Konsep Sufi

1. TAWAZUN

TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat tawazun. * Peserta mengetahui potensi-potensi yang ada pada diri manusia dan kebutuhan-kebutuhannya. * Peserta mengetahui contoh-contoh manusia yang tidak tawazun. * Peserta termotivasi untuk dapat hidup tawazun.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakekat tawazun Tawazun artinya keseimbangan. Sebagaimana Allah telah menjadikan alam beserta isinya berada dalam sebuah keseimbangan (67: 3). Manusia dan agama lslam kedua-duanya merupakan ciptaan Allah yang sesuai dengan fitrah Allah. Mustahil Allah menciptakan agama lslam untuk manusia yang tidak sesuai Allah (30: 30). Ayat ini menjelaskan pada kita bahwa manusia itu diciptakan sesuai dengan fitrah Allah yaitu memiliki naluri beragama (agama tauhid: Al-Islam) dan Allah menghendaki manusia untuk tetap dalam fitrah itu.

Kalau ada manusia yang tidak beragama tauhid, itu hanyalah karena pengaruh lingkungan (Hadits: Setiap bayi terlahir daIam keadaan fitrah (Islam) orang tuanyalah yang menjadikan ia sebagai Yahudi, Nasrani atau Majusi) Sesuai dengan fitrah Allah, manusia memiliki 3 potensi, yaitu Al-Jasad (Jasmani), Al-Aql (akal) dan Ar-Ruh (rohani). Islam menghendaki ketiga dimensi tersebut berada dalam keadaan tawazun (seimbang). Perintah untuk menegakkan neraca keseimbangan ini dapat dilihat pada QS. 55: 7-9. Ketiga potensi ini membutuhkan makanannya masing-masing. : 1. Jasmani. Mu'min yang kuat itu lebih baik dan lebih disukai Allah daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim). Kebutuhannya adalah makanan, yaitu makanan yang halaalan thayyiban (halal dan baik) [80:24, 2:168], beristiharat [78:9], kebutuhan biologis [30: 20-21] & hal-hal lain yang menjadikan jasmani kuat. 2. Akal Yang membedakan manusia dengan hewan adalah akalya. Akal pulalah yang menjadikan manusia lebih mulia dari makhluk-makhluk lainnya. Dengan akal manusia mampu mengenal hakikat sesuatu, mencegahnya dari kejahatan dan perbuatan jelek. Membantunya dalam memanfaatkan kekayaan alam yang oleh Allah diperuntukkan baginya supaya manusia dapat melaksanakan tugasnya sebagai khalifatullah fil-ardh (wakil Allah di atas bumi) [2:30, 33:72]. Kebutuhan akal adalah ilmu [3:190] untuk pemenuhan sarana kehidupannya. 3. Ruh (hati) Kebutuhannya adalah dzikrullah [13:28, 62:9-10]. Pemenuhan kebutuhan

rohani sangat penting, agar roh/jiwa tetap memiliki semangat hidup, tanpa pemenuhan kebutuhan tersebut jiwa akan mati dan tidak sanggup mengemban amanah besar yang dilimpahkan kepadanya. Dengan keseimbangan manusia dapat meraih kebahagian hakiki yang merupakan nikmat Allah. Karena pelaksanaan syariah sesuai dengan fitrahnya. Untuk skala umat, ke-tawazunan akan menempatkan umat lslam menjadi umat pertengahan/ ummatan wasathon [2:143]. Kebahagiaan itu dapat berupa: * Kebahagiaan bathin/jiwa, dalam Bentuk ketenangan jiwa [13:28] * Kebahagian zhahir/gerak, dalam Bentuk kestabilan, ketenangan beribadah, bekerja dan aktivitas lainnya. Dengan menyeimbangkan dirinya maka manusia tersebut tergolong sebagai hamba yang pandai mensyukuri nikmat Allah. Dialah yang disebut manusia seutuhnya. Contoh-contoh manusia yang tidak tawazun * Manusia Atheis: tidak mengakui Allah, hanya bersandar pada akal (rasio sebagai dasar) . * Manusia Materialis: mementingkan masalah jasmani / materi saja. * Manusia Pantheis (Kebatinan): bersandar pada hati/ batinnya saja.

REFERENSI * Al-Qadiry , Seimbanglah dalam Beragama, Jakarta:GIP * Silabus Materi Mentoring th 1994/995

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 40‟ Diskusi Mentor memberikan kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

2. IKHLASUNNIYAH TUJUAN * Pcserta memahami makna ikh1asunniyah baik secara bahasa maupun istilah. * Peserta memahami pentingnya ikhlasunniyah dalam beramal. * Peserta mengetahui cara-cara untuk menumbuhkan niat yang ikh1as. * Peserta termotivasi untuk mempunyai niat yang ikhlas dalam beramal sehingga bernilai ibadah.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna ikhlasunniyah * Secara bahasa: - Ikhlas berasal dari kata khalasha yang berarti bersih/ murni.

- Niyat berarti Al-qoshdu, artinya maksud/tujuan. * Secara istilah: Ikhlashunniyat berarti membersihkan maksud dan motivasi kepada Allah dari maksud dan niat lain. Hanya mengkhususkan Allah Azzawa Jalla sebagai tujuan dalam berbuat.

Perintah Allah untuk ikhlas dalam beramal: QS. 98:5, 7:29, 18:110. Pentingnya Ikhlasunniyah 1. Merupakan ruhnya amal 2. Salah satu syarat diterimanya amal. “Allah Azza wa Jalla tidak menerima amaI kecuaIi apabila dilaksanakan dengan ikhlas dalam mencari keridhaan-Nya semata”. (HR Abu Daud dan Nasa'i). Syarat diterimanya amal atau perbuatan : * Bersungguh-sungguh dalam melaksanakannya * Ikhlas dalam berniat * Sesuai dengan syariat Islam (Al-Qur‟an dan Sunnah) 3. Penentu nilai/kualitas suatu amal [4:125]. "Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niat, dan bahwasannya bagi tiap-tiap orang apa yang ia niiatkan. Maka barang siapa hijrah menuju (ridha) Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan RasulNya. Barang siapa yang hijrah karena dunia (harta atau kemegahan dunia), atau karena seorang wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya itu ke arah yang ditujunya." (HR Bukhari Muslim) 4. Mendatangkan berkah dan pahala dari Allah [2:262, 4:145-146].

Cara-cara untuk menumbuhkan niat yang ikhlas 1. Menyerahkan segala datanya hanya kepada Allah, rasul dan akhirat. 2. Memerangi kesenangan hawa nafsu dunia. 3. Menyadari bahwa segala aspek kegiatan seorang muslim adalah ibadah [2:21, 51:56].

REFERENSI * Imam Al-Ghazali, Ibnu Rajab Al-Hambali & Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, Pembersih Jiwa, Pustaka. * Ibnu Taimiyyah, Etika Beramar Ma'ruf Nahi Munkar, GIP. * Panduan Aktivis Harokah, hal. 42, Al-Ummah.

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 40‟ Diskusi Mentor memberikan kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

3. AQIDAH ISLAMIY AH TUJUAN * Peserta memahami makna aqidah secara bahasa dan istilah

* Peserta memahami hubungan iman kepada Allah dengan aqidah lslam. * Peserta memahami standard nilai aqidah lslam * Peserta termotivasi untuk mengesakan Allah (tauhidullah) * Peserta memahami makna dan jenis tauhid

METODE PENDEKATAN: * Ceramah & diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna Aqidah * Secara bahasa: 'Aqdun - 'Aqooid berarti akad atau ikatan. Ikatan yang mengikat manusia dengan aturan-aturan Allah dan nilai-nilai Islam. * Secara istilah: aqidah ialah sesuatu yang wajib diyakini atau diimani tanpa keraguan

Hubungan Aqidah Islam dengan keimanan kepada Allah [ 4:136; 21:25; 16:35]. Aqidah merupakan misi da'wah yang dibawa oleh Rasul Allah yang pertama sampai dengan yang terakhir yang tidak berubah-ubah karena pergantian zaman dan tempat, atau karena perbedaan golongan atau masyarakat [42:13]. (Aqidah Islam, Sayid Sabiq, hal.18) Hati merupakan standar penilaian aqidah [26:88-89], "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa atau bentuk kamu, tidak juga kepada jasadmu, tetapi Ia melihat kcpada hati dan perbuatanmu" (Hadits). Memahami aqidah dimulai

dari tauhid [112:1-4]. Tauhid berasal dari kata wahhada yang berarti menjadikan satu. Jenis tauhid: * Tauhid Uluhiyah (mengesakan Allah sebagai satu-satunya sesembahan/ ilah) . * Tauhid Rububiyah (mengesakan Allah sebagai satu-satunya Rabb) . * Tauhid asma dan sifat Allah (Allah memiliki nama sifat yang tidak dimiliki oleh selain Nya) :

REFERENSI * DR Ibrahim Muhammad bin Abdullah Al-Buraikan, Pengantar Studi Aqidah lslam. * Aqidah Seorang Muslim, Al-Ummah * Sayid Sabiq, Aqidah Islam, Pola Hidup Manusia beriman, CV. Diponegoro

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Diskusi pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tertutup dan terbuka 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 35‟ Diskusi Mentor menyediakan waktu untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

4. MAKNA BISMILLAHIRROHMANIRROHIM TUJUAN

* Peserta memahami makna bismillah * Peserta memahami makna Ar-Rahman dan Ar-Rohiim * Peserta membiasakan memulai suatu perbuatan dan kebajikan dengan basmalah METODE PENDEKATAN: * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Ayat Basmalah termasuk Surat Al-Fatihah. menunjuk pada sesuatu/rerso yang dinamai . contohmya makan nasi dengan . Makna Bismillah . Bismillah bukan sebagai penukar kenikmatan. Sebagai kalimat IZIN. karena ia termasuk ke dalam surat Al-Fatihah. Rasulullah SAW bersabda: “Jika kalian membaca Surat AI-Fatihah. hendakIah kaIian membaca bismillahirahmaanirrahiim. * AL-Ism = Nama. Sedangkan Surat Al-Fatihah terdiri dari 7 ayat. ia berkata. Hadits. * Allah = nama Tuhan. dari ad-Da'ru Quthni dari Abu Hurairah. berasal dari kata al-Ilah Bismillah memiliki dua makna: 1. * Preposisi "Bi" = aku memulai. dan bismillahirrahmaanirrahiim termasuk ke dalam saIah satu ayatnya".

baik manusia maupun binatang. Ar-Rahiim berupa rahmat Allah dalam bentuk petunjuk hidup. bukan sebagai penguasa. tapi bismillah merupakan kalimat izin bagi hamba Allah yang merasa hidumya hanya sekedar “menumpang”. Sebagai kalimat PENGAKUAN OTORITAS.S. Yaitu rengakuan otoritas bagi hamba Allah yang menyadari bahwa sesungguhmya yang memiliki wewenang otoritas hanyalah Allah. ia mengokohkan jiwanya--yang dinisbahkan kepada hakikat kehambaan--dengan salah satu dari tanda-tanda Allah (Thabathabai: 21). Makna ini digunakan dalam Al-Qur‟an [20: 5. 2. Manusia hanya sebagai wakil Allah di muka bumi ini. Ar-Rahiim berwazan (berpola) "fa'iil" yang menunjuk ketetapan dan kekekalan. diberikan hanya untuk orang-orang yang beriman. Dilihat dari segi bahasanya. Ar-Rahman dan Ar- . merupakan rahmat Allah dalam Bentuk petunjuk hidup. 19:75] Makna Ar-Rahiim Ar-Rahiim: Maha Penyayang.membaca bismillah akan sama nikmatnya dengan makan nasi tanpa baca bismillah. baik muslim maupun kafir. ia telah menandai kehambaannya dengan nama Allah. 33:43 dan QS 9:117. Ar-Rahman berwazan " “fa‟laan" yang menunjukkan banyak. Oleh karena itu rahmat Allah yang berupa sarana hidup ini diberikan untuk semua makhluk di alam semesta (rahmatan lil alamiin). Bila seseorang mengucapkan bismillahirrahmaanirrahim. menunjukkan kenikmatan yang terus menerus dan kekal. Dalam Qur'an makna Ar-Rahiim sererti terdapat pada Q. karena sesungguhnya semua yang ada di atas dunia ini milik Allah dan manusia diberi kenikmatan untuk memakai fasiIitas Allah tsb. Makna Ar-Rahman Ar-Rahman (Maha Pengasih). merupakan rahmat Allah dalam Bentuk sarana hidup Dilihat dari segi etimologisnya.

REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Rasulullah menerangkan keutamaan seseorang yang mengucapkan basmalah dalam HR Abu Daud dan dihasankan oleh Ibnu Shalah: “Setiap urusan yang baik yang tidak diawali dengan Bismillaahirrahmaanirrahim maka tidak akan mendapat barokah”. Manusia lupa. Allah telah memberikan kepada manusia selain sarana hidup juga petunjuk hidup (hidayah). Setetes Basmalah dan HamdaIah * Hasan Al-Banna. manusia menganggamya semata-mata atas usaha mereka. padahal semua sarana hidup tersebut Allah berikan gratis dan bersifat menyeluruh. MAKNA ALHAMDULILLAHIROBBIL'ALAMIN . Kunci Memahami Al-Qur‟an ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan tujuan materi 5‟ Pendahuluan Mentor menanyakan pendapat tentang alasan mengapa memulai suatu pekerjaan dengan membaca basmalah 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 35‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 5. Fenomena sekarang. manusia umumnya menikmati sarana hidup tapi lupa/mencampakkan retunjuk hidup yang berharga. Tinggal manusia yang berusaha menggapAl retunjuk hidup (hidayah) tersebut. siapa yang memberikan sarana hidup tersebut.Rahiim Allah berikan bersama-sama kepada hamba-hambaNya sesuai pengucapannya yang utuh dan lengkap (selalu bismillahirrahmaanirrahim).

QS 7:180] * Allah maha baik dalam perbuatannya [32:7) * Allah mencipta segala sesuatu berdasarkan pengetahuan iman kehendaknya [ 20: 111] Makna Rohbul' alamin .TUJUAN * Peserta memahami makna Alhamdulillah dan Rabbul 'aalamiin * Peserta termotivasi untuk mengaplikasikan pemahamannya dalam kehidupannya METODE PENDEKATAN: * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Alhamdulillah Alhamdu = pujian terhadap suatu kebaikan yang didasari oleh ikhtiar. Allah memiliki prestasi yang tak mungkin disamai oleh manusia. 14: 39. 27: 15 dan 93. Dalam Qur'an pujian terhadap Allah seperti dalam QS. Alasan Allah dipuji: * Allah Maha Pembuat Prestasi [40:62] * Allah Maha Indah dalam nama-namaNya [20: 8. Allah SWT dipuji atas keindahan nama-namaNya dan kebaikan perbuatanNya. QS.

Sekalipun ia merekayasa atau menyusun bentuk baru pasti bahan bakunya diambil dari ciptaan Allah juga. Aksioma ini tidak berlaku bagi manusia. karena Allah SWT mencipta atas iradat dan kehendakNya sendiri. oleh karena itu Ia tidak akan lalai untuk menjaga dan memeliharanya. yaitu: 1. Allah sebagai Pemelihara [15:9] Allah memiliki sesuatu yang ia ciptakan sendiri.15:73. sistem radar yang diilhami oleh cara kelelawar terbang di gua gelap. 4. A11ah sebagai pencipta menantang manusia untuk menciptakan lalat. berarti alam manusia dan jin dan kelompokkelompok mereka 17. * Al-'Alamin= apa yang diketahui. membuat dan menyusun. ia hanya merekayasa. * Sekurang-kurangnya harus ada 4 kata sekaligus untuk dapat menterjemahkan Rabb secara tepat dan sempurna. tentu saja Dia adalah Penguasa mutlak atas semua yang ada di . Pemilik dan sekaligus Pemelihara atas alam semesta ini. Allah sebagai Penguasa [15:16-27] Allah adalah sebagai Pencipta. dalam QS. 80 dan 3: 42] . Allah Pencipta dan otomatis Allah sebagai Pemiliknya. 2. Manusia membuat sesuatu karena diilhami oleh fenomena ciptaan Allah. Allah sebagai Pencipta [2: 164] Manusia tidak mencipta.* Rabb = Pemilik yang mengatur urusan hambaNya . 3. Allah sebagai Pemilik [14:2] Siapa yang mencipta pasti memiliki. contoh helikopter yang diilhami oleh capung. tapi berlaku mutlak bagi Allah SWT.

Apabila ada satu saja urusan atau aturan yang dilakukan atau diberlakukan oleh manusia secara nyata-nyata bertentangan dengan aturanNya. Nauzu billaahi min dzalik! REFERENSI * Paket BP NurulFikri.Mizan. berarti manusia telah subversif kepadanya. Mengupas Surat Al-Fatihah. CV Firdaus ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 6.IMAN .dalamnya. AL. Setetes Basmalah dan Hamdalah dalam Lautan Al-Fatihah * Allamah. Thabathaba'i Tafsir AI.

Jadi satu sama lain saling membantu. yang berfungsi sebagai lapisan fondasinya. METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Konsep-konsep tentang Iman. RUKUN IMAN. RUKUN ISLAM. 2.TUJUAN * Peserta memahami hubungan antara Iman. Islam dan Ihsan * Peserta memahami hakekat iman * Peserta mengetahui cara-cara mengimani Rukun Iman dengan benar sehingga termotivasi untuk melakukanNya. karena kita melihat Iman. IHSAN. Islam dan Ihsan mungkin sudah pernah kita pelajari. Namun ternyata gambaran yang kita miliki selama ini belum cukup valid (shohih) dan integral (syamiil). menguatkan dan memelihara. 3. Artinya: tegaknya Islam pada diri seseorang tergantung pada kualitas pondasinya dan daya tahan Islam pada diri seseorang tergantung pada kualitas atapnya. yang berfungsi sebagai atapnya. Islam dan Ihsan secara sektoral dan terpisah satu sama lain. yaitu : 1. yang berfungsi sebagai tiang penyangganya. Padahal ketiga konsep tersebut adalah merupakan satu bangunan yang dapat disebut sebagai RUMAH KITA. . yang secara global terdiri dari tiga bagian utama.

Konsekuensinya : mencintai Allah SWT [2:165]. 4. tetapi kita . Akibatnya: ikh1ash dalam menjalankan perintahperintahNya. Konsekuensinya: tidak mungkin Seorang mu'min berbuat ma'siat karena selalu ditongkrongi Malaikat. kepada kitabkitabNya. 3. Iman kepada Hari Akhir [3:185]. Tanda-tandanya: lihat QS 8:2. Konsekuensinya: mempersiapkan diri untuk menghadapiNya. kepada Utusan-utusanNya. 5. ”Hendaklah engkau beriman kepada Allah. Taqdir dan Kiamat. Iman adalah keyakinan dan sekaligus juga amal [49:15]. Rasul. ucapan dan tindakannya tidak akan bertentangan dengan keimanannya kepada Allah. Konsekuensinya: mencintai dan mengikutinya [3:31-32]. 4:136) dan Hadits Ketika Nabi ditanya Malaikat Jibril tentang iman. Orang yang beriman haruslah beriman kepada enam Rukun iman (2:285. Konsekuensinya: berprinsip bahwa "Janganlah kita mempersoalkan apa-apa yang Allah ingin lakukan terhadap kita. maka jawab Nabi. Jadi. Artinya: seorang muslim yang beriman maka pemikiran. Malaikat. yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. 1. Iman kepada Nabi dan Rasul [33:40]. yaitu pembenaran dengan hati. barangsiapa yang mengingkari salah satunya maka ia telah mengingkari seluruh Rukun Iman. diikrarkan dengan lisan dan diamalkan dengan anggota badan. 20:1-3] Konsekuensinya: menjadikan AlQur‟an sebagai pedoman hidup. Iman kepada Kitab-Kitab [2:2. 6. Rukun Iman Rukun Iman merupakan basis konsepsional atau landasan idiil yang mendasari pemikiran. kepada Malaikat-Nya.Hakikat Iman Pengertian Iman menurut ahlussunah : Iman terdiri dari tiga unsur. Kitab. Iman kepada Malaikat [50:16-18]. Iman kepada Takdir [22:7]. kepada Hari Kiamat dan hendaklah engkau beriman kepada Qodar yang baik dan yang buruk" (HR Muslim). ucapan dan tindakan seorang muslim. Iman kepada Allah SWT . 2.

dkk. Al-Iman * DR. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Pembukaan Mentor memberikan game dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi dan menutupnya dengan doa 5‟ GAMES MATERI AL-IMAN A. Yang Menguatkan Yang Membatalkan Iman.harus melakukan apa-apa yang Allah ingin dari kita. Skema/gambar : 3 2 1 . Muhammad Na'im. Al-Iman. Judul : Rumah Kita B.” REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. * Abdul Majid Al-Zandany .

.. Setiap kelompok disuruh menentukan jawaban menjodohkan di atas berikut alasannya.. . 1 ada1ah b (Iman) No. Mentor membahas jawaban yang benar. C. 3.. 2... Bahan : -Gambar di atas dengan jawaban pilihan/ lembar jawaban -Pembahasan materi tentang Iman. .. 2 adalah a (Islam) .. 4. Cari kesamaan. Diskusikan antar kelompok.. c.... Islam 1... Islam dan Ihsan E.. Media : -Papan tulis dan spidol/kapur -2 kelompok atau lebih -Naskah pembahasan / materi D..a.. b. Ihsan 3.... .... Langkah-langkah : 1. Iman 2..... yaitu: No.

7.No. RUKUN ISLAM TUJUAN : * Peserta memahami makna dan hakikat Rukun Islam * Peserta mengetahui tuntutan Rukun Islam di dalam kehidupan seorang muslim * Peserta termotivasi untuk mengamalkan Rukun Islam dengan benar METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi . 3 adalah c (Ihsan) (langsung dilanjutkan dengan materi Al-Iman).

[57:7. Rukun Islam merupakan training/pelatihan bagi orang mukmin menuju mardhotillah/keridhoan Allah.172]. * Syahadat adalah agreement (perjanjian) antara seorang muslim dengan Allah SWT [7. * Shalat adalah training: sebagai latihan agar setiap muslim di dalam kehidupannya adalah dalam rangka sujud (beribadah) kepada Allah [6:162] * Zakat adalah training.RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakikat Rukun Islam Islam dibangun di atas lima dasar. Rukun Islam merupakan tiang-tiang atau penyangga bangunan keislaman seseorang. yaitu hawa nafsu. Bukhari Muslim). karena setiap harta seorang muslim adalah milik Allah. 59:7]. Ia baru membangun landasan bagi amal-amalnya yang lain. yaitu makan dan minum dan ruhani. menunaikan zakat. belum berarti bahwa ia telah total masuk ke dalam Islam. "Engkau ambil zakat itu dari orang-orang kaya mereka dan engkau kembalikan kepada orang-orang fakir mereka” (HR Mutafaqun „alahi). yaitu sebagai latihan agar menginfakkan hartanya. Bagi siapa saja yang telah mengerjakan Rukun Islam yang lima. "Sesungguhnya Islam itu dibangun atas lima perkara: bersaksi sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. yaitu Rukun Islam. Rukun Islam merupakan landasan operasional dari Rukun Iman. mendirikan shalat. * Shoum adalah training. haji ke Baitullah dan puasa di buIan Ramadhan" (HR. Seseorang yang telah menyatakan Laa ilaaha ilallaah berarti telah siap untuk fight (bertarung) melawan segala bentuk ilah di luar Allah di da1am kehidupannya [29:2]. yaitu sebagai latihan pengendalian kebiasaan pada jasmani. [2:185] . Di dalamnya tercakup hukum-hukum Islam yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. Belum cukup dikatakan beriman hanya dengan megerjakan Rukun Islam tanpa ada upaya untuk menegakkannya. Ibarat sebuah rumah.

Al-Islam ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Pembukaan Mentor memberikan game dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ GAMES A. JuduI : Games Lima Garis B. mengamalkan persatuan dan persamaan derajat dengan sesama manusia. Media : Papan tulis dan kapur . Al-Islam.* Haji adalah training. yaitu sebagai latihan dalam pengorbanan jiwa dan harta di jalan Allah. Skema/ gambar : C. * Sa'id Hawwa. [22:27-28] REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri.

Mentor membuat lima garis di papan tulis seperti di atas 3. sekalipun kita telah melaksanakan Rukun Islam. Rukun Islam merupakan karakteristik seorang muslim bila dibandingkan Dengan umat lain 2. sehingga keislaman yang dimiliki menjadi indah dan dapat merasakan lezatnya iman Islam. Langkah-langkah : 1. 3. 5.D. Bentuk kelompok atau perorangan 2. Dilaksanakannya Rukun Islam merupakan standar keimanan seorang muslim. Harus ada proses pembinaan Islam secara kontinu dan bertahap untuk . Bahan : Materi Rukun Islam E. itu belum final untuk membangun keislaman dalam diri kita. Churafat/Khurafat). tingkatan. Kesimpulan : 1. Mintalah pendapat masing-masing kelompok tentang persepsi dari gambar tersebut 4. Kita bisa membedakan kualitas keimanan seorang muslim dengan melihat dikerjakan atau tidaknya ibadah tersebut. Masih perlu peningkatan Akhlaqul Karimah. Mintalah komentar lagi. 4. Bid'ah. Masih perlu ada pemahaman Iman yang benar agat terhindar dari muslim yang TBC (Takhyul. Diri kita belum sempurna membentuk pribadi Islam secara lengkap. buatlah kesepakatan bahwa gambar tersebut adalah Rukun lslam 5. Biasanya didapatkan pendapat yang bcrbeda-beda (mis: barisan. apa itu Rukun Islam? F. lidi).

mendapatkan pemahaman Islam yang utuh. .

Rukun Islam adalah bangunannya). Landasan Qauliy "Sesungguhnya Allah telah mewajibkan untuk berbuat ihsan terhadap segala . IHSAN TUJUAN * Peserta memahami hakekat ihsan dan balasan bagi orang-orang yang berbuat ihsan * Peserta mengetahui landasan berbuat ihsan * Peserta mengetahui cara beramal dengan ihsan METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian * Ihsan dianalogikan sebagai atap bangunan Islam (Rukun iman adalah pondasi. maka amal-amal Islam lainnya atan terpelihara dan tahan lama (sesuai dengan fungsinya sebagai atap bangunan Islam) Landasan ihsan 1.8. Jika seseorang berbuat ihsan. * Ihsan (perbuatan baik dan berkualitas) berfungsi sebagai pelindung bagi bangunan keislaman seseorang.

secara sunatullah setiap orang suka akan perbuatan yang ihsan. 2. maka sembelihlah dengan cara yang ihsan. Adanya Kebaikan Allah (Ihsanullah) Allah telah memberikan nikmatnya yang besar kepada semua makhlukNya (QS. Alasan Berbuat Ihsan Ada dua alasan mengapa kita berbual ihsan: 1. Adanya Monitoring Allah (Muraqabatullah) Dalam HR Muslim dikisahkan jawaban Rasul ketika ditanya malaikat Jibril yang menyamar sebagai manusia. 55. Landasan Kauniy Dengan melihat fenomena dalam kehidupan ini. dan hendaklah menajamkan pisau dan menyenangkan (menenangkan & menen-tramkan) hewan sembelihan itu” (HR Muslim). tentang definisi ihsan: "Mengabdilah kamu kepada Allah seakan-akan kamu melihat Dia. Maka jika kamu menyembelih. Itqonul 'Amal (Amal yang rapi) . Ikhlasun Niyat (Niat yang Ikh1as) 2. 108: 1-3) Dengan mengingat Muraqabatullah dan Ihsanullah. QS. Jika kamu tidak melihatNya. hewan) dan optimal (terhadap yang hidup maupun yang akan mati) 2. maka sudah selayaknya kita ber-Ihsanun Niyah (berniat yang baik). Karena niat yang baik akan mengarahkan kita kepada: 1.sesuatu. 28:77 QS. Tuntutan untuk berbuat ihsan dalam Islam yaitu secara maksimal (terhadap segala sesuatu: manusia. sesungguhnya Dia meIihatmu".

Jaudatul Adaa' (Penyelesalan yang baik) Jika seseorang beramal dan memenuhi kriteria di atas. Ihsan ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . Artinya: Lakukan yang terbaik ! (Do your Best !) 2) Qiimatul Ihsan (Nilai Ihsan). maka ia telah memiliki Ihsanul 'Amal (Amal yang ihsan). Ada 3 keuntungan jika sesorang meramal dengan amal yang ihsan: 1. Mendapat Pahala [33: 29] 3. Dicintai Allah [2:195] 2.3. Artinya: Ikhlaslah selalu! (To be ikhlas. please!) REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Mendapat Pertolongan Allah [16:128] Kesimpulan : Jadi untuk beramal ihsan harus memenuhi kriteria: 1) Zhohirotul Ihsan (Penampakan Ihsan).

MA'RIFATULLAH TUJUAN * Peserta memahami makna dan maksud dari ma'rifatullah * Peserta mengetahui manfaat dan pentingnya ma‟rifatullah * Peserta mengetahui jalan-jalan untuk mengenal Allah * Peserta mengetahui hal-hal yang menghalangi ma‟rifatullah METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Ma'rifatullah .Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 9.

Berhubungan dengan obyeknya. mengenal. yaitu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.* Ma'rifatullah berasal dari kala ma‟rifah dan Allah. Jalan untuk mengenal Allah 1. * Ma‟rifatullah merupakan ilmu yang tertinggi yang harus difahami manusia (QS 6:122). 2. yaitu Allah Sang Pencipta. Berhubungan dengan manfaat yang diperoleh. Memahami Ma‟rifatullah juga akan mengeluarkan manusia dari kegelapan kebodohan kepada cahaya hidayah yang terang [6:122] . Hakikat ilmu adalah memberikan keyakinan kepada yang mendalaminya. Lewat akal: * Ayat Kauniyah / ayat Allah di alam ini: o fenomena terjadinya alam (52:35) o fenomena kehendak yang tinggi(67:3) o fenomena kehidupan (24:45) . Mengenal Allah bukan melalui zat Allah tetapi mengenal-Nya lewat tanda-tanda kebesaranNya (ayat-ayatNya). yang dengannya akan diperoleh keberuntungan dan kemenangan. Pentingnya Mengenal Allah * Seseorang yang mengenal Allah pasti akan tahu tujuan hidupnya (QS 51:56) dan tidak tertipu oleh dunia . Ma‟rifatullah adalah ilmu yang tertinggi sebab jika difahami memberikan keyakinan mendalam. Ma'rifah berarti mengetahui. * Berilmu dengan ma‟rifatullah sangat penting karena: 1.

24:55) 2.o fenomena petunjuk dan ilham (20:50) o fenomena pengabulan doa (6:63) * Ayat Qur'aniyah/ayat Allah di dalam Al-Qur‟an: o keindahan Al-Qur' an (2:23) o pemberitahuan tentang umat yang lampau [9:70] o pemberitahuan tentang kejadian yang akan datang (30:1-3. * Membatalkan janji dengan Allah (QS 2:2&-27) . * Bersandar pada panca indera (QS 2:55) . * Dusta (QS 7:176) . Sebab kekafiranlah yang menyebabkan Allah mengunci mati. * Berbuat kerusakan/Fasad . * Lalai (QS 21:1-3) . (59:22-24) Hal-hal yang menghalangi ma‟rifatullah * Kesombongan (QS 7:146. * Ragu-ragu (QS 6:109-110) Semua sifat diatas merupakan bibit-bibit kekafiran kepada Allah yang harus dibersihkan dari hati. Lewat memahami Asma‟ul Husna: * Allah sebagai Al-Khaliq (40:62) * Allah sebagai pemberi rizqi (35:3. menutup mata dan telinga manusia serta menyiksa mereka di neraka. 11:6) * Allah sebagai pemilik (2:284) * dll. * Banyak berbuat ma‟siyat . 25:21). 8:7. (QS . * Dzalim (QS 4:153) .

Allah Jalla Jalaluhu Aqidah Seorang Muslim 1.2:6-7) REFERENSI Said Hawwa. Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Ma‟rifatullah 5‟ Diskusi Pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tentang logika keberadaan Allah 5‟ Ceramah Mentor mengurAlkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor menyediakan forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutup dengan doa 10‟ 10. MA‟RIFATUL RASUL TUJUAN * Peserta memahami makna risalah dan rasul * Peserta memahami kewajiban beriman kepada rasul * Peserta mengetahui tugas para rasul * Peserta mengetahui sifat-sifat rasul METODE PENDEKATAN .

ibadah. aqidah untuk mengatur kehidupan manusia agar terwujud kebahagiaan di dunia dan akhirat. * Juga tidak dianggap beriman atau muslim kecuali ia beriman kepada seluruh rasul. dan tidak membedakan antara satu dengan yang lainnya. * Rasul: Seorang laki-laki (21:7) yang diberi wahyu oleh Allah SWT yang berkewajiban untuk melaksanakannya dan diperintahkan untuk menyampaikannya kepada manusia. . moral. 33:39]. Menyampaikan (tablig) [5:67. Pentingnya iman kepada Rasul * Iman kepada para rasul adalah salah satu Rukun Iman. Yang disampaikan berupa: * Ma'rifatullah [6:102] (Mengenal hakikat Allah) . Seseorang tidak dianggap muslim dan mukmin kecuali ia beriman bahwa Allah mengutus para rasul yang menginterprestasikan hakekat yang sebenarnya dari agama Islam. (Al-Asyqor:56) Tugas para rasul 1.* Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Risalah dan Rasul * Risalah: Sesuatu yang diwahyukan A11ah SWT berupa prinsip hidup. yaitu Tauhidullah .

Mereka adalah manusia (17:93-94. Para Rasul dan Risalahnya. Ma'shum [terjaga dari kesalahan] [3:161. Aqidah Seorang Muslim. Mendidik dan Membimbing [62:2] Sifat-sifat para rosul 1. * Basyir wa nadzir [6:48] (Memberi kabar gembira dan peringatan) 2. Judul : Games Ilmu . 60-71 * Al-Asyqor. Pustaka Mantiq ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Ma‟rifatullah 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ G AMES A. 6:89-90] REFERENSI * Kelompok Studi Al-Ummah.8:110] 2. Sebagai suri teladan [33:2l. hal. Limar Sulaiman.* Tauhidullah [21:25] [Mengesakan Allah] . 53:1-4] 3. Dr.

Lipat bagian kertas yang ujungnya bersatu sehingga menutupi 2/3 . Media & Bahan : 1. sehingga membentuk bujur sangkar 2.B. juga jarak setiap lubang dari titik pusatnya. Lipat kertas 2 X. Langkah-langkah . * Instruksi: Peserta diminta membuat sejumlah lubang (minimal 6) yang berjarak sama antara satu lubang dengan lainnya. 1 naskah pembahasan 2. 3 lembar kertas bujur sangkar per orang atau kelompok 4. Skema/ Gambar / Contoh : C. Serangkaian petunjuk 3. Tahap2 Mentor memberikan instruksi dan memberikan keterangan tambahan secara lisan sebagai berikut: 1. Tahap 1 Mentor memberikan instruksi tanpa memberikan keterangan tambahan. 1 buah gunting atau cutter D.

apakah didapatkan lubang-lubang sesuai instruksi Tahap 3 Mentor memberikan instruksi sambil mencontohkan setiap langkah secara terperinci. Hikmah: 1. Rasul sebagai utusan Allah harus kita kenal dan kita taati agar segala aspek kehidupan kita menjadi ibadah. Lipat lagi kertas dengan bagian yang sama sampai saling menutupi 5. . Sehingga didapatkan hasil sesuai instruksi. Lipat. 2.bagiannya. Lipat juga 1/3 bagian sisanya 4. Lubangi bagian yang ujungnya bersatu menggunakan gunting atau cutter 6. E. Pentingnya rasul sebagai penyampai dan penjelas risalah Islam sekaligus mencontohkan bagaimana Islam diterapkan dalam hidup keseharian. 3.

48. MA‟RIFATUL ISLAM TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian diin menurut Al-Qur'an * Mengetahui perbedaan dienullah dan dien ghoiru dienullah * Mengetahui kesempurnaan ajaran Islam sehingga berusaha mengamalkan dan mempelajarinya. DienuI Islam [48:28. Jumlahnya lebih dari satu (QS. 61:9] Dienullah dibawa oleh semua Rosul dan nabi untuk keselamatan manusia. biasa disebut agama budaya (dienul ardli) . * Dienul ghoiru dienullah.11. Disebut juga dengan dienul haq (dienus samaawi). METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Ad-dien menurut Al-Qur‟an * Dienullah. bukan dari Allah.28) hasil rekayasa pikiran manusia.

* Memiliki kitab suci yang bersih dari campur tangan manusia.. yaitu tidak berlaku bagi segenap manusia. utusan itu hanya menyampaikan bukan menciptakan. animisme. masa dan keadaan Pengertian Islam secara Ethimologi/ Bahasa : * Tunduk patuh. * Damai (as-silm) . * Bersih (as-saliim) * Aturan Illahi yang diberikan kepada manusia yang berakal sehat untuk kebahagiaan hidup mereka di dunia dan akhirat. tapi diturunkan untuk masyarakat. dll. walaupun ada sudah mengalami perubahan-perubahan dalam perjalanan sejarah. * Umumnya tidak memilki kitab suci. * Ajaran lslam : . politheisme.Ciri-ciri dienullah/dienus-Samaawi * Bukan tumbuh dari masyarakat. * Konsep Tuhannya dinamisme. * Kebenarannya universal dan sesuai dengan fitrah manusia Ciri-ciri dienul ardli : * Tumbuh dalam masyarakat. berserah diri (al-istislaam) [3:83]. * Konsep tentang Tuhannya adalah Tauhid. * Ajarannya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan masyarakat penganutnya . * Kebenaran ajarannya tidak universal. * Tidak disampaikan oleh Rosul Allah. * Pokok-pokok ajarannya tidak pernah berubah dengan perubahan masyarakat penganutnya. Disampaikan oleh manusia pilihan Allah (utusan-Nya).

28 * Rahmat seluruh alam QS 21.107 * Untuk meningkatkan kualitas hidup manusia QS. Didin Hafidhuddin ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . 2. 5:3 REFERENSI Diktat agama IPB.* Sesuai fitrah manusia QS.10 Kepentingan seluruh manusia QS 34. 30. Uts.179 * Sangat sempurna QS.

* An-Nur/ Cahaya [4:174] . * Al-Furqon/ Pembeda [25:1] * Adz-Dzikr/ Pengingat [15:9]. AL-QUR‟AN TUJUAN * Peserta mengetahui definisi Al-Qur‟an secara bahasa dan istilah * Peserta mengetahui nama-nama dan karakteristik Al-Qur‟an * Peserta memahami fungsi Al-Qur‟an dan akhak terhadapnya * Peserta termotivasi untuk membaca. * Secara istilah berarti "Kalam Allah SWT yang merupakan mu'jizat yang diwahyukan kepada nabi Muhammad SAW dan membacanya merupakan ibadah" Nama-nama Al-Qur‟an * Al-Qur‟an/ Bacaan [17:9] .12. mempelajari dan mengamalkan AlQur'an METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi AL-Qur‟an * Secara bahasa berarti "bacaan”. * Al-Kitab/ Buku [21:10].

Karakteristik AL-Qur' an * Diturunkan bukan untuk menyusahkan manusia [ 20:2]. * Tidak seorang pun yang dapat menandingi keindahan dan keagungan AlQur‟an [2:23. . * Menertawakan peringatan ini [53:59-62] . 34. * Mudah difahami dan diambil pelajaran [54: 17. * Keunggulan Al-Qur‟an * Menyombongkan diri dan berpaling [31:7] . * Bacaan yang teramat mulia dan terpelihara [56: 77-78] . 17:88] . * Membaca Al-Qur‟an secara tartil perlahan-lahan [73:4] . * Tersusun secara terperinci dan rapi [11:1] . * Lapang dada menerima Al-Qur‟an [7:2] * Mendengarkan baik-baik pembacaan Al-Qur‟an [7:204] . dst] Fungsi Al-Qur‟an * Pengganti kedudukan kitab suci sebelumnya yang pernah diturunkan Allah SWT * Tuntunan serta hukum untuk menempuh kehidupan * Menjelaskan masalah-masalah yang pernah diperselisihkan oleh umat terdahulu * Sebagai mukjizat Rasulullah SAW AkhIak Terpuji Terhadap Al-Qur‟an * Membaca ta'awudz sebelum membaca Al-Qur‟an [16:98] . * Bcrgetar hatinya dan bertambah imannya [8:2-4] Akhlak tercela terhadap Al-Qur‟an .

* Al-Qur‟an adalah mukjizat yang abadi [4:74]. * Al-Qur‟an bersifat umum dan universal. Umum : Mencakup seluruh bidang/permasalahan manusia. * Jaminan kemurnian Al-Qur‟an. [25:1] REFERENSI * Paket BP NF 'Keunggulan Al-Qur‟an‟ . * Keunggulan Al-Qur‟an secara ilmiah Pemikiran modern dalam berbagai bidang disiplin ilmu dewasa ini telah menetapkan bahwa Al-Qur‟an merupakan kitab ilmiah yang menghimpun segala disiplin ilmu dan filsafat. Allah menghendaki agar Al-Qur‟an berlaku umum (mencakup permasalahan) dan bersifat universal.[96:1-5] . Ilmu itu datang dari Allah SWT.* Tidak memperahatikan Al-Qur‟an [47:24] Keunggulan Al-Qur‟an . Maka. yaitu ketika turunnya. yang hanya memperlihatkan urgensi pada suatu masa saja. 15:9] . sebagai tanda kemuliaanNya dan ketinggian ilmu-Nya. [6:38] Universal : Berlaku selamanya dan untuk seluruh kaum. Allah sendiri yang menjamin kemurnian Al-Qur‟an [6:115. disusun dan dikumpulkan Al-Qur‟an itu dengan sistematika yang memperlihatkan universalitas dan kekekalannya dan dijauhkan dari susunan yang bersifat temporer.

Mahabatullah. (Bab I) * Manna Khalil al-Qattan.* Ibnu Qoyim. Studi Ilmu-ilmu Quran . hal 18 ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

13. UKHUWAH ISLAMIYAH (UI) TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakekat UI * Peserta mengetahui perbedaan UI dan Ukhuwah Jahiliyah * Peserta mengetahui hal-hal yang menguatkan ukhuwah dan buah dari UI * Peserta termotivasi untuk mengamalkan hal-hal yang menuju kepada UI dalam kehidupannya METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi .

8: 63) 4. * Menurut Imam Hasan Al-Banna: Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah. Menunjukkan kegembiraan & senyuman bila berjumpa 4. kesukuan.RINCIAN BAHASAN Makna Ukhuwah Islamiyah. Merupakan arahan Rabbani (QS. perkawinan. nasionalisme. Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah: 1. 49: 10) Perbedaan UI dan Ukhuwah Jahiliyah * Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan aqidah dan syariat Islam. Merupakan cermin kekuatan iman (QS. Ukhuwah Jahiliyah bersifat temporer (terbatas pada waktu dan tempat). yaitu ikatan selain ikatan aqidah (misal: ikatan keturunan [orang tua-anak]. Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim) . kebangsaan. Hakekat Ukhuwah Islamiyah 1. Perumpamaan tali tasbih (QS. Memohon dido‟akan bila berpisah 3. dan kepentingan pribadi). 3: 103) 2. 43: 67) 3. Memberitahukan kecintaan pada yang kita cintai 2. Nikmat Allah (QS.

Abdullah Nasih 'Ulwan * Rahasia Sukses Ikhwan Membina Persaudaraan di Jalan Allah. Memperhatikan saudaranya & membantu keperluannya 9. Mengucapkan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan 6. Merasakan lezatnya iman 2. Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara) 8. Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang dilindungi) 3. Mendapatkan tempat khusus di syurga (15:45-48) REFERENSI * Bercinta dan bersaudara karena Allah. Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu 7. GIP * Meraih Nikmatnya Iman.5. Asadudin Press * Panduan Aktivis Harokah. Husni Adham Jarror. Ust. Memenuhi hak ukhuwah saudaranya Buah Ukhuwah Islamiyah 1.

Masingmasing kelompok mengirimkan 3 orang sebagai pekerja yang duduk secara melingkar. * Pekerja yang sudah membentuk bujur sangkar miliknya boleh merubahnya lagi sedemikian sehingga setiap pekerja akan memiliki atau membenluk sebuah bujur sangkar.GAMES Games I: Menyusun Bujur Sangkar Media : * Sembilan (9) bujur sangkar dari karton/kertas berukuran sama yang lelah dipotong secara acak dan dipisah-pisahkan ke dalam 3 amplop Cara: * Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok terdiri dari 4-5 orang. * Pengawas berhak menegur pekerja yang melanggar ketentuan . Pengawas bertugas mengawasi dan memberikan penilaian terhadap jalannya permainan. * Pekerja tidak boleh berkomunikasi sesama pekerja dan tidak boleh memberi petunjuk atau berdiskusi dengan temannya untuk menentukan letak potongan karton yang dimilikinya atau yang direroleh temannya. * Tiap kelompok mendapat satu amplop yang berasal dari tiga bujur sangkar yang berukuran sama dan telah dipotong secara acak. * Tiap pekerja memperoleh 3-5 potongan karton. * Setiap pekerja diberi waktu 3 menit untuk membentuk bujur sangkar dari potongan karton tadi. sedangkan yang lainnya bertugas sebagai pengawas. * Pekerja boleh memberikan polongan karton yang dimilikinya kepada teman pekerja lain dalam kelompoknya tetapi tidak boleh memintanya. * Mentor bertugas membagikan potongan-potongan acak dari bujur sangkar tersebut kepada setiap pekerja kelompok.

Kritera Keberhasilan. * Setiap pekerja atau kelompok dapat membentuk bujur sangkar dalam waktu yang ditentukan. * Setiap pekerja menolong temannya dengan memberikan potongan bujur sangkar yang dimilikinya. * Setiap pengawas menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya

Hikmah. * Ta‟awun/saling tolong menolong adalah salah satu kunci ukhuwah. * Pentingnya tausiyah dalam membina ukhuwah

Games II: Adu Ponco Berhadiah (Win-win Games) Cara: * Setiap siswa mencari lawan untuk mengadu ponco * Setiap kemenangan akan diberi hadiah (misal: Rp. 1000,- dalam waktu yang ditentukan (2'). * Setiap siswa mencari kemenangan sebanyak-banyaknya.

Penyelesaian: * Dalam waktu yang dilentukan, bergantian untuk menang sehingga semua mendapat hadiah yang sama dengan sebanyak-banyaknya.

Hikmah: * Tidak menganggap saudaranya sebagai lawan tetapi partner untuk mencapai tujuan bersama * Tidak mementingkan diri sendiri

14. NIKMAT IMAN TUJUAN * Menumbuhkan keyakinan bahwa iman merupakan fitrah manusia * Mangetahlu bahwa iman merupakan nikmat terbesar dari Allah * Mengetahui cara mensyukuri nikmat dari Allah

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Iman sebagai fitrah manusia * Semua manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah. "Semua bayi terlahir dalam keadaan fitrah…. * Kesaksian manusia yang menyatakan Allah SWT adalah Robb mereka (7:172)

sehingga secara fitrah manusia akan percaya akan adanya Allah (10:31, 39:3). * Persaksian Rububiyyah di alam ruh harus dilanjutkan dangan persaksian Uluhiyyah dan Risalah di alam dunia sebagai konsekuensinya (30:30, 22:78, 2:21].

Nikmat Iman * Nikmat dari Allah tidak terhitung (14:34). * Beberapa nikmat dari Allah : 1. Nikmat sebagai mahluk (76:1-4) 2. Nikmat sebagai manusia (95:4) 3. Nikmal sebagai khalifah (2:30, 14:32-34) 4. Nikmat sebagai muslim (5:3, 49:17), merupakan nikmat terbesar dari Allah . * Nikmat harus disyukuri (14:7, 31:31), antara lain dengan cara: 1. Mengucapkan syukur (dengan hati dan lisan ) 2. Menjaga dan memelihara nikmat yang diberikan 3. Menggunakan sesuai keinginan dari pemberi nikmat dengan (perbuatan)

REFERENSI Royyad Al Haqil, Mensyukuri Nikmat Allah, GIP

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟

”Keimanan itu bisa bertambah dan berkurang. HAL-HAL YANG MELEMAHKAN IMAN TUJUAN * Peserta memahami adanya fIuktuasi keimanan * Peserta mengetahui fenomena lemahnya iman * Peserta mengetahui penyebab lemahnya iman * Peserta termotivasi untuk menjauhi hal-hal yang melemahkan iman METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Fluktuasi Iman Secara fitrah manusia memiliki kecenderungan untuk berbuat jujur (dosa) dan ketaqwaan [91:9-10]. Maka perbaharuilah iman kalian deugan Laa Ilaaha Illallaah” (HR Ibnu Islam) Fenomena Lemahnya Iman 1. Hal ini mengakibatkan keimanan seseorang mengalami fluktuasi (terkadang naik.15. terkadang turun). Terjerumus dalam kemaksiatan .

Rasulullah bersabda: (lihat Hadist Bukhari Vol. Begitu pula dengan kemaksiatan. yang jika terbiasa seseorang akan berani berbuat secara terang-terangan. katanya Rasulullah SAW bersabda: “Orang-orang mu‟min itu laksana satu tubuh manusia. 75:2O-21) 5. berdoa. Sehingga ibadah tersebut dilakukan dengan jiwa yang kosong tanpa ruh (QS 4:142). Atau bila kepalanya sakit maka sakitlah seluruh tubuhnya “. Memudarnya tali ukhuwah. membaca AlQur'an. hal 16) 2. (HR Muslim). * Tidak memperhatikan urusan kaum muslimin. Padahal dalam sebuah hadist dikatakan: “Tidak akan diterima do'a dari hati yang lalai dan main-main” (HR Tirmidzi. dll. Bila sering dilakukan ia pun akan menjadi sebuah kebiasaan. Tidak tekun dan bermalas-malasan dalam beribadah Salah satu ketidaktekunan dalam beribadah ialah tidak khusyu' (konsentrasi) dalam mengerjakannya. MengeIuh dan takut akan musibah (QS 70:19-21) . (HR Bukhari) 4. Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa orang-orang mu‟min itu bagai satu tubuh. * Terputusnya tali persaudaraan diantara dua orang yang semula bersaudara. I. Contoh: tidak khusyu' dalam sholat. atau karena Islam lalu keduanya dipisahkan oleh permulaan dosa yaug dilakukan salah seorang diantara keduanya”.Suatu perbuatan yang sering dilakukan dapat membentuk sebuah kebiasaan. Bila matanya sakit maka sakitlah seluruh tubuhnya. Dari An-Nu‟man bin Basyir ra.) 3. Terpaut kepada urusan duniawi dan terlalu mencintainya (QS. “Tidak selayaknya dua orang yang saling mengasihi karena Allah Azza wa Jalla.

Banyak berdebat dan bertikai yang mematikan hati. Akibatnya hati menjadi keras dan kaku.Thabarani) 6. Mencela yang ma‟ruf dan tidak mau memperhatikan kebaikan-kebaikan yang kecil 7. 15:3 Ali ra. 3:14) 7. Atau meski engkau hanya berbicara dengan saudaramu sedangkan wajahmu tampak berseri kepadanya. (HR Ibnu Majah) . bergaul dan juga tertawa “Janganlah kamu sekalian memperbanyak tertawa karena banyak tertawa dapat mematikan hati”. sedangkan angan-augan yaug muluk akan melupakan akhirat” 8. Berada di tengah lingkungan yang penuh kemaksiatan 5. Jauh dari pelajaran dan teladan yang baik 3. Sebab-sebab Lemahnya Iman 1. 8:28 . berjaga di waktu malam.“Janganlah sekali-kali kamu mencela yang ma'ruf sedikitpun. berbicara. Berlebih-lebihan dalam masalah makan. Mengikuti hawa nafsu akan meughalangi dari kebenaran. pernah berkata: “Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takutkan atas diri kalian ialah mengikuti hawa nafsu dan angan-angan yang muluk. Jauh dari menuntut ilmu syariat yang dapat mcmbangkitkan iman di dalam hati penuntutnya 4. Tenggelam dalam kesibukan dunia “Cukuplah bagi salah seorang diantara kamu selagi dia di dunia hanya seperti bekal orang yang mengadakan perjalanan. Panjang angan-angan (Berangan yang muluk-muluk) QS.” (HR Ath. Sibuk mengurusi harta benda. tidur. isteri dan anak-anak (QS. meski engakau hanya menuangkan air ke dalam bejana seseorang yang hendak menimba air.” (HR Ahmad) 6. Jauh dari suasana atau lngkungan iman dalam waktu yang lama (QS 57:16) 2.

Darul Falah.REFERENSI Muhammad Sholih AL-Munajjid. Obat Lemahnya Iman. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan pencapaian tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi Fenomena Lemahnya Iman 40‟ Diskusi Mentor memberi kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

HAL-HAL YANG MENGUATKAN IMAN TUJUAN * Peserta mengetahui sebab-sebab bertambahnya iman * Peserta termotivasi Untuk melakukan hal-hal yang dapat menguatkan iman. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN .16.

ayat-ayatNya dan mukjizatNya [l3:190-191] 4.Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya iman itu dijadikan di dalam diri sesorang diantara kamu sebagaimana pakaian. ketentraman nati turun kepada mereka dan Allah menyebut mereka termasuk dalam golongan yang berada di sisiNya”. tapi dikerjakan secara terus-menerus.Thabrani). maka mohonlah kepada Allah agar Dia memperbaharui” (HR Al. “Tidaklah segolongan orang duduk seraya menyebut Allah melainkan para malaikat mengelilingi mereka. “Alah menyukai amalan yang walaupun sedikit. Sesegera mungkin melaksanakan ama1-amal sholih [3:33. (HR Muslim) 5. Melakukannya secara terus-menerus. (HR Abu Daud) 2. Menyimak/ mentadaburkan Al-Qur'an [17:282] 3. 57:21.” (HR. Dzikir dan Fikir Dzikir adalah mengingat Allah berserta sifat-sifatNya. Memperbanyak amal shalih. Maksudnya kerjakanlah ibadah sesuai dengan . Tidak merasa bosan. 8:4] Fikir adalah aktivitas yang mengacu kepada renungan terhadap ciptaan Allah. Hal-hal yang menguatkan Iman 1. Menuntut ilmu.Bukhori) 3. Mengikuti dan komitmen terhadap halaqoh zikir. Maksudnya iman itu dapat menjadi usang dalam hati seperti halnya pakaian yang dapat menjadi usang bila lama dipakai. hal-hal yang menyangkut keagunganNya dan membaca kalimahNya [33:41. 2. 22:90] dan hadits: “Pelan-pelan (berhati-hati) dalam segala sesuatu adalah baik kecuali di dalam amal akhirat”. yang harus diperhatikan : 1. rahmat meliputi mereka. yaitu ilmu yang menyebabkan bertambahnya pengetahuan dan keyakinan tentang iman [35:28].

Tirmidzi) 7. 56. 6.” (HR Bukhori) "Berbakti kepada orangtua adalah pertengahan dari pintu-pintu sorga. An-Nasa' i) 5. “Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan. dan janganlah kamu mengucapkan kata-kata yang kotor.kemampuan. maka dia dipanggil dari pintu shodaqoh. maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu sorga „Wahal hamba Allah. Barangsiapa menjadi orang yang banyak megeluarkan shodaqoh. mengingatkan hari akhirat. maka ia dipanggil dari pintu sholat. 9. 10:45]." (HR at. yaitu mengingat nikmatnya sorga dan keras pedihnya neraka [lihat QS. Lalu barangsiapa yang menjadi orang yang banyak mendirikan sholat.” (HR. maka ia dipanggil dari pintu ar-Rayyan.” (HR at-Tirmidzi) "Dulu aku melarangmu menziarahi kubur. “ (HR Al. Tidak berangan-angan secara muluk-muluk [26:205-207. membuat mata menangis. sekarang ziarahilah kubur karena hal itu dapat melunakkan hati. Melakukan berbagai macam ibadah.hakim) 8. Mengulang amalan yang tertinggal dan terlupakan.” (Hadits Riwayat Bukhari) 4. 10. Berharap amalnya diterima Allah swt dan merasa cemas jika amalannya tidak dilerima Allah SWT. ketahuilah. lalu dia membacanya lagi antara sholat Shubuh dan shalat Zuhur. . maka ia dipanggil dari pintu jihad. dan 78]. Bermunajat kepada Allah dan pasrah kepadanya. ini adalah baik. Barangsiapa menjadi orang yang banyak melakukan shoum. yaitu kematian. "Barangsiapa yang menafkahi dua istri di jalan Allah. Barangsiapa yang tertidur hingga ketinggalan bacaan wiridnya dari sebagian malam atau dari sebagian bacaan wirid. Barangsiapa menjadi orang yang banyak berjihad. Maksudnya: memohon kepada Allah dengan ketundukan dan kepasrahan yang sedalam-dalamnya. “Sesungguhnya agama itu adalah mudah. 75. dan tidaklah agama itu dikeraskan oleh seseorang melainkan justru ia akan dikalahkan. Dzikrul maut. maka ditetapkan baginya seakanlah dia membacanya pada malam itu juga. Maka berbuatlah yang lurus dan sederhana. Mengingat akhirat.

Tirmidzi) 15. Hadits: "Dunia ini terlaknat. Memikirkan kehinaan dunia [3:185].” (HR Ibnu Majah) 12. Obat Lemahnya Iman. 13. [2:186]. Darul Falah * Dr. GIP. "Barang siapa menanggalkan pakaian karena merendahkan diri kepada Allah padahal ia mampu mengenakannya. maka Allah akan memanggilnya pada hari kiamat bersama para pemimpin makhluk. atau orang yang berilmu atau orang yang mencari ilmu. Do'a. Yang Meguatkan Yang Membatalkan Iman. Mengagungkan hal-hal yang terhormat di sisi Allah [22:30. sehingga ia diberi kebebasan memilih diantara pakaian-pakaian iman mana yang dikehendaki untuk dikenakannya (HR At. Tawadhu (rendah hati). Muhammad Na'im Yasin. artinya saling tolong menolong dan loyal kepada sesama muslim dan memusuhi orang-orang kafir [5:2].32]. Al-wala wal baro. Muhasabah diri [59:18] 16. 14. REFERENSI * Muhammad Shouh Al-Munajjid. dan terlaknat pula apa yang ada di dalanmya kecuali dzikruIlah dan apa yang membantunya. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan manyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .11.

17. PENTINGNYA AKHLAK ISLAMI TUJUAN * Peserta memahami makna akhlak * Peserta memahami pentingnya akhlak Islami .

Faktor-faktor pembentuk akhlak Akhlak terbentuk oleh 4 faktor : 1. Syari'ah Ijtima'iyyah (Sosial) 4. seorang muslim untuk berbicara keras atau kasar. Misamya: seseorang yang berasal dari daerah cenderung berbicara "keras". Al-Wiratsiyyah (Genetik) 2. An-Nafsiyyah (Psikologis) 3. karena Islam dapat memperhalus dan memperbaikinya. .* Peserta termotivasi untuk merubah akhlak yang baik dan Islami METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi Akhlak Akhlak adalah jati diri. Al-Qiyam (nilai Islami) Keterangan: 1. karakter inheren yang menyertai seorang manusia di mana pun ia berada.

2. Akhlak Islami ialah seperangkat tindakan/gaya hidup yang terpuji yang merupakan refleksi nilai-nilai Islam yang diyakini dengan motivasi sematamata mencari keridhaan Allah SWT Pentingya Akhlak Islami: * Akhlak ialah salah satu faktor yang menentukan derajat keislaman dan keimanan seseorang.2. Faktor ini berasal dari nilai-nilai yang keluarga (misalnya ibu dan bapak) tempat seseorang berkembang sejak lahir. Majusi (Hadist). Semua anak dilahirkan dalam fitrah. Nilai Islami akan membentuk akhlak Islami.3 yang (bila) bersifat negatif sebenarnya tidak akan menjadi masalah bila ketiga faktor pertama tersebut tunduk pada faktor ke-4 (nilai Islam) 4. Faktor lingkungan tempat seseorang akhlak yang ada pada dirinya berpengaruh pula dalampembentukan akhlak seseorang * Faktor 1. Nasrani. ”Paling Sempurna orang mukmin imannya adalah yang paling luhur akhlaknya” (HR Tirmidzi) “Sesungguhnya kekejian dan perbuatan keji itu sedikitpun bukan dari Islam. Seseorang yang lahir dalam keluarga yang orang tuanya bercerai akan berbeda dengan keluarga dengan orang tua yang lengkap. Ahmad. 3. dan Abu Ya'la) * Akhlak adalah buah ibadah . dan sesungguhnya sebaik-baik manusia keislamannya adalah yang paling baik akhlaknya” (HR Thabrani. orang tuanyalah ynag menjadikan Yahudi.

Muttafaq alaih) Ahklak Islami penting dan urgen untuk direfleksikan da1am: 1. karena itulah akhlak pulalah yang menentukan eksistensi seorang muslim sebagai makhluk Allah SWT "Sesungguhnya termasuk insan pilihan di antara kalian adalah yang terbaik akhlaknya” (HR. Dari lintasan hati dilakukan/dicoba. lalu menjadi kebiasaan hingga membentuk akhlak. skala pribadi 2. tergantung usaha yang ia lakukan. (Abu Daud dan At. masyarakat. skala umat * Akh1ak juga terbentuk dari khotiroh (lintasan hati).“Sesungguhnya shalat itu mencegah orang melakukan perbuatan keji dan munkar” (QS.45) * Keluhuran akhlak merupakan amal terberat hamba di akhirat “Tidak ada yang lebih berat timbangan seorang hamba pada hari kiamat melebihi kejujuran akhlaknya”. . umat. Misainya: kebiasaan mencotek.Tirmidzi) * Akhlak merupakan lambang kualitas seorang manusia. 29. Seseorang dapat berakhlak baik atau buruk. * Akhlak dapat berubah tergantung kemauan individu tersebut. skala masyarakat 3.

Pustaka Panjimas.38-4O. GIP * Isnet. * Dr. Ekonomi dan Sosial.REFERENSI * Ziyad Abbas (ed. Hati-hati terhadap Media yang Merusak Anak. hal. 24-28. GIP * Muna Hadad Yakan. „Urgensi Akhlak I‟ * Materi Training Manajemen Da'wah Muslimah “Peran Muslimah dalam Da'wah” ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Pilihan Hadits Potitik. hal. Muhammad Ali Hasyimi.). Apakah Anda Berkepribadian Muslim.

* Peserta mengetahui contoh akhlak tercela dan termotivasi untuk menjauhinya METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi . AKHLAK RASULULLAH TUJUAN * Peserta tumbuh kesadarannya untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW * Peserta mengetahui contoh akhlak yang mulia dan termotivasi untuk melakukannya.18.

penyayang. bahwa Rasulullah adalah manusia yang tcrbaik akhlaknya Contoh akhlak-akhlak mulia yang diperintahkan Nabi SAW 1. dll. sabar. sebagai kepala pemerintahan.) Akhlak Rasulullah secara Umum 1. Jujur . Akhlak Rasulullah adalah Al-Qur‟an. yaitu sebagai sunnah.RINCIAN BAHASAN * Misi utama diutusnya Rasul ke dunia ialah untuk menyempurnakan akhlak manusia "Sesungguhnya Aku diutus untuk menyempurnakan keluhuran akhlak” (Hadist). * Akhlak Rasulullah mencakup segala sisi kehidupan. Akh1ak Qur‟ani Ditanyakan kepada Aisyah ra tentang akhlak Rasulullah SAW maka jawabnya “Akhlaknya Qur'ani” (AL-Hadist). Karena itu. sebagai pemimpin tertinggi pasukan Islam * Juga mencakup sifat yang bisa meliputi sagala sisi kehidupan (zuhud. Akhlak manusia terbaik Dikatakann oleh Anas ra. untuk memperoleh gambaran utuh akhlak beliau kita perlu memahami Al-Qur‟an dan As-Sunnah atau seggala sesuatu yang ada kaitannya dengan pola kehidupan Rasulullah 2.

Malu Adalah Rasulullah SAW sangat tinggi rasa malunya. Dan sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan. [HR Muttafaq‟alaih]. sebagai ganti apa yang ia infakkan. kami dapat mengeetahuinya pada wajah Beliau. 5:1. lebih pemalu dari gadis pingitan. Menepati janji (QS. 56-60 5. “Iman itu mempunyai 71 atau 81 cabang. Satu malaikatt berkata: Ya Allah. dan sesuhgguhnya kebajikan itu akan mengantarkan ke surga. Dermawan (QS. 3. hal. berilah karuniaMu. 24:19) Contoh akhlak-akhlak tercela yang diperingatkan Rasulullah Saw: . Allah. Menutupi aib (QS. Dan seseorang sentiasa berdusta hingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta” (HR Bukhari Muslim) 2. dan yang paling utamanya adalah mengucapkan Laa ilaaha ilallah dan serendahrendahnya adalah menyingkirkan duri (gangguan dari jalan). berilah ia kebinasaan karena telah mempertahankan hartanya yang tidak dinafkahkannya”. 4. Tambahan: Lihat ArRasul hal 197-199. yang akhirnya akan mengantarkan ke dalam neraka. 17:34). Tambahan: Lihat Ar-Rasul. Apabila Beliau tidak menyenangi sesuatu. Dan seseorang senantiasa berkata benar dan jujur hingga tercatat di sisi Allah sebagai orang yang benarr dan jujur. [HR Muslim]. Dan sifat pemalu merupakan satu bagian dari iman” [HR Muttafaq‟alaih). 2: 261) “Tidaklah seorang hamba berada pada suatu pagi kecuali dua malaikat turun menemaninya.Hadits Rasul “Sesungguhnya kejujuran itu akan mengantarkan kepada kebajikan. Malaikat lainnya berkata: Ya.

Jakarta: GIP * Hawwa. * Isnet.). Maka dikurangi beberapa kali. Ghibah dan Namimah (49:12) 3. maka dari itu janganlah kalian berbuat zalim. Jakarta: GIP. dan Aku jadikan sebagai perbuatan haram bagi kalian . Pilihan Hadits Politik. Dari Abi Hurairah ra. 3:133-134. Jakarta: Pustaka Panjimas * Hasyimi. bahwa seorang laki-laki berkata kepada Nabi SAW: “Wasiatilah aku. Ziyad (ed.Muhammad Ali. Zalim “Hai hamba-hambaKu. Sombong (17:37) 5.” [HR. Muna Haddad. Ekonomi dan Sosial. Ar-Rasul Muhammad SAW hal. Dr. Hati-hati terhadap Media yang Merusak Anak. sesungguhnya aku telah mengharamkan kezaliman (berbuat zalim) pada diriKu. Apakah Anda Berkepribadian Muslim?. Marah QS. Sa'id. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 40‟ . Muslim] REFERENSI * Abbas. S. “Urgensi Akhlak I”.” [HR. Bukhari-Muslim] Hadits Arbain ke-16 2.” Sabda Nabi: "Janganlah engkau mudah marah. Riya (2:264) 4.1. 177-199. Sabdanya: Janganlah engkau mudah marah. Solo: Pustaka Mantiq * Yakan.

Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

.61:4 * Islam adalah agama yang sempurna QS.”).. BANGUNAN ISLAM TUJUAN * Peserta mengetahui gambaran menyeluruh tentang bangunan Islam * Menumbuhkan kesadaran bahwa Islam adalah sistem hidup yang lengkap dan semrlima sehingga reserta termotivasi Untuk memasukinya secara keseluruhan ... ( Bangunan Islam itu ada lima perkara. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Konsepsi Islam bisa digambarkaan sebagai sebuah bangunan yang utuh dan kokoh.19. Al-Maidah:3 * Kesempurnaan Islam ibarat bangunan yang kokoh. Isi kandungan Al-Qur‟an secara global ada 3 bagian: ..... Lihat juga di QS. Dalam sebuah hadits dikatakan. “ Buniya l-Islami 'ala khamsin .

Bangunan (Bina). Hukum-hukum (QS.47:19) 2. Dakwah (QS. 2:237) 6.8:6O. Pokok dan pondasi (asas). Konsep pendidikan (QS. Penyokong dan Penguat (Muayyidat) 1. 42: 38) 3. yang terdiri dari: 1. Jihad (QS.22: 39-40) 2. 5:33. berupa aturan yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia /sistem hidup. 283) 4.104) 3. 282. 24: 27. Konsep sosial & kemasyarakatan (QS. 5:49) 4. Ibadah (Rukun Islam yang lima) 2.8: 61. 2: 151) 3. Konsep militer/keprajuritan (QS. Sanksi-sanksi (QS. Konser moral akhlak (QS. Aqidah (keimanan): mencakup 2 kalimat syahadat & Rukun Iman yang enam (QS. . seperti: 1. 49: 10-13) 2.3: 159. Konsep politik (QS. 9:5-8) 5.1. Konsep rerekonomian (QS. 2:275. QS. 2:177. 5:38) .

REFERENSI Aqidah Seorang Muslim. Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

20. EKSISTENSI ALLAH TUJUAN * Menambah keimanan peserta kerada Allah * Peserta meyakini bahwa Allah itu eksis/ada * Peserta mengetahui buku utau dalil-dalil lentang eksistensi Allah * Peserta memahami cara mengenal Allah METODE PENDEKATAN * Games * Cemmah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Bukti eksistensi A11ah 1.S 10:22 . Dalil fitrah Q.

Kepada manusia sering disebut dengan ilham. QS 67:3. QS 20:49-50 Alam ini menunjukkan dan menuntun manusia bahwa Allah. sesuai dengan karakteristik dirinya masing-masing. yang mengawasi segala sesuatu. yang ada di alam semesta. * Perbandingan ukuran yang tepat dan akurat. susunan. QS 96:1-2. QS 36:36 Bahwa tiada yang dapat mencipta alam ini kecuali Allah. benar-benar ada.Perasaan alami yang tajam dari manusia bahwa ada Zat yang maujud. QS 25:2. yang diharapkan kasih sayang-Nya dan ditakuti kemurkaan-Nya. . Allah memberikan hidayah (tuntunan dan petunjuk) kepada makhluk-Nyau untuk dapat menjalankan hidupnya dengan mudah. mengurus dan mengatur segala. yang tidak terbatas dan tidak berkesudahan. * Hidayah (tuntunan dan bimbingan). kepada hewan sering disebut insting. Dalil akal QS 5:20-21 Dengan tafakkur dan renungan terhadap alam semesta yang menurunkan manifestasi dari eksistensi-Nya. dan perhitungan yang tepat dan sangat akurat. Orang yang memikirkan dan merenungkan alam semesta akan menemukan. * Kesempurnaan. Sang Pencipta Alam semesta. Alam ini diciptakan dengan perbandingan ukuran. timbangan. yang Maha Tinggi dan Maha Hidup. 32:7 Alam ini diciptakan dalam kondisi yang sangat sempurna tanpa cacat. 2. empat unsur ialah semesta: * Ciptaan-Nya.

Daril sejarah Semua umat manusia di berbagai budaya. bangsa dan zaman. QS. 91:7-8 4. Keberadaan 'moral' yang mendominasi jiwa manusia merupakan bukti eksistensi Allah. yaitu Allah. serta mengingatkan akan akibat buruk syirik/berpaling dari-Nya (QS 6:91). perkataan ahli sejarah Yunani kuno bemama Plutarch) Cara mengenal Ahah Jalan yang ditempuh oleh ajaran selain Islam: . sumber dnri segala sumber kebaikan. Semua rasul menjalankan misi dari langit dengan perantaraan wahyu. 5. Dalil akhlaq Secara fitrah manusia memiliki moral (akhlaq). Dalil Wahyu Para rasul diutus ke berbagai umat yang berbeda puda zaman yang berbeda. Semuanya telah mengenal iman kepada Allah. Keberadaan para rasul ini merupakan bukti eksistensi Allah. menurut cara masing-masing. suku. mendukung dan mempersenjatai mereka dengan mu'jizat? Tentu suatu Zat yang eksis (maujud). mengesakan-Nya dan menjalin hubungan baik denganNya. (QS 47:10. ia secara naluriah mau tunduk dan menerima kebenaran agar hidupnya lurus dan urusannya berjalan teratur dan baik. Konsensus sejarah ini merupakan bukti yang memperkuat eksistensi Allah. cinta dan keindahan. Dengan membawa bukti yang nyata (Kitab/wahyu & mukjizat) mengajak umatnya agar beriman kepada Allah. Dengan adanya moral (akhlaq) inilah. Siapa yang mengutus mereka dengan tugas yang persis sama ? Siapa yang memberikan kekuatan. Yang Maha Kuat & Perkasa.3. Zat yang dapat menanamkan akhlaq dalam jiwa manusia adalah Allah. percaya akan adanya Tuhan yang patut disembah dan diagungkun.

* Jalan yang ditempuh orang-orang kafir tersebut pada akhimya tidak pemah membawa mereka sampai mengenal siapa Sang Pencipta. Kedua rotensi tersebut dioptimalkan dengan dalam proses tafakkur dan tadabbur. untuk mengenal sesuatu selain Allah mereka menggunakan panca indera dan akal. Jalan yang ditempuh Islam: * Orang-orang lslam mengenal Allah dengan menggunakan keimanan dan dilengkapi akal. Sebab mencoba mengenal Allah dengan menggunakan panca indra saja. 10:101). pemikiran. Baik tanda-tanda kebesaran Allah yang ada di alam. (QS 34:51-54 . ilmu serta hatinya untuk mengenal Allah lewat tanda-tanda kebesaran-Nya (ayat-ayat-Nya) bukan zat-Nya. 2:147 . Sehingga hanya menanamkan keraguan dan kesangsian terhadap keberadaa Allah. 22:11 . Tadabbur berarti merenungkan ayat ayat Allah yang tertulis dalam Al-Qur‟an (ayat Qauliyah). manusia akan mengenal Allah. mu‟jijat serta dalam Al-Qur‟an.* Hanya mengandalkan panca Indra dan sedikit akal sehingga timbul prakiraprakira yang membentuk filsafat -filsafat atau pemikiran tentang ketuhanan. * Jalan yang ditempuh oleh orang mu‟min bersandarkan kepada fitrahnya sebagai manusia. * Jalan yang ditempuh oleh orang-orang kafir tersebut melanggar fitrah mereka. . diukur. 12:105. Lewat jalan ini. Padahal panca indra hanya bisa mendeteksi sesuatu yang dapat diraba.10:94). Sebaiknya. Sehingga timbul keyakinan di dalam hati tentang kcberadaan dan kekuasaan Allah (QS 3:190-191. yaitu mengoptimalkan akal. * Filsafat dan pemikiran tersebut justru mendatangkan kegoncangan dan kebingungan dalam jiwa. Sebaiknya yang mereka dapatkan adalah ketidaktahuan akan Allah Yang Maha Mencipta. disentuh. Tafakkur berarti memikirkan ciptaan atau tanda-tanda kebesaran Allah (ayat Kauniyah).

Wujudullah. Yusuf Qordhowi. Gambar itu ada karena ada yang menggambar. ssegala sesuatu ada karena ada yang mengadakan.langkah 1. * DR. * "Jika tadi tak ada yang menggambar. * Sa‟id Hawwa.REFERENSI * Materi Mentoring tanun 94/'95. apakah gambar tersebut akan ada? (Tidak !) . * "Kalau begitu. Mentor meminta tiga siswa menggambar sesuatu di papan tulis. Allah Jalla Jalaluhu. Misalkan: * "Mengapa gambar tersebut ada di papan tulis?" (Karena ada yang menggambarr ! ) . . 2. Kita ada karena ada yang menciptakan. Mentor membuka diskusi dengan mengajukan pertanyaan sebab akibat keberadaan gambar di papan tulis. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Diskusi Pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tentang logika keberadaan Allah 10‟ Ceramah Mentor menguraikan materi eksistensi Allah 40‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ GAMES Langkah.

Siapa yang menciptakan kita?" (Allah !) . * "Berarti Sang Pencipta itu memang ada!!" .Alam semesta ini ada karena ada yang mengadakan.

21. MAKNA ASYHADU TUJUAN * Peserta memahami makna syahadah baik secara bahasa maupun istilah * peserta memahami pengaruh syahadah bagi kehidupan seorang mu‟min METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN * Secara bahasa Asyhadu berarti saya bersyahadah. Hal ini menunjukkan suatu aktifitas yang sedang berlangsung dan belum selesai. Dalam bahasa Arab kata ini bereentuk Fi'il Mudhori' atau setara dengan Present Continuous Tense dalam bahasa Inggris. Definisi Syahadah * Secara bahasa: .

selama janji itu belum direalisasikan maka seharusnya dia merasa berhutang. janji sek. Al-Qosamu (sumpah) Sumpah lebih berat dari sekedar pernyataan dan janji.nitas sumpah untuk beriman kepada Allah dan RasuI-Nya dengan: 1. 2. Karena janji adalah hutang dan hutang harus dibayar. Keimanan seseorang yang bersyahadah harus diikuti dan disempurnakan dengan sikap istiqomah. Hanya digunakan dalam situasi dan koNdisi yang diperlukan. 3. Dinyatakan dengan usan (Al-Qoulu bil Usan) 3. Karena tak ada iman tanpa istiqomah dan tiada istiqomah tanpa iman. (QS 41: 30. Membenarka11dalam hati (At-Tasdiiqu bil Qolbi) 2. Syaja‟ah (berani) QS 2:147 . Dibuktikan dengan perbuatan (AL-"Amalu bil Arkan) lihat hadist 1 * Bersyahadah merupakan langkah awal untuk beriman kepada Allah dan RasulNya. hadist 2) Manusia istiqomah memiliki ciri-ciri: 1. Iman tanpa istiqomah adalah lemah dan tidak sempurna. sekecil apapun memiliki konsekuensi yang harus dijalankan. * Secara istilah: suatu pemyalaan.1. Al-Wa'du (anji) QS 7:172 Jika seseorang berjanji. Ia tidak diucapkan setiap saat. Al-I'lanu (pernyataan) QS 3:64 Sebuah pernyataan. Sedang istiqomah tanpa iman adalah kebatilan.

Hadist 1: “Iman ialah dikenali oleh hati.2. Beliau adalah tokoh idola dan pahlawan terbaik bagi manusia QS 33:21 Catatan 1. Syahadah Rububiyah Pengakuan identitas terhadap Allah sebagai pencipta. Jenis-jenis Syahadah 1. Kemudian beristiqomahlah (dalam keimanan)” (Al-Hadist) . pcmilik. Tafa'ul (Optimis) * Sikap tersebut merupakan anugerah dari Allah bagi orang-orang istiqomah yang akan membawa mereka ke kebahagiaan hidup (Assa‟adah) baik di dunia maupun di akhirat. Hadist 2: (Tentang istiqomah): “Katakanlah kau beriman kepada Allah. Ithmi‟nan (Tenang ) QS 13:28 3. diucapkan dengan lisan dan diamalkan rukun-Rukunnya” (HR Ibnu Hibban) 2. Syahadah Uluhiyah Pengakuan loyalitas terhadap Allah sebagai satu-satunya supremasi yang boleh disembah dan ditaati QS 76:30 3. pemelihara dan penguasa alam semesta QS 7:172 2. Syahadah Risalah Pengakuan terhadap diri Muhammad SAW sebagai hamba dan utusanNya.

MAKNA SYAHADATAIN TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat dua kalimat syahadah * Peserta mengetahui pengaruh dua kalimat syahadah bagi kehidupan orang mu'min METODE PENDEKATAN Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN . Syahadahmu syahadahku * Muh. Ibrahim Muhammad bin Al-Buraikan. Qutb. Muhammad bin Abd. Muh. Said Al-Qathtani.REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Wahhab. Pengantar Studi Aqidah Islam ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Asyhadu 5‟ Ceramah dan diskusi Mentor menguraikan materi makna Asyhadu dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum dan menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ 22. Memurnikan Laa Ilaaha Ilallah * DR.

mengabdi semata-mata kepada Allah dan tidak bersedia menjalankan perintah siapa pun. Syahadah Uluhiyah. kapan pun. hadist 1. diharapkan. siap memantau perintah Allah dengan penuh kecintaan dan ketaatan. hadist 2) * Laa berfungsi sebagai Kalimatun-Nafii (kata yang menolak) * Ilaaha berfungsi sebagai Al-Munafii (yang ditolak) " * Illa berfungsi sebagai Kalimatul-Itsbatu (kata yang ditolak) * Allah berfungsi sebagai Al-Mutsbitu (yang dikukuhkan) * Jadi. * Ilah adalah sesuatu yang ditakuti. Fatwa Ibnu Taimiyah). Orang-orang yang ikhlas inilah yang tidak akan pernah berhasil digoda oleh syaithan. dimana pun juga. akan tumbuh Al-Wala‟. . * Jika seseorang telah memiliki prinsip bahwa tiada yang berhak untuk diabdi kecuali Allah (Laa ma'buda bihaqqin Illa Allah) barulah dapat dikatakan seorang mukhlisin (orang yang ikhlas) sejati. ditaati dan disembah. (QS 38: 82-83) Syahadah Risalah. Lih. Dua syahadah yang dimaksud adalah syahadah syahadah dan syahadah risalah. membenci dan menghancurkan setiap Bentuk Ilah selain Allah. * Terdiri dari kalimat Laa Ilaaha Illallah. * Dengan membatalkan semua bentuk Ilah di luar Allah dan mengacuahkannya hanya untuk Allah. * Jika seseorang memulai dengan menegakkan Laa Ilaaha pada dirinya maka akan tumbuh Al-Baro‟. (QS 14: 24-26. Al-Wala' berarti loyalitas. kecuali itu sesuai dengan perintah Allah. 7:59.* Definisi Syahadatain Syahadatain berarti dua kalimat syahadah. (QS 12:40. Al-Baro' berarti memusuhi. 47:19. Syahadah Uluhiyah (Laa Ilaaha Illallah) merupakan penolakan terhadap seluruh bentuk Ilah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah saja sebagai satusatunya Ilah. dicintai.

Keduanya tidak diperbolehkan dan bukan bagian dari ummat Islam. 33:21 . Syahadah Uluhiyah dan risalah adalah suatu kesatuan (unity) yang tak dapat dipisahkan. Bila seseorang hanya menerima syahadah risalah saja berarti dia menjadi seorang Mohammedian. Hadist 1: "Siapa yang mati dan dia tahu (meyakini) Laa Ilaaha Illallaah? niscaya dia akan masuk surga" 2." . Jika seseorang hanya menerima syahadah uluhiyah saja berarti dia menjadi ingkar sunnah. Catatan: 1. 68:4) . Inilah hakikat Laa Ilaaha Illallah. Inilah jalan Ibrahim dan semua nabi serta rasul. Hadist 2: "Siapa yang mengatakan bahwa tiada Ilah selain Allah niscaya akan masuk surga sesuatu dengau amalnya" 3. (QS 21:1O7 . Kecintaan takkan terjadi kecuali dengan berpaling dari kecintaan kepada selain-Nya.* Pengakuan 'persona garata' (orang yang dipercaya) terhadap Rasulullah sebagai duta Allah bagi alam semesta dan kesiapan untuk menjadikan beliau sebagai 'examplia gratia' (contoh/uswah) dalam setiap aspek kehidupan. Fatwa Ibnu Taimiyah: "Tiada kesenangan dan kenikmatan yang sempurna bagi hati kecuali dalam kecintaan kepaada Allah dan bertaqarrub kepada-Nya dengan mengerjakan apa-apa yang dicintai-Nya. * Berwala' kepada nabi berarti harus senantiasa ittiba' (mengikuti) kepada beliau dalam setiap aspek kehidupan. Seorang muslim tidak dapat menerima hanya satu saja dari kedua syahadah itu. Karena Ittiba‟ur Rasul merupakan bukti kecintaan dan ketaatan kepada nabi SAW. * Jika seseorang muslim mengakui Nabi SAW sebagai persona garata dan siap menjadikannya sebagai exampliu gratia maka barulah dikatakan dia berwala' (loyal) kepada Rasulullah SAW.

Syahadahmu Syahadahku * Muhammad bin Said bin Salim Al-Qathany. Memurnikan Laa Ilaaha Illallah ALOKASI W AKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi syahadatain 5‟ Ceramah dan diskusi Mentor menguraikan materi syahadatain dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ . Wahhab. Muh. Qutb. Muhammad bin Abd.REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Loyalitas Muslim terhadap Islam * Said Al-Qathany.

23. CINTA TUJUAN * Menjelaskan makna dan hakikat cinta * Memahami tanda-tanda cinta .

Tanda-tanda cinta: * Kagum/simpati. 59:19. 2:152) * Takut kepada Allah . Menurut Abdullah Nasih Ulwan cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang mencintai kekasihnya dengan penuh gairah.METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN * Cinta berasal dari kata Al-Mahabbah yang berarti kasih sayang. 63:9. * Kagum terhadap kebesaran dan kekuasan Allah (QS 59:24) * Mengharap kepada Allah (QS:39:53) * Rela dan menerima ketentuan Allah sepenuhnya * Selalu mengingat Allah (QS 13:28 . * Berharap * Takut * Rela * Selalu ingat Semua tanda-tanda cinta tersebut selayaknya diberikan kepada Allah dalam rangka mencintai-Nya. dan kasih sayang. lembut.

saudara. hadist 2 dan hadist 3) * Prioritas terendah. cinta yang lebih mengutamakan dan menomorsatukan cinta keluarga. Rasulullah dan berjihad fisabilillah. Sebab cinta akan tumbuh dari ketaatan dan kepatuhan kepada kehendak dan aturan-Nya. Rasulullah dan berjihad di jalan-Nya (QS 3:31-32. kisah Asy-Syaikh Hasan AlBanna) * Prioritas menengah. (HR Thabrani & Baihaqi) Hadist 3: Tidaklah sempurna iman selalu seorang dari kalian sehingga ia lebih mencintai aku daripada hartanya. cinta kepada Allah. harta dan tempat tinggal dibandingkan terhadap Allah. cinta kepada orang tua. Cdtatan: Hadist 1: Tidaklah Sempurna seseorang dari kalian hingga ia mencintai saudaranya (sesama muslim) sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri (HR Bukhdri & Muslim) Hadist 2: Semua makhluq adalah tanggung jawab Allah. kerabat. anak. hadist 1 kisah Handzolah RA.Cinta kepada Allah harus ditumbuhkan dan dibuktikan dalam ketaatan kepadaNya. (QS 24:51 3:31) Prioritas dalam Cinta (QS 9:24): * Prioritas tertinggi. istri suami dan kerabat (QS 31:14. anaknya dan mauusia seluruhnya (HR Bukhari & Muslim) . Maka yang paling dicintai Allah adalah yang paling memperhatikan kehidupan keluarganya. 58: 22.

REFERENSI * Abdullah Nashih Ulwan. tanda-tanda dan prioritas cinta 40‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 10‟ 24. Manajemen Cinta * Al-Ummah. Panduan Aktifis Harokah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan prngantar dan sasaran materi cinta 10‟ Ceramah Mentor menguraikan makan dan hakikat cinta. PROBLEMATIKA UMAT TUJUAN .

Cadangan minyak bumi 65 % berada di negeri muslim.* Peserta mengetahui potensi-potensi yang dimiliki umat Islam * Peserta mengetahui sebab-sebab kemunduran umat Islam * Peserta mengetahui solusi dari problematika umat Islam METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Potensi yang dimiliki umat Islam: * Syariah/peraturan (Al-Qur‟an). Peraturan yang dimiliki ummat Islam ini sudah lengkap dan menyeluruh. 61:9 ā Allah memenangkan umat lslam . QS. * Kekayaan alam Kekayaan terbesar hampir sebagian besar (65 %) berada di negeri-negeri muslim. Sebagian besar penduduk dunia adalah muslim. 15:9 ā tentang kemurnian Al-Qur‟an QS. * Jumlah umat Islam. * Janji Allah untuk memenangkan umat Islam QS. 2:2a ā Al-Qur‟an adalah petunjuk .

) . QS. 2. 8:63 āAllah yang mempersatukan hati 4. Jauh dari Al-Qur‟an dan sunah Rosul. Gejala taqlid dengan semua yang datang dari Barat 7. 2:214 ā Sesungguhnva pertolongan Allah amatlah dekat * Sejarah Islam yang penuh dengan kejayaan. 3:139 āorang akan tinggi derajatnya jika beriman 6. QS. Rendah diri. Mempelajari Islam hanya karena mengikuti. Terpecah belah karena adanya perbedaan masa1ah furu. Rosul dan orang-orang mu'min 5.12:1O8 3. QS. 63:8 ākekuatan itu milik Allah. Sebab-sebab kemunduran umat Islam: * Faktor intemal (dari dalam lubuh umat Islam sendiri) : 1.QS. * Faktor ekstemal (dari luar umat Islam) : Adanya Ghazwul Fikri (perang pemikiran dan harakatul Irtidad (gerakan pemurtadan) dari musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam dan umatnya. Tertinggal dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. tidak tsiqoh pada Islam QS.

SoIusi unt:uk meraih kemenangan: 1. 2.48). Mendidik generasi Islam dengan manhaj pendidikan yang syamil (sempurna) dan mutakamil (menyeluruh). Menyiapkan kekuatan semaksimal mungkin untuk menghadapi musuh. 3. REFERENSI * Panduan Aktivis Harokah (hal79). Umat Islam harus menerapkan syariat Islam da1am seluruh aspek kehidupan. Nabil bin Abdurrahman ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menguraikan isi materi 40‟ Diskusi Mentor membuka kesempatan diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . 4. Pustaka Al-Ummah * Rencana Penghapusan Islam dan Pembantaian Kaum Muslimin di Abad Modern (hal. Perjuangan dan pengorbanan.

metode dan hasil-hasil dari Ghozwul Fikri METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Ghozwul fikri * Secara bahasa . GHOZWUL FIKRI TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat Ghozwul fikri * Peserta memahami sarana.25.

Serangan atau serbuan di sini berbeda dengan serangan dan serbuan dalam qital (perang). Fikr berarti pemikiran. ghozwah dan Fikr.Ghozwul Fikri terdiri dari dua kata. Serangan / Serbuan Qital Ghozwah * Saling mengetahui. yang lain tidak menyadari kalau diserang * Banyak korban jiwa * Relatif tidak ada * Membutuhkan dana yang besar * Relatif membutuhkan dan yang sedikit * Hasilnya belum tentu berhasil * Hasilnya nyata terlihat & berhasil * Efeknya terbatas . serbuan atau invasi. siapa lawannya * Sepihak. Ghozwah berarti serangan.

61. 2. Membatasi supaya Islam tidak tersebar luas. 5:49 2. QS. Memadamkan cahaya (agama) Allah.32 Metode GF 1. 17:73 . Menjauhkan umat Islam dari Dien (agama)-nya. QS.8. QS.217. QS. 9. QS. Sasaran GF 1. 2.120 3. QS. Berusaha memasukkan yang sudah kosong Islamnya ke dalam agama kafir. * Tasywih (Pencemaran/pelecehan) .* Efeknya dalam dan luas * Secara Istilah Penyerangan dengan berbagai cara terhadap pemikiran umat Islam guna merubah apa yang ada di dalanmya sehingga tidak lagi bisa mengeluarkan darinya hal-hal yang benar karena telah tercampur aduk dengan hal-hal tak islami. * Tasykik (pendangkalan/peragu-raguan) Gerakan yang berupaya menciptakan keragu-raguan dan pendangkalan kaum muslimin terhadap agamanya.

Upaya orang kafir untuk menghilangkan kebanggaan kaum muslimin terhadap Islam dengan menggambarkan Islam secara buruk. Sarana GF * Mass Media : cetak dan elektronika . 2. * Pengrusakan akhlak umat lslam terutama para pemudanya. Menyerang Islam dari dalam * Penyebaran faham sekuralisme Berusaha memisahkan antara agama dengan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. * Tadhlil (penyesatan) Upaya orana kafir menyesatkan umat mulai dari cara yang halus sampai cara yang kasar. (Hadits 1) . * Taghrib (pembaratan/westernisasi) Gcrakan yang sasarannya untuk mengeliminasi Islam. * Penyebaran faham nasionalisme Nasionalisme mmbunuh ruh ukhuwah Islamiyah yang merupakan azas kekuatan umat Islam. mendorong kaum muslimin agar mau menerima seluruh pemikiran dan perilaku barat.

Terpecah-belah QS 30:32 Catatan * Hadist 1: “Bukan dari golonganku orang yang mengajak pada ashobiyah dan bukan golonganku orang yang berperang atas dasar ashobiyah dan bukan dari golonganku orang yang mati karena ashobiyah” REFERENSI * Materi Mentoring tahun 94/95 * Daud Rasyid. Abdul Rahman H. * Prof. Pengantar Memahami AL-Ghazwu Al-Fikri ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi ghozwul fikri 5‟ Games Mentor melakukan simulasi sebagai pengantar materi GF 10‟ Ceramah Mentor membahas hikmah menguraikan materi GF 40‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi GF sekaligus menutup mentoring . Habanakah. Minder dan rendah diri QS 3:139 3. AL-Ghazwu Al-Fikri dalam sorotan Islam. Metode merusak akhlaq dari Barat. M.Hasil GF 1. * Abu Ridha.A. Umat Islam menyimpang dari Al-Qur‟an dan As-Sunnah QS 25:30 2. Ikut-ikutan QS 17:36 4.

Tetapi musuh Islam berusaha menghilangkan nilai keislaman dari umat Islam secara perlahan-lahan. Maka disodorkanlah pada muslimin nilai yang tidak Islami. Pada awalnya peserta akan mengalami kesulitan karena belum terbiasa. peserta harus menyebutnya sebagai tissue. Dan sebaiknya ketika disodorkan nilai-nilai Islam mereka tidak mau menerima Islam dan menjauh. Mulanya umat Islam tidak menerimanya (tidak terasa) tapi lama kelamaan karena usaha mereka yang terus-menerus ditambah umat Islam yang malas mengkaji Al-Qur‟an dan Sunnah. begitu pula sebaliknya. Jika kapur diangkat. Pada awalnya nilai-nilai keislaman itu sudah jelas dan pasti. bahkan nilai-nilai yang menyimpang dengan Islam sudah danggap biasa. seperti yang terjadi sekarang ini. . * Hikmah Itulah Gozwul fikri. Tapi lama kelamaan akan terbiasa.dengan doa 5‟ Games 1 Membedakan dua benda yang amat berlainan (Misalnya kapur dan tissue) * Langkah 1 Para mad'u harus menyebutkan dengan cepat setiap benda yang diangkat oleh Mentor (dilakukan beberapa kali). maka umat Islam akan larut dan tenggelam dengan nilai-nilai non Islam tersebut. * Langkah 2 Sekarang benda ditukar namanya. Games 2 Al-Qur‟an ditengah karpet.

. * Langkah 2 Peserta diberitahu cara untuk mencapai Al-Qur'an tanpa harus menginjak karpet. yaitu dengan cara menggulung karpet sampai tengah dan dapat mengambil Al-Qur'an. Hikmah Usaha musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam tidak lagi dengan 'menginjak-injak' kaum muslimin melainkan dengan mengambil jiwa Al-Qur‟an dalam jiwa mereka dengan cara perlahan-lahan dan membuai serta tahap demi tahap tanpa disadari oleh umat Islam.* Langkah 1 Al-Qur‟an diletakkan di tengah-tengah karpet yang lebar. Peserta diperintahkan untuk mengambil Al-Qur‟an tadi tanpa menyentuh karpet (Sulit/tidak bisa).

* Ceramah * Diskusi Kelompok .26. PENTINGNYA PENDIDIKAN ISLAM TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat pendidikan Islam * Peserta memahami sebab-sebab pentingnya pendidikan Is1am * Peserta termotivasi untuk mengikuti pendidikan Islam METODE PENDEKATAN .

RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakikat Pendidikan Islam * Dalam bahasa Arab pendidikan Islam disebut At-Tarbiyah Al-Islamiyah * Secara bahasa. juga sebagai proses perbaikan peningkatan diri bagi orang yang terubat di dalamnya.Yarubbu = memperbaiki.Yarba = tumbuh secara Alami * Robba . dia memang ada. Menumbuhkan sesuatu sedikit demi sedikit sampai dengan tahap sempurna (Al-Asmahadi) Mengapa Pendidikan Islam diperlukan? * Melihat kondisi nyata umat Islam * Umat Islam tidak memahami Islam itu sendiri * Akibatnya: umat terjebak dalam kondisi kebodohan. meningkatkan Berarti proses pendidikan Islam seharusnya menumbuhkembangkan secara alami. Menyampaikan sesuatu sampai pada tingkat sempurna sedikit demi sedikit (Al-Baydowi) 2. * Secara istilah makna tarbiyah adalah: 1. Pendidikan Islam bukan hal yang mengada-ada.Yarbu = tumbuh berkembang * Robiya . kelemahan dan kehinaan * Umat Islam berada dalam kerusakan * Penyebabnya: . tarbiyah memiliki beberapa arti: * Roba .

Meninggalkan jihad * Hakikat jiwa manusia * Memiliki kecenderungan untuk berbuat fujur (dosa) * Terbuka untuk menerima hidayah (petunjuk) Solusi : melihat kondisi umat saaat ini serta memperhatikann hakikat jiwa manusia maka dibutuhkan sebuah pendidikan Islam bagi umat Islam. Kecintaan kepada dunia yang berlebihan dan takut mati 2. Saling berpecah-belah 3.1. Pendidikan Islam (Tarbiyah Islamiya) harus bersifat : * Kontinu (Mustamiroh) * Membentuk syahsiyah Islamiyah bukan sekedar transfer ilmu (Takwiniyah) * Bertahap /terprogram (mutadarrijah) * Menyeluruh tidak parsial (Kaafah) REFERENSI * Abu Ridho. Tarbiyah Islamiyah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . Mengkotak-kotakkan ajaran Islam 4.

Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan mengutarakan tujuan dan materi yang akan disampaikan materi 5‟ Diskusi pendahuluan Mentor mngutarakan kondisi umat Islam pada saat ini dan mengajukan pertanyaan kepada saat ini dan mengajukan pertanyaan kepada peserta kira-kira apa yang menjadi penyebabnya 10‟ Ceramah Mentor menguraikan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka kesempatan diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 27. TARBIYAH RUHIYAH TUJUAN * Peserta memahami hakikat taqwa dan balasan bagi orang-orang yang bertaqwa * Peserta mengetahui jalan mencapai sifat taqwa METODE PENDEKATAN .

* Ccramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Hakikat Taqwa Ungkapan para sahabat dan ulama: * Taqwa: merupakan konsekuensi logis dari keimanan yang kokoh yang dipupuk dengan muraqabatullah, merasa takut terhadap murka dan azab-Nya dan selalu berharap atas limpahan karunia dan maghfirohNya. * Taqwa: Hendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam larangan larangnnNya dan tidak kehilangan kamu di dalam perintah-pcrintahNya. * Taqwa: Mencegah diri dari azab Allah dengan berbuat amal sholeh dan takut kepada-Nya di kala sepi ataupun terang-terangan. * Taqwa: Hendaklah kamu berbuat dengan taat kepada Allah, berada di atas cahaya dari Allah, mengharap pahala Allah, meninggalkan kedurhakaan kepada Allah berdasarkan cahaya-Nya dan lakut kepada siksa-Nya (Ibnu Mas'ud) Balasan bagi orang-orang bertaqwa * Diberikan furqon dan diampuni dosanya (QS 8:29) * Diberikan rahmat dancahaya hidayah dari Allah (QS 57:28) * Diberikan jalan keluar dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka (QS 65:2-3) * Dimudahkan oleh Allah segala urusan (QS 65:4) * Ditutupi kesalahan-kesalahan dan akan dilipatgandakan pahala baginya oleh Allah (QS 65:5) * Mendapatkan berkah dari Allah (QS 7:96) Jalan Menuju Taqwa

1. Mu‟ahadah (mengingat perjanjian) QS 16:91 Caranya: Hendaklah seorang mu‟min berkhalwat (menyendiri) untuk menginstropeksi diri. Hanya antara dia dengan Allah. Ingatlah bahwa setiap hari kita berjanji denga Allah minimal 17X dalam sholat. “Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin”. 2. Muraqabatullah (merasakan kesertaan Allah) QS 26:218-219 Makna: merasakan keagungan Allah di setiap waktu dan keadaan serta merasakan kcbersamaan-Nya di kala sepi ataupun ramai. Cara: sebelum memulai sesuatu pekerjaan dan di saat mengerjakannya, hendaklah seorang mu‟min memeriksa dirinya. Apakah setiap gerak dalam melaksanakan amal dan ketaatannya dimaksudkan untuk kepentingan pribadi dan mencari populariitas atau karena dorongan ridho Allah dan menghendaki pahala-Nya? Macam-macam Muraqabatullah: * Muraqabatullah dalam melaksanakan ketaatan: ikhlas * Muraqabatullah dalam kemaksiatan: taubat, penyesalan dan meninggalkannya * Muraqabatullah dalam hal yang mubah: menjaga adab-adab terhadap Allah dan bersyukur atas nikmat-Nya * Muraqabatullah dalam musibah: ridho kepada ketentuan Allah serta memohon pertolongan-Nya dengan penuh kesabaran

3. Muhasabah (Instrospeksi diri) QS 59:18 Cara: Hendaklah seorang mu'min menghisab dirinya ketika selesai melakukan amal perbuatan: Apakah tujuan amalnya untuk meudapatkan ridho Allah? Atau

apakah amalnya dirembesi sifat riya' ? Apakah ia sudah memenuhi hak-hak Allah dan hak-hak-manusia ? 4. Mu‟aqobah (Pemberian Sanksi) QS 2:179 Tujuan: Jika seorang mu'min berbuat kesalahan maka tak pantas bentuk membiarkannya, sebab akan mempermudah terlanggarnya kesalahan yang lain dan akan sulit meninggalkannya. Karena jika seseorang melakukan maksiat biasanya akan diikuti dengan maksiat yang lain (Lih. Perkataan Ibnu Qoyyim AlJauziyah) Syarat: sanksi ini harus dengan sesuatu yang mubah, tidak boleh dengan yang haram atau mencelakakan (QS 2:195; 4:29) 5. Mujahadah ( optimalisasi) QS 29:69 Caranya: Apabila seorang mu‟min terseret dalam kemalasan, santai, cinta dunia, dan tidak lagi melaksanakan amal-amal sunnah serta ketaatan yang lainnya tepat pada waktunya; maka ia harus memaksa dirinya melakukan amalan-amalan sunnah lebih banyak dari sebelumnya Hal-hal yang harus diperhatikan: * Hendaklah amal-amal yang sunnah tidak membuatnya lupa akan kewajiban yang lainnya

* Tidak memaksakan diri dengan amal-amal sunnah yang di luar kemampuannya

Catatan: Perkataan Ibnul Qoyyim A: Pada dasamya manusia ynng sudah terperangkap dalam kemaksiatan akan merasa sulit untuk keluar dan melepaskan diri darinya sebagaiman diucapkan oleh ulama salaf : “Diantara dampak negatif maksiat adalah menimbulkan maksiat yang lain. Sedangkan pengaruh kebaikan adalah mendatangkan kebaikan berikutnya. Maka jika seorang hamba melakukan suatu kebaikan, kebaikan yang lainnya akan meminta untuk dilakukan, begitu seterusnya hingga hamba tersebnt memperoleh keuntungan ynng berlipat ganda dan kebaikan yang tiada sedikit. Begitu pula hamya dengan kemaksiatan. Dengan demikian, ketaatan dan kemaksiatan merupakan sifat yang kokoh dan kuat serta menjadi kebiasaan yang teguh pada diri si pelaku”. REFERENSI * Dr. Abdullah Nasih Ulwan, Tarbiyah Ruhiyah: Petunjuk praktis Mencapai Derajat Taqwa * AL-Hafidz Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah, Akibat Berbuat Maksiat.

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Tarbiyah Ruhiyah 5‟ Diskusi dan Diskusi Mentor menguraikan materi tarbiyah Ruhiyah dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum dan menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

17:23) .28. 4:36. BIRRUL WALIDAIN TUJUAN * Peserta memahami pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai bagian dari ibadah * Peserta mengetahui contoh-contoh praktis berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari. METODE PENDEKATAN * ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan * Perhitungan Allah terhadap hak orang tua ( QS.

94/95. Berbakti kepada Ibu Bapak. Contoh: Kisah Sa‟ad bin Abi Waqosh. 31:15). 31:14 . * Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut (17:23-24) * Membantu dengan harta * Perbuatan-perbuatan yang dapat dilakukan jika orang tua sudah wafat Kesimpulan : * Birrul Walidain merupakan kewajiban dan ibadah (lihat QS. Ahmad Isa. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ . Hadits Rusulullah: “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat kepada Allah”.* Birrul Walidain adalah kewajiban anak Bentuk-bentuk Birrul Walidain * Mentaati selama bukan maksiat (QS. GIP * Materi Mentoring th. 46:15) REFERENSI * Asyur.

59:22). manusia. Aksioma yang berlaku: Yang mencipta lebih tahu terhadap yang diciptakan. ialah Allah pulalah yang berhak disebut Al-Aliim (Maha Mengetahui) (QS.. meliputi alam semesta. * Peserta mengetahui jalan-jalan turunnya ilmu Allah * Peserta mengetahui bukti-bukti ilmu Allah METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan * Sebagai konsekuensi logis dari Maha Penciptanya Allah yang meliputi ekosistem zahir/fisik. * Ilmu Allah mencakup semua yang ada dan yang mungkin ada Sifat Ilmu ALIah . ILMU ALLAH TUJUAN * Peserta memahami sifat dan kualitas Ilmu Allah. meliputi alam ruh. jin dsb. flora dan fauna dan ekosistem batin/metafisik.Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 29.

31:16. sahabat. rasul. Bersifat Obyektif (QS. Perintah Allah berlaku pada ciptaanNya (yang merupakan hasil IlmuNya) Kualitas Ilmu Allah Ilmu Allah tak dapat dibandingkan dengan ilmu siapapun dan Allah Maha mengetahui yang ghaib dan yang tersembunyi (QS. Barang siara yang berusaha. Allah menciptakan segala sesuatu dan menetapkan ukuranukurannya dengan serapi rapinya (QS. 18:109. Jalur informal * Dalam Bentuk ilham/ inspirasi Sistem penyampaiannya mandiri. merupakan . 41:53) 3. tabi‟in. Jalur formasi resmi * Dalam Bentuk wahyu Sistem penyampaiannya berstruktur. 40:19).1. yaitu ayat-ayat Allah yang terhampar di alam. melalui malaikat. 31:27. 15:21) 2. tabi‟it tabi‟in hingga ulama akhir zaman. [29:69] Bukti Ilmu Allah 1. maka dia akan mendapatkan. Tidak langsung disampaikan ke seluruh manusia. Ayatul Kauniyah. Bersifat Pasti. baik beriman maupun kafir yang mau mengadakan mubasyarah (pengamatan) terhadap alam semesta. diperuntukkan bagi siapa saja. Hakikat Ilmu Allah Allah menggunakan 2 jalur dalam mengajarkan ilmunya pada manusia: 1. 2. 25:2.

yaitu ayat-ayat Allah yang terkandung di dalam Al-Qur‟an. * Mempelajari ayattul Kauniyah dengan melepaskan ayatul Qauliyah akan mengakibatkan kehancuran manusia di akhirat.bukti yang meandukung kebenaran ayatul Qauliyah [3:109]. sifatnya relatif dan empiris 2. * Hubungan ayat Qauliyah dan ayat Kauniyah: Ayat Qauliyah memberikan isyarat bagi manusia agar ayat Kauniyah (ayat) dimanfaatkan. tetapi diikuti dengan mempelajari ayatul Kauniyah. * Dengan mempelajari ayatul Qauliyah. * Melepaskan hubungan antara keduanya dapat me1emhkan manusia. Ayat Qauliyah ini harus dijadikan pedoman hidup bagi manusia sebab kebenarannya adalah mutlak [2:185] * Mempelajari ayat-ayat Allah tidak hanya ayatul qouliyah. Ayat Kauniyah memberikan bukti atas kebenaran informasi dari ayat Qauliyah. merupakan petunjuk untuk menemukan fakta empiris Ayatul Kauliyah. pengenalan terhadap Allah menjadi meluas dan mendalam. Sebaiknya mempelajari ayatul Qauliyah dengan melepaskan ayatul Kauniyah akan mengakibatkan kehancuran di dunia. Manusia harus melakukan eksperimen/percobaan dalam mengembangkan dan memanfaatkan untuk kemaslahatan hidupnya. Dengan mempelajari ayatul Kauniyah. REFERENSI Paket BP Nurul Fikri. Ayatul Qauliyah. Kebenaran yang diperoleh dari eksperimen tersebut. pengenalan terhadap Allah menjadi tepat dan akurat. Ayat-ayat Kauniyah ini merupakan sarana bagi kehidupan manusia. Ilmu Allah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu .

SIMBOL SUKSES TUJUAN * Peserta mengetahui makna simbol dan sukses * Peserta mengetahui hakikat sukses dalam Islam * Peserta mengetahui langkah-langkah menuju sukses hidup dalam Islam METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian simboI sukses * Simbol berarti abstraksi alau representatif dari suatu hal yang konkrit.Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 30. * Sukses dapat berarti berhasil mencapai sesuatu yang dikehendaki atau diinginkan. Langkah hidup . Sukses bersifat relatif tergulung dari pengetahuan seseorang tentang hakekat sukses yang sebenarnya.

Tindakan adalah langkah hidup Seseorang membutuhkan tindakan untuk mencapai sukses. Ucapan yang mempunyai nilai dan isi yang baiklah yang yang akan menyelamatkan kita. Pikiran adalah langkah hidup Pikiran manusia bukan saja sebagai tool (alat). ucapan dan tindakan adalah faktor intemal manusia. Setiap langkah hidup yang semakin mendekatkan . 1. Jika tindakan (amal) yang dilakukan itu kebajikan. Bukakah manusia hanya berusahu sedangkan Allahlah yang menentukan? [13:11] Simbol sukses dan simbol gagal Pikiran Pikiran. maka berlakulah “barang siapa menanam dia akan memetik hasilnya. jika tindakannya berupa kemaksiatan. Dan yang sebaiknya akan membinasakan kita. atau keduaduanya. 2. Sebaliknya. Kedua prinsip tersebut berlaku di dunia atau akhirat. hadist 2) 3. Ucapan adalah langkah hidup Yang membedakan ucapan adalah nilai dan isi yang terkandung di dalammya. Kita harus selalu memeriksa isi pikiran kita dan mengisinya dengan pemikiran yang bersih. (hadits 1. Ketiganya merupakan langkah hidup. tapi juga merupakan suatu control (kendali). Karena pikiran kita juga merupakan suatu control berarti dia ikut menentukan apa-apa yang akan kita lakukan.Langkah-langkah untuk mencapai sukses dalam kehidupan disebut langkah hidup. Itulah sebabnya kita harus berhati-hati dalam memberikan input (masukan) ke dalam pikiran kita. maka berlakulah “barang siapa menggali lubang maka ia akan terperosok ke dalamnya”.

98. * Tipe manusia yang memiliki simbol sukses. Faktor eksternal yang juga ikut menentukan langkah nidup diantaranya adalah lngkungan.8 Tiga tipe manusia : * Tipe manusia yang memiliki simbol gagal. Gagal di dunia dan di akhirat.seseorang ke tujuan yang dikehendaki disebut sebagai simbol sukses. Sukses di dunia dan di akhirat REFERENSI Paket BP NF. Sedangkan sebaiknya adalah simbol gagal. berkatalah yang baik atau diam. Bukan karena mengharap ridho manusia. tapi tidak memiliki niat ikhlas.185. Simbol Sukses Catatan : 1. Hadist 1: “Burang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat. QS. Hadist 2: “Burung siapa yang menjamin untukku dengan apa yang ada diintara dua tulang rahangnya dan diantara dua kakinya. Sukses di dunia dan gagal di aknirat * Tipe manusia yang memiliki simbol sukses dan didasari oleh niat yang ikhlas. Hadist 3 : “Sesungguhnya perumpamaan bergaul dengan teman yang baik dan orang yang jahat adalah seperti bergaul dengan penjual minyak wangi dan pandai besi.(Hadits 3) Peranan niat dalam mencapai sukses Kita harus yakin bahwa sukses yang kita kejar di dunia ini semata-mata karena mengharapkan ridho-Nya.” (HR Bukhari Muslim) 2. Teman penjual minyak wangi itu boleh jadi akan memberi minyak . QS 3. maka aku janji surga baginya” (HR Bukhori) 3. Sukses diatas sukses.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi . AL-HUJURAAT AYAT 10-13 TUJUAN * Peserta memahami hak-hak muslim terhadap saudaranya yang muslim * Peserta mengetahui hal-hal yang dapat merusak persaudaraan * Peserta memahami makna su'uzhon.wangi kepadamu atau kamu dapat membelinya atau paling tidak kamu akan mendapat bau harum daripadanya. ghibah dan namimah dan termotivasi untuk menjauhinya * Peserta memahami pentingnya persaudaraan dalam masyarakat Islam dan termotivasi merealisasikannya dalam aktivitas sehari-hari.” (HR Bukhori-Muslim) ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ TADABBUR AYAT QS. Sedangkan teman pandai besi boleh jadi akan menbuat pakaianmu berlubang (terbakar) atau paling tidak kamu ikut hangus dengannya.

“Hai orang-orang yang beriman. “Sesungguhnya arang-arang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah anfara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat nikmat. dan barang siapa yang tidak bertaubat. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu ialah orang yang paling bertaqwa. maka mereka itulah orang-arang yang zalim”.” 11. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari scorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal. Dan bertaqwalah kepada Allah. Al-Hujurat ayat 10-13) A . jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman. wanita-wanita (mengolokolokkan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi waanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggilmemanggil dengan gelar-gelar yang buruk.RINCIAN BAHASAN 10. janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (uang mengolok-olokkan) dan jangan pula. “Hai orang-orang yang beriman. Sesungguhnya Allah Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang”. sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan jangalah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagain yang lain. 12. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (QS. “Hai manusia. 13.

” . akan tetapi ia mengndang kepada hati dan perbuatanmu. lalu mereka memperolok-olokkan beberapa sahabat yang fakir miskin. jangan mengganggu tetangganya dengan asap masakan dari periuknya kecuali jika ia memberi segayung dari kuahnya. dll. seperti Ammar.llah WT menegaskan dalam ayat 10 bahwa sesungguhnya orang-orang mumin bersaudara seperti hubungan persaudaraan antara orang-orang seketurunan karena sama-sama menganut unsur keimanan yang sama dan kekal. Rasulullah saw. Diriwayatkan bahwa ayat 11 ini diturunkan berkenaan dengan tingkah laku kabilah Bani Tamim yang pemah berkunjung kepada Rasulullah saw. bersabda: "Orang muslim itu adalah saudara orang muslim. jangan berbuat aniaya kepadanya. jangan membuka aibnya. maka malaikat berkata Amin. Dalam hadits Riwayat Bukhari dari Anas bin Malik. Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah. Khabbab. Karena pakaian mereka sangat sederhana. Salman A1Farisi. Suhaib. dan jangan meninggikan bangunan rumah sehingga menutup udara tetangganya kecuali dengan izinnya. jangan menyerahkannya kepada musuh. Setiap muslim memiliki hak atas saudaranya yang sesama muslim. sabda Rasulullah saw “Sesungguuhya Allah tidak memandang kepada rupa dan harta kekayaanmu. dan semoga kamu pun mendapat seperti itu" Dalam ayat 11 dan 12 Allah SWT menjelaskan bagaimana sebaiknya pergaulan di antara orang-orang beriman. bersabda: “Peliharalah (norma-norma pergaulan) tetapi (sayang) hanya sedikit di antara kamu yang memeliharanya” Dalam hadits shahih yang lain dinyatakan: "Apabila seorang muslim mendoakan saudaranya yang ghaib. Jangan membeIi buah-buahan untuk anak-anak. kecuali jika mereka diberi buah-buahan itu”. lalu dibawa keluar (diperlihatkan) kepada anak-anak tetangganya. Kemudian Nabi SAW. Di dalamnya terdapat hal-hal yang diperingatkan Allah agar kaum beriman menjauhinya karena dapat merusak persaudaraan di antara mereka. Bilal.

maka akandicap oleh Allah sebagai orang-orang yang zalim dan akan menerima konsekuensi dari Allah berupa azab pada Hari Kiamat. supaya memerka menjauhkan diri dari su'uzon/prasangka buruk terhadap orang-orang yang beriman. Dalam ayat 12 Allah SWT memberi peringatan kepada orang-orang yang beruman. Kemudian Allah SWT melarang kaum mukmin mencela diri mereka sendiri karena mereka bagaikan satu tubuh yang diikat dengan persatuan Dan dilarang pula pangailan-panggilan dengan gelar-gelar yang buruk seperti panggilan kepada seseorang sudah beriman dengan kata-kata: hai fasik. Keturunan Yahudi dan sebagainya”. Dan jika mereka mendengar dari sebuah kalimat yang keluar dari saudaranya yang mukmin. ayahku Nabi Harun. Al-Hujurat ini Allah SWT memperingatkan kaum mukmin supaya jangan saling mengolokkan karena boleh jadi kaum yang diperolokolokkan pada sisi Allah jauh lebih mulia dan terhormat dari mereka yang mengolok-olokkan dan kaum wanita pun jangan saling mengolokkan karena boleh jadi wanita yang diperolok-olokkan di sisi Allah lebih baik dari wanita yang mengolok-olokkan. pamanku Nabi Musa. Panggilan yang buruk dilarang diucapkan karena gelar-gelar buruk itu dapat mengingatkan kepada kedurhakaan dan membangkitkan kefasikan setelah beriman. maka kalimat itu hurus . sehingga Nabi SAW. hai kafir. dan melaporkan bahwa beberapa wanita di Madinah pemah menegur dia dengan kata-kata yang menyakitkan hati seperti: “Hal perempuan Yahudi. dan suamiku adalah Muhammad”. Dalam ayat ke-10 QS. dsb. Barang siapa tidak bertaubat dari memanggil-manggi dengan gelar yang buruk itu.Pada ayat ini pula Allah menyebutkan wanita secara khusus sebagai peringatan terhadap kebiasaan tercela kaum wanita dalam bergaul. bersabda kepadanya: ”Mengapa tidak engkau jawab saja. Terdapat riwatat yang melatar belakangi turunnya ayat ini ialah berkenaan dengan kisah Siti Shafiyah binti Huyay bin Akhtab yang pernah datang menghadap RasuluIlah saw.

bersabda: “Ghibah ialah engkau menceritakan saudaramu tentang sesuatu yang ia benci. Diriwayatkan oleh Abi Barzah Al-Aslami. [AlHumazah:1] Rasulullah mengecam orang yang suka berghibah dan mencari-cari kesalahan orang. Allah melarang pula ghibah. Dilakukan dengan niat baik dan mengharapkan ridho Allah semata. Karena barangsiapa mencari-cari noda mereka. Muslim. 3. Orang yang mazlum (dianiaya) menceritakan keburukan orang yang menzaliminya dalam rangka menuntut haknya.” Si penanya kembali bertanya. namimah dan mencari-cari aib orang lain. Mengenai definisi ghibah. "Wahai Rasulullah. niscaya dia akan menodai kehormatannya dalam lngkungan keluarganya sendiri” Adapun beberapa pengecualian dibolehkannya ghibah adalah sebagai berikut : 1. . Jika bertujuan memberi nasehat pada kaum muslimin tentang agama dan dunia mereka. Tirmizi. Jika tidak (benar) engkau berbuat buhtan (dusta). yaitu karena sebagian prasangka itu mengandung dosa. “Wahai orang-orang yaug beriman dengan lidahnya. jangan sampai timbul salah paham apalagi menyelewengkannya sehingga menimbulkan fitnah dan prasangka.” (HR. jangan sekali-kali kamu berghibah (menggunjing) terhadap kaum muslimin. 2. Abu Dawud dan Ahmad). bagaimana pendapatmu bila apa yang diceritakannya itu benar ada padanya?" Rasulullah menjawab: "Kalau memang benar ada padanya. itu ghibah namanya. Dan barangsiapa yang diketahui kesalahannya oleh Allah. dan jangan sekali-kali mencari noda atau auratnya. Kemudian Allah SWT menerangkan penyebab wajibnya orangorong mukmin menjauhkan diri dari prasangka. sabda Rasulullah SAW.diberi tanggapan dan ditujukan kepada pengertian yang baik. maka Allah akan membalas pula dengan membuka noda-nodanya. tctapi iman itu belum masuk ke dalam hatinya. Rasulullah saw. Sedangkan namimah dapat dibagi menjadi hamz (mencaci maki) dan lamz (mencela).

Dalam suatu hadits riwayat Abu Hatim yang bersumber dari Ibnu Mulaikah berkenaan turunnya ayat ini ialah bahwa ketika fathu Makkah Bilal naik ke atas Ka'bah untuk azan. warna kulit. Berkata beberapa orang: "Apakah pantas budak hilah azan di atas Ka'bah? Maka berkatalah yang lain: "Sekiranya Allah membenci orang ini. pasti Allah akan menggantinya. “Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya bagaikan bangunan yang saling mengikat dan menguatkan serta bagaikan jalinan antara jari jemari” (HR Muttafaq‟alaih dari Abu Musa ra. pangkat. Allah menjelaskan bahwa manusia diciptakanNya berbagai-bagai bangsa dan suku supaya saling mengenal dan saling menolong dalam kehidupan bermasyarakat. Maka turunlah ayat ini yang melarang manusia menyombongkan diri karena kedudukan. kekayaan dan wilayah melainkan didasari oleh ikatan akidah. Dan tidak ada kemuliaan seseorang di sisi Allah kecuali dengan ketakwaannya.Pada ayat 13." Maka datanglah malaikat Jibril memberitahukan kepada Rasulullah SAW apa yang mereka ucapkan. REFERENSI . kekayaan dan keturunan dan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah dinilai dari derajat kelakwaannya Ayat ini juga menyatakan bahwa persauduraan Islam berlaku untuk seluruh umat manusia tanpa dibatasi oleh bangsa.) Rasulullah menganggap persaudaraan antar umat Islam adalah basis yang sangat penting sehingga hal pertama yang dilakukan beliau ialah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar secara formal satu dengan yang lainnya ketika hijrah ke Madinah. Persaudaraan merupakan pilar masyarakat Islam dan salah satu basis kekuatannya.

Imam Suyuthi. Shaleh. dkk. Pustaka AlKautsar * KH Q. CV Tursina TADABBUR AYAT SURAT ALI IMRON AYAT 190-191 TUJUAN * Peserta memahami hikmah dan pelajaran dari QS. Ghibah.yang berakal (Ulil Albab ) * Peserta termotivasi untuk selalu mengingat Allah dan memikirkan ciptaanNya agar tumbuh ketundukan kepada Allah METODE PENDEKATAN . Imam Syaukani. CV Diponegoro * Ahmad Yani Wahid. Asbabun Nuzul. 3:190-191 * Peserta mengetahui ciri-dri orang . Latar Belakang Historis Turunnya Ayatayat Al-Qur‟an.* Al-Qur'an dan Tafsirnya.va jawab RINCIAN BAHASAN “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal” “(yaitu) Orangorang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya . Telaah Persaudaraan Muslim. Universitas Islam Indonesia * Ibnu Taimiyah. * Ceramah dan tan. Refleksi Ukhuwah.

Langit yang melindungi dan bumi yang terhampar tempat manusia hidup. Hanya Allah yang tahu berapa lapisnva. yaitu Allah SWT. Silih bergantinya malam dengan siang. Makin diselidiki makin mengandung rahasia ilmu yang belum terurai. Bumi adalah tempat kita berdiam. Kadang-kadang malam terasa pendek. Semua bergerak menurut aturan. tetapi setiap saat nampak hidup.berkata): “Ya Robb kami. penuh dengan aneka keganjilan. Orang yang malihat dan memikirkan hal itu. Demikian juga hujan dan panas. Semuanya akan terpesona oleh susunan tabir alam yang . Musim pun silih berganti. Semua ini menjadi tanda-landa kebesaran dan keagungan Allah bagi orang-orang berpikir. tanda-tanda kebesaran Allah SWT. Maha Suci Engkau. Dalam ayat ini Allah SWT menyuruh manusia untuk merenungkan alam. ahli ilmu pertambangan. Pasti ada yang menciptakan. Musim dingin. akan meninjau menurut bakat pikirannya masing-masing. seorang filosofis. ahli ilmu tanaman. Menabjubkan pada siang hari dengan berbagai warna awan-gemawan. gugur dan semi. ahli ilmu bintang. yang dikatakan kepada kita hanya tujuh. mengharukan malam harinya dengan berbagai bintang gemintang. Apakah dia seorang ahli ilmu Alam. besar pengaruhnya atas hidup kita dan segala yang bernyawa. siang terasa panjang dan sebaiknya. ataupun penyair dan seniman. panas. tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Semuanya itu dengan ayat-ayatl. Bukan hanya Sesaat diadikan. Bahwa tidaklah semuanya terjadi dengan sendirinya. Langit dan bumi dijadikan oleh Al-Khalik tersusun dengan sangat tertib. Juga memperhatikan pergantian antara siang dan malam. langit dan bumi. Langit adalah yang di atas dan menaungi kita. maka peliharalah kami dari siksa neraka” S atu cara mengenal dan mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan membaca dan merenungkan ayat-ayatNya yang terbentang di alam semesta.

Akhirnya tak ada arti diri. maupun perbuatan. Baik di kala duduk. Fikir. dzikir merupakan aktivitas yang harus selalu dilakukan dalam kehidupan. saat mendapatkan nikmat mengucapkan Hamdalah. Dari sini tumbuh keimanan yang kokoh. Secara istilah dzikir berarti tidak pemah melepaskan Allah dari ingatannya ketika beraktifitas. Dalam hal ini berfikir berarti memikirkan proses kejadian alam semesta dan berbagai fenomena. Allah SWT.yang sesuai dengan aturan Allah. Yang Maha Pencipta. teringat. disebabkan adanya cinta. baik yang ghoib maupun yang nyata. ketiga hal itu mewakiu aktifitas manusia dalam hidupnya. yang ada di dalamnya sehingga mendapatkan manfaat daripadanya dan teringat atau mengingatkan kita kepada sang Pencipta alam. menjaga. Dengan dzikir manusia akan memahami secara jelas petunjuk ilahiyah yang tersirat maupun yang tersurat dalam Al-Qur‟an dan As-Sunnah sebagai . yang ada hanyalah DIA. Ketika memulai suatu pekerjaan mengucapkan Basmalah. tak ada arti alam.luar biasa. takut dan harap kepadanya yang berhimpun di hati (Qolbudz Dzakir). mengingatkan. kuat dan mengakar di hati. yang berarti menyebut. tadzakkara. secara bahasa. Dzikir dengan lisan berarti menyebut nama Allah dengan lisan. berasal dari kata dzakara. diterangkan karakteristik Ulil Albab. Di akhir ayat 190 manusia yang mampu melihat alam sebagai tanda-tanda kebesaran & keagunganNya. yaitu selalu melakukan aktifitas dzikir dan fikir sebagai metode memahami a1am. Dzikir dengan hati artinya kalbu manusia harus selalu tertambat kepada Allah. mengingat-ingat. Dzikir dengan perbuatan berarti memfungsikan seluruh anggota badan dalam kegiatan . lisan. tafakkara yang artinya memikirkan. Allah sebut sebagai Ulil Albab (orang-orang yang berfikir). Dzikir. Misamya. Terasa kecil diri di hadapan kebesaran a1am. terasa kecil alam di hadapan kebesaran penciptanya.. Dalam ayat 191. Dzikir dapat dilakukan dengan hati. berdiri maupun berbaring. Ketika takjub mengucapkan Tasbih. secara bahasa adalah fakara. Jadi. fakkara.

Semua mengandung nilai-nilai dan manfaat. * Tiada yang sia-sia dalam penciptaan alam. * Menumbuhkn ketundukan dan rasa takut kepada Allah dan hari akhir. RI * Prof. Universitas Islam Indonesia Yogyakarta * Al-Qur'an dan Terjemahannya Departemen Agama. Dr. * Mensucikan Allah dengan bertasbih dan bertahmid memujiNya.3 Sesat 3 Terpisah 3 Sekuler 3 + 3 Ulil Albab Bagi Ulil Albab. Hamka. Sedangkan jika melakukan aktifitas dzikir dan fikir tetapi masing-masing terpisah. kedua aktifitas itu akan berakhir pada beberapa kesimpulan: * Allah dengan segala kebesaran dan keagunganNya adalah pentcipta alam semesta termasuk manusia. Dzikir Fikir Keterangan 3 . Dengan fikir manusia mampu menggali berbagai potensi yang terhampar dan terkandung pada alam semesta.minhajul hayah (pedoman hidup). REFERENSI * Al-Qur‟an dan Tafsirnya. Aktifitas dzikir dan fikir tersebut harus dilakukan seimbang dan sinergis (saling berkaitan dan mengisi). Tafsir Al-Azhar Juz IV. Jika hanya melakukan aktifitas dzikir manusia akan terjerumus dalam hidup yang jumud (tidak berkembang. hidup yang statis). Pustaka Panjimas .Jumud . Sebab jika hanya melakukan aktifitas fikir hidup manusia akan tenggelam kepada kesesatan. dikhawatirkan manusia akan menjadi sekuler.

Ulil Albab. No. 23:1-11 * Peserta mengetahui sifat-sifat orang yang beriman * peserta mengetahui balasan bagi orang-orang yang beriman . Sosok Cendekiawan Versi Al-Qur‟an. 4/II/ Ramadhan 1411-Maret 1991. TADABBUR AYAT SURATAL-MU'MINUN 1-11 (23:1-11) TUJUAN * Peserta memahami makna QS.* Majalah Nurul Fikri.

(yaitu) orang-orang yang kusyu‟ dalam shalatnya. maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela 7. Dan orang -orang yang menunaikan zakat 5. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya 6.METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN 1. Dan orang -orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya 9. 4. Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki. Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-arang yang melampaui batas 8. ayat 1-11) A yat-ayat di atas menerangkan tentang sifat-sifat yang diamiki orang beriman serta balasan yang akan diperolehnya. (yakni) akan mewarisi surga Firdaus. 3. Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman 2. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi 11. Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman. Mereka kekal di dalamnya (QS. Al-Mu‟minun. Dan orang-orang yaug memelihara shalatnya 10. Yang dimaksud dengan beriman adalah beriman kepada Rukun Iman yang enam (lihat catatan hadits). Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna. .

Menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tak berguna. yang tidak berguna. sesungguhnya Rasulullah saw. telah berkata. * Memusatkan perhatian pada waktu shalat hanya kepada Allah serta dengan mengikhlaskan ketaatan [7:29]. hendaklah ia berkata yang baik atau diam. Dari Abu Hurairah ra.Sebaiknya amat rugilah orang-orang yang kafir yang tidak beriman. * Ihsan dalam shalat (lihat catatan hadits) * Tenang dan konsentrasi 2. yaitu dengan demikian menjaga waktu dan umumya supaya jangan sia-sia. * Menjauhkan diri dari perkataan yang tidak-berguna. telah bersabda: "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. Khusyu dalam shalat. * Menjauhkan diri dari perbuatan. Dan bahwa kematian/ajal pasti akan menemuhi kita.. Karena walaupun mereka menurut perhitungan banyak mengerjakan amal kebajikan tetapi semua amaala akan sia-sia saja di akhirat nanti.. Yang harus selalu diingat manusia dalam hal ini ialah: Allah mencatat seluruh perbuatan manusia di dunia [45:29] dan setiap manusia akan bertanggung jawab terhadap apa yang telah diperbuatnya di dunia [17:36]. waktunya tidak . Yang dimaksud khusyu di sini adalah: * Mengerti bacaan-bacaan dalam shalat. Adapun sifat-sifat orang yang beriman dalam ayat-ayat selanjutnya 1. Telah besabda Rasulullah „sebagian kebaikan keislaman seseorang ialah meniggalkan sesuatu yaug tidak berguna baginya‟ (HR Tirmidzi). Dari Abu Hurairah ra. karena tidak berlandaskan imankepadanya." (HR Bukhari dan Muslim)..

Allah menyebutnya sebagai orang yang melampaui batas.dapat dimajukan atau ditunda [10:49] 3. apabila berjanji ingkar dan apabila dipercaya khianat “(HR Syaihkani melalui Abu Hurairah ra. apabila berbicara dusta. Imam Ahmad berkata: “Saya tidak mengetahui setelan pembunuhan ada dosa besar dari perzinaan” 5. Barang siapa yang berbuat di luar hal itu. * Zina termasuk dosa besar dan merupakan jalan yang buruk [17:32].) * Orang-orang yang memelihara amanat dan janjinya dijanjikan Allah dengan balasan syurga. dikhawatirkan ia termasuk orang-orang munafik. yang seringkali melalaikan manusia dari kehidupan yang kekal di akhirat nanti [35:5] * Mensucikan hati sehingga tumbuh sifat-sifat kebaikan dalam hati [9:103] 4. yaitu. Menjaga kemaluan dari perbuatan keji (zina) kecuali kepada istri-istri mereka. karena dunia ini hanyalah suatu permainan dan senda gurau [29:64]. Menunaikan Zakat Dengan berzakat seorang mukmin: * Membersihkan diri dari sifat kikir dan cinta yang berlebihan pada dunia [9:103]. Memelihara amanat dan menepati janji * Bila seseorang tidak memegang amanat dan tidak menepati janji. [70:32-35] . * Menahan pandangan dan memelihara kemaluan [24:3O-31. “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga.

. 238.6. juga teIah berkata: “Ketika kami duduk dekat Rasulullah SAW pada suatu hari maka dengan tiba-tiba terlihat oleh kami seorang laki-laki yang memakai pakaian yang sangat putih berambut sangat hitam.. QS. jelaskan padaku tentang Islam.. “Beda antara seorang muslim dan musyrik atau kafir adalah meninggalkan shalat” (HR Muslim) Balasan bagi orang beriman yang memiliki sifat di atas adalah syurga Firdaus [23:1O-11]. kepada kitab-kitabNya. barangsiapa uang menegakkannya akan masuk syurga”. Memelihara shalat * Shalat adalah kewajiban yang ditentukan waktu-waktunya atas orang yang beriman [4:103]. 22: 41 * Shalat adalah pembeda antara muslim dtm kafir. kepada utusan-utusahNya. 2:43. Selain itu perintah untuk memelihara sekaligus menegakkan shalat banyak disebutkan dalam Al-Qur' an diantaranya: QS. kepada malaikatNya.' Maka jawab Rasulullah. Jawab Nabi. Orang itu berkata. Dia bertanya kembali: 'maka beritahukan padaku tentang ihsan 'Hendaklah engkau .. lalu ia membaca sepuluh ayat ini dari permulaan surat AlMu'minun. tidak tampak padanya tanda-tanda perjalnan dan tak ada seorang pun diantara kami yang mengenalnya. lalu ia duduk di hadapan Nabi dan meletakkan tangannya di atas paha Nabi. Lalu dia bertanya kembali: 'Tolong jeIaskan padaku tentang Iman.. kemudian dia berkata: „Hai Muhammad. kepada hari kiamat dan hendaklah engkau beriman kepada qadar yang baik dan yang buruk. Jawab Nabi: 'Hendaklah engkau beriman kepada Allah. meriwayatkan sebuah hadits yang RasuluIlah bersabda di antaranya: “Telah diturunkan kepadaku sepuluh ayat. Telah bersabda Rasulullah saw.. Cacatan Hadits Dari Umar ra. 'Engkau benar'. Umar ra.

Menundukkan Pandangan SABAR TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian sabar * Peserta mengetahui macam-macam sabar * Peserta memahami hikmah cobaan bagi kaum mukmin METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi . Dr. Kemudian Nabi berkata: 'Wahai Umar tahukah engkau siapa yang bertanya tadi?'. Universitas Islam Indonesia * Prof. Kata Nabi: 'Dialah Jibril as.. GIP * Abu Hudzaifah..beribadah hanya kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya. Jawabku. Hamka.. Aku diam sejenak.... 'Allah dan rosulNya lebih mengetahui. Kemudian orang tadi pergi. datang kepadamu untuk mengajar tentang agamamu" REFERENSI * Al-Qur'an dan Tafsirya. Tafsir Al-Azhar * Syekh Musthofa Masyur. sekalipun engkau tak dapat melihatNya. maka sesungguhnya Ia melihat engkau. Berjumpa Allah Lewat Shalat.

bukan untuk memperoleh pujian atau tanda jasa dari manusia. Sabar yang teruji ialah jika dilakukan rada saat yang tepat. Lawan katanya adalah keluhan (jaza'). Sabar yang terruji juga motivasinya karena Allah SWT. Sabar dalam menahan syahwat perut dan seksual disebut iffah atau kehormatan dan martabat diri. menurut sasarannya terbagi dua yaitu: . Menurut Imam Al-Ghazali sabar adalah sabar terhadap musibah yang tidak dapat dihindarkan atau tidak mampu berupaya menyelamatkan diri. Sabar. mencegah diri atau mengekang. Lawan katanya adalah menggerutu. maka dalam hal itu sabar tidak diperbolehkan. Bila berupa musibah disebut dengan shabar. 3. Bila menahan amarah disebut halim atau bijaksana. Lawan katanya adalah rakus. Sabar dengan rezeki sedikit disebut qona'ah atau rela dan puas. kecemasan atau kegelisahan (lihat akhir QS 14:21).RINCIAN BAHASAN Pengertian Sabar Ditinjau dari segi bahasa sabar berarti menahan. 2.nengharap ridho Allah SWT" [QS 13:22]. Dalam QS 18:28. sabar berarti "Tahanlah dirimu bersama mereka". Istilah lain tentang sabar antara lain: 1. Sedangkan bila terlambat tidak akan berharga atau bermanfaat [14:21. menolak atau melawannya. 52:14-16]. Tapi bila seseorang mampu menghindarkan diri. Macam-macam Sabar 1. 4. Secara istilah Sabar berarti "menahan diri atas segala sesuatu yang tidak disukai karena .

2. yaitu: 1. Fisik. yaitu: . Rinciaannya adalah sbb. Sabar terhadap gejolak nafsu: 1. terdapat banyak aspek kesabaran yang dirangkum menjadi dua.1.: 1. Sabar dalam kesulitan berdakwah di jalan Allah. 63:9. yaitu menahan diri terhadap yang disukai dan menanggung hal-hal yang tidak disukai. yaitu dengan tidak merasa bangga karena riya dan mencari popularitas [47:33. 3:14-15] 2. 2. Menyangkut kesenangan hidup [21:35. Sabar dalam ketaatan kepada Allah. Dalam Al-Qur‟an. Menahan dorongan nafsu seksual [12: . Sabar sebelum ketaatan. yaitu menahan penderitaan bndan (misamya: sakit yan!j berat atau luka yang parah). yaitu dalam menghadapi tuntutan adat kebiasaan atau darongan syahwat. Menahan marah dan dendam [16:126] 3. Mental atau nafsu. beriman atau kafir [QS 2:155-157]. Yang demikian akan dialami oleh semua manusia. 64:15. sererti bencana alam dan tantangan jaman. yaitu dengan meluruskan niat dengan melawan riya dan penyimpangan lainnya [98:5] 2.16. S9:15. 2:264] 4. Sabar pada saat bekerja yaitu dengan tidak melalaikan Allah dan tidak malas [29:58-59] 3. Sabar setelah selesai pekerjaan. orang baik atau jahat. 4:25] 3. 2. Sabar terhadap petaka dunia.

paling tidak menghapus dosa-dosa mereka. Mendidik kaum beriman dan menjernihkan hati mereka [3:140-142. 3:154] 3.1. yaitu: 1. Sabar dari berpalingnya manusia dari dakwah [71:5-7 . 22:11]. Adanya cobaan bagi ahli iman merupakan suatu kepastian yang mengandung tujuan dan hikmah. kepayahan. baik perbuatan atau pun ucapan [73:10] 3. Meningkatkan kedudukan orang-orang beriman di sisi Allah. Allah SWT meninggikan derajat mereka. ujian serta cobaan jiwa dan harta benda. melipatgandakan pahala. Ujian yang dihadapi para da'i merupakan penegasan dan penyaringan terhadap tingkatan kaum beriman dan menyisihkan yang buruk seperti menyisihkan karat dari besi. 29:1O11. Sabar dalam pergaulan antar manusia [4:19. 8:65-66] 6. Imam Al-Ghazaly berkata. 2. gangguan. penyakit dan gangguan dari yang merasuk tubuhnya kecuali dengan itu Allah meengampuni dosa-dosanya" [HR Bukhari. "Sabar merupakan ciri khas manusia dan tidak dipunyai oleh hewan karena kekurangan-kekurangannya. Sabar terhadap gangguan manusia. kesusahan.” Secara khusus. 41:34-36] Hikmah Cobaan bagi Orang beriman Secara umum kesabaran ditujukan kepada segenap manusia. yaitu ditujukan kepada orang-orang beriman. Sabar di medan perang [8:45-47. Untuk membersihkan barisan mu'minin dari kaum munafik [3:179. karena dialah satu-satunya makhluq Allah yang dianugerahi akal dan selalu dibebani ujian serta cobaan. 16:127] 2. karena mereka akan menghadapi tantangan. "Tidaklah seorang muslim karena kesedihan.] . Sabar terhadap panjangnya perjalanan dakwah [2:214] 5. dan tidak pula oleh malaikat karena kesempurnaannya.

ikhlas berasal dari kata Khalasha yang berarti bersih atau murni. Al-Qur‟an Menyuruh kita Sabar. Pustaka Al-Kautsar. ikh1as berarti membersihkan hati dari maksud selain mengharapkan ridho Allah Azza wa Jalla. 1996. Koleksi Bahan Tarbiyah. Secara istilah. .REFERENSI Dr. IKHLAS TUJUAN * Peserta memahami makna ikh1as dan urgensinya bagi aktivis dakwah * Peserta mengetahui indikasi keikhlasan * Peserta mengetahui hal-hal yang mendukung keikhlasan. * Peserta mengetahui buah dari keikhlasan. Hikmah Cobaan. Yusuf Al-Qardhawi. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Ikhlas Secara bahasa. Ibnul Qoyyim AL-Jauziyah. GIP ISNET.

bukan rupa dan bentuknya.” Allah berfirman tentang setiap amal yang dimaksudkan untuk selainNya sebagai amal yang sia-sia [24:23]. tetapi Dia melihat kepada hati kalian (niat dan keikhlasan” (HR Muslim). ikhlas sangat penting dalam menyertai amal-amalya. Hadist riwayat Muadz: ”Sesungguhnya Allah mencintai orangorang yang berbuat kebaikan. "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada jasad dan rupa kalian. Bagi aktifis dakwah. terlebih jika ia memiliki karunia tertentu. Semua amal akan sia-sia kecuali ikhlas. bertaqwa dan menyembunyikan amalnya. Allah hanya menginginkan hakikat amal. Ikhlas dalam bahaya besar sehingga tetap berakhir dengannya. Nabi SAW bersabda. “Dunia ini adalah kebodohan dan kematian kecuali ilmu. 2. Semua ilmu merupakan hujjah atas pemiliknya kecuali yang diamalkannya. Sahl bin Abdullah at-Tustary berkata. Mereka keluar dari setiap tempat yang gelap”. Indikasi Keikhlasan 1. Hati-hati mereka adalah pelita-pelita petunjuk. sebab amal tak bisa diterima sempurna kecuali dengannya. Dalam hadits riwayat Abu Hurairah. Takut Ketenaran Takut ketenaran dan penyebaranya kemasyhuran atas dirinya. bahkan ikhlas berada di barisan depan dari amal-amal hati. Sebab bila seseorang sudah merasa dirinya niat yang tidak lillah. Maka Dia menolak setiap amal yang pelakunya tertipu dengan amalya. . yaitu jika tidak hadir mereka tidak dianggap hilang dan jika hadir mereka tidak diketahui. maka amalya akan sia-sia di sisi Allah. Beramal secara diam-diam. jauh dari sorotan Amal yang dilakukan secara diam-diam harus lebih disukai daripada amal yang disertai sorotan.Ikh1as merupakan salah satu amalan hati.

Membaca sejarah orang-orang mukhus 4. 4. Ketenangan jiwa . Berdo' a dan memohon pertolongan kepada Allah. Menjadikan keridhoan dan kemarahan karena Allah bukan karena pertimbangan hawa nafsunya. Rakus terhadap amal yang bermanfaat . mengambil pelajaran dan mencontoh akh1aq mereka [18:28]. Diantara bukti ikhlas adalah rakus terhadap amal yang paling diridhoi Allah dan bukan paling diridhoi diri sendiri.3. seseorang bisa mengikuti langkah mereka. Berteman dengan orang-orang yang ikh1as Dengan berteman dengan orang-orang ikhlas dan hidup bersama mereka. Bersungguh-sungguh melawan nafsu 5. Jika pun ada pujian. Ilmu yang mantap Mempelajari ilmu yang dapat menanamkan keyakinan tentang pentingnya ikh1as dan hasil-hasil yang bisa dipetik di dunia dan akhirat [22:54]. ia tidak terkecoh tentang hakikat dirinya di hadapan orang yang memujinya karena dialah yang lebih tahu tentang rahasia hati dan dirinya. 2. Buah Ikhlas 1. 3. Hal-hal yang Mendukung Keikhlasan 1. 5. Tidak menuntut pujian dan tidak terkecoh olehnya Tidak meminta pujian orang-orang yang suka memuji dan berambisi mendapatkannya.

Yusuf Al-Qardhawi. Pustaka Al-Kaustar. atau bahkan belum menunaikannya 5. ISLAM SEBAGAI SISTEM HIDUP TUJUAN Peserta memahami karakteristik Islam sebagai diiahl haq Peserta mengetahui rentingnya memahami Islam secara menyeluruh METODE PENDEKATAN Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN . Pertolongan dan perlindungan Allah REFERENSI Dr. Amal yang berkesinambungan 4. ISNET. KoIeksi Bahan Tarbiyah. Tetap memperoleh pahala amal sekali pun belum menyempurnakan amal itu. 1996. Kekuatan Ruhani 3. Niat dan Ikhlas.2.

Membebaskan manusia dari penghambaan pada egoisme dan syahwat. yaitu manusia yang tau hubungannya dengan Allah sangat kuat. Robbaniyah Masdar (sumber hukum) Maksudnya manhaj/metode yang telah ditekan oleh Islam untuk mencapai tujuan dan sasaran itu adalah manhaj Rabbani yang murni. Tetapi manhaj ini datang dari Allah yang menginginkan agar menjadi petunjuk. Keselamatan diri perpecah dan rergolakan 4. kabar gembira. golongan. Yang dimaksud dengan robbaniyyah mencakup 2 asfek. partai atau bangsa tertentu. Tujuan ini pun akhimya merupakan tujuan akhir. 84:6]. Robbaniyah Ditinjau dari segi bahasa. keluarga. tahu dan mengamalkan ajaranNya [3:79]. Rabbaniyah Ghoyah (tujuan dan sasaran) Maksudnya Islam menjadikan tujuan pertama dan terakhir untnk menyembah Allah semata [51:56] dan untuk mencapai ridhoNya. obat dan rahmat bagi hamba-hambaNya [4:174. robbaniyyah ghoyah dan mashdar.Dampak Rabbaniyah tujuan pada manusia. 1. Mengetahui tujuan dan keberadaan manusia 2. Sedangkan rabbani ditujukan kepada manusia.Karakter Ajaran Islam Sebagai dien (sistem hidup ) memiliki ciri-ciri: 1. yang ditujukan kepada Allah SWT. 1O:57]. yaitu yang bersumber pada wahyu Allah kepada Rasulullah SAW (Al-Qur' an). . penjelas. Mendapat petunjuk menuju fitrah 3. 1. 2. usaha dan kerja keras manusia dalam kehidupan [53:42. puncak cita-cita. Manhaj ini tidak lahir sebagai sebuah hasil rekayasa dari ambisi individu. Robbaniyah berasal dari kata rabbun.

Kesimplannya Islam adalah din yang sesuai dengan karakter manusia. Islam mengakui manusia dengan pengakuan yang menyeluruh. Terlepas dari pertentangan dan sikap ekstrim [4:82] 2. 2.Adapun Rasulullah Muhammad SAW adalah penyeru pada manhaj dan sebagai penjelas perintahNya yang masih samar bagi manusia [42:52-53]. Terlepas dari keberpihakan dan hawa nafsu 3. akal dan ruhani diberikan peluang untuk melaksanakan peran. ditujukan untuk kepentingan dan kesejahteraan manusia sendiri. 3. fungsi dan karakteristiknya tanpa harus cenderung rada aspek tertentu saja. Terbebas dari penghambaan sesama manusia. Persamaan manusia (emansipasi). Persaudaraan manusia (ukhuwah) 2. Terhormat dan mudah diyakini 4. Insaniyah (kemanusiaan) Islam yang berdasarkan Al-Qur‟an dan sunnah Rasulnya mencurahkan sebagian besar kepeduliannya pada sisi kemanusiaan. kehidupan dan eksistensi manusia. Buah insaniyah dalam Islam: 1. . Dampak Rabbaniyyah mashdar. Syumul (universal) Artinya Islam meliputi semua jaman. Di samping itu ibadah-ibadah yang disyariatkan oleh Islam memiliki dimensi kemanusiaan. 1. zakat. Aspek-aspek manusia seperti jasad. dan haji. misalnya sholat.

Islam adalah kebudayaan dan perundang-undangan. 4. Islam adalah negara dan tanah air. menyerukan tauhid dan menjauhi thaghut [21:25. materi dan harta benda." 1. serta kasih sayang dan keadilan. militer dan ideologi serta aqidah yang murni dan ibadah yang benar sekaligus. 16:36. Dan di dalam Risalah Ta'limnya. akhlak dan kekuatan. yang dimaksud dengan Islam universal yaitu: "Islam adalah sebuah sistim yang universal (komprensip. Islam memberikan haknya sacara adil terhadap aspekaspek kehidupan seperti ruhiyyah (spiritulisme). . Dan Islam juga adalah jihad dan dakwah. Mencakup berbagai aspek hidup dan kehidupan. Secara substansi (dasar-dasar akidah dan moralnya). bukan risalah yang terbatas oleh masa atau generasi tertentu. Risalah semua jaman Islam adalah risalah untuk semua jaman dan generasi. 2. maddiyyah (materialisme). yang merupakan petunjuk Robb manusia bagi segenap manusia. Risalah bagi seluruh alam semesta Islam tidak terbatas pada bangsa maupun status sosial tertentu.Jangkalian keuniversalan dalam risalah Islam ini diungkapkan Hasan Al-Banna : Islam adalah risalah yang panjang terbentang sehjngga meliput semua abad sepanjang jaman. Al-Wastthiyyah /Tawazun (moderat atau rertengahan) Islam berada dalam keseimbangan di antara dua jalan atau dua arah yang saling bertentangan. 24:1. terhampar luas sehingga meliputi semua cakrawala umat dan begitu mendalam (mendetail) sehingga memuat urusan-urusan dunja dan akhirat. rahmat bagi sekalian hambaNya [21:107. 38:87]. pemerintahan dan umat. 2:128 dan 132]. serta usaha dan kekayaan. ilmu dan hukum. 10:72.. total dan integral). Maka semua nabi diutus dengan membawa risalah (misi) Islam. Islam merupakan risalah setiap nabi yang diutus dan misi setiap kitab suci yang diturunkan.

2. [2:2O8] 1. Sasaran dan tujuan Pentingnya memahami lslam secara kaffah. kapanpun dan bagi segala jenis manusia. REFERENSI * Materi Mentoring Islamic Study 1994-1995. Ajaran Islam sendiri bersifat universal dan menolak parsialisasi hukum dan ajarannya.fardiyah (individu). 5. Aspek dalam kehidupan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Sebab syaithan adalah musuh yang nyata bagi manusia. akhlak dan syari'at. Dasar-dasar Islam (akidah. Islam senantiasa menjaga dan memelihara realita (aktual) di setiap aspek yang didakwahkan pada manusia. syari'at lslam) 2. Kehidupan tidak akan harmonis apabila Islam dilaksanakan secara parsial. ibadah. 6. jama‟iyyah (kolektif). AL-Wudhuh (jelas) Yang dimak:iud adalah jelas dalam hal: 1. moral. dan tidak berada dalam poros yang ekstrim [55:7-8]. program serta langkah-langkah syathan. Agar umat Islam tidak terjebak ke dalam propaganda. dan taghayyur (perubahan). Sumber-sumber hukumnya 3. mulai aspek aqidah. Al-Waqi'iyyah (kontekstual) Allah menjamin Islam sebagai ajaran yang sesuai dengan kondisi manusia di manapun. . tsabat (konsisten).

karena merekalah yang memiliki potensi untuk mewarnai perjalanan sejarah umat manusia pada umumnya. Jakarta. . Dalam setiap kurun waktu. Yusuf Al-Qaardhawi. karena secara psikologis manusia mencapai puncak hamasah (gelora semangat) quwatul jasad (kekuatan fisik) pada usia muda. * Dr. bukan stagnasi atau pun status quo. Hal tersebut menumbuhkan semangat pergerakan. pembela senantiasa berdiri di garis terdepan. 10 RISALAH PEMUDA ISLAM TUJUAN * Peserta memahami pentingnya masa muda * Peserta mengetahui cara mengembangkan potensi pemilik Islam * Peserta termotipasi memanfaatkan potensinya dalam aktifitas yang Islami METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Tak dapat disangkal lagi bahwa eksistensi pcmuda Islam dalam kehidupan amat renting. Baik sebagai pembela kebenaran yang gigih atau pun sebagai pembela kebatilan yang canggih. Semua ideologi yang barorientasi pada strategi revolusi. Karakteristik Islam: Kajian Analitik. Risalah Gusti. perubahan. kini dan esok.* Panduan Aktivis Harokah. Pustaka Al-Ummah. menganggap pemuda sebagai tenaga paling revolusioner. kemarin.

dan para Assabiqunal Awwalun pada umumnya berusia muda. masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu. Mengimani segenap ajaran Islam Iman kepada Allah dan Rasulnya pada hakikatnya merupakan sebuah sikap mental patuh dan tunduk [23:51]. 3. dan orang alim dan penuntut ilmu.: "Manfaatkanlah yang lima sebelum datang yang lima.53:3-4]. Memahami Islam Mustahil pemuda dapat memuliakan lslam kalau mereka sendiri tidak memahami Islam [35:28. 2:258] dan pemuda yang dibunuh oleh Ashabul Uhdud [lihat tafsir Ibnu Katsir QS Al-Buruj]. masa mudamu sebelum datang masa tuaamu. 58:11] "Siapa yang dikehendaki Allah akan nlendapatkan kebaikan.Tirmidzi] 2." [HR At." [HR Buknari-Muslim] "Dunia ini terkutuk dan segala isinya terkutuk. Tunduk patuh berlandaskan cinta kepadanya [2:165] dan Ittiba' (mengikuti) Rasulnya [3:31. masa luangmu sebelum datang masa sibukmu. kisah remuda Ibrahim [21:60 dan 69. kecuali dzikrullah dan yang serupa itu.Di dalam Alqur'an peran remuda diungkapkan dalam kisah Ashabul Kahfi [18:19-22]. masa kayamu sebelum datang masa miskinmu. masa hidupmu sebelum datang masa matimu. Pentingnya memanfaatkan masa muda digambarkan dalam hadist Rasulullah SAW sbb. maka dipandaikan dalam aganla." [HR Al-Bahaqi] Bagaimana potensi pemuda itu dapat dikembangkan dalam bingkai Islam? Setidaknya mereka dituntut melaksanakan 10 risalahnya: 1. Mengamalkan dan mendakwahkan Islam Ciri orang yang tidak mengalami kerugian (k11usrin) dalam hidup adalah .

dan fasik yang disertai dengan hujjah (argumentasi) yang dicontohkan oleh Nabi SAW [5:62]. 2:190. 37:100107. Shabar dan istiqomah di atas jalan Islam [21:83-85. * Jihad maali atau jihad dengan harta [49:15. * Jihad siyaasi atau jihad poIitik.3:110. menyampaikan dakwah Islam kepada orang-orang kafir. Said Hawwa membagi jihad menjadi 5 macam: * Jihad lisaani. nlaka ia akan nlen!peroleh pahala sepadan dengan orang yang nlengerjakannya. yakni bersungguh-sungguh mengajarkan. melawnn pemberontak atau pembangkang atas negara lslam. 41:33.5:78-79].” [HR Muslim] 4.21:68-69. "Keyakinan dalam iman haruslah secara bulat dan kesabaran itu setengah dari . usaha mempertahankan diri terhadap serangan mereka.senantiasa mengamalkan dan mendakwahkan Islam [103:1-3. * Jihad tarbawi/ta'limi. menyampaikan ilmu dan mendidik orang-orang yang ingin memahami Islam [3:79]. karena dakwah memerlukan sarana dan prasarana. Keimanan harus dilanjutkan dengan kesabaran dan istiqomah. 9:71. 9:111]. 5. 8:39. * Jihad bilyad wan nafs atau jihad dengan tangan/kekuasaan dan jiwa [22:39. memerangi kaum murtad dalam negeri Islam. Termasuk dalam jihad ini adalah menentang orang kafir. berusaha mengusir mereka dari bumi lslam. Berjihad di jalan Islam Jihad adalah salah satu hal ya:ng diwajibkan Allah kepada kaum muslimin. 9:36]."Barang siapa nlenyeru kepada kebaikan. 38:41-44. Jihad dengan harta merupakan bagian vital bagi jihad yang lainnya. munafik.71:5-9].

" [HR At. 7. "Seorang yang sempurna akalnya ialah yang mengoreksi dirinya dan bersiap dengan amal sebagai bekal untuk mati. 9. Mempersaudarakan manusia dalam ikatan Islam Pemuda seharusnya berperan dalam menjalin ukhuwah Islamiyah sesama musIim [8:63. “Setiap mukmin yang satu bagi mukmin lainnya bagaikan suatu bangunan. 8. "Sesungguhnya Allah menolong ini hanya karena orang-orang yang lemah diantara mereka yaitu . 10. agar amal itu diterima sekaligus sukses.Tirmidzi]. Sebaiknya harus optimis akan hasil perjuangan dan pertolongan serta balasan dari Allah SWT. tldak terjebak dengan permasalahan yang sama. dan mampu memperbaiki diri ke arah yang lebih baik [13:11]. 15:56]. Optimis terhadap masa depan Islam Pemuda Islam tak boleh memiliki jiwa pesimis." [HR Abu Nu'aim].9].iman. Hanya orang kafirlah yang memiliki sifat pesimis [12:87. 59. Introspeksi dan evaluasi dimaksudkan agar pemuda tidak mengulan kesalahan yang sama di hari mendatang. Menggerakkan dan mengarahkan potensi umat Islam. Potensi umat Islam perlu diarahkan ke dalam amal Jama'i secara efektif dan efisien [3:146]. Introspeksi diri (muhasabah) tcrhadap scgala aktifitas yang tclah dilakukan. Ikhlas dalam segenap pengabdian di jalan Islam Memurnikan niat karena Allah dalam ibadah dan jihad merupakan masalah fundamental. 6. antara satu dengan yang lain saling mengokohkan.” [AlHadist] .

dan ikhlas mereka " [HR An-Nasa'i dari Sa'ad bin Abi Waqqash] REFERENSI * Majalah Islam 'Sabili‟. No. Berjuang di Jalan Allah. shalat .dengan dakwah. Muh.33/ 11 Januari 1991 * Husni Adham Jarror. beramal berarti berbuat. Dr Yusuf AL-Qardhawi dan Saisd Hawwa. Ibrahim An-Nashr. berbuat atau menghasilkan. AMAL JAMA‟I TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian amal jama'i * Peserta memahami pentingnya beramal jama'i * Peserta mengetahui ciri-ciri amal jama'i METODE PENDEKATAN * Games "Korek Api" * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Amal Jama'i 'Amal berarti bekerja. GIP * Dr. Bagi seorang muslim. Bercinta dan Bersaudara karena Allah. GIP. mengerjakan dan menghasilkan sesuatu yang .

Jama'i berasal dari kata jama'ah. tidak dapat membersihkan daun-daun di halaman. dan Ibnu Hazm dari hadist Abu Sa'id Al-Khudri] "Shalat berjama'ah itu lebih besar pahalanya 27 tingkat dari shoIat sendirian. Hakim. Karena kaidah ushul fi'qih menyatakan: "Sesuai . Lidi. Allah telah mengarahkan agar da1am melaksanakan aktifitasnya dengan beramal jama'i [61:4. Pentingnya Amal Jama'i Manusia. Ia selalu membutuhkan manusia lain untuk mencapai tujuan hidupnya. menghadapi kemungkaran yang terjadi dan melawan tipu daya musuh. jika hanya sebatang. Dari sini amal jama'i menjadi wajib. Untuk menegakkan Islam di hati kaum muslimin. Jama'ah adalah suatu rerkumpulan orangorang untuk mencapai hal-hal tertentu. "Barang siapa yang ingin mendapatkan pahala berjama'ah maka shalatlah bersamanya. Sebab tangan sebelah tidak bisa bertepuk. Tirmidzi. Realitas yang ada juga mengharuskan bahwa kerja yang sukses harus dilakukan secaru kolektif. secara fitrah tidak dapat hidup sendirian. Lihat kisah: * Fir'aun [26:34-37] * Ratu Balqis [27:32-33] * Nabi Musa AS [20:29-32] * Kaum kafir Makkah [8:30] Bagi manusia muslim. Karenanya bekerja menjadi kewajiban bagi setiap muslim. Yang disebut dengan jama'ah sedikitnya terdiri dari dua orang. untuk mencapai tujuan tertentu. Baihaqi. seranjang zaman. umat dan agama. Sesuai dengan sabda Rosulullah SAW.” [Dikeluarkan oleh Ahmad. Daraimi. diperlukan kerja jama'ah. 3:104]." [Muttafaq „alaih dari hadist Ibnu Umar] Amal Jama'i atau kerja bersama adalah kegiatan yang merupakan produk suatu keputusan jama'ah yang selaras dengan manhaj (sistem) yang lelah ditentukun bersama.bermanfaat bagi dirinya.

Aktifitas yang akan dijalankan harus bersumher dari keputusan atau rerseluruhan jama'ah 2. AL-lslahi Press.kewajiban yang tidak sempurna pelaksanaannya dengannya. Amal Jama'i: Gerakan Bersama. Islam bukan agama individu. maka ia adalah wajib". Ciri-ciri Amal Jama'i 1. KEORGANISASIAN ISLAM TUJUAN . Pustaka Tadabbur. dan janganlah kamu bercerai berai” [3:103]. serta struktur organisasi yang tersusun rapi. * Abdurrahman Bin Abdul Khaliq Al-Yusuf. Usamah Press. AL-Qiyadah Wal Jundiyah. Allah berfirman: “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (angama) Allah. Jama'ah yang dimaksud harus mempunyai visi dan misi. melainkan agama satu umat. Setiap tindakan dan aktifitasnya harus sesuai dengan dasar dan strategi atau pendekatan yang telah digariskan oleh jama'ah. Legitimasi Amal Jama'i: Kupasan Gamblang Tentang Keharusan Beramal Jama'i. 4. * Dr. Seluruh tindakannya harus bertujuan untuk mencapai cita-cita yang telah ditetapkan bersama. 3. satu tanah air dan satu tubuh. Selain itu. Priorilas Gerakan Is!am JiIid I. Islam menyeru kepada kesatuan kaum muslimin. * Musthafa Masyhur. REFERENSI * Musthafa Masyhur. Al-Islahi Press. Yusuf Al-Qordhawi.

Merupakan nikmat dari Allah [3:103. 8:62-63] * Dalam rangka menghadari musuh Islam [8:73. 61:4] "Kebenaran yang tidak teroganisir akan dikalahkan oIeh kebatilan yang teroganisir. Kecenderungan untuk berkumrul [39:72-75] * Ash-shulthon. Untuk menggalang kekuatan [55:33] * An-Ni'mah.” [ALi bin Abi Thalib] Syarat tegaknva organisasi secara umum organisasi akan tegak jika terdapat pengelolaan atau unsur-unsur manajemen: * Planning. Mengapa Berorganisasi? * Fitrah. perencanaan yang matang .* Peserta mengetahui pengertian organisasi * Peserta mengetahui alasan berorganisasi dan syarat tegaknya sebuah organisasi * Peserta dapat membedakan antara organisasi Islam dan umum METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi Organisasi adalah wadah orang-orang atau sekelomrok orang untuk kerjasama dalam mencapai tujuan tertentu yang diinginkan. .

Pekerjaan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. Orientasi menyeluruh Orientasi parsial 5. di dalam organisasi Islam perlu ditanamkan bahwa setiap muslim harus mempelajari dan memahami Islam dengan sebaik-baiknya. Berkumpul karena ibadah Berkumpul karena bekerja 3. Karena itu di dalam sebuah organisasi Islam diperlukan situasi pembinaan yang berja!an di a tas metode (manhaj) Islam. dilakukan berorientasi pada hasil yang baik Tujuan dan Asas Organisasi Islam . Maksudnya. Pekerjaan yang dilakukan selalu berada dalam kerangka tuntunan dan ajaran Islam. berdasarkan ilmu. konsep yang baik . Ibarat satu tubuh Ibarat satu mobil 2. yaitu iman. Kerjasama Sama-sama kerja Sikap yang Dibutuhkan dalam Berorganisasi Islam * Sikap Moral. Organisasi lslam harus berdiri diatas prinsip: Islamisasi sebelum Organisasi (Islamiyah Qobla Jam'iyyah). Keimanan merupakan landasan Allah bertindak dan berbuat. Kemudian memacu dirinya dengan amal-amal Islam semaksimal mungkin sebelum memasuki kehidupan berjamaah. Sebab kehidupan berjama'ah akan berfungsi baik dan Islami jika setiap muslim yang terdapat di dalamnya memiliki komitmen moral dan operasional kepada Islam secara baik dan benar. yaitu Ihsan. Tuntutan Syar‟i Kebutuhan 4. pengawasan dan pengendalian yang baik. pelaksanaan * Controling.* Oganizing. * Sikar Hasil. * Sikap Operasional. * Actuating. berencana. yaitu Islam. dan tidak asal-asalan. Perbedaan Organisasi Islam dan yang Bukan No ISLAM UMUM 1. teratur.

Gerakan yang konstan (Harokatul Mustamiroh) [2:195] 2. . 3:146-148] Ciri-ciri Pengikut atau anggota yang taat dan setia: * Iman yang dalam * Ikhlas * Keberanian dan semangat * Percaya kepada pemimpin * Tak banyak bertanya [5:101] * Memiliki kesungguhan kerja. Struktur Organisasi Sebuah organisasi harus memiliki struktur. Dasar Struktur Organisasi * Pembagian Kekuasaan (authority) * Tanggung jawab (responsibility). Pemimpin yang lkhlas (Al-Qiyadatul Mukhlishoh) [48:5] 5. agar: * Seseorang mempunyai wewenang atau kekuasaan yang jelas . Tujuan yang benar (Al-Ghoyatus Shohihah) [2:207] 3.Tujuan : Menggapai Ridho Allah (Mardhotillah) [2:207] Asas : Taqwa [9:109]. Pengikut yang taat setia (Al-Jundiyatul Muthii'ah) [3:79. Syarat-Syarat Organisasi lslam 1. * Hubungan kerja antar anggota teratur. Metode dan Sistem Yang Jelas (Al-Minhajul Wadhiah) [12:108] 4.

Mentor memberi contoh awal cara membuat bangunan tersebut. Tiap kelompok ditugaskan membuat bangunan dari batang batang korek api yang ada dalam satu bungkus tersebut. Setiap kelompok diberi waktu untuk membuat bangunan tersebut selama 60 detik. tiap kelompok terdiri dari 4 orang. . Dalam mengerjakan sesuatu diperlukan amal jama'i. Pentingnya seorang pemimpin untuk mengkoordinir kerja. Bangunan tersebut harus dibuat di atas kotak korek api . 4. 3. Games "Korek Api” Bahan/alat : Satu bungkus korek api per kelompok Langkah-langkah : 1. Setelah 60 detik setiap kelompok harus menghentikan kegiatannya kemudian Mentor mendiskusikan bersama hikmah dari permainan tersebut. Diperlukan pembagian tugas yang jelas dalam mengerjakan suatu pekerjaan sehingga teratur dan terarah. 5. 3. Buat beberapa kelomrok.REFERENSI * Dari berbagai sumber. 6. Hikmah : 1. 2. 2.

Baru berarti lepas atau bebas dan jauh dari.WALA' DAN BARA' TUJUAN * Peserta memahami pengertian Wala' dan Bara' * Peserta memahami rentingnya Wala' dan Bara dalam kehidupan seorang muslim * Peserta mengetahui kepada siapa Wala' seorang muslim harus diberikan dan Bara' harus diarahkan METODE PENDEKATAN Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Wala' dan Bara' Secara bahasa. Asal pengertian dari al-Walayah adalah kecintaan dan kedekatan.". kecintaan. seperti yang dikatakan SyaikhulIslam. Penjelasan lebih jauh definisi Wala' dan Bara'. renghormatan. Al-Wali artinya yang dekat. sedangkan orangnya disebut al-Muwalat yang artinya orang yang menolong. kesamaan dengan orang-orang yang dicintai baik secara zahir maupun batin (loyalitas) [2:257]. Sedangkan pengertian al-' Adawah adalah kebencian dan kejauhan. rembebasan budak. Pentingnya Wala‟ dan Bara' . Secara istilah Wala' berarti pertolongan. Wala' berasal dari kata al-Walayah yang artinya nasab. Ibnu Taimiyyah: " Al-Walayah kebaikan dari al' Adawah. pemuliaan. rertolongan.

a : "Perkataan Ibnu Abbas ra. Loyalitas itu berupa tindakan memberi pertolongan. yaitu berupa permusuhan. tetapi harus disertai loyalitas yang merupakan keharusan kecintaan. seperti jihad menghadapi musuhmusuh Allah. Syekh Hafizh al-Hikamy berkata. "Tanda kecintaan hamba kepada Rabbnya ialah: mendahulukan apa yang dicintaiNya. Hal ini merupakan isyarat bahwa sikap tersebut tidak hanya terbatas pada kecintaan semata. membenci apa yang dibenciNya meskipun hawa nafsunya condong kepadanya. bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tali iman yang paling kuat adalah loyalitas terhadap pemimpin karena Allah pula. Maksudnya' ialah memperlihatkan permusuhan. Dan perkataannya: "Membenci karena Allah”. sesuatu yang dijadikan Tuhan [9:31] 2. Arbaba. menjelaskan perkataan Ibnu Abbas r. zhahir dan bathin. menjelaskan keharusan kebencian karena Allah. dari Ibnu Abbas r. menjauhi mereka zhahir dan bathin. memuliakan. Al-Bara' ditujukan kepada: 1. melepaskan diri dari mereka.Thabrani meriwayatkan dalam al-Kabir. Sikap ini tidak hanya sekedar kebencian hati tetapi harus disertai pula dengan sikap-sikap yang harus dilakukan [61:4]".Wala' dan Bara' merupakan keharusan karena merupakan buku kecintaan seorang mukmin kerada Allah." At.. tuhan-tuhan yang disembah selain Allah [25:3. megangkat orang yang menjadikan Allah dan Rasulnya sebagai pemimpinnya memusuhi orang yang memusuhinya.a. langsung berupa tindakan. menjelaskan tentang keharusan kecintaan karena Allah yaitu loyalitas karena Allah pula. Kalimat ini merupakan penolakan terhadap segala bentuk ilah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah saja sebagai satu-satunya IIah. Aaliha. selalu bersama orang-orang yang dicintai. menghormati. loyalitas pemimpin karena Allah". meniti Jejaknya dan menerima petunjuknya. meskipun hawa nafsunya menentang. Jika seseorang memulai dengan menegakkan Laa Ilaha dalam dirinya maka akan tumbuh AL-Bara‟. mcngikuti Rasulullah. 11:54] .” Syaikh Sulaiman bin Abdullah bin Muhammad bin Abdul Wahhab. Wala' dan Bara' juga merupakan pengejawantahan dari kalimat Laa Ilaaha Illallah.

Memurnikan Laa Illaaha Illallah.66:4] 2. 5:3] 3. Islam [3:85. Allah [2:257. Thogut. Bin Abdul Wahhab dan Muhammad Qutb. Dengan membatalkan semua bentuk Ilah dan mengucapkannya untuk Allah maka akan tumbuh AL-Wala‟.3. GIP. sesuatu yang melampaui batas [2:256]. 60:1. AL-Wala' diberikan kepada: 1. REFERENSI * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. Andaada. Loyalitas Muslim Terhadap Islam. SYARAT DITERIMANYA SYAHADAT TUJUAN * Peserta mengetahui syarat-syarat diterimanya syahadah seorang muslim METODE PENDEKATAN . Orang-orang mukmin atau sholeh [3:28. 4:89. 22:78. Rasul [3:31-33] 4. 9:71]. tandingan-tandingan Allah [2:165] 4. 5:51. 3:3. * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. Ramadhani. Muh.

Tetapi kalimat ini tidak akan memberikan kebaikan kepada manusia hanya dengan mengulang-ulang pengucapannya atau menghafal lafaz-lafaznya. baik yang dinafikan (ilaah) maupun yang ditetapkan (Allah). "Barangsiapa yang mati sedang ia mengetahui bahwa tiada ilah selain Allah. Memahaminya akan mengantarkan manusia kepada syurga.* Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Kalimat laa ilaha Illallah merupakan pintu gerbang seseorang masuk ke dalam Islam. "Benar". alyaqin. as-shidqu. mahabbah. Kalau tidak. maka syurga akan dibukakan untukmu." (HR Muslim). maka ia masuk syurga. 3:18]. al-qabuul.” Yang dimaksud gigi-gigi di sini adalah syarat-syarat diterimanya laa ilaaha Illallah. Dengan 'ilmu (mengetahui) bisa menangkal kebodohan. al-ikhlas. AL-Yaqin . maka syurga tidak akan dibukakan untukmu. Liha juga [43:86. Firman Allah. yaitu: 'ilmu. Wahab bin Munabbih pernah ditanya: "Bukankah laa ilaaha Illallah merupakan pintu syurga?” Kemudian Wahab menjawab. 2. bahwa sesungguhnya tiada ilaah kecuali Allah" [47:19].'Ilmu 'Ilmu di sini adalah mengetahui makna yang dimaksudkan. Apabila engkau datang sambil membawa gigigiginya. "Maka ketahuilah. Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW. 1. al-inqiyaad. tetapi tidak ada kunci kecuali ia mempunyai gigi-gigi. Syarat-syarat diterimanya Laa ilaaha Illallah Ada tujuh buah persyaratan yang harus dimiliki.

Al-Qabuul Maksudnya.) 3. "Tidaklah seseorang bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan rasulnya dengan sebenarnya dari hati. Ketundukkan dapat menangkal penolakan. Adanya kejujuran dapat menafikan kedustaan dan kemunafikan. Rasulullah SAW bersabda: “Saya bersaaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya aku adalah Rasul Allah. Adanya keyakinan dapat menangka1 keraguan. "Tidak beriman di antara kamu sehingga menjadikan kecenderungannya mengikuti apa yang kubawa. melainkan Allah mengharamkan neraka baginya. Dengan dua kesaksian ini dan tidak ragu-ragu tentang keduanya. hadits no. 4." (Hadits hasan shahih al-arbain an-Nawawiyah. Penerimaan dapat menangkal pembangkangan. 37:35-36]. seorang hamba tidak akan bertemu Allah kecuali ia masuk surga” (HR Muslim dari Abu Hurairah ra. 29:1-3].Ash-Shidqu Maksudnya ia harus mengucapkan kalimat tauhid itu dari sanubarinya dengan jujur dan benar. 10:103. 4:125. Al-Inqiyaad Maksudnya tunduk patuh dan berserah diri kepada apa yang ditunjukkan serta apa yang dinafikan atau terus mengikuti dan terikat rada kalimat ini [39:54. Allah mengisahkan kabar masa lampau tentang keselamatan bagi orang yang menerima Laa ilaha Illallah dan siksaan bagi orang yang menolak [43:23-25. menerima apa yang dituntut oleh kalimat ini dari hati dan usannya secara bulat. Sebab keimanan tidak dapat dilandasi oleh praduga dan prasangka [49:15].Maksudnya orang yang mengucapkan kalimat tauhid harus yakin terhadap pengertian di dalamnya dengan keyakinan yang sepenuhnya." [HR Bukhari dari Muadz bin Jabal] .41) 5. 31:22]. Apa yang diucapkan sudah harus dibenarkan dengan hatinya [2:8-10.

* Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. yang dengan ucapannya itu ia hendak mengharapkan wajah Allah Azza wa Jalla. Keikhlasan dapat melepaskan atau menangkal dari berbagai bentuk syirik [39:3. 98:5]. Pengantar Studi Aqidah Islam. AL-Mahabbah merupakan unsur yang sangat penting. Ibrahim Muhammad Abdullah al-Buraikan. "Orang yang paling berbahagia dengan syafaatku adalah orang yang mengucapkan laa ilaaha illallah secara mumi dari hatinya. "Tiga perkara barang siapa yang berada di dalamnya. karena untuk menegakkan kalimat tauhid ini diperlukan pengorbanan lahir dan batin. Memeurnikan La Ilaha Illallah.6. Muh. maka akan mendapatkan kenikmatan dan manisnya iman. dan menolak kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya dari kekufuran itu sebagaimana ia menolak untuk dilemparkan ke dalam api neraka. Loyalitas Muslim Terhadap Islam. GIP * Dr. Al-Mahabbah Ucaran laa ilaha Illallah tidak akan berarti bila tak disertai dengan segenap rasa cinta (mahabbah) dalam mengamalkannya. Ramadhani. seseorang mencintai yang lain. Cinta dan pengorbanan merupakan dua ikatan yang tidak dapat dipisahkan [2:165. ia tidak mencintainya melainkan karena. . Al-Ikhlas Memurnikan amalan dengan niat yang baik dan benar." [HR Muslim] 7. Allah. 5:54].” [HR Bukhari] REFERENSI * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. Bin Abdul Wahhab dan Muhammad Qutb. Kecintaan dapat menafikan kebencian." [HR Bukhari] "Sesungguhnya Allah mengharamkan api neraka bagi orang yang mengucapkan laa ilaaha Illallah. atau menjadikan Allah dan Rasulnya lebih dicintai daripada semua cintanya selain kepada keduanya.

17:3 . . Pentingnya Syukur Nikmat * Syukur adalah wasiat perlamu yang disampaikan Allah SWT kepada manusia. Menurut istilah syukur adalah memberikan pujian kepada yang memberi kenikmatan dengan sesuatu yang telah diberikan kepada kita berupa perbuatan ma'ruf. 2:172 . Allah memerintahkannya untuk bersyukur kepadanya dan kepada kedua orang tuanya [31:14 . dalam pengertian tunduk dan berserah diri kepadaNya.Litbang Pusat Studi Islam al-Manar SYUKUR NIKMAT TUJUAN * Peserta mengetahui makna syukur rukmat secara bahasu maupun istilah Peserta memahami pentingnya syukur nikmat * Peserta mengetahui cara bersyukur * Peserta mengetahui hal-hal yang dapat mengubah nikmat menjadi naqmah (siksaan) METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Syukur Nikmat Syukur secara bahasa adalah berterima kasih. 27:19]. Setelah manusia mampu berpikir.

Yaitu memuji kepadaNya dan atas anugerah yang dilimpahkanNya [93:11]. * Akan menambah kuatnya iman dan kenikmatan [14:7]. (HR Abu Sulaimun Al-Wasithiy). Syukur yang dilakukan oleh anggota badan (Syukru Jawarih). 3:145]. Selain itu mempunyai kesadaran untuk menyatakan bahwa nikmat itu datang hanya dari sisi Allah [16:53].* Allah memberiknn pujian kepada hambaNya yang tidak pernah lalai dalam mensyukuri nikmatNya [6:53 . Cara Bersyukur 1. Yaitu dengan menggunakan anggota tubuh/melakukan aktivitas dalam rangka tunduk kepadanya dan ditujukan hanya untuk memperoleh keridhoanNya. 2. Syukur yang dilakukan oleh lisan (Syukru Lisan). Syukur yang dilakukan dengan hati (Syukur Qolby) Yaitu mengakui nikmat-nikmat Allah dan mencintaiNya. Juga dengan meniahalkan segala bentak kemaksiatan serta mempersembahkan dan menundukkan kenikmatan yang dilimpahkan Allah untuk menaatiNya dan memperoleh keridhoanNya. 3. * Allah tidak menyukai orang yang mensyukuri nikmat dan mencla orang-orang yang tidak mensyukuri nikmat [2:152. Bersyukur kepada Allah harus tercermin dalan hati. . “Hendaklah tiap orang dari kalian berhati yang bersyukur dan lisan yang mengingat (HR Turmudzi dan Ibnu Majah). 100:6 . “Mengingat kenikmatan akan berpengaruh (membekas) pada kecintaannya kepada Allah Azza wa jalla”.4]. Sesungguhnya Allah ridho kepada seorang hamba yang setiap makan dan minumnya memuji Allah ( atas karunia yang diberikan Allah kepdanya). * Allah tidak nkan menyiksa orang-orang mukmin yang senantiasa bersyukur [4:147]. 76:3.

dihabiskannya untuk apa. dari mana diperolehnya dan untuk kepentiugan apa dihabiskan. antara lain. sehingga ditanyakan kepadanya empat perkara. tentang hartanya.urusan dan anggota tubuh. diamalkan untuk apa. hendaknya kita infakkan. ilmu. Bila kita mempunyai harta walaupun sedikit. Nikmat bisa berubah menjadi Naqmah (siksaan) Nikmat bisa menjadi naqmah karena berbagai perkara. GIP . menyambut. tentang ilmunya. 16:53-54. 1. 5. 2. hendaklah tetap kita ajarkan kepada orang lain. Bila kita memiliki ilmu walaupun sedikit. merasa diri lebih mampu dari orung lain sehingga ia mencela orang lain dan membangga-banggakan apa yang dimilikinya. serta masa muda dihabiskan untuk apa" (HR. sawah ladang. 84] 4. "Seorang hamba pada hari kiamat tiada melangkahkan kedua kakinya. REFERENSI Ruyyal Al-Haqil. 6. yaitu membalas nikmt Allah dengan hal-hal yang dimurkaiNya [30:41 . atau kedudukan [104:1-3]. karena dengan hati itulah kita merasakan.Turmudzi) 3. karena dalam harta itu ada hak-hak orang lain [70:24-25J . Tidak menunaikan hak-hak Allah. baik harta. 4:79J. yaitu tentang umurnya. Mensyukuri Nikmat Allah. Sikap sombong. mengetahui. dan membicarakan nikmat-nikmat Allah. Meyakini bahwa yang dimilikinya bukan dari Allah tapi atas usahanya sendiri atau dari selain Allah [28:78. Jika kita melakukan kemaksiatan dan berbuat dosa.

METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Ma‟iyyatullah berarti kebersamaan Allah. maupun tumbuh-tumbuhan. dari atom yang terkecil sampai benda yana paling besar. Kebersamaan Allah serta umum itu dapat dibuktikan dengan adanya: 1.MA'IYYATULLAH TUJUAN * Peserta memahami pengertian ma‟iyyatullah * Peserta mengetahui pembagian ma‟iyyatullah beserta bukti-buktinya * Peserta termotivasi untuk menimbulkan kebersamaannya dengan Allah. hewan. Fenomena Petunjuk Seluruh makh1uk ciptaan Allah. Ma‟iyyatullah Umum Yaitu kebersamaan Allah yang meliputi seluruh makhlukNya. muslim maupun kafir. tumbuh-tumbuhnn. semua mendapat petunjuk . Ma‟iyyatullah terbagi atas 2 macam : 1. manusia. Allah selalu bersama dan mengawasi makhlukNya. binatang. baik manusia.

yaitu ketika ia menerima musibah yang membuat hatinya hancur. Ketika seseorang mengalami kondisi kritis daldam fase kehidupannya. ketika itu pula Allah mengabulkan doanya dan tiba-tiba musibah itu hilang [10:12. niscaya engkau mendapatkanNya di hadapanmu. .dari Allah dalam menjalani hidupnya. ketika ayam betina membolak-balikkan telur yang sedang dieraminya. kepada anak ayam untuk mematuk ketika akan keluar dari telurnya. Bila engkau meminta. Kebersamaan Allah dengan orang-orang yang beriman adalah berupa : 1. Fenomena ini merupakan bukti kebersamaan Allah dengan manusia pada umumnya. Mu'iyyatullah Khusus Artinya kebersamaan Allah yang ditujukan khusus untuk orang-orang yang beriman. mintalah pertolongan kepada Allah” (HR. dengan serta merta ia memohon kepada Allah dengan penuh harap dan cemas mengharapkan pertolonganNya. niscaya Ia akan menjagamu. Fenomena Pengabulan Do'a Seluruh manusia. putus harapan. Penjagaan dan pemeliharaan Allah Berkata Abu Abbas Abdullah bin Abbas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: Jagalah Allah. pernah mengalami langsung fenomena ini. “Jagalah Allah. walaupun orang tersebut orang kafir selama ia selalu berdoa kepadaNya [27:62 . 17:67. Allah selalu bersama makhlukNya. 6:63-64]. jika Dia berkehendak. ketika memberi pelunjuk poda bayi untuk menyusu padu ibunya. Mrupakan sunnatullah bahwa Dia harus mengabulkan do‟a orang yang terjepit. 2. 2. baik beriman muupun kafir. Turmudzi). juga ketika Allah memberi petunjuk akar tumbuhan untuk menyerap sari makanan dari dalam tanah. Dan bila engkau meminta pertolongan. 6:47]. mintalah kepada Allah.

5. Hakikat pertolongan dan kemenagan itu sendiri ialah: 1.2. 8:9-10] 2. Waktunya terbentang sejak dunua sampai akhirat. dan tempatnyapun terbentang di seluruh bumi Allah. Kekalahan merupakan pertolongan yang sebenarnya Yang kita anggap sebagai kekalahan pada hakikatnya merupakan pertolongan yang sebenarnya. 4. Jika seorang mendeita di suatu tempat. di tempat lain dia akan memperoleh kemenangan seperti yang dialami oleh Rosulullah SAW beserta para sahabatnya (memperoleh kemenangan ketika hijrah ke madinah). dipenjara. dipenjara atau dianiaya. Pertolongan dan kemenangan dari Allah Salah satu bentuk kebersamaan Allah terhadap kaum mukmin ialah berupa dukunganNya dalam bentuk pertolongan [47:7] dan pemecahan janjiNya [2:40]. 22:40]. seperti yang dicita-citakannya [3:169 . Kekalahan tersebut dapat berupa terbunuh. Allah hanya menolong orang yang menolongNya Siapa yang menolong diinNya maka barulah Allah akan menolongNya [47:7 . Kemenangan kaum mukmin tidak dibatasi oleh waktu dan tempat. Hanya datang dari sisi Allah Orang yang dimenangkan Allah tidak mungkin bisa dikalahkan oleh siapapun dan kapanpun. sebagaimana kehancuran kaum pendusta para nabi dan rasul. Begitu pula sebaliknya [3:160 . meskipun seluruh isi bumi bersatu padu untuk mengalahkannya. 9:52]. . Pertolongan Allah dapat berupa kehancuran bagi orang-orang kafir. Bukankah dengan terbunuhnya seorang mukmin dapat dikatakan bahwa ia teluh memperoleh syahadah di jalan Allah. 36:26-27. 3.

Berbuat ihsan [16:28]. 4. GIP * Sa'id Hawwa. AL-Ummah * Al-Umr. Yusuf Qordhowi. Menjaga perintah. Generasi Mendatang Generasi Yang Menang. Tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan dan meyakini datangnya pertolongan Allah [2:153]. batasan dan hak-hak Allah (HR Turmudzi). Allah. Selalu bcrdakwah dan berjihad [29:69 . REFERENSI * Aqidah Seorang Muslim. Kembali Islam yang murni seperti ketika Rosulullah SAW memelihara kemurnian Islam. 3. hal. 32 KARAKTERISTIK IMAN DAN JALANNY A TUJUAN * Peserta mengetahui dan memahami pengertian dan karakteristik iman * Peserta mengetahui jalan yang ditempuh dalam menegakkan keimanan * Peserta mengetahui konsekuensi iman . GIP * Dr.Karakterisitik orang-orang beriman yang akan mendapatkan pertolongan Allah adalah : 1. 5. 49:15]. Pustaka Mantiq * Majalah Ishlah. 56/Th IV 1996. 2. Hakikat Pertolongan dan Kemenangan. No.

METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Iman Berdasarkan HR Ibnu Majah. 2:183]. dinyatakan dengan lisan. rasa takut terus-menerus selalu waspada dan selalui hati-hati jangan sampai kena duri jalanan… Jalan kehidupan yang selalu ditaburi duri-duri godaan dan syahwat. Takwa merupakan suatu fase kemenangan yang sempurna. ketakutan palsu dari sesuatu yang tidak pantas untuk ditakuti… dan masih banyak duri-duri lainnya. sebagai interaksi . kelembuatan perasaan. Sebagian ulama mendefinisikan takwa dengan mencegah diri dari azzab Allah dengan membuat amal sholeh dan takut kepada-Nya di kala sepi atau terangterangan. harapan semua atas segala sesuatu yang tidak bisa diharapkan. Karakteristik Iman 1. Puncak tertinggi keimanan adalah ketakwaan yang dilandasi oleh mahabbah (kecintaan) yang tinggi pada Allah. Sayyid Qutb berkata dalam "Fi Zhilalil Qur'an” bahwa adalah kepekaan batin. memiliki tingkatan-tingkatan sebagaimana pula kekafiran. Para ulama mendefinisikan takwa dengan “Hendaklah Allah tidak mekamu berada dalam larangan-laranganNya dan tidak kehilangan kamu dalam perintah-perintahNya. iman mengandung pengertian “Dibenarkan dalam hati. dan diamalkan dengan anggota badan. Takwa tebentuk dari peoses pengabdian (ibadah) yang intens [2:21 . kekawatiran dan keraguan.” Jadi iman tidak cukup sebatas pembenaran dan pengucapan tanpu berwujud amal shaleh dari anggota badan [49:14]. Kualitas keislaman seseorang berbeda-beda. kerakusan dan angan-angan.

bukan hal yang mustahil jika seseorang yang beriman pada waktu kemarin. Dengan takwa hati menjadi terkondisi untuk selalu berdzikir pada Allah dan anggota-anggota badan berinteraksi secara seimbang dan harmonis. Takwa adalah ilmu dan amal. Sedangkdan petunjuk berpangkal dari keimanan kepada Allah SWT. karena hal ini merupakan sunatullah untuk . Konsekuensi Keimanan Orong yang beriman akan diuji. sebagaimana sabda Rasulullah : “Iman itu kadang-kadang naik kadang-kadang turun. senantiasa selalu bertentangan dengan hawa nafsu manusia. naluri hati dan etika. Dengun tabiat jalan keimanan yang demikian. Maka perbaharuilah iman kamu dengan Laa ilaha Illallah”. 9:20]. Karena itu. (HR Ibnu Islam) Jalan Menuju Keimanan Jalan menuju keimanan tidaklah mudah. Kondisi keimanan seseorang tidak selalu stabil. banyak orang tidak sanggup beristiqomah dalam mempertahankan keimanannya karena mementingkan hawa nafsunya sehingga terjerumus dalam kemusyrikan atau hal-hal yang dapat merusak keimanan. Keimanan seseorang tidak dapat dijamin keabadiannya. 2. beramal dan berbuat baik [47:17] dalam bentuk petunjuk. kecuali jika selalu dipelihara [5:54].antara iman. Islam dan ihsan. [64:11]. sedangkn neraka dikelilingi berbagai hal yang tidak menyenangkan” (HR MusIim) Untuk mempertahankan kondisi keimanan dalam rangka mencapai kelakwaan diperlukan istiqomah dan kesungguhan hati (mujahadah) [29:69 . Rasulullah menggambarkan “Surga itu dikelilingi oleh berbagai hal yang tidak disukai. mendaki lagi sukar [90:10-11]. Ketakwaan hanya Allah kepada orang-orang yang berserah. hari ini dapat tergelincir dalam kekafiran.

Jika ia diberi karunia. 39:49. Cara mensikapi bentuk-bentuk ujian. lihat QS. DAN ESOK TUJUAN * Peserta mengetahui keberadaan/posisi dirinya dalam peta perkembangan Islam * Peserta mempunyai sikap optimis bahwa masa depan pasti di tangan Islam * Peserta mengetahui faktor-faktor yang mendukung kebangkitan Islam METODE * Ceramah dan Diskusi . “Sungguh menabjubkan perkara orang yang beriman. dan itu kebaikan baginya. 89:15-19]. ia sabar dun tawakkal. GIP * Abdul Majid Aziz Azzindani. 21:35. Beriman yang benar. dan itu(pun) kebaikan baginya”. Bagi orang beriman. setiap kesenangun hidup hanya akan meringkatkan rasa syukurnya ke hadirat Allah SWT dan setiap musibah dan cobaan hanya akan meningkatkan kesabaran dan keimanannya terhadap Allah SWT seperti sabda Rasulullah SAW. 2:156-167. 3:15-17. Ali Gharisah. Bentuk ujian dapat berupa kesenangun atau kesusahan (2:155-156. REFERENSI * Dr. Jalan Menuju Iman ISLAM: KEMARIN. Dan jka ia tertimpa musIbnu. KINI. ia bersyukur.membuktikan benar tidaknya keimanan seseorang [29:2-3].

dalam Ilmu dan pendidikan.” (HR At-Tirmidzi). akan tetapi hurus diiringi dengun upaya dan usaha yang dilandasi oleh iman. Sebagai umat Islam kita harus tetap optimis. yang sampai kini belum lagi terulang. pemerintihan dan keadilan. yang selalu didirikan salam keadaan yang tidak berdaya. kemenangun itu semuanya miIik Islam sebagaimana telah Allah janjikan [37:173]. dimana kalian seperti makanan yang . Tetapi ketika Islam sudah mulai ditinggalkan oleh manusia. Semua Ini terjadi ketika umat berjalan bersama Islam. membangkitkan dan memenangkan Islam walau mungkin membutuhkan waktu yang panjang. akhlak dan keagungun. Kondisi Kini Bunyak hal yang dapat digambarkan tentang umat Islam di masa sekrang. Dengan kata lain iman dan amal sholeh adalah dua kata kunci untuk meraih dan mempertahankan kemenangan Islam Kondisi Kemarin Islam telah mengalami puncak kegemilangan dari masa Rosulullah SAW hingga masa-masa kekhalifahan. Dalam sebuah hadist dikatakan : ”Akan daang suatu masa. Optimisme yang dibutuhkan tentunya tidak lantas melahirkan kepastian. bahwa janji Allah itu akan datang. Kemudian sesudah mereka muncul suatu kaum yang memberi kesaksian tetapi tidak bisa dipercaya kesaksiannya. Mereka khianat dan tidak bisa diamanati Mereka bernazar (berjanji) tetapi tidak dapat menepatinya dan mereka tampak gemuk-gemuk. Sebaik-baik umatku adalah pada abadku ini kemudian yang sesudahnya dan yang sesudahnya. Allah telah memenangkan Islam atas ajaran-ajaran yang lain.RINCIAN BAHASAN Islam adalah ajaran/risa1ah yang Allah turunkan melalui RasulNya sebagai diin yang paling sempurna bagi semesta alam [5:3]. yang terjadi adalah potret kehidupan manusia di masa kini. Islam adalah pusat peradaban dunia.

yang demikian itu sampai masa yang dikehendaki Allah. Palestina. ia berkata: Ini hadits shahih. dll. Misalnya saja dengan potret umat di belahan dunia ketiga yang diwarnai kemiskinan dan kebodohan sementara itu penindasan dan penganiayaan terus dialami oleh sebagian yang lain (misalnya Bosnia. Kemudian akan menyusul masa khilafah yang akan berdiri di atas manhaj nubuwah (sistim pemerintahan yang masih seperti di jaman Rasulullah). misalnya: * Adanya kesaaran kaum muslimin untuk kembali kepada Islam * Tersebar dan semakin banyak buku-buku dan kaset Islam * Islamic Centre dan organisasi Islam mulai bermunculan * Maraknya mesjid dengan aktivitas keislamannya * Semangat jihad sudah mulai berkobar di berbagai negeri Faktor-faktor Kebangkitan Islam . Disebutkan oleh Huzifah. “Kenabian ini akan berjalan di tengah-tengah kamu sampai masa yang dikehendaki oleh Allah. kemudian diangkatNya jika Ia kehendaki. melainkan jumlah kalian banyak. Kemudian muncul khilafah yang berdiri di atas manhaj nubwah.). Chechnya. yang kerap dibicarakan. karena kebangkitan itu sesuatu yang sudah dinyatakan oleh Rasu1uuah SAW.diperebutkan. kemudian diangkatNya kapan Ia kehendaki. kemudian diangkatNya sampai masa yang dikehendaki. ya Rasulullah ? Rasulullah menjawab : Tidak. Optimisme tersebut semakin besar ketika tanda-tanda kebangkitan itu sendiri mulai tampak tampak. marfu' dan diriwayatkan oleh Al-Iraqi dari jalan Ahmad. pemerintahan yang masih resmi tersebut berpegang teguh kepada Islam. Kemudian setelah masa tersebut ada raja yang zaum (diktator) sampai masa yang dikehendaki Allah. tetapi kalian laksana buih di lautan” (banyak tapi tidak berdaya). Sahabat bertanya : “Apakah jumlah kita pada masa itu sedikit. Kasmir. Esok Masalah kebangkitan Islam kini menjadi tema menarik. Sudan.” Kemudian Rasulullah SAW diam.

Bayan Press KEWAJIBAN BERDAKWAH TUJUAN * Peserta memahami makna dakwah baik secara bahasa muupun istilah * Peserta mengetahui keutamaan dan pentingnya dakwah * Peserta mengetahui faktor pendukung keberhasilan dakwah . Islam dan Masa Depan Ummat Manusia. 58:21.” (HR Ahmad) * Islam sebagai din yang sesuai dengan fitrah manusia (mempunyai konsep tauhid yang lurus dan benar [17:44 . 30:30 . Kemarin Kini dan Esok * Dr. suatu kemuliaan dimana Allah memuliakan Islam dan menghinakan (merendahkan) kekafiran selai Islam dengan. 20:124 . REFERENSI * Hasan Al-Banna. * Memiliki SDM yang banyak (1/5 penduduk dunia adalah muslim) * Sumber daya alam potensial kebanyakan terdapat di negara-negara Islam * Ideologi lain yang sudah mulai runtuh. 10:37 . Abdullah 'Azzam. 9:32-33. * Kcungguhan yang dimiliki ajaran Islam yang syamil (meliputi seluruh konsep dan nilai kehidupan ) dan shahih. Islam memperhatikan keseimbangan antara jazad. 15:9].* Janji Allah SWT dalam Al-Qur'an dan Hadist [5:54. akal dan ruh. Dakwah Islam. 40:51]. “Agama ini akan sampai sejauh sampainya malam dan siang dan tidak ada rumah di penjuru bumi ini kecuali Allah masukkan agama ini ke dalamnya dengan memuliakan yang mulia dan menghinakan yang hina. seperti yang terjadi pada peradaban Barat dari zaman dulu sampai sekarang. Mengabaikan satu unsur dari ketiga unsur tersebut berarti mengabaikan masalah itu sendiri yang berakibat pada kehancuran perabadan manusia.

RINCIAN BAHASAN Pengertian Dakwah Secara bahasa dakwah artinya adalah undangan atau ajakan. 2:256] * Tujuan dakwah Tujuan akhir dari dakwah adalah mengembalikan manusia agar menyembah Allah semata. Aspek tepat dalam hal ini berkaitan dengan penggunaan kabar gembira (basyiron) dan kubar peringatan (nadziroh). dan benar. Yang dimaksud dengan pelajaran yang baik dulam dakwah adalah berdakwah dengan seluruh kepribaian juru . Secara istilah artinya adalah mengajak manusia kepada Allah dengan hikmah dan bantahan (argumentasi) dengan cara yang baik sampai manusia itu keluar dari kegelapan jahiliyyah kepada cahaya Islam (kehidupan Islami). mengkafirkan thoghut dan beriman kepada Allah semuta [16:125. yang dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil. * Metode dakwah Metode yang diajarkan dan dilakukan oleh Rasulullah SAW adalah dengan menggunakan hikmah dan pelajarann yang baik.METODE Ceramah dan Diskusi. * Objek dakwah Objek dukwah adalah seluruh umat manusia. ttgas. Hikmah adalah perkataan yang tepat.

dakwah. * Kewajiban yang dituntut syar'i. Keutamaan Dakwah * Merupakan perbuatan/perkataan yang terabik [41:33 . 9:67]. dan para pelakunya ingin agar kerusakan-keruakan tersebut tersebar di masyarakat [4:89. Dari Abu Hurairah ra.110 . * Da'wah adalah wajib atas setiap muslim [3:104. yaitu dengan alasan: * Karena manusia membutuhkan orang yang menjelaska kepada mereka apaapa yang diperintahkan oleh Allah [36:6." (HR Muttafaqun 'alaih) Pentingnya Dakwah * Merupakan kebutuhan yang mendesak. Rusulullah SAW bersabda..”Barang siapa menyurah kepada petunjuk. Dari Amad Nu‟man nin Basyir r. ia berucap bahwa Nabi SAW bersabda: "Perumpamaan . 9:71]. * Target dakwah: * Agar manusia mengingkari thogut (ilah selain Allah) dan beriman kepda Allah * Agar manusia keluar dari kegelapan jahiliyyah kebodohan terhadap Allah dan Islam) menuju cahaya Islam. 17:15]. Dalam hal ini seorang da‟i harus memiliki akhlak yang kokoh dan harus menjadi suri tauladan bagi masyarakatnya. karena tanpa dakwah manusia akan rusak dan tanpa aturan. Di lain pihak banyak penyeru/pengajak ke arah kebatilan jang tidak henti-hentinya jugu berdakwah untuk kebatilan. * Merupakan kebutuhan sosial.a.” (HR Muslim) Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Ali ra : "Demi Allah jika Allah memberi petunjuk kepada satu orang melalui kamu itu lebih baik daripada unta merah. * Karena kondisi kehidupan umat saat ini diwarnai oleh kerusakan-kerusakan moral. 33:45-46] * Merpakan salah satu jalan menuju kebaikan. maka ia mendapatkan pahala orang yang mengikutinya tanpa berkurang seikitpun dari pahala mereka.

orang yaug senantiasa melaksanakan hukum Allah dan orang yang terperosok di dalamnya adaldah laksana orang-orang membagi tempat daldam suatu bahtera. 14:44 * Merupakan tugas kita untuk meneruskan misi perjuangan para nabi dan rasul [42:13] Dakwah merupakan aktivitas yang mulia dan luhur. lihat QS 2:174. dimana ada bagian yang duduk di atasnya. Kudengar Rosulullah SAW bersabda. Al. * Adanya ancaman bagi yang tidak berdakwah. ia berucap.“Kami akan lubangi saja bagian bawah itu. maka akan selamat dan selamatlah semua " (HR Imam Bukhari da Tirmidzi) * Dari Abu Sa'id al Khudri ra. tetapi juga merupakan kewajiban yang berat. Kemudian mereka berkata. tentu mereka harus melintasi orang-rang yang ada di bagian atas. “Barang siapa diantara kalian melihat kemungkaran ubahlah dengan tangannya. Dan yang demikian itu selemah-lemahnya iman. Untuk itu dibutuhkan faktor-faktor pendukung keberhasilan dakwah yaitu sebagai berikut : 1. Tirmidzi dan Ibnu Majah).” (HR Imam Muslim. maka ubahlah dengan hatinya. Ketika orang-rang yang ada di bagian memerlukan air. Jika tidak mampu ubahlah dengan lisannya.Fahmu Ad-Daqiq (Pemahaman yang rinci) . Namun bila mereka menegah perbuatan mereka.” Jika mereka (orang-orang yang ada di bagian atas) membiarkan apa yang diinginkan oleh orang-orang yang ada di bawah niscaya akan binasalah semua. Agar dakwah ini berhasil ia membutuhkan pribadi yang tangguh untuk memikulnya. Jika tidak mampu juga. 3:187. ada pula yang duduk di bawahnya.

Citra Islami Press Panduan Aktivis Harokah. Al. Pustaka Al-Ummah .Wahyu Al-Kaamil (Kesadaran yang sempurna) 5. Al. Fadhl Ilahy. Al. Menggugah Semangat Berdakwah.2. Khazanah Ilmu Jum'ah Amin Abdul Aziz. Al-'Amal Al-Mutawashil (Kerja yang kontinyu) REFERENSI Dr.Imam Al-'Amiiq (Keimanan yang dalam) 3. Fiqh Da'wah.Hubb Al-Watsiiq (Kecintaan yang kokoh) 4.

Islam juga sangat menghormati dan menghargai ahlul „lmi dan menganjurkan umatnya untuk dekat dengan mereka.berilmu * Peserta mengetahui pengaruh ilmu terhadap iman dan tingkah laku * Peserta memahami perintah mencuri ilmu dalam Islam dan hak-hak ilmu utas pemiliknya METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Perhatian Islam Terhadap Ilmu Manusia tidak pernah menemukan agama yang sangat memperhatikan keilmuan dengun sempurna selain Islam. mengajak umatnya untuk menuntut. . dan sekaligus mengajarkan ilmu. mengamalkan. Islam selalu menyeru dan memotivasi penekunan ilmu pengetahuan.ILMU DAN URGENSINYA TUJUAN * Peserta memahami perhatian Islum terhadap ilmu * Peserta mengetahui aspek-aspek ilmu dalam pandangan rslam * Peserta memahami keutamaan ilmu dan orang-orang yang. Islam menjelaskan keutamaan menuntut ilmu dun etikanya serta menegur orang yang tidak memperdulikannya. mempelajari.

1. Aspek material Yaitu ilmu-ilmu yang mengkaji berbagai materi yang bertebaran di seluruh jagat raya ini. Aspek Humaniora (Manusia) dan kajian-kajian yang berkaitan dengannya Ilmu yang membahas tentang segi-segi kehidupan manusia yang berhubungan dengan tempat tinggal dan waktu.Dalam kamus yang memuat kosa kata Al-Qur‟an. ya‟lamuna dst ) disebutkan beratus-ratus kali. Aspek inilah yang pertama kali disebut‟ilmu‟ bahkan disebut ilmu yang paling tinggi oleh Imam Ibnu Abdil Barr. astronomi. politik. dan sebagainya. Ke mana dan mengapa? Dengan adanya jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut manusia akan mengetahui asalnya. biologi. Aspek wahyu Ilahi Ilmu yang datangnya melalui wahyu Allah SWT. baik di udara. Aspek-aspek ilmu dalam pandangan Islam Ilmu dalam pandangan Islam mencakup beberapa aspek kehidupan termasuk aspek-aspek ilmu dalam pengertian barat sekarang. Ia akan mengetahui dirinya dan Tuhannya serta akan tenang menuju tujuan hidupnya. yaitu : dari mana. dan kata-kata yang terbentuk dari katakata tersebut ( seperti a‟lamu. darat. Ilmu ini mengkaji manusia sebagai individu ataupun anggota masyarakat dalam bidang ekonomi. arah perjalanan yang harus ditempuh dan tujuan hidupnya. . kima. maupun di dalam bumi seperti fisika. Selain itu jika kita teliti buku-buku hadist An-Nabawi akan kita temukan di dalamnya judul-judul dan masalah-masalah tentang ilmu. Ilmu ini mencakup hakikat alamiah manusia dan menjawab setiap pertanyaan abadi yang tak pernah hilang pada diri manusia. dsb. 2. 3. dinyatakan bahwa kata „ilm (ilmu) disebutkan sebanyak 80 kali.

Pengertian Islam tentang ilmu tidak terbatas pada aspek terakhir yang menganggap materi sebagai obyek seperti yang dipahami oleh dunia barat pada ummnya sekarang.Quran adalah kitab yang terbesar yang mengangkat derajat ulul 'ilmi dan orang-orang yang berilmu. * 35:28 Ulama (orang yang mengetahui tentang kebesaran dan kekuasaa Allah) kian berilmu kian takut kepada Allah. * 35:19-22 Kebodohan sejajar dengan buta. bahkan Alqur‟an menyertakan iman kepada ilmu seseorang mengetahui lalu beriman. Dengan kata lain tidak ada iman sebelum ada ilmu (22:54. memuji kedudukan orang-orang yang diberi ilmu. 34:6) . ilmu sejajar dengan melihat. Selain itu Islam menganggap aspek material akan melahirkan keimanan bagi yang mendalaminya [3:190-191] Keutamaan Ilmu dan Orang-orang yang Berilmu AL. 58:11]. Sebagaimana Alloh menjelaskan bahwa Ia menurunkan kitabNya dan merinci ayat-ayatNya bagi orang-orang yang mengetahui. yaitu masalah keesaan. Dalam QS 3:18 Allah memulai pernyataan dari diriNya. Pengaruh ilmu terhadap Iman dan Tingkah Laku 1. Ilmu memberi petunjuk kepada iman Ilmu dan iman berjalan beriringan dalam Islam [30-36. Allah meminta kesaksian mereka atas permasalahan kehidupan yang paling besar. Allah Swt dalam Al-Qur'an menjelaskan tentang keutamaan orang-orang yang berilmu: * 39:9 Peniadaan persamaan antara orang-orang yang mengetahui dan orangorang yang tidak mengetahui. memuji para MalaikatNya dan orang yang diberi ilmu. hingga bodoh adalah kematian dan ilmu adalah kahidupan.

Banyak . Ilmu juga merupakan timbangan/penentu daldam penerimaan atau penolakan amal. Kelebihan ilmu dari ibadah Dalam hadits Huzaifah dan Sa'ad. yaitu: ilmu. Ayat ini dimulai ilmu tentang tauhid lalu disusul dengan permohonan ampun yang merupakan amal. 3. menunjuki. Untuk dapat berakhlak baikpun salah satunya harus dicapai dengan ilmu. dan sebaik-baik agama kalian adalah al-wara‟. Ibnu Qoyyim al-Jauziyah dalam alMiftah menyebutkan diantara “Ilmu menunjukkan kepada pemiliknya amal-amal yang utama di sisi Allah” Perintah Mencari Ilmu Allah menciptakan manusia dalam keadaan vukum duri ilmu. Jadi amal tersebut harus dilakukan karena keridhoanNya dan sesuai dengan perintaNya. Ilmu adalah penuntun amal Ilmulah yang menuntun. Maksud ayat ini adalah Allah hanya menerima amal seseorang yang bertakwa kepadaNya. Lalu Ia memberinya perongkat ilmu guna menggali ilmu dan belajar [16:781. Ilmu dilebihkan atas ibadah sebab manfaat ilmu tidak terbatas pada pemiliknya melainkan juga untuk orang lain.2. perilaku mendorong amal). Amal yang sesuai dengan ilmu adalah amal yang diterima. Rosulullah SAW bersabda : “kelebihan ilmu lebih kusukai dari pada kelebihan ibadah. Hal ini hanya bisa dicapai dengan ilmu. sedangkan amal yang bertentangan dengan ilmu adalah amal yang tertolak [5:27). Imam Ghazali berkata: "Muqadimah agama dan berahlak dengan akhlak para nabi tercapai jika diramu dengan 3 dimensi yang tersusun rapi. perilaku dan amal" (ilmu mewariskan perilaku. dan membimbing seseorang kepada amal [47:19].

Berhenti sebatas kadar ilmu yang dimiliki . 5. 4. Bersikap baik terhadapr guru. maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga” (HR Muslim). Artinya harus dianggap sebagai ibadah dan jihad fisabulillah. Mengajarkan ilmu dan menyebarkannya kepada orang lain 4. Beramal berdasarknn ilmu yang dimiliki 3. Diniatkan karena Allah. 3.Kahfi) 1. menelaah. Mengerti dan memahami 2. Semangat dalam mencari ilmu walaupun harus menghadapi kesulitan dan tantangan. Sabar terhadap guru [18:67-70]. Tidak pernah kenyang mencari ilmu [20:114]. berjalan menuju majlis ilmu dan mendatangi ahli ilmu. Termasuk ui dalamnya menghapal.” Hak-hak ilmu atas Pemiliknya 1. Dalam hadits lain: “Sesungguhnya para malaikat meruhdukkan sayapsayapnya kepada orang yang mecari ilmu kareaa ridha terhadap apa yang diperbuatnya. 2. maka nerakalah baginya.hadits-hadits yang menerangkan keutamaan menuntut ilmu: “Siapa yang berjalan di jalan untuk menuntut ilmu. Beberapa adab penting dalam mencari ilmu (hikmah kisah nabi Musa as dalam menuntut ilmu kepada Nabi Khidir dalam surat Al. Barang siapa berbuat demikian. mengkaji. Wajib menjelaskan dan haram untuk menutup-nutupinya 5. “Janganlah kalian mempelajari ilmu agar kalian bisa saling membanggakan di kalangan orang berilmu sedang kalian tidak memperdulikan orang-orang yang bodoh dan tidak membagus-baguskan majelis ilmu itu. memuliakan dan menghoramtinya [18:66].

Yusuf Qardhawi. HI Press. Edisi 7 / Vol I. Pembersih Jiwa. Penerbit Firdaus. Ta'limul Muta'alim. * Waqfah. * Syaikh Az-Zarnuzy. Rosulullah dan Ilmu Eksperimen'. Penerbit Pustaka. Yusuf Qardhawi. * Dr. * Dr. 48:29 TUJUAN * Peserta mengetahui sifat-sifat Rasulullah dan para sahabatnya * Peserta memahami landasan akhlak seorang mukmin METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN . * Al-Ghazali. Tanbihul Ghofilin * Al-Ghazali. 1996.al. et. Menghidupkan Nuansa Rabbaniah dan Ilmiah Pustaka AlKautsar. Kepada Murid-muridku. hal 6-10 TADABBUR AYAT QS.REFERENSI * Abullaits As-Samarqandi.

“Muhammad adalah utusan Allah. Sifat A‟izzah dan Asyidda membuat seorang mu'min memandang kecil kesenangan duniawi yang dimiliki orang-orang kafir (seperti kisah prajurit Islam. Sedangkan sifat-slfat mereka dalam InjiI ialah seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya. Merasa bangga dengan keimanan di dalam dada dan tidak merasa hina atau rendah di hadapan kekufuran. Setiap muslim hendaknya memahami bahwa lemah lembut merupakan sifat Yang Maha Tinggi dan Allah mencintai itu bagi hamba-hambanya dalam segala . Kaum mu‟min menyadari bahwa mereka bersaudara. tidak tunduk kepada kebodohan dan hawa nafsu. Rustum untuk berunding di Qaddisiya). 5:54-56. Saling berkasih sayang sesama mereka. Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat. tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati-hati orang kafir (dengan kakuatan orang-orang mukmin). kamu lihat mereka ruku‟ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaanNya. Sifat-sifat para sahabat Rasul yang digambarkan dalam Taurat adalah: 1. dan orang-orang yang bersamanya bersikap keras terhadap orang-orang kafir.” [48:29] A. karena itu ia menintai sesama mu‟min seperti mencintai dirinya sendiri (HR Muslim). Setiap muslim hendaknya menghias dirinya dengan sifat-sifat tersebut dalam kehidupan bermasyarakat. Keras dan tegas terhadap orang kafir dan lemah lembut lerhadap sesama mereka Ayat ini senada dengan QS. maka tunas jtu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya. tetapi berkasih. A'izzah 'alal kafirin maknanya penuh gengsi dan prestisi terhadap orang kafir. Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh di antara mereka ampunan dan pahalanya yang besar. tanda-tanda mereka tampak pada bekas sujud di muka mereka. sayang antara sesama mereka. Rib'i bin 'Amir yang mendatangi panglima Persia.

Janji Allah untuk orang-orang beriman Allah menyediakan pahala dan syurga bagi orang-orang yang beriman dan beramal sholeh dari pengikut Rosulullah SAW baik yang dahulu maupun yang . Di wajah mereka lergambar bekas ketakwaan.” (HR Muslim). mencintai kelemahlembutan dalam segala urusan ( Hadist Muttafaq‟alaih). 3. 4. “Sesungguhnya Allah Maha Lemah Lembut. mengeluarkan batangnya. Daldam hadist lain Rosulullah SAW bersabda. bersikap dan berbudi pekerti yang halus sebagai gambaran keimanan mereka. kemudian bertambah dan berkembang dalam waktu yang singkat seperti biji-bijian yang tumbuh. Hal ini dikarenakan orang-orang beriman itu mengerjakan shalat dengan khusyu'. ppenuh ketundukkan dan kepatuhan kepada Allah. Demikianlah agama Islam. Kemudian pohon itu menjadi besar dan berbuah sehingga menakjubkan orang yang menanamnya karena kuat dan indahnya dan menambah jengkel hati orangorang kafir. dan keikhlasan mereka. Rasulullah dan para pengikutnya pada permulan tumbuh dan berkembangnya.urusan. lalu mereka bercabang dan beranting. tidak ada gambaran kedengkian dan niat buruk kepada orang lain. tunduk dan ikhlas mencari pahala dan keridhoan Allah SWT. kekhusyu'an. Jumlah mereka mula-mula sedikit. “Sesungguhnya Allah itu maha Lemah Lembut. Sifat-sifat shahabat Rasulullah di dalam Injil Sifat-sifat mereka di dalam Injil ia!ah seperti sebuah biji yang tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang rindang dan kokoh dalam waktu yang sangat singkat. dan memberi karena kelemahlembutan dan sekalikali tidak memeberikannya karena kekasaran apapun atau sejenisnya. Rosulullah SAW bersabda. 2. Yang dimaksud dengan bekas sujud ialah air muka yang cemerlang.

REFERENSI * Al-Qur‟an dan Tafsirya. Yogyakarta * Abduh Rabbani. Pustaka Al-Bayyinah MUSH' AB BIN UMAIR TUJUAN * Peserta mengetahui salah satu sahabat Rasulullah SAW yaitu Mush'ab bin Umair * Peserta mengetahui karakteristik akh1ak dan dakwah Mush'ab bin Umnir * Peserta dapat mengambil hikmah dun mencontoh kelebihan akh1ak Mush'ab bin Umair METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Sebelum Masuk Islam Mush'ab bin Umair lahir dan dibesarkan dalam kesenangan dan kekayaa.sekarang serta menjanjikan pengampunan dosa-dosa mereka. Kedua orang tuanya sangat . Aktivitas Harokah Dambaan Umat. Universitas Islam Indonesia. Beliau adalah pemuda Quraisy yang terkemuka dan paling tampan. Mush'ab juga pemuda yang cerdas sehingga memiliki daya pikat tinggi. Jilid lX. biasa hidup manja dan mewah dan menjadi buah bibir gadis-gadis Mekkah.

Namun. kecuali Allah SWT. Ibunya tergolong kaya dan selalu memberinya pakaian yang terbagus. padahal dulu bagaikan bunga indah lagi harum yang selalu menjadi pusat perhatian. karena tahu karena mendapat tantangan dari mereka. Jika ada cinta dan ketaatan lain yang manghalangi/mengalahkan cinta dan ketaatan pada ketiganya. berganti dengan pola hidup sederhana. Di samping itu mengajak orang-orang lain untuk menganut agama Allah serta mempersiapkan . karena memakai minyak wangi yang paling mahal. dari mulai mengurungnya hingga mengusir Mush'ab dari rumahnya dan tidak mengakuinya lagi sebagai anaknya. Ibunya berusaha keras mengembalikan Mush'ab kepada ugamanya yang lama dengan berbagai cara. yang puling dicintainya.cinta kepadanya. maka ia harus dikesampingkan. Setelah Masuk Islam Setelah hidup dalam Islam. Rosul SAW. Suatu saat Mush'ab dipilih Rasulullah untuk melakukan suatu tugas maha penting pada saat itu. Mush'ab tetap tegar dengan keimanannya. Mush'ab meninggalkan semua kemewahannya. Ia menyembunyikan keislamannya dari ibunya dan kaumnya. kemudidan ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rosulnya”. Baginya tidak ada yang harus didahulukan untuk ditaati. walaupun harus dipertaruhkan dengan cinta dan baktinya terhadap ibunda. Mush'ab segera mendatangi Rasulullah SAW dan menyatakan diri masuk Islam. ”Dahulu saya melihat Mush‟ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya. Ia orang yang paling harum di kota Mekkah. Ia manjadi duta atau utusan rasul ke Madinah untuk mengajarkan seluk beluk agama Islam kepada orang-orang Anshar yang telah beriman dan berbaiat kepada Rasulullah SAW di bukit 'Aqobah. yaitu Khunas binti Malik. Terhadap hal ini Rosulullah berkata. Ketika Masuk Islam Ketika mendengar berita kenabian Muhammad. Tantangan yang paling keras adalah dari ibundanya sendiri. Kini Mush'ab hanya memakai pakaian yang usang lagi penh tambalan. dan jihad di jalanNya.

keridhaannya disisi Allah." Maka dipegangnya bendera dengun tangan kirinya sambil membungkuk melindunginya. lalu menebus tangannya hingga putus. Andaikan ditaruh di kepalanya terbukalah kedua kakinya. Maka orang berkuda itu menyerangnya ketiga kali dengan tombak. lebih berpengaruh dan lebih dekat hubungan kekeluargaannya dengan Rasulullah daripada Mush'ab. Mush'ab membungkuk ke arah bendera. Mush'ab pun gugur. Tak sehelaipun kain untuk menutupinya selain sehelai burdah. Datanglah seorang berkuda. Ketika perang Uhud Mush'ab terpilih menjadi pembawa bendera dalam peperangan. Rasulullah SAW beserta para sahabat datang meninjau medan pertempuran untuk menyampaikan perpisahan kepada para syuhada. Diantaranya Mush'ab bin Umair yang tewas di perang Uhud. becucuranlah dengan deras air matanya. lalu dengan kedua pangkal lengan meraihnya ke dada sambil mengucapkan: "Muhamhad itu tiada lain hanyalah seorang rasul dan sebelumnya tidak didahului oleh beberapa rosul”. Ibnu Qomaiah namanya. Tetapi ternyata Rasulullah SAW menjatuhkan pilihannya kepada Mush'ab yang masih muda dengan segala kelebihankelebihannya sebagai duta yang pertama." Setalah perang Uhud berakhir. Mush'ab bertahan pada kedudukannya. Musuh pun meneebus tangan kirinya hingga putus pula. Diantara kami ada yang telah berlalu sebelum menikmati pahalanya di dunia ini sedikitpun juga. dan memasukkannya hingga tombak itu pun patah. yang sebelumnya tidah didahului oleh beberupa rasul. Berkata Ibnu Sa'ad: "Diceritakan kepuda kami oleh Ibrahim bin Muhammad bin Syurahbil al-' Abdari dari bapaknya. Sebaliknya bila ditutupkan di . Tatkala barisan kaum muslimin pecah. Peristiwa Mush'ab dalam perang Uhud ini dikisahkan dalam Ibnu Sa'ad. Sebenamya di kalangan sahabat saat itu masih banyak yang lebih tua. ia berkata: "Mush'ab bin Umair adalah pembawa bendera dalam perang Uhud. Berkata Khubbah Ibnu 'Urrat: "Kami hijrah di jalan Allah bersama Rasulullah SAW dengan mengharap. dan bendera jatuh. Ketika sampai ke tempat terbunuhnya jazad Mush'ab. sementara Mush‟ab mengucapkan: “Muhammud itu tiada lain seorang rasul.kota Mndinah untuk menyambut hijrahnya Rasulullah SAW sebagai peristiwa besar.

PERANAN PEMUDA MENGEMBAN RISALAH TUJUAN * Peserta mengetahui pentingnya keberadaan pemuda dalam kehiduan * Peserta mengetahui potensi-potensi yang dimiliki pemuda * Peserta mcngetahui peranan pemuda dalam masyarakat * Peserta mengetahui bekal-bekal yang dibutuhkan pemuda dalam menjalani perannya .kakinya terbuakalah kepalanya. dan kakinya tutupilah dengan rumpur idzkhir” Hikmah * Kecintaan kepada Allah. CV Dipenogoro. Karakteristik Perihidup Enampuluh Sahabat Rosulullah. * Mush'ab adalah contoh nyata pemuda yang aktif berdakwah dan menggunakan seluruh potensinya untuk kepentingan Islam. “Tutuplah ke bagian kepalanya." REFERENSI * Khalid Muhammad Khalid. Rasul dan jihad harus ditempatkan sebagai prioritas utama di atas selainnya [9: 24]. Maka sabda Rosulullah SAW. * Kita harus mengambil pelajaran dari sikap Mush'ab bahwa: "Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat pada Allah.

METODE * Ccramah dun Diskusi RINCIAN BAHASAN Pentingnyaa Keberadaan Pemuda dalam Kehidupan K eberadaan pemuda dalam kehidupan sangat penting. Merekalah yang akan merubah umat. pemuda selalu ingin menunjukkan kebolehannya dan kemampuannya dalam meraih cita-cita. Karena itulah Allah menganugerahi para pemuda dengan kekuatan fisik (jasmani) dan ketajaman daya pikir yang jauh lebih unggul dibanding dengan . suci dalam fitrahnya. Begitu pulu sebaliknya. Kondisi generasi muda merupakan parameter masa depan suatu bangsa. meraih izzah. Sebagai produk generasi yangj serba ingin tahu. jiwanya tidak akan ternoda oleh lumpur kemaksiatan. sebaliknya akan terjaga kebersihannya. gesit dan yang terpenting adalah memiliki fitrah yang masih bersih [18:13]. tidak takut menanggung resiko akan keyakinan yang dibawanya. Apabila kondisi pemudanya baik akan baik pula kondisi bangsa di masa depan. jauh dari unsur kehidupan yang merusak. Bila diarahkan secara baik. Pemuda adalah calon pemimpin masa datang. menjadi baik dan jaya otau menjadi sebaliknya. (kemuliaan) dunia dan akhirat. Potensi-potensi yang dimiliki Pemuda Pemuda memiliki idealisme yang tinggi. memiliki semangat dan kemampuan untuk belajar sekaligus mudah menyerap nilai-nilai kebaikan atau bahkan mudah terpengaruh kejahatan (kemaksiatann). karena mereka potensi untuk mewarnai perjalanan sejarah umat manusia.

Harta. Pembaharu Moral Ummat (Tajdiidu ma'nawiyatul Ummah) Di pundak pemuda terbeban harapan pembaharuan moral ummat. sesuai dengan akal pikiran. sebagai generasi yang telah memiliki pengalaman bertugas mendidik dan membina para pemuda dengan baik. yaitu: * Generasi Pembaharu moral masyarakat * Generasi Penerus * Generasi Pengganti * Genersi Pengubah 1. Sebab pemuda sholeh adalah generasi harapan yang dibutuhkan umat islam. Islam yang mereka bawa adalah Islam yang sesuai dengan hati nurani setiap insan. takhyul dan khurafat. Yaitu Islam yang bersih dari campur tangan manusia dan dari segala kecacatan. menyeluruh. tidak bercampur bid'ah. keturunan dan kebangsawanan dalam hal ini bukan termasuk kriteria. sempurna dalam seluruh aspek kehidupan. . pemuda yang menjadi pembaharu moral ummat memiliki kriteria sebagaimana yang digambarkan Allah dalam QS 2:249. Generasi masa depan yang memahami dan meyakini perannya dalam membangun umat di masa datang. Peranan Pemuda dalam Masyarakat Peranan pemuda dalam masyarakat dan bangsa atau dalam perubahan ummat setidaknya ada empat. tidak parsial. Karenanya. Dari tangan mereka diharapkan terbina generasi pemuda masa datang yang sholeh. Islam yang universal. generasi yang senantiasa menyebarkan syiar Islam dengan da‟wah dan jihad fi sabilillah.generasi tua. Dalam ayat itu dikisahkan bahwa pemuda Thalut dipilih Allah sebagai pemimpin karena ia memiliki ilmu yang luas dan bijaksana serta tubuh yang perkasa. Mereka akan mampu mengembalikan ummat kepada pemahaman Islam yang benar.

Mereka enggan mengikuti sunah Rasul karena tata cara atau tradisi nenek moyang yang telah mendarah daging pada diri mereka. Mereka mengikuti tradisi nenek moyang dalam beberapa cara.2. adat atau tingkah laku para pendahulunya. kedamaian dan keadilan. Generasi pengganti yang baik [5:54] . Yaqub. Pemuda dikatakan sebagai pengganti apabila ia menggantikan cara-cara. Ismail. Ishaq dan semua nabi Allah. Generasi penerus para nabi [2:132-133] Yaitu pemuda yang hidup dalam Islam dan berjuang demi Islam hingga syahid di ja1an Islam. Pada setiap jaman. Generasi Pengganti (Istibdalul Ijyaal) Setiap pemuda yang soleh akan dapat merealisasikan kemaslahatan bagi umat sebab peran dan tujuan mereka diharapkan mampu membawa ke arah kemuliaan. Adapun generasi pengganti ada dua macam: 1. 2. [12:14]. Generasi Penerus (Ittihaamul Ijyaal) Pemuda dapat dikatakan sebagai generasi penerus apabila ia meneruskan apa yang telah dilakukan pendahulunya. Hal inilah yang diwasiatkan kepada Nabi Ibrahim. Generasi penerus tradisi/adat nenek moyang [2:170] Pcmuda yang tidak mau mengikuti wahyu Allah karena mereka berpegang teguh pada ajaran nenek moyang meski mereka tahu nenek moyang mereka tidak mendapat petunjuk. 3. baik ritual dalam aspek lain dalam kchidupan. generasi penerus selalu terbagi menjadi dua: 1.

berkasih sayang sesama mu'min. 2. taat pada Allah dan Rasul-Nya. saling melindungi dalam hal membuat kekacauan dan kerusakan di bumi [45:19]. Pemuda demikian adalah pemuda yang mencintai dan dicintai Allah. amar ma'ruf nahi munkar. sebab ia yakin dengan dalil (hujjah) yang jelas bahwa berhala sesembahan kaumnya adalah sekutu-sekutu Allah dan merupakan kesesatan yang besar. Hal tersebut ia lakukan demi keridhoan Allah SWT. 2. Generasi / Komponen Pengubah (Anaasshirul Ijyaal) 1. Pemuda yang demikian adalah pemuda yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya. 4. sholihin dan shiddiqin dengan keburukan dan kesesatan. Kisah pemuda Ibrahim as [6:78-79]. Iman yang telah tertanam kuat menumbuhkan keberanian bagi Nabi Ibrahim untuk mendatangi kaumnya yang sesat (penyembah berhala). Mereka kelak menemui kesesatan.Mereka menggantikan para pendahulunya yung murtad. . mendirikan sholat menunaikan zakat. Komponen perubah yang baik [9:71] Pemuda yang beriman yang saling menolong. Ia punn berjihad dalam medan da'wah tanpa kenal lelah untuk mengajak kepada ugama Allah. keras terhadap' orang kafir. bersungguh-sungguh (jihad) fisabilillah dan tidak takut pada celaan orang yang suka mencela atas semua amalannya (sesuai sunnah Rasulullah-saw). Komponen Perubah yang buruk [8:73] Pemuda yang kafir. Ia juga melakukan dia1og terbuka tentang brrbagai fenomena keseharian dengan uraian yang logis dan rasional. Pada puncaknya nabi Ibrahim menghancurkan berhala sesembahan kaumnya walau harus mempertaruhkan jiwa raganya. Generasi pengganti yang buruk [19:59] Mereka menggantikan para pendahulunya yang telah diberi nikmat Allah yakni para nabi.

sebab mereka tak mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh dan benar. Tarbiyah yang sesuai dengan sunnah Nabi SAW [2:129. Bukan dari A1-Qur' an dan As-Sunnah.Setelah memahami betapa pentingnya pernan pemuda ddalam menentukan warna dunia maka bagi pemuda-pemuda yang beriman yang merasa harus memikul amanah Allah sebagai khalifah di bumi-Nya harus mempersiapkan bekal. Hikmah dan Ilmu Pengetahuan (Al-Hikmah wal Ma'rifah) Hikmah berarti mengetahui yang benar. Bahkan pemahaman yang dangkal itu pun sering kali menyimpang dikarenakan bersumber dari referensi yang tidak tepat. Karenanya dia harus melibatkan diri dalam aktifitas tarbiyah Islamiyah yang suci secara sungguh dan berkesinambungan. Sehingga pemahaman Islamnya sangat dangkal. Tarbiyah Islamiyah merupakan bekal pertama yang harus dimiliki o1eh setiap pemuda Islam untuk komitmen kepada Din Islam. Ghayah/tujuan akhirnya hany kepada Allah semata [98:5] Banyak pemuda Islam yang awam terhadap dienul Islam. meniti kesuksesan dan kebahagian baik di dunia dan di akhirat. Pendidikan yang suci (At-Tarbiyatul fithriyah) Tarbiyah yang didasarkan titah Allah tanpa memandang yang lainnya. Bekal-bekal yang dibutuhkan pemuda dalam menjalani perannya Adapun bekal-bekal yang diperlukan pemuda yang beriman dalam menjalani perannya adalah sbb: 1. 3:32-33]. Bekal itu untuk mengarungi sumudra kehidupan. seperti buku-buku karya orientalis atau karya penulis yang kurang memahami Islam sehirgga justru merancukan pengertian tentang Islam. Hikmah hanya . Pengetahuan tentang rahasia atau faedah sesuatu yang mana pengetahuan itu memberi manfaat. 2.

Minimal ia menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri. Pribadi Pemimpin (Asy-Syakhshiyatul Qiyaadah) Seorang pemuda mu'min harus berkepribadian pemimpin sebagaimana yang diungkapkan Rasulullah SAW. [12:22] Hikmah * Berilmu * Adil * Bijaksana * Lemah lembut * Figur Nabi saw (AQ & AS) Barang siapa yang bekerja tanpa dilandasi suatu ilmu nwka dia akan banyak berbuat kerusakan daripada perbaikan" [Umar bin Abdul Aziz] Ma‟rifah * Mengenal Allah dan memenuhi hak-hak-Nya * Mengenal yang haq dan yang bathil 3. “Setiap kamu adalah pemimpi. dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban .. Seorang pemimpin haruslah memiliki karakter: * Menjadi figur yang baik * Ilmu * Akhlak yang lurus dan terpuji * Bijaksana * Adil * Berani menanggung resiko kala menegakkan kebenaran ..diberikan kepada orang-orang yang berbuat baik.”.

GIP * Al-Qur'an dan Tafsimya. yang mengatakan “Sami'na wa atha'na” ketika mendengar seruan atau perintah Allah dan Rasul-Nya. REFERENSI * Dr. Shakir. Jilid 5. Pribadi prajurit (Asy-Syakhsiyatul Jundiyah) Seorang pemuda hendaknya berkepribadian prajurit. Di Seputar Persoalan yang Meughadangnya. Sholih Al-Fauzan. Dr. 2:285]. Mereka hanya bertawakkal menyerahkan hasil usahanya kepada Allah saja & berusaha sepenuh tenaga melakukan sebab kemudian memasrahkan hasil hanya kepada Allah saja. Generasi Mendatang Generasi yang Menang. Risalah Gusti * Dr. Ia tidak memikirkannya dahulu kalau ia yakin bahwa apa-apa yang datangnya dari Allah ada1ah haq (kebenaran yang pasti) [33:36. Yusuf Qordhowi.* Bertanggung jawab * Terpercaya/jujur * Berpandangan baik dalam segala hal/optimis * Cepat tanggap dalam menghadapi berbagai situasi * Timbang rasa / tepo seliro * Mengenal kemampuan diri dan anggotanya * Sehat dan kuat jasmaninya Sikap mereka terhadap aturan Allah dan Rasu1Nya seperti sikap seorang perwira kepada panglimanya dan kondisinya seperti kondisi prajurit di barakbarak militer selalu siap dan waspada [32:24] 4. Universitas Islam Indonesia. Yogyakarta DAFTAR ISI . Ali Salim. Pemuda Islam.

IHLASUNNIYAH Makna Ikhlasunniyah Pentingnya Ikhlasunniyah Cara-cara untuk menumbuhkan niat yang Ikhlas 3. TAWAZUN Makna dan Hakikat Contoh-contoh Manusia yang tidak Tawazun 2. AQIDAH ISLAMIYAH Makna Aqidah Hubungan Aqidah Islam dengan Keimanan kepada Allah Jenis Tauhid 4. MAKNA ALHAMDULILLAHIRROBBIL‟ALAMIN . MAKANA BISMILLAHIRROHMANIRROHIM Makna Bismillah Makna Ar-Rahman Makna Ar-Rahiim 5.1.

IHSAN Pengertian Landasan Ihsan Alasan berbuat Ihsan kesimpulan 9. RUKUN ISLAM Makna dan Hakikat Rukun Islam Games “Garis Lima” 8. AL-IMAN Hakikat Iman Rukun Iman Games “Rumah kita” 7.Makna Alhamdulillah Makna Robbul‟alamin 6. MA‟RIFATULLAH Makna Ma‟rifatullah .

MA‟RIFATUL RASUL Makna Risalah dan Rasul Pentingnya Iman kepada Rasul Tugas para Rasul Sifat-sifat para Rasul Games “Ilmu” 11. AL-QUR‟AN Definisi Alqur‟an . MA‟RIFATUL ISLAM Ad-dien menurut Al-qur‟an Ciri-ciri Dienullah/Dienussamawi Ciri-ciri Dienul Ardh Pengertian Islam cecara Ethimologis/Bahasa Pengertian Islam secara Terminologis/Istilah 12.Pentingnya Mengenal Allah Jalan-jalan untuk mengenal Allah Hal-hal yang menghalangi Ma‟rifatullah 10.

NIKMAT IMAN Iman sebagai Fitrah manusia Beberapa nikmat dari Allah Cara Mensyukuri Nikmat 15. UKHUWAH ISLAMIYAH Makna ukhuwah Islamiyah Perbedaan Ukhuwah Islamiyah dengan Ukhuwah Jahiliyah Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah Buah Ukhuwah Islamiyah 14.Nama-nama Alqur‟an Karakteristik Alqur‟an Fungsi Alqur‟an Akhlak Terpuji terhadap Alqur‟an Keunggullan Alqur‟an 13. HAL-HAL YANG MELEMAHKAN IMAN Fluktuasi Iman .

AKHLAK ROSULULLAH Akhlak Rasulullah secara Umum Contoh akhlak-akhlak mulia yang diperintahakan nabi SAW Contoh Akhlak-akhlak Tercela yang diperingatkan Rasullah SAW 19. HAL-HAL YANG MENGUATKAN IMAN Hal-hal yang menguatkan Iman 17. PENTINGNYA AKHLAK ISLAMI Definisi Akhlak Faktor-faktor pembentuk Akhlak Pentingnya Akhlak Islami 18. BANGUNAN ISLAM Pendahuluan Isi kandungan secara global ada 3 macam 20.Fenomena Lemahnya Iman Sebab-sebab lemahnya Iman 16. EKSISTENSI ALLAH Bukti eksistensi Allah .

CINTA Pengertian Tanda-tanda cinta Prioritas dalam cinta 24. PROBLEMATIKA UMAT Potensi yang dimilki dalam Cinta Sebab-sebab kemunduran umat Islam Solusi untuk meraih kemenangan 25. GHAZWUL FIKRI .Cara mengenal Allah 21. MAKNA ASYHADU Definsi syahadah Jenis-jenis Syahadah 22. MAKNA SYAHADATAIN Syahadah Uluhiyah Syahadah Risalah 23.

TARBIYAH RUHIYAH Hakikat Taqwa Balasan bagi orang-orang yang bertaqwa Jalanm Menuju Taqwa 28. PENTINGNYA PENDIDIKAN ISLAM Makna dan Hakikat Mengapa Pendidikan Islam Diperlukan ? Sifat Pendidikan Islam 27. BIRRUL WALIDAIN Pendahuluan Bentuk-bentuk Birrul Walidain Kesimpulan .Pengertian Sasaran Metode Games I Games II 26.

29. SIMBOL SUKSES Pengertian Langkah Hidup Simbol Sukses dan Simbol gagal Peran Niat dalam Mencapai Sukses Sukses di atas Sukses . ILMU ALLAH Pendahuluan Sifat-sifat Ilmun Allah Kualitas Ilmu Allah Hakikat Ilmu Allah Bukti Ilmu Allah 30.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful