Konsep Sufi

1. TAWAZUN

TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat tawazun. * Peserta mengetahui potensi-potensi yang ada pada diri manusia dan kebutuhan-kebutuhannya. * Peserta mengetahui contoh-contoh manusia yang tidak tawazun. * Peserta termotivasi untuk dapat hidup tawazun.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakekat tawazun Tawazun artinya keseimbangan. Sebagaimana Allah telah menjadikan alam beserta isinya berada dalam sebuah keseimbangan (67: 3). Manusia dan agama lslam kedua-duanya merupakan ciptaan Allah yang sesuai dengan fitrah Allah. Mustahil Allah menciptakan agama lslam untuk manusia yang tidak sesuai Allah (30: 30). Ayat ini menjelaskan pada kita bahwa manusia itu diciptakan sesuai dengan fitrah Allah yaitu memiliki naluri beragama (agama tauhid: Al-Islam) dan Allah menghendaki manusia untuk tetap dalam fitrah itu.

Kalau ada manusia yang tidak beragama tauhid, itu hanyalah karena pengaruh lingkungan (Hadits: Setiap bayi terlahir daIam keadaan fitrah (Islam) orang tuanyalah yang menjadikan ia sebagai Yahudi, Nasrani atau Majusi) Sesuai dengan fitrah Allah, manusia memiliki 3 potensi, yaitu Al-Jasad (Jasmani), Al-Aql (akal) dan Ar-Ruh (rohani). Islam menghendaki ketiga dimensi tersebut berada dalam keadaan tawazun (seimbang). Perintah untuk menegakkan neraca keseimbangan ini dapat dilihat pada QS. 55: 7-9. Ketiga potensi ini membutuhkan makanannya masing-masing. : 1. Jasmani. Mu'min yang kuat itu lebih baik dan lebih disukai Allah daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim). Kebutuhannya adalah makanan, yaitu makanan yang halaalan thayyiban (halal dan baik) [80:24, 2:168], beristiharat [78:9], kebutuhan biologis [30: 20-21] & hal-hal lain yang menjadikan jasmani kuat. 2. Akal Yang membedakan manusia dengan hewan adalah akalya. Akal pulalah yang menjadikan manusia lebih mulia dari makhluk-makhluk lainnya. Dengan akal manusia mampu mengenal hakikat sesuatu, mencegahnya dari kejahatan dan perbuatan jelek. Membantunya dalam memanfaatkan kekayaan alam yang oleh Allah diperuntukkan baginya supaya manusia dapat melaksanakan tugasnya sebagai khalifatullah fil-ardh (wakil Allah di atas bumi) [2:30, 33:72]. Kebutuhan akal adalah ilmu [3:190] untuk pemenuhan sarana kehidupannya. 3. Ruh (hati) Kebutuhannya adalah dzikrullah [13:28, 62:9-10]. Pemenuhan kebutuhan

rohani sangat penting, agar roh/jiwa tetap memiliki semangat hidup, tanpa pemenuhan kebutuhan tersebut jiwa akan mati dan tidak sanggup mengemban amanah besar yang dilimpahkan kepadanya. Dengan keseimbangan manusia dapat meraih kebahagian hakiki yang merupakan nikmat Allah. Karena pelaksanaan syariah sesuai dengan fitrahnya. Untuk skala umat, ke-tawazunan akan menempatkan umat lslam menjadi umat pertengahan/ ummatan wasathon [2:143]. Kebahagiaan itu dapat berupa: * Kebahagiaan bathin/jiwa, dalam Bentuk ketenangan jiwa [13:28] * Kebahagian zhahir/gerak, dalam Bentuk kestabilan, ketenangan beribadah, bekerja dan aktivitas lainnya. Dengan menyeimbangkan dirinya maka manusia tersebut tergolong sebagai hamba yang pandai mensyukuri nikmat Allah. Dialah yang disebut manusia seutuhnya. Contoh-contoh manusia yang tidak tawazun * Manusia Atheis: tidak mengakui Allah, hanya bersandar pada akal (rasio sebagai dasar) . * Manusia Materialis: mementingkan masalah jasmani / materi saja. * Manusia Pantheis (Kebatinan): bersandar pada hati/ batinnya saja.

REFERENSI * Al-Qadiry , Seimbanglah dalam Beragama, Jakarta:GIP * Silabus Materi Mentoring th 1994/995

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 40‟ Diskusi Mentor memberikan kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

2. IKHLASUNNIYAH TUJUAN * Pcserta memahami makna ikh1asunniyah baik secara bahasa maupun istilah. * Peserta memahami pentingnya ikhlasunniyah dalam beramal. * Peserta mengetahui cara-cara untuk menumbuhkan niat yang ikh1as. * Peserta termotivasi untuk mempunyai niat yang ikhlas dalam beramal sehingga bernilai ibadah.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna ikhlasunniyah * Secara bahasa: - Ikhlas berasal dari kata khalasha yang berarti bersih/ murni.

- Niyat berarti Al-qoshdu, artinya maksud/tujuan. * Secara istilah: Ikhlashunniyat berarti membersihkan maksud dan motivasi kepada Allah dari maksud dan niat lain. Hanya mengkhususkan Allah Azzawa Jalla sebagai tujuan dalam berbuat.

Perintah Allah untuk ikhlas dalam beramal: QS. 98:5, 7:29, 18:110. Pentingnya Ikhlasunniyah 1. Merupakan ruhnya amal 2. Salah satu syarat diterimanya amal. “Allah Azza wa Jalla tidak menerima amaI kecuaIi apabila dilaksanakan dengan ikhlas dalam mencari keridhaan-Nya semata”. (HR Abu Daud dan Nasa'i). Syarat diterimanya amal atau perbuatan : * Bersungguh-sungguh dalam melaksanakannya * Ikhlas dalam berniat * Sesuai dengan syariat Islam (Al-Qur‟an dan Sunnah) 3. Penentu nilai/kualitas suatu amal [4:125]. "Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niat, dan bahwasannya bagi tiap-tiap orang apa yang ia niiatkan. Maka barang siapa hijrah menuju (ridha) Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan RasulNya. Barang siapa yang hijrah karena dunia (harta atau kemegahan dunia), atau karena seorang wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya itu ke arah yang ditujunya." (HR Bukhari Muslim) 4. Mendatangkan berkah dan pahala dari Allah [2:262, 4:145-146].

Cara-cara untuk menumbuhkan niat yang ikhlas 1. Menyerahkan segala datanya hanya kepada Allah, rasul dan akhirat. 2. Memerangi kesenangan hawa nafsu dunia. 3. Menyadari bahwa segala aspek kegiatan seorang muslim adalah ibadah [2:21, 51:56].

REFERENSI * Imam Al-Ghazali, Ibnu Rajab Al-Hambali & Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, Pembersih Jiwa, Pustaka. * Ibnu Taimiyyah, Etika Beramar Ma'ruf Nahi Munkar, GIP. * Panduan Aktivis Harokah, hal. 42, Al-Ummah.

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 40‟ Diskusi Mentor memberikan kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

3. AQIDAH ISLAMIY AH TUJUAN * Peserta memahami makna aqidah secara bahasa dan istilah

* Peserta memahami hubungan iman kepada Allah dengan aqidah lslam. * Peserta memahami standard nilai aqidah lslam * Peserta termotivasi untuk mengesakan Allah (tauhidullah) * Peserta memahami makna dan jenis tauhid

METODE PENDEKATAN: * Ceramah & diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna Aqidah * Secara bahasa: 'Aqdun - 'Aqooid berarti akad atau ikatan. Ikatan yang mengikat manusia dengan aturan-aturan Allah dan nilai-nilai Islam. * Secara istilah: aqidah ialah sesuatu yang wajib diyakini atau diimani tanpa keraguan

Hubungan Aqidah Islam dengan keimanan kepada Allah [ 4:136; 21:25; 16:35]. Aqidah merupakan misi da'wah yang dibawa oleh Rasul Allah yang pertama sampai dengan yang terakhir yang tidak berubah-ubah karena pergantian zaman dan tempat, atau karena perbedaan golongan atau masyarakat [42:13]. (Aqidah Islam, Sayid Sabiq, hal.18) Hati merupakan standar penilaian aqidah [26:88-89], "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa atau bentuk kamu, tidak juga kepada jasadmu, tetapi Ia melihat kcpada hati dan perbuatanmu" (Hadits). Memahami aqidah dimulai

dari tauhid [112:1-4]. Tauhid berasal dari kata wahhada yang berarti menjadikan satu. Jenis tauhid: * Tauhid Uluhiyah (mengesakan Allah sebagai satu-satunya sesembahan/ ilah) . * Tauhid Rububiyah (mengesakan Allah sebagai satu-satunya Rabb) . * Tauhid asma dan sifat Allah (Allah memiliki nama sifat yang tidak dimiliki oleh selain Nya) :

REFERENSI * DR Ibrahim Muhammad bin Abdullah Al-Buraikan, Pengantar Studi Aqidah lslam. * Aqidah Seorang Muslim, Al-Ummah * Sayid Sabiq, Aqidah Islam, Pola Hidup Manusia beriman, CV. Diponegoro

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Diskusi pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tertutup dan terbuka 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 35‟ Diskusi Mentor menyediakan waktu untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

4. MAKNA BISMILLAHIRROHMANIRROHIM TUJUAN

contohmya makan nasi dengan . Makna Bismillah . dari ad-Da'ru Quthni dari Abu Hurairah. berasal dari kata al-Ilah Bismillah memiliki dua makna: 1. Hadits. menunjuk pada sesuatu/rerso yang dinamai . ia berkata.* Peserta memahami makna bismillah * Peserta memahami makna Ar-Rahman dan Ar-Rohiim * Peserta membiasakan memulai suatu perbuatan dan kebajikan dengan basmalah METODE PENDEKATAN: * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Ayat Basmalah termasuk Surat Al-Fatihah. * AL-Ism = Nama. * Allah = nama Tuhan. hendakIah kaIian membaca bismillahirahmaanirrahiim. Sebagai kalimat IZIN. * Preposisi "Bi" = aku memulai. Rasulullah SAW bersabda: “Jika kalian membaca Surat AI-Fatihah. karena ia termasuk ke dalam surat Al-Fatihah. Sedangkan Surat Al-Fatihah terdiri dari 7 ayat. Bismillah bukan sebagai penukar kenikmatan. dan bismillahirrahmaanirrahiim termasuk ke dalam saIah satu ayatnya".

merupakan rahmat Allah dalam Bentuk petunjuk hidup. Dilihat dari segi bahasanya. Makna ini digunakan dalam Al-Qur‟an [20: 5. 19:75] Makna Ar-Rahiim Ar-Rahiim: Maha Penyayang. 2. baik muslim maupun kafir. menunjukkan kenikmatan yang terus menerus dan kekal. Ar-Rahiim berupa rahmat Allah dalam bentuk petunjuk hidup. merupakan rahmat Allah dalam Bentuk sarana hidup Dilihat dari segi etimologisnya. Ar-Rahiim berwazan (berpola) "fa'iil" yang menunjuk ketetapan dan kekekalan. Oleh karena itu rahmat Allah yang berupa sarana hidup ini diberikan untuk semua makhluk di alam semesta (rahmatan lil alamiin). karena sesungguhnya semua yang ada di atas dunia ini milik Allah dan manusia diberi kenikmatan untuk memakai fasiIitas Allah tsb. Bila seseorang mengucapkan bismillahirrahmaanirrahim. diberikan hanya untuk orang-orang yang beriman. tapi bismillah merupakan kalimat izin bagi hamba Allah yang merasa hidumya hanya sekedar “menumpang”. Manusia hanya sebagai wakil Allah di muka bumi ini.membaca bismillah akan sama nikmatnya dengan makan nasi tanpa baca bismillah. Sebagai kalimat PENGAKUAN OTORITAS.S. ia mengokohkan jiwanya--yang dinisbahkan kepada hakikat kehambaan--dengan salah satu dari tanda-tanda Allah (Thabathabai: 21). Ar-Rahman dan Ar- . Makna Ar-Rahman Ar-Rahman (Maha Pengasih). bukan sebagai penguasa. 33:43 dan QS 9:117. baik manusia maupun binatang. Yaitu rengakuan otoritas bagi hamba Allah yang menyadari bahwa sesungguhmya yang memiliki wewenang otoritas hanyalah Allah. Dalam Qur'an makna Ar-Rahiim sererti terdapat pada Q. Ar-Rahman berwazan " “fa‟laan" yang menunjukkan banyak. ia telah menandai kehambaannya dengan nama Allah.

Kunci Memahami Al-Qur‟an ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan tujuan materi 5‟ Pendahuluan Mentor menanyakan pendapat tentang alasan mengapa memulai suatu pekerjaan dengan membaca basmalah 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 35‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 5. Setetes Basmalah dan HamdaIah * Hasan Al-Banna. Fenomena sekarang. siapa yang memberikan sarana hidup tersebut. padahal semua sarana hidup tersebut Allah berikan gratis dan bersifat menyeluruh. Tinggal manusia yang berusaha menggapAl retunjuk hidup (hidayah) tersebut. Allah telah memberikan kepada manusia selain sarana hidup juga petunjuk hidup (hidayah). manusia umumnya menikmati sarana hidup tapi lupa/mencampakkan retunjuk hidup yang berharga. MAKNA ALHAMDULILLAHIROBBIL'ALAMIN . manusia menganggamya semata-mata atas usaha mereka.Rahiim Allah berikan bersama-sama kepada hamba-hambaNya sesuai pengucapannya yang utuh dan lengkap (selalu bismillahirrahmaanirrahim). REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Rasulullah menerangkan keutamaan seseorang yang mengucapkan basmalah dalam HR Abu Daud dan dihasankan oleh Ibnu Shalah: “Setiap urusan yang baik yang tidak diawali dengan Bismillaahirrahmaanirrahim maka tidak akan mendapat barokah”. Manusia lupa.

QS 7:180] * Allah maha baik dalam perbuatannya [32:7) * Allah mencipta segala sesuatu berdasarkan pengetahuan iman kehendaknya [ 20: 111] Makna Rohbul' alamin . 27: 15 dan 93.TUJUAN * Peserta memahami makna Alhamdulillah dan Rabbul 'aalamiin * Peserta termotivasi untuk mengaplikasikan pemahamannya dalam kehidupannya METODE PENDEKATAN: * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Alhamdulillah Alhamdu = pujian terhadap suatu kebaikan yang didasari oleh ikhtiar. QS. Alasan Allah dipuji: * Allah Maha Pembuat Prestasi [40:62] * Allah Maha Indah dalam nama-namaNya [20: 8. 14: 39. Allah memiliki prestasi yang tak mungkin disamai oleh manusia. Dalam Qur'an pujian terhadap Allah seperti dalam QS. Allah SWT dipuji atas keindahan nama-namaNya dan kebaikan perbuatanNya.

membuat dan menyusun. Pemilik dan sekaligus Pemelihara atas alam semesta ini. 80 dan 3: 42] . Sekalipun ia merekayasa atau menyusun bentuk baru pasti bahan bakunya diambil dari ciptaan Allah juga. tentu saja Dia adalah Penguasa mutlak atas semua yang ada di . Allah sebagai Pemilik [14:2] Siapa yang mencipta pasti memiliki. Allah Pencipta dan otomatis Allah sebagai Pemiliknya. A11ah sebagai pencipta menantang manusia untuk menciptakan lalat. Aksioma ini tidak berlaku bagi manusia. oleh karena itu Ia tidak akan lalai untuk menjaga dan memeliharanya. yaitu: 1. Allah sebagai Pemelihara [15:9] Allah memiliki sesuatu yang ia ciptakan sendiri. dalam QS. * Sekurang-kurangnya harus ada 4 kata sekaligus untuk dapat menterjemahkan Rabb secara tepat dan sempurna. berarti alam manusia dan jin dan kelompokkelompok mereka 17. 3. Allah sebagai Penguasa [15:16-27] Allah adalah sebagai Pencipta. 4. sistem radar yang diilhami oleh cara kelelawar terbang di gua gelap. contoh helikopter yang diilhami oleh capung. Allah sebagai Pencipta [2: 164] Manusia tidak mencipta.* Rabb = Pemilik yang mengatur urusan hambaNya . 2. tapi berlaku mutlak bagi Allah SWT.15:73. ia hanya merekayasa. karena Allah SWT mencipta atas iradat dan kehendakNya sendiri. Manusia membuat sesuatu karena diilhami oleh fenomena ciptaan Allah. * Al-'Alamin= apa yang diketahui.

Mizan. Apabila ada satu saja urusan atau aturan yang dilakukan atau diberlakukan oleh manusia secara nyata-nyata bertentangan dengan aturanNya. CV Firdaus ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 6. berarti manusia telah subversif kepadanya.dalamnya. Mengupas Surat Al-Fatihah.IMAN . Thabathaba'i Tafsir AI. AL. Nauzu billaahi min dzalik! REFERENSI * Paket BP NurulFikri. Setetes Basmalah dan Hamdalah dalam Lautan Al-Fatihah * Allamah.

yang secara global terdiri dari tiga bagian utama. yang berfungsi sebagai tiang penyangganya. Islam dan Ihsan * Peserta memahami hakekat iman * Peserta mengetahui cara-cara mengimani Rukun Iman dengan benar sehingga termotivasi untuk melakukanNya. Artinya: tegaknya Islam pada diri seseorang tergantung pada kualitas pondasinya dan daya tahan Islam pada diri seseorang tergantung pada kualitas atapnya. .TUJUAN * Peserta memahami hubungan antara Iman. menguatkan dan memelihara. karena kita melihat Iman. RUKUN ISLAM. yang berfungsi sebagai atapnya. Padahal ketiga konsep tersebut adalah merupakan satu bangunan yang dapat disebut sebagai RUMAH KITA. Namun ternyata gambaran yang kita miliki selama ini belum cukup valid (shohih) dan integral (syamiil). Islam dan Ihsan mungkin sudah pernah kita pelajari. METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Konsep-konsep tentang Iman. Islam dan Ihsan secara sektoral dan terpisah satu sama lain. IHSAN. RUKUN IMAN. yaitu : 1. 3. yang berfungsi sebagai lapisan fondasinya. 2. Jadi satu sama lain saling membantu.

5. ucapan dan tindakan seorang muslim. Iman kepada Malaikat [50:16-18]. Konsekuensinya: mempersiapkan diri untuk menghadapiNya. 4. Rasul. Iman kepada Kitab-Kitab [2:2. Iman kepada Takdir [22:7]. 1. yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Konsekuensinya : mencintai Allah SWT [2:165].Hakikat Iman Pengertian Iman menurut ahlussunah : Iman terdiri dari tiga unsur. Iman kepada Nabi dan Rasul [33:40]. Malaikat. Akibatnya: ikh1ash dalam menjalankan perintahperintahNya. ucapan dan tindakannya tidak akan bertentangan dengan keimanannya kepada Allah. Jadi. diikrarkan dengan lisan dan diamalkan dengan anggota badan. 2. 3. kepada Hari Kiamat dan hendaklah engkau beriman kepada Qodar yang baik dan yang buruk" (HR Muslim). Tanda-tandanya: lihat QS 8:2. 20:1-3] Konsekuensinya: menjadikan AlQur‟an sebagai pedoman hidup. tetapi kita . barangsiapa yang mengingkari salah satunya maka ia telah mengingkari seluruh Rukun Iman. Orang yang beriman haruslah beriman kepada enam Rukun iman (2:285. Iman adalah keyakinan dan sekaligus juga amal [49:15]. kepada Utusan-utusanNya. Kitab. Iman kepada Allah SWT . Iman kepada Hari Akhir [3:185]. ”Hendaklah engkau beriman kepada Allah. Taqdir dan Kiamat. 6. kepada kitabkitabNya. 4:136) dan Hadits Ketika Nabi ditanya Malaikat Jibril tentang iman. Rukun Iman Rukun Iman merupakan basis konsepsional atau landasan idiil yang mendasari pemikiran. Konsekuensinya: berprinsip bahwa "Janganlah kita mempersoalkan apa-apa yang Allah ingin lakukan terhadap kita. Konsekuensinya: tidak mungkin Seorang mu'min berbuat ma'siat karena selalu ditongkrongi Malaikat. kepada Malaikat-Nya. Konsekuensinya: mencintai dan mengikutinya [3:31-32]. yaitu pembenaran dengan hati. maka jawab Nabi. Artinya: seorang muslim yang beriman maka pemikiran.

Judul : Rumah Kita B. * Abdul Majid Al-Zandany .” REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Yang Menguatkan Yang Membatalkan Iman. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Pembukaan Mentor memberikan game dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi dan menutupnya dengan doa 5‟ GAMES MATERI AL-IMAN A.dkk. Muhammad Na'im. Al-Iman. Al-Iman * DR. Skema/gambar : 3 2 1 .harus melakukan apa-apa yang Allah ingin dari kita.

Langkah-langkah : 1. ... yaitu: No.. 4. Media : -Papan tulis dan spidol/kapur -2 kelompok atau lebih -Naskah pembahasan / materi D.. 3. Islam dan Ihsan E.. Islam 1. Iman 2.. Cari kesamaan....... b. Diskusikan antar kelompok.. 2........ . 2 adalah a (Islam) . Bahan : -Gambar di atas dengan jawaban pilihan/ lembar jawaban -Pembahasan materi tentang Iman. C.. Setiap kelompok disuruh menentukan jawaban menjodohkan di atas berikut alasannya. c. 1 ada1ah b (Iman) No.. Ihsan 3. Mentor membahas jawaban yang benar... ..a...

3 adalah c (Ihsan) (langsung dilanjutkan dengan materi Al-Iman). 7. RUKUN ISLAM TUJUAN : * Peserta memahami makna dan hakikat Rukun Islam * Peserta mengetahui tuntutan Rukun Islam di dalam kehidupan seorang muslim * Peserta termotivasi untuk mengamalkan Rukun Islam dengan benar METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi .No.

Rukun Islam merupakan training/pelatihan bagi orang mukmin menuju mardhotillah/keridhoan Allah. [2:185] . Belum cukup dikatakan beriman hanya dengan megerjakan Rukun Islam tanpa ada upaya untuk menegakkannya. yaitu Rukun Islam. * Shalat adalah training: sebagai latihan agar setiap muslim di dalam kehidupannya adalah dalam rangka sujud (beribadah) kepada Allah [6:162] * Zakat adalah training. Di dalamnya tercakup hukum-hukum Islam yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. yaitu hawa nafsu. belum berarti bahwa ia telah total masuk ke dalam Islam. yaitu sebagai latihan pengendalian kebiasaan pada jasmani. * Shoum adalah training. Seseorang yang telah menyatakan Laa ilaaha ilallaah berarti telah siap untuk fight (bertarung) melawan segala bentuk ilah di luar Allah di da1am kehidupannya [29:2]. * Syahadat adalah agreement (perjanjian) antara seorang muslim dengan Allah SWT [7. "Engkau ambil zakat itu dari orang-orang kaya mereka dan engkau kembalikan kepada orang-orang fakir mereka” (HR Mutafaqun „alahi). haji ke Baitullah dan puasa di buIan Ramadhan" (HR.[57:7. Bukhari Muslim). Rukun Islam merupakan landasan operasional dari Rukun Iman. "Sesungguhnya Islam itu dibangun atas lima perkara: bersaksi sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. yaitu sebagai latihan agar menginfakkan hartanya. mendirikan shalat.RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakikat Rukun Islam Islam dibangun di atas lima dasar.172]. 59:7]. Rukun Islam merupakan tiang-tiang atau penyangga bangunan keislaman seseorang. Ibarat sebuah rumah. karena setiap harta seorang muslim adalah milik Allah. Ia baru membangun landasan bagi amal-amalnya yang lain. menunaikan zakat. yaitu makan dan minum dan ruhani. Bagi siapa saja yang telah mengerjakan Rukun Islam yang lima.

* Haji adalah training. Media : Papan tulis dan kapur . yaitu sebagai latihan dalam pengorbanan jiwa dan harta di jalan Allah. JuduI : Games Lima Garis B. Al-Islam ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Pembukaan Mentor memberikan game dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ GAMES A. Skema/ gambar : C. mengamalkan persatuan dan persamaan derajat dengan sesama manusia. * Sa'id Hawwa. [22:27-28] REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Al-Islam.

Diri kita belum sempurna membentuk pribadi Islam secara lengkap. tingkatan. 4. Churafat/Khurafat). itu belum final untuk membangun keislaman dalam diri kita.D. Masih perlu ada pemahaman Iman yang benar agat terhindar dari muslim yang TBC (Takhyul. 5. Harus ada proses pembinaan Islam secara kontinu dan bertahap untuk . Dilaksanakannya Rukun Islam merupakan standar keimanan seorang muslim. Bentuk kelompok atau perorangan 2. Biasanya didapatkan pendapat yang bcrbeda-beda (mis: barisan. Masih perlu peningkatan Akhlaqul Karimah. Mintalah komentar lagi. apa itu Rukun Islam? F. lidi). Langkah-langkah : 1. Mintalah pendapat masing-masing kelompok tentang persepsi dari gambar tersebut 4. Rukun Islam merupakan karakteristik seorang muslim bila dibandingkan Dengan umat lain 2. Mentor membuat lima garis di papan tulis seperti di atas 3. Kita bisa membedakan kualitas keimanan seorang muslim dengan melihat dikerjakan atau tidaknya ibadah tersebut. sekalipun kita telah melaksanakan Rukun Islam. Bahan : Materi Rukun Islam E. 3. Bid'ah. sehingga keislaman yang dimiliki menjadi indah dan dapat merasakan lezatnya iman Islam. buatlah kesepakatan bahwa gambar tersebut adalah Rukun lslam 5. Kesimpulan : 1.

.mendapatkan pemahaman Islam yang utuh.

Rukun Islam adalah bangunannya). IHSAN TUJUAN * Peserta memahami hakekat ihsan dan balasan bagi orang-orang yang berbuat ihsan * Peserta mengetahui landasan berbuat ihsan * Peserta mengetahui cara beramal dengan ihsan METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian * Ihsan dianalogikan sebagai atap bangunan Islam (Rukun iman adalah pondasi. Landasan Qauliy "Sesungguhnya Allah telah mewajibkan untuk berbuat ihsan terhadap segala . maka amal-amal Islam lainnya atan terpelihara dan tahan lama (sesuai dengan fungsinya sebagai atap bangunan Islam) Landasan ihsan 1. Jika seseorang berbuat ihsan. * Ihsan (perbuatan baik dan berkualitas) berfungsi sebagai pelindung bagi bangunan keislaman seseorang.8.

Karena niat yang baik akan mengarahkan kita kepada: 1. Tuntutan untuk berbuat ihsan dalam Islam yaitu secara maksimal (terhadap segala sesuatu: manusia.sesuatu. Maka jika kamu menyembelih. Adanya Kebaikan Allah (Ihsanullah) Allah telah memberikan nikmatnya yang besar kepada semua makhlukNya (QS. maka sembelihlah dengan cara yang ihsan. 28:77 QS. sesungguhnya Dia meIihatmu". Itqonul 'Amal (Amal yang rapi) . Ikhlasun Niyat (Niat yang Ikh1as) 2. 108: 1-3) Dengan mengingat Muraqabatullah dan Ihsanullah. 55. 2. Landasan Kauniy Dengan melihat fenomena dalam kehidupan ini. maka sudah selayaknya kita ber-Ihsanun Niyah (berniat yang baik). Jika kamu tidak melihatNya. tentang definisi ihsan: "Mengabdilah kamu kepada Allah seakan-akan kamu melihat Dia. Adanya Monitoring Allah (Muraqabatullah) Dalam HR Muslim dikisahkan jawaban Rasul ketika ditanya malaikat Jibril yang menyamar sebagai manusia. QS. secara sunatullah setiap orang suka akan perbuatan yang ihsan. dan hendaklah menajamkan pisau dan menyenangkan (menenangkan & menen-tramkan) hewan sembelihan itu” (HR Muslim). Alasan Berbuat Ihsan Ada dua alasan mengapa kita berbual ihsan: 1. hewan) dan optimal (terhadap yang hidup maupun yang akan mati) 2.

3. maka ia telah memiliki Ihsanul 'Amal (Amal yang ihsan). Ada 3 keuntungan jika sesorang meramal dengan amal yang ihsan: 1. please!) REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Artinya: Lakukan yang terbaik ! (Do your Best !) 2) Qiimatul Ihsan (Nilai Ihsan). Jaudatul Adaa' (Penyelesalan yang baik) Jika seseorang beramal dan memenuhi kriteria di atas. Mendapat Pahala [33: 29] 3. Dicintai Allah [2:195] 2. Ihsan ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . Artinya: Ikhlaslah selalu! (To be ikhlas. Mendapat Pertolongan Allah [16:128] Kesimpulan : Jadi untuk beramal ihsan harus memenuhi kriteria: 1) Zhohirotul Ihsan (Penampakan Ihsan).

MA'RIFATULLAH TUJUAN * Peserta memahami makna dan maksud dari ma'rifatullah * Peserta mengetahui manfaat dan pentingnya ma‟rifatullah * Peserta mengetahui jalan-jalan untuk mengenal Allah * Peserta mengetahui hal-hal yang menghalangi ma‟rifatullah METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Ma'rifatullah .Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 9.

Mengenal Allah bukan melalui zat Allah tetapi mengenal-Nya lewat tanda-tanda kebesaranNya (ayat-ayatNya). mengenal. Hakikat ilmu adalah memberikan keyakinan kepada yang mendalaminya. yaitu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Jalan untuk mengenal Allah 1. Lewat akal: * Ayat Kauniyah / ayat Allah di alam ini: o fenomena terjadinya alam (52:35) o fenomena kehendak yang tinggi(67:3) o fenomena kehidupan (24:45) . Ma‟rifatullah adalah ilmu yang tertinggi sebab jika difahami memberikan keyakinan mendalam. Ma'rifah berarti mengetahui. Berhubungan dengan manfaat yang diperoleh.* Ma'rifatullah berasal dari kala ma‟rifah dan Allah. 2. * Berilmu dengan ma‟rifatullah sangat penting karena: 1. Memahami Ma‟rifatullah juga akan mengeluarkan manusia dari kegelapan kebodohan kepada cahaya hidayah yang terang [6:122] . yang dengannya akan diperoleh keberuntungan dan kemenangan. Pentingnya Mengenal Allah * Seseorang yang mengenal Allah pasti akan tahu tujuan hidupnya (QS 51:56) dan tidak tertipu oleh dunia . yaitu Allah Sang Pencipta. * Ma‟rifatullah merupakan ilmu yang tertinggi yang harus difahami manusia (QS 6:122). Berhubungan dengan obyeknya.

Lewat memahami Asma‟ul Husna: * Allah sebagai Al-Khaliq (40:62) * Allah sebagai pemberi rizqi (35:3. * Ragu-ragu (QS 6:109-110) Semua sifat diatas merupakan bibit-bibit kekafiran kepada Allah yang harus dibersihkan dari hati. 25:21). * Dzalim (QS 4:153) . 11:6) * Allah sebagai pemilik (2:284) * dll. * Berbuat kerusakan/Fasad . Sebab kekafiranlah yang menyebabkan Allah mengunci mati. (QS . * Banyak berbuat ma‟siyat . * Membatalkan janji dengan Allah (QS 2:2&-27) . * Dusta (QS 7:176) . * Lalai (QS 21:1-3) . menutup mata dan telinga manusia serta menyiksa mereka di neraka. 8:7. * Bersandar pada panca indera (QS 2:55) . (59:22-24) Hal-hal yang menghalangi ma‟rifatullah * Kesombongan (QS 7:146.o fenomena petunjuk dan ilham (20:50) o fenomena pengabulan doa (6:63) * Ayat Qur'aniyah/ayat Allah di dalam Al-Qur‟an: o keindahan Al-Qur' an (2:23) o pemberitahuan tentang umat yang lampau [9:70] o pemberitahuan tentang kejadian yang akan datang (30:1-3. 24:55) 2.

Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Ma‟rifatullah 5‟ Diskusi Pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tentang logika keberadaan Allah 5‟ Ceramah Mentor mengurAlkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor menyediakan forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutup dengan doa 10‟ 10. Allah Jalla Jalaluhu Aqidah Seorang Muslim 1. MA‟RIFATUL RASUL TUJUAN * Peserta memahami makna risalah dan rasul * Peserta memahami kewajiban beriman kepada rasul * Peserta mengetahui tugas para rasul * Peserta mengetahui sifat-sifat rasul METODE PENDEKATAN .2:6-7) REFERENSI Said Hawwa.

(Al-Asyqor:56) Tugas para rasul 1.* Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Risalah dan Rasul * Risalah: Sesuatu yang diwahyukan A11ah SWT berupa prinsip hidup. Seseorang tidak dianggap muslim dan mukmin kecuali ia beriman bahwa Allah mengutus para rasul yang menginterprestasikan hakekat yang sebenarnya dari agama Islam. yaitu Tauhidullah . 33:39]. Menyampaikan (tablig) [5:67. . aqidah untuk mengatur kehidupan manusia agar terwujud kebahagiaan di dunia dan akhirat. * Juga tidak dianggap beriman atau muslim kecuali ia beriman kepada seluruh rasul. dan tidak membedakan antara satu dengan yang lainnya. Pentingnya iman kepada Rasul * Iman kepada para rasul adalah salah satu Rukun Iman. ibadah. moral. Yang disampaikan berupa: * Ma'rifatullah [6:102] (Mengenal hakikat Allah) . * Rasul: Seorang laki-laki (21:7) yang diberi wahyu oleh Allah SWT yang berkewajiban untuk melaksanakannya dan diperintahkan untuk menyampaikannya kepada manusia.

Judul : Games Ilmu . Ma'shum [terjaga dari kesalahan] [3:161. 60-71 * Al-Asyqor. Mendidik dan Membimbing [62:2] Sifat-sifat para rosul 1. 6:89-90] REFERENSI * Kelompok Studi Al-Ummah. Sebagai suri teladan [33:2l. Aqidah Seorang Muslim. Pustaka Mantiq ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Ma‟rifatullah 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ G AMES A.* Tauhidullah [21:25] [Mengesakan Allah] .8:110] 2. Limar Sulaiman. * Basyir wa nadzir [6:48] (Memberi kabar gembira dan peringatan) 2. hal. 53:1-4] 3. Para Rasul dan Risalahnya. Dr. Mereka adalah manusia (17:93-94.

* Instruksi: Peserta diminta membuat sejumlah lubang (minimal 6) yang berjarak sama antara satu lubang dengan lainnya. Media & Bahan : 1. Langkah-langkah . 1 naskah pembahasan 2.B. Skema/ Gambar / Contoh : C. Lipat bagian kertas yang ujungnya bersatu sehingga menutupi 2/3 . Lipat kertas 2 X. Tahap 1 Mentor memberikan instruksi tanpa memberikan keterangan tambahan. 3 lembar kertas bujur sangkar per orang atau kelompok 4. 1 buah gunting atau cutter D. Tahap2 Mentor memberikan instruksi dan memberikan keterangan tambahan secara lisan sebagai berikut: 1. juga jarak setiap lubang dari titik pusatnya. Serangkaian petunjuk 3. sehingga membentuk bujur sangkar 2.

E. Lipat lagi kertas dengan bagian yang sama sampai saling menutupi 5. Lubangi bagian yang ujungnya bersatu menggunakan gunting atau cutter 6.bagiannya. Lipat juga 1/3 bagian sisanya 4. Rasul sebagai utusan Allah harus kita kenal dan kita taati agar segala aspek kehidupan kita menjadi ibadah. Pentingnya rasul sebagai penyampai dan penjelas risalah Islam sekaligus mencontohkan bagaimana Islam diterapkan dalam hidup keseharian. 3. . Sehingga didapatkan hasil sesuai instruksi. Hikmah: 1. apakah didapatkan lubang-lubang sesuai instruksi Tahap 3 Mentor memberikan instruksi sambil mencontohkan setiap langkah secara terperinci. Lipat. 2.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Ad-dien menurut Al-Qur‟an * Dienullah. 48.28) hasil rekayasa pikiran manusia. MA‟RIFATUL ISLAM TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian diin menurut Al-Qur'an * Mengetahui perbedaan dienullah dan dien ghoiru dienullah * Mengetahui kesempurnaan ajaran Islam sehingga berusaha mengamalkan dan mempelajarinya. 61:9] Dienullah dibawa oleh semua Rosul dan nabi untuk keselamatan manusia. biasa disebut agama budaya (dienul ardli) . Disebut juga dengan dienul haq (dienus samaawi). DienuI Islam [48:28. * Dienul ghoiru dienullah. bukan dari Allah. Jumlahnya lebih dari satu (QS.11.

berserah diri (al-istislaam) [3:83]. masa dan keadaan Pengertian Islam secara Ethimologi/ Bahasa : * Tunduk patuh. utusan itu hanya menyampaikan bukan menciptakan. * Memiliki kitab suci yang bersih dari campur tangan manusia. Disampaikan oleh manusia pilihan Allah (utusan-Nya). * Tidak disampaikan oleh Rosul Allah. walaupun ada sudah mengalami perubahan-perubahan dalam perjalanan sejarah. * Kebenaran ajarannya tidak universal.Ciri-ciri dienullah/dienus-Samaawi * Bukan tumbuh dari masyarakat.. * Damai (as-silm) . * Ajaran lslam : . * Konsep tentang Tuhannya adalah Tauhid. * Pokok-pokok ajarannya tidak pernah berubah dengan perubahan masyarakat penganutnya. tapi diturunkan untuk masyarakat. * Umumnya tidak memilki kitab suci. * Ajarannya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan masyarakat penganutnya . dll. * Kebenarannya universal dan sesuai dengan fitrah manusia Ciri-ciri dienul ardli : * Tumbuh dalam masyarakat. yaitu tidak berlaku bagi segenap manusia. animisme. politheisme. * Bersih (as-saliim) * Aturan Illahi yang diberikan kepada manusia yang berakal sehat untuk kebahagiaan hidup mereka di dunia dan akhirat. * Konsep Tuhannya dinamisme.

Uts.28 * Rahmat seluruh alam QS 21. 5:3 REFERENSI Diktat agama IPB.107 * Untuk meningkatkan kualitas hidup manusia QS. Didin Hafidhuddin ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .10 Kepentingan seluruh manusia QS 34.179 * Sangat sempurna QS. 2.* Sesuai fitrah manusia QS. 30.

12. * An-Nur/ Cahaya [4:174] . AL-QUR‟AN TUJUAN * Peserta mengetahui definisi Al-Qur‟an secara bahasa dan istilah * Peserta mengetahui nama-nama dan karakteristik Al-Qur‟an * Peserta memahami fungsi Al-Qur‟an dan akhak terhadapnya * Peserta termotivasi untuk membaca. mempelajari dan mengamalkan AlQur'an METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi AL-Qur‟an * Secara bahasa berarti "bacaan”. * Secara istilah berarti "Kalam Allah SWT yang merupakan mu'jizat yang diwahyukan kepada nabi Muhammad SAW dan membacanya merupakan ibadah" Nama-nama Al-Qur‟an * Al-Qur‟an/ Bacaan [17:9] . * Al-Kitab/ Buku [21:10]. * Al-Furqon/ Pembeda [25:1] * Adz-Dzikr/ Pengingat [15:9].

17:88] . 34. * Lapang dada menerima Al-Qur‟an [7:2] * Mendengarkan baik-baik pembacaan Al-Qur‟an [7:204] .Karakteristik AL-Qur' an * Diturunkan bukan untuk menyusahkan manusia [ 20:2]. * Tersusun secara terperinci dan rapi [11:1] . * Menertawakan peringatan ini [53:59-62] . * Bacaan yang teramat mulia dan terpelihara [56: 77-78] . * Bcrgetar hatinya dan bertambah imannya [8:2-4] Akhlak tercela terhadap Al-Qur‟an . * Membaca Al-Qur‟an secara tartil perlahan-lahan [73:4] . * Tidak seorang pun yang dapat menandingi keindahan dan keagungan AlQur‟an [2:23. dst] Fungsi Al-Qur‟an * Pengganti kedudukan kitab suci sebelumnya yang pernah diturunkan Allah SWT * Tuntunan serta hukum untuk menempuh kehidupan * Menjelaskan masalah-masalah yang pernah diperselisihkan oleh umat terdahulu * Sebagai mukjizat Rasulullah SAW AkhIak Terpuji Terhadap Al-Qur‟an * Membaca ta'awudz sebelum membaca Al-Qur‟an [16:98] . * Keunggulan Al-Qur‟an * Menyombongkan diri dan berpaling [31:7] . . * Mudah difahami dan diambil pelajaran [54: 17.

15:9] . [25:1] REFERENSI * Paket BP NF 'Keunggulan Al-Qur‟an‟ . Allah menghendaki agar Al-Qur‟an berlaku umum (mencakup permasalahan) dan bersifat universal.* Tidak memperahatikan Al-Qur‟an [47:24] Keunggulan Al-Qur‟an . * Jaminan kemurnian Al-Qur‟an. disusun dan dikumpulkan Al-Qur‟an itu dengan sistematika yang memperlihatkan universalitas dan kekekalannya dan dijauhkan dari susunan yang bersifat temporer. * Al-Qur‟an adalah mukjizat yang abadi [4:74]. Umum : Mencakup seluruh bidang/permasalahan manusia. Allah sendiri yang menjamin kemurnian Al-Qur‟an [6:115. Ilmu itu datang dari Allah SWT.[96:1-5] . [6:38] Universal : Berlaku selamanya dan untuk seluruh kaum. * Al-Qur‟an bersifat umum dan universal. Maka. yaitu ketika turunnya. yang hanya memperlihatkan urgensi pada suatu masa saja. * Keunggulan Al-Qur‟an secara ilmiah Pemikiran modern dalam berbagai bidang disiplin ilmu dewasa ini telah menetapkan bahwa Al-Qur‟an merupakan kitab ilmiah yang menghimpun segala disiplin ilmu dan filsafat. sebagai tanda kemuliaanNya dan ketinggian ilmu-Nya.

Studi Ilmu-ilmu Quran . (Bab I) * Manna Khalil al-Qattan. Mahabatullah. hal 18 ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .* Ibnu Qoyim.

13. UKHUWAH ISLAMIYAH (UI) TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakekat UI * Peserta mengetahui perbedaan UI dan Ukhuwah Jahiliyah * Peserta mengetahui hal-hal yang menguatkan ukhuwah dan buah dari UI * Peserta termotivasi untuk mengamalkan hal-hal yang menuju kepada UI dalam kehidupannya METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi .

kebangsaan. Merupakan arahan Rabbani (QS. Ukhuwah Jahiliyah bersifat temporer (terbatas pada waktu dan tempat). 3: 103) 2. Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah: 1. Memberitahukan kecintaan pada yang kita cintai 2. * Menurut Imam Hasan Al-Banna: Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah. Nikmat Allah (QS. Hakekat Ukhuwah Islamiyah 1. 49: 10) Perbedaan UI dan Ukhuwah Jahiliyah * Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan aqidah dan syariat Islam. perkawinan. Menunjukkan kegembiraan & senyuman bila berjumpa 4.RINCIAN BAHASAN Makna Ukhuwah Islamiyah. Merupakan cermin kekuatan iman (QS. dan kepentingan pribadi). 8: 63) 4. 43: 67) 3. Memohon dido‟akan bila berpisah 3. Perumpamaan tali tasbih (QS. yaitu ikatan selain ikatan aqidah (misal: ikatan keturunan [orang tua-anak]. nasionalisme. kesukuan. Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim) .

Asadudin Press * Panduan Aktivis Harokah.5. GIP * Meraih Nikmatnya Iman. Mengucapkan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan 6. Memperhatikan saudaranya & membantu keperluannya 9. Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara) 8. Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Abdullah Nasih 'Ulwan * Rahasia Sukses Ikhwan Membina Persaudaraan di Jalan Allah. Ust. Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu 7. Merasakan lezatnya iman 2. Mendapatkan tempat khusus di syurga (15:45-48) REFERENSI * Bercinta dan bersaudara karena Allah. Memenuhi hak ukhuwah saudaranya Buah Ukhuwah Islamiyah 1. Husni Adham Jarror. Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang dilindungi) 3.

* Pekerja yang sudah membentuk bujur sangkar miliknya boleh merubahnya lagi sedemikian sehingga setiap pekerja akan memiliki atau membenluk sebuah bujur sangkar.GAMES Games I: Menyusun Bujur Sangkar Media : * Sembilan (9) bujur sangkar dari karton/kertas berukuran sama yang lelah dipotong secara acak dan dipisah-pisahkan ke dalam 3 amplop Cara: * Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok terdiri dari 4-5 orang. sedangkan yang lainnya bertugas sebagai pengawas. * Setiap pekerja diberi waktu 3 menit untuk membentuk bujur sangkar dari potongan karton tadi. * Tiap kelompok mendapat satu amplop yang berasal dari tiga bujur sangkar yang berukuran sama dan telah dipotong secara acak. * Mentor bertugas membagikan potongan-potongan acak dari bujur sangkar tersebut kepada setiap pekerja kelompok. * Pengawas berhak menegur pekerja yang melanggar ketentuan . Pengawas bertugas mengawasi dan memberikan penilaian terhadap jalannya permainan. * Pekerja boleh memberikan polongan karton yang dimilikinya kepada teman pekerja lain dalam kelompoknya tetapi tidak boleh memintanya. * Pekerja tidak boleh berkomunikasi sesama pekerja dan tidak boleh memberi petunjuk atau berdiskusi dengan temannya untuk menentukan letak potongan karton yang dimilikinya atau yang direroleh temannya. Masingmasing kelompok mengirimkan 3 orang sebagai pekerja yang duduk secara melingkar. * Tiap pekerja memperoleh 3-5 potongan karton.

Kritera Keberhasilan. * Setiap pekerja atau kelompok dapat membentuk bujur sangkar dalam waktu yang ditentukan. * Setiap pekerja menolong temannya dengan memberikan potongan bujur sangkar yang dimilikinya. * Setiap pengawas menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya

Hikmah. * Ta‟awun/saling tolong menolong adalah salah satu kunci ukhuwah. * Pentingnya tausiyah dalam membina ukhuwah

Games II: Adu Ponco Berhadiah (Win-win Games) Cara: * Setiap siswa mencari lawan untuk mengadu ponco * Setiap kemenangan akan diberi hadiah (misal: Rp. 1000,- dalam waktu yang ditentukan (2'). * Setiap siswa mencari kemenangan sebanyak-banyaknya.

Penyelesaian: * Dalam waktu yang dilentukan, bergantian untuk menang sehingga semua mendapat hadiah yang sama dengan sebanyak-banyaknya.

Hikmah: * Tidak menganggap saudaranya sebagai lawan tetapi partner untuk mencapai tujuan bersama * Tidak mementingkan diri sendiri

14. NIKMAT IMAN TUJUAN * Menumbuhkan keyakinan bahwa iman merupakan fitrah manusia * Mangetahlu bahwa iman merupakan nikmat terbesar dari Allah * Mengetahui cara mensyukuri nikmat dari Allah

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Iman sebagai fitrah manusia * Semua manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah. "Semua bayi terlahir dalam keadaan fitrah…. * Kesaksian manusia yang menyatakan Allah SWT adalah Robb mereka (7:172)

sehingga secara fitrah manusia akan percaya akan adanya Allah (10:31, 39:3). * Persaksian Rububiyyah di alam ruh harus dilanjutkan dangan persaksian Uluhiyyah dan Risalah di alam dunia sebagai konsekuensinya (30:30, 22:78, 2:21].

Nikmat Iman * Nikmat dari Allah tidak terhitung (14:34). * Beberapa nikmat dari Allah : 1. Nikmat sebagai mahluk (76:1-4) 2. Nikmat sebagai manusia (95:4) 3. Nikmal sebagai khalifah (2:30, 14:32-34) 4. Nikmat sebagai muslim (5:3, 49:17), merupakan nikmat terbesar dari Allah . * Nikmat harus disyukuri (14:7, 31:31), antara lain dengan cara: 1. Mengucapkan syukur (dengan hati dan lisan ) 2. Menjaga dan memelihara nikmat yang diberikan 3. Menggunakan sesuai keinginan dari pemberi nikmat dengan (perbuatan)

REFERENSI Royyad Al Haqil, Mensyukuri Nikmat Allah, GIP

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟

”Keimanan itu bisa bertambah dan berkurang.15. Terjerumus dalam kemaksiatan . terkadang turun). Hal ini mengakibatkan keimanan seseorang mengalami fluktuasi (terkadang naik. Maka perbaharuilah iman kalian deugan Laa Ilaaha Illallaah” (HR Ibnu Islam) Fenomena Lemahnya Iman 1. HAL-HAL YANG MELEMAHKAN IMAN TUJUAN * Peserta memahami adanya fIuktuasi keimanan * Peserta mengetahui fenomena lemahnya iman * Peserta mengetahui penyebab lemahnya iman * Peserta termotivasi untuk menjauhi hal-hal yang melemahkan iman METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Fluktuasi Iman Secara fitrah manusia memiliki kecenderungan untuk berbuat jujur (dosa) dan ketaqwaan [91:9-10].

dll. MengeIuh dan takut akan musibah (QS 70:19-21) . atau karena Islam lalu keduanya dipisahkan oleh permulaan dosa yaug dilakukan salah seorang diantara keduanya”. I. Dari An-Nu‟man bin Basyir ra. “Tidak selayaknya dua orang yang saling mengasihi karena Allah Azza wa Jalla. yang jika terbiasa seseorang akan berani berbuat secara terang-terangan. * Terputusnya tali persaudaraan diantara dua orang yang semula bersaudara. Rasulullah bersabda: (lihat Hadist Bukhari Vol. * Tidak memperhatikan urusan kaum muslimin. membaca AlQur'an. katanya Rasulullah SAW bersabda: “Orang-orang mu‟min itu laksana satu tubuh manusia. (HR Muslim).) 3. Terpaut kepada urusan duniawi dan terlalu mencintainya (QS. Padahal dalam sebuah hadist dikatakan: “Tidak akan diterima do'a dari hati yang lalai dan main-main” (HR Tirmidzi. Begitu pula dengan kemaksiatan. Atau bila kepalanya sakit maka sakitlah seluruh tubuhnya “. Sehingga ibadah tersebut dilakukan dengan jiwa yang kosong tanpa ruh (QS 4:142).Suatu perbuatan yang sering dilakukan dapat membentuk sebuah kebiasaan. Memudarnya tali ukhuwah. berdoa. Bila sering dilakukan ia pun akan menjadi sebuah kebiasaan. Tidak tekun dan bermalas-malasan dalam beribadah Salah satu ketidaktekunan dalam beribadah ialah tidak khusyu' (konsentrasi) dalam mengerjakannya. Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa orang-orang mu‟min itu bagai satu tubuh. 75:2O-21) 5. hal 16) 2. (HR Bukhari) 4. Contoh: tidak khusyu' dalam sholat. Bila matanya sakit maka sakitlah seluruh tubuhnya.

berbicara. Mencela yang ma‟ruf dan tidak mau memperhatikan kebaikan-kebaikan yang kecil 7. berjaga di waktu malam. isteri dan anak-anak (QS. Atau meski engkau hanya berbicara dengan saudaramu sedangkan wajahmu tampak berseri kepadanya. meski engakau hanya menuangkan air ke dalam bejana seseorang yang hendak menimba air. Panjang angan-angan (Berangan yang muluk-muluk) QS. 8:28 .“Janganlah sekali-kali kamu mencela yang ma'ruf sedikitpun. sedangkan angan-augan yaug muluk akan melupakan akhirat” 8.Thabarani) 6.” (HR Ahmad) 6. Jauh dari menuntut ilmu syariat yang dapat mcmbangkitkan iman di dalam hati penuntutnya 4. Sibuk mengurusi harta benda. bergaul dan juga tertawa “Janganlah kamu sekalian memperbanyak tertawa karena banyak tertawa dapat mematikan hati”. (HR Ibnu Majah) . Jauh dari suasana atau lngkungan iman dalam waktu yang lama (QS 57:16) 2. Berlebih-lebihan dalam masalah makan. 15:3 Ali ra. tidur. pernah berkata: “Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takutkan atas diri kalian ialah mengikuti hawa nafsu dan angan-angan yang muluk. Banyak berdebat dan bertikai yang mematikan hati. Tenggelam dalam kesibukan dunia “Cukuplah bagi salah seorang diantara kamu selagi dia di dunia hanya seperti bekal orang yang mengadakan perjalanan. Akibatnya hati menjadi keras dan kaku. Berada di tengah lingkungan yang penuh kemaksiatan 5. Sebab-sebab Lemahnya Iman 1. Jauh dari pelajaran dan teladan yang baik 3. Mengikuti hawa nafsu akan meughalangi dari kebenaran.” (HR Ath. 3:14) 7.

Obat Lemahnya Iman. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan pencapaian tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi Fenomena Lemahnya Iman 40‟ Diskusi Mentor memberi kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Darul Falah.REFERENSI Muhammad Sholih AL-Munajjid.

16. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN . HAL-HAL YANG MENGUATKAN IMAN TUJUAN * Peserta mengetahui sebab-sebab bertambahnya iman * Peserta termotivasi Untuk melakukan hal-hal yang dapat menguatkan iman.

” (HR. Tidak merasa bosan. 22:90] dan hadits: “Pelan-pelan (berhati-hati) dalam segala sesuatu adalah baik kecuali di dalam amal akhirat”. Memperbanyak amal shalih. Maksudnya kerjakanlah ibadah sesuai dengan .Bukhori) 3. 57:21. Mengikuti dan komitmen terhadap halaqoh zikir. ayat-ayatNya dan mukjizatNya [l3:190-191] 4. 2. Hal-hal yang menguatkan Iman 1. yaitu ilmu yang menyebabkan bertambahnya pengetahuan dan keyakinan tentang iman [35:28]. maka mohonlah kepada Allah agar Dia memperbaharui” (HR Al. Melakukannya secara terus-menerus. 8:4] Fikir adalah aktivitas yang mengacu kepada renungan terhadap ciptaan Allah. “Tidaklah segolongan orang duduk seraya menyebut Allah melainkan para malaikat mengelilingi mereka. Maksudnya iman itu dapat menjadi usang dalam hati seperti halnya pakaian yang dapat menjadi usang bila lama dipakai. hal-hal yang menyangkut keagunganNya dan membaca kalimahNya [33:41. rahmat meliputi mereka. ketentraman nati turun kepada mereka dan Allah menyebut mereka termasuk dalam golongan yang berada di sisiNya”.Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya iman itu dijadikan di dalam diri sesorang diantara kamu sebagaimana pakaian. yang harus diperhatikan : 1. Sesegera mungkin melaksanakan ama1-amal sholih [3:33. (HR Muslim) 5.Thabrani). Menuntut ilmu. “Alah menyukai amalan yang walaupun sedikit. (HR Abu Daud) 2. tapi dikerjakan secara terus-menerus. Menyimak/ mentadaburkan Al-Qur'an [17:282] 3. Dzikir dan Fikir Dzikir adalah mengingat Allah berserta sifat-sifatNya.

maka dia dipanggil dari pintu shodaqoh. dan janganlah kamu mengucapkan kata-kata yang kotor. dan 78]. Barangsiapa yang tertidur hingga ketinggalan bacaan wiridnya dari sebagian malam atau dari sebagian bacaan wirid. Tidak berangan-angan secara muluk-muluk [26:205-207. maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu sorga „Wahal hamba Allah. 6. 10. maka ia dipanggil dari pintu sholat. ketahuilah.hakim) 8.” (HR.kemampuan. Berharap amalnya diterima Allah swt dan merasa cemas jika amalannya tidak dilerima Allah SWT. lalu dia membacanya lagi antara sholat Shubuh dan shalat Zuhur. Bermunajat kepada Allah dan pasrah kepadanya. Lalu barangsiapa yang menjadi orang yang banyak mendirikan sholat. Mengingat akhirat. Mengulang amalan yang tertinggal dan terlupakan. "Barangsiapa yang menafkahi dua istri di jalan Allah. maka ia dipanggil dari pintu jihad. . maka ia dipanggil dari pintu ar-Rayyan. mengingatkan hari akhirat. maka ditetapkan baginya seakanlah dia membacanya pada malam itu juga. membuat mata menangis. “Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan. sekarang ziarahilah kubur karena hal itu dapat melunakkan hati.” (Hadits Riwayat Bukhari) 4.” (HR at-Tirmidzi) "Dulu aku melarangmu menziarahi kubur. ini adalah baik. yaitu kematian. 56. Barangsiapa menjadi orang yang banyak berjihad. Dzikrul maut. Barangsiapa menjadi orang yang banyak melakukan shoum. Barangsiapa menjadi orang yang banyak megeluarkan shodaqoh. Maksudnya: memohon kepada Allah dengan ketundukan dan kepasrahan yang sedalam-dalamnya. An-Nasa' i) 5. 10:45]. yaitu mengingat nikmatnya sorga dan keras pedihnya neraka [lihat QS. “ (HR Al.” (HR Bukhori) "Berbakti kepada orangtua adalah pertengahan dari pintu-pintu sorga." (HR at. Maka berbuatlah yang lurus dan sederhana. “Sesungguhnya agama itu adalah mudah. Melakukan berbagai macam ibadah. dan tidaklah agama itu dikeraskan oleh seseorang melainkan justru ia akan dikalahkan. 9. 75.Tirmidzi) 7.

"Barang siapa menanggalkan pakaian karena merendahkan diri kepada Allah padahal ia mampu mengenakannya. maka Allah akan memanggilnya pada hari kiamat bersama para pemimpin makhluk. Yang Meguatkan Yang Membatalkan Iman. 14.32]. dan terlaknat pula apa yang ada di dalanmya kecuali dzikruIlah dan apa yang membantunya. Do'a. 13.” (HR Ibnu Majah) 12.Tirmidzi) 15.11. Memikirkan kehinaan dunia [3:185]. REFERENSI * Muhammad Shouh Al-Munajjid. Hadits: "Dunia ini terlaknat. Al-wala wal baro. Obat Lemahnya Iman. Tawadhu (rendah hati). Muhasabah diri [59:18] 16. atau orang yang berilmu atau orang yang mencari ilmu. Darul Falah * Dr. GIP. Mengagungkan hal-hal yang terhormat di sisi Allah [22:30. artinya saling tolong menolong dan loyal kepada sesama muslim dan memusuhi orang-orang kafir [5:2]. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan manyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . sehingga ia diberi kebebasan memilih diantara pakaian-pakaian iman mana yang dikehendaki untuk dikenakannya (HR At. Muhammad Na'im Yasin. [2:186].

17. PENTINGNYA AKHLAK ISLAMI TUJUAN * Peserta memahami makna akhlak * Peserta memahami pentingnya akhlak Islami .

* Peserta termotivasi untuk merubah akhlak yang baik dan Islami METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi Akhlak Akhlak adalah jati diri. . Al-Wiratsiyyah (Genetik) 2. karakter inheren yang menyertai seorang manusia di mana pun ia berada. seorang muslim untuk berbicara keras atau kasar. karena Islam dapat memperhalus dan memperbaikinya. Al-Qiyam (nilai Islami) Keterangan: 1. Faktor-faktor pembentuk akhlak Akhlak terbentuk oleh 4 faktor : 1. Misamya: seseorang yang berasal dari daerah cenderung berbicara "keras". Syari'ah Ijtima'iyyah (Sosial) 4. An-Nafsiyyah (Psikologis) 3.

Semua anak dilahirkan dalam fitrah. orang tuanyalah ynag menjadikan Yahudi. Majusi (Hadist). Akhlak Islami ialah seperangkat tindakan/gaya hidup yang terpuji yang merupakan refleksi nilai-nilai Islam yang diyakini dengan motivasi sematamata mencari keridhaan Allah SWT Pentingya Akhlak Islami: * Akhlak ialah salah satu faktor yang menentukan derajat keislaman dan keimanan seseorang. Faktor lingkungan tempat seseorang akhlak yang ada pada dirinya berpengaruh pula dalampembentukan akhlak seseorang * Faktor 1. Ahmad. Nilai Islami akan membentuk akhlak Islami.2.3 yang (bila) bersifat negatif sebenarnya tidak akan menjadi masalah bila ketiga faktor pertama tersebut tunduk pada faktor ke-4 (nilai Islam) 4.2. 3. dan sesungguhnya sebaik-baik manusia keislamannya adalah yang paling baik akhlaknya” (HR Thabrani. ”Paling Sempurna orang mukmin imannya adalah yang paling luhur akhlaknya” (HR Tirmidzi) “Sesungguhnya kekejian dan perbuatan keji itu sedikitpun bukan dari Islam. Seseorang yang lahir dalam keluarga yang orang tuanya bercerai akan berbeda dengan keluarga dengan orang tua yang lengkap. Nasrani. Faktor ini berasal dari nilai-nilai yang keluarga (misalnya ibu dan bapak) tempat seseorang berkembang sejak lahir. dan Abu Ya'la) * Akhlak adalah buah ibadah .

Seseorang dapat berakhlak baik atau buruk. umat.“Sesungguhnya shalat itu mencegah orang melakukan perbuatan keji dan munkar” (QS. skala umat * Akh1ak juga terbentuk dari khotiroh (lintasan hati). 29. skala masyarakat 3. tergantung usaha yang ia lakukan. Misainya: kebiasaan mencotek. Dari lintasan hati dilakukan/dicoba. karena itulah akhlak pulalah yang menentukan eksistensi seorang muslim sebagai makhluk Allah SWT "Sesungguhnya termasuk insan pilihan di antara kalian adalah yang terbaik akhlaknya” (HR. * Akhlak dapat berubah tergantung kemauan individu tersebut. Muttafaq alaih) Ahklak Islami penting dan urgen untuk direfleksikan da1am: 1.Tirmidzi) * Akhlak merupakan lambang kualitas seorang manusia. (Abu Daud dan At. lalu menjadi kebiasaan hingga membentuk akhlak. masyarakat.45) * Keluhuran akhlak merupakan amal terberat hamba di akhirat “Tidak ada yang lebih berat timbangan seorang hamba pada hari kiamat melebihi kejujuran akhlaknya”. skala pribadi 2. .

). hal. hal. Ekonomi dan Sosial. Muhammad Ali Hasyimi. „Urgensi Akhlak I‟ * Materi Training Manajemen Da'wah Muslimah “Peran Muslimah dalam Da'wah” ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .REFERENSI * Ziyad Abbas (ed. GIP * Isnet. GIP * Muna Hadad Yakan. * Dr. Pustaka Panjimas. Apakah Anda Berkepribadian Muslim. Hati-hati terhadap Media yang Merusak Anak. 24-28. Pilihan Hadits Potitik.38-4O.

* Peserta mengetahui contoh akhlak tercela dan termotivasi untuk menjauhinya METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi . AKHLAK RASULULLAH TUJUAN * Peserta tumbuh kesadarannya untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW * Peserta mengetahui contoh akhlak yang mulia dan termotivasi untuk melakukannya.18.

Karena itu. bahwa Rasulullah adalah manusia yang tcrbaik akhlaknya Contoh akhlak-akhlak mulia yang diperintahkan Nabi SAW 1. Jujur . sebagai pemimpin tertinggi pasukan Islam * Juga mencakup sifat yang bisa meliputi sagala sisi kehidupan (zuhud. * Akhlak Rasulullah mencakup segala sisi kehidupan.) Akhlak Rasulullah secara Umum 1. sabar. Akh1ak Qur‟ani Ditanyakan kepada Aisyah ra tentang akhlak Rasulullah SAW maka jawabnya “Akhlaknya Qur'ani” (AL-Hadist). yaitu sebagai sunnah. dll. Akhlak Rasulullah adalah Al-Qur‟an. Akhlak manusia terbaik Dikatakann oleh Anas ra. penyayang. untuk memperoleh gambaran utuh akhlak beliau kita perlu memahami Al-Qur‟an dan As-Sunnah atau seggala sesuatu yang ada kaitannya dengan pola kehidupan Rasulullah 2. sebagai kepala pemerintahan.RINCIAN BAHASAN * Misi utama diutusnya Rasul ke dunia ialah untuk menyempurnakan akhlak manusia "Sesungguhnya Aku diutus untuk menyempurnakan keluhuran akhlak” (Hadist).

Dan seseorang sentiasa berdusta hingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta” (HR Bukhari Muslim) 2. 56-60 5. yang akhirnya akan mengantarkan ke dalam neraka. 4. Allah. “Iman itu mempunyai 71 atau 81 cabang. Satu malaikatt berkata: Ya Allah. 2: 261) “Tidaklah seorang hamba berada pada suatu pagi kecuali dua malaikat turun menemaninya. Apabila Beliau tidak menyenangi sesuatu. Malu Adalah Rasulullah SAW sangat tinggi rasa malunya. [HR Muttafaq‟alaih]. Dan sifat pemalu merupakan satu bagian dari iman” [HR Muttafaq‟alaih). Dan seseorang senantiasa berkata benar dan jujur hingga tercatat di sisi Allah sebagai orang yang benarr dan jujur. hal. Menutupi aib (QS. berilah karuniaMu. berilah ia kebinasaan karena telah mempertahankan hartanya yang tidak dinafkahkannya”.Hadits Rasul “Sesungguhnya kejujuran itu akan mengantarkan kepada kebajikan. Tambahan: Lihat Ar-Rasul. Menepati janji (QS. lebih pemalu dari gadis pingitan. 3. dan sesuhgguhnya kebajikan itu akan mengantarkan ke surga. [HR Muslim]. 5:1. 17:34). sebagai ganti apa yang ia infakkan. 24:19) Contoh akhlak-akhlak tercela yang diperingatkan Rasulullah Saw: . Dan sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan. Dermawan (QS. kami dapat mengeetahuinya pada wajah Beliau. Tambahan: Lihat ArRasul hal 197-199. dan yang paling utamanya adalah mengucapkan Laa ilaaha ilallah dan serendahrendahnya adalah menyingkirkan duri (gangguan dari jalan). Malaikat lainnya berkata: Ya.

maka dari itu janganlah kalian berbuat zalim. 177-199.1. Ghibah dan Namimah (49:12) 3. Maka dikurangi beberapa kali. bahwa seorang laki-laki berkata kepada Nabi SAW: “Wasiatilah aku. Sa'id. Muslim] REFERENSI * Abbas. Ziyad (ed. Ar-Rasul Muhammad SAW hal. Jakarta: Pustaka Panjimas * Hasyimi. sesungguhnya aku telah mengharamkan kezaliman (berbuat zalim) pada diriKu.” Sabda Nabi: "Janganlah engkau mudah marah. Zalim “Hai hamba-hambaKu. S. “Urgensi Akhlak I”. * Isnet. Marah QS. Solo: Pustaka Mantiq * Yakan. 3:133-134.” [HR.” [HR. Riya (2:264) 4.Muhammad Ali. Jakarta: GIP. Dari Abi Hurairah ra. Bukhari-Muslim] Hadits Arbain ke-16 2. Dr. Hati-hati terhadap Media yang Merusak Anak. Apakah Anda Berkepribadian Muslim?. Sabdanya: Janganlah engkau mudah marah. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 40‟ . Pilihan Hadits Politik. dan Aku jadikan sebagai perbuatan haram bagi kalian . Sombong (17:37) 5. Jakarta: GIP * Hawwa. Ekonomi dan Sosial. Muna Haddad.).

Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

( Bangunan Islam itu ada lima perkara..... BANGUNAN ISLAM TUJUAN * Peserta mengetahui gambaran menyeluruh tentang bangunan Islam * Menumbuhkan kesadaran bahwa Islam adalah sistem hidup yang lengkap dan semrlima sehingga reserta termotivasi Untuk memasukinya secara keseluruhan .61:4 * Islam adalah agama yang sempurna QS.. Isi kandungan Al-Qur‟an secara global ada 3 bagian: .19.... Al-Maidah:3 * Kesempurnaan Islam ibarat bangunan yang kokoh.”). Lihat juga di QS. Dalam sebuah hadits dikatakan. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Konsepsi Islam bisa digambarkaan sebagai sebuah bangunan yang utuh dan kokoh. “ Buniya l-Islami 'ala khamsin .

2:275. Jihad (QS. Pokok dan pondasi (asas). seperti: 1. 2:237) 6.8: 61. yang terdiri dari: 1.8:6O. 2:177.22: 39-40) 2. Bangunan (Bina). Konser moral akhlak (QS.1. 9:5-8) 5. Sanksi-sanksi (QS. Dakwah (QS. 42: 38) 3.104) 3. Konsep rerekonomian (QS. Aqidah (keimanan): mencakup 2 kalimat syahadat & Rukun Iman yang enam (QS. Konsep politik (QS. 24: 27. Hukum-hukum (QS.3: 159. Penyokong dan Penguat (Muayyidat) 1. 282. 5:49) 4. . 5:38) . berupa aturan yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia /sistem hidup. 283) 4. QS. 2: 151) 3. 5:33. Konsep pendidikan (QS. Konsep sosial & kemasyarakatan (QS. 49: 10-13) 2. Ibadah (Rukun Islam yang lima) 2. Konsep militer/keprajuritan (QS.47:19) 2.

REFERENSI Aqidah Seorang Muslim. Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

Dalil fitrah Q.S 10:22 .20. EKSISTENSI ALLAH TUJUAN * Menambah keimanan peserta kerada Allah * Peserta meyakini bahwa Allah itu eksis/ada * Peserta mengetahui buku utau dalil-dalil lentang eksistensi Allah * Peserta memahami cara mengenal Allah METODE PENDEKATAN * Games * Cemmah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Bukti eksistensi A11ah 1.

. yang tidak terbatas dan tidak berkesudahan. Kepada manusia sering disebut dengan ilham. kepada hewan sering disebut insting. 2. mengurus dan mengatur segala. Orang yang memikirkan dan merenungkan alam semesta akan menemukan. 32:7 Alam ini diciptakan dalam kondisi yang sangat sempurna tanpa cacat. empat unsur ialah semesta: * Ciptaan-Nya. Allah memberikan hidayah (tuntunan dan petunjuk) kepada makhluk-Nyau untuk dapat menjalankan hidupnya dengan mudah.Perasaan alami yang tajam dari manusia bahwa ada Zat yang maujud. QS 96:1-2. yang mengawasi segala sesuatu. dan perhitungan yang tepat dan sangat akurat. QS 25:2. Alam ini diciptakan dengan perbandingan ukuran. yang ada di alam semesta. benar-benar ada. * Kesempurnaan. Dalil akal QS 5:20-21 Dengan tafakkur dan renungan terhadap alam semesta yang menurunkan manifestasi dari eksistensi-Nya. sesuai dengan karakteristik dirinya masing-masing. yang Maha Tinggi dan Maha Hidup. * Hidayah (tuntunan dan bimbingan). Sang Pencipta Alam semesta. QS 67:3. susunan. timbangan. QS 36:36 Bahwa tiada yang dapat mencipta alam ini kecuali Allah. * Perbandingan ukuran yang tepat dan akurat. yang diharapkan kasih sayang-Nya dan ditakuti kemurkaan-Nya. QS 20:49-50 Alam ini menunjukkan dan menuntun manusia bahwa Allah.

mendukung dan mempersenjatai mereka dengan mu'jizat? Tentu suatu Zat yang eksis (maujud). Semua rasul menjalankan misi dari langit dengan perantaraan wahyu. Dalil akhlaq Secara fitrah manusia memiliki moral (akhlaq). perkataan ahli sejarah Yunani kuno bemama Plutarch) Cara mengenal Ahah Jalan yang ditempuh oleh ajaran selain Islam: . Zat yang dapat menanamkan akhlaq dalam jiwa manusia adalah Allah. bangsa dan zaman. cinta dan keindahan. Konsensus sejarah ini merupakan bukti yang memperkuat eksistensi Allah. sumber dnri segala sumber kebaikan. suku. Semuanya telah mengenal iman kepada Allah. Siapa yang mengutus mereka dengan tugas yang persis sama ? Siapa yang memberikan kekuatan. Daril sejarah Semua umat manusia di berbagai budaya. ia secara naluriah mau tunduk dan menerima kebenaran agar hidupnya lurus dan urusannya berjalan teratur dan baik.3. Dengan adanya moral (akhlaq) inilah. serta mengingatkan akan akibat buruk syirik/berpaling dari-Nya (QS 6:91). 91:7-8 4. Dengan membawa bukti yang nyata (Kitab/wahyu & mukjizat) mengajak umatnya agar beriman kepada Allah. Keberadaan 'moral' yang mendominasi jiwa manusia merupakan bukti eksistensi Allah. percaya akan adanya Tuhan yang patut disembah dan diagungkun. QS. yaitu Allah. (QS 47:10. mengesakan-Nya dan menjalin hubungan baik denganNya. menurut cara masing-masing. 5. Yang Maha Kuat & Perkasa. Dalil Wahyu Para rasul diutus ke berbagai umat yang berbeda puda zaman yang berbeda. Keberadaan para rasul ini merupakan bukti eksistensi Allah.

manusia akan mengenal Allah. 12:105. . 22:11 . Tadabbur berarti merenungkan ayat ayat Allah yang tertulis dalam Al-Qur‟an (ayat Qauliyah). Padahal panca indra hanya bisa mendeteksi sesuatu yang dapat diraba. yaitu mengoptimalkan akal. * Jalan yang ditempuh orang-orang kafir tersebut pada akhimya tidak pemah membawa mereka sampai mengenal siapa Sang Pencipta. ilmu serta hatinya untuk mengenal Allah lewat tanda-tanda kebesaran-Nya (ayat-ayat-Nya) bukan zat-Nya. Sehingga hanya menanamkan keraguan dan kesangsian terhadap keberadaa Allah. untuk mengenal sesuatu selain Allah mereka menggunakan panca indera dan akal. Lewat jalan ini. Sebab mencoba mengenal Allah dengan menggunakan panca indra saja. pemikiran. (QS 34:51-54 . Kedua rotensi tersebut dioptimalkan dengan dalam proses tafakkur dan tadabbur. 2:147 . mu‟jijat serta dalam Al-Qur‟an. Jalan yang ditempuh Islam: * Orang-orang lslam mengenal Allah dengan menggunakan keimanan dan dilengkapi akal. * Jalan yang ditempuh oleh orang-orang kafir tersebut melanggar fitrah mereka. Tafakkur berarti memikirkan ciptaan atau tanda-tanda kebesaran Allah (ayat Kauniyah). Sehingga timbul keyakinan di dalam hati tentang kcberadaan dan kekuasaan Allah (QS 3:190-191. * Jalan yang ditempuh oleh orang mu‟min bersandarkan kepada fitrahnya sebagai manusia. diukur. * Filsafat dan pemikiran tersebut justru mendatangkan kegoncangan dan kebingungan dalam jiwa. Sebaiknya yang mereka dapatkan adalah ketidaktahuan akan Allah Yang Maha Mencipta. Baik tanda-tanda kebesaran Allah yang ada di alam. disentuh. 10:101).* Hanya mengandalkan panca Indra dan sedikit akal sehingga timbul prakiraprakira yang membentuk filsafat -filsafat atau pemikiran tentang ketuhanan.10:94). Sebaiknya.

Allah Jalla Jalaluhu. Misalkan: * "Mengapa gambar tersebut ada di papan tulis?" (Karena ada yang menggambarr ! ) . * DR. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Diskusi Pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tentang logika keberadaan Allah 10‟ Ceramah Mentor menguraikan materi eksistensi Allah 40‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ GAMES Langkah. * Sa‟id Hawwa. * "Jika tadi tak ada yang menggambar. Gambar itu ada karena ada yang menggambar.REFERENSI * Materi Mentoring tanun 94/'95. Wujudullah. Yusuf Qordhowi. * "Kalau begitu. Mentor meminta tiga siswa menggambar sesuatu di papan tulis. . apakah gambar tersebut akan ada? (Tidak !) . Mentor membuka diskusi dengan mengajukan pertanyaan sebab akibat keberadaan gambar di papan tulis. ssegala sesuatu ada karena ada yang mengadakan.langkah 1. Kita ada karena ada yang menciptakan. 2.

* "Berarti Sang Pencipta itu memang ada!!" . Siapa yang menciptakan kita?" (Allah !) .Alam semesta ini ada karena ada yang mengadakan.

21. Definisi Syahadah * Secara bahasa: . MAKNA ASYHADU TUJUAN * Peserta memahami makna syahadah baik secara bahasa maupun istilah * peserta memahami pengaruh syahadah bagi kehidupan seorang mu‟min METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN * Secara bahasa Asyhadu berarti saya bersyahadah. Hal ini menunjukkan suatu aktifitas yang sedang berlangsung dan belum selesai. Dalam bahasa Arab kata ini bereentuk Fi'il Mudhori' atau setara dengan Present Continuous Tense dalam bahasa Inggris.

Dinyatakan dengan usan (Al-Qoulu bil Usan) 3. Dibuktikan dengan perbuatan (AL-"Amalu bil Arkan) lihat hadist 1 * Bersyahadah merupakan langkah awal untuk beriman kepada Allah dan RasulNya. Iman tanpa istiqomah adalah lemah dan tidak sempurna. Karena janji adalah hutang dan hutang harus dibayar. (QS 41: 30. sekecil apapun memiliki konsekuensi yang harus dijalankan. Ia tidak diucapkan setiap saat. Karena tak ada iman tanpa istiqomah dan tiada istiqomah tanpa iman. Al-Wa'du (anji) QS 7:172 Jika seseorang berjanji. 3. Hanya digunakan dalam situasi dan koNdisi yang diperlukan. Keimanan seseorang yang bersyahadah harus diikuti dan disempurnakan dengan sikap istiqomah. Sedang istiqomah tanpa iman adalah kebatilan. hadist 2) Manusia istiqomah memiliki ciri-ciri: 1. janji sek. * Secara istilah: suatu pemyalaan. 2. selama janji itu belum direalisasikan maka seharusnya dia merasa berhutang. Al-I'lanu (pernyataan) QS 3:64 Sebuah pernyataan.nitas sumpah untuk beriman kepada Allah dan RasuI-Nya dengan: 1. Membenarka11dalam hati (At-Tasdiiqu bil Qolbi) 2. Syaja‟ah (berani) QS 2:147 .1. Al-Qosamu (sumpah) Sumpah lebih berat dari sekedar pernyataan dan janji.

diucapkan dengan lisan dan diamalkan rukun-Rukunnya” (HR Ibnu Hibban) 2. Syahadah Risalah Pengakuan terhadap diri Muhammad SAW sebagai hamba dan utusanNya. pcmilik. pemelihara dan penguasa alam semesta QS 7:172 2. Syahadah Uluhiyah Pengakuan loyalitas terhadap Allah sebagai satu-satunya supremasi yang boleh disembah dan ditaati QS 76:30 3. Tafa'ul (Optimis) * Sikap tersebut merupakan anugerah dari Allah bagi orang-orang istiqomah yang akan membawa mereka ke kebahagiaan hidup (Assa‟adah) baik di dunia maupun di akhirat. Kemudian beristiqomahlah (dalam keimanan)” (Al-Hadist) .2. Hadist 2: (Tentang istiqomah): “Katakanlah kau beriman kepada Allah. Hadist 1: “Iman ialah dikenali oleh hati. Beliau adalah tokoh idola dan pahlawan terbaik bagi manusia QS 33:21 Catatan 1. Ithmi‟nan (Tenang ) QS 13:28 3. Jenis-jenis Syahadah 1. Syahadah Rububiyah Pengakuan identitas terhadap Allah sebagai pencipta.

REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. MAKNA SYAHADATAIN TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat dua kalimat syahadah * Peserta mengetahui pengaruh dua kalimat syahadah bagi kehidupan orang mu'min METODE PENDEKATAN Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN . Pengantar Studi Aqidah Islam ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Asyhadu 5‟ Ceramah dan diskusi Mentor menguraikan materi makna Asyhadu dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum dan menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ 22. Wahhab. Syahadahmu syahadahku * Muh. Said Al-Qathtani. Memurnikan Laa Ilaaha Ilallah * DR. Muhammad bin Abd. Muh. Qutb. Ibrahim Muhammad bin Al-Buraikan.

Fatwa Ibnu Taimiyah). * Dengan membatalkan semua bentuk Ilah di luar Allah dan mengacuahkannya hanya untuk Allah. (QS 12:40. * Ilah adalah sesuatu yang ditakuti. Al-Wala' berarti loyalitas. (QS 14: 24-26. Al-Baro' berarti memusuhi. ditaati dan disembah. Lih. (QS 38: 82-83) Syahadah Risalah. * Jika seseorang telah memiliki prinsip bahwa tiada yang berhak untuk diabdi kecuali Allah (Laa ma'buda bihaqqin Illa Allah) barulah dapat dikatakan seorang mukhlisin (orang yang ikhlas) sejati. 7:59. akan tumbuh Al-Wala‟. . * Jika seseorang memulai dengan menegakkan Laa Ilaaha pada dirinya maka akan tumbuh Al-Baro‟. diharapkan. hadist 2) * Laa berfungsi sebagai Kalimatun-Nafii (kata yang menolak) * Ilaaha berfungsi sebagai Al-Munafii (yang ditolak) " * Illa berfungsi sebagai Kalimatul-Itsbatu (kata yang ditolak) * Allah berfungsi sebagai Al-Mutsbitu (yang dikukuhkan) * Jadi. Syahadah Uluhiyah (Laa Ilaaha Illallah) merupakan penolakan terhadap seluruh bentuk Ilah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah saja sebagai satusatunya Ilah. mengabdi semata-mata kepada Allah dan tidak bersedia menjalankan perintah siapa pun. hadist 1. kapan pun. Syahadah Uluhiyah. membenci dan menghancurkan setiap Bentuk Ilah selain Allah. siap memantau perintah Allah dengan penuh kecintaan dan ketaatan. dicintai. 47:19. Dua syahadah yang dimaksud adalah syahadah syahadah dan syahadah risalah. Orang-orang yang ikhlas inilah yang tidak akan pernah berhasil digoda oleh syaithan. kecuali itu sesuai dengan perintah Allah. * Terdiri dari kalimat Laa Ilaaha Illallah. dimana pun juga.* Definisi Syahadatain Syahadatain berarti dua kalimat syahadah.

68:4) . * Berwala' kepada nabi berarti harus senantiasa ittiba' (mengikuti) kepada beliau dalam setiap aspek kehidupan. Catatan: 1." . Fatwa Ibnu Taimiyah: "Tiada kesenangan dan kenikmatan yang sempurna bagi hati kecuali dalam kecintaan kepaada Allah dan bertaqarrub kepada-Nya dengan mengerjakan apa-apa yang dicintai-Nya.* Pengakuan 'persona garata' (orang yang dipercaya) terhadap Rasulullah sebagai duta Allah bagi alam semesta dan kesiapan untuk menjadikan beliau sebagai 'examplia gratia' (contoh/uswah) dalam setiap aspek kehidupan. Hadist 2: "Siapa yang mengatakan bahwa tiada Ilah selain Allah niscaya akan masuk surga sesuatu dengau amalnya" 3. Bila seseorang hanya menerima syahadah risalah saja berarti dia menjadi seorang Mohammedian. Inilah jalan Ibrahim dan semua nabi serta rasul. Syahadah Uluhiyah dan risalah adalah suatu kesatuan (unity) yang tak dapat dipisahkan. Kecintaan takkan terjadi kecuali dengan berpaling dari kecintaan kepada selain-Nya. Inilah hakikat Laa Ilaaha Illallah. Jika seseorang hanya menerima syahadah uluhiyah saja berarti dia menjadi ingkar sunnah. Keduanya tidak diperbolehkan dan bukan bagian dari ummat Islam. (QS 21:1O7 . * Jika seseorang muslim mengakui Nabi SAW sebagai persona garata dan siap menjadikannya sebagai exampliu gratia maka barulah dikatakan dia berwala' (loyal) kepada Rasulullah SAW. Karena Ittiba‟ur Rasul merupakan bukti kecintaan dan ketaatan kepada nabi SAW. Hadist 1: "Siapa yang mati dan dia tahu (meyakini) Laa Ilaaha Illallaah? niscaya dia akan masuk surga" 2. Seorang muslim tidak dapat menerima hanya satu saja dari kedua syahadah itu. 33:21 .

Memurnikan Laa Ilaaha Illallah ALOKASI W AKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi syahadatain 5‟ Ceramah dan diskusi Mentor menguraikan materi syahadatain dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ . Qutb. Syahadahmu Syahadahku * Muhammad bin Said bin Salim Al-Qathany. Wahhab. Muhammad bin Abd.REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Muh. Loyalitas Muslim terhadap Islam * Said Al-Qathany.

23. CINTA TUJUAN * Menjelaskan makna dan hakikat cinta * Memahami tanda-tanda cinta .

2:152) * Takut kepada Allah . 63:9. * Kagum terhadap kebesaran dan kekuasan Allah (QS 59:24) * Mengharap kepada Allah (QS:39:53) * Rela dan menerima ketentuan Allah sepenuhnya * Selalu mengingat Allah (QS 13:28 . lembut.METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN * Cinta berasal dari kata Al-Mahabbah yang berarti kasih sayang. * Berharap * Takut * Rela * Selalu ingat Semua tanda-tanda cinta tersebut selayaknya diberikan kepada Allah dalam rangka mencintai-Nya. dan kasih sayang. Menurut Abdullah Nasih Ulwan cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang mencintai kekasihnya dengan penuh gairah. 59:19. Tanda-tanda cinta: * Kagum/simpati.

cinta kepada Allah. kisah Asy-Syaikh Hasan AlBanna) * Prioritas menengah. Rasulullah dan berjihad fisabilillah. istri suami dan kerabat (QS 31:14. cinta kepada orang tua. hadist 1 kisah Handzolah RA. Sebab cinta akan tumbuh dari ketaatan dan kepatuhan kepada kehendak dan aturan-Nya. kerabat. saudara.Cinta kepada Allah harus ditumbuhkan dan dibuktikan dalam ketaatan kepadaNya. harta dan tempat tinggal dibandingkan terhadap Allah. Rasulullah dan berjihad di jalan-Nya (QS 3:31-32. anaknya dan mauusia seluruhnya (HR Bukhari & Muslim) . (QS 24:51 3:31) Prioritas dalam Cinta (QS 9:24): * Prioritas tertinggi. cinta yang lebih mengutamakan dan menomorsatukan cinta keluarga. 58: 22. anak. hadist 2 dan hadist 3) * Prioritas terendah. Cdtatan: Hadist 1: Tidaklah Sempurna seseorang dari kalian hingga ia mencintai saudaranya (sesama muslim) sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri (HR Bukhdri & Muslim) Hadist 2: Semua makhluq adalah tanggung jawab Allah. Maka yang paling dicintai Allah adalah yang paling memperhatikan kehidupan keluarganya. (HR Thabrani & Baihaqi) Hadist 3: Tidaklah sempurna iman selalu seorang dari kalian sehingga ia lebih mencintai aku daripada hartanya.

PROBLEMATIKA UMAT TUJUAN . Panduan Aktifis Harokah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan prngantar dan sasaran materi cinta 10‟ Ceramah Mentor menguraikan makan dan hakikat cinta. tanda-tanda dan prioritas cinta 40‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 10‟ 24.REFERENSI * Abdullah Nashih Ulwan. Manajemen Cinta * Al-Ummah.

* Jumlah umat Islam. QS. 2:2a ā Al-Qur‟an adalah petunjuk . 61:9 ā Allah memenangkan umat lslam .* Peserta mengetahui potensi-potensi yang dimiliki umat Islam * Peserta mengetahui sebab-sebab kemunduran umat Islam * Peserta mengetahui solusi dari problematika umat Islam METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Potensi yang dimiliki umat Islam: * Syariah/peraturan (Al-Qur‟an). 15:9 ā tentang kemurnian Al-Qur‟an QS. * Janji Allah untuk memenangkan umat Islam QS. Peraturan yang dimiliki ummat Islam ini sudah lengkap dan menyeluruh. Sebagian besar penduduk dunia adalah muslim. * Kekayaan alam Kekayaan terbesar hampir sebagian besar (65 %) berada di negeri-negeri muslim. Cadangan minyak bumi 65 % berada di negeri muslim.

Terpecah belah karena adanya perbedaan masa1ah furu. 2:214 ā Sesungguhnva pertolongan Allah amatlah dekat * Sejarah Islam yang penuh dengan kejayaan. QS. Jauh dari Al-Qur‟an dan sunah Rosul.QS. Gejala taqlid dengan semua yang datang dari Barat 7. 3:139 āorang akan tinggi derajatnya jika beriman 6. Tertinggal dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. tidak tsiqoh pada Islam QS.) . QS. Rosul dan orang-orang mu'min 5. 2.12:1O8 3. QS. 8:63 āAllah yang mempersatukan hati 4. Mempelajari Islam hanya karena mengikuti. 63:8 ākekuatan itu milik Allah. * Faktor ekstemal (dari luar umat Islam) : Adanya Ghazwul Fikri (perang pemikiran dan harakatul Irtidad (gerakan pemurtadan) dari musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam dan umatnya. Rendah diri. Sebab-sebab kemunduran umat Islam: * Faktor intemal (dari dalam lubuh umat Islam sendiri) : 1.

Mendidik generasi Islam dengan manhaj pendidikan yang syamil (sempurna) dan mutakamil (menyeluruh).SoIusi unt:uk meraih kemenangan: 1. Nabil bin Abdurrahman ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menguraikan isi materi 40‟ Diskusi Mentor membuka kesempatan diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Menyiapkan kekuatan semaksimal mungkin untuk menghadapi musuh. Pustaka Al-Ummah * Rencana Penghapusan Islam dan Pembantaian Kaum Muslimin di Abad Modern (hal.48). 3. 4. Umat Islam harus menerapkan syariat Islam da1am seluruh aspek kehidupan. REFERENSI * Panduan Aktivis Harokah (hal79). 2. Perjuangan dan pengorbanan.

GHOZWUL FIKRI TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat Ghozwul fikri * Peserta memahami sarana.25. metode dan hasil-hasil dari Ghozwul Fikri METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Ghozwul fikri * Secara bahasa .

Ghozwul Fikri terdiri dari dua kata. Serangan atau serbuan di sini berbeda dengan serangan dan serbuan dalam qital (perang). Ghozwah berarti serangan. siapa lawannya * Sepihak. Fikr berarti pemikiran. serbuan atau invasi. Serangan / Serbuan Qital Ghozwah * Saling mengetahui. ghozwah dan Fikr. yang lain tidak menyadari kalau diserang * Banyak korban jiwa * Relatif tidak ada * Membutuhkan dana yang besar * Relatif membutuhkan dan yang sedikit * Hasilnya belum tentu berhasil * Hasilnya nyata terlihat & berhasil * Efeknya terbatas .

Memadamkan cahaya (agama) Allah.8. QS.217. 61.* Efeknya dalam dan luas * Secara Istilah Penyerangan dengan berbagai cara terhadap pemikiran umat Islam guna merubah apa yang ada di dalanmya sehingga tidak lagi bisa mengeluarkan darinya hal-hal yang benar karena telah tercampur aduk dengan hal-hal tak islami. QS.120 3. 17:73 . 5:49 2. 2. QS. * Tasywih (Pencemaran/pelecehan) . Berusaha memasukkan yang sudah kosong Islamnya ke dalam agama kafir. * Tasykik (pendangkalan/peragu-raguan) Gerakan yang berupaya menciptakan keragu-raguan dan pendangkalan kaum muslimin terhadap agamanya. 2. QS. Menjauhkan umat Islam dari Dien (agama)-nya. Sasaran GF 1. 9.32 Metode GF 1. QS. QS. Membatasi supaya Islam tidak tersebar luas.

* Penyebaran faham nasionalisme Nasionalisme mmbunuh ruh ukhuwah Islamiyah yang merupakan azas kekuatan umat Islam. mendorong kaum muslimin agar mau menerima seluruh pemikiran dan perilaku barat. Sarana GF * Mass Media : cetak dan elektronika . * Tadhlil (penyesatan) Upaya orana kafir menyesatkan umat mulai dari cara yang halus sampai cara yang kasar. * Taghrib (pembaratan/westernisasi) Gcrakan yang sasarannya untuk mengeliminasi Islam. Menyerang Islam dari dalam * Penyebaran faham sekuralisme Berusaha memisahkan antara agama dengan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. * Pengrusakan akhlak umat lslam terutama para pemudanya.Upaya orang kafir untuk menghilangkan kebanggaan kaum muslimin terhadap Islam dengan menggambarkan Islam secara buruk. 2. (Hadits 1) .

Terpecah-belah QS 30:32 Catatan * Hadist 1: “Bukan dari golonganku orang yang mengajak pada ashobiyah dan bukan golonganku orang yang berperang atas dasar ashobiyah dan bukan dari golonganku orang yang mati karena ashobiyah” REFERENSI * Materi Mentoring tahun 94/95 * Daud Rasyid. Metode merusak akhlaq dari Barat. Habanakah. Ikut-ikutan QS 17:36 4. M. * Prof.Hasil GF 1. Abdul Rahman H. AL-Ghazwu Al-Fikri dalam sorotan Islam. Umat Islam menyimpang dari Al-Qur‟an dan As-Sunnah QS 25:30 2. Minder dan rendah diri QS 3:139 3. * Abu Ridha. Pengantar Memahami AL-Ghazwu Al-Fikri ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi ghozwul fikri 5‟ Games Mentor melakukan simulasi sebagai pengantar materi GF 10‟ Ceramah Mentor membahas hikmah menguraikan materi GF 40‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi GF sekaligus menutup mentoring .A.

Maka disodorkanlah pada muslimin nilai yang tidak Islami. * Langkah 2 Sekarang benda ditukar namanya. Tapi lama kelamaan akan terbiasa.dengan doa 5‟ Games 1 Membedakan dua benda yang amat berlainan (Misalnya kapur dan tissue) * Langkah 1 Para mad'u harus menyebutkan dengan cepat setiap benda yang diangkat oleh Mentor (dilakukan beberapa kali). seperti yang terjadi sekarang ini. begitu pula sebaliknya. bahkan nilai-nilai yang menyimpang dengan Islam sudah danggap biasa. * Hikmah Itulah Gozwul fikri. Tetapi musuh Islam berusaha menghilangkan nilai keislaman dari umat Islam secara perlahan-lahan. maka umat Islam akan larut dan tenggelam dengan nilai-nilai non Islam tersebut. Dan sebaiknya ketika disodorkan nilai-nilai Islam mereka tidak mau menerima Islam dan menjauh. Games 2 Al-Qur‟an ditengah karpet. . Mulanya umat Islam tidak menerimanya (tidak terasa) tapi lama kelamaan karena usaha mereka yang terus-menerus ditambah umat Islam yang malas mengkaji Al-Qur‟an dan Sunnah. peserta harus menyebutnya sebagai tissue. Pada awalnya peserta akan mengalami kesulitan karena belum terbiasa. Jika kapur diangkat. Pada awalnya nilai-nilai keislaman itu sudah jelas dan pasti.

Peserta diperintahkan untuk mengambil Al-Qur‟an tadi tanpa menyentuh karpet (Sulit/tidak bisa). yaitu dengan cara menggulung karpet sampai tengah dan dapat mengambil Al-Qur'an. * Langkah 2 Peserta diberitahu cara untuk mencapai Al-Qur'an tanpa harus menginjak karpet. .* Langkah 1 Al-Qur‟an diletakkan di tengah-tengah karpet yang lebar. Hikmah Usaha musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam tidak lagi dengan 'menginjak-injak' kaum muslimin melainkan dengan mengambil jiwa Al-Qur‟an dalam jiwa mereka dengan cara perlahan-lahan dan membuai serta tahap demi tahap tanpa disadari oleh umat Islam.

PENTINGNYA PENDIDIKAN ISLAM TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat pendidikan Islam * Peserta memahami sebab-sebab pentingnya pendidikan Is1am * Peserta termotivasi untuk mengikuti pendidikan Islam METODE PENDEKATAN .26. * Ceramah * Diskusi Kelompok .

Yarba = tumbuh secara Alami * Robba . kelemahan dan kehinaan * Umat Islam berada dalam kerusakan * Penyebabnya: . Pendidikan Islam bukan hal yang mengada-ada. dia memang ada.Yarbu = tumbuh berkembang * Robiya . tarbiyah memiliki beberapa arti: * Roba .RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakikat Pendidikan Islam * Dalam bahasa Arab pendidikan Islam disebut At-Tarbiyah Al-Islamiyah * Secara bahasa. meningkatkan Berarti proses pendidikan Islam seharusnya menumbuhkembangkan secara alami. juga sebagai proses perbaikan peningkatan diri bagi orang yang terubat di dalamnya.Yarubbu = memperbaiki. Menumbuhkan sesuatu sedikit demi sedikit sampai dengan tahap sempurna (Al-Asmahadi) Mengapa Pendidikan Islam diperlukan? * Melihat kondisi nyata umat Islam * Umat Islam tidak memahami Islam itu sendiri * Akibatnya: umat terjebak dalam kondisi kebodohan. * Secara istilah makna tarbiyah adalah: 1. Menyampaikan sesuatu sampai pada tingkat sempurna sedikit demi sedikit (Al-Baydowi) 2.

Meninggalkan jihad * Hakikat jiwa manusia * Memiliki kecenderungan untuk berbuat fujur (dosa) * Terbuka untuk menerima hidayah (petunjuk) Solusi : melihat kondisi umat saaat ini serta memperhatikann hakikat jiwa manusia maka dibutuhkan sebuah pendidikan Islam bagi umat Islam. Mengkotak-kotakkan ajaran Islam 4.1. Kecintaan kepada dunia yang berlebihan dan takut mati 2. Saling berpecah-belah 3. Pendidikan Islam (Tarbiyah Islamiya) harus bersifat : * Kontinu (Mustamiroh) * Membentuk syahsiyah Islamiyah bukan sekedar transfer ilmu (Takwiniyah) * Bertahap /terprogram (mutadarrijah) * Menyeluruh tidak parsial (Kaafah) REFERENSI * Abu Ridho. Tarbiyah Islamiyah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu .

TARBIYAH RUHIYAH TUJUAN * Peserta memahami hakikat taqwa dan balasan bagi orang-orang yang bertaqwa * Peserta mengetahui jalan mencapai sifat taqwa METODE PENDEKATAN .Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan mengutarakan tujuan dan materi yang akan disampaikan materi 5‟ Diskusi pendahuluan Mentor mngutarakan kondisi umat Islam pada saat ini dan mengajukan pertanyaan kepada saat ini dan mengajukan pertanyaan kepada peserta kira-kira apa yang menjadi penyebabnya 10‟ Ceramah Mentor menguraikan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka kesempatan diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 27.

* Ccramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Hakikat Taqwa Ungkapan para sahabat dan ulama: * Taqwa: merupakan konsekuensi logis dari keimanan yang kokoh yang dipupuk dengan muraqabatullah, merasa takut terhadap murka dan azab-Nya dan selalu berharap atas limpahan karunia dan maghfirohNya. * Taqwa: Hendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam larangan larangnnNya dan tidak kehilangan kamu di dalam perintah-pcrintahNya. * Taqwa: Mencegah diri dari azab Allah dengan berbuat amal sholeh dan takut kepada-Nya di kala sepi ataupun terang-terangan. * Taqwa: Hendaklah kamu berbuat dengan taat kepada Allah, berada di atas cahaya dari Allah, mengharap pahala Allah, meninggalkan kedurhakaan kepada Allah berdasarkan cahaya-Nya dan lakut kepada siksa-Nya (Ibnu Mas'ud) Balasan bagi orang-orang bertaqwa * Diberikan furqon dan diampuni dosanya (QS 8:29) * Diberikan rahmat dancahaya hidayah dari Allah (QS 57:28) * Diberikan jalan keluar dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka (QS 65:2-3) * Dimudahkan oleh Allah segala urusan (QS 65:4) * Ditutupi kesalahan-kesalahan dan akan dilipatgandakan pahala baginya oleh Allah (QS 65:5) * Mendapatkan berkah dari Allah (QS 7:96) Jalan Menuju Taqwa

1. Mu‟ahadah (mengingat perjanjian) QS 16:91 Caranya: Hendaklah seorang mu‟min berkhalwat (menyendiri) untuk menginstropeksi diri. Hanya antara dia dengan Allah. Ingatlah bahwa setiap hari kita berjanji denga Allah minimal 17X dalam sholat. “Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin”. 2. Muraqabatullah (merasakan kesertaan Allah) QS 26:218-219 Makna: merasakan keagungan Allah di setiap waktu dan keadaan serta merasakan kcbersamaan-Nya di kala sepi ataupun ramai. Cara: sebelum memulai sesuatu pekerjaan dan di saat mengerjakannya, hendaklah seorang mu‟min memeriksa dirinya. Apakah setiap gerak dalam melaksanakan amal dan ketaatannya dimaksudkan untuk kepentingan pribadi dan mencari populariitas atau karena dorongan ridho Allah dan menghendaki pahala-Nya? Macam-macam Muraqabatullah: * Muraqabatullah dalam melaksanakan ketaatan: ikhlas * Muraqabatullah dalam kemaksiatan: taubat, penyesalan dan meninggalkannya * Muraqabatullah dalam hal yang mubah: menjaga adab-adab terhadap Allah dan bersyukur atas nikmat-Nya * Muraqabatullah dalam musibah: ridho kepada ketentuan Allah serta memohon pertolongan-Nya dengan penuh kesabaran

3. Muhasabah (Instrospeksi diri) QS 59:18 Cara: Hendaklah seorang mu'min menghisab dirinya ketika selesai melakukan amal perbuatan: Apakah tujuan amalnya untuk meudapatkan ridho Allah? Atau

apakah amalnya dirembesi sifat riya' ? Apakah ia sudah memenuhi hak-hak Allah dan hak-hak-manusia ? 4. Mu‟aqobah (Pemberian Sanksi) QS 2:179 Tujuan: Jika seorang mu'min berbuat kesalahan maka tak pantas bentuk membiarkannya, sebab akan mempermudah terlanggarnya kesalahan yang lain dan akan sulit meninggalkannya. Karena jika seseorang melakukan maksiat biasanya akan diikuti dengan maksiat yang lain (Lih. Perkataan Ibnu Qoyyim AlJauziyah) Syarat: sanksi ini harus dengan sesuatu yang mubah, tidak boleh dengan yang haram atau mencelakakan (QS 2:195; 4:29) 5. Mujahadah ( optimalisasi) QS 29:69 Caranya: Apabila seorang mu‟min terseret dalam kemalasan, santai, cinta dunia, dan tidak lagi melaksanakan amal-amal sunnah serta ketaatan yang lainnya tepat pada waktunya; maka ia harus memaksa dirinya melakukan amalan-amalan sunnah lebih banyak dari sebelumnya Hal-hal yang harus diperhatikan: * Hendaklah amal-amal yang sunnah tidak membuatnya lupa akan kewajiban yang lainnya

* Tidak memaksakan diri dengan amal-amal sunnah yang di luar kemampuannya

Catatan: Perkataan Ibnul Qoyyim A: Pada dasamya manusia ynng sudah terperangkap dalam kemaksiatan akan merasa sulit untuk keluar dan melepaskan diri darinya sebagaiman diucapkan oleh ulama salaf : “Diantara dampak negatif maksiat adalah menimbulkan maksiat yang lain. Sedangkan pengaruh kebaikan adalah mendatangkan kebaikan berikutnya. Maka jika seorang hamba melakukan suatu kebaikan, kebaikan yang lainnya akan meminta untuk dilakukan, begitu seterusnya hingga hamba tersebnt memperoleh keuntungan ynng berlipat ganda dan kebaikan yang tiada sedikit. Begitu pula hamya dengan kemaksiatan. Dengan demikian, ketaatan dan kemaksiatan merupakan sifat yang kokoh dan kuat serta menjadi kebiasaan yang teguh pada diri si pelaku”. REFERENSI * Dr. Abdullah Nasih Ulwan, Tarbiyah Ruhiyah: Petunjuk praktis Mencapai Derajat Taqwa * AL-Hafidz Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah, Akibat Berbuat Maksiat.

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Tarbiyah Ruhiyah 5‟ Diskusi dan Diskusi Mentor menguraikan materi tarbiyah Ruhiyah dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum dan menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

17:23) .28. 4:36. METODE PENDEKATAN * ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan * Perhitungan Allah terhadap hak orang tua ( QS. BIRRUL WALIDAIN TUJUAN * Peserta memahami pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai bagian dari ibadah * Peserta mengetahui contoh-contoh praktis berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari.

Contoh: Kisah Sa‟ad bin Abi Waqosh. 46:15) REFERENSI * Asyur. 94/95. Berbakti kepada Ibu Bapak. Ahmad Isa.* Birrul Walidain adalah kewajiban anak Bentuk-bentuk Birrul Walidain * Mentaati selama bukan maksiat (QS. Hadits Rusulullah: “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat kepada Allah”. 31:14 . GIP * Materi Mentoring th. 31:15). * Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut (17:23-24) * Membantu dengan harta * Perbuatan-perbuatan yang dapat dilakukan jika orang tua sudah wafat Kesimpulan : * Birrul Walidain merupakan kewajiban dan ibadah (lihat QS. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ .

meliputi alam semesta. Aksioma yang berlaku: Yang mencipta lebih tahu terhadap yang diciptakan. * Peserta mengetahui jalan-jalan turunnya ilmu Allah * Peserta mengetahui bukti-bukti ilmu Allah METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan * Sebagai konsekuensi logis dari Maha Penciptanya Allah yang meliputi ekosistem zahir/fisik. jin dsb. flora dan fauna dan ekosistem batin/metafisik.Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 29. ILMU ALLAH TUJUAN * Peserta memahami sifat dan kualitas Ilmu Allah. manusia. * Ilmu Allah mencakup semua yang ada dan yang mungkin ada Sifat Ilmu ALIah .. meliputi alam ruh. ialah Allah pulalah yang berhak disebut Al-Aliim (Maha Mengetahui) (QS. 59:22).

baik beriman maupun kafir yang mau mengadakan mubasyarah (pengamatan) terhadap alam semesta. 25:2. Ayatul Kauniyah. [29:69] Bukti Ilmu Allah 1. rasul. maka dia akan mendapatkan. 31:27. merupakan . 18:109. Perintah Allah berlaku pada ciptaanNya (yang merupakan hasil IlmuNya) Kualitas Ilmu Allah Ilmu Allah tak dapat dibandingkan dengan ilmu siapapun dan Allah Maha mengetahui yang ghaib dan yang tersembunyi (QS. tabi‟it tabi‟in hingga ulama akhir zaman. Jalur informal * Dalam Bentuk ilham/ inspirasi Sistem penyampaiannya mandiri. 40:19). melalui malaikat. Tidak langsung disampaikan ke seluruh manusia. 41:53) 3. Allah menciptakan segala sesuatu dan menetapkan ukuranukurannya dengan serapi rapinya (QS. yaitu ayat-ayat Allah yang terhampar di alam. Hakikat Ilmu Allah Allah menggunakan 2 jalur dalam mengajarkan ilmunya pada manusia: 1. diperuntukkan bagi siapa saja. Bersifat Pasti. Barang siara yang berusaha. Bersifat Obyektif (QS. 15:21) 2.1. 31:16. tabi‟in. 2. Jalur formasi resmi * Dalam Bentuk wahyu Sistem penyampaiannya berstruktur. sahabat.

REFERENSI Paket BP Nurul Fikri. yaitu ayat-ayat Allah yang terkandung di dalam Al-Qur‟an. * Dengan mempelajari ayatul Qauliyah. Ayatul Qauliyah. * Melepaskan hubungan antara keduanya dapat me1emhkan manusia. Sebaiknya mempelajari ayatul Qauliyah dengan melepaskan ayatul Kauniyah akan mengakibatkan kehancuran di dunia. pengenalan terhadap Allah menjadi meluas dan mendalam. Manusia harus melakukan eksperimen/percobaan dalam mengembangkan dan memanfaatkan untuk kemaslahatan hidupnya. merupakan petunjuk untuk menemukan fakta empiris Ayatul Kauliyah. Ilmu Allah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . Ayat-ayat Kauniyah ini merupakan sarana bagi kehidupan manusia. Dengan mempelajari ayatul Kauniyah.bukti yang meandukung kebenaran ayatul Qauliyah [3:109]. Ayat Qauliyah ini harus dijadikan pedoman hidup bagi manusia sebab kebenarannya adalah mutlak [2:185] * Mempelajari ayat-ayat Allah tidak hanya ayatul qouliyah. sifatnya relatif dan empiris 2. pengenalan terhadap Allah menjadi tepat dan akurat. tetapi diikuti dengan mempelajari ayatul Kauniyah. * Mempelajari ayattul Kauniyah dengan melepaskan ayatul Qauliyah akan mengakibatkan kehancuran manusia di akhirat. Ayat Kauniyah memberikan bukti atas kebenaran informasi dari ayat Qauliyah. Kebenaran yang diperoleh dari eksperimen tersebut. * Hubungan ayat Qauliyah dan ayat Kauniyah: Ayat Qauliyah memberikan isyarat bagi manusia agar ayat Kauniyah (ayat) dimanfaatkan.

SIMBOL SUKSES TUJUAN * Peserta mengetahui makna simbol dan sukses * Peserta mengetahui hakikat sukses dalam Islam * Peserta mengetahui langkah-langkah menuju sukses hidup dalam Islam METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian simboI sukses * Simbol berarti abstraksi alau representatif dari suatu hal yang konkrit. Langkah hidup .Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 30. * Sukses dapat berarti berhasil mencapai sesuatu yang dikehendaki atau diinginkan. Sukses bersifat relatif tergulung dari pengetahuan seseorang tentang hakekat sukses yang sebenarnya.

Ketiganya merupakan langkah hidup. Setiap langkah hidup yang semakin mendekatkan . Sebaliknya. Pikiran adalah langkah hidup Pikiran manusia bukan saja sebagai tool (alat). Bukakah manusia hanya berusahu sedangkan Allahlah yang menentukan? [13:11] Simbol sukses dan simbol gagal Pikiran Pikiran. 2. Karena pikiran kita juga merupakan suatu control berarti dia ikut menentukan apa-apa yang akan kita lakukan. Kedua prinsip tersebut berlaku di dunia atau akhirat. Jika tindakan (amal) yang dilakukan itu kebajikan. tapi juga merupakan suatu control (kendali). hadist 2) 3. Tindakan adalah langkah hidup Seseorang membutuhkan tindakan untuk mencapai sukses. Dan yang sebaiknya akan membinasakan kita. Itulah sebabnya kita harus berhati-hati dalam memberikan input (masukan) ke dalam pikiran kita. jika tindakannya berupa kemaksiatan. Ucapan yang mempunyai nilai dan isi yang baiklah yang yang akan menyelamatkan kita. maka berlakulah “barang siapa menggali lubang maka ia akan terperosok ke dalamnya”.Langkah-langkah untuk mencapai sukses dalam kehidupan disebut langkah hidup. maka berlakulah “barang siapa menanam dia akan memetik hasilnya. (hadits 1. ucapan dan tindakan adalah faktor intemal manusia. atau keduaduanya. Ucapan adalah langkah hidup Yang membedakan ucapan adalah nilai dan isi yang terkandung di dalammya. 1. Kita harus selalu memeriksa isi pikiran kita dan mengisinya dengan pemikiran yang bersih.

Bukan karena mengharap ridho manusia. Sukses di dunia dan di akhirat REFERENSI Paket BP NF. Sukses di dunia dan gagal di aknirat * Tipe manusia yang memiliki simbol sukses dan didasari oleh niat yang ikhlas. Hadist 1: “Burang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat.185. 98. maka aku janji surga baginya” (HR Bukhori) 3. QS 3. Gagal di dunia dan di akhirat.8 Tiga tipe manusia : * Tipe manusia yang memiliki simbol gagal. tapi tidak memiliki niat ikhlas. Hadist 3 : “Sesungguhnya perumpamaan bergaul dengan teman yang baik dan orang yang jahat adalah seperti bergaul dengan penjual minyak wangi dan pandai besi.seseorang ke tujuan yang dikehendaki disebut sebagai simbol sukses. Sedangkan sebaiknya adalah simbol gagal.” (HR Bukhari Muslim) 2. Teman penjual minyak wangi itu boleh jadi akan memberi minyak . Hadist 2: “Burung siapa yang menjamin untukku dengan apa yang ada diintara dua tulang rahangnya dan diantara dua kakinya. berkatalah yang baik atau diam. Simbol Sukses Catatan : 1.(Hadits 3) Peranan niat dalam mencapai sukses Kita harus yakin bahwa sukses yang kita kejar di dunia ini semata-mata karena mengharapkan ridho-Nya. Faktor eksternal yang juga ikut menentukan langkah nidup diantaranya adalah lngkungan. * Tipe manusia yang memiliki simbol sukses. QS. Sukses diatas sukses.

ghibah dan namimah dan termotivasi untuk menjauhinya * Peserta memahami pentingnya persaudaraan dalam masyarakat Islam dan termotivasi merealisasikannya dalam aktivitas sehari-hari.wangi kepadamu atau kamu dapat membelinya atau paling tidak kamu akan mendapat bau harum daripadanya.” (HR Bukhori-Muslim) ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ TADABBUR AYAT QS. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi . Sedangkan teman pandai besi boleh jadi akan menbuat pakaianmu berlubang (terbakar) atau paling tidak kamu ikut hangus dengannya. AL-HUJURAAT AYAT 10-13 TUJUAN * Peserta memahami hak-hak muslim terhadap saudaranya yang muslim * Peserta mengetahui hal-hal yang dapat merusak persaudaraan * Peserta memahami makna su'uzhon.

” 11. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman. Dan bertaqwalah kepada Allah. 13. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari scorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (uang mengolok-olokkan) dan jangan pula. “Hai manusia. sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan jangalah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagain yang lain. dan barang siapa yang tidak bertaubat.RINCIAN BAHASAN 10. “Hai orang-orang yang beriman. “Hai orang-orang yang beriman. jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Sesungguhnya Allah Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang”. wanita-wanita (mengolokolokkan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi waanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggilmemanggil dengan gelar-gelar yang buruk. 12. Al-Hujurat ayat 10-13) A . “Sesungguhnya arang-arang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah anfara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat nikmat. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu ialah orang yang paling bertaqwa. maka mereka itulah orang-arang yang zalim”. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (QS.

” . Di dalamnya terdapat hal-hal yang diperingatkan Allah agar kaum beriman menjauhinya karena dapat merusak persaudaraan di antara mereka. jangan mengganggu tetangganya dengan asap masakan dari periuknya kecuali jika ia memberi segayung dari kuahnya. jangan berbuat aniaya kepadanya. akan tetapi ia mengndang kepada hati dan perbuatanmu. dan semoga kamu pun mendapat seperti itu" Dalam ayat 11 dan 12 Allah SWT menjelaskan bagaimana sebaiknya pergaulan di antara orang-orang beriman. kecuali jika mereka diberi buah-buahan itu”. Suhaib. Rasulullah saw. Karena pakaian mereka sangat sederhana. jangan membuka aibnya. Setiap muslim memiliki hak atas saudaranya yang sesama muslim. lalu dibawa keluar (diperlihatkan) kepada anak-anak tetangganya. maka malaikat berkata Amin. seperti Ammar. sabda Rasulullah saw “Sesungguuhya Allah tidak memandang kepada rupa dan harta kekayaanmu. Bilal. bersabda: "Orang muslim itu adalah saudara orang muslim. jangan menyerahkannya kepada musuh. bersabda: “Peliharalah (norma-norma pergaulan) tetapi (sayang) hanya sedikit di antara kamu yang memeliharanya” Dalam hadits shahih yang lain dinyatakan: "Apabila seorang muslim mendoakan saudaranya yang ghaib. Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah. dll. Jangan membeIi buah-buahan untuk anak-anak. dan jangan meninggikan bangunan rumah sehingga menutup udara tetangganya kecuali dengan izinnya. Salman A1Farisi. lalu mereka memperolok-olokkan beberapa sahabat yang fakir miskin. Kemudian Nabi SAW. Dalam hadits Riwayat Bukhari dari Anas bin Malik. Diriwayatkan bahwa ayat 11 ini diturunkan berkenaan dengan tingkah laku kabilah Bani Tamim yang pemah berkunjung kepada Rasulullah saw.llah WT menegaskan dalam ayat 10 bahwa sesungguhnya orang-orang mumin bersaudara seperti hubungan persaudaraan antara orang-orang seketurunan karena sama-sama menganut unsur keimanan yang sama dan kekal. Khabbab.

Dan jika mereka mendengar dari sebuah kalimat yang keluar dari saudaranya yang mukmin.Pada ayat ini pula Allah menyebutkan wanita secara khusus sebagai peringatan terhadap kebiasaan tercela kaum wanita dalam bergaul. sehingga Nabi SAW. supaya memerka menjauhkan diri dari su'uzon/prasangka buruk terhadap orang-orang yang beriman. Terdapat riwatat yang melatar belakangi turunnya ayat ini ialah berkenaan dengan kisah Siti Shafiyah binti Huyay bin Akhtab yang pernah datang menghadap RasuluIlah saw. Panggilan yang buruk dilarang diucapkan karena gelar-gelar buruk itu dapat mengingatkan kepada kedurhakaan dan membangkitkan kefasikan setelah beriman. dsb. maka kalimat itu hurus . dan suamiku adalah Muhammad”. pamanku Nabi Musa. dan melaporkan bahwa beberapa wanita di Madinah pemah menegur dia dengan kata-kata yang menyakitkan hati seperti: “Hal perempuan Yahudi. bersabda kepadanya: ”Mengapa tidak engkau jawab saja. Keturunan Yahudi dan sebagainya”. Dalam ayat ke-10 QS. Barang siapa tidak bertaubat dari memanggil-manggi dengan gelar yang buruk itu. hai kafir. ayahku Nabi Harun. Dalam ayat 12 Allah SWT memberi peringatan kepada orang-orang yang beruman. Kemudian Allah SWT melarang kaum mukmin mencela diri mereka sendiri karena mereka bagaikan satu tubuh yang diikat dengan persatuan Dan dilarang pula pangailan-panggilan dengan gelar-gelar yang buruk seperti panggilan kepada seseorang sudah beriman dengan kata-kata: hai fasik. Al-Hujurat ini Allah SWT memperingatkan kaum mukmin supaya jangan saling mengolokkan karena boleh jadi kaum yang diperolokolokkan pada sisi Allah jauh lebih mulia dan terhormat dari mereka yang mengolok-olokkan dan kaum wanita pun jangan saling mengolokkan karena boleh jadi wanita yang diperolok-olokkan di sisi Allah lebih baik dari wanita yang mengolok-olokkan. maka akandicap oleh Allah sebagai orang-orang yang zalim dan akan menerima konsekuensi dari Allah berupa azab pada Hari Kiamat.

Kemudian Allah SWT menerangkan penyebab wajibnya orangorong mukmin menjauhkan diri dari prasangka. Dan barangsiapa yang diketahui kesalahannya oleh Allah. "Wahai Rasulullah.” Si penanya kembali bertanya. dan jangan sekali-kali mencari noda atau auratnya. namimah dan mencari-cari aib orang lain. [AlHumazah:1] Rasulullah mengecam orang yang suka berghibah dan mencari-cari kesalahan orang. tctapi iman itu belum masuk ke dalam hatinya. Rasulullah saw. sabda Rasulullah SAW. maka Allah akan membalas pula dengan membuka noda-nodanya. Sedangkan namimah dapat dibagi menjadi hamz (mencaci maki) dan lamz (mencela). Orang yang mazlum (dianiaya) menceritakan keburukan orang yang menzaliminya dalam rangka menuntut haknya. yaitu karena sebagian prasangka itu mengandung dosa. bersabda: “Ghibah ialah engkau menceritakan saudaramu tentang sesuatu yang ia benci.” (HR. Diriwayatkan oleh Abi Barzah Al-Aslami. jangan sekali-kali kamu berghibah (menggunjing) terhadap kaum muslimin. 3. Tirmizi. Jika tidak (benar) engkau berbuat buhtan (dusta). niscaya dia akan menodai kehormatannya dalam lngkungan keluarganya sendiri” Adapun beberapa pengecualian dibolehkannya ghibah adalah sebagai berikut : 1. . Muslim. Mengenai definisi ghibah. itu ghibah namanya. Abu Dawud dan Ahmad). 2.diberi tanggapan dan ditujukan kepada pengertian yang baik. Dilakukan dengan niat baik dan mengharapkan ridho Allah semata. jangan sampai timbul salah paham apalagi menyelewengkannya sehingga menimbulkan fitnah dan prasangka. Karena barangsiapa mencari-cari noda mereka. “Wahai orang-orang yaug beriman dengan lidahnya. Jika bertujuan memberi nasehat pada kaum muslimin tentang agama dan dunia mereka. Allah melarang pula ghibah. bagaimana pendapatmu bila apa yang diceritakannya itu benar ada padanya?" Rasulullah menjawab: "Kalau memang benar ada padanya.

“Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya bagaikan bangunan yang saling mengikat dan menguatkan serta bagaikan jalinan antara jari jemari” (HR Muttafaq‟alaih dari Abu Musa ra. kekayaan dan keturunan dan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah dinilai dari derajat kelakwaannya Ayat ini juga menyatakan bahwa persauduraan Islam berlaku untuk seluruh umat manusia tanpa dibatasi oleh bangsa. Maka turunlah ayat ini yang melarang manusia menyombongkan diri karena kedudukan." Maka datanglah malaikat Jibril memberitahukan kepada Rasulullah SAW apa yang mereka ucapkan. pasti Allah akan menggantinya. Persaudaraan merupakan pilar masyarakat Islam dan salah satu basis kekuatannya. Dalam suatu hadits riwayat Abu Hatim yang bersumber dari Ibnu Mulaikah berkenaan turunnya ayat ini ialah bahwa ketika fathu Makkah Bilal naik ke atas Ka'bah untuk azan. Dan tidak ada kemuliaan seseorang di sisi Allah kecuali dengan ketakwaannya. pangkat. REFERENSI . warna kulit.) Rasulullah menganggap persaudaraan antar umat Islam adalah basis yang sangat penting sehingga hal pertama yang dilakukan beliau ialah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar secara formal satu dengan yang lainnya ketika hijrah ke Madinah. Allah menjelaskan bahwa manusia diciptakanNya berbagai-bagai bangsa dan suku supaya saling mengenal dan saling menolong dalam kehidupan bermasyarakat. Berkata beberapa orang: "Apakah pantas budak hilah azan di atas Ka'bah? Maka berkatalah yang lain: "Sekiranya Allah membenci orang ini.Pada ayat 13. kekayaan dan wilayah melainkan didasari oleh ikatan akidah.

Refleksi Ukhuwah. Latar Belakang Historis Turunnya Ayatayat Al-Qur‟an. Universitas Islam Indonesia * Ibnu Taimiyah.yang berakal (Ulil Albab ) * Peserta termotivasi untuk selalu mengingat Allah dan memikirkan ciptaanNya agar tumbuh ketundukan kepada Allah METODE PENDEKATAN . CV Diponegoro * Ahmad Yani Wahid. Shaleh. * Ceramah dan tan. Imam Syaukani. 3:190-191 * Peserta mengetahui ciri-dri orang . Imam Suyuthi. dkk. Ghibah.* Al-Qur'an dan Tafsirnya. Telaah Persaudaraan Muslim. Pustaka AlKautsar * KH Q. Asbabun Nuzul.va jawab RINCIAN BAHASAN “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal” “(yaitu) Orangorang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya . CV Tursina TADABBUR AYAT SURAT ALI IMRON AYAT 190-191 TUJUAN * Peserta memahami hikmah dan pelajaran dari QS.

Langit dan bumi dijadikan oleh Al-Khalik tersusun dengan sangat tertib. penuh dengan aneka keganjilan. Dalam ayat ini Allah SWT menyuruh manusia untuk merenungkan alam. seorang filosofis. Langit adalah yang di atas dan menaungi kita. Kadang-kadang malam terasa pendek. Musim pun silih berganti. tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. yaitu Allah SWT. Semuanya itu dengan ayat-ayatl. maka peliharalah kami dari siksa neraka” S atu cara mengenal dan mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan membaca dan merenungkan ayat-ayatNya yang terbentang di alam semesta. ahli ilmu tanaman. mengharukan malam harinya dengan berbagai bintang gemintang.berkata): “Ya Robb kami. Bahwa tidaklah semuanya terjadi dengan sendirinya. panas. Musim dingin. Maha Suci Engkau. Bukan hanya Sesaat diadikan. Hanya Allah yang tahu berapa lapisnva. Semua ini menjadi tanda-landa kebesaran dan keagungan Allah bagi orang-orang berpikir. Apakah dia seorang ahli ilmu Alam. ahli ilmu bintang. tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Bumi adalah tempat kita berdiam. Pasti ada yang menciptakan. Makin diselidiki makin mengandung rahasia ilmu yang belum terurai. besar pengaruhnya atas hidup kita dan segala yang bernyawa. yang dikatakan kepada kita hanya tujuh. Orang yang malihat dan memikirkan hal itu. Langit yang melindungi dan bumi yang terhampar tempat manusia hidup. tetapi setiap saat nampak hidup. Semua bergerak menurut aturan. Silih bergantinya malam dengan siang. akan meninjau menurut bakat pikirannya masing-masing. ahli ilmu pertambangan. siang terasa panjang dan sebaiknya. Juga memperhatikan pergantian antara siang dan malam. langit dan bumi. Demikian juga hujan dan panas. ataupun penyair dan seniman. Semuanya akan terpesona oleh susunan tabir alam yang . Menabjubkan pada siang hari dengan berbagai warna awan-gemawan. gugur dan semi.

.luar biasa. Jadi. Dzikir dengan lisan berarti menyebut nama Allah dengan lisan. disebabkan adanya cinta. tafakkara yang artinya memikirkan. teringat. berasal dari kata dzakara. Dari sini tumbuh keimanan yang kokoh. terasa kecil alam di hadapan kebesaran penciptanya. secara bahasa. Dalam hal ini berfikir berarti memikirkan proses kejadian alam semesta dan berbagai fenomena. Dengan dzikir manusia akan memahami secara jelas petunjuk ilahiyah yang tersirat maupun yang tersurat dalam Al-Qur‟an dan As-Sunnah sebagai . kuat dan mengakar di hati. Secara istilah dzikir berarti tidak pemah melepaskan Allah dari ingatannya ketika beraktifitas. lisan. dzikir merupakan aktivitas yang harus selalu dilakukan dalam kehidupan. Dzikir dapat dilakukan dengan hati. Akhirnya tak ada arti diri. Dalam ayat 191. takut dan harap kepadanya yang berhimpun di hati (Qolbudz Dzakir). mengingat-ingat.yang sesuai dengan aturan Allah. Dzikir dengan hati artinya kalbu manusia harus selalu tertambat kepada Allah. yang ada di dalamnya sehingga mendapatkan manfaat daripadanya dan teringat atau mengingatkan kita kepada sang Pencipta alam. ketiga hal itu mewakiu aktifitas manusia dalam hidupnya. Terasa kecil diri di hadapan kebesaran a1am. berdiri maupun berbaring. saat mendapatkan nikmat mengucapkan Hamdalah. maupun perbuatan. diterangkan karakteristik Ulil Albab. Ketika takjub mengucapkan Tasbih. yang ada hanyalah DIA. Misamya. Fikir. yang berarti menyebut. tadzakkara. fakkara. Dzikir dengan perbuatan berarti memfungsikan seluruh anggota badan dalam kegiatan . Ketika memulai suatu pekerjaan mengucapkan Basmalah. Di akhir ayat 190 manusia yang mampu melihat alam sebagai tanda-tanda kebesaran & keagunganNya. Dzikir. Yang Maha Pencipta. Allah sebut sebagai Ulil Albab (orang-orang yang berfikir). baik yang ghoib maupun yang nyata. menjaga. tak ada arti alam. secara bahasa adalah fakara. Allah SWT. yaitu selalu melakukan aktifitas dzikir dan fikir sebagai metode memahami a1am. mengingatkan. Baik di kala duduk.

kedua aktifitas itu akan berakhir pada beberapa kesimpulan: * Allah dengan segala kebesaran dan keagunganNya adalah pentcipta alam semesta termasuk manusia. Jika hanya melakukan aktifitas dzikir manusia akan terjerumus dalam hidup yang jumud (tidak berkembang. * Mensucikan Allah dengan bertasbih dan bertahmid memujiNya.minhajul hayah (pedoman hidup).Jumud . * Menumbuhkn ketundukan dan rasa takut kepada Allah dan hari akhir. Dengan fikir manusia mampu menggali berbagai potensi yang terhampar dan terkandung pada alam semesta. Aktifitas dzikir dan fikir tersebut harus dilakukan seimbang dan sinergis (saling berkaitan dan mengisi). RI * Prof. * Tiada yang sia-sia dalam penciptaan alam. Hamka. REFERENSI * Al-Qur‟an dan Tafsirnya. Tafsir Al-Azhar Juz IV. Sedangkan jika melakukan aktifitas dzikir dan fikir tetapi masing-masing terpisah. Semua mengandung nilai-nilai dan manfaat. Dr.3 Sesat 3 Terpisah 3 Sekuler 3 + 3 Ulil Albab Bagi Ulil Albab. Sebab jika hanya melakukan aktifitas fikir hidup manusia akan tenggelam kepada kesesatan. Dzikir Fikir Keterangan 3 . hidup yang statis). Universitas Islam Indonesia Yogyakarta * Al-Qur'an dan Terjemahannya Departemen Agama. Pustaka Panjimas . dikhawatirkan manusia akan menjadi sekuler.

TADABBUR AYAT SURATAL-MU'MINUN 1-11 (23:1-11) TUJUAN * Peserta memahami makna QS. 23:1-11 * Peserta mengetahui sifat-sifat orang yang beriman * peserta mengetahui balasan bagi orang-orang yang beriman .* Majalah Nurul Fikri. 4/II/ Ramadhan 1411-Maret 1991. Ulil Albab. No. Sosok Cendekiawan Versi Al-Qur‟an.

Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman 2. Dan orang -orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya 9. Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi 11. 4. Dan orang -orang yang menunaikan zakat 5. Dan orang-orang yaug memelihara shalatnya 10. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya 6. Yang dimaksud dengan beriman adalah beriman kepada Rukun Iman yang enam (lihat catatan hadits). 3. . (yakni) akan mewarisi surga Firdaus.METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN 1. (yaitu) orang-orang yang kusyu‟ dalam shalatnya. ayat 1-11) A yat-ayat di atas menerangkan tentang sifat-sifat yang diamiki orang beriman serta balasan yang akan diperolehnya. Mereka kekal di dalamnya (QS. Al-Mu‟minun. maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela 7. Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman. Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-arang yang melampaui batas 8. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki.

. karena tidak berlandaskan imankepadanya. * Memusatkan perhatian pada waktu shalat hanya kepada Allah serta dengan mengikhlaskan ketaatan [7:29]. yang tidak berguna. Dari Abu Hurairah ra. Dan bahwa kematian/ajal pasti akan menemuhi kita.. Yang dimaksud khusyu di sini adalah: * Mengerti bacaan-bacaan dalam shalat. sesungguhnya Rasulullah saw. * Menjauhkan diri dari perkataan yang tidak-berguna. Dari Abu Hurairah ra.Sebaiknya amat rugilah orang-orang yang kafir yang tidak beriman. yaitu dengan demikian menjaga waktu dan umumya supaya jangan sia-sia. Telah besabda Rasulullah „sebagian kebaikan keislaman seseorang ialah meniggalkan sesuatu yaug tidak berguna baginya‟ (HR Tirmidzi). Karena walaupun mereka menurut perhitungan banyak mengerjakan amal kebajikan tetapi semua amaala akan sia-sia saja di akhirat nanti. telah bersabda: "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. * Ihsan dalam shalat (lihat catatan hadits) * Tenang dan konsentrasi 2. * Menjauhkan diri dari perbuatan. Yang harus selalu diingat manusia dalam hal ini ialah: Allah mencatat seluruh perbuatan manusia di dunia [45:29] dan setiap manusia akan bertanggung jawab terhadap apa yang telah diperbuatnya di dunia [17:36]. Adapun sifat-sifat orang yang beriman dalam ayat-ayat selanjutnya 1. hendaklah ia berkata yang baik atau diam. waktunya tidak ." (HR Bukhari dan Muslim).. telah berkata. Menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tak berguna. Khusyu dalam shalat.

dapat dimajukan atau ditunda [10:49] 3. Menunaikan Zakat Dengan berzakat seorang mukmin: * Membersihkan diri dari sifat kikir dan cinta yang berlebihan pada dunia [9:103]. yaitu. apabila berjanji ingkar dan apabila dipercaya khianat “(HR Syaihkani melalui Abu Hurairah ra. karena dunia ini hanyalah suatu permainan dan senda gurau [29:64]. Memelihara amanat dan menepati janji * Bila seseorang tidak memegang amanat dan tidak menepati janji. yang seringkali melalaikan manusia dari kehidupan yang kekal di akhirat nanti [35:5] * Mensucikan hati sehingga tumbuh sifat-sifat kebaikan dalam hati [9:103] 4. Allah menyebutnya sebagai orang yang melampaui batas. apabila berbicara dusta. “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga. * Zina termasuk dosa besar dan merupakan jalan yang buruk [17:32]. Imam Ahmad berkata: “Saya tidak mengetahui setelan pembunuhan ada dosa besar dari perzinaan” 5. Barang siapa yang berbuat di luar hal itu.) * Orang-orang yang memelihara amanat dan janjinya dijanjikan Allah dengan balasan syurga. dikhawatirkan ia termasuk orang-orang munafik. * Menahan pandangan dan memelihara kemaluan [24:3O-31. [70:32-35] . Menjaga kemaluan dari perbuatan keji (zina) kecuali kepada istri-istri mereka.

Dia bertanya kembali: 'maka beritahukan padaku tentang ihsan 'Hendaklah engkau . juga teIah berkata: “Ketika kami duduk dekat Rasulullah SAW pada suatu hari maka dengan tiba-tiba terlihat oleh kami seorang laki-laki yang memakai pakaian yang sangat putih berambut sangat hitam. kepada utusan-utusahNya. kepada malaikatNya. “Beda antara seorang muslim dan musyrik atau kafir adalah meninggalkan shalat” (HR Muslim) Balasan bagi orang beriman yang memiliki sifat di atas adalah syurga Firdaus [23:1O-11]. jelaskan padaku tentang Islam.. 2:43. Jawab Nabi: 'Hendaklah engkau beriman kepada Allah. 'Engkau benar'.. Jawab Nabi. Selain itu perintah untuk memelihara sekaligus menegakkan shalat banyak disebutkan dalam Al-Qur' an diantaranya: QS. kemudian dia berkata: „Hai Muhammad.. Cacatan Hadits Dari Umar ra.. barangsiapa uang menegakkannya akan masuk syurga”.' Maka jawab Rasulullah. tidak tampak padanya tanda-tanda perjalnan dan tak ada seorang pun diantara kami yang mengenalnya. Orang itu berkata. Lalu dia bertanya kembali: 'Tolong jeIaskan padaku tentang Iman. lalu ia membaca sepuluh ayat ini dari permulaan surat AlMu'minun.6. Memelihara shalat * Shalat adalah kewajiban yang ditentukan waktu-waktunya atas orang yang beriman [4:103]. lalu ia duduk di hadapan Nabi dan meletakkan tangannya di atas paha Nabi. meriwayatkan sebuah hadits yang RasuluIlah bersabda di antaranya: “Telah diturunkan kepadaku sepuluh ayat. 22: 41 * Shalat adalah pembeda antara muslim dtm kafir. kepada hari kiamat dan hendaklah engkau beriman kepada qadar yang baik dan yang buruk. Telah bersabda Rasulullah saw. 238. QS. Umar ra... kepada kitab-kitabNya.

Berjumpa Allah Lewat Shalat. datang kepadamu untuk mengajar tentang agamamu" REFERENSI * Al-Qur'an dan Tafsirya. Kemudian Nabi berkata: 'Wahai Umar tahukah engkau siapa yang bertanya tadi?'.. Menundukkan Pandangan SABAR TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian sabar * Peserta mengetahui macam-macam sabar * Peserta memahami hikmah cobaan bagi kaum mukmin METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi .. Universitas Islam Indonesia * Prof. Dr. Kata Nabi: 'Dialah Jibril as. 'Allah dan rosulNya lebih mengetahui.. Kemudian orang tadi pergi. maka sesungguhnya Ia melihat engkau... sekalipun engkau tak dapat melihatNya. Jawabku. Tafsir Al-Azhar * Syekh Musthofa Masyur.beribadah hanya kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya.. Aku diam sejenak. GIP * Abu Hudzaifah. Hamka.

Lawan katanya adalah rakus. Istilah lain tentang sabar antara lain: 1. Macam-macam Sabar 1. Bila menahan amarah disebut halim atau bijaksana. Sabar yang terruji juga motivasinya karena Allah SWT.RINCIAN BAHASAN Pengertian Sabar Ditinjau dari segi bahasa sabar berarti menahan. sabar berarti "Tahanlah dirimu bersama mereka". 2. menolak atau melawannya. Dalam QS 18:28. maka dalam hal itu sabar tidak diperbolehkan. mencegah diri atau mengekang. Sedangkan bila terlambat tidak akan berharga atau bermanfaat [14:21. Sabar dengan rezeki sedikit disebut qona'ah atau rela dan puas. Tapi bila seseorang mampu menghindarkan diri. kecemasan atau kegelisahan (lihat akhir QS 14:21). Bila berupa musibah disebut dengan shabar. Secara istilah Sabar berarti "menahan diri atas segala sesuatu yang tidak disukai karena . Lawan katanya adalah menggerutu.nengharap ridho Allah SWT" [QS 13:22]. 3. Sabar. bukan untuk memperoleh pujian atau tanda jasa dari manusia. 52:14-16]. Menurut Imam Al-Ghazali sabar adalah sabar terhadap musibah yang tidak dapat dihindarkan atau tidak mampu berupaya menyelamatkan diri. Sabar yang teruji ialah jika dilakukan rada saat yang tepat. Sabar dalam menahan syahwat perut dan seksual disebut iffah atau kehormatan dan martabat diri. Lawan katanya adalah keluhan (jaza'). menurut sasarannya terbagi dua yaitu: . 4.

: 1. Menyangkut kesenangan hidup [21:35. yaitu dalam menghadapi tuntutan adat kebiasaan atau darongan syahwat. Sabar terhadap petaka dunia. Sabar dalam kesulitan berdakwah di jalan Allah. 2. Menahan marah dan dendam [16:126] 3. terdapat banyak aspek kesabaran yang dirangkum menjadi dua. yaitu dengan meluruskan niat dengan melawan riya dan penyimpangan lainnya [98:5] 2. yaitu menahan diri terhadap yang disukai dan menanggung hal-hal yang tidak disukai. Mental atau nafsu. Dalam Al-Qur‟an. Yang demikian akan dialami oleh semua manusia. yaitu: 1. S9:15. 2. Fisik. Sabar pada saat bekerja yaitu dengan tidak melalaikan Allah dan tidak malas [29:58-59] 3. 2:264] 4. 63:9. beriman atau kafir [QS 2:155-157]. yaitu menahan penderitaan bndan (misamya: sakit yan!j berat atau luka yang parah). orang baik atau jahat. 4:25] 3. 2. Sabar terhadap gejolak nafsu: 1. sererti bencana alam dan tantangan jaman. Sabar setelah selesai pekerjaan.16. 3:14-15] 2. Rinciaannya adalah sbb.1. Menahan dorongan nafsu seksual [12: . Sabar sebelum ketaatan. yaitu: . 64:15. Sabar dalam ketaatan kepada Allah. yaitu dengan tidak merasa bangga karena riya dan mencari popularitas [47:33.

baik perbuatan atau pun ucapan [73:10] 3. melipatgandakan pahala.1. yaitu: 1. Adanya cobaan bagi ahli iman merupakan suatu kepastian yang mengandung tujuan dan hikmah. Sabar di medan perang [8:45-47. yaitu ditujukan kepada orang-orang beriman. 2. Ujian yang dihadapi para da'i merupakan penegasan dan penyaringan terhadap tingkatan kaum beriman dan menyisihkan yang buruk seperti menyisihkan karat dari besi. dan tidak pula oleh malaikat karena kesempurnaannya. karena mereka akan menghadapi tantangan. karena dialah satu-satunya makhluq Allah yang dianugerahi akal dan selalu dibebani ujian serta cobaan. 41:34-36] Hikmah Cobaan bagi Orang beriman Secara umum kesabaran ditujukan kepada segenap manusia. Sabar terhadap panjangnya perjalanan dakwah [2:214] 5. "Tidaklah seorang muslim karena kesedihan. 8:65-66] 6.” Secara khusus. Mendidik kaum beriman dan menjernihkan hati mereka [3:140-142. ujian serta cobaan jiwa dan harta benda. 22:11]. penyakit dan gangguan dari yang merasuk tubuhnya kecuali dengan itu Allah meengampuni dosa-dosanya" [HR Bukhari. Meningkatkan kedudukan orang-orang beriman di sisi Allah. 3:154] 3. Allah SWT meninggikan derajat mereka. 29:1O11. Sabar dari berpalingnya manusia dari dakwah [71:5-7 . Imam Al-Ghazaly berkata. 16:127] 2.] . Untuk membersihkan barisan mu'minin dari kaum munafik [3:179. Sabar dalam pergaulan antar manusia [4:19. kepayahan. "Sabar merupakan ciri khas manusia dan tidak dipunyai oleh hewan karena kekurangan-kekurangannya. kesusahan. gangguan. Sabar terhadap gangguan manusia. paling tidak menghapus dosa-dosa mereka.

Hikmah Cobaan. IKHLAS TUJUAN * Peserta memahami makna ikh1as dan urgensinya bagi aktivis dakwah * Peserta mengetahui indikasi keikhlasan * Peserta mengetahui hal-hal yang mendukung keikhlasan. Ibnul Qoyyim AL-Jauziyah. . Pustaka Al-Kautsar. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Ikhlas Secara bahasa.REFERENSI Dr. ikh1as berarti membersihkan hati dari maksud selain mengharapkan ridho Allah Azza wa Jalla. Yusuf Al-Qardhawi. ikhlas berasal dari kata Khalasha yang berarti bersih atau murni. Koleksi Bahan Tarbiyah. 1996. Secara istilah. * Peserta mengetahui buah dari keikhlasan. Al-Qur‟an Menyuruh kita Sabar. GIP ISNET.

Hati-hati mereka adalah pelita-pelita petunjuk. bukan rupa dan bentuknya. "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada jasad dan rupa kalian. yaitu jika tidak hadir mereka tidak dianggap hilang dan jika hadir mereka tidak diketahui. sebab amal tak bisa diterima sempurna kecuali dengannya. Takut Ketenaran Takut ketenaran dan penyebaranya kemasyhuran atas dirinya. Allah hanya menginginkan hakikat amal. Semua ilmu merupakan hujjah atas pemiliknya kecuali yang diamalkannya. Beramal secara diam-diam. . Ikhlas dalam bahaya besar sehingga tetap berakhir dengannya. maka amalya akan sia-sia di sisi Allah. 2. Maka Dia menolak setiap amal yang pelakunya tertipu dengan amalya. terlebih jika ia memiliki karunia tertentu. bertaqwa dan menyembunyikan amalnya. Nabi SAW bersabda. tetapi Dia melihat kepada hati kalian (niat dan keikhlasan” (HR Muslim). Semua amal akan sia-sia kecuali ikhlas. Bagi aktifis dakwah. bahkan ikhlas berada di barisan depan dari amal-amal hati. Sebab bila seseorang sudah merasa dirinya niat yang tidak lillah.Ikh1as merupakan salah satu amalan hati. ikhlas sangat penting dalam menyertai amal-amalya. Dalam hadits riwayat Abu Hurairah. Hadist riwayat Muadz: ”Sesungguhnya Allah mencintai orangorang yang berbuat kebaikan. Mereka keluar dari setiap tempat yang gelap”. Indikasi Keikhlasan 1. Sahl bin Abdullah at-Tustary berkata. jauh dari sorotan Amal yang dilakukan secara diam-diam harus lebih disukai daripada amal yang disertai sorotan.” Allah berfirman tentang setiap amal yang dimaksudkan untuk selainNya sebagai amal yang sia-sia [24:23]. “Dunia ini adalah kebodohan dan kematian kecuali ilmu.

Bersungguh-sungguh melawan nafsu 5. seseorang bisa mengikuti langkah mereka. Ketenangan jiwa . ia tidak terkecoh tentang hakikat dirinya di hadapan orang yang memujinya karena dialah yang lebih tahu tentang rahasia hati dan dirinya. Membaca sejarah orang-orang mukhus 4. Buah Ikhlas 1. 4. Jika pun ada pujian.3. 5. Tidak menuntut pujian dan tidak terkecoh olehnya Tidak meminta pujian orang-orang yang suka memuji dan berambisi mendapatkannya. Diantara bukti ikhlas adalah rakus terhadap amal yang paling diridhoi Allah dan bukan paling diridhoi diri sendiri. Berdo' a dan memohon pertolongan kepada Allah. Berteman dengan orang-orang yang ikh1as Dengan berteman dengan orang-orang ikhlas dan hidup bersama mereka. Menjadikan keridhoan dan kemarahan karena Allah bukan karena pertimbangan hawa nafsunya. 2. 3. Hal-hal yang Mendukung Keikhlasan 1. mengambil pelajaran dan mencontoh akh1aq mereka [18:28]. Ilmu yang mantap Mempelajari ilmu yang dapat menanamkan keyakinan tentang pentingnya ikh1as dan hasil-hasil yang bisa dipetik di dunia dan akhirat [22:54]. Rakus terhadap amal yang bermanfaat .

Kekuatan Ruhani 3. KoIeksi Bahan Tarbiyah. ISLAM SEBAGAI SISTEM HIDUP TUJUAN Peserta memahami karakteristik Islam sebagai diiahl haq Peserta mengetahui rentingnya memahami Islam secara menyeluruh METODE PENDEKATAN Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN . ISNET. Niat dan Ikhlas. Tetap memperoleh pahala amal sekali pun belum menyempurnakan amal itu. Pustaka Al-Kaustar.2. 1996. atau bahkan belum menunaikannya 5. Pertolongan dan perlindungan Allah REFERENSI Dr. Amal yang berkesinambungan 4. Yusuf Al-Qardhawi.

Tetapi manhaj ini datang dari Allah yang menginginkan agar menjadi petunjuk. Membebaskan manusia dari penghambaan pada egoisme dan syahwat. Keselamatan diri perpecah dan rergolakan 4. tahu dan mengamalkan ajaranNya [3:79]. Tujuan ini pun akhimya merupakan tujuan akhir. robbaniyyah ghoyah dan mashdar. yaitu manusia yang tau hubungannya dengan Allah sangat kuat. usaha dan kerja keras manusia dalam kehidupan [53:42. Mendapat petunjuk menuju fitrah 3. yaitu yang bersumber pada wahyu Allah kepada Rasulullah SAW (Al-Qur' an). kabar gembira. Rabbaniyah Ghoyah (tujuan dan sasaran) Maksudnya Islam menjadikan tujuan pertama dan terakhir untnk menyembah Allah semata [51:56] dan untuk mencapai ridhoNya.Karakter Ajaran Islam Sebagai dien (sistem hidup ) memiliki ciri-ciri: 1. 1. penjelas. Yang dimaksud dengan robbaniyyah mencakup 2 asfek. 84:6]. Mengetahui tujuan dan keberadaan manusia 2. Robbaniyah Masdar (sumber hukum) Maksudnya manhaj/metode yang telah ditekan oleh Islam untuk mencapai tujuan dan sasaran itu adalah manhaj Rabbani yang murni. 2. obat dan rahmat bagi hamba-hambaNya [4:174. yang ditujukan kepada Allah SWT. 1O:57]. keluarga. puncak cita-cita.Dampak Rabbaniyah tujuan pada manusia. golongan. . Manhaj ini tidak lahir sebagai sebuah hasil rekayasa dari ambisi individu. Sedangkan rabbani ditujukan kepada manusia. Robbaniyah berasal dari kata rabbun. 1. Robbaniyah Ditinjau dari segi bahasa. partai atau bangsa tertentu.

Terhormat dan mudah diyakini 4.Adapun Rasulullah Muhammad SAW adalah penyeru pada manhaj dan sebagai penjelas perintahNya yang masih samar bagi manusia [42:52-53]. zakat. Syumul (universal) Artinya Islam meliputi semua jaman. Terlepas dari keberpihakan dan hawa nafsu 3. Terbebas dari penghambaan sesama manusia. Islam mengakui manusia dengan pengakuan yang menyeluruh. Insaniyah (kemanusiaan) Islam yang berdasarkan Al-Qur‟an dan sunnah Rasulnya mencurahkan sebagian besar kepeduliannya pada sisi kemanusiaan. Buah insaniyah dalam Islam: 1. Dampak Rabbaniyyah mashdar. Persaudaraan manusia (ukhuwah) 2. Kesimplannya Islam adalah din yang sesuai dengan karakter manusia. Aspek-aspek manusia seperti jasad. fungsi dan karakteristiknya tanpa harus cenderung rada aspek tertentu saja. . akal dan ruhani diberikan peluang untuk melaksanakan peran. 1. ditujukan untuk kepentingan dan kesejahteraan manusia sendiri. misalnya sholat. 2. Terlepas dari pertentangan dan sikap ekstrim [4:82] 2. 3. dan haji. kehidupan dan eksistensi manusia. Di samping itu ibadah-ibadah yang disyariatkan oleh Islam memiliki dimensi kemanusiaan. Persamaan manusia (emansipasi).

