Konsep Sufi

1. TAWAZUN

TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat tawazun. * Peserta mengetahui potensi-potensi yang ada pada diri manusia dan kebutuhan-kebutuhannya. * Peserta mengetahui contoh-contoh manusia yang tidak tawazun. * Peserta termotivasi untuk dapat hidup tawazun.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakekat tawazun Tawazun artinya keseimbangan. Sebagaimana Allah telah menjadikan alam beserta isinya berada dalam sebuah keseimbangan (67: 3). Manusia dan agama lslam kedua-duanya merupakan ciptaan Allah yang sesuai dengan fitrah Allah. Mustahil Allah menciptakan agama lslam untuk manusia yang tidak sesuai Allah (30: 30). Ayat ini menjelaskan pada kita bahwa manusia itu diciptakan sesuai dengan fitrah Allah yaitu memiliki naluri beragama (agama tauhid: Al-Islam) dan Allah menghendaki manusia untuk tetap dalam fitrah itu.

Kalau ada manusia yang tidak beragama tauhid, itu hanyalah karena pengaruh lingkungan (Hadits: Setiap bayi terlahir daIam keadaan fitrah (Islam) orang tuanyalah yang menjadikan ia sebagai Yahudi, Nasrani atau Majusi) Sesuai dengan fitrah Allah, manusia memiliki 3 potensi, yaitu Al-Jasad (Jasmani), Al-Aql (akal) dan Ar-Ruh (rohani). Islam menghendaki ketiga dimensi tersebut berada dalam keadaan tawazun (seimbang). Perintah untuk menegakkan neraca keseimbangan ini dapat dilihat pada QS. 55: 7-9. Ketiga potensi ini membutuhkan makanannya masing-masing. : 1. Jasmani. Mu'min yang kuat itu lebih baik dan lebih disukai Allah daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim). Kebutuhannya adalah makanan, yaitu makanan yang halaalan thayyiban (halal dan baik) [80:24, 2:168], beristiharat [78:9], kebutuhan biologis [30: 20-21] & hal-hal lain yang menjadikan jasmani kuat. 2. Akal Yang membedakan manusia dengan hewan adalah akalya. Akal pulalah yang menjadikan manusia lebih mulia dari makhluk-makhluk lainnya. Dengan akal manusia mampu mengenal hakikat sesuatu, mencegahnya dari kejahatan dan perbuatan jelek. Membantunya dalam memanfaatkan kekayaan alam yang oleh Allah diperuntukkan baginya supaya manusia dapat melaksanakan tugasnya sebagai khalifatullah fil-ardh (wakil Allah di atas bumi) [2:30, 33:72]. Kebutuhan akal adalah ilmu [3:190] untuk pemenuhan sarana kehidupannya. 3. Ruh (hati) Kebutuhannya adalah dzikrullah [13:28, 62:9-10]. Pemenuhan kebutuhan

rohani sangat penting, agar roh/jiwa tetap memiliki semangat hidup, tanpa pemenuhan kebutuhan tersebut jiwa akan mati dan tidak sanggup mengemban amanah besar yang dilimpahkan kepadanya. Dengan keseimbangan manusia dapat meraih kebahagian hakiki yang merupakan nikmat Allah. Karena pelaksanaan syariah sesuai dengan fitrahnya. Untuk skala umat, ke-tawazunan akan menempatkan umat lslam menjadi umat pertengahan/ ummatan wasathon [2:143]. Kebahagiaan itu dapat berupa: * Kebahagiaan bathin/jiwa, dalam Bentuk ketenangan jiwa [13:28] * Kebahagian zhahir/gerak, dalam Bentuk kestabilan, ketenangan beribadah, bekerja dan aktivitas lainnya. Dengan menyeimbangkan dirinya maka manusia tersebut tergolong sebagai hamba yang pandai mensyukuri nikmat Allah. Dialah yang disebut manusia seutuhnya. Contoh-contoh manusia yang tidak tawazun * Manusia Atheis: tidak mengakui Allah, hanya bersandar pada akal (rasio sebagai dasar) . * Manusia Materialis: mementingkan masalah jasmani / materi saja. * Manusia Pantheis (Kebatinan): bersandar pada hati/ batinnya saja.

REFERENSI * Al-Qadiry , Seimbanglah dalam Beragama, Jakarta:GIP * Silabus Materi Mentoring th 1994/995

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 40‟ Diskusi Mentor memberikan kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

2. IKHLASUNNIYAH TUJUAN * Pcserta memahami makna ikh1asunniyah baik secara bahasa maupun istilah. * Peserta memahami pentingnya ikhlasunniyah dalam beramal. * Peserta mengetahui cara-cara untuk menumbuhkan niat yang ikh1as. * Peserta termotivasi untuk mempunyai niat yang ikhlas dalam beramal sehingga bernilai ibadah.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna ikhlasunniyah * Secara bahasa: - Ikhlas berasal dari kata khalasha yang berarti bersih/ murni.

- Niyat berarti Al-qoshdu, artinya maksud/tujuan. * Secara istilah: Ikhlashunniyat berarti membersihkan maksud dan motivasi kepada Allah dari maksud dan niat lain. Hanya mengkhususkan Allah Azzawa Jalla sebagai tujuan dalam berbuat.

Perintah Allah untuk ikhlas dalam beramal: QS. 98:5, 7:29, 18:110. Pentingnya Ikhlasunniyah 1. Merupakan ruhnya amal 2. Salah satu syarat diterimanya amal. “Allah Azza wa Jalla tidak menerima amaI kecuaIi apabila dilaksanakan dengan ikhlas dalam mencari keridhaan-Nya semata”. (HR Abu Daud dan Nasa'i). Syarat diterimanya amal atau perbuatan : * Bersungguh-sungguh dalam melaksanakannya * Ikhlas dalam berniat * Sesuai dengan syariat Islam (Al-Qur‟an dan Sunnah) 3. Penentu nilai/kualitas suatu amal [4:125]. "Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niat, dan bahwasannya bagi tiap-tiap orang apa yang ia niiatkan. Maka barang siapa hijrah menuju (ridha) Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan RasulNya. Barang siapa yang hijrah karena dunia (harta atau kemegahan dunia), atau karena seorang wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya itu ke arah yang ditujunya." (HR Bukhari Muslim) 4. Mendatangkan berkah dan pahala dari Allah [2:262, 4:145-146].

Cara-cara untuk menumbuhkan niat yang ikhlas 1. Menyerahkan segala datanya hanya kepada Allah, rasul dan akhirat. 2. Memerangi kesenangan hawa nafsu dunia. 3. Menyadari bahwa segala aspek kegiatan seorang muslim adalah ibadah [2:21, 51:56].

REFERENSI * Imam Al-Ghazali, Ibnu Rajab Al-Hambali & Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, Pembersih Jiwa, Pustaka. * Ibnu Taimiyyah, Etika Beramar Ma'ruf Nahi Munkar, GIP. * Panduan Aktivis Harokah, hal. 42, Al-Ummah.

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 40‟ Diskusi Mentor memberikan kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

3. AQIDAH ISLAMIY AH TUJUAN * Peserta memahami makna aqidah secara bahasa dan istilah

* Peserta memahami hubungan iman kepada Allah dengan aqidah lslam. * Peserta memahami standard nilai aqidah lslam * Peserta termotivasi untuk mengesakan Allah (tauhidullah) * Peserta memahami makna dan jenis tauhid

METODE PENDEKATAN: * Ceramah & diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna Aqidah * Secara bahasa: 'Aqdun - 'Aqooid berarti akad atau ikatan. Ikatan yang mengikat manusia dengan aturan-aturan Allah dan nilai-nilai Islam. * Secara istilah: aqidah ialah sesuatu yang wajib diyakini atau diimani tanpa keraguan

Hubungan Aqidah Islam dengan keimanan kepada Allah [ 4:136; 21:25; 16:35]. Aqidah merupakan misi da'wah yang dibawa oleh Rasul Allah yang pertama sampai dengan yang terakhir yang tidak berubah-ubah karena pergantian zaman dan tempat, atau karena perbedaan golongan atau masyarakat [42:13]. (Aqidah Islam, Sayid Sabiq, hal.18) Hati merupakan standar penilaian aqidah [26:88-89], "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa atau bentuk kamu, tidak juga kepada jasadmu, tetapi Ia melihat kcpada hati dan perbuatanmu" (Hadits). Memahami aqidah dimulai

dari tauhid [112:1-4]. Tauhid berasal dari kata wahhada yang berarti menjadikan satu. Jenis tauhid: * Tauhid Uluhiyah (mengesakan Allah sebagai satu-satunya sesembahan/ ilah) . * Tauhid Rububiyah (mengesakan Allah sebagai satu-satunya Rabb) . * Tauhid asma dan sifat Allah (Allah memiliki nama sifat yang tidak dimiliki oleh selain Nya) :

REFERENSI * DR Ibrahim Muhammad bin Abdullah Al-Buraikan, Pengantar Studi Aqidah lslam. * Aqidah Seorang Muslim, Al-Ummah * Sayid Sabiq, Aqidah Islam, Pola Hidup Manusia beriman, CV. Diponegoro

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Diskusi pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tertutup dan terbuka 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 35‟ Diskusi Mentor menyediakan waktu untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

4. MAKNA BISMILLAHIRROHMANIRROHIM TUJUAN

ia berkata. dan bismillahirrahmaanirrahiim termasuk ke dalam saIah satu ayatnya". menunjuk pada sesuatu/rerso yang dinamai . Rasulullah SAW bersabda: “Jika kalian membaca Surat AI-Fatihah.* Peserta memahami makna bismillah * Peserta memahami makna Ar-Rahman dan Ar-Rohiim * Peserta membiasakan memulai suatu perbuatan dan kebajikan dengan basmalah METODE PENDEKATAN: * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Ayat Basmalah termasuk Surat Al-Fatihah. dari ad-Da'ru Quthni dari Abu Hurairah. Hadits. Sebagai kalimat IZIN. Makna Bismillah . * AL-Ism = Nama. berasal dari kata al-Ilah Bismillah memiliki dua makna: 1. Sedangkan Surat Al-Fatihah terdiri dari 7 ayat. * Allah = nama Tuhan. contohmya makan nasi dengan . Bismillah bukan sebagai penukar kenikmatan. * Preposisi "Bi" = aku memulai. hendakIah kaIian membaca bismillahirahmaanirrahiim. karena ia termasuk ke dalam surat Al-Fatihah.

merupakan rahmat Allah dalam Bentuk petunjuk hidup. baik muslim maupun kafir. Manusia hanya sebagai wakil Allah di muka bumi ini. 2. bukan sebagai penguasa. Dilihat dari segi bahasanya. Makna ini digunakan dalam Al-Qur‟an [20: 5. ia mengokohkan jiwanya--yang dinisbahkan kepada hakikat kehambaan--dengan salah satu dari tanda-tanda Allah (Thabathabai: 21). tapi bismillah merupakan kalimat izin bagi hamba Allah yang merasa hidumya hanya sekedar “menumpang”. Ar-Rahiim berupa rahmat Allah dalam bentuk petunjuk hidup. Sebagai kalimat PENGAKUAN OTORITAS. Dalam Qur'an makna Ar-Rahiim sererti terdapat pada Q. 19:75] Makna Ar-Rahiim Ar-Rahiim: Maha Penyayang. baik manusia maupun binatang. Ar-Rahiim berwazan (berpola) "fa'iil" yang menunjuk ketetapan dan kekekalan. menunjukkan kenikmatan yang terus menerus dan kekal. Ar-Rahman berwazan " “fa‟laan" yang menunjukkan banyak. Makna Ar-Rahman Ar-Rahman (Maha Pengasih). Oleh karena itu rahmat Allah yang berupa sarana hidup ini diberikan untuk semua makhluk di alam semesta (rahmatan lil alamiin). merupakan rahmat Allah dalam Bentuk sarana hidup Dilihat dari segi etimologisnya. diberikan hanya untuk orang-orang yang beriman. Yaitu rengakuan otoritas bagi hamba Allah yang menyadari bahwa sesungguhmya yang memiliki wewenang otoritas hanyalah Allah. 33:43 dan QS 9:117. karena sesungguhnya semua yang ada di atas dunia ini milik Allah dan manusia diberi kenikmatan untuk memakai fasiIitas Allah tsb. Ar-Rahman dan Ar- . Bila seseorang mengucapkan bismillahirrahmaanirrahim.membaca bismillah akan sama nikmatnya dengan makan nasi tanpa baca bismillah.S. ia telah menandai kehambaannya dengan nama Allah.

siapa yang memberikan sarana hidup tersebut.Rahiim Allah berikan bersama-sama kepada hamba-hambaNya sesuai pengucapannya yang utuh dan lengkap (selalu bismillahirrahmaanirrahim). REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Allah telah memberikan kepada manusia selain sarana hidup juga petunjuk hidup (hidayah). Manusia lupa. Kunci Memahami Al-Qur‟an ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan tujuan materi 5‟ Pendahuluan Mentor menanyakan pendapat tentang alasan mengapa memulai suatu pekerjaan dengan membaca basmalah 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 35‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 5. Tinggal manusia yang berusaha menggapAl retunjuk hidup (hidayah) tersebut. MAKNA ALHAMDULILLAHIROBBIL'ALAMIN . Rasulullah menerangkan keutamaan seseorang yang mengucapkan basmalah dalam HR Abu Daud dan dihasankan oleh Ibnu Shalah: “Setiap urusan yang baik yang tidak diawali dengan Bismillaahirrahmaanirrahim maka tidak akan mendapat barokah”. Setetes Basmalah dan HamdaIah * Hasan Al-Banna. Fenomena sekarang. manusia menganggamya semata-mata atas usaha mereka. manusia umumnya menikmati sarana hidup tapi lupa/mencampakkan retunjuk hidup yang berharga. padahal semua sarana hidup tersebut Allah berikan gratis dan bersifat menyeluruh.

Alasan Allah dipuji: * Allah Maha Pembuat Prestasi [40:62] * Allah Maha Indah dalam nama-namaNya [20: 8. Allah SWT dipuji atas keindahan nama-namaNya dan kebaikan perbuatanNya. 27: 15 dan 93. 14: 39. QS. Dalam Qur'an pujian terhadap Allah seperti dalam QS. QS 7:180] * Allah maha baik dalam perbuatannya [32:7) * Allah mencipta segala sesuatu berdasarkan pengetahuan iman kehendaknya [ 20: 111] Makna Rohbul' alamin . Allah memiliki prestasi yang tak mungkin disamai oleh manusia.TUJUAN * Peserta memahami makna Alhamdulillah dan Rabbul 'aalamiin * Peserta termotivasi untuk mengaplikasikan pemahamannya dalam kehidupannya METODE PENDEKATAN: * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Alhamdulillah Alhamdu = pujian terhadap suatu kebaikan yang didasari oleh ikhtiar.

* Sekurang-kurangnya harus ada 4 kata sekaligus untuk dapat menterjemahkan Rabb secara tepat dan sempurna. Sekalipun ia merekayasa atau menyusun bentuk baru pasti bahan bakunya diambil dari ciptaan Allah juga. karena Allah SWT mencipta atas iradat dan kehendakNya sendiri. 80 dan 3: 42] . * Al-'Alamin= apa yang diketahui. Aksioma ini tidak berlaku bagi manusia. sistem radar yang diilhami oleh cara kelelawar terbang di gua gelap. Allah sebagai Penguasa [15:16-27] Allah adalah sebagai Pencipta.15:73. A11ah sebagai pencipta menantang manusia untuk menciptakan lalat. oleh karena itu Ia tidak akan lalai untuk menjaga dan memeliharanya.* Rabb = Pemilik yang mengatur urusan hambaNya . Allah sebagai Pemilik [14:2] Siapa yang mencipta pasti memiliki. Allah sebagai Pemelihara [15:9] Allah memiliki sesuatu yang ia ciptakan sendiri. tentu saja Dia adalah Penguasa mutlak atas semua yang ada di . 2. Allah Pencipta dan otomatis Allah sebagai Pemiliknya. 3. 4. berarti alam manusia dan jin dan kelompokkelompok mereka 17. tapi berlaku mutlak bagi Allah SWT. Pemilik dan sekaligus Pemelihara atas alam semesta ini. dalam QS. yaitu: 1. ia hanya merekayasa. Allah sebagai Pencipta [2: 164] Manusia tidak mencipta. contoh helikopter yang diilhami oleh capung. Manusia membuat sesuatu karena diilhami oleh fenomena ciptaan Allah. membuat dan menyusun.

dalamnya. Nauzu billaahi min dzalik! REFERENSI * Paket BP NurulFikri. berarti manusia telah subversif kepadanya. AL. Apabila ada satu saja urusan atau aturan yang dilakukan atau diberlakukan oleh manusia secara nyata-nyata bertentangan dengan aturanNya. Thabathaba'i Tafsir AI. Setetes Basmalah dan Hamdalah dalam Lautan Al-Fatihah * Allamah.IMAN . CV Firdaus ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 6.Mizan. Mengupas Surat Al-Fatihah.

Jadi satu sama lain saling membantu. Padahal ketiga konsep tersebut adalah merupakan satu bangunan yang dapat disebut sebagai RUMAH KITA. yaitu : 1. Islam dan Ihsan * Peserta memahami hakekat iman * Peserta mengetahui cara-cara mengimani Rukun Iman dengan benar sehingga termotivasi untuk melakukanNya. yang berfungsi sebagai lapisan fondasinya. METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Konsep-konsep tentang Iman. menguatkan dan memelihara. Islam dan Ihsan secara sektoral dan terpisah satu sama lain. . Namun ternyata gambaran yang kita miliki selama ini belum cukup valid (shohih) dan integral (syamiil). 2. RUKUN ISLAM. karena kita melihat Iman. yang berfungsi sebagai tiang penyangganya. Islam dan Ihsan mungkin sudah pernah kita pelajari. Artinya: tegaknya Islam pada diri seseorang tergantung pada kualitas pondasinya dan daya tahan Islam pada diri seseorang tergantung pada kualitas atapnya. yang berfungsi sebagai atapnya. IHSAN. yang secara global terdiri dari tiga bagian utama. RUKUN IMAN. 3.TUJUAN * Peserta memahami hubungan antara Iman.

Iman adalah keyakinan dan sekaligus juga amal [49:15]. 1. yaitu pembenaran dengan hati. Taqdir dan Kiamat. Iman kepada Takdir [22:7]. Rasul. Iman kepada Hari Akhir [3:185]. ”Hendaklah engkau beriman kepada Allah. Konsekuensinya: mencintai dan mengikutinya [3:31-32]. Konsekuensinya : mencintai Allah SWT [2:165]. 3. Rukun Iman Rukun Iman merupakan basis konsepsional atau landasan idiil yang mendasari pemikiran. kepada Utusan-utusanNya. barangsiapa yang mengingkari salah satunya maka ia telah mengingkari seluruh Rukun Iman. Iman kepada Malaikat [50:16-18]. maka jawab Nabi. diikrarkan dengan lisan dan diamalkan dengan anggota badan. 4:136) dan Hadits Ketika Nabi ditanya Malaikat Jibril tentang iman. ucapan dan tindakan seorang muslim. Iman kepada Allah SWT . Iman kepada Nabi dan Rasul [33:40]. Malaikat.Hakikat Iman Pengertian Iman menurut ahlussunah : Iman terdiri dari tiga unsur. Tanda-tandanya: lihat QS 8:2. ucapan dan tindakannya tidak akan bertentangan dengan keimanannya kepada Allah. Konsekuensinya: berprinsip bahwa "Janganlah kita mempersoalkan apa-apa yang Allah ingin lakukan terhadap kita. Akibatnya: ikh1ash dalam menjalankan perintahperintahNya. 20:1-3] Konsekuensinya: menjadikan AlQur‟an sebagai pedoman hidup. Iman kepada Kitab-Kitab [2:2. kepada Hari Kiamat dan hendaklah engkau beriman kepada Qodar yang baik dan yang buruk" (HR Muslim). tetapi kita . Kitab. 2. kepada kitabkitabNya. Artinya: seorang muslim yang beriman maka pemikiran. Jadi. Konsekuensinya: tidak mungkin Seorang mu'min berbuat ma'siat karena selalu ditongkrongi Malaikat. Konsekuensinya: mempersiapkan diri untuk menghadapiNya. Orang yang beriman haruslah beriman kepada enam Rukun iman (2:285. kepada Malaikat-Nya. 4. yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. 5. 6.

Skema/gambar : 3 2 1 . * Abdul Majid Al-Zandany . Judul : Rumah Kita B. Al-Iman. Muhammad Na'im.harus melakukan apa-apa yang Allah ingin dari kita.dkk. Al-Iman * DR.” REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Pembukaan Mentor memberikan game dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi dan menutupnya dengan doa 5‟ GAMES MATERI AL-IMAN A. Yang Menguatkan Yang Membatalkan Iman.

a. Bahan : -Gambar di atas dengan jawaban pilihan/ lembar jawaban -Pembahasan materi tentang Iman... ... Cari kesamaan... . 4.... c.. Islam 1.... Ihsan 3.... . 2 adalah a (Islam) . 3. Setiap kelompok disuruh menentukan jawaban menjodohkan di atas berikut alasannya. C. Iman 2...... 1 ada1ah b (Iman) No. Mentor membahas jawaban yang benar. Media : -Papan tulis dan spidol/kapur -2 kelompok atau lebih -Naskah pembahasan / materi D... 2. b. Diskusikan antar kelompok.. yaitu: No. Islam dan Ihsan E... Langkah-langkah : 1..

No. 7. RUKUN ISLAM TUJUAN : * Peserta memahami makna dan hakikat Rukun Islam * Peserta mengetahui tuntutan Rukun Islam di dalam kehidupan seorang muslim * Peserta termotivasi untuk mengamalkan Rukun Islam dengan benar METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi . 3 adalah c (Ihsan) (langsung dilanjutkan dengan materi Al-Iman).

Rukun Islam merupakan tiang-tiang atau penyangga bangunan keislaman seseorang. "Engkau ambil zakat itu dari orang-orang kaya mereka dan engkau kembalikan kepada orang-orang fakir mereka” (HR Mutafaqun „alahi). haji ke Baitullah dan puasa di buIan Ramadhan" (HR. yaitu sebagai latihan agar menginfakkan hartanya. belum berarti bahwa ia telah total masuk ke dalam Islam. Di dalamnya tercakup hukum-hukum Islam yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia.[57:7. yaitu hawa nafsu. Seseorang yang telah menyatakan Laa ilaaha ilallaah berarti telah siap untuk fight (bertarung) melawan segala bentuk ilah di luar Allah di da1am kehidupannya [29:2]. Rukun Islam merupakan landasan operasional dari Rukun Iman.172]. karena setiap harta seorang muslim adalah milik Allah. * Shoum adalah training. Bukhari Muslim). Belum cukup dikatakan beriman hanya dengan megerjakan Rukun Islam tanpa ada upaya untuk menegakkannya. yaitu sebagai latihan pengendalian kebiasaan pada jasmani. menunaikan zakat. yaitu Rukun Islam. [2:185] . Ia baru membangun landasan bagi amal-amalnya yang lain. Rukun Islam merupakan training/pelatihan bagi orang mukmin menuju mardhotillah/keridhoan Allah. yaitu makan dan minum dan ruhani. mendirikan shalat.RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakikat Rukun Islam Islam dibangun di atas lima dasar. 59:7]. "Sesungguhnya Islam itu dibangun atas lima perkara: bersaksi sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. * Shalat adalah training: sebagai latihan agar setiap muslim di dalam kehidupannya adalah dalam rangka sujud (beribadah) kepada Allah [6:162] * Zakat adalah training. Ibarat sebuah rumah. * Syahadat adalah agreement (perjanjian) antara seorang muslim dengan Allah SWT [7. Bagi siapa saja yang telah mengerjakan Rukun Islam yang lima.

yaitu sebagai latihan dalam pengorbanan jiwa dan harta di jalan Allah. Al-Islam.* Haji adalah training. Skema/ gambar : C. Al-Islam ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Pembukaan Mentor memberikan game dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ GAMES A. Media : Papan tulis dan kapur . JuduI : Games Lima Garis B. [22:27-28] REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. mengamalkan persatuan dan persamaan derajat dengan sesama manusia. * Sa'id Hawwa.

D. Kesimpulan : 1. Masih perlu ada pemahaman Iman yang benar agat terhindar dari muslim yang TBC (Takhyul. Mintalah komentar lagi. Dilaksanakannya Rukun Islam merupakan standar keimanan seorang muslim. lidi). Bid'ah. itu belum final untuk membangun keislaman dalam diri kita. Harus ada proses pembinaan Islam secara kontinu dan bertahap untuk . Diri kita belum sempurna membentuk pribadi Islam secara lengkap. 4. Mentor membuat lima garis di papan tulis seperti di atas 3. 5. Rukun Islam merupakan karakteristik seorang muslim bila dibandingkan Dengan umat lain 2. apa itu Rukun Islam? F. sekalipun kita telah melaksanakan Rukun Islam. sehingga keislaman yang dimiliki menjadi indah dan dapat merasakan lezatnya iman Islam. Langkah-langkah : 1. Kita bisa membedakan kualitas keimanan seorang muslim dengan melihat dikerjakan atau tidaknya ibadah tersebut. 3. buatlah kesepakatan bahwa gambar tersebut adalah Rukun lslam 5. Mintalah pendapat masing-masing kelompok tentang persepsi dari gambar tersebut 4. Biasanya didapatkan pendapat yang bcrbeda-beda (mis: barisan. Bentuk kelompok atau perorangan 2. Churafat/Khurafat). tingkatan. Bahan : Materi Rukun Islam E. Masih perlu peningkatan Akhlaqul Karimah.

mendapatkan pemahaman Islam yang utuh. .

maka amal-amal Islam lainnya atan terpelihara dan tahan lama (sesuai dengan fungsinya sebagai atap bangunan Islam) Landasan ihsan 1. Jika seseorang berbuat ihsan.8. Landasan Qauliy "Sesungguhnya Allah telah mewajibkan untuk berbuat ihsan terhadap segala . Rukun Islam adalah bangunannya). IHSAN TUJUAN * Peserta memahami hakekat ihsan dan balasan bagi orang-orang yang berbuat ihsan * Peserta mengetahui landasan berbuat ihsan * Peserta mengetahui cara beramal dengan ihsan METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian * Ihsan dianalogikan sebagai atap bangunan Islam (Rukun iman adalah pondasi. * Ihsan (perbuatan baik dan berkualitas) berfungsi sebagai pelindung bagi bangunan keislaman seseorang.

maka sembelihlah dengan cara yang ihsan. 108: 1-3) Dengan mengingat Muraqabatullah dan Ihsanullah. Adanya Kebaikan Allah (Ihsanullah) Allah telah memberikan nikmatnya yang besar kepada semua makhlukNya (QS. maka sudah selayaknya kita ber-Ihsanun Niyah (berniat yang baik). Tuntutan untuk berbuat ihsan dalam Islam yaitu secara maksimal (terhadap segala sesuatu: manusia. Adanya Monitoring Allah (Muraqabatullah) Dalam HR Muslim dikisahkan jawaban Rasul ketika ditanya malaikat Jibril yang menyamar sebagai manusia.sesuatu. hewan) dan optimal (terhadap yang hidup maupun yang akan mati) 2. Landasan Kauniy Dengan melihat fenomena dalam kehidupan ini. secara sunatullah setiap orang suka akan perbuatan yang ihsan. 55. sesungguhnya Dia meIihatmu". Jika kamu tidak melihatNya. 28:77 QS. Itqonul 'Amal (Amal yang rapi) . 2. Maka jika kamu menyembelih. QS. dan hendaklah menajamkan pisau dan menyenangkan (menenangkan & menen-tramkan) hewan sembelihan itu” (HR Muslim). Ikhlasun Niyat (Niat yang Ikh1as) 2. Alasan Berbuat Ihsan Ada dua alasan mengapa kita berbual ihsan: 1. Karena niat yang baik akan mengarahkan kita kepada: 1. tentang definisi ihsan: "Mengabdilah kamu kepada Allah seakan-akan kamu melihat Dia.

maka ia telah memiliki Ihsanul 'Amal (Amal yang ihsan). Jaudatul Adaa' (Penyelesalan yang baik) Jika seseorang beramal dan memenuhi kriteria di atas. Mendapat Pahala [33: 29] 3.3. Artinya: Lakukan yang terbaik ! (Do your Best !) 2) Qiimatul Ihsan (Nilai Ihsan). Dicintai Allah [2:195] 2. please!) REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Ihsan ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . Mendapat Pertolongan Allah [16:128] Kesimpulan : Jadi untuk beramal ihsan harus memenuhi kriteria: 1) Zhohirotul Ihsan (Penampakan Ihsan). Ada 3 keuntungan jika sesorang meramal dengan amal yang ihsan: 1. Artinya: Ikhlaslah selalu! (To be ikhlas.

MA'RIFATULLAH TUJUAN * Peserta memahami makna dan maksud dari ma'rifatullah * Peserta mengetahui manfaat dan pentingnya ma‟rifatullah * Peserta mengetahui jalan-jalan untuk mengenal Allah * Peserta mengetahui hal-hal yang menghalangi ma‟rifatullah METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Ma'rifatullah .Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 9.

Ma‟rifatullah adalah ilmu yang tertinggi sebab jika difahami memberikan keyakinan mendalam. Ma'rifah berarti mengetahui. Pentingnya Mengenal Allah * Seseorang yang mengenal Allah pasti akan tahu tujuan hidupnya (QS 51:56) dan tidak tertipu oleh dunia . Hakikat ilmu adalah memberikan keyakinan kepada yang mendalaminya. yaitu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. yaitu Allah Sang Pencipta. Mengenal Allah bukan melalui zat Allah tetapi mengenal-Nya lewat tanda-tanda kebesaranNya (ayat-ayatNya). * Ma‟rifatullah merupakan ilmu yang tertinggi yang harus difahami manusia (QS 6:122). Berhubungan dengan manfaat yang diperoleh. * Berilmu dengan ma‟rifatullah sangat penting karena: 1. Berhubungan dengan obyeknya. 2. yang dengannya akan diperoleh keberuntungan dan kemenangan. mengenal. Jalan untuk mengenal Allah 1.* Ma'rifatullah berasal dari kala ma‟rifah dan Allah. Lewat akal: * Ayat Kauniyah / ayat Allah di alam ini: o fenomena terjadinya alam (52:35) o fenomena kehendak yang tinggi(67:3) o fenomena kehidupan (24:45) . Memahami Ma‟rifatullah juga akan mengeluarkan manusia dari kegelapan kebodohan kepada cahaya hidayah yang terang [6:122] .

