P. 1
AKOMODASI PERHOTELAN 3

AKOMODASI PERHOTELAN 3

5.0

|Views: 22,337|Likes:
Published by calvitaro

More info:

Published by: calvitaro on Sep 10, 2009
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/30/2014

pdf

text

original

Bauran pemasaran atau lebih dikenal dengan sebutan marketing mix adalah
istilah yang digunakan untuk menunjukkan integrasi beberapa variabel untuk
memuaskan kebutuhan spesifik dari pelanggan. Tugas dari kepala bagian
pemasaran (marketing manager) adalah untuk membuat variabel itu menjadi
sebuah bauran pemasaran (marketing mix) yang mampu memenuhi kebutuhan
dari pelanggan yang tergolong dalam segmentasi pasar (market segment) tertentu,
yang menjadi target dari properti hotel tersebut.
Bauran pemasaran (marketing mix) yang paling banyak digunakan di hampir
seluruh properti hotel adalah yang lebih dikenal dengan ”4 (Four) Ps” yang
dicantumkan dalam buku klasik ”Basic Marketing” oleh E.J. McCarthy.
Secara konseptual, bauran pemasaran (marketing mix) dapat dilihat sebagai berikut.
a.Mengembangkan sebuah bauran produk-jasa (product-service), berdasarkan
kebutuhan dan keinginan dari masing-masing target market yang dituju.
b.Menentukan saluran atau cara yang paling tepat (place distribution) untuk
mencapai masing-masing target market tersebut.
c.Menentukan strategi promosi dan komunikasi (promotion communication).
Kemudian, menyampaikan informasi mengenai produk-jasa properti hotel
kepada pasar yang dituju.
d.Menciptakan sebuah bauran harga (price-rate) yang kompetitif yang dapat
memenuhi kebutuhan konsumen.

Gambar 9.5. Bauran Pemasaran

Guestroom
Menu option

Quality:
Brand Name:
Reputation:
Image

Exterior
Structure &
Interior
lay-out

Service
Features

Packaging;
Amenities

Furnishing
& Decor

Tour
Operators

Travel Agents

Referral
Groups,
Franchise
system

Reservation
Services

Direct
Sales

Media
Advertising

Variability
Pricing

Public
Relations

Menu
Pricing

Beverages
Prices

Direct
Sales

Salespeople

Discounts
Commissions

Recreation
Amenity
Fees

Room
Rates

Publicity

Internal
Sales

Word-of-
Mouth

511

Product-service. Bauran produk-jasa ini adalah yang terutama karena tanpa
produk jasa maka properti hotel tidak mempunyai apa pun untuk didistribusikan,
dipromosikan, atau diberi harga. Industri jasa menawarkan produk seperti kamar
tamu, ruang pertemuan dan pesta, makanan dan minuman, dan pelayanan lainnya
seperti parkir, tata graha, dan express check-in/check-out. Produk jasa ini harus
disesuaikan dengan kebutuhan dan keinginan tamu. Sebuah properti hotel haruslah
menawarkan produk berdasarkan riset mengenai siapa tamu mereka dan
keuntungan apa yang mereka cari. Perlu diingat bahwa sebuah properti hotel
mempunyai lebih dari satu segmentasi pasar yang harus dilayani, yang masing-
masing mempunyai kebutuhan dan keinginan yang berbeda-beda.
Place-distribution. Bauran ini berhubungan dengan kemampuan produk-jasa
yang dihasilkan untuk diakses oleh konsumen. Untuk industri barang, produser
menggunakan saluran distribusi untuk mengirimkan produk barang mereka kepada
konsumen. Namun dalam dunia industri jasa, saluran distribusinya sangat jauh
berbeda. Di mana bukan produk barangnya yang dikirim menuju konsumen. Namun
yang terjadi adalah konsumennya yang mendatangi produk jasanya. Dalam dunia
industri jasa, dikenal perantara pasar yang berbentuk biro perjalanan (travel agents),
tour operators ataupun representative dari hotel langsung.
Promotion-communication. Adalah tugas utama dari seorang direktur
pemasaran untuk meramu sebuah bauran promosi-komunikasi yang paling efektif.
Promosi adalah cara dari sebuah properti hotel atau restoran untuk berkomunikasi
dengan target pasarnya dan dapat melibatkan iklan dan teknik penjualan langsung
(direct sales techniques). Komunikasi berbeda dengan promosi. Promosi
mengandung sesuatu yang mempengaruhi, sedangkan komunikasi adalah
pertukaran dua arah dengan mencari tahu apa yang konsumen inginkan dan
butuhkan.

Price-rate. Apabila seorang tamu yang potensial tidak dapat menerima atau
menolak sebuah properti hotel dengan pelayanannya disebabkan harga yang tidak
sesuai, maka sia-sialah seluruh usaha pemasaran yang telah dilakukan
sebelumnya. Karena itu, penentuan harga adalah sesuatu yang sangat penting
dan krusial. Konsumen sangat terpengaruh oleh penentuan harga.
Seluruh variabel yang terdapat di dalam ”4 Ps” disebut dengan variabel yang
dapat dikontrol (controllable variables) dan sangat penting untuk ditekankan bahwa
sebuah keputusan yang berhubungan dengan salah satu variabel yang dapat
dikontrol (controllable variables) di dalam bauran pemasaran tersebut seringkali
saling berpengaruh satu sama lain. Namun, perlu disadari bahwa ada juga variabel
yang tidak dapat dikontrol (uncrollable variables) seperti krisis energi, bencana
alam, dan kondisi cuaca yang berpengaruh terhadap pariwisata pada umumnya.

512

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->