P. 1
Konseling Pendidikan Islam (konseling pendekatan islam)

Konseling Pendidikan Islam (konseling pendekatan islam)

|Views: 207|Likes:
makalah kawan-kawan bk-b 010 stain batusangkar
makalah kawan-kawan bk-b 010 stain batusangkar

More info:

Categories:Types, Presentations
Published by: Muhammad Hasby Jamil on Jan 01, 2014
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/21/2014

pdf

text

original

KONSELING PENDIDIKAN ISLAM A.

PENDAHULUAN Perkembangan zaman yang pesat dan terus-menerus menawarkan perubahan, telah menuntut individu secara sadar atau tidak untuk meningkatkan kualiatas hidupnya. Permasalahan demi permasalahan turut mengiringi perubahan yang terjadi disetiap sisi kehidupan. Belawal dari permasalahan pribadi, berkembang menjadi permasalahan keluarga, pekerjaan, bahkan masalah kehidupan yang lebih luas. Untuk itulah, konseling sangat dibutuhkan sebagai media perantara yang dapat membantu beragai macam permasalahan kehidupan. Berbicara tentang bimbingan dan koseling, maka yang dimaksud dengan bimbingan dan konseling islami adalah kegiatan atau proses bimbingan dan konseling yang diberikan kepda individu dalam kegiatan belajar atau pendidikannya, yang selaras dengan tujuan pendidikan islami yaitu menjadi insan kamil sebgai sarana mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Jadi, konseling pendidikan islam adalah suatu proses hubungan membantu dimana seorang konselor bertujuan untuk membantu klien yang mengalami permasalahan seputar pendidikan keagamaan, dan konseling ini lebih kepada pemberian nasehat, masukan, pandangan yang dikaitkan dengan keyakinan agama klien. elalaui teknik-teknik konseling, konselor berupaya menanamkan kesadaran pada diri klien untuk mengubah hidupnya lebih baik. Untuk lebih jelasnya penulis mencoba menjelaskan beberapa hal dalam makalah ini, diantaranya! ". Pengertian konseling pendidikan islam #. Permaslahan-permaslahan pendidikan dalam perspekti$ islam

%. &ujuan konseling pendidikan islamdalam makalah ini penulis menjelaskan '. (zas-azas konseling pendidikan islam

B. PEMBAHASAN 1. Pengertian Konseling Pendidikan Islam konseling adalah )rogers dikutip dari lesmana,#**+, mengartikan konseling sebagai hubungan -membantu. dimana salah seorang konselor bertujuan untuk meningkatkan kemampuan atau $ungsi mental seorang klien agar dapat menghadapi persoalan atau kon$lik yang dihadapi dengan lebih baik." /isinilah konseling mengambil peranan agar individu dapat memecahkan pemasalahannya sendiri. Jadi berdasarkan penjelasan diatas dapat disimpulkan bahwa konseling merupakan suatu bantuan yang diberikan dengan menyediakaan kondisi, sarana dan ketrampilan yang membuat klien dapat membantu dirinya sendri dalam memenuhi rasa aman, cinta, harga diri, membuat keputusaan dan aktualisasi diri. /e$inisi pendidikan menurut para ahli, diantaranya adalah !# a. enurut Juhn /ewey, pendidikan adalah suatu proses pembaharuan makna pengalaman, hal ini mungkin akan terjadi di dalam pergaulan biasa atau pergaulan orang dewasa dengan orang muda, mungkin pula terjadi secara sengaja dan dilembagakan untuk untuk menghasilkan kesinambungan social. Proses ini melibatkan pengawasan dan
0amora lumongga lubis, memahami dasar-dasar konseling dalam teori dan praktek, jakarta!kencana#*"". 1.# 2 http!22juniarari.blogspot.com2#*""2""2pendidikan-dalam-pandangan-islam.html.akses tanggal #+2"*2#*"%.
1