* Berbuat kerusakan/Fasad . Sebab kekafiranlah yang menyebabkan Allah mengunci mati. (59:22-24) Hal-hal yang menghalangi ma‟rifatullah * Kesombongan (QS 7:146. menutup mata dan telinga manusia serta menyiksa mereka di neraka. 24:55) 2. (QS . * Dzalim (QS 4:153) .o fenomena petunjuk dan ilham (20:50) o fenomena pengabulan doa (6:63) * Ayat Qur'aniyah/ayat Allah di dalam Al-Qur‟an: o keindahan Al-Qur' an (2:23) o pemberitahuan tentang umat yang lampau [9:70] o pemberitahuan tentang kejadian yang akan datang (30:1-3. 8:7. 11:6) * Allah sebagai pemilik (2:284) * dll. * Bersandar pada panca indera (QS 2:55) . * Ragu-ragu (QS 6:109-110) Semua sifat diatas merupakan bibit-bibit kekafiran kepada Allah yang harus dibersihkan dari hati. Lewat memahami Asma‟ul Husna: * Allah sebagai Al-Khaliq (40:62) * Allah sebagai pemberi rizqi (35:3. * Dusta (QS 7:176) . * Lalai (QS 21:1-3) . * Banyak berbuat ma‟siyat . 25:21). * Membatalkan janji dengan Allah (QS 2:2&-27) .

2:6-7) REFERENSI Said Hawwa. Allah Jalla Jalaluhu Aqidah Seorang Muslim 1. MA‟RIFATUL RASUL TUJUAN * Peserta memahami makna risalah dan rasul * Peserta memahami kewajiban beriman kepada rasul * Peserta mengetahui tugas para rasul * Peserta mengetahui sifat-sifat rasul METODE PENDEKATAN . Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Ma‟rifatullah 5‟ Diskusi Pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tentang logika keberadaan Allah 5‟ Ceramah Mentor mengurAlkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor menyediakan forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutup dengan doa 10‟ 10.

Pentingnya iman kepada Rasul * Iman kepada para rasul adalah salah satu Rukun Iman. . Yang disampaikan berupa: * Ma'rifatullah [6:102] (Mengenal hakikat Allah) . ibadah. (Al-Asyqor:56) Tugas para rasul 1. * Juga tidak dianggap beriman atau muslim kecuali ia beriman kepada seluruh rasul. moral. Menyampaikan (tablig) [5:67. * Rasul: Seorang laki-laki (21:7) yang diberi wahyu oleh Allah SWT yang berkewajiban untuk melaksanakannya dan diperintahkan untuk menyampaikannya kepada manusia.* Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Risalah dan Rasul * Risalah: Sesuatu yang diwahyukan A11ah SWT berupa prinsip hidup. Seseorang tidak dianggap muslim dan mukmin kecuali ia beriman bahwa Allah mengutus para rasul yang menginterprestasikan hakekat yang sebenarnya dari agama Islam. dan tidak membedakan antara satu dengan yang lainnya. 33:39]. aqidah untuk mengatur kehidupan manusia agar terwujud kebahagiaan di dunia dan akhirat. yaitu Tauhidullah .

Aqidah Seorang Muslim. * Basyir wa nadzir [6:48] (Memberi kabar gembira dan peringatan) 2. Dr. Limar Sulaiman. Judul : Games Ilmu .8:110] 2. Mereka adalah manusia (17:93-94. Para Rasul dan Risalahnya. 60-71 * Al-Asyqor.* Tauhidullah [21:25] [Mengesakan Allah] . Pustaka Mantiq ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Ma‟rifatullah 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ G AMES A. Ma'shum [terjaga dari kesalahan] [3:161. hal. 6:89-90] REFERENSI * Kelompok Studi Al-Ummah. Mendidik dan Membimbing [62:2] Sifat-sifat para rosul 1. Sebagai suri teladan [33:2l. 53:1-4] 3.

Tahap 1 Mentor memberikan instruksi tanpa memberikan keterangan tambahan. Tahap2 Mentor memberikan instruksi dan memberikan keterangan tambahan secara lisan sebagai berikut: 1. Media & Bahan : 1. Langkah-langkah . Skema/ Gambar / Contoh : C. Serangkaian petunjuk 3. Lipat kertas 2 X. 3 lembar kertas bujur sangkar per orang atau kelompok 4. * Instruksi: Peserta diminta membuat sejumlah lubang (minimal 6) yang berjarak sama antara satu lubang dengan lainnya. juga jarak setiap lubang dari titik pusatnya. sehingga membentuk bujur sangkar 2. 1 buah gunting atau cutter D.B. 1 naskah pembahasan 2. Lipat bagian kertas yang ujungnya bersatu sehingga menutupi 2/3 .

Lipat. Lubangi bagian yang ujungnya bersatu menggunakan gunting atau cutter 6. Hikmah: 1.bagiannya. 2. Pentingnya rasul sebagai penyampai dan penjelas risalah Islam sekaligus mencontohkan bagaimana Islam diterapkan dalam hidup keseharian. E. . Lipat juga 1/3 bagian sisanya 4. 3. Lipat lagi kertas dengan bagian yang sama sampai saling menutupi 5. Rasul sebagai utusan Allah harus kita kenal dan kita taati agar segala aspek kehidupan kita menjadi ibadah. apakah didapatkan lubang-lubang sesuai instruksi Tahap 3 Mentor memberikan instruksi sambil mencontohkan setiap langkah secara terperinci. Sehingga didapatkan hasil sesuai instruksi.

biasa disebut agama budaya (dienul ardli) . DienuI Islam [48:28. Jumlahnya lebih dari satu (QS. Disebut juga dengan dienul haq (dienus samaawi). 48. bukan dari Allah. * Dienul ghoiru dienullah.28) hasil rekayasa pikiran manusia. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Ad-dien menurut Al-Qur‟an * Dienullah. 61:9] Dienullah dibawa oleh semua Rosul dan nabi untuk keselamatan manusia.11. MA‟RIFATUL ISLAM TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian diin menurut Al-Qur'an * Mengetahui perbedaan dienullah dan dien ghoiru dienullah * Mengetahui kesempurnaan ajaran Islam sehingga berusaha mengamalkan dan mempelajarinya.

* Kebenaran ajarannya tidak universal. walaupun ada sudah mengalami perubahan-perubahan dalam perjalanan sejarah. * Umumnya tidak memilki kitab suci. utusan itu hanya menyampaikan bukan menciptakan. * Bersih (as-saliim) * Aturan Illahi yang diberikan kepada manusia yang berakal sehat untuk kebahagiaan hidup mereka di dunia dan akhirat. tapi diturunkan untuk masyarakat. * Pokok-pokok ajarannya tidak pernah berubah dengan perubahan masyarakat penganutnya. politheisme. * Konsep Tuhannya dinamisme. berserah diri (al-istislaam) [3:83]. animisme. * Kebenarannya universal dan sesuai dengan fitrah manusia Ciri-ciri dienul ardli : * Tumbuh dalam masyarakat. * Ajaran lslam : . yaitu tidak berlaku bagi segenap manusia. * Memiliki kitab suci yang bersih dari campur tangan manusia. * Tidak disampaikan oleh Rosul Allah. dll. Disampaikan oleh manusia pilihan Allah (utusan-Nya). masa dan keadaan Pengertian Islam secara Ethimologi/ Bahasa : * Tunduk patuh. * Ajarannya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan masyarakat penganutnya . * Konsep tentang Tuhannya adalah Tauhid.Ciri-ciri dienullah/dienus-Samaawi * Bukan tumbuh dari masyarakat. * Damai (as-silm) ..

5:3 REFERENSI Diktat agama IPB.179 * Sangat sempurna QS.* Sesuai fitrah manusia QS.10 Kepentingan seluruh manusia QS 34.28 * Rahmat seluruh alam QS 21. 30. Didin Hafidhuddin ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Uts. 2.107 * Untuk meningkatkan kualitas hidup manusia QS.

* An-Nur/ Cahaya [4:174] . * Secara istilah berarti "Kalam Allah SWT yang merupakan mu'jizat yang diwahyukan kepada nabi Muhammad SAW dan membacanya merupakan ibadah" Nama-nama Al-Qur‟an * Al-Qur‟an/ Bacaan [17:9] . AL-QUR‟AN TUJUAN * Peserta mengetahui definisi Al-Qur‟an secara bahasa dan istilah * Peserta mengetahui nama-nama dan karakteristik Al-Qur‟an * Peserta memahami fungsi Al-Qur‟an dan akhak terhadapnya * Peserta termotivasi untuk membaca.12. * Al-Furqon/ Pembeda [25:1] * Adz-Dzikr/ Pengingat [15:9]. mempelajari dan mengamalkan AlQur'an METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi AL-Qur‟an * Secara bahasa berarti "bacaan”. * Al-Kitab/ Buku [21:10].

. 17:88] . * Keunggulan Al-Qur‟an * Menyombongkan diri dan berpaling [31:7] . * Mudah difahami dan diambil pelajaran [54: 17. * Lapang dada menerima Al-Qur‟an [7:2] * Mendengarkan baik-baik pembacaan Al-Qur‟an [7:204] . * Menertawakan peringatan ini [53:59-62] . * Tersusun secara terperinci dan rapi [11:1] . * Tidak seorang pun yang dapat menandingi keindahan dan keagungan AlQur‟an [2:23. * Bcrgetar hatinya dan bertambah imannya [8:2-4] Akhlak tercela terhadap Al-Qur‟an . * Bacaan yang teramat mulia dan terpelihara [56: 77-78] . * Membaca Al-Qur‟an secara tartil perlahan-lahan [73:4] . 34.Karakteristik AL-Qur' an * Diturunkan bukan untuk menyusahkan manusia [ 20:2]. dst] Fungsi Al-Qur‟an * Pengganti kedudukan kitab suci sebelumnya yang pernah diturunkan Allah SWT * Tuntunan serta hukum untuk menempuh kehidupan * Menjelaskan masalah-masalah yang pernah diperselisihkan oleh umat terdahulu * Sebagai mukjizat Rasulullah SAW AkhIak Terpuji Terhadap Al-Qur‟an * Membaca ta'awudz sebelum membaca Al-Qur‟an [16:98] .

Maka. Ilmu itu datang dari Allah SWT. * Jaminan kemurnian Al-Qur‟an. Allah sendiri yang menjamin kemurnian Al-Qur‟an [6:115.* Tidak memperahatikan Al-Qur‟an [47:24] Keunggulan Al-Qur‟an . [25:1] REFERENSI * Paket BP NF 'Keunggulan Al-Qur‟an‟ . yang hanya memperlihatkan urgensi pada suatu masa saja. disusun dan dikumpulkan Al-Qur‟an itu dengan sistematika yang memperlihatkan universalitas dan kekekalannya dan dijauhkan dari susunan yang bersifat temporer. sebagai tanda kemuliaanNya dan ketinggian ilmu-Nya. Umum : Mencakup seluruh bidang/permasalahan manusia. * Al-Qur‟an bersifat umum dan universal.[96:1-5] . [6:38] Universal : Berlaku selamanya dan untuk seluruh kaum. yaitu ketika turunnya. * Al-Qur‟an adalah mukjizat yang abadi [4:74]. * Keunggulan Al-Qur‟an secara ilmiah Pemikiran modern dalam berbagai bidang disiplin ilmu dewasa ini telah menetapkan bahwa Al-Qur‟an merupakan kitab ilmiah yang menghimpun segala disiplin ilmu dan filsafat. Allah menghendaki agar Al-Qur‟an berlaku umum (mencakup permasalahan) dan bersifat universal. 15:9] .

Mahabatullah. (Bab I) * Manna Khalil al-Qattan.* Ibnu Qoyim. Studi Ilmu-ilmu Quran . hal 18 ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

UKHUWAH ISLAMIYAH (UI) TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakekat UI * Peserta mengetahui perbedaan UI dan Ukhuwah Jahiliyah * Peserta mengetahui hal-hal yang menguatkan ukhuwah dan buah dari UI * Peserta termotivasi untuk mengamalkan hal-hal yang menuju kepada UI dalam kehidupannya METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi .13.

Menunjukkan kegembiraan & senyuman bila berjumpa 4. perkawinan. 49: 10) Perbedaan UI dan Ukhuwah Jahiliyah * Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan aqidah dan syariat Islam. 8: 63) 4. Hakekat Ukhuwah Islamiyah 1. Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah: 1. * Menurut Imam Hasan Al-Banna: Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah. Memberitahukan kecintaan pada yang kita cintai 2.RINCIAN BAHASAN Makna Ukhuwah Islamiyah. Ukhuwah Jahiliyah bersifat temporer (terbatas pada waktu dan tempat). Merupakan cermin kekuatan iman (QS. Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim) . Nikmat Allah (QS. kesukuan. Merupakan arahan Rabbani (QS. 43: 67) 3. dan kepentingan pribadi). Memohon dido‟akan bila berpisah 3. Perumpamaan tali tasbih (QS. yaitu ikatan selain ikatan aqidah (misal: ikatan keturunan [orang tua-anak]. nasionalisme. 3: 103) 2. kebangsaan.

Mengucapkan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan 6.5. Memperhatikan saudaranya & membantu keperluannya 9. Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang dilindungi) 3. Asadudin Press * Panduan Aktivis Harokah. Abdullah Nasih 'Ulwan * Rahasia Sukses Ikhwan Membina Persaudaraan di Jalan Allah. Memenuhi hak ukhuwah saudaranya Buah Ukhuwah Islamiyah 1. Merasakan lezatnya iman 2. Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara) 8. Ust. Mendapatkan tempat khusus di syurga (15:45-48) REFERENSI * Bercinta dan bersaudara karena Allah. GIP * Meraih Nikmatnya Iman. Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu 7. Husni Adham Jarror.

* Pekerja yang sudah membentuk bujur sangkar miliknya boleh merubahnya lagi sedemikian sehingga setiap pekerja akan memiliki atau membenluk sebuah bujur sangkar. * Pekerja tidak boleh berkomunikasi sesama pekerja dan tidak boleh memberi petunjuk atau berdiskusi dengan temannya untuk menentukan letak potongan karton yang dimilikinya atau yang direroleh temannya.GAMES Games I: Menyusun Bujur Sangkar Media : * Sembilan (9) bujur sangkar dari karton/kertas berukuran sama yang lelah dipotong secara acak dan dipisah-pisahkan ke dalam 3 amplop Cara: * Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok terdiri dari 4-5 orang. * Pekerja boleh memberikan polongan karton yang dimilikinya kepada teman pekerja lain dalam kelompoknya tetapi tidak boleh memintanya. Masingmasing kelompok mengirimkan 3 orang sebagai pekerja yang duduk secara melingkar. * Mentor bertugas membagikan potongan-potongan acak dari bujur sangkar tersebut kepada setiap pekerja kelompok. * Tiap pekerja memperoleh 3-5 potongan karton. * Setiap pekerja diberi waktu 3 menit untuk membentuk bujur sangkar dari potongan karton tadi. * Tiap kelompok mendapat satu amplop yang berasal dari tiga bujur sangkar yang berukuran sama dan telah dipotong secara acak. Pengawas bertugas mengawasi dan memberikan penilaian terhadap jalannya permainan. sedangkan yang lainnya bertugas sebagai pengawas. * Pengawas berhak menegur pekerja yang melanggar ketentuan .

Kritera Keberhasilan. * Setiap pekerja atau kelompok dapat membentuk bujur sangkar dalam waktu yang ditentukan. * Setiap pekerja menolong temannya dengan memberikan potongan bujur sangkar yang dimilikinya. * Setiap pengawas menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya

Hikmah. * Ta‟awun/saling tolong menolong adalah salah satu kunci ukhuwah. * Pentingnya tausiyah dalam membina ukhuwah

Games II: Adu Ponco Berhadiah (Win-win Games) Cara: * Setiap siswa mencari lawan untuk mengadu ponco * Setiap kemenangan akan diberi hadiah (misal: Rp. 1000,- dalam waktu yang ditentukan (2'). * Setiap siswa mencari kemenangan sebanyak-banyaknya.

Penyelesaian: * Dalam waktu yang dilentukan, bergantian untuk menang sehingga semua mendapat hadiah yang sama dengan sebanyak-banyaknya.

Hikmah: * Tidak menganggap saudaranya sebagai lawan tetapi partner untuk mencapai tujuan bersama * Tidak mementingkan diri sendiri

14. NIKMAT IMAN TUJUAN * Menumbuhkan keyakinan bahwa iman merupakan fitrah manusia * Mangetahlu bahwa iman merupakan nikmat terbesar dari Allah * Mengetahui cara mensyukuri nikmat dari Allah

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Iman sebagai fitrah manusia * Semua manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah. "Semua bayi terlahir dalam keadaan fitrah…. * Kesaksian manusia yang menyatakan Allah SWT adalah Robb mereka (7:172)

sehingga secara fitrah manusia akan percaya akan adanya Allah (10:31, 39:3). * Persaksian Rububiyyah di alam ruh harus dilanjutkan dangan persaksian Uluhiyyah dan Risalah di alam dunia sebagai konsekuensinya (30:30, 22:78, 2:21].

Nikmat Iman * Nikmat dari Allah tidak terhitung (14:34). * Beberapa nikmat dari Allah : 1. Nikmat sebagai mahluk (76:1-4) 2. Nikmat sebagai manusia (95:4) 3. Nikmal sebagai khalifah (2:30, 14:32-34) 4. Nikmat sebagai muslim (5:3, 49:17), merupakan nikmat terbesar dari Allah . * Nikmat harus disyukuri (14:7, 31:31), antara lain dengan cara: 1. Mengucapkan syukur (dengan hati dan lisan ) 2. Menjaga dan memelihara nikmat yang diberikan 3. Menggunakan sesuai keinginan dari pemberi nikmat dengan (perbuatan)

REFERENSI Royyad Al Haqil, Mensyukuri Nikmat Allah, GIP

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟

Maka perbaharuilah iman kalian deugan Laa Ilaaha Illallaah” (HR Ibnu Islam) Fenomena Lemahnya Iman 1. HAL-HAL YANG MELEMAHKAN IMAN TUJUAN * Peserta memahami adanya fIuktuasi keimanan * Peserta mengetahui fenomena lemahnya iman * Peserta mengetahui penyebab lemahnya iman * Peserta termotivasi untuk menjauhi hal-hal yang melemahkan iman METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Fluktuasi Iman Secara fitrah manusia memiliki kecenderungan untuk berbuat jujur (dosa) dan ketaqwaan [91:9-10]. terkadang turun).15. ”Keimanan itu bisa bertambah dan berkurang. Terjerumus dalam kemaksiatan . Hal ini mengakibatkan keimanan seseorang mengalami fluktuasi (terkadang naik.

Bila sering dilakukan ia pun akan menjadi sebuah kebiasaan. Terpaut kepada urusan duniawi dan terlalu mencintainya (QS.) 3. Padahal dalam sebuah hadist dikatakan: “Tidak akan diterima do'a dari hati yang lalai dan main-main” (HR Tirmidzi. Contoh: tidak khusyu' dalam sholat. Tidak tekun dan bermalas-malasan dalam beribadah Salah satu ketidaktekunan dalam beribadah ialah tidak khusyu' (konsentrasi) dalam mengerjakannya. Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa orang-orang mu‟min itu bagai satu tubuh. katanya Rasulullah SAW bersabda: “Orang-orang mu‟min itu laksana satu tubuh manusia.Suatu perbuatan yang sering dilakukan dapat membentuk sebuah kebiasaan. “Tidak selayaknya dua orang yang saling mengasihi karena Allah Azza wa Jalla. (HR Bukhari) 4. berdoa. (HR Muslim). Bila matanya sakit maka sakitlah seluruh tubuhnya. dll. Rasulullah bersabda: (lihat Hadist Bukhari Vol. MengeIuh dan takut akan musibah (QS 70:19-21) . * Terputusnya tali persaudaraan diantara dua orang yang semula bersaudara. yang jika terbiasa seseorang akan berani berbuat secara terang-terangan. Dari An-Nu‟man bin Basyir ra. Sehingga ibadah tersebut dilakukan dengan jiwa yang kosong tanpa ruh (QS 4:142). I. Atau bila kepalanya sakit maka sakitlah seluruh tubuhnya “. hal 16) 2. Begitu pula dengan kemaksiatan. atau karena Islam lalu keduanya dipisahkan oleh permulaan dosa yaug dilakukan salah seorang diantara keduanya”. membaca AlQur'an. 75:2O-21) 5. Memudarnya tali ukhuwah. * Tidak memperhatikan urusan kaum muslimin.

Jauh dari suasana atau lngkungan iman dalam waktu yang lama (QS 57:16) 2. isteri dan anak-anak (QS.” (HR Ath. 8:28 . Sebab-sebab Lemahnya Iman 1. Sibuk mengurusi harta benda. Panjang angan-angan (Berangan yang muluk-muluk) QS.“Janganlah sekali-kali kamu mencela yang ma'ruf sedikitpun. 15:3 Ali ra.Thabarani) 6. meski engakau hanya menuangkan air ke dalam bejana seseorang yang hendak menimba air. Mengikuti hawa nafsu akan meughalangi dari kebenaran. sedangkan angan-augan yaug muluk akan melupakan akhirat” 8. berbicara. Jauh dari pelajaran dan teladan yang baik 3. bergaul dan juga tertawa “Janganlah kamu sekalian memperbanyak tertawa karena banyak tertawa dapat mematikan hati”. Tenggelam dalam kesibukan dunia “Cukuplah bagi salah seorang diantara kamu selagi dia di dunia hanya seperti bekal orang yang mengadakan perjalanan. Banyak berdebat dan bertikai yang mematikan hati. Berlebih-lebihan dalam masalah makan. tidur. pernah berkata: “Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takutkan atas diri kalian ialah mengikuti hawa nafsu dan angan-angan yang muluk. Akibatnya hati menjadi keras dan kaku. Jauh dari menuntut ilmu syariat yang dapat mcmbangkitkan iman di dalam hati penuntutnya 4. 3:14) 7. Atau meski engkau hanya berbicara dengan saudaramu sedangkan wajahmu tampak berseri kepadanya. Mencela yang ma‟ruf dan tidak mau memperhatikan kebaikan-kebaikan yang kecil 7. (HR Ibnu Majah) . berjaga di waktu malam. Berada di tengah lingkungan yang penuh kemaksiatan 5.” (HR Ahmad) 6.

Darul Falah.REFERENSI Muhammad Sholih AL-Munajjid. Obat Lemahnya Iman. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan pencapaian tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi Fenomena Lemahnya Iman 40‟ Diskusi Mentor memberi kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

16. HAL-HAL YANG MENGUATKAN IMAN TUJUAN * Peserta mengetahui sebab-sebab bertambahnya iman * Peserta termotivasi Untuk melakukan hal-hal yang dapat menguatkan iman. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN .

hal-hal yang menyangkut keagunganNya dan membaca kalimahNya [33:41. rahmat meliputi mereka. tapi dikerjakan secara terus-menerus. Maksudnya iman itu dapat menjadi usang dalam hati seperti halnya pakaian yang dapat menjadi usang bila lama dipakai. Sesegera mungkin melaksanakan ama1-amal sholih [3:33. Dzikir dan Fikir Dzikir adalah mengingat Allah berserta sifat-sifatNya. Melakukannya secara terus-menerus.Thabrani).Bukhori) 3. Mengikuti dan komitmen terhadap halaqoh zikir. (HR Abu Daud) 2. 2. Maksudnya kerjakanlah ibadah sesuai dengan . Tidak merasa bosan. yang harus diperhatikan : 1. yaitu ilmu yang menyebabkan bertambahnya pengetahuan dan keyakinan tentang iman [35:28]. Hal-hal yang menguatkan Iman 1. Memperbanyak amal shalih. (HR Muslim) 5.” (HR. Menyimak/ mentadaburkan Al-Qur'an [17:282] 3. “Tidaklah segolongan orang duduk seraya menyebut Allah melainkan para malaikat mengelilingi mereka. ayat-ayatNya dan mukjizatNya [l3:190-191] 4. maka mohonlah kepada Allah agar Dia memperbaharui” (HR Al.Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya iman itu dijadikan di dalam diri sesorang diantara kamu sebagaimana pakaian. ketentraman nati turun kepada mereka dan Allah menyebut mereka termasuk dalam golongan yang berada di sisiNya”. “Alah menyukai amalan yang walaupun sedikit. 22:90] dan hadits: “Pelan-pelan (berhati-hati) dalam segala sesuatu adalah baik kecuali di dalam amal akhirat”. 8:4] Fikir adalah aktivitas yang mengacu kepada renungan terhadap ciptaan Allah. Menuntut ilmu. 57:21.

Barangsiapa menjadi orang yang banyak berjihad. Melakukan berbagai macam ibadah. maka dia dipanggil dari pintu shodaqoh. Barangsiapa yang tertidur hingga ketinggalan bacaan wiridnya dari sebagian malam atau dari sebagian bacaan wirid. 56. yaitu kematian. Berharap amalnya diterima Allah swt dan merasa cemas jika amalannya tidak dilerima Allah SWT. Barangsiapa menjadi orang yang banyak melakukan shoum. lalu dia membacanya lagi antara sholat Shubuh dan shalat Zuhur. "Barangsiapa yang menafkahi dua istri di jalan Allah. Mengulang amalan yang tertinggal dan terlupakan. 10:45]. dan janganlah kamu mengucapkan kata-kata yang kotor. maka ia dipanggil dari pintu jihad. Tidak berangan-angan secara muluk-muluk [26:205-207. 10.” (HR at-Tirmidzi) "Dulu aku melarangmu menziarahi kubur. “Sesungguhnya agama itu adalah mudah. mengingatkan hari akhirat. 6. maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu sorga „Wahal hamba Allah. An-Nasa' i) 5. 75. 9. yaitu mengingat nikmatnya sorga dan keras pedihnya neraka [lihat QS.” (HR. Barangsiapa menjadi orang yang banyak megeluarkan shodaqoh. Mengingat akhirat.” (HR Bukhori) "Berbakti kepada orangtua adalah pertengahan dari pintu-pintu sorga. Dzikrul maut. ketahuilah. Maka berbuatlah yang lurus dan sederhana. Bermunajat kepada Allah dan pasrah kepadanya. maka ia dipanggil dari pintu ar-Rayyan. dan 78].hakim) 8. sekarang ziarahilah kubur karena hal itu dapat melunakkan hati.” (Hadits Riwayat Bukhari) 4. dan tidaklah agama itu dikeraskan oleh seseorang melainkan justru ia akan dikalahkan. Lalu barangsiapa yang menjadi orang yang banyak mendirikan sholat. maka ia dipanggil dari pintu sholat. “ (HR Al." (HR at. ini adalah baik. “Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan.kemampuan. membuat mata menangis. .Tirmidzi) 7. maka ditetapkan baginya seakanlah dia membacanya pada malam itu juga. Maksudnya: memohon kepada Allah dengan ketundukan dan kepasrahan yang sedalam-dalamnya.

” (HR Ibnu Majah) 12. Muhammad Na'im Yasin. dan terlaknat pula apa yang ada di dalanmya kecuali dzikruIlah dan apa yang membantunya. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan manyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Yang Meguatkan Yang Membatalkan Iman.32]. Muhasabah diri [59:18] 16. GIP. Tawadhu (rendah hati). 13. sehingga ia diberi kebebasan memilih diantara pakaian-pakaian iman mana yang dikehendaki untuk dikenakannya (HR At. artinya saling tolong menolong dan loyal kepada sesama muslim dan memusuhi orang-orang kafir [5:2]. [2:186]. 14. "Barang siapa menanggalkan pakaian karena merendahkan diri kepada Allah padahal ia mampu mengenakannya. Al-wala wal baro. REFERENSI * Muhammad Shouh Al-Munajjid.Tirmidzi) 15. maka Allah akan memanggilnya pada hari kiamat bersama para pemimpin makhluk.11. atau orang yang berilmu atau orang yang mencari ilmu. Do'a. Memikirkan kehinaan dunia [3:185]. Obat Lemahnya Iman. Darul Falah * Dr. Mengagungkan hal-hal yang terhormat di sisi Allah [22:30. Hadits: "Dunia ini terlaknat.

PENTINGNYA AKHLAK ISLAMI TUJUAN * Peserta memahami makna akhlak * Peserta memahami pentingnya akhlak Islami .17.

karakter inheren yang menyertai seorang manusia di mana pun ia berada. Misamya: seseorang yang berasal dari daerah cenderung berbicara "keras". . Faktor-faktor pembentuk akhlak Akhlak terbentuk oleh 4 faktor : 1. Al-Qiyam (nilai Islami) Keterangan: 1.* Peserta termotivasi untuk merubah akhlak yang baik dan Islami METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi Akhlak Akhlak adalah jati diri. karena Islam dapat memperhalus dan memperbaikinya. seorang muslim untuk berbicara keras atau kasar. Syari'ah Ijtima'iyyah (Sosial) 4. Al-Wiratsiyyah (Genetik) 2. An-Nafsiyyah (Psikologis) 3.

Faktor lingkungan tempat seseorang akhlak yang ada pada dirinya berpengaruh pula dalampembentukan akhlak seseorang * Faktor 1. Faktor ini berasal dari nilai-nilai yang keluarga (misalnya ibu dan bapak) tempat seseorang berkembang sejak lahir.2. Ahmad.3 yang (bila) bersifat negatif sebenarnya tidak akan menjadi masalah bila ketiga faktor pertama tersebut tunduk pada faktor ke-4 (nilai Islam) 4. orang tuanyalah ynag menjadikan Yahudi. Nilai Islami akan membentuk akhlak Islami. Majusi (Hadist). Seseorang yang lahir dalam keluarga yang orang tuanya bercerai akan berbeda dengan keluarga dengan orang tua yang lengkap. Semua anak dilahirkan dalam fitrah. 3. Akhlak Islami ialah seperangkat tindakan/gaya hidup yang terpuji yang merupakan refleksi nilai-nilai Islam yang diyakini dengan motivasi sematamata mencari keridhaan Allah SWT Pentingya Akhlak Islami: * Akhlak ialah salah satu faktor yang menentukan derajat keislaman dan keimanan seseorang. dan sesungguhnya sebaik-baik manusia keislamannya adalah yang paling baik akhlaknya” (HR Thabrani. Nasrani. ”Paling Sempurna orang mukmin imannya adalah yang paling luhur akhlaknya” (HR Tirmidzi) “Sesungguhnya kekejian dan perbuatan keji itu sedikitpun bukan dari Islam. dan Abu Ya'la) * Akhlak adalah buah ibadah .2.

29. karena itulah akhlak pulalah yang menentukan eksistensi seorang muslim sebagai makhluk Allah SWT "Sesungguhnya termasuk insan pilihan di antara kalian adalah yang terbaik akhlaknya” (HR. skala pribadi 2. Dari lintasan hati dilakukan/dicoba.Tirmidzi) * Akhlak merupakan lambang kualitas seorang manusia. umat. tergantung usaha yang ia lakukan. lalu menjadi kebiasaan hingga membentuk akhlak. Misainya: kebiasaan mencotek.“Sesungguhnya shalat itu mencegah orang melakukan perbuatan keji dan munkar” (QS. * Akhlak dapat berubah tergantung kemauan individu tersebut. Muttafaq alaih) Ahklak Islami penting dan urgen untuk direfleksikan da1am: 1.45) * Keluhuran akhlak merupakan amal terberat hamba di akhirat “Tidak ada yang lebih berat timbangan seorang hamba pada hari kiamat melebihi kejujuran akhlaknya”. . skala umat * Akh1ak juga terbentuk dari khotiroh (lintasan hati). Seseorang dapat berakhlak baik atau buruk. skala masyarakat 3. (Abu Daud dan At. masyarakat.

Apakah Anda Berkepribadian Muslim. Hati-hati terhadap Media yang Merusak Anak. hal. Pilihan Hadits Potitik. Ekonomi dan Sosial.38-4O. Muhammad Ali Hasyimi. * Dr. GIP * Muna Hadad Yakan. GIP * Isnet. hal. 24-28.REFERENSI * Ziyad Abbas (ed. „Urgensi Akhlak I‟ * Materi Training Manajemen Da'wah Muslimah “Peran Muslimah dalam Da'wah” ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Pustaka Panjimas.).

AKHLAK RASULULLAH TUJUAN * Peserta tumbuh kesadarannya untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW * Peserta mengetahui contoh akhlak yang mulia dan termotivasi untuk melakukannya.18. * Peserta mengetahui contoh akhlak tercela dan termotivasi untuk menjauhinya METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi .

* Akhlak Rasulullah mencakup segala sisi kehidupan. dll. sebagai pemimpin tertinggi pasukan Islam * Juga mencakup sifat yang bisa meliputi sagala sisi kehidupan (zuhud. Akhlak Rasulullah adalah Al-Qur‟an. Akh1ak Qur‟ani Ditanyakan kepada Aisyah ra tentang akhlak Rasulullah SAW maka jawabnya “Akhlaknya Qur'ani” (AL-Hadist). Karena itu.RINCIAN BAHASAN * Misi utama diutusnya Rasul ke dunia ialah untuk menyempurnakan akhlak manusia "Sesungguhnya Aku diutus untuk menyempurnakan keluhuran akhlak” (Hadist). untuk memperoleh gambaran utuh akhlak beliau kita perlu memahami Al-Qur‟an dan As-Sunnah atau seggala sesuatu yang ada kaitannya dengan pola kehidupan Rasulullah 2. Jujur . sebagai kepala pemerintahan. yaitu sebagai sunnah. penyayang. Akhlak manusia terbaik Dikatakann oleh Anas ra.) Akhlak Rasulullah secara Umum 1. bahwa Rasulullah adalah manusia yang tcrbaik akhlaknya Contoh akhlak-akhlak mulia yang diperintahkan Nabi SAW 1. sabar.

2: 261) “Tidaklah seorang hamba berada pada suatu pagi kecuali dua malaikat turun menemaninya. Dermawan (QS. Dan seseorang sentiasa berdusta hingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta” (HR Bukhari Muslim) 2. 5:1. hal. Menutupi aib (QS. kami dapat mengeetahuinya pada wajah Beliau. sebagai ganti apa yang ia infakkan. Malaikat lainnya berkata: Ya. 24:19) Contoh akhlak-akhlak tercela yang diperingatkan Rasulullah Saw: . dan sesuhgguhnya kebajikan itu akan mengantarkan ke surga. berilah karuniaMu. “Iman itu mempunyai 71 atau 81 cabang. [HR Muttafaq‟alaih]. Tambahan: Lihat ArRasul hal 197-199. Tambahan: Lihat Ar-Rasul. Satu malaikatt berkata: Ya Allah. 56-60 5. Dan seseorang senantiasa berkata benar dan jujur hingga tercatat di sisi Allah sebagai orang yang benarr dan jujur.Hadits Rasul “Sesungguhnya kejujuran itu akan mengantarkan kepada kebajikan. Dan sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan. 3. yang akhirnya akan mengantarkan ke dalam neraka. [HR Muslim]. Menepati janji (QS. 17:34). dan yang paling utamanya adalah mengucapkan Laa ilaaha ilallah dan serendahrendahnya adalah menyingkirkan duri (gangguan dari jalan). berilah ia kebinasaan karena telah mempertahankan hartanya yang tidak dinafkahkannya”. Malu Adalah Rasulullah SAW sangat tinggi rasa malunya. lebih pemalu dari gadis pingitan. Allah. Apabila Beliau tidak menyenangi sesuatu. Dan sifat pemalu merupakan satu bagian dari iman” [HR Muttafaq‟alaih). 4.

Maka dikurangi beberapa kali. Dr. Sombong (17:37) 5. S.” [HR.” Sabda Nabi: "Janganlah engkau mudah marah. Ar-Rasul Muhammad SAW hal.Muhammad Ali. Muna Haddad. Dari Abi Hurairah ra. 3:133-134. bahwa seorang laki-laki berkata kepada Nabi SAW: “Wasiatilah aku. Ghibah dan Namimah (49:12) 3. Bukhari-Muslim] Hadits Arbain ke-16 2. Jakarta: GIP.” [HR. Ziyad (ed. “Urgensi Akhlak I”.1. Zalim “Hai hamba-hambaKu. Sabdanya: Janganlah engkau mudah marah. Jakarta: Pustaka Panjimas * Hasyimi. Apakah Anda Berkepribadian Muslim?. maka dari itu janganlah kalian berbuat zalim.). Marah QS. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 40‟ . Ekonomi dan Sosial. Riya (2:264) 4. Muslim] REFERENSI * Abbas. Hati-hati terhadap Media yang Merusak Anak. sesungguhnya aku telah mengharamkan kezaliman (berbuat zalim) pada diriKu. Sa'id. Solo: Pustaka Mantiq * Yakan. dan Aku jadikan sebagai perbuatan haram bagi kalian . 177-199. Jakarta: GIP * Hawwa. * Isnet. Pilihan Hadits Politik.

Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

.. “ Buniya l-Islami 'ala khamsin . Lihat juga di QS. Isi kandungan Al-Qur‟an secara global ada 3 bagian: .. BANGUNAN ISLAM TUJUAN * Peserta mengetahui gambaran menyeluruh tentang bangunan Islam * Menumbuhkan kesadaran bahwa Islam adalah sistem hidup yang lengkap dan semrlima sehingga reserta termotivasi Untuk memasukinya secara keseluruhan . METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Konsepsi Islam bisa digambarkaan sebagai sebuah bangunan yang utuh dan kokoh. Dalam sebuah hadits dikatakan. ( Bangunan Islam itu ada lima perkara.. Al-Maidah:3 * Kesempurnaan Islam ibarat bangunan yang kokoh.61:4 * Islam adalah agama yang sempurna QS..”)...19..

QS.8:6O.104) 3. 42: 38) 3. 2:177.8: 61.1. Konser moral akhlak (QS.22: 39-40) 2. Penyokong dan Penguat (Muayyidat) 1. Dakwah (QS. 9:5-8) 5. Konsep pendidikan (QS. yang terdiri dari: 1. 2: 151) 3. Konsep politik (QS. 5:49) 4. 5:38) . 5:33. Konsep sosial & kemasyarakatan (QS. Konsep militer/keprajuritan (QS. 2:237) 6. Bangunan (Bina). Sanksi-sanksi (QS. Ibadah (Rukun Islam yang lima) 2. Hukum-hukum (QS. 2:275. . 24: 27.3: 159. Konsep rerekonomian (QS. Aqidah (keimanan): mencakup 2 kalimat syahadat & Rukun Iman yang enam (QS.47:19) 2. Jihad (QS. 282. seperti: 1. 49: 10-13) 2. Pokok dan pondasi (asas). berupa aturan yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia /sistem hidup. 283) 4.

Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .REFERENSI Aqidah Seorang Muslim.

Dalil fitrah Q.20.S 10:22 . EKSISTENSI ALLAH TUJUAN * Menambah keimanan peserta kerada Allah * Peserta meyakini bahwa Allah itu eksis/ada * Peserta mengetahui buku utau dalil-dalil lentang eksistensi Allah * Peserta memahami cara mengenal Allah METODE PENDEKATAN * Games * Cemmah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Bukti eksistensi A11ah 1.

yang ada di alam semesta.Perasaan alami yang tajam dari manusia bahwa ada Zat yang maujud. Kepada manusia sering disebut dengan ilham. Allah memberikan hidayah (tuntunan dan petunjuk) kepada makhluk-Nyau untuk dapat menjalankan hidupnya dengan mudah. timbangan. 2. Orang yang memikirkan dan merenungkan alam semesta akan menemukan. kepada hewan sering disebut insting. mengurus dan mengatur segala. Alam ini diciptakan dengan perbandingan ukuran. yang Maha Tinggi dan Maha Hidup. yang mengawasi segala sesuatu. Dalil akal QS 5:20-21 Dengan tafakkur dan renungan terhadap alam semesta yang menurunkan manifestasi dari eksistensi-Nya. QS 67:3. susunan. * Hidayah (tuntunan dan bimbingan). * Perbandingan ukuran yang tepat dan akurat. 32:7 Alam ini diciptakan dalam kondisi yang sangat sempurna tanpa cacat. QS 20:49-50 Alam ini menunjukkan dan menuntun manusia bahwa Allah. * Kesempurnaan. empat unsur ialah semesta: * Ciptaan-Nya. yang tidak terbatas dan tidak berkesudahan. benar-benar ada. yang diharapkan kasih sayang-Nya dan ditakuti kemurkaan-Nya. QS 36:36 Bahwa tiada yang dapat mencipta alam ini kecuali Allah. QS 25:2. . dan perhitungan yang tepat dan sangat akurat. QS 96:1-2. Sang Pencipta Alam semesta. sesuai dengan karakteristik dirinya masing-masing.

percaya akan adanya Tuhan yang patut disembah dan diagungkun. Dalil Wahyu Para rasul diutus ke berbagai umat yang berbeda puda zaman yang berbeda. Yang Maha Kuat & Perkasa. serta mengingatkan akan akibat buruk syirik/berpaling dari-Nya (QS 6:91). bangsa dan zaman. Dalil akhlaq Secara fitrah manusia memiliki moral (akhlaq). QS. mengesakan-Nya dan menjalin hubungan baik denganNya. yaitu Allah. 91:7-8 4. Konsensus sejarah ini merupakan bukti yang memperkuat eksistensi Allah. menurut cara masing-masing. Semuanya telah mengenal iman kepada Allah. suku. ia secara naluriah mau tunduk dan menerima kebenaran agar hidupnya lurus dan urusannya berjalan teratur dan baik. mendukung dan mempersenjatai mereka dengan mu'jizat? Tentu suatu Zat yang eksis (maujud). Semua rasul menjalankan misi dari langit dengan perantaraan wahyu. Dengan adanya moral (akhlaq) inilah. Keberadaan 'moral' yang mendominasi jiwa manusia merupakan bukti eksistensi Allah. Siapa yang mengutus mereka dengan tugas yang persis sama ? Siapa yang memberikan kekuatan. 5. Keberadaan para rasul ini merupakan bukti eksistensi Allah. Zat yang dapat menanamkan akhlaq dalam jiwa manusia adalah Allah. cinta dan keindahan. (QS 47:10. Dengan membawa bukti yang nyata (Kitab/wahyu & mukjizat) mengajak umatnya agar beriman kepada Allah.3. perkataan ahli sejarah Yunani kuno bemama Plutarch) Cara mengenal Ahah Jalan yang ditempuh oleh ajaran selain Islam: . Daril sejarah Semua umat manusia di berbagai budaya. sumber dnri segala sumber kebaikan.

Padahal panca indra hanya bisa mendeteksi sesuatu yang dapat diraba. Baik tanda-tanda kebesaran Allah yang ada di alam. yaitu mengoptimalkan akal. Sebaiknya yang mereka dapatkan adalah ketidaktahuan akan Allah Yang Maha Mencipta.10:94). Jalan yang ditempuh Islam: * Orang-orang lslam mengenal Allah dengan menggunakan keimanan dan dilengkapi akal. Sebab mencoba mengenal Allah dengan menggunakan panca indra saja. * Filsafat dan pemikiran tersebut justru mendatangkan kegoncangan dan kebingungan dalam jiwa. * Jalan yang ditempuh oleh orang-orang kafir tersebut melanggar fitrah mereka. manusia akan mengenal Allah. 10:101). . Lewat jalan ini. 12:105. Sehingga timbul keyakinan di dalam hati tentang kcberadaan dan kekuasaan Allah (QS 3:190-191. Kedua rotensi tersebut dioptimalkan dengan dalam proses tafakkur dan tadabbur.* Hanya mengandalkan panca Indra dan sedikit akal sehingga timbul prakiraprakira yang membentuk filsafat -filsafat atau pemikiran tentang ketuhanan. ilmu serta hatinya untuk mengenal Allah lewat tanda-tanda kebesaran-Nya (ayat-ayat-Nya) bukan zat-Nya. Tadabbur berarti merenungkan ayat ayat Allah yang tertulis dalam Al-Qur‟an (ayat Qauliyah). (QS 34:51-54 . Sebaiknya. 2:147 . Tafakkur berarti memikirkan ciptaan atau tanda-tanda kebesaran Allah (ayat Kauniyah). Sehingga hanya menanamkan keraguan dan kesangsian terhadap keberadaa Allah. diukur. 22:11 . * Jalan yang ditempuh oleh orang mu‟min bersandarkan kepada fitrahnya sebagai manusia. untuk mengenal sesuatu selain Allah mereka menggunakan panca indera dan akal. pemikiran. disentuh. mu‟jijat serta dalam Al-Qur‟an. * Jalan yang ditempuh orang-orang kafir tersebut pada akhimya tidak pemah membawa mereka sampai mengenal siapa Sang Pencipta.

* DR. Wujudullah. Mentor membuka diskusi dengan mengajukan pertanyaan sebab akibat keberadaan gambar di papan tulis. Yusuf Qordhowi. . ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Diskusi Pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tentang logika keberadaan Allah 10‟ Ceramah Mentor menguraikan materi eksistensi Allah 40‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ GAMES Langkah. Allah Jalla Jalaluhu. * Sa‟id Hawwa. Misalkan: * "Mengapa gambar tersebut ada di papan tulis?" (Karena ada yang menggambarr ! ) . * "Jika tadi tak ada yang menggambar.langkah 1. apakah gambar tersebut akan ada? (Tidak !) . Mentor meminta tiga siswa menggambar sesuatu di papan tulis. Kita ada karena ada yang menciptakan. 2. * "Kalau begitu.REFERENSI * Materi Mentoring tanun 94/'95. ssegala sesuatu ada karena ada yang mengadakan. Gambar itu ada karena ada yang menggambar.

Siapa yang menciptakan kita?" (Allah !) .Alam semesta ini ada karena ada yang mengadakan. * "Berarti Sang Pencipta itu memang ada!!" .

21. MAKNA ASYHADU TUJUAN * Peserta memahami makna syahadah baik secara bahasa maupun istilah * peserta memahami pengaruh syahadah bagi kehidupan seorang mu‟min METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN * Secara bahasa Asyhadu berarti saya bersyahadah. Definisi Syahadah * Secara bahasa: . Dalam bahasa Arab kata ini bereentuk Fi'il Mudhori' atau setara dengan Present Continuous Tense dalam bahasa Inggris. Hal ini menunjukkan suatu aktifitas yang sedang berlangsung dan belum selesai.

Karena janji adalah hutang dan hutang harus dibayar. Hanya digunakan dalam situasi dan koNdisi yang diperlukan. hadist 2) Manusia istiqomah memiliki ciri-ciri: 1. Dinyatakan dengan usan (Al-Qoulu bil Usan) 3. selama janji itu belum direalisasikan maka seharusnya dia merasa berhutang. Sedang istiqomah tanpa iman adalah kebatilan. 2. Karena tak ada iman tanpa istiqomah dan tiada istiqomah tanpa iman. Iman tanpa istiqomah adalah lemah dan tidak sempurna. Keimanan seseorang yang bersyahadah harus diikuti dan disempurnakan dengan sikap istiqomah. Membenarka11dalam hati (At-Tasdiiqu bil Qolbi) 2.nitas sumpah untuk beriman kepada Allah dan RasuI-Nya dengan: 1.1. Al-I'lanu (pernyataan) QS 3:64 Sebuah pernyataan. sekecil apapun memiliki konsekuensi yang harus dijalankan. Al-Qosamu (sumpah) Sumpah lebih berat dari sekedar pernyataan dan janji. Ia tidak diucapkan setiap saat. Dibuktikan dengan perbuatan (AL-"Amalu bil Arkan) lihat hadist 1 * Bersyahadah merupakan langkah awal untuk beriman kepada Allah dan RasulNya. (QS 41: 30. Al-Wa'du (anji) QS 7:172 Jika seseorang berjanji. 3. janji sek. Syaja‟ah (berani) QS 2:147 . * Secara istilah: suatu pemyalaan.

Beliau adalah tokoh idola dan pahlawan terbaik bagi manusia QS 33:21 Catatan 1. pemelihara dan penguasa alam semesta QS 7:172 2. diucapkan dengan lisan dan diamalkan rukun-Rukunnya” (HR Ibnu Hibban) 2. pcmilik. Jenis-jenis Syahadah 1. Hadist 1: “Iman ialah dikenali oleh hati. Syahadah Uluhiyah Pengakuan loyalitas terhadap Allah sebagai satu-satunya supremasi yang boleh disembah dan ditaati QS 76:30 3.2. Syahadah Risalah Pengakuan terhadap diri Muhammad SAW sebagai hamba dan utusanNya. Hadist 2: (Tentang istiqomah): “Katakanlah kau beriman kepada Allah. Ithmi‟nan (Tenang ) QS 13:28 3. Syahadah Rububiyah Pengakuan identitas terhadap Allah sebagai pencipta. Tafa'ul (Optimis) * Sikap tersebut merupakan anugerah dari Allah bagi orang-orang istiqomah yang akan membawa mereka ke kebahagiaan hidup (Assa‟adah) baik di dunia maupun di akhirat. Kemudian beristiqomahlah (dalam keimanan)” (Al-Hadist) .

Pengantar Studi Aqidah Islam ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Asyhadu 5‟ Ceramah dan diskusi Mentor menguraikan materi makna Asyhadu dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum dan menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ 22. Muhammad bin Abd. Wahhab. Ibrahim Muhammad bin Al-Buraikan. Memurnikan Laa Ilaaha Ilallah * DR. MAKNA SYAHADATAIN TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat dua kalimat syahadah * Peserta mengetahui pengaruh dua kalimat syahadah bagi kehidupan orang mu'min METODE PENDEKATAN Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN .REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Syahadahmu syahadahku * Muh. Qutb. Muh. Said Al-Qathtani.

* Dengan membatalkan semua bentuk Ilah di luar Allah dan mengacuahkannya hanya untuk Allah. hadist 2) * Laa berfungsi sebagai Kalimatun-Nafii (kata yang menolak) * Ilaaha berfungsi sebagai Al-Munafii (yang ditolak) " * Illa berfungsi sebagai Kalimatul-Itsbatu (kata yang ditolak) * Allah berfungsi sebagai Al-Mutsbitu (yang dikukuhkan) * Jadi. * Jika seseorang telah memiliki prinsip bahwa tiada yang berhak untuk diabdi kecuali Allah (Laa ma'buda bihaqqin Illa Allah) barulah dapat dikatakan seorang mukhlisin (orang yang ikhlas) sejati. Dua syahadah yang dimaksud adalah syahadah syahadah dan syahadah risalah. kapan pun. 7:59. * Jika seseorang memulai dengan menegakkan Laa Ilaaha pada dirinya maka akan tumbuh Al-Baro‟. * Ilah adalah sesuatu yang ditakuti. Al-Wala' berarti loyalitas. siap memantau perintah Allah dengan penuh kecintaan dan ketaatan. mengabdi semata-mata kepada Allah dan tidak bersedia menjalankan perintah siapa pun. dicintai. Lih. Fatwa Ibnu Taimiyah). hadist 1. kecuali itu sesuai dengan perintah Allah. Syahadah Uluhiyah (Laa Ilaaha Illallah) merupakan penolakan terhadap seluruh bentuk Ilah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah saja sebagai satusatunya Ilah. dimana pun juga. diharapkan. Syahadah Uluhiyah. (QS 12:40. (QS 38: 82-83) Syahadah Risalah. . * Terdiri dari kalimat Laa Ilaaha Illallah. 47:19.* Definisi Syahadatain Syahadatain berarti dua kalimat syahadah. (QS 14: 24-26. membenci dan menghancurkan setiap Bentuk Ilah selain Allah. ditaati dan disembah. akan tumbuh Al-Wala‟. Orang-orang yang ikhlas inilah yang tidak akan pernah berhasil digoda oleh syaithan. Al-Baro' berarti memusuhi.

* Jika seseorang muslim mengakui Nabi SAW sebagai persona garata dan siap menjadikannya sebagai exampliu gratia maka barulah dikatakan dia berwala' (loyal) kepada Rasulullah SAW. Jika seseorang hanya menerima syahadah uluhiyah saja berarti dia menjadi ingkar sunnah.* Pengakuan 'persona garata' (orang yang dipercaya) terhadap Rasulullah sebagai duta Allah bagi alam semesta dan kesiapan untuk menjadikan beliau sebagai 'examplia gratia' (contoh/uswah) dalam setiap aspek kehidupan. Kecintaan takkan terjadi kecuali dengan berpaling dari kecintaan kepada selain-Nya. Karena Ittiba‟ur Rasul merupakan bukti kecintaan dan ketaatan kepada nabi SAW. 33:21 . Fatwa Ibnu Taimiyah: "Tiada kesenangan dan kenikmatan yang sempurna bagi hati kecuali dalam kecintaan kepaada Allah dan bertaqarrub kepada-Nya dengan mengerjakan apa-apa yang dicintai-Nya." . (QS 21:1O7 . Syahadah Uluhiyah dan risalah adalah suatu kesatuan (unity) yang tak dapat dipisahkan. Catatan: 1. Hadist 2: "Siapa yang mengatakan bahwa tiada Ilah selain Allah niscaya akan masuk surga sesuatu dengau amalnya" 3. Inilah jalan Ibrahim dan semua nabi serta rasul. 68:4) . Hadist 1: "Siapa yang mati dan dia tahu (meyakini) Laa Ilaaha Illallaah? niscaya dia akan masuk surga" 2. Seorang muslim tidak dapat menerima hanya satu saja dari kedua syahadah itu. Keduanya tidak diperbolehkan dan bukan bagian dari ummat Islam. Bila seseorang hanya menerima syahadah risalah saja berarti dia menjadi seorang Mohammedian. * Berwala' kepada nabi berarti harus senantiasa ittiba' (mengikuti) kepada beliau dalam setiap aspek kehidupan. Inilah hakikat Laa Ilaaha Illallah.

Muh. Muhammad bin Abd. Syahadahmu Syahadahku * Muhammad bin Said bin Salim Al-Qathany. Wahhab.REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Loyalitas Muslim terhadap Islam * Said Al-Qathany. Qutb. Memurnikan Laa Ilaaha Illallah ALOKASI W AKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi syahadatain 5‟ Ceramah dan diskusi Mentor menguraikan materi syahadatain dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ .

23. CINTA TUJUAN * Menjelaskan makna dan hakikat cinta * Memahami tanda-tanda cinta .

59:19.METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN * Cinta berasal dari kata Al-Mahabbah yang berarti kasih sayang. * Berharap * Takut * Rela * Selalu ingat Semua tanda-tanda cinta tersebut selayaknya diberikan kepada Allah dalam rangka mencintai-Nya. lembut. Menurut Abdullah Nasih Ulwan cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang mencintai kekasihnya dengan penuh gairah. dan kasih sayang. * Kagum terhadap kebesaran dan kekuasan Allah (QS 59:24) * Mengharap kepada Allah (QS:39:53) * Rela dan menerima ketentuan Allah sepenuhnya * Selalu mengingat Allah (QS 13:28 . 63:9. 2:152) * Takut kepada Allah . Tanda-tanda cinta: * Kagum/simpati.

hadist 2 dan hadist 3) * Prioritas terendah. Sebab cinta akan tumbuh dari ketaatan dan kepatuhan kepada kehendak dan aturan-Nya. cinta kepada orang tua. anak. anaknya dan mauusia seluruhnya (HR Bukhari & Muslim) . istri suami dan kerabat (QS 31:14. 58: 22. saudara. Maka yang paling dicintai Allah adalah yang paling memperhatikan kehidupan keluarganya. (HR Thabrani & Baihaqi) Hadist 3: Tidaklah sempurna iman selalu seorang dari kalian sehingga ia lebih mencintai aku daripada hartanya. cinta kepada Allah. Cdtatan: Hadist 1: Tidaklah Sempurna seseorang dari kalian hingga ia mencintai saudaranya (sesama muslim) sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri (HR Bukhdri & Muslim) Hadist 2: Semua makhluq adalah tanggung jawab Allah. cinta yang lebih mengutamakan dan menomorsatukan cinta keluarga.Cinta kepada Allah harus ditumbuhkan dan dibuktikan dalam ketaatan kepadaNya. hadist 1 kisah Handzolah RA. Rasulullah dan berjihad fisabilillah. harta dan tempat tinggal dibandingkan terhadap Allah. Rasulullah dan berjihad di jalan-Nya (QS 3:31-32. kisah Asy-Syaikh Hasan AlBanna) * Prioritas menengah. (QS 24:51 3:31) Prioritas dalam Cinta (QS 9:24): * Prioritas tertinggi. kerabat.

REFERENSI * Abdullah Nashih Ulwan. PROBLEMATIKA UMAT TUJUAN . Panduan Aktifis Harokah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan prngantar dan sasaran materi cinta 10‟ Ceramah Mentor menguraikan makan dan hakikat cinta. tanda-tanda dan prioritas cinta 40‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 10‟ 24. Manajemen Cinta * Al-Ummah.

Cadangan minyak bumi 65 % berada di negeri muslim. * Kekayaan alam Kekayaan terbesar hampir sebagian besar (65 %) berada di negeri-negeri muslim. * Jumlah umat Islam. Sebagian besar penduduk dunia adalah muslim. 2:2a ā Al-Qur‟an adalah petunjuk . * Janji Allah untuk memenangkan umat Islam QS. QS. Peraturan yang dimiliki ummat Islam ini sudah lengkap dan menyeluruh.* Peserta mengetahui potensi-potensi yang dimiliki umat Islam * Peserta mengetahui sebab-sebab kemunduran umat Islam * Peserta mengetahui solusi dari problematika umat Islam METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Potensi yang dimiliki umat Islam: * Syariah/peraturan (Al-Qur‟an). 15:9 ā tentang kemurnian Al-Qur‟an QS. 61:9 ā Allah memenangkan umat lslam .

) . Sebab-sebab kemunduran umat Islam: * Faktor intemal (dari dalam lubuh umat Islam sendiri) : 1. Mempelajari Islam hanya karena mengikuti. tidak tsiqoh pada Islam QS.12:1O8 3. 3:139 āorang akan tinggi derajatnya jika beriman 6. QS. Terpecah belah karena adanya perbedaan masa1ah furu. 8:63 āAllah yang mempersatukan hati 4. 63:8 ākekuatan itu milik Allah. Tertinggal dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. QS.QS. QS. 2. Jauh dari Al-Qur‟an dan sunah Rosul. Rosul dan orang-orang mu'min 5. Rendah diri. * Faktor ekstemal (dari luar umat Islam) : Adanya Ghazwul Fikri (perang pemikiran dan harakatul Irtidad (gerakan pemurtadan) dari musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam dan umatnya. 2:214 ā Sesungguhnva pertolongan Allah amatlah dekat * Sejarah Islam yang penuh dengan kejayaan. Gejala taqlid dengan semua yang datang dari Barat 7.

3. Menyiapkan kekuatan semaksimal mungkin untuk menghadapi musuh.48). REFERENSI * Panduan Aktivis Harokah (hal79). 4. Mendidik generasi Islam dengan manhaj pendidikan yang syamil (sempurna) dan mutakamil (menyeluruh).SoIusi unt:uk meraih kemenangan: 1. Pustaka Al-Ummah * Rencana Penghapusan Islam dan Pembantaian Kaum Muslimin di Abad Modern (hal. Nabil bin Abdurrahman ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menguraikan isi materi 40‟ Diskusi Mentor membuka kesempatan diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Umat Islam harus menerapkan syariat Islam da1am seluruh aspek kehidupan. 2. Perjuangan dan pengorbanan.

metode dan hasil-hasil dari Ghozwul Fikri METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Ghozwul fikri * Secara bahasa .25. GHOZWUL FIKRI TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat Ghozwul fikri * Peserta memahami sarana.

Serangan atau serbuan di sini berbeda dengan serangan dan serbuan dalam qital (perang). serbuan atau invasi. Ghozwah berarti serangan. yang lain tidak menyadari kalau diserang * Banyak korban jiwa * Relatif tidak ada * Membutuhkan dana yang besar * Relatif membutuhkan dan yang sedikit * Hasilnya belum tentu berhasil * Hasilnya nyata terlihat & berhasil * Efeknya terbatas . siapa lawannya * Sepihak. Fikr berarti pemikiran. ghozwah dan Fikr.Ghozwul Fikri terdiri dari dua kata. Serangan / Serbuan Qital Ghozwah * Saling mengetahui.

2. * Tasykik (pendangkalan/peragu-raguan) Gerakan yang berupaya menciptakan keragu-raguan dan pendangkalan kaum muslimin terhadap agamanya. 9.32 Metode GF 1. 2. 17:73 . QS. Memadamkan cahaya (agama) Allah.* Efeknya dalam dan luas * Secara Istilah Penyerangan dengan berbagai cara terhadap pemikiran umat Islam guna merubah apa yang ada di dalanmya sehingga tidak lagi bisa mengeluarkan darinya hal-hal yang benar karena telah tercampur aduk dengan hal-hal tak islami. * Tasywih (Pencemaran/pelecehan) . QS. QS.8. 61. Sasaran GF 1. QS. Berusaha memasukkan yang sudah kosong Islamnya ke dalam agama kafir. QS. Membatasi supaya Islam tidak tersebar luas.217.120 3. 5:49 2. Menjauhkan umat Islam dari Dien (agama)-nya. QS.

mendorong kaum muslimin agar mau menerima seluruh pemikiran dan perilaku barat. 2. (Hadits 1) . Menyerang Islam dari dalam * Penyebaran faham sekuralisme Berusaha memisahkan antara agama dengan kehidupan bermasyarakat dan bernegara.Upaya orang kafir untuk menghilangkan kebanggaan kaum muslimin terhadap Islam dengan menggambarkan Islam secara buruk. * Pengrusakan akhlak umat lslam terutama para pemudanya. * Penyebaran faham nasionalisme Nasionalisme mmbunuh ruh ukhuwah Islamiyah yang merupakan azas kekuatan umat Islam. * Tadhlil (penyesatan) Upaya orana kafir menyesatkan umat mulai dari cara yang halus sampai cara yang kasar. Sarana GF * Mass Media : cetak dan elektronika . * Taghrib (pembaratan/westernisasi) Gcrakan yang sasarannya untuk mengeliminasi Islam.

* Abu Ridha.Hasil GF 1. Ikut-ikutan QS 17:36 4. Abdul Rahman H. Minder dan rendah diri QS 3:139 3. Pengantar Memahami AL-Ghazwu Al-Fikri ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi ghozwul fikri 5‟ Games Mentor melakukan simulasi sebagai pengantar materi GF 10‟ Ceramah Mentor membahas hikmah menguraikan materi GF 40‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi GF sekaligus menutup mentoring . Terpecah-belah QS 30:32 Catatan * Hadist 1: “Bukan dari golonganku orang yang mengajak pada ashobiyah dan bukan golonganku orang yang berperang atas dasar ashobiyah dan bukan dari golonganku orang yang mati karena ashobiyah” REFERENSI * Materi Mentoring tahun 94/95 * Daud Rasyid. AL-Ghazwu Al-Fikri dalam sorotan Islam.A. Umat Islam menyimpang dari Al-Qur‟an dan As-Sunnah QS 25:30 2. M. Habanakah. * Prof. Metode merusak akhlaq dari Barat.

Tetapi musuh Islam berusaha menghilangkan nilai keislaman dari umat Islam secara perlahan-lahan. * Langkah 2 Sekarang benda ditukar namanya. Tapi lama kelamaan akan terbiasa. seperti yang terjadi sekarang ini. .dengan doa 5‟ Games 1 Membedakan dua benda yang amat berlainan (Misalnya kapur dan tissue) * Langkah 1 Para mad'u harus menyebutkan dengan cepat setiap benda yang diangkat oleh Mentor (dilakukan beberapa kali). Mulanya umat Islam tidak menerimanya (tidak terasa) tapi lama kelamaan karena usaha mereka yang terus-menerus ditambah umat Islam yang malas mengkaji Al-Qur‟an dan Sunnah. begitu pula sebaliknya. Dan sebaiknya ketika disodorkan nilai-nilai Islam mereka tidak mau menerima Islam dan menjauh. maka umat Islam akan larut dan tenggelam dengan nilai-nilai non Islam tersebut. bahkan nilai-nilai yang menyimpang dengan Islam sudah danggap biasa. Pada awalnya peserta akan mengalami kesulitan karena belum terbiasa. Pada awalnya nilai-nilai keislaman itu sudah jelas dan pasti. peserta harus menyebutnya sebagai tissue. * Hikmah Itulah Gozwul fikri. Maka disodorkanlah pada muslimin nilai yang tidak Islami. Games 2 Al-Qur‟an ditengah karpet. Jika kapur diangkat.

Peserta diperintahkan untuk mengambil Al-Qur‟an tadi tanpa menyentuh karpet (Sulit/tidak bisa). * Langkah 2 Peserta diberitahu cara untuk mencapai Al-Qur'an tanpa harus menginjak karpet. Hikmah Usaha musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam tidak lagi dengan 'menginjak-injak' kaum muslimin melainkan dengan mengambil jiwa Al-Qur‟an dalam jiwa mereka dengan cara perlahan-lahan dan membuai serta tahap demi tahap tanpa disadari oleh umat Islam. yaitu dengan cara menggulung karpet sampai tengah dan dapat mengambil Al-Qur'an.* Langkah 1 Al-Qur‟an diletakkan di tengah-tengah karpet yang lebar. .

* Ceramah * Diskusi Kelompok . PENTINGNYA PENDIDIKAN ISLAM TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat pendidikan Islam * Peserta memahami sebab-sebab pentingnya pendidikan Is1am * Peserta termotivasi untuk mengikuti pendidikan Islam METODE PENDEKATAN .26.

Yarba = tumbuh secara Alami * Robba .Yarbu = tumbuh berkembang * Robiya . Menyampaikan sesuatu sampai pada tingkat sempurna sedikit demi sedikit (Al-Baydowi) 2. juga sebagai proses perbaikan peningkatan diri bagi orang yang terubat di dalamnya. kelemahan dan kehinaan * Umat Islam berada dalam kerusakan * Penyebabnya: .RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakikat Pendidikan Islam * Dalam bahasa Arab pendidikan Islam disebut At-Tarbiyah Al-Islamiyah * Secara bahasa. dia memang ada. Pendidikan Islam bukan hal yang mengada-ada. Menumbuhkan sesuatu sedikit demi sedikit sampai dengan tahap sempurna (Al-Asmahadi) Mengapa Pendidikan Islam diperlukan? * Melihat kondisi nyata umat Islam * Umat Islam tidak memahami Islam itu sendiri * Akibatnya: umat terjebak dalam kondisi kebodohan. * Secara istilah makna tarbiyah adalah: 1. tarbiyah memiliki beberapa arti: * Roba .Yarubbu = memperbaiki. meningkatkan Berarti proses pendidikan Islam seharusnya menumbuhkembangkan secara alami.

1. Saling berpecah-belah 3. Kecintaan kepada dunia yang berlebihan dan takut mati 2. Pendidikan Islam (Tarbiyah Islamiya) harus bersifat : * Kontinu (Mustamiroh) * Membentuk syahsiyah Islamiyah bukan sekedar transfer ilmu (Takwiniyah) * Bertahap /terprogram (mutadarrijah) * Menyeluruh tidak parsial (Kaafah) REFERENSI * Abu Ridho. Mengkotak-kotakkan ajaran Islam 4. Meninggalkan jihad * Hakikat jiwa manusia * Memiliki kecenderungan untuk berbuat fujur (dosa) * Terbuka untuk menerima hidayah (petunjuk) Solusi : melihat kondisi umat saaat ini serta memperhatikann hakikat jiwa manusia maka dibutuhkan sebuah pendidikan Islam bagi umat Islam. Tarbiyah Islamiyah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu .

Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan mengutarakan tujuan dan materi yang akan disampaikan materi 5‟ Diskusi pendahuluan Mentor mngutarakan kondisi umat Islam pada saat ini dan mengajukan pertanyaan kepada saat ini dan mengajukan pertanyaan kepada peserta kira-kira apa yang menjadi penyebabnya 10‟ Ceramah Mentor menguraikan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka kesempatan diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 27. TARBIYAH RUHIYAH TUJUAN * Peserta memahami hakikat taqwa dan balasan bagi orang-orang yang bertaqwa * Peserta mengetahui jalan mencapai sifat taqwa METODE PENDEKATAN .

* Ccramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Hakikat Taqwa Ungkapan para sahabat dan ulama: * Taqwa: merupakan konsekuensi logis dari keimanan yang kokoh yang dipupuk dengan muraqabatullah, merasa takut terhadap murka dan azab-Nya dan selalu berharap atas limpahan karunia dan maghfirohNya. * Taqwa: Hendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam larangan larangnnNya dan tidak kehilangan kamu di dalam perintah-pcrintahNya. * Taqwa: Mencegah diri dari azab Allah dengan berbuat amal sholeh dan takut kepada-Nya di kala sepi ataupun terang-terangan. * Taqwa: Hendaklah kamu berbuat dengan taat kepada Allah, berada di atas cahaya dari Allah, mengharap pahala Allah, meninggalkan kedurhakaan kepada Allah berdasarkan cahaya-Nya dan lakut kepada siksa-Nya (Ibnu Mas'ud) Balasan bagi orang-orang bertaqwa * Diberikan furqon dan diampuni dosanya (QS 8:29) * Diberikan rahmat dancahaya hidayah dari Allah (QS 57:28) * Diberikan jalan keluar dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka (QS 65:2-3) * Dimudahkan oleh Allah segala urusan (QS 65:4) * Ditutupi kesalahan-kesalahan dan akan dilipatgandakan pahala baginya oleh Allah (QS 65:5) * Mendapatkan berkah dari Allah (QS 7:96) Jalan Menuju Taqwa

1. Mu‟ahadah (mengingat perjanjian) QS 16:91 Caranya: Hendaklah seorang mu‟min berkhalwat (menyendiri) untuk menginstropeksi diri. Hanya antara dia dengan Allah. Ingatlah bahwa setiap hari kita berjanji denga Allah minimal 17X dalam sholat. “Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin”. 2. Muraqabatullah (merasakan kesertaan Allah) QS 26:218-219 Makna: merasakan keagungan Allah di setiap waktu dan keadaan serta merasakan kcbersamaan-Nya di kala sepi ataupun ramai. Cara: sebelum memulai sesuatu pekerjaan dan di saat mengerjakannya, hendaklah seorang mu‟min memeriksa dirinya. Apakah setiap gerak dalam melaksanakan amal dan ketaatannya dimaksudkan untuk kepentingan pribadi dan mencari populariitas atau karena dorongan ridho Allah dan menghendaki pahala-Nya? Macam-macam Muraqabatullah: * Muraqabatullah dalam melaksanakan ketaatan: ikhlas * Muraqabatullah dalam kemaksiatan: taubat, penyesalan dan meninggalkannya * Muraqabatullah dalam hal yang mubah: menjaga adab-adab terhadap Allah dan bersyukur atas nikmat-Nya * Muraqabatullah dalam musibah: ridho kepada ketentuan Allah serta memohon pertolongan-Nya dengan penuh kesabaran

3. Muhasabah (Instrospeksi diri) QS 59:18 Cara: Hendaklah seorang mu'min menghisab dirinya ketika selesai melakukan amal perbuatan: Apakah tujuan amalnya untuk meudapatkan ridho Allah? Atau

apakah amalnya dirembesi sifat riya' ? Apakah ia sudah memenuhi hak-hak Allah dan hak-hak-manusia ? 4. Mu‟aqobah (Pemberian Sanksi) QS 2:179 Tujuan: Jika seorang mu'min berbuat kesalahan maka tak pantas bentuk membiarkannya, sebab akan mempermudah terlanggarnya kesalahan yang lain dan akan sulit meninggalkannya. Karena jika seseorang melakukan maksiat biasanya akan diikuti dengan maksiat yang lain (Lih. Perkataan Ibnu Qoyyim AlJauziyah) Syarat: sanksi ini harus dengan sesuatu yang mubah, tidak boleh dengan yang haram atau mencelakakan (QS 2:195; 4:29) 5. Mujahadah ( optimalisasi) QS 29:69 Caranya: Apabila seorang mu‟min terseret dalam kemalasan, santai, cinta dunia, dan tidak lagi melaksanakan amal-amal sunnah serta ketaatan yang lainnya tepat pada waktunya; maka ia harus memaksa dirinya melakukan amalan-amalan sunnah lebih banyak dari sebelumnya Hal-hal yang harus diperhatikan: * Hendaklah amal-amal yang sunnah tidak membuatnya lupa akan kewajiban yang lainnya

* Tidak memaksakan diri dengan amal-amal sunnah yang di luar kemampuannya

Catatan: Perkataan Ibnul Qoyyim A: Pada dasamya manusia ynng sudah terperangkap dalam kemaksiatan akan merasa sulit untuk keluar dan melepaskan diri darinya sebagaiman diucapkan oleh ulama salaf : “Diantara dampak negatif maksiat adalah menimbulkan maksiat yang lain. Sedangkan pengaruh kebaikan adalah mendatangkan kebaikan berikutnya. Maka jika seorang hamba melakukan suatu kebaikan, kebaikan yang lainnya akan meminta untuk dilakukan, begitu seterusnya hingga hamba tersebnt memperoleh keuntungan ynng berlipat ganda dan kebaikan yang tiada sedikit. Begitu pula hamya dengan kemaksiatan. Dengan demikian, ketaatan dan kemaksiatan merupakan sifat yang kokoh dan kuat serta menjadi kebiasaan yang teguh pada diri si pelaku”. REFERENSI * Dr. Abdullah Nasih Ulwan, Tarbiyah Ruhiyah: Petunjuk praktis Mencapai Derajat Taqwa * AL-Hafidz Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah, Akibat Berbuat Maksiat.

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Tarbiyah Ruhiyah 5‟ Diskusi dan Diskusi Mentor menguraikan materi tarbiyah Ruhiyah dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum dan menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

METODE PENDEKATAN * ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan * Perhitungan Allah terhadap hak orang tua ( QS. 4:36. BIRRUL WALIDAIN TUJUAN * Peserta memahami pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai bagian dari ibadah * Peserta mengetahui contoh-contoh praktis berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari.28. 17:23) .

46:15) REFERENSI * Asyur. Contoh: Kisah Sa‟ad bin Abi Waqosh. Berbakti kepada Ibu Bapak. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ .* Birrul Walidain adalah kewajiban anak Bentuk-bentuk Birrul Walidain * Mentaati selama bukan maksiat (QS. 31:14 . 94/95. 31:15). GIP * Materi Mentoring th. Hadits Rusulullah: “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat kepada Allah”. Ahmad Isa. * Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut (17:23-24) * Membantu dengan harta * Perbuatan-perbuatan yang dapat dilakukan jika orang tua sudah wafat Kesimpulan : * Birrul Walidain merupakan kewajiban dan ibadah (lihat QS.

manusia.Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 29. jin dsb. ILMU ALLAH TUJUAN * Peserta memahami sifat dan kualitas Ilmu Allah. flora dan fauna dan ekosistem batin/metafisik. 59:22). * Peserta mengetahui jalan-jalan turunnya ilmu Allah * Peserta mengetahui bukti-bukti ilmu Allah METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan * Sebagai konsekuensi logis dari Maha Penciptanya Allah yang meliputi ekosistem zahir/fisik. Aksioma yang berlaku: Yang mencipta lebih tahu terhadap yang diciptakan. * Ilmu Allah mencakup semua yang ada dan yang mungkin ada Sifat Ilmu ALIah . meliputi alam ruh. meliputi alam semesta.. ialah Allah pulalah yang berhak disebut Al-Aliim (Maha Mengetahui) (QS.

maka dia akan mendapatkan. 41:53) 3. tabi‟in. [29:69] Bukti Ilmu Allah 1. Perintah Allah berlaku pada ciptaanNya (yang merupakan hasil IlmuNya) Kualitas Ilmu Allah Ilmu Allah tak dapat dibandingkan dengan ilmu siapapun dan Allah Maha mengetahui yang ghaib dan yang tersembunyi (QS. 31:16. 31:27. sahabat. 15:21) 2. merupakan . diperuntukkan bagi siapa saja.1. Jalur informal * Dalam Bentuk ilham/ inspirasi Sistem penyampaiannya mandiri. tabi‟it tabi‟in hingga ulama akhir zaman. yaitu ayat-ayat Allah yang terhampar di alam. 2. Hakikat Ilmu Allah Allah menggunakan 2 jalur dalam mengajarkan ilmunya pada manusia: 1. Ayatul Kauniyah. Bersifat Obyektif (QS. Tidak langsung disampaikan ke seluruh manusia. baik beriman maupun kafir yang mau mengadakan mubasyarah (pengamatan) terhadap alam semesta. 18:109. rasul. 40:19). Allah menciptakan segala sesuatu dan menetapkan ukuranukurannya dengan serapi rapinya (QS. 25:2. Barang siara yang berusaha. melalui malaikat. Bersifat Pasti. Jalur formasi resmi * Dalam Bentuk wahyu Sistem penyampaiannya berstruktur.

yaitu ayat-ayat Allah yang terkandung di dalam Al-Qur‟an. * Hubungan ayat Qauliyah dan ayat Kauniyah: Ayat Qauliyah memberikan isyarat bagi manusia agar ayat Kauniyah (ayat) dimanfaatkan. Ilmu Allah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . pengenalan terhadap Allah menjadi meluas dan mendalam. Manusia harus melakukan eksperimen/percobaan dalam mengembangkan dan memanfaatkan untuk kemaslahatan hidupnya. Sebaiknya mempelajari ayatul Qauliyah dengan melepaskan ayatul Kauniyah akan mengakibatkan kehancuran di dunia. * Mempelajari ayattul Kauniyah dengan melepaskan ayatul Qauliyah akan mengakibatkan kehancuran manusia di akhirat. Ayat Qauliyah ini harus dijadikan pedoman hidup bagi manusia sebab kebenarannya adalah mutlak [2:185] * Mempelajari ayat-ayat Allah tidak hanya ayatul qouliyah. * Melepaskan hubungan antara keduanya dapat me1emhkan manusia. pengenalan terhadap Allah menjadi tepat dan akurat.bukti yang meandukung kebenaran ayatul Qauliyah [3:109]. REFERENSI Paket BP Nurul Fikri. merupakan petunjuk untuk menemukan fakta empiris Ayatul Kauliyah. sifatnya relatif dan empiris 2. * Dengan mempelajari ayatul Qauliyah. Ayatul Qauliyah. Ayat Kauniyah memberikan bukti atas kebenaran informasi dari ayat Qauliyah. Kebenaran yang diperoleh dari eksperimen tersebut. Dengan mempelajari ayatul Kauniyah. Ayat-ayat Kauniyah ini merupakan sarana bagi kehidupan manusia. tetapi diikuti dengan mempelajari ayatul Kauniyah.

* Sukses dapat berarti berhasil mencapai sesuatu yang dikehendaki atau diinginkan. Sukses bersifat relatif tergulung dari pengetahuan seseorang tentang hakekat sukses yang sebenarnya.Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 30. SIMBOL SUKSES TUJUAN * Peserta mengetahui makna simbol dan sukses * Peserta mengetahui hakikat sukses dalam Islam * Peserta mengetahui langkah-langkah menuju sukses hidup dalam Islam METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian simboI sukses * Simbol berarti abstraksi alau representatif dari suatu hal yang konkrit. Langkah hidup .

jika tindakannya berupa kemaksiatan. Pikiran adalah langkah hidup Pikiran manusia bukan saja sebagai tool (alat). ucapan dan tindakan adalah faktor intemal manusia. Jika tindakan (amal) yang dilakukan itu kebajikan. Ucapan adalah langkah hidup Yang membedakan ucapan adalah nilai dan isi yang terkandung di dalammya. Karena pikiran kita juga merupakan suatu control berarti dia ikut menentukan apa-apa yang akan kita lakukan. Sebaliknya. Ucapan yang mempunyai nilai dan isi yang baiklah yang yang akan menyelamatkan kita. Kedua prinsip tersebut berlaku di dunia atau akhirat. Dan yang sebaiknya akan membinasakan kita. Kita harus selalu memeriksa isi pikiran kita dan mengisinya dengan pemikiran yang bersih. maka berlakulah “barang siapa menggali lubang maka ia akan terperosok ke dalamnya”. 2. 1. maka berlakulah “barang siapa menanam dia akan memetik hasilnya. Tindakan adalah langkah hidup Seseorang membutuhkan tindakan untuk mencapai sukses. atau keduaduanya. tapi juga merupakan suatu control (kendali). Itulah sebabnya kita harus berhati-hati dalam memberikan input (masukan) ke dalam pikiran kita. (hadits 1. Bukakah manusia hanya berusahu sedangkan Allahlah yang menentukan? [13:11] Simbol sukses dan simbol gagal Pikiran Pikiran. Setiap langkah hidup yang semakin mendekatkan . Ketiganya merupakan langkah hidup.Langkah-langkah untuk mencapai sukses dalam kehidupan disebut langkah hidup. hadist 2) 3.

98.seseorang ke tujuan yang dikehendaki disebut sebagai simbol sukses. QS 3.185. QS.8 Tiga tipe manusia : * Tipe manusia yang memiliki simbol gagal. Bukan karena mengharap ridho manusia. Sukses di dunia dan gagal di aknirat * Tipe manusia yang memiliki simbol sukses dan didasari oleh niat yang ikhlas. maka aku janji surga baginya” (HR Bukhori) 3. Sukses diatas sukses. Teman penjual minyak wangi itu boleh jadi akan memberi minyak . Simbol Sukses Catatan : 1. Sedangkan sebaiknya adalah simbol gagal. Hadist 1: “Burang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat. tapi tidak memiliki niat ikhlas. * Tipe manusia yang memiliki simbol sukses. Hadist 3 : “Sesungguhnya perumpamaan bergaul dengan teman yang baik dan orang yang jahat adalah seperti bergaul dengan penjual minyak wangi dan pandai besi. Hadist 2: “Burung siapa yang menjamin untukku dengan apa yang ada diintara dua tulang rahangnya dan diantara dua kakinya. berkatalah yang baik atau diam. Gagal di dunia dan di akhirat.(Hadits 3) Peranan niat dalam mencapai sukses Kita harus yakin bahwa sukses yang kita kejar di dunia ini semata-mata karena mengharapkan ridho-Nya.” (HR Bukhari Muslim) 2. Sukses di dunia dan di akhirat REFERENSI Paket BP NF. Faktor eksternal yang juga ikut menentukan langkah nidup diantaranya adalah lngkungan.

” (HR Bukhori-Muslim) ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ TADABBUR AYAT QS. ghibah dan namimah dan termotivasi untuk menjauhinya * Peserta memahami pentingnya persaudaraan dalam masyarakat Islam dan termotivasi merealisasikannya dalam aktivitas sehari-hari. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi .wangi kepadamu atau kamu dapat membelinya atau paling tidak kamu akan mendapat bau harum daripadanya. AL-HUJURAAT AYAT 10-13 TUJUAN * Peserta memahami hak-hak muslim terhadap saudaranya yang muslim * Peserta mengetahui hal-hal yang dapat merusak persaudaraan * Peserta memahami makna su'uzhon. Sedangkan teman pandai besi boleh jadi akan menbuat pakaianmu berlubang (terbakar) atau paling tidak kamu ikut hangus dengannya.

sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari scorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. jauhilah kebanyakan dari prasangka. maka mereka itulah orang-arang yang zalim”. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (QS. Al-Hujurat ayat 10-13) A . Dan bertaqwalah kepada Allah. “Hai orang-orang yang beriman. 12.” 11. wanita-wanita (mengolokolokkan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi waanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggilmemanggil dengan gelar-gelar yang buruk. dan barang siapa yang tidak bertaubat. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu ialah orang yang paling bertaqwa. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman. “Hai orang-orang yang beriman. 13.RINCIAN BAHASAN 10. Sesungguhnya Allah Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang”. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. “Hai manusia. janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (uang mengolok-olokkan) dan jangan pula. sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan jangalah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagain yang lain. “Sesungguhnya arang-arang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah anfara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat nikmat.

Kemudian Nabi SAW. Dalam hadits Riwayat Bukhari dari Anas bin Malik. Suhaib. jangan berbuat aniaya kepadanya. Diriwayatkan bahwa ayat 11 ini diturunkan berkenaan dengan tingkah laku kabilah Bani Tamim yang pemah berkunjung kepada Rasulullah saw. jangan menyerahkannya kepada musuh. Setiap muslim memiliki hak atas saudaranya yang sesama muslim. lalu dibawa keluar (diperlihatkan) kepada anak-anak tetangganya.llah WT menegaskan dalam ayat 10 bahwa sesungguhnya orang-orang mumin bersaudara seperti hubungan persaudaraan antara orang-orang seketurunan karena sama-sama menganut unsur keimanan yang sama dan kekal. bersabda: “Peliharalah (norma-norma pergaulan) tetapi (sayang) hanya sedikit di antara kamu yang memeliharanya” Dalam hadits shahih yang lain dinyatakan: "Apabila seorang muslim mendoakan saudaranya yang ghaib. dan jangan meninggikan bangunan rumah sehingga menutup udara tetangganya kecuali dengan izinnya. bersabda: "Orang muslim itu adalah saudara orang muslim.” . maka malaikat berkata Amin. Di dalamnya terdapat hal-hal yang diperingatkan Allah agar kaum beriman menjauhinya karena dapat merusak persaudaraan di antara mereka. kecuali jika mereka diberi buah-buahan itu”. Salman A1Farisi. jangan mengganggu tetangganya dengan asap masakan dari periuknya kecuali jika ia memberi segayung dari kuahnya. lalu mereka memperolok-olokkan beberapa sahabat yang fakir miskin. dll. Karena pakaian mereka sangat sederhana. Bilal. Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah. seperti Ammar. dan semoga kamu pun mendapat seperti itu" Dalam ayat 11 dan 12 Allah SWT menjelaskan bagaimana sebaiknya pergaulan di antara orang-orang beriman. Jangan membeIi buah-buahan untuk anak-anak. akan tetapi ia mengndang kepada hati dan perbuatanmu. Khabbab. jangan membuka aibnya. Rasulullah saw. sabda Rasulullah saw “Sesungguuhya Allah tidak memandang kepada rupa dan harta kekayaanmu.

Al-Hujurat ini Allah SWT memperingatkan kaum mukmin supaya jangan saling mengolokkan karena boleh jadi kaum yang diperolokolokkan pada sisi Allah jauh lebih mulia dan terhormat dari mereka yang mengolok-olokkan dan kaum wanita pun jangan saling mengolokkan karena boleh jadi wanita yang diperolok-olokkan di sisi Allah lebih baik dari wanita yang mengolok-olokkan. Dalam ayat 12 Allah SWT memberi peringatan kepada orang-orang yang beruman. Dalam ayat ke-10 QS. pamanku Nabi Musa. Terdapat riwatat yang melatar belakangi turunnya ayat ini ialah berkenaan dengan kisah Siti Shafiyah binti Huyay bin Akhtab yang pernah datang menghadap RasuluIlah saw. maka akandicap oleh Allah sebagai orang-orang yang zalim dan akan menerima konsekuensi dari Allah berupa azab pada Hari Kiamat. dan melaporkan bahwa beberapa wanita di Madinah pemah menegur dia dengan kata-kata yang menyakitkan hati seperti: “Hal perempuan Yahudi. supaya memerka menjauhkan diri dari su'uzon/prasangka buruk terhadap orang-orang yang beriman. sehingga Nabi SAW. bersabda kepadanya: ”Mengapa tidak engkau jawab saja. Barang siapa tidak bertaubat dari memanggil-manggi dengan gelar yang buruk itu. ayahku Nabi Harun. Dan jika mereka mendengar dari sebuah kalimat yang keluar dari saudaranya yang mukmin. maka kalimat itu hurus . Panggilan yang buruk dilarang diucapkan karena gelar-gelar buruk itu dapat mengingatkan kepada kedurhakaan dan membangkitkan kefasikan setelah beriman. Keturunan Yahudi dan sebagainya”. dsb. hai kafir. Kemudian Allah SWT melarang kaum mukmin mencela diri mereka sendiri karena mereka bagaikan satu tubuh yang diikat dengan persatuan Dan dilarang pula pangailan-panggilan dengan gelar-gelar yang buruk seperti panggilan kepada seseorang sudah beriman dengan kata-kata: hai fasik.Pada ayat ini pula Allah menyebutkan wanita secara khusus sebagai peringatan terhadap kebiasaan tercela kaum wanita dalam bergaul. dan suamiku adalah Muhammad”.

Rasulullah saw. [AlHumazah:1] Rasulullah mengecam orang yang suka berghibah dan mencari-cari kesalahan orang. jangan sekali-kali kamu berghibah (menggunjing) terhadap kaum muslimin. bagaimana pendapatmu bila apa yang diceritakannya itu benar ada padanya?" Rasulullah menjawab: "Kalau memang benar ada padanya. Sedangkan namimah dapat dibagi menjadi hamz (mencaci maki) dan lamz (mencela). namimah dan mencari-cari aib orang lain. Orang yang mazlum (dianiaya) menceritakan keburukan orang yang menzaliminya dalam rangka menuntut haknya. “Wahai orang-orang yaug beriman dengan lidahnya. Jika bertujuan memberi nasehat pada kaum muslimin tentang agama dan dunia mereka.diberi tanggapan dan ditujukan kepada pengertian yang baik. yaitu karena sebagian prasangka itu mengandung dosa.” (HR. Tirmizi. Mengenai definisi ghibah. itu ghibah namanya. tctapi iman itu belum masuk ke dalam hatinya. "Wahai Rasulullah. dan jangan sekali-kali mencari noda atau auratnya. niscaya dia akan menodai kehormatannya dalam lngkungan keluarganya sendiri” Adapun beberapa pengecualian dibolehkannya ghibah adalah sebagai berikut : 1. jangan sampai timbul salah paham apalagi menyelewengkannya sehingga menimbulkan fitnah dan prasangka. Abu Dawud dan Ahmad). Dan barangsiapa yang diketahui kesalahannya oleh Allah. Karena barangsiapa mencari-cari noda mereka. Allah melarang pula ghibah. sabda Rasulullah SAW. Kemudian Allah SWT menerangkan penyebab wajibnya orangorong mukmin menjauhkan diri dari prasangka. maka Allah akan membalas pula dengan membuka noda-nodanya.” Si penanya kembali bertanya. Diriwayatkan oleh Abi Barzah Al-Aslami. . Dilakukan dengan niat baik dan mengharapkan ridho Allah semata. bersabda: “Ghibah ialah engkau menceritakan saudaramu tentang sesuatu yang ia benci. Jika tidak (benar) engkau berbuat buhtan (dusta). 3. Muslim. 2.

" Maka datanglah malaikat Jibril memberitahukan kepada Rasulullah SAW apa yang mereka ucapkan. Allah menjelaskan bahwa manusia diciptakanNya berbagai-bagai bangsa dan suku supaya saling mengenal dan saling menolong dalam kehidupan bermasyarakat. pangkat. kekayaan dan wilayah melainkan didasari oleh ikatan akidah. REFERENSI . pasti Allah akan menggantinya. Dalam suatu hadits riwayat Abu Hatim yang bersumber dari Ibnu Mulaikah berkenaan turunnya ayat ini ialah bahwa ketika fathu Makkah Bilal naik ke atas Ka'bah untuk azan.) Rasulullah menganggap persaudaraan antar umat Islam adalah basis yang sangat penting sehingga hal pertama yang dilakukan beliau ialah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar secara formal satu dengan yang lainnya ketika hijrah ke Madinah.Pada ayat 13. Dan tidak ada kemuliaan seseorang di sisi Allah kecuali dengan ketakwaannya. “Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya bagaikan bangunan yang saling mengikat dan menguatkan serta bagaikan jalinan antara jari jemari” (HR Muttafaq‟alaih dari Abu Musa ra. Persaudaraan merupakan pilar masyarakat Islam dan salah satu basis kekuatannya. Maka turunlah ayat ini yang melarang manusia menyombongkan diri karena kedudukan. warna kulit. Berkata beberapa orang: "Apakah pantas budak hilah azan di atas Ka'bah? Maka berkatalah yang lain: "Sekiranya Allah membenci orang ini. kekayaan dan keturunan dan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah dinilai dari derajat kelakwaannya Ayat ini juga menyatakan bahwa persauduraan Islam berlaku untuk seluruh umat manusia tanpa dibatasi oleh bangsa.

3:190-191 * Peserta mengetahui ciri-dri orang .* Al-Qur'an dan Tafsirnya. Imam Syaukani. dkk. Refleksi Ukhuwah. Imam Suyuthi. Universitas Islam Indonesia * Ibnu Taimiyah. Ghibah. CV Diponegoro * Ahmad Yani Wahid.va jawab RINCIAN BAHASAN “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal” “(yaitu) Orangorang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya . Shaleh. Asbabun Nuzul. * Ceramah dan tan. CV Tursina TADABBUR AYAT SURAT ALI IMRON AYAT 190-191 TUJUAN * Peserta memahami hikmah dan pelajaran dari QS. Latar Belakang Historis Turunnya Ayatayat Al-Qur‟an.yang berakal (Ulil Albab ) * Peserta termotivasi untuk selalu mengingat Allah dan memikirkan ciptaanNya agar tumbuh ketundukan kepada Allah METODE PENDEKATAN . Telaah Persaudaraan Muslim. Pustaka AlKautsar * KH Q.

ahli ilmu tanaman. langit dan bumi. panas. siang terasa panjang dan sebaiknya. yaitu Allah SWT. Makin diselidiki makin mengandung rahasia ilmu yang belum terurai. Silih bergantinya malam dengan siang. Musim pun silih berganti. Langit dan bumi dijadikan oleh Al-Khalik tersusun dengan sangat tertib. tetapi setiap saat nampak hidup. tanda-tanda kebesaran Allah SWT. seorang filosofis. Bukan hanya Sesaat diadikan. ataupun penyair dan seniman. Semuanya itu dengan ayat-ayatl. gugur dan semi. Semua ini menjadi tanda-landa kebesaran dan keagungan Allah bagi orang-orang berpikir.berkata): “Ya Robb kami. Langit yang melindungi dan bumi yang terhampar tempat manusia hidup. yang dikatakan kepada kita hanya tujuh. Menabjubkan pada siang hari dengan berbagai warna awan-gemawan. Semua bergerak menurut aturan. Bahwa tidaklah semuanya terjadi dengan sendirinya. akan meninjau menurut bakat pikirannya masing-masing. Pasti ada yang menciptakan. Juga memperhatikan pergantian antara siang dan malam. Demikian juga hujan dan panas. Maha Suci Engkau. Musim dingin. Apakah dia seorang ahli ilmu Alam. Kadang-kadang malam terasa pendek. besar pengaruhnya atas hidup kita dan segala yang bernyawa. Orang yang malihat dan memikirkan hal itu. ahli ilmu bintang. Langit adalah yang di atas dan menaungi kita. Hanya Allah yang tahu berapa lapisnva. penuh dengan aneka keganjilan. maka peliharalah kami dari siksa neraka” S atu cara mengenal dan mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan membaca dan merenungkan ayat-ayatNya yang terbentang di alam semesta. tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Dalam ayat ini Allah SWT menyuruh manusia untuk merenungkan alam. mengharukan malam harinya dengan berbagai bintang gemintang. Semuanya akan terpesona oleh susunan tabir alam yang . Bumi adalah tempat kita berdiam. ahli ilmu pertambangan.

diterangkan karakteristik Ulil Albab. mengingat-ingat. Allah SWT. maupun perbuatan. Dari sini tumbuh keimanan yang kokoh. yang berarti menyebut. Baik di kala duduk. yaitu selalu melakukan aktifitas dzikir dan fikir sebagai metode memahami a1am. fakkara. berasal dari kata dzakara. Dzikir dapat dilakukan dengan hati. yang ada di dalamnya sehingga mendapatkan manfaat daripadanya dan teringat atau mengingatkan kita kepada sang Pencipta alam. terasa kecil alam di hadapan kebesaran penciptanya. tadzakkara. Akhirnya tak ada arti diri. yang ada hanyalah DIA. Dzikir dengan hati artinya kalbu manusia harus selalu tertambat kepada Allah. saat mendapatkan nikmat mengucapkan Hamdalah.. secara bahasa. Dzikir. Dengan dzikir manusia akan memahami secara jelas petunjuk ilahiyah yang tersirat maupun yang tersurat dalam Al-Qur‟an dan As-Sunnah sebagai . takut dan harap kepadanya yang berhimpun di hati (Qolbudz Dzakir). Di akhir ayat 190 manusia yang mampu melihat alam sebagai tanda-tanda kebesaran & keagunganNya.luar biasa. dzikir merupakan aktivitas yang harus selalu dilakukan dalam kehidupan. mengingatkan. Jadi. Terasa kecil diri di hadapan kebesaran a1am. Yang Maha Pencipta. Secara istilah dzikir berarti tidak pemah melepaskan Allah dari ingatannya ketika beraktifitas. lisan. berdiri maupun berbaring.yang sesuai dengan aturan Allah. secara bahasa adalah fakara. teringat. Fikir. menjaga. Dalam hal ini berfikir berarti memikirkan proses kejadian alam semesta dan berbagai fenomena. Misamya. Ketika memulai suatu pekerjaan mengucapkan Basmalah. Ketika takjub mengucapkan Tasbih. Allah sebut sebagai Ulil Albab (orang-orang yang berfikir). ketiga hal itu mewakiu aktifitas manusia dalam hidupnya. tak ada arti alam. kuat dan mengakar di hati. Dzikir dengan lisan berarti menyebut nama Allah dengan lisan. baik yang ghoib maupun yang nyata. Dzikir dengan perbuatan berarti memfungsikan seluruh anggota badan dalam kegiatan . tafakkara yang artinya memikirkan. Dalam ayat 191. disebabkan adanya cinta.

kedua aktifitas itu akan berakhir pada beberapa kesimpulan: * Allah dengan segala kebesaran dan keagunganNya adalah pentcipta alam semesta termasuk manusia. Dzikir Fikir Keterangan 3 . Hamka. Aktifitas dzikir dan fikir tersebut harus dilakukan seimbang dan sinergis (saling berkaitan dan mengisi). Tafsir Al-Azhar Juz IV. hidup yang statis). REFERENSI * Al-Qur‟an dan Tafsirnya. RI * Prof.minhajul hayah (pedoman hidup).3 Sesat 3 Terpisah 3 Sekuler 3 + 3 Ulil Albab Bagi Ulil Albab. * Tiada yang sia-sia dalam penciptaan alam. Universitas Islam Indonesia Yogyakarta * Al-Qur'an dan Terjemahannya Departemen Agama. * Menumbuhkn ketundukan dan rasa takut kepada Allah dan hari akhir. Sedangkan jika melakukan aktifitas dzikir dan fikir tetapi masing-masing terpisah. * Mensucikan Allah dengan bertasbih dan bertahmid memujiNya.Jumud . Semua mengandung nilai-nilai dan manfaat. Jika hanya melakukan aktifitas dzikir manusia akan terjerumus dalam hidup yang jumud (tidak berkembang. Pustaka Panjimas . dikhawatirkan manusia akan menjadi sekuler. Dengan fikir manusia mampu menggali berbagai potensi yang terhampar dan terkandung pada alam semesta. Dr. Sebab jika hanya melakukan aktifitas fikir hidup manusia akan tenggelam kepada kesesatan.

Sosok Cendekiawan Versi Al-Qur‟an. Ulil Albab.* Majalah Nurul Fikri. 4/II/ Ramadhan 1411-Maret 1991. TADABBUR AYAT SURATAL-MU'MINUN 1-11 (23:1-11) TUJUAN * Peserta memahami makna QS. No. 23:1-11 * Peserta mengetahui sifat-sifat orang yang beriman * peserta mengetahui balasan bagi orang-orang yang beriman .

Dan orang -orang yang menunaikan zakat 5. Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-arang yang melampaui batas 8. 3. maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela 7. Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki. (yaitu) orang-orang yang kusyu‟ dalam shalatnya. Dan orang -orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya 9. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya 6. Al-Mu‟minun. Yang dimaksud dengan beriman adalah beriman kepada Rukun Iman yang enam (lihat catatan hadits). 4. Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman. (yakni) akan mewarisi surga Firdaus. ayat 1-11) A yat-ayat di atas menerangkan tentang sifat-sifat yang diamiki orang beriman serta balasan yang akan diperolehnya. Mereka kekal di dalamnya (QS.METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN 1. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman 2. . Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi 11. Dan orang-orang yaug memelihara shalatnya 10.

. Dari Abu Hurairah ra. Karena walaupun mereka menurut perhitungan banyak mengerjakan amal kebajikan tetapi semua amaala akan sia-sia saja di akhirat nanti. yaitu dengan demikian menjaga waktu dan umumya supaya jangan sia-sia. * Menjauhkan diri dari perkataan yang tidak-berguna. * Menjauhkan diri dari perbuatan. Dari Abu Hurairah ra. Yang dimaksud khusyu di sini adalah: * Mengerti bacaan-bacaan dalam shalat. Menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tak berguna. Dan bahwa kematian/ajal pasti akan menemuhi kita.. * Ihsan dalam shalat (lihat catatan hadits) * Tenang dan konsentrasi 2. waktunya tidak ." (HR Bukhari dan Muslim).. karena tidak berlandaskan imankepadanya. telah bersabda: "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. sesungguhnya Rasulullah saw. * Memusatkan perhatian pada waktu shalat hanya kepada Allah serta dengan mengikhlaskan ketaatan [7:29]. Khusyu dalam shalat.Sebaiknya amat rugilah orang-orang yang kafir yang tidak beriman. Yang harus selalu diingat manusia dalam hal ini ialah: Allah mencatat seluruh perbuatan manusia di dunia [45:29] dan setiap manusia akan bertanggung jawab terhadap apa yang telah diperbuatnya di dunia [17:36]. yang tidak berguna. Telah besabda Rasulullah „sebagian kebaikan keislaman seseorang ialah meniggalkan sesuatu yaug tidak berguna baginya‟ (HR Tirmidzi). telah berkata. Adapun sifat-sifat orang yang beriman dalam ayat-ayat selanjutnya 1. hendaklah ia berkata yang baik atau diam.

yang seringkali melalaikan manusia dari kehidupan yang kekal di akhirat nanti [35:5] * Mensucikan hati sehingga tumbuh sifat-sifat kebaikan dalam hati [9:103] 4. karena dunia ini hanyalah suatu permainan dan senda gurau [29:64]. Barang siapa yang berbuat di luar hal itu. Menunaikan Zakat Dengan berzakat seorang mukmin: * Membersihkan diri dari sifat kikir dan cinta yang berlebihan pada dunia [9:103]. * Zina termasuk dosa besar dan merupakan jalan yang buruk [17:32].dapat dimajukan atau ditunda [10:49] 3. dikhawatirkan ia termasuk orang-orang munafik. “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga. apabila berjanji ingkar dan apabila dipercaya khianat “(HR Syaihkani melalui Abu Hurairah ra.) * Orang-orang yang memelihara amanat dan janjinya dijanjikan Allah dengan balasan syurga. Imam Ahmad berkata: “Saya tidak mengetahui setelan pembunuhan ada dosa besar dari perzinaan” 5. yaitu. Allah menyebutnya sebagai orang yang melampaui batas. [70:32-35] . * Menahan pandangan dan memelihara kemaluan [24:3O-31. apabila berbicara dusta. Memelihara amanat dan menepati janji * Bila seseorang tidak memegang amanat dan tidak menepati janji. Menjaga kemaluan dari perbuatan keji (zina) kecuali kepada istri-istri mereka.

kepada utusan-utusahNya. lalu ia membaca sepuluh ayat ini dari permulaan surat AlMu'minun. Memelihara shalat * Shalat adalah kewajiban yang ditentukan waktu-waktunya atas orang yang beriman [4:103]... Dia bertanya kembali: 'maka beritahukan padaku tentang ihsan 'Hendaklah engkau . kepada malaikatNya. juga teIah berkata: “Ketika kami duduk dekat Rasulullah SAW pada suatu hari maka dengan tiba-tiba terlihat oleh kami seorang laki-laki yang memakai pakaian yang sangat putih berambut sangat hitam. Jawab Nabi: 'Hendaklah engkau beriman kepada Allah. Jawab Nabi. 238. lalu ia duduk di hadapan Nabi dan meletakkan tangannya di atas paha Nabi.6. Telah bersabda Rasulullah saw. 22: 41 * Shalat adalah pembeda antara muslim dtm kafir. tidak tampak padanya tanda-tanda perjalnan dan tak ada seorang pun diantara kami yang mengenalnya. Orang itu berkata. barangsiapa uang menegakkannya akan masuk syurga”. meriwayatkan sebuah hadits yang RasuluIlah bersabda di antaranya: “Telah diturunkan kepadaku sepuluh ayat. Cacatan Hadits Dari Umar ra. QS.. kepada hari kiamat dan hendaklah engkau beriman kepada qadar yang baik dan yang buruk. Selain itu perintah untuk memelihara sekaligus menegakkan shalat banyak disebutkan dalam Al-Qur' an diantaranya: QS. kepada kitab-kitabNya.. Lalu dia bertanya kembali: 'Tolong jeIaskan padaku tentang Iman. 2:43... jelaskan padaku tentang Islam. “Beda antara seorang muslim dan musyrik atau kafir adalah meninggalkan shalat” (HR Muslim) Balasan bagi orang beriman yang memiliki sifat di atas adalah syurga Firdaus [23:1O-11]. Umar ra.' Maka jawab Rasulullah. kemudian dia berkata: „Hai Muhammad. 'Engkau benar'.

GIP * Abu Hudzaifah. maka sesungguhnya Ia melihat engkau.beribadah hanya kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya.. Aku diam sejenak. Dr.. Kata Nabi: 'Dialah Jibril as. Universitas Islam Indonesia * Prof. Menundukkan Pandangan SABAR TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian sabar * Peserta mengetahui macam-macam sabar * Peserta memahami hikmah cobaan bagi kaum mukmin METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi . Tafsir Al-Azhar * Syekh Musthofa Masyur.. Kemudian Nabi berkata: 'Wahai Umar tahukah engkau siapa yang bertanya tadi?'. datang kepadamu untuk mengajar tentang agamamu" REFERENSI * Al-Qur'an dan Tafsirya. Jawabku. sekalipun engkau tak dapat melihatNya.. 'Allah dan rosulNya lebih mengetahui.. Berjumpa Allah Lewat Shalat. Hamka.. Kemudian orang tadi pergi.

Macam-macam Sabar 1. Sedangkan bila terlambat tidak akan berharga atau bermanfaat [14:21. Sabar yang teruji ialah jika dilakukan rada saat yang tepat. Istilah lain tentang sabar antara lain: 1. Tapi bila seseorang mampu menghindarkan diri. Sabar dengan rezeki sedikit disebut qona'ah atau rela dan puas. Sabar dalam menahan syahwat perut dan seksual disebut iffah atau kehormatan dan martabat diri. Dalam QS 18:28. 2. 3. mencegah diri atau mengekang. Sabar yang terruji juga motivasinya karena Allah SWT. Bila berupa musibah disebut dengan shabar. Lawan katanya adalah menggerutu. Sabar. Lawan katanya adalah keluhan (jaza'). Bila menahan amarah disebut halim atau bijaksana.RINCIAN BAHASAN Pengertian Sabar Ditinjau dari segi bahasa sabar berarti menahan. bukan untuk memperoleh pujian atau tanda jasa dari manusia. Lawan katanya adalah rakus. Secara istilah Sabar berarti "menahan diri atas segala sesuatu yang tidak disukai karena . 4. 52:14-16]. kecemasan atau kegelisahan (lihat akhir QS 14:21). menurut sasarannya terbagi dua yaitu: . menolak atau melawannya. Menurut Imam Al-Ghazali sabar adalah sabar terhadap musibah yang tidak dapat dihindarkan atau tidak mampu berupaya menyelamatkan diri.nengharap ridho Allah SWT" [QS 13:22]. sabar berarti "Tahanlah dirimu bersama mereka". maka dalam hal itu sabar tidak diperbolehkan.

orang baik atau jahat. terdapat banyak aspek kesabaran yang dirangkum menjadi dua. Menyangkut kesenangan hidup [21:35. Sabar sebelum ketaatan. yaitu: 1. Sabar dalam ketaatan kepada Allah. S9:15.16. beriman atau kafir [QS 2:155-157]. Sabar terhadap gejolak nafsu: 1. 2. Menahan dorongan nafsu seksual [12: . yaitu dalam menghadapi tuntutan adat kebiasaan atau darongan syahwat. Mental atau nafsu. sererti bencana alam dan tantangan jaman. Dalam Al-Qur‟an. Sabar terhadap petaka dunia. yaitu: . Sabar dalam kesulitan berdakwah di jalan Allah. Rinciaannya adalah sbb. Fisik. yaitu dengan meluruskan niat dengan melawan riya dan penyimpangan lainnya [98:5] 2. Menahan marah dan dendam [16:126] 3. yaitu menahan diri terhadap yang disukai dan menanggung hal-hal yang tidak disukai.1. Sabar pada saat bekerja yaitu dengan tidak melalaikan Allah dan tidak malas [29:58-59] 3. yaitu dengan tidak merasa bangga karena riya dan mencari popularitas [47:33. 64:15. 3:14-15] 2. Sabar setelah selesai pekerjaan. 2. yaitu menahan penderitaan bndan (misamya: sakit yan!j berat atau luka yang parah). 2:264] 4. 2.: 1. 63:9. Yang demikian akan dialami oleh semua manusia. 4:25] 3.

melipatgandakan pahala. Sabar dari berpalingnya manusia dari dakwah [71:5-7 . Mendidik kaum beriman dan menjernihkan hati mereka [3:140-142. Allah SWT meninggikan derajat mereka. karena mereka akan menghadapi tantangan. karena dialah satu-satunya makhluq Allah yang dianugerahi akal dan selalu dibebani ujian serta cobaan. penyakit dan gangguan dari yang merasuk tubuhnya kecuali dengan itu Allah meengampuni dosa-dosanya" [HR Bukhari. 41:34-36] Hikmah Cobaan bagi Orang beriman Secara umum kesabaran ditujukan kepada segenap manusia. "Sabar merupakan ciri khas manusia dan tidak dipunyai oleh hewan karena kekurangan-kekurangannya. Sabar terhadap gangguan manusia. kesusahan. ujian serta cobaan jiwa dan harta benda. Sabar terhadap panjangnya perjalanan dakwah [2:214] 5. Adanya cobaan bagi ahli iman merupakan suatu kepastian yang mengandung tujuan dan hikmah. Untuk membersihkan barisan mu'minin dari kaum munafik [3:179. Ujian yang dihadapi para da'i merupakan penegasan dan penyaringan terhadap tingkatan kaum beriman dan menyisihkan yang buruk seperti menyisihkan karat dari besi. Sabar dalam pergaulan antar manusia [4:19. 16:127] 2. 22:11]. kepayahan. "Tidaklah seorang muslim karena kesedihan. yaitu ditujukan kepada orang-orang beriman. 8:65-66] 6.1. gangguan. yaitu: 1.” Secara khusus. dan tidak pula oleh malaikat karena kesempurnaannya. Sabar di medan perang [8:45-47.] . baik perbuatan atau pun ucapan [73:10] 3. 29:1O11. paling tidak menghapus dosa-dosa mereka. 3:154] 3. 2. Meningkatkan kedudukan orang-orang beriman di sisi Allah. Imam Al-Ghazaly berkata.

Hikmah Cobaan. Ibnul Qoyyim AL-Jauziyah. ikhlas berasal dari kata Khalasha yang berarti bersih atau murni. Yusuf Al-Qardhawi. IKHLAS TUJUAN * Peserta memahami makna ikh1as dan urgensinya bagi aktivis dakwah * Peserta mengetahui indikasi keikhlasan * Peserta mengetahui hal-hal yang mendukung keikhlasan. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Ikhlas Secara bahasa. Secara istilah. GIP ISNET. . ikh1as berarti membersihkan hati dari maksud selain mengharapkan ridho Allah Azza wa Jalla. * Peserta mengetahui buah dari keikhlasan.REFERENSI Dr. Koleksi Bahan Tarbiyah. Al-Qur‟an Menyuruh kita Sabar. Pustaka Al-Kautsar. 1996.

2. Hadist riwayat Muadz: ”Sesungguhnya Allah mencintai orangorang yang berbuat kebaikan. jauh dari sorotan Amal yang dilakukan secara diam-diam harus lebih disukai daripada amal yang disertai sorotan. Sebab bila seseorang sudah merasa dirinya niat yang tidak lillah. Sahl bin Abdullah at-Tustary berkata. bukan rupa dan bentuknya. tetapi Dia melihat kepada hati kalian (niat dan keikhlasan” (HR Muslim). . yaitu jika tidak hadir mereka tidak dianggap hilang dan jika hadir mereka tidak diketahui. Takut Ketenaran Takut ketenaran dan penyebaranya kemasyhuran atas dirinya. Mereka keluar dari setiap tempat yang gelap”. Semua amal akan sia-sia kecuali ikhlas. Dalam hadits riwayat Abu Hurairah. “Dunia ini adalah kebodohan dan kematian kecuali ilmu. maka amalya akan sia-sia di sisi Allah. Ikhlas dalam bahaya besar sehingga tetap berakhir dengannya. Indikasi Keikhlasan 1.” Allah berfirman tentang setiap amal yang dimaksudkan untuk selainNya sebagai amal yang sia-sia [24:23]. Allah hanya menginginkan hakikat amal. Bagi aktifis dakwah. sebab amal tak bisa diterima sempurna kecuali dengannya.Ikh1as merupakan salah satu amalan hati. bahkan ikhlas berada di barisan depan dari amal-amal hati. bertaqwa dan menyembunyikan amalnya. Semua ilmu merupakan hujjah atas pemiliknya kecuali yang diamalkannya. ikhlas sangat penting dalam menyertai amal-amalya. Maka Dia menolak setiap amal yang pelakunya tertipu dengan amalya. Nabi SAW bersabda. Hati-hati mereka adalah pelita-pelita petunjuk. Beramal secara diam-diam. terlebih jika ia memiliki karunia tertentu. "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada jasad dan rupa kalian.

Ketenangan jiwa . 4. seseorang bisa mengikuti langkah mereka. 2. Bersungguh-sungguh melawan nafsu 5. ia tidak terkecoh tentang hakikat dirinya di hadapan orang yang memujinya karena dialah yang lebih tahu tentang rahasia hati dan dirinya. Buah Ikhlas 1. Menjadikan keridhoan dan kemarahan karena Allah bukan karena pertimbangan hawa nafsunya.3. Diantara bukti ikhlas adalah rakus terhadap amal yang paling diridhoi Allah dan bukan paling diridhoi diri sendiri. Berdo' a dan memohon pertolongan kepada Allah. Membaca sejarah orang-orang mukhus 4. Jika pun ada pujian. mengambil pelajaran dan mencontoh akh1aq mereka [18:28]. Hal-hal yang Mendukung Keikhlasan 1. Rakus terhadap amal yang bermanfaat . 5. 3. Tidak menuntut pujian dan tidak terkecoh olehnya Tidak meminta pujian orang-orang yang suka memuji dan berambisi mendapatkannya. Ilmu yang mantap Mempelajari ilmu yang dapat menanamkan keyakinan tentang pentingnya ikh1as dan hasil-hasil yang bisa dipetik di dunia dan akhirat [22:54]. Berteman dengan orang-orang yang ikh1as Dengan berteman dengan orang-orang ikhlas dan hidup bersama mereka.

1996. ISNET. KoIeksi Bahan Tarbiyah.2. Pustaka Al-Kaustar. Niat dan Ikhlas. ISLAM SEBAGAI SISTEM HIDUP TUJUAN Peserta memahami karakteristik Islam sebagai diiahl haq Peserta mengetahui rentingnya memahami Islam secara menyeluruh METODE PENDEKATAN Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN . Tetap memperoleh pahala amal sekali pun belum menyempurnakan amal itu. atau bahkan belum menunaikannya 5. Amal yang berkesinambungan 4. Kekuatan Ruhani 3. Yusuf Al-Qardhawi. Pertolongan dan perlindungan Allah REFERENSI Dr.

golongan. Robbaniyah berasal dari kata rabbun. Sedangkan rabbani ditujukan kepada manusia. puncak cita-cita. Manhaj ini tidak lahir sebagai sebuah hasil rekayasa dari ambisi individu. yang ditujukan kepada Allah SWT. Keselamatan diri perpecah dan rergolakan 4. usaha dan kerja keras manusia dalam kehidupan [53:42. Mengetahui tujuan dan keberadaan manusia 2. yaitu manusia yang tau hubungannya dengan Allah sangat kuat. tahu dan mengamalkan ajaranNya [3:79]. Rabbaniyah Ghoyah (tujuan dan sasaran) Maksudnya Islam menjadikan tujuan pertama dan terakhir untnk menyembah Allah semata [51:56] dan untuk mencapai ridhoNya. yaitu yang bersumber pada wahyu Allah kepada Rasulullah SAW (Al-Qur' an). partai atau bangsa tertentu. kabar gembira. 1. . keluarga. Tujuan ini pun akhimya merupakan tujuan akhir. obat dan rahmat bagi hamba-hambaNya [4:174. Tetapi manhaj ini datang dari Allah yang menginginkan agar menjadi petunjuk. 1. Robbaniyah Ditinjau dari segi bahasa. 1O:57]. Membebaskan manusia dari penghambaan pada egoisme dan syahwat. penjelas. Yang dimaksud dengan robbaniyyah mencakup 2 asfek. 84:6].Dampak Rabbaniyah tujuan pada manusia. 2. Mendapat petunjuk menuju fitrah 3. Robbaniyah Masdar (sumber hukum) Maksudnya manhaj/metode yang telah ditekan oleh Islam untuk mencapai tujuan dan sasaran itu adalah manhaj Rabbani yang murni.Karakter Ajaran Islam Sebagai dien (sistem hidup ) memiliki ciri-ciri: 1. robbaniyyah ghoyah dan mashdar.

Persamaan manusia (emansipasi).Adapun Rasulullah Muhammad SAW adalah penyeru pada manhaj dan sebagai penjelas perintahNya yang masih samar bagi manusia [42:52-53]. ditujukan untuk kepentingan dan kesejahteraan manusia sendiri. Di samping itu ibadah-ibadah yang disyariatkan oleh Islam memiliki dimensi kemanusiaan. misalnya sholat. 3. Dampak Rabbaniyyah mashdar. Terbebas dari penghambaan sesama manusia. 1. Aspek-aspek manusia seperti jasad. Terhormat dan mudah diyakini 4. dan haji. Islam mengakui manusia dengan pengakuan yang menyeluruh. . akal dan ruhani diberikan peluang untuk melaksanakan peran. Syumul (universal) Artinya Islam meliputi semua jaman. Persaudaraan manusia (ukhuwah) 2. Terlepas dari keberpihakan dan hawa nafsu 3. Kesimplannya Islam adalah din yang sesuai dengan karakter manusia. Buah insaniyah dalam Islam: 1. kehidupan dan eksistensi manusia. 2. fungsi dan karakteristiknya tanpa harus cenderung rada aspek tertentu saja. zakat. Insaniyah (kemanusiaan) Islam yang berdasarkan Al-Qur‟an dan sunnah Rasulnya mencurahkan sebagian besar kepeduliannya pada sisi kemanusiaan. Terlepas dari pertentangan dan sikap ekstrim [4:82] 2.