Dan Islam juga adalah jihad dan dakwah." 1. terhampar luas sehingga meliputi semua cakrawala umat dan begitu mendalam (mendetail) sehingga memuat urusan-urusan dunja dan akhirat. Islam adalah negara dan tanah air. maddiyyah (materialisme). menyerukan tauhid dan menjauhi thaghut [21:25. yang dimaksud dengan Islam universal yaitu: "Islam adalah sebuah sistim yang universal (komprensip. total dan integral). akhlak dan kekuatan. militer dan ideologi serta aqidah yang murni dan ibadah yang benar sekaligus. Islam memberikan haknya sacara adil terhadap aspekaspek kehidupan seperti ruhiyyah (spiritulisme). 38:87]. Islam merupakan risalah setiap nabi yang diutus dan misi setiap kitab suci yang diturunkan. rahmat bagi sekalian hambaNya [21:107.. materi dan harta benda. 24:1. 2:128 dan 132]. Mencakup berbagai aspek hidup dan kehidupan. . serta usaha dan kekayaan. yang merupakan petunjuk Robb manusia bagi segenap manusia. pemerintahan dan umat.Jangkalian keuniversalan dalam risalah Islam ini diungkapkan Hasan Al-Banna : Islam adalah risalah yang panjang terbentang sehjngga meliput semua abad sepanjang jaman. 4. Dan di dalam Risalah Ta'limnya. Risalah bagi seluruh alam semesta Islam tidak terbatas pada bangsa maupun status sosial tertentu. Maka semua nabi diutus dengan membawa risalah (misi) Islam. Islam adalah kebudayaan dan perundang-undangan. 2. Risalah semua jaman Islam adalah risalah untuk semua jaman dan generasi. Al-Wastthiyyah /Tawazun (moderat atau rertengahan) Islam berada dalam keseimbangan di antara dua jalan atau dua arah yang saling bertentangan. serta kasih sayang dan keadilan. Secara substansi (dasar-dasar akidah dan moralnya). 10:72. 16:36. bukan risalah yang terbatas oleh masa atau generasi tertentu. ilmu dan hukum.

Aspek dalam kehidupan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. AL-Wudhuh (jelas) Yang dimak:iud adalah jelas dalam hal: 1. syari'at lslam) 2. Al-Waqi'iyyah (kontekstual) Allah menjamin Islam sebagai ajaran yang sesuai dengan kondisi manusia di manapun. 2. jama‟iyyah (kolektif). Sumber-sumber hukumnya 3. kapanpun dan bagi segala jenis manusia. tsabat (konsisten). Kehidupan tidak akan harmonis apabila Islam dilaksanakan secara parsial. Sasaran dan tujuan Pentingnya memahami lslam secara kaffah. mulai aspek aqidah. [2:2O8] 1. 5. moral. akhlak dan syari'at. Sebab syaithan adalah musuh yang nyata bagi manusia. Dasar-dasar Islam (akidah. dan tidak berada dalam poros yang ekstrim [55:7-8]. ibadah. Ajaran Islam sendiri bersifat universal dan menolak parsialisasi hukum dan ajarannya. program serta langkah-langkah syathan. Islam senantiasa menjaga dan memelihara realita (aktual) di setiap aspek yang didakwahkan pada manusia. REFERENSI * Materi Mentoring Islamic Study 1994-1995. Agar umat Islam tidak terjebak ke dalam propaganda.fardiyah (individu). . dan taghayyur (perubahan). 6.

menganggap pemuda sebagai tenaga paling revolusioner. kini dan esok. Semua ideologi yang barorientasi pada strategi revolusi. kemarin. Baik sebagai pembela kebenaran yang gigih atau pun sebagai pembela kebatilan yang canggih. Hal tersebut menumbuhkan semangat pergerakan. Karakteristik Islam: Kajian Analitik. 10 RISALAH PEMUDA ISLAM TUJUAN * Peserta memahami pentingnya masa muda * Peserta mengetahui cara mengembangkan potensi pemilik Islam * Peserta termotipasi memanfaatkan potensinya dalam aktifitas yang Islami METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Tak dapat disangkal lagi bahwa eksistensi pcmuda Islam dalam kehidupan amat renting. Dalam setiap kurun waktu. karena merekalah yang memiliki potensi untuk mewarnai perjalanan sejarah umat manusia pada umumnya. bukan stagnasi atau pun status quo. * Dr. Jakarta. perubahan. karena secara psikologis manusia mencapai puncak hamasah (gelora semangat) quwatul jasad (kekuatan fisik) pada usia muda. . Yusuf Al-Qaardhawi. Risalah Gusti. Pustaka Al-Ummah.* Panduan Aktivis Harokah. pembela senantiasa berdiri di garis terdepan.

Mengamalkan dan mendakwahkan Islam Ciri orang yang tidak mengalami kerugian (k11usrin) dalam hidup adalah . maka dipandaikan dalam aganla. dan para Assabiqunal Awwalun pada umumnya berusia muda. masa kayamu sebelum datang masa miskinmu.Tirmidzi] 2. masa mudamu sebelum datang masa tuaamu. masa luangmu sebelum datang masa sibukmu. kecuali dzikrullah dan yang serupa itu.Di dalam Alqur'an peran remuda diungkapkan dalam kisah Ashabul Kahfi [18:19-22]. 3. dan orang alim dan penuntut ilmu. 58:11] "Siapa yang dikehendaki Allah akan nlendapatkan kebaikan. 2:258] dan pemuda yang dibunuh oleh Ashabul Uhdud [lihat tafsir Ibnu Katsir QS Al-Buruj].53:3-4]. Tunduk patuh berlandaskan cinta kepadanya [2:165] dan Ittiba' (mengikuti) Rasulnya [3:31. masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu." [HR At.: "Manfaatkanlah yang lima sebelum datang yang lima. kisah remuda Ibrahim [21:60 dan 69. Memahami Islam Mustahil pemuda dapat memuliakan lslam kalau mereka sendiri tidak memahami Islam [35:28." [HR Al-Bahaqi] Bagaimana potensi pemuda itu dapat dikembangkan dalam bingkai Islam? Setidaknya mereka dituntut melaksanakan 10 risalahnya: 1. Pentingnya memanfaatkan masa muda digambarkan dalam hadist Rasulullah SAW sbb. Mengimani segenap ajaran Islam Iman kepada Allah dan Rasulnya pada hakikatnya merupakan sebuah sikap mental patuh dan tunduk [23:51]. masa hidupmu sebelum datang masa matimu." [HR Buknari-Muslim] "Dunia ini terkutuk dan segala isinya terkutuk.

9:36]. 2:190. 38:41-44. 9:111]. memerangi kaum murtad dalam negeri Islam.5:78-79].” [HR Muslim] 4. * Jihad siyaasi atau jihad poIitik. menyampaikan ilmu dan mendidik orang-orang yang ingin memahami Islam [3:79]. Shabar dan istiqomah di atas jalan Islam [21:83-85. 41:33. Said Hawwa membagi jihad menjadi 5 macam: * Jihad lisaani. "Keyakinan dalam iman haruslah secara bulat dan kesabaran itu setengah dari . 8:39. Termasuk dalam jihad ini adalah menentang orang kafir. menyampaikan dakwah Islam kepada orang-orang kafir. Berjihad di jalan Islam Jihad adalah salah satu hal ya:ng diwajibkan Allah kepada kaum muslimin. munafik. Keimanan harus dilanjutkan dengan kesabaran dan istiqomah. 9:71. berusaha mengusir mereka dari bumi lslam."Barang siapa nlenyeru kepada kebaikan.71:5-9]. Jihad dengan harta merupakan bagian vital bagi jihad yang lainnya.21:68-69. nlaka ia akan nlen!peroleh pahala sepadan dengan orang yang nlengerjakannya. * Jihad bilyad wan nafs atau jihad dengan tangan/kekuasaan dan jiwa [22:39. * Jihad tarbawi/ta'limi. 37:100107. melawnn pemberontak atau pembangkang atas negara lslam. yakni bersungguh-sungguh mengajarkan. 5. karena dakwah memerlukan sarana dan prasarana.senantiasa mengamalkan dan mendakwahkan Islam [103:1-3. dan fasik yang disertai dengan hujjah (argumentasi) yang dicontohkan oleh Nabi SAW [5:62]. * Jihad maali atau jihad dengan harta [49:15.3:110. usaha mempertahankan diri terhadap serangan mereka.

9. Ikhlas dalam segenap pengabdian di jalan Islam Memurnikan niat karena Allah dalam ibadah dan jihad merupakan masalah fundamental. Menggerakkan dan mengarahkan potensi umat Islam. 7. "Sesungguhnya Allah menolong ini hanya karena orang-orang yang lemah diantara mereka yaitu . antara satu dengan yang lain saling mengokohkan. tldak terjebak dengan permasalahan yang sama.9]. 59. Optimis terhadap masa depan Islam Pemuda Islam tak boleh memiliki jiwa pesimis. Potensi umat Islam perlu diarahkan ke dalam amal Jama'i secara efektif dan efisien [3:146]. agar amal itu diterima sekaligus sukses.Tirmidzi]. 15:56].iman. dan mampu memperbaiki diri ke arah yang lebih baik [13:11]. Mempersaudarakan manusia dalam ikatan Islam Pemuda seharusnya berperan dalam menjalin ukhuwah Islamiyah sesama musIim [8:63. “Setiap mukmin yang satu bagi mukmin lainnya bagaikan suatu bangunan. 6. "Seorang yang sempurna akalnya ialah yang mengoreksi dirinya dan bersiap dengan amal sebagai bekal untuk mati. Introspeksi dan evaluasi dimaksudkan agar pemuda tidak mengulan kesalahan yang sama di hari mendatang. Sebaiknya harus optimis akan hasil perjuangan dan pertolongan serta balasan dari Allah SWT." [HR At. Introspeksi diri (muhasabah) tcrhadap scgala aktifitas yang tclah dilakukan. 10." [HR Abu Nu'aim]. Hanya orang kafirlah yang memiliki sifat pesimis [12:87. 8.” [AlHadist] .

GIP * Dr. Muh.dengan dakwah. AMAL JAMA‟I TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian amal jama'i * Peserta memahami pentingnya beramal jama'i * Peserta mengetahui ciri-ciri amal jama'i METODE PENDEKATAN * Games "Korek Api" * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Amal Jama'i 'Amal berarti bekerja. Dr Yusuf AL-Qardhawi dan Saisd Hawwa.33/ 11 Januari 1991 * Husni Adham Jarror. shalat . berbuat atau menghasilkan. GIP. Bercinta dan Bersaudara karena Allah.dan ikhlas mereka " [HR An-Nasa'i dari Sa'ad bin Abi Waqqash] REFERENSI * Majalah Islam 'Sabili‟. mengerjakan dan menghasilkan sesuatu yang . Berjuang di Jalan Allah. No. Ibrahim An-Nashr. beramal berarti berbuat. Bagi seorang muslim.

Karena kaidah ushul fi'qih menyatakan: "Sesuai . tidak dapat membersihkan daun-daun di halaman. "Barang siapa yang ingin mendapatkan pahala berjama'ah maka shalatlah bersamanya. Realitas yang ada juga mengharuskan bahwa kerja yang sukses harus dilakukan secaru kolektif. dan Ibnu Hazm dari hadist Abu Sa'id Al-Khudri] "Shalat berjama'ah itu lebih besar pahalanya 27 tingkat dari shoIat sendirian.” [Dikeluarkan oleh Ahmad. Lidi. Hakim. secara fitrah tidak dapat hidup sendirian. Allah telah mengarahkan agar da1am melaksanakan aktifitasnya dengan beramal jama'i [61:4. menghadapi kemungkaran yang terjadi dan melawan tipu daya musuh. Sesuai dengan sabda Rosulullah SAW. Ia selalu membutuhkan manusia lain untuk mencapai tujuan hidupnya. Karenanya bekerja menjadi kewajiban bagi setiap muslim. Lihat kisah: * Fir'aun [26:34-37] * Ratu Balqis [27:32-33] * Nabi Musa AS [20:29-32] * Kaum kafir Makkah [8:30] Bagi manusia muslim. Jama'i berasal dari kata jama'ah. diperlukan kerja jama'ah. Sebab tangan sebelah tidak bisa bertepuk. umat dan agama.bermanfaat bagi dirinya. Pentingnya Amal Jama'i Manusia. Tirmidzi. Dari sini amal jama'i menjadi wajib. Daraimi. Untuk menegakkan Islam di hati kaum muslimin. 3:104]." [Muttafaq „alaih dari hadist Ibnu Umar] Amal Jama'i atau kerja bersama adalah kegiatan yang merupakan produk suatu keputusan jama'ah yang selaras dengan manhaj (sistem) yang lelah ditentukun bersama. jika hanya sebatang. seranjang zaman. Baihaqi. Yang disebut dengan jama'ah sedikitnya terdiri dari dua orang. untuk mencapai tujuan tertentu. Jama'ah adalah suatu rerkumpulan orangorang untuk mencapai hal-hal tertentu.

satu tanah air dan satu tubuh. melainkan agama satu umat. Al-Islahi Press. Seluruh tindakannya harus bertujuan untuk mencapai cita-cita yang telah ditetapkan bersama. Islam menyeru kepada kesatuan kaum muslimin. Yusuf Al-Qordhawi. Priorilas Gerakan Is!am JiIid I. * Dr.kewajiban yang tidak sempurna pelaksanaannya dengannya. Amal Jama'i: Gerakan Bersama. Selain itu. Setiap tindakan dan aktifitasnya harus sesuai dengan dasar dan strategi atau pendekatan yang telah digariskan oleh jama'ah. Islam bukan agama individu. Legitimasi Amal Jama'i: Kupasan Gamblang Tentang Keharusan Beramal Jama'i. serta struktur organisasi yang tersusun rapi. Jama'ah yang dimaksud harus mempunyai visi dan misi. * Musthafa Masyhur. dan janganlah kamu bercerai berai” [3:103]. maka ia adalah wajib". 3. * Abdurrahman Bin Abdul Khaliq Al-Yusuf. Allah berfirman: “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (angama) Allah. Ciri-ciri Amal Jama'i 1. AL-lslahi Press. Usamah Press. 4. KEORGANISASIAN ISLAM TUJUAN . AL-Qiyadah Wal Jundiyah. Aktifitas yang akan dijalankan harus bersumher dari keputusan atau rerseluruhan jama'ah 2. REFERENSI * Musthafa Masyhur. Pustaka Tadabbur.

8:62-63] * Dalam rangka menghadari musuh Islam [8:73.* Peserta mengetahui pengertian organisasi * Peserta mengetahui alasan berorganisasi dan syarat tegaknya sebuah organisasi * Peserta dapat membedakan antara organisasi Islam dan umum METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi Organisasi adalah wadah orang-orang atau sekelomrok orang untuk kerjasama dalam mencapai tujuan tertentu yang diinginkan. 61:4] "Kebenaran yang tidak teroganisir akan dikalahkan oIeh kebatilan yang teroganisir. Untuk menggalang kekuatan [55:33] * An-Ni'mah. perencanaan yang matang . Kecenderungan untuk berkumrul [39:72-75] * Ash-shulthon. Mengapa Berorganisasi? * Fitrah. . Merupakan nikmat dari Allah [3:103.” [ALi bin Abi Thalib] Syarat tegaknva organisasi secara umum organisasi akan tegak jika terdapat pengelolaan atau unsur-unsur manajemen: * Planning.

Pekerjaan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Karena itu di dalam sebuah organisasi Islam diperlukan situasi pembinaan yang berja!an di a tas metode (manhaj) Islam. Pekerjaan yang dilakukan selalu berada dalam kerangka tuntunan dan ajaran Islam. Ibarat satu tubuh Ibarat satu mobil 2.* Oganizing. pelaksanaan * Controling. Sebab kehidupan berjama'ah akan berfungsi baik dan Islami jika setiap muslim yang terdapat di dalamnya memiliki komitmen moral dan operasional kepada Islam secara baik dan benar. Kerjasama Sama-sama kerja Sikap yang Dibutuhkan dalam Berorganisasi Islam * Sikap Moral. * Sikar Hasil. * Sikap Operasional. Maksudnya. di dalam organisasi Islam perlu ditanamkan bahwa setiap muslim harus mempelajari dan memahami Islam dengan sebaik-baiknya. konsep yang baik . * Actuating. berdasarkan ilmu. berencana. Perbedaan Organisasi Islam dan yang Bukan No ISLAM UMUM 1. dilakukan berorientasi pada hasil yang baik Tujuan dan Asas Organisasi Islam . pengawasan dan pengendalian yang baik. Organisasi lslam harus berdiri diatas prinsip: Islamisasi sebelum Organisasi (Islamiyah Qobla Jam'iyyah). Berkumpul karena ibadah Berkumpul karena bekerja 3. Kemudian memacu dirinya dengan amal-amal Islam semaksimal mungkin sebelum memasuki kehidupan berjamaah. Keimanan merupakan landasan Allah bertindak dan berbuat. dan tidak asal-asalan. Orientasi menyeluruh Orientasi parsial 5. Tuntutan Syar‟i Kebutuhan 4. yaitu Ihsan. yaitu iman. yaitu Islam. teratur.

3:146-148] Ciri-ciri Pengikut atau anggota yang taat dan setia: * Iman yang dalam * Ikhlas * Keberanian dan semangat * Percaya kepada pemimpin * Tak banyak bertanya [5:101] * Memiliki kesungguhan kerja. agar: * Seseorang mempunyai wewenang atau kekuasaan yang jelas . Dasar Struktur Organisasi * Pembagian Kekuasaan (authority) * Tanggung jawab (responsibility). Struktur Organisasi Sebuah organisasi harus memiliki struktur. Metode dan Sistem Yang Jelas (Al-Minhajul Wadhiah) [12:108] 4. Gerakan yang konstan (Harokatul Mustamiroh) [2:195] 2.Tujuan : Menggapai Ridho Allah (Mardhotillah) [2:207] Asas : Taqwa [9:109]. . Pemimpin yang lkhlas (Al-Qiyadatul Mukhlishoh) [48:5] 5. Syarat-Syarat Organisasi lslam 1. * Hubungan kerja antar anggota teratur. Pengikut yang taat setia (Al-Jundiyatul Muthii'ah) [3:79. Tujuan yang benar (Al-Ghoyatus Shohihah) [2:207] 3.

Hikmah : 1. Bangunan tersebut harus dibuat di atas kotak korek api . tiap kelompok terdiri dari 4 orang. 3. . 5. Dalam mengerjakan sesuatu diperlukan amal jama'i. Setiap kelompok diberi waktu untuk membuat bangunan tersebut selama 60 detik. Mentor memberi contoh awal cara membuat bangunan tersebut. Pentingnya seorang pemimpin untuk mengkoordinir kerja. 2.REFERENSI * Dari berbagai sumber. Buat beberapa kelomrok. 3. 6. Tiap kelompok ditugaskan membuat bangunan dari batang batang korek api yang ada dalam satu bungkus tersebut. Games "Korek Api” Bahan/alat : Satu bungkus korek api per kelompok Langkah-langkah : 1. 4. Setelah 60 detik setiap kelompok harus menghentikan kegiatannya kemudian Mentor mendiskusikan bersama hikmah dari permainan tersebut. 2. Diperlukan pembagian tugas yang jelas dalam mengerjakan suatu pekerjaan sehingga teratur dan terarah.

". rertolongan. Sedangkan pengertian al-' Adawah adalah kebencian dan kejauhan. pemuliaan.WALA' DAN BARA' TUJUAN * Peserta memahami pengertian Wala' dan Bara' * Peserta memahami rentingnya Wala' dan Bara dalam kehidupan seorang muslim * Peserta mengetahui kepada siapa Wala' seorang muslim harus diberikan dan Bara' harus diarahkan METODE PENDEKATAN Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Wala' dan Bara' Secara bahasa. Penjelasan lebih jauh definisi Wala' dan Bara'. seperti yang dikatakan SyaikhulIslam. sedangkan orangnya disebut al-Muwalat yang artinya orang yang menolong. Al-Wali artinya yang dekat. Secara istilah Wala' berarti pertolongan. rembebasan budak. kecintaan. Baru berarti lepas atau bebas dan jauh dari. Ibnu Taimiyyah: " Al-Walayah kebaikan dari al' Adawah. renghormatan. Pentingnya Wala‟ dan Bara' . Wala' berasal dari kata al-Walayah yang artinya nasab. kesamaan dengan orang-orang yang dicintai baik secara zahir maupun batin (loyalitas) [2:257]. Asal pengertian dari al-Walayah adalah kecintaan dan kedekatan.

sesuatu yang dijadikan Tuhan [9:31] 2. Kalimat ini merupakan penolakan terhadap segala bentuk ilah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah saja sebagai satu-satunya IIah. bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tali iman yang paling kuat adalah loyalitas terhadap pemimpin karena Allah pula. menjauhi mereka zhahir dan bathin.. Aaliha. loyalitas pemimpin karena Allah". meskipun hawa nafsunya menentang. seperti jihad menghadapi musuhmusuh Allah.a : "Perkataan Ibnu Abbas ra. zhahir dan bathin. "Tanda kecintaan hamba kepada Rabbnya ialah: mendahulukan apa yang dicintaiNya. Jika seseorang memulai dengan menegakkan Laa Ilaha dalam dirinya maka akan tumbuh AL-Bara‟. Loyalitas itu berupa tindakan memberi pertolongan. meniti Jejaknya dan menerima petunjuknya. megangkat orang yang menjadikan Allah dan Rasulnya sebagai pemimpinnya memusuhi orang yang memusuhinya. mcngikuti Rasulullah. tetapi harus disertai loyalitas yang merupakan keharusan kecintaan. dari Ibnu Abbas r.a. yaitu berupa permusuhan. 11:54] . Maksudnya' ialah memperlihatkan permusuhan. menjelaskan perkataan Ibnu Abbas r. menghormati." At. memuliakan. Syekh Hafizh al-Hikamy berkata. menjelaskan tentang keharusan kecintaan karena Allah yaitu loyalitas karena Allah pula.Wala' dan Bara' merupakan keharusan karena merupakan buku kecintaan seorang mukmin kerada Allah.” Syaikh Sulaiman bin Abdullah bin Muhammad bin Abdul Wahhab. tuhan-tuhan yang disembah selain Allah [25:3. membenci apa yang dibenciNya meskipun hawa nafsunya condong kepadanya. selalu bersama orang-orang yang dicintai. Al-Bara' ditujukan kepada: 1.Thabrani meriwayatkan dalam al-Kabir. menjelaskan keharusan kebencian karena Allah. Dan perkataannya: "Membenci karena Allah”. Arbaba. Sikap ini tidak hanya sekedar kebencian hati tetapi harus disertai pula dengan sikap-sikap yang harus dilakukan [61:4]". melepaskan diri dari mereka. Wala' dan Bara' juga merupakan pengejawantahan dari kalimat Laa Ilaaha Illallah. langsung berupa tindakan. Hal ini merupakan isyarat bahwa sikap tersebut tidak hanya terbatas pada kecintaan semata.

Memurnikan Laa Illaaha Illallah. 22:78. 3:3. Ramadhani. 4:89. 60:1. Andaada.3. Orang-orang mukmin atau sholeh [3:28. 5:3] 3. AL-Wala' diberikan kepada: 1. Islam [3:85. sesuatu yang melampaui batas [2:256]. Bin Abdul Wahhab dan Muhammad Qutb. Allah [2:257.66:4] 2. Muh. Dengan membatalkan semua bentuk Ilah dan mengucapkannya untuk Allah maka akan tumbuh AL-Wala‟. GIP. Rasul [3:31-33] 4. * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. 9:71]. Thogut. REFERENSI * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. 5:51. SYARAT DITERIMANYA SYAHADAT TUJUAN * Peserta mengetahui syarat-syarat diterimanya syahadah seorang muslim METODE PENDEKATAN . tandingan-tandingan Allah [2:165] 4. Loyalitas Muslim Terhadap Islam.

Memahaminya akan mengantarkan manusia kepada syurga. maka syurga tidak akan dibukakan untukmu. "Maka ketahuilah. alyaqin. "Barangsiapa yang mati sedang ia mengetahui bahwa tiada ilah selain Allah.” Yang dimaksud gigi-gigi di sini adalah syarat-syarat diterimanya laa ilaaha Illallah. Apabila engkau datang sambil membawa gigigiginya. maka syurga akan dibukakan untukmu. bahwa sesungguhnya tiada ilaah kecuali Allah" [47:19].'Ilmu 'Ilmu di sini adalah mengetahui makna yang dimaksudkan. mahabbah. Wahab bin Munabbih pernah ditanya: "Bukankah laa ilaaha Illallah merupakan pintu syurga?” Kemudian Wahab menjawab.* Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Kalimat laa ilaha Illallah merupakan pintu gerbang seseorang masuk ke dalam Islam. Syarat-syarat diterimanya Laa ilaaha Illallah Ada tujuh buah persyaratan yang harus dimiliki. al-ikhlas. baik yang dinafikan (ilaah) maupun yang ditetapkan (Allah). Liha juga [43:86. Firman Allah. "Benar". as-shidqu. tetapi tidak ada kunci kecuali ia mempunyai gigi-gigi. maka ia masuk syurga. al-inqiyaad. 1. 2. AL-Yaqin . Dengan 'ilmu (mengetahui) bisa menangkal kebodohan. yaitu: 'ilmu. al-qabuul. 3:18]. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW." (HR Muslim). Kalau tidak. Tetapi kalimat ini tidak akan memberikan kebaikan kepada manusia hanya dengan mengulang-ulang pengucapannya atau menghafal lafaz-lafaznya.

seorang hamba tidak akan bertemu Allah kecuali ia masuk surga” (HR Muslim dari Abu Hurairah ra. Allah mengisahkan kabar masa lampau tentang keselamatan bagi orang yang menerima Laa ilaha Illallah dan siksaan bagi orang yang menolak [43:23-25. Adanya kejujuran dapat menafikan kedustaan dan kemunafikan. 4. melainkan Allah mengharamkan neraka baginya. "Tidak beriman di antara kamu sehingga menjadikan kecenderungannya mengikuti apa yang kubawa. hadits no. 29:1-3]. "Tidaklah seseorang bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan rasulnya dengan sebenarnya dari hati. Sebab keimanan tidak dapat dilandasi oleh praduga dan prasangka [49:15].Ash-Shidqu Maksudnya ia harus mengucapkan kalimat tauhid itu dari sanubarinya dengan jujur dan benar." [HR Bukhari dari Muadz bin Jabal] . 31:22]. Apa yang diucapkan sudah harus dibenarkan dengan hatinya [2:8-10. Rasulullah SAW bersabda: “Saya bersaaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya aku adalah Rasul Allah. menerima apa yang dituntut oleh kalimat ini dari hati dan usannya secara bulat.41) 5. 10:103. Adanya keyakinan dapat menangka1 keraguan." (Hadits hasan shahih al-arbain an-Nawawiyah. Al-Qabuul Maksudnya. 37:35-36]. Al-Inqiyaad Maksudnya tunduk patuh dan berserah diri kepada apa yang ditunjukkan serta apa yang dinafikan atau terus mengikuti dan terikat rada kalimat ini [39:54.) 3. Penerimaan dapat menangkal pembangkangan. 4:125.Maksudnya orang yang mengucapkan kalimat tauhid harus yakin terhadap pengertian di dalamnya dengan keyakinan yang sepenuhnya. Dengan dua kesaksian ini dan tidak ragu-ragu tentang keduanya. Ketundukkan dapat menangkal penolakan.

dan menolak kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya dari kekufuran itu sebagaimana ia menolak untuk dilemparkan ke dalam api neraka." [HR Bukhari] "Sesungguhnya Allah mengharamkan api neraka bagi orang yang mengucapkan laa ilaaha Illallah. seseorang mencintai yang lain. AL-Mahabbah merupakan unsur yang sangat penting. Loyalitas Muslim Terhadap Islam. Al-Mahabbah Ucaran laa ilaha Illallah tidak akan berarti bila tak disertai dengan segenap rasa cinta (mahabbah) dalam mengamalkannya. Memeurnikan La Ilaha Illallah. Al-Ikhlas Memurnikan amalan dengan niat yang baik dan benar.6. atau menjadikan Allah dan Rasulnya lebih dicintai daripada semua cintanya selain kepada keduanya. "Tiga perkara barang siapa yang berada di dalamnya. yang dengan ucapannya itu ia hendak mengharapkan wajah Allah Azza wa Jalla. Muh. maka akan mendapatkan kenikmatan dan manisnya iman. Keikhlasan dapat melepaskan atau menangkal dari berbagai bentuk syirik [39:3. ia tidak mencintainya melainkan karena. Pengantar Studi Aqidah Islam. * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. Bin Abdul Wahhab dan Muhammad Qutb. karena untuk menegakkan kalimat tauhid ini diperlukan pengorbanan lahir dan batin." [HR Muslim] 7. Ramadhani. GIP * Dr. Kecintaan dapat menafikan kebencian.” [HR Bukhari] REFERENSI * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. 5:54]. "Orang yang paling berbahagia dengan syafaatku adalah orang yang mengucapkan laa ilaaha illallah secara mumi dari hatinya. . Ibrahim Muhammad Abdullah al-Buraikan. Cinta dan pengorbanan merupakan dua ikatan yang tidak dapat dipisahkan [2:165. Allah. 98:5].

Setelah manusia mampu berpikir.Litbang Pusat Studi Islam al-Manar SYUKUR NIKMAT TUJUAN * Peserta mengetahui makna syukur rukmat secara bahasu maupun istilah Peserta memahami pentingnya syukur nikmat * Peserta mengetahui cara bersyukur * Peserta mengetahui hal-hal yang dapat mengubah nikmat menjadi naqmah (siksaan) METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Syukur Nikmat Syukur secara bahasa adalah berterima kasih. Pentingnya Syukur Nikmat * Syukur adalah wasiat perlamu yang disampaikan Allah SWT kepada manusia. Allah memerintahkannya untuk bersyukur kepadanya dan kepada kedua orang tuanya [31:14 . 27:19]. . 17:3 . dalam pengertian tunduk dan berserah diri kepadaNya. Menurut istilah syukur adalah memberikan pujian kepada yang memberi kenikmatan dengan sesuatu yang telah diberikan kepada kita berupa perbuatan ma'ruf. 2:172 .

“Mengingat kenikmatan akan berpengaruh (membekas) pada kecintaannya kepada Allah Azza wa jalla”. Selain itu mempunyai kesadaran untuk menyatakan bahwa nikmat itu datang hanya dari sisi Allah [16:53]. Syukur yang dilakukan oleh lisan (Syukru Lisan). 2. * Akan menambah kuatnya iman dan kenikmatan [14:7]. 100:6 . * Allah tidak menyukai orang yang mensyukuri nikmat dan mencla orang-orang yang tidak mensyukuri nikmat [2:152. Cara Bersyukur 1. 3. . 3:145]. Yaitu memuji kepadaNya dan atas anugerah yang dilimpahkanNya [93:11]. 76:3.4]. Bersyukur kepada Allah harus tercermin dalan hati.* Allah memberiknn pujian kepada hambaNya yang tidak pernah lalai dalam mensyukuri nikmatNya [6:53 . Yaitu dengan menggunakan anggota tubuh/melakukan aktivitas dalam rangka tunduk kepadanya dan ditujukan hanya untuk memperoleh keridhoanNya. * Allah tidak nkan menyiksa orang-orang mukmin yang senantiasa bersyukur [4:147]. Sesungguhnya Allah ridho kepada seorang hamba yang setiap makan dan minumnya memuji Allah ( atas karunia yang diberikan Allah kepdanya). Juga dengan meniahalkan segala bentak kemaksiatan serta mempersembahkan dan menundukkan kenikmatan yang dilimpahkan Allah untuk menaatiNya dan memperoleh keridhoanNya. Syukur yang dilakukan oleh anggota badan (Syukru Jawarih). “Hendaklah tiap orang dari kalian berhati yang bersyukur dan lisan yang mengingat (HR Turmudzi dan Ibnu Majah). Syukur yang dilakukan dengan hati (Syukur Qolby) Yaitu mengakui nikmat-nikmat Allah dan mencintaiNya. (HR Abu Sulaimun Al-Wasithiy).

urusan dan anggota tubuh. Bila kita mempunyai harta walaupun sedikit. dari mana diperolehnya dan untuk kepentiugan apa dihabiskan. karena dengan hati itulah kita merasakan. diamalkan untuk apa. tentang hartanya. karena dalam harta itu ada hak-hak orang lain [70:24-25J . Sikap sombong.Turmudzi) 3. 1. ilmu. 84] 4. yaitu tentang umurnya. REFERENSI Ruyyal Al-Haqil. Bila kita memiliki ilmu walaupun sedikit. hendaklah tetap kita ajarkan kepada orang lain. baik harta. mengetahui. 16:53-54. 5. atau kedudukan [104:1-3]. sawah ladang. serta masa muda dihabiskan untuk apa" (HR. antara lain. sehingga ditanyakan kepadanya empat perkara. 4:79J. 2. Nikmat bisa berubah menjadi Naqmah (siksaan) Nikmat bisa menjadi naqmah karena berbagai perkara. GIP . dihabiskannya untuk apa. menyambut. dan membicarakan nikmat-nikmat Allah. merasa diri lebih mampu dari orung lain sehingga ia mencela orang lain dan membangga-banggakan apa yang dimilikinya. tentang ilmunya. Mensyukuri Nikmat Allah. "Seorang hamba pada hari kiamat tiada melangkahkan kedua kakinya. Tidak menunaikan hak-hak Allah. Meyakini bahwa yang dimilikinya bukan dari Allah tapi atas usahanya sendiri atau dari selain Allah [28:78. yaitu membalas nikmt Allah dengan hal-hal yang dimurkaiNya [30:41 . 6. hendaknya kita infakkan. Jika kita melakukan kemaksiatan dan berbuat dosa.

Allah selalu bersama dan mengawasi makhlukNya. baik manusia. Ma‟iyyatullah Umum Yaitu kebersamaan Allah yang meliputi seluruh makhlukNya. Fenomena Petunjuk Seluruh makh1uk ciptaan Allah. muslim maupun kafir.MA'IYYATULLAH TUJUAN * Peserta memahami pengertian ma‟iyyatullah * Peserta mengetahui pembagian ma‟iyyatullah beserta bukti-buktinya * Peserta termotivasi untuk menimbulkan kebersamaannya dengan Allah. METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Ma‟iyyatullah berarti kebersamaan Allah. dari atom yang terkecil sampai benda yana paling besar. hewan. maupun tumbuh-tumbuhan. semua mendapat petunjuk . binatang. manusia. Kebersamaan Allah serta umum itu dapat dibuktikan dengan adanya: 1. Ma‟iyyatullah terbagi atas 2 macam : 1. tumbuh-tumbuhnn.

mintalah kepada Allah. mintalah pertolongan kepada Allah” (HR. Dan bila engkau meminta pertolongan. Fenomena ini merupakan bukti kebersamaan Allah dengan manusia pada umumnya. Mu'iyyatullah Khusus Artinya kebersamaan Allah yang ditujukan khusus untuk orang-orang yang beriman. niscaya engkau mendapatkanNya di hadapanmu. Fenomena Pengabulan Do'a Seluruh manusia.dari Allah dalam menjalani hidupnya. baik beriman muupun kafir. Turmudzi). 2. yaitu ketika ia menerima musibah yang membuat hatinya hancur. kepada anak ayam untuk mematuk ketika akan keluar dari telurnya. 2. dengan serta merta ia memohon kepada Allah dengan penuh harap dan cemas mengharapkan pertolonganNya. Penjagaan dan pemeliharaan Allah Berkata Abu Abbas Abdullah bin Abbas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: Jagalah Allah. putus harapan. jika Dia berkehendak. Bila engkau meminta. 6:63-64]. Kebersamaan Allah dengan orang-orang yang beriman adalah berupa : 1. ketika memberi pelunjuk poda bayi untuk menyusu padu ibunya. ketika itu pula Allah mengabulkan doanya dan tiba-tiba musibah itu hilang [10:12. niscaya Ia akan menjagamu. juga ketika Allah memberi petunjuk akar tumbuhan untuk menyerap sari makanan dari dalam tanah. pernah mengalami langsung fenomena ini. 17:67. walaupun orang tersebut orang kafir selama ia selalu berdoa kepadaNya [27:62 . “Jagalah Allah. Ketika seseorang mengalami kondisi kritis daldam fase kehidupannya. 6:47]. Mrupakan sunnatullah bahwa Dia harus mengabulkan do‟a orang yang terjepit. ketika ayam betina membolak-balikkan telur yang sedang dieraminya. Allah selalu bersama makhlukNya. .

sebagaimana kehancuran kaum pendusta para nabi dan rasul. Bukankah dengan terbunuhnya seorang mukmin dapat dikatakan bahwa ia teluh memperoleh syahadah di jalan Allah. Allah hanya menolong orang yang menolongNya Siapa yang menolong diinNya maka barulah Allah akan menolongNya [47:7 . Hakikat pertolongan dan kemenagan itu sendiri ialah: 1. Pertolongan Allah dapat berupa kehancuran bagi orang-orang kafir. 22:40]. 8:9-10] 2. . Jika seorang mendeita di suatu tempat. dipenjara. meskipun seluruh isi bumi bersatu padu untuk mengalahkannya. Hanya datang dari sisi Allah Orang yang dimenangkan Allah tidak mungkin bisa dikalahkan oleh siapapun dan kapanpun. 3. seperti yang dicita-citakannya [3:169 . 36:26-27. 5. 9:52]. 4.2. dan tempatnyapun terbentang di seluruh bumi Allah. Pertolongan dan kemenangan dari Allah Salah satu bentuk kebersamaan Allah terhadap kaum mukmin ialah berupa dukunganNya dalam bentuk pertolongan [47:7] dan pemecahan janjiNya [2:40]. di tempat lain dia akan memperoleh kemenangan seperti yang dialami oleh Rosulullah SAW beserta para sahabatnya (memperoleh kemenangan ketika hijrah ke madinah). Begitu pula sebaliknya [3:160 . dipenjara atau dianiaya. Kekalahan merupakan pertolongan yang sebenarnya Yang kita anggap sebagai kekalahan pada hakikatnya merupakan pertolongan yang sebenarnya. Kekalahan tersebut dapat berupa terbunuh. Waktunya terbentang sejak dunua sampai akhirat. Kemenangan kaum mukmin tidak dibatasi oleh waktu dan tempat.

Allah. batasan dan hak-hak Allah (HR Turmudzi). Generasi Mendatang Generasi Yang Menang. 32 KARAKTERISTIK IMAN DAN JALANNY A TUJUAN * Peserta mengetahui dan memahami pengertian dan karakteristik iman * Peserta mengetahui jalan yang ditempuh dalam menegakkan keimanan * Peserta mengetahui konsekuensi iman . Yusuf Qordhowi. Kembali Islam yang murni seperti ketika Rosulullah SAW memelihara kemurnian Islam. Pustaka Mantiq * Majalah Ishlah. 2. GIP * Dr. GIP * Sa'id Hawwa. 56/Th IV 1996. 5. No. Selalu bcrdakwah dan berjihad [29:69 . AL-Ummah * Al-Umr. Hakikat Pertolongan dan Kemenangan. Menjaga perintah. 4. 3. hal. 49:15].Karakterisitik orang-orang beriman yang akan mendapatkan pertolongan Allah adalah : 1. Berbuat ihsan [16:28]. Tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan dan meyakini datangnya pertolongan Allah [2:153]. REFERENSI * Aqidah Seorang Muslim.

Para ulama mendefinisikan takwa dengan “Hendaklah Allah tidak mekamu berada dalam larangan-laranganNya dan tidak kehilangan kamu dalam perintah-perintahNya. harapan semua atas segala sesuatu yang tidak bisa diharapkan. Takwa tebentuk dari peoses pengabdian (ibadah) yang intens [2:21 . kerakusan dan angan-angan. dan diamalkan dengan anggota badan. memiliki tingkatan-tingkatan sebagaimana pula kekafiran. iman mengandung pengertian “Dibenarkan dalam hati. Sayyid Qutb berkata dalam "Fi Zhilalil Qur'an” bahwa adalah kepekaan batin.” Jadi iman tidak cukup sebatas pembenaran dan pengucapan tanpu berwujud amal shaleh dari anggota badan [49:14]. dinyatakan dengan lisan. kekawatiran dan keraguan. sebagai interaksi . kelembuatan perasaan. Takwa merupakan suatu fase kemenangan yang sempurna. Sebagian ulama mendefinisikan takwa dengan mencegah diri dari azzab Allah dengan membuat amal sholeh dan takut kepada-Nya di kala sepi atau terangterangan. Karakteristik Iman 1. Puncak tertinggi keimanan adalah ketakwaan yang dilandasi oleh mahabbah (kecintaan) yang tinggi pada Allah. Kualitas keislaman seseorang berbeda-beda. ketakutan palsu dari sesuatu yang tidak pantas untuk ditakuti… dan masih banyak duri-duri lainnya. rasa takut terus-menerus selalu waspada dan selalui hati-hati jangan sampai kena duri jalanan… Jalan kehidupan yang selalu ditaburi duri-duri godaan dan syahwat. 2:183].METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Iman Berdasarkan HR Ibnu Majah.

hari ini dapat tergelincir dalam kekafiran. (HR Ibnu Islam) Jalan Menuju Keimanan Jalan menuju keimanan tidaklah mudah. 2. senantiasa selalu bertentangan dengan hawa nafsu manusia. Maka perbaharuilah iman kamu dengan Laa ilaha Illallah”. Dengun tabiat jalan keimanan yang demikian. Rasulullah menggambarkan “Surga itu dikelilingi oleh berbagai hal yang tidak disukai. Kondisi keimanan seseorang tidak selalu stabil. naluri hati dan etika. Ketakwaan hanya Allah kepada orang-orang yang berserah. Sedangkdan petunjuk berpangkal dari keimanan kepada Allah SWT. Islam dan ihsan. banyak orang tidak sanggup beristiqomah dalam mempertahankan keimanannya karena mementingkan hawa nafsunya sehingga terjerumus dalam kemusyrikan atau hal-hal yang dapat merusak keimanan. Karena itu. karena hal ini merupakan sunatullah untuk .antara iman. Takwa adalah ilmu dan amal. Dengan takwa hati menjadi terkondisi untuk selalu berdzikir pada Allah dan anggota-anggota badan berinteraksi secara seimbang dan harmonis. Keimanan seseorang tidak dapat dijamin keabadiannya. sebagaimana sabda Rasulullah : “Iman itu kadang-kadang naik kadang-kadang turun. kecuali jika selalu dipelihara [5:54]. 9:20]. Konsekuensi Keimanan Orong yang beriman akan diuji. sedangkn neraka dikelilingi berbagai hal yang tidak menyenangkan” (HR MusIim) Untuk mempertahankan kondisi keimanan dalam rangka mencapai kelakwaan diperlukan istiqomah dan kesungguhan hati (mujahadah) [29:69 . mendaki lagi sukar [90:10-11]. bukan hal yang mustahil jika seseorang yang beriman pada waktu kemarin. beramal dan berbuat baik [47:17] dalam bentuk petunjuk. [64:11].

KINI. Bagi orang beriman. 3:15-17. DAN ESOK TUJUAN * Peserta mengetahui keberadaan/posisi dirinya dalam peta perkembangan Islam * Peserta mempunyai sikap optimis bahwa masa depan pasti di tangan Islam * Peserta mengetahui faktor-faktor yang mendukung kebangkitan Islam METODE * Ceramah dan Diskusi . Ali Gharisah. Dan jka ia tertimpa musIbnu. REFERENSI * Dr. 39:49.membuktikan benar tidaknya keimanan seseorang [29:2-3]. “Sungguh menabjubkan perkara orang yang beriman. dan itu kebaikan baginya. 2:156-167. GIP * Abdul Majid Aziz Azzindani. Jalan Menuju Iman ISLAM: KEMARIN. ia bersyukur. dan itu(pun) kebaikan baginya”. Cara mensikapi bentuk-bentuk ujian. 89:15-19]. ia sabar dun tawakkal. lihat QS. Beriman yang benar. Bentuk ujian dapat berupa kesenangun atau kesusahan (2:155-156. Jika ia diberi karunia. 21:35. setiap kesenangun hidup hanya akan meringkatkan rasa syukurnya ke hadirat Allah SWT dan setiap musibah dan cobaan hanya akan meningkatkan kesabaran dan keimanannya terhadap Allah SWT seperti sabda Rasulullah SAW.

membangkitkan dan memenangkan Islam walau mungkin membutuhkan waktu yang panjang. Optimisme yang dibutuhkan tentunya tidak lantas melahirkan kepastian. Allah telah memenangkan Islam atas ajaran-ajaran yang lain. Kemudian sesudah mereka muncul suatu kaum yang memberi kesaksian tetapi tidak bisa dipercaya kesaksiannya. yang terjadi adalah potret kehidupan manusia di masa kini. Mereka khianat dan tidak bisa diamanati Mereka bernazar (berjanji) tetapi tidak dapat menepatinya dan mereka tampak gemuk-gemuk.” (HR At-Tirmidzi). Kondisi Kini Bunyak hal yang dapat digambarkan tentang umat Islam di masa sekrang. Sebagai umat Islam kita harus tetap optimis. Dalam sebuah hadist dikatakan : ”Akan daang suatu masa. Sebaik-baik umatku adalah pada abadku ini kemudian yang sesudahnya dan yang sesudahnya. Tetapi ketika Islam sudah mulai ditinggalkan oleh manusia.RINCIAN BAHASAN Islam adalah ajaran/risa1ah yang Allah turunkan melalui RasulNya sebagai diin yang paling sempurna bagi semesta alam [5:3]. akan tetapi hurus diiringi dengun upaya dan usaha yang dilandasi oleh iman. kemenangun itu semuanya miIik Islam sebagaimana telah Allah janjikan [37:173]. yang sampai kini belum lagi terulang. dimana kalian seperti makanan yang . dalam Ilmu dan pendidikan. Dengan kata lain iman dan amal sholeh adalah dua kata kunci untuk meraih dan mempertahankan kemenangan Islam Kondisi Kemarin Islam telah mengalami puncak kegemilangan dari masa Rosulullah SAW hingga masa-masa kekhalifahan. yang selalu didirikan salam keadaan yang tidak berdaya. Semua Ini terjadi ketika umat berjalan bersama Islam. Islam adalah pusat peradaban dunia. pemerintihan dan keadilan. akhlak dan keagungun. bahwa janji Allah itu akan datang.

Palestina. karena kebangkitan itu sesuatu yang sudah dinyatakan oleh Rasu1uuah SAW. dll. “Kenabian ini akan berjalan di tengah-tengah kamu sampai masa yang dikehendaki oleh Allah.” Kemudian Rasulullah SAW diam. kemudian diangkatNya sampai masa yang dikehendaki.).diperebutkan. kemudian diangkatNya kapan Ia kehendaki. misalnya: * Adanya kesaaran kaum muslimin untuk kembali kepada Islam * Tersebar dan semakin banyak buku-buku dan kaset Islam * Islamic Centre dan organisasi Islam mulai bermunculan * Maraknya mesjid dengan aktivitas keislamannya * Semangat jihad sudah mulai berkobar di berbagai negeri Faktor-faktor Kebangkitan Islam . yang kerap dibicarakan. kemudian diangkatNya jika Ia kehendaki. Sudan. pemerintahan yang masih resmi tersebut berpegang teguh kepada Islam. Chechnya. melainkan jumlah kalian banyak. marfu' dan diriwayatkan oleh Al-Iraqi dari jalan Ahmad. tetapi kalian laksana buih di lautan” (banyak tapi tidak berdaya). Optimisme tersebut semakin besar ketika tanda-tanda kebangkitan itu sendiri mulai tampak tampak. Kasmir. Kemudian muncul khilafah yang berdiri di atas manhaj nubwah. ia berkata: Ini hadits shahih. ya Rasulullah ? Rasulullah menjawab : Tidak. Kemudian setelah masa tersebut ada raja yang zaum (diktator) sampai masa yang dikehendaki Allah. Misalnya saja dengan potret umat di belahan dunia ketiga yang diwarnai kemiskinan dan kebodohan sementara itu penindasan dan penganiayaan terus dialami oleh sebagian yang lain (misalnya Bosnia. Sahabat bertanya : “Apakah jumlah kita pada masa itu sedikit. yang demikian itu sampai masa yang dikehendaki Allah. Disebutkan oleh Huzifah. Esok Masalah kebangkitan Islam kini menjadi tema menarik. Kemudian akan menyusul masa khilafah yang akan berdiri di atas manhaj nubuwah (sistim pemerintahan yang masih seperti di jaman Rasulullah).

58:21. “Agama ini akan sampai sejauh sampainya malam dan siang dan tidak ada rumah di penjuru bumi ini kecuali Allah masukkan agama ini ke dalamnya dengan memuliakan yang mulia dan menghinakan yang hina. seperti yang terjadi pada peradaban Barat dari zaman dulu sampai sekarang. 20:124 . Kemarin Kini dan Esok * Dr. REFERENSI * Hasan Al-Banna. Bayan Press KEWAJIBAN BERDAKWAH TUJUAN * Peserta memahami makna dakwah baik secara bahasa muupun istilah * Peserta mengetahui keutamaan dan pentingnya dakwah * Peserta mengetahui faktor pendukung keberhasilan dakwah . Abdullah 'Azzam. suatu kemuliaan dimana Allah memuliakan Islam dan menghinakan (merendahkan) kekafiran selai Islam dengan. 9:32-33. * Kcungguhan yang dimiliki ajaran Islam yang syamil (meliputi seluruh konsep dan nilai kehidupan ) dan shahih. 40:51]. * Memiliki SDM yang banyak (1/5 penduduk dunia adalah muslim) * Sumber daya alam potensial kebanyakan terdapat di negara-negara Islam * Ideologi lain yang sudah mulai runtuh.* Janji Allah SWT dalam Al-Qur'an dan Hadist [5:54.” (HR Ahmad) * Islam sebagai din yang sesuai dengan fitrah manusia (mempunyai konsep tauhid yang lurus dan benar [17:44 . 30:30 . akal dan ruh. 15:9]. Dakwah Islam. Islam dan Masa Depan Ummat Manusia. Mengabaikan satu unsur dari ketiga unsur tersebut berarti mengabaikan masalah itu sendiri yang berakibat pada kehancuran perabadan manusia. Islam memperhatikan keseimbangan antara jazad. 10:37 .

Yang dimaksud dengan pelajaran yang baik dulam dakwah adalah berdakwah dengan seluruh kepribaian juru . mengkafirkan thoghut dan beriman kepada Allah semuta [16:125. 2:256] * Tujuan dakwah Tujuan akhir dari dakwah adalah mengembalikan manusia agar menyembah Allah semata.METODE Ceramah dan Diskusi. dan benar. * Objek dakwah Objek dukwah adalah seluruh umat manusia. * Metode dakwah Metode yang diajarkan dan dilakukan oleh Rasulullah SAW adalah dengan menggunakan hikmah dan pelajarann yang baik. ttgas. RINCIAN BAHASAN Pengertian Dakwah Secara bahasa dakwah artinya adalah undangan atau ajakan. yang dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil. Secara istilah artinya adalah mengajak manusia kepada Allah dengan hikmah dan bantahan (argumentasi) dengan cara yang baik sampai manusia itu keluar dari kegelapan jahiliyyah kepada cahaya Islam (kehidupan Islami). Hikmah adalah perkataan yang tepat. Aspek tepat dalam hal ini berkaitan dengan penggunaan kabar gembira (basyiron) dan kubar peringatan (nadziroh).

Dalam hal ini seorang da‟i harus memiliki akhlak yang kokoh dan harus menjadi suri tauladan bagi masyarakatnya. Di lain pihak banyak penyeru/pengajak ke arah kebatilan jang tidak henti-hentinya jugu berdakwah untuk kebatilan. * Merupakan kebutuhan sosial. 9:71]. * Karena kondisi kehidupan umat saat ini diwarnai oleh kerusakan-kerusakan moral. yaitu dengan alasan: * Karena manusia membutuhkan orang yang menjelaska kepada mereka apaapa yang diperintahkan oleh Allah [36:6. Keutamaan Dakwah * Merupakan perbuatan/perkataan yang terabik [41:33 . Dari Amad Nu‟man nin Basyir r. Dari Abu Hurairah ra. 17:15]. 33:45-46] * Merpakan salah satu jalan menuju kebaikan." (HR Muttafaqun 'alaih) Pentingnya Dakwah * Merupakan kebutuhan yang mendesak. karena tanpa dakwah manusia akan rusak dan tanpa aturan.”Barang siapa menyurah kepada petunjuk. * Target dakwah: * Agar manusia mengingkari thogut (ilah selain Allah) dan beriman kepda Allah * Agar manusia keluar dari kegelapan jahiliyyah kebodohan terhadap Allah dan Islam) menuju cahaya Islam.a. maka ia mendapatkan pahala orang yang mengikutinya tanpa berkurang seikitpun dari pahala mereka. Rusulullah SAW bersabda. dan para pelakunya ingin agar kerusakan-keruakan tersebut tersebar di masyarakat [4:89.. ia berucap bahwa Nabi SAW bersabda: "Perumpamaan . * Da'wah adalah wajib atas setiap muslim [3:104.110 . * Kewajiban yang dituntut syar'i. 9:67].dakwah.” (HR Muslim) Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Ali ra : "Demi Allah jika Allah memberi petunjuk kepada satu orang melalui kamu itu lebih baik daripada unta merah.

lihat QS 2:174. 3:187.” Jika mereka (orang-orang yang ada di bagian atas) membiarkan apa yang diinginkan oleh orang-orang yang ada di bawah niscaya akan binasalah semua.“Kami akan lubangi saja bagian bawah itu. Jika tidak mampu juga. Agar dakwah ini berhasil ia membutuhkan pribadi yang tangguh untuk memikulnya. Jika tidak mampu ubahlah dengan lisannya. 14:44 * Merupakan tugas kita untuk meneruskan misi perjuangan para nabi dan rasul [42:13] Dakwah merupakan aktivitas yang mulia dan luhur. Kemudian mereka berkata. ia berucap.” (HR Imam Muslim. Tirmidzi dan Ibnu Majah). maka akan selamat dan selamatlah semua " (HR Imam Bukhari da Tirmidzi) * Dari Abu Sa'id al Khudri ra. Ketika orang-rang yang ada di bagian memerlukan air. Untuk itu dibutuhkan faktor-faktor pendukung keberhasilan dakwah yaitu sebagai berikut : 1. * Adanya ancaman bagi yang tidak berdakwah. ada pula yang duduk di bawahnya. Al. Namun bila mereka menegah perbuatan mereka. tentu mereka harus melintasi orang-rang yang ada di bagian atas. dimana ada bagian yang duduk di atasnya. Dan yang demikian itu selemah-lemahnya iman. tetapi juga merupakan kewajiban yang berat.Fahmu Ad-Daqiq (Pemahaman yang rinci) .orang yaug senantiasa melaksanakan hukum Allah dan orang yang terperosok di dalamnya adaldah laksana orang-orang membagi tempat daldam suatu bahtera. “Barang siapa diantara kalian melihat kemungkaran ubahlah dengan tangannya. Kudengar Rosulullah SAW bersabda. maka ubahlah dengan hatinya.

Al. Menggugah Semangat Berdakwah.Wahyu Al-Kaamil (Kesadaran yang sempurna) 5.Imam Al-'Amiiq (Keimanan yang dalam) 3.2. Khazanah Ilmu Jum'ah Amin Abdul Aziz. Fadhl Ilahy. Al. Fiqh Da'wah. Citra Islami Press Panduan Aktivis Harokah.Hubb Al-Watsiiq (Kecintaan yang kokoh) 4. Al-'Amal Al-Mutawashil (Kerja yang kontinyu) REFERENSI Dr. Pustaka Al-Ummah . Al.

. Islam menjelaskan keutamaan menuntut ilmu dun etikanya serta menegur orang yang tidak memperdulikannya. mengajak umatnya untuk menuntut.ILMU DAN URGENSINYA TUJUAN * Peserta memahami perhatian Islum terhadap ilmu * Peserta mengetahui aspek-aspek ilmu dalam pandangan rslam * Peserta memahami keutamaan ilmu dan orang-orang yang. mempelajari. Islam selalu menyeru dan memotivasi penekunan ilmu pengetahuan. Islam juga sangat menghormati dan menghargai ahlul „lmi dan menganjurkan umatnya untuk dekat dengan mereka.berilmu * Peserta mengetahui pengaruh ilmu terhadap iman dan tingkah laku * Peserta memahami perintah mencuri ilmu dalam Islam dan hak-hak ilmu utas pemiliknya METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Perhatian Islam Terhadap Ilmu Manusia tidak pernah menemukan agama yang sangat memperhatikan keilmuan dengun sempurna selain Islam. mengamalkan. dan sekaligus mengajarkan ilmu.

Dalam kamus yang memuat kosa kata Al-Qur‟an. Aspek Humaniora (Manusia) dan kajian-kajian yang berkaitan dengannya Ilmu yang membahas tentang segi-segi kehidupan manusia yang berhubungan dengan tempat tinggal dan waktu. kima. dinyatakan bahwa kata „ilm (ilmu) disebutkan sebanyak 80 kali. Ilmu ini mengkaji manusia sebagai individu ataupun anggota masyarakat dalam bidang ekonomi. Aspek-aspek ilmu dalam pandangan Islam Ilmu dalam pandangan Islam mencakup beberapa aspek kehidupan termasuk aspek-aspek ilmu dalam pengertian barat sekarang. . Selain itu jika kita teliti buku-buku hadist An-Nabawi akan kita temukan di dalamnya judul-judul dan masalah-masalah tentang ilmu. baik di udara. dan sebagainya. Aspek wahyu Ilahi Ilmu yang datangnya melalui wahyu Allah SWT. 2. Ilmu ini mencakup hakikat alamiah manusia dan menjawab setiap pertanyaan abadi yang tak pernah hilang pada diri manusia. 1. darat. Ia akan mengetahui dirinya dan Tuhannya serta akan tenang menuju tujuan hidupnya. ya‟lamuna dst ) disebutkan beratus-ratus kali. Aspek inilah yang pertama kali disebut‟ilmu‟ bahkan disebut ilmu yang paling tinggi oleh Imam Ibnu Abdil Barr. dsb. astronomi. politik. yaitu : dari mana. maupun di dalam bumi seperti fisika. dan kata-kata yang terbentuk dari katakata tersebut ( seperti a‟lamu. 3. biologi. arah perjalanan yang harus ditempuh dan tujuan hidupnya. Ke mana dan mengapa? Dengan adanya jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut manusia akan mengetahui asalnya. Aspek material Yaitu ilmu-ilmu yang mengkaji berbagai materi yang bertebaran di seluruh jagat raya ini.

Dalam QS 3:18 Allah memulai pernyataan dari diriNya. Pengaruh ilmu terhadap Iman dan Tingkah Laku 1. memuji para MalaikatNya dan orang yang diberi ilmu. Allah Swt dalam Al-Qur'an menjelaskan tentang keutamaan orang-orang yang berilmu: * 39:9 Peniadaan persamaan antara orang-orang yang mengetahui dan orangorang yang tidak mengetahui. 34:6) .Quran adalah kitab yang terbesar yang mengangkat derajat ulul 'ilmi dan orang-orang yang berilmu. hingga bodoh adalah kematian dan ilmu adalah kahidupan. * 35:19-22 Kebodohan sejajar dengan buta. * 35:28 Ulama (orang yang mengetahui tentang kebesaran dan kekuasaa Allah) kian berilmu kian takut kepada Allah. Dengan kata lain tidak ada iman sebelum ada ilmu (22:54. yaitu masalah keesaan. ilmu sejajar dengan melihat. Ilmu memberi petunjuk kepada iman Ilmu dan iman berjalan beriringan dalam Islam [30-36. Selain itu Islam menganggap aspek material akan melahirkan keimanan bagi yang mendalaminya [3:190-191] Keutamaan Ilmu dan Orang-orang yang Berilmu AL. 58:11].Pengertian Islam tentang ilmu tidak terbatas pada aspek terakhir yang menganggap materi sebagai obyek seperti yang dipahami oleh dunia barat pada ummnya sekarang. bahkan Alqur‟an menyertakan iman kepada ilmu seseorang mengetahui lalu beriman. memuji kedudukan orang-orang yang diberi ilmu. Sebagaimana Alloh menjelaskan bahwa Ia menurunkan kitabNya dan merinci ayat-ayatNya bagi orang-orang yang mengetahui. Allah meminta kesaksian mereka atas permasalahan kehidupan yang paling besar.

