Akhwat Perindu

• • • • • • •
Beranda Artikel Motivasi Hikmah Mutiara Sahabat Coretan Tugas

Selasa, 02 April 2013

Makalah Diagnosa Kesulitan Belajar DIAGNOSA KESULITAN BELAJAR

Tidak Adanya Antusias Anak dalam Belajar
SEKOLA Di SDN SELOPURO II TINGGI IL!UTARBI"A ISLA!I"A $%&$ BAB I PENDA ULUAN A' Latar Belakan( Dunia pendidikan dalam kenyataannya penuh dengan kompleksitas yang sangat kompleks, dalam memberikan pendidikan kepada anak didik tidak semuanya susuai dengan rencana dan kemauan guru, ada saja masalah yang dihadapi dari setiap individu peserta didik. ada prinsipnya setiap sis!a berhak memperoleh peluang untuk mencapai kinerja akademik yang memuaskan. "amun dari kenyataan sehari#hari tampak jelas bah!a sis!a itu memiliki perbedaan dalam hal kemampuan intelektual, kemampuan $isik, latar belakang keluarga, kebiasaan dan pendekatan belajar yang terkadang sangat mencolok antara seorang sis!a dengan sis!a yang lainnya. Sementara itu penyelenggaraan pendidikan di sekolah#sekolah pada umumnya ditujukan kepada sis!a yang berkemampuan rata#rata, sehingga sis!a yang berkemampuan lebih atau yang berkemampuan kurang terabaikan. Dengan demikian, sis!a#sis!a yang berkategori %di luar rata# rata& itu tidak mendapat kesempatan yang memadai untuk berkembang sesuai dengan kapasitasnya. Dari sini kemudian timbullah apa yang disebut dengan kesulitan belajar 'learning difficulty(. )esulitan belajar dapat pula dialami oleh sis!a yang berkemampuan rata#rata 'normal( yang disebabkan oleh adanya $aktor#$aktor tertentu yang menghambat tercapainya kinerja akademik yang sesuai dengan harapan.
B' Tujuan Dia(n)sa Kesulitan Belajar

NGA#I

Anak pada usia 3#/ tahun. )oordinasi mata dan tangan lebih baik. erkembangan . kita melakukan pengorganisasian pengalaman#pengalaman yang telah terjadi. iaget yakin bah!a anak#anak menyesuaikan pemikiran mereka untuk menguasai gagasan#gagasan baru. 'Santrock. menyesuaikan diri kepada persekitaran dan berubah melalui peredaran masa. sama seperti dalam keterampilan motor mereka. masa kanak#kanak 'early childhood( adalah masa perkembangan dari usia 1 atau 2 tahun hingga 9 atau : tahun. Santrok pada tahun 2002. iaget yakin bah!a kita menyesuaikan diri dalam dua cara yaitu asimiliasi dan akomodasi. Sedangkan akomodasi adalah terjadi ketika individu menyesuaikan diri dengan in$ormasi baru. mengatakan bah!a anak dapat membangun secara akti$ dunia kogniti$ mereka sendiri.Diagnosa kesulitan belajar dilaksanakan untuk mengetahui permasalahan yang dialami sis!a. rohani.2002(. .-A". dari psikologi anak !anita maju 1 tahun dari anak laki#laki.enurut 2ro! dan 2ro! '1/30(. sisitem peredaran darah masih belum kuat.2 kg dan 2 atau 3 inchi pertahun.enurut Slavin '1//0( pula berpendapat perkembangan adalah berkaitan dengan mengapa dan bagaimana individu berkembang dan membesar. erkembangan $isik menggambarkan perubahan dalam penampilan $isik anak#anak.asa 6idup. personaliti. Secara kronologis 'menurut urutan !aktu(. 2. . Anak#anak bertambah 2.embaiknya keterampilan motorik halus utamanya perempuan dan keterampilan motorik kasar pada laki#laki. Anak#anak memperoleh kendali yang besar atas tubuhnya. koordinasi oto dan syara$ masih kurang baik. Dalam pandangan iaget. yaitu perkembangan dari segi $i1ikal. yaitu pengorganisasian dan penyesuaian. sehingga dapat membantu sis!a dalam mengoptimalkan potensinya. kemampuan kekuatan mereka berlipat ganda karena besarnya jumlah sel#sel otot mereka. sosioemosional dan kogniti$ serta bahasa. karena in$ormasi tambahan akan menambah pemahaman mereka terhadap dunia. erkembangan biologis pada masa#masa ini berjalan pesat. moral dan sosial '6and 7ut8 sikologi erkembangan 2012(. individu akan mengalami perkembangan sepanjang hayat. @ntuk membuat dunia kita diterima oleh pikiran. -eliau berpendapat. tetapi secara sosiologis ia masih sangat terikat oleh lingkungan dan keluarganya. erkembangan menjadi lebih halus dan terkoordinasi. ketahanan tubuh bertambah. . $ungsionalisasi lingkungan keluarga pada $ase ini penting sekali untuk mempersiapkan anak terjun ke dalam lingkungan yang lebih luas terutama lingkungan sekolah. duduk dan mengikuti pembicaraan beberapa saat. BAB II TINJAUAN PUSTAKA A. 7leh karena itu .isik. terjadi koordinasi tubuh. <etapi hidup mereka harus berorientasi kegiatan dan sangat akti$. *+)*. perkembangan merupakan perubahan secara 4kualitati$5 serta cenderung ke arah yang lebih baik dari segi pemikiran.A".3 hingga 3. Asimilasi terjadi ketika individu menggabungkan in$ormasi baru ke dalam pengetahuan mereka yang sudah ada. oleh =ohn ?. anak laki#laki cenderung akti$itas yang ada kontak $isik seperti berkelahi dan bergulat. erkembangan )ogniti$ akar psikologi S!iss terkenal yaitu =ean iaget '13/:#1/30( dalam buku >i$e Span Development8 erkembangan . 1. Sedangkan . terdapat dua proses yang mendasari perkembangan dunia individu.

pada tahap ini anak mulai melukiskan dunia dengan kata#kata dan gambar#gambar.<ingkat Satu 8 . merupakan tahap ketiga piaget. *gosentrisme adalah suatu ketidakmampuan untuk membedakan antara perspekti$ seseorang dengan perspekti$ oranglain dengan kata lain anak melihat sesuatu hanya dari sisi dirinya.sens)rim)t)r 1Sens)rim)t)r sta(e2. ada tahap ini. Seperti sorang anak yang mengatakan. Adalah penalaran moral yang yang didasarkan atas hukuman dan anak#anak taat karena orang# orang de!asa menuntut mereka untuk taat. ada masa usia B#10 tahun anak cenderung pada tahap tingkat satu yaitu prakonvensional. Dalam konsep moral menurut )ohlberg ini anak menentukan keburukan perilaku berdasarkan tingkat hukuman akibat keburukan tersebut. yang terjadi dari usia 2 hingga 0 tahun. .Pia(et men(atakan *a+. astraksi dan generalisasi. Ta+a. Anak mampu bernalar tanpa harus berhadapan dengan dengan objek atau peristi!a berlangsung. yang terlalu agstrak bagi pemikiran pada tahap ini. Animisme adalah keyakinan bah!a obyek yang tidak bergerak memiliki kualiatas semacam kehidupan dan dapat bertindak. Ta+a. erkembangan .& Sedangkan Antuiti$ adalah anak#anak mulai menggunakan penalaran primiti$ dan ingin mengetahui ja!aban atas semua bentuk pertanyaan.ulai muncul pemikiran egosentrisme. . yang berlangsung dari usia 0 hingga 11 tahun. Aa telah memiliki kemampuan#kemampuan untuk melakukan operasi# operasi yang menyatakan hubungan di antara hubungan#hubungan.-ra)-erasi)nal 1-re)-erati)nal sta(e2. Anak pada tahap ini sudah mampu melakukan penalaran dengan menggunakan hal#hal yang abstrak dan menggunakan logika. merupakan tahap kedua piaget. . Sedangkan perilaku baik akan dihubungkan dengan penghindaran dari hukuman. enalaran terjadi dalam struktur kogniti$nya telah mampu hanya dengan menggunakan simbol#simbol. 7rientasi kepatuhan dan hukuman.masin( ta+a. animisme.dalam mema+ami dunia' !asin(. Ta+a. perkembangan mental ditandai oleh kemajuan yang besar dalam kemampuan bayi untuk mengorganisasikan dan mengkoordinasikan sensasi 'seperti melihat dan mendengar( melalui gerakan#gerakan dan tindakan#tindakan $isik.ereka mengatakan mengetahui sesuatu tetapi mengetahuinya tanpa menggunakan pemikiran rasional. ada tingkat pertama ini terdapat 2 tahap yaitu 8 <ahap 1. memahami konsep promosi.terkait den(an usia dan terdiri dari /ara *er-ikir yan( *er*eda' Berikut adala+ -enjelasan le*i+ lanjut0 Ta+a. ide#ide.oral ada perkembangan moral menurut )ohlberg menekankan dan yakin bah!a dalam ketentuan diatas terjadi dalam suatu urutan berkaitan dengan usia. 3.)-erasi)nal 3)rmal 13)rmal )-erati)nal sta(e2. yang terjadi dari lahir hingga usia 2 tahun. Dengan kata lain sangat memperhatikan ketaatan dan hukum.)-erasi)nal k)nkrit 1/)n/rete )-erati)nal sta(e2 . dan intuiti$.oralitas rakonvensional.a kita melam-ui -erkem*an(an melalui em-at ta+a. dimana mereka belum menganggap moral sebagai kesepakatan tradisi sosial. merupakan tahap pertama piaget. ada tahap ini anak dapat melakukan penalaran logis menggantikan pemikiran intuiti$ sejauh pemikiran dapat diterapkan ke dalam cotoh#contoh yang spesi$ik atau konkrit. 2ontohnya pemikir operasional konkrit tidak dapat membayangkan langkah#langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan soal persamaan aljabar. enggunaan benda#benda konkret tidak diperlukan lagi. % ohon itu bergoyang#goyang mendorong daunnya dan daunnya jatuh.

sedangkan respon berupa reaksi atau tanggapan pelajar terhadap stimulus yang diberikan oleh guru tersebut. Anisiati$ anak memba!a mereka berhubungan dengan banyak pengalaman baru. 'santrock. dan dari taman kanak#kanak ke sekolah dasar. B. 9. 7rang tua selalu memiliki pengaruh yang paling kuat pada anak#anak. kejelasan komunikasi orangtua dengan anak. . Stimulus adalah apa saja yang diberikan guru kepada pelajar. dan tuntutan orangtua kepada anak untuk menjasi matang. 2000. *rikson percaya bah!a guru memiliki tanggung ja!ab khusus bagi perkembangan keakti$an anak. '?ikipedia. mereka mengarahkan energi mereka menuju penguasaan dan keterampilan intelektual. . Seseorang dianggap telah belajar sesuatu jika dia dapat menunjukkan perubahan perilakunya. engertian -elajar -elajar adalah perubahan yang relati$ permanen dalam perilaku atau potensi perilaku sebagai hasil dari pengalaman atau latihan yang diperkuat. terjadi sekitar tahun sekolah dasar. Di!aktu yang sama pula anak menjadi lebih antusias mengenai belajar dibandingkan dengan akhir periode kanak#kanak a!al yang penuh imajinasi.uru harus dengan lembut tetapi tegas mengajak anak ke dalam petualangan menemukan bah!a seseorang dapat belajar mencapai sesuatu yang tidak pernah terbayangkan sebelumnya. erkembangan social )erja keras versus rasa in$erior adalah tahap perkembangan erikson yang ke empat. Setiap orangtua mempunyai gaya tersendiri dalam hubungan sengan anak#anaknya. -elajar merupakan akibat adanya interaksi antara stimulus dan respon. dan ini berpengaruh terhadap perkembangan social anak#anak. . Dia mengidenti$ikasi tiga tipe gaya orang tua yang bervarisaai. hlm B0( erkembangan Sosioemosional erkembangan social pada masa kanak#kanak tumbuuh dari hubungan yang erat mereka dengan orang tua atau pengaruh#pengaruh lain. Cang bermakna perilaku baik dihubungkan dengan pemuasan keinginan dan kebutuhan sendiri tanpa mempertimbangkan kebutuhan orang lain.enurut teori ini dalam belajar yang penting adalah input yang berupa stimulus dan output yang berupa respon. Anteraksi social diperluas dari rumah ke tetangga. Diane -aumrind '1/33( meneliti gaya atau corak orangtuaa dalam mendidik anak#anaknya.org( . termasuk anggota keluarga. Saat mereka berpindah ke masa kanak#kanak tengah dan akhir. meliputi control orangtua terhadap anak. PER!ASALA AN BELAJAR 1.<ahap 2. )emungkinan lain dalam tahun sekolah dasar adalah bah!a anak dapat memunculkan rasa in$erior#merasa tidak kompeten dan tidak produkti$.emperhatikan emuasan kebutuhan.

buta. dapat berupa antara lain8 . Cang nantinya akan ber$ungsi sendirinya dengan melalui hukum#hukum asosiasi. moti$. lumpuh. ditandai dengan lemah lunglainya tubuh mengakibatkan timbulnya kecenderungan untuk membaringkan tubuh 2( )elelahan rohani. kematangan dan kesiapan. dapat dibedakan atas8 1( )elelahan jasmani. yakni 8 a. kebosanan. . 2( .-elajar merupakan perkayaan materi pengetahuan ' material dan atau perkayaan pola#pola sambutan 'respon( perilaku baru 'behavior(.aktor dari sekolah.aktor intern maksudnya adalah $aktor dari dalam diri sis!a yang mempengaruhi hasil belajarnya. seperti $aktor jasmaniah. bakat. .aktor psikologis.aktor *kstern . dapat berupaE a( 2ara orang tua mendidikE b( +elasiD ahubungan antara anggota keluargaE c( Suasana dalam rumah tanggaE d( )ebudayaan atau kebiasaan#kebiasaan yang dilakukan dalam rumah tanggaE e( erhatian orang tuaD !aliE dan $( )eadaan sosial#ekonomi orang tua termasuk tingkat pendidikan orang tuaD!ali. dan sebagainya.aktor jasmaniah meliputi8 kesehatan. "amun. elajar tidak selalu seperti apa yang dihapalkannya. meliputi intelegensi. b. minat. na kosong yang masih harus diisi agar dapat ber$ungsi. . paham itu berasumsi bah!a pada saat kelahirannya ji!a manusia laksana tabula rasa 'bersih tanpa noda( atau laksana beja agar dapat ber$ungsi.aktor dari lingkungan keluarga. sehingga minat dan dorongan untuk berajar menjadi kurang atau hilang. Cang penting diperolehnya tanggapan dan pengalaman sebanyak mungkin. endapat ini dikemukakan oleh penganut paham ilmmu ji!a asosiasi yang dipelopori oleh =ohn >ocke 'Anggris( dan 6erbart 'S!iss'.aktor kelelahan. dan $aktor kelelahan.aktor#$aktor penyebab timbulnya kesulitan belajar yang mempengaruhi hasil belajar sis!a terdiri atas dua macam. $aktor psikologis. Seperti kita maklumi.aktor#$aktor yang mempengaruhi kesulitan belajar. ditandai dengan adanya kelesuan. kesulitan belajar juga dapat dilihat dari munculnya kelainan perilaku 'misbehavior(. .aktor Antern . .aktor *ksternal dimaksudkan adalah $aktor dari luar diri sis!a yang berpengaruh terhadap hasil belajar sis!a. 7leh karena itu dalam kontek ini belajar dapat diartikan sebagai suatu proses pengisian ji!a dengan pengetahuan dan pengalaman yang sebanyak#banyaknya dengan melalui hapalan. cacat tubuhDbadan seperti tuli. . sikap. . perhatian. 2. . dapat dikelompokan atas tiga $aktor yaitu8 1( . yang dapat menimbulkan kesulitan belajar.enomena belajar sis!a biasanya tampak jelas dari menurunnya kinerja akademik atau prestasi belajarnya 'hasil belajar adalah hasil yang dicapai oleh seseorang sis!a setelah melakukan kegiatan belajar dalam suatu bidang studi tertentu dengan menggunakan tes belajar(.

.a( . turut mempengaruhi sis!a yang berada dalam masyarakat tersebut. Selain dua $aktor diatas. yaitu8 a. c. adalah sis!a yang dikatakan gagal karena tidak dapat mencapai prestasi yang semestinya berdasarkan bakat intelegensinya. Adanya perhatian dan mengetahui sasaran. Slo! learner. 3. b. adapula $aktor#$aktor lain yang juga menimbulkan kesulitan belajar sis!a. Adanya motivasi. sis!a harus melakukan sesuatu d.actor#$aktor yang mempengaruhi perilaku belajar Secara $undamental Dollard dan .iller menegaskan bah!a kee$ekti$an perilaku belajar itu dipengaruhi oleh empat hal. Diantara $aktor#$aktor yang di pandang sebagai $aktor khusus ialah sindrom psikologis berupa ketidakmampuan belajar 'learning disability(. pencuri dan lain#lain sebagainya. . . adalah sis!a yang dikatakan gagal apabila dalam batas !aktu tertentu tidak mencapai ukuran tingkat keberhasilan atau tingkat penguasaan minimal dalam pelajaran tertentu.aktor dari masyarakat Ada beberapa hal yang mempengaruhi hasil belajar sis!a dalam hubungannya dengan masyarakat. sis!a harus memperhatikan sesuatu. @nder archives.akmun '2003( de$inisi kesulitan belajar adalah sebagai berikut8 a. >o!er group. Adanya evaluasi dan pemantapan hasil atau rein$orcement. seperti yang berlaku bagi kelompok social dan usia yang bersangkutan. termasuk penyesuaian social sesuai dengan pola organismiknya pada $ase perkembangan tertentu. seperti yang telah ditetapkan leh orang de!asa. Adanya usaha atau respon.enurut -urton dalam . b( <eman bergaul <eman yang memberi e$ek negati$ terhadap kegiatan belajarnya. adalah sis!a yang dikatakan gagal karena tidak berhasil mencapai tingkat penguasaan yang diperlukan sebagai prasyarat bagi kelanjutan tingkat selanjutnya.etode mengajar guruE b( 2ara guru mengelola kelasE c( +elasi guru dengan sis!aE d( Disiplin sekolahE dan e( Alat#alat pelajaranD perlengkapan sekolah. antara lain8 a( -entuk kehidupan masyarakat Apabila orang#orang berada dalam masyarakat tidak terdiri. sis!a harus menhendaki sesuatu b. sis!a harus memperoleh sesuatu. c. penjudi. permabukanD minum minuman keras. 3( .

BAB I4 PE!BA ASAN emeriksaan yang dilakukan terhadap .pulang sore untuk mandi setelah itu pergi main lagi. tetapi cukup dengan mencuci muka saja itu pun tidak memakai sabun. Autonamnesa 1(. perilaku. entah bermain di rumah nenek yang berada tepat disamping rumahnya atau ke rumah teman#temannya. mengambil buku untuk .bangun pagi setiap pagi jam 09. dia hanya menonton <F di rumah neneknya. jika sudah merasa ngantuk baru dia akan pulang untuk tidur.pulang sekolah sekitar jam 12. )egiatan Sehari#hari . 7bservasi yang dilakukan hanya dari penampilan sis!a sehari#hari. 7bservasi 7bservasi dilakukan untuk mengamati sis!a berkaitan dengan sikap.an/ara 1. jika tidak dia gantungkan ke lehernya. =ika disuruh belajar dia hanya pura#pura belajar. 2.seorang sis!a kelas 9 SD" Selopuro AA pada tanggal 23# 30 "ovember 2012 mendapatkan hasil sebagai berikut8 A' asil #a. !aktunya hanya dia habiskan untuk bermain. ?a!ancara ?a!ancara dilakukan untuk memperoleh in$ormasi mengenai hal#hal yang berkaitan dengan permasalahan sis!a.30.30 dan dia selalu berangkat pagi pada jam 0:. tas dan pakaiannya dia taruh disembarang tempat. <iba di rumah sepatu. Adapun metode yang digunakan dalam pemeriksaan adalah !a!ancara dan observasi 1. Anamnesa a. yang bersumber dari orang#orang yang penting yang berhubungan dengan sis!a. jika pulang biasanya sepatu dilepas ditaruh dalam tas. dan lingkungannya.00 hanya saja dia tidak pernah mandi. terkadang berjalan kaki dan sepedanya dia tuntun.BAB III !ETODE PENDALA!AN DAN PENENGANAN KASUS A' !et)de Pen(um-ulan Data engumpulan data bertujuan untuk memperoleh data yang obyekti$ dan valid mengenai hal#hal yang berkaitan dengan permasalahan sis!a. Setelah itu dia bermain sampai sore. sehingga mampu mengarahkan pada penanganan kasus yang tepat.ketika malam pun dia tidak di rumah. Dia tidak pernah belajar.

3( 2ara belajar Dia tidak pernah belajar. 3(. +i!ayat endidikan .belajar di rumah nenek tapi yang dilakukan hanya bermain#main. merobek# robek. sehingga + pun tak pernah dia kerjakan. Abunya bekerja sebagai pembantu rumah tangga sekaligus pengasuh anak dari majikan tempat Aa bekerja. dibuang. Dia!al masuk sekolah dia tidak mau mengikuti kegiatan pembelajaran. )edua orang tuanya hanya lulusan dari Sekolah Dasar 'SD(. Alloamnesa a(. <etapi tidak jika yang meminta tolong adalah tetangganya. =ika mendapat hasil ujian kertasnya disobek#sobek atau dilecekin. dalam pendidikan agama mereka juga hanya sekedar memerintah untuk Sholat dan tidak pernah ditinjau apakah anak benar#benar mengerjakan apa tidak. Cang jelas dia tidak pernah serius untuk belajar. 2(.masuk Sekolah Dasar pada usua : tahun. 0( Sikap terhadap teman sebaya Di sekolah kadang jahil kepada temannya. 2. tetapi jika dibalas dia menangis. >atar belakang keluarga . dia tinggal di Sekolah dengan buku paketnya. 9( Sikap terhadap keluarga <idak peduli dengan keluarga. dsb. Dia lebih sering membantu orang lain daripada keluarganya sendiri di rumah. B( )onsep diri . 2(. =ika dimintai bantuan atau disuruh orangtuaDnenekDtantenya selalu meminta upah. karena !aktu yang dia habiskan hanya untuk bermain. )etika anak belajar tidak pernah dikontrol. dia selalu keluar kelas. :(Sikap terhadap sekolah . mencoret#coret buku.bak = '<ante -( 1(. materi yang dia kuasai hanya perkalian pada mata pelajajan matematika. restasi cenderung rendah di setiap pelajaran. jika tidak maka tidak dikerjakan. -uku tulis juga disobek. . hanya pada pelajaran saja yang dia tidak berantusias.dilahirkan dari pasangan Suprayitno dan "ingsih. tidak diba!a pulang. 7rang tuanya bekerja dari pagi hingga sore.seorang anak yang tidak memiliki tanggung ja!ab terhadap dirinya. -apaknya adalah seorang yang bekerja di proyek bangunan. erilaku selalu menunjukkan over acting. <idak pernah mencatat pelajaran atau pekerjaan rumah ' +(. di pagi harinya mereka hanya sekedar member uang saku.di dalam mengasuh anaknya sangat kurang.selalu taat pada peraturan sekolah. )ebiasaan belajar dan peranan orang tua . jika disuruh orang tua hanya main#main. ocla asuh dan interaksi dalam keluarga erhatian dari orang tua . dia tidak memasuki <) sebelumnya. begitu juga dengan komunikasi.

enampilannya terlihat kucel. -aju putih seragamnya terlihat kumal. ada perkembangan social oleh *rickson.atematika itu pun pada perkaliannya saja.sebagai anak yang tidak memiliki antusias terhadap pelajaran. b(. dia sangat acuh khususnya ketika dalam suasana pembelajaran. ada usia ini anak menjadi lebih antusias mengenai belajar dibandingkan dari akhir perode anak#anak a!al. Dalam hal ini .masuk dalam tahap perkembangan ke 3 iaget. ?ali )elas ' Abu S6( Abu S6 melihat .. "amun.tidak pernah belajar ataupun mengerjakan tugas pekerjaan rumah ' +(. rambutnyalurus agak kecokelatan dengan potongan pendek di ba!ah telinga. )ulitnya sa!o matang dan hidung agak pesek. <idak mau menulis pelajaranD +. yaitu olahraga. dia lebih senang pada pelajaran yang tidak memerlukan proses ber$ikir. . dan dia hanya mampu menguasai pelajaran .dengan teman#teman baik. ada perkembangan kogniti$ .tergolong anak yang sehat. tinggi badan G dengan berat G. tidak rapi. sepatu hitam dan kaos kakinya yang putih keduanya terlihat kotor. tapi jika disuruh maju mengerjakan soal dia mau terlepas apakah bisa mengerjakan atau tidak. 6' Pem*a+asan Kasus ada perkembangan $isik. tetapi hanya objek $isik yang ada saat ini 'karena itu disebut tahap operasional konkrit(. Anak pada tahap ini sudah cukup matang untuk menggunakan pemikiran logika. lusuh. dengan memakai kerudung yang berantakan. nurut jika dimintai pertolongan meski tanpa diberi upah. 7rang tua tidak pernah mengontrol. B' O*ser5asi . tanpa objek $isik di hadapan mereka. ergaulan social 6ubungan . . . dan terkadang mengganggu temannya. B(. dan sebalikny. mereka pun bermain bersama.tidak berhasil dengan baik melakukan tugas perkembangannya pada tahap ini. dia tidak memiliki antusias terhadap .tidak memiliki antusias sama sekali terhadap pelajaran. Cang mana dalam tahap ini anak berada pada periode operasional konkrit. tanpa seterika. 'Santrock82000(. Di usia 10 tahun tinggi badannya mencapai 12B cm dengan berat baan 29 kg. ada umumnya anak#anak pada tahap ini telah memahami operasi logis dengan bantuan benda benda konkrit. Dlam ujian dia tidak pernah menyelesaikan semua soal. yakni kerja keras versus imperior. Dia tidak menyukai semua pelajaran yang membutuhkan nalar untuk ber$ikir.isiknya tumbuh dengan normal.diterima oleh teman#temannya. <etapi . "ilai pun cenderung rendah. tidak mengalami cacat mental ataupun $isikal. anak#anak pada tahap ini masih mengalami kesulitan besar dalam menyelesaikan tugas#tugas logika. mereka tidak tahu mengenai sikap anak dalam belajar. Di dalam kelas dia sibuk dengan dirinya sendiri. .tidak mengalami hambatan. Sikap terhadap orang#orang tua di lingkungan juga baik. bahkan menulis pelajaran atau + pun tidak.termasuk dalam tahap perkembangan ke B.

'. Dia banyak bergaul dengan teman#temannya dan tetangganya. karena tante . 6anya satu yang dia sukai.lebih menurut kepada tantenya daripada orang tuanya sendiri . tidak perhatian. dia termasuk anak yang jarang sakit. kejelasan komunikasi. E' Dia(n)sis Data yang terkumpul menunjukkan .pelajaran. yaitu pelajaran olahraga karena menurutnya tidak menuntutnya untuk ber$ikir.termasuk anak dengan kategori >o!er . tidak mengajarkan disiplin dan tidak mengenalkan tanggung ja!ab. ceria. bermain atau pun !aktu untuk beribadah. oran tua .tidak memberikan control yang baik dalam pola belajarnya.disebabkan oleh8 . Setiap orang tua memiliki gaya sendiri dalam mendidik anak.menjadi anak yang tidak disiplin terhadap !aktu.merupakan anak tunggal dalam keluarganya. Dalam hal tingkat control. meliputi tingkat kontrol.roup. anak patuh karena orang#orang de!asa menuntut mereka untuk taat. bisa dikatakan .atematika. hubungan dengan orang tua baik#baik saja. percaya diri dan pemberani.mengalami perkembangan yang cukup dari segi $isikal.termasuk anak yang perinag.oralitas rakonvensional tingkat pertama tahap pertama dalam perkembangan moral menurut )ohlberg.miliki juga banyak dipengaruhi oleh lingkungan keluarga. hanya dalam hal komunikasi saja yang sangat kurang.lebih bersikap tegas terhadap -. Selain itu.harus mendapatkan penghargaan terlebuh dahulu sebelum menyurunya mengerjakan sesuatu. !aktu belajar. dan tuntutan orang tua kepada anak untuk menjadi matang '?uryani82002(. !aktu kebersamaan mereka hanya malam ketika tidur. 7rang tua banyak memberi kebebasan terhadap -. . D' Dinamika Psik)l)(is . 7' Pr)(n)sis 6ambatan perkembangan . "amun dalam perkembangan kepribadian tidak berjalan dengan baik.akmun82000( )epribadian yang . )emampuan yang meninjol hanya pada perkalian di pelajaran . bahkan cenderung membiarkan dan tidak ada perhatian sama sekali sehingga .aktor eksternal . dia tumbuh menjadi anak yang tidak mengerti akan tanggung ja!ab atas dirinya. Sikap acuhnya terhadap pelajaran merupakan akibat dari pola asuh ke dua orang tuanya yang cenderung tidak perduli terhadap perkembangannya. acuh terhadap pelajaran dan tidak menyukai semua pelajaran.Dalam perkembangan sosioemosional anak itu dipengaruhi oleh hubungan dengan orang tuanya. . Dia gagal dalam mencapai keberhasilannya. Diane -aumrind mengidenti$ikasi tiga gaya dari orang tua. restasi belajar sangat rendah. . dimana mereka belum menganggap moral sebagai kesepakatan tradisi sosial.menunjukkan orientasi terhadap kepatuhan akan hukuman. ini terjadi pada tahap . komunikasi yang didapatkan juga sangat minim. Sikap yang ditunjukkan .

uru lebih bisa memberikan motivasi#motivasi agar anak semangat dalam belajar. pemberian motivasi. dan memberi komunikasi yang lebih. 7rang tua memberikan perhatian lebih kepada anak. 7rang tua agar lebih banyak memberikan !aktu dan perh . . -anyak memberikan !aktu kebersamaan kepada anak. 2.uru memberikan perhatian khusus dan lebih sabar menghadapi anak. G' Treatment <reatment yang diberikan pada .adalah memberikan perhatian khusus. mengajarkan kedisiplinan serta mngenalkan tanggung ja!a. erhatian orang tua sangat kurang. .erkembangan sosioemosional sangat dipengaruhi oleh lingkungan keluarga 'orang tua(. re!ard. -isa dengan menggunakan metode hukuman dan penghargaan dalam mendidikna. 6al yang dapat dilakukan untuk mengatasi masalah anak adalah sebagai berikut8 1. . ketidak pedulian orang tua terhadap anak sangat berpengaruh terhadap perkembangan sosioemosionalnya. ola asuh yang diberikan tidak mampu membentuk karakter yang baik terhadap anak.uru bersikap tegas namun bukan keras.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.