P. 1
Konsep Sufi

Konsep Sufi

|Views: 19|Likes:
ghj
ghj

More info:

Categories:Types, Comics
Published by: Indra Coffe Capucino on Dec 27, 2013
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/05/2014

pdf

text

original

Konsep Sufi

1. TAWAZUN

TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat tawazun. * Peserta mengetahui potensi-potensi yang ada pada diri manusia dan kebutuhan-kebutuhannya. * Peserta mengetahui contoh-contoh manusia yang tidak tawazun. * Peserta termotivasi untuk dapat hidup tawazun.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakekat tawazun Tawazun artinya keseimbangan. Sebagaimana Allah telah menjadikan alam beserta isinya berada dalam sebuah keseimbangan (67: 3). Manusia dan agama lslam kedua-duanya merupakan ciptaan Allah yang sesuai dengan fitrah Allah. Mustahil Allah menciptakan agama lslam untuk manusia yang tidak sesuai Allah (30: 30). Ayat ini menjelaskan pada kita bahwa manusia itu diciptakan sesuai dengan fitrah Allah yaitu memiliki naluri beragama (agama tauhid: Al-Islam) dan Allah menghendaki manusia untuk tetap dalam fitrah itu.

Kalau ada manusia yang tidak beragama tauhid, itu hanyalah karena pengaruh lingkungan (Hadits: Setiap bayi terlahir daIam keadaan fitrah (Islam) orang tuanyalah yang menjadikan ia sebagai Yahudi, Nasrani atau Majusi) Sesuai dengan fitrah Allah, manusia memiliki 3 potensi, yaitu Al-Jasad (Jasmani), Al-Aql (akal) dan Ar-Ruh (rohani). Islam menghendaki ketiga dimensi tersebut berada dalam keadaan tawazun (seimbang). Perintah untuk menegakkan neraca keseimbangan ini dapat dilihat pada QS. 55: 7-9. Ketiga potensi ini membutuhkan makanannya masing-masing. : 1. Jasmani. Mu'min yang kuat itu lebih baik dan lebih disukai Allah daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim). Kebutuhannya adalah makanan, yaitu makanan yang halaalan thayyiban (halal dan baik) [80:24, 2:168], beristiharat [78:9], kebutuhan biologis [30: 20-21] & hal-hal lain yang menjadikan jasmani kuat. 2. Akal Yang membedakan manusia dengan hewan adalah akalya. Akal pulalah yang menjadikan manusia lebih mulia dari makhluk-makhluk lainnya. Dengan akal manusia mampu mengenal hakikat sesuatu, mencegahnya dari kejahatan dan perbuatan jelek. Membantunya dalam memanfaatkan kekayaan alam yang oleh Allah diperuntukkan baginya supaya manusia dapat melaksanakan tugasnya sebagai khalifatullah fil-ardh (wakil Allah di atas bumi) [2:30, 33:72]. Kebutuhan akal adalah ilmu [3:190] untuk pemenuhan sarana kehidupannya. 3. Ruh (hati) Kebutuhannya adalah dzikrullah [13:28, 62:9-10]. Pemenuhan kebutuhan

rohani sangat penting, agar roh/jiwa tetap memiliki semangat hidup, tanpa pemenuhan kebutuhan tersebut jiwa akan mati dan tidak sanggup mengemban amanah besar yang dilimpahkan kepadanya. Dengan keseimbangan manusia dapat meraih kebahagian hakiki yang merupakan nikmat Allah. Karena pelaksanaan syariah sesuai dengan fitrahnya. Untuk skala umat, ke-tawazunan akan menempatkan umat lslam menjadi umat pertengahan/ ummatan wasathon [2:143]. Kebahagiaan itu dapat berupa: * Kebahagiaan bathin/jiwa, dalam Bentuk ketenangan jiwa [13:28] * Kebahagian zhahir/gerak, dalam Bentuk kestabilan, ketenangan beribadah, bekerja dan aktivitas lainnya. Dengan menyeimbangkan dirinya maka manusia tersebut tergolong sebagai hamba yang pandai mensyukuri nikmat Allah. Dialah yang disebut manusia seutuhnya. Contoh-contoh manusia yang tidak tawazun * Manusia Atheis: tidak mengakui Allah, hanya bersandar pada akal (rasio sebagai dasar) . * Manusia Materialis: mementingkan masalah jasmani / materi saja. * Manusia Pantheis (Kebatinan): bersandar pada hati/ batinnya saja.

REFERENSI * Al-Qadiry , Seimbanglah dalam Beragama, Jakarta:GIP * Silabus Materi Mentoring th 1994/995

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 40‟ Diskusi Mentor memberikan kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

2. IKHLASUNNIYAH TUJUAN * Pcserta memahami makna ikh1asunniyah baik secara bahasa maupun istilah. * Peserta memahami pentingnya ikhlasunniyah dalam beramal. * Peserta mengetahui cara-cara untuk menumbuhkan niat yang ikh1as. * Peserta termotivasi untuk mempunyai niat yang ikhlas dalam beramal sehingga bernilai ibadah.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna ikhlasunniyah * Secara bahasa: - Ikhlas berasal dari kata khalasha yang berarti bersih/ murni.

- Niyat berarti Al-qoshdu, artinya maksud/tujuan. * Secara istilah: Ikhlashunniyat berarti membersihkan maksud dan motivasi kepada Allah dari maksud dan niat lain. Hanya mengkhususkan Allah Azzawa Jalla sebagai tujuan dalam berbuat.

Perintah Allah untuk ikhlas dalam beramal: QS. 98:5, 7:29, 18:110. Pentingnya Ikhlasunniyah 1. Merupakan ruhnya amal 2. Salah satu syarat diterimanya amal. “Allah Azza wa Jalla tidak menerima amaI kecuaIi apabila dilaksanakan dengan ikhlas dalam mencari keridhaan-Nya semata”. (HR Abu Daud dan Nasa'i). Syarat diterimanya amal atau perbuatan : * Bersungguh-sungguh dalam melaksanakannya * Ikhlas dalam berniat * Sesuai dengan syariat Islam (Al-Qur‟an dan Sunnah) 3. Penentu nilai/kualitas suatu amal [4:125]. "Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niat, dan bahwasannya bagi tiap-tiap orang apa yang ia niiatkan. Maka barang siapa hijrah menuju (ridha) Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan RasulNya. Barang siapa yang hijrah karena dunia (harta atau kemegahan dunia), atau karena seorang wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya itu ke arah yang ditujunya." (HR Bukhari Muslim) 4. Mendatangkan berkah dan pahala dari Allah [2:262, 4:145-146].

Cara-cara untuk menumbuhkan niat yang ikhlas 1. Menyerahkan segala datanya hanya kepada Allah, rasul dan akhirat. 2. Memerangi kesenangan hawa nafsu dunia. 3. Menyadari bahwa segala aspek kegiatan seorang muslim adalah ibadah [2:21, 51:56].

REFERENSI * Imam Al-Ghazali, Ibnu Rajab Al-Hambali & Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, Pembersih Jiwa, Pustaka. * Ibnu Taimiyyah, Etika Beramar Ma'ruf Nahi Munkar, GIP. * Panduan Aktivis Harokah, hal. 42, Al-Ummah.

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 40‟ Diskusi Mentor memberikan kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

3. AQIDAH ISLAMIY AH TUJUAN * Peserta memahami makna aqidah secara bahasa dan istilah

* Peserta memahami hubungan iman kepada Allah dengan aqidah lslam. * Peserta memahami standard nilai aqidah lslam * Peserta termotivasi untuk mengesakan Allah (tauhidullah) * Peserta memahami makna dan jenis tauhid

METODE PENDEKATAN: * Ceramah & diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna Aqidah * Secara bahasa: 'Aqdun - 'Aqooid berarti akad atau ikatan. Ikatan yang mengikat manusia dengan aturan-aturan Allah dan nilai-nilai Islam. * Secara istilah: aqidah ialah sesuatu yang wajib diyakini atau diimani tanpa keraguan

Hubungan Aqidah Islam dengan keimanan kepada Allah [ 4:136; 21:25; 16:35]. Aqidah merupakan misi da'wah yang dibawa oleh Rasul Allah yang pertama sampai dengan yang terakhir yang tidak berubah-ubah karena pergantian zaman dan tempat, atau karena perbedaan golongan atau masyarakat [42:13]. (Aqidah Islam, Sayid Sabiq, hal.18) Hati merupakan standar penilaian aqidah [26:88-89], "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa atau bentuk kamu, tidak juga kepada jasadmu, tetapi Ia melihat kcpada hati dan perbuatanmu" (Hadits). Memahami aqidah dimulai

dari tauhid [112:1-4]. Tauhid berasal dari kata wahhada yang berarti menjadikan satu. Jenis tauhid: * Tauhid Uluhiyah (mengesakan Allah sebagai satu-satunya sesembahan/ ilah) . * Tauhid Rububiyah (mengesakan Allah sebagai satu-satunya Rabb) . * Tauhid asma dan sifat Allah (Allah memiliki nama sifat yang tidak dimiliki oleh selain Nya) :

REFERENSI * DR Ibrahim Muhammad bin Abdullah Al-Buraikan, Pengantar Studi Aqidah lslam. * Aqidah Seorang Muslim, Al-Ummah * Sayid Sabiq, Aqidah Islam, Pola Hidup Manusia beriman, CV. Diponegoro

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Diskusi pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tertutup dan terbuka 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 35‟ Diskusi Mentor menyediakan waktu untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

4. MAKNA BISMILLAHIRROHMANIRROHIM TUJUAN

Sebagai kalimat IZIN. berasal dari kata al-Ilah Bismillah memiliki dua makna: 1. contohmya makan nasi dengan . * Preposisi "Bi" = aku memulai. * Allah = nama Tuhan. dari ad-Da'ru Quthni dari Abu Hurairah. ia berkata. Sedangkan Surat Al-Fatihah terdiri dari 7 ayat. Rasulullah SAW bersabda: “Jika kalian membaca Surat AI-Fatihah. dan bismillahirrahmaanirrahiim termasuk ke dalam saIah satu ayatnya". hendakIah kaIian membaca bismillahirahmaanirrahiim.* Peserta memahami makna bismillah * Peserta memahami makna Ar-Rahman dan Ar-Rohiim * Peserta membiasakan memulai suatu perbuatan dan kebajikan dengan basmalah METODE PENDEKATAN: * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Ayat Basmalah termasuk Surat Al-Fatihah. karena ia termasuk ke dalam surat Al-Fatihah. Hadits. Makna Bismillah . menunjuk pada sesuatu/rerso yang dinamai . * AL-Ism = Nama. Bismillah bukan sebagai penukar kenikmatan.

Ar-Rahiim berupa rahmat Allah dalam bentuk petunjuk hidup. merupakan rahmat Allah dalam Bentuk sarana hidup Dilihat dari segi etimologisnya. bukan sebagai penguasa. baik muslim maupun kafir. karena sesungguhnya semua yang ada di atas dunia ini milik Allah dan manusia diberi kenikmatan untuk memakai fasiIitas Allah tsb. tapi bismillah merupakan kalimat izin bagi hamba Allah yang merasa hidumya hanya sekedar “menumpang”. Makna Ar-Rahman Ar-Rahman (Maha Pengasih). baik manusia maupun binatang. menunjukkan kenikmatan yang terus menerus dan kekal. Ar-Rahman dan Ar- . Dilihat dari segi bahasanya. ia mengokohkan jiwanya--yang dinisbahkan kepada hakikat kehambaan--dengan salah satu dari tanda-tanda Allah (Thabathabai: 21). Oleh karena itu rahmat Allah yang berupa sarana hidup ini diberikan untuk semua makhluk di alam semesta (rahmatan lil alamiin). 33:43 dan QS 9:117. Manusia hanya sebagai wakil Allah di muka bumi ini. 2.S. Dalam Qur'an makna Ar-Rahiim sererti terdapat pada Q. ia telah menandai kehambaannya dengan nama Allah. Ar-Rahman berwazan " “fa‟laan" yang menunjukkan banyak. Makna ini digunakan dalam Al-Qur‟an [20: 5. merupakan rahmat Allah dalam Bentuk petunjuk hidup. Bila seseorang mengucapkan bismillahirrahmaanirrahim.membaca bismillah akan sama nikmatnya dengan makan nasi tanpa baca bismillah. 19:75] Makna Ar-Rahiim Ar-Rahiim: Maha Penyayang. Sebagai kalimat PENGAKUAN OTORITAS. diberikan hanya untuk orang-orang yang beriman. Ar-Rahiim berwazan (berpola) "fa'iil" yang menunjuk ketetapan dan kekekalan. Yaitu rengakuan otoritas bagi hamba Allah yang menyadari bahwa sesungguhmya yang memiliki wewenang otoritas hanyalah Allah.

Kunci Memahami Al-Qur‟an ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan tujuan materi 5‟ Pendahuluan Mentor menanyakan pendapat tentang alasan mengapa memulai suatu pekerjaan dengan membaca basmalah 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 35‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 5. REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Manusia lupa. padahal semua sarana hidup tersebut Allah berikan gratis dan bersifat menyeluruh. Fenomena sekarang. Rasulullah menerangkan keutamaan seseorang yang mengucapkan basmalah dalam HR Abu Daud dan dihasankan oleh Ibnu Shalah: “Setiap urusan yang baik yang tidak diawali dengan Bismillaahirrahmaanirrahim maka tidak akan mendapat barokah”. MAKNA ALHAMDULILLAHIROBBIL'ALAMIN . siapa yang memberikan sarana hidup tersebut. manusia menganggamya semata-mata atas usaha mereka. Allah telah memberikan kepada manusia selain sarana hidup juga petunjuk hidup (hidayah). Tinggal manusia yang berusaha menggapAl retunjuk hidup (hidayah) tersebut. Setetes Basmalah dan HamdaIah * Hasan Al-Banna.Rahiim Allah berikan bersama-sama kepada hamba-hambaNya sesuai pengucapannya yang utuh dan lengkap (selalu bismillahirrahmaanirrahim). manusia umumnya menikmati sarana hidup tapi lupa/mencampakkan retunjuk hidup yang berharga.

14: 39. Dalam Qur'an pujian terhadap Allah seperti dalam QS. Allah memiliki prestasi yang tak mungkin disamai oleh manusia. QS. Alasan Allah dipuji: * Allah Maha Pembuat Prestasi [40:62] * Allah Maha Indah dalam nama-namaNya [20: 8. Allah SWT dipuji atas keindahan nama-namaNya dan kebaikan perbuatanNya.TUJUAN * Peserta memahami makna Alhamdulillah dan Rabbul 'aalamiin * Peserta termotivasi untuk mengaplikasikan pemahamannya dalam kehidupannya METODE PENDEKATAN: * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Alhamdulillah Alhamdu = pujian terhadap suatu kebaikan yang didasari oleh ikhtiar. QS 7:180] * Allah maha baik dalam perbuatannya [32:7) * Allah mencipta segala sesuatu berdasarkan pengetahuan iman kehendaknya [ 20: 111] Makna Rohbul' alamin . 27: 15 dan 93.

karena Allah SWT mencipta atas iradat dan kehendakNya sendiri. * Sekurang-kurangnya harus ada 4 kata sekaligus untuk dapat menterjemahkan Rabb secara tepat dan sempurna. Allah sebagai Pemelihara [15:9] Allah memiliki sesuatu yang ia ciptakan sendiri. Allah sebagai Pencipta [2: 164] Manusia tidak mencipta.15:73. ia hanya merekayasa. * Al-'Alamin= apa yang diketahui. Allah sebagai Penguasa [15:16-27] Allah adalah sebagai Pencipta. 80 dan 3: 42] .* Rabb = Pemilik yang mengatur urusan hambaNya . 2. A11ah sebagai pencipta menantang manusia untuk menciptakan lalat. oleh karena itu Ia tidak akan lalai untuk menjaga dan memeliharanya. 4. contoh helikopter yang diilhami oleh capung. Allah Pencipta dan otomatis Allah sebagai Pemiliknya. yaitu: 1. Pemilik dan sekaligus Pemelihara atas alam semesta ini. Manusia membuat sesuatu karena diilhami oleh fenomena ciptaan Allah. Allah sebagai Pemilik [14:2] Siapa yang mencipta pasti memiliki. sistem radar yang diilhami oleh cara kelelawar terbang di gua gelap. tentu saja Dia adalah Penguasa mutlak atas semua yang ada di . berarti alam manusia dan jin dan kelompokkelompok mereka 17. Aksioma ini tidak berlaku bagi manusia. dalam QS. membuat dan menyusun. tapi berlaku mutlak bagi Allah SWT. Sekalipun ia merekayasa atau menyusun bentuk baru pasti bahan bakunya diambil dari ciptaan Allah juga. 3.

IMAN . Mengupas Surat Al-Fatihah. Thabathaba'i Tafsir AI. berarti manusia telah subversif kepadanya. CV Firdaus ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 6. AL.dalamnya.Mizan. Setetes Basmalah dan Hamdalah dalam Lautan Al-Fatihah * Allamah. Nauzu billaahi min dzalik! REFERENSI * Paket BP NurulFikri. Apabila ada satu saja urusan atau aturan yang dilakukan atau diberlakukan oleh manusia secara nyata-nyata bertentangan dengan aturanNya.

yang berfungsi sebagai tiang penyangganya. Islam dan Ihsan mungkin sudah pernah kita pelajari. Artinya: tegaknya Islam pada diri seseorang tergantung pada kualitas pondasinya dan daya tahan Islam pada diri seseorang tergantung pada kualitas atapnya. yaitu : 1. yang berfungsi sebagai lapisan fondasinya. 3.TUJUAN * Peserta memahami hubungan antara Iman. RUKUN IMAN. Islam dan Ihsan secara sektoral dan terpisah satu sama lain. menguatkan dan memelihara. Namun ternyata gambaran yang kita miliki selama ini belum cukup valid (shohih) dan integral (syamiil). 2. yang secara global terdiri dari tiga bagian utama. Padahal ketiga konsep tersebut adalah merupakan satu bangunan yang dapat disebut sebagai RUMAH KITA. karena kita melihat Iman. IHSAN. Islam dan Ihsan * Peserta memahami hakekat iman * Peserta mengetahui cara-cara mengimani Rukun Iman dengan benar sehingga termotivasi untuk melakukanNya. . yang berfungsi sebagai atapnya. METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Konsep-konsep tentang Iman. RUKUN ISLAM. Jadi satu sama lain saling membantu.

Artinya: seorang muslim yang beriman maka pemikiran. Iman kepada Allah SWT . Rukun Iman Rukun Iman merupakan basis konsepsional atau landasan idiil yang mendasari pemikiran. Taqdir dan Kiamat. 1.Hakikat Iman Pengertian Iman menurut ahlussunah : Iman terdiri dari tiga unsur. Jadi. Akibatnya: ikh1ash dalam menjalankan perintahperintahNya. tetapi kita . 20:1-3] Konsekuensinya: menjadikan AlQur‟an sebagai pedoman hidup. 3. yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. maka jawab Nabi. kepada kitabkitabNya. Konsekuensinya: tidak mungkin Seorang mu'min berbuat ma'siat karena selalu ditongkrongi Malaikat. barangsiapa yang mengingkari salah satunya maka ia telah mengingkari seluruh Rukun Iman. ucapan dan tindakan seorang muslim. Orang yang beriman haruslah beriman kepada enam Rukun iman (2:285. diikrarkan dengan lisan dan diamalkan dengan anggota badan. kepada Hari Kiamat dan hendaklah engkau beriman kepada Qodar yang baik dan yang buruk" (HR Muslim). Malaikat. 2. Konsekuensinya: berprinsip bahwa "Janganlah kita mempersoalkan apa-apa yang Allah ingin lakukan terhadap kita. Iman kepada Nabi dan Rasul [33:40]. Iman kepada Takdir [22:7]. Konsekuensinya: mempersiapkan diri untuk menghadapiNya. Konsekuensinya: mencintai dan mengikutinya [3:31-32]. Iman adalah keyakinan dan sekaligus juga amal [49:15]. Rasul. 5. ucapan dan tindakannya tidak akan bertentangan dengan keimanannya kepada Allah. yaitu pembenaran dengan hati. kepada Utusan-utusanNya. Kitab. Iman kepada Kitab-Kitab [2:2. 4:136) dan Hadits Ketika Nabi ditanya Malaikat Jibril tentang iman. ”Hendaklah engkau beriman kepada Allah. kepada Malaikat-Nya. Tanda-tandanya: lihat QS 8:2. 6. Konsekuensinya : mencintai Allah SWT [2:165]. 4. Iman kepada Hari Akhir [3:185]. Iman kepada Malaikat [50:16-18].

* Abdul Majid Al-Zandany . Al-Iman. Judul : Rumah Kita B. Skema/gambar : 3 2 1 . Al-Iman * DR.dkk. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Pembukaan Mentor memberikan game dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi dan menutupnya dengan doa 5‟ GAMES MATERI AL-IMAN A.harus melakukan apa-apa yang Allah ingin dari kita. Yang Menguatkan Yang Membatalkan Iman. Muhammad Na'im.” REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri.

Islam 1.. c.. 2 adalah a (Islam) . yaitu: No.. . Iman 2.. Diskusikan antar kelompok. . b.. Langkah-langkah : 1. 4. Mentor membahas jawaban yang benar... 3.a........ Bahan : -Gambar di atas dengan jawaban pilihan/ lembar jawaban -Pembahasan materi tentang Iman... 1 ada1ah b (Iman) No. Setiap kelompok disuruh menentukan jawaban menjodohkan di atas berikut alasannya. C. Islam dan Ihsan E.. Cari kesamaan.. ... Media : -Papan tulis dan spidol/kapur -2 kelompok atau lebih -Naskah pembahasan / materi D....... 2.. Ihsan 3.

7.No. RUKUN ISLAM TUJUAN : * Peserta memahami makna dan hakikat Rukun Islam * Peserta mengetahui tuntutan Rukun Islam di dalam kehidupan seorang muslim * Peserta termotivasi untuk mengamalkan Rukun Islam dengan benar METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi . 3 adalah c (Ihsan) (langsung dilanjutkan dengan materi Al-Iman).

Di dalamnya tercakup hukum-hukum Islam yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. [2:185] . yaitu sebagai latihan agar menginfakkan hartanya. "Sesungguhnya Islam itu dibangun atas lima perkara: bersaksi sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. haji ke Baitullah dan puasa di buIan Ramadhan" (HR. yaitu makan dan minum dan ruhani. Rukun Islam merupakan training/pelatihan bagi orang mukmin menuju mardhotillah/keridhoan Allah. Ibarat sebuah rumah. yaitu hawa nafsu. Bukhari Muslim). Rukun Islam merupakan tiang-tiang atau penyangga bangunan keislaman seseorang. * Shoum adalah training.RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakikat Rukun Islam Islam dibangun di atas lima dasar.[57:7. menunaikan zakat. yaitu Rukun Islam. Rukun Islam merupakan landasan operasional dari Rukun Iman. "Engkau ambil zakat itu dari orang-orang kaya mereka dan engkau kembalikan kepada orang-orang fakir mereka” (HR Mutafaqun „alahi). Bagi siapa saja yang telah mengerjakan Rukun Islam yang lima. * Syahadat adalah agreement (perjanjian) antara seorang muslim dengan Allah SWT [7. belum berarti bahwa ia telah total masuk ke dalam Islam. Belum cukup dikatakan beriman hanya dengan megerjakan Rukun Islam tanpa ada upaya untuk menegakkannya. yaitu sebagai latihan pengendalian kebiasaan pada jasmani. karena setiap harta seorang muslim adalah milik Allah. mendirikan shalat. Seseorang yang telah menyatakan Laa ilaaha ilallaah berarti telah siap untuk fight (bertarung) melawan segala bentuk ilah di luar Allah di da1am kehidupannya [29:2]. * Shalat adalah training: sebagai latihan agar setiap muslim di dalam kehidupannya adalah dalam rangka sujud (beribadah) kepada Allah [6:162] * Zakat adalah training. Ia baru membangun landasan bagi amal-amalnya yang lain.172]. 59:7].

yaitu sebagai latihan dalam pengorbanan jiwa dan harta di jalan Allah. Al-Islam ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Pembukaan Mentor memberikan game dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ GAMES A. [22:27-28] REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Skema/ gambar : C. * Sa'id Hawwa. mengamalkan persatuan dan persamaan derajat dengan sesama manusia. Al-Islam.* Haji adalah training. JuduI : Games Lima Garis B. Media : Papan tulis dan kapur .

itu belum final untuk membangun keislaman dalam diri kita. sehingga keislaman yang dimiliki menjadi indah dan dapat merasakan lezatnya iman Islam. sekalipun kita telah melaksanakan Rukun Islam. Biasanya didapatkan pendapat yang bcrbeda-beda (mis: barisan. Mintalah pendapat masing-masing kelompok tentang persepsi dari gambar tersebut 4. Mentor membuat lima garis di papan tulis seperti di atas 3. Masih perlu ada pemahaman Iman yang benar agat terhindar dari muslim yang TBC (Takhyul. Mintalah komentar lagi. 5. apa itu Rukun Islam? F. Diri kita belum sempurna membentuk pribadi Islam secara lengkap. Rukun Islam merupakan karakteristik seorang muslim bila dibandingkan Dengan umat lain 2. buatlah kesepakatan bahwa gambar tersebut adalah Rukun lslam 5. Kesimpulan : 1. Dilaksanakannya Rukun Islam merupakan standar keimanan seorang muslim.D. lidi). Langkah-langkah : 1. Churafat/Khurafat). Bahan : Materi Rukun Islam E. Bid'ah. tingkatan. 3. 4. Bentuk kelompok atau perorangan 2. Masih perlu peningkatan Akhlaqul Karimah. Kita bisa membedakan kualitas keimanan seorang muslim dengan melihat dikerjakan atau tidaknya ibadah tersebut. Harus ada proses pembinaan Islam secara kontinu dan bertahap untuk .

mendapatkan pemahaman Islam yang utuh. .

IHSAN TUJUAN * Peserta memahami hakekat ihsan dan balasan bagi orang-orang yang berbuat ihsan * Peserta mengetahui landasan berbuat ihsan * Peserta mengetahui cara beramal dengan ihsan METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian * Ihsan dianalogikan sebagai atap bangunan Islam (Rukun iman adalah pondasi. Rukun Islam adalah bangunannya). * Ihsan (perbuatan baik dan berkualitas) berfungsi sebagai pelindung bagi bangunan keislaman seseorang. Jika seseorang berbuat ihsan. maka amal-amal Islam lainnya atan terpelihara dan tahan lama (sesuai dengan fungsinya sebagai atap bangunan Islam) Landasan ihsan 1.8. Landasan Qauliy "Sesungguhnya Allah telah mewajibkan untuk berbuat ihsan terhadap segala .

Landasan Kauniy Dengan melihat fenomena dalam kehidupan ini. 2. Adanya Kebaikan Allah (Ihsanullah) Allah telah memberikan nikmatnya yang besar kepada semua makhlukNya (QS. 108: 1-3) Dengan mengingat Muraqabatullah dan Ihsanullah. Alasan Berbuat Ihsan Ada dua alasan mengapa kita berbual ihsan: 1. sesungguhnya Dia meIihatmu". tentang definisi ihsan: "Mengabdilah kamu kepada Allah seakan-akan kamu melihat Dia. Adanya Monitoring Allah (Muraqabatullah) Dalam HR Muslim dikisahkan jawaban Rasul ketika ditanya malaikat Jibril yang menyamar sebagai manusia. QS. maka sembelihlah dengan cara yang ihsan. Jika kamu tidak melihatNya. 28:77 QS. Maka jika kamu menyembelih. maka sudah selayaknya kita ber-Ihsanun Niyah (berniat yang baik). Karena niat yang baik akan mengarahkan kita kepada: 1. secara sunatullah setiap orang suka akan perbuatan yang ihsan. hewan) dan optimal (terhadap yang hidup maupun yang akan mati) 2. Itqonul 'Amal (Amal yang rapi) . dan hendaklah menajamkan pisau dan menyenangkan (menenangkan & menen-tramkan) hewan sembelihan itu” (HR Muslim). Ikhlasun Niyat (Niat yang Ikh1as) 2. 55. Tuntutan untuk berbuat ihsan dalam Islam yaitu secara maksimal (terhadap segala sesuatu: manusia.sesuatu.

Ada 3 keuntungan jika sesorang meramal dengan amal yang ihsan: 1. Ihsan ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . Dicintai Allah [2:195] 2. please!) REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Jaudatul Adaa' (Penyelesalan yang baik) Jika seseorang beramal dan memenuhi kriteria di atas. Mendapat Pertolongan Allah [16:128] Kesimpulan : Jadi untuk beramal ihsan harus memenuhi kriteria: 1) Zhohirotul Ihsan (Penampakan Ihsan). maka ia telah memiliki Ihsanul 'Amal (Amal yang ihsan).3. Mendapat Pahala [33: 29] 3. Artinya: Ikhlaslah selalu! (To be ikhlas. Artinya: Lakukan yang terbaik ! (Do your Best !) 2) Qiimatul Ihsan (Nilai Ihsan).

Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 9. MA'RIFATULLAH TUJUAN * Peserta memahami makna dan maksud dari ma'rifatullah * Peserta mengetahui manfaat dan pentingnya ma‟rifatullah * Peserta mengetahui jalan-jalan untuk mengenal Allah * Peserta mengetahui hal-hal yang menghalangi ma‟rifatullah METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Ma'rifatullah .

Lewat akal: * Ayat Kauniyah / ayat Allah di alam ini: o fenomena terjadinya alam (52:35) o fenomena kehendak yang tinggi(67:3) o fenomena kehidupan (24:45) . mengenal. Berhubungan dengan obyeknya. Ma‟rifatullah adalah ilmu yang tertinggi sebab jika difahami memberikan keyakinan mendalam. Ma'rifah berarti mengetahui. yang dengannya akan diperoleh keberuntungan dan kemenangan.* Ma'rifatullah berasal dari kala ma‟rifah dan Allah. yaitu Allah Sang Pencipta. Jalan untuk mengenal Allah 1. Berhubungan dengan manfaat yang diperoleh. 2. * Ma‟rifatullah merupakan ilmu yang tertinggi yang harus difahami manusia (QS 6:122). * Berilmu dengan ma‟rifatullah sangat penting karena: 1. Memahami Ma‟rifatullah juga akan mengeluarkan manusia dari kegelapan kebodohan kepada cahaya hidayah yang terang [6:122] . Pentingnya Mengenal Allah * Seseorang yang mengenal Allah pasti akan tahu tujuan hidupnya (QS 51:56) dan tidak tertipu oleh dunia . Hakikat ilmu adalah memberikan keyakinan kepada yang mendalaminya. Mengenal Allah bukan melalui zat Allah tetapi mengenal-Nya lewat tanda-tanda kebesaranNya (ayat-ayatNya). yaitu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.