Ilmu juga merupakan timbangan/penentu daldam penerimaan atau penolakan amal. sedangkan amal yang bertentangan dengan ilmu adalah amal yang tertolak [5:27). Jadi amal tersebut harus dilakukan karena keridhoanNya dan sesuai dengan perintaNya. Ilmu adalah penuntun amal Ilmulah yang menuntun. Ilmu dilebihkan atas ibadah sebab manfaat ilmu tidak terbatas pada pemiliknya melainkan juga untuk orang lain. Hal ini hanya bisa dicapai dengan ilmu. Untuk dapat berakhlak baikpun salah satunya harus dicapai dengan ilmu. dan membimbing seseorang kepada amal [47:19]. perilaku dan amal" (ilmu mewariskan perilaku. dan sebaik-baik agama kalian adalah al-wara‟. 3. yaitu: ilmu. menunjuki. Ayat ini dimulai ilmu tentang tauhid lalu disusul dengan permohonan ampun yang merupakan amal. Ibnu Qoyyim al-Jauziyah dalam alMiftah menyebutkan diantara “Ilmu menunjukkan kepada pemiliknya amal-amal yang utama di sisi Allah” Perintah Mencari Ilmu Allah menciptakan manusia dalam keadaan vukum duri ilmu. Lalu Ia memberinya perongkat ilmu guna menggali ilmu dan belajar [16:781. Imam Ghazali berkata: "Muqadimah agama dan berahlak dengan akhlak para nabi tercapai jika diramu dengan 3 dimensi yang tersusun rapi.2. Maksud ayat ini adalah Allah hanya menerima amal seseorang yang bertakwa kepadaNya. Banyak . perilaku mendorong amal). Amal yang sesuai dengan ilmu adalah amal yang diterima. Rosulullah SAW bersabda : “kelebihan ilmu lebih kusukai dari pada kelebihan ibadah. Kelebihan ilmu dari ibadah Dalam hadits Huzaifah dan Sa'ad.

“Janganlah kalian mempelajari ilmu agar kalian bisa saling membanggakan di kalangan orang berilmu sedang kalian tidak memperdulikan orang-orang yang bodoh dan tidak membagus-baguskan majelis ilmu itu.Kahfi) 1. Termasuk ui dalamnya menghapal. Barang siapa berbuat demikian. 5. Artinya harus dianggap sebagai ibadah dan jihad fisabulillah. maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga” (HR Muslim). Tidak pernah kenyang mencari ilmu [20:114]. 4. Mengajarkan ilmu dan menyebarkannya kepada orang lain 4. Dalam hadits lain: “Sesungguhnya para malaikat meruhdukkan sayapsayapnya kepada orang yang mecari ilmu kareaa ridha terhadap apa yang diperbuatnya.” Hak-hak ilmu atas Pemiliknya 1. Diniatkan karena Allah. menelaah. 2. Semangat dalam mencari ilmu walaupun harus menghadapi kesulitan dan tantangan. memuliakan dan menghoramtinya [18:66]. berjalan menuju majlis ilmu dan mendatangi ahli ilmu. 3. Wajib menjelaskan dan haram untuk menutup-nutupinya 5. Sabar terhadap guru [18:67-70]. maka nerakalah baginya. Bersikap baik terhadapr guru. Beberapa adab penting dalam mencari ilmu (hikmah kisah nabi Musa as dalam menuntut ilmu kepada Nabi Khidir dalam surat Al. Mengerti dan memahami 2. Beramal berdasarknn ilmu yang dimiliki 3. mengkaji. Berhenti sebatas kadar ilmu yang dimiliki .hadits-hadits yang menerangkan keutamaan menuntut ilmu: “Siapa yang berjalan di jalan untuk menuntut ilmu.

et.REFERENSI * Abullaits As-Samarqandi. * Al-Ghazali. 1996. Penerbit Pustaka. Penerbit Firdaus. Ta'limul Muta'alim. * Syaikh Az-Zarnuzy. Yusuf Qardhawi. Kepada Murid-muridku. * Dr. hal 6-10 TADABBUR AYAT QS. * Dr. Pembersih Jiwa. * Waqfah. HI Press. 48:29 TUJUAN * Peserta mengetahui sifat-sifat Rasulullah dan para sahabatnya * Peserta memahami landasan akhlak seorang mukmin METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN . Tanbihul Ghofilin * Al-Ghazali.al. Yusuf Qardhawi. Menghidupkan Nuansa Rabbaniah dan Ilmiah Pustaka AlKautsar. Edisi 7 / Vol I. Rosulullah dan Ilmu Eksperimen'.

tetapi berkasih. 5:54-56. Setiap muslim hendaknya menghias dirinya dengan sifat-sifat tersebut dalam kehidupan bermasyarakat. Sifat A‟izzah dan Asyidda membuat seorang mu'min memandang kecil kesenangan duniawi yang dimiliki orang-orang kafir (seperti kisah prajurit Islam.“Muhammad adalah utusan Allah. tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati-hati orang kafir (dengan kakuatan orang-orang mukmin). Merasa bangga dengan keimanan di dalam dada dan tidak merasa hina atau rendah di hadapan kekufuran. Rib'i bin 'Amir yang mendatangi panglima Persia. maka tunas jtu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya. kamu lihat mereka ruku‟ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaanNya. Saling berkasih sayang sesama mereka. Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh di antara mereka ampunan dan pahalanya yang besar. Keras dan tegas terhadap orang kafir dan lemah lembut lerhadap sesama mereka Ayat ini senada dengan QS. Rustum untuk berunding di Qaddisiya). tidak tunduk kepada kebodohan dan hawa nafsu. Kaum mu‟min menyadari bahwa mereka bersaudara. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat. karena itu ia menintai sesama mu‟min seperti mencintai dirinya sendiri (HR Muslim). Sifat-sifat para sahabat Rasul yang digambarkan dalam Taurat adalah: 1. dan orang-orang yang bersamanya bersikap keras terhadap orang-orang kafir.” [48:29] A. Sedangkan sifat-slfat mereka dalam InjiI ialah seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya. Setiap muslim hendaknya memahami bahwa lemah lembut merupakan sifat Yang Maha Tinggi dan Allah mencintai itu bagi hamba-hambanya dalam segala . sayang antara sesama mereka. tanda-tanda mereka tampak pada bekas sujud di muka mereka. A'izzah 'alal kafirin maknanya penuh gengsi dan prestisi terhadap orang kafir.

bersikap dan berbudi pekerti yang halus sebagai gambaran keimanan mereka. kekhusyu'an. mencintai kelemahlembutan dalam segala urusan ( Hadist Muttafaq‟alaih). Kemudian pohon itu menjadi besar dan berbuah sehingga menakjubkan orang yang menanamnya karena kuat dan indahnya dan menambah jengkel hati orangorang kafir. Rosulullah SAW bersabda. tunduk dan ikhlas mencari pahala dan keridhoan Allah SWT. 4. Sifat-sifat shahabat Rasulullah di dalam Injil Sifat-sifat mereka di dalam Injil ia!ah seperti sebuah biji yang tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang rindang dan kokoh dalam waktu yang sangat singkat. kemudian bertambah dan berkembang dalam waktu yang singkat seperti biji-bijian yang tumbuh. Rasulullah dan para pengikutnya pada permulan tumbuh dan berkembangnya. ppenuh ketundukkan dan kepatuhan kepada Allah. tidak ada gambaran kedengkian dan niat buruk kepada orang lain. lalu mereka bercabang dan beranting. Di wajah mereka lergambar bekas ketakwaan. Hal ini dikarenakan orang-orang beriman itu mengerjakan shalat dengan khusyu'. “Sesungguhnya Allah Maha Lemah Lembut. dan keikhlasan mereka. Demikianlah agama Islam. Jumlah mereka mula-mula sedikit. Janji Allah untuk orang-orang beriman Allah menyediakan pahala dan syurga bagi orang-orang yang beriman dan beramal sholeh dari pengikut Rosulullah SAW baik yang dahulu maupun yang . 2. 3. Yang dimaksud dengan bekas sujud ialah air muka yang cemerlang. dan memberi karena kelemahlembutan dan sekalikali tidak memeberikannya karena kekasaran apapun atau sejenisnya.urusan. mengeluarkan batangnya.” (HR Muslim). Daldam hadist lain Rosulullah SAW bersabda. “Sesungguhnya Allah itu maha Lemah Lembut.

Jilid lX. biasa hidup manja dan mewah dan menjadi buah bibir gadis-gadis Mekkah. Universitas Islam Indonesia. Pustaka Al-Bayyinah MUSH' AB BIN UMAIR TUJUAN * Peserta mengetahui salah satu sahabat Rasulullah SAW yaitu Mush'ab bin Umair * Peserta mengetahui karakteristik akh1ak dan dakwah Mush'ab bin Umnir * Peserta dapat mengambil hikmah dun mencontoh kelebihan akh1ak Mush'ab bin Umair METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Sebelum Masuk Islam Mush'ab bin Umair lahir dan dibesarkan dalam kesenangan dan kekayaa. Mush'ab juga pemuda yang cerdas sehingga memiliki daya pikat tinggi. REFERENSI * Al-Qur‟an dan Tafsirya. Beliau adalah pemuda Quraisy yang terkemuka dan paling tampan. Aktivitas Harokah Dambaan Umat.sekarang serta menjanjikan pengampunan dosa-dosa mereka. Kedua orang tuanya sangat . Yogyakarta * Abduh Rabbani.

Di samping itu mengajak orang-orang lain untuk menganut agama Allah serta mempersiapkan . Terhadap hal ini Rosulullah berkata. Suatu saat Mush'ab dipilih Rasulullah untuk melakukan suatu tugas maha penting pada saat itu. Mush'ab tetap tegar dengan keimanannya. dan jihad di jalanNya.cinta kepadanya. dari mulai mengurungnya hingga mengusir Mush'ab dari rumahnya dan tidak mengakuinya lagi sebagai anaknya. Ketika Masuk Islam Ketika mendengar berita kenabian Muhammad. kecuali Allah SWT. Baginya tidak ada yang harus didahulukan untuk ditaati. karena memakai minyak wangi yang paling mahal. berganti dengan pola hidup sederhana. yaitu Khunas binti Malik. Namun. maka ia harus dikesampingkan. kemudidan ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rosulnya”. Ia menyembunyikan keislamannya dari ibunya dan kaumnya. yang puling dicintainya. Ia orang yang paling harum di kota Mekkah. Kini Mush'ab hanya memakai pakaian yang usang lagi penh tambalan. Setelah Masuk Islam Setelah hidup dalam Islam. Ia manjadi duta atau utusan rasul ke Madinah untuk mengajarkan seluk beluk agama Islam kepada orang-orang Anshar yang telah beriman dan berbaiat kepada Rasulullah SAW di bukit 'Aqobah. Rosul SAW. padahal dulu bagaikan bunga indah lagi harum yang selalu menjadi pusat perhatian. Jika ada cinta dan ketaatan lain yang manghalangi/mengalahkan cinta dan ketaatan pada ketiganya. Mush'ab segera mendatangi Rasulullah SAW dan menyatakan diri masuk Islam. karena tahu karena mendapat tantangan dari mereka. Ibunya berusaha keras mengembalikan Mush'ab kepada ugamanya yang lama dengan berbagai cara. Mush'ab meninggalkan semua kemewahannya. Tantangan yang paling keras adalah dari ibundanya sendiri. walaupun harus dipertaruhkan dengan cinta dan baktinya terhadap ibunda. ”Dahulu saya melihat Mush‟ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya. Ibunya tergolong kaya dan selalu memberinya pakaian yang terbagus.

ia berkata: "Mush'ab bin Umair adalah pembawa bendera dalam perang Uhud. Diantara kami ada yang telah berlalu sebelum menikmati pahalanya di dunia ini sedikitpun juga. Mush'ab bertahan pada kedudukannya. Maka orang berkuda itu menyerangnya ketiga kali dengan tombak. Diantaranya Mush'ab bin Umair yang tewas di perang Uhud. dan bendera jatuh. lalu dengan kedua pangkal lengan meraihnya ke dada sambil mengucapkan: "Muhamhad itu tiada lain hanyalah seorang rasul dan sebelumnya tidak didahului oleh beberapa rosul”. Mush'ab membungkuk ke arah bendera. Berkata Ibnu Sa'ad: "Diceritakan kepuda kami oleh Ibrahim bin Muhammad bin Syurahbil al-' Abdari dari bapaknya. Musuh pun meneebus tangan kirinya hingga putus pula. keridhaannya disisi Allah. Sebaliknya bila ditutupkan di . Datanglah seorang berkuda." Maka dipegangnya bendera dengun tangan kirinya sambil membungkuk melindunginya. Tatkala barisan kaum muslimin pecah. Tetapi ternyata Rasulullah SAW menjatuhkan pilihannya kepada Mush'ab yang masih muda dengan segala kelebihankelebihannya sebagai duta yang pertama. Mush'ab pun gugur. Andaikan ditaruh di kepalanya terbukalah kedua kakinya. Rasulullah SAW beserta para sahabat datang meninjau medan pertempuran untuk menyampaikan perpisahan kepada para syuhada. Sebenamya di kalangan sahabat saat itu masih banyak yang lebih tua. Peristiwa Mush'ab dalam perang Uhud ini dikisahkan dalam Ibnu Sa'ad. becucuranlah dengan deras air matanya." Setalah perang Uhud berakhir. Ketika perang Uhud Mush'ab terpilih menjadi pembawa bendera dalam peperangan.kota Mndinah untuk menyambut hijrahnya Rasulullah SAW sebagai peristiwa besar. lebih berpengaruh dan lebih dekat hubungan kekeluargaannya dengan Rasulullah daripada Mush'ab. Berkata Khubbah Ibnu 'Urrat: "Kami hijrah di jalan Allah bersama Rasulullah SAW dengan mengharap. lalu menebus tangannya hingga putus. Ketika sampai ke tempat terbunuhnya jazad Mush'ab. yang sebelumnya tidah didahului oleh beberupa rasul. dan memasukkannya hingga tombak itu pun patah. Tak sehelaipun kain untuk menutupinya selain sehelai burdah. sementara Mush‟ab mengucapkan: “Muhammud itu tiada lain seorang rasul. Ibnu Qomaiah namanya.

" REFERENSI * Khalid Muhammad Khalid. CV Dipenogoro. dan kakinya tutupilah dengan rumpur idzkhir” Hikmah * Kecintaan kepada Allah. Karakteristik Perihidup Enampuluh Sahabat Rosulullah. PERANAN PEMUDA MENGEMBAN RISALAH TUJUAN * Peserta mengetahui pentingnya keberadaan pemuda dalam kehiduan * Peserta mengetahui potensi-potensi yang dimiliki pemuda * Peserta mcngetahui peranan pemuda dalam masyarakat * Peserta mengetahui bekal-bekal yang dibutuhkan pemuda dalam menjalani perannya . Maka sabda Rosulullah SAW. “Tutuplah ke bagian kepalanya.kakinya terbuakalah kepalanya. * Kita harus mengambil pelajaran dari sikap Mush'ab bahwa: "Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat pada Allah. Rasul dan jihad harus ditempatkan sebagai prioritas utama di atas selainnya [9: 24]. * Mush'ab adalah contoh nyata pemuda yang aktif berdakwah dan menggunakan seluruh potensinya untuk kepentingan Islam.

suci dalam fitrahnya. menjadi baik dan jaya otau menjadi sebaliknya. Apabila kondisi pemudanya baik akan baik pula kondisi bangsa di masa depan. Kondisi generasi muda merupakan parameter masa depan suatu bangsa. Begitu pulu sebaliknya. Potensi-potensi yang dimiliki Pemuda Pemuda memiliki idealisme yang tinggi. (kemuliaan) dunia dan akhirat. jauh dari unsur kehidupan yang merusak. sebaliknya akan terjaga kebersihannya.METODE * Ccramah dun Diskusi RINCIAN BAHASAN Pentingnyaa Keberadaan Pemuda dalam Kehidupan K eberadaan pemuda dalam kehidupan sangat penting. Merekalah yang akan merubah umat. Karena itulah Allah menganugerahi para pemuda dengan kekuatan fisik (jasmani) dan ketajaman daya pikir yang jauh lebih unggul dibanding dengan . Pemuda adalah calon pemimpin masa datang. pemuda selalu ingin menunjukkan kebolehannya dan kemampuannya dalam meraih cita-cita. karena mereka potensi untuk mewarnai perjalanan sejarah umat manusia. jiwanya tidak akan ternoda oleh lumpur kemaksiatan. Bila diarahkan secara baik. meraih izzah. tidak takut menanggung resiko akan keyakinan yang dibawanya. memiliki semangat dan kemampuan untuk belajar sekaligus mudah menyerap nilai-nilai kebaikan atau bahkan mudah terpengaruh kejahatan (kemaksiatann). gesit dan yang terpenting adalah memiliki fitrah yang masih bersih [18:13]. Sebagai produk generasi yangj serba ingin tahu.

Islam yang universal. takhyul dan khurafat. Yaitu Islam yang bersih dari campur tangan manusia dan dari segala kecacatan. Karenanya. . Pembaharu Moral Ummat (Tajdiidu ma'nawiyatul Ummah) Di pundak pemuda terbeban harapan pembaharuan moral ummat. menyeluruh. sebagai generasi yang telah memiliki pengalaman bertugas mendidik dan membina para pemuda dengan baik. sempurna dalam seluruh aspek kehidupan. keturunan dan kebangsawanan dalam hal ini bukan termasuk kriteria. yaitu: * Generasi Pembaharu moral masyarakat * Generasi Penerus * Generasi Pengganti * Genersi Pengubah 1. tidak bercampur bid'ah. Generasi masa depan yang memahami dan meyakini perannya dalam membangun umat di masa datang. generasi yang senantiasa menyebarkan syiar Islam dengan da‟wah dan jihad fi sabilillah.generasi tua. Peranan Pemuda dalam Masyarakat Peranan pemuda dalam masyarakat dan bangsa atau dalam perubahan ummat setidaknya ada empat. tidak parsial. Dalam ayat itu dikisahkan bahwa pemuda Thalut dipilih Allah sebagai pemimpin karena ia memiliki ilmu yang luas dan bijaksana serta tubuh yang perkasa. Harta. Mereka akan mampu mengembalikan ummat kepada pemahaman Islam yang benar. Dari tangan mereka diharapkan terbina generasi pemuda masa datang yang sholeh. sesuai dengan akal pikiran. pemuda yang menjadi pembaharu moral ummat memiliki kriteria sebagaimana yang digambarkan Allah dalam QS 2:249. Sebab pemuda sholeh adalah generasi harapan yang dibutuhkan umat islam. Islam yang mereka bawa adalah Islam yang sesuai dengan hati nurani setiap insan.

Pemuda dikatakan sebagai pengganti apabila ia menggantikan cara-cara. Generasi Penerus (Ittihaamul Ijyaal) Pemuda dapat dikatakan sebagai generasi penerus apabila ia meneruskan apa yang telah dilakukan pendahulunya. Ishaq dan semua nabi Allah.2. generasi penerus selalu terbagi menjadi dua: 1. Hal inilah yang diwasiatkan kepada Nabi Ibrahim. Generasi penerus para nabi [2:132-133] Yaitu pemuda yang hidup dalam Islam dan berjuang demi Islam hingga syahid di ja1an Islam. adat atau tingkah laku para pendahulunya. [12:14]. 3. Mereka mengikuti tradisi nenek moyang dalam beberapa cara. Yaqub. baik ritual dalam aspek lain dalam kchidupan. Mereka enggan mengikuti sunah Rasul karena tata cara atau tradisi nenek moyang yang telah mendarah daging pada diri mereka. Generasi penerus tradisi/adat nenek moyang [2:170] Pcmuda yang tidak mau mengikuti wahyu Allah karena mereka berpegang teguh pada ajaran nenek moyang meski mereka tahu nenek moyang mereka tidak mendapat petunjuk. 2. kedamaian dan keadilan. Generasi Pengganti (Istibdalul Ijyaal) Setiap pemuda yang soleh akan dapat merealisasikan kemaslahatan bagi umat sebab peran dan tujuan mereka diharapkan mampu membawa ke arah kemuliaan. Pada setiap jaman. Ismail. Generasi pengganti yang baik [5:54] . Adapun generasi pengganti ada dua macam: 1.

Ia juga melakukan dia1og terbuka tentang brrbagai fenomena keseharian dengan uraian yang logis dan rasional. sholihin dan shiddiqin dengan keburukan dan kesesatan. Komponen perubah yang baik [9:71] Pemuda yang beriman yang saling menolong. Iman yang telah tertanam kuat menumbuhkan keberanian bagi Nabi Ibrahim untuk mendatangi kaumnya yang sesat (penyembah berhala). Hal tersebut ia lakukan demi keridhoan Allah SWT. amar ma'ruf nahi munkar. Mereka kelak menemui kesesatan. 2.Mereka menggantikan para pendahulunya yung murtad. . saling melindungi dalam hal membuat kekacauan dan kerusakan di bumi [45:19]. Kisah pemuda Ibrahim as [6:78-79]. 2. bersungguh-sungguh (jihad) fisabilillah dan tidak takut pada celaan orang yang suka mencela atas semua amalannya (sesuai sunnah Rasulullah-saw). Pemuda demikian adalah pemuda yang mencintai dan dicintai Allah. keras terhadap' orang kafir. sebab ia yakin dengan dalil (hujjah) yang jelas bahwa berhala sesembahan kaumnya adalah sekutu-sekutu Allah dan merupakan kesesatan yang besar. Generasi / Komponen Pengubah (Anaasshirul Ijyaal) 1. Ia punn berjihad dalam medan da'wah tanpa kenal lelah untuk mengajak kepada ugama Allah. berkasih sayang sesama mu'min. Pada puncaknya nabi Ibrahim menghancurkan berhala sesembahan kaumnya walau harus mempertaruhkan jiwa raganya. taat pada Allah dan Rasul-Nya. Pemuda yang demikian adalah pemuda yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya. 4. Komponen Perubah yang buruk [8:73] Pemuda yang kafir. mendirikan sholat menunaikan zakat. Generasi pengganti yang buruk [19:59] Mereka menggantikan para pendahulunya yang telah diberi nikmat Allah yakni para nabi.

Tarbiyah yang sesuai dengan sunnah Nabi SAW [2:129. Bahkan pemahaman yang dangkal itu pun sering kali menyimpang dikarenakan bersumber dari referensi yang tidak tepat. 2. Bekal itu untuk mengarungi sumudra kehidupan. Bekal-bekal yang dibutuhkan pemuda dalam menjalani perannya Adapun bekal-bekal yang diperlukan pemuda yang beriman dalam menjalani perannya adalah sbb: 1. seperti buku-buku karya orientalis atau karya penulis yang kurang memahami Islam sehirgga justru merancukan pengertian tentang Islam. Tarbiyah Islamiyah merupakan bekal pertama yang harus dimiliki o1eh setiap pemuda Islam untuk komitmen kepada Din Islam. Hikmah dan Ilmu Pengetahuan (Al-Hikmah wal Ma'rifah) Hikmah berarti mengetahui yang benar.Setelah memahami betapa pentingnya pernan pemuda ddalam menentukan warna dunia maka bagi pemuda-pemuda yang beriman yang merasa harus memikul amanah Allah sebagai khalifah di bumi-Nya harus mempersiapkan bekal. Sehingga pemahaman Islamnya sangat dangkal. Karenanya dia harus melibatkan diri dalam aktifitas tarbiyah Islamiyah yang suci secara sungguh dan berkesinambungan. Pengetahuan tentang rahasia atau faedah sesuatu yang mana pengetahuan itu memberi manfaat. Pendidikan yang suci (At-Tarbiyatul fithriyah) Tarbiyah yang didasarkan titah Allah tanpa memandang yang lainnya. 3:32-33]. Bukan dari A1-Qur' an dan As-Sunnah. meniti kesuksesan dan kebahagian baik di dunia dan di akhirat. Ghayah/tujuan akhirnya hany kepada Allah semata [98:5] Banyak pemuda Islam yang awam terhadap dienul Islam. Hikmah hanya . sebab mereka tak mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh dan benar.

Minimal ia menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri. dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban .”. “Setiap kamu adalah pemimpi..diberikan kepada orang-orang yang berbuat baik. [12:22] Hikmah * Berilmu * Adil * Bijaksana * Lemah lembut * Figur Nabi saw (AQ & AS) Barang siapa yang bekerja tanpa dilandasi suatu ilmu nwka dia akan banyak berbuat kerusakan daripada perbaikan" [Umar bin Abdul Aziz] Ma‟rifah * Mengenal Allah dan memenuhi hak-hak-Nya * Mengenal yang haq dan yang bathil 3.. Pribadi Pemimpin (Asy-Syakhshiyatul Qiyaadah) Seorang pemuda mu'min harus berkepribadian pemimpin sebagaimana yang diungkapkan Rasulullah SAW. Seorang pemimpin haruslah memiliki karakter: * Menjadi figur yang baik * Ilmu * Akhlak yang lurus dan terpuji * Bijaksana * Adil * Berani menanggung resiko kala menegakkan kebenaran .

REFERENSI * Dr. GIP * Al-Qur'an dan Tafsimya. Jilid 5. Di Seputar Persoalan yang Meughadangnya. Pribadi prajurit (Asy-Syakhsiyatul Jundiyah) Seorang pemuda hendaknya berkepribadian prajurit. Shakir. Risalah Gusti * Dr. Dr. Sholih Al-Fauzan. Generasi Mendatang Generasi yang Menang. Ia tidak memikirkannya dahulu kalau ia yakin bahwa apa-apa yang datangnya dari Allah ada1ah haq (kebenaran yang pasti) [33:36. Universitas Islam Indonesia. yang mengatakan “Sami'na wa atha'na” ketika mendengar seruan atau perintah Allah dan Rasul-Nya. Yogyakarta DAFTAR ISI . Yusuf Qordhowi. Ali Salim. Pemuda Islam. 2:285]. Mereka hanya bertawakkal menyerahkan hasil usahanya kepada Allah saja & berusaha sepenuh tenaga melakukan sebab kemudian memasrahkan hasil hanya kepada Allah saja.* Bertanggung jawab * Terpercaya/jujur * Berpandangan baik dalam segala hal/optimis * Cepat tanggap dalam menghadapi berbagai situasi * Timbang rasa / tepo seliro * Mengenal kemampuan diri dan anggotanya * Sehat dan kuat jasmaninya Sikap mereka terhadap aturan Allah dan Rasu1Nya seperti sikap seorang perwira kepada panglimanya dan kondisinya seperti kondisi prajurit di barakbarak militer selalu siap dan waspada [32:24] 4.

IHLASUNNIYAH Makna Ikhlasunniyah Pentingnya Ikhlasunniyah Cara-cara untuk menumbuhkan niat yang Ikhlas 3. AQIDAH ISLAMIYAH Makna Aqidah Hubungan Aqidah Islam dengan Keimanan kepada Allah Jenis Tauhid 4. MAKANA BISMILLAHIRROHMANIRROHIM Makna Bismillah Makna Ar-Rahman Makna Ar-Rahiim 5. MAKNA ALHAMDULILLAHIRROBBIL‟ALAMIN . TAWAZUN Makna dan Hakikat Contoh-contoh Manusia yang tidak Tawazun 2.1.

Makna Alhamdulillah Makna Robbul‟alamin 6. IHSAN Pengertian Landasan Ihsan Alasan berbuat Ihsan kesimpulan 9. AL-IMAN Hakikat Iman Rukun Iman Games “Rumah kita” 7. RUKUN ISLAM Makna dan Hakikat Rukun Islam Games “Garis Lima” 8. MA‟RIFATULLAH Makna Ma‟rifatullah .

MA‟RIFATUL ISLAM Ad-dien menurut Al-qur‟an Ciri-ciri Dienullah/Dienussamawi Ciri-ciri Dienul Ardh Pengertian Islam cecara Ethimologis/Bahasa Pengertian Islam secara Terminologis/Istilah 12. AL-QUR‟AN Definisi Alqur‟an . MA‟RIFATUL RASUL Makna Risalah dan Rasul Pentingnya Iman kepada Rasul Tugas para Rasul Sifat-sifat para Rasul Games “Ilmu” 11.Pentingnya Mengenal Allah Jalan-jalan untuk mengenal Allah Hal-hal yang menghalangi Ma‟rifatullah 10.

HAL-HAL YANG MELEMAHKAN IMAN Fluktuasi Iman .Nama-nama Alqur‟an Karakteristik Alqur‟an Fungsi Alqur‟an Akhlak Terpuji terhadap Alqur‟an Keunggullan Alqur‟an 13. NIKMAT IMAN Iman sebagai Fitrah manusia Beberapa nikmat dari Allah Cara Mensyukuri Nikmat 15. UKHUWAH ISLAMIYAH Makna ukhuwah Islamiyah Perbedaan Ukhuwah Islamiyah dengan Ukhuwah Jahiliyah Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah Buah Ukhuwah Islamiyah 14.

EKSISTENSI ALLAH Bukti eksistensi Allah .Fenomena Lemahnya Iman Sebab-sebab lemahnya Iman 16. PENTINGNYA AKHLAK ISLAMI Definisi Akhlak Faktor-faktor pembentuk Akhlak Pentingnya Akhlak Islami 18. AKHLAK ROSULULLAH Akhlak Rasulullah secara Umum Contoh akhlak-akhlak mulia yang diperintahakan nabi SAW Contoh Akhlak-akhlak Tercela yang diperingatkan Rasullah SAW 19. HAL-HAL YANG MENGUATKAN IMAN Hal-hal yang menguatkan Iman 17. BANGUNAN ISLAM Pendahuluan Isi kandungan secara global ada 3 macam 20.

GHAZWUL FIKRI . MAKNA ASYHADU Definsi syahadah Jenis-jenis Syahadah 22. PROBLEMATIKA UMAT Potensi yang dimilki dalam Cinta Sebab-sebab kemunduran umat Islam Solusi untuk meraih kemenangan 25. CINTA Pengertian Tanda-tanda cinta Prioritas dalam cinta 24.Cara mengenal Allah 21. MAKNA SYAHADATAIN Syahadah Uluhiyah Syahadah Risalah 23.

Pengertian Sasaran Metode Games I Games II 26. PENTINGNYA PENDIDIKAN ISLAM Makna dan Hakikat Mengapa Pendidikan Islam Diperlukan ? Sifat Pendidikan Islam 27. BIRRUL WALIDAIN Pendahuluan Bentuk-bentuk Birrul Walidain Kesimpulan . TARBIYAH RUHIYAH Hakikat Taqwa Balasan bagi orang-orang yang bertaqwa Jalanm Menuju Taqwa 28.

ILMU ALLAH Pendahuluan Sifat-sifat Ilmun Allah Kualitas Ilmu Allah Hakikat Ilmu Allah Bukti Ilmu Allah 30.29. SIMBOL SUKSES Pengertian Langkah Hidup Simbol Sukses dan Simbol gagal Peran Niat dalam Mencapai Sukses Sukses di atas Sukses .