Konsep Sufi

1. TAWAZUN

TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat tawazun. * Peserta mengetahui potensi-potensi yang ada pada diri manusia dan kebutuhan-kebutuhannya. * Peserta mengetahui contoh-contoh manusia yang tidak tawazun. * Peserta termotivasi untuk dapat hidup tawazun.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakekat tawazun Tawazun artinya keseimbangan. Sebagaimana Allah telah menjadikan alam beserta isinya berada dalam sebuah keseimbangan (67: 3). Manusia dan agama lslam kedua-duanya merupakan ciptaan Allah yang sesuai dengan fitrah Allah. Mustahil Allah menciptakan agama lslam untuk manusia yang tidak sesuai Allah (30: 30). Ayat ini menjelaskan pada kita bahwa manusia itu diciptakan sesuai dengan fitrah Allah yaitu memiliki naluri beragama (agama tauhid: Al-Islam) dan Allah menghendaki manusia untuk tetap dalam fitrah itu.

Kalau ada manusia yang tidak beragama tauhid, itu hanyalah karena pengaruh lingkungan (Hadits: Setiap bayi terlahir daIam keadaan fitrah (Islam) orang tuanyalah yang menjadikan ia sebagai Yahudi, Nasrani atau Majusi) Sesuai dengan fitrah Allah, manusia memiliki 3 potensi, yaitu Al-Jasad (Jasmani), Al-Aql (akal) dan Ar-Ruh (rohani). Islam menghendaki ketiga dimensi tersebut berada dalam keadaan tawazun (seimbang). Perintah untuk menegakkan neraca keseimbangan ini dapat dilihat pada QS. 55: 7-9. Ketiga potensi ini membutuhkan makanannya masing-masing. : 1. Jasmani. Mu'min yang kuat itu lebih baik dan lebih disukai Allah daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim). Kebutuhannya adalah makanan, yaitu makanan yang halaalan thayyiban (halal dan baik) [80:24, 2:168], beristiharat [78:9], kebutuhan biologis [30: 20-21] & hal-hal lain yang menjadikan jasmani kuat. 2. Akal Yang membedakan manusia dengan hewan adalah akalya. Akal pulalah yang menjadikan manusia lebih mulia dari makhluk-makhluk lainnya. Dengan akal manusia mampu mengenal hakikat sesuatu, mencegahnya dari kejahatan dan perbuatan jelek. Membantunya dalam memanfaatkan kekayaan alam yang oleh Allah diperuntukkan baginya supaya manusia dapat melaksanakan tugasnya sebagai khalifatullah fil-ardh (wakil Allah di atas bumi) [2:30, 33:72]. Kebutuhan akal adalah ilmu [3:190] untuk pemenuhan sarana kehidupannya. 3. Ruh (hati) Kebutuhannya adalah dzikrullah [13:28, 62:9-10]. Pemenuhan kebutuhan

rohani sangat penting, agar roh/jiwa tetap memiliki semangat hidup, tanpa pemenuhan kebutuhan tersebut jiwa akan mati dan tidak sanggup mengemban amanah besar yang dilimpahkan kepadanya. Dengan keseimbangan manusia dapat meraih kebahagian hakiki yang merupakan nikmat Allah. Karena pelaksanaan syariah sesuai dengan fitrahnya. Untuk skala umat, ke-tawazunan akan menempatkan umat lslam menjadi umat pertengahan/ ummatan wasathon [2:143]. Kebahagiaan itu dapat berupa: * Kebahagiaan bathin/jiwa, dalam Bentuk ketenangan jiwa [13:28] * Kebahagian zhahir/gerak, dalam Bentuk kestabilan, ketenangan beribadah, bekerja dan aktivitas lainnya. Dengan menyeimbangkan dirinya maka manusia tersebut tergolong sebagai hamba yang pandai mensyukuri nikmat Allah. Dialah yang disebut manusia seutuhnya. Contoh-contoh manusia yang tidak tawazun * Manusia Atheis: tidak mengakui Allah, hanya bersandar pada akal (rasio sebagai dasar) . * Manusia Materialis: mementingkan masalah jasmani / materi saja. * Manusia Pantheis (Kebatinan): bersandar pada hati/ batinnya saja.

REFERENSI * Al-Qadiry , Seimbanglah dalam Beragama, Jakarta:GIP * Silabus Materi Mentoring th 1994/995

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 40‟ Diskusi Mentor memberikan kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

2. IKHLASUNNIYAH TUJUAN * Pcserta memahami makna ikh1asunniyah baik secara bahasa maupun istilah. * Peserta memahami pentingnya ikhlasunniyah dalam beramal. * Peserta mengetahui cara-cara untuk menumbuhkan niat yang ikh1as. * Peserta termotivasi untuk mempunyai niat yang ikhlas dalam beramal sehingga bernilai ibadah.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna ikhlasunniyah * Secara bahasa: - Ikhlas berasal dari kata khalasha yang berarti bersih/ murni.

- Niyat berarti Al-qoshdu, artinya maksud/tujuan. * Secara istilah: Ikhlashunniyat berarti membersihkan maksud dan motivasi kepada Allah dari maksud dan niat lain. Hanya mengkhususkan Allah Azzawa Jalla sebagai tujuan dalam berbuat.

Perintah Allah untuk ikhlas dalam beramal: QS. 98:5, 7:29, 18:110. Pentingnya Ikhlasunniyah 1. Merupakan ruhnya amal 2. Salah satu syarat diterimanya amal. “Allah Azza wa Jalla tidak menerima amaI kecuaIi apabila dilaksanakan dengan ikhlas dalam mencari keridhaan-Nya semata”. (HR Abu Daud dan Nasa'i). Syarat diterimanya amal atau perbuatan : * Bersungguh-sungguh dalam melaksanakannya * Ikhlas dalam berniat * Sesuai dengan syariat Islam (Al-Qur‟an dan Sunnah) 3. Penentu nilai/kualitas suatu amal [4:125]. "Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niat, dan bahwasannya bagi tiap-tiap orang apa yang ia niiatkan. Maka barang siapa hijrah menuju (ridha) Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan RasulNya. Barang siapa yang hijrah karena dunia (harta atau kemegahan dunia), atau karena seorang wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya itu ke arah yang ditujunya." (HR Bukhari Muslim) 4. Mendatangkan berkah dan pahala dari Allah [2:262, 4:145-146].

Cara-cara untuk menumbuhkan niat yang ikhlas 1. Menyerahkan segala datanya hanya kepada Allah, rasul dan akhirat. 2. Memerangi kesenangan hawa nafsu dunia. 3. Menyadari bahwa segala aspek kegiatan seorang muslim adalah ibadah [2:21, 51:56].

REFERENSI * Imam Al-Ghazali, Ibnu Rajab Al-Hambali & Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, Pembersih Jiwa, Pustaka. * Ibnu Taimiyyah, Etika Beramar Ma'ruf Nahi Munkar, GIP. * Panduan Aktivis Harokah, hal. 42, Al-Ummah.

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 40‟ Diskusi Mentor memberikan kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

3. AQIDAH ISLAMIY AH TUJUAN * Peserta memahami makna aqidah secara bahasa dan istilah

* Peserta memahami hubungan iman kepada Allah dengan aqidah lslam. * Peserta memahami standard nilai aqidah lslam * Peserta termotivasi untuk mengesakan Allah (tauhidullah) * Peserta memahami makna dan jenis tauhid

METODE PENDEKATAN: * Ceramah & diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna Aqidah * Secara bahasa: 'Aqdun - 'Aqooid berarti akad atau ikatan. Ikatan yang mengikat manusia dengan aturan-aturan Allah dan nilai-nilai Islam. * Secara istilah: aqidah ialah sesuatu yang wajib diyakini atau diimani tanpa keraguan

Hubungan Aqidah Islam dengan keimanan kepada Allah [ 4:136; 21:25; 16:35]. Aqidah merupakan misi da'wah yang dibawa oleh Rasul Allah yang pertama sampai dengan yang terakhir yang tidak berubah-ubah karena pergantian zaman dan tempat, atau karena perbedaan golongan atau masyarakat [42:13]. (Aqidah Islam, Sayid Sabiq, hal.18) Hati merupakan standar penilaian aqidah [26:88-89], "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa atau bentuk kamu, tidak juga kepada jasadmu, tetapi Ia melihat kcpada hati dan perbuatanmu" (Hadits). Memahami aqidah dimulai

dari tauhid [112:1-4]. Tauhid berasal dari kata wahhada yang berarti menjadikan satu. Jenis tauhid: * Tauhid Uluhiyah (mengesakan Allah sebagai satu-satunya sesembahan/ ilah) . * Tauhid Rububiyah (mengesakan Allah sebagai satu-satunya Rabb) . * Tauhid asma dan sifat Allah (Allah memiliki nama sifat yang tidak dimiliki oleh selain Nya) :

REFERENSI * DR Ibrahim Muhammad bin Abdullah Al-Buraikan, Pengantar Studi Aqidah lslam. * Aqidah Seorang Muslim, Al-Ummah * Sayid Sabiq, Aqidah Islam, Pola Hidup Manusia beriman, CV. Diponegoro

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Diskusi pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tertutup dan terbuka 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 35‟ Diskusi Mentor menyediakan waktu untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

4. MAKNA BISMILLAHIRROHMANIRROHIM TUJUAN

karena ia termasuk ke dalam surat Al-Fatihah. Hadits. * Allah = nama Tuhan. Bismillah bukan sebagai penukar kenikmatan. hendakIah kaIian membaca bismillahirahmaanirrahiim. dari ad-Da'ru Quthni dari Abu Hurairah. berasal dari kata al-Ilah Bismillah memiliki dua makna: 1. contohmya makan nasi dengan . Makna Bismillah . ia berkata. * AL-Ism = Nama. menunjuk pada sesuatu/rerso yang dinamai .* Peserta memahami makna bismillah * Peserta memahami makna Ar-Rahman dan Ar-Rohiim * Peserta membiasakan memulai suatu perbuatan dan kebajikan dengan basmalah METODE PENDEKATAN: * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Ayat Basmalah termasuk Surat Al-Fatihah. Sebagai kalimat IZIN. Sedangkan Surat Al-Fatihah terdiri dari 7 ayat. Rasulullah SAW bersabda: “Jika kalian membaca Surat AI-Fatihah. * Preposisi "Bi" = aku memulai. dan bismillahirrahmaanirrahiim termasuk ke dalam saIah satu ayatnya".

Dilihat dari segi bahasanya. merupakan rahmat Allah dalam Bentuk sarana hidup Dilihat dari segi etimologisnya. 33:43 dan QS 9:117. Makna ini digunakan dalam Al-Qur‟an [20: 5. tapi bismillah merupakan kalimat izin bagi hamba Allah yang merasa hidumya hanya sekedar “menumpang”. Ar-Rahiim berwazan (berpola) "fa'iil" yang menunjuk ketetapan dan kekekalan. Sebagai kalimat PENGAKUAN OTORITAS. ia telah menandai kehambaannya dengan nama Allah. merupakan rahmat Allah dalam Bentuk petunjuk hidup. diberikan hanya untuk orang-orang yang beriman. Ar-Rahiim berupa rahmat Allah dalam bentuk petunjuk hidup. Yaitu rengakuan otoritas bagi hamba Allah yang menyadari bahwa sesungguhmya yang memiliki wewenang otoritas hanyalah Allah. bukan sebagai penguasa. Manusia hanya sebagai wakil Allah di muka bumi ini. 2. Bila seseorang mengucapkan bismillahirrahmaanirrahim. Ar-Rahman dan Ar- . Dalam Qur'an makna Ar-Rahiim sererti terdapat pada Q. karena sesungguhnya semua yang ada di atas dunia ini milik Allah dan manusia diberi kenikmatan untuk memakai fasiIitas Allah tsb. 19:75] Makna Ar-Rahiim Ar-Rahiim: Maha Penyayang. Ar-Rahman berwazan " “fa‟laan" yang menunjukkan banyak. Makna Ar-Rahman Ar-Rahman (Maha Pengasih). Oleh karena itu rahmat Allah yang berupa sarana hidup ini diberikan untuk semua makhluk di alam semesta (rahmatan lil alamiin).S.membaca bismillah akan sama nikmatnya dengan makan nasi tanpa baca bismillah. baik muslim maupun kafir. baik manusia maupun binatang. menunjukkan kenikmatan yang terus menerus dan kekal. ia mengokohkan jiwanya--yang dinisbahkan kepada hakikat kehambaan--dengan salah satu dari tanda-tanda Allah (Thabathabai: 21).

padahal semua sarana hidup tersebut Allah berikan gratis dan bersifat menyeluruh. manusia menganggamya semata-mata atas usaha mereka. Fenomena sekarang.Rahiim Allah berikan bersama-sama kepada hamba-hambaNya sesuai pengucapannya yang utuh dan lengkap (selalu bismillahirrahmaanirrahim). Allah telah memberikan kepada manusia selain sarana hidup juga petunjuk hidup (hidayah). Kunci Memahami Al-Qur‟an ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan tujuan materi 5‟ Pendahuluan Mentor menanyakan pendapat tentang alasan mengapa memulai suatu pekerjaan dengan membaca basmalah 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 35‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 5. Rasulullah menerangkan keutamaan seseorang yang mengucapkan basmalah dalam HR Abu Daud dan dihasankan oleh Ibnu Shalah: “Setiap urusan yang baik yang tidak diawali dengan Bismillaahirrahmaanirrahim maka tidak akan mendapat barokah”. manusia umumnya menikmati sarana hidup tapi lupa/mencampakkan retunjuk hidup yang berharga. MAKNA ALHAMDULILLAHIROBBIL'ALAMIN . Tinggal manusia yang berusaha menggapAl retunjuk hidup (hidayah) tersebut. REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Setetes Basmalah dan HamdaIah * Hasan Al-Banna. Manusia lupa. siapa yang memberikan sarana hidup tersebut.

27: 15 dan 93. QS. QS 7:180] * Allah maha baik dalam perbuatannya [32:7) * Allah mencipta segala sesuatu berdasarkan pengetahuan iman kehendaknya [ 20: 111] Makna Rohbul' alamin . 14: 39.TUJUAN * Peserta memahami makna Alhamdulillah dan Rabbul 'aalamiin * Peserta termotivasi untuk mengaplikasikan pemahamannya dalam kehidupannya METODE PENDEKATAN: * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Alhamdulillah Alhamdu = pujian terhadap suatu kebaikan yang didasari oleh ikhtiar. Dalam Qur'an pujian terhadap Allah seperti dalam QS. Alasan Allah dipuji: * Allah Maha Pembuat Prestasi [40:62] * Allah Maha Indah dalam nama-namaNya [20: 8. Allah SWT dipuji atas keindahan nama-namaNya dan kebaikan perbuatanNya. Allah memiliki prestasi yang tak mungkin disamai oleh manusia.

3. Allah sebagai Penguasa [15:16-27] Allah adalah sebagai Pencipta. Manusia membuat sesuatu karena diilhami oleh fenomena ciptaan Allah. Allah sebagai Pencipta [2: 164] Manusia tidak mencipta. * Al-'Alamin= apa yang diketahui. yaitu: 1. membuat dan menyusun. A11ah sebagai pencipta menantang manusia untuk menciptakan lalat. oleh karena itu Ia tidak akan lalai untuk menjaga dan memeliharanya. 4. Aksioma ini tidak berlaku bagi manusia. Allah sebagai Pemelihara [15:9] Allah memiliki sesuatu yang ia ciptakan sendiri. dalam QS. Allah Pencipta dan otomatis Allah sebagai Pemiliknya. * Sekurang-kurangnya harus ada 4 kata sekaligus untuk dapat menterjemahkan Rabb secara tepat dan sempurna. ia hanya merekayasa. contoh helikopter yang diilhami oleh capung. Sekalipun ia merekayasa atau menyusun bentuk baru pasti bahan bakunya diambil dari ciptaan Allah juga.15:73. 80 dan 3: 42] . Pemilik dan sekaligus Pemelihara atas alam semesta ini. karena Allah SWT mencipta atas iradat dan kehendakNya sendiri. 2. Allah sebagai Pemilik [14:2] Siapa yang mencipta pasti memiliki. sistem radar yang diilhami oleh cara kelelawar terbang di gua gelap. berarti alam manusia dan jin dan kelompokkelompok mereka 17. tentu saja Dia adalah Penguasa mutlak atas semua yang ada di . tapi berlaku mutlak bagi Allah SWT.* Rabb = Pemilik yang mengatur urusan hambaNya .

dalamnya.Mizan. Nauzu billaahi min dzalik! REFERENSI * Paket BP NurulFikri. Setetes Basmalah dan Hamdalah dalam Lautan Al-Fatihah * Allamah. AL. berarti manusia telah subversif kepadanya.IMAN . CV Firdaus ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 6. Apabila ada satu saja urusan atau aturan yang dilakukan atau diberlakukan oleh manusia secara nyata-nyata bertentangan dengan aturanNya. Mengupas Surat Al-Fatihah. Thabathaba'i Tafsir AI.

TUJUAN * Peserta memahami hubungan antara Iman. Islam dan Ihsan mungkin sudah pernah kita pelajari. RUKUN IMAN. 2. IHSAN. Artinya: tegaknya Islam pada diri seseorang tergantung pada kualitas pondasinya dan daya tahan Islam pada diri seseorang tergantung pada kualitas atapnya. yang secara global terdiri dari tiga bagian utama. menguatkan dan memelihara. METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Konsep-konsep tentang Iman. . yang berfungsi sebagai lapisan fondasinya. Padahal ketiga konsep tersebut adalah merupakan satu bangunan yang dapat disebut sebagai RUMAH KITA. yang berfungsi sebagai tiang penyangganya. Jadi satu sama lain saling membantu. yang berfungsi sebagai atapnya. yaitu : 1. RUKUN ISLAM. Namun ternyata gambaran yang kita miliki selama ini belum cukup valid (shohih) dan integral (syamiil). Islam dan Ihsan secara sektoral dan terpisah satu sama lain. 3. karena kita melihat Iman. Islam dan Ihsan * Peserta memahami hakekat iman * Peserta mengetahui cara-cara mengimani Rukun Iman dengan benar sehingga termotivasi untuk melakukanNya.

barangsiapa yang mengingkari salah satunya maka ia telah mengingkari seluruh Rukun Iman. Iman kepada Takdir [22:7]. Iman kepada Malaikat [50:16-18]. yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. tetapi kita . Malaikat. ”Hendaklah engkau beriman kepada Allah. kepada kitabkitabNya. Iman kepada Allah SWT . Iman kepada Hari Akhir [3:185]. Akibatnya: ikh1ash dalam menjalankan perintahperintahNya. Artinya: seorang muslim yang beriman maka pemikiran. 20:1-3] Konsekuensinya: menjadikan AlQur‟an sebagai pedoman hidup. diikrarkan dengan lisan dan diamalkan dengan anggota badan. 4:136) dan Hadits Ketika Nabi ditanya Malaikat Jibril tentang iman. Konsekuensinya: mencintai dan mengikutinya [3:31-32]. Orang yang beriman haruslah beriman kepada enam Rukun iman (2:285. Iman kepada Nabi dan Rasul [33:40]. 2. Konsekuensinya: berprinsip bahwa "Janganlah kita mempersoalkan apa-apa yang Allah ingin lakukan terhadap kita. kepada Malaikat-Nya. 3. Konsekuensinya : mencintai Allah SWT [2:165]. kepada Hari Kiamat dan hendaklah engkau beriman kepada Qodar yang baik dan yang buruk" (HR Muslim). Konsekuensinya: mempersiapkan diri untuk menghadapiNya. Taqdir dan Kiamat. yaitu pembenaran dengan hati.Hakikat Iman Pengertian Iman menurut ahlussunah : Iman terdiri dari tiga unsur. 4. ucapan dan tindakannya tidak akan bertentangan dengan keimanannya kepada Allah. Iman adalah keyakinan dan sekaligus juga amal [49:15]. Tanda-tandanya: lihat QS 8:2. Rukun Iman Rukun Iman merupakan basis konsepsional atau landasan idiil yang mendasari pemikiran. Jadi. Konsekuensinya: tidak mungkin Seorang mu'min berbuat ma'siat karena selalu ditongkrongi Malaikat. Rasul. Iman kepada Kitab-Kitab [2:2. 5. 6. 1. Kitab. kepada Utusan-utusanNya. ucapan dan tindakan seorang muslim. maka jawab Nabi.

Al-Iman * DR.harus melakukan apa-apa yang Allah ingin dari kita. * Abdul Majid Al-Zandany . Al-Iman. Muhammad Na'im. Skema/gambar : 3 2 1 . Yang Menguatkan Yang Membatalkan Iman. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Pembukaan Mentor memberikan game dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi dan menutupnya dengan doa 5‟ GAMES MATERI AL-IMAN A.dkk. Judul : Rumah Kita B.” REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri.

. 1 ada1ah b (Iman) No..... b.. C. 2 adalah a (Islam) . Mentor membahas jawaban yang benar.......... Iman 2... Bahan : -Gambar di atas dengan jawaban pilihan/ lembar jawaban -Pembahasan materi tentang Iman. Islam 1. Ihsan 3... Islam dan Ihsan E. Langkah-langkah : 1.... 2. Setiap kelompok disuruh menentukan jawaban menjodohkan di atas berikut alasannya..a. yaitu: No. Cari kesamaan.. 4. 3... Media : -Papan tulis dan spidol/kapur -2 kelompok atau lebih -Naskah pembahasan / materi D.. c. . . Diskusikan antar kelompok. .

7. RUKUN ISLAM TUJUAN : * Peserta memahami makna dan hakikat Rukun Islam * Peserta mengetahui tuntutan Rukun Islam di dalam kehidupan seorang muslim * Peserta termotivasi untuk mengamalkan Rukun Islam dengan benar METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi . 3 adalah c (Ihsan) (langsung dilanjutkan dengan materi Al-Iman).No.

menunaikan zakat. Rukun Islam merupakan landasan operasional dari Rukun Iman. Rukun Islam merupakan training/pelatihan bagi orang mukmin menuju mardhotillah/keridhoan Allah. * Syahadat adalah agreement (perjanjian) antara seorang muslim dengan Allah SWT [7. Rukun Islam merupakan tiang-tiang atau penyangga bangunan keislaman seseorang. yaitu hawa nafsu. yaitu sebagai latihan agar menginfakkan hartanya. belum berarti bahwa ia telah total masuk ke dalam Islam. "Sesungguhnya Islam itu dibangun atas lima perkara: bersaksi sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. "Engkau ambil zakat itu dari orang-orang kaya mereka dan engkau kembalikan kepada orang-orang fakir mereka” (HR Mutafaqun „alahi). Seseorang yang telah menyatakan Laa ilaaha ilallaah berarti telah siap untuk fight (bertarung) melawan segala bentuk ilah di luar Allah di da1am kehidupannya [29:2].RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakikat Rukun Islam Islam dibangun di atas lima dasar. Di dalamnya tercakup hukum-hukum Islam yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. Ibarat sebuah rumah. yaitu sebagai latihan pengendalian kebiasaan pada jasmani. yaitu Rukun Islam. mendirikan shalat. Ia baru membangun landasan bagi amal-amalnya yang lain. * Shalat adalah training: sebagai latihan agar setiap muslim di dalam kehidupannya adalah dalam rangka sujud (beribadah) kepada Allah [6:162] * Zakat adalah training. karena setiap harta seorang muslim adalah milik Allah. 59:7]. [2:185] . haji ke Baitullah dan puasa di buIan Ramadhan" (HR.172]. yaitu makan dan minum dan ruhani. * Shoum adalah training. Bagi siapa saja yang telah mengerjakan Rukun Islam yang lima. Bukhari Muslim).[57:7. Belum cukup dikatakan beriman hanya dengan megerjakan Rukun Islam tanpa ada upaya untuk menegakkannya.

yaitu sebagai latihan dalam pengorbanan jiwa dan harta di jalan Allah. mengamalkan persatuan dan persamaan derajat dengan sesama manusia. Al-Islam ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Pembukaan Mentor memberikan game dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ GAMES A. * Sa'id Hawwa. Al-Islam. Skema/ gambar : C. JuduI : Games Lima Garis B.* Haji adalah training. [22:27-28] REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Media : Papan tulis dan kapur .

Churafat/Khurafat). 3.D. 5. apa itu Rukun Islam? F. Bahan : Materi Rukun Islam E. Langkah-langkah : 1. Masih perlu ada pemahaman Iman yang benar agat terhindar dari muslim yang TBC (Takhyul. Masih perlu peningkatan Akhlaqul Karimah. Bentuk kelompok atau perorangan 2. Bid'ah. buatlah kesepakatan bahwa gambar tersebut adalah Rukun lslam 5. sekalipun kita telah melaksanakan Rukun Islam. sehingga keislaman yang dimiliki menjadi indah dan dapat merasakan lezatnya iman Islam. Mintalah pendapat masing-masing kelompok tentang persepsi dari gambar tersebut 4. Kita bisa membedakan kualitas keimanan seorang muslim dengan melihat dikerjakan atau tidaknya ibadah tersebut. Rukun Islam merupakan karakteristik seorang muslim bila dibandingkan Dengan umat lain 2. Harus ada proses pembinaan Islam secara kontinu dan bertahap untuk . tingkatan. Biasanya didapatkan pendapat yang bcrbeda-beda (mis: barisan. Mintalah komentar lagi. Dilaksanakannya Rukun Islam merupakan standar keimanan seorang muslim. Diri kita belum sempurna membentuk pribadi Islam secara lengkap. 4. Kesimpulan : 1. lidi). Mentor membuat lima garis di papan tulis seperti di atas 3. itu belum final untuk membangun keislaman dalam diri kita.

mendapatkan pemahaman Islam yang utuh. .

Rukun Islam adalah bangunannya). Jika seseorang berbuat ihsan. maka amal-amal Islam lainnya atan terpelihara dan tahan lama (sesuai dengan fungsinya sebagai atap bangunan Islam) Landasan ihsan 1. IHSAN TUJUAN * Peserta memahami hakekat ihsan dan balasan bagi orang-orang yang berbuat ihsan * Peserta mengetahui landasan berbuat ihsan * Peserta mengetahui cara beramal dengan ihsan METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian * Ihsan dianalogikan sebagai atap bangunan Islam (Rukun iman adalah pondasi. * Ihsan (perbuatan baik dan berkualitas) berfungsi sebagai pelindung bagi bangunan keislaman seseorang.8. Landasan Qauliy "Sesungguhnya Allah telah mewajibkan untuk berbuat ihsan terhadap segala .

sesuatu. 28:77 QS. 55. Itqonul 'Amal (Amal yang rapi) . sesungguhnya Dia meIihatmu". secara sunatullah setiap orang suka akan perbuatan yang ihsan. Maka jika kamu menyembelih. Alasan Berbuat Ihsan Ada dua alasan mengapa kita berbual ihsan: 1. 2. maka sembelihlah dengan cara yang ihsan. Landasan Kauniy Dengan melihat fenomena dalam kehidupan ini. Adanya Kebaikan Allah (Ihsanullah) Allah telah memberikan nikmatnya yang besar kepada semua makhlukNya (QS. Ikhlasun Niyat (Niat yang Ikh1as) 2. Jika kamu tidak melihatNya. Tuntutan untuk berbuat ihsan dalam Islam yaitu secara maksimal (terhadap segala sesuatu: manusia. Adanya Monitoring Allah (Muraqabatullah) Dalam HR Muslim dikisahkan jawaban Rasul ketika ditanya malaikat Jibril yang menyamar sebagai manusia. 108: 1-3) Dengan mengingat Muraqabatullah dan Ihsanullah. dan hendaklah menajamkan pisau dan menyenangkan (menenangkan & menen-tramkan) hewan sembelihan itu” (HR Muslim). Karena niat yang baik akan mengarahkan kita kepada: 1. QS. tentang definisi ihsan: "Mengabdilah kamu kepada Allah seakan-akan kamu melihat Dia. hewan) dan optimal (terhadap yang hidup maupun yang akan mati) 2. maka sudah selayaknya kita ber-Ihsanun Niyah (berniat yang baik).

Mendapat Pertolongan Allah [16:128] Kesimpulan : Jadi untuk beramal ihsan harus memenuhi kriteria: 1) Zhohirotul Ihsan (Penampakan Ihsan). Artinya: Ikhlaslah selalu! (To be ikhlas. Artinya: Lakukan yang terbaik ! (Do your Best !) 2) Qiimatul Ihsan (Nilai Ihsan). maka ia telah memiliki Ihsanul 'Amal (Amal yang ihsan). Dicintai Allah [2:195] 2. please!) REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Jaudatul Adaa' (Penyelesalan yang baik) Jika seseorang beramal dan memenuhi kriteria di atas. Ihsan ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . Mendapat Pahala [33: 29] 3. Ada 3 keuntungan jika sesorang meramal dengan amal yang ihsan: 1.3.

Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 9. MA'RIFATULLAH TUJUAN * Peserta memahami makna dan maksud dari ma'rifatullah * Peserta mengetahui manfaat dan pentingnya ma‟rifatullah * Peserta mengetahui jalan-jalan untuk mengenal Allah * Peserta mengetahui hal-hal yang menghalangi ma‟rifatullah METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Ma'rifatullah .

yang dengannya akan diperoleh keberuntungan dan kemenangan. Mengenal Allah bukan melalui zat Allah tetapi mengenal-Nya lewat tanda-tanda kebesaranNya (ayat-ayatNya). * Ma‟rifatullah merupakan ilmu yang tertinggi yang harus difahami manusia (QS 6:122). Ma'rifah berarti mengetahui. 2. Pentingnya Mengenal Allah * Seseorang yang mengenal Allah pasti akan tahu tujuan hidupnya (QS 51:56) dan tidak tertipu oleh dunia . yaitu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Berhubungan dengan obyeknya. mengenal. Jalan untuk mengenal Allah 1. Ma‟rifatullah adalah ilmu yang tertinggi sebab jika difahami memberikan keyakinan mendalam. Berhubungan dengan manfaat yang diperoleh. Memahami Ma‟rifatullah juga akan mengeluarkan manusia dari kegelapan kebodohan kepada cahaya hidayah yang terang [6:122] . Hakikat ilmu adalah memberikan keyakinan kepada yang mendalaminya.* Ma'rifatullah berasal dari kala ma‟rifah dan Allah. Lewat akal: * Ayat Kauniyah / ayat Allah di alam ini: o fenomena terjadinya alam (52:35) o fenomena kehendak yang tinggi(67:3) o fenomena kehidupan (24:45) . * Berilmu dengan ma‟rifatullah sangat penting karena: 1. yaitu Allah Sang Pencipta.

* Membatalkan janji dengan Allah (QS 2:2&-27) . (59:22-24) Hal-hal yang menghalangi ma‟rifatullah * Kesombongan (QS 7:146. * Dzalim (QS 4:153) . * Dusta (QS 7:176) . Lewat memahami Asma‟ul Husna: * Allah sebagai Al-Khaliq (40:62) * Allah sebagai pemberi rizqi (35:3. * Lalai (QS 21:1-3) . 11:6) * Allah sebagai pemilik (2:284) * dll.o fenomena petunjuk dan ilham (20:50) o fenomena pengabulan doa (6:63) * Ayat Qur'aniyah/ayat Allah di dalam Al-Qur‟an: o keindahan Al-Qur' an (2:23) o pemberitahuan tentang umat yang lampau [9:70] o pemberitahuan tentang kejadian yang akan datang (30:1-3. * Banyak berbuat ma‟siyat . * Berbuat kerusakan/Fasad . 8:7. * Bersandar pada panca indera (QS 2:55) . Sebab kekafiranlah yang menyebabkan Allah mengunci mati. * Ragu-ragu (QS 6:109-110) Semua sifat diatas merupakan bibit-bibit kekafiran kepada Allah yang harus dibersihkan dari hati. menutup mata dan telinga manusia serta menyiksa mereka di neraka. (QS . 24:55) 2. 25:21).

Allah Jalla Jalaluhu Aqidah Seorang Muslim 1. MA‟RIFATUL RASUL TUJUAN * Peserta memahami makna risalah dan rasul * Peserta memahami kewajiban beriman kepada rasul * Peserta mengetahui tugas para rasul * Peserta mengetahui sifat-sifat rasul METODE PENDEKATAN .2:6-7) REFERENSI Said Hawwa. Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Ma‟rifatullah 5‟ Diskusi Pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tentang logika keberadaan Allah 5‟ Ceramah Mentor mengurAlkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor menyediakan forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutup dengan doa 10‟ 10.

yaitu Tauhidullah . * Rasul: Seorang laki-laki (21:7) yang diberi wahyu oleh Allah SWT yang berkewajiban untuk melaksanakannya dan diperintahkan untuk menyampaikannya kepada manusia. dan tidak membedakan antara satu dengan yang lainnya.* Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Risalah dan Rasul * Risalah: Sesuatu yang diwahyukan A11ah SWT berupa prinsip hidup. Pentingnya iman kepada Rasul * Iman kepada para rasul adalah salah satu Rukun Iman. aqidah untuk mengatur kehidupan manusia agar terwujud kebahagiaan di dunia dan akhirat. 33:39]. * Juga tidak dianggap beriman atau muslim kecuali ia beriman kepada seluruh rasul. ibadah. (Al-Asyqor:56) Tugas para rasul 1. . Menyampaikan (tablig) [5:67. moral. Seseorang tidak dianggap muslim dan mukmin kecuali ia beriman bahwa Allah mengutus para rasul yang menginterprestasikan hakekat yang sebenarnya dari agama Islam. Yang disampaikan berupa: * Ma'rifatullah [6:102] (Mengenal hakikat Allah) .

Ma'shum [terjaga dari kesalahan] [3:161. hal.8:110] 2. Mendidik dan Membimbing [62:2] Sifat-sifat para rosul 1. 53:1-4] 3. Aqidah Seorang Muslim. Dr. 60-71 * Al-Asyqor. Limar Sulaiman. Mereka adalah manusia (17:93-94. * Basyir wa nadzir [6:48] (Memberi kabar gembira dan peringatan) 2. Pustaka Mantiq ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Ma‟rifatullah 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ G AMES A. Sebagai suri teladan [33:2l. 6:89-90] REFERENSI * Kelompok Studi Al-Ummah.* Tauhidullah [21:25] [Mengesakan Allah] . Para Rasul dan Risalahnya. Judul : Games Ilmu .

3 lembar kertas bujur sangkar per orang atau kelompok 4. Tahap 1 Mentor memberikan instruksi tanpa memberikan keterangan tambahan. Media & Bahan : 1.B. Serangkaian petunjuk 3. Langkah-langkah . Skema/ Gambar / Contoh : C. * Instruksi: Peserta diminta membuat sejumlah lubang (minimal 6) yang berjarak sama antara satu lubang dengan lainnya. sehingga membentuk bujur sangkar 2. Tahap2 Mentor memberikan instruksi dan memberikan keterangan tambahan secara lisan sebagai berikut: 1. juga jarak setiap lubang dari titik pusatnya. 1 naskah pembahasan 2. Lipat bagian kertas yang ujungnya bersatu sehingga menutupi 2/3 . 1 buah gunting atau cutter D. Lipat kertas 2 X.

Pentingnya rasul sebagai penyampai dan penjelas risalah Islam sekaligus mencontohkan bagaimana Islam diterapkan dalam hidup keseharian. Lipat lagi kertas dengan bagian yang sama sampai saling menutupi 5. Hikmah: 1.bagiannya. Sehingga didapatkan hasil sesuai instruksi. 3. Rasul sebagai utusan Allah harus kita kenal dan kita taati agar segala aspek kehidupan kita menjadi ibadah. . Lipat. Lubangi bagian yang ujungnya bersatu menggunakan gunting atau cutter 6. 2. apakah didapatkan lubang-lubang sesuai instruksi Tahap 3 Mentor memberikan instruksi sambil mencontohkan setiap langkah secara terperinci. E. Lipat juga 1/3 bagian sisanya 4.

48. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Ad-dien menurut Al-Qur‟an * Dienullah.28) hasil rekayasa pikiran manusia. biasa disebut agama budaya (dienul ardli) .11. Jumlahnya lebih dari satu (QS. MA‟RIFATUL ISLAM TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian diin menurut Al-Qur'an * Mengetahui perbedaan dienullah dan dien ghoiru dienullah * Mengetahui kesempurnaan ajaran Islam sehingga berusaha mengamalkan dan mempelajarinya. DienuI Islam [48:28. Disebut juga dengan dienul haq (dienus samaawi). bukan dari Allah. * Dienul ghoiru dienullah. 61:9] Dienullah dibawa oleh semua Rosul dan nabi untuk keselamatan manusia.

* Memiliki kitab suci yang bersih dari campur tangan manusia. * Bersih (as-saliim) * Aturan Illahi yang diberikan kepada manusia yang berakal sehat untuk kebahagiaan hidup mereka di dunia dan akhirat.. * Umumnya tidak memilki kitab suci. * Konsep Tuhannya dinamisme. * Damai (as-silm) . * Ajaran lslam : . utusan itu hanya menyampaikan bukan menciptakan. * Pokok-pokok ajarannya tidak pernah berubah dengan perubahan masyarakat penganutnya. * Kebenaran ajarannya tidak universal. masa dan keadaan Pengertian Islam secara Ethimologi/ Bahasa : * Tunduk patuh. politheisme. * Konsep tentang Tuhannya adalah Tauhid. * Tidak disampaikan oleh Rosul Allah. Disampaikan oleh manusia pilihan Allah (utusan-Nya).Ciri-ciri dienullah/dienus-Samaawi * Bukan tumbuh dari masyarakat. berserah diri (al-istislaam) [3:83]. walaupun ada sudah mengalami perubahan-perubahan dalam perjalanan sejarah. yaitu tidak berlaku bagi segenap manusia. * Kebenarannya universal dan sesuai dengan fitrah manusia Ciri-ciri dienul ardli : * Tumbuh dalam masyarakat. * Ajarannya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan masyarakat penganutnya . dll. tapi diturunkan untuk masyarakat. animisme.

10 Kepentingan seluruh manusia QS 34.* Sesuai fitrah manusia QS.107 * Untuk meningkatkan kualitas hidup manusia QS. Uts. Didin Hafidhuddin ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . 30.179 * Sangat sempurna QS.28 * Rahmat seluruh alam QS 21. 2. 5:3 REFERENSI Diktat agama IPB.

* An-Nur/ Cahaya [4:174] . mempelajari dan mengamalkan AlQur'an METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi AL-Qur‟an * Secara bahasa berarti "bacaan”. * Secara istilah berarti "Kalam Allah SWT yang merupakan mu'jizat yang diwahyukan kepada nabi Muhammad SAW dan membacanya merupakan ibadah" Nama-nama Al-Qur‟an * Al-Qur‟an/ Bacaan [17:9] . AL-QUR‟AN TUJUAN * Peserta mengetahui definisi Al-Qur‟an secara bahasa dan istilah * Peserta mengetahui nama-nama dan karakteristik Al-Qur‟an * Peserta memahami fungsi Al-Qur‟an dan akhak terhadapnya * Peserta termotivasi untuk membaca. * Al-Kitab/ Buku [21:10].12. * Al-Furqon/ Pembeda [25:1] * Adz-Dzikr/ Pengingat [15:9].

. dst] Fungsi Al-Qur‟an * Pengganti kedudukan kitab suci sebelumnya yang pernah diturunkan Allah SWT * Tuntunan serta hukum untuk menempuh kehidupan * Menjelaskan masalah-masalah yang pernah diperselisihkan oleh umat terdahulu * Sebagai mukjizat Rasulullah SAW AkhIak Terpuji Terhadap Al-Qur‟an * Membaca ta'awudz sebelum membaca Al-Qur‟an [16:98] .Karakteristik AL-Qur' an * Diturunkan bukan untuk menyusahkan manusia [ 20:2]. * Mudah difahami dan diambil pelajaran [54: 17. * Tidak seorang pun yang dapat menandingi keindahan dan keagungan AlQur‟an [2:23. * Tersusun secara terperinci dan rapi [11:1] . 34. * Bacaan yang teramat mulia dan terpelihara [56: 77-78] . * Membaca Al-Qur‟an secara tartil perlahan-lahan [73:4] . * Lapang dada menerima Al-Qur‟an [7:2] * Mendengarkan baik-baik pembacaan Al-Qur‟an [7:204] . * Keunggulan Al-Qur‟an * Menyombongkan diri dan berpaling [31:7] . * Bcrgetar hatinya dan bertambah imannya [8:2-4] Akhlak tercela terhadap Al-Qur‟an . 17:88] . * Menertawakan peringatan ini [53:59-62] .

15:9] . yang hanya memperlihatkan urgensi pada suatu masa saja. * Keunggulan Al-Qur‟an secara ilmiah Pemikiran modern dalam berbagai bidang disiplin ilmu dewasa ini telah menetapkan bahwa Al-Qur‟an merupakan kitab ilmiah yang menghimpun segala disiplin ilmu dan filsafat. Allah sendiri yang menjamin kemurnian Al-Qur‟an [6:115. sebagai tanda kemuliaanNya dan ketinggian ilmu-Nya. disusun dan dikumpulkan Al-Qur‟an itu dengan sistematika yang memperlihatkan universalitas dan kekekalannya dan dijauhkan dari susunan yang bersifat temporer. Allah menghendaki agar Al-Qur‟an berlaku umum (mencakup permasalahan) dan bersifat universal. * Jaminan kemurnian Al-Qur‟an. * Al-Qur‟an bersifat umum dan universal. Umum : Mencakup seluruh bidang/permasalahan manusia. Maka. [25:1] REFERENSI * Paket BP NF 'Keunggulan Al-Qur‟an‟ .* Tidak memperahatikan Al-Qur‟an [47:24] Keunggulan Al-Qur‟an . [6:38] Universal : Berlaku selamanya dan untuk seluruh kaum.[96:1-5] . Ilmu itu datang dari Allah SWT. yaitu ketika turunnya. * Al-Qur‟an adalah mukjizat yang abadi [4:74].

Mahabatullah. Studi Ilmu-ilmu Quran . hal 18 ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .* Ibnu Qoyim. (Bab I) * Manna Khalil al-Qattan.

13. UKHUWAH ISLAMIYAH (UI) TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakekat UI * Peserta mengetahui perbedaan UI dan Ukhuwah Jahiliyah * Peserta mengetahui hal-hal yang menguatkan ukhuwah dan buah dari UI * Peserta termotivasi untuk mengamalkan hal-hal yang menuju kepada UI dalam kehidupannya METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi .

43: 67) 3. Memohon dido‟akan bila berpisah 3. nasionalisme. Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim) . Nikmat Allah (QS. dan kepentingan pribadi). Ukhuwah Jahiliyah bersifat temporer (terbatas pada waktu dan tempat). Perumpamaan tali tasbih (QS. perkawinan. Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah: 1. * Menurut Imam Hasan Al-Banna: Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah. 8: 63) 4.RINCIAN BAHASAN Makna Ukhuwah Islamiyah. 49: 10) Perbedaan UI dan Ukhuwah Jahiliyah * Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan aqidah dan syariat Islam. Merupakan cermin kekuatan iman (QS. yaitu ikatan selain ikatan aqidah (misal: ikatan keturunan [orang tua-anak]. Menunjukkan kegembiraan & senyuman bila berjumpa 4. 3: 103) 2. kesukuan. Hakekat Ukhuwah Islamiyah 1. Merupakan arahan Rabbani (QS. kebangsaan. Memberitahukan kecintaan pada yang kita cintai 2.

Ust. Merasakan lezatnya iman 2.5. GIP * Meraih Nikmatnya Iman. Mendapatkan tempat khusus di syurga (15:45-48) REFERENSI * Bercinta dan bersaudara karena Allah. Husni Adham Jarror. Mengucapkan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan 6. Abdullah Nasih 'Ulwan * Rahasia Sukses Ikhwan Membina Persaudaraan di Jalan Allah. Asadudin Press * Panduan Aktivis Harokah. Memenuhi hak ukhuwah saudaranya Buah Ukhuwah Islamiyah 1. Memperhatikan saudaranya & membantu keperluannya 9. Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu 7. Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang dilindungi) 3. Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara) 8.

sedangkan yang lainnya bertugas sebagai pengawas.GAMES Games I: Menyusun Bujur Sangkar Media : * Sembilan (9) bujur sangkar dari karton/kertas berukuran sama yang lelah dipotong secara acak dan dipisah-pisahkan ke dalam 3 amplop Cara: * Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok terdiri dari 4-5 orang. * Tiap pekerja memperoleh 3-5 potongan karton. * Setiap pekerja diberi waktu 3 menit untuk membentuk bujur sangkar dari potongan karton tadi. * Tiap kelompok mendapat satu amplop yang berasal dari tiga bujur sangkar yang berukuran sama dan telah dipotong secara acak. Pengawas bertugas mengawasi dan memberikan penilaian terhadap jalannya permainan. * Mentor bertugas membagikan potongan-potongan acak dari bujur sangkar tersebut kepada setiap pekerja kelompok. Masingmasing kelompok mengirimkan 3 orang sebagai pekerja yang duduk secara melingkar. * Pekerja yang sudah membentuk bujur sangkar miliknya boleh merubahnya lagi sedemikian sehingga setiap pekerja akan memiliki atau membenluk sebuah bujur sangkar. * Pekerja boleh memberikan polongan karton yang dimilikinya kepada teman pekerja lain dalam kelompoknya tetapi tidak boleh memintanya. * Pekerja tidak boleh berkomunikasi sesama pekerja dan tidak boleh memberi petunjuk atau berdiskusi dengan temannya untuk menentukan letak potongan karton yang dimilikinya atau yang direroleh temannya. * Pengawas berhak menegur pekerja yang melanggar ketentuan .

Kritera Keberhasilan. * Setiap pekerja atau kelompok dapat membentuk bujur sangkar dalam waktu yang ditentukan. * Setiap pekerja menolong temannya dengan memberikan potongan bujur sangkar yang dimilikinya. * Setiap pengawas menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya

Hikmah. * Ta‟awun/saling tolong menolong adalah salah satu kunci ukhuwah. * Pentingnya tausiyah dalam membina ukhuwah

Games II: Adu Ponco Berhadiah (Win-win Games) Cara: * Setiap siswa mencari lawan untuk mengadu ponco * Setiap kemenangan akan diberi hadiah (misal: Rp. 1000,- dalam waktu yang ditentukan (2'). * Setiap siswa mencari kemenangan sebanyak-banyaknya.

Penyelesaian: * Dalam waktu yang dilentukan, bergantian untuk menang sehingga semua mendapat hadiah yang sama dengan sebanyak-banyaknya.

Hikmah: * Tidak menganggap saudaranya sebagai lawan tetapi partner untuk mencapai tujuan bersama * Tidak mementingkan diri sendiri

14. NIKMAT IMAN TUJUAN * Menumbuhkan keyakinan bahwa iman merupakan fitrah manusia * Mangetahlu bahwa iman merupakan nikmat terbesar dari Allah * Mengetahui cara mensyukuri nikmat dari Allah

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Iman sebagai fitrah manusia * Semua manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah. "Semua bayi terlahir dalam keadaan fitrah…. * Kesaksian manusia yang menyatakan Allah SWT adalah Robb mereka (7:172)

sehingga secara fitrah manusia akan percaya akan adanya Allah (10:31, 39:3). * Persaksian Rububiyyah di alam ruh harus dilanjutkan dangan persaksian Uluhiyyah dan Risalah di alam dunia sebagai konsekuensinya (30:30, 22:78, 2:21].

Nikmat Iman * Nikmat dari Allah tidak terhitung (14:34). * Beberapa nikmat dari Allah : 1. Nikmat sebagai mahluk (76:1-4) 2. Nikmat sebagai manusia (95:4) 3. Nikmal sebagai khalifah (2:30, 14:32-34) 4. Nikmat sebagai muslim (5:3, 49:17), merupakan nikmat terbesar dari Allah . * Nikmat harus disyukuri (14:7, 31:31), antara lain dengan cara: 1. Mengucapkan syukur (dengan hati dan lisan ) 2. Menjaga dan memelihara nikmat yang diberikan 3. Menggunakan sesuai keinginan dari pemberi nikmat dengan (perbuatan)

REFERENSI Royyad Al Haqil, Mensyukuri Nikmat Allah, GIP

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟

15. Maka perbaharuilah iman kalian deugan Laa Ilaaha Illallaah” (HR Ibnu Islam) Fenomena Lemahnya Iman 1. ”Keimanan itu bisa bertambah dan berkurang. Hal ini mengakibatkan keimanan seseorang mengalami fluktuasi (terkadang naik. terkadang turun). Terjerumus dalam kemaksiatan . HAL-HAL YANG MELEMAHKAN IMAN TUJUAN * Peserta memahami adanya fIuktuasi keimanan * Peserta mengetahui fenomena lemahnya iman * Peserta mengetahui penyebab lemahnya iman * Peserta termotivasi untuk menjauhi hal-hal yang melemahkan iman METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Fluktuasi Iman Secara fitrah manusia memiliki kecenderungan untuk berbuat jujur (dosa) dan ketaqwaan [91:9-10].

Tidak tekun dan bermalas-malasan dalam beribadah Salah satu ketidaktekunan dalam beribadah ialah tidak khusyu' (konsentrasi) dalam mengerjakannya. atau karena Islam lalu keduanya dipisahkan oleh permulaan dosa yaug dilakukan salah seorang diantara keduanya”. 75:2O-21) 5. * Terputusnya tali persaudaraan diantara dua orang yang semula bersaudara. Rasulullah bersabda: (lihat Hadist Bukhari Vol. Begitu pula dengan kemaksiatan. Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa orang-orang mu‟min itu bagai satu tubuh. Memudarnya tali ukhuwah. yang jika terbiasa seseorang akan berani berbuat secara terang-terangan. Bila sering dilakukan ia pun akan menjadi sebuah kebiasaan. Sehingga ibadah tersebut dilakukan dengan jiwa yang kosong tanpa ruh (QS 4:142). MengeIuh dan takut akan musibah (QS 70:19-21) .) 3. Padahal dalam sebuah hadist dikatakan: “Tidak akan diterima do'a dari hati yang lalai dan main-main” (HR Tirmidzi. * Tidak memperhatikan urusan kaum muslimin. Atau bila kepalanya sakit maka sakitlah seluruh tubuhnya “. Terpaut kepada urusan duniawi dan terlalu mencintainya (QS. berdoa. katanya Rasulullah SAW bersabda: “Orang-orang mu‟min itu laksana satu tubuh manusia. hal 16) 2. Contoh: tidak khusyu' dalam sholat. dll. (HR Bukhari) 4. “Tidak selayaknya dua orang yang saling mengasihi karena Allah Azza wa Jalla.Suatu perbuatan yang sering dilakukan dapat membentuk sebuah kebiasaan. I. Bila matanya sakit maka sakitlah seluruh tubuhnya. Dari An-Nu‟man bin Basyir ra. (HR Muslim). membaca AlQur'an.

Banyak berdebat dan bertikai yang mematikan hati. Jauh dari pelajaran dan teladan yang baik 3.” (HR Ahmad) 6. Panjang angan-angan (Berangan yang muluk-muluk) QS. Jauh dari menuntut ilmu syariat yang dapat mcmbangkitkan iman di dalam hati penuntutnya 4. Mengikuti hawa nafsu akan meughalangi dari kebenaran.Thabarani) 6. Mencela yang ma‟ruf dan tidak mau memperhatikan kebaikan-kebaikan yang kecil 7. Atau meski engkau hanya berbicara dengan saudaramu sedangkan wajahmu tampak berseri kepadanya. 8:28 . isteri dan anak-anak (QS. pernah berkata: “Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takutkan atas diri kalian ialah mengikuti hawa nafsu dan angan-angan yang muluk. berbicara. Sibuk mengurusi harta benda. tidur. bergaul dan juga tertawa “Janganlah kamu sekalian memperbanyak tertawa karena banyak tertawa dapat mematikan hati”. sedangkan angan-augan yaug muluk akan melupakan akhirat” 8.“Janganlah sekali-kali kamu mencela yang ma'ruf sedikitpun. (HR Ibnu Majah) . Sebab-sebab Lemahnya Iman 1. berjaga di waktu malam. 15:3 Ali ra. Berada di tengah lingkungan yang penuh kemaksiatan 5. meski engakau hanya menuangkan air ke dalam bejana seseorang yang hendak menimba air. Akibatnya hati menjadi keras dan kaku. 3:14) 7. Berlebih-lebihan dalam masalah makan. Jauh dari suasana atau lngkungan iman dalam waktu yang lama (QS 57:16) 2. Tenggelam dalam kesibukan dunia “Cukuplah bagi salah seorang diantara kamu selagi dia di dunia hanya seperti bekal orang yang mengadakan perjalanan.” (HR Ath.

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan pencapaian tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi Fenomena Lemahnya Iman 40‟ Diskusi Mentor memberi kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Obat Lemahnya Iman. Darul Falah.REFERENSI Muhammad Sholih AL-Munajjid.

16. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN . HAL-HAL YANG MENGUATKAN IMAN TUJUAN * Peserta mengetahui sebab-sebab bertambahnya iman * Peserta termotivasi Untuk melakukan hal-hal yang dapat menguatkan iman.

Menuntut ilmu. 57:21. (HR Muslim) 5. Sesegera mungkin melaksanakan ama1-amal sholih [3:33. Maksudnya kerjakanlah ibadah sesuai dengan . 22:90] dan hadits: “Pelan-pelan (berhati-hati) dalam segala sesuatu adalah baik kecuali di dalam amal akhirat”.Thabrani). Memperbanyak amal shalih. Dzikir dan Fikir Dzikir adalah mengingat Allah berserta sifat-sifatNya. Menyimak/ mentadaburkan Al-Qur'an [17:282] 3. Tidak merasa bosan. rahmat meliputi mereka. (HR Abu Daud) 2. Maksudnya iman itu dapat menjadi usang dalam hati seperti halnya pakaian yang dapat menjadi usang bila lama dipakai. yaitu ilmu yang menyebabkan bertambahnya pengetahuan dan keyakinan tentang iman [35:28]. ayat-ayatNya dan mukjizatNya [l3:190-191] 4. maka mohonlah kepada Allah agar Dia memperbaharui” (HR Al.Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya iman itu dijadikan di dalam diri sesorang diantara kamu sebagaimana pakaian. tapi dikerjakan secara terus-menerus. Hal-hal yang menguatkan Iman 1.” (HR. Melakukannya secara terus-menerus.Bukhori) 3. 8:4] Fikir adalah aktivitas yang mengacu kepada renungan terhadap ciptaan Allah. Mengikuti dan komitmen terhadap halaqoh zikir. 2. hal-hal yang menyangkut keagunganNya dan membaca kalimahNya [33:41. yang harus diperhatikan : 1. ketentraman nati turun kepada mereka dan Allah menyebut mereka termasuk dalam golongan yang berada di sisiNya”. “Alah menyukai amalan yang walaupun sedikit. “Tidaklah segolongan orang duduk seraya menyebut Allah melainkan para malaikat mengelilingi mereka.

10. maka ia dipanggil dari pintu sholat. sekarang ziarahilah kubur karena hal itu dapat melunakkan hati. “ (HR Al. Bermunajat kepada Allah dan pasrah kepadanya. membuat mata menangis. 6.” (HR at-Tirmidzi) "Dulu aku melarangmu menziarahi kubur. 9. “Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan. maka ia dipanggil dari pintu jihad. Mengulang amalan yang tertinggal dan terlupakan.kemampuan. Maka berbuatlah yang lurus dan sederhana. Barangsiapa menjadi orang yang banyak berjihad. . 75. ketahuilah.” (Hadits Riwayat Bukhari) 4.” (HR. dan janganlah kamu mengucapkan kata-kata yang kotor. maka ditetapkan baginya seakanlah dia membacanya pada malam itu juga. maka dia dipanggil dari pintu shodaqoh. Berharap amalnya diterima Allah swt dan merasa cemas jika amalannya tidak dilerima Allah SWT. dan 78]. “Sesungguhnya agama itu adalah mudah. dan tidaklah agama itu dikeraskan oleh seseorang melainkan justru ia akan dikalahkan. An-Nasa' i) 5. Melakukan berbagai macam ibadah. mengingatkan hari akhirat." (HR at. yaitu kematian. 10:45]. "Barangsiapa yang menafkahi dua istri di jalan Allah.hakim) 8. Dzikrul maut.Tirmidzi) 7. 56. lalu dia membacanya lagi antara sholat Shubuh dan shalat Zuhur.” (HR Bukhori) "Berbakti kepada orangtua adalah pertengahan dari pintu-pintu sorga. maka ia dipanggil dari pintu ar-Rayyan. Lalu barangsiapa yang menjadi orang yang banyak mendirikan sholat. Barangsiapa menjadi orang yang banyak megeluarkan shodaqoh. Barangsiapa yang tertidur hingga ketinggalan bacaan wiridnya dari sebagian malam atau dari sebagian bacaan wirid. maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu sorga „Wahal hamba Allah. ini adalah baik. Tidak berangan-angan secara muluk-muluk [26:205-207. Maksudnya: memohon kepada Allah dengan ketundukan dan kepasrahan yang sedalam-dalamnya. yaitu mengingat nikmatnya sorga dan keras pedihnya neraka [lihat QS. Barangsiapa menjadi orang yang banyak melakukan shoum. Mengingat akhirat.

13. GIP. maka Allah akan memanggilnya pada hari kiamat bersama para pemimpin makhluk. 14.11. Tawadhu (rendah hati). Darul Falah * Dr. dan terlaknat pula apa yang ada di dalanmya kecuali dzikruIlah dan apa yang membantunya. Do'a. REFERENSI * Muhammad Shouh Al-Munajjid. Al-wala wal baro. Memikirkan kehinaan dunia [3:185]. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan manyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Mengagungkan hal-hal yang terhormat di sisi Allah [22:30. artinya saling tolong menolong dan loyal kepada sesama muslim dan memusuhi orang-orang kafir [5:2].32]. Obat Lemahnya Iman. sehingga ia diberi kebebasan memilih diantara pakaian-pakaian iman mana yang dikehendaki untuk dikenakannya (HR At. [2:186]. atau orang yang berilmu atau orang yang mencari ilmu. Muhasabah diri [59:18] 16. "Barang siapa menanggalkan pakaian karena merendahkan diri kepada Allah padahal ia mampu mengenakannya. Hadits: "Dunia ini terlaknat. Muhammad Na'im Yasin.Tirmidzi) 15. Yang Meguatkan Yang Membatalkan Iman.” (HR Ibnu Majah) 12.

PENTINGNYA AKHLAK ISLAMI TUJUAN * Peserta memahami makna akhlak * Peserta memahami pentingnya akhlak Islami .17.

* Peserta termotivasi untuk merubah akhlak yang baik dan Islami METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi Akhlak Akhlak adalah jati diri. An-Nafsiyyah (Psikologis) 3. Al-Qiyam (nilai Islami) Keterangan: 1. seorang muslim untuk berbicara keras atau kasar. karakter inheren yang menyertai seorang manusia di mana pun ia berada. Syari'ah Ijtima'iyyah (Sosial) 4. Faktor-faktor pembentuk akhlak Akhlak terbentuk oleh 4 faktor : 1. Al-Wiratsiyyah (Genetik) 2. Misamya: seseorang yang berasal dari daerah cenderung berbicara "keras". . karena Islam dapat memperhalus dan memperbaikinya.

Ahmad. Akhlak Islami ialah seperangkat tindakan/gaya hidup yang terpuji yang merupakan refleksi nilai-nilai Islam yang diyakini dengan motivasi sematamata mencari keridhaan Allah SWT Pentingya Akhlak Islami: * Akhlak ialah salah satu faktor yang menentukan derajat keislaman dan keimanan seseorang.2. Nasrani. 3. dan Abu Ya'la) * Akhlak adalah buah ibadah . Nilai Islami akan membentuk akhlak Islami. ”Paling Sempurna orang mukmin imannya adalah yang paling luhur akhlaknya” (HR Tirmidzi) “Sesungguhnya kekejian dan perbuatan keji itu sedikitpun bukan dari Islam.2. Faktor ini berasal dari nilai-nilai yang keluarga (misalnya ibu dan bapak) tempat seseorang berkembang sejak lahir. Majusi (Hadist).3 yang (bila) bersifat negatif sebenarnya tidak akan menjadi masalah bila ketiga faktor pertama tersebut tunduk pada faktor ke-4 (nilai Islam) 4. dan sesungguhnya sebaik-baik manusia keislamannya adalah yang paling baik akhlaknya” (HR Thabrani. Semua anak dilahirkan dalam fitrah. Faktor lingkungan tempat seseorang akhlak yang ada pada dirinya berpengaruh pula dalampembentukan akhlak seseorang * Faktor 1. Seseorang yang lahir dalam keluarga yang orang tuanya bercerai akan berbeda dengan keluarga dengan orang tua yang lengkap. orang tuanyalah ynag menjadikan Yahudi.

29. (Abu Daud dan At. skala pribadi 2. masyarakat.Tirmidzi) * Akhlak merupakan lambang kualitas seorang manusia. lalu menjadi kebiasaan hingga membentuk akhlak. Misainya: kebiasaan mencotek. Seseorang dapat berakhlak baik atau buruk.“Sesungguhnya shalat itu mencegah orang melakukan perbuatan keji dan munkar” (QS. skala umat * Akh1ak juga terbentuk dari khotiroh (lintasan hati). . tergantung usaha yang ia lakukan. Muttafaq alaih) Ahklak Islami penting dan urgen untuk direfleksikan da1am: 1. * Akhlak dapat berubah tergantung kemauan individu tersebut. umat.45) * Keluhuran akhlak merupakan amal terberat hamba di akhirat “Tidak ada yang lebih berat timbangan seorang hamba pada hari kiamat melebihi kejujuran akhlaknya”. Dari lintasan hati dilakukan/dicoba. karena itulah akhlak pulalah yang menentukan eksistensi seorang muslim sebagai makhluk Allah SWT "Sesungguhnya termasuk insan pilihan di antara kalian adalah yang terbaik akhlaknya” (HR. skala masyarakat 3.

Muhammad Ali Hasyimi. GIP * Isnet. hal.38-4O. GIP * Muna Hadad Yakan.REFERENSI * Ziyad Abbas (ed. * Dr. Pilihan Hadits Potitik. hal. Apakah Anda Berkepribadian Muslim. Pustaka Panjimas. 24-28. „Urgensi Akhlak I‟ * Materi Training Manajemen Da'wah Muslimah “Peran Muslimah dalam Da'wah” ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Ekonomi dan Sosial. Hati-hati terhadap Media yang Merusak Anak.).

18. AKHLAK RASULULLAH TUJUAN * Peserta tumbuh kesadarannya untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW * Peserta mengetahui contoh akhlak yang mulia dan termotivasi untuk melakukannya. * Peserta mengetahui contoh akhlak tercela dan termotivasi untuk menjauhinya METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi .

sabar. Karena itu. untuk memperoleh gambaran utuh akhlak beliau kita perlu memahami Al-Qur‟an dan As-Sunnah atau seggala sesuatu yang ada kaitannya dengan pola kehidupan Rasulullah 2. Akhlak manusia terbaik Dikatakann oleh Anas ra. Jujur . yaitu sebagai sunnah. bahwa Rasulullah adalah manusia yang tcrbaik akhlaknya Contoh akhlak-akhlak mulia yang diperintahkan Nabi SAW 1.) Akhlak Rasulullah secara Umum 1. dll.RINCIAN BAHASAN * Misi utama diutusnya Rasul ke dunia ialah untuk menyempurnakan akhlak manusia "Sesungguhnya Aku diutus untuk menyempurnakan keluhuran akhlak” (Hadist). sebagai pemimpin tertinggi pasukan Islam * Juga mencakup sifat yang bisa meliputi sagala sisi kehidupan (zuhud. sebagai kepala pemerintahan. Akh1ak Qur‟ani Ditanyakan kepada Aisyah ra tentang akhlak Rasulullah SAW maka jawabnya “Akhlaknya Qur'ani” (AL-Hadist). Akhlak Rasulullah adalah Al-Qur‟an. penyayang. * Akhlak Rasulullah mencakup segala sisi kehidupan.

Allah. sebagai ganti apa yang ia infakkan. 17:34). kami dapat mengeetahuinya pada wajah Beliau. berilah ia kebinasaan karena telah mempertahankan hartanya yang tidak dinafkahkannya”. lebih pemalu dari gadis pingitan.Hadits Rasul “Sesungguhnya kejujuran itu akan mengantarkan kepada kebajikan. Menepati janji (QS. 4. Dan sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan. Satu malaikatt berkata: Ya Allah. 56-60 5. Malaikat lainnya berkata: Ya. Dan seseorang senantiasa berkata benar dan jujur hingga tercatat di sisi Allah sebagai orang yang benarr dan jujur. Dan seseorang sentiasa berdusta hingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta” (HR Bukhari Muslim) 2. Dermawan (QS. “Iman itu mempunyai 71 atau 81 cabang. Menutupi aib (QS. Tambahan: Lihat ArRasul hal 197-199. 5:1. Malu Adalah Rasulullah SAW sangat tinggi rasa malunya. dan yang paling utamanya adalah mengucapkan Laa ilaaha ilallah dan serendahrendahnya adalah menyingkirkan duri (gangguan dari jalan). Apabila Beliau tidak menyenangi sesuatu. [HR Muttafaq‟alaih]. 2: 261) “Tidaklah seorang hamba berada pada suatu pagi kecuali dua malaikat turun menemaninya. yang akhirnya akan mengantarkan ke dalam neraka. Tambahan: Lihat Ar-Rasul. berilah karuniaMu. Dan sifat pemalu merupakan satu bagian dari iman” [HR Muttafaq‟alaih). dan sesuhgguhnya kebajikan itu akan mengantarkan ke surga. hal. [HR Muslim]. 24:19) Contoh akhlak-akhlak tercela yang diperingatkan Rasulullah Saw: . 3.

Dari Abi Hurairah ra.” [HR. S.Muhammad Ali. Ar-Rasul Muhammad SAW hal. Hati-hati terhadap Media yang Merusak Anak. Sabdanya: Janganlah engkau mudah marah. Riya (2:264) 4. * Isnet.” [HR. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 40‟ . Dr. “Urgensi Akhlak I”. Ziyad (ed. Marah QS.” Sabda Nabi: "Janganlah engkau mudah marah. Muna Haddad. Zalim “Hai hamba-hambaKu. bahwa seorang laki-laki berkata kepada Nabi SAW: “Wasiatilah aku. Bukhari-Muslim] Hadits Arbain ke-16 2. 177-199. Sa'id. Solo: Pustaka Mantiq * Yakan. Jakarta: Pustaka Panjimas * Hasyimi. Muslim] REFERENSI * Abbas. Ghibah dan Namimah (49:12) 3.1. Jakarta: GIP * Hawwa. Jakarta: GIP. Pilihan Hadits Politik.). Maka dikurangi beberapa kali. 3:133-134. maka dari itu janganlah kalian berbuat zalim. dan Aku jadikan sebagai perbuatan haram bagi kalian . sesungguhnya aku telah mengharamkan kezaliman (berbuat zalim) pada diriKu. Sombong (17:37) 5. Ekonomi dan Sosial. Apakah Anda Berkepribadian Muslim?.

Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

61:4 * Islam adalah agama yang sempurna QS... “ Buniya l-Islami 'ala khamsin . Isi kandungan Al-Qur‟an secara global ada 3 bagian: . Lihat juga di QS. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Konsepsi Islam bisa digambarkaan sebagai sebuah bangunan yang utuh dan kokoh. ( Bangunan Islam itu ada lima perkara... Dalam sebuah hadits dikatakan. BANGUNAN ISLAM TUJUAN * Peserta mengetahui gambaran menyeluruh tentang bangunan Islam * Menumbuhkan kesadaran bahwa Islam adalah sistem hidup yang lengkap dan semrlima sehingga reserta termotivasi Untuk memasukinya secara keseluruhan .19.....”). Al-Maidah:3 * Kesempurnaan Islam ibarat bangunan yang kokoh.

22: 39-40) 2. Konsep pendidikan (QS. Bangunan (Bina). 282. seperti: 1. Konsep politik (QS. Konsep sosial & kemasyarakatan (QS. 49: 10-13) 2. QS. Dakwah (QS. Jihad (QS. 2: 151) 3. 2:237) 6. Hukum-hukum (QS.8:6O. 2:275. 5:33. yang terdiri dari: 1. Sanksi-sanksi (QS. 5:38) . berupa aturan yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia /sistem hidup. Ibadah (Rukun Islam yang lima) 2. 5:49) 4.3: 159. Pokok dan pondasi (asas). Aqidah (keimanan): mencakup 2 kalimat syahadat & Rukun Iman yang enam (QS. 2:177. 24: 27.104) 3.8: 61. 42: 38) 3.47:19) 2. Konsep rerekonomian (QS. Konser moral akhlak (QS. Penyokong dan Penguat (Muayyidat) 1. 283) 4. . Konsep militer/keprajuritan (QS. 9:5-8) 5.1.

REFERENSI Aqidah Seorang Muslim. Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

Dalil fitrah Q.20. EKSISTENSI ALLAH TUJUAN * Menambah keimanan peserta kerada Allah * Peserta meyakini bahwa Allah itu eksis/ada * Peserta mengetahui buku utau dalil-dalil lentang eksistensi Allah * Peserta memahami cara mengenal Allah METODE PENDEKATAN * Games * Cemmah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Bukti eksistensi A11ah 1.S 10:22 .

* Perbandingan ukuran yang tepat dan akurat. dan perhitungan yang tepat dan sangat akurat. QS 20:49-50 Alam ini menunjukkan dan menuntun manusia bahwa Allah. Allah memberikan hidayah (tuntunan dan petunjuk) kepada makhluk-Nyau untuk dapat menjalankan hidupnya dengan mudah. kepada hewan sering disebut insting. yang diharapkan kasih sayang-Nya dan ditakuti kemurkaan-Nya. QS 25:2. Kepada manusia sering disebut dengan ilham. Sang Pencipta Alam semesta. timbangan. QS 96:1-2. yang mengawasi segala sesuatu. QS 36:36 Bahwa tiada yang dapat mencipta alam ini kecuali Allah. yang tidak terbatas dan tidak berkesudahan. 32:7 Alam ini diciptakan dalam kondisi yang sangat sempurna tanpa cacat.Perasaan alami yang tajam dari manusia bahwa ada Zat yang maujud. susunan. * Hidayah (tuntunan dan bimbingan). sesuai dengan karakteristik dirinya masing-masing. QS 67:3. yang Maha Tinggi dan Maha Hidup. empat unsur ialah semesta: * Ciptaan-Nya. * Kesempurnaan. Dalil akal QS 5:20-21 Dengan tafakkur dan renungan terhadap alam semesta yang menurunkan manifestasi dari eksistensi-Nya. mengurus dan mengatur segala. . benar-benar ada. 2. Orang yang memikirkan dan merenungkan alam semesta akan menemukan. yang ada di alam semesta. Alam ini diciptakan dengan perbandingan ukuran.

5. Dalil akhlaq Secara fitrah manusia memiliki moral (akhlaq). Semuanya telah mengenal iman kepada Allah. (QS 47:10. percaya akan adanya Tuhan yang patut disembah dan diagungkun. Semua rasul menjalankan misi dari langit dengan perantaraan wahyu. mengesakan-Nya dan menjalin hubungan baik denganNya. perkataan ahli sejarah Yunani kuno bemama Plutarch) Cara mengenal Ahah Jalan yang ditempuh oleh ajaran selain Islam: . Keberadaan 'moral' yang mendominasi jiwa manusia merupakan bukti eksistensi Allah. Yang Maha Kuat & Perkasa. cinta dan keindahan. Keberadaan para rasul ini merupakan bukti eksistensi Allah. QS. Dengan membawa bukti yang nyata (Kitab/wahyu & mukjizat) mengajak umatnya agar beriman kepada Allah. Konsensus sejarah ini merupakan bukti yang memperkuat eksistensi Allah. yaitu Allah. Siapa yang mengutus mereka dengan tugas yang persis sama ? Siapa yang memberikan kekuatan. Dalil Wahyu Para rasul diutus ke berbagai umat yang berbeda puda zaman yang berbeda. mendukung dan mempersenjatai mereka dengan mu'jizat? Tentu suatu Zat yang eksis (maujud). Dengan adanya moral (akhlaq) inilah. menurut cara masing-masing. Daril sejarah Semua umat manusia di berbagai budaya. 91:7-8 4. Zat yang dapat menanamkan akhlaq dalam jiwa manusia adalah Allah. sumber dnri segala sumber kebaikan. ia secara naluriah mau tunduk dan menerima kebenaran agar hidupnya lurus dan urusannya berjalan teratur dan baik. bangsa dan zaman. serta mengingatkan akan akibat buruk syirik/berpaling dari-Nya (QS 6:91). suku.3.

Jalan yang ditempuh Islam: * Orang-orang lslam mengenal Allah dengan menggunakan keimanan dan dilengkapi akal. Lewat jalan ini. * Filsafat dan pemikiran tersebut justru mendatangkan kegoncangan dan kebingungan dalam jiwa. Kedua rotensi tersebut dioptimalkan dengan dalam proses tafakkur dan tadabbur. diukur. Sehingga timbul keyakinan di dalam hati tentang kcberadaan dan kekuasaan Allah (QS 3:190-191. 12:105. pemikiran. * Jalan yang ditempuh orang-orang kafir tersebut pada akhimya tidak pemah membawa mereka sampai mengenal siapa Sang Pencipta. 10:101). Sebaiknya yang mereka dapatkan adalah ketidaktahuan akan Allah Yang Maha Mencipta. yaitu mengoptimalkan akal. untuk mengenal sesuatu selain Allah mereka menggunakan panca indera dan akal. Baik tanda-tanda kebesaran Allah yang ada di alam. Sebab mencoba mengenal Allah dengan menggunakan panca indra saja. manusia akan mengenal Allah. 22:11 . * Jalan yang ditempuh oleh orang-orang kafir tersebut melanggar fitrah mereka. disentuh. Sebaiknya. (QS 34:51-54 . mu‟jijat serta dalam Al-Qur‟an. Tadabbur berarti merenungkan ayat ayat Allah yang tertulis dalam Al-Qur‟an (ayat Qauliyah). ilmu serta hatinya untuk mengenal Allah lewat tanda-tanda kebesaran-Nya (ayat-ayat-Nya) bukan zat-Nya. Padahal panca indra hanya bisa mendeteksi sesuatu yang dapat diraba.* Hanya mengandalkan panca Indra dan sedikit akal sehingga timbul prakiraprakira yang membentuk filsafat -filsafat atau pemikiran tentang ketuhanan.10:94). 2:147 . Tafakkur berarti memikirkan ciptaan atau tanda-tanda kebesaran Allah (ayat Kauniyah). * Jalan yang ditempuh oleh orang mu‟min bersandarkan kepada fitrahnya sebagai manusia. Sehingga hanya menanamkan keraguan dan kesangsian terhadap keberadaa Allah. .

* Sa‟id Hawwa. Allah Jalla Jalaluhu. * DR. * "Jika tadi tak ada yang menggambar. Kita ada karena ada yang menciptakan. * "Kalau begitu. Wujudullah.REFERENSI * Materi Mentoring tanun 94/'95. Misalkan: * "Mengapa gambar tersebut ada di papan tulis?" (Karena ada yang menggambarr ! ) . Gambar itu ada karena ada yang menggambar. Mentor meminta tiga siswa menggambar sesuatu di papan tulis. apakah gambar tersebut akan ada? (Tidak !) . .langkah 1. Mentor membuka diskusi dengan mengajukan pertanyaan sebab akibat keberadaan gambar di papan tulis. 2. Yusuf Qordhowi. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Diskusi Pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tentang logika keberadaan Allah 10‟ Ceramah Mentor menguraikan materi eksistensi Allah 40‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ GAMES Langkah. ssegala sesuatu ada karena ada yang mengadakan.

* "Berarti Sang Pencipta itu memang ada!!" . Siapa yang menciptakan kita?" (Allah !) .Alam semesta ini ada karena ada yang mengadakan.

Hal ini menunjukkan suatu aktifitas yang sedang berlangsung dan belum selesai.21. Definisi Syahadah * Secara bahasa: . MAKNA ASYHADU TUJUAN * Peserta memahami makna syahadah baik secara bahasa maupun istilah * peserta memahami pengaruh syahadah bagi kehidupan seorang mu‟min METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN * Secara bahasa Asyhadu berarti saya bersyahadah. Dalam bahasa Arab kata ini bereentuk Fi'il Mudhori' atau setara dengan Present Continuous Tense dalam bahasa Inggris.

Membenarka11dalam hati (At-Tasdiiqu bil Qolbi) 2. Dibuktikan dengan perbuatan (AL-"Amalu bil Arkan) lihat hadist 1 * Bersyahadah merupakan langkah awal untuk beriman kepada Allah dan RasulNya. Ia tidak diucapkan setiap saat. janji sek. Al-Wa'du (anji) QS 7:172 Jika seseorang berjanji. Al-Qosamu (sumpah) Sumpah lebih berat dari sekedar pernyataan dan janji. Dinyatakan dengan usan (Al-Qoulu bil Usan) 3. Al-I'lanu (pernyataan) QS 3:64 Sebuah pernyataan. Karena tak ada iman tanpa istiqomah dan tiada istiqomah tanpa iman.nitas sumpah untuk beriman kepada Allah dan RasuI-Nya dengan: 1. (QS 41: 30. * Secara istilah: suatu pemyalaan. 3.1. 2. Hanya digunakan dalam situasi dan koNdisi yang diperlukan. hadist 2) Manusia istiqomah memiliki ciri-ciri: 1. Keimanan seseorang yang bersyahadah harus diikuti dan disempurnakan dengan sikap istiqomah. selama janji itu belum direalisasikan maka seharusnya dia merasa berhutang. Syaja‟ah (berani) QS 2:147 . Sedang istiqomah tanpa iman adalah kebatilan. Karena janji adalah hutang dan hutang harus dibayar. Iman tanpa istiqomah adalah lemah dan tidak sempurna. sekecil apapun memiliki konsekuensi yang harus dijalankan.

diucapkan dengan lisan dan diamalkan rukun-Rukunnya” (HR Ibnu Hibban) 2. pemelihara dan penguasa alam semesta QS 7:172 2. Syahadah Rububiyah Pengakuan identitas terhadap Allah sebagai pencipta. Ithmi‟nan (Tenang ) QS 13:28 3. Syahadah Risalah Pengakuan terhadap diri Muhammad SAW sebagai hamba dan utusanNya. Hadist 2: (Tentang istiqomah): “Katakanlah kau beriman kepada Allah. Beliau adalah tokoh idola dan pahlawan terbaik bagi manusia QS 33:21 Catatan 1.2. Kemudian beristiqomahlah (dalam keimanan)” (Al-Hadist) . Syahadah Uluhiyah Pengakuan loyalitas terhadap Allah sebagai satu-satunya supremasi yang boleh disembah dan ditaati QS 76:30 3. Tafa'ul (Optimis) * Sikap tersebut merupakan anugerah dari Allah bagi orang-orang istiqomah yang akan membawa mereka ke kebahagiaan hidup (Assa‟adah) baik di dunia maupun di akhirat. Jenis-jenis Syahadah 1. Hadist 1: “Iman ialah dikenali oleh hati. pcmilik.

Pengantar Studi Aqidah Islam ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Asyhadu 5‟ Ceramah dan diskusi Mentor menguraikan materi makna Asyhadu dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum dan menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ 22.REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Qutb. MAKNA SYAHADATAIN TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat dua kalimat syahadah * Peserta mengetahui pengaruh dua kalimat syahadah bagi kehidupan orang mu'min METODE PENDEKATAN Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN . Syahadahmu syahadahku * Muh. Muhammad bin Abd. Said Al-Qathtani. Muh. Memurnikan Laa Ilaaha Ilallah * DR. Ibrahim Muhammad bin Al-Buraikan. Wahhab.

hadist 1. mengabdi semata-mata kepada Allah dan tidak bersedia menjalankan perintah siapa pun. akan tumbuh Al-Wala‟. hadist 2) * Laa berfungsi sebagai Kalimatun-Nafii (kata yang menolak) * Ilaaha berfungsi sebagai Al-Munafii (yang ditolak) " * Illa berfungsi sebagai Kalimatul-Itsbatu (kata yang ditolak) * Allah berfungsi sebagai Al-Mutsbitu (yang dikukuhkan) * Jadi. 7:59. * Terdiri dari kalimat Laa Ilaaha Illallah. (QS 12:40. Syahadah Uluhiyah. (QS 14: 24-26.* Definisi Syahadatain Syahadatain berarti dua kalimat syahadah. diharapkan. . * Jika seseorang telah memiliki prinsip bahwa tiada yang berhak untuk diabdi kecuali Allah (Laa ma'buda bihaqqin Illa Allah) barulah dapat dikatakan seorang mukhlisin (orang yang ikhlas) sejati. 47:19. * Jika seseorang memulai dengan menegakkan Laa Ilaaha pada dirinya maka akan tumbuh Al-Baro‟. Al-Wala' berarti loyalitas. dimana pun juga. Al-Baro' berarti memusuhi. Orang-orang yang ikhlas inilah yang tidak akan pernah berhasil digoda oleh syaithan. ditaati dan disembah. Syahadah Uluhiyah (Laa Ilaaha Illallah) merupakan penolakan terhadap seluruh bentuk Ilah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah saja sebagai satusatunya Ilah. membenci dan menghancurkan setiap Bentuk Ilah selain Allah. siap memantau perintah Allah dengan penuh kecintaan dan ketaatan. Dua syahadah yang dimaksud adalah syahadah syahadah dan syahadah risalah. * Ilah adalah sesuatu yang ditakuti. kapan pun. dicintai. (QS 38: 82-83) Syahadah Risalah. kecuali itu sesuai dengan perintah Allah. * Dengan membatalkan semua bentuk Ilah di luar Allah dan mengacuahkannya hanya untuk Allah. Fatwa Ibnu Taimiyah). Lih.

* Berwala' kepada nabi berarti harus senantiasa ittiba' (mengikuti) kepada beliau dalam setiap aspek kehidupan. 68:4) . Bila seseorang hanya menerima syahadah risalah saja berarti dia menjadi seorang Mohammedian. Karena Ittiba‟ur Rasul merupakan bukti kecintaan dan ketaatan kepada nabi SAW. Syahadah Uluhiyah dan risalah adalah suatu kesatuan (unity) yang tak dapat dipisahkan. * Jika seseorang muslim mengakui Nabi SAW sebagai persona garata dan siap menjadikannya sebagai exampliu gratia maka barulah dikatakan dia berwala' (loyal) kepada Rasulullah SAW. Hadist 1: "Siapa yang mati dan dia tahu (meyakini) Laa Ilaaha Illallaah? niscaya dia akan masuk surga" 2. Seorang muslim tidak dapat menerima hanya satu saja dari kedua syahadah itu. Kecintaan takkan terjadi kecuali dengan berpaling dari kecintaan kepada selain-Nya.* Pengakuan 'persona garata' (orang yang dipercaya) terhadap Rasulullah sebagai duta Allah bagi alam semesta dan kesiapan untuk menjadikan beliau sebagai 'examplia gratia' (contoh/uswah) dalam setiap aspek kehidupan. Jika seseorang hanya menerima syahadah uluhiyah saja berarti dia menjadi ingkar sunnah. Fatwa Ibnu Taimiyah: "Tiada kesenangan dan kenikmatan yang sempurna bagi hati kecuali dalam kecintaan kepaada Allah dan bertaqarrub kepada-Nya dengan mengerjakan apa-apa yang dicintai-Nya. Inilah hakikat Laa Ilaaha Illallah. Inilah jalan Ibrahim dan semua nabi serta rasul." . Hadist 2: "Siapa yang mengatakan bahwa tiada Ilah selain Allah niscaya akan masuk surga sesuatu dengau amalnya" 3. 33:21 . Catatan: 1. Keduanya tidak diperbolehkan dan bukan bagian dari ummat Islam. (QS 21:1O7 .

Memurnikan Laa Ilaaha Illallah ALOKASI W AKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi syahadatain 5‟ Ceramah dan diskusi Mentor menguraikan materi syahadatain dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ . Wahhab. Qutb.REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Syahadahmu Syahadahku * Muhammad bin Said bin Salim Al-Qathany. Loyalitas Muslim terhadap Islam * Said Al-Qathany. Muhammad bin Abd. Muh.

23. CINTA TUJUAN * Menjelaskan makna dan hakikat cinta * Memahami tanda-tanda cinta .

* Kagum terhadap kebesaran dan kekuasan Allah (QS 59:24) * Mengharap kepada Allah (QS:39:53) * Rela dan menerima ketentuan Allah sepenuhnya * Selalu mengingat Allah (QS 13:28 . Menurut Abdullah Nasih Ulwan cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang mencintai kekasihnya dengan penuh gairah. * Berharap * Takut * Rela * Selalu ingat Semua tanda-tanda cinta tersebut selayaknya diberikan kepada Allah dalam rangka mencintai-Nya. dan kasih sayang.METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN * Cinta berasal dari kata Al-Mahabbah yang berarti kasih sayang. Tanda-tanda cinta: * Kagum/simpati. 2:152) * Takut kepada Allah . 59:19. lembut. 63:9.

kerabat. (QS 24:51 3:31) Prioritas dalam Cinta (QS 9:24): * Prioritas tertinggi. anaknya dan mauusia seluruhnya (HR Bukhari & Muslim) . hadist 1 kisah Handzolah RA. Cdtatan: Hadist 1: Tidaklah Sempurna seseorang dari kalian hingga ia mencintai saudaranya (sesama muslim) sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri (HR Bukhdri & Muslim) Hadist 2: Semua makhluq adalah tanggung jawab Allah. (HR Thabrani & Baihaqi) Hadist 3: Tidaklah sempurna iman selalu seorang dari kalian sehingga ia lebih mencintai aku daripada hartanya.Cinta kepada Allah harus ditumbuhkan dan dibuktikan dalam ketaatan kepadaNya. 58: 22. Rasulullah dan berjihad di jalan-Nya (QS 3:31-32. hadist 2 dan hadist 3) * Prioritas terendah. Rasulullah dan berjihad fisabilillah. cinta kepada Allah. harta dan tempat tinggal dibandingkan terhadap Allah. istri suami dan kerabat (QS 31:14. anak. saudara. cinta kepada orang tua. Sebab cinta akan tumbuh dari ketaatan dan kepatuhan kepada kehendak dan aturan-Nya. cinta yang lebih mengutamakan dan menomorsatukan cinta keluarga. Maka yang paling dicintai Allah adalah yang paling memperhatikan kehidupan keluarganya. kisah Asy-Syaikh Hasan AlBanna) * Prioritas menengah.

tanda-tanda dan prioritas cinta 40‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 10‟ 24. Panduan Aktifis Harokah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan prngantar dan sasaran materi cinta 10‟ Ceramah Mentor menguraikan makan dan hakikat cinta. Manajemen Cinta * Al-Ummah.REFERENSI * Abdullah Nashih Ulwan. PROBLEMATIKA UMAT TUJUAN .

61:9 ā Allah memenangkan umat lslam . Peraturan yang dimiliki ummat Islam ini sudah lengkap dan menyeluruh. 2:2a ā Al-Qur‟an adalah petunjuk . Sebagian besar penduduk dunia adalah muslim. * Janji Allah untuk memenangkan umat Islam QS.* Peserta mengetahui potensi-potensi yang dimiliki umat Islam * Peserta mengetahui sebab-sebab kemunduran umat Islam * Peserta mengetahui solusi dari problematika umat Islam METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Potensi yang dimiliki umat Islam: * Syariah/peraturan (Al-Qur‟an). QS. 15:9 ā tentang kemurnian Al-Qur‟an QS. * Kekayaan alam Kekayaan terbesar hampir sebagian besar (65 %) berada di negeri-negeri muslim. * Jumlah umat Islam. Cadangan minyak bumi 65 % berada di negeri muslim.

3:139 āorang akan tinggi derajatnya jika beriman 6. Terpecah belah karena adanya perbedaan masa1ah furu. * Faktor ekstemal (dari luar umat Islam) : Adanya Ghazwul Fikri (perang pemikiran dan harakatul Irtidad (gerakan pemurtadan) dari musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam dan umatnya. 63:8 ākekuatan itu milik Allah. tidak tsiqoh pada Islam QS. 8:63 āAllah yang mempersatukan hati 4. Mempelajari Islam hanya karena mengikuti. QS. Jauh dari Al-Qur‟an dan sunah Rosul. Rendah diri. QS. 2:214 ā Sesungguhnva pertolongan Allah amatlah dekat * Sejarah Islam yang penuh dengan kejayaan. Tertinggal dalam ilmu pengetahuan dan teknologi.) . Rosul dan orang-orang mu'min 5.12:1O8 3. 2. Sebab-sebab kemunduran umat Islam: * Faktor intemal (dari dalam lubuh umat Islam sendiri) : 1. Gejala taqlid dengan semua yang datang dari Barat 7. QS.QS.

SoIusi unt:uk meraih kemenangan: 1. Perjuangan dan pengorbanan. 4. REFERENSI * Panduan Aktivis Harokah (hal79). 2. Menyiapkan kekuatan semaksimal mungkin untuk menghadapi musuh. Umat Islam harus menerapkan syariat Islam da1am seluruh aspek kehidupan.48). Pustaka Al-Ummah * Rencana Penghapusan Islam dan Pembantaian Kaum Muslimin di Abad Modern (hal. Mendidik generasi Islam dengan manhaj pendidikan yang syamil (sempurna) dan mutakamil (menyeluruh). Nabil bin Abdurrahman ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menguraikan isi materi 40‟ Diskusi Mentor membuka kesempatan diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . 3.

25. GHOZWUL FIKRI TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat Ghozwul fikri * Peserta memahami sarana. metode dan hasil-hasil dari Ghozwul Fikri METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Ghozwul fikri * Secara bahasa .

siapa lawannya * Sepihak. Serangan atau serbuan di sini berbeda dengan serangan dan serbuan dalam qital (perang). serbuan atau invasi. Serangan / Serbuan Qital Ghozwah * Saling mengetahui. Fikr berarti pemikiran. Ghozwah berarti serangan. yang lain tidak menyadari kalau diserang * Banyak korban jiwa * Relatif tidak ada * Membutuhkan dana yang besar * Relatif membutuhkan dan yang sedikit * Hasilnya belum tentu berhasil * Hasilnya nyata terlihat & berhasil * Efeknya terbatas .Ghozwul Fikri terdiri dari dua kata. ghozwah dan Fikr.

QS. QS. QS. Memadamkan cahaya (agama) Allah. 61. QS. Membatasi supaya Islam tidak tersebar luas. * Tasykik (pendangkalan/peragu-raguan) Gerakan yang berupaya menciptakan keragu-raguan dan pendangkalan kaum muslimin terhadap agamanya. 17:73 . QS.32 Metode GF 1. QS.* Efeknya dalam dan luas * Secara Istilah Penyerangan dengan berbagai cara terhadap pemikiran umat Islam guna merubah apa yang ada di dalanmya sehingga tidak lagi bisa mengeluarkan darinya hal-hal yang benar karena telah tercampur aduk dengan hal-hal tak islami. 9. Sasaran GF 1.120 3.217. 2. Menjauhkan umat Islam dari Dien (agama)-nya. 5:49 2.8. Berusaha memasukkan yang sudah kosong Islamnya ke dalam agama kafir. * Tasywih (Pencemaran/pelecehan) . 2.

* Tadhlil (penyesatan) Upaya orana kafir menyesatkan umat mulai dari cara yang halus sampai cara yang kasar. * Taghrib (pembaratan/westernisasi) Gcrakan yang sasarannya untuk mengeliminasi Islam. Sarana GF * Mass Media : cetak dan elektronika . Menyerang Islam dari dalam * Penyebaran faham sekuralisme Berusaha memisahkan antara agama dengan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. (Hadits 1) . mendorong kaum muslimin agar mau menerima seluruh pemikiran dan perilaku barat.Upaya orang kafir untuk menghilangkan kebanggaan kaum muslimin terhadap Islam dengan menggambarkan Islam secara buruk. 2. * Pengrusakan akhlak umat lslam terutama para pemudanya. * Penyebaran faham nasionalisme Nasionalisme mmbunuh ruh ukhuwah Islamiyah yang merupakan azas kekuatan umat Islam.

M. Ikut-ikutan QS 17:36 4. Terpecah-belah QS 30:32 Catatan * Hadist 1: “Bukan dari golonganku orang yang mengajak pada ashobiyah dan bukan golonganku orang yang berperang atas dasar ashobiyah dan bukan dari golonganku orang yang mati karena ashobiyah” REFERENSI * Materi Mentoring tahun 94/95 * Daud Rasyid. * Prof. Abdul Rahman H. Umat Islam menyimpang dari Al-Qur‟an dan As-Sunnah QS 25:30 2.Hasil GF 1. Habanakah.A. Pengantar Memahami AL-Ghazwu Al-Fikri ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi ghozwul fikri 5‟ Games Mentor melakukan simulasi sebagai pengantar materi GF 10‟ Ceramah Mentor membahas hikmah menguraikan materi GF 40‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi GF sekaligus menutup mentoring . Metode merusak akhlaq dari Barat. AL-Ghazwu Al-Fikri dalam sorotan Islam. * Abu Ridha. Minder dan rendah diri QS 3:139 3.

Tapi lama kelamaan akan terbiasa. begitu pula sebaliknya. * Langkah 2 Sekarang benda ditukar namanya. Jika kapur diangkat. Maka disodorkanlah pada muslimin nilai yang tidak Islami. seperti yang terjadi sekarang ini. Pada awalnya nilai-nilai keislaman itu sudah jelas dan pasti. * Hikmah Itulah Gozwul fikri. peserta harus menyebutnya sebagai tissue. Pada awalnya peserta akan mengalami kesulitan karena belum terbiasa. . Dan sebaiknya ketika disodorkan nilai-nilai Islam mereka tidak mau menerima Islam dan menjauh. maka umat Islam akan larut dan tenggelam dengan nilai-nilai non Islam tersebut. Games 2 Al-Qur‟an ditengah karpet. Tetapi musuh Islam berusaha menghilangkan nilai keislaman dari umat Islam secara perlahan-lahan. Mulanya umat Islam tidak menerimanya (tidak terasa) tapi lama kelamaan karena usaha mereka yang terus-menerus ditambah umat Islam yang malas mengkaji Al-Qur‟an dan Sunnah. bahkan nilai-nilai yang menyimpang dengan Islam sudah danggap biasa.dengan doa 5‟ Games 1 Membedakan dua benda yang amat berlainan (Misalnya kapur dan tissue) * Langkah 1 Para mad'u harus menyebutkan dengan cepat setiap benda yang diangkat oleh Mentor (dilakukan beberapa kali).

Peserta diperintahkan untuk mengambil Al-Qur‟an tadi tanpa menyentuh karpet (Sulit/tidak bisa). * Langkah 2 Peserta diberitahu cara untuk mencapai Al-Qur'an tanpa harus menginjak karpet. yaitu dengan cara menggulung karpet sampai tengah dan dapat mengambil Al-Qur'an. .* Langkah 1 Al-Qur‟an diletakkan di tengah-tengah karpet yang lebar. Hikmah Usaha musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam tidak lagi dengan 'menginjak-injak' kaum muslimin melainkan dengan mengambil jiwa Al-Qur‟an dalam jiwa mereka dengan cara perlahan-lahan dan membuai serta tahap demi tahap tanpa disadari oleh umat Islam.

26. PENTINGNYA PENDIDIKAN ISLAM TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat pendidikan Islam * Peserta memahami sebab-sebab pentingnya pendidikan Is1am * Peserta termotivasi untuk mengikuti pendidikan Islam METODE PENDEKATAN . * Ceramah * Diskusi Kelompok .

RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakikat Pendidikan Islam * Dalam bahasa Arab pendidikan Islam disebut At-Tarbiyah Al-Islamiyah * Secara bahasa. kelemahan dan kehinaan * Umat Islam berada dalam kerusakan * Penyebabnya: . Menyampaikan sesuatu sampai pada tingkat sempurna sedikit demi sedikit (Al-Baydowi) 2. juga sebagai proses perbaikan peningkatan diri bagi orang yang terubat di dalamnya. * Secara istilah makna tarbiyah adalah: 1. Pendidikan Islam bukan hal yang mengada-ada. dia memang ada.Yarba = tumbuh secara Alami * Robba . Menumbuhkan sesuatu sedikit demi sedikit sampai dengan tahap sempurna (Al-Asmahadi) Mengapa Pendidikan Islam diperlukan? * Melihat kondisi nyata umat Islam * Umat Islam tidak memahami Islam itu sendiri * Akibatnya: umat terjebak dalam kondisi kebodohan. tarbiyah memiliki beberapa arti: * Roba .Yarbu = tumbuh berkembang * Robiya . meningkatkan Berarti proses pendidikan Islam seharusnya menumbuhkembangkan secara alami.Yarubbu = memperbaiki.

Mengkotak-kotakkan ajaran Islam 4. Pendidikan Islam (Tarbiyah Islamiya) harus bersifat : * Kontinu (Mustamiroh) * Membentuk syahsiyah Islamiyah bukan sekedar transfer ilmu (Takwiniyah) * Bertahap /terprogram (mutadarrijah) * Menyeluruh tidak parsial (Kaafah) REFERENSI * Abu Ridho. Kecintaan kepada dunia yang berlebihan dan takut mati 2. Saling berpecah-belah 3.1. Tarbiyah Islamiyah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . Meninggalkan jihad * Hakikat jiwa manusia * Memiliki kecenderungan untuk berbuat fujur (dosa) * Terbuka untuk menerima hidayah (petunjuk) Solusi : melihat kondisi umat saaat ini serta memperhatikann hakikat jiwa manusia maka dibutuhkan sebuah pendidikan Islam bagi umat Islam.

Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan mengutarakan tujuan dan materi yang akan disampaikan materi 5‟ Diskusi pendahuluan Mentor mngutarakan kondisi umat Islam pada saat ini dan mengajukan pertanyaan kepada saat ini dan mengajukan pertanyaan kepada peserta kira-kira apa yang menjadi penyebabnya 10‟ Ceramah Mentor menguraikan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka kesempatan diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 27. TARBIYAH RUHIYAH TUJUAN * Peserta memahami hakikat taqwa dan balasan bagi orang-orang yang bertaqwa * Peserta mengetahui jalan mencapai sifat taqwa METODE PENDEKATAN .

* Ccramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Hakikat Taqwa Ungkapan para sahabat dan ulama: * Taqwa: merupakan konsekuensi logis dari keimanan yang kokoh yang dipupuk dengan muraqabatullah, merasa takut terhadap murka dan azab-Nya dan selalu berharap atas limpahan karunia dan maghfirohNya. * Taqwa: Hendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam larangan larangnnNya dan tidak kehilangan kamu di dalam perintah-pcrintahNya. * Taqwa: Mencegah diri dari azab Allah dengan berbuat amal sholeh dan takut kepada-Nya di kala sepi ataupun terang-terangan. * Taqwa: Hendaklah kamu berbuat dengan taat kepada Allah, berada di atas cahaya dari Allah, mengharap pahala Allah, meninggalkan kedurhakaan kepada Allah berdasarkan cahaya-Nya dan lakut kepada siksa-Nya (Ibnu Mas'ud) Balasan bagi orang-orang bertaqwa * Diberikan furqon dan diampuni dosanya (QS 8:29) * Diberikan rahmat dancahaya hidayah dari Allah (QS 57:28) * Diberikan jalan keluar dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka (QS 65:2-3) * Dimudahkan oleh Allah segala urusan (QS 65:4) * Ditutupi kesalahan-kesalahan dan akan dilipatgandakan pahala baginya oleh Allah (QS 65:5) * Mendapatkan berkah dari Allah (QS 7:96) Jalan Menuju Taqwa

1. Mu‟ahadah (mengingat perjanjian) QS 16:91 Caranya: Hendaklah seorang mu‟min berkhalwat (menyendiri) untuk menginstropeksi diri. Hanya antara dia dengan Allah. Ingatlah bahwa setiap hari kita berjanji denga Allah minimal 17X dalam sholat. “Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin”. 2. Muraqabatullah (merasakan kesertaan Allah) QS 26:218-219 Makna: merasakan keagungan Allah di setiap waktu dan keadaan serta merasakan kcbersamaan-Nya di kala sepi ataupun ramai. Cara: sebelum memulai sesuatu pekerjaan dan di saat mengerjakannya, hendaklah seorang mu‟min memeriksa dirinya. Apakah setiap gerak dalam melaksanakan amal dan ketaatannya dimaksudkan untuk kepentingan pribadi dan mencari populariitas atau karena dorongan ridho Allah dan menghendaki pahala-Nya? Macam-macam Muraqabatullah: * Muraqabatullah dalam melaksanakan ketaatan: ikhlas * Muraqabatullah dalam kemaksiatan: taubat, penyesalan dan meninggalkannya * Muraqabatullah dalam hal yang mubah: menjaga adab-adab terhadap Allah dan bersyukur atas nikmat-Nya * Muraqabatullah dalam musibah: ridho kepada ketentuan Allah serta memohon pertolongan-Nya dengan penuh kesabaran

3. Muhasabah (Instrospeksi diri) QS 59:18 Cara: Hendaklah seorang mu'min menghisab dirinya ketika selesai melakukan amal perbuatan: Apakah tujuan amalnya untuk meudapatkan ridho Allah? Atau

apakah amalnya dirembesi sifat riya' ? Apakah ia sudah memenuhi hak-hak Allah dan hak-hak-manusia ? 4. Mu‟aqobah (Pemberian Sanksi) QS 2:179 Tujuan: Jika seorang mu'min berbuat kesalahan maka tak pantas bentuk membiarkannya, sebab akan mempermudah terlanggarnya kesalahan yang lain dan akan sulit meninggalkannya. Karena jika seseorang melakukan maksiat biasanya akan diikuti dengan maksiat yang lain (Lih. Perkataan Ibnu Qoyyim AlJauziyah) Syarat: sanksi ini harus dengan sesuatu yang mubah, tidak boleh dengan yang haram atau mencelakakan (QS 2:195; 4:29) 5. Mujahadah ( optimalisasi) QS 29:69 Caranya: Apabila seorang mu‟min terseret dalam kemalasan, santai, cinta dunia, dan tidak lagi melaksanakan amal-amal sunnah serta ketaatan yang lainnya tepat pada waktunya; maka ia harus memaksa dirinya melakukan amalan-amalan sunnah lebih banyak dari sebelumnya Hal-hal yang harus diperhatikan: * Hendaklah amal-amal yang sunnah tidak membuatnya lupa akan kewajiban yang lainnya

* Tidak memaksakan diri dengan amal-amal sunnah yang di luar kemampuannya

Catatan: Perkataan Ibnul Qoyyim A: Pada dasamya manusia ynng sudah terperangkap dalam kemaksiatan akan merasa sulit untuk keluar dan melepaskan diri darinya sebagaiman diucapkan oleh ulama salaf : “Diantara dampak negatif maksiat adalah menimbulkan maksiat yang lain. Sedangkan pengaruh kebaikan adalah mendatangkan kebaikan berikutnya. Maka jika seorang hamba melakukan suatu kebaikan, kebaikan yang lainnya akan meminta untuk dilakukan, begitu seterusnya hingga hamba tersebnt memperoleh keuntungan ynng berlipat ganda dan kebaikan yang tiada sedikit. Begitu pula hamya dengan kemaksiatan. Dengan demikian, ketaatan dan kemaksiatan merupakan sifat yang kokoh dan kuat serta menjadi kebiasaan yang teguh pada diri si pelaku”. REFERENSI * Dr. Abdullah Nasih Ulwan, Tarbiyah Ruhiyah: Petunjuk praktis Mencapai Derajat Taqwa * AL-Hafidz Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah, Akibat Berbuat Maksiat.

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Tarbiyah Ruhiyah 5‟ Diskusi dan Diskusi Mentor menguraikan materi tarbiyah Ruhiyah dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum dan menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

BIRRUL WALIDAIN TUJUAN * Peserta memahami pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai bagian dari ibadah * Peserta mengetahui contoh-contoh praktis berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari.28. 17:23) . 4:36. METODE PENDEKATAN * ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan * Perhitungan Allah terhadap hak orang tua ( QS.

* Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut (17:23-24) * Membantu dengan harta * Perbuatan-perbuatan yang dapat dilakukan jika orang tua sudah wafat Kesimpulan : * Birrul Walidain merupakan kewajiban dan ibadah (lihat QS. 46:15) REFERENSI * Asyur. 94/95. 31:14 . GIP * Materi Mentoring th. Ahmad Isa. Berbakti kepada Ibu Bapak. 31:15).* Birrul Walidain adalah kewajiban anak Bentuk-bentuk Birrul Walidain * Mentaati selama bukan maksiat (QS. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ . Hadits Rusulullah: “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat kepada Allah”. Contoh: Kisah Sa‟ad bin Abi Waqosh.

manusia. ialah Allah pulalah yang berhak disebut Al-Aliim (Maha Mengetahui) (QS. meliputi alam semesta. meliputi alam ruh.. 59:22). * Peserta mengetahui jalan-jalan turunnya ilmu Allah * Peserta mengetahui bukti-bukti ilmu Allah METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan * Sebagai konsekuensi logis dari Maha Penciptanya Allah yang meliputi ekosistem zahir/fisik. * Ilmu Allah mencakup semua yang ada dan yang mungkin ada Sifat Ilmu ALIah . jin dsb. ILMU ALLAH TUJUAN * Peserta memahami sifat dan kualitas Ilmu Allah.Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 29. flora dan fauna dan ekosistem batin/metafisik. Aksioma yang berlaku: Yang mencipta lebih tahu terhadap yang diciptakan.

baik beriman maupun kafir yang mau mengadakan mubasyarah (pengamatan) terhadap alam semesta. Jalur informal * Dalam Bentuk ilham/ inspirasi Sistem penyampaiannya mandiri. 31:16. tabi‟in. 18:109. Hakikat Ilmu Allah Allah menggunakan 2 jalur dalam mengajarkan ilmunya pada manusia: 1. diperuntukkan bagi siapa saja. rasul. [29:69] Bukti Ilmu Allah 1. melalui malaikat. 31:27. Jalur formasi resmi * Dalam Bentuk wahyu Sistem penyampaiannya berstruktur.1. Allah menciptakan segala sesuatu dan menetapkan ukuranukurannya dengan serapi rapinya (QS. Perintah Allah berlaku pada ciptaanNya (yang merupakan hasil IlmuNya) Kualitas Ilmu Allah Ilmu Allah tak dapat dibandingkan dengan ilmu siapapun dan Allah Maha mengetahui yang ghaib dan yang tersembunyi (QS. Barang siara yang berusaha. Bersifat Pasti. 41:53) 3. Ayatul Kauniyah. yaitu ayat-ayat Allah yang terhampar di alam. sahabat. tabi‟it tabi‟in hingga ulama akhir zaman. Bersifat Obyektif (QS. Tidak langsung disampaikan ke seluruh manusia. maka dia akan mendapatkan. 2. 40:19). 15:21) 2. merupakan . 25:2.

pengenalan terhadap Allah menjadi meluas dan mendalam. * Dengan mempelajari ayatul Qauliyah. Ayatul Qauliyah. Ayat Kauniyah memberikan bukti atas kebenaran informasi dari ayat Qauliyah. Ayat-ayat Kauniyah ini merupakan sarana bagi kehidupan manusia. tetapi diikuti dengan mempelajari ayatul Kauniyah. Dengan mempelajari ayatul Kauniyah. * Mempelajari ayattul Kauniyah dengan melepaskan ayatul Qauliyah akan mengakibatkan kehancuran manusia di akhirat. merupakan petunjuk untuk menemukan fakta empiris Ayatul Kauliyah. * Melepaskan hubungan antara keduanya dapat me1emhkan manusia. Sebaiknya mempelajari ayatul Qauliyah dengan melepaskan ayatul Kauniyah akan mengakibatkan kehancuran di dunia.bukti yang meandukung kebenaran ayatul Qauliyah [3:109]. * Hubungan ayat Qauliyah dan ayat Kauniyah: Ayat Qauliyah memberikan isyarat bagi manusia agar ayat Kauniyah (ayat) dimanfaatkan. Kebenaran yang diperoleh dari eksperimen tersebut. Ilmu Allah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . Ayat Qauliyah ini harus dijadikan pedoman hidup bagi manusia sebab kebenarannya adalah mutlak [2:185] * Mempelajari ayat-ayat Allah tidak hanya ayatul qouliyah. sifatnya relatif dan empiris 2. yaitu ayat-ayat Allah yang terkandung di dalam Al-Qur‟an. REFERENSI Paket BP Nurul Fikri. pengenalan terhadap Allah menjadi tepat dan akurat. Manusia harus melakukan eksperimen/percobaan dalam mengembangkan dan memanfaatkan untuk kemaslahatan hidupnya.

Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 30. * Sukses dapat berarti berhasil mencapai sesuatu yang dikehendaki atau diinginkan. SIMBOL SUKSES TUJUAN * Peserta mengetahui makna simbol dan sukses * Peserta mengetahui hakikat sukses dalam Islam * Peserta mengetahui langkah-langkah menuju sukses hidup dalam Islam METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian simboI sukses * Simbol berarti abstraksi alau representatif dari suatu hal yang konkrit. Langkah hidup . Sukses bersifat relatif tergulung dari pengetahuan seseorang tentang hakekat sukses yang sebenarnya.

jika tindakannya berupa kemaksiatan. Karena pikiran kita juga merupakan suatu control berarti dia ikut menentukan apa-apa yang akan kita lakukan. Setiap langkah hidup yang semakin mendekatkan . Kita harus selalu memeriksa isi pikiran kita dan mengisinya dengan pemikiran yang bersih. maka berlakulah “barang siapa menggali lubang maka ia akan terperosok ke dalamnya”. Ketiganya merupakan langkah hidup. hadist 2) 3.Langkah-langkah untuk mencapai sukses dalam kehidupan disebut langkah hidup. Kedua prinsip tersebut berlaku di dunia atau akhirat. Ucapan yang mempunyai nilai dan isi yang baiklah yang yang akan menyelamatkan kita. ucapan dan tindakan adalah faktor intemal manusia. Pikiran adalah langkah hidup Pikiran manusia bukan saja sebagai tool (alat). atau keduaduanya. Tindakan adalah langkah hidup Seseorang membutuhkan tindakan untuk mencapai sukses. Dan yang sebaiknya akan membinasakan kita. 1. tapi juga merupakan suatu control (kendali). Sebaliknya. maka berlakulah “barang siapa menanam dia akan memetik hasilnya. (hadits 1. Bukakah manusia hanya berusahu sedangkan Allahlah yang menentukan? [13:11] Simbol sukses dan simbol gagal Pikiran Pikiran. Jika tindakan (amal) yang dilakukan itu kebajikan. Ucapan adalah langkah hidup Yang membedakan ucapan adalah nilai dan isi yang terkandung di dalammya. Itulah sebabnya kita harus berhati-hati dalam memberikan input (masukan) ke dalam pikiran kita. 2.

(Hadits 3) Peranan niat dalam mencapai sukses Kita harus yakin bahwa sukses yang kita kejar di dunia ini semata-mata karena mengharapkan ridho-Nya. Sukses diatas sukses. Bukan karena mengharap ridho manusia. Hadist 3 : “Sesungguhnya perumpamaan bergaul dengan teman yang baik dan orang yang jahat adalah seperti bergaul dengan penjual minyak wangi dan pandai besi. Simbol Sukses Catatan : 1. Hadist 2: “Burung siapa yang menjamin untukku dengan apa yang ada diintara dua tulang rahangnya dan diantara dua kakinya. QS. Sukses di dunia dan di akhirat REFERENSI Paket BP NF. Gagal di dunia dan di akhirat. Sukses di dunia dan gagal di aknirat * Tipe manusia yang memiliki simbol sukses dan didasari oleh niat yang ikhlas.” (HR Bukhari Muslim) 2. maka aku janji surga baginya” (HR Bukhori) 3. Hadist 1: “Burang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat.seseorang ke tujuan yang dikehendaki disebut sebagai simbol sukses. Faktor eksternal yang juga ikut menentukan langkah nidup diantaranya adalah lngkungan.8 Tiga tipe manusia : * Tipe manusia yang memiliki simbol gagal. tapi tidak memiliki niat ikhlas. * Tipe manusia yang memiliki simbol sukses. QS 3. Sedangkan sebaiknya adalah simbol gagal. berkatalah yang baik atau diam. 98.185. Teman penjual minyak wangi itu boleh jadi akan memberi minyak .

Sedangkan teman pandai besi boleh jadi akan menbuat pakaianmu berlubang (terbakar) atau paling tidak kamu ikut hangus dengannya. AL-HUJURAAT AYAT 10-13 TUJUAN * Peserta memahami hak-hak muslim terhadap saudaranya yang muslim * Peserta mengetahui hal-hal yang dapat merusak persaudaraan * Peserta memahami makna su'uzhon.” (HR Bukhori-Muslim) ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ TADABBUR AYAT QS. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi . ghibah dan namimah dan termotivasi untuk menjauhinya * Peserta memahami pentingnya persaudaraan dalam masyarakat Islam dan termotivasi merealisasikannya dalam aktivitas sehari-hari.wangi kepadamu atau kamu dapat membelinya atau paling tidak kamu akan mendapat bau harum daripadanya.

maka mereka itulah orang-arang yang zalim”. “Hai orang-orang yang beriman. jauhilah kebanyakan dari prasangka. “Hai manusia. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (QS. Sesungguhnya Allah Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang”. Dan bertaqwalah kepada Allah. 13. dan barang siapa yang tidak bertaubat. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu ialah orang yang paling bertaqwa.” 11.RINCIAN BAHASAN 10. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman. “Sesungguhnya arang-arang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah anfara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat nikmat. sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan jangalah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagain yang lain. wanita-wanita (mengolokolokkan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi waanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggilmemanggil dengan gelar-gelar yang buruk. janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (uang mengolok-olokkan) dan jangan pula. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. “Hai orang-orang yang beriman. 12. Al-Hujurat ayat 10-13) A . sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari scorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal.

Suhaib. dan jangan meninggikan bangunan rumah sehingga menutup udara tetangganya kecuali dengan izinnya.llah WT menegaskan dalam ayat 10 bahwa sesungguhnya orang-orang mumin bersaudara seperti hubungan persaudaraan antara orang-orang seketurunan karena sama-sama menganut unsur keimanan yang sama dan kekal. Karena pakaian mereka sangat sederhana. dll. jangan berbuat aniaya kepadanya. Rasulullah saw. bersabda: “Peliharalah (norma-norma pergaulan) tetapi (sayang) hanya sedikit di antara kamu yang memeliharanya” Dalam hadits shahih yang lain dinyatakan: "Apabila seorang muslim mendoakan saudaranya yang ghaib. dan semoga kamu pun mendapat seperti itu" Dalam ayat 11 dan 12 Allah SWT menjelaskan bagaimana sebaiknya pergaulan di antara orang-orang beriman. Kemudian Nabi SAW. seperti Ammar. lalu dibawa keluar (diperlihatkan) kepada anak-anak tetangganya. sabda Rasulullah saw “Sesungguuhya Allah tidak memandang kepada rupa dan harta kekayaanmu.” . jangan menyerahkannya kepada musuh. Di dalamnya terdapat hal-hal yang diperingatkan Allah agar kaum beriman menjauhinya karena dapat merusak persaudaraan di antara mereka. akan tetapi ia mengndang kepada hati dan perbuatanmu. Salman A1Farisi. bersabda: "Orang muslim itu adalah saudara orang muslim. Diriwayatkan bahwa ayat 11 ini diturunkan berkenaan dengan tingkah laku kabilah Bani Tamim yang pemah berkunjung kepada Rasulullah saw. Bilal. Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah. Khabbab. maka malaikat berkata Amin. Jangan membeIi buah-buahan untuk anak-anak. kecuali jika mereka diberi buah-buahan itu”. jangan mengganggu tetangganya dengan asap masakan dari periuknya kecuali jika ia memberi segayung dari kuahnya. Setiap muslim memiliki hak atas saudaranya yang sesama muslim. jangan membuka aibnya. Dalam hadits Riwayat Bukhari dari Anas bin Malik. lalu mereka memperolok-olokkan beberapa sahabat yang fakir miskin.

dan suamiku adalah Muhammad”. Dalam ayat ke-10 QS. maka akandicap oleh Allah sebagai orang-orang yang zalim dan akan menerima konsekuensi dari Allah berupa azab pada Hari Kiamat. maka kalimat itu hurus . Panggilan yang buruk dilarang diucapkan karena gelar-gelar buruk itu dapat mengingatkan kepada kedurhakaan dan membangkitkan kefasikan setelah beriman. pamanku Nabi Musa. supaya memerka menjauhkan diri dari su'uzon/prasangka buruk terhadap orang-orang yang beriman. Kemudian Allah SWT melarang kaum mukmin mencela diri mereka sendiri karena mereka bagaikan satu tubuh yang diikat dengan persatuan Dan dilarang pula pangailan-panggilan dengan gelar-gelar yang buruk seperti panggilan kepada seseorang sudah beriman dengan kata-kata: hai fasik. bersabda kepadanya: ”Mengapa tidak engkau jawab saja. sehingga Nabi SAW. dsb. Barang siapa tidak bertaubat dari memanggil-manggi dengan gelar yang buruk itu. Al-Hujurat ini Allah SWT memperingatkan kaum mukmin supaya jangan saling mengolokkan karena boleh jadi kaum yang diperolokolokkan pada sisi Allah jauh lebih mulia dan terhormat dari mereka yang mengolok-olokkan dan kaum wanita pun jangan saling mengolokkan karena boleh jadi wanita yang diperolok-olokkan di sisi Allah lebih baik dari wanita yang mengolok-olokkan. ayahku Nabi Harun. Dalam ayat 12 Allah SWT memberi peringatan kepada orang-orang yang beruman. dan melaporkan bahwa beberapa wanita di Madinah pemah menegur dia dengan kata-kata yang menyakitkan hati seperti: “Hal perempuan Yahudi.Pada ayat ini pula Allah menyebutkan wanita secara khusus sebagai peringatan terhadap kebiasaan tercela kaum wanita dalam bergaul. Keturunan Yahudi dan sebagainya”. Dan jika mereka mendengar dari sebuah kalimat yang keluar dari saudaranya yang mukmin. hai kafir. Terdapat riwatat yang melatar belakangi turunnya ayat ini ialah berkenaan dengan kisah Siti Shafiyah binti Huyay bin Akhtab yang pernah datang menghadap RasuluIlah saw.

3. yaitu karena sebagian prasangka itu mengandung dosa. Kemudian Allah SWT menerangkan penyebab wajibnya orangorong mukmin menjauhkan diri dari prasangka. 2.” Si penanya kembali bertanya. Mengenai definisi ghibah. jangan sekali-kali kamu berghibah (menggunjing) terhadap kaum muslimin. Dilakukan dengan niat baik dan mengharapkan ridho Allah semata. Karena barangsiapa mencari-cari noda mereka. bersabda: “Ghibah ialah engkau menceritakan saudaramu tentang sesuatu yang ia benci. Tirmizi. itu ghibah namanya.” (HR. Orang yang mazlum (dianiaya) menceritakan keburukan orang yang menzaliminya dalam rangka menuntut haknya. Jika bertujuan memberi nasehat pada kaum muslimin tentang agama dan dunia mereka. maka Allah akan membalas pula dengan membuka noda-nodanya. tctapi iman itu belum masuk ke dalam hatinya. . Abu Dawud dan Ahmad).diberi tanggapan dan ditujukan kepada pengertian yang baik. “Wahai orang-orang yaug beriman dengan lidahnya. dan jangan sekali-kali mencari noda atau auratnya. niscaya dia akan menodai kehormatannya dalam lngkungan keluarganya sendiri” Adapun beberapa pengecualian dibolehkannya ghibah adalah sebagai berikut : 1. Rasulullah saw. sabda Rasulullah SAW. Dan barangsiapa yang diketahui kesalahannya oleh Allah. bagaimana pendapatmu bila apa yang diceritakannya itu benar ada padanya?" Rasulullah menjawab: "Kalau memang benar ada padanya. namimah dan mencari-cari aib orang lain. jangan sampai timbul salah paham apalagi menyelewengkannya sehingga menimbulkan fitnah dan prasangka. "Wahai Rasulullah. Sedangkan namimah dapat dibagi menjadi hamz (mencaci maki) dan lamz (mencela). Muslim. Diriwayatkan oleh Abi Barzah Al-Aslami. Allah melarang pula ghibah. [AlHumazah:1] Rasulullah mengecam orang yang suka berghibah dan mencari-cari kesalahan orang. Jika tidak (benar) engkau berbuat buhtan (dusta).

kekayaan dan keturunan dan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah dinilai dari derajat kelakwaannya Ayat ini juga menyatakan bahwa persauduraan Islam berlaku untuk seluruh umat manusia tanpa dibatasi oleh bangsa.) Rasulullah menganggap persaudaraan antar umat Islam adalah basis yang sangat penting sehingga hal pertama yang dilakukan beliau ialah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar secara formal satu dengan yang lainnya ketika hijrah ke Madinah. REFERENSI . “Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya bagaikan bangunan yang saling mengikat dan menguatkan serta bagaikan jalinan antara jari jemari” (HR Muttafaq‟alaih dari Abu Musa ra. warna kulit. Berkata beberapa orang: "Apakah pantas budak hilah azan di atas Ka'bah? Maka berkatalah yang lain: "Sekiranya Allah membenci orang ini. kekayaan dan wilayah melainkan didasari oleh ikatan akidah. Dan tidak ada kemuliaan seseorang di sisi Allah kecuali dengan ketakwaannya." Maka datanglah malaikat Jibril memberitahukan kepada Rasulullah SAW apa yang mereka ucapkan. Persaudaraan merupakan pilar masyarakat Islam dan salah satu basis kekuatannya. pangkat. Dalam suatu hadits riwayat Abu Hatim yang bersumber dari Ibnu Mulaikah berkenaan turunnya ayat ini ialah bahwa ketika fathu Makkah Bilal naik ke atas Ka'bah untuk azan. pasti Allah akan menggantinya. Allah menjelaskan bahwa manusia diciptakanNya berbagai-bagai bangsa dan suku supaya saling mengenal dan saling menolong dalam kehidupan bermasyarakat. Maka turunlah ayat ini yang melarang manusia menyombongkan diri karena kedudukan.Pada ayat 13.

yang berakal (Ulil Albab ) * Peserta termotivasi untuk selalu mengingat Allah dan memikirkan ciptaanNya agar tumbuh ketundukan kepada Allah METODE PENDEKATAN . * Ceramah dan tan. Telaah Persaudaraan Muslim. Imam Syaukani. dkk. Asbabun Nuzul. Latar Belakang Historis Turunnya Ayatayat Al-Qur‟an.va jawab RINCIAN BAHASAN “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal” “(yaitu) Orangorang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya .* Al-Qur'an dan Tafsirnya. CV Tursina TADABBUR AYAT SURAT ALI IMRON AYAT 190-191 TUJUAN * Peserta memahami hikmah dan pelajaran dari QS. Refleksi Ukhuwah. Ghibah. 3:190-191 * Peserta mengetahui ciri-dri orang . Pustaka AlKautsar * KH Q. CV Diponegoro * Ahmad Yani Wahid. Universitas Islam Indonesia * Ibnu Taimiyah. Shaleh. Imam Suyuthi.

besar pengaruhnya atas hidup kita dan segala yang bernyawa. siang terasa panjang dan sebaiknya. Bukan hanya Sesaat diadikan. Hanya Allah yang tahu berapa lapisnva. tetapi setiap saat nampak hidup. langit dan bumi. ataupun penyair dan seniman. Demikian juga hujan dan panas. ahli ilmu pertambangan. Pasti ada yang menciptakan. Menabjubkan pada siang hari dengan berbagai warna awan-gemawan. Silih bergantinya malam dengan siang. Bahwa tidaklah semuanya terjadi dengan sendirinya. Semuanya itu dengan ayat-ayatl. mengharukan malam harinya dengan berbagai bintang gemintang. Apakah dia seorang ahli ilmu Alam. penuh dengan aneka keganjilan. yang dikatakan kepada kita hanya tujuh. Orang yang malihat dan memikirkan hal itu. Semua bergerak menurut aturan. ahli ilmu bintang. Langit dan bumi dijadikan oleh Al-Khalik tersusun dengan sangat tertib. Musim pun silih berganti. panas. Juga memperhatikan pergantian antara siang dan malam. Kadang-kadang malam terasa pendek. Semua ini menjadi tanda-landa kebesaran dan keagungan Allah bagi orang-orang berpikir. akan meninjau menurut bakat pikirannya masing-masing. Langit adalah yang di atas dan menaungi kita. gugur dan semi. Bumi adalah tempat kita berdiam. Musim dingin. Maha Suci Engkau. Semuanya akan terpesona oleh susunan tabir alam yang . ahli ilmu tanaman. seorang filosofis. Langit yang melindungi dan bumi yang terhampar tempat manusia hidup. maka peliharalah kami dari siksa neraka” S atu cara mengenal dan mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan membaca dan merenungkan ayat-ayatNya yang terbentang di alam semesta. yaitu Allah SWT. tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia.berkata): “Ya Robb kami. Dalam ayat ini Allah SWT menyuruh manusia untuk merenungkan alam. tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Makin diselidiki makin mengandung rahasia ilmu yang belum terurai.

Secara istilah dzikir berarti tidak pemah melepaskan Allah dari ingatannya ketika beraktifitas. yaitu selalu melakukan aktifitas dzikir dan fikir sebagai metode memahami a1am. Di akhir ayat 190 manusia yang mampu melihat alam sebagai tanda-tanda kebesaran & keagunganNya. tadzakkara. diterangkan karakteristik Ulil Albab. berasal dari kata dzakara. Jadi. tafakkara yang artinya memikirkan. Dzikir dengan perbuatan berarti memfungsikan seluruh anggota badan dalam kegiatan . Dalam hal ini berfikir berarti memikirkan proses kejadian alam semesta dan berbagai fenomena. Dzikir dapat dilakukan dengan hati.yang sesuai dengan aturan Allah. teringat. Yang Maha Pencipta. berdiri maupun berbaring. kuat dan mengakar di hati. disebabkan adanya cinta. mengingat-ingat. baik yang ghoib maupun yang nyata. Ketika takjub mengucapkan Tasbih. mengingatkan. dzikir merupakan aktivitas yang harus selalu dilakukan dalam kehidupan. Dari sini tumbuh keimanan yang kokoh. terasa kecil alam di hadapan kebesaran penciptanya.. yang berarti menyebut. saat mendapatkan nikmat mengucapkan Hamdalah. Allah SWT. Fikir. lisan. tak ada arti alam. Ketika memulai suatu pekerjaan mengucapkan Basmalah. Misamya. takut dan harap kepadanya yang berhimpun di hati (Qolbudz Dzakir). Dengan dzikir manusia akan memahami secara jelas petunjuk ilahiyah yang tersirat maupun yang tersurat dalam Al-Qur‟an dan As-Sunnah sebagai . fakkara. secara bahasa adalah fakara. ketiga hal itu mewakiu aktifitas manusia dalam hidupnya. yang ada hanyalah DIA. menjaga. yang ada di dalamnya sehingga mendapatkan manfaat daripadanya dan teringat atau mengingatkan kita kepada sang Pencipta alam. secara bahasa. Dzikir. Dalam ayat 191. Baik di kala duduk. Allah sebut sebagai Ulil Albab (orang-orang yang berfikir).luar biasa. Akhirnya tak ada arti diri. maupun perbuatan. Dzikir dengan lisan berarti menyebut nama Allah dengan lisan. Dzikir dengan hati artinya kalbu manusia harus selalu tertambat kepada Allah. Terasa kecil diri di hadapan kebesaran a1am.

Universitas Islam Indonesia Yogyakarta * Al-Qur'an dan Terjemahannya Departemen Agama. * Tiada yang sia-sia dalam penciptaan alam.minhajul hayah (pedoman hidup). Pustaka Panjimas . Jika hanya melakukan aktifitas dzikir manusia akan terjerumus dalam hidup yang jumud (tidak berkembang. dikhawatirkan manusia akan menjadi sekuler.Jumud . * Menumbuhkn ketundukan dan rasa takut kepada Allah dan hari akhir. Dzikir Fikir Keterangan 3 . Sebab jika hanya melakukan aktifitas fikir hidup manusia akan tenggelam kepada kesesatan. Semua mengandung nilai-nilai dan manfaat. REFERENSI * Al-Qur‟an dan Tafsirnya. Tafsir Al-Azhar Juz IV. Dengan fikir manusia mampu menggali berbagai potensi yang terhampar dan terkandung pada alam semesta. Hamka. kedua aktifitas itu akan berakhir pada beberapa kesimpulan: * Allah dengan segala kebesaran dan keagunganNya adalah pentcipta alam semesta termasuk manusia.3 Sesat 3 Terpisah 3 Sekuler 3 + 3 Ulil Albab Bagi Ulil Albab. hidup yang statis). RI * Prof. Dr. Sedangkan jika melakukan aktifitas dzikir dan fikir tetapi masing-masing terpisah. Aktifitas dzikir dan fikir tersebut harus dilakukan seimbang dan sinergis (saling berkaitan dan mengisi). * Mensucikan Allah dengan bertasbih dan bertahmid memujiNya.

4/II/ Ramadhan 1411-Maret 1991. Sosok Cendekiawan Versi Al-Qur‟an. 23:1-11 * Peserta mengetahui sifat-sifat orang yang beriman * peserta mengetahui balasan bagi orang-orang yang beriman . No. Ulil Albab.* Majalah Nurul Fikri. TADABBUR AYAT SURATAL-MU'MINUN 1-11 (23:1-11) TUJUAN * Peserta memahami makna QS.

ayat 1-11) A yat-ayat di atas menerangkan tentang sifat-sifat yang diamiki orang beriman serta balasan yang akan diperolehnya. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman 2. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya 6. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi 11. Yang dimaksud dengan beriman adalah beriman kepada Rukun Iman yang enam (lihat catatan hadits). Mereka kekal di dalamnya (QS. (yakni) akan mewarisi surga Firdaus. Dan orang -orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya 9. Dan orang-orang yaug memelihara shalatnya 10. Dan orang -orang yang menunaikan zakat 5. maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela 7.METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN 1. (yaitu) orang-orang yang kusyu‟ dalam shalatnya. Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman. Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna. Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-arang yang melampaui batas 8. 3. Al-Mu‟minun. 4. . Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki.

" (HR Bukhari dan Muslim). * Menjauhkan diri dari perkataan yang tidak-berguna. * Ihsan dalam shalat (lihat catatan hadits) * Tenang dan konsentrasi 2. Yang dimaksud khusyu di sini adalah: * Mengerti bacaan-bacaan dalam shalat. hendaklah ia berkata yang baik atau diam. yaitu dengan demikian menjaga waktu dan umumya supaya jangan sia-sia. Yang harus selalu diingat manusia dalam hal ini ialah: Allah mencatat seluruh perbuatan manusia di dunia [45:29] dan setiap manusia akan bertanggung jawab terhadap apa yang telah diperbuatnya di dunia [17:36]. telah bersabda: "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Dari Abu Hurairah ra. waktunya tidak . Karena walaupun mereka menurut perhitungan banyak mengerjakan amal kebajikan tetapi semua amaala akan sia-sia saja di akhirat nanti. telah berkata. Khusyu dalam shalat.. sesungguhnya Rasulullah saw. yang tidak berguna. Telah besabda Rasulullah „sebagian kebaikan keislaman seseorang ialah meniggalkan sesuatu yaug tidak berguna baginya‟ (HR Tirmidzi). karena tidak berlandaskan imankepadanya.. Dari Abu Hurairah ra. Adapun sifat-sifat orang yang beriman dalam ayat-ayat selanjutnya 1. Menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tak berguna.Sebaiknya amat rugilah orang-orang yang kafir yang tidak beriman. Dan bahwa kematian/ajal pasti akan menemuhi kita.. * Memusatkan perhatian pada waktu shalat hanya kepada Allah serta dengan mengikhlaskan ketaatan [7:29]. * Menjauhkan diri dari perbuatan.

dikhawatirkan ia termasuk orang-orang munafik. apabila berjanji ingkar dan apabila dipercaya khianat “(HR Syaihkani melalui Abu Hurairah ra. karena dunia ini hanyalah suatu permainan dan senda gurau [29:64]. Allah menyebutnya sebagai orang yang melampaui batas. Menunaikan Zakat Dengan berzakat seorang mukmin: * Membersihkan diri dari sifat kikir dan cinta yang berlebihan pada dunia [9:103]. “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga. * Zina termasuk dosa besar dan merupakan jalan yang buruk [17:32].) * Orang-orang yang memelihara amanat dan janjinya dijanjikan Allah dengan balasan syurga. Imam Ahmad berkata: “Saya tidak mengetahui setelan pembunuhan ada dosa besar dari perzinaan” 5. yang seringkali melalaikan manusia dari kehidupan yang kekal di akhirat nanti [35:5] * Mensucikan hati sehingga tumbuh sifat-sifat kebaikan dalam hati [9:103] 4. apabila berbicara dusta.dapat dimajukan atau ditunda [10:49] 3. [70:32-35] . Menjaga kemaluan dari perbuatan keji (zina) kecuali kepada istri-istri mereka. * Menahan pandangan dan memelihara kemaluan [24:3O-31. Barang siapa yang berbuat di luar hal itu. Memelihara amanat dan menepati janji * Bila seseorang tidak memegang amanat dan tidak menepati janji. yaitu.

lalu ia membaca sepuluh ayat ini dari permulaan surat AlMu'minun. Memelihara shalat * Shalat adalah kewajiban yang ditentukan waktu-waktunya atas orang yang beriman [4:103].. Cacatan Hadits Dari Umar ra. juga teIah berkata: “Ketika kami duduk dekat Rasulullah SAW pada suatu hari maka dengan tiba-tiba terlihat oleh kami seorang laki-laki yang memakai pakaian yang sangat putih berambut sangat hitam... 238. kemudian dia berkata: „Hai Muhammad. Orang itu berkata.. barangsiapa uang menegakkannya akan masuk syurga”. Lalu dia bertanya kembali: 'Tolong jeIaskan padaku tentang Iman. meriwayatkan sebuah hadits yang RasuluIlah bersabda di antaranya: “Telah diturunkan kepadaku sepuluh ayat. QS. kepada malaikatNya. Umar ra.6. tidak tampak padanya tanda-tanda perjalnan dan tak ada seorang pun diantara kami yang mengenalnya. 'Engkau benar'.. 22: 41 * Shalat adalah pembeda antara muslim dtm kafir. lalu ia duduk di hadapan Nabi dan meletakkan tangannya di atas paha Nabi.. jelaskan padaku tentang Islam. kepada hari kiamat dan hendaklah engkau beriman kepada qadar yang baik dan yang buruk. “Beda antara seorang muslim dan musyrik atau kafir adalah meninggalkan shalat” (HR Muslim) Balasan bagi orang beriman yang memiliki sifat di atas adalah syurga Firdaus [23:1O-11].' Maka jawab Rasulullah. Dia bertanya kembali: 'maka beritahukan padaku tentang ihsan 'Hendaklah engkau . Jawab Nabi: 'Hendaklah engkau beriman kepada Allah. 2:43. Telah bersabda Rasulullah saw. Jawab Nabi. kepada kitab-kitabNya. kepada utusan-utusahNya. Selain itu perintah untuk memelihara sekaligus menegakkan shalat banyak disebutkan dalam Al-Qur' an diantaranya: QS.

datang kepadamu untuk mengajar tentang agamamu" REFERENSI * Al-Qur'an dan Tafsirya. maka sesungguhnya Ia melihat engkau.beribadah hanya kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya. Kata Nabi: 'Dialah Jibril as.. 'Allah dan rosulNya lebih mengetahui. sekalipun engkau tak dapat melihatNya. Kemudian Nabi berkata: 'Wahai Umar tahukah engkau siapa yang bertanya tadi?'.. GIP * Abu Hudzaifah. Dr. Jawabku. Menundukkan Pandangan SABAR TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian sabar * Peserta mengetahui macam-macam sabar * Peserta memahami hikmah cobaan bagi kaum mukmin METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi . Aku diam sejenak. Universitas Islam Indonesia * Prof. Tafsir Al-Azhar * Syekh Musthofa Masyur.. Kemudian orang tadi pergi. Berjumpa Allah Lewat Shalat. Hamka....

Dalam QS 18:28. Bila berupa musibah disebut dengan shabar. Lawan katanya adalah rakus. Sabar dengan rezeki sedikit disebut qona'ah atau rela dan puas. Sabar yang teruji ialah jika dilakukan rada saat yang tepat. sabar berarti "Tahanlah dirimu bersama mereka". 2. Sabar yang terruji juga motivasinya karena Allah SWT. Lawan katanya adalah keluhan (jaza'). 3. Menurut Imam Al-Ghazali sabar adalah sabar terhadap musibah yang tidak dapat dihindarkan atau tidak mampu berupaya menyelamatkan diri. Lawan katanya adalah menggerutu. Sedangkan bila terlambat tidak akan berharga atau bermanfaat [14:21. menolak atau melawannya. 52:14-16]. maka dalam hal itu sabar tidak diperbolehkan. Bila menahan amarah disebut halim atau bijaksana. Sabar dalam menahan syahwat perut dan seksual disebut iffah atau kehormatan dan martabat diri. kecemasan atau kegelisahan (lihat akhir QS 14:21). Sabar. Istilah lain tentang sabar antara lain: 1. mencegah diri atau mengekang.RINCIAN BAHASAN Pengertian Sabar Ditinjau dari segi bahasa sabar berarti menahan. Secara istilah Sabar berarti "menahan diri atas segala sesuatu yang tidak disukai karena . bukan untuk memperoleh pujian atau tanda jasa dari manusia. 4. Macam-macam Sabar 1. menurut sasarannya terbagi dua yaitu: . Tapi bila seseorang mampu menghindarkan diri.nengharap ridho Allah SWT" [QS 13:22].

Sabar sebelum ketaatan. 2. 2:264] 4. orang baik atau jahat. 63:9. yaitu menahan diri terhadap yang disukai dan menanggung hal-hal yang tidak disukai. Rinciaannya adalah sbb. Menahan marah dan dendam [16:126] 3. Sabar pada saat bekerja yaitu dengan tidak melalaikan Allah dan tidak malas [29:58-59] 3. yaitu dalam menghadapi tuntutan adat kebiasaan atau darongan syahwat. Sabar terhadap gejolak nafsu: 1. 2. 4:25] 3. 3:14-15] 2. yaitu: 1. sererti bencana alam dan tantangan jaman. Mental atau nafsu. Yang demikian akan dialami oleh semua manusia. Fisik. yaitu dengan meluruskan niat dengan melawan riya dan penyimpangan lainnya [98:5] 2. Sabar dalam ketaatan kepada Allah. yaitu menahan penderitaan bndan (misamya: sakit yan!j berat atau luka yang parah). terdapat banyak aspek kesabaran yang dirangkum menjadi dua.1. Menyangkut kesenangan hidup [21:35. 2.16. Menahan dorongan nafsu seksual [12: . Sabar terhadap petaka dunia. Dalam Al-Qur‟an.: 1. beriman atau kafir [QS 2:155-157]. S9:15. Sabar dalam kesulitan berdakwah di jalan Allah. 64:15. Sabar setelah selesai pekerjaan. yaitu dengan tidak merasa bangga karena riya dan mencari popularitas [47:33. yaitu: .

ujian serta cobaan jiwa dan harta benda. karena mereka akan menghadapi tantangan. Adanya cobaan bagi ahli iman merupakan suatu kepastian yang mengandung tujuan dan hikmah. 22:11]. Sabar dalam pergaulan antar manusia [4:19. 8:65-66] 6. yaitu: 1. "Sabar merupakan ciri khas manusia dan tidak dipunyai oleh hewan karena kekurangan-kekurangannya. penyakit dan gangguan dari yang merasuk tubuhnya kecuali dengan itu Allah meengampuni dosa-dosanya" [HR Bukhari. baik perbuatan atau pun ucapan [73:10] 3. kesusahan. Sabar terhadap panjangnya perjalanan dakwah [2:214] 5. Untuk membersihkan barisan mu'minin dari kaum munafik [3:179. Sabar di medan perang [8:45-47. Sabar terhadap gangguan manusia. paling tidak menghapus dosa-dosa mereka. melipatgandakan pahala. Allah SWT meninggikan derajat mereka. 29:1O11. karena dialah satu-satunya makhluq Allah yang dianugerahi akal dan selalu dibebani ujian serta cobaan. Meningkatkan kedudukan orang-orang beriman di sisi Allah. 3:154] 3. yaitu ditujukan kepada orang-orang beriman. kepayahan. 41:34-36] Hikmah Cobaan bagi Orang beriman Secara umum kesabaran ditujukan kepada segenap manusia. Ujian yang dihadapi para da'i merupakan penegasan dan penyaringan terhadap tingkatan kaum beriman dan menyisihkan yang buruk seperti menyisihkan karat dari besi. Imam Al-Ghazaly berkata.] . Mendidik kaum beriman dan menjernihkan hati mereka [3:140-142. gangguan. "Tidaklah seorang muslim karena kesedihan.” Secara khusus. 2.1. Sabar dari berpalingnya manusia dari dakwah [71:5-7 . 16:127] 2. dan tidak pula oleh malaikat karena kesempurnaannya.

Hikmah Cobaan. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Ikhlas Secara bahasa.REFERENSI Dr. Al-Qur‟an Menyuruh kita Sabar. . IKHLAS TUJUAN * Peserta memahami makna ikh1as dan urgensinya bagi aktivis dakwah * Peserta mengetahui indikasi keikhlasan * Peserta mengetahui hal-hal yang mendukung keikhlasan. Ibnul Qoyyim AL-Jauziyah. GIP ISNET. * Peserta mengetahui buah dari keikhlasan. Secara istilah. Pustaka Al-Kautsar. Yusuf Al-Qardhawi. Koleksi Bahan Tarbiyah. ikhlas berasal dari kata Khalasha yang berarti bersih atau murni. 1996. ikh1as berarti membersihkan hati dari maksud selain mengharapkan ridho Allah Azza wa Jalla.

Mereka keluar dari setiap tempat yang gelap”. . Allah hanya menginginkan hakikat amal. Bagi aktifis dakwah. bahkan ikhlas berada di barisan depan dari amal-amal hati. yaitu jika tidak hadir mereka tidak dianggap hilang dan jika hadir mereka tidak diketahui. tetapi Dia melihat kepada hati kalian (niat dan keikhlasan” (HR Muslim). Dalam hadits riwayat Abu Hurairah. ikhlas sangat penting dalam menyertai amal-amalya. Sebab bila seseorang sudah merasa dirinya niat yang tidak lillah. Hati-hati mereka adalah pelita-pelita petunjuk. Indikasi Keikhlasan 1.” Allah berfirman tentang setiap amal yang dimaksudkan untuk selainNya sebagai amal yang sia-sia [24:23]. bukan rupa dan bentuknya. Semua amal akan sia-sia kecuali ikhlas. Sahl bin Abdullah at-Tustary berkata. “Dunia ini adalah kebodohan dan kematian kecuali ilmu. sebab amal tak bisa diterima sempurna kecuali dengannya. maka amalya akan sia-sia di sisi Allah. bertaqwa dan menyembunyikan amalnya. Nabi SAW bersabda. Ikhlas dalam bahaya besar sehingga tetap berakhir dengannya. Hadist riwayat Muadz: ”Sesungguhnya Allah mencintai orangorang yang berbuat kebaikan. "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada jasad dan rupa kalian. jauh dari sorotan Amal yang dilakukan secara diam-diam harus lebih disukai daripada amal yang disertai sorotan.Ikh1as merupakan salah satu amalan hati. Takut Ketenaran Takut ketenaran dan penyebaranya kemasyhuran atas dirinya. terlebih jika ia memiliki karunia tertentu. 2. Maka Dia menolak setiap amal yang pelakunya tertipu dengan amalya. Semua ilmu merupakan hujjah atas pemiliknya kecuali yang diamalkannya. Beramal secara diam-diam.

Hal-hal yang Mendukung Keikhlasan 1. Membaca sejarah orang-orang mukhus 4.3. Ketenangan jiwa . ia tidak terkecoh tentang hakikat dirinya di hadapan orang yang memujinya karena dialah yang lebih tahu tentang rahasia hati dan dirinya. Berdo' a dan memohon pertolongan kepada Allah. Tidak menuntut pujian dan tidak terkecoh olehnya Tidak meminta pujian orang-orang yang suka memuji dan berambisi mendapatkannya. Bersungguh-sungguh melawan nafsu 5. 3. Jika pun ada pujian. Berteman dengan orang-orang yang ikh1as Dengan berteman dengan orang-orang ikhlas dan hidup bersama mereka. Menjadikan keridhoan dan kemarahan karena Allah bukan karena pertimbangan hawa nafsunya. seseorang bisa mengikuti langkah mereka. 4. mengambil pelajaran dan mencontoh akh1aq mereka [18:28]. Rakus terhadap amal yang bermanfaat . Buah Ikhlas 1. Diantara bukti ikhlas adalah rakus terhadap amal yang paling diridhoi Allah dan bukan paling diridhoi diri sendiri. 2. Ilmu yang mantap Mempelajari ilmu yang dapat menanamkan keyakinan tentang pentingnya ikh1as dan hasil-hasil yang bisa dipetik di dunia dan akhirat [22:54]. 5.

Pertolongan dan perlindungan Allah REFERENSI Dr. Kekuatan Ruhani 3. Tetap memperoleh pahala amal sekali pun belum menyempurnakan amal itu. Yusuf Al-Qardhawi. Niat dan Ikhlas. Amal yang berkesinambungan 4. atau bahkan belum menunaikannya 5. ISNET. ISLAM SEBAGAI SISTEM HIDUP TUJUAN Peserta memahami karakteristik Islam sebagai diiahl haq Peserta mengetahui rentingnya memahami Islam secara menyeluruh METODE PENDEKATAN Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN . 1996.2. Pustaka Al-Kaustar. KoIeksi Bahan Tarbiyah.

Membebaskan manusia dari penghambaan pada egoisme dan syahwat. 1. robbaniyyah ghoyah dan mashdar. yaitu manusia yang tau hubungannya dengan Allah sangat kuat. yaitu yang bersumber pada wahyu Allah kepada Rasulullah SAW (Al-Qur' an). golongan. Robbaniyah Ditinjau dari segi bahasa. 1. 1O:57]. tahu dan mengamalkan ajaranNya [3:79]. kabar gembira. Robbaniyah Masdar (sumber hukum) Maksudnya manhaj/metode yang telah ditekan oleh Islam untuk mencapai tujuan dan sasaran itu adalah manhaj Rabbani yang murni. Sedangkan rabbani ditujukan kepada manusia. partai atau bangsa tertentu. Robbaniyah berasal dari kata rabbun. usaha dan kerja keras manusia dalam kehidupan [53:42. penjelas. Rabbaniyah Ghoyah (tujuan dan sasaran) Maksudnya Islam menjadikan tujuan pertama dan terakhir untnk menyembah Allah semata [51:56] dan untuk mencapai ridhoNya. Tujuan ini pun akhimya merupakan tujuan akhir.Dampak Rabbaniyah tujuan pada manusia. 84:6]. obat dan rahmat bagi hamba-hambaNya [4:174. puncak cita-cita. yang ditujukan kepada Allah SWT. Yang dimaksud dengan robbaniyyah mencakup 2 asfek. . Mendapat petunjuk menuju fitrah 3. 2. Manhaj ini tidak lahir sebagai sebuah hasil rekayasa dari ambisi individu. Tetapi manhaj ini datang dari Allah yang menginginkan agar menjadi petunjuk.Karakter Ajaran Islam Sebagai dien (sistem hidup ) memiliki ciri-ciri: 1. keluarga. Keselamatan diri perpecah dan rergolakan 4. Mengetahui tujuan dan keberadaan manusia 2.

. Syumul (universal) Artinya Islam meliputi semua jaman. zakat. Terbebas dari penghambaan sesama manusia. Islam mengakui manusia dengan pengakuan yang menyeluruh. Persamaan manusia (emansipasi). dan haji. akal dan ruhani diberikan peluang untuk melaksanakan peran. Kesimplannya Islam adalah din yang sesuai dengan karakter manusia. 3. Terlepas dari pertentangan dan sikap ekstrim [4:82] 2. Terhormat dan mudah diyakini 4. ditujukan untuk kepentingan dan kesejahteraan manusia sendiri. 2.Adapun Rasulullah Muhammad SAW adalah penyeru pada manhaj dan sebagai penjelas perintahNya yang masih samar bagi manusia [42:52-53]. misalnya sholat. kehidupan dan eksistensi manusia. Persaudaraan manusia (ukhuwah) 2. Dampak Rabbaniyyah mashdar. 1. Insaniyah (kemanusiaan) Islam yang berdasarkan Al-Qur‟an dan sunnah Rasulnya mencurahkan sebagian besar kepeduliannya pada sisi kemanusiaan. Aspek-aspek manusia seperti jasad. Di samping itu ibadah-ibadah yang disyariatkan oleh Islam memiliki dimensi kemanusiaan. fungsi dan karakteristiknya tanpa harus cenderung rada aspek tertentu saja. Terlepas dari keberpihakan dan hawa nafsu 3. Buah insaniyah dalam Islam: 1.

bukan risalah yang terbatas oleh masa atau generasi tertentu. Dan Islam juga adalah jihad dan dakwah. akhlak dan kekuatan. Secara substansi (dasar-dasar akidah dan moralnya). ilmu dan hukum. 24:1. Islam merupakan risalah setiap nabi yang diutus dan misi setiap kitab suci yang diturunkan. 2:128 dan 132]. serta usaha dan kekayaan. pemerintahan dan umat. 10:72. militer dan ideologi serta aqidah yang murni dan ibadah yang benar sekaligus. yang dimaksud dengan Islam universal yaitu: "Islam adalah sebuah sistim yang universal (komprensip. Mencakup berbagai aspek hidup dan kehidupan." 1. menyerukan tauhid dan menjauhi thaghut [21:25. Maka semua nabi diutus dengan membawa risalah (misi) Islam.. . yang merupakan petunjuk Robb manusia bagi segenap manusia. Islam adalah kebudayaan dan perundang-undangan. materi dan harta benda. Islam adalah negara dan tanah air. Risalah semua jaman Islam adalah risalah untuk semua jaman dan generasi. 16:36. serta kasih sayang dan keadilan. maddiyyah (materialisme). Dan di dalam Risalah Ta'limnya. 2. terhampar luas sehingga meliputi semua cakrawala umat dan begitu mendalam (mendetail) sehingga memuat urusan-urusan dunja dan akhirat. Risalah bagi seluruh alam semesta Islam tidak terbatas pada bangsa maupun status sosial tertentu. Al-Wastthiyyah /Tawazun (moderat atau rertengahan) Islam berada dalam keseimbangan di antara dua jalan atau dua arah yang saling bertentangan. 4. total dan integral). 38:87].Jangkalian keuniversalan dalam risalah Islam ini diungkapkan Hasan Al-Banna : Islam adalah risalah yang panjang terbentang sehjngga meliput semua abad sepanjang jaman. Islam memberikan haknya sacara adil terhadap aspekaspek kehidupan seperti ruhiyyah (spiritulisme). rahmat bagi sekalian hambaNya [21:107.

Kehidupan tidak akan harmonis apabila Islam dilaksanakan secara parsial. ibadah. jama‟iyyah (kolektif). 2. program serta langkah-langkah syathan.fardiyah (individu). dan tidak berada dalam poros yang ekstrim [55:7-8]. akhlak dan syari'at. AL-Wudhuh (jelas) Yang dimak:iud adalah jelas dalam hal: 1. REFERENSI * Materi Mentoring Islamic Study 1994-1995. Al-Waqi'iyyah (kontekstual) Allah menjamin Islam sebagai ajaran yang sesuai dengan kondisi manusia di manapun. mulai aspek aqidah. Islam senantiasa menjaga dan memelihara realita (aktual) di setiap aspek yang didakwahkan pada manusia. [2:2O8] 1. moral. Aspek dalam kehidupan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. tsabat (konsisten). Ajaran Islam sendiri bersifat universal dan menolak parsialisasi hukum dan ajarannya. 5. dan taghayyur (perubahan). Agar umat Islam tidak terjebak ke dalam propaganda. kapanpun dan bagi segala jenis manusia. 6. Sebab syaithan adalah musuh yang nyata bagi manusia. Sasaran dan tujuan Pentingnya memahami lslam secara kaffah. Dasar-dasar Islam (akidah. syari'at lslam) 2. . Sumber-sumber hukumnya 3.

Semua ideologi yang barorientasi pada strategi revolusi. Jakarta. kini dan esok. karena merekalah yang memiliki potensi untuk mewarnai perjalanan sejarah umat manusia pada umumnya. karena secara psikologis manusia mencapai puncak hamasah (gelora semangat) quwatul jasad (kekuatan fisik) pada usia muda. kemarin. perubahan. Karakteristik Islam: Kajian Analitik. Hal tersebut menumbuhkan semangat pergerakan. Pustaka Al-Ummah. pembela senantiasa berdiri di garis terdepan. bukan stagnasi atau pun status quo. Dalam setiap kurun waktu. Baik sebagai pembela kebenaran yang gigih atau pun sebagai pembela kebatilan yang canggih. 10 RISALAH PEMUDA ISLAM TUJUAN * Peserta memahami pentingnya masa muda * Peserta mengetahui cara mengembangkan potensi pemilik Islam * Peserta termotipasi memanfaatkan potensinya dalam aktifitas yang Islami METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Tak dapat disangkal lagi bahwa eksistensi pcmuda Islam dalam kehidupan amat renting. Yusuf Al-Qaardhawi. . * Dr. Risalah Gusti.* Panduan Aktivis Harokah. menganggap pemuda sebagai tenaga paling revolusioner.

masa hidupmu sebelum datang masa matimu. Tunduk patuh berlandaskan cinta kepadanya [2:165] dan Ittiba' (mengikuti) Rasulnya [3:31. maka dipandaikan dalam aganla." [HR At. kecuali dzikrullah dan yang serupa itu. Memahami Islam Mustahil pemuda dapat memuliakan lslam kalau mereka sendiri tidak memahami Islam [35:28. masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu. 2:258] dan pemuda yang dibunuh oleh Ashabul Uhdud [lihat tafsir Ibnu Katsir QS Al-Buruj].53:3-4]." [HR Buknari-Muslim] "Dunia ini terkutuk dan segala isinya terkutuk." [HR Al-Bahaqi] Bagaimana potensi pemuda itu dapat dikembangkan dalam bingkai Islam? Setidaknya mereka dituntut melaksanakan 10 risalahnya: 1. masa luangmu sebelum datang masa sibukmu. 58:11] "Siapa yang dikehendaki Allah akan nlendapatkan kebaikan. dan para Assabiqunal Awwalun pada umumnya berusia muda. masa kayamu sebelum datang masa miskinmu. Mengimani segenap ajaran Islam Iman kepada Allah dan Rasulnya pada hakikatnya merupakan sebuah sikap mental patuh dan tunduk [23:51].: "Manfaatkanlah yang lima sebelum datang yang lima. Mengamalkan dan mendakwahkan Islam Ciri orang yang tidak mengalami kerugian (k11usrin) dalam hidup adalah . Pentingnya memanfaatkan masa muda digambarkan dalam hadist Rasulullah SAW sbb. kisah remuda Ibrahim [21:60 dan 69. masa mudamu sebelum datang masa tuaamu. dan orang alim dan penuntut ilmu. 3.Di dalam Alqur'an peran remuda diungkapkan dalam kisah Ashabul Kahfi [18:19-22].Tirmidzi] 2.

nlaka ia akan nlen!peroleh pahala sepadan dengan orang yang nlengerjakannya. dan fasik yang disertai dengan hujjah (argumentasi) yang dicontohkan oleh Nabi SAW [5:62]. 41:33. 38:41-44. Keimanan harus dilanjutkan dengan kesabaran dan istiqomah. Jihad dengan harta merupakan bagian vital bagi jihad yang lainnya. 37:100107. melawnn pemberontak atau pembangkang atas negara lslam. memerangi kaum murtad dalam negeri Islam.21:68-69. 2:190. 9:36]. * Jihad siyaasi atau jihad poIitik. berusaha mengusir mereka dari bumi lslam. 5.71:5-9]. * Jihad bilyad wan nafs atau jihad dengan tangan/kekuasaan dan jiwa [22:39. 8:39. karena dakwah memerlukan sarana dan prasarana. * Jihad tarbawi/ta'limi. Termasuk dalam jihad ini adalah menentang orang kafir. 9:71. Shabar dan istiqomah di atas jalan Islam [21:83-85.5:78-79].3:110. menyampaikan ilmu dan mendidik orang-orang yang ingin memahami Islam [3:79]. "Keyakinan dalam iman haruslah secara bulat dan kesabaran itu setengah dari . usaha mempertahankan diri terhadap serangan mereka. Berjihad di jalan Islam Jihad adalah salah satu hal ya:ng diwajibkan Allah kepada kaum muslimin.senantiasa mengamalkan dan mendakwahkan Islam [103:1-3. menyampaikan dakwah Islam kepada orang-orang kafir."Barang siapa nlenyeru kepada kebaikan.” [HR Muslim] 4. yakni bersungguh-sungguh mengajarkan. 9:111]. Said Hawwa membagi jihad menjadi 5 macam: * Jihad lisaani. munafik. * Jihad maali atau jihad dengan harta [49:15.

antara satu dengan yang lain saling mengokohkan. Menggerakkan dan mengarahkan potensi umat Islam. 6.” [AlHadist] . 59. "Seorang yang sempurna akalnya ialah yang mengoreksi dirinya dan bersiap dengan amal sebagai bekal untuk mati." [HR Abu Nu'aim]. Introspeksi dan evaluasi dimaksudkan agar pemuda tidak mengulan kesalahan yang sama di hari mendatang. Hanya orang kafirlah yang memiliki sifat pesimis [12:87. 15:56].Tirmidzi].9]. tldak terjebak dengan permasalahan yang sama. 7. Sebaiknya harus optimis akan hasil perjuangan dan pertolongan serta balasan dari Allah SWT. "Sesungguhnya Allah menolong ini hanya karena orang-orang yang lemah diantara mereka yaitu . 8. Potensi umat Islam perlu diarahkan ke dalam amal Jama'i secara efektif dan efisien [3:146]. Ikhlas dalam segenap pengabdian di jalan Islam Memurnikan niat karena Allah dalam ibadah dan jihad merupakan masalah fundamental. Mempersaudarakan manusia dalam ikatan Islam Pemuda seharusnya berperan dalam menjalin ukhuwah Islamiyah sesama musIim [8:63.iman. Introspeksi diri (muhasabah) tcrhadap scgala aktifitas yang tclah dilakukan. 9. agar amal itu diterima sekaligus sukses. 10. Optimis terhadap masa depan Islam Pemuda Islam tak boleh memiliki jiwa pesimis." [HR At. dan mampu memperbaiki diri ke arah yang lebih baik [13:11]. “Setiap mukmin yang satu bagi mukmin lainnya bagaikan suatu bangunan.

dengan dakwah. berbuat atau menghasilkan. Berjuang di Jalan Allah. GIP. No. Dr Yusuf AL-Qardhawi dan Saisd Hawwa. Bercinta dan Bersaudara karena Allah. shalat .dan ikhlas mereka " [HR An-Nasa'i dari Sa'ad bin Abi Waqqash] REFERENSI * Majalah Islam 'Sabili‟. beramal berarti berbuat. Muh.33/ 11 Januari 1991 * Husni Adham Jarror. mengerjakan dan menghasilkan sesuatu yang . Bagi seorang muslim. AMAL JAMA‟I TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian amal jama'i * Peserta memahami pentingnya beramal jama'i * Peserta mengetahui ciri-ciri amal jama'i METODE PENDEKATAN * Games "Korek Api" * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Amal Jama'i 'Amal berarti bekerja. GIP * Dr. Ibrahim An-Nashr.

Allah telah mengarahkan agar da1am melaksanakan aktifitasnya dengan beramal jama'i [61:4. Jama'ah adalah suatu rerkumpulan orangorang untuk mencapai hal-hal tertentu. Realitas yang ada juga mengharuskan bahwa kerja yang sukses harus dilakukan secaru kolektif. Karenanya bekerja menjadi kewajiban bagi setiap muslim.” [Dikeluarkan oleh Ahmad. Ia selalu membutuhkan manusia lain untuk mencapai tujuan hidupnya. 3:104]. diperlukan kerja jama'ah. menghadapi kemungkaran yang terjadi dan melawan tipu daya musuh. dan Ibnu Hazm dari hadist Abu Sa'id Al-Khudri] "Shalat berjama'ah itu lebih besar pahalanya 27 tingkat dari shoIat sendirian. tidak dapat membersihkan daun-daun di halaman. Yang disebut dengan jama'ah sedikitnya terdiri dari dua orang. Sesuai dengan sabda Rosulullah SAW. Lidi. Lihat kisah: * Fir'aun [26:34-37] * Ratu Balqis [27:32-33] * Nabi Musa AS [20:29-32] * Kaum kafir Makkah [8:30] Bagi manusia muslim.bermanfaat bagi dirinya. Tirmidzi. Daraimi. Dari sini amal jama'i menjadi wajib. Baihaqi. jika hanya sebatang. umat dan agama. Untuk menegakkan Islam di hati kaum muslimin. Pentingnya Amal Jama'i Manusia. "Barang siapa yang ingin mendapatkan pahala berjama'ah maka shalatlah bersamanya. secara fitrah tidak dapat hidup sendirian. untuk mencapai tujuan tertentu. seranjang zaman. Karena kaidah ushul fi'qih menyatakan: "Sesuai ." [Muttafaq „alaih dari hadist Ibnu Umar] Amal Jama'i atau kerja bersama adalah kegiatan yang merupakan produk suatu keputusan jama'ah yang selaras dengan manhaj (sistem) yang lelah ditentukun bersama. Sebab tangan sebelah tidak bisa bertepuk. Jama'i berasal dari kata jama'ah. Hakim.

AL-Qiyadah Wal Jundiyah. dan janganlah kamu bercerai berai” [3:103]. Legitimasi Amal Jama'i: Kupasan Gamblang Tentang Keharusan Beramal Jama'i. KEORGANISASIAN ISLAM TUJUAN . Islam bukan agama individu. maka ia adalah wajib".kewajiban yang tidak sempurna pelaksanaannya dengannya. * Abdurrahman Bin Abdul Khaliq Al-Yusuf. serta struktur organisasi yang tersusun rapi. Setiap tindakan dan aktifitasnya harus sesuai dengan dasar dan strategi atau pendekatan yang telah digariskan oleh jama'ah. Al-Islahi Press. Amal Jama'i: Gerakan Bersama. Islam menyeru kepada kesatuan kaum muslimin. Pustaka Tadabbur. 3. melainkan agama satu umat. Yusuf Al-Qordhawi. Ciri-ciri Amal Jama'i 1. Seluruh tindakannya harus bertujuan untuk mencapai cita-cita yang telah ditetapkan bersama. Selain itu. Usamah Press. Jama'ah yang dimaksud harus mempunyai visi dan misi. AL-lslahi Press. 4. Allah berfirman: “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (angama) Allah. satu tanah air dan satu tubuh. Priorilas Gerakan Is!am JiIid I. REFERENSI * Musthafa Masyhur. * Dr. Aktifitas yang akan dijalankan harus bersumher dari keputusan atau rerseluruhan jama'ah 2. * Musthafa Masyhur.

* Peserta mengetahui pengertian organisasi * Peserta mengetahui alasan berorganisasi dan syarat tegaknya sebuah organisasi * Peserta dapat membedakan antara organisasi Islam dan umum METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi Organisasi adalah wadah orang-orang atau sekelomrok orang untuk kerjasama dalam mencapai tujuan tertentu yang diinginkan. Kecenderungan untuk berkumrul [39:72-75] * Ash-shulthon. Untuk menggalang kekuatan [55:33] * An-Ni'mah. 61:4] "Kebenaran yang tidak teroganisir akan dikalahkan oIeh kebatilan yang teroganisir. . 8:62-63] * Dalam rangka menghadari musuh Islam [8:73. Mengapa Berorganisasi? * Fitrah.” [ALi bin Abi Thalib] Syarat tegaknva organisasi secara umum organisasi akan tegak jika terdapat pengelolaan atau unsur-unsur manajemen: * Planning. Merupakan nikmat dari Allah [3:103. perencanaan yang matang .

Keimanan merupakan landasan Allah bertindak dan berbuat. yaitu iman. Sebab kehidupan berjama'ah akan berfungsi baik dan Islami jika setiap muslim yang terdapat di dalamnya memiliki komitmen moral dan operasional kepada Islam secara baik dan benar. pelaksanaan * Controling. konsep yang baik . teratur. Pekerjaan yang dilakukan selalu berada dalam kerangka tuntunan dan ajaran Islam. pengawasan dan pengendalian yang baik.* Oganizing. dilakukan berorientasi pada hasil yang baik Tujuan dan Asas Organisasi Islam . Ibarat satu tubuh Ibarat satu mobil 2. yaitu Ihsan. Berkumpul karena ibadah Berkumpul karena bekerja 3. berdasarkan ilmu. berencana. Tuntutan Syar‟i Kebutuhan 4. di dalam organisasi Islam perlu ditanamkan bahwa setiap muslim harus mempelajari dan memahami Islam dengan sebaik-baiknya. * Sikar Hasil. Kemudian memacu dirinya dengan amal-amal Islam semaksimal mungkin sebelum memasuki kehidupan berjamaah. * Actuating. Karena itu di dalam sebuah organisasi Islam diperlukan situasi pembinaan yang berja!an di a tas metode (manhaj) Islam. Orientasi menyeluruh Orientasi parsial 5. Perbedaan Organisasi Islam dan yang Bukan No ISLAM UMUM 1. Maksudnya. * Sikap Operasional. yaitu Islam. Kerjasama Sama-sama kerja Sikap yang Dibutuhkan dalam Berorganisasi Islam * Sikap Moral. Organisasi lslam harus berdiri diatas prinsip: Islamisasi sebelum Organisasi (Islamiyah Qobla Jam'iyyah). Pekerjaan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. dan tidak asal-asalan.

Pemimpin yang lkhlas (Al-Qiyadatul Mukhlishoh) [48:5] 5. Pengikut yang taat setia (Al-Jundiyatul Muthii'ah) [3:79. Struktur Organisasi Sebuah organisasi harus memiliki struktur. * Hubungan kerja antar anggota teratur. Tujuan yang benar (Al-Ghoyatus Shohihah) [2:207] 3.Tujuan : Menggapai Ridho Allah (Mardhotillah) [2:207] Asas : Taqwa [9:109]. 3:146-148] Ciri-ciri Pengikut atau anggota yang taat dan setia: * Iman yang dalam * Ikhlas * Keberanian dan semangat * Percaya kepada pemimpin * Tak banyak bertanya [5:101] * Memiliki kesungguhan kerja. Dasar Struktur Organisasi * Pembagian Kekuasaan (authority) * Tanggung jawab (responsibility). agar: * Seseorang mempunyai wewenang atau kekuasaan yang jelas . . Syarat-Syarat Organisasi lslam 1. Metode dan Sistem Yang Jelas (Al-Minhajul Wadhiah) [12:108] 4. Gerakan yang konstan (Harokatul Mustamiroh) [2:195] 2.

Pentingnya seorang pemimpin untuk mengkoordinir kerja. tiap kelompok terdiri dari 4 orang. . Bangunan tersebut harus dibuat di atas kotak korek api . 5. Dalam mengerjakan sesuatu diperlukan amal jama'i. 3. 4. Hikmah : 1. 3. Setelah 60 detik setiap kelompok harus menghentikan kegiatannya kemudian Mentor mendiskusikan bersama hikmah dari permainan tersebut. Buat beberapa kelomrok. Mentor memberi contoh awal cara membuat bangunan tersebut.REFERENSI * Dari berbagai sumber. Games "Korek Api” Bahan/alat : Satu bungkus korek api per kelompok Langkah-langkah : 1. 6. Diperlukan pembagian tugas yang jelas dalam mengerjakan suatu pekerjaan sehingga teratur dan terarah. 2. Tiap kelompok ditugaskan membuat bangunan dari batang batang korek api yang ada dalam satu bungkus tersebut. 2. Setiap kelompok diberi waktu untuk membuat bangunan tersebut selama 60 detik.

seperti yang dikatakan SyaikhulIslam. Secara istilah Wala' berarti pertolongan. rertolongan. kecintaan. Al-Wali artinya yang dekat. kesamaan dengan orang-orang yang dicintai baik secara zahir maupun batin (loyalitas) [2:257].WALA' DAN BARA' TUJUAN * Peserta memahami pengertian Wala' dan Bara' * Peserta memahami rentingnya Wala' dan Bara dalam kehidupan seorang muslim * Peserta mengetahui kepada siapa Wala' seorang muslim harus diberikan dan Bara' harus diarahkan METODE PENDEKATAN Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Wala' dan Bara' Secara bahasa. renghormatan. Pentingnya Wala‟ dan Bara' . Penjelasan lebih jauh definisi Wala' dan Bara'.". Ibnu Taimiyyah: " Al-Walayah kebaikan dari al' Adawah. Asal pengertian dari al-Walayah adalah kecintaan dan kedekatan. Sedangkan pengertian al-' Adawah adalah kebencian dan kejauhan. Baru berarti lepas atau bebas dan jauh dari. pemuliaan. Wala' berasal dari kata al-Walayah yang artinya nasab. rembebasan budak. sedangkan orangnya disebut al-Muwalat yang artinya orang yang menolong.

menjelaskan tentang keharusan kecintaan karena Allah yaitu loyalitas karena Allah pula. Arbaba. seperti jihad menghadapi musuhmusuh Allah. langsung berupa tindakan. Syekh Hafizh al-Hikamy berkata. Dan perkataannya: "Membenci karena Allah”. memuliakan.a. Maksudnya' ialah memperlihatkan permusuhan. meskipun hawa nafsunya menentang.Wala' dan Bara' merupakan keharusan karena merupakan buku kecintaan seorang mukmin kerada Allah. menghormati. tetapi harus disertai loyalitas yang merupakan keharusan kecintaan.” Syaikh Sulaiman bin Abdullah bin Muhammad bin Abdul Wahhab. Wala' dan Bara' juga merupakan pengejawantahan dari kalimat Laa Ilaaha Illallah. tuhan-tuhan yang disembah selain Allah [25:3. dari Ibnu Abbas r. Jika seseorang memulai dengan menegakkan Laa Ilaha dalam dirinya maka akan tumbuh AL-Bara‟. selalu bersama orang-orang yang dicintai. mcngikuti Rasulullah. Aaliha." At. menjauhi mereka zhahir dan bathin. yaitu berupa permusuhan. loyalitas pemimpin karena Allah". Hal ini merupakan isyarat bahwa sikap tersebut tidak hanya terbatas pada kecintaan semata. menjelaskan keharusan kebencian karena Allah. 11:54] .a : "Perkataan Ibnu Abbas ra. menjelaskan perkataan Ibnu Abbas r. Kalimat ini merupakan penolakan terhadap segala bentuk ilah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah saja sebagai satu-satunya IIah. sesuatu yang dijadikan Tuhan [9:31] 2. bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tali iman yang paling kuat adalah loyalitas terhadap pemimpin karena Allah pula. megangkat orang yang menjadikan Allah dan Rasulnya sebagai pemimpinnya memusuhi orang yang memusuhinya. Loyalitas itu berupa tindakan memberi pertolongan. "Tanda kecintaan hamba kepada Rabbnya ialah: mendahulukan apa yang dicintaiNya. Sikap ini tidak hanya sekedar kebencian hati tetapi harus disertai pula dengan sikap-sikap yang harus dilakukan [61:4]".. zhahir dan bathin.Thabrani meriwayatkan dalam al-Kabir. meniti Jejaknya dan menerima petunjuknya. membenci apa yang dibenciNya meskipun hawa nafsunya condong kepadanya. melepaskan diri dari mereka. Al-Bara' ditujukan kepada: 1.

Ramadhani. 5:51. Rasul [3:31-33] 4. 60:1. 22:78. tandingan-tandingan Allah [2:165] 4. Bin Abdul Wahhab dan Muhammad Qutb. Allah [2:257. sesuatu yang melampaui batas [2:256]. 5:3] 3. Dengan membatalkan semua bentuk Ilah dan mengucapkannya untuk Allah maka akan tumbuh AL-Wala‟.66:4] 2. Thogut. Orang-orang mukmin atau sholeh [3:28. * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. Muh. GIP. SYARAT DITERIMANYA SYAHADAT TUJUAN * Peserta mengetahui syarat-syarat diterimanya syahadah seorang muslim METODE PENDEKATAN . Memurnikan Laa Illaaha Illallah. 4:89. Andaada. 9:71]. Loyalitas Muslim Terhadap Islam. AL-Wala' diberikan kepada: 1. REFERENSI * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. 3:3. Islam [3:85.3.

'Ilmu 'Ilmu di sini adalah mengetahui makna yang dimaksudkan. Firman Allah. AL-Yaqin . 1.” Yang dimaksud gigi-gigi di sini adalah syarat-syarat diterimanya laa ilaaha Illallah. alyaqin. Syarat-syarat diterimanya Laa ilaaha Illallah Ada tujuh buah persyaratan yang harus dimiliki. Dengan 'ilmu (mengetahui) bisa menangkal kebodohan. Apabila engkau datang sambil membawa gigigiginya. bahwa sesungguhnya tiada ilaah kecuali Allah" [47:19]. mahabbah. al-ikhlas. baik yang dinafikan (ilaah) maupun yang ditetapkan (Allah). yaitu: 'ilmu. Wahab bin Munabbih pernah ditanya: "Bukankah laa ilaaha Illallah merupakan pintu syurga?” Kemudian Wahab menjawab. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW. 3:18]. "Maka ketahuilah. maka syurga akan dibukakan untukmu. maka syurga tidak akan dibukakan untukmu. tetapi tidak ada kunci kecuali ia mempunyai gigi-gigi. Memahaminya akan mengantarkan manusia kepada syurga. Tetapi kalimat ini tidak akan memberikan kebaikan kepada manusia hanya dengan mengulang-ulang pengucapannya atau menghafal lafaz-lafaznya. "Barangsiapa yang mati sedang ia mengetahui bahwa tiada ilah selain Allah.* Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Kalimat laa ilaha Illallah merupakan pintu gerbang seseorang masuk ke dalam Islam. "Benar". maka ia masuk syurga. 2. Kalau tidak. al-inqiyaad. al-qabuul. as-shidqu." (HR Muslim). Liha juga [43:86.

melainkan Allah mengharamkan neraka baginya. Ketundukkan dapat menangkal penolakan.) 3." (Hadits hasan shahih al-arbain an-Nawawiyah. seorang hamba tidak akan bertemu Allah kecuali ia masuk surga” (HR Muslim dari Abu Hurairah ra." [HR Bukhari dari Muadz bin Jabal] . Dengan dua kesaksian ini dan tidak ragu-ragu tentang keduanya. Allah mengisahkan kabar masa lampau tentang keselamatan bagi orang yang menerima Laa ilaha Illallah dan siksaan bagi orang yang menolak [43:23-25.Maksudnya orang yang mengucapkan kalimat tauhid harus yakin terhadap pengertian di dalamnya dengan keyakinan yang sepenuhnya. Penerimaan dapat menangkal pembangkangan. menerima apa yang dituntut oleh kalimat ini dari hati dan usannya secara bulat. 31:22]. 10:103. Apa yang diucapkan sudah harus dibenarkan dengan hatinya [2:8-10. Sebab keimanan tidak dapat dilandasi oleh praduga dan prasangka [49:15]. Adanya kejujuran dapat menafikan kedustaan dan kemunafikan. 29:1-3].Ash-Shidqu Maksudnya ia harus mengucapkan kalimat tauhid itu dari sanubarinya dengan jujur dan benar. hadits no. "Tidaklah seseorang bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan rasulnya dengan sebenarnya dari hati. Rasulullah SAW bersabda: “Saya bersaaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya aku adalah Rasul Allah.41) 5. 4. Adanya keyakinan dapat menangka1 keraguan. Al-Inqiyaad Maksudnya tunduk patuh dan berserah diri kepada apa yang ditunjukkan serta apa yang dinafikan atau terus mengikuti dan terikat rada kalimat ini [39:54. 4:125. "Tidak beriman di antara kamu sehingga menjadikan kecenderungannya mengikuti apa yang kubawa. Al-Qabuul Maksudnya. 37:35-36].

Memeurnikan La Ilaha Illallah. Cinta dan pengorbanan merupakan dua ikatan yang tidak dapat dipisahkan [2:165. Al-Ikhlas Memurnikan amalan dengan niat yang baik dan benar. 98:5].6. Keikhlasan dapat melepaskan atau menangkal dari berbagai bentuk syirik [39:3. atau menjadikan Allah dan Rasulnya lebih dicintai daripada semua cintanya selain kepada keduanya. * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. Pengantar Studi Aqidah Islam. Allah. Muh. Al-Mahabbah Ucaran laa ilaha Illallah tidak akan berarti bila tak disertai dengan segenap rasa cinta (mahabbah) dalam mengamalkannya. ia tidak mencintainya melainkan karena.” [HR Bukhari] REFERENSI * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany." [HR Muslim] 7. . Loyalitas Muslim Terhadap Islam. dan menolak kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya dari kekufuran itu sebagaimana ia menolak untuk dilemparkan ke dalam api neraka." [HR Bukhari] "Sesungguhnya Allah mengharamkan api neraka bagi orang yang mengucapkan laa ilaaha Illallah. yang dengan ucapannya itu ia hendak mengharapkan wajah Allah Azza wa Jalla. Bin Abdul Wahhab dan Muhammad Qutb. karena untuk menegakkan kalimat tauhid ini diperlukan pengorbanan lahir dan batin. Ramadhani. 5:54]. Kecintaan dapat menafikan kebencian. "Tiga perkara barang siapa yang berada di dalamnya. "Orang yang paling berbahagia dengan syafaatku adalah orang yang mengucapkan laa ilaaha illallah secara mumi dari hatinya. AL-Mahabbah merupakan unsur yang sangat penting. seseorang mencintai yang lain. maka akan mendapatkan kenikmatan dan manisnya iman. GIP * Dr. Ibrahim Muhammad Abdullah al-Buraikan.

17:3 . Menurut istilah syukur adalah memberikan pujian kepada yang memberi kenikmatan dengan sesuatu yang telah diberikan kepada kita berupa perbuatan ma'ruf. Allah memerintahkannya untuk bersyukur kepadanya dan kepada kedua orang tuanya [31:14 . dalam pengertian tunduk dan berserah diri kepadaNya.Litbang Pusat Studi Islam al-Manar SYUKUR NIKMAT TUJUAN * Peserta mengetahui makna syukur rukmat secara bahasu maupun istilah Peserta memahami pentingnya syukur nikmat * Peserta mengetahui cara bersyukur * Peserta mengetahui hal-hal yang dapat mengubah nikmat menjadi naqmah (siksaan) METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Syukur Nikmat Syukur secara bahasa adalah berterima kasih. Pentingnya Syukur Nikmat * Syukur adalah wasiat perlamu yang disampaikan Allah SWT kepada manusia. 2:172 . 27:19]. . Setelah manusia mampu berpikir.

“Mengingat kenikmatan akan berpengaruh (membekas) pada kecintaannya kepada Allah Azza wa jalla”. Syukur yang dilakukan dengan hati (Syukur Qolby) Yaitu mengakui nikmat-nikmat Allah dan mencintaiNya. * Akan menambah kuatnya iman dan kenikmatan [14:7]. Juga dengan meniahalkan segala bentak kemaksiatan serta mempersembahkan dan menundukkan kenikmatan yang dilimpahkan Allah untuk menaatiNya dan memperoleh keridhoanNya. . 100:6 . Sesungguhnya Allah ridho kepada seorang hamba yang setiap makan dan minumnya memuji Allah ( atas karunia yang diberikan Allah kepdanya). 3:145].4]. Yaitu memuji kepadaNya dan atas anugerah yang dilimpahkanNya [93:11]. * Allah tidak menyukai orang yang mensyukuri nikmat dan mencla orang-orang yang tidak mensyukuri nikmat [2:152. Syukur yang dilakukan oleh lisan (Syukru Lisan). (HR Abu Sulaimun Al-Wasithiy). Yaitu dengan menggunakan anggota tubuh/melakukan aktivitas dalam rangka tunduk kepadanya dan ditujukan hanya untuk memperoleh keridhoanNya. Cara Bersyukur 1. “Hendaklah tiap orang dari kalian berhati yang bersyukur dan lisan yang mengingat (HR Turmudzi dan Ibnu Majah). 3. Selain itu mempunyai kesadaran untuk menyatakan bahwa nikmat itu datang hanya dari sisi Allah [16:53]. Bersyukur kepada Allah harus tercermin dalan hati. Syukur yang dilakukan oleh anggota badan (Syukru Jawarih). 2.* Allah memberiknn pujian kepada hambaNya yang tidak pernah lalai dalam mensyukuri nikmatNya [6:53 . 76:3. * Allah tidak nkan menyiksa orang-orang mukmin yang senantiasa bersyukur [4:147].

Bila kita memiliki ilmu walaupun sedikit. sehingga ditanyakan kepadanya empat perkara.Turmudzi) 3. yaitu membalas nikmt Allah dengan hal-hal yang dimurkaiNya [30:41 . Nikmat bisa berubah menjadi Naqmah (siksaan) Nikmat bisa menjadi naqmah karena berbagai perkara. Bila kita mempunyai harta walaupun sedikit. Meyakini bahwa yang dimilikinya bukan dari Allah tapi atas usahanya sendiri atau dari selain Allah [28:78. diamalkan untuk apa. sawah ladang. serta masa muda dihabiskan untuk apa" (HR. tentang ilmunya. "Seorang hamba pada hari kiamat tiada melangkahkan kedua kakinya. 2. 4:79J. baik harta. atau kedudukan [104:1-3]. Mensyukuri Nikmat Allah. yaitu tentang umurnya. dihabiskannya untuk apa. ilmu. hendaklah tetap kita ajarkan kepada orang lain. 84] 4. REFERENSI Ruyyal Al-Haqil. Sikap sombong. 5.urusan dan anggota tubuh. 6. karena dalam harta itu ada hak-hak orang lain [70:24-25J . dan membicarakan nikmat-nikmat Allah. GIP . hendaknya kita infakkan. merasa diri lebih mampu dari orung lain sehingga ia mencela orang lain dan membangga-banggakan apa yang dimilikinya. dari mana diperolehnya dan untuk kepentiugan apa dihabiskan. 16:53-54. Tidak menunaikan hak-hak Allah. tentang hartanya. antara lain. karena dengan hati itulah kita merasakan. 1. Jika kita melakukan kemaksiatan dan berbuat dosa. mengetahui. menyambut.

binatang. Ma‟iyyatullah terbagi atas 2 macam : 1. muslim maupun kafir. dari atom yang terkecil sampai benda yana paling besar. Fenomena Petunjuk Seluruh makh1uk ciptaan Allah. Allah selalu bersama dan mengawasi makhlukNya. METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Ma‟iyyatullah berarti kebersamaan Allah. tumbuh-tumbuhnn. baik manusia. semua mendapat petunjuk . maupun tumbuh-tumbuhan. Kebersamaan Allah serta umum itu dapat dibuktikan dengan adanya: 1. hewan. Ma‟iyyatullah Umum Yaitu kebersamaan Allah yang meliputi seluruh makhlukNya. manusia.MA'IYYATULLAH TUJUAN * Peserta memahami pengertian ma‟iyyatullah * Peserta mengetahui pembagian ma‟iyyatullah beserta bukti-buktinya * Peserta termotivasi untuk menimbulkan kebersamaannya dengan Allah.

ketika itu pula Allah mengabulkan doanya dan tiba-tiba musibah itu hilang [10:12. 2. Penjagaan dan pemeliharaan Allah Berkata Abu Abbas Abdullah bin Abbas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: Jagalah Allah. juga ketika Allah memberi petunjuk akar tumbuhan untuk menyerap sari makanan dari dalam tanah. ketika ayam betina membolak-balikkan telur yang sedang dieraminya. Mrupakan sunnatullah bahwa Dia harus mengabulkan do‟a orang yang terjepit. 17:67. putus harapan. Fenomena Pengabulan Do'a Seluruh manusia. Ketika seseorang mengalami kondisi kritis daldam fase kehidupannya. Allah selalu bersama makhlukNya. Mu'iyyatullah Khusus Artinya kebersamaan Allah yang ditujukan khusus untuk orang-orang yang beriman. 6:47]. “Jagalah Allah. jika Dia berkehendak. yaitu ketika ia menerima musibah yang membuat hatinya hancur. Dan bila engkau meminta pertolongan. mintalah kepada Allah. ketika memberi pelunjuk poda bayi untuk menyusu padu ibunya. Kebersamaan Allah dengan orang-orang yang beriman adalah berupa : 1. mintalah pertolongan kepada Allah” (HR. walaupun orang tersebut orang kafir selama ia selalu berdoa kepadaNya [27:62 .dari Allah dalam menjalani hidupnya. Fenomena ini merupakan bukti kebersamaan Allah dengan manusia pada umumnya. dengan serta merta ia memohon kepada Allah dengan penuh harap dan cemas mengharapkan pertolonganNya. Bila engkau meminta. niscaya Ia akan menjagamu. baik beriman muupun kafir. 2. 6:63-64]. kepada anak ayam untuk mematuk ketika akan keluar dari telurnya. niscaya engkau mendapatkanNya di hadapanmu. . Turmudzi). pernah mengalami langsung fenomena ini.

Begitu pula sebaliknya [3:160 . 5. Waktunya terbentang sejak dunua sampai akhirat. 36:26-27. Bukankah dengan terbunuhnya seorang mukmin dapat dikatakan bahwa ia teluh memperoleh syahadah di jalan Allah. Allah hanya menolong orang yang menolongNya Siapa yang menolong diinNya maka barulah Allah akan menolongNya [47:7 . di tempat lain dia akan memperoleh kemenangan seperti yang dialami oleh Rosulullah SAW beserta para sahabatnya (memperoleh kemenangan ketika hijrah ke madinah). Hanya datang dari sisi Allah Orang yang dimenangkan Allah tidak mungkin bisa dikalahkan oleh siapapun dan kapanpun. dan tempatnyapun terbentang di seluruh bumi Allah. . Pertolongan dan kemenangan dari Allah Salah satu bentuk kebersamaan Allah terhadap kaum mukmin ialah berupa dukunganNya dalam bentuk pertolongan [47:7] dan pemecahan janjiNya [2:40]. dipenjara. sebagaimana kehancuran kaum pendusta para nabi dan rasul.2. Jika seorang mendeita di suatu tempat. 4. 8:9-10] 2. meskipun seluruh isi bumi bersatu padu untuk mengalahkannya. 22:40]. 9:52]. Pertolongan Allah dapat berupa kehancuran bagi orang-orang kafir. Kemenangan kaum mukmin tidak dibatasi oleh waktu dan tempat. Kekalahan tersebut dapat berupa terbunuh. dipenjara atau dianiaya. Hakikat pertolongan dan kemenagan itu sendiri ialah: 1. Kekalahan merupakan pertolongan yang sebenarnya Yang kita anggap sebagai kekalahan pada hakikatnya merupakan pertolongan yang sebenarnya. 3. seperti yang dicita-citakannya [3:169 .

Tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan dan meyakini datangnya pertolongan Allah [2:153]. Hakikat Pertolongan dan Kemenangan. GIP * Dr. Menjaga perintah. Yusuf Qordhowi. Pustaka Mantiq * Majalah Ishlah. Kembali Islam yang murni seperti ketika Rosulullah SAW memelihara kemurnian Islam. 4. 32 KARAKTERISTIK IMAN DAN JALANNY A TUJUAN * Peserta mengetahui dan memahami pengertian dan karakteristik iman * Peserta mengetahui jalan yang ditempuh dalam menegakkan keimanan * Peserta mengetahui konsekuensi iman . REFERENSI * Aqidah Seorang Muslim. 2. hal. No. Allah. Generasi Mendatang Generasi Yang Menang. batasan dan hak-hak Allah (HR Turmudzi).Karakterisitik orang-orang beriman yang akan mendapatkan pertolongan Allah adalah : 1. Berbuat ihsan [16:28]. Selalu bcrdakwah dan berjihad [29:69 . AL-Ummah * Al-Umr. 5. GIP * Sa'id Hawwa. 49:15]. 3. 56/Th IV 1996.

Para ulama mendefinisikan takwa dengan “Hendaklah Allah tidak mekamu berada dalam larangan-laranganNya dan tidak kehilangan kamu dalam perintah-perintahNya. Kualitas keislaman seseorang berbeda-beda.METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Iman Berdasarkan HR Ibnu Majah. 2:183]. Sayyid Qutb berkata dalam "Fi Zhilalil Qur'an” bahwa adalah kepekaan batin. kerakusan dan angan-angan. Puncak tertinggi keimanan adalah ketakwaan yang dilandasi oleh mahabbah (kecintaan) yang tinggi pada Allah. dinyatakan dengan lisan. ketakutan palsu dari sesuatu yang tidak pantas untuk ditakuti… dan masih banyak duri-duri lainnya. Takwa merupakan suatu fase kemenangan yang sempurna. Takwa tebentuk dari peoses pengabdian (ibadah) yang intens [2:21 . harapan semua atas segala sesuatu yang tidak bisa diharapkan. dan diamalkan dengan anggota badan. kekawatiran dan keraguan. Karakteristik Iman 1. iman mengandung pengertian “Dibenarkan dalam hati. rasa takut terus-menerus selalu waspada dan selalui hati-hati jangan sampai kena duri jalanan… Jalan kehidupan yang selalu ditaburi duri-duri godaan dan syahwat. kelembuatan perasaan.” Jadi iman tidak cukup sebatas pembenaran dan pengucapan tanpu berwujud amal shaleh dari anggota badan [49:14]. sebagai interaksi . Sebagian ulama mendefinisikan takwa dengan mencegah diri dari azzab Allah dengan membuat amal sholeh dan takut kepada-Nya di kala sepi atau terangterangan. memiliki tingkatan-tingkatan sebagaimana pula kekafiran.

Ketakwaan hanya Allah kepada orang-orang yang berserah. Rasulullah menggambarkan “Surga itu dikelilingi oleh berbagai hal yang tidak disukai. Takwa adalah ilmu dan amal. Karena itu.antara iman. bukan hal yang mustahil jika seseorang yang beriman pada waktu kemarin. Dengan takwa hati menjadi terkondisi untuk selalu berdzikir pada Allah dan anggota-anggota badan berinteraksi secara seimbang dan harmonis. banyak orang tidak sanggup beristiqomah dalam mempertahankan keimanannya karena mementingkan hawa nafsunya sehingga terjerumus dalam kemusyrikan atau hal-hal yang dapat merusak keimanan. Sedangkdan petunjuk berpangkal dari keimanan kepada Allah SWT. beramal dan berbuat baik [47:17] dalam bentuk petunjuk. kecuali jika selalu dipelihara [5:54]. karena hal ini merupakan sunatullah untuk . mendaki lagi sukar [90:10-11]. senantiasa selalu bertentangan dengan hawa nafsu manusia. Konsekuensi Keimanan Orong yang beriman akan diuji. naluri hati dan etika. [64:11]. 9:20]. sebagaimana sabda Rasulullah : “Iman itu kadang-kadang naik kadang-kadang turun. hari ini dapat tergelincir dalam kekafiran. sedangkn neraka dikelilingi berbagai hal yang tidak menyenangkan” (HR MusIim) Untuk mempertahankan kondisi keimanan dalam rangka mencapai kelakwaan diperlukan istiqomah dan kesungguhan hati (mujahadah) [29:69 . Dengun tabiat jalan keimanan yang demikian. (HR Ibnu Islam) Jalan Menuju Keimanan Jalan menuju keimanan tidaklah mudah. Islam dan ihsan. Maka perbaharuilah iman kamu dengan Laa ilaha Illallah”. Kondisi keimanan seseorang tidak selalu stabil. Keimanan seseorang tidak dapat dijamin keabadiannya. 2.

membuktikan benar tidaknya keimanan seseorang [29:2-3]. KINI. setiap kesenangun hidup hanya akan meringkatkan rasa syukurnya ke hadirat Allah SWT dan setiap musibah dan cobaan hanya akan meningkatkan kesabaran dan keimanannya terhadap Allah SWT seperti sabda Rasulullah SAW. Jika ia diberi karunia. GIP * Abdul Majid Aziz Azzindani. ia sabar dun tawakkal. 3:15-17. lihat QS. 21:35. dan itu kebaikan baginya. Cara mensikapi bentuk-bentuk ujian. Bagi orang beriman. dan itu(pun) kebaikan baginya”. Bentuk ujian dapat berupa kesenangun atau kesusahan (2:155-156. 2:156-167. REFERENSI * Dr. Jalan Menuju Iman ISLAM: KEMARIN. DAN ESOK TUJUAN * Peserta mengetahui keberadaan/posisi dirinya dalam peta perkembangan Islam * Peserta mempunyai sikap optimis bahwa masa depan pasti di tangan Islam * Peserta mengetahui faktor-faktor yang mendukung kebangkitan Islam METODE * Ceramah dan Diskusi . Ali Gharisah. “Sungguh menabjubkan perkara orang yang beriman. 39:49. Dan jka ia tertimpa musIbnu. ia bersyukur. Beriman yang benar. 89:15-19].

membangkitkan dan memenangkan Islam walau mungkin membutuhkan waktu yang panjang. Dengan kata lain iman dan amal sholeh adalah dua kata kunci untuk meraih dan mempertahankan kemenangan Islam Kondisi Kemarin Islam telah mengalami puncak kegemilangan dari masa Rosulullah SAW hingga masa-masa kekhalifahan. Sebaik-baik umatku adalah pada abadku ini kemudian yang sesudahnya dan yang sesudahnya. yang sampai kini belum lagi terulang. Dalam sebuah hadist dikatakan : ”Akan daang suatu masa. dimana kalian seperti makanan yang . yang terjadi adalah potret kehidupan manusia di masa kini. Mereka khianat dan tidak bisa diamanati Mereka bernazar (berjanji) tetapi tidak dapat menepatinya dan mereka tampak gemuk-gemuk. Allah telah memenangkan Islam atas ajaran-ajaran yang lain. bahwa janji Allah itu akan datang. akhlak dan keagungun. akan tetapi hurus diiringi dengun upaya dan usaha yang dilandasi oleh iman.” (HR At-Tirmidzi). kemenangun itu semuanya miIik Islam sebagaimana telah Allah janjikan [37:173]. pemerintihan dan keadilan. Sebagai umat Islam kita harus tetap optimis. Kemudian sesudah mereka muncul suatu kaum yang memberi kesaksian tetapi tidak bisa dipercaya kesaksiannya. Tetapi ketika Islam sudah mulai ditinggalkan oleh manusia. Semua Ini terjadi ketika umat berjalan bersama Islam. Kondisi Kini Bunyak hal yang dapat digambarkan tentang umat Islam di masa sekrang. yang selalu didirikan salam keadaan yang tidak berdaya. Optimisme yang dibutuhkan tentunya tidak lantas melahirkan kepastian.RINCIAN BAHASAN Islam adalah ajaran/risa1ah yang Allah turunkan melalui RasulNya sebagai diin yang paling sempurna bagi semesta alam [5:3]. Islam adalah pusat peradaban dunia. dalam Ilmu dan pendidikan.

marfu' dan diriwayatkan oleh Al-Iraqi dari jalan Ahmad. yang demikian itu sampai masa yang dikehendaki Allah. kemudian diangkatNya sampai masa yang dikehendaki.). Kemudian muncul khilafah yang berdiri di atas manhaj nubwah. kemudian diangkatNya jika Ia kehendaki. Misalnya saja dengan potret umat di belahan dunia ketiga yang diwarnai kemiskinan dan kebodohan sementara itu penindasan dan penganiayaan terus dialami oleh sebagian yang lain (misalnya Bosnia. kemudian diangkatNya kapan Ia kehendaki. Kasmir. Kemudian setelah masa tersebut ada raja yang zaum (diktator) sampai masa yang dikehendaki Allah. Chechnya. “Kenabian ini akan berjalan di tengah-tengah kamu sampai masa yang dikehendaki oleh Allah. Optimisme tersebut semakin besar ketika tanda-tanda kebangkitan itu sendiri mulai tampak tampak. Disebutkan oleh Huzifah. Sahabat bertanya : “Apakah jumlah kita pada masa itu sedikit. misalnya: * Adanya kesaaran kaum muslimin untuk kembali kepada Islam * Tersebar dan semakin banyak buku-buku dan kaset Islam * Islamic Centre dan organisasi Islam mulai bermunculan * Maraknya mesjid dengan aktivitas keislamannya * Semangat jihad sudah mulai berkobar di berbagai negeri Faktor-faktor Kebangkitan Islam . melainkan jumlah kalian banyak. tetapi kalian laksana buih di lautan” (banyak tapi tidak berdaya). dll.” Kemudian Rasulullah SAW diam. Esok Masalah kebangkitan Islam kini menjadi tema menarik. Palestina. ia berkata: Ini hadits shahih. yang kerap dibicarakan. karena kebangkitan itu sesuatu yang sudah dinyatakan oleh Rasu1uuah SAW. Kemudian akan menyusul masa khilafah yang akan berdiri di atas manhaj nubuwah (sistim pemerintahan yang masih seperti di jaman Rasulullah). pemerintahan yang masih resmi tersebut berpegang teguh kepada Islam.diperebutkan. ya Rasulullah ? Rasulullah menjawab : Tidak. Sudan.

“Agama ini akan sampai sejauh sampainya malam dan siang dan tidak ada rumah di penjuru bumi ini kecuali Allah masukkan agama ini ke dalamnya dengan memuliakan yang mulia dan menghinakan yang hina. * Memiliki SDM yang banyak (1/5 penduduk dunia adalah muslim) * Sumber daya alam potensial kebanyakan terdapat di negara-negara Islam * Ideologi lain yang sudah mulai runtuh. seperti yang terjadi pada peradaban Barat dari zaman dulu sampai sekarang. 30:30 . Dakwah Islam. 58:21. Mengabaikan satu unsur dari ketiga unsur tersebut berarti mengabaikan masalah itu sendiri yang berakibat pada kehancuran perabadan manusia. 20:124 . akal dan ruh. 10:37 . Kemarin Kini dan Esok * Dr. Islam memperhatikan keseimbangan antara jazad.* Janji Allah SWT dalam Al-Qur'an dan Hadist [5:54. Bayan Press KEWAJIBAN BERDAKWAH TUJUAN * Peserta memahami makna dakwah baik secara bahasa muupun istilah * Peserta mengetahui keutamaan dan pentingnya dakwah * Peserta mengetahui faktor pendukung keberhasilan dakwah .” (HR Ahmad) * Islam sebagai din yang sesuai dengan fitrah manusia (mempunyai konsep tauhid yang lurus dan benar [17:44 . suatu kemuliaan dimana Allah memuliakan Islam dan menghinakan (merendahkan) kekafiran selai Islam dengan. 40:51]. Abdullah 'Azzam. 9:32-33. * Kcungguhan yang dimiliki ajaran Islam yang syamil (meliputi seluruh konsep dan nilai kehidupan ) dan shahih. REFERENSI * Hasan Al-Banna. 15:9]. Islam dan Masa Depan Ummat Manusia.

Secara istilah artinya adalah mengajak manusia kepada Allah dengan hikmah dan bantahan (argumentasi) dengan cara yang baik sampai manusia itu keluar dari kegelapan jahiliyyah kepada cahaya Islam (kehidupan Islami). * Objek dakwah Objek dukwah adalah seluruh umat manusia. 2:256] * Tujuan dakwah Tujuan akhir dari dakwah adalah mengembalikan manusia agar menyembah Allah semata. Aspek tepat dalam hal ini berkaitan dengan penggunaan kabar gembira (basyiron) dan kubar peringatan (nadziroh). Hikmah adalah perkataan yang tepat. dan benar. RINCIAN BAHASAN Pengertian Dakwah Secara bahasa dakwah artinya adalah undangan atau ajakan. mengkafirkan thoghut dan beriman kepada Allah semuta [16:125. * Metode dakwah Metode yang diajarkan dan dilakukan oleh Rasulullah SAW adalah dengan menggunakan hikmah dan pelajarann yang baik.METODE Ceramah dan Diskusi. ttgas. Yang dimaksud dengan pelajaran yang baik dulam dakwah adalah berdakwah dengan seluruh kepribaian juru . yang dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil.

dakwah. maka ia mendapatkan pahala orang yang mengikutinya tanpa berkurang seikitpun dari pahala mereka. karena tanpa dakwah manusia akan rusak dan tanpa aturan. 17:15]." (HR Muttafaqun 'alaih) Pentingnya Dakwah * Merupakan kebutuhan yang mendesak.. Di lain pihak banyak penyeru/pengajak ke arah kebatilan jang tidak henti-hentinya jugu berdakwah untuk kebatilan.” (HR Muslim) Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Ali ra : "Demi Allah jika Allah memberi petunjuk kepada satu orang melalui kamu itu lebih baik daripada unta merah. Keutamaan Dakwah * Merupakan perbuatan/perkataan yang terabik [41:33 . * Karena kondisi kehidupan umat saat ini diwarnai oleh kerusakan-kerusakan moral.”Barang siapa menyurah kepada petunjuk. Rusulullah SAW bersabda. Dari Amad Nu‟man nin Basyir r. * Target dakwah: * Agar manusia mengingkari thogut (ilah selain Allah) dan beriman kepda Allah * Agar manusia keluar dari kegelapan jahiliyyah kebodohan terhadap Allah dan Islam) menuju cahaya Islam. * Da'wah adalah wajib atas setiap muslim [3:104. Dari Abu Hurairah ra. * Merupakan kebutuhan sosial. 9:71]. dan para pelakunya ingin agar kerusakan-keruakan tersebut tersebar di masyarakat [4:89. yaitu dengan alasan: * Karena manusia membutuhkan orang yang menjelaska kepada mereka apaapa yang diperintahkan oleh Allah [36:6. Dalam hal ini seorang da‟i harus memiliki akhlak yang kokoh dan harus menjadi suri tauladan bagi masyarakatnya. ia berucap bahwa Nabi SAW bersabda: "Perumpamaan . * Kewajiban yang dituntut syar'i. 9:67].110 .a. 33:45-46] * Merpakan salah satu jalan menuju kebaikan.

Ketika orang-rang yang ada di bagian memerlukan air. tetapi juga merupakan kewajiban yang berat. maka ubahlah dengan hatinya. ada pula yang duduk di bawahnya. ia berucap.“Kami akan lubangi saja bagian bawah itu.Fahmu Ad-Daqiq (Pemahaman yang rinci) . 14:44 * Merupakan tugas kita untuk meneruskan misi perjuangan para nabi dan rasul [42:13] Dakwah merupakan aktivitas yang mulia dan luhur. Agar dakwah ini berhasil ia membutuhkan pribadi yang tangguh untuk memikulnya. “Barang siapa diantara kalian melihat kemungkaran ubahlah dengan tangannya. maka akan selamat dan selamatlah semua " (HR Imam Bukhari da Tirmidzi) * Dari Abu Sa'id al Khudri ra. lihat QS 2:174. Jika tidak mampu ubahlah dengan lisannya. Untuk itu dibutuhkan faktor-faktor pendukung keberhasilan dakwah yaitu sebagai berikut : 1. Al. dimana ada bagian yang duduk di atasnya. tentu mereka harus melintasi orang-rang yang ada di bagian atas. * Adanya ancaman bagi yang tidak berdakwah. Kudengar Rosulullah SAW bersabda. Tirmidzi dan Ibnu Majah).orang yaug senantiasa melaksanakan hukum Allah dan orang yang terperosok di dalamnya adaldah laksana orang-orang membagi tempat daldam suatu bahtera. Kemudian mereka berkata. Namun bila mereka menegah perbuatan mereka. Jika tidak mampu juga.” (HR Imam Muslim. Dan yang demikian itu selemah-lemahnya iman. 3:187.” Jika mereka (orang-orang yang ada di bagian atas) membiarkan apa yang diinginkan oleh orang-orang yang ada di bawah niscaya akan binasalah semua.

Imam Al-'Amiiq (Keimanan yang dalam) 3. Menggugah Semangat Berdakwah. Al.Hubb Al-Watsiiq (Kecintaan yang kokoh) 4. Al-'Amal Al-Mutawashil (Kerja yang kontinyu) REFERENSI Dr. Pustaka Al-Ummah .Wahyu Al-Kaamil (Kesadaran yang sempurna) 5.2. Fadhl Ilahy. Al. Citra Islami Press Panduan Aktivis Harokah. Fiqh Da'wah. Khazanah Ilmu Jum'ah Amin Abdul Aziz. Al.

. mengajak umatnya untuk menuntut. Islam juga sangat menghormati dan menghargai ahlul „lmi dan menganjurkan umatnya untuk dekat dengan mereka.berilmu * Peserta mengetahui pengaruh ilmu terhadap iman dan tingkah laku * Peserta memahami perintah mencuri ilmu dalam Islam dan hak-hak ilmu utas pemiliknya METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Perhatian Islam Terhadap Ilmu Manusia tidak pernah menemukan agama yang sangat memperhatikan keilmuan dengun sempurna selain Islam. Islam selalu menyeru dan memotivasi penekunan ilmu pengetahuan. Islam menjelaskan keutamaan menuntut ilmu dun etikanya serta menegur orang yang tidak memperdulikannya. mempelajari.ILMU DAN URGENSINYA TUJUAN * Peserta memahami perhatian Islum terhadap ilmu * Peserta mengetahui aspek-aspek ilmu dalam pandangan rslam * Peserta memahami keutamaan ilmu dan orang-orang yang. dan sekaligus mengajarkan ilmu. mengamalkan.

yaitu : dari mana. Ilmu ini mengkaji manusia sebagai individu ataupun anggota masyarakat dalam bidang ekonomi. Aspek inilah yang pertama kali disebut‟ilmu‟ bahkan disebut ilmu yang paling tinggi oleh Imam Ibnu Abdil Barr. Aspek material Yaitu ilmu-ilmu yang mengkaji berbagai materi yang bertebaran di seluruh jagat raya ini. Selain itu jika kita teliti buku-buku hadist An-Nabawi akan kita temukan di dalamnya judul-judul dan masalah-masalah tentang ilmu. astronomi. politik. dan sebagainya. 3. Ia akan mengetahui dirinya dan Tuhannya serta akan tenang menuju tujuan hidupnya. arah perjalanan yang harus ditempuh dan tujuan hidupnya. darat. . biologi. Aspek Humaniora (Manusia) dan kajian-kajian yang berkaitan dengannya Ilmu yang membahas tentang segi-segi kehidupan manusia yang berhubungan dengan tempat tinggal dan waktu. 1. kima. dan kata-kata yang terbentuk dari katakata tersebut ( seperti a‟lamu. dinyatakan bahwa kata „ilm (ilmu) disebutkan sebanyak 80 kali. Ilmu ini mencakup hakikat alamiah manusia dan menjawab setiap pertanyaan abadi yang tak pernah hilang pada diri manusia. Aspek wahyu Ilahi Ilmu yang datangnya melalui wahyu Allah SWT.Dalam kamus yang memuat kosa kata Al-Qur‟an. 2. Aspek-aspek ilmu dalam pandangan Islam Ilmu dalam pandangan Islam mencakup beberapa aspek kehidupan termasuk aspek-aspek ilmu dalam pengertian barat sekarang. ya‟lamuna dst ) disebutkan beratus-ratus kali. dsb. baik di udara. maupun di dalam bumi seperti fisika. Ke mana dan mengapa? Dengan adanya jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut manusia akan mengetahui asalnya.

Pengertian Islam tentang ilmu tidak terbatas pada aspek terakhir yang menganggap materi sebagai obyek seperti yang dipahami oleh dunia barat pada ummnya sekarang. memuji para MalaikatNya dan orang yang diberi ilmu. 34:6) . ilmu sejajar dengan melihat. Ilmu memberi petunjuk kepada iman Ilmu dan iman berjalan beriringan dalam Islam [30-36. Allah meminta kesaksian mereka atas permasalahan kehidupan yang paling besar. memuji kedudukan orang-orang yang diberi ilmu. hingga bodoh adalah kematian dan ilmu adalah kahidupan. * 35:28 Ulama (orang yang mengetahui tentang kebesaran dan kekuasaa Allah) kian berilmu kian takut kepada Allah. Dengan kata lain tidak ada iman sebelum ada ilmu (22:54. 58:11].Quran adalah kitab yang terbesar yang mengangkat derajat ulul 'ilmi dan orang-orang yang berilmu. bahkan Alqur‟an menyertakan iman kepada ilmu seseorang mengetahui lalu beriman. Pengaruh ilmu terhadap Iman dan Tingkah Laku 1. yaitu masalah keesaan. Allah Swt dalam Al-Qur'an menjelaskan tentang keutamaan orang-orang yang berilmu: * 39:9 Peniadaan persamaan antara orang-orang yang mengetahui dan orangorang yang tidak mengetahui. Dalam QS 3:18 Allah memulai pernyataan dari diriNya. Sebagaimana Alloh menjelaskan bahwa Ia menurunkan kitabNya dan merinci ayat-ayatNya bagi orang-orang yang mengetahui. * 35:19-22 Kebodohan sejajar dengan buta. Selain itu Islam menganggap aspek material akan melahirkan keimanan bagi yang mendalaminya [3:190-191] Keutamaan Ilmu dan Orang-orang yang Berilmu AL.

3. Untuk dapat berakhlak baikpun salah satunya harus dicapai dengan ilmu. yaitu: ilmu. Kelebihan ilmu dari ibadah Dalam hadits Huzaifah dan Sa'ad. menunjuki. sedangkan amal yang bertentangan dengan ilmu adalah amal yang tertolak [5:27).2. Ilmu dilebihkan atas ibadah sebab manfaat ilmu tidak terbatas pada pemiliknya melainkan juga untuk orang lain. Rosulullah SAW bersabda : “kelebihan ilmu lebih kusukai dari pada kelebihan ibadah. Hal ini hanya bisa dicapai dengan ilmu. Ayat ini dimulai ilmu tentang tauhid lalu disusul dengan permohonan ampun yang merupakan amal. Lalu Ia memberinya perongkat ilmu guna menggali ilmu dan belajar [16:781. Amal yang sesuai dengan ilmu adalah amal yang diterima. Maksud ayat ini adalah Allah hanya menerima amal seseorang yang bertakwa kepadaNya. Ilmu juga merupakan timbangan/penentu daldam penerimaan atau penolakan amal. perilaku dan amal" (ilmu mewariskan perilaku. dan sebaik-baik agama kalian adalah al-wara‟. Ibnu Qoyyim al-Jauziyah dalam alMiftah menyebutkan diantara “Ilmu menunjukkan kepada pemiliknya amal-amal yang utama di sisi Allah” Perintah Mencari Ilmu Allah menciptakan manusia dalam keadaan vukum duri ilmu. Ilmu adalah penuntun amal Ilmulah yang menuntun. dan membimbing seseorang kepada amal [47:19]. Jadi amal tersebut harus dilakukan karena keridhoanNya dan sesuai dengan perintaNya. Banyak . perilaku mendorong amal). Imam Ghazali berkata: "Muqadimah agama dan berahlak dengan akhlak para nabi tercapai jika diramu dengan 3 dimensi yang tersusun rapi.

Bersikap baik terhadapr guru.Kahfi) 1. Mengerti dan memahami 2. 4. Dalam hadits lain: “Sesungguhnya para malaikat meruhdukkan sayapsayapnya kepada orang yang mecari ilmu kareaa ridha terhadap apa yang diperbuatnya. 2. “Janganlah kalian mempelajari ilmu agar kalian bisa saling membanggakan di kalangan orang berilmu sedang kalian tidak memperdulikan orang-orang yang bodoh dan tidak membagus-baguskan majelis ilmu itu. Mengajarkan ilmu dan menyebarkannya kepada orang lain 4. Wajib menjelaskan dan haram untuk menutup-nutupinya 5. Tidak pernah kenyang mencari ilmu [20:114]. Barang siapa berbuat demikian. Beramal berdasarknn ilmu yang dimiliki 3. maka nerakalah baginya. maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga” (HR Muslim). berjalan menuju majlis ilmu dan mendatangi ahli ilmu. Diniatkan karena Allah. Berhenti sebatas kadar ilmu yang dimiliki . Beberapa adab penting dalam mencari ilmu (hikmah kisah nabi Musa as dalam menuntut ilmu kepada Nabi Khidir dalam surat Al. menelaah. memuliakan dan menghoramtinya [18:66]. 3.” Hak-hak ilmu atas Pemiliknya 1. Semangat dalam mencari ilmu walaupun harus menghadapi kesulitan dan tantangan. mengkaji. Termasuk ui dalamnya menghapal.hadits-hadits yang menerangkan keutamaan menuntut ilmu: “Siapa yang berjalan di jalan untuk menuntut ilmu. Artinya harus dianggap sebagai ibadah dan jihad fisabulillah. 5. Sabar terhadap guru [18:67-70].

Yusuf Qardhawi. 48:29 TUJUAN * Peserta mengetahui sifat-sifat Rasulullah dan para sahabatnya * Peserta memahami landasan akhlak seorang mukmin METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN . * Dr.al. Ta'limul Muta'alim. Kepada Murid-muridku. * Waqfah. Edisi 7 / Vol I.REFERENSI * Abullaits As-Samarqandi. hal 6-10 TADABBUR AYAT QS. Yusuf Qardhawi. * Syaikh Az-Zarnuzy. et. * Al-Ghazali. Tanbihul Ghofilin * Al-Ghazali. Penerbit Pustaka. * Dr. HI Press. Rosulullah dan Ilmu Eksperimen'. 1996. Menghidupkan Nuansa Rabbaniah dan Ilmiah Pustaka AlKautsar. Penerbit Firdaus. Pembersih Jiwa.

kamu lihat mereka ruku‟ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaanNya.” [48:29] A. tanda-tanda mereka tampak pada bekas sujud di muka mereka. Rustum untuk berunding di Qaddisiya). 5:54-56. tidak tunduk kepada kebodohan dan hawa nafsu. Keras dan tegas terhadap orang kafir dan lemah lembut lerhadap sesama mereka Ayat ini senada dengan QS.“Muhammad adalah utusan Allah. Sedangkan sifat-slfat mereka dalam InjiI ialah seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya. Setiap muslim hendaknya menghias dirinya dengan sifat-sifat tersebut dalam kehidupan bermasyarakat. dan orang-orang yang bersamanya bersikap keras terhadap orang-orang kafir. Kaum mu‟min menyadari bahwa mereka bersaudara. Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh di antara mereka ampunan dan pahalanya yang besar. Sifat A‟izzah dan Asyidda membuat seorang mu'min memandang kecil kesenangan duniawi yang dimiliki orang-orang kafir (seperti kisah prajurit Islam. A'izzah 'alal kafirin maknanya penuh gengsi dan prestisi terhadap orang kafir. Sifat-sifat para sahabat Rasul yang digambarkan dalam Taurat adalah: 1. karena itu ia menintai sesama mu‟min seperti mencintai dirinya sendiri (HR Muslim). tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati-hati orang kafir (dengan kakuatan orang-orang mukmin). maka tunas jtu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya. Rib'i bin 'Amir yang mendatangi panglima Persia. Merasa bangga dengan keimanan di dalam dada dan tidak merasa hina atau rendah di hadapan kekufuran. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat. sayang antara sesama mereka. tetapi berkasih. Saling berkasih sayang sesama mereka. Setiap muslim hendaknya memahami bahwa lemah lembut merupakan sifat Yang Maha Tinggi dan Allah mencintai itu bagi hamba-hambanya dalam segala .

Hal ini dikarenakan orang-orang beriman itu mengerjakan shalat dengan khusyu'. tidak ada gambaran kedengkian dan niat buruk kepada orang lain. “Sesungguhnya Allah itu maha Lemah Lembut. tunduk dan ikhlas mencari pahala dan keridhoan Allah SWT. lalu mereka bercabang dan beranting. “Sesungguhnya Allah Maha Lemah Lembut. bersikap dan berbudi pekerti yang halus sebagai gambaran keimanan mereka.urusan. Janji Allah untuk orang-orang beriman Allah menyediakan pahala dan syurga bagi orang-orang yang beriman dan beramal sholeh dari pengikut Rosulullah SAW baik yang dahulu maupun yang . 2. Kemudian pohon itu menjadi besar dan berbuah sehingga menakjubkan orang yang menanamnya karena kuat dan indahnya dan menambah jengkel hati orangorang kafir. 4. mencintai kelemahlembutan dalam segala urusan ( Hadist Muttafaq‟alaih). kekhusyu'an. Di wajah mereka lergambar bekas ketakwaan. Sifat-sifat shahabat Rasulullah di dalam Injil Sifat-sifat mereka di dalam Injil ia!ah seperti sebuah biji yang tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang rindang dan kokoh dalam waktu yang sangat singkat. dan keikhlasan mereka. Jumlah mereka mula-mula sedikit. mengeluarkan batangnya. Daldam hadist lain Rosulullah SAW bersabda. dan memberi karena kelemahlembutan dan sekalikali tidak memeberikannya karena kekasaran apapun atau sejenisnya. Rosulullah SAW bersabda.” (HR Muslim). 3. Rasulullah dan para pengikutnya pada permulan tumbuh dan berkembangnya. ppenuh ketundukkan dan kepatuhan kepada Allah. Yang dimaksud dengan bekas sujud ialah air muka yang cemerlang. kemudian bertambah dan berkembang dalam waktu yang singkat seperti biji-bijian yang tumbuh. Demikianlah agama Islam.

Mush'ab juga pemuda yang cerdas sehingga memiliki daya pikat tinggi. Kedua orang tuanya sangat . Yogyakarta * Abduh Rabbani. Jilid lX. Aktivitas Harokah Dambaan Umat. REFERENSI * Al-Qur‟an dan Tafsirya. Universitas Islam Indonesia. biasa hidup manja dan mewah dan menjadi buah bibir gadis-gadis Mekkah. Beliau adalah pemuda Quraisy yang terkemuka dan paling tampan. Pustaka Al-Bayyinah MUSH' AB BIN UMAIR TUJUAN * Peserta mengetahui salah satu sahabat Rasulullah SAW yaitu Mush'ab bin Umair * Peserta mengetahui karakteristik akh1ak dan dakwah Mush'ab bin Umnir * Peserta dapat mengambil hikmah dun mencontoh kelebihan akh1ak Mush'ab bin Umair METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Sebelum Masuk Islam Mush'ab bin Umair lahir dan dibesarkan dalam kesenangan dan kekayaa.sekarang serta menjanjikan pengampunan dosa-dosa mereka.

Tantangan yang paling keras adalah dari ibundanya sendiri. ”Dahulu saya melihat Mush‟ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya. Ibunya tergolong kaya dan selalu memberinya pakaian yang terbagus. walaupun harus dipertaruhkan dengan cinta dan baktinya terhadap ibunda. Setelah Masuk Islam Setelah hidup dalam Islam. maka ia harus dikesampingkan. Ketika Masuk Islam Ketika mendengar berita kenabian Muhammad. Rosul SAW. karena tahu karena mendapat tantangan dari mereka. kecuali Allah SWT. Mush'ab tetap tegar dengan keimanannya. Mush'ab meninggalkan semua kemewahannya. dan jihad di jalanNya. Kini Mush'ab hanya memakai pakaian yang usang lagi penh tambalan. Ia manjadi duta atau utusan rasul ke Madinah untuk mengajarkan seluk beluk agama Islam kepada orang-orang Anshar yang telah beriman dan berbaiat kepada Rasulullah SAW di bukit 'Aqobah. Namun.cinta kepadanya. dari mulai mengurungnya hingga mengusir Mush'ab dari rumahnya dan tidak mengakuinya lagi sebagai anaknya. yaitu Khunas binti Malik. Terhadap hal ini Rosulullah berkata. Jika ada cinta dan ketaatan lain yang manghalangi/mengalahkan cinta dan ketaatan pada ketiganya. berganti dengan pola hidup sederhana. Mush'ab segera mendatangi Rasulullah SAW dan menyatakan diri masuk Islam. yang puling dicintainya. Ia menyembunyikan keislamannya dari ibunya dan kaumnya. Di samping itu mengajak orang-orang lain untuk menganut agama Allah serta mempersiapkan . padahal dulu bagaikan bunga indah lagi harum yang selalu menjadi pusat perhatian. kemudidan ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rosulnya”. karena memakai minyak wangi yang paling mahal. Ia orang yang paling harum di kota Mekkah. Baginya tidak ada yang harus didahulukan untuk ditaati. Ibunya berusaha keras mengembalikan Mush'ab kepada ugamanya yang lama dengan berbagai cara. Suatu saat Mush'ab dipilih Rasulullah untuk melakukan suatu tugas maha penting pada saat itu.

ia berkata: "Mush'ab bin Umair adalah pembawa bendera dalam perang Uhud. dan memasukkannya hingga tombak itu pun patah. Diantara kami ada yang telah berlalu sebelum menikmati pahalanya di dunia ini sedikitpun juga. Sebaliknya bila ditutupkan di . sementara Mush‟ab mengucapkan: “Muhammud itu tiada lain seorang rasul. Ketika perang Uhud Mush'ab terpilih menjadi pembawa bendera dalam peperangan. Berkata Khubbah Ibnu 'Urrat: "Kami hijrah di jalan Allah bersama Rasulullah SAW dengan mengharap. Tetapi ternyata Rasulullah SAW menjatuhkan pilihannya kepada Mush'ab yang masih muda dengan segala kelebihankelebihannya sebagai duta yang pertama. lebih berpengaruh dan lebih dekat hubungan kekeluargaannya dengan Rasulullah daripada Mush'ab. Rasulullah SAW beserta para sahabat datang meninjau medan pertempuran untuk menyampaikan perpisahan kepada para syuhada. Musuh pun meneebus tangan kirinya hingga putus pula. Andaikan ditaruh di kepalanya terbukalah kedua kakinya." Maka dipegangnya bendera dengun tangan kirinya sambil membungkuk melindunginya.kota Mndinah untuk menyambut hijrahnya Rasulullah SAW sebagai peristiwa besar. Peristiwa Mush'ab dalam perang Uhud ini dikisahkan dalam Ibnu Sa'ad. Diantaranya Mush'ab bin Umair yang tewas di perang Uhud. yang sebelumnya tidah didahului oleh beberupa rasul. lalu dengan kedua pangkal lengan meraihnya ke dada sambil mengucapkan: "Muhamhad itu tiada lain hanyalah seorang rasul dan sebelumnya tidak didahului oleh beberapa rosul”. Datanglah seorang berkuda. Mush'ab bertahan pada kedudukannya. Tatkala barisan kaum muslimin pecah. lalu menebus tangannya hingga putus." Setalah perang Uhud berakhir. Ibnu Qomaiah namanya. Tak sehelaipun kain untuk menutupinya selain sehelai burdah. dan bendera jatuh. Berkata Ibnu Sa'ad: "Diceritakan kepuda kami oleh Ibrahim bin Muhammad bin Syurahbil al-' Abdari dari bapaknya. keridhaannya disisi Allah. Ketika sampai ke tempat terbunuhnya jazad Mush'ab. Sebenamya di kalangan sahabat saat itu masih banyak yang lebih tua. Mush'ab membungkuk ke arah bendera. Mush'ab pun gugur. Maka orang berkuda itu menyerangnya ketiga kali dengan tombak. becucuranlah dengan deras air matanya.

Maka sabda Rosulullah SAW. PERANAN PEMUDA MENGEMBAN RISALAH TUJUAN * Peserta mengetahui pentingnya keberadaan pemuda dalam kehiduan * Peserta mengetahui potensi-potensi yang dimiliki pemuda * Peserta mcngetahui peranan pemuda dalam masyarakat * Peserta mengetahui bekal-bekal yang dibutuhkan pemuda dalam menjalani perannya . Karakteristik Perihidup Enampuluh Sahabat Rosulullah. Rasul dan jihad harus ditempatkan sebagai prioritas utama di atas selainnya [9: 24]. “Tutuplah ke bagian kepalanya. CV Dipenogoro." REFERENSI * Khalid Muhammad Khalid. * Mush'ab adalah contoh nyata pemuda yang aktif berdakwah dan menggunakan seluruh potensinya untuk kepentingan Islam.kakinya terbuakalah kepalanya. * Kita harus mengambil pelajaran dari sikap Mush'ab bahwa: "Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat pada Allah. dan kakinya tutupilah dengan rumpur idzkhir” Hikmah * Kecintaan kepada Allah.

METODE * Ccramah dun Diskusi RINCIAN BAHASAN Pentingnyaa Keberadaan Pemuda dalam Kehidupan K eberadaan pemuda dalam kehidupan sangat penting. Pemuda adalah calon pemimpin masa datang. Bila diarahkan secara baik. sebaliknya akan terjaga kebersihannya. menjadi baik dan jaya otau menjadi sebaliknya. Potensi-potensi yang dimiliki Pemuda Pemuda memiliki idealisme yang tinggi. jiwanya tidak akan ternoda oleh lumpur kemaksiatan. Apabila kondisi pemudanya baik akan baik pula kondisi bangsa di masa depan. memiliki semangat dan kemampuan untuk belajar sekaligus mudah menyerap nilai-nilai kebaikan atau bahkan mudah terpengaruh kejahatan (kemaksiatann). tidak takut menanggung resiko akan keyakinan yang dibawanya. Karena itulah Allah menganugerahi para pemuda dengan kekuatan fisik (jasmani) dan ketajaman daya pikir yang jauh lebih unggul dibanding dengan . suci dalam fitrahnya. jauh dari unsur kehidupan yang merusak. Begitu pulu sebaliknya. Merekalah yang akan merubah umat. meraih izzah. gesit dan yang terpenting adalah memiliki fitrah yang masih bersih [18:13]. Kondisi generasi muda merupakan parameter masa depan suatu bangsa. karena mereka potensi untuk mewarnai perjalanan sejarah umat manusia. (kemuliaan) dunia dan akhirat. Sebagai produk generasi yangj serba ingin tahu. pemuda selalu ingin menunjukkan kebolehannya dan kemampuannya dalam meraih cita-cita.

sesuai dengan akal pikiran. yaitu: * Generasi Pembaharu moral masyarakat * Generasi Penerus * Generasi Pengganti * Genersi Pengubah 1. Harta. menyeluruh. Pembaharu Moral Ummat (Tajdiidu ma'nawiyatul Ummah) Di pundak pemuda terbeban harapan pembaharuan moral ummat. Dari tangan mereka diharapkan terbina generasi pemuda masa datang yang sholeh. Mereka akan mampu mengembalikan ummat kepada pemahaman Islam yang benar.generasi tua. Peranan Pemuda dalam Masyarakat Peranan pemuda dalam masyarakat dan bangsa atau dalam perubahan ummat setidaknya ada empat. keturunan dan kebangsawanan dalam hal ini bukan termasuk kriteria. tidak parsial. pemuda yang menjadi pembaharu moral ummat memiliki kriteria sebagaimana yang digambarkan Allah dalam QS 2:249. . Yaitu Islam yang bersih dari campur tangan manusia dan dari segala kecacatan. Karenanya. Dalam ayat itu dikisahkan bahwa pemuda Thalut dipilih Allah sebagai pemimpin karena ia memiliki ilmu yang luas dan bijaksana serta tubuh yang perkasa. tidak bercampur bid'ah. sempurna dalam seluruh aspek kehidupan. Islam yang universal. Islam yang mereka bawa adalah Islam yang sesuai dengan hati nurani setiap insan. generasi yang senantiasa menyebarkan syiar Islam dengan da‟wah dan jihad fi sabilillah. Generasi masa depan yang memahami dan meyakini perannya dalam membangun umat di masa datang. sebagai generasi yang telah memiliki pengalaman bertugas mendidik dan membina para pemuda dengan baik. takhyul dan khurafat. Sebab pemuda sholeh adalah generasi harapan yang dibutuhkan umat islam.

Generasi penerus para nabi [2:132-133] Yaitu pemuda yang hidup dalam Islam dan berjuang demi Islam hingga syahid di ja1an Islam. Generasi Pengganti (Istibdalul Ijyaal) Setiap pemuda yang soleh akan dapat merealisasikan kemaslahatan bagi umat sebab peran dan tujuan mereka diharapkan mampu membawa ke arah kemuliaan. Generasi penerus tradisi/adat nenek moyang [2:170] Pcmuda yang tidak mau mengikuti wahyu Allah karena mereka berpegang teguh pada ajaran nenek moyang meski mereka tahu nenek moyang mereka tidak mendapat petunjuk. Hal inilah yang diwasiatkan kepada Nabi Ibrahim. Yaqub. baik ritual dalam aspek lain dalam kchidupan. adat atau tingkah laku para pendahulunya. Ishaq dan semua nabi Allah. Ismail. 2. Generasi pengganti yang baik [5:54] . Generasi Penerus (Ittihaamul Ijyaal) Pemuda dapat dikatakan sebagai generasi penerus apabila ia meneruskan apa yang telah dilakukan pendahulunya. Mereka mengikuti tradisi nenek moyang dalam beberapa cara. Adapun generasi pengganti ada dua macam: 1. 3. Pada setiap jaman. kedamaian dan keadilan. Pemuda dikatakan sebagai pengganti apabila ia menggantikan cara-cara.2. [12:14]. generasi penerus selalu terbagi menjadi dua: 1. Mereka enggan mengikuti sunah Rasul karena tata cara atau tradisi nenek moyang yang telah mendarah daging pada diri mereka.

Hal tersebut ia lakukan demi keridhoan Allah SWT. Kisah pemuda Ibrahim as [6:78-79]. Komponen Perubah yang buruk [8:73] Pemuda yang kafir. Pemuda yang demikian adalah pemuda yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya. Mereka kelak menemui kesesatan. 2. taat pada Allah dan Rasul-Nya. bersungguh-sungguh (jihad) fisabilillah dan tidak takut pada celaan orang yang suka mencela atas semua amalannya (sesuai sunnah Rasulullah-saw). 2. mendirikan sholat menunaikan zakat. Generasi pengganti yang buruk [19:59] Mereka menggantikan para pendahulunya yang telah diberi nikmat Allah yakni para nabi. Ia juga melakukan dia1og terbuka tentang brrbagai fenomena keseharian dengan uraian yang logis dan rasional. berkasih sayang sesama mu'min. saling melindungi dalam hal membuat kekacauan dan kerusakan di bumi [45:19]. amar ma'ruf nahi munkar. sholihin dan shiddiqin dengan keburukan dan kesesatan.Mereka menggantikan para pendahulunya yung murtad. 4. Pada puncaknya nabi Ibrahim menghancurkan berhala sesembahan kaumnya walau harus mempertaruhkan jiwa raganya. . Iman yang telah tertanam kuat menumbuhkan keberanian bagi Nabi Ibrahim untuk mendatangi kaumnya yang sesat (penyembah berhala). sebab ia yakin dengan dalil (hujjah) yang jelas bahwa berhala sesembahan kaumnya adalah sekutu-sekutu Allah dan merupakan kesesatan yang besar. Ia punn berjihad dalam medan da'wah tanpa kenal lelah untuk mengajak kepada ugama Allah. Pemuda demikian adalah pemuda yang mencintai dan dicintai Allah. keras terhadap' orang kafir. Komponen perubah yang baik [9:71] Pemuda yang beriman yang saling menolong. Generasi / Komponen Pengubah (Anaasshirul Ijyaal) 1.

Setelah memahami betapa pentingnya pernan pemuda ddalam menentukan warna dunia maka bagi pemuda-pemuda yang beriman yang merasa harus memikul amanah Allah sebagai khalifah di bumi-Nya harus mempersiapkan bekal. 3:32-33]. Hikmah dan Ilmu Pengetahuan (Al-Hikmah wal Ma'rifah) Hikmah berarti mengetahui yang benar. Hikmah hanya . Bahkan pemahaman yang dangkal itu pun sering kali menyimpang dikarenakan bersumber dari referensi yang tidak tepat. Bukan dari A1-Qur' an dan As-Sunnah. Pengetahuan tentang rahasia atau faedah sesuatu yang mana pengetahuan itu memberi manfaat. Tarbiyah yang sesuai dengan sunnah Nabi SAW [2:129. Bekal itu untuk mengarungi sumudra kehidupan. Pendidikan yang suci (At-Tarbiyatul fithriyah) Tarbiyah yang didasarkan titah Allah tanpa memandang yang lainnya. Ghayah/tujuan akhirnya hany kepada Allah semata [98:5] Banyak pemuda Islam yang awam terhadap dienul Islam. Tarbiyah Islamiyah merupakan bekal pertama yang harus dimiliki o1eh setiap pemuda Islam untuk komitmen kepada Din Islam. Bekal-bekal yang dibutuhkan pemuda dalam menjalani perannya Adapun bekal-bekal yang diperlukan pemuda yang beriman dalam menjalani perannya adalah sbb: 1. Sehingga pemahaman Islamnya sangat dangkal. seperti buku-buku karya orientalis atau karya penulis yang kurang memahami Islam sehirgga justru merancukan pengertian tentang Islam. meniti kesuksesan dan kebahagian baik di dunia dan di akhirat. sebab mereka tak mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh dan benar. Karenanya dia harus melibatkan diri dalam aktifitas tarbiyah Islamiyah yang suci secara sungguh dan berkesinambungan. 2.

Seorang pemimpin haruslah memiliki karakter: * Menjadi figur yang baik * Ilmu * Akhlak yang lurus dan terpuji * Bijaksana * Adil * Berani menanggung resiko kala menegakkan kebenaran . Pribadi Pemimpin (Asy-Syakhshiyatul Qiyaadah) Seorang pemuda mu'min harus berkepribadian pemimpin sebagaimana yang diungkapkan Rasulullah SAW. dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban .”.. [12:22] Hikmah * Berilmu * Adil * Bijaksana * Lemah lembut * Figur Nabi saw (AQ & AS) Barang siapa yang bekerja tanpa dilandasi suatu ilmu nwka dia akan banyak berbuat kerusakan daripada perbaikan" [Umar bin Abdul Aziz] Ma‟rifah * Mengenal Allah dan memenuhi hak-hak-Nya * Mengenal yang haq dan yang bathil 3. Minimal ia menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri.diberikan kepada orang-orang yang berbuat baik.. “Setiap kamu adalah pemimpi.

* Bertanggung jawab * Terpercaya/jujur * Berpandangan baik dalam segala hal/optimis * Cepat tanggap dalam menghadapi berbagai situasi * Timbang rasa / tepo seliro * Mengenal kemampuan diri dan anggotanya * Sehat dan kuat jasmaninya Sikap mereka terhadap aturan Allah dan Rasu1Nya seperti sikap seorang perwira kepada panglimanya dan kondisinya seperti kondisi prajurit di barakbarak militer selalu siap dan waspada [32:24] 4. REFERENSI * Dr. 2:285]. Yusuf Qordhowi. Ali Salim. Dr. Mereka hanya bertawakkal menyerahkan hasil usahanya kepada Allah saja & berusaha sepenuh tenaga melakukan sebab kemudian memasrahkan hasil hanya kepada Allah saja. Yogyakarta DAFTAR ISI . Sholih Al-Fauzan. Generasi Mendatang Generasi yang Menang. Universitas Islam Indonesia. yang mengatakan “Sami'na wa atha'na” ketika mendengar seruan atau perintah Allah dan Rasul-Nya. Shakir. Pemuda Islam. Pribadi prajurit (Asy-Syakhsiyatul Jundiyah) Seorang pemuda hendaknya berkepribadian prajurit. Jilid 5. Risalah Gusti * Dr. Ia tidak memikirkannya dahulu kalau ia yakin bahwa apa-apa yang datangnya dari Allah ada1ah haq (kebenaran yang pasti) [33:36. Di Seputar Persoalan yang Meughadangnya. GIP * Al-Qur'an dan Tafsimya.

AQIDAH ISLAMIYAH Makna Aqidah Hubungan Aqidah Islam dengan Keimanan kepada Allah Jenis Tauhid 4.1. IHLASUNNIYAH Makna Ikhlasunniyah Pentingnya Ikhlasunniyah Cara-cara untuk menumbuhkan niat yang Ikhlas 3. MAKANA BISMILLAHIRROHMANIRROHIM Makna Bismillah Makna Ar-Rahman Makna Ar-Rahiim 5. MAKNA ALHAMDULILLAHIRROBBIL‟ALAMIN . TAWAZUN Makna dan Hakikat Contoh-contoh Manusia yang tidak Tawazun 2.

MA‟RIFATULLAH Makna Ma‟rifatullah . IHSAN Pengertian Landasan Ihsan Alasan berbuat Ihsan kesimpulan 9. RUKUN ISLAM Makna dan Hakikat Rukun Islam Games “Garis Lima” 8.Makna Alhamdulillah Makna Robbul‟alamin 6. AL-IMAN Hakikat Iman Rukun Iman Games “Rumah kita” 7.

MA‟RIFATUL ISLAM Ad-dien menurut Al-qur‟an Ciri-ciri Dienullah/Dienussamawi Ciri-ciri Dienul Ardh Pengertian Islam cecara Ethimologis/Bahasa Pengertian Islam secara Terminologis/Istilah 12. MA‟RIFATUL RASUL Makna Risalah dan Rasul Pentingnya Iman kepada Rasul Tugas para Rasul Sifat-sifat para Rasul Games “Ilmu” 11. AL-QUR‟AN Definisi Alqur‟an .Pentingnya Mengenal Allah Jalan-jalan untuk mengenal Allah Hal-hal yang menghalangi Ma‟rifatullah 10.

HAL-HAL YANG MELEMAHKAN IMAN Fluktuasi Iman . UKHUWAH ISLAMIYAH Makna ukhuwah Islamiyah Perbedaan Ukhuwah Islamiyah dengan Ukhuwah Jahiliyah Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah Buah Ukhuwah Islamiyah 14. NIKMAT IMAN Iman sebagai Fitrah manusia Beberapa nikmat dari Allah Cara Mensyukuri Nikmat 15.Nama-nama Alqur‟an Karakteristik Alqur‟an Fungsi Alqur‟an Akhlak Terpuji terhadap Alqur‟an Keunggullan Alqur‟an 13.

PENTINGNYA AKHLAK ISLAMI Definisi Akhlak Faktor-faktor pembentuk Akhlak Pentingnya Akhlak Islami 18. HAL-HAL YANG MENGUATKAN IMAN Hal-hal yang menguatkan Iman 17. BANGUNAN ISLAM Pendahuluan Isi kandungan secara global ada 3 macam 20. AKHLAK ROSULULLAH Akhlak Rasulullah secara Umum Contoh akhlak-akhlak mulia yang diperintahakan nabi SAW Contoh Akhlak-akhlak Tercela yang diperingatkan Rasullah SAW 19.Fenomena Lemahnya Iman Sebab-sebab lemahnya Iman 16. EKSISTENSI ALLAH Bukti eksistensi Allah .

MAKNA ASYHADU Definsi syahadah Jenis-jenis Syahadah 22. MAKNA SYAHADATAIN Syahadah Uluhiyah Syahadah Risalah 23. CINTA Pengertian Tanda-tanda cinta Prioritas dalam cinta 24. PROBLEMATIKA UMAT Potensi yang dimilki dalam Cinta Sebab-sebab kemunduran umat Islam Solusi untuk meraih kemenangan 25. GHAZWUL FIKRI .Cara mengenal Allah 21.

PENTINGNYA PENDIDIKAN ISLAM Makna dan Hakikat Mengapa Pendidikan Islam Diperlukan ? Sifat Pendidikan Islam 27. BIRRUL WALIDAIN Pendahuluan Bentuk-bentuk Birrul Walidain Kesimpulan . TARBIYAH RUHIYAH Hakikat Taqwa Balasan bagi orang-orang yang bertaqwa Jalanm Menuju Taqwa 28.Pengertian Sasaran Metode Games I Games II 26.

SIMBOL SUKSES Pengertian Langkah Hidup Simbol Sukses dan Simbol gagal Peran Niat dalam Mencapai Sukses Sukses di atas Sukses . ILMU ALLAH Pendahuluan Sifat-sifat Ilmun Allah Kualitas Ilmu Allah Hakikat Ilmu Allah Bukti Ilmu Allah 30.29.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful