LAPORAN PRAKTIKUM FISIKA DASAR JEMBATAN WHEATSTONE

1. PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang Dalam umumnya Jembatan Wheatstone dipergunakan untuk memperoleh ketelitian dalam melaksanakan pengukuran terhadap suatu tahanan yang nilainya relative kecil sekali umpamanya saja suatu kebocoran dari kabel tanah/ kortsluiting dan sebagainya. Rangkaian ini dibentuk oleh empat buah tahanan (R) yag merupakan segiempat A ! " D dalam hal mana rangkaian ini dihubungkan dengan sumber tegangan dan sebuah galvanometer nol (#). $alau tahanan tahanan itu diatur sedemikian rupa sehingga galvanometer itu tidak akan mengadakan suatu hubungan antara keempat tahanan tersebut. (%uryatmo& '()*). Jembatan Wheatstone merupakan suatu susunan rangkaian listrik untuk mengukur suatu tahanan yang tidak diketahui harganya (besarannya). $egunaan dari Jembatan Wheatstone adalah untuk mengukur nilai suatu hambatan dengan cara arus yang mengalir pada galvanometer sama dengan nol (karena potensial ujung ujungnya sama besar). %ehingga dapat dirumuskan dengan perkalian silang. "ara kerjanya adalah sirkuit listrik dalam empat tahanan dan sumber tegangan yang dihubungkan melalui dua titik diagonal dan pada kedua diagonal yang lain dimana galvanometer ditempalkan seperti yang diperlihatkan pada jembatan +heatstone. (,ratama& -#'#). 1.2 Mak !" "an T!#!an .aksud dari praktikum /isika dasar tentang Jembatan Wheatstone adalah agar para praktikan mengetahui bagaimana cara merancang rangkaian Jembatan Wheatstone dengan baik dan benar& serta dapat mengetahui bagian bagian Jembatan Wheatstone. 0ujuan dari praktikum /isika dasar tentang Jembatan Wheatstone adalah agar dapat menentukan tahanan suatu penghantar/ besarnya suatu hambatan

1

dengan rangkaian Jembatan Wheatstone& serta dapat mengetahui bagian bagian Jembatan Wheatstone.alang. (4lmu 4lmu .erikanan dan 4lmu $elautan 7niversitas !ra+ijaya& .raktikum 1isika Dasar tentang Jembatan Wheatstone dilaksanakan pada hari Rabu tanggal '# 2ovember -#'# pada pukul '3.erairan) 1akultas .3# W4! di gedung " lantai 4 6aboratorium 44.$ Wakt! "an Te%&at . 2 .## W4! sampai dengan '5. 1.

Jembatan Wheatstone adalah alat yang paling umum digunakan untuk pengukuran tahanan yang teliti dalam daerah ' sampai '##.rinsip ini digunakan dalam instrument pendeteksi arus.2. (6ister& '((3). .2 +al. TINJAUAN PUSTAKA 2.an*%eter "an +a%(ar Jika konduktor pengalir arus ditempatkan dalam medan magnet dihasilkan gaya pada konduktor yang cenderung menggerakkan konduktor itu dalam arah tegak lurus medan.alvanometer terdiri atas sebuah komponen kecil berlilitan banyak yang ditempatkan dalam sebuah medan magnet begitu rupa sehingga garis garis medan akan menimbulkan kopel pada kumparan apabila melalui kumparan ini ada arus. (1link& '()<). (%uryatmo& '(95). Jembatan Wheatstone terdiri dari tahanan R'& R-& R3& dimana tahanan tersebut merupakan tahanan yang diketahui nilainya dengan teliti dan dapat diatur.alvanometer merupakan instrument sangat peka dan dapat mengukur arus yang sangat lemah. 4nstrument pendeteksi arus yang peka disebut galvanometer. (6ister& '((3).oogle& images& -#'#) 2.1 Pengert'an Je%(atan W)eat t*ne "an +a%(ar Jembatan Wheatstone adalah alat ukur yang ditemukan oleh %amuel 8unter "hristie pada ')33 dan meningkat kemudian dipopulerkan oleh %ir "harles Wheatstone pada tahun ')53.### :. 4ni digunakan untuk mengukur suatu yang tidak diketahui hambatan listrik dengan menyeimbangkan dua kali dari rangkaian jembatan& satu kaki yang mencakup komponen diketahui kerjanya mirip dengan aslinya potensiometer. Jembatan Wheatstone adalah suatu alat pengukur& alat ini dipergunakan untuk memperoleh ketelitian dalam melaksanakan pengukuran terhadap suatu tahanan yang nilainya relati/ kecil sekali umpamanya saja suatu kebocoran dari kabel tanah/ kartsluiting dan sebagainya. (. 3 . . .

. (. (!uechhe& -##*).alvanometer adalah alat yang dipergunakan untuk deteksi dan pengukuran arus. !ila arus mengalir melalui ka+at tembaga& arus tadi akan mendapatkan tahanan.alvano yaitu suatu instrument yang dipergunakan untuk memperlihatkan arus yang lemah. 4lmu+an /isika ohm telah menemukan bah+a pada suhu konstan maka besarnya arus bertambah sehingga terdapat tegangan yang disampai dengan rumus= . (Wikipedia& -#'#) 8ambatan (R) sebuah ka+at atau benda lain adalah ukuran benda potensial (>) yang harus terpasang antara benda tersebut sehingga arus sebesar satu ampere dapat mengalir mele+atinya.ratama& -#'#). 8ambatan listrik yang mempunyai satuan dan dapat dirumuskan sebagai berikut= atau $et => 4 ? 0egangan ? Arus listrik. (%uryatmo& '(95). 7ntuk menyatakan dengan jelas kadang kadang dipisahkan juga untuk instrument instrumen yang peka (sensiti/)& yang banyak dipakai di laboratorium dan terutama sistem jembatan yang banyak kita jumpai.$ Ha%(atan L' tr'k 8ambatan listrik adalah perbandingan antara tegangan listrik dari suatu komponen elektronik (misalnya resistor) dengan arus listrik yang mele+atinya.oogle& images& -#'#) 2. (.Di dalam teori pengukuran listrik yang dimaksudkan dengan pengukuran .erbandingan yang konstan ini menurut ohm disebut tahanan dari penghantar dengan symbol R& jadi 4 . $ebanyakan alat itu kerjanya tergantung pada momen yang dilakukan pada kumparan di dalam medan magnet.

erancangan dan pembuatan perhitungan ikan secara otomatis diciptakan alat alat yang bertujuan untuk mempermudah tugas manusia dalam pekerjaan sehari hari. (.%atuan tahanan adalah ohm (:)& ini merupakan tahanan untuk artus sebesar ' Ampere melalui tahanan dengan tegangan ' >olt.Man.etra& -#'#).. 5 . 2.aat Je%(atan W)eat t*ne "' ('"ang Per'kanan . 8okum ohm ditulis dengan 7 = besar tegangan dan 4 = arus. Dalam bidang perikanan perlu diciptakan suatu alat yang dapat menmggantikan tugas manusia untuk menghitung jumlah ikan ikan saat beri makan ikan ikan& akan menjaga jumlah ikan ikan dalam jumlah banyak sehingga tugas manusia dapat digantikan oleh alat ini juga dapat mempercepat proses perhitungan ikan otomatis ini dapat dihitung jumlah ikan dalam jumlah banyak& dalam +aktu yang relati/ cepat. (>ander Wal& '()<).

:& '< :& 33 :& 59 :) • RA (Resistor >ariable)  (tahanan yang akan ditentukan besarannya) untuk sebagai resistor yang akan dicari nilainya • • $abel penghubung  untuk menghubungkan arus listrik yang mengalir $ontak geser  untuk memutuskan atau mengalirkan arus listrik (saklar) 6 .s R% * R@ = .alvanometer = 8ambatan yang akan ditentukan nilainya $.$.1 +a%(ar Rangka'an $et= .o+er supply = 8ambatan yang telah diketahui nilainya = .2 Alat "an F!ng ' • • • • Rangkaian jembatan +heatstone jenis ka+at geser untuk menentukan nilai suatu hambatan (6' dan 6-) .o+er supply  untuk mengubah arus A" bolak balik menjadi arus D" (searah) .alvanometer  untuk mendeteksi arus listrik kecil yang mengalir R% (Resistor standart)  tahanan standart yang telah diketahui nilainya ('#:& '. METODOLO+I $.

:& '< :& 33 :& 59 : Dirubah RA dari RA' sampai RA< 8asil 7 .• $a+at mikron  sebagai media stabilitas arus listrik (hambatannya konstan) $.$ Ske%a Ker#a Disiapkan alat alat yang akan digunakan Dirangkai jembatan +heatstone Dinyalakan po+er supply Diletakkan kontak geser pada jembatan +heatstone Digeser ke kiri atau ke kanan sampai jarum galvanometer kembali ke nol Dicatat 6' dan 6- Dirubah R% dari '#:& '.

olaritas A 6' (cm) ' 3 5 < '# ''< 33 59 '<&< 5'&9 #&< *&< <# 6. PEMBAHASAN -.olaritas ! 6' (cm) '3 3# 3< 3 5 6.2 Anal' a Data • P*lar'ta A ? <5&<- ? '*&9) ? -()< 8 .1 Data Ha 'l Penga%atan RA' 2o Rs (Bhm) .(cm) )9 9# *< (9 (* -.(cm) )5&< <)&3 ((&< (3&< <# RA.-.

? 595&* ? 59 • P*lar'ta B ? **&( ? -) ? -9&)* ? '#*9 9 .

? ''-) • Ralat %!tlak o P*lar'ta A o P*lar'ta B • Ralat N' (' 10 .

o P*lar'ta A o P*lar'ta B • Ke ek a%aan o P*lar'ta A o P*lar'ta B R@ 2o .olaritas ! **&( -) -9&)* '#*9 ''-) *<'&** *)(&5 --9)&)-3'&<) *<(&') 3(*&*5 53<&<* 53<&9 *#3&55 **5&55 5-5**#&) 59<-9-&5 <'(3#-#&* <3*-(&3 535<')&3 '<93-3&3 ')(9'-&< ')()35&< 3*5'3(&) 55'5)#&< 11 .olaritas A ' 3 5 < <5&<'*&9) -()< 595&* 59 .

%etelah itu dirubah R@ mulai dari R@ ' sampai R@<.Anal' a Ha 'l . 6angkah terakhir dicatat 6' dan 6-& lalu dirubah Rs mulai '#:& '. Rs 33: 6'?*&< dan 6-?(3&<& Rs 59: 6'?<# dan 6-?<#.ada percobaan praktikum /isika dasar tentang jembatan +heatstone mendapatkan hasil pada polaritas ! untuk Rs '#: 6'?'3 dan 6-?)9& Rs '. 8asil perhitungan R@ pada polaritas A didapatkan hasil Rs '#:? R@A?<5&<.ada praktikum /isika dasar tentang jembatan +heatstone& langkah pertrama yang dilakukan adalah mempersiapkan alat yang akan digunakan& kemudian dirantai sebuah jembatan +heatstone lalu dinyalakan po+er supply setelah itu diletakkan kontak geser pada ka+at nikrom yang sudah diletakkan di atas penampang jembatan jembatan +heatstone& lalu geser ke kanan atau ke kiri sampai jarum galvanometer menunjuk angka nol karena sudah diasumsikan besarnya arus dan hambatan sama besar digunakan ka+at nikron karena nilai hambatannya konstan. 12 . %ebelum merubah Rs& dimatikan terlebih dahulu po+er supplynya& (agar tidak terjadi hubungan arus pendek)& baru Rs dipindahkan.:? 6' dan 6-?3# dan 9#& Rs '<: 6'?3< dan 6-?)<. ..ada percobaan praktikum ini tentang jembatan +heatstone mendapatkan hasil pada polaritas A untuk Rs '#:? 6' dan 6-?'<&< dan )5&<& Rs '.$ Anal' a Pr* e"!r .dan R@!?**&(-& R% '-:? R@A?'*&9) dan R@!?-)& Rs '<: R@A?-()< dan R@!?-9&)*& Rs 33:? R@A?595&* dan R@!?'#*9& dan Rs 59:? R@A?59 dan R@!?''-).:& '< :& 33 :& 59 :. -. . Rs 33: 6'?3 dan 6-?(9& Rs 59: 6'?5 dan 6-?(*.alvanometer menunjukkan angka nol karena sudah diasumsikan besarnya arus.:? 6' dan 6-?5'&9 dan <)&3& Rs '<: 6'?#&< dan 6-?((&<.*<)''#'&5 '35-5(#&* -.

13 . .ada keseksamaan dari polaritas A?$?-#C dan pada polaritas !?$?5#C.ada ralat nisbi polaritas A 4A?)#C& polaritas ! 4!?*#C.%etelah polaritas A dan ! didapatkan hasil rata rata polaritas A& untuk polaritas ! didapatkan hasil rata rata pada %etelah semua dihitung diperoleh hasil& ralat mutlak pada polaritas A& didapatkan hasil %AA?<93&*& pada polaritas ! didapatkan hasil %A!?-<(&'. .

14 . PENUTUP /. R% '-: (R@A?'*&9) dan R@!?-))& R% '<: (R@A?-()< dan R@!?-9&)*)./. /. R% 33: (R@A?595&* dan R@!?'#*9) dan R% 59: (R@A?59 dan R@!?''-)). • • 8ambatan listrik dapat dirumuskan sebagai berikut Data perhitungan polariotas A dan polaritas ! adalah Rs '#: (6' dan 6-?'<&< dan )5&<)& Rs '.ada polaritas A& dan pada polaritas ! adalah Rs '#: (6'?'3 dan 6-?)9)& Rs '. Rata rata • dan . $eseksamaan $A?-#C dan $!?5#C.alvanometer adalah alat ukur yang memiliki kepekaan tinggi oleh karena itu galvanometer dipakai pengukuran dengan tegangan kecil.dan R@!?**&(-). Data perhitungan ralat mutlak polaritas A %A A?<93&*& polaritas ! %A!?-<(&'. .: (6' dan 6-?5'&9 dan <)&3)& Rs '<: (6'?#&< dan 6-?((&<).2 Saran Dengan adanya praktikum /isika dasar tentang jembatan +heatstone sebaiknya pada praktikan untuk lebih sabar dalam mengukur rangkaian jembatan +heatstone agar mendapatkan hasil yang maksimal& praktikan lebih berhati hati dalam menggunakan. • • Resistor adalah suatu komponen dengan bahan konduktor yang dibuat sedemikian sehingga mempunyai hambatan tertentu .: (6' dan 6-?3# dan 9#& Rs 59: (6'?5 dan 6-?(*) • Data perhitungan R@ polaritas AD!? Rs '#: (R@A?<5&<. Ralat nisbi pada polaritas A dan !& 4A?)#C dan 4!?*#C.1 Ke '%&!lan Adapun kesimpulan yang diperoleh dala praktikum ini adalah= • 8ambatan listrik adalah perbandingan antara tegangan dari suatu komponen elektronik (misalnya resistor) dengan arus yang mele+atinya.

Dasar-dasar Ilmu Instrumen. http=//de+eypetra. Diakses pada tanggal '* 2ovember -#'# pukul '9..com/. Teknik Listrik Pengukuran. ambatan Listrik. http=//marausna.ars. !rink.ac.39 W4!.J dan B. 15 . dan Eugene 8echt.com/+iki/hambatan listrik.'< W4!. '()*. %uryatmo& 1. Jembatan Wheatstone. Mesin dan Rangkaian Listrik. Wikipedia.+ordpress. Rangkaian Eletro Teknik. 6ister& Eugene ". . 1link& R. . -##*.ratama& 6u//i. '()<. Jakarta = Erlangga. http=//sebuahnamauntukcinta. Jakarta = Erlangga. '((3.DAFTAR PUSTAKA !ueche& 1redick J.blogspot. Jakarta = !inacipta.. http=//id.id. Diakses pada tanggal '* 2ovember -#'# pukul '*. >an der +ol& . -#'#.5# W4!. Jakarta = Erlangga. -##(. -#'#.etra.5# W4!. -#'#.com. Fisika Universitas. '()5. Jakarta = !ina aksara. Diakses pada tanggal '* 2ovember -#'# pukul '9. .+ikipedia.org. Diakses pada tanggal '* 2ovember -#'# pukul '9.