. Secara substansi (dasar-dasar akidah dan moralnya). Al-Wastthiyyah /Tawazun (moderat atau rertengahan) Islam berada dalam keseimbangan di antara dua jalan atau dua arah yang saling bertentangan. akhlak dan kekuatan. serta kasih sayang dan keadilan. rahmat bagi sekalian hambaNya [21:107. materi dan harta benda. yang dimaksud dengan Islam universal yaitu: "Islam adalah sebuah sistim yang universal (komprensip. 2:128 dan 132]. Maka semua nabi diutus dengan membawa risalah (misi) Islam. yang merupakan petunjuk Robb manusia bagi segenap manusia. 38:87]. Islam memberikan haknya sacara adil terhadap aspekaspek kehidupan seperti ruhiyyah (spiritulisme). 16:36. maddiyyah (materialisme). Risalah bagi seluruh alam semesta Islam tidak terbatas pada bangsa maupun status sosial tertentu." 1. ilmu dan hukum. 4. 10:72. militer dan ideologi serta aqidah yang murni dan ibadah yang benar sekaligus. menyerukan tauhid dan menjauhi thaghut [21:25. bukan risalah yang terbatas oleh masa atau generasi tertentu. 2. Risalah semua jaman Islam adalah risalah untuk semua jaman dan generasi. Dan di dalam Risalah Ta'limnya.. pemerintahan dan umat. Mencakup berbagai aspek hidup dan kehidupan.Jangkalian keuniversalan dalam risalah Islam ini diungkapkan Hasan Al-Banna : Islam adalah risalah yang panjang terbentang sehjngga meliput semua abad sepanjang jaman. total dan integral). Islam adalah negara dan tanah air. Islam merupakan risalah setiap nabi yang diutus dan misi setiap kitab suci yang diturunkan. terhampar luas sehingga meliputi semua cakrawala umat dan begitu mendalam (mendetail) sehingga memuat urusan-urusan dunja dan akhirat. Islam adalah kebudayaan dan perundang-undangan. Dan Islam juga adalah jihad dan dakwah. 24:1. serta usaha dan kekayaan.

5.fardiyah (individu). Sasaran dan tujuan Pentingnya memahami lslam secara kaffah. Aspek dalam kehidupan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. 2. kapanpun dan bagi segala jenis manusia. program serta langkah-langkah syathan. moral. Ajaran Islam sendiri bersifat universal dan menolak parsialisasi hukum dan ajarannya. REFERENSI * Materi Mentoring Islamic Study 1994-1995. Kehidupan tidak akan harmonis apabila Islam dilaksanakan secara parsial. Dasar-dasar Islam (akidah. Sebab syaithan adalah musuh yang nyata bagi manusia. AL-Wudhuh (jelas) Yang dimak:iud adalah jelas dalam hal: 1. ibadah. dan tidak berada dalam poros yang ekstrim [55:7-8]. mulai aspek aqidah. syari'at lslam) 2. tsabat (konsisten). [2:2O8] 1. Agar umat Islam tidak terjebak ke dalam propaganda. akhlak dan syari'at. 6. jama‟iyyah (kolektif). dan taghayyur (perubahan). Islam senantiasa menjaga dan memelihara realita (aktual) di setiap aspek yang didakwahkan pada manusia. Sumber-sumber hukumnya 3. . Al-Waqi'iyyah (kontekstual) Allah menjamin Islam sebagai ajaran yang sesuai dengan kondisi manusia di manapun.

. kemarin. Dalam setiap kurun waktu. * Dr. Semua ideologi yang barorientasi pada strategi revolusi. kini dan esok. Risalah Gusti. menganggap pemuda sebagai tenaga paling revolusioner. pembela senantiasa berdiri di garis terdepan. Karakteristik Islam: Kajian Analitik. karena merekalah yang memiliki potensi untuk mewarnai perjalanan sejarah umat manusia pada umumnya. Jakarta.* Panduan Aktivis Harokah. Pustaka Al-Ummah. perubahan. karena secara psikologis manusia mencapai puncak hamasah (gelora semangat) quwatul jasad (kekuatan fisik) pada usia muda. bukan stagnasi atau pun status quo. Baik sebagai pembela kebenaran yang gigih atau pun sebagai pembela kebatilan yang canggih. Hal tersebut menumbuhkan semangat pergerakan. 10 RISALAH PEMUDA ISLAM TUJUAN * Peserta memahami pentingnya masa muda * Peserta mengetahui cara mengembangkan potensi pemilik Islam * Peserta termotipasi memanfaatkan potensinya dalam aktifitas yang Islami METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Tak dapat disangkal lagi bahwa eksistensi pcmuda Islam dalam kehidupan amat renting. Yusuf Al-Qaardhawi.

" [HR Buknari-Muslim] "Dunia ini terkutuk dan segala isinya terkutuk. 2:258] dan pemuda yang dibunuh oleh Ashabul Uhdud [lihat tafsir Ibnu Katsir QS Al-Buruj]." [HR Al-Bahaqi] Bagaimana potensi pemuda itu dapat dikembangkan dalam bingkai Islam? Setidaknya mereka dituntut melaksanakan 10 risalahnya: 1. maka dipandaikan dalam aganla. dan orang alim dan penuntut ilmu.Tirmidzi] 2. masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu.Di dalam Alqur'an peran remuda diungkapkan dalam kisah Ashabul Kahfi [18:19-22]. masa kayamu sebelum datang masa miskinmu. Memahami Islam Mustahil pemuda dapat memuliakan lslam kalau mereka sendiri tidak memahami Islam [35:28.: "Manfaatkanlah yang lima sebelum datang yang lima. masa luangmu sebelum datang masa sibukmu. Mengamalkan dan mendakwahkan Islam Ciri orang yang tidak mengalami kerugian (k11usrin) dalam hidup adalah . Mengimani segenap ajaran Islam Iman kepada Allah dan Rasulnya pada hakikatnya merupakan sebuah sikap mental patuh dan tunduk [23:51]. kecuali dzikrullah dan yang serupa itu. masa hidupmu sebelum datang masa matimu. kisah remuda Ibrahim [21:60 dan 69. 58:11] "Siapa yang dikehendaki Allah akan nlendapatkan kebaikan.53:3-4]. dan para Assabiqunal Awwalun pada umumnya berusia muda." [HR At. 3. Tunduk patuh berlandaskan cinta kepadanya [2:165] dan Ittiba' (mengikuti) Rasulnya [3:31. masa mudamu sebelum datang masa tuaamu. Pentingnya memanfaatkan masa muda digambarkan dalam hadist Rasulullah SAW sbb.

5. menyampaikan dakwah Islam kepada orang-orang kafir.71:5-9].21:68-69. * Jihad tarbawi/ta'limi. 41:33.5:78-79]. menyampaikan ilmu dan mendidik orang-orang yang ingin memahami Islam [3:79]. yakni bersungguh-sungguh mengajarkan.” [HR Muslim] 4. Berjihad di jalan Islam Jihad adalah salah satu hal ya:ng diwajibkan Allah kepada kaum muslimin."Barang siapa nlenyeru kepada kebaikan. 37:100107. nlaka ia akan nlen!peroleh pahala sepadan dengan orang yang nlengerjakannya. 9:71. * Jihad siyaasi atau jihad poIitik. usaha mempertahankan diri terhadap serangan mereka. munafik.3:110. dan fasik yang disertai dengan hujjah (argumentasi) yang dicontohkan oleh Nabi SAW [5:62]. Termasuk dalam jihad ini adalah menentang orang kafir. 9:111]. Shabar dan istiqomah di atas jalan Islam [21:83-85. 9:36].senantiasa mengamalkan dan mendakwahkan Islam [103:1-3. Keimanan harus dilanjutkan dengan kesabaran dan istiqomah. karena dakwah memerlukan sarana dan prasarana. * Jihad maali atau jihad dengan harta [49:15. * Jihad bilyad wan nafs atau jihad dengan tangan/kekuasaan dan jiwa [22:39. 2:190. berusaha mengusir mereka dari bumi lslam. 8:39. Jihad dengan harta merupakan bagian vital bagi jihad yang lainnya. 38:41-44. Said Hawwa membagi jihad menjadi 5 macam: * Jihad lisaani. "Keyakinan dalam iman haruslah secara bulat dan kesabaran itu setengah dari . memerangi kaum murtad dalam negeri Islam. melawnn pemberontak atau pembangkang atas negara lslam.

agar amal itu diterima sekaligus sukses. 6. 10. Introspeksi diri (muhasabah) tcrhadap scgala aktifitas yang tclah dilakukan. Ikhlas dalam segenap pengabdian di jalan Islam Memurnikan niat karena Allah dalam ibadah dan jihad merupakan masalah fundamental. 9. Sebaiknya harus optimis akan hasil perjuangan dan pertolongan serta balasan dari Allah SWT. 8. "Seorang yang sempurna akalnya ialah yang mengoreksi dirinya dan bersiap dengan amal sebagai bekal untuk mati. Mempersaudarakan manusia dalam ikatan Islam Pemuda seharusnya berperan dalam menjalin ukhuwah Islamiyah sesama musIim [8:63. Introspeksi dan evaluasi dimaksudkan agar pemuda tidak mengulan kesalahan yang sama di hari mendatang. antara satu dengan yang lain saling mengokohkan.iman.Tirmidzi]. tldak terjebak dengan permasalahan yang sama. dan mampu memperbaiki diri ke arah yang lebih baik [13:11]. Potensi umat Islam perlu diarahkan ke dalam amal Jama'i secara efektif dan efisien [3:146]." [HR Abu Nu'aim]. 59.” [AlHadist] . 7. Optimis terhadap masa depan Islam Pemuda Islam tak boleh memiliki jiwa pesimis. Hanya orang kafirlah yang memiliki sifat pesimis [12:87." [HR At.9]. "Sesungguhnya Allah menolong ini hanya karena orang-orang yang lemah diantara mereka yaitu . 15:56]. Menggerakkan dan mengarahkan potensi umat Islam. “Setiap mukmin yang satu bagi mukmin lainnya bagaikan suatu bangunan.

No. shalat . Berjuang di Jalan Allah. Muh. Dr Yusuf AL-Qardhawi dan Saisd Hawwa.dan ikhlas mereka " [HR An-Nasa'i dari Sa'ad bin Abi Waqqash] REFERENSI * Majalah Islam 'Sabili‟. Bagi seorang muslim. beramal berarti berbuat. Bercinta dan Bersaudara karena Allah. GIP.dengan dakwah. berbuat atau menghasilkan. GIP * Dr. Ibrahim An-Nashr. AMAL JAMA‟I TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian amal jama'i * Peserta memahami pentingnya beramal jama'i * Peserta mengetahui ciri-ciri amal jama'i METODE PENDEKATAN * Games "Korek Api" * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Amal Jama'i 'Amal berarti bekerja. mengerjakan dan menghasilkan sesuatu yang .33/ 11 Januari 1991 * Husni Adham Jarror.

” [Dikeluarkan oleh Ahmad. untuk mencapai tujuan tertentu. Ia selalu membutuhkan manusia lain untuk mencapai tujuan hidupnya. Lidi. umat dan agama. Karenanya bekerja menjadi kewajiban bagi setiap muslim.bermanfaat bagi dirinya. Allah telah mengarahkan agar da1am melaksanakan aktifitasnya dengan beramal jama'i [61:4. Sesuai dengan sabda Rosulullah SAW. jika hanya sebatang. Daraimi. Jama'ah adalah suatu rerkumpulan orangorang untuk mencapai hal-hal tertentu. menghadapi kemungkaran yang terjadi dan melawan tipu daya musuh. 3:104]. Dari sini amal jama'i menjadi wajib. Tirmidzi. dan Ibnu Hazm dari hadist Abu Sa'id Al-Khudri] "Shalat berjama'ah itu lebih besar pahalanya 27 tingkat dari shoIat sendirian. "Barang siapa yang ingin mendapatkan pahala berjama'ah maka shalatlah bersamanya. diperlukan kerja jama'ah. secara fitrah tidak dapat hidup sendirian. Sebab tangan sebelah tidak bisa bertepuk. seranjang zaman. Lihat kisah: * Fir'aun [26:34-37] * Ratu Balqis [27:32-33] * Nabi Musa AS [20:29-32] * Kaum kafir Makkah [8:30] Bagi manusia muslim." [Muttafaq „alaih dari hadist Ibnu Umar] Amal Jama'i atau kerja bersama adalah kegiatan yang merupakan produk suatu keputusan jama'ah yang selaras dengan manhaj (sistem) yang lelah ditentukun bersama. Baihaqi. Untuk menegakkan Islam di hati kaum muslimin. Hakim. Karena kaidah ushul fi'qih menyatakan: "Sesuai . tidak dapat membersihkan daun-daun di halaman. Jama'i berasal dari kata jama'ah. Yang disebut dengan jama'ah sedikitnya terdiri dari dua orang. Realitas yang ada juga mengharuskan bahwa kerja yang sukses harus dilakukan secaru kolektif. Pentingnya Amal Jama'i Manusia.

Priorilas Gerakan Is!am JiIid I. * Dr. serta struktur organisasi yang tersusun rapi. maka ia adalah wajib". dan janganlah kamu bercerai berai” [3:103]. Amal Jama'i: Gerakan Bersama. Ciri-ciri Amal Jama'i 1. satu tanah air dan satu tubuh. Usamah Press. REFERENSI * Musthafa Masyhur. * Abdurrahman Bin Abdul Khaliq Al-Yusuf. Selain itu. Yusuf Al-Qordhawi. Legitimasi Amal Jama'i: Kupasan Gamblang Tentang Keharusan Beramal Jama'i. KEORGANISASIAN ISLAM TUJUAN . Islam menyeru kepada kesatuan kaum muslimin. melainkan agama satu umat. AL-lslahi Press. Islam bukan agama individu. Allah berfirman: “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (angama) Allah. Aktifitas yang akan dijalankan harus bersumher dari keputusan atau rerseluruhan jama'ah 2. 3.kewajiban yang tidak sempurna pelaksanaannya dengannya. Setiap tindakan dan aktifitasnya harus sesuai dengan dasar dan strategi atau pendekatan yang telah digariskan oleh jama'ah. Pustaka Tadabbur. * Musthafa Masyhur. 4. Jama'ah yang dimaksud harus mempunyai visi dan misi. Al-Islahi Press. AL-Qiyadah Wal Jundiyah. Seluruh tindakannya harus bertujuan untuk mencapai cita-cita yang telah ditetapkan bersama.

61:4] "Kebenaran yang tidak teroganisir akan dikalahkan oIeh kebatilan yang teroganisir. Kecenderungan untuk berkumrul [39:72-75] * Ash-shulthon. perencanaan yang matang . Mengapa Berorganisasi? * Fitrah.” [ALi bin Abi Thalib] Syarat tegaknva organisasi secara umum organisasi akan tegak jika terdapat pengelolaan atau unsur-unsur manajemen: * Planning. . 8:62-63] * Dalam rangka menghadari musuh Islam [8:73.* Peserta mengetahui pengertian organisasi * Peserta mengetahui alasan berorganisasi dan syarat tegaknya sebuah organisasi * Peserta dapat membedakan antara organisasi Islam dan umum METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi Organisasi adalah wadah orang-orang atau sekelomrok orang untuk kerjasama dalam mencapai tujuan tertentu yang diinginkan. Untuk menggalang kekuatan [55:33] * An-Ni'mah. Merupakan nikmat dari Allah [3:103.

yaitu Ihsan. di dalam organisasi Islam perlu ditanamkan bahwa setiap muslim harus mempelajari dan memahami Islam dengan sebaik-baiknya.* Oganizing. yaitu iman. Kerjasama Sama-sama kerja Sikap yang Dibutuhkan dalam Berorganisasi Islam * Sikap Moral. Organisasi lslam harus berdiri diatas prinsip: Islamisasi sebelum Organisasi (Islamiyah Qobla Jam'iyyah). Berkumpul karena ibadah Berkumpul karena bekerja 3. dilakukan berorientasi pada hasil yang baik Tujuan dan Asas Organisasi Islam . teratur. Kemudian memacu dirinya dengan amal-amal Islam semaksimal mungkin sebelum memasuki kehidupan berjamaah. Orientasi menyeluruh Orientasi parsial 5. Pekerjaan yang dilakukan selalu berada dalam kerangka tuntunan dan ajaran Islam. Maksudnya. pengawasan dan pengendalian yang baik. berencana. yaitu Islam. * Sikar Hasil. Karena itu di dalam sebuah organisasi Islam diperlukan situasi pembinaan yang berja!an di a tas metode (manhaj) Islam. dan tidak asal-asalan. Pekerjaan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. berdasarkan ilmu. Tuntutan Syar‟i Kebutuhan 4. Sebab kehidupan berjama'ah akan berfungsi baik dan Islami jika setiap muslim yang terdapat di dalamnya memiliki komitmen moral dan operasional kepada Islam secara baik dan benar. Keimanan merupakan landasan Allah bertindak dan berbuat. Perbedaan Organisasi Islam dan yang Bukan No ISLAM UMUM 1. pelaksanaan * Controling. Ibarat satu tubuh Ibarat satu mobil 2. konsep yang baik . * Sikap Operasional. * Actuating.

Pemimpin yang lkhlas (Al-Qiyadatul Mukhlishoh) [48:5] 5. Syarat-Syarat Organisasi lslam 1. * Hubungan kerja antar anggota teratur. . Struktur Organisasi Sebuah organisasi harus memiliki struktur. Tujuan yang benar (Al-Ghoyatus Shohihah) [2:207] 3. Dasar Struktur Organisasi * Pembagian Kekuasaan (authority) * Tanggung jawab (responsibility). Pengikut yang taat setia (Al-Jundiyatul Muthii'ah) [3:79. agar: * Seseorang mempunyai wewenang atau kekuasaan yang jelas . 3:146-148] Ciri-ciri Pengikut atau anggota yang taat dan setia: * Iman yang dalam * Ikhlas * Keberanian dan semangat * Percaya kepada pemimpin * Tak banyak bertanya [5:101] * Memiliki kesungguhan kerja.Tujuan : Menggapai Ridho Allah (Mardhotillah) [2:207] Asas : Taqwa [9:109]. Metode dan Sistem Yang Jelas (Al-Minhajul Wadhiah) [12:108] 4. Gerakan yang konstan (Harokatul Mustamiroh) [2:195] 2.

Bangunan tersebut harus dibuat di atas kotak korek api . tiap kelompok terdiri dari 4 orang. Diperlukan pembagian tugas yang jelas dalam mengerjakan suatu pekerjaan sehingga teratur dan terarah. 2. Pentingnya seorang pemimpin untuk mengkoordinir kerja. Mentor memberi contoh awal cara membuat bangunan tersebut. 3. 3. Tiap kelompok ditugaskan membuat bangunan dari batang batang korek api yang ada dalam satu bungkus tersebut.REFERENSI * Dari berbagai sumber. 5. 2. Setiap kelompok diberi waktu untuk membuat bangunan tersebut selama 60 detik. 4. Setelah 60 detik setiap kelompok harus menghentikan kegiatannya kemudian Mentor mendiskusikan bersama hikmah dari permainan tersebut. 6. Games "Korek Api” Bahan/alat : Satu bungkus korek api per kelompok Langkah-langkah : 1. . Hikmah : 1. Dalam mengerjakan sesuatu diperlukan amal jama'i. Buat beberapa kelomrok.

renghormatan. seperti yang dikatakan SyaikhulIslam.WALA' DAN BARA' TUJUAN * Peserta memahami pengertian Wala' dan Bara' * Peserta memahami rentingnya Wala' dan Bara dalam kehidupan seorang muslim * Peserta mengetahui kepada siapa Wala' seorang muslim harus diberikan dan Bara' harus diarahkan METODE PENDEKATAN Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Wala' dan Bara' Secara bahasa. rertolongan. pemuliaan. Penjelasan lebih jauh definisi Wala' dan Bara'. sedangkan orangnya disebut al-Muwalat yang artinya orang yang menolong. Wala' berasal dari kata al-Walayah yang artinya nasab. Al-Wali artinya yang dekat.". kesamaan dengan orang-orang yang dicintai baik secara zahir maupun batin (loyalitas) [2:257]. kecintaan. rembebasan budak. Asal pengertian dari al-Walayah adalah kecintaan dan kedekatan. Ibnu Taimiyyah: " Al-Walayah kebaikan dari al' Adawah. Baru berarti lepas atau bebas dan jauh dari. Pentingnya Wala‟ dan Bara' . Secara istilah Wala' berarti pertolongan. Sedangkan pengertian al-' Adawah adalah kebencian dan kejauhan.

megangkat orang yang menjadikan Allah dan Rasulnya sebagai pemimpinnya memusuhi orang yang memusuhinya. Aaliha. "Tanda kecintaan hamba kepada Rabbnya ialah: mendahulukan apa yang dicintaiNya. Sikap ini tidak hanya sekedar kebencian hati tetapi harus disertai pula dengan sikap-sikap yang harus dilakukan [61:4]". membenci apa yang dibenciNya meskipun hawa nafsunya condong kepadanya. meniti Jejaknya dan menerima petunjuknya. menjelaskan keharusan kebencian karena Allah. Loyalitas itu berupa tindakan memberi pertolongan. 11:54] . seperti jihad menghadapi musuhmusuh Allah. tuhan-tuhan yang disembah selain Allah [25:3.. menjelaskan perkataan Ibnu Abbas r. selalu bersama orang-orang yang dicintai. mcngikuti Rasulullah. yaitu berupa permusuhan. tetapi harus disertai loyalitas yang merupakan keharusan kecintaan.Wala' dan Bara' merupakan keharusan karena merupakan buku kecintaan seorang mukmin kerada Allah. memuliakan. menjelaskan tentang keharusan kecintaan karena Allah yaitu loyalitas karena Allah pula. Wala' dan Bara' juga merupakan pengejawantahan dari kalimat Laa Ilaaha Illallah.” Syaikh Sulaiman bin Abdullah bin Muhammad bin Abdul Wahhab. meskipun hawa nafsunya menentang.Thabrani meriwayatkan dalam al-Kabir. Hal ini merupakan isyarat bahwa sikap tersebut tidak hanya terbatas pada kecintaan semata.a : "Perkataan Ibnu Abbas ra. menghormati. Maksudnya' ialah memperlihatkan permusuhan.a. zhahir dan bathin. melepaskan diri dari mereka. dari Ibnu Abbas r. Dan perkataannya: "Membenci karena Allah”. bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tali iman yang paling kuat adalah loyalitas terhadap pemimpin karena Allah pula. loyalitas pemimpin karena Allah". menjauhi mereka zhahir dan bathin. Jika seseorang memulai dengan menegakkan Laa Ilaha dalam dirinya maka akan tumbuh AL-Bara‟. langsung berupa tindakan. Arbaba." At. Syekh Hafizh al-Hikamy berkata. sesuatu yang dijadikan Tuhan [9:31] 2. Kalimat ini merupakan penolakan terhadap segala bentuk ilah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah saja sebagai satu-satunya IIah. Al-Bara' ditujukan kepada: 1.

Muh. Andaada. Rasul [3:31-33] 4. Allah [2:257. Orang-orang mukmin atau sholeh [3:28. 5:3] 3. SYARAT DITERIMANYA SYAHADAT TUJUAN * Peserta mengetahui syarat-syarat diterimanya syahadah seorang muslim METODE PENDEKATAN . Bin Abdul Wahhab dan Muhammad Qutb. 3:3.66:4] 2. Loyalitas Muslim Terhadap Islam. sesuatu yang melampaui batas [2:256]. 22:78. Dengan membatalkan semua bentuk Ilah dan mengucapkannya untuk Allah maka akan tumbuh AL-Wala‟. 9:71]. Memurnikan Laa Illaaha Illallah. REFERENSI * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. 4:89. 60:1. Islam [3:85. AL-Wala' diberikan kepada: 1. tandingan-tandingan Allah [2:165] 4. 5:51. * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany.3. GIP. Thogut. Ramadhani.

Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW. 3:18]. maka syurga akan dibukakan untukmu. baik yang dinafikan (ilaah) maupun yang ditetapkan (Allah). Liha juga [43:86. as-shidqu. bahwa sesungguhnya tiada ilaah kecuali Allah" [47:19]. yaitu: 'ilmu. maka ia masuk syurga. Wahab bin Munabbih pernah ditanya: "Bukankah laa ilaaha Illallah merupakan pintu syurga?” Kemudian Wahab menjawab. Kalau tidak. tetapi tidak ada kunci kecuali ia mempunyai gigi-gigi. al-qabuul. "Benar".” Yang dimaksud gigi-gigi di sini adalah syarat-syarat diterimanya laa ilaaha Illallah. AL-Yaqin . al-inqiyaad. Syarat-syarat diterimanya Laa ilaaha Illallah Ada tujuh buah persyaratan yang harus dimiliki. Apabila engkau datang sambil membawa gigigiginya. maka syurga tidak akan dibukakan untukmu. alyaqin.* Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Kalimat laa ilaha Illallah merupakan pintu gerbang seseorang masuk ke dalam Islam. Firman Allah. Dengan 'ilmu (mengetahui) bisa menangkal kebodohan. mahabbah. Memahaminya akan mengantarkan manusia kepada syurga. "Barangsiapa yang mati sedang ia mengetahui bahwa tiada ilah selain Allah. 2.'Ilmu 'Ilmu di sini adalah mengetahui makna yang dimaksudkan. al-ikhlas. 1. Tetapi kalimat ini tidak akan memberikan kebaikan kepada manusia hanya dengan mengulang-ulang pengucapannya atau menghafal lafaz-lafaznya." (HR Muslim). "Maka ketahuilah.

Dengan dua kesaksian ini dan tidak ragu-ragu tentang keduanya. Ketundukkan dapat menangkal penolakan." (Hadits hasan shahih al-arbain an-Nawawiyah. Al-Inqiyaad Maksudnya tunduk patuh dan berserah diri kepada apa yang ditunjukkan serta apa yang dinafikan atau terus mengikuti dan terikat rada kalimat ini [39:54.) 3. 10:103. menerima apa yang dituntut oleh kalimat ini dari hati dan usannya secara bulat. "Tidak beriman di antara kamu sehingga menjadikan kecenderungannya mengikuti apa yang kubawa. hadits no. 37:35-36]. Adanya kejujuran dapat menafikan kedustaan dan kemunafikan. Allah mengisahkan kabar masa lampau tentang keselamatan bagi orang yang menerima Laa ilaha Illallah dan siksaan bagi orang yang menolak [43:23-25.Maksudnya orang yang mengucapkan kalimat tauhid harus yakin terhadap pengertian di dalamnya dengan keyakinan yang sepenuhnya." [HR Bukhari dari Muadz bin Jabal] . Rasulullah SAW bersabda: “Saya bersaaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya aku adalah Rasul Allah. Al-Qabuul Maksudnya. Penerimaan dapat menangkal pembangkangan. 29:1-3].Ash-Shidqu Maksudnya ia harus mengucapkan kalimat tauhid itu dari sanubarinya dengan jujur dan benar. seorang hamba tidak akan bertemu Allah kecuali ia masuk surga” (HR Muslim dari Abu Hurairah ra. 4. Apa yang diucapkan sudah harus dibenarkan dengan hatinya [2:8-10. 31:22]. melainkan Allah mengharamkan neraka baginya. "Tidaklah seseorang bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan rasulnya dengan sebenarnya dari hati. Adanya keyakinan dapat menangka1 keraguan.41) 5. 4:125. Sebab keimanan tidak dapat dilandasi oleh praduga dan prasangka [49:15].

Bin Abdul Wahhab dan Muhammad Qutb. "Orang yang paling berbahagia dengan syafaatku adalah orang yang mengucapkan laa ilaaha illallah secara mumi dari hatinya. seseorang mencintai yang lain. ia tidak mencintainya melainkan karena. atau menjadikan Allah dan Rasulnya lebih dicintai daripada semua cintanya selain kepada keduanya. Loyalitas Muslim Terhadap Islam. Ibrahim Muhammad Abdullah al-Buraikan. Cinta dan pengorbanan merupakan dua ikatan yang tidak dapat dipisahkan [2:165. Kecintaan dapat menafikan kebencian. Muh. AL-Mahabbah merupakan unsur yang sangat penting. Al-Mahabbah Ucaran laa ilaha Illallah tidak akan berarti bila tak disertai dengan segenap rasa cinta (mahabbah) dalam mengamalkannya.6. Memeurnikan La Ilaha Illallah. Ramadhani. Allah. 5:54].” [HR Bukhari] REFERENSI * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. Keikhlasan dapat melepaskan atau menangkal dari berbagai bentuk syirik [39:3. maka akan mendapatkan kenikmatan dan manisnya iman." [HR Muslim] 7. "Tiga perkara barang siapa yang berada di dalamnya. yang dengan ucapannya itu ia hendak mengharapkan wajah Allah Azza wa Jalla. karena untuk menegakkan kalimat tauhid ini diperlukan pengorbanan lahir dan batin. . 98:5]. Pengantar Studi Aqidah Islam. Al-Ikhlas Memurnikan amalan dengan niat yang baik dan benar. dan menolak kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya dari kekufuran itu sebagaimana ia menolak untuk dilemparkan ke dalam api neraka." [HR Bukhari] "Sesungguhnya Allah mengharamkan api neraka bagi orang yang mengucapkan laa ilaaha Illallah. GIP * Dr.

dalam pengertian tunduk dan berserah diri kepadaNya.Litbang Pusat Studi Islam al-Manar SYUKUR NIKMAT TUJUAN * Peserta mengetahui makna syukur rukmat secara bahasu maupun istilah Peserta memahami pentingnya syukur nikmat * Peserta mengetahui cara bersyukur * Peserta mengetahui hal-hal yang dapat mengubah nikmat menjadi naqmah (siksaan) METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Syukur Nikmat Syukur secara bahasa adalah berterima kasih. Allah memerintahkannya untuk bersyukur kepadanya dan kepada kedua orang tuanya [31:14 . Setelah manusia mampu berpikir. 2:172 . Menurut istilah syukur adalah memberikan pujian kepada yang memberi kenikmatan dengan sesuatu yang telah diberikan kepada kita berupa perbuatan ma'ruf. . 17:3 . 27:19]. Pentingnya Syukur Nikmat * Syukur adalah wasiat perlamu yang disampaikan Allah SWT kepada manusia.

3.* Allah memberiknn pujian kepada hambaNya yang tidak pernah lalai dalam mensyukuri nikmatNya [6:53 . Bersyukur kepada Allah harus tercermin dalan hati. Syukur yang dilakukan oleh anggota badan (Syukru Jawarih). “Mengingat kenikmatan akan berpengaruh (membekas) pada kecintaannya kepada Allah Azza wa jalla”. 2. Cara Bersyukur 1. * Allah tidak menyukai orang yang mensyukuri nikmat dan mencla orang-orang yang tidak mensyukuri nikmat [2:152. 3:145]. Juga dengan meniahalkan segala bentak kemaksiatan serta mempersembahkan dan menundukkan kenikmatan yang dilimpahkan Allah untuk menaatiNya dan memperoleh keridhoanNya. * Allah tidak nkan menyiksa orang-orang mukmin yang senantiasa bersyukur [4:147]. Syukur yang dilakukan dengan hati (Syukur Qolby) Yaitu mengakui nikmat-nikmat Allah dan mencintaiNya. (HR Abu Sulaimun Al-Wasithiy). Yaitu dengan menggunakan anggota tubuh/melakukan aktivitas dalam rangka tunduk kepadanya dan ditujukan hanya untuk memperoleh keridhoanNya. . 76:3. 100:6 . Selain itu mempunyai kesadaran untuk menyatakan bahwa nikmat itu datang hanya dari sisi Allah [16:53]. Yaitu memuji kepadaNya dan atas anugerah yang dilimpahkanNya [93:11]. “Hendaklah tiap orang dari kalian berhati yang bersyukur dan lisan yang mengingat (HR Turmudzi dan Ibnu Majah).4]. Syukur yang dilakukan oleh lisan (Syukru Lisan). * Akan menambah kuatnya iman dan kenikmatan [14:7]. Sesungguhnya Allah ridho kepada seorang hamba yang setiap makan dan minumnya memuji Allah ( atas karunia yang diberikan Allah kepdanya).

Mensyukuri Nikmat Allah. 1. dan membicarakan nikmat-nikmat Allah. Nikmat bisa berubah menjadi Naqmah (siksaan) Nikmat bisa menjadi naqmah karena berbagai perkara.Turmudzi) 3. ilmu. tentang hartanya. Bila kita mempunyai harta walaupun sedikit. antara lain. serta masa muda dihabiskan untuk apa" (HR. yaitu tentang umurnya. 6. Sikap sombong. 16:53-54. karena dengan hati itulah kita merasakan. tentang ilmunya. diamalkan untuk apa. atau kedudukan [104:1-3]. 4:79J. yaitu membalas nikmt Allah dengan hal-hal yang dimurkaiNya [30:41 . Bila kita memiliki ilmu walaupun sedikit. merasa diri lebih mampu dari orung lain sehingga ia mencela orang lain dan membangga-banggakan apa yang dimilikinya. menyambut. 2. 84] 4. karena dalam harta itu ada hak-hak orang lain [70:24-25J . REFERENSI Ruyyal Al-Haqil. dari mana diperolehnya dan untuk kepentiugan apa dihabiskan. GIP . 5. "Seorang hamba pada hari kiamat tiada melangkahkan kedua kakinya.urusan dan anggota tubuh. mengetahui. hendaknya kita infakkan. hendaklah tetap kita ajarkan kepada orang lain. baik harta. sehingga ditanyakan kepadanya empat perkara. dihabiskannya untuk apa. sawah ladang. Meyakini bahwa yang dimilikinya bukan dari Allah tapi atas usahanya sendiri atau dari selain Allah [28:78. Tidak menunaikan hak-hak Allah. Jika kita melakukan kemaksiatan dan berbuat dosa.

tumbuh-tumbuhnn. Fenomena Petunjuk Seluruh makh1uk ciptaan Allah. manusia. Allah selalu bersama dan mengawasi makhlukNya. dari atom yang terkecil sampai benda yana paling besar. METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Ma‟iyyatullah berarti kebersamaan Allah. Kebersamaan Allah serta umum itu dapat dibuktikan dengan adanya: 1. maupun tumbuh-tumbuhan. muslim maupun kafir. binatang. semua mendapat petunjuk . hewan. Ma‟iyyatullah terbagi atas 2 macam : 1. Ma‟iyyatullah Umum Yaitu kebersamaan Allah yang meliputi seluruh makhlukNya.MA'IYYATULLAH TUJUAN * Peserta memahami pengertian ma‟iyyatullah * Peserta mengetahui pembagian ma‟iyyatullah beserta bukti-buktinya * Peserta termotivasi untuk menimbulkan kebersamaannya dengan Allah. baik manusia.

“Jagalah Allah. jika Dia berkehendak. mintalah pertolongan kepada Allah” (HR. Mu'iyyatullah Khusus Artinya kebersamaan Allah yang ditujukan khusus untuk orang-orang yang beriman. baik beriman muupun kafir. ketika ayam betina membolak-balikkan telur yang sedang dieraminya. 17:67. Allah selalu bersama makhlukNya. niscaya Ia akan menjagamu. 6:47]. yaitu ketika ia menerima musibah yang membuat hatinya hancur. kepada anak ayam untuk mematuk ketika akan keluar dari telurnya. Ketika seseorang mengalami kondisi kritis daldam fase kehidupannya. dengan serta merta ia memohon kepada Allah dengan penuh harap dan cemas mengharapkan pertolonganNya. ketika itu pula Allah mengabulkan doanya dan tiba-tiba musibah itu hilang [10:12. Dan bila engkau meminta pertolongan. walaupun orang tersebut orang kafir selama ia selalu berdoa kepadaNya [27:62 . niscaya engkau mendapatkanNya di hadapanmu. Mrupakan sunnatullah bahwa Dia harus mengabulkan do‟a orang yang terjepit. Kebersamaan Allah dengan orang-orang yang beriman adalah berupa : 1. 6:63-64].dari Allah dalam menjalani hidupnya. putus harapan. Fenomena Pengabulan Do'a Seluruh manusia. . 2. mintalah kepada Allah. juga ketika Allah memberi petunjuk akar tumbuhan untuk menyerap sari makanan dari dalam tanah. ketika memberi pelunjuk poda bayi untuk menyusu padu ibunya. Bila engkau meminta. Fenomena ini merupakan bukti kebersamaan Allah dengan manusia pada umumnya. Turmudzi). Penjagaan dan pemeliharaan Allah Berkata Abu Abbas Abdullah bin Abbas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: Jagalah Allah. 2. pernah mengalami langsung fenomena ini.

5. Kekalahan merupakan pertolongan yang sebenarnya Yang kita anggap sebagai kekalahan pada hakikatnya merupakan pertolongan yang sebenarnya. 9:52]. Jika seorang mendeita di suatu tempat.2. dan tempatnyapun terbentang di seluruh bumi Allah. dipenjara. Bukankah dengan terbunuhnya seorang mukmin dapat dikatakan bahwa ia teluh memperoleh syahadah di jalan Allah. Allah hanya menolong orang yang menolongNya Siapa yang menolong diinNya maka barulah Allah akan menolongNya [47:7 . meskipun seluruh isi bumi bersatu padu untuk mengalahkannya. Kekalahan tersebut dapat berupa terbunuh. 8:9-10] 2. di tempat lain dia akan memperoleh kemenangan seperti yang dialami oleh Rosulullah SAW beserta para sahabatnya (memperoleh kemenangan ketika hijrah ke madinah). Pertolongan dan kemenangan dari Allah Salah satu bentuk kebersamaan Allah terhadap kaum mukmin ialah berupa dukunganNya dalam bentuk pertolongan [47:7] dan pemecahan janjiNya [2:40]. 4. Begitu pula sebaliknya [3:160 . dipenjara atau dianiaya. . seperti yang dicita-citakannya [3:169 . Pertolongan Allah dapat berupa kehancuran bagi orang-orang kafir. 3. Kemenangan kaum mukmin tidak dibatasi oleh waktu dan tempat. 22:40]. Hanya datang dari sisi Allah Orang yang dimenangkan Allah tidak mungkin bisa dikalahkan oleh siapapun dan kapanpun. Waktunya terbentang sejak dunua sampai akhirat. sebagaimana kehancuran kaum pendusta para nabi dan rasul. 36:26-27. Hakikat pertolongan dan kemenagan itu sendiri ialah: 1.

2. 4. Pustaka Mantiq * Majalah Ishlah. 3. Selalu bcrdakwah dan berjihad [29:69 . REFERENSI * Aqidah Seorang Muslim. Hakikat Pertolongan dan Kemenangan. 56/Th IV 1996. GIP * Sa'id Hawwa. 49:15].Karakterisitik orang-orang beriman yang akan mendapatkan pertolongan Allah adalah : 1. 32 KARAKTERISTIK IMAN DAN JALANNY A TUJUAN * Peserta mengetahui dan memahami pengertian dan karakteristik iman * Peserta mengetahui jalan yang ditempuh dalam menegakkan keimanan * Peserta mengetahui konsekuensi iman . Yusuf Qordhowi. Berbuat ihsan [16:28]. GIP * Dr. Generasi Mendatang Generasi Yang Menang. AL-Ummah * Al-Umr. Menjaga perintah. batasan dan hak-hak Allah (HR Turmudzi). Kembali Islam yang murni seperti ketika Rosulullah SAW memelihara kemurnian Islam. 5. hal. No. Allah. Tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan dan meyakini datangnya pertolongan Allah [2:153].

kekawatiran dan keraguan. ketakutan palsu dari sesuatu yang tidak pantas untuk ditakuti… dan masih banyak duri-duri lainnya. iman mengandung pengertian “Dibenarkan dalam hati. rasa takut terus-menerus selalu waspada dan selalui hati-hati jangan sampai kena duri jalanan… Jalan kehidupan yang selalu ditaburi duri-duri godaan dan syahwat. harapan semua atas segala sesuatu yang tidak bisa diharapkan. Para ulama mendefinisikan takwa dengan “Hendaklah Allah tidak mekamu berada dalam larangan-laranganNya dan tidak kehilangan kamu dalam perintah-perintahNya. kerakusan dan angan-angan. Kualitas keislaman seseorang berbeda-beda. dan diamalkan dengan anggota badan. Karakteristik Iman 1. memiliki tingkatan-tingkatan sebagaimana pula kekafiran.METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Iman Berdasarkan HR Ibnu Majah. Puncak tertinggi keimanan adalah ketakwaan yang dilandasi oleh mahabbah (kecintaan) yang tinggi pada Allah. dinyatakan dengan lisan. sebagai interaksi . Sayyid Qutb berkata dalam "Fi Zhilalil Qur'an” bahwa adalah kepekaan batin. Takwa tebentuk dari peoses pengabdian (ibadah) yang intens [2:21 . Takwa merupakan suatu fase kemenangan yang sempurna. 2:183]. Sebagian ulama mendefinisikan takwa dengan mencegah diri dari azzab Allah dengan membuat amal sholeh dan takut kepada-Nya di kala sepi atau terangterangan.” Jadi iman tidak cukup sebatas pembenaran dan pengucapan tanpu berwujud amal shaleh dari anggota badan [49:14]. kelembuatan perasaan.

beramal dan berbuat baik [47:17] dalam bentuk petunjuk. Dengun tabiat jalan keimanan yang demikian. 9:20]. Ketakwaan hanya Allah kepada orang-orang yang berserah. sedangkn neraka dikelilingi berbagai hal yang tidak menyenangkan” (HR MusIim) Untuk mempertahankan kondisi keimanan dalam rangka mencapai kelakwaan diperlukan istiqomah dan kesungguhan hati (mujahadah) [29:69 . banyak orang tidak sanggup beristiqomah dalam mempertahankan keimanannya karena mementingkan hawa nafsunya sehingga terjerumus dalam kemusyrikan atau hal-hal yang dapat merusak keimanan. hari ini dapat tergelincir dalam kekafiran. Maka perbaharuilah iman kamu dengan Laa ilaha Illallah”. Sedangkdan petunjuk berpangkal dari keimanan kepada Allah SWT. kecuali jika selalu dipelihara [5:54]. naluri hati dan etika. (HR Ibnu Islam) Jalan Menuju Keimanan Jalan menuju keimanan tidaklah mudah. Dengan takwa hati menjadi terkondisi untuk selalu berdzikir pada Allah dan anggota-anggota badan berinteraksi secara seimbang dan harmonis. senantiasa selalu bertentangan dengan hawa nafsu manusia. mendaki lagi sukar [90:10-11].antara iman. Keimanan seseorang tidak dapat dijamin keabadiannya. Rasulullah menggambarkan “Surga itu dikelilingi oleh berbagai hal yang tidak disukai. Islam dan ihsan. [64:11]. Kondisi keimanan seseorang tidak selalu stabil. Takwa adalah ilmu dan amal. Konsekuensi Keimanan Orong yang beriman akan diuji. bukan hal yang mustahil jika seseorang yang beriman pada waktu kemarin. karena hal ini merupakan sunatullah untuk . 2. Karena itu. sebagaimana sabda Rasulullah : “Iman itu kadang-kadang naik kadang-kadang turun.

setiap kesenangun hidup hanya akan meringkatkan rasa syukurnya ke hadirat Allah SWT dan setiap musibah dan cobaan hanya akan meningkatkan kesabaran dan keimanannya terhadap Allah SWT seperti sabda Rasulullah SAW. 21:35. ia bersyukur. Jalan Menuju Iman ISLAM: KEMARIN. ia sabar dun tawakkal. dan itu kebaikan baginya. KINI. Cara mensikapi bentuk-bentuk ujian. 39:49. dan itu(pun) kebaikan baginya”. Beriman yang benar. REFERENSI * Dr. Dan jka ia tertimpa musIbnu. Ali Gharisah. DAN ESOK TUJUAN * Peserta mengetahui keberadaan/posisi dirinya dalam peta perkembangan Islam * Peserta mempunyai sikap optimis bahwa masa depan pasti di tangan Islam * Peserta mengetahui faktor-faktor yang mendukung kebangkitan Islam METODE * Ceramah dan Diskusi . Bagi orang beriman. Bentuk ujian dapat berupa kesenangun atau kesusahan (2:155-156. 89:15-19]. 3:15-17. 2:156-167. GIP * Abdul Majid Aziz Azzindani.membuktikan benar tidaknya keimanan seseorang [29:2-3]. lihat QS. “Sungguh menabjubkan perkara orang yang beriman. Jika ia diberi karunia.

yang sampai kini belum lagi terulang. Sebagai umat Islam kita harus tetap optimis. Kondisi Kini Bunyak hal yang dapat digambarkan tentang umat Islam di masa sekrang. Kemudian sesudah mereka muncul suatu kaum yang memberi kesaksian tetapi tidak bisa dipercaya kesaksiannya. membangkitkan dan memenangkan Islam walau mungkin membutuhkan waktu yang panjang. Tetapi ketika Islam sudah mulai ditinggalkan oleh manusia.RINCIAN BAHASAN Islam adalah ajaran/risa1ah yang Allah turunkan melalui RasulNya sebagai diin yang paling sempurna bagi semesta alam [5:3]. pemerintihan dan keadilan. yang terjadi adalah potret kehidupan manusia di masa kini. Optimisme yang dibutuhkan tentunya tidak lantas melahirkan kepastian. Sebaik-baik umatku adalah pada abadku ini kemudian yang sesudahnya dan yang sesudahnya. Mereka khianat dan tidak bisa diamanati Mereka bernazar (berjanji) tetapi tidak dapat menepatinya dan mereka tampak gemuk-gemuk. Semua Ini terjadi ketika umat berjalan bersama Islam. akan tetapi hurus diiringi dengun upaya dan usaha yang dilandasi oleh iman. yang selalu didirikan salam keadaan yang tidak berdaya. dimana kalian seperti makanan yang . Dalam sebuah hadist dikatakan : ”Akan daang suatu masa.” (HR At-Tirmidzi). Islam adalah pusat peradaban dunia. dalam Ilmu dan pendidikan. bahwa janji Allah itu akan datang. kemenangun itu semuanya miIik Islam sebagaimana telah Allah janjikan [37:173]. Allah telah memenangkan Islam atas ajaran-ajaran yang lain. akhlak dan keagungun. Dengan kata lain iman dan amal sholeh adalah dua kata kunci untuk meraih dan mempertahankan kemenangan Islam Kondisi Kemarin Islam telah mengalami puncak kegemilangan dari masa Rosulullah SAW hingga masa-masa kekhalifahan.

melainkan jumlah kalian banyak. yang kerap dibicarakan. pemerintahan yang masih resmi tersebut berpegang teguh kepada Islam. Kemudian akan menyusul masa khilafah yang akan berdiri di atas manhaj nubuwah (sistim pemerintahan yang masih seperti di jaman Rasulullah). Sahabat bertanya : “Apakah jumlah kita pada masa itu sedikit. Kemudian muncul khilafah yang berdiri di atas manhaj nubwah. Optimisme tersebut semakin besar ketika tanda-tanda kebangkitan itu sendiri mulai tampak tampak. Palestina. Kasmir. Disebutkan oleh Huzifah. karena kebangkitan itu sesuatu yang sudah dinyatakan oleh Rasu1uuah SAW.” Kemudian Rasulullah SAW diam. yang demikian itu sampai masa yang dikehendaki Allah.). marfu' dan diriwayatkan oleh Al-Iraqi dari jalan Ahmad. kemudian diangkatNya sampai masa yang dikehendaki. Sudan. kemudian diangkatNya jika Ia kehendaki. tetapi kalian laksana buih di lautan” (banyak tapi tidak berdaya). ia berkata: Ini hadits shahih. misalnya: * Adanya kesaaran kaum muslimin untuk kembali kepada Islam * Tersebar dan semakin banyak buku-buku dan kaset Islam * Islamic Centre dan organisasi Islam mulai bermunculan * Maraknya mesjid dengan aktivitas keislamannya * Semangat jihad sudah mulai berkobar di berbagai negeri Faktor-faktor Kebangkitan Islam . dll. Chechnya. Misalnya saja dengan potret umat di belahan dunia ketiga yang diwarnai kemiskinan dan kebodohan sementara itu penindasan dan penganiayaan terus dialami oleh sebagian yang lain (misalnya Bosnia. kemudian diangkatNya kapan Ia kehendaki.diperebutkan. ya Rasulullah ? Rasulullah menjawab : Tidak. “Kenabian ini akan berjalan di tengah-tengah kamu sampai masa yang dikehendaki oleh Allah. Esok Masalah kebangkitan Islam kini menjadi tema menarik. Kemudian setelah masa tersebut ada raja yang zaum (diktator) sampai masa yang dikehendaki Allah.

Dakwah Islam. suatu kemuliaan dimana Allah memuliakan Islam dan menghinakan (merendahkan) kekafiran selai Islam dengan. Bayan Press KEWAJIBAN BERDAKWAH TUJUAN * Peserta memahami makna dakwah baik secara bahasa muupun istilah * Peserta mengetahui keutamaan dan pentingnya dakwah * Peserta mengetahui faktor pendukung keberhasilan dakwah . * Kcungguhan yang dimiliki ajaran Islam yang syamil (meliputi seluruh konsep dan nilai kehidupan ) dan shahih. Islam memperhatikan keseimbangan antara jazad. 30:30 . Kemarin Kini dan Esok * Dr. akal dan ruh. 15:9].* Janji Allah SWT dalam Al-Qur'an dan Hadist [5:54. 40:51]. Islam dan Masa Depan Ummat Manusia. “Agama ini akan sampai sejauh sampainya malam dan siang dan tidak ada rumah di penjuru bumi ini kecuali Allah masukkan agama ini ke dalamnya dengan memuliakan yang mulia dan menghinakan yang hina. 9:32-33. * Memiliki SDM yang banyak (1/5 penduduk dunia adalah muslim) * Sumber daya alam potensial kebanyakan terdapat di negara-negara Islam * Ideologi lain yang sudah mulai runtuh. 58:21. Mengabaikan satu unsur dari ketiga unsur tersebut berarti mengabaikan masalah itu sendiri yang berakibat pada kehancuran perabadan manusia. 20:124 . 10:37 .” (HR Ahmad) * Islam sebagai din yang sesuai dengan fitrah manusia (mempunyai konsep tauhid yang lurus dan benar [17:44 . Abdullah 'Azzam. REFERENSI * Hasan Al-Banna. seperti yang terjadi pada peradaban Barat dari zaman dulu sampai sekarang.

* Objek dakwah Objek dukwah adalah seluruh umat manusia. dan benar. Aspek tepat dalam hal ini berkaitan dengan penggunaan kabar gembira (basyiron) dan kubar peringatan (nadziroh). * Metode dakwah Metode yang diajarkan dan dilakukan oleh Rasulullah SAW adalah dengan menggunakan hikmah dan pelajarann yang baik. mengkafirkan thoghut dan beriman kepada Allah semuta [16:125.METODE Ceramah dan Diskusi. yang dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil. ttgas. Hikmah adalah perkataan yang tepat. Yang dimaksud dengan pelajaran yang baik dulam dakwah adalah berdakwah dengan seluruh kepribaian juru . Secara istilah artinya adalah mengajak manusia kepada Allah dengan hikmah dan bantahan (argumentasi) dengan cara yang baik sampai manusia itu keluar dari kegelapan jahiliyyah kepada cahaya Islam (kehidupan Islami). RINCIAN BAHASAN Pengertian Dakwah Secara bahasa dakwah artinya adalah undangan atau ajakan. 2:256] * Tujuan dakwah Tujuan akhir dari dakwah adalah mengembalikan manusia agar menyembah Allah semata.

Keutamaan Dakwah * Merupakan perbuatan/perkataan yang terabik [41:33 . karena tanpa dakwah manusia akan rusak dan tanpa aturan. * Da'wah adalah wajib atas setiap muslim [3:104. 9:67]. dan para pelakunya ingin agar kerusakan-keruakan tersebut tersebar di masyarakat [4:89. Rusulullah SAW bersabda. * Target dakwah: * Agar manusia mengingkari thogut (ilah selain Allah) dan beriman kepda Allah * Agar manusia keluar dari kegelapan jahiliyyah kebodohan terhadap Allah dan Islam) menuju cahaya Islam. Dari Abu Hurairah ra.” (HR Muslim) Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Ali ra : "Demi Allah jika Allah memberi petunjuk kepada satu orang melalui kamu itu lebih baik daripada unta merah. * Karena kondisi kehidupan umat saat ini diwarnai oleh kerusakan-kerusakan moral.110 . 9:71]. ia berucap bahwa Nabi SAW bersabda: "Perumpamaan . * Merupakan kebutuhan sosial. 33:45-46] * Merpakan salah satu jalan menuju kebaikan.. Dari Amad Nu‟man nin Basyir r. * Kewajiban yang dituntut syar'i. 17:15]. maka ia mendapatkan pahala orang yang mengikutinya tanpa berkurang seikitpun dari pahala mereka. Dalam hal ini seorang da‟i harus memiliki akhlak yang kokoh dan harus menjadi suri tauladan bagi masyarakatnya. Di lain pihak banyak penyeru/pengajak ke arah kebatilan jang tidak henti-hentinya jugu berdakwah untuk kebatilan.dakwah.a." (HR Muttafaqun 'alaih) Pentingnya Dakwah * Merupakan kebutuhan yang mendesak.”Barang siapa menyurah kepada petunjuk. yaitu dengan alasan: * Karena manusia membutuhkan orang yang menjelaska kepada mereka apaapa yang diperintahkan oleh Allah [36:6.

Kudengar Rosulullah SAW bersabda. Tirmidzi dan Ibnu Majah). * Adanya ancaman bagi yang tidak berdakwah. 14:44 * Merupakan tugas kita untuk meneruskan misi perjuangan para nabi dan rasul [42:13] Dakwah merupakan aktivitas yang mulia dan luhur. Kemudian mereka berkata. 3:187. Jika tidak mampu juga. Al. Dan yang demikian itu selemah-lemahnya iman. Jika tidak mampu ubahlah dengan lisannya. ia berucap. Ketika orang-rang yang ada di bagian memerlukan air.Fahmu Ad-Daqiq (Pemahaman yang rinci) .” Jika mereka (orang-orang yang ada di bagian atas) membiarkan apa yang diinginkan oleh orang-orang yang ada di bawah niscaya akan binasalah semua. tetapi juga merupakan kewajiban yang berat.“Kami akan lubangi saja bagian bawah itu. tentu mereka harus melintasi orang-rang yang ada di bagian atas. lihat QS 2:174. Agar dakwah ini berhasil ia membutuhkan pribadi yang tangguh untuk memikulnya. Untuk itu dibutuhkan faktor-faktor pendukung keberhasilan dakwah yaitu sebagai berikut : 1. “Barang siapa diantara kalian melihat kemungkaran ubahlah dengan tangannya. ada pula yang duduk di bawahnya.orang yaug senantiasa melaksanakan hukum Allah dan orang yang terperosok di dalamnya adaldah laksana orang-orang membagi tempat daldam suatu bahtera. maka ubahlah dengan hatinya. Namun bila mereka menegah perbuatan mereka. maka akan selamat dan selamatlah semua " (HR Imam Bukhari da Tirmidzi) * Dari Abu Sa'id al Khudri ra. dimana ada bagian yang duduk di atasnya.” (HR Imam Muslim.

Citra Islami Press Panduan Aktivis Harokah. Fadhl Ilahy. Menggugah Semangat Berdakwah. Al-'Amal Al-Mutawashil (Kerja yang kontinyu) REFERENSI Dr.Wahyu Al-Kaamil (Kesadaran yang sempurna) 5.Imam Al-'Amiiq (Keimanan yang dalam) 3. Khazanah Ilmu Jum'ah Amin Abdul Aziz. Al. Al. Pustaka Al-Ummah . Fiqh Da'wah.2. Al.Hubb Al-Watsiiq (Kecintaan yang kokoh) 4.

mempelajari. . mengajak umatnya untuk menuntut. Islam selalu menyeru dan memotivasi penekunan ilmu pengetahuan. mengamalkan.berilmu * Peserta mengetahui pengaruh ilmu terhadap iman dan tingkah laku * Peserta memahami perintah mencuri ilmu dalam Islam dan hak-hak ilmu utas pemiliknya METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Perhatian Islam Terhadap Ilmu Manusia tidak pernah menemukan agama yang sangat memperhatikan keilmuan dengun sempurna selain Islam. Islam juga sangat menghormati dan menghargai ahlul „lmi dan menganjurkan umatnya untuk dekat dengan mereka. dan sekaligus mengajarkan ilmu. Islam menjelaskan keutamaan menuntut ilmu dun etikanya serta menegur orang yang tidak memperdulikannya.ILMU DAN URGENSINYA TUJUAN * Peserta memahami perhatian Islum terhadap ilmu * Peserta mengetahui aspek-aspek ilmu dalam pandangan rslam * Peserta memahami keutamaan ilmu dan orang-orang yang.

dsb. dan sebagainya. Aspek inilah yang pertama kali disebut‟ilmu‟ bahkan disebut ilmu yang paling tinggi oleh Imam Ibnu Abdil Barr. 1. astronomi. biologi. baik di udara. Aspek wahyu Ilahi Ilmu yang datangnya melalui wahyu Allah SWT. Ilmu ini mencakup hakikat alamiah manusia dan menjawab setiap pertanyaan abadi yang tak pernah hilang pada diri manusia. darat. politik. Selain itu jika kita teliti buku-buku hadist An-Nabawi akan kita temukan di dalamnya judul-judul dan masalah-masalah tentang ilmu. 2. . dinyatakan bahwa kata „ilm (ilmu) disebutkan sebanyak 80 kali. Aspek Humaniora (Manusia) dan kajian-kajian yang berkaitan dengannya Ilmu yang membahas tentang segi-segi kehidupan manusia yang berhubungan dengan tempat tinggal dan waktu. Ia akan mengetahui dirinya dan Tuhannya serta akan tenang menuju tujuan hidupnya.Dalam kamus yang memuat kosa kata Al-Qur‟an. Ke mana dan mengapa? Dengan adanya jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut manusia akan mengetahui asalnya. Ilmu ini mengkaji manusia sebagai individu ataupun anggota masyarakat dalam bidang ekonomi. arah perjalanan yang harus ditempuh dan tujuan hidupnya. Aspek material Yaitu ilmu-ilmu yang mengkaji berbagai materi yang bertebaran di seluruh jagat raya ini. kima. maupun di dalam bumi seperti fisika. 3. ya‟lamuna dst ) disebutkan beratus-ratus kali. dan kata-kata yang terbentuk dari katakata tersebut ( seperti a‟lamu. Aspek-aspek ilmu dalam pandangan Islam Ilmu dalam pandangan Islam mencakup beberapa aspek kehidupan termasuk aspek-aspek ilmu dalam pengertian barat sekarang. yaitu : dari mana.

memuji para MalaikatNya dan orang yang diberi ilmu. Sebagaimana Alloh menjelaskan bahwa Ia menurunkan kitabNya dan merinci ayat-ayatNya bagi orang-orang yang mengetahui. ilmu sejajar dengan melihat. Selain itu Islam menganggap aspek material akan melahirkan keimanan bagi yang mendalaminya [3:190-191] Keutamaan Ilmu dan Orang-orang yang Berilmu AL.Quran adalah kitab yang terbesar yang mengangkat derajat ulul 'ilmi dan orang-orang yang berilmu. 34:6) . * 35:28 Ulama (orang yang mengetahui tentang kebesaran dan kekuasaa Allah) kian berilmu kian takut kepada Allah. Pengaruh ilmu terhadap Iman dan Tingkah Laku 1. Allah Swt dalam Al-Qur'an menjelaskan tentang keutamaan orang-orang yang berilmu: * 39:9 Peniadaan persamaan antara orang-orang yang mengetahui dan orangorang yang tidak mengetahui.Pengertian Islam tentang ilmu tidak terbatas pada aspek terakhir yang menganggap materi sebagai obyek seperti yang dipahami oleh dunia barat pada ummnya sekarang. 58:11]. bahkan Alqur‟an menyertakan iman kepada ilmu seseorang mengetahui lalu beriman. Dengan kata lain tidak ada iman sebelum ada ilmu (22:54. Dalam QS 3:18 Allah memulai pernyataan dari diriNya. Ilmu memberi petunjuk kepada iman Ilmu dan iman berjalan beriringan dalam Islam [30-36. yaitu masalah keesaan. * 35:19-22 Kebodohan sejajar dengan buta. hingga bodoh adalah kematian dan ilmu adalah kahidupan. memuji kedudukan orang-orang yang diberi ilmu. Allah meminta kesaksian mereka atas permasalahan kehidupan yang paling besar.

perilaku mendorong amal). Amal yang sesuai dengan ilmu adalah amal yang diterima. Ilmu adalah penuntun amal Ilmulah yang menuntun. Banyak . menunjuki. yaitu: ilmu. sedangkan amal yang bertentangan dengan ilmu adalah amal yang tertolak [5:27). Untuk dapat berakhlak baikpun salah satunya harus dicapai dengan ilmu. Lalu Ia memberinya perongkat ilmu guna menggali ilmu dan belajar [16:781.2. Ilmu dilebihkan atas ibadah sebab manfaat ilmu tidak terbatas pada pemiliknya melainkan juga untuk orang lain. Jadi amal tersebut harus dilakukan karena keridhoanNya dan sesuai dengan perintaNya. Ilmu juga merupakan timbangan/penentu daldam penerimaan atau penolakan amal. Imam Ghazali berkata: "Muqadimah agama dan berahlak dengan akhlak para nabi tercapai jika diramu dengan 3 dimensi yang tersusun rapi. Ayat ini dimulai ilmu tentang tauhid lalu disusul dengan permohonan ampun yang merupakan amal. perilaku dan amal" (ilmu mewariskan perilaku. Hal ini hanya bisa dicapai dengan ilmu. dan sebaik-baik agama kalian adalah al-wara‟. Kelebihan ilmu dari ibadah Dalam hadits Huzaifah dan Sa'ad. 3. dan membimbing seseorang kepada amal [47:19]. Rosulullah SAW bersabda : “kelebihan ilmu lebih kusukai dari pada kelebihan ibadah. Ibnu Qoyyim al-Jauziyah dalam alMiftah menyebutkan diantara “Ilmu menunjukkan kepada pemiliknya amal-amal yang utama di sisi Allah” Perintah Mencari Ilmu Allah menciptakan manusia dalam keadaan vukum duri ilmu. Maksud ayat ini adalah Allah hanya menerima amal seseorang yang bertakwa kepadaNya.

