Tasawuf Pengertian : Dari segi bahasa terdapat sejumlah kata atau istilah yang dihubung-hubungkan para ahli

untuk menjelaskan kata tasawuf. Harun Nasution, menyebutkan lima istilah yang berkenaan dengan tasawuf, yaitu al-suffah (ahl al-suffah), (orang yang ikut pindah dengan nabi dari mekah ke madinah), saf (barisan), sufi (suci), sophos (bahasa Yunani: Hikmat), dan suf (kain wol). Adapun pengertian tasawuf dari segi istilah atau pendapat para ahli amat bergantung kepada sudut pandang yang dinakannya masing-masing. Selama ini ada tiga sudut pandang yang digunakan para ahli untuk mendefinisikan tasawuf, yaitu sudut pandang manusia sebagai makhluk terbatas, manusia sebagai makhluk yang harus berjuang, dan manusia sebagai makhluk yang bertuhan. Jika dilihat dari sudut pandang manusia sebagai makhluk yang terbatas, maka tasawuf dapat didefinisikan sebagai upaya mensucikan diri dengan cara menjauhkan pengaruh kehidupan dunia, dan memusatkan perhatian hanya kepada Allah SWT. Ruang lingkup: ruang lingkup ilmu tasawuf itu adalah hal-hal yang berkenaan dengan upaya-upaya/caracara untuk mendekatkan diri kepada Tuhan yang bertujuan untuk memperoleh suatu hubungan khusus secara langsung dari Tuhan. Tujuan : Tujuan tasawuf adalah mendekatkan diri sedekat mungkin dengan Tuhan sehingga ia dapat melihat-Nya dengan mata hati bahkan rohnya dapat bersatu dengan Roh Tuhan. Filsafat yang menjadi dasar pendekatan diri itu adalah, pertama, Tuhan bersifat rohani, maka bagian yang dapat mendekatkan diri dengan Tuhan adalah roh, bukan jasadnya. Kedua, Tuhan adalah Maha Suci, maka yang dapat diterima Tuhan untuk mendekatiNya adalah roh yang suci. Tasawuf adalah ilmu yang membahas masalah pendekatan diri manusia kepada Tuhan melalui penyucian rohnya.

Filsafat Pengertian : Filsafat adalah pandangan hidup seseorang atau sekelompok orang yang merupakan konsep dasar mcngenai kehidupan yang dicita-citakan. Filsafat juga diartikan sebagai suatu sikap seseorang yang sadar dan dewasa dalam memikirkan segala sesuatu secara mendalam dan ingin melihat dari segi yang luas dan menyeluruh dengan segala hubungan.

dari fuqaha yang tujuh di Makkah. Al-Qasim bin Muhammad. Sebab itu mengetahuai pengetahuan-pengetahuan terdasar berarti mengetahui dasar-dasar hidup diri sendiri 5. ’Urwah bin Zubair. hukumnya. Segala sesuatu yang mungkin ada dan benar. Jadi obyek filsafat itu tidak terbatas. Dengan berfikir filsafat seseorang bisa menjadi manusia. yang sudah dibukukan dalam berbagai madzhab. memberikan pandangna yang sintesis pula sehingga seluruh pengetahuan merupakan satu kesatuan 4. dan yang dinukilkan dari fatwa-fatwa sahabat thabi’in. alatnya dan sebagainya. di Bashrah dan sebagainya. Seseorang dapat menjadi orang yang dapat berfikir sendiri 3. Sulaiman Yasar. Ruang lingkup : Ilmu fiqh membicarakan hubungan itu yang meliputi kedudukannya. caranya. Abu Bakar bin Abdurrahman. di Syam. di Madinah. di Iraq. Fuqaha yang tujuh itu ialah Sa’id Musayyab. Menurut istilah yang digunakan para ahli Fiqh (fuqaha). baik material konkrit maupuan nonmaterial abstrak (tidak terlihat). Tujuan : 1. Bagi seorang pendidik filsafat mempunyai kepentingan istimewa karena filsafatlah yang memberikan dasar-dasar dari ilmu-ilmu pengetahuan lainnya yang mengenai manusia seperti misalnya ilmu mendidik Fiqh Pengertian : Fiqh itu ialah ilmu yang menerangkan hukum-hukum syari’at Islam serta hubungan yang diambil dari dalil-dalilnya yang terperinci Fiqh artinya faham atau tahu. Hubungan-hubungan itu ialah: . Menurut Hasan Ahmad Al-Khatib: Fiqhul Islami ialah sekumpulan hukum syara’. lebih mendidik dan membangun diri sendiri 2.Ruang lingkup : Adapun ruang lingkup filsafat adalah segala sesuatu lapangan pikiran manusia yang amat luat. Charijah bin Zaid. di Mesir. dan Ubaidillah Abdillah. Hidup seseorang tersebut dipimpin oleh pengetahuan yang dimiliki oleh seseorang tersebut. Memberikan dasar-dasar pengetahuan. benar ada (nyata). alam semesta dan alam sekitarnya adalah juga objek pemikiran filsafat pendidikan. Fiqh itu ialah ilmu yang menerangkan hukum-hukum syari’at Islam yang diambil dari dalildalilnya yang terperinci. Objek pemikiran filsafat yaitu dalam ruang lingkup yang menjangkau permasalhan kehidupan mausia. baik dari madzhab yang empat atau dari madzhab lainnya.

ada aqidah yang benar atau lurus dan ada aqidah yang sesat atau menyimpang. 4. neraka. Hubungan manusia dengan masyarakat dan lingkungannya. Hubungan manusia dengan keluarga dan tetangganya. aqidah nasrani. Hubungan manusia dengan makhluk hidup yang lain seperti binatang dan lainnya. g. Ruhaniah. perbuatan-perbuatan (af’al) Allah. Hubungan manusia dengan akal fikiran dan ilmu pengetahuan. akhirat.a. yakni dalil naqli berupa Al-Qur’an dan As-Sunah. Ruang lingkup : 1. iblis. dan sebagainya. Tujuan : Tujuan fiqih ialah untuk menerapkan hukum syara’ pada setiap perkataan dan perbuatan mukallaf. setan. Sehingga ada istilah aqidah Islam. yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan ilah (Tuhan). seperti wujud Allah. Sam’iyah. karena itu ketentuan. seperti alam barzakh. Hubungan manusia dengan orang lain yang seagama dengan dia. Hubungan manusia dengan alam gaib seperti syetan. alam barzakh. Kata ‘aqidah’ tersebut dapat digunakan untuk ajaran yang terdapat dalam Islam. i. Tuhannya dan para Rasulullah. b. dan bagi setiap mkallaf akan mengetahui hukum syara’ pada setiap perkataan dan perbuatan yang mereka lakukan. Ilahiah. dan sebagainya yang berhubungan dengan nabi dan rasul. yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang berhubungan dengan alam metafisik. azab kubur dan sebagainya . dan ruh. Secara istilah adalah keyakinan hati atas sesuatu. Nubuwwah. yaitu pembahasan tentang segala sesuatu mukjizat. Hubungan manusia dengan Allah. Hubungan manusia dengan orang lain vang tidak seagama dengan dia. surga. seperti malaikat. iblis. d.ketentuan itulah yang dipergunakan untuk memutuskan segala perkara dan yang menjadi dasar fatwa. dan j. yaitu pembahasan tentang segala sesuatu yang hanya bisa diketahui melalui sami. yaumil hisab dan sebagainya. 3. Aqidah Pengertian : Aqidah secara bahasa berasal dari kata ( ‫ )ع قد‬yang berarti ikatan. Hubungan manusia dengan benda mati dan alam semesta. f. dan dapat pula digunakan untuk ajaran lain di luar Islam. e. nama-nama dan sifat-sifat Allah. 2. dan lain-lain. jin. Hubungan manusia dengan dirinya sendiri. h. c. termasuk pembicaraan mengenai kitab-kitab Allah.

Bersungguh-sungguh dalam segala sesuatu dengan tidak menghilangkan kesempatan beramal baik.dudung. An Nahl 97) Sumber: http://forum."Sesungguhnya orang-orang yang beriman hanyalah orang-orang yang beriman kepada Allah dan RasulNya kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Meraih kebahagiaan dunia dan akhirat dengan memperbaiki individu-individu maupun kelompok-kelompok serta meraih pahala dan kemuliaan." (QS. 7. baik lelaki maupun wanita dalam keadaan beriman. dadanya lapang untuk menyerah lalu tidak mencari pengganti yang lain. Untuk mengihlaskan niat dan ibadah kepada Allah semata. 6.Tujuan : 1. adakalanya kosong hatinya dari setiap akidah serta menyembah materi yang dapat di indera saja dan adakalanya terjatuh pada berbagai kesesatan akidah dan khurafat. Al Hujurat : 15)." (QS. Meluruskan tujuan dan perbuatan dari penyelewengan dalam beribadah kepada Allah dan bermuamalah dengan orang lain. Karena diantara dasar akidah ini adalah mengimani kebangkitan serta balasan terhadap seluruh perbuatan. Karena akidah ini akan menghubungkan orang mukmin dengan Penciptanya lalu rela bahwa Dia sebagai Tuhan yang mengatur. 4.0 . dengan mengikuti jalan mereka yang lurus dalam tujuan dan perbuatan. tidak cemas dalam jiwa dan tidak goncang dalam pikiran. Karena diantara dasar akidah ini adalah mengimani para Rasul. Al An'am : 132). Serta tidak melihat tempat dosa kecuali menjauhinya dengan rasa takut dari siksa. Ketenangan jiwa dan pikiran. Karena Dia adalah pencipta yang tidak ada sekutu bagiNya. 5. Karena orang yang hatinya kosong dari akidah ini.net/index. Oleh karena itu hatinya menerima takdir-Nya. maka tujuan dari ibadah haruslah diperuntukkan hanya kepadaNya. Menciptakan umat yang kuat yang mengerahkan segala yang mahal maupun yang murah untuk menegakkan agamanya serta memperkuat tiang penyanggahnya tanpa peduli apa yang akan terjadi untuk menempuh jalan itu. Mereka itulah orang –rang yang benar."(QS."Dan masing-masing orang memperoleh derajat-derajat (sesuai) dengan yang dikerjakannya. Dan Tuhanmu tidak lengah dari apa yang mereka kerjakan.php?topic=348. 2. 3. "Barangsiapa yang mengerjakan amal baik. kecuali digunakannya dengan mengharap pahala. Hakim yang membuat tasyri'. Membebaskan akal dan pikiran dari kekacauan yang timbul dari kosongnya hati dari akidah. maka sesungguhnya akan Kami berikan balasan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang paling baik dari apa yang telah mereka kerjakan.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful