P. 1
Perawatan Manual Excavator

Perawatan Manual Excavator

4.0

|Views: 1,472|Likes:
Published by William Jackson
disini akan dijelaskan cara perawatan pada unit excavator
disini akan dijelaskan cara perawatan pada unit excavator

More info:

Published by: William Jackson on Jan 17, 2014
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/23/2014

pdf

text

original

PEMELIHARAAN

!

PERINGATAN

Bacalah dan pahami buku tentang keselamatan kerja (safety) sebelum Anda membaca bagian ini.

4-1

INFORMASI TENTANG PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN

INFORMASI TENTANG PEMELIHARAAN
Jangan Anda melakukan pemeriksaan dan memelihara yang tidak tercantum didalam manual ini

PEMERIKSAAN SERVICE METER
Periksalah tiap hari angka service meter untuk mengetahui apakah sudah tiba waktunya melakukan pemeliharaan yang diperlukan.

PARTS PENGGANTI KOMATSU YANG ASLI
Gunakanlah parts Komatsu yang asli yang ditentukan didalam Buku Parts sebagai parts pengganti.

CAIRAN PEMBERSIH KACA JENDELA
Gunakanlah cairan pembersih kaca mobil, dan jaga jangan sampai kemasukan kotoran.

PELUMAS YANG BARU DAN BERSIH
Gunakanlah minyak dan grease yang bersih. Kemasan minyak dan grease pun harus bersih. Jangan sampai kemasukan kotoran. Gunakan oli dan grease yang dianjurkan Komatsu. Pilih oli dan grease sesuai dengan spesifikasi kekentalannya dan suhu lingkungan.

MEMERIKSA MINYAK BUANGAN DAN FILTER BEKAS
Setelah mengganti minyak dan filter, periksa partikel logam dan benda asing didalam minyak dan filter bekas. Kalau partikel logam dan benda asing banyak sekali ditemukan, laporkan kepada orang yang bertanggung-jawab agar diambil tindakan yang tepat.

SARINGAN BAHAN BAKAR
Bila alat Anda dilengkapi dengan saringan bahan bakar, jangan dilepas/diambil selagi mengisi bahan bakar.

INSTRUKSI MENGENAI PENGELASAN

Matikan starting switch mesin Jangan menggunakan voltase 200V terus-menerus Sambung kabel grounding sejauh 1m (3,3 feet) dari bagian yang akan dilas. Kalau kabel grounding disambung didekat instrumen, konektor dan sebagainya peralatan tersebut bisa mendapatkan masalah. Jaga agar Seal dan Bearing tidak berada diantara bagian yang dilas dan posisi penyambungan grounding. Bagian disekitar pin-pin alat kerja atau silinder hidrolik jangan dijadikan titik sambungan grounding. Jangan menggunakan area sekitar Pin-pin Work Equipment atau Hidrolik Silinder sebagai titik sambungan Grouning.

4-2

PEMELIHARAAN

INFORMASI TENTANG PEMELIHARAAN

JANGAN JATUHKAN BENDA APAPUN KE DALAM ALAT

Bila membuka jendela inspeksi atau lubang pengisian minyak pada tangki untuk melakukan pemeriksaan, hatihati jangan sampai ada nut, bolt atau perkakas yang jatuh ke dalam alat. Bila terjatuh ke dalam alat, benda-benda itu akan menyebabkan alat rusak dan tidak berfungsi sebagaimana mestinya sehingga alat tidak bekerja normal. Bila ada benda yang terjatuh ke dalam alat, segera diambil. Kantong Anda jangan diisi dengan benda-benda yang tidak diperlukan. Bawalah hanya alat/benda yang diperlukan untuk melakukan pemeriksaan.

JOBSITE (MEDAN KERJA) YANG BERDEBU
Bila bekerja di medan yang berdebu, lakukanlah seperti berikut ini.

Air cleaner harus sering diperiksa dengan dust indicator untuk memeriksa penyumbatan. Air cleaner harus lebih sering dibersihkan. Radiator core harus sering dibersihkan untuk mencegah penyumbatan. Filter bahan bakar harus sering dibersihkan dan diganti. Bersihkan komponen-komponen listrik, terutama starting motor dan alternator, untuk mencegah penumpukan debu. Bila melakukan pemeriksaan atau mengganti minyak pindahkan alat ke tempat yang bebas debu agar minyak tidak tercemar.

JANGAN MENCAMPUR PELUMAS
Jangan sekali-kali mencampur minyak yang berlainan jenisnya. Bila harus mengisi jenis minyak yang berbeda, keluarkan minyak yang lama dan ganti seluruhnya dengan minyak baru.

MENGUNCI (LOCK) INSPECTION COVER
Bila perawatan alat dilakukan sewaktu inspection cover dalam keadaan terbuka, tautkanlah cover erat-erat dengan lock bar. Bila inspection cover dalam keadaan terbuka (tidak dikunci) ketika sedang melakukan pemeriksaan atau perawatan alat, berbahaya karena mungkin cover tiba-tiba tertutup dihembus angin dan mencerai pekerja.

SISTEM HIDROLIK - MEMBUANG ANGIN
Bila peralatan hidrolik sedang diperbaiki atau diganti, atau pipa-pipa hidrolik dilepas dan dipasang kembali, udara didalam sirkit (saluran) harus dibuang. Mengenai rincinya baca ‘MEMBUANG ANGIN DARI SISTEM HIDROLIK (HALAMAN 4-45)”

MEMASANG SELANG HIDROLIK

Bila mengambil parts di tempat-tempat yang ada O-ring atau gasket seal, bersihkanlah permukaan mountingnya, dan gantilah parts tersebut dengan yang baru. Jangan sampai lupa memasang O-ring dan gasket-gasketnya. Bila memasang hose, hose jangan sampai terpuntir atau dilengkungkan menjadi lingkaran kecil. Hal ini akan merusak selang dan mempersingkat usia pakainya.

4-3

GARIS BESAR SERVICE

PEMELIHARAAN

GARIS BESAR SERVICE

Gunakan selalu parts Komatsu yang asli sebagai parts pengganti, grease, atau minyak Bila mengganti atau menambah minyak, jangan dicampur dengan minyak lain yang berbeda tipenya, Bilamana mengganti tipe minyak, keluarkan seluruh minyak yang lama dan isi dengan minyak yang baru. Pada saat yang sama ganti juga filternya. (tidak ada masalah kalau sedikit sisa minyak didalam pipa-pipa bercampur dengan minyak yang baru.) Kecuali jika ditentukan lain, bila mesin dikirim dari pabrik, mesin sudah terisi dengan minyak dan cairan pendingin yang tercantum didalam daftar dibawah ini.

Item Engine oil pan Damper case Swing machinery case Final drive case Sistem minyak hidrolik Radiator

Tipe Minyak engine E015W40DH Minyak powertrain T030 (parts asli Komatsu) Minyak powertrain T010 (parts asli Komatsu) Supercoolant AF-NAC (kerapatan : 30% atau lebih ) (parts asli Komatsu)

MENANGANI MINYAK, BAHAN BAKAR, CAIRAN PENDINGIN, DAN MELAKUKAN KLINIK MINYAK MINYAK Minyak digunakan didalam engine dan peralatan hidrolik dengan kondisi yang sangat keras (suhu dan tekanan tinggi), dan mutunya menurun selama dipakai. Gunakan selaulu minyak yang sesuai dengan kelas dan suhu lingkungan maksimum dan minimum yang dianjurkan didalam Buku Panduan Pengoperasian dan Pemeliharaan ini. Sekalipun minyak tidak kotor, selalu ganti minyak menurut selang waktu yang ditentukan. Minyak mirip dengan darah didalam tubuh manusia, berhati-hatilah selalu bila menanganinnya untuk mencegah pencemar (air, partikel logam, kotoran dsb.) masuk kedalam minyak. Sebagian besar masalah pada mesin disebabkan oleh kemasukan pencemar demikian. Anda harus khusus waspada agar minyak tidak tercemar ketika menyimpan atau menambah minyak. Jangan sekali-sekali mencampur minyak yang kelas dan merknya berbeda. Tambahkan selalu jumlah minyak yang sudah ditentukan. Berlebihan minyak atau kurang minyak keduanya menimbulkan masalah. Jika minyak didalam alat kerja tidak jernih, kemungkinan ada air atau udara masuk kedalam sirkit. Dalam hal demikian, hubungi distributor Komatsu Anda. Bila mengganti minyak, selalu ganti filter-filternya pada saat yang sama. Kami menganjurkan Anda secara teratur melakukan analisa terhadap minyak untuk mengecek kondisimensin. Bagi Anda semua yang ingin menggunakan jasa ini, hubungi ditributor Komatsu Anda. Bila menggunakan minyak yang dijual dipasar, mungkin perlu mempersingkat selang waktu pengangtian minyak. Kami anjurkan Anda menggunakan klinik minyak Komatsu untuk melakukan pengecekan yang terperinci mengenai karakteristik minyak.

4-4

PEMELIHARAAN BAHAN BAKAR

PELUMAS, CAIRAN PENDINGIN DAN FILTER-FILTER

Untuk mencegah kelembaban di udara mengembun dan membentuk air didalam tangki bahan bakar, isi selalu tangki bahan bakar sampai penuh setelah selesai bekerja dalam sehari. Fuel pump adalah instrumen presisi. Jika menggunakan bahan bakar yang mengandung air atau kotoran alat ini tidak bekerja dengan benar. Anda harus berhati-hati sekali mencegah jangan sampai kemasukkan pencemar ketika menyimpan atau menambah bahan bakar. Gunakan selalu bahan bakar yang dispesifikasikan sesuai dengan suhu didalam Buku Panduan Pengoperasian dan Pemeliharaan ini. Jika bahan bakar digunakan pada suhu yang lebih rendah dari suhu yang dispesifikasikan (khususnya suhu dibawah - 15 C (15 F), bahan bakar akan menjadi padat (membeku). Jika bahan bakar digunakan pada suhu yang lebih tinggi dari suhu yang dispesifikasikan, kentalanya (viskositasnya) akan menurun, dan hal ini mungkin menimbulkan masalah output menurun. Sebelum menstart engine, atau 10 menit sesudah menambah bahan bakar, keluarkan endapan dan air dari dalam tangki bahan bakar. Jika engine kehabisan bahan bakar, atau jika filter-filter sudah diganti, udara perlu dibuang dari dalam sirkit. Jika terdapat benda asing didalam tangki bahan bakar, cuci tangki berikut sistem bahan bakar.

PEMBERITAHUAN Gunakan selalu minyak diesel untuk bahan bakar. Untuk menjamin ciri-ciri konsumsi bahan bakar dan ciri-ciri gas buangan yang baik, engine yang terpasang pada mesin ini menggunakan alat injeksi bahan bakar bertekanan tinggi yang dikendalikan secara elektronik. Alat ini membutuhkan parts dan pelumasan yang tinggi ketelitiannya. Karena itu jika yang digunakan adalah minyak yang rendah viskositasnya parts dan pelumasan yang tinggi ketelitiannya. Karena itu jika yang digunakan adalah minyak yang rendah viskositasnya dan rendah kemampuan pelumasannya, daya tahannya mungkin banyak berkurang. CAIRAN PENDINGIN DAN AIR UNTUK PENGENCERAN Fungsi cairan pendingin penting, yaitu mencegah korosi maupun mencegah pembekuan. Bahkan di daerah-daerah dimana tidak ada masalah pembekuan, penggunaan cairan pendingin anti beku merupakan hal yang esensial. Mesin-mesin Komatsu dilengkapi dengan Komatsu Supercoolant (AFF-NAC). Komatsu Supercoolant (AFF-NAC) memiliki sifat-sifat anti korosi, anti beku dan pendinginan yang baik sekali dan bisa dipakai terus-menerus selama 2 tahun atau 4000 jam. Sebagai ketentuan dasar, kita tidak merekomendasikan penggunaan tentang segala pendingin selain dari supercoolant Komatsu yang asli (AFF-NAC). Jika anda gunakan pendingin yang lain, mungkin menyebabkan permasalahan yang serius seperti karatan dari mesin dan bagian-bagian dari sistem pendingin yang menggunakan logam ringan seperti almunium. Bila menggunakan Komatsu Supercoolant (AFF-NAC), tidak perlu menggunakan corrosion resistor. Mengenai rinciannya, lihat “BERSIHKAN BAGIAN DALAM SISTEM PENDINGINAN (HALAMAN 4-26)”. Bila mengencerkan cairan pendingin anti beku, gunakan air sulingan atau air PAM (air tawar). Air alami, seperti sungai atau air sumur (air “keras”), mengandung banyak mineral (calcium, agnesium dsb)., dimana mudah tejadi kerak (scale) didalam engine atau radiator. Sekali kerak mengendap didalam engine atau radiator, sulit sekali membuangnya. Air ini pun menyebabkan overhating karena kurangnya pertukaran panas. Karena itu bila Anda mengencerkan cairan pendindin, kami anjurkan menggunakan air yang overall hardnessnya kurang dari 100 PPM. Bila menggunakan anti beku, patuhi selalu himbauan berhati-hati yang tercantum didalam Buku Panduan Pengoperasian dan Pemeliharaan ini. Karena cairan pendingin anti beku mudah terbakar, jangan lalai untuk menjauhkannya dari nyala api. Perbandingan Supercoolant (AFF-NAC) terhadap air berbeda menurut suhu lingkungan. Mengenai rincian tentang perbandingan bila mencampur dengan air, lihat “BERSIHKAN BAGIAN DALAM SISTEM PENDINGINAN (HALAMAN 4-26)”. Bahkan di area yang tidak perlu mencegah pembekuan, gunakan Supercoolant (AFF-NAC) pada suatu mencampur perbandingan dari sedikitnya 30% untuk mencegah karatan dari sistem pendingin itu Supercoolant (AFF-NAC) mungkin dipasok dalam bentuk premix. Dalam kasus seperti ini, jangan diencerkan dengan air. Jika engine mengalami overheating, tunggu sampai engine menjadi dingin sebelum menambah cairan pendingin. Jika permukaan cairan pendingin rendah, bisa menyebabkan overheating, dan bisa juga menyebabkan masalahmasalah karena korosi akibat udara yang larut kedalam cairan pendingin. 4-5

PELUMAS, CAIRAN PENDINGIN DAN FILTER-FILTER

PEMELIHARAAN

CAIRAN PENDINGIN UNTUK SISTEM PENDINGINAN

Air sungai banyak mengandung kalsium dan benda asing pencemar lainnya. Kalau digunakan, kerak akan melekat didalam mesin dan radiator, dan mengakibatkan pertukaran panas yang tidak baik dan overheating. Jangan menggunakan yang tidak cocok untuk diminum. Bila menggunakan zat anti-beku, ikutilah selalu petunjuk preventif yang tercantum didalam Panduan Pengoperasian dan Pemeliharaan. Alat-alat Komatsu dilengkapi dengan zat anti-beku didalam cairan pendingin yang ditentukan oleh Komatsu. Zat anti-beku ini efektif guna mencegah karat/korosi didalam sistem pendinginan. Zat anti-beku bisa dipakai terus-menerus selama 2 tahun atau 4000 jam. Karena itu bisa dipakai di daerah panas seperti apa adanya.

Zat anti-beku mudah terbakar. Jagalah agar tidak dekat nyala api atau api. Perbandingan campuran air dan zat anti-beku berbeda-beda, sesuai dengan suhu lingkungan. Mengenai penjelasan yang rinci baca “MEMBERSIHKAN BAGIAN DALAM SISTEM PENDINGINAN (HALAMAN 4-27) Bila mesin mengalami overheating, tunggu sampai mesin menjadi dingin sebelum menambah cairan pendingin. Selain mengakibatkan overheating, kekurangan air pendingin juga mengakibatkan korosi sirkit pendinginan akibat masuknya udara.

GREASE

Grease digunakan untuk mencegah puntiran dan bunyi bising pada sambungan-sambungan Nipple-nipple yang tidak tercakup didalam bagian PEMELIHARAAN adalah nipple-nipple yang digunakan bila melakukan overhauling, dan tidak perlu dibubuhi grease. Bila suatu bagian dari alat menjadi kaku atau menimbulkan bunyi bising setelah digunakan dalam jangka yang panjang, bubuhkanlah grease pada bagian itu.

Grease yang lama terpancar keluar bila membubuhkan grease baru maka harus diseka sampai bersih. Anda harus hati-hati sekali membersihkan grease yang lama pada tempatnya dimana pasir atau kotoran yang melekat bisa mengakibatkan keausan pada bagian yang berputar.

MELAKSANAKAN KOWA (Komatsu Oil Wear Analysis)
KOWA adalah suatu pelayanan pemeliharaan yang memungkinkan untuk mencegah alat agar tidak gagal-berfungsi dan berhenti bekerja (down-time). Dengan KOWA minyak secara berkala diambil samplenya dan dianalisa. Dengan cara ini keausan bagian alat yang bergerak dan hal-hal lain yang tidak normal bisa dideteksi lebih dini. Pelaksanaan KOWA secara periodik memungkinkan hal-hal berikut ini.

Mendeteksi hal-hal yang abnormal lebih dini, yang berarti mengurangi biaya reparasi dan down-time alat. Merencanakan jadwal perbaikan, sehingga meningkatkan kesiapan alat untuk dipakai.

4-6

PEMELIHARAAN

PELUMAS, CAIRAN PENDINGIN DAN FILTER-FILTER

HAL-HAL YANG DI ANALISA OLEH KOWA

Analisa partikel-partikel logam akibat dari proses keausan. Pada analisa ini digunakan ICP (Inductively Coupled Plasma) analisa untuk mengukur kadar partikel logam yang aus didalam minyak. ICP analyzer = alat penganalisa plasma yang diikat dengan induksi.

AW527790

Mengukur jumlah partikel Pada pengukuran ini digunakan PCI (Particle Quantifier Index) Alat untuk mengukur jumlah besarnya partikel besi didalam minyak. (PCI measurer = Pengukur Indeks Penghitung Partikel)

AW5277800

Lain-lain Pengukuran-pengukuran yang mengukur hal-hal seperti persentase air atau bahan bakar didalam minyak, dan viskositas dinamis.

SAMPLING MINYAK
Selang waktu (interval) sampling 250 jam : mesin 500 jam : komponen yang lain Langkah-langkah preventif bila melakukan sampling Pastikan minyak harus teraduk sempurna sebelum pengambilan sampling Sampling dilakukan secara teratur antara selang waktu yang tetap atau secara berkala. Sampling jangan dilakukan selama hari-hari hujan atau berangin, karena air atau debu bisa masuk kedalam minyak. Untuk keterangan yang lebih rinci mengenai KOWA, hubungi distributor Komatsu Anda.

MENYIMPAN MINYAK DAN BAHAN BAKAR

Minyak dan bahan bakar disimpan didalam ruangan agar tidak kemasukan air, kotoran dan pencemar lainnya. Bila menyimpan drum untuk waktu yang lama, rebahkan drum sehingga lubang pengisian drum ada disamping (mencegah air/udara lembab terhisap kedalam). Kalau drum terpaksa harus disimpan diluar (tempat terbuka), tutupi dengan lembaran yang kedap air atau lakukan cara yang lain untuk menutupinya. Agar mutu minyak tidak berubah karena lama disimpan, penggunaan minyak diatur sedemikian agar yang lebih dahulu masuk (disimpan) lebih dahulu digunakan. (First in first out)

4-7

PARTS YANG AUS

PEMELIHARAAN

PARTS YANG AUS Ganti parts yang aus seperti filter element atau air cleaner element pada waktu pemeliharaan berkala atau sebelum parts tsb mencapai batas waktu pemakaian (batas aus). Parts yang aus harus diganti dengan benar unuk menjamin pemakaian mesin yang lebih ekonomis. Bila mengganti parts, pakai selalu parts asli Komatsu. Sebagai hasil ikhtiar kami tanpa henti dalam memperbaiki mutu produk, nomor parts mungkin berubah. Karena itu beritahu distributor Komatsu Anda nomor seri mesin Anda dan cek nomor parts yang paling akhir bila memesan parts. DAFTAR PARTS YG AUS Parts dalam tanda kurung diganti pada saat yang sama. Item Fuel pre-filter Engine oil filter Hidraulic tank breather Breather tambahan untuk hydraulic tank Fuel main filter Fuel filter tambahan (Hanya mesin-mesin dengan spesifikasi penataan bahan bakar yang buruk) Hydraulic oil filter Corrosion resistor (jika dilengkapi) Air conditioner RECIRC filter Air conditioner FRESH filter Air cleaner Item Nama Parts 600-319-3610 Cartridge (termasuk O-ring) 1 6742-01-4540 Cartridge 1 20Y-60-21470 Element 1 207-60-51310 6754-79-6130 Filter Cartridge 1 1 Tipe Selang waktu Penggantian Tiap 500 jam Tiap 500 jam Tiap 500 jam Tiap 500 jam Tiap 500 jam

6754-79-6130

Cartridge

1

Tiap 500 jam

207-60-71182 (07000-15195) 600-411-1191 208-979-7620 17M-911-3530 600-185-6100

Element (O-ring) Cartridge Filter Element Element assemblyy Element (O-ring) (O-ring) Tipe pin vertical Tooth (pin) (lock) Tipe pin horisontal Tooth (Pin) Tipe side cutter Cutter (kiri) Cutter (kanan) Tipe shroud Shroud Pin

1 (1) 1 1 1 1 1 (10) (10) 5 (5) (5) 5 (5) 1 1 2 (4)

Tiap 500 jam Tiap 500 jam Tiap 1 tahun Tiap 1 tahun -

207-970-5121 Filter tambahan untuk breaker (07000-12011) (jika dilengkapi) (07000-02125) 207-70-34212 (207-70-34221) (205-70-74291) 207-70-14151 (09244-02516) Bucket 207-70-34160 207-70-34171 208-934-7131 113-78-2170

-

4-8

PEMELIHARAAN

PELUMAS, CAIRAN PENDINGIN DAN FILTER-FILTER

BAHAN BAKAR, CAIRAN PENDINGIN, DAN PELUMAS YANG DIANJURKAN

Minyak2 asli Komatsu disesuaikan sedemikian rupa agar menjaga kehandalan dan daya-tahan mesin-mesin (alatalat) konstruksi dan komponen-komponen buatan Komatsu. Agar dapat menjaga mesin Anda dalam kondisi yang terbaik untuk jangka-waktu yang paling lama, merupakan hal yang eswensial untuk mengikuti instruksi-instruksi didalam Buku Panduan Pengoperasian dan Pemeliharaan ini. Jika anjuran2 ini tidak diikuti, bisa berakibat usia pakai yang berkurang atau keausan yang berlebihan pada engine, power train, sistem pendinginan, dan/atau komponen-komponen lain. Aditif pelumas yang dijual di pasaran mungkin bermanfaat bagi mesin, tetapi mungkin juga merugikan. Koma-tsu tidak menganjurkan pemakaian aditif pelumas yang dijual di pasaran. Gunakan minyak yang dianjurkan sesuai dgn suhu lingkungan yang tercantum didalam diagram dibawah ini. Kapasitas yang dispesifikasikan adalah jumlah minyak termasuk minyak didalam tangki dan pipa-pipa. Kapasitas isi ulang adalah jumlah minyak yg diperlukan untuk mengisi-ulang sistem selama inspeksi dan pemeliharaan. Bila menstart engine dalam suhu dibawah 0°C (32°F), jangan lupa menggunakan minyak multi-grade yang dianjurkan, sekalipun suhu lingkungan mungkin lebih tinggi sepanjang hari. Jika mesin dioperasikan dibawah suhu -20°C (-4°F), diperlukan alat khusus. Karena itu konsultasikanlah dengan distributor Komatsu Anda. Bila kandungan belerang bahan bakar kurang dari 0.5%, ganti minyak engine sesuai dengan tabel perioda inspeksi yang ada didalam Buku Panduan Pengoperasian dan Pemeliharaan ini. Jika kandungan belerang bahan bakar lebih dari 0.5%, ganti minyak sesuai dengan tabel berikut ini.

Kandungan belerang (%) Kurang dari 0.5% 0.5 - 1.0 1.0 keatas

Selang waktu penggantian minyak 500 jam 250 jam Tidak dianjurkan (*)

Jika bahan-bahan bakar ini digunakan, ada bahaya kesulitan yang serius akan terjadi karena penurunan mutu (deteriorasi) engine yang lebih dini atau keausan lebih dini pada parts dibagian dalam engine. Jika situasi setempat mendesak perlunya bahan-bahan bakar ini dipakai, jangan lalai akan hal-hal berikut ini.

1) 2) 3)

Jangan lalai sering-sering mengecek Total Basic Number (TBN) minyak dengan alat pengecek TBN dsb yang mudah digunakan, dan mengganti minyak berdasarkan hasil pengecekan. Selalu sadar bahwa selang waktu penggantian minyak jauh lebih singkat dari yang standar. Jangan lalai mengatur inspeksi engine secara berkala yang dilaksanakan oleh seorang ahli dari distributor, karena selang waktu pengggantian parts yang diganti secara berkala dan selang waktu overhaul juga lebih singkat.

4-9

DAFTAR PARTS YANG AUS

PEMELIHARAAN
Suhu lingkungan, derajat Celcius

Reservoir

Tipe cair

-22 -30

4 -20

14 -10

32 0

50 10

68 20

86 30

104 40

1220F 500C

Cairan-cairan Komatsu yang dianjurkan

(Catatan 1) (Catatan 1) Engine oil pan minyak mesin

Komatsu EOS0W30 Komatsu EOS0W40 Komatsu EO10W30-DH Komatsu EO15W40-DH Komatsu EO30-DH

Swing machinery case Final drive case Damper Minyak power train (Catatan 2) case Minyak power train Sistem hidrolik Minyak hidrolik Hyper grease (Catatan 3) Grease fitting Lithium EP Grease Supercoolant AF-NAC (Catatan 4)

TO30

TO10 HO46-HM G2-T. G2-TE

G2-Li AF-NAC Kelas ASTM No. 1-D S15 Kelas ASTM No. 1-D S500

Sistem pendinginan

Tangki bahan bakar

bahan bakar diesel Kelas ASTM No. 1-D S15 Kelas ASTM No. 1-D S500

ASTM : American Society of Testing and Material

Engine oil pan Liter US gal 40 10.57 35 9.25

Swing machinery case 16.5 4.36 16.5 4.36

Final drive case (each) 9.0 2.38 9.0 2.38

Damper case 1.3 0.34 1.3 0.34

Hydraulic system 365 96.4 188 49.7

Cooling system 32 8.45 32 8.45

Fuel tank

Specified capacity

605 159.84 -

Fuel tank Refill capacity Fuel tank

PEMBERITAHUAN Gunakan selalu minyak diesel untuk bahan bakar. Untuk menjamin ciri-ciri gas buangan yang baik, engine yang terpasang pada mesin ini menggunakan alat injeksi bahan bakar bertekanan tinggi yang dikendalikan secara elektronik. Alat ini membutuhkan parts dan pelumasan yang tinggi ketelitiannya. Karena itu jika yang digunakan adalah minyak yang rendah viskositasnya dan rendah kemampuan pelumasannya, daya tahannya mungkin banyak berkurang.

4-10

PEMELIHARAAN

PENGGUNAAN BAHAN BAKAR, CAIRAN PENDINGIN DAN PELUMAS SESUAI SUHU LINGKUNGAN

Catatan 1: HTHS (High-Temperature High-Shear Viscosity 150 0 C), yang dispesifikasi oleh ASTM D4741 harus sama dengan atau lebih tinggi dari 3.5 mPa-S. Komatsu EOS0W30 dan EOS0W30 minyak yang paling cocok.
(High-Temperature High-Shear Viscosity = Kekentalan pada suhu tinggi dengan daya tahan terhadap pemotongan)

Catatan 2: Minyak powertrain memiliki sifat-sifat yang berbeda dari minyak engine. Gunakan minyak yang dianjurkan. Catatan 3: Hyper grease (G2-T, G2TE) memiliki performa yang sangat baik. Bila diperlukan meningkatkan kemampuan pelumasan grease untuk mencegah pin dan bushing berderik, dianjurkan menggunakan G2-T atau G2-TE. Catatan 4: Supercoolant (AF-NAC) 1) Cairan pendingin memiliki fungsi penting sebagai zat anti-korosi maupun zat anti-beku. Bahkan di daerah-daerah dimana kebekuan bukan merupakan persoalan, pengguna cairan pendingin anti-beku merupakan hal yang esensial. Mesin-mesin Komatsu diisi dengan Komatsu Supercoolant AF-NAC. Komatsu SUpercoolant AF-NAC memiliki sifat-sifat anti-korosi, anti-beku dan pendinginan yang sangat baik dan bisa dipakai terus-menerus selama 2 tahun atau 4000 jam. Sangat dianjurkan memakai Komatsu Supercoolant AF-NAC bila ada. 2) Mengenai rincian perbandingan (rasio) bila mengencerkan supercoolant dengan air, lihat “BERSIHKAN BAGIAN DALAM SISTEM PENDINGIN (HALAMAN 4-26)”. Supercoolant AF-NAC mungkin dipasok dalam bentuk premix. Dalam hal ini lakukan isi ulang selalu dengan premix. (jangan diencerkan dengan air). 3) Untuk menjaga sifat-sifat anti-korosi Supercoolant AF-NAC, kepekatan (density) Supercoolant harus dijaga diantara 30% dan 68%. MERK-MERK DAN MUTU PRODUK YANG DIREKOMENDASIKAN SELAIN MINYAK KOMATSU YANG ASLI Bila menggunakan minyak lain yang dijual dipasaran selain minyak asli Komatsu, konsultasikan lebih dulu dengan distributor Komatsu Anda.

4-11

PENGGUNAAN BAHAN BAKAR, CAIRAN PENDINGIN DAN PELUMAS SESUAI SUHU LINGKUNGAN

PEMELIHARAAN

SPESIFIKASI TENAGA PUTAR PENGENCANGAN
DAFTAR TENAGA PUTAR PENGENCANGAN
!
HATI-HATI
Kalau nut, bolt, atau parts lainnya tidak dikencangkan sesuai tork yang ditentukan, parts yang dikencangkan itu bisa kendor atau rusak. Akibatnya alat akan gagal berfungsi atau timbul masalah operasional. Perhatikan dengan cermat bila mengencangkan parts.

Kecuali ditentukan lain, kencangkan nut dan bolt metrik sampai tork yang tercantum didalam daftar di bawah ini. Tork pengencangan ditentukan oleh jarak antara sisi sejajar segi-6 pada nut dan bolt. (width across flat) Jika nut atau bolt perlu diganti, gunakan selalu parts asli Komatsu yang sama ukurannya dengan parts yang akan diganti.
Tork pengencangan Nilai target N*m 13.2 31 66 11 177 279 382 549 745 927 1320 1720 2210 2750 3280 kgf*m 1.35 3.2 6.7 11.5 18 28.5 39 56 76 94.5 135.0 175.0 225.0 280.0 335.0 lbft 9.8 23.1 48.5 83.2 130.2 206.1 282.1 405.0 549.7 683.5 976.5 1265.8 1627.4 2025.2 2423.1 N*m 11.8 - 14.7 27 - 34 59 - 74 98 - 123 157 - 196 245 - 309 343 - 425 490 - 608 662 - 829 Limit service kgf*m 1.2 - 1.5 2.8 - 3.5 6.0 - 7.5 lbtf 8.7 -10.8 20.3 - 25.3 43.4 - 54.2

jarak Diameter sisi ulir sejajar a (mm) b (mm) 6 10 8 10 12 14 16 18 20 22 24 27 30 33 36 39 13 17 19 22 24 27 30 32 36 41 46 50 55 60

10.0 - 12.5 72.3 - 90.4 16.0 - 20.0 115.7 - 144.7 25.0 - 31.5 180.8 - 227.8 35.0 - 43.5 253.2 - 314.6 50.0 - 62.0 361.7 - 448.4 67.5 - 84.5 488.2 - 611.2

824 - 1030 84.0 - 105.0 607.6 - 759.5 1180 - 1470 120.0 - 150.0 868.0 - 1085.0 121.1-1410.4 1520 - 1910 155.0 - 195.0 1 1960 - 2450 200.0 - 250.0 1446.6 - 1808.3 2450 - 3040 250.0 - 310.0 1808.3 - 2242.2 2890 - 3630 295.0 - 370.0 2133.7-2676.2

Tork bertanda « menunjukkan tork pengencangan untuk selang disebelah atas swivel joint.

Untuk selang hidrolik gunakan tabel dibawah ini.
Nomor nominal ulir (a) 9/16 - 18UNF 11/16 - 16UN 13/16 - 16UN 1 - 14UNS 13/16 - 12UN *1-7/16 - 12UN -2B Jarak sisi sejajar b (mm) 19 22 27 32 36 41 Tork pengencangan Nilai target N*m 44 74 103 157 216 215 kgf*m 4.5 7.5 10.5 16.0 22.0 22.0 lbft 32.5 54.2 75.9 115.7 159.1 159.1 Kisaran yang dibolehkan N*m 35 - 63 54 - 93 84 - 132 128 - 186 177 - 245 176 - 234 kgf*m 3.5 - 6.5 5.5 - 9.5 lbtf 25.3 - 47.0 39.8 - 68.7

8.5 - 13.5 61.5 - 97.6 13.0 - 19.0 94.0 - 137.4 18.0 - 25.0 130.2 - 180.8 18.0 24.0 130.2 - 180.8

4-12

PENGGANTIAN PERIODIK PARTS SAFETY YANG KRISTIS

PEMELIHARAN

PENGGANTIAN PERIODIK SAFETY PARTS YANG KRITIS
Untuk menjamin keseimbangan keselamatan kerja setiap waktu ketika mengoperasikan atau mengemudikan alat. pemakai harus selalu melaksanakan pemeliharaan periodik ( berkala ). Untuk lebih meningkatkan keselamatan kerja. pemakai harus juga melaksanakan penggantian parts yang tercantum didalam tabel secara periodik. Parts ini erat sekali kaitannya dengan keselamatan kerja dan pencegahan bencana kebakaran. selagi waktu berjalan bahan parts ini berubah., atau parts mudah sekali aus atau menurun mutunya. Tetapi sulit untuk menilai kondisi parts hanya dengan pemeliharaan periodik. Jadi, parts tersebut harus selalu diganti dengan yang baru seiring dengan waktu berjalan, tanpa melihat kondisinya. Hal ini perlu untuk menjamin parts tersebut selalu menjaga fungsinya dengan sempurna. Akan tetapi, bila parts ini menunjukkan sesuatu yang tidak normal sebelum selang waktu penggantian berlalu, parts ini harus segera diperbaiki atau diganti. Bilamana hose clamp kelihatan mulai menurun mutunya, misalnya penyok atau retak, clamp pun harus diganti bersamaan dengan hosenya. Bila mengganti hose (selang), harus juga diganti O-ring, gasket, dan parts lainnya pada waktu yang sama. Mintalah distributor Komatsu Anda untuk mengganti parts keselamatan kerja yang kritis.

4-13

PARTS SAFETY YANG VITAL

PEMELIHARAAN

SAFETY PARTS YANG KRITIS
No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 Parts yang vital untuk penggantian berkala (periodik) Fuel hose (fuel tank - fuel per - filter) Fuel hose (fuel tank - block) Fuel hose (block - engine controller base) Fuel hose (engine controller base - feed pump) Fuel hose (feed pump - fuel main filter) Fuel hose (fuel main filter - supply pump) Fuel return hose (block - fuel tank) Pump outlet hose (pump - control valve) Front/ rear pump branch hose Work equipment hose (boom cylinder inlet port) Work equipment hose (bucket cylinder line, boom foot) Work equipment hose (bucket cylinder inlet port) Work equipment hose (bucket cylinder port, 4.0m arm) Work equipment hose (arm cylinder line, boom foot) Work equipment hose (arm cylinder inlet port) Attachment additional line hose (boom foot) Attachment additional line hose (boom foot intermediate) Attachment additional line hose (boom top) Swing line hose (swing motor inlet port) Main suction hose Gear pump suction hose Heater hose Travel line hose (control valve - swivel joint) Travel line hose (swivel joint - travel motor) Accumulator (for control cirduit) High - ressure piping clamp Missing fuel piping clamp Seat belt Jumlah 1 1 1 1 1 1 1 2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 2 4 4 1 1 14 1 Tiap 8000 jam Tiap 3 tahun Tiap 2 tahun atau 4000 jam, mana yang lebih dulu Selang Waktu Penggantian

4-14

PEMELIHARAAN
(Mesin dengan spesifikasi penataan bahan bakar yang buruk) No. 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Parts yang vital untuk penggantian berkala (periodik) Fuel hose (fuel tank - fuel per - filter) Fuel hose (fuel tank - block) Fuel hose (fuel pre - filter - block) Fuel hose (block - engine controller base) Fuel hose (engine controller base - feed pump) Fuel hose (feed pump - filter main filter) Fuel hose (fuel main filter - supply pump) Fuel return hose (block - fuel tank) Pump outlet hose (pump - control valve) Front/ rear pump branch hose Work equipment hose (boom cylinder inlet port) Work equipment hose (bucket cylinder line, boom foot) Work equipment hose (bucket cylinder inlet port) Work equipment hose (bucket cylinder port, 4.0m arm) Work equipment hose (arm cylinder line, boom foot) Work equipment hose (arm cylinder inlet port) Attachment additional line hose (boom foot) Attachment additional line hose (boom foot intermediate) Attachment additional line hose (boom top) Swing line hose (swing motor inlet port) Main suction hose Gear pump suction hose Heater hose Travel line hose (control valve - swivel joint) Travel line hose (swivel joint - travel motor) Accumulator (for control cirduit) High - ressure piping clamp Missing fuel spray prevention cap Seat belt

SPESIFIKASI TORK PENGENCANGAN

Jumlah 1 1 1 1 1 1 1 1 2 2 4 2 2 2 2 2 2 2 2 2 1 1 2 4 4 1 1 14 1

Selang Waktu Penggantian

Tiap 2 tahun atau 4000 jam, mana yang lebih dulu

Tiap 8000 jam Tiap 3 tahun

4-15

JADWAL PEMELIHARAAN JADWAL PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN

Jika mesin dilengkapi dengan braker hodrolik, jadwal pemeliharaan untuk beberapa parts berbeda. Mengenai rinciannya, lihat “SELANG-WAKTU PEMELIHARAAN BREAKER HYDRAULIC (HALAMAN 4-18)’ untuk memastikan jadwal pemeliharaan saat melaksanakan pemeliharaan. CHART JADWAL PEMELIHARAAN PEMELIHARAAN 1000 JAM PERTAMA MENGECEK ENGINE VALVE CLEARANCE ................................................................................................... 4-85 BILA DIPERLUKAN MENGECEK, BERSIHKAN DAN GANTI AIR CLEANER ELEMENT ......................................................... 4-20 MEMBERSIHKAN BAGIAN DALAM SISTEM PENDINGINAN .................................................................. 4-26 MENGECEK DAN KENCANGKAN TRACK SHOE BOLT ........................................................................ 4-30 MENGECEK DAN SETEL TEGANGAN TRACK ....................................................................................... 4-31 MENGGANTI BUCKET TEETH (TIPE PIN VERTIKAL) ............................................................................. 4-33 MENGGANTI BUCKET TEETH (TIPE HORISONTAL) ............................................................................... 4-36 MENYETEL KLIRENCE BUCKET ............................................................................................................ 4-39 MENGECEK PERMUKAAN PENCUCI JENDELA, TAMBAH CAIRAN ..................................................... 4-40 MENGECEK DAN PELIHARA AIR CONDITIONER ................................................................................... 4-41 MENCUCI LANTAI YANG BISA DICUCI .................................................................................................... 4-42 MENGECEK GAS SPRING ..................................................................................................................... 4-45 MEMBUANG ANGIN DARI SISTEM HIDROLIK ........................................................................................ 4-46 INSPEKSI WATER SEPARATOR TAMBAHAN DAN MEMBERSIHKAN BAGIAN DALAM CASING ......... 4-48 PENGECEKAN SEBELUM START PEMELIHARAAN TIAP 50 JAM MELUMASI .............................................................................................................................................. 4-51 PEMELIHARAAN TIAP 100 JAM MELUMASI .............................................................................................................................................. 4-52 PEMELIHARAAN TIAP 250 JAM MELUMASI SWING CIRCLE .................................................................................................................... 4-54 MENGECEK PERMUKAAN ELEKTROLIT BATEREI ............................................................................... 4-55 MENGECEK TEGANGAN COMPRESSOR BELT AC .............................................................................. 4-57 PEMELIHARAAN TIAP 500 JAM MENGGANTI FUEL PRE-FILTER CARTRIDGE ........................................................................................ 4-58 MENGECEK PERMUKAAN GRESE SWING PINION, MENAMBAH GREASE ........................................ 4-61 MENGECEK PERMUKAAN MINYAK DIDALAM SWING MACHINERY CASE, MENAMBAH MINYAK .... 4-62 MENGECEK PERMUKAAN MINYAK FINAL DRIVE CASE, MENAMBAH MINYAK ................................. 4-63 MENGECEK MINYAK DIDALAM ENGINE OIL PAN, MENGGANTI ENGINE OIL FILTER CARTRIDGE .... 4-64 MEMBERSIHKAN & MENGINSPEKSI RADIATOR FIN, OUL COOLER FIN, AFTER COOLER FIN DAN CONDENSER FIN .................................................................................................................................... 4-66 MEMBERSIHKAN AIR CONDITIONER PRESH/RECIRC FILTER ............................................................. 4-68 MENGGANTI BREATHER ELEMENT DIDALAM TANGKI HIDROLIK ........................................................ 4-69 MENGGANTI BREATHER ELEMENT TAMBAHAN TANGKI HIDROLIK .................................................... 4-70 4-16

PEMELIHARAAN

JADWAL PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN TIAP 1000 JAM MENGGANTI FUEL MAIN FILTER CARTRIDGE ....................................................................................... 4-71 MENGGANTI FILTER ELEMENT MINYAK HIDROLIK ............................................................................... 4-74 MENGGANTI MINYAK DALAM SWING MACHINERY CASE ................................................................... 4-75 MENGECEK PERMUKAAN MINYAK DIDALAM DAMPER CASE, MENAMBAH MINYAK ....................... 4-76 MENGECEK SEMUA TITIK-TITIK PENGENCANGAN ENGINE EXHAUST PIPE CLAMPS ....................... 4-76 MENGECEK TEGANGAN FAN BELT DA ALTERNATOR DRIVE BELT, MENGGANTI BELT ..................... 4-76 MENGECEK TEKANAN NITROGEN GASCHARGE DIDALAM ACCUMULATOR (UNTUK BREAKER) ..... 4-77 MENGGANTI CORROSION RESISTOR CARTRIDGE .............................................................................. 4-78 PEMELIHARAAN TIAP 2000 JAM MENGGANTI MINYAK DIDALAM FINAL DRIVE CASE ............................................................................ 4-79 MEMBERSIHKAN STRAINER TANGKI HIDROLIK ................................................................................... 4-80 MENGECEK TEKANAN CHARGE GAS NITROGEN DIDALAM ACCUMULATOR (UNTUK SIRKIT KONTROL) ............................................................................................................................................... 4-81 MENGECEK KLIRENS ENGINE VALVE, MENYETEL ............................................................................. 4-85 MENGECEK VIBRATION DAMPER ......................................................................................................... 4-85 PEMELIHARAAN TIAP 4000 JAM MENGECEK WATER PUMP ................................................................................................................... 4-86 MENGECEK STARTING MOTOR ............................................................................................................. 4-86 MENGGANTI ACCUMULATOR (UNTUK SIRKIT KONTROL) ..................................................................... 4-87 MENGECEK CLAMP PIPA TEKANAN-TINGGI YANG KENDOR, KARET YANG MENGERAS ................ 4-88 MENGECEK FUEL SPRAY PREVENTION CAP YANG HILANG, KARET YANG MENGERAS ................ 4-88 PEMELIHARAAN TIAP 5000 JAM MENGGANTI MINYAK DIDALAM TANGKI HIDROLIK ............................................................................... 4-89 PEMELIHARAAN TIAP 8000 JAM MENGGANTI CLAMP PIPA TEKANAN-TINGGI ........................................................................................ 4-91 MENGGANTI FUEL SPARY PREVENTION CAP ..................................................................................... 4-91

4-17

JADWAL PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN

SELANG-WAKTU PEMELIHARAAN HYDRAULIC BREAKER Untuk mesin yang dilengkapi dengan hydraulic breaker, minyak hidrolik lebih cepat berkurang mutunya ketimbang mesin yang melakukan pekerjaan normal. Karena itu selang-waktu pemeliharaan diatur sebagai berikut.

Mengganti filter element hidrolik Pada mesin baru, ganti element sesudah 100 hingga 150 jam untuk selanjutnya ganti element sesuai dengan tabel disebelah kanan ini. Mengganti minyak didalam tangki hidrolik ganti minyak sesuai dengan tabel disebelah kanan ini. Mengganti filter element tambahan untuk breaker (jika dilengkapi) Gunakan petunjuk 250 jam untuk penggunaan breaker (rasio pengoperasian untuk breaker: 50% atau lebih), dan ganti element sesuai dengan diagram disebelah kanan. : Rasio pengoperasian breaker (%) : Selang-waktu penggantian (H) : Filter element hidrolik : Minyak hidrolik : Filter element tambahan

X Y (A) (B) (C)

PERHATIAN Rasio pengoperasian breaker 100% berarti cuma breaker yang digunakan. Pengoperasian breaker 0% berarti breaker tidak digunakan.

4-18

PEMELIHARAAN

JADWAL PEMELIHARAAN

PROSEDUR PEMELIHARAAN
PEMELIHARAAN 1000 JAM YANG PERTAMA (HANYA SESUDAH 1000 JAM YANG PERTAMA)
Laku pemeliharaan berikut ini hanya sesudah 1000 jam mesin baru dioperasikan. Cek klirens engine valve, dan setel Diperlukan perkakas khusus untuk menginspeksi dan memelihara, karena itu hubungi distributor Komatsu Anda mengenai rincian metode menggati atau memelihara, lihat bagian tentang SERVICE TIAP 200 JAM.

4-19

JADWAL PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN

BILA DIPERLUKAN CEK, BERSIHKAN DAN GANTI AIR CLEANER ELEMENT

!

PERINGATAN

Menggunakan udara terkompresi berbahaya, karena kotoran yang berterbangan bisa menyebabkan cedera fisik manusia. pakai selalu kacamata pelindung, topeng anti-debu (dust mask), atau alat pelindung yang lain. Menanggalkan element luar dari air cleaner body berbahaya jika ditarik keluar dengan paksa. Bila bekerja ditempat yang tinggi atau bila tumpuan kaki tidak stabil, hati-hati jangan sampai terjatuh akibat reaksi pada saat menarik keluar element luar.

PEMBERITAHUAN Air cleaner element jangan dibersihkan sebelum monitor penyumbatan air cleaner pada panel monitor menyala. Jika element seringkali dibersihkan sebelum monitor penyumbatan air cleaner menyala, air cleaner tidak bisa menunjukkan kinerja dengan penuh, dan efisiensi pembersihan pun juga menurun. Selain itu, selama proses pembersihan, dan pemeliharaan dilakukan selagi engine hidup, kotoran akan masuk element dalam (iner). Jika inspeksi, pembersihan, dan pemeliharaan dilakukan selagi hidup, kotoran akan masuk kedalam engine dan menyebabkan engine rusak. Matikan selalu engine sebelum melakukan pekerjaan-pekerjaan ini.

Pengecekan Jika monitor penyumbatan (1) pada panel monitor menyala berkedip-kedip, bersihkan air cleaner element.

Penggantian Ganti element, O-ring Jika element sudah digunakan selama 1 tahun, atau monitor penyumbatan air cleaner (1) pada panel monitor menyala sesudah element dibersihkan, ganti element luar (5), element dalam (6), dan O-ring (8). Mengganti evacuator valve. Ganti evacuator valve (4) jika sudah rusak atau jika karetnya sudah mengalami deformasi yang mencolok.

4-20

PEMELIHARAAN

PROSEDUR PEMELIHARAAN

Membersihkan Element Luar PEMBERITAHUAN
Sebelum dan sesudah membersihkan element, jangan biarkan langsung kena sinar matahari

1. Buka pintu mesin sebelah kanan, tanggalkan 6 buah hook (2) kemudian tanggalkan cover (3).

PEMBERITAHUAN Jangan sekali-sekali tanggalkan element dalam (6). Kotoran bisa masuk dan menyebabkan engine tidak berfungsi dengan normal. Jangan gunakan obeng (screwdriver) atau perkakas lain. 2. Pegang element luar (5), guncang-guncang turun-naik kiri-kanan sedikit, lalu putar element kekiri dan kanan untuk menariknya keluar. 3. Bila element luar (5) sudah lepas, cek apakah element dalam tidak keluar dari posisinya dan tidak miring. kalau miring, masukkan tangan Anda dan dorong sampai lurus. 4. Sesudah menanggalkan element luar (5), tutupi element dalam dengan kain bersih atau tape agar tidak kemasuk kan kotoran atau debu. 5. Lap atau sikat kotoran yang melekat di cover (3) dan di bagian dalam body air cleaner (7). 6. buang kotoran atau debu yang menumpuk di evacator valve (4) lalu pasang cover (3).

PEMBERITAHUAN
Bila membersihkan element, jangan dipukul dengan atau dipukulkan pada benda lain.

7. Arahkan udara terkompresi yang kering (kurang dari 0.69 2 Mpa (7 kg/cm ,. 99.4 PSI) pada element luar dari sebelah dalam sepanjang lipatan-lipatanya, kemudian arahkan dari sebelah luar dan sekali lagi dari sebelah dalam.

1)

Ganti element luar yang sudah dibersihkan 6 kali berulang-ulang atau dipakai sepanjang 1 tahun. Pada saat yang sama ganti element dalam. Ganti baik element luar maupun element dalam bila monitor penyumbatan air clearner (1) menyala segera sesudah memasang element luar yang dibersihkan, sekalipun belum dibersihkan sebanyak 6 kali.

2)

4-21

PROSEDUR PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN

8. Jika ditemukan lubang -lubang kecil atau bagianbagian yang menipis pada element ketika dicek dengan menyinarinya sesudah dibersihkan, ganti element.

9. Singkirkan kain lap atau tape yang menutupi element dalam (6)

PEMBERITAHUAN

Element yang lipatan-lipatan atau gasketnya atau sealnya sudah rusak jangan dipakai lagi. Jika element atau O-ring dibersihkan dan dipakai lagi sesudah dipakai selama lebih dari 1 tahun, akan timbul masalahmasalah. Jangan digunakan lagi.

10. Cek apakah tidak ada kotoran atau minyak melekat pada bagian seal element yang baru atau element yang dibersihkan. Lap kotoran atau minyak yang melekat. 11. Dorong element luar dengan tangan Anda bila memasangnya lurus kedalam body air cleaner. Jika element luar dipegang dan diguncang-guncang sedikit turun-naik kekiri-kanan sambil mendorongnya kedalam, element luar bisa dimasukkan dengan mudah.

PEMBERITAUHAN Pastikan memasang air cleaner element menghadap kearah yang benar. Pasang sedemikian agar dasar silinder element (permukaan dimana tidak ada lubang yang dibor) (B), (C) ada ujung cover (3). Jika arah pemasangan salah, ada bahaya air cleaner element pecah atau engine mengalami kerusakan yang parah.

4-22

PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN

PEMBERITAUHAN Ketika memasukkan element, kalau karet diujung membengkak atau element luar tidak didorong lurus, dan cover (3) dipasang dengan paksa pada hook (2), ada bahaya hook dan body air cleaner rusak. Hati-hati ketika memasangnya.

12. Pasang cover (3) seperti berikut ini. 1) Luruskan cover (3) dengan element. 2) Kaitkan ujung hook (2) pada bagian body air cleaner yang menonjolkan dan kunci di posisisnya. 3) Ketika mengunci hook-hook (2) di posisinya, pasang hookhook bergiliran menurut sisi yang berseberangan (puncak, alas, kiri, kanan) dengan cara yang sama ketika mengencangkan bolt-bolt. 4) Pasang selalu cover (3) sedemikian sehingga evacuator (4) menghadap ke tanah (A). 5) Ketika cover (3) sudah terpasang, cek apakah klirens diantara body air cleaner dan cover (3) tidak terlalu besar. Jika terlalu besar, pasang sekali lagi.

4-23

PROSEDUR PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN

Mengganti Element 1. Buka pintu mesin sebelah kanan, tanggalkan 6 buah hook (2, kemudian tanggalkan cover (3).

2. Pegang element luar (5), guncang sedikit naik turun dan kekiri kekanan, lalu putar element kekiri dan kanan sambil menarik keluar. Ketika melakukan hal ini element dalam (6) jangan ditanggalkan. 3. Bila element luar (5) telah ditanggalkan, periksa apakah element dalam tidak keluar dari posisnya dan tidak miring. Jika posisnya miring, masukkan tangan Anda dan dorong masuk element lurus kedalam. 4. Lap atau sikat kotoran yang melekat pada cover (3) dan bagian dalam body air cleaner (7) 5. Buang kotoran atau debu yang bertumpuk pada evacuator valve (4) yang terpasang pada cover (3)

PEMBERITAHUAN Element dalam tidak boleh dibersihkan dan digunakan lagi. Saat mengganti element luar, ganti element dalam sekaligus. Jika element dalam tidak terpasang dengan benar dan element luar serta cover dipasang, ada bahaya element luar akan rusak. Bagian seal parts tiruan kurang persis, dan kotoran bisa masuk kedalam, sehingga merusak engine. Jangan gunakan parts tiruan seperti itu. 6. Tanggalkan element dalam (6), kemudian cepatcepat pasang element dalam yang baru. Masukkan element dalam dengan erat supaya tidak bergerak. 7. Dorong element luar yang baru (5) lurus kedalam dengan tangan Anda ketika memasangnya pada body air cleaner. Jika element dipegang dan diguncang sedikit naik turun dan kekiri kekanan selagi ddorong masuk, element bisa dimasukkan dengan mudah.

4-24

PEMELIHARAAN

PROSEDUR PEMELIHARAAN

PEMBERITAHUAN Pastikan memasang air cleaner element menghadap kearah yang benar. Pasang sedemikian sehingga dasar silinder air cleaner element (permukaan dimana tidak ada lubang yang dibor) (B), (C) ada pada ujung cover (3). Jika arah pemasangan salah, ada bahaya air cleaner element pecah atau engine mengalami kerusakan yang parah.

8. Ganti O-ring (8) cover (3) dengan yang baru.

PEMBERITAHUAN Ketika memasukkan element, kalau diujung membengkak atau element luar tidak didorong lurus, dan cover (3) dipasang dengan paksa pada hook (2), ada bahaya hook dan body air cleaner rusak. Hati-hati ketika memasangnya.

9. Pasang cover (3) menurut prosedur sebagai berikut. 1) Luruskan cover (3) dengan element. 2) Kaitkan ujung hook (2) pada bagian body air cleaner yang menonjolkan dan kunci di posisinya. 3) Ketika mengunci hook-hook (2) di posisnya, pasang hookhook bergiliran menurut sisi yang berseberangan (puncak, alas, kiri, kanan) dengan cara yang sama ketika mengencangkan bolt-bolt. 4) Pasang selalu cover (3) sedemikian sehingga evacuator (4) menghadap ke tanah (A). 5) Ketika cover (3) sudah terpasang, cek apakah klirens diantara body air cleaner dan cover (3) tidak terlalu besar. Jika terlalu besar, pasang sekali lagi.

4-25

PROSEDUR PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN

BERSIHKAN BAGIAN DALAM SISTEM PENDINGINAN

!

PERINGATAN

Segera sesudah engine dihentikan, suhu cairan pendingin tinggi dan tekanan didalam radiator juga tinggi. Jika tutup radiator (cap) ditanggalkan untuk mengeluarkan cairan pendingin dalam kondisi seperti ini, ada bahaya menderita luka bakar. Nantikan sampai suhu turun, kemudian putar cap perlahanperlahan untuk membebaskan tekanan sebelum cap ditanggalkan seluruhnya. Bila engine distrat selagi mesin dibersihkan, setel lock lever pada posisi terkunci untuk mencegah mesin bergerak. Mengenai rincian tentang menstart engine, lihat “SEBELUM MENSTART ENGINE (HALAMAN 3-111)” DAN “MENSTART ENGINE (HALAMAN 3-133)” dibagian PENGOPERASIAN. Ada bahaya menyentuh fan jika undercover dibiarkan dalam kondisi ditanggalkan. Jangan berada dibelakang mesin ketika engine sedang hidup.

Bila akan membersihkan mesin dan mengganti cairan pendingin, hentikan mesin di tanah yang datar. Bersihkan bagian dalam sistem pendinginan, ganti cairan pendingin dan ganti corrosion resistor sesuai dengan jadwal didalam tabel dibawah ini. Selang-waktu pembersihan bagian dalam sistem pendinginan dan penggaantian cairan pendingin anti-beku Tiap dua tahun atau tiap 2000 jam, mana yang tercapai lebih dulu

Cairan pendingin anti-beku

mengganti corrosion resistor

Komatsu Supercoolant (AFNAC) Anti-beku tipe permanen (Tipe semua musim*)

Tidak perlu

Tiap tahun (musim gugur) atau tiap 2000 jam mana yang tercapai lebih dulu

Tiap 1000 jam dan saat membersihkan bagian dalam sistem pendinginan dan saat mengganti cairan pendingin

*):

Anti-beku tipe permanen harus memenuhi persyaratan ASTM D3306-03

Cairan pendingin memiliki fungsi penting yaitu mencegah korosi maupun mencegah pembekuan. Bahkan di daerahdaerah di mana pembekuan bukan merupakan persoalan, penggunaan cairan pendingin anti-beku merupakan hal yang ensensial. Mesin-mesin Komatsu diisi dengan Komatsu Supercoolant AF-NAC. Komatsu Supercoolant AF-NAC memiliki sifatsifat anti korosi, anti-beku dan pendinginan yang sangat baik dan bisa dipakai terus-menerus selama 2 tahun atau 4000 jam. Sangat dianjurkan memakai Komatsu Supercoolant AF-NAC bila ada.

Bila menggunakkan Komatsu Supercoolant (AF-NAC), tidak perlu menggunakan corrosion resistor. Bila tidak menggunakan resistor, guna special cover (600-411-9000). Berkonsultasilah dengan distributor Komatsu Anda mengenai cara memasangnya.

4-26

PEMELIHARAAN

PROSEDUR PEMELIHARAAN

Bila menggunakan minyak lain yang dijual dipasaran selain minyak asli Komatsu, konsultasikanlah lebih dulu dengan distributor Komatsu Anda. Bila menetapkan perbandingan anti-beku dan air, cek suhu terendah dimasa lalu, dan tetapkan dari campuran didalam tabel dibawah ini. Sesungguhnya lebih baik kalau memperkirakan suhu kira-kira 100 C (180 F) lebih rendah bila menetapkan perbandingan campuran. Perbandingan campuran tergantung pada suhu lingkungan, tetapi harus selalu minimum 30% menurut volume(antibeku/ jumlah total cairan pendingin x 100). Suhu beku anti-beku yang tidak diencerkan adalah -150 C (50 F). Anti-beku yang tidak diencerkan jangan disimpan dalam suhu dibawah -150 C (50 F). Perbandingan campuran air dan anti-beku
0

Suhu atmosfir minimum

C F

Diatas-10 Diatas 14 9.6 2.54 22.4 5.92 30

-15 5 11.5 3.04 20.5 5.42 36

-20 -4 13.1 3.46 18.9 4.99 41

-25 -13 3.88 3.88 17.3 4.57 46

-30 -22 16.0 4.23 16.0 4.23 50

-35 -31 17.3 3.88 14.7 3.88 54

-40 -40 18.6 3.54 13.4 3.54 58

0

Jumlah anti-beku Jumlah air

liters US gal liters US gal

Perbandingan volume (%)

!

PERINGATAN

Anti-beku mudah terbakar, maka simpanlah jauh dari nyala api, Anti-beku beracun. Bila membuka drain valve, hati-hati agar air yang mengandung anti-beku mengenai Anda. Jika masuk kedalam mata, cucilah dengan air bersih yang banyak dan sgera berobat ke dokter Bila mengganti cairan pendingin atau menguras cairan pendingin dari dalam radiator sebelum melakukan rerparasi,mintalah perusahaan yang spesialis pendingin yang mengandung anti-beku, atau hubungi distributor Komatsu Anda. Anti-beku, jadi jangan sekali-kali dituang kedalam saluran pembuangan air atau dibuang ke permukaan tanah.

Gunakan anti-beku dan air tepat volumenya untuk pengenceran. (mengenai rincianya, lihat CAIRAN PENDINGIN DAN AIR UNTUK PENGENCERAN (HALAMAN 4-5)”) Kami anjurkan menggunakan pengukur kepekatan anti-beku (anti-freeze density gauge) untuk mengontrol proporsi campuran. Siapkan kaleng yang kapasitasnya lebih besar dari volume cairan pendingin, untuk menampung cairan pendingin yang dikuras. Siapkan selang untuk mengisi cairan pendingin anti-beku dan air. 1. Hentikan mesin ditanah yang datar, lalu matikan engine. 2 Putar valve (1) corrosion resistor kekanan sampai habis untuk menutup alat ini. (hanya mesin-mesin dilengkapi dengan corrosion resistor.)

4-27

PROSEDUR PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN

(Mesin dengan spesifikasi penataan bahan bakar yang buruk)

3. Cek apakah suhu air pendingin telah cukup turunagar permukaan tutp radiator (cap) bisa disentuh dengan tangan. Lalu putar radiator cap (2) perlahan-lahan sampai menyentuh stopper dan bebaskan tekanan. 4. Sesudah itu, tekan radiator cap (2), dan putar sampai menyentuh stopper, lalu tanggalkan.

5. Tanggalkan cover (3), lalu letakkan kaleng dibawah drain valve (4) untuk menampung campuran cairan pendingin. Buka drain valve (4) didasar radiator dan keluarkan cairan pendingin. 6. Sesudah menguras larutan anti-beku, tutp drain valve (4) lalu isi dengan air bersih. Sesudah radiator terisi air, start dan hidupkan engine pada kecepatan low idle. Sesudah suhu air naik diatas 900 C (1940 F), biarkan engine hidup selama kirakira 10 menit. 7. Matikan engine dan buka drain vavle (4) untuk menguras air. 8. Sesudah air terkuras, bersihkan radiator dengan deterjen. Mengenai cara membersihkannya, ikut instruksi di kemasan deterjen. 9. Tutup drain valve (4) 10. Pasang cover (3)

11. Ganti corrosion resistor, lalu putar vavle (1) kekiri sampai habis dan buka corrosion resistor. (Hanya mesin-mesin yang dilengkapi dengan corrosion resistor) Mengenai rincian prosedur penggantian corrosion cartridge, lihat (MENGGANTI CORROSION RESISTOR CARTRIDGE (HALAMAN 4-78)”. 12. Tambah cairan pendingin yang dicampur dengan anti-beku sampai melimpah dari lubang pengisi air. Tetapkan perbandingan anti-beku dan air sesuai dengan tabel tentang rasio campuran air dengan anti-beku. 13. Jalankan engine dengan kecepatan low idling selama 5 menit utnuk mengeluarkan udara dari air, kemudian jalankan dengan kecepatan high idling selama 5 menit. (Ketika melakukan prosedur ini biarkan radiator cap (2) dalam keadaan tidak terpasang.)

4-28

PEMELIHARAAN
14. Kuras cairan pendingin dari sub-tank (5), bersihkan bagian dalam sub-tank, kemudian tambah air sampai permukaan cairan pendingin ada diantara tanda FULL dan LOW. Jika sub-tank sangat kotor dan sulit untuk dibersihkan, ganti dengan part yang baru. 15. Matikan engine, tunggu selama kira-kira 3 menit, tambahkan air PAM sampai kedekat moncong lubang pengisi, kemudian kencangkan radiator cap (2).

PROSEDUR PEMELIHARAAN

4-29

PROSEDUR PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN

PERIKSA DAN KENCANGKAN TRACK SHOE BOLTS
Kalau alat digunakan dengan track shoe bolt (1) yang kendor, bolt itu akan patah. Kencangkan segera bolt yang kendor.

Cara mengencangkan Track shoe 1. Pertama kencangkan sampai tork 196 ± 20. m (20 ± 2 kgf.m, 145 ± 14,5 lbft) lalu pastikan bahwa nut dan shoe bersentuhan rapat dengan bidang sentuh link. KETERANGAN Kekencangan torque untuk flat shoe (jika dilengkapi): 440 + 50 N.m (45 + 5 kgf.m, 326 + 36 lbft) 2. Setelah dicek, kencangkan lagi 1200 + 100.

Urutan pengencangan Kencangkan bolt menurun urutan didalam diagram disebelah kanan. Setelah dikencangkan periksa apakah nut dan shoe sudah bersentuhan rapat dengan permukaan pasangan link. (link mating surface).

4-30

PEMELIHARAAN

PROSEDUR PEMELIHARAAN

MENGECEK DAN MENYETEL TEGANGAN TRACK !
PERINGATAN

Untuk mengetahui lebih terperinci tentang menstart mesin dan mengoperasikan alat kerja, baca “SEBELUM MENSTART MESIN (HALAMAN 3-111)”, “MENSTART MESIN (HALAMAN 3-133)”, “SESUDAH MENSTART MESIN (HALAMAN 3-136)”, dan “MENGENDALIKAN DAN MENGOPERASIKAN ALAT KERJA (HALAMAN 3-155)” Di bagian PENGOPERASIAN Keausan pin dan bushing pada undercarriage bervariasi menurut kondisi kerja dan jenis tanah. Karena itu periksalah tegangan track untuk menjaga tegangan standar. Hentikan mesin di tanah yang kokoh dan datar bila melakukan pemeriksaan dan pemeliharaan.

Pengecekan
1. Hidupkan mesin pada kecepatan low idle, gerakkan alat maju kedepan sepanjang jarak yang sama dengan panjang track di tanah, lalu hentikan alat. 2. Pilih sebatang balok kayu (3) yang panjangnya dari idler (1) sampai ke carrier roler (2), lalu letakkan diatas track. 3. Ukur defleksi maksimum antara bidang atas track dan bidang bawah balok kayu.

3 a

2

1

9JH02628

Defleksi standar Defleksi “a” harus 10 sampai 30mm (0,4 sampai 1,2 inch)

Kalau tegangan track tidak sampai setinggi nilai standar, setel dengan cara sebagai berikut:

4-31

PROSEDUR PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN

Penyetelan

!

PERINGATAN

Bahaya : Plug (1) terpental karena tekanan internal grease. Jangan sekali-kali mengendorkan plug (1) lebih dari 1 putaran. Jangan sekali-kali kendorkan parts selain plug (1). Jangan hadapkan muka Anda kearah tempat plug dipasang. Kalau tegangan track tidak bisa dikendorkan menurut prosedur ini, hubungi distributor Komatsu Anda. 1 Bila menambah tegangan Siapkan grease gun 1. Pompakan grease melalui grease fitting (2) dengan menggunakan grease gun. (Grease fitting (2) merupakan satu unit bersama-sama dengan plug (1).) 2. Untuk memastikan tegangan sudah betul, gerakkan alat maju pelan -pelan (7~8m (23 ft~26 ft 3 in.) 3. Periksa lagi tegangan track. Kalau masih belum betul setel lagi. 4. Teruskan memompa grease sampai dimensi S jadi nol (0). Kalau tegangan masih kendor, pin dan bushing sudah terlalu aus, dan harus diputar atau diganti. Hubungi distributor Komatsu Anda untuk memperbaiki. 2
9JH02646 9JH02645

S
AM091260

4-32

PEMELIHARAAN
Bila mengendorkan tegangan

PROSEDUR PEMELIHARAAN

!

PERINGATAN

Sangat berbahaya sekali bila grease dikeluarkan dengan suatu cara yang lain dari prosedur dibawah ini. Kalau tegangan track tidak bisa dikurangi dengan prosedur ini, hubungi distributor Komatsu Anda.

1. Kendorkan plug (1) berangsur-angsur untuk mengeluarkan grease. 2. Putar plug (10) paling banyak satu putaran. 3. Kalau grease tidak keluar dengan lancar, gerakkan alat maju mundur dalam jarak yang pendek. 4. Kencangkan plug (1) 5. Untuk memastikan bahwa tegangan track sudah betul, gerakkan alat pelan-pelan kedepan (7 ~ 8m (23 ft ~2 6 ft 3 in.)) 1

9JH02645

MENGECEK ELECTRICAL AIR INTAKE HEATER (pemanas udara bertenaga listrik).
Sebelum musim dingin mulai (sekali setahun) hubungi distributor Komatsu Anda untuk memeriksakan atau mereparasikan electrical air intake heater, kalau-kalau ada kotoran atau sambungan putus.

4-33

PROSEDUR PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN

MENGGANTI BUCKET TEETH (TIPE PIN VERTIKAL)
Ganti ujung tooth sebelum adapternya aus.

!

PERINGATAN

Berbahaya kalau alat kerja tidak disengaja bergerak ketika bucket teeth sedang diganti. Alat kerja dijaga agar stabil, mesin dimatikan dan lever-lever dikunci erat-erat. Kalau locking pin dipukul keras-keras, mungkin terpental. Jangan ada orang lain disekitarnya. Selagi penggantian dilakukan potongan-potongan logam seringkali beterbangan. Pakailah kacamata pengaman, sarung tangan, dan alat pelindung lainnya.

1. Agar pin dari tooth (1) bisa diketok keluar, letakkan permukaan alas bucket diatas balok. Pastikan bahwa alat kerja stabil. Setel safety lock lever di posisi LOCK. Atur sedemikian agar bidang alas bucket horisontal. 2. Gunakan palu dan drift untuk mengetok keluar lock pin (2). (Kalau drift ditempelkan pada rubber pin lock (3) ketika diketok rubber pin lock bisa patah. Tempelkan drift pada bagian belakang pin. 3. Sesudah menanggalkan lock pin (2) dan rubber lockpin (3) kedua parts tersebut diperiksa. Kalau lock pin dan rubber lockpin mengandung cacat seperti disebutkan dibawah ini, teeth bisa lepas dari bucket. Ganti dengan parts yang baru.

Block

AW35788B

3 1

2

4

AM091280

Lock pin terlalu pendek The lock pin is t o o s h o r t 1 / 3 of A A

Align with bottom face

AW35789B

4-34

PEMELIHARAAN

PROSEDUR PEMELIHARAAN

Karet dari rubber pin lock sobek, bola-bola baja keluar.
The rubber is broken and the steel balls come out easily

AW35790B

Bola-bola baja terpendam bila ditekan dengan tangan.

The steel balls can be buried when pressed with finger
AE083220

4. Bersihkan permukaan adapter (4) dan buang tanah yang melekat dengan pisau. 5. Gunakan tangan anda atau palu untuk mendorong rubber pin lock (3) kedalam lubang pada adapter. Bila mengerjakan ini, hati-hati agar rubber pin lock tidak melayang dari permukaan adapter. 6. Bersihkan bagian dalam teeth (1). Pasang teeth pada adapter (4). Kalau ada lumpur melekat pada teeth atau kalau ada tonjolan-tonjolan, teeth tidak akan masuk kedalam adapter dengan benar, dan tidak terjadi kontak yang benar pada bagian yang berpasangan (mating).
AM091320

7. Pasang/cocokkan teeth (10 pada adapter (4). Pastikan bahwa bila pointer ditekan dengan kuat, permukaan belakang lubang untuk pin dari teeth (1) berada pada ketinggian yang sama dengan permukaan belakang lubang untuk pin pada adapter.

Sticky material

Bila ada sesuatu yang menghambat teeth (1) masuk kedalam adapter (4) dengan sempurna, singkirkan hambatan itu. Bila teeth sudah masuk sempurna kedalam adapter (4), ketok lock pin (2) supaya masuk.

AW35791B

4-35

PROSEDUR PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN

8. Masukkan lock pin (2) ke lubang pada teeth dan sampai puncak lock pin sama rata dengan permukaan teeth (1).

1

2
AM091340

9. Sesudah mengganti bucket tooth, periksa selalu hal-hal berikut ini. 1) Setelah lock diketok kedalam dengan sempurna, periksa apakah lockpin sudah terpasang erat. 2) Ketok lockpin (2) sedikit kearah yang berlawanan ketika tadi diketok. 3) Ketok perlahan ujungnya dari atas dan bawah dan dari kiri dan kanan. 4) Periksa dan pastikan apakah lock pin (2) dan rubber lock pin (3) sudah terpasang seperti terlihat didalam gambar. Usia pakai teeth bisa diperpanjang dan frekwensi penggantiannya bisa dikurangi dengan cara memutar-balikkan sehingga ausnya sama rata. Ganti rubber pin lock dan locking pin pada saat yang sama dengan pengganti teeth. Hal ini bisa dengan teeth copot.
AM091350

3

2

4-36

PEMELIHARAAN

PROSEDUR PEMELIHARAAN

MENGGANTI BUCKET TEETH (TIPE PIN HORISONTAL)
Ganti teeth sebelum adapter juga menjadi aus

!

PERINGATAN

Berbahaya kalau alat kerja tidak disengaja bergerak ketika bucket teeth sedang diganti. Alat kerja dijaga agar stabil, mesin dimatikan dan level-level dikunci erat-erat. Kalau locking pin dipukul keras-keras, mugkin terpental. Jangan ada orang lain disekitarnya. Selagi penggantian dilakukan potongan-potongan logam seringkali beterbangan. Pakailah kacamata pengaman, sarung tangan, dan alat pelindung lainnya.

1. Tempatkan alas bucket pada sebuah balok supaya pin (1) bisa ditanggalkan. Periksa apakah alat kerja sudah stabil. Tempatkan safety lock lever pada posisi LOCK. Tempatkan bucket sedemikian agar alasnya horisontal.

Block
AW35788B

2. Letakkan sebatang besi pada kepala pin dan pukul batang besi itu dengan palu untuk mengetok pin (1) keluar. Tanggalkan tooth (2).

2 1

9JM02969

PEMBERITAHUAN Gunakan batang besi bulat yang diameternya lebih kecil dari diameter pin. 3. Bersihkan permukaan mounting. Pasang tooth yang baru (2) kedalam adapter, dorong pin (1) kedalam sebagian dengan tangan. Kunci pin dengan palu untuk memasang tooth pada bucket.

2

1
AM091370

4-37

PROSEDUR PEMELIHARAAN

PEMELIHARAAN

Shroud 1. Letakkan batang besi di kepala pin (1), pukul batang besi dengan martil untuk mengeluarkan pin, kemudian tanggalkan tooth (2). PERHATIAN Jika tidak bisa ditanggalkan dengan cara ini, karena alasan safety, hubungi selalu distributor Komatsu Anda untuk melakukan penggantian.

2. Bersihkan permukaan mounting. Pasang shroud yang baru (2) didalam adapter, dorong pin (1) sebagian dengan tangan, lalu kunci dengan martil untuk memasang tooth pada bucket.

4-38

PEMELIHARAAN

PROSEDUR PEMELIHARAAN

MEMO

4-39

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->