P. 1
[03] Topologi

[03] Topologi

|Views: 1,274|Likes:
Published by Endo

More info:

Published by: Endo on Sep 10, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/30/2010

pdf

text

original

Topologi 26

3. Topologi
Topologi adalah istilah yang digunakan untuk mengambarkan bagaimana komputer terhubung dalam suatu jaringan. Topologi fisik menguraikan layout aktual dari perangkat keras jaringan; topologi logika menguraikan perilaku komputer pada jaringan, dari sudut pandang operator manusianya.

Topologi Fisik
Topologi fisik jaringan komputer adalah bagaimana cara dan bentuk jaringan komputer secara fisik dalam menghubungkan antar komputer.

Topologi Fisik Linear Bus
Layout ini termasuk layout yang umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap simpul, ke saluran tunggal komputer yang mengaksesnya ujung dengan ujung. Masing-masing simpul dihubungkan ke dua simpul lainnya, kecuali mesin di salah satu ujung kabel, yang masingmasing hanya terhubung ke satu simpul lain. Sistem operasi jaringan mencatat alamat elektronik unik untuk masing-masing simpul, dan mengolah aliran informasi berdasarkan skema pengalamatan ini. Topologi ini seringkali dijumpai pada sistem client/server, dimana salah satu mesin pada jaringan ditetapkan sebagai file server, yang berarti bahwa mesin tersebut dikhususkan hanya untuk penyebaran file data, dan biasanya tidak digunakan untuk pemrosesan informasi. Kelebihan: Untuk memfungsikan jaringan tidak setiap komputer perlu dijalankan. Kekurangan: Karena setiap lintas informasi hanya digunakan satu kabel saja, maka kinerjanya kadang agak lambat.

Topologi Fisik Linear Bus

Subandi ban@bl.ac.id FTI UBL

Topologi 27

Topologi Fisik Ring
Layout ini serupa dengan linear bus, kecuali simpul terhubung dalam suatu lingkaran dengan menggunakan segmen kabel. Dalam layout ini, tiap simpul secara fisik terhubung hanya ke dua simpul lain. Masing-masing simpul mengirim informasi ke simpul berikutnya, hingga tiba di sasaran yang dituju. Kinerja pada sistem ini dapat lebih cepat sebab tiap bagian dari sistem pengkabelan hanya menangani aliran data antara dua mesin. Jenis topologi ini dapat dijumpai dalam jaringan peer-to-peer, dimana tiap mesin mengelola pemrosesan informasi maupun penyebaran file data. Kelebihan Kinerja pada sistem ini dapat lebih cepat Kekurangan Setiap komputer harus dijalankan untuk mengaktifkan jaringan

Topologi Fisik Ring

Topologi Fisik Star
Tiap simpul terhubung ke file server tunggal terpusat, dengan menggunakan segmen kabel sendiri. Topologi ini memiliki keunggulan dalam hal minimalnya lintas data sepanjang kabel (hanya simpul-ke-server), sehingga dapat dicapai kinerja yang optimal. Tetapi karena satu mesin harus mengkoordinir seluruh komunikasi data, berarti topologi ini memerlukan file server yang sangat ampuh (dan mahal), plus kabel tambahan. Kelebihan Instalasi dan pemeliharaan murah Kekurangan Kurang handal

Subandi ban@bl.ac.id FTI UBL

Topologi 28

Topologi Fisik Star

Topologi Fisik Daisy Chain
Topologi ini seperti peralihan antara topologi linear bus dan ring. Yaitu, tiap simpul terhubung langsung ke dua simpul lain melalui segmen kabel, tetapi segmen membentuk saluran bukannya lingkaran utuh. Sistem operasi jaringan mengirim informasi menyusuri rantai ke atas atau ke bawah hingga mencapai sasarannya. Jenis layout ini jarang digunakan, sebab meskipun instalasi dan pemeliharaan murah, namun kurang andal seiring dengan berjalannya waktu. Kelebihan Instalasi dan pemeliharaan murah Kekurangan Kurang handal

Topologi Fisik Daisy Chain

Subandi ban@bl.ac.id FTI UBL

Topologi 29

Topologi Logika Jaringan
Topologi logika adalah istilah yang digunakan untuk menjelaskan skema yang digunakan oleh sistem operasi jaringan untuk mengelola aliran informasi diantara simpul. Skema komunikasi sistem operasi mempengaruhi cara pengguna workstation dalam membayangkan komunikasi antar komputer. Topologi logika jaringan adalah bagaimana secara logika antar komputer terhubung atau berkomunikasi satu dengan lainnya. Kebanyakan sistem operasi jaringan menggunakan salah satu dari dua jenis dasar topologi logika.

Topologi Logika Linear
Skema komunikasi ini berfungsi seperti topologi fisik linear bus dan sudah umum dalam sistem berbasis-Ethernet. Tiap simpul memiliki alamat yang unik, dan alamat diakses secara sekuensial (urut). Informasi dikirim menyusuri daftar ke atas dan ke bawah hingga dijumpai alamat sasaran yang tepat.

Topologi Token Ring
Skema ini dapat dijumpai pada topologi fisik linear bus dan ring. Tiap simpul memiliki alamat yang unik, dan alamat diakses dalam corak melingkar. Disini tidak diperlukan korespondensi antara alamat logika dan lokasi fisik komputer relatif satu dengan lainnya.

Subandi ban@bl.ac.id FTI UBL

Topologi 30

Perbedaan antara topologi fisik dan logika. Dalam sistem Ethernet, alamat logika berkorespondensi dengan lokasi fisik komputer. Dalam sistem token ring, alamat logika tidak memiliki korespondensi yang sama ke layout linear bus.

Layout Fisk Linear Bus

Logika Ethernet

Logika Token Ring

Subandi ban@bl.ac.id FTI UBL

Topologi 31

MEMILIH TOPOLOGI JARINGAN Sewaktu pertama menetapkan jaringan, Anda perlu memilih jenis perangkat keras, perangkat lunak, dan sistem operasi jaringan yang hendak digunakan, serta topologi fisik maupun logika. Pilihan ini saling bergantung satu dengan lainnya dan bersama-sama membentuk konfigurasi jaringan. Anda dapat memutuskan pilihan ini dengan menimbang sejumlah faktor seperti: Biaya: Sistem paling efisien apa yang dapat dihasilkan oleh bisnis Anda? Kecepatan: Sampai sejauh mana kecepatan yang dibutuhkan oleh sistem? Lingkungan: Adakah faktor-faktor lingkungan (misalnya, kehadiran medan listrik) yang berpengaruh pada jenis perangkat keras yang dibutuhkan? Ukuran: Sampai seberapa besar ukuran jaringan? Apakah jaringan memerlukan file server atau sejumlah server khusus? Konektivitas: Apakah pengguna lain (misalnya, petugas lapangan yang menggunakan mesin laptop) perlu mengakses jaringan dari berbagai lokasi jarakjauh? Dalam beberapa keadaan, pilihan Anda berkenaan dengan jenis perangkat keras dan standar tertentu dibatasi oleh pilihan lain yang telah Anda putuskan. Misalnya, apabila Anda memilih menggunakan sistem ARCnet, berarti Anda harus menggunakan konsentrat pengawatan (wiring concentrator) untuk membuat hubungan jaringan. Konsentrat ini (dinamakan juga hub) diperlukan oleh ARCnet untuk mengkondisikan sinyal listrik, sehingga standar listrik yang dibutuhkan oleh ARCnet untuk bekerja dapat dipelihara. Keputusan Anda cenderung berkisar pada masalah dana yang harus dikeluarkan untuk jumlah simpul pada jaringan, jarak yang ada, serta rencana mendatang yang Anda miliki bagi bisnis Anda. Dari sudut pandang manajemen-informasi, hampir setiap bisnis memiliki karakteristik unik tertentu. Setiap bisnis harus menyediakan waktu untuk merancang sistem manajemeninformasi yang sesuai. Konsultan rancangan jaringan yang telah berpengalaman atau penjual yang bertanggung jawab untuk bidang itu dapat membantu Anda menganalisa kebutuhan bisnis Anda dan menjelaskan pilihan Anda secara rinci, dimana mereka dapat menunjukkan pilihan mana yang paling sesuai bagi bisnis tertentu. Tetapi yang penting adalah, jangan tergesa-gesa ditahap-tahap awal ini. Jangan buru-buru mendapatkan berbagai sudut pandang dari beragam penjual yang berbeda. Sediakan waktu untuk memahami sepenuhnya sistem yang ditawarkan kepada Anda; dengan cara ini dapat menghemat waktu dan uang untuk jangka-panjang, dan pastikan bahwa yang Anda peroleh adalah solusi yang benar-benar dibutuhkan oleh bisnis Anda.

Subandi ban@bl.ac.id FTI UBL

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->