Konsep Sufi

1. TAWAZUN

TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat tawazun. * Peserta mengetahui potensi-potensi yang ada pada diri manusia dan kebutuhan-kebutuhannya. * Peserta mengetahui contoh-contoh manusia yang tidak tawazun. * Peserta termotivasi untuk dapat hidup tawazun.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakekat tawazun Tawazun artinya keseimbangan. Sebagaimana Allah telah menjadikan alam beserta isinya berada dalam sebuah keseimbangan (67: 3). Manusia dan agama lslam kedua-duanya merupakan ciptaan Allah yang sesuai dengan fitrah Allah. Mustahil Allah menciptakan agama lslam untuk manusia yang tidak sesuai Allah (30: 30). Ayat ini menjelaskan pada kita bahwa manusia itu diciptakan sesuai dengan fitrah Allah yaitu memiliki naluri beragama (agama tauhid: Al-Islam) dan Allah menghendaki manusia untuk tetap dalam fitrah itu.

Kalau ada manusia yang tidak beragama tauhid, itu hanyalah karena pengaruh lingkungan (Hadits: Setiap bayi terlahir daIam keadaan fitrah (Islam) orang tuanyalah yang menjadikan ia sebagai Yahudi, Nasrani atau Majusi) Sesuai dengan fitrah Allah, manusia memiliki 3 potensi, yaitu Al-Jasad (Jasmani), Al-Aql (akal) dan Ar-Ruh (rohani). Islam menghendaki ketiga dimensi tersebut berada dalam keadaan tawazun (seimbang). Perintah untuk menegakkan neraca keseimbangan ini dapat dilihat pada QS. 55: 7-9. Ketiga potensi ini membutuhkan makanannya masing-masing. : 1. Jasmani. Mu'min yang kuat itu lebih baik dan lebih disukai Allah daripada mukmin yang lemah (HR. Muslim). Kebutuhannya adalah makanan, yaitu makanan yang halaalan thayyiban (halal dan baik) [80:24, 2:168], beristiharat [78:9], kebutuhan biologis [30: 20-21] & hal-hal lain yang menjadikan jasmani kuat. 2. Akal Yang membedakan manusia dengan hewan adalah akalya. Akal pulalah yang menjadikan manusia lebih mulia dari makhluk-makhluk lainnya. Dengan akal manusia mampu mengenal hakikat sesuatu, mencegahnya dari kejahatan dan perbuatan jelek. Membantunya dalam memanfaatkan kekayaan alam yang oleh Allah diperuntukkan baginya supaya manusia dapat melaksanakan tugasnya sebagai khalifatullah fil-ardh (wakil Allah di atas bumi) [2:30, 33:72]. Kebutuhan akal adalah ilmu [3:190] untuk pemenuhan sarana kehidupannya. 3. Ruh (hati) Kebutuhannya adalah dzikrullah [13:28, 62:9-10]. Pemenuhan kebutuhan

rohani sangat penting, agar roh/jiwa tetap memiliki semangat hidup, tanpa pemenuhan kebutuhan tersebut jiwa akan mati dan tidak sanggup mengemban amanah besar yang dilimpahkan kepadanya. Dengan keseimbangan manusia dapat meraih kebahagian hakiki yang merupakan nikmat Allah. Karena pelaksanaan syariah sesuai dengan fitrahnya. Untuk skala umat, ke-tawazunan akan menempatkan umat lslam menjadi umat pertengahan/ ummatan wasathon [2:143]. Kebahagiaan itu dapat berupa: * Kebahagiaan bathin/jiwa, dalam Bentuk ketenangan jiwa [13:28] * Kebahagian zhahir/gerak, dalam Bentuk kestabilan, ketenangan beribadah, bekerja dan aktivitas lainnya. Dengan menyeimbangkan dirinya maka manusia tersebut tergolong sebagai hamba yang pandai mensyukuri nikmat Allah. Dialah yang disebut manusia seutuhnya. Contoh-contoh manusia yang tidak tawazun * Manusia Atheis: tidak mengakui Allah, hanya bersandar pada akal (rasio sebagai dasar) . * Manusia Materialis: mementingkan masalah jasmani / materi saja. * Manusia Pantheis (Kebatinan): bersandar pada hati/ batinnya saja.

REFERENSI * Al-Qadiry , Seimbanglah dalam Beragama, Jakarta:GIP * Silabus Materi Mentoring th 1994/995

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 40‟ Diskusi Mentor memberikan kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

2. IKHLASUNNIYAH TUJUAN * Pcserta memahami makna ikh1asunniyah baik secara bahasa maupun istilah. * Peserta memahami pentingnya ikhlasunniyah dalam beramal. * Peserta mengetahui cara-cara untuk menumbuhkan niat yang ikh1as. * Peserta termotivasi untuk mempunyai niat yang ikhlas dalam beramal sehingga bernilai ibadah.

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna ikhlasunniyah * Secara bahasa: - Ikhlas berasal dari kata khalasha yang berarti bersih/ murni.

- Niyat berarti Al-qoshdu, artinya maksud/tujuan. * Secara istilah: Ikhlashunniyat berarti membersihkan maksud dan motivasi kepada Allah dari maksud dan niat lain. Hanya mengkhususkan Allah Azzawa Jalla sebagai tujuan dalam berbuat.

Perintah Allah untuk ikhlas dalam beramal: QS. 98:5, 7:29, 18:110. Pentingnya Ikhlasunniyah 1. Merupakan ruhnya amal 2. Salah satu syarat diterimanya amal. “Allah Azza wa Jalla tidak menerima amaI kecuaIi apabila dilaksanakan dengan ikhlas dalam mencari keridhaan-Nya semata”. (HR Abu Daud dan Nasa'i). Syarat diterimanya amal atau perbuatan : * Bersungguh-sungguh dalam melaksanakannya * Ikhlas dalam berniat * Sesuai dengan syariat Islam (Al-Qur‟an dan Sunnah) 3. Penentu nilai/kualitas suatu amal [4:125]. "Sesungguhnya segala amal perbuatan tergantung pada niat, dan bahwasannya bagi tiap-tiap orang apa yang ia niiatkan. Maka barang siapa hijrah menuju (ridha) Allah dan RasulNya, maka hijrahnya itu kepada Allah dan RasulNya. Barang siapa yang hijrah karena dunia (harta atau kemegahan dunia), atau karena seorang wanita yang akan dinikahinya, maka hijrahnya itu ke arah yang ditujunya." (HR Bukhari Muslim) 4. Mendatangkan berkah dan pahala dari Allah [2:262, 4:145-146].

Cara-cara untuk menumbuhkan niat yang ikhlas 1. Menyerahkan segala datanya hanya kepada Allah, rasul dan akhirat. 2. Memerangi kesenangan hawa nafsu dunia. 3. Menyadari bahwa segala aspek kegiatan seorang muslim adalah ibadah [2:21, 51:56].

REFERENSI * Imam Al-Ghazali, Ibnu Rajab Al-Hambali & Ibnu Qayyim Al-Jauziyah, Pembersih Jiwa, Pustaka. * Ibnu Taimiyyah, Etika Beramar Ma'ruf Nahi Munkar, GIP. * Panduan Aktivis Harokah, hal. 42, Al-Ummah.

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 40‟ Diskusi Mentor memberikan kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

3. AQIDAH ISLAMIY AH TUJUAN * Peserta memahami makna aqidah secara bahasa dan istilah

* Peserta memahami hubungan iman kepada Allah dengan aqidah lslam. * Peserta memahami standard nilai aqidah lslam * Peserta termotivasi untuk mengesakan Allah (tauhidullah) * Peserta memahami makna dan jenis tauhid

METODE PENDEKATAN: * Ceramah & diskusi

RINCIAN BAHASAN Makna Aqidah * Secara bahasa: 'Aqdun - 'Aqooid berarti akad atau ikatan. Ikatan yang mengikat manusia dengan aturan-aturan Allah dan nilai-nilai Islam. * Secara istilah: aqidah ialah sesuatu yang wajib diyakini atau diimani tanpa keraguan

Hubungan Aqidah Islam dengan keimanan kepada Allah [ 4:136; 21:25; 16:35]. Aqidah merupakan misi da'wah yang dibawa oleh Rasul Allah yang pertama sampai dengan yang terakhir yang tidak berubah-ubah karena pergantian zaman dan tempat, atau karena perbedaan golongan atau masyarakat [42:13]. (Aqidah Islam, Sayid Sabiq, hal.18) Hati merupakan standar penilaian aqidah [26:88-89], "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada rupa atau bentuk kamu, tidak juga kepada jasadmu, tetapi Ia melihat kcpada hati dan perbuatanmu" (Hadits). Memahami aqidah dimulai

dari tauhid [112:1-4]. Tauhid berasal dari kata wahhada yang berarti menjadikan satu. Jenis tauhid: * Tauhid Uluhiyah (mengesakan Allah sebagai satu-satunya sesembahan/ ilah) . * Tauhid Rububiyah (mengesakan Allah sebagai satu-satunya Rabb) . * Tauhid asma dan sifat Allah (Allah memiliki nama sifat yang tidak dimiliki oleh selain Nya) :

REFERENSI * DR Ibrahim Muhammad bin Abdullah Al-Buraikan, Pengantar Studi Aqidah lslam. * Aqidah Seorang Muslim, Al-Ummah * Sayid Sabiq, Aqidah Islam, Pola Hidup Manusia beriman, CV. Diponegoro

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Diskusi pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tertutup dan terbuka 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 35‟ Diskusi Mentor menyediakan waktu untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

4. MAKNA BISMILLAHIRROHMANIRROHIM TUJUAN

Sebagai kalimat IZIN. contohmya makan nasi dengan .* Peserta memahami makna bismillah * Peserta memahami makna Ar-Rahman dan Ar-Rohiim * Peserta membiasakan memulai suatu perbuatan dan kebajikan dengan basmalah METODE PENDEKATAN: * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Ayat Basmalah termasuk Surat Al-Fatihah. Makna Bismillah . Sedangkan Surat Al-Fatihah terdiri dari 7 ayat. Hadits. Bismillah bukan sebagai penukar kenikmatan. * AL-Ism = Nama. berasal dari kata al-Ilah Bismillah memiliki dua makna: 1. hendakIah kaIian membaca bismillahirahmaanirrahiim. ia berkata. dari ad-Da'ru Quthni dari Abu Hurairah. * Preposisi "Bi" = aku memulai. * Allah = nama Tuhan. menunjuk pada sesuatu/rerso yang dinamai . dan bismillahirrahmaanirrahiim termasuk ke dalam saIah satu ayatnya". Rasulullah SAW bersabda: “Jika kalian membaca Surat AI-Fatihah. karena ia termasuk ke dalam surat Al-Fatihah.

33:43 dan QS 9:117. bukan sebagai penguasa. merupakan rahmat Allah dalam Bentuk petunjuk hidup. Oleh karena itu rahmat Allah yang berupa sarana hidup ini diberikan untuk semua makhluk di alam semesta (rahmatan lil alamiin). tapi bismillah merupakan kalimat izin bagi hamba Allah yang merasa hidumya hanya sekedar “menumpang”. Ar-Rahman berwazan " “fa‟laan" yang menunjukkan banyak. Ar-Rahman dan Ar- .S. Ar-Rahiim berwazan (berpola) "fa'iil" yang menunjuk ketetapan dan kekekalan.membaca bismillah akan sama nikmatnya dengan makan nasi tanpa baca bismillah. Bila seseorang mengucapkan bismillahirrahmaanirrahim. Ar-Rahiim berupa rahmat Allah dalam bentuk petunjuk hidup. 2. diberikan hanya untuk orang-orang yang beriman. Dalam Qur'an makna Ar-Rahiim sererti terdapat pada Q. Dilihat dari segi bahasanya. Yaitu rengakuan otoritas bagi hamba Allah yang menyadari bahwa sesungguhmya yang memiliki wewenang otoritas hanyalah Allah. menunjukkan kenikmatan yang terus menerus dan kekal. karena sesungguhnya semua yang ada di atas dunia ini milik Allah dan manusia diberi kenikmatan untuk memakai fasiIitas Allah tsb. Manusia hanya sebagai wakil Allah di muka bumi ini. Makna Ar-Rahman Ar-Rahman (Maha Pengasih). baik manusia maupun binatang. ia mengokohkan jiwanya--yang dinisbahkan kepada hakikat kehambaan--dengan salah satu dari tanda-tanda Allah (Thabathabai: 21). ia telah menandai kehambaannya dengan nama Allah. Sebagai kalimat PENGAKUAN OTORITAS. merupakan rahmat Allah dalam Bentuk sarana hidup Dilihat dari segi etimologisnya. 19:75] Makna Ar-Rahiim Ar-Rahiim: Maha Penyayang. baik muslim maupun kafir. Makna ini digunakan dalam Al-Qur‟an [20: 5.

manusia umumnya menikmati sarana hidup tapi lupa/mencampakkan retunjuk hidup yang berharga.Rahiim Allah berikan bersama-sama kepada hamba-hambaNya sesuai pengucapannya yang utuh dan lengkap (selalu bismillahirrahmaanirrahim). Rasulullah menerangkan keutamaan seseorang yang mengucapkan basmalah dalam HR Abu Daud dan dihasankan oleh Ibnu Shalah: “Setiap urusan yang baik yang tidak diawali dengan Bismillaahirrahmaanirrahim maka tidak akan mendapat barokah”. Allah telah memberikan kepada manusia selain sarana hidup juga petunjuk hidup (hidayah). siapa yang memberikan sarana hidup tersebut. REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. MAKNA ALHAMDULILLAHIROBBIL'ALAMIN . Manusia lupa. Setetes Basmalah dan HamdaIah * Hasan Al-Banna. manusia menganggamya semata-mata atas usaha mereka. Fenomena sekarang. Kunci Memahami Al-Qur‟an ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan tujuan materi 5‟ Pendahuluan Mentor menanyakan pendapat tentang alasan mengapa memulai suatu pekerjaan dengan membaca basmalah 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 35‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 5. Tinggal manusia yang berusaha menggapAl retunjuk hidup (hidayah) tersebut. padahal semua sarana hidup tersebut Allah berikan gratis dan bersifat menyeluruh.

Allah SWT dipuji atas keindahan nama-namaNya dan kebaikan perbuatanNya. Alasan Allah dipuji: * Allah Maha Pembuat Prestasi [40:62] * Allah Maha Indah dalam nama-namaNya [20: 8. Dalam Qur'an pujian terhadap Allah seperti dalam QS. 14: 39. QS 7:180] * Allah maha baik dalam perbuatannya [32:7) * Allah mencipta segala sesuatu berdasarkan pengetahuan iman kehendaknya [ 20: 111] Makna Rohbul' alamin .TUJUAN * Peserta memahami makna Alhamdulillah dan Rabbul 'aalamiin * Peserta termotivasi untuk mengaplikasikan pemahamannya dalam kehidupannya METODE PENDEKATAN: * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Alhamdulillah Alhamdu = pujian terhadap suatu kebaikan yang didasari oleh ikhtiar. 27: 15 dan 93. Allah memiliki prestasi yang tak mungkin disamai oleh manusia. QS.

3. 80 dan 3: 42] . yaitu: 1. Aksioma ini tidak berlaku bagi manusia. oleh karena itu Ia tidak akan lalai untuk menjaga dan memeliharanya. berarti alam manusia dan jin dan kelompokkelompok mereka 17.* Rabb = Pemilik yang mengatur urusan hambaNya . Allah sebagai Pemelihara [15:9] Allah memiliki sesuatu yang ia ciptakan sendiri. Allah Pencipta dan otomatis Allah sebagai Pemiliknya. Allah sebagai Pemilik [14:2] Siapa yang mencipta pasti memiliki. contoh helikopter yang diilhami oleh capung. sistem radar yang diilhami oleh cara kelelawar terbang di gua gelap. 4. 2. karena Allah SWT mencipta atas iradat dan kehendakNya sendiri. * Sekurang-kurangnya harus ada 4 kata sekaligus untuk dapat menterjemahkan Rabb secara tepat dan sempurna. tentu saja Dia adalah Penguasa mutlak atas semua yang ada di . dalam QS. ia hanya merekayasa. Manusia membuat sesuatu karena diilhami oleh fenomena ciptaan Allah. tapi berlaku mutlak bagi Allah SWT.15:73. membuat dan menyusun. Allah sebagai Pencipta [2: 164] Manusia tidak mencipta. A11ah sebagai pencipta menantang manusia untuk menciptakan lalat. Allah sebagai Penguasa [15:16-27] Allah adalah sebagai Pencipta. Sekalipun ia merekayasa atau menyusun bentuk baru pasti bahan bakunya diambil dari ciptaan Allah juga. * Al-'Alamin= apa yang diketahui. Pemilik dan sekaligus Pemelihara atas alam semesta ini.

CV Firdaus ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 6. Apabila ada satu saja urusan atau aturan yang dilakukan atau diberlakukan oleh manusia secara nyata-nyata bertentangan dengan aturanNya. Setetes Basmalah dan Hamdalah dalam Lautan Al-Fatihah * Allamah. Mengupas Surat Al-Fatihah.dalamnya. berarti manusia telah subversif kepadanya.Mizan. Nauzu billaahi min dzalik! REFERENSI * Paket BP NurulFikri.IMAN . Thabathaba'i Tafsir AI. AL.

2. . karena kita melihat Iman. Namun ternyata gambaran yang kita miliki selama ini belum cukup valid (shohih) dan integral (syamiil). Islam dan Ihsan secara sektoral dan terpisah satu sama lain. yaitu : 1. RUKUN IMAN. yang berfungsi sebagai tiang penyangganya. yang berfungsi sebagai lapisan fondasinya. METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Konsep-konsep tentang Iman. yang berfungsi sebagai atapnya. RUKUN ISLAM. menguatkan dan memelihara. 3. Jadi satu sama lain saling membantu. yang secara global terdiri dari tiga bagian utama. Islam dan Ihsan mungkin sudah pernah kita pelajari.TUJUAN * Peserta memahami hubungan antara Iman. Padahal ketiga konsep tersebut adalah merupakan satu bangunan yang dapat disebut sebagai RUMAH KITA. IHSAN. Artinya: tegaknya Islam pada diri seseorang tergantung pada kualitas pondasinya dan daya tahan Islam pada diri seseorang tergantung pada kualitas atapnya. Islam dan Ihsan * Peserta memahami hakekat iman * Peserta mengetahui cara-cara mengimani Rukun Iman dengan benar sehingga termotivasi untuk melakukanNya.

kepada Utusan-utusanNya. Iman kepada Hari Akhir [3:185]. kepada kitabkitabNya. yaitu pembenaran dengan hati. Artinya: seorang muslim yang beriman maka pemikiran. 20:1-3] Konsekuensinya: menjadikan AlQur‟an sebagai pedoman hidup. Iman kepada Kitab-Kitab [2:2. Konsekuensinya: mempersiapkan diri untuk menghadapiNya. Konsekuensinya: tidak mungkin Seorang mu'min berbuat ma'siat karena selalu ditongkrongi Malaikat. 6. Iman kepada Nabi dan Rasul [33:40]. Iman adalah keyakinan dan sekaligus juga amal [49:15]. Konsekuensinya: mencintai dan mengikutinya [3:31-32]. ”Hendaklah engkau beriman kepada Allah. 4:136) dan Hadits Ketika Nabi ditanya Malaikat Jibril tentang iman. 1. 4. kepada Hari Kiamat dan hendaklah engkau beriman kepada Qodar yang baik dan yang buruk" (HR Muslim). Tanda-tandanya: lihat QS 8:2. Iman kepada Malaikat [50:16-18]. Taqdir dan Kiamat. Orang yang beriman haruslah beriman kepada enam Rukun iman (2:285. Rukun Iman Rukun Iman merupakan basis konsepsional atau landasan idiil yang mendasari pemikiran. Jadi. yang satu dengan lainnya tidak dapat dipisahkan. Konsekuensinya : mencintai Allah SWT [2:165]. Akibatnya: ikh1ash dalam menjalankan perintahperintahNya. Rasul.Hakikat Iman Pengertian Iman menurut ahlussunah : Iman terdiri dari tiga unsur. Iman kepada Allah SWT . Kitab. ucapan dan tindakannya tidak akan bertentangan dengan keimanannya kepada Allah. ucapan dan tindakan seorang muslim. kepada Malaikat-Nya. Iman kepada Takdir [22:7]. Malaikat. tetapi kita . 2. maka jawab Nabi. 5. diikrarkan dengan lisan dan diamalkan dengan anggota badan. barangsiapa yang mengingkari salah satunya maka ia telah mengingkari seluruh Rukun Iman. Konsekuensinya: berprinsip bahwa "Janganlah kita mempersoalkan apa-apa yang Allah ingin lakukan terhadap kita. 3.

Muhammad Na'im. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Pembukaan Mentor memberikan game dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menyampaikan rincian bahasan 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi dan menutupnya dengan doa 5‟ GAMES MATERI AL-IMAN A.dkk.” REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Al-Iman. Al-Iman * DR. Yang Menguatkan Yang Membatalkan Iman. * Abdul Majid Al-Zandany . Judul : Rumah Kita B.harus melakukan apa-apa yang Allah ingin dari kita. Skema/gambar : 3 2 1 .

.. 2........ 2 adalah a (Islam) . 1 ada1ah b (Iman) No.. . Iman 2. .. Islam dan Ihsan E.. Langkah-langkah : 1. c. Setiap kelompok disuruh menentukan jawaban menjodohkan di atas berikut alasannya. Diskusikan antar kelompok. 3. Bahan : -Gambar di atas dengan jawaban pilihan/ lembar jawaban -Pembahasan materi tentang Iman..a... Islam 1. yaitu: No...... ..... Cari kesamaan.. Media : -Papan tulis dan spidol/kapur -2 kelompok atau lebih -Naskah pembahasan / materi D.. 4. b. Ihsan 3. Mentor membahas jawaban yang benar. C..

7. 3 adalah c (Ihsan) (langsung dilanjutkan dengan materi Al-Iman). RUKUN ISLAM TUJUAN : * Peserta memahami makna dan hakikat Rukun Islam * Peserta mengetahui tuntutan Rukun Islam di dalam kehidupan seorang muslim * Peserta termotivasi untuk mengamalkan Rukun Islam dengan benar METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi .No.

menunaikan zakat. yaitu sebagai latihan pengendalian kebiasaan pada jasmani. yaitu hawa nafsu. "Engkau ambil zakat itu dari orang-orang kaya mereka dan engkau kembalikan kepada orang-orang fakir mereka” (HR Mutafaqun „alahi). [2:185] . haji ke Baitullah dan puasa di buIan Ramadhan" (HR. yaitu Rukun Islam. 59:7]. Bagi siapa saja yang telah mengerjakan Rukun Islam yang lima. karena setiap harta seorang muslim adalah milik Allah. Bukhari Muslim). Seseorang yang telah menyatakan Laa ilaaha ilallaah berarti telah siap untuk fight (bertarung) melawan segala bentuk ilah di luar Allah di da1am kehidupannya [29:2]. * Shoum adalah training. Ibarat sebuah rumah. Rukun Islam merupakan landasan operasional dari Rukun Iman. belum berarti bahwa ia telah total masuk ke dalam Islam. Belum cukup dikatakan beriman hanya dengan megerjakan Rukun Islam tanpa ada upaya untuk menegakkannya. yaitu sebagai latihan agar menginfakkan hartanya.[57:7. yaitu makan dan minum dan ruhani. Di dalamnya tercakup hukum-hukum Islam yang mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. "Sesungguhnya Islam itu dibangun atas lima perkara: bersaksi sesungguhnya tidak ada Tuhan selain Allah dan Muhammad adalah utusan-Nya. * Shalat adalah training: sebagai latihan agar setiap muslim di dalam kehidupannya adalah dalam rangka sujud (beribadah) kepada Allah [6:162] * Zakat adalah training. Rukun Islam merupakan training/pelatihan bagi orang mukmin menuju mardhotillah/keridhoan Allah.RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakikat Rukun Islam Islam dibangun di atas lima dasar.172]. * Syahadat adalah agreement (perjanjian) antara seorang muslim dengan Allah SWT [7. Rukun Islam merupakan tiang-tiang atau penyangga bangunan keislaman seseorang. mendirikan shalat. Ia baru membangun landasan bagi amal-amalnya yang lain.

mengamalkan persatuan dan persamaan derajat dengan sesama manusia. Skema/ gambar : C. JuduI : Games Lima Garis B. yaitu sebagai latihan dalam pengorbanan jiwa dan harta di jalan Allah. [22:27-28] REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. * Sa'id Hawwa.* Haji adalah training. Media : Papan tulis dan kapur . Al-Islam. Al-Islam ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Pembukaan Mentor memberikan game dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ GAMES A.

Langkah-langkah : 1. Masih perlu ada pemahaman Iman yang benar agat terhindar dari muslim yang TBC (Takhyul. 4. sekalipun kita telah melaksanakan Rukun Islam. tingkatan. Harus ada proses pembinaan Islam secara kontinu dan bertahap untuk . Mintalah komentar lagi. Bentuk kelompok atau perorangan 2. 5. 3. Biasanya didapatkan pendapat yang bcrbeda-beda (mis: barisan. sehingga keislaman yang dimiliki menjadi indah dan dapat merasakan lezatnya iman Islam. Churafat/Khurafat). Dilaksanakannya Rukun Islam merupakan standar keimanan seorang muslim. itu belum final untuk membangun keislaman dalam diri kita. Rukun Islam merupakan karakteristik seorang muslim bila dibandingkan Dengan umat lain 2. buatlah kesepakatan bahwa gambar tersebut adalah Rukun lslam 5. Masih perlu peningkatan Akhlaqul Karimah. Diri kita belum sempurna membentuk pribadi Islam secara lengkap. Bahan : Materi Rukun Islam E. Bid'ah. Kita bisa membedakan kualitas keimanan seorang muslim dengan melihat dikerjakan atau tidaknya ibadah tersebut.D. Mintalah pendapat masing-masing kelompok tentang persepsi dari gambar tersebut 4. lidi). apa itu Rukun Islam? F. Kesimpulan : 1. Mentor membuat lima garis di papan tulis seperti di atas 3.

mendapatkan pemahaman Islam yang utuh. .

Landasan Qauliy "Sesungguhnya Allah telah mewajibkan untuk berbuat ihsan terhadap segala . * Ihsan (perbuatan baik dan berkualitas) berfungsi sebagai pelindung bagi bangunan keislaman seseorang. maka amal-amal Islam lainnya atan terpelihara dan tahan lama (sesuai dengan fungsinya sebagai atap bangunan Islam) Landasan ihsan 1. Jika seseorang berbuat ihsan. IHSAN TUJUAN * Peserta memahami hakekat ihsan dan balasan bagi orang-orang yang berbuat ihsan * Peserta mengetahui landasan berbuat ihsan * Peserta mengetahui cara beramal dengan ihsan METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian * Ihsan dianalogikan sebagai atap bangunan Islam (Rukun iman adalah pondasi. Rukun Islam adalah bangunannya).8.

Alasan Berbuat Ihsan Ada dua alasan mengapa kita berbual ihsan: 1. 28:77 QS. Maka jika kamu menyembelih. Karena niat yang baik akan mengarahkan kita kepada: 1. 2. hewan) dan optimal (terhadap yang hidup maupun yang akan mati) 2. sesungguhnya Dia meIihatmu". Adanya Kebaikan Allah (Ihsanullah) Allah telah memberikan nikmatnya yang besar kepada semua makhlukNya (QS. Landasan Kauniy Dengan melihat fenomena dalam kehidupan ini. maka sembelihlah dengan cara yang ihsan.sesuatu. QS. tentang definisi ihsan: "Mengabdilah kamu kepada Allah seakan-akan kamu melihat Dia. 55. 108: 1-3) Dengan mengingat Muraqabatullah dan Ihsanullah. Itqonul 'Amal (Amal yang rapi) . dan hendaklah menajamkan pisau dan menyenangkan (menenangkan & menen-tramkan) hewan sembelihan itu” (HR Muslim). secara sunatullah setiap orang suka akan perbuatan yang ihsan. Ikhlasun Niyat (Niat yang Ikh1as) 2. maka sudah selayaknya kita ber-Ihsanun Niyah (berniat yang baik). Jika kamu tidak melihatNya. Tuntutan untuk berbuat ihsan dalam Islam yaitu secara maksimal (terhadap segala sesuatu: manusia. Adanya Monitoring Allah (Muraqabatullah) Dalam HR Muslim dikisahkan jawaban Rasul ketika ditanya malaikat Jibril yang menyamar sebagai manusia.

3. please!) REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Ihsan ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . Mendapat Pahala [33: 29] 3. maka ia telah memiliki Ihsanul 'Amal (Amal yang ihsan). Ada 3 keuntungan jika sesorang meramal dengan amal yang ihsan: 1. Dicintai Allah [2:195] 2. Jaudatul Adaa' (Penyelesalan yang baik) Jika seseorang beramal dan memenuhi kriteria di atas. Artinya: Ikhlaslah selalu! (To be ikhlas. Mendapat Pertolongan Allah [16:128] Kesimpulan : Jadi untuk beramal ihsan harus memenuhi kriteria: 1) Zhohirotul Ihsan (Penampakan Ihsan). Artinya: Lakukan yang terbaik ! (Do your Best !) 2) Qiimatul Ihsan (Nilai Ihsan).

Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ 9. MA'RIFATULLAH TUJUAN * Peserta memahami makna dan maksud dari ma'rifatullah * Peserta mengetahui manfaat dan pentingnya ma‟rifatullah * Peserta mengetahui jalan-jalan untuk mengenal Allah * Peserta mengetahui hal-hal yang menghalangi ma‟rifatullah METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Ma'rifatullah .

* Ma'rifatullah berasal dari kala ma‟rifah dan Allah. Mengenal Allah bukan melalui zat Allah tetapi mengenal-Nya lewat tanda-tanda kebesaranNya (ayat-ayatNya). yaitu Allah Sang Pencipta. mengenal. Ma'rifah berarti mengetahui. * Berilmu dengan ma‟rifatullah sangat penting karena: 1. 2. Lewat akal: * Ayat Kauniyah / ayat Allah di alam ini: o fenomena terjadinya alam (52:35) o fenomena kehendak yang tinggi(67:3) o fenomena kehidupan (24:45) . yaitu meningkatkan keimanan dan ketaqwaan. Pentingnya Mengenal Allah * Seseorang yang mengenal Allah pasti akan tahu tujuan hidupnya (QS 51:56) dan tidak tertipu oleh dunia . * Ma‟rifatullah merupakan ilmu yang tertinggi yang harus difahami manusia (QS 6:122). Ma‟rifatullah adalah ilmu yang tertinggi sebab jika difahami memberikan keyakinan mendalam. yang dengannya akan diperoleh keberuntungan dan kemenangan. Memahami Ma‟rifatullah juga akan mengeluarkan manusia dari kegelapan kebodohan kepada cahaya hidayah yang terang [6:122] . Hakikat ilmu adalah memberikan keyakinan kepada yang mendalaminya. Jalan untuk mengenal Allah 1. Berhubungan dengan manfaat yang diperoleh. Berhubungan dengan obyeknya.

o fenomena petunjuk dan ilham (20:50) o fenomena pengabulan doa (6:63) * Ayat Qur'aniyah/ayat Allah di dalam Al-Qur‟an: o keindahan Al-Qur' an (2:23) o pemberitahuan tentang umat yang lampau [9:70] o pemberitahuan tentang kejadian yang akan datang (30:1-3. 11:6) * Allah sebagai pemilik (2:284) * dll. * Dzalim (QS 4:153) . menutup mata dan telinga manusia serta menyiksa mereka di neraka. * Bersandar pada panca indera (QS 2:55) . Sebab kekafiranlah yang menyebabkan Allah mengunci mati. * Berbuat kerusakan/Fasad . * Ragu-ragu (QS 6:109-110) Semua sifat diatas merupakan bibit-bibit kekafiran kepada Allah yang harus dibersihkan dari hati. * Dusta (QS 7:176) . 24:55) 2. * Membatalkan janji dengan Allah (QS 2:2&-27) . (59:22-24) Hal-hal yang menghalangi ma‟rifatullah * Kesombongan (QS 7:146. Lewat memahami Asma‟ul Husna: * Allah sebagai Al-Khaliq (40:62) * Allah sebagai pemberi rizqi (35:3. 8:7. * Lalai (QS 21:1-3) . (QS . * Banyak berbuat ma‟siyat . 25:21).

2:6-7) REFERENSI Said Hawwa. MA‟RIFATUL RASUL TUJUAN * Peserta memahami makna risalah dan rasul * Peserta memahami kewajiban beriman kepada rasul * Peserta mengetahui tugas para rasul * Peserta mengetahui sifat-sifat rasul METODE PENDEKATAN . Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Ma‟rifatullah 5‟ Diskusi Pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tentang logika keberadaan Allah 5‟ Ceramah Mentor mengurAlkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor menyediakan forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutup dengan doa 10‟ 10. Allah Jalla Jalaluhu Aqidah Seorang Muslim 1.

Menyampaikan (tablig) [5:67. Yang disampaikan berupa: * Ma'rifatullah [6:102] (Mengenal hakikat Allah) . 33:39]. Seseorang tidak dianggap muslim dan mukmin kecuali ia beriman bahwa Allah mengutus para rasul yang menginterprestasikan hakekat yang sebenarnya dari agama Islam. * Rasul: Seorang laki-laki (21:7) yang diberi wahyu oleh Allah SWT yang berkewajiban untuk melaksanakannya dan diperintahkan untuk menyampaikannya kepada manusia. * Juga tidak dianggap beriman atau muslim kecuali ia beriman kepada seluruh rasul. moral.* Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Risalah dan Rasul * Risalah: Sesuatu yang diwahyukan A11ah SWT berupa prinsip hidup. ibadah. Pentingnya iman kepada Rasul * Iman kepada para rasul adalah salah satu Rukun Iman. yaitu Tauhidullah . (Al-Asyqor:56) Tugas para rasul 1. aqidah untuk mengatur kehidupan manusia agar terwujud kebahagiaan di dunia dan akhirat. dan tidak membedakan antara satu dengan yang lainnya. .

60-71 * Al-Asyqor. Judul : Games Ilmu .8:110] 2.* Tauhidullah [21:25] [Mengesakan Allah] . 53:1-4] 3. Pustaka Mantiq ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Ma‟rifatullah 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ G AMES A. Ma'shum [terjaga dari kesalahan] [3:161. Dr. Aqidah Seorang Muslim. * Basyir wa nadzir [6:48] (Memberi kabar gembira dan peringatan) 2. Mendidik dan Membimbing [62:2] Sifat-sifat para rosul 1. Sebagai suri teladan [33:2l. Limar Sulaiman. Mereka adalah manusia (17:93-94. hal. 6:89-90] REFERENSI * Kelompok Studi Al-Ummah. Para Rasul dan Risalahnya.

juga jarak setiap lubang dari titik pusatnya. Lipat kertas 2 X. Lipat bagian kertas yang ujungnya bersatu sehingga menutupi 2/3 . 3 lembar kertas bujur sangkar per orang atau kelompok 4.B. Serangkaian petunjuk 3. Langkah-langkah . Skema/ Gambar / Contoh : C. 1 buah gunting atau cutter D. 1 naskah pembahasan 2. Tahap 1 Mentor memberikan instruksi tanpa memberikan keterangan tambahan. Tahap2 Mentor memberikan instruksi dan memberikan keterangan tambahan secara lisan sebagai berikut: 1. Media & Bahan : 1. * Instruksi: Peserta diminta membuat sejumlah lubang (minimal 6) yang berjarak sama antara satu lubang dengan lainnya. sehingga membentuk bujur sangkar 2.

.bagiannya. 3. Lubangi bagian yang ujungnya bersatu menggunakan gunting atau cutter 6. 2. Lipat. E. Rasul sebagai utusan Allah harus kita kenal dan kita taati agar segala aspek kehidupan kita menjadi ibadah. Pentingnya rasul sebagai penyampai dan penjelas risalah Islam sekaligus mencontohkan bagaimana Islam diterapkan dalam hidup keseharian. Hikmah: 1. Lipat lagi kertas dengan bagian yang sama sampai saling menutupi 5. Sehingga didapatkan hasil sesuai instruksi. Lipat juga 1/3 bagian sisanya 4. apakah didapatkan lubang-lubang sesuai instruksi Tahap 3 Mentor memberikan instruksi sambil mencontohkan setiap langkah secara terperinci.

biasa disebut agama budaya (dienul ardli) . bukan dari Allah.11. MA‟RIFATUL ISLAM TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian diin menurut Al-Qur'an * Mengetahui perbedaan dienullah dan dien ghoiru dienullah * Mengetahui kesempurnaan ajaran Islam sehingga berusaha mengamalkan dan mempelajarinya. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Ad-dien menurut Al-Qur‟an * Dienullah. * Dienul ghoiru dienullah.28) hasil rekayasa pikiran manusia. Jumlahnya lebih dari satu (QS. Disebut juga dengan dienul haq (dienus samaawi). 48. 61:9] Dienullah dibawa oleh semua Rosul dan nabi untuk keselamatan manusia. DienuI Islam [48:28.

* Konsep Tuhannya dinamisme. * Pokok-pokok ajarannya tidak pernah berubah dengan perubahan masyarakat penganutnya. berserah diri (al-istislaam) [3:83]. * Memiliki kitab suci yang bersih dari campur tangan manusia. * Bersih (as-saliim) * Aturan Illahi yang diberikan kepada manusia yang berakal sehat untuk kebahagiaan hidup mereka di dunia dan akhirat. tapi diturunkan untuk masyarakat. utusan itu hanya menyampaikan bukan menciptakan. * Konsep tentang Tuhannya adalah Tauhid. Disampaikan oleh manusia pilihan Allah (utusan-Nya). * Damai (as-silm) . * Umumnya tidak memilki kitab suci. * Ajaran lslam : . * Kebenaran ajarannya tidak universal. yaitu tidak berlaku bagi segenap manusia. animisme. dll.. * Kebenarannya universal dan sesuai dengan fitrah manusia Ciri-ciri dienul ardli : * Tumbuh dalam masyarakat. masa dan keadaan Pengertian Islam secara Ethimologi/ Bahasa : * Tunduk patuh.Ciri-ciri dienullah/dienus-Samaawi * Bukan tumbuh dari masyarakat. politheisme. walaupun ada sudah mengalami perubahan-perubahan dalam perjalanan sejarah. * Tidak disampaikan oleh Rosul Allah. * Ajarannya dapat berubah-ubah sesuai dengan perubahan masyarakat penganutnya .

30.* Sesuai fitrah manusia QS.10 Kepentingan seluruh manusia QS 34.107 * Untuk meningkatkan kualitas hidup manusia QS.179 * Sangat sempurna QS. Didin Hafidhuddin ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Uts.28 * Rahmat seluruh alam QS 21. 5:3 REFERENSI Diktat agama IPB. 2.

12. mempelajari dan mengamalkan AlQur'an METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi AL-Qur‟an * Secara bahasa berarti "bacaan”. * Al-Kitab/ Buku [21:10]. * An-Nur/ Cahaya [4:174] . * Secara istilah berarti "Kalam Allah SWT yang merupakan mu'jizat yang diwahyukan kepada nabi Muhammad SAW dan membacanya merupakan ibadah" Nama-nama Al-Qur‟an * Al-Qur‟an/ Bacaan [17:9] . AL-QUR‟AN TUJUAN * Peserta mengetahui definisi Al-Qur‟an secara bahasa dan istilah * Peserta mengetahui nama-nama dan karakteristik Al-Qur‟an * Peserta memahami fungsi Al-Qur‟an dan akhak terhadapnya * Peserta termotivasi untuk membaca. * Al-Furqon/ Pembeda [25:1] * Adz-Dzikr/ Pengingat [15:9].

* Tidak seorang pun yang dapat menandingi keindahan dan keagungan AlQur‟an [2:23. * Bacaan yang teramat mulia dan terpelihara [56: 77-78] . * Menertawakan peringatan ini [53:59-62] .Karakteristik AL-Qur' an * Diturunkan bukan untuk menyusahkan manusia [ 20:2]. * Mudah difahami dan diambil pelajaran [54: 17. * Keunggulan Al-Qur‟an * Menyombongkan diri dan berpaling [31:7] . . 17:88] . dst] Fungsi Al-Qur‟an * Pengganti kedudukan kitab suci sebelumnya yang pernah diturunkan Allah SWT * Tuntunan serta hukum untuk menempuh kehidupan * Menjelaskan masalah-masalah yang pernah diperselisihkan oleh umat terdahulu * Sebagai mukjizat Rasulullah SAW AkhIak Terpuji Terhadap Al-Qur‟an * Membaca ta'awudz sebelum membaca Al-Qur‟an [16:98] . * Membaca Al-Qur‟an secara tartil perlahan-lahan [73:4] . * Tersusun secara terperinci dan rapi [11:1] . 34. * Lapang dada menerima Al-Qur‟an [7:2] * Mendengarkan baik-baik pembacaan Al-Qur‟an [7:204] . * Bcrgetar hatinya dan bertambah imannya [8:2-4] Akhlak tercela terhadap Al-Qur‟an .

[25:1] REFERENSI * Paket BP NF 'Keunggulan Al-Qur‟an‟ .* Tidak memperahatikan Al-Qur‟an [47:24] Keunggulan Al-Qur‟an . * Keunggulan Al-Qur‟an secara ilmiah Pemikiran modern dalam berbagai bidang disiplin ilmu dewasa ini telah menetapkan bahwa Al-Qur‟an merupakan kitab ilmiah yang menghimpun segala disiplin ilmu dan filsafat. yang hanya memperlihatkan urgensi pada suatu masa saja. Allah menghendaki agar Al-Qur‟an berlaku umum (mencakup permasalahan) dan bersifat universal. * Jaminan kemurnian Al-Qur‟an. yaitu ketika turunnya. * Al-Qur‟an bersifat umum dan universal. [6:38] Universal : Berlaku selamanya dan untuk seluruh kaum. sebagai tanda kemuliaanNya dan ketinggian ilmu-Nya. Ilmu itu datang dari Allah SWT. * Al-Qur‟an adalah mukjizat yang abadi [4:74].[96:1-5] . Maka. 15:9] . Allah sendiri yang menjamin kemurnian Al-Qur‟an [6:115. Umum : Mencakup seluruh bidang/permasalahan manusia. disusun dan dikumpulkan Al-Qur‟an itu dengan sistematika yang memperlihatkan universalitas dan kekekalannya dan dijauhkan dari susunan yang bersifat temporer.

* Ibnu Qoyim. (Bab I) * Manna Khalil al-Qattan. Studi Ilmu-ilmu Quran . hal 18 ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Mahabatullah.

UKHUWAH ISLAMIYAH (UI) TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakekat UI * Peserta mengetahui perbedaan UI dan Ukhuwah Jahiliyah * Peserta mengetahui hal-hal yang menguatkan ukhuwah dan buah dari UI * Peserta termotivasi untuk mengamalkan hal-hal yang menuju kepada UI dalam kehidupannya METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi .13.

perkawinan. * Menurut Imam Hasan Al-Banna: Ukhuwah Islamiyah adalah keterikatan hati dan jiwa satu sama lain dengan ikatan aqidah. Merupakan arahan Rabbani (QS. nasionalisme. Merupakan cermin kekuatan iman (QS. Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah: 1. 8: 63) 4. kebangsaan. Menunjukkan kegembiraan & senyuman bila berjumpa 4. Memberitahukan kecintaan pada yang kita cintai 2.RINCIAN BAHASAN Makna Ukhuwah Islamiyah. dan kepentingan pribadi). Ukhuwah Jahiliyah bersifat temporer (terbatas pada waktu dan tempat). 49: 10) Perbedaan UI dan Ukhuwah Jahiliyah * Ukhuwah Islamiyah bersifat abadi dan universal karena berdasarkan aqidah dan syariat Islam. 3: 103) 2. Perumpamaan tali tasbih (QS. Hakekat Ukhuwah Islamiyah 1. 43: 67) 3. Nikmat Allah (QS. yaitu ikatan selain ikatan aqidah (misal: ikatan keturunan [orang tua-anak]. kesukuan. Memohon dido‟akan bila berpisah 3. Berjabat tangan bila berjumpa (kecuali non muhrim) .

Mengucapkan selamat berkenaan dengan saat-saat keberhasilan 6. Memenuhi hak ukhuwah saudaranya Buah Ukhuwah Islamiyah 1. Memberikan hadiah pada waktu-waktu tertentu 7. Ust. Sering bersilaturahmi (mengunjungi saudara) 8. Mendapatkan tempat khusus di syurga (15:45-48) REFERENSI * Bercinta dan bersaudara karena Allah. GIP * Meraih Nikmatnya Iman. Merasakan lezatnya iman 2. Husni Adham Jarror. Memperhatikan saudaranya & membantu keperluannya 9. Abdullah Nasih 'Ulwan * Rahasia Sukses Ikhwan Membina Persaudaraan di Jalan Allah.5. Mendapatkan perlindungan Allah di hari kiamat (termasuk dalam 7 golongan yang dilindungi) 3. Asadudin Press * Panduan Aktivis Harokah. Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menerangkan tujuan materi 5‟ Games Mentor memberikan games dan hikmahnya 10‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

GAMES Games I: Menyusun Bujur Sangkar Media : * Sembilan (9) bujur sangkar dari karton/kertas berukuran sama yang lelah dipotong secara acak dan dipisah-pisahkan ke dalam 3 amplop Cara: * Siswa dibagi menjadi beberapa kelompok terdiri dari 4-5 orang. * Tiap kelompok mendapat satu amplop yang berasal dari tiga bujur sangkar yang berukuran sama dan telah dipotong secara acak. * Pekerja boleh memberikan polongan karton yang dimilikinya kepada teman pekerja lain dalam kelompoknya tetapi tidak boleh memintanya. * Pekerja tidak boleh berkomunikasi sesama pekerja dan tidak boleh memberi petunjuk atau berdiskusi dengan temannya untuk menentukan letak potongan karton yang dimilikinya atau yang direroleh temannya. sedangkan yang lainnya bertugas sebagai pengawas. * Pengawas berhak menegur pekerja yang melanggar ketentuan . * Setiap pekerja diberi waktu 3 menit untuk membentuk bujur sangkar dari potongan karton tadi. * Pekerja yang sudah membentuk bujur sangkar miliknya boleh merubahnya lagi sedemikian sehingga setiap pekerja akan memiliki atau membenluk sebuah bujur sangkar. * Tiap pekerja memperoleh 3-5 potongan karton. Masingmasing kelompok mengirimkan 3 orang sebagai pekerja yang duduk secara melingkar. * Mentor bertugas membagikan potongan-potongan acak dari bujur sangkar tersebut kepada setiap pekerja kelompok. Pengawas bertugas mengawasi dan memberikan penilaian terhadap jalannya permainan.

Kritera Keberhasilan. * Setiap pekerja atau kelompok dapat membentuk bujur sangkar dalam waktu yang ditentukan. * Setiap pekerja menolong temannya dengan memberikan potongan bujur sangkar yang dimilikinya. * Setiap pengawas menjalankan tugasnya sebagaimana mestinya

Hikmah. * Ta‟awun/saling tolong menolong adalah salah satu kunci ukhuwah. * Pentingnya tausiyah dalam membina ukhuwah

Games II: Adu Ponco Berhadiah (Win-win Games) Cara: * Setiap siswa mencari lawan untuk mengadu ponco * Setiap kemenangan akan diberi hadiah (misal: Rp. 1000,- dalam waktu yang ditentukan (2'). * Setiap siswa mencari kemenangan sebanyak-banyaknya.

Penyelesaian: * Dalam waktu yang dilentukan, bergantian untuk menang sehingga semua mendapat hadiah yang sama dengan sebanyak-banyaknya.

Hikmah: * Tidak menganggap saudaranya sebagai lawan tetapi partner untuk mencapai tujuan bersama * Tidak mementingkan diri sendiri

14. NIKMAT IMAN TUJUAN * Menumbuhkan keyakinan bahwa iman merupakan fitrah manusia * Mangetahlu bahwa iman merupakan nikmat terbesar dari Allah * Mengetahui cara mensyukuri nikmat dari Allah

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Iman sebagai fitrah manusia * Semua manusia dilahirkan dalam keadaan fitrah. "Semua bayi terlahir dalam keadaan fitrah…. * Kesaksian manusia yang menyatakan Allah SWT adalah Robb mereka (7:172)

sehingga secara fitrah manusia akan percaya akan adanya Allah (10:31, 39:3). * Persaksian Rububiyyah di alam ruh harus dilanjutkan dangan persaksian Uluhiyyah dan Risalah di alam dunia sebagai konsekuensinya (30:30, 22:78, 2:21].

Nikmat Iman * Nikmat dari Allah tidak terhitung (14:34). * Beberapa nikmat dari Allah : 1. Nikmat sebagai mahluk (76:1-4) 2. Nikmat sebagai manusia (95:4) 3. Nikmal sebagai khalifah (2:30, 14:32-34) 4. Nikmat sebagai muslim (5:3, 49:17), merupakan nikmat terbesar dari Allah . * Nikmat harus disyukuri (14:7, 31:31), antara lain dengan cara: 1. Mengucapkan syukur (dengan hati dan lisan ) 2. Menjaga dan memelihara nikmat yang diberikan 3. Menggunakan sesuai keinginan dari pemberi nikmat dengan (perbuatan)

REFERENSI Royyad Al Haqil, Mensyukuri Nikmat Allah, GIP

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟

HAL-HAL YANG MELEMAHKAN IMAN TUJUAN * Peserta memahami adanya fIuktuasi keimanan * Peserta mengetahui fenomena lemahnya iman * Peserta mengetahui penyebab lemahnya iman * Peserta termotivasi untuk menjauhi hal-hal yang melemahkan iman METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Fluktuasi Iman Secara fitrah manusia memiliki kecenderungan untuk berbuat jujur (dosa) dan ketaqwaan [91:9-10]. ”Keimanan itu bisa bertambah dan berkurang.15. terkadang turun). Maka perbaharuilah iman kalian deugan Laa Ilaaha Illallaah” (HR Ibnu Islam) Fenomena Lemahnya Iman 1. Terjerumus dalam kemaksiatan . Hal ini mengakibatkan keimanan seseorang mengalami fluktuasi (terkadang naik.

* Tidak memperhatikan urusan kaum muslimin. MengeIuh dan takut akan musibah (QS 70:19-21) . Tidak tekun dan bermalas-malasan dalam beribadah Salah satu ketidaktekunan dalam beribadah ialah tidak khusyu' (konsentrasi) dalam mengerjakannya. Bila matanya sakit maka sakitlah seluruh tubuhnya. Padahal dalam sebuah hadist dikatakan: “Tidak akan diterima do'a dari hati yang lalai dan main-main” (HR Tirmidzi. * Terputusnya tali persaudaraan diantara dua orang yang semula bersaudara.Suatu perbuatan yang sering dilakukan dapat membentuk sebuah kebiasaan. Begitu pula dengan kemaksiatan. Bila sering dilakukan ia pun akan menjadi sebuah kebiasaan. hal 16) 2. Atau bila kepalanya sakit maka sakitlah seluruh tubuhnya “. Memudarnya tali ukhuwah. (HR Muslim). Dalam sebuah hadist disebutkan bahwa orang-orang mu‟min itu bagai satu tubuh. Rasulullah bersabda: (lihat Hadist Bukhari Vol. yang jika terbiasa seseorang akan berani berbuat secara terang-terangan. atau karena Islam lalu keduanya dipisahkan oleh permulaan dosa yaug dilakukan salah seorang diantara keduanya”. Sehingga ibadah tersebut dilakukan dengan jiwa yang kosong tanpa ruh (QS 4:142). katanya Rasulullah SAW bersabda: “Orang-orang mu‟min itu laksana satu tubuh manusia. dll. 75:2O-21) 5. Dari An-Nu‟man bin Basyir ra.) 3. I. Contoh: tidak khusyu' dalam sholat. “Tidak selayaknya dua orang yang saling mengasihi karena Allah Azza wa Jalla. membaca AlQur'an. berdoa. (HR Bukhari) 4. Terpaut kepada urusan duniawi dan terlalu mencintainya (QS.

Mengikuti hawa nafsu akan meughalangi dari kebenaran. Jauh dari menuntut ilmu syariat yang dapat mcmbangkitkan iman di dalam hati penuntutnya 4.“Janganlah sekali-kali kamu mencela yang ma'ruf sedikitpun. Akibatnya hati menjadi keras dan kaku. Berada di tengah lingkungan yang penuh kemaksiatan 5. 8:28 . Mencela yang ma‟ruf dan tidak mau memperhatikan kebaikan-kebaikan yang kecil 7. Tenggelam dalam kesibukan dunia “Cukuplah bagi salah seorang diantara kamu selagi dia di dunia hanya seperti bekal orang yang mengadakan perjalanan. bergaul dan juga tertawa “Janganlah kamu sekalian memperbanyak tertawa karena banyak tertawa dapat mematikan hati”. (HR Ibnu Majah) .Thabarani) 6. Jauh dari suasana atau lngkungan iman dalam waktu yang lama (QS 57:16) 2. Berlebih-lebihan dalam masalah makan. 15:3 Ali ra. Banyak berdebat dan bertikai yang mematikan hati. Sebab-sebab Lemahnya Iman 1.” (HR Ath. pernah berkata: “Sesungguhnya sesuatu yang paling aku takutkan atas diri kalian ialah mengikuti hawa nafsu dan angan-angan yang muluk. 3:14) 7. Sibuk mengurusi harta benda. tidur. meski engakau hanya menuangkan air ke dalam bejana seseorang yang hendak menimba air.” (HR Ahmad) 6. berbicara. isteri dan anak-anak (QS. Jauh dari pelajaran dan teladan yang baik 3. Panjang angan-angan (Berangan yang muluk-muluk) QS. sedangkan angan-augan yaug muluk akan melupakan akhirat” 8. Atau meski engkau hanya berbicara dengan saudaramu sedangkan wajahmu tampak berseri kepadanya. berjaga di waktu malam.

Darul Falah. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan pencapaian tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi Fenomena Lemahnya Iman 40‟ Diskusi Mentor memberi kesempatan untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Obat Lemahnya Iman.REFERENSI Muhammad Sholih AL-Munajjid.

16. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN . HAL-HAL YANG MENGUATKAN IMAN TUJUAN * Peserta mengetahui sebab-sebab bertambahnya iman * Peserta termotivasi Untuk melakukan hal-hal yang dapat menguatkan iman.

” (HR.Thabrani).Bukhori) 3.Rasulullah SAW bersabda: “Sesungguhnya iman itu dijadikan di dalam diri sesorang diantara kamu sebagaimana pakaian. yaitu ilmu yang menyebabkan bertambahnya pengetahuan dan keyakinan tentang iman [35:28]. 22:90] dan hadits: “Pelan-pelan (berhati-hati) dalam segala sesuatu adalah baik kecuali di dalam amal akhirat”. Maksudnya kerjakanlah ibadah sesuai dengan . Menyimak/ mentadaburkan Al-Qur'an [17:282] 3. rahmat meliputi mereka. ayat-ayatNya dan mukjizatNya [l3:190-191] 4. tapi dikerjakan secara terus-menerus. hal-hal yang menyangkut keagunganNya dan membaca kalimahNya [33:41. yang harus diperhatikan : 1. Hal-hal yang menguatkan Iman 1. Maksudnya iman itu dapat menjadi usang dalam hati seperti halnya pakaian yang dapat menjadi usang bila lama dipakai. Mengikuti dan komitmen terhadap halaqoh zikir. Tidak merasa bosan. maka mohonlah kepada Allah agar Dia memperbaharui” (HR Al. ketentraman nati turun kepada mereka dan Allah menyebut mereka termasuk dalam golongan yang berada di sisiNya”. Melakukannya secara terus-menerus. Memperbanyak amal shalih. Sesegera mungkin melaksanakan ama1-amal sholih [3:33. 57:21. Dzikir dan Fikir Dzikir adalah mengingat Allah berserta sifat-sifatNya. (HR Muslim) 5. 2. Menuntut ilmu. “Alah menyukai amalan yang walaupun sedikit. “Tidaklah segolongan orang duduk seraya menyebut Allah melainkan para malaikat mengelilingi mereka. 8:4] Fikir adalah aktivitas yang mengacu kepada renungan terhadap ciptaan Allah. (HR Abu Daud) 2.

Bermunajat kepada Allah dan pasrah kepadanya. mengingatkan hari akhirat. ini adalah baik. “Perbanyaklah mengingat pemutus segala kenikmatan. "Barangsiapa yang menafkahi dua istri di jalan Allah. Barangsiapa menjadi orang yang banyak melakukan shoum. 6. Barangsiapa menjadi orang yang banyak megeluarkan shodaqoh. maka ia dipanggil dari pintu jihad. Mengingat akhirat.kemampuan. 75. “ (HR Al. Mengulang amalan yang tertinggal dan terlupakan. dan tidaklah agama itu dikeraskan oleh seseorang melainkan justru ia akan dikalahkan. maka ia dipanggil dari pintu sholat. 56. maka ia akan dipanggil dari pintu-pintu sorga „Wahal hamba Allah. maka ditetapkan baginya seakanlah dia membacanya pada malam itu juga. 10. Barangsiapa yang tertidur hingga ketinggalan bacaan wiridnya dari sebagian malam atau dari sebagian bacaan wirid. yaitu kematian. An-Nasa' i) 5." (HR at. Melakukan berbagai macam ibadah. Maksudnya: memohon kepada Allah dengan ketundukan dan kepasrahan yang sedalam-dalamnya.” (Hadits Riwayat Bukhari) 4.Tirmidzi) 7. sekarang ziarahilah kubur karena hal itu dapat melunakkan hati. Berharap amalnya diterima Allah swt dan merasa cemas jika amalannya tidak dilerima Allah SWT. yaitu mengingat nikmatnya sorga dan keras pedihnya neraka [lihat QS.” (HR Bukhori) "Berbakti kepada orangtua adalah pertengahan dari pintu-pintu sorga. dan 78]. dan janganlah kamu mengucapkan kata-kata yang kotor. maka ia dipanggil dari pintu ar-Rayyan. maka dia dipanggil dari pintu shodaqoh. 9. “Sesungguhnya agama itu adalah mudah.” (HR at-Tirmidzi) "Dulu aku melarangmu menziarahi kubur. membuat mata menangis. . 10:45]. Barangsiapa menjadi orang yang banyak berjihad. Tidak berangan-angan secara muluk-muluk [26:205-207. Dzikrul maut. Maka berbuatlah yang lurus dan sederhana.” (HR. ketahuilah.hakim) 8. lalu dia membacanya lagi antara sholat Shubuh dan shalat Zuhur. Lalu barangsiapa yang menjadi orang yang banyak mendirikan sholat.

13.Tirmidzi) 15. [2:186]. Do'a. atau orang yang berilmu atau orang yang mencari ilmu. Muhammad Na'im Yasin. Darul Falah * Dr. GIP. Tawadhu (rendah hati). artinya saling tolong menolong dan loyal kepada sesama muslim dan memusuhi orang-orang kafir [5:2]. Memikirkan kehinaan dunia [3:185]. maka Allah akan memanggilnya pada hari kiamat bersama para pemimpin makhluk. Muhasabah diri [59:18] 16. Mengagungkan hal-hal yang terhormat di sisi Allah [22:30.32]. Hadits: "Dunia ini terlaknat. Obat Lemahnya Iman. dan terlaknat pula apa yang ada di dalanmya kecuali dzikruIlah dan apa yang membantunya.11. Al-wala wal baro. "Barang siapa menanggalkan pakaian karena merendahkan diri kepada Allah padahal ia mampu mengenakannya. sehingga ia diberi kebebasan memilih diantara pakaian-pakaian iman mana yang dikehendaki untuk dikenakannya (HR At. REFERENSI * Muhammad Shouh Al-Munajjid. Yang Meguatkan Yang Membatalkan Iman. 14.” (HR Ibnu Majah) 12. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan manyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

PENTINGNYA AKHLAK ISLAMI TUJUAN * Peserta memahami makna akhlak * Peserta memahami pentingnya akhlak Islami .17.

Misamya: seseorang yang berasal dari daerah cenderung berbicara "keras". Al-Qiyam (nilai Islami) Keterangan: 1. Syari'ah Ijtima'iyyah (Sosial) 4. karena Islam dapat memperhalus dan memperbaikinya. karakter inheren yang menyertai seorang manusia di mana pun ia berada. . seorang muslim untuk berbicara keras atau kasar. Faktor-faktor pembentuk akhlak Akhlak terbentuk oleh 4 faktor : 1.* Peserta termotivasi untuk merubah akhlak yang baik dan Islami METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi Akhlak Akhlak adalah jati diri. Al-Wiratsiyyah (Genetik) 2. An-Nafsiyyah (Psikologis) 3.

2. Seseorang yang lahir dalam keluarga yang orang tuanya bercerai akan berbeda dengan keluarga dengan orang tua yang lengkap.3 yang (bila) bersifat negatif sebenarnya tidak akan menjadi masalah bila ketiga faktor pertama tersebut tunduk pada faktor ke-4 (nilai Islam) 4. Faktor ini berasal dari nilai-nilai yang keluarga (misalnya ibu dan bapak) tempat seseorang berkembang sejak lahir. Majusi (Hadist). ”Paling Sempurna orang mukmin imannya adalah yang paling luhur akhlaknya” (HR Tirmidzi) “Sesungguhnya kekejian dan perbuatan keji itu sedikitpun bukan dari Islam. Nasrani.2. dan sesungguhnya sebaik-baik manusia keislamannya adalah yang paling baik akhlaknya” (HR Thabrani. orang tuanyalah ynag menjadikan Yahudi. Ahmad. Akhlak Islami ialah seperangkat tindakan/gaya hidup yang terpuji yang merupakan refleksi nilai-nilai Islam yang diyakini dengan motivasi sematamata mencari keridhaan Allah SWT Pentingya Akhlak Islami: * Akhlak ialah salah satu faktor yang menentukan derajat keislaman dan keimanan seseorang. dan Abu Ya'la) * Akhlak adalah buah ibadah . Semua anak dilahirkan dalam fitrah. Faktor lingkungan tempat seseorang akhlak yang ada pada dirinya berpengaruh pula dalampembentukan akhlak seseorang * Faktor 1. 3. Nilai Islami akan membentuk akhlak Islami.

Muttafaq alaih) Ahklak Islami penting dan urgen untuk direfleksikan da1am: 1. * Akhlak dapat berubah tergantung kemauan individu tersebut. 29. umat.45) * Keluhuran akhlak merupakan amal terberat hamba di akhirat “Tidak ada yang lebih berat timbangan seorang hamba pada hari kiamat melebihi kejujuran akhlaknya”. skala masyarakat 3. Misainya: kebiasaan mencotek.Tirmidzi) * Akhlak merupakan lambang kualitas seorang manusia. tergantung usaha yang ia lakukan. Seseorang dapat berakhlak baik atau buruk. (Abu Daud dan At. masyarakat. Dari lintasan hati dilakukan/dicoba. . skala umat * Akh1ak juga terbentuk dari khotiroh (lintasan hati). lalu menjadi kebiasaan hingga membentuk akhlak. skala pribadi 2. karena itulah akhlak pulalah yang menentukan eksistensi seorang muslim sebagai makhluk Allah SWT "Sesungguhnya termasuk insan pilihan di antara kalian adalah yang terbaik akhlaknya” (HR.“Sesungguhnya shalat itu mencegah orang melakukan perbuatan keji dan munkar” (QS.

GIP * Isnet.38-4O. * Dr. GIP * Muna Hadad Yakan.REFERENSI * Ziyad Abbas (ed. Pustaka Panjimas. 24-28. „Urgensi Akhlak I‟ * Materi Training Manajemen Da'wah Muslimah “Peran Muslimah dalam Da'wah” ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pendahuluan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Mentor membuka forum diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ . Hati-hati terhadap Media yang Merusak Anak. Pilihan Hadits Potitik. Muhammad Ali Hasyimi.). hal. hal. Ekonomi dan Sosial. Apakah Anda Berkepribadian Muslim.

* Peserta mengetahui contoh akhlak tercela dan termotivasi untuk menjauhinya METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi . AKHLAK RASULULLAH TUJUAN * Peserta tumbuh kesadarannya untuk meneladani akhlak Rasulullah SAW * Peserta mengetahui contoh akhlak yang mulia dan termotivasi untuk melakukannya.18.

Karena itu. Akhlak Rasulullah adalah Al-Qur‟an. bahwa Rasulullah adalah manusia yang tcrbaik akhlaknya Contoh akhlak-akhlak mulia yang diperintahkan Nabi SAW 1. Jujur . sabar. * Akhlak Rasulullah mencakup segala sisi kehidupan. untuk memperoleh gambaran utuh akhlak beliau kita perlu memahami Al-Qur‟an dan As-Sunnah atau seggala sesuatu yang ada kaitannya dengan pola kehidupan Rasulullah 2.RINCIAN BAHASAN * Misi utama diutusnya Rasul ke dunia ialah untuk menyempurnakan akhlak manusia "Sesungguhnya Aku diutus untuk menyempurnakan keluhuran akhlak” (Hadist). Akhlak manusia terbaik Dikatakann oleh Anas ra. dll. Akh1ak Qur‟ani Ditanyakan kepada Aisyah ra tentang akhlak Rasulullah SAW maka jawabnya “Akhlaknya Qur'ani” (AL-Hadist).) Akhlak Rasulullah secara Umum 1. sebagai kepala pemerintahan. yaitu sebagai sunnah. penyayang. sebagai pemimpin tertinggi pasukan Islam * Juga mencakup sifat yang bisa meliputi sagala sisi kehidupan (zuhud.

lebih pemalu dari gadis pingitan. 4. berilah ia kebinasaan karena telah mempertahankan hartanya yang tidak dinafkahkannya”. [HR Muttafaq‟alaih]. Tambahan: Lihat Ar-Rasul. Menutupi aib (QS. 56-60 5. Tambahan: Lihat ArRasul hal 197-199. dan yang paling utamanya adalah mengucapkan Laa ilaaha ilallah dan serendahrendahnya adalah menyingkirkan duri (gangguan dari jalan). Dan sesungguhnya dusta membawa kepada kejahatan. Dan sifat pemalu merupakan satu bagian dari iman” [HR Muttafaq‟alaih). yang akhirnya akan mengantarkan ke dalam neraka. Dan seseorang senantiasa berkata benar dan jujur hingga tercatat di sisi Allah sebagai orang yang benarr dan jujur. [HR Muslim]. 3. Apabila Beliau tidak menyenangi sesuatu. Malaikat lainnya berkata: Ya. Menepati janji (QS. Dermawan (QS. hal. 17:34). 2: 261) “Tidaklah seorang hamba berada pada suatu pagi kecuali dua malaikat turun menemaninya. 24:19) Contoh akhlak-akhlak tercela yang diperingatkan Rasulullah Saw: . kami dapat mengeetahuinya pada wajah Beliau. Dan seseorang sentiasa berdusta hingga dicatat di sisi Allah sebagai pendusta” (HR Bukhari Muslim) 2. sebagai ganti apa yang ia infakkan. berilah karuniaMu. dan sesuhgguhnya kebajikan itu akan mengantarkan ke surga. “Iman itu mempunyai 71 atau 81 cabang. 5:1.Hadits Rasul “Sesungguhnya kejujuran itu akan mengantarkan kepada kebajikan. Allah. Satu malaikatt berkata: Ya Allah. Malu Adalah Rasulullah SAW sangat tinggi rasa malunya.

Sombong (17:37) 5. Maka dikurangi beberapa kali.” Sabda Nabi: "Janganlah engkau mudah marah.). dan Aku jadikan sebagai perbuatan haram bagi kalian . Muna Haddad. Apakah Anda Berkepribadian Muslim?. sesungguhnya aku telah mengharamkan kezaliman (berbuat zalim) pada diriKu. Zalim “Hai hamba-hambaKu. * Isnet.Muhammad Ali. Jakarta: GIP. Hati-hati terhadap Media yang Merusak Anak. Dari Abi Hurairah ra. Pilihan Hadits Politik. Bukhari-Muslim] Hadits Arbain ke-16 2. Ekonomi dan Sosial.” [HR. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 40‟ . Muslim] REFERENSI * Abbas. 3:133-134. Sa'id. maka dari itu janganlah kalian berbuat zalim. Sabdanya: Janganlah engkau mudah marah. Ghibah dan Namimah (49:12) 3. Ar-Rasul Muhammad SAW hal.1. S. Dr. 177-199. bahwa seorang laki-laki berkata kepada Nabi SAW: “Wasiatilah aku. Riya (2:264) 4.” [HR. Jakarta: Pustaka Panjimas * Hasyimi. Jakarta: GIP * Hawwa. Solo: Pustaka Mantiq * Yakan. Marah QS. Ziyad (ed. “Urgensi Akhlak I”.

Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

Lihat juga di QS.. BANGUNAN ISLAM TUJUAN * Peserta mengetahui gambaran menyeluruh tentang bangunan Islam * Menumbuhkan kesadaran bahwa Islam adalah sistem hidup yang lengkap dan semrlima sehingga reserta termotivasi Untuk memasukinya secara keseluruhan ..”). Al-Maidah:3 * Kesempurnaan Islam ibarat bangunan yang kokoh. Dalam sebuah hadits dikatakan.. Isi kandungan Al-Qur‟an secara global ada 3 bagian: . METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Konsepsi Islam bisa digambarkaan sebagai sebuah bangunan yang utuh dan kokoh.19.61:4 * Islam adalah agama yang sempurna QS..... ( Bangunan Islam itu ada lima perkara.. “ Buniya l-Islami 'ala khamsin .

Konsep pendidikan (QS.1. 283) 4. Aqidah (keimanan): mencakup 2 kalimat syahadat & Rukun Iman yang enam (QS. Konsep politik (QS. Ibadah (Rukun Islam yang lima) 2. 2:237) 6. seperti: 1. Bangunan (Bina).47:19) 2. 49: 10-13) 2. Pokok dan pondasi (asas). 42: 38) 3. Konser moral akhlak (QS.3: 159. yang terdiri dari: 1. 2: 151) 3. Penyokong dan Penguat (Muayyidat) 1. Sanksi-sanksi (QS. Hukum-hukum (QS. 5:33.22: 39-40) 2. berupa aturan yang mencakup seluruh aspek kehidupan manusia /sistem hidup. 282. 9:5-8) 5. 5:38) . 2:275.8:6O. 2:177.104) 3. 5:49) 4. Konsep sosial & kemasyarakatan (QS. 24: 27.8: 61. Dakwah (QS. . Konsep militer/keprajuritan (QS. Jihad (QS. QS. Konsep rerekonomian (QS.

REFERENSI Aqidah Seorang Muslim. Al-Ummah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menerangkan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

20. EKSISTENSI ALLAH TUJUAN * Menambah keimanan peserta kerada Allah * Peserta meyakini bahwa Allah itu eksis/ada * Peserta mengetahui buku utau dalil-dalil lentang eksistensi Allah * Peserta memahami cara mengenal Allah METODE PENDEKATAN * Games * Cemmah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Bukti eksistensi A11ah 1. Dalil fitrah Q.S 10:22 .

QS 25:2. . QS 67:3. yang diharapkan kasih sayang-Nya dan ditakuti kemurkaan-Nya.Perasaan alami yang tajam dari manusia bahwa ada Zat yang maujud. * Hidayah (tuntunan dan bimbingan). QS 96:1-2. QS 36:36 Bahwa tiada yang dapat mencipta alam ini kecuali Allah. dan perhitungan yang tepat dan sangat akurat. Sang Pencipta Alam semesta. yang Maha Tinggi dan Maha Hidup. sesuai dengan karakteristik dirinya masing-masing. Allah memberikan hidayah (tuntunan dan petunjuk) kepada makhluk-Nyau untuk dapat menjalankan hidupnya dengan mudah. 32:7 Alam ini diciptakan dalam kondisi yang sangat sempurna tanpa cacat. mengurus dan mengatur segala. timbangan. QS 20:49-50 Alam ini menunjukkan dan menuntun manusia bahwa Allah. benar-benar ada. Alam ini diciptakan dengan perbandingan ukuran. susunan. yang mengawasi segala sesuatu. yang ada di alam semesta. yang tidak terbatas dan tidak berkesudahan. Kepada manusia sering disebut dengan ilham. Orang yang memikirkan dan merenungkan alam semesta akan menemukan. 2. kepada hewan sering disebut insting. Dalil akal QS 5:20-21 Dengan tafakkur dan renungan terhadap alam semesta yang menurunkan manifestasi dari eksistensi-Nya. empat unsur ialah semesta: * Ciptaan-Nya. * Perbandingan ukuran yang tepat dan akurat. * Kesempurnaan.

Keberadaan 'moral' yang mendominasi jiwa manusia merupakan bukti eksistensi Allah. serta mengingatkan akan akibat buruk syirik/berpaling dari-Nya (QS 6:91). ia secara naluriah mau tunduk dan menerima kebenaran agar hidupnya lurus dan urusannya berjalan teratur dan baik. Siapa yang mengutus mereka dengan tugas yang persis sama ? Siapa yang memberikan kekuatan. mengesakan-Nya dan menjalin hubungan baik denganNya. Keberadaan para rasul ini merupakan bukti eksistensi Allah. Dengan adanya moral (akhlaq) inilah. Dalil Wahyu Para rasul diutus ke berbagai umat yang berbeda puda zaman yang berbeda. Daril sejarah Semua umat manusia di berbagai budaya. (QS 47:10. perkataan ahli sejarah Yunani kuno bemama Plutarch) Cara mengenal Ahah Jalan yang ditempuh oleh ajaran selain Islam: . Dengan membawa bukti yang nyata (Kitab/wahyu & mukjizat) mengajak umatnya agar beriman kepada Allah. 5. mendukung dan mempersenjatai mereka dengan mu'jizat? Tentu suatu Zat yang eksis (maujud). bangsa dan zaman. Semuanya telah mengenal iman kepada Allah. menurut cara masing-masing. Yang Maha Kuat & Perkasa. QS. Konsensus sejarah ini merupakan bukti yang memperkuat eksistensi Allah. sumber dnri segala sumber kebaikan. percaya akan adanya Tuhan yang patut disembah dan diagungkun. Zat yang dapat menanamkan akhlaq dalam jiwa manusia adalah Allah. suku. Semua rasul menjalankan misi dari langit dengan perantaraan wahyu. 91:7-8 4. yaitu Allah. cinta dan keindahan. Dalil akhlaq Secara fitrah manusia memiliki moral (akhlaq).3.

manusia akan mengenal Allah. Sebaiknya. yaitu mengoptimalkan akal. 10:101). Sebab mencoba mengenal Allah dengan menggunakan panca indra saja.* Hanya mengandalkan panca Indra dan sedikit akal sehingga timbul prakiraprakira yang membentuk filsafat -filsafat atau pemikiran tentang ketuhanan. ilmu serta hatinya untuk mengenal Allah lewat tanda-tanda kebesaran-Nya (ayat-ayat-Nya) bukan zat-Nya. Jalan yang ditempuh Islam: * Orang-orang lslam mengenal Allah dengan menggunakan keimanan dan dilengkapi akal. mu‟jijat serta dalam Al-Qur‟an. Tafakkur berarti memikirkan ciptaan atau tanda-tanda kebesaran Allah (ayat Kauniyah). Tadabbur berarti merenungkan ayat ayat Allah yang tertulis dalam Al-Qur‟an (ayat Qauliyah). disentuh. * Jalan yang ditempuh oleh orang mu‟min bersandarkan kepada fitrahnya sebagai manusia.10:94). Padahal panca indra hanya bisa mendeteksi sesuatu yang dapat diraba. untuk mengenal sesuatu selain Allah mereka menggunakan panca indera dan akal. Lewat jalan ini. * Jalan yang ditempuh oleh orang-orang kafir tersebut melanggar fitrah mereka. Sehingga timbul keyakinan di dalam hati tentang kcberadaan dan kekuasaan Allah (QS 3:190-191. (QS 34:51-54 . Sehingga hanya menanamkan keraguan dan kesangsian terhadap keberadaa Allah. 2:147 . Sebaiknya yang mereka dapatkan adalah ketidaktahuan akan Allah Yang Maha Mencipta. 22:11 . Baik tanda-tanda kebesaran Allah yang ada di alam. . * Filsafat dan pemikiran tersebut justru mendatangkan kegoncangan dan kebingungan dalam jiwa. diukur. * Jalan yang ditempuh orang-orang kafir tersebut pada akhimya tidak pemah membawa mereka sampai mengenal siapa Sang Pencipta. 12:105. pemikiran. Kedua rotensi tersebut dioptimalkan dengan dalam proses tafakkur dan tadabbur.

. Mentor membuka diskusi dengan mengajukan pertanyaan sebab akibat keberadaan gambar di papan tulis. ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan tujuan materi 5‟ Diskusi Pendahuluan Mentor mengajukan pertanyaan tentang logika keberadaan Allah 10‟ Ceramah Mentor menguraikan materi eksistensi Allah 40‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ GAMES Langkah. Mentor meminta tiga siswa menggambar sesuatu di papan tulis. Misalkan: * "Mengapa gambar tersebut ada di papan tulis?" (Karena ada yang menggambarr ! ) . * "Kalau begitu. 2. apakah gambar tersebut akan ada? (Tidak !) . ssegala sesuatu ada karena ada yang mengadakan. Allah Jalla Jalaluhu. Gambar itu ada karena ada yang menggambar. * DR. Yusuf Qordhowi. * "Jika tadi tak ada yang menggambar.REFERENSI * Materi Mentoring tanun 94/'95. Kita ada karena ada yang menciptakan. * Sa‟id Hawwa. Wujudullah.langkah 1.

Alam semesta ini ada karena ada yang mengadakan. * "Berarti Sang Pencipta itu memang ada!!" . Siapa yang menciptakan kita?" (Allah !) .

21. MAKNA ASYHADU TUJUAN * Peserta memahami makna syahadah baik secara bahasa maupun istilah * peserta memahami pengaruh syahadah bagi kehidupan seorang mu‟min METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN * Secara bahasa Asyhadu berarti saya bersyahadah. Definisi Syahadah * Secara bahasa: . Dalam bahasa Arab kata ini bereentuk Fi'il Mudhori' atau setara dengan Present Continuous Tense dalam bahasa Inggris. Hal ini menunjukkan suatu aktifitas yang sedang berlangsung dan belum selesai.

Iman tanpa istiqomah adalah lemah dan tidak sempurna. Membenarka11dalam hati (At-Tasdiiqu bil Qolbi) 2. Syaja‟ah (berani) QS 2:147 . Karena janji adalah hutang dan hutang harus dibayar. Dibuktikan dengan perbuatan (AL-"Amalu bil Arkan) lihat hadist 1 * Bersyahadah merupakan langkah awal untuk beriman kepada Allah dan RasulNya. Dinyatakan dengan usan (Al-Qoulu bil Usan) 3. Al-Qosamu (sumpah) Sumpah lebih berat dari sekedar pernyataan dan janji. Keimanan seseorang yang bersyahadah harus diikuti dan disempurnakan dengan sikap istiqomah.1. * Secara istilah: suatu pemyalaan. Sedang istiqomah tanpa iman adalah kebatilan. selama janji itu belum direalisasikan maka seharusnya dia merasa berhutang. Al-Wa'du (anji) QS 7:172 Jika seseorang berjanji. sekecil apapun memiliki konsekuensi yang harus dijalankan.nitas sumpah untuk beriman kepada Allah dan RasuI-Nya dengan: 1. Hanya digunakan dalam situasi dan koNdisi yang diperlukan. Ia tidak diucapkan setiap saat. hadist 2) Manusia istiqomah memiliki ciri-ciri: 1. janji sek. Al-I'lanu (pernyataan) QS 3:64 Sebuah pernyataan. Karena tak ada iman tanpa istiqomah dan tiada istiqomah tanpa iman. (QS 41: 30. 2. 3.

Jenis-jenis Syahadah 1. Hadist 2: (Tentang istiqomah): “Katakanlah kau beriman kepada Allah.2. pemelihara dan penguasa alam semesta QS 7:172 2. Syahadah Rububiyah Pengakuan identitas terhadap Allah sebagai pencipta. Tafa'ul (Optimis) * Sikap tersebut merupakan anugerah dari Allah bagi orang-orang istiqomah yang akan membawa mereka ke kebahagiaan hidup (Assa‟adah) baik di dunia maupun di akhirat. Hadist 1: “Iman ialah dikenali oleh hati. Ithmi‟nan (Tenang ) QS 13:28 3. Syahadah Uluhiyah Pengakuan loyalitas terhadap Allah sebagai satu-satunya supremasi yang boleh disembah dan ditaati QS 76:30 3. pcmilik. Syahadah Risalah Pengakuan terhadap diri Muhammad SAW sebagai hamba dan utusanNya. Beliau adalah tokoh idola dan pahlawan terbaik bagi manusia QS 33:21 Catatan 1. Kemudian beristiqomahlah (dalam keimanan)” (Al-Hadist) . diucapkan dengan lisan dan diamalkan rukun-Rukunnya” (HR Ibnu Hibban) 2.

Syahadahmu syahadahku * Muh. Muh. Wahhab. Said Al-Qathtani. Memurnikan Laa Ilaaha Ilallah * DR. Qutb. Muhammad bin Abd. Pengantar Studi Aqidah Islam ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Asyhadu 5‟ Ceramah dan diskusi Mentor menguraikan materi makna Asyhadu dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum dan menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ 22. Ibrahim Muhammad bin Al-Buraikan.REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. MAKNA SYAHADATAIN TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat dua kalimat syahadah * Peserta mengetahui pengaruh dua kalimat syahadah bagi kehidupan orang mu'min METODE PENDEKATAN Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN .

dimana pun juga. (QS 38: 82-83) Syahadah Risalah. Lih. * Jika seseorang memulai dengan menegakkan Laa Ilaaha pada dirinya maka akan tumbuh Al-Baro‟. 7:59. Fatwa Ibnu Taimiyah). * Jika seseorang telah memiliki prinsip bahwa tiada yang berhak untuk diabdi kecuali Allah (Laa ma'buda bihaqqin Illa Allah) barulah dapat dikatakan seorang mukhlisin (orang yang ikhlas) sejati. Dua syahadah yang dimaksud adalah syahadah syahadah dan syahadah risalah. (QS 12:40. * Ilah adalah sesuatu yang ditakuti. dicintai. * Terdiri dari kalimat Laa Ilaaha Illallah. akan tumbuh Al-Wala‟. membenci dan menghancurkan setiap Bentuk Ilah selain Allah. . * Dengan membatalkan semua bentuk Ilah di luar Allah dan mengacuahkannya hanya untuk Allah. 47:19. mengabdi semata-mata kepada Allah dan tidak bersedia menjalankan perintah siapa pun. Al-Baro' berarti memusuhi. Orang-orang yang ikhlas inilah yang tidak akan pernah berhasil digoda oleh syaithan. kapan pun.* Definisi Syahadatain Syahadatain berarti dua kalimat syahadah. diharapkan. kecuali itu sesuai dengan perintah Allah. Syahadah Uluhiyah. (QS 14: 24-26. Al-Wala' berarti loyalitas. Syahadah Uluhiyah (Laa Ilaaha Illallah) merupakan penolakan terhadap seluruh bentuk Ilah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah saja sebagai satusatunya Ilah. ditaati dan disembah. hadist 2) * Laa berfungsi sebagai Kalimatun-Nafii (kata yang menolak) * Ilaaha berfungsi sebagai Al-Munafii (yang ditolak) " * Illa berfungsi sebagai Kalimatul-Itsbatu (kata yang ditolak) * Allah berfungsi sebagai Al-Mutsbitu (yang dikukuhkan) * Jadi. siap memantau perintah Allah dengan penuh kecintaan dan ketaatan. hadist 1.

Hadist 1: "Siapa yang mati dan dia tahu (meyakini) Laa Ilaaha Illallaah? niscaya dia akan masuk surga" 2. 33:21 . Fatwa Ibnu Taimiyah: "Tiada kesenangan dan kenikmatan yang sempurna bagi hati kecuali dalam kecintaan kepaada Allah dan bertaqarrub kepada-Nya dengan mengerjakan apa-apa yang dicintai-Nya.* Pengakuan 'persona garata' (orang yang dipercaya) terhadap Rasulullah sebagai duta Allah bagi alam semesta dan kesiapan untuk menjadikan beliau sebagai 'examplia gratia' (contoh/uswah) dalam setiap aspek kehidupan. * Jika seseorang muslim mengakui Nabi SAW sebagai persona garata dan siap menjadikannya sebagai exampliu gratia maka barulah dikatakan dia berwala' (loyal) kepada Rasulullah SAW. Keduanya tidak diperbolehkan dan bukan bagian dari ummat Islam. Inilah hakikat Laa Ilaaha Illallah. Kecintaan takkan terjadi kecuali dengan berpaling dari kecintaan kepada selain-Nya. (QS 21:1O7 . 68:4) ." . * Berwala' kepada nabi berarti harus senantiasa ittiba' (mengikuti) kepada beliau dalam setiap aspek kehidupan. Inilah jalan Ibrahim dan semua nabi serta rasul. Hadist 2: "Siapa yang mengatakan bahwa tiada Ilah selain Allah niscaya akan masuk surga sesuatu dengau amalnya" 3. Jika seseorang hanya menerima syahadah uluhiyah saja berarti dia menjadi ingkar sunnah. Seorang muslim tidak dapat menerima hanya satu saja dari kedua syahadah itu. Syahadah Uluhiyah dan risalah adalah suatu kesatuan (unity) yang tak dapat dipisahkan. Catatan: 1. Bila seseorang hanya menerima syahadah risalah saja berarti dia menjadi seorang Mohammedian. Karena Ittiba‟ur Rasul merupakan bukti kecintaan dan ketaatan kepada nabi SAW.

Syahadahmu Syahadahku * Muhammad bin Said bin Salim Al-Qathany.REFERENSI * Paket BP Nurul Fikri. Muh. Loyalitas Muslim terhadap Islam * Said Al-Qathany. Memurnikan Laa Ilaaha Illallah ALOKASI W AKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi syahadatain 5‟ Ceramah dan diskusi Mentor menguraikan materi syahadatain dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 5‟ . Muhammad bin Abd. Qutb. Wahhab.

23. CINTA TUJUAN * Menjelaskan makna dan hakikat cinta * Memahami tanda-tanda cinta .

METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN * Cinta berasal dari kata Al-Mahabbah yang berarti kasih sayang. Tanda-tanda cinta: * Kagum/simpati. Menurut Abdullah Nasih Ulwan cinta adalah perasaan jiwa dan gejolak hati yang mendorong seseorang mencintai kekasihnya dengan penuh gairah. * Berharap * Takut * Rela * Selalu ingat Semua tanda-tanda cinta tersebut selayaknya diberikan kepada Allah dalam rangka mencintai-Nya. 59:19. 2:152) * Takut kepada Allah . * Kagum terhadap kebesaran dan kekuasan Allah (QS 59:24) * Mengharap kepada Allah (QS:39:53) * Rela dan menerima ketentuan Allah sepenuhnya * Selalu mengingat Allah (QS 13:28 . dan kasih sayang. 63:9. lembut.

Rasulullah dan berjihad di jalan-Nya (QS 3:31-32. Sebab cinta akan tumbuh dari ketaatan dan kepatuhan kepada kehendak dan aturan-Nya. (QS 24:51 3:31) Prioritas dalam Cinta (QS 9:24): * Prioritas tertinggi. cinta kepada orang tua. cinta yang lebih mengutamakan dan menomorsatukan cinta keluarga. harta dan tempat tinggal dibandingkan terhadap Allah. kerabat. Maka yang paling dicintai Allah adalah yang paling memperhatikan kehidupan keluarganya. hadist 1 kisah Handzolah RA. Cdtatan: Hadist 1: Tidaklah Sempurna seseorang dari kalian hingga ia mencintai saudaranya (sesama muslim) sebagaimana ia mencintai dirinya sendiri (HR Bukhdri & Muslim) Hadist 2: Semua makhluq adalah tanggung jawab Allah. istri suami dan kerabat (QS 31:14. anaknya dan mauusia seluruhnya (HR Bukhari & Muslim) . kisah Asy-Syaikh Hasan AlBanna) * Prioritas menengah. Rasulullah dan berjihad fisabilillah. 58: 22. hadist 2 dan hadist 3) * Prioritas terendah.Cinta kepada Allah harus ditumbuhkan dan dibuktikan dalam ketaatan kepadaNya. saudara. anak. (HR Thabrani & Baihaqi) Hadist 3: Tidaklah sempurna iman selalu seorang dari kalian sehingga ia lebih mencintai aku daripada hartanya. cinta kepada Allah.

REFERENSI * Abdullah Nashih Ulwan. PROBLEMATIKA UMAT TUJUAN . Panduan Aktifis Harokah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan prngantar dan sasaran materi cinta 10‟ Ceramah Mentor menguraikan makan dan hakikat cinta. tanda-tanda dan prioritas cinta 40‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi sekaligus menutupnya dengan doa 10‟ 24. Manajemen Cinta * Al-Ummah.

QS. * Kekayaan alam Kekayaan terbesar hampir sebagian besar (65 %) berada di negeri-negeri muslim. 15:9 ā tentang kemurnian Al-Qur‟an QS. Peraturan yang dimiliki ummat Islam ini sudah lengkap dan menyeluruh. Cadangan minyak bumi 65 % berada di negeri muslim. 2:2a ā Al-Qur‟an adalah petunjuk . * Janji Allah untuk memenangkan umat Islam QS.* Peserta mengetahui potensi-potensi yang dimiliki umat Islam * Peserta mengetahui sebab-sebab kemunduran umat Islam * Peserta mengetahui solusi dari problematika umat Islam METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Potensi yang dimiliki umat Islam: * Syariah/peraturan (Al-Qur‟an). Sebagian besar penduduk dunia adalah muslim. * Jumlah umat Islam. 61:9 ā Allah memenangkan umat lslam .

Gejala taqlid dengan semua yang datang dari Barat 7. Terpecah belah karena adanya perbedaan masa1ah furu. Tertinggal dalam ilmu pengetahuan dan teknologi. tidak tsiqoh pada Islam QS.12:1O8 3. Sebab-sebab kemunduran umat Islam: * Faktor intemal (dari dalam lubuh umat Islam sendiri) : 1. 2:214 ā Sesungguhnva pertolongan Allah amatlah dekat * Sejarah Islam yang penuh dengan kejayaan. Rendah diri.QS. QS. QS. 63:8 ākekuatan itu milik Allah. 3:139 āorang akan tinggi derajatnya jika beriman 6. Rosul dan orang-orang mu'min 5. * Faktor ekstemal (dari luar umat Islam) : Adanya Ghazwul Fikri (perang pemikiran dan harakatul Irtidad (gerakan pemurtadan) dari musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam dan umatnya. Jauh dari Al-Qur‟an dan sunah Rosul. QS. 8:63 āAllah yang mempersatukan hati 4. Mempelajari Islam hanya karena mengikuti.) . 2.

48). Menyiapkan kekuatan semaksimal mungkin untuk menghadapi musuh. Pustaka Al-Ummah * Rencana Penghapusan Islam dan Pembantaian Kaum Muslimin di Abad Modern (hal. 2. Mendidik generasi Islam dengan manhaj pendidikan yang syamil (sempurna) dan mutakamil (menyeluruh).SoIusi unt:uk meraih kemenangan: 1. 3. Perjuangan dan pengorbanan. Umat Islam harus menerapkan syariat Islam da1am seluruh aspek kehidupan. 4. REFERENSI * Panduan Aktivis Harokah (hal79). Nabil bin Abdurrahman ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menguraikan isi materi 40‟ Diskusi Mentor membuka kesempatan diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor merangkum/menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟ .

GHOZWUL FIKRI TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat Ghozwul fikri * Peserta memahami sarana.25. metode dan hasil-hasil dari Ghozwul Fikri METODE PENDEKATAN * Games * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Ghozwul fikri * Secara bahasa .

ghozwah dan Fikr. yang lain tidak menyadari kalau diserang * Banyak korban jiwa * Relatif tidak ada * Membutuhkan dana yang besar * Relatif membutuhkan dan yang sedikit * Hasilnya belum tentu berhasil * Hasilnya nyata terlihat & berhasil * Efeknya terbatas . Serangan / Serbuan Qital Ghozwah * Saling mengetahui. Ghozwah berarti serangan. Fikr berarti pemikiran. Serangan atau serbuan di sini berbeda dengan serangan dan serbuan dalam qital (perang). serbuan atau invasi.Ghozwul Fikri terdiri dari dua kata. siapa lawannya * Sepihak.

17:73 . QS. 61.217. Menjauhkan umat Islam dari Dien (agama)-nya.32 Metode GF 1. Sasaran GF 1. QS. Membatasi supaya Islam tidak tersebar luas. QS.* Efeknya dalam dan luas * Secara Istilah Penyerangan dengan berbagai cara terhadap pemikiran umat Islam guna merubah apa yang ada di dalanmya sehingga tidak lagi bisa mengeluarkan darinya hal-hal yang benar karena telah tercampur aduk dengan hal-hal tak islami. 9. * Tasykik (pendangkalan/peragu-raguan) Gerakan yang berupaya menciptakan keragu-raguan dan pendangkalan kaum muslimin terhadap agamanya.120 3. 2. * Tasywih (Pencemaran/pelecehan) . QS.8. QS. Memadamkan cahaya (agama) Allah. 5:49 2. QS. Berusaha memasukkan yang sudah kosong Islamnya ke dalam agama kafir. 2.

Menyerang Islam dari dalam * Penyebaran faham sekuralisme Berusaha memisahkan antara agama dengan kehidupan bermasyarakat dan bernegara. 2. mendorong kaum muslimin agar mau menerima seluruh pemikiran dan perilaku barat.Upaya orang kafir untuk menghilangkan kebanggaan kaum muslimin terhadap Islam dengan menggambarkan Islam secara buruk. * Taghrib (pembaratan/westernisasi) Gcrakan yang sasarannya untuk mengeliminasi Islam. * Tadhlil (penyesatan) Upaya orana kafir menyesatkan umat mulai dari cara yang halus sampai cara yang kasar. Sarana GF * Mass Media : cetak dan elektronika . * Pengrusakan akhlak umat lslam terutama para pemudanya. (Hadits 1) . * Penyebaran faham nasionalisme Nasionalisme mmbunuh ruh ukhuwah Islamiyah yang merupakan azas kekuatan umat Islam.

Habanakah. * Abu Ridha. AL-Ghazwu Al-Fikri dalam sorotan Islam.A. Umat Islam menyimpang dari Al-Qur‟an dan As-Sunnah QS 25:30 2. Terpecah-belah QS 30:32 Catatan * Hadist 1: “Bukan dari golonganku orang yang mengajak pada ashobiyah dan bukan golonganku orang yang berperang atas dasar ashobiyah dan bukan dari golonganku orang yang mati karena ashobiyah” REFERENSI * Materi Mentoring tahun 94/95 * Daud Rasyid.Hasil GF 1. Minder dan rendah diri QS 3:139 3. M. Metode merusak akhlaq dari Barat. Abdul Rahman H. Pengantar Memahami AL-Ghazwu Al-Fikri ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi ghozwul fikri 5‟ Games Mentor melakukan simulasi sebagai pengantar materi GF 10‟ Ceramah Mentor membahas hikmah menguraikan materi GF 40‟ Penutup Mentor menyimpulkan materi GF sekaligus menutup mentoring . * Prof. Ikut-ikutan QS 17:36 4.

Dan sebaiknya ketika disodorkan nilai-nilai Islam mereka tidak mau menerima Islam dan menjauh. Tetapi musuh Islam berusaha menghilangkan nilai keislaman dari umat Islam secara perlahan-lahan. Games 2 Al-Qur‟an ditengah karpet. Pada awalnya peserta akan mengalami kesulitan karena belum terbiasa. Pada awalnya nilai-nilai keislaman itu sudah jelas dan pasti. peserta harus menyebutnya sebagai tissue. Jika kapur diangkat.dengan doa 5‟ Games 1 Membedakan dua benda yang amat berlainan (Misalnya kapur dan tissue) * Langkah 1 Para mad'u harus menyebutkan dengan cepat setiap benda yang diangkat oleh Mentor (dilakukan beberapa kali). * Hikmah Itulah Gozwul fikri. . seperti yang terjadi sekarang ini. begitu pula sebaliknya. Maka disodorkanlah pada muslimin nilai yang tidak Islami. maka umat Islam akan larut dan tenggelam dengan nilai-nilai non Islam tersebut. bahkan nilai-nilai yang menyimpang dengan Islam sudah danggap biasa. Tapi lama kelamaan akan terbiasa. * Langkah 2 Sekarang benda ditukar namanya. Mulanya umat Islam tidak menerimanya (tidak terasa) tapi lama kelamaan karena usaha mereka yang terus-menerus ditambah umat Islam yang malas mengkaji Al-Qur‟an dan Sunnah.

yaitu dengan cara menggulung karpet sampai tengah dan dapat mengambil Al-Qur'an.* Langkah 1 Al-Qur‟an diletakkan di tengah-tengah karpet yang lebar. Hikmah Usaha musuh-musuh Islam untuk menghancurkan Islam tidak lagi dengan 'menginjak-injak' kaum muslimin melainkan dengan mengambil jiwa Al-Qur‟an dalam jiwa mereka dengan cara perlahan-lahan dan membuai serta tahap demi tahap tanpa disadari oleh umat Islam. * Langkah 2 Peserta diberitahu cara untuk mencapai Al-Qur'an tanpa harus menginjak karpet. . Peserta diperintahkan untuk mengambil Al-Qur‟an tadi tanpa menyentuh karpet (Sulit/tidak bisa).

26. * Ceramah * Diskusi Kelompok . PENTINGNYA PENDIDIKAN ISLAM TUJUAN * Peserta memahami makna dan hakikat pendidikan Islam * Peserta memahami sebab-sebab pentingnya pendidikan Is1am * Peserta termotivasi untuk mengikuti pendidikan Islam METODE PENDEKATAN .

Menyampaikan sesuatu sampai pada tingkat sempurna sedikit demi sedikit (Al-Baydowi) 2. juga sebagai proses perbaikan peningkatan diri bagi orang yang terubat di dalamnya.Yarbu = tumbuh berkembang * Robiya .Yarba = tumbuh secara Alami * Robba . * Secara istilah makna tarbiyah adalah: 1. Menumbuhkan sesuatu sedikit demi sedikit sampai dengan tahap sempurna (Al-Asmahadi) Mengapa Pendidikan Islam diperlukan? * Melihat kondisi nyata umat Islam * Umat Islam tidak memahami Islam itu sendiri * Akibatnya: umat terjebak dalam kondisi kebodohan. dia memang ada. tarbiyah memiliki beberapa arti: * Roba .RINCIAN BAHASAN Makna dan Hakikat Pendidikan Islam * Dalam bahasa Arab pendidikan Islam disebut At-Tarbiyah Al-Islamiyah * Secara bahasa. meningkatkan Berarti proses pendidikan Islam seharusnya menumbuhkembangkan secara alami.Yarubbu = memperbaiki. Pendidikan Islam bukan hal yang mengada-ada. kelemahan dan kehinaan * Umat Islam berada dalam kerusakan * Penyebabnya: .

1. Mengkotak-kotakkan ajaran Islam 4. Meninggalkan jihad * Hakikat jiwa manusia * Memiliki kecenderungan untuk berbuat fujur (dosa) * Terbuka untuk menerima hidayah (petunjuk) Solusi : melihat kondisi umat saaat ini serta memperhatikann hakikat jiwa manusia maka dibutuhkan sebuah pendidikan Islam bagi umat Islam. Tarbiyah Islamiyah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . Pendidikan Islam (Tarbiyah Islamiya) harus bersifat : * Kontinu (Mustamiroh) * Membentuk syahsiyah Islamiyah bukan sekedar transfer ilmu (Takwiniyah) * Bertahap /terprogram (mutadarrijah) * Menyeluruh tidak parsial (Kaafah) REFERENSI * Abu Ridho. Kecintaan kepada dunia yang berlebihan dan takut mati 2. Saling berpecah-belah 3.

TARBIYAH RUHIYAH TUJUAN * Peserta memahami hakikat taqwa dan balasan bagi orang-orang yang bertaqwa * Peserta mengetahui jalan mencapai sifat taqwa METODE PENDEKATAN .Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan mengutarakan tujuan dan materi yang akan disampaikan materi 5‟ Diskusi pendahuluan Mentor mngutarakan kondisi umat Islam pada saat ini dan mengajukan pertanyaan kepada saat ini dan mengajukan pertanyaan kepada peserta kira-kira apa yang menjadi penyebabnya 10‟ Ceramah Mentor menguraikan isi materi 30‟ Diskusi Mentor membuka kesempatan diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 27.

* Ccramah dan diskusi

RINCIAN BAHASAN Hakikat Taqwa Ungkapan para sahabat dan ulama: * Taqwa: merupakan konsekuensi logis dari keimanan yang kokoh yang dipupuk dengan muraqabatullah, merasa takut terhadap murka dan azab-Nya dan selalu berharap atas limpahan karunia dan maghfirohNya. * Taqwa: Hendaklah Allah tidak melihat kamu berada dalam larangan larangnnNya dan tidak kehilangan kamu di dalam perintah-pcrintahNya. * Taqwa: Mencegah diri dari azab Allah dengan berbuat amal sholeh dan takut kepada-Nya di kala sepi ataupun terang-terangan. * Taqwa: Hendaklah kamu berbuat dengan taat kepada Allah, berada di atas cahaya dari Allah, mengharap pahala Allah, meninggalkan kedurhakaan kepada Allah berdasarkan cahaya-Nya dan lakut kepada siksa-Nya (Ibnu Mas'ud) Balasan bagi orang-orang bertaqwa * Diberikan furqon dan diampuni dosanya (QS 8:29) * Diberikan rahmat dancahaya hidayah dari Allah (QS 57:28) * Diberikan jalan keluar dan rizki dari arah yang tidak disangka-sangka (QS 65:2-3) * Dimudahkan oleh Allah segala urusan (QS 65:4) * Ditutupi kesalahan-kesalahan dan akan dilipatgandakan pahala baginya oleh Allah (QS 65:5) * Mendapatkan berkah dari Allah (QS 7:96) Jalan Menuju Taqwa

1. Mu‟ahadah (mengingat perjanjian) QS 16:91 Caranya: Hendaklah seorang mu‟min berkhalwat (menyendiri) untuk menginstropeksi diri. Hanya antara dia dengan Allah. Ingatlah bahwa setiap hari kita berjanji denga Allah minimal 17X dalam sholat. “Iyyaka na'budu wa iyyaka nasta'iin”. 2. Muraqabatullah (merasakan kesertaan Allah) QS 26:218-219 Makna: merasakan keagungan Allah di setiap waktu dan keadaan serta merasakan kcbersamaan-Nya di kala sepi ataupun ramai. Cara: sebelum memulai sesuatu pekerjaan dan di saat mengerjakannya, hendaklah seorang mu‟min memeriksa dirinya. Apakah setiap gerak dalam melaksanakan amal dan ketaatannya dimaksudkan untuk kepentingan pribadi dan mencari populariitas atau karena dorongan ridho Allah dan menghendaki pahala-Nya? Macam-macam Muraqabatullah: * Muraqabatullah dalam melaksanakan ketaatan: ikhlas * Muraqabatullah dalam kemaksiatan: taubat, penyesalan dan meninggalkannya * Muraqabatullah dalam hal yang mubah: menjaga adab-adab terhadap Allah dan bersyukur atas nikmat-Nya * Muraqabatullah dalam musibah: ridho kepada ketentuan Allah serta memohon pertolongan-Nya dengan penuh kesabaran

3. Muhasabah (Instrospeksi diri) QS 59:18 Cara: Hendaklah seorang mu'min menghisab dirinya ketika selesai melakukan amal perbuatan: Apakah tujuan amalnya untuk meudapatkan ridho Allah? Atau

apakah amalnya dirembesi sifat riya' ? Apakah ia sudah memenuhi hak-hak Allah dan hak-hak-manusia ? 4. Mu‟aqobah (Pemberian Sanksi) QS 2:179 Tujuan: Jika seorang mu'min berbuat kesalahan maka tak pantas bentuk membiarkannya, sebab akan mempermudah terlanggarnya kesalahan yang lain dan akan sulit meninggalkannya. Karena jika seseorang melakukan maksiat biasanya akan diikuti dengan maksiat yang lain (Lih. Perkataan Ibnu Qoyyim AlJauziyah) Syarat: sanksi ini harus dengan sesuatu yang mubah, tidak boleh dengan yang haram atau mencelakakan (QS 2:195; 4:29) 5. Mujahadah ( optimalisasi) QS 29:69 Caranya: Apabila seorang mu‟min terseret dalam kemalasan, santai, cinta dunia, dan tidak lagi melaksanakan amal-amal sunnah serta ketaatan yang lainnya tepat pada waktunya; maka ia harus memaksa dirinya melakukan amalan-amalan sunnah lebih banyak dari sebelumnya Hal-hal yang harus diperhatikan: * Hendaklah amal-amal yang sunnah tidak membuatnya lupa akan kewajiban yang lainnya

* Tidak memaksakan diri dengan amal-amal sunnah yang di luar kemampuannya

Catatan: Perkataan Ibnul Qoyyim A: Pada dasamya manusia ynng sudah terperangkap dalam kemaksiatan akan merasa sulit untuk keluar dan melepaskan diri darinya sebagaiman diucapkan oleh ulama salaf : “Diantara dampak negatif maksiat adalah menimbulkan maksiat yang lain. Sedangkan pengaruh kebaikan adalah mendatangkan kebaikan berikutnya. Maka jika seorang hamba melakukan suatu kebaikan, kebaikan yang lainnya akan meminta untuk dilakukan, begitu seterusnya hingga hamba tersebnt memperoleh keuntungan ynng berlipat ganda dan kebaikan yang tiada sedikit. Begitu pula hamya dengan kemaksiatan. Dengan demikian, ketaatan dan kemaksiatan merupakan sifat yang kokoh dan kuat serta menjadi kebiasaan yang teguh pada diri si pelaku”. REFERENSI * Dr. Abdullah Nasih Ulwan, Tarbiyah Ruhiyah: Petunjuk praktis Mencapai Derajat Taqwa * AL-Hafidz Ibnul Qoyyim Al-Jauziyah, Akibat Berbuat Maksiat.

ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor menyampaikan pengantar dan sasaran materi Tarbiyah Ruhiyah 5‟ Diskusi dan Diskusi Mentor menguraikan materi tarbiyah Ruhiyah dan membuka diskusi tentang materi yang telah disampaikan 50‟ Penutup Mentor merangkum dan menyimpulkan isi materi dan menutupnya dengan doa 5‟

METODE PENDEKATAN * ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan * Perhitungan Allah terhadap hak orang tua ( QS. 17:23) . 4:36. BIRRUL WALIDAIN TUJUAN * Peserta memahami pentingnya berbakti kepada orang tua sebagai bagian dari ibadah * Peserta mengetahui contoh-contoh praktis berbakti kepada orang tua dalam kehidupan sehari-hari.28.

31:15). Hadits Rusulullah: “Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat kepada Allah”. 94/95. 46:15) REFERENSI * Asyur. Ahmad Isa. * Bersikap rendah hati dan berbicara lemah lembut (17:23-24) * Membantu dengan harta * Perbuatan-perbuatan yang dapat dilakukan jika orang tua sudah wafat Kesimpulan : * Birrul Walidain merupakan kewajiban dan ibadah (lihat QS.* Birrul Walidain adalah kewajiban anak Bentuk-bentuk Birrul Walidain * Mentaati selama bukan maksiat (QS. 31:14 . ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ . GIP * Materi Mentoring th. Contoh: Kisah Sa‟ad bin Abi Waqosh. Berbakti kepada Ibu Bapak.

* Ilmu Allah mencakup semua yang ada dan yang mungkin ada Sifat Ilmu ALIah . ILMU ALLAH TUJUAN * Peserta memahami sifat dan kualitas Ilmu Allah. meliputi alam semesta. 59:22). manusia. flora dan fauna dan ekosistem batin/metafisik. Aksioma yang berlaku: Yang mencipta lebih tahu terhadap yang diciptakan.. jin dsb. ialah Allah pulalah yang berhak disebut Al-Aliim (Maha Mengetahui) (QS.Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 29. * Peserta mengetahui jalan-jalan turunnya ilmu Allah * Peserta mengetahui bukti-bukti ilmu Allah METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan * Sebagai konsekuensi logis dari Maha Penciptanya Allah yang meliputi ekosistem zahir/fisik. meliputi alam ruh.

tabi‟it tabi‟in hingga ulama akhir zaman.1. yaitu ayat-ayat Allah yang terhampar di alam. Jalur formasi resmi * Dalam Bentuk wahyu Sistem penyampaiannya berstruktur. tabi‟in. Bersifat Pasti. Perintah Allah berlaku pada ciptaanNya (yang merupakan hasil IlmuNya) Kualitas Ilmu Allah Ilmu Allah tak dapat dibandingkan dengan ilmu siapapun dan Allah Maha mengetahui yang ghaib dan yang tersembunyi (QS. Barang siara yang berusaha. Allah menciptakan segala sesuatu dan menetapkan ukuranukurannya dengan serapi rapinya (QS. 18:109. 25:2. maka dia akan mendapatkan. 41:53) 3. 2. 31:27. rasul. [29:69] Bukti Ilmu Allah 1. 15:21) 2. baik beriman maupun kafir yang mau mengadakan mubasyarah (pengamatan) terhadap alam semesta. Hakikat Ilmu Allah Allah menggunakan 2 jalur dalam mengajarkan ilmunya pada manusia: 1. Ayatul Kauniyah. melalui malaikat. sahabat. Tidak langsung disampaikan ke seluruh manusia. 40:19). Bersifat Obyektif (QS. diperuntukkan bagi siapa saja. 31:16. Jalur informal * Dalam Bentuk ilham/ inspirasi Sistem penyampaiannya mandiri. merupakan .

Manusia harus melakukan eksperimen/percobaan dalam mengembangkan dan memanfaatkan untuk kemaslahatan hidupnya. REFERENSI Paket BP Nurul Fikri.bukti yang meandukung kebenaran ayatul Qauliyah [3:109]. tetapi diikuti dengan mempelajari ayatul Kauniyah. merupakan petunjuk untuk menemukan fakta empiris Ayatul Kauliyah. sifatnya relatif dan empiris 2. Ayat-ayat Kauniyah ini merupakan sarana bagi kehidupan manusia. * Hubungan ayat Qauliyah dan ayat Kauniyah: Ayat Qauliyah memberikan isyarat bagi manusia agar ayat Kauniyah (ayat) dimanfaatkan. Ayat Qauliyah ini harus dijadikan pedoman hidup bagi manusia sebab kebenarannya adalah mutlak [2:185] * Mempelajari ayat-ayat Allah tidak hanya ayatul qouliyah. pengenalan terhadap Allah menjadi meluas dan mendalam. * Melepaskan hubungan antara keduanya dapat me1emhkan manusia. Ilmu Allah ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu . yaitu ayat-ayat Allah yang terkandung di dalam Al-Qur‟an. Ayat Kauniyah memberikan bukti atas kebenaran informasi dari ayat Qauliyah. * Dengan mempelajari ayatul Qauliyah. Kebenaran yang diperoleh dari eksperimen tersebut. pengenalan terhadap Allah menjadi tepat dan akurat. Ayatul Qauliyah. * Mempelajari ayattul Kauniyah dengan melepaskan ayatul Qauliyah akan mengakibatkan kehancuran manusia di akhirat. Sebaiknya mempelajari ayatul Qauliyah dengan melepaskan ayatul Kauniyah akan mengakibatkan kehancuran di dunia. Dengan mempelajari ayatul Kauniyah.

Langkah hidup .Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ 30. SIMBOL SUKSES TUJUAN * Peserta mengetahui makna simbol dan sukses * Peserta mengetahui hakikat sukses dalam Islam * Peserta mengetahui langkah-langkah menuju sukses hidup dalam Islam METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian simboI sukses * Simbol berarti abstraksi alau representatif dari suatu hal yang konkrit. Sukses bersifat relatif tergulung dari pengetahuan seseorang tentang hakekat sukses yang sebenarnya. * Sukses dapat berarti berhasil mencapai sesuatu yang dikehendaki atau diinginkan.

Kedua prinsip tersebut berlaku di dunia atau akhirat. maka berlakulah “barang siapa menggali lubang maka ia akan terperosok ke dalamnya”. Ucapan yang mempunyai nilai dan isi yang baiklah yang yang akan menyelamatkan kita. Pikiran adalah langkah hidup Pikiran manusia bukan saja sebagai tool (alat). 2. atau keduaduanya. Tindakan adalah langkah hidup Seseorang membutuhkan tindakan untuk mencapai sukses. maka berlakulah “barang siapa menanam dia akan memetik hasilnya. Karena pikiran kita juga merupakan suatu control berarti dia ikut menentukan apa-apa yang akan kita lakukan. Jika tindakan (amal) yang dilakukan itu kebajikan.Langkah-langkah untuk mencapai sukses dalam kehidupan disebut langkah hidup. Ketiganya merupakan langkah hidup. Bukakah manusia hanya berusahu sedangkan Allahlah yang menentukan? [13:11] Simbol sukses dan simbol gagal Pikiran Pikiran. ucapan dan tindakan adalah faktor intemal manusia. tapi juga merupakan suatu control (kendali). (hadits 1. Sebaliknya. Ucapan adalah langkah hidup Yang membedakan ucapan adalah nilai dan isi yang terkandung di dalammya. jika tindakannya berupa kemaksiatan. 1. Kita harus selalu memeriksa isi pikiran kita dan mengisinya dengan pemikiran yang bersih. hadist 2) 3. Setiap langkah hidup yang semakin mendekatkan . Dan yang sebaiknya akan membinasakan kita. Itulah sebabnya kita harus berhati-hati dalam memberikan input (masukan) ke dalam pikiran kita.

Sukses diatas sukses. Faktor eksternal yang juga ikut menentukan langkah nidup diantaranya adalah lngkungan.(Hadits 3) Peranan niat dalam mencapai sukses Kita harus yakin bahwa sukses yang kita kejar di dunia ini semata-mata karena mengharapkan ridho-Nya.185. Teman penjual minyak wangi itu boleh jadi akan memberi minyak . Bukan karena mengharap ridho manusia. Sukses di dunia dan di akhirat REFERENSI Paket BP NF. Sukses di dunia dan gagal di aknirat * Tipe manusia yang memiliki simbol sukses dan didasari oleh niat yang ikhlas. maka aku janji surga baginya” (HR Bukhori) 3. Simbol Sukses Catatan : 1. tapi tidak memiliki niat ikhlas.seseorang ke tujuan yang dikehendaki disebut sebagai simbol sukses.” (HR Bukhari Muslim) 2.8 Tiga tipe manusia : * Tipe manusia yang memiliki simbol gagal. * Tipe manusia yang memiliki simbol sukses. Hadist 3 : “Sesungguhnya perumpamaan bergaul dengan teman yang baik dan orang yang jahat adalah seperti bergaul dengan penjual minyak wangi dan pandai besi. Sedangkan sebaiknya adalah simbol gagal. berkatalah yang baik atau diam. Hadist 1: “Burang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kiamat. Hadist 2: “Burung siapa yang menjamin untukku dengan apa yang ada diintara dua tulang rahangnya dan diantara dua kakinya. 98. QS 3. Gagal di dunia dan di akhirat. QS.

ghibah dan namimah dan termotivasi untuk menjauhinya * Peserta memahami pentingnya persaudaraan dalam masyarakat Islam dan termotivasi merealisasikannya dalam aktivitas sehari-hari. Sedangkan teman pandai besi boleh jadi akan menbuat pakaianmu berlubang (terbakar) atau paling tidak kamu ikut hangus dengannya.wangi kepadamu atau kamu dapat membelinya atau paling tidak kamu akan mendapat bau harum daripadanya. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi . AL-HUJURAAT AYAT 10-13 TUJUAN * Peserta memahami hak-hak muslim terhadap saudaranya yang muslim * Peserta mengetahui hal-hal yang dapat merusak persaudaraan * Peserta memahami makna su'uzhon.” (HR Bukhori-Muslim) ALOKASI WAKTU Langkah Uraian Waktu Pembukaan Mentor membuka pertemuan dan menyampaikan tujuan materi 5‟ Ceramah Mentor menyampaikan isi materi 40‟ Diskusi Saat untuk diskusi dan tanya jawab 10‟ Penutup Mentor menyimpulkan isi materi dan menutup pertemuan dengan doa 5‟ TADABBUR AYAT QS.

maka mereka itulah orang-arang yang zalim”. janganlah suatu kaum mengolok-olokkan kaum yang lain (karena) boleh jadi mereka (yang diolok-olokkan) lebih baik dari mereka (uang mengolok-olokkan) dan jangan pula. 13. “Hai orang-orang yang beriman. “Hai manusia. jauhilah kebanyakan dari prasangka. Sesungguhnya Allah Maha Menerima taubat lagi Maha Penyayang”. 12.” 11. Dan bertaqwalah kepada Allah. sesungguhnya Kami menciptakan kamu dari scorang laki-laki dan seorang perempuan dan menjadikan kamu berbangsa-bangsa dan bersuku-suku supaya kamu saling kenal mengenal.RINCIAN BAHASAN 10. Seburuk-buruk panggilan adalah (panggilan) yang buruk sesudah iman. “Hai orang-orang yang beriman. wanita-wanita (mengolokolokkan) wanita-wanita lain (karena) boleh jadi waanita-wanita (yang diperolok-olokkan) lebih baik dari wanita (yang mengolok-olokkan) dan janganlah kamu mencela dirimu sendiri dan janganlah kamu panggilmemanggil dengan gelar-gelar yang buruk. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui lagi Maha Mengenal” (QS. dan barang siapa yang tidak bertaubat. sesungguhnya sebagian prasangka itu adalah dosa dan jangalah kamu mencari-cari kesalahan orang lain dan janganlah sebagian kamu menggunjing sebagain yang lain. Sesungguhnya orang yang paling mulia diantara kamu ialah orang yang paling bertaqwa. Sukakah salah seorang diantara kamu memakan daging saudaranya yang sudah mati ? maka tentulah kamu merasa jijik kepadanya. “Sesungguhnya arang-arang mukmin adalah bersaudara karena itu damaikanlah anfara kedua saudaramu dan bertaqwalah kepada Allah supaya kamu mendapat nikmat. Al-Hujurat ayat 10-13) A .

Setiap muslim memiliki hak atas saudaranya yang sesama muslim. kecuali jika mereka diberi buah-buahan itu”. Jangan membeIi buah-buahan untuk anak-anak. Khabbab. Karena pakaian mereka sangat sederhana. Salman A1Farisi. seperti Ammar. jangan menyerahkannya kepada musuh. dan semoga kamu pun mendapat seperti itu" Dalam ayat 11 dan 12 Allah SWT menjelaskan bagaimana sebaiknya pergaulan di antara orang-orang beriman. Diriwayatkan bahwa ayat 11 ini diturunkan berkenaan dengan tingkah laku kabilah Bani Tamim yang pemah berkunjung kepada Rasulullah saw. Bilal. Dalam hadits Riwayat Bukhari dari Anas bin Malik. jangan mengganggu tetangganya dengan asap masakan dari periuknya kecuali jika ia memberi segayung dari kuahnya. Di dalamnya terdapat hal-hal yang diperingatkan Allah agar kaum beriman menjauhinya karena dapat merusak persaudaraan di antara mereka.llah WT menegaskan dalam ayat 10 bahwa sesungguhnya orang-orang mumin bersaudara seperti hubungan persaudaraan antara orang-orang seketurunan karena sama-sama menganut unsur keimanan yang sama dan kekal. Rasulullah saw. Suhaib. jangan berbuat aniaya kepadanya. jangan membuka aibnya. lalu dibawa keluar (diperlihatkan) kepada anak-anak tetangganya. dll. maka malaikat berkata Amin. lalu mereka memperolok-olokkan beberapa sahabat yang fakir miskin. akan tetapi ia mengndang kepada hati dan perbuatanmu.” . bersabda: "Orang muslim itu adalah saudara orang muslim. dan jangan meninggikan bangunan rumah sehingga menutup udara tetangganya kecuali dengan izinnya. bersabda: “Peliharalah (norma-norma pergaulan) tetapi (sayang) hanya sedikit di antara kamu yang memeliharanya” Dalam hadits shahih yang lain dinyatakan: "Apabila seorang muslim mendoakan saudaranya yang ghaib. sabda Rasulullah saw “Sesungguuhya Allah tidak memandang kepada rupa dan harta kekayaanmu. Muslim meriwayatkan dari Abu Hurairah. Kemudian Nabi SAW.

supaya memerka menjauhkan diri dari su'uzon/prasangka buruk terhadap orang-orang yang beriman. ayahku Nabi Harun. bersabda kepadanya: ”Mengapa tidak engkau jawab saja. maka kalimat itu hurus . Panggilan yang buruk dilarang diucapkan karena gelar-gelar buruk itu dapat mengingatkan kepada kedurhakaan dan membangkitkan kefasikan setelah beriman. Keturunan Yahudi dan sebagainya”. Al-Hujurat ini Allah SWT memperingatkan kaum mukmin supaya jangan saling mengolokkan karena boleh jadi kaum yang diperolokolokkan pada sisi Allah jauh lebih mulia dan terhormat dari mereka yang mengolok-olokkan dan kaum wanita pun jangan saling mengolokkan karena boleh jadi wanita yang diperolok-olokkan di sisi Allah lebih baik dari wanita yang mengolok-olokkan. sehingga Nabi SAW. maka akandicap oleh Allah sebagai orang-orang yang zalim dan akan menerima konsekuensi dari Allah berupa azab pada Hari Kiamat. pamanku Nabi Musa. dsb. dan suamiku adalah Muhammad”. Terdapat riwatat yang melatar belakangi turunnya ayat ini ialah berkenaan dengan kisah Siti Shafiyah binti Huyay bin Akhtab yang pernah datang menghadap RasuluIlah saw. Dalam ayat 12 Allah SWT memberi peringatan kepada orang-orang yang beruman. Dan jika mereka mendengar dari sebuah kalimat yang keluar dari saudaranya yang mukmin. Dalam ayat ke-10 QS. Barang siapa tidak bertaubat dari memanggil-manggi dengan gelar yang buruk itu.Pada ayat ini pula Allah menyebutkan wanita secara khusus sebagai peringatan terhadap kebiasaan tercela kaum wanita dalam bergaul. hai kafir. Kemudian Allah SWT melarang kaum mukmin mencela diri mereka sendiri karena mereka bagaikan satu tubuh yang diikat dengan persatuan Dan dilarang pula pangailan-panggilan dengan gelar-gelar yang buruk seperti panggilan kepada seseorang sudah beriman dengan kata-kata: hai fasik. dan melaporkan bahwa beberapa wanita di Madinah pemah menegur dia dengan kata-kata yang menyakitkan hati seperti: “Hal perempuan Yahudi.

Jika tidak (benar) engkau berbuat buhtan (dusta).” (HR. 3. Dan barangsiapa yang diketahui kesalahannya oleh Allah. . Mengenai definisi ghibah. Karena barangsiapa mencari-cari noda mereka. Diriwayatkan oleh Abi Barzah Al-Aslami. 2. bagaimana pendapatmu bila apa yang diceritakannya itu benar ada padanya?" Rasulullah menjawab: "Kalau memang benar ada padanya. “Wahai orang-orang yaug beriman dengan lidahnya. sabda Rasulullah SAW. Abu Dawud dan Ahmad). dan jangan sekali-kali mencari noda atau auratnya. jangan sekali-kali kamu berghibah (menggunjing) terhadap kaum muslimin. Jika bertujuan memberi nasehat pada kaum muslimin tentang agama dan dunia mereka. bersabda: “Ghibah ialah engkau menceritakan saudaramu tentang sesuatu yang ia benci. Sedangkan namimah dapat dibagi menjadi hamz (mencaci maki) dan lamz (mencela). yaitu karena sebagian prasangka itu mengandung dosa. Muslim. jangan sampai timbul salah paham apalagi menyelewengkannya sehingga menimbulkan fitnah dan prasangka. [AlHumazah:1] Rasulullah mengecam orang yang suka berghibah dan mencari-cari kesalahan orang.” Si penanya kembali bertanya. Rasulullah saw. Allah melarang pula ghibah. itu ghibah namanya. tctapi iman itu belum masuk ke dalam hatinya. niscaya dia akan menodai kehormatannya dalam lngkungan keluarganya sendiri” Adapun beberapa pengecualian dibolehkannya ghibah adalah sebagai berikut : 1. maka Allah akan membalas pula dengan membuka noda-nodanya. "Wahai Rasulullah. Dilakukan dengan niat baik dan mengharapkan ridho Allah semata. namimah dan mencari-cari aib orang lain. Tirmizi.diberi tanggapan dan ditujukan kepada pengertian yang baik. Orang yang mazlum (dianiaya) menceritakan keburukan orang yang menzaliminya dalam rangka menuntut haknya. Kemudian Allah SWT menerangkan penyebab wajibnya orangorong mukmin menjauhkan diri dari prasangka.

Berkata beberapa orang: "Apakah pantas budak hilah azan di atas Ka'bah? Maka berkatalah yang lain: "Sekiranya Allah membenci orang ini. Dan tidak ada kemuliaan seseorang di sisi Allah kecuali dengan ketakwaannya." Maka datanglah malaikat Jibril memberitahukan kepada Rasulullah SAW apa yang mereka ucapkan.) Rasulullah menganggap persaudaraan antar umat Islam adalah basis yang sangat penting sehingga hal pertama yang dilakukan beliau ialah mempersaudarakan kaum Muhajirin dan Anshar secara formal satu dengan yang lainnya ketika hijrah ke Madinah. Allah menjelaskan bahwa manusia diciptakanNya berbagai-bagai bangsa dan suku supaya saling mengenal dan saling menolong dalam kehidupan bermasyarakat. kekayaan dan wilayah melainkan didasari oleh ikatan akidah.Pada ayat 13. REFERENSI . Maka turunlah ayat ini yang melarang manusia menyombongkan diri karena kedudukan. Dalam suatu hadits riwayat Abu Hatim yang bersumber dari Ibnu Mulaikah berkenaan turunnya ayat ini ialah bahwa ketika fathu Makkah Bilal naik ke atas Ka'bah untuk azan. pangkat. pasti Allah akan menggantinya. kekayaan dan keturunan dan bahwa kemuliaan seseorang di sisi Allah dinilai dari derajat kelakwaannya Ayat ini juga menyatakan bahwa persauduraan Islam berlaku untuk seluruh umat manusia tanpa dibatasi oleh bangsa. warna kulit. Persaudaraan merupakan pilar masyarakat Islam dan salah satu basis kekuatannya. “Seorang mukmin terhadap mukmin lainnya bagaikan bangunan yang saling mengikat dan menguatkan serta bagaikan jalinan antara jari jemari” (HR Muttafaq‟alaih dari Abu Musa ra.

Ghibah. Telaah Persaudaraan Muslim. Universitas Islam Indonesia * Ibnu Taimiyah. Imam Suyuthi. 3:190-191 * Peserta mengetahui ciri-dri orang . Refleksi Ukhuwah. dkk. Imam Syaukani. CV Tursina TADABBUR AYAT SURAT ALI IMRON AYAT 190-191 TUJUAN * Peserta memahami hikmah dan pelajaran dari QS. * Ceramah dan tan. CV Diponegoro * Ahmad Yani Wahid.yang berakal (Ulil Albab ) * Peserta termotivasi untuk selalu mengingat Allah dan memikirkan ciptaanNya agar tumbuh ketundukan kepada Allah METODE PENDEKATAN . Shaleh. Pustaka AlKautsar * KH Q.va jawab RINCIAN BAHASAN “Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi dan silih bergantinya malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal” “(yaitu) Orangorang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam keadaan berbaring dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan bumi (seraya . Asbabun Nuzul.* Al-Qur'an dan Tafsirnya. Latar Belakang Historis Turunnya Ayatayat Al-Qur‟an.

Langit yang melindungi dan bumi yang terhampar tempat manusia hidup. Dalam ayat ini Allah SWT menyuruh manusia untuk merenungkan alam. Bumi adalah tempat kita berdiam. Juga memperhatikan pergantian antara siang dan malam. tetapi setiap saat nampak hidup. tanda-tanda kebesaran Allah SWT. akan meninjau menurut bakat pikirannya masing-masing. Bahwa tidaklah semuanya terjadi dengan sendirinya. Hanya Allah yang tahu berapa lapisnva. yaitu Allah SWT. Orang yang malihat dan memikirkan hal itu. Musim pun silih berganti. Semua bergerak menurut aturan. Apakah dia seorang ahli ilmu Alam. ataupun penyair dan seniman. Semuanya akan terpesona oleh susunan tabir alam yang . Semuanya itu dengan ayat-ayatl.berkata): “Ya Robb kami. ahli ilmu pertambangan. Pasti ada yang menciptakan. ahli ilmu bintang. Menabjubkan pada siang hari dengan berbagai warna awan-gemawan. Kadang-kadang malam terasa pendek. maka peliharalah kami dari siksa neraka” S atu cara mengenal dan mendekatkan diri kepada Allah adalah dengan membaca dan merenungkan ayat-ayatNya yang terbentang di alam semesta. penuh dengan aneka keganjilan. siang terasa panjang dan sebaiknya. seorang filosofis. Makin diselidiki makin mengandung rahasia ilmu yang belum terurai. Maha Suci Engkau. gugur dan semi. ahli ilmu tanaman. yang dikatakan kepada kita hanya tujuh. langit dan bumi. mengharukan malam harinya dengan berbagai bintang gemintang. tiadalah Engkau menciptakan ini dengan sia-sia. Bukan hanya Sesaat diadikan. Semua ini menjadi tanda-landa kebesaran dan keagungan Allah bagi orang-orang berpikir. Demikian juga hujan dan panas. besar pengaruhnya atas hidup kita dan segala yang bernyawa. panas. Musim dingin. Langit adalah yang di atas dan menaungi kita. Silih bergantinya malam dengan siang. Langit dan bumi dijadikan oleh Al-Khalik tersusun dengan sangat tertib.

saat mendapatkan nikmat mengucapkan Hamdalah. Ketika takjub mengucapkan Tasbih. Allah sebut sebagai Ulil Albab (orang-orang yang berfikir). Dalam hal ini berfikir berarti memikirkan proses kejadian alam semesta dan berbagai fenomena. Secara istilah dzikir berarti tidak pemah melepaskan Allah dari ingatannya ketika beraktifitas. Terasa kecil diri di hadapan kebesaran a1am. tak ada arti alam. menjaga.. diterangkan karakteristik Ulil Albab. Dengan dzikir manusia akan memahami secara jelas petunjuk ilahiyah yang tersirat maupun yang tersurat dalam Al-Qur‟an dan As-Sunnah sebagai . Dalam ayat 191. Dari sini tumbuh keimanan yang kokoh. berdiri maupun berbaring. yaitu selalu melakukan aktifitas dzikir dan fikir sebagai metode memahami a1am. disebabkan adanya cinta. Dzikir dengan perbuatan berarti memfungsikan seluruh anggota badan dalam kegiatan . Akhirnya tak ada arti diri. Baik di kala duduk.luar biasa. teringat. Yang Maha Pencipta. kuat dan mengakar di hati. mengingat-ingat. yang ada di dalamnya sehingga mendapatkan manfaat daripadanya dan teringat atau mengingatkan kita kepada sang Pencipta alam. baik yang ghoib maupun yang nyata.yang sesuai dengan aturan Allah. yang berarti menyebut. takut dan harap kepadanya yang berhimpun di hati (Qolbudz Dzakir). Misamya. ketiga hal itu mewakiu aktifitas manusia dalam hidupnya. dzikir merupakan aktivitas yang harus selalu dilakukan dalam kehidupan. lisan. Dzikir. Allah SWT. mengingatkan. Ketika memulai suatu pekerjaan mengucapkan Basmalah. secara bahasa adalah fakara. Jadi. fakkara. Fikir. secara bahasa. maupun perbuatan. berasal dari kata dzakara. Di akhir ayat 190 manusia yang mampu melihat alam sebagai tanda-tanda kebesaran & keagunganNya. tafakkara yang artinya memikirkan. Dzikir dapat dilakukan dengan hati. terasa kecil alam di hadapan kebesaran penciptanya. Dzikir dengan hati artinya kalbu manusia harus selalu tertambat kepada Allah. yang ada hanyalah DIA. tadzakkara. Dzikir dengan lisan berarti menyebut nama Allah dengan lisan.

Jumud . Universitas Islam Indonesia Yogyakarta * Al-Qur'an dan Terjemahannya Departemen Agama. dikhawatirkan manusia akan menjadi sekuler. Tafsir Al-Azhar Juz IV. Sedangkan jika melakukan aktifitas dzikir dan fikir tetapi masing-masing terpisah. Dzikir Fikir Keterangan 3 . Dengan fikir manusia mampu menggali berbagai potensi yang terhampar dan terkandung pada alam semesta. kedua aktifitas itu akan berakhir pada beberapa kesimpulan: * Allah dengan segala kebesaran dan keagunganNya adalah pentcipta alam semesta termasuk manusia. * Mensucikan Allah dengan bertasbih dan bertahmid memujiNya. Jika hanya melakukan aktifitas dzikir manusia akan terjerumus dalam hidup yang jumud (tidak berkembang. * Menumbuhkn ketundukan dan rasa takut kepada Allah dan hari akhir. Sebab jika hanya melakukan aktifitas fikir hidup manusia akan tenggelam kepada kesesatan. Dr.minhajul hayah (pedoman hidup). Pustaka Panjimas . Hamka. Aktifitas dzikir dan fikir tersebut harus dilakukan seimbang dan sinergis (saling berkaitan dan mengisi). REFERENSI * Al-Qur‟an dan Tafsirnya.3 Sesat 3 Terpisah 3 Sekuler 3 + 3 Ulil Albab Bagi Ulil Albab. * Tiada yang sia-sia dalam penciptaan alam. RI * Prof. Semua mengandung nilai-nilai dan manfaat. hidup yang statis).

Ulil Albab. 4/II/ Ramadhan 1411-Maret 1991. 23:1-11 * Peserta mengetahui sifat-sifat orang yang beriman * peserta mengetahui balasan bagi orang-orang yang beriman .* Majalah Nurul Fikri. Sosok Cendekiawan Versi Al-Qur‟an. TADABBUR AYAT SURATAL-MU'MINUN 1-11 (23:1-11) TUJUAN * Peserta memahami makna QS. No.

Dan orang -orang yang memelihara amanat-amanat (yang dipikulnya) dan janjinya 9. Dan orang-orang yang menjauhkan diri dari (perbuatan dan perkataan) yang tiada berguna. Dan orang -orang yang menunaikan zakat 5. Dan orang-orang yaug memelihara shalatnya 10. . Kecuali terhadap istri-istri mereka atau budak yang mereka miliki. Dalam ayat ini Allah menjelaskan bahwa sungguh beruntunglah orang-orang yang beriman. 3. (yakni) akan mewarisi surga Firdaus. Dan orang-orang yang menjaga kemaluannya 6. Mereka itulah orang-orang yang akan mewarisi 11. ayat 1-11) A yat-ayat di atas menerangkan tentang sifat-sifat yang diamiki orang beriman serta balasan yang akan diperolehnya. Barang siapa mencari yang di balik itu maka mereka itulah orang-arang yang melampaui batas 8. maka sesungguhnya mereka dalam hal ini tiada tercela 7. 4. Yang dimaksud dengan beriman adalah beriman kepada Rukun Iman yang enam (lihat catatan hadits). Sesungguhnya beruntunglah orang-orang yang beriman 2. Mereka kekal di dalamnya (QS. Al-Mu‟minun.METODE PENDEKATAN * Ceramah dan diskusi RINCIAN BAHASAN 1. (yaitu) orang-orang yang kusyu‟ dalam shalatnya.

karena tidak berlandaskan imankepadanya.. telah bersabda: "Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari kemudian. yaitu dengan demikian menjaga waktu dan umumya supaya jangan sia-sia. yang tidak berguna. * Menjauhkan diri dari perbuatan. Menjauhkan diri dari perbuatan dan perkataan yang tak berguna.Sebaiknya amat rugilah orang-orang yang kafir yang tidak beriman. telah berkata. Yang dimaksud khusyu di sini adalah: * Mengerti bacaan-bacaan dalam shalat. * Ihsan dalam shalat (lihat catatan hadits) * Tenang dan konsentrasi 2. * Menjauhkan diri dari perkataan yang tidak-berguna. Dari Abu Hurairah ra. waktunya tidak . Karena walaupun mereka menurut perhitungan banyak mengerjakan amal kebajikan tetapi semua amaala akan sia-sia saja di akhirat nanti. Dan bahwa kematian/ajal pasti akan menemuhi kita.. Telah besabda Rasulullah „sebagian kebaikan keislaman seseorang ialah meniggalkan sesuatu yaug tidak berguna baginya‟ (HR Tirmidzi).. Yang harus selalu diingat manusia dalam hal ini ialah: Allah mencatat seluruh perbuatan manusia di dunia [45:29] dan setiap manusia akan bertanggung jawab terhadap apa yang telah diperbuatnya di dunia [17:36]. Dari Abu Hurairah ra. sesungguhnya Rasulullah saw." (HR Bukhari dan Muslim). Adapun sifat-sifat orang yang beriman dalam ayat-ayat selanjutnya 1. hendaklah ia berkata yang baik atau diam. Khusyu dalam shalat. * Memusatkan perhatian pada waktu shalat hanya kepada Allah serta dengan mengikhlaskan ketaatan [7:29].

[70:32-35] . Menunaikan Zakat Dengan berzakat seorang mukmin: * Membersihkan diri dari sifat kikir dan cinta yang berlebihan pada dunia [9:103]. Memelihara amanat dan menepati janji * Bila seseorang tidak memegang amanat dan tidak menepati janji. Menjaga kemaluan dari perbuatan keji (zina) kecuali kepada istri-istri mereka. * Zina termasuk dosa besar dan merupakan jalan yang buruk [17:32]. “Tanda-tanda orang munafik itu ada tiga. dikhawatirkan ia termasuk orang-orang munafik. karena dunia ini hanyalah suatu permainan dan senda gurau [29:64]. Barang siapa yang berbuat di luar hal itu. apabila berjanji ingkar dan apabila dipercaya khianat “(HR Syaihkani melalui Abu Hurairah ra.) * Orang-orang yang memelihara amanat dan janjinya dijanjikan Allah dengan balasan syurga. apabila berbicara dusta. * Menahan pandangan dan memelihara kemaluan [24:3O-31. Imam Ahmad berkata: “Saya tidak mengetahui setelan pembunuhan ada dosa besar dari perzinaan” 5. yaitu. Allah menyebutnya sebagai orang yang melampaui batas. yang seringkali melalaikan manusia dari kehidupan yang kekal di akhirat nanti [35:5] * Mensucikan hati sehingga tumbuh sifat-sifat kebaikan dalam hati [9:103] 4.dapat dimajukan atau ditunda [10:49] 3.

22: 41 * Shalat adalah pembeda antara muslim dtm kafir. Dia bertanya kembali: 'maka beritahukan padaku tentang ihsan 'Hendaklah engkau .. jelaskan padaku tentang Islam.. lalu ia duduk di hadapan Nabi dan meletakkan tangannya di atas paha Nabi. Umar ra. kepada malaikatNya. Lalu dia bertanya kembali: 'Tolong jeIaskan padaku tentang Iman. Jawab Nabi. kepada kitab-kitabNya. kepada utusan-utusahNya. Selain itu perintah untuk memelihara sekaligus menegakkan shalat banyak disebutkan dalam Al-Qur' an diantaranya: QS. meriwayatkan sebuah hadits yang RasuluIlah bersabda di antaranya: “Telah diturunkan kepadaku sepuluh ayat. Orang itu berkata. 238. kemudian dia berkata: „Hai Muhammad. Cacatan Hadits Dari Umar ra. Memelihara shalat * Shalat adalah kewajiban yang ditentukan waktu-waktunya atas orang yang beriman [4:103]. kepada hari kiamat dan hendaklah engkau beriman kepada qadar yang baik dan yang buruk. barangsiapa uang menegakkannya akan masuk syurga”... QS.. 2:43. Telah bersabda Rasulullah saw.. lalu ia membaca sepuluh ayat ini dari permulaan surat AlMu'minun. juga teIah berkata: “Ketika kami duduk dekat Rasulullah SAW pada suatu hari maka dengan tiba-tiba terlihat oleh kami seorang laki-laki yang memakai pakaian yang sangat putih berambut sangat hitam. tidak tampak padanya tanda-tanda perjalnan dan tak ada seorang pun diantara kami yang mengenalnya.6. Jawab Nabi: 'Hendaklah engkau beriman kepada Allah.' Maka jawab Rasulullah. 'Engkau benar'. “Beda antara seorang muslim dan musyrik atau kafir adalah meninggalkan shalat” (HR Muslim) Balasan bagi orang beriman yang memiliki sifat di atas adalah syurga Firdaus [23:1O-11].

Universitas Islam Indonesia * Prof. Jawabku. sekalipun engkau tak dapat melihatNya. GIP * Abu Hudzaifah.... Menundukkan Pandangan SABAR TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian sabar * Peserta mengetahui macam-macam sabar * Peserta memahami hikmah cobaan bagi kaum mukmin METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi . Aku diam sejenak. maka sesungguhnya Ia melihat engkau.. Hamka.. 'Allah dan rosulNya lebih mengetahui. Dr.beribadah hanya kepada Allah seolah-olah engkau melihatNya. Tafsir Al-Azhar * Syekh Musthofa Masyur. Kemudian orang tadi pergi.. datang kepadamu untuk mengajar tentang agamamu" REFERENSI * Al-Qur'an dan Tafsirya. Berjumpa Allah Lewat Shalat. Kemudian Nabi berkata: 'Wahai Umar tahukah engkau siapa yang bertanya tadi?'. Kata Nabi: 'Dialah Jibril as.

Sabar yang terruji juga motivasinya karena Allah SWT. Sabar yang teruji ialah jika dilakukan rada saat yang tepat. Sabar dalam menahan syahwat perut dan seksual disebut iffah atau kehormatan dan martabat diri. Sabar. sabar berarti "Tahanlah dirimu bersama mereka". Bila berupa musibah disebut dengan shabar. Sabar dengan rezeki sedikit disebut qona'ah atau rela dan puas. Dalam QS 18:28. 3. 4. kecemasan atau kegelisahan (lihat akhir QS 14:21). Lawan katanya adalah rakus. Lawan katanya adalah menggerutu.nengharap ridho Allah SWT" [QS 13:22]. 52:14-16]. Secara istilah Sabar berarti "menahan diri atas segala sesuatu yang tidak disukai karena . maka dalam hal itu sabar tidak diperbolehkan. Macam-macam Sabar 1. Istilah lain tentang sabar antara lain: 1. Lawan katanya adalah keluhan (jaza'). Sedangkan bila terlambat tidak akan berharga atau bermanfaat [14:21. Menurut Imam Al-Ghazali sabar adalah sabar terhadap musibah yang tidak dapat dihindarkan atau tidak mampu berupaya menyelamatkan diri. menurut sasarannya terbagi dua yaitu: . 2.RINCIAN BAHASAN Pengertian Sabar Ditinjau dari segi bahasa sabar berarti menahan. bukan untuk memperoleh pujian atau tanda jasa dari manusia. mencegah diri atau mengekang. menolak atau melawannya. Tapi bila seseorang mampu menghindarkan diri. Bila menahan amarah disebut halim atau bijaksana.

16. 4:25] 3. 2:264] 4. yaitu dengan meluruskan niat dengan melawan riya dan penyimpangan lainnya [98:5] 2. Menyangkut kesenangan hidup [21:35. Sabar dalam kesulitan berdakwah di jalan Allah. beriman atau kafir [QS 2:155-157]. S9:15. Sabar setelah selesai pekerjaan. 64:15. orang baik atau jahat. Sabar sebelum ketaatan. 2. Sabar dalam ketaatan kepada Allah. yaitu: . yaitu menahan penderitaan bndan (misamya: sakit yan!j berat atau luka yang parah). 2. terdapat banyak aspek kesabaran yang dirangkum menjadi dua. yaitu dalam menghadapi tuntutan adat kebiasaan atau darongan syahwat. Menahan marah dan dendam [16:126] 3. 3:14-15] 2. Mental atau nafsu.: 1. Sabar terhadap petaka dunia. yaitu dengan tidak merasa bangga karena riya dan mencari popularitas [47:33. Dalam Al-Qur‟an. yaitu: 1. Yang demikian akan dialami oleh semua manusia.1. sererti bencana alam dan tantangan jaman. Fisik. Sabar pada saat bekerja yaitu dengan tidak melalaikan Allah dan tidak malas [29:58-59] 3. Menahan dorongan nafsu seksual [12: . Rinciaannya adalah sbb. 2. 63:9. Sabar terhadap gejolak nafsu: 1. yaitu menahan diri terhadap yang disukai dan menanggung hal-hal yang tidak disukai.

Meningkatkan kedudukan orang-orang beriman di sisi Allah. Sabar di medan perang [8:45-47. 29:1O11. Ujian yang dihadapi para da'i merupakan penegasan dan penyaringan terhadap tingkatan kaum beriman dan menyisihkan yang buruk seperti menyisihkan karat dari besi. Imam Al-Ghazaly berkata. Sabar dari berpalingnya manusia dari dakwah [71:5-7 . Allah SWT meninggikan derajat mereka. Sabar terhadap panjangnya perjalanan dakwah [2:214] 5. yaitu: 1. dan tidak pula oleh malaikat karena kesempurnaannya. yaitu ditujukan kepada orang-orang beriman. 8:65-66] 6. 41:34-36] Hikmah Cobaan bagi Orang beriman Secara umum kesabaran ditujukan kepada segenap manusia. baik perbuatan atau pun ucapan [73:10] 3. kepayahan. karena mereka akan menghadapi tantangan. Mendidik kaum beriman dan menjernihkan hati mereka [3:140-142. karena dialah satu-satunya makhluq Allah yang dianugerahi akal dan selalu dibebani ujian serta cobaan. "Sabar merupakan ciri khas manusia dan tidak dipunyai oleh hewan karena kekurangan-kekurangannya. penyakit dan gangguan dari yang merasuk tubuhnya kecuali dengan itu Allah meengampuni dosa-dosanya" [HR Bukhari. Untuk membersihkan barisan mu'minin dari kaum munafik [3:179. Sabar dalam pergaulan antar manusia [4:19. 22:11]. gangguan. 3:154] 3. 16:127] 2. "Tidaklah seorang muslim karena kesedihan. Sabar terhadap gangguan manusia. paling tidak menghapus dosa-dosa mereka.” Secara khusus. kesusahan. ujian serta cobaan jiwa dan harta benda. melipatgandakan pahala.] .1. 2. Adanya cobaan bagi ahli iman merupakan suatu kepastian yang mengandung tujuan dan hikmah.

Pustaka Al-Kautsar. IKHLAS TUJUAN * Peserta memahami makna ikh1as dan urgensinya bagi aktivis dakwah * Peserta mengetahui indikasi keikhlasan * Peserta mengetahui hal-hal yang mendukung keikhlasan. 1996. METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Ikhlas Secara bahasa. Yusuf Al-Qardhawi. Al-Qur‟an Menyuruh kita Sabar. . ikhlas berasal dari kata Khalasha yang berarti bersih atau murni. Koleksi Bahan Tarbiyah. * Peserta mengetahui buah dari keikhlasan. GIP ISNET. Ibnul Qoyyim AL-Jauziyah. ikh1as berarti membersihkan hati dari maksud selain mengharapkan ridho Allah Azza wa Jalla. Secara istilah.REFERENSI Dr. Hikmah Cobaan.

Takut Ketenaran Takut ketenaran dan penyebaranya kemasyhuran atas dirinya. yaitu jika tidak hadir mereka tidak dianggap hilang dan jika hadir mereka tidak diketahui. sebab amal tak bisa diterima sempurna kecuali dengannya. maka amalya akan sia-sia di sisi Allah. 2. ikhlas sangat penting dalam menyertai amal-amalya. Bagi aktifis dakwah. . Ikhlas dalam bahaya besar sehingga tetap berakhir dengannya. "Sesungguhnya Allah tidak melihat kepada jasad dan rupa kalian.” Allah berfirman tentang setiap amal yang dimaksudkan untuk selainNya sebagai amal yang sia-sia [24:23]. Hati-hati mereka adalah pelita-pelita petunjuk. Indikasi Keikhlasan 1. Dalam hadits riwayat Abu Hurairah. tetapi Dia melihat kepada hati kalian (niat dan keikhlasan” (HR Muslim). Maka Dia menolak setiap amal yang pelakunya tertipu dengan amalya. Allah hanya menginginkan hakikat amal. bukan rupa dan bentuknya.Ikh1as merupakan salah satu amalan hati. Sahl bin Abdullah at-Tustary berkata. jauh dari sorotan Amal yang dilakukan secara diam-diam harus lebih disukai daripada amal yang disertai sorotan. Semua amal akan sia-sia kecuali ikhlas. terlebih jika ia memiliki karunia tertentu. Nabi SAW bersabda. bertaqwa dan menyembunyikan amalnya. Beramal secara diam-diam. Hadist riwayat Muadz: ”Sesungguhnya Allah mencintai orangorang yang berbuat kebaikan. Mereka keluar dari setiap tempat yang gelap”. “Dunia ini adalah kebodohan dan kematian kecuali ilmu. bahkan ikhlas berada di barisan depan dari amal-amal hati. Sebab bila seseorang sudah merasa dirinya niat yang tidak lillah. Semua ilmu merupakan hujjah atas pemiliknya kecuali yang diamalkannya.

Membaca sejarah orang-orang mukhus 4.3. Hal-hal yang Mendukung Keikhlasan 1. Tidak menuntut pujian dan tidak terkecoh olehnya Tidak meminta pujian orang-orang yang suka memuji dan berambisi mendapatkannya. ia tidak terkecoh tentang hakikat dirinya di hadapan orang yang memujinya karena dialah yang lebih tahu tentang rahasia hati dan dirinya. 3. Rakus terhadap amal yang bermanfaat . Berdo' a dan memohon pertolongan kepada Allah. 2. seseorang bisa mengikuti langkah mereka. Ilmu yang mantap Mempelajari ilmu yang dapat menanamkan keyakinan tentang pentingnya ikh1as dan hasil-hasil yang bisa dipetik di dunia dan akhirat [22:54]. Menjadikan keridhoan dan kemarahan karena Allah bukan karena pertimbangan hawa nafsunya. Berteman dengan orang-orang yang ikh1as Dengan berteman dengan orang-orang ikhlas dan hidup bersama mereka. Diantara bukti ikhlas adalah rakus terhadap amal yang paling diridhoi Allah dan bukan paling diridhoi diri sendiri. Bersungguh-sungguh melawan nafsu 5. Buah Ikhlas 1. Jika pun ada pujian. 5. 4. Ketenangan jiwa . mengambil pelajaran dan mencontoh akh1aq mereka [18:28].

Tetap memperoleh pahala amal sekali pun belum menyempurnakan amal itu. atau bahkan belum menunaikannya 5. Pertolongan dan perlindungan Allah REFERENSI Dr. Pustaka Al-Kaustar. ISLAM SEBAGAI SISTEM HIDUP TUJUAN Peserta memahami karakteristik Islam sebagai diiahl haq Peserta mengetahui rentingnya memahami Islam secara menyeluruh METODE PENDEKATAN Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN . ISNET. Kekuatan Ruhani 3. Niat dan Ikhlas. Yusuf Al-Qardhawi. 1996. KoIeksi Bahan Tarbiyah. Amal yang berkesinambungan 4.2.

Yang dimaksud dengan robbaniyyah mencakup 2 asfek. 84:6]. robbaniyyah ghoyah dan mashdar. obat dan rahmat bagi hamba-hambaNya [4:174.Karakter Ajaran Islam Sebagai dien (sistem hidup ) memiliki ciri-ciri: 1. Keselamatan diri perpecah dan rergolakan 4. yaitu yang bersumber pada wahyu Allah kepada Rasulullah SAW (Al-Qur' an). Manhaj ini tidak lahir sebagai sebuah hasil rekayasa dari ambisi individu. Mengetahui tujuan dan keberadaan manusia 2. partai atau bangsa tertentu. golongan. Mendapat petunjuk menuju fitrah 3. usaha dan kerja keras manusia dalam kehidupan [53:42. yang ditujukan kepada Allah SWT. Tetapi manhaj ini datang dari Allah yang menginginkan agar menjadi petunjuk. puncak cita-cita. Tujuan ini pun akhimya merupakan tujuan akhir.Dampak Rabbaniyah tujuan pada manusia. 1. 1. Membebaskan manusia dari penghambaan pada egoisme dan syahwat. kabar gembira. Robbaniyah berasal dari kata rabbun. Robbaniyah Ditinjau dari segi bahasa. penjelas. tahu dan mengamalkan ajaranNya [3:79]. yaitu manusia yang tau hubungannya dengan Allah sangat kuat. 1O:57]. Robbaniyah Masdar (sumber hukum) Maksudnya manhaj/metode yang telah ditekan oleh Islam untuk mencapai tujuan dan sasaran itu adalah manhaj Rabbani yang murni. 2. keluarga. Sedangkan rabbani ditujukan kepada manusia. . Rabbaniyah Ghoyah (tujuan dan sasaran) Maksudnya Islam menjadikan tujuan pertama dan terakhir untnk menyembah Allah semata [51:56] dan untuk mencapai ridhoNya.

ditujukan untuk kepentingan dan kesejahteraan manusia sendiri. Persaudaraan manusia (ukhuwah) 2. misalnya sholat. dan haji. Terbebas dari penghambaan sesama manusia. Syumul (universal) Artinya Islam meliputi semua jaman. 2. Buah insaniyah dalam Islam: 1.Adapun Rasulullah Muhammad SAW adalah penyeru pada manhaj dan sebagai penjelas perintahNya yang masih samar bagi manusia [42:52-53]. Aspek-aspek manusia seperti jasad. kehidupan dan eksistensi manusia. Di samping itu ibadah-ibadah yang disyariatkan oleh Islam memiliki dimensi kemanusiaan. Persamaan manusia (emansipasi). Dampak Rabbaniyyah mashdar. Islam mengakui manusia dengan pengakuan yang menyeluruh. . Terlepas dari keberpihakan dan hawa nafsu 3. 1. Terlepas dari pertentangan dan sikap ekstrim [4:82] 2. zakat. akal dan ruhani diberikan peluang untuk melaksanakan peran. 3. Kesimplannya Islam adalah din yang sesuai dengan karakter manusia. Terhormat dan mudah diyakini 4. Insaniyah (kemanusiaan) Islam yang berdasarkan Al-Qur‟an dan sunnah Rasulnya mencurahkan sebagian besar kepeduliannya pada sisi kemanusiaan. fungsi dan karakteristiknya tanpa harus cenderung rada aspek tertentu saja.

16:36. Islam memberikan haknya sacara adil terhadap aspekaspek kehidupan seperti ruhiyyah (spiritulisme).. 38:87]. materi dan harta benda. menyerukan tauhid dan menjauhi thaghut [21:25. bukan risalah yang terbatas oleh masa atau generasi tertentu. 2:128 dan 132]. Risalah bagi seluruh alam semesta Islam tidak terbatas pada bangsa maupun status sosial tertentu. militer dan ideologi serta aqidah yang murni dan ibadah yang benar sekaligus. yang merupakan petunjuk Robb manusia bagi segenap manusia. Islam adalah kebudayaan dan perundang-undangan. yang dimaksud dengan Islam universal yaitu: "Islam adalah sebuah sistim yang universal (komprensip." 1. Mencakup berbagai aspek hidup dan kehidupan. serta usaha dan kekayaan. serta kasih sayang dan keadilan. . Islam adalah negara dan tanah air. 2. ilmu dan hukum. Dan Islam juga adalah jihad dan dakwah. Islam merupakan risalah setiap nabi yang diutus dan misi setiap kitab suci yang diturunkan. akhlak dan kekuatan. maddiyyah (materialisme). total dan integral). 24:1. Risalah semua jaman Islam adalah risalah untuk semua jaman dan generasi. Dan di dalam Risalah Ta'limnya. 10:72. pemerintahan dan umat. terhampar luas sehingga meliputi semua cakrawala umat dan begitu mendalam (mendetail) sehingga memuat urusan-urusan dunja dan akhirat. Al-Wastthiyyah /Tawazun (moderat atau rertengahan) Islam berada dalam keseimbangan di antara dua jalan atau dua arah yang saling bertentangan. 4. Secara substansi (dasar-dasar akidah dan moralnya).Jangkalian keuniversalan dalam risalah Islam ini diungkapkan Hasan Al-Banna : Islam adalah risalah yang panjang terbentang sehjngga meliput semua abad sepanjang jaman. rahmat bagi sekalian hambaNya [21:107. Maka semua nabi diutus dengan membawa risalah (misi) Islam.

moral. Aspek dalam kehidupan merupakan satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan.fardiyah (individu). program serta langkah-langkah syathan. . Agar umat Islam tidak terjebak ke dalam propaganda. Ajaran Islam sendiri bersifat universal dan menolak parsialisasi hukum dan ajarannya. Sasaran dan tujuan Pentingnya memahami lslam secara kaffah. 5. Dasar-dasar Islam (akidah. Sebab syaithan adalah musuh yang nyata bagi manusia. [2:2O8] 1. 2. REFERENSI * Materi Mentoring Islamic Study 1994-1995. dan taghayyur (perubahan). Al-Waqi'iyyah (kontekstual) Allah menjamin Islam sebagai ajaran yang sesuai dengan kondisi manusia di manapun. kapanpun dan bagi segala jenis manusia. Sumber-sumber hukumnya 3. 6. AL-Wudhuh (jelas) Yang dimak:iud adalah jelas dalam hal: 1. tsabat (konsisten). dan tidak berada dalam poros yang ekstrim [55:7-8]. Kehidupan tidak akan harmonis apabila Islam dilaksanakan secara parsial. jama‟iyyah (kolektif). Islam senantiasa menjaga dan memelihara realita (aktual) di setiap aspek yang didakwahkan pada manusia. syari'at lslam) 2. ibadah. mulai aspek aqidah. akhlak dan syari'at.

karena merekalah yang memiliki potensi untuk mewarnai perjalanan sejarah umat manusia pada umumnya. kemarin. 10 RISALAH PEMUDA ISLAM TUJUAN * Peserta memahami pentingnya masa muda * Peserta mengetahui cara mengembangkan potensi pemilik Islam * Peserta termotipasi memanfaatkan potensinya dalam aktifitas yang Islami METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Tak dapat disangkal lagi bahwa eksistensi pcmuda Islam dalam kehidupan amat renting.* Panduan Aktivis Harokah. kini dan esok. karena secara psikologis manusia mencapai puncak hamasah (gelora semangat) quwatul jasad (kekuatan fisik) pada usia muda. bukan stagnasi atau pun status quo. Hal tersebut menumbuhkan semangat pergerakan. . Dalam setiap kurun waktu. Karakteristik Islam: Kajian Analitik. * Dr. menganggap pemuda sebagai tenaga paling revolusioner. Risalah Gusti. Jakarta. Semua ideologi yang barorientasi pada strategi revolusi. Yusuf Al-Qaardhawi. Baik sebagai pembela kebenaran yang gigih atau pun sebagai pembela kebatilan yang canggih. Pustaka Al-Ummah. perubahan. pembela senantiasa berdiri di garis terdepan.

Mengamalkan dan mendakwahkan Islam Ciri orang yang tidak mengalami kerugian (k11usrin) dalam hidup adalah . Tunduk patuh berlandaskan cinta kepadanya [2:165] dan Ittiba' (mengikuti) Rasulnya [3:31. Pentingnya memanfaatkan masa muda digambarkan dalam hadist Rasulullah SAW sbb. kisah remuda Ibrahim [21:60 dan 69. masa kayamu sebelum datang masa miskinmu. 58:11] "Siapa yang dikehendaki Allah akan nlendapatkan kebaikan. masa luangmu sebelum datang masa sibukmu. dan orang alim dan penuntut ilmu. 2:258] dan pemuda yang dibunuh oleh Ashabul Uhdud [lihat tafsir Ibnu Katsir QS Al-Buruj]." [HR At.53:3-4]. masa mudamu sebelum datang masa tuaamu. Mengimani segenap ajaran Islam Iman kepada Allah dan Rasulnya pada hakikatnya merupakan sebuah sikap mental patuh dan tunduk [23:51].: "Manfaatkanlah yang lima sebelum datang yang lima. Memahami Islam Mustahil pemuda dapat memuliakan lslam kalau mereka sendiri tidak memahami Islam [35:28.Di dalam Alqur'an peran remuda diungkapkan dalam kisah Ashabul Kahfi [18:19-22]. maka dipandaikan dalam aganla. kecuali dzikrullah dan yang serupa itu. masa sehatmu sebelum datang masa sakitmu. masa hidupmu sebelum datang masa matimu. dan para Assabiqunal Awwalun pada umumnya berusia muda.Tirmidzi] 2." [HR Al-Bahaqi] Bagaimana potensi pemuda itu dapat dikembangkan dalam bingkai Islam? Setidaknya mereka dituntut melaksanakan 10 risalahnya: 1." [HR Buknari-Muslim] "Dunia ini terkutuk dan segala isinya terkutuk. 3.

"Keyakinan dalam iman haruslah secara bulat dan kesabaran itu setengah dari . * Jihad maali atau jihad dengan harta [49:15.” [HR Muslim] 4. Said Hawwa membagi jihad menjadi 5 macam: * Jihad lisaani. menyampaikan dakwah Islam kepada orang-orang kafir. munafik. * Jihad siyaasi atau jihad poIitik."Barang siapa nlenyeru kepada kebaikan. 38:41-44. Termasuk dalam jihad ini adalah menentang orang kafir. Jihad dengan harta merupakan bagian vital bagi jihad yang lainnya. berusaha mengusir mereka dari bumi lslam. 9:71. nlaka ia akan nlen!peroleh pahala sepadan dengan orang yang nlengerjakannya. usaha mempertahankan diri terhadap serangan mereka. * Jihad bilyad wan nafs atau jihad dengan tangan/kekuasaan dan jiwa [22:39.senantiasa mengamalkan dan mendakwahkan Islam [103:1-3. melawnn pemberontak atau pembangkang atas negara lslam. Berjihad di jalan Islam Jihad adalah salah satu hal ya:ng diwajibkan Allah kepada kaum muslimin. karena dakwah memerlukan sarana dan prasarana. Keimanan harus dilanjutkan dengan kesabaran dan istiqomah. yakni bersungguh-sungguh mengajarkan. menyampaikan ilmu dan mendidik orang-orang yang ingin memahami Islam [3:79]. 9:111]. 37:100107. dan fasik yang disertai dengan hujjah (argumentasi) yang dicontohkan oleh Nabi SAW [5:62].21:68-69.5:78-79].71:5-9]. 2:190. * Jihad tarbawi/ta'limi. 9:36]. Shabar dan istiqomah di atas jalan Islam [21:83-85. 5. 8:39. memerangi kaum murtad dalam negeri Islam. 41:33.3:110.

Introspeksi diri (muhasabah) tcrhadap scgala aktifitas yang tclah dilakukan. 15:56]. Introspeksi dan evaluasi dimaksudkan agar pemuda tidak mengulan kesalahan yang sama di hari mendatang. Optimis terhadap masa depan Islam Pemuda Islam tak boleh memiliki jiwa pesimis.9]. Sebaiknya harus optimis akan hasil perjuangan dan pertolongan serta balasan dari Allah SWT. "Sesungguhnya Allah menolong ini hanya karena orang-orang yang lemah diantara mereka yaitu .iman. 9." [HR At. 59. 6. 8. Hanya orang kafirlah yang memiliki sifat pesimis [12:87. Potensi umat Islam perlu diarahkan ke dalam amal Jama'i secara efektif dan efisien [3:146]. Menggerakkan dan mengarahkan potensi umat Islam. agar amal itu diterima sekaligus sukses." [HR Abu Nu'aim]. "Seorang yang sempurna akalnya ialah yang mengoreksi dirinya dan bersiap dengan amal sebagai bekal untuk mati. tldak terjebak dengan permasalahan yang sama. “Setiap mukmin yang satu bagi mukmin lainnya bagaikan suatu bangunan. 7. dan mampu memperbaiki diri ke arah yang lebih baik [13:11].” [AlHadist] . Mempersaudarakan manusia dalam ikatan Islam Pemuda seharusnya berperan dalam menjalin ukhuwah Islamiyah sesama musIim [8:63.Tirmidzi]. antara satu dengan yang lain saling mengokohkan. Ikhlas dalam segenap pengabdian di jalan Islam Memurnikan niat karena Allah dalam ibadah dan jihad merupakan masalah fundamental. 10.

GIP * Dr. mengerjakan dan menghasilkan sesuatu yang . AMAL JAMA‟I TUJUAN * Peserta mengetahui pengertian amal jama'i * Peserta memahami pentingnya beramal jama'i * Peserta mengetahui ciri-ciri amal jama'i METODE PENDEKATAN * Games "Korek Api" * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Amal Jama'i 'Amal berarti bekerja. Ibrahim An-Nashr.33/ 11 Januari 1991 * Husni Adham Jarror.dan ikhlas mereka " [HR An-Nasa'i dari Sa'ad bin Abi Waqqash] REFERENSI * Majalah Islam 'Sabili‟. Bagi seorang muslim. GIP. Muh. Bercinta dan Bersaudara karena Allah. Dr Yusuf AL-Qardhawi dan Saisd Hawwa. No. shalat . Berjuang di Jalan Allah. berbuat atau menghasilkan. beramal berarti berbuat.dengan dakwah.

” [Dikeluarkan oleh Ahmad. diperlukan kerja jama'ah. Karena kaidah ushul fi'qih menyatakan: "Sesuai . Realitas yang ada juga mengharuskan bahwa kerja yang sukses harus dilakukan secaru kolektif. Jama'i berasal dari kata jama'ah. umat dan agama. Sebab tangan sebelah tidak bisa bertepuk. dan Ibnu Hazm dari hadist Abu Sa'id Al-Khudri] "Shalat berjama'ah itu lebih besar pahalanya 27 tingkat dari shoIat sendirian. Daraimi. secara fitrah tidak dapat hidup sendirian. 3:104]. Lidi. Ia selalu membutuhkan manusia lain untuk mencapai tujuan hidupnya. tidak dapat membersihkan daun-daun di halaman. Sesuai dengan sabda Rosulullah SAW. Baihaqi. Lihat kisah: * Fir'aun [26:34-37] * Ratu Balqis [27:32-33] * Nabi Musa AS [20:29-32] * Kaum kafir Makkah [8:30] Bagi manusia muslim. untuk mencapai tujuan tertentu. jika hanya sebatang." [Muttafaq „alaih dari hadist Ibnu Umar] Amal Jama'i atau kerja bersama adalah kegiatan yang merupakan produk suatu keputusan jama'ah yang selaras dengan manhaj (sistem) yang lelah ditentukun bersama. menghadapi kemungkaran yang terjadi dan melawan tipu daya musuh. Hakim. Jama'ah adalah suatu rerkumpulan orangorang untuk mencapai hal-hal tertentu. seranjang zaman. Pentingnya Amal Jama'i Manusia.bermanfaat bagi dirinya. Tirmidzi. Karenanya bekerja menjadi kewajiban bagi setiap muslim. Allah telah mengarahkan agar da1am melaksanakan aktifitasnya dengan beramal jama'i [61:4. Yang disebut dengan jama'ah sedikitnya terdiri dari dua orang. Dari sini amal jama'i menjadi wajib. Untuk menegakkan Islam di hati kaum muslimin. "Barang siapa yang ingin mendapatkan pahala berjama'ah maka shalatlah bersamanya.

dan janganlah kamu bercerai berai” [3:103]. serta struktur organisasi yang tersusun rapi. maka ia adalah wajib". Aktifitas yang akan dijalankan harus bersumher dari keputusan atau rerseluruhan jama'ah 2. Setiap tindakan dan aktifitasnya harus sesuai dengan dasar dan strategi atau pendekatan yang telah digariskan oleh jama'ah. * Abdurrahman Bin Abdul Khaliq Al-Yusuf. * Dr. Ciri-ciri Amal Jama'i 1. Amal Jama'i: Gerakan Bersama. melainkan agama satu umat. 3. Yusuf Al-Qordhawi. Selain itu. Al-Islahi Press. Priorilas Gerakan Is!am JiIid I. satu tanah air dan satu tubuh. Pustaka Tadabbur. AL-lslahi Press. Seluruh tindakannya harus bertujuan untuk mencapai cita-cita yang telah ditetapkan bersama. Islam menyeru kepada kesatuan kaum muslimin. Jama'ah yang dimaksud harus mempunyai visi dan misi. REFERENSI * Musthafa Masyhur. AL-Qiyadah Wal Jundiyah. Islam bukan agama individu. 4. Allah berfirman: “Dan berpeganglah kamu semuanya kepada tali (angama) Allah.kewajiban yang tidak sempurna pelaksanaannya dengannya. Usamah Press. * Musthafa Masyhur. KEORGANISASIAN ISLAM TUJUAN . Legitimasi Amal Jama'i: Kupasan Gamblang Tentang Keharusan Beramal Jama'i.

.” [ALi bin Abi Thalib] Syarat tegaknva organisasi secara umum organisasi akan tegak jika terdapat pengelolaan atau unsur-unsur manajemen: * Planning. 8:62-63] * Dalam rangka menghadari musuh Islam [8:73. Kecenderungan untuk berkumrul [39:72-75] * Ash-shulthon.* Peserta mengetahui pengertian organisasi * Peserta mengetahui alasan berorganisasi dan syarat tegaknya sebuah organisasi * Peserta dapat membedakan antara organisasi Islam dan umum METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Definisi Organisasi adalah wadah orang-orang atau sekelomrok orang untuk kerjasama dalam mencapai tujuan tertentu yang diinginkan. Mengapa Berorganisasi? * Fitrah. Merupakan nikmat dari Allah [3:103. 61:4] "Kebenaran yang tidak teroganisir akan dikalahkan oIeh kebatilan yang teroganisir. perencanaan yang matang . Untuk menggalang kekuatan [55:33] * An-Ni'mah.

Perbedaan Organisasi Islam dan yang Bukan No ISLAM UMUM 1. Pekerjaan dilaksanakan dengan sungguh-sungguh. konsep yang baik . Sebab kehidupan berjama'ah akan berfungsi baik dan Islami jika setiap muslim yang terdapat di dalamnya memiliki komitmen moral dan operasional kepada Islam secara baik dan benar. berdasarkan ilmu. Kerjasama Sama-sama kerja Sikap yang Dibutuhkan dalam Berorganisasi Islam * Sikap Moral. Tuntutan Syar‟i Kebutuhan 4. pelaksanaan * Controling.* Oganizing. * Sikar Hasil. di dalam organisasi Islam perlu ditanamkan bahwa setiap muslim harus mempelajari dan memahami Islam dengan sebaik-baiknya. * Sikap Operasional. berencana. Karena itu di dalam sebuah organisasi Islam diperlukan situasi pembinaan yang berja!an di a tas metode (manhaj) Islam. Pekerjaan yang dilakukan selalu berada dalam kerangka tuntunan dan ajaran Islam. dan tidak asal-asalan. * Actuating. Organisasi lslam harus berdiri diatas prinsip: Islamisasi sebelum Organisasi (Islamiyah Qobla Jam'iyyah). Maksudnya. Orientasi menyeluruh Orientasi parsial 5. Berkumpul karena ibadah Berkumpul karena bekerja 3. dilakukan berorientasi pada hasil yang baik Tujuan dan Asas Organisasi Islam . yaitu iman. Ibarat satu tubuh Ibarat satu mobil 2. pengawasan dan pengendalian yang baik. teratur. yaitu Ihsan. Keimanan merupakan landasan Allah bertindak dan berbuat. yaitu Islam. Kemudian memacu dirinya dengan amal-amal Islam semaksimal mungkin sebelum memasuki kehidupan berjamaah.

Tujuan yang benar (Al-Ghoyatus Shohihah) [2:207] 3. Metode dan Sistem Yang Jelas (Al-Minhajul Wadhiah) [12:108] 4.Tujuan : Menggapai Ridho Allah (Mardhotillah) [2:207] Asas : Taqwa [9:109]. Syarat-Syarat Organisasi lslam 1. agar: * Seseorang mempunyai wewenang atau kekuasaan yang jelas . Pengikut yang taat setia (Al-Jundiyatul Muthii'ah) [3:79. Pemimpin yang lkhlas (Al-Qiyadatul Mukhlishoh) [48:5] 5. Struktur Organisasi Sebuah organisasi harus memiliki struktur. * Hubungan kerja antar anggota teratur. . 3:146-148] Ciri-ciri Pengikut atau anggota yang taat dan setia: * Iman yang dalam * Ikhlas * Keberanian dan semangat * Percaya kepada pemimpin * Tak banyak bertanya [5:101] * Memiliki kesungguhan kerja. Dasar Struktur Organisasi * Pembagian Kekuasaan (authority) * Tanggung jawab (responsibility). Gerakan yang konstan (Harokatul Mustamiroh) [2:195] 2.

Diperlukan pembagian tugas yang jelas dalam mengerjakan suatu pekerjaan sehingga teratur dan terarah. 2. Games "Korek Api” Bahan/alat : Satu bungkus korek api per kelompok Langkah-langkah : 1. Setiap kelompok diberi waktu untuk membuat bangunan tersebut selama 60 detik. Setelah 60 detik setiap kelompok harus menghentikan kegiatannya kemudian Mentor mendiskusikan bersama hikmah dari permainan tersebut. Hikmah : 1. Pentingnya seorang pemimpin untuk mengkoordinir kerja. 3. Mentor memberi contoh awal cara membuat bangunan tersebut. 4.REFERENSI * Dari berbagai sumber. Buat beberapa kelomrok. 5. tiap kelompok terdiri dari 4 orang. Bangunan tersebut harus dibuat di atas kotak korek api . . 3. Dalam mengerjakan sesuatu diperlukan amal jama'i. Tiap kelompok ditugaskan membuat bangunan dari batang batang korek api yang ada dalam satu bungkus tersebut. 6. 2.

pemuliaan.". Al-Wali artinya yang dekat. Pentingnya Wala‟ dan Bara' . rertolongan. sedangkan orangnya disebut al-Muwalat yang artinya orang yang menolong. Penjelasan lebih jauh definisi Wala' dan Bara'. Secara istilah Wala' berarti pertolongan. Baru berarti lepas atau bebas dan jauh dari. kecintaan. renghormatan. Sedangkan pengertian al-' Adawah adalah kebencian dan kejauhan.WALA' DAN BARA' TUJUAN * Peserta memahami pengertian Wala' dan Bara' * Peserta memahami rentingnya Wala' dan Bara dalam kehidupan seorang muslim * Peserta mengetahui kepada siapa Wala' seorang muslim harus diberikan dan Bara' harus diarahkan METODE PENDEKATAN Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Wala' dan Bara' Secara bahasa. Asal pengertian dari al-Walayah adalah kecintaan dan kedekatan. rembebasan budak. Ibnu Taimiyyah: " Al-Walayah kebaikan dari al' Adawah. kesamaan dengan orang-orang yang dicintai baik secara zahir maupun batin (loyalitas) [2:257]. seperti yang dikatakan SyaikhulIslam. Wala' berasal dari kata al-Walayah yang artinya nasab.

selalu bersama orang-orang yang dicintai. dari Ibnu Abbas r.a : "Perkataan Ibnu Abbas ra.Wala' dan Bara' merupakan keharusan karena merupakan buku kecintaan seorang mukmin kerada Allah. menjelaskan keharusan kebencian karena Allah. Jika seseorang memulai dengan menegakkan Laa Ilaha dalam dirinya maka akan tumbuh AL-Bara‟. sesuatu yang dijadikan Tuhan [9:31] 2. Wala' dan Bara' juga merupakan pengejawantahan dari kalimat Laa Ilaaha Illallah. bahwa Rasulullah SAW bersabda: “Tali iman yang paling kuat adalah loyalitas terhadap pemimpin karena Allah pula. Aaliha. Arbaba. Maksudnya' ialah memperlihatkan permusuhan. membenci apa yang dibenciNya meskipun hawa nafsunya condong kepadanya. tuhan-tuhan yang disembah selain Allah [25:3. Syekh Hafizh al-Hikamy berkata. zhahir dan bathin. langsung berupa tindakan. megangkat orang yang menjadikan Allah dan Rasulnya sebagai pemimpinnya memusuhi orang yang memusuhinya. meniti Jejaknya dan menerima petunjuknya. melepaskan diri dari mereka.. menjauhi mereka zhahir dan bathin. Hal ini merupakan isyarat bahwa sikap tersebut tidak hanya terbatas pada kecintaan semata. loyalitas pemimpin karena Allah". menjelaskan tentang keharusan kecintaan karena Allah yaitu loyalitas karena Allah pula. meskipun hawa nafsunya menentang.” Syaikh Sulaiman bin Abdullah bin Muhammad bin Abdul Wahhab. Al-Bara' ditujukan kepada: 1. 11:54] . mcngikuti Rasulullah. seperti jihad menghadapi musuhmusuh Allah. tetapi harus disertai loyalitas yang merupakan keharusan kecintaan. menjelaskan perkataan Ibnu Abbas r.a.Thabrani meriwayatkan dalam al-Kabir." At. Sikap ini tidak hanya sekedar kebencian hati tetapi harus disertai pula dengan sikap-sikap yang harus dilakukan [61:4]". Kalimat ini merupakan penolakan terhadap segala bentuk ilah yang diikuti dengan mengukuhkan Allah saja sebagai satu-satunya IIah. menghormati. yaitu berupa permusuhan. memuliakan. Dan perkataannya: "Membenci karena Allah”. Loyalitas itu berupa tindakan memberi pertolongan. "Tanda kecintaan hamba kepada Rabbnya ialah: mendahulukan apa yang dicintaiNya.

3:3. Rasul [3:31-33] 4. Orang-orang mukmin atau sholeh [3:28. tandingan-tandingan Allah [2:165] 4. Ramadhani. Allah [2:257. sesuatu yang melampaui batas [2:256]. 5:3] 3. Bin Abdul Wahhab dan Muhammad Qutb.3. Memurnikan Laa Illaaha Illallah. Islam [3:85. AL-Wala' diberikan kepada: 1. Dengan membatalkan semua bentuk Ilah dan mengucapkannya untuk Allah maka akan tumbuh AL-Wala‟. 22:78. 4:89. Muh. Loyalitas Muslim Terhadap Islam. GIP. * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. REFERENSI * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. Thogut. SYARAT DITERIMANYA SYAHADAT TUJUAN * Peserta mengetahui syarat-syarat diterimanya syahadah seorang muslim METODE PENDEKATAN .66:4] 2. 9:71]. Andaada. 5:51. 60:1.

bahwa sesungguhnya tiada ilaah kecuali Allah" [47:19]. 3:18]. Firman Allah. maka ia masuk syurga. Wahab bin Munabbih pernah ditanya: "Bukankah laa ilaaha Illallah merupakan pintu syurga?” Kemudian Wahab menjawab. maka syurga tidak akan dibukakan untukmu. maka syurga akan dibukakan untukmu. al-ikhlas. "Barangsiapa yang mati sedang ia mengetahui bahwa tiada ilah selain Allah.* Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pendahuluan Kalimat laa ilaha Illallah merupakan pintu gerbang seseorang masuk ke dalam Islam.'Ilmu 'Ilmu di sini adalah mengetahui makna yang dimaksudkan. AL-Yaqin . Tetapi kalimat ini tidak akan memberikan kebaikan kepada manusia hanya dengan mengulang-ulang pengucapannya atau menghafal lafaz-lafaznya. al-qabuul. Liha juga [43:86. 2." (HR Muslim). Sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulullah SAW. mahabbah. 1. Kalau tidak. tetapi tidak ada kunci kecuali ia mempunyai gigi-gigi. as-shidqu.” Yang dimaksud gigi-gigi di sini adalah syarat-syarat diterimanya laa ilaaha Illallah. "Maka ketahuilah. alyaqin. Memahaminya akan mengantarkan manusia kepada syurga. Syarat-syarat diterimanya Laa ilaaha Illallah Ada tujuh buah persyaratan yang harus dimiliki. Apabila engkau datang sambil membawa gigigiginya. yaitu: 'ilmu. baik yang dinafikan (ilaah) maupun yang ditetapkan (Allah). "Benar". Dengan 'ilmu (mengetahui) bisa menangkal kebodohan. al-inqiyaad.

Adanya keyakinan dapat menangka1 keraguan. 37:35-36]. "Tidaklah seseorang bersaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan bahwa Muhammad adalah hamba dan rasulnya dengan sebenarnya dari hati. Allah mengisahkan kabar masa lampau tentang keselamatan bagi orang yang menerima Laa ilaha Illallah dan siksaan bagi orang yang menolak [43:23-25.41) 5. Dengan dua kesaksian ini dan tidak ragu-ragu tentang keduanya. 4. 10:103. Apa yang diucapkan sudah harus dibenarkan dengan hatinya [2:8-10. hadits no. menerima apa yang dituntut oleh kalimat ini dari hati dan usannya secara bulat. 31:22]. 4:125. "Tidak beriman di antara kamu sehingga menjadikan kecenderungannya mengikuti apa yang kubawa. Penerimaan dapat menangkal pembangkangan.Ash-Shidqu Maksudnya ia harus mengucapkan kalimat tauhid itu dari sanubarinya dengan jujur dan benar. Al-Inqiyaad Maksudnya tunduk patuh dan berserah diri kepada apa yang ditunjukkan serta apa yang dinafikan atau terus mengikuti dan terikat rada kalimat ini [39:54. Ketundukkan dapat menangkal penolakan. Rasulullah SAW bersabda: “Saya bersaaksi bahwa tidak ada ilah selain Allah dan sesungguhnya aku adalah Rasul Allah. 29:1-3]. Al-Qabuul Maksudnya. Adanya kejujuran dapat menafikan kedustaan dan kemunafikan. melainkan Allah mengharamkan neraka baginya. seorang hamba tidak akan bertemu Allah kecuali ia masuk surga” (HR Muslim dari Abu Hurairah ra.Maksudnya orang yang mengucapkan kalimat tauhid harus yakin terhadap pengertian di dalamnya dengan keyakinan yang sepenuhnya." [HR Bukhari dari Muadz bin Jabal] . Sebab keimanan tidak dapat dilandasi oleh praduga dan prasangka [49:15].) 3." (Hadits hasan shahih al-arbain an-Nawawiyah.

5:54]. maka akan mendapatkan kenikmatan dan manisnya iman. ia tidak mencintainya melainkan karena.6. GIP * Dr." [HR Muslim] 7. Allah. Ramadhani. . Memeurnikan La Ilaha Illallah. Al-Ikhlas Memurnikan amalan dengan niat yang baik dan benar. atau menjadikan Allah dan Rasulnya lebih dicintai daripada semua cintanya selain kepada keduanya. "Tiga perkara barang siapa yang berada di dalamnya. karena untuk menegakkan kalimat tauhid ini diperlukan pengorbanan lahir dan batin. dan menolak kembali kepada kekufuran setelah Allah menyelamatkan dirinya dari kekufuran itu sebagaimana ia menolak untuk dilemparkan ke dalam api neraka. Cinta dan pengorbanan merupakan dua ikatan yang tidak dapat dipisahkan [2:165. AL-Mahabbah merupakan unsur yang sangat penting. Kecintaan dapat menafikan kebencian.” [HR Bukhari] REFERENSI * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. yang dengan ucapannya itu ia hendak mengharapkan wajah Allah Azza wa Jalla. Pengantar Studi Aqidah Islam." [HR Bukhari] "Sesungguhnya Allah mengharamkan api neraka bagi orang yang mengucapkan laa ilaaha Illallah. seseorang mencintai yang lain. Bin Abdul Wahhab dan Muhammad Qutb. Ibrahim Muhammad Abdullah al-Buraikan. Keikhlasan dapat melepaskan atau menangkal dari berbagai bentuk syirik [39:3. Muh. Al-Mahabbah Ucaran laa ilaha Illallah tidak akan berarti bila tak disertai dengan segenap rasa cinta (mahabbah) dalam mengamalkannya. * Muhammad bin Sa'id bin Saum AL-Qahthany. "Orang yang paling berbahagia dengan syafaatku adalah orang yang mengucapkan laa ilaaha illallah secara mumi dari hatinya. 98:5]. Loyalitas Muslim Terhadap Islam.

Setelah manusia mampu berpikir. 17:3 . Menurut istilah syukur adalah memberikan pujian kepada yang memberi kenikmatan dengan sesuatu yang telah diberikan kepada kita berupa perbuatan ma'ruf. Pentingnya Syukur Nikmat * Syukur adalah wasiat perlamu yang disampaikan Allah SWT kepada manusia.Litbang Pusat Studi Islam al-Manar SYUKUR NIKMAT TUJUAN * Peserta mengetahui makna syukur rukmat secara bahasu maupun istilah Peserta memahami pentingnya syukur nikmat * Peserta mengetahui cara bersyukur * Peserta mengetahui hal-hal yang dapat mengubah nikmat menjadi naqmah (siksaan) METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Makna Syukur Nikmat Syukur secara bahasa adalah berterima kasih. 2:172 . Allah memerintahkannya untuk bersyukur kepadanya dan kepada kedua orang tuanya [31:14 . dalam pengertian tunduk dan berserah diri kepadaNya. 27:19]. .

100:6 . * Akan menambah kuatnya iman dan kenikmatan [14:7]. Syukur yang dilakukan dengan hati (Syukur Qolby) Yaitu mengakui nikmat-nikmat Allah dan mencintaiNya. Cara Bersyukur 1. Bersyukur kepada Allah harus tercermin dalan hati. 76:3. 3. Syukur yang dilakukan oleh anggota badan (Syukru Jawarih). “Mengingat kenikmatan akan berpengaruh (membekas) pada kecintaannya kepada Allah Azza wa jalla”. 2. Yaitu dengan menggunakan anggota tubuh/melakukan aktivitas dalam rangka tunduk kepadanya dan ditujukan hanya untuk memperoleh keridhoanNya. Sesungguhnya Allah ridho kepada seorang hamba yang setiap makan dan minumnya memuji Allah ( atas karunia yang diberikan Allah kepdanya). 3:145].* Allah memberiknn pujian kepada hambaNya yang tidak pernah lalai dalam mensyukuri nikmatNya [6:53 . (HR Abu Sulaimun Al-Wasithiy). . “Hendaklah tiap orang dari kalian berhati yang bersyukur dan lisan yang mengingat (HR Turmudzi dan Ibnu Majah). * Allah tidak nkan menyiksa orang-orang mukmin yang senantiasa bersyukur [4:147]. Yaitu memuji kepadaNya dan atas anugerah yang dilimpahkanNya [93:11]. Juga dengan meniahalkan segala bentak kemaksiatan serta mempersembahkan dan menundukkan kenikmatan yang dilimpahkan Allah untuk menaatiNya dan memperoleh keridhoanNya. Selain itu mempunyai kesadaran untuk menyatakan bahwa nikmat itu datang hanya dari sisi Allah [16:53]. Syukur yang dilakukan oleh lisan (Syukru Lisan). * Allah tidak menyukai orang yang mensyukuri nikmat dan mencla orang-orang yang tidak mensyukuri nikmat [2:152.4].

Bila kita memiliki ilmu walaupun sedikit. 6. 1. dihabiskannya untuk apa. antara lain. Tidak menunaikan hak-hak Allah. 84] 4. tentang ilmunya. sehingga ditanyakan kepadanya empat perkara. dan membicarakan nikmat-nikmat Allah. Nikmat bisa berubah menjadi Naqmah (siksaan) Nikmat bisa menjadi naqmah karena berbagai perkara. Sikap sombong. "Seorang hamba pada hari kiamat tiada melangkahkan kedua kakinya. 5. 2. yaitu tentang umurnya. dari mana diperolehnya dan untuk kepentiugan apa dihabiskan. REFERENSI Ruyyal Al-Haqil. yaitu membalas nikmt Allah dengan hal-hal yang dimurkaiNya [30:41 . atau kedudukan [104:1-3].urusan dan anggota tubuh. Bila kita mempunyai harta walaupun sedikit. hendaklah tetap kita ajarkan kepada orang lain. karena dengan hati itulah kita merasakan. Mensyukuri Nikmat Allah. baik harta. 16:53-54. Meyakini bahwa yang dimilikinya bukan dari Allah tapi atas usahanya sendiri atau dari selain Allah [28:78. GIP . merasa diri lebih mampu dari orung lain sehingga ia mencela orang lain dan membangga-banggakan apa yang dimilikinya. hendaknya kita infakkan. diamalkan untuk apa. karena dalam harta itu ada hak-hak orang lain [70:24-25J . 4:79J. serta masa muda dihabiskan untuk apa" (HR. tentang hartanya. sawah ladang. Jika kita melakukan kemaksiatan dan berbuat dosa.Turmudzi) 3. mengetahui. ilmu. menyambut.

maupun tumbuh-tumbuhan. muslim maupun kafir. binatang. hewan. semua mendapat petunjuk . Kebersamaan Allah serta umum itu dapat dibuktikan dengan adanya: 1.MA'IYYATULLAH TUJUAN * Peserta memahami pengertian ma‟iyyatullah * Peserta mengetahui pembagian ma‟iyyatullah beserta bukti-buktinya * Peserta termotivasi untuk menimbulkan kebersamaannya dengan Allah. Allah selalu bersama dan mengawasi makhlukNya. Ma‟iyyatullah terbagi atas 2 macam : 1. METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Ma‟iyyatullah berarti kebersamaan Allah. dari atom yang terkecil sampai benda yana paling besar. Ma‟iyyatullah Umum Yaitu kebersamaan Allah yang meliputi seluruh makhlukNya. tumbuh-tumbuhnn. manusia. Fenomena Petunjuk Seluruh makh1uk ciptaan Allah. baik manusia.

yaitu ketika ia menerima musibah yang membuat hatinya hancur. Mu'iyyatullah Khusus Artinya kebersamaan Allah yang ditujukan khusus untuk orang-orang yang beriman.dari Allah dalam menjalani hidupnya. Allah selalu bersama makhlukNya. niscaya engkau mendapatkanNya di hadapanmu. pernah mengalami langsung fenomena ini. 2. niscaya Ia akan menjagamu. mintalah pertolongan kepada Allah” (HR. Bila engkau meminta. Turmudzi). baik beriman muupun kafir. putus harapan. 17:67. jika Dia berkehendak. ketika itu pula Allah mengabulkan doanya dan tiba-tiba musibah itu hilang [10:12. Dan bila engkau meminta pertolongan. Fenomena ini merupakan bukti kebersamaan Allah dengan manusia pada umumnya. Penjagaan dan pemeliharaan Allah Berkata Abu Abbas Abdullah bin Abbas ra bahwa Rasulullah SAW bersabda: Jagalah Allah. walaupun orang tersebut orang kafir selama ia selalu berdoa kepadaNya [27:62 . Mrupakan sunnatullah bahwa Dia harus mengabulkan do‟a orang yang terjepit. Ketika seseorang mengalami kondisi kritis daldam fase kehidupannya. juga ketika Allah memberi petunjuk akar tumbuhan untuk menyerap sari makanan dari dalam tanah. “Jagalah Allah. ketika ayam betina membolak-balikkan telur yang sedang dieraminya. Fenomena Pengabulan Do'a Seluruh manusia. mintalah kepada Allah. ketika memberi pelunjuk poda bayi untuk menyusu padu ibunya. dengan serta merta ia memohon kepada Allah dengan penuh harap dan cemas mengharapkan pertolonganNya. 6:63-64]. Kebersamaan Allah dengan orang-orang yang beriman adalah berupa : 1. 6:47]. 2. . kepada anak ayam untuk mematuk ketika akan keluar dari telurnya.

8:9-10] 2. meskipun seluruh isi bumi bersatu padu untuk mengalahkannya. Pertolongan dan kemenangan dari Allah Salah satu bentuk kebersamaan Allah terhadap kaum mukmin ialah berupa dukunganNya dalam bentuk pertolongan [47:7] dan pemecahan janjiNya [2:40]. Waktunya terbentang sejak dunua sampai akhirat. Kekalahan tersebut dapat berupa terbunuh. 22:40]. 36:26-27. 3. 5. Hakikat pertolongan dan kemenagan itu sendiri ialah: 1. Begitu pula sebaliknya [3:160 .2. Jika seorang mendeita di suatu tempat. 9:52]. dipenjara. Kekalahan merupakan pertolongan yang sebenarnya Yang kita anggap sebagai kekalahan pada hakikatnya merupakan pertolongan yang sebenarnya. 4. Pertolongan Allah dapat berupa kehancuran bagi orang-orang kafir. Hanya datang dari sisi Allah Orang yang dimenangkan Allah tidak mungkin bisa dikalahkan oleh siapapun dan kapanpun. di tempat lain dia akan memperoleh kemenangan seperti yang dialami oleh Rosulullah SAW beserta para sahabatnya (memperoleh kemenangan ketika hijrah ke madinah). Bukankah dengan terbunuhnya seorang mukmin dapat dikatakan bahwa ia teluh memperoleh syahadah di jalan Allah. . Allah hanya menolong orang yang menolongNya Siapa yang menolong diinNya maka barulah Allah akan menolongNya [47:7 . seperti yang dicita-citakannya [3:169 . Kemenangan kaum mukmin tidak dibatasi oleh waktu dan tempat. dan tempatnyapun terbentang di seluruh bumi Allah. dipenjara atau dianiaya. sebagaimana kehancuran kaum pendusta para nabi dan rasul.

56/Th IV 1996. hal. Berbuat ihsan [16:28].Karakterisitik orang-orang beriman yang akan mendapatkan pertolongan Allah adalah : 1. Tabah dan sabar dalam menghadapi cobaan dan meyakini datangnya pertolongan Allah [2:153]. 5. Selalu bcrdakwah dan berjihad [29:69 . Menjaga perintah. Yusuf Qordhowi. batasan dan hak-hak Allah (HR Turmudzi). 49:15]. REFERENSI * Aqidah Seorang Muslim. 3. GIP * Dr. AL-Ummah * Al-Umr. Hakikat Pertolongan dan Kemenangan. Allah. Kembali Islam yang murni seperti ketika Rosulullah SAW memelihara kemurnian Islam. Pustaka Mantiq * Majalah Ishlah. 32 KARAKTERISTIK IMAN DAN JALANNY A TUJUAN * Peserta mengetahui dan memahami pengertian dan karakteristik iman * Peserta mengetahui jalan yang ditempuh dalam menegakkan keimanan * Peserta mengetahui konsekuensi iman . No. GIP * Sa'id Hawwa. 2. 4. Generasi Mendatang Generasi Yang Menang.

Puncak tertinggi keimanan adalah ketakwaan yang dilandasi oleh mahabbah (kecintaan) yang tinggi pada Allah. sebagai interaksi . kerakusan dan angan-angan. ketakutan palsu dari sesuatu yang tidak pantas untuk ditakuti… dan masih banyak duri-duri lainnya. rasa takut terus-menerus selalu waspada dan selalui hati-hati jangan sampai kena duri jalanan… Jalan kehidupan yang selalu ditaburi duri-duri godaan dan syahwat.” Jadi iman tidak cukup sebatas pembenaran dan pengucapan tanpu berwujud amal shaleh dari anggota badan [49:14]. dan diamalkan dengan anggota badan. Para ulama mendefinisikan takwa dengan “Hendaklah Allah tidak mekamu berada dalam larangan-laranganNya dan tidak kehilangan kamu dalam perintah-perintahNya. harapan semua atas segala sesuatu yang tidak bisa diharapkan. iman mengandung pengertian “Dibenarkan dalam hati. Karakteristik Iman 1. kekawatiran dan keraguan. dinyatakan dengan lisan.METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Pengertian Iman Berdasarkan HR Ibnu Majah. Sayyid Qutb berkata dalam "Fi Zhilalil Qur'an” bahwa adalah kepekaan batin. Kualitas keislaman seseorang berbeda-beda. Sebagian ulama mendefinisikan takwa dengan mencegah diri dari azzab Allah dengan membuat amal sholeh dan takut kepada-Nya di kala sepi atau terangterangan. 2:183]. Takwa merupakan suatu fase kemenangan yang sempurna. kelembuatan perasaan. memiliki tingkatan-tingkatan sebagaimana pula kekafiran. Takwa tebentuk dari peoses pengabdian (ibadah) yang intens [2:21 .

senantiasa selalu bertentangan dengan hawa nafsu manusia. Ketakwaan hanya Allah kepada orang-orang yang berserah. Karena itu. sebagaimana sabda Rasulullah : “Iman itu kadang-kadang naik kadang-kadang turun. Konsekuensi Keimanan Orong yang beriman akan diuji. mendaki lagi sukar [90:10-11]. Sedangkdan petunjuk berpangkal dari keimanan kepada Allah SWT. banyak orang tidak sanggup beristiqomah dalam mempertahankan keimanannya karena mementingkan hawa nafsunya sehingga terjerumus dalam kemusyrikan atau hal-hal yang dapat merusak keimanan. kecuali jika selalu dipelihara [5:54]. [64:11]. Maka perbaharuilah iman kamu dengan Laa ilaha Illallah”. naluri hati dan etika. Dengun tabiat jalan keimanan yang demikian. karena hal ini merupakan sunatullah untuk . sedangkn neraka dikelilingi berbagai hal yang tidak menyenangkan” (HR MusIim) Untuk mempertahankan kondisi keimanan dalam rangka mencapai kelakwaan diperlukan istiqomah dan kesungguhan hati (mujahadah) [29:69 . 9:20]. hari ini dapat tergelincir dalam kekafiran. Keimanan seseorang tidak dapat dijamin keabadiannya. bukan hal yang mustahil jika seseorang yang beriman pada waktu kemarin. Rasulullah menggambarkan “Surga itu dikelilingi oleh berbagai hal yang tidak disukai. 2. (HR Ibnu Islam) Jalan Menuju Keimanan Jalan menuju keimanan tidaklah mudah. beramal dan berbuat baik [47:17] dalam bentuk petunjuk. Takwa adalah ilmu dan amal. Dengan takwa hati menjadi terkondisi untuk selalu berdzikir pada Allah dan anggota-anggota badan berinteraksi secara seimbang dan harmonis. Islam dan ihsan.antara iman. Kondisi keimanan seseorang tidak selalu stabil.

GIP * Abdul Majid Aziz Azzindani. 2:156-167. 3:15-17. KINI. 21:35. Jika ia diberi karunia. lihat QS. DAN ESOK TUJUAN * Peserta mengetahui keberadaan/posisi dirinya dalam peta perkembangan Islam * Peserta mempunyai sikap optimis bahwa masa depan pasti di tangan Islam * Peserta mengetahui faktor-faktor yang mendukung kebangkitan Islam METODE * Ceramah dan Diskusi . Bentuk ujian dapat berupa kesenangun atau kesusahan (2:155-156. setiap kesenangun hidup hanya akan meringkatkan rasa syukurnya ke hadirat Allah SWT dan setiap musibah dan cobaan hanya akan meningkatkan kesabaran dan keimanannya terhadap Allah SWT seperti sabda Rasulullah SAW.membuktikan benar tidaknya keimanan seseorang [29:2-3]. dan itu kebaikan baginya. “Sungguh menabjubkan perkara orang yang beriman. 89:15-19]. ia bersyukur. Dan jka ia tertimpa musIbnu. Beriman yang benar. dan itu(pun) kebaikan baginya”. Cara mensikapi bentuk-bentuk ujian. Jalan Menuju Iman ISLAM: KEMARIN. 39:49. Ali Gharisah. REFERENSI * Dr. ia sabar dun tawakkal. Bagi orang beriman.

Sebaik-baik umatku adalah pada abadku ini kemudian yang sesudahnya dan yang sesudahnya. dalam Ilmu dan pendidikan. Kondisi Kini Bunyak hal yang dapat digambarkan tentang umat Islam di masa sekrang.RINCIAN BAHASAN Islam adalah ajaran/risa1ah yang Allah turunkan melalui RasulNya sebagai diin yang paling sempurna bagi semesta alam [5:3]. akan tetapi hurus diiringi dengun upaya dan usaha yang dilandasi oleh iman. kemenangun itu semuanya miIik Islam sebagaimana telah Allah janjikan [37:173]. Semua Ini terjadi ketika umat berjalan bersama Islam.” (HR At-Tirmidzi). Allah telah memenangkan Islam atas ajaran-ajaran yang lain. yang selalu didirikan salam keadaan yang tidak berdaya. bahwa janji Allah itu akan datang. dimana kalian seperti makanan yang . yang terjadi adalah potret kehidupan manusia di masa kini. akhlak dan keagungun. Mereka khianat dan tidak bisa diamanati Mereka bernazar (berjanji) tetapi tidak dapat menepatinya dan mereka tampak gemuk-gemuk. Kemudian sesudah mereka muncul suatu kaum yang memberi kesaksian tetapi tidak bisa dipercaya kesaksiannya. yang sampai kini belum lagi terulang. Sebagai umat Islam kita harus tetap optimis. Islam adalah pusat peradaban dunia. pemerintihan dan keadilan. Dengan kata lain iman dan amal sholeh adalah dua kata kunci untuk meraih dan mempertahankan kemenangan Islam Kondisi Kemarin Islam telah mengalami puncak kegemilangan dari masa Rosulullah SAW hingga masa-masa kekhalifahan. Tetapi ketika Islam sudah mulai ditinggalkan oleh manusia. membangkitkan dan memenangkan Islam walau mungkin membutuhkan waktu yang panjang. Dalam sebuah hadist dikatakan : ”Akan daang suatu masa. Optimisme yang dibutuhkan tentunya tidak lantas melahirkan kepastian.

Kasmir. Kemudian setelah masa tersebut ada raja yang zaum (diktator) sampai masa yang dikehendaki Allah. “Kenabian ini akan berjalan di tengah-tengah kamu sampai masa yang dikehendaki oleh Allah.diperebutkan. Disebutkan oleh Huzifah. pemerintahan yang masih resmi tersebut berpegang teguh kepada Islam.). yang kerap dibicarakan. Chechnya. Kemudian muncul khilafah yang berdiri di atas manhaj nubwah. Sahabat bertanya : “Apakah jumlah kita pada masa itu sedikit.” Kemudian Rasulullah SAW diam. Sudan. ya Rasulullah ? Rasulullah menjawab : Tidak. kemudian diangkatNya kapan Ia kehendaki. Optimisme tersebut semakin besar ketika tanda-tanda kebangkitan itu sendiri mulai tampak tampak. tetapi kalian laksana buih di lautan” (banyak tapi tidak berdaya). marfu' dan diriwayatkan oleh Al-Iraqi dari jalan Ahmad. Palestina. kemudian diangkatNya jika Ia kehendaki. Misalnya saja dengan potret umat di belahan dunia ketiga yang diwarnai kemiskinan dan kebodohan sementara itu penindasan dan penganiayaan terus dialami oleh sebagian yang lain (misalnya Bosnia. dll. melainkan jumlah kalian banyak. karena kebangkitan itu sesuatu yang sudah dinyatakan oleh Rasu1uuah SAW. Esok Masalah kebangkitan Islam kini menjadi tema menarik. kemudian diangkatNya sampai masa yang dikehendaki. Kemudian akan menyusul masa khilafah yang akan berdiri di atas manhaj nubuwah (sistim pemerintahan yang masih seperti di jaman Rasulullah). yang demikian itu sampai masa yang dikehendaki Allah. ia berkata: Ini hadits shahih. misalnya: * Adanya kesaaran kaum muslimin untuk kembali kepada Islam * Tersebar dan semakin banyak buku-buku dan kaset Islam * Islamic Centre dan organisasi Islam mulai bermunculan * Maraknya mesjid dengan aktivitas keislamannya * Semangat jihad sudah mulai berkobar di berbagai negeri Faktor-faktor Kebangkitan Islam .

suatu kemuliaan dimana Allah memuliakan Islam dan menghinakan (merendahkan) kekafiran selai Islam dengan. * Kcungguhan yang dimiliki ajaran Islam yang syamil (meliputi seluruh konsep dan nilai kehidupan ) dan shahih. Dakwah Islam. * Memiliki SDM yang banyak (1/5 penduduk dunia adalah muslim) * Sumber daya alam potensial kebanyakan terdapat di negara-negara Islam * Ideologi lain yang sudah mulai runtuh. Abdullah 'Azzam. Kemarin Kini dan Esok * Dr. “Agama ini akan sampai sejauh sampainya malam dan siang dan tidak ada rumah di penjuru bumi ini kecuali Allah masukkan agama ini ke dalamnya dengan memuliakan yang mulia dan menghinakan yang hina.* Janji Allah SWT dalam Al-Qur'an dan Hadist [5:54. Islam memperhatikan keseimbangan antara jazad. seperti yang terjadi pada peradaban Barat dari zaman dulu sampai sekarang. akal dan ruh.” (HR Ahmad) * Islam sebagai din yang sesuai dengan fitrah manusia (mempunyai konsep tauhid yang lurus dan benar [17:44 . REFERENSI * Hasan Al-Banna. Mengabaikan satu unsur dari ketiga unsur tersebut berarti mengabaikan masalah itu sendiri yang berakibat pada kehancuran perabadan manusia. 58:21. 9:32-33. Islam dan Masa Depan Ummat Manusia. 30:30 . 15:9]. 10:37 . Bayan Press KEWAJIBAN BERDAKWAH TUJUAN * Peserta memahami makna dakwah baik secara bahasa muupun istilah * Peserta mengetahui keutamaan dan pentingnya dakwah * Peserta mengetahui faktor pendukung keberhasilan dakwah . 40:51]. 20:124 .

yang dapat membedakan antara yang haq dan yang bathil. * Objek dakwah Objek dukwah adalah seluruh umat manusia. Hikmah adalah perkataan yang tepat. 2:256] * Tujuan dakwah Tujuan akhir dari dakwah adalah mengembalikan manusia agar menyembah Allah semata. Yang dimaksud dengan pelajaran yang baik dulam dakwah adalah berdakwah dengan seluruh kepribaian juru . Aspek tepat dalam hal ini berkaitan dengan penggunaan kabar gembira (basyiron) dan kubar peringatan (nadziroh). mengkafirkan thoghut dan beriman kepada Allah semuta [16:125. RINCIAN BAHASAN Pengertian Dakwah Secara bahasa dakwah artinya adalah undangan atau ajakan. * Metode dakwah Metode yang diajarkan dan dilakukan oleh Rasulullah SAW adalah dengan menggunakan hikmah dan pelajarann yang baik.METODE Ceramah dan Diskusi. dan benar. Secara istilah artinya adalah mengajak manusia kepada Allah dengan hikmah dan bantahan (argumentasi) dengan cara yang baik sampai manusia itu keluar dari kegelapan jahiliyyah kepada cahaya Islam (kehidupan Islami). ttgas.

karena tanpa dakwah manusia akan rusak dan tanpa aturan. maka ia mendapatkan pahala orang yang mengikutinya tanpa berkurang seikitpun dari pahala mereka.dakwah.a. Dari Abu Hurairah ra. 9:71]. dan para pelakunya ingin agar kerusakan-keruakan tersebut tersebar di masyarakat [4:89." (HR Muttafaqun 'alaih) Pentingnya Dakwah * Merupakan kebutuhan yang mendesak.” (HR Muslim) Rasulullah SAW pernah bersabda kepada Ali ra : "Demi Allah jika Allah memberi petunjuk kepada satu orang melalui kamu itu lebih baik daripada unta merah. yaitu dengan alasan: * Karena manusia membutuhkan orang yang menjelaska kepada mereka apaapa yang diperintahkan oleh Allah [36:6.. ia berucap bahwa Nabi SAW bersabda: "Perumpamaan . * Karena kondisi kehidupan umat saat ini diwarnai oleh kerusakan-kerusakan moral. Keutamaan Dakwah * Merupakan perbuatan/perkataan yang terabik [41:33 . Dalam hal ini seorang da‟i harus memiliki akhlak yang kokoh dan harus menjadi suri tauladan bagi masyarakatnya. 17:15]. Dari Amad Nu‟man nin Basyir r. 33:45-46] * Merpakan salah satu jalan menuju kebaikan.110 . * Target dakwah: * Agar manusia mengingkari thogut (ilah selain Allah) dan beriman kepda Allah * Agar manusia keluar dari kegelapan jahiliyyah kebodohan terhadap Allah dan Islam) menuju cahaya Islam. * Merupakan kebutuhan sosial. * Kewajiban yang dituntut syar'i. 9:67]. * Da'wah adalah wajib atas setiap muslim [3:104. Rusulullah SAW bersabda. Di lain pihak banyak penyeru/pengajak ke arah kebatilan jang tidak henti-hentinya jugu berdakwah untuk kebatilan.”Barang siapa menyurah kepada petunjuk.

Untuk itu dibutuhkan faktor-faktor pendukung keberhasilan dakwah yaitu sebagai berikut : 1. Namun bila mereka menegah perbuatan mereka. * Adanya ancaman bagi yang tidak berdakwah. tetapi juga merupakan kewajiban yang berat.” Jika mereka (orang-orang yang ada di bagian atas) membiarkan apa yang diinginkan oleh orang-orang yang ada di bawah niscaya akan binasalah semua. Agar dakwah ini berhasil ia membutuhkan pribadi yang tangguh untuk memikulnya. maka akan selamat dan selamatlah semua " (HR Imam Bukhari da Tirmidzi) * Dari Abu Sa'id al Khudri ra. 14:44 * Merupakan tugas kita untuk meneruskan misi perjuangan para nabi dan rasul [42:13] Dakwah merupakan aktivitas yang mulia dan luhur.orang yaug senantiasa melaksanakan hukum Allah dan orang yang terperosok di dalamnya adaldah laksana orang-orang membagi tempat daldam suatu bahtera. tentu mereka harus melintasi orang-rang yang ada di bagian atas. “Barang siapa diantara kalian melihat kemungkaran ubahlah dengan tangannya. Al.“Kami akan lubangi saja bagian bawah itu. Dan yang demikian itu selemah-lemahnya iman. lihat QS 2:174.” (HR Imam Muslim. dimana ada bagian yang duduk di atasnya. Jika tidak mampu juga. Tirmidzi dan Ibnu Majah). Ketika orang-rang yang ada di bagian memerlukan air. Kudengar Rosulullah SAW bersabda. ia berucap. ada pula yang duduk di bawahnya. maka ubahlah dengan hatinya. 3:187. Jika tidak mampu ubahlah dengan lisannya.Fahmu Ad-Daqiq (Pemahaman yang rinci) . Kemudian mereka berkata.

Menggugah Semangat Berdakwah.Imam Al-'Amiiq (Keimanan yang dalam) 3. Al. Al. Fiqh Da'wah. Khazanah Ilmu Jum'ah Amin Abdul Aziz. Al-'Amal Al-Mutawashil (Kerja yang kontinyu) REFERENSI Dr. Citra Islami Press Panduan Aktivis Harokah. Fadhl Ilahy. Pustaka Al-Ummah .Hubb Al-Watsiiq (Kecintaan yang kokoh) 4.Wahyu Al-Kaamil (Kesadaran yang sempurna) 5.2. Al.

mempelajari.ILMU DAN URGENSINYA TUJUAN * Peserta memahami perhatian Islum terhadap ilmu * Peserta mengetahui aspek-aspek ilmu dalam pandangan rslam * Peserta memahami keutamaan ilmu dan orang-orang yang.berilmu * Peserta mengetahui pengaruh ilmu terhadap iman dan tingkah laku * Peserta memahami perintah mencuri ilmu dalam Islam dan hak-hak ilmu utas pemiliknya METODE PENDEKATAN * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Perhatian Islam Terhadap Ilmu Manusia tidak pernah menemukan agama yang sangat memperhatikan keilmuan dengun sempurna selain Islam. mengamalkan. dan sekaligus mengajarkan ilmu. Islam juga sangat menghormati dan menghargai ahlul „lmi dan menganjurkan umatnya untuk dekat dengan mereka. Islam menjelaskan keutamaan menuntut ilmu dun etikanya serta menegur orang yang tidak memperdulikannya. . Islam selalu menyeru dan memotivasi penekunan ilmu pengetahuan. mengajak umatnya untuk menuntut.

Aspek wahyu Ilahi Ilmu yang datangnya melalui wahyu Allah SWT. Ia akan mengetahui dirinya dan Tuhannya serta akan tenang menuju tujuan hidupnya. 1. Aspek-aspek ilmu dalam pandangan Islam Ilmu dalam pandangan Islam mencakup beberapa aspek kehidupan termasuk aspek-aspek ilmu dalam pengertian barat sekarang. Ilmu ini mencakup hakikat alamiah manusia dan menjawab setiap pertanyaan abadi yang tak pernah hilang pada diri manusia. ya‟lamuna dst ) disebutkan beratus-ratus kali. 3. baik di udara. Selain itu jika kita teliti buku-buku hadist An-Nabawi akan kita temukan di dalamnya judul-judul dan masalah-masalah tentang ilmu. Aspek inilah yang pertama kali disebut‟ilmu‟ bahkan disebut ilmu yang paling tinggi oleh Imam Ibnu Abdil Barr. politik. yaitu : dari mana. dsb. arah perjalanan yang harus ditempuh dan tujuan hidupnya. biologi. Ilmu ini mengkaji manusia sebagai individu ataupun anggota masyarakat dalam bidang ekonomi. dinyatakan bahwa kata „ilm (ilmu) disebutkan sebanyak 80 kali. dan kata-kata yang terbentuk dari katakata tersebut ( seperti a‟lamu. Ke mana dan mengapa? Dengan adanya jawaban atas pertanyaan-pertanyaan tersebut manusia akan mengetahui asalnya. . astronomi. 2. maupun di dalam bumi seperti fisika. kima. darat. Aspek material Yaitu ilmu-ilmu yang mengkaji berbagai materi yang bertebaran di seluruh jagat raya ini. dan sebagainya.Dalam kamus yang memuat kosa kata Al-Qur‟an. Aspek Humaniora (Manusia) dan kajian-kajian yang berkaitan dengannya Ilmu yang membahas tentang segi-segi kehidupan manusia yang berhubungan dengan tempat tinggal dan waktu.

Allah meminta kesaksian mereka atas permasalahan kehidupan yang paling besar. 58:11]. Ilmu memberi petunjuk kepada iman Ilmu dan iman berjalan beriringan dalam Islam [30-36. Sebagaimana Alloh menjelaskan bahwa Ia menurunkan kitabNya dan merinci ayat-ayatNya bagi orang-orang yang mengetahui. hingga bodoh adalah kematian dan ilmu adalah kahidupan. 34:6) . memuji para MalaikatNya dan orang yang diberi ilmu. yaitu masalah keesaan.Pengertian Islam tentang ilmu tidak terbatas pada aspek terakhir yang menganggap materi sebagai obyek seperti yang dipahami oleh dunia barat pada ummnya sekarang. Allah Swt dalam Al-Qur'an menjelaskan tentang keutamaan orang-orang yang berilmu: * 39:9 Peniadaan persamaan antara orang-orang yang mengetahui dan orangorang yang tidak mengetahui. ilmu sejajar dengan melihat. Dengan kata lain tidak ada iman sebelum ada ilmu (22:54. Pengaruh ilmu terhadap Iman dan Tingkah Laku 1. Selain itu Islam menganggap aspek material akan melahirkan keimanan bagi yang mendalaminya [3:190-191] Keutamaan Ilmu dan Orang-orang yang Berilmu AL. * 35:19-22 Kebodohan sejajar dengan buta. Dalam QS 3:18 Allah memulai pernyataan dari diriNya.Quran adalah kitab yang terbesar yang mengangkat derajat ulul 'ilmi dan orang-orang yang berilmu. * 35:28 Ulama (orang yang mengetahui tentang kebesaran dan kekuasaa Allah) kian berilmu kian takut kepada Allah. memuji kedudukan orang-orang yang diberi ilmu. bahkan Alqur‟an menyertakan iman kepada ilmu seseorang mengetahui lalu beriman.

Ilmu juga merupakan timbangan/penentu daldam penerimaan atau penolakan amal. perilaku mendorong amal). Ayat ini dimulai ilmu tentang tauhid lalu disusul dengan permohonan ampun yang merupakan amal. Amal yang sesuai dengan ilmu adalah amal yang diterima. Lalu Ia memberinya perongkat ilmu guna menggali ilmu dan belajar [16:781. Kelebihan ilmu dari ibadah Dalam hadits Huzaifah dan Sa'ad. yaitu: ilmu. dan sebaik-baik agama kalian adalah al-wara‟. Ibnu Qoyyim al-Jauziyah dalam alMiftah menyebutkan diantara “Ilmu menunjukkan kepada pemiliknya amal-amal yang utama di sisi Allah” Perintah Mencari Ilmu Allah menciptakan manusia dalam keadaan vukum duri ilmu. Ilmu dilebihkan atas ibadah sebab manfaat ilmu tidak terbatas pada pemiliknya melainkan juga untuk orang lain. menunjuki. perilaku dan amal" (ilmu mewariskan perilaku. Hal ini hanya bisa dicapai dengan ilmu. Untuk dapat berakhlak baikpun salah satunya harus dicapai dengan ilmu. Banyak .2. 3. dan membimbing seseorang kepada amal [47:19]. Rosulullah SAW bersabda : “kelebihan ilmu lebih kusukai dari pada kelebihan ibadah. Imam Ghazali berkata: "Muqadimah agama dan berahlak dengan akhlak para nabi tercapai jika diramu dengan 3 dimensi yang tersusun rapi. Jadi amal tersebut harus dilakukan karena keridhoanNya dan sesuai dengan perintaNya. Ilmu adalah penuntun amal Ilmulah yang menuntun. sedangkan amal yang bertentangan dengan ilmu adalah amal yang tertolak [5:27). Maksud ayat ini adalah Allah hanya menerima amal seseorang yang bertakwa kepadaNya.

Berhenti sebatas kadar ilmu yang dimiliki . Mengerti dan memahami 2. maka nerakalah baginya.Kahfi) 1. Dalam hadits lain: “Sesungguhnya para malaikat meruhdukkan sayapsayapnya kepada orang yang mecari ilmu kareaa ridha terhadap apa yang diperbuatnya. Tidak pernah kenyang mencari ilmu [20:114]. Beberapa adab penting dalam mencari ilmu (hikmah kisah nabi Musa as dalam menuntut ilmu kepada Nabi Khidir dalam surat Al. menelaah. Artinya harus dianggap sebagai ibadah dan jihad fisabulillah. Sabar terhadap guru [18:67-70]. Mengajarkan ilmu dan menyebarkannya kepada orang lain 4. Beramal berdasarknn ilmu yang dimiliki 3. maka Allah akan memudahkan jalannya ke surga” (HR Muslim). Diniatkan karena Allah. 3. “Janganlah kalian mempelajari ilmu agar kalian bisa saling membanggakan di kalangan orang berilmu sedang kalian tidak memperdulikan orang-orang yang bodoh dan tidak membagus-baguskan majelis ilmu itu. Barang siapa berbuat demikian. Termasuk ui dalamnya menghapal. 4. Semangat dalam mencari ilmu walaupun harus menghadapi kesulitan dan tantangan. 5.” Hak-hak ilmu atas Pemiliknya 1. berjalan menuju majlis ilmu dan mendatangi ahli ilmu. memuliakan dan menghoramtinya [18:66]. Wajib menjelaskan dan haram untuk menutup-nutupinya 5. mengkaji. Bersikap baik terhadapr guru.hadits-hadits yang menerangkan keutamaan menuntut ilmu: “Siapa yang berjalan di jalan untuk menuntut ilmu. 2.

* Dr. Yusuf Qardhawi. Ta'limul Muta'alim. Rosulullah dan Ilmu Eksperimen'. Menghidupkan Nuansa Rabbaniah dan Ilmiah Pustaka AlKautsar. Yusuf Qardhawi. * Dr. Penerbit Pustaka. Tanbihul Ghofilin * Al-Ghazali. 48:29 TUJUAN * Peserta mengetahui sifat-sifat Rasulullah dan para sahabatnya * Peserta memahami landasan akhlak seorang mukmin METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN . HI Press. hal 6-10 TADABBUR AYAT QS. Pembersih Jiwa.al. * Al-Ghazali. Penerbit Firdaus. * Syaikh Az-Zarnuzy. Edisi 7 / Vol I. * Waqfah. Kepada Murid-muridku. et.REFERENSI * Abullaits As-Samarqandi. 1996.

Demikianlah sifat-sifat mereka dalam Taurat. Kaum mu‟min menyadari bahwa mereka bersaudara. A'izzah 'alal kafirin maknanya penuh gengsi dan prestisi terhadap orang kafir. tidak tunduk kepada kebodohan dan hawa nafsu. 5:54-56.” [48:29] A. Keras dan tegas terhadap orang kafir dan lemah lembut lerhadap sesama mereka Ayat ini senada dengan QS. Setiap muslim hendaknya memahami bahwa lemah lembut merupakan sifat Yang Maha Tinggi dan Allah mencintai itu bagi hamba-hambanya dalam segala . Sifat-sifat para sahabat Rasul yang digambarkan dalam Taurat adalah: 1. karena itu ia menintai sesama mu‟min seperti mencintai dirinya sendiri (HR Muslim). Sedangkan sifat-slfat mereka dalam InjiI ialah seperti tanaman yang mengeluarkan tunasnya. Saling berkasih sayang sesama mereka. Allah menjanjikan kepada orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shaleh di antara mereka ampunan dan pahalanya yang besar. Rustum untuk berunding di Qaddisiya). tanda-tanda mereka tampak pada bekas sujud di muka mereka. Rib'i bin 'Amir yang mendatangi panglima Persia. Merasa bangga dengan keimanan di dalam dada dan tidak merasa hina atau rendah di hadapan kekufuran.“Muhammad adalah utusan Allah. maka tunas jtu menjadikan tanaman itu kuat lalu menjadi besarlah dia dan tegak lurus di atas pokoknya. kamu lihat mereka ruku‟ dan sujud mencari karunia Allah dan keridhaanNya. sayang antara sesama mereka. tanaman itu menyenangkan hati penanam-penanamnya karena Allah hendak menjengkelkan hati-hati orang kafir (dengan kakuatan orang-orang mukmin). tetapi berkasih. Setiap muslim hendaknya menghias dirinya dengan sifat-sifat tersebut dalam kehidupan bermasyarakat. Sifat A‟izzah dan Asyidda membuat seorang mu'min memandang kecil kesenangan duniawi yang dimiliki orang-orang kafir (seperti kisah prajurit Islam. dan orang-orang yang bersamanya bersikap keras terhadap orang-orang kafir.

tunduk dan ikhlas mencari pahala dan keridhoan Allah SWT. 2. kekhusyu'an. kemudian bertambah dan berkembang dalam waktu yang singkat seperti biji-bijian yang tumbuh. mencintai kelemahlembutan dalam segala urusan ( Hadist Muttafaq‟alaih). dan keikhlasan mereka.urusan. Yang dimaksud dengan bekas sujud ialah air muka yang cemerlang. Di wajah mereka lergambar bekas ketakwaan. Rasulullah dan para pengikutnya pada permulan tumbuh dan berkembangnya. Rosulullah SAW bersabda.” (HR Muslim). Jumlah mereka mula-mula sedikit. 4. 3. Janji Allah untuk orang-orang beriman Allah menyediakan pahala dan syurga bagi orang-orang yang beriman dan beramal sholeh dari pengikut Rosulullah SAW baik yang dahulu maupun yang . Daldam hadist lain Rosulullah SAW bersabda. Hal ini dikarenakan orang-orang beriman itu mengerjakan shalat dengan khusyu'. Demikianlah agama Islam. mengeluarkan batangnya. “Sesungguhnya Allah itu maha Lemah Lembut. “Sesungguhnya Allah Maha Lemah Lembut. ppenuh ketundukkan dan kepatuhan kepada Allah. dan memberi karena kelemahlembutan dan sekalikali tidak memeberikannya karena kekasaran apapun atau sejenisnya. Kemudian pohon itu menjadi besar dan berbuah sehingga menakjubkan orang yang menanamnya karena kuat dan indahnya dan menambah jengkel hati orangorang kafir. tidak ada gambaran kedengkian dan niat buruk kepada orang lain. bersikap dan berbudi pekerti yang halus sebagai gambaran keimanan mereka. Sifat-sifat shahabat Rasulullah di dalam Injil Sifat-sifat mereka di dalam Injil ia!ah seperti sebuah biji yang tumbuh dan berkembang menjadi pohon yang rindang dan kokoh dalam waktu yang sangat singkat. lalu mereka bercabang dan beranting.

Beliau adalah pemuda Quraisy yang terkemuka dan paling tampan. Aktivitas Harokah Dambaan Umat. Universitas Islam Indonesia. Kedua orang tuanya sangat . Yogyakarta * Abduh Rabbani.sekarang serta menjanjikan pengampunan dosa-dosa mereka. biasa hidup manja dan mewah dan menjadi buah bibir gadis-gadis Mekkah. Mush'ab juga pemuda yang cerdas sehingga memiliki daya pikat tinggi. Pustaka Al-Bayyinah MUSH' AB BIN UMAIR TUJUAN * Peserta mengetahui salah satu sahabat Rasulullah SAW yaitu Mush'ab bin Umair * Peserta mengetahui karakteristik akh1ak dan dakwah Mush'ab bin Umnir * Peserta dapat mengambil hikmah dun mencontoh kelebihan akh1ak Mush'ab bin Umair METODE * Ceramah dan Diskusi RINCIAN BAHASAN Sebelum Masuk Islam Mush'ab bin Umair lahir dan dibesarkan dalam kesenangan dan kekayaa. Jilid lX. REFERENSI * Al-Qur‟an dan Tafsirya.

Ibunya berusaha keras mengembalikan Mush'ab kepada ugamanya yang lama dengan berbagai cara. Ketika Masuk Islam Ketika mendengar berita kenabian Muhammad. karena memakai minyak wangi yang paling mahal. dan jihad di jalanNya. Ia menyembunyikan keislamannya dari ibunya dan kaumnya. Tantangan yang paling keras adalah dari ibundanya sendiri. ”Dahulu saya melihat Mush‟ab ini tak ada yang mengimbangi dalam memperoleh kesenangan dari orang tuanya. Mush'ab meninggalkan semua kemewahannya. Ia manjadi duta atau utusan rasul ke Madinah untuk mengajarkan seluk beluk agama Islam kepada orang-orang Anshar yang telah beriman dan berbaiat kepada Rasulullah SAW di bukit 'Aqobah. walaupun harus dipertaruhkan dengan cinta dan baktinya terhadap ibunda. karena tahu karena mendapat tantangan dari mereka. Ibunya tergolong kaya dan selalu memberinya pakaian yang terbagus. Setelah Masuk Islam Setelah hidup dalam Islam. kecuali Allah SWT. Mush'ab tetap tegar dengan keimanannya. Kini Mush'ab hanya memakai pakaian yang usang lagi penh tambalan. dari mulai mengurungnya hingga mengusir Mush'ab dari rumahnya dan tidak mengakuinya lagi sebagai anaknya. Ia orang yang paling harum di kota Mekkah. yang puling dicintainya. Suatu saat Mush'ab dipilih Rasulullah untuk melakukan suatu tugas maha penting pada saat itu. Jika ada cinta dan ketaatan lain yang manghalangi/mengalahkan cinta dan ketaatan pada ketiganya. Di samping itu mengajak orang-orang lain untuk menganut agama Allah serta mempersiapkan .cinta kepadanya. Baginya tidak ada yang harus didahulukan untuk ditaati. Namun. Rosul SAW. yaitu Khunas binti Malik. Terhadap hal ini Rosulullah berkata. kemudidan ditinggalkannya semua itu demi cintanya kepada Allah dan Rosulnya”. Mush'ab segera mendatangi Rasulullah SAW dan menyatakan diri masuk Islam. padahal dulu bagaikan bunga indah lagi harum yang selalu menjadi pusat perhatian. maka ia harus dikesampingkan. berganti dengan pola hidup sederhana.

Tak sehelaipun kain untuk menutupinya selain sehelai burdah. dan memasukkannya hingga tombak itu pun patah. Diantaranya Mush'ab bin Umair yang tewas di perang Uhud. dan bendera jatuh. Ibnu Qomaiah namanya. Mush'ab membungkuk ke arah bendera.kota Mndinah untuk menyambut hijrahnya Rasulullah SAW sebagai peristiwa besar. Tetapi ternyata Rasulullah SAW menjatuhkan pilihannya kepada Mush'ab yang masih muda dengan segala kelebihankelebihannya sebagai duta yang pertama. Sebenamya di kalangan sahabat saat itu masih banyak yang lebih tua. Andaikan ditaruh di kepalanya terbukalah kedua kakinya. Mush'ab bertahan pada kedudukannya. sementara Mush‟ab mengucapkan: “Muhammud itu tiada lain seorang rasul. lebih berpengaruh dan lebih dekat hubungan kekeluargaannya dengan Rasulullah daripada Mush'ab. Datanglah seorang berkuda. keridhaannya disisi Allah. Berkata Khubbah Ibnu 'Urrat: "Kami hijrah di jalan Allah bersama Rasulullah SAW dengan mengharap. Ketika perang Uhud Mush'ab terpilih menjadi pembawa bendera dalam peperangan. Peristiwa Mush'ab dalam perang Uhud ini dikisahkan dalam Ibnu Sa'ad. lalu dengan kedua pangkal lengan meraihnya ke dada sambil mengucapkan: "Muhamhad itu tiada lain hanyalah seorang rasul dan sebelumnya tidak didahului oleh beberapa rosul”." Setalah perang Uhud berakhir. ia berkata: "Mush'ab bin Umair adalah pembawa bendera dalam perang Uhud. lalu menebus tangannya hingga putus. Rasulullah SAW beserta para sahabat datang meninjau medan pertempuran untuk menyampaikan perpisahan kepada para syuhada. Diantara kami ada yang telah berlalu sebelum menikmati pahalanya di dunia ini sedikitpun juga. Ketika sampai ke tempat terbunuhnya jazad Mush'ab. Berkata Ibnu Sa'ad: "Diceritakan kepuda kami oleh Ibrahim bin Muhammad bin Syurahbil al-' Abdari dari bapaknya. becucuranlah dengan deras air matanya." Maka dipegangnya bendera dengun tangan kirinya sambil membungkuk melindunginya. Musuh pun meneebus tangan kirinya hingga putus pula. Sebaliknya bila ditutupkan di . Maka orang berkuda itu menyerangnya ketiga kali dengan tombak. Mush'ab pun gugur. Tatkala barisan kaum muslimin pecah. yang sebelumnya tidah didahului oleh beberupa rasul.

Karakteristik Perihidup Enampuluh Sahabat Rosulullah. * Kita harus mengambil pelajaran dari sikap Mush'ab bahwa: "Tidak ada ketaatan kepada makhluk dalam rangka maksiat pada Allah. “Tutuplah ke bagian kepalanya. CV Dipenogoro. PERANAN PEMUDA MENGEMBAN RISALAH TUJUAN * Peserta mengetahui pentingnya keberadaan pemuda dalam kehiduan * Peserta mengetahui potensi-potensi yang dimiliki pemuda * Peserta mcngetahui peranan pemuda dalam masyarakat * Peserta mengetahui bekal-bekal yang dibutuhkan pemuda dalam menjalani perannya . Maka sabda Rosulullah SAW. * Mush'ab adalah contoh nyata pemuda yang aktif berdakwah dan menggunakan seluruh potensinya untuk kepentingan Islam. dan kakinya tutupilah dengan rumpur idzkhir” Hikmah * Kecintaan kepada Allah. Rasul dan jihad harus ditempatkan sebagai prioritas utama di atas selainnya [9: 24]." REFERENSI * Khalid Muhammad Khalid.kakinya terbuakalah kepalanya.

memiliki semangat dan kemampuan untuk belajar sekaligus mudah menyerap nilai-nilai kebaikan atau bahkan mudah terpengaruh kejahatan (kemaksiatann). Karena itulah Allah menganugerahi para pemuda dengan kekuatan fisik (jasmani) dan ketajaman daya pikir yang jauh lebih unggul dibanding dengan . karena mereka potensi untuk mewarnai perjalanan sejarah umat manusia. tidak takut menanggung resiko akan keyakinan yang dibawanya. jauh dari unsur kehidupan yang merusak. sebaliknya akan terjaga kebersihannya. Bila diarahkan secara baik. pemuda selalu ingin menunjukkan kebolehannya dan kemampuannya dalam meraih cita-cita. meraih izzah. Apabila kondisi pemudanya baik akan baik pula kondisi bangsa di masa depan. Merekalah yang akan merubah umat. Pemuda adalah calon pemimpin masa datang. suci dalam fitrahnya. menjadi baik dan jaya otau menjadi sebaliknya.METODE * Ccramah dun Diskusi RINCIAN BAHASAN Pentingnyaa Keberadaan Pemuda dalam Kehidupan K eberadaan pemuda dalam kehidupan sangat penting. Potensi-potensi yang dimiliki Pemuda Pemuda memiliki idealisme yang tinggi. gesit dan yang terpenting adalah memiliki fitrah yang masih bersih [18:13]. Sebagai produk generasi yangj serba ingin tahu. (kemuliaan) dunia dan akhirat. Kondisi generasi muda merupakan parameter masa depan suatu bangsa. Begitu pulu sebaliknya. jiwanya tidak akan ternoda oleh lumpur kemaksiatan.

Dari tangan mereka diharapkan terbina generasi pemuda masa datang yang sholeh. Karenanya. sebagai generasi yang telah memiliki pengalaman bertugas mendidik dan membina para pemuda dengan baik. Mereka akan mampu mengembalikan ummat kepada pemahaman Islam yang benar. sempurna dalam seluruh aspek kehidupan. tidak parsial. Sebab pemuda sholeh adalah generasi harapan yang dibutuhkan umat islam. Dalam ayat itu dikisahkan bahwa pemuda Thalut dipilih Allah sebagai pemimpin karena ia memiliki ilmu yang luas dan bijaksana serta tubuh yang perkasa.generasi tua. takhyul dan khurafat. Islam yang universal. sesuai dengan akal pikiran. Pembaharu Moral Ummat (Tajdiidu ma'nawiyatul Ummah) Di pundak pemuda terbeban harapan pembaharuan moral ummat. Generasi masa depan yang memahami dan meyakini perannya dalam membangun umat di masa datang. yaitu: * Generasi Pembaharu moral masyarakat * Generasi Penerus * Generasi Pengganti * Genersi Pengubah 1. Islam yang mereka bawa adalah Islam yang sesuai dengan hati nurani setiap insan. menyeluruh. Peranan Pemuda dalam Masyarakat Peranan pemuda dalam masyarakat dan bangsa atau dalam perubahan ummat setidaknya ada empat. keturunan dan kebangsawanan dalam hal ini bukan termasuk kriteria. Harta. pemuda yang menjadi pembaharu moral ummat memiliki kriteria sebagaimana yang digambarkan Allah dalam QS 2:249. generasi yang senantiasa menyebarkan syiar Islam dengan da‟wah dan jihad fi sabilillah. Yaitu Islam yang bersih dari campur tangan manusia dan dari segala kecacatan. tidak bercampur bid'ah. .

Yaqub. Pemuda dikatakan sebagai pengganti apabila ia menggantikan cara-cara. Adapun generasi pengganti ada dua macam: 1. kedamaian dan keadilan. Generasi Penerus (Ittihaamul Ijyaal) Pemuda dapat dikatakan sebagai generasi penerus apabila ia meneruskan apa yang telah dilakukan pendahulunya. Ishaq dan semua nabi Allah. Pada setiap jaman. generasi penerus selalu terbagi menjadi dua: 1. Generasi penerus para nabi [2:132-133] Yaitu pemuda yang hidup dalam Islam dan berjuang demi Islam hingga syahid di ja1an Islam.2. Mereka enggan mengikuti sunah Rasul karena tata cara atau tradisi nenek moyang yang telah mendarah daging pada diri mereka. baik ritual dalam aspek lain dalam kchidupan. Ismail. Generasi pengganti yang baik [5:54] . Mereka mengikuti tradisi nenek moyang dalam beberapa cara. 2. Generasi Pengganti (Istibdalul Ijyaal) Setiap pemuda yang soleh akan dapat merealisasikan kemaslahatan bagi umat sebab peran dan tujuan mereka diharapkan mampu membawa ke arah kemuliaan. [12:14]. 3. Generasi penerus tradisi/adat nenek moyang [2:170] Pcmuda yang tidak mau mengikuti wahyu Allah karena mereka berpegang teguh pada ajaran nenek moyang meski mereka tahu nenek moyang mereka tidak mendapat petunjuk. adat atau tingkah laku para pendahulunya. Hal inilah yang diwasiatkan kepada Nabi Ibrahim.

mendirikan sholat menunaikan zakat.Mereka menggantikan para pendahulunya yung murtad. amar ma'ruf nahi munkar. 2. Generasi pengganti yang buruk [19:59] Mereka menggantikan para pendahulunya yang telah diberi nikmat Allah yakni para nabi. Generasi / Komponen Pengubah (Anaasshirul Ijyaal) 1. Hal tersebut ia lakukan demi keridhoan Allah SWT. Ia punn berjihad dalam medan da'wah tanpa kenal lelah untuk mengajak kepada ugama Allah. Pemuda demikian adalah pemuda yang mencintai dan dicintai Allah. Mereka kelak menemui kesesatan. taat pada Allah dan Rasul-Nya. 4. Iman yang telah tertanam kuat menumbuhkan keberanian bagi Nabi Ibrahim untuk mendatangi kaumnya yang sesat (penyembah berhala). saling melindungi dalam hal membuat kekacauan dan kerusakan di bumi [45:19]. bersungguh-sungguh (jihad) fisabilillah dan tidak takut pada celaan orang yang suka mencela atas semua amalannya (sesuai sunnah Rasulullah-saw). Pada puncaknya nabi Ibrahim menghancurkan berhala sesembahan kaumnya walau harus mempertaruhkan jiwa raganya. Pemuda yang demikian adalah pemuda yang menyia-nyiakan sholat dan memperturutkan hawa nafsunya. berkasih sayang sesama mu'min. Ia juga melakukan dia1og terbuka tentang brrbagai fenomena keseharian dengan uraian yang logis dan rasional. Komponen perubah yang baik [9:71] Pemuda yang beriman yang saling menolong. sholihin dan shiddiqin dengan keburukan dan kesesatan. keras terhadap' orang kafir. 2. Kisah pemuda Ibrahim as [6:78-79]. . sebab ia yakin dengan dalil (hujjah) yang jelas bahwa berhala sesembahan kaumnya adalah sekutu-sekutu Allah dan merupakan kesesatan yang besar. Komponen Perubah yang buruk [8:73] Pemuda yang kafir.

Ghayah/tujuan akhirnya hany kepada Allah semata [98:5] Banyak pemuda Islam yang awam terhadap dienul Islam. Bahkan pemahaman yang dangkal itu pun sering kali menyimpang dikarenakan bersumber dari referensi yang tidak tepat. Pendidikan yang suci (At-Tarbiyatul fithriyah) Tarbiyah yang didasarkan titah Allah tanpa memandang yang lainnya. Bekal itu untuk mengarungi sumudra kehidupan. seperti buku-buku karya orientalis atau karya penulis yang kurang memahami Islam sehirgga justru merancukan pengertian tentang Islam. sebab mereka tak mempelajari Islam dengan sungguh-sungguh dan benar. Hikmah dan Ilmu Pengetahuan (Al-Hikmah wal Ma'rifah) Hikmah berarti mengetahui yang benar. Sehingga pemahaman Islamnya sangat dangkal. Tarbiyah Islamiyah merupakan bekal pertama yang harus dimiliki o1eh setiap pemuda Islam untuk komitmen kepada Din Islam. Bekal-bekal yang dibutuhkan pemuda dalam menjalani perannya Adapun bekal-bekal yang diperlukan pemuda yang beriman dalam menjalani perannya adalah sbb: 1. 2. 3:32-33].Setelah memahami betapa pentingnya pernan pemuda ddalam menentukan warna dunia maka bagi pemuda-pemuda yang beriman yang merasa harus memikul amanah Allah sebagai khalifah di bumi-Nya harus mempersiapkan bekal. Tarbiyah yang sesuai dengan sunnah Nabi SAW [2:129. meniti kesuksesan dan kebahagian baik di dunia dan di akhirat. Bukan dari A1-Qur' an dan As-Sunnah. Pengetahuan tentang rahasia atau faedah sesuatu yang mana pengetahuan itu memberi manfaat. Karenanya dia harus melibatkan diri dalam aktifitas tarbiyah Islamiyah yang suci secara sungguh dan berkesinambungan. Hikmah hanya .

. “Setiap kamu adalah pemimpi. dan setiap pemimpin akan dimintai pertanggungjawaban .diberikan kepada orang-orang yang berbuat baik.. [12:22] Hikmah * Berilmu * Adil * Bijaksana * Lemah lembut * Figur Nabi saw (AQ & AS) Barang siapa yang bekerja tanpa dilandasi suatu ilmu nwka dia akan banyak berbuat kerusakan daripada perbaikan" [Umar bin Abdul Aziz] Ma‟rifah * Mengenal Allah dan memenuhi hak-hak-Nya * Mengenal yang haq dan yang bathil 3. Seorang pemimpin haruslah memiliki karakter: * Menjadi figur yang baik * Ilmu * Akhlak yang lurus dan terpuji * Bijaksana * Adil * Berani menanggung resiko kala menegakkan kebenaran .”. Minimal ia menjadi pemimpin bagi dirinya sendiri. Pribadi Pemimpin (Asy-Syakhshiyatul Qiyaadah) Seorang pemuda mu'min harus berkepribadian pemimpin sebagaimana yang diungkapkan Rasulullah SAW.

Yogyakarta DAFTAR ISI . Di Seputar Persoalan yang Meughadangnya. Sholih Al-Fauzan. 2:285]. Risalah Gusti * Dr. Yusuf Qordhowi. Ia tidak memikirkannya dahulu kalau ia yakin bahwa apa-apa yang datangnya dari Allah ada1ah haq (kebenaran yang pasti) [33:36. REFERENSI * Dr. Pribadi prajurit (Asy-Syakhsiyatul Jundiyah) Seorang pemuda hendaknya berkepribadian prajurit. Shakir. Dr. Generasi Mendatang Generasi yang Menang. Ali Salim. GIP * Al-Qur'an dan Tafsimya. Jilid 5. yang mengatakan “Sami'na wa atha'na” ketika mendengar seruan atau perintah Allah dan Rasul-Nya. Universitas Islam Indonesia. Pemuda Islam.* Bertanggung jawab * Terpercaya/jujur * Berpandangan baik dalam segala hal/optimis * Cepat tanggap dalam menghadapi berbagai situasi * Timbang rasa / tepo seliro * Mengenal kemampuan diri dan anggotanya * Sehat dan kuat jasmaninya Sikap mereka terhadap aturan Allah dan Rasu1Nya seperti sikap seorang perwira kepada panglimanya dan kondisinya seperti kondisi prajurit di barakbarak militer selalu siap dan waspada [32:24] 4. Mereka hanya bertawakkal menyerahkan hasil usahanya kepada Allah saja & berusaha sepenuh tenaga melakukan sebab kemudian memasrahkan hasil hanya kepada Allah saja.

TAWAZUN Makna dan Hakikat Contoh-contoh Manusia yang tidak Tawazun 2.1. AQIDAH ISLAMIYAH Makna Aqidah Hubungan Aqidah Islam dengan Keimanan kepada Allah Jenis Tauhid 4. MAKNA ALHAMDULILLAHIRROBBIL‟ALAMIN . MAKANA BISMILLAHIRROHMANIRROHIM Makna Bismillah Makna Ar-Rahman Makna Ar-Rahiim 5. IHLASUNNIYAH Makna Ikhlasunniyah Pentingnya Ikhlasunniyah Cara-cara untuk menumbuhkan niat yang Ikhlas 3.

IHSAN Pengertian Landasan Ihsan Alasan berbuat Ihsan kesimpulan 9. AL-IMAN Hakikat Iman Rukun Iman Games “Rumah kita” 7.Makna Alhamdulillah Makna Robbul‟alamin 6. RUKUN ISLAM Makna dan Hakikat Rukun Islam Games “Garis Lima” 8. MA‟RIFATULLAH Makna Ma‟rifatullah .

Pentingnya Mengenal Allah Jalan-jalan untuk mengenal Allah Hal-hal yang menghalangi Ma‟rifatullah 10. AL-QUR‟AN Definisi Alqur‟an . MA‟RIFATUL ISLAM Ad-dien menurut Al-qur‟an Ciri-ciri Dienullah/Dienussamawi Ciri-ciri Dienul Ardh Pengertian Islam cecara Ethimologis/Bahasa Pengertian Islam secara Terminologis/Istilah 12. MA‟RIFATUL RASUL Makna Risalah dan Rasul Pentingnya Iman kepada Rasul Tugas para Rasul Sifat-sifat para Rasul Games “Ilmu” 11.

UKHUWAH ISLAMIYAH Makna ukhuwah Islamiyah Perbedaan Ukhuwah Islamiyah dengan Ukhuwah Jahiliyah Hal-hal yang menguatkan Ukhuwah Islamiyah Buah Ukhuwah Islamiyah 14.Nama-nama Alqur‟an Karakteristik Alqur‟an Fungsi Alqur‟an Akhlak Terpuji terhadap Alqur‟an Keunggullan Alqur‟an 13. NIKMAT IMAN Iman sebagai Fitrah manusia Beberapa nikmat dari Allah Cara Mensyukuri Nikmat 15. HAL-HAL YANG MELEMAHKAN IMAN Fluktuasi Iman .

EKSISTENSI ALLAH Bukti eksistensi Allah . PENTINGNYA AKHLAK ISLAMI Definisi Akhlak Faktor-faktor pembentuk Akhlak Pentingnya Akhlak Islami 18.Fenomena Lemahnya Iman Sebab-sebab lemahnya Iman 16. AKHLAK ROSULULLAH Akhlak Rasulullah secara Umum Contoh akhlak-akhlak mulia yang diperintahakan nabi SAW Contoh Akhlak-akhlak Tercela yang diperingatkan Rasullah SAW 19. BANGUNAN ISLAM Pendahuluan Isi kandungan secara global ada 3 macam 20. HAL-HAL YANG MENGUATKAN IMAN Hal-hal yang menguatkan Iman 17.

GHAZWUL FIKRI . PROBLEMATIKA UMAT Potensi yang dimilki dalam Cinta Sebab-sebab kemunduran umat Islam Solusi untuk meraih kemenangan 25.Cara mengenal Allah 21. CINTA Pengertian Tanda-tanda cinta Prioritas dalam cinta 24. MAKNA SYAHADATAIN Syahadah Uluhiyah Syahadah Risalah 23. MAKNA ASYHADU Definsi syahadah Jenis-jenis Syahadah 22.

Pengertian Sasaran Metode Games I Games II 26. BIRRUL WALIDAIN Pendahuluan Bentuk-bentuk Birrul Walidain Kesimpulan . PENTINGNYA PENDIDIKAN ISLAM Makna dan Hakikat Mengapa Pendidikan Islam Diperlukan ? Sifat Pendidikan Islam 27. TARBIYAH RUHIYAH Hakikat Taqwa Balasan bagi orang-orang yang bertaqwa Jalanm Menuju Taqwa 28.

ILMU ALLAH Pendahuluan Sifat-sifat Ilmun Allah Kualitas Ilmu Allah Hakikat Ilmu Allah Bukti Ilmu Allah 30.29. SIMBOL SUKSES Pengertian Langkah Hidup Simbol Sukses dan Simbol gagal Peran Niat dalam Mencapai Sukses Sukses di atas Sukses .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful