Htung gaya total yang dikerjakan pada sisi luar jendela kapal selam berbentuk lingkaran dengan diameter 30 cm pada kedalaman ini. hitung beda tekanan antara: http://atophysics.0 x 103 kg/m3.5 g/cm3.

8 (2.8 . 9.8 m/s2).20) = 26460 Pa Diskusi: Beda tekanan antara titik B dan C di mana tekanan di B lebih besar daripada tekanan di C menyebabkan cairan mengalir dari B ke C. Strategi: Titik-titik yang berhubungan dengan tekanan udara luar selalu memiliki tekanan = po Jawab: Massa jenis cairan = 1500 kg/m3 (a) Titik A dan D ditekan oleh udara luar p0 sehingga pA = po dan pD = po (*) Tentu saja beda tekanan antara A dan D adalah pA – pD = po – po = 0 (**) (b) Beda tekanan antara A dan B sama dengan tekanan hidrostatis cairan setinggi h = 20 cm = 0.20 Dengan cara yang sama. 9. Strategi: Mulai dari bagian dasar pipa U teruslah bergerak ke atas sampai anda temukan perbatasan antara dua cairan yang tidak bercampur di salah satu kaki pipa.8 . Contoh 7. beda tekanan antara D dan C sama dengan tekanan hidrostatis setinggi h = 200 cm = 2 m pD – pC = g h = 1500 . Jika massa jenis air 1 000 kg/m3. 0. pA – pB = g h = 1500 .com . 2 Kurangkan (*) dengan (**) sehingga kita dapat memperoleh beda tekanan antara titik B dan C: (pD – pC) – (pA – pB) = 1500 .6 Aplikasi hukum pokok hidrostatika Sebuah pipa U berisi air dan minyak seperti ditunjukkan pada gambar.wordpress.2 m. selanjutnya gunakan hukum pokok hidrostatika. Jawab: http://atophysics.4 (a) Titik A dan D. buatlah garis batas mendatar pada perbatasan antara dua cairan ini hingga garis batas ini melalui kedua kaki pip U. 9. tentukan massa jenis minyak. yaitu tekanan cairan di atas garis batas pipa kiri sama dengan tekanan cairan di atas garis batas pipa kanan.0 – 0. Selisih tinggi kolom minyak dan ar pada kedua kaki adalah 3 cm. (b) Titik B dan C (g = 9.

pA = pB po + minyak g hA = po + air g hB minyak = hB/hA . air = 12/15 . 1000 = 800 kg/m3 Jadi. Pada sistem tampak pada gambar. Karena titik 1 dan 2 berada dalam cairan sejenis dan pada ketinggian yang sama. sesuai hukum pokok hidrostatika: p1 = p2. yaitu Mg. AQ = 20 cm2 = 20 x 10-4 m2.. 10-4) + 900 .wordpress. Titik A ditekan oleh minyak setinggi hA = 15 cm dan tekanan udara luar po. Sesuai dengan hukum pokok hidrostatika.5 Garis batas yang kita buat melalui titik A dan B. dan titik 2 ditekan oleh gaya F = 25 N dan cairan setinggi h = 5 m.com .m3 Contoh 7.7 Hukum Pascal 1. silinder kiri P luas penampangnya 600 cm2 dan diberi beban M kg. titik 2 pada garis batas ditekan oleh gaya F = 25 N dan tekanan hidrostatis cairan setinggi h = 5 m. tentukan massa M (g = 10 m/s2). maka p1 = p2 Mg/AP = F/AQ + g h M . Sistem diisi dengan cairan yang massa jenisnya 900 kg/m3. 5 M = 345 kg http://atophysics. Pengisap kanan Q luas penampangnya 20 cm2. sedangkan beratnya dapat diabaikan. berapa gaya yang dihasilkan pengisap besar? Jawab: Pengisap kecil (1) diameter D1 = 6 cm gaya F1 = 400 N Pengisap besar (2) diameter D2 = 30 cm Gaya F2 = . massa jenis minyak adalah 800 kg. Bila pengisap kecil ditekan dengan gaya 400 N. titik 1 pada garis batas ditekan oleh gaya berat beban M. jika sistem seimbang untuk F sebesar 25 N .? Gaya yang dihasilkan pada pengisap besar dapat dihitung dengan F2 = (D1/D2)2 F1 = (30/6)2 400 = 10000 N 2. Jawab: Luas penampang AP = 600 cm2 = 600 x 10-4 m2.. Sebuah dongkrak hidrolik memiliki pengisap kecil yang diameternya 6 cm dan pengisap besar yang diameternya 30 cm. Massa jenis cairan = 900 kg/m3. 10 / (600 x 10-4) = 25 / (20 . titik B ditekan oleh air setinggi hB = 15 – 3 = 12 cm dan tekanan udara luar po. Dari sini anda dapat menentukan besar massa M. 10 . Titik 1 ditekan oleh berat Mg. Strategi: Buat garis batas melalui pengisap yang paling rendah (pengisap P). kedua titik ini memiliki tekanan yang sama.

48 – 0. Tentukan massa jenis benda itu. hasil bacaan 0. w = m g = ( b Vb) g sebab m = b Vb w = b [Fa / ( f g)] g subtitusi Vb dari (*) Mari kita hitung massa jenis benda b yang dinyatakan dalam soal dengan menggunakan rumus cepat. tetapi ketika benda dicelupkan seluruhnya kedalam air (massa jenis 1 000 kg/m3).wordpress.2 m Volum kubus V = (0.12 N Massa jenis benda b adalah b/ f = w/Fa. (a) kubus tercelup seluruhnya dalam air Vbf = V kubus = 8 x 10-3 m3 Fa = air Vbf g = 1000 . Tentukan gaya apung yang dikerjakan fluida pada kubus jika kubus itu: (a) Diecelupkan seluruhnya dalam air ( = 1 000 kg/m3).36 N. Berapa tegangan pada kabel pengangkat: (a) Ketika patung masih tercelup seluruhnya di dalam air laut? (b) Ketika patung muncul seluruhnya diatas permukaan laut? Massa Jenis air laut = 1.8 Menentukan gaya apung 1. b/ f.3 x 103 kg/m3) akan diangkat dari sebuah kapal yang tenggelam. kita bisa menemukan rumus cepat yang mudah dihafal yang berkaitan dengan perbandingan massa jenis benda dengan massa jenis fluida. Vb = Fa / ( f g) (*) Berat benda w dapat kita nyatakan dalam volum benda Vb. Sebuah kubus dengan sisi 0.48 N.03 x 103 kg/m3 dan g = 10 m/s2. Fa = wbu – wbf Fa = 0. 10 = 80 N (b) Kubus tercelup setengah bagian dalam minyak Vbf = ½ V kubus = ½ (8 x 10-3) = 4 x 10-3 m Fa = minyak Vbf g = 800 . Jawab: http://atophysics.36 N Jadi. 1000 = 4000 kg/m3 3.12 .com . Jika benda tercelup seluruhnya dalam fluida. maka volum benda yang tercelup dalam fluida sama dengan volum benda.10 = 32 N 2. Sebelumnya kita hitung dulu gaya apung Fa Berat benda di udara wbu = 0. Jawab: Sisi kubus a = 0.65 kg (massa jenis 19.2)3 = 8 x 10-3 m3 Gaya apung Fa kita hitung dari hukum Archimedes: Fa = f Vbf g (ambil g = 10 m/s2) Perhatikan Vbf adalah volum benda yang tercelup dalam fluida. b = w/Fa . sehingga dari persaman gaya apung kita peroleh Fa = f Vb g. Gabungan konsep gaya apung dan diagram benda bebas Sebuah patung emas yang massanya 9.6 Contoh 7.48/0. 4 x 10-3 . Jawab: Untuk kasusu dimana benda tercelup seluruhnya di dalam suatu fluida. (b) dicelupkan setengah bagian dalam minyak ( = 800 kg/m3). f b = 0. Vbf + Vb.2 m digantung vertikal dari seutas kawat ringan.48 N Berat benda dalam fluida wbf = 0. Ketika benda di udara hasil bacaan 0.36 = 0. Menentukan massa jenis benda dengan konsep gaya apung Suatu benda diukur beratnya dengan neraca pegas. 8 x 10-3 .

Gaya tegangan kabel T dan gaya apung Fa.35 N (b) ketika atung seluruhnya ke permukaan laut.03 x 103 . Tinggi balok yang tercelup dalam cairan hbf dapat kita hitung dari persamaan mengapung. Contoh 7.7 Massa patung m = 9.90 g/cm3 dan massa jenis cairan f = 1. dan jika ini disubtutusi ke dalam (*) kita peroleh b = f (A hbf) / (A hb).15 N (a) Diagram bebas patung ketika tercelup seluruhnya dalam air terdiri dari 3 buah gaya.com . T = 9. b = f Vbf / Vb (*) Misalkan luas alas balok adalah A maka Vbf = A hbf dan Vb = A hb. Gaya apung pada patung yaitu Volum patung V = m/ b = 9. massa jenis emas b = 19.20 g /m3.90 . (Catat juga bahwa hukum archimedes juga tidak berguna untuk satelit-satelit buatan yang telah dalam keadaan tanpa berat). begitu juga dengan gaya ke atas. tegangan kabel ketika patung muncul seluruhnya ke permukaan laut adalah 96. Pada keadaan seimbang berlaku Fy = 0 + T – m g = 0. 10 = 96. hbf = b hb / f = 0.65/19300 = 5 x 10-4 m3 Fa = fgV = 1. Menghitung tinggi benda yang muncul di permukaan zat cair Sebuah balok yang tingginya 20 cm dan massa jenisnya 0.3 x 103 kg/m3.20 g/cm3.15 = 91. Massa jenis benda yang mengapung dalam dua fluida Suatu benda mengapung di atas permukaan raksa yang berlapiskan air dengan 1/3 volum benda berada di dalam raksa. Berapa tinggi balok yang muncul di permukaan cairan? Jawab: Massa jenis balok b = 0. gaya apung tidaka lagi bekerja pada patung (Fa = 0). Karena benda yang jatuh bebas akan kehilangan seluruh beratnya. ½ volum berada di dalam air dan sisanya berada di atas permukaan air. percepatan gravitasi g = 10 m/s2.65. Pada keadaan seimbang berlaku Fy = 0 + T + Fa – m g = 0.90 g/cm3 mengapung di atas cairan yang massa jenisnya 1. http://atophysics. yakni gaya berat w = m g. massa jenis air laut f = 1. 20 / 1.65 .65 kg.9 Soal konsep Apakah hukum Archimedes dapat digunakan untuk benda yang sedang jatuh bebas? Jawab: Tidak.wordpress. 5 x 10-4 = 5.03 x 103 kg/m3.10 Peristiwa mengapung 1.5 N Jadi. 10 .5 N. Contoh 7. 10 -5. T = 9. menjadi nol sehingga hukum archimedes menjadi tidak berarti. tegangan kabel ketika patung tercelupseluruhnya di dalam air laut adalah 91. Berat benda.20 = 15 cm Tinggi balok yang muncul di permukaan air y adalah y = hb – hbf = 20 – 15 = 5 cm 2. T = m g. T = m g – Fa.35 N Jadi.

6 g. Jawab: Gambaran soal ditnjukkan pada gambar di bawah. Jawab: Massa jenis air f = 1000 kg/m3 Balok kayu (1): 1 = 800 kg/m3. skala 1.11 Peristiwa melayang Sebuah balok kayu yang massa jenisnya 800 kg/m3 mengapung pada permukaan air. dengan volum kayu V1 ditanyakan dalam soal.00 g/cm3.8 Jika massa jenis raksa = 13.wordpress.054 kg. Jika selembar aluminium (massa jenis 2 700 kg/m3) bermassa 54 g dikaitkan pada balok itu.6 (1/3 Vb)] / Vb = 5. Tabung tersebut tingginya 25 cm dan massanya 45 g.00 (1/2 Vb) + 13. Massa m2 = 54 g = 0.12 Penetapan skala pada hidrometer Hidrometer pada gambar berikut terbuat dari sebuah tabung kaca dengan luas penampang 2 cm2 yang diberi beban pada bagian bawahnya.6 g/cm3 dan massa jenis air = 1. Berapa cm3 volum balok kayu itu? Strategi: Hitung massa jenis rata-rata b untuk gabungan balok kayu dan lembaran alumninium.03 g/cm3 Contoh 7.054) / (V1 + 0.054/2700 Massa jenis rata-rata b untuk gabungan balok kayu dan lembaran aluminium adalah b = massa gabungan / volum gabungan = (m1 + m2) / (V1 + V2) Gunakan syarat melayang b = f (800V1 + 0. Jadi massa jenis benda b dapat anda hitung dengan b = ( f1 Vbf1 + f2 Vbf2) / Vb = [1. tentukan massa jenis benda tersebut (dalam g/cm3).054/2700) = 1000 V1 = 170 cm3 Jadi volum balok kayu adalah 170 cm3 Contoh 7.cm3 dan Vbf2 = 1/3 Vb. maka sistem akan bergerak ke bawah dan akhirnya melayang di dalam air. V2 = m2/ 2 = 0.0 harus diberi tanda? Jawab: http://atophysics. m1 = 1 V1 = 800 V1. Ini adalah kasus dimana benda mengapung dalam dua cairan berbeda jenis: air dengan f1 = 1. Berapa jauh dari ujung tabung. Lembaran aluminium (2): 2 = 2700 kg/m3. kemudian gunakan syarat melayang b = f.com .00 g/cm3 dan Vbf1 = ½ Vb dan raksa dengan f2 = 13.

Massa balon (tidak termasuk gas panas) adalah 1. Ada tiga gaya yang bekerja pada balon. Tinggi hidrometer yang tercelup dalam air adalah hbf = h – x = (25 . 1.3 kg/m3.8 kg/m3 diikat di tanah.9 Luas penampang A = 2 cm2 = 2 x 10-4 m2 Massa hidrometer m = 45 g = 0. skala kita beri tanda 1 pada kedudukan 2. Jadi di sini jelas bahwa skala 1 akan terbaca pada hidrometer jika hidrometer dicelup dalam air. 9. yakni gaya berat w berarah ke bawah.14 Kenaikan zat cair di dalam pipa kapiler Tunjukkan bahwa ketinggian zat cair naik dalam suatu pipa kapiler diberikan oleh http://atophysics. (b) Gaya-gaya yang bekerja pada balon ketika ditahan oleh teli yang diikatkan ke tanah ditunjukkan pada gambar di samping.com .wordpress. Jika balon tuidak diikat di tanah. Mengingat balon seimbang maka berlaki F=0 = Fa – T – w = 0.8 = 15 288 N Gaya apung (Fa) lebih besar daripada berat balon beserta muatannya (w).045 / (2 x 10-4 . 1000) = 0.225 m = 22.3 . gaya apung Fa yang dikerjakan udara pada balon. dan gaya tegangan tali T.13 Gaya apung di udara Sebuah balon berisi 1 200 cm3 gas panas yang massa jenisnya 0.5 cm dari ujung tebung.x) cm Tinggi hidrometer yang tercelup dalam air hbf juga dapat dihitung dari persamaan hidrometer hbf = m / (A f) = 0.5 cm hbf = 25 – x = 25 – 22. Contoh 7. tentu saja balon akan bergerak naik.5 cm Jadi. 1200 = 960 kg Massa total balon = massa balon + massa gas panas = 400 + 960 = 1360 kg Berat total balon w =mg = 1360 . (a) Mengapa balon akan naik jika diikat di tanah? (b) Hitung gaya tegangan tali yang menahan balon tetap di tanah! Jawab: (a) massa gas panas = massa jenis x volum = 0.045 kg Massa jenis air f = 1000 kg/m3 Telah anda ketahui bahwa zat cair yang massa jenisnya 1 g/cm3 adalah air.8 = 13 328 N Gaya ke atas yang dikerjakan udara pada balon dihitung dengan Fa = Vb f g = 1200 .8 . T = Fa – w = 15288 – 13328 = 1960 N Jadi. gaya tegangan tali yang menahan balon adalah 1960 N Contoh 7.5 = 2. 9. Misalnya pada skala kita beri tanda 1 ketika tinggi tabung yang muncul di permukaan air adalah x cm.

10 H = 2 cos / ( g r) dimana r adalah jari-jari dalam pipa kapiler. sudut kontak adalah tumpul. http://atophysics. Dengan demikian.06 N/m Kenaikan zat cair dihitung dengan h = 2γ cos θ ρ . dan ini berarti zat cair turun. dan ini berarti zat cair naik.com . dan 400 cm2. 10 = 0. sehingga h bernilai positif. Untuk zat cair meniskus cembung (misalnya raksa).5 cm. w = mg = ( V) g = ( r2 h) g = g h r2 Gaya keatas Fy sehubungan dengan tegangan permukaan yang bekerja sepanjang keliling permukaan dalam pipa kapiler adalah hasil kali komponen ke atas tegangan permukaan dengan keliling permukaan dalam pipa kapiler (2 r) Fy = y (2 r). Contoh 7.g. g adalah percepatan gravitasi. Contoh 7. berapakah kenaikan zat cair dalam pipa kapiler (nyatakan dalam cm)? Jawab: diameter d = 2/3 mm Jari-jari r = d/2 = 1/3 mm = 1/3 x 10-3 m massa jenis = 1.92 g/cm3 = 1920 kg/m3 sudut kontak = 37 cos = 0. Sudut kontak cairan dengan dinding pipa adalah 37o. berat zat cair yang naik dalam pipa kapiler harus sama dengan komponen gaya keatas dari gaya adeshi sehubungan dengan tegangan permukaan . 100 cm2. Jawab: Untuk keadaan seimbang.06 N/m dan g = 10 m/s2. sedang massa m adalah massa jenis ( ) kali volum zat cair yang naika dalam pipa kapiler (V = luas alas x h = r2 h). 1/3 x 10-3 . Berat zat cair atau gaya kebawah w = mg. 3 berturut-turut adalah 200 cm2. tentukan: (a) volum air yang melalui bagian 2 dan 3 per menit. adalah tegangan permukaan. (b) kelajuan air yang melalui bagian 2 dan 3.15 Kenaikan cairan di dalam pipa kapiler Sebuah pipa kapiler yang diameternya 2/3 mm dimasukkan secara tegak lurus ke dalam sebuah bejana yang berisi cairan dengan massa jenis 1. Jika kelajuan air yang melalui bagian 1 adalah 6 m/s.92 g/cm3. perbandingan cos bernilai positif.r = 2 . dan adalah sudut yang dibentuk oleh kelengkungan permukaan zat cair dengan dinding tabung. Bila tegangan permukaan cairan adalah 0. Fy = cos (2 r) Dengan menyamakan gaya ke atas dan ke bawah diperoleh Fy = w cos (2 r) = g h r2 2 cos = g h r h = 2 cos / ( g r) Perhatian Untuk zat cair meniskus cekung (misalnya air) sudut kontak adalah lancip. adalah massa jenis zat cair.16 Pengertian debit dan persamaan kontinuitas 1.06 / 1920 . 2.5 cm Jadi kenaikan zat cair dalam pipa kapiler adalah 1. Sebuah pipa panjang memiliki tiga penampang yang berbeda (lihat gambar).015 m = 1. Luas penampang bagian 1.8 Tegangan permukaan = 0.wordpress. Perbandingan cos bernilai negatif sehingga h bernilai negatif. 0.

0 m. kelajuan v1 = 3. v2/v1 = (D1/D2)2. 200/100 . v1 = 6 m/s (a) Debit adalah suatu besaran yang nilainya konstan dan dapat dihitung denagn Q = A1 v1 = 2 x 10-2 . Strategi: Gunakanlah langkah-langkah dalam strategi pemecahan masalah untuk aplikasi hukum bernoulli dan konsistenlah dalam menggunakan satuan SI. Jawab: Tinggi air h = 12 m.5 = 32 m/s Contoh 7. 6 = 0. 2. Berapa kecepatan aliran fluida tersebut setelah masuk ke dalam pipa yang diameternya 5. daya oleh debit air sebagai masukan dan daya listrik sebagai keluaran.12 = 7. Fluida ideal mengalir dengan kecepatan 12.0 cm = 2.. Q. 6 = 12 m/s A3 v3 = A1 v1.5 m/s di dalam pipa yang diameternya 8.0)2 . Pipa menuju ke kamar mandi lantai kedua pada ketinggian 5.0 atm = 4.. v3 = (A1/A3) . hitunglah daya keluaran generator listrik tersebut. v1. v1.0cm. 200/400 .12 m3/s Volum yang melalui bagian 2 dab 3 pemenit adalah 60 . Generator adalah mesin yang mengubah energi putaran turbin berasal dari energi air.1 ( Q g h) sebab P air = Q g h = 0.0 m/s dan ketinggian h1 = 0 (titik 1 diambil sebagai acuan).5 m/s Diameter D2 = 5. 12 = 180000 W = 180 kW Contoh 7. 12.. v2 = (A1/A2) . kecepatan v2 = . Jadi. 0.0 m/s. kelajuan air yang melalui bagian 2 dan 3 adalah 12 m/s dan 3 m/s. Data-data yang diketahui untuk titik 1 adalah diameter D1 = 2.0 m dengan diameter pipa 1. Debit Q = 15 m3/s. debit dan tekanan air di dalam bak mandi. Data-data yang diketahui untuk titik 2 (pipa bak mandi) adalah: diameter D2 = 1.0 cm? Jawab: diameter D2 = 8. kecepatan v1 = 12. v2 = (8. A3 = 400 cm2 = 4 x 10-2 m2.0 cm. Kelajuan air dalam pipa bak mandi v2 dapat dihitung dengan menggunakan persamaan kontinuitas untuk perbandingan diameter yang diketahui.2 m3 (b) Dengan menggunakan persamaan kontinuitas diperoleh A2 v2 = A1 v1.0 cm pada tekanan 4. g = 10 m/s2 dan massa jenis air = 1000 kg/m3.0 cm = 10-2 m. Jika kelajuan aliran air pada pipa masukan adalah 3. ketinggian h = 5.0 x 105 Pa. Diketahui bahwa hanya 10% energi air yang berubah menjadi energi listrik.18 Aplikasi hukum Bernoulli untuk menghitung tekanan air PAM Air PAM memasuki rumah melalui sebuah pipa berdiameter 2.com . 10 . Besaran-besaran yang ditanyakan dalah v2. hitunglah kelajuan.0 x 10-2 m. 1000 .0/5. v2 = (D1/D2)2 v1 http://atophysics.1 .11 Jawab: A1 = 200 cm2 = 2 x 10-2 m2. Jika 10% energi air berubah menjadi energi listrik.0 atm (1 atm = 1. Jawab: pilih pipa masukan ke rumah sebagai titik 1 dan pipa bak mandi sebagai pipa 2.17 Daya listrik generator oleh aliran air terjun dengan debit Q Air terjun setinggi 12 m dengan debit 15 m3/s dimanfaatkan untuk memutar turbin generator listrik mikro. A2 = 100 cm2 = 1 x 10-2 m2.? Kecepatan v2 dapat kita hitung dengan rumus perbandingan kecepatan terhadap perbandingan diameter. dan p2.0 cm.0 cm.wordpress.0 x 105 Pa). Ini berati P listrik = 10% x P = 0. tekanan p1 = 4. 15 . 6 = 3 m/s Jadi.

tentukanlah x! Jawab: (a) Karena wadah atas tangki terbuka ke atmosfer.2 = 64 v = 8.0/1.7 x 10-3 m3/s (c) Gerak semburan air keluar dari mulut keran adalah gerak parabolaair dari titik awal O ke titik A ketika air tiba di tanah dengan mengambil arah mendatar ke kanan sebagai sumbu X positif dan arah vertikal ke bawah sebagai sumbu Y positif. 10 . Contoh 7.0 x 105 + ½ 1000 (3.2 m di bawah permukaan air dalam tangki. voy = 0 dan ay = g t2 = 2 (H – h) / g. maka ini adalah kasus yang dapat diselesaikan dengan teorema torricelli.0 / 4 Q = 7. (c) Jika jarak mendarat semburan pertama diukur dari kaki tangki K adalah x. 3.5 x 10-2 m Luas mulut keran A = D2 / 4 = 22 / (7 . (a) Bila keran dibuka. berapa kelajuan semburan pertama kali yang keluar dari keran? (b) Bila diameter mulut keran adalah 3. 10-4 m2 Debit air Q = Av = 11 .19 Aplikasi teorema Torricelli Sebuah tangki suplai air memiliki tutup yang diberi lubang agar uadara luar dapat memasuki tangki pada bagian atas. p2 + ½ v22 + g h2 = p1 + ½ v12 + g h1 (tinggi h1 = 0) p2 = p1 + ½ (v12 – v22) – g h2 = 4.8 atm.h) / g] Gerak pada sumbu X adalah GLBB dan berlaku x = vox t http://atophysics. 12 = 3 x 10-4 m3/s Tekanan air dalam pipa bak mandi dapat dihitung dengan hukum bernoulli.5 x 10-2)2 A = 11 .0 = 12 m/s Debit air dapat dihitung dengan persamaan debit Q = A2 v2 = ( D22 / 4) v2 Q = (10-2)2 / 4 . 4) (3.0 m dibawah permukaan dalam tangki. vox dan voy adalah komponen kecepatan awalpada sumbu X dan sumbu Y.12 = (2.5 / 4 .wordpress.com . 5.8 x 105 Pa atau 2. Ambil massa jenis air = 1000 kg/m3 dan g = 10 m/s2.5 cm = 3.02 – 122) – 1000 . 10 . 3. dan sebuah keran terdapat di samping tangki berjarak h = 3.5 cm. Dasar tangki berada H = 5.0 p2 = 2.5 x 10-4 . vox = vo = 2g h Gerak pada sumbu Y adalah GLBB dengan percepatan ay = g sehingga berlaku persamaan jarak y = voy t + ½ ay t2 H – h = 0 + ½ g t2 sebab y = H – h.0 m/s (b) diameter mulut keran D = 3. tentukanlah debit air yang menyembur dari mulut keran (ambil = 22/7). 3. t = [2 (H .0)2 .8. Kelajuan semburan air pertama kali keluar dari mulut keran dapat dihitung dengan teorema torricelli v = 2g h = 2 . 3.

vII = 6 m/s Jadi.8 m Contoh 7. Luas penampang pipa utama dan pipa yang menyempit masing-masing adalah 3.0 – 3. V1 = 2 m/s.wordpress. maka berlaku asas bernoulli pI – PII = ½ (vII2 – vI2) vII2 – vI2 = 2(pI – pII) / = 2 . seperti yang ditunjukkan pada gambar 7.2 m dan H = 5. Ambil g = 9. Berapakah kecepatan air di penampang II? Jawab: Selisih ketinggian cairan dalam kedua tabung h = 10 cm = 0. 10 .25 x 105 Pa.21 Venturimeter dengan manometer Dalam sebuah pipa air. Jika g = 10 m/s2. Kita hitung dulu selisih tekanan antara tabung ! dan II yang sama dengan tekanan hidrostatis air setinggi h.13 x = 2g h { [2 (H – h) / g]} = 4h (H – h) x = 2 h (H-h) Untuk kasus ini h = 3.25 x 105 Pa A1 = 3.50 x 10-3 m2 massa jenis air = 1000 kg/m3 = 103 kg/m3 massa jenis raksa ’ = 13.6 x 103 kg/m3 http://atophysics. Tentukan: (a) kelajuan air pada pipa yang menyempit. pI – pII = g h = 1000 .2) = 4.com . (c) beda ketinggian raksa dalam kedua kaki manometer (massa jenis raksa = 13. Pada penampang I kecepatan air 2 m/s.20 Venturimeter tanpa manometer Air mengalir dalam venturimeter seperti pada gambar. Jawab: Asas bernoulli menyatakan bahwa pada pipa horizontal.00 x 10-2 m2 A2 = 7.1 = 1000 Pa Karena titik I dan II berada pada ketinggian yang sama (h1 = h2). kenaikan kelajuan aliran fluida akan menghasilkan penurunan tekanan. 0. g = 10 m/s2. Penurunan tekanan di titik 2 memerlukan penambahan tekanan hidrostatis cairan manometer raksa ’ g h untuk menyeimbangkan dengan tekanan di titik I p1 – p2 = 1. 1000 / 1000 Sebab pI – pII = 1000 Pa vII2 – vI2 = 2.6 x 103 kg/m3). beda tekanan antara pipa utama dengan pipa yang menyempit dari sebuah venturimeter. kecepatan air di penampang II adalah 6 m/s Contoh 7.2 (5.0 m sehingga jarak mendatar semburan pertama adalah x = 2 3.50 x 10-2 m2.00 x 10-2 m2 dan 7. massa jenis air = 1000 kg/m3. kecepatan air pada I.8 m/s2.1 m.79 adalah 1. (b) debit air pada pipa yang menyempit.