Semangat dalam mencari ilmu walaupun harus menghadapi kesulitan dan tantangan. berjalan menuju majlis ilmu dan mendatangi ahli ilmu. Dalam hadits lain: “Sesungguhnya para malaikat meruhdukkan sayapsayapnya kepada orang yang mecari ilmu kareaa ridha terhadap apa yang diperbuatnya. Beberapa adab penting dalam mencari ilmu (hikmah kisah nabi Musa as dalam menuntut ilmu kepada Nabi Khidir dalam surat Al. maka nerakalah baginya. mengkaji. Diniatkan karena Allah. Berhenti sebatas kadar ilmu yang dimiliki . Beramal berdasarknn ilmu yang dimiliki 3. “Janganlah kalian mempelajari ilmu agar kalian bisa saling membanggakan di kalangan orang berilmu sedang kalian tidak memperdulikan orang-orang yang bodoh dan tidak membagus-baguskan majelis ilmu itu. 5. Sabar terhadap guru [18:67-70]. Tidak pernah kenyang mencari ilmu [20:114].Kahfi) 1. 2. Artinya harus dianggap sebagai ibadah dan jihad fisabulillah.hadits-hadits yang menerangkan keutamaan menuntut ilmu: “Siapa yang berjalan di jalan untuk menuntut ilmu. Mengajarkan ilmu dan menyebarkannya kepada orang lain 4. Wajib menjelaskan dan haram untuk menutup-nutupinya 5. memuliakan dan menghoramtinya [18:66]. maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga” (HR Muslim). Barang siapa berbuat demikian. 4. menelaah. Bersikap baik terhadapr guru. Termasuk ui dalamnya menghapal.” Hak-hak ilmu atas Pemiliknya 1. 3. Mengerti dan memahami 2.

Pembersih Jiwa.al. Penerbit Firdaus. hal 6-10 TADABBUR AYAT QS. HI Press. * Dr. Menghidupkan Nuansa Rabbaniah dan Ilmiah Pustaka AlKautsar.REFERENSI * Abullaits As-Samarqandi. et. Kepada Murid-muridku. * Syaikh Az-Zarnuzy. Rosulullah dan Ilmu Eksperimen'. Yusuf Qardhawi. * Waqfah. 1996. Yusuf Qardhawi. 48:29 TUJUAN * Peserta mengetahui sifat-sifat Rasulullah dan para sahabatnya * Peserta memahami landasan akhlak seorang mukmin METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN . Tanbihul Ghofilin * Al-Ghazali. * Dr. * Al-Ghazali. Edisi 7 / Vol I. Penerbit Pustaka. Ta'limul Muta'alim.

tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati-hati orang kafir (dengan kakuatan orang-orang mukmin).“Muhammad adalah utusan Allah. tetapi berkasih. kamu lihat mereka ruku‟ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaanNya. Saling berkasih sayang sesama mereka. Sedangkan sifat-slfat mereka dalam InjiI ialah seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya. Setiap muslim hendaknya memahami bahwa lemah lembut merupakan sifat Yang Maha Tinggi dan Allah mencintai itu bagi hamba-hambanya dalam segala . tanda-tanda mereka tampak pada bekas sujud di muka mereka. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat. dan orang-orang yang bersamanya bersikap keras terhadap orang-orang kafir.” [48:29] A. Setiap muslim hendaknya menghias dirinya dengan sifat-sifat tersebut dalam kehidupan bermasyarakat. Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh di antara mereka ampunan dan pahalanya yang besar. A'izzah 'alal kafirin maknanya penuh gengsi dan prestisi terhadap orang kafir. Keras dan tegas terhadap orang kafir dan lemah lembut lerhadap sesama mereka Ayat ini senada dengan QS. Rustum untuk berunding di Qaddisiya). Sifat-sifat para sahabat Rasul yang digambarkan dalam Taurat adalah: 1. Rib'i bin 'Amir yang mendatangi panglima Persia. sayang antara sesama mereka. 5:54-56. Kaum mu‟min menyadari bahwa mereka bersaudara. tidak tunduk kepada kebodohan dan hawa nafsu. maka tunas jtu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya. Sifat A‟izzah dan Asyidda membuat seorang mu'min memandang kecil kesenangan duniawi yang dimiliki orang-orang kafir (seperti kisah prajurit Islam. Merasa bangga dengan keimanan di dalam dada dan tidak merasa hina atau rendah di hadapan kekufuran. karena itu ia menintai sesama mu‟min seperti mencintai dirinya sendiri (HR Muslim).

kemudian bertambah dan berkembang dalam waktu yang singkat seperti biji-bijian yang tumbuh.” (HR Muslim). Jumlah mereka mula-mula sedikit. tidak ada gambaran kedengkian dan niat buruk kepada orang lain. 2. mencintai kelemahlembutan dalam segala urusan ( Hadist Muttafaq‟alaih). Demikianlah agama Islam. kekhusyu'an. bersikap dan berbudi pekerti yang halus sebagai gambaran keimanan mereka. mengeluarkan batangnya. Rosulullah SAW bersabda. “Sesungguhnya Allah Maha Lemah Lembut. Daldam hadist lain Rosulullah SAW bersabda.urusan. tunduk dan ikhlas mencari pahala dan keridhoan Allah SWT. Sifat-sifat shahabat Rasulullah di dalam Injil Sifat-sifat mereka di dalam Injil ia!ah seperti sebuah biji yang tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang rindang dan kokoh dalam waktu yang sangat singkat. Rasulullah dan para pengikutnya pada permulan tumbuh dan berkembangnya. Hal ini dikarenakan orang-orang beriman itu mengerjakan shalat dengan khusyu'. dan memberi karena kelemahlembutan dan sekalikali tidak memeberikannya karena kekasaran apapun atau sejenisnya. lalu mereka bercabang dan beranting. Yang dimaksud dengan bekas sujud ialah air muka yang cemerlang. Di wajah mereka lergambar bekas ketakwaan. 3. Kemudian pohon itu menjadi besar dan berbuah sehingga menakjubkan orang yang menanamnya karena kuat dan indahnya dan menambah jengkel hati orangorang kafir. Janji Allah untuk orang-orang beriman Allah menyediakan pahala dan syurga bagi orang-orang yang beriman dan beramal sholeh dari pengikut Rosulullah SAW baik yang dahulu maupun yang . 4. “Sesungguhnya Allah itu maha Lemah Lembut. dan keikhlasan mereka. ppenuh ketundukkan dan kepatuhan kepada Allah.

Yogyakarta * Abduh Rabbani.sekarang serta menjanjikan pengampunan dosa-dosa mereka. Aktivitas Harokah Dambaan Umat. REFERENSI * Al-Qur‟an dan Tafsirya. Jilid lX. Universitas Islam Indonesia. Pustaka Al-Bayyinah MUSH' AB BIN UMAIR TUJUAN * Peserta mengetahui salah satu sahabat Rasulullah SAW yaitu Mush'ab bin Umair * Peserta mengetahui karakteristik akh1ak dan dakwah Mush'ab bin Umnir * Peserta dapat mengambil hikmah dun mencontoh kelebihan akh1ak Mush'ab bin Umair METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Sebelum Masuk Islam Mush'ab bin Umair lahir dan dibesarkan dalam kesenangan dan kekayaa. Mush'ab juga pemuda yang cerdas sehingga memiliki daya pikat tinggi. Kedua orang tuanya sangat . Beliau adalah pemuda Quraisy yang terkemuka dan paling tampan. biasa hidup manja dan mewah dan menjadi buah bibir gadis-gadis Mekkah.

kemudidan ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rosulnya”. Namun. Rosul SAW. Baginya tidak ada yang harus didahulukan untuk ditaati. Mush'ab meninggalkan semua kemewahannya. Tantangan yang paling keras adalah dari ibundanya sendiri. Ia orang yang paling harum di kota Mekkah. yaitu Khunas binti Malik. Ia manjadi duta atau utusan rasul ke Madinah untuk mengajarkan seluk beluk agama Islam kepada orang-orang Anshar yang telah beriman dan berbaiat kepada Rasulullah SAW di bukit 'Aqobah. ”Dahulu saya melihat Mush‟ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya. Terhadap hal ini Rosulullah berkata. walaupun harus dipertaruhkan dengan cinta dan baktinya terhadap ibunda. Mush'ab tetap tegar dengan keimanannya. maka ia harus dikesampingkan. dan jihad di jalanNya. Kini Mush'ab hanya memakai pakaian yang usang lagi penh tambalan. Di samping itu mengajak orang-orang lain untuk menganut agama Allah serta mempersiapkan . karena memakai minyak wangi yang paling mahal. karena tahu karena mendapat tantangan dari mereka. dari mulai mengurungnya hingga mengusir Mush'ab dari rumahnya dan tidak mengakuinya lagi sebagai anaknya.cinta kepadanya. Ibunya tergolong kaya dan selalu memberinya pakaian yang terbagus. Ia menyembunyikan keislamannya dari ibunya dan kaumnya. kecuali Allah SWT. Mush'ab segera mendatangi Rasulullah SAW dan menyatakan diri masuk Islam. Ketika Masuk Islam Ketika mendengar berita kenabian Muhammad. Suatu saat Mush'ab dipilih Rasulullah untuk melakukan suatu tugas maha penting pada saat itu. padahal dulu bagaikan bunga indah lagi harum yang selalu menjadi pusat perhatian. Setelah Masuk Islam Setelah hidup dalam Islam. Jika ada cinta dan ketaatan lain yang manghalangi/mengalahkan cinta dan ketaatan pada ketiganya. berganti dengan pola hidup sederhana. Ibunya berusaha keras mengembalikan Mush'ab kepada ugamanya yang lama dengan berbagai cara. yang puling dicintainya.

Tetapi ternyata Rasulullah SAW menjatuhkan pilihannya kepada Mush'ab yang masih muda dengan segala kelebihankelebihannya sebagai duta yang pertama. Sebenamya di kalangan sahabat saat itu masih banyak yang lebih tua. Berkata Ibnu Sa'ad: "Diceritakan kepuda kami oleh Ibrahim bin Muhammad bin Syurahbil al-' Abdari dari bapaknya. Ibnu Qomaiah namanya. Mush'ab bertahan pada kedudukannya. Musuh pun meneebus tangan kirinya hingga putus pula. ia berkata: "Mush'ab bin Umair adalah pembawa bendera dalam perang Uhud. Datanglah seorang berkuda. sementara Mush‟ab mengucapkan: “Muhammud itu tiada lain seorang rasul. Peristiwa Mush'ab dalam perang Uhud ini dikisahkan dalam Ibnu Sa'ad. lebih berpengaruh dan lebih dekat hubungan kekeluargaannya dengan Rasulullah daripada Mush'ab. Berkata Khubbah Ibnu 'Urrat: "Kami hijrah di jalan Allah bersama Rasulullah SAW dengan mengharap. becucuranlah dengan deras air matanya. Diantaranya Mush'ab bin Umair yang tewas di perang Uhud." Setalah perang Uhud berakhir.kota Mndinah untuk menyambut hijrahnya Rasulullah SAW sebagai peristiwa besar. Sebaliknya bila ditutupkan di . Ketika perang Uhud Mush'ab terpilih menjadi pembawa bendera dalam peperangan. Mush'ab membungkuk ke arah bendera. yang sebelumnya tidah didahului oleh beberupa rasul. Tatkala barisan kaum muslimin pecah. Ketika sampai ke tempat terbunuhnya jazad Mush'ab. Diantara kami ada yang telah berlalu sebelum menikmati pahalanya di dunia ini sedikitpun juga. dan bendera jatuh. Rasulullah SAW beserta para sahabat datang meninjau medan pertempuran untuk menyampaikan perpisahan kepada para syuhada. lalu dengan kedua pangkal lengan meraihnya ke dada sambil mengucapkan: "Muhamhad itu tiada lain hanyalah seorang rasul dan sebelumnya tidak didahului oleh beberapa rosul”. dan memasukkannya hingga tombak itu pun patah. Andaikan ditaruh di kepalanya terbukalah kedua kakinya. keridhaannya disisi Allah. Mush'ab pun gugur. Maka orang berkuda itu menyerangnya ketiga kali dengan tombak. lalu menebus tangannya hingga putus." Maka dipegangnya bendera dengun tangan kirinya sambil membungkuk melindunginya. Tak sehelaipun kain untuk menutupinya selain sehelai burdah.

PERANAN PEMUDA MENGEMBAN RISALAH TUJUAN * Peserta mengetahui pentingnya keberadaan pemuda dalam kehiduan * Peserta mengetahui potensi-potensi yang dimiliki pemuda * Peserta mcngetahui peranan pemuda dalam masyarakat * Peserta mengetahui bekal-bekal yang dibutuhkan pemuda dalam menjalani perannya .kakinya terbuakalah kepalanya. Rasul dan jihad harus ditempatkan sebagai prioritas utama di atas selainnya [9: 24]. Maka sabda Rosulullah SAW. CV Dipenogoro." REFERENSI * Khalid Muhammad Khalid. “Tutuplah ke bagian kepalanya. * Kita harus mengambil pelajaran dari sikap Mush'ab bahwa: "Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat pada Allah. * Mush'ab adalah contoh nyata pemuda yang aktif berdakwah dan menggunakan seluruh potensinya untuk kepentingan Islam. dan kakinya tutupilah dengan rumpur idzkhir” Hikmah * Kecintaan kepada Allah. Karakteristik Perihidup Enampuluh Sahabat Rosulullah.

Apabila kondisi pemudanya baik akan baik pula kondisi bangsa di masa depan. memiliki semangat dan kemampuan untuk belajar sekaligus mudah menyerap nilai-nilai kebaikan atau bahkan mudah terpengaruh kejahatan (kemaksiatann). Potensi-potensi yang dimiliki Pemuda Pemuda memiliki idealisme yang tinggi. meraih izzah. karena mereka potensi untuk mewarnai perjalanan sejarah umat manusia. Sebagai produk generasi yangj serba ingin tahu. jauh dari unsur kehidupan yang merusak. menjadi baik dan jaya otau menjadi sebaliknya. jiwanya tidak akan ternoda oleh lumpur kemaksiatan.METODE * Ccramah dun Diskusi RINCIAN BAHASAN Pentingnyaa Keberadaan Pemuda dalam Kehidupan K eberadaan pemuda dalam kehidupan sangat penting. Kondisi generasi muda merupakan parameter masa depan suatu bangsa. gesit dan yang terpenting adalah memiliki fitrah yang masih bersih [18:13]. pemuda selalu ingin menunjukkan kebolehannya dan kemampuannya dalam meraih cita-cita. sebaliknya akan terjaga kebersihannya. (kemuliaan) dunia dan akhirat. Bila diarahkan secara baik. Begitu pulu sebaliknya. Pemuda adalah calon pemimpin masa datang. tidak takut menanggung resiko akan keyakinan yang dibawanya. Karena itulah Allah menganugerahi para pemuda dengan kekuatan fisik (jasmani) dan ketajaman daya pikir yang jauh lebih unggul dibanding dengan . suci dalam fitrahnya. Merekalah yang akan merubah umat.

tidak bercampur bid'ah. Dari tangan mereka diharapkan terbina generasi pemuda masa datang yang sholeh. generasi yang senantiasa menyebarkan syiar Islam dengan da‟wah dan jihad fi sabilillah. Pembaharu Moral Ummat (Tajdiidu ma'nawiyatul Ummah) Di pundak pemuda terbeban harapan pembaharuan moral ummat. sebagai generasi yang telah memiliki pengalaman bertugas mendidik dan membina para pemuda dengan baik. Islam yang mereka bawa adalah Islam yang sesuai dengan hati nurani setiap insan. pemuda yang menjadi pembaharu moral ummat memiliki kriteria sebagaimana yang digambarkan Allah dalam QS 2:249. Islam yang universal. sesuai dengan akal pikiran. Peranan Pemuda dalam Masyarakat Peranan pemuda dalam masyarakat dan bangsa atau dalam perubahan ummat setidaknya ada empat. sempurna dalam seluruh aspek kehidupan. Karenanya. tidak parsial. . Dalam ayat itu dikisahkan bahwa pemuda Thalut dipilih Allah sebagai pemimpin karena ia memiliki ilmu yang luas dan bijaksana serta tubuh yang perkasa. takhyul dan khurafat. Harta. Generasi masa depan yang memahami dan meyakini perannya dalam membangun umat di masa datang. Sebab pemuda sholeh adalah generasi harapan yang dibutuhkan umat islam. menyeluruh.generasi tua. Yaitu Islam yang bersih dari campur tangan manusia dan dari segala kecacatan. yaitu: * Generasi Pembaharu moral masyarakat * Generasi Penerus * Generasi Pengganti * Genersi Pengubah 1. keturunan dan kebangsawanan dalam hal ini bukan termasuk kriteria. Mereka akan mampu mengembalikan ummat kepada pemahaman Islam yang benar.

Ishaq dan semua nabi Allah. 3. Pada setiap jaman. Generasi Pengganti (Istibdalul Ijyaal) Setiap pemuda yang soleh akan dapat merealisasikan kemaslahatan bagi umat sebab peran dan tujuan mereka diharapkan mampu membawa ke arah kemuliaan. Ismail. [12:14]. 2. Hal inilah yang diwasiatkan kepada Nabi Ibrahim. Generasi Penerus (Ittihaamul Ijyaal) Pemuda dapat dikatakan sebagai generasi penerus apabila ia meneruskan apa yang telah dilakukan pendahulunya. adat atau tingkah laku para pendahulunya. Mereka mengikuti tradisi nenek moyang dalam beberapa cara. generasi penerus selalu terbagi menjadi dua: 1. Mereka enggan mengikuti sunah Rasul karena tata cara atau tradisi nenek moyang yang telah mendarah daging pada diri mereka. kedamaian dan keadilan. Adapun generasi pengganti ada dua macam: 1. Generasi pengganti yang baik [5:54] . Pemuda dikatakan sebagai pengganti apabila ia menggantikan cara-cara. Generasi penerus tradisi/adat nenek moyang [2:170] Pcmuda yang tidak mau mengikuti wahyu Allah karena mereka berpegang teguh pada ajaran nenek moyang meski mereka tahu nenek moyang mereka tidak mendapat petunjuk. Yaqub.2. baik ritual dalam aspek lain dalam kchidupan. Generasi penerus para nabi [2:132-133] Yaitu pemuda yang hidup dalam Islam dan berjuang demi Islam hingga syahid di ja1an Islam.

Hal tersebut ia lakukan demi keridhoan Allah SWT. Komponen Perubah yang buruk [8:73] Pemuda yang kafir. Pemuda yang demikian adalah pemuda yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya. sholihin dan shiddiqin dengan keburukan dan kesesatan. bersungguh-sungguh (jihad) fisabilillah dan tidak takut pada celaan orang yang suka mencela atas semua amalannya (sesuai sunnah Rasulullah-saw). Generasi pengganti yang buruk [19:59] Mereka menggantikan para pendahulunya yang telah diberi nikmat Allah yakni para nabi. Generasi / Komponen Pengubah (Anaasshirul Ijyaal) 1. 2. Pemuda demikian adalah pemuda yang mencintai dan dicintai Allah. taat pada Allah dan Rasul-Nya. Komponen perubah yang baik [9:71] Pemuda yang beriman yang saling menolong. mendirikan sholat menunaikan zakat. Iman yang telah tertanam kuat menumbuhkan keberanian bagi Nabi Ibrahim untuk mendatangi kaumnya yang sesat (penyembah berhala). amar ma'ruf nahi munkar. . Kisah pemuda Ibrahim as [6:78-79]. Mereka kelak menemui kesesatan. saling melindungi dalam hal membuat kekacauan dan kerusakan di bumi [45:19].Mereka menggantikan para pendahulunya yung murtad. 2. 4. berkasih sayang sesama mu'min. keras terhadap' orang kafir. sebab ia yakin dengan dalil (hujjah) yang jelas bahwa berhala sesembahan kaumnya adalah sekutu-sekutu Allah dan merupakan kesesatan yang besar. Ia punn berjihad dalam medan da'wah tanpa kenal lelah untuk mengajak kepada ugama Allah. Ia juga melakukan dia1og terbuka tentang brrbagai fenomena keseharian dengan uraian yang logis dan rasional. Pada puncaknya nabi Ibrahim menghancurkan berhala sesembahan kaumnya walau harus mempertaruhkan jiwa raganya.

Hikmah hanya . Hikmah dan Ilmu Pengetahuan (Al-Hikmah wal Ma'rifah) Hikmah berarti mengetahui yang benar. Pengetahuan tentang rahasia atau faedah sesuatu yang mana pengetahuan itu memberi manfaat. Pendidikan yang suci (At-Tarbiyatul fithriyah) Tarbiyah yang didasarkan titah Allah tanpa memandang yang lainnya. Karenanya dia harus melibatkan diri dalam aktifitas tarbiyah Islamiyah yang suci secara sungguh dan berkesinambungan. sebab mereka tak mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh dan benar. 2. meniti kesuksesan dan kebahagian baik di dunia dan di akhirat. seperti buku-buku karya orientalis atau karya penulis yang kurang memahami Islam sehirgga justru merancukan pengertian tentang Islam. Ghayah/tujuan akhirnya hany kepada Allah semata [98:5] Banyak pemuda Islam yang awam terhadap dienul Islam. 3:32-33]. Bekal itu untuk mengarungi sumudra kehidupan. Bekal-bekal yang dibutuhkan pemuda dalam menjalani perannya Adapun bekal-bekal yang diperlukan pemuda yang beriman dalam menjalani perannya adalah sbb: 1. Tarbiyah Islamiyah merupakan bekal pertama yang harus dimiliki o1eh setiap pemuda Islam untuk komitmen kepada Din Islam. Bukan dari A1-Qur' an dan As-Sunnah. Bahkan pemahaman yang dangkal itu pun sering kali menyimpang dikarenakan bersumber dari referensi yang tidak tepat.Setelah memahami betapa pentingnya pernan pemuda ddalam menentukan warna dunia maka bagi pemuda-pemuda yang beriman yang merasa harus memikul amanah Allah sebagai khalifah di bumi-Nya harus mempersiapkan bekal. Sehingga pemahaman Islamnya sangat dangkal. Tarbiyah yang sesuai dengan sunnah Nabi SAW [2:129.

Minimal ia menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri. dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban .diberikan kepada orang-orang yang berbuat baik.. Pribadi Pemimpin (Asy-Syakhshiyatul Qiyaadah) Seorang pemuda mu'min harus berkepribadian pemimpin sebagaimana yang diungkapkan Rasulullah SAW. Seorang pemimpin haruslah memiliki karakter: * Menjadi figur yang baik * Ilmu * Akhlak yang lurus dan terpuji * Bijaksana * Adil * Berani menanggung resiko kala menegakkan kebenaran .. “Setiap kamu adalah pemimpi. [12:22] Hikmah * Berilmu * Adil * Bijaksana * Lemah lembut * Figur Nabi saw (AQ & AS) Barang siapa yang bekerja tanpa dilandasi suatu ilmu nwka dia akan banyak berbuat kerusakan daripada perbaikan" [Umar bin Abdul Aziz] Ma‟rifah * Mengenal Allah dan memenuhi hak-hak-Nya * Mengenal yang haq dan yang bathil 3.”.

2:285]. yang mengatakan “Sami'na wa atha'na” ketika mendengar seruan atau perintah Allah dan Rasul-Nya. Generasi Mendatang Generasi yang Menang. Mereka hanya bertawakkal menyerahkan hasil usahanya kepada Allah saja & berusaha sepenuh tenaga melakukan sebab kemudian memasrahkan hasil hanya kepada Allah saja. Risalah Gusti * Dr. Dr. Sholih Al-Fauzan. Di Seputar Persoalan yang Meughadangnya. Yogyakarta DAFTAR ISI .* Bertanggung jawab * Terpercaya/jujur * Berpandangan baik dalam segala hal/optimis * Cepat tanggap dalam menghadapi berbagai situasi * Timbang rasa / tepo seliro * Mengenal kemampuan diri dan anggotanya * Sehat dan kuat jasmaninya Sikap mereka terhadap aturan Allah dan Rasu1Nya seperti sikap seorang perwira kepada panglimanya dan kondisinya seperti kondisi prajurit di barakbarak militer selalu siap dan waspada [32:24] 4. Jilid 5. Shakir. Pribadi prajurit (Asy-Syakhsiyatul Jundiyah) Seorang pemuda hendaknya berkepribadian prajurit. GIP * Al-Qur'an dan Tafsimya. Yusuf Qordhowi. Ia tidak memikirkannya dahulu kalau ia yakin bahwa apa-apa yang datangnya dari Allah ada1ah haq (kebenaran yang pasti) [33:36. Universitas Islam Indonesia. REFERENSI * Dr. Ali Salim. Pemuda Islam.

MAKNA ALHAMDULILLAHIRROBBIL‟ALAMIN . TAWAZUN Makna dan Hakikat Contoh-contoh Manusia yang tidak Tawazun 2. AQIDAH ISLAMIYAH Makna Aqidah Hubungan Aqidah Islam dengan Keimanan kepada Allah Jenis Tauhid 4. IHLASUNNIYAH Makna Ikhlasunniyah Pentingnya Ikhlasunniyah Cara-cara untuk menumbuhkan niat yang Ikhlas 3.1. MAKANA BISMILLAHIRROHMANIRROHIM Makna Bismillah Makna Ar-Rahman Makna Ar-Rahiim 5.

MA‟RIFATULLAH Makna Ma‟rifatullah .Makna Alhamdulillah Makna Robbul‟alamin 6. RUKUN ISLAM Makna dan Hakikat Rukun Islam Games “Garis Lima” 8. IHSAN Pengertian Landasan Ihsan Alasan berbuat Ihsan kesimpulan 9. AL-IMAN Hakikat Iman Rukun Iman Games “Rumah kita” 7.

MA‟RIFATUL ISLAM Ad-dien menurut Al-qur‟an Ciri-ciri Dienullah/Dienussamawi Ciri-ciri Dienul Ardh Pengertian Islam cecara Ethimologis/Bahasa Pengertian Islam secara Terminologis/Istilah 12. MA‟RIFATUL RASUL Makna Risalah dan Rasul Pentingnya Iman kepada Rasul Tugas para Rasul Sifat-sifat para Rasul Games “Ilmu” 11.Pentingnya Mengenal Allah Jalan-jalan untuk mengenal Allah Hal-hal yang menghalangi Ma‟rifatullah 10. AL-QUR‟AN Definisi Alqur‟an .

NIKMAT IMAN Iman sebagai Fitrah manusia Beberapa nikmat dari Allah Cara Mensyukuri Nikmat 15.Nama-nama Alqur‟an Karakteristik Alqur‟an Fungsi Alqur‟an Akhlak Terpuji terhadap Alqur‟an Keunggullan Alqur‟an 13. UKHUWAH ISLAMIYAH Makna ukhuwah Islamiyah Perbedaan Ukhuwah Islamiyah dengan Ukhuwah Jahiliyah Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah Buah Ukhuwah Islamiyah 14. HAL-HAL YANG MELEMAHKAN IMAN Fluktuasi Iman .

PENTINGNYA AKHLAK ISLAMI Definisi Akhlak Faktor-faktor pembentuk Akhlak Pentingnya Akhlak Islami 18. AKHLAK ROSULULLAH Akhlak Rasulullah secara Umum Contoh akhlak-akhlak mulia yang diperintahakan nabi SAW Contoh Akhlak-akhlak Tercela yang diperingatkan Rasullah SAW 19. EKSISTENSI ALLAH Bukti eksistensi Allah .Fenomena Lemahnya Iman Sebab-sebab lemahnya Iman 16. HAL-HAL YANG MENGUATKAN IMAN Hal-hal yang menguatkan Iman 17. BANGUNAN ISLAM Pendahuluan Isi kandungan secara global ada 3 macam 20.

PROBLEMATIKA UMAT Potensi yang dimilki dalam Cinta Sebab-sebab kemunduran umat Islam Solusi untuk meraih kemenangan 25. MAKNA SYAHADATAIN Syahadah Uluhiyah Syahadah Risalah 23. CINTA Pengertian Tanda-tanda cinta Prioritas dalam cinta 24.Cara mengenal Allah 21. GHAZWUL FIKRI . MAKNA ASYHADU Definsi syahadah Jenis-jenis Syahadah 22.

TARBIYAH RUHIYAH Hakikat Taqwa Balasan bagi orang-orang yang bertaqwa Jalanm Menuju Taqwa 28. BIRRUL WALIDAIN Pendahuluan Bentuk-bentuk Birrul Walidain Kesimpulan . PENTINGNYA PENDIDIKAN ISLAM Makna dan Hakikat Mengapa Pendidikan Islam Diperlukan ? Sifat Pendidikan Islam 27.Pengertian Sasaran Metode Games I Games II 26.

ILMU ALLAH Pendahuluan Sifat-sifat Ilmun Allah Kualitas Ilmu Allah Hakikat Ilmu Allah Bukti Ilmu Allah 30.29. SIMBOL SUKSES Pengertian Langkah Hidup Simbol Sukses dan Simbol gagal Peran Niat dalam Mencapai Sukses Sukses di atas Sukses .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful