P. 1
SMP Kelas 7 - Matematika

SMP Kelas 7 - Matematika

2.67

|Views: 8,012|Likes:
Published by Priyo Sanyoto
Buku teks pelajaran Matematika untuk Sekolah Menengah Pertama / Madrasah Tsanawiyah Kelas 7
Buku teks pelajaran Matematika untuk Sekolah Menengah Pertama / Madrasah Tsanawiyah Kelas 7

More info:

Published by: Priyo Sanyoto on Sep 05, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/20/2013

pdf

text

original

Departemen Pendidikan Nasional, (2006), Kurikulum 2004, Standar Isi.
Jakarta : Departemen Pendidikan.

Gail F. Burrill dkk, (1995), Geometry Applications and Counections,
Englewood Cliffs, New York: Glencoe/McGrawHill.

Glenda Lappan dkk, (2001) , Accentuate the Negative, Englewood Cliffs, New

Jersey: Prentice Hall.
Glenda Lappan dkk, (2001) , Bits and Pieces I, Englewood Cliffs, New Jersey:
Prentice Hall.

Glenda Lappan dkk, (2001) , Covering and Surrounding, Englewood Cliffs,
New Jersey: Prentice Hall.

Glenda Lappan dkk, (2001) , Kaleidoscopes,Hubcaps, and Mirror (Symetry
and Transformation),
Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice
Hall.

Glenda Lappan dkk, (2001), Ruins of Montarek (Spatial Visualitation) ,
Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice Hall.

Glenda Lappan dkk, (2001) ,Say It with Symbols,Englewood Cliffs, New
Jersey: Prentice Hall.

Glenda Lappan dkk, (2001) ,Shapes and Designs, Englewood Cliffs, New
Jersey: Prentice Hall.

Suzanne H. Chapin dkk, (1999), Middle Grades Math Tools For Success
Course 1
, Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice Hall.

Suzanne H. Chapin dkk, (1999), Middle Grades Math Tools For Success
Course 2
, Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice Hall.

http://koleksiku.net

Matematika SMP Kelas VII 329

Suzanne H. Chapin dkk, (1999), Middle Grades Math Tools For Success
Course 3
, Englewood Cliffs, New Jersey: Prentice Hall.

William D. Lechensky dkk, (1997), Pre-Algebra An Integrated Transition to
Algebra and Geometry, ,
Englewood Cliffs, New York: Glencoe/
McGrawHill.

http://koleksiku.net

330

Glosarium

GLOSSARIUM

A

Akar kuadrat

Akar kuadrat adalah salah satu dari dua
faktor yang sama dari suatu bilangan.

Contoh: 9= 3 karena 32

= 9

Anggota Himpunan

Suatu objek dalam suatu himpunan

B

Belahketupat

Suatu jajargenjang dengan empat sisi
kongruen (sama panjang)

Bentuk aljabar

Ekspresi yang terdiri atas satu atau lebih
bilangan dan variabel serta satu atau lebih
operasi hitung.
Contoh: -x + 2y dan b2

Bilangan bulat

Bilangan bulat ad Lah himpunan bilangan
cacah dan lawan-lawannya.
Contoh: -3, -2, -1, 0, 1, 2, 3 adalah bilangan
bulat.

Bilangan cacah

Bilangan cacah adalah 0, 1, 2, 3, 4, …
Contoh: 4, 125, dan 3947 semuanya bilangan
cacah.
Jumlah bilangan suatu cacah dan pecahan.

Contoh: 1

3

1

, 2

4

3

, 4

8

5

Bilangan Pokok

Apabila suatu bilangan ditulis dalam bentuk
perpangkatan, bilangan yang digunakan
sebagai faktor disebut bilangan pokok.
Contoh:54

= 5 x 5 x 5 x 5. 5 adalah bilangan

pokok.

Bilangan prima

Suatu bilangan yang memiliki tepat dua
faktor, 1 dan bilangan itu sendiri disebut
bilangan prima.
Contoh: 13 adalah bilangan prima faktornya
adalah 1 dan 13.

Busur derajat

Alat yang dipakai untuk mengukur sudut.

D

Diagram Venn

Suatu representasi grafis dari suatu himpunan
atau himpunan-himpunan

http://koleksiku.net

Matematika SMP Kelas VII 331

Desimal

Bilangan yang menggunakan nilai tempat
dan koma desimal untuk menunjukkan
persepuluhan, perseratusan, perseribuan dll
Contoh: 3.47

Desimal berulang

Desimal berulang adalah desimal yang satu
atau serangkaian angkanya terus berulang.

Contoh: 0,888888 … = 0,8

Desimal setara

Bilangan-bilangan desimal yang memiliki
nilai yang sama disebut desimal setara.
Contoh: 0,6 = 0,60

Desimal tidak berulang

Bilangan desimal yang terputus.
Contoh: 0,6 dan 0,7265

F

Faktor

Satu bilangan merupakan faktor bilangan lain
bila bilangan tersebut membagi habis
bilangan kedua. Contoh: 1, 2, 3, 4, 6, 9, 12, 18,
dan 36 adalah faktor dari 36.

Faktor isasi prima

Penulisan bilangan komposit sebagai hasilkali
faktor-faktor primanya disebut faktorisasi
prima.
Contoh: Faktorisasi prima dari 30 adalah 2 x 3
x 5.

Faktor sekutu
FPB

Faktor persekutuan terbesar dua bilangan
atau lebih adalah faktor terbesar dri semua
dari dua bilangan tersebut.
Contoh: FPB dari 12 dan 30 adlah 6.

G

Gabungan dari A dan B

Himpunan yang memuat elemen-elemen ini
yang paling sedikit satu dari Adan B

Gambar skala

Gambar skala adalah gambar benda yang
diperbesar atau diperkecil sebanding dengan
gambar semula.
Contoh: Peta adalah gambar skala.

Garis

Lintasan lurus tanpa akhir dalam dua arah
berlawanan.

http://koleksiku.net

332

Glosarium

Garis bagi

Garis yang ditarik dari titik sudut suatu
segitiga dan membagi sudut tersebut atas dua
bagian yang sama.

Garis berat

Garis yang ditarik titik sudut segitiga dan
melalui titik tengah sisi di hadapannya.

Garis bilangan

Garis untuk mewakili bilangan.

Garis sumbu

Garis yang ditarik tegak lurus dari titik
tengah suatu sisi.

Garis tinggi

Garis yang ditarik dari suatu titik sudut
segitiga yang tegak lurus terhadap sisi di
depan sudut tsb.

Garis sejajar

Dua garis di suatu bidang yang tidak
berpotongan.

H

Himpunan

Suatu koleksi objek-objek berbeda

Himpunan semesta

Himpunan yang memuat semua objek
dibawah pertimbangan

Himpunan berhingga

Suatu himpunan dengan n elemen di mana n
adalah suatu bilangan bulat non negatif
Himpunan tak berhinggaSuatu himpunan yang anggotanya tak
berhingga

I

Identitas penjumlahan

Jumlah setiap bilangan dan 0 adalah bilangan
itu sendiri.
Contoh: a + 0 = a.

Identitas perkalian

Hasilkali 1 dan setiap bilangan adalah
bilangan itu sendiri.
Contoh: a(1) = a

Irisan dari A dan B

Himpunan yang memuat elemen-elemen ini
yang di A dan B

J
Jajargenjang

Suatu segiempat dengan kedua pasang sisi
yang berhadapan sejajar.

K

Kalimat terbuka

Kalimat yang belum mempunyai nilai
kebenaran.

http://koleksiku.net

Matematika SMP Kelas VII 333

Kardinalitas S

Banyaknya elemen di S

Kelipatan

Kelipatan suatu bilangan adalah hasilkali dari
bil;angan tersebut dengan bilangan cacah
tidak nol.
Contoh: Kelipatan dari 13 adalah 13, 26, 39, 52,
dan seterusnya.

Koefisien

Faktor suatu suku yang berbentuk bilangan.
Contoh: Pada y = 2x – 3, 2 adalah koefisien.

Komplemen A

Himpunan elemen-elemen di himpunan
semesta yang tidak di A

Konstanta

Suku yang tidak memuat variabel.
Contoh: Pada y = 2x – 3, -3 adalah konstanta.

KPK

Kelipatan persekutuan terkecil (KPK) dua
bilangan atau lebih adalah kelipatan terkecil
dari keduanya.
Contoh: KPK dari 3 dan 5 adalah 15.

L

Laju

Laju adalah rasio yang membandingkan dua
kuantitas yang berbeda satuan.
Contoh: Harga premium adalah Rp4500 per 1
liter.

Lawan bilangan

Bilangan-bilangan yang berjarak sama dari
nol pada garis bilangan tetapi berbeda arah
adlah bilangan-bilangan berlawanan.
Contoh: -17 dan 17 adalah berlawanan satu
sama lain.

Layang-layang

Segiempat yang memiliki dua pasang sisi
kongruen, tetapi sisi-sisinya yang berhadapan
tidak perlu kongruen.

N

Nilai mutlak

Jarak bilangan dari nol pada garis bilangan
disebut nilai mutlaknya.
Contoh: Nilai mutlak dari -3 adalah 3 karena -3
berjarak 3 satuan dari nol pada garis bilangan.

Notasi ilmiah

Bilangan yang ditulis dalam bentuk hasilkali
bilangan yang lebih besar dari atau sama
dengan 1 dan kurang dan perpangkatan 10.
Contoh: 37.000.000 dalam notasi ilmiah ditulis
sebagai 3,7 x 107

.

http://koleksiku.net

334

Glosarium

P

Pangkat

Pangkat menunjukkan pada kita berapa kali
suatu bilangan pokok digunakan sebagai
faktor.
Contoh: 34

= 3 x 3 x 3 x 4

Pebulatan
Pecahan

Bilangan yang menyatakan sebagian dari keseluruhan

dilambangkan dengan

b

a

.

Contoh:

2

1

dan

9

5

.

Pecahan murni, biasa

Pecahan yang pembilangnya kurang dari
penyebut.

Contoh:3

5 dan .

Pecahan sejenis

Beberapa pecahan yang penyebutnya sama
besar.

Contoh: , dan .

Pecahan senilaiPecahan-pecahan yang sama nilainya disebut pecahan
senilai.

Contoh: =

Pecahan tersederhana

Suatu pecahan disebut paling sederhana
apabila pembilang dan penyebut hanya
memiliki satu faktor persekutuan, yaitu 1.
Contoh: adalah bentuk paling sederhana dari .

Pecahan tidak murni

Pecahan yang pembilangnya lebih dari
penyebut.

Contoh: dan

Pembilang

Bilangan pada bagian atas pada pecahan.

Contoh: , 5 disebut pembilang.

Penyebut

Bilangan pada bagian bawah pada pecahan.

Contoh:, 3 disebut penyebut.

Penyelesaian persamaan

Suatu nilai variabel yang membuat
persamaan menjadi benar disebut
penyelesaian persamaan tersebut.

http://koleksiku.net

Matematika SMP Kelas VII 335

Contoh: 4 adalah penyelesaian dari x + 5 = 9.

Perbandingan seharga

Persamaan dalam bentuk y=kx, where

k> 0.

Pernyataan

Kalimat yang bernilai benar atau salah,
tetapi tidak keduanya.
Contoh: 3 + 2 = 5 (bernilai benar), 3 + 2 = 6
(bernilai salah)

Persamaan

Dua ekspresi aljabar yang dihubungkan
dengan sama dengan.
Contoh:x + y = 5

Persamaan linear

Persamaan disebut persamaan linear apabila
grafik semua penyelesaiannya terletak pada
sebuah garis.
Contoh:y = x + 3 adalah linear karena grafik semua
penyelesaian terletak pada satu garis.

Persamaan senilai

Apabila bilangan sama ditambahkan pada
atau dikurangkan dari masing-masing ruas
persamaan, hasilnya adalah persamaan
ekivalen.
Contoh: (23 + x) -23 =34 -23 ekivalen dengan
(23 + x) = 34.

Persegi

Suatu persegi panjang dengan empat sisi
kongruen (sama panjang)

Persegipanjang

Suatu jajargenjang dengan empat sisi
kongruen (sama panjang).

Persen

Rasio yang membandingkan suatu bilangan
terhadap 100.
Contoh: 76 dari 100 adalah 76 persen atau
76%.

Pertidaksamaan

Kalimat terbuka yang menggunakan simbol
<, d”, >, atau e” untuk membandingkan dua
kuantitas.
Contoh: x + 12 d” 34
ProporsiSuatu persamaan dalam bentuk = yang menyatakan bahwa
dua rasio adalah ekivalen.
Contoh: =

R

Rasio

Rasio adalah perbandingan dua kuantitas
dengan satuan yang sama.

Contoh: Rasio dari 3 terhadap 4 dapat ditulis sebagai 3: 4 atau.

3 dan 4 disebut unsur dari rasio.

http://koleksiku.net

336

Glosarium

S

Segi empat

Poligon sederhana bersisi empat

Segitiga

Poligon sederhana bersisi tiga.

Segmen garis (segmen)

Himpunan bagian dari titik-titik pada suatu
garis yang memuat setiap dua titik berbeda
dari garis titik-titik di antaranya.

Selisih dari A dan B

Himpunan yang memuat elemen-elemen di
A tetapi bukan di B

Sifat asosiatif

Cara pengelompokan tiga bilangan untuk
dijumlahkan atau dikalikan tidak mengubah
jumlah atau hasilkalinya. Untuk sembarang
bilangan
a, b, danc,(a + b)+ c = a + (b + c), and (ab)c =
a(bc).
Contoh: (2 + 3) + 4 = 2 + (3 + 4) or (2 • 3) • 5
= 2 • (3 • 5).

Sifat distributif

Untuk mengalikan suatu jumlah dengan
suatu bilangan, kalikan masing-masing
bilangan yang dijumlahkan dengan bilangan
di luar kurung. Untuk setiap bilangan a,b,
danc, a(b+c) = ab+acdana(b–c) = ab–ac.
Contoh: 2(5 + 3) = (2 • 5) + (2 • 3)
dan 2(5 – 3) = (2 • 5) – (2 • 3)

Sifat kesamaan

Apabila kita mengurangkan bilangan yang

Pengurangan

sama dari masing-masing ruas persamaan,
kedua ruas tetap sama. Untuk setiap bilangan
a, b, dan c, jika a=b, makaa – c =b – c.
Contoh: jika x= 3, maka x– 2 = 3 – 2.

Sifat kesamaan

Apabila kita menambahkan bilangan yang

Penjumlahan

sama pada masing-masing ruas persamaan,
kedua ruas tetap sama. Untuk setiap bilangan
a, b, dan c, jika a=b, makaa + c =b + c.
Contoh: jika x= 3, maka x+ 2 = 3 + 2.
Sifat kesamaan perkalianApabila kita menambahkan bilangan yang
sama pada masing-masing ruas persamaan,
kedua ruas tetap sama. Untuk setiap bilangan
a, b, dan c, jika a=b, makaa • c =b • c.
Contoh: jika x= 3, maka x• 5 = 3 • 5.

Sifat komutatif

Urutan dua bilangan dijumlahkan atau
dikalikan tidak mengubah jumlah atau
produknya. Untuk setiap bilangan adanb, a
+ b = b + a danab = ba.

http://koleksiku.net

Matematika SMP Kelas VII 337

Contoh: 2 + 3 = 3 + 2 or 2 • 3 = 3 • 2

Sinar

Himpunan bagian dari suatu garis yang
memuat suatu titik tertentu dan semua titik
pada salah satu sisi dari titik tersebut. Titik
yang diberikan disebut titik akhir dari sinar
itu.

Sudut

Gabungan dua sinar berbeda yang tidak
terletak pada satu garis dengan satu titik
pangkal.

Suku banyak

Suku tunggal atau jumlah dari beberapa suku
tunggal.
Contoh: 3a2

+ 8 dan a2

- 4a + 3

Suku dua

Suku banyak yang terdiri atas dua suku.
Contoh: 3a2

+ 8

Suku tunggal

Suku banyak yang terdiri atas satu suku.
Contoh: -4a

Suku-suku sejenis

Suku-suku yang mempunyai variabel yang
sama dengan pangkat yang sama pula.
Contoh: 8y, -4y, and 9,1y

T

Titik

Menyatakan posisi, tidak memiliki ukuran.

Trapesium

Suatu segi empat yang satu pasang sisinya
sejajar. Sisi-sisi sejajar itu disebut alas dari
trapesium.

V

Variabel

Huruf atau simbol lain yang digunakan untuk
mewakili bilangan atau nilai yang tidak
ditentukan.
Contoh: Dalam persamaan y = 2x -3, xdany
adalah variabel.

http://koleksiku.net

338

Indeks

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->