P. 1
LM jurnal

LM jurnal

|Views: 42|Likes:
Published by Jhelang Annovasho
Jurnal percobaan Listrik Magnet.
Jurnal percobaan Listrik Magnet.

More info:

Published by: Jhelang Annovasho on Jan 04, 2014
Copyright:Attribution Non-commercial
List Price: $0.99 Buy Now

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
See more
See less

05/22/2014

$0.99

USD

pdf

text

original

Menentukan Nilai Medan Magnet dengan Eksperimen Neraca Arus

MENENTUKAN NILAI MEDAN MAGNET DENGAN EKSPERIMEN NERACA ARUS Orien Ratna Wuri
NIM. 103184070 Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya ratna.wuri@ymail.com

Jhelang Annovasho
NIM. 103184026 Pendidikan Fisika, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya jlank.bjn@gmail.com

Abstrak
Eksperimen neraca arus atau current ballance yang telah dilakuan adalah untuk menghitung nilai medan magnet sebuah magnet ladam dan untuk menganalisis bagaimana hubungan antara kuat arus dan Gaya Lorentz. Eksperimen dilakukan dengan menggunakan peralatan dari Pasco Sicientific Model SF-8607 and SF-8608, sesuai petunjuk eksperimen yang ada pada buku panduan. Eksperimenneraca arus ini dilakukan dengan memanipulasi arus yang mengalirsehingga didapatkan data berupa perubahan massa terukur, hal inidilakukan dengan tiga panjang kawat yang berbeda. Dari data yang didapatkan selanjutnya dihitung nilai Gaya Lorentz, kemudian membuat grafik hubungan antara kuat arus dan Gaya Lorentz. Dari diskusi yang telah dilakukan disimpulkan bahwa nilai medan magnet yang digunakan pada eksperimen ini secara perhitungan adalah ( 0,0183 ± 0,0005 ) Tdengan ketelitian 99,97%. Dan nilai medan magnet dari persamaan adalah 0,0179 T dengan ketelitian 99,82 %. Hubungan antara kuat arus dengan Gaya Lorentz berlaku hubungan linear, yaitu semakin besar arus listrik maka nilai Gaya Lorentz semakin besar. Kata kunci :Arus listrik, Gaya Lorentz, Medan magnet, linear

Abstract
Current balance experiment that has purpose to calculate the value of the magnetic field a horseshoe magnet and to analyze the relationship between the strong currents and the Lorentz force. Experiments carried out using equipment from Pasco Sicientific Model SF-8607 and SF8608, by reference to the existing experiments in the guidebooks. Current balance experiment was conducted by manipulating the current flowing so that the data obtained in the form of measurable mass change, this is done with three different wire length. From the data obtained subsequent Lorentz force calculated value, then create graphs the relationship between the strong currents and the Lorentz force. From the discussions that have been conducted concluded that the value of the magnetic field used in this experiment is the calculation (0.0183 ± 0.0005) T with 99.97% accuracy. And the value of the magnetic field of the equation is 0.0179 T with 99.82% accuracy. The relationship between the current strong and Lorentz force applies a linear relationship, the greater the electrical current then the greater the value of the Lorentz force. Keywords: Electric current, Lorentz force, magnetic field, linear diharapkan dapat meningkatkanpemahaman konsep PENDAHULUAN gaya lorentz yang timbul pada kawat lurus berarus Dalam eksperimen neraca arus ini akandihitung yang dilewatkan dalam medan magnet dan nilai medan sebuah magnet dan menganalisis memahami prinsip kerja alat dalam eksperimen hubungan antara kuat arus dan gaya Lorentz pada neraca arus. sebuah kawat berarus yang diletakan dalam medan magnet. Dengan dilakukanya eksperimen ini

1

5 A. Besar dan arah gaya yang dialami kawat yang dialiri arus listrik dalam medan magnet dinyatakan oleh hukum Lorentz.5A. jumlah magnet dan semua peralatan 2 .01 Gram Ballance d. Variabel Manipulasi : arus yang mengalir pada kawat Definisi operasional variabel manipulasi : arus diubah mulai 0.Menentukan Nilai Medan Magnet dengan Eksperimen Neraca Arus KAJIAN TEORI Magnet tidak hanya melakukan gaya pada megnet lain. maka kawat tersebut mendapat gaya dari magnet. 3A. 2. Current Ballance Acsessory SF-8608 c. 2A. Bannana plug connectors g. Basic Current Ballance SF-8607 b. Rancangan Eksperimen Neraca Arus 2. Variabel Percobaan a. Besar gaya Lorentz yang dialami kawat berarus : = (2) Gambar 1. Rancangan Eksperimen Gambar 1. Gabungan medan magnet dan arah arus. panjang kawat. Set magnet 3. Gambar 2. Untuk menentukan arah gaya Lorentz dapat menggunakan aturan sekrup putar. Ө merupakan sudut antara panjang kawat dan medan magnet. Gaya magnet (F) tegak lurus dengan arah arus (I) dan arah medan magnet (B). maka besarnya medan magnet sama dengan satu tesla bila gaya yang bekerja pada kawat adalah satu newton. Low Voltage AC/DC Power Supply SF9584 A e.1.  Putarlah sekrup putar ke kanan dari panjang kawat ke arah medan magnet. maka gaya Lorentz pada kawat : = (3) Alat dan Bahan a. 5A b.5 A. METODE 1. Definisi satu Tesla Jika arah arus dan arah medan mganet saling tegak lurus. Loop kawat h. Prinsip putaran sekrup  Tempatkan panjang kawat ( ) dan medan magnet ( ) sehingga titik pangkalnya berimpit.5 A. 1A. Variabel Kontrol : tegangan.  Arah maju sekrup sama dengan arah gaya Lorentz pada kawat. Multimeter digital f. 3. tetapi juga melakukan gaya pada arus listrik. Variabel Respon : perubahan massa terukur Definisi operasional variabel respon : massa yang terukur setelah loop kawat dialiri arus listrik c. = × (1) Besar vektor sama dengan bagian panjang kawat yang dikenai medan magnet. 4. Ohaus Cent 0. jika kawat yang dialiri arus listrik diletakkan dalam medan magnet. sedangkan arahnya sama dengan arah arus dalam kawat. Magnet assembly i.5A. 4A. Jika kawat dialiri arus satu ampere dan panjang kawat yang dikenai medan magnet adalah satu meter.

Pengamatan terus dilakukandengan mengubaharus hingga 5 A sesuai manipulasi... (2) F=y x=I m =B L B= Sehingga dari persamaan linear grafik nilai gradien m dapat dicari nilai B untuk dibandingkan dengan nilai B secara perhitungan.07 98. jumlah magnet dan semua peralatan 4. 98.06 0..01 0.....22 98.5 1 1.. Selanjutnya adalah menyambungkan loop kawat dengan power suplly..04 0......13 0. massa ini dicatat sebagai massa terukur awal... F(N) I (A) Gambar 2..08 0.01) g (m2±0...1 0. Data eksperimen dengancurrent loop 1 L = 2...01) g 98...11 98...15 0. Rancangan Analisis Data Data yang diperoleh dari eksperimen dicantum kan pada tabel berikut ini : Tabel 1... selisih inilah yang disebut sebagai perubahan massa terukur..... Kemudian mengatur arus yang mengalir sebesar 0.. Definisi operasional variabel kontrol : tegangan..16 98... Setelah peralatan di kalibrasi dan siap kemudian mengukur massa magnet assembly sebelum dilewati loop kawt yang dialiri listrik.01) g 0. HASIL DAN PEMBAHASAN 1....5 A.. panjang kawat. Mengamati perubahan yang terjadi pada neraca..5 3 3.18 98. Langkah kerja Alat dan bahan dirangkai seperti pada gambar 1.. mencatata perubahan massa terukur pada neraca sebagai massa akhir. Data Tabel 2..19 0... Grafik hubungan F Vs I Deri grafikakan didapatkan hubungan linear dengan persamaan : = + . Keterangan : m1 : massa terukur awal m2 : massa terukur akhir Dari data yang diperoleh kemudian dihitung nilai medan magnet ( B) dengan perumusan : Deengan : F = gaya berat = Gaya Lorentz = Δm g ( N) I = kuat arus (A) = L = panjang kawat ( m) Untuk mengetahui hubungan antara kuat rus dan Gaya Lorentz data yang diperoleh akan diniat grafik hubungan I Vs F... Kemudian menghitung selisih massa terukur dan massa terukur awal..22 5. Data dan Analisis No Kuat m1 m2 Δm arus(A) (g) (g) 1 ... (1) = ..25 (Δm±0.13 98.09 98..5 5 (m1±0.17 0. pada eksperimen ini.04 98.. Hasil pengamatan kemudian dicatat pada tabel....5 4 4.5 2 2... 5 A adalah arus maksimal yang di izinkan mengalir...2 cm N o 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 I (A) 0..Menentukan Nilai Medan Magnet dengan Eksperimen Neraca Arus d.. halpenting yang sangat diperhatikan adalah menjaga agar loop kawat yang dilewatkan pada magnet tidak menyentuh magnet...03 3 ..Mengulangi langkahlangah tersebut dengan dua panjang kawat berbeda.2 98..

002156 B (T) 0.5 4 4. Dengan 4 .0178 0.0177 Tabel 4.01) g 98.001 0.38 98.32 0.5 1 1.47 0.24 0.93 %.4 0.0187 0.5 2 2.2 cm N o 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 I (A) 0.9E-05 R² = 0.07 98.0189 0.0004x .5 3 3. = .03 (m2±0.5 3 3.35 0.0187 0. Berarti semakin besar kuatarus yang mengalir pada sebuah kawat dengan panjang L.0187 0.9979 98.11 98.0178 0.01) g 0.5 5 2.000784 0.5 2 2.00147 0.0176±0.27 98.08 0.5 3 3.000784 0.5 4 4.5 4 4.000392 0.12 98.0188 0.0025 0.5 2 2.0005 0 0 2 4 6 y = 0.62 0.01) g 0.4 cm N o 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 I (A) 0.0182 T.16 0.28 0.57 98.27 98.0187 0. Data eksperimen dengang current loop 3.5 5 F (N) 0.35 98. Analisis data untuk memperoleh B No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 I (A) 0.0196 0. Tabel 6.5 2 2.0015 0.002352 0.5 1 1.000392 0.42 (Δm±0.00098 0.0178 0.0013) Tdengan ketelitian pengukuran sebesar 99.001372 0.78 (Δm±0.0218 0.03 F (N) I (A) Gambar 3 grafik hubungan I Vs F1 Pada grafik yang ditunjukan pada gambar 3 didapat persamaan garis : y = 0.5 5 (m1±0.82 %.003724 B (T) 0.001666 0.0031) T dengan pengukuran sebesar 99.01) g (m2±0.38 (0.0191 0.0181 0.18 0. Data eksperimen dengang current loop 2.003430 0.14 0.7 98.5 1 1.5 3 3.0196 Nilai medan magnet pada tabel 6 merupakan hasil perhitungan sesuai perumusan menggunakan standar deviasi didapatkan nilai medan magnetB = (0.0210 0.31 98.65 98.21 0.67 0. taraf ketelitian Hubungan antara I Vs F1 0.0004x .0178 0. Nilai B yang didapatkan adalah 0.0098 0.5 5 F (N) 0.003136 0.21 98.35 98. maka gaya lorentz yang bekerja pada kawat tersebut semakin besar.01) g 98.0089 0.5 1 1. (m1±0. L = 4.0193 0.002058 0.0192 ± 0.Menentukan Nilai Medan Magnet dengan Eksperimen Neraca Arus Tabel 3.002 0.001764 0.24 98.32 0.79%.0187 0.000588 0.43 98.24 0. Analisis data untuk memperoleh B No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 I (A) 0.001862 0.17 98. L =8.01) g 98.75 Analisis Tabel 5.001274 0. Hubungan antara kuat arus dan Gaya Lorentz yang ditunjukan grafik tersebut adalah besar Gaya lorentz berbanding lurus dengan besar kuat arus.5 4 4.04 0.9×10-5 dengan ketelitian 99.5 98.19 98.54 0.002744 0.08 0. Dengan Tabel 5 merupakan hasil perhitungan nilai medan megnet dengan perumusan menggunakan standard deviasi didapatkan nilai medan megnet pada eksperimen I adalah = .

yaitu pada eksperimen ke III. SehingganilaiB secara perhitungan adalah 0.29%.0175 F (N) 0.0174 0. Kemudian dibandingkan dengan nilai medan megnet dari persamaan garis pada grafik berturut-turut adalah sebagai berikut : 0.0182 T. Sedangkan nilai B dari persamaan garis adalah 0.82 %. Pembahasan Hasil analisis perhitungan data dari tiga eksperimen yang telah dilakukan mendapatkan hasil nilai medan magnet dari ketiganya relatif sama yaitu (0.002 0.0187 0.0179 T dengan ketelitian 99.003 0.0183 ±0.93 %.79%. Dengan membandingkan nilai medan magnet secara perhitungan dan dari persamaan grafik ternyata semuanya menunjukan nilai yang relatif sama atau saling mendekati.0002.97 %.79%. = .0179 T. 3.0005) dengan ketelitian 99.0167 T.5 1 1.5 3 3.0187 0. Dari persamaan ini didapatkan nilai B = 0.006 0.0183 0.0187 0. Ketelitian pengukuran dari semua hasil analisis menunjukan hasil yang mirip. 99.97 %.0179 T dengan ketelitian 99.0002. Hubungan antara kuat arus dan Gaya Lorentz yang ditunjukan grafik tersebut adalah besar Gaya lorentz berbanding lurus dengan besar kuat arus.0031) T dengan taraf ketelitian pengukuran sebesar 99.001 0 Hubungan antara I Vs F3 y = 0. Dengan 5 .0183 ± 0. Hubungan antara kuat arus dan Gaya Lorentz yang ditunjukan grafik tersebut adalah besar Gaya lorentz berbanding lurus dengan besar kuat arus.0181 0.5 2 2.0167 T dan ketelitian sebesar 99. 0.006076 0. Berarti semakin besar kuat arus yang mengalir pada sebuah kawat dengan panjang L.0015x + 0.0007x + 0.004 0.0031) T. Analisis data untuk memperoleh B No 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 I (A) 0.007350 B (T) 0. maka gaya lorentz yang bekerja pada kawat tersebut semakin besar. (0.Menentukan Nilai Medan Magnet dengan Eksperimen Neraca Arus Hubungan antara I Vs F2 0.5 5 F (N) 0. 99.0007x + 0.005 0.000784 0.005 0.003136 0. maka gaya lorentz yang bekerja pada kawat tersebut semakin besar.002352 0. 0.0192 ± 0. Tabel 7.0183 ± 0.005292 0.006566 0. Berarti semakin besar kuat arus yang mengalir pada sebuah kawat dengan panjang L. Dari persamaan ini didapatkan nilai edan magnet adalah 0.0187 0. 99.0005) dengan taraf ketelitian berturut-turut adalah 99.003920 0.0180 0.002 0. Ketelitianya adalah : 99. Dengan demikian kami menyimpulkan untuk mengambil salah satu nilai medan magnet yang memiliki ketelitian paling tinggi sebagai hasil dari eksperimen kami.0015x + 0.001 0 0 2 4 6 I (A) Gambar 4 grafik hubungan I Vs F2 Persamaangrafik yang didapat pada grafik yang ditunjukan pada gambar 4 adalah y = 0.0002 R² = 0.0002 R² = 0. 99. (0.0176 ± 0.5 4 4.004606 0.29%.008 0.82%. Hubungan antara kuat arus dan Gaya Lorentz yang dianalisis dari grafik adalah besar Gaya Tabel 7 merupakan hasil perhitungan nilai medan megnet dengan perumusan menggunakan standard deviasi didapatkan nilai medan megnet pada eksperimen I adalah (0.9929 0.0187 0.007 0.0013) T.9982 F (N) 0.82 %.003 0 2 I (A) 4 6 Gambar 5 grafik hubungan I Vs F3 Grafik pada gambar 5 menghasilkan persamaan garis y = 0.97 %.001568 0.004 y = 0.

untuk eksperimen selanjutnya sebaiknya digunakan enam buah magnet tersebut. Fisika jilid 2. Tanpa tahun. Dasar-dasar Fisika versi diperluas Jilid 2. Yaitu semakin besar kuat arus yang mengalir pada sebuah kawat dengan panjang L. Tangerang : Binarupa aksara Pasco. untuk eksperimen selanjutnya disarankan agar arah gaya ke atas. DAFTAR PUSTAKA Giancoli.CA : Pasco Scientific 6 . PENUTUP Simpulan Dari pembahasan yang telah dilakukan kesimpulan yang didapat adalahnilai B secara perhitungan adalah 0. douglas. Jakarta : Erlangga Halliday. David dkk. Berarti semakin besar kuat arus yang mengalir pada sebuah kawat dengan panjang L. untuk membandingkan hasilnya dengan eksperimen kami.0179 T dengan ketelitian 99.Menentukan Nilai Medan Magnet dengan Eksperimen Neraca Arus lorentz berbanding lurus dengan besar kuat arus. maka gaya lorentz yang bekerja pada kawat tersebut semakin besar. Hubungan antara kuat arus dan Gaya Lorentzadalah besar Gaya lorentz berbanding lurus dengan besar kuat arus. Rosseville. Saran Eksperimen yang kami lakukan adalah menghitung medan magnet untuk sebuah magnet U.97 %.0005) dengan ketelitian 99.82 %. 1988. Dalam peralatan yang telah disediakan terdapat enam buah set magnet. 2008.0183 ± 0. Sedangkan nilai B dari persamaan garis adalah 0. untuk membandingkan hasilnya dengan percobaan kami. pada eksperimen kami arah Gaya Lorentz kebawah sehingga masa terukur berubah menjadi semakin berat. Instruction Manual and Experiment guide for the pasco scientific model SF-8607 and SF-8608. maka gaya lorentz yang bekerja pada kawat tersebut semakin besar.

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->