P. 1
BAB I

BAB I

|Views: 6|Likes:
spiii
spiii

More info:

Categories:Book Excerpts
Published by: Roby Hidayatur Rohman on Jan 01, 2014
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/23/2014

pdf

text

original

BAB I PENDAHULUAN 1.

1 Latar Belakang Secara umum sejarah Arab terbagi atas tiga periode dan masyarakat Jahiliyah ini periode yang kedua. Jazirah Arab secara geografis terdiri dari pada pasir dan tanah subur. Kawasan padang pasir yang mendominasi adalah orang arab sehingga menciptakan karakeristik orangorang yang keras . tetapi, padang pasir ini di kelilingi oleh oase-oase yang berjumlah terbatas. Sehingga menyebabkan corak hidup yang sangat primitif di zaman jahiliyah ( wildana wargadinata dan laily fitriani, 2008:45). Istilah ― Jahiliyah ― biasanya di artikan dengan masa kebodohan kehidupan barbar . kata arab ini di dalam kamus bahasa indonesia diterjemahkan dengan ― kebodohan ― (Risa Agustin, TT:273) . Dalam bahasa arab ‫ جهل – يجهل – جهال و جها لة‬bermakna ― tidak tahu , bodoh, pandir ― ( ahmad warson munawwir, 1984:219). sebenarnya masyarakat jahiliyah itu tidak seperti yang kita anggap bahwasannya orang yang hidup pada masa itu orangnya bodoh. Padahal mereka juga memiliki peradaban yang tinggi . Masyarakat jahiliyah itu berada di wilayah arab utara terutama hijaz . Negeri Hijaz tidak pernah di jajah atau di pengaruhi oleh negara lain . salah satu konsep keagamaan yang di kenal di kawasan Hijaz adalah konsep tentang Tuhan . Bagi masyarakat hijaz Allah merupakan Tuhan yang paling utama meskipun bukan satu-satunya. Kondisi ekonominya mengikuti kondisi sosial yang bisa di lihat dari jalan kehidupan bangsa arab ( syaikh syafiyurrahman al-mubarakhful, 2009 : 34). Kebudayaan mereka yang sangat terkenal dalam hal puisi mereka sangat kaya akan bahasa dan berperan penting dalam hal menyebarkan puisi. Kita berpandangan bahwasannya masyarakat jahiliyah itu adalah makhluk yang tidak berguna dan masyarakat bodoh . Padahal sejarah mencatat bahwa merekalah kemudian membuat sejarah dunia yang mengagumkan bahkan merekalah yang telah meningkatkan kebudayaan umat manusia setelah mereka memeluk islam ( wildana wargadinata dan layli fitriani , 2008:60 ).

1.2 Rumusan Masalah 1. Apakah definisi Masyarakat Jahiliyah? 2. Bagaimanakan keadaan dan kondisi Masyarakat Arab (Pra Islam) Jahiliyah Sebelum Islam dan Menjelang Kedatangan Islam? 3. Bagaimana Karakter Masyarakat Arab (Pra Islam) Jahiliyah Sebelum Islam dan Menjelang Kedatangan Islam? 4. Apa saja kota-kota utama di Hijaz? 5. Apa Pengaruh Kebudayaan Saba, Abissinia, Persia, dan Gassan terhadap Masyarakat Arab (Pra Islam) Jahiliyah Sebelum Islam dan Menjelang Kedatangan Islam?

4. nabi. BAB II PEMBAHASAN 2. Karena keinginannya yang kuat untuk memalingkan masyarakat dari gagasan-gagasan keagamaan pra-Islam. yang berakhir pada awal abad keenam Masehi. Untuk mengetahui Karakter Masyarakat Arab (Pra Islam) Jahiliyah Sebelum Islam dan Menjelang Kedatangan Islam. 2.2 kondisi Masyarakat Arab (Pra Islam) Jahiliyah Sebelum Islam dan Menjelang Kedatangan Islam 2. Meski demikian. dan satu suara saja tidak cukup kuat untuk menghilangkan masa lalu. Untuk mengetahui definisi Masyarakat Jahiliyah. 5. 3. Muhammad yang menganut paham monoteisme akhirnya mendeklarasikan bahwa agama baru yang ia bawa menghapus semua agama sebelumnya. gagasangagasan yang sudah tumbuh tidak mudah untuk dihilangkan. Untuk mengetahui Pengaruh Kebudayaan Saba. sebenarnya berarti bahwa ketika itu orang-orang Arab tidak memiliki otoritas hukum. dan Gassan terhadap Masyarakat Arab (Pra Islam) Jahiliyah Sebelum Islam dan Menjelang Kedatangan Islam. terutama tentang penyembahan berhala.3 Tujuan penulisan makalah 1.2. Untuk mengetahui keadaan dan kondisi Masyarakat Arab (Pra Islam) Jahiliyah Sebelum Islam dan Menjelang Kedatangan Islam. Untuk mengetahui kota-kota utama di Hijaz. Hitti:2002:108) 2. .1 Kondisi Sosial Masyarakat Jahiliah Secara umum. Periode Saba-Himyar. Persia.1. belakangan hal itu dimaknai sebagai bentuk larangan terhadap gagasan dan cita-cita pra-Islam. dan kitab suci. Pengertian itu dipilih karena kita tidak bisa mengatakan bahwa masyarakat yang berbudaya dan mampu baca tulis seperti masyarakat Arab selatan disebut sebagai masyarakat bodoh dan barbar.1 Definisi Masyarakat Jahiliyah Istilah jahiliyah yang biasanya diartikan sebagai ―masa kebodohan‖ atau ― kehidupan barbar‖. sejarah Arab terbagi ke dalam tiga periode utama: 1. Abissinia. (Philip K.

dan setelah kedua belah pihak lelah berperang. yang dalam satu segi dimulai dari penciptaan Adam hingga kedatangan Muhammad. dan yang telah menjadikan peperangan sebagai jatidiri dan watak sosial. perang itu melibatkan suku . orang-orang badui tidak serta merta berani mati. dan pada catatan tentang pengaruh budaya-budaya luar terhadap kehidupan penduduk Hijaz menjelang kedatangan islam. Salah satu fenomena sosial yang menggejala di Arab menjelang kelahiran islam adalah apa yang dikenal dengan sebutan ― Hari-hari orang Arab ― (ayyam al-Arab). hanyalah riwayat. Selama periode itu terjadi bebagai serangan dan perampokan. Palmyra. Menurut legenda Ayyam al-Arab. Sumber-sumber yang menjelaskan periode ini. Sebagian besar masyarakat Arab Utara. padang rumput atau mata air. api peperangan terus dikobarkan lewat ungkapan-ungkapan puitis. Salah satu peperangan antar suku-suku badui yang paling awal dan paling terkenal adalah perang Basus yang terjadi pada akhir abad kelima antara Banu Bakr[1] dan keluarga dekat mereka dari Banu Taghlib di Arab sebelah timur laut. Jadi mereka bukanlah manusia haus darah seperti yang mungkin dikesankan dari kisah-kisah yang kita baca. Periode Jahiliyah. termasuk Hijaz dan Najed adalah masyarakat Nomad. yang disebut dengan ayyam al-Arab (Hari-hari Orang Arab). Meskipun demikian Ayyam al-Arab merupakan cara alami untuk mengendalikan jumlah populasi orang-orang badui yang biasanya hidup dalam kondisi semi kelaparan. tetapi lebih khusus lagi__ seperti yang digunakan dalam buku ini__ meliputi kurun satu abad menjelang kelahiran islam. 3. Kedua suku itu beragama kristen dan mengklaim sebagai keturunan Wa‘il. dan memunculkan sejumlah pahlawan lokal. perang lain tidak kalah tenarnya adalah Perang Dahis dan al-Ghabra. Periode Islam. Lalu. keadaan mereka berbeda dengan tetangga dan kerabat mereka. peribahasa. Konflik diantara mereka muncul karena seekor unta betina milik seorang perempuan tua suku Bakr bernama Basus dilukai oleh kepala suku Taghlib. dan terutama sya‘ir yang sayangnya tidak satupun dituangkan dalam bentuk tulisan sebelum abad ke dua dan ke tiga Hijriah. oleh karena itu kajian kita tentang periode jahiliyah dibatasi pada analisis tentang berbagai pertempuran antara suku-suku badui utara sekitar satu abad sebelum Hijrah. yang menjadi salah satu peristiwa paling terkenal dari periode Jahiliah. Para pemenang dari suku-suku yang bersengketa menghasilkan perang sya‘ir yang penuh kecaman diantara para penya‘ir yang berperan sebagai juru bicara setiap pihak yang bersengketa. Meskipun selalu siap untuk berperang. yaitu orang-orang Nabasia. Orang-orang Arab Utara baru mengembangkan budaya tulis menjelang masa Muhammad. tanpa pertumpahan darah. karena orang-orang Arab Utara tidak punya budaya tulis.2. Perang saudara itu berakhir setelah al-Mundzir III dari Hirah turun tangan. sejak kelahiran Islam hingga masa sekarang. Catatan yang ada hanya memberikan sedikit informasi tentang periode Jahiliyah. Ayyam al-Arabmerujuk pada permusuhan antar suku yang secara umum muncul akibat persengketaan seputar hewan ternak. Persengketaan itu menyebabkan seringnya terjadi perampokan dan penyeranganya. Sementara itu. perang itu berlangsung selama 40 tahun dengan cara menyerang dan merampok satu sama lain. Berkat Ayyam al-Arab itulah pertarungan antar suku menjadi salah satu institusi sosial keagamaan dalam kehidupan mereka. Sejarah orang-orang baduui pada dasarnya dipenuhi dengan kisah peperangan gerilya. Masyarakat yang bermukim di Hijaz dan Najed tidak dikenal sebagai pemilik peradaban yang maju. legenda. Gassan dan Lakhmi.

Jika orang-orang Yunani mengungkapkan daya seninya terutama dalam bentuk patung dan arsitektur. meskipun tidak sepenuhnya mereka pahami. ―keelokan seseorang terletak pada kefasihan lidahnya‖ demikian menurut bahasa Arab. selain bangsa Arab. yang dihimpun pada masa Islam. Dari periode kepahlawanan dalam literatur Arab. bahasa Arab memiliki ungkapan kalimat yang padat. Berdasarkan struktur bahasa yang unik. kita mewarisi beberapa peribahasa.Orang-orang modern di Baghdad . Kita sulit menemukan bahasa yang mampu memengaruhi pikiran para penggunanya sedemikian dalam selain bahasa Arab. Selain ungkapanungkapan magis meteorologis dan pengobatan. muncul dalam tiga hal : otak orang perancis. Islam memanfaatkan secara maksimal karakteristik bahasa itu dan watak psikologis penuturnya. Damaskus. orang-orang Arab tidak menciptakan dan mengembangkan sendiri sebuah bentuk kesenian besar. Kemenangan islam hingga batas tertentu merupakan kemenangan bahasa. Ritme.2 Kondisi Kebudayaan Masyarakat Jahiliyah Tidak ada satupun bangsa di dunia ini yang menunjukkan apresiasi yang sedemikian besar terhadap ungkapan bernuansa puitis dan tersentuh oleh kata-kata. sebuah bentuk ungkapan estetis yang lebih halus.‗Abs dan suku saudara perempuannya. layaknya hembusan ―sihir yang halal‖ (sihr halal). legenda dan sejumlah besar puisi yang semuanya baru dihimpun dan disunting pada masa islam. Hitti:2002:108) 2. Wangsa Ghathafan merupakan leluhur kedua suku itu. Tidak banyak prosa yang ditemukan dalam literatur Jahiliyah karena belum berkembangnya sistem tulisan secara penuh. kita tidak mendapati satun literatur ilmiah. dan diklaim berasal dari masa yang lebih awal. Peristiwanya dipicu oleh tindakan curang orang-orang Dzubyan dalam sebuah balapan antara kuda yang bernama Dahis milik kepala suku ‗Abs dan keledai yang bernama al-Ghabra milik kepala suku Dzubyan. dan Kairo dapat dibangkitkan perasaannya dengan bacaan-bacaan puisi. tidak lama setelah tercapainya perdamaian Basus. bait syair. Pada peperangan inilah ‗Antarah ibn Shaddad al‗Absi. dan singkat. . Dari sanalah muncul ―kemu‘jizatan‖ (‘ijaz) gaya dan susunan kalimat Al-quran. tangan orang cina. Kefasihan yaitu kemampuan untuk mengungkapkan jati diri secara tegas dan elegan dalam bentuk prosa dan puisi.2. Kebijakan menurut pribahasa yang muncul belakangan. yang dijadikan argumen utama oleh umat Islam untuk membuktikan kemurnian agama mereka. Watak seni mereka dituangkan ke dalam satu media ungkapan. Seperti yang telah menjadi ciri khas rumpun Semit. yaitu Dzubyan di Arab Tengah. orang-orang Arab menuangkannya dalam bentuk syair (qashidah) dan orang-orang Ibrani dalam bentuk lagu-lagu keagamaan (psalm). meskipun hanya sebagian yang mereka pahami.(Philip K. kondang sebagai penyair dan prajurit. dan lidah orang Arab. biasanya berupa legenda dan riwayat. Peperangan itu pecah pada paruh kedua abad keenam. yang meliputi masa jahiliyah hingga masa antara 525 dan 622. dan dengan pidato dalam bahasa klasik. pahlawan di zaman heroisme Arab. dan berhenti selama beberapa dekade hingga masa islam. berikut kemampuan memanah dan menunggang kuda pada masa jahiliyah dipandang sebagai tiga ciri utama ―manusia sempurna‖ (al-kamil). baik lisan maupun tulisan. efektif. Namun kita memiliki beberapa prosa. dan irama bahasa itu memberikan dampak psikologis kepada mereka. Peribahasa menjadi indikator penting untuk memahami mentalitas dan pengalaman masyarakat Arab. lebih khusus kemenangan sebuah kitab.

―Rajaz adalah embrio puisi‖. tepatnya antara Nakhlah dan Taif di daerah Hijaz diadakan sebuah festival tahunan. Penggalaan puisi tertua yang berhasil ditemukan tampaknya ditulis sekitar 130 tahun sebelum hijrah. Meskipun berbicara dalam dialek yang berbeda. Imru‘ al-Qays keturunahn Qahthani dari Arab Selatan berasal dari suku kindah. Dikatakan bahwa festival tahunan ini berlangsung selama bulan-bulan suci yang terlarang untuk perang. yaitu sistem kalender matahari . Pada masa literatur kepahlawanan ini. Kecintaan orang badui terhaadap puisi merupakan salah satu aset kultural mereka. Penelitian kritik modern membuktikan bahwa beragam perbaikan. Nyanyian para penunggang unta (huda) adalah tahap perkembangan kedua. yaitu Ayyam al-‘Arab. Orang-orang pagan Arab menggunakan sistem kalender serupa dengan yang digunakan oleh orang-orang islam kemudian. Jenis puisi ini kemungkinan besar berkembang dalam kaitannya dengan Ayyam a-‘Arab. puisi yang disebut ―Tujuh Mu‘allaqat‖ menduduki posisi pertama. tempat berkumpulnya para penyair pahlawan untuk mempertontonkan keahlian dan memperebutkan posisi pertama. ditransmisikan melalui tradisi lisan dan akhirnya dicatat dalam bentuk tulisan pada abad kedua dan ketiga Hijriah. Pada bidang itulah mereka menuangkan ekspresi estetis dan bakat terbaiknya. terutama di kalangan suku Taghlib dan kindah. merupakan perkembangan lebih lanjut dari prosa bersajak dan menggantikan bentuk sajak yang paling tua dan paling sedehana. masih menganggap karya para penyair kuno sebagai model karya yang keunggulannya tak tertandingi. Muhalhil. para penyair ini menghasilkan puisi liris yang memperlihatkan kesamaan bentuk sastra. Mu‘allaqat itu masih dijunjung tinggi diseluruh dunia Arab sebagai karya agung di bidang puisi.Kisah-kisah itu kebanyakan terkait dengan geneologi (ansab) dan peperangan antar suku. yang terdiri atas empat atau enam baris sajak. setiap bagian merupakan puisi yang mendapat penghargaan pada festival Ukaz dan ditulis dengan tinta emas. Puisi-puisi terdahulu ini terus dilestarikan dalam ingatan. penyanyi adalah sinonim dari kata sa’iq penunggang unta. Diantara puisi-puisi liris yang dihasilkan pada masa klasik.Qasidah (puisi liris) satu-satunya jenis puisi dan juga yang paling usai . Asal mula kejadian ini. kemudian digantung di dinding ka‘bah. Satu-satunya keunggulan artistik masyarakat Arab pra-Islam adalah dalam bidang puisi. Prosa bersajak yang digunakan oleh para dukun dan peramal (kuhhan) dipandang sebagai tahap awal perkembangan bentuk puitis. Para penyair Islam terdahulu seperti halnya penulis prosa. Tradisi bahasa Arab asli yang berusaha menjelaskan asal-usul perkembangan puisi pada kebiasaan para penunggang unta yang bernyanyi mengikuti gerak ritmis langkah untanya. sejenis pertemuan sastra. di Ukaz. Menurut legenda. demikian ujar orang-orang Arab. Gaya puisi rajaz. puisi merupakaan satu-satunya sarana ekspresi sastra. penyuntingan dan modifikasi telah dilakukan untuk menyesuaikan puisi-puisi itu dengan semangat Islam. Di sisi lain ‗Amr ibnu Kultsum berasal dari suku Taghlib keturunan Rabi‘ah dari Arab Utara. tampak mengandung kebenaran. Literatur arab muncul dalam bentuk puisi yang berkembang secara maksimal. pahlawan suku Taghlib dalam perang Basus dipandang sebagai orang pertama yang menyusun jenis puisi liris ini. Kata hadi. Meskipun ia merupakan penyair paling kuno Imru‘ al-Qays dianggap sebagai pangeran para penyair. yang mengisahkan tentang peristiwa perang basus.

retak menjadi kepingan – kepingan disebabkan permusuhan antar suku. memiliki tiga kota di antaranya Taif .2. yaitu Zulkaidah. 2. Sedangkan masyarakat umumnya perekonomiannya miskin dan menderita. berkumpul mengelilingi kios-kios. karenanya jika terjadi permusuhan antara suku-suku tersebut tidak ada pihak yang menjadi penengah sehingga dapat menjadikan peperangan ini berlangsung selama bertahun-tahun (wildana wargadinata dan laily ftriani. mereka menggunakan sistem pinjammeminjam yang di dasarkan sistem renten/riba (wildana wargadinata dan laily ftriani. 2008 : 41). Kenyataannya. Peperangan dan penyerbuan antar suku bagaikan kesibukan setiap hari. Kekayaan yang di miliki mereka banyak mengundang peperangan sehingga kemiskinan.Philip. yaitu sebagai bahan utama untuk mengkaji perkembangan sosial yang terjadi saat puisi-puisi itu disusun. Hitti:2002:112) 2.2. minum-minuman dari perasan kurma.2002:129). Najed tidak pernah di jajah oleh negara lain kecuali sebagian kecil wilayah bagian utara yang di kuasai dan diperebutkan oleh Imperium Persia dan Romawi. Zulhijjah dan Muharram. Makkah dan Madinah ( kota yang bertetangga). selain itu juga orang yahudi . merupakan bulan damai.(Philip K. dan untuk menjual berbagai komoditas. terdapat sebuah pepatah. Tentang perindustrian atau kerajinan banyak di kenal seperti hasil dari Yaman jahit menjahit.4 Kondisi Politik Masyarakat Jahiliyah Najed sebuah dataran tandus yang berfungsi sebagai penghambat . Perdagangan merupakan sarana yang paling dominan untuk memenuhi kebutuhan hidup (syaikh syafiyurrahman al-mubarakhful. Ia memberikan penjelasan tentang semua fase kehidupan praIslam.. Keadaan ini juga berlaku pada masyarakat Yahudi yang memperlakukan pihak yang berhutang secara kejam. menggambarkan pemandangan dan rute perjalannya sebagai wilayah yang paling memberikan inspirasi dan mengagumkan yang pernah ia lihat sejak kunjungan ke Libanon (K.(Syamsiah). Disamping nilai sastra dan keindahannya. Kita dapat dengan mudah membayangkan orang-orang gurun pasir yang mengerumuni pertemuan tahunan itu. Mata pencahariaan sebagian berternak dan bercocok tanam. Tetapi sebagian mereka kondisi perekonomiannya umumnya payah. dan menikmati sepuasnya lantunan lagu para biduan. Masyarakat Arabia terpecah belah. ― Puisi merupakan catatan publik (diwan) orang-orang Arab. Sehingga masyarakat Arab terpecah belah sehingga mereka membuat masing-masing suku. Festival menjadi kesempatan berharga untuk memperkenalkan barang dagangan. sehingga kesetiaan atau solidaritas kelompok menjadi sumber kekuatan bagi suatu kabilah atau suku. 2008 : 42). menyamak kulit dan lain-lain.Hitti. Orang Arab tidak mengenal sistem pemerintahan pusat . Mereka sangat menekankan hubungan kesukuan.3 Kondisi Perekonomian Masyarakat Jahiliah Arabia merupakan wilayah yang gersang dan terletak di gurun tandus dengan cuaca yang tidak bersahabat dan tidak menyehatkan . Kota terpenting di hijaz yaitu makkah karena merupakan tempat yang di sucikan dan di kunjungi penganut agama asli makkah . yang mengunjungi kota makkah pada bulan agustus 1814. Burckhardt. . hasanah itu merupakan satu-satunya data kuasikontemporer yang kita miliki. Oleh karena itu. tiga bulan pertama pada musim semi. puisi-puisi kuno memiliki signifikansi historis. kelaparan dan orang telanjang merupakan hal yang biasa. 2009 : 34).

2. Hanya saja ajaran inti yang disampaikan nabi Ibrahim masih terjaga sampai munculnya Amr bin Luhayy seorang pemimpin bani Khuza‘ah yang memiliki akhlaq agung seperti baik hati. Pada sisi lain . ketakutan. 2001:11). Yauq. sedang menurut Hitti pada bukunya History of the Arabs yang dikutib dari Ibnu Hisyam menuju Moab atau Mesopotamia. lebih kuat. Dunia arab ketika itu merupakan keadaan peperangan yang terjadi bertahun-tahun. al-Uzza dan Manat ketiganya dianggap sebagai putri Allah.‫بأنسُتهى وبقهىبهى‬ Kebanyakan orang bangsa Arab masih meyakini dan melaksanakan ajaran yang disampaikan nabi Ibrahim yang kemudian diteruskan nabi Ismail. serta perhatiannya terhadap masalah keagamaan yang begitu tinggi dan mungkin itulah yang menjadikan dirinya sangat dihormati dan dipercaya oleh orang Arab pada saat itu. Sepeninggal nabi Ismail ajaran ini mulai memudar dengan banyaknya ajaran-ajaran yang terlupakan dari praktik keagamaan dan rutinitas kehidupan mereka. sebagaimana yang dituturkan Dr. pengasih dan penyayang. Disana dia melihat penduduk melakukan pemujaan terhadap berhala. Mereka mencari sosok yang dapat mereka sembah. menolong. . selain itu amir tidak berhak mengatur kabilah-kabilah (Yatim Badri. Tuhan yang diakui oleh seluruh Jazirah Arab adalah Allah. dermawan. menjaga. Adapun yang menjadi awal mula munculnya berhala dan dijadikannya berhala sebagai sesembahan adalah kepergian Amr bin Luhayy yang menurut syaikh shafiyyurrahman menuju syam.ٌ‫ وفكروا في وجىد قىي عهيا نها عهيهى حكى وسهطا‬. dan tertekan. Allah adalah tuhan yang sifat-sifatnya sama dengan Allah tuhan umat muslim saat ini hanya saja semua sifat dan .‫فحاونىا كًا حاول غيرهى انتقرب يُها واسترضاءها بًختهف انىسائم وانطرق‬ . berlindung. Suwa‘ yang penamaannya sesuai dengan sifat ketuhanan seperti mencintai.5 Kondisi Keagamaan Masyarakat Jahiliyah Secara tabiat orang Arab pada masa jahiliyah juga mencari kekuatan diluar diri mereka yang mereka anggap lebih hebat. Orang Arab selain memuja dewa-dewi tersebut juga masih menyembah dewa-dewa kecil lain yang seperti Dzu al-Kholashoh yaitu dewa-dewa yang mengambil nama tempat pemujaan. Dalam masyarakat yang suka berperang menyebabkan harkat martabat menjadi rendah. lebih segala-galanya yang dapat menjaditempat mereka mengadu. dan meminta pertolongan pada saat mereka mengalami kesulitan. Dari apa yang dilihatnya tersebut dia memberika respon positif sehingga pada saat dia pulang dia membawa satu berhala yaitu Hubal yang diletakan didalam Ka‘bah. pembagian harta rampasan dan pertempuran tertentu .Peperangan antar suku atau kabilah sering terjadi sehingga sikap ini tampaknya telah menjadi tabiat yang mendarah daging dalam diri orang arab. dan menghakimi. Selain hubal ada tiga lagi dewi yang diagungkan oleh bangsa Arab yaitu al-Lat. Wuud. Untuk merealisasikan hal tersebut mereka menggunakan berbagai macam perantara. Hubal adalah dewa yang paling tinggi diantara dewa-dewa yang lain hubbal digambarkan dalam bentuk manusiayang memiliki tangan emas yang melambangkan sifat yang dimilikinya yaitu penguasa. Dzu al-Kaffayn dan Dzu al-Rijl dan Yaghuts.ٍ‫ هي يا َسًيها في نغاتُا انذي‬.‫ ووضعىا نها أسًاء وصفات‬. Jawwad Aliy dalam bukunya al-mufassol fi al-Tarikh alArab qobla al-Islam(1993:6:5). masyarakat Arab tunduk kepada Syekh atau Amir (ketua kabilah) itu dalam hal peperangan . 2.‫ سهكىا في رنك جًهة يسانك‬.‫ونهعرب قبم االسالو يثم سائر انشعىب األخري تعبذوا االنهة‬ ‫ وخاطبىها‬.

memluk agama Yahudi. Kedua kecenderunga untuk mengagungkan orang baik yang sudah meninggal. Setidaknya ada dua periode yang dapat dijadika tolak ukur keberadaan agama Yahudi di jazirah Arab: Periode pertama sebagaimana yang dituang syaikh Shafiyyurrahman Mubarakfuri yang dikutip dari kitab Qalbu Jazirah al-Arab dalam kitab al-Rahiiq al-Makhtuum(2013:39). lalu memerintahkan agar berhala-berhala tersebut dikeluarkan dari masjid dan dibakar. Nasrani. Semua ini ditemukan pada prasasti di kawasan Arab Selatan dan Utara. Paada saat ditaklukannya kota Makkah oleh Rosulullah semua berhala-berhala yang ada dihancurkan termasuk Hubal. Uzza. hal ini menyebabkan orang yahudi sebagian menjadi tawanan dan sebagian lagi hijrah menuju Hijaz dan bermuki di kawasan utaranya. Untuk masuknya agama Yahudi ke Yaman itu melalui pejual jerami As‘ad bin Abi Karb yang kelak ketika anaknya Yusuf menjadi penguasa Yaman akan mengadakan pembantaian besar-besaran . tatkala Rasulullah menaklukan Makkah. Manat dan 360 berhala yang berada disekitar Ka‘bah sebagaimana yang disebutkan Syaikh Shafiyyurrahman Mubarrakfuri dalam kitab alRahiiq al-Makhtuum yang dikutib dari kitab Mukhtashar Siratur Rasul(2013:31 trjmh). Saba‘. sampai tingkat kemanusiaannya menjadi ketuhanan. perpindahan ini terjadi akibat tekanan yang dialami orang Yahudi saat itu sehingga memaksa mereka untuk pindah ke Hijaz dan menetap di Yatsrib.fungsi-Nya diserahkan kepada dewa-dewa atau tuhan-tuhan kecil yang disebut pada paragraf sebelumnya. disekitar Ka‘bah terdapat tiga ratus enam puluh berhala. Zoroaster. minta perlindungan pada berhala tersebut. dan Shabi‘ah. baik itu leluhur. Khaibar dan Taima‘. prasasti Arabia Selatan (Ma‘in. Beliau memecahkan berhala-berhala itu hingga berjatuhan semua. Ketiga rasa takut yang terus-menerus yang dialami manusia ketika menyadari ketidak berdayaan mereka didalam menghadapi peristiwa dahsyat yang tak dapat dijelaskan atau peristiwa alam tragis. memberi makanan atau hasil panen khusus pada berhala. Selain itu mereka juga melakukan ritual al-Sa‘ibah[2]. Pada dasarnya selain Amr bin Luhayy ada empat hal yang sangat mempengaruhi penyembahan bangsa-bangsa Arab terhadap berhala-berhala seperti yang di kemukakan Ismail R al-Faruqi dan Lois Lamya al-Faruqi dalam Atlas Budaya Islam(1998:100101). al-Washilah[4]. bernadzar pada berhala. Dalam penyembahan berhala mereka mempunyai beberapa tradisi yang itu sebenarnya adalah rekaan yang dibuat oleh Amr bin Luhayy seperti berdiam dihadapan berhala. Periode kedua dimulai sejak pendudkan Romawi atas Palestina pada tahun 70 M. Keempat hampir tidak adanya keyakinan transedentalis. haji dan thawaf tapi yang disebut-sebut pada saat thawaf adalah nama-nama berhala tersebut. kepala suku atau dermawan.Syiria di Palestina. dan Shafa)membuktikan bahwa Tuhan Agung yang disebut AlIlahatau Allah sudah disembah sejak zaman. melakukan taqarrub dengan memeberi persembahan penyembelihan berhala dengan menyebut nama berhala yang diberi persembahan. sebagai mana yang di tulis Ismail R al-Faruqi dan Lois Lamya al-Faruqi dalam Atlas Budaya Islam(1998:101). Selain menyembah berhala ada juga masyarakat Arab yang masih memegang teguh agama Ibrahim.pertama adalah keinginan manusia akan dewa yang selalu berada didekatnya bila dibutuhkan. penaklukan Babilonia dan al. al-Hami[5]. al-Bahirah[3]. Itulah mungkin yang akhirnya menjadikan bangsa Arab melenceng dan meninggalkan agama Ibrahim. Tsamud. Qathaban) maupun Arabia Utara(Lihyan. lata.

Sedang agama shabi‘ah dianut oleh suku Kaldaniyin (chaldaneans) di daerah Irak ini beerdasarkan penggalian yang dilakukan oleh para arkeolog disana. b. Pada saat pendudukannya ini juga muncul di Najran seorang yang zuhud dengan tulus mengajarkan ajarn kristen sehingga membuat peduduk Najran tertarik untuk memeluk agama Nasrani. Bahrain. Sebenarnya agama ini adalah agama yang dianut kaum Ibrahim. 2008 : 51) : 2. Sehingga pada masa jahiliyah mereka membentuk kelompok-kelompok kecil tidak semuanya bersatu. Menurut syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarrakfuri dalam kitab al-Rahiiq alMakhtuum(2013:40). hal semacam ini di alami di jazirah arab. Jika sumber tersebut sangat terbatas maka manusia cenderung untuk membentuk kelompok kecil. Sulit Bersatu Setiap manusia membutuhkan sumber-sumber yang dapat melangsungkan hidup. dan masalah-masalah yang tidak bisa di terima oleh akal . baik dari bentuk fisik maupun psikis . yang tidak mau tunduk kepada pemimpin yang berada di luar sukunya . Nourouzzaman Shiddiqi menjelaskan karakter-karakter bangsa arab sebagai berikut (wildana wargadinata dan laily ftriani. oleh karena itu sulit di lahirkan persatuan yang menyeluruh (wildana wargadinata dan laily ftriani. Sehingga persatuan masyarakat yang hanya di dasarkan pada tali hubungan darah inilah yang menyebabkan timbulnya sikap chauvenis[7] yang sempit . Kristenisasi mulai dilkukan orang Habasyah mulai pendudukannya atas Yaman pada tahun 340 M. tetapi mereka juga memiliki karakter yang positif selain negatif . menurut syaikh Shafiyyurrahman al-Mubarrakfuri yang beliau kutip dari kitab al-Yaman Abrat Tarikh dalam kitab al-Rahiiq al-Makhtuum(2013:40). saat itu Yaman berada dibawah kepemimpinan Abrahah. 2. 2008 : 52-53).3 Karakter Masyarakat Arab (Pra Islam) Jahiliyah Sebelum Islam dan Menjelang Kedatangan Islam.terhadap orang Nasrani yang jumlahnya mencapai 20 sampai 40 ribu jiwa. Masuk untuk kedua kalinya setelah pembantaian yang dilakukan Dzu Nuwas[6] terhadap orang Nasrani pada tahun 525 M. amoralitas. Karena orang yang tidak memiliki hubungan darah di anggap musuh.1 Karakter Negatif Karakter-karakter negatif bangsa arab : a. Gemar Berperang . peristiwa itu terjad pada tahun 523 M. Hajar dan teluk Arab yang bertangga dengannya. sedangkan agama Nasrani masuk ke jazirah Arab melalui pendudukan orang-orang Habasyah dan Romawi. memang kita tidak memungkiri bahwa di tengah masyarakat jahiliyah terdapat hal-hal hina. Agama majusi banyak dianut oleh kalangan Arab yang berada didekat Persia sperti Irak. Agaknya usahanya untuk menandingi Ka‘bah ini kurang membuahkan hasil yang memuaskan sehingga dia hendak menghancurkan Ka‘bah akan tetapi itu gagal dan justru dia harus meregang nyawa pada saat memimpin pasukan untuk menghacurkan Ka‘bah karena diserang oleh burung ababil.3. yang sebenarnya selain di Irak agama ini adalah agama asal masyrakay Yaman dan Syam pada zaman purbakala sebelum datangnya agma-agama baru. Pengaruh terhadap karakter seseorang itu bisa di pengaruhi oleh kondisi alam . ditangannya Nasrani melebarkan sayapnya seluas-luasnya sampaisampai dia membuat bangunan tandingan untuk Ka‘bah dengan tujuan agar ibadah yang dilakukan orang Arab berpindah ke Yaman. hal ini sebagai balasan atas perlakuan Dzu Nuwas.

2 Karakter Positif Telah d sebutkan beberapa karakter negatif masyarakat jahiliyah yang memberi gambaran seakan akan orang orang jahiliyah itu adalah mahluk yang tidak berguna. Penuntutan balas ini bisa berlangsung berpuluh-puluh tahun misalnya perang basus. Makin dikagumilah dia. Makin dermawannya seseorang. Sehingga menjadi kewajiban dan penghormatan bagi seluruh anggota suku untuk menuntut pertumpahan darh tersebut. menurut pandangan orang arab perang itu adalah halal (wildana wargadinata dan laily ftriani. Mereka merasa benar sendiri. d. Dikalangan masyarakat jahiliyah. Namun harus diingat kedermawanan yang di perlihatkan oleh seseoarang arab jahiliyah itu bukanlah didorong oleh motif motif kerahiman atau kebaikan hati. Sehingga perang itu menjadi gaya hidup dan seolaholah menjadi tradis bangsa jahiliyah. Pembalas Dendam Dalam tatanan arab pengikat tali persaudaraan sangatlah erat sehingga darah miliki nilai yang sangat tinggi. Pemabuk dan Penjudi Minuman bagi orang Arab adalah barang yang mewah(wildana wargadinata dan laily ftriani. 2008 : 53). Berjalannya waktu maka anggota mulai bertambah sehingga kebutuhan mulai berebutan karena terbatasnya sumber kehidupan. 2008 : 59). terbaik. bagi orang Arab hal tersebut sebagai pelarian atau untuk menghilangkan masalah yang mereka miliki. Angkuh dan Sombong Sebenarnya sifat pembalas dendam itu lahir dari sifat sombong .3. Padahal sejarah mencatat bahwa merekalah kemudian pembuat sejarah dunia yang mengagumkan dan bahkan merekalah yang telah meningkatkan kebudayaan umat manusia setelah mereka memeluk islam. Dari sifat tersebut terjadilah permusuhan dan mengakibatkan perkelahian. . e. mengingat bagaimana sulitnya mencri nafkah di gurun yang sangat gersang itu. a. f. terhormat dari pada yang lainnya. Oleh karna itu pastilah pda diri mereka ada sifat sifat positif yang potensial . selain itu. Sebab-sebab mereka melakukan seperti itu karena untuk menunjang berlangsungnya hidup mereka serta cara hidup mereka yang berpindah-pindah.c. kedermawanan adalah merupakan bukti kemuliaan seseorang. di samping mereka mengenal kode etik yang mereka pegang tegu yang merupakan kunci keberhasilan mereka dan sekaligus pula merupakan ciri ciri dari manusia yang berbudaya tinggi. Adapun watak watak dan tradisi positif bangsa arab seperti yang di kemukakan tohir ( 1981:110-116) antara lain sebagai berikut: Kedermawanan adalah suatu hal yang lumrah sekali jika kederemawanan dan murah tangan mendapat tempat tertinggi untuk mengkualifikasikn seseorang itu termasukl orang yang mulia. 2. Ini sebagai tanda bahwasanya orang Arab yang mabuk-mabukkan berarti orang yang miliki harta yang lebih dan tujuannya mereka adalah untuk memamerkan . Untuk memenuhi kebutuhan hidup mereka harus berperang . Kejam Mereka di anggap kejam karena kelakuan sosial mereka seperti menggubur anak perempuan hidup-hidup dan mereka suka berperang. tetapi hanya di dasari oleh sikap kesatria saja yang cenderung pada keinginan hati untuk di muliakan dan dikagumi.

dan lain-lain. kota Mekkah bersuhu panas yang luar biasa. Dan Madinah Hijaz merupakan sebuah sebutan lama untuk daerah Arab Tengah. Pada masa Jahiliah. Kesetiaan orang arab badui dalam memegang janji ini dapat dilihat dari cerita ini lahirlah pepatah arab ―awfa min as-samauel” . Secara geografis. di sebelah lembah yang gersang dan berbukit. persik. Seorang arab badui bersedia berkorban untuk kepentingan saudaranya sesuku. Kesabaran adalah merupakan nilai moral yang tinggi di kalangan bangsa arab badui.4 Kota-Kota Utama Hijaz : Taif.laily. Hijaz hanyalah sebuah dataran rendah tandus yang menjadi pemisah antara dataran tinggi Nejed dan daerah Pesisir. Karena keindahannya (bila dibandingkan dengan kota-kota di Hijaz) Taif digambarkan sebagai titisan surga di padang pasir. demi memegang janjinya pada imru‘ul qais yang sedang dikejar kejar musuhnya dalam pelariannya. 2. inilah kesetiaan itu diimplementasikan secra mutlak. c. ara. Kesetiaan dan kejujuran dalam masa jahiliyah kesetiaan hanyalah diperuntukkan bagi saudara saudara yang didasari atas ikatan (hubungan darah). Hijaz mencakup tiga kota yaitu Thaif. sekitar 45 mil dari laut merah. dan sambil meminta bantuan dari Byzantium pernah singgah di tempat assamauel di al-ablaq. Sebagaimana ketulusan ini adalah nilai moral yang tinggi bagi manusia. Mekkah. hal ini dikarenakan di kota ini terdapat Ka‘bah. bangunan yang disucikan oleh umat Islam. e. Mekkah terletak di sebelah selatan Hijaz. Di dalam kehidupan di gurun pasir di mana syarat hidup begitu keras maka setiap orang dituntut memiliki kesabaran dan tahan menderita yang besar untuk dapat mempertahankan hidupnya dan kelangsungan hidup sukunya. Kota Taif terletak di sekitar wilayah yang ditumbuhi pepohonan lebat dengan ketinggian sekitar 6000 kaki di atas permukaan laut dan digambarkan sebagai sepotong tanah Suriah. Ka‘bah . Dalam lingkungan yang sempit –suku-. Ketulusan dan berkata benar merupakan salah satu sifat dari orang orang arab jahiliyah. pisang. d. dan merupakan inti pokok dari keberanian atau sekurang kurangnya merupakan bagian darinya. (wildana. Hitti) Taif merupakan daerah subur yang mampu menghasilkan bermacam-macam komoditas seperti semangka. Keberanain dan kepahlawanan adalah satu syarat yang mutlak diperlukan untuk dapat mempertahankan hidup di gurun yang kejam dan ganas itu.2008:59-67) . Berbeda dengan kota Taif yang suhunya relative lebih sejuk. delima. Kota Mekkah terkenal dengan sebutan kota suci. merupakan penginapan musim panas bagi kalangan Aristocrat Mekkah sejak dahulu hingga saat ini.islam kemudian yang merubah pandangan dan sikap arab jahiliyah terhadap kedermawanan ini dari beraspekkan bermegah megah kepada mencari keridlaan allah. b. kenari. Mekkah dan Madinah.(Philip k. dia rela melihat anaknya di bunuh di depan matanya oleh panglimah perang hirah harits ibn dhalim. Oleh karna itu tidaklah mengherankan jika keberanian mendapat nilai yang paling tinggi dan menjadi unsur yang paling esensi dari muru’ah. Etika moral manusiawi ini oleh islam diperjelas dengan menempatkan berkata benar itu dengan sesuatu yang haq. anggur.

dan menafikan seluruh wujud sembahan lain selain Dia. al-Rahman. Bangsa Aramaik di Yatsrib sendiri merupakan orang-orang Israel yang berasal dari Palestina yang melarikan diri saat ditaklukkan oleh Romawi pada abad awal Masehi. muncul sejumlah dokter. Kata Rahman sangat penting karena memiliki padanannya pada bahasa Arab Utara.[8]Meskipun digunakan dalam berbagai tulisan untuk merujuk pada Tuhan orang-orang Kristen. kawasan ini dihuni oleh orang Arab keturunan Aramaik yang telah menganut agama Yahudi yaitu bani Nadzir dan bani Quroidzoh serta dua suku utama non Yahudi yaitu Aws dan Khazraj. Peradapan Arab Selatan terdahulu tidak sepenuhnya punah tanpa bekas untuk para penerusnya yang menghuni kawasan Arab Utara. Yatsrib memiliki suhu dan kesuburan tanah yang jauh lebih baik dari pada kota tetangganya. yaitu jurhum sebagai pemegang kekuasaan politik dan Ismail (keturunan nabi ibrahim). musisi. Secara geografis. Setelah runtuhnya kerajaan Himyar. jenissyirk yang sangat ditentang keras dalam dakwah Nabi Muhammad. 2. yang diasosiasikan dengan politiesme. dan Gassan Meskipun tidak berada dalam arus utama peraturan dunia. Tulisan Abrahah tahun 532-543 tentang hancurnya bendungan Ma‘rib dimulai dengan kata-kata berikut: ―dengan kekuatan. . juga dalam kepestakaan teologi Islam.merupakan bangunan suci bagi kaum penganut kepercayaan asli Mekkah dan umat-umat Yahudi yang mukim di sekitarnya.5 Pengaruh Kebudayaan Saba. Abissinia. Kekuasaan politik selanjutnya berpindah ke suku Khuza‘ah dan akhirnya ke suku Quraisy di bawah pimpinan Qushai. Dengan keahliannya bercocok tanam dan membuat peralatan dari besi. Keistimewaan dan kedudukannya yang pentingdalampercaturan global mulai mencuat sejak tahun kedelapan Hijriah ketika Islam merebut kota itu dan ketika ayat ke-28 surat ke-9 diturunkan. Hijaz pra-Islam tidak bias dikatakan sebagai tempat yang tidak penting. Inilah kota oasis yang sangat subur dan sangat cocok untuk ditanami kurma. Bahkan. kota Yatsrib (sekarang Madinah) terletak 150 km sebelah utara kota Mekkah. Karena itulah banyak orang Mekkah sendiri maupun orang dari luar Mekkah yang secara rutin berziarah ke Kak‘bah setiap tahunnya. serta pedagang Kristen dan Yahudi di kota kelahirannya. Monotiesme Muhammad memerintah dan menekan ummatnya untuk menyembah satu-satunyawujud yang tertinggi. kata itu jelas-jelas dipinjam dari nama salah satu dewa tertua di Arab Selatan. Mekkah pun menjadi pusat perdagangan wilayah Arab yang ramai dikunjungi pedagang. Kota ini merupakan jalur perdagangan rempah-rempah yang mengubungkan Yaman dengan Suriah. Al-Rahim (MahaPenyayang) juga muncul sebagai nama dewa (RHM) dalam tulisan-tulisan pra-Islam dan tulisan orang-orang Saba. Untuk mengamankan para peziarah yang berkunjung ke Mekkah dari incaran perampok. kemuliaan dan kasih sayangYang Maha Pemurah [Rahma‘an] dan Penyelamat serta Roh Kudus. Persia. Sebelum kedatangan Islam. yang kemudian menjadi sifatutama Allah dan salah satu nama surah dalam alQur‘an. didirikanlah pemerintahan yang awalnya dipimpin oleh dua suku terkemuka saat itu. orang Yahudi berhasil menjadikan Madinah sebagai kota pertanian yang maju di zamannya. Tulisan Arab Selatan lainnya menggunakan kata syirk. salah satu surah al-Qur‘an. meskipun pada dewa-dewa kecil. Pada abad pertama setelah Muhammad wafat. yaitu surah ke-19 di dominasi oleh kata al-Rahman.

Populasi rumpun Semit yang menghuni pesisir barat daya Laut Merah seperti yang telah kita diskusikan — mauk kesana secara bertahap dari arah barat daya Arab. Berbagai sumber yang dihimpun oleh Pere Cheikho telah cukup mewadai untuk membuktikan bahwa agama Kristen telah berakar kuat di berbagai kuat di dataran Arab Utara. Kebudayaan Persia turut mewarnai keadaan penduduk Hijaz dan perkembangannya pada masa-masa berikutnya.[9] pemilik suara yang bagus dan keras. Sejumlah besar kosakata Aramaik diadopsi menjadi kosakata Arab kuno. merupakan cerminan dari hubungan transportasi laut yang aktif pada masa itu antara Hijaz dan Abissinia. Abissinia menjadi tempat perlindungan mereka. Beberapa ayat al-Qur‘an tentang lautan dan gelombang dan anginnya yang besar (Q. Karena itulah. khususnya dalam komoditas rempah-rempah. keturunan Arab yang telahmenjadi orang Suriah ini memungkinkan terjadi persentuhan antara dunia Arab. Selama empat abad sebelum Islam. nama-nama seperti Daud. ketengah-tengah pagan Arab. Persia. dengan ciri khasairnya yang jernih. 16: 14. yang beribukota di Hirah. orang-orang Abissinia telah membangun kekuasaannya di Yaman. Persia. seperti yang digunakan dalam bahasa Arab Utara. 24: 40). belakangan. adalah orang kulit hitam dari Abissinia. Meski demikian. Kebudayaan lain yang cukup berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat Hijaz adalah kebudayaan Abissinia. Sulaiman. mereka telah berada di gerbang kota Makkah dan mengancam hendak menghancurkan bangunan suci Ka‘bah. Namun. yaitu Aramaik. yang menganut agama Zoroaster. Hirah — negeri satelit Persia merupakan jalur utama penyebaran pengaruh budaya Persia dan. yang jalur utamanya melintasi Hijaz. yang karenanya ia diangkat menjadi muezzin Nabi. saat itu mereka menjadi media utama penyebaran gagasan-gagasan budaya Utara.Pada tulisan-tulisan yang sama juga dijumpai istilah teknis yang berarti tidak beriman.S. Selama sekitar 50 tahun sebelum kelahiran Nabi.[10] . Sebelum riwayat menyebutkan bahwa Salman dari Persia itulah yang menyarankan kepada Nabi untuk menggali parit sebagai strategi pertahanan kotaMadinah. sumber-sumber itu mampu mengunggapkan bahwa para penyair praIslam telah akrab dengan berbagai gagasan dan istilah-istilah Kristen. Bilal. tidak hanya dengan Suriah. Ketika masyarakat Islam yang baru lahir mendapat tekanan keras dari orang-orang Quraisy. pengaruh yang berhembus dari utara ini tidak perlu dibesar-besarkan karena gereja monofisi kata ugerejanestor tidak cukup kuat untuk menyebarkan gagasan keagamaan mereka. dan Isa telah dikenal baik oleh orang-orang Arab pra-Islam. Budaya ini mulai memasuki tanah Arab pada abad menjelang kemunculan agama Islam. kedunia Arab. Sementara orang-orang Kristen Nestor dari Hirah telah memengaruhi orang-orang Arab di perbatasan Persia. Hellenik. Sebagai kelak orang-orang Nestor menjadi penghubung utama antara budayaYunani dan Islam. KFR. pengaruh Nestor Aramaik. Orang-orang Abissinia ini —begitu mereka dikenal membentuk suatu bagian penting dalam aktifitas perdagangan internasional. yang ketika itu dimonopoli oleh orang-orang Saba-Himyar. Makkah sendiri merupakan sebuah koloni orang Abissinia Kristen. bersaing dengan Abissinia untuk memperoleh supremasi di Yaman. tetapi juga dengan Bizantium. para penganut gereja Monofisik dari Gassan mulai menyebarkan pengaruh mereka pada orang-orang Hijaz. Pada masa pra-Islam. dan pada tahun kelahiranNabi. Pengetahuan senimiliter Persia diwariskan kepada orang-orang Arab dari sebelah selatan dan utara melalui orang Arab Persia. 10: 22-23.

Sebuah panggung telah di buat dan saat-saat yang kondusif secara psikologis telah siap untuk menyambut datangnya seorang pemimpin besar agama dan bangsa. muncul anarqi dalam bidang politik dan keagamman.Monotiesme yang memengaruhi Arabiah tidak sepenuhnya berasal dari agama Kristen. keagamaan. agama Yahudi telah menjadi agama Negara dibawah pemerintahan DzuNuas. Akibatnya. agama pagan kuno yang berkembang di semananjung Arab tampaknya telah mencapai anti klimaks ketika ia tidak bias lagi memenuhi tuntutan spiritual masyarakat dan terkalahkan oleh kelompok yang mengebangkan ajaran monoteis yang masih samar--kelompok yang menyebut dirinya sebagai kelompok hanif. sepupu Khodijah. berbagai koloni Yahudi telah berkembang di Madinah dan daerah-daerah oasis di sebelah utara Hijaz. keduanya tidak begitu memengaruhi hati orang-orang Arab Utara. satu-satunya penyair Yahudi yang mewariskan diwan kepada kita adalah al Samaw‘al (Samuel). Hitti:2002:131) . Di satu sisi. Persia.(Philip K. Ringkasnya kita bias menyatakan bahwa Hijaz pada abad kelahiran Muhammad dikelilingi oleh berbagai perngarih yang berbeda. danWaraqah ibn Nawfal. Tapi. maupun yang dating melalui kerajaan Gassan. sepupu kedua Nabi Muhammad dari jalur ibunya. baik dari sisi intelektual. 624). baik yang dating dari Bizantium. sehingga mengubah aspek budaya aslinya. maupun material. meskipun berapa sumber mnyebutkan bahwaWaraqah adalah pemeluk agama Kristen. Di Yaman. Bahkanbuku al-Aghani pun menyebutkan sejumlah penyair Yahudi di Arab. Umaiyah ibn Abi al Shalt (w. Namun. meskipun agama Kristen berhasil memantapkan kedudukannya di Najran. Di sisi lain. yang hidup semasa denganImru alQois. dan Abissinia. termasuk ke dalam kelompok itu. sehingga keYahudian al Samaw‘al patut dicurigai. Dari sisi poloitik. puisi-puisinya tidak ada bedanya dengan puisi pagan belakangan. kita tidak bias menegaskan bahwa Hijaz mengalami kontak budaya penting dengan peradabanperadaban yang lebih tinggi di utara. Meski demikian. Lakhmi danYaman. Al-Jumahi (± 845) menulis satu bagian dalam biografinya yang secara khusus membahas kehidupan para penyair YahudiMadinah dan lingkungannya. kehidupan nasional terorganisir yang berkembang di Arab Selatan kini benar-benar terganggu. dari al-Ablak dekat tema. dan agama Yahudi di Yaman dan Hijaz. Suriah (Aramaik). Sebelum Kristen menyentuh wilayah ini.

nabi. Perdagangan merupakan sarana yang paling dominan untuk memenuhi kebutuhan hidup (syaikh syafiyurrahman al-mubarakhful. Zoroaster. Peperangan dan penyerbuan antar suku bagaikan kesibukan setiap hari. Pada bidang itulah mereka menuangkan ekspresi estetis dan bakat terbaiknya. Masyarakat Arabia terpecah belah. retak menjadi kepingan – kepingan disebabkan permusuhan antar suku. kata arab ini di dalam kamus bahasa indonesia diterjemahkan dengan ― kebodohan. pandir. Kondisi sosial pada masa jahiliyah didominasi dengan adanya ayyam al-Arab (Harihari Orang Arab). dan kitab suci. sehingga kesetiaan atau solidaritas kelompok menjadi sumber kekuatan bagi suatu kabilah atau suku. tetapi di sisi lain mereka . Satu-satunya keunggulan artistik masyarakat Arab pra-Islam adalah dalam bidang puisi. sebenarnya berarti bahwa ketika itu orang-orang Arab tidak memiliki otoritas hukum. Tetapi sebagian mereka kondisi perekonomiannya umumnya payah. Istilah jahiliyah yang biasanya diartikan sebagai ―masa kebodohan‖ atau ― kehidupan barbar‖. dan Shabi‘ah. Istilah jahiliyah berasal dari kata ‫ جهل – يجهل – جهال و جها لة‬bermakna ― tidak tahu . orang-orang Abissinia telah membangun kekuasaannya di Yaman. pembalas dendam. mereka telah berada di gerbang kota Makkah dan mengancam hendak menghancurkan bangunan suci Ka‘bah. Selain menyembah berhala ada juga masyarakat Arab yang masih memegang teguh agama Ibrahim. padang rumput atau mata air. Nasrani.1 KESIMPULAN Istilah ― Jahiliyah ― biasanya di artikan dengan masa kebodohan kehidupan barbar . Mereka sangat menekankan hubungan kesukuan. kejam. memluk agama Yahudi. Selama periode itu terjadi bebagai serangan dan perampokan. tanpa pertumpahan darah. mereka sulit bersatu. dan pada tahun kelahiranNabi. Ayyam al-Arab merujuk pada permusuhan antar suku yang secara umum muncul akibat persengketaan seputar hewan ternak. Masyarakat jahiliyah memiliki karkter negatif dan positif .BAB III PENUTUP 3. 2009 : 34). gemar berperang. Masyarakat Jahiliyah banyak menyembah berhala. bodoh. Kebudayaan lain yang cukup berpengaruh terhadap kehidupan masyarakat Hijaz adalah kebudayaan Abissinia. angkuh dan sombong.

mempunyai sifat kedermawanan.kamus inggris-indo indoinggris. Atlas Budaya Islam . masih menggunakan nama suku itu [2] al-Sa‘ibah yaitu unta betina yang telah beranak sepuluh betina secara beturut-turut tanpa ada selingan jantan. 1993. kesabaran. [7] Chauvenis : sifat cinta tanah air secara berlebih-lebihan ( Arkola. kejujuran.Hitti Philip.surabaya. Almufasshol fi tarikh al arab qobla al islam.72) [8]Rahman-an adalahgelarTuhan Kristen dalamtulisan Arab Selatan abadkelima [9]Makamnyabisaditemukan di Damaskus [10]Seperti kata kanisahdanbi’ah(gereja) dumyahdansyurah (kesandangambar).Ceep Lukman Yasin dan Dedy Slamet Riyadi. Sastra Arab dan Lintas Budaya. Terj. Aliy.Hami adalah unta jantan yang telah membuahkan sepuluh unta betina berturut-turut. [4] Al-Washilah adalah domba betina yang beranak betina kembar dalam lima kelahiran beturut-turut.R. Baghdad : Jami‘ah Baghdad. keberanian. kesetiaan. Wildana Wargadinata dan Laily Fitriani. maka punggung unta tersebut di cap dengan besi panas.TT. ketulusan dan berkata benar. [5] Al. [1] Kota Diyar Bakr. tidak boleh digunakan kecuali untuk kepentingan ritual. Jakarta: Serambi. [6] Gelar untuk Yusuf putra As‘ad bin Abi Karb saat jadi penguasa Yaman. Jika setelah itu dia beranak betina lagi maka dia harus dibelah telinganya dan dilepas. Unta semacam ini menurut mereka tidak boleh dimakan ataupun diminum susunya kcuali untuk tamu. Malang : UIN Press. [3] Al-Bahirah adalah anak unta al-Sa‘ibah yang harus diperlakukan sama seperti induknya. kepahlawanan.2002. shadaqah (santunan) Daftar Pustaka K. History of the Arabs. jika domba ini beranak lagi maka hanya akan mereka persembahkan untuk kaum lelaki. hal. Jawwad. qissis(biarawan).

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->