kelajuan gas v dalam pipa v2 = 2 (13. Jika g = 10 m/s2 dan beda ketinggian raksa pada kedua kaki manometer 4 cm. p1 – p2 = ½ (v22 – v12) gaya angkat yang dihasilkan sayap sama dengan hasil kali beda tekanan (p1 – p2) dan luas permukaan sayap A F1 – F2 = (p1 – p2) A = ½ A (v22 – v12) = ½ .6 x 103 . besarnya gaya angkat sayap adalah 713 700 N http://atophysics. v2.50 x 10-3 / 3.22 Mengukur kelajuan gas dengan tabung pitot Tabung pitot digunakan untukmengukur kelajuan aliran gas (massa jenis 0.4 = 2(4)2 x 102 v = 40 2 m/s Contoh 7.3 kg/m3).8 h = 0. 20/3 6 Q = 5 6 x 10-2 m3/s (c) Beda tekanan antara titik 1 dan titik 2 sama dengan tekanan hidrostatis raksa setinggi h: p1 – p2 = ’ g h h = p1 – p2 / ’ g = 1. 60 (3202 – 2902) F1 – F2 = 713700 N Jadi.wordpress.0034 g/cm3) dalam sebuah pipa. v2 = 320 m/s. 9. tentukan kelajuan alir gas dalam pipa.00 x 10-2 v2 v1 = ¼ v2 (*) Karena h1 = h2 maka berlaku asas bernoulli p1 – p2 = (v22 – v12) v22 – v12 = 2(p1 – p2) / Dengan memasukka nilai v1 dari (*) kita peroleh v22 – ( ¼ v2)2 = 2 (1. Jawab: strategi yang terbaik untuk menyelesaikan soal ini adalah menentukan beda tekanan antara b dan a melalui tekanan hidrostatis zat cair manometer raksa dan melalui hukum bernoulli. 1. Berapa besar gaya angkat pada sayap tersebut? (massa jeniis udara 1. massa jenis udara = 1. kemudian menyamakan keduanya untuk mendapat persamaan. Jawab: v1 = 290 m/s. pb – pa = ’ g h ½ v2 = ’ g h pb – pa = ½ v2 v2 = 2 ’ g h / Jai.25 x 105 / 13.14 g = 9.50 x 10-3 .25 x 105) / 103 v2 = 20/3 6 m/s (b) Debit air dalam pipa dihitung dengan persaan debit Q = A2 v2 = 7.com . luas sayap A = 60 m2.94 m Contoh 7.23 Gaya angkat pesawat terbang Sebuah pesawat terbang bergerak dengan kecepatan tertentu sehingga udara yang mengalir melalui bagian atas dan bagian bawah sayap yang luas permukaannya 60 m2 bergerak dengan kelajuan masing-masing 320 m/s dan 290 m/s. A1 v1 = A2 v2 A2/A1 v2 = 7.3 . sesuai dengan asas bernoulli kita dapat menentukan beda tekanan bagian atas dan bawah sayap.8 m/s (a) Kita harus menggabung persamaan kontinuitas dan persamaan bernoulli untuk pipa horizontal dan memecahkan keduanya untuk menentukan kelajuan air dalam pipa yang menyempit.6 x 103) (10) (4 x 10-2) / 3.3 kg/m3.

80 x 10-5 Pa s Massa jenis tetes hujan b = 1000 kg/m3 Percepatan gravitasi g = 10 m/s Kecepatan terminal tetes hujan vT dihitung dengan persamaan: vT = (2/9) (r2 g / ) ( b – f) = (2/9) [(25 x 10-5)(10) / (1.30 kg/m3 koefisien viskositas = 1.80 x 10-5)] (1000 – 1.5 mm.80 x 10-5 Pa s (percepatan gravitasi 10 m/s2).15 Contoh 7.com .30) = 7.5/2 = 0.7 m/s http://atophysics. Massa jenis udara 1. Jawab: jari – jari r = 0.wordpress.24 Kecepatan terminal tetes hujan Tentukan kecepatan terminal sebutir tetes hujan yang jatuh. Anggap garis tengah tetes hujan 0.25 mm = 25 x 10-5 m massa jenis udara f = 1.30 kg/m3 dan koefisien viskositas udara 1.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->