* Membatalkan janji dengan Allah (QS 2:2&-27) . * Ragu-ragu (QS 6:109-110) Semua sifat diatas merupakan bibit-bibit kekafiran kepada Allah yang harus dibersihkan dari hati. 25:21). 24:55) 2. 11:6) * Allah sebagai pemilik (2:284) * dll. * Dzalim (QS 4:153) . * Lalai (QS 21:1-3) . Sebab kekafiranlah yang menyebabkan Allah mengunci mati. * Bersandar pada panca indera (QS 2:55) .o fenomena petunjuk dan ilham (20:50) o fenomena pengabulan doa (6:63) * Ayat Qur'aniyah/ayat Allah di dalam Al-Qur‟an: o keindahan Al-Qur' an (2:23) o pemberitahuan tentang umat yang lampau [9:70] o pemberitahuan tentang kejadian yang akan datang (30:1-3. Lewat memahami Asma‟ul Husna: * Allah sebagai Al-Khaliq (40:62) * Allah sebagai pemberi rizqi (35:3. (QS . * Berbuat kerusakan/Fasad . 8:7. (59:22-24) Hal-hal yang menghalangi ma‟rifatullah * Kesombongan (QS 7:146. * Banyak berbuat ma‟siyat . menutup mata dan telinga manusia serta menyiksa mereka di neraka. * Dusta (QS 7:176) .

MA‟RIFATUL RASUL TUJUAN * Peserta memahami makna risalah dan rasul * Peserta memahami kewajiban beriman kepada rasul * Peserta mengetahui tugas para rasul * Peserta mengetahui sifat-sifat rasul METODE PENDEKATAN . Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Ma‟rifatullah 5‟ Diskusi Pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tentang logika keberadaan Allah 5‟ Ceramah Mentor mengurAlkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor menyediakan forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutup dengan doa 10‟ 10. Allah Jalla Jalaluhu Aqidah Seorang Muslim 1.2:6-7) REFERENSI Said Hawwa.

* Juga tidak dianggap beriman atau muslim kecuali ia beriman kepada seluruh rasul. Menyampaikan (tablig) [5:67. Pentingnya iman kepada Rasul * Iman kepada para rasul adalah salah satu Rukun Iman. 33:39]. dan tidak membedakan antara satu dengan yang lainnya. moral.* Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Risalah dan Rasul * Risalah: Sesuatu yang diwahyukan A11ah SWT berupa prinsip hidup. Yang disampaikan berupa: * Ma'rifatullah [6:102] (Mengenal hakikat Allah) . (Al-Asyqor:56) Tugas para rasul 1. ibadah. aqidah untuk mengatur kehidupan manusia agar terwujud kebahagiaan di dunia dan akhirat. . yaitu Tauhidullah . Seseorang tidak dianggap muslim dan mukmin kecuali ia beriman bahwa Allah mengutus para rasul yang menginterprestasikan hakekat yang sebenarnya dari agama Islam. * Rasul: Seorang laki-laki (21:7) yang diberi wahyu oleh Allah SWT yang berkewajiban untuk melaksanakannya dan diperintahkan untuk menyampaikannya kepada manusia.

Aqidah Seorang Muslim. Ma'shum [terjaga dari kesalahan] [3:161.8:110] 2. Dr. 53:1-4] 3. 60-71 * Al-Asyqor. * Basyir wa nadzir [6:48] (Memberi kabar gembira dan peringatan) 2. Mereka adalah manusia (17:93-94. Judul : Games Ilmu .* Tauhidullah [21:25] [Mengesakan Allah] . Mendidik dan Membimbing [62:2] Sifat-sifat para rosul 1. 6:89-90] REFERENSI * Kelompok Studi Al-Ummah. hal. Para Rasul dan Risalahnya. Sebagai suri teladan [33:2l. Pustaka Mantiq ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Ma‟rifatullah 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ G AMES A. Limar Sulaiman.

Media & Bahan : 1. Lipat kertas 2 X. 1 naskah pembahasan 2. Tahap2 Mentor memberikan instruksi dan memberikan keterangan tambahan secara lisan sebagai berikut: 1. Langkah-langkah . Tahap 1 Mentor memberikan instruksi tanpa memberikan keterangan tambahan. * Instruksi: Peserta diminta membuat sejumlah lubang (minimal 6) yang berjarak sama antara satu lubang dengan lainnya.B. sehingga membentuk bujur sangkar 2. 1 buah gunting atau cutter D. 3 lembar kertas bujur sangkar per orang atau kelompok 4. Skema/ Gambar / Contoh : C. juga jarak setiap lubang dari titik pusatnya. Lipat bagian kertas yang ujungnya bersatu sehingga menutupi 2/3 . Serangkaian petunjuk 3.

Lipat lagi kertas dengan bagian yang sama sampai saling menutupi 5. . Hikmah: 1. Sehingga didapatkan hasil sesuai instruksi. 3. E. Rasul sebagai utusan Allah harus kita kenal dan kita taati agar segala aspek kehidupan kita menjadi ibadah. Lipat juga 1/3 bagian sisanya 4. Lipat. 2. Pentingnya rasul sebagai penyampai dan penjelas risalah Islam sekaligus mencontohkan bagaimana Islam diterapkan dalam hidup keseharian. Lubangi bagian yang ujungnya bersatu menggunakan gunting atau cutter 6.bagiannya. apakah didapatkan lubang-lubang sesuai instruksi Tahap 3 Mentor memberikan instruksi sambil mencontohkan setiap langkah secara terperinci.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Ad-dien menurut Al-Qur‟an * Dienullah. MA‟RIFATUL ISLAM TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian diin menurut Al-Qur'an * Mengetahui perbedaan dienullah dan dien ghoiru dienullah * Mengetahui kesempurnaan ajaran Islam sehingga berusaha mengamalkan dan mempelajarinya. * Dienul ghoiru dienullah. biasa disebut agama budaya (dienul ardli) . 48. Disebut juga dengan dienul haq (dienus samaawi). bukan dari Allah. Jumlahnya lebih dari satu (QS. 61:9] Dienullah dibawa oleh semua Rosul dan nabi untuk keselamatan manusia.28) hasil rekayasa pikiran manusia. DienuI Islam [48:28.11.

yaitu tidak berlaku bagi segenap manusia. utusan itu hanya menyampaikan bukan menciptakan. * Konsep tentang Tuhannya adalah Tauhid. walaupun ada sudah mengalami perubahan-perubahan dalam perjalanan sejarah. berserah diri (al-istislaam) [3:83]. * Tidak disampaikan oleh Rosul Allah. dll. masa dan keadaan Pengertian Islam secara Ethimologi/ Bahasa : * Tunduk patuh. * Konsep Tuhannya dinamisme. * Umumnya tidak memilki kitab suci. * Damai (as-silm) . * Kebenaran ajarannya tidak universal. politheisme. * Memiliki kitab suci yang bersih dari campur tangan manusia. animisme. * Pokok-pokok ajarannya tidak pernah berubah dengan perubahan masyarakat penganutnya. tapi diturunkan untuk masyarakat.Ciri-ciri dienullah/dienus-Samaawi * Bukan tumbuh dari masyarakat. * Ajarannya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan masyarakat penganutnya . Disampaikan oleh manusia pilihan Allah (utusan-Nya).. * Ajaran lslam : . * Kebenarannya universal dan sesuai dengan fitrah manusia Ciri-ciri dienul ardli : * Tumbuh dalam masyarakat. * Bersih (as-saliim) * Aturan Illahi yang diberikan kepada manusia yang berakal sehat untuk kebahagiaan hidup mereka di dunia dan akhirat.

5:3 REFERENSI Diktat agama IPB. Didin Hafidhuddin ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .28 * Rahmat seluruh alam QS 21. 30.107 * Untuk meningkatkan kualitas hidup manusia QS.179 * Sangat sempurna QS.* Sesuai fitrah manusia QS. Uts. 2.10 Kepentingan seluruh manusia QS 34.

12. * Al-Furqon/ Pembeda [25:1] * Adz-Dzikr/ Pengingat [15:9]. AL-QUR‟AN TUJUAN * Peserta mengetahui definisi Al-Qur‟an secara bahasa dan istilah * Peserta mengetahui nama-nama dan karakteristik Al-Qur‟an * Peserta memahami fungsi Al-Qur‟an dan akhak terhadapnya * Peserta termotivasi untuk membaca. mempelajari dan mengamalkan AlQur'an METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi AL-Qur‟an * Secara bahasa berarti "bacaan”. * Al-Kitab/ Buku [21:10]. * An-Nur/ Cahaya [4:174] . * Secara istilah berarti "Kalam Allah SWT yang merupakan mu'jizat yang diwahyukan kepada nabi Muhammad SAW dan membacanya merupakan ibadah" Nama-nama Al-Qur‟an * Al-Qur‟an/ Bacaan [17:9] .

* Keunggulan Al-Qur‟an * Menyombongkan diri dan berpaling [31:7] . * Membaca Al-Qur‟an secara tartil perlahan-lahan [73:4] . 34. * Lapang dada menerima Al-Qur‟an [7:2] * Mendengarkan baik-baik pembacaan Al-Qur‟an [7:204] . * Mudah difahami dan diambil pelajaran [54: 17. * Tidak seorang pun yang dapat menandingi keindahan dan keagungan AlQur‟an [2:23. * Tersusun secara terperinci dan rapi [11:1] . 17:88] . * Menertawakan peringatan ini [53:59-62] .Karakteristik AL-Qur' an * Diturunkan bukan untuk menyusahkan manusia [ 20:2]. * Bacaan yang teramat mulia dan terpelihara [56: 77-78] . dst] Fungsi Al-Qur‟an * Pengganti kedudukan kitab suci sebelumnya yang pernah diturunkan Allah SWT * Tuntunan serta hukum untuk menempuh kehidupan * Menjelaskan masalah-masalah yang pernah diperselisihkan oleh umat terdahulu * Sebagai mukjizat Rasulullah SAW AkhIak Terpuji Terhadap Al-Qur‟an * Membaca ta'awudz sebelum membaca Al-Qur‟an [16:98] . . * Bcrgetar hatinya dan bertambah imannya [8:2-4] Akhlak tercela terhadap Al-Qur‟an .

15:9] . Allah menghendaki agar Al-Qur‟an berlaku umum (mencakup permasalahan) dan bersifat universal. Allah sendiri yang menjamin kemurnian Al-Qur‟an [6:115. yaitu ketika turunnya.[96:1-5] . yang hanya memperlihatkan urgensi pada suatu masa saja. * Keunggulan Al-Qur‟an secara ilmiah Pemikiran modern dalam berbagai bidang disiplin ilmu dewasa ini telah menetapkan bahwa Al-Qur‟an merupakan kitab ilmiah yang menghimpun segala disiplin ilmu dan filsafat. Ilmu itu datang dari Allah SWT. * Al-Qur‟an adalah mukjizat yang abadi [4:74]. [6:38] Universal : Berlaku selamanya dan untuk seluruh kaum. disusun dan dikumpulkan Al-Qur‟an itu dengan sistematika yang memperlihatkan universalitas dan kekekalannya dan dijauhkan dari susunan yang bersifat temporer. * Al-Qur‟an bersifat umum dan universal. sebagai tanda kemuliaanNya dan ketinggian ilmu-Nya.* Tidak memperahatikan Al-Qur‟an [47:24] Keunggulan Al-Qur‟an . * Jaminan kemurnian Al-Qur‟an. [25:1] REFERENSI * Paket BP NF 'Keunggulan Al-Qur‟an‟ . Umum : Mencakup seluruh bidang/permasalahan manusia. Maka.

(Bab I) * Manna Khalil al-Qattan.* Ibnu Qoyim. Studi Ilmu-ilmu Quran . hal 18 ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Mahabatullah.

13. UKHUWAH ISLAMIYAH (UI) TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakekat UI * Peserta mengetahui perbedaan UI dan Ukhuwah Jahiliyah * Peserta mengetahui hal-hal yang menguatkan ukhuwah dan buah dari UI * Peserta termotivasi untuk mengamalkan hal-hal yang menuju kepada UI dalam kehidupannya METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi .

Memberitahukan kecintaan pada yang kita cintai 2. perkawinan. dan kepentingan pribadi). Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim) . nasionalisme. Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah: 1. Hakekat Ukhuwah Islamiyah 1. 49: 10) Perbedaan UI dan Ukhuwah Jahiliyah * Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan aqidah dan syariat Islam. Merupakan arahan Rabbani (QS. kebangsaan. 3: 103) 2. yaitu ikatan selain ikatan aqidah (misal: ikatan keturunan [orang tua-anak]. 43: 67) 3. Ukhuwah Jahiliyah bersifat temporer (terbatas pada waktu dan tempat). Menunjukkan kegembiraan & senyuman bila berjumpa 4. Nikmat Allah (QS. kesukuan.RINCIAN BAHASAN Makna Ukhuwah Islamiyah. * Menurut Imam Hasan Al-Banna: Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah. Perumpamaan tali tasbih (QS. 8: 63) 4. Merupakan cermin kekuatan iman (QS. Memohon dido‟akan bila berpisah 3.

Abdullah Nasih 'Ulwan * Rahasia Sukses Ikhwan Membina Persaudaraan di Jalan Allah. Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara) 8. Merasakan lezatnya iman 2. Ust. Memenuhi hak ukhuwah saudaranya Buah Ukhuwah Islamiyah 1. Mengucapkan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan 6. Mendapatkan tempat khusus di syurga (15:45-48) REFERENSI * Bercinta dan bersaudara karena Allah. Husni Adham Jarror. Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .5. Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu 7. GIP * Meraih Nikmatnya Iman. Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang dilindungi) 3. Asadudin Press * Panduan Aktivis Harokah. Memperhatikan saudaranya & membantu keperluannya 9.

GAMES Games I: Menyusun Bujur Sangkar Media : * Sembilan (9) bujur sangkar dari karton/kertas berukuran sama yang lelah dipotong secara acak dan dipisah-pisahkan ke dalam 3 amplop Cara: * Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok terdiri dari 4-5 orang. sedangkan yang lainnya bertugas sebagai pengawas. * Pengawas berhak menegur pekerja yang melanggar ketentuan . Pengawas bertugas mengawasi dan memberikan penilaian terhadap jalannya permainan. Masingmasing kelompok mengirimkan 3 orang sebagai pekerja yang duduk secara melingkar. * Tiap pekerja memperoleh 3-5 potongan karton. * Pekerja boleh memberikan polongan karton yang dimilikinya kepada teman pekerja lain dalam kelompoknya tetapi tidak boleh memintanya. * Mentor bertugas membagikan potongan-potongan acak dari bujur sangkar tersebut kepada setiap pekerja kelompok. * Setiap pekerja diberi waktu 3 menit untuk membentuk bujur sangkar dari potongan karton tadi. * Tiap kelompok mendapat satu amplop yang berasal dari tiga bujur sangkar yang berukuran sama dan telah dipotong secara acak. * Pekerja tidak boleh berkomunikasi sesama pekerja dan tidak boleh memberi petunjuk atau berdiskusi dengan temannya untuk menentukan letak potongan karton yang dimilikinya atau yang direroleh temannya. * Pekerja yang sudah membentuk bujur sangkar miliknya boleh merubahnya lagi sedemikian sehingga setiap pekerja akan memiliki atau membenluk sebuah bujur sangkar.

Kritera Keberhasilan. * Setiap pekerja atau kelompok dapat membentuk bujur sangkar dalam waktu yang ditentukan. * Setiap pekerja menolong temannya dengan memberikan potongan bujur sangkar yang dimilikinya. * Setiap pengawas menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya

Hikmah. * Ta‟awun/saling tolong menolong adalah salah satu kunci ukhuwah. * Pentingnya tausiyah dalam membina ukhuwah

Games II: Adu Ponco Berhadiah (Win-win Games) Cara: * Setiap siswa mencari lawan untuk mengadu ponco * Setiap kemenangan akan diberi hadiah (misal: Rp. 1000,- dalam waktu yang ditentukan (2'). * Setiap siswa mencari kemenangan sebanyak-banyaknya.

Penyelesaian: * Dalam waktu yang dilentukan, bergantian untuk menang sehingga semua mendapat hadiah yang sama dengan sebanyak-banyaknya.

Hikmah: * Tidak menganggap saudaranya sebagai lawan tetapi partner untuk mencapai tujuan bersama * Tidak mementingkan diri sendiri

14. NIKMAT IMAN TUJUAN * Menumbuhkan keyakinan bahwa iman merupakan fitrah manusia * Mangetahlu bahwa iman merupakan nikmat terbesar dari Allah * Mengetahui cara mensyukuri nikmat dari Allah

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Iman sebagai fitrah manusia * Semua manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah. "Semua bayi terlahir dalam keadaan fitrah…. * Kesaksian manusia yang menyatakan Allah SWT adalah Robb mereka (7:172)

sehingga secara fitrah manusia akan percaya akan adanya Allah (10:31, 39:3). * Persaksian Rububiyyah di alam ruh harus dilanjutkan dangan persaksian Uluhiyyah dan Risalah di alam dunia sebagai konsekuensinya (30:30, 22:78, 2:21].

Nikmat Iman * Nikmat dari Allah tidak terhitung (14:34). * Beberapa nikmat dari Allah : 1. Nikmat sebagai mahluk (76:1-4) 2. Nikmat sebagai manusia (95:4) 3. Nikmal sebagai khalifah (2:30, 14:32-34) 4. Nikmat sebagai muslim (5:3, 49:17), merupakan nikmat terbesar dari Allah . * Nikmat harus disyukuri (14:7, 31:31), antara lain dengan cara: 1. Mengucapkan syukur (dengan hati dan lisan ) 2. Menjaga dan memelihara nikmat yang diberikan 3. Menggunakan sesuai keinginan dari pemberi nikmat dengan (perbuatan)

REFERENSI Royyad Al Haqil, Mensyukuri Nikmat Allah, GIP

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟

terkadang turun).15. Hal ini mengakibatkan keimanan seseorang mengalami fluktuasi (terkadang naik. Terjerumus dalam kemaksiatan . Maka perbaharuilah iman kalian deugan Laa Ilaaha Illallaah” (HR Ibnu Islam) Fenomena Lemahnya Iman 1. ”Keimanan itu bisa bertambah dan berkurang. HAL-HAL YANG MELEMAHKAN IMAN TUJUAN * Peserta memahami adanya fIuktuasi keimanan * Peserta mengetahui fenomena lemahnya iman * Peserta mengetahui penyebab lemahnya iman * Peserta termotivasi untuk menjauhi hal-hal yang melemahkan iman METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Fluktuasi Iman Secara fitrah manusia memiliki kecenderungan untuk berbuat jujur (dosa) dan ketaqwaan [91:9-10].

Atau bila kepalanya sakit maka sakitlah seluruh tubuhnya “. (HR Bukhari) 4. Terpaut kepada urusan duniawi dan terlalu mencintainya (QS. yang jika terbiasa seseorang akan berani berbuat secara terang-terangan. Rasulullah bersabda: (lihat Hadist Bukhari Vol. Bila matanya sakit maka sakitlah seluruh tubuhnya. membaca AlQur'an. dll. berdoa. * Terputusnya tali persaudaraan diantara dua orang yang semula bersaudara. Dari An-Nu‟man bin Basyir ra. Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa orang-orang mu‟min itu bagai satu tubuh. Bila sering dilakukan ia pun akan menjadi sebuah kebiasaan. Memudarnya tali ukhuwah.Suatu perbuatan yang sering dilakukan dapat membentuk sebuah kebiasaan. MengeIuh dan takut akan musibah (QS 70:19-21) . Padahal dalam sebuah hadist dikatakan: “Tidak akan diterima do'a dari hati yang lalai dan main-main” (HR Tirmidzi.) 3. Tidak tekun dan bermalas-malasan dalam beribadah Salah satu ketidaktekunan dalam beribadah ialah tidak khusyu' (konsentrasi) dalam mengerjakannya. (HR Muslim). 75:2O-21) 5. katanya Rasulullah SAW bersabda: “Orang-orang mu‟min itu laksana satu tubuh manusia. atau karena Islam lalu keduanya dipisahkan oleh permulaan dosa yaug dilakukan salah seorang diantara keduanya”. Begitu pula dengan kemaksiatan. Contoh: tidak khusyu' dalam sholat. I. Sehingga ibadah tersebut dilakukan dengan jiwa yang kosong tanpa ruh (QS 4:142). hal 16) 2. “Tidak selayaknya dua orang yang saling mengasihi karena Allah Azza wa Jalla. * Tidak memperhatikan urusan kaum muslimin.

Thabarani) 6. Jauh dari menuntut ilmu syariat yang dapat mcmbangkitkan iman di dalam hati penuntutnya 4. 3:14) 7. isteri dan anak-anak (QS. Mencela yang ma‟ruf dan tidak mau memperhatikan kebaikan-kebaikan yang kecil 7. 15:3 Ali ra. Akibatnya hati menjadi keras dan kaku. Sebab-sebab Lemahnya Iman 1. Atau meski engkau hanya berbicara dengan saudaramu sedangkan wajahmu tampak berseri kepadanya. 8:28 . Panjang angan-angan (Berangan yang muluk-muluk) QS. Sibuk mengurusi harta benda. tidur. berbicara. Banyak berdebat dan bertikai yang mematikan hati. Berlebih-lebihan dalam masalah makan. pernah berkata: “Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takutkan atas diri kalian ialah mengikuti hawa nafsu dan angan-angan yang muluk. bergaul dan juga tertawa “Janganlah kamu sekalian memperbanyak tertawa karena banyak tertawa dapat mematikan hati”. Mengikuti hawa nafsu akan meughalangi dari kebenaran. Berada di tengah lingkungan yang penuh kemaksiatan 5. Tenggelam dalam kesibukan dunia “Cukuplah bagi salah seorang diantara kamu selagi dia di dunia hanya seperti bekal orang yang mengadakan perjalanan.” (HR Ahmad) 6. Jauh dari pelajaran dan teladan yang baik 3. sedangkan angan-augan yaug muluk akan melupakan akhirat” 8. berjaga di waktu malam.” (HR Ath.“Janganlah sekali-kali kamu mencela yang ma'ruf sedikitpun. Jauh dari suasana atau lngkungan iman dalam waktu yang lama (QS 57:16) 2. meski engakau hanya menuangkan air ke dalam bejana seseorang yang hendak menimba air. (HR Ibnu Majah) .

Obat Lemahnya Iman.REFERENSI Muhammad Sholih AL-Munajjid. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan pencapaian tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi Fenomena Lemahnya Iman 40‟ Diskusi Mentor memberi kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Darul Falah.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN .16. HAL-HAL YANG MENGUATKAN IMAN TUJUAN * Peserta mengetahui sebab-sebab bertambahnya iman * Peserta termotivasi Untuk melakukan hal-hal yang dapat menguatkan iman.

Bukhori) 3. 57:21. rahmat meliputi mereka. Melakukannya secara terus-menerus. Menuntut ilmu. Mengikuti dan komitmen terhadap halaqoh zikir.Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya iman itu dijadikan di dalam diri sesorang diantara kamu sebagaimana pakaian.Thabrani). Maksudnya iman itu dapat menjadi usang dalam hati seperti halnya pakaian yang dapat menjadi usang bila lama dipakai. tapi dikerjakan secara terus-menerus. 8:4] Fikir adalah aktivitas yang mengacu kepada renungan terhadap ciptaan Allah. Maksudnya kerjakanlah ibadah sesuai dengan . “Tidaklah segolongan orang duduk seraya menyebut Allah melainkan para malaikat mengelilingi mereka. hal-hal yang menyangkut keagunganNya dan membaca kalimahNya [33:41. maka mohonlah kepada Allah agar Dia memperbaharui” (HR Al. 22:90] dan hadits: “Pelan-pelan (berhati-hati) dalam segala sesuatu adalah baik kecuali di dalam amal akhirat”. Tidak merasa bosan. (HR Abu Daud) 2.” (HR. yang harus diperhatikan : 1. ketentraman nati turun kepada mereka dan Allah menyebut mereka termasuk dalam golongan yang berada di sisiNya”. Memperbanyak amal shalih. ayat-ayatNya dan mukjizatNya [l3:190-191] 4. (HR Muslim) 5. yaitu ilmu yang menyebabkan bertambahnya pengetahuan dan keyakinan tentang iman [35:28]. “Alah menyukai amalan yang walaupun sedikit. Sesegera mungkin melaksanakan ama1-amal sholih [3:33. 2. Menyimak/ mentadaburkan Al-Qur'an [17:282] 3. Dzikir dan Fikir Dzikir adalah mengingat Allah berserta sifat-sifatNya. Hal-hal yang menguatkan Iman 1.

Lalu barangsiapa yang menjadi orang yang banyak mendirikan sholat. dan tidaklah agama itu dikeraskan oleh seseorang melainkan justru ia akan dikalahkan.” (HR Bukhori) "Berbakti kepada orangtua adalah pertengahan dari pintu-pintu sorga. Berharap amalnya diterima Allah swt dan merasa cemas jika amalannya tidak dilerima Allah SWT. 6. Barangsiapa yang tertidur hingga ketinggalan bacaan wiridnya dari sebagian malam atau dari sebagian bacaan wirid. 75. . Mengulang amalan yang tertinggal dan terlupakan. 56. maka ia dipanggil dari pintu sholat. 10:45]. sekarang ziarahilah kubur karena hal itu dapat melunakkan hati. "Barangsiapa yang menafkahi dua istri di jalan Allah. ini adalah baik. maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu sorga „Wahal hamba Allah. yaitu kematian. membuat mata menangis. ketahuilah.hakim) 8. “Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan.” (HR at-Tirmidzi) "Dulu aku melarangmu menziarahi kubur.” (Hadits Riwayat Bukhari) 4. Barangsiapa menjadi orang yang banyak megeluarkan shodaqoh. maka ia dipanggil dari pintu jihad. mengingatkan hari akhirat. Mengingat akhirat. lalu dia membacanya lagi antara sholat Shubuh dan shalat Zuhur. 9. maka ia dipanggil dari pintu ar-Rayyan. Barangsiapa menjadi orang yang banyak melakukan shoum. maka dia dipanggil dari pintu shodaqoh. An-Nasa' i) 5. Bermunajat kepada Allah dan pasrah kepadanya. Tidak berangan-angan secara muluk-muluk [26:205-207. maka ditetapkan baginya seakanlah dia membacanya pada malam itu juga. dan 78]." (HR at. yaitu mengingat nikmatnya sorga dan keras pedihnya neraka [lihat QS. “Sesungguhnya agama itu adalah mudah. 10.Tirmidzi) 7.” (HR. “ (HR Al. Maksudnya: memohon kepada Allah dengan ketundukan dan kepasrahan yang sedalam-dalamnya. Melakukan berbagai macam ibadah.kemampuan. Maka berbuatlah yang lurus dan sederhana. Dzikrul maut. Barangsiapa menjadi orang yang banyak berjihad. dan janganlah kamu mengucapkan kata-kata yang kotor.

[2:186]. "Barang siapa menanggalkan pakaian karena merendahkan diri kepada Allah padahal ia mampu mengenakannya. sehingga ia diberi kebebasan memilih diantara pakaian-pakaian iman mana yang dikehendaki untuk dikenakannya (HR At. Muhammad Na'im Yasin. 13. atau orang yang berilmu atau orang yang mencari ilmu. Yang Meguatkan Yang Membatalkan Iman. Tawadhu (rendah hati).11. 14. REFERENSI * Muhammad Shouh Al-Munajjid.” (HR Ibnu Majah) 12. Hadits: "Dunia ini terlaknat.32]. Darul Falah * Dr. dan terlaknat pula apa yang ada di dalanmya kecuali dzikruIlah dan apa yang membantunya. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan manyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Memikirkan kehinaan dunia [3:185]. Do'a. Al-wala wal baro. Muhasabah diri [59:18] 16.Tirmidzi) 15. artinya saling tolong menolong dan loyal kepada sesama muslim dan memusuhi orang-orang kafir [5:2]. Mengagungkan hal-hal yang terhormat di sisi Allah [22:30. Obat Lemahnya Iman. maka Allah akan memanggilnya pada hari kiamat bersama para pemimpin makhluk. GIP.

17. PENTINGNYA AKHLAK ISLAMI TUJUAN * Peserta memahami makna akhlak * Peserta memahami pentingnya akhlak Islami .

* Peserta termotivasi untuk merubah akhlak yang baik dan Islami METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi Akhlak Akhlak adalah jati diri. karakter inheren yang menyertai seorang manusia di mana pun ia berada. Al-Qiyam (nilai Islami) Keterangan: 1. Al-Wiratsiyyah (Genetik) 2. . karena Islam dapat memperhalus dan memperbaikinya. Faktor-faktor pembentuk akhlak Akhlak terbentuk oleh 4 faktor : 1. seorang muslim untuk berbicara keras atau kasar. Syari'ah Ijtima'iyyah (Sosial) 4. An-Nafsiyyah (Psikologis) 3. Misamya: seseorang yang berasal dari daerah cenderung berbicara "keras".

Nasrani. dan Abu Ya'la) * Akhlak adalah buah ibadah . Semua anak dilahirkan dalam fitrah. Ahmad. ”Paling Sempurna orang mukmin imannya adalah yang paling luhur akhlaknya” (HR Tirmidzi) “Sesungguhnya kekejian dan perbuatan keji itu sedikitpun bukan dari Islam.2.2. Akhlak Islami ialah seperangkat tindakan/gaya hidup yang terpuji yang merupakan refleksi nilai-nilai Islam yang diyakini dengan motivasi sematamata mencari keridhaan Allah SWT Pentingya Akhlak Islami: * Akhlak ialah salah satu faktor yang menentukan derajat keislaman dan keimanan seseorang. Seseorang yang lahir dalam keluarga yang orang tuanya bercerai akan berbeda dengan keluarga dengan orang tua yang lengkap. Faktor lingkungan tempat seseorang akhlak yang ada pada dirinya berpengaruh pula dalampembentukan akhlak seseorang * Faktor 1. orang tuanyalah ynag menjadikan Yahudi. Majusi (Hadist). 3. Faktor ini berasal dari nilai-nilai yang keluarga (misalnya ibu dan bapak) tempat seseorang berkembang sejak lahir.3 yang (bila) bersifat negatif sebenarnya tidak akan menjadi masalah bila ketiga faktor pertama tersebut tunduk pada faktor ke-4 (nilai Islam) 4. dan sesungguhnya sebaik-baik manusia keislamannya adalah yang paling baik akhlaknya” (HR Thabrani. Nilai Islami akan membentuk akhlak Islami.

masyarakat. skala pribadi 2. lalu menjadi kebiasaan hingga membentuk akhlak. umat. Dari lintasan hati dilakukan/dicoba. Muttafaq alaih) Ahklak Islami penting dan urgen untuk direfleksikan da1am: 1. * Akhlak dapat berubah tergantung kemauan individu tersebut.45) * Keluhuran akhlak merupakan amal terberat hamba di akhirat “Tidak ada yang lebih berat timbangan seorang hamba pada hari kiamat melebihi kejujuran akhlaknya”. tergantung usaha yang ia lakukan. karena itulah akhlak pulalah yang menentukan eksistensi seorang muslim sebagai makhluk Allah SWT "Sesungguhnya termasuk insan pilihan di antara kalian adalah yang terbaik akhlaknya” (HR. Misainya: kebiasaan mencotek.Tirmidzi) * Akhlak merupakan lambang kualitas seorang manusia. skala masyarakat 3. Seseorang dapat berakhlak baik atau buruk. (Abu Daud dan At. 29.“Sesungguhnya shalat itu mencegah orang melakukan perbuatan keji dan munkar” (QS. . skala umat * Akh1ak juga terbentuk dari khotiroh (lintasan hati).

Muhammad Ali Hasyimi. „Urgensi Akhlak I‟ * Materi Training Manajemen Da'wah Muslimah “Peran Muslimah dalam Da'wah” ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .). Apakah Anda Berkepribadian Muslim. * Dr. hal.REFERENSI * Ziyad Abbas (ed. GIP * Muna Hadad Yakan. 24-28. Pustaka Panjimas. Ekonomi dan Sosial. Pilihan Hadits Potitik. GIP * Isnet. Hati-hati terhadap Media yang Merusak Anak. hal.38-4O.

* Peserta mengetahui contoh akhlak tercela dan termotivasi untuk menjauhinya METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi . AKHLAK RASULULLAH TUJUAN * Peserta tumbuh kesadarannya untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW * Peserta mengetahui contoh akhlak yang mulia dan termotivasi untuk melakukannya.18.

RINCIAN BAHASAN * Misi utama diutusnya Rasul ke dunia ialah untuk menyempurnakan akhlak manusia "Sesungguhnya Aku diutus untuk menyempurnakan keluhuran akhlak” (Hadist). sabar. Akhlak manusia terbaik Dikatakann oleh Anas ra. bahwa Rasulullah adalah manusia yang tcrbaik akhlaknya Contoh akhlak-akhlak mulia yang diperintahkan Nabi SAW 1. Akh1ak Qur‟ani Ditanyakan kepada Aisyah ra tentang akhlak Rasulullah SAW maka jawabnya “Akhlaknya Qur'ani” (AL-Hadist). Jujur . sebagai kepala pemerintahan.) Akhlak Rasulullah secara Umum 1. penyayang. * Akhlak Rasulullah mencakup segala sisi kehidupan. sebagai pemimpin tertinggi pasukan Islam * Juga mencakup sifat yang bisa meliputi sagala sisi kehidupan (zuhud. dll. Karena itu. yaitu sebagai sunnah. Akhlak Rasulullah adalah Al-Qur‟an. untuk memperoleh gambaran utuh akhlak beliau kita perlu memahami Al-Qur‟an dan As-Sunnah atau seggala sesuatu yang ada kaitannya dengan pola kehidupan Rasulullah 2.

Menutupi aib (QS. Malu Adalah Rasulullah SAW sangat tinggi rasa malunya. Allah. 5:1. 56-60 5. dan yang paling utamanya adalah mengucapkan Laa ilaaha ilallah dan serendahrendahnya adalah menyingkirkan duri (gangguan dari jalan). lebih pemalu dari gadis pingitan.Hadits Rasul “Sesungguhnya kejujuran itu akan mengantarkan kepada kebajikan. Dan seseorang senantiasa berkata benar dan jujur hingga tercatat di sisi Allah sebagai orang yang benarr dan jujur. 2: 261) “Tidaklah seorang hamba berada pada suatu pagi kecuali dua malaikat turun menemaninya. “Iman itu mempunyai 71 atau 81 cabang. 24:19) Contoh akhlak-akhlak tercela yang diperingatkan Rasulullah Saw: . [HR Muttafaq‟alaih]. berilah karuniaMu. Dermawan (QS. Menepati janji (QS. 3. berilah ia kebinasaan karena telah mempertahankan hartanya yang tidak dinafkahkannya”. hal. sebagai ganti apa yang ia infakkan. Satu malaikatt berkata: Ya Allah. Malaikat lainnya berkata: Ya. yang akhirnya akan mengantarkan ke dalam neraka. Tambahan: Lihat Ar-Rasul. Tambahan: Lihat ArRasul hal 197-199. 4. [HR Muslim]. Dan sifat pemalu merupakan satu bagian dari iman” [HR Muttafaq‟alaih). Dan seseorang sentiasa berdusta hingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta” (HR Bukhari Muslim) 2. dan sesuhgguhnya kebajikan itu akan mengantarkan ke surga. kami dapat mengeetahuinya pada wajah Beliau. 17:34). Dan sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan. Apabila Beliau tidak menyenangi sesuatu.

Pilihan Hadits Politik. Dari Abi Hurairah ra. Marah QS. Hati-hati terhadap Media yang Merusak Anak. Muna Haddad. bahwa seorang laki-laki berkata kepada Nabi SAW: “Wasiatilah aku. Sabdanya: Janganlah engkau mudah marah. Solo: Pustaka Mantiq * Yakan. Muslim] REFERENSI * Abbas. Ekonomi dan Sosial. Jakarta: GIP. 177-199.). Bukhari-Muslim] Hadits Arbain ke-16 2. “Urgensi Akhlak I”. Jakarta: GIP * Hawwa.” [HR.1. Zalim “Hai hamba-hambaKu. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 40‟ . Dr. Ar-Rasul Muhammad SAW hal. Ghibah dan Namimah (49:12) 3. Sa'id. dan Aku jadikan sebagai perbuatan haram bagi kalian . Riya (2:264) 4. Maka dikurangi beberapa kali.” Sabda Nabi: "Janganlah engkau mudah marah. maka dari itu janganlah kalian berbuat zalim. Sombong (17:37) 5. sesungguhnya aku telah mengharamkan kezaliman (berbuat zalim) pada diriKu.Muhammad Ali. * Isnet. Apakah Anda Berkepribadian Muslim?. S. 3:133-134. Ziyad (ed. Jakarta: Pustaka Panjimas * Hasyimi.” [HR.

Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

..”). Isi kandungan Al-Qur‟an secara global ada 3 bagian: ... Lihat juga di QS.19. “ Buniya l-Islami 'ala khamsin ... BANGUNAN ISLAM TUJUAN * Peserta mengetahui gambaran menyeluruh tentang bangunan Islam * Menumbuhkan kesadaran bahwa Islam adalah sistem hidup yang lengkap dan semrlima sehingga reserta termotivasi Untuk memasukinya secara keseluruhan . Dalam sebuah hadits dikatakan. ( Bangunan Islam itu ada lima perkara.. Al-Maidah:3 * Kesempurnaan Islam ibarat bangunan yang kokoh..61:4 * Islam adalah agama yang sempurna QS. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Konsepsi Islam bisa digambarkaan sebagai sebuah bangunan yang utuh dan kokoh.

104) 3. Penyokong dan Penguat (Muayyidat) 1. Aqidah (keimanan): mencakup 2 kalimat syahadat & Rukun Iman yang enam (QS. Konsep sosial & kemasyarakatan (QS. Konsep politik (QS. yang terdiri dari: 1. Konsep pendidikan (QS. Konsep militer/keprajuritan (QS. 42: 38) 3. 5:49) 4. 2:275. Konsep rerekonomian (QS.8: 61. Dakwah (QS. berupa aturan yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia /sistem hidup.22: 39-40) 2.3: 159. 5:38) . Bangunan (Bina). seperti: 1. Sanksi-sanksi (QS. Hukum-hukum (QS. 2: 151) 3.8:6O. Ibadah (Rukun Islam yang lima) 2.1. 283) 4.47:19) 2. . 282. 5:33. Jihad (QS. 9:5-8) 5. Pokok dan pondasi (asas). QS. 2:237) 6. Konser moral akhlak (QS. 49: 10-13) 2. 2:177. 24: 27.

REFERENSI Aqidah Seorang Muslim. Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

Dalil fitrah Q.20. EKSISTENSI ALLAH TUJUAN * Menambah keimanan peserta kerada Allah * Peserta meyakini bahwa Allah itu eksis/ada * Peserta mengetahui buku utau dalil-dalil lentang eksistensi Allah * Peserta memahami cara mengenal Allah METODE PENDEKATAN * Games * Cemmah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Bukti eksistensi A11ah 1.S 10:22 .

kepada hewan sering disebut insting. sesuai dengan karakteristik dirinya masing-masing. yang ada di alam semesta. susunan. * Kesempurnaan. * Hidayah (tuntunan dan bimbingan). empat unsur ialah semesta: * Ciptaan-Nya. . yang diharapkan kasih sayang-Nya dan ditakuti kemurkaan-Nya. QS 20:49-50 Alam ini menunjukkan dan menuntun manusia bahwa Allah. benar-benar ada. Alam ini diciptakan dengan perbandingan ukuran.Perasaan alami yang tajam dari manusia bahwa ada Zat yang maujud. timbangan. dan perhitungan yang tepat dan sangat akurat. Kepada manusia sering disebut dengan ilham. QS 96:1-2. yang tidak terbatas dan tidak berkesudahan. * Perbandingan ukuran yang tepat dan akurat. yang Maha Tinggi dan Maha Hidup. Dalil akal QS 5:20-21 Dengan tafakkur dan renungan terhadap alam semesta yang menurunkan manifestasi dari eksistensi-Nya. QS 67:3. Orang yang memikirkan dan merenungkan alam semesta akan menemukan. 32:7 Alam ini diciptakan dalam kondisi yang sangat sempurna tanpa cacat. yang mengawasi segala sesuatu. QS 36:36 Bahwa tiada yang dapat mencipta alam ini kecuali Allah. 2. QS 25:2. Sang Pencipta Alam semesta. mengurus dan mengatur segala. Allah memberikan hidayah (tuntunan dan petunjuk) kepada makhluk-Nyau untuk dapat menjalankan hidupnya dengan mudah.

mendukung dan mempersenjatai mereka dengan mu'jizat? Tentu suatu Zat yang eksis (maujud). 5. QS. percaya akan adanya Tuhan yang patut disembah dan diagungkun. 91:7-8 4. Semua rasul menjalankan misi dari langit dengan perantaraan wahyu. Zat yang dapat menanamkan akhlaq dalam jiwa manusia adalah Allah. sumber dnri segala sumber kebaikan. cinta dan keindahan. Daril sejarah Semua umat manusia di berbagai budaya. ia secara naluriah mau tunduk dan menerima kebenaran agar hidupnya lurus dan urusannya berjalan teratur dan baik. Yang Maha Kuat & Perkasa. yaitu Allah. (QS 47:10. serta mengingatkan akan akibat buruk syirik/berpaling dari-Nya (QS 6:91). bangsa dan zaman. Konsensus sejarah ini merupakan bukti yang memperkuat eksistensi Allah. Dengan adanya moral (akhlaq) inilah. Dengan membawa bukti yang nyata (Kitab/wahyu & mukjizat) mengajak umatnya agar beriman kepada Allah. menurut cara masing-masing. suku. mengesakan-Nya dan menjalin hubungan baik denganNya. Siapa yang mengutus mereka dengan tugas yang persis sama ? Siapa yang memberikan kekuatan. Dalil akhlaq Secara fitrah manusia memiliki moral (akhlaq).3. Keberadaan para rasul ini merupakan bukti eksistensi Allah. Semuanya telah mengenal iman kepada Allah. Keberadaan 'moral' yang mendominasi jiwa manusia merupakan bukti eksistensi Allah. perkataan ahli sejarah Yunani kuno bemama Plutarch) Cara mengenal Ahah Jalan yang ditempuh oleh ajaran selain Islam: . Dalil Wahyu Para rasul diutus ke berbagai umat yang berbeda puda zaman yang berbeda.

Kedua rotensi tersebut dioptimalkan dengan dalam proses tafakkur dan tadabbur. untuk mengenal sesuatu selain Allah mereka menggunakan panca indera dan akal. * Jalan yang ditempuh oleh orang mu‟min bersandarkan kepada fitrahnya sebagai manusia. 10:101). Lewat jalan ini. Sebaiknya yang mereka dapatkan adalah ketidaktahuan akan Allah Yang Maha Mencipta. ilmu serta hatinya untuk mengenal Allah lewat tanda-tanda kebesaran-Nya (ayat-ayat-Nya) bukan zat-Nya. disentuh. * Jalan yang ditempuh orang-orang kafir tersebut pada akhimya tidak pemah membawa mereka sampai mengenal siapa Sang Pencipta. (QS 34:51-54 . . manusia akan mengenal Allah. Sehingga hanya menanamkan keraguan dan kesangsian terhadap keberadaa Allah. yaitu mengoptimalkan akal. 12:105. Baik tanda-tanda kebesaran Allah yang ada di alam. diukur. * Jalan yang ditempuh oleh orang-orang kafir tersebut melanggar fitrah mereka. Padahal panca indra hanya bisa mendeteksi sesuatu yang dapat diraba.* Hanya mengandalkan panca Indra dan sedikit akal sehingga timbul prakiraprakira yang membentuk filsafat -filsafat atau pemikiran tentang ketuhanan. mu‟jijat serta dalam Al-Qur‟an. Tadabbur berarti merenungkan ayat ayat Allah yang tertulis dalam Al-Qur‟an (ayat Qauliyah).10:94). 2:147 . pemikiran. Tafakkur berarti memikirkan ciptaan atau tanda-tanda kebesaran Allah (ayat Kauniyah). Sehingga timbul keyakinan di dalam hati tentang kcberadaan dan kekuasaan Allah (QS 3:190-191. * Filsafat dan pemikiran tersebut justru mendatangkan kegoncangan dan kebingungan dalam jiwa. 22:11 . Sebaiknya. Jalan yang ditempuh Islam: * Orang-orang lslam mengenal Allah dengan menggunakan keimanan dan dilengkapi akal. Sebab mencoba mengenal Allah dengan menggunakan panca indra saja.

2.REFERENSI * Materi Mentoring tanun 94/'95. apakah gambar tersebut akan ada? (Tidak !) . ssegala sesuatu ada karena ada yang mengadakan. Mentor membuka diskusi dengan mengajukan pertanyaan sebab akibat keberadaan gambar di papan tulis.langkah 1. Kita ada karena ada yang menciptakan. * DR. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Diskusi Pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tentang logika keberadaan Allah 10‟ Ceramah Mentor menguraikan materi eksistensi Allah 40‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ GAMES Langkah. . Wujudullah. Mentor meminta tiga siswa menggambar sesuatu di papan tulis. Yusuf Qordhowi. Allah Jalla Jalaluhu. * "Jika tadi tak ada yang menggambar. Misalkan: * "Mengapa gambar tersebut ada di papan tulis?" (Karena ada yang menggambarr ! ) . * Sa‟id Hawwa. Gambar itu ada karena ada yang menggambar. * "Kalau begitu.

* "Berarti Sang Pencipta itu memang ada!!" .Alam semesta ini ada karena ada yang mengadakan. Siapa yang menciptakan kita?" (Allah !) .

Dalam bahasa Arab kata ini bereentuk Fi'il Mudhori' atau setara dengan Present Continuous Tense dalam bahasa Inggris.21. MAKNA ASYHADU TUJUAN * Peserta memahami makna syahadah baik secara bahasa maupun istilah * peserta memahami pengaruh syahadah bagi kehidupan seorang mu‟min METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN * Secara bahasa Asyhadu berarti saya bersyahadah. Hal ini menunjukkan suatu aktifitas yang sedang berlangsung dan belum selesai. Definisi Syahadah * Secara bahasa: .

Sedang istiqomah tanpa iman adalah kebatilan.nitas sumpah untuk beriman kepada Allah dan RasuI-Nya dengan: 1. * Secara istilah: suatu pemyalaan. 3. hadist 2) Manusia istiqomah memiliki ciri-ciri: 1. Dinyatakan dengan usan (Al-Qoulu bil Usan) 3. Al-Wa'du (anji) QS 7:172 Jika seseorang berjanji. Membenarka11dalam hati (At-Tasdiiqu bil Qolbi) 2. Karena tak ada iman tanpa istiqomah dan tiada istiqomah tanpa iman. janji sek. Iman tanpa istiqomah adalah lemah dan tidak sempurna. Ia tidak diucapkan setiap saat. Dibuktikan dengan perbuatan (AL-"Amalu bil Arkan) lihat hadist 1 * Bersyahadah merupakan langkah awal untuk beriman kepada Allah dan RasulNya. sekecil apapun memiliki konsekuensi yang harus dijalankan.1. Hanya digunakan dalam situasi dan koNdisi yang diperlukan. Al-Qosamu (sumpah) Sumpah lebih berat dari sekedar pernyataan dan janji. Karena janji adalah hutang dan hutang harus dibayar. Syaja‟ah (berani) QS 2:147 . selama janji itu belum direalisasikan maka seharusnya dia merasa berhutang. Al-I'lanu (pernyataan) QS 3:64 Sebuah pernyataan. (QS 41: 30. Keimanan seseorang yang bersyahadah harus diikuti dan disempurnakan dengan sikap istiqomah. 2.

Syahadah Rububiyah Pengakuan identitas terhadap Allah sebagai pencipta. Syahadah Uluhiyah Pengakuan loyalitas terhadap Allah sebagai satu-satunya supremasi yang boleh disembah dan ditaati QS 76:30 3. pcmilik. Hadist 2: (Tentang istiqomah): “Katakanlah kau beriman kepada Allah. Beliau adalah tokoh idola dan pahlawan terbaik bagi manusia QS 33:21 Catatan 1. Tafa'ul (Optimis) * Sikap tersebut merupakan anugerah dari Allah bagi orang-orang istiqomah yang akan membawa mereka ke kebahagiaan hidup (Assa‟adah) baik di dunia maupun di akhirat. Syahadah Risalah Pengakuan terhadap diri Muhammad SAW sebagai hamba dan utusanNya. Hadist 1: “Iman ialah dikenali oleh hati.2. Kemudian beristiqomahlah (dalam keimanan)” (Al-Hadist) . pemelihara dan penguasa alam semesta QS 7:172 2. Ithmi‟nan (Tenang ) QS 13:28 3. Jenis-jenis Syahadah 1. diucapkan dengan lisan dan diamalkan rukun-Rukunnya” (HR Ibnu Hibban) 2.

Wahhab. Ibrahim Muhammad bin Al-Buraikan. Said Al-Qathtani.REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Syahadahmu syahadahku * Muh. Memurnikan Laa Ilaaha Ilallah * DR. MAKNA SYAHADATAIN TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat dua kalimat syahadah * Peserta mengetahui pengaruh dua kalimat syahadah bagi kehidupan orang mu'min METODE PENDEKATAN Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN . Pengantar Studi Aqidah Islam ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Asyhadu 5‟ Ceramah dan diskusi Mentor menguraikan materi makna Asyhadu dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum dan menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ 22. Muhammad bin Abd. Qutb. Muh.

(QS 14: 24-26. * Jika seseorang telah memiliki prinsip bahwa tiada yang berhak untuk diabdi kecuali Allah (Laa ma'buda bihaqqin Illa Allah) barulah dapat dikatakan seorang mukhlisin (orang yang ikhlas) sejati. Orang-orang yang ikhlas inilah yang tidak akan pernah berhasil digoda oleh syaithan. Syahadah Uluhiyah. Al-Baro' berarti memusuhi. 47:19. * Ilah adalah sesuatu yang ditakuti. membenci dan menghancurkan setiap Bentuk Ilah selain Allah. hadist 2) * Laa berfungsi sebagai Kalimatun-Nafii (kata yang menolak) * Ilaaha berfungsi sebagai Al-Munafii (yang ditolak) " * Illa berfungsi sebagai Kalimatul-Itsbatu (kata yang ditolak) * Allah berfungsi sebagai Al-Mutsbitu (yang dikukuhkan) * Jadi. Fatwa Ibnu Taimiyah). Dua syahadah yang dimaksud adalah syahadah syahadah dan syahadah risalah. (QS 12:40. mengabdi semata-mata kepada Allah dan tidak bersedia menjalankan perintah siapa pun. * Terdiri dari kalimat Laa Ilaaha Illallah. Syahadah Uluhiyah (Laa Ilaaha Illallah) merupakan penolakan terhadap seluruh bentuk Ilah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah saja sebagai satusatunya Ilah. kecuali itu sesuai dengan perintah Allah. . dicintai. dimana pun juga. Al-Wala' berarti loyalitas. kapan pun. hadist 1. ditaati dan disembah. siap memantau perintah Allah dengan penuh kecintaan dan ketaatan.* Definisi Syahadatain Syahadatain berarti dua kalimat syahadah. * Jika seseorang memulai dengan menegakkan Laa Ilaaha pada dirinya maka akan tumbuh Al-Baro‟. diharapkan. akan tumbuh Al-Wala‟. Lih. * Dengan membatalkan semua bentuk Ilah di luar Allah dan mengacuahkannya hanya untuk Allah. (QS 38: 82-83) Syahadah Risalah. 7:59.

Syahadah Uluhiyah dan risalah adalah suatu kesatuan (unity) yang tak dapat dipisahkan. Inilah jalan Ibrahim dan semua nabi serta rasul. Bila seseorang hanya menerima syahadah risalah saja berarti dia menjadi seorang Mohammedian.* Pengakuan 'persona garata' (orang yang dipercaya) terhadap Rasulullah sebagai duta Allah bagi alam semesta dan kesiapan untuk menjadikan beliau sebagai 'examplia gratia' (contoh/uswah) dalam setiap aspek kehidupan. Kecintaan takkan terjadi kecuali dengan berpaling dari kecintaan kepada selain-Nya. Seorang muslim tidak dapat menerima hanya satu saja dari kedua syahadah itu. Hadist 1: "Siapa yang mati dan dia tahu (meyakini) Laa Ilaaha Illallaah? niscaya dia akan masuk surga" 2. 68:4) . Inilah hakikat Laa Ilaaha Illallah. Keduanya tidak diperbolehkan dan bukan bagian dari ummat Islam. 33:21 . Catatan: 1. * Jika seseorang muslim mengakui Nabi SAW sebagai persona garata dan siap menjadikannya sebagai exampliu gratia maka barulah dikatakan dia berwala' (loyal) kepada Rasulullah SAW. Fatwa Ibnu Taimiyah: "Tiada kesenangan dan kenikmatan yang sempurna bagi hati kecuali dalam kecintaan kepaada Allah dan bertaqarrub kepada-Nya dengan mengerjakan apa-apa yang dicintai-Nya. * Berwala' kepada nabi berarti harus senantiasa ittiba' (mengikuti) kepada beliau dalam setiap aspek kehidupan. (QS 21:1O7 . Jika seseorang hanya menerima syahadah uluhiyah saja berarti dia menjadi ingkar sunnah." . Hadist 2: "Siapa yang mengatakan bahwa tiada Ilah selain Allah niscaya akan masuk surga sesuatu dengau amalnya" 3. Karena Ittiba‟ur Rasul merupakan bukti kecintaan dan ketaatan kepada nabi SAW.

Loyalitas Muslim terhadap Islam * Said Al-Qathany. Muhammad bin Abd. Syahadahmu Syahadahku * Muhammad bin Said bin Salim Al-Qathany. Wahhab.REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Muh. Qutb. Memurnikan Laa Ilaaha Illallah ALOKASI W AKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi syahadatain 5‟ Ceramah dan diskusi Mentor menguraikan materi syahadatain dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ .

CINTA TUJUAN * Menjelaskan makna dan hakikat cinta * Memahami tanda-tanda cinta .23.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN * Cinta berasal dari kata Al-Mahabbah yang berarti kasih sayang. dan kasih sayang. lembut. * Berharap * Takut * Rela * Selalu ingat Semua tanda-tanda cinta tersebut selayaknya diberikan kepada Allah dalam rangka mencintai-Nya. Tanda-tanda cinta: * Kagum/simpati. 59:19. Menurut Abdullah Nasih Ulwan cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang mencintai kekasihnya dengan penuh gairah. 63:9. * Kagum terhadap kebesaran dan kekuasan Allah (QS 59:24) * Mengharap kepada Allah (QS:39:53) * Rela dan menerima ketentuan Allah sepenuhnya * Selalu mengingat Allah (QS 13:28 . 2:152) * Takut kepada Allah .

Sebab cinta akan tumbuh dari ketaatan dan kepatuhan kepada kehendak dan aturan-Nya. harta dan tempat tinggal dibandingkan terhadap Allah. saudara.Cinta kepada Allah harus ditumbuhkan dan dibuktikan dalam ketaatan kepadaNya. cinta yang lebih mengutamakan dan menomorsatukan cinta keluarga. Rasulullah dan berjihad fisabilillah. cinta kepada orang tua. hadist 2 dan hadist 3) * Prioritas terendah. Rasulullah dan berjihad di jalan-Nya (QS 3:31-32. Cdtatan: Hadist 1: Tidaklah Sempurna seseorang dari kalian hingga ia mencintai saudaranya (sesama muslim) sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri (HR Bukhdri & Muslim) Hadist 2: Semua makhluq adalah tanggung jawab Allah. anaknya dan mauusia seluruhnya (HR Bukhari & Muslim) . 58: 22. Maka yang paling dicintai Allah adalah yang paling memperhatikan kehidupan keluarganya. kisah Asy-Syaikh Hasan AlBanna) * Prioritas menengah. anak. (QS 24:51 3:31) Prioritas dalam Cinta (QS 9:24): * Prioritas tertinggi. cinta kepada Allah. hadist 1 kisah Handzolah RA. istri suami dan kerabat (QS 31:14. (HR Thabrani & Baihaqi) Hadist 3: Tidaklah sempurna iman selalu seorang dari kalian sehingga ia lebih mencintai aku daripada hartanya. kerabat.

REFERENSI * Abdullah Nashih Ulwan. PROBLEMATIKA UMAT TUJUAN . tanda-tanda dan prioritas cinta 40‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 10‟ 24. Manajemen Cinta * Al-Ummah. Panduan Aktifis Harokah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan prngantar dan sasaran materi cinta 10‟ Ceramah Mentor menguraikan makan dan hakikat cinta.

* Janji Allah untuk memenangkan umat Islam QS.* Peserta mengetahui potensi-potensi yang dimiliki umat Islam * Peserta mengetahui sebab-sebab kemunduran umat Islam * Peserta mengetahui solusi dari problematika umat Islam METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Potensi yang dimiliki umat Islam: * Syariah/peraturan (Al-Qur‟an). Peraturan yang dimiliki ummat Islam ini sudah lengkap dan menyeluruh. * Kekayaan alam Kekayaan terbesar hampir sebagian besar (65 %) berada di negeri-negeri muslim. Cadangan minyak bumi 65 % berada di negeri muslim. Sebagian besar penduduk dunia adalah muslim. 15:9 ā tentang kemurnian Al-Qur‟an QS. 2:2a ā Al-Qur‟an adalah petunjuk . QS. 61:9 ā Allah memenangkan umat lslam . * Jumlah umat Islam.

QS.12:1O8 3. QS. 63:8 ākekuatan itu milik Allah. 3:139 āorang akan tinggi derajatnya jika beriman 6. 2:214 ā Sesungguhnva pertolongan Allah amatlah dekat * Sejarah Islam yang penuh dengan kejayaan. Jauh dari Al-Qur‟an dan sunah Rosul. Rosul dan orang-orang mu'min 5. Sebab-sebab kemunduran umat Islam: * Faktor intemal (dari dalam lubuh umat Islam sendiri) : 1. Terpecah belah karena adanya perbedaan masa1ah furu. tidak tsiqoh pada Islam QS. QS.) . Tertinggal dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. Gejala taqlid dengan semua yang datang dari Barat 7. Rendah diri. Mempelajari Islam hanya karena mengikuti. 8:63 āAllah yang mempersatukan hati 4. 2. QS. * Faktor ekstemal (dari luar umat Islam) : Adanya Ghazwul Fikri (perang pemikiran dan harakatul Irtidad (gerakan pemurtadan) dari musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam dan umatnya.

3. 2. Umat Islam harus menerapkan syariat Islam da1am seluruh aspek kehidupan. Nabil bin Abdurrahman ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menguraikan isi materi 40‟ Diskusi Mentor membuka kesempatan diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Menyiapkan kekuatan semaksimal mungkin untuk menghadapi musuh. REFERENSI * Panduan Aktivis Harokah (hal79).SoIusi unt:uk meraih kemenangan: 1. Perjuangan dan pengorbanan. Pustaka Al-Ummah * Rencana Penghapusan Islam dan Pembantaian Kaum Muslimin di Abad Modern (hal. Mendidik generasi Islam dengan manhaj pendidikan yang syamil (sempurna) dan mutakamil (menyeluruh).48). 4.

metode dan hasil-hasil dari Ghozwul Fikri METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Ghozwul fikri * Secara bahasa .25. GHOZWUL FIKRI TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat Ghozwul fikri * Peserta memahami sarana.

ghozwah dan Fikr.Ghozwul Fikri terdiri dari dua kata. siapa lawannya * Sepihak. Serangan / Serbuan Qital Ghozwah * Saling mengetahui. serbuan atau invasi. Serangan atau serbuan di sini berbeda dengan serangan dan serbuan dalam qital (perang). Ghozwah berarti serangan. Fikr berarti pemikiran. yang lain tidak menyadari kalau diserang * Banyak korban jiwa * Relatif tidak ada * Membutuhkan dana yang besar * Relatif membutuhkan dan yang sedikit * Hasilnya belum tentu berhasil * Hasilnya nyata terlihat & berhasil * Efeknya terbatas .

Memadamkan cahaya (agama) Allah. QS.120 3. 61. Berusaha memasukkan yang sudah kosong Islamnya ke dalam agama kafir. Sasaran GF 1. 9. QS. Menjauhkan umat Islam dari Dien (agama)-nya. * Tasykik (pendangkalan/peragu-raguan) Gerakan yang berupaya menciptakan keragu-raguan dan pendangkalan kaum muslimin terhadap agamanya. QS. * Tasywih (Pencemaran/pelecehan) . QS. QS.* Efeknya dalam dan luas * Secara Istilah Penyerangan dengan berbagai cara terhadap pemikiran umat Islam guna merubah apa yang ada di dalanmya sehingga tidak lagi bisa mengeluarkan darinya hal-hal yang benar karena telah tercampur aduk dengan hal-hal tak islami.217.32 Metode GF 1. 17:73 .8. 5:49 2. 2. QS. Membatasi supaya Islam tidak tersebar luas. 2.

Menyerang Islam dari dalam * Penyebaran faham sekuralisme Berusaha memisahkan antara agama dengan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. mendorong kaum muslimin agar mau menerima seluruh pemikiran dan perilaku barat. * Tadhlil (penyesatan) Upaya orana kafir menyesatkan umat mulai dari cara yang halus sampai cara yang kasar. (Hadits 1) . * Penyebaran faham nasionalisme Nasionalisme mmbunuh ruh ukhuwah Islamiyah yang merupakan azas kekuatan umat Islam. 2. * Pengrusakan akhlak umat lslam terutama para pemudanya.Upaya orang kafir untuk menghilangkan kebanggaan kaum muslimin terhadap Islam dengan menggambarkan Islam secara buruk. Sarana GF * Mass Media : cetak dan elektronika . * Taghrib (pembaratan/westernisasi) Gcrakan yang sasarannya untuk mengeliminasi Islam.

M. * Abu Ridha. Minder dan rendah diri QS 3:139 3. Umat Islam menyimpang dari Al-Qur‟an dan As-Sunnah QS 25:30 2. Ikut-ikutan QS 17:36 4. Metode merusak akhlaq dari Barat. Pengantar Memahami AL-Ghazwu Al-Fikri ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi ghozwul fikri 5‟ Games Mentor melakukan simulasi sebagai pengantar materi GF 10‟ Ceramah Mentor membahas hikmah menguraikan materi GF 40‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi GF sekaligus menutup mentoring . Habanakah.A. Terpecah-belah QS 30:32 Catatan * Hadist 1: “Bukan dari golonganku orang yang mengajak pada ashobiyah dan bukan golonganku orang yang berperang atas dasar ashobiyah dan bukan dari golonganku orang yang mati karena ashobiyah” REFERENSI * Materi Mentoring tahun 94/95 * Daud Rasyid. Abdul Rahman H. * Prof.Hasil GF 1. AL-Ghazwu Al-Fikri dalam sorotan Islam.

Jika kapur diangkat. Pada awalnya nilai-nilai keislaman itu sudah jelas dan pasti. seperti yang terjadi sekarang ini.dengan doa 5‟ Games 1 Membedakan dua benda yang amat berlainan (Misalnya kapur dan tissue) * Langkah 1 Para mad'u harus menyebutkan dengan cepat setiap benda yang diangkat oleh Mentor (dilakukan beberapa kali). bahkan nilai-nilai yang menyimpang dengan Islam sudah danggap biasa. Dan sebaiknya ketika disodorkan nilai-nilai Islam mereka tidak mau menerima Islam dan menjauh. * Langkah 2 Sekarang benda ditukar namanya. Tetapi musuh Islam berusaha menghilangkan nilai keislaman dari umat Islam secara perlahan-lahan. Maka disodorkanlah pada muslimin nilai yang tidak Islami. begitu pula sebaliknya. Games 2 Al-Qur‟an ditengah karpet. Pada awalnya peserta akan mengalami kesulitan karena belum terbiasa. peserta harus menyebutnya sebagai tissue. maka umat Islam akan larut dan tenggelam dengan nilai-nilai non Islam tersebut. Mulanya umat Islam tidak menerimanya (tidak terasa) tapi lama kelamaan karena usaha mereka yang terus-menerus ditambah umat Islam yang malas mengkaji Al-Qur‟an dan Sunnah. Tapi lama kelamaan akan terbiasa. * Hikmah Itulah Gozwul fikri. .

* Langkah 2 Peserta diberitahu cara untuk mencapai Al-Qur'an tanpa harus menginjak karpet. yaitu dengan cara menggulung karpet sampai tengah dan dapat mengambil Al-Qur'an.* Langkah 1 Al-Qur‟an diletakkan di tengah-tengah karpet yang lebar. Hikmah Usaha musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam tidak lagi dengan 'menginjak-injak' kaum muslimin melainkan dengan mengambil jiwa Al-Qur‟an dalam jiwa mereka dengan cara perlahan-lahan dan membuai serta tahap demi tahap tanpa disadari oleh umat Islam. . Peserta diperintahkan untuk mengambil Al-Qur‟an tadi tanpa menyentuh karpet (Sulit/tidak bisa).

* Ceramah * Diskusi Kelompok .26. PENTINGNYA PENDIDIKAN ISLAM TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat pendidikan Islam * Peserta memahami sebab-sebab pentingnya pendidikan Is1am * Peserta termotivasi untuk mengikuti pendidikan Islam METODE PENDEKATAN .

* Secara istilah makna tarbiyah adalah: 1.Yarbu = tumbuh berkembang * Robiya .Yarubbu = memperbaiki. kelemahan dan kehinaan * Umat Islam berada dalam kerusakan * Penyebabnya: . Menyampaikan sesuatu sampai pada tingkat sempurna sedikit demi sedikit (Al-Baydowi) 2. juga sebagai proses perbaikan peningkatan diri bagi orang yang terubat di dalamnya. Menumbuhkan sesuatu sedikit demi sedikit sampai dengan tahap sempurna (Al-Asmahadi) Mengapa Pendidikan Islam diperlukan? * Melihat kondisi nyata umat Islam * Umat Islam tidak memahami Islam itu sendiri * Akibatnya: umat terjebak dalam kondisi kebodohan.RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakikat Pendidikan Islam * Dalam bahasa Arab pendidikan Islam disebut At-Tarbiyah Al-Islamiyah * Secara bahasa. meningkatkan Berarti proses pendidikan Islam seharusnya menumbuhkembangkan secara alami. tarbiyah memiliki beberapa arti: * Roba . Pendidikan Islam bukan hal yang mengada-ada.Yarba = tumbuh secara Alami * Robba . dia memang ada.

Tarbiyah Islamiyah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . Meninggalkan jihad * Hakikat jiwa manusia * Memiliki kecenderungan untuk berbuat fujur (dosa) * Terbuka untuk menerima hidayah (petunjuk) Solusi : melihat kondisi umat saaat ini serta memperhatikann hakikat jiwa manusia maka dibutuhkan sebuah pendidikan Islam bagi umat Islam. Mengkotak-kotakkan ajaran Islam 4. Pendidikan Islam (Tarbiyah Islamiya) harus bersifat : * Kontinu (Mustamiroh) * Membentuk syahsiyah Islamiyah bukan sekedar transfer ilmu (Takwiniyah) * Bertahap /terprogram (mutadarrijah) * Menyeluruh tidak parsial (Kaafah) REFERENSI * Abu Ridho.1. Kecintaan kepada dunia yang berlebihan dan takut mati 2. Saling berpecah-belah 3.

TARBIYAH RUHIYAH TUJUAN * Peserta memahami hakikat taqwa dan balasan bagi orang-orang yang bertaqwa * Peserta mengetahui jalan mencapai sifat taqwa METODE PENDEKATAN .Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan mengutarakan tujuan dan materi yang akan disampaikan materi 5‟ Diskusi pendahuluan Mentor mngutarakan kondisi umat Islam pada saat ini dan mengajukan pertanyaan kepada saat ini dan mengajukan pertanyaan kepada peserta kira-kira apa yang menjadi penyebabnya 10‟ Ceramah Mentor menguraikan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka kesempatan diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 27.

* Ccramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Hakikat Taqwa Ungkapan para sahabat dan ulama: * Taqwa: merupakan konsekuensi logis dari keimanan yang kokoh yang dipupuk dengan muraqabatullah, merasa takut terhadap murka dan azab-Nya dan selalu berharap atas limpahan karunia dan maghfirohNya. * Taqwa: Hendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam larangan larangnnNya dan tidak kehilangan kamu di dalam perintah-pcrintahNya. * Taqwa: Mencegah diri dari azab Allah dengan berbuat amal sholeh dan takut kepada-Nya di kala sepi ataupun terang-terangan. * Taqwa: Hendaklah kamu berbuat dengan taat kepada Allah, berada di atas cahaya dari Allah, mengharap pahala Allah, meninggalkan kedurhakaan kepada Allah berdasarkan cahaya-Nya dan lakut kepada siksa-Nya (Ibnu Mas'ud) Balasan bagi orang-orang bertaqwa * Diberikan furqon dan diampuni dosanya (QS 8:29) * Diberikan rahmat dancahaya hidayah dari Allah (QS 57:28) * Diberikan jalan keluar dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka (QS 65:2-3) * Dimudahkan oleh Allah segala urusan (QS 65:4) * Ditutupi kesalahan-kesalahan dan akan dilipatgandakan pahala baginya oleh Allah (QS 65:5) * Mendapatkan berkah dari Allah (QS 7:96) Jalan Menuju Taqwa

1. Mu‟ahadah (mengingat perjanjian) QS 16:91 Caranya: Hendaklah seorang mu‟min berkhalwat (menyendiri) untuk menginstropeksi diri. Hanya antara dia dengan Allah. Ingatlah bahwa setiap hari kita berjanji denga Allah minimal 17X dalam sholat. “Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin”. 2. Muraqabatullah (merasakan kesertaan Allah) QS 26:218-219 Makna: merasakan keagungan Allah di setiap waktu dan keadaan serta merasakan kcbersamaan-Nya di kala sepi ataupun ramai. Cara: sebelum memulai sesuatu pekerjaan dan di saat mengerjakannya, hendaklah seorang mu‟min memeriksa dirinya. Apakah setiap gerak dalam melaksanakan amal dan ketaatannya dimaksudkan untuk kepentingan pribadi dan mencari populariitas atau karena dorongan ridho Allah dan menghendaki pahala-Nya? Macam-macam Muraqabatullah: * Muraqabatullah dalam melaksanakan ketaatan: ikhlas * Muraqabatullah dalam kemaksiatan: taubat, penyesalan dan meninggalkannya * Muraqabatullah dalam hal yang mubah: menjaga adab-adab terhadap Allah dan bersyukur atas nikmat-Nya * Muraqabatullah dalam musibah: ridho kepada ketentuan Allah serta memohon pertolongan-Nya dengan penuh kesabaran

3. Muhasabah (Instrospeksi diri) QS 59:18 Cara: Hendaklah seorang mu'min menghisab dirinya ketika selesai melakukan amal perbuatan: Apakah tujuan amalnya untuk meudapatkan ridho Allah? Atau

apakah amalnya dirembesi sifat riya' ? Apakah ia sudah memenuhi hak-hak Allah dan hak-hak-manusia ? 4. Mu‟aqobah (Pemberian Sanksi) QS 2:179 Tujuan: Jika seorang mu'min berbuat kesalahan maka tak pantas bentuk membiarkannya, sebab akan mempermudah terlanggarnya kesalahan yang lain dan akan sulit meninggalkannya. Karena jika seseorang melakukan maksiat biasanya akan diikuti dengan maksiat yang lain (Lih. Perkataan Ibnu Qoyyim AlJauziyah) Syarat: sanksi ini harus dengan sesuatu yang mubah, tidak boleh dengan yang haram atau mencelakakan (QS 2:195; 4:29) 5. Mujahadah ( optimalisasi) QS 29:69 Caranya: Apabila seorang mu‟min terseret dalam kemalasan, santai, cinta dunia, dan tidak lagi melaksanakan amal-amal sunnah serta ketaatan yang lainnya tepat pada waktunya; maka ia harus memaksa dirinya melakukan amalan-amalan sunnah lebih banyak dari sebelumnya Hal-hal yang harus diperhatikan: * Hendaklah amal-amal yang sunnah tidak membuatnya lupa akan kewajiban yang lainnya

* Tidak memaksakan diri dengan amal-amal sunnah yang di luar kemampuannya

Catatan: Perkataan Ibnul Qoyyim A: Pada dasamya manusia ynng sudah terperangkap dalam kemaksiatan akan merasa sulit untuk keluar dan melepaskan diri darinya sebagaiman diucapkan oleh ulama salaf : “Diantara dampak negatif maksiat adalah menimbulkan maksiat yang lain. Sedangkan pengaruh kebaikan adalah mendatangkan kebaikan berikutnya. Maka jika seorang hamba melakukan suatu kebaikan, kebaikan yang lainnya akan meminta untuk dilakukan, begitu seterusnya hingga hamba tersebnt memperoleh keuntungan ynng berlipat ganda dan kebaikan yang tiada sedikit. Begitu pula hamya dengan kemaksiatan. Dengan demikian, ketaatan dan kemaksiatan merupakan sifat yang kokoh dan kuat serta menjadi kebiasaan yang teguh pada diri si pelaku”. REFERENSI * Dr. Abdullah Nasih Ulwan, Tarbiyah Ruhiyah: Petunjuk praktis Mencapai Derajat Taqwa * AL-Hafidz Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah, Akibat Berbuat Maksiat.

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Tarbiyah Ruhiyah 5‟ Diskusi dan Diskusi Mentor menguraikan materi tarbiyah Ruhiyah dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum dan menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

METODE PENDEKATAN * ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan * Perhitungan Allah terhadap hak orang tua ( QS. BIRRUL WALIDAIN TUJUAN * Peserta memahami pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai bagian dari ibadah * Peserta mengetahui contoh-contoh praktis berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari. 4:36. 17:23) .28.

Ahmad Isa. 46:15) REFERENSI * Asyur. Contoh: Kisah Sa‟ad bin Abi Waqosh. * Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut (17:23-24) * Membantu dengan harta * Perbuatan-perbuatan yang dapat dilakukan jika orang tua sudah wafat Kesimpulan : * Birrul Walidain merupakan kewajiban dan ibadah (lihat QS. Hadits Rusulullah: “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat kepada Allah”. 94/95. GIP * Materi Mentoring th. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ . 31:14 . Berbakti kepada Ibu Bapak. 31:15).* Birrul Walidain adalah kewajiban anak Bentuk-bentuk Birrul Walidain * Mentaati selama bukan maksiat (QS.

manusia. flora dan fauna dan ekosistem batin/metafisik.. ILMU ALLAH TUJUAN * Peserta memahami sifat dan kualitas Ilmu Allah. * Ilmu Allah mencakup semua yang ada dan yang mungkin ada Sifat Ilmu ALIah . ialah Allah pulalah yang berhak disebut Al-Aliim (Maha Mengetahui) (QS. * Peserta mengetahui jalan-jalan turunnya ilmu Allah * Peserta mengetahui bukti-bukti ilmu Allah METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan * Sebagai konsekuensi logis dari Maha Penciptanya Allah yang meliputi ekosistem zahir/fisik. Aksioma yang berlaku: Yang mencipta lebih tahu terhadap yang diciptakan.Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 29. meliputi alam ruh. 59:22). jin dsb. meliputi alam semesta.

2. Barang siara yang berusaha. tabi‟in. merupakan . Jalur informal * Dalam Bentuk ilham/ inspirasi Sistem penyampaiannya mandiri. sahabat. melalui malaikat. maka dia akan mendapatkan. diperuntukkan bagi siapa saja. rasul. 31:16. Tidak langsung disampaikan ke seluruh manusia. 18:109. 25:2. Jalur formasi resmi * Dalam Bentuk wahyu Sistem penyampaiannya berstruktur. 41:53) 3. 15:21) 2. Bersifat Obyektif (QS. Bersifat Pasti. Hakikat Ilmu Allah Allah menggunakan 2 jalur dalam mengajarkan ilmunya pada manusia: 1. tabi‟it tabi‟in hingga ulama akhir zaman. baik beriman maupun kafir yang mau mengadakan mubasyarah (pengamatan) terhadap alam semesta. [29:69] Bukti Ilmu Allah 1. yaitu ayat-ayat Allah yang terhampar di alam. 40:19).1. Perintah Allah berlaku pada ciptaanNya (yang merupakan hasil IlmuNya) Kualitas Ilmu Allah Ilmu Allah tak dapat dibandingkan dengan ilmu siapapun dan Allah Maha mengetahui yang ghaib dan yang tersembunyi (QS. Allah menciptakan segala sesuatu dan menetapkan ukuranukurannya dengan serapi rapinya (QS. Ayatul Kauniyah. 31:27.

Ayat-ayat Kauniyah ini merupakan sarana bagi kehidupan manusia. Ilmu Allah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . Manusia harus melakukan eksperimen/percobaan dalam mengembangkan dan memanfaatkan untuk kemaslahatan hidupnya. * Hubungan ayat Qauliyah dan ayat Kauniyah: Ayat Qauliyah memberikan isyarat bagi manusia agar ayat Kauniyah (ayat) dimanfaatkan. merupakan petunjuk untuk menemukan fakta empiris Ayatul Kauliyah. * Dengan mempelajari ayatul Qauliyah. tetapi diikuti dengan mempelajari ayatul Kauniyah. Sebaiknya mempelajari ayatul Qauliyah dengan melepaskan ayatul Kauniyah akan mengakibatkan kehancuran di dunia. REFERENSI Paket BP Nurul Fikri. Ayatul Qauliyah. Kebenaran yang diperoleh dari eksperimen tersebut. Dengan mempelajari ayatul Kauniyah. Ayat Qauliyah ini harus dijadikan pedoman hidup bagi manusia sebab kebenarannya adalah mutlak [2:185] * Mempelajari ayat-ayat Allah tidak hanya ayatul qouliyah. Ayat Kauniyah memberikan bukti atas kebenaran informasi dari ayat Qauliyah. sifatnya relatif dan empiris 2. pengenalan terhadap Allah menjadi meluas dan mendalam.bukti yang meandukung kebenaran ayatul Qauliyah [3:109]. pengenalan terhadap Allah menjadi tepat dan akurat. * Mempelajari ayattul Kauniyah dengan melepaskan ayatul Qauliyah akan mengakibatkan kehancuran manusia di akhirat. yaitu ayat-ayat Allah yang terkandung di dalam Al-Qur‟an. * Melepaskan hubungan antara keduanya dapat me1emhkan manusia.

SIMBOL SUKSES TUJUAN * Peserta mengetahui makna simbol dan sukses * Peserta mengetahui hakikat sukses dalam Islam * Peserta mengetahui langkah-langkah menuju sukses hidup dalam Islam METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian simboI sukses * Simbol berarti abstraksi alau representatif dari suatu hal yang konkrit.Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 30. Sukses bersifat relatif tergulung dari pengetahuan seseorang tentang hakekat sukses yang sebenarnya. * Sukses dapat berarti berhasil mencapai sesuatu yang dikehendaki atau diinginkan. Langkah hidup .

Kita harus selalu memeriksa isi pikiran kita dan mengisinya dengan pemikiran yang bersih. tapi juga merupakan suatu control (kendali). Pikiran adalah langkah hidup Pikiran manusia bukan saja sebagai tool (alat). Itulah sebabnya kita harus berhati-hati dalam memberikan input (masukan) ke dalam pikiran kita. Tindakan adalah langkah hidup Seseorang membutuhkan tindakan untuk mencapai sukses. Sebaliknya. Kedua prinsip tersebut berlaku di dunia atau akhirat. 1. maka berlakulah “barang siapa menggali lubang maka ia akan terperosok ke dalamnya”. jika tindakannya berupa kemaksiatan. Dan yang sebaiknya akan membinasakan kita. ucapan dan tindakan adalah faktor intemal manusia. (hadits 1. hadist 2) 3. Karena pikiran kita juga merupakan suatu control berarti dia ikut menentukan apa-apa yang akan kita lakukan. maka berlakulah “barang siapa menanam dia akan memetik hasilnya. Setiap langkah hidup yang semakin mendekatkan . Ucapan yang mempunyai nilai dan isi yang baiklah yang yang akan menyelamatkan kita. atau keduaduanya. Bukakah manusia hanya berusahu sedangkan Allahlah yang menentukan? [13:11] Simbol sukses dan simbol gagal Pikiran Pikiran. Jika tindakan (amal) yang dilakukan itu kebajikan. Ketiganya merupakan langkah hidup.Langkah-langkah untuk mencapai sukses dalam kehidupan disebut langkah hidup. 2. Ucapan adalah langkah hidup Yang membedakan ucapan adalah nilai dan isi yang terkandung di dalammya.

berkatalah yang baik atau diam. Sukses di dunia dan gagal di aknirat * Tipe manusia yang memiliki simbol sukses dan didasari oleh niat yang ikhlas. 98.seseorang ke tujuan yang dikehendaki disebut sebagai simbol sukses. QS. Faktor eksternal yang juga ikut menentukan langkah nidup diantaranya adalah lngkungan.” (HR Bukhari Muslim) 2. Hadist 2: “Burung siapa yang menjamin untukku dengan apa yang ada diintara dua tulang rahangnya dan diantara dua kakinya.(Hadits 3) Peranan niat dalam mencapai sukses Kita harus yakin bahwa sukses yang kita kejar di dunia ini semata-mata karena mengharapkan ridho-Nya. Simbol Sukses Catatan : 1.8 Tiga tipe manusia : * Tipe manusia yang memiliki simbol gagal. * Tipe manusia yang memiliki simbol sukses. tapi tidak memiliki niat ikhlas. Sukses diatas sukses. Gagal di dunia dan di akhirat. QS 3. Bukan karena mengharap ridho manusia.185. Sedangkan sebaiknya adalah simbol gagal. maka aku janji surga baginya” (HR Bukhori) 3. Hadist 1: “Burang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat. Sukses di dunia dan di akhirat REFERENSI Paket BP NF. Teman penjual minyak wangi itu boleh jadi akan memberi minyak . Hadist 3 : “Sesungguhnya perumpamaan bergaul dengan teman yang baik dan orang yang jahat adalah seperti bergaul dengan penjual minyak wangi dan pandai besi.

wangi kepadamu atau kamu dapat membelinya atau paling tidak kamu akan mendapat bau harum daripadanya. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi . ghibah dan namimah dan termotivasi untuk menjauhinya * Peserta memahami pentingnya persaudaraan dalam masyarakat Islam dan termotivasi merealisasikannya dalam aktivitas sehari-hari. Sedangkan teman pandai besi boleh jadi akan menbuat pakaianmu berlubang (terbakar) atau paling tidak kamu ikut hangus dengannya. AL-HUJURAAT AYAT 10-13 TUJUAN * Peserta memahami hak-hak muslim terhadap saudaranya yang muslim * Peserta mengetahui hal-hal yang dapat merusak persaudaraan * Peserta memahami makna su'uzhon.” (HR Bukhori-Muslim) ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ TADABBUR AYAT QS.

Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. 13. Dan bertaqwalah kepada Allah. Al-Hujurat ayat 10-13) A . Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (QS. Sesungguhnya Allah Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang”. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu ialah orang yang paling bertaqwa. dan barang siapa yang tidak bertaubat. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman. janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (uang mengolok-olokkan) dan jangan pula. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari scorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. “Sesungguhnya arang-arang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah anfara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat nikmat. “Hai orang-orang yang beriman. 12. “Hai orang-orang yang beriman. wanita-wanita (mengolokolokkan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi waanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggilmemanggil dengan gelar-gelar yang buruk. maka mereka itulah orang-arang yang zalim”. jauhilah kebanyakan dari prasangka.” 11. sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan jangalah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagain yang lain. “Hai manusia.RINCIAN BAHASAN 10.

Di dalamnya terdapat hal-hal yang diperingatkan Allah agar kaum beriman menjauhinya karena dapat merusak persaudaraan di antara mereka. Dalam hadits Riwayat Bukhari dari Anas bin Malik. jangan membuka aibnya. Karena pakaian mereka sangat sederhana. Rasulullah saw. Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah. bersabda: “Peliharalah (norma-norma pergaulan) tetapi (sayang) hanya sedikit di antara kamu yang memeliharanya” Dalam hadits shahih yang lain dinyatakan: "Apabila seorang muslim mendoakan saudaranya yang ghaib. kecuali jika mereka diberi buah-buahan itu”. Jangan membeIi buah-buahan untuk anak-anak. lalu dibawa keluar (diperlihatkan) kepada anak-anak tetangganya. Suhaib. jangan menyerahkannya kepada musuh. dll. bersabda: "Orang muslim itu adalah saudara orang muslim. dan semoga kamu pun mendapat seperti itu" Dalam ayat 11 dan 12 Allah SWT menjelaskan bagaimana sebaiknya pergaulan di antara orang-orang beriman. Khabbab. Kemudian Nabi SAW. Salman A1Farisi.” . Bilal. sabda Rasulullah saw “Sesungguuhya Allah tidak memandang kepada rupa dan harta kekayaanmu. seperti Ammar. akan tetapi ia mengndang kepada hati dan perbuatanmu.llah WT menegaskan dalam ayat 10 bahwa sesungguhnya orang-orang mumin bersaudara seperti hubungan persaudaraan antara orang-orang seketurunan karena sama-sama menganut unsur keimanan yang sama dan kekal. jangan berbuat aniaya kepadanya. lalu mereka memperolok-olokkan beberapa sahabat yang fakir miskin. dan jangan meninggikan bangunan rumah sehingga menutup udara tetangganya kecuali dengan izinnya. Diriwayatkan bahwa ayat 11 ini diturunkan berkenaan dengan tingkah laku kabilah Bani Tamim yang pemah berkunjung kepada Rasulullah saw. maka malaikat berkata Amin. jangan mengganggu tetangganya dengan asap masakan dari periuknya kecuali jika ia memberi segayung dari kuahnya. Setiap muslim memiliki hak atas saudaranya yang sesama muslim.

dsb. sehingga Nabi SAW. supaya memerka menjauhkan diri dari su'uzon/prasangka buruk terhadap orang-orang yang beriman. hai kafir. Keturunan Yahudi dan sebagainya”.Pada ayat ini pula Allah menyebutkan wanita secara khusus sebagai peringatan terhadap kebiasaan tercela kaum wanita dalam bergaul. Kemudian Allah SWT melarang kaum mukmin mencela diri mereka sendiri karena mereka bagaikan satu tubuh yang diikat dengan persatuan Dan dilarang pula pangailan-panggilan dengan gelar-gelar yang buruk seperti panggilan kepada seseorang sudah beriman dengan kata-kata: hai fasik. Dalam ayat 12 Allah SWT memberi peringatan kepada orang-orang yang beruman. Panggilan yang buruk dilarang diucapkan karena gelar-gelar buruk itu dapat mengingatkan kepada kedurhakaan dan membangkitkan kefasikan setelah beriman. bersabda kepadanya: ”Mengapa tidak engkau jawab saja. maka kalimat itu hurus . dan suamiku adalah Muhammad”. Barang siapa tidak bertaubat dari memanggil-manggi dengan gelar yang buruk itu. ayahku Nabi Harun. Dan jika mereka mendengar dari sebuah kalimat yang keluar dari saudaranya yang mukmin. Al-Hujurat ini Allah SWT memperingatkan kaum mukmin supaya jangan saling mengolokkan karena boleh jadi kaum yang diperolokolokkan pada sisi Allah jauh lebih mulia dan terhormat dari mereka yang mengolok-olokkan dan kaum wanita pun jangan saling mengolokkan karena boleh jadi wanita yang diperolok-olokkan di sisi Allah lebih baik dari wanita yang mengolok-olokkan. Terdapat riwatat yang melatar belakangi turunnya ayat ini ialah berkenaan dengan kisah Siti Shafiyah binti Huyay bin Akhtab yang pernah datang menghadap RasuluIlah saw. dan melaporkan bahwa beberapa wanita di Madinah pemah menegur dia dengan kata-kata yang menyakitkan hati seperti: “Hal perempuan Yahudi. pamanku Nabi Musa. maka akandicap oleh Allah sebagai orang-orang yang zalim dan akan menerima konsekuensi dari Allah berupa azab pada Hari Kiamat. Dalam ayat ke-10 QS.

sabda Rasulullah SAW. Tirmizi. [AlHumazah:1] Rasulullah mengecam orang yang suka berghibah dan mencari-cari kesalahan orang. Allah melarang pula ghibah. Orang yang mazlum (dianiaya) menceritakan keburukan orang yang menzaliminya dalam rangka menuntut haknya. Kemudian Allah SWT menerangkan penyebab wajibnya orangorong mukmin menjauhkan diri dari prasangka. bersabda: “Ghibah ialah engkau menceritakan saudaramu tentang sesuatu yang ia benci. Muslim. Dilakukan dengan niat baik dan mengharapkan ridho Allah semata. Mengenai definisi ghibah. Abu Dawud dan Ahmad). namimah dan mencari-cari aib orang lain. tctapi iman itu belum masuk ke dalam hatinya. dan jangan sekali-kali mencari noda atau auratnya. Jika bertujuan memberi nasehat pada kaum muslimin tentang agama dan dunia mereka. "Wahai Rasulullah. Jika tidak (benar) engkau berbuat buhtan (dusta). “Wahai orang-orang yaug beriman dengan lidahnya.” Si penanya kembali bertanya. 2. jangan sampai timbul salah paham apalagi menyelewengkannya sehingga menimbulkan fitnah dan prasangka. jangan sekali-kali kamu berghibah (menggunjing) terhadap kaum muslimin. niscaya dia akan menodai kehormatannya dalam lngkungan keluarganya sendiri” Adapun beberapa pengecualian dibolehkannya ghibah adalah sebagai berikut : 1. maka Allah akan membalas pula dengan membuka noda-nodanya. . Sedangkan namimah dapat dibagi menjadi hamz (mencaci maki) dan lamz (mencela). Rasulullah saw. Dan barangsiapa yang diketahui kesalahannya oleh Allah. bagaimana pendapatmu bila apa yang diceritakannya itu benar ada padanya?" Rasulullah menjawab: "Kalau memang benar ada padanya. yaitu karena sebagian prasangka itu mengandung dosa.” (HR.diberi tanggapan dan ditujukan kepada pengertian yang baik. 3. Karena barangsiapa mencari-cari noda mereka. Diriwayatkan oleh Abi Barzah Al-Aslami. itu ghibah namanya.

kekayaan dan keturunan dan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah dinilai dari derajat kelakwaannya Ayat ini juga menyatakan bahwa persauduraan Islam berlaku untuk seluruh umat manusia tanpa dibatasi oleh bangsa. pasti Allah akan menggantinya.) Rasulullah menganggap persaudaraan antar umat Islam adalah basis yang sangat penting sehingga hal pertama yang dilakukan beliau ialah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar secara formal satu dengan yang lainnya ketika hijrah ke Madinah. kekayaan dan wilayah melainkan didasari oleh ikatan akidah. “Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya bagaikan bangunan yang saling mengikat dan menguatkan serta bagaikan jalinan antara jari jemari” (HR Muttafaq‟alaih dari Abu Musa ra.Pada ayat 13. Maka turunlah ayat ini yang melarang manusia menyombongkan diri karena kedudukan. Dalam suatu hadits riwayat Abu Hatim yang bersumber dari Ibnu Mulaikah berkenaan turunnya ayat ini ialah bahwa ketika fathu Makkah Bilal naik ke atas Ka'bah untuk azan." Maka datanglah malaikat Jibril memberitahukan kepada Rasulullah SAW apa yang mereka ucapkan. Dan tidak ada kemuliaan seseorang di sisi Allah kecuali dengan ketakwaannya. Berkata beberapa orang: "Apakah pantas budak hilah azan di atas Ka'bah? Maka berkatalah yang lain: "Sekiranya Allah membenci orang ini. warna kulit. pangkat. Allah menjelaskan bahwa manusia diciptakanNya berbagai-bagai bangsa dan suku supaya saling mengenal dan saling menolong dalam kehidupan bermasyarakat. REFERENSI . Persaudaraan merupakan pilar masyarakat Islam dan salah satu basis kekuatannya.

* Ceramah dan tan. Latar Belakang Historis Turunnya Ayatayat Al-Qur‟an.* Al-Qur'an dan Tafsirnya. Ghibah. Asbabun Nuzul. Imam Syaukani. Shaleh. CV Diponegoro * Ahmad Yani Wahid. dkk. Pustaka AlKautsar * KH Q. Universitas Islam Indonesia * Ibnu Taimiyah.yang berakal (Ulil Albab ) * Peserta termotivasi untuk selalu mengingat Allah dan memikirkan ciptaanNya agar tumbuh ketundukan kepada Allah METODE PENDEKATAN . Refleksi Ukhuwah. 3:190-191 * Peserta mengetahui ciri-dri orang . Telaah Persaudaraan Muslim. CV Tursina TADABBUR AYAT SURAT ALI IMRON AYAT 190-191 TUJUAN * Peserta memahami hikmah dan pelajaran dari QS. Imam Suyuthi.va jawab RINCIAN BAHASAN “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal” “(yaitu) Orangorang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya .

berkata): “Ya Robb kami. Orang yang malihat dan memikirkan hal itu. Silih bergantinya malam dengan siang. Semua bergerak menurut aturan. Semuanya itu dengan ayat-ayatl. Kadang-kadang malam terasa pendek. Langit yang melindungi dan bumi yang terhampar tempat manusia hidup. Demikian juga hujan dan panas. Pasti ada yang menciptakan. Bumi adalah tempat kita berdiam. penuh dengan aneka keganjilan. tetapi setiap saat nampak hidup. Hanya Allah yang tahu berapa lapisnva. langit dan bumi. Apakah dia seorang ahli ilmu Alam. Semuanya akan terpesona oleh susunan tabir alam yang . panas. akan meninjau menurut bakat pikirannya masing-masing. Bukan hanya Sesaat diadikan. tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Bahwa tidaklah semuanya terjadi dengan sendirinya. yaitu Allah SWT. ahli ilmu tanaman. Langit dan bumi dijadikan oleh Al-Khalik tersusun dengan sangat tertib. maka peliharalah kami dari siksa neraka” S atu cara mengenal dan mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan membaca dan merenungkan ayat-ayatNya yang terbentang di alam semesta. Musim dingin. Musim pun silih berganti. siang terasa panjang dan sebaiknya. Langit adalah yang di atas dan menaungi kita. Dalam ayat ini Allah SWT menyuruh manusia untuk merenungkan alam. besar pengaruhnya atas hidup kita dan segala yang bernyawa. seorang filosofis. Makin diselidiki makin mengandung rahasia ilmu yang belum terurai. gugur dan semi. mengharukan malam harinya dengan berbagai bintang gemintang. Menabjubkan pada siang hari dengan berbagai warna awan-gemawan. Juga memperhatikan pergantian antara siang dan malam. tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Maha Suci Engkau. Semua ini menjadi tanda-landa kebesaran dan keagungan Allah bagi orang-orang berpikir. yang dikatakan kepada kita hanya tujuh. ataupun penyair dan seniman. ahli ilmu pertambangan. ahli ilmu bintang.

ketiga hal itu mewakiu aktifitas manusia dalam hidupnya. Ketika memulai suatu pekerjaan mengucapkan Basmalah. berdiri maupun berbaring. secara bahasa adalah fakara. lisan. kuat dan mengakar di hati. Fikir.yang sesuai dengan aturan Allah. maupun perbuatan. Yang Maha Pencipta. Dalam hal ini berfikir berarti memikirkan proses kejadian alam semesta dan berbagai fenomena. Allah sebut sebagai Ulil Albab (orang-orang yang berfikir). teringat. Dzikir dengan hati artinya kalbu manusia harus selalu tertambat kepada Allah. Misamya. berasal dari kata dzakara. Dengan dzikir manusia akan memahami secara jelas petunjuk ilahiyah yang tersirat maupun yang tersurat dalam Al-Qur‟an dan As-Sunnah sebagai . Ketika takjub mengucapkan Tasbih. Terasa kecil diri di hadapan kebesaran a1am. Dalam ayat 191. tak ada arti alam. dzikir merupakan aktivitas yang harus selalu dilakukan dalam kehidupan. disebabkan adanya cinta..luar biasa. Dzikir dapat dilakukan dengan hati. secara bahasa. diterangkan karakteristik Ulil Albab. fakkara. yaitu selalu melakukan aktifitas dzikir dan fikir sebagai metode memahami a1am. Baik di kala duduk. Jadi. yang berarti menyebut. Dzikir. baik yang ghoib maupun yang nyata. tadzakkara. Secara istilah dzikir berarti tidak pemah melepaskan Allah dari ingatannya ketika beraktifitas. terasa kecil alam di hadapan kebesaran penciptanya. saat mendapatkan nikmat mengucapkan Hamdalah. takut dan harap kepadanya yang berhimpun di hati (Qolbudz Dzakir). mengingatkan. tafakkara yang artinya memikirkan. Di akhir ayat 190 manusia yang mampu melihat alam sebagai tanda-tanda kebesaran & keagunganNya. Dzikir dengan perbuatan berarti memfungsikan seluruh anggota badan dalam kegiatan . menjaga. yang ada di dalamnya sehingga mendapatkan manfaat daripadanya dan teringat atau mengingatkan kita kepada sang Pencipta alam. Dari sini tumbuh keimanan yang kokoh. mengingat-ingat. Akhirnya tak ada arti diri. Dzikir dengan lisan berarti menyebut nama Allah dengan lisan. Allah SWT. yang ada hanyalah DIA.

hidup yang statis). REFERENSI * Al-Qur‟an dan Tafsirnya. RI * Prof.minhajul hayah (pedoman hidup). Universitas Islam Indonesia Yogyakarta * Al-Qur'an dan Terjemahannya Departemen Agama. Dengan fikir manusia mampu menggali berbagai potensi yang terhampar dan terkandung pada alam semesta. Dzikir Fikir Keterangan 3 . Semua mengandung nilai-nilai dan manfaat. Aktifitas dzikir dan fikir tersebut harus dilakukan seimbang dan sinergis (saling berkaitan dan mengisi). Jika hanya melakukan aktifitas dzikir manusia akan terjerumus dalam hidup yang jumud (tidak berkembang.Jumud . * Tiada yang sia-sia dalam penciptaan alam. Hamka. * Mensucikan Allah dengan bertasbih dan bertahmid memujiNya. Dr. Sebab jika hanya melakukan aktifitas fikir hidup manusia akan tenggelam kepada kesesatan. * Menumbuhkn ketundukan dan rasa takut kepada Allah dan hari akhir. Tafsir Al-Azhar Juz IV.3 Sesat 3 Terpisah 3 Sekuler 3 + 3 Ulil Albab Bagi Ulil Albab. dikhawatirkan manusia akan menjadi sekuler. Pustaka Panjimas . kedua aktifitas itu akan berakhir pada beberapa kesimpulan: * Allah dengan segala kebesaran dan keagunganNya adalah pentcipta alam semesta termasuk manusia. Sedangkan jika melakukan aktifitas dzikir dan fikir tetapi masing-masing terpisah.

Sosok Cendekiawan Versi Al-Qur‟an.* Majalah Nurul Fikri. 4/II/ Ramadhan 1411-Maret 1991. No. 23:1-11 * Peserta mengetahui sifat-sifat orang yang beriman * peserta mengetahui balasan bagi orang-orang yang beriman . TADABBUR AYAT SURATAL-MU'MINUN 1-11 (23:1-11) TUJUAN * Peserta memahami makna QS. Ulil Albab.

ayat 1-11) A yat-ayat di atas menerangkan tentang sifat-sifat yang diamiki orang beriman serta balasan yang akan diperolehnya. Yang dimaksud dengan beriman adalah beriman kepada Rukun Iman yang enam (lihat catatan hadits). Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman 2. Al-Mu‟minun. Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-arang yang melampaui batas 8. Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman. 3. (yaitu) orang-orang yang kusyu‟ dalam shalatnya. Dan orang -orang yang menunaikan zakat 5. .METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN 1. (yakni) akan mewarisi surga Firdaus. Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna. Mereka kekal di dalamnya (QS. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya 6. Dan orang -orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya 9. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi 11. 4. maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela 7. Dan orang-orang yaug memelihara shalatnya 10. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki.

. waktunya tidak . yang tidak berguna.. * Ihsan dalam shalat (lihat catatan hadits) * Tenang dan konsentrasi 2. yaitu dengan demikian menjaga waktu dan umumya supaya jangan sia-sia. * Memusatkan perhatian pada waktu shalat hanya kepada Allah serta dengan mengikhlaskan ketaatan [7:29]. karena tidak berlandaskan imankepadanya. Telah besabda Rasulullah „sebagian kebaikan keislaman seseorang ialah meniggalkan sesuatu yaug tidak berguna baginya‟ (HR Tirmidzi). telah berkata. Dari Abu Hurairah ra. Yang harus selalu diingat manusia dalam hal ini ialah: Allah mencatat seluruh perbuatan manusia di dunia [45:29] dan setiap manusia akan bertanggung jawab terhadap apa yang telah diperbuatnya di dunia [17:36]. hendaklah ia berkata yang baik atau diam. * Menjauhkan diri dari perbuatan. Karena walaupun mereka menurut perhitungan banyak mengerjakan amal kebajikan tetapi semua amaala akan sia-sia saja di akhirat nanti. Dan bahwa kematian/ajal pasti akan menemuhi kita. * Menjauhkan diri dari perkataan yang tidak-berguna. Khusyu dalam shalat. Adapun sifat-sifat orang yang beriman dalam ayat-ayat selanjutnya 1. Menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tak berguna.Sebaiknya amat rugilah orang-orang yang kafir yang tidak beriman. sesungguhnya Rasulullah saw. telah bersabda: "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kemudian." (HR Bukhari dan Muslim). Yang dimaksud khusyu di sini adalah: * Mengerti bacaan-bacaan dalam shalat.. Dari Abu Hurairah ra.

apabila berbicara dusta. Barang siapa yang berbuat di luar hal itu. [70:32-35] . Imam Ahmad berkata: “Saya tidak mengetahui setelan pembunuhan ada dosa besar dari perzinaan” 5. * Zina termasuk dosa besar dan merupakan jalan yang buruk [17:32]. karena dunia ini hanyalah suatu permainan dan senda gurau [29:64]. “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga. yaitu. * Menahan pandangan dan memelihara kemaluan [24:3O-31. Menunaikan Zakat Dengan berzakat seorang mukmin: * Membersihkan diri dari sifat kikir dan cinta yang berlebihan pada dunia [9:103]. Allah menyebutnya sebagai orang yang melampaui batas.) * Orang-orang yang memelihara amanat dan janjinya dijanjikan Allah dengan balasan syurga. yang seringkali melalaikan manusia dari kehidupan yang kekal di akhirat nanti [35:5] * Mensucikan hati sehingga tumbuh sifat-sifat kebaikan dalam hati [9:103] 4. apabila berjanji ingkar dan apabila dipercaya khianat “(HR Syaihkani melalui Abu Hurairah ra. Memelihara amanat dan menepati janji * Bila seseorang tidak memegang amanat dan tidak menepati janji. dikhawatirkan ia termasuk orang-orang munafik.dapat dimajukan atau ditunda [10:49] 3. Menjaga kemaluan dari perbuatan keji (zina) kecuali kepada istri-istri mereka.

2:43.. Telah bersabda Rasulullah saw. Selain itu perintah untuk memelihara sekaligus menegakkan shalat banyak disebutkan dalam Al-Qur' an diantaranya: QS. barangsiapa uang menegakkannya akan masuk syurga”. 'Engkau benar'.... Lalu dia bertanya kembali: 'Tolong jeIaskan padaku tentang Iman. Umar ra. 22: 41 * Shalat adalah pembeda antara muslim dtm kafir. tidak tampak padanya tanda-tanda perjalnan dan tak ada seorang pun diantara kami yang mengenalnya. Jawab Nabi. kepada kitab-kitabNya. meriwayatkan sebuah hadits yang RasuluIlah bersabda di antaranya: “Telah diturunkan kepadaku sepuluh ayat. kepada hari kiamat dan hendaklah engkau beriman kepada qadar yang baik dan yang buruk.. jelaskan padaku tentang Islam.6. 238. QS.' Maka jawab Rasulullah. Cacatan Hadits Dari Umar ra. Jawab Nabi: 'Hendaklah engkau beriman kepada Allah. kemudian dia berkata: „Hai Muhammad. lalu ia membaca sepuluh ayat ini dari permulaan surat AlMu'minun.. kepada malaikatNya. juga teIah berkata: “Ketika kami duduk dekat Rasulullah SAW pada suatu hari maka dengan tiba-tiba terlihat oleh kami seorang laki-laki yang memakai pakaian yang sangat putih berambut sangat hitam. Memelihara shalat * Shalat adalah kewajiban yang ditentukan waktu-waktunya atas orang yang beriman [4:103]. kepada utusan-utusahNya. Dia bertanya kembali: 'maka beritahukan padaku tentang ihsan 'Hendaklah engkau . lalu ia duduk di hadapan Nabi dan meletakkan tangannya di atas paha Nabi. Orang itu berkata. “Beda antara seorang muslim dan musyrik atau kafir adalah meninggalkan shalat” (HR Muslim) Balasan bagi orang beriman yang memiliki sifat di atas adalah syurga Firdaus [23:1O-11].

sekalipun engkau tak dapat melihatNya.. Tafsir Al-Azhar * Syekh Musthofa Masyur. Berjumpa Allah Lewat Shalat... Hamka. Dr. Menundukkan Pandangan SABAR TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian sabar * Peserta mengetahui macam-macam sabar * Peserta memahami hikmah cobaan bagi kaum mukmin METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi . datang kepadamu untuk mengajar tentang agamamu" REFERENSI * Al-Qur'an dan Tafsirya.beribadah hanya kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya. Aku diam sejenak. GIP * Abu Hudzaifah.... Universitas Islam Indonesia * Prof. Jawabku. maka sesungguhnya Ia melihat engkau. Kemudian orang tadi pergi. Kemudian Nabi berkata: 'Wahai Umar tahukah engkau siapa yang bertanya tadi?'. Kata Nabi: 'Dialah Jibril as. 'Allah dan rosulNya lebih mengetahui.

menolak atau melawannya. kecemasan atau kegelisahan (lihat akhir QS 14:21).nengharap ridho Allah SWT" [QS 13:22]. Sabar yang teruji ialah jika dilakukan rada saat yang tepat. Macam-macam Sabar 1. Bila menahan amarah disebut halim atau bijaksana. Secara istilah Sabar berarti "menahan diri atas segala sesuatu yang tidak disukai karena . Tapi bila seseorang mampu menghindarkan diri. sabar berarti "Tahanlah dirimu bersama mereka". Bila berupa musibah disebut dengan shabar. Sabar. 4.RINCIAN BAHASAN Pengertian Sabar Ditinjau dari segi bahasa sabar berarti menahan. 2. menurut sasarannya terbagi dua yaitu: . Sabar dalam menahan syahwat perut dan seksual disebut iffah atau kehormatan dan martabat diri. Lawan katanya adalah rakus. mencegah diri atau mengekang. Sabar yang terruji juga motivasinya karena Allah SWT. bukan untuk memperoleh pujian atau tanda jasa dari manusia. Istilah lain tentang sabar antara lain: 1. maka dalam hal itu sabar tidak diperbolehkan. 52:14-16]. Menurut Imam Al-Ghazali sabar adalah sabar terhadap musibah yang tidak dapat dihindarkan atau tidak mampu berupaya menyelamatkan diri. Lawan katanya adalah menggerutu. Sedangkan bila terlambat tidak akan berharga atau bermanfaat [14:21. 3. Lawan katanya adalah keluhan (jaza'). Sabar dengan rezeki sedikit disebut qona'ah atau rela dan puas. Dalam QS 18:28.

yaitu: . sererti bencana alam dan tantangan jaman. terdapat banyak aspek kesabaran yang dirangkum menjadi dua. Sabar sebelum ketaatan. Menahan marah dan dendam [16:126] 3. Fisik.: 1. 63:9. 2:264] 4. yaitu menahan penderitaan bndan (misamya: sakit yan!j berat atau luka yang parah). Yang demikian akan dialami oleh semua manusia. Sabar dalam kesulitan berdakwah di jalan Allah. Sabar terhadap petaka dunia. S9:15. Sabar setelah selesai pekerjaan.1. Sabar terhadap gejolak nafsu: 1. yaitu dengan tidak merasa bangga karena riya dan mencari popularitas [47:33. 2. Menyangkut kesenangan hidup [21:35. Dalam Al-Qur‟an. Menahan dorongan nafsu seksual [12: . 64:15. Sabar dalam ketaatan kepada Allah. yaitu menahan diri terhadap yang disukai dan menanggung hal-hal yang tidak disukai. 2. 3:14-15] 2. 2. Rinciaannya adalah sbb. orang baik atau jahat.16. Sabar pada saat bekerja yaitu dengan tidak melalaikan Allah dan tidak malas [29:58-59] 3. yaitu dengan meluruskan niat dengan melawan riya dan penyimpangan lainnya [98:5] 2. beriman atau kafir [QS 2:155-157]. 4:25] 3. Mental atau nafsu. yaitu: 1. yaitu dalam menghadapi tuntutan adat kebiasaan atau darongan syahwat.

41:34-36] Hikmah Cobaan bagi Orang beriman Secara umum kesabaran ditujukan kepada segenap manusia. paling tidak menghapus dosa-dosa mereka. Adanya cobaan bagi ahli iman merupakan suatu kepastian yang mengandung tujuan dan hikmah. baik perbuatan atau pun ucapan [73:10] 3. Sabar terhadap panjangnya perjalanan dakwah [2:214] 5. Imam Al-Ghazaly berkata. karena mereka akan menghadapi tantangan. Meningkatkan kedudukan orang-orang beriman di sisi Allah. penyakit dan gangguan dari yang merasuk tubuhnya kecuali dengan itu Allah meengampuni dosa-dosanya" [HR Bukhari. melipatgandakan pahala. kesusahan. ujian serta cobaan jiwa dan harta benda.” Secara khusus. 22:11]. Sabar dalam pergaulan antar manusia [4:19. "Sabar merupakan ciri khas manusia dan tidak dipunyai oleh hewan karena kekurangan-kekurangannya. yaitu: 1. 3:154] 3. Sabar terhadap gangguan manusia. Sabar di medan perang [8:45-47. Untuk membersihkan barisan mu'minin dari kaum munafik [3:179. dan tidak pula oleh malaikat karena kesempurnaannya. Mendidik kaum beriman dan menjernihkan hati mereka [3:140-142. 2. Sabar dari berpalingnya manusia dari dakwah [71:5-7 . karena dialah satu-satunya makhluq Allah yang dianugerahi akal dan selalu dibebani ujian serta cobaan. "Tidaklah seorang muslim karena kesedihan.1.] . 29:1O11. 8:65-66] 6. gangguan. Allah SWT meninggikan derajat mereka. yaitu ditujukan kepada orang-orang beriman. 16:127] 2. Ujian yang dihadapi para da'i merupakan penegasan dan penyaringan terhadap tingkatan kaum beriman dan menyisihkan yang buruk seperti menyisihkan karat dari besi. kepayahan.

IKHLAS TUJUAN * Peserta memahami makna ikh1as dan urgensinya bagi aktivis dakwah * Peserta mengetahui indikasi keikhlasan * Peserta mengetahui hal-hal yang mendukung keikhlasan. * Peserta mengetahui buah dari keikhlasan. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Ikhlas Secara bahasa. Hikmah Cobaan. ikh1as berarti membersihkan hati dari maksud selain mengharapkan ridho Allah Azza wa Jalla. Yusuf Al-Qardhawi. . Al-Qur‟an Menyuruh kita Sabar. Ibnul Qoyyim AL-Jauziyah. ikhlas berasal dari kata Khalasha yang berarti bersih atau murni. Secara istilah. GIP ISNET. 1996. Koleksi Bahan Tarbiyah.REFERENSI Dr. Pustaka Al-Kautsar.

“Dunia ini adalah kebodohan dan kematian kecuali ilmu. Maka Dia menolak setiap amal yang pelakunya tertipu dengan amalya. bertaqwa dan menyembunyikan amalnya. Beramal secara diam-diam. Hati-hati mereka adalah pelita-pelita petunjuk. Sebab bila seseorang sudah merasa dirinya niat yang tidak lillah. Semua amal akan sia-sia kecuali ikhlas. Indikasi Keikhlasan 1. Nabi SAW bersabda. Semua ilmu merupakan hujjah atas pemiliknya kecuali yang diamalkannya. Dalam hadits riwayat Abu Hurairah. tetapi Dia melihat kepada hati kalian (niat dan keikhlasan” (HR Muslim). "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada jasad dan rupa kalian. bukan rupa dan bentuknya. 2. Allah hanya menginginkan hakikat amal. Mereka keluar dari setiap tempat yang gelap”. Bagi aktifis dakwah. terlebih jika ia memiliki karunia tertentu. Ikhlas dalam bahaya besar sehingga tetap berakhir dengannya. Takut Ketenaran Takut ketenaran dan penyebaranya kemasyhuran atas dirinya. . bahkan ikhlas berada di barisan depan dari amal-amal hati. sebab amal tak bisa diterima sempurna kecuali dengannya. Sahl bin Abdullah at-Tustary berkata.Ikh1as merupakan salah satu amalan hati. ikhlas sangat penting dalam menyertai amal-amalya. Hadist riwayat Muadz: ”Sesungguhnya Allah mencintai orangorang yang berbuat kebaikan. maka amalya akan sia-sia di sisi Allah. yaitu jika tidak hadir mereka tidak dianggap hilang dan jika hadir mereka tidak diketahui.” Allah berfirman tentang setiap amal yang dimaksudkan untuk selainNya sebagai amal yang sia-sia [24:23]. jauh dari sorotan Amal yang dilakukan secara diam-diam harus lebih disukai daripada amal yang disertai sorotan.

Diantara bukti ikhlas adalah rakus terhadap amal yang paling diridhoi Allah dan bukan paling diridhoi diri sendiri. Ketenangan jiwa . seseorang bisa mengikuti langkah mereka. 3. Ilmu yang mantap Mempelajari ilmu yang dapat menanamkan keyakinan tentang pentingnya ikh1as dan hasil-hasil yang bisa dipetik di dunia dan akhirat [22:54]. Rakus terhadap amal yang bermanfaat . Tidak menuntut pujian dan tidak terkecoh olehnya Tidak meminta pujian orang-orang yang suka memuji dan berambisi mendapatkannya. Berdo' a dan memohon pertolongan kepada Allah. Menjadikan keridhoan dan kemarahan karena Allah bukan karena pertimbangan hawa nafsunya. Membaca sejarah orang-orang mukhus 4. 5. Jika pun ada pujian. ia tidak terkecoh tentang hakikat dirinya di hadapan orang yang memujinya karena dialah yang lebih tahu tentang rahasia hati dan dirinya. 4.3. Buah Ikhlas 1. Berteman dengan orang-orang yang ikh1as Dengan berteman dengan orang-orang ikhlas dan hidup bersama mereka. mengambil pelajaran dan mencontoh akh1aq mereka [18:28]. Hal-hal yang Mendukung Keikhlasan 1. 2. Bersungguh-sungguh melawan nafsu 5.

Amal yang berkesinambungan 4. Yusuf Al-Qardhawi.2. KoIeksi Bahan Tarbiyah. Tetap memperoleh pahala amal sekali pun belum menyempurnakan amal itu. ISLAM SEBAGAI SISTEM HIDUP TUJUAN Peserta memahami karakteristik Islam sebagai diiahl haq Peserta mengetahui rentingnya memahami Islam secara menyeluruh METODE PENDEKATAN Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN . atau bahkan belum menunaikannya 5. Pustaka Al-Kaustar. Niat dan Ikhlas. Kekuatan Ruhani 3. 1996. Pertolongan dan perlindungan Allah REFERENSI Dr. ISNET.

Rabbaniyah Ghoyah (tujuan dan sasaran) Maksudnya Islam menjadikan tujuan pertama dan terakhir untnk menyembah Allah semata [51:56] dan untuk mencapai ridhoNya. Tujuan ini pun akhimya merupakan tujuan akhir. 1.Dampak Rabbaniyah tujuan pada manusia. Mendapat petunjuk menuju fitrah 3. yaitu yang bersumber pada wahyu Allah kepada Rasulullah SAW (Al-Qur' an). partai atau bangsa tertentu. . Membebaskan manusia dari penghambaan pada egoisme dan syahwat. Robbaniyah Ditinjau dari segi bahasa. golongan. yang ditujukan kepada Allah SWT. Robbaniyah berasal dari kata rabbun. Sedangkan rabbani ditujukan kepada manusia. kabar gembira. Mengetahui tujuan dan keberadaan manusia 2. Tetapi manhaj ini datang dari Allah yang menginginkan agar menjadi petunjuk. penjelas. 84:6]. Robbaniyah Masdar (sumber hukum) Maksudnya manhaj/metode yang telah ditekan oleh Islam untuk mencapai tujuan dan sasaran itu adalah manhaj Rabbani yang murni. Keselamatan diri perpecah dan rergolakan 4. puncak cita-cita.Karakter Ajaran Islam Sebagai dien (sistem hidup ) memiliki ciri-ciri: 1. keluarga. 1. 1O:57]. robbaniyyah ghoyah dan mashdar. 2. obat dan rahmat bagi hamba-hambaNya [4:174. Yang dimaksud dengan robbaniyyah mencakup 2 asfek. usaha dan kerja keras manusia dalam kehidupan [53:42. yaitu manusia yang tau hubungannya dengan Allah sangat kuat. tahu dan mengamalkan ajaranNya [3:79]. Manhaj ini tidak lahir sebagai sebuah hasil rekayasa dari ambisi individu.

Terbebas dari penghambaan sesama manusia. fungsi dan karakteristiknya tanpa harus cenderung rada aspek tertentu saja. Terlepas dari pertentangan dan sikap ekstrim [4:82] 2. Aspek-aspek manusia seperti jasad. dan haji. Persaudaraan manusia (ukhuwah) 2. Buah insaniyah dalam Islam: 1. Insaniyah (kemanusiaan) Islam yang berdasarkan Al-Qur‟an dan sunnah Rasulnya mencurahkan sebagian besar kepeduliannya pada sisi kemanusiaan. misalnya sholat. 1.Adapun Rasulullah Muhammad SAW adalah penyeru pada manhaj dan sebagai penjelas perintahNya yang masih samar bagi manusia [42:52-53]. Kesimplannya Islam adalah din yang sesuai dengan karakter manusia. Terhormat dan mudah diyakini 4. Syumul (universal) Artinya Islam meliputi semua jaman. zakat. . Dampak Rabbaniyyah mashdar. Islam mengakui manusia dengan pengakuan yang menyeluruh. ditujukan untuk kepentingan dan kesejahteraan manusia sendiri. Persamaan manusia (emansipasi). kehidupan dan eksistensi manusia. 2. akal dan ruhani diberikan peluang untuk melaksanakan peran. Di samping itu ibadah-ibadah yang disyariatkan oleh Islam memiliki dimensi kemanusiaan. 3. Terlepas dari keberpihakan dan hawa nafsu 3.

terhampar luas sehingga meliputi semua cakrawala umat dan begitu mendalam (mendetail) sehingga memuat urusan-urusan dunja dan akhirat. total dan integral). materi dan harta benda. Secara substansi (dasar-dasar akidah dan moralnya). pemerintahan dan umat. 16:36. Risalah bagi seluruh alam semesta Islam tidak terbatas pada bangsa maupun status sosial tertentu. Risalah semua jaman Islam adalah risalah untuk semua jaman dan generasi." 1. ilmu dan hukum. Mencakup berbagai aspek hidup dan kehidupan. akhlak dan kekuatan. yang merupakan petunjuk Robb manusia bagi segenap manusia. militer dan ideologi serta aqidah yang murni dan ibadah yang benar sekaligus. menyerukan tauhid dan menjauhi thaghut [21:25. Islam adalah negara dan tanah air. Maka semua nabi diutus dengan membawa risalah (misi) Islam. Islam memberikan haknya sacara adil terhadap aspekaspek kehidupan seperti ruhiyyah (spiritulisme). Al-Wastthiyyah /Tawazun (moderat atau rertengahan) Islam berada dalam keseimbangan di antara dua jalan atau dua arah yang saling bertentangan. 38:87]. rahmat bagi sekalian hambaNya [21:107. Dan Islam juga adalah jihad dan dakwah. Islam adalah kebudayaan dan perundang-undangan. Dan di dalam Risalah Ta'limnya. Islam merupakan risalah setiap nabi yang diutus dan misi setiap kitab suci yang diturunkan. bukan risalah yang terbatas oleh masa atau generasi tertentu. serta kasih sayang dan keadilan. maddiyyah (materialisme). 4.. serta usaha dan kekayaan. 2.Jangkalian keuniversalan dalam risalah Islam ini diungkapkan Hasan Al-Banna : Islam adalah risalah yang panjang terbentang sehjngga meliput semua abad sepanjang jaman. 24:1. 2:128 dan 132]. 10:72. . yang dimaksud dengan Islam universal yaitu: "Islam adalah sebuah sistim yang universal (komprensip.

mulai aspek aqidah. Kehidupan tidak akan harmonis apabila Islam dilaksanakan secara parsial. program serta langkah-langkah syathan. 6. syari'at lslam) 2. AL-Wudhuh (jelas) Yang dimak:iud adalah jelas dalam hal: 1. Islam senantiasa menjaga dan memelihara realita (aktual) di setiap aspek yang didakwahkan pada manusia. akhlak dan syari'at. jama‟iyyah (kolektif). kapanpun dan bagi segala jenis manusia. Sumber-sumber hukumnya 3. Sebab syaithan adalah musuh yang nyata bagi manusia. tsabat (konsisten). ibadah. Al-Waqi'iyyah (kontekstual) Allah menjamin Islam sebagai ajaran yang sesuai dengan kondisi manusia di manapun. 2. . REFERENSI * Materi Mentoring Islamic Study 1994-1995. Ajaran Islam sendiri bersifat universal dan menolak parsialisasi hukum dan ajarannya. [2:2O8] 1. Agar umat Islam tidak terjebak ke dalam propaganda. 5. Dasar-dasar Islam (akidah. Aspek dalam kehidupan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Sasaran dan tujuan Pentingnya memahami lslam secara kaffah. moral.fardiyah (individu). dan tidak berada dalam poros yang ekstrim [55:7-8]. dan taghayyur (perubahan).

menganggap pemuda sebagai tenaga paling revolusioner. Risalah Gusti.* Panduan Aktivis Harokah. karena secara psikologis manusia mencapai puncak hamasah (gelora semangat) quwatul jasad (kekuatan fisik) pada usia muda. . perubahan. * Dr. bukan stagnasi atau pun status quo. Baik sebagai pembela kebenaran yang gigih atau pun sebagai pembela kebatilan yang canggih. Pustaka Al-Ummah. Yusuf Al-Qaardhawi. Karakteristik Islam: Kajian Analitik. Jakarta. kemarin. Hal tersebut menumbuhkan semangat pergerakan. Dalam setiap kurun waktu. pembela senantiasa berdiri di garis terdepan. Semua ideologi yang barorientasi pada strategi revolusi. kini dan esok. 10 RISALAH PEMUDA ISLAM TUJUAN * Peserta memahami pentingnya masa muda * Peserta mengetahui cara mengembangkan potensi pemilik Islam * Peserta termotipasi memanfaatkan potensinya dalam aktifitas yang Islami METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Tak dapat disangkal lagi bahwa eksistensi pcmuda Islam dalam kehidupan amat renting. karena merekalah yang memiliki potensi untuk mewarnai perjalanan sejarah umat manusia pada umumnya.

Di dalam Alqur'an peran remuda diungkapkan dalam kisah Ashabul Kahfi [18:19-22]." [HR At. dan orang alim dan penuntut ilmu.Tirmidzi] 2." [HR Buknari-Muslim] "Dunia ini terkutuk dan segala isinya terkutuk. Tunduk patuh berlandaskan cinta kepadanya [2:165] dan Ittiba' (mengikuti) Rasulnya [3:31." [HR Al-Bahaqi] Bagaimana potensi pemuda itu dapat dikembangkan dalam bingkai Islam? Setidaknya mereka dituntut melaksanakan 10 risalahnya: 1. Memahami Islam Mustahil pemuda dapat memuliakan lslam kalau mereka sendiri tidak memahami Islam [35:28. masa kayamu sebelum datang masa miskinmu.53:3-4]. masa hidupmu sebelum datang masa matimu. masa mudamu sebelum datang masa tuaamu. kecuali dzikrullah dan yang serupa itu. Mengamalkan dan mendakwahkan Islam Ciri orang yang tidak mengalami kerugian (k11usrin) dalam hidup adalah . Mengimani segenap ajaran Islam Iman kepada Allah dan Rasulnya pada hakikatnya merupakan sebuah sikap mental patuh dan tunduk [23:51]. Pentingnya memanfaatkan masa muda digambarkan dalam hadist Rasulullah SAW sbb. dan para Assabiqunal Awwalun pada umumnya berusia muda. 2:258] dan pemuda yang dibunuh oleh Ashabul Uhdud [lihat tafsir Ibnu Katsir QS Al-Buruj]. 58:11] "Siapa yang dikehendaki Allah akan nlendapatkan kebaikan. kisah remuda Ibrahim [21:60 dan 69. masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu. 3.: "Manfaatkanlah yang lima sebelum datang yang lima. maka dipandaikan dalam aganla. masa luangmu sebelum datang masa sibukmu.

Shabar dan istiqomah di atas jalan Islam [21:83-85. menyampaikan dakwah Islam kepada orang-orang kafir. * Jihad siyaasi atau jihad poIitik. * Jihad bilyad wan nafs atau jihad dengan tangan/kekuasaan dan jiwa [22:39. nlaka ia akan nlen!peroleh pahala sepadan dengan orang yang nlengerjakannya. menyampaikan ilmu dan mendidik orang-orang yang ingin memahami Islam [3:79]. Jihad dengan harta merupakan bagian vital bagi jihad yang lainnya.” [HR Muslim] 4.3:110. 37:100107.21:68-69.5:78-79]. "Keyakinan dalam iman haruslah secara bulat dan kesabaran itu setengah dari . yakni bersungguh-sungguh mengajarkan. Termasuk dalam jihad ini adalah menentang orang kafir. 8:39. dan fasik yang disertai dengan hujjah (argumentasi) yang dicontohkan oleh Nabi SAW [5:62]. * Jihad maali atau jihad dengan harta [49:15. usaha mempertahankan diri terhadap serangan mereka. 2:190. 9:71. memerangi kaum murtad dalam negeri Islam. 9:36]. 5. melawnn pemberontak atau pembangkang atas negara lslam. munafik. 41:33.71:5-9]. * Jihad tarbawi/ta'limi. Keimanan harus dilanjutkan dengan kesabaran dan istiqomah. 38:41-44. 9:111]. Berjihad di jalan Islam Jihad adalah salah satu hal ya:ng diwajibkan Allah kepada kaum muslimin. karena dakwah memerlukan sarana dan prasarana.senantiasa mengamalkan dan mendakwahkan Islam [103:1-3. Said Hawwa membagi jihad menjadi 5 macam: * Jihad lisaani. berusaha mengusir mereka dari bumi lslam."Barang siapa nlenyeru kepada kebaikan.

9]. Potensi umat Islam perlu diarahkan ke dalam amal Jama'i secara efektif dan efisien [3:146]. 9. Mempersaudarakan manusia dalam ikatan Islam Pemuda seharusnya berperan dalam menjalin ukhuwah Islamiyah sesama musIim [8:63.” [AlHadist] . agar amal itu diterima sekaligus sukses. "Sesungguhnya Allah menolong ini hanya karena orang-orang yang lemah diantara mereka yaitu ." [HR Abu Nu'aim]. “Setiap mukmin yang satu bagi mukmin lainnya bagaikan suatu bangunan. 6. Introspeksi diri (muhasabah) tcrhadap scgala aktifitas yang tclah dilakukan. dan mampu memperbaiki diri ke arah yang lebih baik [13:11].iman. Optimis terhadap masa depan Islam Pemuda Islam tak boleh memiliki jiwa pesimis. Menggerakkan dan mengarahkan potensi umat Islam. "Seorang yang sempurna akalnya ialah yang mengoreksi dirinya dan bersiap dengan amal sebagai bekal untuk mati. tldak terjebak dengan permasalahan yang sama. Sebaiknya harus optimis akan hasil perjuangan dan pertolongan serta balasan dari Allah SWT. 10. 8.Tirmidzi]. Ikhlas dalam segenap pengabdian di jalan Islam Memurnikan niat karena Allah dalam ibadah dan jihad merupakan masalah fundamental. antara satu dengan yang lain saling mengokohkan. 15:56]. Hanya orang kafirlah yang memiliki sifat pesimis [12:87. 7. 59. Introspeksi dan evaluasi dimaksudkan agar pemuda tidak mengulan kesalahan yang sama di hari mendatang." [HR At.

mengerjakan dan menghasilkan sesuatu yang . Bagi seorang muslim. Dr Yusuf AL-Qardhawi dan Saisd Hawwa.dan ikhlas mereka " [HR An-Nasa'i dari Sa'ad bin Abi Waqqash] REFERENSI * Majalah Islam 'Sabili‟. Berjuang di Jalan Allah. Muh. beramal berarti berbuat. GIP. shalat . Ibrahim An-Nashr. berbuat atau menghasilkan. Bercinta dan Bersaudara karena Allah. GIP * Dr. AMAL JAMA‟I TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian amal jama'i * Peserta memahami pentingnya beramal jama'i * Peserta mengetahui ciri-ciri amal jama'i METODE PENDEKATAN * Games "Korek Api" * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Amal Jama'i 'Amal berarti bekerja.33/ 11 Januari 1991 * Husni Adham Jarror.dengan dakwah. No.

Realitas yang ada juga mengharuskan bahwa kerja yang sukses harus dilakukan secaru kolektif. Daraimi. Jama'ah adalah suatu rerkumpulan orangorang untuk mencapai hal-hal tertentu. umat dan agama. Sebab tangan sebelah tidak bisa bertepuk. Baihaqi.” [Dikeluarkan oleh Ahmad." [Muttafaq „alaih dari hadist Ibnu Umar] Amal Jama'i atau kerja bersama adalah kegiatan yang merupakan produk suatu keputusan jama'ah yang selaras dengan manhaj (sistem) yang lelah ditentukun bersama. Lidi. Jama'i berasal dari kata jama'ah. Hakim. dan Ibnu Hazm dari hadist Abu Sa'id Al-Khudri] "Shalat berjama'ah itu lebih besar pahalanya 27 tingkat dari shoIat sendirian. Ia selalu membutuhkan manusia lain untuk mencapai tujuan hidupnya. seranjang zaman. Yang disebut dengan jama'ah sedikitnya terdiri dari dua orang. tidak dapat membersihkan daun-daun di halaman. Karenanya bekerja menjadi kewajiban bagi setiap muslim. secara fitrah tidak dapat hidup sendirian. Untuk menegakkan Islam di hati kaum muslimin. Dari sini amal jama'i menjadi wajib. Lihat kisah: * Fir'aun [26:34-37] * Ratu Balqis [27:32-33] * Nabi Musa AS [20:29-32] * Kaum kafir Makkah [8:30] Bagi manusia muslim. Allah telah mengarahkan agar da1am melaksanakan aktifitasnya dengan beramal jama'i [61:4. 3:104]. untuk mencapai tujuan tertentu. Tirmidzi. Sesuai dengan sabda Rosulullah SAW. jika hanya sebatang. diperlukan kerja jama'ah.bermanfaat bagi dirinya. menghadapi kemungkaran yang terjadi dan melawan tipu daya musuh. Pentingnya Amal Jama'i Manusia. "Barang siapa yang ingin mendapatkan pahala berjama'ah maka shalatlah bersamanya. Karena kaidah ushul fi'qih menyatakan: "Sesuai .

Priorilas Gerakan Is!am JiIid I. * Abdurrahman Bin Abdul Khaliq Al-Yusuf. Legitimasi Amal Jama'i: Kupasan Gamblang Tentang Keharusan Beramal Jama'i. Allah berfirman: “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (angama) Allah. Islam menyeru kepada kesatuan kaum muslimin. Pustaka Tadabbur. KEORGANISASIAN ISLAM TUJUAN . Jama'ah yang dimaksud harus mempunyai visi dan misi. Selain itu. maka ia adalah wajib". serta struktur organisasi yang tersusun rapi. AL-lslahi Press. REFERENSI * Musthafa Masyhur. Ciri-ciri Amal Jama'i 1. Al-Islahi Press. Islam bukan agama individu. Usamah Press. 3. Yusuf Al-Qordhawi. Setiap tindakan dan aktifitasnya harus sesuai dengan dasar dan strategi atau pendekatan yang telah digariskan oleh jama'ah. Amal Jama'i: Gerakan Bersama. melainkan agama satu umat. dan janganlah kamu bercerai berai” [3:103]. Seluruh tindakannya harus bertujuan untuk mencapai cita-cita yang telah ditetapkan bersama. * Dr. * Musthafa Masyhur. AL-Qiyadah Wal Jundiyah. Aktifitas yang akan dijalankan harus bersumher dari keputusan atau rerseluruhan jama'ah 2. 4.kewajiban yang tidak sempurna pelaksanaannya dengannya. satu tanah air dan satu tubuh.

perencanaan yang matang . . Mengapa Berorganisasi? * Fitrah.* Peserta mengetahui pengertian organisasi * Peserta mengetahui alasan berorganisasi dan syarat tegaknya sebuah organisasi * Peserta dapat membedakan antara organisasi Islam dan umum METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi Organisasi adalah wadah orang-orang atau sekelomrok orang untuk kerjasama dalam mencapai tujuan tertentu yang diinginkan.” [ALi bin Abi Thalib] Syarat tegaknva organisasi secara umum organisasi akan tegak jika terdapat pengelolaan atau unsur-unsur manajemen: * Planning. Untuk menggalang kekuatan [55:33] * An-Ni'mah. Kecenderungan untuk berkumrul [39:72-75] * Ash-shulthon. Merupakan nikmat dari Allah [3:103. 61:4] "Kebenaran yang tidak teroganisir akan dikalahkan oIeh kebatilan yang teroganisir. 8:62-63] * Dalam rangka menghadari musuh Islam [8:73.

* Sikap Operasional. berdasarkan ilmu. Pekerjaan yang dilakukan selalu berada dalam kerangka tuntunan dan ajaran Islam. Maksudnya. Keimanan merupakan landasan Allah bertindak dan berbuat. Sebab kehidupan berjama'ah akan berfungsi baik dan Islami jika setiap muslim yang terdapat di dalamnya memiliki komitmen moral dan operasional kepada Islam secara baik dan benar. Karena itu di dalam sebuah organisasi Islam diperlukan situasi pembinaan yang berja!an di a tas metode (manhaj) Islam. berencana. Kemudian memacu dirinya dengan amal-amal Islam semaksimal mungkin sebelum memasuki kehidupan berjamaah. dan tidak asal-asalan. * Sikar Hasil. di dalam organisasi Islam perlu ditanamkan bahwa setiap muslim harus mempelajari dan memahami Islam dengan sebaik-baiknya. konsep yang baik . teratur. yaitu Islam. yaitu iman. * Actuating. Ibarat satu tubuh Ibarat satu mobil 2. Perbedaan Organisasi Islam dan yang Bukan No ISLAM UMUM 1. yaitu Ihsan. Kerjasama Sama-sama kerja Sikap yang Dibutuhkan dalam Berorganisasi Islam * Sikap Moral. Orientasi menyeluruh Orientasi parsial 5. dilakukan berorientasi pada hasil yang baik Tujuan dan Asas Organisasi Islam . Berkumpul karena ibadah Berkumpul karena bekerja 3. pengawasan dan pengendalian yang baik.* Oganizing. pelaksanaan * Controling. Organisasi lslam harus berdiri diatas prinsip: Islamisasi sebelum Organisasi (Islamiyah Qobla Jam'iyyah). Pekerjaan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Tuntutan Syar‟i Kebutuhan 4.

Gerakan yang konstan (Harokatul Mustamiroh) [2:195] 2. Syarat-Syarat Organisasi lslam 1. Struktur Organisasi Sebuah organisasi harus memiliki struktur.Tujuan : Menggapai Ridho Allah (Mardhotillah) [2:207] Asas : Taqwa [9:109]. Metode dan Sistem Yang Jelas (Al-Minhajul Wadhiah) [12:108] 4. Tujuan yang benar (Al-Ghoyatus Shohihah) [2:207] 3. Pemimpin yang lkhlas (Al-Qiyadatul Mukhlishoh) [48:5] 5. . Dasar Struktur Organisasi * Pembagian Kekuasaan (authority) * Tanggung jawab (responsibility). * Hubungan kerja antar anggota teratur. 3:146-148] Ciri-ciri Pengikut atau anggota yang taat dan setia: * Iman yang dalam * Ikhlas * Keberanian dan semangat * Percaya kepada pemimpin * Tak banyak bertanya [5:101] * Memiliki kesungguhan kerja. agar: * Seseorang mempunyai wewenang atau kekuasaan yang jelas . Pengikut yang taat setia (Al-Jundiyatul Muthii'ah) [3:79.

Pentingnya seorang pemimpin untuk mengkoordinir kerja.REFERENSI * Dari berbagai sumber. Mentor memberi contoh awal cara membuat bangunan tersebut. 3. 5. Tiap kelompok ditugaskan membuat bangunan dari batang batang korek api yang ada dalam satu bungkus tersebut. Dalam mengerjakan sesuatu diperlukan amal jama'i. tiap kelompok terdiri dari 4 orang. 2. 6. Games "Korek Api” Bahan/alat : Satu bungkus korek api per kelompok Langkah-langkah : 1. Setelah 60 detik setiap kelompok harus menghentikan kegiatannya kemudian Mentor mendiskusikan bersama hikmah dari permainan tersebut. Buat beberapa kelomrok. 3. 4. Setiap kelompok diberi waktu untuk membuat bangunan tersebut selama 60 detik. Bangunan tersebut harus dibuat di atas kotak korek api . 2. . Hikmah : 1. Diperlukan pembagian tugas yang jelas dalam mengerjakan suatu pekerjaan sehingga teratur dan terarah.

WALA' DAN BARA' TUJUAN * Peserta memahami pengertian Wala' dan Bara' * Peserta memahami rentingnya Wala' dan Bara dalam kehidupan seorang muslim * Peserta mengetahui kepada siapa Wala' seorang muslim harus diberikan dan Bara' harus diarahkan METODE PENDEKATAN Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Wala' dan Bara' Secara bahasa. renghormatan.". Ibnu Taimiyyah: " Al-Walayah kebaikan dari al' Adawah. Penjelasan lebih jauh definisi Wala' dan Bara'. Secara istilah Wala' berarti pertolongan. rertolongan. sedangkan orangnya disebut al-Muwalat yang artinya orang yang menolong. seperti yang dikatakan SyaikhulIslam. Sedangkan pengertian al-' Adawah adalah kebencian dan kejauhan. rembebasan budak. pemuliaan. kesamaan dengan orang-orang yang dicintai baik secara zahir maupun batin (loyalitas) [2:257]. Al-Wali artinya yang dekat. Baru berarti lepas atau bebas dan jauh dari. Asal pengertian dari al-Walayah adalah kecintaan dan kedekatan. Pentingnya Wala‟ dan Bara' . kecintaan. Wala' berasal dari kata al-Walayah yang artinya nasab.

meskipun hawa nafsunya menentang. seperti jihad menghadapi musuhmusuh Allah.” Syaikh Sulaiman bin Abdullah bin Muhammad bin Abdul Wahhab. menjelaskan perkataan Ibnu Abbas r. Arbaba. megangkat orang yang menjadikan Allah dan Rasulnya sebagai pemimpinnya memusuhi orang yang memusuhinya. membenci apa yang dibenciNya meskipun hawa nafsunya condong kepadanya. menjelaskan tentang keharusan kecintaan karena Allah yaitu loyalitas karena Allah pula.a : "Perkataan Ibnu Abbas ra. Wala' dan Bara' juga merupakan pengejawantahan dari kalimat Laa Ilaaha Illallah. menjauhi mereka zhahir dan bathin. selalu bersama orang-orang yang dicintai. mcngikuti Rasulullah. Dan perkataannya: "Membenci karena Allah”. Syekh Hafizh al-Hikamy berkata. tetapi harus disertai loyalitas yang merupakan keharusan kecintaan. Aaliha. menjelaskan keharusan kebencian karena Allah. langsung berupa tindakan.Wala' dan Bara' merupakan keharusan karena merupakan buku kecintaan seorang mukmin kerada Allah. bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tali iman yang paling kuat adalah loyalitas terhadap pemimpin karena Allah pula. memuliakan. sesuatu yang dijadikan Tuhan [9:31] 2.Thabrani meriwayatkan dalam al-Kabir. yaitu berupa permusuhan. Sikap ini tidak hanya sekedar kebencian hati tetapi harus disertai pula dengan sikap-sikap yang harus dilakukan [61:4]". menghormati. tuhan-tuhan yang disembah selain Allah [25:3. meniti Jejaknya dan menerima petunjuknya. Jika seseorang memulai dengan menegakkan Laa Ilaha dalam dirinya maka akan tumbuh AL-Bara‟. zhahir dan bathin. Al-Bara' ditujukan kepada: 1. "Tanda kecintaan hamba kepada Rabbnya ialah: mendahulukan apa yang dicintaiNya. Maksudnya' ialah memperlihatkan permusuhan. 11:54] .a. Kalimat ini merupakan penolakan terhadap segala bentuk ilah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah saja sebagai satu-satunya IIah. loyalitas pemimpin karena Allah".. Loyalitas itu berupa tindakan memberi pertolongan. dari Ibnu Abbas r." At. melepaskan diri dari mereka. Hal ini merupakan isyarat bahwa sikap tersebut tidak hanya terbatas pada kecintaan semata.

Muh. 3:3. Loyalitas Muslim Terhadap Islam. Ramadhani. tandingan-tandingan Allah [2:165] 4. 5:3] 3. 60:1. 5:51. Rasul [3:31-33] 4. * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. Islam [3:85. Allah [2:257. 9:71]. Bin Abdul Wahhab dan Muhammad Qutb. GIP.66:4] 2. REFERENSI * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany.3. Dengan membatalkan semua bentuk Ilah dan mengucapkannya untuk Allah maka akan tumbuh AL-Wala‟. AL-Wala' diberikan kepada: 1. sesuatu yang melampaui batas [2:256]. Thogut. 22:78. Andaada. Orang-orang mukmin atau sholeh [3:28. Memurnikan Laa Illaaha Illallah. 4:89. SYARAT DITERIMANYA SYAHADAT TUJUAN * Peserta mengetahui syarat-syarat diterimanya syahadah seorang muslim METODE PENDEKATAN .

1. baik yang dinafikan (ilaah) maupun yang ditetapkan (Allah). 2. alyaqin. Memahaminya akan mengantarkan manusia kepada syurga. Firman Allah. maka syurga akan dibukakan untukmu. "Benar". "Maka ketahuilah. "Barangsiapa yang mati sedang ia mengetahui bahwa tiada ilah selain Allah. al-qabuul. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW. 3:18].'Ilmu 'Ilmu di sini adalah mengetahui makna yang dimaksudkan. Syarat-syarat diterimanya Laa ilaaha Illallah Ada tujuh buah persyaratan yang harus dimiliki. as-shidqu. Kalau tidak. Dengan 'ilmu (mengetahui) bisa menangkal kebodohan. bahwa sesungguhnya tiada ilaah kecuali Allah" [47:19]. maka syurga tidak akan dibukakan untukmu. Tetapi kalimat ini tidak akan memberikan kebaikan kepada manusia hanya dengan mengulang-ulang pengucapannya atau menghafal lafaz-lafaznya. Apabila engkau datang sambil membawa gigigiginya." (HR Muslim). tetapi tidak ada kunci kecuali ia mempunyai gigi-gigi.* Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Kalimat laa ilaha Illallah merupakan pintu gerbang seseorang masuk ke dalam Islam. al-ikhlas.” Yang dimaksud gigi-gigi di sini adalah syarat-syarat diterimanya laa ilaaha Illallah. AL-Yaqin . Wahab bin Munabbih pernah ditanya: "Bukankah laa ilaaha Illallah merupakan pintu syurga?” Kemudian Wahab menjawab. maka ia masuk syurga. Liha juga [43:86. al-inqiyaad. mahabbah. yaitu: 'ilmu.

Rasulullah SAW bersabda: “Saya bersaaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya aku adalah Rasul Allah.Ash-Shidqu Maksudnya ia harus mengucapkan kalimat tauhid itu dari sanubarinya dengan jujur dan benar. "Tidaklah seseorang bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan rasulnya dengan sebenarnya dari hati. seorang hamba tidak akan bertemu Allah kecuali ia masuk surga” (HR Muslim dari Abu Hurairah ra. hadits no." [HR Bukhari dari Muadz bin Jabal] . menerima apa yang dituntut oleh kalimat ini dari hati dan usannya secara bulat. Sebab keimanan tidak dapat dilandasi oleh praduga dan prasangka [49:15]. 4. 10:103." (Hadits hasan shahih al-arbain an-Nawawiyah. Dengan dua kesaksian ini dan tidak ragu-ragu tentang keduanya.Maksudnya orang yang mengucapkan kalimat tauhid harus yakin terhadap pengertian di dalamnya dengan keyakinan yang sepenuhnya. Al-Inqiyaad Maksudnya tunduk patuh dan berserah diri kepada apa yang ditunjukkan serta apa yang dinafikan atau terus mengikuti dan terikat rada kalimat ini [39:54.41) 5. 4:125. Al-Qabuul Maksudnya. 37:35-36]. Apa yang diucapkan sudah harus dibenarkan dengan hatinya [2:8-10. Penerimaan dapat menangkal pembangkangan. Adanya kejujuran dapat menafikan kedustaan dan kemunafikan. "Tidak beriman di antara kamu sehingga menjadikan kecenderungannya mengikuti apa yang kubawa. Ketundukkan dapat menangkal penolakan. melainkan Allah mengharamkan neraka baginya. 29:1-3].) 3. 31:22]. Adanya keyakinan dapat menangka1 keraguan. Allah mengisahkan kabar masa lampau tentang keselamatan bagi orang yang menerima Laa ilaha Illallah dan siksaan bagi orang yang menolak [43:23-25.

Al-Mahabbah Ucaran laa ilaha Illallah tidak akan berarti bila tak disertai dengan segenap rasa cinta (mahabbah) dalam mengamalkannya. atau menjadikan Allah dan Rasulnya lebih dicintai daripada semua cintanya selain kepada keduanya. Loyalitas Muslim Terhadap Islam. Keikhlasan dapat melepaskan atau menangkal dari berbagai bentuk syirik [39:3. Kecintaan dapat menafikan kebencian. Allah. "Orang yang paling berbahagia dengan syafaatku adalah orang yang mengucapkan laa ilaaha illallah secara mumi dari hatinya. ia tidak mencintainya melainkan karena. Muh. yang dengan ucapannya itu ia hendak mengharapkan wajah Allah Azza wa Jalla. karena untuk menegakkan kalimat tauhid ini diperlukan pengorbanan lahir dan batin. "Tiga perkara barang siapa yang berada di dalamnya.” [HR Bukhari] REFERENSI * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany.6. Ibrahim Muhammad Abdullah al-Buraikan. * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. AL-Mahabbah merupakan unsur yang sangat penting. Pengantar Studi Aqidah Islam. Bin Abdul Wahhab dan Muhammad Qutb. . GIP * Dr. dan menolak kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya dari kekufuran itu sebagaimana ia menolak untuk dilemparkan ke dalam api neraka. Cinta dan pengorbanan merupakan dua ikatan yang tidak dapat dipisahkan [2:165." [HR Bukhari] "Sesungguhnya Allah mengharamkan api neraka bagi orang yang mengucapkan laa ilaaha Illallah. 5:54]. seseorang mencintai yang lain. Al-Ikhlas Memurnikan amalan dengan niat yang baik dan benar. Memeurnikan La Ilaha Illallah. Ramadhani. 98:5]." [HR Muslim] 7. maka akan mendapatkan kenikmatan dan manisnya iman.

Menurut istilah syukur adalah memberikan pujian kepada yang memberi kenikmatan dengan sesuatu yang telah diberikan kepada kita berupa perbuatan ma'ruf. Allah memerintahkannya untuk bersyukur kepadanya dan kepada kedua orang tuanya [31:14 .Litbang Pusat Studi Islam al-Manar SYUKUR NIKMAT TUJUAN * Peserta mengetahui makna syukur rukmat secara bahasu maupun istilah Peserta memahami pentingnya syukur nikmat * Peserta mengetahui cara bersyukur * Peserta mengetahui hal-hal yang dapat mengubah nikmat menjadi naqmah (siksaan) METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Syukur Nikmat Syukur secara bahasa adalah berterima kasih. 2:172 . dalam pengertian tunduk dan berserah diri kepadaNya. 17:3 . 27:19]. Pentingnya Syukur Nikmat * Syukur adalah wasiat perlamu yang disampaikan Allah SWT kepada manusia. . Setelah manusia mampu berpikir.

* Allah memberiknn pujian kepada hambaNya yang tidak pernah lalai dalam mensyukuri nikmatNya [6:53 . 76:3. Syukur yang dilakukan oleh anggota badan (Syukru Jawarih). Yaitu dengan menggunakan anggota tubuh/melakukan aktivitas dalam rangka tunduk kepadanya dan ditujukan hanya untuk memperoleh keridhoanNya. Cara Bersyukur 1. Selain itu mempunyai kesadaran untuk menyatakan bahwa nikmat itu datang hanya dari sisi Allah [16:53]. * Akan menambah kuatnya iman dan kenikmatan [14:7]. . 100:6 . Yaitu memuji kepadaNya dan atas anugerah yang dilimpahkanNya [93:11]. * Allah tidak nkan menyiksa orang-orang mukmin yang senantiasa bersyukur [4:147]. Bersyukur kepada Allah harus tercermin dalan hati. 2. Syukur yang dilakukan dengan hati (Syukur Qolby) Yaitu mengakui nikmat-nikmat Allah dan mencintaiNya. Syukur yang dilakukan oleh lisan (Syukru Lisan). “Hendaklah tiap orang dari kalian berhati yang bersyukur dan lisan yang mengingat (HR Turmudzi dan Ibnu Majah). Sesungguhnya Allah ridho kepada seorang hamba yang setiap makan dan minumnya memuji Allah ( atas karunia yang diberikan Allah kepdanya). * Allah tidak menyukai orang yang mensyukuri nikmat dan mencla orang-orang yang tidak mensyukuri nikmat [2:152. 3:145]. (HR Abu Sulaimun Al-Wasithiy). “Mengingat kenikmatan akan berpengaruh (membekas) pada kecintaannya kepada Allah Azza wa jalla”.4]. Juga dengan meniahalkan segala bentak kemaksiatan serta mempersembahkan dan menundukkan kenikmatan yang dilimpahkan Allah untuk menaatiNya dan memperoleh keridhoanNya. 3.

Turmudzi) 3. serta masa muda dihabiskan untuk apa" (HR. dari mana diperolehnya dan untuk kepentiugan apa dihabiskan. diamalkan untuk apa. sehingga ditanyakan kepadanya empat perkara. antara lain. 16:53-54. baik harta. tentang hartanya. GIP . hendaknya kita infakkan. yaitu tentang umurnya. karena dengan hati itulah kita merasakan. 5. hendaklah tetap kita ajarkan kepada orang lain. Tidak menunaikan hak-hak Allah. dihabiskannya untuk apa. Bila kita memiliki ilmu walaupun sedikit. karena dalam harta itu ada hak-hak orang lain [70:24-25J . menyambut. Bila kita mempunyai harta walaupun sedikit. mengetahui. atau kedudukan [104:1-3]. sawah ladang.urusan dan anggota tubuh. 84] 4. merasa diri lebih mampu dari orung lain sehingga ia mencela orang lain dan membangga-banggakan apa yang dimilikinya. REFERENSI Ruyyal Al-Haqil. Sikap sombong. Mensyukuri Nikmat Allah. 6. "Seorang hamba pada hari kiamat tiada melangkahkan kedua kakinya. yaitu membalas nikmt Allah dengan hal-hal yang dimurkaiNya [30:41 . Jika kita melakukan kemaksiatan dan berbuat dosa. ilmu. dan membicarakan nikmat-nikmat Allah. 1. Meyakini bahwa yang dimilikinya bukan dari Allah tapi atas usahanya sendiri atau dari selain Allah [28:78. 4:79J. Nikmat bisa berubah menjadi Naqmah (siksaan) Nikmat bisa menjadi naqmah karena berbagai perkara. tentang ilmunya. 2.

Kebersamaan Allah serta umum itu dapat dibuktikan dengan adanya: 1. METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Ma‟iyyatullah berarti kebersamaan Allah.MA'IYYATULLAH TUJUAN * Peserta memahami pengertian ma‟iyyatullah * Peserta mengetahui pembagian ma‟iyyatullah beserta bukti-buktinya * Peserta termotivasi untuk menimbulkan kebersamaannya dengan Allah. Ma‟iyyatullah Umum Yaitu kebersamaan Allah yang meliputi seluruh makhlukNya. Fenomena Petunjuk Seluruh makh1uk ciptaan Allah. baik manusia. semua mendapat petunjuk . Ma‟iyyatullah terbagi atas 2 macam : 1. muslim maupun kafir. maupun tumbuh-tumbuhan. manusia. dari atom yang terkecil sampai benda yana paling besar. Allah selalu bersama dan mengawasi makhlukNya. hewan. binatang. tumbuh-tumbuhnn.

Ketika seseorang mengalami kondisi kritis daldam fase kehidupannya. Kebersamaan Allah dengan orang-orang yang beriman adalah berupa : 1. . 6:47].dari Allah dalam menjalani hidupnya. Penjagaan dan pemeliharaan Allah Berkata Abu Abbas Abdullah bin Abbas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: Jagalah Allah. 17:67. mintalah kepada Allah. walaupun orang tersebut orang kafir selama ia selalu berdoa kepadaNya [27:62 . Bila engkau meminta. juga ketika Allah memberi petunjuk akar tumbuhan untuk menyerap sari makanan dari dalam tanah. Fenomena Pengabulan Do'a Seluruh manusia. “Jagalah Allah. kepada anak ayam untuk mematuk ketika akan keluar dari telurnya. ketika memberi pelunjuk poda bayi untuk menyusu padu ibunya. ketika ayam betina membolak-balikkan telur yang sedang dieraminya. niscaya engkau mendapatkanNya di hadapanmu. Dan bila engkau meminta pertolongan. Mu'iyyatullah Khusus Artinya kebersamaan Allah yang ditujukan khusus untuk orang-orang yang beriman. baik beriman muupun kafir. putus harapan. 2. Turmudzi). mintalah pertolongan kepada Allah” (HR. pernah mengalami langsung fenomena ini. 6:63-64]. ketika itu pula Allah mengabulkan doanya dan tiba-tiba musibah itu hilang [10:12. 2. yaitu ketika ia menerima musibah yang membuat hatinya hancur. Mrupakan sunnatullah bahwa Dia harus mengabulkan do‟a orang yang terjepit. dengan serta merta ia memohon kepada Allah dengan penuh harap dan cemas mengharapkan pertolonganNya. niscaya Ia akan menjagamu. jika Dia berkehendak. Fenomena ini merupakan bukti kebersamaan Allah dengan manusia pada umumnya. Allah selalu bersama makhlukNya.

Kekalahan tersebut dapat berupa terbunuh. Begitu pula sebaliknya [3:160 . Kemenangan kaum mukmin tidak dibatasi oleh waktu dan tempat. Bukankah dengan terbunuhnya seorang mukmin dapat dikatakan bahwa ia teluh memperoleh syahadah di jalan Allah.2. 9:52]. Kekalahan merupakan pertolongan yang sebenarnya Yang kita anggap sebagai kekalahan pada hakikatnya merupakan pertolongan yang sebenarnya. Pertolongan dan kemenangan dari Allah Salah satu bentuk kebersamaan Allah terhadap kaum mukmin ialah berupa dukunganNya dalam bentuk pertolongan [47:7] dan pemecahan janjiNya [2:40]. 4. 3. Hakikat pertolongan dan kemenagan itu sendiri ialah: 1. meskipun seluruh isi bumi bersatu padu untuk mengalahkannya. Jika seorang mendeita di suatu tempat. Pertolongan Allah dapat berupa kehancuran bagi orang-orang kafir. Allah hanya menolong orang yang menolongNya Siapa yang menolong diinNya maka barulah Allah akan menolongNya [47:7 . 22:40]. 36:26-27. sebagaimana kehancuran kaum pendusta para nabi dan rasul. Hanya datang dari sisi Allah Orang yang dimenangkan Allah tidak mungkin bisa dikalahkan oleh siapapun dan kapanpun. seperti yang dicita-citakannya [3:169 . . di tempat lain dia akan memperoleh kemenangan seperti yang dialami oleh Rosulullah SAW beserta para sahabatnya (memperoleh kemenangan ketika hijrah ke madinah). dipenjara atau dianiaya. 5. dipenjara. Waktunya terbentang sejak dunua sampai akhirat. dan tempatnyapun terbentang di seluruh bumi Allah. 8:9-10] 2.

Tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan dan meyakini datangnya pertolongan Allah [2:153]. Berbuat ihsan [16:28]. 3. Hakikat Pertolongan dan Kemenangan. AL-Ummah * Al-Umr. Kembali Islam yang murni seperti ketika Rosulullah SAW memelihara kemurnian Islam. 2. 4. GIP * Sa'id Hawwa. No. Yusuf Qordhowi. 49:15]. Allah. Generasi Mendatang Generasi Yang Menang. Selalu bcrdakwah dan berjihad [29:69 . 56/Th IV 1996. GIP * Dr.Karakterisitik orang-orang beriman yang akan mendapatkan pertolongan Allah adalah : 1. Menjaga perintah. REFERENSI * Aqidah Seorang Muslim. 5. hal. Pustaka Mantiq * Majalah Ishlah. 32 KARAKTERISTIK IMAN DAN JALANNY A TUJUAN * Peserta mengetahui dan memahami pengertian dan karakteristik iman * Peserta mengetahui jalan yang ditempuh dalam menegakkan keimanan * Peserta mengetahui konsekuensi iman . batasan dan hak-hak Allah (HR Turmudzi).

Kualitas keislaman seseorang berbeda-beda. memiliki tingkatan-tingkatan sebagaimana pula kekafiran. dan diamalkan dengan anggota badan.” Jadi iman tidak cukup sebatas pembenaran dan pengucapan tanpu berwujud amal shaleh dari anggota badan [49:14]. Sebagian ulama mendefinisikan takwa dengan mencegah diri dari azzab Allah dengan membuat amal sholeh dan takut kepada-Nya di kala sepi atau terangterangan. dinyatakan dengan lisan. Takwa merupakan suatu fase kemenangan yang sempurna. Para ulama mendefinisikan takwa dengan “Hendaklah Allah tidak mekamu berada dalam larangan-laranganNya dan tidak kehilangan kamu dalam perintah-perintahNya. Takwa tebentuk dari peoses pengabdian (ibadah) yang intens [2:21 . Karakteristik Iman 1. sebagai interaksi . Puncak tertinggi keimanan adalah ketakwaan yang dilandasi oleh mahabbah (kecintaan) yang tinggi pada Allah. kelembuatan perasaan. ketakutan palsu dari sesuatu yang tidak pantas untuk ditakuti… dan masih banyak duri-duri lainnya. Sayyid Qutb berkata dalam "Fi Zhilalil Qur'an” bahwa adalah kepekaan batin.METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Iman Berdasarkan HR Ibnu Majah. rasa takut terus-menerus selalu waspada dan selalui hati-hati jangan sampai kena duri jalanan… Jalan kehidupan yang selalu ditaburi duri-duri godaan dan syahwat. iman mengandung pengertian “Dibenarkan dalam hati. 2:183]. harapan semua atas segala sesuatu yang tidak bisa diharapkan. kerakusan dan angan-angan. kekawatiran dan keraguan.

hari ini dapat tergelincir dalam kekafiran. Islam dan ihsan. beramal dan berbuat baik [47:17] dalam bentuk petunjuk. Dengan takwa hati menjadi terkondisi untuk selalu berdzikir pada Allah dan anggota-anggota badan berinteraksi secara seimbang dan harmonis. Sedangkdan petunjuk berpangkal dari keimanan kepada Allah SWT. 2. sedangkn neraka dikelilingi berbagai hal yang tidak menyenangkan” (HR MusIim) Untuk mempertahankan kondisi keimanan dalam rangka mencapai kelakwaan diperlukan istiqomah dan kesungguhan hati (mujahadah) [29:69 . 9:20]. Keimanan seseorang tidak dapat dijamin keabadiannya. Rasulullah menggambarkan “Surga itu dikelilingi oleh berbagai hal yang tidak disukai. Takwa adalah ilmu dan amal. Karena itu. bukan hal yang mustahil jika seseorang yang beriman pada waktu kemarin. Kondisi keimanan seseorang tidak selalu stabil.antara iman. Maka perbaharuilah iman kamu dengan Laa ilaha Illallah”. sebagaimana sabda Rasulullah : “Iman itu kadang-kadang naik kadang-kadang turun. [64:11]. banyak orang tidak sanggup beristiqomah dalam mempertahankan keimanannya karena mementingkan hawa nafsunya sehingga terjerumus dalam kemusyrikan atau hal-hal yang dapat merusak keimanan. karena hal ini merupakan sunatullah untuk . (HR Ibnu Islam) Jalan Menuju Keimanan Jalan menuju keimanan tidaklah mudah. Ketakwaan hanya Allah kepada orang-orang yang berserah. senantiasa selalu bertentangan dengan hawa nafsu manusia. mendaki lagi sukar [90:10-11]. Dengun tabiat jalan keimanan yang demikian. naluri hati dan etika. Konsekuensi Keimanan Orong yang beriman akan diuji. kecuali jika selalu dipelihara [5:54].

39:49. ia sabar dun tawakkal. lihat QS. Beriman yang benar. Bentuk ujian dapat berupa kesenangun atau kesusahan (2:155-156. Cara mensikapi bentuk-bentuk ujian. dan itu kebaikan baginya. dan itu(pun) kebaikan baginya”. Dan jka ia tertimpa musIbnu. Jika ia diberi karunia. Bagi orang beriman. 21:35. KINI. 3:15-17. REFERENSI * Dr. 2:156-167. GIP * Abdul Majid Aziz Azzindani. 89:15-19]. Ali Gharisah.membuktikan benar tidaknya keimanan seseorang [29:2-3]. “Sungguh menabjubkan perkara orang yang beriman. ia bersyukur. setiap kesenangun hidup hanya akan meringkatkan rasa syukurnya ke hadirat Allah SWT dan setiap musibah dan cobaan hanya akan meningkatkan kesabaran dan keimanannya terhadap Allah SWT seperti sabda Rasulullah SAW. Jalan Menuju Iman ISLAM: KEMARIN. DAN ESOK TUJUAN * Peserta mengetahui keberadaan/posisi dirinya dalam peta perkembangan Islam * Peserta mempunyai sikap optimis bahwa masa depan pasti di tangan Islam * Peserta mengetahui faktor-faktor yang mendukung kebangkitan Islam METODE * Ceramah dan Diskusi .

Sebagai umat Islam kita harus tetap optimis. dalam Ilmu dan pendidikan. Kemudian sesudah mereka muncul suatu kaum yang memberi kesaksian tetapi tidak bisa dipercaya kesaksiannya. akhlak dan keagungun. Allah telah memenangkan Islam atas ajaran-ajaran yang lain.RINCIAN BAHASAN Islam adalah ajaran/risa1ah yang Allah turunkan melalui RasulNya sebagai diin yang paling sempurna bagi semesta alam [5:3]. Mereka khianat dan tidak bisa diamanati Mereka bernazar (berjanji) tetapi tidak dapat menepatinya dan mereka tampak gemuk-gemuk. membangkitkan dan memenangkan Islam walau mungkin membutuhkan waktu yang panjang. Dalam sebuah hadist dikatakan : ”Akan daang suatu masa. Optimisme yang dibutuhkan tentunya tidak lantas melahirkan kepastian. kemenangun itu semuanya miIik Islam sebagaimana telah Allah janjikan [37:173].” (HR At-Tirmidzi). Sebaik-baik umatku adalah pada abadku ini kemudian yang sesudahnya dan yang sesudahnya. Semua Ini terjadi ketika umat berjalan bersama Islam. Islam adalah pusat peradaban dunia. bahwa janji Allah itu akan datang. dimana kalian seperti makanan yang . yang sampai kini belum lagi terulang. Tetapi ketika Islam sudah mulai ditinggalkan oleh manusia. akan tetapi hurus diiringi dengun upaya dan usaha yang dilandasi oleh iman. pemerintihan dan keadilan. Kondisi Kini Bunyak hal yang dapat digambarkan tentang umat Islam di masa sekrang. yang selalu didirikan salam keadaan yang tidak berdaya. Dengan kata lain iman dan amal sholeh adalah dua kata kunci untuk meraih dan mempertahankan kemenangan Islam Kondisi Kemarin Islam telah mengalami puncak kegemilangan dari masa Rosulullah SAW hingga masa-masa kekhalifahan. yang terjadi adalah potret kehidupan manusia di masa kini.

Chechnya.diperebutkan. Disebutkan oleh Huzifah. pemerintahan yang masih resmi tersebut berpegang teguh kepada Islam. Kemudian muncul khilafah yang berdiri di atas manhaj nubwah. “Kenabian ini akan berjalan di tengah-tengah kamu sampai masa yang dikehendaki oleh Allah. kemudian diangkatNya kapan Ia kehendaki. kemudian diangkatNya sampai masa yang dikehendaki. ya Rasulullah ? Rasulullah menjawab : Tidak. Optimisme tersebut semakin besar ketika tanda-tanda kebangkitan itu sendiri mulai tampak tampak. Misalnya saja dengan potret umat di belahan dunia ketiga yang diwarnai kemiskinan dan kebodohan sementara itu penindasan dan penganiayaan terus dialami oleh sebagian yang lain (misalnya Bosnia. yang demikian itu sampai masa yang dikehendaki Allah. dll. Palestina. Esok Masalah kebangkitan Islam kini menjadi tema menarik. Sahabat bertanya : “Apakah jumlah kita pada masa itu sedikit.” Kemudian Rasulullah SAW diam. karena kebangkitan itu sesuatu yang sudah dinyatakan oleh Rasu1uuah SAW. tetapi kalian laksana buih di lautan” (banyak tapi tidak berdaya). Kemudian setelah masa tersebut ada raja yang zaum (diktator) sampai masa yang dikehendaki Allah. yang kerap dibicarakan. ia berkata: Ini hadits shahih. Kasmir. Sudan. melainkan jumlah kalian banyak. Kemudian akan menyusul masa khilafah yang akan berdiri di atas manhaj nubuwah (sistim pemerintahan yang masih seperti di jaman Rasulullah).). misalnya: * Adanya kesaaran kaum muslimin untuk kembali kepada Islam * Tersebar dan semakin banyak buku-buku dan kaset Islam * Islamic Centre dan organisasi Islam mulai bermunculan * Maraknya mesjid dengan aktivitas keislamannya * Semangat jihad sudah mulai berkobar di berbagai negeri Faktor-faktor Kebangkitan Islam . kemudian diangkatNya jika Ia kehendaki. marfu' dan diriwayatkan oleh Al-Iraqi dari jalan Ahmad.

40:51]. Dakwah Islam. REFERENSI * Hasan Al-Banna. 15:9]. Bayan Press KEWAJIBAN BERDAKWAH TUJUAN * Peserta memahami makna dakwah baik secara bahasa muupun istilah * Peserta mengetahui keutamaan dan pentingnya dakwah * Peserta mengetahui faktor pendukung keberhasilan dakwah . 30:30 . Abdullah 'Azzam. Islam memperhatikan keseimbangan antara jazad. “Agama ini akan sampai sejauh sampainya malam dan siang dan tidak ada rumah di penjuru bumi ini kecuali Allah masukkan agama ini ke dalamnya dengan memuliakan yang mulia dan menghinakan yang hina. 9:32-33.” (HR Ahmad) * Islam sebagai din yang sesuai dengan fitrah manusia (mempunyai konsep tauhid yang lurus dan benar [17:44 . Kemarin Kini dan Esok * Dr. 58:21. akal dan ruh. seperti yang terjadi pada peradaban Barat dari zaman dulu sampai sekarang. Mengabaikan satu unsur dari ketiga unsur tersebut berarti mengabaikan masalah itu sendiri yang berakibat pada kehancuran perabadan manusia.* Janji Allah SWT dalam Al-Qur'an dan Hadist [5:54. 20:124 . Islam dan Masa Depan Ummat Manusia. 10:37 . * Kcungguhan yang dimiliki ajaran Islam yang syamil (meliputi seluruh konsep dan nilai kehidupan ) dan shahih. suatu kemuliaan dimana Allah memuliakan Islam dan menghinakan (merendahkan) kekafiran selai Islam dengan. * Memiliki SDM yang banyak (1/5 penduduk dunia adalah muslim) * Sumber daya alam potensial kebanyakan terdapat di negara-negara Islam * Ideologi lain yang sudah mulai runtuh.

Aspek tepat dalam hal ini berkaitan dengan penggunaan kabar gembira (basyiron) dan kubar peringatan (nadziroh). ttgas. mengkafirkan thoghut dan beriman kepada Allah semuta [16:125. 2:256] * Tujuan dakwah Tujuan akhir dari dakwah adalah mengembalikan manusia agar menyembah Allah semata. * Objek dakwah Objek dukwah adalah seluruh umat manusia. Yang dimaksud dengan pelajaran yang baik dulam dakwah adalah berdakwah dengan seluruh kepribaian juru . Secara istilah artinya adalah mengajak manusia kepada Allah dengan hikmah dan bantahan (argumentasi) dengan cara yang baik sampai manusia itu keluar dari kegelapan jahiliyyah kepada cahaya Islam (kehidupan Islami). yang dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil. Hikmah adalah perkataan yang tepat. dan benar. * Metode dakwah Metode yang diajarkan dan dilakukan oleh Rasulullah SAW adalah dengan menggunakan hikmah dan pelajarann yang baik.METODE Ceramah dan Diskusi. RINCIAN BAHASAN Pengertian Dakwah Secara bahasa dakwah artinya adalah undangan atau ajakan.

* Merupakan kebutuhan sosial. Di lain pihak banyak penyeru/pengajak ke arah kebatilan jang tidak henti-hentinya jugu berdakwah untuk kebatilan.” (HR Muslim) Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Ali ra : "Demi Allah jika Allah memberi petunjuk kepada satu orang melalui kamu itu lebih baik daripada unta merah. * Kewajiban yang dituntut syar'i. dan para pelakunya ingin agar kerusakan-keruakan tersebut tersebar di masyarakat [4:89. karena tanpa dakwah manusia akan rusak dan tanpa aturan. ia berucap bahwa Nabi SAW bersabda: "Perumpamaan . 9:67]. Rusulullah SAW bersabda.110 . 9:71].dakwah.. Dari Abu Hurairah ra. Dari Amad Nu‟man nin Basyir r. Keutamaan Dakwah * Merupakan perbuatan/perkataan yang terabik [41:33 . Dalam hal ini seorang da‟i harus memiliki akhlak yang kokoh dan harus menjadi suri tauladan bagi masyarakatnya. * Da'wah adalah wajib atas setiap muslim [3:104. * Karena kondisi kehidupan umat saat ini diwarnai oleh kerusakan-kerusakan moral. 33:45-46] * Merpakan salah satu jalan menuju kebaikan." (HR Muttafaqun 'alaih) Pentingnya Dakwah * Merupakan kebutuhan yang mendesak. * Target dakwah: * Agar manusia mengingkari thogut (ilah selain Allah) dan beriman kepda Allah * Agar manusia keluar dari kegelapan jahiliyyah kebodohan terhadap Allah dan Islam) menuju cahaya Islam.a. maka ia mendapatkan pahala orang yang mengikutinya tanpa berkurang seikitpun dari pahala mereka. yaitu dengan alasan: * Karena manusia membutuhkan orang yang menjelaska kepada mereka apaapa yang diperintahkan oleh Allah [36:6. 17:15].”Barang siapa menyurah kepada petunjuk.

maka ubahlah dengan hatinya.” (HR Imam Muslim. tentu mereka harus melintasi orang-rang yang ada di bagian atas.orang yaug senantiasa melaksanakan hukum Allah dan orang yang terperosok di dalamnya adaldah laksana orang-orang membagi tempat daldam suatu bahtera. Namun bila mereka menegah perbuatan mereka. “Barang siapa diantara kalian melihat kemungkaran ubahlah dengan tangannya. lihat QS 2:174. Kemudian mereka berkata.“Kami akan lubangi saja bagian bawah itu. 3:187. tetapi juga merupakan kewajiban yang berat. Jika tidak mampu juga. dimana ada bagian yang duduk di atasnya. 14:44 * Merupakan tugas kita untuk meneruskan misi perjuangan para nabi dan rasul [42:13] Dakwah merupakan aktivitas yang mulia dan luhur.Fahmu Ad-Daqiq (Pemahaman yang rinci) . Kudengar Rosulullah SAW bersabda. ada pula yang duduk di bawahnya. maka akan selamat dan selamatlah semua " (HR Imam Bukhari da Tirmidzi) * Dari Abu Sa'id al Khudri ra. Agar dakwah ini berhasil ia membutuhkan pribadi yang tangguh untuk memikulnya. Al. ia berucap. Tirmidzi dan Ibnu Majah). * Adanya ancaman bagi yang tidak berdakwah.” Jika mereka (orang-orang yang ada di bagian atas) membiarkan apa yang diinginkan oleh orang-orang yang ada di bawah niscaya akan binasalah semua. Jika tidak mampu ubahlah dengan lisannya. Ketika orang-rang yang ada di bagian memerlukan air. Dan yang demikian itu selemah-lemahnya iman. Untuk itu dibutuhkan faktor-faktor pendukung keberhasilan dakwah yaitu sebagai berikut : 1.

Fadhl Ilahy.Hubb Al-Watsiiq (Kecintaan yang kokoh) 4.Imam Al-'Amiiq (Keimanan yang dalam) 3. Pustaka Al-Ummah . Al. Fiqh Da'wah.2. Al-'Amal Al-Mutawashil (Kerja yang kontinyu) REFERENSI Dr. Menggugah Semangat Berdakwah. Al. Citra Islami Press Panduan Aktivis Harokah. Al. Khazanah Ilmu Jum'ah Amin Abdul Aziz.Wahyu Al-Kaamil (Kesadaran yang sempurna) 5.

mempelajari.berilmu * Peserta mengetahui pengaruh ilmu terhadap iman dan tingkah laku * Peserta memahami perintah mencuri ilmu dalam Islam dan hak-hak ilmu utas pemiliknya METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Perhatian Islam Terhadap Ilmu Manusia tidak pernah menemukan agama yang sangat memperhatikan keilmuan dengun sempurna selain Islam. Islam menjelaskan keutamaan menuntut ilmu dun etikanya serta menegur orang yang tidak memperdulikannya. Islam juga sangat menghormati dan menghargai ahlul „lmi dan menganjurkan umatnya untuk dekat dengan mereka. mengajak umatnya untuk menuntut. dan sekaligus mengajarkan ilmu. mengamalkan.ILMU DAN URGENSINYA TUJUAN * Peserta memahami perhatian Islum terhadap ilmu * Peserta mengetahui aspek-aspek ilmu dalam pandangan rslam * Peserta memahami keutamaan ilmu dan orang-orang yang. . Islam selalu menyeru dan memotivasi penekunan ilmu pengetahuan.

Ke mana dan mengapa? Dengan adanya jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut manusia akan mengetahui asalnya. arah perjalanan yang harus ditempuh dan tujuan hidupnya. 2. Ilmu ini mencakup hakikat alamiah manusia dan menjawab setiap pertanyaan abadi yang tak pernah hilang pada diri manusia. darat. Ia akan mengetahui dirinya dan Tuhannya serta akan tenang menuju tujuan hidupnya. Aspek Humaniora (Manusia) dan kajian-kajian yang berkaitan dengannya Ilmu yang membahas tentang segi-segi kehidupan manusia yang berhubungan dengan tempat tinggal dan waktu. dan sebagainya. Aspek-aspek ilmu dalam pandangan Islam Ilmu dalam pandangan Islam mencakup beberapa aspek kehidupan termasuk aspek-aspek ilmu dalam pengertian barat sekarang. 3. Aspek wahyu Ilahi Ilmu yang datangnya melalui wahyu Allah SWT.Dalam kamus yang memuat kosa kata Al-Qur‟an. Ilmu ini mengkaji manusia sebagai individu ataupun anggota masyarakat dalam bidang ekonomi. ya‟lamuna dst ) disebutkan beratus-ratus kali. Aspek material Yaitu ilmu-ilmu yang mengkaji berbagai materi yang bertebaran di seluruh jagat raya ini. baik di udara. politik. Selain itu jika kita teliti buku-buku hadist An-Nabawi akan kita temukan di dalamnya judul-judul dan masalah-masalah tentang ilmu. biologi. . dan kata-kata yang terbentuk dari katakata tersebut ( seperti a‟lamu. astronomi. dsb. kima. dinyatakan bahwa kata „ilm (ilmu) disebutkan sebanyak 80 kali. yaitu : dari mana. Aspek inilah yang pertama kali disebut‟ilmu‟ bahkan disebut ilmu yang paling tinggi oleh Imam Ibnu Abdil Barr. maupun di dalam bumi seperti fisika. 1.

Ilmu memberi petunjuk kepada iman Ilmu dan iman berjalan beriringan dalam Islam [30-36. Selain itu Islam menganggap aspek material akan melahirkan keimanan bagi yang mendalaminya [3:190-191] Keutamaan Ilmu dan Orang-orang yang Berilmu AL. yaitu masalah keesaan. Sebagaimana Alloh menjelaskan bahwa Ia menurunkan kitabNya dan merinci ayat-ayatNya bagi orang-orang yang mengetahui. * 35:28 Ulama (orang yang mengetahui tentang kebesaran dan kekuasaa Allah) kian berilmu kian takut kepada Allah. * 35:19-22 Kebodohan sejajar dengan buta. Allah Swt dalam Al-Qur'an menjelaskan tentang keutamaan orang-orang yang berilmu: * 39:9 Peniadaan persamaan antara orang-orang yang mengetahui dan orangorang yang tidak mengetahui. Allah meminta kesaksian mereka atas permasalahan kehidupan yang paling besar. memuji kedudukan orang-orang yang diberi ilmu. 34:6) . 58:11]. Pengaruh ilmu terhadap Iman dan Tingkah Laku 1.Pengertian Islam tentang ilmu tidak terbatas pada aspek terakhir yang menganggap materi sebagai obyek seperti yang dipahami oleh dunia barat pada ummnya sekarang. hingga bodoh adalah kematian dan ilmu adalah kahidupan. bahkan Alqur‟an menyertakan iman kepada ilmu seseorang mengetahui lalu beriman. memuji para MalaikatNya dan orang yang diberi ilmu. Dengan kata lain tidak ada iman sebelum ada ilmu (22:54. ilmu sejajar dengan melihat. Dalam QS 3:18 Allah memulai pernyataan dari diriNya.Quran adalah kitab yang terbesar yang mengangkat derajat ulul 'ilmi dan orang-orang yang berilmu.

Lalu Ia memberinya perongkat ilmu guna menggali ilmu dan belajar [16:781. menunjuki. Imam Ghazali berkata: "Muqadimah agama dan berahlak dengan akhlak para nabi tercapai jika diramu dengan 3 dimensi yang tersusun rapi. dan membimbing seseorang kepada amal [47:19]. Maksud ayat ini adalah Allah hanya menerima amal seseorang yang bertakwa kepadaNya. dan sebaik-baik agama kalian adalah al-wara‟. Ilmu adalah penuntun amal Ilmulah yang menuntun. Jadi amal tersebut harus dilakukan karena keridhoanNya dan sesuai dengan perintaNya. Ilmu dilebihkan atas ibadah sebab manfaat ilmu tidak terbatas pada pemiliknya melainkan juga untuk orang lain. Ibnu Qoyyim al-Jauziyah dalam alMiftah menyebutkan diantara “Ilmu menunjukkan kepada pemiliknya amal-amal yang utama di sisi Allah” Perintah Mencari Ilmu Allah menciptakan manusia dalam keadaan vukum duri ilmu. Kelebihan ilmu dari ibadah Dalam hadits Huzaifah dan Sa'ad. Amal yang sesuai dengan ilmu adalah amal yang diterima. sedangkan amal yang bertentangan dengan ilmu adalah amal yang tertolak [5:27). perilaku dan amal" (ilmu mewariskan perilaku. Ilmu juga merupakan timbangan/penentu daldam penerimaan atau penolakan amal.2. Hal ini hanya bisa dicapai dengan ilmu. perilaku mendorong amal). 3. Untuk dapat berakhlak baikpun salah satunya harus dicapai dengan ilmu. Banyak . yaitu: ilmu. Rosulullah SAW bersabda : “kelebihan ilmu lebih kusukai dari pada kelebihan ibadah. Ayat ini dimulai ilmu tentang tauhid lalu disusul dengan permohonan ampun yang merupakan amal.

Sabar terhadap guru [18:67-70]. maka nerakalah baginya. mengkaji. Berhenti sebatas kadar ilmu yang dimiliki . 5. Beramal berdasarknn ilmu yang dimiliki 3. Mengajarkan ilmu dan menyebarkannya kepada orang lain 4. maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga” (HR Muslim). menelaah. Artinya harus dianggap sebagai ibadah dan jihad fisabulillah. “Janganlah kalian mempelajari ilmu agar kalian bisa saling membanggakan di kalangan orang berilmu sedang kalian tidak memperdulikan orang-orang yang bodoh dan tidak membagus-baguskan majelis ilmu itu. Diniatkan karena Allah. Mengerti dan memahami 2. 2. Wajib menjelaskan dan haram untuk menutup-nutupinya 5. 3. Semangat dalam mencari ilmu walaupun harus menghadapi kesulitan dan tantangan. berjalan menuju majlis ilmu dan mendatangi ahli ilmu.” Hak-hak ilmu atas Pemiliknya 1. Termasuk ui dalamnya menghapal.Kahfi) 1. Beberapa adab penting dalam mencari ilmu (hikmah kisah nabi Musa as dalam menuntut ilmu kepada Nabi Khidir dalam surat Al. Dalam hadits lain: “Sesungguhnya para malaikat meruhdukkan sayapsayapnya kepada orang yang mecari ilmu kareaa ridha terhadap apa yang diperbuatnya.hadits-hadits yang menerangkan keutamaan menuntut ilmu: “Siapa yang berjalan di jalan untuk menuntut ilmu. Tidak pernah kenyang mencari ilmu [20:114]. Barang siapa berbuat demikian. memuliakan dan menghoramtinya [18:66]. 4. Bersikap baik terhadapr guru.

* Dr. * Waqfah. Penerbit Firdaus. et. Yusuf Qardhawi. Yusuf Qardhawi. Penerbit Pustaka. Tanbihul Ghofilin * Al-Ghazali. hal 6-10 TADABBUR AYAT QS.al. 1996. Menghidupkan Nuansa Rabbaniah dan Ilmiah Pustaka AlKautsar. HI Press. Ta'limul Muta'alim. Pembersih Jiwa. * Dr. Edisi 7 / Vol I. Rosulullah dan Ilmu Eksperimen'. * Al-Ghazali. 48:29 TUJUAN * Peserta mengetahui sifat-sifat Rasulullah dan para sahabatnya * Peserta memahami landasan akhlak seorang mukmin METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN .REFERENSI * Abullaits As-Samarqandi. * Syaikh Az-Zarnuzy. Kepada Murid-muridku.

maka tunas jtu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya. Rustum untuk berunding di Qaddisiya). Sifat A‟izzah dan Asyidda membuat seorang mu'min memandang kecil kesenangan duniawi yang dimiliki orang-orang kafir (seperti kisah prajurit Islam. tetapi berkasih. Sifat-sifat para sahabat Rasul yang digambarkan dalam Taurat adalah: 1. Sedangkan sifat-slfat mereka dalam InjiI ialah seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya. Merasa bangga dengan keimanan di dalam dada dan tidak merasa hina atau rendah di hadapan kekufuran. sayang antara sesama mereka. Setiap muslim hendaknya memahami bahwa lemah lembut merupakan sifat Yang Maha Tinggi dan Allah mencintai itu bagi hamba-hambanya dalam segala . dan orang-orang yang bersamanya bersikap keras terhadap orang-orang kafir. Kaum mu‟min menyadari bahwa mereka bersaudara. Setiap muslim hendaknya menghias dirinya dengan sifat-sifat tersebut dalam kehidupan bermasyarakat. Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh di antara mereka ampunan dan pahalanya yang besar.” [48:29] A. kamu lihat mereka ruku‟ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaanNya. Keras dan tegas terhadap orang kafir dan lemah lembut lerhadap sesama mereka Ayat ini senada dengan QS. 5:54-56. tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati-hati orang kafir (dengan kakuatan orang-orang mukmin). Saling berkasih sayang sesama mereka. tanda-tanda mereka tampak pada bekas sujud di muka mereka. A'izzah 'alal kafirin maknanya penuh gengsi dan prestisi terhadap orang kafir. tidak tunduk kepada kebodohan dan hawa nafsu.“Muhammad adalah utusan Allah. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat. karena itu ia menintai sesama mu‟min seperti mencintai dirinya sendiri (HR Muslim). Rib'i bin 'Amir yang mendatangi panglima Persia.

mencintai kelemahlembutan dalam segala urusan ( Hadist Muttafaq‟alaih). lalu mereka bercabang dan beranting. Rosulullah SAW bersabda.” (HR Muslim). kekhusyu'an.urusan. 4. Demikianlah agama Islam. Rasulullah dan para pengikutnya pada permulan tumbuh dan berkembangnya. dan keikhlasan mereka. Jumlah mereka mula-mula sedikit. tidak ada gambaran kedengkian dan niat buruk kepada orang lain. Daldam hadist lain Rosulullah SAW bersabda. Kemudian pohon itu menjadi besar dan berbuah sehingga menakjubkan orang yang menanamnya karena kuat dan indahnya dan menambah jengkel hati orangorang kafir. mengeluarkan batangnya. Sifat-sifat shahabat Rasulullah di dalam Injil Sifat-sifat mereka di dalam Injil ia!ah seperti sebuah biji yang tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang rindang dan kokoh dalam waktu yang sangat singkat. 2. Hal ini dikarenakan orang-orang beriman itu mengerjakan shalat dengan khusyu'. Janji Allah untuk orang-orang beriman Allah menyediakan pahala dan syurga bagi orang-orang yang beriman dan beramal sholeh dari pengikut Rosulullah SAW baik yang dahulu maupun yang . bersikap dan berbudi pekerti yang halus sebagai gambaran keimanan mereka. dan memberi karena kelemahlembutan dan sekalikali tidak memeberikannya karena kekasaran apapun atau sejenisnya. “Sesungguhnya Allah Maha Lemah Lembut. tunduk dan ikhlas mencari pahala dan keridhoan Allah SWT. 3. “Sesungguhnya Allah itu maha Lemah Lembut. Di wajah mereka lergambar bekas ketakwaan. ppenuh ketundukkan dan kepatuhan kepada Allah. kemudian bertambah dan berkembang dalam waktu yang singkat seperti biji-bijian yang tumbuh. Yang dimaksud dengan bekas sujud ialah air muka yang cemerlang.

REFERENSI * Al-Qur‟an dan Tafsirya. Beliau adalah pemuda Quraisy yang terkemuka dan paling tampan. Mush'ab juga pemuda yang cerdas sehingga memiliki daya pikat tinggi. Aktivitas Harokah Dambaan Umat. Pustaka Al-Bayyinah MUSH' AB BIN UMAIR TUJUAN * Peserta mengetahui salah satu sahabat Rasulullah SAW yaitu Mush'ab bin Umair * Peserta mengetahui karakteristik akh1ak dan dakwah Mush'ab bin Umnir * Peserta dapat mengambil hikmah dun mencontoh kelebihan akh1ak Mush'ab bin Umair METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Sebelum Masuk Islam Mush'ab bin Umair lahir dan dibesarkan dalam kesenangan dan kekayaa. Yogyakarta * Abduh Rabbani. biasa hidup manja dan mewah dan menjadi buah bibir gadis-gadis Mekkah. Jilid lX. Universitas Islam Indonesia.sekarang serta menjanjikan pengampunan dosa-dosa mereka. Kedua orang tuanya sangat .

cinta kepadanya. kemudidan ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rosulnya”. Rosul SAW. Kini Mush'ab hanya memakai pakaian yang usang lagi penh tambalan. karena tahu karena mendapat tantangan dari mereka. Setelah Masuk Islam Setelah hidup dalam Islam. Mush'ab segera mendatangi Rasulullah SAW dan menyatakan diri masuk Islam. Tantangan yang paling keras adalah dari ibundanya sendiri. Baginya tidak ada yang harus didahulukan untuk ditaati. Di samping itu mengajak orang-orang lain untuk menganut agama Allah serta mempersiapkan . Namun. kecuali Allah SWT. Suatu saat Mush'ab dipilih Rasulullah untuk melakukan suatu tugas maha penting pada saat itu. dari mulai mengurungnya hingga mengusir Mush'ab dari rumahnya dan tidak mengakuinya lagi sebagai anaknya. Ia manjadi duta atau utusan rasul ke Madinah untuk mengajarkan seluk beluk agama Islam kepada orang-orang Anshar yang telah beriman dan berbaiat kepada Rasulullah SAW di bukit 'Aqobah. Terhadap hal ini Rosulullah berkata. karena memakai minyak wangi yang paling mahal. Jika ada cinta dan ketaatan lain yang manghalangi/mengalahkan cinta dan ketaatan pada ketiganya. berganti dengan pola hidup sederhana. yaitu Khunas binti Malik. maka ia harus dikesampingkan. yang puling dicintainya. padahal dulu bagaikan bunga indah lagi harum yang selalu menjadi pusat perhatian. Ibunya berusaha keras mengembalikan Mush'ab kepada ugamanya yang lama dengan berbagai cara. dan jihad di jalanNya. Mush'ab tetap tegar dengan keimanannya. ”Dahulu saya melihat Mush‟ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya. Ketika Masuk Islam Ketika mendengar berita kenabian Muhammad. Ibunya tergolong kaya dan selalu memberinya pakaian yang terbagus. Ia orang yang paling harum di kota Mekkah. walaupun harus dipertaruhkan dengan cinta dan baktinya terhadap ibunda. Mush'ab meninggalkan semua kemewahannya. Ia menyembunyikan keislamannya dari ibunya dan kaumnya.

becucuranlah dengan deras air matanya. Tatkala barisan kaum muslimin pecah. Diantaranya Mush'ab bin Umair yang tewas di perang Uhud. Mush'ab membungkuk ke arah bendera.kota Mndinah untuk menyambut hijrahnya Rasulullah SAW sebagai peristiwa besar. Sebaliknya bila ditutupkan di . Peristiwa Mush'ab dalam perang Uhud ini dikisahkan dalam Ibnu Sa'ad. Ibnu Qomaiah namanya. ia berkata: "Mush'ab bin Umair adalah pembawa bendera dalam perang Uhud. Ketika sampai ke tempat terbunuhnya jazad Mush'ab. yang sebelumnya tidah didahului oleh beberupa rasul. Maka orang berkuda itu menyerangnya ketiga kali dengan tombak. Tetapi ternyata Rasulullah SAW menjatuhkan pilihannya kepada Mush'ab yang masih muda dengan segala kelebihankelebihannya sebagai duta yang pertama. lebih berpengaruh dan lebih dekat hubungan kekeluargaannya dengan Rasulullah daripada Mush'ab. Ketika perang Uhud Mush'ab terpilih menjadi pembawa bendera dalam peperangan. Berkata Ibnu Sa'ad: "Diceritakan kepuda kami oleh Ibrahim bin Muhammad bin Syurahbil al-' Abdari dari bapaknya. sementara Mush‟ab mengucapkan: “Muhammud itu tiada lain seorang rasul. Tak sehelaipun kain untuk menutupinya selain sehelai burdah. Datanglah seorang berkuda. Diantara kami ada yang telah berlalu sebelum menikmati pahalanya di dunia ini sedikitpun juga. Mush'ab bertahan pada kedudukannya. lalu menebus tangannya hingga putus. lalu dengan kedua pangkal lengan meraihnya ke dada sambil mengucapkan: "Muhamhad itu tiada lain hanyalah seorang rasul dan sebelumnya tidak didahului oleh beberapa rosul”. Andaikan ditaruh di kepalanya terbukalah kedua kakinya. dan memasukkannya hingga tombak itu pun patah." Maka dipegangnya bendera dengun tangan kirinya sambil membungkuk melindunginya. Sebenamya di kalangan sahabat saat itu masih banyak yang lebih tua. Mush'ab pun gugur." Setalah perang Uhud berakhir. Musuh pun meneebus tangan kirinya hingga putus pula. keridhaannya disisi Allah. Berkata Khubbah Ibnu 'Urrat: "Kami hijrah di jalan Allah bersama Rasulullah SAW dengan mengharap. Rasulullah SAW beserta para sahabat datang meninjau medan pertempuran untuk menyampaikan perpisahan kepada para syuhada. dan bendera jatuh.

" REFERENSI * Khalid Muhammad Khalid. Karakteristik Perihidup Enampuluh Sahabat Rosulullah. * Mush'ab adalah contoh nyata pemuda yang aktif berdakwah dan menggunakan seluruh potensinya untuk kepentingan Islam. PERANAN PEMUDA MENGEMBAN RISALAH TUJUAN * Peserta mengetahui pentingnya keberadaan pemuda dalam kehiduan * Peserta mengetahui potensi-potensi yang dimiliki pemuda * Peserta mcngetahui peranan pemuda dalam masyarakat * Peserta mengetahui bekal-bekal yang dibutuhkan pemuda dalam menjalani perannya . “Tutuplah ke bagian kepalanya. dan kakinya tutupilah dengan rumpur idzkhir” Hikmah * Kecintaan kepada Allah. CV Dipenogoro. Maka sabda Rosulullah SAW. * Kita harus mengambil pelajaran dari sikap Mush'ab bahwa: "Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat pada Allah.kakinya terbuakalah kepalanya. Rasul dan jihad harus ditempatkan sebagai prioritas utama di atas selainnya [9: 24].

METODE * Ccramah dun Diskusi RINCIAN BAHASAN Pentingnyaa Keberadaan Pemuda dalam Kehidupan K eberadaan pemuda dalam kehidupan sangat penting. (kemuliaan) dunia dan akhirat. Karena itulah Allah menganugerahi para pemuda dengan kekuatan fisik (jasmani) dan ketajaman daya pikir yang jauh lebih unggul dibanding dengan . Pemuda adalah calon pemimpin masa datang. Kondisi generasi muda merupakan parameter masa depan suatu bangsa. Sebagai produk generasi yangj serba ingin tahu. Apabila kondisi pemudanya baik akan baik pula kondisi bangsa di masa depan. jauh dari unsur kehidupan yang merusak. Bila diarahkan secara baik. Merekalah yang akan merubah umat. tidak takut menanggung resiko akan keyakinan yang dibawanya. pemuda selalu ingin menunjukkan kebolehannya dan kemampuannya dalam meraih cita-cita. karena mereka potensi untuk mewarnai perjalanan sejarah umat manusia. meraih izzah. Begitu pulu sebaliknya. suci dalam fitrahnya. Potensi-potensi yang dimiliki Pemuda Pemuda memiliki idealisme yang tinggi. sebaliknya akan terjaga kebersihannya. memiliki semangat dan kemampuan untuk belajar sekaligus mudah menyerap nilai-nilai kebaikan atau bahkan mudah terpengaruh kejahatan (kemaksiatann). gesit dan yang terpenting adalah memiliki fitrah yang masih bersih [18:13]. jiwanya tidak akan ternoda oleh lumpur kemaksiatan. menjadi baik dan jaya otau menjadi sebaliknya.

Dalam ayat itu dikisahkan bahwa pemuda Thalut dipilih Allah sebagai pemimpin karena ia memiliki ilmu yang luas dan bijaksana serta tubuh yang perkasa. Karenanya. tidak bercampur bid'ah. Pembaharu Moral Ummat (Tajdiidu ma'nawiyatul Ummah) Di pundak pemuda terbeban harapan pembaharuan moral ummat.generasi tua. keturunan dan kebangsawanan dalam hal ini bukan termasuk kriteria. pemuda yang menjadi pembaharu moral ummat memiliki kriteria sebagaimana yang digambarkan Allah dalam QS 2:249. Mereka akan mampu mengembalikan ummat kepada pemahaman Islam yang benar. . takhyul dan khurafat. yaitu: * Generasi Pembaharu moral masyarakat * Generasi Penerus * Generasi Pengganti * Genersi Pengubah 1. tidak parsial. generasi yang senantiasa menyebarkan syiar Islam dengan da‟wah dan jihad fi sabilillah. Peranan Pemuda dalam Masyarakat Peranan pemuda dalam masyarakat dan bangsa atau dalam perubahan ummat setidaknya ada empat. Harta. sebagai generasi yang telah memiliki pengalaman bertugas mendidik dan membina para pemuda dengan baik. sesuai dengan akal pikiran. menyeluruh. Generasi masa depan yang memahami dan meyakini perannya dalam membangun umat di masa datang. Islam yang universal. Islam yang mereka bawa adalah Islam yang sesuai dengan hati nurani setiap insan. Yaitu Islam yang bersih dari campur tangan manusia dan dari segala kecacatan. Sebab pemuda sholeh adalah generasi harapan yang dibutuhkan umat islam. Dari tangan mereka diharapkan terbina generasi pemuda masa datang yang sholeh. sempurna dalam seluruh aspek kehidupan.

Generasi Penerus (Ittihaamul Ijyaal) Pemuda dapat dikatakan sebagai generasi penerus apabila ia meneruskan apa yang telah dilakukan pendahulunya. Pada setiap jaman. Ishaq dan semua nabi Allah. Mereka enggan mengikuti sunah Rasul karena tata cara atau tradisi nenek moyang yang telah mendarah daging pada diri mereka. Generasi pengganti yang baik [5:54] . 3. Generasi penerus para nabi [2:132-133] Yaitu pemuda yang hidup dalam Islam dan berjuang demi Islam hingga syahid di ja1an Islam. baik ritual dalam aspek lain dalam kchidupan. adat atau tingkah laku para pendahulunya. Pemuda dikatakan sebagai pengganti apabila ia menggantikan cara-cara. [12:14]. 2. kedamaian dan keadilan. Ismail. Yaqub. generasi penerus selalu terbagi menjadi dua: 1. Adapun generasi pengganti ada dua macam: 1. Generasi Pengganti (Istibdalul Ijyaal) Setiap pemuda yang soleh akan dapat merealisasikan kemaslahatan bagi umat sebab peran dan tujuan mereka diharapkan mampu membawa ke arah kemuliaan. Mereka mengikuti tradisi nenek moyang dalam beberapa cara.2. Generasi penerus tradisi/adat nenek moyang [2:170] Pcmuda yang tidak mau mengikuti wahyu Allah karena mereka berpegang teguh pada ajaran nenek moyang meski mereka tahu nenek moyang mereka tidak mendapat petunjuk. Hal inilah yang diwasiatkan kepada Nabi Ibrahim.

2. . Ia juga melakukan dia1og terbuka tentang brrbagai fenomena keseharian dengan uraian yang logis dan rasional. Komponen Perubah yang buruk [8:73] Pemuda yang kafir. taat pada Allah dan Rasul-Nya. Kisah pemuda Ibrahim as [6:78-79]. sebab ia yakin dengan dalil (hujjah) yang jelas bahwa berhala sesembahan kaumnya adalah sekutu-sekutu Allah dan merupakan kesesatan yang besar. Pemuda demikian adalah pemuda yang mencintai dan dicintai Allah. sholihin dan shiddiqin dengan keburukan dan kesesatan. mendirikan sholat menunaikan zakat. Pada puncaknya nabi Ibrahim menghancurkan berhala sesembahan kaumnya walau harus mempertaruhkan jiwa raganya. Pemuda yang demikian adalah pemuda yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya. Generasi pengganti yang buruk [19:59] Mereka menggantikan para pendahulunya yang telah diberi nikmat Allah yakni para nabi. berkasih sayang sesama mu'min.Mereka menggantikan para pendahulunya yung murtad. Komponen perubah yang baik [9:71] Pemuda yang beriman yang saling menolong. Ia punn berjihad dalam medan da'wah tanpa kenal lelah untuk mengajak kepada ugama Allah. Generasi / Komponen Pengubah (Anaasshirul Ijyaal) 1. saling melindungi dalam hal membuat kekacauan dan kerusakan di bumi [45:19]. 2. bersungguh-sungguh (jihad) fisabilillah dan tidak takut pada celaan orang yang suka mencela atas semua amalannya (sesuai sunnah Rasulullah-saw). Iman yang telah tertanam kuat menumbuhkan keberanian bagi Nabi Ibrahim untuk mendatangi kaumnya yang sesat (penyembah berhala). 4. keras terhadap' orang kafir. amar ma'ruf nahi munkar. Hal tersebut ia lakukan demi keridhoan Allah SWT. Mereka kelak menemui kesesatan.

Pendidikan yang suci (At-Tarbiyatul fithriyah) Tarbiyah yang didasarkan titah Allah tanpa memandang yang lainnya. Bahkan pemahaman yang dangkal itu pun sering kali menyimpang dikarenakan bersumber dari referensi yang tidak tepat. Pengetahuan tentang rahasia atau faedah sesuatu yang mana pengetahuan itu memberi manfaat. Bekal-bekal yang dibutuhkan pemuda dalam menjalani perannya Adapun bekal-bekal yang diperlukan pemuda yang beriman dalam menjalani perannya adalah sbb: 1. Sehingga pemahaman Islamnya sangat dangkal.Setelah memahami betapa pentingnya pernan pemuda ddalam menentukan warna dunia maka bagi pemuda-pemuda yang beriman yang merasa harus memikul amanah Allah sebagai khalifah di bumi-Nya harus mempersiapkan bekal. Tarbiyah yang sesuai dengan sunnah Nabi SAW [2:129. Bekal itu untuk mengarungi sumudra kehidupan. 3:32-33]. Hikmah dan Ilmu Pengetahuan (Al-Hikmah wal Ma'rifah) Hikmah berarti mengetahui yang benar. sebab mereka tak mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh dan benar. Bukan dari A1-Qur' an dan As-Sunnah. seperti buku-buku karya orientalis atau karya penulis yang kurang memahami Islam sehirgga justru merancukan pengertian tentang Islam. Ghayah/tujuan akhirnya hany kepada Allah semata [98:5] Banyak pemuda Islam yang awam terhadap dienul Islam. 2. Karenanya dia harus melibatkan diri dalam aktifitas tarbiyah Islamiyah yang suci secara sungguh dan berkesinambungan. meniti kesuksesan dan kebahagian baik di dunia dan di akhirat. Tarbiyah Islamiyah merupakan bekal pertama yang harus dimiliki o1eh setiap pemuda Islam untuk komitmen kepada Din Islam. Hikmah hanya .

dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban . Minimal ia menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri.diberikan kepada orang-orang yang berbuat baik..”. Seorang pemimpin haruslah memiliki karakter: * Menjadi figur yang baik * Ilmu * Akhlak yang lurus dan terpuji * Bijaksana * Adil * Berani menanggung resiko kala menegakkan kebenaran . “Setiap kamu adalah pemimpi. Pribadi Pemimpin (Asy-Syakhshiyatul Qiyaadah) Seorang pemuda mu'min harus berkepribadian pemimpin sebagaimana yang diungkapkan Rasulullah SAW.. [12:22] Hikmah * Berilmu * Adil * Bijaksana * Lemah lembut * Figur Nabi saw (AQ & AS) Barang siapa yang bekerja tanpa dilandasi suatu ilmu nwka dia akan banyak berbuat kerusakan daripada perbaikan" [Umar bin Abdul Aziz] Ma‟rifah * Mengenal Allah dan memenuhi hak-hak-Nya * Mengenal yang haq dan yang bathil 3.

GIP * Al-Qur'an dan Tafsimya. Pribadi prajurit (Asy-Syakhsiyatul Jundiyah) Seorang pemuda hendaknya berkepribadian prajurit. 2:285]. Sholih Al-Fauzan. Ia tidak memikirkannya dahulu kalau ia yakin bahwa apa-apa yang datangnya dari Allah ada1ah haq (kebenaran yang pasti) [33:36. Mereka hanya bertawakkal menyerahkan hasil usahanya kepada Allah saja & berusaha sepenuh tenaga melakukan sebab kemudian memasrahkan hasil hanya kepada Allah saja. Dr. yang mengatakan “Sami'na wa atha'na” ketika mendengar seruan atau perintah Allah dan Rasul-Nya. Yogyakarta DAFTAR ISI . Yusuf Qordhowi.* Bertanggung jawab * Terpercaya/jujur * Berpandangan baik dalam segala hal/optimis * Cepat tanggap dalam menghadapi berbagai situasi * Timbang rasa / tepo seliro * Mengenal kemampuan diri dan anggotanya * Sehat dan kuat jasmaninya Sikap mereka terhadap aturan Allah dan Rasu1Nya seperti sikap seorang perwira kepada panglimanya dan kondisinya seperti kondisi prajurit di barakbarak militer selalu siap dan waspada [32:24] 4. REFERENSI * Dr. Ali Salim. Risalah Gusti * Dr. Universitas Islam Indonesia. Pemuda Islam. Shakir. Di Seputar Persoalan yang Meughadangnya. Jilid 5. Generasi Mendatang Generasi yang Menang.

MAKANA BISMILLAHIRROHMANIRROHIM Makna Bismillah Makna Ar-Rahman Makna Ar-Rahiim 5. AQIDAH ISLAMIYAH Makna Aqidah Hubungan Aqidah Islam dengan Keimanan kepada Allah Jenis Tauhid 4. TAWAZUN Makna dan Hakikat Contoh-contoh Manusia yang tidak Tawazun 2. MAKNA ALHAMDULILLAHIRROBBIL‟ALAMIN . IHLASUNNIYAH Makna Ikhlasunniyah Pentingnya Ikhlasunniyah Cara-cara untuk menumbuhkan niat yang Ikhlas 3.1.

RUKUN ISLAM Makna dan Hakikat Rukun Islam Games “Garis Lima” 8.Makna Alhamdulillah Makna Robbul‟alamin 6. IHSAN Pengertian Landasan Ihsan Alasan berbuat Ihsan kesimpulan 9. AL-IMAN Hakikat Iman Rukun Iman Games “Rumah kita” 7. MA‟RIFATULLAH Makna Ma‟rifatullah .

MA‟RIFATUL ISLAM Ad-dien menurut Al-qur‟an Ciri-ciri Dienullah/Dienussamawi Ciri-ciri Dienul Ardh Pengertian Islam cecara Ethimologis/Bahasa Pengertian Islam secara Terminologis/Istilah 12. MA‟RIFATUL RASUL Makna Risalah dan Rasul Pentingnya Iman kepada Rasul Tugas para Rasul Sifat-sifat para Rasul Games “Ilmu” 11.Pentingnya Mengenal Allah Jalan-jalan untuk mengenal Allah Hal-hal yang menghalangi Ma‟rifatullah 10. AL-QUR‟AN Definisi Alqur‟an .

NIKMAT IMAN Iman sebagai Fitrah manusia Beberapa nikmat dari Allah Cara Mensyukuri Nikmat 15. UKHUWAH ISLAMIYAH Makna ukhuwah Islamiyah Perbedaan Ukhuwah Islamiyah dengan Ukhuwah Jahiliyah Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah Buah Ukhuwah Islamiyah 14.Nama-nama Alqur‟an Karakteristik Alqur‟an Fungsi Alqur‟an Akhlak Terpuji terhadap Alqur‟an Keunggullan Alqur‟an 13. HAL-HAL YANG MELEMAHKAN IMAN Fluktuasi Iman .

AKHLAK ROSULULLAH Akhlak Rasulullah secara Umum Contoh akhlak-akhlak mulia yang diperintahakan nabi SAW Contoh Akhlak-akhlak Tercela yang diperingatkan Rasullah SAW 19. HAL-HAL YANG MENGUATKAN IMAN Hal-hal yang menguatkan Iman 17. BANGUNAN ISLAM Pendahuluan Isi kandungan secara global ada 3 macam 20.Fenomena Lemahnya Iman Sebab-sebab lemahnya Iman 16. EKSISTENSI ALLAH Bukti eksistensi Allah . PENTINGNYA AKHLAK ISLAMI Definisi Akhlak Faktor-faktor pembentuk Akhlak Pentingnya Akhlak Islami 18.

PROBLEMATIKA UMAT Potensi yang dimilki dalam Cinta Sebab-sebab kemunduran umat Islam Solusi untuk meraih kemenangan 25. GHAZWUL FIKRI . CINTA Pengertian Tanda-tanda cinta Prioritas dalam cinta 24. MAKNA ASYHADU Definsi syahadah Jenis-jenis Syahadah 22.Cara mengenal Allah 21. MAKNA SYAHADATAIN Syahadah Uluhiyah Syahadah Risalah 23.

TARBIYAH RUHIYAH Hakikat Taqwa Balasan bagi orang-orang yang bertaqwa Jalanm Menuju Taqwa 28. PENTINGNYA PENDIDIKAN ISLAM Makna dan Hakikat Mengapa Pendidikan Islam Diperlukan ? Sifat Pendidikan Islam 27. BIRRUL WALIDAIN Pendahuluan Bentuk-bentuk Birrul Walidain Kesimpulan .Pengertian Sasaran Metode Games I Games II 26.

29. ILMU ALLAH Pendahuluan Sifat-sifat Ilmun Allah Kualitas Ilmu Allah Hakikat Ilmu Allah Bukti Ilmu Allah 30. SIMBOL SUKSES Pengertian Langkah Hidup Simbol Sukses dan Simbol gagal Peran Niat dalam Mencapai Sukses Sukses di atas Sukses .

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->