BAB I PENDAHULUAN A.

Latar Belakang Atom adalah suatu satuan dasar materi, yang terdiri atas beberapa struktur. Istilah atom berasal dari Bahasa Yunani (átomos), yang berarti tidak dapat dipotong ataupun sesuatu yang tidak dapat dibagi-bagi lagi. Konsep atom sebagai komponen yang tak dapat dibagi-bagi lagi pertama kali diajukan oleh para filsuf India dan Yunani. Pada abad ke-17 dan ke-18, para kimiawan meletakkan dasar-dasar pemikiran ini dengan menunjukkan bahwa zat-zat tertentu tidak dapat dibagi-bagi lebih jauh lagi menggunakan metode-metode kimia. Selama akhir abad ke-19 dan awal abad ke-20, para fisikawanberhasil menemukan struktur dan komponen-komponen subatom di dalam atom, membuktikan bahwa 'atom' tidaklah tak dapat dibagi-bagi lagi. Prinsip-prinsip mekanika kuantum yang digunakan para fisikawan kemudian berhasil memodelkan atom. Tujuan Berdasarkan identifikasi masalah tersebut, maka tujuan dari karya tulis ini adalah mencari dan mengetahui langkah-langkah ataupun upaya-upaya yang dapat dilakukan untuk memberdayakan masyarakat pesisir pantai agar mampu meningkatkan kesejahteraan hidup mereka.

B.

Makalah Struktur Atom

1

Atom-atom bergabung membentuk senyawa dengan perbandingan bilangan bulat dan sederhana.Pengembangan konsep atom-atom secara ilmiah dimulai oleh John Dalton (1805). sehingga tidak dapat diterima oleh beberpa ahli ilmu pengetahuan dan filsafat. dan disempurnakan oleh Bohr (1914). `. B. Atom digambarkan sebagai bola pegal yang sangat kecil. c. sehingga atom tidak dapat diciptakan atau dimusnahkan Hipotesis Dalton digambarkan dengan model atom sebagai bola pegal seperti bola tolak peluru. Macam – macam Model Atom a.BAB II PEMBAHASAN A. Misalnya air terdiri atas atom-atom hidrogen dan atomatom oksigen. b.Hasil ekperimen yang memperkuat konsep atom ini menghasilakn gambaran mengenai susunan parikel-partikel tersebut didalam atom. Model Atom John Dalton a. Makalah Struktur Atom 2 . Reaksi kimia merupakan pemisahan atau penggabungan atau penyusunan kembali dari atom-atom. Gambaran susunan partikelpartikel dasar dalam atom disebut model atom. Perkembangan Teori Atom Konsep atom dikemukakan oleh Demokritos yang tidak didukung oleh ekperimen yang menyakinkan. kemudian dilakukan oleh Thomson (1897). d. Rutherford (1911). Gambaran ini berfungsi untuk memudahkan dalam memahami sifat-sifat kimia suatu atom. Atom merupakan bagian terkecil dari materi yang sudah tidak dapat dibagi – bagi. suatu unsur memiliki atom-atom yang identik dan berbeda untuk unsur yang berbeda.

Model Atom J. c. Model Atom Rutherford Atom adalah bola berongga yang tersusun dari inti atom dan eletron yang tersusun dari inti. gerakan elektron mengitari inti ini disertai pemancaran energi elektron akan berkurang dan lintasannya makin lama akan mendekati inti dan jatuh ke dalam inti. Kelemahan dari Rutherford tidak dapat menjelaskan mengapa elektron tidak jatuh ke dalam inti atom. Inti atom bermuatan positif dan massa atom terpusat pada inti atom. Makalah Struktur Atom 3 .J Thomson Atom adalah bola bulat bermuatan positif dan di permukaan tersebar elektron yang bermuatan negatif.b. Berdasarkan teori fisika. atom dan elektron yang mengelilinginya.

d. elektron akan memancarkan energi. Elektron Percobaan tabung sinar katode pertama kali dilakukan oleh William Crookes (1875). C. elektron akan memancarkan energi lebih rendah. Model Atom Niels Bohr b. Jika berpindah lintasan ke lintasan yang lebih tinggi. Elektron dapat berpindah dari satu lintasan ke yang lain dengan menyerap atau memancarkan energi sehingga energi elektron atom itu tidak akan berkurang. George Johnstone Stoney (1891) yang mengusulkan nama sinar katode disebut “elektron”. Percobaan-percobaan Mengenal Struktur Atom a. elektron akan menyerap energi. Atom terdiri atas inti yang bermuatan positif dan dikelilingi oleh elektron yang bermuatan negatif di dalam suatu lintasan. Hasil ekperimennya yaitu ditemukannya seberkas sinar yang muncul dari arah katode menuju ke anode yang disebut sinar katode. Kedudukan elektron-eletron pada tingkat-tingkat energi tertentu yang disebut kulitkulit elektron. Makalah Struktur Atom 4 . Jika beralih ke lintasan yang lebih rendah. Joseph John Thomson (1897) melanjutkan eksperimen William Crookes yaitu pengaruh medan listrik dan medan magnet dalam tabung sinar katode. Kelemahan dari stoney tidak dapat menjelaskan pengaruh elektron terhadap perbedaan sifat antara atom suatu unsur dengan atom dalam unsur lainya. Antonine Henri Beecquerel (1896) menemukan sinar yang dipancarkan dari unsurunsur radioaktof yang sifatnya mirip dengan elektron. c. d.

Hasil percobaan J. Besarnya muatan dalam eletron ditemukan oleh Robert Andreww miliki (1908) melalui percobaan tetes Minyak Milikan seperti gambar berikut. Akibat gaya tarik grafitasi akan mengendapkan tetesan minyak yang turun. Apabila tetesan minyak diberi muatan negatif maka akan tertarik ke kutub positif medan listrik. Makalah Struktur Atom 5 .J Thomson menujukkan bahwa sinar katode dapat dibelokkan ke arah kutub positif medan listrik. Minyak disemprotkan kedalam tabung yang bermuatan litrik. Dari hasil percobaan Milikan dan Thomson diperoleh muatan elektron-1 dan massa elektron 0. Hal ini membuktikan terdapat partikel bermuatan negatif dalam suatu atom.

Ernest Rutherford melakukan penelitian penembakan lempang tipis emas. Namun pada kenyataan nya partikel materi mempunyai massa yang dapat diukur dan atom bersifat atom netral. Setelah berbagai gas dicoba dalam tabung ini. terbentuk pula sinar positif yang menuju arah berlawanan melalui lubang pada katode. Hasil eksperimen tersebut membuktikan bahwa pada saat terbentuk elektron yang menuju anode. Makalah Struktur Atom 6 . Percobaan Rutherford dapat digambarkan sebagai berikut. Rontgen (1895) dan penemuan zat radioaktif (1896). ternyata gas hidrogenlah yang menghasilkan sinar muatan positif yang paling kecil baik massa maupun muatanya. Jika atom terdiri dari partikel yang bermuatan positif dan negatif maka sinar alfa yang ditembakkan seharusnya tidak ada yang diteruskan/ menembus lempeng sehingga mincullah istilah inti atom. Ernest Rutherford dibantu oleh Hans Geiger dan Ernest Marsden (1911) menemukan konsep inti atom didukung oleh penemuan sinar X oleh WC. yang diberi lubang-lubang dan diberi muatan listrik. Proton Jika massa elektron 0 bearti suatu partikel tidak mempunyai massa. Inti atom Setelah penemuan proton dan elektron. Massa proton = 1 sma (satuan massa atom) dan muatan proton = +1 c. sehingga partikel ini disebut proton.b. Eugene Goldstein (1886) melakukan eksperimen dari tabung gas yang memiliki katode.

Inti atom tersusun atas sejumlah proton dan neutron. Struktur atom menggambarkan bagaimana partikel-partikel dalam atom tersusun. sehingga dapt diprediksi bahwa ada partikel lain dalam inti atom. Menetukan Struktur Atom Berdasarkan Tabel Periodik a. ternyata partikel yang menimbulkan radiasi berdaya tembus tinggi itu bersifat nertal atau tidak bermuatan dan massanya hampir sama dengan proton. sehingga atom bersifat netral. Massa inti atom tidak seimbang dengan massa proton yang ada dalam inti atom. Partikel Dasar Penyusun Atom Atom adalah bagian terkecil dari suatu unsur yang masih memiliki sifat unsur tersebut. Selanjutnya ketiga partikel sub atom (proton. atom tersusun atas inti atom dan dikelilingi elektron-elektron yang tersebar dalam kulitkulitnya. sedangkan massa atom inti ditentukan oleh banyaknya proton dan neutron.Hasil percobaan ini membuat Rutherford menyatakan hipotesisnya bahwa atom tersusun dari inti atom yang bermuatan positif dan dikelilingi elektron yang bermuatan negatif. neutron. Becker (1930) melakukan eksperimen penembakan partikel pada inti atom berilium (Be) dan dihasilkan radiasi partikel berdaya tembus tinggi. Neutron Prediksi dari Rutherford memicu W. Bothe dan H. dan elektron ) dangan kombinasi tertentu membentuk atom suatu unsur yang lambangnya dapat dituliskan : X : lambang suatu unsur Z : nomor atom A : nomor massa Makalah Struktur Atom 7 . James Chadwick (1932). Sebagian besar atom terdiri dari ruang hampa yang dalamnya terdapat inti yang sangat kecil di mana massa dan muatan positifnya dipusatkan dan dikelilingi oleh elektron-elektron yang bermuatan negatif. d. Secara sistematis dapat digambarkan partikel-partikel sub atom berikut. Jumlah proton dalam inti atom menentukan muatan inti atom. D.

c. Gas mulia memiliki elektron penuh pada tingkat terluar.b.Nomor atom merupakan jumlah proton. Jumlah elektron tingkat terluar (atau kulit terluar)sama dengan nomor golongan (kecuali helium yang memiliki 2 elektron. Dengan penemuan partikel penyusun atom dikenal istilah nomor atom (Z) dan nomor massa (A) Penulisan lombang atom unsur menyetarakan nomor atom dan nomor massa. Lihatlah nomor dari tabel periodik. Gas mulia biasa disebut dengan golonga 0 bukan golongan 8). Oleh karena sifat atom netral. Dua hal yang penting diperhatikan jika anda melihat susunan daam tabel periodik : 1. jika anda mengetahui bahwa barium terletak pada golongan 2. Nomor Atom dan Nomor Massa Suatu atom memiliki sifat dan massa yang khas satu sama lain. Nomor atom selalu labih kecil dari nomor massa. E. Susunan elektron-elektron dalam level-level energi. Dimana : A = nomor massa Z = nomor atom X = lambang unsur Nomor Massa (A) = Jumlah proton + Jumlah Neutron Atau Jumlah Neutron = Nomor massa – Nomor atom Nomor Atom (Z) = Jumlah proton Makalah Struktur Atom 8 . selalu isi level terdalam sebelum mengisi level luar. Hal ini berlaku diseluruh golongan unsur pada tabel periodik (kecuali unsur-unsur transisi). bearti barium memiliki 2 elektron pada tingkat teluar. Jadi. Memahami Susunan dari Sebuah Atom a. 2. b. maka nomor atom juga merupakan jumlah elekton.

Nomor atom ditulis agak ke bawah sebelum lambang unsur. Isobar Isobar adalah unsur-unsur yang memiliki nomor atom berbeda tetapi nomor massa sama. sehingga nomor atom juga menujukkan jumlah elektron. Isoton Isoton adalah atom-atom yang berbeda tetapi mempunyai jumlah neutron yang sama G. Nomor Atom (Z) Nomor atom (Z) menujukkan jumlah proton (muatan positif) atau jumlah elektron dalam atom tersebut. b. Isobar. Konfigurasi Elektron. c. Nomor Massa (A) Massa elektron sangat kecil dan dianggap nol sehingga massa atom ditentukan oleh inti atom yaitu proton dan neutron. Nomor atom ini merupakan ciri khas suatu unsur. Makalah Struktur Atom 9 . F. dimana n merupakan letak kulit. Konfigurasi (susunan) elektron suatu atom berdasarkan kulit-kulit atom tersebut. Jadi masing ada sisa elektron yang tidak dapat ditampung pada kulit tersebut maka diletakkan pada kulit selanjutnya. Elektron disusun sedemikian rupa pada masing-masing kulit dan diisi maksimum sesuai daya tampung kulit tersebut. Isotop. Isotop Isotop adalah atom yang mempunyai nomor sama tetapi memiliki nomor massa berbeda. b. M. Menetukan Elektron Valensi a. Elektron inilah yang nantinya paling menentukan sifat suatu unsur.a. N dan seterusnya dimulai dari yang terdekat dengan inti atom. Nomor massa (A) menyatakan banyaknya proton dan neutron yang menyusun inti atom suatu unsur. Oleh karena atom bersifat netral maka jumlah proton sama dengan jumlah elektronya.Lambang kulit dimulai dari K. Setiap atom dapat terisi eletron maksimum 2n2. dan Isoton suatu Unsur a. Nomor massa ditulis agak ke atas sebelum lambang unsur. L.

Elektron Valensi Elektron yang berperan dalam reaksi pembentukan ikatan kimia dan reaksi kimia adalah elektron pada kulit terluar atau elektron valensi. Perhatikan Tabel untuk menentukan jumlah elektron valensi. Unsur –unsur yang mempunyai jumlah elektron valensi yang sama akan memiliki sifat kimia yang sama pula. Makalah Struktur Atom 10 . Jumlah elektron valensi suatu atom ditentukan berdasarkan elektron yang terdapat pada kulit terakhir dari konfigurasi elektron atom tersebut.b.

BAB III PENUTUP A. SARAN Makalah Struktur Atom 11 . KESIMPULAN B.