P. 1
Eksistensi Hukum Adat Dalam Perkembangan Hukum Perdata Di Indonesia

Eksistensi Hukum Adat Dalam Perkembangan Hukum Perdata Di Indonesia

|Views: 1,900|Likes:
A. ADI SURYA GUNTUR SILAM

A. ADI SURYA GUNTUR SILAM

More info:

Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/15/2013

pdf

text

original

Jurnal Ranying Bunu, Vol.3, No.

1, Mei 2008

Eksistensi Hukum Adat...(Adi Surya) 74-80

Eksistensi Hukum Adat Dalam Perkembangan Hukum Perdata Di Indonesia Oleh : A. Adi Surya G. Silam Dosen Fakultas Hukum, Universitas Palangka Raya Abstrak Keberadaan hukum adat tidak akan tertinggal oleh perkembangan jaman hal ini disebabkan karena sifat dari hukum adat adalah tidak tertulis sehingga dapat menyesuaikan dengan perkembangan jaman, dan ini merupakan kehebatan dan kelebihan dari hukum adat. Hukum adat akan hilang kalau masyarakat lenyap, atau hilangnya hukum adat karena masyarakat adatnya sudah tidak lagi menghormati dan menghargai tatanan hukum adat yang berlaku, namun sepanjang masyarakat adatnya tetap menjaga kelestraian hukum adat mereka akan tetap hidup dan berkembang sepanjang masa.

PENDAHULUAN Latar Belakang Masalah Dalam pergaulan hidup manusia apabila terjadi perselisihan paham, itu merupakan suatu benturan antara kepentingan yang berbeda, dalam cara penyelesaiannya ada yang dilakukan dengan menghakimi sendiri dan menyatakan pihak yang bersalah harus menanggung akibatnya dan ini merupakan suatu gambaran dari adanya pergaulan hidup manusia. Ajaran sejarah mengenai hukum timbul sebagai reaksi terhadap ajaran hukum alam yang sifatnya nasional dan menguasai banyak pemikir hukum. Aliran Von Savigny penganut teori hukum alam, bertitik tolak pada keyakinan adanya norma-norma yang absolute. Norma yang absolute tersebut dinamakan hukum alam dan setiap produk hukum merupakan hukum positif dan diuji menurut ukuranukuran yang terurai dalam hukum alam tersebut.
ISSN : 1904 - 4107

Dalam pergaulan hidup manusia FJ. Stalh menanggapi mengenai tindakan dan perilaku main hakim sendiri diumpamakan sebagi “The law of the jungle” seperti kehidupan main hakim sendiri tidak ubahnya seperti hukum rimba siapa yang kuat akan memakan yang lemah. Setelah kehidupan manusia dalam pergaulan hidupnya sehari-hari mulai teratur sesuai dengan batas-batas aturan yang dianggap baik yang kesemuanya ini ditandai dengan perkembangan hukum yang berlaku baik itu hukum tertulis maupun hukum tidak tertulis. Dengan adanya peraturan tersebut orang mulai merasa tentram dan aman karena adanya pegangan yang dapat digunakan dalam pergaulan dan interaksi antara satu dengan yang lainnya dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Perkembangan yang demikian ini juga bnerlaku di Indonesia khususnya hukum perdata. Sejak jaman Hindia Belanda menguasai Indonesia maka hukum yang berlaku disamping hukum hukum adat juga 74

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->