perkembangan dari orang yang belum dewasa dan kelompok dimana dia hidup. b. enurut 1. 1orne, pendidikan adalah proses yang terus menerus )abadi, dari penyesuaian yang lebih tinggi bagi makhluk manusia yang telah berkembang secara $isik dan mental, yang bebas dan sadar kepada vtuhan, seperti termani$estasi dalam alam sekitar intelektual, emosional dan kemanusiaan dari manusia. c. enurut 3rederick J. c /onald, pendidkan adalah suatu proses atau

kegiatan yang diarahkan untuk merubah tabiat )behavior, manusia. 4ang dimaksud dengan behavior adalah setiap tanggapan atau perbuatan seseorang, sesuatu yang dilakukan oleh sesorang. d. enurut .J. 5angeveld, pendidikan adalah setiap pergaulan yang

terjadi adalah setiap pergaulan yang terjadi antara orang dewasa dengan anak-anak merupakan lapangan atau suatu keadaan dimana pekerjaan mendidik itu berlangsung. 6edangkan pendidikan menurut islam yaitu Pendidikan 7slam itu sendiri adalah pendidikan yang berdasarkan 7slam. 7si ilmu adalah teori. 7si ilmu bumi adalah teori tentang bumi. suatu ilmu bukanlah hanya teori. Pengertian pendidikan bahkan lebih diperluas cakupannya sebagai aktivitas dan $enomena. Pendidikan sebagai aktivitas berarti upaya yang secara sadar dirancang untuk membantu seseorang atau sekelompok orang dalam mengembangkan pandangan hidup, sikap hidup, dan keterampilan hidup, baik yang bersi$at manual )petunjuk praktis, maupun mental, dan sosial sedangkan pendidikan sebagai $enomena adalah peristiwa perjumpaan antara dua orang atau lebih yang dampaknya ialah berkembangnya suatu pandangan hidup, sikap hidup, atau keterampilan aka isi 7lmu pendidikan adalah teori-teori tentang pendidikan, 7lmu pendidikan 7slam secara lengkap isi

hidup pada salah satu atau beberapa pihak, yang kedua pengertian ini harus berna$askan atau dijiwai oleh ajaran dan nilai-nilai 7slam yang bersumber dari al 8ur9an dan 6unnah )1adist,. Bimbingan dan konseling islami adalah kegiatan atau proses bimbingan dan konseling yang diberikan kepada individu dalam kegiatan belajar atau pendidikannya senantiasa selaras dengan tujuan pendidikan islam, yaitu menjadi insan kamil sebagai sarana mencapai kebahagiaan hidup dunia dan akhirat. :onseling pendidikan islam adalah proses pemberian bantuan terhadap individu agar mampu mengatasi segala hambatan dalam kegiatan belajar atau pendidikanya, dengan menyadari ekssistensinya sebagai makhluk (llah yang harus senantiasa mengikuti ketentuan atau petunjuk (llah, agar menjadi insan kamil, sebagai sarana mencapai kebahagiaan hidup dunia dan akhirat%. Jadi konseling pendidikan islam merupakan suatu proses bantuan yang diberikan dalam memecahkan persoalan yang berkaitan dengan pendidikan islam, dan proses bantuan yang diberikan dengan elalui menggunakan pendekatan islamiah. teknik-teknik konseling, konselor isalnya dengan pemberian nasehat, berupaya untuk menanamkan

masukan, pandangan yang dikaitkan dengan pandangan agama.

kesaadaran pada diri klien untuk mengubah hidupnya menjadi lebih baik. /engan mempelajri dan menerapkan teknik-teknik koseling kemudian memadukannya dengan nilai-nilai agama, maka klien akan merasa bahwa ia masih memiliki kesempatan untuk menjadi pribadi yang dapat diterima oleh tuhan dan masyarakat. . Persoalan!Persoalan Pendidikan dalam Pers"ekti# Islam Permasalahan atau persoalan-persoalan pendidikan dalam

perspekti$ islam adalah sebagai berikut!
&ohari ";;#. 1. ;#
3

usnawar, konseptualisasi bimbingan dan konseling islam, jakarta!U77 press,

a.

asalah :ualitas Pendidikan /ewasa ini globalisasi sudah mulai menjadi permasalahan aktual pendidikan. Permasalahan globalisasi dalam bidang pendidikan terutama menyangkut output pendidikan. 6eperti diketahui, di era globalisasi dewasa ini telah terjadi pergeseran paradigma tentang keunggulan suatu 0egara, dari keunggulan komparati$ )Comperative adventage, kepada keunggulan kompetiti$ )competitive advantage,. :eunggulam komparati$ bertumpu pada kekayaan sumber daya alam, sementara keunggulan kompetiti$ bertumpu pada pemilikan sumber daya manusia )6/ , yang berkualitas artinya dalam konteks pergeseran paradigma keunggulan tersebut, pendidikan nasional akan menghadapi situasi kompetiti$ yang sangat tinggi, karena harus berhadapan dengan kekuatan pendidikan global. 1al ini berkaitan erat dengan kenyataan bahwa globalisasi justru melahirkan semangat cosmopolitantisme dimana anak-anak bangsa boleh jadi akan memilih sekolah-sekolah di luar negeri sebagai tempat pendidikan mereka, terutama jika kondisi sekolah-sekolah di dalam negeri secara kompetiti$ under-<uality )berkualitas rendah,.

b.

Permasalahan Pro$esionalisme =uru 6alah satu komponen penting dalam kegiatan pendidikan dan proses pembelajaran adalah pendidik atau guru. Betapapun kemajuan taknologi telah menyediakan berbagai ragam alat bantu untuk meningkatkan e$ekti$itas proses pembelajaran, namun posisi guru tidak sepenuhnya dapat tergantikan. 7tu artinya guru merupakan variable penting bagi keberhasilan pendidikan. 7tu artinya pekerjaan guru tidak bisa dijadikan sekedar sebagai usaha sambilan, atau pekerjaan sebagai moon-lighter )usaha objekan,. 0amun kenyataan dilapangan menunjukkan adanya guru terlebih

terlebih guru honorer, yang tidak berasal dari pendidikan guru, dan mereka memasuki pekerjaan sebagai guru tanpa melalui system seleksi pro$esi. 6ingkatnya di dunia pendidikan nasional ada banyak, untuk tidak mengatakan sangat banyak, guru yang tidak pro$esioanal. 7nilah salah satu permasalahan internal yang harus menjadi -pekerjaan rumah. bagi pendidikan nasional masa kini. c. asalah kebudayaan )alkulturasi, :ebudayaan yaitu suatu hasil budi daya manusia baik bersi$at material maupun mental spiritual dari bangsa itu sendiri ataupun dari bangsa lain. 6uatu perkembangan kebudayaan dalam abad moderen saat ini adalah tidak dapat terhindar dari pengaruh kebudayan bangsa lain. :ondisi demikian menyebabkan timbulnya proses alkulturasi yaitu pertukaran dan saling berbaurnya antara kebudayaan yang satu dengan yang lainnya. /ari sinilah terdapat tantangan bagi pendidikanpendidikan islam yaitu dengan adanya alkulturasi tersebut maka akan mudah masuk pengaruh negati$ bagi kebudayaan, moral dan akhlak anak. >leh karena itu hal ini merupakan tantangan bagi pendidikan islam untuk mem$ilter budaya-budaya yang negati$ yang diakibatkan oleh pengaruh budaya-budaya barat. Berdasarkan hal tersbut maka dapat diketahui bahwa sangat disayangkan hingga kini lembaga-lembaga pendidikan 7slam masih sulit dijadikan model lembaga pendidikan yang paripurna dan berlaku umum di 7ndonesia. 1al ini disebabkan lemahnya kinerja yang ditunjukkan serta rendahnya motivasi untuk menjadikan lembaga pendidikan 7slam ini sebagai ?kawah candradimuka? para intelektual yang agamis dan para ulama yang intelektual. :urangnya kesungguhan penyelenggara pendidikan 7slam dalam mengelola lembaga pendidikan 7slam seperti madrasah dan sekolah berbasis

keislaman disinyalir karena kesadaran umat 7slam atas kewajiban menuntut ilmu masih rendah. =ejala rendahnya budaya membaca, belajar dan bekerja keras menunjukkan bahwa pemahaman umat 7slam tentang nilai-nilai 7slam belum merata dan menjadi hambatan untuk maju berprestasi. Pengelola merupakan pencerminan dari kondisi umat islam yang tidak terlepas dari hambatan kultural internal tersebut. Pengelola belum mampu bangkit menjadi ?agent of change?, para pembaharu perilaku dan budaya untuk menerapkan nilai-nilai 7slam dalam bentuk ketauhidan social seperti menegakkan disiplin sekolah secara ajeg dan konsisten, menyebarkan budaya membaca dan bekerja keras serta nilai-nilai social keislaman lainnya. :ondisi internal umat 7slam yang masih lemah untuk menanam-suburkan nilai-nilai 7slam itu oleh para penyelenggara dan pengelola pendidikan 7slam, pada akhirnya berpengaruh juga pada persepsi masyarakat terhadap lembaga pendidikan 7slam. 3enomena kondisi cultural umat 7slam yang menyelenggarakan pendidikan 7slam merupakan aspek internal yang saling kait mengkait dengan persepsi umat 7slam di luar lembaga tersebut. 6ehingga kedua-duanya )kultural internal dan eksternal, menjadi hambatan bagi kemajuan dan pengembangan mutu penyelenggaraaan pendidikan 7slam. Persepsi masyarakat sudah terlanjur terpengaruh dengan paradigm bahwa pendidikan 7slam hanya berkutat pada masalah agama dan kurang menaruh perhatian pada pengembangan aspek-aspek lainnya seperti kecerdasan intelektual dan sosial. 1ambatan kultural baik yang berasal dari dalam )internal, maupun dari luar )eksternal, masih ditambah dengan sistem pendidikan nasional yang terkesan juga terjebak diskursus dikotomi antara ilmu-ilmu umum dan agama. Persepsi masyarakat sudah

terlanjur terbentuk sangat kuat tentang hal itu. &erlebih lagi penguasaan agama sebagian umat 7slam juga masih rentan dipengaruhi budaya-budaya lokal setempat yang ternyata ssulit dihilangkan, bahkan cenderung dapat menguburkan nilai-nilai 7slam sesungguhnya. Budaya-budaya lokal yang diadopsi tanpa landasan $iloso$is yang kuat bisa menjadi boomerang kemajuan umat 7slam.

d. Permasalahan 6trategi Pembelajara @ra globalisasi dewasa ini mempunyai pengaruh yang sangat signi$ikan terhadap pola pembelajaran yang mampu memberdayakan para peserta didik. &untutan global telah mengubah paradigma pembelajaran dari paradigma pembelajaran tradisional ke paradigma pembelajaran baru. 6uyanto menggambarkan paradigma pembelajaran sebagai berpusat pada guru, menggunakan media tunggal, berlangsung secara terisolasi, interaksi guru-murid berupa pemberian in$ormasi dan pengajaran berbasis $actual atau pengetahuan. /ewasa ini terdapat tuntutan pergeseran paradigma pembelajaran dari model tradisional ke arah model baru, namun kenyataannya menunjukkan praktek pembelajaran lebih banyak menerapkan strategi pembelajaran tradisional dari pembelajaran baru. 1al ini agaknya berkaitan erat dengan rendahnya pro$essionalisme guru. e. asalah :emajuan 7lmu Pengetahuan dan &eknologi 6ebagimana yang diketahui bahwa dampak positi$ dari pada kemajuan teknologi sampai kini, adalah bersi$at $asilitati$ )memudahkan,. &eknologi menawarkan berbagai kesantaian dan ketenangan yang semangkin beragam. /ampak negati$ dari teknologi moderen telah mulai menampakan diri di depan mata kita, yang pada prinsipnya melemahkan daya mental-spiritual 2 jiwa yang sedang tumbuh berkembang dalam berbagai bentuk penampilannya.

Pengaruh negati$ dari teknologi elektronik dan in$ormatika dapat melemahkan $ungsi-$ungsi kejiwaan lainya seperti kecerdasan pikiran, ingatan, kemauan dan perasaan )emosi, diperlemah kemampuan aktualnya dengan alat-alat teknologi-elektronis dan in$ormatika seperti :omputer, $oto copy dan sebagainya. (lat-alat diatas dalam dunia pendidikan memang memiliki dua dampak yaitu dampak positi$ dan juga dampak negati$. isalnya pada pelajaran bahasa asing anak didik tidak lagi harus mencari terjemah kata-kata asing dari kamus, tapi sudah bisa lewat komputer penerjemah atau hanya mengcopy lewat internet. 0ah dari sinilah nampak jelas bahwa pengaruh teknologi dan in$ormasi memiliki dampak positi$ dan negati$.

$. (danya:risis moral elalui tayangan acara-acara di media elektronik dan media massa lainnya, yang menyuguhkan pergaulan bebas, seA bebas, konsumsi alkohol dan narkotika, perselingkuhan, pornogra$i, kekerasan, liar dan lain-lain. 1al ini akan berimbas pada perbuatan negati$ generasi muda seperti tawuran, pemerkosaan, hamil di luar nikah, penjambretan, pencopetan, penodongan, pembunuhan oleh pelajar, malas belajar dan tidak punya integritas dan krisis akhla< lainnya.
g.

(danya:risis kepribadian. /engan kemajuan teknologi dan ilmu pengetahuan di suatu negara yang menyuguhkan kemudahan, kenikmatan dan kemewahan akan menggoda kepribadian seseorang. 0ilai kejujuran, kesederhanaan, kesopanan, kepedulian sosial akan terkikis . Untuk ini sangat mutlak diperlukan bekal pendidikan agama, agar kelak dewasa akan tidak menjadi manusia yang berkepribadian rendah, melakuan

korupsi, kolusi dan nepotisme, melakukan kejahatan intelektual, merusak alam untuk kepentingan pribadi, menyerang kelompok yang tidak sepaham, percaya perdukunan, menjadi budak setan dan lainlain. 3aktor pendorong adanya tantangan di atas dikarenakan longgarnya pegangan terhadap agama dengan mengedepankan ilmu pengetahuan, kurang e$ekti$nya pembinaan moral yang dilakukan oleh kepala rumah tangga yaitu dengan keteladanan dan pembiasaan, derasnya arus in$ormasi budaya negati$ global diantaranya, hedonisme, sekulerisme, pornogra$i dan lain-lain, 6elain adanya hambatan akibat dampak negati$ era global juga terdapat tantangan pendidikan agama 7slam untuk membekali generasi muda mempunyai kesiapan dalam persaingan. $. %&'&an Konseling Pendidikan Islam Bimbingan dan konseling pada prinsipnya hanya merupakan bantuan kepada individu, artinya pelaksanaan kegiatan mencegah dan atau memecahkan masalah-masalah pendidikan yang mungkin atau sedang dihadapi, merupakan kegiatan individu yang dibantu itu sendiri. >leh karena itu bimbingan dan konseling pendidikan islam pada dasarnya sekedar membantu individu mengetahui masalah yang dihadapinya, atau munkin dihadapinya, mengetahui kondisi atau keadaan )kekuatan atau kelemahan, dirinya, dan membantu mencari alternati$ tersebut. secara rinci dengan demikian tujuan bimbingan dan konseling pendidikan islam sebagai berikut! ". embantu individu mencegah timbulnya problem-problem yang berkaitan dengan kegiatan belajar2 pendidikannya, antara lain dengan jalan!

a.

embantu individu memahami hakikat belajar2pendidikan menurut islam

b.

embantu

individu

memahami

tujuan

dan

kedudukan

belajar2pendidikan menurut islam c. embantu individu memahami $aktor-$aktor yang mempengaruhi keberhasilan belajar2pendidikan d. embantu individu menyiasati kegiatan belajar2pendidikan agar berhasil e. embantu individu melakukan kegiatan belajar2pendidikan sesuai dengan ketentuan syariat islam #. embantu individu memecahkan masalah-masalah yang berkaitan dengan belajar2pendidikan, antara lain dengan jalan! a. embantu individu agar mampu memahami )menganalisis dan mendiagnosis, problem yang dihadapinya b. c. embantu individu memahami kondisi dirinya dan lingkungannya embantu individu memahami dan menghayati cara-cara mengatasi masalah belajar2pendidikan menurut atau yang sesuai dengan ajaran islam d. embantu individu menetapkan pilihan upaya pemecahan masalah yang dihadapinya sesuai dengan ajaran islam %. embantu individu memelihara situasi dan kondisi kegiatan belajar2pendidikannya agar tetap baik dan mengembangkannya agar jauh lebih baik, yakni dengan cara!

a.

emelihara

individu,

memelihara

situasi

dan

kondisi

belajar2pendidikannya yang semula pernahterkena problem dan telah teratasi agar tidak menjadi permasalahan kembali b. engembangkan situasi dan kondisi belajar2pendidikan menjadi lebih baik.'

(. Asas!Asas Konseling Pendidikan Islam (sas atau prinsip umum tersebut berlaku juga untuk bimbingan dan konseling pendidikan islam. 0amun demikian, sebagai landasan operasional pelaksanaan bimbingan dan konseling pendidikan islami, beberapa asasoperasional bimbingan dan konseling islami dapat dirumuskan sebagai berikut!+ a. (sas kebahagiaan dunia dan akhirat Bimbingan dan konseling pendidikan islami berpijak pada tujuan akhir kehidupan manusia, yaitu pencapaian kehidupan yang bahagia di dunia dan akhirat. Jelasnya, klien senantiasa diingatkan pada hakekat bahwa kegiatan belajar2pendidikannya itu dalam rangka mencari kebahagian di dunia dan akhirat. 7ni seperti tertera dalam surat (t-&ahrim ayat B yaitu!

                 

4 5

&ohari munawar. Konseptualisasi.., h. ;#-;% &ohari munawar. Konseptualisasi.., h.94-98

(rtinya! -hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu, penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak mendurhakai llah terhadap apa yang diperintahka-!ya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan. )8.6. (t-&ahrim ! B, b. (sas kewajiban menuntut ilmu Bimbingan dan konseling pendidikan islami pada ajaran 7slam bahwa belajar2menempuh pendidikan itu merupakan suatu kewajiban bagi seorang yang muslim, seperti tersebut dalam hadis di bawah, termasuk kegiatan membaca dan menulis seperti yang disyaratkan dalam surat yang pertama-tama diwahyukan kepada nabi )(sl-C(la<, dan juga (l-8alam ayat ". Jelaslah klien disadarkan akan perintah (llah 6D&, yang bersi$at wajib, untuk menuntut ilmu. /engan dasar ini maka pada diri klien akan tertanamkan sikap bertanggung jawab untuk melaksanakan kegiatan belajar2pendidikan dengan sebaikbaiknya.

                   
(rtinya! -bacalah denga %ia "menyebut# telah nama $uhanmu manusia yang dari

menciptakan.

menciptakan

segumpal darah. &acalah, dan $uhanmu yang 'aha (emurah. )ang engajar "manusia# dengan perantaraan kalam. %ia mengajarkan kepada manusia apa yang tidak diketahuinya.. )8.6 (l-C(la<, ;B! "-+, :emudian dalam hadis riwayat 7bnu ajah yng artinya!

-menuntut ilmu itu merupakan ke*ajiban bagi setiap muslim..

     
(rtinya!.nun, demi kalam dan apa yang mereka tulis . )8.6. (l-8alam! ", c. (sas pendidikan seumur hidup Bimbingan dan konseling pendidikan islami berpijak pada asas bahwa pendidikan menuntut ilmu itu merupakn kegiatan yang berlangsung seumur hidup, seperti yang didsysratkan oleh hadis nabi yang juga telah dikutip sebelumnya artinya bimbingan dan konseling islami maupun kliennya harus selalu menyadari bahwa -&iada waktu untuk berhenti menuntut ilmu, sampai akhir ayat., karena belajar atau menuntut ilmu itu merupakan kewajiban bagi setiap muslim, tanpa memandang usia, sesuai dengan hadis sebagai berikut ! 7ni berarti bahwa kegiatan bimbingan dan konseling

pendidikan islami akan berlangsung seumur hidup, dalam arti tidak pandang usia kliennya, tua dan muda mendapatkan layanan semestinya. /engan kata lain, dimana ada kegiatan pendidikan2belajar, disitu siap ada layanan bimbingan dan konseling pendidikan islami.

d. (sas man$aat pendidikan Bimbingan dan konseling pendidikan islami memberikan kesadaran kepada klien mengenai man$aat menuntut ilmu atau menempuh pendidikan, sesuai dengan $irman (llah dan hadis 0abi sebagai berikut!

   

(rtinya !.katakanlah+ adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui,. )8.6. (zEumar,%; ! ;,

 
(rtinya !. llah akan mennggikan orang-orang yang beriman diantaramu dan orang-orang yang diberi ilmu pengetahuan beberapa derajat.. )8.6. (l- ujadilah, +F ! "", :emudian hadis riwayat 7bn (sakir yang artinya !.barang siapa ingin "kebahagiaan dan kesejahteraan di# dunia hendaklah ia berilmu "tahu untuk apa dan bagaimana hidup di dunia#, dan barang siapa ingin "kebahagiaan hidup di# akhirat, hendaklah ia berilmu pula "tahu bagaimana mencapainya#, dan barang siapa menginginkan keduanya hendaklah ia berilmu juga.. e. (sas multi pengaruh terhadap pendidikan Bimbingan dan konseling pendidikan islami memberikan kesadaran2pemahaman pada individu mengenai banyak $aktor yang memepengaruhi kegiatan belajar2pendidikan seseorang, yaitu bakat, lngkungan, dan juga kemauan )minat, motivasi individu,, seperti yang diisyaratkan oleh hadis nabi berikut! 4ang artinya! -setiap orang dilahirkan ibunya dalam keadaan fitrah, setelah itu ayah-ibunyalah menjadikan )ahudi, !asrani, ataukah 'ajusi. 'aka apabila kedua orang tuanya itu muslim, anak itu pun cendrung akan menjadi muslim juga. )1.G. uslim,.

  

(rtinya! -dan bah*asanya seorang manusia tiada memperoleh selain apa yang telah diusahakannya.. )8.6 (n-0ajm, +%! %;, /engan dasar pijak ini maka pembimbing atau klien akan tidak mudah mengambil kesimpulan mengenai sebab musabab terjadinya sesuatu kasus pendidikan hanya dari satu sisi saja, atau dari satu $aktor saja, melainkan akan melihatnya dari wawasan yang lebih luas. /engan kata lain, untuk menentukan sebab kegagalan atau ketidakberhasilan )problem, yang sedang dihadapi seseorang yang sedang belajar, akan mengkajinya dari berbagai sudut. $. (sas kesesuain dengan keadaan diri Bimbingan dan konseling pendidikan islami mengingatkan, menyadarkankepada klien bahwa usaha belajar2pendidikan akan berhasil manakala yang bersangkutan berusaha sesuai dengan kadar kemampuannya sendiri, baik bakat, maupun kemampuan-kemampuan lainnya, seperti yang disebutkan dalam ayat berikut!

   
(rtinya !.tiap-tiap orang berbuat menurut keadaannya masingmasing.. )8.6. (l-7sra, "H ! F', Penyadaran akan asas ini penting, agar supaya orang yang be ini penting, agar supaya orang yang belajar tidak membebani diri dengan kegiatan atau cita-cita dan keinginan yang jauh yang melampaui kemampuan dirinya. Problem pendidikan kerapkali muncul dari $aktor ketidakmampuan belajar2 individu untuk sesuai menyesuaikan dengan kadar kegiatan2program denga bakatmya. pendidikannya

kemampuan dirinya, misalnya memilih jurusan yang tidak sesuai

g. (sas produktivitas Bimbingan dan konseling pendidikan islami membantu individu untuk berlaku e$ekti$, e$isien dan produkti$. Jelasnya individu senantiasa berusaha memembantu individu untuk berlaku e$ekti$, e$isien dan produkti$. Jelasnya individu senantiasa berusaha meman$aatkan apa yang ada, apa yang tersedia, dengan sebaikbaiknya, dan berusaha senantiasa mencapai hasil dengan daya upaya yang paling hemat, tidak memboros-boros dan menyia-nyiakan waktu dan daya, seperti yang disebutkan dalam hadis berikut! 4ang artinya !.ada dua kenikmatan yang membuata banyak manusia tetipu "terlena#. )aitu pertama sehat dan yang kedua *aktu luang.. )1.G Bukhari, :emudian hadis riwayat Baiha<i dari 7bnu (bbas yang artinya -pergunakanlah lima keadaanmu sebelum datang lima keadaan+ hidupmu sebelum matimu, mudamu sebelum tuamu, sehatmu sebelum sakitmu, kayamu sebelum miskinmu, dan sempatmu sebelum sempitmu.. Berpijak pada asas ini maka bimbingan dan konseling pendidikan islami antara lain membantu menyadarkan individu untuk berlaku e$ekti$, e$isien dan produkti$ dalam kehidupan kesehariannya untuk kegiatan-kegiatan yang berman$aat, termasuk belajar dan membaca.

). PENU%UP Kesim"&lan Berdasarkan penjelasan diatas dapat diambil kesimpulan bahwasannya konseling pendidikan islam itu merupakan suatu proses

bantuan yang diberikan dalam memecahkan persoalan yang berkaitan dengan pendidikan islam, dan proses bantuan yang diberikan dengan menggunakan pendekatan islamiah. teknik-teknik konseling, konselor isalnya dengan pemberian nasehat, elalui berupaya untuk menanamkan masukan, pandangan yang dikaitkan dengan pandangan agama.

kesaadaran pada diri klien untuk mengubah hidupnya menjadi lebih baik. /engan mempelajri dan menerapkan teknik-teknik koseling kemudian memadukannya dengan nilai-nilai agama, maka klien akan merasa bahwa ia masih memiliki kesempatan untuk menjadi pribadi yang dapat diterima oleh tuhan dan masyarakat. DA*%A+ PUS%AKA 0amora lumongga lubis, 'emahami %asar-%asar Konseling dalam $eori dan (raktek, jakarta!kencana#*"". http!22juniarari.blogspot.com2#*""2""2pendidikan-dalam-pandanganislam.html.akses tanggal #+2"*2#*"%. &ohari usnawar,Konseptualisasi &imbingan dan Konseling -slam, jakarta!U77 press, ";;#.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->